TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN Rp. 60.000 ECERAN Rp 3.000
SELASA WAGE, 5 JULI 2011
Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila
24 HALAMAN NOMOR 312 TAHUN KE 63 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Kasus Nazaruddin
Ito Bantah Terima Suap 50 Ribu Dolar Jakarta (Bali Post) Rumor bahwa Kabareskrim Ito Sumardi pernah menerima uang 50 ribu dolar AS dari Nazaruddin, kini makin santer berembus. Bahkan, KPK siap-siap menindaklanjuti apabila informasi penyuapan tersebut memiliki data yang valid. Namun, Ito Sumardi langsung membantah rumor tersebut. ‘’Demi Allah, saya tidak pernah jualbeli kasus, saya punya harga diri,’’ tepisnya, Senin (4/7) kemarin. Juru Bicara KPK Johan Budi, Senin kemarin menegaskan, KPK akan memeriksa Kabareskrim Komjen Pol. Ito Sumardi jika benar terbukti menerima uang suap dari mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. Penegasan tersebut dikatakannya terkait ditemukannya dokumen yang disita KPK saat penggeledahan di kantor Nazaruddin. Johan Budi mengatakan, sejauh ini KPK belum menemukan indikasi keterlibatan Ito dalam kasus proyek pengadaan alat
kesehatan yang melilit Nazaruddin. Karena itu, dia menepis anggapan KPK enggan menindaklanjuti persoalan ini. ‘’Bukan masalah takut. Kalau ada bukti ya... akan diperiksa,’’ kata Johan. Hingga saat ini, pihaknya belum mendapatkan bukti serta laporan dari penyidik KPK soal kabar kuitansi yang didapat saat penggeledahan kantor Nazaruddin. ‘’Proses penggeledahan ada di penyidik. Kita belum dapat informasi mengenai adanya data itu,’’ katanya. Hal.23 Pemberian Uang
Komjen Pol. Ito Sumardi membantah menerima uang dari Nazaruddin. Dia mengaku sudah mendapatkan penjelasan dari Deputi Penindakan KPK Ade Raharja bahwa dokumen dimaksud bukan kuitansi, melainkan hanya sebuah catatan. Ito membantah bahwa dirinya terlibat dalam jualbeli kasus. Bali Post/dok
Komjen Pol. Ito Sumardi
Hanya Catatan, Bukan Kuitansi KOMJEN Pol. Ito Sumardi membantah menerima uang dari Nazaruddin. Ia mengaku sudah mendapatkan penjelasan dari Deputi Penindakan KPK Ade Raharja bahwa dokumen dimaksud bukan kuitansi melainkan hanya sebuah catatan. Ito membantah bahwa dirinya terlibat dalam jual-beli kasus. ‘’Demi Allah, saya tidak pernah jual-beli kasus, saya punya harga diri, tepisnya, kemarin. Perihal penanganan kasus korupsi pengadaan alat kesehatan di Kemenkes yang saat ini ditangani Polri, Ito menjelaskan, Polri telah menanganinya sejak 2010. Penanganan kasus ini, diakuinya, tersendat karena menangani kasus masalah mafia pajak. Saat proses penyelidikan dilanjutkan, ada beberapa orang yang telah memintai keterangan oleh penyidik Polri, ternyata juga dipanggil KPK. Oleh karena itu, ia ke KPK bertemu dengan pejabat KPK untuk menyampaikan bahwa Polri telah menangani kasus ini. Pejabat KPK menyampaikan, kalau begitu (kasus Kemenkes) silakan ditangani oleh Polri. ‘’Selesai enggak ada masalah,’’ bebernya. Tetapi, tiba-tiba ia disudutkan mengambil alih kasus ini serta tidak menuntaskan kasus ini karena telah disuap oleh Nazaruddin. Hal.23 Mafia Hukum
RENUNGAN GALUNGAN
LENGANG Desa Pangu di kaki Gunung Soputan, Minggu (3/7) lalu lengang. Sebagian warga meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi. Sementara debu menyelimuti tanaman dan atap rumah warga. Hingga kemarin sejumlah warga masih mengungsi di sejumlah tempat.
Tegakkan Kebenaran Tak Pernah Final UMAT Hindu merayakan Galungan, Rabu (6/7) besok. Melalui perayaan rerahinan gumi ini umat diharapkan mampu mengawal tegaknya dharma. Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. IB Gunadha mengatakan, secara universal Galungan merupakan lambang perjuangan umat untuk menegakkan dharma. Melalui landasan dharma, kita memiliki kekuatan dalam menjalankan swadharma masing-masing. Misalnya, bagaimana semestinya dharma seorang brahmana, dharma seorang pemimpin (kestaria), dharma seorang pelaku ekonomi (wesya) dan dharma seorang petani (sudra). Dalam konteks itu umat mestilah mampu secara maksimal menjalankan swadharma masing-masing. Dharma seorang pemimpin adalah menegakkan aturan atau hukum dengan baik. Bukan justru melanggar hukum. Dalam menegakkan hukum, tidak boleh tebang pilih. Dharma seorang pemimpin juga melindungi masyarakat dengan memberikan rasa aman dan nyaman. Jangan lupa pula, seorang pemimpin mesti mampu menyejahterakan masyarakat. Kaitan dengan tugas seorang pemimpin, dalam Nitisastra ada disebutkan sebagai berikut: Apa yang membuat pemimpin senang, bukan itu yang benar. Tetapi apa yang membuat rakyat senang dan sejahtera, itulah yang harus diperjuangkan terus-menerus. Itu mengandung makna bahwa seorang pemimpin mesti memperhatikan kepentingan masyarakat. Dalam hubungannya dengan upaya menyejahterakan masyarakat, kata I.B. Gunadha, seorang pemimpin mestilah mampu menggali atau menciptakan potensi ekonomi yang tidak mencederai alam dan lingkungan. Melalui momen hari raya Galungan dan Kuningan inilah, umat hendaknya melakukan evaluasi atau introspeksi dalam mengemban dharma (swadharma) selama ini. Jangan-jangan selama ini kita telah memperjuangkan dan menegakkan adharma. Kalau itu dilakukan, keadaan akan menjadi lain, rakyat tidak sejahtera, aturan hukum tak berjalan, suasana nyaman dan aman tidak tercipta dan sebagainya. ‘’Karena itu melalui momen rerahinan Galungan ini kita mesti selalu memperjuangkan tegaknya dharma,’’ kata Guru Besar Unhi tersebut. Hal.23 Dalam Diri
Bali Post/afp
Letusan Soputan
Ganggu Listrik dan Penerbangan Manado (Bali Post) Letusan Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa, Selatan, Sulawesi Utara, mengganggu distribusi listrik akibat rusaknya jaringan listrik satu penyulang berkapasitas 3 megawatt (MW). Deputi Komunikasi dan Hukum PT PLN Wilayah Suluttenggo Lefrand Maleke di Manado, Senin (4/ 7) kemarin, mengatakan berkurangnya daya mampu listrik 3 MW tersebut, maka
dilakukan pemadaman listrik hingga 2 MW di seluruh Sulut, termasuk di Kota Manado. Selain mengganggu listrik, letusan Gunung Soputan juga mengganggu penerbangan. PT Garuda Indonesia Tbk. mengumumkan, penerbangan Garuda dari dan menuju ke Manado, Senin (4/7) mulai pukul 07.00 wita sudah normal kembali, setelah pada Minggu (3/7) sempat ditutup akibat erupsi dan semburan materi-
al pijar Gunung Soputan. Kepala Komunikasi Perusahaan PT Garuda Indonesia Tbk. Pujobroto mengatakan, beberapa penerbangan yang sempat terganggu itu antara lain, penerbangan GA 600 rute Jakarta - Menado - Ternate Manado - Jakarta, berangkat dari Jakarta pukul 05.40 WIB dan tiba di Manado pukul 10.05 wita. Hal.23 Debu Vulkanik
Tidak Terbit Sehubungan dengan Hari Raya Galungan yang jatuh pada Rabu, 6 Juli 2011, Bali Post pada Rabu (6/7) dan Kamis (7/7) tidak terbit. Bali Post akan terbit kembali mulai Jumat (8/ 7) mendatang. Untuk itu kepada para pelanggan dan pemasang iklan mohon maklum. Penerbit Bali Post/afp
MENGUNGSI - Sejumlah warga Desa Silian mengungsi setelah Gunung Soputan meletus dan gunung tersebut dinyatakan siaga.
Kasus Pembunuhan Nina Mayoni
Karyawan yang Rajin
Berawal dari Keinginan Menikah Singaraja (Bali Post) Jajaran Polsek Sukasada dibantu Satreskrim Polres Buleleng baru memeriksa lima orang terkait kasus pembunuhan Gusti Kopang Nina Mayoni (25) di Dusun Taman Sari Desa Padangbulia Kecamatan Sukasada. Saksi-saksi itu terdiri atas adik korban serta kerabat dan tetangga korban. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi itu, polisi belum menetapkan Gusti Dar sebagai tersangka. Meski dari interogasi awal, bapak korban itu diduga kuat sebagai pelakunya. ‘’Penyelidikan kini masih berlangsung. Kami belum tetapkan tersangka. Kami baru memeriksa lima orang saksi dalam kasus ini,’’ kata Kapolres Buleleng AKBP T. Widodo Rahino, Senin (4/7) kemarin. Menurut Kapolres, meski belum menetapkan tersangka maupun menyimpulkan motif dari pembunuhan itu, namun
dari keterangan beberapa saksi disebutkan bahwa masalah itu diawali dengan pertengkaran antara Nina Mayoni dan bapaknya. Nina Mayoni dikatakan berencana melangsungkan pernikahan dengan pacarnya, namun tidak disetujui oleh bapaknya dengan alasan tidak memiliki biaya. ‘’Mungkin masalah ini menimbulkan pertengkaran antara bapak dan anak sehingga terjadi pembunuhan,’’ katanya. Kapolsek Sawan AKP Nyoman Kartika menguatkan kemungkinan bapak korban sebagai pelaku pembunuhan itu. Saat diinterogasi setelah gagal melakukan bunuh diri di Kerobokan, Sawan, Gusti Dar memang sempat mengaku khilaf atas perbuatan yang telah dilakukannya. ‘’Dari hasil interogasi awal, bapak itu mengakui perbuatannya,’’ katanya. Hal.23 Terjadi Pertengkaran
Bali Post/ole
TETANGGA - Gusti Komang Rena (ibu Nina) berdiri menyapa tetangganya yang datang ke rumah duka, kemarin.
SUASANA duka tampak masih menyelimuti rumah Gusti Kopang Nina Mayoni (25), Senin (4/7) kemarin. Sejumlah tetangga dan teman Nina terlihat datang ke rumah itu, selain untuk menguatkan keluarga yang ditinggalkan oleh Nina, juga untuk ngejot sehubungan dengan upacara penguburan. Gusti Komang Rena, ibu Nina, dengan wajah kusut tampak menyapa para tetangganya. Seorang lelaki yang diketahui sebagai adik Nina juga tampak menemani kerabat yang datang ke rumah itu. Lelaki yang bekerja di sebuah hotel di Legian itu juga tampak tak banyak bicara. Ia seperti memendam rasa pilu yang sangat mendalam karena kehilangan kakak perempuannya. Hal.23 Langsung Dikubur
Panji Gumilang Dicekal Jakarta (Bali Post) Pimpinan Yayasan Pesantren Indonesia (YPI), Panji Gumilang, Senin (4/7) kemarin tidak hadir memenuhi panggilan penyidik Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemalsuan akta otentik. ‘’Panji tidak sehat, hasil pemeriksaan dokter. Saya lupa apa sakitnya,’’ kata kuasa hukum Panji Gumilang, Ali Tanjung, Senin kemarin. Ali mengatakan kliennya perlu istirahat dan menjalani rawat jalan, kemungkinan sampai tiga hari dan posisi Panji saat ini berada di Pondok Pesantren Al Zaytun di Indramayu. ‘’Beliau menyadari bahwa status tersangka memang tahapan dari penyidikan merupakan wewenang polisi,’’ kata Ali. Sementara itu, Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol. Ito Sumardi mengatakan, penyidik sudah mengeluarkan surat pencekalan terhadap Panji Gumilang. ‘’Pencekalan sudah dilakukan, mengenai waktu pencekalannya nanti saya cek dulu,’’ kata Ito. Panji diperiksa terkait laporan mantan Menteri Peningkatan Produksi NII Imam Supriyanto, Selasa (10/5), mengenai dugaan pemalsuan dan dugaan isu-isu yang beredar terkait aktivitas gerakan Negara Islam Indonesia (NII) di Al Zaytun. Panji Gumilang diperiksa selama 13 jam oleh penyidik Bareskrim. Panji diperiksa terakhir sebagai tersangka pada hari Selasa (28/7) dan tiba di gedung Bareskrim pukul 10.10 dan keluar 23.15 WIB. Ia diperiksa terkait dugaan pemalsuan notulensi rapat Yayasan Pondok Pesantren Indonesia. (ant)
KOTA
2
Selasa Wage, 5 Juli 2011
Cegah Perdagangan Primata
Izin BIP Belum Diteken
UPT Balai Konservasi Diminta Intensifkan Sidak Denpasar (Bali Post) Pernyataan ProFauna yang menyatakan Bali sudah menjadi pasar primata (kera dan monyetred) secara ilegal disikapi serius oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bali GN Wiranatha. Menyikapi hal ini, pihaknya meminta aparat di UPT Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali mengintensifkan sidak ke pasar hewan yang tersebar di seluruh Bali. Sidak itu terutama menyasar para pedagang yang kemungkinan memperdagangkan jenis primata yang dilindungi oleh undangundang sehingga tidak bisa diperjualbelikan. ‘’Sebenarnya, kami sudah menggelar sidak secara rutin untuk menangkal terjadinya perdagangan satwa-satwa yang dilindungi,’’ kata Wiranatha, Senin (4/7) kemarin. Berdasarkan hasil sidak, pihaknya belum menemukan bukti ada pasar hewan di Bali yang memperdagangkan primata dari jenis yang dilindungi. Kendati begitu, dia tidak menampik adanya kemungkinan perdagangan primata maupun satwa lainnya yang dilindungi di Bali. Tentunya, transaksi itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi. ‘’Kalau ProFauna memiliki data ada transaksi satwa yang dilindungi di Bali, kami sangat mengharapkan ProFauna mengkoordinasikan hal itu ke BKSDA sehingga kami bisa menindaklanjutinya dengan sidak maupun penindakan,’’ katanya. Kepala Dinas Peternakan Bali I Putu Sumantra juga menegaskan, pihaknya secara rutin melakukan sidak ke pasar hewan-pasar hewan di Bali. Namun, kata dia, tujuan sidak bukan untuk menyasar satwa-satwa yang dilindungi karena hal itu merupakan kewenangan Dinas Kehutanan dan BKSDA Bali. Dikatakan, pihaknya lebih berkonsentrasi untuk menangkal meluasnya penyebaran penyakit yang potensial disebarkan oleh hewan kepada manusia atau lebih dikenal dengan istilah zoonasis. Salah satu satwa yang menjadi target utama sidak adalah jenis primata karena sangat potensial jadi sumber penularan penyakit rabies kepada manusia sama halnya dengan anjing, kucing dan tikus. (kmb13)
‘’Kalau ProFauna memiliki data ada transaksi satwa yang dilindungi di Bali, kami sangat mengharapkan ProFauna mengkoordinasikan hal itu ke BKSDA sehingga kami bisa menindaklanjutinya dengan sidak maupun penindakan.’’
Mangupura (Bali Post) -
Bupati Badung A.A. Gde Agung memberikan pernyataan sikapnya terhadap rencana proyek Bali International Park (BIP) di Jimbaran. Ditemui di Puspem Badung, Senin (4/7) kemarin, Gde Agung menegaskan pihaknya tidak bermaksud menghalangi proyek untuk mendukung pelaksanaan KTT APEC 2013 itu.
Bali Post/edi
SIDAK - Petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar memeriksa timbangan pedagang daging di Pasar Badung, Senin (4/7) kemarin. Menjelang hari raya Galungan, pihak terkait gencar melakukan peninjauan untuk antisipasi kecurangan yang dilakukan para pedagang dengan memodifikasi timbangan.
Sidak Pasar
’’Parcel’’ Aman, Timbangan Dimanipulasi JELANG hari raya Galungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Senin (4/7) kemarin, melakukan sidak daging, timbangan dan parcel di beberapa pasar tradisional. Sidak dipimpin Kabid Kerja Sama dan Perlindungan Dewa Puspawan menyasar sejumlah pasar tradisional dan swalayan. Dalam sidak tersebut, tim menemukan penggunaan timbangan yang tidak standar. Melihat hal ini, tim langsung memberikan pembinaan kepada pedagang yang memanipulasi timbangan. Langkah ini dianggap curang dan merugikan konsumen. Puspawan meminta kepada pedagang untuk tidak lagi menggunakan timbangan seperti itu. Bahkan, bila dalam sidak nanti masih ditemukan penggunaan timbangan tidak standar, pedagang yang bersangkutan akan bisa ditipiring. Selain melakukan sidak terhadap timban-
gan para pedagang, dalam kesempatan tersebut tim juga melakukan sidak terhadap harga-harga kebutuhan pokok, seperti gula, beras, buah-buahan, cabai dan lain-lain termasuk harga daging. Untuk harga sembako masih normal menjelang hari raya. Setelah menyasar Pasar Kereneng, tim melanjutkan sidak ke Pasar Badung. Dari 10 pedagang yang disidak, juga ditemukan masalah yang sama, yakni pedagang memberikan tambahan logam atau magnet di timbangan. Untuk sidak parcel, tim juga menyasar swalayan Tiara Monang Maning yang berlokasi di Jalan Gunung Batukaru. Divisi Penjualan Tiara Monang Maning Hendro Rahmanto memberikan izin kepada tim untuk membuka dan memeriksa langsung parcel-parcel yang dipajang. Setelah memeriksa secara seksama, ternyata tidak ada ditemukan parcel yang kedaluwarsa atau kemasan yang rusak. (ara)
Di Bali
8.000 PSK Layani 80.000 Orang/Tahun Denpasar (Bali Post) Faktor risiko heteroseksual dalam penyebaran HIV/ AIDS selama 15 tahun terakhir terus meningkat. Penularannya tidak hanya antara PSK dan pelanggannya tetapi juga merambah ke istri pelanggan PSK dan bayinya. Berdasarkan data tahun 2010, diperkirakan ada sekitar 2.000 Pekerja Seks Komersial (PSK) langsung dan 6.000 PSK tidak langsung di Bali. Total pelanggannya mencapai 80.000 orang per tahun. PSK langsung artinya yang langsung menjajakan diri sebagai PSK tanpa melakukan pekerjaan lain. Sementara PSK tidak langsung adalah PSK terselubung, biasanya bekerja di kafe, karaoke, tempat pijat dan hiburan malam
Bali Post/eka
KRODIT - Seorang wisatawan asing berusaha menyeberang di tengah kekroditan lalu lintas di Jalan Diponegoro Denpasar, Senin (4/7) kemarin. Hampir sebagian besar jalan di Kota Denpasar mengalami kekroditan akibat pertumbuhan kendaraan yang makin tinggi.
Pojok PKB
Galungan, Pementasan Digelar Malam Hari PADA hari Penampahan Galungan yang jatuh pada Selasa (5/7) ini, hampir tidak ada aktivitas di areal Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-33 di Taman Budaya Denpasar. Stan pameran yang memeriahkan perhelatan seni dan budaya terbesar di Bali tersebut baru akan dibuka untuk para pengunjung mulai pukul 13.00 wita. Sedangkan untuk pementasan beragam kesenian baru mulai digelar pukul 20.00 wita. Kepala UPT Taman Budaya Art Center Denpasar Ketut Mantara Gandhi, Senin (4/7) kemarin mengatakan, upaya ini untuk menghormati umat Hindu yang sedang melaksanakan hari raya Galungan (kemenangan dharma melawan adharma), diakuinya hal tersebut juga untuk memberikan kesempatan bagi para perajin yang ingin melaksanakan swadharmanya di rumah masing-masing saat momen yang dinanti umat Hindu se-Bali. ‘’Bagi para pengunjung yang ingin melihat stan pameran, bisa datang siang atau sore hari. Sedangkan untuk pementasan, panitia sudah menjadwalkan digelar malam hari,’’ ujarnya. Ditambahkannya, meski aktivitas tidak padat seperti hari-hari biasanya, namun untuk penjagaan selama dua hari, yakni saat Penampahan dan Galungan, dirinya tetap menyiagakan petugas keamanan seperti hari-hari biasanya untuk melaksanakan tugas patroli. Untuk pengamanan, kami dibantu 5 orang pecalang, 2 satpam Taman Budaya, 27 Satpol PP dan 35 anggota kepolisian. (bit)
Jadwal PKB XXXIII Selasa, 5 Juli 2011
Waktu : 20.00 - 22.00 wita Kegiatan : Parade Wayang Kulit Tradisi oleh Pepadi Kota Denpasar Tempat : Kalangan Ayodya Waktu : 20.00 - 22.00 wita Kegiatan : Dramatika (bercerita) Kolaborasi Musik Barat dengan Cak Sanggar Kobagi Banjar Pujung Desa Sebatu Tegallalang, Gianyar Tempat : Gedung Ksirarnawa
lainnya namun juga menjual diri. Ketua Yayasan Kerti Praja Prof. dr. Dewa Nyoman Wirawan, MPH. saat ditemui Minggu (3/7) memaparkan, hasil survei menunjukkan pelanggan PSK semakin meningkat setiap tahunnya. Sebagai perbandingan, pada tahun 2000 hanya 1 persen PSK langsung ditemukan positif mengidap HIV dan 0,25 persen PSK tidak langsung yang positif. Pada tahun 2010 meningkat menjadi 22,5 persen untuk PSK langsung dan 7,2 persen untuk PSK tidak langsung. Berdasarkan hasil survei di enam titik lokasi PSK berkumpul, lokasi jalanan dan lokasi kerja PSK tidak langsung, angka terbesar kasus HIV positif ditemukan pada lokasi PSK jalanan 69,6 persen. PSK jalanan sangat susah
ditemui karena tempatnya berpindah-pindah dan tersembunyi sehingga sulit untuk diberikan penyuluhan, pengobatan sampai pemberian kondom gratis. Wirawan memaparkan, ada tiga pilihan dalam menangani kasus HIV lewat hubungan heteroseksual. Masing-masing pilihan tidak boleh diterapkan secara bersama-sama. Pilihan pertama adalah dengan cara kekerasan, di mana para PSK ditangkap, tempat mereka mangkal dibakar dan PSK dipulangkan ke daerah masing-masing. Pilihan kedua adalah dibiarkan saja. Jadi tidak perlu diambil tindakan apa-apa sehingga HIV terus merajalela. Pilihan ketiga adalah dengan dikendalikan dan diawasi dengan ketat. (kmb24)
Alat Berat Mestinya Diangkut Malam Hari Denpasar (Bali Post) Ketua DPRD Bali A.A. Ngurah Oka Ratmadi, S.H. mengharapkan pihak-pihak yang memiliki proyek besar di kawasan Kuta-Nusa Dua agar mengangkut alat beratnya pada malam hari. Langkah ini untuk menghindari makin parahnya kemacetan di jalurjalur padat lalu lintas tersebut. ‘’Untuk menghindari kemacetan lalu lintas agar alat berat yang diangkut tronton dilakukan pada malam hari. Saat ini aktivitas pekerja maupun mahasiswa ke kampus
Bukit Jimbaran sudah berkurang,’’ ujar Ratmadi. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III Wayan Adnyana dan Sekretaris Komisi III Suryanta Putra, mengingatkan kemacetan lalu lintas di seputar bundaran Simpang Dewa Ruci semakin bertambah parah menyusul dimulai pengerjaan proyek besar untuk menyongsong APEC (Asian Pasific Economic Conference) 2013. Khusus untuk proyek pengembangan Bandara Ngurah Rai yang sudah di-
lakukan peletakan batu pertamanya, DPRD Bali mengharapkan pengangkutan material proyek melebihi kapasitas jalan dilakukan lewat laut. Hal ini untuk menghindari kerusakan jalan lebih parah. ‘’Kami mengharapkan PT Angkasa Pura (PAP) membuat pelabuhan portable (pelabuhan sementara) yang paling dekat dengan Bandara Ngurah Rai sehingga makin sedikit muatan berkapasitas berat lewat jalan provinsi maupun jalan kabupaten,’’ harap Adnyana. (029)
Pemkab Badung malah memberi dukungan, apalagi Bupati Badung masuk dalam salah satu kepanitiaan penyelenggaraan APEC. Hanya saja, Bupati Gde Agung belum berani memproses perizinan karena PT Jimbaran Hijau belum melengkapi sejumlah dokumen sebagai persyaratan. ‘’Terkait BIP, saya sayangkan pemberitaan yang seolah-olah Badung tidak antusias mendukung pembangunan BIP. Perlu diketahui, yang pertama kali mengantarkan tim pusat khususnya Menko Perekonomian ke lokasi adalah kami. Kami juga yang langsung mendengar presentasi sekaligus memberikan masukan khususnya menyangkut arsitektur,’’ ujar Gde Agung didampingi sejumlah pejabat tinggi di Badung. Gde Agung mengungkapkan, PT Jimbaran Hijau sebagai pelaksana proyek mengajukan permohonan izin prinsip. Namun, pihaknya belum bisa memproses perizinan karena masih ada persyaratan teknis dan administrasi yang belum dipenuhi, walaupun rekomendasi Gubernur sudah dikantongi. Dijelaskannya lebih lanjut, yang mengajukan izin atas pembangunan BIP adalah PT Jimbaran Hijau. Namun, lahan yang akan digunakan justru masih atas nama PT Citratama Selaras (CTS). Kalau berbicara masalah hukum, dalam hal ini terdapat dua badan hukum yang berbeda. Artinya, PT Jimbaran Hijau
‘’Pengalihan hak itu silakan diproses. Apakah jual beli atau hibah, kami tidak tahu. Tapi buat kami, hak atas lahan ini mesti jelas dulu. Harus ada sertifikat sebagai bukti kepemilikan PT Jimbaran Hijau. Ini hal yang sangat amat prinsip.’’ tidak bisa memohon izin di atas lahan perusahaan lain. ‘’Pengalihan hak itu silakan diproses. Apakah jual beli atau hibah, kami tidak tahu. Tapi buat kami, hak atas lahan ini mesti jelas dulu. Harus ada sertifikat sebagai bukti kepemilikan PT Jimbaran Hijau. Ini hal yang sangat amat prinsip,’’ tegasnya. Dikatakannya, masalah pengalihan hak atas lahan itu sangat penting bagi Pemkab Badung. Jika nantinya ada permasalahan atau pelanggaran yang terjadi, Pemkab Badung yang akan menanggung risikonya. Mengenai rekomendasi Gubernur Bali untuk PT Jimbaran Hijau, dia menyatakan sangat menghormati keputusan tersebut. Sayang, hingga saat ini, Gde Agung sendiri belum menerima rekomendasi dimaksud. ‘’Karena kami belum menerima, apa yang harus kami tindak lanjuti,’’ tambahnya. (kmb25)
PDAM
Baru 51,71 Persen Penduduk Terlayani Denpasar (Bali Post) Keinginan jajaran PDAM Kota Denpasar untuk meningkatkan cakupan layanan nampaknya masih perlu perjuangan keras. Sampai saat ini cakupan layanan mengalami penurunan dilihat dari persentasenya. Sampai bulan Mei 2011, PDAM Denpasar baru mampu melayani sekitar 51,71 persen penduduk di Denpasar. Dirut PDAM Denpasar Ir. Putu Gede Mahaputra, M.M., Senin (4/7) kemarin mengatakan, penurunan cakupan layanan tersebut akibat semakin banyaknya pertumbuhan penduduk di Denpasar. Sementara untuk perluasan layanan tidak bisa mengikuti perkembangan penduduk.
Dikatakan, secara kuantitas, jumlah pelanggan PDAM saat ini tercatat 67.675 sambungan. Terdiri atas pelanggan kelas sosial, rumah tangga, niaga, hotel, industri, kran umum, dan pelabuhan. Jumlah pelanggan terbanyak kategori rumah tangga yang mencapai 57.771 sambungan. ‘’Kebutuhan air mencapai 1.778.397 meter kubik,’’ kata Mahaputra. Dikatakan, masalah krusial yang hingga kini masih menjadi kendala bagi PDAM Denpasar adalah terbatasnya sumber air baku dan kapasitas produksi. Terbatasnya sumber air baku, mengakibatkan masih banyaknya wilayah di Kota Denpasar yang belum terlayani air. (kmb12)
(0361) 7400391, 812987 FM 96,5
Topik : MEMAKNAI GALUNGAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Pemkot Denpasar Gandeng Bank BNI
Berikan Penghargaan kepada Siswa Berprestasi WALI KOTA Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada siswa-siswi dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK yang telah berprestasi di bidang akademik. Prestasi ini telah mampu mengharumkan nama Kota Denpasar di tingkat regional dan nasional. Terkait dengan keberhasilan ini, Wali Kota Rai Mantra bersama Bank BNI mengundang dan memberikan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi, Senin (4/7) di kantor setempat. Tidak itu saja, Wali Kota Rai Mantra juga memberi apresiasi kepada pemenang Utsawa Dharma Gita Duta Kota Denpasar di Tingkat Nasional. Hadir dalam acara ini, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Sekkot AAN Rai Iswara, Plt. Kadis Dikpora Kota Denpasar IGN Eddy Mulya serta para Kepala SD, SMP, SMA/SMK.
Wali Kota Rai Mantra dalam sambutannya mengatakan bahwa pendidikan haruslah mampu memberdayakan siswa bersangkutan. Dalam pemberdayaan ini harus dilakukan secara bersamaan antara guru, siswa, orangtua dan masyarakat (komite sekolah) itu sendiri sehingga keterpaduan antara pendidikan sain dengan pembentukan karakter dapat berjalan dengan seimbang. Dengan demikian out put pendidikan adalah lahirnya insan-insan yang kreatif, inovatif yang tidak terlepas dari akar budaya religius. Dicontohkan, prestasi yang diraih para siswa tidak hanya di bidang sain tetapi juga prestasi nonakademik seperti Utsawa Dharma Gita. ‘’Saya berharap prestasi yang diraih selama ini tidak menjadikan kita terlena serta berpuas diri dan mampu menjaga prestasi yang diraih selama ini,’’ ujar Rai Mantra yang juga mem-
Bali Post/kmb
SISWA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menyerahkan hadiah kepada siswa berprestasi di Denpasar. Pemberian ini merupakan bentuk kerja sama dengan Bank BNI. berikan beasiswa kepada siswa-siswi yang berprestasi di tingkat nasional. Kepala Sentra Kredit Kecil
Bank BNI Wilayah Bali, NTB, NTT I Nyoman Sukarya mengatakan, BNI selama ini terus memberikan bantuan sosial
melalui CSR (Cooperate Social Responsibility) sebagai wujud kepedulian sosial. BNI wilayah Denpasar yang meliputi area kerja Bali dan Nusa Tenggara telah memberikan beasiswa kepada 65 siswa dari beberapa SD, SMP, dan SMA di Bali dan Nusra. Juga diserahkan bantuan sarana dan prasarana sekolah yang meliputi bantuan pengecatan dan penambahan sarana belajar mengajar. Khusus untuk siswa dari sekolah di wilayah Kota Denpasar yang telah berprestasi cemerlang dalam ujian nasional tahun ini, BNI memberikan apresiasi dalam bentuk 2 unit Samsung Galaxy Tab untuk 2 orang siswa yang berhasil menjadi rangking 1 nasional dalam ujian nasional, sementara 14 siswa-siswi lainnya yang memperoleh rangking di tingkat provinsi mendapatkan netbook Lenovo yang diharapkan dapat membantu kegiatan belajar di masa mendatang. (kmb)
KOTA
Selasa Wage, 5 Juli 2011
3 Terlibat Cinta Segi Tiga
Mandor Proyek Tewas Dibantai Denpasar (Bali Post) -
Heri Fauzi (40), warga yang tinggal di Jalan Uluwatu, Kedonganan, Kuta, harus meregang nyawa setelah dibabat dengan celurit, Minggu (3/7) pukul 20.30 wita. Korban yang bekerja sebagai mandor proyek ini tewas ditebas pria yang diduga saingannya dalam hubungan percintaan dengan wanita berinisial MA. Kuat dugaan, aksi pembunuhan yang dilakukan di rumah kos MA, Jalan Segara Madu Gang IX Kedonganan, Kuta ini, berlatar cinta segi tiga.
Bali Post/jay
PENYU - Tersangka penyelundupan penyu dan petugas Pol. Air Polda Bali sedang menghitung penyu untuk dilepas di Pantai Kuta. Terdapat 18 ekor penyu hendak diselundupkan para tersangka.
Selundupkan 18 Ekor Penyu, Tiga Buruh Ditangkap Denpasar (Bali Post) Pasukan Pol. Air Polda Bali berhasil menggagalkan penyelundupan belasan ekor penyu hijau, Senin (4/7) dini hari kemarin. Bekerja sama dengan pasukan Pol. Air Mabes Polri yang di BKO, pasukan yang dikendalikan Kasi Gakkum AKP I Ketut Rai Suwandi, mengamankan tiga pelaku. Mereka masing-masing bernama I Gusti Ngurah Datia (35) asal Banjar Dukuh, Padang Kerta, Desa Dukuh, Karangasem, Nyoman Sugira alias Cek Yu (54), warga yang tinggal di Jalan Taman Sari, Banjar Kerta Pasciem, Tanjung Benoa, Nusa Dua dan Gede Kole (30),
warga Banjar Bale Gede, Desa Datah, Abang, Karangasem. Sementara, satu pelaku yang juga sebagai otaknya yakni Sudri berhasil melarikan diri ketika polisi melakukan penyergapan di pesisir Pantai Tanjung Benoa, Nusa Dua. Penyergapan dilakukan pasukan gabungan Pol. Air Polda Bali dan Pol. Air Mabes Polri yang di BKO. “ Penangkapan ketiga tersangka berlangsung sekitar pukul 01.00 wita. Selain para tersangka, polisi juga menyita 18 ekor penyu,,’’ jelas AKP Suwandi kemarin. Menurutnya penangkapan berawal dari adanya giat patroli yang dilakukan pasukan Pol.
Air Mabes Polri. Dengan menggunakan Kapal Merpati, pasukan ini patroli menyisir Pantai Tanjung Benoa. Di TKP polisi melihat adanya aktifitas sejumlah orang yang mencurigakan. Kapal Merpati pun merapat dan langsung melakukan penyergapan. “ Sempat terjadi kejar-kejaran. Namun, tiga tersangka akhirnya berhasil ditangkap. Sedangkan satu pelaku berhasil meloloskan diri,” ucapnya. Ketiga tersangka tak berkutik dan langsung diinterogasi di tempat. Usai dimintai keterangannya, polisi menggelandang ketiga tersangka ke Markas Pol. Air Polda Bali untuk diperiksa lebih
lanjut. Polisi mengalami kesulitan mengorek keterangan dari ketiga tersangka. ‘’Mereka kompak bungkam. Mereka hanya mengaku tidak tahu dan tidak tahu,” jelasnya. Modus yang digunakan tersangka ini, tergolong baru. Di mana, para tersangka ini menggunakan mobil-mobil mewah untuk mengangkut penyu-penyu tersebut. Hal itu dilakukan untuk menghilangkan jejak dan supaya tidak ketahuan polisi. “ Kalau tersangka ini menggunakan mobil Toyota Avanza. Jok belakangnya sudah dilepas dan rencananya dipergunakan untuk mengangkut penyu tersebut,’’ ujarnya.(kmb21)
Pelaku pembantaian korban disebut-sebut mantan suami MA. MA dan pelaku sebelumnya kawin siri, namun belakangan bercerai. Korban pun diduga menjalin hubungan dengan MA dan pelaku tidak terima. Hingga akhirnya, terjadilah pembantaian yang sempat mengundang perhatian warga sekitar. Namun, jajaran Polsek Kuta masih menyelidiki motif sebenarnya sembari mengejar pelaku yang kabur usai membantai korban hingga bermandikan darah. Kapolsek Kuta AKP I Gede Ganefo, S.H., M.H., ketika dimintai konfirmasinya, Senin (4/7) kemarin mengatakan, peristiwa pembunuhan pria yang bekerja sebagai mandor proyek tersebut sedang ditangani. Dijelaskannya, korban sebelumnya bertemu dengan MA di Pasar Ikan Kedonganan. Mereka kemudian ke tempat kos MA. Setelah setengah jam berada di kamar kos, korban bermaksud pulang. ‘’Korban mengenakan helm lalu buka pintu kamar,’’ kata Kapolsek Ganefo. Begitu korban membuka pintu kamar, tiba-tiba terlihat pelaku sudah berdiri di depannya. Secepat kilat, pelaku melayangkan pukulannya ke wajah korban. Korban roboh, meski sempat menangkis serangan pelaku. Perkelahian pun terjadi, hingga pelaku menghunus celurit. Korban pun tak bisa berbuat saat pelaku menebas korban beberapa kali. Mereka bergulat di dalam kamar. Pelaku menebas korban dengan celurit beberapa kali dan tewas seketika di TKP. ‘’AM hanya bisa terpaku melihat kejadian tersebut,’’
jelasnya. Peristiwa ini mengundang perhatian warga sekitar. Begitu pelaku mengetahui korban tak berdaya dan tubuhnya berlumuran darah, ia langsung kabur. Bahkan, saking takutnya sampai meninggalkan motor Yamaha Jupiter MX miliknya. Sesaat setelah kejadian, petugas Polsek Kuta langsung merapat setelah menerima laporan. Polisi langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. Hasil olah TKP, motor dan celurit ditemukan di sekitar TKP. Kapolsek Ganefo men-
jelaskan, pihaknya telah mengantongi nama pelaku, namun tidak menjelaskannya. Kini, keberadaan pelaku belum diketahui. Cepat atau lambat, lanjut mantan Kapolsek Densel ini, pelakunya pasti tertangkap. Selain itu, polisi juga mengamankan seorang pria yang diduga ikut terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut. ‘’Pria ini berperan memberitahukan di mana keberadaan korban, sebelum terjadinya pembantaian itu,’’ terangnya tanpa menyebut nama pria ini. (kmb21/san)
U.0001177-rpa
Turun, Penduduk Miskin di Bali Tinggal 166.200 Orang Denpasar (Bali Post) Badan Pusat Statistik (BPS) Bali menyatakan penduduk miskin di Bali periode Maret 2011 mencapai 166.200 orang. Angka tersebut menurun dibanding Maret 2010 lalu yang mencapai 174.900 orang. Kepala BPS Bali Gede Suarsa menilai, kebijakan Pemprov Bali dalam pengentasan kemiskinan sudah tepat. Beberapa kebijakan di sektor sosial sudah bagus dan berjalan dengan baik. ‘’Sejak 2007 trend-nya selalu menurun, mulai 229 ribu orang sampai sekarang tinggal 166 ribu orang,’’ ungkap Suarsa, Senin (4/7) kemarin. Menurutnya, dari hasil survei BPS, jumlah penduduk miskin di Bali masih didominasi di daerah perkotaan mencapai hampir 93 ribu orang. Sedangkan di pedesaan, jumlah penduduk miskin hanya berkisar 73 ribu orang. ‘’Kami rasa ini bisa dimaklumi, karena penduduk di desa relatif lebih stabil, sedangkan di kota banyak keluar-masuk pen-
datang,’’ katanya. Suarsa memaparkan, indikator utama penyebab kemiskinan pada masyarakat Bali tetap didominasi keperluan belanja beras di sektor makanan, dan perumahan di sektor nonmakanan. Pengeluaran belanja rokok menempati urutan kedua penyebab kemiskinan setelah belanja beras. “Ini membuktikan bahwa orang miskin di Indonesia pun kuat merokok. Data di sini baru rokok filter dan kretek, belum termasuk rokok putih,’’ ujarnya. Sementara di sektor non-makanan, keperluan upacara agama dan adat terbukti menjadi salah satu penyebab kemiskinan di Bali dengan menempati urutan kedua setelah perumahan. Suarsa juga menyebut angka kemiskinan di Bali berada dalam rating yang membanggakan. Saat ini Bali menempati urutan kedua setelah Jakarta dengan persentase jumlah penduduk miskin yang paling sedikit di Tanah Air. (par)
Jenazah Nina Diautopsi, Ditemukan Tujuh Luka Tusukan JENAZAH Gusti Kopang Nina Mayoni (25) warga Banjar Dinas Taman Sari Desa Padangbulia Kecamatan Sukasada Buleleng, Senin (4/7) kemarin dikirim ke Kamar Jenazah RS Sanglah untuk dilakukan pemeriksaan autopsi. Nina Mayoni adalah korban pembunuhan yang ditemukan tewas Minggu (3/7) lalu dengan tubuh penuh luka tusukan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, menurut Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RS Sanglah, dr. Dudut Rusytadi, Sp.F. ditemukan tujuh luka terbuka akibat tusukan senjata tajam. ‘’Ada dua luka di leher, dua luka di dada kiri dan tiga
luka lainnya di lengan kiri bagian atas dan bawah,’’ ujar Dudut. Luka fatal terjadi pada bagian leher yang memotong pembuluh darah dan luka tusuk di dada yang mengenai limpa. Gusti Kopang Nina Mayoni (25), ditemukan terbunuh dengan leher tergorok di belakang rumahnya di Banjar Dinas Taman Sari Desa Padangbulia Kecamatan Sukasada, Minggu (3/ 7) dini hari. Dugaan sementara, gadis itu dibunuh oleh ayahnya, Gusti Putu Dar (49). Selain jenazah Nina, juga dilakukan pemeriksaan autopsi pada jenazah warga Buleleng bernama Luh Putu Damayanti (17)
warga Jalan Ngurah Rai, Buleleng. Darmayanti ditemukan tergeletak di Jalan Srikandi, Sambangan Sukasada Buleleng dengan tubuh penuh luka dua hari lalu. Ia sempat mendapatkan perawatan di RS Buleleng hingga akhirnya meninggal. Pihak keluarga kemudian membawa jenazahnya ke Kamar Jenazah RS Sanglah, Senin (4/7) kemarin untuk menjalani autopsi. Dudut memaparkan, dari hasil pemeriksaan ditemukan memar pada otak Darmayanti sekaligus beberapa luka memar di bagian puncak dan belakang kepala serta pelipis kiri. (san)
Waspadai Jamu Mengandung BKO Berbahaya TERKAIT kasus keracunan jamu yang menimpa dua orang warga Kerta Dalem Sidakarya, Dra. I Gst. Ayu Adhi Aryapatni mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati bila mengonsumsi jamu tradisional. Menurutnya, hingga pertengahan tahun 2011, BBPOM Bali menemukan masih banyak jamu tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO) berbahaya. Biasanya untuk memberikan reaksi cepat pada pengguna sehingga
terlihat lebih berkhasiat, jamu tradisional diproduksi dengan dicampur bahan kimia. Yang tidak boleh digunakan sembarangan tanpa resep dokter seperti fenilbutason, dexametason, prednisone, as mefenamat, paracetamol, slidenafil, fadalafil, ctm dan sebagainya. ‘’Bila diminum terus-menerus dengan takaran dosis yang tidak tepat, akan menyebabkan kerusakan pada jantung,’’ ujarnya. Ditegaskannya, masyarakat jangan hanya melihat
obat dari harganya yang murah dengan jaminan lebih berkhasiat, namun paling tidak untuk obat tradisional, pilihlah obat yang menggunakan ramuan herbal — terbuat dari bahan alami — yang digunakan terus-menerus secara turun-temurun. ‘’Jamu herbal lebih sehat, meski memang untuk kesembuhan memerlukan waktu cukup lama daripada harus minum yang berkhasiat cepat tapi berbahaya bagi tubuh,’’ tegasnya. (bit)
DAERAH
4
Selasa Wage, 5 Juli 2011
Wujudkan Minapolitan
Infrastruktur Pengambengan Harus Segera Dibenahi Negara (Bali Post) -
Upaya Pemkab Jembrana untuk mengubah wajah Pengambengan menjadi daerah minapolitan, selain harus menunggu sinyal dari pemerintah pusat juga perlu bekerja ekstra kuat. Sebab, keinginan pemkab setempat beberapa tahun lalu yang sempat digembar-gemborkan Jembrana menjadi daerah minapolitan sampai kini belum juga terwujud.
Bali Post/dok
PERIKANAN - Jembrana memiliki potensi yang cukup besar di bidang perikanan termasuk panjang pantai mencapai 76 kilometer. Jika potensi ini dikelola secara maksimal maka akan berdampak pada pendapatan yang luar biasa bagi masyarakat pesisir. Apalagi kewenangan daerah dalam jarak tangkapan ikan bagi nelayan lokal bisa mencapai wilayah laut 4 mil dari bibir pantai.
Penjor Instan Diminati Warga Tabanan (Bali Post) Penjor jadi alias tinggal pasang, banyak diminati warga menjelang hari raya Galungan. Ini terlihat dari tingginya permintaan jenis penjor instan ini. Apalagi harganya cukup murah. Satu penjor instan hanya dipatok Rp 90.000. Pemesannya kalangan pegawai yang sibuk. Pesanan penjor instan ini
sudah mengalir sejak Sabtu (2/ 7) lalu. Dalam sehari, pesanan minimal 5-10 batang. ‘’Mereka biasanya memesan pagi, sore langsung diambil sekalian pulang kerja,’’ kata Putu Kompyang, pembuat penjor di Jalan Kasuari, Banjar Jambe Baleran, Tabanan, Senin (4/7) kemarin. Pria ini menambahkan, penjor instan banyak digemari
Bali Post/udi
PENJOR - Pembuat penjor di Jalan Kasuari, Tabanan sedang menyelesaikan pesanan yang menumpuk, Senin (4/ 7) kemarin. Penjor jadi alias tinggal pasang, banyak diminati warga menjelang hari raya Galungan. Apalagi harganya cukup murah. Satu penjor instan hanya dipatok Rp 90.000. Pemesannya kalangan pegawai yang sibuk.
karena praktis. Pembeli tinggal menancapkan di rumah masing-masing tanpa bersusah payah membuatnya. Apalagi, sudah dilengkapi sanggah. Meski permintaan cukup banyak, Kompyang tidak mau mematok harga tinggi. Dia beralasan, membuat penjor jadi sekaligus ngayah kepada warga. Pekerjaan itu rutin dilakukan setiap datangnya hari raya Galungan. Sehari-harinya, pria ini bekerja di bengkel. ‘’Kebetulan libur, kita manfaatkan untuk ngayah membuat penjor jadi,’’ ujarnya. Harga yang ditawarkan itu, katanya, cukup murah. Kompyang hanya mengambil untung tipis. Padahal harga bahan baku penjor juga naik. Seperti bambu, janur, sampian dan kain pembungkus tiang penjor. Menurut Kompyang, harga penjornya relatif murah dibanding daerah lain. Karena itu, banyak tengkulak yang berburu ke tempatnya untuk dijual lagi. Para tengkulak ini bisa memesan hingga 10 batang penjor. Karena dadakan, Kompyang mengerjakan pesanan penjor dengan mengerahkan beberapa anggota keluarga. Mereka membuat lokasi di pojok jalan raya yang banyak dilalui warga. Pembuat penjor ini akan berakhir berjualan hari ini. Pasalnya, besok, seluruh umat Hindu harus bersembahyang Galungan di pura masing-masing. (udi)
Pemkab kini harus melakukan lobi-lobi secara kuat ke tingkat pusat untuk bisa segera didapatkan kepastian kapan akan direalisasikan termasuk dana bagi pengembangan kawasan dimaksud. Jembrana sendiri memiliki potensi yang cukup besar di bidang perikanan termasuk panjang pantai mencapai 76 kilometer. Jika potensi ini dikelola secara maksimal, akan berdampak pada pendapatan yang luar biasa bagi masyarakat pesisir. Apalagi kewenangan daerah dalam jarak tangkapan ikan bagi nelayan lokal bisa mencapai wilayah laut 4 mil dari bibir pantai. Di sepanjang Pengambengan juga banyak berdiri perusahaan pengalengan ikan. Saat ini sejumlah nelayan masih melakukan aktivitas pengolahan hasil tangkapannya secara tradisional. Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan Pemkab Jembrana Ir. Ketut Wiratma saat dihubungi Senin (4/7) kemarin menyatakan, sebenarnya di kawasan itu sudah terbangun industri perikanan konvensional. Sekarang tinggal menata dan memperbaiki serta membangun ekono-
mi berbasis perikanan yang intinya membangun kesejahteraan masyarakat. ‘’Agar petani perikanan menikmati dari harga usaha mulai dari menangkap sampai penjualannya dengan minapolitan memang diharapkan ada proteksi,’’ katanya. Namun ironisnya, ujar Ir. Ketut Wiratma, sekitar 2 tahun lebih para nelayan di Pengambengan dan sekitarnya justru paceklik ikan. Hal itu tambahnya, diakibatkan cuaca dan alam. Ke depan diharapkan kondisi bisa kembali normal sehingga tangkapan para nelayan menjadi lebih baik. Untuk menjadikan Kecamatan Negara dalam hal ini Pengambengan menjadi sentra perikanan di Jembrana perlu proses dan roadmap, master plan serta daya dukung yang memadai. Dikatakan, beberapa waktu lalu Bupati Jembrana Putu Artha menyebut beberapa infrastruktur sudah dimiliki Pengambengan sebagai kawasan minapolitan. Kini tinggal menunggu sinyal kapan anggaran biaya untuk menjadikan standar daerah Negara menjadi kawasan minapoli-
tan. Ketika ditanya apakah realisasi minapolitan akan tercapai dalam tahun ini, ia menyebut mungkin hal itu baru bisa 5 tahun ke depan. Untuk tahun 2011 masih dalam rangka menata kawasan, bahkan ia menyebut pihaknya sudah merintis tahun ini dengan merehab pasar ikan Negara karena satu sistem nantinya. Kondisi pelabuhan perikanan sendiri juga masih perlu distandardisasi. Sebab saat ini saja kedalamannya mencapai 5 hingga 6 meter yang seharusnya 9 hingga 12 meter. Sehingga kapal-kapal dengan tonase besar bisa berlabuh yang nantinya bisa memberikan keuntungan bagi daerah Jembrana. ‘’Memang perlu ada perbaikan seperti fasilitas tempat pelelangan ikan (TPI), perbaikan dermaga dan gedung pengawas perikanan yang akan dibangun,’’ imbuhnya. Dengan pembangunan dan pengadaan serta perbaikan infrastruktur di daerah Pengambengan, imbal baliknya ke depan adalah PAD dari perikanan akan maksimal tercapai. (wis)
Terkait Legalitas Izin Angkutan
Sopir ”Freelance” Tuntut Janji Kadishubinfokom Denpasar (Bali Post) Sopir angkutan freelance menuntut janji Kadis Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Kadishubinfokom) Bali terkait legalitas izin angkutan. Pasalnya, sopir angkutan pariwisata yang selama ini dianggap ilegal mencapai 6.500 orang lebih, sedangkan kuota izin jasa angkutan yang tersisa hanya bekisar 800 izin angkutan sewa. Para sopir yang menuntut kepastian batasan jumlah atau kuota jasa angkutan pariwisata yang bisa beroperasi di Bali terbagi menjadi dua kubu yakni Asosiasi Sopir Angkutan Freelance (ASAPFB) dengan anggota 2.200 orang dan Asosiasi Sopir Angkutan Pari-
wisata Bali (Aspaba) yang mengklaim jumlah anggota mencapai 4.300 orang lebih. Ketua Asosiasi Sopir Angkutan Pariwisata Freelance Bali (ASAPFB) Drs. Wayan Suata mengatakan, untuk mendapatkan izin operasional yang legal secara hukum, anggotanya yang berjumlah sekitar 2.200 orang disarankan harus membentuk badan hukum berupa PT atau koperasi. ‘’Kami sudah membentuk koperasi seperti saran pemerintah, Jadi tidak ada alasan menolak anggota kami untuk mendapatkan izin transportasi pariwisata sehingga tidak lagi dianggap sopir ilegal dan liar,’’ ujarnya.
