Skip to main content

Edisi 02 Maret 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 191 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (104 rb Like) http://facebook.com/balipost

rabu umanis, 2 maret 2016

Sumber Api Diduga dari Dekat Tangga

Denpasar (Bali Post) Terbakarnya Pasar Badung masih diselidiki Sat. Reskrim Polresta Denpasar di-back up Puslabfor Mabes Polri Cabang Denpasar. Pada Selasa (1/3) kemarin, petugas melakukan olah TKP di lantai satu pasar tersebut. Dugaan sementara api berawal dari dekat tangga. “Ada saksi Ibu Murni melihat api dari sana. Hasil analisis awal tim Labfor menduga sumber api dari sana,” kata Kasat Reskrim Polresta Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan. Selain itu, sebelah barat tangga ditemukan tabung gas 3 kilogram dan kompor. Petugas lalu mengusutnya dan ada penjual makanan dan minuman di sana. “Pilar bangunan rusak, kemungkinan kena ledakan tabung tersebut. Namun kalau sumbernya di sana, kecil kemungkinan api bisa naik ke atas karena terbentur atap beton. Ini yang masih kami dalami bersama Labfor,” ujarnya. Menurut mantan Kapolsek Kuta Utara ini, lantai satu dan dua sudah disisir. Sedangkan lantai tiga dan empat

belum disentuh karena hawanya masih panas. “Kalau semua lantai sudah olah TKP, baru bisa disimpulkan. Kami masih menunggu bangunan benarbenar dingin,” ucap Reinhard. Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Anak Agung Sudana menyampaikan belum berani menyebut pemicu kebakaran ini. Menurut Kapolresta, pihaknya baru memeriksa satu saksi dan kemungkinan jumlahnya bertambah. Hal. 19 Proses Pendinginan

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Pedagang Menangis

Bali Post/eka

PEDAGANG - Pascaterbakarnya Pasar Badung, puluhan pedagang menggelar dagangannya di pelataran parkir Pasar Badung, Selasa (1/3) kemarin. Tampak bangunan Pasar Badung masih diselimuti asap.

Soal Relokasi Pascakebakaran

Pedagang Minta di Parkiran, Pemkot Siapkan Tiga Opsi

RATUSAN pedagang Pasar Badung, Selasa (1/3) kemarin menggelar pertemuan di parkir basement pasar setempat. Pada pertemuan tersebut, disepakati

agar relokasi sementara dilakukan di areal parkir, bukan di luar area Pasar Badung. Seperti yang sempat diwacanakan sebelumnya, Pemkot Denpasar akan

memindahkan sementara para pedagang ke eks Tiara Grosir dan eks pasar loak. Hal. 19 Luar Areal

KISAH pilu menyelimuti pelataran Pasar Badung pascaterbakar, Selasa (1/3) kemarin. Banyak pedagang tak bisa menahan kesedihannya. Banyak di antara mereka yang histeris, ketika melihat tempat untuk mencari nafkah hangus terbakar. Bahkan lebih memprihatinkan lagi, mereka tidak tahu akan mencari nafkah di mana untuk menghidupi keluarganya. Ni Ketut Ripek, salah satunya. Ia bahkan baru tahu bahwa tempatnya berjualan terbakar pada Selasa dini hari pukul 03.00 Wita. “Tiang mau buka jam 03.00 tadi (kemarin - red). Saat tiba di depan pasar ada banyak orang. Saya kaget. Tiang baru tahu kalau pasar ini terbakar,” ujar Ripek yang pedagang canang dan buah di lantai satu. Ditanya ke mana dia akan berjualan, Ripek menyatakan tak tahu. “Saya tidak tahu harus berbuat apa. Pikiran saya masih kacau melihat kondisi pasar seperti ini,” ujarnya sambil melihat kondisi lantai satu yang sudah tinggal puing-puing saja. Hal. 19 Belum Bertingkat

OLAH TKP – Pascakebakaran, beberapa petugas polisi melakukan olah TKP di lantai satu Pasar Badung, Selasa (1/3) kemarin. Sementara pemadam kebakaran pagi kemarin masih menyemprotkan air untuk menghindari kembali munculnya api. Tampak pula tumpukan sampah pascakebakaran. Bali Post/eka/edi

PIALA EROPA 2016

100 Hari Menuju Piala Eropa GELARAN Piala Eropa 2016 tinggal 100 hari lagi. Jumat, 10 Juni atau Sabtu (11/6) dini hari waktu Indonesia, turnamen ini digelar hingga berakhirnya pada 10 Juli atau Senin (11/7). Prancis telah menyiapkan 10 kota yang akan menjadi tuan rumah event empat tahunan ini, meliputi empat kota di wilayah utara (Lens, Lille, Paris dan Saint Denis) dan 6 di selatan (Marseille, Nice, Lyon, Saint Etienne, Bordeaux dan Toulouse). Hal. 19 Babak Kualifikasi

Bali Post/rtr

TUAN RUMAH - Seorang wanita berjalan di depan sebuah tulisan Euro 2016 di Lyon, Prancis, salah satu kota tuan rumah untuk kompetisi sepak bola Euro 2016. Prancis akan menjadi tuan rumah turnamen sepak bola Euro 2016 dari 10 Juni sampai 10 Juli 2016.

Bupati Badung Giri Prasta

Jangan Ubah Tatanan Teluk Benoa KOMITMEN Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti soal kelestarian lingkungan dan penjagaan masyarakat adat di tengah serbuan investor, rupanya gayung bersambut dengan program Bupati Badung Giri Prasta. Menteri Susi di hadapan tokoh Bali yang menolak reklamasi menyatakan senang dengan kepedulian masyarakat Bali dalam menjaga lingkungannya. Ia pun sependapat Teluk Benoa dijadikan lahan konservasi. “Kalau dikembalikan ke lahan konservasi, kita juga harus berani menuntut semua pihak yang selama ini merambah bakau untuk dikembalikan kepada asalnya,” kata Susi. Hal. 19 Proyek Reklamasi Giri Prasta

PIALA EROPA 2016 HALAMAN 10-11

Puspayoga Minta Perbankan Restrukturisasi Utang Pedagang Pasar Badung

PERTEMUAN - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga mengadakan pertemuan dengan Wali Kota Denpasar Rai Mantra, perbankan dan lembaga keuangan (BRI, BNI, Mandiri, BPD, PNM dan OJK) dalam rangka mencari solusi bagi pedagang Pasar Badung yang terkena musibah kebakaran, Selasa kemarin.

Denpasar (Bali Post) Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga meminta perbankan dan lembaga keuangan lain merestrukturisasi utang para pedagang Pasar Badung, Bali, pascakebakaran Pasar Badung, Senin (29/2) malam. ‘’Kami memfasilitasi pertemuan dengan perbankan agar ada kebijakan restrukturisasi utang para pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Badung ini,’’ kata Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga di Denpasar, Selasa (1/3) kemarin. Puspayoga mengadakan pertemuan dengan Wali Kota Denpasar, perbankan, dan lembaga keuangan (BRI, BNI, Mandiri, BPD, PNM, dan OJK) untuk mencari jalan keluar pascaterjadinya kebakaran Pasar Badung. Menteri Puspayoga mengatakan restrukturisasi utang diusulkan sebagai solusi bagi pedagang yang telah mengakses KUR. “Ini direschedulling agar mungkin bisa diperpanjang waktu untuk pinjam kreditnya,” katanya. Pihaknya memantau dari 1.669 pedagang di pasar tersebut

tidak semua merupakan nasabah bank, namun sekitar 60 persen di antaranya adalah anggota koperasi. “Oleh karena itu, kami berupaya membangun komitmen dengan perbankan. Kita berikan waktu agar mereka bisa merestrukturisasi utang pedagang karena ini kan force majeur sehingga harus diberikan perlakuan khusus,” katanya. Restrukturisasi bisa diberikan dalam bentuk perpanjangan waktu pembayaran kredit ataupun penurunan bunga, tergantung kebijakan masing-masing perbankan. “Kami juga sudah koordinasi dengan Kementerian Perdagangan agar menurunkan timnya ke Bali untuk membantu menangani persoalan ini,” kata Menteri Puspayoga. Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo mengatakan pihaknya membuka peluang dan menganggarkan secara khusus dana bergulir dari LPDB-KUMKM sebesar Rp 10 miliar sebagai modal kerja dengan suku bunga hanya 0,3 persen. Hal. 19 Sekitar Pasar


DENPASAR

2 Kasus Korupsi Undiksha

Pembeli Semestinya Transaksi dengan Pemilik Langsung

Denpasar (Bali Post) Dugaan perkara mark-up pengadaan lahan Fakultas Olahraga dan Keguruan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja dengan terdakwa Nyoman Mustiara dan Wayan Suarsa, Selasa (1/3) kemarin mulai mendengarkan ahli. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, jaksa penuntut umum (JPU) Wayan Suardi, dkk. di depan majelis hakim pimpinan Dewa Suardhita menghadirkan ahli BPKP Paruli Hojab Siotang. Hakim awalnya menanyakan proses penghitungan kerugian negara serta prosedur kerja yang dilakukan. Dalam keterangannya, dikatakan bahwa si pembeli dalam hal ini pihak panitia semestinya membeli atau transaksi dengan pemilik langsung, bukan dengan perantara atau pihak lain, sehingga pembayaran yang dilakukan sesuai. Namun, kata ahli, justru dalam kasus ini ditemukan kerugian negara. Dalam investigasi yang dilakukan, ada delapan sertifikat dengan lima orang pemilik, di antaranya Prof. Sutawan, Ketut Sulastri, I Made Arianta, dll. Tidak ada atas nama terdakwa. Namun ada sinyal bahwa sertifikat ini akan beralih ke terdakwa Mustiara. “Pembeli tidak langsung menghubungi pemilik,” kata ahli. Dikatakannya, panitia seharusnya tidak boleh berhubungan selain kepada pemilik tanah langsung. Namun saat ditanya hakim siapa yang menikmati kerugian negara, ahli tidak mampu menjawabnya. Selain itu, ahli juga mengatakan pengadaan ini dilakukan langsung oleh Undiksha dan dasar penetapan harga dilakukan dengan keterangan kepala desa. Saat ditanya kembali, alasan merugikan keuangan negara, ahli mulai melihat bukunya dan mengatakan ada 26 persil dari 5 orang pemilik. Kemudian menjelang proses pembebasan lahan, dibeli oleh Mustiara dan Dewa Indra (terdakwa dalam berkas terpisah). Seharusnya, Undiksha membeli lahan ke pemilik langsung, bukan lewat perantara. “Ini yang menyebabkan kerugian negara, lantaran dana yang dikeluarkan negara lebih besar ketimbang aset yang didapatkan. Karena harga asli adalah yang dibeli oleh Mustiara dan Dewa Indra ke pemilik,” urainya. Namun, hakim sempat bertanya terkait aturan yang melarang proses itu. “Coba jelaskan aturan apa yang dilanggar, jangan hanya pola kebiasaan dipakai,” tanya hakim. “Saya tidak tahu,” jawab ahli. “Kalau saya berbisnis, berapa saja boleh menjual. Karena saya ingin dapat untung. Namun jika dalam kasus ini, apa yang membuat tidak boleh dan apa yang membuat negara dirugikan,” tanya hakim. Ahli pun terdiam sesaat. Namun ketika giliran jaksa Suardi yang bertanya, akhirnya ahli menjelaskan bahwa yang dilanggar ada Perpres 3 Tahun 2005 terkait pengadaan lahan. “Perpres yang dilanggar, Perpres 3 Tahun 2005. Jadi tetap merugikan keuangan negara,” jawab ahli. (kmb37)

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

Penanganan Kasus Dugaan Penyelewengan PHR Dipertanyakan Denpasar (Bali Post) –

Wakil rakyat di DPRD Badung mempertanyakan perihal kasus dugaan penyelewengan penyisihan Pajak Hotel Restoran (PHR) yang sedang disidik oleh pihak Kejaksaan Negeri Denpasar. Masalah bagi hasil ini kembali terkuak, menyusul rencana Pemkab Badung mengevaluasi penyetoran penyisihan PHR ke Provinsi Bali.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Badung Nyoman Sentana mempertanyakan terkait sikap Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar yang tidak ada kabar mengenai persoalan penyisihan PHR bermasalah beberapa tahun lalu. “Masalah ini jangan seperti angin puting beliung, nongol tiba-tiba dan hilang tiba-tiba. Saya pertanyakan ke pihak kejaksaan, seperti apa kelanjutan masalah itu,” ujar Sentana, Selasa (1/3) kemarin. Pihaknya mendukung adanya evaluasi oleh Pemkab Badung. Sebab, hingga kini masalah penyelewengan dana yang disetorkan Pemkab Badung belum ada titik terang. “Kami setuju evaluasi ini jangan disalahartikan untuk memotong, tetapi artikan bahwa evaluasi ini agar penyalurannya tepat sasaran,” ungkap Ketua Badan Kehormatan DPRD Badung itu. Politisi asal Abiansemal ini juga mengkritisi keras terhadap penyaluran penyisihan PHR ratusan miliar rupiah tersebut. “Masyarakat saja minta bantuan pemerintah harus pakai proposal, bagaimana dengan antarpemerintah,” tanyanya. Karena itu, pihaknya ke depan meminta regulasi perihal bagi hasil tersebut harus diubah sama dengan masyarakat umum. Kabupaten yang membutuhkan

bantuan perbaikan infrastruktur pariwisata bisa mengajukan ke Kabupaten Badung, lalu diverifikasi dan dibantu oleh Pemkab Badung. Dengan sistem tersebut, jasa Pemkab Badung membantu kabupaten lain menjadi tonggak sejarah bagi masyarakat Badung itu sendiri. Ketua DPRD Badung I Putu Parwata sebelumnya juga mendukung rencana itu. Pemberian bantuan untuk enam kabupaten dari penyisihan PHR itu untuk infrastruktur dan perbaikan pariwisata, bukan untuk beli mobil. Parwata mendorong Bupati agar membicarakan kembali kepada Gubernur Bali mengenai kesepakatan dan regulasi lebih lanjut. Sehingga apa yang didapat di Badung dapat dinikmati secara bersama oleh kabupaten lain. “Tetapi tidak keluar dari tujuan akhirnya, membangun dan mengembangkan pariwisata. Yang penting tidak keluar dari substansi, kami siap mengamankan,” tegasnya. Dalam MoU No. 075/01/KB/B. Pem/2009, No. 18 Tahun 2009 No. 188.45/01/HK/2009 tentang Realokasi Hasil Penerimaan Pajak Hotel dan Pajak Restoran Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, disebutkan pihak pertama (Badung dan Denpasar) memberikan hasil penerimaan PHR kepada pihak kedua. Hasil penerimaan tersebut

dibagi sebesar 20 persen kepada provinsi, 80 persen dialokasikan kepada enam kabupaten, yakni Buleleng, Karangasem, Tabanan, Bangli, Jembrana, dan Klungkung. Sementara itu, pihak kejaksaan memastikan kasus dugaan penyimpangan pembagian PHR dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar ke enam kabupaten di Bali terus berlanjut. Bahkan, penyidikan yang dilakukan Kejati Bali ini bakal segera melakukan

Bali Post/dok

Pensiunan ’’Diungsikan’’ ke Panti Jompo

Bali Post/edi

HISTERIS - Ida Kartini Nainggolan, penghuni rumah dinas di Jalan Gurita II No. 4, Sesetan, Denpasar Selatan, histeris saat dilakukan pengosongan rumah tersebut, Selasa (1/3) kemarin.

IDA Kartini Nainggolan, janda almarhum Tampubolon, Selasa (1/3) kemarin beberapa kali pingsan. Sebelum tak sadarkan diri, dia menangis dan memeluk sebuah piagam dari mantan Presiden RI Soeharto. Wanita yang suaminya pensiunan Disperindag Pemprov Bali ini terpaksa digusur oleh Satpol PP Pemprov Bali karena masa tenggang untuk menempati rumah tersebut sudah habis. Petugas yang dipimpin Kasatpol PP Provinsi Bali Sukadana dan Kabid Trantib Ketut Arnawa beserta puluhan anggotanya, terpaksa melakukan eksekusi pengosongan rumah dinas (rumdin) di Jalan Gurita II No. 4, Sesetan, Denpasar itu. Eksekusi yang dikawal sejumlah polisi dan TNI itu berjalan mulus. Namun sebelum petugas bergerak, Ida Kartini Nainggolan sempat minta izin untuk penundaan eksekusi, dengan dalih menunggu anaknya. Namun itu tidak dihiraukan oleh Satpol PP karena masa tenggang sudah deadline. Ida Nainggolan kemudian menelepon pengacaranya yang bernama Erwin. Arnawa dan Sukadana sempat berbincang via ponsel. Intinya, soal permintaan perpanjangan, untuk menempati rumah dinas ini. Namun, Arnawa mengatakan,

mestinya termohon eksekusi paham tentang aturan dan Satpol PP hanya menjalankan tugas. “Surat kami sudah berkali-kali, jadi tidak ada waktu penundaan lagi,” kata Arnawa. Dikatakannya, pihak Satpol PP sudah menyediakan tempat bagi Ida Nainggolan di panti jompo di Tangtu, Denpasar Timur. “Ini sudah deadline, tidak ada waktu lagi penundaan,” tandas Sukadana sembari memerintahkan anggotanya untuk mengeluarkan isi rumah tersebut. Dalam kasus ini, Biro Aset Pemprov sejatinya sudah tiga kali memberikan peringatan untuk mengosongkan rumdin tersebut. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, penghuni tetap tak mau mengosongkan. Petugas pun akhirnya masuk ke rumah dan melakukan pengosongan di rumah yang sebelumnya ditempati Tampubolon tersebut. Kepala Biro Aset Pemprov Bali I Ketut Ardiasa mengatakan, semestinya Ida Nainggolan berhenti menempati rumah dinas ini tahun 2009 lalu. Namun karena ada toleransi, maka terus diperpanjang hingga 2015. Dikatakannya, Pemprov Bali tahun 2015 sudah mengeksekusi 37 rumah dinas di Denpasar. (asa)

Pascakebakaran Pasar Badung

Wali Kota Rai Mantra Siapkan Tempat bagi Para Pedagang PASCAKEBAKARAN Pasar Badung yang terjadi Senin (19/2) sore, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra akan segera menyiapkan lokasi bagi para pedagang yang ada di Pasar Badung. Pedagang harus bisa segera berjualan karena ini menyangkut kehidupan keluarga. Hal ini dikatakan Wali Kota Rai Mantra yang ditemui, Selasa (1/3) pagi kemarin di halaman parkir Pasar Badung saat meninjau

proses pendinginan Pasar Badung pascaterbakar. Malam sebelumnya waktu terjadi kebakaran, Wali Kota Rai Mantra juga berada di lokasi memantau dan memimpin pergerakan pemadaman api sampai pukul 24.00 Wita. Rai Mantra yang didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan Dirut PD Pasar Kota Denpasar Made Westra mengatakan pihaknya turut merasa prihatin dan ter-

Dijadikan Tempat Rekreasi

Agung Jaya Negara, Denpasar

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Eksekusi Rumdin di Sesetan

Suara Denpasar & Badung

Dengan terbakarnya Pasar Badung, saya memberi solusi bagi pihak terkait, supaya pedagang yang berjualan makanan, buah, sayur dan canang dipindah ke bekas lahan Pasar Loak. Sedangkan untuk kios lantai dua dipindah ke bekas lahan Tiara Grosir, sehingga Jalan Gajah Mada tidak semrawut seperti sekarang ini. Sedangkan lahan Pasar Badung yang terbakar dipakai untuk kegiatan kemasyarakatan, baik itu kegiatan untuk kepemudaan maupun tempat rekreasi.

Bali Wayan Suarjana yang saat ini Sekwan DPRD Bali, Kabag Keuangan di seluruh Bali. Kasus ini bermula laporan anggota DPRD Badung Nyoman Sentana. Menurut Sentana, pembagian PHR Badung yang diberikan ke enam kabuapten di Bali tidak sesuai dengan peruntukannya. Bagi-bagi PHR itu sebenarnya untuk mendukung pariwisata, ternyata malah digunakan keperluan lain. (kmb27/kmb37)

KUTA – Suasana malam di sekitar Monumen Ground Zero, Kuta. Pemerintah Australia sempat mengeluarkan travel advisory pada warganya yang berlibur di Bali terkait ancaman teroris. Namun, hal itu tidak memengaruhi kunjungan warga Ausie ke kampung turis ini.

Perda KTR Kurang Diindahkan

Denpasar (Bali Post) Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) telah diberlakukan sejak 2012 lalu. Namun, hingga saat ini masih ditemukan pelanggaran terhadap perda tersebut. Perda KTR ini masih kurang diindahkan, karena jumlah pelanggaran yang ditemukan masih cukup tinggi. Yang diidentifikasi melalui kegiatan Penegakan Hukum (Gakkum) Satpol PP Provinsi Bali selama periode tahun 2015 terdapat 230 pelanggaran (yang melalui proses peradilan) dan sebanyak 46 pelanggaran nonyustisi. Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Bali Made Kerta Duana, MPH. sekaligus Koordinator Bali Tobacco Control Initiative (BTCI) PSKM Unud mengatakan, pihaknya melakukan evaluasi Perda KTR tiap semester selama lima kali. “Datanya lengkap dengan permasalahannya,” ujarnya, Selasa (1/3) kemarin. Sejauh ini, ia melihat Perda KTR Provinsi Bali telah berjalan efektif sekitar empat tahun dan perda kabupaten/kota juga telah berjalan dari 2014/2015. Dari evaluasi yang dilakukan dari tujuh kawasan, lima kawasan di antaranya sudah terlihat hasilnya semakin baik. “Tempat pendidikan, tempat pelayanan kesehatan, tempat bermain anak, tempat ibadah dan angkutan umum sudah semakin baik,” ujarnya. Namun, hasil yang belum signifikan terlihat yaitu pada kawasan tempat kerja dan tempat umum. Khusus kedua kawasan tersebut masih banyak pelanggaran, seperti belum ada tanda aturan KTR, ada asbak, banyak puntung, dll. Sampai saat ini sudah dilakukan sosialisasi dan sidak lapangan bersama Satpol PP, namun belum bisa menjangkau banyak tempat. Selain itu, peran serta masyarakat juga belum maksimal, baik pada pengelola kawasan maupun pengguna untuk berani menegur orang lain yang merokok. Di sisi lain, industri rokok juga sangat aktif beriklan dan ada pihak yang melakukan propaganda di lapangan dengan penandaan yang mengingkari Perda KTR. Ia berharap semua kabupaten/kota juga menerapkan Perda KTR-nya secara serentak, tidak hanya pada Perda KTR Provinsi saja. Hal yang perlu dilakukan saat ini adalah fokus pada penegakan kawasan di tempat umum yang masih sangat kurang. Baik sosialisasi pada pengelola maupun penggunanya, sidak pembinaaan ataupun tipiring, dan lainnya. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan, sejauh ini Perda KTR Provinsi Bali telah menginisiasi pembentukan Perda KTR kabupaten. Sebanyak 8 kabupaten/kota di Bali telah memiliki Perda KTR. (kmb42)

ekspos, karena kasus ini dipastikan berlanjut. Hal itu dibenarkan Aspidsus Kejati Bali Erna Normawati, kemarin. Hingga saat ini, katanya, kasus yang telah memeriksa sejumlah pejabat di Bali itu, kini dipertajam pula dengan mengumpulkan bahan keterangan. “Masih diproses. Tak ada yang dihentikan. Dalam waktu dekat, kami akan lakukan ekspos,” katanya. Kasus ini memang berjalan cukup lama. Penyidik seniornya adalah Made Tangkas. Pejabat yang sudah diperiksa ada Kadispenda Badung Wayan Adi Arnawa, Kadispenda Kota Denpasar Dewa Nyoman Semadi, Dirut BPD Bali, Kadispenda

MENINJAU - Wali Kota Rai Mantra, Selasa (1/3) pagi kemarin meninjau proses pendinginan Pasar Badung pascaterbakar, Senin (29/2) sore.

pukul atas terjadinya musibah kebakaran Pasar Badung. “Ini adalah musibah yang tidak saja merugikan para pedagang, tetapi juga masyarakat secara luas karena Pasar badung merupakan pasar yang terbesar di Bali. Meski demikian, kami berharap para pedagang bisa tabah. Kami segera menyiapkan langkah-langkah strategis seperti merelokasi pedagang ke tempat penampungan sementara, sehingga pedagang bisa segera berjualan,” kata Rai Mantra sembari mengaku sudah menugaskan Wakil Wali Kota (Wawali) I GN Jaya Negara untuk segera menggelar rapat dengan SKPD terkait untuk mengambil langkah-lankah selanjutnya. Sementara itu, dalam rapat yang dipimpin Wakil Wali Kota Denpasar, disepakati menyiapkan tiga opsi untuk relokasi pedagang, yakni eks Tiara Grosir, eks Pasar Loak di Jalan Gunung Agung dan tempat parkir Lapangan Kompyang Sujana. Jaya Negara didampingi Sekda AAN Rai Iswara menambahkan, untuk memberikan informasi yang jelas kepada para pedagang, akan dibuat posko pengaduan bagi para pedagang. Diimbau kepada para pedagang agar tidak resah. “Saya mengimbau kepada para pedagang agar

tidak resah pascakebakaran ini dan tidak terhasut akan isu-isu yang beredar terkait penyebab terjadinya kebakaran. Biarkan aparat kepolisian yang bekerja untuk menyelidiki serta mengetahui penyebab terjadinya kebakaran,” ungkapnya. Jumlah kios di Pasar Badung secara keseluruhan meliputi lantai satu 67 kios, lantai dua 113 kios, lantai tiga 121 kios. Jumlah los di lantai satu 817 los, lantai dua 298 los, lantai tiga 237 los, serta jumlah pelataran pada malam harinya 289 pedagang dan gudang berjumlah 9 unit. Wawali Jaya Negara juga mememinta kepada Dirut PD Pasar segera merapatkan para pedagang untuk mendata mereka semua.

PD Pasar diminta memberikan informasi yang jelas kepada para pedagang sehingga tidak terjadi informasi yang simpang-siur. Kepada DTRP, diminta menyiapkan tim untuk mengecek kondisi bangunan pascakebakaran, apakah masih layak pakai atau tidak. Akibat besarnya api sewaktu kebakaran, Pemadam Kebakaran Kota Denpasar juga dibantu oleh pemadam dari Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar, Bangli dan Klungkung. Untuk itu, Wali Kota Rai Mantra dan Wawali Jaya Negara mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Badung, Tabanan, Gianyar, Bangli dan Klungkung yang telah ikut membantu memadamkan kebakaran di Pasar Badung. (ad061)

(0361) 7400391, 812987 FM 96,5

Topik : restrukturisasi utang pedagang pasar badung Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Badung

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

3

Badung Selatan Terancam Tak Kebagian Air Bersih

Mangupura (Bali Post) –

ROADSHOW - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Sekkab Kompyang R. Swandika melakukan roadshow dengan segenap jajaran FKPD Kabupaten Badung, Selasa kemarin.

Kunker dan Silaturahmi dengan FKPD

Bupati Disambut Hangat Jajaran Kodim, Polres, dan Polresta BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta kembali melanjutkan roadshow-nya melakukan kunjungan kerja (kunker) dengan beranjangsana dengan segenap jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Badung. Kunker Selasa (1/3) kemarin diawali dengan mengunjungi jajaran Kodim 1611 Badung di Denpasar, dilanjutkan dengan mengunjungi jajaran Kepolisian Resort (Polres) Badung di Mengwi serta jajaran Kepolisian Resort Kota (Polresta) Denpasar. Turut hadir mendampingi Bupati di antaranya Sekretaris Daerah Kompyang R. Swandika, Asisten Administrasi Pemerintahan I.B. Yoga Segara, Kabag Administrasi Pemerintahan IGN Dwipayana, Kabag Humas A.A. Gde Raka Yuda serta SKPD terkait lainnya. Di sela-sela kunker, Bupati Giri Prasta mengungkapkan, telah menjadi komitmen dirinya bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa untuk terus membangun sinergitas dan konektivitas dengan segenap stakeholders pembangunan termasuk dengan segenap jajaran FKPD di Kabupaten Badung. Menurutnya, pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintahan di daerah yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik dan daya saing daerah sangat membutuhkan adanya dukungan suasana yang aman, nyaman dan kondusif. Terlebih bagi Kabupaten Badung yang amat sangat tergantung dari pendapatan yang bersumber dari sektor pariwisata. “Pariwista itu sangat sensitif terutama terkait dengan cipta kondisi yang aman dan mantap. Di sinilah peran penting dari dukungan masyarakat dan jajaran aparat keamanan,”

BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BANGLI, PROPINSI BALI

BPN RI

UN

A

BH U

MIB HA

K TI A

IG DH

ungkap Bupati. Selama melakukan kunker dengan jajaran aparat keamanan ini, Bupati beserta jajaran mendapat sambutan hangat dari segenap aparat keamanan. Di Makodim bahkan disambut dengan pagar betis yang melibatkan para ibu anggota Persit Candra Kirana selain segenap jajaran dan warga Kodim 1611 Badung. Dandim 1611 Badung Letkol M. Leo Pola A.S. menyampaikan, kunjungan Bupati beserta jajaran di Kodim 1611 Badung ini sebagai kehormatan. Jajaran Kodim adalah bagian dari pemerintahan dan sekaligus bagian dari warga masyarakat Kabupaten Badung. Bupati Giri Prasta beserta jajaran juga mendapat sambutan hangat oleh segenap jajaran Polres Badung. Kapolres Badung AKBP Tony Binsar mengungkapkan apresiasi serta sambutan hangat dari segenap jajaran Polres Badung, seraya siap membangun sinergi dan dukungan dengan segenap jajaran Pemkab Badung. Suasana hangat serta penuh kekeluargaan juga nampak ketika kunker Bupati beserta jajaran diterima Kapolresta Kombes Pol. A.A. Made Sudana beserta pejabat utama jajaran Polresta Denpasar. Usai beranjangsana, Bupati Giri Prasta juga melakukan peninjauan ke segenap ruangan dan bangunan yang ada di lingkungan Polresta Denpasar. Pada tatap muka dengan jajaran Polresta ini, Bupati Giri Prasta kembali mengungkapkan komitmen dan dukungannya kepada segenap jajaran Polresta Denpasar, sehingga dapat melaksanakan tugas operasi keamanan dan ketertiban dengan baik dan lancar. (ad 056)

Jalan Lettu Sobat No. 9 Telp. (0366)91012 Bangli Kode Pos 80613

PENGUMUMAN

(Tentang Sertipikat Hilang)

Nomor : 2/2016 dan 3/2016

Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang, berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa : No

1

a. Nama Pemohon b. Alamat

2 a. Gusti Made Lingu

1. b. Banjar Tempek Tengah

Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli

a. Dinny Thong Tet Djin

2. b. Jalan Bung Tomo No. 15,

Kelurahan Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kotamadya Denpasar

Letak Tanah

a. Hak Atas Tanah Jenis dan Nomor Hak b. DI 208

NIB

a. HM. No. 249 b. 694/1984

-

Gusti Made Lingu

-

a. --Dr. Dinny Thong 30/04/1975 b. Kawan Tet Djin c. Bangli

3

a. HM. No. 228 b. -

4

Terdaftar Atas Tanggal Nama Pembukuan

5

a. Jalan b. Kel/Ds c. Kec.

6 7 a. --23/03/1984 b. Bebalang c. Bangli

Ket.

8

Surat Ukur Sementara Tgl. : 23 Maret 1984 No. : 559/Bgl/1984 Luas : 1.950 M2 Gambar Situasi Tgl. : 30 April 1975 No. : 91/Bgl/1975 Luas : 1.340 M2

Dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa berkeberatan dapat 1 Maret 2016 mengajukan keberatan - keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.

