HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA
MINGGU KLIWON, 21 JUNI 2009
Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila
Evaluasi Sepekan PKB XXXI
20 HALAMAN SEJAK 1948
NOMOR 300 TAHUN KE 61 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id HARGA LANGGANAN Rp. 60.000 ECERAN Rp 3.000
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Wayang Wong Kreasi ”Anoman Obong”
Kembalikan Parade Gong Kebyar Wanita ke Ardha Candra ”Perkawinan” Tiga Budaya Harus diakui, senimanseniman Bali yang didapuk menjadi panitia Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXI telah belajar banyak dari carut-marut pelaksanaan PKB tahuntahun sebelumnya. Paling tidak, sudah terlihat ada upaya serius untuk mengobati “penyakit kronis” yang selama ini senantiasa kambuh setiap pelaksanaan pesta seni budaya terakbar di Bali itu.
BM/ian
PARADE - Salah satu tari kreasi yang ditampilkan duta Karangasem pada Parade Gong Kebyar Wanita, Jumat (19/6) malam.
SEBAGAI contoh, ruang publik di areal Taman Budaya Bali yang biasanya disesaki pedagang kaki lima (PKL) kini terlihat lebih lengang kendati belum seratus persen “steril” dari PKL. Perubahan positif lainnya, hingga pengunjung pekan pertama pelaksanaan PKB XXXI ini belum ada satu pun sekaa atau kelompok kesenian membatalkan penampilannya secara mendadak. Dengan kata lain, jadwal “bolong-bolong” yang sering mewarnai PKB tahun-tahun sebelumnya untuk sementara waktu masih bisa ditutupi. Namun, tak ada sebuah
perhelatan atau pesta akbar yang sempurna. Tampaknya, PKB tahun ini pun tak bisa menghindar dari semua itu. Diakui atau tidak, hal-hal kecil yang mengganggu kelancaran aktivitas PKB masih terjadi. Meskipun intensitasnya harus diakui tidak separah PKB tahun sebelumnya. Selain itu, panitia yang dipercaya menyusun atau menetapkan lokasi pentas juga terkesan kurang jeli memilih lokasi pentas untuk sejumlah pergelaran yang mampu menjaring penonton dalam jumlah yang melimpah ruah. Hal.19 Mandi Keringat
PERGELARAN Wayang Wong Kreasi ‘’Anoman Obong’’ yang dipersembahkan Sanggar Seni Tri Datu Anturan dan Yayasan Budaya Den Bukit Lovina berkolaborasi dengan seniman Jepang di depan Gedung Kriya, Jumat (19/6) malam, benar-benar tampil beda. Tidak seperti lazimnya pergelaran wayang wong klasik, wayang wong kreasi yang gerak tarinya ditata oleh I Nyoman Sugita Rupiana dan Kaoru Nayaka ini sudah memanfaatkan kecanggihan piranti multimedia. Hal.19 Menghidupkan Suasana
Anggota KPU ke Luar Negeri Lagi
OLAH RAGA
BPM/ant
ELUS - Taufik Hidayat mengelus kepala Sony usai memenangkan pertandingan.
Taufik Hidayat Harapan Terakhir Jakarta (Bali Post) Tuan rumah Indonesia akhirnya hanya meloloskan satu pemainnya di final Turnamen Bulutangkis Djarum Indonesia Open Super Series 2009 melalui pemain gaek Taufik Hidayat. Pemain berusia 28 tahun yang sejak Januari lalu keluar dari pelatnas ini, lolos ke partai puncak setelah di semifinal, Sabtu (20/6) kemarin di Istora Senayan Jakarta mengalahkan Sony Dwi Kuncoro, 21-17, 21-14. Dalam final yang akan dimainkan Minggu siang ini, Taufik yang berpeluang memecahkan rekor tujuh kali menjuarai Indonesia Open itu menghadapi lawan sekaligus sahabatnya, Lee Chong Wei dari Malaysia. Lee Chong Wei sendiri melaju ke final setelah mengatasi perlawanan pemain asal Korsel, Park Sung Hwan, 2115, 22-20. Pertemuan antara Taufik melawan Lee Chong Wei ini merupakan yang ke-11 dengan posisi 7 kali kemenangan untuk pemain asal Malaysia itu. Terakhir Taufik kalah dari Chong Wei di semifinal All England, Maret lalu. Taufik yang telah enam kali menjuarai Indonesia Open (1999, 2000, 2002, 2003, 2004, dan 2006) itu menjadi harapan terakhir tuan rumah Indonesia untuk meraih gelar menyusul tumbangnya ganda nomor satu dunia, Markis Kido/Hendra Setiawan dari pasangan Korsel, Lee Yung Dae/Jung Jae Sung. Pasangan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 ini menyerah dua set langsung, 1921, 17-21 atas unggulan ketiga itu. Di final, ganda Korsel ini jumpa pasangan Cina, Fu Haifeng/ Cai Yun yang di semifinal lainnya menyingkirkan pasangan andalan Malaysia, Koo Kean Keat/Tan Boon Heong, 18-21, 21-11, 21-15. Hal.19 Percaya Diri
HIBURAN
BPM/ian
KREASI - Salah satu adegan dalam pergelaran wayang wong kreasi “Anoman Obong”.
BPM/ant
TERTANGKAP - Buronan KPK tersangka Hengky Samuel Daud ditangkap KPK. Hengky tampak menggunakan kursi roda usai diperiksa KPK sebelum akhirnya ia ditahan.
Buron Tiga Tahun
Hengky Samuel Daud Ditangkap KPK Jakarta (Bali Post) Tersangka Hengky Samuel Daud, buronan perkara korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran, ditangkap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. “Yang bersangkutan ditangkap di sebuah rumah di kawasan Pondok Indah,” kata Pelaksana Harian Ketua KPK, Bibit Samad Rianto, di Jakarta, Sabtu (20/6) kamarin. Hengky Samuel Daud buronan kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pe-
ka. Oentarto dalam pemeriksaan mengatakan mantan Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno turut bertanggung jawab dalam dugaan korupsi tersebut. Hengky adalah rekanan tunggal pengadaan mobil pemadam kebakaran di Indone-
sia yang diduga merugikan negara puluhan miliar rupiah. Buronan ini tiba di gedung KPK Jakarta, Jumat pukul 23.35 WIB dengan pengawalan ketat petugas kepolisian dan petugas KPK. Hengky menggunakan baju berwarna biru tidak memberikan keterangan sedikit pun kepada para wartawan. Hal.19 Bentuk Tim
Kampanye Pilpres
SBY ”Dikeroyok’’Trik Cari Dukungan
18
SEBAGAI sosok berpengaruh dan terkenal, aktris Bollywood Aishwarya Rai kini memanfaatkan statusnya untuk sebuah tujuan mulia. Bintang jelita ini meluncurkan sebuah organisasi yang membantu anak-anak gadis tak mampu supaya bisa bersekolah. Apa saja langkah Aishwarya Rai selanjutnya?
madam kebakaran di sejumlah daerah di Indonesia. Kasus tersebut telah menjerat sejumlah kepala daerah di Indonesia. Mantan Dirjen Otonomi Daerah Depdagri, Oentarto Sindung Mawardi, telah ditetapkan sebagai tersang-
Jakarta (Bali Post) Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) bepergian lagi ke luar negeri. Sejumlah anggota KPU yaitu I Gusti Putu Artha (ke Den Haag, Belanda), Andi Nurpati (ke Wina, Austria), dan Syamsul Bahri (ke Beirut, Lebanon) justru dilakukan saat jadwal Pemilu Presiden makin mendekati hari H pemilu pada 8 Juli mendatang. Ketua KPU, Abdul Hafiz Anshary, menjelaskan kepergian anggota KPU pada Jumat (19/6) lalu dalam rangka memberi bimbingan teknis (bimtek) pelaksanaan pemungutan suara untuk Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN). ‘’Pak Putu ke Den Haag, Bu Andi ke Wina, dan Pak Syamsul ke Beirut. Satu tempat bertemu dengan 18-20 PPLN, kata Hafiz di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Sabtu (20/6) kemarin. Bimtek itu, menurut Hafiz, dilaksanakan selama dua hari. Penjelasan yang diberikan antara lain mengenai penjelasan umum seputar pelaksanaan pemungutan suara, masalah teknis pemilu, sosialisasi peraturan KPU dan masalah logistik pemilu. Hafiz berharap, bimtek kali ini ini dilakukan sebagai salah satu upaya meningkatkan partisipasi WNI luar negeri untuk ikut pemilu. Dengan demikian, kejadian di Pemilu Legislatif lalu yaitu banyaknya WNI yang tidak memilih, diharapkan tidak terulang. Ia mengakui banyak masalah saat pelaksanaan pemilu di luar negeri. ‘’Seperti pemilih tidak bisa datang ke TPS, karena itu kami melakukan bimtek,’’ ujarnya. Ketiga anggota itu diagendakan kembali ke Tanah Air hari ini. Sebelumnya, KPU juga telah melakukan bimtek ke Bangkok, Sydney, Tokyo, dan San Fransisco. (kmb4)
BPM/afp
BISIKI - SBY dibisiki tim suksesnya sebelum debat.
Yogyakarta (Bali Post) Pengamat sosial politik UGM, Ari Sujito, Sabtu (20/6) kemarin, menyatakan pernyataan calon presiden (capres) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahwa selama ini dirinya dikeroyok merupakan bagian strategi untuk mengkapitulasi dukungan maupun perolehan suara Pilpres 2009. “Memang faktanya dikeroyok, karena SBY merupakan kandidat incumbent. Ia justru memanfaatkan untuk perang urat
saraf yang diharapkan dapat mengkapitulasi dukungan dan perolehan suara pada Pilpres 2009 nanti,” kata Ari Sujito. Menurut dia, di satu sisi istilah dikeroyok ini dimanfaatkan SBY untuk mendulang simpati masyarakat dan pada akhirnya akan memunculkan dukungan yang besar kepada SBY. “Ini merupakan strategi SBY untuk memanfaatkan situasi yang berkembang dengan selalu mengatakan dirinya dikeroy-
ok di setiap kesempatan kampanye atau dialog. Dengan kemasan bahasa seperti itu diharapkan dapat menggugah simpati masyarakat,” katanya. Ia mengatakan saat ini, SBY juga merasa posisinya masih di atas angin sehingga pernyataan tersebut dimunculkan sebagai perang urat saraf untuk semakin memancing reaksi dari kandidat yang menjadi rivalnya. Hal.19 Lebih Banyak Bertahan
Pasca-Bos KKM Dilepas
Nasabah makin Tak Sabar Tagih Uangnya Amlapura (Bali Post) Pascadilepasnya dua bos Koperasi Karangasem Membangun (KKM) membuat ribuan nasabah koperasi itu makin tak sabar menagih uangnya. Hingga Sabtu (20/ 6) kemarin, kantor KKM masih tutup, tak ada tandatanda aktivitas bakal dibuka kembali. Kantor pusat KKM yang menjadi satu dengan trading center (pusat perdagangan) berlantai tiga masih tampak kotor. Pintu gedung, bahkan pintu lapangan parkir yang luas masih tutup. Hanya tampak beberapa polisi yang rutin berjaga. Sementara, saluran air PDAM sudah disegel, demikian juga saluran telepon. Diduga karena pihak
KKM sejak kantor itu digerebek dan dua bosnya ditangkap serta sempat ditahan di Mapolda Bali, tak ada yang mengurus pembayaran rekening telepon atau PDAM. Salah seorang kuasa hukum nasabah KKM Nyoman Pasek, S.H. mengatakan aliran listrik di kantor pusat KKM di Subagan itu sempat diputus. Informasi itu didapat setelah pihaknya mencoba mendatangi kantor KKM itu atas desakan nasabah. Namun karena atas permintaan kepolisian di Karangasem agar ada penerangan, di samping ada penjagaan polisi, aliran listrik tak diputus total. Hal.19 Kertia ke Jakarta
BPM/dok
NASABAH - Nasabah saat menyerbu kantor KKM kini menanti pencairan uangnya.
Pengurus Baru Terkesan Lamban PARA nasabah dan bagian hukum Tim Pembantu Penyelesaian (TPP) KKM di Karangasem I Wayan Bagiarta, S.H., M.H., menyayangkan kerja pengurus baru KKM terkesan lamban. Dua kali diundang rapat membahas mekanisme pencairan uang nasabah oleh pihak TPP KKM, justru pengurus tak hadir. Sebenarnya, uang nasabah bisa dikembalikan dengan persentase yang lebih besar dan lebih cepat jika saja pengurus baru lebih cepat menguangkan aset. Seperti 27,4 kg emas yang kini dititipkan di Kantor Pegadaian, bisa diuangkan tak lebih dari satu hari. Bagiarta mengatakan pengurus baru KKM diminta segera memenuhi kewajibannya kepada masyarakat nasabah. Soalnya hal itu sudah menjadi desakan nasabah yang sudah tampak kian tak sabar menerima kembali uang mereka. Uang yang menjadi hak nasabah diminta diupayakan dikembalikan semaksimal mungkin, dengan menguangkan aset-aset yang ada selain uang tunai yang kini sudah berada di rekening pengurus baru KKM. Hal.19 Hak Pengurus
DAERAH
2 SMP Pertiwi Lulus 100 Persen Kasek Mengaku Plong Denpasar (Bali Post) Sekalipun sekolah swasta namun prestasi SMP Pertiwi Denpasar jangan dianggap remeh. Tahun ini, sekolah di Jl. Kamboja Denpasar ini mampu mengantarkan siswanya lulus 100 persen. Sang kepala sekolah I Wayan Sudiada, S.Pd., M.M., M.Si. pun mengaku pagi kemarin baru merasa plong memikirkan nasib anak-anaknya. BPM/025 ‘’Selama seminggu I Wayan Sudiada saya selalu memikirkan nasib anak-anak, ternyata dengan kelulusan 100 persen, beban pikiran saya menjadi plong,’’ ujarnya Sabtu (20/6) kemarin. Nilai UN tertinggi di sekolah ini diriah Siti Aiysah. Ia mendapat nilai 7,60 di Bahasa Indonesia, 8,40 di Bahasa Inggris, 9,75 di Matematika, dan 9,25 di IPA. Selain itu, dari 103 siswanya yang lulus 100 persen sebagian besar mengantongi nilai 9 ke atas. ‘’Prestasi ini patut disyukuri bahwa sekolah swasta juga bisa sejajar dengan negeri,’’ ujar Sudiada. Ia mengatakan SMP yang berada di bawah Yayasan Pertiwi Denpasar ini juga meningkat peraihan nilai UN-nya dibandingkan tahun lalu, Nilai Bahasa Indonesia tertinggi di sekolah ini yakni 7,80, nilai Bahasa Inggris tertinggi 9,20, nilai Matematika tertinggi 9,75 dan nilai IPA tertinggi 9,50. Dengan demikian rata-rata sekolahnya mencapai 31,06. Wayan Sudiada yang dikenal sukses memimpin SMP Pertiwi hingga saat ini mengatakan kesuksesan ini berkat perjuangan anak-anak yang bekerja keras hingga puncak UN. Adanya dukungan orangtua siswa dan pembinaan guru yang intensif menyebabkan sekolah ini bisa berprestasi seperti saat ini. Siswa yang kurang hasil belajarnya sejak dini ditangani oleh tim guru pembinanya. Ia bekerja keras ibarat seorang dokter. Ia menyelidiki kelemahan siswa kemudian memberi treatmen yang tepat. Saat pembelajaran selanjutnya siswa kurang ini selalu didampingi oleh siswa yang cerdas dan seorang guru pengawas. Dengan demikian pretasinya makin terkontrol. Soal penerimaan siswa baru, SMP Pertiwi Denpasar tahun ajaran baru ini akan menerima 150 siswa untuk tiga kelas. Tiap kelas diisi 36 siswa. Bagi siswa berprestasi di SD disiapkan beasiswa bebas uang gedung. Untuk itu ia berharap lulusan SD tahun ini segera melanjutkan ke SMP Pertiwi yang dikenal memiliki siswa berprestasi di sepak takraw dan silat. (025/*)
JADWAL PKB XXXI Minggu, 21 Juni 2009 Waktu : 09.30-14.00 Wita Kegiatan : Utsawa Dharma Gita Tempat : Kangan Angsoka, Ayodya, Ksirarnawa, Ratna Kandadan Wantilan Waktu : 10.00-12.00 Wita Kegiatan : Lomba Makanan Tempat : Lantai 1 Ksirarnawa Waktu : 16.00-18.00 Wita Kegiatan : Parade Topeng Prembon oleh Sanggar Prema Nandini, Kubu, Bangli Tempat : Wantilan Waktu : 20.00-22.00 Wita Kegiatan : Arja Anak-anak judul “Aji Amerta Sanjiwani” oleh Sanggar Seni Citta Usadhi Badung Tempat : Wantilan Waktu : 20.00-22.00 Wita Kegiatan : Parade Gong Kebyar Wanita oleh Sekaa Gong WanitaSekar Sari Br. Bongan Jawa , Desa Bongan, Tabanan dengan Sekaa Gong Wanita Sekar Klasik Museum Gunarsa Banjar Banda, Klungkung Tempat : Gedung Tertutup Ksirarnawa
Gong Kebyar Tak Dinominasi Pria HARUS diakui, kepiawaian kaum ibu menabuh perangkat gong kebyar belum bisa disetarakan dengan rekan-rekan prianya. Khususnya dalam hal penguasaan teknik gegedig dan tetekep, mereka memang terkesan kurang powerfull. Kendati begitu, penampilan kaum ibu dalam Parade Gong Kebyar Wanita PKB XXXI tetap layak diacungi jempol. Paling tidak, mereka sudah mampu mematahkan paradigma bahwa gong kebyar itu identik dengan kaum pria. Jika diberikan kesempatan, kaum wanita pun sejatinya sanggup menjamah gong kebyar dan menaklukkannya lewat atraksi seni yang penuh pukau. Dengan kata lain, gong kebyar tak lagi monopoli kaum pria. Kesenian ini tidak lagi sebuah wilayah yang tabu untuk dijejalahi para wanita. Jadi, tidak ada alasan berlaku diskriminatif terhadap mereka. Atraksi seni penuh pukau itu pula yang ditampilkan Sekaa Gong Wanita (SGW) Gurnita Stri Acarya Kabupaten Karangasem dan SGW Sri Candrama Dipa, Banjar Tatiapi, Pejeng, Gianyar di panggung terbuka Ksirarnawa, Jumat (19/6) malam. Kedua sekaa itu masingmasing menampilkan tiga persembahan seni. Duta Karangasem menampilkan tabuh kreasi pepanggulan Canang Sari, tari kreasi pergaulan Bajang Girang dan tari kreasi Pusparedaya. Sedangkan duta Gianyar yang tampil sepanggung mempersembahkan tabuh kreasi pepanggulan Pradhana Dumilah, tari kreasi pergaulan Karuna Budhi dan tari kreasi Cilinaya. Melihat antuasiasme penonton menyaksikan pergelaran itu, sejumlah penonton menyarankan agar Parade Gong Kebyar wanita kembali digelar di Ardha Candra. Pasalnya, areal terbuka di depan panggung Ksirarnawa memang tidak sanggup menampung luberan penonton yang membludak. Pada PKB sebelumnya, atraksi seni kaum ibu itu memang mendapat kehormatan tampil di panggung prestisius tersebut. (ian)
Minggu Kliwon, 21 Juni 2009
47 Siswa SMPN 3 Denpasar SMPN 10 Denpasar Ranking II di Bali Kalahkan RSBI Raih Nilai Sempurna Denpasar (Bali Post) Sebanyak 678 siswa SD mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) di SMPN 3 Denpasar, Kamis dan Jumat (1819/6) lalu. Peserta ini bersama calon siswa baru lewat jalur prestasi akan memperebutkan 240 kursi. ‘’Tentu dua pertiganya akan gagal. Yang gagal masih ada peluang untuk mencari SMP negeri lainnya,’’ tegas Kepala SMPN 3 Denpasar, Drs. I Made Darma, M.Pd., di sela-sela pengumuman kelulusan siswa kelas III, Sabtu (20/6) kemarin. Pada pengumuman kelulusan kemarin, hanya seorang siswanya tak lulus UN lantaran menderita sakit sejak lama. Kalau tak sakit, Made Darma mengaku yakin semua siswanya lulus UN tahun ini. ‘’Yah kami memaklumi ini di luar kemampuan guru. Saat sakit jelas konsentrasi tak optimal,’’ ujarnya. Ia mengaku bangga dengan prestasi dan nilai yang diraih siswanya pada UN tahun ini. Selain dijejali dengan nilai
I Made Darma
BPM/025
10, sebagian besar siswanya meraih nilai 9,5 ke atas. Berdasarkan data Disdikpora Bali nilai UN tertinggi diraih Ni Nyoman Utami Wijayaswari Pande (38,35). Ia memperoleh nilai (9,0) untuk Bahasa Indonesia, 9,60 (Bahasa Inggris), 10 untuk Matematika, dan 9,75 untuk IPA.
Yang membahagiakan hatinya, 47 siswanya meraih nilai sempurna (10) masingmasing 46 siswa di Matematika dan seorang di Bahasa Inggris. Sementara itu ratarata nilai UN sekolah tahun ini meningkat menjadi 33,49. Sebagai RSBI, SMPN 3 Denpasar, kata Made Darma, akan membuka empat kelas RSBI dengan pola pengajaran bilingual mulai tahun ajaran baru ini. Kelas bilingual (RSBI) ini dibatasi berisi 30 siswa. Soal jalur prestasi, Ketua Panitia TPA, Drs. Putu Jaya, M.Psi., mengatakan diutamakan peraih juara I, II, dan III perorangan tingkat kotanasional. Prestasi ini dikuatkan dengan bukti penghargaan. Kepala SMPN 3 Denpasar Drs. Made Darma,M. Pd., menekankan semua siswa yang mendaftar di jalur akademis dan prestasi wajib mengikuti tes TPA. Bahkan, peserta jalur prestasi ini ditambah dengan tes khusus sesuai jadwal. (025/*)
SMP PGRI 2 Lulus 100 Persen
Denpasar (Bali Post) SMPN 10 Denpasar meraih sukses luar biasa pada Ujian Nasional (UN) tahun ini. Sekolah yang dipimpin Drs. Made Sartono ini menduduki ranking II di Bali dalam rata-rata UN sekolah. Bahkan, SMPN 10 Denpasar mengalahkan sejumlah sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di Bali. Sartono di sela-sela pengumuman kelulusan, Sabtu (20/6) kemarin, mengungkapkan sekolahnya memiliki nilai rata-rata 36,70 di bawah SMPN 1 Denpasar. Berarti ia menilai ada potensi dan peluang menaikkan predikat sekolah dari SSN menuju RSBI. ‘’Kami bersyukur bisa lulus 100 persen dan meraih predikat terbaik di Denpasar dan Bali,’’ ujarnya. Dari data yang dikeluarkan Diknas Bali, nilai tertinggi diraih oleh I Made Windu Putra (38,95). Ia meraih nilai 10 di pelajaran IPA dan Bahasa Inggris, 9,75 di Matematika dan 9,20 di Bahasa Indonesia. Sebanyak 80 siswanya juga meraih nilai 10 di Matematika, di IPS
Made Sartono
BPM/025
empat orang, dan seorang di Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Atas kesuksesan ini Sartono yang didampingi Wakasek Drs. Wayan Wira Atmaja bersyukur karena kerja keras bersama ini membuahkan hasil. Siswa selain digembleng di sekolah lewat PBM, juga dibina lewat bimbingan belajar tiga hari seminggu. Bagi siswa yang kurang di-maving kemudiana dilaporkan kepada orangtuanya. Sekolah menindaklanjuti dengan memberikan binaan khusus.
Yang menopang kesuksesan ini juga pengawasan dari orangtua dan bantuan komite sekolah yang selalu mendukung upaya sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pada penerimaan siswa baru mendatang, SMPN 10 Denpasar, kata Sartono, akan menerima 240 siswa baru. Ia tak membentuk kelas unggulan, melainkan siswa disebar secara acak sehingga siswa yang cerdas tersebar di semua kelas. SMPN 10 Denpasar sejak lama dikenal sebagai sekolah unggulan di Denpasar bersama SMPN 1, SMPN 3, dan SMPN 7 Denpasar. Di berbagai ajang lomba siswanya juga banyak menggaet juara terutama di bidang teknologi informsi (TI) karena sekolah ini memang berbasiskan TI dan menjadi proyek percontohan di Kota Denpasar. Sartono mengatakan dalam PSB mendatang selain diseleksi lewat nilai UN juga diseleksi lewat jalur prestasi. Mereka yang direkrut diutamakan prestasi perorangan. (025/*)
Guru Datangi Siswa ”Door to Door’’ Miliki Siswa Terbanyak, Denpasar (Bali Post) Prestasi akademis dan non-akademis SMP PGRI 2 Denpasar tak perlu diragukan lagi. Sekolah di Jl. Meduri Sumerta ini sarat prestasi. Tahun ini sukses mengantarkan siswanya lulus 100 persen pada jumlah siswanya terbanyak kedua di Denpasar yakni 574 orang. Pengumuman kelulusan siswa SMP PGRI 2 Denpasar dilakukan secara door to door. Para guru dan karyawan disebar ke seluruh alamat siswa kelas III untuk menyerahkan surat bukti kelulusan. ‘’Ini sudah menjadi tradisi kami sejak lama sebagai bentuk pelayanan prima kepada siswa kami,’’ tegas Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Drs. Gede Wenten Aryasudha, M.Pd., di sela-sela pengumuman kelulusan, Sabtu (20/6) kemarin. Model pengumuman kelulusan ini, kata dia, untuk menghindari aksi corat-coret baju sekolah dan demi keamanan diri serta orang lain. Di samping itu pola pengumuman kelulusan dengan
BPM/025
Gede Wenten Aryasudha
mendatangi siswa dan orangtuanya di rumah sebagai salah satu bentuk komunikasi yang harus dijalin sekolah dengan masyarakat. Dengan demikian promosi sederhana ini bisa mengangkat penerimaan siswa baru di sekolah ini. Sesuai data yang diterima dari Disdikpora Bali, peraih nilai UN tertinggi SMP PGRI 2 Denpasar adalah Ni Ketut Apriliani (37,50). Ia menda-
SMP PGRI 1 Denpasar
patkan nilai 8,80 di pelajaran Bahasa Indonesia, 9,20 di pelajaran Bahasa Inggris, 9,50 di matematika, dan 10 di pelajaran IPA. Bahkan, enam siswanya meraih nilai 10. Mereka adalah Apriliani di IPA, dan lima di Matematika yakni Kadek Ageng Nuartha, A.A. Ngurah Ari Dwiatmika, Putu Ayu Wulandari, I Ketut Dimar Warsi Hantari dan Rama Dhita Naya. Sementara nilai rata-rata UN sekolah naik dari tahun lalu menjadi 33,49. Sukses ini menurut Aryasudha berkat kerja sama siswa, guru (sekolah,) dan orangtua siswa (masyarakat). Kinerja tripartid ini harus linier untuk bisa menghasilkan lulusan berkualitas. Untuk penerimaan siswa baru, SMP PGRI 2 Denpasar akan menerima 500 siswa untuk 10 kelas. Pendaftaran dimulai 1 Juni 2009 setelah pengumuman UN siswa SD. Ia meminta lulusan SD segera mendaftarkan diri untuk diterima menjadi warga di sekolah favorit ini. (025/*)
SMP PGRI 5 Denpasar Terbanyak Ketiga Luluskan Siswa Denpasar (Bali Post) Rasa bahagia memenuhi pengumuman kelulusan di SMP PGRI 5 Denpasar. Sekolah tetangga SMPN 2 Denpasar di Jl. Gunung Agung ini sukses besar tahun ini dengan mengantarkan siswanya lulus 100 persen. Para guru dan siswa tampak bahagia. Saking bahagianya sebagian siswa sampai menangis karena baru merasa plong dari beban UN yang selama ini harus dihadapi. SMP PGRI 5 Denpasar termasuk sekolah terbanyak ketiga meluluskan siswanya tahun ini setelah SMP PGRI 1 dan SMP PGRI 2 Denpasar. Dengan 522 siswa kelas III bukan pekerjaan mudah untuk mempersiapkan diri mereka mencapai kelulusan. Bahkan sang kepala sekolah, Drs. Wayan Wirasa, harus berada di sekolah pagi hingga malam hari. Untungnya sekolah ini memiliki strategi khusus menghadapi UN tahun ini. Caranya, sejak awal siswa kelas III diberikan les tambahan dengan mata pelajaran yang di-UN-kan. Sambil memberikan program pengayaan, guru dengan mudah bisa memetakan kemampuan siswanya yang rendah, sedang, dan di atas ratarata. Saat itulah fokus remidi diberikan kepada siswa yang kurang mampu atau yang sementara dianggap masih lemah. Sebagian guru lesnya diambil dari luar sekolah. Para guru pun mengajar dengan sistem tim. Jika guru A berhalangan, segera digantikan asistenya sehingga tak
ada istilah jam kosong di SMP PGRI 5 Denpasar. Bahkan, Wayan Wirasa sendiri sering ke ruang kelas untuk memotivasi semangat belajar siswanya. Dari data yang diperoleh di Disdikpora Bali, nilai UN tertinggi di SMP PGRI 5 Denpasar diraih oleh I Gede Manik Askare (37,40). Ia mendapatkan nilai 9,0 di Bahasa Indonesia, 9,40 di Bahasa Inggris, 10 di Matematika, dan 8,75 di IPA. Dua siswa binaan Wayan Wirasa
ini juga meraih nilai 10 di Matematika yakni Putu Oka Sudiana dan Ni Putu Diah Noviari Suryani. Ketua PPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar, Drs. Dewa Putu Putra, M.M., M.H., M.Pd., melihat potensi SMP PGRI 5 Denpasar ini sangat besar. Sekalipun sebagai sekolah swasta, namun Wirasa mampu ‘’menjual’’ sekolah ini dengan berkualitas. Gedung fisik sekolah berlantai empat dengan fasilitas yang lengkap. (025/*)
BPM/025
PRESTASI - Wayan Wirasa saat menerima penghargaan dari Wali Kota.
Lulus 100 Persen Denpasar (Bali Post)Suasana pengumuman kelulusan di SMP PGRI 1 Denpasar, Sabtu (20/6) kemarin, berlangsung sumringah. Pasalnya, sekolah yang dikenal memiliki siswa kelas III terbanyak di Kota Denpasar bahkan di Bali yakni 652 orang ternyata mampu mengantarkan siswanya lulus 100 persen. Prestasi ini tak lepas dari tangan terampil sang kasek I Made Renu, S.Pd, M.M., dan komitmen para guru dan siswa untuk sukses bersama. Namun, Made Renu selalu tampil rendah hati dengan mengatakan bahwa kesuksesan itu berkat kerja keras dan semangat belajar para siswa. ‘’Jika siswa tak semangat belajar apalah artinya pembinaan dari guru dan orangtuanya,’’ tambahnya. Made Renu bersama Wakasek Nengah Sukama, S.Pd., M.M., tampak tersenyum lebar saat mengumumkan hasil UN kepada siswanya. Nilai tertinggi UN di sekolah ini diraih Ryanda Dwi Octhora dengan nilai 36,50. Ia mendapat nilai Bahasa Indonesia (8,60), Bahasa Inggris (9,40), Matematika (9,75), dan IPS (8,75). Bahkan, prestasi membanggakan diukir siswanya dengan mendapatkan nilai 10 di pelajaran Matematika sebanyak 21 orang. Para siswanya juga men-
BPM/025
SEMBAHYANG- Keluarga besar SMP PGRI 1 Denpasar saat melakukan persembahyangan bersama. Inset: I Made Renu, S.Pd., M.M. yambut berita gembira dengan sukaria. Mereka saling berangkulan dan saling mengucapkan selamat. Made Renu mengatakan perjuangan anak-anaknya ini menunjukkan bahwa SMP PGRI 1 Denpasar sudah terbukti berpengalaman mengelola pendidikan berkualitas sejak lama. Siswa selain diberikan tugas dan padat dengan pemantapan, juga tiga hari seminggu dipadatkan dengan les sejak pagi bahkan malam hari. Hal ini juga berkat disiplin tinggi warga sekolah. ‘’ Kami merasa jengah, sekolah swasta yang input-nya kurang baik harus dipoles menjadi SDM yang cerdas. Ini memerlukan perjuangan yang luar
biasa,’’ ujarnya. SMP PGRI 1 Denpasar yang beroperasi di kawasan Monang-maning Denpasar tahun ajaran baru ini akan menerima 600 siwa baru. Jumlah siswanya dibatasi untuk tetap menjaga mutu dan memberi pelayanan terbaik kepada siswa. Sekolah ini sejak lama mampu mandiri, bahkan kini sedang membangun parahyangan sekolah yang megah di lantai II. Prestasi unggulannya di silat, gerak jalan, karate, atletik, dan seni. OSIS di sekolah ini dikenal kuat membantu tugas sekolah dalam penegakan disiplin siswa dan memotivasi siswa berprestasi. (025/*)
Kepala SMPN 8 Bersyukur Siswanya Lulus 100 Persen Denpasar (Bali Post) Ketatnya UN dan tingginya standar kelulusan membuat sejumlah sekolah harus bekerja keras menyiapkan anak didiknya menghadapi UN. Kepala SMPN 8 Denpasar, Drs. Made Cemeng Suardika mampu mencarikan solusi untuk membuahkan hasil maksimal. Buktinya pola treatment yang ia terapkan mampu mengantarkan semua siswanya (239 orang) lulus 100 persen. ‘’Kami mensyukuri keberhasilan ini dalam batas kewajaran,’’ ujar Made Cemeng Suardika Sabtu (20/ 6) kemarin. Kasek yang menerapkan pola keterbukaan ini mengaku sukses pada UN tahun ini berkat disiplin dan motivasi belajar siswa yang tinggi. Apalagi siswa kelas III yang ikut UN tahun ini relatif bagus dari segi akademik. Nah, ini juga berkat polesan guru di sekolah, pengawasan orangtua dan dukungan komite sekolah agar siswa siap menghadapi UN. Siswa yang kurang mampu didril untuk mengikuti remidi, siswa yang
BPM/025
Made Cemeng Suardika
sedang dan cerdas diberikan pengayaan. Made Cemeng Suardika pun sampai menugaskan semua guru untuk menganalisis item soal UN agar mudah dimengerti anak didiknya. Bahkan, semua guru diwajibkan menguasai kisi-kisi dalam SKKL tersebut dalam bentuk soal yang sederhana hingga yang sulit. ‘’Pekerjaan ini memerlukan perjuangan
dan komitmen,’’ ujarnya. Berdasarkan data yang dikeluarkan Disdikpora Bali, peraih nilai UN tertinggi adalah Ruth Yuliana Palupi (37,75). Ia meraih nilai 10 pada Matematika, IPA (9,75), Bahasa Inggris (8,80), dan Bahasa Indonesia (9,20.) Sementara rata-rata nilai UN sekolah meningkat dari tahun lalu menjadi 34,42. Yang membanggakan Made Cemeng Suardika tahun ini adalah prestasi anak didiknya yang mampu menembus nilai sempurna (10). Tercatat 24 siswa meraih nilai 10 di pelajaran Matematika. Sebagian besar meraih nilai 9 ke atas. ‘’Ini juga prestasi luar biasa, mudah-mudahn mereka banyak diterima di SMA favorit,’’ ujarnya. Sekolah yang memiliki ekstra unggulan dalam seni dan marching band ini kini sedang membangun fasilitas lab bahasa dan IPA senilai Rp 600 juta dim ana disubsidi komite 65 persen. Tahun ini SMPN 8 Denpasar akan menerima 240 siswa untuk 6 kelas lewat nilai UN dan jalur prestasi. (025/*)
z Perintis : K.Nadha, z Penanggung Jawab: ABG Satria Naradha z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Wirata z Redaksi: Alit Purnata, Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry, Martinaya, Mawa, Palgunadi, Sri Hartini, Suana, Sueca, Sugiartha, Sutiawan, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Dira Arsana, Giriana Saputra, Iwan Darmawan, Mas Ruscitadewi, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subagiadnya, Subrata, Suentra, Sumatika, Gregorius Rusmanda, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa . Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Tabanan: Surpi. Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Bambang Hermawan, Nikson, Suharto Olii, Indu P. Adi, Ahmadi Supriyanto, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S. Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani, Nur Haedin, Suyadnya. Surabaya: Bambang Wilianto.z Pusat Data dan Informasi: Alit Purnata, Mas Ruscitadewi, Nik Winadi, Adi Susyani. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Bagian Iklan: Suryanta, Bagian Sirkulasi: Budiarta, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 30.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 37.000 per mmk, >100 mmk Rp 40.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 28.000 per mmk. Advertorial Rp 20.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 50.000, 4 warna Rp 58.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
DAERAH
Minggu Kliwon, 21 Juni 2009
3
Rapat Luar Biasa Ikadin
Sukerana Serahkan Tongkat Estafet pada Suardana
BPM/kmb14
HADIAH - Bupati Tabanan N. Adi Wiryatama menyerahkan hadiah lomba GSK Tabanan 2009.
Grandfinal GSK 2009, Duta Penebel Terbaik Tabanan (Bali Post) Grandfinal lomba nyanyi solo bertajuk “Gita Suara Kartini” (GSK) tahun 2009, digelar Jumat (19/6) malam di gedung Kesenian I Ketut Mario. Para penyanyi yang berhasil merebut tiket untuk bisa tampil di ajang grandfinal mengerahkan segenap kemampuannya untuk bisa menjadi yang terbaik. Pada kompetisi ini, juri menetapkan duta kecamatan Penebel sebagai penyanyi terbaik. Ketua panitia yang sekaligus penggagas GSK Nyonya N. Adi Wiryatama mengatakan GSK dilaksanakan masih dalam suasana peringatan Hari Kartini tahun 2009 ini diharapkan menjadikan sosok tokoh perempuan ibu RA Kartini sebagai spirit dan inspirasi dalam melakoni kehidupan sehari-hari, untuk terus maju meningkatkan kreativitas dan kemampuan yang dimiliki di segala bidang. “Pelaksanaan GSK tahun keempat ini melibatkan para lanjut usia, dimaksudkan untuk lebih memberdayakan kaum lansia untuk melibatkan mereka dalam kegiatan yang sifatnya ringan dan menghibur,” ujarnya. Pada ajang GSK tahun ini terlibat 600 peserta di 10 kecamatan di Tabanan. Dari 600 peserta setelah dilakukan seleksi yang bisa masuk ke babak final 60 orang, diambil dari 10 kecamatan, masing-masing kecamatan dipilih 6 orang terdiri dari kategori terbaik, terfavorit dan lansia. Sementara itu, kata Nyonya Adi, pada grandfinal saling berebut untuk menjadi yang terbaik dari 15 orang terdiri dari kategori penyanyi terbaik, terfavorit dan lansia. Sementara itu Bupati Tabanan N. Adi Wiryatama menyambut gembira kegiatan GSK ini. Memasuki tahun keempat ini bupati melihat telah terjadi kemajuan yang cukup signifikan, baik dari jumlah peserta dan kualitas pelaksanaannya. Ia berharap ajang ini bisa terus dilaksanakan, dalam upaya mendorong kaum ibu terus berkreativitas dan berinovasi dalam ikut berpartisipasi membangun Tabanan kini dan ke depan. Selama ini, kata bupati, kiprah kaum ibu dalam membangun daerah ini sudah cukup menggembirakan dan di tahun-tahun mendatang agar lebih ditingkatkan. Dalam grandfinal ini keluar sebagai juara I, II, dan III masing-masing Dwi Ratnaningrum, Niti Susila Adnyani, dan Eka Pusparini. Sementara kategori lansia, juara I, II, dan III masing-masing Wayan Catra, IGA Suryaningrat dan Ketut Ruasma. Juara favorit I, II dan III adalah Ni Wayan Asrini, Luh Gede Artini dan Men Konik. (kmb14/*)
Suzuki Peduli Pendidikan Singaraja (Bali Post) Pesatnya kemajuan teknologi di bidang otomotif menyebabkan tuntutan masyarakat khususnya dunia industri terhadap penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kemampuan bidang pelayanan jasa otomotif juga meningkat. SMKN 3 Singaraja sebagai lembaga pendidikan bidang teknologi dan industri sesungguhnya telah mengantisipasi perkembangan itu dengan melakukan perubahan mendasar di bidang kurikulum yang disesuaikan dengan perkembangan yang terjadi. Seiring dengan perubahan itu, maka implikasinya adalah penyiapan SDM tenaga pengajar yang memiliki kompetensi sesuai dengan bidang yang diajarkan. Untuk tenaga pengajar program keahlian teknik mekanik otomotif di SMKN 3 Singaraja, kompetensi yang dibutuhkan dan perlu ditingkatkan adalah pengetahuan dan keterampilan sistem bahan bakar injeksi yang lebih dikenal dengan Electronic Petrol Injection (EPI). Melihat kondisi itu, maka PT United Indobali sebagai Main Dealer Suzuki wilayah Bali, NTB dan NTT, menyambut baik undangan dari SMKN 3 Singaraja untuk memberikan pelatihan sistem EPI. “Pelatihan sistem EPI ini telah berlangsung pada 1 s.d. 6 Juni 2009 di SMKN 3 Singaraja,” jelas Kepala Cabang PT United Indobali, Hadis Furqon. Menurut I Gede Juni Astawa, S.T., selaku service instructor PT United Indobali yang juga alumni SMKN 3 Singaraja, materi sistem bahan bakar injeksi EPI sudah seharusnya menjadi salah satu materi pelajaran di sekolah kejuruan khususnya otomotif. Karena, saat ini kendaraan dengan sistem bahan bakar injeksi sudah tidak asing lagi di masyarakat. Terlebih setelah diterapkannya standard Euro II, yang mewajibkan kendaraan roda 4 (mobil) yang rendah emisi, sebagian besar hanya bisa dipenuhi oleh kendaraan dengan sistem EPI. Kerja sama antara dunia pendidikan dan dunia industri sudah seyogianya ditingkatkan lagi. “Dunia pendidikan sebagai lembaga penyedia tenaga kerja harus bisa mengikuti perkembangan teknologi yang begitu pesat sehingga lulusan SMKN 3 Singaraja dapat bersaing dan diterima di dunia industri yang membutuhkan sesuai dengan bidang keahliannya,” jelas Kepala SMKN 3 Singaraja Drs. I Nyoman Dharma Bandhem. (bns)
BPM/ist
SUZUKI - Staf Suzuki dan tenaga pengajar SMKN 3 Singaraja.
Denpasar (Bali Post) Tampuk kendali Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Denpasar dipastikan segera beralih. Semua itu terjadi sejalan dengan suksesnya I Made Sukerana, S.H. menjadi anggota DPRD Bali periode 2009-2013 dari Partai PKPI dari daerah pemilihan Karangasem. Pria kelahiran Kubu itu memilih mundur sebagai Ketua DPC Ikadin Denpasar, serta menyerahkan tongkat estafet kepada Made Suardana, S.H. “Walaupun dalam anggaran dasar (AD) Ikadin tidak diatur secara tegas bagi pengurus Ikadin yang terpilih menjadi anggota DPRD mundur dari jabatannya, namun saya memilih mengundurkan diri sebagai Ketua Ikadin untuk menghindari konflik kepentingan,” kata Sukerana, dalam acara rapat anggota luar biasa DPC Ikadin, yang digelar Sabtu (20/6) kemarin di Denpasar. Selama menjadi Ketua DPC Ikadin, Sukerana banyak telah banyak melakukan kegiatan organisasi. Di antaranya menyelenggarakan seminar-seminar hukum, memberikan bantuan hukum dan sebagainya. Sukerana berharap siapa pun yang memimpin Ikadin untuk empat tahun ke depan, meski mendapat dukungan seluruh anggota demi kemajuan Ikadin. Pasalnya, selama ini Ikadin dikenal sebagai organisasi advokat yang telah banyak berkiprah dalam menegakkan supremasi hukum. “Saya harap Ikadin dapat menjadi organisasi advokat yang populis. Ikadin perlu dikenal penegak hukum yang lain baik itu kejaksaan, kepolisian maupun pengadilan,” tandasnya. Pada rapat luar biasa itu, muncul tiga nama kandidat yakni I Made Suardana, S.H., Ngurah Karyadi, S.H., dan I Ketut Hartha Yasa, S.H. Tetapi faktanya setelah melalui perdebatan yang cukup alot, akhirnya Ngurah Karyadi terpental karena dalam anggaran dasar jelas disebutkan seorang yang berhak menjadi ketua Ikadin adalah orang yang pernah menjadi pengurus Ikadin. Sementara Ngurah Karyadi sendiri tidak pernah menjadi pengurus Ikadin.
Dengan mundurnya Ngurah Karyadi, maka calon yang layak maju adalah I Made Suardana dan I Ketut Hartha Yasa. Sebagai salah satu kandidat Made Suardana, S.H. menyatakan siap maju sebagai orang nomor satu di DPC Ikadin. Dalam visi misinya, Suardana lebih mengedepankan pembentukan pengurus yang cerdas dan berani. Selain itu, dia juga berjanji akan menyediakan sekretariat yang terpisah dari kantor pribadinya. Sementara itu Hartha Yasa memilih tidak menyampaikan visi misi karena hal tersebut sudah ada di Ikadin. Dia hanya menyampaikan program yang intinya akan memajukan Pusat Bantuan Hukum (Posbakum) Ikadin. Proses pemilihan ketua DPC Ikadin berlangsung demokratis. Dari 104 anggota Ikadin yang hadir mengikuti acara tersebut hanya 62 orang. Dalam pemilihan itu akhirnya Suardana berhasil menjadi menang mutlak dengan mengantongi 43 suara. Sementara 11 suara serta yang golput 8 suara. (015/*)
Denpasar (Bali Post) Pengumuman kelulusan di SMP Saraswati 1 Denpasar dilakukan dengan nuansa spiritual. Para siswa sejak Sabtu (20/6) pagi kemarin dikumpulkan di Pura Saraswati. Sambil menunggu kasek mengambil nilai UN di Disdikpora Kota Denpasar, para siswa diberikan siraman rohani agar siap mental menghadapi apa pun hasil UN. Suasana tampak tegang pada mulanya, namun berangsur-angsur mencair setelah Kepala SMP Saraswati 1 Denpasar Dra. A.A. Adnyani, M.M. tersenyum lebar ketika membacakan hasil kelulusan anak-anaknya. ‘’Saya tak bisa menyembunyikan kegembiraan hati saya, hingga siswa menerka sendiri bahwa mereka lulus 100 persen,’’ ujarnya. A.A. Adnyani yang bendahara MKKS SMP Kota Denpasar ini mengaku sejak seminggu merasa stres memikirkan nasib anak-anaknya di UN. Apalagi orangtua siswa banyak menanyakan langsung ke HP-nya soal nasib anaknya. Jawaban ini yang belum ia temukan hingga Sabtu pagi. Setelah mendengar kelulusan 100 persen, ia mengaku diarenya langsung sembuh. ‘’Ini obat luar biasa, mungkin
BPM/025
SEMBAHYANG - Kasek A.A. Adnyani bersama para guru dan siswa sembahyang sebelum kelulusan. karena kepikiran dengan nilai UN. Soalnya saya harus bertanggung jawab kepada orangtua siswa dan ke yayasan,’’ ujarnya. Berdasarkan data dari Disdikpora Bali, nilai tertinggi UN di sekolah ini diraih oleh I Ketut Putra Astrawan dengan nilai 36,60. Putra Astrawan meraih nilai 8,40 di Bahasa Indonesia, 9,20 di Bahasa Inggris, 9,50 di Matematika dan 9,50 di IPA. Bahkan dua dari 328 siswanya yang ikut UN meraih nilai 10 di pelajaran Matematika. Di samping potensi siswanya lumayan baik. Untuk mengantarkan siswanya lulus 100 persen, kata dia, sejak awal siswa di-
maving untuk meneliti kesulitan belajarnya. Siswa yang kurang diberikan remidi berkali-kali sehingga mereka benar-benar siap mental menghadapi UN tahun ini. Sekolah yang memiliki marching band unggulan ini pada penerimaan siswa baru mendatang akan menerima 300 siswa. Selain berpredikat SSN, SMP Saraswati 1 Denpasar ingin mempertahankan kualitas. Para siswa baru itu akan dipilih satu kelas bilingual. Program inilah yang akan menjadi magnet bagi lulusan SD untuk memilih sekolah di SMP Saraswati 1 yang beroperasi di Jl. Kamboja Denpasar ini. (025/*)
Siswa SMP dan SMA
Taman Rama Lulus 100 Persen I Made Sukerana, S.H.
BPM/015
SMPN 6 Lulus 100 Persen 34 Raih Nilai 10 Denpasar (Bali Post) sekolahnya semakin banyak. mantapan, ditambah pemanSalah satu kepala sekolah Tahun ini tercatat 34 siswan- tapan provinsi dan kota Dennegeri yang bergembira saat ya meraih nilai sempurna pasar. Di samping itu ia menmenerima hasil kelulusan (10) di pelajaran yang dise- gakui sukses ini juga berkat siswanya di Disdikpora Kota but menakutkan yakni disiplin siswa yang tinggi Denpasar, Sabtu (20/6) ke- Matematika. Sedangkan dalam belajar dan imbas dari marin adalah Drs. Wayan rata-rata sekolah tahun ini kelas unggulan di sekolah ini. Siswa yang dianggap Arum, M.M., M.Pd. Ia tam- naik menjadi 33,88. pak ter-senyum manis ketiIa menegaskan sukses ini kurang, dibantu dalam pemka ditanya soal prestasi berkat pola pemantapan belajaran termasuk mengaanak-anaknya. ‘’Syukur yang dilakukan berkali-kalai nalisa kesulitan soal UN. anak-anak kami lulus 100 di sekolah ini. Tercatat lima Siswa di kelas ungyulan ini persen. Ini sudah menjadi kali sekolah mengadakan pe- juga berperan aktif membantu siswa lainnya yang budaya kami di sekolah kurang mampu untuk yang tiap tahun lulus membenahi diri. 100 persen,’’ tegas Pada tahun ajaran kasek yang berpebaru ini SMPN 6 Dennampilan kalem ini. pasar akan menerima Yang membangga320 siswa. Jumlahnya kan dirinya, prestasi menurun dari tahun dan nilai rata-rata UN lalu karena sekolah ini yang diraih SMPN 6 berstatus SSN dan Denpasar tahun ini berkomitmen mempermeningkat dibandingtahankan kualitas. kan tahun sebelumnya. Siswa kelas I akan diaDari 376 siswa SMPN cak per kelas, baru ke6 Denpasar, nilai UN tika naik ke kelas II tertinggi berdasarkan diseleksi untuk kelas data Disdikpora Bali unggulan. diukir oleh Putu SuryaSementara prestasi wan dengan nilai 39,15. teranyar diraih sekolah Ia mendapatkan nilai di kawasan Sesetan ini 9,60 pada Bahasa Indoyakni menjadi sekolah nesia, 9,80 pada Baterbanyak (11 siswa) hasa Inggris, nilai semmewakili Bali di Olimpurna (10) pada piade Olahraga NaMatematika dan 9,50 sional. Mereka terjun pada IPA. di bola voli, sepak bola, Wayan Arum juga senam lantai dan atlemerasa salut karena BPM/025 tik. (025/*) peraih nilai 10 di Drs. Wayan Arum, M.M., M.Pd.
Kejurnas Kyukushinkaikan Anugrah Indah Cup Dibuka Denpasar (Bali Post) Pengda Bali IKO (International Karate Organization) Kyukushinkaikan Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Anugrah Indah yang menaungi Sekolah Anugrah (PG/TK, SD, SMP Anugrah) di Jalan Diponegoro menggelar kejuaraan Anugrah Indah Cup I, Minggu (21/6) ini. Agenda ini diikuti dojo di Bali dan enam pengda luar Bali dengan melibatkan 100 atlet. Acara akan dibuka Pembina Yayasan Anugrah Indah Denpasar Dina Sherley dan Branch Chief Kyukushinkaikan Indonesia Sensei H. Sugeng Pramono. Ketua Pengda Bali IKO Kyokushinkaikan John K Sonbai, S.H., didampingi Ketua Panitia Leonardo Agustino menegaskan kejuaraan ini bertujuan memasyarakatkan beladiri karate yang bergaya full body contact, meningkatkan prestasi atlet menjadi kader yang berwatak satria dan berbudi luhur. Kejuaraan memperebutkan piala tetap dan bergilir ini sebagai tolok ukur dan evaluasi hasil pelatihan yang dilaksanakan di semua dojo yang di daerah. Hasil pertandingan dipergunakan sebagai bahan peningkatan dan sekaligus pengembangan organisasi. ‘’Hitung-hitung sebagai event
Lulus 100 Persen, Siswa SMP Saraswati 1 Sembahyang
Leonardo dan Dina Sherley pemanasan,’’ kata John yang juga Ketua LBH Peta Bali ini. Leonardo Agustino menambahkan, 10 kelas dipertandingkan dalam kejuaraan Anugrah Indah Cup yang berlangsung di Gedung Wirasatya itu. Mereka terbagi menjadi kategori anak dan remaja untuk putra-putri dan kategori dewasa (putra). Juara dari masing-masing kelas mendapatkan medali, piala, piagam penghargaan, dana pembinaan dan kenang-kenangan. Dalam kejuaraan perdana ini hadir 300 atlet yang berasal dari Pengda Jakarta, Jawa Barat (Cibinong), Bekasi, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Kalimantan Timur. Bali
BPM/025
sendiri melibatkan 66 atlet dari Dojo Isobe Anugrah, Kenji Peta Hyang Batu, dan Filho Padangsambian. ‘’Bali menargetkan juara umum. Sebab Club Kyukushinkai Anugrah ingin mempertahankan juara umum yang diraih di Jakarta,’’ ujar Leonardo yang juga pembina Dojo Isobe Anugrah. Menurut Leonardo yang juga Pengurus di Yayasan Anugrah Indah (YAI) di sekolah Anugrah dikembangkan berbagai ekstra yang mengembangkan keterampilan anak didik untuk masa depannya. Ia berharap kejuaraan di Bali ini bisa sukses dengan menjunjung tinggi jiwa kebersamaan dan sportivitas. (025/*)
Denpasar (Bali Post) Sekolah Taman Rama Denpasar pada tahun ini kembali mengukir prestasi yang gemilang di bidang akademik. Pasalnya, dari seluruh siswa SMP dan SMA yang mengikuti ujian nasional (UN) dinyatakan telah berhasil lulus 100 persen. Bukan hanya itu, kelulusan 88 orang siswa SMP dan SMA Taman Rama di Ubung dan Jimbaran itu berada pada klasifikasi A. Hal ini diungkapkan Kepala SMA Taman Rama Denpasar Drs. I Gd. Made Sutama, M.Hum., pada pelepasan siswa kelas 3 SMP dan SMA di Sanur, Sabtu (20/6) kemarin. Acara pelepasan siswa kelas III kemarin juga dihadiri Kepala Dinas Pendidi-
kan, Pemuda dan Olahraga Bali I Ketut Wija, Advisor Taman Mahatma Gandhi Foundation V. Ram, jajaran komite Taman Rama, serta para orangtua/wali siswa. Sutama mengatakan selain lulus 100 persen, delapan anak didiknya berhasil meraih nilai sempurna, yakni 10 untuk mata pelajaran Matematika. Demikian pula untuk mata pelajaran Kimia juga cukup tinggi. Rata-rata nilai untuk mata pelajaran Kimia berhasil dicapai dengan nilai ratarata 9,94. Hal ini terjadi akibat 16 dari 18 siswa berhasil meraih nilai 10 untuk mata pelajaran ini. Mata pelajaran lainnya juga cukup tinggi, seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta Biologi.