Bahkan Suata mendesak agar aspirasi anggotanya didengar. Tak hanya itu, ia juga mendesak agar Dishub segera mengeluarkan rekomendasi, agar anggota ASAPFB bisa beroperasi sementara waktu sambil menunggu proses perizinan. Dikhawatirkan, tanpa rekomendasi khusus dari Dishub, anggota ASAPFB kembali jadi sasaran sweeping petugas di lapangan. Ketua Aspaba Nyoman Artaya Sena menyatakan menyerahkan sepenuhnya kepada Dishub Bali mengenai pembagian kuota yang ada. Pihaknya juga telah membentuk koperasi sesuai arahan pemerintah agar dapat menikmati rezeki dari kue pariwisata den-
gan legal. ‘’Kami akan terus menertibkan diri, mengenai kuota izin Aspaba menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Namun, dengan mengikuti saran pemerintah dia berharap semua keinginan anggota untuk mendapatkan legalitas yang jelas terakomodasi,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kadishubinfokom Bali Made Santha yang sebelumnya bersikukuh menertibkan angkutan freelance lantaran melanggar UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mulai melunak. Pihaknya, akan berupaya mengakomodir keinginan para sopir untuk mendapatkan izin operasional. (par)
Bus Rusak Dekat Pura Rambutsiwi Ganggu Pemakai Jalan Negara (Bali Post) Sejumlah pengemudi mengeluh dengan adanya bus antarprovinsi yang sudah hampir sebulan nongkrong di pinggir jalan dekat Pesimpangan Pura Rambutsiwi, persis di pinggir jalan raya DenpasarGilimanuk. Pasalnya bus dengan kondisi rusak dan kaca depan pecah terlihat seperti habis kecelakaan. Apalagi bannya gembos serta bus tampakl tidak berisi mesin sehingga dikhawatirkan bus ini akan menimbulkan kecelakaan bagi pengemudi kendaraan dari arah timur karena menghalangi pemandangan terutama bagi mereka yang hendak singgah di pesimpangan Pura Rambutsiwi yang posisinya di pinggir jalan dimaksud. Bus dengan nama Senti Jaya yang melayani jurusan Labuhan Bajo, Bima, Mataram, Denpasar, Surabaya dan Jakarta ini sepertinya tidak laik jalan karena beberapa bagiannya sudah hancur bahkan kaca depannya sudah pecah. Banyak yang mengira bus ini habis kecelakaan dan menjadi pusat perhatian setiap pengemudi yang lewat yang justru akan menambah berbahaya bagi pengemudi lainnya. Beberapa tukang ojek yang ditemui di pertigaan Pura Rambutsiwi menyatakan bus ini sudah hampir tiga minggu lebih mogok karena mesinnya
mengalami masalah. Selain itu, mesin dalam bus sudah tidak ada, barangkali sudah diperbaiki. Karena berdasarkan informasi mesin tersebut dibawa ke Lombok. Melihat situasi seperti ini, beberapa warga mengharapkan agar bus ini ditarik dan ditem-
patkan di daerah yang agak lebih lapang sehingga tidak mengganggu pemandangan serta mengantisipasi banyaknya pemedek yang mampir di pesimpangan Pura Rambutsiwi. Terlebih saat ini menjelang hari raya tentu banyak umat yang akan tangkil.(wis)
Bali Post/dok
JANJI KADIS - Sopir angkutan freelance beberapa waktu lalu sempat melakukan demo. Kini mereka menuntut janji Kadis Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Kadishubinfokom) Bali terkait legalitas izin angkutan. Pasalnya, sopir angkutan pariwisata yang selama ini yang dianggap ilegal mencapai 6.500 orang lebih, sedangkan kuota izin jasa angkutan yang tersisa hanya bekisar 800 izin angkutan sewa.
Om Swastyastu BUPATI KARANGASEM BESERTA SELURUH JAJARAN, ATAS NAMA PEMERINTAH DAN MASYARAKAT KABUPATEN KARANGASEM
Mengucapkan
SELAMAT DAN ANGHAYUBAGYA
HARI RAYA GALUNGAN dan KUNINGAN (6 & 16 Juli 2011)
Semoga melalui makna kemenangan Dharma, memberi spirit dan sinar terang mengemban misi pembangunan Karangasem menuju Jagadhita Ya Ca Iti Dharma Om Santih, Santih, Santih Om Bupati Karangasem
I Wayan Geredeg, SH K.0001217-rpa
Wakil Bupati Karangasem
I Made Sukerana, SH K.0001214-rpa
Selasa Wage, 5 Juli 2011
LINTAS
NASIONAL
719 Pulau Belum Bernama KUPANG - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya, mengatakan sebanyak 719 dari 1.192 pulau di wilayah kepulauan ini, hingga saat ini belum diberi nama, sehingga membutuhkan perhatian serius semua pihak, termasuk para camat. “NTT memiliki 1.192 pulau, 472 pulau telah diberi nama, 719 pulau belum diberi nama,” kata Gubernur Lebu Raya pada rapat pembinaan dan pembakuan nama-nama rupabumi wilayah adminstrasi bersama 290 camat se-Nusa Tenggara Timur, di Kupang, Senin (4/7) kemarin. Menurut Gubernur Lebu Raya, persoalan penamaan dan pembakuan rupabumi, masih merupakan persoalan tersendiri di daerah ini, karena karakteristik yang dimiliki daerah ini. Gubernur Lebu Raya mengatakan secara administratif saat ini NTT memiliki 290 kecamatan, 2.650 desa dan 316 kelurahan. Nusa Tenggara Timur kata Gubernur Lebu Raya juga memiliki kondisi georafis yang sulit dijangkau, pulau kecil dan besar termasuk pulau kecil terdepan. “Kondisi ini membutuhkan keseriusan semua pihak untuk melakukan pendataan permukaan bumi dengan sebaik-baiknya. Untuk itu pada kesempatan ini, para camat dan pemerintah kabupaten/kota dapat melakukan pendataan dengan akurat di lapangan, karena camat, lurah dan desalah yang paling mengetahui wilayahnya,” kata Gubernur. (ant)
Didukung Delapan DPW BANDUNG - Sebanyak delapan dari 10 Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW yang menyampaikan pemandangan umum terhadap laporan pertanggungjawaban Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan menyatakan dukungannya terhadap Suryadharma Ali untuk melanjutkan kepemimpinannya sebagai ketua umum. Pemandangan umum tersebut disampaikan pada sidang paripurna III tahap pertama pada Muktamar VII PPP di Hotel Panghegar, Bandung, Senin (4/7) kemarin. Setelah 10 DPW PPP menyampaikan pemandangan umumnya, rapat sidang paripurna III diskors selama satu jam hingga pukul 13.30 WIB. Kedelapan DPW PPP tersebut adalah Jawa Barat, Aceh, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur. Menurut Sekretaris Panitia Pelaksana Muktamar VII PPP, Muhammad Romahurmuziy, dua DPW lainnya adalah Jawa Tengah menyatakan dukungannya terhadap Akhmad Muqowam serta Kalimantan Tengah tidak menyebut nama calon. (ant)
Kasus Nazaruddin Menyulitkan Singapura Depok (Bali Post) Direktur Kajian Politik Center for Indonesian National Policy Studies (CINAPS) Guspiabri Sumowigeno mengatakan kasus Nazaruddin menyulitkan sikap Singapura. “Setelah Presiden Yudhoyono secara terbuka memerintahkan Polri dan Kemenlu untuk membawa pulang Nazaruddin, adalah menarik menanti sikap Singapura,” kata Guspiabri, Senin (4/7) kemarin. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menangkap M Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang terlibat dugaan tindak pidana korupsi. Ia mengatakan respons Singapura tak semata karena pertimbangan dalam dimensi legal, tetapi akan sarat kalkulasi politis. Hal ini mengingat kasus itu bukanlah kasus biasa, tetapi kasus yang menyita perhatian publik Indonesia dan berkait langsung dengan posisi politis Presiden Yudhoyono. “Publik nasional perlu maklum bila Singapura tidak akan terburu-buru mengambil sikap definitif,” ujarnya. Dikatakannya tahap pertama, segera setelah masuk permintaan resmi baik melalui Polri maupun Kemenlu RI, otoritas hukum dan politik Singapura akan melakukan penelitian lebih jauh atas kasus Nazaruddin ini. “Mereka perlu tahu detail masalahnya, dan tak hanya akan mengandalkan bahan input yang diberikan Polri dan Kemenlu RI,” katanya. Selanjutnya otoritas hukum dan politik Singapura akan memetakan konsekuensi setiap tindakan negara itu pada kepentingan nasional Singapura. “Kemungkinan, intelijen negara itu juga akan dilibatkan untuk memberikan analisa guna menyusun kebijakan akhir,” jelasnya. Menurut dia, kestabilan politik Indonesia dan posisi Presiden SBY akan menjadi variabel penting yang dicermati Singapura dalam mengambil keputusan akhir. Singapura kemungkinan akan mendiamkan saja permintaan Polri dan Kemenlu RI daripada terseret dalam pusaran kasus ini. Negara ini pasti enggan dituduh terlibat dalam upaya politis yang dapat digolongkan sebagai upaya penggulingan suatu Pemerintahan di Indonesia atau terlibat menolong menutupi dugaan korupsi yang melibatkan orang Pemerintahan. “Ketidakstabilan politik di Indonesia tentunya mengandung risiko amat besar bagi Singapura,” katanya. (ant)
5
NASIONAL
RUU Kamnas Potensial Lemahkan Peran Polri Jakarta (Bali Post) Setara Institute for Democracy and Peace menilai keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam keamanan negara sebagaimana diatur dalam Rancangan Undang-undang Keamanan Nasional (RUU Kamnas) bisa berpotensi melemahkan peran Polri. “Dalam RUU Keamanan Nasional ini memang tidak dijelaskan secara gamblang tentang keterlibatan TNI dalam keamanan negara. Namun dengan keterlibatan TNI, dikhawatirkan akan memunculkan persoalan lama yakni pelanggaran HAM dan membuat peran Polri degradasi,” kata Ketua Badan Pengurus Setara Institute, Hendardi, Senin (4/7) kemarin. Oleh karena itu, katanya, persoalan keamanan negara seharusnya tetap dipegang oleh kepolisian, sementara pertahanan negara tetap dipe-
gang oleh TNI. “Tentara tidak dididik untuk berhadapan dengan masyarakat. Tentara juga tidak dididik sebagai pengayom masyarakat,” katanya. Wakil Ketua Setara Institute, Tigor Bonar Naipospos mengatakan, keterlibatan TNI dalam keamanan negara sebagaimana diatur dalam RUU Kamnas akan membuka pintu dan mengajak kembali tentara dalam sosial dan politik. “Ini merupakan masalah dari zaman Orba yang belum diselesaikan. Kekhawatiran kita bukan hanya berpotensi abuse of power, tetapi
keterlibatan tentara akan mengancam demokrasi,” katanya. Sementara itu, Peneliti Setara Institute, Ismail Hasani, menilai pemisahan TNI dan Polri merupakan amanat dari masa reformasi. Menurut dia, dengan adanya pengaturan keterlibatan TNI dalam RUU Kamnas menegaskan pengaburan peran dan fungsi TNI. “Peran Polri sebagai keamanan negara dan TNI sebagai pertahanan negara,” kata Ismail. Setara juga mendesak DPR untuk memprioritaskan pem-
Fraksi Golkar Ragukan Hasil Pemeriksaan BPK Tanjungpinang (Bali Post) Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kepulauan Riau meragukan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan terhadap laporan pelaksanaan pertanggungjawaban APBD 2010 daerah setempat dengan opini wajar tanpa pengecualian. “Jika dilihat secara saksama, ada 19 kasus yang menurut informasi merugikan daerah sebesar Rp 3,14 miliar. Makanya kami meragukan penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK,” kata Ketua Fraksi Golkar, Dalmasri Syam dalam pandangan umum fraksinya saat paripurna di Tanjungpinang, Senin (4/7) kemarin. Fraksi Golkar, katanya, mengajak pemerintah daerah dan BPK RI untuk menelusuri dan mencari tahu dengan melakukan pengecekan ulang secara mendalam terhadap informasi kerugian daerah sebesar Rp 3,14 miliar tersebut. “Bagaimana pun,
kerugian sebesar Rp 3,14 miliar adalah uang rakyat yang harus mampu dipertanggungjawabkan dengan baik,” katanya. Selain itu, dari laporan BPK, menurut dia, kinerja Pemprov Kepri terkesan profesional jika dibaca secara umum, namun setelah dilakukan audit ternyata sumber daya manusia (SDM) aparatur sangat memprihatinkan karena tidak mampu bekerja dengan baik. “Fraksi Golkar menjadi miris terhadap kinerja aparatur pemerintahan Prov. Kepri,” katanya. Dalmasri meminta Pemprov Kepri memberikan penjelasan berkenaan pernyataan BPK tersebut terhadap sikap pemerintah daerah yang belum sepenuhnya minindaklanjuti rekomendasi BPK terhadap satuan perangkat kerja daerah (SKPD) yang belum bisa bekerja dengan baik mengenai pengelolaan keuangan. Kegiatan napak tilas sejarah
Provinsi Kepri yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 122,04 juta untuk pimpinan dan sebagian anggota DPRD Kepri juga dikritisi Fraksi Golkar. “Kami prihatin, karena tata kelola yang dilakukan Gubernur Kepri terkesan tidak profesional dengan memberikan surat penugasan kepada Ketua DPRD Kepri. Padahal DPRD sebagai lembaga legislatif adalah mitra pemerintah yang berfungsi sebagai legislasi, pengawasan dan pembiayaan,” ujarnya. Dia berharap kepada Pemprov Kepri dalam memberikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD tidak hanya asal jadi sebagai bentuk untuk memenuhi syarat normatif. “Tanggapan atau jawaban dari Pemprov Kepri sudah seharusnya dapat dijelaskan secara detail dan bila perlu dilengkapi dengan dasar atau dalil berupa teori, hukum dan logika,” tegasnya. (ant)
JPN Dilarang Terima ”Fee” dari Perusahaan Jakarta (Bali Post) Kejaksaan Agung menegaskan Jaksa Pengacara Negara (JPN) dilarang menerima imbalan atau fee dari perusahaan yang sedang berperkara di bidang perdata dan tata usaha negara. “Kalau menerima bisa dikenakan gratifikasi, karena kita digaji negara. Ada peraturan jaksa agung yang mengatur itu,” kata Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), ST Burhanuddin, Senin (4/7) kemarin. Pernyataan tersebut dikatakan Jamdatum di sela-sela
acara penandatanganan kesepahaman atau MoU antara Jamdatun dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta. Kendati demikian, ia menyatakan JPN tidak diipermasalahkan kalau mendapatkan biaya perjalanan atau pulang dalam menangani suatu perkara bidang datun. Misalnya bersidang di Palembang, maka pihak swasta yang menyediakan penginapannya. Ia menegaskan jika ada JPN yang menerima atau meminta fee, maka bisa dikenakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun
2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Kalau betul ada yang meminta dari JPN, maka bisa diajukan ke saya atau pengawasan Kejakgung,” katanya. Di bagian lain, ia menyatakan pihaknya sudah bekerja sama dengan sejumlah BUMN terkait dengan perkara datun. “Pekan lalu saja, kita bekerja sama dengan tujuh perusahaan BUMN,” katanya. Ia menambahkan kerja sama tersebut dalam rangka pendampingan dalam kasus perdata. “Seperti penagihan, pelayanan hukum, piutang,” katanya. (ant)
di.
Ia mengatakan, RUU Kamnas harus diselesaikan terlebih dahulu seraya dilakukan harmonisasi dan sinkronisasi dengan tiga produk UU yang sudah ada seperti UU No. 2/ 2002 tentang Kepolisian RI dan UU No. 3/2002 tentang Pertahanan Negara serta UU No. 34/2004 tentang TNI. (ant)
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA KANTOR WILAYAH XIV DJKN DENPASAR
KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG DENPASAR Jalan DR. Kusuma Atmaja - Gedung Keuangan Negara (GKN) I, Denpasar - 80235 Telepon : 0361- 229151 Faksimili : 0361-229150
PENGUMUMAN LELANG II ( KEDUA ) Nomor : Peng- 07 /WKN.14/KNL.01/2011
Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang ( KPKNL ) Denpasar akan melakukan penjualan di muka umum / lelang berdasarkan Surat Perintah Penjualan Barang Sitaan ( SPPBS ) dari Ketua Panitia Urusan Piutang Negara ( PUPN ) Cabang Bali atas barang sitaan yang berasal dari para debitur sebagai berikut : PT. BNI (Persero) SKC Denpasar 01. Nama : PT. Dewata Prema Jaya/I Ketut Mertha Arimbawa /2005.02.00038 Alamat : Ds. Tengkudak,Kec. Penebel,Kab. Tabanan. SPPBS- 226/PUPNC.20.01/2005, 07 September 2005. a. Sebidang tanah pertanian berikut segala sesuatu yang berdiri diatasnya tersebut dalam SHM No. 669 tanggal 24 Agustus 1998. atas nama I Wayan Pugeh alias Nang Gumpelug, seluas 2.300 m terletak di Ds. Tengkudak, Kec. Penebel,Kab. Tabanan Limit : Rp. 100.000.000,00, Uang Jaminan : Rp. 100.000.000,00 b. Sebidang tanah pertanian berikut segala sesuatu yang berdiri diatasnya tersebut dalam SHM No. 597 luas 2.300 m atas nama I Ketut Mertha Arimbawa terletak di Ds. Tengkudak, Kec. Penebel,Kab. Tabanan. Limit : Rp. 90.000.000,00, Uang Jaminan : Rp. 90.000.000,00 02. Nama : Desak Putu Putri /2004.10.000861 Alamat : Jalan Keboiwa 9 Gianyar SPPBS- 193/PUPNC.20.01/2005, 03 Agustus 2005. Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang berdiri diatasnya tersebut · Dalam SHM Nomor:98 tanggal 22 Agustus 1994 atas nama Desak Putu Putri seluas 4.250 m terletak di Desa Sayan, Kec. Ubud, Kab. Gianyar,. Limit : Rp. 3.060.000.000,00, Uang Jaminan : Rp. 3.060.000.000,00 PT. BPD Bali Cabang Tabanan 03. Nama : Eko Supriyono,SH /99.09.00111 Alamat : Perum BTN Taman Sekar, Kec. Kediri , Kab. Tabanan SPPBS-027/PUPNC.24/2000, 08 Mei 2000. Sebidang tanah pertanian berikut segala sesuatu yang berdiri diatasnya · tersebut dalam SHM No. 362. atas nama Ni Ketut Ngenteg seluas 2.350 m terletak di Subak Gunung Kangin No. 117 Desa Bangli, Kec. Baturiti, Kab. Tabanan Limit : Rp. 145.000.000,00, Uang Jaminan: Rp. 145.000.000,00 04. Nama : I Made Dawes Deker Cs/2003.10.00816 Alamat : Br. Senganan Kangin, Kec. Penebel , Kab. Tabanan SPPBS-80/PUPNC.20.01/2004 tanggal 17 Juni 2004. Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang berdiri diatasnya tersebut · Dalam SHM No. 25 atas nama Pan Serimanis seluas 11.000 m terletak di Desa Jatiluih, Kec. Penebel, Kab. Tabanan. Limit : Rp. 380.000.000,00, Uang Jaminan : Rp. 380.000.000,00 PT. BRI (Persero) Cabang Gianyar 05. Nama : I Wayan Keplis / 2006.06.000363 Alamat : Br. Apuh, Ds. Sebatu, Kec. Tegallalang, Kab. Gianyar SPPBS- 28/PUPNC.20.01/2007, 11 September 2007. Sebidang tanah seluas berikut segala sesuatu yang berdiri diatasnya · tersebut dalam SHM No. 1586 atas nama Ni Wayan Payu seluas 260 m terletak di Desa Sebatu, Kec. Tegallalang, Kab. Gianyar. Limit : Rp. 50.000.000,00, Uang Jaminan : Rp. 50.000.000,00 06. Nama : I Made Kantor / 2006.06.000360 Alamat : Br. Apuh, Ds. Sebatu,Kec. Tegallalang, Kab. Gianyar SPPBS- 27/PUPNC.20.01/2007, 11 September 2007. Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang berdiri diatasnya tersebut · dalam SHM No. 1315 atas nama Ni Wayan Loji seluas 51 m terletak di Ds. Sebatu, Kec. Tegallalang, Kab. Gianyar. Limit : Rp. 22.000.000,00, Uang Jaminan : Rp. 22.000.000,00 07. Nama : I Made Japa/ 2006.10.000861 Alamat : Br. Buruan, Ds. Buruan, Kec. Blahbatuh, Kab. Gianyar SPPBS- 02/PUPNC.20.01/2010, 08 Januari 2010. Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang berdiri diatasnya tersebut · dalam SHM No. 1860 atas nama I Made Japa seluas 400 m terletak di Desa Buruan, Kec. Blahbatuh, Kab. Gianyar. Limit : Rp. 220.000.000,00, Uang Jaminan : Rp. 220.000.000,00 08. Nama : Ni Komang Widiasih / 2005.10.000701 Alamat : Br. Pande ,Ds. Pejeng, Kec. Tampaksiring, Kab. Gianyar SPPBS- 54/PUPNC.20.01/2006, 02 Juni 2006. Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang berdiri diatasnya tersebut · dalam SHM No. 1244 atas nama I Wayan Patra seluas 3.250 m2 terletak di Desa Pejeng, Kec. Tampaksiring, Kab. Gianyar. Limit : Rp. 720.000.000,00, Uang Jaminan : Rp. 720.000.000,00 09. Nama : I Ketut Widana / 2006.01.00003 Alamat : Br. Medahan,Ds. Kemenuh,Kec. Sukawati, Kab. Gianyar SPPBS- 81/PUPNC.20.01/2006, 24 Agustus 2006. Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang berdiri diatasnya tersebut · dalam SHM No. 3235 a.n I Ketut Widana seluas 580 m terletak di Ds. Kemenuh,Kec. Sukawati,Kab. Gianyar. Limit : Rp. 350.000.000,00, Uang Jaminan : Rp. 350.000.000,00 PT. BTN Cabang Denpasar 10. Nama : Ida Bagus Kade Oka Karna / 2001.10.00122 Alamat : Jalan Gunung Agung Gg. III No. 14 Denpasar SPPBS- 20/PUPNC.20.01/2004, 06 April 2004. Sebidang tanah perumahan berikut segala sesuatu yang berdiri · diatasnya tersebut dalam SHM No. 416 atas nama Ida Bagus Oka Karna seluas 185 m terletak di Desa Pemecutan Kaja, Kec. Denpasar Barat,Kabupaten Badung (saat ini masuk wilayah Kelurahan Pemecutan Kaja Kota Denpasar). Limit : Rp. 340.000.000,00, Uang Jaminan : Rp. 340.000.000,00 11. Nama : PT. Pembangunan Emas Dewata/Eko Budi Cahyono/ 2006.09.000527 Alamat : Jalan Gunung Lumut Permata Hijau 16 Denpasar SPPBS- 17/PUPNC.20.01/2007, 29 Maret 2007 Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang berdiri diatasnya tersebut · didalam SHM No. 5012 atas nama Eko Budi Cahyono seluas 219 m terletak di Desa Padangsambian Klod, Kec. Denpasar Barat, Kota Denpasar. Limit : Rp. 490.000.000,00, Uang Jaminan : Rp. 490.000.000,00 PT. Bali Sarana Ventura 12. Nama : PT. Mahesa Danukarya Utama/I Made Kamiarsa / 2005.10.000695 Alamat : Jalan Tukad Banyusari II/5 Denpasar SPPBS-61/PUPNC.20.01 /2006 tanggal 28 Juni 2006. Sebidang tanah perumahan berikut segala sesuatu yang berdiri · diatasnya tersebut dalam SHM No. 2163 atas nama Doktoranda Made Yeni Latrini seluas 132 m terletak di Ds. Padangsambian Klod, Kec. Denpasar Barat, Kotamadya Denpasar (setempat dikenal dengan Perum Padang Galleria Blok I / 78 Denpasar) Limit : Rp. 180.000.000,00, Uang Jaminan : Rp. 180.000.000,00 2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
MK Kabulkan Permohonan 14 Parpol Kecil Jakarta (Bali Post) Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan 14 partai politik (parpol) kecil untuk tidak melakukan proses verifikasi untuk menjadi peserta pemilihan umum (pemilu) 2014. “Pasal 51 ayat (1), Pasal 51 ayat (1a) sepanjang frasa ‘Verifikasi Partai Politik sebagaimana dimaksud pada ayat (1)’, Pasal 51 ayat (1b), dan Pasal 51 ayat (1c) Undangundang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat,” kata ketua majelis hakim MK Mahfud MD saat membacakan putusan di Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Menurut MK, kedudukan sebagai badan hukum yang telah dimiliki oleh partai politik haruslah mendapatkan perlindungan konstitusional. “Perlindungan yang telah diberikan oleh UU 2/2008 dan UU 10/2008 terhadap status badan hukum partai politik telah dihilangkan oleh Pasal 51 ayat (1) UU 2/2011,” kata hakim konstitusi M Alim saat membacakan pertimbangan mahkamah. MK juga menyatakan bahwa partai politik dalam sistem UUD 1945 mempunyai fungsi yang sangat penting karena UUD 1945 secara eksplisit memberikan hak konstitusional kepada partai politik. Mahkamah juga menyatakan bahwa partai politik yang gagal untuk mendudukkan wakilnya di lembaga perwakilan tidak serta merta kehilangan statusnya sebagai badan hukum dan tetap mempunyai hak konstitusional untuk ikut dalam pemilihan umum berikutnya. “Apabila suatu partai politik tidak mengikuti pemilihan umum berikutnya, tidak menjadikan partai politik tersebut kehilangan statusnya sebagai badan hukum dan partai politik,” kata M Alim. MK juga menyatakan perlu adanya jaminan kelangsungan eksistensi partai politik yang berbadan hukum yang gagal menempatkan wakilnya dalam lembaga perwakilan dalam suatu masa pemilihan umum dan akan terhindar adanya musim pendirian partai politik pada setiap menjelang pelaksanaan pemilu. Dalam pemberitaan sebelumnya, 14 parpol kecil mengajukan uji materi UU Partai Politik yang telah mencederai demokrasi khususnya yang menyangkut verifikasi ulang parpol peserta pemilu 2014. Ke-14 parpol tersebut Partai Persatuan Daerah, Partai Bulan Bintang, Partai Damai Sejahtera, Partai Demokrasi Pembaruan, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, Partai Patriot, Partai Nasional Benteng Kerakyatan (PNBK), Partai Pelopor, Partai Nasional Indonesia Marhaenisme, Partai Perjuangan Indonesia Baru, Partai Penegak Demokrasi Indonesia, Partai Karya Peduli Bangsa, Partai Merdeka dan Partai Indonesia Sejahtera. (ant)
bahasan Rancangan Undangundang (RUU) Keamanan Nasional yang merupakan payung hukum bagi RUU sektor keamanan lainnya. “RUU Kamnas perlu mendapat prioritas pembahasannya dibanding RUU Intelijen, perubahan UU pemberantasan korupsi dan perubahan UU sektor keamanan lainnya,” kata Hendar-
2
Bali Post/ade
GAYUS BERSAKSI - Terdakwa kasus mafia pajak, Gayus Tambunan, saat menjadi saksi untuk atasannya, mantan Direktur Keberatan dan Banding Ditjen Pajak Bambang Heru Ismiarso di Pengadilan Khusus Tipikor, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (4/7) kemarin. Bambang Heru Ismiarso diduga bersama-sama dengan Gayus Tambunan, Humala Napitupulu, Maruli Pandapotan Manurung dan Johny Marihot Tobing telah melakukan korupsi dalam penelitian permohonan keberatan dari PT Surya Alam Tunggal (SAT) atas surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) PPN Pasal 16 D tahun 2004 dan Surat Ketetapan Pajak (STP) PPN Pasal 16 D tahun 2004. Di mana, ditaksir mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 570,9 juta.
2
SYARAT-SYARAT LELANG : 1. Penawaran lelang secara terbuka dan lisan dengan harga naik naik ( bij opbood ); 2. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan penawaran ke No. Rek. : 0368.01.000345.30.3 a.n rekening penampungan lelang KPKNL Denpasar di PT Bank Rakyat Indonesia Cabang Renon – Denpasar yang sudah efektif paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang; 3. Peserta lelang yang akan menyetor uang jaminan diwajibkan mencantumkan obyek yang akan ditawar dan tidak dapat dialihkan untuk uang jaminan obyek lelang yang lain ; 4. Obyek yang dilelang dalam kondisi apa adanya dengan semua cacat dan kekurangannya, kami sarankan kepada peserta lelang untuk memeriksa / melihat sebelum mengikuti lelang; 5. Segala resiko dan atau akibat hukum yang timbul menjadi tanggung jawab sepenuhnya bagi pemenang lelang; 6. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib membayar Bea Lelang 1 % dan harga lelang selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah pelaksanaan lelang ke No. Rek. 0368.01.000345.30.3 a.n rekening penampungan lelang KPKNL Denpasar di PT Bank Rakyat Indonesia Cabang Renon – Denpasar, apabila tidak melunasi bea lelang dan harga lelang maka dinyatakan batal dan uang jaminan disetorkan ke kas negara; 7. Peserta lelang tidak dapat menuntut kepada KPKNL Denpasar apabila lelang ditunda / dibatalkan ; 8. Setiap peserta lelang wajib melakukan penawaran dan penawaran paling sedikit sama dengan nilai limit. Apabila tidak melakukan penawaran dikenakan sangsi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 (tiga) bulan wilayah kerja KPKNL Denpasar; 9. Uang jaminan akan dikembalikan dengan sepenuhnya pada hari itu juga dengan cek apabila peserta lelang tidak dinyatakan sebagai pemenang lelang dengan menunjukkan bukti setor dan Kartu Identitas diri (KTP/SIM). Pelaksanaan lelang dijadwalkan pada : Hari / Tanggal : Selasa, 19 Juli 2011 Pukul : 10.00 Wita Tempat : Ruang Lelang KPKNL Denpasar Jl. Dr. Kusuma Atmaja, Renon – Denpasar Keterangan lebih lanjut dapat dimintakan pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Denpasar Telepon (0361) 229151.
Denpasar, 05 Juli 2011 Kepala Kantor, ttd. Ngakan Putu Tagel NIP 19591231 198311 1 002 U.0001179-mbl
U.0001282-peng
OPINI
6
Vonis Pengadilan Pabrik Sampah
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Hukum di Kalangan PNS BERAGAM pelanggaran hukum sering terungkap melibatkan dan menyeret oknum pegawai negeri sipil (PNS) sebagai pelakunya. Ada yang sudah divonis kasusnya, ada yang masih berada dalam proses peradilan, ada pula yang ngambang sebagai bahan gunjingan masyarakat awam tanpa kelihatan penanganannya yang pasti. Dalam era reformasi sekarang ini jumlah kasus maupun pelakunya di kalangan PNS terkesan makin meluas. Di Pusat maupun di Daerah, laki-laki maupun perempuan, atasan maupun bawahan, sampai PNS yang sebenarnya memiliki fungsi sebagai penegak hukum. Ada yang murni pelanggaran individual, tetapi tak jarang sebagai pelanggaran berjamaah; melibatkan sesama oknum PNS, atasan dan bawahan, sesama bawahan dan sesama atasan. Tak jarang pelanggaran itu sebagai produk praktik kolusi yang melibatkan oknum pelaku di luar jajaran PNS. Terkuaknya secara luas pelanggaran hukum yang dilakukan atau melibatkan PNS semacam itu bukan mustahil berkat terbukanya keran kebebasan. Dalam era kebebasan ini warga masyarakat dan media massa memiliki kesempatan lebih banyak mengungkap dan membeberkan kasus pelanggaran yang diciumnya. Jauh lebih banyak kesempatan itu dibandingkan yang didapatkan dalam era orde baru. Dalam era orde baru pun sudah terjadi pelanggaran hukum seperti itu, hanya tidak terungkap dan terangkat ke permukaan. Mestinya kita dapat belajar dari pengalaman. Sudah sejak lama birokrasi kita dikitari sebagian oknum PNS yang cenderung menyalahgunakan wewenang dan jabatannya, oknum PNS yang mencari-cari sisi kelemahan produk hukum agar terhindar dan tidak terjerat sanksi hukum. Fenomena lainnya, tidak sedikit PNS yang cenderung tidak efisien dan jauh dari produktif kinerjanya. Langsung atau tidak langsung hal itu menggerogoti uang daerah, uang negara, atau uang rakyat. Kecenderungan itu makin meluas menjangkiti kalangan PNS seiring tumbuhnya sikap yang menginginkan hasil serba instan
S URAT
lewat cara pintas sebagaimana fenomena yang berkembang luas dalam era sekarang. Jika ditelusuri duduk persoalannya, sasaran mereka melakukan pelanggaran hukum tidak lain adalah kepuasan duniawi. Jika dikristalkan lagi, sasarannya tak jauh dari ambisi mendapatkan uang sebanyak-banyaknya dalam waktu cepat, atau ambisi memperkaya diri dan keluarganya. Oleh karenanya tiap lubang terjadinya pelanggaran penggunaan uang mestinya ditutup rapat-rapat. Tiap peluang terjadinya kinerja yang tidak efisien dan tidak produktif mestinya dilemparkan jauh-jauh. Pembangunan hukum di lingkungan birokrasi harus digerakkan lebih menggigit, bukan hanya sebagai sarana represif, tetapi juga sebagai sarana preventif. Sebagai langkah pencegahan, produk hukum harus digunakan sebagai pisau penanggulangan semasih dalam proses, bukan digunakan setelah lahir produk. Ditanggulangi sejak terlihat embrionya, bukan setelah meledak sebagai kasus pelanggaran hukum. Lebih-lebih, pisau itu jangan hanya digunakan setelah diramaikan masyarakat dan media massa. Saat ini pengawasan ketat sangat diperlukan dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran keuangan. Di tengah opini yang menyebutkan bahwa belum semua kepala daerah telah memiliki politik anggaran yang memihak kondisi dan kebutuhan rakyat kecil dan rakyat banyak, tercium luas penggunaan anggaran keuangan yang tidak efisien, tidak efektif, dan tidak produktif, di kalangan birokrasi pemerintahan (baca: PNS) sebagai ‘’hadiah’’ atasan kepada bawahannya. Hindari lahirnya undang-undang yang sarat pasal karet yang memungkinkan terbukanya beragam penafsiran di kalangan PNS pejabat struktural maupun ‘’PNS’’ pejabat politik. Ironis, jika beragam penafsiran itu juga menjangkiti kalangan penegak hukum, termasuk hakim. Beragam penafsiran ini juga dapat membuka peluang bagi praktik ‘’maju tak gentar, membela yang bayar’’. Sudah ada PNS pejabat struktural yang merasa menjadi korban rasa keadilan yang tidak proporsional.
PEMBAC A
Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Produk Makanan Mengatasnamakan Ny. Warti Buleleng Akhir-akhir ini ada pedagang makanan keliling membawakan produk lindung (belut) goreng, kerupuk ayam, dan kacang kapri, masuk ke beberapa permukiman penduduk menawarkan dagangannya. Perempuan itu mengatasnamakan ‘’Ny. Warti Buleleng’’. Kepada beberapa korban yang akhirnya membeli produk tersebut, pedagang ini mengaku menjajakan dagangan itu atas ‘’suruhan Ibu Warti Buleleng’’, yang dalam cerita bohongnya dikatakan saat ini Ibu Warti Buleleng sedang sakit dan berobat di Singapura. Beberapa korbannya, teman-teman saya, salah satunya Ibu Nyoman Kerti dan teman saya yang lain Ibu Rukmini, lebih dulu curiga hingga membuat pedagang gadungan itu kabur. Ada beberapa korban teman anak-anaknya. Rumah-rumah yang didatangi kebetulan hanya ada anak-anaknya, tak terlalu menaruh curiga dan membayar sejumlah uang Rp 75 - 150 ribu atas produk Ny. Warti Buleleng palsu tanpa label tersebut. Ada juga beberapa orang yang curiga dan menanyakan kepada pedagang itu apakah mengenal pegawai-pegawai Ny. Warti Buleleng. Ia
mengaku mengenal semuanya. Namun, ketika ditanya nama-nama pegawai kami, tak seorang pun yang dikenalnya. Pedagang gadungan itu pun kabur. Sebuah salon ternama di Jalan Nangka yang belum sempat membeli produk Ny. Warti Buleleng palsu itu sempat menanyakan kebenaran ini kepada seorang pegawai kami yang kebetulan datang ke salon itu. Pegawai tersebut menjawab, ‘’Ibu tidak pernah menyuruh orang menjual produk makanannya ke rumah-rumah.’’ Berdasarkan bukti-buktinya ini, saya Ny. Warti Buleleng merasa kecewa dan sangat dirugikan atas kejadian ini. Dengan ini saya menyatakan bahwa saya tidak pernah menyuruh orang untuk menjajakan produk makanan Ny. Warti Buleleng ke rumah-rumah. Karena itu, para konsumen dan masyarakat luas diimbau untuk tidak mempercayai produk makanan yang mengatasnamakan ‘’Ny. Warti Buleleng’’, karena itu adalah murni penipuan. Ny. Warti Buleleng Jl. Ganetri No.4 Gatsu Timur, Denpasar
Majelis hakim Pengadilan Negeri Negara setelah dua kali menunda sidang dengan alasan salah satu hakimnya sakit, akhirnya Jumat, 1 Juli 2011, memvonis bebas mantan pejabat politik-Bupati Jembrana Prof. Dr. drg. I Gede Winasa, terdakwa dugaan korupsi pabrik sampah. Sebelumnya dalam kasus yang sama, juga mengadili pejabat PNS, yakni PPTK Dinas PULH Jembrana Gde Sadguna, divonis 16 bulan penjara, dan mantan Kadis PULH I Nyoman Suryadi divonis 18 bulan penjara dan denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan.
B
Oleh Ir. Nyoman Silanawa, M.H.
egitu pula Direktur Perusda Jembrana G.N. Muliarta divonis 16 bulan penjara. Tetapi naas bagi rekanan pabrik sampah Direktur CV Puri Bening, Agung Permadi, di tingkat banding Pengadilan Tinggi Denpasar memvonis 30 bulan penjara dan denda Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan, lebih berat dari vonis PN Negara yaitu 12 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan. Kasus korupsi pengadaan pabrik sampah itu menarik dijadikan contoh rona pelangi hukum di jagat ini. Winasa dituntut enam tahun penjara dan mengganti kerugian negara sebesar Rp 2,9 miliar serta membayar uang denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan. Hakim memvonis bebas Winasa, karena hakim berkeyakinan bahwa pertanggungjawaban pabrik sampah menjadi tanggung jawab Dinas PULH selaku pengguna anggaran. Untuk maklum, mantan Bupati Jembrana ini menjadi tujuan kunjungan kerja pemerintah pusat/daerah, beberapa menteri juga kunker ke Negara bahkan mendapat apresiasi dari KPK, banyak mendapat penghargaan Muri. Vonis Pelangi Pejabat struktural PNS harus belajar dari vonis hakim, yakni penjara bagi pejabat struktural
Merayakan Galungan dengan Ketulusan Hati Hari raya Galungan dan Kuningan sebagai hari suci bagi umat Hindu hendaknya dirayakan dengan ketulusan hati dan penuh kesucian. Di hari raya Galungan memohon kebahagiaan hidup dan menjauhkan diri dari awidya. Menumbuhkan kesadaran tanggung jawab pribadi kepada Hyang Widhi Wasa adalah pemahaman terhadap pembebasan diri dari hawa nafsu, amarah dan loba tamak. Perjuangan antara yang benar (dharma) melawan yang tidak benar (adharma) sudah tentu menjauhkan sifat-sifat yang tidak baik. Sementara di kalangan krama Bali belakangan ini banyak muncul masalah dan cepat terjadinya ketersinggungan. Pergeseran perilaku bisa menimbulkan gejolak, yang tentu akan mengarah kepada hal-hal yang tidak diinginkan. Melalui hari suci sejagat ini tentu kita akan mampu membangkitkan kebersamaan dan saling menghargai, saling memaafkan, apabila dharma benar-benar dilaksanakan, sebagai pelaksanaan spiritualitas menuju keseimbangan dalam prinsip untuk mencapai dharma, artha, kama dan moksa. I Made Jara Atmaja Jl. Nusa Indah, Gang II/3 Denpasar
Penanganan Abrasi Pesisir Pantai Gilimanuk Abrasi atau pengikisan tanah di pesisir pantai di Bali pada umumnya dan di pesisir pantai Gilimanuk pada khususnya perlu mendapat perhatian secara serius, tidak hanya dari pemerintah pusat dan daerah, melainkan swasta dan masyarakat. Terlebih lagi yang langsung berada di pesisir pantai dan sekitar pantai yang terkena abrasi. Kalau penanganan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus menunggu anggaran yang tiap tahunnya dianggarkan, kalau tidak ada dalam anggaran jangan harap akan segera ditangani. Sementara abrasi yang ada makin parah, di saat seperti ini dukungan serta peranan masyarakat sekitar dan swasta sangat penting. Seperti adanya kerja sama dan swadaya masyarakat dengan swasta seperti bank, instansi, perusahaan baik milik pemerintah maupun milik swasta yang berada di kelurahan atau desa tersebut. Hal tersebut tidak hanya bermanfaat secara langsung bagi masyarakat atau warga yang rumahnya dekat dengan pantai. Jalan juga menjadi sasaran dari abrasi pantai tersebut. Swadaya tersebut juga bermanfaat
Selasa Wage, 5 Juli 2011
secara tidak langsung bagi pihak-pihak lain yang belum terkena abrasi. Peranan instansi terkait dapat berupa bantuan baik secara finansial juga dapat berupa bantuan tenaga serta swadaya masyarakat. Hal ini juga dapat dijadikan sebagai wujud kepedulian instansi tersebut terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Agar tidak terkesan mencari keuntungan semata dari penempatan perusahaan-perusahaan yang berada di kelurahan Gilimanuk. Penanganan abrasi yang makin parah ini harus segera ditangani. Kami sebagai warga yang secara langsung mengalami dampak dari abrasi tersebut menunggu partisipasi dan swadaya warga dan perusahaan-perusahaan terkait. Kami sebagai warga juga akan menyiapkan proposal penataan abrasi di sekitar pesisir pantai Gilimanuk jika memang diperlukan oleh pihak terkait dalam penanganan abrasi tersebut.
Telah meninggalkan rumah dari tanggal 24 Juni 2011, I.B. Gede Widiadnyana, dengan alamat Jl. Ciung Wanara No. 45, Br. Brahmana Desa Sangeh, Abiansemal, Badung. Ciri-ciri: tinggi 175 cm, kulit sawo matang. Bagi yang pernah bertemu atau mengetahui keberadaannya mohon bantuannya menginformasikan kepada I.B. Anom Karang, S.E. - telepon 8609962/8415184.
Rudi Hartono Jl. Sadar Gg. III Link.Arum, Kel. Gilimanuk Kec. Melaya - Jembrana
Ida Ayu Kikie Ari Trisnasari, S.T. Jl. Ciung Wanara No. 45 Br. Brahmana, Desa Sangeh, Kec. Abiansemal, Badung
PNS dan vonis bebas bagi pejabat politik terkait pengadilan pabrik sampah ini. Tentunya pejabat PNS tidak bermaksud menjadi komisioner Komisi Yudisial untuk menguji kepatutan beberapa vonis PN Negara. Mari belajar cermat, cerdas, bila diperlukan harus cerdik, tetapi jangan sampai culas, bagaimana seharusnya ‘’loyalitas’’ sebagai pejabat struktural PNS melayani (menjadi bawahan) pejabat politik. Perhatikan Pasal 5 PP 58/2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang menentukan bahwa kepala daerah adalah pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan daerah, mempunyai kewenangan menetapkan kuasa pengguna anggaran/barang. Semua kewenangan pejabat politik ini telah didelegasikan (baca wewenangnya dan sekaligus tanggung jawabnya dilimpahkan) kepada pejabat struktural PNS. Jadi kepala SKPD secara ex-officio menjadi pengguna anggaran/barang daerah. Namun cermati pula Pasal 86 ayat (2) PP 58/2005 yang juga diatur lebih lanjut dalam Permendagri No. 13/2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, dengan tegas disebutkan bahwa, ‘’Pejabat yang menandatangani dan/atau mengesahkan dokumen yang berkaitan dengan surat bukti yang menjadi dasar pengeluaran atas beban APBD bertanggung jawab atas kebenaran material dan akibat yang timbul dari penggunaan surat bukti dimaksud’’. Jadi hakim yang mulia tentu sudah mengkaji luas dan mendalam aturan ini. Jangan hanya berpijak dari ketentuan yang berlaku waktu itu Keppres 80/2003 tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa, yang menentukan bahwa pengguna barang/jasa adalah kepala satuan kerja/pengguna anggaran daerah, bertanggung jawab atas pelaksanaan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dari APBD. Pengguna
barang/jasa bertanggung jawab dari segi administrasi, fisik, keuangan, dan fungsional atas pengadaan barang/jasa yang dilaksanakannya. Ingat PP hierarkinya lebih tinggi ketimbang keppres. Buat Jelas dan Terang Penulis teringat ketika baru menjadi PNS 100%, di depan peserta pembinaan oleh Sekditjen Kehutanan, bertanya lugu mungkin juga dungu: ‘’Bagaimana kalau atasan memberikan perintah, sedangkan perintah tersebut menurut pendapat saya kabur dan/atau menyimpang dari aturan? Pak Sekditjen menjawab bijak: sebagai staf agar meminta perintah itu diperjelas. Jika belum juga dimengerti/kabur, minta perintah itu secara tertulis, jelas dan terang.’’ Pertanyaan dan jawaban di era Orba tersebut sampai sekarang teringat. Banyak kasus terjadi pejabat PNS selaku pengguna anggaran dalam pengelolaan anggaran membijaksanai kebijakan, karena adanya perintah kabur atau campur tangan-tangan gelap. Sungguh pejabat PNS tahu kebijaksanaannya itu menyimpang, tetapi tetap dilaksanakan. Tentu hal ini ada karena lugu bin dungu, ada yang karena takut tercopot dari tahtanya, ada juga niat dan kesempatan ikut berpacu dalam KKN. Yang paling parah adalah kemungkinan adanya oknum penyelenggara negara terserang kleptokrasi. Kleptokrasi ialah setiap orang yang terkait dengan birokrasi terjangkit kleptomania, penyakit yang menyebabkan orang suka mengambil barang milik orang lain (tidak sadar korupsi). Pada akhirnya mari semua komponen yakni pemerintah, swasta dan masyarakat lainnya termasuk akademisi, ormas dan LSM saling mengingatkan, minimal mulai dari diri sendiri tidak melakukan dan atau memberi peluang terjadinya KKN. Para pedagang/rekanan jangan menjual kop, cap dan kuitasi bodong, rekan-rekan PNS (termasuk auditor dan para penegak hukum) selamatkan negara ini dengan taat asas hukum. Ingat hukum itu harus memberikan keadilan, manfaat dan kepastian hukum, dikaji dari aspek filosofis, sosiologis/empiris dan yuridis formal, bukan hanya teks pasal-pasal semata. Awas pasal karet undang-undang korupsi yang dapat digunakan ATM. Masyarakat dijamin undangundang, berhak mencari, memperoleh, dan melaporkan terjadinya KKN, memperoleh pelayanan yang
Pejabat struktural PNS harus belajar dari vonis hakim, yakni penjara bagi pejabat struktural PNS dan vonis bebas bagi pejabat politik terkait pengadilan pabrik sampah ini. Tentunya pejabat PNS tidak bermaksud menjadi komisioner Komisi Yudisial untuk menguji kepatutan beberapa vonis PN Negara. Mari belajar cermat, cerdas, bila diperlukan harus cerdik, tetapi jangan sampai culas, bagaimana seharusnya ‘’loyalitas’’ sebagai pejabat struktural PNS melayani (menjadi bawahan) pejabat politik. Suara Hati
Meninggalkan Rumah
Topik : Ornamen arsitektur Bali terabaikan. Banyak jalan di Bali yang kini tidak memcerminkan Bali lagi. Selain dipadati PKL, bangunan yang ‘’memagari’’ jalan protokol sudah miskin ornamen stil Bali. Lihat saja Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Dari timur sampai ujung barat, sebagian besar berarsitektur apa adanya. Bahkan, tak jarang mengadopsi arsitektur luar daerah, sehingga tak salah kalau banyak wisatawan yang mengeluhkan bahwa Bali tak lagi mencerminkan kebaliannya. Sebagai masyarakat bagaimana suara hati Anda? Silakan sampaikan suara hati, kirim ke E-mail: balipost@indo.net.id. Panjang tulisan maksimal 1.000 karakter. Pendapat Anda juga bisa ditulis melalui surat dikirim ke Sekretariat Bali Post Jln. Kepundung 67 A Denpasar. Suara hati Anda yang beragam akan kami turunkan sesudah kami edit seperlunya. Redaksi
adil, menyampaikan saran dan pendapat secara bertanggung jawab terhadap kebijakan penyelenggara negara, memperoleh jawaban atas pertanyaan tentang laporannya yang diberikan kepada penegak hukum. Masyarakat berhak memperoleh perlindungan hukum dan insentif dalam mengungkap korupsi, namun dalam menyampaikan haknya dilaksanakan sesuai peraturan dan menaati norma agama dan sosial. Penulis saat ini adalah Pejabat Struktural Eselon II.a, Staf Ahli Gubernur Bali, Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, mantan Kepala Badan Kesabangpol Linmas, Plt. Satpol PP dan Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bali, mantan Kabid Perlindungan Hutan Dishut Bali.
5 Banyak kasus terjadi pejabat PNS selaku pengguna anggaran dalam pengelolaan anggaran membijaksanai kebijakan, karena adanya perintah kabur atau campur tangan-tangan gelap. 5 Yang paling parah adalah kemungkinan adanya oknum penyelenggara negara terserang kleptokrasi. Kleptokrasi ialah setiap orang yang terkait dengan birokrasi terjangkit kleptomania, penyakit yang menyebabkan orang suka mengambil barang milik orang lain (tidak sadar korupsi). 5 Pada akhirnya mari semua komponen yakni pemerintah, swasta dan masyarakat lainnya termasuk akademisi, ormas dan LSM saling mengingatkan, minimal mulai dari diri sendiri tidak melakukan dan atau memberi peluang terjadinya KKN.