U.0000060-PENG

Krisis air bersih masih mengancam kawasan Badung Selatan, seperti Kuta, Jimbaran dan Nusa Dua. Padahal, pemerintah melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama telah berupaya memasang instalasi pipa saluran air senilai Rp 55 miliar. Namun, upaya ini tidak menjamin ketersediaan air dalam jangka panjang. Alhasil, Badung Selatan terancam tidak kebagian air bersih. Menurut Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung Made Subarga Yasa, proyek pipa yang diambilkan dari dana APBD tahun 2014 dan 2015 itu telah dipasang, sehingga dari menghasilkan 300 liter per detik menjadi 450 liter per detik. Namun, peningkatan 150 liter per detik ini terancam mubazir akibat peningkatan

sedimentasi di Estuari Dam. “Akibat sedimentasi di Estuari Dam terus menjadi-jadi, saat hujan seperti saat ini pun air terbuang ke laut dan Teluk Benoa. Tak bisa tertampung di Estuari Dam,” ujar Subarga Yasa yang ditemui, Selasa (1/3) kemarin. Guna memenuhi kebutuhan air bagi 67.000 pelanggan, Sub-

arga Yasa memaparkan, PDAM Tirta Mangutama memerlukan pasokan air baku sekitar 750 liter per detik. Saat ini baru mencapai 478 liter per detik yang berasal dari Estuary Dam Suwung 350 liter, dari Sungai Ayung dan sejumlah sumur bor 100 liter. Menurutnya, Estuari Dam harus dikeruk sehingga stok air

akan melimpah. Terutama, untuk stok musim kemarau yang diprediksi terjadi pada awal April. “Fungsi dam sebagai penyuplai air baku sangat vital. Jadi, kalau dikeruk agak lebih dalam, waduk bisa menampung air lebih banyak. Saat kemarau tiba, lebih aman,” ungkapnya. Kendati demikian, Subarga Yasa mengaku normalisasi Estuari Dam tidak dapat dilakukan karena kawasan tersebut merupakan aset pusat yang berada di bawah Balai Wilayah Sungai Bali-Penida. “Dengan terpasangnya pipa baru, tak ada masalah aliran air ke rumah warga. Tinggal air bakunya saja

sekarang ini,” katanya. Kepala Balai Wilayah Sungai Bali-Penida (BWS-BP) Ketut Jayada menyatakan masih mematangkan rencana pengerukan Estuari Dam. Sebab, lokasi pembuangan lumpur pascadikeruk menjadi tantangan tersendiri karena membutuhkan tempat yang cukup. “Kami perlu kerja sama dengan Pemkab Badung, PDAM, terutama ke mana lumpur itu ditampung. Belum lagi metode pengangkutannya juga masih perlu kajian. Kalau diangkut asal-asalan, tercecer di jalan, kami bisa kena komplain,” ucapya. (kmb27)

Bangun Pariwisata untuk Kesejahteraan Rakyat

Retribusi ODTW 75 Persen untuk Masyarakat PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Badung dengan dukungan penuh DPRD Badung telah berkomitmen menjadikan pembangunan sektor kepariwisataan sebagai sektor unggulan yang sepenuhnya diorientasikan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan krama Badung. Wujud konkret dari komitmen tersebut, sebagian besar yakni sebesar 75% hasil pendapatan retribusi objek dan daya tarik wisata (ODTW) di Kabupaten Badung dinikmati secara langsung oleh masyarakat. Hanya 25% yang dikembalikan ke kas daerah. Demikian antara lain disampaikan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat penyerahan perjanjian kerja sama pengelolaan objek/daya tarik wisata di Badung, bertempat di Ruang Nayaka Gosana Puspem Badung, Selasa (1/3) kemarin. Turut hadir mendampingi Bupati, Sekkab Badung Kompyang R. Swandika, Kadisparda Ba-

dung Cokorda Raka Darmawan, Kabag Humas dan Protokol A.A. Gede Raka Yuda, Kabid ODTW Diparda Gde Suastika serta para kades dan camat yang mewilayahi enam kawasan objek wisata dimaksud. Bupati Giri Prasta menekankan pentingnya inovasi dari pengelola objek dan daya tarik wisata. Salah satunya, untuk sejumlah kawasan yang memiliki nilai sejarah, nilai religius dan edukasi. Agar tidak terjadi kesalahan dalam pemberian informasi oleh para pemandu wisata luar, maka perlu dibangun pusat informasi seperti home theater yang berfungsi sebagai pusat informasi. Misalnya untuk di kawasan Pura Taman Ayun. Pada era persaingan destinasi kepariwisataan saat ini, lanjutnya, sangat diperlukan adanya kerja sama semua stakeholder untuk melakukan pengelolaan dengan sebaik-baiknya. Baik menjaga kebersihan,

keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung serta mampu memberikan pelayanan yang baik dan ramah. Kepada para pengelola, agar melakukan koordinasi baik dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, camat dan perbekel setempat serta asosiasi kepariwisataan. Para camat, perbekel, bendesa adat dan utamanya pengelola objek wisata agar menyosialisasikan besaran retribusi sebesar 75 persen yang diserahkan untuk pengelola atau masyarakat dan 25 persen untuk pemerintah. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Cokorda Raka Darmawan melaporkan, perjanjian kerja sama yang dibuat antara Bupati Badung dan Bendesa Adat serta Panglingsir Puri Ageng Mengwi adalah perjajian baru, menggantikan perjanjian kerja sama pengelolaan yang sudah dibuat sebelumnya pada tanggal 22 Juli 2015. Perjanjian kerja sama pengelolaan objek/

PERJANJIAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Sekkab Badung Kompyang R. Swandika saat penyerahan perjanjian kerja sama pengelolaan objek/daya tarik wisata di Badung, bertempat di Ruang Nayaka Gosana Puspem Badung, Selasa kemarin. daya tarik wisata yang ada di Kabupaten Badung, antara lain objek/daya tarik wisata kawasan luar Pura Uluwatu, kawasan luar Pura Taman Ayun, Alas Pala Sangeh, air terjun Nunung, Pantai Pandawa dan Pantai Labuan Sait. Perjanjian kerja sama pengelolaan ini harus

’’Support” Pebulu Tangkis ke Sirnas Makassar

diperbarui, karena pungutan retribusi dengan tarif baru yang diatur dalam perjanjian lama seharusnya dilaksanakan pada tanggal 1 Januari 2016 dan baru diundangkan tanggal 15 Januari 2016 dan diterapkan pelaksanaannya per 1 Maret 2016. (ad 055)

Ketua DPRD Serahkan Bantuan kepada Dinda

WAKIL rakyat di DPRD Badung, Selasa (1/3) kemarin menerima atlet bulu tangkis Badung atas nama Ni Putu Dinda Sayu Murni (15) di kantor DPRD Badung. Atlet berprestasi asal Dalung ini bertemu Ketua DPRD Badung I Putu Parwata didampingi Ketua Komisi IV AAN Ketut Agus Nadi Putra untuk meminta support dan dukungan. Pasalnya, siswi kelas IX SMPN 2 Kuta Utara ini akan mengikuti kejuaraan Sirkuit Nasional (Sirnas) di Makassar, 14 - 19 Maret mendatang. Dinda bertemu Parwata didampingi orangtuanya, I Gede Dodik Sugiartawan. Dodik di hadapan pimpinan Dewan menjelaskan, putrinya adalah salah satu pebulu tangkis berprestasi di Kabupaten Badung. Dinda sudah berkali-kali mengharumkan nama Gumi Keris dengan menyabet berbagai gelar juara, baik di tingkat daerah, provinsi maupun nasional. “Dinda, putri saya sudah berkali-kali meraih juara bulu

ATLET - Ketua DPRD Badung I Putu Parwata didampingi Ketua Komisi IV AAN Ketut Agus Nadi Putra, Selasa (1/3) kemarin menerima atlet bulu tangkis Badung atas nama Ni Putu Dinda Sayu Murni di kantor DPRD Badung. tankis, baik di daerah, provinsi maupun nasional,” kata Dodik asal Dalung Permai ini. Saat ini Dinda ingin berlaga kembali di tingkat nasional dengan mengikuti Sirnas di Makassar. Untuk mengikuti Sirnas di Makassar tersebut,

Dinda harus menanggung sendiri biaya-biaya yang dikeluarkan. Sejauh ini tidak ada support dana dari pemerintah. Oleh karena itu, pihaknya berharap ada motivasi dari Ketua DPRD Badung. “Kami mohon dukungan dan motivasi

dari Pak Ketua DPRD Badung. Semoga putri kami bisa kembali mengharumkan nama Bali dan Badung di turnamen itu,” ucapnya. Dinda sendiri dalam Sirnas nanti tidak akan pasang target muluk-muluk. Ia hanya menargetkan bisa masuk babak semifinal di laga tunggal remaja putri. “Target saya bisa masuk semifinal. Mudah-mudahan bisa,” kata Dinda di hadapan Parwata. Semangat juang pebulu tangkis muda Badung itu langsung mendapat apresiasi dari Parwata dan Nadi Putra. Politisi asal Dalung dan Kerobokan ini menyatakan atlet berprestasi harus didukung karena akan mengharumkan nama daerah. Parwata sendiri mengharapkan Dinda bisa “mengepakkan sayap” dalam Sirnas yang akan digelar di Makassar nanti, sehingga bisa meraih hasil maksimal. “Kita ikut mendorong agar atlet terbaik Badung ini bisa ber-

prestasi di tingkat nasional,” kata Parwata. Ia menyatakan ke depan akan memberikan prioritas dan memfasilitasi kepentingankepentingan atlet agar bisa berprestasi, baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional. Dewan, katanya, akan membantu pengurus cabang (pengcab) dalam mengembangkan potensi atletnya. Membantu personal atlet, sehingga Badung memiliki atlet-atlet yang tangguh. “KONI juga kita harapkan bisa melihat secara objektif potensi atlet yang dimiliki Badung. Mana atlet nasional, mana lokal, jangan disamaratakan. Yang punya potensi lebih harus diberikan support dan reward, sehingga mereka termotivasi,” tegasnya. Sebagai bentuk motivasi dan dukungan, Parwata didampingi Nadi Putra dalam kesempatan itu menyerahkan bantuan dana yang diharapkan bisa digunakan untuk biaya keberangkatan Dinda ke Sirnas Makassar. (ad057)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Pameran Felice Jewellery

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

DPD-RI Minta Seluruh Lembaga Sosial di Bali Tertib Administrasi

Dapatkan Berlian ”Fashion” Model Terbaru Senator Gusti Wedakarna Kawal Anggaran Panti Asuhan Hindu di Kemensos RI

FELICE Jewellery masih melanjutkan pameran perhiasan emas dan berlian di Business Center Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Pameran berlangsung selama empat hari, mulai Rabu (2/3) ini sampai Sabtu (5/3) mendatang. Perhiasan yang ditawarkan merupakan model keluaran terbaru, utamanya untuk berlian fashion. “Banyak koleksi terbaru Felice Jewellery yang terdiri dari berlian fashion seperti pendant, earring, solitare dan ladies ring,” ujar Sales Felice Jewellery, Anita, saat dikonfirmasi, Selasa (1/3) kemarin. Anita menambahkan, berlian fashion selama ini banyak diincar kaum hawa. Berlian fashion didesain langsung di Hongkong dan mengikuti trend perhiasan terkini. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Sementara berlian yang dibuat perhiasan didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting Belgia. “Setiap pameran kami memang selalu mengeluarkan desain baru agar customer tidak bosan. Jadi satu desain untuk satu model,” jelasnya. Anita mengatakan pameran kali ini tidak hanya menghadirkan berlian keluaran terbaru. Tapi juga beragam promo menarik seperti pemberian diskon untuk produk berlian one price. “Kami berikan diskon 20 persen untuk berlian yang harganya di bawah Rp 10 juta. Tapi jangan khawatir, produk lain juga kami beri harga spesial sehingga masih bisa terjangkau bagi customer,” imbuhnya. Bagi para pria, lanjut Anita, Felice Jewellery menyediakan cincin bertahtakan batu mulia yang elegan dan berkelas. Terdiri dari blue sapphire, jamrud, cat eye dan rubi yang didatangkan dari Sri Lanka dan Kolombia. Batu mulia ini dijamin keasliannya, beberapa bahkan sudah bersertifikat Internasional Laboratorium. “Man’s ring kami jual mulai harga Rp 9,999 juta,” katanya. Menurut Anita, setiap pembelian perhiasan akan

mendapatkan sertifikat yang dapat dibawa untuk mereparasi perhiasan. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi. “Customer hanya tinggal menunjukkan sertifikat itu,” terangnya. Tunggu apa lagi, segera kunjungi pameran perhiasan emas dan berlian Felice Jewellery. Harga relatif terjangkau ditambah desain yang unik menjadikan berlian-berlian Felice layak menjadi bagian dari koleksi anda. (br168)

DIMINATI - Berlian fashion seperti liontin, anting serta cincin sangat banyak diminati wanita karena desainnya unik dan terbatas (limited edition).

Tingkatkan Pangsa Pasar

KTB Hadirkan Tractor Head FZ Series

MITSUBISHI FUSO - Presdir PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (KTB) Hisashi Ishimaki (tengah), Direktur Marketing Duljatmono (kanan) dan Daisuke Okamoto, MFTBC Marketing Director, berbincang-bincang saat peluncuran Mitsubishi Fuso varian terbaru yakni Tractor Head FZ4928 dan FZ4028 di Jakarta, Selasa (1/3) kemarin. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (KTB) authorized distributor kendaraan Mitsubishi di Indonesia berhasil mencapai 47 persen pasar di tengah persaingan yang makin agresif. Di kelas Light Duty Truck (LDT) tercatat menguasai 54,8 persen pangsa pasar, sedangkan di kelas Medium Duty Truck (MDT) Fuso mencatat perolehan 23,8 persen pasar. “Tak hanya pencapaian market share yang positif, Mitsubishi Fuso juga meluncurkan dua varian terbaru yakni Tractor Head FZ4928 dan FZ4028,” kata

Presdir KTB Hisashi Ishimaki saat launching di Jakarta, Selasa (1/3) kemarin. Tahun ini, kata Hisashi, KTB mematok target penjualan unit Mitsubishi Fuso tumbuh sekitar 5 persen atau setara dengan 40.500 unit. Untuk mewujudkan target tersebut, KTB memiliki spirit andalan bisnis sejati yang merupakan semangat menyediakan layanan yang berbeda pada umumnya, yang tercermin pada tiga pilar layanan yaitu Zero Down Time, yaitu layanan after sales service.

Kemudian Best Life Cycle Value, yaitu strategi untuk memberikan pilihan produk berkualitas sesuai kebutuhan konsumen. Sedangkan strategi terakhir adalah Custumers Business Consultant yaitu terjalinnya komunikasi antara dealer dan konsumen. Tahun ini, katanya, KTB akan melengkapi jajaran produknya dengan meluncurkan 10 varian baru. Sebagai tahap awal, kata Hisashi, KTB menghadirkan Tractor Head FZ 4928 dan FZ4028. Produk ini, jelasnya, disasar untuk berbagai segmen usaha. Keduanya memiliki spesifikasi yang hampir sama, perbedaannya hanya terletak pada sistem penggerak. “FZ4028 menggunakan sistem penggerak 4x2, sedangkan FZ4928 menggunakan sistem penggerak 6x4,” kata Hisashi. Sementara itu, Direktur Marketing KTB Duljatmono mengatakan keandalan Tractor Head ini telah dibuktikan melalui uji di berbagai tanjakan ekstrem dengan muatan maksimal, salah satunya adalah tanjakan Pancong di Bandar Lampung. Dengan muatan 60 ton, Tractor Head mampu melintasi tanjakan tanpa hambatan. Sebelum dipasarkan, katanya, KTB melakukan uji coba ke beberapa konsumen dan pengemudi yang sebelumnya telah terbiasa membawa kendaraan sejenis.(bns1)

Sosialisasi Peraturan dan Pelatihan Tahun 2016, Fora dan HUT Inkindo Bali

PADA Februari 2016, DPP Inkindo Bali sebagai asosiasi badan usaha yang mewadahi pengusahapengusaha yang berkiprah dalam usaha jasa konsultansi konstruksi maupun nonkonstruksi, tepatnya Kamis (25/2) lalu, melaksanakan acara yang bertema “Sosialisasi Peraturan dan Pelatihan Tahun 2016”. Acara ini berlangsung di Gedung Werdapura, Sanur yang dibuka oleh Ketua DPP Inkindo Bali Ir. Ketut Gupta. Pada acara ini hadir seluruh anggota Inkindo Bali, undangan dari ULP Badung, ULP Kota Denpasar, Pokja dari SKPD lainnya. Sebagai narasumber dalam acara ini adalah Dr. Ir. Darda Daraba, M.Sc., Direktur Bina Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi Kementrian PU PR didampingi Dewi Chomistriana, S.T., M.Sc., Kasubdit Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. Pejabat pusat ini memaparkan Peraturan Menteri PU PR Republik Indonesia No: 31/PRT/M/2015 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Mentri PU Nomor 07/PRT/M/2011 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultansi. Ir. Ronald Sihombing HS, M.Si., Wakil Ketua Umum Pranata Usaha dan Profesi DPN Inkindo, mengulas Surat Edaran No. 630/SKJ/ DPN/ XII/2015 Tanggal 29 Desember 2015 Perihal: Beberapa Permasalahan dalam Pelaksanaan Kontrak Kerja Jasa Konsultansi dan Prases Audit. Paulus Thenu, Staf Ahli Managemen Bencana PT Amythas Jakarta, memberikan pelatihan mengenai teknik-teknik

dalam menyusun proposal usulan-usulan teknis. Sementara Sabtu (27/2) lalu, bertempat di Gedung Sector Bali Beach Sanur, DPP Inkindo Bali mengadakan acara Forum Anggota (Fora) dan merayakan HUT ke-34 Inkindo Bali. Dalam Fora pada sesi I dibahas mengenai Proses dan Perkembangan SBU yang disampaikan oleh Kadek Eva selaku Kepala Pelaksana Unit Sertifikasi Badan Usaha (USBU) dari LPJK-P Bali dengan dipandu oleh pengurus BSAP Inkindo Bali dan penyampaian pelaksanaan

SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna M. Wedasteraputra Suyasa III kembali membawa aspirasi Provinsi Bali ke pemerintah pusat. Setelah mendorong sejumlah anggaran dan program dengan Menteri Agama, Menteri Dikti, Menteri Dikbud dan Menteri Perempuan, kini senator DPD-RI termuda asal Bali ini kembali mengadakan rapat kerja (raker) dengan Khofifah Indar Parawansa (Menteri Sosial RI) membahas sejumlah hal, khususnya bantuan pusat kepada Bali. Dalam pemaparannya, Senator Wedakarna juga menegur para dirjen di bawah Menteri agar lebih giat bekerja dan melayani masyarakat. Apalagi anggaran Kemensos RI sudah mendapat porsi yang cukup besar di APBN 2016. “Saya minta agar pejabat dirjen dan direktur di Kemensos untuk meniru ritme kerja Ibu Menteri dan sekaligus jangan kalah langkah dengan Presiden dalam mewujudkan Nawa Cita. Dan khususnya Bali yang telah memberikan kemenangan besar bagi Presiden RI Ir. H. Joko Widodo sebesar 72 persen. Kini balaslah perjuangan rakyat Bali dengan kinerja, program dan juga bantuan. Orang miskin di Bali itu banyak dan agar dibantu secara adil. Saya tidak mau ada diskriminasi terhadap Bali di antara 33 provinsi lainnya,” ungkap Dr. Wedakarna. Dalam kesempatan itu, Gusti Wedakarna juga meminta bantuan kepada Menteri Sosial untuk membantu sejumlah panti asuhan di Bali, dengan bantuan dana dan beasiswa terutama panti asuhan Hindu yang sudah mendapatkan rekomendasi dari DPD-RI. Terhadap hal ini, Menteri Sosial menyambut baik. “Saya minta kepada

SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat menyambut Khofifah Indar Parawansa (Menteri Sosial RI) di Kantor DPD-RI Senayan, Jakarta. DPD-RI Bali untuk dapat segera mengirim LO dan staf ahli ke Kemensos RI ya. Kami akan bantu pengajuan proposal dari Bali. Dan semoga kerja sama saya dengan Senator Gusti Arya semakin baik,” ungkap Khofifah Indar Parawansa. Selain itu, DPD-RI juga meminta pelaksanaan Kartu Indonesia Sakti untuk bisa segera diselesaikan oleh Kemensos, khususnya di 9 kabupaten/kota di Bali. “Pelaksanaan Kartu Indonesia Sakti baik untuk pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan untuk segera bisa diselesaikan. Saya harap akhir 2016 sudah tuntas seluruhnya. Data masyarakat miskin segera juga di-update, semua demi terciptanya Tri Sakti di Bali. Jika Bali disia–siakan, nanti suara Jokowi di Bali bisa terancam di kemudian hari. Itu saya ingatkan dan sebagai anggota DPDRI yang mendukung Presiden Jokowi wajar saya mengawasi kabinet, karena semua terkait amanat UU,” ungkap Gusti Wedakarna. Selain itu, DPD-RI Bali khususnya Komite III Bidang

Karyawan Waswas

Dewan Minta Gedung Tua PDAM Karangasem Dipugar

KUNKER - Komisi III DPRD Karangasem melakukan kunjungan kerja (kunker) melihat gedung PDAM Karangasem yang roboh sebelumnya.

program kerja Inkindo Bali tahun 2014-2015, yang disampaikan oleh Ketua DPP Inkindo Bali Ir. Ketut Gupta didampingi Pengurus DPP Inkindo Bali lainnnya. Sesi II dilanjutkan acara peringatan HUT ke-34 Inkindo Bali yang ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan balon ke udara. Selasa (1/3) kemarin, masih dalam rangka peringatan HUT Inkindo Bali dilaksanakan kunjungan ke Panti Sosial Yayasan Tat Twam Asi Denpasar sekaligus memberikan santunan. (ad107)

Sosial dan Kesra mengingatkan juga agar lembaga-lembaga sosial di Bali untuk bisa segera melengkapi dirinya dengan badan hukum dengan legal standing yang jelas. “Saya siap mengawal bantuan ke pusat, asal dengan syarat agar lembaga–lembaga di Bali semuanya introspeksi. Jangan pernah mengirimkan pengajuan apa pun jika syarat administrasi tidak lengkap. Segera lengkapi dengan baik, itu syarat utama, terutama legal standing, profil lembaga dan juga blue print lembaga,” ungkap Gusti Wedakarna. Pada tahun 2015 lalu, Senator DPD-RI Gusti Wedakarna telah memberangkatkan kurang lebih 1.000 anak panti asuhan Hindu untuk tirthayatra sekaligus membagikan secara merata kitab suci BhagawadGita kepada seluruh anak panti asuhan Hindu. Saat ini, baru Gusti Wedakarna yang juga pembina Paguyuban Panti Asuhan Hindu Indonesia (PPAHI) dicatat sebagai pejabat negara yang hadir langsung di hampir semua panti asuhan Hindu di seluruh Bali. (ad053)

KOMISI III DPRD Karangasem, Selasa (1/3) kemarin, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke PDAM Karangasem. Dipimpin Ketua Komisi Gusti Agung Dwi Putra dan sejumlah anggota, Dewan minta gedung tua PDAM itu dipugar. Sebelumnya, Minggu (28/2) pagi, gedung Bagian Teknik dan Perencanaan PDAM itu ambruk pascahujan lebat sore sebelumnya. Pemugaran perlu segera dilakukan, demi keamanan karyawan bekerja. Di lain pihak dengan kenyamanan dan keamanan, diharapkan pelayanan kepada masyarakat atau publik lebih baik. Gedung PDAM itu sudah tua dan kayu-kayu kapnya sudah keropos dimakan usia dan rayap. Dari pantauan, genteng sudah tampak tidak rapi, diduga kap-kapnya sudah rapuh di makan usia. PDAM memiliki dua gedung tua dan garase mobil tangki. Gedung PDAM itu dulunya kantor perwakilan Dinas PU Bali di Karangasem. Gedung itu diperkirakan dibangun

tahun 1970 atau tahun 1980-an. Selain meninjau gedung PDAM, Senin (1/3) kemarin, Komisi III juga meninjau gedung yang ditempati Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Gedung DKP itu juga diperkirakan dibangun sezaman dengan bangunan yang ditempati PDAM kini. “Kondisi gedung PDAM dan DKP tampaknya sama-sama tua. Eksekutif mesti merespon dan segera menganggarkan pemugaran untuk gedung itu. Jangan sampai terulang gedung ambruk dan membahayakan karyawan yang bertugas di sana,” papar Dwi Putra, pria asal Padangtunggal, Selat. Sejumlah karyawan PDAM yang ditemui kemarin mengaku sejak ambruknya gedung itu, kini mereka waswas. Terutama saat turun hujan lebat. Kalau turun hujan karyawan sudah khawatir dan kerap ke luar ruangan menengok kap gedung tempatnya bekerja. Sebelumnya

Wabup Karangasem Wayan Artha Dipa juga sudah meninjau pelayanan di PDAM dan melihat bagian gedung yang roboh. Dwi Putra minta pihak eksekutif dalam jangka pendek segera mengambil langkah. Misalnya melakukan pemugaran total gedung PDAM. Sementara dalam rangka pemugaran tempat administrasi dan pelayanan PDAM dipinjamkan atau memanfaatkan gedung yang tidak terpakai. Anggota Komisi III Gede Dauh Suprapta dan Komang Mustikajaya menyampaikan, sebaiknya gedung yang selama ini ditempati PDAM mesti dibangun baru. Pemugaran diharapkan lebih cepat sesuai mekanisme. Direktur PDAM Karangasem Gede Baktiyasa mengatakan musibah ambruknya gedung itu sudah dilaporkan ke Dewan Pengawas PDAM. Kini guna pelayanan, sementara Bagian Teknik dan Perencanaan berkantor di bekas garase. Garase itu kemarin tengah diperbaiki. Anggota Komisi III Nyoman Mustika Jaya juga mengharapkan kejadian ambruknya gedung PDAM dapat dijadikan perhatian, sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi. Untuk mencegah kejadian serupa dan guna menghindari jatuh korban, pihaknya mendesak instansi terkait mengecek semua bangunan tua yang ditempati Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Gedung-gedung diharapkan tak sekadar dibangun juga dilakukan pemantauan rutin, terutama pada gedung yang usianya sudah tua. ”Jangan sampai saat karyawan tengah bekerja dan terjadi hujan lebat, tiba-tiba kap bangunan ambruk dan menimpa orang atau merusak sarana atau arsip,” tandasnya. (ad052)

TREND BISNIS ERA MEA 2016 TRIK & RAHASIA SUKSES BISNIS CRYPTOCURRENCY ONECOIN Profit 1000% or more

John Sadewa

Hp/WA. 08113801502

Cocok utk Anda yang ingin SUKSES & FINANCIAL FREEDOM, Owner, Profesional & Perusahaan yang ingin diversifikasi asset dan meningkatkan LABA atas modal

Modal awal min Rp.3 jt s/d 400 juta, sekali SPLIT untung 100%

Ikuti training bisnisnya di BIC, Jl. Sentanu 37, peguyangan kaja-Denpasar. www.eramea.blogspot.co.id

Melayani panggilan: Untuk open presentasi bisnis dan training back office onecoin seluruh kota di Bali, *syarat & ketentuan berlaku*

C.0000721-RPA

Tersedia: RUMAH MINIMALIS BISA KPR

 TYPE 250/ 160 (1UNIT) Swiming Pool, One Gate System Lokasi: Jln. Laksmana Renon

 TYPE 250/ 195 (1UNIT) One Gate System Lokasi: Graha Renon, Jln Raya Puputan

KONSTRUKSI BAJA, PINTU BESI HARMONIKA, ROLLING DOOR, RAK/KUSEN ALUMINIUM, ATAP JL. PULAU BACAN 27 TWINLITE, PAGAR WROUGHT TELP. 224778, 082144223388, 085108632727, 222538 IRON, JUGA SEDIA PLAT ROL HARMONIKA FAX. 224778 DENPASAR - BALI

 TYPE 60/120 (1UNIT) Lokasi: Griya Swakarsa Mandiri, Saba, Blahbatuh  VILLA & TANAH KAVLING Lokasi : Temukus, Dencarik & Angantaka

saat tepat BERINVESTASI

C.0001284-BKL

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Hubungi : GEDE RAI 087 860 411141

C.0002272-BGN


DAERAH

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

Dirikan Yayasan Kampoeng Bali

5 Kuliah Umum di Undiksha Singaraja

Pengusaha ”Travel” Siapkan Program Sosial Kepala BKKBN-RI Tekankan Bonus Demografi

BANTU MASYARAKAT – Sejumlah travel agent Tiongkok dan Taiwan serta pengusaha restoran bergabung dalam Yayasan Kampoeng Bali yang bertujuan untuk membantu masyarakat Bali. SEJUMLAH travel agent yang menangani wisatawan Tiongkok dan Taiwan mendirikan Yayasan Kampoeng Bali. Yayasan tersebut didirikan sebagai wadah untuk menyalurkan kegiatan sosial kepada masyarakat dengan motto ‘’Dari Pariwisata Bali untuk masyarakat Bali’’. Ketua Pembina Yayasan Kampoeng Bali Nyoman Sudiantara menjelaskan, tujuan didirikan yayasan tersebut yakni pengusaha travel ingin memberikan sesuatu dari usahanya untuk masyarakat Bali. Mengingat

selama ini pengusaha tersebut mencari kesuksesan di Bali. “Seperti yang kita ketahui, pengusaha-pengusaha ini mencari pendapatan dari pariwisata Bali sehingga dengan itu ada keinginan untuk mendirikan sebuah yayasan guna menyalurkan sedikit dari hasil usaha kepada masyarakat Bali,” jelasnya. Dikatakan, kegiatan sosial yang akan digelar dalam waktu dekat ini seperti bedah sekolah (kurang atau tidak layak). Dalam hal ini pihaknya akan melakukan pengecekan ke

Bapeluh Jadi Gudang Motor Penyuluh Tabanan (Bali Post) Puluhan sepeda motor beragam merk berjejer rapi di Kantor Badan Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (Bapeluh) Tabanan. Tidak hanya diparkir di halaman Kantor Dinas Bapeluh, sejumlah sepeda motor tampak mengisi dua gudang yang ada di belakang kantor. Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Tabanan Ir. Nyoman Sunarta, Selasa (1/3) kemarin, mengakui memang ada sejumlah kendaraan di kantornya. Dikatakannya sepeda motor tersebut nantinya akan dibagikan kepada para penyuluh swadaya yang berjumlah 275 orang. “Karena masih tahap proses administrasi, kendaraan ini belum bisa diberikan pada para penyuluh. Apalagi terkait pengelolaan aset aturannya harus benar, jangan sampai nantinya disemprit BPK,” ujarnya. Apalagi diakuinya tugas penyuluh, khususnya pertanian kian berat seiring target tanam dari Kementerian Pertanian yang terus meningkat. “Tahun ini kita

dapat anggaran rehabilitasi sarana prasarana, khususnya untuk kendaraan yang usianya sudah tua. Nantinya penyuluh akan bersemangat menyukseskan program pertanian,” ujarnya. Pejabat asal Kerambitan ini menambahkan, aset kendaraan yang berasal dari pemda di tahun 2015 pihaknya juga telah menyerahkan sebanyak 14 unit kepada bagian perlengkapan Pemkab Tabanan. Di tempat terpisah, Kabag Perlengkapan Dewa Ayu Sri Budiarti membenarkan jika pihaknya menerima 14 unit sepeda motor dari Bapeluh. Setelah diserahterimakan dari pihak asset, selanjutnya menawarkan ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang membutuhkan dengan membuatkan mutasi kendaraan. Pasalnya, sejauh ini banyak SKPD yang membutuhkan kendaraan karena banyak petugas di lapangan. “Untuk 14 unit kendaraan yang masih layak pakai itu sudah kami salurkan ke sejumlah SKPD, seperti enam unit di Dinas Peternakan, dua unit di DKP dan lima unit di Inspektorat,” bebernya. (kmb28)

lokasi yang ditunjuk sebagai sekolah tidak layak. “Misalnya dapat informasi ada sekolah yang kurang layak dan sebagainya, beberapa di antara kami akan menjajaki langsung dan apabila benar adanya akan diberikan sumbangan,” katanya, Senin (29/2), di Denpasar. Selain itu, memberdayakan masyarakat tunanetra khususnya yang memiliki keahlian memijat. Dalam hal ini pihaknya mengaku akan mengakomodir agar mereka dapat disalurkan ke hotel-hotel. “Setidaknya meskipun mereka memiliki kekurangan akan tetapi kami menginginkan derajat yang sama dengan masyarakat normal lainnya,” tegasnya. Lanjut dia, yayasan tersebut didirikan oleh 15 pengusaha travel agent. Namun untuk ke depannya tidak menutup kemungkinan ada tambahan lain. “Yayasan ini terbuka untuk umum, tidak hanya pemilik travel, hotel, spa, restoran dan pengusaha lainnya juga bisa bergabung untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat Bali,” katanya. Apabila ada kesempatan, katanya, kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota se-Bali akan dilakukan. Disinggung mengenai program kerja yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini, Sudiantara mengaku pihaknya akan menjajaki sekolah yang ada di Demulih, Bangli. “Seperti pemberitaan di media ada salah satu sekolah yang ada di Demulih, Bangli rusak. Jadi rencananya kami akan segera menjajaki,” pungkasnya. (ad106)

KEPALA Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Surya Chandra Surapaty memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja. Materi yang diberikan berjudul “Kuliah Umum Revolusi Mental Menuju Generasi Berencana untuk Menyongsong Bonus Demografi bagi Mahasiswa”. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Gedung Auditorium Undiksha, Selasa (1/3) kemarin. Menurut Chandra, pengertian bonus demografi merupakan bonus yang dinikmati negara sebagai akibat dari besarnya proporsi penduduk produktif usianya 15 sampai 64 tahun dalam evolusi kependudukan dialami. Indonesia kini telah mengalami bonus demografi. Proses transisi demografi telah berkembang sejak beberapa tahun belakangan. Ini turut dipacu dengan cepatnya keberhasilan program KB menurunkan tingkat fertilitas. Selain itu, termasuk juga kualitas kesehatan dan program sukses pembangunan lainnya di Indonesia. “Kalau usia produktif malah tidak berkualitas, ini bisa menjadi beban negara. Kami harapkan mahasiswa sebagai generasi muda bisa memanfaatkan bonus demografi dengan lebih baik dan bijaksana melalui revolusi mental,” paparnya.

KULIAH UMUM - Pelaksanaan kuliah umum di Undiksha Singaraja, Kepala BKKBN-RI Surya Chandra Surapaty memberikan materi berjudul “Kuliah Umum Revolusi Mental Menuju Generasi Berencana untuk Menyongsong Bonus Demografi Bagi Mahasiswa”. Kegiatan itu juga dihadiri Pembantu Rektor III Undiksha Dr. I Gusti Ngurah Pujawan, M.Kes., Selasa (1/3) kemarin. Pembantu Rektor III Undiksha Dr. I Gusti Ngurah Pujawan, M.Kes. menambahkan, pemerintah Indonesia telah mencanangkan program revolusi mental melalui gagasan Presiden RI Joko Widodo. Hal itu memiliki kaitan dan erat berhubungan terhadap bonus demografi. Melalui revolusi mental mahasiswa sebagai generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan bonus demografi ke depannya. “Revolusi mental yang sudah dicanangkan Presiden dan bonus demografi ini sangat

Demo Yayasan Perpenas Diwarnai Kericuhan Wakil Rektor Untag Nyaris Dikeroyok

Banyuwangi (Bali Post) Aksi demo mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi di dalam kampus setempat, Selasa (1/3) kemarin, diwarnai kericuhan. Wakil Rektor Untag Andi Catur nyaris dikeroyok mahasiswa. Untungnya polisi bergerak cepat. Kericuhan berhasil diredam. Aksi mahasiswa ini adalah lanjutan dari aksi sehari sebelumnya. Tuntutannya sama, mahasiswa mendesak kubu Waridjan yang bertahan menguasai kantor Yayasan Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional (Perpenas) yang menaungi Untag segera keluar dari kantor. Lalu meminta kubu Sugihartoyo yang mengantongi SK Kemenkum dan HAM segera masuk kantor. Kericuhan awalnya meletus saat mahasiswa menggelar sweeping di deretan kantor fakultas. Mereka meminta masing-masing Dekan menandatangani dukungan bagi Perpenas yang mengantongi SK Kemenkum dan HAM. Aksi ini mendapat penolakan keamanan kampus. Namun mahasiswa melawan. Keduanya nyaris adu jotos. Setelah bersitegang ma-

hasiswa diperbolehkan menggelar sweeping. Hasilnya tak satu pun dekan yang mau mendukung SK Kemenkum dan HAM. Emosi mahasiswa memuncak saat mengetahui Rektor Untag Tutut Hariyadi hendak keluar kampus. Mereka menyerbu mobil Rektor. Dalam kondisi tegang, Wakil Rektor Andi Catur berusaha menghalangi mahasiswa. Kericuhan meletus. Pria ini nyaris menjadi amukan mahasiswa. Polisi berpakaian preman bergerak cepat. Mahasiswa berhasil dihalau, sedangkan Wakil Rektor diamankan keluar kampus. Mereka membakar almamater. “Kami hanya ingin SK Kemenkum dan HAM dilaksanakan. Ini demi keselamatan nasib mahasiswa yang segera sekripsi dan wisuda,” teriak mahasiswa dalam orasinya.