BPM/ara
PELEPASAN - Pelepasan siswa SMP dan SMA Taman Rama juga diisi dengan peluncuran buku tahunan sekolah bersangkutan, Sabtu (20/6) kemarin.
Sutama mengakui lulusan sekolah Taman Rama Denpasar telah terbukti mampu bersaing dengan lulusan sekolah favorit lainnya di Indonesia. Terbukti, dari lulusan tahun ini, sebanyak 37 siswa Taman Rama berhasil diterima di universitas tanpa tes, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dari 37 siswa tersebut, 12 siswa melanjutkan kuliahnya di luar negeri, seperti Australia, Amerika, Malaysia, dan Singapura. Siswa SMP yang berhasil meraih nilai tertinggi, yakni Ida Ayu Darinyana 37,25. Sedangkan di tingkat SMA diraih oleh Diana Ginawati dengan total nilai 54,35. Melihat prestasi ini, kata Sutama, pihaknya berharap Dinas Pendidikan bisa memberikan predikat sekolah berstandar internasional kepada sekolah Taman Rama. Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bali I Ketut Wija tidak memungkiri prestasi yang diraih sekolah Taman Rama. Pihaknya menilai predikat bertaraf internasional sejatinya bukanlah sebuah tujuan. Apalagi, kenyataannya prestasi yang dihasilkan Taman Rama telah diakui dunia internasional. Hal ini dengan tersebarnya lulusan sekolah Taman Rama di berbagai universitas ternama di berbagai negara. (kmb12/*)
STIMI Handayani Denpasar Hadirkan ”Hot Spot” Gratis Denpasar (Bali Post) Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Handayani Denpasar yang dulunya bernama Akademi Sekretaris Manajemen Indonesia (ASMI), telah teruji puluhan tahun berpengalaman mengelola pendidikan tinggi di bidang manajemen dan sekretaris secara berkualitas. Lembaga pendidikan manajemen dan sekretaris di bawah naungan Yayasan Pendidikan Handayani ini, kini memberikan tambahan layanan kepada segenap civitas akademika khususnya para mahasiswa dengan menyediakan jaringan hot spot (internet nirkabel) secara gratis selama 24 jam di seluruh areal kampus STIMI Handayani Denpasar. Menurut Ketua STIMI Handayani Denpasar Drs. Nyoman Mendra, M.Par., yang ditemui di ruang kerjanya Sabtu (20/6) kemarin menyatakan, hadirnya tambahan layanan kepada segenap civitas akademika khususnya mahasiswa berupa penyediaan fasilitas information and technology (IT) hot spot secara gratis di seluruh areal kampus akan semakin meningkatkan kualitas Proses Belajar Mengajar (PBM) di STIMI Handayani Denpasar. Hadirnya layanan hot spot gratis ini akan memudahkan para mahasiswa dalam mengakses bahan-bahan perkuliahan dan informasi-informasi yang mendukung kelancaran proses perkuliahan. Di samping itu, para mahasiswa sekarang dapat dengan mudah mengakses jejaring sosial seperti facebook, friend-
ster ataupun jejaring sosial lainnya sehingga mereka akan memiliki networks yang begitu luas di seluruh dunia. Hal ini akan makin meningkatkan kualitas mahasiswa, akan mampu bersaing di pasar global dan tak ada lagi istilah penambah deret pengangguran. Mendra menyatakan, di samping itu, para mahasiswa juga dimanja dalam suasana perkuliahan yang sangat nyaman pada ruangan ber-AC, materi perkuliahan disajikan dengan LCD Projector/In Focus, perpustakaan dengan koleksi terbaru, tersedianya auditorium yang representatif sebagai penunjang kreativitas mahasiswa serta tersedianya laboratorium penunjang PBM seperti laboratorium (lab) komputer, lab perkantoran, lab Bahasa Inggris dan lab komputer statistik. Mendra menambahkan, STIMI Handayani Denpasar dengan status Terakreditasi
B, memiliki dua jurusan yakni Jurusan Manajemen/ Manajemen Perusahaan dengan pilihan Konsentrasi Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Operasional, Manajemen Perkantoran serta Manajemen Bisnis Pariwisata serta Jurusan Sekretari/Kesekretariatan menerima pendaftaran Gelombang II mahasiswa baru Tahun Akademik 2009/ 2010 bagi lulusan SMU/SMK Sederajat mulai 1 Juli s.d. 6 September 2009. Guna memberi kesempatan kepada mahasiswa yang telah terserap di dunia kerja agar bisa meneruskan pendidikan tinggi, STIMI Handayani Denpasar menghadirkan kelas eksekutif selama 3,5 tahun. Perkuliahan dilaksanakan pada Kamis s.d. Jumat, dimulai pukul 18.00 Wita dan tiap Sabtu dimulai pukul 10.00 Wita. (r/*)
BPM/ist
HOT SPOT - STIMI Handayani Denpasar menyediakan jaringan “hot spot” (internet nirkabel) secara gratis selama 24 jam.
KELUARGA
4 LANSIA Kegiatan Warga Lanjut Usia YWS Cabang Badung Kelompok Blahkiuh: Selasa (23/6) dan Jumat (26/6) pukul 09.00 wita; di Dukuh Giri Kusuma/Bumi Perkemahan Pramuka di Desa Blahkiuh Abiansemal, Badung; olahraga senam dan meditasi. Setiap akhir bulan pukul 09.00 wita di Puskesmas Blahkiuh Abiansemal, Badung; pemeriksaan kesehatan. Kelompok Sibang Kaja: Jumat (26/6) pukul 09.00 wita di lapangan sepakbola Sibang; olahraga senam dan pertemuan. Kelompok Sedang: Senin (22/6) pukul 09.00 wita di Sedang; olahraga senam dan pertemuan. YWS Cabang Kota Denpasar Selasa (23/6) pukul 09.00 wita; tari pergaulan dan bermain musik di Aula YWS, Jl. Menuh No.1 Denpasar. Kamis (25/6) pukul 09.00 wita; latihan musik Gita Lansia di Aula Sekretariat YWS, Jl. Menuh No.1 Denpasar. Sabtu (27/6) pukul 09.00 wita di Wantilan DPRD Renon; senam, nyanyi dan bermain musik. Di halaman sebelah barat wantilan DPRD Renon, Selasa (23/6) pukul 16.00 wita; olahraga Gate Ball. YWS Cabang Bangli Di Balai Masyarakat Puri Agung, Jumat (26/6), pukul 09.00 wita; pemeriksaan kesehatan oleh staf RSJ Propinsi Bali, senam, nyanyi, dan meditasi. YWS Cabang Gianyar 1. Cabang Gianyar, aktivitas di Puri Gianyar pukul 09.00 wita; Selasa (23/6), Rabu (24/6), dan Jumat (26/6), senam. Kamis (25/6), latihan Gate Ball di lapangan umum Gianyar. 2. Ranting Ubud, aktivitas di halaman Ancak Saji Puri Agung Peliatan Ubud pukul 09.00 wita. Selasa (23/6); pemeriksaan kesehatan. Kamis (25/6); senam dan persiapan rekreasi. Minggu (28/6); senam dan latihan nyanyi. Senin (22/6), Rabu (24/6), Jumat (26/6); latihan Gate Ball di lapangan Gunung Sari Desa Peliatan Ubud, Gianyar, pukul 16.00 wita. Sabtu (28/6) di lapangan Museum ARMA Ubud. 3. Ranting Payangan, aktivitas di Balai Serbaguna Payangan, pukul 08.30 Wita, Rabu (24/6), Jumat (26/6), dan Minggu (28/6); senam. 4. Ranting Sukawati, aktivitas di halaman belakang Puri Kandel Sukawati, pukul 08.30 Wita; Selasa (23/6); senam dan Mekidung. Kamis (25/ 6); senam. Sabtu (28/6); senam, arisan, Palawakya. YWS Cabang Tabanan Di Gedung Mario, Tabanan, pukul 08.00 wita; Rabu (24/6), senam. Di Lapangan Alit Saputra Tabanan, pukul 08.00 wita; Selasa (23/6), Kamis (25/6), dan Sabtu (28/6) pukul 08.00 wita latihan Gate Ball dengan pelatih IGN Mendra dan Dewa Putu Tresna. Ranting Pejaten: Senin (22/6) dan Kamis (25/6) nyanyi, latihan Janger, senam lansia, senam diabetes, senam persendian, dan senam Indonesia Sehat. Pemeriksaan kesehatan oleh petugas Puskesmas Kediri I pada Kamis minggu ke-3 setiap bulan. YWS Cabang Klungkung Selasa (23/6) dan Rabu (24/6) di lapangan Puputan Klungkung, pukul 08.00 wita; senam, dan di gedung DPRD Klungkung, pukul 16.00 wita. Tiap Kamis Minggu II, pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas I Klungkung, pukul 09.00 wita. Sabtu (27/6) dan Minggu (28/6) di lapangan umum Klungkung pukul 08.00 wita, senam. YWS Cabang Jembrana Selasa (23/6) dan Jumat (26/6) di halaman gedung Juang Ksatria Bakti Negara pukul 08.00 Wita; senam, poco-poco. YWS Cabang Buleleng Di Taman Kota, Jl. Ngurah Rai Singaraja pukul 16.00 wita. Senin (22/ 6); senam, Pesantian, dan Gate Ball. Rabu (24/6); senam, kesenian, dan Gate Ball. Jumat (26/6); senam, Gate Ball, dan meditasi. Minggu (28/6) pukul 06.00 wita; jalan santai.
KEGIATAN YAYASAN PUTRA SESANA BALI
Sabtu (28/6) pukul 16.30 wita di Wantilan DPRD Bali, Renon. - Latihan Meditasi Relaksasi Suryani dibimbing oleh Luh Ketut Suryani.
Yayasan Wreda Sejahtera Bali Alamat Sekretariat: Jl. Menuh No. 1 Denpasar Telp. (0361) 7426188
Ingin Anak Cerdas, Perdengarkan Musik SIKAP lemah-lembut, penyayang, kreatif, dan penurut, diyakini bisa dibentuk sejak dini. Caranya, dengan memberikan stimulasi dan nutrisi yang seimbang pada saat bayi masih dalam kandungan. Peneliti asal Colorado, Dorothy E, menyebutkan salah satu stimulasi yang efektif untuk menumbuhkan sikap positif itu adalah dengan memperdengarkan musik yang tepat pada anak. Dalam sebuah penelitiannya, Dorothy memberikan stimulus musik pada lima tanaman yang ditanam dalam pot. Kepada lima tanaman itu diperdengarkan jenis musik yang berbeda. “Tumbuhan yang diberi alunan musik klasik, daun tanamannya tumbuh sehat berwarna hijau. Sementara, tumbuhan yang diiringi musik bernuansa rock, tumbuh dengan daun berwarna hijau kekuning-kuningan,” kata musisi asal Jakarta, Addie M.S., dalam sebuah seminar tentang perkembangan kecerdasan otak anak, di Surabaya, baru-baru ini. Addie menjelaskan, sebenarnya musik apa pun bisa menstimulasianak.DiSingapuradanCina, anak dibekali beragam jenis musik mulai dari tradisional hingga pop. Dengan modal itulah, kecerdasan mereka dalam menangkap sesuatu menjadi leb-
DONGENG
ih meningkat dibandingkan anak yang tidak pernah mengenal musik. “Musik adalah alat kecerdasan bangsa,” katanya. Namun, Addie mengingatkan, irama musik yang dipilih haruslah tepat. “Musik yang tenang akan membentuk karakter anak menjadi lembut dan penyayang,” katanya.Ditambahkan,rekomendasi musik seperti karya Haydn, W.A. Mozart, Handel, Vivaldi, LeroyAnderson,danDebussybisa menjadi pilihan orangtua untuk didengarkan kepada buah hati mereka. Keahlian bermusik, kata dia, bukanlah semata-mata menjadikan anak untuk bekerja menjadi pemusik. Namun, membekali pemikirannya untuk bisa tanggap terhadap sesuatu dengan cepat, lebih teliti, dan pemikirannya tidak mudah tegang atau stres. “Saat ini, birokrat terkenal di dunia memiliki latar belakang musik. Itu karena semasa dalam kandungan, orangtuanya rajin mendengarkan musik, diikutkan les musik, atau mengikuti organisasi musik saat mereka kuliah,” katanya.
KB dan “4T” Program Keluarga Berencana (KB), sejak tahun 1970, telah menekan angka kelahiran per wanita usia subur (Total Fertility Rate/TFR) sebesar 50% dari sekitar 5,6 anak menjadi sekitar 2,2 anak per wanita usia subur saat ini. Selain itu, program KB juga berperan besar untuk mencapai pengurangan AKI melalui perencanaan keluarga dengan cara pengaturan kehamilan yang aman, sehat dan diinginkan. Untuk mewujudkan pesan kunci tersebut, KB merupakan upaya pelayanan kesehatan preventif yang paling dasar dan utama. Keterkaitan manfaat KB dengan penurunan AKI melahirkan seringkali tidak dirasakan. Salah satu penyebab kematian ibu antara lain karena masih rendahnya pemahaman keluarga tentang KB dan kesehatan reproduksi. Rendahnya akses terhadap pelayanan KB juga akan meningkatkan AKI. Banyak pasangan usia subur
BPM/ist
MUSIK - Sikap lemah-lembut, penyayang, kreatif, dan penurut, diyakini bisa dibentuk sejak dini. Salah satu caranya, memberikan anak stimulasi memperdengarkan musik. erdasan anak, para orangtua juga harus memberikan stimulus yang cukup kepada anak. Stimulus yang seimbang bagi otak kiri dan kanannya akan membantu anak memiliki kemampuan seimbang juga antara kemampuan khas otak kiri seperti matematika dan membaca. “Sementara itu, kemampuan khas otak kanannya akan melibatkan banyak kreativitas semisal bermain musik dan melukis,” katanya.
Mengapa Anjing Bertengkar dengan Kucing? (3) ANTARA yang berdiri tegak di luar pintu gua, sangat patuh menjalankan tugas yang diberikan oleh Mantaro. Ketika dirasakannya tanah bergetar dan disusul suara riuh dari dalam gua, ia secepatnya menodongkan pedang yang sewaktu-waktu akan menebas leher raksasa. Betapa terkejutnya Jantara! Yang muncul tiba-tiba dari mulut gua itu adalah seorang gadis cantik. Itulah Wulansari yang disekap berhari-hari oleh raksasa. Jantara amat senang. Berarti perjuangan Mantaro berhasil dengan gemilang. Namun sejenak kemudian ia kecewa. Dari mulut gua itu mengalir darah merah yang tak henti-hentinya. Berarti sahabatnya yang perkasa dan berani berkorban itu terbunuh oleh raksasa. Ia pun secepatnya melaksanakan tugas yang dipesankan oleh Mantaro. Dengan kekuatan ilmu yang diperolehnya di perguruan, ia menutup gua itu rapat-rapat dengan batu-batu besar berlapislapis. “Biar raksasa itu mati perlahan-lahan di rumahnya sendiri,” katanya. Kemudian dengan sigap ia melarikan Wulansari menuju rumah ayahnya. Walaupun ia bersedih kehilangan Mantaro, tetapi karena tanggungjawab yang besar, ia harus menyelesaikan dengan baik tugas yang mulia itu. Namun di perjalanan ia merasakan getaran yang aneh dalam hatinya. Ia gugup bersentuhan dengan gadis itu, apalagi bertatap muka. “Sungguh cantik
Oleh dr. Tjok. Gd. Ngr. Chandragiram terlepas dari masih tingginya angka kehamilan yang tidak diinginkan (unwanted pregnancy) yaitu mencapai 16,8% yang berkaitan dengan tingginya aborsi. Aborsi sendiri memberikan sumbangan terhadap kematian ibu sampai 13%. Di sisi lain masih banyak ditemukan kehamilan yang tidak ideal (terlalu banyak, terlalu muda, terlalu tua, dan terlalu dekat jarak kehamilan), yang sangat membahayakan bagi kesehatan ibu atau lebih dikenal dengan “4 Terlalu” (4T).
Nutrisi Seimbang Perkembangan kecerdasan merupakan pondasi dasar yang penting untuk tumbuh kembang dan masa depan anak. Rentang usia 0-3 tahun adalah periode emas di mana terjadi perkembangan terpesat pada anak. Untuk mendukung perkembangan kecerdasan itu diperlukan nutrisi yang tepat dan seimbang. Ahli gizi Dr. Fiiastuti Witjaksono, SpG(K), menjelaskan, dalam tahap tumbuh kembang anak diperlukan berbagai nutrisi, terutama untuk perkembangan otak yang optimal. “Di antaranya karbohidrat, protein nabati dan hewani, lemak, vitamin, mineral, serta nutrisi lain yang berguna untuk perkembangan kecerdasan anak seperti DHA, kolin, prebiotik (FOS dan GOS/ serat), serta mikronutrien,” katanya di Surabaya. Menurut dia, ibu berperan penting dalam proses tumbuh kembang dan pembentukan kecerdasan anak yang optimal. “Selain memberikan nutrisi yang terbaik, ibu juga berperan dalam memberikan stimulasi yang menyeluruh untuk buah hati,” ujarnya. Psikolog Dr. Rose Mini Ap,Mpsi, menyatakan, untuk mendukung perkembangan kec-
DIBUANG SAYANG
dan menawan gadis itu! Sia-sia perjuangan yang berat, kalau gadis itu menjadi milik orang lain,” demikian gejolak hatinya. “Maaf, Tuan!” katanya di depan Tuan Darmalon, saudagar kaya itu. “Sesuai dengan permintaan Tuan, kami telah berhasil menyelamatkan putri kesayangan Tuan. Namun keadaan yang tak terduga-duga memaksa kami mengubah perjanjian.” “Maksud Nak Jantara?” tanya Tuan Darmalon. “Sahabat kami Mantaro tewas dalam pertarungan melawan sang raksasa. Tinggallah saya yang melanjutkan perjuangan itu sendiri. Seperti yang Tuan lihat, Putri Wulansari selamat tanpa cacat dan raksasa yang berbahaya itu mati pelan-pelan di dalam gua,” kata Jantara. “Bagus sekali, Anak Muda! Tak terhingga rasa terimakasihku dan juga seluruh penduduk desa. Lalu, apa maksudmu mengubah perjanjian?” “Perjanjian itu sebaiknya dikembalikan sesuai dengan pengumuman. Oleh karena hanya saya yang masih hidup, maka saya bersedia menjadi menantu Tuan. Sedangkan hadiah permata akan saya pergunakan untuk penduduk desa yang memerlukan.” “Bagus sekali, Anak Muda! Memang begitulah seharusnya sayembara itu diselesaikan,” jawab Tuan Darmalon. Maka setelah menemukan hari baik, pesta pernikahan Jantara dan Wulansari pun dilang-
KB Menurunkan Angka Kematian Ibu KEMATIAN ibu adalah kematian seorang wanita yang terjadi saat hamil, bersalin, atau dalam 42 hari setelah persalinan (nifas) dengan penyebab yang berhubungan langsung atau tidak langsung terhadap persalinan. World Health Organization (WHO) memperkirakan, di seluruh dunia setiap 1 menit seorang ibu meninggal dan dalam satu tahun ada sekitar 600 ribu ibu meninggal akibat komplikasi kehamilan, proses kelahiran dan aborsi yang tidak aman akibat kehamilan yang tidak diinginkan. WHO juga melaporkan, sekitar 80% kematian maternal merupakan akibat meningkatnya komplikasi selama kehamilan, persalinan, dan setelah melahirkan. Sisanya 20%, kematian maternal secara tidak langsung disebabkan oleh anemia, malaria, hepatitis, sakit jantung dan diabetes. Angka yang dihimpun dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2003 menunjukkan sekitar 15 ribu ibu meninggal setiap tahun atau setiap satu jam ada dua ibu meninggal karena komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas. Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tetap tinggi di kawasan ASEAN walaupun sudah terjadi penurunan dari 307/100 ribu kelahiran hidup dari rata-rata kelahiran sekitar 3-4 juta setiap tahun (SDKI 2002-2003) menjadi 263/100 ribu kelahiran hidup (BPS 2005) bila dibandingkan dengan angka kematian ibu di negara tetangga dekat, Thailand 129/100 ribu, Malaysia 39/100 ribu dan Singapura 6/ 100 ribu. Tingginya AKI ini tidak
Minggu Kliwon, 21 Juni 2009
(PUS) tidak mendapat layanan KB (unmeet need), padahal hal itu berisiko meningkatkan jumlah kematian ibu karena aborsi yang tidak aman. Jumlah PUS yang tidak mendapat layanan KB di pedesaan 9,2%, sedangkan di perkotaan 8,8% (SDKI 2007), angka unmeet need ini tergolong tinggi. Tahun lalu, angka unmeet need KB mencapai 9,1% dari pasangan usia subur atau sekitar empat juta pasangan, sedangkan pemerintah mempunyai target sebesar 6% pada tahun 2009 ini. Dengan program KB, persoalan “4T”, yakni hamil dalam usia terlalu tua (di atas 35 tahun), hamil dalam usia terlalu muda (di bawah 20 tahun), terlalu sering atau terlalu dekat jarak kehamilan (kurang dari 2 tahun), dan terlalu banyak anak (lebih dari 4), dapat diatasi. KB, mencegah kehamilan, yang berarti mengurangi risiko kematian karena melahirkan. KB juga mengatur agar kehamilan benar-benar diinginkan dan mencegah aborsi penyebab kematian. KB memungkinkan ibu melahirkan di usia yang ideal saja dan dengan jarak kelahiran ideal yang bisa diatur sehingga mengurangi risiko kematian. KB juga mengurangi jumlah kelahiran sehingga tidak lebih dari empat kali, sehingga mengurangi risiko kematian ibu. Punya Target Pemerintah telah berusaha menurunkan AKI dengan berbagai kebijakan, mulai dari program Safe Motherhood (1988) dimana KB menjadi salah satu pilar penopangnya,
Gerakan Sayang Ibu/GSI (1996), Making Pregnancy Safer/MPS (2000), dll. Saat ini, pemerintah dan lembaga internasional sudah punya target untuk menurunkan AKI menjadi 115 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015. Jumlah kematian ibu yang tinggi saat ini adalah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, salah satu caranya dengan kembali menggalakkan program KB, sehingga setiap kehamilan merupakan sesuatu yang diinginkan dan direncanakan. Karena itu, perencanaan kehamilan harus dimiliki oleh setiap keluarga, tentu saja ditambah dengan melakukan edukasi berlanjut tentang kesehatan reproduksi dan melalui peningkatan akses terhadap pelayanan kontrasepsi berkualitas sehingga dapat mengurangi risiko langsung dan tak langsung kematian ibu dalam persalinan. Peran serta pria dalam berKB juga sangat penting yakni memberi kebebasan istri untuk menggunakan kontrasepsi, mendukung istri dalam berKB, mempertimbangkan kesehatan reproduksi istri dalam melahirkan anak-anak, serta menjadi pengguna alat kontrasepsi mengingat secara nasional kesertaan KB pria sangat rendah, yakni hanya 1% dibandingkan dengan negaranegara lain seperti Pakistan (5,2%), Bangladesh (14%), dan Malaysia (17%). Dengan demikian, diharapkan para ibu dapat melalui proses kehamilan dan persalinan dengan aman serta selamat, baik ibu maupun anak yang dikandungnya dan visi Program KB Nasional dapat terwujud, yakni “Keluarga Berkualitas tahun 2015”. (*)
sungkan. Siang malam orang-orang desa dihibur dengan pesta dan pertunjukan yang meriah. Hingga tiba suatu malam, ketika puncak perayaan itu berlangsung, penduduk dikejutkan oleh munculnya seorang pemuda. Dia adalah Mantaro! Ia masih hidup. Darah merah yang mengalir keluar gua adalah darah raksasa yang dibunuh Mantaro. Ketika Mantaro mencari pintu gua, didapatinya gua itu tertutup. Ia menuduh Jantara sengaja berbuat demikian dengan maksud mendapatkan
Wulansari. “Sahabatku berkhianat!” demikian teriaknya di dalam gua. Dengan kesaktian ilmu seribu petir, ia berhasil merobohkan pintu batu yang berlapis-lapis itu. “Hai, Jantara Pengkhianat!” teriak Mantaro setelah sampai di rumah Darmalon. Ia mengacung-acungkan pedang terhunus. “Serahkanlah Wulansari! Dia milikku! Akulah yang membunuh raksasa itu, bukan kamu!” Jantara yang tidak mengira akan kemunculan sahabatnya itu, terkejut dan heran. Rupa-ru-
Stimulus, kata dia, juga bisa diberikan kepada anak saat bermain sehingga akan teras sangat menyenangkan untuk si kecil. “Membacakan cerita merupakan stimulus yang baik agar anak mengenal berbagai kosa kata. Demikian juga memberikan kertas gambar dan krayon agar si kecil bisa menggambar dan mewarnai sesuka hati,” katanya. Kemampuan anak dalam bermain musik, kata dia, juga perlu distimulus melalui kegiapanya terjadi kesalahpahaman. Namun Jantara merasa benar. Ia telah berbuat sesuai petunjuk Mantaro. Apa boleh buat! Nasi telah menjadi bubur. Wulansari telah menjadi miliknya, dan oleh karena itu ia harus membela dan mempertahankannya. Ia pun menghunus pedang dan siap menghadapi segala kemungkinan. Pertunjukan yang menghibur itu berubah menjadi pertarungan yang menegangkan. Kedua pendekar yang mula-mula bersahabat itu sekarang kerasukan api amarah dan dendam. Keduanya membela hak, keduanya merasa memiliki Wulansari. Lihat, kedua pendekar perkasa itu saling tusuk dan saling tebas. Pedang yang bertabrakan itu mengeluarkan denyar kilat tak henti-hentinya. Makin lama makin seru. Setiap denyar disusul bunyi guruh. Sungguh menakutkan! Langit yang gelap tertutup mendung, lalu hujan turun dengan derasnya. Kedua pendekar yang lupa diri itu terus bertarung dalam gelap dan guyuran hujan. Tak berapa lama tiba-tiba peristiwa yang menegangkan itu berubah menjadi keajaiban. Ketika kilat berdenyar dan guruh membahana, pendekar-pendekar itu terbakar lalu berubah menjadi hewan. Mantaro menjadi kucing dan Jantara menjadi anjing. Demikianlah kedua hewan itu bertengkar terus, saling tuduh dan saling menyalahkan. Entah siapa yang benar, hanya Tuhan yang tahu! *** Membaca kisah di atas, pembaca yang rajin pasti teringat cerita epos Ramayana yang melukiskan pertarungan dua kakakberadik, Subali dan Sugriwa.
tan sangat sederhana dan bisa dilakukan setiap hari di rumah. “Orangtua bisa mengajak anaknya menyanyi bersama, sehingga si anak bisa mengenal nada, berlatih ekspresi melalui lagu, membiarkan anak memainkan berbagai alat rumah tangga untuk menciptakan nada dan irama juga boleh,” katanya. Dicontohkan, biarkan anak mengetuk-ngetuk panci, meja ataupun bekas galon air mineral. “Meskipun kelihatannya sepele, tetapi bisa menjadi sebuah stimulus bagi anak,” katanya. Artis yang juga seorang ibu satu anak, Maudy Koesnaedi, menyarankan bagi orangtua yang bekerja, harus tetap meluangkan waktu untuk menstimulus anaknya. “Meski kedua orangtuanya selalu pergi pagi pulang petang bukan berarti mereka lepas tanggung jawab untuk menstimulasi anaknya. Mereka harus menyempatkan waktu untuk bermain bersama anaknya,” katanya. Stimulus, menurut Maudy, bahkan bisa dilakukan saat sedang terjebak kemacetan di jalan, antara lain dengan mengajak berhitung berapa mobil yang ada di jalan itu atau bisa juga menyebutkan apa saja warna mobil yang kena macet. (ant) Atau cerita rakyat Bali tentang perseteruan dua bersaudara, Cupak dan Gerantang. Kisahkisah serupa itu baik sekali digunakan contoh pendidikan moral. Agar tidak berpanjang-panjang, sebaiknya kita pusatkan diri pada kisah dramatis antara Mantaro dan Jantara. Kedua sahabat yang telah berhasil menuntut ilmu tinggi itu, bersumpah di hadapan Maha Guru Sejati dan disaksikan guru pengajian. Sumpahnya adalah seia sekata menegakkan kebajikan dan melawan kebatilan. Tidak diragukan lagi, kedua pendekar itu sungguh sakti mandraguna. Sayang, karena godaan musuh yang bertengger dalam dirinya sendiri, maka muncullah api amarah, cemburu dan dendam. Yang kecil menjadi besar, sahabat menjadi musuh, tujuan bersama menjadi sengketa dan perseteruan. Banyak sekali pertarungan yang mempersengketakan gadis cantik. Pertarungan yang paling hebat adalah peperangan prajurit Rahwana berhadapan dengan prajurit Rama, gara-gara memperebutkan Dewi Sita. Pada masa sekarang pun persengketaan serupa itu acap kali terjadi. Gadis cantik adalah perlambang kesejukan dan perdamaian, tetapi sekaligus perlambang penggoda. Ia gampang memancing dan membangkitkan musuhmusuh yang terdapat dalam diri kita sendiri. Kalau musuhmusuh itu berhasil memperalat akal budi, maka kita tidak lagi bernama Mantaro dan Jantara, tetapi kucing dan anjing. Karena itu, waspadalah terhadap musuh-musuh yang bersemayam pada diri sendiri! made taro
HIV dalam Kehamilan HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah penyebab AIDS(AcquirredImmunodeficiency Syndrome), sebuah sindrom atau kumpulan dari gejala dan tanda-tanda melemahnya sistem kekebalan tubuh manusia. UNAIDS memberikan estimasi pada tahun 1999 di seluruh dunia terdapat 2,3 juta wanita penderita baru, sehingga jumlahnya menjadi 15,7 juta wanita yang hidup dengan HIV/AIDS, atau 46% jika dibandingkan dengan jumlah total penderita AIDS di seluruh dunia. Amerika Serikat mendata 90% wanita yang terinfeksi HIV berkisar antara usia 13-44 tahun, dan 87% anak-anak dengan HIV positif dilahirkan dari ibu dengan HIV positif. Seseorang yang terinfeksi HIV perlu waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk menderita AIDS. Virus HIV menyerang sistem kekebalan tubuh, terutama sel yang mempunyai antigen CD4, yang terutama terdapat pada sel limfosit T yang berperan penting sebagai “tentara” dalam menjaga sistem imunitas tubuh. Jumlah sel CD4 dalam darah menunjukkan kuat lemahnya sistem imun seseorang. Seseorang didiagnosa AIDS jika terdapat bukti-bukti melemahnya kekebalan tubuh serta didapatkan jumlah sel CD4 dalam darah di bawah level tertentu. Ibu hamil bisa tertular HIV melalui hubungan seksual dengan pasangan/suami pengidap HIV, dapat juga melalui transfusi darah yang terinfeksi HIV, atau penggunaan obat-obat terlarang melalui jarum suntik. Ibu hamil yang terinfeksi HIV dapat menularkannya pada bayi yang dikandungnya melalui plasenta pada masa kehamilan, pada saat proses persalinan, serta melalui ASI pascapersalinan. Secara keseluruhan, 20-30%
Oleh dr. Nugraha penularan terjadi selama periode kehamilan, dan hampir 80% terjadi pada saat persalinan, dengan cara transfusi darah ibu ke bayi melewati plasenta pada saat kontraksi persalinan atau dari hasil paparan darah dan cairan ketuban atau serviks dan vagina ibu yang telah terifeksi HIV. Pemberian ASI adalah mekanisme penularan utama pada periode pascapersalinan. Risiko penularan vertikal dari ibu ke janin berbanding lurus dengan konsentrasi virus dalam darah ibu (maternal viral load) dan berbanding terbalik dengan level CD4 dalam darah ibu. Lakukan Pemeriksaan Setiap wanita hamil atau yang memiliki rencana untuk hamil disarankan untuk melakukan pemeriksaan HIV. Beberapa pusat pelayanan merekomendasikan pemeriksaan HIV pada setiap wanita usia reproduktif yang berencana untuk hamil yang memiliki riwayat atau risiko terpapar denganHIV. Terdapat beberapa jenis pemeriksaan HIV. Yang paling umum adalah pemeriksaan antibodi terhadap virus HIV dalam darah, dinyatakan positif jika antibodi ini ditemukan dalam tubuh. Tubuh perlu waktu untuk membentuk jumlah antibodi yang dapat terdeteksi oleh pemeriksaan. Karena itu, jika infeksi HIV baru terjadi, hasil pemeriksaan bisa menjadi negatif, sehingga pada beberapa kasus yang dicurigai kuat adanya risiko infeksi HIV, pemeriksaan ulang disarankan dilakukan pada trimester ketiga usia kehamilan. Pemeriksaan dan konseling ini dapat ditawarkan selama
kehamilan bahkan sesaat sebelum persalinan untuk secepatnya memulai pengobatan jika memang hasilnya positif, dengan tujuan untuk mengurangi angka penularan ke bayi yang akan dilahirkan. Pemeriksaan HIV/ AIDS ini dilakukan melalui pemeriksaan darah. Risiko penularan terhadap janin yang dikandung dapat dikurangi jika ibu tetap menjaga kesehatannya seoptimal mungkin. Dengan pengobatan yang tersedia, yang dikenal dengan Zidovudine (ZDV/AZT), risiko penularan dari ibu ke bayi dapat dikurangi hingga sepertiganya. Angka penularan HIV pada ibu hamil tanpa penggunaan obat antivirus sebagai terapi pencegahan berkisar antara 14-33% pada negara-negara industri, dan lebih besar nilainya pada negara-negara berkembang, seperti di Afrika yang memiliki angka penularan sampai 43%. Beberapa faktor risiko lainnya yang juga berpengaruh adalah merokok, penggunaan obatobatan terlarang, kekurangan vitamin A, malnutrisi, infeksi seperti infeksi menular seksual, serta stadium klinis HIV-nya sendiri. Untuk mengurangi angka penularan, prosedur-prosedur tertentu pada masa kehamilan dan persalinan yang sifatnya invasif dan traumatik juga harus dihindari, ataupun dilaksanakan dengan indikasi ketat. Menjadi Pertimbangan Beberapa studi menunjukkan bahwa risiko penularan vertikal lebih kecil pada persalinan dengan cesarean section (SC) yang sudah direncanakan sebelumnya jika dibandingkan dengan persalinan pervaginam atau SC
yangtidakdirencanakan.Namun, sebagian besar data ini didapatkan sebelum dimulainya penggunaan terapi antivirus secara efektif maupun metoda penghitungan viral load. Kini, dengan adanya pemeriksaan viral load dan level CD4 dalam darah ibu, parameter ini dapat menjadi salah satu pertimbangan apakah lebih baik persalinan dilangsungkan secara normal atau melalui operasi terencana yang pada umumnya dilakukan pada usia kehamilan 38 minggu. Sehingga baik untuk diketahui oleh penderita sebelumnya bahwa terdapat beberapa pertimbangan risiko dalam setiap tindakan dan memberikan pilihan terbaik tentang metode persalinan yang paling tepat untuk mereka. Penting bagi penderita untuk tetap melanjutkan pengobatan setelah melahirkan. Sebuah studi tahun 1994 menunjukkan bahwa pemberian terapi Zidovudine pada wanita hamil dengan HIV positif selama kehamilan serta pemberian pada bayi 8-12 jam setelah kelahiran sampai 6 minggu sesudahnya mengurangi risiko penularan sampai 66%. Sebagai perbandingan, hanya 8% bayi yang terinfeksi HIV dilahirkan dari ibu yang diterapi dengan ZDV, dan 25% bayi terinfeksi HIV dilahirkan dari ibu yang tidak mendapatkan terapi sama sekali. Tidak dilaporkan juga adanya efek samping yang berat dari penggunaan obat ini, kecuali pada beberapa kasus didapatkan adanya anemia ringan pada bayi yang akan segera membaik begitu pengobatan dihentikan. Bayi dengan HIV negatif yang dilahirkan dari ibu dengan HIV positif yang tetap menjalani pengobatan dapat tumbuh dan berkembang secara normal. Hal.6 Terinfeksi
T Tepat Memilih Sepatu REND
Minggu Kliwon, 21 Juni 2009
INFO
ketika mendatangi sebuah acara. Sepatu ini memiliki tumit yang sangat tajam yang dapat melukai orang dengan mudah. Jadi bagi Anda yang sering keluar di malam hari, sepatu ini sangat cocok untuk Anda apabila bertemu dengan penjahat di jalanan.
Banyak dari Anda telah mengetahui tren pakaian 2009, tren gaya rambut dan tren make-up yang terbaru. Tetapi terkadang wanita melupakan aksesoris yang tidak kalah pentingnya dibandingkan yang lain. Sepatu.
5
makainya akan terlihat eksotis dan mewah. Sepatu ini menawarkan kehalusan, ketebalan dan ketahanan ketika memakainya.
TERNYATA aksesoris satu ini memerlukan perhatian khusus untuk menyempurnakan penampilan Anda. Oleh karena itu, di sini akan disebutkan beberapa tren sepatu yang dapat Anda gunakan sebagai bahan referensi dari gaya Anda, sekaligus langkah-langkahnya yang harus Anda perhatikan menurut net.com. BPM/ist
Tepat Memilih Bra
Tapered Heels Gaya sepatu ini kelihatan menarik, modern dan gaya ketika dipakai. Hal ini mungkin disebabkan karena bentuknya yang unik dan klasik, dengan model mulai tebal bagian atasnya sampai lancip di bawahnya, dan terkadang ada lengkungan pada tumitnya. Dengan bentuknya yang unik ini, Anda dapat memakainya selama beberapa musim.
TIAP hari Anda selalu menggunakan bra demi kenyamanan dan perlindungan bagian tubuh Anda. Mengikuti tren para pemakainya, produsen akhirnya membuat berbagai macam bra berdasarkan bentuk, kegunaan, ukuran, motif dan bahan. Saking banyaknya pilihan bra yang ada di pasaran, Anda kerap dibingungkan karena terlalu banyak pilihan. Tak mudah memang menemukan bra yang benar-benar nyaman dan pas. Akhirnya Anda sering sembarangan memilih bra, tanpa memperhatikan manfaatnya. Sebenarnya ada beberapa bra yang dibuat sesuai kebutuhan Anda. Beberapa jenis bra berikut dapat Anda jadikan referensi agar Anda lebih nyaman. Sport Bra Bra ini khusus diciptakan untuk menemani Anda berolah raga. Tujuannya adalah supaya bagian tubuh Anda terlindungi (terutama payudara), dari cedera dan benturan keras akibat aksi fisik yang Anda lakukan saat berolah raga. Payudara Anda dibuat tetap nyaman dan terkendali sekalipun Anda melompat atau berlari. Untuk menghindari cedera memang sebaiknya Anda menggunakan bra jenis ini.
Lace-up Shoes and Boots Sepatu model ini melanjutkan tren sepatu terfavorit 2008, dan ternyata masih banyak orang yang menggemarinya sekarang ini. Sepatu ini menawarkan beberapa jenis model tumit, dari yang rata sampai dengan yang berbentuk lancip, semua tergantung keinginan Anda memilihnya.
Stilettos Sepatu dengan model hak tinggi seperti ini mendominasi kembali. Banyak orang yang sangat menggemarinya. Dengan memakai sepatu model stilettos, Anda akan terlihat langsing, elegan dan seksi ketika memakainya. Makin tinggi tumit dari sepatu yang Anda pakai, maka akan terlihat seksi saat memakainya.
Nursing Bra Ribet pastinya jika saat menyusui Anda tak menggunakan bra khusus. Jika tak menggunakan bra, maka air susu akan menetes dan membasahi baju Anda. Oleh karena itu, bra khusus bagi para ibu yang menyusui ini dibuat. Ada berbagai macam model dari yang klasik sampai yang bermotif lucu. Sebaiknya memang Anda menggunakan bra ini, demi kenyamanan Anda dan tentunya bayi Anda yang sangat Anda sayangi.
Squared-off toes Belum terlalu lama sejak sepatu bentuk persegi popular, dan sekarang waktunya sepatu ini untuk kembali lagi. Banyak orang menyukai sepatu ini karena bentuknya yang simpel dan dapat dijadikan alternatif ketika membeli sepatu. Dengan bentuk persegi dan hidung sepatu yang tumpul, sepatu ini benarbenar sepatu dengan bentuk persegi.
High-heel With a Twist Sepatu dari kulit pun tetap bertahan pada tren sepatu pada tahun ini. Memakai sepatu ini, Anda akan terlihat manis dan feminin ketika melangkah di jalanan. Dengan adanya gasper baik yang single, double maupun yang triple dengan warna-warna yang cerah akan menambah kecantikan Anda.
Maternity Bra Saat hamil, payudara cenderung lebih besar dari biasanya. Ini terjadi karena hormon yang ada di dalam tubuh Anda memproduksi ASI yang nanti akan menjadi minuman eksklusif yang dibutuhkan untuk si dia berkembang. Bra ini juga membantu Anda agar dapat bernafas lebih lega karena pada umumnya bra lama akan membuat Anda merasa sesak. Mastectomy Bra Bra ini dilengkapi silikon yang terdapat di dalam cup bra. Fungsinya adalah membuat payudara agar kelihatan seimbang. Beberapa orang setelah melakukan operasi payudara memanfaatkan bra ini untuk memberi tampilan payudara alami. Full Figures Bra Bra ini khusus diciptakan untuk Anda yang memiliki ukuran payudara ekstra. Sungguh tak nyaman menggunakan bra yang terlalu kecil, sehingga bra ini akan membuat Anda lebih nyaman dan percaya diri. Cupnya secara maksimal melindungi semua payudara Anda dan menopangnya dengan baik. Bridal Bra Pernikahan sangatlah penting bagi setiap wanita, untuk itu di balik balutan gaun pengantin, bra khusus harus digunakan demi menyempurnakan tampilan. Tujuannya adalah supaya saat dibalut gaun, Anda akan bebas bergerak. Bentuknya yang pada umumnya strapples mempermanis tampilan agar senada dengan gaun yang dikenakan. (net/osi)
MODE Jaket Kulit Feminin
TJOK ABI, saya Gung Sri di Kuta, umur 27 tahun. Saya sudah menikah dengan pria asing. Rencananya September ini saya akan diajak pulang ke negara suami di Inggris. Saya ingin punya top dari bahan kulit, yang ingin saya padukan dengan rok mini jeans. Gung Sri, Kuta
Thick, Chunky Heels Sepatu dengan tumit yang rata dan tebal ini sempat mendominasi selama beberapa musim, dan beberapa pusat dari rumah desain telah menjadikan sepatu model ini sebagai tren yang tidak kalah dengan model lainnya. Bagi beberapa orang, sepatu ini lebih menguntungkan karena terbukti nyaman ketika dipakai saat berjalan.
Two-tone and multi-colour Shoes Anda tidak akan merasa bosan dengan sepatu jika sudah membicarakan tentang warna. Dengan kombinasi dua warna atau lebih mengambil kendali tren tahun ini, Anda akan merasa tertantang untuk mengkreasikan pakaian yang Anda pakai dengan warna dari sepatu ini. Nah, mau bergaya? Bisa Anda sesuaikan dengan bentuk tubuh Anda. Jangan sampai penampilan Anda rusak karena salah memilih aksesoris. (osi)
UNTUK menguatkan otot paha bagian dalam, depan dan samping dapatlah melakukan latihan menggunakan kursi di rumah ataupun di tempat kerja. Luangkan waktu sejenak untuk berlatih karena gerakannya tidak menguras tenaga namun dapat dilakukan di sela-sela kesibukan. Ikuti contoh peragaan berikut ini bersama instruktur A.A. Istri Arisa Mahadewi dari Lala Studio. Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.
Gb. I: Duduklah tegak pada kursi dengan kedua lutut ditekuk dan tutup rapat sedangkan kedua siku lengan ditekuk menyiku ke samping. Ayunkan kedua lutut ke samping kanan dan kiri sembari meluruskan kedua lengan ke atas. Lakukan pada 2x8 hitungan, maka latihan ini berfungsi mengencangkan otot paha bagian dalam.
Gb. II: Untuk mengencangkan otot paha sebelah depan, tetaplah duduk tegak dengan kedua siku lengan ditekuk depan dada. Luruskan tungkai kanan sembari meluruskan kedua lengan lalu letakkan dan lakukan pada tungkai kiri dengan gerakan lengan yang sama. Lakukan pada 2x8 hitungan.
Gb. III: Otot paha bagian samping dapat dilatih dengan cara duduk tegak tidak bersandar pada kursi, kedua lutut ditutup rapat sedangkan kedua siku lengan ditekuk depan wajah. Arahkan lutut kanan dan kiri ke samping kanan dan kiri sembari mengarahkan kedua lengan ke arah sisi badan. Lakukan 2x8 hitungan.
Gb. IV: Untuk otot paha bagian samping dan betis, berdirilah tegak di samping kursi tangan kiri memegang sandaran kursi sedangkan tangan kanan rileks pada pinggang. Ayunkan tungkai kanan pada posisi badan tetap tegak, lakukan 2x8 hitungan setelah itu lakukan juga pada tungkai kiri dengan hitungan yang sama pula.
Selamat berlatih bagi pembaca yang peduli akan pembentukan tubuh dan salam bugar dari Lala Studio.
KUPON
Rubrik “Mode” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki hobi desain atau punya problem seputar busana. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Tjok Abi de Galuh Boutique Jl. Moh. Yamin VII/19 Renon - Denpasar Telp./ Fax: (0361) 242187 Telp.: (0361) 7891147
Pointed Toe Sepatu ini sebenarnya sangat mengagumkan dan banyak digunakan oleh para artis
Open-toe shoes with tights Sepatu yang tidak mau ketinggalan sebagai tren terbaru adalah sepatu dengan bentuk bibir sepatu terbuka. Sepatu ini akan menampilkan jari kaki pemakainya dan tampil dengan warna-warna yang terlihat kontras.
Senam dengan Kursi
Kupon
Di sini saya coba buatkan desain jaket kulit yang feminin. Pakailah kulit yang lemas atau suede (kulit balik). Kombinasikan dengan bahan jersey/ bahan kaos bergaris di bagian leher. Marset dan pinggul jaket seperti tampak pada gambar ini. Gunakanlah resleting untuk pembuka jaket. Tambahkan kombinasi kantongkantong, bervariasi seperti terlihat pada skets ini. S e m o g a berkenan.
BPM/ist
Reptile Leathers Sepatu yang dibuat dari kulit reptil, seperti ular, buaya, dan kadal, akan selalu diincar oleh pencinta mode karena membuat pe-
Fringing and Folk-Inspired Sepatu ini terinspirasi dari sepatu bergaya etnis, dengan adanya rumbai-rumbai maka sepatu ini mendefinisikan sebagai tren yang tidak tertinggal dari jenis sepatu lainnya. Sepatu ini lebih bagus dipakai dengan pakaian sehari-hari untuk wanita yang kasual sehingga dapat menarik orang-orang yang melihatnya.
C.389261-mbl
6
DIMENSI
Dalam minggu ini akan menghadapi kendala-kendala yang tidak disangkasangka. Naluri dan rasio harus digunakan seefisien mungkin agar bisa mengatasi tanpa main kekerasan. Atur waktu, atur kata-kata dan jangan tergiur rayuan manis. Dalam keluarga harus bisa saling percaya demi menjaga keutuhan. Asmara: Jangan mau dikuasai atau dikekang. Mintalah kebebasan.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kuatkan pendirian dan ikuti suara hati. Ciptakan rasa damai dan selalu waspada dalam pergaulan maupun kerja sama. Minggu ini perjalanan nasib meningkat, ada rezeki tak terduga. Keluarga pun jadi tenang, kesulitannya bisa teratasi. Asmara: Binalah hubungan baik dengan keluarga si dia, jangan hanya memonopoli.
Banyak cara untuk menepis kebosanan dan membangkitkan semangat juang. Bisa melalui sembahyang, berdoa, introspeksi diri dan mau keluar rumah, bertukar pikiran dengan teman-teman dan mau melakukan keinginan yang positif. Hadapi masalah keluarga dan jangan banyak bicara. Asmara: Gunakan kesempatan untuk curhat dan ikuti nasihatnya.
Minggu ini Bintang Nasib kurang mujur, rezeki seret, keuangan menurun. Pengeluaran terus mengalir, Anda harus pandai mengatur jangan sampai kedodoran karena memaksakan diri. Harus disiplin dan ditekuni. Berilah kesempatan pada keluarga yang punya ide baru untuk membantu kebutuhan bersama. Asmara: Jangan banyak pikiran, bisa mendatangkan penyakit.
Kini saatnya Anda memikirkan kesehatan badan, jangan suka memforsir diri. Yang penting tetap rutin, santai, serius dan sukses. Jaga makanan dan minum serta tidur teratur. Meskipun ada kerugian, jangan terlalu dibuat susah. Berkumpul keluarga adalah tempat mencari solusi dan inspirasi. Asmara: Sebaiknya jangan memperuncing masalah dan Anda mengalah saja.
Kesabaran menghadapi ujian hidup akan membuahkan hasil yang gemilang. Jangan terpengaruh situasi, rajin bekerja dan sembahyang, maka Hyang Maha Kuasa akan mengirim dan mencukupi apa yang Anda butuhkan. Keluarga pun tidak akan kekurangan, malah makin harmonis dan menyenangkan. Asmara: Akan terjadi perselisihan, jangan ditanggapi dengan emosional.
Kelihatannya saja sehat-sehat, Anda jangan sembrono, harus mau kontrol ke dokter. Minggu ini berkuasa Bintang Penyakit, secara mendadak dan tak disangka-sangka bisa saja Anda jatuh sakit atau mengalami kecelakaan. Situasi dalam keluarga juga agak kacau, makan hati. Tetaplah ingat berdoa. Asmara: Janji-janji tak ada yang ditepati, menyebabkan perselisihan dan salah paham.
Hari-hari yang cerah, Anda bisa bertemu orangorang yang memberi objek baru dan mengajak kongsi kerja sama. Hendaknya diterima dengan senang hati. Laksanakan dengan sungguh-sungguh, jangan hanya coba-coba. Keberuntungan yang Anda idamidamkan sudah dekat, jangan keliru langkah. Sementara urusan di rumah, serahkan pada keluarga. Asmara: Akan mendapatkan obat rindu, nikmatilah.
Bali Aman dengan Indria Terkendali Sraddhavami labhate jnyanam Tatparah samyatendriyah Jnyanam labdhva param santim Acirena dhigacchati (Bhagawadgita.IV.39) Maksudnya: Ia yang mempunyai keyakinan yang kuat memusatkan pikiran padaNya. Menyepikan indrianya akan mendapatkan kebijaksanaan. Setelah mendapatkan kebijaksanaan ia segera akan mencapai keheningan jiwa.
Oleh I Ketut Wiana MAKIN terpuruknya kelestarian alam Bali dan makin runyamnya kehidupan sosial ekonomi Bali disebabkan oleh berbagai hal. Salah satu sumber penyebabnya adalah belum meluasnya upaya umat dalam mengendalikan gejolak indrianya. Hidup yang hedonis atau mementingkan kenikmatan indria akan menimbulkan hidup konsumtif. Hidup konsumtif itu adalah hidup yang boros akan eksploitasi sumbersumber daya alam dengan menggunakan pendapatan untuk lebih mengutamakan kenikmatan indria. Masyarakat Bali menyatakan hidup “ngulurin indria” itu tidak baik dan amat dianjurkan oleh orang tua-tua di Bali untuk dihindari. Untuk mengendalikan indria salah satu caranya adalah pusatkanlah hidup ini pada pemujaan Tuhan. Artinya, bekerjalah dengan tekun sesuai dengan swadharma masingmasing. Melakukan swadharma ini sebagai wujud bhakti pada Tuhan. Seorang pedagang misalnya melakukan hal itu sebagai upaya untuk melayani para pembeli sebagai mahluk ciptaan Tuhan. Demikian juga pegawai di birokrasi pemerintahan, mengerjakan pekerjaan itu sebagai swadharma yang ditakdirkan Tuhan untuk melayani masyarakat. Masyarakat pemberi dan masyarakat pada umumnya adalah manusiamanusia ciptaan Tuhan. Apapun swadharma kita, yakinlah hal itu atas takdir Tuhan dan bekerjalah sesuai dengan swadharma sebagai takdir Tuhan dengan sungguh-sungguh. Kerjakan itu dengan konsentrasi pada Tuhan. Apapun yang kita lakukan dalam mensukseskan swadharma itu diyakini sebagai persembahan pada Tuhan. Dengan sikap itu tentunya akan muncul upaya sungguhsungguh untuk melakukan yang terbaik karena dipersembahkan pada Tuhan. Inilah wujud pemusatan pikiran pada Tuhan. Perkataan dan perilaku akan tercetus atas kendali pikiran. Oleh karena pikiran sudah terpusat pada Tuhan, maka kata-kata dan perilaku yang muncul pun
Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya bisa jatuh juga. Begitu pula dengan Anda, jangan sombong, sebab Anda juga punya titik kelemahan. Minggu ini bersinar Bintang Asmara, jika Anda sudah berkeluarga, jangan sampai jatuh cinta pada seseorang. Pertahankan keharmonisan keluarga agar rezeki gampang masuk. Asmara: Makin membara, bagi yang belum punya, akan ketemu jodohnya.