POJOK Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan - Semoga Bali dan Nusantara tetap ajeg.
z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha z Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Alit Purnata zSekretaris Redaksi: Sugiartha z Redaksi: Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Sri Hartini, Suana, Sueca, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Dedy Sumartana, Parwata. Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 35.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 40.000 per mmk, >100 mmk Rp 45.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 30.000 per mmk. Advertorial Rp 22.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 65.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
SEREMONIAL
Selasa Wage, 5 Juli 2011
7
Dunamis Gaungkan Gaya Kepemimpinan BPD Bali Cabang Bangli Sukarta Dharmawan Buka Kantor Kas Kayuambua 7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif Dirut Bank Sinar RUPS Bank Sinar
Denpasar (Bali Post) Wayan Sukarta Dharmawan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 30 Juni 2011 lalu ditetapkan sebagai Dirut Bank Sinar menggantikan posisi Drs. I.B. Kade Perdana, M.M. yang mengundurkan diri. Dalam RUPS itu juga ditetapkan susunan lengkap pengurus baru Bank Sinar yang kini menjadi anak perusahaan Bank Mandiri. Dalam komposisi baru itu, Wayan Sukarta Dharmawan didampingi empat direktur yakni IGN Alit Asmara Jaya, Ida Ayu Kade Karuni, Emil Ananda Hilmy dan Gigis Saptono. Dua nama terakhir merupakan wajah baru (sebelumnya di Bank Mandiri), sedangkan Ida Ayu Kade Karuni dan IGN Alit Asmara Jaya sebelumnya sudah menjabat di Bank Sinar. Sementara untuk Komisaris Utama ditetapkan Benny Yustanto Diswarin, Komisaris Independen masing-masing Nyoman Oka dan I Wayan Deko Ardjana. Meski tak menjabat lagi sebagai Dirut, Drs. Ida Bagus Kade Perdana, M.M. dipercaya menjadi Komisaris. Dirut Bank Sinar Sukarta Dharmawan dalam keterangannya, Senin (4/7) kemarin, mengatakan akan terus melanjutkan fondasi yang sudah baik, yang telah ditanamkan pengurus sebelumnya. Memang akan ada dinamika perubahan dan organisasi agar
selalu fit dan segar. Namun, Sukarta menegaskan, Bank Sinar tetap akan fokus pada pemberdayaan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). ‘’Apa yang sudah bagus kita teruskan dan tinggal dipertajam lagi,’’ jelasnya. Sebab, bank bukan semata mengejar target kredit dan fortofolio namun juga ingin meningkatkan taraf kemakmuran nasabahnya. Menyinggung target, Sukarta mengatakan pihaknya berharap bisa merealisasikan target kredit 2011 menjadi Rp 1 triliun dalam sisa waktu enam bulan ke depan. Sampai Juni ini realisasi kredit sudah Rp 599 miliar lebih. Demikian juga dana yang dihimpun sudah Rp 720 miliar lebih dari target Rp 1,053 triliun. Dengan kerja keras serta berbagai upaya yang dilakukan, putra asal Bebandem, Karangasem ini berharap apa yang menjadi target bisa direalisasikan. Untuk mewujudkan sasaran itu, selain memperkuat cluster di masing-masing kabupaten juga pelayanan akan lebih ditingkatkan lagi. Sebab, diakui aspek pelayanan sangat penting bagi nasabah. Bank adalah industri pelayanan, karenanya pelayanan berkualitas juga harus dikembangkan. ‘’Jadi intinya bukan hanya soal besaran suku bunga, tetapi bagaimana akses bisa lebih cepat dan mudah,’’ tambah Sukarta yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Wilayah Bank Mandiri Jawa Barat ini. (031)
Bali Post/ist
KETERANGAN - Dirut Bank Sinar Wayan Sukarta Dharmawan (kiri) didampingi empat direktur yakni Gigis Saptono, Ida Ayu Kade Karuni, IGN Alit Asmara Jaya dan Emil Ananda Hilmy usai memberi keterangan, Senin (4/7) kemarin.
Meriahkan PKB XXXIII
Sang Maestro Demo Melukis Wajah MEMERIAHKAN PKB XXXIII, sang Maestro Nyoman Gunarsa, Minggu (3/7) lalu mengadakan demo sketsa wajah. Acara yang diprakarsai Panitia PKB dan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali ini digelar di panggung Ratna Kanda, Taman Budaya/Art Center secara terbuka disaksikan pengunjung. Sebelum acara dimulai, Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap agar PKB yang difasilitasi pemerintah melahirkan maestro di bidang tari, karawitan maupun seni rupa. Para seniman juga diharapkan betul-betul memanfaatkan peristiwa ini setiap tahun. Menurut Gubernur, memang banyak infrastruktur yang belum memadai, sehingga akan diperjuangkan tahun depan agar PKB yang diprakarsai Prof. Dr. I.B. Mantra ini berlanjut. Tujuannya: mempertahankan, mengembangkan, serta mengapresiasi masyarakat luas dalam membawa seni-budaya Bali mendunia serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan seni-budaya bangsa Indonesia dalam era global. Sementara pecinta seni, Suteja Neka, mengulas tentang sketsa, pentingnya sebagai basic dalam seni rupa bahwa setiap goresan sketsa
mengandung arti dan filosofi dari sang seniman apakah itu dengan garis-garis yang dinamis dengan lembut, atau coreng-moreng. Semuanya punya arti misi sang seniman. Suteja Neka juga menceritakan perjuangan Nyoman Gunarsa yang luar biasa meniti karier penuh suka dan duka untuk menjadi maestro. Perjuangan ditempuh puluhan tahun mengembara dan kuliah di ISI Yogyakarta itu mengemban sebagai promotor dan agitator Sanggar Dewata Indonesia yang kini banyak melahirkan seniman Indonesia yang tangguh di dunia internasional. ‘’Semuanya berkat sentuhan-sentuhan visi dan semangat roh Nyoman Gunarsa,’’ tegas Suteja Neka. Sang Maestro kemudian minta kepada panitia untuk melukis Gubernur Mangku Pastika, Suteja Neka, Ida Ayu Dewi, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ketut Suastika dan Prof. Dr. Heidy Inzler dari Leiden University, Belanda, sebagai model. Atas prakarsa Gubernur Made Mangku Pastika, hasil karya demonstrasi ini disumbangkan untuk kelengkapan Museum Art Center/Taman Budaya. Acara ini merupakan peristiwa baru di ajang PKB. (kmb)
Bali Post/ist
LUKIS WAJAH - Sang Maestro Nyoman Gunarsa saat melukis wajah Gubernur Bali Made Mangku Pastika di ajang PKB XXXIII, Minggu (3/7) lalu.
Bangli (Bali Post) Untuk lebih mendekatkan diri dalam memberikan pelayanan jasa perbankan di Kecamatan Susut, BPD Bali Cabang Bangli membuka Kantor Kas Kayuambua di dalam areal Pasar Kayuambua Kecamatan Susut, Bangli, Jumat (3/ 6) lalu. Pimpinan Cabang BPD Bangli Ir. A.A. Made Yudiarta, M.T., Senin (4/7) kemarin, mengatakan tujuan pembukaan kantor kas di Kayuambua untuk lebih mendekatkan pelayanan jasa perbankan dimiliki BPD Bali kepada masyarakat Susut, sehingga masyarakat Susut yang hendak mendapatkan jasa pelayanan perbankan tidak membeludak ke cabang Bangli. Khususnya pelayanan saat penarikan, penyetoran tabungan, deposito maupun giro. Sementara pelayanan kredit usulannya bisa dilakukan melalui kantor kas, namun realisasinya dilakukan di BPD Cabang Bangli. Sesuai aturan perbankan, Kantor Kas Kayuambua statusnya setiap tahun akan terus dievaluasi sehingga ke depan status kantor kas bisa dinaikkan satu tingkat menjadi cabang pembantu. Mengenai perkembangan Kantor Kas Kayuambua sejak dibuka Jumat lalu ternyata menggembirakan. Dikatakan, pada tahun 2014 BPD Bali memasang target sudah menjadi regional champing atau menjadi tuan rumah atau juara di daerah
PELAYANAN - Pimpinan Cabang BPD Bangli Ir. A.A. Made Yudiarta, M.T., Jumat (3/6) lalu membuka Kantor Kas Kayuambua Kecamatan Susut sebagai bentuk peningkatan pelayanan jasa perbankan kepada masyarakat Susut. sendiri. Target itu telah mulai dicanangkan sejak tahun 2010 lalu. Untuk mencapai target tersebut, kuncinya pada pelayanan yang mesti terus ditingkatkan. Salah satu implementasi BPD Bali di Bangli menuju regional champing adalah dibukannya Kantor Kas Kayuambua. Mengenai kinerja BPD Bali Cabang Bangli hingga Mei 2011 tercatat jumlah giro mencapai Rp 120.556.792.000, deposito Rp 30.776.400.000, tabungan Rp 104.845.518.000.
Jumlah seluruhnya mencapai Rp 256.178.710.000. Sementara kredit yang diedarkan mencapai Rp 407.087.865.000. Dana yang terhimpun itu merupakan bukti kepercayaan masyarakat Bali khususnya Bangli kepada BPD. Sehingga ke depan masyarakat sangat diharapkan dukungannya agar BPD Bali bisa tetap eksis, serta bisa ikut berpartisipasi dalam membangun perekonomian masyarakat Bangli pada khususnya dan Bali umumnya. (kmb17)
Petani di Garut Berhenti Tanam Padi Garut (Bali Post) Sebagian besar petani di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, berhenti menanam padi karena kesulitan mengairi lahan sawah akibat debit air sungai sebagai sumber air sudah mulau berkurang. “Berhenti menanam padi karena sulitnya mengairi sawah, bukan masalah kurangnya irigasi, tetapi di sungai debit airnya sudah berkurang,” kata Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Cibalong, Supian Munawar, kepada wartawan, Senin (4/7) kemarin. Ia menjelaskan dari luas 885 hektar lahan pertanian di Kecamatan Cibalong, para petani yang masih bertahan menanam padi hanya sekitar 25 persen. Sawah yang dapat dialiri air sungai berada dekat di sekitar irigasi, kata Supian, hanya mampu megairi sekitar 296 hektar areal pertanian, sisanya lahan pertanian yang bisa ditanami pada musim hujan.
“Dari sekian ratus hektar hanya bisa ditanami dua kali dalam setahun saat musim hujan saja,” jelasnya. Kondisi lahan pertanian di Kecamatan Cibalong itu, kata Supian, membuat para petani lebih memilih tidak mengolah tanahnya menjadi pertanian melainkan hanya dipakai kawasan untuk gembala ternak sapi dan domba. Meskipun lahan pertanian tersebut bisa ditanami jenis tanaman palawija, dijelaskan Supian, para petani mengeluhkan biaya perawatannya karena harus menyewa pompa air untuk menyiram tanaman. “Jika memaksakan diri untuk menanam biayanya besar, makanya petani lebih memilih membiarkan lahan pertaniannya,” katanya. Mengatasi masalah kesulitan pengairan lahan pertanian, menurut Supian, salah satu caranya memang dilakukan sistem pompa air dengan menyedot dari sumber air untuk mengairi lahan pertanian. Cara seperti itu, kata Supi-
an, tidak dapat dilakukan para petani karena terkendala alat pompa air yang tidak semuanya petani memiliki, sementara untuk menyewa mesin pompa para petani harus mengeluarkan biaya cukup besar. “Mengatasi masalah pertanian di sini salah satunya dengan pompanisasi, tapi petani disini kebanyakan tidak punya pompa air, kalaupun harus menyewa biayanya besar,” katanya. Ia berharap pengadaan pompa air dilakukan oleh pemerintah daerah sehingga para petani dapat memanfaatkan lahan pertaniannya di musim kemarau. Pihaknya, kata Supian, sudah mengajukan setiap tahunnya kepada pemerintah daerah agar segera mengadakan pompa air ketika petani mengalami kesulitan mengairi lahan pertaniannya. “Untuk satu pompa air ini bisa mengairi lebih dari satu hektar lahan, makanya petani menunggu realisasi pengadaan pompa air dari pemerintah,” katanya. (ant)
Carut-marut Sistem Kepegawaian di Bangli Bangli (Bali Post) Rakyat Bangli sering mengeluhkan pelayanan pemerintah. Hal ini disebabkan masih carut-marutnya sistem kepegawaian. Untuk itu, Bupati Bangli Made Gianyar akan terus melakukan reformasi birokrasi. Bahkan, reformasi birokrasi diawali dengan mutasi pejabat eselon II beberapa bulan lalu yang ditarget tuntas 2012 mendatang. Hal itu disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum. didampingi Wabup Sang Nyoman Sedana Arta, Senin (4/7) kemarin. Menurutnya, reformasi birokrasi merupakan salah
satu sasaran penting dalam membenahi sistem kepegawaian yang selama ini carutmarut. Pada tahun 2012 mendatang gambaran pegawai serta tupoksinya sudah jelas, sehingga masing-masing pegawai memiliki tugas dan tanggung jawabnya dalam melayani masyarakat menjadi jelas. Salah satu contoh, jika gajinya adalah bos maka sebanding dengan volume kerjanya. Bukannya terbalik, pekerjaan buruh tetapi gajinya malah seperti seorang bos. Hal semacam itu banyak terjadi di Bangli, sehingga menjadi salah satu agenda penting
untuk melakukan reformasi birokrasi. Selain melakukan reformasi birokrasi, persoalan adat yang banyak muncul di Bangli menjadi salah satu PR besar. Sehingga ke depan pihaknya bersama Wabup akan lebih mengintensifkan kunjungan ke desa-desa, bertatap muka langsung dengan masyarakat. Dari beberapa kasus adat di Bangli ternyata yang mengalami gesekan adalah manusianya bukan adat maupun institusi. Sehingga pencerdasan kepada semua lapisan masyarakat perlu dilakukan. (kmb17)
TANTANGAN terbesar negeri kita saat ini membangun landasan kepemimpinan. Menjadi pemimpin yang bijak tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Banyak orang sukses menjadi pemimpin, tetapi belum tentu sukses sepenuhnya menjadi role model sebagai pemimpin sejati. Bahkan, banyak pemimpin yang belum memahami anak buahnya dan hanya terpaku pada kepentingan pribadi dan organisasi. Tidak dapat dimungkiri banyak pemimpin yang cenderung ragu dan takut mengembangkan serta memotivasi anak buahnya karena kekhawatiran bertambahnya ‘’pesaing baru’’ atau ‘’posisinya’’ digantikan. Padahal, seorang pemimpin tidak akan dapat mencapai sasarannya tanpa dukungan dari bawahan. Pada dasarnya, keberhasilan seorang pemimpin ditentukan bagaimana dia dapat melahirkan seorang pemimpin baru atau regenerasi. Tugas penting seorang pemimpin adalah dapat mengembangkan dan memotivasi seluruh individu organisasi. Definisi kepemimpinan adalah proses mendorong dan mengarahkan orang untuk bergerak mencapai sasaran organisasi. Seorang pemimpin harus sensitif terhadap situasi, pandai membaca tipe dan kebutuhan bawahannya sehingga dapat menerapkan gaya kepemimpinan yang tepat. Putu Sukadana, General Manager Dunamis Mitra Dewata mengatakan, ‘’Masa depan setiap organisasi tergantung pada kepemimpinan. Pemimpinlah yang membuat peta lapangan dan menempatkan sumber daya pada arah yang tepat.’’ ‘’Meski manajemen perusahaan tengah merencanakan pengembangan untuk masa depan atau Anda tengah mengisi tampuk-tampuk dalam organisasi, tetap penting untuk meyakinkan individu-individu kunci ini agar mempunyai kesamaan fokus, maksud dan arah. Untuk itu, pemimpin harus mempunyai landasan dalam memimpin organisasinya,’’ kata Putu. Dunamis Organization Services sebagai sebuah organisasi global pemegang lisensi FranklinCovey yang berpusat di Salt Lake City, USA melalui Dunamis Mitra Dewata, saat ini tengah menggaungkan
Bali Post/ist
Putu Sukadana, General Manager Dunamis Mitra Dewata.
pelatihan kepemimpinan yang berlandaskan 7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif (The 7 Habits of Highly Effective People) di Bali dan Nusa Tenggara. Dengan program tersebut, para pemimpin dapat menumbuhkembangkan pemimpin-pemimpin baru yang menjunjung tinggi kepercayaan dan kolaborasi, serta memfokuskan diri pada performa unggul dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ‘’7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif’’ pemimpin akan mampu memperbaiki pencapaian pribadi maupun profesional, mengembangkan hubungan yang lebih bermakna, meningkatkan kemampuan bekerja dengan atau melalui orang lain, meningkatkan efektivitas dan produktivitas dengan memfokuskan diri pada halhal terpenting, memperbaiki komunikasi antarpribadi, menciptakan kolaborasi yang efektif, serta mencapai keseimbangan dalam kerja dan kehidupan sehari-hari. Dunamis Mitra Dewata telah aktif berperan memberikan konsultasi dan pelatihan di bidang pengembangan kepemimpinan dan eksekusi di Bali dan Nusa Tenggara sejak pertengahan tahun 2010. Dunamis Organization Services menyediakan solusi berkelas internasional di bidang budaya perusahaan, pengetahuan manajemen dan sistem sumber daya manusia. Dengan hadirnya Dunamis di Bali diharapkan dapat ikut mencerdaskan sumber daya manusia, terutama pemimpin-pemimpin lokal yang berpotensi menggantikan pemimpimpemimpin yang selama ini datang dari luar Indonesia. (r)
229 CPNS Bangli Terima SK Bangli (Bali Post) Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, raut kegembiraan mewarnai 229 orang calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) Kabupaten Bangli. Pasalnya, 229 orang CPNSD Bangli sempat ketar-ketir lantaran telah lama mengikuti prajabatan namun statusnya masih belum jelas. Namun akhirnya SK 100 persen pengangkatan dari CPNS menjadi PNS diserahkan langsung oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum. saat apel awal bulan di halaman kantor Bupati Bangli, Senin (4/7) kemarin. Surat keputusan (SK) tersebut diserahkan secara simbolis kepada A.A. Gede Wita Adnyana dari Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Jro Istri dari Bagian Keuangan Setda Kabupaten Bangli. Bupati Bangli Made Gianyar meminta pegawai mampu menerapkan budaya disiplin, etos kerja, loyalitas serta selalu memegang teguh budaya malu. Artinya malu datang terlambat, malu tidak ikut apel, malu pulang lebih awal, malu tidak masuk kerja, malu terlalu sering izin, malu memakai pakaian dinas tidak sesuai
aturan, malu bekerja tidak terprogram, malu bekerja terbengkalai, malu bekerja tanpa pertanggungjawaban, malu tidak bertata krama dan sopan santun. Sehingga mampu memberikan prestasi terbaik bagi kemajuan Kabupaten Bangli ke depan. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bangli Ni Putu Koesalireni, S.H., M.T. dalam laporannya menyampaikan realisasi surat keputusan pengangkatan CPNS menjadi PNS di Kabupaten Bangli tahun 2011 adalah sebanyak 229 orang. Mereka terdiri atas 225 orang PNS struktural dan 4 orang PNS fungsional. Dari 225 PNS struktural, 202 orang berasal dari golongan II dan 23 orang dari golongan I, sedangkan dari 4 PNS fungsional, 1 orang dari golongan III dan 3 orang dari golongan II. ‘’Kita berharap dengan penyerahan surat keputusan ini, pegawai yang bersangkutan mampu menjabarkan Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya,’’ ungkap Koesalireni. (kmb17)
Pengembangan Obat Herbal Perlu Pemetaan Yogyakarta (Bali Post) Pengembangan obat herbal di Tanah Air membutuhkan pemetaan yang jelas, sehingga dapat ditentukan bahan alam apa saja yang penting diteliti, kata pakar kesehatan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Iwan Prahasto. “Hal itu untuk mengetahui bahan alam apa saja yang penting diteliti untuk mendapatkan senyawa aktif yang dibutuhkan untuk penyembuhan penyakit,” katanya pada simposium obat herbal di Yogyakarta, Senin (4/7) kemarin. Menurut dia, pilihan obat herbal atau sintetik memang membutuhkan diskusi terutama kapan herbal bisa menggantikan obat modern, bukti ilmiah apa saja yang penting disajikan untuk menetapkan
obat herbal valid menyembuhkan penyakit. “Adanya penelitian tentang obat herbal, penjualan obat herbal di apotek harus disertai pengetahuan produsen bidang farmasi. Dukungan yang kuat terhadap penelitian obat herbal sangat dibutuhkan agar nanti bisa kompetitif,” katanya. Namun, dalam penelitian terkait obat herbal hingga kini belum dilihat adanya keterpaduan antarpihak. Banyak penelitian yang telah dilakukan, oleh peneliti yang lain diulang lagi dari awal karena dilakukan secara parsial. Ia mengatakan, publikasi hasil penelitian ilmiah dengan melampirkan bukti ilmiah penting disebarluaskan agar ada kesinambungan proses
penelitian senyawa aktif untuk sembuhkan penyakit. “Dukungan terhadap penelitian obat herbal bisa dilakukan juga oleh pihak swasta yang ingin mengembangkan industri herbal secara masif,” kata Guru Besar Fakultas Kedokteran UGM itu. Menurutnya, obat herbal memang memiliki peluang dipakai dalam dunia medis. Namun, kalangan dokter jelas hanya akan memberikan resep untuk jenis bahan obat yang sudah lolos uji fitofarmaka. “Obat yang diberikan kepada pasien tentu berdasarkan bukti ilmiah. Obat yang diberikan kepada pasien harus sudah lolos uji klinis, fitofarmaka, dan aman bagi pasien,” katanya. (ant)
Bali Post/ist
HERBAL - Indonesia kaya tanaman berkhasiat obat. Pemetaan tanaman obat (herbal) sangat diperlukan untuk mengetahui senyawa aktif yang terkandung di dalamnya untuk penyembuhan penyakit.
SEREMONIAL
8
Selasa Wage, 5 Juli 2011
Smansa Duta Denpasar Pemilihan Jelang Galungan dan Kuningan Bupati Simakrama dengan Siswa dan Guru Berprestasi di Bali Keluarga Besar PDI-P Tabanan
Bali Post/ist
Bupati Badung A.A. Gde Agung, S.H. dan Wakil Bupati Drs. I Ketut Sudikerta.
Bupati Gde Agung:
Maknai Galungan dan Kuningan dengan Introspeksi Diri BUPATI Badung A.A. Gde Agung dan Wakil Bupati I Ketut Sudikerta atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, keluarga maupun pribadi menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh keluarga besar Pemerintahan Kabupaten Badung serta masyarakat Badung yang merayakan, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan bimbingan, tuntunan dan sinar suci-Nya kepada kita semua, khususnya dalam mewujudkan kemenangan dharma atas adharma. Hal tersebut disampaikan Bupati Gde Agung bersama Wabup Sudikerta saat apel bersama minggu pertama bulan Juli 2011 di Lapangan Puspem Badung, Senin (4/7) kemarin. Menurut Bupati, perayaan hari suci Galungan dan Kuningan sangat tepat untuk bersama-sama melakukan evaluasi dan mengadakan instrospeksi diri, baik berkenaan dengan swadharma kita sebagai seorang pegawai negeri sipil maupun sebagai umat Hindu. Lanjut Bupati, bahwa evaluasi dan introspeksi diri tersebut kelak merupakan jembatan bagi kita untuk mencapai kehidupan dan ha-
sil yang lebih baik di masa yang akan datang. ‘’Marilah kita dengan penuh kesadaran dan penuh keterbukaan serta kejujuran kepada diri kita sendiri, untuk mengadakan introspeksi diri dan evaluasi diri untuk kepentingan diri kita sendiri di samping untuk kepentingan kita bersama,’’ ajaknya. Bupati juga mengingatkan untuk selalu sadar dan berpegang teguh pada ajaran agama Hindu yakni Tri Kaya Parisuda (berpikir, berkata dan bersikap yang baik). ‘’Bila kita dapat melaksanakan harmonisasi pikiran, ucapan dan perbuatan, kita akan bisa hidup sehat lahir dan batin,’’ tambahnya. Wabup Sudikerta juga mengajak krama Badung untuk memaknai Galungan dan Kuningan ini dengan meningkatkan rasa manyama braya, sehingga senantiasa membawa suasana yang kondusif di Kabupaten Badung. ‘’Kami mengajak seluruh krama Badung untuk memaknai perayaan Galungan dan Kuningan dengan mulat sarira (introspeksi diri), sehingga benar-benar dilaksanakan dengan sikap positif,’’ kata Sudikerta. (r)
Bali Post/ist
Denpasar (Bali Post) Mengawali tahun ajara baru, siswa dan guru SMAN 1 Denpasar (Smansa) mengukir prestasi gemilang di pemilihan siswa dan guru berprestasi seKota Denpasar 2011. Juara I diukir Putu Suryawan dan Cokorda Gede Anom Wiratmaja, S.Pd. Putu Suryawan sukses mengalahkan siswa sekolah lain dengan nilai tertinggi di Kota Denpasar. Anak didik binaan Drs. Ketut Loper Winartha, M.Pd. itu sejak awal sudah dinominasi meraih juara I. Ini melihat segudang prestasi Putu Suryawan di sekolah. Sedangkan di kelompok putri siswa Smansa Ni Made Ratih Purnama Dewi meraih juara III. Guru Fisika Smansa Cok. Gede Anom Wiratmaja meraih juara I mengalahkan duta puluhan sekolah negeri dan swasta. Sementara rekannya, Dra. Gusti Ayu Wardani, guru bahasa Inggris, menempati posisi II. Putu Suryawan adalah langganan juara I LKTI di Bali, juara III Olimpiade Agama Hindu dan sejak kelas I hingga kelas III sekarang meraih juara umum I dan II di Smansa. Siswa kelas III IPA-4 ini sangat menonjol di olimpiade dan KISS. Sementara Ratih adalah juara II LKTI nasional, juara I Olimpiade Geografi di Bali dan masuk semifinal di tingkat nasional. Dia juga juara III LKTI apresiasi wayang kulit. Cokorda Gede Anom Wiratmaja selain dikenal sebagai
Bali Post/025
BERPRESTASI - Putu Suryawan, Ratih dan Cok. Gede Anom Wiratmaja, siswa dan guru berprestasi Kota Denpasar, berfoto bersama dengan Loper Winarta, Purnajaya dan Ketut Sarjana. guru dan pemain tenis, juga sukses mengantarkan siswanya berprestasi di tingkat nasional hingga internasional. Di antaranya Paul Zakaria peraih perunggu Fisika internasional di Meksiko, Widagdo Setiawan peraih medali emas Fisika di Bali dan Bangkok serta Surya Adi Wirawan meraih medali perunggu APhO di Singapura dan Beijing. Selain itu Cok. Gede Anom juga mewakili Bali dalam pertukaran guru Indonesia-Australia lewat program BRIDGE tahun 2009. Dia aktif sebagai Pembina OSIS dan pengurus Pelti Kota Denpasar. Dengan demikian Putu Suryawan dan Cok. Gede Anom Wiratmaja akan menjadi duta Denpasar pada pemilihan guru dan siswa berprestasi di Provinsi Bali. Jika
sukses meraih juara I di Bali, keduanya akan mewakili Bali ke tingkat nasional yang akan diterima oleh Presiden SBY saat puncak Hari Proklamasi Kemerdekaan RI. ‘’Kami ingin memberikan yang terbaik,’’ ujar Cok Anom. Guru Pembina Ketut Loper Winartha, Wakasek Manajemen Mutu Drs. Nyoman Purnajaya, M.Pd. dan Wakasek Kesiswaan Ketut Sarjana mengaku sangat yakin dengan kemampuan siswa dan gurunya untuk bersaing di tingkat Bali dan nasional. Duta Denpasar ini diharapkan berbuat maksimal untuk mengukir prestasi demi nama dan citra baik lembaga. Makanya Loper mengaku prestasi ini sekaligus sebagai kado tahun ajaran baru dan HUT ke-51 Smansa. (025)
Gratis hingga Desember 2011 Denpasar (Bali Post) PT PLN (Persero) Distribusi Bali memperpanjang program migrasi dan tambah daya gratis hingga akhir Desember 2011. Program yang dimulai sejak Maret 2011 itu sebenarnya sudah berakhir pada akhir Juni lalu. Namun, karena permintaan migrasi dan tambah daya gratis sangat banyak, PLN mengapresiasi harapan masyarakat pelanggan tersebut. Hal itu dikemukakan Humas PT PLN (Persero) Distribusi Bali, Agung Mastika, Senin (4/7) kemarin. ‘’Animo masyarakat sangat tinggi untuk migrasi ke listrik prabayar dan tambah daya gratis ini. Namun karena terkendala waktu, banyak di antara pelanggan yang belum sempat memohon migrasi dan tambah daya bebas biaya sambung ini. Karena itu, PLN memperpanjang migrasi dan tambah daya gratis ini hingga Desember 2011 ini. Semuanya dilayani dalam listrik prabayar,’’ kata Mastika.
Menurut Mastika, tidak ada perkecualian golongan tarif dalam program migrasi dan tambah daya gratis tersebut. ‘’Program ini berlaku untuk semua golongan tarif, baik bisnis, rumah tangga maupun sosial. Pemberian bebas biaya sambung tersebut merupakan komitmen PT PLN dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan kepada pelanggan,’’ katanya. Mastika menyebutkan program bebas biaya sambung untuk tambah daya tetap berlaku bagi pelanggan yang mempunyai daya 450 VA dan 900 VA yang ingin menambah daya menjadi 1.300 VA atau 2.200 VA. ‘’Yang gratis itu tetap dari 450 VA ke 1.300 VA atau 2.200 VA dan dari 900 VA tambah daya ke daya 1.300 VA atau daya 2.200 VA,’’ katanya. Jika ada pelanggan yang mempunyai daya 450 VA hendak menambah daya menjadi 900 VA, katanya, pelanggan tersebut tetap dikenakan biaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. ‘’Demikian
pula dengan pelanggan yang berdaya 1.300 VA yang menambah daya menjadi 2.200 VA tetap dikenakan biaya sesuai ketentuan. Masalahnya, sejak program ini diluncurkan awal Maret lalu, ada pelanggan yang mengira semuanya tidak dipungut biaya. Yang dari 450 VA ke 900 VA dan dari 1.300 VA ke 2.200 VA tetap dikenakan biaya sesuai dengan ketentuan yang ada,’’ katanya. Mastika menyebutkan program tambah daya gratis tidak berlaku bagi mereka yang tercatat sebagai pelanggan PLN sejak 1 Juli lalu. Sementara persyaratan migrasi dan tambah daya gratis tetap seperti dulu. ‘’Langsung saja datang ke Kantor PLN terdekat dengan membawa foto kopi KTP yang masih berlaku, alamat yang disertai denah lokasi, daya yang diinginkan, dan rekening terakhir. Jadi cukup mudah,’’ katanya seraya mengimbau masyarakat yang membutuhkan listrik tidak usah melalui calo. (kmb)
Kamis Malam, Yayasan Giri Kusuma Optimalkan Implementasi Visi Bali Mandara Nyonya Ayu Pastika Terima Interaktif Penyembuhan di Bali TV KEPEDULIAN dunia usaha dalam mengentaskan kemiskinan diapresiasikan BPD Bali. Ketua Umum BK3S Nyonya Ayu Pastika secara simbolis menerima bantuan bedah rumah untuk 300 keluarga miskin se-Bali dari Dirut BPD Bali I Wayan Sudja, S.E., M.M. di Nari Graha, Senin (4/7) kemarin. ‘’Mudah-mudahan apa yang kami lakukan bisa bermanfaat untuk mendukung program kepedulian lingkungan dan mengentaskan sebagian masyarakat dari kemiskinan,’’ ujar Wayan Sudja. Masyarakat sudah memahami bahwa pembangunan daerah Bali merupakan hasil sinergitas pemerintah, pihak swasta dan seluruh komponen masyarakat. Dalam paradigma good governance, terdapat tiga komponen yang menjadi penyangga penyelenggara tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Ketiga komponen tersebut adalah pemerintah (state), swasta (private), dan masyarakat (public), yang dituntut mampu bersinergi dalam sebuah sistem pelaksana pembangunan yang terintegrasi. Menurutnya, tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya perusahaan, memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan
lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan. Konsep CSR telah lama dilaksanakan oleh pelaku usaha di Bali. Mengingat, konsep CSR selaras dengan falsafah Tri Hita Karana mewujudkan keharmonisan alam Bali serta sebagai panduan krama Bali melaksanakan swadharma-nya masing-masing. Sejumlah kegiatan yang seirama dengan konsep CSR telah dilaksanakan oleh sejumlah perusahaan di Bali secara berkesinambungan, baik terkoordinasi melalui pemerintah daerah atau badan tertentu seperti BKKKS maupun yang dilaksanakan secara langsung ke masyarakat. ‘’Kami akan terjun langsung memverifikasi kebenaran data rumah tangga miskin yang perlu bantuan,’’ ujar Nyonya Ayu Pastika. Khusus program CSR merupakan realisasi komitmen swasta (pengusaha/private) dalam membantu dan mendukung program pemerintah (state) dalam memberikan pelayanan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat (public). Hal ini merupakan penegasan bahwa implementasi sinergitas unsur good governance dalam pembangunan daerah Bali telah dilaksanakan. Masyarakat selanjutnya berharap kondisi ini terus dipertahankan bahkan ditingkatkan dalam rangka mewujudkan Bali Mandara. (r)
Bupati menambahkan, anggota dewan adalah penyalur aspirasi rakyat yang diharapkan mampu menunjukkan sisi positif di mata rakyat. ‘’Mari kita bersama-sama membangun Tabanan yang lebih baik lagi ke depan dengan selalu berpikir positif dan tetap mengutamakan kerja sama,’’ imbuhnya. Pihaknya berharap dengan seringnya melakukan koordinasi dan simakrama seperti ini, ke depan tidak ada lagi miskomunikasi antarkedua pihak, dan bisa menyelesaikan berbagai permasalahan dengan satu aspirasi untuk mewujudkan visi Tabanan Serasi. Terkait potensi Tabanan, Bupati Eka optimis potensi tersebut dapat dikembangkan untuk kesejahteraan rakyat, apabila hubungan yang terjalin antara legislatif juga harmonis. Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan I Made Dirga menyampaikan rasa terima kasihnya karena sampai saat ini pihak eksekutif selalu berupaya menjalin hubungan baik. ‘’Mudah-mudahan pertemuan kita tidak hanya saat ini. Saya harap akan ada pertemuan-pertemuan lain sebagai wahana untuk menuangkan segala unek-unek. Melalui momen Galungan dan Kuningan ini mari kita sambut kemenangan dengan selalu mengedepankan rasa persaudaraan untuk rakyat Tabanan tercinta,’’ pungkasnya. (udi)
PLN Perpanjang Tambah Daya
TERIMA BANTUAN - Ketua Umum BK3S Bali Nyonya Ayu Pastika menerima bantuan bedah rumah dari Dirut BPD Bali Wayan Suja, Senin kemarin.
Bantuan CSR BPD Bali
Tabanan (Bali Post) Menjelang perayaan hari raya Galungan dan Kuningan, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti masimakrama dengan keluarga besar PDI Perjuangan Tabanan di Restoran Dewi Sri, Abiantuwung, Kediri, Senin (4/7) kemarin. Acara ini diharapkan mampu meningkatkan rasa persaudaraan, serta menguatkan jalinan keakraban antara lembaga legislatif dan eksekutif. Hari raya Galungan dan Kuningan dianggap momen yang tepat membuka pintu maaf bagi kedua pihak, serta meningkatkan kembali rasa persaudaraan, serta komunikasi yang lebih baik. Sebab, pemerintahan tidak akan berjalan mulus apabila tidak ada keselarasan serta kekompakan antara legislatif dan eksekutif. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eka mengungkapkan rasa simpatinya karena sampai saat ini pihak legislatif selalu mendukung berbagai kiprah yang dilakukannya untuk kemajuan Tabanan. Pihaknya tidak menampik meski frekuensi pertemuan secara langsung sangat jarang, namun komunikasi tetap berjalan secara intens. ‘’Kita harus selalu berbagi tugas di dalam menjalankan roda pemerintahan di Tabanan. Saya selaku pimpinan daerah tidak akan bisa berbuat maksimal tanpa dukungan saudara-saudara sekalian,’’ ujarnya.
Banyak Manfaat Lokakarya ’’Love and Light’’ SERANGKAIAN perayaan hari raya Galungan dan Kuningan, Yayasan Giri Kusama Sejati kembali melakukan penyembuhan gratis tanpa obat melalui interaktif Bali TV pada Umanis Galungan yakni Kamis (7/7) pukul 22.00 wita. Pembina Yayasan Giri Kusuma Sejati Ida Bagus D. Argawana akan hadir langsung memberi penyembuhan melalui jarak jauh. Demikian disampaikan Ketua Yayasan Giri Kusuma Sejati A.A. Gde Rai Tjandra, S.E., Senin (4/7) kemarin. Terkait dengan itu masyarakat Bali maupun luar Bali yang mempunyai berbagai macam keluhan di bidang kesehatan dan berbagai masalah lainnya, hendaknya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dikatakannya, masyarakat luas juga diberi kesempatan hadir pada Jumat (8/7) mulai pukul 17.00 untuk mengikuti penyembuhan gratis tanpa obat di Giri Kusuma Ashram Jl. By-pass Ngurah Rai 18 Tohpati, Denpasar depan Desa Budaya Kertalangu. Penyembuhan itu langsung ditangani Pembina Yayasan Giri Kusuma Sejati Ida Bagus D. Argawana dan para master penyembuh. Di samping penyembuhan, dalam kesempatan itu masyarakat diberi kesempatan berkonsultasi dan mendeteksi berbagai keluhan soal pekarangan, karier, jodoh serta berbagai masalah lainnya. Penyembuhan gratis tanpa obat juga dilangsungkan di
Bali Post/ist
Pembina Yayasan Giri Kusuma Sejati Ida Bagus D. Argawana
Bali Subak Sanggulan, Tabanan pada Sabtu (9/7) mendatang mulai pukul 15.00 wita. Sementara itu, masyarakat yang tertarik mempelajari ilmu energi Cinta Kasih dan Cahaya Suci Tuhan (love and light), pengaktifan 16 cakra, pembangkitan kundalini, indra keenam dan mencapai kesadaran sejati, bisa mengikuti lokakarya pada Minggu (10/7) di Giri Kusuma Ashram pukul 09.00-15.00. Dalam lokakarya tersebut diaktifkan 16 cakra (7 cakra dalam tubuh-buana alit dan 9 cakra nirwana-buana agung). Dengan diaktifkannya 16 cakra, peserta akan mampu mengakses energi suci Tuhan lebih banyak dan lebih berkualitas. Dengan biaya investasi Rp 450 ribu, peserta
mendapat sejumlah fasilitas berupa buku materi, sertifikat dan sebagainya. Dikatakannya, banyak manfaat penting yang diperoleh setelah mengikuti lokakarya energi cinta kasih dan cahaya suci Tuhan. Seperti kesehatan, rasa aman, pengendalian diri dan kesadaran jiwa. ‘’Kita akan menjadi sehat karena selalu mencanel energi positif dan membuang energi negatif. Di samping itu ada kegiatan olahraga dan pernapasan yang dapat menyehatkan fisik. Kita akan mendapat rasa aman, karena selalu mencanel energi perlindungan dari Tuhan. Energi itu dapat melindungi diri sendiri, anggota keluarga dan orang lain,’’ paparnya. Melalui lokakarya kita akan mampu mengendalikan diri atau mengontrol ego, karena kita selalu mencanel energi cinta kasih Tuhan. Selebihnya, kita dapat meningkatkan kesadaran diri — kesadaran jiwa atau roh. Kita akan memiliki lampu kontrol tinggi agar selamat dari berbagai godaan. Lebih lanjut A.A. Rai Tjandra mengatakan, Yayasan Giri Kusuma Sejati pada 1 Juli 2011 lalu kembali berhasil mencetak master healer. Dari 43 calon master healer yang mengikuti proses pemurnian di laut dan tes energi, 31 orang dinyatakan lulus. Sampai saat ini Yayasan Giri Kusuma Sejati telah memiliki 286 master healer yang siap membantu masyarakat. (08)
Bali Post/udi
SIMAKRAMA - Menjelang Galungan, Bupati Tabanan menggelar simakrama dengan jajaran DPRD dari PDI-P Tabanan, Senin (4/7) kemarin.
Krisna Kerja Sama dengan Rotaract Club
Menjaga Bali Bersih SEHUBUNGAN telah terselenggaranya Rotaract District Conference (RDC) di Bali pada 11-12 Juni 2011 lalu, Rotaract Club District 3400 bekerja sama dengan Krisna Pusat Oleh-oleh khas Bali yang terbesar di Bali menyerahkan bantuan tong sampah di beberapa tempat fasilitas umum serta tempat ibadah di Denpasar. Di antaranya Pantai Matahari Terbit Sanur, Mesjid An-nur, Gereja GPIB Maranatha, Gereja Katolik St. Yoseph, Pura Candi Narmada, Pura Geriya Tanah Kilap serta Griya Konco Tanah Kilap. Krisna Pusat Oleh-oleh khas Bali dengan beberapa outlet di beberapa tempat seperti Jl. Nusa Indah, Jl. Nusa Kambangan, Sunset Road dan juga Tuban yang jaraknya sekitar lima menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Salah satu pecalang yang mewakili pengelola Pantai Matahari Terbit Sanur sangat berterima kasih atas sumbangan itu. Bantuan ini sangat bermanfaat mengingat fasilitas tong sampah memang masih dibutuhkan, terutama di areal parkir. Di tempat itu para pengunjung acap kali membuang sampah yang ada dalam kendaraan mereka dengan sembarangan. Rotaract Club merupakan organisasi kepemudaan internasional yang disponsori oleh Rotary di mana anggotanya terdiri atas muda-mudi usia 18-30 tahun yang belajar mengenai kepemimpinan, pengembangan diri melalui kegiatan pelayanan sosial baik dalam
masyarakat, lingkungan serta memupuk kesalingpahaman antarbangsa guna terwujudnya perdamaian di atas muka bumi. Rotaract Club tersebar di seluruh dunia, di beberapa kota besar di Indonesia, dan salah satunya Bali. Di Bali terdapat 6 Rotaract Club aktif. ‘’Kami berharap apa yang kami berikan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaikbaiknya sekaligus mengajarkan kepada masyarakat umum untuk tetap Keep Bali Clean. Kegiatan ini sekaligus merupakan hal yang membahagiakan di akhir seluruh rangkaian kegiatan. ‘’Kami dapat memberikan sesuatu yang berguna di masyarakat dan jika ingin tahu lebih banyak tentang Rotaract Club dapat mengunjungi website www.rotaract-indonesia.org,’’ ujar Ketua Panitia RDC Bali Agung Indrayanti. Perwakilan dari pihak Krisna, Wisnu, menyatakan kegembiraannya dapat bekerja sama dengan Rotaract. Diharapkan melalui pemberian tong sampah ini masyarakat Bali secara bersama-sama dapat menjaga Bali sebagai objek pariwisata supaya selalu bersih, membuang sampah pada tempatnya sejak dini, tidak hanya di tempat rekreasi umum tetapi juga di tempattempat ibadah. Sebab, jika lingkungan di sekitar tempat ibadah bersih, masyarakat pun dapat beribadah dengan baik. Ia juga berharap kegiatan ini tidak hanya sampai di sini, namun ada aplikasi kegiatan lain di kemudian hari. (r)
Bali Post/ist
TONG SAMPAH - Rotaract Club District 3400 bekerja sama dengan Krisna Pusat Oleh-oleh khas Bali bersama dengan pecalang di Pantai Matahari Terbit saat penyerahan tong sampah.
Selasa Wage, 5 Juli 2011
OLAHRAGA
9
KN Upayakan Pendanaan Timnas Jakarta (Bali Post) Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono, mengatakan, Komite Normalisasi (KN) tetap mengupayakan pengadaan dana untuk Timnas U-23 dan Pra-Piala Dunia agar Indonesia bisa bertanding pada dua ajang itu. “Kami tetap mengupayakannya dan KN tentu ikut bertanggungjawab. Apalagi jika kongres 9 Juli berjalan lancar, kesulitan pendanaan itu tentu akan lebih teratasi,” katanya di Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Komite Normalisasi, katanya, selama ini berupaya mengatasi berbagai kesulitan dana tersebut termasuk biaya kongres di Solo yang mencapai sekitar Rp 3 miliar. Ia mengakui kebutuhan dana tersebut bisa teratasi melalui bantuan beberapa pihak termasuk pemerintah dan KONI Pusat. “Meskipun PSSI sedang kesulitan dana, KN ikut bertanggungjawab untuk pelaksanaan kejuaraan Piala AFF U-23 dan Pra-Piala Dunia yang harus diselenggarakan pada bulan Juli ini. Soal pencarian dana itu bahkan KN bertindak selaku striker,” tegasnya. Indonesia berpartisipasi pada turnamen Piala AFF U-23 yang akan dimulai 16 Juli 2011, sedangkan timnas senior akan bertanding di Pra-Piala Dunia melawan Turkmenistan melalui laga tandang dan kandang pada 23 dan 28 Juli 2011. Ia menjelaskan, rencana bantuan dana dari konsorsium gabungan lima BUMN yang akan menyediakan dana Rp 9 miliar tetap dalam komitmen dan tinggal penandatanganan nota kesepahaman, setelah kongres. Bendahara PSSI Achsanul Qosasi, membenarkan kondisi keuangan PSSI saat ini yang sedang krisis. “Kalau untuk kebutuhan penyelenggaraan kongres di Solo yang sekitar Rp 3 miliar masih ada dan bisa teratasi. Baru-baru ini dana PSSI habis sekitar Rp 7 miliar untuk pelaksanaan dua kongres di Pekanbaru dan Jakarta. PSSI sudah tidak ada uang lagi, kecuali untuk kongres di Solo,” kilahnya. Pihaknya sudah membahas persoalan itu dengan Badan Liga Indonesia (PT Liga Indonesia) dan meminta BLI membuka dana kompensasi untuk timnas. “Mengenai dana timnas, sudah kami bicarakan dengan BLI dan meminta agar dana kompensasi itu untuk dibuka. Ini biasa terjadi. Maka dari itu dana untuk pertandingan Pra-Piala Dunia melawan Turkmenistan sudah teratasi,” ungkapnya. Ia menjelaskan, kebutuhan pendanaan PSSI yang paling berat adalah untuk timnas sehingga PSSI pada tahun lalu meminta hibah kepada pemerintah sebesar Rp 50 miliar. Dana Rp 50 miliar itu seluruhnya untuk kebutuhan timnas, tidak ada untuk menggaji karyawan PSSI. Sekitar Rp 20 miliar di antara penggunaan dana itu untuk 2010 pertanggungjawabannya sudah disampaikan ke pemerintah. Laporan bulan per bulan sejak Januari sampai Mei 2011 pun sudah disiapkan. Mengenai bantuan dari konsorsium lima BUMN, katanya, nota kesepahaman sudah siap dan tinggal ditandatangani oleh pihak konsorsium dengan Ketua Umum PSSI terpilih mendatang. “Siapa pun Ketua Umum PSSI yang terpilih dalam kongres nanti, mereka tinggal menerima dana itu,” tegas Qosasi. (ant)
Sutiyoso
Bali Post/ist
Sutiyoso Belum Lihat Aturan Kongres Jakarta (Bali Post) Calon Ketua Umum PSSI Sutiyoso mengatakan, pihaknya belum melihat aturan atau tata tertib Kongres PSSI yang akan digelar di Solo pada 9 Juli mendatang. “Saya belum melihat aturan atau tata tertib kongresnya. Saya lihat Komite Normalisasi akan membuat peraturan-peraturan yang ketat, itu tentu kami dukung. Tetapi sampai sekarang saya belum melihat atau menerimanya. Apakah aturan-aturan itu sudah dibagikan kepada pemilik suara atau belum, saya juga belum tahu,” kata Sutiyoso di Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Mengulang pernyataannya belum lama ini, Sutiyoso mengingatkan bahwa PSSI sudah dua kali menggelar kongres tanpa hasil. Jika kongres nanti sampai gagal lagi, kebodohan yang ketiga kalinya adalah hal yang tidak masuk akal. “Keledai saja tidak mau terantuk dua kali. Kalau kita sampai terantuk tiga kali, entah apa lagi namanya,” ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu di hadapan sejumlah kandidat lain dalam acara diskusi bertajuk “Selamatkan Sepak Bola Indonesia dari Sanksi FIFA” yang digelar kalangan wartawan sepak bola. Sutiyoso menegaskan, secara prinsip kongres nanti tidak boleh gagal lagi. Dia pun yakin, seluruh kandidat yang ada nantinya akan iklas menerima kenyataan siapa pun nantinya yang akan terpilih sebagai ketua umum PSSI. Mengantisipasi agar kongres tidak lagi mengalami kebuntuan, Sutiyoso menggarisbawahi jika Komite Normalisasi (KN) selaku pemangku mandat dari FIFA harus bersikap tegas dan tidak mengulang kesalahan sebelumnya. Menurutnya, sebelumnya Komite Normalisasi seperti mengikuti saja kemauan anggota PSSI yang menyulap pertemuan silaturahmi pada 14 April menjadi kongres. Ditambahkannya, sejak kongres yang dijadwalkan akhir Juli lalu diperpanjang ke 9 Juli, sebenarnya ada cukup waktu bagi pemerintah dan KN untuk melakukan lobi-lobi, terutama kepada kelompok yang sering membuat masalah. Sementara itu, Komite Normalisasi terus berupaya memuluskan pelaksanaan Kongres PSSI, salah satunya dengan menuntaskan persoalan delegasi ganda. Anggota Komite Normalisasi Joko Driyono mengatakan, ada enam pemilik suara yang hingga saat ini masih bermasalah dengan pengiriman delegasi. “Kami terus berupaya menyelesaikan kasus ini agar tidak bermasalah lagi pada kongres nanti. Kami ingin semuanya berjalan lancar sesuai dengan aturan yang ada,” ujarnya. Menurut dia, enam pemilik suara yang mengirimkan nama delegasi ganda berasal dari klub hingga pengurus provinsi (pengprov) PSSI, yaitu ISP Purworejo, Perseka Kaimana, Persewangi Banyuwangi, Persisum Sumbawa, Pengprov Sulut dan Pengprov Sumut. Kongres PSSI di Solo merupakan pertaruhan terakhir pada Indonesia. Jika kongres nantinya kembali gagal seperti Kongres Pekanbaru dan Kongres Jakarta, Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) akan memberikan sanksi tegas berupa pembekuan. Sesuai dengan surat FIFA, sanksi tegas itu akan diterapkan per 11 Juli mendatang dengan syarat Kongres PSSI gagal menetapkan keputusan terutama kepengurusan PSSI periode 2011-2015. (ant)
BUANG PELUANG Striker Brazil Alexandre Pato (kanan) banyak membuang peluang emas ke gawang Venezuela dalam pertandingan Copa America, Senin (4/7) dini hari kemarin.