Di tengah aksi mahasiswa, tim transisi bentukan kubu Sugihartoyo (pemegang SK Kemenkum dan HAM) menguasai kantor Perpenas. Sempat tertahan, mereka berusaha menjebol kunci dan rantai pintu kantor Perpenas. “Kami legal karena ditugaskan Ketua Perpenas yang sah dan mengantongi SK Kemenkum dan HAM,” tegas Hari Priyanto, tim transisi Perpenas. Rantai berhasil dibongkar paksa. Lalu kubu Sugihartoyo berhasil menduduki kantor Perpenas sekitar 18.30 WIB. Sementara itu, ratusan personel Polres yang berseragam memilih bersiaga di luar kampus. Mereka tak masuk gedung kampus lantaran menghormati internal kampus. Kisruh kampus Untag Banyuwangi berawal dari pergantian pengurus Perpe-

Singaraja (Bali Post) Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Buleleng periode 2016/2021 dikukuhkan di Pura Agung Jagatnatha, Singaraja, Selasa (1/3) kemarin. Pengukuhan ini diawali dengan ritual majaya-jaya yang dipimpin oleh pemangku pura setempat. Setelah mengikuti ritual ini, Sekretaris PHDI Provinsi Bali Gede Harnawa

membacakan Surat Keputusan (SK) dan pengurus dinyatakan resmi dikukuhkan. Gede Harnawa mengatakan PHDI saat ini harus merangkul seluruh elemen masyarakat. Langkah ini untuk mendekatkan keberadaan PHDI dengan komponen umat yang membutuhkan siraman rohani. Sinergisitas antara PHDI, adat dan pemerintah harus ditingkatkan da-

lam rangka meningkatkan dharma negara dan dharma agama. “Natha tanpa wikhu tidak ada apa-apanya, makanya sinergitas ini sangat perlu dibangun sejak dini,” katanya. Asisten II Sekkab Buleleng Ida Bagus Griastika mewakili Bupati Putu Agus Suradnyana mengajak jajaran pengurus PHDI untuk bersamasama membina umat untuk

Bali Post/udi

RICUH - Mahasiswa Untag Banyuwangi, Jatim terlibat ricuh dengan staf kampus dalam aksi demo Yayasan Perpenas di kampus setempat, Selasa (1/3) kemarin. nas, Oktober 2015. Muncul dua kubu terkait pengurus Perpenas. Kubu Waridjan yang menolak kepengurusan baru dan kubu Sugihartoyo yang belakangan mengantongi SK Kemenkum

ham terkait kepengurusan Perpenas. Yayasan Perpenas Banyuwangi menaungi 12 unit pendidikan di Banyuwangi, salah satunya Untag’45 Banyuwangi. (kmb30)

meningkatkan kesadaran beragama dan berbudaya. Sebagai bentuk dukungan, Bupati menyerahkan dana punia Rp 5 juta diterima pengurus PHDI yang baru dikukuhkan. “Mari bersamasama bersinergi dalam meningkatkan kesadaran umat menuju kesejahteraan lahir dan batin,” tegasnya. Sementara itu, Ketua PHDI Buleleng periode 2016/2021

Dewa Nyoman Suwardana berjanji segara melakukan konsolidasi dan menyusun program kerja pengurus. Asas kolektif kolegial akan diterapkan sebelum melangkah, sehingga roda organisasi berjalan dengan baik. “Konsulidasi ke dalam pasti kami lakukan dan sambil menyusun program kerja sesuai masa jabatan kami,” imbuhnya. (kmb38)

Pengurus PHDI Buleleng Dikukuhkan

solusinya CCTV

Rekam 24 jam Non Stop - Internet on line PRODUK BARU PAKET

4 CAMERA KWALITAS TERJAMIN Garansi Barang & Jasa... PASTI ! !

Bali Post/kmb28

MOTOR - Puluhan motor penyuluh yang terparkir rapi di dalam ruangan di belakang kantor Bapeluh Tabanan.

nyambung sekali bagi kita untuk bagaimana memanfaatkan peluang ini. Dan generasi muda ini harus memanfaatkan dengan baik. Kalau salah memanfaatkan bisa musibah, sedangkan jika dimanfaatkan dengan baik akan mendatangkan kesejahteraan,” tambahnya. Dalam kesempatan itu, Chandra sekaligus melakukan pengukuhan Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Provinsi Bali. Prof. Dr. I Gede Bastra dipercaya sebagai ketua koalisi tersebut.(ad050)

Dengan tenaga berpengalaman, instalasi dijamin rapi Hubungi:

Jln. Kecubung No.60 Denpasar Telp. (0361) 227739 - 082 147 239 203

C.0000081-elk

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Motivasi Ekonomis Dalam Menjaring Mahasiswa MUSIM masuk kampus mulai terbuka. Di perguruan tinggi swasta saat ini sudah mulai ada tawaran-tawaran untuk melanjutkan sekolah. Harus diakui, karena tuntutan kualitas dan juga pemasaran. Perguruan tinggi swasta jauh lebih agresif menawarkan dan memperkenalkan program studinya kepada masyarakat. Tentu saja bukan sekadar memperkenalkan diri, tetapi juga menggaet mahasiswa agar kuliah di perguruan tinggi tersebut. Bahkan banyak perguruan tinggi swasta terkenal yang sengaja datang ke daerah-daerah menawarkan program tersebut dan juga menawarkan beasiswa yang dimiliki. Juga tentang lulusan mereka yang telah berhasil. Bagaimanapun strategi ini merupakan usaha yang positif dan lebih memberikan informasi kepada anak-anak sekolah lanjutan atas yang akan segera menapak ke jenjang yang lebih tinggi. Apabila dibandingkan dengan perguruan tinggi negeri, agresivitas tersebut lebih rendah dibanding dengan apa yang dilakukan pihak swasta. Ini bisa dimaklumi, karena perguruan tinggi negeri telah mempunyai kartu as yang sudah menempel di benak para pelajar dan orangtua pelajar. Misalnya rata-rata biaya kuliahnya lebih murah dibanding dengan swasta. Diakui atau tidak ini yang biasanya menjadi jaminan perguruan tinggi negeri yang lebih dicari oleh masyarakat. Tentu juga kontinuitas program yang ditawarkan. Akan tetapi, tentu saja kita keliru apabila mengatakan kualitas perguruan tinggi swasta lebih rendah dibandingkan perguruan tinggi negeri. Belum tentu. Perguruan tinggi swasta justru tertantang karena statusnya tersebut. Mereka menawarkan program studi yang langka tetapi sangat diperlukan oleh perkembangan zaman. Lebih hebat lagi, biasanya perguruan tinggi swasta ini mempunyai metode pembelajaran yang lebih bagus, baik di kelas maupun di laboratorium. Mereka benar-benar sadar bahwa hanya dengan tampil beda dan prospektus itulah mereka akan dilirik oleh para calon mahasiswa dan hasil pendidikannya itu akan diceritakan secara sambung-menyambung ke rekan-rekan mereka. Hanya dengan cara seperti itulah perkenalan akan lebih melekat di benak masyarakat. Cerita pengalaman langsung dari mahasiswa jauh lebih dipercayai dibanding dengan berbagai iklan yang disebarkan. Dengan segera dimulainya pendaftaran masuk menuju perguruan tinggi, terutama untuk perguruan swasta harus ada yang memberikan petunjuk kepada calon mahasiswa, anak-anak Sekolah Menengah Atas kita. Selama ini, kalau boleh kita katakan pemahaman mereka tentang perguruan tinggi boleh dikatakan lemah. Ba-nyak yang kemudian kecewa setelah lulus di program studi tertentu, baik di swasta maupun negeri. Ini merupakan masalah yang akar-akarnya bisa ditarik dari Sekolah Menengah Atas. Kita tidak terlalu paham mengapa hal ini dapat terjadi. Ada kemungkinan anak-anak sekarang terlalu banyak beban. Bisa jadi beban sekolah dengan berbagai tugas yang harus dilakukan. Dan yang tidak dapat disepelekan adalah beban mereka sendiri. Kita tahu anak-anak muda sekarang sibuk dengan dirinya sendiri, dengan ponsel yang mereka miliki. Seolah satu hari itu sangat singkat sehingga tidak mampu saling berkontak dengan rekanrekannya untuk mendiskusikan program studi. Padahal diskusi secara langsung itu sangat penting karena akan dapat gambaran dan pengertian secara lebih baik. Mimik muka, keyakinan dan bahasa tubuh sangatlah menentukan keyakinan pihak yang diajak bicara. Kiranya itulah yang tidak dimiliki oleh anak-anak sekolah sekarang. Dengan mengetahui kelemahan tersebut, kita harapkan perguruan tinggi baik swasta maupun negeri melakukan tindakan jujur dalam memberikan perkenalan terhadap program studi yang dimiliki, bukan dengan motif utama ekonomi. Bila perlu datanglah ke sekolah-sekolah, dan ajak mereka berdialog secara langsung tentang perguruan tinggi tersebut. Tanpa itu mereka tetap tidak akan mempunyai kemampuan untuk memilih perguruan yang menjadi minat dan sesuai dengan keterampilan mereka.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Rakyat dan Wakil Rakyat

Berbicara soal wakil-mewakili pastilah semua orang tahu bahwa wakil itu harus tahu tugas dan kewajiban yang harus dilakukan. Tetapi sebagian wakil rakyat yang disebut anggota dewan perwakilan rakyat, ketika sudah duduk menjadi anggota dewan mulai lupa akan tugas dan kewajibannya sebagai wakil rakyat. Antara apa yang diinginkan oleh rakyat dan apa yang dilakukan anggota dewan lebih sering berbeda dari pada seirama. Sebelum bersikap atau membuat pernyataan seharusnya wakil rakyat mendengar dengan sungguh-sungguh apa yang diinginkan oleh sebagian besar rakyat. Banyak contoh kejadian selama ini yang menggambarkan bahwa antara wakil dan yang tidak diwakili tidak seirama, bahkan saling bertentangan. Salah satu yang menarik perhatian hampir seluruh rakyat Indonesia adalah soal revisi UU tentang KPK. Wacana revisi undang-undang ini sudah berlangsung cukup lama dan terus mengalami penolakan dari rakyat. Tetapi sebagian anggota dewan tetap ngotot dan berusaha mencari celah untuk menggolkan keinginan merevisi UU dengan dalih penguatan KPK. Upaya merevisi UU ini terus dilakukan, meskipun rakyat di satu sisi sangat paham rumusan kalimat revisi yang menjadi usulan DPR tetapi sebagian anggota dewan terus-menerus ngotot untuk melakukan revisi dengan dukungan beberapa pejabat pemerintah. Rakyat Indonesia patut bersyukur karena Presiden kita yang juga dipilih oleh rakyat paham apa yang diinginkan rakyatnya dan cepat bertindak untuk menunda pembahasan revisi UU KPK. Walaupun keinginan sebagian besar rakyat adalah menghentikan (bukan sementara) pembahasan revisi UU ini. Semua rakyat tahu, walaupun sama-sama dipilih oleh rakyat, antara aggota dewan dengan presiden dan wakil presiden diberikan mandat yang berbeda oleh rakyat. Presiden selaku eksekutif diberi mandat oleh rakyat untuk menyelenggarakan pemerintahan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa kita. Sementara wakil rakyat diberi tugas untuk mengawasi jalannnya pemerintahan yang dipimpin oleh presiden agar tetap sesuai dengan visi dan misi yang disampaikan pada saat kampanye. Tugas pokok lainnya dari anggota dewan adalah bersamasama pemerintahan membuat undang-undang dan merumuskan APBN sebagai dasar untuk melaksanakan pembangunan dan pemerintahan. Sebagai wakil rakyat yang baik harusnya sebelum membuat usulan UU atau revisi UU (inisiatif) mendengar dulu aspirasi rakyat. Kalau sulit mendengar dan memahami aspirasi rakyat, cermati hasil survei dari berbagai lembaga survei tentang korupsi. Hal ini penting agar rakyat yang telah mendeklarasikan kedaulatannya kepada anggota dewan tidak kecewa. Kami salah seorang rakyat Indonesia berharap dengan ditundanya pembahasan revisi UU KPK ini seluruh anggota dewan dan pejabat dewan yang pro-revisi merenung agar bisa menjadi wakil rakyat, bukan mewakili kepentingan pribadi dan partai. I Gusti Putu Wija Br.Pangsan, Petang, Badung

Antara Jurusan Favorit, Bakat dan Keterampilan Menjelang akhir tahun ajaran sekolah, banyak pihak yang merasa kebingungan. Mulai dari anak-anak sekolah (siswa) sampai dengan orangtua. Kebingungan itu sangat terkait dengan upaya melanjutkan pendidikan. Keadaan ini merupakan ironi bagi suasana pembelajaran Indonesia. Seharusnya tamat sekolah disikapi dengan kegembiraan, karena satu proses telah dilewati. Tamat belajar mempunyai arti kecerdasan telah bertambah, dan karena itu pula pemahaman tentang kehidupan sosial juga bertambah.

Oleh I Nengah Sadia emakin tinggi pendidikan seharusnya tidak membuat rasa khawatir juga semakin tinggi, karena pemahaman tentang berbagai cara mengisi kehidupan telah dipegang. Akan tetapi, sekali lagi persoalannya di Indonesia justru terbalik. Kini yang mendapat sorotan adalah kondisi yang dihadapi oleh anak-anak sekolah atas menjelang tamat. Mereka harus saling berebutan untuk mencari perguruan tinggi favorit. Perebutan mencari perguruan tinggi favorit itu disebabkan oleh harapan agar mendapatkan peluang kerja yang lebih baik. Perebutan mencari perguruan tinggi ini pada akhirnya juga membuat anak-anak tersiksa dalam arti sebenarnya. Tidak saja mereka harus terkuras di sekolah dengan berbagai kewajiban, tetapi juga mengikuti bimbingan tes di lembaga swasta. Bimbingan tes ini sesungguhnya telah marak sejak dekade tujuh puluhan. Akan tetapi, saat ini hampir setiap hari anak-anak SMA ikut bimbingan tes sehingga mengorbankan waktu interaksi sosial, waktu luang untuk bersantai, sampai mengorbankan hobi. Ditambah dengan berbagai alat teknik gawai (gadget) yang ada di tangan, semakin komplitlah waktu kontak person mereka terkuras, sehingga kondisi mental menjadi kering. Bagaimana fenomena ini mesti dijelaskan kepada anak-anak? Yang pertama harus dilihat bahwa ada anggapan keliru dari siswa dan barangkali juga orangtua, bahwa perguruan tinggi dan jurusan favorit selalu menjamin keberhasilan

S

kehidupan sosial seseorang. Cara pandang ini mungkin benar apabila dibawa pada dekade tujuh puluhan, lebih-lebih mereka yang tamat pada dekade tersebut. Ini disebabkan usia kemerdekaan Indonesia masih relatif muda, sehingga memerlukan banyak sarjana. Ditambah lagi dengan adanya peristiwa G-30-S membuat kebutuhan soal tenaga terdidik semakin banyak. Maka saat itu, tidak hanya sarjana yang pasti terjamin mendapat kerja, tetapi tamatan Sekolah Menengah Atas pun cukup membawa ijazah ke kantor pemerintah, dan akan dipertimbangkan untuk diangkat meski harus mengabdi dulu. Masuk dekade delapan puluhan, mulailah saringan itu kelihatan. Ledakan jumlah siswa dan terbatasnya perguruan tinggi (negeri) membuat perguruan tinggi tertentu dengan jurusannya menjadi rebutan. Lowongan pekerjaan yang sudah terisi demikian ketat pada dekade tujuh puluhan menjadi semakin penuh pada dekade delapan puluhan, sehingga saringan menjadi ketat. Dari sinilah munculnya istilah perguruan tinggi favorit dan jurusan favorit. Akan tetapi menginjak dekade sembilan puluhan lowongan semakin terisi, baik di swasta dan terutama di lembaga negeri. Akibatnya mulai banyak muncul pengangguran di sana-sini. Sementara predikat perguruan tinggi dan jurusan favorit tetap bertahan. Akan tetapi hal ini kemudian tersiasati secara alami. Dalam arti, perguruan tinggi swasta bermunculan dengan membuat jurusan yang dipandang favorit. Apa pun yang menjadi jurusan favorit di negeri muncul juga jurusan

yang sama di swasta dengan dosendosen yang juga dari negeri. Akibat ini pada lulusan adalah semakin banyaknya sarjana yang lulus dari jurusan yang dipandang favorit. Selanjutnya yang muncul adalah pngangguran dari jurusan yang dipandang favorit tersebut. Fenomena yang membingungkan ini sesungguhnya memberikan dampak positif juga bagi perkembangan perguruan tinggi dan kesadaran akan jurusan tersebut. Mulai milenium baru tahun 2000-an, di samping semakin kaburnya jurusan favorit dan semakin banyaknya pengangguran intelektual, orang-orang kemudian berpikir bahwa sarjana itu bukanlah mencari pekerjaan tetapi menciptakan pekerjaan. Inilah yang seharusnya menjadi patokan mahasiswa sekarang. Dengan cara pandang demikian, maka kuliah di perguruan tinggi adalah melatih diri untuk melakukan disiplin terhadap arahan dosen, mencoba menuangkan analisis terhadap masalah, kemudian mencari heitoptesis dan kemudian jawabannya. Mahasiswa yang tidak mempunyai cara pandang seperti ini, di dua warsa pertama milenium baru sekarang dipastikan akan frustrasi. Mereka yang sadar dengan hal ini akan merasa cukup kuliah strata 1 (S-1) dan kemudian mengkreasi pekerjaan, betapapun tidak sesuai dengan jurusan atau program studi yang digelutinya di perguruan tinggi. Bagi mereka yang merasa belum percaya diri dengan status S-1-nya, untuk mengkreasi pekerjaan akan melanjutkan ke S-2. Sedangkan bagi mereka yang menyukai profesi sebagai dosen akan melan-

jutkan ke S-3. Dengan demikian, orientasi dan outcome perkuliahan sekarang sudah sangat jauh berbeda dibandingkan dengan sepuluh tahun yang lalu, apalagi dua puluh lima tahun yang lalu. Hal ini sangat jarang diketahui oleh para siswa SMA, bahkan oleh para gurunya. Tidak salah jika para siswa tetap menginginkan program studi favoritnya dan memacu diri untuk meraih itu. Akan tetapi yang paling bagus untuk kondisi saat ini justru terletak pada pengenalan akan keterampilan diri, bakat diri, bahkan juga hobi. Kalau meninggalkan keterampilan, bakat dan hobi semata-mata hanya demi mendapatkan jurusan favorit tanpa tahu ke mana arah jurusan favorit itu, sang siswa akan menjadi kering bahkan bisa gagal total karena terkejut kalau ternyata favoritnya itu ternyata tidak memuaskan. Sedangkan keterampilan, hobi, dan bakat itu melekat dan justru inilah yang dapat dipakai sebagai aktor utama dalam mengkreasi pekerjaan kelak. Mengkreasi pekerjaan tersebut akan semakin terasah, terarah, terkembangkan melalui metode perkualiahan yang didapatkan di kampus. Metode perkuliahan itu tidak lain seperti yang diungkapkan tadi, yaitu mengenali masalah, menganalisis, memecahkannya dan kemudian mencari jawaban atau menemukan cara yang baru dalam memecahkan masalah tersebut. Seluruh perkuliahan S-1 mempunyai basis yang sama di mana pun dan di jurusan apa pun perkuliahan itu dilakukan. Sebagian besar pengangguran yang terjadi dan sebagian besar mahasiswa drop out yang terjadi disebabkan oleh ketidakatahuan apa yang menjadi cara pandang perkuliahan sekarang dan mengabaikan keterampilan dan hobi yang dimilikinya. Maka para siswa SMA yang sekarang banyak diganggu oleh permainan gadget harus rajin bertanya, batasi penggunaan gadget, ketahui, pelihara, kembangkan bakat, keterampilan, dan hobi yang dimiliki. Jangan terkungkung oleh sekadar jurusan favorit tanpa tahu lebih jauh tentang kelanjutan favorit tersebut.

Suara Mahasiswa

POJOK

Mencari Alternatif Pengganti Plastik

Bupati Badung minta jangan sampai tatanan Teluk Benoa diubah. - Jangan beda kata dengan perbuatan.

SAMPAH plastik tak pernah habis menjadi perdebatan. Polemik penanganan sampah plastik pun tak diimbangi dengan strategi yang tepat untuk mengurainya. Ada begitu banyak masalah yang ditimbulkan oleh sampah plastik, baik menyangkut kesuburan tanah serta rusaknya ekosistem akibat sampah ini sulit terurai. Ke depan penanganan sampah plastik perlu pendekatan yang lebih efektif. Pengelolaan tempat pembuangan sampah menjadi masalah yang sangat penting yang harus dipikirkan. Selain itu, perilaku saling menyalahkan atas permasalahan sampah ini di antara masyarakat dan pemerintah harus dihentikan. Jangan selalu mencari cara untuk menghindar dari tanggung jawab atas sampah dan dampak yang disebabkan oleh sampah tersebut. Masyarakat hendaknya jangan menyalahkan pemerintah, seba-

Oleh Gusti Kadek Dwi Anggara Kusuma liknya pemerintah jangan menuding masyarakat. Penanganan yang cepat mengenai persoalan sampah ini haruslah dibangun secara bersinergi dan melibatkan semua komponen. Pemerintah hendaknya melakukan edukasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Dengan cara ini anggaran dan tenaga yang dihabiskan untuk mengurai sampah akan lebih kecil. Dengan sistem pengelolaan yang lebih profesional dan berbasis teknologi, pengelolaan sampah juga tak akan menjadi masalah serius. Ke depan seiring dengan makin meningkatnya jumlah penduduk, dunia usaha dan pesatnya pertumbuhan pariwisata, masalah sampah akan menjadi masalah yang makin berat.

Untuk itulah sejak awal kita harus mencari alternatif yang tepat untuk mengolah sampah. Bali harus mencari strategi yang jelas dalam mengolah sampah plastik. Dilihat dari beberapa tempat pembuangan sampah di Bali, khususnya lebih banyak terdapat plastik yang menyebabkan lamanya sampah tersebut terurai. Ini mengakibatkan penumpukan dan pencemaran lingkungan. Ke depan untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, penggunaan daun pisang sebagai pembungkus dan kertas sebagai kantong. Bali bisa menekan produksi sampah plastik. Tékor atau tempat makanan yang terbuat dari daun pisang atau memungkinkan menjadi pembungkus makanan. Dulu di pasar tradisional menggunakan tékor sangatlah efektif dan dapat mengurangi penggunaan pembungkus plastik. Limbahnya juga dengan mudah diurai. STIE Satya Dharma Singaraja

*** Puspayoga minta perbankan restrukturisasi utang pedagang Pasar Badung. - Harus dikawal sampai berhasil. *** Pemkot Denpasar siapkan tiga opsi relokasi pedagang Pasar Badung. - Opsi terakhir, modal mesti dibantu juga.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (104rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

PASAR KUMBASARI Kendati larut malam, sejumlah pedagang tetap melayani pengunjung Pasar Kumbasari untuk berbelanja sembari menyaksikan kondisi Pasar Badung yang terbakar, Selasa (1/3) dini hari pukul 02.00 Wita.

Balipost Baliposton onGadget Gadget

www.iklanbalipost.com

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

Bali Post/wan

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id TUTUP - Seorang pedagang lukisan menunggu pembeli di depan toko yang sudah tutup di Jalan Sulawesi, Denpasar, Selasa (1/3) kemarin. Karena proses pemadaman api di Pasar Badung berlangsung hingga sore, sejumlah toko di sana banyak yang tutup.

Bali Post/kmb23

Figur

Tingkatkan SDM

P ENIN G K A TAN kualitas personel Kodim 1611/ Badung terus dilakukan Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa S. Pada Selasa (1/3) kemarin, dilaksanakan kegiatan pendayagunaan Koramil Model tahun anggaran 2016 di aula Koramil 1611-03/Kuta. Menurut Letkol Leo, pemberdayaan Bali Post/rah Koramil Model tahun ini difokuskan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) Apkowil yang telah bertugas sebagai Babinsa, maupun personel baru yang akan bertugas di wilayah Kodim 1611/Badung. Materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut, kata Leo, adalah sikap teritorial, lima kemampuan teritorial, metode Binter, pengetahuan Bintal kejuangan dan pengetahuan militer umum. Selain itu diberikan materi pengetahuan sosial atau pendukung tentang organisasi desa atau kelurahan, kecamatan dan pengetahuan sesuai tipologi. “Kegiatan Koramil Model diikuti 50 anggota dari satuan jajaran Kodim 1611/ Badung. Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan hasilnya sesuai harapan,” ujarnya. (rah)

RS di Tiga Kabupaten Kekurangan Tempat Tidur Pasien

Denpasar (Bali Post) Rumah sakit (RS) di tiga kabupaten di Bali tercatat masih kekurangan tempat tidur pasien bila dibandingkan dengan total jumlah penduduk, yaitu Kabupaten Jembrana, Karangasem, dan Badung. Pasalnya, hasil perbandingan tempat tidur pasien dengan total jumlah penduduk masih di bawah 1. “Jika mengacu pada standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), paling tidak perbandingan jumlah tempat tidur pasien dengan penduduk adalah 1:1.000. Tiga kabupaten, hasil perbandingannya masih di bawah 1,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya di Denpasar, Selasa (1/3) kemarin. Suarjaya memaparkan, tempat tidur pasien di Jembrana sebanyak 241 (0,89), di Karangasem 218 (0,52), dan di Badung 468 (0,78). Sementara di enam kabupaten lain, jumlah tempat tidur pasiennya sudah memenuhi standar WHO. Kabupaten Buleleng sebanyak 713 tempat tidur (1,11), Bangli 310 tempat tidur (1,40), Tabanan 530 tempat tidur (1,22), Denpasar 2.938 tempat tidur (3,40), Klungkung 282 tempat tidur (1,61), dan Gianyar 548 tempat tidur (1,12). “Terhadap persoalan ini solusinya adalah lewat penambahan tempat tidur di masing-masing rumah sakit daerah. Tidak hanya tempat tidur untuk ruang perawatan kelas III, tetapi juga kelas I dan II,” jelasnya. Terlebih, lanjut Suarjaya, adanya integrasi JKBM ke JKN akan membuat masyarakat cenderung mencari kelas I dan II. Oleh karena itu, penambahan tempat tidur sebaiknya diprioritaskan untuk dua kelas itu, di samping mengoptimalkan puskesmas pembantu dan puskesmas rawat inap yang sudah ada. Sebab, masyarakat masih enggan menjalani rawat inap di puskesmas rawat inap. “Karena ternyata kebersihan di puskesmas kurang baik dan jumlah peralatan yang kurang. Ini harus diatensi. Kalau saja kepala daerah mau turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan, tentunya puskesmas akan menjadi pilihan bagi masyarakat,” tandasnya. (kmb32)

Sampah, Ancaman Terparah bagi Lingkungan

Setiap Orang Sumbang 2 Kg Per Hari Denpasar (Bali Post) -

Sampah merupakan ancaman terparah bagi lingkungan Bali. Per harinya, setiap orang menyumbang sampah 2 sampai 2,5 kilogram. Penyelesaian menggunakan teknologi saja tidak cukup untuk mengatasi sampah. Mengingat, perilaku masyarakat tak kunjung berubah untuk sekadar memilah sampah organik dan anorganik.

“Padahal kalau kita memilah mana sampah organik dan mana anorganik, berarti residu hanya 10 persen ke TPA. TPA kita kan sudah penuh sekarang,’’ ujar Kepala BLH Bali Gede Suarjana, di Denpasar, Selasa (1/3) kemarin. Suarjana menyebut sampah plastik atau anorganik sebagai momok yang sangat menakutkan. Pasalnya, bila dibakar menghasilkan dioxin dan mengganggu kesehatan masyarakat. Kalau dibiarkan, merusak estetika dan proses

degradasinya memakan waktu puluhan bahkan ratusan tahun. “Dari sisi teknologi, sudah kita upayakan melalui bank sampah serta Unit Pengelolaan Sampah Terpadu untuk dilakukan pengolahan dan pemilahan. Tapi perilaku masyarakat yang belum berubah, belum semua melaksanakan pemilahan sampah,” keluhnya. Padahal, lanjut Suarjana, produksi sampah terus saja meningkat dari tahun ke tahun. Sebelumnya diprediksi 10.030 meter

kubik per hari, tapi ternyata di tahun 2015 mencapai 11.045 meter kubik per hari. Jumlah itu merupakan akumulasi sampah rumah tangga, pasar, rumah sakit, restoran, hotel, dan industri di seluruh Bali. Sementara daerah penghasil sampah tertinggi adalah Kota Denpasar. “Kalau sampah tidak dikelola dengan baik, liquid-nya itu akan berpengaruh pada pencemaran tanah dan air. Kemudian bau, estetika, dan dampak metana

yang dihasilkan. Semua sampah menghasilkan metana, kemudian keluar ke udara dan berpengaruh pada lapisan ozon serta pemanasan global,” paparnya. Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba sepakat bila persoalan sampah sangat berdampak pada masyarakat. Tamba mencontohkan masyarakat di sekitar TPA Suwung yang terganggu dan kehilangan hak untuk mendapatkan udara segar. Pasalnya, sampah yang menggunung di TPA Suwung menimbulkan bau yang tidak sedap. “Masyarakat dirugikan, kemudian di dekat sana juga ada tangki Pertamina. Ini sangat membahayakan, karena jaraknya

tidak ada setengah kilometer,” ujarnya. Tamba menambahkan, pemerintah harus bisa menjadi contoh yang baik terkait pengelolaan sampah. Setelah itu, barulah masyarakat bisa mengikuti dengan mengubah perilaku. Baik tidak lagi membuang sampah sembarangan, maupun melakukan pemilahan sampah dan pengomposan. “Pemerintah harus menjadi leading sector-nya dulu pertama. Kalau sudah pemerintah benar niatnya, bagus konsepnya, masyarakat pasti ikut. Surabaya lihat sekarang, luar biasa jalanjalan di sana seperti di luar negeri karena bersih sekali,” jelasnya. (kmb32)

Penyusunan Terkesan Amburadul

Pansus DPRD Buleleng Kembalikan Draf Ranperda

Bali Post/kmb38

RANPERDA - Pansus DPRD Buleleng mengembalikan draf Ranperda tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah. Singaraja (Bali Post) – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Buleleng terpaksa mengembalikan draf Rancangan Perda (Ranperda) tentang Perubahan Perda No. 01 Tahun 2007 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah. Hal ini karena penyusunan draf ranperda ini terkesan amburadul dan penulisan redaksionalnya kacau.

Pansus menuding eksekutif yang menyusun draf ini tidak profesional. Keputusan pengembalian draf ranperda ini dilakukan ketika pansus menggelar rapat internal di ruang Komisi III DPRD Buleleng, Senin (29/2) lalu. Rapat dipimpin Ketua Pansus Ni Made Putri Nareni bersama anggota pansus. Dalam rapat, pansus membahas draf ranperda yang sudah

diterima dari eksekutif beberapa waktu lalu. Belum terjadi pembahasan secara mendetail, pansus mengusulkan agar pembahasan dihentikan. Pasalnya, dalam draf ranperda itu terdapat banyak kekeliruan mulai dari redaksional penulisan hingga regulasi yang lebih tinggi justru tidak dicantumkan sebagai dasar hukum turunan ranperda yang akan dibahas. Anggota pansus Putu Tirta Adnyana mengatakan, ranperda yang dibahas ini masih jauh dari kata sempurna. Setelah dirinya membaca draf itu eksekutif justru tidak mencantumkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 01 Tahun 2014 tentang Pokok-pokok Penyusunan Produk Hukum Daerah. Regulasi yang lebih tinggi ini wajib dicantumkan pada draf ranperda. Kesalahan ini dianggap mendasar dan jika dibiarkan maka kesannya perda bertentangan dengan ketentuan di atasnya.

“Ini mendasar sekali. Kalau dibiarkan perda akan bertentangan dan bisa saja menjatuhkan pemerintah. Kami di DPRD yang membahas dan mengesahkan produk hukum justru bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi,” katanya. Selain itu, politisi asal Desa Bondalem Kecamatan Tejakula ini menemukan beberapa klausul pasal dalam draf yang tidak dicantumkan kembali. Padahal, draf ranperda ini hanya perubahan yang mestinya tinggal menyempurnakan aturan perda yang sebelumnya. Hal senada diungkapkan anggota pansus Putu Mangku Mertayasa. Politisi asal Desa Banjar Kecamatan Banjar mengaku sangat kecewa dengan eksekutif yang menyusun draf ranperda yang tidak profesional. Apalagi, draf ranperda yang dibahas ini mengatur pemerintah daerah dalam mengelola keuangan daerah. Dia pun kha-

watir jika materi ranperda yang tidak sempurna, ke depan dampaknya akan menimbulkan persoalan hukum yang bisa mencoreng citra pemerintah daerah termasuk lembaga DPRD yang ikut membahas dan mengesahkan perda. Sementara itu, Ketua Pansus Ni Made Putri Nareni mengatakan, untuk sementara pihaknya mengembalikan draf ranperda kepada eksekutif. Pansus juga melengkapi sejumlah alasan pengembalian draf ranperda itu agar disempurnakan oleh eksekutif. Keputusan pansus yang menghentikan pembahasan juga dilaporkan kepada pimpinan DPRD sekaligus memohon petunjuk lebih lanjut. “Kami sudah sepakat mengembalikan draf ranperda ini. Kami juga melengkapi dengan alasan pengembalian dan hasil kajian tim pakar yang mendampingi kami dalam membahas ranperda ini,” tegas politisi PDI Perjuangan ini. (kmb38)

Lakalantas 2015

Pelajar Mendominasi ANGKA kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Bali masih tinggi tahun 2015, meskipun dibandingkan tahun 2014 ada sedikit penurunan. Jumlah kecelakaan lalu lintas 2015 sebanyak 1.492 kasus dan korban tewas 504 orang. Sementara tahun 2014 sekitar 1.737 kasus lakalantas dan korban meninggal 598 orang. Sedangkan lakalantas yang terjadi di wilayah Polres Badung tercatat 144 kejadian, 47 korban meninggal dunia. “Kecelakaan tersebut didominasi usia produktif, 16 hingga 30 tahun. Profesinya yang mendominasi pelajar dan swasta,” kata Waka Polres Badung, Kompol Erwin Pratomo, Selasa (1/3) kemarin, usai gelar pasukan Operasi Simpatik Agung 2016 di halaman Mapolres Badung. Menyikapi hal itu, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah melalui Dikmas Lantas Polres. Pihak sekolah diberi penekanan untuk bersamasama dan bahu-membahu memberi penegasan kepada pelajar

khususnya di bawah umur supaya tidak mengendarai kendaraan. “Jika selama Operasi Simpatik yang berlangsung sejak 1 sampai 21 Maret ini ada pelajar melakukan pelanggaran, orngtuanya akan dipanggil. Artinya anak di bawah umur sepenuhnya tanggung jawab orangtuanya,” kata Erwin didampingi Kasat Lantas AKP Nengah Subangsawan. AKP Subangsawan mengaku beberapa kali menindak tegas pelajar terjaring razia. Bahkan, beberapa waktu lalu, ia mengamankan tujuh siswa Sekolah Dasar mengendarai motor tril tanpa helm di depan Pasar Beringkit. “Mereka ada 15 orang naik tril semua. Rencananya mereka mau ke Kuta, naik motor tanpa helm. Orangtuanya langsung saya panggil dan diberi pemahaman aturan berlalu lintas,” tegas Subangsawan. Erwin juga menyinggung kurang optimalnya pelaksanaan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di Bali, sehingga manfaatnya kurang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, stakeholder yang membidangi program ini yaitu Lalu Lintas kurang bisa beri sentuhan. Oleh karenanya, pada momen Operasi Simpatik ini, KTL bisa ditingkatkan dan ditangani secara lebih terkoordinatif dan terprogram. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar mendukung jalannya operasi ini. Dengan demikian, operasi ini berjalan dengan baik dan masyarakat memahami, mengerti, dan patuh terhadap hukum,” tandas mantan Kapolsek Denpasar Barat ini. Sementara Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto mengatakan, operasi tersebut mengedepankan fungsi lalu lintas yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. “Operasi ini mengedepankan tindakan preemtif melalui pendidikan, penyuluhan, dan pelatihan lalu lintas. Fokusnya tindakan preemtif dan preventif,” ujarnya. Sedangkan sasarannya yaitu pasar tumpah, parkir liar, ngetem, melawan arus dan balapan liar.