Perjalanan karier, rezeki dan cita-cita luhur, masih bertumpu pada kemampuan atau keahlian yang Anda miliki. Bisa sukses kalau apa yang Anda kerjakan itu menyenangkan. Kalau tidak menyenangkan, jangan ditangani. Keluarga pun harus ikut prihatin, berdoa dan bersembahyanglah. Asmara: Suasana yang sudah indah dan mesra jangan rusak gara-gara hal sepele.
Diasuh Oleh
Putri Wong Kam Fu Berlaku: 21 s.d 27 Juni 2009
KOLAH MEN SE
W THA ISATA ER
Tingkatkan semangat kerja dan hemat keuangan sebab akan terjadi pemborosan yang bisa menghentikan tujuan Anda. Disiplin waktu, tegas dalam mengambil keputusan, kurangi acara foyafoya dan sosial. Keluarga pun jangan gila pujian, sebab kalau jatuh, mereka akan menjauhi dan menghilang. Asmara: Perasaan yang halus dan tulus malah mendatangkan dilema.
Upaya Pengendalian Pengendalian pemanfaatan ruang dan sumber daya alam lainnya di Bali wajib kita lakukan dari dalam dan luar diri manusia Bali. Pengendalian dari dalam dengan meningkatkan peran spiritual agama untuk mendudukkan indria berada di bawah kendali pikiran dan kesadaran budi. Dengan demikian manusia Bali akan hidup mengutamakan ketenangan daripada kesenangan. Lebih mementingkan fungsi daripada gengsi. Kehidupan beragama yang dieksistensikan dengan ritual sesungguhnya untuk menguatkan daya spiritualitas. Ritual bukan media hura-hura bagaikan festival dengan menyempal unsur tattwa dan susila-nya yang kental untuk meningkatkan kualitas individual dan keakraban sosial. Ritual agama Hindu yang dieksistensikan bagaikan festival itu dapat memboroskan sumber daya alam, ruang, waktu, dana dan tenaga. Hal ini juga berpotensi menambah beban Bali makin sarat dengan muatan yang memberatkan ruang dan berbagai potensi Bali. Ritual Bali yang demikian itu menurut Bhagawagita tergolong rajasika dan thamasika yadnya — berfungsi untuk menguatkan daya spiritualitas umat untuk meningkatkan kecerdasan intelektual dan kepekaan emo-
sional umat. Ritual agama demikian, dalam Bhagawadgita disebut satvika yadnya. Artinya, yadnya yang bermutu tinggi. Salah satu ciri satvika yadnya adalah dapat berfungsi untuk meningkatkan kemampuan umat dalam mengendalikan indrianya. Dengan demikian, ritual agama Hindu itu akan dapat meningkatkan kualitas kehidupan dalam artian yang luas. Kehidupan yang berkualitas adalah kehidupan yang selalu berdasarkan hukum rta dan dharma. Dinamika hidup berdasarkan rta adalah hidup yang selalu memperhatikan pemeliharaan dan perlindungan hak azasi alam. Sedangkan dinamika hidup berdasarkan dharma adalah hidup yang meletakkan karma pada garis dharma atau juga disebut satkarma. Satkarma adalah karma untuk mewujudkan kebenaran Weda yang disebut sat atau satya. Ada Subhasita Weda yang menyatakan daya dharma satkarma, artinya dengan meningkatkan eksistensi kekuatan dharma terwujudlah karma atau perbuatan yang benar (satya). Indria yang sepi karena terkendali dapat melahirkan sikap hidup yang bijaksana. Indria yang terkendali adalah indria yang aktif untuk mewujudkan kesucian atman. Dalam Bhagawadgita III.42 dinyatakan agar indria itu disempurnakan. Kesempurnaan indria berada dibawah kesempurnaan pikiran. Pikiran yang sempurna berada di bawah kesadaran budi. Yang suci dan tersempurna adalah atman. Indria yang sempurna adalah indria yang kuat menjadi alatnya pikiran dan budhi mengekspresikan kesucian atman dalam perilaku seharihari. Indria yang sempurna itu ibarat kuda sehat dan bugar yang selalu siap untuk bergerak menarik kereta sesuai dengan arahan tali kendali (pikiran) yang diarahkan oleh kusir kereta (kesadaran budhi) untuk mengantarkan pemilik kereta mencapai tujuan. Pemilik kereta itu ibarat atman menuju brahman.
MIMBAR AGAMA
Sifat Kita yang Sesungguhnya KETIKA tulisan ini dibuat, saya sedang di luar kota dalam sebuah pelatihan meditasi. Ada seorang peserta yang menyampaikan keluhan karena merasa tidak puas dengan kehidupan yang dijalani. Lebih anehnya, dia mengharapkan ibunya agar cepat meninggal dunia. Entah apa yang terjadi dalam hidupnya, dia tidak mau merinci lebih jauh. “Tidak adil,” katanya berulang kali. Tidak adil yang dimaksud tentunya menurut pandangannya sendiri. Saya yakin orangtuanya sudah berusaha sebaik mungkin dalam memberikan pendidikan, makan, sandang, dan kebutuhan lainnya. Semua orangtua akan berusaha bersikap bijaksana dalam melakukan kewajibannya. Yang menjadi masalah adalah perasaan yang muncul pada sang anak sebagai penerima. Mungkin Anda pernah mengalami hal yang serupa atau melihat kawan lain mengalami hal yang hampir sama. Anda merasa marah, benci, dendam, iri hati, dengki, kesal, dan seterusnya. Anda merasa orang lain bersikap tidak adil karena harapkan Anda tidak sesuai dengan kenyataan. Saya tidak heran dengan kondisi seperti ini karena memang demikianlah sesungguhnya sifat yang mendasar di dalam diri kita. Ketika lahir, kita membawa bentuk-bentuk pikiran sebagai bagian dari batin kita. Setiap orang mempunyai bibit pikiran yang netral, pikiran yang baik, dan pikiran yang buruk. Yang membedakan hanyalah kadarnya, mana yang lebih besar; apakah pikiran baik atau pikiran buruk. Dalam perkembangan, inilah yang kemudian dikatakan sebagai sifat atau watak seseorang. Yang lebih hebat lagi, kita tidak pernah mempelajari berbagai hal yang buruk. Apakah Anda pernah belajar bagaimana caranya menjadi marah, membenci orang lain, dendam atau iri dengan orang lain, kesal atau jengkel dengan sikap dan perbuatan orang lain? Apakah Anda pernah mengajarkan hal yang sama kepada anak-anak atau siapa saja? Saya tidak pernah belajar dan tidak pernah mengajari anak-anak, namun saya punya perasaan itu dan
anak-anak saya bisa melakukan hal itu. Kita juga tidak pernah belajar bagaimana caranya menjadi orang yang serakah, mempunyai banyak keinginan walaupun tidak sesuai dengan kepasitas yang ada. Kita juga tidak pernah belajar untuk menjadi orang yang pelit, kikir, mau menang sendiri, malas, khawatir, waswas, dan seterusnya. Nyatanya, kita punya semua itu dan bisa melakukan tanpa pernah belajar dan praktik. Sebaliknya, kita harus belajar untuk melakukan halhal yang baik. Kita memberikan anak-anak uang dan mendorong mereka untuk memasukkan uang tersebut di kota dana yang tersedia. Kita melatih dia untuk berbuat baik. Kita berusaha memberikan nasihat agar mereka tidak bertengkar dengan saudaranya. Kita melatih mereka untuk mengembangkan cinta kasih, memiliki sikap toleran kepada orang lain. Kita mengingatkan mereka secara terus menerus, berulang kali. Pelajaran di sekolah, ajaran agama, etika moral, norma yang berlaku di masyarakat, hukum, dan aturan yang lain dibuat dan diajarkan dengan tujuan agar kita berbuat baik dan tidak berbuat buruk. Kita perlu diberitahu, didorong, dilatih untuk berbuat baik, berusaha dan terus berusaha, terus diingatkan, diberikan contoh, dan sebagainya.
Redaktur Khusus
MIMBAR BUDDHA Dhana Putra Dalam Abhidhamma dijelaskan bahwa ada 14 bentuk pikiran buruk dan 25 bentuk pikiran baik. Kalau yang baik lebih banyak, seharusnya kita lebih mudah melakukan hal yang baik. Kenyataanya, kita lebih mudah melakukan perbuatan buruk yang didasari oleh pikiran buruk. Kita lebih sulit melakukan perbuatan baik, bahkan dapat dikatakan sangat sulit. Mengapa demikian? Dalam hidup sehari-hari, secara tidak sadar, kita sering melatih pikiran buruk. Coba lihat apa yang Anda lihat sehari-hari melalui media yang ada. Lebih banyak berita buruk daripada berita baik, lebih banyak cerita buruk daripada cerita baik. Anak-anak berlatih memukul dan membunuh dalam permainan. Rasanya tidak ada yang salah namun semuanya tersimpan di bawah sadar dan lebih mudah muncul dalam kehidupan ini. Pada akhirnya semua kembali ke diri sendiri; apakah Ada mengikuti pikiran yang buruk sehingga berbuat buruk atau sebaliknya. Yang perlu diingat, apa pun perbuatan yang kita lakukan pasti akan menghasilkan akibat. Cobalah untuk melakukan perbuatan baik walaupun sulit agar hidup kita lebih bahagia.
Terinfeksi Dari Hal. 4 HIV dan AIDS masih menjadi masalah kesehatan yang harus ditanggapi dengan serius karena hingga saat ini belum ada obatnya. Jika seorang ibu hamil terinfeksi HIV, harus dicamkan bahwa HIV dapat ditularkan ke bayi yang dikandung. Tetapi kini sudah ada banyak cara, pengobatan maupun pencegahan untuk meminimalkan risiko penularan HIV dari ibu ke bayi. Melanjutkan pengobatan HIV setelah persalinan penting artinya untuk ibu maupun bayi yang dilahirkan. Dengan pengobatan yang berkelanjutan, penderita HIV dapat melanjutkan hidup dengan lebih optimal. (*)
SMK KERTHA WISATA
GAH ATAS K EN
Kesuksesan akan bisa didapat karena kemauan Anda yang keras, kerja tanpa kenal lelah, dan ada kesulitan tidak menyerah. Sabar, tekun dan bijaksanalah agar bisa cepat dan tepat dalam membaca kesempatan dalam kesempitan. Tanamkan kejujuran dan saling menghormati, keluarga pun harus mengikuti. Asmara: Rasa setia dan berpikir positif menjadikan Anda dikagumi dan dicintai.
akan makin mendekati yang dikehendaki Tuhan. Jika di Bali masyarakatnya dapat melakukan cara beragama seperti itu, maka hidup hura-hura bermewah-mewah akan makin dapat dikurangi. Alam Bali akan tidak dieksploitasi untuk memenuhi hidup mewah tersebut. Uang masyarakat Bali pun tidak dikonsumsi secara berlebihan. Demikian juga tenaga dan waktu akan lebih banyak dapat digunakan untuk melakukan halhal yang produktif dalam arti spiritual dan material. Kalau nilai-nilai spiritual dan material dihasilkan oleh kegiatan hidup secara seimbang dan kontinu, maka membangun hidup yang semakin berkwalitas akan semakin nampak.
Status : TERAKREDITASI PERINGKAT “A” MENERIMA SISWA BARU TAHUN 2009 /2010
SMK Kertha Wisata memberikan kesempatan kepada Tamatan SMP untuk mendalami bidang Kejuruan khusunya pada Jurusan : AKOMODASI PERHOTELAN, USAHA JASA PARIWISATA dan BOGA Menyiapkan Siswa agar mampu menguasai & mengikuti perkembangan Teknologi t Menyiapkan Siswa menjadi tenaga kerja yang terampil produktif untuk dapat mengisi Lowongan Kerja yang ada dan mampu menciptakan Lapangan kerja terutama dibidang AkomodasiPerhotelan, Usaha Jasa Pariwisata dan Boga
t
Telpon (0361) 255047 - 255048
PT. SARINDO PUTRAPERSADA C.385640-hp
C.383374-hp
Tempat Pendaftaran : Kantor SMK Kertha Wisata JL. Tukad Balian 15 ( Niti Mandala ) Renon, Denpasar
Telp. (0361) 249783
C.367556-pend-3
AM PRAPTA T AN ASRI pe Ty 00 /1 45 /150 0 7
Persediaan Terbatas Hanya 8 Unit Saja SPBU
Pasar Batu Kandik
Likita Hotel
Kymco
Suzuki
Jl. Cargo
Rim Cargo
Hotel Cargo
Wihara
LOKASI
Nusaka Motor
Buluh Indah Gatsu Barat
BINTANG
Jl. Cargo Taman
RAMALAN
Minggu Kliwon, 21 Juni 2009
U
HUB : 0361-7813145, HP. 081338148888 C.380172-rmh
C.388573-mtr
OLAH RAGA
Minggu Kliwon, 21 Juni 2009
F IGUR
7
Italia Vs Brazil
Maicon Beri Peringatan Kedua Milan Di tengah-tengah mempersiapkan duel kontra Italia di Piala Konfederasi di Afrika Selatan, bek Brazil, Maicon masih sempat memikirkan kelanjutan masa depan kariernya di level klub. Untuk kedua kalinya ia memperingatkan klubnya, Inter Milan, untuk membuat langkah pasti musim depan. Maicon masih belum yakin apakah akan bertahan di Inter Milan atau justru hengkang. Ia meneBali Post/ap gaskan Inter harus lebih Maicon dahulu memastikan mampu merebut gelar Liga Champions bila ingin melihatnya bertahan di San Siro. Bila tidak, ia akan mencari klub lain. “Inter harus banyak berpikir,” ungkap Maicon kepada La Gazzetta dello Sport, Sabtu (20/6) kemarin. “Saya ingin memenangkan Liga Champions dan ini juga target penting bagi beberapa pemain lain karena Liga Champions trofi yang penting untuk karier seorang pemain,” imbuhnya. “Bila saya dapat memenangkannya bersama Inter, ini menyenangkan. Bila tidak saya akan mempertimbangkan pindah ke tempat lain untuk berusaha memenangkannya,” tegas Maicon. Pekan lalu Maicon yang disebutsebut bakal ke Real Madrid juga mengancam akan pindah. Ketika itu ia mengeluhkan kebijakan Inter yang memperlakukan pemain dengan berbeda. (adn/rtr)
Awas Italia! Milan Legenda sepak bola Brazil, Pele memperingatkan skuad Tim Samba untuk mewaspadai kekuatan Italia. Pele menyebut Azzurri tak ubahnya binatang yang sedang terluka dan akan menjadi ancaman bagi Brazil saat kedua tim bertemu di partai krusial Grup B Piala Konfederasi, Senin (22/6) dini hari nanti. “Bila dua negara yang paling banyak memenangkan Piala Dunia bertemu, keseimbangan akan lebih penting daripada kondisi penampilan,” ujar Pele kepada La Gazzetta dello Sport, Sabtu (20/6) kemarin. Pada pertandingan persahabatan di London Februari lalu, Brazil lebih superior dan layak menang 2-0. Namun Pele menegaskan kemenangan tersebut kini sudah berlalu dan kedua tim akan bertanding dalam kondisi berbeda. “Brazil kurang dinamis pada pertandingan pertama melawan Mesir. Kondisinya tak lebih baik saat bertemu AS. Saya harap Brazil berkembang dan tampil bagus melawan Italia, lawan yang seharusnya tidak pernah diremehkan meskipun mereka kalah dari Mesir. Saat itu kiper melakukan penyelamatan gemilang sehingga mencegah Azzurri mencetak gol penyeimbang,” papar Pele. Pele menambahkan, Italia memiliki kemampuan untuk bangkit dengan cepat. Jadi duel kali ini akan menjadi momen yang pas bagi pelatih kedua tim untuk bereksperimen, antara Carlos Dunga di kubu Brazil dan Marcello Lippi di pihak Italia. (adn/net)
Azzurri Dituntut Lebih Kreatif Pretoria Pelatih Italia, Marcello Lippi mengharapkan skuadnya menunjukkan lebih banyak inisiatif saat menghadapi Brazil pada pertandingan terakhir penyisihan Grup B Piala Konfederasi, Senin (22/6) dini hari nanti. Pertandingan ini sangat menentukan bagi Azzurri untuk lolos ke babak semifinal. Italia harus mengalahkan Brazil agar bisa melaju ke babak empat besar setelah kalah 0-1 dari Mesir Jumat lalu. Fabio Cannavaro dan kawankawan berada di urutan kedua klasemen dengan tiga poin sama seperti Mesir, namun unggul jumlah gol. Bila Italia menang atas Brazil, dan Mesir juga sukses mengatasi AS, maka tiket ke semifinal akan ditentukan lewat perbedaan jumlah gol. Brazil sendiri baru akan tersingkir bila kalah dengan dua gol atau lebih dari Italia dan Mesir mampu menang tiga gol atas AS. “Kami berada dalam grup yang sangat sulit, sangat berbeda dari grup lain,” ungkap Lippi, Sabtu (20/6) kemarin merujuk Grup A yang dihuni Spanyol, Irak, Afrika Selatan dan Selandia Baru.
“Kami tidak begitu agresif melawan Mesir. Kami tidak bermain seperti yang direncanakan. Ketika Mesir mulai menguasai permainan dan mencetak gol, itu sulit diatasi dan kami berhenti bermain. Kami tak mampu merebut bola,” lanjutnya. Lippi menyadari tidak mudah menghadapi tim asuhan pelatih Carlos Dunga yang diperkuat pemain-pemain bintang. Beban itu bertambah karena Italia dituntut harus menang untuk bisa bertahan di kompetisi ini. “Kami harus menang. Kami akan berusaha bermain dengan positif dari menit pertama dan mengambil inisiatif, tetapi kami juga harus hati-hati karena lawannya adalah Brazil,” tegas Lippi. Senada dengan Lippi, Buffon
mengatakan Italia baru bereaksi setelah kebobolan gol dan itu harus diubah ketika melawan Brazil. “Kami harus bermain tanpa membuat kalkulasi apa pun melawan Brazil. Kami harus bermain untuk menang. Kami harus menunjukkan mampu bersaing dengan salah satu tim favorit di Piala Dunia tahun depan,” jelasnya. Sebaliknya Brazil berhasil memperbaiki penampilan mereka di pertandingan kedua dan melibas AS 3-0. Brazil dibuat kerepotan oleh Mesir pada pertandingan pertama sebelum menang tipis 4-3. “Yang berubah antara pertandingan melawan Mesir atau AS adalah tingkat kelelahan,” ujar Dunga yang ketika itu memainkan beberapa pemain baru seperti Maicon dan Miranda. Empat dari tujuh gol Brazil
di turnamen ini tercipta melalui bola mati. Hal ini bukan kebetulan karena Dunga memang menggelar latihan khusus untuk itu. “Ya, kami memang mengusahakan hal itu, kami coba dan menempatkan pemain di posisi terbaik. Kami menggerakkan bola secepat mungkin yang menjadi karakteristik dari sepak bola Amerika Selatan,” tegas Dunga. Striker Brazil, Robinho secara tersirat melancarkan peringatan untuk Italia. Ia mengatakan Tim Samba baru saja menemukan performa terbaiknya. “Kami bermain bagus melawan AS, tetapi kami ingin bermain lebih baik di pertandingan mendatang,” papar bomber Manchester City itu. Dari lima pertemuan, Brazil unggul dengan dua kemenangan dan sekali kalah. Dua laga lain berakhir seri. Pertemuan pamungkas berlangsung pada partai persahabatan di London 10 Februari lalu ketika Tim Samba menang 2-0. (adn/afp)
Valencia Putuskan Tak Jual Villa Madrid Presiden Valencia, Manuel Llorente akhirnya mengambil sikap tegas mengenai transfer David Villa. Ia memastikan El Che tidak akan menjual aset berharganya itu kecuali ada klub yang mengajukan tawaran menggiurkan. “Kami percaya Villa adalah striker terbaik di Eropa dan kami beruntung memilikinya di Valencia, jadi kami akan berjuang untuk mempertahankannya,” ungkap Llorente, Sabtu (20/6) kemarin.
“Hari ini kami memutuskan mempertahankan Villa dan saya tidak dapat menjanjikan hal lebih selain itu. Harus ada tawaran yang betul-betul menggiurkan dan kami baru akan memikirkannya,” tegas Llorente. Agen Villa, Jose Tamargo membenarkan keputusan tersebut. Kebijakan itu diambil setelah ada tiga klub yang mengajukan tawaran. Namun Tamargo tidak mau membeberkan nama klub yang dimaksud. “Mereka (Valencia) mem-
buat kami melalui situasi yang menyedihkan dan sangat tidak menyenangkan karena hal ini tidak bagus bagi siapa pun,” ujar Tamargo dalam pernyataannya yang dikutip media Spanyol. Villa yang saat ini tampil di Piala Konfederasi di Afrika Selatan bersama skuad Spanyol, santer dihubungkan ke Real Madrid. Media juga melaporkan Barcelona dan Chelsea tertarik kepadanya. Ia dihargai antara 40 hingga 50 juta euro. Villa menjadi top skorer Pia-
la Eropa 2008 dengan empat gol, namun melewatkan kemenangan 1-0 atas Jerman di final karena cedera. Sejak itu ia menjadi pencetak gol terbanyak kedua untuk Tim Matador dengan total 30 gol, berselisih 14 gol dari rekor Raul Gonzalez. (adn/rtr)
Bali Post/ap
PARTAI KRUSIAL - Penyerang tim Samba Robinho (tengah) dan rekannya kiper Julio Cruz saat memberi makan seekor jerapah di kebun binatang di Pretoria. Legenda sepak bola Brazil, Pele, memperingatkan kebangkitan Italia saat menghadapi partai krusial melawan Brazil, Senin (22/6) dini hari nanti.
Prakiraan Pemain Italia: Buffon, Chiellini, Legrottaglie, Zambrotta, Grosso,Gattuso, Pirlo, De Rossi, Montolivo, Iaquinta, Rossi. Brazil: Cesar, Lucio, Juan, Kleber, Alves, Melo, Kaka, Gilberto, Ramires, Fabiano, Pato.
Telah Terbit
erbaru Koleksi T Post ali Pustaka B
TUMPEK KANDANG
Kearifan Lokal Bali untuk Pelestarian dan Pengembangan Sumber Daya Ternak
Penyusun: I Dewa Gede Alit Udayana Tebal: xii + 148 halaman Menurut Lontar Sundarigama, Tumpek Kandang yang jatuh tiap Sabtu Kliwon Wuku Uye itu adalah upacara selamatan untuk binatang baik yang disemblih maupun piaraan. Pada hari ini, umat memuja Siwa yang disebut Rare Angon, pengembala makhluk. Dalam ajaran agama Hindu, keharmonisan hidup dengan semua makhluk dan alam semesta senantiasa diamanatkan. Semua makhluk, menurut faham Hindu, diyakini memiliki jiwa yang berasal dari Tuhan.
Harga : Rp.
24.000,-
PHALA SRUTI ITIHASA JENJANG BELAJAR WEDA Penyusun: Gede Agus Budi Adnyana Tebal: vii + 136 halaman
Bali Post/ap
SEMIFINAL - Pemain-pemain Mesir merayakan gol Mohamed Homos (keempat dari kanan) ke gawang Italia. Mesir menargetkan masuk babak semifinal Piala Konfederasi dan harus melewati hadangan AS di partai pamungkas, Senin (22/6) dini hari nanti.
Itihasa pada dasarnya merupakan kitab yang memuat kejadian – kejadian nyata di masa lampau.Ramayana dan Mahabharata merupakan kitab Itihasa. Kedua kitab ini sudah sangat dikenal di seluruh dunia sebagai karya monumental yang berisikan tentang filsafat hidup, teologi, kasih sayang, cinta serta nilai – nilai luhur yang tidak akan pernah habis dimakan jaman.Buku ini merupakan hasil dari kajian beberapa pustaka tentang kitab Itihasa.
Mesir Targetkan Semifinal Rustenburg Mesir mencoba melanjutkan kejutan mereka di babak penyisihan Piala Konfederasi 2009 dengan target melaju ke semifinal. Namun the Pharaoh harus melewati hadangan Amerika Serikat di partai terakhir grup B, Senin (22/ 6) dini hari nanti. Mesir tiba di Afrika Selatan dalam keadaan babak belur di kualifikasi Piala Dunia sehingga kritikan pedas pun kerap kali diberikan kepada juara Afrika tersebut. Tapi hal itu dibayar lunas oleh Mesir dengan dua penampilan impresif ketika melawan Brazil dan Italia. Di partai pembuka, pasukan Hassan Shehata tersebut mampu mengimbangi bahkan hampir saja menjungkalkan tim Samba. Setelah tertinggal 3-1 di babak pertama, Mohamed Zidan dan kawan-kawan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Penalti Kaka di pengujung pertandingan memberikan kemenangan Brazil sekaligus mengakhiri penampilan gemilang Mesir. Performa menawan tersebut mampu dipertahankan saat berjumpa Italia, Jumat (19/6) dini hari lalu. Gol semata wayang Mohamed Homos membungkam juara dunia 2006 tersebut. Kini Mesir berpeluang besar untuk lolos jika mampu mengalahkan AS dan berharap Italia gagal mengalahkan Brazil. Namun jika Italia mampu menundukkan Kaka dan kawan-kawan maka ketiga tim akan memiliki poin sama yakni 6 dan yang lolos akan ditentukan melalui selisih gol. “Ada kemungkinan kami, Italia, dan Brazil akan memiliki nilai yang sama tapi kami tidak ingin menggantungkan nasib pada tim lain. Kami akan tetap berusaha meski apa pun yang terjadi di pertandingan lainya,” ujar asisten pelatih Mesir Shawky Gharib, Jumat (20/6) kemarin. Mesir terancam tampil tanpa striker andalan mereka Mohamed Zidan yang mengalami cedera hamstring saat berjumpa Italia. Sementara bagi AS, turnamen kali ini seakan menjadi mimpi buruk bagi mereka. AS sebenarnya belum benar-benar tersingkir dari persaingan ke empat besar. Jika Brazil mampu menekuk Italia dan di saat bersamaan AS mampu menumbangkan Mesir maka ketiganya akan memperoleh angka 3 dan selisih gol yang akan menentukan. (gie/afp)
Harga : Rp.
22.000,-
NILAI MAKNA DAN MARTABAT KEBUDAYAAN Penyusun: I Ketut Artadi, S.H., S.U. Tebal: x + 250 halaman
Buku ini materinya adalah : bangunan (kerangka), isi dan inti dari kebudayaan, di mana pada bab-bab awal dijelaskan tentang bangunan dan isi dari kebudayaan meliputi bangunan “kerangka”, sedemikian apabila dipakai untuk mengamati suatu kebudayaan sebagai objek, maka akan menjadi jelas kerangka yang harus dijadikan acuan yaitu meliputi kebudayaan spiritualitas dan kebudayaan intelektualitas.
Harga : Rp.
45.000,-
Hub : Pustaka Bali Post, Jl. Kepundung No. 67 A, Telp. (0361) 225764 atau Toko - Toko Buku Terdekat di Kota Anda.
Kami menerima naskah tentang Agama Hindu, Adat & Budaya Bali untuk diterbitkan menjadi buku C.383755-mtr-a
G.0706-rpa
OLAH RAGA
8 Vanda/Dwita
Minggu Kliwon, 21 Juni 2009
Kejuaraan Tenis Veteran Bali 2009
Widiarsa/Sudarga Juara Ganda KU-45
Tampil Perdana, Rebut ’’Runner Up’’ PASANGAN Ir. Vanda dan Dra. Dwita, M.M. sebetulnya baru berusia seumur jagung. Meski baru tiga bulan bermain ganda, petenis asal Balikpapan dan Malang ini, sudah saling mengerti dan solid. Hebatnya lagi, begitu tampil berpasangan, gelar runner up langsung mereka sabet pada Kejuaraan Veteran Tenis (KVT) Bali BPM/ram 2009 yang baru Vanda (kiri) bersama Dwita pertama kali ini diikutinya. Pada babak final, pasangan ini takluk dari juara bertahan Wayan Rahini/Sukarniti 2-9. ‘’Kalau saja kami lebih lama gabung, kami bisa juara. Namun bagaimana pun kami senang tampil di Bali, karena bisa sekalian melancong di pulau idaman para turis ini,’’ ujar Vanda yang memiliki putri Jopanska yang saat ini di Jakarta mengikuti turnamen 12 tahun nasional dan Adrian yang sudah mulai berlaga di kelompok tenis anak-anak (di bawah 10 tahun). ‘’Ya, keluarga kami petenis semua. Bayangkan, kami di Bali, anak di Jakarta, papanya di Balikpapan,’’ tambah Vanda disetujui Dwita yang psikolog ini. Dwita yang seorang dosen Universitas Wisnuwardhana, Malang, ini juga senang tampil di KVT Bali. Tidak saja pesertanya dari beberapa daerah di Tanah Air, tetapi juga dari luar negeri. Namun, keduanya berharap untuk putri ada dua kelompok, KU-35 dan KU-40 ke atas. Selain minta tambahan nomor, mereka juga ingin diberikan informasi langsung tentang turnamen ini, sehingga pihaknya bisa membawa teman lebih banyak untuk lebih menyemarakkan turnamen tahunan dalam rangka HUT Bali Post ini. ‘’Kalau jauh-jauh sudah tahu, saya bisa ajak teman. Saya sedikit kesulitan informasi. Beruntung saja buka website Bali Post dan mendapat keterangan dari rekan,’’ pungkas Dwita. (ram)
Hasil Selengkapnya
Denpasar (Bali Post) -
Impian pasangan Ketut Rochineng/Made Mastra, merebut gelar juara ganda KU-45, pada Kejuaraan Veteran Tenis (KVT) Bali 2009 gagal, setelah pada laga final dipaksa mengakui ketangguhan pasangan Wiwik Widiarsa/Nyoman Sudarga 5-9, di lapangan tenis KONI Bali, Sabtu (20/6) kemarin. Dengan kegagalan itu, Ketut Rochineng tidak bisa merealisasikan menggapai dua gelar juara. Ketua Umum PPS Kertha Wisesa Kota Denpasar itu, hanya menggapai juara pada ganda KU-50 berpasangan dengan Didi Gunarto sehari sebelumnya. ‘’Ya, saya gagal merebut dua gelar juara. Inilah permainan ada kalanya penampilan di bawah form,’’ ujar Sekretaris Dinas Kehutanan Bali itu. Pertandingan itu sebetulnya merupakan ulangan partai latihan, yang kerap mereka gelar bersama setiap hari Sabtu di lapangan KONI Bali. Saat latihan, pasan-
gan Rochineng/Mastra lebih banyak menangnya. Tak heran pada laga final itu, Rochineng/Made Mastra langsung unggul cepat 3-0. Pelan namun pasti, pasangan tangguh Wiwik Widiarsa/Nyoman Sudarga bangkit, satu demi satu nilai mereka gapai sampai balik memimpin 5-3 untuk selanjutnya tidak bisa dikejar dan mengunci lawannya 9-5. ‘’Kami sempat kehilangan ritme permainan, akibat tekanan lawan gencar pada tiga game pertama. Syukurlah setelah kami panas, dan bisa memperoleh poin, akhirnya kami balik pegang kendali,’’ ujar Nyoman Sudarga diamini
Wiwik Widiarsa. Di ganda KU-40, tidak ada kejutan berarti. Pasangan yang kerap bertemu di lapangan Dharma Praja, Agung Kusuma/Agung Adi Parwata, tanpa halangan berarti mengalahkan pasangan Ketut Dirga/Wayan Kasna dengan skor mencolok 9-4. ‘’Kami akui masih satu tingkat di bawah mereka,’’ ujar Ketut Dirga, yang juga tampil sebagai juara tunggal nomor yang sama. Sementara pasangan Kusuma/Adi Parwata mengaku tampil tanpa beban, karena kerap bertemu dan sudah mengerti kelemahan lawan. Sedangkan pasangan ganda KU-55 Made Rurus/
Ketut Sukarata dengan mudah mengalahkan pasangan asal Surabaya Rasman/Ermawan 9-2. ‘’Kebetulan kami bisa kompak,’’ ujar Made Rurus yang juga anggota tenis Flamboyan. Rasman sendiri mengakui lawannya jauh lebih solid. Sementara juara bertahan Wayan Rahini/Ketut Sukarniti mengulang gelarnya. Pasangan ini terlalu tangguh buat pasangan asal Balikpapan/Malang Vanda/Dwita. Unggul pukulan dan penguasaan lapangan, Rahini/Sukarniti menekuk Vanda/Dwita, 9-2. Pada KVT yang dirangkaikan dengan HUT ke-61 Bali Post ini, Agung Ngurah Adi Parwata ditetapkan panitia sebagai petenis terbaik perorangan, dan pasangan asal Surabaya, Rasman/Ermawan sebagai terbaik ganda. (kmb11)
1. Juara Tunggal KU-40 1. Agung Ngurah Adi Parwata, 2. Ketut Dirga, 3. Hery Suprayitno, 4. Ngurah Agung Kusuma. 2. Juara Ganda KU-40 1. Agung Parwata/Agung Kusuma, 2. Ketut Dirga/Nyoman Kasna, 3. Buda/Suartana, 4. Made Sueca/Giriana. 3. Juara Tunggal KU-45 1. Sony Marsono, 2. Wiwik Widiasa, 3. Sugianto, 4. AAGA Indra Putra. 4. Juara Ganda KU-45 1. W. Widiarsa/Nyoman Sudarga, 2. K. Rochineng/M. Mastra, 3. Sugianto/Sony Marsono, 4. Balik/Ngurah Armaya. 5. Juara Tunggal KU-50 1. Moh. Hadi, 2. Nyoman Kara, 3. Nyoman Sukarata, 4. Diarma. 6. Juara Ganda KU-50 1. Ketut Rochineng, S.H., M.H./Didi Gunarto, 2. Nyoman Kara/Made Lugra, 3. Letkol Drs. Bambang S/IGM Parlin, 4. Diarma/IGPGede. 7. Juara Ganda KU-55 1. Made Rurus/Nyoman Sukarata, 2. Ernawan/Rasman, 3. H. Soetarno B/IGP Parlan, 4. Toru/Anton. 8. Juara Ganda KU-60 1. Ermawan/Rasman, 2. dr. Alex H./Made Yudiantara, 3. H. Soetarno B/Bagio Wahyu, 4. H. Dadang/Ketut Wirna. 9. Juara Ganda Putri 1. Wayan Rahini/Sukarniti, 2. Ibu Vanda/Dwita, 3. Ibu Jro/Meswenti, 4. Agustina/Rita. 10. Juara Ganda Campuran 1. Made Yudiantara/Rahini, 2. A.A. Mataram/Betzy, 3. Toru/Sashi, 4. IGP Gede/Wandri.
Desak Raka Tak Didukung Dana POBSI Bali Denpasar (Bali Post) Pebiliar putri terbaik Bali, Desak Raka Kasih Ariati menyatakan kekecewannya, karena tidak mendapat dukungan dana dari Pengprov POBSI Bali untuk kepergiannya mengikuti seleknas SEA Games, di Jakarta, 18 Juni. ‘’Saya kecewa dengan sikap kurang pedulinya Pengprov POBSI Bali,’’ keluh Desa Raka kepada Bali
Ulfa dan Iin Catat Kemenangan Jakarta (Bali Post) Dua pecatur putri andalan Universitas Udayana Bali, MN Ulfa Agustiningrum dan MN Kadek Iin Dwijayanti mencatat kemenangan pada hari pertama kejurnas catur antarperguruan tinggi di Gedung Dikti Depdiknas Senayan, Jakarta, Sabtu (20/6) kemarin. Ulfa yang tahun lalu masuk peringkat empat itu, hanya memerlukan 21 langkah untuk mengalahkan Ismawati dari UPI Bandung. Sementara rekannya, Kadek Iin juga tak mengalami kesulitan saat menundukkan Maryani Thalib (UNI) Bandung pada langkah 20. Pada pertandingan Minggu (21/6) ini, yang memainkan dua babak, Ulfa ditantang pecatur Unila (Lampung), Widyati Salim di babak kedua dan Tuti Aulia dari STEI Banten. Kadek Iin akan menghadapi Fadjariah Alam (IISIP) Jakarta, dan Rusdiana Wahid (Universitas Mputantular) Jakarta. Kejurnas catur yang berlangsung sampai 24 Juni mendatang itu, dibuka secara resmi oleh Mendiknas Prof. Dr. Bambang Sudibyo. Ketua Umum PB Percasi Ir. Edie Widiono, Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Sri Sudono Sumarto dan sejumlah pimpinan perguruan tinggi dari daerah ikut hadir dalam acara pembukaan tersebut. Mendiknas mengatakan, catur sudah sewajarnya dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi. Karena perguruan tinggi tempat berkumpulnya calon manusia unggulan, dan usianya berada dalam masa untuk berprestasi (golden age). Bahkan, pembinaan usia dini sudah harus dilakukan sejak di sekolah dasar kemudian SMP dan SMU. ‘’Jenjang ini harus ditata dengan baik jika kita ingin mendapatkan calon atlet berprestasi di segala cabang olahraga termasuk catur,’’ kata Bambang Sudibyo. (035)
Post, Sabtu (20/6) kemarin. Dia menyatakan, faksimile untuk panggilan dari PB POBSI sebetulnya sudah sampai sekitar 10 Juni. Akan tetapi, untuk keberangkatan ke Jakarta hingga tanggal 17 Juni tidak ada sama sekali perhatian. Padahal Desak mengaku sudah melaporkan kepada Bendahara dan Ketua Harian Putu Pasek Swastawa yang meneruskan kepa-
da Ketua Umum Pengprov POBSI Bali. ‘’Karena uang dibilang tidak ada, dengan terpaksa saya minjam untuk bisa mengikuti seleksi,’’ ungkap Desak Raka yang mengaku menghabiskan dana Rp 3 juta. Pengorbanan Desak tidak sia-sia. Tampil di nomor eight ball, tiga rivalnya dikalahkan sekaligus yakni Jon (Jambi) 7-2, Nova (Bengkulu) 7-4, namun den-
gan Amanda (Jateng) Desak harus bertarung ketat dan akhirnya menang tipis 7-6. ‘’Untung saya lolos untuk seleksi kedua ini, walaupun sempat ketar-ketir,’’ terang pebiliar kelahiran Bangli 12 Juni 1976. Pebiliar yang sejak dua tahun lalu menjadi delegasi Kabupaten Gianyar di Porprov ini, mengaku akan diuji lagi pada kejurnas biliar, di Jakarta, Agustus mendatang. ‘’Jika di
sana juara lagi, langsung mewakili Indonesia di SEA Games Laos,’’ ujar Desak. Pebiliar di luar PAL dan Pelatnas yang juara, maka akan ada ulangan seleksi terakhir November. Setelah seleksi kedua ini, Desak mengaku telah membawa rekomendasi untuk pelatnas di Bali. ‘’Di NBC saya dilatih langsung Pak Yayan. Pak Yayan merupakan pelatih
komplet bagi saya, karena mengerti karakter dan kemampuan saya,’’ terang Desak. Sementara nine ball yang lolos adalah Sri Wahyuni (DKI). Sayangnya, rekan Desak yakni Yudharman (Bali) yang telah lolos pada seleksi pertama, terpaksa tidak mengikuti seleksnas tahap kedua di Jakarta, sama seperti dirinya, tidak punya uang. (kmb11)
Pesilat Vietnam Tundukkan Tuty Tresnayanti
Livoli DenPost
Ordorex Singkirkan Porman
Tuty Tresnayanti
BPM/dok
Denpasar (Bali Post) Pesilat timnas Vietnam Hoynh Thi Thu Hong menundukkan pesilat Badung Tuty Tresnayanti (B) 3-0, dalam latih-tanding, di Hotel Batukaru, Kamis (18/6). Usai bertarung, Tuty mengakui dirinya bertemu tiga kali melawan Hoynh Thi Thu Hong. Sebelumnya, Tuty yang meraih emas PON XVII Kaltim 2008 ini, dikalahkan saat Kejuaraan Dunia di Pahang, Malaysia (2007), kemudian ketika dirinya try-out ke Vietnam juga takluk. ‘’Saya kalah dengan poin 0 terus, Thi Thu Hong juga meraih predikat pesilat terbaik pada kejuaraan dunia di Pahang,’’ tuturnya. Pesilat Vietnam ratarata memiliki power dan postur lebih tinggi. Di kelas B, Putra Sanjaya dikalahkan Tian Van Toan 0-3. Di
Jembrana (Bali Post) Tim voli Ordorex dari Medewi, akhirnya mengamankan babak delapan besar Livoli DenPost, PBVSI dan Polmas Polres Jembrana. Agus dkk. yang tak mau tersingkir duluan dari turnamen bergengsi itu, dengan kepercayaan diri tinggi menggebuk Porman dari Manistutu dengan skor telak 3-0 (25-20, 25-18, dan 25-20), pada babak lanjutan delapan besar di Lapangan Bola Voli Once Srawa, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Sabtu (20/6) malam kemarin. Dengan kekalahan tersebut, Porman yang terkapar tersebut harus meninggalkan turnamen ini lebih dulu. Berlangsung ketat pada pertandingan hidup mati, baik Porman yang dikalahkan Panser 1-3 pada partai perdana delapan besar, Kamis (18/6) lalu, dan Ordorex yang ditundukkan Taruna Jaya 1-3 pada hari yang sama, bermain cukup ketat di dalam mengumpulkan poin pada game pertama. Dengan langkah lunglai dan wajah tertunduk lesu, Porman pun meninggalkan lapangan. (kmb)
kelas C, Le Thi Kim Thanh menundukkan Ni Komang Ayu Ari Arsadi 3-0. Di kelas A, Subawa sukses menaklukkan Le Cong Ngiep. Komang Budi yang turun di kelas C, juga harus mengakui ketangguhan Nguyen Ba Trinh 0-3. Pelatih silat Badung Ketut Gandra, mengakui keunggulan pesilat tamu utamanya fisik dan stami-
na. ‘’Maklum, mereka kan timnas. Kami menggenjot fisik anak-anak 60 persen,’’ kilah Gandra. Gandra bertekad membenahi pola serang anak asuhnya. Dijelaskannya, tim silat Badung menargetkan minimal tujuh keping emas, hingga mampu mempertahankan juara umum sebagaimana Porprov di Karangasem 2007 silam.
‘’Kami sudah berlatih dua pekan, dan berlanjut hingga menjelang Porprov,’’ ungkap dia. Pada bagian lain, Ketua Harian IPSI Bali Gede Yudana menyatakan, tim Porprov Buleleng dan Tabanan bakal menjajal timnas Vietnam. ‘’Tim Porprov kabupaten bisa memanfaatkan uji coba melawan Vietnam,’ jelas dia. (022)
C.385635-hp-2
PUSAT PENJUALAN POMPA AIR p
u
m
p
s
p
e
c
i
a
l
i
s
t
Pompa Rumah Tangga & Pompa Industri Menyediakan pula : l Pompa Taman l Pompa Banjir l Pompa Kolam Renang l Pompa Untuk Villa & Hotel l Booster
Hydrant Reverse Osmosis (RO) l Filter Air l Spare Part l Service l l
Datang dan Buktikan Sendiri ... Jl. Buluh Indah 40, Denpasar
Telp. (0361) 416062, 9105577, Fax. (0361) 416064
U MINGGP TETA BUKA
Mahal Uang Kembali, Dijamin !!!
Grundfos Sanyo Hitachi l Panasonic l Shimizu l Lakoni l Espa l Ebara l Kyodo l Walrus l Davey l Dll l l l
C.382446-elk
C.388556-rpa
G.384900-rpa
G.379554-rpa
Redité Kliwon, 21 Juni 2009
Bali L E M B A R
B A S A
9 B A L I
Bencingah
Kulinér Bali patut Lestariang Jukut undis, jukut kélor, jukut kakul, serombotan, saté lilit, saté pencok, saté kakul, penyon, lawar, blayag, entil, tipat cantok, ayam betutu, bawi guling punika akidik saking jenis-jenis kulinér Bali sané wénten. Minabang para anom utawi alité akidik sané uning ring kawéntenan ajeng-ajengan khas Bali piniki. Santukan makéh sané seneng makanan cepat saji napimalih sané sampun madunungan ring kota-kota, sinah sampun nénten naenin nyicipin ajeng-ajengan sakadi punika. Padahal kulinér khas Bali puniki madué poténsi bisnis sané ageng. “Pangawitnyané saking hobi ngajeng ayam betutu, punika sané ngawinang titiang mapineh-pineh nglimbakang utsahané punika,” Anak Agung Oka Suci maosang. Ajeng-ajengan Bali né punika nénten kalah masaing saking ajeng-ajengan dura Bali utawi dura negara. Nanging sangkaning panglimbak jamané sakadi mangkin, makéh anaké senengan ring sané ajeng-ajengan sané instan utawi siap saji. Punika sané ngawinang rered manah sameton Baliné nglimbakang utsaha kulinér Bali santukan marasa kalah saing ring produk-produk makanan saking sura Bali utawi dura negara. Yéning kahanané sampun sakadi punika, sinah sampun anaké pacang lali ring kawéntenan kulinér khas Baliné. “Puniki wantah paméran kaping pertama ring Pésta Kesenian Bali (PKB) sané uningin titiang ngeninin indik masakan khas Bali. Titiang marasa seneng pisan nyarengin paméran puniki santukan titiang prasida ngenalang masakan khas tradisional Bali saking daérah titiangé,” Ni Nyoman Sudiati silih tunggil pamilet paméran kulinér khas Bali ring PKB nguningayang. Tiosan ring punika kawéntenan kulinér khas Bali puniki mangdané kalestariang, nglestariang punika prasida kalaksanayang saking makudang-kudang tata cara. Bisnis kulinér khas Bali punika nyanjiang pisan, santukan tiosan saking polih untung i raga taler nemu karma sané becik sangkaning nyarengin ngajengang kulinér Bali punika. “Genérasi mudané patut madué pangrasa sané bangga kapining kulinér Bali punika. Yéning sampun madué pangrasa sakadi punika sinah sampun pacang madué anléh jagi nglimbakang kulinér Bali. Patut kauningin kulinér Bali punika nénten ja kuna yéning sampun kaolah secara profésional. Mangkin sané karasayang perlu wantah semangat lan disiplin yéning pacang nekunin utsaha kulinér Bali. Santukan keberhasilan punika saking disiplin,” Anak Agung Oka Suci ngwewehin. Pungkuran puniki méweh pisan ngrereh kulinér khas Bali, punika sané ngawinang Anak Agung Oka Suci ngwangun rumah makan ring pusat kota sané ngadol makudangk u d a n g kulinér khas Bali sakadi sané kaunggahang ring ajeng. Saking rumah makan puniki dané ngaptiang mangdané krama Baliné uning ring kawéntenan kulinér Bali lan saking mangkin nresnain nresnain kulinér Baliné punika. (dwi/ita)
38
Anak Agung Oka Suci
Sangkaning Hobi
BO/ita
Jaja Bali majeng Pariwisata Madé Héndra gumanti seneng pisan risampuné polih numbas jaja bali ring Pasar Kereneng. Saking dumun, Madé sampun seneng pisan ngajeng jaja bali. Jaja bali sané paling kasenengin Madé Héndra wantah tetiga, laklak, kelepon m i w a h ancruk.