Brazil Kecewa Bali Post/afp
La Plata -
Brazil mengawali pertandingannya di ajang Copa America, Senin (4/7) dini hari kemarin, tanpa kegarangan. Sang juara bertahan tidak memanfaatkan sejumlah peluang gol sehingga ditahan imbang tanpa gol oleh tim lemah Venezuela di Stadion Estadio Unico, La Plata, luar Kota Buenos Aires, Argentina. Juara dunia lima kali itu sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk dapat melesakkan gol ke gawang lawan, terutama Alexandre Pato yang tembakannya mengenai tiang gawang di menit awal pertandingan. Tetapi sepak bola gaya Samba yang amat dirindukan itu tidak juga muncul dan tidak terlihat adanya pengulangan atas kemenangan 7-0 atas Venezuela pada pertandingan pembuka grup tahun 1999 saat Ronaldo dan kawan-kawannya merajalela menguasai lapangan. Sebelum pertandingan itu,
Brazil membukukan lima kemenangan atas Venezuela di Copa America dengan mencetak 25 gol dan hanya satu kali kalah. Tetapi Venezuela yang rakyatnya lebih menyukai olahraga bisbol mulai bangkit dan maju dengan pesat sejak saat itu. Satu-satunya negara Amerika Selatan yang belum pernah lolos ke putaran final Piala Dunia ini bahkan berhasil menahan imbang Brazil pada kualifikasi Piala Dunia 2010. Pelatih Brazil Mano Menezes mengaku kecewa mendapat hasil seri. “Di babak pertama
kami memiliki sejumlah peluang tetapi di babak kedua keadaan sungguh berbeda. Kami secara umum bermain sedikit kurang maksimal dan Venezuela berusaha keras seperti Trojans,” katanya. Brazil akan menghadapi Paraguay pada laga berikutnya. “Itu akan menjadi satu pertandingan yang lain,” imbuhnya. Sebaliknya, arsitek Venezuela Cesar Farias merasa senang dengan permainan anak asuhnya yang berjuang keras. “Ini adalah sejarah khususnya pada Copa America. Brazil bermain dengan baik, namun
kami layak mendapat pujian pula karena berhasil menahan mereka,’’ ujar Farias. Paraguay-Ekuador Dalam pertandingan lain Grup B di Stadion Brigadier General Estanislao Lopez, Santa Fe, Paraguay dan Ekuador juga bermain imbang 0-0. Duel yang berlangsung ketat itu memperlihatkan bahwa kedua tim sama-sama tidak bisa menerobos pertahanan lawan di hadapan 40.000 penonton pada malam yang dingin dan berangin. Paraguay yang diasuh Gerardo Martino sempat menjadi favorit setelah mampu menunjukkan permainan mengesankan pada kualifikasi Piala Dunia 2010. Namun, pemain depan Lucas Barios dan Roque Santa Cruz tidak mampu ber-
buat banyak dalam pertandingan melawan Ekudor. “Selama 20 hingga 25 menit pertama kami bagus, namun selanjutnya melempem. Kemudian menjelang akhir babak pertama kami kehilangan irama permainan dan serangan kami mudah dipatahkan. Pada babak kedua kami punya peluang mencetak gol tetapi gagal,” sebut Martino. Pelatih Ekuador Reinaldo Rueda menyatakan puas dengan hasil seri. “Kami mampu menahan serangan Paraguay di babak pertama dan selanjutnya mendapat kepercayaan diri. Kami bermain bagus dan mampu berkembang,” ungkap Reinaldo. Satu kemenangan pada pertandingan mendatang melawan Venezuela akan membawa Ekuador melangkah ke putaran kedua. (ant/afp)
Pemain Persebaya Datangi DPRD Surabaya Surabaya (Bali Post) Sebanyak 15 pemain Persebaya Divisi Utama (DU) beserta pelatih dan pengurus Persebaya mendatangi Gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (4/ 7) kemarin, guna mengadukan manajer tim Wishnu Wardana yang belum membayar gaji mereka senilai Rp 9 miliar. “Kami datang ke sini untuk meminta pertanggungjawaban. Kompetisi sudah berakhir tapi gaji kami belum dibayar,” kata salah satu pemain Persebaya asal Kamerun, Orock Charles, di hadapan anggota Komisi A DPRD Surabaya. Menurut dia, belum dibayar-
kannya gaji pemain tersebut membuatnya menderita. Apalagi Charles mengaku memiliki istri dan anak yang harus dinafkahi. “Apalagi istri lagi hamil. Saya tidak bisa pulang karena tidak ada biaya. Untuk beli pulsa saja susah,” ujarnya. Hal yang sama juga diungkapkan pemain asing lainnya, Camara Fassawa. Ia mengaku ingin pulang ke negara asalanya Guinea, namun terbentur dengan biaya. “Kalau ada gaji saya akan pulang,” ungkapnya. Pelatih Yusuf Ekodono minta supaya Wishnu Wardhana yang juga merangkap Ketua DPRD Surabaya bertanggung jawab
dalam menyelesaikan persoalan ini. Selama ini Wishnu hanya memberi janji, padahal pihaknya sudah bekerja keras untuk menyelesaikan kompetisi. Tetapi hingga kompetisi usai, Wishnu tidak mau membayar. “Kami minta Wishnu jantan menghadapi pemain,” ujarnya. Ketua Panpel Persebaya Gangsar Yudi mengatakan, dalam perjanjian antara Persebaya dan pemain tertulis kalau Persebaya dilarang menggunakan APBD, Wishnu berjanji menanggung dana tersebut bersama Vigit Waluyo. Tetapi sampai kompetisi usai, Wishnu tetap janji-janji saja. ‘’Kalau pemain asal sini tidak apa-
apa. Tetapi yang asal Papua dan asing makannya per dua minggu saja Rp 2 juta saja tidak cukup,” kilahnya. Sekretaris Persebaya Wasthomi Suheri menyebut Wishnu tidak mempunyai rasa malu karena selama ini hanya mengumbar janji, sementara kenyataannya tidak ada. “Saya mendengar APBD untuk Persebaya tahun 2010 cair Rp 1,6 miliar. Saya tidak tahu wujudnya, tapi ada kuitansi pengeluaran yang ditanggung pengurus. Saya khawatir kuitansi ini untuk menutupi pencairan itu. Kalau itu terjadi, itu penggelapan,” tegasnya. Anggota KomisiADPRD Sura-
baya Erick Tahelele menyatakan, pemain dan pengurus harus terus berjuang mendapatkan haknya dengan cara Wishnu diajak duduk bersama. Kalau tetap Wishnu tidak mau membayar gaji, bisa dilakukan gugatan hukum. Sementara itu, Wishnu Wardhana menolak mengomentari masalah penyelesaian gaji pemain tim berjuluk Bajul Ijo yang selama sembilan bulan belum dibayar. “Saya puasa dulu ya. Nabi Daud saja setiap hari puasa,” kilah Wishnu usai pertemuan dengan para pemain, pelatih dan pengurus Persebaya di ruang Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya tersebut. (ant)
Sriwijaya FC Turunkan Dana Belanja Pemain Palembang (Bali Post) Manajemen Sriwijaya Football Club (FC) terpaksa menurunkan dana pembelian pemain untuk kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) musim depan (2011-2012), menyusul dihentikan kucuran dana APBD untuk klub profesional. “Pada musim depan klub profesional tidak akan dibantu APBD lagi, jadi akan ada penyesuaian dalam dana belanja pemain oleh SFC,” kata Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Hendri Zainuddin, di Palembang, Senin (4/7) kemarin. Pada musim kompetisi 2010-2011, manajemen mengucurkan dana Rp 19 miliar untuk membeli pemain, sedangkan musim depan dipastikan akan mengalami pengurangan. Meskipun belum mengetahui persis nilai nominalnya, Hendri memastikan tidak akan jor-joran seperti musim lalu. “Untuk merespons ketentuan baru pemerintah itu, manajemen SFC akan sedikit lebih irit dalam belanja pemain jika dibandingkan musim sebelumnya,” ujarnya. Meskipun mengaku mengalami kesulitan karena ketentuan baru itu, Hendri optimistis
manajemen SFC dapat melewatinya mengingat hanya perlu mencoret 20-30 persen pemain lama. Selain itu, dampak tidak diperbolehkan menggunakan dana APBD itu cukup berpengaruh dengan nilai kontrak pemain secara menyeluruh, baik pemain asing maupun lokal. “Klub profesional dilarang menggunakan dana APBD, artinya setiap klub harus berjuang sendiri mencari dana. Mau tak mau berdampak dengan penawaran harga pemain. Nilai kontrak pemain pun akan mengalami sedikit penurunan dari biasanya,” sebut Hendri pula. Pada musim kompetisi 2010-2011, manajemen SFC mendapatkan kucuran dana Rp 25 miliar dari APBD melalui KONI Sumsel. Seiring dengan dihentikan dana APBD, SFC secara otomatis hanya menerima pemasukan dana dari sponsor, penjualan tiket, dan usaha perusahaan dalam berbisnis. Kurang Nyaman Secara terpisah, kapten Sriwijaya FC, Keith Kayamba Gumbs, mengaku kurang nyaman dengan metode latihan
yang diberikan pelatih Ivan Kolev sepanjang musim kompetisi 2010-2011 lalu. ‘’Sungguh berbeda dari pelatihpelatih yang pernah saya temui sebelumnya,” ungkapnya. Menurut pemain asal St Kitts & Nevis itu, Ivan Kolev terlalu tinggi dalam memberikan intensitas latihan fisik. “Saya sudah sering bermain di banyak negara, tapi belum pernah saya menemui pelatih yang memberikan latihan fisik berat pada satu hari jelang pertandingan,” paparny. Dia mengaku sempat mengungkapkan hal itu kepada Kolev, namun tidak mendapatkan tanggapan positif. Meskipun tidak sepaham dengan Kolev dalam menerapkan metode latihan, Kayamba menyatakan cukup salut dengan kemampuan pelatih asal Bulgaria itu dalam meramu tim. Manajemen SFC telah menyatakan akan tetap mempertahankan Kayamba sebagai pemain, sedangkan kursi pelatih Ivan Kolev masih menjadi tanda tanya. Manajemen menjanjikan pada 9 Juli mendatang, akan mengumumkan kepastian pelatih SFC untuk musim depan. (ant)
Bali Post/ist
BERTAHAN - Keith Kayamba Gumbs dipertahankan oleh Sriwijaya FC menghadapi Liga Super Indonesia musim depan.
OLAHRAGA
10
Selasa Wage, 5 Juli 2011
PTM Jakarta Marakkan Bali Open 2011
Ida Ayu Kalpikawati, S.H.
Bali Post/022
Denpasar (Bali Post) Sejumlah klub dan perkumpulan tenis meja (PTM) elite di Tanah Air ikut menyemarakkan Kejurnas Bali Open yang akan digelar di GOR Lila Bhuana, Denpasar, 21-24 Juli mendatang. Klub-klub beken tersebut di antaranya Donic (Jakarta), Setio (Jakarta), Gudang Garam Kediri (Jatim) dan Makassar. Ketua Panpel Ida Ayu Kalpikawati, S.H. di Denpasar, Senin (4/7) kemarin menjelaskan, Kejurnas Tenis Meja Bali Open digelar serangkaian HUT ke66 Kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agustus 2011 dan HUT ke-53 Provinsi Bali. ‘’Event ini sengaja kami gulirkan sebagai wujud nyata program kerja pengurus PTMSI Bali, sekaligus memberi kesempatan bertanding kepada petenis meja Bali,’’ sebut Dayu Kalpikawati. Nomor yang dipertandingkan meliputi beregu putra (tiap regu tiga hingga lima petenis meja), tunggal putra junior U-18, tunggal putri junior U-18, beregu veteran putri (tiap regu tiga hingga lima atlet), dan perorangan eksekutif. Selain event berskala nasional, panitia juga mempertandingkan kejuaraan antarlurah dan kepala desa se-Bali. Ketua Umum Pengprov PTMSI Bali Nyonya Bin-
tang Puspayoga menyatakan, pihaknya sudah menyebarluaskan penyelenggaraan Kejurnas Bali Open kepada 22 Pengprov PTMSI yang ambil bagian dalam kejurnas di Jakarta lalu. ‘’Mereka cukup antusias menyambut Bali Open,’’ sebut istri Wakil Gubernur Bali AAN Puspayoga itu. Bintang Puspayoga mengharapkan para atlet Bali memanfaatkan momen Bali Open untuk menambah jam terbang, memotivasi diri, sekaligus mengasah mental bertanding meladeni petenis meja nasional. ‘’Kami berharap petenis meja Bali mampu menimba ilmu dari teknik dari atlet luar termasuk petenis meja nasional,’’ ujar mantan atlet Bali tersebut. Di sisi lain, Wakil Ketua Panpel Yung Mertayasa memastikan peserta dari klub dan PTM luar Bali akan bertambah. Keyakinan dia ini berdasarkan kecenderungan atlet yang mendaftar menjelang pertemuan teknik. Ditegaskannya, kejuaraan tenis meja kategori eksekutif telah rutin digelar tiap dua bulan sekali di Surabaya dan Jakarta. ‘’Komunitas eksekutif dari kalangan penghobi ping-pong sudah terbentuk, dan mereka rutin mengadakan kejuaraan,’’ tutur Yung Mertayasa. (022)
Nyonya Bintang Puspayoga
Bali Post/dok
Tinju Piala Presiden
Julio Bria ke Perempatfinal Jakarta (Bali Post) -
Julio Bria kembali tampil memukau. Petinju Indonesia asal Bali itu membukukan kemenangan angka 14-10 atas Yaroslav Nalivayko dari Rusia di kelas terbang (52 kg), pada babak kedua turnamen tinju amatir internasional Piala Presiden XXI di Stadion Tenis Tertutup Senayan, Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Seperti penampilannya pada babak pertama (3/7), Julio Bria kembali berlaga penuh percaya diri menghadapi Nalivayko. Ditopang pergerakan kaki yang bagus, petinju asal Sasana Adi Swandana
Boxing Camp Denpasar itu, bertarung sangat efektif, baik saat menyerang maupun bertahan. Dalam pertarungan yang berlangsung imbang selama tiga ronde, kedua petinju saling kejar dalam perole-
Voli Piala Srinadi
BBC Lembongan ke Empat Besar Semarapura (Bali Post) BBC Lembongan akhirnya melaju ke babak semifinal turnamen bola voli putra memperebutkan Piala Srinadi IV/2011 yang digelar di GOR Suwecapura, Gelgel, Klungkung. BBC menyusul dua tim seniornya, Lembongan Slagimpak dan Jungutbatu, yang lebih dulu mendapat tiket ke empat besar bersama tuan rumah Srinadi. BBC Lembongan yang merupakan pecahan dari Lembongan Utama (Ceningan) lolos ke babak semifinal setelah menang WO atas Penasan Banjarangkan. Setelah tidak hadir saat berhadapan dengan Jungutbatu, Sabtu (2/7) malam, Penasan kembali tidak memenuhi jadwal pertandingan melawan BBC Lembongan, Minggu (3/7) malam. Berdasarkan peraturan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), tim yang tidak datang ke lapangan dinyatakan kalah 0-3 atas lawannya. Peraturan itu pula yang diberlakukan untuk Penasan yang merupakan salah satu tim kuat dalam turnamen tahunan ini. ‘’Penasan kembali tidak hadir mengikuti pertandingan. Secara otomatis, Penasan tersingkir dari kejuaraan,’’ ujar panitia yang juga Manajer Koppas Srinadi, Nyoman Suwirta, Senin (4/7) kemarin. Pada semifinal yang dijadwalkan berlangsung Jumat (8/7) mendatang, BBC Lembongan dipertemukan dengan Jungutbatu yang sebelumnya juga menang WO atas Penasan Banjarangkan. Sementara tuan rumah Srinadi akan menantang juara bertahan Lembongan (Slagimpak). (kmb20)
Kongres PSSI
PSSI Denpasar Tak Punya Jago Denpasar (Bali Post) Pengurus Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Pengkot PSSI) Denpasar belum mempunyai jago yang layak dipilih untuk memimpin PSSI dalam Kongres PSSI di Solo, Jateng, 9 Juli nanti. Utusan PSSI Denpasar akan datang ke kongres bersama wakil Pengprov PSSI Bali. Humas Pengkot PSSI Denpasar Dewa Gede Rai beralasan sejauh ini pihaknya belum tahu kandidat ketua umum (ketum) PSSI periode mendatang. Apakah namanama pada kongres di Jakarta yang deadlock lalu, dimunculkan kembali atau harus mendaftar ulang. ‘’Kami tak tahu siapa saja calon ketum yang maju dalam kongres. Jadi, PSSI Denpasar belum tahu akan dibawa ke mana suara dukungan nanti,’’ tuturnya, Senin (4/7) kemarin. Menurut dia, utusan PSSI Kota Denpasar memilih mengkaji dulu visi dan misi kandidat ketum saat mempresentasikan program-program yang akan digulirkannya. ‘’Usai para kandidat memaparkan visi dan misinya, barulah kami bisa memutuskan pilihan yang layak memimpin PSSI,’’ ungkap Dewa Rai. Ditegaskannya, PSSI Kota Denpasar bakal mendukung kandidat ketum yang mempunyai visi, misi, dan program jelas demi kemajuan persepakbolaan nasional utamanya pembinaan di daerah-daerah termasuk Bali. (022)
Bosco, Pemain Merangkap Asisten Pelatih Denpasar (Bali Post) Pemain paling senior di Bali Devata, Don Bosco Cabral, bisa merangkap sebagai asisten pelatih. Pasalnya, Bosco dianggap bisa menjadi panutan bagi pemain lainnya baik di dalam maupun di luar lapangan. Demikian ditegaskan Manajer Tim Bali Devata, Made Raymond, di Denpasar, Senin (4/7) kemarin. ‘’Bosco bisa diperbantukan menjadi asisten pelatih jika tak diturunkan sebagai pemain. Untuk pelatih saya kira cukup Petar Segrt dan Made Sony Kawiarda,’’ ungkap Raymond. Disinggung tentang kapan bergabungnya Willy Scheepers, Raymond menegaskan, pelatih kepala tersebut sedang berada di negaranya Belanda guna mengurus segala keperluan pribadi seperti pajak. Soal permintaan kenaikan nilai kontrak akan dibahas akhir Juli mendatang. Pada 14 Juli nanti, Raymond akan memanggil 20 pemain hasil turnamen futsal Piala Bali Devata. Ia berharap di antara 20 pemain tersebut bisa direkrut lima untuk mengenakan kostum kebesaran Bali Devata. ‘’Mereka pemain lokal yang masih muda-muda ditunjang postur ideal tinggi,’’ jelasnya. (022)
han angka. Julio bermain sedikit lebih agresif ditopang oleh staminanya yang sangat bagus. “Semula saya sempat grogi menghadapi lawan, karena kita semua tahu Rusia memiliki petinju dengan kualitas yang baik di semua kelas. Namun, setelah naik ring saya coba mengesampingkan hal itu dan berusaha tampil percaya diri. Dengan cara inilah saya kemudian dapat tampil sesuai dengan gaya bertinju saya dan memenangi pertandingan,” papar Julio. Di babak perempatfinal Julio menghadapi petinju Australia Andrew Moloney. Petinju dari Benua Kanguru ini di babak kedua menang angka 19-17 atas Mohd. Subrie (Malaysia). Tentang lawannya dari Australia tersebut, Julio menyatakan bahwa Moloney memiliki kualitas yang bagus, pergerakan kaki yang baik serta pukulan cepat keras. Meskipun demikian, Julio mengaku tidak ada masalah dan yakin bakal menang. “Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenangi pertandingan nanti,” ujar petinju terbaik Bali itu. Penampilan memukau juga ditunjukkan petinju Indonesia lainnya di kelas bantam (56 kg) Dadan Amanda. Dandan tampil tidak kenal menyerah meladeni permainan jual-beli pukulan yang dikembangkan Syed Muhammad Hussain (Pakistan). Meski harus sering bertarung dalam jarak pendek, Dadan mampu membidik lawannya dengan akurat. Pukulan Dadan lebih banyak masuk telak menghasilkan angka sehingga memimpin perolehan angka 30-10. Di babak perempatfinal Dadan menghadapi petinju Korsel Sung Dong Hyeon. Petinju lincah ini lolos ke delapan besar setelah menyisihkan Gholamreza Soozani (Iran) dengan angka. Satu petinju Indonesia lainnya di kelas bantam, Atris Neolaka, juga melaju ke perempatfinal. Atris menang angka tipis 19-18 atas Kyaw Latt (Myanmar). Lawan Atris selanjutnya adalah Sigyel Phub dari Bhutan yang di babak kedua menang angka telak 29-19 atas Satoshi Shimizu (Jepang). (ant)
Bali Post/ant
KALAH - Petinju Indonesia Bogi Andriano (kanan) saat melawan Gaurav Budhuri dari India pada kelas terbang ringan (49 kg) putra turnamen tinju amatir Piala Presiden XXI di Stadion Tenis Indoor Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (3/7). Bogi kalah angka.
150 Klub Ikuti Sirnas di Semarang Semarang (Bali Post) Sebanyak 150 klub bulu tangkis di Indonesia memastikan tampil pada Sirkuit Nasional Regional III di GOR Jatidiri dan Tri Lomba Juang Mugas, Semarang, pada 5-9 Juli. Klub-klub tersebut datang dari 16 provinsi di Tanah Air. “Jumlah total pesertanya sekitar 1.300 atlet. Namun, mungkin akan mengalami perubahan, karena masih manunggu verifikasi data dari pihak manajemen panitia yang mengelola data peserta turnamen,” kata Ketua Panitia Penyelenggara Binarto Gani di Semarang, Senin (4/7) kemarin. Pebulu tangkis nasional Tommy Sugiarto, menjadi unggulan pertama nomor tunggal putra kelompok dewasa pada event berhadiah total Rp 260 juta itu. Putra jua-
ra dunia 1983 Icuk Sugiarto ini menempati ranking kelima nasional di bawah Taufik Hidayat, Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka, dan Alamsyah Yunus. Pada babak pertama, Tommy yang turun atas nama Pengprov PBSI DKI Jakarta mendapat bye. Sementara unggulan kedua adalah Fauzi Adnan (Jayaraya Suryanaga Surabaya) yang juga tidak perlu bertanding pada babak pertama. Unggulan ketiga ditempati Ahmad Rivai (Bank Sumsel), keempat Sentaria Agus Putra (SGS PLN Bandung), dan unggulan kelima Andreas Adityawarman (Djarum Kudus). Pada nomor tunggal putri, unggulan pertama ditempati Ana Rovita (Djarum Kudus), kedua Rosaria Yuswin Pungkasari (Djarum Kudus), ketiga Rizky Amelia (Pus-
diklat Jaya Raya Jakarta), keempat Maria Elfira Christina (Djarum Kudus), dan kelima Febby Angguni (Djarum Kudus). Pasangan Rizky Yanu Kresnayandi/Albert Saputro (Djarum Kudus) menempati unggulan pertama nomor ganda putra dewasa disusul Dandi Prabudita/Jones Rafli Jansen (Djarum Kudus), dan Nur Wahid/Moh. Sholihudin Allan (Jayaraya Suryanaga Surabaya) sebagai unggulan ketiga. Pada nomor ganda putri, pasangan Maya Rosita/Andreani Ratnasari (Jayaraya Unesa Surabaya) menjadi unggulan pertama disusul Natalia Poluaken/Nadia Melati (Tangkas Alfamart/ Pusdiklat Jayaraya), dan Nurbeta Kwanrico/Deasiska Putri Medita (Djarum Kudus) unggulan ketiga.
Sementara pada nomor ganda campuran, pasangan Viki Indra Okvana/Gustami Megawati (Jayaraya Suryanaga Surabaya) sebagai unggulan pertama disusul Ardiansyah Putra/Dewi Tika Permatasari (Islamic Vilalalga), dan Rizki Arif/Andriani Ratnasari (Wima/Jayaraya Unesa Surabaya). Binarto Gani yang juga Sekum Pengprov PBSI Jawa Tengah menambahkan, untuk pertama kalinya sejak 1992, sirnas diselenggarakan di Semarang. “Biasanya sirnas diadakan di Tegal, namun tahun ini atas keputusan PBSI Jateng diadakan di Kota Semarang,” paparnya. Sirnas mempertandingkan kelompok pemula usia 12-14 tahun, remaja (15-16 tahun), taruna (17-19 tahun), umum (di atas 19 tahun), dan veteran. (ant)
Catatan Olahraga
Atlet Bali Panen Tiket PON BABAK Pra-PON yang berlangsung sepanjang Juni hingga awal Juli membawa berkah bagi Bali. Atlet Pulau Dewata panen tiket ke PON 2012 di Riau. Betapa tidak, puluhan olahragawan Bali berhak tampil pada ajang multievent nasional empat tahunan tersebut. Cabang atletik meloloskan enam atlet lewat Kejurnas sekaligus kualifikasi PON di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, yang berakhir 2 Juli lalu. Mereka adalah Salampessi di nomor lari 1.500 meter, Nicolas D. Sila (lari 10.000 meter), Samgar Kamlasi (lari 3.000 meter halang rintang), Komang Yudi Prasetya, I Nyoman Gimbar (estafet 4 x 400 meter), Ni Ketut Cita (estafet 4 x 400 meter putri). Pengprov PASI Bali kini meloloskan total 21 atlet ke PON. Sebanyak 15 atlet lainnya merebut tiket pada
Kejurnas Jatim Terbuka di Surabaya, Maret lalu, yaitu Sukariata (lompat jangkit putra), Maria Natalia Londa (lompat jauh putri dan lompat jangkit), Thomas (lari 10.000 meter putra), Ayu Sukarniti (lari 5.000 meter putri), AA Satria Wibawa (lompat tinggi putra putra), Nita Wijayanti (tolak peluru putri), Dwi Agung Kurnia Yanti, Ni Nyoman Arsiani, Nyoman Kerni, Kadek Sri Suantari (lari estafet 4 x 400 meter putri), Dewa Made Mudiasa, Mochamad Taufik Hidayat, Ni Made Edi Septiawan, Wayan Arsana (lari estafet 4 x 400 meter putra) dan Esaul Boling (lari 800 meter putra). Jumlah atlet yang merebut tiket PON itu melebihi target yang dipatok PASI Bali. ‘’Kami menargetkan 15 atlet ke PON, kenyataannya yang lolos 21 atlet. Selanjutnya kami menyiapkan mereka
dalam pemusatan latihan,’’ kata Ketua Harian PASI Bali IB Diptha. Bola voli membawa pulang empat tiket PON juga dari Gelora Bung Karno, Jakarta. Tiga tiket diraih atlet voli pantai dan satu lagi sumbangan tim voli putra. Pasangan voli pantai yang lolos PON tercatat Indrawan/Gede Pranata Wijaya, Eka Agustiawan/Putu Juniarta Wibawa (putra) dan Dwi Putri Aryaningsih/Rina Widyanita (putri). Cabang tembak melambungkan Thomas Leo ke PON setelah menduduki peringkat keempat dalam Kejurnas Anniversary ke-31/2011 sekaligus Pra-PON di Lapangan Tembak Gelora Bung Karno. Thomas Leo yang turun di nomor air rifle match tiga posisi, berhak tampil di PON karena poinnya melebihi minimum qualification score (MQS). Dengan lolosnya Th-
omas Leo maka hingga kini sudah tujuh petembak Bali yang mengantongi tiket PON. Enam pemanjat tebing Bali mendapat medali pada PraPON di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, langsung dinyatakan lolos ke PON. Mereka adalah Ponti Hardianto, Nizar Simahardi, Nadia Putri Virgita, Ni Luh Karmila, Nyoman Budiarsini dan Ni Putu Puspa Renika Sari. Tambahan enam atlet tersebut membuat FPTI Bali kini memiliki 11 wakil di Riau. Sebelumnya, cabang catur meloloskan nomor beregu putra dan perorangan putra ke PON 2012 di Riau lewat ajang Pra-PON di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim beregu Bali diperkuat MF Sebastian Simanjuntak, MN Suyud Hartoyo, MN Hasian Panggabean dan Agus Suboro, sedangkan nomor perorangan diwakili Master Nasional (MN) Octo Dani.
Akan tetapi meraih tiket PON belum jaminan akan berangkat ke Riau tahun depan. KONI Bali tidak percaya begitu saja terhadap atlet yang dinyatakan lolos PON. Kepastian atlet perebut tiket ke PON 2012 harus dikuatkan dengan surat keputusan pengurus besar/pusat (PB/PP) cabang olahraga (cabor) bersangkutan dan tergantung anggaran yang dimiliki KONI Bali. ‘’Kami tak mau lagi sekadar mempercayai pelatih berdasarkan limit, namun harus dikuatkan surat dari PB/PP tentang jumlah atlet yang mengantongi tiket PON,’’ ungkap Bidang Dana dan Anggaran KONI Bali Nengah Sudiartha. Ia meneruskan pesan Gubernur Bali Made Mangku Pastika bahwa kehadiran kontingen Pulau Dewata di PON bukan untuk jalan-jalan, melainkan berburu berprestasi atau medali. (mw)
Selasa Wage, 5 Juli 2011
B A L I
11
DEMO TOLAK SK TAPAL BATAS
BALI POST GRAFIK
DEMO -
JAWABAN DAN INDEKS PERKIRAAN RESPONDEN TERHADAP HARGA BARANG DAN JASA, MEI 2011 Jawaban Responden Naik Turun Relatif Sama Indeks Mar-11 Apr-11 Mei-11 Indek Kumulatif
Wabup Tabanan Komang Gede
PERKIRAAN RESPONDEN 6 BULAN 3 BULAN 1 BULAN 71.00% 62.00% 52.00% 3.00% 2.00% 3.00% 26.00 36.00% 45.00% 150.00 136.00 149.00 156.09
159.00 157.00 160.00 152.88
Sanjaya (baju batik) menerima surat penolakan SK tapal batas
167.00 164.00 168.00 156.09
yang disampaikan warga Desa Belalang
Sumber: BI
dalam aksi demo, Senin (30/6) lalu.
JUAL TOGEL
Oknum Polisi Ditangkap Tabanan (Bali Post) Ulah oknum polisi yang satu ini tak layak ditiru. Di tengah Kepolisian gencar memberangus judi togel, dia malah asyik menjadi penjual kupon togel. Polisi nakal itu tak lain Aiptu Ida Bagus Alit Prabawa (50), anggota Polres Badung. Warga perumahan Laing Asri Banjar Laing Desa Pandak Bandung, Kediri, Tabanan ini ditangkap Satreskrim Polres Tabanan di rumahnya, Sabtu (2/7) malam. Dari tangan oknum bintara ini ditemukan sejumlah barang bukti, di antaranya 2 lembar kertas paito, 1 lembar kertas rekapan angka, HP, dan uang tunai Rp 25.000. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku diamankan di Mapolres Tabanan. Penangkapan pelaku diawali dari penyelidikan tim buser Polres Tabanan. Begitu mendapat laporan warga, petugas langsung menyamar ke lokasi. Dalam hitungan jam, petugas sudah mengantongi cukup bukti. Tak ingin kecolongan, polisi bergegas menyergap pelaku. Ketika digerebek, pelaku sempat mengelak disangka merekap togel. Polisi kemudian melakukan penggeledahan di dalam rumah. Pelaku akhirnya tak berkutik ketika petugas menemukan lembaran kertas berisi nomor togel. Di HP pelaku juga ditemukan sejumlah nomor togel. “Polisi masih mengembangkan kasus ini, pelaku diamankan di Polres,” kata Paur Subag Humas Polres Tabanan, Aiptu Ni Made Suwarni, Senin (4/7) kemarin. Di hadapan penyidik, pelaku berdalih ingin mendapatkan keuntungan dengan mudah lewat judi togel. Modus yang dilakukan pelaku adalah menjual kupon togel menggunakan HP. Menurut Suwarni, pelaku adalah anggota aktif Polres Badung. Sebelumnya, dia tercatat sebagai anggota di Polresta Badung. Hingga kemarin, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Tabanan. (udi)
BALI UTARA..............................
12
SATPOL PP Pemkab Buleleng benar-benar tidak pandang bulu dalam menertibkan spanduk dan baliho bernuansa pilkada yang dipasang di lokasi steril di kawasan Kota Singaraja. Spanduk yang berisi ucapan “Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan” dari Wakil Bupati Made Arga Pynatih yang dipasang di sekitar Monumen Tri Yuda Sakti, Kecamatan Sukasada pun, Senin (4/7) kemarin, diturunkan.
BALI BARAT...............................
13
SAMPAI awal Juli ini, kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta pejabat negara belum menerima gaji ke-13. Persoalan ini pun membuat para PNS resah dan sering mengeluhkannya. Apalagi menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, para PNS sangat mengharapkan adanya tambahan gaji sehingga mereka memiliki bekal untuk berhari raya.
BALI TIMUR...............................
14
ELPIJI 3 kg kembali menghilang di pasaran Klungkung. Hal itu jelas memicu keluhan warga masyarakat. Apalagi, menjelang hari raya Galungan dan Kuningan seperti sekarang. Makin langkanya elpiji 3 kg diduga karena adanya oknum yang sengaja mengoplos elpiji bersubsidi tersebut ke tabung yang lebih besar (12 kg) yang tak bersubsidi.
Bali Post/udi
Konflik Tapal Batas
Warga Belalang Siap Demo Lagi Tabanan (Bali Post) -
Sikap Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang menolak pencabutan SK tapal batas Desa Belalang dan Pangkung Tibah, Kediri, menuai reaksi. Selain dinilai melukai perasaan warga Belalang, SK itu dituding tidak adil. Warga menyatakan siap berdemo lagi jika tuntutannya ke Pemkab menemui jalan buntu. Kepala Desa Belalang, Wayan Jona, menegaskan pihaknya masih menunggu janji Bupati Tabanan yang siap menyerap aspirasi warga. Terutama, terkait penolakan SK 210/2011 tentang tapal batas Belalang dan Pangkung Tibah. “Kami tetap menunggu jawaban tertulis dari Bupati. Termasuk, janji akan melakukan mediasi,” katanya via telepon Senin (4/ 7) kemarin. Menurut Jona, secara nyata belum ada wakil Pemkab yang bertemu dengan para tokoh Desa Belalang. “Karena itu, kami menunggu surat jawaban tertulis atas penolakan yang kami sampaikan saat unjuk rasa ke-
marin,” ujarnya. Senin (30/6) lalu, ratusan warga Belalang berdemo ke Pemkab memprotes dan menolak turunnya SK tapal batas yang dikeluarkan Bupati. Massa memberikan deadline seminggu bagi Bupati untuk mengambil sikap terkait penolakan tersebut. Jona menjelaskan, desakan warga Belalang sejatinya tidak berlebihan. Bahkan, mereka siap menawarkan solusi bersama. Yakni, Subak Belong seluas 15 hektar yang dua anggotanya warga Belalang dan Pangkung Tibah, areal di barat jalan seluas sembilan hektar dikelola oleh warga Pangkung Tibah, sisanya enam
hektar di timur jalan dikelola warga Belalang. “Ini sudah sempat kami usulkan. Namun, SK Bupati tidak memikirkan usulan itu. Justru, seluruh lahan milik investor tersebut berada di wilayah Pangkung Tibah,” jelasnya. Usulan itu, menurut Jona, karena berbagai alasan. Di antaranya, tanah investor tersebut disertifikatkan dengan alamat Belalang. Alasan lainnya, ada tanah peninggalan para veteran yang sejak zaman dahulu sudah dikelola oleh warga Belalang. Bahkan, dalam nota riil pembelian tanah oleh investor, juga beralamat di Desa Belalang. Mewakili warga, Jona ber-
harap Pemkab bisa memikirkan aspirasi warganya. Sebab, muncul kabar, jika desakan itu tak digubris, warga sudah siap menggelar demo lagi. “Semuanya saya serahkan kepada keputusan warga. Saya hanya mendampingi,” tegasnya. Menurut Jona, surat penolakan tertulis yang diterima Wabup Komang Gede Sanjaya ditandatangani empat Klian Dinas, Kades, dan BPD Belalang. Surat penolakan itu juga hasil keputusan warga. Konflik tapal batas Desa Belalang dan Pangkung Ti-
bah mencuat sekitar enam bulan lalu. Pemicunya, warga Belalang mengklaim ada lahan di desanya yang masuk di desa Pangkung Tibah. Konflik ini sempat berbuntut dengan aksi pemagaran tanah yang dilakukan warga Belalang. Karena terus memanas, Bupati Tabanan akhirnya mengeluarkan SK tertanggal 13 Juni 2011. Isinya, batas tapal desa didasarkan pada sungai yang memisahkan kedua desa tersebut. Kebijakan ini didasarkan pada ketentuan secara nasional. (udi)
Tanah investor tersebut disertifikatkan dengan alamat Belalang. Alasan lainnya, ada tanah peninggalan para veteran yang sejak zaman dahulu sudah dikelola oleh warga Belalang. Bahkan, dalam nota riil pembelian tanah oleh investor, juga beralamat di Desa Belalang.
Akhiri Konflik Bertahun-tahun
Dua Pakudui Tanda Tangani MoU Damai Gianyar (Bali Post) Masalah adat yang sempat mencuat di Pakudui Desa Kedisan Kecamatan Tegallalang, Gianyar, akhirnya sepakat diakhiri dengan melakukan penandatanganan MoU damai antara pihak Pakudui Kangin dan Pakudui Kawan, Senin (4/7) kemarin. Kasus adat yang terjadi bertahuntahun ini disepakati dengan pisahnya 45 KK Pakudui tempekan kangin dengan membuat desa pakraman baru, yakni Desa Pakraman Persiapan Puseh Pakudui. Kata sepakat yang disampaikan dalam MoU diwakili oleh masing-masing prajuru. Pakudui Kawan yang terdiri dari 144 KK diwakili oleh Bendesa Pakraman Pakudui, I Ketut Karma Wijaya dan Klian Banjar Pakraman Pakudui, I Wayan Pastika. Dari Pakudui Kangin yang mem-
bentuk Desa Pakraman Persiapan Puseh Pakudui, diwakili Bendesa Pakraman Persiapan Puseh Pakudui, I Wayan Sama dan Petajuh Desa Pakraman Persiapan Puseh Pakudui, I Made Karsa. Terdapat 14 poin kesepakatan yang diatur dalam MoU 07/VII/2011, nomor 19/ Pdt/2011. Di antaranya 45 KK Pakudui Kangin sepakat pisah dari Desa Pakraman Pakudui dan membentuk Desa Pakraman Persiapan. Pura Bale Agung dan Pura Puseh sebagai unsur Pura Kahyangan Tiga yang diyakini oleh pihak Pakudui Kangin beserta tanah laba, tetap sebagai laba pura dan di-mpon oleh Pakudui Kangin. Sementara Pura Desa dan Pura Puseh sebagai unsur Kahyangan Tiga beserta laba, tetap di-mpon oleh Pakudui
Kawan. Untuk Pura Dalem, Pura Prajapati,dan kuburan yang dulunya di-ungsung oleh kedua pihak, kini menjadi aset dari Pakudui Kawan sekaligus di-mpon oleh Pakudui Kawan. “Sedangkan Pakudui Kangin memiliki Pura Kahyangan Tiga yang ada dalam satu areal pura sesuai keyakinannya, serta membuat kuburan dan Pura Prajapati yang berlokasi di wewidangan Desa Pakraman Pakudui,” jelas Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Gianyar, I.B. Putra Siwagatha. Selain itu, dalam poin kesepakatan bersama itu juga mengatur masalah jalan menuju kuburan bagi 45 KK warga, berkenaan dengan tempat tinggal krama yang saling seluk, soal cuntaka, dan soal persembahyangan. Bupati Gianyar, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati,
Bali Post/dar
DAMAI - Dua pihak di Pakudui yang bertahun-tahun bersengketa, Senin (4/7) kemarin, menandatangani MoU Damai. menilai ini merupakan peristiwa penting dalam penyelesaian masalah adat di Gianyar. Kesepakat damai tak
akan mungkin terjadi bilamana tanpa disertai dengan niat baik dari para pihak itu sendiri. (kmb16)
Tradisi Unik di Pandak Gede
Hormati Jasa Sapi, Warga Potong Kerbau Hitam
Bali Post/udi
KERBAU - Warga Desa Pandak Gede, Kediri, Senin (4/7) kemarin, memotong kerbau serangkaian penampahan Galungan.
WARGA Desa Pandak Gede, Kediri memiliki tradisi berbeda pada hari penampahan Galungan. Ketika warga umum memotong babi, mereka justru menyembelih kerbau untuk sesaji, Senin (4/7) kemarin. Tradisi ini sudah ada sejak zaman kerajaan. Waktu pemotongan juga berbeda. Mereka memilih tengah hari untuk melakukan penyembelihan. Karena untuk sesaji, kerbau tidak dipotong di bagian leher, melainkan ditusuk menggunakan pedang panjang hingga ke jantung. “Cara ini juga untuk memudahkan proses pemotongan,” kata Gde Made Munia (65), salah satu tokoh desa setempat. Jenis kerbau yang dipotong, katanya, harus berwarna hitam. Sebab, jenis kerbau ini khusus digunakan untuk sesaji upacara. Warga setempat juga dilarang memotong sapi karena ada sejarahnya. Diceritakannya, ketika zaman kerajaan dulu, raja setempat me-
merintahkan kaum laki-laki untuk berperang melawan kelompok pengacau. Karena ditinggal perang, perkampungan itu hanya ada kaum wanita. Saat itu, serangan dari musuh mendadak muncul. Keajaiban terjadi, ketika penyerang datang, seluruh sapi di daerah tersebut marah dan mengamuk ke arah musuh. Untuk menghormati jasa sapi itu, warga hingga sekarang dilarang memotong sapi untuk kegiatan apa pun. Yang menarik, jika ada warga yang nekat membeli daging sapi akan langsung terserang penyakit gatal. “Karena itu, kami tidak berani melawan larangan tersebut,” ujarnya. Sebagai pengganti, ketika penampahan, warga memilih memotong kerbau. Meski demikian, mereka masih tetap memotong babi, namun jumlahnya sedikit. Setiap Galungan, kata Munia, warga bisa memotong kerbau hingga 12 ekor. Daging kerbau dijual den-
gan harga Rp 200.000 per tumpuk. Satu tumpuk daging yang beratnya sekitar 3 kilogram ini terdiri dari berbagai jenis bagian daging dan jeroan. Peminat daging kerbau tak hanya warga setempat. Warga dari beberapa daerah di Bali ikut berburu daging kerbau di lokasi untuk merayakan Galungan. “Pejabat juga banyak yang suka daging kerbau dari sini,” tambahnya. Selain tebal, daging kerbau diklaim bisa tahan lama sehingga banyak disukai warga. Musim Galungan ini, harga kerbau juga meroket dibanding sebelumnya. Kali ini harga kerbau tembus Rp 14 juta per ekor,
sementara tahun lalu hanya sekitar Rp 10 juta per ekor. Karena cukup mahal, warga harus patungan untuk menampah kerbau. Satu ekor kerbau bisa dibagi menjadi 80 tumpuk. Tradisi ini digelar rutin setiap datangnya hari raya Galungan. Kades Pandak Gede, Putu Suciarta, menjelaskan selain untuk sesaji, nampah kerbau menjadi kebiasaan warga setempat yang kebanyakan bekerja di perantauan. Ketika mudik Galungan, mereka meluapkan syukur dengan beryadnya ternak kerbau. Daging kerbau dipakai sesaji di pelinggih atas, sedangkan babi untuk sesaji di bawah. (udi)
Karena ditinggal perang, perkampungan itu hanya ada kaum wanita. Saat itu, serangan dari musuh mendadak muncul. Keajaiban terjadi, ketika penyerang datang, seluruh sapi yang ada di daerah tersebut marah dan mengamuk ke arah musuh.
12
BALI UTARA
Selasa Wage, 5 Juli 2011
SOSOK Tinggalkan Lomba Foto SELAMA bertugas di Polres Buleleng, Michael Ravelino Risakotta, yang menjabat sebagai Kasat Lantas selalu punya ideide menarik untuk mensosialisasikan undang-undang lalu lintas, sekaligus mencegah maraknya kecelakaan. Antara lain, ia pernah membuat lomba kartun lalu lintas untuk pelajar. Ia juga dengan giat BP/ole mengadakan sosialisasi lalu lintas secara interaktif ke sekolahsekolah. Bahkan, ia sempat mengantarkan tim sebuah sekolah untuk berlaga di tingkat nasional dalam lomba cerdas cermat lalu lintas. Terakhir, ia punya ide menggelar lomba foto lalu lintas untuk pelajar dan masyarakat umum. Tema lomba adalah hal-hal yang berkaitan dengan lalu lintas. Namun, belum sempat merealisasikan idenya itu, ia keburu dipindah menjadi Kapolsek Kuta Utara. Meski begitu, ia berharap idenya itu dilanjutkan oleh Kasat Lantas yang baru di Polres Buleleng. (ole)
LINTAS Buleleng Tergeletak di Tepi Jalan SINGARAJA - Luh Damayanti (20), warga Jalan Pulau Nila Kelurahan Penarukan, Singaraja, akhirnya tewas setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Karya Dharma Husada Singaraja. Tewasnya perempuan ini tergolong misterius karena sebelumnya ditemukan tergeletak di tepi Jalan Srikandi Desa Sambangan Kecamatan Sukasada. Hingga Senin (4/ 7) kemarin, penyebab tewasnya perempuan itu belum diketahui. Kabag Ops. Polres Buleleng, Kompol Ida Bagus Wedana Jati, Senin kemarin, mengatakan Damayanti ditemukan tergeletak di pinggir jalan oleh seorang anggota polisi, Putu Sudika, Jumat (1/7) lalu. Saat itu, pukul 21.30 wita, polisi tersebut kebetulan melintas di jalan tersebut. Saat ditemukan, tubuh Damayanti dalam posisi tengadah dan tidak sadarkan diri. Setelah menghubungi beberapa temannya, anggota polisi tersebut lalu mengantarkan Damayanti ke Rumah Sakit Karya Darma Usadha Singaraja. Karena kondisinya yang kritis, tiga hari setelah menjalani perawatan, korban meninggal dunia. Menurut Wedana Jati, pihaknya belum berani memastikan penyebab perempuan itu tergeletak di tepi jalan. Hingga kini, kasus tersebut masih dipelajari dan sejauh ini belum ada perkembangan. (kmb15)
Daging Kerbau untuk ”Banten” SERIRIT - Hari raya Galungan dan Kuningan di wilayah Seririt dan sekitarnya cukup unik. Jika di daerah lain warga memotong babi untuk keperluan daging banten dan untuk pesta, di Seririt warga justru lebih cenderung memotong kerbau. Menurut warga, penggunaan daging kerbau untuk pesta dan daging banten memang sudah menjadi tradisi turun-temurun di Seririt. Tradisi penggunaan daging kerbau untuk banten dan santap bersama itu tentu saja membuat penjualan daging kerbau sangat marak menjelang hari Galungan. Senin (4/7) kemarin misalnya, warga tampak menyerbu Pasar Seririt untuk membeli daging kerbau. Yang menarik, daging kerbau di Pasar Seririt biasanya hanya tersedia dalam waktu sehari. Luh Darmini, salah seorang pedagang mengatakan, setiap menjelang Galungan ia menghabiskan dua ekor kerbau dalam sehari. Satu kilogram daging dijual antara Rp 85 ribu hingga Rp 90 ribu. (kmb15)
Telepon Penting Pemkab Buleleng 21985 SMS Pengaduan 3477 DPRD Buleleng 22713 Polres Buleleng 22510, 21841 Polsek Tejakula 28541 Polsek Kubutambahan 23012 Polsek Sawan 24900 Polsek Singaraja 22566 Polsek Sukasada 25791 Polsek Banjar 93347 Polsek Seririt 92450 Polsek Busungbiu 92126 Polsek Gerokgak 92999 KP3 Celukan Bawang 92842 Pospol Wisata Lovina 41010 Pospol Pancasari 25755 Siaga Reskrim 27511 Siaga Intel 29973 Siaga Lantas 22531 Pemadam Kebakaran 21113 RSUD Buleleng 22046 RS Kerta Usada 26278 RS Santhi Graha Seririt 94554, 94549 RS Parama Sidhi 29787 RS TNI-AD Singaraja 0362-22547, 7000653
Banyak Aparat Desa Sembunyikan Data Buta Aksara
Bali Post/ole
DILEPAS - Ribuan mahasiswa Undiksha dilepas untuk menuntaskan buta aksara di Buleleng dan Gianyar dalam program KKN.
Langgar Perbup
Satpol PP Turunkan Spanduk Wabup Singaraja (Bali Post) -
Satpol PP Pemkab Buleleng benar-benar tidak pandang bulu dalam menertibkan spanduk dan baliho bernuansa pilkada yang dipasang di lokasi steril di kawasan Kota Singaraja. Spanduk yang berisi ucapan “Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan” dari Wakil Bupati Made Arga Pynatih yang dipasang di sekitar Monumen Tri Yuda Sakti, Kecamatan Sukasada pun, Senin (4/7) kemarin, diturunkan. Spanduk yang berisi gambar Arga Pynatih tersebut dinilai melanggar Perbup Buleleng No. 51 karena dipasang di kawasan yang seharusnya disterilkan dari pemasangan spanduk dan baliho atau jenis-jenis media reklame lain. Dalam Perbup itu disebutkan larangan untuk memasang spanduk dan baliho dalam radius seratus meter dari Monumen Tri Yuda Sakti. Namun kenyataannya, banyak spanduk dan baliho dipasang di tepi pagar monumen. Kepala Kantor Satpol PP Putu Sukayadnya, kemarin, mengatakan dalam aksi penertiban spanduk itu pihaknya bukan hanya menurunkan spanduk bergambar Wabup Arga Pynatih. Sejumlah spanduk lain yang melanggar kawasan steril juga diturunkan dengan paksa. “Kawasan itu
memang harus steril, semua spanduk dan baliho kami turunkan,” tegasnya. Di kawasan Monumen Tri Yuda Sakti itu terdapat lima spanduk yang diturunkan paksa, termasuk spanduk Wabup Arga Pynatih. Di kawasan Pasar Buleleng diturunkan satu spanduk, di Jalan Udayana 2 spanduk, dan di Jalan Sutomo
3 spanduk. Selain spanduk berisi gambar Wabup Arga Pynatih, terdapat sejumlah spanduk yang berisi gambar kandidat calon bupati lain yang diturunkan, seperti spanduk Ray Yusha dan Putu Agus Suradnyana. Hampir semua spanduk itu berisi ucapan “Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan’’. (kmb15)
Spanduk yang berisi gambar Arga Pynatih tersebut dinilai melanggar Perbup Buleleng No. 51 karena dipasang di kawasan yang seharusnya disterilkan dari pemasangan spanduk dan baliho atau jenisjenis media reklame lain. Dalam Perbup itu disebutkan larangan untuk memasang spanduk dan baliho dalam radius seratus meter dari Monumen Tri Yuda Sakti. Namun kenyataannya, banyak spanduk dan baliho dipasang di tepi pagar monumen.