Bali Post/rah

Kombes Pol. Hery Wiyanto Targetnya adalah pengendara sepeda motor, pengemudi mobil dan pedagang kaki lima. “Kami berharap dengan operasi ini angka kecelakaan dan pelanggaran bisa ditekan. Paling utama

Bali Post/rah

Kompol Erwin Pratomo

adalah kesadaran masyarakat tertib berlalu lintas. Perlu diingat kecelakaan itu terjadi diawali dengan pelanggaran,” ujar mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini. (rah)

Lakalantas Tahun 2015 n Jumlah kecelakaan n Korban meninggal dunia n Korban luka berat n Korban luka ringan n Kerugian material

1.492 504 orang 254 orang 1.890 orang Rp 3.887.010.000


BANGLI

8

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

Segera Dibahas, Teknis Pelaksanaan Salat Gerhana Bangli (Bali Post) Salat gerhana yang bertepatan dengan hari raya Nyepi belum dibahas secara khusus di Bangli. Tokoh Hindu dan Islam baru melakukan koordinasi secara umum. Meskipun demikian, muncul kesepakatan bahwa salat tersebut Bali Post/sos diperkenankan berI Nyoman Terus langsung saat hari Arsawan raya Nyepi tersebut. Kepala Badan Kesbangpollinmas Bangli I Nyoman Terus Arsawan, Selasa (1/3) kemarin menjelaskan, pembahasan salat gerhana yang bertepatan dengan hari raya Nyepi, 9 Maret mendatang sudah dibicarakan pada pertemuan yang digelar di Kantor Kementerian Agama, Bangli. Namun, pada kesempatan itu yang dibahas baru hal-hal yang bersifat umum. ‘’Teknis pelaksanaannya belum dibahas secara mendalam. Yang ada baru sifatnya umum,’’ ujarnya. Gambaran umum, kata dia, umat Islam yang tempat tinggalnya dekat Masjid diperkenankan melakukan salat di masjid. Sementara yang jauh, dipersilakan melakukan salat di mushola ataupun di rumah. Ditegaskan juga, salat itu akan berlangsung dari pukul 07.00 Wita sampai 07.30 Wita. ‘’Salat itu hal yang wajib dilakukan umat Muslim. Karena bersamaan dengan Nyepi, maka mekanisme diatur. Waktu pelaksanaannya juga tidak lama,’’ ucapnya. Lanjut Arsawan, agar tak terjadi ketimpangan, dalam waktu dekat, hal tersebut kembali dibahas secara mengkhusus. Pihak yang dilibatkan tak hanya dari tokoh Hindu dan Muslim saja, namun juga dari Polri dan TNI. ‘’Seperti apa teknis pelaksanaannya, itu akan dibahas lebih khusus lagi. Pada intinya kita saling menghargai,’’ tandasnya. (kmb45)

ROBOH - Panyengker Pura Tamansari yang roboh akibat terjangan air bah. Kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Diterjang Air Bah, ”Panyengker” Pura Tamansari Roboh Bangli (Bali Post) Panyengker Pura Tamansari, Lingkungan Sidembunut Kelurahan Cempaga roboh, menyusul adanya terjangan air bah akibat hujan deras. Kerugian material yang timbul dari keja-

dian tersebut mencapai puluhan juta rupiah. Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli I Ketut Agus Sutapa, Selasa (1/3) kemarin menjelaskan, panyengker

berornamen patra Bali itu diperkirakan roboh pada Senin malam, tepat saat terjadi hujan lebat yang mengakibatkan adanya air bah dari jalan raya. ‘’Laporan kejadian baru kami terima tadi pagi (kemarin-red). Rasanya ini roboh

Pabrik Kopi Mengani Bakal Dikelola Perusda

Bangli (Bali Post) Pabrik pengolahan kopi arabika milik Pemkab Bangli yang berlokasi di Desa Mengani, Kintamani, rencananya akan diserahkan untuk dikelola Perusahaan Daerah Bhukti Mukti Bhakti (Perusda BMB). Hal itu menyusul adanya disposisi Bupati Bangli mengenai pengelolaan pabrik kopi Mengani per 23 Februari lalu. Kepala Bagian Ekonomi Setda Bangli Luh Ketut Wardani saat ditemui belum lama ini mengatakan, sesuai disposisi bupati, pengelolaan Pabrik Kopi Mengani akan diserahkan kepada Perusda BMB. Sementara itu, dalam menindaklanjuti disposisi tersebut, Sekda telah memerintahkan Kabag Hukum untuk menyusun perda penyertaan modalnya. Dikatakan Wardani, untuk saat ini pengelolaan Pabrik Kopi Mengani masih belum bisa dilakukan oleh Perusda karena terbentur sejumlah aturan. Sejak beberapa tahun lalu pengelolaan pabrik kopi tersebut masih dilakukan oleh CV Tri Agung Mulia (TAM). ‘’Informasinya Perusda yang akan mengelola sudah mendapatkan calon investor yang menjual kopi hingga ke luar negeri,’’ terangnya. Dijelaskan Wardani, sebelum Pabrik Kopi Mengani nantinya dikelola Perusda, selain harus menyiapkan aturan, Bagian Umum Setda Bangli juga harus melakukan pendataan aset. ‘’Berapa nilai aset yang ada disana, berupa peralatan mesin dan tanah harus ditaksirkan sebelum diserahkan ke Perusda,’’ terangnya. Agar penyerahan pengelolaannya kepada Perusda BMB bisa segera dilakukan, menurutnya mulai sekarang tim penaksir harus sudah turun untuk menentukan nilai tanah dan mesin yang ada. Diyakininya jika nantinya pabrik tersebut sudah bisa dikelola oleh Perusda, maka akan ada kontribusi yang besar untuk APBD Bangli. (kmb40)

kemarinnya,’’ ujarnya. Lanjut dia, panjang panyengker yang roboh sekitar 20 meter dengan ketinggian 6 meter. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya saja kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Dis-

inggung proses evakuasi, pria asal Kelurahan Kubu, Bangli ini pun mengaku masih menunggu keputusan pangempon pura. ‘’Kami menunggu info dari pangempon,’’ tegasnya, didampingi Camat Bangli I Wayan Wardana. (kmb45)

Polres Gelar Operasi Simpatik

Diusulkan Gunakan DAK, Perbaikan SDN 2 Demulih

Bangli (Bali Post) Rencana perbaikan SDN 2 Demulih, Susut, yang rusak akibat tersambar petir mulai dibicarakan pemkab dengan Komisi III DPRD Bangli. Dalam rapat kerja, Selasa (1/3) kemarin, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli I Nyoman Suteja mengusulkan perbaikan SD tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Dijelaskan, perbaikan sekolah tersebut sangat diharapkan bisa terealisasi dalam waktu dekat agar proses belajar siswa bisa lebih maksimal. Akan tetapi, jika anggaran perbaikan itu berasal dari APBD 2016, tentunya sudah pasti tak memungkinkan, sebab sudah ketok palu. Atas kondisi ini, perbaikan diusulkan menggunakan DAK. ‘’APBD tak memungkinkan lagi untuk memperbaiki itu. Kami usulkan menggunakan DAK,’’ ujarnya. Lanjut Suteja, sesuai petunjuk teknis, DAK tersebut baru bisa digunakan pada Mei. Di sisi lain, kerusakan sekolah tersebut perlu segera mendapat penanganan. Menyikapi hal itu, pihaknya akan mengajukan ke bupati agar DAK tersebut dapat dimanfaatkan sebelum waktu yang ditentukan. ‘’Kami coba usulkan agar dana itu bisa digunakan mendahului,’’ ungkapnya. Untuk mengetahui jumlah anggarannya, dikatakan masih memerlukan kajian. ‘’Tentunya untuk mengetahui anggaran tersebut akan diimbangi kajian,’’ sebutnya. Pejabat asal Sidembunut, Bangli ini mengharapkan perbaikan ini tak hanya diupayakan eksekutif saja. Legislatif juga diminta memberikan dukungan, terutama dalam menyikapi persoalan anggaran. Anggota DPRD Bangli Ni Nengah Dwi Madyayani menyambut baik usulan yang disampaikan Disdikpora tersebut. Menurutnya, perbaikan ruang belajar tersebut sangat perlu dilakukan secepat mungkin. ‘’Kami sangat mendukung langkah perbaikan sekolah itu dengan menggunakan DAK. Namun perlu diingat itu harus sesuai aturan yang ada,’’ tegasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

Bali Post/sos

JEBOL - Saluran irigasi Subak Tanggahan Talangjiwa yang jebol saat terjadi hujan lebat.

Saluran Irigasi di Subak Tanggahan Talangjiwa Jebol

Belasan Hektar Lahan Tak Teraliri Air Bangli (Bali Post) -

Saluran irigasi di Subak Tanggahan Talangjiwa Desa Demulih, Kecamatan Susut, kembali jebol. Hal ini mengakibatkan belasan hektar sawah tak teraliri air. Petani pun hanya bisa pasrah. Pengolahan tanah akan dilakukan setelah ada perbaikan. Berdasarkan pantauan, Selasa (1/3) kemarin, saluran irigasi yang jebol berada di selatan perbatasan antara Dusun Tanggahan Talangjiwa dengan Tanggahan Tengah. Panjang saluran yang jebol sekitar dua meter. Hal ini menyebabkan aliran air putus. Salah satu petani I Ketut Suparta menuturkan, saluran irigasi yang jebol itu bukan kali pertamanya terjadi. Pada Desember tahun lalu, juga pernah terjadi. Saat itu, aliran air ke persawahan nihil. Supaya padinya tak mati, petani mengambil inisiatif untuk membuat tanggul darurat menggunakan seng yang dipatok dengan bilahan bambu. Akan tetapi, hujan deras beberapa waktu lalu membuat aliran air menjadi sangat deras. Buntutnya, tanggul yang dibuat dengan susah payah itu rusak dan hanyut. ‘’Tanggul yang dibuat tak bertahan lama. Baru diterjang air

saat hujan lebat, itu jebol lagi. Aliran air ke sawah juga putus,’’ terangnya. Atas kondisi ini, kata dia, petani terpaksa menunda pengolahan tanahnya. Meskipun sekarang masih musim hujan, hal tersebut tak banyak membantu. Sementara disinggung luas sawah yang terkena dampak, dia menyebut mencapai belasan hektar. ‘’Saya terpaksa menunggu perbaikan. Setelah itu baru mengolah tanah. Kalau sekarang tak berani mengandalkan hujan,’’ ucapnya. Klian Subak Tanggahan Talangjiwa I Wayan Cutet menuturkan irigasi yang jebol ini dikeluhkan sejumlah petani. Harapannya, itu segera mendapat perbaikan. ‘’Itu sudah kami usulkan ke Dinas PU, katanya April sudah diperbaiki,’’ terangnya. Kepala UPTD Dinas Pertani-

an, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Bangli Kecamatan Susut I Wayan Arimbawa mengakui saluran irigasi tersebut jebol dan menyebabkan 18 hektar sawah tak teraliri air. Meskipun demikian, hal tersebut tak mengganggu tanaman padi. ‘’Padi di subak itu sudah mau panen, jadinya tak memerlukan banyak air,’’ terangnya. Lanjut dia, walaupun terputus, sejumlah petani masih bisa mengolah lahannya. ‘’Biarpun air tak mengalir, tapi sejumlah sawah sudah basah karena hujan. Jadinya itu bisa dibajak,’’ imbuhnya. Sementara, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangli I Made Soma mengatakan, usulan perbaikana sudah diterima beberapa bulan lalu. Kini pihaknya tengah menyusun RAB. ‘’Pengerjaannya diupayakan secepatnya, sekitar April atau Mei,’’ tegasnya. (kmb45)

Bangli (Bali Post) Polres Bangli melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Simpatik tahun 2016 di halaman Polres setempat, Selasa (1/3) kemarin. Apel yang dihadiri segenap unsur pimpinan daerah serta pejabat instansi sipil, TNI dan Polri tersebut menjadi pertanda dimulainya Operasi Simpatik yang akan dilaksanakan hingga tanggal 21 Maret mendatang. Wakapolres Bangli Kompol Wimboko, S.Ik. saat membacakan amanat Kapolri Jendral Polisi Drs. Badrodin Haiti menyampaikan, konsep rencana Operasi Simpatik tahun ini adalah optimalisasi penerapan kawasan tertib lalu lintas (KTL) guna menciptakan lokasi penggal jalan yang tertib marka, rambu, parkir serta pengguna jalan dalam rangka menciptakan kamseltibcarlantas. Dikatakan Wimboko, manfaat KTL saat ini masih kurang dirasakan oleh masyarakat karena sentuhan dari stakeholder yang membidangi lalu lintas kurang optimal. ‘’Sehingga pada momen ops Simpatik tahun 2016 kali ini, kawasan tertib lalu lintas yang sudah ada kita tingkatkan menjadi lokasi penggal jalan tertentu yang ditangani secara lebih terkoodinatif dan terprogram,’’ terangnya. Dalam Operasi Simpatik ini, personel dibagi ke dalam beberapa satgas. Satgas-satgas ini nantinya akan melakukan kegiatan utamanya secara

internal terhadap personel polri khususnya Polantas dan kepada masyarakat pengguna jalan pada kawasan tertib lalu lintas. Cara bertindak satgas khususnya satgas deteksi dini yakni dengan melakukan kegiatan intelijen berupa penyelidikan, pengamanan dan penggalangan yang mengawali, menyertai dan mengakhiri porasi serta membuat perkiraan intelejen. Sementara satgas preemtif melaksanakan penerangan, sosialisasi, dan pendidikan lalin kepada seluruh masyarakat. Satgas preventif melaksanakan kegiatan pengaturan, penjagaan dan pengawasan terhadap pengguna jalan untuk menceggah dan memperkecil peluang terjadinya pelanggaran yang dapat menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalin. Satgas penegakan hukum melakukan pengawasan dan peneguran kepada anggota di lapangan dan pengguna jalan yang melakukan pelanggaran. Sedangkan satgas bantuan operasi bertugas memberikan pelayanan kesehatan, sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan operasi. Usai apel, Kasat Lantas Polres Bangli AKP Ketut Mastra Budaya menambahkan bahwa dalam operasi kali ini sasaran lokasi yang dikhususkan, sepanjang jalur KTL yakni Jalan Ngurah Rai dari simpang Adipura sampai dengan RSU Bangli yang lama. Pihaknya menerjunkan 60 orang personel ke dalam beberapa satgas. (kmb40)

Bali Post/ina

GELAR PASUKAN - Apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Simpatik, di halaman Polres Bangli.

Tenggelamkan Diri di Danau Batur, Klian Banjar Langkan Tewas Bangli (Bali Post) Peristiwa bunuh diri kembali terjadi di Bangli. Kali ini dilakukan oleh Klian Banjar Langkan Desa Landih I Nyoman Sunarsa (26). Mayat pria yang pernah berurusan dengan polisi karena menuduh warganya memiliki ilmu hitam itu ditemukan tersangkut di rerumputan air di Danau Batur, tepatnya di dekat Pura Jati, Kintamani, Selasa (1/3) kemarin. Diduga, Sunarsa sengaja bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke dalam danau karena stres dengan masalah keuangan di tempatnya bekerja. Informasi yang dihimpun, pada Senin (29/2) pagi, Sunarsa berangkat dari rumahnya un-

tuk bekerja di Koperasi SGK, Landih. Biasanya korban yang bekerja sebagai pemungut kredit pulang ke rumah pukul 14.00 wita. Namun, hingga petang hari, korban tidak kunjung pulang sehingga pihak keluarga akhirnya berupaya melakukan pencarian. Sekitar pukul 21.00 wita, saksi yang juga rekan kerja korban I Nengah Werdana (36) mendapat SMS dari korban yang isinya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga dan koperasi tentang permasalahan korban di Koperasi SGK. Tak hanya itu, dalam SMS yang diterima saksi, korban juga berpesan agar mencari sepeda motor korban di pinggir Danau Batur.

‘’Korban juga mengirim SMS yang sama kepada I Wayan Sampo, kakak kandungnya. Dia minta maaf dan meminta kakaknya menyelesaikan utang miliknya,’’ kata warga Landih yang juga anggota DPRD Bangli Nengah Darsana. Setelah mendapat informasi tersebut, pihak keluarga dibantu warga, gabungan personel Polair dan Polsek Kintamani kemudian melakukan pencarian di sekitar danau. Dalam pencarian itu warga menemukan jaket, HP dan sandal milik korban di pinggiran danau. Kemudian, kemarin, sekitar pukul 06.30 wita, mayat korban akhirnya berhasil ditemukan di danau, tepatnya di Pura Segara dekat Pura Jati, Kintamani.

Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gde Oka didampingi Kasatpol Air AKP Ketut Reda mengatakan, setelah dilakukan proses evakuasi pada pukul 08.00 wita, Unit Identifikasi Polres Bangli dan tim medis Puskesmas IV Kintamani langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dari hasil olah TKP, pemeriksaan medis dan keterangan sejumlah saksi, disimpulkan bahwa korban diduga kuat meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara menenggelamkan diri di Danau Batur. Kesimpulan tersebut diperkuat oleh adanya beberapa fakta yang mendukung yakni sebelum ditemukan meninggal, korban

sempat mengirim SMS ke beberapa temannya yang isinya menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga dan pihak koperasi tentang permasalahan kredit fiktif korban di koperasi. Selain itu sebelum meninggal, korban juga mengirim SMS kepada saksi agar mengambil sepeda motor dan barang-barang miliknya di TKP. ‘’Dari hasil identifikasi dan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terkait kejahatan pada tubuh korban,’’ kata AKP Dewa Oka. Sementara itu, usai dievakuasi, mayat korban langsung dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga menerima kematian korban dan menolak dilakukannya diotopsi. (kmb40)


GIANYAR

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

Kasus Sewa Aset Pemprov Bali

Berkas Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Gianyar (Bali Post) Mantan Kasubag Tata Guna Tanah Ida Bagus Nyoman Sukadana (52) dan stafnya I Nyoman Pasek Sumertana (51) kini bersiap menghadapi persidangan. Pasalnya, berkas kasus penyewaan aset Pemprov Bali dengan modus pemalsuan tanda tangan Bupati Gianyar itu dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor. ‘’Sudah kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor. Dan kasus ini siap untuk disidangkan,’’ kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gianyar, Herdian Rahadi, Selasa (1/3) kemarin. P a s c a p e l i m p a h a n , s t a t u s t a h a nan kedua tersangka bukan lagi tahanan JPU melainkan tahanan hakim. Herdian mengatakan, paling cepat waktu digelarnya sidang akan diketahui seminggu setelah pelimpahan. ‘’Setelah tahap dua memang harus dilimpahkan. Tinggal menunggu penetapan hari sidangnya. Kabar datang biasanya seminggu setelah pelimpahan,’’ ucapnya. Lebih lanjut Herdian membeberkan hasil penyidikan yang ia lakukan sebelumnya dari penyalahgunaan wewenang terhadap uang aset lahan Pemprov Bali yang menimbulkan kerugian negara mencapai Rp 46 juta. Kerugian itu diambil dari 343 bidang lahan yang disewakan kedua tersangka kepada para penggarap sepanjang 2013-2015. Selama itu, total pembayaran yang mereka dapatkan sekitar Rp 53 juta lebih. ‘’Dari total Rp 53 juta itu, kenyataannya kedua tersangka hanya nyetor ke Pemprov Bali Rp 3 jutaan dan Pemkab Gianyar sekitar Rp 7 jutaan,’’ ungkapnya. Herdian melanjutkan, dari selisih yang ditarik dari penyewaan dan yang disetorkan itulah kerugian negara. Hasil perhitungan Inspektorat Pemkab Gianyar menemukan total kerugian Rp 46 juta. Padahal mestinya, dari total sewa yang mereka tarik itu, 60 persennya harus masuk pemprov dan 40 persen masuk ke Pemkab Gianyar. Herdian juga membeberkan mengenai besaran sewa yang diberikan kepada petani melalui SK bodong dengan tanda tangan palsu Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata. Rata-rata harga sewa yang diberikan kepada para penggarap senilai Rp 90 per meter persegi setiap tahun. Namun angka itu bervariasi, sesuai dengan lokasi lahan, dan luas lahan yang digarap para petani. ‘’Jadi kesalahan mereka, SK yang digunakan itu bodong karena memalsukan tanda tangan dan cap Bupati Gianyar. Kemudian hasil pungutan mereka juga tidak sepenuhnya disetorkan ke kas daerah,’’ tandasnya. (kmb35)

Ditolak, Usulan Pedagang Pasar Seni Sukawati Relokasi Dilakukan Sesuai Rencana Awal

Gianyar (Bali Post) -

Usulan pedagang Pasar Seni untuk dipindah ke Pasar Umum Sukawati selama proses revitalisasi pasar, tidak bisa terealisasi. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan I Wayan Suamba menegaskan, selama proses revitalisasi pasar, pemindahan akan dilakukan secara bertahap sesuai rencana awal. ‘’Keputusan ini diambil setelah dibicarakan dengan pimpinan, sejumlah anggota dewan dapil Sukawati beserta moncong-moncong pasar. Disimpulkan usulan pedagang Pasar Seni untuk dipindah ke Pasar Umum selama proses revitalisai, itu tidak bisa dilaksanakan,’’ kata Wayan Suamba, Selasa (1/3) kemarin. Dikatakannya, dalam paruman yang dilakukan belum lama ini juga muncul sejumlah usulan baru, seperti membiarkan pedagang barang kerajinan berjualan di seputaran areal Pasar Seni

Sukawati saat ini. ‘’Kita hormati semua usulan ini. Namun setelah dibicarakan ini juga tidak bisa kami terima, karena perlu dipikirkan bahwa saat pengerjaan revitalisasi nanti, dibutuhkan mobilitas tinggi untuk transportasi alat berat, serta kendaraan lainnya,’’ jelasnya. Atas kondisi ini, Wayan Suamba memohon pengertian para pedagang agar mau bersabar, hingga pengerjaan revitalisasi pasar di sebelah barat Jalan Raya Sukawati ini selesai sesuai jadwal pada 20 Desember 2016 mendatang. Ia juga mengatakan

Made Kedol Lelang Lukisan

Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

Bali Post/kmb41

MENJAHIT - Warga penyandang disabilitas tengah menjahit pakaian di Yayasan Bhakti Senang Hati, Selasa (1/3) kemarin. Yayasan yang berlokasi di Banjar Teruna, Desa Siangan tersebut memfasilitasi para penyandang disabilitas agar mampu berkarya nyata demi menyambung hidup maupun memenuhi kebutuhan keluarga.

bahwa saat ini ada sejumlah pedagang yang sudah bersedia memindahkan barang, untuk dititipkan di tempat lain. ‘’Kontrak kios Pasar Seni kan berakhir 31 Desember 2015 lalu. Setelah itu memang tidak diperpanjang lagi. Laporan yang saya terima, beberapa pedagang sebenarnya sudah mulai memindahkan barang,’’ katanya. Meski demikian, ia pun tidak menampik bila dari ratusan pedagang di Pasar Seni Sukawati itu masih ada yang pro dan kontra dengan rencana relokasi. Dari kondisi itu, Suamba pun beren-

’’Yadnya’’ untuk Karya Panca Wali Krama

Incar KLA Nindya

Gianyar (Bali Post) Gianyar telah menyandang predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Madya dan tengah mengincar predikat Nindya. Pembenahan pun terus dilakukan terutama di bidang kesehatan dan pendidikan. Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Gianyar Anak Agung Istri Sri Laksmi, Selasa (1/3) kemarin, mengungkapkan, untuk mewujudkan KLA, beberapa upaya dilakukan Pemkab Gianyar khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Di bidang pendidikan, pemkab telah menggandeng beberapa perusahaan swasta yang tergabung dalam APSAI (Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia) Gianyar dalam hal pemberian beasiswa bagi anak-anak kurang mampu. ‘’Bantuan ini akan terus dilakukan secara bergilir. Dengan adanya bantuan beasiswa ini nantinya tidak ada lagi siswa kurang mampu yang putus sekolah,’’ katanya. Di bidang kesehatan, guna memberikan pelayanan yang cepat dan terjangkau, pemkab telah melakukan perbaikan terhadap beberapa pukesmas pembantu (pustu), baik fisik, peralatan medis maupun penambahan tenaga medis. Pada setiap pustu nantinya juga akan dibangun ruang untuk anak-anak sebagai salah satu upaya pemenuhan hak anak. Sementara itu, dalam upaya untuk mengatasi berbagai kasus, P2TP2A menjalin kerja sama dengan tim dan instansi terkait. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan, keberhasilan sebuah program tidak bisa hanya dilakukan sendiri, melainkan perlu ada tim yang bergerak. (kmb25)

9

Made Kedol Gianyar (Bali Post) Made Kedol, seniman Gianyar yang terkenal dengan teknik spaghetti, akan melelang lukisan karyanya. Hasil pelelangan itu akan dipersembahkan sebagai yadnya untuk Karya Panca Wali Krama di Pura Penataran Sasih, Pejeng. Pria dengan nama lengkap Made Kedol Subrata ini mengatakan, banyak yang mengartikan yadnya sematamata sebagai ritual upacara keagamaan. Pemahaman ini tentu tidak salah, karena upacara keagamaan memang bagian dari yadnya. Tetapi bagi

Bali Post/nik

seniman asal Kampung Tinggi, Teges, Gianyar ini, yadnya memiliki arti yang lebih luas. ‘’Bagi saya, yadnya bukan sekadar upacara keagamaan. Lebih dari itu, segala aktivitas manusia menunjukkan sujud bakti kepada Hyang Widhi tentu bisa disebut yadnya,’’ katanya, Selasa (1/3) kemarin. Berlandaskan pemikiran tersebut, seniman asal Kampung Tinggi, Teges, Gianyar ini pun tergerak untuk berpartisipasi dalam upaya menyukseskan Karya Panca Wali Krama di Pura Penataran Sasih. Salah satunya dengan mempersem-

bahkan karya lukisnya untuk dilelang yang hasilnya akan diserahkan sepenuhnya untuk keperluan karya. ‘’Saya sempat tangkil ke Pura Penataran Sasih. Dari sanalah saya berkeinginan untuk berpartisipasi. Karena saya bisa melukis, saya pun menyampaikan kepada panitia akan melakukan lelang lukisan dan hasilnya bisa digunakan sepenuhnya untuk karya tersebut,’’ ucapnya. Sejumlah kolektor lukisan dipastikan akan diundang dalam acara pelelangan tersebut. Ia pun berharap para kolektor lukisan mau berlomba-lomba melakukan penawaran, apalagi hasilnya akan dimanfaatkan untuk Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Penataran Sasih. ‘’Sejumah kolektor pasti akan saya undang, sehingga suasana lelang bsia berjalan bagus. Saya yakin siapa pun yang ikut dalam pelelangan nanti akan mendapatkan berkah yang melimpah dari sasuhunan yang berstana di Pura Penataran Sasih,’’ ujarnya. Perlu diketahui, lukisan teknik spaghetti karya seniman kelahiran 1950 ini sudah banyak dikoleksi para kolektor dalam dan luar negeri. Karya lukisan seniman bertubuh tambun ini sebagian besar berupa hamparan padi menguning, barong dan bunga matahari. Bahkan, karyakaryanya mampu menampilkan seni lukis tiga dimensi. Sebab, kanvas yang digunakan pun khusus dibuat sendiri. Dengan campuran pasir sebagai dasar, karya-karya Kedol pun terbilang sangat berat. Teknik spaghetti ini ditemukan secara tidak sengaja. Kedol yang cukup lama menggeluti seni batik kala menimba ilmu di ASRI (kini ISI) Yogyakarta, ingin menuangkan cara-cara membatik itu sebagai sebuah karya lukis di atas kanvas. Hingga akhirnya, dia menemukan sebuah plastik yang kemudian dibentuk kojong (kerucut) sebagai alat pengganti kuas. Ke dalam kojong inilah, Kedol menuangkan warna yang akan digunakannya. (nik)

cana membuka pendaftaran bagi pedagang di Pasar Seni yang mau dibuatkan pasar darurat di Lapangan Sutasoma, Sukawati. ‘’Kita akan sosialisasikan lagi keputusan ini bersama anggota dewan dapil Sukawati. Setelah itu baru akan dibuka pendaftaran selama satu minggu bagi pedagang yang mau dibuatkan pasar darurat,’’ ungkapnya. Dari rencana itu, anggaran untuk membuat pasar darurat di Lapangan Sutasoma akan dihitung ulang, disesuaikan dengan permintaan dan kemampuan para pedagang. ‘’Jadi, pasar darurat ini akan disesuaikan kembali, karena kemungkianan tidak semua pedagang nanti mau dipindah selama proses revitalisasi ini,’’ tandasnya. Seperti diberitakan sebelum-

nya, Pemkab Gianyar dalam sosialisasi rencana revitalisasi Pasar Seni Sukawati, Senin (22/2) lalu, ratusan pedagang kerajinan menyampaikan kekhawatirannya bila dipindah selama tujuh bulan ke pasar darurat yang berlokasi di Lapangan Sutasoma. Mereka pun mengusulkan agar yang dipindah sementara ke Pasar Umum Sukawati. ‘’Pada hari biasa, dari 800 pedagang di Pasar Seni ini, yang mendapat jualan tidak sampai 200 pedagang, sisanya tidur karena tidak dapat jualan. Kalau kami dipindah ke Lapangan Sutasoma, selama tujuh bulan itu 800 pedagang pasti tidur karena tidak ada pelanggan,’’ ungkap seorang pedagang di Pasar Seni Sukawati, Made Natra. (kmb35)

Pembobol Dealer XL Dibekuk

Gianyar(Bali Post) Dua garong yang sudah membobol PT Komunika Mutri Perkasa, di By-pass Dharma Giri beberapa waktu lalu, diringkus jajaran Reskrim Polres Gianyar. Tersangka Liadi Kurnawan (36) dan Rusdi (34) dibekuk di seputaran Denpasar dengan barang bukti sejumlah HP dan linggis yang digunakan saat beraksi. Di Mapolres Gianyar, Selasa (1/3) kemarin, kedua tersangka mengaku sudah melakukan aksi pencurian di kantor yang j u g a a ut h o r i z e d d e a l e r X L itu dengan cara memanjat pagar untuk naik ke lantai dua kemudian masuk dengan mencongkel jendela. ‘’Setiba di dalam, saya melihat ada kamera CCTV yang hidup. Nah itu langsung saya matikan dulu sebelum mencuri,’’ kata Liadi Kurniawan. Usai mematikan tujuh kamera CCTV di kantor tersebut, residivis kasus pencurian asal Jember Jawa Timur ini langsung menyikat sejum lah barang berharga bersama rekannya, Rusdi. Seperti 3 laptop, 6 HP, dan uang sekitar Rp 5 juta. ‘’Hasil pencurian itu selanjutnya kami bagi dua dan beberapa sudah saya jual,’’ katanya. Residivis yang divonis penjara 2012 lalu ini juga mengaku sempat melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di dua lokasi berbeda di Denpasar yakni di Jalan Marlboro dan Jalan Palapa. Sementara itu, Kasat

Reskrim Polres Gianyar AKP Marsel Doni mengatakan, penangkapan ini berawal dari penyelidikan kasus pencurian yang dilakukan hingga ke Denpasar. ‘’Awalnya, kami mengamankan penjual barang curian Feri Diantoro dan Muhamad Saleh, karena menawarkan HP curian dari PT Komunika Mitra Perkasa,’’ jelasnya. Polisi yang melakukan pengembangan dari dua orang ini, akhirnya mendapat identitas Liadi Kurniawan yang kerap menjual barang curian. Penangkapan pun akhirnya dilakukan di kamar kos tersangka di seputaran Desa Sidakarya, Denpasar Selatan. ‘’Setelah membekuk Liadi, dia mengaku beraksi tidak sendiri melainkan bersama salah seorang temannya bernama Rusdi,’’ bebernya. Tidak berselang lama, Rusdi pun berhasil diringkus di Desa Pemogan, Denpasar Selatan. Dari tangan Rusdi juga diamankan satu Hp hasil pencurian di PT Komunika Mitra Perkasa. AKP Marsel Doni membeberkan, dari penangkapan kedua tersangka, total polisi mengamankan barang bukti 2 sepeda motor hasil curian, 3 Hp dari PT Komunika Mitra Perkasa, dan 1 mobil Daihatsu putih yang digunakan untuk menyasar lokasi pencurian. ‘’Mobil rent car ini digunakan pelaku mencari lokasi pencurian. Setelah dirasa aman, mereka langsung beraksi,’’ katanya. (kmb35)

DBD, Guru Honorer Meninggal

Gianyar (Bali Post) Demam berdarah dengue (DBD) kembali memakan korban. Kali ini, korbannya Ni Kadek Predayani asal Desa Sumita, meninggal. Korban yang meninggal Senin (29/2) lalu, adalah seorang guru honorer. Ditemui di rumahnya di Desa Sumita, suami kor ban, Wayan Mudandra (36) mengungkapkan, DBD telah diderita korban sejak Kamis (25/2) lalu. Saat itu, perempuan lulusan IKIP Saraswati tahun 2009 tersebut mengeluhkan kondisi badannya panas tinggi. ‘’Awalnya saat badan istri saya panas, saya ajak dia ke seorang perawat di desa. Setelah itu panasnya tidak mau turun, dia juga mulai sulit makan,’’ jelasnya. Karena kondisi ini terus berlanjut, besoknya pada Jumat pagi, Wayan Mudandra membawa istrinya ke dokter. Setelah itu panasnya mulai turun. Namun sehari kemudian yakni pada Sabtu (27/2) lalu, Predayani kembali mengeluh. Saat itu persendian serta beberapa tangannya merasa sakit. lantaran kahawatir pihak kelu-

arga kemudian membawa ke RS Sanjiwani Gianyar, untuk dilakukan penanganan lanjutan. Setelah sampai di RS Sanjiwani dengan perawatan di ruang UGD, kondisinya semakin drop. Predayani selanjutnya dirawat di ruang ICU. Dari hasil cek lab selama dua kali trombositnya mencapai 11, sehingga pada hari Minggu pagi lalu dokter mengatakan kepada pihak keluarga Predayani harus mendapat suplai sel darah putih 10 kantong. Namun nahas, Senin dini hari sekitar Pukul 04.00 wita, Predayani yang memiliki dua anak tersebut mengembuskan napas terakhir. ‘’Istri saya memang kondisinya kritis. Saya hingga saat ini belum percaya istri saya yang saya nikahi sejak 2007 ini meninggal,’’ kenangnya. Kini, pria asal Tulikup ini membesarkan kedua anaknya seorang diri, yakni Ni Putu Vika Aprilia (8) yang masih duduk di bangku kelas II SD serta anak bungsunya Made Andra Sanjaya yang baru berumur dua tahun. ‘’Anak saya yang pertama sudah tahu kalau ibunya

meninggal. Bahkan, dia sangat tabah. Sedangkan yang paling kecil belum tahu,’’ ucapnya sembari mengusap air mata. Hingga saat ini di Desa Sumita yang terdiri dari empat banjar ini sudah lima orang yang menjadi korban DBD. Pihak keluarga juga menyesalkan sikap Dinas Kesehatan Gianyar dengan SOP yang diterapkan. Menurutnya, fogging harus dilakukan sebelum ada korban jiwa dan bukan setelah ada korban baru dilakukan upaya fogging. ‘’Sampai saat ini belum juga dilakukan fogging. Sejauh ini, saya dan keluarga yang bersih-bersih rumah dan menyemprotkan racun nyamuk agar tidak ada lagi korban,’’ paparnya. Sementara itu, petugas kesehatan dari Puskesmas 2 Gianyar yang melakukan pengecekan di rumah korban menemukan banyak jentik nyamuk yang positif. ‘’Nanti kami lakukan pemeriksaan dulu sesuai SOP. Nantinya baru kami ambil tindakan berupa fogging,’’ ujar salah satu pegawai puskesmas Wayan Subrata. (kmb35)

Bali Post/nik

TERSANGKA - Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marsel Doni saat menunjukkan kedua tersangka dengan barang bukti hasil curian.