“Rain Bli Ngurahé? Oh niki ada anak bajang jegég ngantosang dauhné,” supiré lantas nandan Gusti Ngurah ka dorin busé. Dapetanga rainné bengong nongosin koperné. “Gék Sri, nguda bengong drika? Kénkén med sampun ngantiang driki?” Gusti Ngurah nundikin rainné ané makesyab matolihan, lantas matangi ngelut rakanné. “Béh, Bli Ngurah. Kenyel tiang ngantosang driki uli jam 9.00 Nikén Mbok Lale Dumilah, Aji, lan Ibu pada?” Gusti Ayu Sri nyemak koper nutug rakanné ka montor busé. “Niki dong rain Bli Ngurahé, kénten? Uli tuni lemesin tiang ajakin menék ten nyak. Nanging ten ngorahang ngantiang Bli Ngurah. Kadén rain Bliné tuah Gég Darsini dogén? Ten nyen adik katimun, alias gegélan?” Gusti Lanang Oka ngulgul kanténanné. “Sajaan Nang Oka. Niki mula adin tiangé ané ada di Sasak. Niki Ibu lan Aji ada bareng mulih mriki. Tiang gumanti mulih ngantén,” Gusti Ngurah ngenalang Ibu, Aji, lan rabinné. Sesampuné mayah ongkos taksi makejang barangé lantas kapenékang ka busé. Gusti Ayu Sri ngelut Ibu, Aji, lan Lale Dumilah saking kangen lan senengné kalintang. “Nggih, selamet nemu karma yén kénten. Dumadak apang sadia rahayu. Margi mangkin munggah, apang énggalan teked jumah di Baledan. Mirib Ibu sampun ngantos,” kénten supiré lantas ngidupang montorné, maserét majalan pesu uli penam-
Manut Madé, rasan jaja baliné matiosan sareng jaja-jaja siosan sané rauh saking dura Bali. “Jaja baliné nu nganggo bahan-bahan alami. Yén jaja ané lénan suba macampur zat kimia,” baos Madé Héndra. Madé wantah sinalih tunggil krama Baliné sané kantun seneng pisan ngajeng jaja bali. Nyoman Suryani, saking Buléléng, taler seneng pisan ngajeng jaja bali. Nyoman seneng jaja crorot miwah bendu negara. “Tiang setata meli jaja bali anggon sawai-wai. Apabuin kurenan tiangé sing pati demen tekén jaja jawa,” baos Nyoman Suryani. Nénten ja krama Baliné kémanten seneng sareng jaja bali. Dédi Setiawan, saking Surabaya, maosang satata numbas jaja bali ring Pasar Kereneng. Dédi nyritayang seneng ring jaja bali ngawit dados mahasiswa ring Fakultas Sastra Unud. “Daweg punika timpal-timpal tiangé saking Bali setata ngajakin numbas jaja bali ring Kereneng. Makelo-kelo tiang demen,” baos Dédi sané ngambil istri anak Bali. Yan seleh-selehin, kawéntenan jaja baliné sayuwakti kantun makéh sane nyenengin. Yadiastun jaja saking dura Bali sampun sayan makéh sané kadol
bangan. “Tiang jam 8.00 mara menék ka pesawat di Sélaparang. Jam 8.30 mara tuun di Ngurah Rai. Jam 9.00 mara maan taksi lantas pesu uli lapangan terbang. Saking raméné buka kéné sangkala seranta di jalan nganti kali jani mara teked driki,” critan rakanné. “Kénkén rasanné Mbok Milah, Ib,u lan Aji menék pesawat. Ten lengeh?” “Tambis-tambis Ibu lengeh. Aéng geludugan kapalé ngentasin gulemé tebel gati.” “Yén tiang ja demen pesan satmaka malayar ngentasin pasih susu, yadiapin rasan basangé gejul-gejul nagih ngutah,” Ratna Dumilah masaut saha makenyem nolih rabinné. Montoré ngeser plaibné beneng kangin sarat ngaba muatan ninggalin kota Dénpasaré. Ratna Dumilah ané negak di sisian busan-busan matingalan kasisi yén ada ané tawah tingalina. Upami di wantilan Pangerebongan sedeng ramé ada tajén, pangerajin togog paras, ukiran kayu Batubulan, keraméan di toko seni lan pasar seni Sukawati, pangerajin tiing di Blega, ulatulatan pandan lan rontal di Bona. Di Gianyar kabenengan montoré macet sawiréh ada palebon di Puri Gianyar, matolihan ka dagang nasiné di sisin margané tepukina ada dagang nasi, bé gulingné nungkruk di arepanné, kitera ben anaké mablanja. “Tu Ngurah, nika bé napi ané adepa tekén dagang nasiné, cara céléng?”
ring Bali, kawéntenan jaja bali kantun ajeg. Dagang jaja bali taler makéh wénten ring Dénpasar. Nénten ja krama Bali kémanten sané madolan jaja bali, taler wénten krama siosan ngadol jaja bali ring pasar. Ring PKB, kawéntenan jaja bali taler kantun kasenengin. Makéhan sané numbas jaja bali ring PKB maosang sakadi rindu. Nika mawinan, kawéntenan jaja baliné kabaos prasida kalimbakang mangda prasida masaing sareng jaja saking dura Bali miwah dura negara sané rauh ring Bali. Yén becik antuk midabdabin, jaja bali prasida kadol majeng para wisatawané, inggihan wisatawan doméstik miwah mancanegara. Manut praktisi pariwisata saking Legian, I Nyoman Sarjana, kawéntenan ajengan bali, rumasuk jaja bali prasida kanggé pinaka daya tarik pariwisata Bali. Para wisatawané sané rauh ka Bali pastika pacang ngajeng. Siosan ring ngajeng ajeng-ajengan ageng makadi nasi bé guling, betutu miwah sané siosan, taler pacang dot nyicipin sakancan jaja baliné. Sarjana naenin nganggén jaja bali pinaka panyanggra makudangkudang wisatawan sané rauh ka genahnyané. Para wisatawané punika maosang jaja baliné gumanti becik pisan. “Para wisatawané punika nganikayang, jaja baliné sayuwakti nyangluh punika bukti indik rasa i raga nénten ja kaon. Sakéwanten, mangkin sané dados pikobet wantah asapunapi antuk midabdabin utawi mengemas jaja baliné punika, mangda prasida ngranjing ka hotel-hotél dados menu khas” baos Sarjana. Sarjana ngaptiang mangda pemerintah urati ring indiké puniki. Patut wénten utsaha membina para janané sané mautsaha ngaryanin jaja bali mangda sayan-sayan nincap indik kemasannyané. (aya)
“Oh, nika bé guling céléng. Yén i raga masayut ngantén nyanan di Baledan mara nganggon guling. Yén dugasé di Sasak amung banten saderana apang dadi bébas mulih.” Gusti Ngurah saking telatén nuturin rabinné sakancan ané takonanga, ané déréng tawanga utawi adan désa ané liwatina. Kénten masih bengong angob raganné ningalin kabungahan badé lan lembuné ané ada di alun-alun Gianyaré. Yapin di Sasak taén ningalin nanging ten ja cara ané tingalina driki. “Ooh, éndah laluk, pantes turisé demen malali ka Bali.” Montoré buin nerusang pajalanné alon-alon, teked di sisin jembatan Yéh Bubuhé tingalina ada gua liu majéjér disisin margané. Makejang patuh marep kasisin tukadé. “Gua napi niki Tu Ngurah, cara gua pagaén jalema boya ja gua alam?” “Beneh, gua pagaén Jepang, dugas perangé nglawan Sekutu di Bali. Pemuda Bali magabung ngajak tentara Niponé. Ajin tiangé masih maan ngalas dadi tentera PETA lantas magérélia di alas-alasé. Nanging sasubané merdéka raganné ten kayun dadi tentra.” Gusti Ngurah buin éling tekén ajinné. Mireng critan okanné Gusti Biang Suci matutang. “Saja ning Ratna, matuan ceningé milu mayadnya ngwangun negarané ténénan, ngusir penjajah tan ngitung arta brana, pianak somah saking mélanin gumi. Nganti saking belog Ibuné, tusing ngerti tekén yasan sang sura amrih sutreptining nagara. Ibu sera-
kah, ngulahang awak marasa tusing katresnain, malah ilik, cemburu ngadén matuané ngelah mitra. Nganti Ibu mulih beséang terus ka Tanjung,” Gusti Biang Suci ngetél yéh panonné. Ratna Dumilah dadi salah tingkah ningalin Ibunné nangis. Gusti Ayu Sri lantas nyelag. “Meneng ja Ibu, sampunang nuturang ajin tiangé driki. Tiang nyanan milu sedih. Bas bli Ngurah ja masih nuldulin kayunné Ibu apang nangis,” Gék Sri ngelut Ibunné. Teked di penambangan Klungkungé montoré buin marérén sawatara a jam ngantiang dagang sambilang menékang muatan. Gusti Ngurah Darsana ajak rabinné, rainné, ibu lan ajinné tuun ngojog dagang saté kambingé lakar ngajengang. “Aji, Ibu, ngiring numbas saté kambing. Niki langganan titiang sabilang mriki.” “Béh yén kéto cocok pesan. Basang ajiné suba seduk,” Ajiné masaut tutuga tekén Ibu lan rainné. Sambilanga negak madaar siat-siut ngarepin nasi, sesaté lan rawon anget-anget Ratna Dumilah matolihan ka Krethagosa di bucun pempatané. Ada masih balé kambang mirip pesan cara balé kambangé di Mayura. Di kadohan ngenah pamedal agungé geng aluhur bet baan kapasilan, ambengan, paku-paku, lan lumut pasuranting. “Tu Ngurah nika wangunan napi, dados cara taman giliné di Mayura?” (Masambung)
Ajeng-ajengan (masakan) khas Bali madué poténsi sané ageng kaanggén bisnis. Pungkuran puniki durung makéh sané disiplin nglimbakang bisnis kulinér khas Bali puniki. Nanging sira sané uning silih tunggil seniman Bali, Anak Agung Oka Suci madué idé sané becik nglimbakang bisnis ajeng-ajengan khas Bali. Saking makudang-kudang masakan khas Bali sané wénten, dané milih ayam betutu, minakadi ayam betutu Gilimanuk pinaka bisnis sané dané limbakang. “Titiang ngamanahin prospék sané jagi rauh indik bisnis kulinér khas Bali puniki becik pisan. Tiosan saking nglimbakang usaha i raga prasida nglestariang lan nguningin kawéntenan ajeng-ajengan khas Baliné,” baos dané. Anak lanang sané madué rumah makan ayam betutu Gilimanuk ngangken ngawitin usahannyané saking hobi ngajengang ayam betutu Gilimanuk. Dané ngangken rauh ka Gilimanuk mangda sida ngicipin ajengan favoritnyané. Saking i rika dané mapineh nglimbakang bisnis kulinér puniki. “I riki ring ajeng-ajengan punika titiang olah lebih profésional, nyabran rahina terus kawéntenang pembaharuan mangda nénten kanikayang kuna,” Gung Oka ngwewehin. Sangkaning marasa génerasi mangkiné makéh sané nénten uning indik ajeng-ajengan khas Bali, punika sané ngawinang dané mukak rumah makan sané menuné punika wantah samian ajeng-ajengan Bali sakadi jukut undis, saté pencok, penyon, jukut kakul, saté kakul, pésan tlengis, blayag, saté lilit, muah sané lianan. “Titiang ngaptiang mangdané wénten sané nuutin napi sané titiang rintis puniki. Santukan tiosan ring bisnis i raga taler prasida nglestariang budaya Baliné saking ngajegang ajeng-ajengan Baliné,” Ketua Paguyuban Lawak Bali puniki mapangapti. (dwi/ita)
Napi Orti Mahasisawa IPB Juara Dunia Tim Téknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB) molihang juara katiga ring sajeroning Kompetisi Inovasi Pangan Tingkat Dunia sané kagelar olih perkumpulan ahli téknologi pangan ring Anaheim, California, Amérika Serikat. “Tim saking IPB puniki wantah tim saking Indonesia sané prasida ngranjing ka final lan molihang juara katiga,” baos silih tunggil anggota tim, Galih Nugroho, ring Bogor, Buda (17/60 lintang. Tim sané anggotanyané Galih Nugroho, Ari Try Purbayanto, Riza Aris Apriady, Kamalita Pertiwi, lan Catherine Haryasyah makasami mahasiswa S1 Departemen Ilmu dan Téknologi Pangan, Fakultas Téknologi Pertanian. Ring pecentokan punika tim IPB maktang inovasi produk mie jagung siap saji antuk fortifikasi makudang-kudang zat gizi mikro, pinaka panyawis kapiambeng indik kirangnyane zat gizi mikro, utaminé ring ajeng-ajengan sané kaajeng olih ibu-ibu sané mobot ring Asia Tenggara. Kompetisi kasarengin olih 16 tim saking Amerika Serikat, Cina, Italia, Afrika Selatan, Belanda, Indonésia, lan Lebanon. Sané kajudi pinaka pemenang kapertama inggih punika mahasiswa S2 saking Universitas Wageningen, Belanda, sané mamedanlang judul Sormite (bubur sorgum lan serangga). Juara kakalih mahasiswa Universitas Pretoria, Afrika Selatan san‘ makta produk makanan pendamping asi saking labu. (ant/ita)
Akéh Sané Menderita Asam Urat Penderita asam urat ring wilangan masyarakat menengah ka bawah ring Jakarta wilanganné 5 kantos 7 persen saking 700 lebih sampel pasien sané kapolihin duk kawéntenan pemeriksaan lan pengobatan gratis olih Solidaritas Nusantara, pendukung Capres Jusuf Kalla lan Cawaprés Wiranto. “Asam urat manceg ring genah kaping ajeng sané kaderita olih krama i ragané, sané makéhnya 5-7 persen,” baos dr. Syarif Alwi, koordinator dokter pemeriksaan lan pengobatan gratis Solidaritas Nusantara, ring Jakarta, Buda (17/6) lintang. Pemeriksaan gratis sané maunteng ring pemeriksaan gula darah, asam urat, lan hipertensi tersebut punika sampun kagelar kaping tiga, sané ngambil conto neliti masyarakat menengah ka bawah. (ant/ita)
Kacang Komak Indik RTRWP Bali, tugas Pansus kaambil alih. -Bedikang manten, ngambil alih sios ring ngalih-alih? *** Sidak ka LP Kerobokan, pacang ngrebeg, Polisi katagel kerikil. -Wénten kerikil artinné ring LP wénten sané pacang ngwangun. *** Kajanjiang, musikalisasi puisi ngranjing ka PKB. -Dumadak pemimpinné setata enten ring janjiné.
Kruna
10 Yudha Aditya Putra
Redité Kliwon, 21 Juni 2009
I Wayan Juliana
A.A. Ayu Karina Dévianti
Kejuaraan Anggén Nguji Raga Seneng Mabanyol Prasida menang nénten ngawi ragané bangga lan ajum, kénten taler yéning kalah, dané nénten ja pacang sedih lan maselselan. Kalah ring pacentokan kocap ngicén raganné paplajahan sané maguna pisan anggén midabdabin raga, ngujur pikolih agengan, kénten tatuek sané setata kagamel olih anak lanang mapeséngan I Putu Yudha Aditya Putra puniki. Minab sangkaning pastika ring tatuek punika maweiann siswa SMAN 3 Dénpasar puniki nénten banget maselselan ri kala nénten prasida molihang piala ring kejuaraan bulu tangkis ring
Surabaya galahé lintang. “Titiang mautsaha sportif. Napimalih ring sajeroning widang olah raga, jiwa sportif wantah sané kautamayang. Kalah menang punika biasa ring sajeroning lomba,” anak alang sané ketah kasambat Yudha puniki. Punika awinan, yéning dané kalah anak truna sané embas ring Dénpasar puniki nénten kimud-kimud ngucapang selamet majeng sang sané menang. “Ucapan selamet titiang punika yakti-yakti, napi malaih meseh titiangé kalintang pradnyan. Madué stamina tur téknik sané becik sané patut titiang tulad,” baos dané seken. Yadiastun ring Bali dané sampun akéh mupulan piala saking cabang bulu tangkis, kéwanten dané ngangkén durung madué napi-napi. Wawu-wawu puniki, putra saking I Madé Suarna lan Ni Madé Astuti Utami puniki prasida molihang medali emas ring single lan double cabang bulu tangkis Porjar kota Dénpasar. Dané taler molihang juara ring kejuaraan Réktor Cup dan makudang-kudang juara sané siosan. “Titiang mautsaha setata nyarengin kejuaraan anggén sarana nguji ragan titiangé. Ring pacentokan punika titiang prasida poloh pengalaman saking meseh-meseh titianggé,” kénten anak lanang sané wikan nabuh puniki nerangang. (ast/ita)
Magending Ngawi Bagia
Sira sané ngadén rasa banyol pacang metu saking anak lanangé puniki. Yéning akesiaban kacingakin kalem nanging sujatinné anak lanang puniki banyol pisan. I Wayan Juliana kénten peséngangannnyané, lan sarahina-rahina maparab Jul. Dané boya ja pelawak nanging tingkah polahnyané sering ngawinang anaké tiosan kedék bungker. “Titiang seneng ngawinang anak tiosan kedék, santukan kedék punika prasida ngicalang strés. Yadiastun titiang kanikang banyol, sujatinnyané nénten sakadi sapunika. Titiang marasa biasa kémanten nanging timpal-timpalé seneng ngwalék,” okan I Ketut Rarud lan Ni Ketut Mangkin puniki nyritayang. Mangkin Jul wantah mahasiswa seméster II Jurusan Sastra Daérah, Fakultas Sastra, Universitas Udayana. Dané nganikayang ngrereh jurusan puniki sangkaning marasa dados yowana Bali sané patut nglestariang sastrané. Yadiastun Jul kakantenang guyul lan bénjul nanging dané madué makudang-kudang préstasi sané sakadi Juara I Kidung Kategori Remaja ring Utsawa Dharma Gita tingkat Désa Kertalangu warsa 2007, Juara III Kidung Kategori Déwasa ring Utsawa Dharma Gita tingkat Dénpasar Timur warsa 2007, tiosan ring punika dané naenin nyarengin Parade lan Lomba Baleganjur, lan Lomba Tari Porjar Kota Dénpasar warsa 2007/2008. Anak lanang sané madué hobi nonton wayang, nabuh, lan meneng ring Kesiman puniki sedeng serius malatih tari anggén peméntesan drama tari ring UGM Yogyakarta bulan Juli sané jagi rauh. “Titiang pacang ngicénin sané paling becik sané kaduénang titiang. Dumogi sidaning don,” apti Jul sané embas ring Dénpasar 30 Juli 1990. (dwi)
Magending ring ajeng anak akéh nénten ngawi A. A. Ayu Karina Dévianti jejeh. Yadiastun sané nyaksiang dané magending duk acara HUT IGTKI Bali ring Gedung LPMP Yang Batu, Renon Bali puniki akéh para pejabat dané iteh magending. Gung Gék, kénten siswa TK B Tunjung Mekar Dénpasar puniki ketah kasambat, dané prasida magending ring ajeng para pejabat inucap sangkaning molihang juara kapertama lomba nyanyi anak-anak TK sa-Bali 2009. “Titiang senang pisan polih juara siki. Titiang tan nenger polih juara siki,” baosnya ica. Gung Gék sané embas ring Jakarta, 30 April 2003 puniki nganikang seneng magending saking kantun alit. Yadisatun wantah kaajahin olih gurunyané ring TK, kéwanten kawikananyané magending prasida mapikolih. Dané sampun sering molihang juara magending. Mangkin Gung Gék sampun madué papitu piala saking lomba magending. “Titiang ping kalih dados juara siki, wénten piala juara kakalih, tatiga lan harapan. Taler lomba nyanyi ring tingkat Bali,” kénten dané nyrita. Oka pinih duur saking A.A. Ngurah Helmi Darmadi lan I Déwa Ayu Diah Suryadéwi puniki nganikang magending setata ngawi dané bagia. Minab sangkaning punika dané ngacepang ri sampunné duur mangda prasida dados penyanyi. “Titiang senengan magending sané girang. Yéning lagu sedih, titiang sareng sedih lan nangis,” baosnyané saha kenyung. Nénten wantah wikan magending, Gung Gék taler seneng ngambar lan ngwarnain gambar. (ast/ita)
Ida Bagus Alit, S.Pd
Pidabdab Nyambung Rasa Ring masan wusan kasaman, ring galah-galahé embang ri kala murid-muridé libur, nénten ngawi Ida Bagus Alit, S.Pd mararian makarya. Ring galahgalah kadi mangkiné puniki, ida sumingkin sibuk, ngwéntenan temu wirasa indik pendidikan dasar ring kota Dénpasar. “Pendidikan punika tanggung jawab pemerintah, sekolah, lan masyarakat. Nénten ja ngraga-ngraga. Mangdané samian prasida magilikan, mawinan titiang sareng sameton-sameton ring pemerintahan matemu wirasa sareng masyarakat sané dados komité lan sekolah, mangdané tetujon lan pidabdad indik pendidikané prasida nyambung. Nénten mapasah-pasahang,” ként-
I Cekel Olih W. Suardiana
Ada koné orah-orahan satua, aji kéténg mudah, aji dadua mael. Kacrita ada anak muani nglintik padidian madan I Cekel, gegaénné nuakin dogén di abianné. Sabilang ia ngalih tuak, pepesan koné tuakné telah amaha baan lelawahé. Krana sesai buka kéto, dadi pesu lantas jengah kenehné I Cekel, lantas ia ngalih getah gadung lakar anggona nuba lelawahé ento. Di subanné maan ngalih getah gadung, lantas ia menék ngirisin tur klukuhné pulangina getah gadung. “Nah, nyanan pang asanina asan getah gadungé baan lelawahé totonan,” kéto I Cekel ngrimik sambilanga tuun uli punyan jakané. Gelisang crita, nyanan petengné, teka lantas lelawahé ngamah tuakné I Cekel, dadi lengeh lantas i lelawah. Buin mani semenganné, ka abian koné I Cekel lakar nelokin tuakné. Di subanné teked di bongkol jakané, ngénggalang koné ia menék, dapetanga koné lelawahé suba kambang di tuaké lengeh, tur lantas jemaka baan I Cekel. Baan legané keneh I Cekelé mara maan lelawah, ditu lantas ia kedék ngakak sawiréh ngagen lakar sugih ulian lelawahé totonan. Kéné koné abetné I Cekel, “Nah, ené apa lelawahé ané ngamah-ngamah tuak déwéké. Jani masin suba dosan cainé!” Kéto abetné I Cekel sambilanga nudingnuding lelawahé. “Gantin payu i déwék ngaé pésan. Alihang nyuh abungkul, dadi pésan nyang roras. Suba lebeng pésané makaroras, adep lantas pésané ka peken abesik aji dadua. Maan oké pipis pat likur, beliang lantas pitik lua. Pitiké ubuhin anggon pangina. Yan panginané manakan nyang nemnem, panakné adep oké maka nemnem, aukud aji satus. Ngelah bannya pipis telung atak, beliang kucit lua bakal anggon bangkung. Yan suba dadi bangkung, manakan lantas roras, adep oké nyiu. Dadi ngelah i déwék pipis roras tali, ento beliang oké godél sampi lua. Suba liu oké ngelah sampi, ento lakar adep oké, ngelah i déwék pipis aketi, beliang oké lantas anak luh. Di ngantén déwéké lakar ngundang-undang saha nuur padanda. I déwék lakar negak masanding natab ngajak kurenan, ambat legan i déwéké.” Mara pegat munyinné I Cekel ngorahang “ambat legan i déwéké”, sagét nyegut koné lelawahé. Dadi makréwakan tur gelu lantas I Cekel nglaut koné ia labuh, maglebug uli punyan jakané. Méméh déwa ratu, lacur pajalané I Cekel krana maka dadua koné batisné elung kaséla. Duuh duuh koné ia naanang sakit
ditu di bongkol jakané. Makelo koné I Cekel tusing ada anak nepukin wiréh abianné joh ngangsi uli di désa. “Budi makaukan, sinah tusing ada lakar anak ningeh munyin i déwéké, luungan suba dini maémbon madak apang makelo dayuh dini.” Kéto pangaptinné I Cekel sambilanga ngurut-urut menehang tongos tulangné ané makisid totonan. Kanti sanja I Cekel mateenang padidi, sagét ada koné anak teka wed désanné sig tongos I Cekelé madunungan ngubu, madan Nang Caluk, praya ngalih saang. Mara teked di pabianan I Cekelé, tangkejut koné Nang Caluk ningehang ada munyi daah duuh uli betén punyan jakané. Dadi, pesu kenehné Nang Caluk ngetut munyin anaké aduh-aduh totonan. Mara koné ia teked di bongkol punyan jakané, tepukina lantas I Cekel bungkut naanang sakit. Nang Caluk lantas nakonin I Cekel, “Wé, Cai Cekel, anak kénkén dadi Cai ada ditu aduh-aduh?” Mara kéto patakoné Nang Caluk, pesu sautné I Cekel sada bénjul misi mabladbadan. “I Déwék matitip nyakan.” “Apa madan matitip nyakan Cekel?” “Labuh” Mara kéto pasautné I Cekel dadi cucud koné kénehné Nang Caluk matakon, nakonang paundukan ané jalanina baan I Cekel. “Men, tegeh Cai labuh?” Kéto patakoné Nang Caluk sada alon tekén I Cekel. Patakon Nang Caluké sautina sigug baan I Cekel. “Kudiang cang nyikut Nang, tungkul cang labuh”. Béh, mara kéto pasautné I Cekel, dadi ilang koné kenehné Nang Caluk madalem I Cekel, laut koné ia makaad ngalahin I Cekel padidi beten punyan jakané naanang sakit. Gelisang crita, kanti buka telun tusing ada koné anak ngliwat sig tongos I Cekelé ulung. Sawiréh tusing nyidaang naanang bedak kalawan seduk basangné, kéto masi krana tusing dadi baana makisid, dadi kanti ngemasin lantas I Cekel mati betén punyan jaka di pabiananné.
en ida ngandika duk kacunduk ring acara Pelatihan dan Sosialisasi Program bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2009 ring SMPN 4 Dénpasar, Anggara (16/6) lintang. Kabid Diknas Dikpora Kota Dénpasar puniki nguningang parindikan tetujon ngwéntenang sekolah gratis saking pemerintah ring warsa-warsané jagi rauh sané sujatinné mabuat pisan majeng warga sami, utaminé majeng krama sané tiwas. “Kéwanten maosan indik sekolah gratis i raga patut yatna-yatna, duaning nénten ja makasami prasida kagratisang. Sané jagi kagratisang punika wantah prabéa operasional, boya ja prabéa personal,” kénten ida ngwewehin.
Wéntennyané gatra-gatra kawon indik pendidikan gratis puniki, manut mantan guru SMAN 3 Dénpasar puniki, katenger duaning nurung nyambungnyané napi sané dados tetujon pemerintah sareng pikobet-pikobet ring sekolah lan kramané sami. Mawinan, pidabdab sambung rasa sané kagelar kaptiang prasida nepas sakancan kapiambeng indik pendidikan. “Titiang percaya makasami madué manah lan tetujon sané becik, ngiring majalaran antuk manah lana tetujon becik puniki pilpilang malih pikobetpikobeté sané kadi benang susut punika, ngiring alon-alon rerehang pamargi becik sareng-sareng,” kénten pangaptian ida. (ita)
Lumut-lumut Watu Lumbang
Ceraken
(25)
Usada Kuda
IBM Dharma Palguna
Aheletan Kelir Wates peteng lawan semeng mawasta Prabhata. Wates lemah lawan peteng mawasta Sandhyakala. Wates Triwara punika Kajeng. Wates Pancawara ring Kliwon. Sané mawasta Kajeng Kliwon inggih punika kalih wates matemu utawi matumpuk. Wates Saptawara punika Saniscara. Yéning wates Pancawara (Kliwon) matemu sareng wates Saptawara (Saniscara) mewasta Tumpek, taler meteges wates-wates kala sané matumpuk. Akéh malih wates-wates sané maiketan sareng pawilangan kala. Samian wates punika kapercaya pinih tenget, santukan ilaila dahat yan pradé jagi megat kala sakadi punika. Capcapan punika wates natah lawan umah. Panyengker punika wates natah paumahan lawan margi utawi rurung. Wates carik lawan carik siosan mawasta pundukan. Wates désa lawan désa siosan dumun kari marupa bengang. Wates nusa lawan segara punika pasisir. Akéh malih wates-wates sané nyahcah tanah dados widang-widang punikipunika. Sakadi wates kala, wates-wates karang puniki taler kapercaya tenget, santukan kocap ila-ila yang megat wates karang. Gumi, tanah, utawi karang punika sané kasengguh Bhuta, mateges ruang (basa Indonesia), muah sarwa padagingannyané. Megat wates Buta ri kala petemuan wates kala kapercaya pinih ila-ila. Upaminyané, ri kala Sandhyakala majujuk utawi negak betén capcapan. Kaucap ila-ila santukan manut lontar Kala Tattwa, punika mawasta salah masa lan salah tongos, utawi salah matumpuk. Nika sané kabaos amah Kala lan amah Bhuta, utawi amah Bhuta Kala. Manusa sakadi Raré Kumara ten prasida nulak Bhuta Kala, yén ten nunas tulung ring Betara Siwa. Ida Betara Siwa pinaka ajini-
da Sang Kala, maparab Mahakala. Selian wates Kala lan wates Bhuta, wénten malih wates siosan sané taler kasengguh tenget, inggih punika wates Tutur (“kesadaran”). Upaminné ngrabangsawa, sané mateges wates Jagra lawan Turu utawi sirep. Ri wates Jagra lawan Turu punika tutur manusa surup kadi surya sané sumurup ri kalaning sandhya. Wates tutur punika ngawé sakancan sané kauningin dados masalin warna, rupa, nama, swabhawa. Sakadi punika taler ri kala manusa mawali matutur, utawi matangi, saking sirepnyané. Wates sirep lawan jagra taler kesengguh ila-ila, sakadi Surya jagi medal ring purwa. Alon-alon tutur manusa mawali jagra tur inget ring genah, inget ring dina, inget ring awakné. Karauhan, tedun, kasurupan, miwah sané siosan taler wates. Ri kala punika wates tutur manusa matemu lawan wates tutur soroh maurip siosan. Wates-wates sané tiosan, sané ten prasida antuk nguningan yukti akéh pisan. Wénten wates suka lawan duka, wates ngeling lawan kedék, wates mati lawan idup, wates lanang lawan istri, wates inget lawan engsap. Kelir punika wates dalang-wayang lawan krama sané nonton. Ring kelir punika wénten wewayangan utawi lawatan. Lawat punika sané kapanggih olih sang sané nonton. Lawat punika boya kasujatian pakardin dalang, boya kasujatian daging manah sang sané nonton. Ngresepang lawat punika sané kaucap ila-ila. Sang sida yogi sané sampun pralabda ring sarwajnana, kaucap ring sastra wantah aheletan kelir lawan Betara Siwa. Aheletan kelir mateges tutur sang mahayogi sampun parek, wantah kawatesin antuk a lembar kelir lawan Betara Siwa. Angga sarira puniki kocap kelir, wates, sané tenget-suci sakadi pura.
Kaasuh olih I Gusti Madé Sutjaja Puniki Usada Kuda. Ring galahé mangkin kaanggé muruk basa Bali miwah Kawi sawates cakepan puniki. Sasuratan basa Kawinyané nganggé Kawi Times New Roman. Indik daging, mantuka ring panampén soang-soang.
\ilt u /, ngilut
n\Ð,
ngulet wacce
nangka
b)rsãrk/,
ambing
beras barak
huy;huk,u
uyah uku
uyah uku
mic,
ngulêt, sahang
mica
j)rk u \ iÞ ,*Þ
jram ling lang
jeruk linglang
hds/,
adas
adas
eloeloh*,
lolohakna
lolohang.
\ilt u /,
ngulêt
ngilut
tlu;sêepÂhz(, taluh siap né anyar
be\Ðtz ¡Ð t i /,
antiganing sawungkang ànyar patining têmu kunir
bangkét kunyit
eloeloh*,
lolohakna
lolohang.
hubdérnád¡ g i /, Né ubad jaran gudig
edonÑppÑ /, don dapdap
hulg i æ*dk ) k )Ñ /, ulig pang dekdek
Nihan tambaning àçwa gudig
rwaning dapdap
pinipis denarêmbat
Sastra
Redité Kliwon, 21 Juni 2009
Tusing Ulian I Sepi Olih Putu Nopi Suardani
Redité Redité semeng pekenné ramé, nanging sekolah, kantor, Puskesmas, kampusé suung. Nanging tiang ka kampus, tiang meled nepukin kampusé sepi. Kampus sepi cara sétra nénten jatma majelawatan. Kampus Sastrané sepi tuah ada Satpam ané majaga. Tiang ngungsi balé bengong negak padidi sambilan meleng padmasana maulap-ulap Acintya. Anak lanang punika maparab Raka. Tiang nénten uning sira wastan jangkepnyané, nanging sané penting Raka rauh ring semeng punika. Raka rauh ngwawa gatra anyar. Raka rauh ngwawa pitutur. Raka rauh maid tiang sané das kelem. Raka rauh ring Redité semeng ri kala suryané masawang kuning. “Ngudiang ibi sanja dugas chatting ngorahang inguh dogén bayunné. Apa makrana inguh Ras? Nak kénkén, kadi bisa kéné?,” Raka maekin tiang. Tiang tusing ngomong, yén pét pradé ngomong nak malunan yéh matané ané nyatuang unduk. Tiang mendep. Tiang ngidem. Tiang tusing maklépatan. Memegeng cara togog. “Damai rasané nepukin kampusé sepi, biasané kampusé magliduhan kali kéné. Nanging jani kampusé cara sétra. Sepi. Sipeng. Kayang leguné tusing bani griang-griung. Nak kénkén Ras?,” Raka buin majumu matakon. Tiang tusing masaut. Tusing bani nolih Raka. Tiang tuah nguntul. Meték semut ané liwat di duur sandal tiangé. Raka masih milu mendep. Tiang tusing ningeh Raka maklisikan. Tiang tusing ningeh angkihan Raka ané noos cara suud uber kuluk. Tiang mendep, Raka nenggil. Anginé masadu, nyaduang inguh atin tiangé kén Raka. “Ras, idupé mula kéweh. Idupé tusing ada aluh. Yén aluh tusing idup adané. Eda kéweh-kéweh ngenehang anak lén. Suud mapineh ané boya-boya. Soang-soang manusa nak konyangan ngelah masalah. Jani carané i raga gén nyuudang masalah totonan. Eda marasa déwék paling kéwehe, di guminé nak liu ané kéwehan tekén i raga. Jani kénkén patutné i raga nongosang déwék mangdané bisa masolah cara jatma ané beneh manut i raga. Depang suba anak lénan ngorahang apa. I raga nak seken mabinayan ajak ia ané tusing demen nepukin i raga kedék. Ras, masaut Ras...,” munyin Rakané cara angin nglinus. Duh... Madé Sanjaya
Péstisida Alami
Liligundi Vitex trifolia Linn
Tetaneman Legundi sané ring Bali ketah kasambat Liligundi, prasida mentik ring sakancan genah. Sakéwanten taneman puniki akéhan mentik ring tanah sané tuh lan madaging bias. Tetaneman puniki idup sakancan sasih lan matuuh lantang. Tetaneman Liligundi taler dangan kakembangin, prasida katanem batunne tur carangné. Sané mangkin daun Liligundi akéh kasuling karereh minyak atsirinyané, anggén dagingin tetagian pabrik obat leguné (obat nyamuk). Antuk tata cara sederana, i raga taler prasida makarya lan nganggén daun Liligundi pinaka untuk pestisida alami duaning madaging kandungan aktif seskuiterpen, terpenoid, senyawa ester, alkaloid (vitrisin), glikosida flavon sané prasida ngwatesin populasi hama tanaman. Makarya Péstisida Alami saking daun Liligundi, carané: 1 kg daun Liligundi karajang kantos alus raris kalablab antuk 5 liter toya kantos maluab. Ri sampuné embon, toya lablaban puniki kasaring. Aliter toya lablaban daun Liligundi puniki kacampur antuk 13 toya biasa, anggen nagingin atangki semprot sané madanging 14 liter. Péstisida alami daun Liligundi puniki kaangén ri kala semeng utawi soré. I Madé Indra Bangsawan Sekaa Demen “Bali Mule”
Muani-muani kayang sekaa trunané pada magaé di pawaregan, nektek tabia ngaé basabasa, ngelasin katik saté. Ada masih ané ngendihang api kanti bek-bekan di paon, krana saangé ibi belus ujanan. Ané lianan ngorok siap anggona isin banten pejatiné. I Sepi, kéto anaké ditu ngaukin, tusing karoan nyemak gaé, uli mara teka dadiané ané muani, ané lakar ngebat di Bukit Galah. I Sepi begbeg seliwarseliwer di malun anaké ramé magarapan, ngaba kayu pangancukan nyambu mabedbed aji kain kasa putih ané tusing maanggon. Menek tuun sing leleh-leleh uli jaban purané ka jeroan. Suba ada ping dasa Wayah Laga ngorahin I Sepi apang suud ngancuk-ngancuk umah tabuan kuning di gedong pelinggih Sri Galuhé. Tua-tua ané lianan, Mangku Rica, Pekak Brayut, lan Wa Surung, masih ngorahin kéto. “Suud ngancuk-ngancuk umah tabuané,” kéto penikan panglisir-panglisiré masih tusing runguanga. Truna-trunané lén solahné, pada ngedekin solahné I Sepi. Malah ada ané nulungin ngalihang lengis gas lakar morbor tabuané. Ané nulungin I Sepi masih sing nawang unduk. Milu-milu tuung dogén. Makelo-makelo krana I Sepi tusing ningeh munyi, dadiané ané lianan pangenanga magarapan apang enggal dadia luhé matanding banten. Seka besik anaké istri pada teka marerod nyuun sokasi misi pesuan nasi anggon magibung ngancan suud mabakti. Galahé ngancan sanja. Dadia luhé suba suud matanding. Ané muani masih suba lakar suud magarapan. Ané enu magaé enu nulukang saang di paon
apang énggal lebeng jukut arésé. Ané lianan pada nyicipin tuak ané mara belina di dagangé ba daja madan Bakri. I Sepi tusing tuun-tuun uli jeroan. Ada anak cenik-cenik muani ajak dadua ninggalin apa ya gaéna anaké muani ento. Di malun palinggihé I Sepi enu masih ngancuk-ngancuk umah tabuané. Lantas pesu tabuan kuning ngriung ngrebut I Sepi. Ada ané nyenget pipiné, limané, batisné, sirahné. Makejang awakné senget tabuan. Anaké cerik-cerik malaib, takut senget tabuan. I Sepi mula jlema kebal tabuané ané enu makeber tamploka, ané di natahé jekjeka kanti mati. Pangacukan nyambu ané suba mabedbed kain kasa di mucukné kabyosina lengis gas. Lantas ia ngenjit colok lakar morbor kainé ento. Kayuné ané jani misi api celepanga ka tengah gedongé, morbor umah tabuané. Tabuané ane gedé-gedé nyumingkinang liu ané pesu nyenget I Sepi. Ané di tengah liu mati kena api. Pedalem pesan tabuané tusing pelih apa-apa, mati tan paguna. Sedeng I Sepi rebut tabuan, apiné sayan gedé. Raab duk palinggihé dilap api. Jani paling I Sepi ngalih yéh apang apiné mati. Énggalanga tuun ia ka jaban purané malaib. Bin kesepné suba di jeroan ngaba émbér cenik misi yéh. Raab duké kabyosiné yéh. Tengkejut tiang nepukin geruingan tabuan kuningé gedégedé. Énggalang tiang nekep muan tiangé apang tusing senget tabuan. Mémék masih takut. Orahina tiang ngejohin palinggih Sri Galuhé. I Sepi nu masih nyidayang makenyem sambil nakonang kabar, krana suba makélo tusing taén tepuk ajak nyama dadiané ané masekolah di joh guminé.
11
Tusing makélo I Sepi ngajak ngorta. Tinggalin tiang limané barak-barak senget tabuan tapi tusing ngenah ia marasa sakit lan pedih. Suba kéto énggal-énggal ia tuun ka jaba pura ngaba pengancukan nyambu. Tusing tawang apa ané lakar jemaka buin. Dadia luhé suba pragat ngajang banten, soroh peras, bayuan, sayut, tipat kélan, lan daksina. Anaké ané suba pragat magaé di pawaregan menék ka jeroan pada ngaba sampat lan panglandesan padang. Sekaa trunané mutbutin padang di palinggih lan di natahé. Liu sajan palinggihé misi lumut. Ngenahang pesan anaké ditu kapah mabersih di pura. Yan suba lakar maturan mara nyampat. Aget ya bétarané tusing menggah. Sawaiwai luu di purané tusing ada ngrunguang. Jani mara ya ramé-ramé nuduk luu. Padangé masih kanti tegeh lan mokoh. Tusing ja tabuan dogén kanti maumah di pura, legu raméramé neka. Dadiané ané mabersih tusing bani mutbut padang di palinggih Sri Galuhé. Luh-luhé pada magedi ngutang kranjang misi luu. Ané muani-muani masih ngejohin. “Ah, yang takut senget tabuan,” ada anak bajang kisikisi jak timpalné. “Depang suba padangé ditu. Tabuané anak ganas-ganas. Johin suba,” ané lianan ada ngomomg kéto. Tileh pelinggih Sri Galuhé kondén bersih. Buin kesepné teka Pak Nyoman, dalangé ané pepes ngwayang sebilang ada usaba di pura, ngaba panglandesan padang. Banianga ibané maakin palinggihé ané kondén kedas. Tusing runguanga tabuané makeber di sampingné. Tiang jeg nyeh ning-
galin Pak Nyoman. Mémék lan misan tiangé mabalih dogén misan bapak tiangé ento. Gedur-gedur tanggahé jejeh, dumadak ja Pak Nyoman tusing kenapa-kenapa. Ajaib pesan. Suba ada molas menit Pak Nyoman ngedasin padang, tusing ada tabuan bani nyenget. Telektekang tiang ada tabuan lakar nyenget limané kéwala buin kesepné tusing payu nyenget. Malah mekeber ngejohang. “Mék, tinggaling je Pak Nyoman. Adi kemat-kemit. Cara mamantra. Ngamantrain tabuané,” tiang kisi-kisi di samping mémék tiangé. “Encén?” “Ento, sekenang ja ninggalin. Néh, néh, ento tinggalin. Tabuané jeg dengénga sambilanga mamantra,” enu tiang kisi-kisi sambil nujuang tabuan. “Sajan Tu,” mémék tiangé mara percaya. “Adi bisa kéto, Mék?” buin tiang makisi-kisi kéwala tusing sautina patakon tiangé. Kénkén kadén ngudiang kayu panglandésan ané gisina tekén Pak Nyoman lung dadi dua. Besi panglandésané kelés. Lantas mamunyi ia kakéné, “Suba orahin anak tusing kicén dini mabersih.” Tiang ané uling tuni nelektekang Pak Nyoman tusing ngerti apa ané busan omonganga. Miribné ia gedeg krana tiang jeg mabalih dogén, tusing nulungin mabersih. Kayu panglandésané ané suba lung pantiganga. Nyumingkinang tiang takut krana Pak Nyoman mamunyi keras-keras, “Mi, mi, déwa ratun tiangé. Adi kakéné tepukin guminé. Makejang anaké teka pada ngaba gedeg basang!” Tiang seken-seken tusing ngerti omongané. Tusing taén tepukin tiang ia mesuang gedeg
Pikobeté Mawit Saking Égo Mangkin makéh pisan pikobet ring jagaté, ring sawewengkon gumi Bali lan jagat negara Indonesiané, contohné sakadi orti-orti sané sampun kawedar. Wénten rumah sakit sané ngicen layanan keséhatan, ngrepot ka Polisi lan nglaut ka pengadilan, krana dané ring rumah sakit kroda pisan santukan dané marasa kalecéhang olih pasién danéné. Menawi kaon pelayanan rumah sakité puniké kesebarang antuk email. Dané ring rumah sakit banget nénten nrima. Napiké mawinan dané ring rumah sakit sungsut lan kroda? Nénten tios wantah égon danéné kalécéhan lan kanistayang. Pateh ring pasiénné puniki nénten marasa ngemolihang pelayanan (patulung) sané kaaptiang mawastu dané budal tan papamit (pulang paksa) laut ngirim orti ring sametoné antuk email. Punika wantah orti sané paling wau kawedar ring médiané, indik kawéntenané pikobet maduluran duhkita, wénten kocap sametoné marasa jejeh lan ajerih yéning rahasianné katengahan ring masyarakat, kranané masolah tan patut makadi nilep jinah proyék muah parisolah sané kaon lianan. Mawastu kroda turmaning ngawé ékadaya pacang mademang sametoné sané purun kawedar rahasianné. Niki taler sameton sané mademang marasa égonné kalécéhang ngawinan lek, jejeh pacang katuréksa sareng prajuru penegak hukumé. Ortiné sané pinih ageng (bersekala besar) sakadi pikobet ring Ambalat, yén ten mrasidayang midabdabang ngwéntenang komunikasi sareng panegara Malaysiané sinah pacang wénten siat. Pikobeté puniki taler mawit saking ego i raga sareng sami wangsa Indonesiané.
Ego i ragané sareng sami kalécéhang kaanggep wangsa sané lemah tur kanistayang sareng wangsa dura negarané. Niki mawinan i raga sareng sami, menawi para prayudané (prajurit) pacang siaga ngawirangin jagat Indonesiané. Makéh malih contoh-contoh sané lianan. Sujatiné napiké égo punika? Mawit saking sang pradnyan lan wicaksana sané mapeséngan Sigmun Freud, dané milah-milah jiwa/ mental/pribadi manusané dados tigang palet: kapertama kawastanin ID (naluri/instink). Punyan-punyan, buron, lan manusané maduwé ID. Gunan ID punika wantah mangda mrasidayang idup, sakadi mameri panak bébéké lekad nglaut ipun bisa ngelangi, raréné embas nglaut ipun nangis lan manyusu ring méméné, tan wénten sané ngajahin. Yadiastun asapunika sampunang i raga lali, niki ampun pakardin Ida Sanghyang Widhi. Yéning tan maduwé ID pastika buron muah manusané tan mrasidayang idup. Sané kaping kalih kawastanin ÉGO: pateh pisan ring jati diri, sané ngranayang i raga marasa ada di guminé. Wénten manusa kabaos égois sané ngamentingang padéwékanné kéwanten niki tan patut. Yéning i raga sedih, nénten puas, marasa lek, égo puniki sané molihang danda ka hukum (Punishment). Yéning i raga marasa seneng, lila cita angga naler égo puniki maduwé tugas wantah menengahi dorongan ID, nafsu menuju kakesenangan lan super égo ketat pisan mangarahang tetujon manusané nuju kepatutan.Sané kaping tiga kawastanin super égo, bagian mental/ pribadi sané tumbuh paling ungkur. Kagunané wantah ngicén pujian lan
hukuman sareng égo mangda manusané setata pamarginé ring jalur sané patut. Napi sané patut kakaryanin lan napi sané tan patut kakaryanin. ID, égo, muah super égo mangda setata kawéntenané seimbang lan harmonis. Makéh panyungkan (sakit) sané mawetu ring jiwa/méntal mawit saking nénten wénten kaseimbangan ring ID, égo lan super égo, sakadi contoh; yéning ID kuat pisan dorongan kakuasané kawéntenan manusané pacang nénten mampu hidup secara déwasa, nénten mrasidayang ngeret indria, yan tan makolihang ipun pacang ngambek, ngambul. Sakadi anak alit yéning égo punika berfungsi kawéntenané kuat lan berlebihan ngranayang manusiané angkuh, sombong, otoriter, menguasai, nyapa kadi aku. Taler yéning égo lemah, enduk pisan manusiané, pacang sering cemas, takut, yan dahat berat ngranayang manusiané bingung/ sakit jiwa. Yéning fungsi super égo punika kuat pisan pacang ngatur égo mawastu manusané setata marasa salah, cemas, kuang, setata nuntut sané paling becik/sempurna kabaos perfescionis. Yéning super égo lemah ngranayang manusané hidup tanpa kendali sakadi melanggar aturan lan sané tiosan. Yén imbayang sakadi ring pemerintah. ID punika makadi législatif, égo punika éksekutif, super égo punika keindargamayang yudikatif. Sarahina-rahina mangdané katiganyanée mamargi seimbang lan harmonis. Punika awinan i raga sareng sami mangda siaga ngemban égo/jati diri punika becik-becik sampunang keracunan égo. Mangda pikobeté sayan-sayan rered maring jagaté. Dr. Wayan Westa, SpKJ (K)
Sang Pandu Apisanan Nakep Dadua Krana yusa pada saih lan masa pajatukarman becik ring sasih punika. Napimalih ring negari Mandura, Raja Kuntibhoya sedeng nglaksanayang swayembara pacang ngrerehang rabi putrin idané sanè sampun menggah duur lan litu ayu mapeséngan Déwi Kunti Sang Bhisma mapiungu ring Sang Pandu mangda prasida nyarengin swayembara punika. Miragi piteket asapunika pramangkin Sang Pandu manyemita krana sedeng becika apang ida ten kalah tanding ring sametoné Sang Dhrtarastra sané sampun ngamet istri kalintang ayu sané mapeséngan Déwi Gandari. “Inggih titiang sairing pisan mangkin titiang pacang sayaga miletin swayembara punika, dumogi titiang prasida ngamolihang putri ayu pacang nampingin kauripan titiang ngènterang gumi Hastinapura puniki,” kénten polos Sang Pandu nyawis piteket Sang Bhisma. “Dumogi Ida Sanghyang Prama Kawi nyuwécanin pamargin ceningé.” Raris Sang Pandu munggah ka krétan idané lan nuju ka negari Mandura pacang miletin swayembara punika. Samian para mentri lan baudanda ring Hastinapura nyumeken ring kayun pastika Sang Pandu pacang menang ring swayembara punika krana uning Sang Pandu wikan, sakti, rupawan tan wénten pac-
ang nyamén pada. Sarauhé ring negari Mandhura sampun ramé para pemileté lan sampun nyumuin maadu tanding kapradnyanan ngétakang senjata. Sang Pandu taler miletin lan samian kawon tanding tan prasida nglawan nandingin kasaktian sang Pandu. Napimalih putri Mandhura sané mapeséngan Déwi Kunti sampun nampekin Sang Pandu lan ngulurang tangan idané sahasa manis maujar, “titiang milih Ratu pacang nampingin sikian titiang,” raris manis ngadeg di samping Sang Pandu sané sahasa nyambut tangan idané lan nganutin patiti paswayambara yan sampun sang putri nedehang kayun ring sané kaarep drika cihna perang tanding makingkingan. “Sira pacang nantang titiang rarisang,” Sang Pandu lantang maujar nantang para putra raja sané miletin. Wénten makrak sané nglawan nanging tan asowé sampun kasor olih kesaktian Sang Pandu. Akéh putra raja sané miletan pada nylémpang kalah tanding nglawan Sang Pandu Sesampuné tan wénten malih purun nantang raris sang Pandu nglungsur mapamit ring raja Kuntibhoja budal ngamét Dèwi Kunti. Tan panehen sagét wénten putra raja sané mawasta Narasoma nantang Sang Pandu. Raja puniki dot ngrebut Déwi Kunti. Sang Pandu nyambut tantangan putra raja punika. Siat tanding
ramé pisan pada ngadu kesaktian. Tan asowé matanding kaon raja punika lan ngrasayang sapunapi sakti lan wicaksana Sang Pandu. Drika raris putra raja punika nampekin Sang Pandu sahasa nandan arin idanè sané mapesengan Déwi Madri. “Sayawakti titiang kaon matandang wirang sareng i ratu lan titiang uning sapunapi kasaktian ratu lan titiang sampun miragi wicaksanan ratu ngambel jagat Hastinapura. Ten panjang atur cutetné titiang nyerahang arin titiang Déwi Madri mangda i ratu lédang ugi nganggé rabi lan niki sumasat ratu sampun menangang swayembara pacang ngrebutin arin titiang niki,” kénten atur Sang Narosoma tulus pisan. Déwi Kunti nundikin rabin idané lan manyemita manis maanggukan sakadi pawangsit ida setuju pisan pacang mamadu kasih sareng-sareng madampingan. Kacendek tundik sakadi asapunika prajanian Sang Pandu manis nerima atur Sang Narasoma pacang ngambil Déwi Madri dados rabin dané. Déwi Madri anak istri ayu pantes pramangkin Sang Pandu girang manyangkuak. Raris kadulur masaput bagia sareng tiga budal ka Hastinapura. Sang Pandu apisanan nakep kalih stri ayu dados rabin dané. Gending girang manglayang ka Hastina pura. Nyoman Manda
di malun anaké ramé, apa buin di malun dadiané. Munyine keras pesan kanti madingehan tekén dadiané ané enu nongos di jaban purané. Ané di sisi pada ka jeroan ninggalin indik Pak Nyoamn gedeg. “Déwa ratun tiangé. Ngudiang borbor palinggih tiangé. Yéh apa koné anggona nyiram raab palinggihé. Déwa ratun tiangé...,” nyumingkin gedé pesu munyiné Pak Nyoman, gedeg macampur ngeling. Suud munyiné ané busan, makejang anaké ditu inget tekén I Sepi krana tuni ia ané ngranayang raab duké dilap api. I Sepi ané uling semengan magutet lakar morbor tabuan di palinggihé. Kéwala ia jani tusing ngenah. Ilang. “Déwa ratun tiangé, jlemajlemané dini suba tusing inget ajak kawitan. Makejang pade magedegan. Makejang paliatné ané tegeh-tegeh dogén. Ngalih pipis, ngalih kasugihan. Tusing inget tekén kawitan. Dini kawitané. Déwa ratun tiangé, anak Sri Galuh menggah tekén anaké dini uli makélo.” Sujatiné Pak Nyoman karauhan. Dadiané makejang menek ka jeroan. Anak cerik-cerik takuttakut ninggalin. Tiang masih takut. Mara jani nepukin anak karauhan. Buin kesepné Wa Surung maakin Pak Nyoman ané enu mesuang yéh penginggalan. “Sapunapi niki jero? Sira sané tedun? Yéning titiang wénten pelih tiang nunas sinampura ajak makejang dadiané ring Bukit Galah,” kéto Wa Surung banban mamunyi. “Déwa ratun tiangé, uling mara teked dini kondén ada maturan canang. Kondén malukat suba menek ka jeroan.” Suud mamunyi kéto dadia luhé pada saling tinda ngorahin nyemak canang. Jero
mangkuné énggalanga nunas tirta. Kondén pragat jero mangku mamantra, anaké ané karauhan ngliunang. Ada ané ngentungang golok lantas malisah di tanahé cara anak cenik. Bapak tiangé masih bareng ngeling sig-sigan. Tumbén bapak tiangé ngeling cara kéto. Pangelingné cara anak luh. Yéh paninggalané nyrékcék. Tiang tusing nyidayang naanang yéh peninggalan tiangé nepukin dadiané kapangluh. Tusing makelo jero mangkuné nunas tirta. Lantas ketisanga tirtané ka anaké ané karauhan. Pak Nyoman mendep, negak di batarané. Bapak tiangé suud pangelingné. Anaké ané maguyang di tanahé suud malisah kéwala kondén nyidayang bangun padidina. Kelian dadiané ngorahin anaké makejang pada ka jeroan malukat krana kéto panikan bétara sané rauh busan. Apa ané ngranayang bétarané di Bukit Galah menggah. Tiang masih tusing nawang. Ramé anaké ngomongan I Sepi krana ia ané ngaduk umah tabuan di palinggihé ané ngranayang Pak Nyoman karauhan. Tinggalin tiang I Sepi pesu uli paon. Liman ajak batisné putih misi abu apang gigisan rasa pedih senget tabuan. Apa mula sajan ané orahanga tekén Pak Nyoman. Anaké teka ka pura ngaba gedeg basang. Sajan ja kéto? Yén tiang, mula ja demen magaé sambilan apang liu maan pipis. Apang nyidayang meli kebaya ané melah-melah anggon ka pura. Apang nyidayang meli mas ané maal cara ané anggona tekén anak lén. Di jalané lakar mulih suud maturan, tiang jeg takut ngenehang bhatarané ané di Bukit Galah menggah tekén tiang.
Saking Langit Bali I Madé Molog Situs Purbakala Goa Gajah -muhono, pudjantoro dw, elsa suryotampak tampak maririg di undagan dini angin usapa di don: bulan di tungtung iipé iabin api tangkid iding di ingetan maselag padang di tumpungé tiang kablagbag langit atungguh di masan bunga sayong di gemelan dadi andus prakpak ngiridip di suluh tindakané goa tanah gedog batu togog pendok batu: kenehé kapaet kedis uli palungan panes yéh mati di pabaan di mangkug yéh nyom kawitan : jalan bilak biluk, undagan serbi nempuh tuuh, matuuh meled! loloan campah di pasisi dini tued pajalanané dadi bromocorah, kadis kedis punyah kanti ngastitiang déwék raditya katempuh! ‘’yéh bulakan dini nguda andih rasané’’ angkaban dingin angkabang angin bukit dini kedisé sambrag: baled saka ukud lekad di koréng batis. bunga tanpa bakal buah rerembugan wong dura negara ngon ampehang angin ampah dadi guminé! ‘’nyén ngadep keneh dini?’’ kleseg tukad, kleseg carik, kleseg abing karasa ganjih, bukit maangin maundag nyarang maendut dadi ingetan wekasan? tampak tampak maririg, di undagan dini: ngubadan rasa sakit ané tusing luung uas ngududang bet keneh bulan nylekak ditu sawitra nyad ditu mabiayagan ditu! angin di lawaté usapa...
Sabha
12
Redité Kliwon, 21 Juni 2009
Lindung
Tetuek
Wisata Kulinér Olih I Madé Sujaya Duk panguntat warsa 2007 sané sampun lintang, Pemerintah Kota Dénpasar naenin ngwéntenang acara Denpasar Food Heritage Festival. Ring acarané inucap kaadol sakancan ajeng-ajengan bali. Wénten nasi bé guling, betutu, saté kakul, lawar kenus, nasi séla, jaja kukus, laklak, bendu miwah sané siosan. Sané madolan wantah dagang nasi miwah jaja sané wénten ring Dénpasar. Sayuwakti nénten madaya yaning kawéntenan sakancan ajengan miwah jaja bali sané kaadol ring acarané inucap gumanti lais pisan. Makéh para janané rauh pacang numbas ajengan miwah jajané inucap. Kahanané punika nyihnayang kawéntenan ajengan lan jaja bali kantun kasenengin olih krama Baliné. Ring galahé sakadi mangkin, kawéntenan sarwa ajengan miwah jaja ring soang-soang daérah utawi panegara gumanti mabuat pisan. Pariwisatané gumanti sane ngawinang kawéntenan sakancan ajengan lan jaja inucap sayansayan kauratiang. Para wisatawané sane rauh ka sinalih tunggil daérah utawi panegara nénten ja ngaksi kawéntenan keunikan alam utawi budaya, taler dot pacang nyicipin kawéntenan ajengan miwah jaja khas saking daérah utawi panegara inucap. Napimalih mangkin wénten sané kabaos wisata kulinér. Bali sayuwakti madué poténsi pinaka wisata kulinér sané mautama. Duaning Bali madué makudang-kudang sorohan ajengan miwah jaja sané matiosan sareng daérah utawi panegara siosan. Betutu wantah sinalih tunggil ajen-
gan bali sané sampun kaloktah. Makéh para wisatawané sané rauh ka Bali pacang ngrereh dagang betutu. Pungkuran, hotél-hotél ring Kuta miwah Nusa Dua taler ngadol menu betutu ring réstorannyané. Ajengan bali sané siosan taler prasida kadi punika. Sakéwanten, patut kapidabdabin becik mangda kawéntenan ajengan miwah jaja baliné gumanti prasida nagingin pikarsan para wisatawané. Minab ajengan miwah jaja baliné prasida dados temon-temon sané pacang kabakta mantuk olih para wisatawané inucap. Sakéwanten, krama Baliné durung pascad pisan indik midabdabin ajengan utawi jaja mangda nganutin pikarsa para wisatawané. Nika mawinan, patut wénten utsaha saking pemerintah sakadi ngicén pelatihan turmaning modal anggén nglimbakang utsaha ajengan lan jaja baliné inucap. Sinalih tunggil kekirangan ajengan lan jaja baliné wantah kemasan. Ajengan lan jaja siosan sané rauh ring Bali sujatinnyané nénten ja becikan pisan. Sakéwanten ajengan lan jaja saking dura Bali punika kakemas becik pisan. Nika ngawinang makéh sané dot numbas. Yan indik rasa, sujatinnyané ajengan lan jaja baliné prasida kasandingang sareng ajengan lan jaja saking dura Bali. Yadiastun, indik tuwuh ajeng-ajengané inucap dados ajeng utawi kadaluwarsannyané, kantun dados pikobet. Kahanané puniki taler patut kapidabdabin mangda kawéntenan kulinér Baliné sayansayan kasenengin.
PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda. Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.
Bungklang Bungkling
Nyén tusing nawang buron ané mesib lelipi nongos di carik-cariké? Ento ané madan lindung. Ada masih ané buka lindung nanging ia ngelangi nerus buka bé di yéhé kedas, ento ané madan julit, warnané sada putih buka peraké. Ada masih ané enu mapakadangan ajak lindung wiadin julit ané madan kulen, warnané sada gading. Makejangné mabo andih yan enu matah, nanging yan suba dadi darang nasi, tunu wiadin epés, lakar jaen tur nutdut rasa panadinné. Buka kéto sambatanga baan anaké odah-odah uli nguni nganteg jani.
Olih I Gusti Madé Sutjaja BO/dok
Dija ké lindungé lumrahné nongos? Buka kéto patakon cerik-ceriké mabriak dugasé ia pada suud naar nasi misi bé lindung matunu mabasa uyah lengis misi tabia lalah tur lémo. Kilen-kilen ia pada madaar mapan saja jaén tur nyangluh pesan rasanné. Nanging, uli dija pasajanné lindungé ento teka wiadin bakatanga, tusing pedas pada tawanga. Ulian ento lantas cerik-ceriké mabriuk pada matakon. Uli endut-enduté di cariké, kéto saut ané nawang seken, ulian ia taén ngejuk lindung wiadin ulian ia taén ningehang satua anaké biasa ngejuk lindung. Ditu di enduté ia ngaé umah di song-songné di pundukané. Lemahé angg-
ona peteng; ulian ento ia medem di songné. Yaning suba peteng mara lantas ia pada makejang pesu lakara ngalih amah. Ento mawanan ia kaejuk baan anaké sambilanga ngaba sundih wiadin damar. (Ada masi ané ngejuk nganggo bubu). Makejang pada ngisi sepit magigi lakara anggona ngejuk tur ngisi lindungé. Jepité magigi mapan lindungé belig pesan. Aluh tur énggal pesan ia bisa kelés uli pagisian anaké ané nyekel yaning tusing nawang abah ngisiné. Kéto tuah abah buron ené ané belig tur pangenahné buka lalipiné. Ulian duweg pesan makelid wiadin celih, lindungé lantas anggona sasimbingan.
Sasimbingan buat nyénan lonto ané belig wiadin ririh makelid tusing ulian katibén panyengkalén lonto. Di aaban janiné celih ulian belig buka lindungé anak buatanga pesan baan jadma ané mamuatang. Buatanga apanga mampuh ia kelad-kelid, tur masih makeled, yaning ada galah apanga maan pikolih. Sakancan ambah lakara rikrika apanga prasida ia maekmaekin pikolihé. Yan suba paek ditu mara ia lakara nglisebin lantas nyotot. Buka i lalipi ané maekin buron ané bakalan cotota lantas uluha, mapan ia tusing ngelah gigi lakara anggona makpak. Yaning ia suba maan nyotot, tegesné maan pikolih, ditu mara
lantas ia mesuang aji belig apanga ia prasida kelad-kelid buka lindungé ané ngelidin panyengkala. Buka kénkén ké panadin lindungé yan ia ubuhin di telagané ané matepi baan semen apanga ia makejang kabebeng buka anaké ngubuhin bé; apanga bisa ia kaanyi yaning suba teka masanné? Apa ké ia enu belig buka lindungé ané idup di carik-cariké? Mapan adanné saja lindung, pedas ia bakalan belig; yaning tusing belig tusing ja ia lindung! Tusing ento lonto. Lindungé anak suba gaéna baan Sang Mangardi apanga ia tetep belig apanga ia kasengguh lindung; dijanan lonto ia idup, apanga ia bisa
idup buka lindung. Yaning tusing kéto panumadianné, makelo suba ia tusing ada di jagaté mapan ia tusing bisa ngelidang awak yaning ia kepelek. Yaning jani i raga kadesek ajak jadma ané katenger bakalan malaksana ngalindungin, pedas suba praktiaksa wiadin tangaré laksanayang apanga ento dadi panaweng. Ejohin wiadin kelidin ento sabisa-bisané. Yaning tusing kéto, pedas suba i raga bakalan anggona pésan; pésan lindung wiadin lindung matununé ané jaen yan daar. Tuah totonan ané lakar baksana baan jadmané ané ngelah pamineh wiadin laksana buka kéto, corah-belig demen kelad-kelid.
Isin Gumi
Ngaptiang Bali Trepti
Pugkuran akéh wicara sané ngrusak kasutreptian Baline. Mawit saking wicara maling, perampokan ring vila rauh ring jatma kapademang. Punika sami patut polih uratian, tur indik nreptiang krama tamiu mangda katincapang. Mangda Bali trepti punika nénten sawates wacana. Punika kasinahang ring pablibagan warung Bali Radio Genta Bali FM 96,1 MHz rahina Anggara, 16 Juni 2009.
Wayan Sudana Kendal, Denpasar Kawiaktiane Bali nentenja sutrepti. Punika kacihnayang antuk akéhné wicara sané nibénin kasutreptian Bali. Mawit saking wicara memaling, perampokan ring vila lan jatma sané kapademang lan sane tiosan minabang titiang polisi sampun waneh ngejuk maling. Tunas titiang mangdané karma tamiu taler katreptiang. Wayan Adnyana, Dénpasar Sané uningin titiang patroli sané kamargiang olih polisi nyabran wengi ring Canggu-Badung sering kapanggih krama tamiu sané nénten madué idéntitas sané janten. Napimalih kantun kaangkenin yaning krama inucap prasida rauh ka Bali saking
Gilimanuk antuk naur 5000 rupiah. Punika mawinan kasutreptian Bali maiketan sareng para juru jaga ring genah sané prasida ngranjingang krama ka Bali sakadi pelabuhan. Pak Wayan, Bangli Ngeninin wicara wartawan sané kapademang ring Bangli, punika sampun kalanturang ring prosés hukum tur nyantosang mangda gelis kelar. Titiang taler mapinunas mangdané indik Bali Mandara prasida kamargiang. Pan Tiwas, Kerobokan Sujatiné wicara kasutreptian Bali sayan ngreresin manah. Napimalih wit wicara icalnyané laptop ring kantor Gubenur. Minabang punika sami maiketan ring
moral kramané sami nyanda kasutreptian Bali. Yadiastun aab mangkin kabaos kali yuga, sampunang nika sané kadadosang kambing hitam. Ketut Sangging, Gianyar Kaaptiang titiang mangdané ayah-ayahan polisi katincapang santukan pungkuranné mangkin makéh wénten kasus kejahatan. Titiang uning Polri wantah taméng kasutreptiané yadiastun jinah pinaka gaji kari kirang. Antuk punika titiang cumpu yaning pajak katincapang nanging kasutreptian Bali pinaka jaminan. Gusti Guatama, Tampaksiring Pidabdab pemerintah indik Bali Mangdara kalintaning becik, yadiastun durung
prasida mamargi becik. Punika mawinan ring para juru jaga pelabuhan lan pintu masuk Bali mangda jati-jati ngamargiang ayah-ayahané. Minabang titiang indik gaji sampun kapatutang mawinan mangda petugas jati makarya sané becik. Marep ring para aparat saking désa rauhin pemerintah mangda maprakanti nabdabin kasutreptian Bali. Mang Adi Bimasena, Dénpasar Yaning katonang titang saking dumun Baliné nénten trepti. Napimalih sasukat tanah Bali akéh kaadol ring karma dura Bali. Panggihin titiang pungkuran akéh sané nénten madué pakayunan jejeg ring kasutreptian Baliné. Sané mangkin otoritas Baliné patut cihnayang. (asa)
Akéh Margi Usak ring Buléléng
Klepon Olih I Wayan Juniartha Apa sebabné jaja baliné kalah pamor nglawan jaja luar negeri? “Péh, misi ngaba-ngaba jaja luar negeri. Nglawan jaja jawa gén ba kalah jaja baliné,” langsung nyelag I Madé Kliad Kliud. Sekat arak métanol ngaé heboh, krama sekaa tuaké liunan beralih ka kopi jani. Wiréh kopi sing pantas matimpal jak kacang, pesan, lan tum, prajani krama sekaa tuaké dadi pakar urusan jaja tradisional. “Kalah lawan jaja jawa apa jaja baliné Dé,” I Wayan Ajeg Bali gangsar matakon. Yén ba urusan Bali, I Wayan mula paling fanatik. Asal uli Bali, gegaen nak Bali, produksi Bali, jeg asli paling melah menurut I Wayan. Ané luar Bali asli kualitas nomor dua, pantas kasengguh “dauh tukad” boya ja “duur langit”. “Adi mapi-mapi sing tau ci Yan? Cara sing nawang gén unduk laklak masebun Banyuwangi ané nyangluh-muduhin. Asli kalah laklak Baliné,” kéto abetné I Madé. Briag-briag krama sekaa tuaké. Ajaan jlema puruh, anteg urusan jaja abana ka urusan tidong-boya. “Yéh, nak mula jaja Bali to urusan jaruh. Nyén sing taén ningeh unduk jaja uli, jaja begina, satuh, satuh,” nyangetang I Madé ngamélmél. Sayan sénglad diskusiné. Mirib cara debat calon présidéné, adané gén debat kéwala sing ada ané bani matungkas. Konyangan caloné sibuk saling setuju. Asli sing seru. “Sujatiné, jaja baliné nak kalah variasi,” kéto I Madé ngimbuhin.
Jaja bali rasané terbatas; ketan, baas, gula bali, nyuh, biu, nangka, tur sumba. Yén né ngaé kreatif, kadang-kadang misi rasa cetik gigis. “Yén jaja impor, contoné donat, bisa séket keti jenis rasané, uli coklat, kéju, green tea, strawberry, blueberry kanti berry-berry ané lénan, sing kuat cang nyatuang, jeg makilit layahé yén nganggo basa turis.” To mara rasa, tondén buin warnané ané bungah lan liu macemné.Tondén buin pembungkusné ané moderen gati. “Yén klepon, oyongan ci awai ba masem, yen donat duang minggu simpen di kulkas nu jaen. To makrana yén magapgapan jani liunan nyama Baliné ngaba roti boy, dunkin donut lan J.Co,” kéto abetné I Madé. Jaja Bali payu tongosne di bucu, dadi rarapan tur anggo ngilangan seneb duk ngopi jumah. Yén ngopi di mal, réstoran, lan kafé, asli sing ada ané nagih klepon. “Jaja bali to cara kurenan jumah, sing demen mapayas, mandus lengid, sing gaul, kanggoang anggo jumah dogén.” Yén sing jumah, sinah perlu ané gaul, ané warna-warni, ané kedas-mapayas, ané kemasané ngae keneh runtag. “Artiné, jaja impor to cara CO kafé, jeg pang ngenah gaul, moderen, lan mengikuti perkembangan jaman.” Pamuputné, yén ba med ngenah moderen, yén ba wadih mengikuti perkembangan jaman, nak asli payu lakar mulih ngalih kurenan, ngalih klepon, laklak, iwel, lan satuh.
Makudang warga pedésaan ring Buléléng pakrimik santukan akéh margi sané usak, sané ngawinang tan lancar ri kala ngadol asil pertaniannyané. Minakadi cengkéh, lan buahbuahan sané kaasilang désadésa inucap. Margi sané usak rahat punika nyebar ring makudang wewidangan ring Buléléng. Paindikan punika kabligbagang ring acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 MHz rahina Anggara, 16 Juni 2009.
Molog, Jl.Veteran Singaraja Margi usak punika lianan mawit faktor alam taler faktor manusiané. Eda suba liu ngarepang pemerintah, santukan anggaran sané kaanggon srana umum, kéweh pesan pesuné. Kéwala baang menékang pajak mara énggal, PAD suba menék anggona boya-boya suud ento dadi masalah. Gedé Tembau, Panji Ri kala ngwangun inprastruktur margi, kaaptiang pihak terkait sampunang pilih kasih. Ring soang-soang wilayah mangda adil lan merata. Sampunang wau ring genah pejabat margi punika kakaryanin ngantos halus. Nanging yéning nénten daérah asal pejabat punika, wantah kekaryanin ngawag sané ngawinang gelis usak ngantos hancur. Taler yéning mecikang margi mangda manut
sareng tahapantahapan ngwangun jalan. Gedé Supartha, Nagasepaha Indik ngwangun margi ring désa-désa mangda antuk parencana sané mateng lan becik. Sampunang makarya program margi sané setengah-setengah. Akéh kapanggihin margi antuk kualitasnyané kirang becik kantun wénten sané bolong-bolong ring tengah-tengahnyané. Putra Perkasa, Tangguwisia Wantah yakti kantun akéh jalan-jalan usak sané ngubungang pantaraning désa lan kota. Paindikan puniki patut gelis kadabdabin olih pihak pemerintah maprakanti sareng pihak terkait, santukan margi puniki wantah penting pisan pinaka srana kelancaran transportasi
krama saking désa ri kala pacang ka pasar ngadol hasil-hasilnyané. Lianan para sopir mangda tan muat barang nglintangin standar sané patut. Gedé Artha, Br Dauh Pura, Panji Usaknyané margi-margi ring Buléléng sané akéh punika manut titiang akéh sané ngranayang, minakadi mawit saking cuaca, lan kendaraankendaran sané nglintangin ring margi punika nénten manut sareng kawéntenan margi inucap sakadi bobot kendaraan punika kalintang baat, ngawinag margi gelis usak. Mawinan pihak petugas mangda tegas nindak para pelanggar punika. Putra, Pengastulan Titiang pinaka rakyat biasa nunas ring sang nayaka praja lan dinas terkait mangda ngawit mikayunin lan nguratiang pa-
krimik para warga. Lianan punika kautamaang margi-margi sané ngubungang genah-genah obyék wisata ring Buléléng utamané lan Bali khususnyané. Santukan yéning punika sampun becik sinah para wisatawan pacang sida seneng lan ngrahuin. Bali saking dumun sampun kasumbung daérah wisata mawinan ngwangun margi sané becik punika patut kauratiang lan kautamayang. Gedé Wiyadnya, Panji Anom Kemajuan siki daérah sida kacingak antuk wangunan marginyané sané becik lan sida nglancarang transportasi. Ring pelosok-pelosok désa kantun akéh margi sané patut ngamolihang uratian tur gelis kabecikang olih dinas terkait. Mangda sampunang wantah margi sané ring sisi kémanten kabecikang. (ama)
Minggu Kliwon, 21 Juni 2009
OLAH RAGA
Vettel Raih ‘’Pole’’ di Silverstone Silverstone -
Rafael Nadal
BPM/ap
Nadal Optimis Pulih London Petenis nomor satu dunia Rafael Nadal mengungkapkan, keputusannya untuk mundur dari Wimbledon, bukanlah pertanda penampilannya mulai menurun. Nadal memilih untuk mundur dari Grand Slam Inggris, daripada turun tetapi tidak fit 100 persen dari cedera tendon lutut yang dideritanya. Dia menyatakan bahwa mundur dari sebuah turnamen besar merupakan keputusan yang sangat sulit. “Saya memiliki masalah fisik di dua turnamen yang sangat penting bagi saya, yakni Roland Garros dan Wimbledon jadi sangat sulit untuk menerimanya. Saya akan bekerja keras guna mengembalikan kondisi fisik saya dan saya ingin kembali bermain saat kondisi mental dan fisik saya pulih total,” ujar Nadal. Tahun lalu, Nadal merebut gelar Wimbledon dalam pertarungan mendebarkan lima set melawan rival abadinya Roger Federer. Petenis Spanyol tersebut mengakhiri keperkasaan Federer, yang menjuarai Wimbledon lima tahun berturut-turut. Namun kali ini, Nadal tampaknya harus puas hanya sebagai penonton. Nadal, juara Prancis Terbuka empat kali, serta pemegang gelar Australia Terbuka musim ini, berusaha keras untuk dapat mempertahankan gelarnya tahun ini, namun cedera menghambat keinginannya itu. “Jika bertanding di turnamen sekelas Wimbledon, saya ingin tampil sempurna. Saya merasa tidak siap untuk tampil. Saya telah mencoba segala upaya untuk sampai ke sini dalam kondisi terbaik, namun saya tidak mampu. Saya sempat bermain, meski tidak terasa sakit namun saya tidak berada dalam kondisi yang prima,” terang Nadal. (gie/afp)
Ayu Fani Juara Pattaya Terbuka Jakarta (Bali Post) Petenis Indonesia asal Bali Gusti Ayu Fani Damayanti, sukses memboyong gelar juara pada turnamen Tenis Pattaya Terbuka, setelah di final menundukkan unggulan pertama Hwang I-Hsuan (Taiwan) dengan 76 (3), 6-4, di Pattaya Bangkok, Sabtu (20/6) kemarin. Ayu yang menempati unggulan kedua, keberhasilan ini merupakan gelar juara kedua dalam dua pekan berturut-turut, mengingat sebelumnya menjuarai Women Circuit Bangkok Terbuka, di Bangkok, pekan lalu. Kemenangan ini sekaligus merupakan revans bagi Ayu, setelah dia dikalahkan Hwang di perempatfinal Wellington Terbuka. Akan tetapi di nomor ganda, Ayu yang berpasangan dengan Lavinia Tananta, dan diunggulkan di tempat keempat, justru menyerah dari Hwang yang berpasangan dengan Juan Ting Pei 4-6, 2-6. “Saya sangat senang bisa menjuarai dua Women Circuit berturut-turut,” tutur Ayu Fani melalui telepon. Namun usai turnamen ini, Ayu tak mengikuti pekan ketiga Women Circuit di Qianshan, Cina yang berlangsung 22-28 Juni, dan ia akan kembali ke Tanah Air bersama tiga rekannya, Lavinia, Jessy Rompies dan Beatrice Gumulya. Di Pattaya Terbuka, Batrice Gumulya dan Jessy Rompies hanya mencapai babak kedua, sedangkan Lavinia mencapai babak ketiga. “Setelah ini, saya mau pulang dulu (ke Tanah Air) dan tidak ikut di Women Circuit pekan ketiga. Sedangkan turnamen selanjutnya saya belum tahu,” lanjut Ayu Fani. (ant)
Indonesia Tuan Rumah Bisbol Little League Aspac Jakarta (Bali Post) Untuk kedua kalinya, Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Turnamen Bisbol Little League Asia Pacific (Aspac) ke-26, yang berlangsung 23-28 Juni mendatang, di Lapangan Bisbol Senayan Jakarta. Delapan negara dipastikan akan ambil bagian dalam turnamen, yang juga ajang kualifikasi seri kejuaraan dunia itu yakni Thailand, Filipina, Singapura, Vietnam, CNMI Saipan, Guam, Hongkong dan tuan rumah Indonesia. Direktur Turnamen, Nugraha Juanda di Jakarta, Sabtu (20/6) kemarin menjelaskan, turnamen bisbol ini merupakan agenda tahunan Little League Organization yang berpusat di Amerika Serikat. “Turnamen di Jakarta kali ini adalah untuk regional Asia Pasifik, juaranya akan mewakili Asia Pasifik ke world series (kejuaraan dunia) November mendatang, di Toronto, Kanada,” kata Nugraha. Turnamen ini akan dibagi dalam kelompok usia (KU) yakni KU 9-10 dan 18 tahun (mini junior), KU 13-14 tahun (junior), KU 15-16 tahun (senior) dan KU 17-18 tahun (dewasa). (035)
Pembalap Red Bull Sebastian Vettel, berhasil merebut pole position keduanya secara beruntun, setelah menjadi yang tercepat dalam kualifikasi GP Silverstone Inggris yang digelar Sabtu (20/6) kemarin. Red Bull hampir mampu menempatkan dua pembalapnya di grip terdepan, jika saja Rubens Barrichello tidak melakukan lap yang luar biasa di saatsaat akhir yang membuat Mark Webber tersingkir ke urutan ketiga. Pemimpin klasemen sementara Jenson Button hanya mampu menempati posisi keenam, di belakang pembalap Toyota Jarno Trulli dan pembalap Jepang Kazuki Nakajima, yang menggeber Williams. Juara bertahan Lewis Hamilton, menerima hasil kualifikasi terburuknya musim ini, karena hanya mampu menempati posisi 19 alias kedua dari belakang.
Hal ini tidak lepas dari bendera merah yang dikibarkan sasaat, setelah Hamilton mencoba untuk memperbaiki catatan waktunya. Bendera merah dikibarkan, karena terjadi kecelakaan hebat yang dialami oleh Adrian Sutil. Bersyukur, pembalap Force India tersebut tidak mengalami cedera serius, namun insiden tersebut sempat menunda babak kualifikasi
13
Hasil Kualifikasi GP Inggris Pos Pembalap Tim
Q2
Q3
Red Bull-Renault 1:18.685
1:18.119
1:19.509
Barrichello Brawn-Mercedes 1:19.325
1:18.335
1:19.856
3.
Webber
Red Bull-Renault 1:18.674
1:18.209
1:19.868
4.
Trulli
Toyota
1:18.886
1:18.240
1:20.091
5.
Nakajima
Williams-Toyota
1:18.530
1:18.575
1:20.216
6.
Button
Brawn-Mercedes 1:18.957
1:18.663
1:20.289
1. Vettel 2.
Q1
7.
Rosberg
Williams-Toyota
1:19.228
1:18.591
1:20.361
8.
Glock
Toyota
1:19.198
1:18.791
1:20.490
9.
Raikkonen Ferrari
1:19.010
1:18.566
1:20.715
1:19.167
1:18.761
1:20.741
10. Alonso
Renault
cukup lama. Ferrari juga gagal menampilkan performa terbaiknya. Kimi Raikonnen hanya berada di
tempat kesembilan, sementara Massa di posisi kesebelas di belakang Fernando Alonso. (gie/afp)
Sebastian Vettel
BPM/ap
Bryant Setia Bersama Lakers
Jean Pascal Rebut Gelar WBC
Los Angeles Kobe Bryant mengindikasikan dirinya akan tetap bersama Los Angeles Lakers musim depan. Bryant telah mantap untuk bermain bersama tim peraih gelar juara NBA tersebut. “Saya tidak akan pergi ke mana pun. Saya juga tahu bahwa saya tidak akan pindah, jadi tampaknya hanya akan membuang-buang waktu saja,” ujar Bryant Sabtu (20/6) kemarin. Bryant yang telah menghabiskan 13 tahun kariernya bersama Lakers, mempunyai hak untuk memutus kontraknya yang tersisa 2 tahun lagi, sehingga akan menjadi
Montreal Petinju Kanada Jean Pascal memberikan kekalahan pertama untuk Adrian Diaconu, sekaligus merebut gelar kelas berat ringan WBA, Sabtu (20/6) kemarin. Pascal menang mutlak dalam pertarungan yang berlangsung 12 ronde itu. Dalam meraih kemenangannya itu, Pascal sempat menjatuhkan Diaconu di ronde kelima. Juri Maximo de Luca, John Keane dan Jack Woodburn, sepakat memberikan kemenangan untuknya dengan perbandingan nilai 115-112,
pemain bebas tanggal 1 Juli mendatang. Bryant bersama pelatih Phil Jackson telah bertemu dengan Manajer Lakers Mitch Kupchak, guna membicarakan masa depan mereka di LA. Usai pertemuan tersebut, Kupchak menyatakan Bryant akan tetap membela Lakers, sedangkan Phil Jackson akan memutuskan setelah menyelesaikan beberapa masalah kesehatan yang dihadapinya. Jackson tidak mendampingi anak asuhnya, dalam beberapa partai away musim lalu, karena menderita sakit dan pembengkakan di kakinya. Jackson telah menjalani
dua kali operasi pinggul sejak tahun 2006 lalu. “Saya merasa cukup sehat belakangan ini,” ujar Jackson yang telah menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun musim lalu. Kontrak Jackson menyebutkan, tanggal spesifik dia harus memberikan keputusannya, namun pihak klub memutuskan untuk memberikan waktu ekstra bagi Jackson guna memulihkan kesehatannya. “Tanggal yang ditetapkan akan tiba pekan depan, dan mudah-mudahan Phil akan memberikan keputusannya dalam dua atau tiga pekan ke depan,” imbuh Kupchak. (gie/afp)
116-112, 116-111. Pascal pun memperbaiki rekor penampilannya menjadi 23-1. Ini merupakan pertarungan pertama Pascal sejak naik ke kelas berat ringan. Sebelumnya, ia kalah dalam perebutan gelar kelas menengah super WBC dengan Carl Froch. Pascal menjatuhkan Diaconu dengan pukulan tangan kiri di ronde kelima, dan menghujaninya dengan pukulan beruntun begitu lawannya itu bangun kembali. Diaconu masih mampu bangkit dan menyelesaikan ronde tersebut. Jual beli pukulan berlang-
sung sengit di ronde ke-11, begitu juga di ronde 12 atau ronde terakhir. Namun Diaconu yang sudah banyak menderita luka pada wajahnya, tetap tidak sanggup menjatuhkan Pascal. Bagi Diaconu, ini adalah upaya mempertahankan gelar pertamanya sejak merebut sabuk WBC dari Chris Henry, April tahun lalu. Saat itu, Diaconu masih berstatus sebagai juara sementara sebelum gelar secara utuh berpindah ke tangannya, karena Chad Dawson menolak bertanding dengannya. (adn/afp)
FIA Tempuh Jalur Hukum Silverstone Federasi Automobil Internasional (FIA) selaku otoritas tertinggi Formula 1, masih kukuh dengan aturan pembatasan anggaran. Mereka berniat menempuh jalur hukum, untuk melawan rencana Asosiasi Tim Formula 1 (FOTA) menciptakan lomba balap tandingan. Perselisihan ini bermula ketika Presiden FIA, Max Mosley mengumumkan aturan pembatasan anggaran 40 juta pound pada akhir April lalu. Puncaknya, FOTA yang beranggotakan Ferrari, McLaren, Renault, BMW Sauber, Toyota, Brawn GP, Red Bull dan Toro Rosso, Jumat (19/6) lalu, mengumumkan tidak akan tampil di kejuaraan dunia 2010, dan mempersiapkan kejuaraan tersendiri. Hanya tim independen Williams dan Force India yang menerima aturan baru tersebut, bersama tiga tim baru, USF1, Campos dan Manor. Menghadapi ancaman ini, FIA tak menyerah. Mereka berniat menuntut FOTA
yang dianggap melanggar perjanjian. “Pengacara FIA memeriksa ancaman FOTA untuk menciptakan seri tandingan. Tindakan FOTA secara keseluruhan dan Ferrari khususnya, adalah bentuk pelanggaran hukum serius yang berhubungan dengan kontrak, pelanggaran langsung terhadap kewajiban hukum Ferrari, dan pelanggaran keras terhadap hukum kompetisi,” ungkap pernyataan FIA, Sabtu (20/6) kemarin. “FIA akan mengambil tindakan hukum tanpa penundaan. Persiapan untuk kejuaraan dunia Formula 1 FIA 2010 akan dilanjutkan, tetapi pengumuman daftar peserta akan ditunda selama FIA menjalankan hak hukumnya,” lanjut pernyataan tersebut. Pengumuman daftar peserta terakhir seharusnya diumumkan kemarin, sesuai dengan batas waktu pendaftaran peserta bersyarat, yang jatuh tempo Jumat (19/6) lalu. Namun dengan adanya proses hukum ini, pengumuman ditunda hingga waktu
yang belum ditentukan. Mosley sendiri masih percaya diri perselisihan ini, akan berakhir dan delapan tim itu akan tampil di bawah kendali FIA 2010 nanti. “Akan selalu ada kompromi pada akhirnya nanti, karena mereka (FOTA) tak bisa tidak tampil di kejuaran dunia F1, dan kami sangat enggan untuk tanpa mereka. Namun saya tidak menanggapi hal ini seserius beberapa orang karena itu hanya sikap,” ungkap Mosley optimis. Optimisme Mosley bertolak belakang dengan kecaman yang datang dari berbagai pihak, tidak hanya dari pembalap dan pimpinan tim, tetapi juga para mantan pembalap. Mantan juara dunia tiga kali, Sir Jackie Stewart, yang juga lama menjadi penasihat Mosley, mengatakan rekannya itu sudah melangkah terlalu jauh. “Cara Max menjalankan aturan merupakan taktik menggertak, mengapa tim harus menanggapinya. Seseorang harus muncul mungkin dengan menggertak dan menghentikannya,” tegas Stewart. (adn/afp)
BPM/ap
TERJATUH - Juara bertahan kelas berat ringan Adrian Diaconu (kiri) terjatuh, setelah menerima pukulan petinju Kanada, Jean Pascal. Pascal menang mutlak pada pertarungan yang berlangsung di Montreal itu.
Wawan dan Satria Incar ’’Hattrick’’ Jakarta (Bali Post) Dua pembalap masa depan Indonesia, Wawan Hermawan dan Satria, mengincar tiga kali juara berturut-turut (trigle champion), pada kejuaraan balap motor FIM Asia 2009 yang seri pertamanya akan digelar Minggu (21/6) ini, di Sirkuit Gokart Hainan, Cina. Sebelumnya, pada tahun 2007 dan 2008, Wawan dan Satria tampil sebagai juara masing-masing di kelas 150 cc 4 Tak dan 2 Tak. Kini dengan persiapan yang matang hampir tiga bulan, keduanya optimis dapat mempertahankan gelar juara Asia. ‘’Memang mempertahankan itu jauh lebih berat dibandingkan merebutnya. Apalagi pada FIM Asia ini jumlah negara peserta bertambah menjadi 14 sehingga persaingan makin ketat,’’ kata Wawan yang diamini rekannya Satria. Jepang, Cina dan Filipina seperti dikatakan Wawan menjadi pesaing berat. Namun demikian, dia dan Satria sudah banyak belajar dari keberhasilan sebelumnya. (035)
Mntr.389343-rpa
OLAH RAGA
14
Minggu Kliwon, 21 Juni 2009
Terry Kecewa Atas Keputusan UEFA London Kapten Chelsea John Terry mengkritik hukuman yang dijatuhkan UEFA kepada dua pemain the Blues, Didier Drogba dan Jose Bosingwa. Hukuman itu dinilai terlalu berat bila membandingkan dengan kepemimpinan wasit.
Bali Post/afp
Thomas Vermaelen
Arsenal Rekrut Bek Ajax London Arsenal merampungkan transfer bek Belgia, Thomas Vermaelen dari Ajax, Sabtu (20/6) kemarin. Pelatih Arsenal, Arsene Wenger yakin bek berusia 23 tahun itu bisa menjadi solusi atas masalah di lini pertahanan yang mengganggu penampilan the Gunners musim lalu. “Transfer Thomas bagus untuk Arsenal dan kami semua gembira ia bisa bergabung dengan kami. Thomas pemain yang mempunyai pengalaman Liga Champions dan Piala UEFA, serta tampil reguler di timnas Belgia,” ungkap Wenger. “Thomas sebenarnya bek tengah berkaki kiri, tetapi ia multifungsi dan juga bisa bermain di bek kiri. Ia kuat secara teknis serta memiliki mental juara yang positif. Saya tidak ragu dengan kedatangannya. Thomas Vermaelen akan menjadi aset berharga bagi Arsenal,” papar pelatih Prancis itu. Arsenal tak merilis harga transfer serta durasi kontrak Vermaelen. Dalam pernyataan di situs resmi The Gunners hanya menyebutkan Vermaelen menerima kontrak jangka panjang. Namun media melaporkan klub London itu setidaknya mengeluarkan dana 10 juta pound. Vermaelen yang memenangkan gelar Liga Eredivisie bersama Ajax pada 2004 menjadi kapten klub berbasis di Amsterdam itu musim lalu dan telah tampil 21 kali bersama timnas Belgia. “Saya sangat bahagia bergabung ke Arsenal. Ini klub besar dengan manajer kelas dunia, pemain berkualitas tinggi dan stadion yang fantastis,” ungkap Vermaelen. “Segalanya dipersiapkan agar Arsenal sukses untuk beberapa tahun mendatang karena saya mengetahui Arsenal akan mampu bersaing merebut trofi. Saya sudah merasakan bermain di Liga Champions selama bersama Ajax dan ini sesuatu yang ingin saya alami lagi bersama Arsenal,” tambahnya. Vermaelen juga tak sabar untuk segera bermain di Liga Utama Inggris, kompetisi yang dinilai terbaik di dunia. Ia ingin meyakinkan penggemar Arsenal bahwa mereka mampu merebut trofi musim depan. (adn/afp)
“Apa yang dilakukan oleh Didier telah mengalihkan perhatian publik dari kinerja wasit saat itu. Wasit memimpin pertandingan dengan sangat buruk. Kami memiliki setidaknya 3 penalti yang benar-benar terlihat jelas dan hal itu pasti akan sangat diingat oleh para pemain dan fans,” ujar Terry Sabtu (20/6) kemarin. “Saya tahu kata-kata yang diucapkan Drogba tidak pantas dan hal itu mungkin ditonton banyak anak-anak, namun hukumannya terlalu berat. Dua pertandingan
mungkin sudah lebih dari cukup sedangkan untuk Bosingwa saya sangat tidak mengerti darimana datangnya hukuman tersebut,” imbuhnya. Bosingwa menyebut wasit Tom Henning Ovredo sebagai pencuri dalam wawancara pascapertandingan. Kini Chelsea tengah berusaha melakukan banding guna meringankan hukuman bagi kedua pemain tersebut. Hukuman UEFA ditetapkan setelah kedua pemain itu melancarkan protes keras terhadap wasit pascakekalahan Chelsea atas Barcelona di semifinal Liga Champions. Drogba dihukum larangan bertanding sebanyak 4 partai dan 2 partai lagi sebagai percobaan sedangkan Bosingwa harus absen sebanyak 3 partai dan menjalani 1 partai percobaan. Mereka dihukum atas reaksi mereka dalam laga yang berkesudahaan 1-1 Bali Post/ap tersebut. Gol AnTERLALU BERAT - Bek Chelsea dreas Iniesta di masa John Terry keberatan dengan hu- injury time membuat kuman yang dijatuhkan UEFA ke- Chelsea harus menpada rekannya Didier Drogba dan gubur impiannya Jose Bosingwa. Hukuman yang ter- untuk tampil di final. kait dengan kasus kekalahan the Wasit asal NorweBlues atas Barcelona di semifinal gia, Ovrebo tidak Liga Champions, dinilai terlalu memberikan penalti berat. pada Chelsea meski
terjadi beberapa kali pelanggaran di kotak terlarang Barca itu termasuk sebuah handsball kontroversial. Setelah peluit akhir dibunyikan, Drogba yang telah diganti berlari ke tengah lapangan dan melakukan protes keras serta mengumpat kepada ofisial pertandingan di hadapan kamera televisi. (gie/afp)
Tevez Tinggalkan MU London Striker Manchester United, Carlos Tevez, meninggalkan klub juara Liga Utama Inggris tersebut. Pihak klub, Sabtu (20/6) kemarin mengkonfirmasi bahwa the Red Devils tidak akan mempermanenkan status Tevez. Pemain asal Argentina tersebut dipinjam selama dua musim dan kontraknya akan berakhir bulan depan. Tapi pihak MU dan investor yang memiliki hak atas Tevez tidak menemukan titik temu untuk harga transfer bagi pemain berjuluk Carlitos tersebut. Pihak klub sempat menawarkan kontrak berdurasi lima tahun bagi Tevez yang akan membuatnya menjadi salah satu pemain dengan gaji termahal di Inggris namun kabarnya Tevez menolaknya.
Bali Post/afp
Carlos Tevez
“Kami telah dihubungi oleh agen Tevez dan Tevez tidak akan menandatangani kontrak baru dengan Manchester United. Klub telah setuju untuk membayar 25,5 juta pound dan memberikan gaji tinggi kepadanya namun dia menolak. Memang sangat mengecewakan namun kami sangat bert-
erima kasih atas semua kerja keras Tevez dalam dua musim terakhir dan mendoakan semoga dia sukses di masa mendatang,” isi pernyataan MU itu. Keputusan tersebut membuka jalan bagi Tevez yang tengah diincar oleh banyak klub besar di Eropa termasuk dua klub Liga Utama, Liverpool dan Manchester City. Pemain berusia 25 tahun tersebut juga kerap dihubungkan dengan raksasa Spanyol Real Madrid. Meski sering menduduki bangku cadangan di MU musim lalu namun dia tidak banyak mengeluh. Tevez juga tampil saat Setan Merah ditundukan Barcelona 0-2 di final Liga Champions. Kala itu dia turun di babak kedua sebagai pemain pengganti. (gie/afp)
Timnas Korea Utara Disambut Meriah
Dzeko Jadi Prioritas Utama AC Milan
Pyongyang Tim nasional Korea Utara mendapat sambutan meriah ketika tiba di bandara Pyongyang, Sabtu (20/6) kemarin. Para pemain dan pelatih disambut iringan musik dan kalungan bunga. Para pejabat tinggi setempat juga tidak mau ketinggalan untuk memberikan selamat pada seluruh skuad. Korea Utara lolos untuk pertama kalinya ke Piala Dunia sejak tahun 1966 silam. “Para pemain bermain sangat baik. Mereka memiliki mental yang sangat kuat dan semangat yang tinggi sehingga kami bisa lolos ke Afrika Selatan 2010,” ujar pelatih, Kim Jong Hun. Korea Utara memastikan tiket ke Afrika Selatan setelah menahan imbang tanpa gol Arab Saudi di partai pemungkas Kamis lalu. Ini adalah hasil yang sangat baik setelah mereka berhasil lolos ke perempatfinal tahun 1966. Kala itu Korea Utara berhasil menumbangkan Italia dan bahkan sempat unggul 3-0 atas Portugal sebelum Eusebio mengamuk dan menang 5-3. Tahun ini, dimotori oleh penjaga gawang mereka Ri Myong Guk, Korea Utara kembali mengejutkan dunia. Di antara pejabat yang ikut menyambut di bandara, terdapat wakil presidium Dewan Perwakilan Rakyat, Yang Hyong Sop serta Kim Jung Rin, sekretaris Partai Buruh. “Keberhasilan tim nasional kami lolos ke Piala Dunia menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi seluruh rakyat,” katanya. (gie/ap)
Roma AC Milan mengincar striker asal Bosnia Edin Dzeko yang kini masih terikat kontrak dengan klub Wolfsburg. “Kami sangat berharap untuk mendapatkannya meski pihak klub tidak ingin melepasnya. Masa depannya tergantung si pemain sendiri,” ujar Wakil Presiden Milan Adriano Galliani, Sabtu (20/6) kemarin. Dzeko telah mengutarakan keinginannya untuk pindah namun klub Liga Jerman itu bersikeras untuk mempertahankan salah satu mesin golnya itu. Terlebih Dzeko bukan hanya mahir menjebol gawang lawan, namun juga memberi umpan matang pada rekan-rekannya. AC Milan yang finis di posisi ketiga klasemen Seri A Liga Italia musim lalu, sangat memerlukan stiker baru setelah bintangnya Kaka pindah ke Real Madrid. Pilihan para petinggi Rossoneri jatuh kepada Dzeko karena penampilan menawannya musim lalu. Pemain kelahiran 17 Maret tersebut mengawali kariernya di klub lokal Aeljeznicar pada tahun 2003. Di sana dia berposisi sebagai gelandang menyerang dan hanya mencetak 1 gol dalam 40 pertandingan. Pada 2006, Dzeko menjadi top skor liga Bosnia dan hal inilah yang membuat pelatih Wolfsburg Felix Magath membelinya seharga 4 juta Euro. Di Wolfsburg, kariernya melesat kencang. Di musim perdananya, Dzeko berhasil mencetak 8 gol dan 7 assist. Musim 20082009 menjadi puncaknya di mana Dzeko mencetak 26 gol yang hanya dikalahkan oleh rekan setimnya Grafite. Hal ini membuatnya menyabet gelar Pemain Terbaik Jerman 2009. (gie/afp)
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya
HANDPHONE
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
DISEWAKAN RUMAH
RUPA-RUPA
DIJUAL TANAH
DIJUAL TANAH
!BisnisPulsaVMC hasil dasyat pake sendiri jd gratis! 262349, 2740872
!!NewMinimalis,Gatsu-KeboIwaUtara 2KT,50/108m2,Hdp Tmr*7861696
Jl.Rmh Tp 32/70 Dalung Permai Blok C-6 siap pakai Hub:8015200
Rmh T95/140 3KT 2KM Renon Residen No.20 Tk Balian H.08133631515
Rmh 2KT,Grs,dapur.Perm Sri Widari IV No.4,Tlp. 08123978059/8483192
SpecialisPengeboranSumurTenaga Mesin 0817356501/0361-7947791
15,30A lok Nusuan Tgllg Ubud aspal 87jt/A Ng.9295911-08179716695
Tnh kav 200M dr Bay Pas Gus Mantra Ketewel H.7987580/081338500560
141-390092
141-390078
999-388395
999-389811
999-389056
999-389962
999-389802
105-389879
Baru BlackBerry Javelin(4,750jt) Bold (6,5jt Garansi 1th, 081999116600/ 081805686600 Readystock
!!Rmh Renon Elit minimalis 2Lt,4Kt, 4Km,140m2/150m2,835JtH.3098066
Jual Rmh di Kuta Harvest Land (9x20) 2Lt,4KT,4KM Hub.081342317018
Rumah dijual 2 are bertingkat Renon Hub.081-338598057
Rmh baru mnls 2Kt,RT,Dpr,Garase Sesetan 16Jt/Th min 2th,2737447
Tabung 12Kg=350rb, 3kg=130rb (Grosir) Imam Bonjol 273E 9988630
Dijual Tanah 4,5 Are di Jl.Tk Badung Induk T.8086454, BU
Tnh Kavling C/K Jl.Batu Intan VI Tmr Hardy’s Btbulan 0811393893
999-389992
999-386926
999-389869
102-389933
102-390067
Kredit HPDp0%bungaringanproses cpt,anda Subur,489795/9275058
Cash/Krd Rmh, Lok Jl Sedap Malam Dps 3Kt,2Km,Rk,Rt,Grs ling bagus Hub:081239405049
Jual Rmh Giri Hill Terrace Jl.Ambengan II No.7 & 9 Hub.08123607111
Rumah T60/100 finish,Rp.180Jt, UM.70 Jt +KPR,Batubulan Jln 4M/8767110
999-389743
999-389912
999-389993
999-389845
NewPCC is back!! Daftar skrg jg Xl5=5,1.10=10.125 yg lain murah abis stok unlimitted saldo full H.2785000
Dijl Rmh Minimalis,Tk Bthri X Renon Hub:0818555258/8511487
Jual Rmh Suli 2Lt,10KT,7KM, PDAM,Dpr,Era 426400/8760078
Sakura Regency Jimbaran T.36/ 90,45/110 Minimalis, Jl.Paving 8M. Hub.701771, 7406954, 0817354978
999-389921
Pulsa termurah sebali. Ecer hrg grosir Buktikan Hp paling murah H.262543
Dijual Rmh Jl.Wibisana brt Lb 60M2 Lt 200M2, 3Kt,1Rt,1 Dpr,Garase, 2Km Hub. 08124650056
999-389918
999-388587
999-389792
Sim:549999,548888,813333,731111, 555500,555566,650888, 621999,Flx: 2789899,2799899, 2769769 H:9246969
Djl cpt rumah Puri Gading T.48 LT.135, 2Kt, 2Km, 081236051462
999-389939
Djl Rmh LT.140m2,LB110m2, Legian Sunset Road 081999000009
AC
102-389945
154-390035
**ACSanyo1PK(2nd)2,5jt+Psngnego Mertajaya IV/8, Brt Loak, 3153921
J.RT.2lt (200m2)diatas tnh L.400m2 diJl.T.Badung V Dps H.7896361
999-390005
999-389137
HEWAN Djl Anak Labrador 2 bln ada Mokavaksin 1x Hub. 8021699 999-389737
Djl cpt Arwana Golden 45cm mulus hrg 4jt serius Hub.0361-7940113 999-389749
Golden R 2bl anak juara T.PemacakanJl.Waturenggong2,08123991205 999-388662
Jual 5 Anjing siberian Husky 2 bln darah cempien 081236199241 999-388479
Salon anjing murah & Berkualitas gratis antar jemput, 9600984 122-389963
INVESTASI
Jl cpt 600jt nett Rmh 2Lt sgt bgs 118/ 125 dkt Pantai Balangan komplit SHM Hub.08123810230 999-389980
Jl Rmh 90m2,2KT,sebelah Kampus UnudJimbaran,aman,195jtH:9293939 999-389798
Jl Rmh minimalis antik LT 140m2 Rp.350jt Kdr Tbn T.7803399 Ng 119-389871
Jl Rumah mewah 2 unit lokasi MohYamin VII 12 & 14 Renon Hub.08123774718 lht lks 4-6 sore 999-389089
Jl.Rmh (pmilik lgs) 260jt Nego lok.Perm BTN Penamparan Maaf TP,Hub: 8004131- 08123970431 999-389739
!Inves Bisnis Pulsa 1jt hasil dahsyat 0811392280, 08174715224
Jl.Rmh Pr.Graha Parta Lestari C-14 Pd.sambian,Hub.0818550799 BU
999-390036
999-389759
999-389034
Jual rmh,Sading.LT 278m2,Lt2.5KT, 2KM,PLN,PAM Era 426400/Taufiq 7417862 999-389139
Jual rumah 2 Are di tanah 3 Are Tkd Balian,5500 watt, 4 kmr tdr,kmr mandi dalam,kolam renang 15x5m SMS 085253700773
Segera di Bangun!Rmh type 45/100 atau type terserah anda di Teuku Umar Barat,Lingk.Elite & nyaman Call Ayu 7871162#
Dikont rmh 2Lt,5KT,Puri Gading Jimbaran Blok BI/16 lkp perabot/ful furniture Hub.08123833837
999-389860
999-389807
Minimalis Type 50/90 85/90 Veranda By Pass Pesanggaran 7476969
Dikont Rmh 4KT,2KM,Garase, Tlp. Min 2thRp.30jt/thJl.PengalasanBuanaKubu No.11 Hub.081936244449 / 7945904
999-389252
Rmhbr110/115dpnTerasAyungGatsu Tmr KPR 15th DP ringan diangsur H.7450970, 7442525, 08124662213
999-386793
999-389904
999-389842
KEHILANGAN
Tnh Penamparan 1,5 & 1,85 are Lok bgs,TP.Hub.2784731.BU
999-389704
999-389885
Bng Ml 0,8 BPKB Mbl/Mtr 7914500
Hilang BPKB Mobil Toyota Kijang th.95 Nopol DK 1751 JB A.N Oscar Swathary
Djl Tnh 6A T.Strategis Jln.Tk.Badung Renon Hub.7973427 TP
141-390046
999-388400
999-390043
*Djl Hak usaha Galaxur-Slvr Team 350:58,50jt BsTkr mbl Ng;2073563
Hlg BPKB No.8346754-0,DK 4741 SAa.nM.LiesManiti,H.081558316619
004-390045
999-389750
Djl Tnh Kavling di Perum Andika Graha-Jadi Cash/Kredit L.1,5-3Are hub.7826349/7929373
Baleno Massage tenaga pria muda ditmpt/pglan 24jam 081558061465
Hlg BPKB spd mtr DK 7836 AT,an Pt Purnamayanthi Hub.081805486005 999-389753
Privatbacatls,TK,SD,SMP,SMUIngg, Jepang,Compt 248118/9147795
Jl Tnh di areal Alas Kedaton 7A &13 are parkir Alas Kedaton Hub.087860788777/ 298541
999-390008
KURSUS
003-383235
113-389973
999-388399
Ingin Kuliah Fak Kedokteran di Sby dijamin masuk 087851527134
Privat Matematika Yuk, 2 org/lebih 6SD, 3SMP, 085.237.212.322
Jual Tanah 10 A, Mengwi-Badung. Hub.Era 426400/Ketut 7937473
033-389829
999-389727
999-389140
Jl.Uang Kuno Rp5(th’59)Rp.1(th’60) Rp2.5(th’61) asli T.7820850
Private/Kelas Inggris terjemahan Hp.081236514990 999-388466
Kav baru Jl.Pantai Saba Br.Banda Gianyar T.081236449943
KOST
L.20A Rp.225jt/A Bypas Tabanan Hub.Agung Jl.Ngr Rai 26F Tabanan
Rmh Exc Mmlis,fas lkp,Jl.6M,LT 1,25A, 3KT,2KM,Dpr,Grs Taman bgs, 350jt Dlng Permai Blk P4/7888033
999-389785
141-390056
Dikont rmh,2KT,Dpr,KM, hal. luas, 6jt/th mi 2th Hub.7425660
Klinik Mesari Usadha melayani Sunat dgn Laser,8609082,08123918414
999-389066
999-389863
999-389859
Rmh Kos 10 Unit+Ruang Tamu, Gelogor Carik, 081338767444
Mau urus Paspor baru & hilang,luar daerah hub.P.Nyoman 2087429
Rmh LT±1 are Rp.325jt Jl.Mertanadi Taman Sminyk Kuta H.0818351789
Dikontrakan rumah Jl.P.Moyo I Denpasar 2KM Tidur 1 Gudang 1 KM Mandi,Garasi Dapur + Kitchen Set, Listrik 2200 Watt,Telpon,Air Sumur, Min 2 Thn,Hub 0816-4715-808
999-389074
004-389067
999-389981
Jl Banyuning GG.C/10 rmh 4KT,RT,RM, 3KM,Telp,Grs, 22jtNg Hub.8750571
Refleksi,lulur,massage panggilan u/wanita Hub.081805694363
999-389825
005-389920
999-389999
Jl Tnh 5Are Dekat RS Wisma Prasanti Bay Pas Tabanan BUC H.7974353
999-389996
Bth tunai segera gadaikan HP anda proses cepat maksimal3 jam dana cair&P tetap bisa dipakai Hub. Universal,769050,769236,7848835
999-387446
Rmh T.45/100, Muding Bougenville, 285Jt Nego, 8504302
999-389793
102-389923
RUPA-RUPA
Dikont Rmh Tipe Cluster Perum Bale Residence C-1 Jln G.Wayang (barat Poltabes) Hub.08179786481
999-389855
999-387395
Tnh Kv Poh Manis & Anggabaya Penatih 8750072, 085238054292
Djl Tnh 1-3 Are Jln.Trengguli IV, Hub. 087861111795-081236749994
141-390088
DISEWAKAN RUMAH
999-389740
Djl rmh T36,T45 & Tnh Kav dkt Bali TV, Hub.8506638,7497532
OvKontRuko (10bl=6jt)Jl.NusaKambangan 180A Hub.03619938122
156-386064
Jual Rumah Baru T.70/100 Jln Tukad Petanu Gg.Kuntul H.081337509506
999-389125
DISEWAKAN RUKO
999-388751
TukangPijatBpTikno085857160633 Dps + 30Km 0361.8786003
999-389971
Poles Mobil&motor Hsl berkualitas harga bersaing panggilan 3153921
999-389922
Rmh T.49/95,54/95,60/95 minimalis Lok.Jl.mekar II blok D II,Pemogan 7838117 ; style villa KPR
Ktrk/Djl Rmh Jl.Astina 14 Jimb depan GWK 1,5A T.90 375jt 7449564
Servis Jok/sofa+Biro jasa samsat+ ijin antar jemput H.Bija Dewata Jl.Sdkry 111 Dps T.724402
999-389042
999-389776
110-389970
999-389949
Kost mewah dgn kolam renang dan indovision Tukad Balian hanya 4 kamar sms 08174747483 999-389127
DIJUAL TANAH !! T.Kav 2A Blk Psr Seni Pagi Skwt, Karimun’00 Audio 8613825 105-389874
!!T.Kav Br Pasekan B.B.Bt Aji H.40jt nego C/K T.7946591-9199955 BU 999-389787
Kav Baru Jl.Cekomaria Per.Kopertis T.081236449943
999-389952
999-388525
T.Kebun Cengkeh+Kopi ±170 are Gigit Singaraja Hub.0818351789 999-389075
THM 2-6Are J.P.Aji VII 6M blk PRT.Bungkak HP. 08174747381 999-389324
Tnh & Sawah kota Klungkung. 50are (90jt/A),Sawah 33 are(30jt/A),23 are (45/A),pinggir jalan.Hub:AA Raka (pemilik) HP.081381879393 TP 999-389054
Tnh 1,1A Perum Bumi Sasih Asri Batubulan,TP H.03617907550 113-389974
KURSUS
SALON
KURSUS
SALON Kami Beri Solusi, Bukan Janji
NGGAK TURUN !!! UANG KEMBALI LANGSING tanpa DIET & tanpa EFEK SAMPING
COMPUTER & BAHASA INGGRIS Disc s/d 55% Computer Bhs Inggris Disc s/d 30% Autocad Rp 300.000,Teknisi Comp. 12 X P Rp 400.000,Comp. Akuntansi Rp 375.000,Myob Rp 500.000,Internet Rp 175.000,-
Menggunakan Alat Slimming Terbaru Kami, Perpaduan Teknologi Barat & Timur, Sekali Perawatan Langsung Turun 0,5 s.d 2 Kg Lingkar Badan s.d 10 Cm Dikerjakan Langsung oleh Paramedis Berpengalaman
Melayani Private Komp, Bhs. Inggris
Hub : KAMBOJA KOMPUTER COLLEGE
Jl. Hasanudin Timur No. 1 Dps Tlp. 0361-233873 Jl. Astina Sltn No. 15 Gianyar Telp.0361-8062300
SHALLOME SALON Jln. Surapati No. 41 Dennpasar Telp. (0361) 247239, 081 337262661
Kelas Baru Mulai 22 Juni 2009
C.389742-sln
C.385584-krs
Kursus Trading Forex Online Belajar dari NOL sampai BISA Real Trading Forex Online
GRATIS MASKER TOPENG SHIZUKU SETIAP FACIAL ATAU BODY SPA
Creambath Berdua Bayar Satu tgl. 16 -25 Juni 2009 Body Spa Gratis tgl. 24 s/d 25 Juni. 2009
Belajar Trading berdasarkan teknik dan analisis forex yang matang
Di forex banyak PELUANG (cara dan teknik trading) dalam menghasilkan Profit
20 orang member only / hari
Jika anda telah mahir dan sukses di dunia trading forex online, UANG AKAN BERKERJA UNTUK ANDA.