Sidang Kasus Prona Sudaji
Dipertanyakan, Hanya Perbekel Dijadikan Terdakwa Singaraja (Bali Post) Sidang kasus pungutan liar (pungli) dalam Program Nasional Agraria (Prona) dengan terdakwa Perbekel Sudaji, Gede Rahayudi, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Singaraja, Senin (4/7) kemarin. Dalam sidang kemarin, kuasa hukum mempertanyakan kualitas dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) karena hanya menetapkan Rahayudi sebagai terdakwa. Padahal, uang hasil pungutan juga diterima oleh sejumlah orang yang menjadi panitia Prona di Sudaji. Kuasa hukum terdakwa, Ngurah Arya Asmara, S.H., dalam sidang mengatakan dakwaan primer dan subsider dalam surat dakwaan JPU ternyata hanya menetapkan Rahayudi sebagai terdakwa tunggal, yakni didakwa sendirian melakukan tindak pidana atau sebagai pelaku (plegen), tidak ada orang yang turut melakukan (medeplegen) atau yang menyuruh melakukan (doen plegen) atau yang membantu (medeplichtigen) tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam ketentu-
an Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP. Menurutnya, apa yang dinyatakan dalam dakwaan itu menjadi sangat bertentangan dengan kenyataan yang disebutkan dalam dakwaan primer. Dalam dakwaan primer disebutkan secara terinci panitia Prona tersebut, baik penanggung jawab maupaun pengurus dan anggota serta orang-orang yang berada di luar panitia Prona ternyata tercantum dalam daftar penerima insentif dari sumber dana yang sama. Diungkapkannya, mereka yang turut menerima uang hasil pungli Prona 2010 di Desa Sudaji adalah ketua panitia Rp 2 juta, bendahara Rp 1,5 juta, dua sekretaris masing-masing Rp 1 juta, koordinator lapangan Rp 2 juta, dan para pembantu masing-masing Rp 800 ribu, Rp 700 ribu, dan Rp 500 ribu. Selain itu, 10 kepala dusun (kadus) masing-masing kebagian Rp 400 ribu (total Rp 4 juta) serta dua orang LPM/BPD masing-masing Rp 400 ribu (total Rp 800 ribu). Menurut Asmara, seharusnya para penerima uang itu pun diberkaskan dan juga dijadikan
terdakwa sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP. Selain itu, Asmara juga membantah dakwaan JPU tentang memaksa dan menyalahgunakan kekuasaan untuk memungut biaya dari masyarakat. Menurutnya, terdakwa tidak melakukan pungli sebagaimana didakwa JPU, tetapi pembayaran itu atas kesepakatan bersama masyarakat sebagai sikap partisipasi masyarakat dalam Prona tersebut. Dalam sidang sebelumnya, terdakwa Gede Rahayudi didakwa melakukan tindak pidana korupsi karena melanggar Pasal 12 huruf e UU RI No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi diperbarui dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Dakwaan subsidernya Pasal 11 UU RI No.31 tahun 1999 diperbarui dengan UU RI No.20 tahun 2001 dengan ancaman hukuman minimal 1 tahun penjara dan maksimal 5 tahun penjara. (kmb15)
Singaraja (Bali Post) Provinsi Bali ternyata masih mengantongi sekitar 300.000 warga buta aksara. Jumlah terbanyak berada di Buleleng, disusul Karangasem dan Gianyar. Sayangnya, masih banyak aparat desa yang menyembunyikan data warga yang tergolong buta aksara sehingga upaya untuk menuntaskannya menemui banyak kendala. Demikian terungkap dalam acara pelepasan 1.288 mahasiswa Undiksha Singaraja yang akan mengadakan kuliah kerja nyata (KKN) di Buleleng dan Gianyar. Di sela-sela acara pelepasan itu, Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Undiksha, Prof. Ida Bagus Arnyana, mengatakan Bali masih memiliki 300 ribu warga buta aksara sesuai data BPS. Namun ketika ditelusuri ke desa-desa, hanya sedikit warga yang berani menunjukkan diri sebagai warga yang buta aksara. Lebih parah lagi, banyak desa tidak memiliki data lengkap tentang jumlah warga yang tergolong buta aksara. “Sehingga penuntasan buta aksara kerap berjalan agak susah dan lambat,” katanya. Tahun lalu, kata Arnyana, Undiksha sudah menurunkan ribuan mahasiswa untuk menuntaskan buta aksara di Buleleng, Karangasem, dan Gianyar. Jumlah warga yang didatangi mahasiswa itu
7.000 orang. Tahun ini, melalui program KKN mahasiswa kembali diterjunkan ke desa-desa di Kabupaten Buleleng dan Gianyar. Rencananya, dalam program ini 4.000 warga dicari untuk diajari membaca, menulis, dan berhitung serta belajar mendengar dan berbicara. “Jadi, program KKN ini lebih efektif dari KKN yang dilakukan sebelumnya,” katanya. Tahun ini, mahasiswa Undiksha akan mencari 4.000 warga di selurtuh kecamatan di Buleleng dan tiga kecamatan di Kabupaten Gianyar. Dari jumlah itu, 1.500 merupakan warga yang sudah pernah diberikan program penuntasan buta aksara sehingga kini warga itu diberikan program lanjutan yang disebut program mandiri. Selain membaca, menulis dan berhitung, 1.500 warga itu diberikan pelajaran kewirausahaan. “Sisanya 2.500 orang diberikan program dasar,” katanya. Pembantu Rektor I Undiksha, Prof. Dr. Made Sutama, mengatakan KKN saat ini memang memiliki program yang jelas sehingga mahasiswa tidak akan membuat tugu batas desa atau disuruh menulis statistik desa. “Programnya jelas untuk menuntaskan buta aksara sehingga tak bisa lagi membuat tugu batas desa,” katanya. (kmb15)
Segel Kantor Desa Belum Dibuka, Warga Ringdikit Resah Seririt (Bali Post) Warga Desa Ringdikit Kecamatan Seririt resah karena tidak mendapat pelayanan dalam mengurus dokumen dan surat-surat di kantor desa setempat. Pasalnya, hingga Senin (4/7) kemarin, kantor desa itu masih disegel dan tidak ada pihak yang berani membukanya. Sejumlah warga yang hendak mengurus dokumen penting dan surat-surat, kemarin, tidak bisa terlayani. Palang kayu yang digunakan untuk menyegel kantor desa itu masih terpasang rapat. Bahkan, warga tak bisa masuk ke halaman kantor desa karena pintu pagar juga masih tergembok. Atas kejadian itu, sejumlah warga mengaku resah dan menilai aparat pemerintahan lamban dalam menangani masalah yang merugikan masyarakat itu. Di sisi lain, untuk membahas persoalan penyegelan kantor desa tersebut, unsur pejabat Muspika Seririt baru mengadakan rapat, Senin sore kemarin. Rapat itu dihadiri Camat Seririt Putu Sweden, Wakapolsektif Seririt AKP Burhanudin, Danaramil Kapten Made Wendra, dan Ketua Forkom Perbekel Kecamatan Seririt, Swangsa. Hadir juga Perbekel Ringdikit Ida Bagus Putu Kemenuh, Kepala BPD Komang Jony
Sejumlah warga yang hendak mengurus dokumen penting dan surat-surat, kemarin, tidak bisa terlayani. Palang kayu yang digunakan untuk menyegel kantor desa itu masih terpasang rapat. Bahkan, warga tak bisa masuk ke halaman kantor desa karena pintu pagar juga masih tergembok.
Arianto, dan tokoh masyarakat lainnya. Dalam pertemuan itu, sempat terjadi silang pendapat tentang apakah segel itu dibuka atau tidak. Salah seorang tokoh warga, Ketut Peter Adnyana, meminta agar segel tidak dibuka dulu menunggu hasil investigasi polisi. Sedangkan Danramil Kapten Made Wendra menyatakan kantor perbekel sebaiknya segera dibuka untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Buka dulu, urusan belakang, yang penting pelayanan masyarakat tidak terganggu,” tegas Wendra. Sementara Ketua Forkom Perbekel, Swangsa, menyatakan kasus penyegelan kantor desa itu telah dilaporkan ke Polsek Seririt. Untuk masalah apakah segel itu dibuka atau tidak, sebaiknya diserahkan kepada pihak kepolisian. Namun di sisi lain, Wakapolsek AKP Burhanudin yang hadir dalam pertemuan itu justru menyerahkan keputusan itu sepenuhnya kepada Muspika. Setelah terjadi silang pendapat, akhirnya diputuskan segel dibuka. Namun, hingga pertemuan berakhir segel kantor itu tampaknya belum juga dibuka. Perbekel Kemenuh dan Ketua BPD Jony Arianto serta sejumlah tokoh masyarakat Desa Ringdikit dalam pertemuan itu juga mendesak kepolisian agar sigap bertindak terhadap para pelaku penyegelan yang dinilai membuat keresahan di Desa Ringdikit. Mereka khawatir, jika hal tersebut dibiarkan berlarut akan menimbulkan konflik terbuka antardua kelompok yang saling berseberangan. “Masyarakat resah dan saya khawatir akan berakibat buruk jika pelaku tidak segera ditangkap,” kata Perbekel Kemenuh. Yang menarik, dalam pertemuan itu dihadirkan seorang warga, Nyoman Widana, yang dianggap mengetahui aksi penyegelan kantor desa tersebut. Menurut keterangannya di hadapan Muspika, saat terjadi penyegelan ia tengah berada di kediamannya di mes SD 2 Ringdikit, bersebelahan dengan kantor desa. Saat itu sekitar pukul 19.00 wita, Widana mengaku mendengar suara gaduh dari arah kantor perbekel. “Saya keluar dan melihat beberapa orang telah berada di sekitar kantor desa,” katanya. Untuk kepentingan penyelidikan, Widana kemudian diajak ke kantor Polsektif Seririt untuk dimintai keterangan. Seperti diberitakan, Kantor Desa Ringdikit yang berlokasi di Jalan Raya SeriritPupuan disegel oleh sejumlah warga, Sabtu (2/7) malam. Penyegelan itu diduga sebagai buntut dari kasus Prona yang menetapkan Perbekel Ringdikit, Ida Bagus Kemenuh, menjadi tersangka. Yang menarik, tidak ada warga yang mengaku mengetahui orang yang menyegel kantor tersebut. (kmb15)
Selasa Wage, 5 Juli 2011
TOKOH
BALI BARAT
13
Isi Liburan, Siswa ’’Ngelawang’’ Barong
Masa Paceklik TAHUN ini menjadi masa paceklik para petani di Jembrana. Hampir di seluruh kecamatan subak-subak mengalami gagal panen akibat serangan wereng. Kondisi paceklik berkepanjangan juga dialami para nelayan di pesisir Jembrana. Sudah satu setengah tahun mereka tidak pernah merasakan panen ikan. Kondisi ini tentu sangat membebani para petani dan nelayan, apalagi sebagian besar BP/kmb26 masyarakat Jembrana menggantungkan hidupnya dari sektor pertanian. Kondisi ini diakui Bupati Jembrana I Putu Artha. Bahkan dari laporan diketahui musim panen bulan Juni kemarin hampir 90 persen mengalami gagal panen. Menurutnya, faktor yang membuat gagal panen adalah serangan hama wereng. Tetapi pemerintah berupaya menanggulangi hal tersebut dengan mengupayakan sejumlah bantuan khusus bagi para petani yang mengalami gagal panen. Di antaranya memberikan bantuan berupa pupuk dan bibit untuk musim tanam berikutnya. Tetapi bantuan itu masih dimohonkan baik kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. ‘’Permohonan ini saya sudah tandatangani,’’ terang Bupati Artha. Bupati juga menepis isu yang beredar di kalangan para petani yang menyatakan pemerintah akan memberikan bantuan berupa uang tunai kepada petani yang gagal panen. Bantuan nantinya diupayakan hanya dalam bentuk sarana produksi padi (saprodi) untuk menunjang musim panen berikutnya. Hampir di seluruh subak di Jembrana mengalami gagal panen. Bahkan di wilayah Mendoyo seperti di Yehembang serta di Medewi, Pekutatan, nyaris merata semuanya mengalami gagal panen. Namun para petani hanya bisa pasrah dan membiarkan tanaman yang baru berumur sebulan itu mati. (kmb26)
Galungan, Pedagang dari Banyuwangi Panen Gilimanuk (Bali Post) Momen hari raya Galungan dan Kuningan ternyata juga menjadi berkah para penjual bambu dari Banyuwangi, Jawa Timur. Mereka (pedagang dari Banyuwangi - red) tidak hanya menjual janur, juga bambu untuk penjor. Seperti terlihat di sekitar Pasar Gilimanuk, Senin (4/7) kemarin. Sejumlah pedagang bambu nampak memajang bambu-bambu mereka untuk dijual. Bahkan, di antaranya ada yang berkeliling sambil memikul lima sampai tujuh bambu dan menawarkan bambu mereka keliling Gilimanuk. Ternyata mereka merupakan warga Ketapang, Banyuwangi yang sengaja datang di saat menjelang hari raya Galungan untuk meraup rezeki. Bahkan, salah satu di antaranya mengaku sudah puluhan tahun menjalani profesi itu. ‘’Saya datang ke sini (Jembrana - red) hanya menjelang hari raya Galungan. Bambu-bambu ini saya beli di kebun sekitar Ketapang. Di sini laku banyak,’’ terang Hasim (65), warga Ketapang. Dia bersama sejumlah temannya sudah berada di Gilimanuk sejak enam hari lalu membawa ratusan bambu dari Ketapang. Setiap satu batang bambu dijual sekitar Rp 20 - 25 ribu. Hasim mengaku sudah puluhan tahun berjualan bambu di Gilimanuk dan hanya setiap momen menjelang hari raya Galungan. Dia membawa 300 batang bambu dari Banyuwangi. Sampai sekarang sudah separuh lebih habis. ‘’Tahun lalu habis seluruhnya,’’ terang bapak dua anak ini. Setiap hari rata-rata bisa laku antara 20-30 batang dan kalaupun nanti kurang dia akan mengambilnya lagi. Jika tidak laku, bambu itu akan dibuat bedek dan dijual lagi. ‘’Teman-temannya yang kebanyakan masih berumur 30 tahun yang berkeliling sambil memikul bambu. Saya juga ikut mikul, walau sudah tua begini. Sudah dari dulu saya cari makan begini,’’ tukasnya. Selain bambu, sejumlah kebutuhan pokok seperti janur, kelapa (klungah) dan daging babi banyak diburu krama Bali. Berdasarkan pantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Pemkab Jembrana, harga-harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik sejak seminggu sebelum Galungan. Kendati begitu, persediaan barang-barang pokok relatif mencukupi menjelang hari raya. Seperti di Pasar Umum Negara pada akhir pekan lalu telur ayam ras mengalami kenaikan Rp 1.000 per butir menjadi Rp 1.250 per butir. Kepala Dinas Perindagkop Jembrana Ni Made Ayu Ardini mengatakan, memang ada kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok. Namun kenaikan harga itu masih kategori wajar. ‘’Kenaikan harga tersebut saya kira masih wajar mengingat kebutuhannya mengalami peningkatan menjelang hari raya Galungan,’’ terangnya. Ardini juga mengungkapkan untuk persediaan bahan-bahan pokok relatif aman. (kmb26)
Bali Post/udi
NGELAWANG - Anak-anak di Banjar Puseh, Kediri ‘’ngelawang’’ Barong Bangkung untuk mengisi liburan, Senin (4/7) kemarin.
MUSIM liburan dimanfaatkan anak-anak di Banjar Puseh, Kediri ngelawang barong. Mereka berkeliling desa sambil memainkan barong berukuran mini, Senin (4/7) kemarin. Atraksi para siswa SD dan SMP ini cukup memikat perhatian warga, termasuk sejumlah turis asing yang kebetulan melintas. Selain liburan, atraksi ini sekaligus menyambut datangnya hari raya Galungan. Menggunakan pakaian adat madya dan bersepatu, para bocah itu kompak berjalan menyusuri seluruh jalan desa. Mereka mulai berangkat sekitar pukul 08.00 wita dan pulang setelah tengah hari. Karena cukup unik, warga banyak yang mengundang rombongan kecil ini menggelar atraksi. Dalam sekali pentas, mereka diberikan sesari (dana punia) sukarela Rp 5.000 - 10.000. Banyaknya peminat, membuat kocek anak-anak bertambah. Dalam sehari mereka bisa
meraup hingga Rp 50.000 100.000. ‘’Ini sudah tradisi kami. Setiap Galungan ngelawang Barong Bangkung,’’ kata Gede Agus, salah satu pemain gamelan barong. Rombongan kecil itu terdiri atas 12 orang. Meski di bawah terik matahari, tak menyurutkan semangat mereka menggelar atraksi. Ritual ngelawang barong ini juga diyakini bisa mengusir pengaruh jahat di desa. Anak-anak sekaligus belajar bermain gong. Aksi ngelawang barong ini akan terus digelar hingga Umanis Galungan nanti. Karena kebetulan libur panjang, mereka menggelarnya lebih awal. Uang dari dana punia ini tak dinikmati sendiri. Menurut Agus, uang yang terkumpul juga disumbangkan ke banjar untuk kegiatan keagamaan. Mereka ini belajar menari barong sejak kecil. Alat yang digunakan pun menyesuaikan dengan postur tubuhnya. (udi)
Bupati Jembrana Minta Gaji Ke-13 Segera Dicairkan Negara (Bali Post) -
Sampai awal Juli ini, kalangan pegawai negeri sipil (PNS) serta pejabat negara belum menerima gaji ke-13. Persoalan ini pun membuat para PNS resah dan sering mengeluhkannya. Apalagi menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, para PNS sangat mengharapkan adanya tambahan gaji ke-13 sehingga mereka memiliki bekal untuk merayakan hari raya. Di samping itu, kebutuhan keluarga seperti untuk biaya sekolah atau kuliah anak-anak dengan bonus ini paling tidak
bisa meringankan. Menanggapi keluhan para PNS itu, Bupati Jembrana Putu Artha, Senin (4/ 7) kemarin kepada wartawan
mengatakan, sejatinya dana untuk gaji ke-13 sudah ada, tetapi tersendat dicairkan lantaran surat dari menteri belum ada
edarannya. Menurut Bupati, pihaknya juga sudah meminta maaf kepada para PNS lantaran gaji ke-13 terlambat cair. Hal itu tidak lain karena ada aturan baru dan pemkab sudah melaporkan ke pusat. ‘’Informasinya surat edaran sudah difaksimile,’’ terangnya. Bupati Artha berharap setelah surat edaran itu turun, agar seg-
era dicairkan. Paling tidak pada Jumat (8/7) nanti gaji ke-13 sudah diterima para PNS. Sebenarnya sudah bisa dicairkan, tetapi karena kendala administrasi belum bisa. ‘’Saya harap Jumat agar dibayarkan,’’ tukasnya. Gaji ke-13 ini diatur sesuai dengan peraturan pemerintah RI No. 33 Tahun 2011 tanggal 30 Juni 2011. (kmb26)
Hari Ini
65 KK Banjar Pekandelan dan Samuantiga Rayakan ’’Galungan Duwe’’ Tidak seperti kebanyakan, jika perayaan hari raya Galungan yang dilaksanakan umat Hindu di Bali bersamaan pada hari Rabu (6/7) besok. Sebanyak 65 kepala keluarga (KK) di Banjar Pekandelan, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar melaksanakan hari raya Galungan sehari mendahului dari biasanya, atau yang disebut dengan Galungan Duwe. Apa istimewanya? SELASA (5/7) ini, di tengah umat Hindu kebanyakan di Bali melaksanakan hari penampahan Galungan dengan mengisi kegiatan memotong hewan untuk membuat lawar, puluhan warga di Banjar Pekandelan melaksanakan hari raya Galungan. Selain warga, sesajen hari raya Galungan juga dilakukan di Pura Samuantiga, Bedulu. Sejak pagi kemarin, sejumlah warga di Banjar Pekandelan mengadakan kegiatan persiapan penampahan, dengan membuat persiapan sesajen, menghias palinggih di tempat suci hingga pembuatan penjor. ‘’Puluhan warga tersebut memang mempunyai tra-
disi perayaan Galungan yang berbeda dengan umat Hindu lainnya di Bali. Perayaan Galungan mendahului ini sudah dilakukan secara turun-temurun,’’ jelas Gusti Mangku Ageng Pura Samuantiga. Di sela-sela mempersiapkan sarana upakara untuk Galungan Duwe seperti sate leklek, jepit gunting, kuwung bungan duren, lembat, dan asem, Gusti Mangku menjelaskan bahwa perayaan Galungan yang dilaksanakan sama seperti perayaan Galungan. Hanya dalam hal upakara, ada satu banten yang lain dari biasanya seperti nasi muncuk kukusan di tengah, dengan dikelilingi oleh delapan tumpeng Galungan. Sesajen ini menyimbulkan bunga padma. Selain itu juga ada rayunan untek yang menyerupai lingga. Selebihnya, hampir sama dengan sesajen hari raya Galungan. Sedangkan keesokan harinya, di saat perayaan Galungan, diaturkan jerimpen alit, yang disertai dengan warga maturan. Tradisi Terhadap perayaan Galungan yang mendahului dari hari biasanya, menurut Mangku Samuantiga, ditemui bukti otentik yang memang menyebutkan pelaksanaan Galungan di Pura Samuantiga dan 65 warga Banjar Pekandelan.
Karena ini merupakan warisan dari pendahulu, sebagaimana disebutkan dalam Manawadharmasastra, maka apa yang telah diwarisi dan menjadi tradisi tetap dilaksanakan sebagaimana sebelumnya. Berdasarkan cerita rakyat yang ada, perayaan Galungan
yang diselenggarakan di Pura Samuantiga dulu melebihi ramainya surga. ‘’Banyak warga yang mabanten ke pura sehingga sampai banten di pura tidak bisa diaturkan. Untuk itulah perayaan Galungan didahului dari hari sebelumnya,’’ jelasnya.
Kaitan dengan warga Pekandelan yang juga merayakan Galungan mendahului, karena warga Pekandelan merupakan warga diandalkan, yang dalam hal ini mem-backup semua kegiatan upakara di Pura Samuantiga dari dulu. (dar)
Bali Post/dar
GALUNGAN DUWE - Sejumlah krama menyiapkan perayaan hari raya Galungan Duwe di Samuantiga, Gianyar, Selasa (5/7) ini.
BALI TIMUR Turun, Produksi Pemindangan PPI Kusamba
14
Selasa Wage, 5 Juli 2011
PROFIL Kasus Adat KASUS adat, saat ini mulai banyak muncul dan belum terselesaikan dengan baik di K a b u p a t e n Klungkung. Jika tak ditangani segera, dikhawatirkan makin mengancam stabilitas keamanan di bumi serombotan. Termasuk konflik horizontal yang tarjadi antara warga antaradat maupun warga adat satu dengan warga adat lain. Perlu penyelesaian yang komprehensif untuk Bali Post/bal menuntaskan kasus adat di Klungkung hingga ke akar-akarnya. ‘’Berbahaya jika diselesaikan hanya di permukaan,’’ ungkap anggota DPRD Klungkung, Komang Suantara, Senin (4/7) kemarin. Kaitan dengan itu, anggota Komisi C itu memandang penting untuk semua pihak merancang langkah penyelesaian yang baik menurut semua pihak bertikai. ‘’Kami mendesak Ketua DPRD untuk menggelar rapat koordinasi. Mengundang pemerintah, muspida, majelis desa pakraman hingga tokoh masyarakat. Terutama tokoh masyarakat yang bertikai serta instansi terkait lain,’’ sebut Ketua Fraksi Dwi Tunggal itu. Desakan menggelar rapat koordinasi itu, kata dia, diputuskan karena selama ini banyak muncul pandangan masyarakat, bahwa wakil rakyat hanya sebagai penonton atas munculnya berbagai persoalan adat di Klungkung. (bal)
Anak Digauli, Ayah Lapor Polisi Amlapura (Bali Post) WA (45), warga Bangli, terpaksa melaporkan ulah pelaku Putu J (21) ke Mapolsektif Rendang, Karangasem, Senin (4/7) kemarin. Soalnya, Putu J diduga telah menggauli putrinya, Nengah Kar (16). Awalnya, Kar yang masih dalam keadaan sakit pamit kepada orangtuanya hendak bekerja pada sebuah salon kecantikan di wilayah Rendang, Sabtu (2/7) pagi. Sore hari itu, karena WA khawatir dengan kondisi anaknya sudah berangkat kerja meski masih sakit, WA menyusul anaknya. Hal itu setelah WA mencoba menelepon teman kerja anaknya yakni saksi Ni Komang Sukerti (17). Saksi mengatakan, Kar tak ada di tempatnya bekerja. Mendapat informasi seperti itu orangtua menyusul dan mencari ke mana gerangan Nengah Kar. Lama menunggu di salon tempat Kar bekerja, tiba-tiba Kar datang dan dibonceng seorang pemuda. Saat ditanyai, Kar mengaku baru datang dari lokasi rafting di Batusesa, Sungai Telaga Waja, Rendang. Mendengar pengakuan J dan Kar, WA kian panas. WA pun mengusut anaknya. Akhirnya Kar mengakui mereka berpacaran di lokasi rafting itu. Bahkan, Kar tak sekadar pacaran biasa, namun sudah mengarah hubungan suami-istri. Kar mengaku mau melakukan itu karena terpaksa, dia tak kuasa menolak dalam keadaan tubuh lemah karena sakit. WA pun tak terima dan melapor ke polisi karena anaknya sudah dicabuli. Di lain pihak, Putu J membantah melakukan perbuatan cabul dengan Kar. Menurut J, pihaknya belum berbuat sejauh itu, karena takut. Dia mengaku hanya pacaran. Itu pun, kata pelaku, dilakukan atas dasar suka-sama suka. J mengaku sudah pacaran dengan Kar. Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsektif Rendang sudah memeriksa sejumlah saksi. Selain itu untuk kepentingan penyidikan, terhadap Kar juga sudah mintakan visum kepada dokter. Bagaimana hasilnya, Kasubag Humas Bag. Ops. Polres Karangasem AKP Made Wartama seizin Kapolres, kemarin mengatakan proses penyelidikan belum tuntas dan masih berlangsung. ‘’Kami belum bisa membuat kesimpulan, petugas sedang bekerja,’’ terangnya. (013)
Telepon Penting Klungkung Polres Klungkung Polsek Banjarangkan Polsek Dawan Polsek Nusa Penida Rumah Sakit Bintang Rumah sakit Permata Hati Puskesmas Nusa Penida Kapolres Klungkung (AKBP. Tri Wahyudi) Kapolsek Banjarangkan (AKP. Ketut Suastika) Kapolsek Dawan (AKP. IB. Syiwa) Kapolsektif Nusa Penida (Kompol. Nyoman Budiada) Kasat Bimas Polres Klungkung (AKP Made Sudartawan) Kapolsektif Klungkung (Kompol Dw Gd Putra Sugawa) Kasat Narkoba (AKP Dw Gd Arthana) Kasat Reskrim ( AKP IB Putra ) Bangli Polres Bangli Kantor Pengadilan Negeri Bangli Kantor Kejaksaan Negeri Bangli RSUD Bangli Kantor Bupati Bangli
Pemadam Kebakaran Kab Bangli RSJP Bali di Bangli
0366 22248 0366 21380 0366 23181 0366 23581 0366 25241 0366 24777 0366 23582 081349091789 08124648056 081236510746 085237894859 081236482333 08123679783 081337287475 081353185888
(0366) 92110 (0366) 91120 (0366) 91057 (0366) 91521 (0366) 91032, 91404, 92388, 92389, 91011, 91133 (0366) 92869 (0366) 91073
Semarapura (Bali Post) Selama tiga hari ke depan, poduksi pemindangan di Pusat Pemindangan Ikan (PPI)
Kusamba, Dawan, Klungkung dipastikan mengalami penurunan. Bahkan, penurunannya mencapai 50
persen dibanding hari biasa. Selain pemindang meliburkan diri karena berkaitan dengan hari raya Galungan,
Bali Post/kmb20
PEMINDANGAN - Aktivitas pemindangan mulai menurun dan penurunan diperkirakan berlangsung hingga tiga hari ke depan.
juga karena harga ikan melambung tinggi. ‘’Ya, mungkin saya tiga hari ke depan libur (tidak memindang). Kecuali nanti harga ikan cocok,’’ ujar seorang pemindang asal Kusamba, Ni Nengah Sebetmari, Senin (4/7) kemarin. Penurunan hingga 50 persen produksi pindang itu terlihat dari produksi yang dilakukan masing-masing pemindang. Ni Nengah Sebetmari, misalnya, perempuan yang akrab disapa Men Sebet itu mengaku setiap hari dia biasanya memindang sekitar 500 kilogram ikan. Sedangkan mulai kemarin dia hanya memindang 200 kilogram. Pindang-pindang hasil produksinya dipasarkan ke wilayah Gianyar, Badung dan beberapa daerah lain. ‘’Sekarang, harga ikan juga naik jadi Rp 6 ribu per ekor,’’ ujarnya. Sementara itu, pemindang yang mengaku tetap beraktivitas saat ini adalah mereka yang memasarkan ikan ke Pasar Kumbasari, Badung. Jumlah mereka yang masih beraktivitas hanya sebagian dari 77 pemindang yang ada di PPI Kusamba. Para pe-
mindang juga mempertanyakan kelanjutan rehab bangsal pemindangan. Pasalnya, tahun 2010, baru sebagian pemindang yang lokasinya direhab dengan dipasangi keramik pada tembok lokasi pemindangan. Juga masingmasing pemindang mendapat bantuan panci (alat perebus pindang), sekaligus tungkunya. ‘’Kami berharap rehab dilanjutkan tahun ini. Sehingga semua pemindang memperoleh perbaikan lokasi pemindangan,’’ timpal sejumlah pemindang lain yang lokasinya belum dikeramik. Tak hanya itu, kalaupun dilakukan rehab, mereka minta kualitasnya harus ditingkatkan dibanding pekerjaan tahun 2010. ‘’Kalau pekerjaan yang dulu, belum apaapa sudah keropos. Keramiknya berjatuhan. Syukurnya pemborong mau memperbaiki,’’ kritik pemindang. Berdasarkan papan nama proyek rehab bangsal PPI tahun 2010, dana yang dihabiskan untuk rehab sebagian PPI itu lebih dari Rp 300 juta. (kmb20)
Di Klungkung
Elpiji 3 Kg Menghilang Semarapura (Bali Post) -
Elpiji 3 kg kembali menghilang di pasaran Klungkung. Hal itu jelas memicu keluhan warga masyarakat. Apalagi menjelang hari raya Galungan dan Kuningan seperti sekarang. Makin langkanya elpiji 3 kg diduga karena adanya oknum yang sengaja mengoplos elpiji bersubsidi tersebut ke tabung yang lebih besar (12 kg) yang tak bersubsidi. Warga Tusan, Tangkas, Klungkung, Ketut Merta, Senin (4/7) kemarin menyebutkan, kelangkaan elpiji 3 kg terjadi sejak sepekan lalu. Hal itu membuat dirinya bersama warga lain terpaksa menggunakan kayu bakar. ‘’Saya sampai harus meminjam tungku untuk memasak menggunakan kayu bakar,’’ katanya.
Selain kayu bakar, ada juga yang beralih ke kompor minyak tanah. Di mana, harga minyak tanah pun saat ini terbilang cukup mahal, yakni antara Rp 9 ribu hingga Rp 11 ribu per liter. Pemilik pangkalan di Klungkung Wayan Alit Sumerta membenarkan hal itu. Dia juga mengaku kerap mendap-
at komplain pelanggannya yang notabene pemilik warung yang menjual elpiji. Kelangkaannya sejak seminggu lalu. ‘’Informasi yang saya dengar, kelangkaan katanya terjadi karena SPE Lombok juga mengambil elpiji di Depo Manggis,’’ kata Sumerta seraya mengaku, setiap hari dia biasanya mendapat satu truk elpiji 3 kg
atau 560 biji. ‘’Sekarang paling dua hari sekali baru datang. Itu pun hanya dapat 400 biji,’’ tambahnya. Elpiji itu dipasarkan di wilayah kota Klungkung, Gelgel, Kamasan dan Tangkas. Ni Wayan Suardi, pemilik warung asal Dawan Klod yang kebetulan datang ke pangkalan milik Sumerta, tampak kecewa karena dia juga tak dapat membeli elpiji. Padahal, saat itu dia harus menumpang angkutan umum dari Dawan ke pangkalan milik Sumerta yang berada di Jalan Kecubung Klungkung. Dia juga sudah
membawa belasan tabung 3 kg kosong. ‘’Ya, karena tidak dapat, terpaksa saya tidak jualan gas,’’ ujar Suardi. Anggota Komisi A DPRD Klungkung Wayan Mastra mengaku sering mendengar keluhan warga atas menghilangnya elpiji 3 kg di bumi serombotan. Dia menduga hal itu terjadi akibat adanya oknum yang mengoplos elpiji 3 kg (bersubsidi) ke elpiji 12 kg. ‘’Sebagaimana hasil sidak Komisi A beberapa waktu lalu, kami melihat beberapa oknum yang terindikasi mengoplos elpiji,’’ kata Mastra. (kmb20)
B T
Warungali Global erkini RADIO BERITA GLOBAL TERKINI
Usut Mafia Perdagangan Primata
PENYELUNDUPAN dan perdagangan binatang primata dan langka hingga 200 ekor per bulan ke Bali dapat berlangsung aman dan lancar diakibatkan minimnya sosialisasi dan pengawasan dari lembaga yang berwenang. Jika faktanya benar, artinya semua petugas di pelabuhan telah kecolongan dan hal ini akan menimbulkan kekhawatiran kepunahan binatang itu sendiri, apalagi dicurigai untuk dikonsumsi manusia. Penyebaran penyakit mematikan seperti rabies akan kian sulit ditanggulangi. Demikian opini yang berkembang dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Senin (4/7) kemarin dengan topik ‘’Bali Sarang Mafia Perdagangan Primata’’. Bimasena di Gianyar menyatakan di Bali sebenarnya sudah banyak kera. Makin banyak jenis kera didatangkan ke pulau ini bisa menyebarkan penyakit, terutama rabies. Terkait perdagangan primata ini memang untuk beberapa spesies tertentu lama-lama akan punah juga. Edi di Denpasar menilai primata adalah jenis bina-
tang langka dan punya nilai ekonomi lebih. Seseorang dianggap berprestise jika binatang yang dipelihara lain dari yang lain. Walaupun dilarang oleh UU namun yang berminat bisa main belakang dengan petugas. ‘’Belum pernah kita lihat ada yang ditangkap atau dipenjarakan, entah yang menjual atau yang punya binatang itu. Apalagi dikatakan ada komunitas yang suka dengan daging itu. Tindakan tegas dari pemerintah ditunggu jika tidak maka binatang itu akan tetap ditaransaksikan seperti halnya penyu hijau,’’ harapnya. Sangging di Kemenuh menegaskan tidak ada orang miskin yang pelihara binatang semacam itu. Semua orang kelas menengah ke atas sampai ke langit itulah yang memilikinya. Sebentar lagi yang juga langka dan mahal adalah BBM. ‘’LSM lingkungan sudah peduli, sayangnya mereka hanya boleh bicara tetapi tak punya wewenang menangkap pihak yang melakukan mafia perdagangan primata ini. Kalaupun ada, memang kita bisa apa,’’ jelasnya. Gede Biasa di Denpasar mengungkapkan, binatang ini makin diminati karena punya nilai nominal yang tinggi. Sosialisasi mengenai bina-
tang langka yang dilindungi perlu dilakukan pihak terkait di semua tempat publik. ‘’Jadi masyarakat nantinya punya pengetahuan soal binatang yang dilindungi dan masyarakat proaktif memberikan informasi tentang hal tersebut,’’ ujarnya. Mangku Ireng di Bajera menyampaikan pengiriman binatang kera harus sepengetahuan instansi terkait, termasuk petugas karantina bandara bila melalui udara. Kalau akhirnya diperdagangkan ini disebut kecolongan, apalagi akhirnya menyebarkan penyakit. Jika petugas berwenang lalai maka harus bertanggung jawab. ‘’Dari sisi religi Rama dalam perjalanan hidupnya seringkali dibantu oleh sekelompok kera untuk menyelamatkan istri tercintanya, Dewi Sita. Hewan ini punya jiwa menolong dan mempunyai ikatan batin yang kuat bagi manusia,’’ tuturnya. Nang Tualen di Penebel setuju binatang primata yang langka dilindungi. Namun lembaga yang menangani masalah ini harus juga menjelaskan ke masyarakat apa dampak buruknya bila binatang langka itu hilang dari muka bumi. ‘’Informasi inilah yang penting disebarluaskan supaya masyarakat berperan
aktif membantu pemerintah dalam menyelamatkan binatang langka dari kepunahan,’’ pintanya. Agung di Denpasar sebagai penghobi binatang langka menuding pemerintah ambivalen. Dia menanyakan siapa yang ngerabas hutan? Pihaknya minta keadilan karena izin menggunduli hutan sebagai tempat populasi dan habitat binatang kerap turun dengan mudahnya untuk pengusaha besar. Jadi mulai dari sisi pemerintah dulu terutama dari pengetatan perizinan pemanfaatan hutan. Kalau mau harmoni mari harmoni bersama-sama. Ini blessing in diguise. Permainan Busuk ‘’Kalau mau menghapus mafia perdagangan primata mulai dari perbaiki diri dulu. Kalau semua mafia dibuka termasuk mafia pemilu maka presiden bisa kena. Kalau bisa, jangan berurusan dengan polisi, rumah sakit dan pengadilan, sebab akan lebih banyak uang dan permainan busuk yang akan dihadapi,’’ pesannya. Jodog di Denpasar menceritakan di Bali monyet malahan habitatnya dibebaskan seperti di Sangeh, Pulaki dan Uluwatu. Mereka diberikan ruang untuk hidup, masalahnya
primata yang mana dilindungi? Dulu lutung gampang kita temui di Bali sekarang ke mana mereka? Kalau untuk dimakan orang Bali mungkin masih risi. Di samping itu rabies bisa dibawa oleh kera yang dimasukkan ke Bali. Dalam cerita Ramayana kita diajarkan untuk hidup saling mengasihi, tetapi sekarang masyarakat sangat jarang mendengar cerita seperti itu. ‘’Masyarakat kini mulai ingin menikmati daging kera itu. Ini salah orang tua yang tidak mengajarkan rasa kasih kepada binatang dan makhluk hidup. Secara teori ya tetapi secara praktik tidak ada,’’ paparnya. Gusti di Renon menyangsikan ada orang Bali yang gemar mengonsumsi kera, tetapi kemungkinan dibawa ke kebun binatang peluangnya besar. Kalau daging penyu memang benar dikonsumsi. Kejahatan banyak didistribusikan dari laut. Instansi terkait di pelabuhan dan KSDA jangan hangat-hangat tahi ayam mengatasi kasus ini. ‘’Kelangkaan binatang terjadi hampir di seluruh dunia. Jadi tak masalah kalau dirawat di kebun binatang karena ada dokternya malah biantang yang termasuk langka dikembangbiakkan seperti jalak Bali,’’ terangnya. (kmb)
OLAHRAGA
Selasa Wage, 5 Juli 2011
15 FOTO - Kapten dan
DATA
penjaga gawang
Copa America
Borussia Dortmund
Grup B Brazil vs Venezuela 0-0 Paraguay vs Ekuador 0-0 ———————————————————————— 1. Brazil 1 0 1 0 0-0 1 2. Paraguay 1 0 1 0 0-0 1 3. Venezuela 1 0 1 0 0-0 1 4. Ekuador 1 0 1 0 0-0 1
Roman Weidenfeller memegang trofi juara Liga Jerman sebelum sesi foto untuk musim 2011/ 2012, Senin (4/7)
JADWAL Rabu (6/7) Grup A Argentina
kemarin di Dortmund. Foto promosi vs
Kolumbia
dilakukan sebelum
Piala Dunia Putri
Dortmund men-
Grup D Brazil vs Norwegia 3-0 Australia vs Equatorial Guinea 3 - 2 ———————————————————————— 1. Brazil 2 2 0 0 4-0 6 2. Australia 2 1 0 1 3-3 3 3. Norwegia 2 1 0 1 1-3 3 4. Equatorial Guinea 2 0 0 2 2 - 4 0
jalani latihan bersama.
JADWAL Bali Post/ap
Rabu (6/7) Grup A Prancis Kanada
vs vs
Jerman Nigeria
Grup B Inggris Selandia Baru
vs vs
Jepang Meksiko
Kamis (7/7) Grup C Swedia Korea Utara
vs vs
AS Kolumbia
Grup D Equatorial Guinea vs Australia vs
Brazil Norwegia
Petinju Indonesia Belum Mampu Atur Tempo Jakarta (Bali Post) – Para petinju Indonesia pada hari pertama Turnamen Tinju Amatir Piala Presiden XXI di Stadion Tenis Tertutup Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (3/7), secara umum masih belum mampu mengatur tempo permainan dengan baik. Penilaian itu disampaikan Ketua Bidang Teknik dan Kepelatihan Pengurus Pusat Pertina Ferry Moniaga di Jakarta, Senin (4/7) kemarin di Jakarta. “Hampir semua petinju kita belum dapat mengatur tempo permainan dengan baik. Padahal mengatur tempo permainan merupakan bagian penting untuk memenangi suatu pertandingan,” kata Ferry. Karena belum dapat mengatur tempo dengan baik, penampilan petinju Indonesia terkesan terburu-buru. Sejak ronde pertama dimulai umumnya petinju Indonesia langsung ingin tampil terus menekan lawan. Akibatnya merka cepat kelelahan dan tidak dapat mempertahankan determinasi permainan dan kualitas pukulan. Ferry juga melihat secara umum mereka belum memiliki kecepatan maksimal sebagaimana tuntutan pertandingan di atas ring. Padahal pada sistem penilaian dengan komputerisasi saat ini kecepatan sangat diperlukan, agar dapat mengumpulkan angka sebanyak mungkin. Kecepatan yang dia maksudkan yaitu kecepatan dalam memukul maupun bergerak. Kecepatan dalam dua hal inilah yang ditampilkan para pemenang dalam pertandingan hari pertama turnamen tersebut, Minggu. Pada hari pertama tersebut Indonesia menampilkan 16 petinjunya. Dari jumlah itu enam petinju menang dan sepuluh lainnya kalah. Kekalahan telak diderita petinju andalan Indonesia pada kelas menengah 75 kilogram putra, Alex Tatontos. Petinju asal Sulawesi Selatan yang memperkuat Tim Garuda itu dikalahkan RSC atau referee stop contest (pertandingan dihentikan wasit) ronde pertama. Alex terkena sambaran hook kanan petinju Korea Selatan, Lee Jong Yeob, di dagu kirinya. Pukulan Yeob yang mengena telak tersebut membuat Alex jatuh di kanvas. Alex sempat bangun dan diberi hitungan wasit namun kemudian wasit menghentikan pertandingan dan memenangkan Yeob. Alex sempat memrotes keputusan wasit tersebut, namun tidak digubris. Sejumlah petinju Indonesia dan penonton pendukung Alex sempat kecewa dan meneriaki wasit. Tindakan wasit tersebut terlihat memang untuk menyelamatkan Alex dari kemungkinan cedera lebih serius. Yang disayangkan setelah jatuh Alex langsung berdiri dan tidak lebih dulu duduk bertumpu pada satu tangan. Dalam kaidah olahraga tinju, petinju yang jatuh terkena pukulan disarankan untuk tidak langsung berdiri, tetapi lebih dulu duduk kemudian perlahan-lahan bangkit berdiri untuk menghindari mabuk pukulan atau punch drunk. (ant)
Marta Bersinar, Brazil ke Perempatfinal Wolfsburg –
Penyerang Brazil Marta tampil cermerlang saat membawa timnya mengalahkan Norwegia 3-0 pada pertandingan kedua penyisihan Grup D Piala Dunia putri di Wolfsburg, Senin (4/7) kemarin. Marta mencetak 2 gol yang memastikan timnya meraih tiket ke perempatfinal. Marta yang lima kali meraih predikat Pemain Terbaik dunia, memperbaiki penampilannya setelah tampil buruk di pertandingan pertama melawan Australia. Ia membuka gol menit ke-22 dan menggandakannya tiga menit setelah babak kedua dimulai. Pemain yang merumput di klub New York Flash, kemudian memberikan umpan akurat yang diselesaikan Rosana pada menit ke-46. Ini menjadi gol kedua Rosana setelah mencetak gol penentu kemenangan melawan Australia di pertandingan sebelumnya. Dengan kemenangan ini Brazil memimpin klasemen dengan nilai sempurna 6 poin. Australia yang menang tipis 32 atas Equator Guinea di posisi kedua diikuti Norwegia dengan masing-masing mengemas 3 poin. Equator Guinea di posisi buncit dengan 0 poin. “Lawan kami di perempatfinalantara AS dan Swedia. Mereka akan menyulitkan
kami. Tapi kami telah siap dan kami datang ke sini untuk menjadi juara dunia,” kata Marta yang belum sekalipun meraih gelar juara dan dua kali menjadi runner-up Olimpiade. Di pertandingan terakhir, Brazil akan menghadapi Equator Guinea. Brazil hanya memerlukan 1 poin atau bermain imbang untuk menjadi juara grup. Sedangkan Australia melakoni partai hidup-mati melawan juara dunia 2007, Norwegia. Dua Gol Anonman Di Bochum Australia membuka harapan melaju ke babak kedua setelah membekuk wakil Afrika 3-2. Kemenangan ini mengobati kekalahan 0-1 atas Brazil di laga sebelumnya. Leena Khamis, Emily Van Egmond dan Lisa De Vanna menjadi penentu kemenangan Australia. Kapten Equatorial Guinea Anonman memborong dua gol namun gagal menyelamatkan timnya yang kalah 0-1 atas Norwegia di pertandingan pertama.
Australia kesulitan mengendalikan permainan meski memimpin lebih dahulu melalui Khamis menit ke-8. Namun keunggulan ini tak bertahan lama karena dibalas dengan serangan solo Anonman menit ke-21. Australia kembali memimpin melalui Van Egmond dan pemain pengganti De Vanna memperlebar jarak dengan gol menit ke-51. Tendangan jarak jauh Anonman pada menit ke-83 kembali menaklukan penjaga gawang Lydia Williams dan membuat was-was barisan belakang Australia. Namun hingga peluait akhir pertandingan dibunyikan, Equator Guinea tak mampu menambah gol. Pertandingan ini juga diwarnai kontroversi ketika bek Bruna mengambil bola dengan tangan karena disangka ada pelanggaran. Wasit Hungaria Gyoengyi Gaal mengaku tak melihat insiden tersebut dan meminta maaf pada FIFA atas insiden yang seharusnya hand ball itu. (yud/ap)
Bali Post/ap
DUA GOL - Pemain Brazil (dari kiri ke kanan) Rosana, Cristiane, Marta, Maurine dan Formiga menari-nari merayakan kemenangan timnya atas Norwegia di penyisihan Grup D Piala Dunia putri, Senin (4/7) kemarin. Brazil menekuk Norwegia 3-0 dan Marta menyumbang 2 gol.