10

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

OLAHRAGA

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

11


TABANAN

12

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

Lahan Terbatas

Belum Bisa Kembangkan RTH

Bali Post/bit

REPLIKA – Replika uang Rp 50.000 berukuran besar terpasang di sejumlah sudut di ruas jalan Tabanan.

I Gusti Ngurah Rai Banggakan Bali

WARGA yang melintas di Tabanan beberapa minggu terakhir dibuat penasaran oleh adanya spanduk berukuran besar berupa replika uang Rp 50 ribu. Banyak yang bertanya-tanya soal maksud spanduk itu dan pemasangnya. Pertanyaan besar masyarakat akhirnya terjawab. Ternyata baliho tersebut sengaja dipasang oleh TNI wilayah Bali. Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan menjelaskan maksud pemasangan baliho replika uang kertas Rp 50.000 tersebut. “Kalian semua pasti pernah lihat uang Rp 100.000, siapa gambarnya? Sukarno-Hatta. Sekarang coba lihat uang Rp 50.000, siapa gambarnya, I Gusti Ngurah Rai, pahlawan dari Bali,” tandasnya, Minggu (28/2) lalu. Pemasangan baliho itu merupakan instruksi pimpinan TNI. Di Kabupaten Tabanan, jajaran TNI memasang 15 buah di tempat-tempat strategis. Gambar I Gusti Ngurah Rai di uang Rp 50.000 menunjukkan pahlawan dari Bali ini sangat dihargai secara nasional. Apa yang dipersembahkannya bersama pasukan Ciung Wanara dalam mempertahankan kemerdekaan melawan penjajah Belanda pada perang puputan di Margarana sangat diapresiasi oleh negara. “Warga Bali harus bangga dan menghargai pahlawan I Gusti Ngurah Rai. Lewat spanduk, kita mengingat kembali perjuangannya. Tidak semua pahlawan diabadikan setinggi itu,” ujar perwira asal Jambi itu. Letkol Herwin membandingkan pahlawan nasional asal Jambi, Sultan Thaha, hanya dijadikan nama bandara di Ibu Kota Jambi. Sementara I Gusti Ngurah Rai dijadikan nama bandara internasional, jalan arteri, universitas, dan diabadikan di uang Rp 50.000. ‘’Ini harus menjadi kebanggaan kita bersama. Generasi muda dan penerus wajib memaknai semangat juang Ngurah Rai dengan ikut menjaga keamanan Bali,” tegasnya. (bit)

Tabanan (Bali Post) – Berdasarkan amanah UU, setiap daerah tingkat II harus memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH). Sebaran kawasan RTH perkotaan di Kabupaten Tabanan telah tercantum dalam RTRW 2012-2032. Namun, program RTH saat ini belum dikembangkan oleh Pemkab Tabanan karena keterbatasan lahan. Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, Selasa (1/3) kemarin, memaparkan, Tabanan sebenarnya memerlukan banyak RTH tetapi terbentur lahan. Oleh karena itu, Pemkab Tabanan saat ini sedang gencar membuat program untuk mengeleminir alih fungsi lahan. “Jika BRSU jadi dipindah ke Nyitdah, bangunan lama akan dipakai sebagai RTH,” ujarnya. Menurut Kabid Praswil

Bappeda Tabanan I Kadek Anom Dwi Paramita, karena keterbatasan lahan kabupaten ini tidak bisa menerima Program Kota Hijau dari pusat. “Program ini sudah diluncurkan dua tahun lalu. Tabanan ditawarkan tetapi tidak bisa karena keterbatasan lahan,” katanya. Program Kota Hijau berupa pengembangan RTH dengan syarat tersedia areal lima hektar. “Mungkin dengan pindahnya BRSU ke Nyitdah,

lahan bangunan lama bisa digunakan sebagai RTH,” imbuhnya. Berdasarkan RTRW 20122032, RTH Tabanan dibagi atas dua jenis, yaitu privat dan publik. RTH privat eksisting atau yang sudah ada saat ini tercatat 5.696,79 hektar atau 66,66 persen, sedangkan RTH publik 31,53 hektar atau 0,22 persen. Total RTH Tabanan 67,03 persen atau 5.728,32 hektar.

Sebaran kawasan RTH perkotaan Tabanan baik publik dan private berada di 13 lokasi, yaitu Tabanan (275,56 hektar), Bajera (218,78 hektar), Megati (209,5 hektar), Sembung Gede (264,80 hektar), Kerambitan (70,39 hektar), Marga (575,36 hektar), Baturiti (260,05), Penebel (215,29 hektar), Pupuan (211,88 hektar), Candikuning (501,02 hektar), Beraban (547,79) hektar), dan Pejaten (128,30 hektar). Apabila melihat RTRW, dalam 20 tahun ke depan diprediksi adanya pengurangan lahan RTH privat dan penambahan RTH publik.

Tabanan (Bali Post) Setelah melalui pembahasan intensif, DPRD Kabupaten Tabanan akhirnya menyetujui tiga rancangan peraturan daerah (ranperda) menjadi perda, yaitu tentang penanggulangan rabies, penataan toko swalayan, dan minuman beralkohol (mikol). Proses penetapan berlangsung dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi dan dihadiri Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti, Selasa (1/3) kemarin. Panitia Khusus (Pansus) I yang membahas ranperda mikol dan penanggulangan rabies menyepakati kedua rancangan aturan itu sebagai perda. Hal ini disampaikan dalam laporan yang dibacakan I Gusti Komang Wastana. Kedua rancangan aturan itu kini dapat dijadikan landasan hukum yang kuat bagi penyelenggaraan pembinaan,

pengawasan, pengendalian peredaran, dan penjualan baik minuman beralkohol serta hewan penular rabies (HPR) di wilayah Tabanan. Sementara Pansus II yang bertugas membahas ranperda tentang penataan toko swalayan, juga menyatakan sepakat untuk menetapkan rancangan aturan tersebut menjadi perda. Menurut Nyoman Suadiana, penetapan ranperda ini menjadi perda memberikan landasan hukum yang kuat dalam penataan toko swalayan di wilayah Tabanan. Seperti yang diamanatkan dalam pasal 3 ayat 1 Perpres Nomor 112 Tahun 2007 dan pasal 2 ayat 1 Permendag RI nomor 70/M-DAG/PER/12/2013 sebagaimana telah diubah dengan Permendag RI Nomor 56/M-DAG/PER/10/2014, pendirian toko swalayan wajib berpedoman pada RTRW, RDTR, dan peraturan zonasi.

“Adanya perda penataan toko swalayan dapat menjadi pedoman dalam penyelenggaraan penataan toko swalayan di Tabanan yang saat ini pertumbuhan dan perkembangannya sangat pesat dan dikhawatirkan mengancam aktivitas pasar rakyat, toko eceran, dan koperasi/UMKM,” ungkapnya. Bupati Tabanan mengapresiasi ditetapkannya tiga renperda menjadi perda. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan kerja keras dan usaha dari anggota Dewan. “Bertambah pula produk hukum daerah khususnya peraturan daerah yang dihasilkan oleh eksekutif dan legislatif di lingkungan pemerintah Kabupaten Tabanan,” katanya. Perda yang dihasilkan, lanjut Eka, akan menjadi payung hukum atas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Tabanan untuk mewujudkan Tabanan yang sejahtera, aman, dan berprestasi. (kmb28)

SIDANG - Suasana sidang penetapan tiga ranperda menjadi perda di DPRD Tabanan, Selasa (1/3) kemarin.

Dewan Tetapkan Tiga Perda

RTH Privat rencananya menjadi 4.398,26 hektar atau 51,46 persen dan RTH publik menjadi 127,95 hektar atau 1,5 persen. Kawasan RTH rencananya menjadi 4.526,20 hektar atau menurun 52,96 persen. Penurunan ini, menurut Anom, karena sebagian besar RTH yang dimiliki Tabanan adalah RTH privat sehingga dapat saja berkurang akibat pengalihan fungsi. “Bisa saja pekarangan rumah yang saat ini masuk dalam RTH privat dalam 20 tahun ke depan dibangun menjadi rumah atau lainnya,” jelas Anom. (kmb24)

Bali Post/kmb28

Warung Global

Soal Reklamasi Kuncinya Presiden Bali Post/kmb

OPERASI SIMPATIK – Polres Tabanan menggelar Operasi Simpatik 2016 mulai Selasa (1/3) kemarin hingga 21 Maret mendatang. Kasat Lantas Polres Tabanan AKP I Wayan Sudita, S.H (kanan) didampingi Komang Arta dari Jasa Raharja menyatakan, dalam operasi ini petugas memeriksa kelengkapan surat-surat semua jenis kendaraan bermotor. Petugas juga memastikan helm pengendara sepeda motor sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), begitu pula spion, knalpot, ban, dan spesifikasi teknis lainnya.

MENTERI Susi Pudjiastuti hanya sebagai regulator, bukan mediator. Jadi, tidak usah berharap terlalu banyak. Demikian pendapat Vijay di Pecatu dalam acara Warung Global Interaktif dengan topik ‘’Menteri Susi Jaring Pendapat Masyarakat Bali Soal Reklamasi’’ yang disiarkan Radio Global FM 96,5 serta dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, dan SWiB Amlapura FM, Selasa (1/3) kemarin. Menurut Vijay, kuncinya ada di Perpres. Jadi, sebaiknya menghadap Presiden agar Perpres 51 dicabut atau dibatalkan. Becik di Tuban sependapat, Presiden Jokowi mesti mengeluarkan Perpres baru atau mencabut Perpres 51. Walek di Gelogor menilai bah-

PLTA akan Dibangun di Jatiluwih

Tabanan (Bali Post) – Sebentar lagi Kabupaten Tabanan akan memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Jatiluwih. Proyek ini adalah bantuan hibah dari Pemkot Toyama, Jepang. Pemkab Tabanan dalam hal ini Wakil Bupati Komang Gde Sanjaya diundang untuk melihat aplikasi PLTA di Toyama yang menggunakan mesin mikrohidro. Ditemui Senin (29/2), Sanjaya mengungkapkan, dalam kunjungan selama satu minggu, Pemkot Toyama dan Pemkab Tabanan telah menandatangani MoU kerja sama.

“Pihak Toyama sudah pernah ke Tabanan untuk melihat lokasi yang cocok dalam penerapan PLTA,” ujarnya. Mesin akan dipasang di saluran irigasi subak sehingga bisa menghasilkan listrik mencapai 10 ribu watt. Meski ditargetkan terpasang tahun ini, Sanjaya mengakui adanya kendala dalam pendistribusian alat tersebut dari Jepang ke Indonesia. Untuk itu, pihaknya akan meminta petunjuk pusat terutama dari Menteri Luar Negeri dalam hal apa saja yang harus ditempuh agar bantuan hibah Jepang bisa

wa sebagai menteri yang notabene merupakan anak buah Presiden, pasti bahasanya demikian. Menteri hanya sebagai regulator, jadi harus tunduk dengan aturan yang ada. Ibarat buah simalakama, menteri berada pada posisi yang berbeda. Sementara warga Bali bagai telor di ujung tanduk. Se-

sampai ke Tabanan. Pemerintah Toyama tidak hanya memberikan bantuan alat tetapi juga pemasangan sampai pelatihan SDM sehingga bisa melakukan perawatan dan perbaikan sendiri. “Mesinnya sederhana. Suku cadangnya juga tidak perlu ke Jepang,” jelas Sanjaya. Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja menambahkan, listrik yang dihasilkan oleh mikrohidro nantinya digunakan untuk lampu penerangan jalan, pura subak, dan balai subak. (kmb24)

baiknya kedua pihak baik pro maupun kontra duduk bersama. Selama ini ia memantau pemahaman masyarakat Bali baik yang pro maupun kontra masih setengah-setengah. Mereka yang turun ke jalan apakah benarbenar menolak atau hanya ikutikutan, begitu juga yang pro. Siapa tahu dengan duduk bersama bisa disepakati solusi. Bali memerlukan pembangunan dan investor dibutuhkan. Kalau pemerintah Bali yang membangun, pasti dananya tidak mencukupi. Ketut Dawi di Abiansemal menyampaikan, investor sudah mengeluarkan dana Rp 1 triliun. Ini untuk apa saja dan siapa saja

yang sudah menerima? “Kuncikunci” itu harus terbuka dulu. Menurut Gusti di Renon, Perpres 45/2011 menyatakan bahwa Teluk Benoa merupakan konservasi, kemudian dikeluarkan Perpres 51/2014 bahwa Teluk Benoa adalah kawasan revitaliasi. Siapa yang mengusulkan Perpres ini dikeluarkan dan posisinya di mana sekarang, apakah pro atau kontra. Ini penting dan perlu diketahui oleh masyarakat Bali. Intinya, kata Ketut Darmayasa di Tampaksiring, Bali membutuhkan pemerataan pembangunan, tidak hanya fokus di satu titik atau dua titik. Yang menolak reklamasi bukan sekadar solidaritas dan iku-

tan-ikutan tanpa paham betul soal isu lingkungan. Yang pro dan yang kontra harus duduk bersama agar ditemukan titik terangnya. Belajar dari bencana lumpur Lapindo, Anton di Denpasar merasakan bahwa masyarakat Bali saat ini sedang trauma dengan kejadian-kejadian akibat tidak bertanggungjawabnya investor. Pendapatnya dibenarkan Nang Tualen di Tabanan bahwa rencana reklamasi Teluk Benoa sudah membuat warga resah. Sama dengan komentarnya sebelumnya, Werdha di Gianyar tetap teguh dengan pendiriannya, yakni reformasi, referendum untuk reklamasi. (sikha)


Rabu Umanis, 2 Maret 2016

BULELENG

13

Aksi Damai di Kampung Barokah

SARASEHAN - Kepala BNN Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Suastawa, S.H. menjadi narasumber dalam Sarasehan P4GN di aula kantor Camat Seririt, Selasa (1/3) pagi kemarin.

Genjot Sarasehan P4GN

BNN Libatkan Warga di Kecamatan Seririt

PENCEGAHAN dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang belakangan ini terus digenjot Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali. Selain memburu pelaku kejahatan narkoba, BNN Bali gencar memberikan penyadaran kepada semua elemen warga agar peduli dan tergerak melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba. Penyadaran dan penyebarluasan informasi ini melalui Sarasehan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melibatkan tokoh masyarakat, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Bali, Majelis Alit Desa Pakraman (MADP), Klian Desa Pakraman, Perbekel Desa, Sekaa Teruna-Teruni, dan pelajar. Sedangkan, di Buleleng, BNN Bali mengawali sarasehan di Kecamatan Seririt, Selasa (1/3) kemarin. Hadir Kepala BNN Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. selaku narasumber didampingi Ketua LPA Bali Nyoman Masni. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr. IGN Mahapramana mewakili Ketua KPAD dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dan Camat Seririt Riang Pustaka. Brigjen Pol. Suastawa mengatakan BNN Bali selain melakukan upaya pengungkapan kasus penyalahgunaan juga merebalilitasi pengguna narkoba. Belakangan, pihaknya gencar menyebarkan informasi tentang pencegahan dan pemberantasan narkoba ke desa-desa pakraman di Bali. Dari informasi ini, BNN ingin ada pertisipasi seluruh elemen masyarakat di desa pakraman agar pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba efektif. “Elemen warga seperti klian desa, MADP, perbekel, sekaa teruna- teruni, dan kelompok punya komunitas dan kita rangsang penyebaran informasi melalui sarasehan seperti ini. Informasi ini nantinya disebarluaskan di lingkungannya sendiri. Pada akhirnya peran aktif untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba dengan cara mereka sendiri,” katanya. Pada program ini, BNN Bali kata Suastawa, menargetkan 90 desa pakraman di Bali. Khusus Buleleng selain di Kecamatan Seririt juga dilakukan di Tejakula. Tidak menutup kemungkinan di desa pakraman lain. Sehingga bukan hanya perburuan pelaku kejahatan narkoba itu dilakukan secara masif, gerakan pencegahan dan pemberantasan juga perlu dilakukan secara masif. “Sesuai anggaran, untuk tahap awal ada 90 desa pakraman di Bali kami sasar. Itu terus berproses, dan pasti menyasar desa pakraman lain. Ini sebagai komitmen BNN tidak hanya kejahatan narkoba yang masif, juga pencegahan dan upaya memberantas harus dilakukan dengan cara yang sama,” tegasnya. Mulai awal Januari 2016 lalu, BNN Bali telah berhasil menangkap 13 orang pelaku kejahatan narkoba di daerah ini. Pengungkapan kasus ini di luar yang dilakukan kepolisian. Dari kasus yang berhasil diungkap itu barang bukti yang berhasil disita BNN Bali adalah jenis sabu-sabu. Sekarang ini kasus penyalahgunaan narkoba tangkapan BNN ini masih menjalani proses hukum. Dari data penyalahgunaan narkoba di Bali belakangan ini telah menunjukkan penurunan. Itu dibuktikan data tahun 2014 lalu, jumlah pengguna narkoba 66.785 pengguna dari jumlah penduduk Bali 3,9 juta. Sedangkan tahun 2015 lalu jumlah penduduk di Bali 3,4 juta angka penyalahgunanya 61.353, sehingga BNN Bali berhasil menekan angka penyalahgunaan narkoba setahun adalah tujuh ribu pengguna. “Saya kira BNN kuat dan terus bergerak bersama seluruh elemen masyarakat. Kami yakin angka penyalahgunaan narkoba ini bisa ditekan tekan,” imbuh Suastawa. (ad064)

Suara Buleleng Penertiban Berkelanjutan Ucapan terima kasih kepada PD Pasar yang mulai menertibkan kawasan Pasar Anyar Singaraja. Namun, tolong agar penertiban itu dilakukan berkelanjutan. Bukannya hangat-hangat tahi ayam, ketika ada kaitannya dengan penilaian lomba tertentu. Gung’de, Singaraja

Jalan Berlubang Jalan provinsi Singaraja-Denpasar, terutama dari kawasan Ambengan ke Gitgit, banyak yang berlubang. Jalan berlubang itu sering menyebabkan terjadi kecelakaan terutama pengendara sepeda motor jatuh. Berharap jalan berlubang itu mendapat penanganan dinas terkait. Paling tidak sebagai upaya emergency, ditambal saja dahulu. Ma’afi, Pegayaman. (pap)

Tuntut Kabel PLTU Celukan Bawang Digeser Singaraja (Bali Post) Kisruh pembentangan kabel SUTT Celukan Bawang, di atas permukiman warga Kampung Barokah Desa Celukan Bawang, Gerokgak, berbuntut aksi damai. Acara itu melibatkan ratusan simpatisan dari kalangan anak-anak sampai orang dewasa. Mereka membawa spanduk berisi kecaman terhadap PLTU Celukan Bawang. Para simpatisan itu meminta PLTU segera menuntaskan permasalahan yang dialami warga. Wajar saja, selama ini mereka ketakutan rumahnya dilintasi kabel SUTT bertegangan 150 kV. Sejatinya tidak banyak tuntutan warga pada aksi damai yang dimaksud. Mereka hanya tidak ingin kembali dibohongi PLTU Celukan Bawang. Warga Kampung Barokah hanya meminta dilakukan relokasi permukiman disertai ganti rugi materiil. Kompensasinya berdasarkan nilai investasi rumah warga. Opsi lain apabila PLN dan PLTU Celukan Bawang, tidak mampu merelokasi, warga lalu menginginkan dilakukan re- road atau pemindahan menyilang kabel SUTT dari utara ke barat dan menuju kembali ke selatan. Selama ini, kabel melintang lurus dari utara ke selatan, persisnya dari titik tower PLTU Celukan Bawang, melintang di atas

permukiman warga Kampung Barokah. “Nasib kabel SUTT PLTU Celukan Bawang masih belum jelas. Dulu, Bapak Bupati Buleleng janji memfasilitasi supaya PLN menggeser atau re-road kabel SUTT itu. Sayangnya, PLN ingkar dengan janjinya itu. Kami rakyat kecil hanya meminta keadilan. Tolong Bapak Bupati cepat bantu kami,” harap Haerudi tokoh masyarakat sekaligus mantan Perbekel Celukan Bawang, saat berorasi, Selasa (1/3) kemarin. Perwakilan warga Kampung Barokah Sadli, M.Pd. menunjukkan berita acara rapat dilakukan di Kantor Bupati Buleleng, Jumat, 27 Februari 2015. Saat itu, dilaksanakan mediasi pertemuan membahas tindak lanjut hasil sosialisasi pemasangan kabel SUTT PLTU Celukan Bawang. Pertemuan itu dipimpin Bupati Buleleng dan Dirut PLN pusat serta jajaran

Muspida Kabupaten. Warga dengan tegas mengajukan keberatan pemasangan kabel SUTT melintang di atas permukiman mereka. “Dalam jangka satu tahun janjinya, ini sudah lewat batas waktunya. Namun, kabel SUTT itu masih tetap saja terpasang melewati Kampung Barokah. Waktu itu, Bupati Buleleng bersama Muspida menjamin serta bertanggung jawab mengenai pemindahan kabel, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Hal itu terlampir pada berita acara berisi tanda tangan,” papar Sadli yang juga Ketua LPM Celukan Bawang. Jangan Ada Kebohongan Pihak staf Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali, Haerul, meminta aksi damai yang dilakukan warga Celukan Bawang itu tidak diikuti emosi apalagi

tindakan anarkis. Dia tidak ingin warga sampai membawa senjata tajam dalam penyampaikan aspirasinya. “Ini adalah aksi simpatik. Masalahnya di Desa Celukan Bawang masih terbentang kabel SUTT di atas rumah warga. Warga Kampung Barokah tidak pernah menolak pembangunan PLTU. Mereka hanya tidak ingin dibohongi lagi. Karena itu, pihak terkait harus segera memenuhi janjinya kepada warga,” pintanya. Aksi demo damai itu dijaga aparat keamanan yang dipimpin Kabag Ops. Polres Kompol Ketut Gelgel, Kasat Sabhara Polres AKP Wayan Parta, Kapolsek Kawasan Laut Celukan Bawang, AKP Ketut Adnyana TJ, dan Dandim 1609 Letkol Inf. Budi Prasetyo. Masing-masing menurunkan personel keamanan hingga demo berlangsung tuntas. Pernyataan Manajer Unit Pelaksana Konstruksi (UPK) Jaringan Jawa-Bali (JJB) 10 Bali, Hendrawan Suko Raharjo, sebelumnya, mengatakan, pembangu-

nan jaringan kabel 150 kV Celukan Bawang dilakukan PLN (Persero). Hal itu sudah mengacu undang-undang dan standar kesehatan internasional WHO. Deadline pemindahan kabel SUTT ditarget 27 Februari 2016, PLN mengakui belum bisa memenuhi perjanjian bersama warga Kampung Barokah. Sedangkan daya mampu kelistrikan di Bali, sebesar 1.298 Megawatt (MW) disuplai dari pembangkit PLN di antaranya, Pesanggaran 108 MW, Pemaron 80 MW, Gilimanuk 130 MW, mesin sewa 60 MW, PLTDG 200 MW, SKLT dari Jawa 340 MW, dan IPP PLTU Celukan Bawang sebesar 380 MW. Beban puncak sebesar 822 MW, sehingga terjadi surplus daya 475 MW. Namun ketika terjadi pemeliharaan unit paling besar maka sisa dayanya masih 345 MW. (kmb34)

Bali Post/kmb34

AKSI DAMAI - Warga Kampung Barokah Desa Celukan Bawang Kecamatan Gerokgak, Buleleng, menggelar aksi damai mengajukan opsi relokasi permukiman penduduk, atau penggeseran kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), Selasa (1/3) kemarin. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang agar tidak lagi melintang di atas rumah mereka. Hal perlu segera dituntaskan.

Mulai Ditender

Penataan Lapangan Seririt

Singaraja (Bali Post) – Proyek penataan ulang lapangan umum di Desa Sulanyah Kecamatan Seririt mulai memasuki tahapan tender. Pihak Kecamatan Seririt selaku pemilik proyek telah menyetorkan dokumen Detail Engineering Design (DED) dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Pemkab Buleleng. Rencananya, minggu ini, ULP akan menggelar rapat koordinasi (rakor) sebelum nantinya paket proyek ini diumumkan, untuk mencari rekanan sebagai pemenang lelang. Lapangan Umum Seririt saat ini kondisinya tidak

layak dijadikan sebuah fasum representatif. Lapangan ini kerap kali terendam banjir ketika hujan karena lokasinya lebih rendah daripada jalan Seririt-Gilimanuk. Selain itu, lapangan juga belum dilengkapi drainase di sisi barat dan timur. Dalam penataannya, lapangan akan dibuat lebih tinggi. Fasum itu juga akan dilengkapi pagar pembatas dan juga saluran drainase. Selain itu, juga dibuat areal parkir dan ditambah stan pedagang kaki lima (PKL) di sebelah utara lapangan. Camat Seririt Riang Pustaka ditemui di kantornya, Selasa (1/3) kemarin menjelaskan, penataan lapangan di

wilayahnya itu menjadi salah satu program prioritas. Malah proyek ini harus dituntaskan pertengahan tahun ini. Selain karena kondisi lapangan tidak representatif sebagai fasilitas umum (fasum), lapangan di kota dengan julukan “segi tiga emas” itu akan dijadikan pusat kegiatan HUT Proklamasi RI 17 Agustus mendatang dan menjadi pusat kegiatan Festival Seririt Perdana (Fesrida), yang akan digelar Agustus 2016. Karena itu, pihaknya menargetkan akhir Maret sudah ada dan ditetapkan rekanan yang memenangkan tender. Dengan demikian, dalam jangka waktu empat bulan ke depan, proyek itu

sudah mulai dikerjakan. Dan memasuki Agustus lapangan dapat difungsikan. “DED dan HPS sudah selesai disusun dan sudah dikaji ULP. Kami targetkan akhir bulan ini sudah ada pemenang dan April mulai bekerja dan akhir Juli sudah selesai dan lapangan bisa difungsikan untuk kegiatan 17 Agustus dan rencana menjadi pusat Fesrida,” tegasnya. Dihubungi terpisah Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala ULP Pemkab Ida Bagus Gede Surya Bharata mengatakan, paket proyek penataan Lapangan Umum Seririt akan dikaji minggu ini. Kajian ini sebagai tahapan awal sebelum ULP

yang akan mengumumkan lelang pekerjaan kepada perusahaan rekanan secara online. Dari dokumen DED dan HPS yang sudah diajukan SKPD, sudah dipastikan kalau proyek dengan pagu anggaran APBD Buleleng sebesar Rp 2,8 miliar itu akan dilelang bulan ini. Dengan demikian, target proyek ini kelar Juli 2016 mendatang tercapai. “Semua dokumen paket pekerjaan Lapangan Umum Seririt sudah masuk. Kami akan bahas dalam rakor. Setelah tahapan ini, kami akan umumkan untuk mencari rekanan yang mendaftar dalam tender terbuka dan secara online itu,” tegasnya. (kmb38)

Pencinta Berat Bung Karno

Empat Tahun Jalan Kaki ke Seluruh Indonesia BANYAK pihak salut dengan perjuangan Sakiman (40). Pria asal Desa Gandulan, Semarang, Jawa Tengah itu berjalan perlahan melintasi ruas jalanan di Bali Utara. Tampak dia kebigungan. Maklum ia tidak mengenal detail wilayah yang dilaluinya. Namun tekadnya bulat, menuju Banjar Bale Agung Kelurahan Paket Agung, di Kota Singaraja.

Bali Post/kmb34

JALAN KAKI - Tampak Sakiman (40), pencinta figur Bung Karno, dengan modal seadainya berjalan kaki mengunjungi situs-situs bersejarah di seluruh Indonesia. Situs yang dikunjungi utamanya yang memiliki kaitan dengan jejak Presiden pertama Indonesia Bung Karno.

Misi pribadinya yakni melakukan napak tilas mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang pernah disinggahi Presiden Pertama Indonesia, Soekarno. Dia telah belajar banyak dari sejarah berbagai sumber buku dan literatur. Sejak kecil Sakiman mengagumi sosok Bung Karno. Kemudian di tahun 2012, dia mulai dari Tugu Kilometer Nol di Kota Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam. Dari tempat bersejarah itulah kemudian ia mengayuhkan langkah mengunjungi tempat bersejarah yang memiliki kaitan dengan Bung Karno. “Dari titik kilometer nol saya berjalan. Perjalanan ini sudah saya lakukan sejak tahun 2012 lalu. Semua tempat yang sudah pernah disinggahi Bung Karno,

saya kunjungi di seluruh tanah air, karena saya pribadi adalah pengagum Bung Karno,” ujar Sakiman saat ditemui Bali Post, Selasa (1/3) kemarin, di wilayah Desa Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng ini. Sejumlah atribut dibawa Sukiman berkeliling di antaranya, Bendera Merah Putih, foto dan spanduk bergambarkan Bung Karno. Selain itu, ransel berisi perlengkapan pakaian dirinya. “Perjalanan ini hanya bermodalkan semangat. Saya singgahi lokasi-lokasi bernilai sejarah yang ada jejaknya Bung Karno, seperti di Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Bima, Flores, Sulawesi, hingga Kalimantan. Saya ke Buleleng melewati Gilimanuk. Sekarang saya balik lagi menuju rumah di Semarang seusai berkunjung

di Bale Agung Kota Singaraja ini,” imbuh pria kelahiran 21 Juni 1976 ini. Pria pencinta figur Bung Karno ini menilai, berbagai persoalan dialami Bangsa Indonesia. Dia yakin semua akan bisa diselesaikan dengan mempelajari semangat nasionalisme Bung Karno. Jangan sekali-kali malah mengedepankan KKN demi kepentingan kelompok dan golongan tertentu. “Motivasi perjalanan jauh saya ini, terinspirasi dari semangat Bung Karno. Saya berharap Indonesia ke depan bisa dipimpin orang-orang seperti Bung Karno. Kasihan bangsa kita lagi karut marut. Elite politik di negeri ini supaya jangan pernah main-main memimpin bangsa ini,” pinta Sakiman tegas. Sejauh ini, sudah selama empat tahun dia melakukan perjalanan keliling Indonesia. Dia melihat beragam koleksi dan peninggalan Bung Karno tersimpan di tempat tempat

berbeda. Salah satu rekam jejak Bapak Proklamator RI berada juga ada di tanah Buleleng. Kelahiran Bung Karno berkaitan erat dengan ibunya Ida Ayu Nyoman Rai Srimben. Sejak kecil ibunya menanamkan nilai-nilai sosial dan kesopanan kepada Bung Karno. Singkatnya, Rai Srimben bertemu seorang guru bernama Raden Soekeni, dan kedua sejoli ini resmi menikah. Sejarah muncul dengan lahirnya Putra Sang Fajar Bung Karno, tepatnya pada tanggal 6 Juni 1901 di Blitar, Jawa Timur. Rai Srimben memiliki peran penting dalam perjalanan kehidupan Bung Karno. “Peninggalan-peninggalan Bung Karno harus dilestarikan dan sudah tentu memiliki nilai sejarah luar biasa. Di Buleleng, sosok Bung Karno memiliki kaitan erat dengan ibu kandungnya Ida Ayu Nyoman Rai Srimben yang berasal dari Banjar Bale Agung Kelurahan Paket Agung, Kota Singaraja,” ujarnya. (dgk)


JEMBRANA

14 Pemkab Buka Tender Pengelolaan Hotel Jimbarwana

Negara (Bali Post) Pascamundurnya pengelola Hotel Jimbarwana, Pemkab Jembrana dalam waktu dekat kembali akan membuka tender. Selama proses mencari pengelola baru itu, pengelolaan masih di bawah kendali Pemkab Jembrana. Sekda Jembrana I Gede Gunadnya, Selasa (1/3) kemarin mengatakan pemerintah daerah akan membuka tender pengelolaan kembali dalam waktu dekat ini. Hal itu dilakukan setelah pihak pengelola sebelumnya memilih mundur untuk melanjutkan Bali Post/olo pengelolaan. I Gede Gunadnya Sekda menyebutkan bahwa dalam tender nanti dibuka bagi siapa saja, tak terkecuali perorangan tetapi dengan nilai kontrak per tahun Rp 500 juta. “Jumlah itu naik dari sebelumnya Rp 475 juta, tetapi nanti kita lihat penawaran yang tertinggi,” ujar Sekda. Tetapi syarat yang paling penting adalah memiliki manajemen hotel yang profesional. Sebab, selama ini permasalahan yang sering dialami pengelolaan hotel pelat merah itu adalah terkait manajemen. Dengan kondisi hotel dan tingkat hunian, sejatinya hotel ini memiliki potensi yang lebih. Karena itu, Pemkab memasang nilai kontrak lebih banyak, yakni Rp 500 juta setahun. Selain tender terbuka untuk perorangan ataupun perusahaan, juga muncul gagasan memberikan kesempatan konsorsium koperasi dalam mengelola. Koperasi yang sudah mapan mengucurkan modal dan merekrut manajemen profesional untuk pengelolaan hotel. “Potensi hotel ini sangat memadai, apalagi tahun lalu kami renovasi. Untuk tahun ini kita tidak berikan lagi untuk renovasi, menjadi tanggungan pengelola,” tambah Sekda Gunadnya. Menurutnya, pengumuman tender akan segera dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Diberitakan sebelumnya, sejak 10 Februari lalu hotel Jimbarwana sudah tidak ada pengelola menyusul pengelola sebelumnya mundur. Pengelola tersebut baru satu tahun ini mengelola dan selama kosong pengelola, operasional hotel tetap berjalan dan dikelola oleh Pemkab Jembrana. (kmb26)

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

Penataan ’’Rest Area’’ Rambut Siwi Dianggarkan Rp 108 Miliar

Negara (Bali Post) – Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) yang direncanakan akan dibangun di areal Rest Area Rambut Siwi akan segera terwujud. Bahkan lokasi proyek multiyears hingga tahun 2018 itu, Selasa (1/3) kemarin dicek tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). ACJN nantinya bukan sekadar tempat singgah atau istirahat di pinggir jalan nasional, melainkan juga terintegrasi dengan sejumlah objek wisata lain di Jembrana. Proyek senilai Rp 108 miliar dari pusat ini bukan sebagai upaya pemerataan kawasan di Bali yang selama ini lebih condong ke Bali Selatan. “Tujuan utamanya untuk mengembangkan potensi daerah dan mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar,” tandas Kepala SubBidang Wilayah II, Bidang Fasilitasi Pengadaan Tanah Kementerian PUPR Achiral Agustiansjah ditemui saat meninjau lokasi kemarin. ACJN ini merupakan pengembangan rest area dengan sejumlah fasilitas yang mengedepankan kearifan

lokal daerah setempat. Selain restoran di lahan seluas enam hektar itu juga akan dibangun kantor perwakilan Kementerian PUPR. Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan yang mendampingi tim meninjau lokasi mengatakan ACJN di Rambut Siwi ini merupakan satu dari tiga lokasi rest area yang tahun ini akan dibangun di sepanjang jalan Pengeragoan-Gilimanuk. Rest Area Rambut Siwi yang selama ini kurang terurus akan terkena imbas untuk dikembangkan sehing-

ga bisa berfungsi kembali. Begitu pula lokasi ACJN ini nantinya dekat jalan raya dan mudah diakses kendaraan yang melintas. “Ini satu dari tiga rest area yang dibangun tahun ini, selain di Pengeragoan dan Gilimanuk,” ujar Wabup Kembang. Kepala Desa Yehembang Kangin I Gede Suardika mengatakan sudah menjadi keinginan masyarakat untuk menghidupkan kembali rest area Rambut Siwi. Adanya anjungan yang rencananya dilengkapi dengan galeri seni dan panggung pentas kesenian bisa memacu perekonomian masyarakat sekitar. (kmb26)

Longsor Timpa Rumah Warga

Negara (Bali Post) – Diduga dipicu hujan lebat, bangunan milik warga di Banjar Mengenu Anyar, Desa Pengeragoan, Pekutatan longsor, Selasa (1/3) kemarin. Longsoran tanah sepanjang belasan meter itu hingga menimpa bagian rumah warga yang berada di bawahnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. Dari informasi kemarin, senderan pembatas pekarangan yang terbuat dari beton milik Kadek Sukarya roboh sekitar pukul 03.00 wita dini hari. Nahasnya longsoran itu menimpa rumah milik I Nengah

Sukirta (50) yang berada di bawahnya. Sehingga sebagian bangunan rumah Sukirta tertimbun longsoran tanah di atasnya. Kemarin, petugas dari Dalmas Polres Jembrana ikut membantu melakukan pembersihan areal pekarangan dan rumah yang tertimbun longsor tersebut. Menurut Sukirta, kerusakan yang paling parah berada di bagian belakang rumah yang jebol berikut atapnya rusak. Camat Pekutatan I Ketut Eko Susila dikonfirmasi membenarkan adanya bencana longsor di wilayah Kecamatan Pekutatan tersebut. Hingga kemarin petugas masih berupaya melakukan upaya pembersihan. (kmb26)

Bali Post/olo

LONGSOR – Lokasi longsor di Mengenu Anyar yang menimpa rumah warga.