Temukan Teknik Trading yang terbukti Profitable & Reliable Dibimbing oleh Trader Online yg telah Sukses & Berpengalaman BONUS Tools Indikator senilai 20juta Diberikan Trik JITU Raih Ribuan USD dari Forex Kini Andapun BISA menciptakan Penghasilan DASYAT dari Rumah
Free Seminar tgl 23/6/09 SEGERA DAFTAR..! 8607588 C.387979-krs
C.386366-sln-1
TOURS
Contact Us : Add : Jl. Halmahera 33, Dps. Phone : 7895364/7975485 C.389160-pend
Creambath Avocado / Lidah Buaya Makarizo Texture Experience Hair Spa By L’oreal / MPC Perawatan Vagina Body Treatment 2 jam / Strawberry Spa Facial Cream Dokter Body Spa + Creambath + Facial Chocolate Sensational Spa 2,5 jam Body Bleaching Jolen
Rp 30.000,Rp. 40.000,Rp 50.000,Rp 60.000,Rp 65.000,Rp 75.000,Rp 110.000,Rp 100.000,Rp 150.000,-
Jl. Jaya Giri III / 22 Renon, Dps. Telp.(0361) 223016
C.386860-sln
n' Free ! Hippo ! l !! Friends Tria
Fun English & Mandarin Start from 2 years old
SALON
TOURS MMBC Bali Tours & Travel
Denpasar : Jl. Gatot Subroto Timur No. 388 Tel. (0361) 263079, 8610589 Jl. Diponegoro No. 150 Blok B No. 20 Komplek IDT Genteng Biru Tel. (0361) 254897, 8610599 Kuta : Jl. Raya Kuta 16 M Kuta, Badung Tel. (0361) 759748 Singaraja : Kompleks Pertokoan Taman Lila Jl. A. Yani No. 25 Singaraja Tel. (0362) 29945, 7010298
C.381175-tour
Jl. Padang Kartika III No. 4 Padang Sambian Klod, Denpasar Telp. 0361-8648577 Fax. 0361-425231 www.mmbcbali.com
DIJUAL RUMAH
SALON AURA (INNER BEAUTY)
Tnh1.4,1.6&2AJlTunjungTuturBr.SaihPeguyangan H.081337473287 999-389285
Villa Gatsu Regency
Tnh 10 Are Jl.Ry Puputan Renon sbl Selatan Bumbu Desa Hub.7899703 999-389163
Buka Aura wajah, mata, bibir, hidung l Bedah aura inner beauty, penguat cinta kasih Aura kuat, kharisma pengasih l Totok aura wajah (inner beauty) l
RUMAH MAKAN
Jl. Cok Agung Tresna No. 89 Telp. (0361) 8609919 Hp. 081934331888 C.387549-sln
KONTRAKTOR
the ALAM’S CREATION Arsitektur & Interior 3D
Free Gambar Perencanaan,
Villa, Ruko, Rumah Tinggal, Gudang, Restoran, Café, Dll Harga Bersaing
766987
AMAN, Berkualitas
C.374429-kont
HANDPHONE
COMPUTER J.Laptop Toshiba M305D, Ram 4GB, HD250GB LkpGrs (6,5) CmrDgt8MP,7416555 141-390106
FURNITURE Obral Stok Furniture jati,lama,baru cck vila,resto,081236233442,BU 999-390006
LAUNDRY !Laundry dg sistem lbih hemat bs antarjmput,237604,3136655,3118623 999-390034
BAHAN BANGUNAN Jl/Terima Pesanan Ky Kruing/ Kamper utk lokal hrg bersaing kwalitas terjamin Hub. 224258, 08124689999 999-389847
GENSET Bali Genset Ready stock 081236248808-Ind (081558013036) Eng 999-389868
DISEWAKAN TOKO Dkont Toko 10mx14m di Kuta,prkir luas,pnggir Jl bsr H.0818344106 999-388045
DIJUAL RUKO Dijual Ruko 2Lt 450jt nego BU cepat T8 Hub.081337552599 999-389832 Dijual Ruko Sanur 4lt,L.700m2 Inc Furniture 3,5M nego,No Agent0811931162 004-388669
Dijual Ruko Sunset Road 101 segera Hub. 0818815322-Kuta-Bali 999-389941
Tersedia Unit Rumah Elit Lt. 2 Tengah Kota Denpasar (Jl. Gatsu I Masuk dari Ap. Anugrah II), Lt. 2-2,5 A. Lb. 120/180, Bahan Super Granit, Cat Dulux, Jl. 8 m aspal br, 3500 Watt, Plafon 3,5 m.
HUB :
999-389780
ARSITEKTUR
PERCETAKAN
Desain,IMB,Rumah,Villa,Ruko.3D+ Maket,Kontraktor.Hub:9197175 999-388523
0361-2088100
Walris_Kitta@yahoo.co.id/ 8546293Disain IMB,renovasi;villa, Ruko, R.Kost Kontraktor, Supllier
C.389650-rmh
999-389709
TAILOR
DIJUAL MOBIL
Jaya &
C.389199-prc
DP
21
BENGKEL LAS
Jutaan
BALI CENTRAL CANOPY
Mengerjakan : Atap Canopy Polycarbonat & Jual Bahan Spesial merk atap: Solarlate dan Crystal-late
Bunga
un - Proses Cepat 2% / Tah - Bisa Tukar Tambah - Tersedia Xenia, Terios, Gran Max & Sirion PT. Int-DSO-SANUR - BungaAstra 2% per tahun
Harga Termurah Kwalitas Terjamin
PT. Astra International 974464/812382
Jln. Buana Raya 88X, Padangsambian - Denpasar
C.387513-hp
141-390100
Tnh 2,4 Renon 185jt,Ruko,SHM,fas lkp Buana Raya 295jt,7945777 Nego
Estimasi Biaya & Pengawasan Sipil
Melayani Penjualan : * Tiket pesawat domestik dan internasional * Voucher Hotel seluruh Indonesia * Voucher Hotel Internasional * MICE * Paket Wisata Bali * Paket Wisata Lombok * Penyewaan Mobil * Paket Umroh, dll. C.388486-tour
KOMPUTER
DICARI TANAH Dicari Tanah 2A Di Gatsu Timur Jln. Utama ,Utara Jalan Hub.9988800
Telp./Fax : (0361) 8600043, 7429952, 485041 C.379515-bkl
C.385966-rmk
289000/7464950
C.386944-mbl-a
IKLAN MINI
Minggu Kliwon, 21 Juni 2009
15
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris
: Rp 30.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura z Iklan Peluang Emas : Rp 650.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 60 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 15.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop
Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan
VISA
z z z z
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456
KARIER AD BALI POST Dicari tukang masak Ubud 971337 104-389280
Dcr pembantu RT u/tdr dlm Gj.bagus H.087861892868, Asti 999-390033
Dcr PRT u/brsih2 G.600 tdr dlm H.081933110201/djmpt
999-389883
Dcr Karyawati u/toko grosir Gj.450750rb/bl tg dlm dpt makan Hub.UD. Kartikasari Jl.Uluwatu Tlp.702850 Hp.081337750909 sgr
Bth staf adm,rec,acc, gdg u/ pembukaan ktr baru.Lmrn PT.ESQ International Jl.Tk.Yeh Aye No.98F Tlp.2746014, 1 Mgg
Dcr karyn/ti min SMU,Admin, Gudang bs comp, jujur.Lam bw lsng Jl.Suwung Batan Kendal No.33
Bth sgr Tiketing,Adm,Accounting, marketing,driver,min D1,pria/wnt max 30th Hub.Ops Tour 7974448
101-389966
Dcr sgr Tk jahit kulit berpengalaman Hub 763701 157-389480
Dcr sgr Trapys Wnt sebnyknya max. 28th,pglmn,tdk dutmkn-764738 154-388638
Dcr sgr Waitress max 28th, penglmn, Rjn, jujur Gj. Tngg-764738
Dibth tenaga pria untuk belanja keperluan Restaurant,usia max 30th, jujur,suka kerja keras dan bisa sopir,Hub.08123857155 999-389867
Dibthkan sgr u/bandara:SPG, Sopir, P.Menarik Krm Lsg ke PT.Delta Indo Jl.By Pas Ngr Rai A1/12 Tuban
999-390027
999-389808
999-389857
154-388642
999-390004
!!! Travel Agent Cari Driver & Reservasi Wanita,single max 25th Jl.Gelogor Carik No.154 Dps Fax.485347 Ph.499345
Bth:Bartender,Waitries yg mau kerja mlm utk:Rest,Cafe on-on call 3 sore, 081338651089 Sanur
Dcr kryw/ti max 30th bs masage/ rfexy Hub.Ceryblosom 9169746
Dcr SPG Counter utk di Delta Dewata Ubud Hub.8681855/081338717375
999-389815
999-389771
Dibthkan tng Opr Pria max 25th min.SMA fresh graduate Lam.ke Jl.Diponegoro 228 Dps
999-389177
999-389768
Btq in Smnyak look for SPG,good in English,performance & selling.Send CV to Jl.Ry Smnyak No.44 Phn. 734228 or Jl.Ry Canggu 176 Krbkn
DcrKynminSMAexSalesHub.Koprasema, Jl.Ratna G.Dewi Kunti 2 Dps Dcr lsg krja 2PRT wnita tdr dlm G.700 brsih H.087860686224/Djmpt
Dcr Staf Personalia&Umum wnt min25th,penampilan menarik,bs inggris,computer,min D3 Kirim ke Express Group Limousine Service Jl.Pratama 10 N.D 777723,777958
999-389760
999-390031
999-387901
Cari tng laki2 goreng kue 7907891 Jl.LC Batu Bidak V/1 Kerobokan
Dcr Marketing Eksekutif:1.Pria, 2.Memiliki SIM C/A,3.Di Utamakan Yang Berpengalaman.Kirimkan Lamaran Ke PT.Mobil Nasional Intim Jl. Gatot Subroto Barat No.500 Denpasar
Dcr staff Admin,wanita,single max 25th Lam lgs ke CV Padilla, Jl.P.Moyo 40A Dps
!!Bth Sgr Bar Helper,Bar Tender, Bar Boy,Waiter,Waitress,Cook Helper.Lamaran ke Queen’s Tandoor, Jl.Raya Seminyak No.73, Kuta/Fax ke 0361-732771 999-389959
!!Bth Sgr Kasir,Admin,Accounting, Driver,Kirim Lamaran ke Queen’s Of India Jl.Kartika Plaza,Tuban/Fax ke 0361-761099 999-389957
!Sopir B1+Karyawati Min.SMA/D1, Mekar Abadi Jl.By.Pass 777 Jimbaran 141-389559
**Cr 3 Staf Salon &Spa peng/belum tinggal dlm Gj.bagus, 8013216 999-389984
Accor Vacation Club seeks Temporary Desk Collection. Motivated, energetic,very good communication in Bahasa and English,having 2 years experience in the same position.We will offer very good Compensation.Please Send your CV and Photo to employmentasia@ accorvacationclubaasia.com 004-389646
Area Legian need SPG & Good English Call:0817357859 urgent 154-390029
999-389930
Cari tng wanita sgr peng/tmt tdk diutamakan Hub:0361-2725824 999-389094
Cr guru private TK(PGTK),SD (PGSD), SMP/U (S1 Fis,Mat,Kimia, English, Japan),Comp,Musik, Hub.0361-9111537 999-388807 Cr Sopir prbdi SIM A peng 3th tdk merokok,tau jln Dps 0361-7947730 999-389752
Dcr 2PRT/B.Sitter tdr dlm G.600-1Jt lsg Krja ,081916403786/9274861 999-390032
Dcr Adm,Markt,Dsgn Grafis Kencana Digital printing Jl.Tkd Unda V/2 999-389119
Dcr Admin,Kasir,Juicer,Waitrs, CS. Lam Rest Bakso Kota,T.Umar 219C 999-388484
Dcr Akunting min D3 Hub 0361702232 untuk Restaurant 154-389403
999-389789
141-390101
DcrMekanikMobilminSTM/Blkpglmn diutamakan Hb.Olimas /464272 999-389741
Dcr Mekanik Spd Motor u/di Klungkung pengl.min.3th H.081337312221 999-389716
Dcr peg.salon Hub.Kimia Farma Klinik Jl.Diponegoro 125 Dps,255914
145-389866
Dcr Tk Jahit wnt Seminyak Jln.Yudistira Br.Tagtag Hub.733660 999-389988
G.01
Dicari segera Marketing dan Collector untuk ditempatkan di Badung syarat: pria/wanita, pendidikan min DI, usia max.24th, tidak merokok dan belum berkeluarga. Kirim lamaran saudara ke Kantor Koperasi Krama Bali Jalan Teuku Umar Block C (Komplek Kantor Post) nomor 6-7 Denpasar
999-389108
Dicr sopir utk Toko Gas,angkat & turunkan gas,kerja serabutan/berat Hub.8557300 999-389839
Dicri Spv Lap,Estimator Acc Adm & Finance min(D3)Sipil/Akun, karyawati tokoe:aneka_dutakaca@yahoo.co.id/ 7454859 004-389659
999-389862
Dicari Karyawati untuk Toko bisa Bhs Inggris Hub. 429031 999-389892
Dicari Manager Divisi, Accounting, Purchasing. Sila Artha Bedugul Divisi mini market,toko bangunan, agribisnis Hub.081338467507 Bp.Dede
999-388767
999-389790
Dcr Tng utk Toko Ban/bengkel Sp Mtr, lsg ke Jl.Patimura 23 Dps
Dicari mekanik motor profesional Hub.085237738794
999-389906
999-387907
999-389118
Dcr Reception/ist, English 28th Hub.Tamara Spa 774868-777477
Dcr Tukang Serabutan,wanita, utk garment Hub: 0818568215
Dicari pembantu u/cuci & bersihbersih hub.Jl.Seminyak 19, 7984000
999-387003
999-389916
Kupu Kupu Barong & Ma Joly Rest needs: Senior Sales Mgr with F&B background,Jap Speaking butler, and EDP/IT Spv,fam.with MYOB, Internet Conn,Trouble Shoot & Maintain Comp. Candidates should have min 2yrs exp.Pls Send CV to:HRD Dep.Email,nsumanta@manikamhotels.com or Jl.Wana Segara Tuban Ph.753780
PT.BNI Life Jl.Imam Bonjol No.147B bth Marketing utk FC min.SMA, DIII,S1 Hub.Ibu Suarni 2087660
999-389763
Dicari penjahit garment pengalaman Hub.415233 999-389891
999-389975
999-389889
Dicari penjahit pengalaman dpt uang makan Hub.(0361) 7937486
Luxury Grand Alexa Salon & Spa Bth Asstn.Hairdresser, Staf Salon* Tukad Badung XXI/9 Renon 9180112
156-387564
999-389907
Dcr Security jaga malam 3X Seminggu (Ubud) 085935158618
999-388521
999-389770
999-387980
Dcr kary u/Opr.Pulsa Elektrik,bs komp min SMU Hub.0361-7494596
Dcr segera Karyawan dan Pembantu Hub.081999700038/08123949859
999-389848
Dicari Pelaksana proyek:S1 Sipil/ Arsitek,bujangan,menguasaiAutoCad, punya SIM A,Hub. :(0361) 7978945
Dicari Plaksana (Sipil pengalaman konstruksi baja & bangunan bertingkat) Kirim CV ke PO Box 3127 Renon,Dps 999-389259
999-389826
999-389872
999-389801
Dcr Karyawan Serabutan Tidur dalam pria segera Hub. 081236444004
Dcr Sgr 2 SPG Camilan Curah di Tiara Gatsu Hub. Tk Unda I/9X Renon
Dicari sopir berpengalaman Hub.Ayni 169 Dps
Looking for an experienced female customer service/admin for our office in sunset Rd.Pls send CV to info@exotiqspa.com
999-389795
999-388442
999-389940
999-388597
PBF Nasional Bth Salesman D3, max 27th.Menguasai Wil Dps & sktrnya, berpngalaman lbh diutamakan jjr&krj keras CV ditujukan PT Tri Sapta Jaya Jl.Cargo Permai 165D Dps Tel.418671/418664 999-389806
999-389102
999-389994
999-389858
PMA,Bth bnyk tng Interviewer (non sales) u/seluruh Bali,SMU dtg lgs ke Jl.Sandat Gg.Katalia No.4 Dps
Dcr waitress u/Rest Jepang di Centro. Lam ke sushi Bar Tempura Telp.765198 Dcr:Mrktg,Admin,purchsg,accntg ,finance,tkg kayu,finishing,bekled, jam kerja 09.00-17.00 Hub. 0815574 6788, 08155797645,08155719714
154-389414
New Resort in Seminyak urgently req for 1.Female Butler, single, 20-25 yo 1 year exp, hight 165-170cm. 2.Chief Accounting,min 2 years exp. Send Application & CV to ketut samsara@yahoo.com within 1 week
004-386071
101-389967
120-389553
004-389642
Needed senior Tour & Ticketing, min 3 yrs exp Sales/Mrkting CV to Ry Kuta 85C Kuta,752001
Karyawan Toko, Kurir serabutan, Kepala Toko,Indoraya Grosir Jl.Nusa Kambangan 153
Dcr Sales Furniture Mtr sendiri domisili Gianyar 0361 945724
Dcr Cook sgr.Lmr bw ke Colonial Living Jl.Kunti II/67 Seminyak
999-388406
999-389781
Need English Teacher (Native & Local for Kinder) Urgently exp.min 1 year.CV to PO BOX 8136 Deadline Juni 27th,2009
Distributor Bahan Bangunan Pria/ wnt Adm Penj&Pemas(PJ), Salesmas (SL),Koordinator Gdg(KG) Peng 2Th, Accounting (AC)-S1 Ak, Stock Control(SC)Peng Min.3th Staff Gudang (SG) Sanggup kerja angkat2, Sopir Box(SPR),Jaga Show Room bisa Inggris(SPG) Lam ke PO Box 8036
156-388044
Cafe & Bakery membutuhkan Senior & Junior Pastry/Bakery Cook. Kirim lamaran ke Pasar Oleh-oleh Bali, Jalan Raya Kuta Nomor 88
004-389887
999-389830
Dicari Karyawan Lk/Pr. Min SMP Kirim Lamaran ke PT.KBC Jl.Tegal Harum No.07 Biaung Denpasar Timur
Dist.Oprtr Nasional Cr Sales u/wil Ngr,Klk,Dps Pria min SMA,max 25th Jujur & ulet Lamaran Istana Kuta Gallery PM I No.17, 0361-769072/ 2079330
Dicari SPG,Kasir, Admin untuk Mini Market single L/P Tamatan SMA Hub. Jln. Hayam Wuruk 108
Dicari Cook, Cook Helper, Waitress, cepat! Hub. Cafe Etnik, Jl.Legian 355, Tlp. 0361-7835777
Dcr pegawai wanita single min.SMA punya SIM C Lmr ke Shallom Komputer Jl.Kartini 83 Blok C1
BlueBird Bth 89 pmd P/W Kms,bns inst, bsswa,mess:23-45th SIM,KTP Jl.R.Sesetan220Dps728200.2766533 Dcr FO Cashier pend min DIII Acct Prhtln,Engineering pend min DII Eng prhtln,Lam kirim ke Villa Diana Bali Jl. Kresna Ulun Tanjung (0361) 732651
999-389909
Dcr Terapist Gaji 1,5 sampai 3 juta Hub:2725682
Dicari Asisten Apoteker Wanita Hub. 081337552599
Dcr Tk Jarit sebanyak2nya utk Garmen baru Tlp. 08123897335
Dcr Sarjana S1 Jurusan Komp/ Elektro kirim CV ke Komp. Sudirman Agung Blok A53 Dps
999-389914
Dcr Teknisi Komputer min lulusan SMK Kirim CV ke Komp. Sudirman Agung Blok A53 Dps
999-389079
999-388554
Dcr Arsitek,Estimator,bs CAD,3DMax, Archicad.Dutmkn wanita,kirim CV ke contact@balivilladesign.com Tlp/Fax:0361-704463
Berangkt dlm 3 minggu Luar Negeri (Cook, Htl Worker, Spa, Hairdresser, Laundry) 2758884/8519961
999-389126
132-389270
Dibthkn Krywn Butik,Tk.Bordir wnt, Hub.0361-480658 Mulberry Butik
Dicari PRT bisa masakan Jawa u/ Umalas-Lingk.Banjar Semer. Bawa lamaran langsung ke Jl.Umalas Lestari 5X No.2 Banjar SemerKerobokan atau Telp.081586198801
999-389154
PT.Garudafood mbthk: Team Leader (S1) SPG/MD (SMA/ sederajat) Kirim lamaran ke Jl.Noja Saraswati I L no.1 Dps
999-389730
Senior Accounting:Sarjana Akuntansi, pengalaman 5 thn, mampu menggunakan MYOB.Kirim CV ke:senioraccounting@gmail.com 004-389664
Travel agent di Jimbaran mencari Admin Staff, lulus SMA, bisa bhs Inggris & komputer.Kirim lamaran & foto ke PO Box 69,Nusa Dua,Bali 999-384585
Urg.Looking for Acc(Myob)Adm (SMA,Comp,Excel,word,dll) highly motivated,hard working & English speaking.Send CV & photograph to info@kbcbuildingconcepts.com or P.O Box 107-Tabanan 155-389852
Urgently looking for Chef with 4-5 stars hotel experienced.Please Fax CV to 735592
999-389764
999-388599
PT.Hardys Retalindo mmbthkan IT min D2 Teknik informatika 28th Lam Jl.Tkd Pakerisan No.100X
Wanted! Young,English speaking waiter/ss,bartender/ss for a Bar & Rest.Pls bring your CV Between 1-4pm, Mon-Sat to Eikon, Jl.Legian 178, Kuta
004-390053
Mozaic Rest Voted Best fine dining in S.E. Asia is looking for pastry CDP/ Demi&steward spv must speak English&Have 2yrs previous experience.High Salary & Full Benefits Apply to Mozaic Jl.Raya Sanggingan, Ubud 80571, Bali or jobs@mozaic-bali.com
Recreation center in Canggu has vacant position: Cook (Chinese), Cook (fried chicken),Asst.Chief Cook (Chinese),Butcher, Engineering, Gardener, Ticketing ,Bartender, Waiter/ess,Cleaning Service.Send CV to PT.Taman Segara Madu,Jl. RayaBatuBolong,BrPipitan,Canggu. Telp. 0361-9221223-9221224
120-389580
999-389783
Tyt.Land Cruiser VX Turbo’96 Full Var, MT 275jt Ng, 081353133567
CJ-7 Th’81 Wrangler Merah FV Jl.P.Bacan 7-08124634634 cpt BU
999-389911
G.02
Sanur Restaurant Needs English speaking cook with experience 08174780003
149-388612
West Comp looking for Asistant Studio Fotografer,Good English familiar w/digital camera able to touch up w/ photoshop Also looking for inventory Control Good English,Expert in Spread Sheet,diligent Contact Yanti, 2747542 or email to starborn@dps.centrin.net.id 999-389037
MOBIL-MOTOR AD BALI POST SX-4 Dp79jt ada stok Swift DP69jt Prs cpt syrt muda H.081337797272
999-389968
999-389057
999-389803
Cielo’94 abu-abu met,spr istw,jok kulit,BUC,72jtNg H.08124655012
Carry Futura Pick UP’93 Asli Bali Tgn I Body Kaleng Istw H:7467365
SX4 X-Road’08 Hitam KM14rb 170Jt* APV Arena GX’08 Silver AsDK*** Krd 6,9%th 9960445 Jl.P.Kawe 67
141-390090
999-389965
City’04 IDSI,silver,Audio,smst baru,asli DK istimewa Telp.7979148
Cary Extra’99 P.Joyo AC AsBali TgI OrsCat 35,5Ng,085935040929 prbd
999-389822
999-389989
Civic Wonder’84 mulus TR VR AC dingin Istmw T.081916583678,BU
Cary Futura PU Th’2000 Jl.G.Agung Gg.Bumi Ayu 20 T.8041706
999-389910
140-389944
Ferio’96 htm VR16 audio ganteng prbd Hub.081353188420
Cary ST’86 ijomet ist KM40rb Jl.Dewi Sri Gg.Anggur 4B Tmr Bt Bulan
999-389925
999-390009
Ferio’97R18,Slv+Nova’88R17Gren+ Jimy’95 pth, asDK,Ry.Kemenuh Gyr
Cary’90 AC,VR Ban baru yg cari Brng Bagus, Bung Tomo X No.14 Prbd
141-390049
999-389978
Genio’92 abu-abu orisinil 56 nego. BU, 8732130
Dijual Karimun 2003 Hub. 0361 7819087
999-389850
999-389800
Genio’94 abu2 audio kondisi prima smst baru, 7962274
Escudo Nomade’98 W.Silver As Bali Audio Pemogan 102 Dps 8564943
004-390079
999-389995
Genio’95 htmmet kondisi 99,3% asBali+V16+aud,CD,081338026818krd
Esteem’91, AbuMet. Audio,CD Jl. Cok A Tresna Renon, 08123877309
128-390051
999-389840
Gren Civic’90 VR16 Hitam Istw OvKrd UM14Jt sisa 32,5Jt, 9289159, BU
Futura’94 A.Putro Istw + Wonder’87 Orcat Hub.Sesetan 83 Dps
102-389954
102-389927
H.Cielo’95 silver audio mls terawat Hub.081338584632 119-389870 H.Civic’87 2pnt 24Jt+Gren Extra’95 1.8 Shot Tukad Banyusari 77
Jimny GX Th97 hijau Met asDK Original Hb Jl P.Roon No.11, 7477853
102-389950
Jazz 2005 slv stone IDSI Jl.Pudak No.8 Batubulan Utr Bali FM.prbdi 999-389853
Jazz’08 silverstn;asbal,airbag,low KM spt baru Buktikan! 7424827 999-389924
Maestro’90 hjo ppus orcat,asBali, Aud,VR16,Slt Psr Pd Gede,7966435 141-390054
N.Civic’01 AT slv AsDK V18 Audio CD TV,Ry Bringkit 27A Tmr CV.Terus 999-390015
Wonder’85 2Pt Merah Maron Audio V16 (tinggal pakai) 087860022275 102-389935
Wonder’85 Htm ban baru2 original, utuh,tdk kecewa 8739090 buktikan 999-390020
Wonder’86 abu-abu kondisi istimewa komplit, 8711627 004-389524
Baleno’97 HP.0816295710 999-389820
Jual Jimny GX’97 telp.7880893
999-389901
Jimny’87 Merah Met Ban baru2 Body ganteng H.081999343018 Prbd 999-390028
Jimny’88 AC ban radial Orisinil 25,6jt P. Sebatik 23 (T.Umar) 999-389951
Jimny’90 hitam,asDK,Audio,jok kulit,kaleng,samsat baru,H.8783994
141-390111
Colt T120 ss Biru’94 FV mulus Hr.28Jt Jl.P.Brawa,081999331019 119-390014
L300 PU th’1997 Diesel Hub.03617435746 Hari Ini Dijual 2 unit Engkel ELF’05+ Mits’06, Gelogor Carik T.081338767444 999-389854
Panter Royal’96 Jl.Buana Raya No.120 Tlp.8520388 Panther PU’08 AC,Tp,AsDK,Hrg 112jt Jl.Keboiwa 17X Dps T.7425422 999-389047
Panther PU’96 AsDk 55Jt,Gn. MuliawanIIIF/11Dps,489574,08123655545 999-389913
PantherLS 2.5’02 silver asBali orsnl Pribadi jrang pake T.7947017 141-390057
Ptr Laksana Samurai’96 kond trwt Jl.Batuyang Gg.Elang II/4 Btbulan 999-389804
Ptr Mdl Laksana’95 Akr banbr Stw Htm 48Jt Ng T.Ametung VA/3,415227 999-389986
Ptr.Touring’02 asBali,orsnl ttl,abu, Jl.Akasia XVI/234 Krd 7493331 141-390094
*Trn CSX’99+FGX Oxxy’06 slv asDK *Visto ZipDrv’02+Picanto’04 asDK *APV X’05 slvr+Jazz’05 htm as DK G.Sanghyang 196 500m Brt Poltabes
141-390087
999-389895
Avanza G New Mdl’08 Akh,slv,As Bali, Jarang pake f.var 081338200324
141-390080
999-389757
Jimny’95 DX,putih,orscat,Vlg, ban baru, Kertanegara 77A T.7433751
Avanza G VVTi’07 hitam,asDK,Tgn1 Jln.Tukad Batanghari 72 Panjer
141-390085
141-390075
Jimny’97 akhir Asbali TgnI Hijaumet orisinil, 08123900272
Avanza G’07 Slvr,Tg 1,jrg keluar P. Galang Prm Amrt Wst 1F/11 Pmogn
102-389932
999-389938
Karimun Estilo’07 Audio TV Grand Vitara JLX A/T T.7836484
Avanza type E’06,silv,as DK Tg1, MP3/CD rmt,ors,pemilik H.8014977
102-389929
999-389937
Karimun Estilo’08 Pmk,B.4 RPM, CoklatMuda,asBali,JokKulit,9121269
AvanzaG New0KM 148j+04 113j+ 07 132j,Slv/Htm,G.Agung180B7434356
141-390108
141-390073
Karimun GX’03 merah met Orcat LowKmGn.Sangiang252BrtPoltabes
Cm 18jt* 0,3/bl Bw pulang Avanza New 0Km 081805659106
004-390077
999-389983
999-389917
Karimun GX’03 silver,mulus,DK, H.74jtNego Hp.7932385 Pribadi BU
Corola DX’82 Istw Biru Hr.17Jt Ng Jl.P.Brawa, 081999331019, BUC
141-390050
141-390096
119-390016
APV ArenaGX’08 asDK,Jl.Tjung Sari Dpn Poltabes Prum Nuri Pmai 9
Karimun GX’05 hitam, DK, Gress (89jt) Jl.Pidada V/19 Ubung
Corola GL Th’84 21,5jt Ng bgs siap pakai smst&ban baru T.7401139
141-390052
999-390007
004-390038
APV L’07 Htm AsDK Fvar Tgn I Samsat baru Ors Istw 7411577 Bs Krdt
Karimun GX’06 biru Low KM istmwa Jln.Tukad Batanghari 72 Panjer
Corolla’78 msh utuh hrg.15jt nego Hub.8441582 P.Agus
999-389964
141-390076
128-390048
APV th’2006 Akhir,Warna Silver Jln. Gandapura 3B No.23 Telp.7943640
Karimun’00 silver Far mulus H.73,5jt Ng Hub.08124655012 bisa Kredit
Djl Corolla GL’85 Hrg 19,9Jt & APV Silver 2004,89,9Jt Hub. 8648859
141-390105
141-390069
999-389834
APV X’05+06 coklat,asDK,spr istw, Ry.Batubulan 99X 7888054 bs Krd
Karimun’02 Akhir Mdl GX Ful Audio V.RcgLowKm8005056/081999188080
Djl.Corolla DX th’80 akhir,merah, sangat bagus Hub.8547458
141-390065
999-389987
141-390070
Baleno’97VR.16+BanBaru+Samsat Baru+CD 68,5jt Hub.081999039865
Nomade 00/01 asDK samsat baru VR18Audio99jtnegoHub.08123657417
Grand Extra’95 Jl.Gunung Agung Gg. BumiayuNo.19DpsHP.08155753155
141-390107
999-389145
999-389744
Baleno’98 spr istimewa,70jt nego, Jl.P.Ayu II No.2, 9262305/8422196
Sidekick’97 merah,Audio,VR16, Banbaru2 Tlp.081236112030 BU
999-389765
141-390093
BUDI LANCAR ATASI WC MAMPET, SAL. AIR, WASTAVEL, TANPA BONGKAR, TANPA KIMIA, GARANSI
+ KURAS C.389881-brj
WC
KURAS
MAMPET
SAL. AIR
DAN SUMUR BOR
( 485511 C.390012-brj
23 Jt-an
Swift
DP
atau Angs 2,5 Jt-an ka Minggu Bu .00 14 Jam 08.00-
26 Jt-an
atau Angs 2,9 Jt-an
PICK-UP
UD. SUZUKI PERMAI Jl. Veteran No. 85 Denpasar
239357 Hub : 239373
7456999
Great Corola SEG’95 Silvr,VR18 Crom, F.Audio,J.Pres,Spr Istw,I Md Suarsa,Br.Bersih,Darmasaba,Pribadi
Kj.LGX’02 solar AsDK Silver Tgn I Ors cat Istw Jl.P.Adi 21,7816057
141-390103
Kj.Rover’92 Shot 5spd FV Hijaumet H.43Jt Nego, 9200314 Gyr
Great Crla’92 SEG,Ors V16 Pakisaji VIII/2 Sltn Pompa Tj.Bungkak 999-390003
Great’95 abu VR17(70)+Kjg spr’94 abu (60)+S.kick’98 mrh(79)7875145 999-389928
H.Top’77 B33 P.Stir AC aud T.Prahu 106, 081337731491 BUC 999-390000
Harrier’00,H.Met,Ors,Sunroof,Trip, Low KM,TT/Kr H.7464911 135-389977
Innova G’05 Silver Ful var mulus 156,5Jt, 08164703201 Gianyar 120-390019
Inova G’05 hitam,KM35rb,Variasi, orsnl, 08179718018 bsKredit UM15% 141-390097
K.Capsul’97+98 hijau+biru,asDK, smst baru,Dp±15jt/2jt/bl,7450725 141-390066
K.Grand Extra’94 Abu AsBali TgnI, Audio V16,ors Ttl 08164711338 999-390041
K.Rover’90 abu shot mls trwt smst baru Jl.Pasekan Bt.Bulan 802233 999-389943
Kijang Inova E’04 akhir,asDK,mls, Jl.P.Pinang C/2 T.7433201 JualCpt 141-390059
Kijang Pick Up’94 Kond.bagus,siap pakai,Rp.50jt nego Hub.8449441 141-390086
Kj New LGX 1.8’03 silv as Bali FV ors Ttl Pakisaji III/5 T.Bungkak 999-389903
Kj.Grand’93 akhir Abu Ors luar dlm asli DK Aspol Seruni,8544126 105-389900
Kj.Inova G’05 asBali,silver,Tgn1, Pribadi Jl.Tkd.Badung No.17 renon 141-390095
Kj.Kaps LGX Des’98 silv gold ors klg ttl spr istw T.7467384 bs krd 999-389805
Kj.Krista’02 akh Automatic AsDk spt baru Jl.P.Bacan 7, 08124634634 102-389953
Kj.LGX Krista’01 Akhr,Slv abu,Low KM, istw,117jtNg 081338200030 Krd 141-390063
Kj.LGX’01 EFI 1.8 spt baru,Kori Nuansa Pedungan 7433985 Pribadi 141-390091
102-389936
120-390023
Kjg G’94 abumet kondisi 97% asDK +audio,CD,V16 jari, 7913887 krd 128-390055
Kjg Grand Ext’96 Shot 1.8 Abu FV kaleng ttl Prbd H.8542324/8550765 999-389886
Kjg Kapsul’98 LX Solar BMW 318i’90 Hitam bs TT H.08123645564 999-390021
Kjg LGX’01 AsBali Silv, Automatic Tgn I Mengwitani 99X Brt SMK,Krd 999-389955
Kjg LSX’97 Vlk 15 ban baru siap pakai Jl.Meduri 7 Dps,08123924855 004-390064
Kjg’90 Pmk AsBali 5spd Short, Mskr Grand VR16-08123681670 154-390026
LGX New th’2001 Biru Metalic,112jt Jl.WR.Supratman 248 T. 7404327 141-390109
LGX’97 warna abu2 Velg 16 spr istw Hub.9165070 999-389982 Over Krd Avanza E’04 asDk Gold Dp.35Jt angs 2,7Jt x32 T.7953467 110-389972
Rover’91 Short abu metalik Jl. Badak II No.8A Renon 08123877309 BU 999-389838
Rover’93&94 Audio PwrStir Ban Baru 8037964 Sibangkaja. BU.Cpt 999-389784
Soluna’01 Silver(pribadi)Orcat spt baru VR17 Audio 56,5Jt,8501545 999-389908
Starlet’90 Htm VR Istimewa siap pakai 33,5jt Ng H. 2073852 Gyr 127-389836
Starlet’95 SEG mulus terawat Hub.8533083/081558928199, 65Jt 102-389926
Starlet’96/97,DK,Ors,Turbolook M.Met,CiungWanaraIV/31A,7464911 135-389979
T.Corolla’74 kondisi bagus lkp Canggu Permai Jalak 16A T. 8444637 999-389823
Toyota Yaris S’08 Matic,asli DK, hitam, istimewa 175jt nego,7497409 005-389818
Tyt Absolute’98 silver as DK,Tg1, VR17,Kond istimewa,9191050 BUC
Great Crl’92 SEG Istw Ors Ful Audio CD, 2271782 P.Kae 22 (Sanglah)
KjgGrand Extra’94 short biru istw Kjg New LGX 1.8’02 silver ors istw Bypas Sanur 257(slt SPBU) Bs TT
Tyt.Corolla GL’84 brng simpanan, Jl.Kertanegara 77A Telp.7433751
999-389931
999-389799
141-390083
BIRO JASA DEWI LOKA
KURAS
WC
Gratis
Mampet SETIAP HARI 24 Jam
Di Jamin Paling MURAH!!! Super EKONOMIS
HUB: 7960200-7983355 081353217373
C.380000-brj
141-390089
102-389948
Jual Mazda E2000 th’97 Hub.03618773840/085238184282
*Xenia 121jt,Luxio 141jt,Terios 166jt, PU GranMax 8jtan, Hub.8583842
141-390047
141-390098
Mazda 323’84 Hesbek terawat bodymesin baik 13,5jt nego,7403597
Ceria KL 2003 asli Bali, Silver Km 32Rb, Mulus, 7904156
999-389835
999-389958
Mazda 323’88 Orst FV audio istw 21Jt Jl.P.Brawa,081999331019 TT
Daihatsu Xenia Li-VVTi’08 asli Bali, hitam 113jt, 081237902800
119-390018
005-389814
Mazda E2000’97 Merah 47 Ng, Jl.C.Aminoto Hub.081337088107
Feroza G2’97 hijau as DK, ban 31 Audio,siap pakai 9282600 pribadi
140-390010
999-389878
Mercy C200 Th’97 Full AMG VR19 DVD Audio, 7956332 Bisa Kredit
Feroza’94 Biru Langit Orscat Audio CD B31 baru2 dpn Hardys Btbulan
BIRO JASA
RAJA SUMBAT
WC Garansi
Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras
(248412
C.384541-brj
999-389876
SPA
NATURAL SPA
C.389893-spa
999-390011
Xenia VVTi,Terios (lgs dpt) Luxio (Dis 4jt) PU Dis.6Jt 7956219 999-389758
Zebra Pick Up’01 ,istimewa Hub. 467213 / 08123811777 999-389756
Hyundai Getz’05 silver,DK,manual, terawat M.Yamin VII/3 Renon 999-389865
Hyundai Trajet G8’04 manual DK biru met Hub.8424544 999-389245
DICARI MOBIL
999-390024
999-389990
Feroza’94hitam,Ban33sprSwamper, Audio CD,Power Window, 7825494
Cr Sedan <100jt, Honda, Tyt,Szk, Mits & Sdn Korea hrg wajar SMS,9219274 004-390039
999-389797
141-390071
BMW 323 asBali’97 Manual,Tngn1, Hijau Metalic,Orisinil,08123870770
Feroza’95 SE biru Abu Original cat kond bagus 7404675 pribadi
141-390104
999-390017
BMW 323 th 2000 hitam Jl.Mirah Cempaka 11 Ubung 422919
Frz SE’95+Jazz’04+P.HiGrd’95+ Starlet’87 Dp±10jt/800/bl,7450725
999-389898
141-390068
BMW 323i silver’2000 VR19,istmwa bs Kredit DP 60jt 7871119 bsTT
Taft 4x4 kondisi spt th’95, 42Jt Jl.Bakung 10 Brt Brimob Tohpati
141-390062
113-389976
BMW’91 M40 318i Pth total Orginal, AsDK,Tgn I,VR18,Audio, 8708853
Taft’91 pmk 4x4 5sped B31 AC dgn hitam H.47,5nego,0361-9109006
999-389961
004-390074
New Picanto Bonus Kaca Film, Paket Murah Hub.08113852155
Taruna 2001 CFX Biru Silver As DK istimewa,7494894/081338656269
141-387875
119-389902
KIA Pride Matic (Seperti Jazz) th’2006 Asli DK, By Pass Ngurah Rai No.77 Kelan Tuban
Taruna CLX Estra’2001 Silver TgnI, AsDK,100% Orscat,Mls,spt baru 81jt Krd juga Ok UM 30jt H.7986445
141-390102
999-390013
Carens’02,matic,DK,silver Ass. 8000493/087860036999 cash/kredit
TarunaCSX’00BiruSilverOrcatAsDK Ban/Samsat baru Tgn I, 7444100
999-389856
999-389985
Carnival’2000 8seat,Audio TV, Jok Krem,Hitam,Orisinil, 72jt, 7841037
TarunaCSX’99BiruSilverAudio,Orcat Fvar Pemogan 102 Dps, 8564943
141-390110
999-389997
Kia Sportage II’2005 htm solid AsDK spt baru 08123831010 Krd/Tkr
Taruna FGX’2002 Special Edition Efi BUC Hub.081236359415
999-390022
999-390001
KIA Travelo’07 asBali,Slv,Audio, 150jt,spr istw T.248247 Krd DP20%
Terios TX Adv’07 htm as DK Hub.081338598270
DICARI MOTOR Hub.7430155 Beli Tinggi Motor Bekas Segala Merk Dijemput 141-390082
9109990 Dicari Mio,Vario, Beat, Supra,Skywafe, Kymco Dll 141-390099
DIJUAL MOTOR !Mrh Via SIT Vario’09=12,4jt,Mio10jt SupraX=11,8jt Jptr 11,2jt, dll, Bs Krd 0,3%/TT, 3118623, 7872333 999-390030
Honda Supra X’2000 Jl.Bedahulu VI/5 999-389899
Impressa’99+01 htm Tgn I Spt baru Mertajaya IV/8 Brt Loak 3153921 004-390042
Tiger CW Th’2005 kond.mulus pribadi Hb(0361) 7418014 segera 999-389998
Vario’07 CW Merah 11,7 bisa TT Hub. 7453188 999-389897
Thunder 250 Th.00 Hitam ist/Ors dobel velg 13jt Ng T.7849994
141-390060
999-389849
999-389786
Picanto’05+Mazda Fam’98+Timor DO’97+AvanzaG’04AsDK/Krd7883767
Trn Oxxy CSX’05 htm silver, MP3, smst baru, 08179701546
Tunder’99 D,velk,D.ckrm,batlax Fvar 14,5jt Nego,7924989-412653
999-390025
999-389824
999-389919
Teletar’86,DK,hitam,orsil, mulus TT sepeda motor 081999879468
Xenia Li VVTi hitam’2006 akhir pribadi 081338514645
Kawasaki KLX 250cc ’08 Supermoto 71,5jt nego 0817869299/9197788
149-390061
999-389846
999-389905
SERVICE
SERVICE
PALAPA TEKNIK
SUBUR ABADI SERVICE
Melayani Perbaikan
AC
* * * *
Kulkas, Freezer, Chiller, Show Case
Dikerjakan Ditempat & Bergaransi
RUPA - RUPA
TV TV
P SEGALA A N G G I L
MERK G
MINGGU TETAP BUKA
A R A N S I
(499-477; 9129445
HUB : 7416728
CENTRAL JAYA SERVICE
SURYA SERVICE
C.385861-srv
kerja ditempat
AC
KULKAS FREEZER CHEELER M.CUCI
Bergaransi
C.382627-srv
POMPA AIR M. CUCI
W. Heater l Kulkas l AC l Dll l
7403218, 9999343 7403218
Hub. 7826208, 081236004723
KUMALA THECNIK
PUSAT SERVICE
C 222332 C.386590-srv
Harga Special liburan sekolah, paket 2 jam SPA/Massage Rp. 115.000 Berlaku bagi WNI & KITAS Jl. D. Tamblingan 23 Telp. 283677/688
Terios TS Extra’08 silv AsDK TgI Jl.Gn Tang.Prahu Prm Pdg Griya Lingk Tmn Sekar III/VB/6 Pd Sambian
BMW 318i’97 silver 85jt/ovr krdt 36jt sisa: 28 x 2,6jt. 7497055
C.379488-mbl
999-389821
Jimny’90 htam,5spd,VR,AC dngn, Br. Cemenggon Celuk Sukawati 7973638
BIRO JASA
DP
Juta
atau Angs 1,6 Jt-an
APV ARENA
141-390058
Karimun’2000 silver, samsat panjang Hub.0361-7855556
BIRO JASA
5 BONUS DP 14 Jt-an
DISCOUNT
SERVISE
AC
* KULKAS * FRIZZER * SHOW CASE
Kerja di tempat dan Bergaransi
( 9951918, 081236310928
C.386198-srv
Panggilan
C.384957-srv
Dps. 081 6471 0459
BU APV X’07 silver AS DK Hub. Jl.Gn Guntur X A/7 Tlp.8448521
ATASI :
Cielo Mrh Ferari FL Var+Audio Body Kit Smst Br 74Ng,08123924734
M. CUCI - P. AIR KULKAS - K. GAS DISPENSER, W.HEATER, AC
T. 7440677, 8448032
C.379498-srv
PT Suwadana
Memberi Tambahan Modal Bagi Usaha Pedagang Kecil
1 - 5 juta
Tanpa Jaminan
Kantor: Jl. Bedahulu No. 8 Dps. Telp. 424803, 815300, 430087, 426577
C.388501-rpa
RUMAH SUNAT AL IKHWAH
Ditangani oleh dokter khusus Sunat l Dengan metode terbaru, paling aman & nyaman l High quality Result l
Jl. Cenigan Sari, Sesetan
Hub : 721518 / 7442812 / 08174700997
C.380588-rpa
16
Minggu Kliwon, 21 Juni 2009
Babad Buleleng: Sebuah Buku... Nasib Jalan Pembebasan
SEORANG putera Australia, bernama Peter John Worsley, pada tanggal 6 Juli 1972 mempertahankan disertasi berjudul Babad Buleleng di hadapan dewan penguji yang terdiri dari beberapa orang profesor dan doktor dari berbagai sudut dunia. Pertunjukan akademis bergengsi itu terjadi di sebuah gedung tua bersejarah di salah satu sudut kompleks Universitas Leiden, satu dari beberapa universitas tertua dunia. Peter Worsley berhasil membela sendiri apa yang ditulisnya dalam disertasi tebal itu. Dan berselang beberapa menit sesudah penampilan yang mungkin meletihkan itu, Peter Worsley dinyatakan berhak menyandang gelar doktor di depan namanya. Penganugerahan gelar akademis tertinggi itu adalah akhir dari sebuah perjalanan panjang seorang mahasiswa penyusun disertasi dan awal dari perjalanan sunyi seorang peneliti Sastra Jawa Kuno yang akan memasuki dunia naskah dan teks. Ada dua yang lahir dari peristiwa akademis itu. Yang pertama adalah lahirnya sebuah buku berjudul Babad Buleleng. A Balinese Dynastic Genealogy, dan yang kedua adalah lahirnya penulis seorang doktor baru. Kita tidak usah berdebat siapa yang melahirkan siapa. Apakah karena ada penulis kemudian lahir buku, atau karena buku itu ada maka orang yang menyusunnya kemudian dilahirkan sebagai seorang penulis. Perdebatan seperti itu memang mengasyikkan tapi tentu meletihkan, dan pasti tidak mengantarkan kita ke mana-mana. Karena bukankah sudah terbukti sejak tahun Nol leluhur berdebat soal ayam dan telur, ternyata generasi kita sendiri pun belum juga tahu apa jawabannya. Bahkan antiklimaksnya, pertanyaan filsafat serius itu akhirnya kita jadikan olok-olok. Dua yang terlahir dari peristiwa akademis itu menjalani takdir yang berbeda. Seorang Peter Worsley menjalani takdirnya sebagai penulis yang tahu dirinya memasuki ruang, waktu dan alam pikiran yang tak terbatas, tapi juga tahu dirinya punya keterbatasan ruang, waktu, dan jelajah pikiran. TAHU KELUASAN dan tahu keterbatasan itulah jalan pembebasan seorang penulis. Seorang penulis akan bebas ketika menemukan dirinya ‘’manusia biasa’’. Dan sekali lagi, kita tidak usah berdebat apa manusia biasa dan apa yang bukan biasa. Yang dibutuhkan hanya sedikit perenungan, bahwa menjadi manusia biasa adalah citacita terselubung kebanyakan seniman, para pertapa, para yogi. Dan banyak hal-hal yang luar biasa dalam sejarah manusia dibuat oleh orang-orang biasa itu. TAKDIR seorang penulis berbeda dengan takdir sebuah buku. Ruang dan waktu yang dijelajahi oleh sebuah buku jauh lebih luas daripada yang dijelajahi penulisnya. Ada ungkapan bahwa buku itu abadi, penulis itu sementara. Oleh karena itu, seorang penulis menitipkan namanya pada buku yang ditulisnya. Kita belum tahu kebenaran ungkapan itu. Karena kita tidak tahu dengan apa mesti mengukurnya. Mahakarya Mahabharata dan Ramayana sering ditunjuk sebagai contoh dari pandangan keabadian itu. Kedua karya itu membawa serta nama ‘’pengarangnya’’. Sementara pengarangnya secara biologis entah sudah menjadi apa sekarang, setelah ribuan tahun silam kembali ke ‘’asal’’. Begitulah, Babad Buleleng adalah sebuah buku dengan Peter Worsley sebagai pangarangnya. Di belakang buku itu, dan bahkan di belakang pengarangnya, berjajar naskahnaskah Babad Buleleng baik berupa lontar, fotografi, transkripsi, buku tulis, fotokopi. Perjalanan sejarah manusia sedunia menyebabkan lontar-lontar itu traveling ke mana-mana. Seorang penulis buku babad seperti Peter Worsley harus ikut traveling mengikuti rute perjalanan naskah-naskah itu baik yang tersebar di Bali maupun yang di luar Bali. Dengan buku Babad Buleleng berarti bertambah sumber tertulis yang dapat diacu bila ingin memahami babad pada umumnya, dan Babad Buleleng pada khususnya. Membaca buku dan membaca naskah berbentuk lontar tentu memerlukan seni dan keterampilan yang tidak sama. Tapi
■ CERPEN SUDAH tak ada lagi barang yang bisa dijual untuk biaya sekolah. Beras perolehan dari bekerja sebagai petani penggarap tak mampu menghidupi keluarga dengan lima anak, sedangkan Husni anak sulung. Pesta pora semprot baju saat pengumuman lulus ujian tidak diikutinya. Dilipatnya baju dari dua baju seragam sekolah yang dipunyainya untuk diwariskan kepada Zaini adiknya, siapa tahu nanti akan sampai juga dia ke sekolah kejuruan yang dia tempuh selama tiga tahun. Sekolah Kejuruan Teknik memberinya selembar ijazah namun ijazah itu tidak memberinya pekerjaan. Husni sudah berkeliling dari satu perusahaan otomotif ke perusahaan yang lain dan semuanya memberinya jawaban klasik, “Ekonomi sedang sulit. Tidak ada lowongan.” Sudah pula dua puluh satu bengkel servis sepeda motor didatanginya menawarkan tenaganya untuk menjadi pembantu, dan harapannya kosong tak bersambut. “Kita hanya bisa berikhtiar, Husni,” kata ayahnya. Tangannya sudah berkeriput namun tenaganya bekerja di sawah masih luar biasa. Husni tahu diri. Selama bersekolah dia juga membantu ayahnya di sawah, dan juga menanam sayuran di sepetak kebun kosong di tanah tempat mereka menumpang mendirikan rumah. Tanah itu mereka pinjam atas kebaikan pemilik sawah yang mereka garap yang kebetulan juga mempunyai beberapa petak kebun kosong di kota itu. Katanya, tanah-tanah itu untuk tabungan anak-anak mereka kalau mereka sudah dewasa. Sekarang biaya hidup mereka ditopang hasil sawah dan juga hasil pak Juslan yang
Babad Buleleng: Sebuah Silsilah...
Seorang Penulis
membaca babad tetap saja sama, yaitu memerlukan seni dan keterampilan tersendiri. Karena babad adalah babad. Maksudnya, babad adalah historiografi, satu seni penulisan sejarah dengan mitologi dan sastra sebagai model. Kedua model itu membawa konskuensi masing-masing. Model mitologi mengangkat tokoh sejarah dari manusia biasa menjadi manusia berkualitas ‘’setengah dewa’’. Ketika membacanya kita harus berani menurunkannya kembali menjadi manusia biasa, sehingga kita tahu apa yang ditulis dan mengerti apa yang dimaksudkan. Begitu pula model sastra, agar tahu apa yang dimaksudkan kita harus berjuang mengupas kulit-kulit bahasa. Karena sastra adalah seni bahasa. Dari dulu buku Babad Buleleng tetap ada di salah satu rak dekat meja tempat saya mengetik tulisan ini. Tapi Peter Worsley entah di mana sekarang. Sudah sepuluh tahun saya tidak melihatnya. Leiden-Bali - Sydney. Barangkali benar kata orang, bahwa nasib sebuah buku dengan nasib pengarangnya adalah dua hal berbeda. IBM. Dharma Palguna
Lumbung...