Bali Post/afp
HENTIKAN BOLA - Pemain Pakistan Muhammad Rasool (kanan) berusaha menghentikan Mamun dari Bangladesh (kedua dari kiri) pada pertandingan kedua putaran pertama kualifikasi Piala Dunia 2014 di Stadion Punjab, Lahore. Bangladesh memenangkan pertandingan itu dengan skor keseluruhan 3-0. gol pada kemenangan 7-1 atas tuan rumah Makau itu. Vietnam bakal menghadapi pertandingan yang jauh lebih menakutkan melawan tuan rumah Piala Asia Qatar pada pertandingan berikutnya. Laos akan bertemu dengan
Jakarta (Bali Post) – Sebanyak 18 atlet sofbol/bisbol cilik binaan Pengurus Besar Perserikatan Softball dan Baseball Seluruh Indonesia (PB Perbasasi) akan mengikuti kejuaraan internasional di Taiwan. “Mereka akan berada di Taiwan pada 8-18 Juli 2011,” kata Ketua Umum PB Perbasasi Gugun Yunidar di Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jakarta, Senin (4/ 7) kemarin. Sebelum berangkat ke Taiwan, 18 atlet cilik yang berusia dibawah 12 tahun tersebut menemui Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar untuk meminta dukungan moril. 18 anak tersebut berasal dari sejumlah daerah di Pulau Jawa yakni Jakarta, Banten, Bandung dan Surabaya. 17 dari 18 atlet cilik tersebut adalah putra dan satu lainnya adalah putri. “18 anak yang akan dikirim ke Taiwan tersebut merupakan hasil seleksi yang ketat dan mereka adalah atlet cilik yang berbakat,” katanya. Di Taiwan Mereka akan bertarung melawan sejumlah negara dari seluruh dunia. Gugun juga menambahkan, pada saat ini tim softball/ baseball cilik di Indonesia menduduki peringkat yang sangat baik di kawasan Asia Tenggara. Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan dirinya sangat bangga dengan prestasi yang berhasil di raih oleh para atlet cilik. “Saya sangat bangga dan memberikan apresiasi besar pada Perbasasi,” katanya. Menurut Linda, olahraga merupakan salah satu upaya yang sangat baik untuk tumbuh kembang anak secara positif. “Melalui olahraga maka tumbuh kembang anak akan berjalan ke arah yang sangat baik dan positif,” katanya. (ant)
Menpora Buka Turnamen Piala Presiden
Hujan Gol di Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia Hong Kong – Hujan gol terjadi pada pertandingan kedua babak kualifikasi putaran pertama zona Asia Piala Dunia 2014, Senin (4/7) kemarin. Malaysia, Vietnam, Filipina dan Myanmar termasuk di antara timtim yang melaju ke putaran kedua kualifikasi. Malaysia berhasil maju ke babak berikut kendati menenlan kekalahan 2-3 dari Taiwan di Taipei. Juara ASEAN itu memperoleh melaju ke putaran kedua karena aturan gol tandang setelah pekan lalu mereka menang 2-1 di Kuala Lumpur, dan skor agregat keduanya adalah 4-4. Malaysia bakal bertemu tim saingannya di wilayah Asia Tenggara, Singapura, di babak berikut tersebut. Bintang Vietnam Le Cong Vinh memborong gol pada pertandingan yang menghasilkan delapan gol di Makau. Pemain terbaik tiga kali Vietnam itu menambah tabungan golnya dengan lima
Atlet Sofbol Cilik Ikut Kejuaraan Internasional di Taiwan
Cina pada pertandingan berikutnya. Laos mengatasi defisit dua gol di pertemuan pertama sesudah mengalahkan Kamboja dengan skor keseluruhan 8-6. Dua gol dicetak di babak tambahan waktu hingga memberi keme-
nangan Laos. Sementara Filipina bakal bertemu dengan juara 10 kali Piala Teluk, Kuwait di putaran kedua kualifikasi. Filipina mengalahkan Sri Lanka 4-0 di Manila untuk melaju dengan kemenangan 5-1. Tuan rumah Pakistan ditahan imbang 0-0 Bangladesh dalam pertandingan internasional pertama sejak insiden serangan berdarah di Lahore dua tahun lalu. Bangladesh secara keseluruhan unggul 3-0. Bangladesh yang terpaksa bermain di Pakistan setelah permintaan mereka untuk memindahkan tempat pertandingan ditolak oleh FIFA, bakal menghadapi Lebanon di putaran kedua kualifikasi zona Asia. Di Yangon, Myanmar bisa mengatasi defisit gol mereka di leg pertama untuk mengalahkan Mongolia dengan gol agregat 21. Mereka akan melawan Oman di babak berikutnya. Palestina dalam pertandingan kandang menahan imbang Afghanistan 1-1, sehing-
ga memimpin 3-1 berkat kemenangan tandang 2-0 dalam leg pertama. Selanjutnya Palestina menghadapi Thailand. Nepal menjadi tim pertama yang membukukan tempat mereka di putaran kedua kualifikasi setelah kemenangan telak 5-0 di Kathmandu dan mengantar mereka menuju kemenangan total 7-1 atas Timor Leste. Ini merupakan jalan panjang menuju Brazil 2014 bagi tim-tim Asia. Sebanyak delapan pemenang dari putaran pertama kualifikasi bergabung dengan 22 tim yang peringkatnya lebih tinggi — termasuk Thailand dan Iran — pada babak kualifikasi putaran kedua zona Asia, yang akan digelar 23-28 Juli mendatang. Sejumlah 15 pemenang dari tahap ini akan bergabung dengan tim-tim raksasa Asia seperti Jepang, Korea Selatan dan Australia serta Korea Utara dan Bahrain di putaran ketiga kualifikasi. (afp/ant)
Jakarta (Bali Post) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng membuka secara resmi turnamen tinju amatir internasional Piala Presiden XXI yang diikuti 22 negara termasuk tuan rumah Indonesia di Stadion Tenis Tertutup Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Turnamen Piala Presiden ini menjadi arena uji tanding bagi petinju-petinju Indonesia yang disiapkan untuk menghadapi SEA Games XXVI yang akan berlangsung di Jakarta dan Sumatera Selatan, 11-22 November mendatang. Indonesia menampilkan tiga tim tinju yakni Tim Garuda, Rajawali, dan Elang. Masing-masing tim diperkuat delapan petinju putra dan enam putri. Meskipun turnamen ini baru dibuka secara resmi Senin malam, sesungguhnya pertandingan telah dilaksanakan sejak Minggu (3/7). Pertandingan berlangsung dua sesi, yakni pukul 14.00 hingga 19.00 wita dan sesi kedua pukul 19.00 hingga selesai. Selain untuk uji tanding bagi petinju-petinju Indonesia sebelum tampil pada SEA Games mendatang, turnamen ini juga untuk menggalakkan kembali olahraga tinju di Tanah Air. Prestasi tinju amatir Indonesia dalam beberapa kali SEA Games terakhir merosot. Pada SEA Games terakhir, SEA Games XXV di Laos 2009, tim tinju Indonesia gagal meraih medali emas. Padahal di masa lalu petinju-petinju Indonesia selalu menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia. Bahkan di Asian Games pun petinju Indonesia pernah mencapai Prestasi tertinggi merebut medali emas (Pino Bahari, Asian Games Beijing 1990). Turnamen tinju Piala Presiden ini pun baru kembali digelar setelah tujuh tahun vakum. Turnamen ini terakhir digelar di Batam tahun 2004 diikuti 14 negara. Acara Pembukaan dimeriahkan penampilan artis-artis kenamaan Indonesia di antaranya Duo Maia, Nidji, Rio Febrian, Dewi-Dewi, dan Mahadewi Performance. Sementara itu pada pertandingan sesi pertama Senin kemarin, 6 petinju Indonesia tampil. Tiga petinju (Julio Bria, Atris Neolaka, Dadan Amanda) meraih kemenangan dan tiga lainnya (Zakaria Pasaribu, Hofni Sangelorang, Deni Hutasoit) kalah. Julio menang angka atas Yaroslav Nalivayko (Rusia) di kelas terbang 52 kg. Atris juga menang angka atas Kyaw Kyaw Latt (Myanmar) di kelas terbang. Dadan menang angka atas Syed Muhammad Hussain (Iran) di kelas bantam 56 kg. Zakaria kalah angka dari Mohamed Hanurdeen (Singapura) di kelas terbang. Hofni dikalahkan Santosh Haruan (India) pada kelas terbang. Deni kalah RSC atau pertandingan dihentikan wasit pada ronde pertama melawan Aamhir Khan (Pakistan). Deni dipukul roboh petinju Pakistan sebelum kemudian pertandingan dihentikan dan Deni dinyatakan kalah. Dalam sesi malam dipertandingkan 11 partai, tiga di antaranya diikuti petinju Indonesia yaitu Afdan Bachtila, Lodewijk BJR, dan Daniel Pasaribu.(ant)
OLAHRAGA
16
Selasa Wage, 5 Juli 2011
McLaren Yakin Hamilton Tak Pindah London –
Tim Formula 1 McLaren, Senin (4/7) kemarin melontarkan keyakinannya bahwa pembalap Lewis Hamilton tidak akan pindah tim dalam beberapa musim mendatang. McLaren perlu memberikan kepastian itu menyusul beredarnya rumor bahwa Hamilton berancang-ancang untuk meninggalkan tim yang bermarkas di Woking tersebut. Sejumlah media di Inggris melaporkan bahwa Hamilton mulai mengutak-atik klausul pada kontraknya. Jika McLaren tak bisa menyediakan mobil yang kompetitif dan memungkinkan untuk meraih juara, pembalap muda Inggris itu akan pindah pada akhir musim ini.
Team principal Martin Whitmarsh menjelaskan bahwa pada setiap indikasi Hamilton menegaskan komitmennya pada tim yang ia bela sejak 2007. “Hamilton mencintai tim ini dan dia tahu mobil kami mampu menghasilkan kemenangan,” jelasnya seperti dikutip harian Independent, Senin ke-
marin. “Ia duduk di sini pada 10 hari terakhir dan menjelaskan antusiasme, minat dan hasratnya tetap menjadi bagian dari tim ini. Saya mengenal dia sejak usia 11 tahun,” tegas Whitmarsh. Ia juga membela cara membalap Hamilton yang dituduh berbahaya dan mengancam
pembalap lain. Bahkan di GP Monaco dan Kanada ia bersenggolan dengan rekan setimnya, Jenson Button, dan pembalap lainnya. “Pembalap tidak punya niat untuk menyerang. Jika anda ingin menyalip mobil lain di Formula 1, maka anda harus berani menanggung risiko,” lanjutnya. Whitmarsh perlu menanggapi tuduhan mantan pembalap dan legenda 1 Niki Lauda dan Emerson Fittipaldi tentang cara mengemudi Hamilton yang dianggap agresif. Namun mereka yang kalimatnya sering dikutip dan digunakan, sebenarnya hanya untuk menciptakan kontroversi. “Saya tahu Niki dan suka dia. Saya menerima kondisi bahwa ada tokoh yang mengucapkan sesuatu untuk menciptakan kontroversi. Niki ada pada kategori ini,” katanya sambil membandingkan dengan Jackie Stewart dan Ayrton Senna. “Kini, apakah Lewis meminta maaf atas kecelakaan itu? Ya, dia telah melakukannya dan juga saya. Apakah anda menginginkan dia berubah cara mengemudinya?” tanya Whitmars sambil menegaskan bahwa timnya ada di zaman sekarang. (yud/afp)
Casey Stoner gagal meraih kemenangan meski mendominasi MotoGP Italia, Minggu lalu.
Bali Post/rtr
Ban Ganggu Penampilan Stoner Bali Post/ap
RUMOR - Pembalap Formula 1 McLaren Lewis Hamilton melewati garasi tim Red Bull di Sirkuit Valencia. Hamilton dikabarkan akan meninggalkan tim Inggris itu karena tak mampu menghasilkan mobil yang kompetitif.
Kalah di Wimbledon Bukan Momen Terberat bagi Nadal PETENIS Spanyol Rafael Nadal kehilangan gelar di grand slam Wimbledon setelah ditundukkan rival utamanya, Novak Djokovic, 4-6, 1-6, 6-1, 3-6 di babak final Minggu lalu. Secara bersamaan ia juga kehilangan posisi peringkat satu dunia. Tetapi ternyata ini bukan masalah terbesar yang dia hadapi. “Anda tahu apa masalah terberat yang pernah saya hadapi sepanjang karier saya? Di Australia pada 2010, saya mundur dari pertandingan karena cedera. Itu momen terberat dalam hidup saya,” jelas pemilik 10 gelar grand slam itu. Petenis berambut grondrong ini dikenal dengan semangat tempurnya yang tak pernah mati. Maka saat ia memutus-
kan untuk berhenti bertanding saat menghadapi Andy Murray di perempatfinal Australia Terbuka, itu hal yang paling menyakitkan sepanjang hidupnya. Mundurnya petenis berusia 25 tahun itu menimbulkan spekulasi kariernya bakal meredup. Pasalnya pada 2009, ia absen di Prancis Terbuka dan Wimbledon karena cedera. Namun, spekulasi itu dijawab dengan memborong tiga grand slam tahun lalu dan peringkatnya menyodok ke puncak, menggeser Roger Federer (Swiss). Dan isu kebugaran itu kini bukan persoalan lagi. “Setelah memainkan 8 final tahun ini, memenangkan Roland Garros beberapa pekan lalu, maka bermain di final di
sini (Wimbledon) tak lagi kehilangan besar dalam karier saya,” kata Nadal. “Lima pertemuan terakhir itu bukan waktu saya. Saya akan menunggu dan saya akan mencoba yang keenam,” lanjutnya mengomentari lima kekalahan beruntun dari Djokovic yang seluruhnya terjadi di babak final. Tetapi jika pada pertemuan keenam kemenangan itu tak terjadi, maka yang harus dia dilakukan adalah menunggu yang ketujuh. Itu seperti saat ini. “Dan inilah semangat olahraga,” lanjutnya. Ia memahami siklus olahraga berjalan seperti itu. Jika ada muncul pemain yang lebih baik, maka harus dilakukan adalah bekerja keras, mencari solusi dan menunggu demi datangnya waktu yang tepat. Ini terjadi saat Djokovic memperlihatkan dominasi musim ini dengan memenangkan 48 pertandingan dan hanya sekali menelan kekalahan saat ditundukkan Federer di Prancis Terbuka lalu. Petenis yang mengantarkan negaranya menjuarai Piala Davis itu memulai musim ini dengan menjuarai Australia Terbuka. “Bagi saya, saat saya memenangkan tiga grand slam tahun lalu, tingkat penampilan saya tak langgeng. Tingkat penampilan Novak saat ini pun tak langgeng pula. “Jadi saya akan tetap di sini bertarung sekuat tenaga, menunggu saat yang tepat untuk mengalahkan dia,” kata Nadal. (yudi winanto)
Mugello – Pembalap Honda Casey Stoner pantas kecewa atas hasil MotoGP Italia yang menempatkan dirinya di posisi ke-3 di belakang Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso. Masalah ban mengganggu penampilan Stoner hingga dilewati pembalap Yamaha dan rekan setimnya itu, sebelum lomba berakhir. Stoner sebenarnya optimis
Rafael Nadal dengan trofi runner-up Wimbledon. PERINGKAT ATP poin 1. Novak Djokovic
(Serbia)
13285
2. Rafa Nadal
(Spanyol)
11270
3. Roger Federer
(Swiss)
9230
4. Andy Murray
(Inggris)
6855
5. Robin Soderling
(Swedia)
4325
London – Di tengah euforia kemenangan petenis Serbia Novak Djokovic di grand slam Wimbledon, Rep. Ceko mencatat sejarah tersendiri. Negeri Eropa Timur itu memborong tiga gelar di nomor tunggal putri, ganda campuran dan ganda putri. Petenis putri Iveta Benesova yang berpasangan dengan Juergen Melzer (Austria) menjuarai nomor ganda cam-
untuk menggunakan ban dengan tekanan yang sama saat lomba,” katanya, Senin (4/7) kemarin. Setelah melewati setengah balapan, grip itu menghilang dan dia tak bisa mengendalikan bagian depan dan belakang motornya, terutama saat keluar dari tikungan dan gas dipacu kencang. “Dan sekali mereka berhasil mengejar saya, saya tak bisa berbuat
apa-apa,” katanya setengah menyukuri bisa menempati posisi ketiga. Dengan hasil itu, jarak Stoner dengan Lorenzo menurun dari 28 poin ke 19 poin. “Saya akan kembali ke jalur kemenangan. Sirkuit Sachsenring sesuai dengan karakter motor kami,” janji Stoner menanggapi prospeknya di seri selanjut MotoGP. (yud/rtr)
Beograd Rayakan Kemenangan Djokovic Beograd – Pusat kota Bograd, Senin (4/ 7) kemarin dipenuhi warga yang melakukan pawai kemenangan setelah petenis kesayangan mereka, Novak Djokovic, menjuarai grand slam Wimbledon. Duel selama empat set melawan juara bertahan Rafael Nadal (Spanyol) itu mendapat perhatian tersendiri dari warga. Kedai minuman hingga taman pusat kota dipenuhi warga yang menyimak pertarungan dua petenis top dunia itu dari layar lebar. Setelah Djokovic memetik kemenangan 4-6, 1-6, 6-1, 3-6 dan memastikan peringkat 1 ATP, kota yang berpenduduk 2 juta jiwa itu dipenuhi sukacita. Deretan mobil berkeliling kota sambil membunyikan klakson. Pusat kota riuh rendah dengan suara terompet dan teriakan warga. Mereka mengenakan seragam timnas Serbia, membelitkan bendera nasional pada tubuh dan meneriakkan nama Djokovic berkali-kali. “Ini menjadi hari besar nasional kami,” kata Nenad Jacmnica, warga kota Beograd. Sekelompok pendukung Inggris yang mengenakan seragam putih-putih khas Wimbledon, juga mendukung Djokovic. “Kami datang dari London untuk memberi duku-
Rep. Ceko Cetak ’’Hat-trick’’
Bali Post/ap
meraih kemenangan dengan cuaca cerah, kondisi motor dan fisiknya juga mendukung pada balapan Minggu lalu. Segalanya berjalan sempurna, termasuk motornya, hingga babak kualifikasi berakhir Sabtu lalu. “Namun saat pemanasan, temperatur pada ban meningkat lap demi lap dan saya mulai kehilangan grip. Namun kami direkomendasikan
ngan pada Djokovic. Alasan kami ke sini karena kami senang penampilannya. Dia luar biasa,” ujar Alex yang asal London. Alex mengaku tak mendapatkan tiket untuk menonton langsung pertandingan itu. Ia kemudian memutuskan pergi ke Beograd untuk mendukung Djokovic yang ternyata menjadi juara.
Gelar Ketiga Bagi Djokovic kemenangan kemarin menambah koleksi gelar grand slamnya menjadi tiga buah. Petenis unggulan kedua asal Serbia itu mampu menghentikan perlawanan unggulan pertama yang juga juara bertahan itu untuk meraih gelar Wimbledon pertamanya dan sekaligus memastikan dirinya menjadi pe-
main nomor satu dunia yang baru. “Ini hari terbaik dalam hidup saya, dalam turnamen ini saya selalu memimpikan untuk bisa menang,” kata Djokovic. “Ketika anda bertanding melawan petenis terbaik dunia seperti Rafa Nadal, maka saya harus memainkan permainan tingkat tinggi saya dan saya pikir saya telah menampilkan permainan terbaik saya di lapangan rumput,” tambahnya. Set pertama berlangsung seru hingga servis Djokovic terpatahkan pada game ke-10. Nadal melakukan servis dalam kedudukan 4-5, namun dia membuat dua kesalahan sehingga menguntungkan satu set poin bagi lawannya dan bahkan forehand petenis asal Spanyol itu melebar sehingga memberi semangat bagi lawannya yang dari Serbia itu. Set kedua Djokovic tidak terlalu mendapat perlawanan berarti, dengan mengandalkan kecepatan serta pukulan dropshot sehingga meraih break. Baru pada set ketiga, Nadal mampu meraih set setelah mendominasi permainan melalui pukulan di baseline, namun set keempat Djokovic kembali bermain cantik dan memastikan kemenangannya. (yud/ap/ant)
ova pada pasangannya yang memepati unggulan kedua itu. Sehari sebelumnya Petra Kvitova merebut gelar tung-
gal putri dengan menundukkan mantan juara Maria Sharapova 6-3, 6-4. Sedangkan Kveta Peschke yang berpasangan dengan Katarina
Srebotnik (Slovenia) menundukkan Sabine Lisicki/Samanta Stosur 6-3, 6-1 untuk merebut ganda putri. (yud/ afp)
Bali Post/ap
NOMOR SATU - Poster Novak Djokovic dipasang di sebuah gedung di Beograd menyambut keberhasilan petenis Serbia itu menjadi petenis nomor 1 dunia.
puran dengan mengalahkan Mahesh Bhupathi dan Elena Vesnina 6-3, 6-2. Sukses pada pertandingan selama 51 menit itu menjadi kemenangan ketiga Rep. Ceko. Benesova mengucapkan terima kasih pada Melzer yang membantunya meraih gelar pertama grand slam. “Saya beruntung saat dia meminta saya untuk tampil di nomor ganda. Dia luar biasa,” puji Benes-
DAFTAR JUARA WIMBLEDON 2011
PERINGKAT WTA poin 1. Caroline Wozniacki (Denmark)
9915
2. Kim Clijsters
7625
(Belgia)
3. Vera Zvonareva
(Rusia)
6695
4. Victoria Azarenka
(Belarusia)
6465
5. Maria Sharapova
(Rusia)
6141
Tunggal putra
: Novak Djokovic
(Serbia)
Tunggal putri
: Petra Kvitova
(Rep. Ceko)
Ganda putra
: Bob Bryan/Mike Bryan
(AS/AS)
Ganda putri
: Kveta Peschke/Katarina Srebotnik
(Ceko/Slovenia)
Ganda campuran
: Jurgen Melzer/Iveta Benesova
(Austria/Rep. Ceko)
Tunggal putra junior
: Luke Saville
(Australia)
Tunggal putri junior
: Ashleigh Barty
(Australia)
Bali Post/ap
JUARA - Petenis Austria Jurgen Meltzer (kanan) dan pasangannya Iveta Benesova (Rep. Ceko) menjuarai nomor ganda campuran grand slam Wimbledon.
Selasa Wage, 5 Juli 2011
INTERAKTIF
BaliTerkini Anda Punya Layanan Umum ? Kirim SMSSMS AndaAnda ke 0361 812987 Anda PunyaKeluhan Keluhan Layanan Umum? Kirim ke- 7400391, 0361-2759650. Caranya TulisBT BT< Spasi>>Tilisan TulisanLaporan Laporan Umum Anda. CaranyaTulis < Spasi Umum Anda.
17
Radio SINGARAJA FM.
Frekuensi: 92,0 MHz. Tlp: 0362-42187
RADIO BERITA GLOBAL TERKINI
Distributor Utama PT. ADIKA JAYA DEWATA Jl. T. Umar 200, Denpasar Telp. 0361-264410, Fax. 246939
Semoga Rahayu dan Jagadhita di Hari Raya Galungan Tunjukkan Bali yang Bersatu KEPADA kawan Global, umat sedharma, selamat hari raya Galungan dan Kuningan. Semoga rahayu dan jagadhita. Untuk kawan-kawan yang masih ada pertentangan adat, mari kita menahan diri, hilangkan ego pribadi, tunjukkan Bali yang bersatu. Saya rindu dengan orang-orang Bali yang bersatu, yang memiliki tat twam asi. Mari kita wujudkan Bali damai dan bersatu. Itulah yang disampaikan Kawan Global dalam acara Bali Terkini Radio Global FM Bali, Senin (4/7) kemarin.
Realitas Berbeda
Setiap hari besar keagamaan, tempat-tempat suci selalu dipenuhi oleh penganutnya. Setiap agama menyatakan dirinya agama kasih sayang dan perdamaian. Tetapi realitasnya, apa yang terjadi berbeda dengan teori yang sering didengungkan oleh para tokoh agama. Di berbagai belahan dunia masih terjadi pertengkaran dan pertumpahan darah dengan mengatasnamakan agama.
Jodog, Denpasar
Semoga Rahayu dan Jagadhita
Kepada kawan Global, umat sedharma, selamat hari raya Galungan dan Kuningan. Semoga rahayu dan jagadhita. Untuk kawan-kawan yang masih ada pertentangan adat, mari kita menahan diri, hilangkan ego pribadi tunjukkan Bali yang bersatu. Saya rindu dengan orang-orang Bali yang bersatu, yang memiliki tat twam asi. Mari kita wujudkan Bali damai dan bersatu.
(BP, 4/7). Pada kawasan tertentu mungkin perlu, tetapi keseluruhan, PDAM Gianyar mungkin tidak perlu lebai menyikapi hal itu. Masih ingat dengan sosialisasi rencana proyek pemanfaaatn sedikit dari air Tukad Bayad dan Tukad Geroh beberapa bulan lalu yang dilaksanakan di Kantor Bupati Gianyar? Beberapa anggota dari beberapa subak dengan tegas menolak proyek tersebut. Yah, nikmati apa adanya. Jangan over acting.
Nang Chekov, Payangan
Biaya Kir
Berapakah sebenarnya biaya kir kendaraan di Tangtu Badung? Kenapa biaya kir antara satu kendaraan dengan kendaraan lain berbeda-beda dengan jenis yang sama? Anehnya lagi, setiap pembayaran kir ada yang diantar petugas dan ada yang bayar di loket. Mestinya setiap pembayaran kir langsung di loket dan tertera harga/biaya di papan sehingga semua menjadi transparan.
Ketut Sadam, Tabanan
Arya Sentanu, Kuta
Kerusakan Jalan
Fasilitas Penonton Kecak
Meratanya kerusakan jalan di Bali dengan alasan keterbatasan dana menjadikan lambannya penanganan dan seolah ada pembiaran. Jika dikaitkan dengan promosi pariwisata yang gencar dilakukan, dengan kondisi infrastruktur jalan seperti itu, apakah ini bukan merupakan sebuah kebohongan terhadap wisatawan?
Gede Biasa, Denpasar Siapkan Tangki Air
Hindari keluhan saat Galungan, PDAM Gianyar siapkan tangki air tambahan
Tanggapan
Saya mengeluhkan fasilitas untuk penonton pertunjukan kecak di objek wisata Uluwatu, Badung. Saat liburan seperti sekarang ini setiap sore banyak wisatawan menonton pementasan tersebut. Sebagai pemandu wisata saya merasa sangat kecewa. Karena kapasitas tempat duduk dan tempat parkir kurang memadai. Dengan biaya Rp 70 ribu penonton duduknya berdesakan. Mohon hal ini menjadi perhatian dari pihak terkait.
Made Sudarma, Denpasar. (wat)
Bali Terkini
Pemadaman Diinformasikan Melalui Media Sesuai apa yang dikeluhkan Bapak Pasek, Bantang Banua, Singaraja melalui Bali Terkini tanggal, 4 Juli 2011 berjudul ‘’Rugikan Konsumen’’, maka perlu kami sampaikan tanggapan kami sebagai berikut: 1. Terima kasih atas informasi dan kepedulian terhadap PLN yang disampaikan oleh Bapak Pasek, yang menyampaikan bahwa pemadaman listrik sangat merugikan konsumen. Untuk itu, dia menginginkan agar PLN memberitahukan terlebih dulu sebelum melakukan pemadaman. 2. Sehubungan dengan hal tersebut, dapat kami informasikan kepada Bapak, bahwa setiap PLN akan melaksanakan pemadaman berencana, kami selalu menginformasikan/ada pemberitahuan atau pengumuman ke pelanggan melalui media massa dan radio-radio. 3. Atas terganggunya kenyamanan dan layanan kami ini kami mohon maaf. Mohon untuk tidak ragu, apabila Bapak Pasek mengalami kendala/kesulitan yang terkait dengan pelayanan listrik PLN agar menghubungi di Call Centre 123.
PT PLN (Persero) Distribusi Bali Area Bai Utara Humas, Agung Wirama
Bali Post/ant
PROTES JALAN RUSAK - Sebuah mobil melintas di jalan rusak yang oleh warga ditanami pohon pisang dan rambu pocong di jalur wisata menuju Gunung Bromo/Semeru di Sumberpasir, Pakis, Malang, Jawa Timur, Senin (4/7) kemarin. Warga melakukan hal tersebut sebagai protes kepada pemerintah setempat yang tidak segera memperbaiki jalan rusak yang sering mengakibatkan kecelakaan.
BBPOM Intensifkan Pengawasan Jajanan di Sekolah Medan (Bali Post) Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Sumatera Utara akan mengintensifkan pengawasan terhadap jajanan anak sekolah terutama di sekolah dasar. Staf Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPTK) Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Sumut Jendakita Barus di Medan, Senin (4/7) kemarin mengatakan, pengawasan akan dilakukan terus-menerus hingga akhir 2011. “Pengintensifan pengawasan tidak hanya dilakukan BBPOM, melainkan juga melibatkan lintas sektoral seperti dari Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan, Pemkot dan juga pihak kepolisian,” katan-
Ekonomi Pembangunan (Ekbang) tidak melaporkan keaggotaan panitia tender dalam waktu cepat. Akibatnya jadwal pengumuman tender tertunda. Namun kini seluruh proses itu telah terselesaikan. Pekan ini pemenang tender akan ditentukan dan selanjutnya proses pengadaan segera dilakukan. “Vendor pemenang tender berjanji akan menyerahkan lima unit kendaraan bus ini paling lambat Agustus nanti,” katanya. Ia menjelaskan, lima unit kendaraan ini nantinya memiliki fasilitas lebih dari empat kendaraan sebelumnya seperti menggunakan alat pendingin, layar monitor dan pintu otomatis. Kapasitas kursi yang disiapkan juga bertambah menjadi 26 kursi dari kapasitas ideal sektiar 23 kursi. Diharapkan dengan penambahan fasilitas ini bus sekolah
mengetahui makanan mana yang layak dikonsumsi. Selain itu, pihaknya juga berencana memberikan piagam bintang kepada kantin-kantin sekolah yang memenuhi standar kesehatan dalam pelayanan sehari-hari, terutama standar makanan yang dijajakan. Ada pun ciri-ciri kantin yang akan mendapatkan piagam bintang antara lain memiliki higienis sanitasi, kebersihan yang terjaga, bahan baku makan yang layak konsumsi, penyajian makanan termasuk wadah penyajian yang tepat, serta yang terpenting adalah penyajinya. “Penyajinya tidak boleh kontak langsung dengan makanan karena akan menimbulkan kontaminasi silang,” katanya. (ant)
Berkas Calo PNS Dilimpahkan ke Kejari Denpasar (Bali Post) Berkas perkara kasus penipuan terhadap calon pegawai negeri sipil (PNS) dengan tersangka kepala sekolah (kasek), I Ketut Arnawa (60) dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar. Dengan demikian, tersangka resmi dilimpahkan oleh penyidik Polsek Dentim ke Kejari Denpasar, Senin (4/7) kemarin. Tersangka tiba di Kejari sekitar pukul 12.00. Kepala SDN IV Penatih, Dentim ini, langsung dibawa ke ruang jaksa untuk dipriksa jaksa penun-
Bus Gratis Anak Sekolah Dioperasikan Akhir 2011 Makassar (Bali Post) Bus gratis bagi siswa sekolah dasar (SD) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, akan mulai dioperasikan pada akhir 2011. “Pengoperasian lima bus sekolah ini akan molor lagi hingga akhir tahun. Ini terjadi karena lambatnya proses tender pengadaan bus,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Chaerul Andi Tau, di Makassar, Senin (4/7) kemarin. Ia mengatakan, Pemerintah Kota Makassar sebelumnya berencana akan mengoperasikan sembilan bus gratis untuk mendukung program transportasi gratis anak sekolah. Namun, pengoperasian kendaraan ini lambat karena pembentukan panitia tender yang lambat dilakukan. Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang idealnya masuk dalam kepantiaian ini seperti bagian
ya. Sebagaimana disampaikan Wakil Presiden Boediono beberapa waktu lalu, lanjutnya, sekitar 40 persen jajanan anak sekolah tidak memenuhi syarat kesehatan, terutama jika dikonsumsi anak-anak. “Jajanan tersebut sangat tidak aman bila dikonsumsi secara berkepanjangan, seperti jeli-jeli atau agar-agar dan es yang mengandung pemanis dan pewarna berbahaya. Kita juga akan merazia kerupuk yang mengandung borak,” katanya. Menurutnya, pihaknya juga akan mengajak Dinas Pendidikan untuk lebih berperan aktif dalam memberikan arahan kepada siswa. Dengan demikian mereka akan lebih
gratis akan diminati para pelajar sebagai sarana angkutan sekolah mereka. “Saya sudah berbicara dengan vendor pemenang tender itu dan ia sudah memberikan gambaran mengenai semua fasilitas bus. Mulai dari pintu yang otomatis, penambahan kursi pelajar hingga fasilitas lainnya seperti layar televisi dan pendingin udara,” ucapnya. Ia menambahkan, setelah proses pengadaan itu, Dinas Perhubungan Makassar akan melakukan survei jalur yang akan dilalui bus sekolah gratis ini. Hal itu dilakukan agar kapasitas muat bus tetap terisi dan tidak seperti empat bus sebelumnya yang memiliki kapasitas di bawah 30 persen per hari. “Survei ini diprediksi akan rampung paling lambat November sehingga bus sekolah ini dapat beroperasi Desember nanti,” katanya. (ant)
tut umum (JPU), Deny Iswanto, S.H. Usai menjalani pemeriksaan, Arnawa dijebloskan ke sel tahanan Kejari. Arnawa hanya beberapa jam ditahan di Kejari. Setelah menyelesaikan proses administrasi, dia kemudian digelandang ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan untuk dititipkan di sana. Seiring pelimpahan tersebut, kini jaksa tinggal menyusun dakwaan yang segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar untuk disidangkan. Sesuai penetapan penahanan yang dikeluarkan kejaksaan, Arnawa ditahan selama 40 hari ke depan dan bisa diperpanjang hingga proses persidangan usai. JPU Deny Iswanto saat ditemui mengatakan, saat diperiksa, Arnawa mengakui semua perbuatannya. Kasus yang menyeret kasek yang tahun ini memasuki masa pensiun tersebut berdasarkan laporan dua korban yakni Dewa Putu Ardana dan I Wayan Sabda. Keduanya melapor ke Polsek Dentim pada 25 Februari dan 7 Mei lalu. Sebagaimana terungkap dalam berkas perkara, tindak pidana yang dilakukan Arnawa bermula pada 15 Agustus 2008 lalu. Kala itu, dia mendatangi rumah Ardana dan mengatakan bahwa dia bisa membantu orang yang ingin jadi PNS. Meski bergelar Drs. dan B.A., Ardana mau saja dikibuli dan menuruti Arnawa untuk melakukan praktik suap-menyuap tersebut. Ardana kemudian menyetor uang sebesar Rp 86 juta kepada Arnawa untuk meloloskan anak dan menantunya sebagai PNS. Kepada Ardana, Arnawa berjanji bahwa anak dan me-
nantunya bakal diterima sebagai guru negeri di Denpasar untuk menggantikan guruguru yang pensiun. Hal serupa juga dilakukan Arnawa kepada I Wayan Sabda. Supaya anaknya lolos jadi guru PNS, Sabda menyetorkan uang muka Rp 40 juta kepada Arnawa. ‘’Uang yang disetorkan para korban kemudian ditransfer ke rekening Bambang Subekti,’’ terang JPU Deny. Lantaran janji-janji Arnawa tak terbukti, kedua korban lantas melapor ke Polsek Dentim, sehingga pria yang beralamat di Jalan Pertu Laka No.02, Peguyangan Kangin itu, dibekuk dengan mudah. Lebih jauh, Deny memaparkan, Bambang Subekti yang disebut-sebut oleh Arnawa sampai sekarang masih dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron. Memang, berdasarkan pengakuan Arnawa, awalnya dia kenal dengan Bambang yang mengaku sebagai pejabat tinggi di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) Jakarta. Bambang meyakinkan Arnawa bahwa dia bisa meloloskan seseorang jadi PNS untuk mengganti PNS yang pensiun tanpa mengikuti tes. Dari jumlah uang muka yang disetorkan para korban, Arnawa mendapat bagian 35 persen dan sisanya dinikmati Bambang. Meski baru dua korban yang melapor, dari hasil pemeriksaan polisi, selama ini 137 orang yang jadi korban Arnawa dan Bambang. ‘’Uang para korban sudah dibawa semua oleh Bambang. Namun tersangka Arnawa juga ikut menikmati,’’ tandas Deny. Atas perbuatan tersebut, Arnawa dijerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. (kmb)
Menakertrans Lepas 104 TKI ke Jepang Jakarta (Bali Post) Menakertrans Muhaimin Iskandar dan Dubes Jepang untuk Indonesia Katori Yoshinori melepas 104 calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Jepang yang terdiri atas 47 perawat (nurse/ kangoshi) dan 57 penjaga orang jompo (careworker/ kaigofukushishi). “Pemerintah Indonesia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Jepang atas kerja sama penempatan TKI di Jepang yang telah berjalan dengan baik. Di masa mendatang, penempatan TKI ke Jepang diharapkan tidak terbatas pada nurse dan careworker saja, namun bisa untuk jabatan pekerjaan lain seperti bidang turisme dan perhotelan,” kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) di Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Penempatan TKI ke Jepang merupakan program kerja sama pemerintah kedua negara (Government to Government) khusus bagi perawat pasien di rumah sakit dan pengasuh jompo di berbagai pusat atau panti jompo di Jepang. Muhaimin mengatakan penempatan TKI ke Jepang melalui program G to G itu merupakan realisasi dari kesepakatan pemerintah Indonesia dengan Jepang melalui Indonesia-Jepang Economic Partnership Agreement (IJEPA) pada November 2006 di Tokyo. Kesepakatan itu ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan PM Jepang Shinzo Abe yang kemudian ditindaklanjuti dengan nota kesepahaman antara BNP2TKI dengan Japan International of Welfare Services (JICWels) pada 19 Mei 2008 dan kemudian diperbarui pada tanggal 29 Januari 2010. “Saya berpesan kepada para perawat, agar bekerja sungguhsungguh dan menjaga nama baik diri sendiri, keluarga dan bangsa,” kata Muhaimin. Sedangkan kepada pemerintah Jepang yang menggunakan TKI ini, Muhaimin meminta agar memperlakukan mereka dengan baik. Menurut data, penempatan TKI ke Jepang berlangsung sejak 2008 dan jumlahnya hingga penempatan 4 Juli 2011 ini sebanyak 791 orang. Tahun 2008 lalu, Pemerintah menempatkan 208 TKI ke Jepang terdiri atas 104 perawat pasien dan 104 pengasuh jompo. Sedangkan pada 2009, ditempatkan 362 TKI ke Jepang terdiri atas 173 perawat pasien dan 189 pengasuh jompo. Dan pada 2010, diberangkatkan 116 TKI terdiri atas 39 perawat pasien dan 77 pengasuh jompo. Para TKI nurse dan careworker yang diberangkatkan ke Jepang ini telah mengikuti pelatihan keterampilan bahasa Jepang dan keterampilan kerja dengan baik. (ant)
Masih Rendah, Peserta Vasektomi Jabar
Bandung (Bali Post) Jumlah peserta Keluarga Berencana (KB) untuk pria atau vasektomi di Jawa Barat (Jabar) masih rendah, meski telah digulirkan program khusus dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). “Kepesertaan KB pria melalui vasektomi masih rendah, pertumbuhannya belum menggembirakan. Perlu sosialisasi dan pengetahuan lebih intensif lagi,” kata Kepala BKKBN Jabar Rukman Heryana di Bandung, Senin (4/7) kemarin. Menurut Rukman, penambahan jumlah peserta KB pria di Jabar hanya sekitar 3.600 akseptor per tahun. “Masih ada kenadala di lapangan, salah satunya dilarang istrinya karena khawatir selingkuh. Namun trennya memang ada peningkatan seiring pengetahuan kaum pria tentang KB yang terus membaik,” kata Rukman. Adanya anggapan program KB hanya diperuntukkan bagi kaum wanita masih melekat kuat di masyarakat, padahal saat ini KB tidak hanya untuk perempuan namun juga harus didukung bahkan dijalani oleh kaum pria. Khusus untuk pria dari keluarga menengah ke bawah, pemerintah melalui BKKBN menggulirkan program vasektomi gratis. Bahkan, akseptor yang bersangkutan diberi jatah hidup atau jadup sebesar Rp 150 ribu karena pascavasektomi tidak diperbolehkan beraktivitas selama tiga hari. “Jumlah vasektomi mandiri juga banyak, bahkan jumlahnya lebih banyak dari program vasektomi dari BKKBN,” kata Rukman. Ia optimistis, pada 2011 pertumbuhan akseptor KB pria bisa meningkat. Data sementara pada semester I-2011, jumlah akseptor vasektomi yang baru sebanyak 1.500 orang, atau hampir 45 persen dari keseluruhan pencapaian program itu pada 2010. Sementara itu jumlah akseptor KB pria terbanyak di Jabar yakni di Kabupaten, Kota Bandung, Kota Banjar dan Kota Tasikmalaya. (ant)
Titik Api di Sumatera Capai 274 Dumai (Bali Post) Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Provinsi Riau menyatakan cuaca panas yang melanda sebagian besar wilayah di Pulau Sumatera menyebabkan pertumbuhan titik api kian pesat, bahkan mencapai 274 titik. Analis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Riau Watih Puji Lestari di Kota Dumai, Senin (4/ 7) kemarin mengatakan, sebanyak 274 titik tersebut terpantau satelit cuaca yang dioperasikan National Oceanic Atmospheric Agency (NOAA) Amerika Serikat. Titik api itu tersebar di seluruh wilayah Sumatera meliputi Bangka Belitung dan Sumatera Selatan masing-masing tiga titik, Bengkulu enam, Aceh 11, Sumatera Barat 20, Jambi 26 dan Provinsi Sumatra Utara sebanyak 42 titik api. Sementera di Provinsi Riau, kata dia, terpantau sedikitnya 163 titik api dengan sebaran terbanyak di Kabupaten Rokan Hilir, yakni mencapai 57 titik api, disusul Pelalawan 27, Siak 16, Indragiri Hulu 15, Bengkalis 11 dan Kuantansingingi sebanayak 10 titik api. Selanjutnya, Kabupaten Rokan Hulu dan Kampar masing-masing sembilan titik, Kota Dumai lima, berikutnya Kabupaten Indragiri Hilir dan Meranti masing-masing dua titik api. “Jumlah titik api pada Senin (4/7) merupakan yang terbanyak sepanjang 2011. Sementara sebelumnya (Minggu 3/7) di Sumatera terdapat 80 titik api,” katanya. Meningkatnya bertumbuhan titik api, menurut Watih, disebabkan minimnya curah hujan di sejumlah wilayah Sumatera sehingga menahan kekeringan lahan khususnya lahan gambut cukup lama. Kondisi tersebut, menurutnya, kemudian menyulut kebakaran di sejumlah wilayah Sumatra khususnya Riau. “Beberapa hari sebelumnya, memang sempat terjadi hujan namun sifatnya lokal dengan intensitas ringan, sehingga tidak mengurangi kekeringan akibat cuaca terik hari sebelumnya,” ungkap Watih. Saat ini, katanya, kandungan uap air pada admosfer juga cendrung minim sehingga cuaca panas diprediksi akan bertahan lama. “Kemungkinan bertambahnya titik api atau hotspot masih sangat besar mengingat suhu udara berada di atas 34,3 derajat Celsius. Kondisi ini berada di atas normal yang hanya berkisar antara 3233,5 derajat Celcius,” ujarnya. Watih menjelaskan, saat ini arah angin cenderung bergerak dari tenggara sampai barat daya dengan kecepatan 5-17 kilometer per jam. Kondisi tersebut, menurutnya, sangat memungkinkan asap sisa kebakaran hutan dan lahan du Pulau Sumatera sampai ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. “Namun apabila sewaktu-waktu angin berubah arah dan kecepatan terus berkurang, kabut asap justru akan berputar di wilayah Sumatera sendiri,” demikian Watih Puji Lestari. (ant)
IKLAN MINI
18
Selasa Wage, 5 Juli 2011
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris
: Rp 35.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura z Iklan Peluang Emas : Rp 750.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 63 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop
Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan
VISA
z Jakarta z Mataram z Denpasar z Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456
KARIER AD BALI POST RIBS TERMINAL
Need :
1. Restaurant Manager mind: 3 years exp in the same position and max 40 years old (RMRT) 2. Waiter and waitress min: 1 year exp and max 24 th. And good looking (WRT) 3. Bartender (BRT) 4. Cook for Bali (CRT1) 5. Cook For Singapore (CRT2) 6. Driver (DD) Please send your CV to PO Box 2024 Kuta and please put the code on cover envelope
U.0001277-low NEW FASHION HOTEL AT KUTA OPENING SOON NEED : 1. FO MANAGER (FO) 2. FB MANAGER (FB) 3. HOUSEKEEPER (HK) 4. CHEF (FBK) 5. CHIEF ENGINERING (EN) 6. HUMAN RESOURCES MANAGER (HN) 7. FO SUPERVISOR (FO) 8. FO STAFF (FO) 9. DRIVER (DD) Please send your CV to PO Box 2024 Kuta and please put the code on cover envelope
U.0001279-low
Dcr IT/EDP,Sopir,OB.Utk di Kntr Dps,Jimbrn,Ubud 0361-240167 FO.07.11.0000099
Dcr Pegawai Min.SMA Gatot Subroto Barat 419B Sgr 415470 FO.07.11.0001152
Dicari segera,Logistic untuk proyek,pendidikan STM Bangunan Arsitek pendidikan D3 Poltek/ Teknik Arsitek berpengalaman& bs bkrjasama.Fax CV ke 734766/ email:gbu@gerbangbaliutama.com 164.07.11.0001268
**Dcr pengasuh anak/baby siter sabar,jujur,ulet gaji memuaskan Hub.0818537542 004.07.11.0001183
!!!Bthkan Tenaga Angkat 8or Sopir B1 8or Gj Tinggi,Makmur Abadi Bgn T.Umar Brt 888 Dps 141.07.11.0001252
!!!Sopir B1 5or,Tenaga Angkat2 8or Mekar Abadi Bangunan,Jl.By Pass 777 (Sblh SPBU) Jimbaran 141.07.11.0001251
!!Karyawati Min SMA 3or,Mekar Abadi Bgn By Pas 777 Jimbaran 141.07.11.0001248
!Karyawati SMA Krja Di Tk.Bgn Makmur Abadi T.Umar Brt888 Dps 141.07.11.0001247
AccountingMgr,Acct.Staff,Sales Send App to PO Box 1145 Tuban 156.07.11.0001209
Billabong Kuta Square needs store Spv,Stocker,Cashier,SPG/ SPB and Security,english is a must and have Relevant Experience in retail sector,CV to BillabongKutaSquare A8/9 or kutasquare@billabongstoreasia.com 034.06.11.0013234
Dcr Hairstylish,Make-Up Artist Kapster,Therapis Segera dan berpenampilan menarik Hub:Daniar Tlp.769218 FO.07.11.0000713
Bth Admin &Sales Area Jimbaran Usia Max 37th/Min SMA/Setara CV Ke Bali Tech Perum Graha Anyar Gg.7 No.10/0361-8241872/ email:D_jevuska@yahoo.com FO.07.11.0001195
Bth Cook,Waitress brpengalaman Hub.Boom-Boom Bar & Restaurant Jl.Monkey Forest Ubud,973398 104.07.11.0001240
Butuh Suami Istri tidur dalam u/Rmh Pribadi,serabutan + PRT Hub.08123953282 FO.07.11.0001193
Cari:Waiter/s (English) CV ke Casanova Rest Jl.Pratama 87 Nusa Dua FO.07.11.0001286
Cr Adm & Sopir u/Hotel Resort di Payangan Po Box 988 104.06.11.0013203
Cr Peg salon bs lulur,facial, CR H.Adibi Salon Renon 7440022 FO.06.11.0012604
Dbthkan Salesman & Logistik (Loper/Tata Laksana)Lam Ke PT. DNR,Jl.G.Agung No.93 Dps, Plg Lmbt Dtrima Tgl 9 Juli 2011 FO.07.11.0000959
Dcr banyak Cook,pny pengalaman di Western Food/Western Resto Send CV Warung Asia Jl.Double Six No.23 Legian,7420202 FO.07.11.0001290
Dcr Pemasok Kaca Warna Handmad u/Dikirim KeManado, 08124300073 FO.07.11.0000969
Dcr Reservt Rafting F.3657491 /81,Jl.Bedugul 35B Sidakarya FO.07.11.0000068
Dcr SPG,cpt,cekatan,pengalaman Call:732177/081338730594 FO.07.11.0001291
Dcr Sgr Acc pglmn 2th,Phm Pjak T:721189/info@balistylemag.com FO.07.11.0001205
Dcr Sopir,Terapis,T.Sipil Wnt Sales,Min SMA/STM Sgr 8505135 135.07.11.0001292
Dcr Staff Acct S1/D3 Acct IP=3 Lam: adcbali@dps.centrin.net.id FO.07.11.0001215
Dcr Surveyor,Collector,Admin, Llsan Min SMU/S1,Lmr Lngs krm ke PT.Para Multi Finance,Jln. Gatsu Barat 370E Dps,Lmran ditunggu Plg Lambat 8 juli 2011
Dcr byk Cleaning Service,lam Jl.Buana Kubu Gg.Asem VI/9 Dps T.485849(u/Daerah Kuta Dsktr)
161.07.11.0001254
Dcr Villa Staf/Live in Jmbrn 085857077974 FO.07.11.0000666
Handcrft Exprtr Loc in Ubud Looking for Production Mngr Pls send CV to eml:dharmas@ indo.net.id or fax:0361-975210
FO.07.11.0000963
Looking for House Girl for Villa at Legian speak English Call:081337842494
FO.07.11.0001184
Dcr sgr Krwti u/Digital Printing bs Phshop, Hub.GRT:7423987 FO.07.11.0000675
Dcr sgr SPG u/ Kuta + Nusa Dua Hub:087862225367 104.07.11.0001211
Dibth Adm Wnt Bs Com Jl.Buana Raya 100XX Tlp.485569/481325 132.07.11.0001235
Dibthkan Cook,Pria/Wnt pengalaman u/Private Villa diJimbaran bs menu internasional T.730596 FO.07.11.0001293
Dibthkn Driver Krja Serius u/ Klinik 24Jam,Max 30th,Single Hub.Bali Clinic 081337865739 FO.07.11.0001153
Dibutuhkan Tenaga Surveyor, Pengalaman 3Th Hub.263997
FO.07.11.0001158
Dcr Tkng masak Chinese Food & Lalapan Ayam Hub.081805549779
Gofast Pizza Krobokan Cr Cook/ Delivery, 081338634588/9268855
FO.07.11.0001267
Dicari Accounting Wnt Lamaran Ke Jln.Intan LC II Gg.8 No.2 Telp.425001
166.07.11.0001295
PMA Garment Dcr Asst Tk Potong kain,Penjahit harian,Tk pasang Kancing/Snap,Cheker,pengepul jahit,Scurity,Tukang belanja/ Sopir,Hub;Jl.Pantai Batu Bolong No.28 Canggu Br.Pipitan,8445628
G.2300
Penjaga Toko Wnt max 22th baru lls sklh jg blh Lamrn lsg ke Ry Kuta 82 smpg Animale Fo sgr
FO.06.11.0013053
Travel bth Staf Reservation/ Operation max28th D1 Hub704682
FO.07.11.0001241
Sopir SIM B1 Pglm Bs Lembur Gaji Min 1,5Jt Hb.085738003293
101.07.11.0001244
Prsh brgrk dibdg Kontraktor Mcr Quality Control(QC) Syrt:Pdd.S1 T.Sipil,Pglmn Min 1th,umr 21-35th,memahami ISO 9001,pkrj keras.Krm: wika.akman ilegian@gmail.com/0361-767237 FO.07.11.0001191
Resto/Cafe Butuhkan Daily Worker Berpengalaman Gaji 45 s/d 7 5 Ribu Perhari Datang Lsg Krja Berpakaian Kerja Bawah Hitam Atasan Putih Ke ‘Tuk Tuk BaliNese Marketplace’Jl.D.Tamblingan 224 Semawang Sanur Jumat 8 Juli Jam 10 Pagi
FO.07.11.0001230
Dicr Sopir B1/A Gaji Memuaskan Hub:081388994999 FO.07.11.0001187
Sales Kanvas Laki-laki Max25Th Min SMU,Pglm/Tdk,Ada SIM C Hub.085738003293/08813638683
104.07.11.0000743
Dcr Sarjana Sastra Inggris untuk posisi Public Relations, Sekretaris, Telemarketing, Litbang, Customer Service, Transleter, syarat: umur maks 25th, belum menikah, tidak merokok. Lamaran lengkap + CV dan foto full body, fotocopy tes TOEFL kirim segera ke PO BOX 3788 Denpasar, Bali
145.07.11.0001278
145.07.11.0001276
Waitress pengl.Pissari Bali Jl. MonkeyForest Ubud 081337136229 104.07.11.0000820
We are looking for our small team a motivated Accountant, head of finance -Female or Male,28-38yrs -exp.in Hospitality Industry, MYOB -Good Communication in English send your CV and your current photo to:hr@jamahal.net FO.07.11.0000183
Ymh Bisma dcr (1)S1 Ek.(2)SMU, (3)Supir Sim B1 Matic Hub:Teuku Umar 142 Dps FO.07.11.0000612
FO.07.11.0001164
MOBIL - MOTOR AD BALI POST Bon
l l S Sola
us
en r Ga so rd rP ark ir
FORD
MAZDA
New Ford Ranger Dbl Cabin’08 AT Hitam VR20Crom FVar 7456798
***NAG*Sales*Service*S.Parts** **** T.Umar 70 Tlp:237008***** Mazda Roadster+Mini Cooper S** Vellfire Z Platinum+Elgrand’08 BMW 520’2005+BMW 320’2008*****
141.07.11.0001234
Melayani : l Cash & Credit l Kredit s/d 5 th l DP Mulai 15 jt-an *Syarat & ketentuan berlaku l Proses Cepat Syarat Mudah Paket Hemat Suzuki “Hemat Bunganya, Hemat Dp nya, Hemat Perawatannya” Bengkel buka pk. 08.30.16.30 wita
PT. BISMA RODA SAKTI DEALER RESMI SUZUKI BALI Jl. Cokroaminoto No. 73 Dps
TELP. 7402552, 0811396390 PENJUALAN, BENGKEL, SUKU CADANG
C.0000074-mbl-1 DAIHATSU
Taruna Efi’04 CSX asli Bali Tgn pertama terawat H.087862545179 164.07.11.0001272
Terios TX,AT’2011,V.20,Hrg. 215jt Nego Hub.0818351789 FO.07.11.0001162
HOLDEN
Holden Premiere’75 Istimewa Pribadi,Hub.08179777804
164.07.11.0001271
FO.07.11.0001168 HONDA
Dijual All New Jazz th 2010 metic H.085239174111.BUC,prbd FO.07.11.0000967
Honda Stream 2003 manual 1700 Htm,tgnI AsDK mls,08179303006 FO.07.11.0001180
New CRV th’03 AT silver TV DVD jok klt VR18 T.7956332 TT/Krdt 164.07.11.0001275 MITSUBISHI
L300 th’01 Box Fiber Pendingin Hub.0361-727333 FO.07.11.0001213
MERCEDEZ
Baleno’97 merahmet asBali ors spt baru 67jt,081338738748 141.07.11.0001227
Djl APV’04 Silver+Ijin Pariwisata,Hub:7482985/0818359852 FO.07.11.0001207
Jimny thn’1992,hrg.355Juta Hub:085237674615 FO.07.11.0001196
Mercy C180’95,Velk 18,Audio, Body kit,Hitam Hub.7826902 FO.07.11.0001169
Mercy Th’98 New Eyes Manual Htm,AsDK 8053937 FO.07.11.0001298 SUZUKI
APV Arena Th’08 Hitam Ors AsDK Hrg.115Jt Nego,Hp.8522600 FO.07.11.0001299
APV X’06 pmk asli DK,ada ijin pariwisata T.223327 TT/Credit FO.07.11.0001236
Fortuner’07 Htm bnsn Livina’11 Grey bs ljt Krdt, 085888133211
Over Krd Baleno’00 Hijau Met. Sisa 26x Var Mls 081320441001 FO.07.11.0001198
Swift ST’09 pmk,Manual,hitam, DK,Werkudara 20 T.223327 TT/Krd
FO.07.11.0001012
KijangG’95 Shot Orc,Putih AsDK 55Jt BsKrd Dp17Jt,087861206347 102.07.11.0001274
Kj Spr pmk’91 asBali,TgnI,Interior asli,Jl.Meduri7Dps7457315 004.07.11.0001237
Toyota Altis G’03 silver ors VL17 pemakai,081916209093 BU FO.07.11.0001294
Vellfare’09 KM.6000 Istw Hitam Asli Bali Hub.8078777 FO.07.11.0001219
FO.07.11.0001238
X-Over’07 AT Htm smsat br kond mls trawat Prbdi H.08179777700 141.07.11.0001222
C.0013003-mbl-5
DICARI MOTOR ** 7410850 ** Beli Vario,Beat Mio,Supra & Sgl Merk Dijemput
CBR 150R Build UP Thailand Wrn Merah Th’2010 28Jt H0817555870
DIJUAL MOTOR
FO.07.11.0001154
FO.07.11.0001233 HONDA
TOYOTA
Avanza G’04 Silver DK brg sgt bagus TT/Kredit,081338646465
*****Dcr Mtr bekas segala merk djemput 8229873 Hp085230634540
Over Krd Revo’08 dan Mio’08 harga nego 081320441001
122.07.11.0001246
141.07.11.0001223
FO.07.11.0001171
FO.07.11.0001199
Cepat Laku
RUPA-RUPA AD BALI POST
Cepat Laku
Supra Baru Tiga Bulan’2011,Hrg 12,8jt Hub.081805511395
HANDPHONE
DIJUAL RUMAH
DISEWAKAN RUMAH
DICARI RUMAH
RUPA-RUPA
DIJUAL TANAH
DICARI TANAH
*Motorola Milestone(Android), Nokia E71 Htm Komplit, 3154505
Jl/Kont,Bgs,Mrh,Asri,2L Mnmlis FasLkp,dk S.Siur, 0817568777 TP
Dikontrakan Rumah Jl.Dahlia Gg.III No.12, Hub.0361-288289
Rumah kontrakan 2KT daerah Den Pasar Barat/Slatan 08563897679
Hypno Pelangsing Pasti TurunBB Dg ahlinya 3604257/08970299039
**!! T.Kav Abianbase,dkt Puspem&RS.Kapal Jl.Lingk Aspal, Cash/Kredit, T.8519191,7400036
Dicari Tanah Lok Bgs Sdh Stskt U/Di Bgn Perum,Hub.7801000
FO.07.11.0001172
HEWAN 2 Ank Pudel&1Mix Shitzu Hub:Jl Intan LC II/15 Gatsu (Dkt Nngka) FO.07.11.0001194
DIJUAL RUMAH !!!Djl Rumah 2Lt Jl.Tkd.Badung XI Cash/Krd,9256972/7400036 164.07.11.0001284
***Djl Rumah minimalis Jln.KarangsariI BlkX,3KT,2KM,7928513 164.07.11.0000840
BUC Rmh T45(LT2,6A) 550Jt Nego Taman Grya NusaDua 08124617692 FO.07.11.0001178
Dbgn Rmh Tipe.50,70,95.Jl.Skar Tunjung Gatsu&Jl.Permata Gatsu Kargo T.7464001/08123805504 FO.07.11.0000060
Dibgn T250 Jl.IB.Mantra & T80 Kerta Jaya Residen Hub.7822234 FO.07.11.0000960
Djl Rmh Jln Taman Giri Nusa2 Hub:087860097840/081330013047 101.07.11.0001245
Djl Rmh T95/171 3KT,3KM,Jl.Gn. Catur Gatsu Brt H.085339442000 FO.07.11.0001216
Djl Rumah 2are 2Lt loc strategis Jl.Gurita Sstn Hub.8546464 157.07.11.0001259
KOMPUTER
FO.07.11.0001229
Mewah br LT/LB500 2Lt,SPool,jl 12m B.Indah Gatsu(3,4m) 8863766 141.07.11.0001225
Promo 300jtan Rmh 2Lt elit Tmn Mumbul N2 cashback10jt,8060222 FO.07.11.0001289
Rmh Bgs 2LT,140/140,Jl.Zamrud Murah 650jtNego H.085792199051 FO.07.11.0001150
Rmh Mnmls Mrh diPrum Br.Pitik Jl.P.Bungin Ds.Pedungan DenSel Hub:0818562182/082146143698 FO.07.11.0001188
Rmh minimalis LT 100M2,LB 65M2 3KT,2KM Pd.Griya 081558100510 FO.07.11.0001288
Type 70/125 Jln.8mtr sdh aspal 500jt-an 9217378/081805688978 122.07.11.0001242
DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh LT4A,4KT,2KM,G.Dewi Sri 8A Kepaon H:081558177394
FO.06.11.0013193
Dikontrakkan Rmh Jl.Ry Sesetan Gg.Ikan Mas Koki,H.03618003575 FO.07.11.0001280
Diswkn rmhbsr lkp prbtan mewah brkt usahanya, 085888133211 FO.07.11.0001014
Dkont Rmh Bgs 3KT,2KM,1Grse Jl Akasia FulFurntre,081558588636 FO.07.11.0001174
Dkont/Djl Rmh Pendidikan IV/D 9A,Nego.H.2746169/087861045666 FO.07.11.0001133
Dsewakn Rmh Strtgs30Jt/Th, 50jt /2Th Jl .Bedugul.7900188/7984888 FO.07.11.0001232
Guesthouse Mnmlis DiDps 2R Tdr 1R.Tamu Fas:TV/Kulkas/AC/Alat Msak/Bed/Dll Cck Holiday Klg 350Rb/Hr,Blann Ok Hub.8867459 102.07.11.0001297
Rmh Jl.Kertadalem Sari III,Gg. Cemara 15 Sdkarya 081805305666 FO.07.11.0001200
102.07.11.0001250
Dikont.Rmh Jl.Tunjung No.7 Dps 08124631037/0817342523/430262 FO.07.11.0001249
Dikontrakan Rumah 2Lt,4KM,1RT, 1RK,Garase Jl.Purnawira Padang Sambian IV No.26 H.087860030833 FO.07.11.0001163
BIRO JASA
Rumah Baru 5KT,2KM,RT,RK,Lstrk 3500w,Lt 2,5Are Hub.7826902 FO.07.11.0001170
DISEWAKAN RUKO Ruko 2Lt,Pdam,Listrik.Pusat Kota Sgrj,Hub.0361-7430562 FO.07.11.0000120
BIRO JASA
132.07.11.0001208
RUPA-RUPA Mendesak perlu uang hari ini jaminan BPKB Motor/Mobil cukup KTP/KK pasti ok.264014/7822159 164.07.11.0000843
!0,7% Jaminan BPKB/T.Over/Beli Mobil,8680168-0818553168 Cepat 141.07.11.0001038
Body Massage Panggilan Tng Wanita 081999888114 FO.07.11.0001270
Butuh Dana?jaminkan BPKB Sepeda Motor/Mobil anda syarat mdh proses cepat Hub.Dewi 8555463 FO.06.11.0010981
Dana Cepat,Bunga 0,7%,Jaminkan BPKB Mobil Anda,9288246 T.Over 141.07.11.0001040
Djl Biro Perjalanan(Travel) H: 03619675680,9627809,08111836686 031.07.11.0001181
Feby Massage 27th 087862521343 FO.07.11.0001266
Ngiring Metirthayatra ke Gunung Salak,Jkarta,Jogja,Surabaya, Malang,Bromo,brngkt tgl 17-23 Juli’11,biaya 15jt include.Hub 081337525354/081999197971 101.07.11.0001243
RUPA-RUPA
FO.06.11.0012101
LCD 32 Samsung+Bracket=2,790, AC 1/2Pk=1,5,3/4=1,9,H,Teater, TV 21,DVD Bluray=1,2.T:7926001
Dijual Tanah kavling di Bedugul Baturiti,Tabanan,kawasan elit, view sangat indah,087860772111
FO.07.11.0001159
004.07.11.0000995
KOST
JT 3,45A,@130jt DiAstasuraIV & Rmh 90/80 LT2 495jt, 8003059
KostBagus,Jl.P.Batanta Dps.Hri mgu,bln,th(1,5,10)087860092120 FO.07.11.0000004
DIJUAL TANAH
FO.07.11.0001156
Kav Dpn KUD Priyukti WnsariTbn 34Jt Hub.9188249/085738768578 167.07.11.0000600
Tnh 5Are+Toko Jl.Utama Penamparan H.081 805 354 520
Tnh 2A Lok.Jl.Dewi Sri Gg.Anggur I BtBulan 087861131551 TP
164.07.11.0001287
!! 2 & 3 Are lok.Kamps Unud Jimbrn TP Hub:081236484844 FO.07.11.0001281
FO.07.11.0001130
Tnh Jl.Raya Mengwitani Kediri LT16,25A Hub:081805373666 Nego FO.07.11.0001185
!!Kav Dkt ByPas IbMantra(Saba) Jl 6m Aspal Area Vila 7987580
DISEWAKAN TOKO
FO.07.11.0001160
Over Kontrak Toko/Butik Jalan Kamboja Mo.14 081999977447
14,3Are Canggu Komplek Villa, @285jt Nego Hub.0818351789
FO.07.11.0001190
FO.07.11.0001161
104.07.11.0001210
166.07.11.0001296
FO.06.11.0011453
Tnh Kav,3Are s/d 24Are,250Jt/A Jl.Batursari Sanur 081338637185
141.07.11.0001285
Ruko Lt3 Jl.Dewi Sartika Tuban Kuta Ls 101A,Hub:081805373666 FO.07.11.0001186
PELUANG USAHA Peluang Usaha Kuliner/Makanan Kawasan Elit Pariwisata Sanur Pola Pasar Tradisional Grobak unik siap pakai Bayar sewa Bulanan stan yang masih terbuka Nasi/Mie Goreng,Bakso,Lumpia, Gado2 dan Ayam Penyet.Lokakarya Jam 11 Pagi 8 juli Jl.Danau Tamblingan 224 Semawang Sanur FO.07.11.0001167
DIJUAL MOBIL
TRAVEL Melayani Pemesanan Lewat SMS: Tiket Pesawat & Voucer Hotel Hub.087860089532,24Jam
FO.07.11.0000980
102.07.11.0001273
RUPA-RUPA
SERVICE
RATU MAMPET
DIJUAL RUKO !Cash/Krd 7462810/081805356445 Ruko diJl.Ratna Ukuran 4x8 2Lt
Over kontrak Jl.Raya Ubud Luas Toko 167M2 2Lt,08123928230
BU Rmh K.Plaza yg nawar 2.250jt Tolong Hub.Kembali 8222441 Tnh Kav Jl.5m Aspal Blk Kampus STP Nusa Dua 081239406186
FO.07.11.0001231
FO.06.11.0013238
PAKET HEMAT SUZUKI DP. 16jt
Ready Stock BUNGA 4,65% - GRAND VITARA - NEW ESTILO Dp.8jt Dp.12jt - SWIFT Dp.11jt - SPLASH Dp. 5jt - PICK UP - MEGA CARRY + BONUS *** BURUAN PESAN
SX 4
SUZUKI PERMAI Denpasar
SERVICE
POMPA AIR HANYA K AMI AHLINYA !!!