Bali Post/olo

SIDAK – Pimpinan DPRD Jembrana bersama jajaran sidak ke lokasi berdirinya tower di Gilimanuk.

Dewan Geram Temukan Tower di Permukiman

Bali Post/olo

LOKASI – Tim dari Kementerian PUPR bersama Wabup mengecek lokasi rest area yang dibangun di Rambut Siwi.

Buntut Kasus Dana Santunan Fiktif

Tiga Kaling di Gilimanuk Mundur Negara (Bali Post) Tim Tindak Pidana Korupsi, Reskrim Polres Jembrana sejak Senin (29/2) melakukan penyelidikan kasus dana santunan kematian fiktif yang diduga dilakukan tiga oknum kepala lingkungan di Gilimanuk. Bahkan kasus ini akan dikembangkan karena diduga dan dicurigai kasus ini sudah merambah ke desa/ kelurahan lainnya, karena adanya kelemahan verifikasi dan sistem di Dinas Sosial Jembrana. Tim Tipikor yang dipimpin Iptu Putu Merta telah melakukan pengumpulan data ke Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan Pemkab Jembrana serta Inspektorat Jembrana. Sedangkan Selasa (1/3) kemarin melakukan pengumpulan data ke Kelurahan Gilimanuk dan ke pihak kepala lingkungan (kaling). Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra membenarkan pihaknya masih melakukan full data. “Kami melakukan pengumpulan data, semua data di Dinas Sosial dan Dafduk kami minta. Demikian juga di Gilimanuk,” jelasnya. Sementara itu dari informasi ketiga Kaling baik Asri SW, Kaling Asih Tmr,

dan Kaling Jineng Agung Komang B sudah mengajukan surat pengunduran diri dan diterima oleh Camat Melaya Putu Eka Suarnama, Senin (29/2) lalu. “Ya mereka sudah mengajukan surat pengunduran diri. Untuk selanjutnya kami serahkan ke Lurah Gilimanuk untuk menunjuk pengganti sementara,” jelasnya. Di sisi lain Kadis Kependudukan Pemkab Jembrana Ketut Wiaspada didampingi Kabid Catatan Sipil Satuhuning Tyas Winarti ketika dikonfirmasi mengatakan menerbitkan akta kematian tahun 2014 sebanyak 1.911, tahun 2015 sebanyak 2.052 dan Januari 2016 sebanyak 53 akta. Dikatakan, pihaknya menerbitkan akta kematian hanya satu kali. “Jadi jika ada akta kematian dobel jelas itu bodong. Kami di sini hanya melegalisir saja. Sementara semua persyaratan baik keterangan/laporan dari desa, KTP warga yang meninggal, KK, form isian semua dibawa ke Dinas Sosial untuk

pencairan dana santunan,” kata Wiaspada. Pihaknya juga tidak bisa menarik KTP warga meninggal karena proses pencairan ada di Dinas Sosial. “Kami melegalisir dokumen kependudukan sesuai kebutuhan yang diajukan,” jelasnya. Dengan adanya kejadian ini, kata Wiaspada pihaknya juga sudah merapatkan jajaran dan print out semua data. “Jadi di sini sistem sudah diatur dan tidak ada yang manual. Warga yang meninggal dan akta sudah diterbitkan tidak mungkin diterbitkan kembali meskipun NIK diganti,” tandasnya. Diberitakan sebelumnya tiga orang kaling mengajukan dana santunan fiktif ke Pemkab Jembrana. Dana santunan untuk satu orang warga yang meninggal diajukan sampai tiga kali. Akibat ulah mereka kerugian negara mencapai Rp 55,5 juta. Sementara mereka mengembalikan dana Rp 27 juta. Kasus ini juga sedang ditangani Inspektorat Jembrana. (kmb)

Negara (Bali Post) – Pimpinan berikut Komisi C DPRD Jembrana, Selasa (1/3) kemarin sidak ke sejumlah lokasi tower di Gilimanuk. Salah satunya di lahan bekas penggusuran warga di Lingkungan Penginuman. Di lahan yang akan dibangun Terminal Kargo itu berdiri dua tower seluler yang disebutkan telah mengantongi izin. Dewan pun mempertanyakan bagaimana izin bisa keluar dan bagaimana bentuk sewa tanah yang diperuntukkan untuk kepentingan komersial itu. Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa didampingi Wakil Ketua DPRD I Wayan Wardhana dan I Kade Darma Susila mengatakan, semestinya sebelum izin keluar, harus dikaji matang tanah lokasi berdiri tower itu peruntukannya. Begitu juga dampak terhadap lingkungan serta tata ruang. “Sewa tanahnya juga harus jelas, masak sama dengan masyarakat,” terangnya. DPRD semakin geram ketika mengecek tower di atas tanah kavelingan yang peruntukannya permukiman. Dari pengecekan kemarin, ada tiga tanah yang semestinya untuk tempat tinggal digunakan untuk berdirinya tower. Disinyalir, orang pribadi yang menyewa tanah tersebut memanfaatkan keuntungan dari sewa tanah tower. Sebab, dalam ketentuan jelas tertera bahwa tanah untuk tempat

tinggal hanya membayar Rp 400 per meter persegi setahun. Selanjutnya dikontrakan dengan nilai Rp 1.500 rupiah per meter persegi kepada pihak tower. “Kalau dibiarkan oknum seperti ini, ini harus dihentikan,” terangnya. Di antaranya merupakan tanah atas nama, Nugroho, tetapi ketika dicek, dia tidak terdaftar memiliki surat perjanjian sewa tanah (SPST). Tanpa seizin Bupati, tanah kavelingan untuk rumah tinggal tidak bisa disewakan kepada orang lain apalagi perusahaan untuk tower. Dewan kembali dibuat tercengang ketika mengetahui tower yang di tanah pelaba pura desa pakraman menerima kompensasi Rp 175 juta untuk sepuluh tahun. Sugiasa lalu mengajak Lurah Gilimanuk I Gede Ngurah Widiada, Kepala Kantor Perizinan Terpadu serta perwakilan dari Bagian Perlengkapan melakukan pertemuan di kantor Lurah Gilimanuk. Dalam rapat tersebut, dipaparkan pihak kelurahan bahwa di Gilimanuk total ada delapan tower seluler di antaranya tiga di atas tanah pemkab, tiga di tanah permukiman dan dua di atas tanah pelaba Pura. Dalam pembangunan tower itu, 30 KK penyanding menerima kompensasi Rp 1 juta dan nilai sewa tanahnya ditentukan oleh bagian perlengkapan. (kmb26)


Rabu Umanis, 2 Maret 2016

KARANGASEM

15

DB Merebak, Diskes Cemas Amlapura (Bali Post) Memasuki musim hujan, penyakit demam berdarah (DB) makin merebak. Korban terus berjatuhan, merata di seluruh kecamatan. Kondisi terparah terjadi di tiga kecamatan yakni Kecamatan Kubu, Selat, dan Manggis. Situasi ini membuat Dinas Kesehatan (Diskes) Karangasem cemas. Dihubungi Selasa (1/3) kemarin, Kadiskes Karangasem I Gusti Made Tirtayana mengatakan, sejak Januari sampai Februari sudah terjadi lebih dari 200 kasus DB, tepatnya saat Bali Post/kmb31 I Gusti Made Tirtayana Januari sebanyak 110 kasus dan Februari meningkat lagi menjadi 115 kasus. Sejak DB terus merebak tahun ini, Diskes sudah melakukan 78 fogging. Meski kasus dalam dua bulan terakhir tergolong tinggi, beruntung maraknya DB di Karangasem tak sampai merenggut korban jiwa. “DB yang merebak dalam dua bulan terakhir sudah mengkhawatirkan. Menghadapi DB tak cukup hanya dengan penanganan fogging, tanpa dibarengi kesadaran masyarakat,” kata Tirtayana. Tirtayana menegaskan, kasus dua bulan terakhir baru siklus awal. Sebab, puncak merebaknya DB setiap tahun biasanya terjadi sampai Mei mendatang. Bila kesadaran masyasrakat di Karangasem makin menurun untuk menjaga kesehatan lingkungannya, maka merebaknya DB akan makin mengkhawatirkan. Melihat situasi ini, pihaknya meminta seluruh eleman masyarakat kembali proaktif menjaga kebersihan lingkungan. Satu-satunya cara memerangi DB adalah bersama-sama sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, upaya fogging dari pemerintah hanya bisa membunuh nyamuk yang sudah dewasa atau induk nyamuk. Tidak sampai membunuh jentik-jentik yang akan terus berkembang di setiap genangan air dalam hitungan hari. Tirtayana menegaskan, kesadaran bersama menjaga kebersihan lingkungan harus dimulai dari diri sendiri di lingkungan rumah tangga, anak-anak dan guru di lingkungan sekolah, sekaa truna-truni, desa adat hingga lingkungan perkantoran. “Setidaknya upaya ini bisa menekan mewabahnya DB lebih parah lagi sampai puncaknya pada Mei nanti. DB bisa mengancam siapa saja, mulai dari anak-anak sampai dewasa,” tegasnya. Sepanjang penanganan di lapangan, beberapa wilayah yang kasus DB-nya tinggi lantaran lingkungannya yang kumuh. Sehingga, di-fogging berapa kalipun tidak akan mempan, jika jentik nyamuk terus tumbuh dan mengancam keselamatan warga. Berkaca dari kasus tahun lalu, kasus DB ternyata juga cukup tinggi. Sepanjang tahun 2015 ada 790 kasus DB. Beruntung tidak sampai merenggut korban jiwa. Saat itu, Diskes tercatat melakukan 230 fogging di seluruh wilayah Karangasem. Dari jumlah itu, ada 200 titik penyemprotan yang dilakukan dua kali. Fogging pertama untuk membunuh induk nyamuk dan yang kedua untuk membunuh jentik nyamuk yang kembali menjadi dewasa sehingga fogging menjadi 400 kali. (kmb31)

Dibiarkan Menganga

Lubang Bak Sambungan Proyek Pipanisasi Membahayakan Amlapura (Bali Post) – Lubang bak sambungan dan pengukur tekanan pipa air proyek pipanisasi air Telaga Waja di tepi jalan ke Pidpid, Karangasem, dibiarkan menganga. Penutup bak yang tak dipasang itu tentunya sangat membahayakan para pengguna jalan. Anggota DPRD Karangasem Gede Dauh Suprapta menyoroti hal itu, Selasa (1/3) kemarin. Menurut Dauh Suprapta, keluhan terkait penutup bak di tepi jalan yang sudah sekitar setahun dibiarkan terbuka itu disampaikan warga yang kerap lalu lalang di jalan Desa Abang ke Desa Pidpid itu. Lokasinya di tepi jalan antara Puskesmas Abang dengan Kantor Camat Abang. Luas lubang bak sekitar 2 meter persegi, sementara kedalaman bak sekitar 2 meter. Mengingat lubang bak yang dibiarkan terbuka itu berada di tepi jalan yang cukup ramai, tentu saja kondisi itu bisa membahayakan pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun pejalan kaki. Soalnya dari Pidpid, merupakan jalan menurun dan lubang bak cukup besar. Karena lubang bak tidak ditutup, air masuk ke dalam bak dan menggenang. Genangan air itu juga dikhawatirkan menjadi sarang nyamuk yang menyebabkan demam berdarah. Dauh Suprapta mengatakan, dia minta pemilik proyek itu mengamankan proyeknya. Jangan sampai ada penutup bak sambungan pipa tidak dipasang atau lubang bak dibiarkan menganga seperti di tepi jalan ke Pidpid tersebut. Dia juga meminta air proyek pipanisasi Telaga Waja yang sudah menghabiskan anggaran ratusan miliar rupiah itu segera dioptimalkan, airnya dialirkan sehingga bisa dinikmati masyarakat di Karangasem. Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat di Kubu mengharapkan agar pertengahan Juni ini air Telaga Waja sudah bisa dialirkan. Tujuannya, agar musim kemarau mendatang warga tidak lagi mengalami krisis air bersih. (013)

Bali Post/013

MEMBAHAYAKAN - Lubang bak sambungan pipa di tepi jalan ke Pidpid dibiarkan terbuka sehingga sangat membahayakan para pengguna jalan.

Pujawali Pangurip Bumi di Andakasa ’’Nyejer’’ Tiga Hari

Amlapura (Bali Post) – Pujawali Pangurip Bumi digelar di Pura Sad Kahyangan Andakasa, Kecamatan Manggis, Karangasem. Puncak karya dilaksanakan Selasa (1/3) kemarin dan Ida Batara katurang nyejer selama tiga hari atau pujawali baru masineb, Kamis (3/3). Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Selasa (1/3) kemarin, tampak pedek tangkil ngaturang panganyar. Bupati didampingi Sekda Gde Adnya Mulyadi dan sejumlah stafnya melakukan persembahyangan berbaur dengan warga dan pangempon pura setempat. Sekretaris Pangempon Pura Luhur Andakasa Ketut Suadnyana menyampaikan, pujawali itu rutin digelar setiap enam bulan sekali pada Anggarakasih Wuku Medangsia. Tujuannya, umat ngaturang bhakti dan mohon keselamatan agar alam semesta beserta isinya selalu selamat atas lindungan Ida Sang Hyang Widhi.Di lain pihak, Bupati Mas Sumatri mengatakan selain mohon keselamatan alam semesta beserta isinya juga dalam rangka krama mempererat hubungan sesuai Tri Hita Karana. (013)

DITUNDA - Komisioner KPU Karangasem meninggalkan ruang raker setelah raker diputuskan ditunda, Selasa (1/3) kemarin.

Bali Post/kmb31

Ketua KPU Kecewa

Raker Ditunda karena Miskomunikasi

Amlapura (Bali Post) -

Pemandangan tak sedap terjadi di ruang rapat gedung DPRD Karangasem, Selasa (1/3) kemarin. Rapat kerja yang sedianya dilakukan bersama Ketua KPU Karangasem, tiba-tiba ditunda lantaran hujan interupsi dari anggota dewan kepada pimpinan dewan. Pemicunya, rapat yang dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 wita, diundur menjadi pukul 11.30 wita tanpa ada pemberitahuan kepada anggota dewan. Suasana raker dewan yang terhormat dengan KPU Karangasem pun menjadi gaduh. Beberapa anggota dewan langsung meminta agar raker ini sebaiknya ditunda. Seperti yang disampaikan Ketua Komisi III Gusti Agung Dwi Putra, meminta agar raker ini ditunda karena prosedur raker dengan KPU Karangasem ini sudah tidak beres. Apalagi, setelah melihat dari KPU Karangasem yang hadir hanya Ketua Made Arnawa. Namun, sorotan kepada Arnawa langsung dijawab tuntas. Arnawa menegaskan

sengaja datang sendirian, karena undangan rapat penyelenggaraan pemilu sesuai surat lembaga dewan kepada KPU, hanya mengundang Ketua KPU. “Tapi, kalau anggota KPU lain juga diperlukan kehadirannya, saya bisa hadirkan dalam waktu 15 menit,” kata Arnawa. Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi mengatakan, rapat kerja dengan KPU Karangasem memang dijadwalkan pukul 10.00 wita. Tapi, karena ada agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan, raker akhirnya ditunda. Informasi penundaan sudah

disampaikan kepada pihak KPU Karangasem. Tapi, suasana rapat menjadi gaduh berujung memanas karena informasi penundaan itu tidak diterima anggota dewan. Tidak adanya informasi lebih lanjut ke anggota dewan, dibenarkan legislator Komang Sartika. “Tidak ada konfirmasi (soal penundaan -red) ke anggota dewan. Kami sudah menunggu dari pukul 10.00 wita. Kami juga punya banyak pekerjaan,” kata Sartika dengan nada tinggi dari tempat duduknya. Anggota DPRD lainnya, Wayan Sumatra, kembali in-

terupsi dan meminta raker ditunda. Suara kekecewaan serupa juga datang dari kolega Sumatra di PDI-P, Nyoman Winata, yang telanjur kecewa karena sudah menunggu sejak pagi. Menanggapi hujan interupsi itu, Sumardi sempat meminta kembali agar raker sebaiknya dilanjutkan saja, karena hanya masalah miskomunikasi. Tapi, upaya itu makin ditentang oleh anggota dewan yang lain. Sumardi dipaksa menyerah dan mengetokkan palu pimpinan dewan, tanda raker ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Melihat pemandangan itu, Ketua KPU Made Arnawa bersama komisioner lainnya, I Gede Krisna Adi Widana, Ngurah Maharjana dan Putu Deasy Natalia, hanya bisa geleng-geleng kepala. Arnawa mengaku kecewa, karena

raker di antara dua lembaga bisa batal hanya karena masalah miskomunikasi di internal dewan. Meski demikian, Arnawa dan komisioner lainnya menegaskan siap kapan pun dewan ingin melakukan raker lagi dengan KPU Karangasem. Tapi, ia meminta materi raker disampaikan lebih spesifik agar raker berjalan dengan baik. “Kami tentu kecewa. Dewan mungkin belum punya materi raker, makanya harus ditunda,” kritik Arnawa. Sekretaris DPRD Karangasem Wayan Ardika yang dimintai konfirmasi terkait persoalan ini mengaku sudah menugaskan stafnya untuk meneruskan informasi penundaan raker ke KPU dan anggota dewan. “Mungkin staf saya lupa menyampaikan kepada anggota dewan,” kilah Ardika. (kmb31)

Jadi Kurir SS ke Lapas

Janda Muda Dituntut Enam Tahun Penjara Amlapura (Bali Post) – Terdakwa pembawa sabusabu (SS) ke Lapas Karangasem, Ika Julia Binti Bunawi (23), dituntut dengan hukuman enam tahun penjara pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Selasa (1/3) kemarin. Selain itu, ia juga dituntut membayar denda Rp 800 juta subsider enam bulan kurungan. JPU Nyoman Gede Oka Mahendra, S.H. saat membacakan tuntutannya menyampaikan, terdakwa yang merupakan jan-

da muda satu anak ini terbukti bersalah melanggar pasal 112 (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, yakni memiliki dan menguasai narkotika golongan I jenis SS. Terdakwa Ika dibekuk polisi Selasa (26/10) lalu, saat hendak masuk ke Lapas Karangasem. Saat diminta mengeluarkan isi tasnya, di dalamnya antara lain ada sebuah speaker aktif, dua cincin batu akik, dan kartu voucer pulsa. Saat polisi membuka speaker aktif itu ditemukan sebuah plastik klip

bening berisi kristal putih yang akhirnya diketahui positif SS. Paket itu berat brutonya 3,88 gram atau neto 3,68 gram. Dalam persidangan sebelumnya, Ika mengatakan barang-barang titipan itu diberikan pacarnya saksi Ketut Agus Putra Wijana. Saksi Agus berdasarkan perintah melalui HP dari saksi Dodik, seorang Napi kasus narkotika yang sampai kini masih mendekam di Lapas Karangasem. Dalam persidangan, kata saksi Agus, Dodik meneleponnya dan disu-

ruh mengambil barang titipan di Denpasar. Dia berangkat ke Denpasar dan mengambil titipan itu dari seorang pria. Barang itu lantas dibawa ke koskosan pacarnya, terdakwa Ika di Jalan Ksatrian, Amlapura. Oleh saksi Agus, terdakwa Ika diminta segera pulang ke koskosannya dan disuruh segera menyampaikan titipan milik saksi Dodik ke Lapas Karangasem sebelum jam besuk Selasa (26/10) itu habis. Ika mengajak ibunya ke lapas, sekalian ibunya men-

jenguk suaminya atau ayah tiri terdakwa Ika, yakni saksi Andik Prayitno yang masih mendekam di Lapas Karangasem karena melecehkan atau melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur, yakni korban Ika. Saat itu, usia Ika masih di bawah 18 tahun. Atas tuntutan JPU Oka Mahendra, Ika mengatakan bakal menyampaikan pembelaan secara tertulis pekan depan melalui penasihat hukumnya Ketut Berata. (013)

Gelar Operasi Simpatik Agung

Polres Terjunkan 90 Personel Amlapura (Bali Post) Polres Karangasem siap melaksanakan Operasi Simpatik Agung 2016. Operasi untuk mengoptimalisasi penerapan kawasan tertib lalu lintas ini direncanakan dilaksanakan selama 21 hari, mulai Selasa (1/3) kemarin sampai 21 Maret nanti. Operasi Simpatik Agung dilaksanakan dengan menerjunkan 90 personel ke lapangan. Kabag Ops. Polres Karangasem Kompol I Wayan Sudita mengatakan, gelar pasukan Operasi Simpatik Agung sudah dilakukan, Selasa (1/3) kemarin. Gelar pasukan dipimpin Wakapolres Kompol Toni Sugadri, melibatkan perwira TNI dan Polri. Sebagaimana amanat Kapolri dalam Operasi Simpatik Agung 2016 ini, yakni mengoptimalisasikan penerapan kawasan tertib lalu lintas guna menciptakan lokasi penggal jalan yang tertib, marka, rambu hingga parkir. Selain itu, juga menciptakan Kamseltibcar lantas, dengan penindakan hukum secara konsisten. Operasi ini akan dibuat lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran terhadap keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas bagi pengguna jalan raya. “Operasi ini diutamakan memberikan imbauan terhadap pentingnya tertib lalu lintas di jalan raya, sisi simpatik anggota polisi akan lebih ditonjolkan,” kata Sudita. Meski sebagai bentuk sikap simpatik, namun juga akan dilakukan penindakan tegas bagi pengendara yang tidak melengkapi diri dengan su-

rat-surat. Seperti SIM dan STNK dan juga tidak memakai helm pengaman. Operasi ini direncanakan akan digelar di beberapa titik ruas jalan di setiap kecamatan. Sebanyak 90 personel dari semua unit di Polres Karangasem bakal mengedepankan tindakan preemtif, preventif, dan penegakan hukum (represif). Akan tetapi, pada kegiatan operasi ini akan lebih ditonjolkan sisi preemtif dan preventif untuk menumbuhkan kesadaran pengandara kendaraan bermotor. Tujuan akhirnya, tentu menekan kecelakaan lalu lintas. Target operasi ini meliputi sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan kaca spion, knalpot bising (ngebrong), nomor polisi atau DK yang tidak sesuai aturan, tidak memakai helm pada saat mengendarai kendaraan, tidak membawa surat-surat kendaraan SIM atau STNK dan kendaraan bak terbuka yang dipakai untuk mengangkut orang. Sasaran di atas, menjadi cermin rendahnya kesadaran masyarakat terhadap ketertiban dan keselamatan dalam berlalu lintas. Sasaran eksternal lain dari Operasi Simpatik ini juga menyasar lingkungan sekolah. Sebab, tidak dapat dimungkiri, banyak pelanggaran berlalu lintas dilakukan para siswa. Budaya siswa urakan harus diubah dari sekolah, dibantu pihak kepolisian. “Kami tentu tidak ingin makin banyak siswa meninggal sia-sia di jalan karena tak tertib berlalu lintas,” katanya. (kmb31)

Bali Post/kmb31

OPERASI - Wakapolres Karangasem Kompol Toni Sugadri saat memimpin gelar pasukan Operasi Simpatik Agung 2016 di Mapolres Karangasem, Selasa (1/3) kemarin.


KLUNGKUNG

16

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

Polsek Klungkung Bubarkan Tajen Di Dusun Tulangnyuh Semarapura (Bali Post) –

Judi tajen di Kabupaten Klungkung mulai marak terutama di wilayah Dusun Tulangnyuh. Lokasinya 50 meter setelah jembatan dari arah Desa Tabu ke utara, tepatnya di pekarangan milik jero mangku paibon. Judi sabung ayam ini meresahkan warga sekitar, sebab dilaksanakan sejak tiga hari lalu dan dikunjungi para pelajar di Dusun Tulangnyuh.

Bali Post/dwa

BERTAHAN - Wayan Mustika bertahan sebagai pembuat gamelan Bali di usia senja.

Perajin Gamelan di Desa Tihingan

Berkarya hingga Tua

DESA Tihingan, Klungkung, terkenal sebagai pusatnya kerajinan gamelan Bali. Sampai saat ini masih terdapat puluhan perajin yang tetap berkarya melestarikan gamelan sejak turun-temurun. Salah satunya Wayan Mustika yang telah memasuki usia senja. Meski satu kakinya lumpuh, ia tetap bekerja menyelesaikan pesanan gamelan dari berbagai daerah. Wajah lelah tergambar jelas di wajah Mustika. Memasuki umur kepala tujuh, kondisi tubuhnya tidak sebaik dulu. Di tengah aktivitasnya membuat terompong dan daun jegog, ia sering sakit tidak enak badan. “Umur semakin tua, jadi harus atur waktu kerja. Saya tidak berani memaksakan,” katanya ditemui, Selasa (1/3) kemarin. Meski badannya harus bertumpu pada tongkat penyangga, Mustika mengaku tidak akan pensiun dari profesinya. Sebab, pekerjaan membuat gamelan sudah ditekuninya sejak tahun 70-an. Sakit kakinya berawal dari keseleo yang kemudian tumbuh daging dan ternyata tumor. Kondisi ini membuatnya harus menjalani amputasi kaki. Ia sempat istirahat setahun untuk bisa kembali bekerja. Menurutnya, umur tidak menjadi kendala dalam membuat gamelan. Terpenting kepekaan telinga dalam mendengarkan nada. Mustika masih sangat dipercaya oleh konsumennya untuk membuat seperangkat gamelan. “Selama enam bulan saya hanya bisa menerima pesanan dua barung. Harga satu barung gamelan mencapai Rp 250 juta,” tuturnya. Mustika dibantu 12 perajin lainnya. Bahan berupa timah dan tembaga dilebur terlebih dahulu dan dimasukkan dalam cetakan. Proses pembuatan gamelan memerlukan waktu yang tepat atau dewasa ayu agar mataksu. “Mulai peleburan harus menggunakan hari baik. Gamelan yang saya buat ini semakin lama suaranya semakin baik,” jelas generasi ketiga perajin gamelan di Desa Tihingan ini. Saat ini diperkirakan masih ada 40 tempat perajin gamelan di Desa Tihingan yang masih beroperasi. Ia berharap antusias para remaja terhadap baleganjur terus meningkat sehingga keberadaan gamelan Bali tetap eksis di zaman modern saat ini. (dwa)

Sejumlah warga telah melaporkannya ke Polda Bali, Polres Klungkung, dan Polsek Klungkung, namun judi sabung ayam tersebut tetap beroperasi. Kapolsek Klungkung Kompol Made Karsa mengaku tidak mengetahui adanya judi tajen di wilayah

hukumnya dan telah menerjunkan Kanit Reskrim untuk membubarkannya. Saat ini di wilayah Dusun Tulangnyuh, Desa Tegak, tidak ada piodalan di pura sehingga judi tajen tersebut dipastikan tidak berkaitan dengan upacara tabuh rah.

“Tidak ada pemberitahuan dan tidak ada surat. Saya sudah perintahkan Kanit Reskrim untuk membubarkan tajen tersebut,” tegas Karsa saat diminta konfirmasinya, Selasa (1/3) kemarin. Warga menuturkan, tajen di Dusun Tulangnyuh te-

lah berlangsung sejak Minggu (28/2) lalu. Tidak sedikit masyarakat yang datang ke tempat tersebut hingga kemarin. Sayangnya, tidak ada satu pun petugas yang menertibkannya. “Tolong dibubarkan karena anak sekolah banyak yang nongkrong di tempat tajen,” ujar warga yang tidak ingin namanya disebutkan. Selasa kemarin sudah ada petugas yang membubarkan tajen. Hanya, tajen yang dibubarkan berada di tempat

lain, bukan yang ada di Dusun Tulangnyuh. Menurutnya, tajen yang diselenggarakan di Dusun Tulangnyuh diselenggarakan di pekarangan seorang pemangku paibon. Tempatnya jauh masuk ke gang sempit sehingga sulit tercium petugas. “Setelah dibubarkan di Selat pada Kamis sebelum Kuningan, tajen muncul lagi di Dusun Tulangnyuh. Tempatnya sengaja ditutupi karena kucingkucingan dengan petugas,” ungkapnya. (dwa)

Penertiban Duktang

Tim Yustisi Jaring 25 Warga

Bali Post/ist

SIDAK - Tim Yustisi Klungkung menyidak penduduk pendatang di Kelurahan Semarapura Tengah, Senin (29/2) malam.

Semarapura (Bali Post) – Tim Yustisi Klungkung melakukan penertiban penduduk pendatang (duktang), Senin (29/2) malam. Namun, sidak yang dipimpin Kasatpol PP Nyoman Sucitra ini bocor. Akibatnya, salah satu penghuni kos di wilayah Kelurahan Semarapura Tengah, persisnya di belakang SMK Kesehatan Atma Jaya, kabur dengan cara melompat tembok. Tim yang terdiri atas anggota Satpol PP, Polri, TNI, dan dinas terkait ini berhasil menjaring 25 warga yang tidak dilengkapi KIPS dan KTP. Semua duktang yang terjaring kemudian dipanggil ke Kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan, Selasa (1/3) kemarin.

Mereka terdiri atas warga Bali dan wajah-wajah lama. Penduduk yang dijaring tidak hanya karena tidak membawa KTP, namun juga Kartu Identitas Peduduk Sementara (KIPS) yang dibawa kedaluwarsa atau mati. “Tadi pagi semuanya telah dipanggil untuk dibina. Ada juga yang langsung diproses tipiring karena sudah berulang kali ditangkap,” kata Sucitra. Tim Yustisi melakukan sidak sekitar pukul 21.00 sampai 23.30 wita. Sidak diawali dengan menyasar rumah kos-kosan yang berada di wilayah Semarapura Tengah dan Semarapura Kaja. Hanya, sidak terendus karena ada salah seorang penghuni kos

yang berhasil kabur dengan cara lompat tembok ketika tim yustisi datang. “Kami tidak tahu motif penghuni kos tersebut. Tetapi sidak melibatkan kaling, jadi kalau ada apa-apa kami tinggal panggil orangnya,” tegasnya. Sidak duktang yang dilakukan Tim Yustisi merupakan agenda rutin. Sidak rencananya terus dilakukan dengan menyasar kantong-kantong penduduk pendatang yang ada di Kabupaten Klungkung. Setelah disidak, duktang langsung dibina dan disita KTPnya karena telah melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2011 tentang Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). (kmb)

’’Padudusan Alit’’ di Pura Goa Lawah

Semarapura (Bali Post) – Selasa (1/3) kemarin, bertepatan dengan Anggara Kliwon Medangsia, merupakan puncak Padudusan Alit di Pura Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung. Ribuan umat membanjiri pura yang didirikan oleh Empu Kuturan tersebut. Untuk mengantisipasi membludaknya umat melakukan persembahyangan, pihak panitia melakukan sistem buka - tutup dengan menggunakan kartu. Sekali masuk untuk 500 pamedek. Putu Juliadi, seorang prajuru

Pura Goa Lawah, menyatakan, panitia berupaya memberikan keleluasaan dan kenyamanan buat pamedek saat menghaturkan bhakti. Sebagian besar persiapan dikerjakan panitia bersama pangempon karya dari Desa Pesinggahan. Persiapan dimulai dengan upacara negtegang pada Purnama Kasanga, Senin (22/2) lalu. Setelah itu masang taring dan upacara melasti ke Pantai Segara yang berada di depan Pura Goa Lawah, dan upacara mapepada. Puncak piodalan di Pura Goa Lawah kemarin di-puput Ida Pedanda Gede Ketut Keniten

dari Griya Jumpung Anyar, Desa Dawan Klod. Ida Baetara akan nyejer selama tiga hari hingga masineb pada Jumat (4/3) lusa. Saat bersamaan berlangsuing piodalan di Pura Pucak Sari yang letaknya tepat di utara bagian atas Pura Goa lawah. Saat puncak karya, pihak panitia melarang wisatawan masuk sampai ke utama mandala pura. Larangan ini berlaku sampai upacara masineb. Wisatawan hanya diperbolehkan menyaksikan proses upacara dari jaba pura melihat penabuh gong. (kmb)

Bali Post/kmb

PADUDUSAN – Upacara padudusan alit di Pura Goa Lawah, Selasa (1/3) kemarin.

Pengembangan Bukit Abah

Terbentur Infrastruktur dan Akomodasi Semarapura (Bali Post) – Wilayah Bukit Abah, Desa Besan, Dawan, Klungkung, sangat diminati wisatawan. Ini terlihat dari mulai ramainya vila di kawasan tersebut. Han-

ya, kerusakan infrastruktur dan akomodasi membuat Bukit Abah yang dulu digadang-gadang sebagai tempat agrowisata belum juga berkembang. Untuk itu, Bupati Klung-

Bali Post/dwa

SERAHKAN - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi (kiri) menyerahkan penghargaan kepada personel dan masyarakat.