Lumbung nenek sudah tak ada lagi. Aku mendapat kata itu dari nenek. Ia menyebutnya klumpu. Aku bahkan harus mengambil sebuah kursi kayu lalu menjejakkan kaki belasan tahunku di atasnya. Kepalaku mendongak melihat bulir-bulir padi kebanggaan nenek. Pantaslah ia bangga dengan miliknya yang tersimpan berlimpah. Ketika itu. Pantaslah nenek begitu patuh pada kewajibannya, meski pundak terasa nyeri, meski jemarinya yang menua tampak letih beradu janur muda dan pisau yang tiada kilau. Aku belajar membantunya. Merakit-rakit hasil karya jemari nenek. Walau karyaku tak pernah sempurna, nenek tak pernah mencerca. Kalaupun ia tak puas, senyum dan tawanya membuatku tertawa juga. Lalu diperbaikinya hasil karyaku, sekelumit saja pesan yang disentuhkan pada perasaanku. ‘’Menjadi perempuan yang bertumbuh kelak, kau harus mencintai keindahan.’’ Sekali waktu, saat masih mampu berjalan jauh, aku menemani nenek ke selip, tempat nenek menukar padi-padi berkulit coklatnya menjadi butir-butir putih yang begitu lezat sehabis ditanak dengan kayu bakar. Aku menunggui nenek dengan menjalankan instruksi-instruksi kecil yang telah dipilihnya agar aku tak kerepotan. Sudah siap sekarang! Bercampur sedikit garam, minyak kelapa, bawang dan sebutir cabai yang dipanggang, aku tidak berkeberatan menjadi herbivora. Nenek punya cara mengajarkan syukur atas limpah lumbungnya. Di piring bergambar bunga, nenek menempatkan hasil sawah dan ladangnya setelah disempurnakan dewa agni. Putih butir-butir yang sangat dipujanya diambil dari segi empat anyaman dengan sendok kayu yang terayun sabar. Aku lahap, duduk di atas dingklik kayu kecil sambil memperhatikan sisa nyala api di tungku. Nenek menuangkan air segar perlahan. Aku merasakan syukur nenek yang tak tertera melalui kata atau nasihat, tetapi caranya mengajarkan makna dalam diam dan gerakan tangannya. Akhirnya setelah usia belasan itu digandakan, aku merindukan lumbung nenek yang tandas di bibir kenangan. Tetapi lumbung nenek sudah pupus. Lumbung adalah tabungan petani sehingga ketika gagal panen atau paceklik, piring bergambar bunga masih bisa meninggalkan cerita. Maka tak pernah muncul di surat kabar yang tak pernah bisa dibaca nenek, kisah kekeringan di atas piring para pemuja dewi sri. Senyum nenek pasti akan utuh mengetahui lumbungnya yang pernah kuintip, sekarang menjadi ruang berbagi kisah.
Sejumlah Episode Terpisah dan Raja Terakhir
BPM/ole
BACA dan nusikalisasi puisi juga menjadi andalan mahasiswa Undiksa yang memancing Dekan FBS Dr Made Sutama terlibat baca Puisi. apalagi di BULAN TERINDAH Oktober yad...
Biji Ilalang Kembali ke Sangket
AKU, biji ilalang yang hendak meninggalkan perjamuan, menjadi gembala di angkasa. Suatu hari setiap hati kabur dari tugasnya: makan dan minum di pesta. Maka angin yang tenang tiba-tiba tangkas menjerTetapi tahukah ia, bahwa lumbung seringkali tak bisa berdiri penuh rahasia limpah karena tanahnya tak mencipta lagi? Tidak banyak lagi gambar-gambar klasik seorang anak sekolah dasar: gambar gunung dan huruf-huruf v yang diibaratkan padi dengan lekuk tanahnya yang bahkan ketika memandangnya gumulan rasa tak percaya memenuhi dada. Lumbung adalah penyedia butir-butir di piring keramik, sedangkan tanah adalah tempat meninggikan bangunan, peneduh segala cuaca. Waktu tidak saja berjalan, tetapi menjadi pelari paling cepat. Bila hati kita menjadi lumbung, ia seperti aneka macam tabungan yang ditawarkan dengan nama berbeda oleh banyak bank di negeri ini. Deretan angka yang tertera dalam buku kecil agak memanjang itupun ibarat bulir-bulir coklat yang disimpan nenek dengan rapi. Bila ia diperlukan, angka-angka itu siap terhidang menjadi bahagia buat yang memerlukan, merasakan nikmatnya olahan dari atas tungku, asap dari butir-butir putih. Jika secara mata, dapat dikatakan lumbung memberi simpanan saat paceklik tiba. Karena itu sebelum musim gagal panen itu tiba, baiknya lumbung itu ada di masing-masing hati. Sri Jayantini
at penggembala kembali ke upacara tanah dan air. Pagi memberi nuansa lain hari ini. Angin dingin dan cahaya yang gelisah. Di langit yang cerah tersisa desah angkasa. Sepertinya semalam waktu kutinggalkan dahaga untuk mengantarkan dingin ke ujung pohon sangon, ada yang tidak bersedia ditinggalkan. Patung-patung yang menjulangkah? Atau gemericik telaga yang kotor di alas pendiriannya? Barangkali susah dedaunan yang ikhlas membakar udara dari mobil angkutan. Aku ingin tahu mengapa hatiku pun meninggalkan cengkraman meski ada yang terluka. SUNGGUH tidak bisa kubayangkan, tegarnya dia yang enggan melepasku pergi. Bagaimanapun aku tidak akan melupakan tubuhnya yang lemas karena terlalu banyak mengeluarkan getah. Kalau saja hati yang sepi bisa terobati oleh pesta malam itu, tentu aku tidak punya alasan meninggalkan upacara. Aku berusaha meredupkan mata supaya hilang canda tawa pesta, namun mimpi pun menjadi larangan. Aku berusaha bermimpi lagi, tidak kuizinkan dia membuka mataku dengan jarinya. Dan, aku bermimpi sedang dikejar seorang ibu dan anaknya yang jahat. Dengan serpihan debu kita pergi memasuki lorong-lorong kota. Namun, kau selalu pesimis bahwa kita akan sampai pada persembunyian. Yah, kau betul. Aku tertangkap pada perjamuan itu sedangkan kau telah di mana. Kulihat terakhir kali kau memasuki perkebunan cengkeh di atas sana. Kau menginjak tanah basah hingga jadi lumpur. Tubuhmu pasti luka karena tersayat semak yang nakal. Dan, telah kuciumi darahmu. Lantas bulan gelap terbakar oleh amarah hingga wangi keringatmu pun menguap
run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy
Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2008
16 Agustus 2010
JUKUT ARES Tabanan dan Sanggar LAMPUYANG Bali Timur
JUKUT Ares Tabanan yang pernah berapresiasi ke Klungkung sampai ke Karangasem, akan kembali aktif tahun 2009 ini. Sementara Sanggar LAMPUYANG Karangasem yang sepenuhnya didukung para perupa akan memeriahkan Ulangtahun Karangasem 17 Agustus 2009 (jangan lupa orang nomor DUA Karangasem adalah pentolan Apresiasi saat masih menjabat Camat Busungbiu tahun 80-an, saat itu masih Sarjana Muda, kini setelah menjadi Wakil Bupati dengan titel S.H., so pasti Bali Timur LEBIH berlipat ganda gairah putra Selat yang langsing itu, Red)
FBS - UNDIKSHA menghadang BULAN TERINDAH...
AGENDA Apre - BPM Bulan BAHASA (Yoga-Sastra) Oktober 2009 mendapat sambutan Kampus UNDIKSHA sebagai pemanasan demi pemanasan Ulangtahun UNDIKSHA di bulan PENDIDIKAN Mei 2010. Sumpah Pemuda yang berumur 81 tahun, paling merangsang inspirasi, northern-lights dengan power of dreams khas utara pasti mewarnai BULAN TERINDAH Oktober yad
Dari Bali yang selalu HADIR... Untuk Bali yang LEBIH Mengalir
Juni KARANGASEM Agustus Oktober BULAN (YOGA SASTRA) TABANAN November GIANYAR Januari SINGARAJA Maret
JEMBRANA Juli BADUNG September BAHASA Sumpah Pemuda IBUNDA - SR Desember DENPASAR Februari KLUNGKUNG April
BANGLI Mei AGENDA Oktober 2009 dalam BULAN (YOGA - SASTRA) BAHASA di Bulan Terindah, harap mulai diancang-ancang SECARA BERGILIRAN, tolong Agendakan ke Apre - BPM agar acara tidak bertabrakan (agar berputar/ bergiliran, Red)
Malam Menjelang Pagi Oleh Sunaryono Basuki Ks bekerja sebagai pegawai negeri di Pemda, sedangkan istrinya sangat mahir berdagang dan punya toko di pasar kota. “Coba minta tolong pak Juslan,” kata ayahnya. “Ada penerimaan pegawai baru mungkin beliau dapat menolong.” Dan Husni memang sudah menghadap Pak Juslan, tetapi lelaki itu hanya mengangkat kepalanya dan berkata, “Wah, maaf, bapak tak punya jaringan di sini.” Husni bisa memahani kata-kata lelaki itu. Teman-temannya mengatakan, kalau tak ada koneksi mana mungkin bisa diterima. Jadi dia mahfum. Dalam keadaan kalut itulah dia menerima ajakan Saleh. “Kenapa tidak kita coba? Ini juga kerja. Kerja keras, tetapi harus percaya diri dan mau berlatih.” Saleh mengajaknya menghadap seorang lelaki yang dianggap sebagai guru, tetapi bukan Tuan Guru, sebab Tuan Guru adalah sebutan guru mengaji yang mengajarkan kebaikan kepada umat manusia. Guru yang ini lain. Husin harus mengikutinya begadang sampai menjelang pagi, sering di hutan atau di tepi sungai. Sering gurunya mengajaknya berendam di air sungai semalam suntuk tanpa boleh mengantuk dengan merapalkan bacaan-bacaan yang harus dihafalnya. Entah berapa pekan berapa bulan hal itu dilakukannya, dan selama itu dia meninggalkan rumah dengan pesan, “Husni belajar hidup. Bapak jangan cari sebab saya baik-baik saja. Kalau sudah berhasil pasti saya pulang.” Berhasil. Itu harapan dan keyakinan
Husni. Dia juga bertani membantu guru itu, mencuci pakaiannya, berpuasa, berlatih sepanjang malam. Dan sampailah hari ujian itu. Mereka duduk berdua di bawah gemintang di langit, di hamparan padang yang luas. Tak terdengar bunyi apa selain suara jengkerik. Setelah berdiam diri berdua lebih dari tiga jam lamanya, gurunya berkata, “Kamu lulus tahap satu. Kamu harus mempratikkan ilmumu sendiri, dan semuanya tergantung padamu apa kamu akan berhasil atau tidak. Seberangilah laut dan ujilah dirimu dalam praktik di kota besar di sana. Sebulan lagi kembalilah ke sini untuk belajar lebih lanjut.” Dengan bekal seadanya dia berangkat menyeberangi selat yang lebar, terombang-ambing di atas ferry penyeberangan selama lebih dari empat jam. Mendarat di pelabuhan dia masih harus menumpang kendaraan ke kota, ke arah barat masih beberapa puluh kilometer, tetapi dia tidak punya banyak uang. Lalu, dia membujuk sopir truk yang sama-sama menyeberang untuk bisa menumpang di atas truknya. Dengan berbekal bahasa daerahnya dia berhasil mendapatkan tumpangan karena sopir itu memang berasal dari pulaunya. “Mau apa ke sini?” “Cari kerja.” “Punya keluarga di sana?” “Tidak.” “Teman?” “Tidak.” “Lalu, mau tinggal di mana?”
Husni diam saja. Sopir itu maklum. “Pasti kamu tak punya siapa-siapa ya? Tapi maaf, saya tak bisa mengajakmu tinggal. Rumah kontrakanku kecil dan anakku tiga orang. Tapi kamu bisa tidur di atas truk kalau aku sedang di rumah. Tetapi kalau aku kerja, aku tak tahu. Kamu mau kerja apa?” Husni juga diam. Tak mungkin dia
TEKS Babad Buleleng memuat silsilah dinasti raja-raja Den Bukit (utara bukit). Silsilah itu dimulai dari Ki Gusti Nrurah Panji Sakti sampai dengan raja terakhir Ki Gusti Nlurah Ketut Jelantik. Babad Buleleng dimulai dengan pengisahan Panji Sakti. Pada bagian pengisahan awal ini, cerita berjalan secara panjang lebar. Kira-kira 55% dari keseluruhan teks berkisar pada pengisahan Panji Sakti ini. Cerita ini dibangun oleh sejumlah episode terpisah, dan rangkaian-rangkaian peristiwa yang melegitimasi pemerintahan Panji Sakti di Den Bukit. Pelegitimasian itu dilakukan dengan menceritakan asal-usul kerajaan serta status rajanya, ditambah dengan pelukisan stabilitas dan keharmonisan kerajaannya. Ketika menceritakan kematian Panji Sakti, ditampilkan daftar anakanaknya. Masa pemerintahan anaknya, jadi angkasa yang luas. Aku bermimpi supaya bisa merasakan kesendirian, dia pun mengaduk rahimnya dengan seruan-seruan tajam dan kau pasti memahaminya, sebab semua percintaan itu adalah masa lalu. Dia tahu betul aku. Bila aku meninggalkan perjamuan, maka ada sesuatu yang ingin diraih. Dia yang mengerti dan kaupun kuminta selalu bersamaku. ‘’Sangket tiang rikala engsap kapining dewek, rikala ngalain kakobetan,’’ kata biji ilalang saat tersadar dari murkanya dan kembali ke pesta besar di kota kecil. Luh Arik Sariadi
Batu Kecilku di Culik...
SEBUTIR batu kecil menggelinding ke tanah kering waktu perjalananku belum usai. Tak ada yang bisa kuingat hari ini, kecuali kerinduanku kepadamu. Menghilang dalam perjalananku, kau pun hanya menghentakkan suara kecil. Entah suara pecah atau suara kegirangan. Barangkali aku terlalu angkuh untuk mengatakan bahwa pendengaranku telah kembali. Aku sangat menyesal kali kau pergi. Kepadamu, kusampaikan agar kau kembali sebelum kau dewasa oleh gerak yang asing. Batu kecilku, setelah kau menabrak bukit keringpadamusimdinginini.Kearahituakan kucari dirimu. Kau tentu ingat, bukit selalu membawamu ke laut. Berapa kali kau terpental dari laut hingga kembali ke bukit kering. Pada musim ini kau berada di gumukan debu barangkali. Siang hari, kau pasti sesak sebab tiada pohon lagi yang meneduhimu, bahkan ilalang di pinggir jalan itu telah terbakar. Ia tiadagairahtumbuhpadamusimini.Kaupasti susah mengingat kenangan kita di antara belalangyangkebingungan mencarirumputuntuk meretas suatu pagi. Kini, sudah kau lewati tiga pergantian musim. Kau pasti mual berputar-putar ke laut dan ke bukit. Inilah saatnya kau tersentuh oleh doa bukit itu. Daun kering telah ditiup gumamku dan akupun selama ini kebingunan menentukan arah agar cepat menemukanmu. Ada seekor burung mengabarkan bahwa burung yang lain telah menelanmu secara tidak sengaja,makakucobamenolakperjalananyang diagendakan cuaca. Setiapburungpunberamai-ramaimelawat geraknya di angkasa sembari menelisik bukit. Mereka berjanji menemukan jejakmu. Batu kecilku, ini bukit terakhir yang bisa kujamah sebab di seantro perjalananku, bukit-bukit telah runtuh. Bukit ini sudah teramat kering untuk digali dalam mencarimu. Bukit ini telah kehilanganteman-temannya,kijangdansemaksemak. Sejak penculikanmu, bukannya aku lelahmencarimu,tetapidibukitinikaukutunggu. Kau akan tersentuh. Kau bisa bersemayam di antara gerombolan debu supaya waktu pergantian musim, bukit ini kokoh menyapa berapa mesin yang lewat dan menyapu kawanan penghuni bukit. Dan, aku bergegas jatuh menyatu ke tanah-tanah supaya kau bisa rekat bersama biji-biji yang selama musim dingin bersembunyipadaputiknya.Gerombolanituakan membuat kita terdiam dan tersentuh untuk mengubahnya menjadi taman. Luh Arik Sariadi ceritakan rencananya. *** Malam pertama dia sudah mulai bekerja, berjalan berkeliling kota dengan perut kosong. Diperhatikannya rumah-rumah yang dilaluinya satu persatu, di jalan orang masih lalu lalang. Lewat tengah malam kota ini sepertinya tak pernah tidur namun Husni tak putus asa. Dia berjalan terus ke daerah sepi. Rumah-rumah megah berderet. Husni merasa pasti mereka orang kaya. Di bawah pohon di seberang jalan dia duduk beristirahat lalu menutup matanya. Kemudian setelah mengucap rapal dia bangkit dari duduknya, dengan tenang menyeberang jalan dan masuk ke pekarangan rumah itu dengan memanjat pagar depannya. Tak ada salak anjing, hanya suara jengkerik yang tiba-tiba berhenti. Husni memanjat tembok samping lalu naik ke atas atap dan menunggu lagi beberapa saat. Di langit hanya gemintang, bulan tak nampak. Mulailah dia menggeser beberapa genting, memotong dua bilah kayu reng dan masuk ke langit-langit rumah dari lubang menganga itu. Didengarnya dengkur dari salah satu kamar dan Husni memperkirakan di mana ruang tengah. Tak ada bunyi TV. Kemudian perlahan dia menemukan penutup langit-langit dan menggesernya sedikit. Dari tempatnya dia bisa mengintip ruang yang ditujunya: kamar makan. Dia turun dengan cekatan dan dengan keyakinan penuh duduk di kursi meja makan. Pesan gurunya, dia tak boleh ragu dalam bekerja. Ternyata di atas meja makan, di bawah tutup saji, dia menemukan lauk ayam goreng, sayur terong, tempe goreng, dan sambal. Nasi rupanya harus diambil dari majic jar
Ki Gusti Ngurah Panji Gede, diceritakan amat singkat. Demikian pula masa pemerintahan cucunya, Ki Gusti Ngurah Panji Bali. Selanjutnya diceritakan perang saudara antara buyut Ki Panji Sakti, yakni perang antara Ki Gusti Ngurah Panji yang berkedudukan di Singaraja. Perang saudara ini menyebabkan dirampasnya kekuasaan mereka oleh raja Karangasem. Selanjutnya diceritakan secara singkat tiga raja Karangasem yang memerintah di Buleleng. Ketiga raja tersebut adalah I Gusti Nyoman Karangasem, Ki Gusti Agung Made Karangasem Sori, dan Ki Gusti Ngurah Agung. Selanjutnya ditampilkan satu persatu keturunan Ki Gusti Ayu Nambangan Mas beserta tiga saudara sepupunya. Kemudian diceritakan generasi keempat raja Karangasem yang memerintah di Buleleng yaitu Ki Gusti Agung Pahang. Pada masa ini sering terjadi pembunuhan, karena usaha-usaha generasi Panji Sakti merebut kembali kekuasaan. Setelah kematian Ki Gusti Agung Pahang, tampillah Ki Gusti Ngurah Made, masih dari keturunan raja Karangasem. Pada masa ini orang-orang Belanda mulai berdatangan dan turut campur tangan dalam urusan politik kerajaan. Bersamaan dengan kekalahan Ki Gusti Ngurah Made bersama patihnya Ketut Jlantik Gingsir, tampillah kembali dinasti Panji Sakti sebagai penguasa di Buleleng. Dinasti baru Panji Sakti ini adalah Ki Gusti Made Rahi yang berkedudukan di Sukasada, yang kemudian diganti oleh penerusnya Ki Gusti Nglurah Ketut Jlantik sebagai raja terakhir dalam silsilah menurut Babad Buleleng. IBM.Dharma Palguna
Eko Putra CAHAYA YANG DATANG DI WAKTU SUNTUK cahaya yang datang di waktu suntuk rupamu dalam pagi membangunkan subuh penuh igauan yang lelap bersikukuh enggan bertatapan padamu menolak cahayamu yang bangkit dengan lemah lembut membelai mataku begitu tajamkah mata pada cahaya bagai karang-karang menolak matahari sebagai kekasih tapi kalbu malah terbakar akan resah perasaan karena penolakan-penolakan ini adalah karang bagi dunia dan pagi dan menjadi airmata bagi kalbu, ah.. dan lihatlah kamu dan aku dapat bicara sekali lagi masuklah, masuk lewat mataku hingga tenggelam dalam leleh kalbuku setiap waktumu telah melebur menuju penghabisan hayatku mengeras dalam perenungan-perenungan yang tak mampu aku rampungkan bilakah aku mengetuk diammu kepada cahaya atas bunga-bunga yang mekar di taman langit aku meminta kalbumu untuk kalbuku dengan cahayaku yang dimiliki cahayamu berhadapan dalam mata dan kalbuku wahai, diri.....
di dekat dinding. Dia mengisi piring penuh dengan nasi panas dan kembali ke meja makan, dan menyambar ayam goreng, sayur terong dan tempe goreng. Dimakannya dengan lahap sampai perutnya terasa penuh. Dia merasa puas. Sesudah itu dia ingat pesan gurunya, maka tanpa basa basi di ruang yang sama dia melorotkan celananya dan berhajat besar. Bau menyengat disambutnya dengan senyum. Setelah itu dia berhasil memasuki salah satu kamar. Seorang perempuan tidur di situ. Lelap. Dengan mudah dia membuka almari pakaian dan menemukan sejumlah kotak perhiasan berisi gelang dan kalung yang segera berpindah ke dalam saku celananya. Walau dia dengan mudah dapat keluar melalui pintu depan, dia harus kembali memanjat ke langit-langit dan dengan bebas meluncur kembali ke bawah ke udara bebas. *** Sepekan lewat dan Husni kembali mengarungi malam. Kali ini bulan nampak di timur merekah penuh gairah. Lewat tengah malam, bulan sudah berada di ubun-ubun. Tak terdengar gonggong anjing pada deretan rumah-rumah dengan halaman asri. Jam berapa sekarang? Mungkin sudah lewat jam dua, saat orang paling lelap tidur. Husni tergoda pada satu rumah yang pagar halamannya tak terkunci ketika dia mencoba mendorongnya. Terbuka. Dan Husni juga tergoda pintu depan. Di halaman diparkir sebuah kendaraan bak terbuka sedangkan pintu garasi tertutup. Pasti keluarga kaya yang punya lebih dari satu mobil. Didekatinya pintu depan. Lampu di kamar depan itu padam. Ketika pegangan pintu diputar dan pintu didorong, ternyata terbuka dengan mudah. Hal.17 Cerpen
17
BUDAYA
Minggu Kliwon, 21 Juni 2009
BUKU Perempuan yang Ditaklukkan itu berkelit, ketika Ratna Kusuma Dewi menanyakan namanya. “Da nakonang adan tiange.” Hal ini paling tidak menyiratkan dua hal. Pertama, Ratna jatuh cinta pada orang yang tak jelas asal-asulnya yang berarti pula Ratna terlalu mudah percaya pada rayuan gombal laki-laki. Ini adalah strategi laki-laki untuk menaklukkan perempuan. Kedua, laki-laki mengambil untung dari keadaan putus cinta Ratna yang ditinggal kawin pacarnya. Selanjutnya, dalam “Joged Jaruh”, Luh Sudiasih (tokoh perempuan) juga ditaklukkan oleh pangede sebagai istri simpanan. “Pajalan tiange nglemapisin ajah-ajah agama. Tiang suba dadi istri simpanan pangede satonden beli ngirimin tiang surat cinta.”. Pembaca tentu paham betul siapa yang dimaksud pangede.
Judul : Da Nakonang Adan Tiange Pengarang: Agung Wiyat S. Ardi Penerbit : Sanggar Bhadrika Ashrama Keramas Gianyar, 2009 Tebal : i-xiii, 102 halaman TUBUH perempuan adalah tubuh yang menjanjikan keindahan. Karena menjanjikan keindahan, perempuan sering menjadi pusat inspirasi bagi seniman dalam berkarya, termasuk sastrawan. Inspirasi itulah yang coba digumuli sastrawan Agung Wiyat S. Ardi, kemudian diolah menjadi kumpulan cerpen “Da Nakonang Adan Tiange”. Mayoritas cerpen dalam buku ini mengisahkan penaklukan yang dilakukan tokoh laki-laki terhadap tokoh perempuan. Hal demikian bisa jadi merupakan respons pengarang terhadap suara lantang perempuan dalam perjuangan di kancah politik belakangan ini. Perempuan begitu antusias memperjuangkan kesetaraannya dengan laki-laki, tetapi pada detik-detik terakhir perjuangan, perempuan ditaklukkan. Hal ini misalnya digambarkan oleh Agung Wiyat S. Ardhi dalam cerpen “I Pekel”. Pada bagian awal cerpen ini, tokoh perempuan (Tiang) terlalu percaya diri dan merasa unggul terhadap tokoh laki-laki (I Pekel) yang dilukiskan secara sarkastik. Akan tetapi, justru karena benci Tiang, benih-benih cinta Tiang terhadap I Pekel muncul setelah Tiang kaselek, karena harus minta bantuan pada I Pekel untuk mengantar ke rumah Siang May untuk menghadiri acara ulang tahun. Setelah menghadiri pesta ulang tahun itulah cinta Tiang terhadap I Pekel tak bisa dibendung lagi. “Pepes gati tiang negak di amben umahe tuah ngantosang sapetekan trunane... aukud ene, aa, I Pekel, gelan tiange.” Penaklukan perempuan oleh laki-laki juga bisa dibaca pada cerpen “Tatkala Bintang Panimbangane Enteg di Tanggun Langite ba Delod”, “Da Nakonang Adan Tiange” dan “Joged Jaruh”. Cerpen “Tatkala Bintang Panimbangane Enteg di Tanggun Langite ba Delod” mengisahkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan tuduhan tokoh perempuan (Men Geder) bisa ngeleak. Sementara dalam cerpen “Da Nakonang Adan Tiange”, tokoh perempuan Ratna Kusuma Dewi yang pada awal perjalanan dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni Lampung jual mahal terhadap penumpang lakilaki (tanma nama), justru jatuh cinta terhadap laki-laki yang berlagak paranormal, yang bisa menebak secara tepat keberadaan Ratna. Ketepatan tebakan laki-laki itu sesungguhnya hanya akal-akalan saja untuk meyakinkan Ratna. Pasalnya, laki-laki itu telah mengantongi data Ratna Kusuma Dewi sebelum meramal. Anehnya, Ratna jatuh cinta tanpa diketahui siapa nama laki-laki itu. Dan laki-laki
Cerpen Dari Hal. 16 Ah, untuk apa aku harus memanjat dinding dan turun lagi sementara aku bisa masuk dengan mudah lewat pintu depan? Apa kunci pintunya rusak atau mereka lupa mengunci pintu? Dia masuk, ruang gelap gulita, demikian juga lampu di ruang tengah juga tak menyala. Hanya sebuah bohlam kecil berwarna hijau di sudut ruangan yang menyala cukup menerangi seluruh ruangan. Husni tak melihat siapa-siapa, juga tak mendengar suara dengkur. Mereka pasti tidur dengan nyenyak. Maka dilakukannya upacara seperti sebelumnya. Makan. Buang air besar dan masuk ke salah satu kamar dan mencari barang berharga. Ternyata di almari tak tersimpan perhiasan emas. Yang ada hanya pakaian, jilbab yang terlipat, dan di atas kursi juga setumpuk sajadah. Mungkin
Belum Maksimal Begitulah, dalam buku yang memuat 6 cerpen ini, suara perempuan begitu dominan menguasai kisah. Akan tetapi, suara lantangnya berbuah pahit. Apa artinya semua ini bagi perjuangan emansipasi perempuan? Pertama, tokoh-tokoh perempuan walaupun sudah hidup dalam era kebebasan berekspresi melawan laki-laki, belum tentu bisa mengaktualisasikan diri secara maksimal sebagaimana terpotret dalam kumpulan cerpen ini. Ini adalah realitas perjuangan perempuan sampai saat ini yang masih harus berjuang untuk meyakinkan publik bahwa perempuan bisa. Kedua, takluknya tokoh perempuan dalam kisah-kisah cerpen ini menandakan betapa kekuasaan laki-laki masih kokoh, dan belum tertandingi oleh tokoh perempuan. Oleh karena itulah, walaupun perempuan dijatah 30% untuk duduk sebagai politisi, sampai saat ini belum bisa dipenuhi. Dominasi laki-laki terhadap perempuan di mata kaum pascakolonial merupakan bentuk lain dari penindasan yang membuat perempuan terhegemoni dalam kuasa laki-laki. Begitulah Agung Wiyat S. Ardhi menampilkan tokoh-tokoh perempuan dalam kumpulan cerpen ini. Nasib para tokoh perempuan ini merupakan representasi dari perjuangan perempuan yang belakangan ini berusaha menyejajarkan diri dengan kaum laki-laki. Itu artinya suara pengarang dalam cerpen-cerpen ini merupakan pantulan realitas masyarakat. Sebagai pantulan realitas sosial masyarakat, cerpen-cerpen ini bisa memperkaya wawasan pembaca atau penikmat tentang kiprah perempuan di tengahtengah masyarakat patriarkhi. Oleh karena itu, cerpen-cerpen ini patut dibaca oleh siapa saja yang peduli dengan wacana sosial perempuan, lebih-lebih para pegiat perempuan. Di samping itu, secara intertekstual, cerpen ini mengingatkan pembaca pada kisah novelet Agung Wiyat S. Ardhi berjudul “Bukit Buung Bukit Mentik” (2004) terutama jika dilihat dari setting ceritanya. Hal ini tentu membentangkan wacana sosial perempuan secara lebih luas dalam ranah fiksional di samping data faktual yang bertebaran tentang perempuan di media massa. Membaca geliat perempuan dalam cerpen ini, pembaca bisa menemukan inovasi tokoh perempuan dalam konteks berkesenian sebagaimana ditunjukkan oleh tokoh Luh Sudiasih, penari Joged Jaruh yang membangun komunikasi verbal dengan mantan pacarnya dari atas panggung. “Beli Ngurah pasti sing inget kin tiang. Tiang Luh Sudiasih. Beli Ngurah nyak ngibing?’’ Walaupun demikian, cerpen-cerpen ini bukan tanpa cacat. Tampaknya pengarang kurang menempatkan kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam kisah-kisahnya. Unsur kesetimbangan dan proporsional antara tokoh laki-laki dan perempuan belum tergarap maksimal. Akibatnya, tokoh perempuan ditaklukkan laki-laki. Apakah karena pengarangnya laki-laki? Entahlah. z i nyoman tingkat mereka menyimpan perhiasan emas berlian di bank? Atau menyimpannya berupa uang juga di bank? Tak menemukan benda yang berarti, Husni sangat kecewa. Dia tak mau mengangkut TV ukuran 21 inci yang ada di sudut ruangan. Pasti repot dan membuatnya dikejar sebagai maling. Akhirnya dia putuskan untuk pergi melalui pintu depan lagi, melewati ruang depan yang gelap gulita. Tetapi di kamar depan itu tak ada meja kursi. Yang ada hanya permadani. Waktu dia masuk dia tak melihat siapa-siapa, tetapi dalam perjalanan keluar Husni tiba-tiba melihat seorang lelaki yang tubuhnya seolah bersinar, duduk di atas sajadah. “Selamat pagi, nak. Mau ikut salat tahajud?” sapanya. Husni berdiri terpaku. Teringat petunjuk gurunya yang baru saja dia langgar. Dan malam sudah menjelang pagi. Dia tak tahu kapan bisa memenuhi janjinya untuk pulang. Singaraja, 16 Desember 2008
Bali Post/wan
KREATIF - Suasana plaza dari Kampus Limkokwing, Malaysia, yang dipenuhi mahasiswa (kiri) dan galeri pamer karya-karya terbaik civitas akademika.
Kreativitas Rakyat, Aset Terbesar Bangsa Melongok Kampus Kreatif Malaysia DALAM sebuah galeri yang sangat luas, bersih dan tertata rapi, puluhan hasil karya berupa kemasan, redesain produk, brosur, poster, video maupun film segera menarik perhatian para pengunjung. Tidak saja desainnya yang memiliki konsep futuristik dengan warna-warna yang sangat harmonis, juga konsepnya yang menyatukan kecendrungan artistik barat dengan timur. Ruang pamer ini merupakan bagian dari Limkokwing University of Creative Technology (LUCT) yang berada di kawasan Cyberjaya, Selangor, Malaysia. Kampus kreatif yang didirikan seorang kartunis bernama Lim Kok Wing ini memiliki sejumlah fakultas yang saling terkait seperti bisnis, teknologi informasi komunikasi, desain inovasi, multimedia kreatif, media, fashion, tata rambut, fotografi, film, televisi, dan broadcasting serta arsitektur. Saat melongok galeri tersebut, ingatan penulis langsung
ke tanah air, khususnya Bali. Sebuah pulau dengan potensi besar seni, budaya dan produk kreatifnya yang telah mendunia seperti garmen, mebel, kerajinan perak, rotan, patung maupun lukisan. Belum lagi produk hasil bumi, aroma terapi dan spa yang saat ini mulai naik daun sebagai komoditi ekspor. Namun sayang, potensi tersebut tidak dibarengi dengan kesadaran bahwa desain komunikasi visual memegang peranan penting agar sebuah produk punya nilai jual yang tinggi. Akibatnya, orang Bali menjadi sekadar pekerja dan bukan kreator yang lebih tinggi memperoleh keuntungan dari produk seni budaya tersebut. Sejak dulu hingga sekarang ketergantungan terhadap desain dari orang asing terhadap karya-karya kerajinan dan kemasan produk Bali sangat tinggi, sehingga tanpa mereka, sepertinya sektor ini akan segera mati suri. Peleburan Kreativitas Kembali ke LUCT, yang sangat unik adalah 9.000 mahasiswanya memiliki sebuah “melting point” yang menjadi pusat peleburan kreativitas di antara mereka di sebuah plaza, yang mirip dengan sebuah
lapangan bola yang terisi dengan ribuan kursi, tempat duduk saat menikmati makan siang atau rehat dari aktivitas perkuliahan. Gedung yang dirancang mirip stadion ini memiliki atap fiberglas yang memberikan sinar matahari cukup besar, sekaligus menghalangi air jatuh langsung saat hujan. Di plaza ini pula, mahasiswa dari lebih 100 negara bisa saling membicarakan sebuah karya bersama. Apalagi mereka berasal dari jurusan berbeda, namun harus membuat sebuah karya yang saling terkait. Saat mahasiswa kembali ke kelas masing-masing, mereka dimotivasi untuk terus berpikir kreatif dari dosen yang juga berasal dari banyak negara, atau dosen tamu seperti sutradara dan bintang film Mel Gibson. Laboratorium yang didukung teknologi terkini, komputer tercanggih dan perpustakaan elektroniknya serta ruang kerja desain produksi untuk fashion, membatik dan pertukangan, memberi kesempatan mahasiswa untuk terus mengembangkan rancangan mereka hingga ke puncak pencapaian secara individu maupun tim. Selain itu para mahasiswa didorong untuk mengikuti ber-
bagai macam lomba sesuai bidangnya, baik nasional maupun internasional. Bila mereka berhasil, nama dan foto mereka diabadikan di tempat bergengsi dari sisi kampus, begitu pula para alumni yang telah berhasil. Menurut International Development LUCT Rona Lauw, hal tersebut sebagai upaya memberi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk giat berkarya. Bahkan untuk memberikan lebih banyak lagi penggalian potensi diri, para mahasiswa diberi kesempatan study banding. Salah satu programnya adalah ke Bali untuk kursus singkat tentang seni lukis, perak, patung atau batik. Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial LUCT juga terlibat dalam upaya mengemas ulang produk lokal, merancang uniform untuk kebutuhan negara serta program kampanye sosial seperti perdamaian maupun pencegahan HIV/ AIDS maupun gerakan antirokok. Sebuah Harapan Tulisan ini tentu cukup tepat bila diakhiri dengan sebuah harapan atas keberlangsungan budaya kreatif di Bali. Apalagi satu bulan ke depan akan ber-
langsung Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-31 yang merupakan penampilan dan tampilan dari puncak-puncak dari seni budaya yang tumbuh di masyarakat. Harapannya, tentu bukan sekadar kegiatan ini bisa terus terlaksana secara kontinyu, tapi bagaimana festival tahunan ini mampu menghasilkan kreator dan inovator yang memiliki misi dan visi terkini. Karena itu, diperlukan peranan aktif kampus-kampus di Bali untuk ikut berkontribusi agar harapan itu berhasil, termasuk dengan membuat sistem pendidikan yang lebih terbuka, inspiratif dan berwawasan. Bila mengutip catatan yang ditoreh mantan PM Malaysia DR Mahathir Mohamad saat menandatangani “Vision 2020 Time Capsule” di kampus LUCT pada 8 Juni lalu bahwa aset terbesar sebuah bangsa adalah kreativitas rakyatnya, karena itu sudah saatnya pemerintahan di Bali punya peran lebih besar untuk mendorong tumbuh suburnya kreativitas, sebelum keterlibatan masyarakat Bali dalam kancah industri seni budaya benar-benar sebagai buruh saja. z iwan darmawan
Sejarah Bali, ”Guru” Sepanjang Zaman Mencermati Peran Arkeologi Bali MEMPERINGATI 96 tahun (14 Juni 1913 - 14 Juni 2009) Lembaga Purbakala Indonesia mengabdi di negeri yang kaya raya akan peninggalan purbakala, kiranya perlu dibuat suatu catatan singkat mengenai arkeologi Bali. Harus diakui bahwa penelitian dan pelestarian peninggalan purbakala di Bali telah mencapai hasil yang sangat menggembirakan karena peran pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat Bali. Sebagian terbesar dari peninggalan purbakala yang tersebar di seluruh Bali masih tetap menyandang fungsinya sebagai media pemujaan yang sakral untuk menjaga keselarasan hidupnya dalam tuntunan Tri Hita Karana. Sampai sekarang, penelitian arkeologi telah menjangkau hampir seluruh pelosok dengan tidak menutup kemungkinan masih ada desa yang belum diteliti karena tidak ada informasi mengenai kekunaan yang ada di tempat itu. Belum lama ini, penelitian telah dilakukan juga ke Nusa Penida dan secara kronologis penelitian arkeologi Bali telah menyentuh periode kehidupan masyarakat Bali sejak zaman prasejarah hingga menjelang akhir abad ke-16 hingga 17 M. Berfungsi Sakral Hingga kini, studi prasejarah Bali telah menemukan lebih dari 124 buah wadah kubur (sarkofagus) yang tersebar hampir di
seluruh Bali dan di antaranya ada yang memakai hiasan kedok muka sebagai lambang nenek moyang yang punya kekuatan gaib. Dalam penelitian lain juga telah ditemukan 126 buah tahta batu prasejarah di Tabanan, Badung, Gianyar dan Klungkung dan sebagian tersebar di antaranya masih berfungsi sakral untuk memohon kesuburan pertanian, keselamatan binatang peliharaan dan sebagainya. Tahta batu ini berfungsi sebagai tahta kedatangan bagi arwah nenek moyang yang dapat memberikan perlindungan kepada kerabat yang ditinggalkannya. Sesudah tahun 1995, temuan tahta batu masih bertambah jumlahnya. Dalam penelitian lainnya mengenai arca nenek moyang, telah ditemukan 240 buah yang masih disimpan di beberapa pura, sehingga sudah dapat dipastikan bahwa arca ini berfungsi sakral — untuk memohon keselamatan bagi masyarakat. Yang menarik perhatian adalah di antara arca ini ada yang memperlihatkan alat kelamin secara mencolok untuk menyatakan besarnya kekuatan magis yang dimilikinya, sehingga dapat berfungsi sebagai pelindung masyarakat atau kerabatnya. Sebagian besar arca ini ditemukan di Kabupaten Gianyar. Dalam penelitian sejarah Bali kuno juga didapat hasil yang sangat penting, yaitu seki-
tar 240 lembar prasasti yang tersebar di seluruh Bali, terutama di Bangli, Buleleng dan Gianyar. Memang belum semua prasasti berhasil diperiksa ulang karena berbagai sebab, namun sebagian telah dialihaksara dan sisanya menunggu penggarapan lebih lanjut termasuk penerjemahan dan analisis epigrafis yang memadai. Di samping itu, selalu terbuka kemungkinan adanya temuan baru atau laporan dari penduduk yang akan merupakan tambahan data pelengkap dalam penyusunan sejarah Bali. Selain penelitian prasasti, telah diteliti juga beberapa pura kuno dan sejumlah arca kuno yang masih disimpan di dalam beberapa pura di Bali yang masih sangat dihormati sebagai warisan budaya sakral. Kerja sama dengan Pemda dan masyarakat Bali telah pula berhasil melestarikan sejumlah kekunaan penting antara lain, di antaranya Pura Tegeh Koripan (Bangli), Stupa Pengulinga, Pura Mengening, Pura Gua Gajah (Gianyar), Pura Sada (Kapal), Meru Yeh Gangga (Tabanan), dan Pura Maospahit (Badung). Patut dicatat bahwa pemeliharaan dan pemugaran yang dilakukan oleh masyarakat setempat yang didorong oleh kesadaran dan tanggung jawabnya, tentu tidak sedikit jumlahnya. Kerja sama semacam ini tentu saja perlu dilanjutkan dengan baik melalui koordinasi supaya
pemugaran tidak melanggar ketentuan yang berlaku dan juga tidak merusak bukti-bukti sejarah yang sangat berharga. Karena, selain memiliki nilainilai kultur-historis, di dalamnya juga terdapat kearifan lokal yang telah mewarnai kehidupan masyarakat Bali sampai sekarang. Publikasi Arkeologi Keberhasilan penelitian arkeologi di Bali sebenarnya perlu diteruskan dengan mengeluarkan publikasi berupa buku atau lainnya, supaya hasil-hasil penelitian tidak terlalu lama bertengger menghiasi almari. Penerbitan yang tidak berjalan lancar dapat mengakibatkan hasil-hasil penelitian itu menjadi kadaluwarsa atau dapat menjadi barang kuno yang terlupakan. Sungguh sangat disayangkan jika hasil-hasil penelitian ini tidak segera diterbitkan. Instansi kearkeologian di Bali tentu menyimpan hasil-hasil penelitian dengan sebaik-baiknya, tetapi tidak punya dana penerbitan yang dapat dipertanggungjawabkan bobot dan penampilannya. Jika demikian keadaannya, mau ke manakah hasil-hasil penelitian itu harus dibawa atau ditawarkan? Selama ini tidak ada penerbit yang bersedia menerbitkan bukubuku purbakala (Bali) karena takut tidak laku di pasar. Untuk mengatasi kesulitan ini, sebaiknya Pemda Bali men-
cari upaya untuk menerbitkan hasil-hasil penelitian tersebut. Tindakan ini akan menjadi kebijakan yang amat terhormat sebagai salah satu penyangga pembangunan Bali berwawasan budaya dan lingkungan hidup. Sejarah Bali dapat menjadi “guru” sepanjang zaman. Berbicara mengenai sejarah Bali, mantan Gubernur Bali (alm) Prof. Dr. Ida Bagus Mantra telah meningkatkan warisan yang sangat signifikan yaitu buku “Sejarah Bali” yang disusun oleh (alm) I Gusti Ngurah Rai Mirsha dkk., dan buku “Sejarah Perkembangan Agama Hindu di Bali” yang disusun oleh (alm) I Gusti Agung Putra dkk. masing-masing diterbitkan pada tahun 1986 dan 1985/1986. Harus diakui bahwa kedua buku tersebut sangat penting bagi masyarakat Bali supaya pada era globalisasi dewasa ini masyarakat Bali tidak terlepas dari akar sejarah leluhurnya yang telah membangun jatidirinya dalam kemasan kearifan lokal. Seiring dengan keberhasilan penelitian arkeologi Bali dalam dua dekade belakangan ini dan dengan tidak mengurangi penghargaan kepada jasajasa (alm) Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, kiranya sudah patut dipertimbangkan untuk menyusun buku sejarah Bali dan sejarah perkembangan agama Hindu di Bali yang baru. z made sutaba
AGENDA LOMBA MENDONGENG — Dalam rangka perayaan Hari Anak 2009, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Bali bekerjasama dengan tabloid anak-anak Lintang kembali menggelar lomba mendongeng bagi masyarakat umum (yang sudah menikah atau yang sudah berusia di atas 25 tahun). Peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp 25.000 (sebagai pengganti kudapan dan piagam). Pendaftaran peserta di Sekretariat Lintang (Bali Post) Jln Kepundung 67 A Denpasar dan di Sekretariat KPAID Bali di kantor Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Jalan Melati 23 Denpasar. Lomba akan digelar pada 16-17 Juli 2009, mulai pukul 09.00 Wita di Wantilan DPRD Bali, Renon, Denpasar. Untuk memberikan kesempatan kepada peserta lain, para pemenang lomba tahun lalu tidak diperkenankan ikut kali ini. Para pe-
serta wajib membawakan dongeng yang memberikan penanaman dan pendidikan nilai-nilai etika dan budi pekerti. Akan dipilih satu pemenang terbaik yang berhak atas piala bergilir, piala tetap, piagam dan uang tunai Rp 1.000.000, satu pemenang favorit yang berhak atas piala tetap, piagam dan uang senilai Rp 500.000 dan empat pemenang harapan yang berhak atas piala, piagam dan uang senilai masingmasing Rp 250.000. Pendaftaran ditutup pada 14 Juli 2009. PEMUTARAN & DISKUSI FILM — Minikino menggelar pemutaran dan diskusi film pada Minggu (28/6) di Griya Musik Irama Indah, Jl. Diponegoro 114 Denpasar, pukul 15.00 Wita. Di acara ini diputar dua film dokumenter yang disusun oleh In-Docs-Jakarta bertema “Peran Adat dan Tradisi dalam Perkawinan”. Kedua film ini masing-masing
berjudul “Bride Kidnapping in Kyrgyzstan” (sutradara Petr Lom) dan “Uang Naik” (sutradara Ulfiani). Acara ini terbuka untuk umum. LOMBA LAGU PERJUANGAN — Monumen Perjuangan Rakyat Bali (MPRB) bekerjasama dengan Tabloid Lintang dan Wiyata Mandala menggelar “Lomba Musikalisasi dan Lomba Lagu Perjuangan” tingkat SMA/SMK sederajat. Lomba musikalisasi sudah dilaksanakan. Sedangkan lomba lagu perjuangan digelar pada 19 dan 20 Juli 2009 pukul 09.00 wita di MPRB, dan pertemuan teknis dilaksanakan pada Minggu (12/7) di tempat yang sama. Pendaftaran dibuka hingga 12 Juli 2009. Tempat pendaftaran di MPRB, Jl. Raya Puputan-Niti Mandala Renon, Denpasar. Informasi lebih lanjut, hubungi Gung Yuni (Hp.081337534371) dan Sekretariat
Bali Post Jl. Kepundung 67A Denpasar telp. (0361) 225764 (Susy, Eka, Anik). PENTAS OPERA DI UBUD — Pertukaran budaya antara Timur (Bali) dan Barat tahun 1930-an akan ditampilkan dalam bentuk opera dan akan dipentaskan pada 26-27 Juni 2009, mulai pukul 20.00 Wita di Puri Saraswati Ubud, Gianyar. Opera yang dipentaskan oleh Evan Ziporyn berjudul “A House in Bali” (Rumah di Bali) ini merupakan garapan seni yang mengkombinasikan musik Barat dengan gamelan, serta penyanyi opera dengan penyanyi Arja dengan penyanyi dan pemain musik terkemuka. Pemain internasional yang mendukung pertunjukan ini di antaranya penyanyi opera terkenal tenor Marc Molomot sebagai McPhee, Timur Bekbosunov dari Kazazhistan sebagai Walter Spies dan Anne Harley sebagai anthropolog Margaret Mead. Sedangkan seniman Bali yang
terlibat adalah I Nyoman Catra sebagai Nyoman Kaler, Desak Made Suarti Laksmi sebagai penari Camplung, Kadek Dewi Aryani sebagai orangtuanya Sampih dan Nyoman Triyana Usadhi sebagai Sampih. Penyanyi akan diiringi oleh dua kumpulan musik yang terinovatif dalam dunia avant garde, Bang On A Can All Stars (pimpinan Ziporyn) dari New York, Gamelan Salukat dari Ubud (pimpinan Dewa Ketut Alit) serta panggung pertunjukan digarap oleh Cokorda Ngurah (Cok Wah) Suyadnya. PAMERAN “OUR WORLD” — Pameran bertajuk “Our World” (Childhood Memories, Everyday Objects) digelar di Ganesha Gallery, Four Seasons Resort Bali, Jimbaran. Pameran yang digelar 11 Juni hingga 6 Juli 2009 ini menampilkan karya-karya dua perupa yakni Uuk Paramahita dan I Gede Pande Paramartha.
BPM/ist
Salah satu karya dalam pameran “Our World”.