( 2768321 / 8430804 / 2166780
C.0000270-mbl-2
DIJUAL MOBIL
AGUNG TEKNIK POMPA PUMP SPECIALIST
2136825
C.0011136-brj
KOMPUTER
KOMPUTER
BIRO JASA
AHLI BUNTU
C.0010326-srv
C.0009843-rpa
RUPA-RUPA
RUPA-RUPA
SALON
Catering Service Juni Juli
WC (245830 BIRO JASA
RUPA-RUPA
Garansi 3 bln
C.0010134-brj
KOMPUTER
( 416062, 9105577
Paket : Nikah / Hut / Sunat, Arisan,dll Harga Mulai : - 20 RB (Prasmanan) Lengkap perabot - 10 RB ( Nasi Kotak) - 4 RB ( Kue Kotak) pelayanan - 300 RB (Tumpengan) Melayani Dalam / Luar Kota
A t a s i WC m am p et Salur an air w astaf el, dll Ta npa bongkar /kimia Melayani K uras 24 Jam
KOMPUTER
JL. BULUH INDAH 40, DENPASAR
Special Promo:
Creambath Traditional/Ear Candle Theraphy
Only Rp 30.000,- 20 Member/hari Tgl. 3 - 14 Juli 2011 Facial by Biokos Makarizo Texture Experience Ear Candle Therapy Hair Spa by Loreal Hair Masker by MPC Perawatan Vagina by Bidan Todays Body Spa 2 Jam Ozone Vagina by Bidan Chocolate Sensational Spa Balinesse Body Bleach + Coklat USA Body Bleach + Coklat
Rp. 50.000,Rp. 50.000,Rp. 50.000,Rp. 60.000,Rp. 60.000,Rp. 70.000,Rp. 75.000,Rp. 100.000,Rp. 120.000,Rp. 150.000,Rp. 200.000,-
Hub: 087 860 130 872 / 740 7432
Jl. Jaya Giri III / 22. Renon Dps. Telp. (0361) 223016
C.0001709-rpa
C.0000750-sln
MODIFIKASI
Mid Year Sale PAKET VELG IMPORT+ BAN
C.0011963-rpa
Paket Hemat 100K Spooring 3D
Minggu
ar Balancing R 17 = 5,5 jt dan Hari Bes R 18 = 6,5 jt Nitrogen Tetap Buka R 19 = 7,5 jt ALARM Rp. 150 Rb R 20 = 12 jt R 22 = 16 jt HID Semua Mobil Rp 1 jt Gratis 1 th spooring Jl. Gatot Subroto Tengah 3D & Nitrogen No. 7 Denpasar Bali (Setiap pembelian Telp. 0361 420441 / 420443 1 set velg + ban)
l l l l l
C.0012476-mod
Galungan Best Deal DP 10% Bunga Murah Hadiah Berlimpah Bisa Tukar Tambah
* Untuk Type Tertentu
HONDA DENPASAR AGUNG
0361-7455389 081797 167 19 C.0012024-mbl
DIJUAL MOBIL
NEW JAZZ 2011
FREED DP 20 jt-an CRV DP 40jt-an CITY DP 40jt-an CIVIC DP 60jt-an ACCORD DP 80jt-an
HONDA DEWATA DEALER RESMI HONDA BALI
( 8688888
C.0003430-mbl-2
Selasa Wage, 5 Juli 2011 BENGKEL LAS
TIKET
19
IKLAN PELUANG EMAS DIJUAL MOTOR
BURSA TIKET
MURAH 08882439425-085740452009 081901184555-081225303333
MOMO T&T
JL. MAHENDRADATA 81
PASANG INDOVISION GRATIS * 0361-3168393
C.0000189-tkt
C.0001221-mtr-5
BAHAN BANGUNAN
Om Swastyastu
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KARANGASEM
Mengucapkan Selamat Hari Raya
GALUNGAN & KUNINGAN (Tanggal, 6 Juli 2011)
(Tanggal 16 Juli 2011)
C.0013331-rmh-1
Semoga Kita Semua Selalu Dalam Lindungan Ida Sanghyang Widhi Wasa Om Shanti, Shanti, Shanti, Om Ketua I Gede Dana, S.Pd., M.s.i Wakil Ketua I Nyoman Celos, S.E.
Wakil Ketua I Nyoman Karya Kartika K.0001228-rpa
Jl. Diponegoro No. 46 (Suci) Denpasar Telp. 0361-223787 Jl. Pejanggik No. 67 Cakranegara Telp. 0370 - 628206 C.0011000-rpa
OPTIK GLOBAL
Mengucapkan
Jl. Imam Bonjol 338 - Sebrang Pasar Abian Timbul - Dps Jl. Gunung Agung 126 - Timur Lapangan Buyung 200 m
Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan
Frame Diskon
50%
Soft Lens X2 Rp. 60rb
Paket Hemat Frame + Lensa
250rb 125rb
Toko Resmi Lensa ESSILOR ( terbaik didunia ) Crizal, Airwear, Transition, Varilux
Garansi 2TH C.0012563-rpa
Selamat Hari Raya
Galungan & Kuningan
C.0012999-hp
HB.0001283-rpa
C.0001182-rpa
GALUNGAN CERIA BERSAMA BALI ZOO RAYAKAN KECERIAAN GALUNGAN BERSAMA KELUARGA TERCINTA DI BALI ZOO KEBUN BINATANG BALI (Umanis Galungan, 7 Juli 2011) Dimeriahkan oleh : Sulap & Badut Birds Show Dog Show
Animals Show Barong Anak (ngelawang) dan Bazzar murah‌ Pasti Seru !!!
Show Time : 10.30 11.30 wita , 14.00-15.00 wita, 16.00-17.00 Wita
Tiket Masuk : Rp. 60.000,- / Dewasa Rp. 30.000,-/ Anak (Berlaku Khusus Pemegang Identitas Bali (KTP/SIM Bali ) * Harga mulai 1 Juli 2011
Informasi Hub : 0361-294357 C.0013002-rmh
C.0001622-pend-9
Bali Zoo Kebun Binatang Bali Jl. Raya Singapadu, Sukawati - Gianyar C.0013150-rpa
C.0001220-rpa-5
EKONOMI
20 LINTAS
Selasa Wage, 5 Juli 2011
EKONOMI
Innova Dongkrak Penjualan Toyota
MENGGENJOT PRODUKSI - Bambang (28) membuat miniatur kereta api uap dari limbah elektronik untuk dikirim ke Jakarta di Desa Pakis, Malang, Jawa Timur, Senin (4/7) kemarin. Para perajin miniatur kereta api uap di kawasan tersebut menggenjot produksi untuk memenuhi permintaan yang sejak dua bulan terakhir meningkat hingga 50 persen terutama saat musim liburan, yang dijual dengan harga berkisar Rp 300.000 - Rp 850.000/unit.
PENJUALAN ritel Toyota di pasar domestik sepanjang Juni 2011 naik 27 persen menjadi 26.216 unit, dibandingkan pada bulan sebelumnya didorong lonjakan penjualan model Kijang Innova. Bulan lalu, penjualan Innova naik 97 persen menjadi 3.928 unit. ‘’Setelah sempat turun dalam beberapa bulan terakhir, kami bersyukur bisa kembali memenuhi kebutuhan konsumen. Kami akan terus mengembangkan produk dan teknologi, serta layanan kepada konsumen,’’ ujar Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM), agen tunggal pemegang merek (ATPM) Toyota, Johnny, dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Johnny menyatakan, Avanza masih menjadi model terlaris dengan volume penjualan 15.140 unit. Sementara di kelas sedan, Toyota membukukan penjualan 1.256 unit, naik 49 persen. Dia menambahkan, penjualan model SUV kompak naik 26 persen menjadi 1.359 unit, dan SUV tumbuh 22 persen menjadi 2.764 unit. ‘’Total penjualan kendaraan penumpang (passenger) Toyota tumbuh 30 persen pada bulan lalu,’’ ujarnya. Sampai semester pertama 2011, penjualan Toyota naik 11 persen menjadi 153.385 unit. Hasil ini memantapkan Toyota di posisi puncak pasar mobil domestik dengan pangsa pasar 37 persen. (ant)
10 BUMN Diusulkan Raih PMN PEMERINTAH mengusulkan sepuluh BUMN mendapatkan suntikan dana segar pada APBN 2012, dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar total Rp 7,79 triliun. ‘’Kesepuluh BUMN tersebut sudah diusulkan untuk dimasukkan dalam struktur APBN 2012,’’ kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisis VI DPR, di Gedung MPR/DPR-RI, Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Sebesar Rp 4,852 triliun dialokasikan melalui PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) dan selebihnya sekitar Rp 2,946 triliun langsung dari APBN. PMN untuk PT Industri Kapal Indonesia Rp 595,1 miliar, PT Dok Kodja Bahari (Rp 522,82 miliar), PT PAL (Rp 2,195 triliun), PT Balai Pustaka (Rp 100 miliar), PT Perikanan Nusantara (Rp 200 miliar), PT Kertas Leces (Rp 440 miliar). Adapun usulan PMN untuk PT Dirgantara Indonesia Rp 2 triliun, PT Pindad (Rp 697,7 miliar), Perum LKBN Antara (Rp 250,1 miliar), dan PT PPA (Rp 799,42 miliar). Menurut Mustafa, pemerintah menempuh tiga pola pemberian PMN yaitu berasal dari dana segar APBN, dari konversi Piutang Negara dalam rekening Rekening Dana Investasi/Subloan Agreement (RDI/SLA) dan dari penetapan Bantuan Pemerintah yang Belum ditetapkan Statusnya (BPYDBS). (ant)
Revitalisasi Pasar Perbatasan PEMERINTAH c.q. Kementerian Perdagangan melakukan revitalisasi pasar Kewapante di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) di dekat perbatasan wilayah Indonesia dan Timor Leste untuk menjadi salah satu pasar tradisional percontohan yang dikelola dengan baik. Menteri Perdagangan Mari E. Pangestu melalui siaran pers yang diterima di Jakarta mengatakan, Kementerian Perdagangan di bawah program pasar percontohan akan melakukan pendampingan terhadap pedagang dan pengelola pasar Kewapante selama tiga tahun, sampai tahun 2013. ‘’Untuk itu, dukungan terhadap program ini serta komitmen untuk kerja keras diperlukan dari seluruh pihak terkait, agar pasar percontohan itu dapat berhasil sesuai harapan, demi masyarakat Sikka,’’ kata Mendag dalam lawatannya ke Sikka, akhir pekan lalu. Pasar Kewapante, Sikka, dibangun pada tahun 1974. Pasar itu berdiri di atas lahan seluas 2,5 hektar, dengan luas bangunan sekitar 3273,82 m2. Pasar tersebut menampung sekitar 800 pedagang yang dikelola oleh 20 orang. Pasar tersebut membutuhkan banyak perbaikan terutama terkait pemenuhan ruang untuk berdagang. Apalagi para pedagang pendatang telah memenuhi area sekitar pasar hingga memenuhi jalanan, yang mengganggu lalu lintas. Oleh karena itu, revitalisasi pasar tersebut akan difokuskan pada perbaikan jumlah ruang untuk area pedagang. (ant)
APBN Catatkan Surplus Rp 56,9 Triliun Jakarta (Bali Post) Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 31 Mei 2011, mencatatkan surplus anggaran hingga Rp 56,9 triliun. Ini karena realisasi pendapatan negara dan hibah masih lebih tinggi dari belanja negara. ‘’APBN juga masih membukukan kelebihan pembiayaan Rp 120,3 triliun dan pada semester I diperkirakan surplus mencapai Rp 36,8 triliun, dan kelebihan pembiayaan Rp 104,1 triliun,’’ ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo pada rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR-RI di Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Menkeu menjelaskan pendapatan negara hingga Mei tercatat Rp 421,1 triliun, sedangkan belanja negara Rp 364,2 triliun. Dengan perkiraan pada semester I pendapatan mencapai Rp 498,3 triliun dan belanja mencapai Rp 461,5 triliun. Pendapatan negara terbesar disumbangkan oleh penerimaan perpajakan yang diperkirakan mencapai Rp 386,7 triliun atau 45,5 persen dari target APBN pada akhir semester I, yang hingga Mei baru mencapai angka Rp 326,6 triliun. ‘’Penerimaan perpajakan membaik karena kondisi perekonomian yang mendukung, tingginya ICP minyak, adanya kenaikan tarif cukai tembakau rata-rata lima persen, kebijakan harmonisasi tarif terkait perdagangan bebas, dan harga CPO internasional yang relatif tinggi,’’ papar Menkeu. Sementara realisasi belanja pemerintah pusat, yang banyak mendominasi belanja negara, diperkirakan mencapai Rp 263,3 triliun atau 31,5 persen dari target APBN, yang hingga Mei baru mencapai angka Rp 212,7 triliun. Belanja pegawai mendominasi pengeluaran belanja pemerintah pusat yang hingga Mei mencapai Rp 67,7 triliun, dan diperkirakan pada semester I tercatat Rp 85,9 triliun dari target Rp 180,8 triliun. Sementara belanja modal masih terlihat rendah karena hingga Mei penyerapan masih tercatat Rp 13,6 triliun, atau perkiraan semester I Rp 20,5 triliun dari target Rp 135,9 triliun. ‘’Belanja pegawai tinggi karena adanya realisasi anggaran remunerasi pada beberapa Kementerian Lembaga pada triwulan I dan belanja modal masih rendah, karena masih adanya proses penyesuaian terhadap pelaksanaan Perpres no 54/2010 tentang pengadaan barang dan jasa,’’ tuturnya. Ia juga menyebutkan untuk prognosis pendapatan negara pada semester II akan melampaui perkiraan realisasi pada semester I hingga mencapai Rp 664,1 triliun. Sedangkan prognosis belanja negara pada semester II juga akan lebih tinggi dari realisasi semester I hingga Rp 852 triliun. Ini karena membengkaknya beban subsidi dan belanja tambahan yang bersifat mendesak, serta besarnya prognosis transfer ke daerah akibat tingginya dana bagi hasil. ”Dengan demikian prognosis APBN semester II akan menunjukkan defisit Rp 187,9 triliun, sehingga APBN Perubahan diperkirakan akan tercapai defisit anggaran Rp 151,1 triliun atau 2,1 persen,’’ imbuhnya. Pada kesempatan tersebut, Menkeu juga memaparkan proyeksi asumsi makro hingga semester I, dimana pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 6,5 persen, inflasi yoy 5,5 persen, suku bunga SBI 3 bulan 5,1 persen, nilai tukar Rp 8.747, harga ICP minyak 111 dolar AS per barel dan lifting minyak 888.000 barel per hari. Sedangkan proyeksi pada semester II 2011, pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 6,5 persen, inflasi yoy 6,0 persen, suku bunga SBI 3 bulan 6,1 persen, nilai tukar Rp 8.853, harga ICP minyak 79 dolar AS per barel dan lifting minyak 1.002.000 barel per hari. (ant)
Bali Post/ant
Pemerintah Minimalkan Jumlah Utang Luar Negeri Jakarta (Bali Post) Pemerintah terus mengupayakan penurunan jumlah utang luar negeri untuk mengurangi risiko yang kemungkinan muncul. ‘’Ini dalam konteks grant, bukan pinjaman. Kita akan terus meminimalkan pinjaman luar negeri,’’ ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Armida S. Alisjahbana, usai pertemuan dengan Menteri Urusan Eropa dan Kerja Sama Internasional Belanda, Ben Knapen, di Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Menurut Armida, sejak tahun 2010, Indonesia menyesuaikan fokus prioritas pembiayaan (dari utang) pada kegiatan-kegiatan yang sedang berjalan, serta kegiatan-kegiatan baru yang sudah dalam tahap akhir persiapan. Ia menyebutkan, komitmen bantuan Belanda kepada Indonesia saat ini, juga tidak sebesar periode-periode sebelumnya. ‘’Ini sesuai dengan keingi-
nan dan rencana Indonesia untuk terus mengurangi/ menurunkan secara nyata pinjaman dari luar negeri,’’ tuturnya. Sebelumnya Bank Indonesia (BI) mengingatkan, Indonesia harus memberi perhatian terhadap total utang luar negeri, baik pemerintah maupun swasta, yang terus meningkat hingga kuartal I tahun 2011.
‘’Meski ekonomi kita stabil dan fundamental ekonomi bagus, tetapi utang luar negeri harus terus dicermati dengan mengingatkan pelaku bisnis untuk mengelola utang luar negerinya secara berhati-hati,’’ kata Kepala Biro Humas BI, Difi A Johansyah. Dikatakannya, meski perilaku swasta dalam mengelola utang luar negeri sudah membaik dibanding masa krisis
Rupiah Makin Dekati 8.500/Dolar Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS naik 20 poin menjadi 8.523 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya senilai 8.543. Artinya, rupiah semakin mendekati angka 8.500. Pengamat pasar uang dari PT Harvest Futures International Tony Mariano di Jakarta mengatakan, masih rendahnya tingkat suku bunga Amerika Serikat (AS), memicu pelaku pasar menempatkan dananya pada negara yang memiliki tingkat suku bunga lebih tinggi seperti Indonesia. Sehingga, mata uang rupiah kembali bergerak menguat. Menurut dia, berlanjutnya penguatan mata uang rupiah terhadap dolar AS, seiring dengan suku bunga dalam negeri yang berpotensi akan naik. ‘’Level suku bunga di AS masih rendah, sehingga pelaku pasar memanfaatkan selisih tingkat suku bunga dan mencari pada negara yang memiliki tingkat suku bunga lebih tinggi dibanding di AS,’’ katanya.
Ia mengatakan, potensi kenaikan suku bunga Indonesia didorong oleh indeks harga konsumen yang diprediksi meningkat saat menjelang hari raya lebaran. Dengan begitu angka inflasi otomatis akan ikut naik. ‘’Ekspektasi naiknya inflasi menjadi indikator naik atau tidaknya suku bunga, jika terjadi kenaikan akan memicu investor masuk ke dalam negeri. Karena hal itu akan membuat imbal hasil menjadi lebar,’’ tambahnya. Ia menambahkan, masih melemahnya mata uang dolar AS terhadap mata uang negara lainnya termasuk rupiah juga dipicu oleh kembali positifnya kondisi perekonomian global setelah mengalami tekanan akibat krisis yang terjadi di Yunani. ‘’Saat terjadi krisis di Yunani pelaku pasar mengamankan nilai tukarnya pada negara save haven, setelah kondisi stabil pelaku pasar kembali mencari imbal hasil yang lebih tinggi dengan memanfaatkan selisih tingkat suku bunga,’’ imbuhnya. (ant)
keuangan 1997/1998, namun upaya mengurangi risiko utang luar negeri harus terus dilakukan. Jumlah utang luar negeri Indonesia sampai kwartal I tahun 2011 mencapai 214,5 miliar dolar AS, meningkat 10 miliar dolar AS dibanding posisi akhir 2010. Jumlah tersebut terdiri dari utang pemerintah 128,6 miliar dolar AS, dan utang swasta 85,9 miliar dolar AS. Utang pemerintah itu juga meningkat dibanding posisi akhir Desember 2010 sebesar 118,6 miliar dolar AS dan utang swasta 83,8 miliar dolar AS. Untuk utang luar negeri
swasta sampai April 2011 terdiri dari swasta non bank 72,5 miliar dolar AS, dan utang bank 13,4 miliar dolar AS. Rasio utang dibanding PDB saat ini sebesar 28,2 persen lebih baik dibanding 1997/1998 yang mencapai 151,2 persen. Sementara rasio utang jangka pendek dibanding cadangan devisa saat ini 42,6 persen lebih baik dibanding 1997/1998 sebesar 142,7 persen. Menurut Difi, salah satu upaya untuk mencegah utang luar negeri menjadi pemicu krisis, adalah dengan menerapkan monitor yang ketat terhadap utang luar negeri swasta, yang telah dilakukan BI sejak Oktober 2000. (ant)
IHSG Cetak Rekor Baru Jakarta (Bali Post) Masih masuknya dana asing ke dalam pasar saham dalam negeri mendorong Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia (IHSG BEI), Senin (4/7) kemarin, ditutup terangkat sekaligus kembali menciptakan rekor baru sepanjang 2011 ke posisi 3.953 poin. IHSG ditutup naik 26,42 poin atau 0,67 persen ke posisi 3.953,52. Indeks 45 saham unggulan (LQ45) juga naik 5,39 poin atau 0,77 persen ke posisi 704,24 poin. Analis Milenium Danatama Sekuritas, Abidin, di Jakarta mengatakan, pelaku pasar asing yang masih mengambil posisi beli, menjadi salah satu pendorong penguatan IHSG pada awal pekan ini. ‘’Pelaku pasar asing mencatatkan beli bersih (foreign net buy) Rp 433,684 miliar,’’ paparnya. Ia mengatakan, masih masuknya pelaku pasar asing ke dalam pasar modal dalam negeri, juga memicu investor lokal mengambil posisi yang sama. Ia menambahkan, saham-saham bursa regional yang masih melanjutkan rally penguatan, menja-
di pemicu investor di Bursa Efek Indonesia mengambil posisi beli, meski nilai saham di BEI sudah memasuki dalam area overbought (jenuh beli). ‘’Saham regional yang terus mencatatkan penguatan menjadi katalis pelaku pasar dalam negeri masih masuk kendati saham di BEI sudah berada dalam area overbought,’’ tambahnya. Sementara bursa regional bergerak naik seperti Indeks Hang Seng menguat 372,37 poin (1,66 persen) ke level 22.770,47, Indeks Nikkei225 naik 97,02 poin (0,99 persen) ke level 9.865,09, dan Indeks Straits Times menguat 14,43 poin (0,46 persen) ke level 3.153,44. Pada perdagangan saham akhir pekan lalu, berjalan cukup ramai dengan transaksi frekuensi mencapai 107.6709 kali, pada volume saham yang diperdagangkan mencapai 3,509 miliar lembar saham dengan total nilai Rp 3,805 triliun. Dengan penguatan saham di BEI sebanyak 110 saham, sementara saham turun sebanyak 110, dan 97 saham tidak bergerak harganya. (ant)
KKP Tindak Tegas Impor Ikan Ilegal Jakarta (Bali Post) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan menindak tegas terhadap produk perikanan impor yang masuk tanpa izin Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan. Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan KKP, M Syamsul Maarif, di Jakarta, Senin (4/7) kemarin mengatakan, dalam waktu tiga hari produk impor tanpa izin akan dilakukan pemusnahan. ‘’Kalau masih ada izin namun mengandung penyakit atau hal-hal tak sesuai peraturan maka akan ditolak,’’ ujarnya dalam sosialisasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 15/MEN/2011 tentang Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan yang Masuk Ke dalam Wilayah Negara Republik Indonesia. Peraturan tersebut merupakan revisi dari Permen KKP No. 17/2010 tentang Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan yang Masuk ke Wilayah Indonesia. Tujuannya untuk membendung banjir impor ikan yang tak terkendali. Sementara itu, Sekretaris Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) KKP Syafril Fauzi mengatakan, hingga Mei 2011 permohonan izin impor ikan totalnya mencapai 2,6 juta ton.
Dari angka tersebut, lanjutnya, yang ditolak 2,5 juta ton, sehingga yang diizinkan sekitar 3,85 persen atau sebesar 100 ribu ton, berarti kurang dari 4 persen impor ikan yang diizinkan masuk ke Indonesia. ‘’Apabila impor ikan ini tidak dikendalikan maka impor yang masuk akan mencapai di atas 390 ribu ton,’’ paparnya. Dikatakannya, impor yang diizinkan masuk hanya untuk keperluan tertentu, seperti ada beberapa ketentuan di dalam pasal 4. Pasal itu menyatakan bahwan hasil perikanan yang masuk ke dalam wilayah Negara Indonesia yang dilakukan oleh importir dapat digunakan untuk bahan baku UPI (Unit Pengolahan Ikan) yang menghasilkan produk akhir berupa industri pengalengan dan tepung agar agar. Bahan baku UPI untuk diekspor kembali dan tidak diperdagangkan di dalam wilayah Negara RI, bahan baku pengolahan tradisional berupa pemindangan, bahan baku fortifikasi atau pengkayaan makanan tertentu, keperluan konsumsi hotel dan restoran dan keperluan pasar modern. ‘’Kebijakan ini bertujuan untuk melindungi kesejahteraan nelayan lokal dan mewujudkan Indonesia sebagai penghasil produk perikanan terbesar di dunia pada 2015,’’ tambahnya.
Selain itu, lanjutnya, untuk mencegah beredarnya hasil perikanan illegal yang mengancam daya saing produk perikanan lokal. Sementara itu, Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP),
Syahrin Abdurahman menyatakan, pihaknya akan mengawasi peredaran impor ikan yang masuk ke wilayah Indonesia. Dikatakannya, apakah benar benar impor tesebut sampai ke tempat yang meminta
izin imopr ikan seperti restoran, hotel dan industri lainnya. Jangan sampai ada yang nyasar tujuannya. ‘’Jadi saya akan mengawasi masuknya ikan impor dari hulu hingga hilir,’’ tegasnya. (ant)
Bali Post/ant
TERMINAL BAMBU - Seorang pekerja memindahkan bambu di terminal bambu Dusun Serpis sekitar waduk Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta, Jabar, Senin (4/7) kemarin. Bambu asal Jatiluhur itu setiap hari dikirim ke Jakarta dan kota besar lainnya.
Selasa Wage, 5 Juli 2011
SOLUSI
INDUSTRI
21
MERANGKAK NAIK -
Indonesia Tak Miliki Perkebunan Buah WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Bayu Krisnamurthi, menyatakan saat ini Indonesia belum memiliki perkebunan buah-buahan dalam skala luas, sehingga menjadi kendala dalam meningkatkan produksi komoditas itu. Mengapa? Berikut penuturannya di Bogor, Senin (4/7) kemarin.
Karyawan agen telur tengah memeriksa telur di salah satu agen di kawasan Nerogtog, Cipondoh, Tangerang. Sejumlah bahan pokok saat ini harganya merangkak naik, salah satunya telur. Saat ini harganya merangkak naik
Yang ada selama ini? Selama ini, produksi buah petani jumlahnya kecilkecil dan tersebar di berbagai titik. Kita tak punya perkebunan buah skala besar. Sehingga, selain menjadi kendala dalam mendongkrak produksi buah-buahan nasional juga mempengaruhi pada peningkatan kualitas produk hortikultura itu.
dari biasanya Rp 16.500, naik menjadi Rp 19.000/kg. Penyebab kenaikan menurut pedagang yaitu adanya permintaan besar produsen kue terhadap telur dan tingginya harga pakan ternak ayam yakni jagung.
Akibatnya? Ya karena faktor itulah mengakibatkan buah Indonesia kurang memiliki daya saing dengan produk dari mancanegara. BP/ist
Masalah lainnya? Permasalah lainnya yang dihadapi yakni begitu beragamnya produk buah-buahan Indonesia, sehingga tak fokus menggarap potensinya secara maksimal. Selain itu, buah lokal belum banyak memiliki merek yang kuat, bahkan dalam beberapa jenis buah lokal cenderung mengekor dengan merek buah impor. Padahal, buah lokal sudah memiliki merek kuat seperti pisang barangan, rambutan papiah, alpukat garut dan lain-lain. Contohnya? Contohnya pepaya Bangkok 95 persennya sebenarnya dihasilkan di Indonesia, kemudian 70 persen pepaya Hawai di hasilkan di tanah air. Karena image-nya positif maka nama itu yang keluar. Untuk itu manajemen merek untuk buah lokal yang harus ditingkatkan. Dari masalah itu semua kuncinya adalah Research and Development atau penelitian dan pengembangan. Bagaimana dengan Thailand? Kalau Thailand, sebelumnya ada 60 jenis durian, namun atas kebijakan rajanya, maka pemerintah menebang semua pohon duriannya, kecuali untuk tujuh jenis yang dianggap unggul. Memang perlu ketegasan untuk melakukan itu. (ant)
Belanda Bantu Pengamanan Pangan Indonesia Jakarta (Bali Post) Pemerintah Belanda akan membantu Indonesia meningkatkan ketahanan pangan (food security) dalam kerangka kerja sama kedua negara. ‘’Food security merupakan masalah penting apalagi dengan harga yang cenderung naik,’’ kata Menteri Urusan Eropa dan Kerja Sama Internasional Belanda, Ben Knapen, dalam jumpa pers di Gedung Bappenas Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Ia menyebutkan, jika harga pangan tidak terkendali maka penduduk miskin akan merasakan dampaknya. Menurut dia, food security merupakan satu dari sejumlah fokus kerja sama antara Indonesia - Belanda. Belanda akan membantu Indonesia antara lain dalam bidang riset dan pengembangan. Fokus kerja sama tidak seluas dulu, saat ini diarahkan untuk peningkatan kapasitas kelembagaan untuk pembangunan, perubahan iklim, dan penanganan kerusakan hutan. Pemerintah Belanda memberikan komitmen bantuan untuk mendukung kerja sama pembangunan berupa hibah sebesar 53 juta euro. Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana mengatakan, kerja sama kedua negara difokuskan pada sejumlah sektor penting. Sektor itu adalah air dan isu iklim (water related climated issues), ketahanan pangan, governance (fokus pada bidang hukum), dan pendidikan tinggi (kerja sama antara lembaga pendidikan tinggi dan beasiswa). Armida menyebutkan, Belanda yang terkenal memiliki banyak ahli dalam pengelolaan air akan membantu pengembangan sistem manajemen air di Jakarta. ‘’Ini semua grant, tidak ada pinjaman,’’ papar Armida. Ubah Strategi Sementara itu, Belanda juga mengubah strategi kerja sama dengan Indonesia terkait akan berakhirnya kerangka kerja sama berdasar multi annual strategic program 2008-2011. ‘’Kerangka kerja sama Indonesia-Belanda akan berdasar strategi baru yang akan berlangsung periode 2012-2015,’’ ujar Staf Khusus Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Dedi Masykur Riyadi. Ia menjelaskan, berdasar program sebelumnya, Belanda melakukan kerja sama dengan Indonesia melalui lembaga internasional/lembaga multilateral. Sedangkan dalam program strategi baru, Belanda secara bertahap akan mengubah kerja samanya menjadi langsung, termasuk kemungkinan melakukan kerja sama segi tiga (triangular cooperation). ‘’Ke depan akan secara langsung, selama ini ada yang melalui UNDP,’’ tuturnya. Meski terjadi krisis finansial dan ekonomi di Eropa, Belanda tetap memberikan komitmen bantuan untuk mendukung kerja sama pembangunan dengan Indonesia. Namun jumlah komitmen bantuan yang diberikan Belanda tidak sebesar yang pernah diberikan sebelumnya. Besaran komitmen itu disesuaikan dengan posisi Indonesia saat ini yang telah masuk dalam kelompok negara berpenghasilan menengah, selain keinginan dan rencana Indonesia terus mengurangi/menurunkan pinjaman luar negeri. ‘’Belanda tetap ingin melanjutkan kerja sama strategis dengan Indonesia, terutama berdasar suatu perjanjian kerja sama yang lebih komprehensif dan terfokus,’’ papar Dedi.(ant)
Bali Post/dok
KETAHANAN PANGAN - Indonesia terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan, mengingat ketahanan pangan merupakan kedaulatan suatu bangsa.
Bali Post/ant
Kemenkeu Pilih Opsi Tak Naikkan Harga BBM Jakarta (Bali Post) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan tidak akan memilih opsi untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, dan lebih memilih opsi pengaturan untuk menjaga anggaran serta kuota volume yang telah ditetapkan dalam APBN. ‘’Jadi, kuota itu pasti disesuaikan, kalau tidak dikendalikan itu bisa tinggi. Untuk itu, program pemerintah yang utama adalah mengendalikan BBM bersubsidi. Kalau ditanya tentang penyesuaian harga, kami pada saat ini tidak ada rencana,’’ ujar Menteri Keuangan (Menkeu), Agus Martowardojo, seusai rapat dengan Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Menkeu juga menegaskan walau opsi untuk dilakukan penyesuaian BBM bersubsidi diperbolehkan dalam UU APBN, namun opsi tersebut tidak pernah menjadi pilihan dari Kementerian Keuangan. ‘’Pada saat ini, kami tidak ada rencana untuk menaikkan harga BBM, tetapi kita memahami bahwa UU memperbolehkan untuk menyesuaikan harga BBM,’’ tuturnya. Dia memastikan pemerintah akan terus berkoordinasi untuk menjaga agar BBM bersubsidi tidak akan melampaui volume kuota dalam APBN sebesar 38,6 juta kiloliter, dan menjaga agar anggaran subsidi tidak terbebani. ‘’Pengendalian BBM itu yang akan bisa membuat anggaran kita untuk bidang BBM dapat terjaga. Jadi inisiatif-inisiatif itu sudah dipersiapkan sebetulnya sejak Oktober 2010, dan nanti akan terus dipertajam untuk bisa diimplementasikan agar kita bisa mengendalikan pos-pos subsidi,’’ tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, Menkeu memaparkan kepada Badan Anggaran DPR RI, realisasi subsidi energi terutama
untuk BBM pada semester I mencapai Rp 41,6 triliun dari target Rp 95,9. Semnetara tahun lalu sebesar Rp 30,2 triliun dari target Rp 88,9 triliun. Menurut Menkeu, tingginya realisasi tersebut dikarenakan tingginya realisasi ICP hingga Mei yang mencapai 110,4 dolar AS per barel dibandingkan tahun lalu 82,2 dolar AS per barel. ‘’Tingginya realisasi juga disebabkan karena adanya peningkatan volume konsumsi BBM bersubsidi yang hingga Mei mencapai 16,5 juta kilo liter atau 42,8 persen dari pagu APBN. Atau naik 7,4 persen dari periode sama tahun lalu,’’ imbuhnya. Sedangkan untuk prognosis semester II diperkirakan subsidi BBM akan menghabiskan angka Rp 79,2 triliun, sehingga akan membengkak menjadi Rp 120,8 triliun atau lebih tinggi dari target APBN Rp 95,9 triliun. ‘’Ada kelebihan Rp 24,9 triliun karena sebagai implikasi kenaikan ICP dari asumsi 80 dolar AS per barel menjadi sekitar 95 dolar AS per barel, selain itu volume konsumsi diperkirakan mencapai 38,940,5 juta kiloliter,’’ ujar Menkeu. Paling Realistis Sementara itu, sejumlah kalangan meminta pemerintah lebih memilih opsi kenaikan harga dibandingkan pengaturan distribusi BBM bersubsidi jenis premium dan solar, untuk menekan pembengkakan anggaran subsidi pada tahun 2011. Seperti dikatakan pengamat energi, Pri Agung Rakhmanto dan anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Golkar, Satya W.
Yudha. Pri Agung mengatakan, pilihan paling realistis menekan anggaran subsidi adalah menaikkan harga BBM bersubsidi. ‘’Dari segi waktu, opsi pengaturan sudah tidak relevan lagi diterapkan untuk mengatasi pembengkakan anggaran subsidi BBM pada tahun ini,’’ kata Direktur Eksekutif ReforMiner Institute itu. Apalagi, lanjutnya, potensi distorsi khususnya penyalahgunaan dan pasar gelap BBM akibat penerapan pengaturan distribusi cukup tinggi, sehingga tidak implementatif dan tidak efektif diterapkan saat ini maupun masa datang. Hal senada dikemukakan Satya Yudha. Menurut dia, UU APBN 2011 telah mengizinkan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi jika harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) telah 10 persen di atas asumsi APBN 2011 sebesar 80 dolar AS per barel atau 88 dolar AS per barel. Saat ini, lanjutnya, meski harga minyak dunia sudah cenderung turun, namun secara rata-rata ICP periode JanuariJuni 2011 sudah di atas 100 dolar AS per barel. Berdasarkan laporan Tim Harga Minyak Mentah Kementerian ESDM, harga ICP rata-rata periode JanuariJuni 2011 mencapai 111 dolar AS per barel atau 38,75 persen di atas asumsi 80 dolar AS per barel. ‘’Artinya, pemerintah sudah punya landasan hukum menaikkan harga BBM. Tunggu apa lagi,’’ papar Satya. (ant)
Capai Swasembada, Rendemen Gula Harus di Atas 10 Persen Cirebon (Bali Post) Rendeman gula harus di atas sepuluh persen agar Indonesia mencapai swasembaga gula, dengan produktivitas tebu sekitar 800 kuintal/hektar/tahun. Demikian dikatakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI), Soemitro Samadikoen. ‘’Rendemen rata-rata saat ini masih berkisar 6,9 persen, sedangkan produktivitas lahan hanya sekitar 600 kuintal tebu/ hektar,’’ ujarnya di sela-sela bedah buku ‘’HM Anwar Asmali: Pendidik Petani Pejuang Merintis dari Ladang Tebu’’, di Cirebon, Senin (4/7) kemarin. Ia membandingkan rendemen gula di Thailand dan Brazil yang sudah di atas 12 persen. Padahal secara fisik tebu di Indonesia tampak lebih baik dibandingkan tebu di dua negara tersebut. Sementara itu, lahan tebu secara nasional dai tagu ke tahun terus menyusut. Susutnya lahan tersebut antara lain karena petani mengubah ke tanaman lain. Kendati luas areal tidak bertambah, jika produktivitas dan rendemen bisa ditingkatkan, ia tetap yakni swasembada gula bisa dicapai. Khusus menyangkut rendemen gula sangat bergantung pada efisiensi pabrik gula maupun pengolahan pascapanen, sedangkan produktivitas menyangkut ketepatan pengolahan tebu di kebun. Salah satu unsur ketepatan pengolahan tebu adalah menyangkut biaya, dimana kredit petani tebu di Vietnam hanya dikenakan bunga 1,5 persen, di Thailand 1,3 persen dan di Brazil hanya 1,1 persen, sedangkan di Indonesia masih antara 6 dan 7 persen. ‘’Itu pun bagi petani yang menjadi binaan pihak perbankan,’’ tuturnya. Dikatakannya, perlunya memperhatikan petani tebu tersebut karena menjadi prasyarat apabila ingin mengejar swasembaga gula. ‘’Kita ingin swasembada gula mengandalkan petani tebu sendiri, bukan dengan cara mendirikan pabrik gula rafinasi yang mendatangkan gula mentah dari impor,’’ tambahnya. Di pihak lain, swasembada gula secara nasional memerlukan ketegasan hukum, terutama menyangkut dugaan gula impor ilegal dan gula rafinasi disamping lebih mengoptimalkan lahan dan efisiensi pabrik gula. ‘’Dugaan gula impor ilegal dan pendistribusian gula rafinasi perlu ditertibkan. Intinya ada ketegasan hukum guna mencapai swasembada gula,’’ tegasnya. Menurut dia, produksi gula secara nasional sekitar 2,3 juta ton, dan kebutuhan antara 4,5 juta ton sampai 5 juta ton. Karenanya, pemerintah mengimpor sekitar 2,3 juta ton. ‘’Tetapi kenyataannya, bulan Januari kelebihan gula sekitar 450 ribu ton. Kelebihan tersebut diduga karena ada impor gula ilegal,’’ paparnya. Sementara gula petani yang tergabung dalam APTRI ada yang tidak terserap pasar, antara lain karena ada provinsi yang tidak memiliki pabrik, tetapi telah tersedia gula lebih murah di provinsi tersebut. Ia menduga di provinsi tersebut beredar gula impor ilegal dan gula rafinasi untuk konsumen. Padahal seharusnya, gula rafinasi hanya untuk kebutuhan industri bukan untuk konsumsi masyarakat, sehingga gula yang ada ditangan petani tidak bisa didistribusikan. (ant)
Permintaan Buah Tumbuh 15 Persen/Tahun Jakarta (Bali Post) Permintaan buah-buahan secara nasional dalam lima tahun terakhir, diperkirakan mengalami pertumbuhan berkisar 12-15 persen per tahun. Wakil Menteri Pertanian, Bayu Krisnamurthi, di Jakarta, Senin (4/7) kemarin, mengatakan pertumbuhan permintaan buah-buahan di dalam negeri tersebut, seiring dengan naiknya tingkat konsumsi buah di masyarakat. ‘’Kenaikan pendapatan dan tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan merupakan pendorong peningkatan permintaan buah-buahan,’’ paparnya dalam obrolan santai gemari buah-buahan Indonesia yang digelar Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor. Bayu menyatakan, pola konsumsi buah-buahan di dalam negeri yakni untuk konsumsi rumah tangga atau buah meja dan pemenuhan sehari-hari untuk aspek kesehatan. Buah yang dikonsumsi untuk buah meja tersebut, lanjutnya, berupa pisang, jeruk, apel, pepaya, salak, dan pir. Pangsa konsumsi buah untuk rumah tangga ini, menurut dia, mencapai 35-40 persen dari total konsumsi buah-buahan nasional. Kemudian konsumsi hotel, restoran dan katering yang mencapai 20 persen dari konsumsi buah
Bali Post/dok
KALAH SAING - Meski dari segi cita rasa buah lokal tak kalah dengan buah impor, namun buah lokal kalah saing dengan buah impor, karena kalah dalam pencitraan. nasional umumnya meliputi pepaya, semangka, melon, nanas, dan avokad. Sementara konsumsi buah untuk industri mencapai 30 persen antara lain pada industri jus, minuman dan lainlain jenisnya seperti jeruk, apel, mangga dan jambu. Sementara itu, konsumsi
buah musiman atau eksotik yakni untuk acara atau musim tertentu hanya 10 persen. ‘’Konsumsi buah ini umumnya buah yang hanya ada secara musiman seperti mangga, durin, buah naga, sawo dan rambutan,’’ tuturnya. Menyinggung upaya
pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan permintaan buah-buahan, terutama untuk memenuhi pasar internasional, Wamentan menyatakan, di Indonesia masih terkendala musim, sehingga tak mampu memproduksi secara kontinu. Padahal, tambahnya, per-
mintaan buah-buahan di pasar dunia tidak mengenal musim dan menuntut pasokan yang stabil. Contohnya Cina yang mampu memasok pasar buah dunia, karena negara tersebut terdiri dari dua bagian yakni utara dan selatan sehingga musim panen buah berbeda. ‘’Kondisi tersebut mengakibatkan Cina mampu memasok pasar buah dunia secara kontinyu sepanjang tahun,’’ imbuhnya. Menyinggung impor buah dalam negeri, Bayu mengatakan, secara jumlah sebenarnya masih sangat kecil dibandingkan produksi nasional yakni hanya 3,5 persen pada 2010. Pada tahun lalu, menurut dia, produksi buah nasional 19,03 juta ton sedangkan impor hanya 667 ribu ton, sementara ekspor buah Indonesia 276 ribu ton. Ekspor buah nasional terdiri dari manggis, nanas, mangga dan rambutan yang umumnya tergantung musim. Sementera itu untuk meningkatkan konsumsi buah lokal Himpunan Alumni IPB menggelar kampanye ‘’Gemari Buah Lokal’’, dengan kegiatan jalan dan sepeda santai di Jakarta pada 10 Juli 2011. Ketua Panitia Ahmad Mukhlis Yusuf mengatakan, pada acara tersebut akan dibagikan 20 ribu bibit buahbuahan dan disediakan 100 gerobak berisi buah-buahan lokal. (ant)
SENI & BUDAYA
22
Selasa Wage, 5 Juli 2011
Komoditasi Kesenian Bali Wajib Dikontrol
Bali Post/dok
Ketut Suwentra
Denpasar (Bali Post) Perkembangan pariwisata Bali telah mendorong terjadinya komoditasi terhadap kesenian Bali. Kesenian yang semula murni difungsikan sebagai bentuk persembahan, kini mulai bergeser. Karena kesenian juga dijadikan komoditi untuk mendapatkan keuntungan secara ekonomi. Hal ini bisa dilihat dari sejumlah seni pertunjukan yang kini dikemas khusus untuk kepentingan pariwisata. Guna meminimalisasi terjadinya dampak negatif dari fenomena tersebut, proses komoditasi kesenian Bali wajib dikontrol secara ketat. Demikian ditegaskan seniman musik tradisional Jegog, Ketut Suwentra, belum lama ini. Menurut seniman dari Jembrana ini, komoditasi yang paling jelas terlihat pada seni pertunjukan Bali. Dikatakannya, komoditasi seni pertunjukan Bali telah terjadi sejak awal kedatangan para wisatawan ke
Bali. Bahkan, komoditasi seni pertunjukan dalam jagat kepariwisataan juga merambah bentuk-bentuk seni pentas yang tergolong sakral. Sebagai contoh, tari Kecak yang saat ini dikenal sebagai tontonan wajib buat turis, sebenarnya dipenggal dari tari sakral Sanghyang. Sayangnya, tarian yang merupakan perpaduan musik vokal dan fragmentari dengan sumber cerita dari epos Ramayana ini, diartikan secara salah kaprah sebagai monkey dance. Suwentra menambahkan, hadirnya kecenderungan bisnis kesenian sebagai dampak berkembangnya pariwisata merupakan tantangan tersendiri bagi perkembangan kesenian Bali. Kondisi ini membuat budaya ngayah yang selama ini menjadi penyangga kesenian Bali mulai bergeser. ‘’Tengok saja misalnya, bisnis kesenian dalam jagat pariwisata. Tarik ulur, konfrontasi dan proses tawar-menawar kini sedang gencar berlangsung dalam masyarakat Bali kontemporer termasuk dalam bidang kesenian,’’ katanya. Eksistensi kesenian Bali selama ini, katanya, disangga oleh budaya ngayah karena kesenian Bali terutama berkaitan erat dengan agama Hindu yang dipeluk mayoritas penduduk Bali. Selain disangga motivasi keagamaan, eksistensi kesenian Bali juga mendapat dukungan kuat dari organisasi sosial seperti banjar di mana bale banjar jadi arena pengayom seni yang signifikan. Di sini nilai-nilai seni dilestarikan, dikembangkan, didiskusi-
kan, dan diapreasiasi. Tetapi sampai kapan hal itu bisa bertahan? Sebagai bagian dari peradaban global, masyarakat Bali pun akan mengalami perubahan-perubahan, baik secara internal maupun yang menggedor secara eksternal. Konsekuensinya adalah, terjadi pergeseran nilainilai yang berimplikasi terhadap perubahan perilaku dan pola pikir masyarakatnya. ‘’Merupakan suatu persoalan yang dilematis adalah bagaimana para seniman Bali menyikapi dan mengompromikan antara budaya ngayah dengan budaya materialistis ekonomi uang-pasar yang menggedor hampir setiap lekuk dan sendi kehidupan mereka saat ini,” tegasnya. Untuk itu, Suwentra menilai diperlukan kesadaran masyarakat dan kepedulian pemerintah terhadap keberadaan seni pertunjukan Bali sebagai sebuah kristalisasi budaya yang patut diberdayakan posisinya di tengah keniscayaan globalisasi. Ditegaskan, hal itu sangat penting untuk meminimalisasi dampak negatif dari praktik komoditasi. ‘’Di sinilah pentingnya peran pemerintah untuk mengendalikan komoditasi kesenian tersebut,’’ katanya mengingatkan. (kmb13)
BULELENG - Penari joged dari Kabupaten Buleleng, Senin (4/7) kemarin tampil di PKB.
Joged Buleleng
Gedebong Goyang, Lawakan ala Bali PENAMPILAN grup lawak yang cukup segar dibawakan grup lawak wanita keturunan asing yang merupakan istri orang-orang Bali yang sudah resmi menjadi warga negara Indonesia. Mereka adalah Rucina Balinger asal Amerika, Suzan Kohlik asal Switzerland (Swiss), Antonela De Santis asal Italia, Azek Ryan asal Australia. Mereka tampil sangat memukau di bawah asuhan Sanggar Kita Art Community, Celuk, Gianyar. Penampilan pada PKB ke-33, Senin (4/7) kemarin, di Wantilan Taman Budaya merupakan kali pertamanya. Penampilan mereka senantiasa mengundang gelak tawa para pengunjung. Dengan gaya khas Bali, aksi yang dibawa-
kan keempat wanita ‘’bule’’ yang fasih berbahasa Bali tersebut senantiasa mengocok perut penonton. Ditemui seusai penampilan pementasannya, Rucina Ballinger dan Suzan mengatakan sangat senang menghibur orang lain dan membuat orang lain tertawa. Melalui grup lawak Gedebong Goyang, Rucina mengaku ingin menghibur orang dengan humor dan lelucon yang dibawakan. “Gedebong Goyang ingin sekali membuat orang ketawa. Karena dengan tertawa bisa membikin stres hilang’’ ujar Rucina, ibu dua anak ini. Rucina dan Suzan mengatakan kenapa dinamakan Gedebong Goyang, pasalnya lantaran para pelawak men-
gaku hampir semuannya tubuhnya mirip gedebong (pohon pisang - red). Grup ini dibuat awalnya pada tahun 2002. ‘’Tahun 2002 orang Bali banyak yang sedih, makanya kami membuat grup lawak ini,’’ ujar Rucina didampingi Suzan. Grup lawak ini dibentuk bersama I Ketut Widi Putra yang menjabat sebagai Art Director Kita Art Community, Celuk, Gianyar. Grup lawak istri orang-orang Bali ini sedikitnya tampil 15 kali dan sempat istirahat selama tiga tahun seperti tampil di Kuta Karnival, Ubud Festival, Sanur Festival, di Sekolah Warini dan untuk pertama kalinya bisa tampil di PKB ke-33. Semua humor yang dibawakan
pelawak bule wanita yang berumur 30 sampai 50 tahun tersebut ditampilkan dengan menggunakan bahasa Bali. Ruciana dan Suzan berharap, Gedebong Goyang bisa selalu menghibur dan dapat kembali pentas keliling Bali. Menuurut Art Director Kita Art Community I Ketut Widi Putra didampingi BR Indra Udayana, kehadiran Gedebong Goyang ini merupakan kumpulan orang-orang pencinta seni. Penampilan yang dibawakannya menghadirkan tiga konsep yang terdapat pada Tri Hita Karana. “Misi kami lewat berkesenian bisa menjaga hubungan misi perdamaian dunia dengan bekerja sama menggandeng Gandi Asrham,” ujar Widhi Putra. (kmb)
GEDEBONG GOYANG Suzan Kohlik, Azek Ryan, Rucina Balinger dan Antonela De Santis tampil di PKB, Senin (4/ 7) kemarin.
Bali Post/kmb
Selasa, 5 Juli 2010 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05
06.35 07.05 07.35 08.05
08.35 09.00 10.00 10.30 11.00 12.05 12.30 13.00 13.30 14.00 14.30
15.30
Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Ego & Nafsu Bag.3 Seputar Bali Pagi Bali Channel Lintas Mancanegara Lila Cita Parade Topeng Prembon Bag.2 Lila Cita Gatra Praja Ruang Perupa Jaco Surabaya Smile Home Shopping Dharma Wacana Wariga Bag.3 Berita Siang Smile Home Shopping Klip Bali Jaco Surabaya Lila Cita Tari Tarian Sanggar Bina Remaja Bag.2 Gita Shanti
16.00 17.00
17.30 18.00 18.10 19.00 19.30 20.00
20.30 21.30 21.35 22.00 22.05 23.00 23.30 24.00
Sekaa Shanti Giri Kusuma Anta Bag.3 Upakara Nangun Yadnya Karya Wraspati Kalpa, Mlaspas, Ngenteg Linggih, Tawur Manca Kelud di Pura Melanting, Bale Banjar Puseh Desa Pakraman Puseh Perean Baturiti Tabanan Dharma Wacana Masa Depan Aksara Bali Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Ista Dewata Pura Lempuyang Madya & Pura Lempuyang Luhur Lipsus Galungan Sekilas Berita Suluh Indonesia Sekilas Berita Lila Cita Klip Bali Bali Channel Penutup
Bali Post/edi
Pengibing Lupa Daratan, Penari Kabur ADA-ADA saja ulah para pengibing pada pementasan joged bumbung di Pesta Kesenian Bali, Senin (4/7) kemarin. Bahkan ulah pengibing yang mengundang perhatian dengan membawa beragam perlengkapan seperti gigi palsu, kacamata hingga mentimun, membuat salah seorang penari joged Werdhi Budaya, Buleleng kabur. Dihampiri usai pementasan, salah satu dari empat penari bernama Sri Apriyani mengaku kelelahan. Hal ini dapat dimaklumi, karena para pengibing tak habis-habis antre giliran. Bahkan, setelah tampil di atas panggung, kebanyakan mereka tak mau berhenti. Sekaa Joged Bumbung Werdhi Budaya yang mendapat kesempatan unjuk kebolehan di Kalangan Ayodya tampil memukau. Terbukti tepuk tangan riuh penonton terdengar menyambut tiap gerakan penari dan pengibing. Sekaa binaan Putu Sukayasa berdiri tahun 2006, dan kerap tampil dalam setiap kegiatan upacara keagamaan seperti pitra yadnya dan manusa yadnya. Bahkan, sekaa yang para penarinya merupakan siswa-siswi SMA tersebut pernah tampil di Nusa Penida, Klungkung. Para pengibing yang sudah biasa mengibing pada tiap pa-
mentasan joged bumbung di ajang PKB ke-33 pun turut meramaikan dan menciptakan atmosfer yang penuh canda tawa. Gaya pengibing yang beraneka ragam dengan kejenakaan masing-masing membuat penonton tak beranjak dari Kalangan Ayodya. Pamentasan joged terakhir di ajang PKB XXXIII ini diawali dengan menyuguhkan kolaborasi tabuh pejogedan dan tabuh gong kebyar yang bernama tabuh Bayuning Suta. Tabuh ini menyajikan alunan gamelan yang lemah lembut sesuai dengan sifat desiran angin sepoi-sepoi. Pamentasan dilanjutkan dengan menampilkan empat tarian joged yakni tari Puspa Winangun dibawakan Made Fitriani, tari Jelantik ditarikan Made Anggreni, tari Sekar Jepun dibawakan Putu Sri Apriani, dan tari Nara Kusuma dibawakan Luh Putu Trisna Wati. Selain itu, busana penarinya
pun khas. Busana penari joged ini dikreasikan dengan pakaian tari Legong sehingga terlihat lebih anggun dan elegan. Gerak-gerik penari joged tak hanya membuat pengunjung lokal lupa daratan untuk ngibing. Wisatawan asing pun tak mau ketinggalan momen menarik ini. Seorang wisatawan asing asal Jepang Keiko Sugisawa yang tak tahu-menahu soal ngibing, ikut melenggaklenggokkan tubuhnya. Penampilan Keiko yang nekat namun menghibur mendapat sorakan meriah penonton sejak baru naik ke atas pentas. Keiko menuturkan, dirinya tertarik dengan tari Bali karena gerakannya dinamis dan atraktif. ‘’Sebelumnya saya grogi. Namun setelah mendengar sambutan meriah dari penonton, saya jadi percaya diri dan semangat,’’ tutur Keiko yang berencana akan menceritakan pengalamannya ngibing ke teman-teman di negaranya. (bit/wid)
India Persembahkan Tarian ”Kathakali’’ ‘’KATHAKALI’’ sebuah cerita yang merupakan dramatari klasik Kerala, yang telah ada pada abad ke-17 dan berakar dalam mitologi Hindu. Kathakali memiliki kombinasi unik dari sastra, lukisan musik, akting dan tari. Pagelaran ini untuk pertama kalinya dipersembahkan di Bali, bahkan di Indonesia. Sajian seni tari drama ini mengisahkan cerita Mahabharata yang disuguhkan India Cultura Center. Seni yang berasal dari India Selatan ini mampu memukau pengunjung, terutama kalangan wisatawan asing yang hadir pada pertunjukan perdana di Bali. Suguhan Kathakali berupa drama dan ditarikan dengan topeng dan kostum yang rumit, durasi Kathakali umumnya panjang dan sementara bentuk tari yang lebih emotif dari narasi. Kathakali sendiri menggabungkan tari dengan dialog untuk membawa mitos dan legenda hidup di halaman Kuil Kerala. Para penari menggunakan kostum yang menakjubkan dan make-up yang memikat. Diiringi drum dan
vokal, menciptakan suasana hati dan emosi beragam. Semua bentuk seni dalam kombinasi ini, berangkai seperti sastra, puitis dan dramatis. Kostum dengan warna yang hidup dan riasan wajah berbeda-beda menyebabkan pentas sangat atraktif. Para Aharya (make-up) memiliki banyak wajah seperti Pacha, Kathi, Thadi, Minukku dan lainnya. Warna-warna dan nama menunjukkan sifat dari karakter. Selama berlangsung adegan, para penari tidak berbicara, tetapi gerakan tangan yang dikenal sebagai mudra dan ekspresi wajah yang unik semua menyerap ke bahasa isyarat. Semua drama dan tari yang diiringi musik vokal yang kuat. Drumer memberikan latar belakang yang berirama untuk drama. Kathakali pertunjukan biasanya dimulai dengan catatan musik yang disebut Thiranottam. Biasanya di negeri asalnya India Selatan, tarian berlangsung sepanjang malam hingga fajar extravaganza. Dari cerita yang dibawa-
kan, mengambil tema ‘’Duryodana Vadham’’ yang diangkat dari cerita epos Mahabharata. Cerita ini sangat lekat dengan filosofi kehidupan agama Hindu. Tak ayal setiap cerita yang bersumber dari daerah di india itu mampu memikat warga Bali dan juga wisatawan asing. Diceritakan seorang Krisna yang mencoba untuk membujuk Duryadana beserta adiknya, Dursasana, untuk mengembalikan negara Astina kepada para Pandawa yang telah dibuang ke tengah hutan. Namun bujukan Krisna ini tidak membuat mereka goyah dan tetap pada pendiriannya. Akibatnya terjadilah perang saudara antara Pandawa dan Korawa. Penggagas penampilan Kathakali, Neeta Malhotra, mengharapkan penampilan singkat epik Mahabharata ini diharapkan bisa menjadi intisari cerita keseluruhan Mahabharata yang sangat panjang. Selain di Bali, grup penari India Kathakali berjumlah sepuluh orang itu, akan tampil di sejumlah tempat, termasuk di Jakarta. (par)
Bali Post/par
INDIA - Kathakali merupakan tarian yang berasal dari India Selatan yang mampu mengundang decak kagum penonton. Tarian ini pertama kali dibawakan di Indonesia, khususnya Bali.
NUSANTARA
Selasa Wage, 5 Juli 2011
23
Dikepung Produk Impor
Pertanian Bali ’’Megap-megap’’ SAMPAI saat ini, sektor pertanian di Bali dinilai belum menjanjikan peningkatan kesejahteraan bagi para pelakunya. Makanya, tidak berlebihan jika banyak krama Bali terkesan menghindar untuk menggeluti sektor ini. Ketidaktertarikan krama di bidang pertanian juga dipicu oleh masih rendahnya daya saing produk-produk pertanian Bali terhadap produkproduk pertanian dari luar Bali, baik produk impor maupun produk-produk dari provinsi lainnya di Indonesia. Di sisi lain, sampai saat ini pemerintah daerah di Bali juga belum menunjukkan aksi nyata untuk memproteksi produkproduk pertanian asli Bali untuk minimal bisa jadi ‘’tuan rumah’’ di daerahnya sendiri.
Komitmen meningkatkan daya saing produk pertanian lokal yang digembar-gemborkan pemerintah daerah masih berkutat dalam tataran wacana. Nyatanya, ‘’serbuan’’ produk impor dan luar Bali masuk Bali tak terbendung. Akibatnya, petani Bali pun makin ‘’limbung’’. Dihubungi Minggu (3/7) lalu, pengamat pertanian Universitas Udayana Dr. GN Alit Susanta Wirya, S.P., M.Agr. dan Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. Nyoman Sucipta tidak menampik bahwa produk-produk pertanian impor masih begitu dominan di Bali. Bahkan, diperkirakan 70 persen produk pertanian yang diperjualbelikan di Bali didatangkan dari luar Bali. Dikatakannya, serbuan produk im-
por membuat produk lokal menjadi tamu di rumahnya sendiri. Hotel, restoran, dan pasar modern bahkan pasar tradisional sudah dijejali produk impor. ‘’Realitanya memang seperti itu. Contoh yang gampang dilihat, hampir seluruh hotel dan restoran di Bali cenderung menggunakan produk impor, terutama untuk produk makanan seperti buah-buahan, sayuran dan minuman yang disajikan di hotel-hotel berbintang di Bali,’’ jelasnya. Alit Susanta Wirya dan Sucipta menyatakan Pemprov Bali agar secepatnya menerbitkan perangkat hukum seperti peraturan daerah untuk memproteksi produk-produk pertanian lokal Bali. Sebagai contoh, Pemprov Bali bisa
membuat regulasi yang mewajibkan hotel dan restoran menggunakan produk pertanian yang dihasilkan oleh petani Bali. Paling tidak, mereka diharuskan menggunakan 70 persen produk pertanian lokal sebagai bahan baku makanan maupun minuman yang dihidangkan kepada tamutamunya. ‘’Tanpa ada proteksi seperti itu dari pemerintah daerah, saya yakin produk-produk pertanian lokal akan makin terpinggirkan. Kondisi ini jelas akan makin menyurutkan minat krama Bali untuk menggeluti sektor pertanian karena dinilai tidak menjanjikan kesejahteraan hidup,’’ kata Sucipta. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali
Gede Darmaja sebelumnya menegaskan akan terus menumbuhkembangkan kesadaran para stakeholder kepariwisataan untuk memanfaatkan produk-produk pertanian lokal lewat sosialisasi yang berkelanjutan. Di era perdagangan bebas ini, katanya, pemerintah tentu tidak bisa melarang produk-produk pertanian dari luar masuk ke Indonesia, termasuk Bali. Kendati begitu, pihaknya mengaku sepakat jika produkproduk pertanian lokal tetap wajib diproteksi. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk memproteksi produksi pertanian lokal itu dengan membangun kesadaran masyarakat untuk lebih mencintai produk dalam negeri. (ian)
Bali Post/dok
BUAH IMPOR - Gebogan krama Bali kini dihiasi berbagai buah impor.
Petani Bali Perlu Insentif
Bali Post/dok
PASAR - Tak hanya pasar swalayan, buah impor kini merambah pasar tradisional di desa-desa. Bahkan jumlah variasinya melebihi buah lokal.
Tiga Anggota DPR akan Diberhentikan Jakarta (Bali Post) Setelah lama diagendakan, rapat paripurna DPR yang diagendakan Selasa (5/7) hari ini akan mengumumkan nama-nama anggota DPR yang diberhentikan keanggotaannya dari lembaga legislatif ini. Tiga anggota DPR itu dinyatakan terbukti melanggar kode etik DPR. ‘’Pada saat rapat paripurna pekan lalu, sebenarnya sudah ada rencana mengumumkan. Tetapi saat itu pimpinan didatangi oleh BK agar jangan diumumkan dulu. Karena masih ada yang harus dikonfirmasi lagi,’’ kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Namun, saat ini Badan Kehormatan (BK) sudah menetapkan keputusan akhir dan final untuk mengumumkannya pada rapat paripurna pekan ini. ‘’Paripurna terdekat besok (hari ini), akan diumumkan tiga nama. Hendaknya tunggu, karena saya tidak berkeinginan menyampaikan di luar forum,’’ elak Priyo tentang siapa nama anggota DPR yang akan ber-
hentikan tersebut. Sebelumnya, BK DPR telah menyebut beberapa nama anggota DPR yang ditangani. Mereka antara lain anggota Fraksi PPP Izzul Islam yang telah diputus bersalah atas kasus pemalsuan ijazah SMA oleh Mahkamah Agung (MA) dalam putusannya tertanggal 25 November 2008. Putusan itu menguatkan putusan Pengadilan Negeri Mataram yang menghukum Izzul dengan hukuman percobaan 18 bulan penjara. Kedua, As’ad Syam, anggota DPR dari Partai Demokrat. MA dalam putusan kasasinya memvonis As’ad empat tahun penjara karena terbukti bersalah melakukan pidana ko-
rupsi proyek pembangunan jaringan listrik PLTD Sungai Bahar, Muarojambi pada tahun 2004. Ketiga, anggota DPR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Misbakhun. Dia divonis satu tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas kasus pemalsuan surat kredit Bank Century. Misbakhun mengajukan kasasi atas putusan tingkat banding yang menghukumnya lebih berat menjadi dua tahun penjara. Misbakhun sendiri telah mengumumkan secara resmi tentang pengunduran dirinya dari DPR sebelum pengumuman pemecatannya yang akan diumumkan dalam rapat paripurna DPR ini. (kmb4)
Terjadi Pertengkaran Dari Hal. 1 Dari hasil pemeriksaan oleh petugas Polsek Sawan, pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 wita terjadi pertengkaran antara bapak dan anak (korban). Saat itu korban mau menikah namun tidak diizinkan oleh bapaknya. Saat terjadi pertengkaran itu bapaknya mengaku panik dan mengambil golok lalu berlari ke belakang rumah. Anaknya saat itu mengejarnya dan tanpa sengaja bapaknya menyabetkan golok ke belakang. ‘’Bapaknya itu mengaku menyabetkan golok ke
belakang, namun tidak tahu apakah sabetan itu mengenai anaknya atau tidak,’’ katanya. Setelah itu bapaknya mengambil sepeda motor menuju ke Pantai Kerobokan untuk bunuh diri. Namun upaya bunuh diri itu gagal karena diselamatkan oleh warga. Setelah itu Gusti Dar menuju gardu listrik yang berada di tepi jalan di Desa Kerobokan. Lelaki yang memang dikenal sebagai karyawan instalasi listrik itu kemudian memanjat tiang listrik dan dengan sengaja menyetrum dirinya di kabel listrik. Karena tersetrum Gusti Dar akhirnya
Debu Vulkanik Dari Hal. 1 ‘’Penerbangan GA 600 tersebut tidak dapat melanjutkan penerbangan ke Ternate karena debu vulkanik telah menutupi landasan Bandara Sam Ratulangi. Para penumpang tujuan Ternate diinapkan di hotel di Manado,’’ katanya. Pujobroto menambahkan,
berkaitan abu vulkanik Gunung Soputan itu, Senin (4/7) sempat mengarah ke daerah di atas kota Balikpapan dan untuk itu penerbangan Garuda menuju Balikpapan mengalami pengalihan rute penerbangannya. ‘’Penerbangan dari Jakarta ke Balikpapan yang biasanya dilaksanakan melalui kota Banjarmasin, dialih-
jatuh dan ditemui oleh petugas dari Polsek Sawan. ‘’Setelah diinterogasi, kami membawanya ke RSUD Buleleng,’’ kata Kapolsek Kartika. Sementara itu dari hasil otopsi dan kondisi mayat korban, petugas kepolisian di Polsek Sukasada tidak yakin kalau korban disabet golok dengan tidak sengaja. Pasalnya, di leher dan tubuh korban terdapat luka tusuk yang cukup dalam. Bahkan terdapat tujuh tusukan dalam tubuh korban. ‘’Kami masih tunggu hasil otopsi untuk mengetahuinya secara jelas,’’ kata petugas itu. (kmb15)
kan ke arah kota Makassar terlebih dahulu baru menuju Balikpapan,’’ katanya. Sementara itu angin kencang yang bertiup dari arah barat hingga utara Sulut, menyebabkan abu vulkanik Gunung Soputan cepat menyebar dan terbawa hingga Kota Manado dan Minahasa Utara (Minut), Tomohon, Minahasa. (ant)
Mafia Hukum Dari Hal. 1 ‘’Kenyataannya kasus ini kan berjalan terus. Apakah ini dapat dikatakan ada suatu bargaining, saya tidak mau dikatakan jual-beli kasus atau mafia hukum,’’ tepisnya. Ito mengatakan dirinya mempersilakan Pusat Pelapo-
ran dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memeriksa rekeningnya untuk memastikan ada tidaknya aliran dana yang masuk ke rekeningnya dari Nazaruddin. ‘’Silakan saja, tetapi hanya terkait masalah ini,’’ katanya. Ito mengaku menyesalkan munculnya tuduhan miring
kepada dirinya menjelang akhir kariernya sebagai anggota Polri. Ito mengatakan kasus ini menjadi pembunuhan karakter di akhir masa tugasnya di Mabes Polri. Pada 6 Juli 2011 nanti, Ito Sumardi secara resmi akan digantikan oleh Irjen Pol. Sutarman yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. (kmb4/010)
DEKAN Fakultas Ekonomi Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Ramantha menyatakan, meningkatkan sektor pertanian menjadi tantangan pemerintah dan krama Bali. Memberikan insentif, sebagai langkah kongkret menyelamatkan pertanian. ‘’Insentif bisa berupa memberikan kemudahan di tingkat suku bunga bank bagi petani. Hal seperti ini sudah waktunya diterapkan di negara kita, seperti di beberapa negara maju yakni Jepang,’’ ucapnya. Menurutnya, anggaran untuk mengarap sektor pertanian semestinya ditingkatkan setiap tahunya sebagai wujud keberpihakan kepada petani. Masyarakat Bali yang masih bergantung pada sektor primer, terutama sektor pertanian akan membuka lapangan pe-
kerjaan dan nilai ekonomi kepada masyarakat yang lebih luas. ‘’Pemerintah juga perlu memberikan edukasi kepada masyarakat terkait manfaat dari hasil produk pertanian, sehingga hasil petani bisa diserap dengan maksimal,’’ ungkapnya. Dosen Fakultas Ekonomi (FE) Unud Prof. Dr. I Made Kembar Sri Budhi, M.P. berpendapat, insentif itu bisa berupa membeli hasil produk pertanian ketika panen raya dan menciptakan teknologi baru di bidang pertanian. Upaya ini akan memotivasi petani untuk tetap menjalankan profesi mereka. ‘’Mempertahankan keberlangsungan pertanian merupakan masalah mendesak yang harus segera diatasi oleh
Dalam Diri Dari Hal. 1 Dosen Fakultas Sastra Unud Drs. I.B. Jelantik, M.Hum. mengatakan dalam Lontar Sundarigama ada disebutkan ‘’Buda Kliwon Dungulan ngaran Galungan, patitis ikang jnyana sandhi galang apadang, mariakena byaparaning idep’’. Dalam teks itu terkandung makna bahwa umat mesti mampu memusatkan perhatian pada pengetahuan (jnana). Dengan menguasai ilmu pengetahuan, umat bisa menerangi kegelapan dalam diri. Ini yang mesti mampu dimaknai terus-menerus. Setiap Galungan kita perlu melakukan internalisasi. Kegelapan itu beragam wujudnya. Kegelapan itu bisa berbentuk kebodohan dan bisa berwujud tindakan melanggar hukum seperti korupsi dan sebagainya. Melalui internalisasi kita berharap pikiran selalu cerah dan menanggalkan perbuatan yang bertentangan dengan dharma. Sementara itu, Ketua Program Magister Ilmu Agama dan Kebudayaan Unhi Dr. Drs. I Wayan Budi Utama, M.Si. mengatakan, Galungan mengingatkan umat bahwa dalam menjalani hidup di dunia ini hendaknya selalu ber-
Seperti diketahui, penyidik KPK dikabarkan menemukan dokumen kuitansi penerimaan uang ke Ito Sumardi pada saat melakukan penggeledahan di kantor PT Anak Negeri, salah satu perusahaan milik Nazaruddin di kawasan Mampang, Jakarta Selatan pada 21 April
fungsi lahan terlihat dengan adanya kenaikan berbagai harga bahan pangan, baik beras, sayur-mayur dan produk primer lainnya. Jika tidak ditanggapi Bali menjadi daerah yang paling rawan karena sudah tidak terpenuhinya produksi dibandingkan kebutuhan. ‘’Bali tidak bisa terus bergantung dari suplai daerah lain. Kita harus mampu menjadi daerah yang swasembada agar terhindar dari krisis pangan serta mewujudkan ketahanan pangan,’’ sebutnya. Bali masih mampu swasembada jika ada komitmen dan kebersamaan yang kuat. Kerja keras SDM petani dan konsistensi penerapan teknologi menjadi kunci keberhasilan, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. (par)
Langsung Dikubur
landaskan dharma, sebab pergulatan dharma versus adharma tidak pernah final. Penampahan dan Galungan mestinya mampu dimaknai sebagai sebuah perjuangan umat manusia yang tiada henti untuk selalu menegakkan kebenaran. Di sinilah hari raya dimaksud bisa berperan mengingatkan umat bahwa tugas menegakkan kebenaran tidak pernah final. Di samping itu, melalui momen hari raya ini umat diharapkan mampu meningkatkan semangat filantrofi untuk lebih empati pada mereka yang kurang mampu atau kurang beruntung. ‘’Rerahinan gumi atau hari raya keagamaan hendaknya mampu dijadikan momen penting untuk meningkatkan kepekaan sosial. Masih banyak sesama kita memerlukan uluran tangan,’’ ujarnya. ‘’Melalui momen Galungan kita, para elite hendaknya mampu mengendalikan egoisme, sehingga selalu dapat menjadi teladan. Yang lebih penting adalah para elite agar mampu mengelola konflik sehingga tidak menimbulkan anarkisme. Kita mesti selalu berusaha mengendalikan nafsu-nafsu duniawi dari berbagai godaan benda-benda duniawi,’’ ujarnya. (lun)
Pemberian Uang Dari Hal. 1
Pemprov Bali melalui program-program pemerintah dalam memajukan sektor pertanian. Selama ini upaya pemerintah untuk memajukan sektor pertanian masih sebatas wacana. Hingga kini belum ada program pemerintah yang mampu mengangkat sektor tersebut,’’ ucapnya. Ditegaskan, para investor yang akan berinvestasi di Bali harus digiring ke sektor lain. Selama ini mereka terfokus di sektor pariwisata, sementara sektor pertanian dan UMKM belum tersentuh. “Tentunya perlu adanya insentif seperti kemudahan perizinan atau persyaratan lainnya agar mereka tertarik,’’ sebutnya. Sementara itu, Guru Besar Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. Nyoman Suparta menyatakan dampak alih
2011 lalu. Disebut-sebut dalam kuitansi itu tertera pemberian uang 50 ribu dolar Amerika Serikat kepada Komjen Pol. Ito Sumardi. Tujuannya agar Ito memerintahkan jajarannya di Bareskrim Mabes Polri mengambil alih penanganan kasus korupsi di Kementerian Kesehatan, yang juga tengah ditangani KPK. (kmb4/010)
Dari Hal. 1 Mayat Gusti Kopang Nina Mayoni sebenarnya sudah dikubur pada Minggu (3/7) sekitar pukul 23.00 wita. Mayat itu langsung dibawa ke kuburan tanpa sempat disinggahkan ke rumahnya setelah dibawa dari RS Sanglah untuk diotopsi. Namun warga kemarin tetap datang ke rumah Nina untuk menyampaikan belasungkawa sesuai adat setempat. Sementara upacara preteka akan dilakukan setelah Galungan. Perbekel Padangbulia Gusti Nyoman Suparwata mengatakan penguburan yang dilakukan secara langsung itu untuk menghindari kemungkinan terjadi kesedihan yang sangat mendalam di rumah duka. Untuk itu, ia sendiri menyarankan agar mayatnya langsung dikubur begitu datang dari RS Sanglah. ‘’Upacara penguburan dilakukan tengah malam dengan dihadiri petugas dari Polsek Sukasada,’’ katanya. Suparwata dan warga lain di Desa Padangbulia sebenarnya sangat kaget dengan terjadinya peristiwa pembunuhan yang diduga dilakukan oleh Gusti Dar terhadap Nina yang merupakan anak kandungnya sendiri. Sebab, selama ini Gusti Dar dikenal sebagai warga yang pendiam, polos, dan tidak banyak ulah. Sebagai klian pemaksan Pura Siwa Darma Jati di desa itu, Gusti Dar dikenal memiliki jiwa spiritual yang kental. Bahkan lelaki itu sering karauhan dalam upacara-upacara agama yang digelar di desa itu. Sama dengan bapaknya, Nina Mayoni ternyata juga dikenal sangat pendiam. Gadis yang bekerja di UD Sumber Hasil di Kampung Tinggi, Singaraja ini oleh teman-teman sekerjanya dikenal tidak banyak bicara. Kepada teman-temannya, Nina tak pernah mengeluh dan tak
pernah mengaku punya masalah. ‘’Orangnya kalem, tak banyak bicara,’’ kata Sukarja Putra, pemilik UD Sumbner Hasil. Namun, sejak seminggu belakangan ini, Sukarja memang melihat Nina yang ditugaskan sebagai penjaga gudang itu sangat berbeda. Gadis itu banyak melamun dan sering berbuat kesalahan seperti lalai membuat daftar stok barang. ‘’Oleh temanteman sekerjanya, Nina dikatakan mau nikah dan tidak disetujui orangtuanya. Saya pikir mungkin itu yang menyebabkan dia suka melamun,’’ kata Sukarja. Dari pembicaraan yang dikutip oleh rekan-rekan kerjanya, Sukarja memang mendengar kalau Nina juga mau berhenti bekerja karena mau menikah. Kebetulan pacar Nina juga bekerja menjadi sopir di tokonya. Masalah-masalah itulah yang diduga menyebabkan Nina terlihat bingung belakangan ini. Yang menarik, beberapa hari ini Nina juga diketahui sering dijemput oleh bapaknya, Gusti Dar. Bahkan pada Sabtu (2/7) sore sebelum Nina diketahui dibunuh, Nina juga dijemput oleh bapaknya. Bapaknya yang mantan pegawai instalasi listrik itu tak jarang menengoknya ke gudang tempat korban bekerja. ‘’Bapaknya itu polos, bahkan sering membantu saya memasang listrik di toko ini,’’ katanya. Gusti Dar hingga kemarin masih terbaring di RSUD Buleleng. Lelaki yang diduga sebagai pelaku pembunuhan anaknya itu tampak masih trauma, sehingga tak bisa dimintai keterangan. Sejumlah petugas yang menjaga lelaki itu di rumah sakit menyebutkan, lelaki itu kerap mengancam akan melakukan bunuh diri. ‘’Dia masih trauma, selalu menyebut ingin bunuh diri ketika ditanya,’’ kata seorang petugas. (ole)
GANGGUAN KARENA SAKIT MAAG SEKARANG SUDAH PERGI Banyak yang mengatakan, kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari akan berpengaruh besar pada hidup kita. Dengan demikian, tak heran jika seseorang yang memiliki pola hidup yang kurang sehat seperti sering telat makan, terserang penyakit maag. Di tengah aktifitasnya yang padat sebagai seorang ibu rumah tangga sekaligus karyawan swasta, Maria Alfonsa Astiwiyani menderita sakit maag, “4 bulan terakhir ini maag saya sering kambuh, perut jadi sering sakit.” Cerita wanita berusia 29 tahun tersebut. Tak mau berlama-lama aktifitasnya terganggu, wanita yang tinggal di Kec. Mengwi, Kab. Badung, Bali itu pun mulai tertarik mencoba Gentong Mas, “Sebelum minum Gentong Mas maag saya selalu kambuh, benar-benar tidak nyaman. Tapi sekarang tidak lagi. Setelah minum dengan rutin selama 1 bulan, sekarang saya merasa sehat, sakit maag sudah pergi.” Terang ibu 1 orang anak itu dengan bahagia.Gastritis atau lebih dikenal sebagai
maag berasal dari bahasa Yunani yaitu Gastro, yang berarti perut/lambung dan Itis yang berarti inflamasi/peradangan dengan gejala-gejala seperti perih atau sakit seperti terbakar pada perut bagian atas yang dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk ketika makan, mual, muntah, kehilangan selera, kembung, terasa penuh pada perut bagian atas setelah makan, kehilangan berat badan. Ia pun kini ingin sekali membagi pengalaman baiknya tersebut dengan orang lain, “Semoga pengalaman yang saya rasakan ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harapnya. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat. Habbatussauda bermanfaat untuk memelihara pembuluh darah, perbaikan sistem saraf, optimalisasi aktifitas hormon, meningkatkan proses penyembuhan dinding lambung, meningkatkan daya tahan tubuh dan bersifat anti bakteri. Selain itu juga, Habbatussauda dapat mengatasi gangguan tidur dan relaksasi. Cabe Jamu yang terdapat dalam Gentong Mas bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan mukosa lambung. Sedangkan
kandungan yang terdapat dalam Kayu Manis bersifat anti kembung dan mules. Kapulaga dalam Gentong Mas bermanfaat sebagai anti muntah serta radang lambung. Dan Gula Aren bermanfaat untuk menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil cepat dan maksimal dianjurkan untuk makan teratur, hindari alkohol, rokok, kendalikan stress, dan jika memungkinkan hindari obat penghilang nyeri. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Denpasar:0 3 6 1-2753912/ 0 8 1 3 3 7 5 7 1 4 5 7. Badung:0 3 6 1 1 8 6 1 9 9 0 7. Tabanan:0 8 1 2 2 0 4 3 8 6 8 5. Gianyar:0 8 1 3 3 8 9 0 7 2 7 5 .Buleleng:0 8 2 1 4 6 1 5 0 4 4 3. Jembrana:0 8 1 5 5 7 4 4 1 3 6. Bangil:0 8 5 7 1 7 6 9 5 2 4 0. Klungkung:0 8 1 3 3 8 4 8 3 4 3 4. Karang Asem:0 8 1 3 3 7 5 7 1 4 5 7. Matarm/Ntb:0 8 1 3 3 8 3 5 5 6 6 1. Depkes:P-IRT:812.3205.01.114. Adv.0006533-adv-05
Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila
SELASA WAGE, 5 JULI 2011
http://epaper.balipost.com
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Marinir Korsel Bantai Rekan Sendiri
Bali Post/afp
LATIHAN - Marinir Korea Selatan saat menggelar latihan militer di Pohang, 260 km arah barat daya Seoul. Seorang Marinir melepaskan tembakan membabibuta ke arah teman-temannya hingga menewaskan empat orang dan satu cedera, Senin (4/7) kemarin.
Seoul Seorang marinir di satuan militer Korea Selatan (Korsel) melakukan penembakan membabibuta dekat perbatasan laut dengan Korea Utara. Ia menewaskan empat temannya dan mencederai seorang lainnya, sebelum ia sendiri mengalami cedera akibat ledakan granat. Penyelidikan sedang dilakukan mengenai apakah kopral berusia 19 tahun, diidentifikasi bernama Kim, mencoba melakukan aksi bunuh diri dengan granat tangan setelah mengamuk. Kim melepaskan tembakan ke arah barak Korps Marinir di Pulau Ganghwa, sekitar 60 km arah barat Seoul. ‘’Seorang staf sersan dan tiga Marinir lainnya meregang nyawa, sementara seorang tamtama mengalami cedera dan dilarikan ke RS,’’ jelas jubir Korps Kim Tae-Un. “Setelah melepaskan tembakan dengan senjata serbu K-2, pelaku ditemukan dalam kondisi cedera di tempat terpisah dan sebuah granat tangan diperkirakan telah meledak,” imbuh jubir, Senin (4/7) kemarin. Akibat luka yang masih parah, motif dari penyerangan ini belum diketahui. Tak jelas berapa kali tembakan dilepaskan, namun jubir mengatakan Marinir pada unit tersebut biasanya memasukkan 15 butir peluru pada tempat peluru sebuah senjata. Cedera yang dialami tamtama dan pelaku disebutkan tak sampai mengancam nyawa mereka. “Kami harus menunggu sampai penyelidikan ada perkembangan untuk mengetahui detail lebih pasti. Segera setelah pelaku pulih, penyelidikan akan segera dilakukan,” lanjut jubir. Warga lokal Lee Yong-Soo kepada kantor berita Yonhap mengatakan ia mendengar suara tembakan. Kemudian “empat tentara hanya mengenakan pakaian dalam lari tunggang langgang keluar dari barak.” Satuan elite Korps Marinir bertanggung jawab menjaga kepulauan “garis depan” di Laut Kuning dekat perbatasan sengketa dengan Korea Utara. Insiden Senin kemarin tampaknya meningkatkan pertanyaan mengenai standar disipilin dari 650.000 anggota militer kuat yang kebanyakan menjalani wajib militer. (ton/afp)
Kemenangan Partai Thaksin
ADA APA
Harapan Terciptanya Stabilitas Bangkok Jajaran pentinggi militer yang memiliki kekuasaan penuh di Thailand mau mengakui kemenangan partai mantan PM Thaksin Shinawatra. Kondisi tersebut menciptakan kesan stabilitas tampaknya akan tercipta di negeri yang terus dirundung oleh kekacauan pascalengsernya Thaksin lima tahun silam. Sehari setelah kemenangan Partai Puea Thai yang kini dipimpin oleh adik bungsu Thaksin, Yingluck Shinawatra, militer setuju untuk tak melakukan intervensi atau menghentikannya dalam membentuk pemerintahan. “Saya bisa memberikan kepastian militer tak punya keinginan untuk turut campur,” jelas Menhan Jenderal Prawit Wongsuwan, mantan kepala militer yang dekat dengan para pemimpin militer terlibat dalam kudeta 2006 dalam melengserkan Thaksin. “Militer menerima hasil pemilu,” ujarnya, Senin (4/7) kemarin. Partai Puea Thai unggul mutlak dengan meraup 264 dari 500 kursi parlemen, membuat sulit bagi para rival Thaksin untuk menghentikan Yingluck
menjadi perdana menteri pertama negeri Gajah Putih. Jika militer melakukan intervensi, bisa dipastikan para pendukung Thaksin dari kalangan kaus merah kembali akan mengamuk seperti terjadi dalam kekerasan tahun lalu. “Menang dengan margin besar membuat militer tak mau melakukan intervensi dan memudahkan partai yang menang untuk membentuk pemerintahan dan mengimplementasikan semua kebijakan,” terang Kongkiat Opaswongkarn, kepala eksekutif Asia Plus Securities. Yingluck mengumumkan ia akan membentuk koalisi lima partai yang mengontrol 299 kursi atau 60 persen dari parlemen, hingga memberikannya kekuatan penuh untuk memenuhi jan-
Bali Post/afp
DIUSIR - File foto diambil 3 Juni 2011 tampak jenderal perang Serbia Bosnia Ratko Mladic mengenakan topi memberikan salam di persidangan pertama. Ia diusir dari persidangan, Senin (4/7) kemarin, setelah menolak semua perintah dan malah meneriaki hakim kepala.
Teriaki Hakim, Mladic Diusir dari Sidang Den Haag Ratko Mladic (69), pria temperamental yang dituduh sebagai penjahat perang Yugoslavia, berbuat ulah dengan mengacaukan jalannya persidangan. Berulangkali Mladic berteriak kepada hakim, menentang perintah mereka dan menolak melakukan pembelaan atas 11 tuntutan. Hakim yang akhirnya kehilangan kesabaran lalu mengusirnya keluar dari sidang. Setelah penundaan sebentar untuk mengeluarkan Mladic, hakim ketua Alphons Orie kembali melanjutkan sidang dan menyatakan tak bersalah mewakili Mladic, sejalan dengan peraturan pengadilan bagi tersangka yang menolak untuk memberikan pengakuan. Sebelum petugas menggiringnya keluar persidangan, Senin (4/7) kemarin, Mladic kembali berteriak kepada Orie, “Anda ingin memaksakan pembelaan saya, hakim macam apa anda ini?” Mladic dituduh sebagai otak dari aksi kekejaman terburuk Serbia kepada warga Bosnia pada perang 1992-1995 yang mencabut 100.000 nyawa. Sebagai pejabat tertinggi kemiliteran, ia dituduh melakukan pembantaian dan mengawasi pembunuhan sekitar 8.000 pria dan anak-anak muslim di Srebrenica pada 1995 dan tercatat sebagai pembantaian massal terburuk di Eropa sejak PD II. Mladic sangat mengganggu dan banyak argumen sejak awal persidangan keduanya di pengadilan PBB sejak diekstradisi oleh Serbia sebulan lalu. Ia ditangkap di sebuah desa luar Belgrade setelah hampir 16 tahun menjadi buronan paling dicari oleh Eropa. Ia memakai topi dan memberikan salam kepada hadirin yang menyaksikan, hal tersebut sebagai bentuk perlawanan kepada Orie yang memintanya tak mengenakan topi. Ia mengeluh sebagai “pria tua” dan memberi tahu Orie jika kepalanya dingin dan memerlukan penutup. Mladic mengancam memboikot sidang karena pengadilan belum juga memberikan pengacara yang ia minta. Mladic saat sementara dibela oleh pengacara yang ditunjuk pengadilan Aleksander Aleksic. “Anda mencoba mengondisikan saya dan menyudutkan dengan memberikan pengacara yang tak saya inginkan,” ujarnya di awal persidangan. (ton/ap)
Bali Post/rtr
KONFERENSI PERS - Pemimpin Partai Puea Thai, Yingluck Shinawatra (tengah), tiba untuk menghadiri konferensi pers mengenai formasi koalisinya di Bangkok, Senin (4/7) kemarin. Setelah kemenangannya banyak harapan muncul Thailand bisa kembali stabil.
ji-janji semasa kampanye. Pebisnis wanita usia 44 tahun ini rencananya menjalankan daftar panjang program bergaya Thaksin, yang
nantinya memengaruhi arah pergerakan negeri dengan perekonomian terbesar kedua di Asia Tenggara tersebut. Program pembaruan mulai dari penambahan jalur rel kereta bawah tanah, menaikkan standar gaji dan berbagai hal seperti mengarahkan fokus pembangunan di wilayah pedalaman. Harga-harga saham Thai-
land juga naik lebih dari 4 persen mengingat skala kemenangannya meyakinkan beberapa investor jika Thailand akan lebih stabil pascalima tahun krisis ditandai oleh pendudukan dua bandara Bangkok, pemblokiran parlemen, percobaan pembunuhan dan kerusuhan berdarah di jalanan. (ton/rtr)