Gagalkan Pencurian, Dapat Penghargaan

Semarapura (Bali Post) – Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi menyerahkan penghargaan kepada Aiptu Wayan Pasek Wibawa, Banit Turjawali Satuan Lalu Lintas, dan Wayan Sarna, warga Desa Lepang, di Mapolres, Selasa (1/3) kemarin. Kedua orang tersebut diberikan penghargaan karena dinilai berdedikasi dan mampu menggagalkan tindak pidana pencurian. Penyerahan penghargaan dilaksanakan pada upacara gelar pasukan operasi Simpatik Agung 2016 yang dihadiri seluruh personel Polres Klungkung dan jajaran Polsek. Pasek Wibawa dan Sarna mendapatkan penghargaan setelah menggagalkan aksi pencurian dengan cara coblos ban yang menimpa pasangan suami istri asal Rusia, Zagorodnii Konstantin (41) dan Zagorodnyaya (37). Berkat bantuan keduanya, tersangka Nurul Rozikin (33) dan Muhammad Dul (43) berhasil diamankan pihak kepolisian. Menurut Kapolres Pasek Wibawa dan Sarna bisa menjadi contoh bagi personel Polres Klungkung dan masyarakat. “Prestasi ini dapat memacu pengabdian kita ke depan. Terus berikan pengabdian terbaik kepada masyarakat dan ikhlas dalam bertugas. Ketika ada tantangan, jangan sekali pernah menghindar,’’ ungkap Arendra. Pasek Wibawa sudah kali kedua mampu menggagalkan kasus pencurian. Pertama, ia berhasil menggagalkan pencurian Rp 130 juta milik korban Wayan Reniten dengan tersangka Aguslan Sahari dan Iwan alias Angga di Jalan Ahmadyani Subagan, Karangasem. Kedua tersangka ditangkap di Pos Lepang, Jalan By-pass Ida Bagus Mantra, setelah petugas Pos Lepang mendapat informasi melalui radio dari Polsek Dawan. (dwa)

Bali Post/dwa

JELAJAH - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan rombongan menjelajahi keindahan alam Bukit Abah.

kung I Nyoman Suwirta telah menganggarkan dana perbaikan jalan aspal mencapai Rp 2,5 miliar. Dengan pembenahan infrastruktur diharapkan perekonomian masyarakat meningkat seiring berkembangnya wisata di Bukit Abah. Desa Besan memiliki pemandangan yang indah di atas perbukitan. Masyarakatnya kebanyakan berprofesi sebagai penyadap gula aren. Wilayahnya terlihat asri dengan berbagai tanaman yang mengisi lahan di ruas jalan menuju puncak Bukit Abah. Bupati Suwirta mengakui saat ini banyak bermunculan vila di Bukit Abah. Hal ini sebagai bukti potensinya sebagai tempat wisata yang menarik dikunjungi. Selain alamnya yang masih asri dengan berbagai pepohonan, Bukit Abah memiliki pemandangan yang memperlihatkan keindahan pantai selatan Bali. “Bukit Abah memiliki potensi besar untuk menjadi agrowisata. Apalagi ada monyet di sini yang bisa menjadi daya tarik wisatawan,” tuturnya, Selasa (1/3) kemarin. Terkait kerusakan infrastruktur, tahun ini dialokasi-

kan anggaran Rp 2,5 miliar untuk memperbaiki seluruh jalan menuju Bukit Abah. Kerusakan jalan disebabkan kontur tanah dan air hujan. Pasalnya, hujan deras membuat air membanjiri badan jalan dan menggerus aspal. “Perlu diupayakan pembuatan jalan lebih tinggi sehingga tidak digenangi air hujan,” tambahnya. Di Bukit Abah juga terdapat sebuah sekolah alam yang diberi nama Preschool. Taman belajar ini dibangun secara swadaya untuk menanamkan kecintaan kepada alam serta mendidik anak-anak ilmu

dasar bahasa Inggris secara gratis. Sekolah dibuka setiap Sabtu dan Minggu saat libur sekolah. Anak-anak usia 7 hingga 15 tahun diajarkan menjaga lingkungan dengan memunguti sampah plastik di jalan dan depan rumah warga. “Dengan pendidikan yang diberikan secara cuma-cuma ini, anakanak di sekitar Desa Besan dan Bukit Abah melakukan kegiatan positif,” ujar Nengah Supastawa, penggagas sekolah. Jumlah anak yang mengikuti kegiatan ini mencapai 60 orang. (dwa)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

!!!3 org Sopir B1, DcrSales(Gaji+U.Bensin+U.Spd BPR Hari Depan Mbthkn Mrkting yg Sdh Pengalaman Kerja, Mtr+U.Mkn+Bnus+Incentif)724995 Fnding & lending Lmrn Krm Jl. A.BP.001.03.16.0000092 Hym Wrk 242 Dps H:081239661590 Gaji Tggi,Ada U.Mkn,Ada Kos, Dcr Waitress&Cleaning Service A.BP.001.02.16.0002029 Hb.Murah Makmur Bangunan Jl.By u/Tubes Restaurant Hub:760063 BPR Pande Artha Dewata MembuPass Ngurah Rai 888 Kelan Kuta B.BP.145.02.16.0001222 tuhkan Segera:Kepala Kantor B.BP.141.03.16.0000009 Hardys Land,Dicari Marketing Kas,AO,Kolektor,Kirim CV ke Jl. !!Dicari Cook-Chinese, Property P/W Berpngalaman Diponegoro No.162 Dps Telp. BBQ,Cutter,Dimsum,FishCutter, Gaji,UM,Transport,Insentif, (0361)223740 Fax(0361)264236 Noodle,Steamer,Tahoo,Commis, Bw Lam ke Auto818 Property/ A.BP.001.02.16.0002308 Steward,Pglmn Diutmkan Hub. Email:auto_818@yahoo.co.id Bth Cepat 2 org Security,pglmn Jl.Danau Poso 35 Sanur,Email: Jl.Gatsu Barat 495 T.9004888 Kerja 2Thn,Lam Bawa lgsung Jl. info.hrd@putribintanggroup.com B.BP.141.03.16.0000015 Laksamana IA Oberoi Tlp.732393 Tlp.085333470104/081353140235 !! Dicari Sopir Berpengalaman A.BP.001.02.16.0001959 B.BP.141.03.16.0000035 Single,Usia Maksimal 30 Tahun Bth Drafter SMA/D3 Lam ke CV Cr Sgr Krywati Salon & Spa /087761577545 Eka Jaya Mandiri Jl.Manggasari Jl.Kesambi 15A Hb:085333678246 Hub:081339139240 A.BP.001.03.16.0000033 No.27 Keboiwa Selatan Tlp A.BP.001.03.16.0000097 !!!All jobs available.Send CV 085100101896 Email: Dcr Admin Bs Komputer Lam: mail@concordservices-bali.com mep.ekajaya@yahoo.co.id Jl.P.Kawe 44A Depan Alfamart Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm A.BP.001.03.16.0000093 A.BP.001.02.16.0001990 B.BP.004.02.16.0001190 Dcr Telemarketing&Customer Bth Kurir Pria min SMA max !!Dcr Sgr Housekeeping staff Service Wnt Min.SMU BsComputer 30Th,CV:Jl.Tukad Unda III utk Hotel Taman Rosani,4739411 Lam Jl.Mahendradata 97B Dps No.8A Renon Ph: 4745893 B.BP.166.03.16.0000042 B.BP.141.03.16.0000008 A.BP.001.02.16.0002131 !!Dcr Teknisi Fogging Gj.2,3Jt Dicari SPG untuk Butik BthPemetikBuahAustralia,Gj32Jt di Sanur Hub.081338678121 +Mkn H03614733218/085100779081 Biaya 5Jt&Jepang,082247699000

!!!Bth Cashier, Bartender, Receptionist,Waiter/ Waitress,Pantry CV Kirim ke: Jl.Danau Poso 35 Sanur,Email: info.hrd@putribintanggroup.com Tlp:085333470104/081353140235

B.BP.164.03.16.0000027

B.BP.141.03.16.0000036

Dcr Admin,wnt,SMA,bs Komptr dg baik,Lamaran ke Tedja Auto Mobile, Jl.Buluh Indah 124 Dps

Dicari Sopir Mercy atau Alphard Hubungi:08123886888

B.BP.101.03.16.0000026

B.BP.164.03.16.0000034

International Export-Import mbthkn Karyw/ti pnya Niat Krj tggi,tnp Pglmn. SMU/K max S2 u/pss.Driver,Gdg, Adm,kasir,staff,Acc,Spv,Asment Gaji tetap rata2 3-8jt/bln,Hub HRD Jl.Cokroaminoto Utara 152B Depan Puskesmas Ubung Kaja Dps Lam 3Hari Jam Krj Sen-Jum 9-16 24 plmr pertama lgs krj tetap! A.BP.001.03.16.0000039

Cr Cook/Helper/Waitres&Staf Minuman/Kasir Pglmn u/Resto di Kuta(GP+Tj+Bns)SMS085238930144

B.BP.166.03.16.0000040

*Politeknik Emerald Bali*Bth Sgr Dosen S2 Kompt(M.Kom)Krm CV:Kampus Emerald Jl.Dharmagiri 99 Gyr,info@emeraldbali.com

B.BP.817.03.16.0000018

Dcr Cook & Waitress yg bisa Bhs Inggris min Tmatan SMK.Krm CV ke tamarillobali@yahoo.con

A.BP.001.02.16.0001752

Dcr Drafter STM/S1 Ksltn Prcna Lmrn ke yudibasade@yahoo.com

A.BP.001.02.16.0002214

Dcr Engineering Listrik,Accounting &Plumbing utk Hotel Le Pirate Beach Club Lokasi di Gili Trawangan&Laboan Bajo Flores,Telp:0361 487240,Krm CV ke info@ptjelajah.com

B.BP.004.02.16.0001166

Dcr Haridresser.T:(0361)735593 /esthetheticdayspa79@gmail.com

A.BP.001.02.16.0001517

A.BP.001.02.16.0002283

Dcr Karyawan min SMA/SMK Kirim CV Toko istana Motor Gatsu Brt 0361412641/081236960688

Dcr sgr Terapist/Receptionist Hub.PT.QRG Jmbrn 8480382/79

A.BP.001.02.16.0002324

A.BP.001.03.16.0000064

Dcr Sgr Guru TK/Paud Lls SMU-S1 Ada Diklat Lgs Krja 0811380028 Dibtuhkan Pngawas Pryek Lstrk Villa Jmbarn,Brminat CV Kirim k:agus.surya@hplprojects.com

Dicari Kary Bag.Admin Hub.Telp.0361 283010

A.BP.001.03.16.0000004

Dicari Karyawati Admin & Kasir Single SMA Hub:085100246600

Dcr Staff Admin,Acc,Lam Lgs ke CV.Padilla Jl.P.Moyo 40A Dps padillasport@gmail.com

B.BP.817.03.16.0000007

Dcr Tk Masak MskanBali Pglm+Pelayan+Tk.Gorengan 087861701288

A.BP.001.02.16.0002292

B.BP.166.03.16.0000044

Dcr Tng Admin Wnt,Pnddkn min SMA/BlmNikah,435653/0817569575

A.BP.001.03.16.0000006

Global Expat Recruiting looking for Recruitment & Database Coordinator.Good Englis Degree in Secretarial or Hospitality,+/-1 Year Experience or Fresh Graduate. Call:0361.754.185 or CV to: jobs@globalexpatrecruiting.com

A.BP.001.03.16.0000071

Dcr IT bisa Web Progamming,Net working Brpnglman Hub.0361 846 8866/contact@baliwakepark.com A.BP.001.03.16.0000011

Needed Junior Admin Staff with Good English & Computer Skill. High School Graduated.CV to info@ibaldesigns.com A.BP.001.03.16.0000047

B.BP.004.02.16.0001179

Dcr Waiter/ess,R.Boy,Engering, Admin Hub:287174/081803006399

A.BP.001.03.16.0000046

Dcr pegawai Serabutan u.Showroom mobil Hub.081216566611

A.BP.001.03.16.0000076

Pinsologi.Canggu Jl.Pantai Batu Bolong 56C Cari Staff. Waitress dan Pizza Maker Hub:+62 812 39866786

A.BP.001.03.16.0000018

Samsung Needs-4 Data Entry Staff,fluent English is Plus With Computer Skills,Data Entry Skills,Must work well Under Pressure.Duties Include Answering Email,Booking in Repairs,Data Entry etc. Email CV Along with Contact Number to:ccb1@cspwa.com.au

B.BP.004.03.16.0000038

A.BP.153.03.16.0000082

A.BP.001.03.16.0000029

A.BP.001.02.16.0001996

SPG utk Mall-Kuta,Pglmn 1Thn, Gaji 5Jt/Bln,Hub:Intan 239671

A.BP.001.02.16.0001846

Dicari Beberapa CS & OB Hub.081 999 954920

Dcr Sgr Sopir Pariwisata Sim B1.UmumygBrpnglaman.LamBawa Lsg ke PT.Golden Kris Tours Jl By Pass Ngurah Rai 7 Sanur

Pod Chocolate Bth Sgr Staf Accounting,Admin&HRD,Usia Max35Th Pnglmn min 1Th&Diutmkn bs Bhs Inggris,Email CV ke hr@podchoc olate.com/dtg ke Sunset Road 89/Hub:0361-8496228

Dcr sgr.Tng serabutan min.SMP & Marketing H.0895341757688

A.BP.001.03.16.0000045

Dcr SPI,Acc,Adm,AO,Min.D3 Lamr Lgs PT.BPR Dalung Jl.Ry.Dalung

Cari Tng Gudang,Umum&Sales, Gatsu Timur 266,Tel.413068 E:sales@altindo.co.id

A.BP.001.03.16.0000010

Dcr Karyawan Pria/Wanita SMU/ Sederajat/Diploma KTP,SimC utk Bag Teknis Lapangan,Oprator dan Contract Officer Pasilitas Gaji UMR,Bonus,Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak Istri. Lam ke CV Gong Dewata Tlp.722709 / 728443

Dcr Mgr Rest Krm CV ke KbhKuta Tlp.03618469770 Diutmkn Wanita

A.BP.001.02.16.0002222

B.BP.120.03.16.0000047 Cr Karyawati Toko 4Jam 1,3Jt *Villa @Jl.Pantai BatuBolong Jl.Mertanadi No35 085338037660 A.BP.001.03.16.0000101 A.BP.153.03.16.0000083 need Staff for Admin,Accounting Dicari Segera!Terapis Spa di Dcari FO,Driver,HK CV to Villa OTA/E-Commerce,DrafterCAD, Canggu,Tempat Exclusive Pglmn Mandi Ubud Hp 081338346460 cook,drop CV to”Harris CompuA.BP.001.03.16.0000061 tdk Utama,Gj Menarik+Bonus+ ter” Jl.Teuku Umar Barat (Marlboro) Dcr AO,Remideal,Marketing Dana Lembur+THR Hub.9002588,9002599 No.55 SMS:08563924927 BPR di Dalung Hub:0361-9004311 A.BP.001.02.16.0001792 B.BP.166.03.16.0000046 A.BP.001.02.16.0002281 Cr Tkg KitchenSet u/Prshn Interior Ordran Bnyk081288828849 Dcr Admin Pr SMA Pelak.Lap SMK Dcr:Salesman u/Ban Motor Corsa Tekhnik Gambar Bang/Sipil A.BP.001.03.16.0000103 2 Org,u/Oli Shell,2 Org Lk.Max (Bujang) Lam CV Karya Gedong Cr banyak Tng srbtn u/laundry 35Th.Srt Bw Lsg ke PT.Banoli Tukad Musi 7X Dps Gaji besar,tgl dlm,08123802366 Jl.Buluh Indah No.75 Dps B.BP.164.03.16.0000032

Dcr Admin Kasir,SPG Sbnyak2nya Aktf,Mnrik,Imam Bonjol 8495212

A.BP.001.03.16.0000020

A.BP.001.03.16.0000005

B.BP.004.02.16.0001172

A.BP.001.03.16.0000055

Staf Koperasi Cari Nasabah Min SMU SIM C Jujur H.081239022222

Dicari Sopir+Sales,Single SMA Gj,Makan,Insentif 085100246600

A.BP.001.03.16.0000069

A.BP.001.03.16.0000054

Dicari Tng Sopir Laundry Laki2 Hub Telp:288123/288244

Tukang Masak Khusus NasiGoreng Pengalaman Hub:081936030034

Dicr Staf Admin,Staf Accounting Staf Design yg bisa Corell,Staf Proyek, Supervisor Lapangan Bawa Lamaran ke PT.Mesari Cendana Wangi Jl.Kebo Iwa Utara22 Sebelah Selatan Bali TV Tlp:0811389419/9714812

Villa Ziba Seminyak Need Security Call 087861336893

A.BP.001.02.16.0002208

A.BP.001.02.16.0002129

A.BP.001.02.16.0002265

Ymh Bisma Dicr:1.mekanik,2.SMA /S1 Ek/D1 Hub.T.Umar 142 Dps A.BP.001.02.16.0002310

Dcr staf reservatie, sopir serabutan Hub.081237768888

B.BP.004.02.16.0001308

Jl Jth Krj Htl Ritz-Carlton Mandapa Ubud H Ng,H.085738282800

B.BP.154.03.16.0000049

Team Primakara trdiri dr org2 Cerdas&kreatif dgn team work yg solid,kami membutuhkan team security,jika anda memiliki value yang sama krm CV+foto paling lmbt 5/03/16,Jl.Tukad Badung 135 Dps(0361)8956085

B.BP.120.03.16.0000048

Need Waitress,BarCocktail Fluent English & Hospitality Bs 1,9Jt +Service.Pls Call 081236772737

A.BP.001.03.16.0000012

B.BP.004.03.16.0000043

Penghasilan Tambahan Part Time 2-4Jt/Bln Serius H:0818358598

A.BP.001.03.16.0000049

B.BP.810.02.16.0001280

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Ertiga GX MT’12 silver asli DK Tgn I, 081238161854

Yaris S Lmt’11+Avanza G’12 Mulus081999456633/085102832128

Suzuki Escudo XL7’2006 KM27000 Hub.081337684089

Dyna 110HT 4rd Long Th’2013 Tgn1 dr Br 160Jt Ng,0811388648

HYUNDAI

Avanza’10 Dp20Jt Sisa Teken! Jl.P.Kawe 44A Depan Alfamart

A.BP.001.03.16.0000067

A.BP.001.03.16.0000059

BUC Hyundai Atoz Matic’02 Htm Lampu Kristal Hp.08123962299

A.BP.001.03.16.0000088

ISUZU

A.BP.001.03.16.0000078

DP

BJ 40 Th’83 Tgn1 Original Velg16 Welldop Hb:083830880008

A.BP.001.03.16.0000096

A.BP.001.03.16.0000089

A.BP.001.03.16.0000090

Luxio X’09 M/T Silver DK Pribadi Awet.Jimb 0811380333

Wrangler’09 4Pintu Hitam DK Tk.Barito 17X Panjer TT/Kredit

B.BP.141.03.16.0000016

Wrangler’96,Alphard ASG’08,Alphard S Premiunm’09,08123811345

A.BP.001.03.16.0000066

KIA

B.BP.004.03.16.0000045

Taft 4x4 Indpnden’96 B31 VR10" Jok Mbitec Audio,087860002341

B.BP.141.03.16.0000021

MITSUBISHI

B.BP.141.03.16.0000017

B.BP.164.03.16.0000028

BUC Avanza G’05 Hitam Orisinil Asli Bali Dps Hp.081238445556

Avanza G Putih’2013 MT DK Hub.081246073194

APV PickUp Mega Xtra Pwr Steer Kilo Rendah 85Jt 08563762239

A.BP.001.03.16.0000017

Dijual Inova’08 Mulus Warna Silver H:08123837314/08123840636

A.BP.001.02.16.0002291

New Avanza12 Biru,Ubud,130JtPas Trwt,Expat Pindah,085253654316

B.BP.004.02.16.0001173

DIJUAL MOTOR KAWASAKI

KOMPUTER

BIRO JASA

JUAL PROGRAM

PAK GEDE AHLI MAMPET

- SOFTWARE POS ACCOUNTING - SOFT MANAJEMEN PROYEK - SOFTWARE KOPERASI - SOFTWARE MINIMARKET - SOFTWARE TOKO BANGUNAN - SOFTWARE DISTRO, APOTEK - SOFTWARE RETAIL & GROSIR

081238995330 / 081999430970

KURAS

WC

* CLOSET * WASTAPEL * SALURAN AIR * DLL

TANPA BONGKAR

GARANSI

XL : 081 747 62079 SIMP : 081 339 181 528

KOMPUTER

GARANSI 1Tahun Langsung Ganti Baru

HAR MULA GA I 3 JT

BIRO JASA

WC Garansi 1 bulan

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

MADE IN TAIWAN

DVR 4 CHANNEL-4 CAMERA INDOOR 1000 TVL HARDDISK 500 Gb-INSTALLASI-KABEL 100M MULTISOFT : 0818343009 / 082147913009

AHLI MAMPET GARANSI

WC

- WASTAFEL - SALURAN AIR - DLL

KURAS TANPA BONGKAR 081 999 471 371 085 333 558 597 C.0001888-BRJ

BIRO JASA

WC GARANSI

Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras

HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978 C.0000001-BRJ

KURAS

WC

TANPA BONGKAR

CLOSET WASTAPEL BATHTUB SALURAN AIR DLL

A.BP.001.03.16.0000015

C.0001548-BRJ

A.BP.001.02.16.0001890

Tnh SHM Bagus 3,8A diGlogor Carik Densel 082339921978 TP

A.BP.001.03.16.0000057

A.BP.001.03.16.0000048

RUPA-RUPA 081337220022 Dana cepat BPKB/Sertifikat,087862223922

B.BP.164.03.16.0000033

Mendesak Perlu Uang Hari Ini Kami Siap Membantu Gadaikan BPKB Mtr/Mbl H.264014/226891

B.BP.141.03.16.0000019

Kredit/Take Over Srtfkat Proses Cpt tdk ribet Ada Dana Talangan 082144394889-081999680300

AC

Perawatan Rutin membuat AC jadi Awet

TV

SI

N RA GA

SEGALA MERK

082 144 495 421 081 5470 9697

POMPA AIR

- MESIN CUCI - KOMPOR GAS - WATER HEATER - KULKAS, AC HUB: PAK KETUT

ACCOUNTING Jual Accounting Program,Train, Konsultasi,Maint.081337465456 A.BP.001.03.16.0000087

BIRO JASA !Bantu Urus Pajak SPT Tahunan NPWP,UKL/UPL,SIUP,081235887887 A.BP.001.03.16.0000068

Bntu Urus Pajak SPT Th/BlnSIUP TDP,NPWP,Pasport 081338344155

A.BP.001.02.16.0002340

AC

BERGARANSI * MESIN CUCI * AC * POMPA AIR * KULKAS * KOMPOR GAS * FRESER * G. DINAMO * DISPENSER SIAP KERJA DITEMPAT

HUB: CEMERLANG SERVICE

085739020804 085100124610 JL. GATSU VI/20 087861088449 085737087269

C.0002140-SRV

SERVICE

AH

UR ILAN M PANGGERGARANSI B

A.BP.001.03.16.0000086

A.BP.001.02.16.0001766

SUMUR BOR

Cleaning Bongkar Pasang Service Penjualan

A.BP.001.02.16.0002236

Jl Bata Super 675/bh Terima DISEWAKAN GEDUNG Lokasi H.087860283313 Dikontrakkan Gedung+Gudang Lok A.BP.159.03.16.0000036 Jl.Mertanadi No.101 Kerobokan Pajak SPT Tahunan / Blnan NPWP LT/LB=3500/3900m2,08123812222 SIUP,Pasport Anda Blum Ada yg A.BP.001.03.16.0000098 Urus?Sy Siap Bantu081338344155 A.BP.001.02.16.0002339 KONTRAKTOR *Swimming Pool Specialist ConKURSUS tractor pny mslah 082144464070 *Fun Private English*Percakapn B.BP.166.03.16.0000041 Conversation Hub:081999231246

SERVICE PANGGILAN

0812 94 808080 C.0001672-AC

C.0000431-srv

C.0001813-SRV

SERVICE

AC

SERVICE AC BALI JAYA TEKNIK

SERVICE PANGGILAN

CV. KENCANA PERTIWI TEKNIK

AC

POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI

OKA TEKNIK

Kulkas Dispenser Freezer Water Heater CEPAT BERGARANSI

BLI NYOMAN

BINTANG SERVICE

C.0001465-BRJ

DISEWAKAN TOKO Dikontrakan Toko Jln Hanoman A.BP.001.02.16.0002211 depan Br Pd Tegalkaja Dcari Property macet di Bank/ Hub.085953711194 Kena Rentenir Sms 087760451006

SUKSESINDO BALI SERVICE

SERVICE

081 238 554 653 087 861 626 582

C.0000020-mbl

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

PANGGILAN

BIRO JASA

TANPA BONGKAR

239357 / 239373

SERVICE TV

C.0001561-SRV

WC

PROMO SUZUKI Dp 3 jt/Angs. 1,5 Jt + Audio USB PROSES CEPAT & MUDAH, DP & ANGS RINGAN

A.BP.001.03.16.0000070

A.BP.001.03.16.0000085

TEL.085100404827

WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR DLL

10

MERTA JAYA TEKNIK

C.0001017-SRV

-

KARIMUN WAGON R Bunga 0,3%/ Dp jt/Angs.1,5 Jt +Solar Gard ERTIGA 1,1% MENURUN Pick Up 1.5

SERVICE

085646382554 085257934062

KURAS - CLOSET

APV ARENA

SERVICE

SERVICE DAN PENJUALAN AC BARU/BEKAS

Dp 25 jt/Angs. 2,9Jt+ V-Kool SPLASH Dp 10 jt/Angs. 2,3 Jt + Solar Gard

Dp 16 jt/Angs. 2,5 Jt + Solar Gard

SERVICE

SERVICE PANGGILAN

AHLI WC MAMPET

18 jt/ ALL NEW SWIFT

Angs. 2,5 jt

SERVICE

BIRO JASA

GARANSI

081 933 098 639 081 238 503 877

A.BP.001.03.16.0000102

A.BP.001.02.16.0001782

08123613315 C.0001859-srv

C.0001470-brj

TANPA BONGKAR

KOMANG BALI LESTARI PAK AHLI WC MAMPET

JASA KURAS

TABANAN

A.BP.001.03.16.0000063

C.0001309-MBL-2 Rmh 1A,3KT,SHM,IMB,490Jt nego Murah Jl Cpt Timur Puspem Bdg Griya AsriPersada Q/12 Tabanan Bs KPR/TT Mobil 081933018799TP 1-2A Jl5m Pav.081337332121Nego

081338633936

MELANCARKAN - SALURAN AIR - WASTAFEL - KRAN AIR - DLL

BIRO JASA

A.BP.001.03.16.0000062

Tnh 1Are Pnggr Jl Raya Sibang Tnh SHM Bagus 6A Jl.Yudistira DISEWAKAN RUMAH dkt Jembatan 081237070478 BUC Kunti 2 Seminyak 087761471139 BUC Rmh Baru 100/60 1M/Nego Dikntrkn Rumah di Jl..MerdekaA.BP.001.03.16.0000024 2KT/Garasi Jl.Tukad Saba 20C A.BP.001.03.16.0000056 Tnh 2,5A Kws Elit Jl.Tmn Weda Renon H:0811389842/08123832031 Panjer-Dps 085792888909 Tnh sawah 52,6Are Penyaringan A.BP.001.02.16.0002267 Sari GatsuBrt Hub.085100086878 A.BP.001.03.16.0000053 Negara 13,5Jt/A 081339329077 Dikont Mrh BU 3KT,2KN,Dpr,Grs A.BP.001.03.16.0000023 BUC Rmh Br LT135 LB175+Furnish A.BP.001.03.16.0000007 Luas Jl.Gn.Lmut I No.14 Pdg !Seminyak Kunti 2A cck Vila View Jl.Tk.Badung Owner 0811389370 Tnh 1,80A,285Jt Abianbase Dalung sambian Nego 0819999752222 Swh Good Inves,081338977777 B.BP.135.03.16.0000029 Jl3m,081237666809 B.BP.004.03.16.0000039 A.BP.001.02.16.0002219 Dijl Rumah L.60m2 400Jt Dewata A.BP.001.02.16.0002278 Disewakan Rumah di Kediri.Lsg BU Mrh Tnh 1,25A Jl.Suradipa Cck Permai C1 No.6 H.085739681881 Dgn Pemilik Letak Strategis U/Rmh,CostLokBgs085792224346 A.BP.001.03.16.0000022 KARANGASEM Hub.Pak Wayan 081338904203 B.BP.101.03.16.0000024 Djl Perum Bukit Hijau Jimbaran Jl Cpt Rp 25Jt/Are TP unt A.BP.001.02.16.0002345 L132m2,LB100m2 Tlp(0361)466840 Rmh Mnmlis Jl.P.Moyo Tirtasari BUC Tnh 4A Bdk Agung Renon Lok Perumahan Lok.Strategis Tinggi 081237921517 081934310335, 085100919617 2B Hub:0361426024/081933058155 Nyaman&Elit TPA.BP.001.02.16.0002348 &Rata,Jln Lebar di Telaga Waja A.BP.001.03.16.0000043 A.BP.001.03.16.0000025 Rendang 082167890000 Dijual Tanah 2Are Lukluk Dekat Djl Perum Taman Giri-Nusa Dua A.BP.001.03.16.0000080 Pemda Bdng,Strtgs 087862561686 DISEWAKAN RUKO L.132m2,L.125m2,LB.200m2,LB.16 A.BP.001.03.16.0000077 SINGARAJA OvrKtrk Ruko Prm Tmn Gria Nusa 5m2 Tlp.081934310335, Dijual Tanah di Balangan 7Are Djl Tnh L 400m2 Lok Danau 081338791301(0361)466840 Dua 085859815839/081339053660 Hub.081337684089 A.BP.001.03.16.0000100 A.BP.001.03.16.0000044 A.BP.001.03.16.0000058 Buyan Bedugul hub.082145303234 A.BP.001.02.16.0002158 Hny Dgn 695Jt Sdh Dpt Rmh Siap Djl Kav Baru 1 Are Bitra Gianyar DIJUAL TANAH Jln 5 Mtr Hub:081999025757 Huni Siulan Pnatih081380301201 DIJUAL RUKO Djl Tanah 3,25m2-3,60m2 A.BP.001.03.16.0000028 B.BP.141.03.16.0000010 Jl Rmh LT594m2 Hr3,3M Nego Jln Pura Demak Hub:081933019389 Jual Tnh kav 5 Are Lok Banyubiru Djl Cpt Ruko 4,5x15 Jl8mtr Hub A.BP.001.03.16.0000095 082144399633 Bgs utk Usaha Siligita Nusa 2/087860746511 Negara TP Hub.081246666001 A.BP.001.03.16.0000035 Dijual Tanah&Rumah Lok.StrateB.BP.101.03.16.0000023 A.BP.001.03.16.0000002 KPR Rmh T45/74 585Jt Lok Treng- gis LT.182m2 Jl.Kertha Rahayu Tnh 1,60A Jl.Sekar Gadung Anga Ruko Murah Taman Gria Jimbaran A26 Suwung Kangin guli IB.Penatih Hb081338329434 Baya Dp Klm Pncing081238262325 600Jt Siap Bisnis 081337380202

BIRO JASA

Dp

A.BP.001.03.16.0000016

Tnh Kvl DiMengwi 70Jt/A bs Kredit & Kvl 150Jt/A 087862450004

A.BP.001.03.16.0000038

SUZUKI PERMAI VETERAN

Tnh 1A,2A,375Ng Prm Eka Cakra Abnbase&Tyngtutul 081337141817

A.BP.001.03.16.0000032

ABS Jln. Nusa Kambangan Gg. 9 No.9

GARANSI

Jual Tnh Jl.Padang Gajah Luas 1,5Are 800Jt/A H.081239366855

Tnh 5A Temesi Gianyar 150/A,Taxi Lova’09, 175Ng 085100734512

KURAS

WC

20

Jt-an

A.BP.801.02.16.0002081

Rmh Baru T60/115 2KT 1KM RT Dpr Celuk BtBulan 085102190353Pmlk

AHLI WC MAMPET

C.0001513-BRJ

BIRO JASA

Ovr Krd Rmh Prm Cempaka Penamparan Bs TT Mbl,085100856999

- POMPA AIR - KULKAS - M. CUCI - KOMPOR GAS - W.HEATER - AC BERGARANSI

C.0001922-BRJ

Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar

C.0001574-BRJ

AHLI MAMPET

081999391056|082342462318

WC 085239983355 - KURAS PENUH

!!Djl Rmh T.140/100F Lt2, Lok.Jl.Palapa Gg.Ikan Selar, Sidakarya H710691/087862440605

KADEK RAJA SUMBAT Atasi WC Mampet,

081338013066

C.0000013-kom

BIRO JASA

BIRO JASA

C.0001310-MBL-1

RAJA BUNTU PAK KETUT ATASI :

ONLINE VIA HP

A.BP.001.03.16.0000073

C.0001995-brj

C.00001482-kom

PAKET CCTV

BUC Djl Rmh 2Lt,LT2A,Jl.Kaswari XI/88 Penatih.H082147249467

B.BP.141.03.16.0000011

A.BP.001.02.16.0002289

DP

Kavling di Perum Teras Ayung Blok B LT.672m2 14Jt/m2,Harga Nego,081353682273/081338587777

B.BP.141.03.16.0000031

Ninja 250 Th 2012 Merah KM 5000 Spt Baru Hub.08123909105

TOYOTA

7491168

Hubungi :

!!!Pajero Dakar 4x4 Th’12 Low HONDA H.Brio Putih Type E 1.3cc B.Up KM Istimewa Tgn1 087770077777 A.BP.001.03.16.0000009 A.BP.001.02.16.0002218 Th’2012 Matic DK,087861840861 Mirage GLX MT’14 Hitam dan B.BP.141.03.16.0000012 DIJUAL RUMAH Putih Asli DK.087862200090 Murah New Acord’06 akh VTi,maA.BP.001.03.16.0000021 *Djl Cepat Rmh 2Lt di Kunti 2 nual Dk Dps KM80Rb,08124611999 MirageGLS15Pmk Pth KM10rb 112, Smnyak 750Jt Nego 081337100093 B.BP.164.03.16.0000030 A.BP.001.02.16.0002046 5JtP.Saelus2Kmbj7/085101850689 SUZUKI A.BP.001.03.16.0000105 BUC Djl Rmh 2Lt,LT1,6A,Jl.BedaAPV’11Pmk AsBali Tgn1 SprtBru hulu XII/20 Hub.082147249467 NISSAN Jl.Akasia VI No.4/081936456396 G.Livina FV’10Htm Mnual 112Jt A.BP.001.03.16.0000072 A.BP.001.03.16.0000091 BUC Rmh 2Lt,LT1A 3KT,3KM,KaswaP.Saelus2Kamboja7/085101850689 Splash Merah’2013 119Jt&Yaris A.BP.001.03.16.0000104 ri XI/16 Penatih.H.08123675330 Putih’12 159Jt,081236502828 A.BP.001.03.16.0000074 B.BP.141.03.16.0000022

A.BP.001.03.16.0000037

A.BP.001.02.16.0002221

Avanza G’2004 asli Bali Tgn I Coklat MudaMet,0851 05 05 2880

A.BP.001.03.16.0000099

JIMBARAN

S

Rmh LT.184 3KT 3KM Mebel Grasi 2mbl-Grenkori Ubung,0818346463

A.BP.001.03.16.0000094

All New Picanto’2012 Manual Silver Tgn1 Hp:081999925143

Jual Murah Rmh Kos 7Kmr Lt2 Luas Tnh 1,5A Lokasi KeboIwa Hub.085739328400 Bisa Kredit

B.BP.141.03.16.0000014

Inova Grand’2013 Putih Manual Bs Tukar,087860856999 Pribadi

A.BP.001.03.16.0000075

Xenia R Sporty’13Hitam AsBali Trwt Bagus Sekali 087761552867

Jt-an

B.BP.141.03.16.0000013

JEEP

Terios TX’09 Hitam, Samsat Baru T.081353156600

20

B.BP.141.03.16.0000037

ELF 4rd Bak/Box 95 6rdBak/Dump Vellfire’10 Htm Audio Premium ‘02+10 TT/Krd 4Th 082145288390 Tk.Barito 17X/08123804473TTKrd

DAIHATSU

TOP MOTOR

SS

SERVICE

KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER

Service panggilan BERGARANSI

082331838863 081999614179

KERJA DITEMPAT BERGARANSI

Hub: RESTU TECNIK

BONGKAR PASANG 200RB ISI FREON 7X24 JAM CUCI AC INSTALASI SIANG/MALAM SERVICE LISTRIK BERGARANSI DLL

HP. 081 353 470 588 Jln. Cokroaminoto No. 99 Dps

083114627667 / 081339197339

AC WATER HEATER KOMPOR GAS DLL

SERVICE

SERVICE

AC

SERVICE PANGGILAN

SPESIALIS

EVER COOL - SPECIALIS

KERJA DITEMPAT BERGARANSI

POMPA AIR SUMUR BOR MESIN CUCI WATER HEATER

HUB. PAK KADEK :

PANGGILAN MURAH BERGARANSI

085101704628 | 081936006001 C.0000800-SRV

C.0001646-AC

C.0001012-SRV

C.0002304-SRV

POMPA AIR KULKAS, WATER HEATER MESIN CUCI, KOMPOR GAS

HUB. GARUDA SERVICE

KERJA DI TEMPAT & BERGARANSI

FREEZZER CHILLER TOP COOL

AC

PERBAIKAN SIAP DITEMPAT SERVICE + FREON KULKAS BONGKAR PASANG GARANSI

0851 0241 2208 SMS ALAMAT LENGKAP Telp. 085100493221 0813 3818 3229 HUB: 0822 4796 4577

Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar

C.0000019-SRV

C.0001809-SRV

C.0000026-ac


EKONOMI

18

Rabu Umanis, 2 Maret 2016

Laut Demi Masa Depan Bangsa

Jakarta (Bali Post) Kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah sesuai visi dan misi pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo yang mengutamakan laut. “Kami mengamankan visi-misi pemerintah menuju laut masa depan bangsa,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di kantor KKP di Jakarta, Senin (29/2). Bali Post/ant

Rupiah pada transaksi antarbank di Jakarta.