18
HIBURAN
Minggu Kliwon, 21 Juni 2009
”Bima Swarga”, Angin Surga Sendratari SENDRATARI yang digarap secara kolosal adalah seni pertunjukan primadona Pesta Kesenian Bali (PKB). Pementasannya di panggung terbuka Ardha Candra Taman Budaya Bali biasanya selalu mengundang antusiasisme masyarakat penonton. Setidaknya hingga tahun 2000, seni drama tari ini pamornya masih cukup berbinar. Namun, beberapa tahun belakangan daya pukaunya terasa kendor. Elu-eluan pegandrungnya makin melemah. Para insan seni yang didaulat menjadi penggarap dan penyaji seni pentas ini pun tampaknya juga kurang bergairah. Akan terpinggirkah sendratari dari panggung PKB? Semangat untuk mengembalikan kejayaan seni pentas kolosal ini rupanya belum pupus. PKB ke-31 tahun 2009 yang bertema “Mulat Sarira, Kembali ke Jati Diri” ini didedikasikan, salah satunya, untuk melambungkan kembali kharisma sendratari kolosal di mata penonton. Sekumpulan seniman direkrut oleh Pemda Bali untuk menunaikan tugas mulia itu. Berangkat dari epos Mahabharata, digelindingkanlah lakon “Bima Swara”. Sendratari yang berdurasi sekitar dua jam ini disuguhkan pada pembukaan PKB, Sabtu (13/6) malam, mementum bergengsi yang dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta para pejabat tinggi negara lainnya. Penonton mengikuti dengan seksama adegan demi adegan sendratari itu. Dikisahkan Pandawa akan menyelenggarakan upacara penghormatan
kepada para leluhur yang telah meninggal. Di antara lima keluarga Pandawa, hanya Bima yang bersedia menjemput roh ayahnya, Pandu dan Dewi Madri, ke Yamaloka. Bagaimana perjalanan Bima yang berliku dan perjuangannya mempertaruhkan nyawa untuk menemukan roh Pandu dan Madri itulah yang dieksplorasi lewat ramuan estetik tari, karawitan, dan pedalangan dalam bingkai sebuah rancang bangun artistik. Didukung duet dalang Dewa Ngakan Sayang dan I Ketut Kodi, sendratari ini tampaknya memang beridealisme mengerek kembali pesona seni pentas kolosal itu. Para penari di era tahun 1980an didapuk kembali memperkuat sendratari ini. Di antaranya Nyoman Sujena, Made Mundra, dan Nyoman Suarsa diusung kembali ke atas panggung. Sujena dipercaya kembali memerankan Bima, sedangkan Mundra yang dulu terkenal sebagai pemeran Sakuni menjadi Sang Suratma dan Suarsa yang dulu biasanya tampil sebagai Karna menjadi roh Pandu. Dalam sebuah adegan, Bima dan Suratma sempat mempertontonkan perang kocak ala Bima vs Sakuni
BPM/ist
SENDRATARI - Adegan sendratari “Bima Swarga” yang dipentaskan di Ardha Chandra Taman Budaya, Sabtu (13/6) malam. seperti pada masa masyur sendratari ini dulu. Menyaksikan keseluruhan sendratari ini, penonton seakan diajak bernostalgia ke masamasa manis seni pentas ini. Fanatisme penonton menyaksikan sendratari di masa lalu memang sempat menempatkan seni pentas kolosal ini identik dengan PKB itu sendiri. Masyarakat penonton yang bertandang ke arena PKB seakan belum merasa lengkap jika tak sempat menikmati pementasan sendratari di panggung bulan sabit itu. Pada tahun-tahun yang lalu bahkan banyak penonton — terutama yang datang dari tempat yang jauh dari Denpasar — perlu
“berkemah” di siang hari di pojok-pojok Taman Budaya, agar tak kehabisan tempat pada malam harinya. Dipicu Tantangan Munculnya kebanggaan masyarakat Bali terhadap garapan sendratari kolosal dalam sejarah PKB sebenarnya dipicu oleh sebuah tantangan. Tantangan itu tak lain adalah panggung terbuka Ardha Candra sendiri, yang ketika dibangun dan hingga saat ini menjadi panggung terluas (240 m2) di Bali. Pada awalnya, banyak bermunculan nada-nada skeptis terhadap manfaat panggung itu dalam konteks seni pertunjukan, khususnya
tari Bali, yang memiliki identitas terinci dalam berbagai elemen estetiknya. Bahkan ada yang dengan ekstrem menuding kehadiran panggung itu mubazir. Namun, inovasi atau pun kreativitas sering bangkit dari adanya tantangan. Para kreator sendratari mencermati berbagai kemungkinan kiat untuk menyiasati arena pentas yang relatif luas itu. Kerja kreatif para seniman ISI (dulu ASTI/STSI) Denpasar dan SMKN 3 Sukawati (dulu Kokar/SMKI) tak sia-sia. Lahirlah sendratari kolosal. Sejak itu dikenal seni pentas yang sangat kental dengan identitas tradisionalnya namun tampil memukau ber-
gaya modern, dibawakan lebih dari seratus penari, diiringi dengan dua atau tiga barung gamelan yang ditabuh hampir oleh seratus pengerawit, disertai pula dengan efek dramatik tata lampu warna-warni dan tata suara yang canggih. Namun sebenarnya, sebelum tampil spektakuler di arena PKB, pamor sendratari memang sudah menunjukkan sinarnya ketika genre kesenian ini menguak di Jawa (1961) dan Bali (1962). Bentuk seni pertunjukan tanpa dialog langsung ini pada awal perkembangannya dikenal dengan ballet, beranalogi dengan tari klasik Barat. Dalam perjalanannya kemudian, seni pentas yang mengutamakan keharmonisan tari dan musik ini, di Bali khususnya, mencari identitasnya tersendiri. Unsur narasi yang dibawakan oleh seorang dalang tak hanya menggarisbawahi aksen-aksen cerita saja tapi berperan begitu konprehensif, yang justru mampu lebih menghidupkan aspek-aspek dramatiknya. Kini, ketika belakangan sendratari kolosal PKB tampak lesu darah, Pemda Bali sebagai sang maesenas, mulai gelisah dan menunjukkan kepeduliannya. Para seniman sendratari terkemuka dipacu kembali untuk bergairah. Garapan sendratari “Bima Swarga” mungkin diharapkan akan mampu menghembuskan angin surga mencemerlangkan kembali kemilau kesenian ini. Semoga saja. kadek suartaya
Lomba Musikalisasi Puisi Perjuangan, Sisi Lain Pengabdian Tulus Remaja AKTIVITAS “Lomba Musikalisasi Puisi Perjuangan 2009” yang digelar di Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Denpasar, baru-baru ini telah menumbuhkan semangat remaja berkompetisi dalam unjuk kebolehannya. Secara substansi, nilai-nilai dalam puisi lebih mudah dihayati oleh penikmat puisi lewat musikalisasi puisi. Dengan kata lain, musikalisasi puisi sebagai salah satu strategi dalam mengapresiasi puisi sebab bagi kebanyakan remaja puisi agal sulit dipahami. Masalah apresiasi puisi dengan strategi musikalisasi tidak akan diulas dalam tulisan ini. Lewat tulisan ini, penulis akan menyoroti semangat patriotisme remaja (siswa) dalam membela nama baik sekolahnya di bidang musikalisasi puisi itu. Mereka tidak mengenal lelah mempersiapkan segala sesuatunya untuk bisa tampil sebaik mungkin dalam lomba. Mereka pun sadar bahwa kompetisi tidak akan mudah diraih. Di balik semua itu, ada sisi lain yang menarik untuk dijadikan bahan refleksi bagi guru pembina maupun pihak sekolah dari keluh-kesah remaja yang ikut lomba itu. Secara tidak sengaja penulis memperoleh sesuatu yang berarti saat perbincangan dengan beberapa siswa yang ikut sebagai peserta musikalisasi puisi saat itu. Sesuatu yang berarti itu adalah semangat pengabdian dan pengorbanan remaja. Seandainya mereka berhasil dalam lomba, itu bukan karena ke-
sungguhan guru pembinanya, melainkan kegigihan siswa itu sendiri dengan tekad, “Saya juga mampu”. Demikian kira-kira yang terpancar dari wajah remaja itu. Dari perbincangan santai dengan remaja saat itu, ternyata ada yang menggelitik penulis untuk menuangkannya dalam tulisan ini sebagai bahan refleksi. Semula hanya sekadar basa-basi sambil menunggu pengumuman hasil lomba. Topik pembicaraan berubah-ubah, maklum namanya juga pengisi waktu. Tanpa ada maksud mengintrogasi — hanya sekadar bincangbincang, penulis bertanya kepada salah seorang remaja putri dari salah satu SMA negeri di Denpasar. “Sudahkah sekolah memberikan dana untuk kegiatan kalian ini?” tanya penulis. “Belum ada, Pak,” jawab siswa. “Kalau kalian membeli semua ini — pakaian, asesoris, maupun perlengkapan lain, uangnya dari mana?” tanya penulis lagi. “Uang kami, Pak,” sambung siswa itu. Sangat jelaslah hal itu menunjukkan bahwa semangat remaja berkompetisi sangat tinggi. Persoalan uang bisa mereka atasi sendiri walau dari sisi kantong seorang siswa bukan hal yang sepele. Sangat mengharumkan nama sekolahnya begitu tinggi. Waktu mereka berlatih pun bukanlah satu atau dua hari, melainkan berminggu-minggu. Remaja pelajar itu telah mengorbankan tenaga dan waktu — biasanya pada hari libur bisa membantu aktivitas
BPM/ist
LOMBA - Salah satu penampilan peserta “Lomba Musikalisasi Puisi Perjuangan 2009” yang digelar di Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Denpasar, barubaru ini. keluarga di rumah. Kali ini ternyata ia menjadi duta sekolahnya untuk berlaga di ajang lomba musikalisasi. Sayang, semangat remaja yang tinggi ini tidak dibarengi dengan rasa pengabdian yang tinggi dari guru yang ditugasi membina kelompok ekstrakurikuler di bidang teater itu. “Guru pembina kalian ke mana?” tanya penulis. “Tak tahu Pak, waktu latihan Bapaknya (guru pembina) juga tidak pernah datang,” tambah siswa yang lain. Siswa lainnya menimpali, “Dulu pernah waktu lomba hanya diantar saja pakai mobil, tapi pulangnya kami tidak dijemput,” keluh salah seorang siswi. Demi Nama Baik Tidak diragukan bahwa semangat pengandian remaja atas sekolahnya benar-be-
nar tinggi. Mereka telah banyak melakukan pengorbanan demi membawa nama baik sekolahnya. Sayang, pihak manajemen sekolah kurang memantau kesungguhan guru pembina yang mendampingi siswa dalam aktivitas yang membawa nama baik sekolah. Alangkah idealnya jika semangat siswa yang tinggi itu dibarengi semangat rasa pengabdian guru sehingga siswa merasa diperhatikan oleh sekolah lewat guru pembinanya. Demi menjaga nama baik sekolah, remaja pelajar itu siap berkorban demi sekolah. Mereka tidak seperti “orang dewasa”, uang menjadi penggerak aktivitasnya dan selalu berkata, uang yang diterimanya tidak sebanding rasa pengabdiannya. Bisakah disebut pengabdian kalau uang
menjadi tolok ukur? Dalam konteks ini, kondisinya sudah terbalik, pengabdian si remaja jauh lebih tulus dibandingkan “orang dewasa” yang menepuk dada sebagai pendamping seraya berka, “Kalau berhasil, itu adalah binaan saya.” Semangat remaja itu tidak luntur walau dikecewakan saat mereka perlu nilai ekstrakurikuler di rapor. “Saat mau semesteran, saya tidak diberi nilai, Pak,” kata siswa mengeluarkan unek-unek kepada penulis tentang guru pembinanya. Kalau saja motivasi siswa yang ikut musikalisasi puisi itu hanya sekadar untuk mendapatkan nilai rapor, maka setelah terima rapor remaja itu tidak akan mau lagi berlatih, apalagi mereka sudah naik kelas XII (kelas 3) nilai ekstrakurikuler tidak wajib lagi. Walau remaja itu tidak lagi membutuhkan nilai ekstrakurikuler di rapor, ternyata semangat mereka masih tinggi. Si remaja hanya perlu perhatian dan apresiasi yang proporsional. Dalam hal semangat pengabdian, tidak ada salahnya guru pembina bercermin dari semangat para siswa yang ikut kelompok teater itu. Alangkah malunya kalau rasa tanggung jawab siswa lebih tinggi daripada guru pembinanya. Apakah budaya malunya sudah luntur? Barangkali. Kalau saja ada sedikit budaya malu di pihak guru pembina, tentu saja keluhkesah dari remaja itu tidak terdengar. Atau, jika
pihak guru pembina memang benar-benar berjalangan menemani siswa beraktivitas apa salahnya memberi keterangan kepada siswa. Bukankah kalau siswa tidak hadir guru selalu minta keterangan atas ketidakhadiran siswa? Rasa tanggung jawab bukanlah muncul begitu saja tanpa proses. Rasa tanggung jawab muncul melalui aktivitas pembelajaran. Pembelajaran dalam konteks ini termotivasi dari dalam diri si siswa itu sendiri maupun dari luar diri siswa. Motivasi keberhasilan Ekalawya dalam cerita Mahabharata, bukan karena dilatihkan oleh si guru, melainkan oleh motivasi belajar si Ekalawya dari dalam dirinya sendiri. Walau tanpa dibimbing guru, Ekalawya juga bisa hebat bahkan melebihi Arjuna. Bagaimana pun juga Ekalawya mengakui kehebatannya berkat guru. Penggagas aktivitas lomba musikalisasi puisi patut diberi penghargaan sehingga remaja bisa mengisi waktu liburnya dengan hal-hal yang positif. Pun usulan atas memunculkan lomba musikalisasi puisi pada PKB di tahun mendatang perlu didukung. Menumbuhkembangkan rasa pengabdian dan tanggung jawab pada remaja tidak harus melalui “ceramah” dari pihak guru. Dengan memberikan perhatian yang sungguh pada aktivitas remaja, maka akan tumbuh rasa percaya drii dan rasa tanggung jawabnya. igk tribana
BPM/ist
Aishwarya Rai
Bantu Anak-anak Gadis Tak Mampu Bollywood Sebagai sosok berpengaruh dan terkenal, aktris Bollywood Aishwarya Rai kini memanfaatkan statusnya untuk sebuah tujuan mulia. Bintang jelita ini meluncurkan sebuah organisasi yang membantu anak-anak gadis tak mampu supaya bisa bersekolah. Kabarnya, susah sejak lama Rai mempertimbangkan rencana ini. Dia ingin membuat langkah konkret tentang masalah ini. Anak-anak perempuan yang berasal dari daerah miskin di negara ini tidak pernah mendapat kesempatan untuk mendapatkan pendidikan secara layak. Rai membuat idenya jadi nyata dengan bekerja sama dengan sebuah brand kosmetik internasional. Menurut sebuah sumber, dia melakukan promosi untuk kampanye “Beautiful Beginnings”. Program ini bertujuan untuk membuat para gadis muda ini mampu berdiri di atas kaki mereka sendiri. Menurut sebuah laporan tabloid di India, Rai berpikir membuat wanita mampu membiayai diri sendiri merupakan masalah penting. “Dan cara ini akan membangun rasa percaya diri,” papar aktris kelahiran Mangalore, India, 1 November 1973 ini. Rai terlahir dari keluarga berpendidikan, ayahnya seorang insinyur kelautan dan ibunya seorang penulis. Rai sendiri juga belajar di Universitas Ruparel di Mumbai menimba ilmu arsitek. Selain sebagai bintang film, ia juga menjalani karirnya di dunia modeling. Dengan bekal yang diperolehnya sebagai model, ia pernah mengikuti ajang Miss India pada 1994 dan kemudian mengadu nasib dengan mengikuti kontes kecantikan Miss World serta memenangkannya. Lepas tugas dari Miss World, Rai kemudian ikut meramaikan dunia perfilman India dengan berkarier di dunia akting. (kpl/tin)
Minggu, 21 Juni 2009 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05 06.35 07.05 07.35 08.05 09.00 09.30 10.00 10.30 11.30 12.00 12.30 13.00 13.30
Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Lupa dan Lapar Membawa Bencana bag.2 Seputar Bali Pagi Sehat Bugar Senam Low Impact Kombinasi BL Klip Bali Anak Yoga Taman Sari TK Taman Griya bag.2 Belajar Menggambar Boga Dewata Mutiara Hati Dunia Otomotif Dharma Wanca Sinar Mozaik Khatulistiwa Klip Bali Lejel Home Shopping
14.30 Dokumenter Nusantara 15.00 Renungan Gede Prama 15.30 Nangun Yadnya Pelebon I Gusti Ketut Gede di Puri Kesiman 16.00 Harmoni Bali Topik: Mengatasi Disfungsi Ereksi dengan Cara Efektif Narasumber: dr. Welly Sandakh, Mph dr. I Made Purwahana 17.05 Yamaha Foot Bali 18.00 Puja Trisandya 18.10 Klip Bali 18.30 Seputar Bali 19.00 Telekuis Klip Bali 19.30 Bisnis Bali 20.00 Kendan Idol 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Lila Cita 22.00 Kris 22.30 Dunia Kita 23.00 Get Reel Music 23.30 SMS Chat
C.372011-pend
INTERMESO
Minggu Kliwon, 21 Juni 2009
19
Sa-Murai
Peter Menyangkal Digerebek KASUS dugaan perzinahan yang dilaporkan Seri Guna Kasih (67), warga Jalan Gunung Agung, Denpasar, mendapat tanggapan dari terlapor Peter Sackville (72). Peter Sackville menyangkal bahwa dirinya digerebek oleh Seri Guna di dalam kamar kos di Jalan Kubu Anyar No. 8 X, Kuta, Badung. Apalagi, dituding telah mengajak wanita lain di dalam kama-
rnya. ‘’Laporan Seri Guna itu bohong. Saya tidak pernah digerebek. Apalagi, saya dikatakan mengajak wanita lain di dalam kamar,’’ ujarnya saat menemui redaksi Bali Post, Sabtu (20/6) kemarin. Dia menjelaskan memang hubungan dirinya dengan Seri Guna Kasih masih dalam proses perceraian hingga sekarang. Namun, sejak dua tahun
lalu, mereka sudah pisah ranjang. Menanggapi pemberitaan di koran, Peter Sackville menilai itu bohong. ‘’Memang Seri Guna sempat datang ke kosnya di Jalan Kubu Anyar No. 8 X, Kuta, Badung pada 16 Juni 2009. Tetapi, dia tidak dikasi masuk oleh satpam. Jadi, di sini tidak ada penggerebekan,’’ ungkap pria asal Inggris ini. (kmb21)
Mandi Keringat Dari Hal. 1 Pemindahan lokasi pentas Parade Gong Kebyar Wanita dari panggung prestisius Ardha Candra ke panggung di depan Gedung Ksirarnawa, misalnya, jelas bukan sebuah keputusan yang tepat. Mereka yang sempat menyaksikan pergelaran duta Gianyar dan Karangasem, Jumat (19/6) malam, tentu saja bisa merasakan betapa tersiksanya menikmati persembahan seni yang ditampilkan kaum ibu itu sambil berdesakdesakan. Ternyata, ruang lapang di depan panggung di areal Taman Budaya Bali itu tidak kuasa menampung limpahan penonton yang begitu bergairah menyaksikan pergelaran yang kini telah menjelma jadi primadona baru di arena PKB itu. Alhasil, bukan hanya penari dan penabuh wanita yang harus mandi keringat malam itu. Penonton yang dengan semangat empat lima ingin menyaksikan pergelaran itu hingga tuntas terpaksa harus rela berdiri berdesakdesakan, sambil berebut untuk bisa berdiri di barisan terdepan untuk selanjutnya terperangkap dalam suasana gerah yang menyiksa. Sementara itu, mereka yang tidak betah menonton sambil berdesak-desakan lebih memilih menonton dari sisi barat panggung Ardha Candra. Bahkan, tidak sedikit penonton yang nekat memanjat pohon untuk sekadar bisa menyaksikan pergelaran tanpa harus terhalang kepala penonton yang sukses mendapatkan tempat berdiri di barisan terdepan. Ternyata, perlu perjuangan yang memeras keringat untuk bisa menikmati atraksi seni kaum ibu
tersebut. Bali Post yang secara intensif mengikuti geliat PKB setiap tahun dapat memahami pertimbangan panitia memindahkan Parade Gong Kebyar Wanita dari Ardha Candra ke panggung di depan Ksirarnawa. Jika jumlah penonton yang dijadikan parameter untuk menakar layak tidaknya sebuah pergelaran dipentaskan di Ardha Candra, level Parade Gong Kebyar Wanita memang masih setingkat di bawah Parade Gong Kebyar Dewasa dan Anakanak. Setidaknya dalam dua tahun terakhir pelaksanaan PKB kesenian itu dipentaskan di Ardha Candra, pesona kaum ibu itu memang belum mampu mengundang penonton dalam jumlah sespektakuler rekan-rekan prianya maupun anak-anak. Ruang penonton di depan panggung megah yang berbentuk bulan sabit itu tidak pernah sampai terisi penuh. Namun, juga sangat keliru besar jika disebut sepi penonton. Dari segi potensi menjaring penonton, Parade Gong Kebyar Wanita tampaknya merupakan kesenian yang tanggung. Belum terlalu luar biasa, namun jelas tidak termasuk kesenian yang biasa-biasa saja. Dipentaskan di Ardha Candra, masih tersisa ruang kosong. Dipentaskan di depan Ksirarnawa, banyak sekali penonton yang harus mengumpat kecewa lantaran tidak kebagian ruang yang lapang dan nyaman untuk menikmati atraksi seni yang dari tahun ke tahun performanya makin memikat tersebut. Cara Menyikapi Lantas, bagaimana sebaiknya panitia menyikapi kesenian-kesenian tanggung itu? Mungkin, ada baiknya panitia tetap mer-
elakan panggung prestisius Ardha Candra itu untuk dijelajahi para kaum ibu tersebut. Apalagi, di areal Taman Budaya Bali sendiri belum ada panggung yang representatif untuk menampung limpahan penonton dalam jumlah yang tanggung seperti itu. Kembalikan Parade Gong Kebyar PKB ke Ardha Candra pada PKB tahun depan! Mungkin keputusan itu lebih bijak ketimbang membiarkan penonton menikmati atraksi seni kaum ibu itu dengan mandi keringat. “Kecelakaan” kecil lainnya yang juga wajib digarisbawahi dengan tinta tebal oleh panitia selama pekan pertama PKB XXXI ini adalan insiden listrik padam yang sempat mengganggu jalannya Parade Gong Kebyar Dewasa, Kamis (18/6) malam. Tentunya, panitia tidak sepenuhnya bisa disalahkan lantaran pemadaman listrik itu langsung dari PLN alias bukan akibat kerusakan instalasi listrik di areal PKB maupun kekurangsigapan panitia. Apalagi, pihak panitia nyata-nyata sudah menyiagakan satu unit genset untuk mengantisipasi insiden tersebut. Sayangnya, perpindahan aliran listrik dari sambungan PLN ke genset itu tidak berlangsung dengan serta-merta sehingga areal Taman Budaya Bali sempat gelapgulita selama sekitar tiga menit. Kalau boleh menyarankan, panitia PKB semestinya meniru pemanfaatan genset di hotel-hotel berbintang di mana fasilitas itu secara otomatis terkoneksi hanya beberapa detik setelah jaringan PLN padam. Mudah-mudahan masalah ini pada PKB mendatang tidak terulang. (ian)
Menghidupkan Suasana Dari Hal. 1 Kreator pergelaran ini menampilkan ilustrasi-ilustrasi tertentu pada bentang layar lebar yang dimanfaatkan sebagai background panggung yang “ditembakkan” dari proyektor slide guna menghidupkan suasana sesuai tuntutan cerita. Menariknya lagi, wayang wong kreasi ini juga sukses mengawinkan tiga unsur budaya sekaligus yakni budaya Bali, India, dan Jepang secara harmonis. Perkawinan unsur budaya Bali-India tampak jelas pada penataan gerak tari. Untuk gerak tari peran-peran utama, sepenuhnya tunduk dengan pakempakem gerak tari wayang
wong klasik. Sedangkan gerak tari dayang-dayang (emban-red) sangat kental dengan citarasa gerak tari India klasik maupun kreasi. Sedangkan perkawinan budaya Bali-Jepang terlihat pada instrumen musik pengiring yang digunakan. Yakni, perpaduan antara gender pewayangan, angklung kebyar dengan alat musik koto (sejenis kecapired) yang merupakan alat musik tradisional Jepang. Tak pelak, pergelaran wayang wong yang tidak lazim itu dipadati penonton. Wayang wong kreasi “Anoman Obong” mengisahkan tentang kegundahan Rama lantaran kehilangan istrinya Dewi Sita yang diculik Raja Alengka Rahwana. Untuk mengetahui
keberadaan Sita, maka diutuslah Anoman sebagai duta ke Alengka. Anoman segera melesat terbang menuju Alengka menemui Sita yang dirundung kesedihan lantas memberikan cincin sebagai bukti utusan dari Rama. Sebelum meninggalkan Alengka, Anoman sempat merusak taman Alengka dan purapura kalah menyerahkan diri agar bisa bertemu Rahwana. Akhirnya, Rahwana menyuruh anak buahnya membakar Anoman hiduphidup. Setelah dibakar, Anoman terbang sambil membakar seluruh Kota Alengka. Selanjutnya, Anoman menuju Hutan Kiskenda menemui Rama dan menyerahkan cundamani milik Sita. (ian)
Bentuk Tim Dari Hal. 1 Hengky Samuel Daud adalah Direktur PT Istana Sarana Raya yang menjadi rekanan pengadaan mobil pemadam kebakaran di sejumlah daerah di Indonesia. Hengky telah ditetapkan sebagai tersangka dan buron sejak tiga tahun lalu. Bibit Samad menjelaskan penangkapan berawal dari informasi yang diterima KPK pukul 17.30 WIB. Informasi itu menyebutkan Hengky Samuel Daud berada di Jakarta. Setelah itu, KPK membentuk sejumlah tim untuk melakukan pencarian dan penangkapan. Tim kemudian mendapat informasi bahwa Hengky berada di sebuah rumah di Jalan Boulevard, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Bibit menambahkan pukul 22.15 WIB, tim KPK berusaha mengetuk pagar agar bisa masuk rumah tersebut. Tim kemudian memutuskan untuk masuk halaman rumah setelah tidak mendapat respons selama tiga puluh menit menunggu. Setelah itu, tim KPK
kembali mengetuk pintu dan berhasil memasuki rumah yang dihuni oleh kerabat Hengky tersebut. “Setelah yakin dan melihat tersangka, kami melakukan penangkapan,” kata Bibit. WakilKetuaKPK,ChandraM. Hamzah, mengatakan Hengky langsung dibawa ke gedung KPK sesaat setelah tertangkap. Setelah tiba di gedung KPK, Hengky menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik dan tim dokter KPK. “Yang bersangkutan langsung ditahan,” kata Chandra. Hengky Samuel Daud adalah tersangka dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran di sejumlah daerah, antara lain Jawa Barat, Riau, Bengkulu, Medan, dan Makassar. Hengky dijerat dengan pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sejak kasus ini mencuat, Hengky buron. Tim KPK kemudian melakukan pencarian hingga ke luar negeri selama tiga tahun. (ant)
Hak Pengurus Dari Hal. 1 Bagiarta mengatakan setelah uang nasabah bisa dikembalikan semaksimal mungkin dan diupayakan 100%, jika masih ada kelebihan itu menjadi hak pengurus KKM. Namun jika belum dicapai, biaya-biaya terkait pengurus atau manajemen KKM yang disebutkan pihak pengurus KKM di depan rapat menjadi kewajibannya untuk menyelesaikannya. Bagiarta meminta biaya-biaya itu tak dibebankan dengan menggunakan uang milik nasabah.
Di pihak lain, Ketua TPP KKM yang juga Sekdakab Karangasem Drs. Nengah Sudarsa mengatakan berdasarkan pembicaraan dalam rapat-rapat tim, direncanakan uang nasabah KKM dibagikan dalam dua tahap. Tahap pertama membagi uang yang sudah ada dikembalikan penyidik Polda Bali Rp 293 miliar lebih. Tahap kedua, barulah pembagian uang dari hasil menguangkan aset-aset yang ada. ‘’Rencananya, pencairan uang itu lewat rekening di BPD. Itu akan lebih mudah, sehingga tak magrudukan (berebut, red),’’ katanya. (013)
Percaya Diri Dari Hal. 1 Jalannya pertandingan antara Taufik melawan Sony, pada game pertama, Taufik sempat tertinggal 8-10. Namun dengan cerdik ia melakukan serangan dengan menekan pertahanan Sony dan mengejar hingga 13-10. Sony kemudian melakukan pukulan lebih variatif dengan menekan Taufik ke belakang. Akibatnya, Taufik berkali-kali melakukan kesalahan sendiri hingga tersusul 14-14. Namun, Taufik yang sebelumnya main habis-habisan dengan Peter Gade itu tampak lebih percaya diri sehingga mampu melaju kembali dengan merebut 4 angka sampai unggul 18-14 melalui jumping smash-nya yang keras. Sony memang sempat mengejar menjadi 17-18 akibat pukulan Taufik beberapa kali jatuh di luar lapangan permainan. Namun, Taufik akhirnya menutup game pertama ini dengan skor 21-17. Pada game kedua, permainan masih berlangsung hampir sama di game pertama di mana kedua pemain mencoba memainkan bola sesuai ritme mereka. Sony yang merupakan juara bertahan itu berupaya menguras stamina Taufik dengan lebih banyak melakukan pukulan bola-bola atas. Namun, Taufik sudah membaca taktik ini dengan berusaha melakukan smash potong
atau pun backhand drive-nya yang cukup tajam itu. Merasa di atas angin dan mengendalikan permainan, Taufik mampu memainkan emosi adik kelasnya tersebut hingga unggul 12-9. Dalam kedudukan ini, Sony melakukan beberapa kesalahan hingga tertinggal 9-‘16. Taufik kembali memanfaatkan gugupnya Sony yang tidak mampu menguasai situasi pertandingan dan merebut beberapa angka penting menjadi 18-12. Sony kemudian melakukan kesalahan lagi sampai Taufik mencapai match-point 20-12. Sony hanya diberi kesempatan menambah dua angka sebelumnya Taufik menutup game ini 21-17, 21-14 dalam waktu 49 menit. Menurutnya, ambisi untuk mengejar gelar ketujuh di Indonesia Open menjadi motivasi terbesar baginya untuk menang di final. Jika terwujud, maka rekor tersebut akan sangat sulit untuk dikejar. “Melihat pemain-pemain yang ada sekarang, rasanya tidak mungkin rekor itu terkejar. Ini yang membuat saya lebih bersemangat,” tegasnya. Memang, Sony untuk sementara menyamai prestasi Ardy BW yang enam kali juara Indonesia Terbuka. Dengan demikian, dia hanya perlu satu kemenangan lagi untuk membuat sejarah baru. Pertandingan final akan berlangsung di istora Gelora Bung Karno, Senayan, Minggu ini. (035)
PEMILU Legislatif 9 April 2009 melahirkan istilah ”tarung bebas” karena setiap calon bebas menggunakan segala daya yang dimiliki agar mampu memperoleh suara sebanyak-banyaknya demi sebuah kursi. Kini, pemirsa TV kembali menyaksikan “perang bintang” untuk memperebutkan singgasana presiden dan wakil presiden 9 Juli yang akan datang. ”Dianalogikan ‘perang bintang’ karena di masingmasing dari tiga pasang kandidat yang bersaing, ada pensiunan jenderal berbintang tiga dan empat, baik sebagai capres maupun cawapres. Ketiga pasangan itu terlibat perang kata-kata yang memanasi suasana kampanye yang kini telah berlangsung selama tiga pekan. Kemajuan teknologi informasi yang didukung kehebatan piranti elektroniknya, membuat debat yang berkesan mejajal antara calon, menghapus jarak ratusan kilometer yang memisahkan lokasi kampanye. Saling serang, elak dan tangkis disertai pukulan balik mematikan, bila dibayangkan gerakan silat, terkesan mirip cerita ‘Pendekar Tanpa Bayangan’-nya Kho Ping Ho atau ‘Musashi’-nya Eiji Yoshikawa,” komentar Rubag. ”Persis! Dulu aku menyukai cerita silat Kho Ping Ho, di antaranya yang kau sebut tadi dengan tokoh Bu Beng Chu, membuatku tidur setelah ayam berkokok saat subuh. Eiji Yoshikawa juga hebat. Novelnya yang kau paparkan ditambah Taiko yang mengisahkan sikap ksatria tiga serangkai Samurai seperti Oda Nobunaga, Hideyoshi Toyotomi dan Ieyasu Tokugawa, cukup laris manis malah difilmkan. Di iklan TV, kalau nggak salah kudengar puisi berbunyi ‘di lorong pelana awan jingga, ksatria bertempur untuk sebuah nama’ membuatku terbayang Samurai. Juga saat seorang capres membela slogan ‘lebih cepat lebih baik’nya, disebut juga Jepang sebagai negara yang memiliki motto serupa, sehingga paling maju di Asia,” ujar Kudil. ”Aku tidak sependapat dengan kalian berdua. Aku justru kecewa melihat pemberitaan media massa perihal kampanye para capres dan cawapres yang kurasa tidak mengadu visi dan misi seperti dirisalahkan UU Pemilu. Mereka lebih sibuk saling dongkel lewat sindiran, yang diistilahkan di Bali sebagai saling seluk! Memuntahkan hampir semua rahasia yang pernah mereka kerjakan bersama saat bersatu, menjadi cemohan. Malah ketika menyerang satu sama lain, ulah mereka seperti anak-anak di Bali ketika memulai perkelahian akibat dipancing pihak lain, ‘siapa yang berani duluan menjewer kuping atau meludahi
muka?’. Itu jauh dari perilaku Samurai, tapi adigang-adigung-adiguna alias nyapa kadi aku!” kata Lonjong. ”Setuju! Yang aku tidak mengerti ialah perihal pengakuan keberhasilan dan kesuksesan para capres atau cawapres yang pernah jadi pemimpin. Tidak ada yang menganggap kemiskinan, pengangguran, harga-harga semua komoditas dan ongkos hidup yang kian meroket, sebagai kegagalan. Apalagi mengakuinya, malah kambing hitam untuk semua kegagalan serta merta disiapkan, misalnya mekanisme pasar untuk kenaikan BBM dan krisis dunia buat kesulitan finansial serta stagflasi ekonomi. Sebenarnya, aku tidak begitu peduli terhadap semua itu. Malah yang kukhawatirkan ucapan-ucapan agitatif yang meskipun ditujukan buat mendulang dukungan, namun efeknya potensial memecah kesatuan dan persatuan bangsa,” imbuh Teril. ”Benar! Machiavelli berpendapat bahwa seseorang bisa membuat perang sebanyak yang diinginkannya, namun dia sulit menghentikan ketika menghendakinya. Meskipun memahami watak bangsa yang melodramatik, cepat bersimpati pada pihak tertindas, namun kalau belas kasihan dimohon terus menerus, justru akan menimbulkan antipati. Berbeda dengan Samurai, dimana Bushido atau Jalan Ksatria yang melandasi segala tindakannya, melarangnya untuk mengemis belas kasihan. Biarpun tidak makan dan minum tiga hari, Samurai harus menyelipkan tusuk gigi di bibirnya, untuk mengelabui orang kalau perutnya lagi keroncongan. Dia juga pantang meringis bila tersabet pedang lawan.” ”Hahahaha..., berarti tidak ada Samurai berteriak mengatakan dirinya dikeroyok, kan? Dari penjelasanmu aku kini mengerti kalau Samurai itu nama golongan, bukan berarti pedang seperti pemahaman masyarakat Bali pada umumnya. Kok kamu tahu soal Samurai, apakah pernah numitis jadi Samurai sebelum reinkarnasi jadi Lonjong yang lahir di Bali?” tanya Teril. ”Pertanyaanmu sulit dijawab, sebab aku sendiri tidak tahu, di mana aku berada sebelum dilahirkan di Bali. Coba saja kau tanya pada Mama Laurent! Aku tidak mengklaim diriku
tahu komplet masalah Samurai, namun tertarik dengan keajaiban ekonomi Jepang, negara yang miskin sumber daya alam, namun paling maju di Asia. Padahal negeri itu pernah luluhlantak dibom atom Sekutu pada Perang Dunia II, namun perekonomiannya berhasil lepas landas tahun 1950. Kuncinya, kudengar, terletak pada disiplin, integritas, etos kerja dan semangat Yamato, yang terkristalisasi pada Era Tokugawa (1600-1868). Jadi, nation and character building Jepang terbentuk dalam dua setengah abad lebih,” ulas Lonjong. ”Busyet! Dalam periode yang sama yakni pasca-Majapahit, bangsa ini mengalami disintegrasi. Raja dan sultannya justru berkoalisi dengan penjajah Belanda untuk menindas rakyatnya sendiri. Malah di tahun 1800-an, Cultuurstelsel atau Tanam Paksa dengan sistem kuli kontrak ciptaan Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Van den Bosch, digalakkan di Jawa dan Sumatera. Mudah-mudahan wacana neoliberalisme yang santer dipolemikkan belakangan ini, cuma sekadar isu agar bangsa ini tidak terjerat dalam penjajahan bentuk baru. Pertanyaanku tentang Samurai yang berteriak karena dikeroyok belum kau jawab!” ”Samurai sejati pantang berteriak seperti itu, karena dianggap minta tolong atau pengecut. Lapar saja dia kelabui dengan tusuk gigi, pun rasa sakit ditahan dan tidak diperlihatkan pada lawan, maka dikeroyok akan dihadapi sendiri. Minta tolong dianggap berutang budi dan utang ini harus dibayar lunas sebelum mati dan dianggap beban berat bagi seorang Samurai. Setiap utang budi disebut on dan kewajiban membayar disebut giri, terhadap shogun atau kaisar disebut chu. Inilah jantung kebudayaan pembentuk karakter Jepang yang menuntut tanggung jawab, disiplin dan kesungguhan hati yang dinamakan giri ninjo. Bahkan, Samurai yang tidak mengindahkan tatanan budaya ini diberi julukan Samurai Anjing.” ”Tindakan bunuh diri dengan menoreh perut atau harakiri, kukira, karena giri ninjo juga, ya? Tindakan itu, katanya, tidak hanya dilakukan bawahan, malah atasan yang merasa gagal jadi pemimpin juga melakukannya. Karena alasan beda budaya, di negeri ini belum pernah ada pemimpin, jangankan ber-harakiri, mundur dari jabatan saja tidak mau. Ironisnya, setiap pidato selalu mencontohkan Jepang sebagai referensi. Jangan-jangan Samurai dikira sama dengan murai, yang pintar berkicau,” kata aridus Teril.
Kertia ke Jakarta Dari Hal. 1 Sumber yang layak dipercaya di Karangasem kemarin, mengatakan setelah mantan Ketua KKM I Gede Putu Kertia, S.E. dilepas, Kertia kemarin berangkat ke Jakarta guna berkoordinasi dengan pengacaranya. Hal itu diduga terkait persiapan menghadapi kasus hukumnya. Seperti diberitakan, Kertia dan Wijanegara secara bersamaan Sabtu (20/
6) kemarin, dilepas demi hukum pihak penyidik Mapolda Bali. Alasannya seperti yang dikemukakan Kabid Humas Polda Kombes Gde Sugianyar, karena kedua tersangka sebelumnya mohon penangguhan penahanan. Selain itu, masa penahannya sudah habis terhitung per Sabtu (20/6) kemarin setelah masa perpanjangan dari PN Amlapura. Sumber di Karangasem kemarin juga mengatakan,
pengurus KKM berencana menggelar pecaruan Rsigana, Senin (22/6) besok. Hal itu dalam rangka melakukan pembersihan secara niskala. Namun belum ada kepastian kapan uang nasabah KKM dicairkan. Sejauh ini juga belum ada keterangan resmi dari pihak pengurus baru KKM yang diketuai I Nyoman Suardana, kepada nasabahnya yang telah lama menuntut uang mereka segara dicairkan. (013)
Lebih Banyak Bertahan Dari Hal. 1 “SBY termasuk tim kampanyenya menggunakan pernyataan ini untuk memancing reaksi rivalnya, setelah mereka bereaksi keras, kemudian menggunakan strategi bertahan dan tidak mau terjebak dengan permainan dari dua kubu rivalnya tersebut dan tidak perlu melakukan serangan balik,” katanya. Ia mengatakan SBY selama ini memang lebih banyak bertahan dari serangan rivalnya daripada balik menyerang karena dengan strategi ini pula ia ingin memmbangun citra. “Dengan strategi bertahan ini diharapkan citranya akan lebih baik, daripada melakukan serangan balik terhadap rival-rivalnya,” katanya. Namun strategi ini justru dapat pula menjadi bumerang terutama ketika kesan dikeroyok disampaikan terusmenerus maka masyarakat yang kritis justru akan bertanya-tanya kenapa SBY
terkesan mengeluh terus. Kubu JK Tolak Survei Sementara itu, kontroversi atas perbedaan hasil survei dari sejumlah lembaga survei telah membuat masyarakat bingung. Tim capres JK-Wiranto menolak hasil survei dijadikan alat kampanye. Sebaiknya dijadikan bahan evaluasi kerja internal bagi pemesan saja. ‘’Kami tidak setuju ketika hasil survei dijadikan sebagai alat kampanye atau iklan,’’ kata anggota Tim Kampanye JK-Wiranto, Indra J. Piliang, dalam diskusi bertema Kredibilitas Lembaga Survei di Jakarta, Sabtu (20/ 6) kemarin. Indra mengatakan hasil survei seharusnya dijadikan bahan evaluasi internal bagi pemesan, bukan untuk konsumsi publik. Karena itu, dia menyarankan agar hasil survei tidak diumumkan ke publik. Komisi Pemilihan Umum diminta dalam membuat peraturan kepada lembaga survei agar hasil survei tidak ditayangkan di
media massa. Menurut Indra, selama ini masyarakat selalu terpaku pada hasil survei, karena menganggap hasil itu seolah hasil baku dan pasti. Padahal, persepsi masyarakat tentang sesuatu bisa cepat berubah. ‘’Hasil survei berfluktuasi cepat dari waktu ke waktu,’’ kata Indra. Sependapat dengan Indra, Direktur IndoBarometer M. Qodari meminta agar hasil survei tidak dipublikasikan. ‘’Kalau diumumkan (hasil survei) ke publik, sama saja dengan memberikan info gratis ke lawan politik,’’ kata Qodari. Peneliti Senior LSI, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan hasil survei tidak memiliki pengaruh besar bagi pemilih. Dia menampik tuduhan bahwa hasil survei yang dilakukan dipesan untuk memobilisasi dukungan. ‘’Kalau mau lihat kredibel atau tidaknya lembaga survei, lihat saja rekam jejaknya dan bagaimana validasi sampelnya,’’ kata Burhan. (kmb4/ant)
Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila
MINGGU KLIWON, 21 JUNI 2009
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Tahanan LP Singaraja Tewas
KKB - Pemda Tabanan
Gelar Pasar Murah di Megati Tabanan (Bali Post) Sebagai bentuk komiten mendukung perekonomian masyarakat, Koperasi Krama Bali (KKB) bekerja sama dengan Pemda Tabanan dan Ekawalya Educare Foundation (EEF) kembali menggelar pasar murah. Kali ini yang disasar adalah warga Megati, Selemadeg Timur. Warga setempat benar-benar mempergunakan kegiatan ini dengan ramainya warga berbelanja sembako murah ini. Pasar murah yang dirangkaikan dengan pengobatan gratis ini benar-benar disambut masyarakat. Ketua EEF, Ni Putu Eka Wiryastuti, pada kesempatan tersebut selain menyerahkan bingkisan sembako bagi masyarakat miskin, juga memberikan sejumlah bantuan untuk anak cacat. Bahkan tidak tanggung-tanggung, ia bersedia turun ke sejumlah desa untuk mengunjungi dan memberikan semangat kepada anak-anak cacat. Dikatakan anggota DPRD terpilih ini, kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat ini masih sangat dibutuhkan. Terbukti kata putri sulung Bupati Tabanan N. Adi Wiryatama ini, masyarakat antusias menyambut pasar murah ini. Ia berharap, ke depan Pemda Tabanan dan semua pihak bersedia menyiapkan sejumlah dana untuk kegiatan seperti ini. Manajer KKB Tabanan, Dewi Trisnayanti, mengatakan kegiatan yang bekerja sama dengan Pemda dan EEF ini sebagai bentuk komitmen KKB dalam membantu meningkatkan ekonomi krama Bali. (kmb14)
BPM/udi
TAMBANG LIAR - Kondisi lereng Gunung Tumpangpitu, Banyuwangi rusak parah setelah ditambang secara liar. Rusaknya lahan ini nyaris memakan korban jiwa, Sabtu (20/6) kemarin.
Tambang Emas Liar Longsor Tiga Penambang Sempat Tertimbun BPM/kmb14
KKB - Suasana pasar murah KKB di Megati, Tabanan.
Makan Nasi Basi, Enam Orang Keracunan GARA-GARA mengonsumsi nasi bungkus yang sudah basi, enam orang dilarikan ke RS Sanglah Jumat (19/6) lalu, akibat keracunan. Keenam orang tersebut adalah Kariani (46), A.A. Made Apriangga (4), A.A. Putu Ajus (4), A.A. Putu Eka Dharma Putra (6), A.A. Raka Dewi (15), dan Anik Anita (20). Empat korban pertama merupakan warga Imam Bonjol sementara Dewi merupakan warga Banjar Buangan Denpasar dan Anita merupakan warga Banjar Batan Nyuh Pemecutan Klod. Berdasarkan informasi yang didapatkan Bali Post, keenam korban tiba di RS Sanglah pukul 21.44 wita dengan gejala mual, pusing, dan muntah setelah memakan nasi bungkus yang telah disiapkan sejak pagi. Menurut pengantar, keenam korban baru saja pulang dari Goa Lawah Klungkung dalam rangka upacara ngaben. Selesai upacara pembuangan abu ke laut, keenam korban kemudian memakan nasi bungkus yang dibawa. Karena nasi tersebut disiapkan sejak pagi, kondisinya sudah agak basi. Sesaat setelah memakan nasi tersebut, keenam korban kemudian muntah-muntah dan pusing. Setelah mendapatkan perawatan keenam korban diperbolehkan pulang. (san)
BPM/edi
PINGSAN - Salah satu siswi SMP Pemecutan pingsan saat mengetahui dirinya tidak lulus UN saat pengumuman, Sabtu (20/6) kemarin.
Banyuwangi (Bali Post) Tambang emas liar di Gunung Tumpangpitu, Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur nyaris memakan korban jiwa. Satu penambang luka, dua selamat setelah tertimbun longsor di lokasi tambang, Sabtu (20/6) kemarin. Diduga, insiden ini dipicu kenekatan penambang menggali tanah yang labil di lereng gunung. Korban luka adalah Rosdi (25), warga RT 05/02, Pancer, Pesanggaran. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat kejadian korban bersama dua rekannya nekat menerobos lokasi tambang. Semalaman, korban menggali lubang di sekitar lereng gunung dengan kemiringan hampir 40 derajat. Selama menggali, korban tidak memperdulikan kemiringan tanah, apalagi cukup labil. Tanpa curiga, korban terus menggali hingga kedalaman hampir tiga meter di petak 79 kawasan 56, Desa Wringinagung. Di dalam galian, korban mendulang emas hingga dini hari. Sedang, dua rekannya asyik menggali di
sekitarnya. Petaka muncul ketika korban mencoba menggali lebih dalam. Mendadak, tanah di atasnya ambrol. Belum sempat berdiri, longsoran tanah kembali menerjang. Akibatnya, korban terjebak dan tertimbun tanah. Dua rekan korban sempat berusaha menghindar, namun keburu tertimbun juga. Ketiganya langsung berteriak minta tolong. Beruntung, saat kejadian penambang sedang ramai. Mereka pun berhamburan mendekat dan memberikan pertolongan. Meski selamat, Rosdi menderita luka serius di bagian wajah dan tubuh. Wajah pemuda ini mengalami memar dan lecet. Sedang
dua rekannya hanya menderita luka ringan di kaki. Saat dievakuasi, Rosdi sempat tak sadarkan diri. Kondisinya lemas akibat kehabisan oksigen. Warga kemudian membawanya ke perkampungan terdekat. Setelah diberikan pertolongan, korban langsung membaik. Karena takut, korban bersama ketiga rekannya langsung pulang. ‘’Untungnya korban cepat tertolong, jika terlambat pasti sudah tewas,’’ kata Siswanto, salah satu warga di sekitar tambang. Meski nyaris memakan korban jiwa, para penambang liar masih saja nekat mendulang emas. Bahkan, jumlahnya masih membludak.
Untuk menghindari rasia, mereka memilih malam hari untuk bergerlya mencari lahan untuk menambang. Aksi penambang juga makin nekat. Mereka berani naik ke atas lereng gunung dengan kemiringan yang terjal. Kondisi ini yang cukup membahayakan keselamatan penambang. Apalagi kondisi tanah di sekitar lereng gunung cukup labil. Asisten Perhutani Banyuwangi Selatan Sastriyadi mengatakan penambang liar memang ceroboh dalam mendulang emas. ‘’Mereka tidak memperhatikan keselamatan, bahkan berani menggali tanah dengan liar,’’ katanya. Para penambang liar biasanya mulai masuk ke lereng gunung pukul 18.30 WIB secara kucing-kucingan. Mereka baru keluar lokasi sekitar pukul 05.00 WIB. Setiap harinya diperkirakan lebih dari 500 warga menyerbu lokasi untuk mendulang emas. (udi)
Singaraja (Bali Post) Kuasa Direktur PT Guna Karya Nusantara Cabang Denpasar, Made Lanang Krisnayusa, yang sedang ditahan di LP Singaraja, meninggal setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Buleleng, Jumat (19/6) malam. Lanang yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi dalam proyek Bank Buleleng itu meninggal sebelum majelis hakim menjatuhkan vonis dalam kasus tersebut. Direktur RSUD Nyoman Mardana yang dimintai konfirmasi Sabtu (20/6) kemarin, membenarkan pasien atas nama Lanang Krisnayusa meninggal di RSUD Buleleng, Jumat sekitar pukul 20.00 wita. Lanang dibawa ke rumah sakit Jumat pagi pukul 08.20 wita diantar oleh petugas LP Singaraja. Lanang sempat mendapat penanganan di ruang ICU, namun nyawanya tak tertolong. Menurut Mardana, penyakit yang diderita Lanang itu sudah kronis. Dan Lanang meninggal akibat penurunan
kesadaran mendadak. ‘’Saat dibawa ke rumah sakit, kondisinya memang sudah parah, karena penyakitnya sudah kronis,’’ ujarnya. Lanang Krisnayusa merupakan terdakwa dalam kasus dugaan korupsi proyek Bank Buleleng yang sudah menjalani beberapa kali masa persidangan di PN Singaraja. Bahkan pada bulan-bulan ini agenda persidangan sudah memasuki agenda tuntutan yang dilanjutkan dengan vonis dari majelis hakim. Dengan meninggalnya terdakwa, maka secara otomatis kasusnya ditutup. ‘’Ya, secara otomatis kasus ditutup,’’ kata Humas PN Singaraja, Made Ngurah Atmaja, S.H. saat dimintai konfirmasi kemarin. Meski kasusnya ikut terkubur, lanjut Ngurah Atmaja, terdakwa lain dalam kasus yang sama tetap diproses dalam persidangan seperti biasa. Karena dalam kasus ini, Lanang Krisnayusa tidak sendirian sebagai terdakwa. ‘’Kalau ada terdakwa lainnya, proses hukumnya tetap. (kmb15)
Kakek Tewas di Sungai Telaga Waja Gianyar (Bali Post) Ketut Kebyuh (85), warga Banjar Kepitu Desa Kendran, Tegallalang, Gianyar yang sudah pikun ditemukan sudah menjadi mayat di Sungai Telaga Waja, Banjar Kepitu Desa Kendran, Jumat petang. Diduga, kematian kakek pikun ini dikarenakan terpeleset dan jatuh ke sungai. Informasi yang dihimpun, kakek yang pikun-pikunan ini menghilang dari rumahnya sejak Jumat (19/6) sekitar pukul 11.00 wita. Saat itu anaknya, I Wayan Muliana (36), hendak memberikan korban makan. Akan tetapi, korban tidak ada di rumah. Anak korban bersama dengan warga lainnya sempat melakukan pencarian ke beberapa tempat yang ada di desanya. Bahkan, keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian dengan menelusuri Sungai Telaga Waja. Hingga akhirnya, korban ditemukan mengapung dan sudah menjadi mayat di sungai tersebut sekitar pukul 17.00 wita. Mayat korban kemudian dibawah ke rumah duka. Visum pun dilakukan atas kematian korban oleh polisi dan dokter puskesmas setempat. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang dilakukan pada tubuh korban. Seizin Kapolres Gianyar AKBP Drs. Nyoman Astawa dan Pahumas Kompol I Gede Sujana, Kapolsek Tegallalang, AKP Nyoman Alit Suparta, SIP, Sabtu (20/6) kemarin, menjelaskan bahwa dari keterangan saksi dan hasil visum yang tidak menemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban. (kmb16)
Dalang Pemasok Miras Pita Cukai Palsu Belum Terungkap Denpasar (Bali Post) Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT dituding tak profesional dalam memeriksa dan menetapkan tersangka kasus miras berpita cukai palsu di Bali. Petugas hanya menetapkan tiga tersangka subdistributor dari UD Mahkota, UD Agung, dan PT Pembangunan Bali Dwipa. Siapa dalang sesungguhnya di balik miras berpita cukai palsu yang dijual oleh 22 subdistributor ke pengecer sampai kini belum terungkap. Hal itu disampaikan anggota DPRD Bali Si Ketut Mandiranatha dan Ketua Komisi II DPRD Bali Ir. Nengah Usdek Maharipa, Sabtu (20/6) kemarin. Karena itu keduanya berharap polisi dan kejaksaan segera turun tangan untuk mengungkap dalangnya. ‘’Kami tak percaya pengungkapan kasus ini oleh Kanwil Bea dan Cukai benarbenar berjalan fair dan adil, masih ada pilih kasih,’’ ujar
Mandiranatha. Di Bali ada 22 subdistributor yang menjual miras kepada pengecer restoran, hotel, dan kafe. Dari operasi ke 33 hotel dan restoran, terungkap 93 persen dari minuman yang disita berpita cukai palsu. Kata dia, sesungguhnya tak sulit menemukan siapa dalang di balik kasus ini. Yakni dengan memeriksa seluruh subdistributor yang mengedarkan miras berpita cukai palsu ke pengecer. Dia berharap setelah ditemukan data bahwa 93 persen miras yang dijual distributor dan subdistributor tersebut, pihak kejaksaan dan kepolisian proaktif menindaklanjuti data temuan tersebut untuk mendalami kasusnya. Usdek juga mengisyaratkan segera memanggil para subdistributor dan distributor tersebut untuk mempertanyakan komitmen dan pertanggungjawaban mere-
ka atas kasus ini. Dengan tak adanya label edar pada miras berpita cukai palsu otomatis pemerintah daerah kehilangan pajak dari label edar. Apalagi salah satu yang ditetapkan tersangka adalah PT Pembangunan Bali Dwipa. ‘’Kebenaran PT Pembangunan Bali Dwipa sebagai tersangka perlu ditanyakan kepada pimpinan perusahannya,’’ katanya. Dia juga mempertanyakan apakah benar bahwa PT Pembangunan Bali yang notabene sahamnya 45 persen dari perusahan daerah sudah ditutup. Sementara Direktur PT Pembangunan Bali Dwipa Mandiri Anom Masta membantah dijadikan tersangka cukai miras palsu oleh Kanwil Bea dan Cukai. Perusahan ini justru sudah tutup setahun lalu karena PT Indopino Jakarta tak memperoleh penunjukan penyaluran miras ke Bali. (029)
BPM/ant
SURAT SUARA - Sejumlah pekerja melipat surat suara Pilpres 2009 Sabtu (20/6). Sebanyak 94 pekerja dikerahkan dengan upah Rp 100 per lembar surat suara, untuk melipat sebanyak 425.904 lembar surat suara dengan target selesai selama dua hari.
Catatan ’’Workshop’’ Pilpres
Jangan Biarkan Calon Pemimpin Jadi Penipu KAMPANYE politik yang melegalkan segala cara harus diluruskan dengan mencerdaskan pemilih. Pers dalam hal ini memiliki peran strategis untuk mengingatkan calon pemimpin agar tidak berperilaku sebagai penipu dengan propaganda semu dan sarat manipulasi. Sebaliknya, pemilih harus berani menghukum kontestan pemilu termasuk kandidat capres jika praktik politik yang dilakukan sarat dengan pembodohan publik. Demikian terungkap dalam workshop sehari sosilisasi pemilu dan pendidikan pemilih berbasis jurnalistik yang merupakan kerja sama Mapilu Persatuan
Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dengan Depdagri di gedung PWI, Jumat (19/6) lalu. Pada kesempatan itu, Sekjen PWI Pusat Hendry Ch. Bangun, Ketua Pengurus Nasional Mapilu Hendra J. Kede serta Wakil Ketua Presidium Mapilu PWI Pusat Marah Sakti Siregar mengingatkan para wartawan harus tumbuh sebagai figur yang mampu mengimbangi kampanye-kampanye kandidat dengan menyajikan fakta-fakta kinerja para kandidat secara objektif. Pers jangan larut pada skenario tim sukses yang ingin menggiring media dengan komunikasi komersial. ‘’Pers haruslah tumbuh menjadi
kekuatan yang bisa mencerdaskan pemilih dari praktik manipulasi dan penipuan,’’ ujar Hendra J. Kede. Marah Sakti Siregar mengingatkan pes harus mampu menyelamatkan bangsa dari pertarungan politik yang tak sehat. ‘’Idealisme pers harus tetap dijaga agar komersialisme komunikasi yang diwadahi dalam iklan politik tak menjerumuskan pemilih,’’ sarannya. Ia mengatakan kini banyak tim sukses dan konsultan para kandidat melakukan politik komersial untuk membangun opini. Keberpihakan banyak pihak pada kepentingan-kepentingan pragmatis harus dila-
wan dengan idealisme. Hendry Ch. Bangun mengingatkan agar pers tak menyerah pada arus informasi komersial untuk kepentingan politik kelompok tertentu. Pers harus tetap sadar mengingatkan publik bahwa pemilu bukan hanya tataran prosedural tetapi mengarah pada tatanan substansial dari proses itu sendiri. ‘’Pers harus mampu memberikan pendidikan politik kepada masyarakat agar bisa memilih pemimpin secara sadar bukan terperangkap pada isu-isu sesat di tengah arus informasi komersial politik yang menyesatkan,’’ sarannya. Tak hanya itu, Zaini Bisri
selaku Wakil Ketua Pengurus Mapilu PWI Pusat mengingatkan bahwa kini banyak iklan politik yang bisa dikategorikan sebagai praktik terorisme terhadap demokrasi. Penggiringan isu-isu politik dengan pendekatan finansial ini cenderung akan menjadi bumerang terhadap upaya membangun demokrasi yang elegan. Dalam tataran ini, pers harus mengingatkan publik untuk memberi hukum tegas kepada pihak-pihak yang mencederai demokrasi. Di pihak lain, Ketua PWI Bali Djesna Winada dan Kepala Badan Kesbanglinmas Pemprov Bali Made Artadana mengingatkan agar demokra-
si yang dibangun bisa menjaga tri pusaka bangsa yakni Pancasila, UUD 1945, serta keutuhan NKRI. Dalam konteks ini pers juga dituntut terus meningkatkan profesionalisme agar arus informasi yang digulirkan bisa mencerdasrakan publik selaku pemilih. Anggota KPUD Bali Bidang Sosialisasi dan pendidikan pemilih Udi Prayudi juga menyinggung berbagai kendala dalam pengelolaan hak pilih yang dicerminkan oleh wacana kisruhnya daftar pemilih tetap (DPT) saat Pileg. Untuk itu, ia memandang peran pers dalam hal ini sangat strategis untuk menuju peningkatan kualitas demokrasi. (dir)