Rupiah Menguat 21 Poin

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta menguat 21 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.354 per dolar AS pada awal perdagangan, Selasa (1/3) kemarin. “Fluktuasi harga minyak yang stabil menyediakan optimisme di pasar keuangan negara-negara kawasan Asia, termasuk Indonesia,” kata ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta. Harga minyak mentah jenis WTI Crude pagi ini berada di level 33,59 dolar AS per barel dan Brent Crude di posisi 36,35 dolar AS per barel. Ia mengatakan rupiah hari ini bisa melanjutkan tren penguatannya seiring harga minyak mentah dunia yang cenderung stabil di atas level 30 dolar AS per barel.

Kendati demikian, katanya, pergerakan rupiah berpotensi tertahan jika angka inflasi Februari naik dan situasi itu dapat memangkas harapan pasar mengenai potensi penurunan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate). Analis Monex Investindo Futures Putu Agus mengatakan, indeks aktivitas manufaktur dari beberapa negara akan dirilis pekan ini. Dan data itu dapat memberikan gambaran kesehatan perekonomian global. “Diharapkan data manufaktur yang akan dirilis negara-negara itu menggambarkan perbaikan ekonomi global, sehingga akhirnya menjaga pertumbuhan di negara-negara berkembang sehingga dapat menjaga stabilitas mata uang,” katanya. (ant)

Bali Post/ant

PIPA TRANSMISI GAS - Pertagas salurkan gas ke Indonesia Power. Pekerja memeriksa fasilitas metering system pada proyek pembangunan pipa transmisi gas ruas Porong-Grati milik Pertamina Gas (Pertagas) di kawasan pembangkit listrik milik Indonesia Power di Grati, Pasuruan, Jawa Timur.

Kebijakan KKP yang fokus mengatasi tindak pidana pencurian ikan merupakan langkah tepat mewujudkan laut sebagai masa depan. Dalam sejumlah kesempatan lainnya, ia juga menyatakan kombinasi dari regulasi yang dikeluarkan dengan kebijakan deregulasi yang sedang digalakkan pemerintah itu diyakini bakal meningkatkan iklim investasi di Tanah Air. “Kami dengan tegas mengatur regulasi dan deregulasi agar iklim investasi lebih menarik,” kata Susi Pudjiastuti Pemerintah telah menutup industri penangkapan ikan dari investor asing, namun saat yang sama juga mengatur industri prosesing atau pengolahan ikan diperbolehkan dari luar negeri. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan berbagai langkah kebijakan telah dikel-

uarkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Hal itu merupakan langkah bagus, meski dinilai sejumlah pihak kontroversial. “Ibu Susi sudah ambil langkah-langkah bagus tapi

kontroversial,” kata Menko Maritim. Langkah bagus itu, kata Rizal Ramli, antara lain pihaknya dalam mengatasi pencurian ikan di kawasan perairan Indonesia. Meski kebijakan itu dilematis, ujarnya, tetapi memang dibutuhkan langkah-langkah bersifat shock therapy. Menko Maritim juga memaparkan bila kapal perikanan yang melakukan pencurian ikan ditangkap, maka dapat ditenggelamkan karena bila kapal itu dilelang maka dapat kembali lagi ke tangan pihak yang awalnya memiliki kapal tersebut. Dampak dari keberhasilan mengatasi penangkapan ikan secara ilegal itu, lanjutnya, juga membuat tangkapan ikan meningkat, tetapi efek lainnya membuat harga turun karena banyaknya pasokan ikan yang masuk ke pasar. (ant)

Jakarta (Bali Post) PT PLN (Persero) kembali menurunkan tarif listrik nonsubsidi dengan kisaran Rp 26 hingga Rp 41 per kWh pada Maret 2016 dibandingkan Februari 2016. Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun di Jakarta, Selasa (1/3) kemarin, mengatakan penurunan tarif listrik untuk 12 golongan pelanggan itu terutama dikarenakan penurunan harga minyak mentah (Indonesia Crude Price/ICP). “Penurunan tarif listrik Maret ini lagi-lagi karena penurunan ICP dari semula 35,48 dolar AS per barel Desember 2015 menjadi 27,49 dolar per barel Januari 2016,” ujarnya. Ia melanjutkan, penurunan besaran inflasi dari 0,96 persen pada Desember 2015 menjadi 0,51 persen Januari 2016 dan relatif tetapnya nilai tukar dari Rp 13.855 per dolar AS Desember 2015 menjadi Rp 13.889

pada Januari 2016 juga membantu penurunan tarif listrik Maret dibandingkan Februari 2016. Benny mengatakan, tarif listrik konsumen dengan Tegangan Rendah (TR) mengalami penurunan dari Februari 2016 sebesar Rp 1.392 menjadi Rp 1.355 per kWh pada Maret 2016. Golongan tarif yang masuk kelompok TR adalah rumah tangga kecil R1/1300 VA, rumah tangga kecil R1/2200 VA, rumah tangga sedang R2/3500-5500 VA, dan rumah tangga besar R3/6600 VA ke atas. Pelanggan lain adalah bisnis menengah B2/6600 VA-200 kVA, pemerintah sedang P1/6600 VA-200 kVA dan penerangan jalan P3. Lalu lanjutnya, tarif listrik konsumen dengan Tegangan Menengah (TM) mengalami penurunan dari Rp 1.071 Februari menjadi Rp 1.042 per kWh Maret 2016. Golongan TM itu adalah bisnis

besar B3/di atas 200 kVA, industri menengah I3/di atas 200 kVA, dan pemerintah besar P2/di atas 200 kVA. Selanjutnya tarif pelanggan pada Tegangan Tinggi (TT) turun dari Februari 2016 sebesr Rp 959 menjadi Maret 2016 Rp 933 per kWh. Golongan tarif yang masuk kelompok TT itu adalah industri skala besar I4/di atas 30 MVA. Terakhir tarif konsumen untuk layanan khusus termasuk premium yakni golongan layanan khusus L di TR/ TM/TT turun dari Rp 1.573 pada Februari 2016 menjadi Rp 1.532 per kWh pada Maret 2016. “Semakin rendahnya tarif listrik bagi industri dan bisnis skala menengah dan besar ini tentunya diharapkan berdampak positif bagi meningkatnya daya saing industri terhadap produk impor, dan semakin bergairahnya dunia usaha,” ujar Benny. (ant)

Bali Post/ant

Susi Pudjiastuti

Maret, Tarif Listrik Turun

Pertamina Kelola Infrastruktur Energi Jakarta (Bali Post) PT Pertamina (Persero) mendapatkan penugasan dari pemerintah membangun infrastruktur BBM, elpiji dan gas bumi guna mendukung pemerataan energi di seluruh pelosok Indonesia. Total anggarannya sekitar Rp 2,05 triliun. Vice President Corporate Communcation Pertamina Wianda Pusponegoro di Jakarta, Senin (1/3) kemarin, mengatakan kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada Pertamina semakin memperkuat posisi perusahaan sebagai National Energy Company (NEC) yang menjalankan usaha migas secara terintegrasi dari hulu hingga ke hilir. “Pertamina sangat berterima kasih atas kepercayaan pemerintah untuk pengelolaan infrastruktur BBM, elpiji, dan gas bumi

yang didanai APBN dan proyek pembangunannya dilaksanakan BUMN yang ditunjuk pemerintah,” kata Wianda. Apabila infrastruktur ini tuntas dibangun, akan melahirkan efisiensi pendistribusian energi, khususnya di wilayah Indonesia Timur yang selama ini pasokan energinya masih bergantung pada wilayah lain. Dia mengungkapkan terdapat 15 titik terminal BBM yang tersebar di wilayah Indonesia bagian timur dengan anggara Rp 212 miliar dengan total kapasitas 72.000 kl, tiga titik depot pengisian elpiji di Nusa Tenggara, Maluku dan Papua senilai Rp 870 miliar berkapasitas total 6.000 MT. Selanjutnya konversi BBM ke bahan bakar gas untuk 5.000 nelayan dengan anggaran Rp 71,25 miliar. (ant)

Bali Post/ant

JARINGAN ILEGAL - Petugas melakukan pemeriksaan jaringan listrik ilegal pada tiang milik PLN di kawasan Tugu Tani di Jakarta, Jumat (26/2) lalu.

Bali Post/ant

TELUR AYAM - Pedagang telur ayam menunggu pembeli di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan.

Deflasi 0,09 Persen

Harga Relatif Terkendali

Jakarta (Bali Post) – Harga bahan makanan yang relatif terkendali menjadi penyebab deflasi Februari 2016 sebesar 0,09 persen. “Harga cukup terkendali Februari, terutama pada bahan makanan,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin di Jakarta, Selasa (1/3) kemarin. Dengan demikian, inflasi tahun kalender JanuariFebruari 2016 tercatat 0,42 persen dan inflasi tahunan (year on year) mencapai 4,42 persen. Sementara inflasi komponen inti Februari tercatat 0,31 persen dan inflasi inti tahunan (year on year) 3,59 persen. Suryamin mengatakan, kelompok bahan makanan menyumbang deflasi pada Februari sebesar 0,58 persen, diikuti kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,45 persen dan

kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,15 persen. “Selain bahan makanan, deflasi juga terjadi karena pengaruh penurunan harga tarif listrik dan bensin,” ujarnya. Meskipun demikian, kelompok makanan, minuman, rokok dan tembakau menyumbang inflasi pada Februari sebesar 0,63 persen, diikuti kelompok sandang 0,64 persen, kelompok kesehatan 0,26 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,06 persen. Suryamin mengatakan deflasi pada Februari 2016 merupakan yang kedua kalinya dalam setahun terakhir, setelah pada Februari 2015 terjadi deflasi sebesar 0,36 persen. “Sebelumnya sejak 2010 hingga 2014, selalu terjadi inflasi pada Februari,” katanya.(ant)

Keterbukaan Info Perpajakan

Wajib Pajak Tak Bisa Sembunyi

Jakarta (Bali Post) – Kebijakan keterbukaan informasi perpajakan dan perbankan secara internasional harus berjalan tahun 2018. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan hal itu di Jakarta, Senin lalu. Keterbukaan info perpajakan itu sudah disepakati pada Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G-20 yang berlangsung di Shanghai, Tiongkok, pada 26-27 Februari 2016. “Jika sudah diterapkan, tidak ada satu pun negara di dunia yang bisa mengelabui sistem ini,” ujar Menkeu di Gedung Djuanda Kementerian Keuangan Jakarta. Kebijakan keterbukaan informasi perpajakan dan perbankan atau automatic exchange of information/ AEOI akan memungkinkan pertukaran data perbankan serta pajak antarnegara terutama memperlihatkan semua aset wajib pajak, termasuk yang disembunyikan di luar negeri. Sistem ini berguna menyaring wajib pajak nakal yang mencoba menyembunyikan aset ilegal di luar negeri. Setelah AEOI, para wajib pajak yang lalai menunaikan kewajiban pajak akan

dikenakan tarif pajak untuk setiap aset disertai sanksi denda. Menkeu pada pertemuan di Tongkok sempat menyampaikan pandangan Indonesia terkait pentingnya G-20 memerangi upaya rekayasa keuangan oleh institusiinstitusi di pusat-pusat keuangan dunia, dengan tujuan menghindari transparansi bisnis dan transaksi keuangan. Tujuan menyembunyikan pemilik modal yang sebenarnya (ultimate beneficial owners). Indonesia memandang penting agar seluruh negara di dunia tidak melakukan perlombaan, menurunkan tarif pajak serendah-rendahnya secara tidak sehat dan melupakan pentingnya strategi peningkatan penerimaan negara sebagai upaya mendorong investasi untuk mendukung pertumbuhan di masa depan. Secara umum, pertemuan tersebut membahas perkembangan terakhir ekonomi global, kerja sama perpajakan, investasi di sektor infrastruktur, reformasi regulasi keuangan global, arsitektur keuangan internasional serta isu pembiayaan terorisme dan perubahan iklim. (ant)


16 Pages

44 Number 8th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

L O N A A T I E R N I N T

y, March 2, Wednesda

online: http://www.inte

s transform Chris Rock biting Oscars intomentary racial com

2016

at the O2

arena in

London,

WEATHER DPs

FORECAsT 23 - 32

stint his return launched Chris Rock unabashedly confronting and - Comedian over the all-white by immediately - the furor LOS ANGELES on Sunday highest honors. in the room as Oscar hostcharged elephant for Hollywood’s commentary about with biting n pervading the film nominated the racially peppered field of performers monologue that repeatedly le discriminatio In an opening as “sorority”-stynight of running gags stage for a long known what he described politics. Rock set the awards show punctuindustry, themes of racial a glittering ABC telecastdiversity returned to so, he transformeda 3 1/2-hour live and inclusion and the In doing al pomp into on issues of campaign for self-reverenti satire riffing hite social media #OscarsSoW ated by withering the 88th edithe hashtagmovement. that made of the most raised by Matter as one just one element Black Livesissue of race was likely to go down ranged from Messages against Awards But the Academy Oscar history. urging a stand shows in tion of the winner Leonardo special appearance to best actor planet. socially conscious Joe Biden’s stage of the Vice President on college campuses take care start. Strolling on to a appeal to the sexual violence impassioned was evident fromwelcomed the audience adding, DiCaprio’s in tone awards,” tie, Rock The differencejacket and bow People’s Choice get this job.”no dinner the white I wouldn’t even pulling in a white known as hosts, would be the film show “otherwise if they nominatedwas clear Rock could help “You realize moment on, it ed message (rtr) problem. From that that his no-holds-barr its diversity and punches, come to grips with Wermuth REUTERS/Stefan Academy 24, 2016. February

’ Adele’s ‘25reign atop s continue 200 chart Billboard Adele performs

at the BRIT

Awards

Clinton Trump, big poised for Super wins on Tuesday Page 6

throwing Arsenal away golden to win chance League Premier Page 8

rnationalbalipo

women, Afghan invasive girls facetests, virginity report says rights Page 13

Concept of Ubud’s cultural tourism shifts

GIANYAR - When Ubud inwas first d e troduc n ig t o f o r e it travelers, exoffered an It otic landscape. lifereligious in seen had a unique could be style that and arts practiced the rituals here. Armed with by people techniques Gede the marketing Tjokorda peoof the late local Agung Sukawati, able to accelerate in ple were of tourism growth the this region. developmen t The rapid Ubud created a in of tourism Tourism suptourism village. from hotels, and porting facilities, restaurants, bungalows,to bars offering IBP/Wawan art shops continued services premiere to increase. of such faciliyesterday The creationhave been left fare raging to any ties seems Market after without of Badung to mushroom condition firm government clear nor The face of Ubud The current as restrictions. changed has significantly such conditions. of a result many road-side the For instance, Ubud predomito put out in from floor, trying buildings modern archithe fourth shopkeepers carry nantly reflect only a handful and also stated as panicked Governor the hydrant fire, levels tried to rushfrom their tecture with architectural The Vice lower like Balinese this help use merchandise that Market that the facilities also so it can Of course, out their on Badung Denpasar stalls (kmb32) components. deplored given money loss. must be improved situation. seller which happened is very much popularity is and countlessBali House of in emergencywill relocate the are - The fire also be heard that Ubud’s concept of culDENPASAR of stores damaged The Head of is because the Government places which the News can the at Global suffer. Agung, based on the fire the place. in “Bali Image” from 9.30 to three different cause hundredmany people in Gunung said that 96.5 Radio FM am. Listen to tural tourism. the market land and the parking Suwandhi taking care It also makes Untive Ketut until 10.00 FM at http:// careless in Ubud... Sujana field.is still kind of disaster,” Tiara Grosir Representa t of the market Global Radio ten2myto avoid this the fire on page 2 lot of Kompyang at as cause of globalfmbali.lis managemen wires cian continued streaming Ketut Sudik- til now, the Firefighters, unorganized the he added. or live video the Governor and http:// at the scene radio.com “I saw many This shows that The Vice the structure of the being investigated. lfmbali.com li. residents the roaring web. that http://radiogloba nel/global-fm-ba erta said not good to support the well as local and spider not properly managed,” extinguish an to ustream.tv/chan around is “Besides who is also broke out with market is inhabitant. the activity struggled most building Suwandhi started that reportedly safety of its he said. also explained that also fire yesterday. They market condition of the market, 6 pm market can electrician and wiring in the seller in the of the wire with the standard. the of the fire,” he added. create are not suitable system anywhere, “In wiring it must be an electrione that placed

Fire Engulfed Badung Market Cause Still Unkown

g Market

ed Badun

Cause

REUTERS/Mario

Anzuoni

Academy at the 88th 28, 2016. the show “25, sales, another also swept chart. February On the Digital Adele’s Rock opens online song 2015, notched in album 200The singer last week measures duet with Drake Host ChrisHollywood, California the top music week album of acin wins which steamy Awards, to No. units last Awards Rihanna’s climbed one spot 100,000 sales and streamingfrom the BRIT Britain, with four (rtr) honors in album of the year. latest on “Work” and song to figures copies sold. 1 with 169,000 including tivity, according Rihanna’s more than R&B singer climbed one spot Nielsen SoundScan. Sugar’s has sold piece called Her albumcopies in the United album “Anti” adding that Scaraffia’s “positive”, still faith in 8.3 million its November release speech brief acceptance Mi- comments that “there’s States since a pope producer During his they showed there’s trust in begun voices of this hor- on Sunday, “Spotlight” hoped the “be- the institution, the clean-up still the discoveryopinion piece chael Sugar said he would is continuing while he was confront an portrayed all who a massive rible reality”, said Scaraffia. of the victimsthat would resonate on by his predecessor uncovered Lucetta (rtr) in the in the and called a cardinal”. by columnistnow clear that about come a choir Boston Globe Vatican scandal of child molestation to the Vatican” children. “It’s by The Osservatore were worriednot the the way a CITY - The to protect the many take too not and archdiocese. Francis lauded did VATICAN Monday Pope Church institution on home city’s said the film the Church. image of theact.” newspaper which took for Romanoposition against shock and the the best picture, gravity of hostile film “Spotlight”, voice to the Oscar for It gives “a of the faithful who this year’s to the pain of the victims pain giving voice the clergy. the profound abuse by of sexual tells the story of how The film

g voice to

givin tlight” for

r lauds “Spo

Wednesd

2, 2016

ulf FirestillEng Unkown

units sold, with 80,000

Bieber’s to No. 2 pop star kept her while Canadian one spot to No. once again on “Purpose” dropped sold. units singer Adele 200 album chart of Hus- British 3 with 63,000 Billboard Justin Bieber. Gotti’s “Art and Rapper Yo the only new entry weekly U.S. LOS ANGELES tive Bill4 was top of the albums by Rihanna tle” at No. the top ten of the reign at the ten non-consecu holding off the Billboard to debut in week. and has spent Monday, chart this Songs chart, the top of board 200 the top-selling weeks at

Vatican pape

ay, March

abus

e victims

balipost (104rb Like) http://facebook.com/balipost

RABU UMANIS, 2 MARET 2016

@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Gita Swara Alit Mahardika akan Luncurkan Album Anak-anak

Anak Sakit, Ibu Gantung Diri

Negara (Bali Post) Diduga stres karena memikirkan anaknya yang sedang sakit dan opname di RSU Negara, seorang ibu rumah tangga Ni Nyoman Sri Ayuni (44) dari Lingkungan Baler Bale Agung Kelurahan Tegal Cangkring Kecamatan Mendoyo, gantung diri, Selasa (1/3) kemarin. Kejadian tersebut pertama kali dilihat oleh ayah mertua korban, Nyoman Dendra (68), Putu Sudana (47) dan Gede Wirasuta (32). Dari informasi kejadian ini berawal pada Senin (29/2) pukul 17.00 Wita, korban bersama saksi Nyoman Dendra pulang dari RSU Negara, sehabis menjaga anak ke-2 korban yang sedang sakit dan akan menjalani operasi usus buntu. Sesampainya di rumah, korban sempat melakukan aktivitas sebelum masuk ke kamar tidurnya. Namun pagi harinya pada hari Selasa (1/3) pukul 05.00 Wita, saat saksi ingin menemui korban di kamarnya, saksi sangat terkejut melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di kusen kamar tidurnya. Melihat kejadian tersebut, saksi selanjutnya berteriak, sehingga saksi Putu Sudana dan Gede Wirasuta yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban mendatangi TKP untuk selanjutnya menurunkan korban yang tergantung di kusen pintu kamar tidur. Diduga korban mengalami stres karena memikirkan anaknya yang sakit dan akan menjalani operasi usus buntu di RSUD Negara. Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Mendoyo Gede Yogena, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, kasus gantung diri yang terjadi dari bulan Januari hingga awal Maret sebanyak 8 orang. (kmb)

Bali Post/pik

atiqah hasiholan

Atiqah Hasiholan

Ogah Gunakan ’’Stuntwomen’’ di ’’OK Jek’’ AKTRIS cantik Atiqah Hasiholan (34) kali ini belajar naik motor. Ini karena perannya di sinetron situasi komedi (sitkom) ‘’OK Jek’’, dia tidak mau digantikan oleh pemeran pengganti. ‘’Di ‘OK Jek’, aku kan dapat peran jadi pengendara ojek on-line. Mau enggak mau, aku harus bisa mengendarai motor sendiri. Kalau sebelumnya di FTV atau film, ada adegan naik motor, aku memilih ada stuntwoman-nya,’’ katanya.

D’Bonnar

Atiqah yang istri aktor Rio Dewanto ini hanya perlu waktu lima menit untuk belajar naik motor jenis matik. ‘’Aku sering lihat ibu-ibu bisa naik motor. Jadi aku terpacu belajar. Belajarnya di kawasan Senopati pagi-pagi sekali, masih sepi kendaraan,’’ ungkap Atiqah. Di ‘’OK Jek’’, putri Ratna Sarumpaet ini didapuk jadi Asna, pengendara ojek on-line wanita. Atiqah yang aktif bermain

teater ‘’Satu Merah Panggung’’ pimpinan ibundanya sendiri ini juga pernah bermain gemilang di film ‘’Jamilah Sang Presiden’’ dan ‘’3 Nafas Likas’’ yang membuatnya sempat masuk nominasi FFI 2015. Selain Atiqah, sederet artis lain juga ikut terlibat di sinetron sitkom ini, di antaranya Oka Antara, Jajang C. Noer, Ibnu Jamil, Girindra Kara dan Baby Jovanca. (pik)

saat ini menjadikan anak tidak lagi peduli pada budaya Bali maupun lagu Bali. “Mana ada sekarang anak yang main galagala, main tali, main bersama teman-teman, kebanyakan sudah pegang HP dan main HP,” selorohnya. Selain itu, dengan membuatkan mereka album, juga bisa menjadi dokumentasi saat mereka besar nanti, sehingga ada hal yang patut dibanggakan dan dilestarikan. “Kalau dari sisi bisnis untungnya dari mana? Tapi tiang berusaha agar anak-anak itu bisa berkembang dan menikmati dunia yang benar anak-anak, tiang tidak mau anak-anak menjadi dewasa sebelum waktunya,” tuturnya. Pemilik Sanggar Eka Mahardika Putra itu juga mengatakan, meskipun dalam pembuatan album harus profesional tetapi jika menangani anakanak. Ia tidak ingin terlalu mengatur anak-anak, maka dari itu tak heran ia terkenal dengan ikon pencipta lagu anak-anak. “Saya tidak mau gugat anak-anak, saya tidak pernah takut bikin, yang penting niatnya baik,” tegasnya. Anak-anak yang tergabung di dalamnya tampak sumringah dengan dibuatkannya album tersebut. Terbukti saat ditemui sedang berlatih vokal, anak-anak sangat antusias latihan, termasuk menyimpan HP mereka agar dapat menikmati dunianya saat di sanggar. Selain itu, orangtua anak yang mengantar pun sangat antusias ketika diajak membuat album untuk anak-anaknya. (kmb42)

Bali Post/may

Personel Grup Gita Swara Alit Mahardika

Risma Menolak Jadi Calon Gubernur DKI

Bali Post/win

D’Bonnar Band

Lestarikan Seni dan Budaya Melalui Musik

D’BONNAR adalah band yang mengusung genre musik Bali alternatif. Band yang berasal dari Desa Selat, Karangsem ini didirikan pada 10 Oktober 2011 dan diperkuat oleh Sunarjaya (vokal+gitar), Sikiarta (gitar), Kadek Udy (drum), dan Ayas Barata (bass). Sunarjaya adalah orang yang memprakarsai terbentuknya band dan sekaligus sebagai pencipta lagu D’Bonnar Band dengan misi melestarikan seni dan budaya Bali melalui seni musik. “Nama D’Bonnar diambil dari nama panggilan saya pada waktu masih SMA yaitu Yan Bonar. Nama D’Bonnar juga diambil dari kata band anak Karangsem yang disisipkan hurup O sebagai lambang atau bentuk lingkaran untuk tetap satu dan tidak akan pernah putus dalam belajar dan berkarya untuk melestarikan seni dan budaya Bali, khususnya musik Bali,” terang Sunarjaya, Selasa (1/3) kemarin. Lebih lanjut dikatakan, nama D’Bonnar terbentuk pada 10 Oktober 2011 dan sudah mengalami pergantian beberapa personel. Band ini sudah menelurkan beberapa single di antaranya ‘’Ulian Rerama’’, ‘’Tanggung Jawab’’, ‘’Kanti Riwakasan’’, ‘’Piala Bergilir’’ dan ‘’Pedidian’’ serta dua video klip yakni ‘’Ulian Rerama’’ dan ‘’Tanggung Jawab’’. “Kami melakukan rekaman single di Studio DVA Production/DSM Studio di Jalan Ahmad Yani, Peguyangan, Denpasar Utara yaitu di Puaya Recording. Dan proses video klip kami dibantu oleh Gung Mayun di Inten Bali Production. Pembuatan album masih dalam proses,” jelasnya. Sebagai band lokal, D’Bonnar berharap bisa terus berkarya dan diterima oleh masyarakat Bali agar bisa menghiasi blantika musik di Bali. D’Bonnar akan terus berkarya agar bisa melestarikan seni dan budaya Bali melalui karya bermusik. “Kami akan terus belajar dan berkarya untuk seni Bali khususnya seni musik Bali. Karena kita sebagai orang Bali harus mencintai dan melestarikan seni dan budaya Bali, khususnya musik Bali,” katanya. (win)

GRUP Gita Swara Alit Mahardika bentukan Eka Production akan meluncurkan album kompilasi dalam waktu dekat. Grup yang terdiri dari anakanak TK hingga SD itu akan tampil dengan lagu-lagu pop berbahasa Bali. Terdiri dari 16 lagu mengingat anggota grup Gita Swara Alit Mahardika terdiri dari 15 anak, dan 1 lagu merupakan lagu yang dinyanyikan bersama. Ditemui di kediamannya di Jalan Bukit Tunggal, Denpasar, Senin (29/2), Drs. I Gede Eka Putra, pemilik Eka Production, mengatakan latihan sebelumnya telah dilakukan dalam rangka persiapan rekaman, namun dari sisi musik dan lagu sudah siap. “Tinggal take vocal, sekarang baru dua yang rekaman,” ujarnya. Setelah itu juga akan membuat video klip, baru kemudian launching. Grup Gita Swara Alit Mahardika yang dibentuk dua bulan lalu itu terdiri dari 15 orang yaitu Dika, Ica, Naya, Amanda, Gek Mirah, Kiera Winata, Meisya Vania, Yoni, Khanaya, Triska, Nindy, Chalista, Andika, Mesya, dan Devi. “Kalau lagu sudah dibuatkan sejak lama menyesuaikan dengan karakter mereka,” imbuhnya. Meskipun dari sisi bisnis tidak menguntungkan, Eka tetap membentuk grup tersebut dan membuatkan mereka album, karena ia ingin melestarikan dan mengembangkan lagu pop Bali anak-anak. Ia ingin membuatkan media untuk anak-anak berkreasi, mengingat perkembangan zaman

Surabaya (Bali Post) -

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDI-P) Hasto Kristiyanto menyatakan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menolak maju sebagai calon gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

“Dari hasil dialog dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Bu Risma menjawab punya tanggung jawab untuk memenuhi seluruh komitmen kerakyatan yang dijanjikan pada periode kepemimpinannya,” ujarnya usai menjadi narasumber Seminar Nasional Kembali ke Pancasila yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di Surabaya, Selasa (1/3) kemarin. Kendati demikian, ia menilai poli-

tik adalah dinamis dan masih mencermati peta politik di DKI, sekaligus mengusulkan dinamika-dinamika yang ada. Pada prinsipnya, lanjutnya, kepemimpinan yang disiapkan partainya adalah pemimpin yang mampu menjawab kepentingan warga DKI agar terbebas dari macet, banjir, masalah tata ruang kota, dan sebagainya. Secara umum, DPP PDIP saat ini masih menjaring sejumlah nama yang disiapkan maju sebagai calon Gubernur DKI melalui mekanisme internal. Pada 29 Februari 2016, katanya, penjaringan di DPC dan DPD sudah dijalankan sehingga tinggal dijalankan di tingkat DPP PDI-P oleh tim Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu). “Kami juga masih melakukan pemetaan politik dan mendengarkan aspirasi masyarakat

untuk merumuskan yang terbaik, siapa yang layak memimpin DKI,” kata politisi kelahiran Yogyakarta ini. Di tingkat pusat saat ini sudah ada sembilan nama yang masuk penjaringan, termasuk lima di antaranya berasal dari kalangan internal, salah satunya Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. “Pak Ahok juga termasuk salah satu nama yang dijaring. Tapi kepastian nanti, tunggu sikap resmi dari PDI-P,” kata Hasto. Beberapa waktu lalu Tri Rismaharini telah menegaskan tidak terpikir maju sebagai calon gubernur DKI karena konsentrasi dan fokus membangun Kota Pahlawan menjadi lebih baik. “Saya juga harus menghargai warga Surabaya yang telah mempercayai saya memimpin kembali,” katanya. (ant)

Dokter di AS Lakukan Transplantasi Rahim Washington Dokter-dokter bedah di Cleveland Clinic melakukan transplantasi rahim pertama di Amerika Serikat menggunakan uterus dari pendonor organ yang sudah meninggal dunia. Pasien berusia 26 tahun, yang identitasnya tidak diungkap ke publik, dalam keadaan stabil setelah menjalani operasi pencangkokan yang berlangsung sembilan

jam pada Rabu menurut pernyataan Cleveland Clinic yang dikutip kantor berita Xinhua, Jumat (26/2) lalu. Rumah sakit menyatakan akan melakukan operasi pencangkokan pada total sepuluh perempuan dengan rahim tidak subur, yang artinya mereka lahir tanpa rahim atau menderita kerusakan rahim yang tidak bisa dipulihkan. Faktor infertilitas rahim

memengaruhi tiga sampai lima persen perempuan di seluruh dunia dan transplantasi rahim, yang dinilai masih sangat eksperimental, menawarkan peluang untuk hamil bagi perempuan-perempuan tersebut. Dalam pernyataannya pada Jumat, Owen Davis, Presiden American Society for Reproductive Medicine, menyebut pencangkokan rahim secara ilmiah, pembedahan mau-

pun etik rumit. “Prosedur ini menawarkan jalur lain untuk membangun keluarga bagi perempuan yang lahir tanpa uterus atau yang rahimnya diangkat,” kata Davis. “Sayangnya, beberapa perempuan hidup dalam wilayah hukum yang pemerintahnya tidak akan mengizinkan penggunaan pembawa kehamilan. Pencangkokan rahim memungkinkan perem-

puan-perempuan ini memiliki anak,” tambahnya. Tahun 2014 untuk pertama kalinya satu bayi lahir dari penerima cangkok rahim di Swedia. Kelompok Swedia yang ada di balik prosedur itu telah menjalankan sembilan transplantasi rahim, yang kemudian membuahkan lima kehamilan dan empat kelahiran hidup menurut Cleveland Clinic. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 02 Maret 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu