Bali Post
HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA
Pengemban Pengamal Pancasila
MINGGU UMANIS, 7 JUNI 2009
Mencegah Miras Rambah Sekolah
Intensifkan Sidak dan Pengawasan Melekat MENCUATNYA kasus arak metanol di Bali yang merenggut 23 korban jiwa patut diwaspadai oleh kalangan praktisi dunia pendidikan. Meskipun belum ada laporan para korban itu berstatus sebagai pelajar, namun tidak tertutup kemungkinan kegemaran menenggak minuman memabukkan itu sudah merasuki kalangan pelajar. Khususnya lagi, di kalangan pelajar pria. Pada mulanya, mereka mencicipi minuman laknat itu lantaran sekadar ikut-ikutan teman biar tidak dicap sebagai cowok banci. Lama-kelamaan, mereka pun terjerumus makin dalam alias menjadi pecandu aktif. Pokoknya, tiada hari tanpa pesta arak. Ketika arak
BPM/dok
I Made Tumbuh
I Ketut Kerta
“standar” dirasa tidak lagi menjanjikan efek memabukkan yang sensasional, mereka pun nekat memburu arak dengan racikan yang tidak lazim
seperti arak dioplos metanol dan beragam bahan berbahaya lainnya. Petaka pun akhirnya datang, pesta arak itu berujung maut nan memilukan.
“Terus terang, saya bergidik membaca Bali Post yang memberitakan korban arak oplosan terus bertumbangan. Saya khawatir, jangan-jangan ada siswa kami yang ikut-ikutan menenggak minuman mematikan itu,” kata Kepala SMAN 1 Kuta Utara, Drs. I Ketut Kerta, M.Pd., ketika dihubungi Sabtu (6/6) kemarin. Kekhawatiran yang dilontarkan kepala sekolah penyandang status Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) itu tentunya sangat beralasan. Pasalnya, lokasi UD THK yang dicurigai oleh aparat kepolisian sebagai produsen arak bermasalah itu relatif dekat dengan SMAN 1 Kuta Utara. Sebagian dari siswanya juga ber-
domisili di kawasan itu sehingga bukan perkara sulit bagi mereka untuk mendapatkan minuman memabukkan itu. Apalagi, pihak produsen disebut-sebut juga menjual minuman itu dalam “partai kecil” berupa jeriken maupun kantong plastik. “Begitu kasus itu mencuat, saya langsung meminta guru-guru untuk mengintensifkan pengawasan terhadap para siswa. Khususnya, siswa-siswa yang selama ini dinilai bermasalah yang punya potensi terjerumus menjadi pecandu arak. Syukurlah, sampai saat ini belum ada indikasi siswa kami yang suka mabuk-mabukan,” ujarnya. Hal.19 Pola Guru Asuh
20 HALAMAN SEJAK 1948
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id HARGA LANGGANAN Rp. 60.000 ECERAN Rp 3.000
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile:
MASYARAKAT kini waswas memperjualbelikan arak, menyusul berjatuhannya korban meninggal akibat minuman lokal beralkohol ini. Dampak ke depannya juga sangat berbahaya terutama bila ditiru siswa atau remaja. Penyetopan penjualan arak atau miras pada umumnya sudah seharusnya dilakukan. Di kawasan pariwisata Kuta dan Legian misalnya, para pengelola hiburan malam mulai menyetop penjualan minuman arak. Padahal, arak dengan segala variasi campurannya cukup diminati oleh wisatawan asing maupun lokal. Beberapa diskotek dan bar menawarkan minuman jenis ini kepada tamu. Biasanya, arak yang sudah dimix dengan minuman lain, dijual jauh lebih murah ketimbang minuman impor. Tak heran, arak cukup mendapat tempat di hati wisatawan. Namun dengan berjatuhannya korban akibat arak, para pengelola tempat hiburan di Kuta dan Legian banyak yang tidak berani ambil risiko untuk menawarkannya kembali ke tamu. Pengelola Diskotek Engine Room, Legian, Putu Meste, mengatakan pihaknya langsung memutuskan untuk tidak membeli dan menyediakan arak untuk para tamu. Hal.19 Minuman Impor
Wakil Bali Pemenang Ketiga
Jakarta (Bali Post)Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menatapkan Bupati Natuna, Kepulauan Riau, Daeng Rusnadi (DR) sebagai tersangka dugaan korupsi dana bagi hasil migas. “KPK sudah menetapkan DR sebagai tersangka,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi ketika dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (6/6) kemarin. KPK menetapkan Daeng sebagai tersangka dalam pekan ini. Rencananya, kata Johan, KPK akan melanjutkan pemeriksaan terhadap Daeng di Jakarta. Namun, Johan belum bisa memastikan kapan Daeng akan diperiksa. Daeng diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana bagi hasil minyak dan gas Kabupaten Natuna tahun 2003-2004 sebesar Rp60 miliar. Informasinya, ketika menjadi Ketua DPRD Natuna periode 2000-2005, Daeng diduga menerima dana APBD untuk memperjuangkan tambahan dana bagi hasil bagi Natuna. Selain itu, uang juga diduga mengalir ke sejumlah anggota DPR periode itu. Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan mantan Bupati Natuna, Hamid Rizal sebagai tersangka.(ant)
2
SISTEM proteksi dan perlindungan hukum terhadap pertanian di Bali sangat lemah. Sampai saat ini belum ada ketentuan yang mewajibkan investor di Bali yang menjadi bapak angkat sektor pertanian atau subak. Sanksi hukum bagi perusak tata guna air, saluran irigasi termasuk menelantarkan lahan pertanian juga tak tegas. Padahal untuk membangun korelasi dan sinergi yang kuat secara lintas sektor, pertanian Bali harus memiliki kesetaraan dengan investasi lain yang selama ini kerap menggerogoti lahan pertanian. Langkah ke arah itu bisa saja ditempuh dengan penegakan hukum formal dan hukum adat.
13
PEMBALAP Red Bull, Sebastien Vettel, berhasil menghadang laju Jenson Button, guna merebut posisi pole pada Grand Prix Formula 1 Turki, Minggu (7/6) ini. Ia mengungguli pembalap Brawn GP sekaligus pimpinan klasemen kejuaraan itu, lewat persaingan seru di akhir-akhir sesi kualifikasi, Sabtu (6/6) kemarin.
HIBURAN
Bali Post/dok
DISITA - Polisi saat memanggul satu jeriken arak yang disita di Tabanan belum lama ini.
Karenina, Miss Indonesia 2009
Bupati Natuna Tersangka Korupsi
OLAH RAGA
227418
Stop Jual Arak
FAKTA
DAERAH
NOMOR 286 TAHUN KE 61
18
Bali Post/ant
MISS INDONESIA - Karenina Sunny saat menerima mahkota dari Miss Indonesia 2008 Sandra Amelia dan Miss World Ksenia Sukhinova, setelah dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2009, Jakarta, Sabtu (6/6) malam.
Hadapi Manuver Malaysia di Ambalat
KPK Tunggu Amplop
RI Tidak Gentar Jakarta (Bali Post) Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono menyatakan RI tidak gentar terhadap berbagai manuver Malaysia di Blok Ambalat, Laut Sulawesi, baik dalam bentuk pergelaran kekuatan militer maupun propaganda kepada masyarakat Blok Ambalat dan sekitarnya. “Kami tidak gentar, silakan saja Malaysia bermanuver menghadirkan kekuatan militer dan melakukan propaganda di Ambalat dan sekitarnya. Yang jelas, Ambalat adalah bagian NKRI,” katanya di Jakarta, Sabtu (6/6) kemarin. Dikatakan, meski kondisi ekonomi dan sosial masyarakat RI di wilayah perbatasan masih minim, namun mereka sudah cukup dewasa dan pintar untuk tidak begitu saja terpengaruh manuver dan propaganda Malaysia, apa pun itu bentuknya. Terlebih, lanjut Menhan, sejak 1966 Indonesia telah memberikan konsensi pada perusahaan multinasional ENI dan Chevron di Blok Ambalat dan itu tidak pernah dipersoalkan Malaysia sebelumnya, sampai mereka men-
geluarkan Peta Maritim 1979, yang ditentang oleh Indonesia, Singapura, Vietnam, dan Cina. “Hasil kontrak itu, selama ini juga masuk ke kas Negara Indonesia. Jadi, bagaimanapun posisi kita lebih kuat. Ini semua berdasar
Konvensi Hukum Laut Internasional (UNCLOS) 1982,” tuturnya. Tentang kemungkinan membawa kasus itu ke Mahkamah Internasional, Juwono mengatakan langkah itu tidak perlu. “Kami optimis
saja, apa pun yang dilakukan Malaysia,” ujarnya. Hal senada diungkapkan juru bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah. Ia mengatakan kecil kemungkinan persoalan Blok Ambalat dibawa ke Mahkamah Internasional. “Kedua pihak sepakat untuk mengedepankan perundingan bilateral. Jadi, ya.. segera saja kita lanjutkan perundingan agar persoalannya tuntas,” katanya. (ant)
TNI-AL Siap Tempur
BPM/dok
Juwono Sudarsono
Manado (Bali Post) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) siap bertempur untuk mempertahankan wilayah Ambalat, dari intervensi Malaysia. Wakasal Laksamana Madya, Moekhlas Sidik, mengemukakan hal itu di Manado, Sabtu (6/6) kemarin, saat meninjau kesiapan pelaksanaan Sail Bunaken 2009. “Status Ambalat saat ini selalu diutak-atik Malaysia. Meski begitu, kami menyatakan kalau TNI-AL tetap mendukung semua cara pemerintah Indonesia untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” katanya. Pemerintah Indonesia, jelas Moekhlas, lebih memilih menempuh jalan dialog dan perundingan, untuk membahas persoalan Ambalat daripada berperang. Hal.19 Kedaulatan Laut
Kerahkan Massa di Haul Bung Karno
Mega-Pro Terancam Disemprit Bawaslu
ADEGAN ciuman memang bukan hal yang mudah dilakukan seorang artis. Walau sudah profesional sekalipun, terkadang mereka merasa canggung saat melakukan adegan ini dengan lawan mainnya. Megan Fox, salah satu bintang seksi papan atas Hollywood, mengakui hal ini. Ia hampir saja menangis ketika seorang aktor menciumnya. Lho, mengapa?
Jakarta (Bali Post) Setelah pasangan caprescawapres SBY-Boediono, kini giliran duet Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto terancam disemprit Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Pasangan capres-cawapres dari PDI-P - Parai Gerindra itu diduga melanggar aturan kampanye. Hal ini terkait dengan peringatan 108 tahun harlah Bung Karno. Namun, kata anggota Bawaslu, Wahidah Suaib, kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (6/ 6) kemarin, pihaknya belum dapat memutuskan. Pasalnya, Bawaslu masih perlu mengkaji rekaman video acara tersebut yang berlangsung di Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat. ‘’Kami masih mempelajari, apakah ada unsur pelanggaran kampanye pemilu atau tidak,’’ ujarnya. Menurut dia, setelah mempelajari rekaman acara itu, Bawaslu langsung menggelar rapat koordinasi membahas masalah ini. Tetapi untuk sementara, Ba-
waslu sudah menerima laporan adanya dugaan pengerahan massa di tempat terbuka seperti itu. ‘’Paling cepat minggu depan, kami sudah bisa mengambil keputusan atas persoalan itu,’’ ujar Wahidah. Sementara Koordinator Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (SMDI) Christopel Nalenan menilai pengerahan massa dalam peringatan 108 tahun harlah Bung Karno di Karawang, Sabtu kemarin, sudah masuk kategori pelanggaran kampanye rapat umum. Aturan main yang dilanggar Mega-Pro adalah pasal 213 UU Pilpres terkait soal kampanye di luar jadwal. Ada ciri-cirinya yakni acara itu dilakukan di tempat terbuka, ada arak-arakan dan dihadiri orang yang jumlahnya melebihi ketentuan UU. Jadi itu sudah rapat umum. Padahal, saat ini merupakan massa kampanye tertutup bagi tiga pasang kandidat capres-cawapres. Hal.19 Jauh Berbeda
WAJAH cerah Karenina Sunny Halim terlihat jelas setelah ia terpilih sebagai Miss Indonesia 2009. Finalis wakil DKI Jakarta ini nantinya mewakili Indonesia pada ajang Miss World 2009 di Afrika Selatan, November mendatang. Gadis kelahiran Jakarta 13 Juni 1986 ini menjadi pemenang setelah menyingkirkan finalis lainnya yang berasal dari 33 provinsi di Indonesia yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (5/6) malam. Pada ajang kontes Miss Indonesia tersebut pemenang ketiga diraih oleh Viviane asal Bali dan pemenang kedua Melati Putri Kusuma Dewi dari Sulawesi Barat. Ajang bergengsi itu disaksikan ratusan penonton, dan juga dihadiri sejumlah pejabat pemerintah di antaranya Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta dan Miss World 2008 Kasenia Sukhinova. Selain pengukuhan tiga pemenang untuk Miss Indonesia 2009, juga panitia memberikan beberapa penghargaan antara lain Miss Persahabatan diraih Nadia Adeline asal Papua Barat, Miss kulit cantik Viviane (Bali), Miss tubuh sehat Emmi Asmin (Sumatera Selatan) dan Miss Sporty Lani Karma (Sulawesi Utara). Kategori penghargaan Miss Favorit yang ditentukan lewat pesan singkat elektronik (SMS) oleh pemirsa diberikan kepada finalis asal Kalimantan Barat, Thirza Puspita Chandra. Acara itu dipandu Tantowi Yahya, dimeriahkan sejumlah grup band antara lain Peterpan dan Ungu. (ant)
Bali Post/ade
HAUL - Guntur Soekarnoputra saat memberikan sambutan pada haul atau peringatan hari lahir ke-108 Bung Karno di Rengasdengklok, Karawang, Jabar, Sabtu (6/6) kemarin.
Jakarta (Bali Post)KPK tengah menunggu laporan amplop dari pernikahan putra Mensekneg Hatta Rajasa, M Reza Ihsan Rajasa. Institusi penegak hukum ini memberikan tenggat waktu hingga 30 hari atas pelaporan hasil gratifikasi (hadiah) yang diterima pejabat negara yang menggelar resepsi tersebut. Demikian dikatakan Karo Humas KPK Johan Budi SP yang dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu (6/6) kemarin. Menurut dia, jika hingga batas waktu itu tidak dilaporkan, kemudian ada masyarakat yang melaporkan adanya penerimaan gratifikasi, KPK bisa langsung melakukan pemeriksaan terhadap pejabat negara yang bersangkutan. Untuk urusan gratifikasi, diakui Johan, KPK memang mengambil sikap menunggu kesadaran pejabat negara untuk melaporkan jumlah hadiah, baik uang tunai maupun dalam bentuk barang yang diterima pejabat tersebut. Selanjutnya, KPK melakukan verifikasi. Tetapi kalau tidak juga melapor, berarti kami yang harus bersikap tegas, tandasnya. Seperti diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didaulat menjadi saksi mempelai lelaki, M Reza Ihsan Rajasa yang merupakan putra sulung Hatta Rajasa. Sedangkan Ketua MPR Hidayat Nurwahid menjadi saksi mempelai perempuan, RA Kusuma Anggraeni, putri sulung dari Djoko Ramiadji. Acara pernikahan dilangsungkan di kediaman mempelai perempuan di Jalan Mangunsarkoro Nomor 69, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.(kmb3/kmb4)
INTERMESO
Minggu Umanis, 7 Juni 2009
19
Prita dan Pilpres
Selamatkan Hutan
Pemerintah Harus Tanda Tangani Monotarium Jakarta (Bali Post)Direktur Eksekutif Society of Indonesian Environmental Journalist (SIEJ) Harry Surjadi mengatakan pemerintah Indonesia harus menandatangi monotarium atau penghentian sementara penebangan hutan untuk menyelamatkan hutan yang masih ada. “Pemerintah harus menandatangani monotarium itu agar hutan di Indonesia tidak makin rusak,” kata Harry di Jakarta, Sabtu (6/6) kemarin. Harry mengatakan hanya Indonesia dan Malaysia dari negara Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang masih memiliki hutan lebih luas dari negara lainnya di ASEAN. Namun sayangnya kedua pemerintah negara ini belum mau menunjukkan komitmennya terhadap penyelamatan lingkungan. “Ini berbeda dengan Thailand dan Filipina yang sudah menandatangani monotarium, harusnya pemerintah Indonesia dan Malaysialah yang memberikan contoh yang lebih baik di ASEAN,” katanya.
Pentingnya menyelamatkan hutan itu, lanjutnya, karena terkait dengan berbagai hal di antaranya perubahan iklim, masalah kemiskinan warga di sekitar hutan dan yang terparah adalah dampak yang ditimbulkannya berupa bencana alam. Dengan demikian, program pemerintah yang menganjurkan penanaman pohon dinilai tidak akan berhasil, jika pohon dewasa yang masih ada tidak dilindungi. “Masyarakat disuruh menanam pohon, sementara pohon besar di hutan alam ditebang. Seharusnya yang ada
saja dilindungi, sambil terus menanam pohon,” ujarnya. Berdasarkan data Departemen Kehutanan tahun 2006, luas hutan yang rusak dan tidak dapat berfungsi optimal telah mencapai 59,6 juta hektar dari 120,35 juta hektar kawasan hutan di Indonesia, dengan laju deforestasi dalam lima tahun terakhir mencapai 2,83 juta hektar per tahun. Akibatnya kerugian finansial yang harus ditanggung pemerintah mencapai Rp 83 miliar per hari. Sementara penelitian Greenpeace mencatat tingkat kerusakan hutan di Indonesia mencapai angka 3,8 juta hektar per tahun yang sebagian besar disebabkan oleh aktivitas illegal logging atau penebangan liar (Johnston, 2004). Berkaitan dengan hal itu, Harry mengatakan salah satu hal yang harus dibenahi ke depan adalah sinkronisasi kebijakan yang terkait dengan masalah hutan dan pertam-
Malaysia Intip Kekuatan RI Jakarta (Bali Post) Krisis perbatasan Indonesia-Malaysia di perairan Ambalat dinilai hanya strategi Malaysia untuk melihat kekuatan Indonesia. Malaysia dinilai hanya ingin melihat reaksi Indonesia dengan manuver yang dilakukannya. Hal ini dikatakan pengamat hubungan internasional Unpad Teuku Rezasyah dalam acara diskusi di Jakarta, Sabtu (6/6) kemarin. Diungkapkan, provokasi yang dilakukan kapal perang Malaysia itu biasa dilakukan seluruh negara di dunia. Sedangkan Indonesia sendiri harus pula menunjukkan kehadirannya melalui kapal patroli. Biasanya, mereka melakukan itu untuk membuat sebuah skenario hipotesis. “Hanya water testing,’’ imbuhnya.
Tetapi yang paling penting dari semua ini, lanjut Reza, pemerintah Indonesia harus tetap pada sikapnya bahwa Malaysia tidak berhak mengkalim perairan Ambalat sebagai wilayahnya. Indonesia memiliki kekuatan hukum untuk menyatakan blok Ambalat adalah milik Indonesia. Bukti kuat itu, adanya pemberian konsesi minyak dari Indonesia kepada Shell di perairan Sulawesi sejak 30 tahun lalu. ‘’Posisi Indonesia justru lebih dekat dengan blok Ambalat,’’ jelas dia. Pendapat serupa disampaikan Dirjen Hukum dan Perjanjian Internasional Deplu Arif Havaas Oegroseno. Untuk itu, pihaknya sangat optimistis masalah ini dapat diselesaikan lewat perundingan yang diglar Agustus mendatang, nantinya di-
menangkan Indonesia. ‘’Itu adalah perundingan putaran ke-13. Masalah Ambalat ini mencuat karena batas wilayah Indonesia dan Malaysia tidak jelas,’’ ungkapnya. Lebih jauh dikatakan Arif Havaas, perundingan itu nanti akan membicarakan masalah batas wilayah di Ambalat, Perairan Cina Selatan, dan Selat Malaka. Sebenarnya, perundingan itu rutin, karena dilakukan selama 3-4 bulan sekali selama empat tahun terakhir ini. Tetapi, untuk masalah Ambalat akan menjadi perhatian utama. Deplu sendiri telah meminta intensitas patroli armada RI di lokasi perbatasan terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan yang terjadi. (kmb4)
60 Narapidana Cipinang Diboyong ke Nusakambangan Cilacap (Bali Post) Sebanyak 60 napi dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta, diboyong ke Lapas Narkotika di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Mereka diangkut dengan dua bus transpas bernomor polisi B 7029 MQ dan B 7031 MQ dengan pengawalan ketat anggota Brimob Polda Metro Jaya, tiba di Dermaga Wijayapura, Cilacap (penyeberangan ke Nusakambangan, red.), Sabtu (6/6) pagi kemarin pukul 07:30 WIB. Namun karena kedua bus tersebut berukuran besar, ke60 napi itu diperintahkan turun dari bus dan berjalan kaki secara bergilir menuju Kapal Pengayoman II, masing-masing tiga-lima orang dengan tangan terborgol dan
kaki dirantai sesama napi. Sesampainya di atas Kapal Pengayoman II, ke-60 napi itu diperintahkan untuk duduk di atas geladak dengan pengawalan anggota Brimob bersenjata lengkap. Evakuasi napi dari bus menuju kapal tersebut berjalan sekitar 30 menit. Sekitar pukul 08:00 WIB, Kapal Pengayoman II segera mengantarkan mereka menuju Dermaga Sodong di Pulau Nusakambangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari petugas di Dermaga Wijayapura, ke60 napi tersebut menjalani hukuman 10-20 tahun penjara. “Mereka akan dimasukkan ke Lapas Narkotika,” kata seorang petugas. Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika, Marwan Adli, saat dihubungi men-
gaku belum mengetahui jika lapasnya mendapat kiriman napi dari Lapas Cipinang. “Saya belum tahu karena saat ini sedang pendidikan di Bandung,” katanya. Meski demikian, dia mengatakan dua pekan lalu pihaknya pernah memperoleh kabar jika akan ada 60 napi dari Lapas Cipinang yang akan dipindah ke Lapas Narkotika. Namun saat itu, kata dia, terjadi pembatalan pengiriman napi. “Jadi kemungkinan napi yang datang hari ini merupakan napi yang dulu batal dipindahkan,” katanya. Dari catatan yang ada, Lapas Narkotika telah menerima 240 napi dari Lapas Cipinang selama 2009. Mereka dipindahan pada 30 Januari, 14 April, 21 April, dan 6 Juni 2009. (ant)
bangan. Alasannya, selama ini regulasi terkait dengan konservasi hutan dan lahan, ternyata berseberangan dengan regulasi tentang pertambangan. Dalam hal ini, pemerintah melarang menebang pohon di hutan lindung, namun di sisi lain memberikan peluang un-
tuk menambang di kawasan hutan. “Karena itu, siapa pun presiden terpilih nanti, pekerjaan rumah (PR) utama untuk menyelamatkan hutan Indonesia adalah membuat regulasi yang tidak saling bersinggungan dan dalam kebijakannya itu memiliki visi lingkungan,” katanya. (ant)
Pemberantasan Korupsi Tetap Penting Jakarta (Bali Post) Dari tiga pasangan calon presiden, baru duet SBY-Boediono yang menyinggung soal pemberantasan korupsi. Isu politik yang kerap diembuskan masih pertumbuhan ekonomi dan neoliberalisme. Padahal, tunggakan penyelesaian kasus hukum dan kelanjutan pemberantasan korupsi merupakan tantangan bagi kontestan Pilpres 2009. Pendapat ini dikatakan pakar hukum pidana UI, Rudi Satrio, dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (6/6) kemarin. Dijelaskan dia, JK-Wiranto dan Megawati-Prabowo sejauh ini hanya menyinggung neolib dan ekonomi kerakyatan. Berbeda dengan SBY, yang jauh hari sebelum masa kampanye sudah menyerukan kelanjutan program pemberantasan korupsi untuk pemerintahan yang bersih. Tetapi komitmen SBY juga masih perlu diuji. Meski sejak awal telah menekankan program penegakan hukum dalam kampanyenya, masyarakat juga harus terus mengawasi rincian dari cara pencegahaan terjadinya tindak korupsi. ‘’Jangan sampai sebatas komitmen,’’ jelas Rudi. Sementara Koordinator Bidang Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Emerson Yuntho, khawatir tingkat popularitas pasangan JK-Wiranto dan Megawati-Prabowo takkan bisa menggeser SBY-Boediono, karena masih saja memainkan isu ekonomi kerakyatan. Padahal, masyarakat masih ingin program pemberantasan korupsi harus terus berlanjut. Apalagi, tambah dia, belakangan ini makin banyak pejabat negara yang tertangkap tangan oleh KPK, karena menerima dan terlibat kasus-kasus korupsi. Isu penegakan hukum dan pemberantasan korupsi masih dianggap penting oleh masyarakat. Seharusnya, JK dan Mega jangan hanya menjadikan pertumbuhan ekonomi sebagai prioritas utama. ‘’Dua masalah itu harus menjadi fokus kampanyenya,’’ imbuh Emerson. (010)
Minuman Impor Dari Hal. 1 Kata dia, penyetopan ini untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan khususnya jatuhnya korban lagi akibat minuman arak. ‘’Kami sudah menyetopnya sejak empat bulan lalu. Tidak hanya kami, pengelola lain di seputar Legian juga sudah melakukan hal yang sama,’’ katanya. Meski demikian, pihaknya tetap menjual minuman beralkohol impor khususnya yang legal. Sebab, minuman impor dirasa lebih terjamin kualitasnya. Lebih baik menjual minuman yang legal saja daripada berisiko,’’ tambahnya. Pengelola Deja’vu Irmawan Pujiyanto Putra
mengatakan pihaknya hanya menjual jenis minuman impor dan lokal yang sudah dilegalkan seperti Vodka dan Gin. Sementara untuk arak, dia mengaku tidak pernah menawarkannya kepada pengunjung bar. Kata dia, ada saja tamu yang menginginkan arak. Namun, dia juga selalu menjelaskan bahwa minuman jenis tersebut tidak tersedia lagi di tempat usahanya. Vodka dan Gin bisa laku 5 hingga 8 karton per bulannya. ‘’Kalau arak sudah tidak kami jual lagi. Sebab hanya sedikit tamu yang mau. Apalagi kualitas arak sekarang sedang diragukan. Khawatir arak oplosan yang bisa mengancam keselamatan tamu,’’ ujarnya. (ded)
Kedaulatan Laut Dari Hal. 1 “TNI-AL ini hanya menjalankan apa yang diperintahkan. Kalau disuruh menembak ya ditembak, kalau tidak, ya diam,” katanya. Tetapi Wakasal memastikan TNI-AL sebagai penjaga laut Indonesia siap membela kedaulatan laut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetapi mereka tetap ikut aturan mainnya. Mengenai masalah lainnya, ujar Moekhlas, bukan otoritas TNI-AL untuk berbicara, yang paling penting justru
adalah bagaimana menjaga perbatasan Indonesia tersebut. Kasus Ambalat kembali menghangat pekan ini, karena adanya manuver kapal Angkatan Laut Malaysia. Angkatan Laut Indonesia berkali-kali harus kerja ekstra keras untuk menjaga, pulau yang selalu menjadi sengketa antara Indonesia dan Malaysia tersebut. Wakasal berada di Manado dalam rangka simulasi sailing pass atau parade kapal, yang diikuti tiga kapal dari Pelabuhan Bitung ke Pelabuhan Manado. (ant)
ROMEO melecehkan makna sebuah nama dengan aforisme, “Apa sih arti sebuah nama? Mawar, disebut apa pun harumnya tetap semerbak!” Namun, tidak sedikit orangtua memilih nama terbaik buat putra-putrinya, dengan harapan anak-anaknya kelak berperilaku sesuai makna yang terkandung dalam namanya. Sebaliknya, ada anak yang dengan berbagai alasan, mengganti nama pemberian orangtuanya setelah dewasa. Omni adalah sebuah kata yang berarti “segalanya”, jika digabung dengan kata lain di belakangnya akan memperhebat makna kata itu. Tuhan sering disebut omnipotent karena kemahakuasaannya. Dia juga dikatakan omnipresent karena ada di manamana. Sedangkan manusia disebut omnivora karena pemakan segalanya, tumbuhtumbuhan maupun hewan. Seiring meningkatnya keserakahan dan lenyapnya toleransi antarsesama, perbuatan manusia dianalogikan dengan homo homini lupus alias “manusia sebagai pemangsa manusia yang lain”. “Sebuah rumah sakit di Tangerang menggunakan nama Omni diikuti kata Internasional agaknya ingin membuktikan bahwa namanya punya arti. Karena ada yang dianggap kurang ajar mencemarkan nama baiknya, lembaga yang berupaya menjadi omnipotent tersebut berhasil menyekap seorang ibu rumah tangga selama tiga minggu di penjara wanita Tangerang. Ibu dua anak bernama Prita Mulyasari (32) itu tidak menyangka dirinya yang cuma menuturkan pengalamannya sebagai mantan pasien di RS tersebut lewat surat elektronik, harus berpisah dengan buah hatinya yang masih kecilkecil. Kebebasan berpendapat seperti tertuang dalam konstitusi, ternyata bisa ditafsir sesuai selera orang-orang beruang dan berkuasa,” ujar Rubag. “Hati-hati kalau ngomong, salah bicara kau juga bisa diciduk! Bukan RS tersebut yang memasukkan Prita ke bui! Karena statusnya sebagai tahanan kejaksaan dan perkaranya belum divonis hakim, maka wewenang kejaksaanlah yang membuatnya meringkuk selama proses peradilan berlangsung. Aku jadi setuju dengan tulisan I Wibowo berjudul ‘Menjual Warga Negara’. Akibat gempuran neoliberalisme, tulisnya, paham warga negara nyaris lenyap diganti dengan istilah rakyat dengan konsep konsumen. Sebagai konsumen, rakyat harus mempertanggung-jawabkan dirinya sendiri dalam mekanisme pasar. Rupanya suasana laissez faire tidak hanya berlaku di bidang ekonomi, tapi juga politik, hukum, budaya dan sosial,”
komentar Kuik. “Kalau dugaanmu benar, Darwinisme sosial yang beradagium the survival of the fittest atau ‘hanya yang paling kuat yang berhak hidup’ segera akan terjadi di negeri ini. Memang kalau ditinjau kasus Prita, sinyalemenmu tidak meleset. Prita sebagai konsumen yang berbelanja kesehatan di pasar bernama rumah sakit, seakan sudah kehilangan haknya untuk mengeluh, apalagi menuangkan keluhannya ke E-mail. Dengan konsep persaingan bebas, dia boleh pindah ke RS lain, tapi dilarang menyebarkan pengalamannya ke publik, kendati pengalaman menyesakkan dada. Artinya, Prita berhak diam, sebab apapun yang dikatakannya akan dipakai menuntutnya di pengadilan. Uang dan kekuasaan telah mengkolonisasi pikiran rakyat,” imbuh Deka. “Ungkapan bahwa kedudukan semua orang sama di hadapan hukum, sebenarnya cuma lipstik. Kalau saja Prita bukan ibu rumah tangga biasa, melainkan istri pejabat tinggi, jangankan menulis di E-mail, mencakmencak pun dia tidak akan dimasalahkan. Andai pun dituntut, baik pejabat maupun istrinya akan siap sedia dengan sepeleton pengacara jempolan, yang bukan hanya piawai pasal-pasal hukum, tapi paham formula Harold Laswell — who gets what, why, when and how much? Seramnya, selain didakwa dengan KUHP pasal pencemaran nama baik, warisan hukum kolonial, Prita juga dituduh melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE ), yang ancaman hukumnya lebih dari enam tahun. Itulah alasan mengapa dia ditahan,” sahut Gading. Konon Prita digugat dua dokter, yang mungkin dibeberkan ulahnya di surat elektronik atau bertindak sebagai bemper RS yang dikritisinya. Anehnya, mantan Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia, Kartono Mohamad dalam artikelnya di koran, berkesan membela Prita. Meskipun para penyedia layanan medis mengakui hak para pasien untuk tahu ikhwal pelayanan, tulisnya, namun banyak yang mengabaikannya. Justru yang lebih diperhatikan adalah kewajiban para pasien untuk membayar. Semua ini akibat paradigma bahwa para pasien harus tunduk dan
menurut kata dokter, tidak boleh mengajukan banyak pertanyaan. Terkait UU ITE, Wakil Ketua Dewan Pers, Sabam Leo Batubara sepaham dengan Prita yang merasa dirinya dizalimi. “Syukur kejadian yang menimpa Prita menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009, sehingga dia mendapat kunjungan semua kandidat presiden serta para anggota tim suksesnya. Semua bersimpati, malah Presiden SBY lewat juru bicaranya berpesan agar aparat hukum yang menangani kasus Prita, di samping menggunakan hukum, juga hati dan rasa keadilan. Mudah-mudahan ini bukan bagian dari kampanye, tapi semata dari hati yang tulus. Walhasil, Prita dikeluarkan dari kurungan Rabu lalu, berganti status tahanan kota. Malah terkait dengan keluhan santer di masyarakat mengenai dimasukkannya pasal-pasal UU ITE, pihak kejaksaan akan melakukan eksaminasi untuk menepis adanya unsur uang dalam penanganan perkara,” kata Rubag. Bila tuduhan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE berhasil menjadikan Prita narapidana, maka giliran para wartawan dan peselancar dunia maya akan menyusul. Belum lagi tindakan kekerasan yang dilakukan masyarakat yang dihasut oknum-oknum tertentu yang mengancam keselamatan dan nyawa pekerja pers. Jadi, aku sepaham dengan pendapat Leo Batubara, bahwa kasus Prita ini merupakan preseden yang kurang baik dan melumpuhkan hak masyarakat untuk berpendapat, berkeluh kesah dan mengkritisi berbagai bentuk penyelewengan. Agaknya, setelah dunia digoyang fundamentalisme agama melawan fundamentalisme pasar, kini hukum yang lama terlelap seperti gelagapan bangun, pura-pura fundamentalis,” kata Deka. “Fundamentalisme, kalau tidak salah, berarti ‘kembali pada keaslian suatu ajaran’. Nah, kalau hukum, keasliannya apa? Keadilan adalah jawaban pendeknya, tapi nyatanya berkelok dan berbelit. Malah di negeri ini ada yang bilang, hukum sering dipelintir, sehingga orang yang datang ke pengadilan disindir bukan mencari keadilan, tapi kemenangan. Maka lahirlah isu mafia peradilan! Mengomentari kasus Prita, Megawati Sukarnoputri saat menjenguk di LP Wanita Tangerang, berkomentar, kasus Prita adalah gambaran dan masalah hukum di Indonesia, ketidakadilan bagi masyarakat yang menuntut haknya masih terjadi. Jusuf Kalla malah minta pihak kepolisian bertindak adil, tidak langsung memenjarakan,” ulas Gading. aridus
Pola Guru Asuh Dari Hal. 1 Guna mendisiplinkan siswa dan mengantisipasi mereka terjerumus ke dalam aktivitas-aktivitas negatif, kata dia, SMPN 1 Kuta Utara menerapkan pola guru asuh. Pengejawantahan pola ini ke tataran aksi praksis, setiap guru diwajibkan membina dan mengawasi secara intensif enam orang siswa. Guru bersangkutan juga bertanggung jawab terhadap perkembangan sikap/perilaku, kedisiplinan dan pelajaran siswa-siswa binaannya selama menuntut ilmu di SMAN 1 Kuta Utara. Termasuk, secara berkala harus melaporkan segala perkembangan itu kepada orang tua siswa. “Jika ada siswa binaannya yang perkembangan sikap/perilaku, kedisiplinan dan pelajaran dinilai mengkhawatirkan, guru bersangkutan wajib melakukan kunjungan ke rumah orang tua siswa. Pada kunjungan rumah itu, guru bersangkutan akan bicara dari hati ke hati dengan orang tua siswa untuk selanjutnya bersamasama mencari solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi putra-putrinya. Dengan pola asuh seperti ini, maka guru pembina bisa mengetahui lebih awal permasalahan yang dihadapi siswa-siswa binaannya sekaligus lebih awal pula mencari solusi pemecahan
masalah yang mereka hadapi,” tegasnya. Ia juga menambahkan pola asuh ini menuntut sinergi dan komunikasi yang baik antara guru dan orang tua siswa. Barang Haram Maraknya peredaran miras yang dioplos dengan berbagai bahan berbahaya juga sangat mencemaskan Kepala SMAN 1 Denpasar Drs. I Made Tumbuh, M.Pd. Dalam konteks ini, dia berharap para orang tua siswa lebih mengintensifkan pengawasan melekat terhadap putra-putranya ketika berada di luar sekolah. Pasalnya, pesta memabukkan yang dilakoni para siswa pada umumnya dilakukan di luar jam sekolah atau ketika mereka jauh dari pengawasan guru. “Saya rasa, tidak ada sekolah di Bali yang membiarkan petugas kantin sekolah menjajakan miras di dalam lingkungan sekolah. Jadi, sangat kecil kemungkinan para siswa menenggak minuman memabukkan itu di sekolah,” ujarnya. Guna mengantisipasi siswa terjerumus menjadi pecandu miras, kata dia, pihak sekolah secara berkala menggelar sidak untuk memeriksa barang-barang bawaan siswa. Sidak itu juga bertujuan untuk memangkas kemungkinan beredarnya narkoba dan zat berbahaya lainnya serta bendabenda “beraroma” pornografi
di sekolah. Namun, katanya mengakui, sidak yang digelar rutin oleh pihak sekolah bekerja sama dengan aparat kepolisian itu tidak bisa menjamin seratus persen siswasiswa bebas dari “jeratan” barang-barang haram itu. “Bisa saja mereka mendapatkan dan mengonsumsi barang-barang itu ketika berkumpul dengan rekan-rekannya di luar sekolah. Jadi, pengawasan orang tua siswa tetap jadi hal yang urgen karena sebagian besar mereka berada di luar sekolah,” katanya. Lebih lanjut, Kerta dan Tumbuh sangat mendukung jika aparat kepolisian dengan instansi terkait secara intensif menggelar sidak terhadap warung-warung minuman yang berlokasi di sekitar lingkungan sekolah. Pasalnya, ada sejumlah sekolah yang belum memiliki fasilitas kantin sekolah dan memberikan kesempatan siswasiswanya untuk berbelanja di luar sekolah saat jam istirahat. Pengawasan serupa juga wajib dilakukan terhadap tempat-tempat strategis yang selama ini dijadikan arena “cuci mata” oleh para siswa. “Khusus untuk peredaran arak bermetanol yang menggemparkan Bali belakangan ini, kami berharap aparat berwajib juga menyisir tempat-tempat seperti itu,” kata Tumbuh yang dibenarkan oleh Kerta. (ian)
Jauh Berbeda Dari Hal. 1 ‘’Kampanye rapat umum terbuka baru akan dimulai pada 11 Juni mendatang,’’ jelas dia. Christopel menyayangkan
sikap panwas Pilpres Jawa Barat yang dinilai tidak berani bertindak tegas untuk menghentikan kegiatan itu. Sikap ini jauh berbeda dengan panwas Pilpres Jawa Tengah yang berani menghen-
tikan kegiatan deklarasi pendukung pasangan JK-Wiranto yang hanya dihadiri ratusan orang. ‘’Tidak masuk akal kalau panwas tidak tahu ada pelanggaran itu,’’ paparnya. (kmb3)
18
HIBURAN
Minggu Umanis, 7 Juni 2009
Film ”Terminator Salvation”
Robot-robot yang Ingin Kuasai Dunia Denpasar (Bali Post) Film “Terminator Salvation” kini sedang gencar diputar di bioskop di Denpasar. Film bertema futuristik yang disutradai McG ini di antaranya dibintangi James Cameron, Gale Anne Hurd, serta Christian Bale — pemeran sosok Batman itu. Adalah John Connor (Christian Bale), manusia yang ditakdirkan untuk memimpin sisa-sisa manusia yang memberontak terhadap Skynet dan pasukan Terminator-nya. John bersama para kaum Resistance kemudian merencanakan untuk menghancurkan Skynet dalam usaha mengembalikan manusia sebagai pemimpin di muka bumi. Dalam persiapan penghancuran Skynet inilah kemudian muncul seorang pria bernama Marcus Wright. Marcus kehilangan ingatannya dan tak tahu dari mana ia berasal. Yang ada dalam ingatannya hanyalah saat dirinya berada dalam eksekusi. Sebenarnya, Marcus adalah manusia yang telah diubah menjadi robot setelah ia sendiri dieksekusi satu tahun
sebelumnya. Di saat yang hampir bersamaan dengan rencana kaum Resistance untuk meruntuhkan Skynet, para robot ternyata juga punya rencana untuk membunuh para pemimpin Resistance. Nama John Connor ada dalam daftar Skynet namun John tak mengerti kenapa nama Kyle Reese (Anton Yelchin) juga ada dalam daftar eksekusi tersebut. Menurut John, Kyle terlalu muda untuk dianggap sebagai ancaman buat Skynet. Harus Dipangkas Hanya gara-gara Christian Bale menolak peran utama dan bersikeras hanya mau memerankan karakter John Connor, maka naskah film yang sudah jadi terpaksa harus disusun ulang. Un-
Eric Clapton Tak Berniat Pensiun London Musisi asal Surrey, Inggris, yang dikenal banyak orang lewat lagu “Wonderful to Night” hingga “Tears In Heaven”, Eric Clapton, baru-baru ini mengaku, jika semua spekulasi mengenai mundurnya ia dari industri musik adalah isapan jempol belaka. “Sebenarnya saya pensiun di setiap akhir dari sebuah tur. BPM/ist Saat sedang tur, saya sepertinEric Clapton ya merasa sangat menderita, kesulitan tidur di hotel sampai selalu merasakan lapar. Namun, saat kembali ke studio, saya seperti menemukan ide yang ajaib. Jadi, untuk apa pensiun?” ungkapnya pada majalah Rolling Stone. Sementara, gitaris bernama lengkap Eric Patrick Clapton ini juga mengakui bahwa bagaimanapun ia memang lebih merasa nyaman pada saat rekaman daripada saat melakukan tur. Pasalnya, sampai kini ia masih merasa belum cukup menghasilkan karya yang istimewa. “Belum terlintas di pikiran saya mengenai ide-ide untuk merilis karyakarya istimewa, sebuah best album,” pungkasnya. (tin)
Ringo Starr akan Siap Bergabung London Rumor kolaborasi Paul McCartney dan Bob Dylan tampaknya akan makin panas dengan munculnya kabar bahwa Ringo Starr siap bergabung juga. Bila rumor ini jadi kenyataan, maka kolaborasi tiga legenda musik ini bakal jadi sesuatu yang layak untuk ditunggu. Menurut sebuah sumber, Ringo Starr, mantan pemain drum The Beatles ini siap mengisi posisi drum pada kolaborasi BPM/ist McCartney dan Dylan nanti. Ringo Starr Sumber ini juga menyebut bahwa Starr adalah perantara yang sempurna karena dia kenal baik Bob dan Paul. Kabar terakhir menyebutkan bahwa McCartney dan Dylan akan mulai berkolaborasi sekitar musim panas ini. McCartney dijadwalkan akan berlibur musim panas di Amerika Serikat dan ini adalah saat yang tepat karena untuk mempertemukan dua orang musisi ini memang bukan hal yang mudah. Dylan maupun McCartney punya jadwal yang padat dan karenanya mewujudkan kolaborasi ini akan jadi sesuatu yang istimewa. (tin)
BPM/ist
FILM - Adegan film “Terminator Salvation” tungnya kerja keras ini tak terlalu buruk karena tak terlihat kesan bahwa Bale han-
ya sekadar “tempelan” dalam film ini. Namun kabarnya McG, sang sutradara, harus
memangkas sekitar 40 menit durasi film sebelum akhirnya film ini bisa disajikan se-
bagai sebuah tontonan. Pemotongan ini bisa dimaksudkan sebagai “penyesuaian”, namun bisa juga dilihat sebagai pertanda ketidakpuasan sang sutradara pada hasil akhir syuting. Yang jelas pada beberapa bagian memang terlihat bahwa ritme film secara keseluruhan sepertinya tak tertata rapi. Ini diperburuk lagi dengan beberapa special effect yang berkesan “murahan”. Namun, secara keseluruhan, dari keempat film “Terminator”, yang satu ini lebih berkesan kelam. Soal akting, nama Christian Bale mungkin tak perlu lagi diragukan apalagi setelah menonton akting Bale dalam “Batman: The Dark Knight”. Tapi ada satu fakta menarik yang terjadi pada dua film ini. Seperti juga pada “The Dark Knight”, Bale dalam film ini kembali kecolongan. Meski namanya dipasang paling atas, namun justru Sam Worthington dan Anton Yelchin yang terlihat lebih bersinar. (roc/tin)
”APM 2009” Digelar di Indonesia Upaya Redam Konflik Indonesia-Malaysia Jakarta (Bali Post) Sementara hubungan RI dengan Malaysia kini sedang tegang, kini insaninsan musik dan televisi negara Malaysia hendak mendinginkan suasana dengan menggelar penghargan musik. Anehnya, setelah delapan tahun “Anugerah Planet Muzik” (APM) yang biasanya digelar di Malaysia dan Singapura, mendadak sontak tahun ini digelar di Jakarta. Ini untuk pertama kalinya Indonesia akan jadi tuan rumah penyelenggaraan APM. “Mohon antara politik dan seni jangan dikaitkan. Musik ya musik. Gagasan ini sudah lama dan kami dari Indonesia pun sepakat dan dalam hal ini, penyelenggaranya adalah Global TV. Kalau antara negara serumpun acap terjadi konflik, itu biasa. Seperti suami isteri, terkadang sering terjadi konflik. Nah, jika di dunia politik tengah terjadi gontok-gontokan, kita dari dunia hiburan dan musik berusaha meredamnya. Kalau politik itu kotor,
seni musiklah yang akan membersihkannya,” ujar Daniel Hartono, Dirut Global TV. Wakil Direktur Grup Radio MediaCorp Malaysia, Ms. Zakiah Halim menyatakan, pada dasarnya MediaCorp mempersembahkan APM pertama kalinya tahun 2001 sebagai acuan untuk melihat tampilan terbaik di industri musik Malaysia dan kawasan sekitarnya. APM tidak hanya menjadi sebuah penghargaan terhadap usaha para artis Malaysia, tetapi juga menjadi sebuah bentuk pengakuan dari ketiga negara. APM selama ini memang telah dikenal sebagai satu-satunya penghargaan musik di Malaysia. Kriteria penghargaan di APM 2009 kali ini dibagi menjadi 18 kategori yang di dalamnya terdiri atas 9 kategori Terbaik dan 7 penghargaan Paling Popular plus 2 kategori penghargan spesial yang telah dianugerahkan tiga kali berturut-turut yaitu The Planet Music Special Achievement
Award dan The Humanitarian Awards. Dalam hal penilaian, kriteria kategori penghargan Terbaik akan ditentukan oleh penilaian dewan juri yang terdiri atas para profesional di bidang musik dan televisi yang juga berasal dari tiga negara. Sementara itu, dukungan pemirsa juga dibutuhkan di APM 2009 untuk menentukan pemenang kategori Terpopular melalui voting SMS dan juga dihitung melalui jumlah lagu yang berhasil di-download. Beberapa nama artis/band Indonesia yang masuk nominasi dari lagu-lagu yang dirilis dari 1 Januari 2008 hingga 31 Desember 2008 antara lain Agnes Monica, Aura Kasih, Hello, dMasiv, ST 12, Afgan, Tompi, Glenn Fredly, Dewi Persik, Dewiq dan Ipank, Kotak, Nidji dan seabreg artis lain. Artis-artis Malaysia dan Singapura yang diunggulkan yang dikenal di sini antara lain Siti Nurhaliza, Hujan, Hadi Mirza (pemenang Asian Idol, kakeknya berasal dari Indonesia), dan Malique featuring Nasir. (pik)
Okti Harvina Kawinkan Angklung dengan Rock Jakarta (Bali Post) Seorang dara manis tiba-tiba menyeruak dan memainkan alat musik tradisional angklung di Back Stage, Ancol, Jakarta Utara. Dia, Okti Harvina (28), personel band ASAP (As Soon As Possible), yang kini telah berganti formasi. Kini ASAP dikawal tujuh personel muda usia, yaitu Ranie (vokal), Denny (bas), Rully (gitar), Ragil (drum), Wildan (bass angklung), Chelssie (vokal additional) dan Okti Harvina (angklung). Memang, seorang wanita memainkan angklung terasa ada aura yang berbeda. “Saya ingin memainkan angklung secara utuh, jadi tidak asal tempelan,” lontar Okti yang belajar langsung angklung dari gurunya di Bandung, Taufik Hidayat. Taufik Hidayat adalah anak Mang Ujo yang mendirikan Saung Angklung Mang Ujo dan Mang Ujo adalah anak almarhum Daeng Soetigna, perintis angklung di Jawa Barat. Ihwal cara memainkan angklung, Okti menjelaskan, dengan digetarkan. “Karena ASAP adalah grup band bergenre rock, saya memainkannya dengan dinamis dan atraktif. Perkawinan angklung rock ini punya potensi yang cerah dan punya masa depan gemilang,” tutur Okti. Nomor yang dimainkan malam itu berjudul “Asap Orbit to Plane”. Tampak terasa ada sebuah persenyawaan atau kolaborasi antara nada-nada pentatonis yang berpadu dengan nada-nada diatonis yang mengalun indah. (pik)
al Bali makin tak bernyali menghadapi pesona acara-acara favorit penonton. Wayang Kulit misalnya, dibawah tahun 1980, masih karismatik. Namun ketika stasiun televisi makin menjamur, seni wayang kulit itu kehilangan pamor. Penonton lebih kesemsem dengan sajian seni pop yang dieksploitasi televisi daripada meyimak kearifan hidup yang dituturkan pentas wayang. Tentu, redupnya binar seni klasik bukan sepenuhnya dampak negatif dari revolusi televisi. Perubahan budaya sebagai imbas dinamika kehidupan, berkontribusi besar pada cara pandang, pola berpikir, sikap hidup masyarakat, termasuk pada sikap masyarakat Bali
masa kini dalam berinteraksi dengan keseniannya. Kini, bentuk-bentuk kesenian yang telah mengisi dinamika kehidupan masyarakat terdahulu kian marginal dan pencapaian estetik yang pernah diraihnya tergerus tak terurus serta fungsi-fungsi sosial dan religius yang sempat diisinya terkikis. Begitu pula makna-makna kultural dan filosofis yang dulu mengawalnya terpental entah ke mana. Tragisnya, kesenjangan bentuk-bentuk kesenian itu dengan generasi muda, makin lebar. Orientasi masyarakat di tengah gelombang globalisasi yang cenderung materialis-kapitalistik, sungguh membuat butir-butir bu-
BPM/ist
KLASIK - Pementasan Gambuh, salah satu kesenian klasik Bali.
daya itu tergelincir. Bali TV dengan jargon Ajeg Balinya rupanya memiliki komitmen kuat untuk mengawal Bali, termasuk jagat seni klasiknya. Sebab, bagi para seniman Bali masa kini, khasanah seni klasik adalah mata air yang mengalirkan dahaga berkreasi. Kontinuitas pelestarian dan pengembangan kesenian di Bali lazimnya berorientasi pada nilainilai estetika dan konsep-konsep artistik dari kesenian klasik yang telah teruji zaman tersebut. Gambuh misalnya, bertransformasi menjadi Arja dan Legong. Konsep klasik Legong kini dielaborasi menjadi beragam tari palegongan. Begitu pula dalam seni karawitan. Konsep dan pola-pola musikal dalam gamelan Gambuh mengejawantah dalam gamelan Semarapagulingan, repertoar yang dimiliki Gong Gede disajikan lebih segar dan kreatif dalam gamelan Gong Kebyar. Kini di tengah dinamisnya perkembangan Gong Kebyar, tak sedikit yang mengeksplorasi elemen-elemen yang terdapat dalam gamelan tua seperti Gambang, Slonding, atau Gender Wayang. Kesenian klasik, lebih-lebih yang telah terpuruk langka, semestinya segera diselamatkan. Bukan hanya itu. Sejatinya sebagian besar seni pertunjukan tradisional Bali yang kini lesu juga patut digairahkan kembali. Arja yang dulu mengharu biru penonton kini oleng tak perdaya. Teater rakyat Drama Gong yang dulu begitu merakyat kini sekarat. Wayang Kulit yang mempesona sebagai tontonan dan tun-
Megan Fox
Merasa Jijik Hollywood Adegan ciuman memang bukan hal yang mudah dilakukan seorang artis. Walau sudah profesional sekalipun, terkadang mereka merasa canggung saat melakukan adegan ini dengan lawan mainnya. Megan Fox, salah satu bintang seksi papan atas Hollywood, mengakui hal ini. Ia hampir saja menangis ketika seorang aktor menciumnya. Bukan karena ia takut, tapi gara-gara di mulut aktor itu masih bersisa makanan. Aktris yang membintangi film “Transformer: Revenge of The Fallen” ini benci harus langsung berkontak bibir dengan lawan mainnya, apalagi jika aktor yang diciumnya belum sikat gigi saat melakukan adegan tersebut. “Oh, Tuhanku! Adegan ciuman itu sangat menjijikkan. Itu hal paling intim yang harus dilakukan. Kontak mulut? Ah, saya biasanya lebih menikmati pribadi seorang pria bukan hanya dari luarnya saja, sebelum saya mencium dia,” ujar Megan sebagaimana ditulis FemaleFirst. Megan lebih lanjut menuturkan, pernah pada suatu saat, ada seorang pria yang menciumnya sehabis makan. “Dia seakan mentransfer apa yang ada di mulutnya ke mulut saya. Saya bersumpah, itu sangat menjijikkan. Apa itu yang ada di mulutnya? Rasanya sangat asin. Saya hampir menangis. Saya benar-benar kesal seharian,” cerita wanita kelahiran 16 Mei 1986 ini. Jika dirunut ke belakang, Megan sesungguhnya memulai pendidikan di bidang akting di usia yang relatif muda — 5 tahun. Saat itu ia sudah mendapat pelatihan drama dan tari di sebuah lembaga sosial di kota kelahirannya. Di usia 10 tahun, ia pindah ke Florida dan tetap menggeluti dunia akting hingga selesai SMA. Dari sana ia kian menunjukkan bakatnya di bidang seni. Ini dibuktikan dengan kemenangan yang ia peroleh dari beberapa kompetisi di bidang modelling dan tari. Namun, baru pada 2001, Megan menapakkan kaki di dunia film. Film pertamanya berjudul “Holiday in The Sun” yang kemudian membuka kariernya. Beberapa peran pembantu sudah dilakoninya sampai ia mendapat kehormatan untuk menjadi pemeran utama di film “Transformers” pada 2007. Megan yang sempat dinobatkan para pembaca majalah pria FHM sebagi wanita terseksi ini telah membintangi lebih dari 10 film, termasuk film-film yang akan dirilis 2009 ini. Di serial TV, nama Megan tercatat sebagai pendukung dari 6 judul yang ditayangkan antara 2002 sampai 2004. Darah Indian yang mengalir dalam darahnya mungkin menjadi salah satu penyebab gemarnya artis muda ini pada tato. Sembilan tato sudah menghiasi hampir semua bagian tubuh artis cantik yang terpilih sebagai wanita sci-fi paling seksi menurut poling MSN Movies ini. (ifc/tin)
Film ”Queen Bee” Ajak Remaja Tidak Apatis BPM/pik
Okti Harvina
Nestapa Seni Klasik Bali di Televisi SENI pertunjukan klasik Bali kini semakin terpinggir. Teater tua Gambuh misalnya, kemungkinan hanya bisa dipergoki dalam upacara keagamaan yang tergolong besar. Pun Wayang Wong makin sulit untuk menjumpai pementasannya. Bahkan salah satu seni karawitan Bali, Gambang, sudah menuju kepunahannya. Beberapa bentuk seni klasik tradisional Bali yang lainnya hidup segan mati pun pasrah. Sementara itu, sebagian masyarakat pendukungnya makin tak hirau dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam ekspresi seni klasik itu. Mungkin sebagai bentuk kepedulian terhadap keberadaan seni klasik Bali yang sedang merana itu, pada 25-29 Mei lalu, Bali TV secara khusus menyuguhkan beberapa bentuk seni klasik, di antaranya drama tari Gambuh, Wayang Wong atau Parwa, tari Legong Keraton, dan gamelan Gambang. Penampilan seni klasik ini merupakan tayangan khusus HUT ke-7 Bali TV. Pemirsa dengan remote control televisinya yang kebetulan bersua dengan tayangan itu dapat menyimak, kendati tak utuh, tayangan tersebut. Tak dapat dipungkiri bahwa televisi telah menjadi media yang ampuh di tengah masyarakat kekinian. Begitu hebohnya penetrasi televisi dalam kehidupan pribadi dan sosial, tak pelak juga membawa dampak multidimensional, positif dan negatif, termasuk dalam bidang kesenian. Belakangan beberapa bentuk seni klasik tradision-
BPM/ist
tunan, umumnya kurang diapresiasi seperti dulu. Seni pertunjukan tradisional sebagai media ideal pendidikan moral masyarakat tidak berfungsi lagi. Atmosfer nan komunal menikmati nilai estetik dan mereguk muatan etik pentas seni tradisi telah meleleh. Dapatkah respek dan apresiasi masyarakat terhadap seni tradisinya dimesrakan kembali? Televisi adalah salah media penting yang kiranya dapat memesrakan kembali seni tradisi dengan masyarakat penonton masa kini. Seperti apa yang dilakukan Bali TV dengan program “Lilacita”-nya dan tayangan khusus “Seni Klasik Bali” tersebut, adalah sebuah upaya konstruktif untuk mengkondisikan masyarakat menjalin komunikasi dengan keseniannya. Setidaknya dengan suguhan seni tradisi dalam rona audio-visual televisi itu, pemirsa memperoleh sepotong informasi tentang nilai keindahan dan kultural yang terkandung dalam suatu genre kesenian. Dalam konteks ini, televisi dapat memerankan diri menjadi apresiator yang baik. Pesta Kesenian Bali (PKB) pun memerlukan mediasi televisi dalam merekat seni tradisi dengan masyarakat luas, khususnya masyarakat Bali. Seperti yang lazim terjadi dalam festivalfestival seni di mancanegara, peran media massa — surat kabar dan televisi, sangat signifikan dan gencar menyuguhkan informasi dan ulasan seni kepada masyarakat. kadek suartaya
Bandung (Bali Post) Film “Queen Bee” karya sutradara Fajar Nugros yang dibintangi oleh Mathias Muchus dan Tika Purti mengimbau supaya remaja Indonesia tidak apatis terhadap keadaan negaranya, khususnya dunia politik. “Mudah-mudahan dengan adanya film ‘Queen Bee’ ini, para remaja di Indonesia tidak lagi bersikap apatis terhadap negaranya, khususnya dunia politik,” kata pemain utama film ini, Tika Putri, di Bandung, Sabtu (6/6) kemarin. Sementara itu, Fajar Nugros mengatakan, ide awal pembuatan film ini bermula dari rasa keprihatinan dirinya dalam Pemilu Legislatif yang lalu, yang hampir 40% angka golput-nya berasal dari kalangan remaja. Oleh karena itu, ia berharap dengan adanya film ini, para remaja Indonesia tidak lagi bersikap apatis dan mau peduli terhadap keadaan negaranya. “Selain itu, film ini juga berpesan bahwa membangun kepercayaan antara ayah dan anak itu sangatlah tidak mudah,” kata Fajar Nugros. Film ini menceritakan tentang kepercayaan dan cinta keluarga serta disisipi dengan pendidikan politik yang ringan untuk dicerna oleh penonton. Selain diperankan oleh Matchias Muchus dan Tika Putri, film ini juga dimeriahkan aktris Jajang C Noer, Sarah Sechan, dan Reza Rahadian. (ant)
Minggu, 7 Juni 2009 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05 06.35 07.05 07.35 08.05 09.00 09.30 10.00 10.30 11.30 12.00
12.30
Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wecana 3 Jalan Dharma dalam Zaman Kaliuga bag.1 Seputar Bali Pagi Sehat Bugar Bugar Bersama Yamajaya Klip Bali Anak Yoga Taman Sari TK Negeri Pembina Badung bag.1 Belajar Menggambar Boga Dewata Mutiara Hati Dunia Otomotif Dharma Wacana Karya Agung Balik Sumpah, Mendem Pedagingan, Pedudusan Agung Ngenteg Linggih lan Pedanan bag.4 Mozaik Khatulistiwa
13.00 13.30 14.30 15.00 15.30
16.00
17.05 18.00 18.10 18.30 19.00 19.30 20.00 21.00 21.30 22.00 22.30 23.30
Klip Bali Lejel Home Shopping Kartun Kick Off Renungan Gede Prama Nangun Yadnya Abiseka Guru Nabe (Penobatan Tertinggi Seorang Sulinggih) Harmoni Bali Topik: Pro & Kontra Penangan Abortus Narasumber: Prof. Dr. I.B. Gede Manuaba, Sp.Og (K) Yamaha Foot Ball Puja Trisandya Klip Bali Seputar Bali Telekuis Klip Bali Bisnis Bali Kencan Idola Lintas Mancanegara Lila Cita Kris VOA Pop Notes SMA Chat
BUKU Perkawinan ”Pada Gelahang” Tak selalu karena Anak Tunggal
Judul Pengarang Tebal Penerbit Thn terbit
: Perkawinan Pada Gelahang di Bali : Dr. Wayan P.Windia, S.H., M.Si. , dan sejulah penulis lain. : i-vi, 214 halaman : Perhimpunan Dosen Hukum Adat (Pershada) Bali : 2009
PERKAWINAN “pada gelahang” (PG) di Bali telah dilakukan jauh sebelum Indonesia merdeka. Tim penulis buku “Perkawinan Pada Gelahang di Bali” ini bahkan mencatat adanya perkawinan bentuk ini sebelum tahun 1945. Di pihak lain, ketua tim penulis, Dr. Wayan P.Windia, S.H., M.Si. mengaku kecele dengan anggapannya dan juga pandangan masyarakat pada umumnya yang menganggap bahwa bentuk perkawinan PG dilakukan karena pasangan calon pengantin terlahir sebagai anak tunggal di keluarganya masingmasing, sehingga tak mungkin memilih bentuk perkawinan biasa atau nyentana. “Berdasarkan data-data yang dikumpulkan, akhirnya diketahui bahwa perkawinan PG ini dilakukan tidak semata-mata karena calon pengantin sebagai anak tunggal, tetapi dapat terjadi karena hal lain,” jelas Windia. Seperti yang dipaparkan dalam buku ini, diketahui dari 28 bentuk perkawinan PG yang diteliti, diketahui hanya satu pasang yang merupakan anak tunggal yakni pasangan A.A. Manik Kencana Putri dengan A.A. Ketut Kuminasi yang keduanya beralamat di Peguyangan, Denpasar. Pasangan ini melangsungkan pernikahan pada 17 Mei 2001. Sedangkan beberapa pasangan suami istri lainnya yang memilih bentuk perkawinan seperti ini disebabkan saudara kandungnya yang lain dianggap tidak mungkin meneruskan warisan yang ditinggalkan oleh orangtuanya. Pasangan ini di antaranya I Wayan Peges dari Banjar Tengah, Selumbung, Manggis, Karangasem dengan Ni Wayan Karya dari Banjar Delodan, Selumbung Manggis, Karangasem, yang diperkirakan terjadi tahun 1945. “Berdasarkan penjelasan Ni Wayan Sudarya (45) salah seorang cucu I Wayan Peges, bentuk perkawinan PG dilakukan karena di Karangasem dan Desa Selumbung khususnya tidak dikenal bentuk perkawinan nyentana. Hal serupa juga dilakukan oleh I Nyoman Nada dari Banjar Sedahan, Gulingan, Mengwi Badung yang lahir tiga bersaudara yang menikah dengan Ni Nyoman Pasti dari Banjar Mawang Kaja, Ubud, Gianyar yang memiliki tiga saudara, juga memilih perkawinan bentuk PG. Pasangan Drs. I Wayan Kayun dan Dra. Ni Wayan Sutiani yang keduanya berasal dari Banjar Cerancam Kesiman, Denpasar juga memilih bentuk perkawinan PG walaupun keduanya bukan anak tunggal,” jelas Putu Dyatmikawati, salah seorang tim penulis lainnya. Lebih jauh diungkapkan bahwa Ni Wayan Sutiani memiliki dua saudara perempuan yang lain, sedangkan I Wayan Kayun punya empat saudara laki-laki. Karena I Wayan Kayun tidak bersedia nyentana, maka dipilihlah bentuk perkawinan PG. Perkawinan I Wayan Kayun dengan Ni Wayan Sutiani berlangsung pada 2 Juli 1988. Hal serupa juga dilakukan oleh Ni Ketut Sukarta dari Banjar Selumbung, Manggis Karangasem dengan Ni Made Lely Nawaksari dari Banjar Kerta Buana, Denpasar yang melangsungkan perkawinan pada 27 Desember 1990. Ni Made Lely terlahir sebagai tiga bersaudara yang ketiganya adalah perempuan dan Ketut Sukarta yang walaupun memiliki saudara laki-laki tetapi tidak mau nyentana, sehingga dipilihlah bentuk perkawinan seperti ini. “Jadi, bentuk perkawinan PG dipilih tidak selalu karena kedua calon mempelai merupakan anak tunggal,” tambah Putu Dyatmikawati.
17
BUDAYA
Minggu Umanis, 7 Juni 2009
Pencatatan Akte Selain mengungkap tata cara menjalankan bentuk perkawinan PG, dalam buku ini juga digeber data-data persebaran pelaksanaan perkawinan jenis ini dan cara pencatatan akte perkawinannya yang dipandang belum seragam. Terkait masalah waktu, tim penulis membagi objek penelitiannya dalam empat bagian yakni perkawinan PG yang terjadi sebelum 1945, antara 1946-1974, antara 1975-2000 dan perkawinan yang terjadi sesudah 2001. Pembagian kurun waktu ini, menurut Drs I Ketut Widia, dihubungan dengan masa kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945, masa dihapuskannya larangan perkawinan asupundung dan alangkahi karang hulu (perkawinan yang berbeda kasta) tahun 1951, diberlakukannya UU Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan dan terkait dengan munculnya era otonomi daerah tahun 1999. Ada hal menarik yang terungkap dalam buku ini, yakni posisi daerah Tabanan yang terbilang “relatif maju” dalam hubungan dengan hukum keluarga, khususnya perkawinan dibandingkan dengan daerah lain di Bali. Para penulis mencatat, jika di daerah Bali lainnya jarang dilakukan perkawinan nyentana, maka di Tabanan perkawinan bentuk ini biasa dilakukan. Bahkan jika di tempat lain jarang ada keluarga yang sudah punya anak laki, juga menggelar perkawinan nyentana terhadap anak gadisnya, maka menurut Ketut Sudantra, dosen hukum adat Bali di Fakultas Hukum Unud, hal seperti ini sudah biasa di Tabanan. Salah satu contoh kasus langka lain yang belum ditemukan di daerah lain di Bali terkait dengan pilihan bentuk perkawinan juga terjadi di Tabanan. Dalam kasus ini diketahui seorang gadis bernama I Gusti Ayu melangsungkan perkawinan nyentana dengan lakilaki bernama I Wayan, juga perkawinan antara seorang gadis yang bernama depan Ida Ayu dengan seorang pemuda bernama depan I Ketut. Kedua kasus langka ini cukup menjadikan daerah Tabanan sebagai daerah yang “relatif maju” dalam urusan perkawinan. Maka, dalam pilihan bentuk perkawinan PG, tak heran daerah Tabanan menduduki tempat paling tinggi dari delapan daerah lainnya, yakni sebanyak 28%. Denpasar dan Gianyar mencapai 17,8%, Jembrana 14,2%, Buleleng 10,7%, Klungkung dan Badung mencapai 3,5%. Sedangkan di daerah Bangli belum ditemukan bentuk perkawinan PG. Cara Tersendiri Terkait dengan tanggung jawab pasangan suami istri (pasutri) yang melaksanakan sistem perkawinan PG, diungkapkan bahwa setiap pasutri yang melangsungkan perkawinan PG mempunyai cara tersendiri dalam merumuskan dan mengungkapkan kesepakatan tentang konsekwensi yang menyertai pelaksanaan perkawinan tersebut. Tetapi pada prinsipnya, semua kesepakatan itu baik yang tertulis maupun lisan dibuat oleh kedua belah pihak dengan substansi bahwa keturunan mempelai nantinya diharapkan dapat mengurus dan meneruskan warisan yang ditinggalkan oleh kedua orangtua mempelai. Terungkap dalam buku, bahwa sebagian besar mempelai tidak membuat kesepakatan secara tertulis. Pasutri yang melangsungkan perkawinan dengan menyiapkan kesepakatan atau pernyataan tertulis dilakukan oleh pasangan I Made Suastika dengan Ni Wayan Suweni yang menikah pada 2002 dan pasangan I Ketut Sumerta dengan Putu Ari Krisna Dewi yang menikah tahun 2008. Satu hal yang patut dicatat dari buku ini adalah adanya kenyataan bahwa dari tahun ke tahun pelaksanaan bentuk perkawinan PG senantiasa mengalami peningkatan. Penulis menduga pada tahun-tahun yang mendatang jumlah pasutri yang memilih bentuk perkawinan seperti ini akan meningkat. Hal ini menurut para penulis disebabkan oleh kemajuan di bidang pendidikan yang mendorong semakin tumbuhnya kesadaran akan hak azazi manusia (HAM) dan penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia, serta semakin tumbuhnya kesadaran akan kesetaraan gender. Penyebab lainnya menurut penulis adalah karena terbatasnya jumlah kelahiran anak. Untuk menghindari masalah-masalah yang mungkin muncul di kemudian hari terkait dengan pilihan bentuk perkawinan ini, penulis menyungkapkan perlunya masyarakat adat Bali menggalang pasikian pasubayan (kesepakatan bersama) tentang bentuk perkawinan PG, agar bentuk perkawinan seperti ini dapat diterima dengan terbuka seperti halnya perkawinan biasa dan nyentana. Penggalangan ini menurut penulis sepatutnya dimotori oleh Pemprov Bali, Majelis Desa Pakraman dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI Prov. Bali untuk menumbuhkan persepsi yang sama mengenai format kesepakatan keluarga, terutama terkait dengan pelaksanaan tanggung jawab, kedudukan keturunan, pelaksanana upacara, format akte dan lain-lain di seluruh Bali. mas ruscita
AGENDA PAMERAN SANGGAR BUKIT LOT — Sanggar Bukit Lot (SBL) yang baru terbentuk, menggelar pameran di areal Surya Mandala, Tanah Lot, Tabanan. Koordinator pameran SBL I Gusti Gede Aryadi mengatakan, pameran berlangsung 30 Mei sampai 7 Juni 2009. Pameran ini ini digelar serangkaian memeriahkan Parade Budaya 2009 yang dilaksanakan Pemkab Tabanan di objek wisata Tanah Lot. Para pelukis yang terlibat adalah Gede Putu Sukarya, Ketut Lancar, Ketut Ruma Remaja, dan Wayan Beratha Yasa. LOMBA MUSIKALISASI & LAGU PERJUANGAN — Monumen Perjuangan Rakyat Bali (MPRB) bekerjasama dengan Tabloid Lintang dan Wiyata Mandala menggelar “Lomba Musikalisasi dan Lomba Lagu Perjuangan” tingkat SMA/SMK sederajat. Lomba musikalisasi dilaksanakan pada 17 Juni 2009 pukul 09.00 wita di MPRB. Sedangkan lomba lagu perjuangan digelar pada 19 dan 20 Juli 2009 pukul 09.00 wita di MPRB, dan pertemuan teknis dilaksanakan pada Minggu (12/7) di tempat yang sama. Pendaftaran dibuka 1 Juni s.d. 12 Juli 2009. Tempat pendaftaran di MPRB, Jl. Raya Puputan-Niti Mandala Renon, Denpasar. Informasi lebih lanjut, hubungi Gung Yuni (Hp.081337534371) dan Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67A Denpasar telp. (0361) 225764 (Susy, Eka, Anik). PAMERAN WIDI S. MARTODIHARJO — Pameran bertajuk “Reborn, Scratches and Lines” yang merupakan pameran tunggal pelukis Widi S. Martodiharjo digelar di Ganesha Gallery, Four Seasons Resort Bali, Jimbaran. Widi adalah pelukis kelahiran Wonosobo, Jateng, Maret 1975, yang kini menetap di Ubud. Pameran digelar sampai 8 Juni 2009.
Renovasi Kertha Gosa
Selamatkan ”Derita” Bukti Sejarah SEBUAH kabar gembira datang dari Semarapura, Klungkung, mengenai renovasi Kertha Gosa yang segera akan dilaksanakan oleh Pemkab Klungkung melalui kerja sama dengan Pemerintah Italia. Hal ini berarti bahwa Pemkab Klungkung sudah melangkah maju untuk melestarikan bukti-bukti kejayaan kerajaan Klungkung pada abad ke17 itu. Tindakan ini patut disambut baik dengan memberikan bantuan sesuai dengan kemungkinan yang tersedia, sehingga renovasi Kertha Gosa berhasil. Lebih jauh, supaya warisan budaya ini dapat memberikan manfaat bagi pembangunan kebudayaan, baik bagi kepentingan masyarakat luas maupun untuk kepentingan pembangunan pariwisata budaya yang dikembangkan di Bali. Keputusan Pemkab Klungkung untuk bekerja sama dengan Pemerintah Italia adalah keputusan yang tepat, karena Pemerintah Italia telah mempunyai pengalaman yang sangat luas dalam pelestarian warisan budaya di negerinya. Di samping itu, Pemerintah Italia telah menguasai teknologi konservasi cagar budaya yang sangat maju dan juga mempunyai tenaga-tenaga ahli yang sangat berpengalaman. Sehubungan dengan rencana renovasi ini, perlu dicatat bahwa Kertha Gosa dan juga Taman Gili sebenarnya telah beberapa kali mengalami perbaikan, tetapi masih sangat terbatas dan dalam skala yang tidak terlalu besar. Dalam sejarahnya yang panjang sampai sekarang, bukti-bukti sejarah yang sangat penting ini tentu telah menderita kerusakan yang harus ditangani secara teknis-profesional. Renovasi ini tentu telah didahului oleh suatu studi teknis untuk mengetahui atau mengidentifikasikan kerusakan-kerusakan yang telah menggerogoti Kertha Gosa dan Taman Gili, baik berdasarkan perhitungan kualitatif maupun kuantitatif, sehingga dapat ditemukan solusi penyelamatannya secara teknis-ilmiah. Ikuti Ketentuan Dalam hal ini perlu kiranya diingat bersama bahwa Kertha Gosa dan juga Taman Gili tergolong sebagai warisan budaya yang dilindungi oleh Undang-
BPM/ist
RENOVASI - Bangunan Kertha Gosa di Semarapura, Klungkung, yang kini siap direnovasi atas kerja sama Pemkab Klungkung dan Pemerintah Italia. undang No.5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya (BCB) dan Peraturan Pemerintah No.10 Tahun 1993 tentang Pelaksanaan Undang-undang No.5 Tahun 1992. Hal ini berarti, segala tindakan pelestarian terhadap bukti-bukti sejarah tersebut, seperti renovasi yang akan dikerjakan, harus mengikuti semua ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan perundangundangan Republik Indonesia. Di antaranya, ia harus menjaga keaslian bentuk, bahan-bahan bangunan, hiasan dan warna aslinya. Dengan ketentuan ini diharapkan supaya suatu pelestarian warisan budaya seperti Kertha Gosa dan Taman Gili tidak kehilangan nilai-nilai kultur-historis yang dikandungnya. Dengan demikian, maka bukti-bukti sejarah akan selalu memancarkan pesan-pesan dan kharisma sejarah kepada Pemerintah dan masyarakat Bali khususnya. Renovasi bukti-bukti sejarah sebagai salah satu upaya pelestarian, sekecil apapun pekerjaannya, adalah pekerjaan teknis-profesional yang bersifat ilmiah yang hanya dapat dikerjakan oleh tenaga-tenaga ahli khusus, yaitu para ahli arkeologi, sejarah, konservator (kayu dan lukisan) dan seniman, termasuk para pelukis dari Desa Kamasan dan sekitarnya. Dengan demikian, maka telah dapat dipastikan, bahwa renovasi bukanlah pekerjaan yang gampang dan juga tidak mungkin diserahkan kepada tenaga-tenaga yang tidak memiliki
keahlian seperti tersebut di atas. Sehubungan dengan masalah ketenagaan ini, dan mengingat sifat pekerjaan yang akan dikerjakan, maka dapatlah kiranya disarankan kepada Pemkab Klungkung, yaitu perlu segera menghitung kondisi objektif tenaga-tenaga yang dimilikinya sampai saat ini, sehingga dapat diatur penugasan mereka sebagai pasangan kerja para ahli dari Pemerintah Italia. Kerja Sama Di samping itu, Pemkab Klungkung perlu meneruskan kerja sama yang telah dibangun selama ini dengan pihak keluarga Puri Semarapura, karena keluarga ini memiliki “historical and cultural right” yang patut dihormati bersama. Adalah suatu keharusan sejarah untuk mendudukkan keluarga Puri Semarapura dalam tim renovasi Kertha Gosa dan Taman Gili. Selain itu, dapat disarankan pula kepada Pemkab Klungkung supaya bekerja sama dengan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Bali-NTB dan NTT di Bedulu, Gianyar, karena instansi ini bertugas melaksanakan pelestarian peninggalan sejarah dan purbakala di tiga propinsi, yaitu Propinsi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Sejauh ini, instansi tersebut mempunyai pengalaman yang cukup panjang dalam pelestarian peninggalan sejarah dan purbakala di tiga propinsi tersebut di atas, yang dibuat dari bahan-bahan yang sangat beragam dengan tingkat ketera-
watan dan kerusakan yang sangat berbeda-beda. Pengalaman semacam ini diperoleh karena BP3 Bali mempunyai tenagatenaga yang terdidik secara khusus, seperti ahli purbakala dan konservator. Menghadapi renovasi yang akan dikerjakan nanti, dapat juga disarankan supaya sebelum kegiatan dilaksanakan dibuat dokumentasi lengkap Kertha Gosa dan sekitarnya dewasa ini. Tidak kalah pentingnya adalah dokumentasi segala kerusakan (keadaan prarenovasi), ketika kegiatan sedang berlangsung (proses kerja) dan dokumentasi pasca-renovasi, yang kemudian akan menjadi dokumen yang sangat berharga. Kiranya dapat juga disarankan supaya renovasi Kertha Gosa dan Taman Gili dapat dijadikan semacam field school, yaitu pelatihan bagi tenagatenaga menengah, seperti konservator, undagi atau sangging, atau tenaga-tenaga ahli tertentu. Hal ini patut dipertimbangkan supaya tenagatenaga lokal mendapat pengetahuan dan pengalaman baru yang belum pernah diperolehnya selama ini. Pelatihan ini barangkali juga akan dapat menjadi semacam training of trainer atau bekerja sambil berguru bagi tenaga-tenaga setempat, yang pada waktunya nanti akan meneruskan pelestarian warisan budaya di Semarapura atau di tempat lainnya, ketika pada ahli dari Italia telah kembali ke negeri asalnya. Peningkatan pengetahuan dan pengalaman
semacam ini patut mendapat perhatian yang serius karena kesempatan emas yang ada sekarang tidak mungkin datang untuk kedua kalinya. Nilai Luhur Sekali lagi, renovasi Kertha Gosa dan Taman Gili mesti benar-benar dilakukan menurut kaidah-kaidah pelestarian warisan budaya di Tanah Air supaya hasilnya tidak menghilangkan nilai-nilai kultur-historis yang tidak ternilai harganya. Hendaknya tidak terulang lagi pemugaran tembok keliling (sisi utara) Kertha Gosa beberapa waktu yang lalu, dikerjakan tanpa mengikuti ketentuan-ketentuan pemugaran yang berlaku bagi bangunanbangunan peninggalan sejarah dan purbakala, sehingga menghasilkan tembok baru yang tidak berwajah asli. Sementara itu, barangkali ada baiknya untuk sejenak melirik sebuah pustaka tua, tetapi penting yang ditulis oleh P.A.J. Moojen, “Kunst op Bali, Inleidende Studie tot de Bouwkunst” (1926) yang secara khusus menguraikan “Kunst van Kloengkoeng”. Masih ada satu lagi yang patut dikerjakan, yaitu mengadakan sosialisasi kepada masyarakat luas mengenai renovasi yang akan dikerjakan, melalui berbagai kesempatan dan media yang dapat digunakan. Mudahmudahan renovasi ini dapat menghidupkan kembali pesanpesan dan nilai-nilai luhur yang dikandungnya. made sutaba
Topeng Sidakarya
Implementasi Sejarah dan Pelengkap Upacara PADA sebuah ritual keagamaan tradisi umat Hindu di Bali, pertunjukan Topeng Sidakarya merupakan bagian tak terpisahkan kaitannya sebagai pelengkap dalam pencapaian kesempurnaan suksesnya sebuah yadnya. Bagaimana sesungguhnya sejarah Topeng Sidakarya berkaitan dengan upacara keagamaan yang berfungsi untuk menyukseskan upacara yang sedang digelar? Dalam sumber tertulis yang mengungkap sejarah Dalem Sidakarya adalah “Lontar Bebali Sidakarya” yang merupakan koleksi dari Ida Pedanda Gede Nyoman Gunung dari Biau, Desa Muncan, Karangasem. Secara ringkas dituturkan bahwa Ida Dalem Sidakarya adalah seorang Brahmana wulaka keturunan sakya dari Keling atau disebut dengan Brahmana Keling. Brahmana Keling ini merupakan putra dari Dang Hyang Kayu Manis yang merupakan nabe dari Ida Dalem Waturenggong yang menjadi raja di Bali yang berkedudukan di Gelgel, Klungkung. Sebelum pergi ke Bali, Brahmana Keling pernah memimpin upacara selamatan dengan sukses di Madura. Sekembalinya ke Jawa, ketika beliau sedang asyik menikmati panorama Selat Bali, datanglah ayah beliau (Dang Hyang Kayu Manis) yang baru datang dari Gelgel, Bali, dimana Keraton Gelgel Klungkung diperintah oleh Dalem Waturenggong. Mendengarkan hal itu, maka Brahmana Keling segera pergi ke Bali. Sempat Mengutuk Tak diceritakan perjalanan dari Jawa ke Bali, sampailah beliau di Keraton Gelgel, Klungkung. Namun Keraton Gelgel sangat sepi karena Dalem Waturenggong saat itu berada di Pura Besakih. Brahmana Keling langsung menuju Pura Besakih ingin bertemu dengan saudaranya, Dalem Waturenggong. Namun sayang sekali Brahmana ini tidak diakui sebagai saudara karena
BPM/ist
Topeng Sidakarya melihat pakaiannya yang compang-camping — dikira orang gila, bahkan diusir dengan paksa. Sebelum meninggalkan Pura Besakih karena diusir, Brahmana Keling sempat mengutuk supaya upacara yang diselenggarakan tidak berhasil dan tertimpa bencana. Akhirnya Pulau Bali diserang wabah dan hama. Berkenaan dengan bencana ini, Dang Hyang Nirartha menghaturkan upakara untuk memohon kesela-
matan, tapi permohonan ini tidak berhasil. Dengan kegagalan ini maka Dang Hyang Nirartha, setelah mengadakan pertemuan, baru teringat dengan Brahmana yang mengaku saudara itu, dan dusuruhlah Dalem Waturenggong untuk memanggilnya kembali. Kemudian Dalem Waturenggong mengutus rakyatnya mencari Brahmana Keling sampai ketemu, dan akhirnya Brahmana Keling dijumpai di Bandanda Negara yang
sekarang disebut Desa Sidakarya dimana Pura Mutering Jagat Sidakarya berada. Setibanya Brahmana Keling di Pura Besakih, Dalem Waturenggong memohon belas kasihannya agar Pulau Bali dikembalikan seperti semula, tidak ada bencana dan hama. Begitu pula karya atau upacara agama dapat berlangsung dengan baik, dengan janji akan menerima Brahmana Keling sebagai saudara. Brahmana Keling lantas minta kesaksian yang membenarkan segala yang diucapkan misalnya ayam hitam dikatakan putih maka ayam hitam menjadi benar-benar putih, pohon kelapa yang tadinya tidak berbuah dikatakan berbuah maka benar-benar berbuah. Hama dan wabah pun seketika lenyap sehingga upacara atau karya yang dilaksanakan itu dapat dilanjutkan dan berjalan dengan sidakarya atau sukses. Setelah semua keadaan dapat dikembalikan sesuai dengan yang diharapkan, maka Dalem Waturenggong mengakui Brahmana Keling sebagai saudaranya yang diberi gelar Brahmana Sidakarya atau Dalem Sidakarya. Ini terjadi pada tahun 1615 Çaka. Mulai saat itu Dalem Waturenggong memerintahkan seluruh rakyat Bali, untuk suksesnya karya atau upacara yang akan dilaksanakan, agar memohon jatu karya ke Pura Dalem Sidakarya tempat Brahmana Sidakarya). Di samping itu, pada setiap upacara keagamaan supaya diadakan pertunjukan Topeng Sidakarya — menghaturkan wali Sidakarya — sebagai pelengkap upacara penting umat Hindu. Mengandung Arti Pada setiap upacara keagamaan Hindu di Bali, terutama dalam tingkatan yang lebih besar, wali Sidakarya tidak dapat dilupakan. Dalam bentuk sederhana dibuat banten sesayut Sidakarya. Dengan
demikian, pertunjukan Topeng Sidakarya sebagai pelengkap dalam upacara mengandung arti sbb.; 1. Sesuai dengan nama Topeng Sidakarya, ada tujuan supaya pekerjaan atau upacara berlangsung serta selesai dengan baik dan selamat. Selesai dengan baik mengandung arti bahwa upacara berlangsung sebagaimana mestinya lengkap terdiri dari upacara sesuai dengan tingkatan upacara. Selamat mengandung arti upacara terhindari dari segala mara bahaya. Hal ini dapat dihubungkan dengan ekspresi Topeng Sidakarya yakni tipe pelawak tersenyum, membangkitkan rasa kengerian. 2. Untuk menghubungkan umat dengan Sang Hyang Widhi dan leluhur melalui lakon yang dipentaskan memberi uraian tentang arti suatu upacara yang sedang digelar. 3. Upacara tersebut tidak hanya dipimpin dan diselesaikan atau di-puput oleh pendeta (sulinggih), tetapi pertunjukan topeng ikut memberi pengukuhan suksesnya serta sempurnanya sebuah upacara. Anugerah kesempurnaan dan kemakmuran dapat disaksikan pada akhir pertunjukan Topeng Sidakarya yakni secara simbolis peranan Sidakarya menghambur-hamburkan uang kepeng dan beras kuning (sekarura). Demikian pentingnya pertunjukan Topeng Sidakarya keterkaitannya dengan upacara keagamaan dalam segala yadnya yang digelar di keluarga maupun di pura-pura besar perlu kiranya disikapi dengan arif sehingga tujuan inti beryadnya lebih meningkatkan kemantapan pencapaian spiritual. Di samping sebagai pelengkap dalam upacara agama Hindu, Topeng Sidakrya adalah seni kebudayaan Hindu yang dapat mengungkap sejarah. ni wayan sucitawati, guru agama di SMP 2 Mengwi, Badung
16
Minggu Umanis, 7 Juni 2009
Jayaprana.... Jaya Atas Prana... Kekuasaan Halus
SALAH satu sumbangan Buleleng pada Sastra Bali adalah cerita ‘’Jayaprana’’. Masyarakat Sastra Bali meyakini cerita Jayaprana itu adalah sebuah kisah nyata. Cerita berkembang dari mulut ke mulut menjadi cerita milik bersama. Menjadi cerita rakyat. Seperti sebuah dongeng yang sangat menggugah keterharuan hati. Seorang produser film layar lebar terinspirasimemfilmkankisahitupuluhantahun silam. Sampai akhirnya seorang pengarang tergugah hatinya mengabadikannya ke dalam sebuah geguritan yang diberi judul Geguritan Jayaprana. Geguritan ini mendapat apresiasi bagus dari masyarakat Bali, terbukti sejak dulu banyak yang menyaksikan karya berirama sekar alit itu. Demikian seterusnya, sampai akhirnya ada perusahaan rekaman lokal mengedarkan kaset yang berisi nyanyian Geguritan Jayaprana. Ketika kaset itu diputar, apalagidenganpengerassuara,akhirnyakisah Jayapranaitumasukkerumah-rumah.Menyusup ke telinga orang-orang. Apresiasi masyarakat seperti itu membuat cerita Jayaprana terus hidup dan dengan senang hati makin dihidup-hidupkan oleh orang-orang di sekitar kita. Sehingga tokoh Jayaprana terus hidup menjadi sebuah legenda. Kenapa demikian? Pasti ada ‘’sesuatu’’ dalam masyarakat kita yang membuat mereka senang meneruskan pesan-pesan dari cerita Jayaprana itu. Dan pasti juga ada ‘’sesuatu’’ dalam cerita Jayaprana itu, sehingga cerita itu dinilai patut didengarkan. Kita tidak akan serta merta tahu apa sesuatu dalam masyarakat itu, dan apa pula sesuatu dalam cerita Jayaprana itu. Karena untuk tahu apa sesuatu itu, kita harus benarbenar masuk ke dalam ceritanya, terutama tahu apa yang disampaikan dan mengerti apa yang dimaksudkan, berdasarkan konteks zamannya. Ada apa dengan Jayaprana? Kita adalah pembaca atau pendengar cerita Jayaprana yang mau tidak mau dibuat berpikir tentang tokoh itu. Salah satu hal yang layak dipikir dandirenungkanadalahhubunganantaraarti nama Jayaprana dengan kehidupan dan kematian yang dialami pemilik nama itu. Sungguh tidak mudah menemukan dan memahami hubungan keduanya. Jayaprana kurang lebih berarti menang atau jaya atas kehidupan, atau jaya atas nafas (prana). Tapi menurut ceritanya, kehidupannya sangat ironis dan kematiannya sungguh tragis. Seakan-akan ada yang tidak nyambung antara keduanya. Namun demikian, kita tidak usah buru-buru memberi penilaian seperti itu. Karena dalam hubungan dengan sastra, kita sama sekali bukan juri. Kita adalah penikmat yang sambil terus mengunyah, kita berpikir tentang apa sejatinya yang sedang kita nikmati. Setelah itu barulah menelannya. Kata orang, santapan sastra itu akan menjadi sari pikiran. Dan sari pikiran akan sangat menentukan ‘’pandangan dunia’’ seseorang. Idealnya, setelah mengunyah dan mengisap sari seratus karya sastra, orang kemudian menciptakan karya yang ke seratus satu. Menurut cuplikan ceritanya, Jayaprana baru saja memulai kehidupan rumah tangganya dengan Layonsari. Raja yang sedang berkuasa saat itu secara terang-terangan memperlihatkan kerinduan asmara-birahinya pada Layonsari yang kecantikannya konon setingkat dengan kecantikan dewi-dewi di kahyangan, yaitu cantik dengan cara tidak bodoh. Jayaprana akhirnya dibunuh di tengah hutan Teluk Terima oleh Patih Sawunggaling atas perintah raja yang akal sehatnya sudah berubah menjadi kesadaran binatang di musim kawin. Menurut pikiran-libidonya, dengan mengenyahkan Jayaprana otomatis ia akan mendapatkan janda Layonsari. Karena memang seperti itulah logika nafsu kekuasaan ketika itu. Raja tidak hanya berkuasa atas tanah dan hasil tanah, juga berkuasa atas nyawa dan tubuh rakyatnya. Tapi raja itu ternyata salah perhitungan. Ia tetap tidak pernah memiliki tubuh Layonsari walau Jayaprana sudah dimatikannya. Karena ternyata Layonsari memilih dengan sadar untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri, yaitu sebuah cara mati sepihak (apaksa pejaha) yang pada zaman dulu dihaluskan sebutannya dengan istilah masatya, sebagai salah satu interpretasi paling ekstrem dari konsep kesetiaan sepihak seorang istri pada suamin-
■ CERPEN “KENAPA kau tak juga menikah?” wanita di hadapanku menanyakan itu lagi di setiap pertemuan di meja makan. Jika ada 365 kali makan malam yang kami lalui bersama sejak wanita itu resah akan kehadiran cucu, berarti sudah lebih dari 365 kali kudengar kalimat yang isinya sama. Pernah dalam sebuah makan malam, wanita yang sudah 30 tahun menjadi ibuku itu tak henti-hentinya menanyakan kapan aku akan menikah. Itu bermula dari undangan pernikahan sepupuku. “Kapan kau kenalkan pacarmu pada Ibu?” pertanyaan pertamanya sembari menyendok nasi. Aku diam saja. Sudah pernah kujawab dan aku malas mengulangi jawabanku. Buang-buang energi dan tentu saja kesabaran karena aku tahu dia tak pernah puas dan menginginkan jawaban yang baru dariku. “Sepupumu saja yang baru diangkat menjadi PNS akan menikah seminggu lagi. Padahal baru enam bulan yang lalu dia diwisuda. Dia malah jauh lebih muda darimu. Zaman sekarang menikah muda sudah biasa. Malah yang tidak menikahmenikah yang tidak biasa,” katanya lagi sambil menelan makanannya. Mentang-mentang dia ibuku seenaknya saja dia bicara begitu. Semudah menelan ayam goreng dan tumis kangkung yang terasa tak lebih dari tulang ikan yang tersangkut di tenggorokanku. Aku tetap diam saja. Muak menulang-ulang jawaban yang sama. “Cuma kau satu-satunya anak ibu. Ibu ingin kau segera berkeluarga...” Aku tahu bu, sejak dulu aku tahu apa yang ibu mau. Ibu ingin aku berkeluarga dan hidup bahagia. Ibu ingin aku cari istri yang pintar masak, rajin menyapu
Arus Balik Gedong Kirtya...
yang Disebut Rasa...
Sabha..., Sabha
ya.
Sayangnya, si raja lokal itu barangkali tidak mengakui, atau lupa, bahwa di atas kuasa masih ada kekuasaan halus yang disebut Rasa. Terbukti raja yang menang atas kuasa itu, ternyata kalah dalam rasa. Seperti kita ketahui, pada akhir cerita raja mengalami kehancuran kepribadian. Kehancuran seperti itu sama saja dengan mati sebelum meninggal. Itulah kekalahan sejatinya. Tidak sulit bagi kita untuk memahami bahwa si raja lokal itu kalah. Tapi tidak semudah itu untuk memahami bahwa Jayaprana dan juga Jayonsari itu menang. Atas nama Rasa itulah Jayaprana disebut menang (jaya)? Sungguh tidak mudah mencerna kematian tragis Jayaprana sebagai sebuah kemenangan telak atas kuasa. Mengapa demikian? Pikiran tentang kalah dan menang itu barangkali pangkalnya. Karena sastra, terutama karakter tokoh-tokoh ceritanya, bukanlah sesuatu yang bersifat datar (flat) yang terdiri dari hanya dua hal bertolak belakang, seperti hitam dan putih, salah dan benar, termasuk kalah dan menang. Sastra itu bulat, dalam arti memiliki banyak sisi. Karakter tokoh ceritanya itu juga bulat, memiliki sangat banyak sisi yang kompleks. Misalnya, dalam citra keras yang diperlihatkan Patih (preman) Sawunggaling tentulah ada kelemahan, ketidakpercayadiri-an, keraguan, kesangsian, dan barangkali rasa kasihan. Demikian pula dalam keburukan karakter Si Raja lokal tentulah ada kebaikan, tanggung jawab, tahu apa yang menjadi keinginannya, berani memutuskan, berani menanggung risiko, dan seterusnya. Dalam penyerahan total pada nasib ala Jayaprana, tentulah ada perlawanan walau simbolis sifatnya. Pun ketika Layonsari dibunuh oleh dirinya sendiri, pastilah ada penjelasan yang membuat keputusannya dinilai benar oleh orang-orang sezamannya, dan bahkan oleh pembaca modern jauh di masa depan. Demikian seterusnya, sehingga bisa dikatakan bahwa bukan hidup atau mati yang menjadi masalah pokok cerita, bukan pula dikotomi menang atau kalah itu yang menjadi prinsip, tapi penyikapan Jayaprana dan Layonsari atas hidup-mati, kalah-menang itu. Jayaprana menyikapi keputusan-nasib yang ditimpakan pada dirinya oleh kekuasaan ketika itu dengan cara menerima total pembunuhan atas dirinya itu. Ia menghadapi pembunuhan atas dirinya dengan elegan. Demi apa ia rela kehidupannya dimatikan oleh sebuah tindak kekerasan? Jelas tidak demi dirinya sendiri, pun tidak demi istrinya yang menunggu di rumah. Mengatakan bahwa ia bersedia dimatikan demi sebuah moral, justru akan menimbulkan diskusi yang tidak berkesudahan. Karena moral itu sangat normati. APAKAH karena moral seorang jelata yang pernah diselamatkan atau diberi hidup oleh istana dan bahkan diberi nama Jayaprana oleh orang istana kemudian pada gilirannya harus menyerahkan hidupnya pada dan demi keinginan orang istana itu? Dan pertanyaan seperti itu baru salah satu dari kemungkinan banyak pertanyaan yang akan muncul bila moral dijadikan argumentasi untuk menjelaskan pilihan sikap Jayaprana. MUNGKINKAH Jayaprana itu tak beda dengan kita yang dalam situasi kritis tertentu merasa diri tak punya pilihan, atau hanya punya pilihan buruk di antara yang lebih buruk, sehingga terpaksa menyerah, tapi kemudian memoles wacana menyerah itu dengan kearifan, keikhlasan, dan janji ajaran moral tentang kemenangan di alam atas sana? PERTANYAAN antitesis seperti itu sah adanya. Karena sejatinya kita tidak tahu ada apa dengan Jayaprana, kecuali pengetahuan yang kita kumpulkan dari sejumlah informasi yang disampaikan oleh cerita dan masyarakat konsumen cerita itu. Dan cerita memang sangat tergantung pada siapa yang menceritakannya (motif) dan untuk masyarakat jenis apa sesungguhnya cerita itu ditujukan. Pelaku dan korban sama-sama mati. Keduanya mati dengan cara berbeda. Jayaprana menyongsong mati dengan sangat sadar, sebaliknya Raja lokal justru telah mati sebelum meninggal. IBM Dharma Palguna
Orang Luar Orang Dalam... Apa Sejatinya dengan Lingkaran Sakral Itu...
SUDAH pasti tidak mudah lagi para pekerja dan relawan Gedong Kirtya untuk mengumpulkan lontar-lontar pada awal lembaga itu didirikan (antara akhir dekade 20-an dan awal dekade 30-an). Karena selain adanya pandangan sakral tentang lontar, juga karena lontar-lontar itu adalah kekayaan perorangan. Tapi pada zaman itu mereka ternyata berhasil mengumpulkan lontar-lontar dalam jumlah yang tidak mampu ditandingi bahkan oleh lembaga-lembaga penyimpan lontar yang didirikan pada zaman sesudah kemerdekaan. Apa rahasia keberhasilan gemilang itu? Selain karena pengaruh kewenangan kekuasaan pemerintah kolonial, dan lihainya pendekatan kultural para intelektual HindiaBelanda kala itu, yang terpenting juga karena dilibatkannya para pemuka masyarakat Bali yang memiliki pengaruh luas dalam bidang budaya dan agama pada masa itu. Menurut informasi dokumen pendirian Gedong Kirtya, keberhasilan itu terutama karena didudukkannya Pedanda dan tokoh puri baik dalam struktur kepengurusan maupun dalam lobi-lobi ke Puri dan Griya di seluruh Bali. Lontar-lontar yang telah terkumpul secara bertahap itu kemudian disalin oleh tim tukang salin lontar yang terpilih berdasarkan kedekatan, dedikasi, dan penguasaannya pada bahasa Kawi dan aksara Bali. Pekerjaan itu mereka lakukan dalam jangka waktu yang tidak pendek, tapi secara berkesinambungan bertahun-tahun. DIPANDANG dari tujuan pendiriannya, proyek besar itu dinilai berhasil oleh banyak kalangan, terutama kalangan di negeri Belanda. Karena itu memang proyek mereka. Mereka yang menggagas (Livrinck-van der Tuuk), mereka yang mengusahakan dana, mereka yang mengawasi, mengendalikan dan melaporkan ini itunya kepada pemerintah Hindia Belanda. Hasil jerih payah kerja mereka itulah yang menyebabkan Gedong Kirtya pernah menjadi tempat penyimpanan lontar yang berwibawa dan disegani di dunia. Gedong Kirtya berdiri sama tinggi dengan tempat penyimpanan lontar lainnya seperti di Perpustakaan Universitas Leiden, di Museum Leiden, Museum Nusantara di Den Haag, India office Library di London. Perpustakaan Universitas Humbolt di Berlin, Perpustakaan Nasional di Jakarta. LALU APA? Selalu ada yang bisa kita pelajari dari sejarah. Pendirian dan keberhasilan Gedong Kirtya mengumpulkan dan menjadi rumah bagi lontar-lontar memberitahu kita bahwa apa yang pada awalnya dikira mustahil, terutama karena alasan sakral itu, ternyata menjadi mungkin dan bisa diwujudkan tanpa kekerasan, misalnya tanpa perampasan lewat jalan perang. Untuk diketahui, pengumpulan lontar dengan cara perampasan lewat jalan perang pernah beberapa kali terjadi dalam sejarah kolonial. Salah satu di antaranya adalah penyerangan Belanda pada Puri Cakranegara, Lombok, yang menurut dokumennya berhasil merampas dan membawa ke Belanda ratusan lontar koleksi puri tersebut. Lontar-lontar puri itu kini tersimpan di Perpustakaan Universitas Leiden, dan keterangan tentang lontar-lontar
itu dapat dilihat pada Catalog-nya Pigeaud, berjudul Literature of Java, Vol. II. (h. 252-320). KEBERHASILAN pemerintah kolonial Belanda dengan Gedong Kirtyanya mengumpulkan lontar tanpa jalan kekerasan itu, membuat kita sekarang berpikir dengan cara berbeda. Bukan pemerintah kolonial Belanda dan bukan Gedong Kirtyanya yang patut dipertanyakan, tapi pertanyaannya berbalik pada diri kita sendiri. Beberapa pertanyaan itu, misalnya: ada apa sejatinya dengan lingkaran sakral itu? Mengapa lingkaran sakral itu sepertinya mudah ditembus oleh bujukan, pendekatan, lobi, koneksi, kuasa, politik yang datang dari luar? Penjelasannya tentu bisa dari mana saja, baik dari luar maupun dari dalam. Hanya saja kita harus berpikir tentang konsekuensi dari sebuah penjelasan. Jika penjelasan itu membenarkan bahwa pengaruh luar itu, maka sesungguhnya penjelasan itu menunjukkan bahwa ada kelemahan lingkaran sakral itu. Dan itu adalah tamparan hebat bagi penganut dan pengikut yang ada di dalam lingkaran itu. Dan sebagian besar dari mereka tentu saja tidak akan mau menerima penjelasan bahwa lingkaran sakral mereka itu lemah. Sebaliknya mereka akan bersikukuh menjelaskan bahwa lingkaran sakral mereka sejatinya kuat dan sangat rapat, hanya karena ada orang dalam yang bekerja sama dengan orang luar maka lingkaran itu tembus. Penjelasan seperti ini mengingatkan kita pada kasus leak pada umumnya. Pendapat publik mengatakan bahwa leak bisa masuk ke pekarangan rumah kita, karena ada orang dalam yang bekerja sama dengan leak itu. Nampaknya penjelasan seperti ini sangat digemari justru karena penjelasan ini bersifat ambigu. Penjelasan ini tidak mau mengakui keunggulan yang datang luar, tapi juga tidak sudi berpikir bahwa ada kelemahan dari dalam. Yang mereka butuhkan sangat sederhana, yaitu hanya seekor atau dua ekor kambing hitam. Dan mereka jadikan salah satu atau salah dua kerabatnya sebagai kambing itu. Masalah kemudian dianggap selesai. Sederhana tapi puas. Mereka mungkin lupa atau malas memikirkan, bahwa bila ada orang dalam yang bekerja sama, justru itulah salah satu bukti keunggulan pihak luar itu. Namun demikian, tulisan ini pun masih pada level sangat sederhana untuk dapat merepresentasikan masalah yang sejatinya sangat kompleks ini. Siapa orang dalam dan siapa orang luar masih belum selesai diperdebatkan. Jangan-jangan Van der Tuuk yang menggagas Gedong Kirtya itu adalah orang dalam di dunia perlontaran. Dan jangan-jangan sebagian dari kita yang modern ini, tanpa kita sadari sedang dalam proses menjadi orang luar. Tanpa harus terjebak dalam diskusi yang ruwet ini, yang paling bagus dilakukan sekarang adalah memanfaatkan koleksi Gedong Kirtya, karena koleksi lontar itu benar-benar ada, dan Gedong Kirtya itu memang ada. IBM. Dharma Palguna
run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy
Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2008 BULELENG Juni KARANGASEM Agustus BULAN (YOGA SASTRA) TABANAN November GIANYAR Januari SINGARAJA Maret BANGLI Mei
16 Agustus 2010 JEMBRANA Juli BADUNG September BAHASA Oktober SP IBUNDA - SR Desember DENPASAR Februari KLUNGKUNG April
Reuni Apresiasi BPM di Jantung Bali Utara
KE-BALI BULI-AN KEMBALI KEPERAYAAN - MAHARAYA NYEPI....
Tabik Pakulun Kesaksian dalam Balutan Kiblat Kenangan SELASA Kliwon 16 Juni 2009 di Ruang Seminar FBS Undiksha Jln Ahmad Yani 67 Singaraja. PAGI hari untuk SMP-SMA-SMK sederajat berikut Ibuibuguru dan pak guru. SORE/ MALAM hari untuk Para Mahasiswa - mahasiswi dan Umum Pecinta Apresiasi. infoNONSTOPkring 0362-25288 - 08123-966-200 De-WandaGroup Damsha - Panca cs....
Wanita yang Lahir pada Hari Kamis Oleh Putu Nopi Suardani halaman, mencuci pakaian, menyetrika, dan menyirami bunga-bunga ibu. Aku tahu ibu sangat ingin punya cucu sebab ibu juga ingin seperti tetangga yang ketika arisan menceritakan cucu mereka yang gendut dan manja. Sedangkan ibu tak punya bahan cerita yang sama karena memang tak ada cucu yang bisa diceritakan. Aku tahu semua karena ibu berkali-kali menyatakan keinginan ibu. Aku juga tahu dari membaca buku harian ibu yang sengaja ibu geletakkan di meja kerjaku. “Apa perlu Ibu carikan jodoh untukmu?” Jodoh? Aku menjerit keras dalam hati. Aku tahu sejak kecil ibu selalu mencarikan apa yang aku mau. Ibu pernah mencarikan layang-layang berekor panjang di warung kecil dekat pasar. Ibu juga mencarikan belalang di sawah untuk percobaan biologi di sekolahku lantaran aku takut dipatuk ular sawah. Ibu mencarikan benda-benda yang sesuai dengan jawaban teka-teki dari kakak kelasku yang sialan itu. Sekarang ibu mau mencarikan aku jodoh. Padahal aku tak minta ibu mencarikan jodoh. Bukankah dulu ibu yang mengajari bahwa jodoh akan datang sendiri. Kenapa sekarang ibu yang repot-repot mencari. “Ibu punya teman yang punya anak gadis, dia lumayan cantik dan baik...” “Aku hanya akan menikah dengan wanita yang lahir pada hari Kamis.” Akhirnya kutemukan jawaban yang benar-benar baru, tanpa mengutip dari buku atau katakata orang lain. Jawaban yang akhirnya membuatnya terdiam untuk waktu lama. Semoga dia puas karena aku telah mengakhiri jawabanku yang selama ini terdengar monoton. Seharusnya dia memang puas karena jawabanku barusan mengindikasikan bahwa aku pasti akan meni-
kah. Itu adalah kesimpulan dari seluruh pertanyaan ibuku di meja makan malam itu. Beberapa malam setelah itu ibuku tak pernah bertanya tentang pernikahanku. Tepatnya belum bertanya. Mungkin dia masih mencerna dan menganalisa pernyataanku. Awalnya aku tenang sebab tak ada teror lagi di meja makan. Tapi aku jadi berpikir bahwa apa yang aku katakan tempo hari bisa saja dianggap sebagai janji seorang anak kepada ibu. Ibu mungkin saja diam-diam mempersiapkan hari pernikahanku. Tinggal menunggu aku tetapkan tanggalnya. Mungkin juga dia sudah gembar-gembor pada ibu-ibu tetangga. Belakangan ini dia tampak sibuk dengan tetangganya yang setia. Apa mungkin mereka sudah booking tempat untuk resepsi pernikahanku? Atau mereka ke butik untuk merancang pakaian pengantinku? Atau ke toko kue mensurvei harga jajanan kering? Jika itu benar, aku akan merasa sangat bersalah jika aku hanya main-main dengan kata-kataku sendiri. Aku tak ingin ibu malu pada teman-teman arisannya. Apa yang harus aku lakukan? Satu-satunya cara adalah mencarinya. Mencari wanita yang lahir pada hari Kamis. Menyatakan cinta lalu menikahinya. *** Aku duduk di taman kota bersama kamera yang kubawa ke mana-mana. Memotret setiap wanita cantik yang kulihat. Kuamati foto-foto itu. Mereka cantik, berkulit kuning langsat, langsing, dan berambut panjang. Hey, bagaimana mungkin aku harus memilih yang tercantik? Satu-satunya kriteria wanita yang akan kunikahi adalah yang lahir pada hari Kamis, tak pedu-
li cantik atau tidak, langsing atau tidak, berkulit mulus atau tidak, dan sebagainya. Satu persatu kutanyai wanita-wanita itu. “Permisi, Anda lahir pada hari apa? Maaf, apakah Anda lahir pada hari Kamis? Maaf mengganggu, cuma ingin tahu apakah ketika Anda lahir itu hari Kamis? Hallo, masih ingat hari lahir kamu? Kira-kira hari Kamis, ya? Aku lahir pada hari Minggu, kalau kamu?” Aku pulang bersama foto-foto wanita yang belum tentu lahir pada hari Kamis dan rasa sakit hati atas jawaban gadisgadis itu. Mereka semua bilang aku gila, sinting, tak waras. Tapi pencarianku tak berhenti di taman kota. Kubuka-buka lagi buku kenangan ketika aku lulus SMA. Di
Ning Sabha...
TAK berlebihan bila sastra itu diibaratkan seperti air, yang mengalir ke tempat yang lebih rendah. Jika sastra atau pengetahuan itu diibaratkan Dewi Saraswati, maka seperti mungkin telah kita ketahui bersama bahwa Saraswati itu adalah juga nama salah satu sungai suci. Jadi, sastra bukan hanya air yang mengalir, tapi air suci yang mengalir. Tepatnya, air yang disucikan oleh orang yang bersastra. Air suci itulah yang menyucikan. Orang disebut bersastra (nyastra) bukan karena ia punya pengetahuan tentang sastra, atau ia punya koleksi buku sastra, atau ia sering membuat tulisan tentang sastra, atau rajin mawirama, mabebasan, mapepaosan. Semua itu bukan, tapi karena ia berpikir dengan sastra, dan ia adalah seakan perwujudan dari sastra itu sendiri. Seperti aliran sungai, jiwa sastra mengembara untuk mencari dan menemukan jodohnya, yaitu orang-orang yang mengikhlaskan dirinya untuk dijadikan apa saja oleh sastra, termasuk untuktidakdijadikanapa-apapula.Padazamannya jiwa sastra itu mengembara berbadankan lontar. Rasa hormatlah yang menyebabkan lontar itu kemudian disebut-sebut sebagai pustaka, sebagai pusaka, sebagai candi-sastra. Di depan candi-sastra itu laki-laki duduk bersila dan perempuan bersimpuh memusatkan pikiran, memusatkan penglihatan, mengatur nafas, dan mengeluarkan suara dituntun oleh huruf demi huruf yang tertatah pada lempir demi lempir lontar itu. Bunyi dan arti bergerak ke segala penjuru bersaranakan udara dan angin. Dengan cara itulah jiwa sastra menyusup ke ruang-ruang dalam rumah, dan ke ruang-ruang dalam pikiran, dan ruang dalam hati. Misalnya, ketika Mpu Tantular selesai mengarang kekawin Sutasoma, tentulah pada saat itu hanya ada satu lontar Sutasoma, yaitu lontar milik Mpu tantular dengan tulisan tangan Mpu Tan Tular. Kakawin dalam lontar itu kemudian menemukan jodohnya, yaitu orang yang jatuh cinta pada kakawin dalam lontar itu. Terjadilah kemudian ‘’pernikahan’’ yang sah, karena direstui oleh Mpu Tantular. Upacara pernikahannya terjadi ketika kakawin itu disaling huruf demi huruf, kata demi kata, baris demi baris, ke dalam sebuah lontar baru. Maka lahirlah turunan lontar Sutasoma sebagai hasil pernikahan itu. Itulah ilustrasi pernikahan dewasaksi dan manusasaksi. Saraswati yang ada dalam setiap candi-aksara adalah dewasaksi. Mpu Tantular dan peminjam yang menyalin lontar itu serta orang yang mengetahui proses penyalinan itu adalah manusasaksi. Dalam ilmu Philology lontar salinan itu memang disebut saksi. Karena dalam perjalanan waktu yang panjang, sering terjadi lontar asli yang berisi tulisan tangan pengarangnya sudah tidak lagi tersedia, sedangkan yang tertinggal hanya salinan-salinan keberapa kalinya. Lontar salinan itulah saksi yang ada. Misalnya, lontar-lontar Sutasoma yang ada di Bali dan Lombok saat ini, adalah lontar-saksi dari lontar Sutasoma yang berisi tulisan tangan Mpu Tantular. Jadi, ketika satu buah lontar menemukan jodohnya, lontar itu kemudian disalin. Demikian seterusnya, sehingga dari satu lontar pertama setelah melewati perjalanan waktu sekian abad akhirnya menjadi ratusan bahkan mungkin ribuan lontar. Sebuah lontar telah beranak, bercucu, berbuyut, dan entah apa lagi sebutannya. Demikianlah lebih kurang proses perkembangbiakan sebuah karya sastra klasik, dengan contoh Kakawin Sutasoma dan lontarnya. Kakawin dalam lontar itu menyebar sampai ke pelosok-pelosok. Keberadaannya dijaga dan diapresiasi oleh komunitasnya sendiri-sendiri. Sakralisasi lontar dan proses penyalinan ke dalam lontar baru adalah salah satu bentuk penjagaan. Mabebasan, mawirama, mapepaosan, adalah salah satu bentuk apresiasi yang paling populer. Apresiasi terjadi dalam komunitasnya sendiri yang bersifat mandiri. Karena itulah, komunitas seperti itu seperti sebuah republik kecil yang independen. Ia mengadakan dirinya sendiri, mengisi dirinya sendiri, dan ketika kelompok ini menonaktifkan dirinya tentulah juga karena diri mereka sendiri. Memang seperti itulah sastra, dan seni pada umumnya, yang ciri utamanya adalah kreativitas. Namun demikian, sejarah telah memberitahu kita bahwa kehidupan tidak semata
masalah sastra dan sakral itu. Kehidupan adalah juga masalah politik dalam arti luas. Salah satu pertanyaan politis adalah: di manakah pusat kehidupan sastra/ lontar itu? Jawabannya bisa seperti ini: di mana ada orang bersastra, benar-benar bersastra, di sanalah sastra itu berpusat, baik pada diri orang itu, maupun di tempat kediaman orang itu. Jika ada beberapa orang benar-benar bersastra dalam satu wilayah, maka akan ada beberapa pusat sastra di sana. Pusat sastra seperti itu disebut sabha dalam bahasa Kawi, dan figur pemimpinnya disebut sabha ning sabha. Lalu, mengapa dulu didirikan Gedong Kirtya di Singaraja yng bertujuan mengumpulkan dan menyimpan lontar-lontar? Jawabannya akan sama dengan jawaban dari pertanyaan, mengapa kemudian Pusat DokumentasiKebudayaanBalididirikandiDenpasaryang juga mengumpulkan dan menyimpan lontarlontar? Singaraja adalah pusat pemerintahan ketika itu, sama seperti Denpasar adalah pusat pemerintahan masa sekarang. Jadi, jawabannya: ada pemikiran menjadikan pusat pemerintahan sebagai pusat sastra. Pusat sastra. Apa pula itu? Bukan hanya lokasinya yang ada di pusat kekuasaan, lebih dalam lagi, Gedong Kirtya dan juga Pusdok itu sendiri latar belakang cita-cita politik kebudayannya adalah pemusatan lontar. Ke pusat sanalah orang-orang diharapkan datang. Dari pusat sanalah penyebarluasan sastra diharapkan akan mulai. Dan dengan sendirinya, di dalam pusat sanalah kendali itu dipegang. Kendali itu dibahasakan sebagai pelayanan publik. Gagasan pemusatan itulah yang menarik perhatian, karena beberapa alasan. Pemusatan adalah terminologi politik praktis, yang dalam arti luas adalah kendali, pengawasan, pembatasan, dan pengajaran dengan metodologi yang dianut oleh kuasa ilmu dan politik. Sedangkan, sastra adalah sebuah dunia kreatif yang semakin berkembang justru ketika pengwasan seperti itu muncul dari dalam sastra itu sendiri. Seperti diuraikan di atas, penyebaran sastra itu seperti aliran air ke tempat lebih rendah, yang selalu mencari dan menemukan jodohnya pada orang-orang yang jatuh cinta padanya. Oleh karena itu, pemusatan lontar adalah sebuah arus balik. Air mengalir ke pusat. Pusat itu adalah hulu. Itulah arus balik namanya, ketika air mengalir ke hulu. Arus balik pula namanya ketika mahasiswa diajarkan berpikir menyusuri lontar-lontar saksi untuk mencari otograf tulisan tangan Mpu Tantular, misalnya. GEDONG Kirtya dan juga Pusdok memberitahu kita bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah kolonial ketika itu ditiru oleh pemerintah orde-orde berikutnya. Jika pelanjutan itu sebuah pilihan yang dilakukan oleh intelektual dan birokrat Indonesia modern, tentu mereka memiliki sejumlah argumentasi pembenarnya. Tepat-tidaknya sebuah pilihan sangat ditentukan oleh apa yang ingin mereka capai. Tapi jika ini bukan sebuah pilihan, melainkan hanya kelanjutan begitu saja dari apa yang sudah ada, maka kita masih akan menyaksikan pertunjukan seperti yang saya coba ilustrasikan di bawah ini. Masyarakat membuat sungai-sungai kecil untuk mengalirkan sastra ke dalam komunitas-komunitasnya, dan pemerintah membuat bendungan untuk menampung air-sastra itu dan kemudian pemerintah yang mengatur ke mana dan dengan cara bagaimana air-sastra itu dialirkan. Atau, seperti dua buah pertunjukan berbeda. Yang satu pertunjukan mahal-kolosal di atas panggung besar berwibawa tapi sepi penonton, karena masyarakat peminat merasakan ada jarak antara diri mereka dengan suasana dan tempat pertunjukan itu. Yang kedua adalah pertunjukan rakyat sederhana di panggung kecil tapi sangat meriah. Masyarakatpeminat datang dengan senang hati, karena merasa itu memang dunianya. Sastra membutuhkan kuasa politik dalam arti pengayoman. Raja Dharmawangsa Teguh pernah mencontohkannya. Ia mensponsori dan memotivasi para sastrawan untuk membahasa-jawakunakan parwa-parwa Mahabharata. Seperti sungai besar, karya itu mengalir jauh sampai sekarang hingga ke pelosokpelosok. IBM. Dharma Palguna
sana ada foto dan biodata teman-temanku. Ternyata banyak temanku yang cantik. Hanya saja aku dulu tak menyadarinya. Di manakah mereka sekarang? Bertambah cantikkah? Kulihat tanggal lahir di sebelah foto mereka. Namun, yang tertulis hanya tempat dan tanggal lahir. Tak ada yang mencantumkan hari lahir. Lalu aku cari lewat mesin internet. Kuketik “wanita yang lahir pada hari Kamis”. Kutemukan nama Valentina yang melahirkan bayi kembar lima pada Kamis, 21 Mei 2009. Aku tertarik pada horoskop yang menyebutkan masa depan lelaki yang menikahi wanita yang lahir pada hari Kamis. Aku geli sendiri. Katanya wanita itu akan memberikan banyak anak. Hahaha..., berarti Valentina lahir pada hari Kamis, buktinya sekali mengandung dia melahirkan lima bayi.
pa lama aku hanya berdiri di depannya, tak berkata apa-apa karena masih tak percaya dengan yang kualami. Dia menutup bukunya dan menoleh kepadaku. Dan dia mengerling sangat cantik, sama seperti kerlingannya 20 tahun lalu. “Wayan!” ujarnya dengan suara yang masih selembut dulu. “Rani...,” sahutku malu. Tak bisa kubayangkan kulit wajahku yang gelap memerah. Dia mempersilahkanku duduk di sebelahnya. Buku di tangannya adalah hadiah dariku ketika perpisahan di SD dulu. “Bukumu,” katanya, “Kubawa ke mana-mana karena isinya lucu. Tak kusangka bertemu kau lagi di sini. Kemarin malam aku naik pesawat dari Jakarta. Hmm, kau sudah menikah?” Aku menggeleng. Dia tertawa. Dia tak pernah berubah menertawakanku. “Hei Wayan! Kau masih menunggu wanita yang lahir pada hari Kamis itu?” Aku diam saja. Ya, bertahun-tahun aku menunggu. Aku menunggumu. “Aku kira kau sudah jatuh cinta pada gadis lain dan melupakanku.” Mana mungkin aku lupa padamu. Ketika kukatakan bahwa aku akan menikah dengan gadis yang lahir pada hari Kamis di belakang sekolah itu, kau berbisik dengan tegas bahwa kau lahir pada hari Kamis. Lalu kau ucapkan janji konyol bahwa kau akan menikah denganku. Aku terus mengingatnya. “Aku mau tanya, apa yang sedang kau lakukan di sini? Kita begitu kebetulan bertemu di sini. Agak janggal, tapi aku senang bertemu kau lagi.” “Aku ke mari untuk menemui wanita yang lahir pada hari Kamis dan menikahinya,” sahutku mantap. Dia diam. Kini, giliran wajahnya yang kuning langsat memerah. Beratan, 26 Mei 2009
*** Harus kucari ke mana lagi, aku mengeluh pada foto ayahku. Foto ayah juga tidak memberiku petunjuk. Kuputuskan menemui dukun yang direkomendasikan temanku. Aku cukup membawa diri dan beberapa lembar uang 50 ribuan. Memang tak salah temanku itu. Dia memang dukun sakti. Belum kuutarakan maksudku datang, dia sudah menebak dengan benar apa yang ingin kutanyakan. Dia langsung menyuruhku masuk ke dalam ruangan kecil yang terpisah dari ruangan pasien lain yang menunggu dengan amat penasaran. Aku cukup duduk saja dan tak usah berkata apa-apa. Setelah beberapa menit komat-kamit, dia berkata, “Temuilah dia di taman kota sore ini. Dia duduk di sebelah kolam air mancur, membaca sebuah buku, dan mengerling cantik ketika kau datang.” Aku segera angkat kaki dari rumah dukun itu setelah menyerahkan tiga lembar 50 ribuan dan ucapan terima kasih. Aku bergegas menuju taman kota. Benar saja, tepat di sebelah kolam air mancur duduk seorang wanita berambut sebahu, membaca buku. Aku makin takjub dengan dukun itu. Kuhampiri wanita itu. Bebera-
Penulis adalah mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha Singaraja
IKLAN MINI
Minggu Umanis, 7 Juni 2009
15
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris
: Rp 30.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura z Iklan Peluang Emas : Rp 650.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 60 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 15.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop
Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan
VISA
z z z z
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456
KARIER AD BALI POST Dcr Pembantu.RT.Tdr dlm gj.bagus 081236255898 Dwi 999-382687
!!!Bth segera! Kasir,Admin, Accounting, Sales Driver,Engineering, PR,Marketing,Kirim Lamaran ke Queen’s Of India Jl.Kartika Plaza, Tuban atau Fax ke 0361-761099 999-382603
!!!Bth Segera! Waiter,Waitress, Cook, Cook helper,Bar Helper,Bar Waiter, Bartender.Lamaran ke Queen’s Of India, Jl.Kartika Plaza, Tuban/Fax ke 0361-761099 999-382605
!!!Dicari Tng Marketing pria, SMU menguasai Komputer,bisa sedikit Inggris,CV mohon di kirim ke Jl.Teuku Umar No.93 Lt.3 Denpasar
***Dbthkan Pekerja laki-laki maks 30 thn. Lmrn ke Theshop Jl.Kerobokan No.117A Br. Taman
Admin Female max 30 yrs Good English&comp skills.send CV to info@beatmag.com/fax:8475458
999-382475
999-382522
A busy 5 Star Restaurant is loking for waitres,excellent English, friendly personality,hard worker, good grooming, F & B knowledge training provided,good salary and benefits for successful applicants. Send C.V or call 730838
Anda therafist Spa & Receptionist Hub Aroma Jepun Spa 8475655
999-381820
A new villa in Sidemen looking for FO,HK,Acct,.etc. Min.1 year experience, fluent in English & French. Pls send CV to Rabina Tours, Jl.A.Yani Utara,Perum Niki Mutiara Estate Blok A/3, Denpasar 80111 999-381213
999-382097
Bali Fashion Company export to Europe seek production manager garment & shoes.Exp garment spec,QC,Embroidery & beaded.QC on luxury fabric skill:Sceduling training,speed & comunication to:maggbali@gmail.com:Ref.CV,& Expected Salary 999-382524
Blue Bird mbl baru bth 179 pngemudi SIM,KTP,23-45thP/Wkomisi,insentif, bnus,dll Jl.R.Sesetan 220 Dps 08873934686,08873934691,728200
101-382146
A Resort in Tuban is looking for Reservation Supervisor/Staff, Sales & Marketing Manager & Spa Manager. Please send your application to gussur@indosat.net.id or fax 753354.Only short listed candidate will be Nite
!Sony Ericson Service Center membthkan CS&Admin,syarat CS: Pend.Min.D3,pnmpilanmenarik,Adm: Pend.Min.D3 bisa Microsof Excel Lmrn di kirim ke Jl.T.Umar 127 Dps
A Resort in Ubud Looking for Accounting staff,female experience in the similar field is a must. Pls send CV to yuliainn@indosat.net.id ASAP
Boutique htl at Sanur is seeking for:(1)Spa sales Manager(2)Duty Mgr,(3)Sales Executive,(4)Pool Assistant(5)Receptionist,(6)HK Spv,Qualification:exp.min 2 years; good English;Able to operate computer system for no.1,2,3,4,5,6 able to drive car for No.1,2,3;Send CV to PO Box 3708 or Fax (0361)286288 Dps.Not later than June 15’2009
141-382714
999-382422
999-382513
1 Tng Marketing wnt u/villa,1 Tng Satpam tgs mlm hub:298158 dg CV
A Villas at Ungasan is looking for a Marketing,Honest,dedicated an loyal.Pls Send CV to padjar_rahayu@yahoo.com
Bth Drafter STM,D1/D3 CV ke CV. Petir/CV.Surya Jl.A.Yani No.83 Dps
141-382715
!Dicari segera karyawati untuk Braiding/Kepang rambut,lukis kuku,Tattoo,umur 18-30th lulusan SMU Kirim Lamaran ke PO BOX 71 atau Ph.778924 Nusa Dua
999-382396
TERBARU & PENTING Elite Advertising merupakan kantor cabang baru di Bali membutuhkan
1. Supervisor ( 30 orang ) 2. Marketing ( 40 orang ) 3. PR ( 30 orang ) 4. SPB & SPG ( 30 orang ) Syarat : 1. Min. Diploma, Usia Max. 30th (1 & 3) 2. Min SMU, Usia Max. 28th (2 & 4)
Setiap posisi langsung datang utk interview & dicari yg bisa bekerja secepatnya.
Interview langsung Senin-Sabtu, Pkl. 10.00 - 15.00 Wita Jl. Wahidin No. 26 Denpasar Contact Person DAYU (0361-9222095) YENNY (081999494029) U.381792-low
999-382653
999-382430
A well established busy restaurant in Semniyak is looking for Hosts,min 27 y.o and min 180 cm height, possess leadership qualities,excellent english and great attitude for this Junior Management position. Excellent benefits and career opportunities for successful applicants.Send CV & application letter to 730838 999-381817
Dcr New Staff for Japanese Restaurant All Staff-Bar, Waiter/ss,Cook Fluency in English and Japanese Please sent CV with recent picture to Jl. Danau Poso No.61, Sanur 999-378722
Pizza Hut Restaurant Membutuhkan Karyawati Syarat : Umur 18-25th, Lulusan SMU/Sederajat, Tinggi Minimum 160 cm, Energik & Berpenampilan Menarik, Gaji Minimum Rp 1,2 juta. Lamaran kirim langsung ke :
999-379070
999-382455
Bth PRT cewek pglmn, gaji bagus tidur dlm Hub.08123814399 149-382760
Bth Sgr Spa Reception&Marketng Bhs.Ing/Jpn ND,7944666/7455222 101-382576
Btq in Smnyk look for SPG,good in English,performance & selling.Send CV to Jl.Ry Smnyk No.44 Ph.734228 or Jl.Ry Canggu No.176 Krbkn 999-381152
Busy Rest Ubud Need Cook, Waitres, Bartender exp 2 years fax to 970581 104-381328
Butuh Karyawati sales exp Min. SMA Hub.86823339 after 11.00 AM 999-382610
Cari PRT tidur dalam makan dalam gaji tinggi dpt bonus, 424249 999-382592
Cari Reception u/Cozy Spa di Dili, Wanita max 28thn kontrak 2thn Gj. 200-250U$bhsIngTlp.081337071763
U.381712-low
Dcr 5 pgw salon,bs crbt,blow, sanggul mdrn,gaji Ok! Hub.08123600754
Dcr: Spa Therapist Perempuan, Peng + 2th, utk bekerja diluar Negeri, di Coconut Spa. Pemberangkatan melalui PT Resmi BSMS, Interview Tgl 16 Juni Jam 10 pagi di Jl. Buluh Indah No.121 (Bawa CV) atau Hub. 087860796551
Dicari Salesman berpengalaman syarat:min.SMA/sederajat punya jaminan BPKB,penempatan di Klungkung Hub.PT.Borwita Citra Prima Jl.Bung Tomo 3X Dps Telp.0361-410886
999-382566
122-382502
Dcr Colektor Cowok min SMA & Sopir sim B1 Hub.425082-3
Dcr:Oprt Msn Ctk,Tk Ptng u/Perc Lam PT Cintya Jl P.Moyo 66-721956
Dicari segera!!! Sales ulet, fas Gaji pokok,UM,komisi.Lam ke Eternity Jl.Buluh Indah No.93 Dps
156-377579
999-382465
999-382573
999-382043
003-382398
Dcr cpt kywt Laundry Kerobokan berpglmn,jujur Hub.081338550024
Dibth sgr Peg Admin & AA U/di Apt Hub. 8089988
999-382403
999-382479
Dicari SPG wanita,berpenampilan menarik,max 25th, 155cm, Bs Inggris Hub.732935/Fax 732934
Dcr D3-S1 u/Fin,Adm, AR Perush Dist, Hub:245194
Dibthkan Krywati,penampilan menarik bhs Inggris,gaji+bonus Hub.081236488811/9135315
Dicari Tenaga Boutiq Hubungi Telp. 7413669
999-382486
Dcr helper,waiter/s Rest.Lamer Dyanapura, urgent, 081999873188 156-382682
Dcr krywn butik&baby sitter utk orang asing Ph.8445996 Fax.8445997 128-382580
999-381200
999-381168
Dicari Tenaga Sales, Min D3 pengalaman Min 2th Hub. Tlp.7921432
101-382582
Dicari tukang sablon 4 orang Hub.081936139199
Dibutuhkan Sales Counter dan Salesman Dealer Yamaha Jl. Gunung Agung
031-382459
999-382487
Dcr mekanik spd mtr penglm min 3thn u/d Klungkung Hub.081337317221
Dibutuhkan segera! Guru Privat utk SD-SMP-SMA hub.Tofan 2088475 Intensive Private Learning
999-382510
Dcr Operator utk pengolahan air minum, lokasi Payangan Gianyar, syarat: pria max 30th, D3 Teknik mesin/Elektro. Lamaran lgkp dikirim ke PO BOX 3327 atau recruit.mnc.bali@gmail.com, plg lmbt 1 minggu 004-382742
Dcr Peg Laundry Pengalaman Hub.Rahadi,7918538 999-382607
Dcr Pegawai Sln Wnt Massage Sanur (081805343763) 999-382657
Dcr Sales Spv food product P/W max. 28th untk Singrj&Dps, incm Gj.pkk, Bns swrmh, THR, tunj mtr sbg kary ttp, min D1. Kirim ke email manahara@diamond.co.id fax.0361 751657/PO BOX 111 Tuban,segera, code SLS 154-382733
Dcr Sgr S1 T.Sipil Transportasi Bs Acad Lam Jl.Batusari 15 Renon 999-382470
999-381182
Dicari Dokter wanita max 30th utk di Klinik Alergi Hub.7434637 999-381229
Dicari Guru Bhs Inggris untuk BPI College Tabanan bisa fulltime atau part time Hub. 270108/815150/ 08123853930 999-382523
Dicari karyawan jaga Toko bisa Bhs Inggris hub:0818566539 004-382278
Dicari Karyawati CV dibw lgsg ke Krisna Oleh2 Jl.Nusa Indah 77 Dps 999-382538
Dicari karyawati serabutan Hub: Donplek’s H.Wuruk 65 999-382586
Dicari Penjahit berpengalaman dapat asrama jamsostek&dicari pengepul lam bawa langsung ke PT.Dianatina Ayu Garment,Jl.Griya Anyar 3 XX Kuta Telp. 756646 999-382401
Dcr Staf & Driver bs Inggris Hub. 7421619 Marco’s Information Ctr
Dicari QC, Tk Patrun, Tk Jahit Garment pglmn dtng lsg Muding Indah LC41X, 415233
101-382578
999-382546
Dcr staff kantor pria/wnt yg bisa comp & Bhs Inggris H.7446078
Dicari Receptionist dan Driver utk Spa min.Inggris.Kirim Lamaran ke Komp.Burung Jl.Beo No.5 Tuban hub.8575892
999-379992
102-382679
Dcr Terapist u/Tirta,Nirwana,Aya Spa&SPVlakimax35thHub.8471962
999-381779
Dcr therapist,FO,krm CV ke Natural Spa Jl.D.Tamblingan 23 Sanur
101-380874
999-381674
Dibthkan:Acct+HRD Princes Benoa Resort u/interview 10-06-09 Lam. bawa lsg H.776510/Pak Widana
Dcr Marketing Kredit&SPG/B(Dps, Sgrj,Tbn,Gyr) Hub:081916740169
Dbthkan instruktur Mengemudi diutamakan ex.sopir taxi,menarik max 30th Jl.Palapa 1D Sesetan
154-380805
Dicari Sales utk toko bisa bhs Inggris Lam bawa lgs ke PT.Dianatina Ayu Jl.Griya Anyar 3XX,Simpang Dewa Ruci Kuta Telp.756646
999-381929
Needed urgently by known tour operator & travel agent in Sanur, Reservation staff,english graduated will get benefit,experience, good performance,self motivated. Application with CV send to PO Box 3108 Dps 999-381198
G.01
the gangga private villa Sanur, member of Kayumanis Group looking for Sous Chef,male max 35 years old.Min 2 years exp as CDP,strong in Indonesian & Balinese cuisine,good English.Send appl+CV with recent photograph to hr@thegangsa.com or fax 270262 no later than June 15
999-382496
Req Waiter/ss Cook help.Teknisi, HK, Acc U/Rest Kuta Hub.(0361) 9904195
999-381394
999-382464
Dicari:Tenaga Sales prod, Kosmetik,Laki2,punya SIM C, <35th, Lamaran ke PO Box 3524 Dps
Sarong Restaurant Jl.Petitenget No.19X.Looking for General Manager min 5 years experience, Rest.Manager min 5 years experience,Bartender min 3 years experience and English is Essential.Please sent your CV to:ops_admin@sarongbali.com
999-381248
Dicr Kary.ce.utk.rest.lok.Kuta blm.menikah hub.756573 999-381742
Fashion Design & Manufacture.CO seeks purchasing manager.For Garment & Shoues components purchase in Bali,Java,Hkong & Chine/Price & Term Negotiation budget & Scedullmanagmt/Senior Position report to Pre_Dir skill:Eng written & spoken,accuracy, Speed, Teamwork.To:maggbali@gmail.com :Ref.CV&Exptd salary 999-382527
Intl Cargo Comp req.Customer Services.Must have min 2 years experience.Fluent in English written & oral,XL,MS Word & Outlook.Must be able to calculate rates,sailing schedules,develop new business enquires.Send CV & recent photo to ari@casbali.com 999-380684
Intl Cargo Comp req. decumentation Manager.Must have min 2 years experience.Fluent in English written & oral,XL,MS Word & Outlook.Must be able to calculate rates,sailing schedules,develop new business enquires.Send CV & recent photo to ari@casbali.com 999-380685
Mngt Company Ubud Seeks: Galery staf, Gro,Waiter/Waitres, Office Boy, TT,Acct,Good English,Fax: 978359 PO Box 99 dekco@dekco.com
156-382316
Segera! dr.umum,perawat umum & gigi sebanyak2nya ke Raya Kuta Klinik Jl.Raya Tuban no.62 999-381812
Senior Cook Western food Interview Sunday 7Juni,5pm,Villa Pantai Biru Jl.Peti Tenget Gg.Gagak,732093 999-382608
Serabutan SIM A&C,kasir,sales, mandarin (701548) berlaku 1 bln 156-382690
Sgr wnt u/Spa ke Kualalumpur tanpa biaya/ptg gaji,Gj 1800 ringgit H.081277220608,081999003258 (Made) 999-381265
Sky Garden: pr, servers, bartenders needed (English it’s a must) Jl.Mataram No.6 Kuta-Bali, email: gabyhi@escufs.com, fax:0361 766 503 154-381552
Spa baru Bth sgr Manajer, Supervisor,Hairstylist, terapis Wanita-pengalaman,Kasir Resepsion,basic Inggris min 25th amodayspa@yahoo.com 081338328216 Seminyak 999-382559
999-381227
National Plus Preschool is looking 4Teacher Gd Eng Fax CVto 257174
Dcr sgr:SPG & SPB Counter,L/P max.22Th,min.SMA sederajat stroberi/Mall Bali Galeria/767077
Dcr Tk.Jarit wanita Hub.sgr 263920 Jl.Drupadi I No.10 Dps 999-382416 Dcr tkg pijat reflexy Hub.Budi, 081558143111, 8720504
Dicari:Tenaga unt.Penjualan, perempuan, <30th, blm kawin, lamaran ke PO Box 3524 Dps
Need Shop Sales, Good English, Comp Call 735571
999-381151
004-382542
999-381247
999-380220
999-382099
Dcari pekerja utk Antar-Jmpt,pny Mtr, bs B.Inggris Hub:085238866650
135-382667
104-382543
999-382491
Dcr tng Tiketing syrt: Pddk min SLTA/SMK, diutamakan bisa Bhs.Inggris, umur maks 25 th, blm berkeluarga, tdk merokok. Lam lengkap dikirim sgr ke PO BOX 3788 Dps (isi kode SRB LESTARI)
Prestige Bali Villas membutuhkan staff gardener berpengalaman untuk bekerja di villa daerah Seminyak dan Canggu,diperlukan min 2 tahun pengalaman memelihara kebun di industry villa/ hotel.Lamaran lengkap berikut photo ke Prestige Bali Villas, Jl. Laksmana No.22, Seminyak atau Email: humanresources@ prestigebalivillas.com
SPG’s wanted for boutiques in Centro Kuta and Nusa Dua, Good English, well presented, experience helpful. Good pay for good people Please drop resume to Hikari, 36B Oberoi Rd. Seminyak Tel:(0361) 730-188, 081-6470-6960
999-382427
Pizza Hut Restaurant Terdekat di Denpasar & Kuta Bali
Dcr *** Web Design (Html/Css) & Grafik Design,Max.30th,Hub.0361738213/081-2468-1205,E-mail: takemoto@mahalo.TV ( PT.LMI)
999-382440
Tropicspa urgt looking:Spa GRO Receptionist(Good Wrtn & spk English & other languages) & Spa Therapist.CV to Bali Coll 778934/ tropic_ocean@yahoo.com 101-382137
Urg Req. Resv 2Yrs exp Dipl. 2.Fluent English, evening shift dos@wakaexperience.com & Fax 484695 999-381974
Urgently looking for HR Mgr, Min4yr exp, good English, self-confidence, positive minded,and dynamic personality. Pls send CV to gajahputih_ganesha@yahoo.com 999-380547
Urgently Needed.Asst.Accounting, female,fluent English and computer. Team work,can work under pressure.Salary 1,5m. Send CV to PT.Nomade Jaya Jl.Pengubengan Kauh No.82 Kerobokan. Email: nina@nomadebali.com Tlp.730918 999-382017
Urgently required:PMA need Accounting in Tabanan,S1 Accounting, max 30 years old English Active,hard working,able to work in team,knowledge in taxation is favorable.Please send CV,salary to POBOX 3017 Dps waiting 2 weeks 999-379383
Usaha Travel & Rafting memerlukan 4 tenaga pemasaran. Bawa lamaran langsung ke Jl.Antasura 18X Dps Tlp:420646 999-382584
Villa Air Bali membutuhkan tenaga Admin(DW) & Tukang masak untuk ditempatkan di Kantin karyawan Hubungi:email:dwina@villaairbali.com fax:0361-737379 alamat:Jl.Lebak Sari,Br.Taman, Kerobokan,Kuta-80361,Bali 145-382562
We are looking for qualified, Water Sport Activity Manager & Security (with security certificate). Please send CV to TMS Tour & Travel Jl.Buluh Indah No.99 X Dps or email to indira@tmstours.net 999-382420
MOBIL-MOTOR AD BALI POST !Pasang iklan dg sistem bns 5jt/bl, 7446834,7821316,2740872,3328888
Baleno’97 asli Bali Samsat Baru +Asuransi Hub.081805307811
Xover’08 CBU silver MT pajak baru 182Jt nego T.08123872602
Kjg Astra th 88 Jl.Akasia VIII No.13 Kampus Warmadewa
Picanto’05 Hitam AsDK TgnI FV Jl.Gn.Kapur III/7 MM, 7881337
Feroza’96 Pmk,bir,orcat,Audio, Vl10inc,Jl.Sandat VII/2 Msk Suli BUC
999-382634
999-382648
122-382709
999-382620
999-382606
141-382719
All New CRV’08 2.4 A.T tgn I km.4000 STNK baru Hub:(0361) 8724312
Baleno’98 AsDK Silver TgI sangat2 mls bs bantu krdt, 08123931584
Jual Mits Galant 95 V6 63jt Nego Hub.08179797004
Kjg Krista 1.8 Efi’00 Hijau Metalik H.109Jt Hub:085237020702
Picanto’06 F.Option,sptbr,KM30rb, Tkd.Batanghari XA No.8 T.7883243
Over kredit Xenia Li VVTi th 08, silver as Bali VR H.8546017
122-382713
999-382636
999-382378
999-382575
141-382699
999-382517
All New Jazz RS MT hitam pribadi istimewa Hub.087860015300
Cary Gajah Mada’87 sdh Extra Asli Bali siap pakai 081558150833 BUC
Kuda S.Execed’00 slver,asDK,Low KM,Tkd.Batanghari 72 Panjer 83jtNg
Kjg LGX’98 Des 1.8 ors Spr istw, Jl.Antasura Dw.Supraba VI/2,Bs Krd
Visto Sporty’2004 asli DK,hitam, Dewata 2/16 Sidekarya 7416663
Taruna’00 WrMerah Silver FV pjk baru ban baru Ors cat mls 9241070
999-382537
999-382630
141-382735
999-382436
141-382703
999-382485
C.Nova’88 Birmet Ful audioTV,CD, VR16S.pake37JtNg9203542Dalung
Djl Cary Th 86 VR samsat baru, cat mls hrg Ng 081916539959
Lancer’95 DOHC Silver Full Audio CD TV Velg 17,Hub.8539018 Cepat
Kjg Long’88 Abu2,Mesin OK,30jt BonusAC,Gn.Guntur234BrtPoltabes
Dijual Nisan Xtrail 2.5 ST gold’2005, VR18, asliBali Hb.081338508787
TT/T.Over Xenia’07 akh Silver sisa 30x/bln 3,5Jt 081353128311
999-382640
999-382511
999-382462
141-382754
999-382064
004-382645
Civic Excelent 83 RPM Modif Trendy, 12,5jt.438113/081339383063
Escudo’94 merah maroon Jl. Ceningan Sari 41B, Hp.081338718102
Mitsubishi Engkel’92 samsat baru, 08164728605 BU cepat
Kjg PU’93 hitam sasis utuh ban baru 49jt ng T.Ametung VA/3, 415227
Grand Livina’07 VX M/T Htm,asBali, bli dr br,Jl.Bedugul 41 Sdkarya
Xenia Li’04 akhir,asBali,mls, orisinil,istw T.248247 bs Krd Dp20%
999-382432
999-382581
999-382611
999-382568
141-382741
141-382725
Civic Verio Vtec’96 hitam jok kulit, istimewa Hub.8683498 pribadi
Escudo’95 Hijau Metalik Kondisi Bagus 081353315972
Panter Hi-Grade’95+Royal’96 Direct 2.5,Bung Tomo VIII/4(Gatsu Brt)
Kjg Rover’92 mask grand sot,5pt, 5sp 43,5Ng 081999188080/8005056
Nissan Infinity’2000 istw+ Maestro’90 bs diKrd Utr RS Kapal7923289
Xenia VVTI’08 Li Sporty,Coklat Met,Asli DK,Istimewa,08179721899
999-382553
004-382649
141-382758
999-382615
141-382748
141-382752
Dijual All New CRV,Jazz,City,Civic, kredit/tunai Hub:0361-8000080/ 081916445533
Futura DRV’02 asDK ors+Cary A.Putro’86/87P.Riau21BrtPsrSanglah
P.Higrade Asli Bali Tg 1 Istimewa Hub.7928190 Psr Mengwi (pribadi)
S.Kjg.G’95 Biru,Velk16,Pajak Baru, Istimewa,Gunung Agung 215 ±Jam9
Xenia VVTi’08 Pmk Aquablue asDK TgnI spt br Gn.Guntur XXVI/20 BUC
102-382674
999-382594
141-382753
Nissan Sentra’90 hitam metalik orisinil VR16 istimewa 35Jt Nego Jl.Raya Pemogan Gg.Dewi Sri No.9
003-380773
Jimny GX’02 hijau,istmw,pribadi, Sesetan Sblh TNI AL 081999603000
Panter HiGrade’97 BiruMet,OrCat, FVar,Ban XtraGrip,Itw,081358993739
Soluna’01 Silver,VR16,Ban Bru2, Mls Jl.Pulau Flores Gg.2/2 Sanglah
999-382635
Xenia Xi VVTi’07 W.Silver As Bali Lanjut Krd sisa 17X,8564943
141-382726
141-382763
141-382755
Jimny’83 Trepes full resto velg, chalenger B31,disk brake busweaker,Penggemar, Jl.Suli 137
Panter’93 biru,T.Azzy,BdyKlng, asBali,org,SltPsrPdGd,03617966435
Starlet’92 1.3 SE hitam met VR.16 ban baru baru istw T.08123615800
141-382698
102-382681
999-382588
999-382613
Grand Civic’90 hitam Met VR16 47,5jt, 7875145 Ubud
Jimny’89 M.97 cat jok baru ist, Efifi X’06 silver ist T.7816222
Panther Hi-Grade’95 Hijau Met Istimewa Jl. Akasia XIII/Gg Kana
T.Great16SEG’92 OrsCat lis utuh sgt istw smt dan ban baru H.980318
999-382533
125-382601
PantherHiSporty’97hijau,asDK,smst br,74nego,081999002134 bs Krd
Taft’91 Hitam B31 Audio Hub.(0361) 8032551 Asli Bali
141-382708
999-382642
Ptr.HiGrade’95 asDK,62j+Rover’95 ACdbl+ G.Civic’90+LGX New’03+ ColT120ss’99+jimyGX’97,TT/Krd7907427
Tyt.Corola’84 istw interior utuhtrwt 21jt nego BUC.081353064363 Mazda 323 intrply’90 Hitam mls VR AsDK 25Jt Ng 8526846 Lmp Mrh Dlg
Dijual Cielo Th.94 warna merah Hub.08813611674 999-382426
Genio’92 Silv Audio CD Bodi kaleng terawat 8005113 pribadi
999-382505
155-382747
Grand Civic’90 silver mulus Hub.7910844 Ketewel
Jimny’90 biru,ban baru,AC pribadi BUC,Gatsu VI/i,081353533666
999-382434
999-382534
Grand Civic’90 Silver,mulus Jl. Seruni Gg.Brahma No.2 Barat Polda
Jmy’83 putih AC bagus Jl.Subur hub: 085258185749
999-382663
122-382716
141-382744
Jazz 2006 A/T merah Hub. G.Ce-mara 7M (Wartel) 482357, 08123809400
Jual Baleno Next G 2003 Tangan pertama,warna silver, tanpa perantara Hub.0361-7981633
Hardtop’81 biru,ban 31 baru Plat DR Hub.7912510
999-382409
Avanza G’04 DK, Smst baru,hitam 109Jt H. 08123803414/424469
999-382561
Jazz’05 IDSI Manual silver asli Bali hub.08123941464 pribadi 128-382728
Jazz(Fit)AsDK,Audio,VR18(Var 20jt) ors cat 104jt 081999870153 BU 999-382395
LX’89 pmk Abumet FV V15 ban baru AC Lis Utuh trwt 08124683979 BUC 104-382551
Maestro’93 silver VR17 terawat hub: 0816579048/8533083 BU 102-382683
New CRV’02 matic as DK full var hrg Miring Abiz nego,081353232192 999-381794
Wonder 2Pt’85 Full audio CD T.Umar Brt 2744020, 25Ng 004-382644
Wonder’84 Gold Jl G.Mas Parta Lestari B12 Br.Tg Buah Pd Sambian 999-382548
Colt Diesel Engkel’96 Chevrolet’84 Long Ubung Kaja T.081338604729 140-382633
Timor DOHC’97 silver bukan ex taxi istimewa T.081337095133 128-382730
*Grand Vitara JX’07 asDK* *APV SGX’08 Burgundy,asDK *Estilo’07 RPM,Silvr,asDK *Padma XI/10 Pnth, 9988800 141-382761
Amenity’91 hitam Bd klng Ban+Sams baru Hub. 222831 999-382402
APV X’05 asDK, silver, pajak baru, Jl.M.Yamin XI/4 Renon
Karimun GX’05 htm,Feroza’93, Hardtop’81 Dukuhsari 100X Sstn,7455050 102-382711
Karimun GX’05,hitam asli Bali Harley DV Ultra’03,Jl.Suli 42 TT/Krd 999-382514
Karimun Th’2002 Kond.Prima sgt mulus H.08813603988 999-382651
Karimun’01 akh silver istimewa Jl.P. Moyo No.44 Pedungan,8037199 102-382694
Karimun’03istw,orsttl,Perum.Taman Penta B/3 Jimbaran Tlp.703657 141-382743
Karimun’04 coklat metalik, kondisi bagus, 08123953324, TP 154-381569
Katana’96/97 biru metalik mulus orisinil kaleng 7414899 154-382213 Krmn’99 DK hijau istimewa H.71 Ng Abiis Jl.Legian 8759557 BUC
999-382494
Avanza G’04 gold 114jt Jl.Perang BTN Buana Asri Hp.081337870349 128-382724
Avanza G’04 Gold mulus pribadi 08123860828 hanya pembeli lsng 104-382541
Avanza G’04 istimewa variasi, Vlg17 ban baru Tanimbar 9, 7945363 132-382669
Avanza G’04+5 slv FV spr mls pri TT/K P.Seram 3 Dp Tl’kom T.Umar 132-382668
Avanza G’06 VVTi FV Sunset Road Seminyak Kuta,08123900778 bs Crd 119-382593
Avanza G’08 smst br,Silvr lowKM brg gress AsBali.Hub.8565001 bskrd 999-382656
Avanza Type E VR15 AC Tape Silver, TgnI Asli Bali G.Batok,8708853 999-382637
Sidekick’96 Hijomet Fariasi Escudo Istimewa skl, 7881554
Avanza’04 Tipe G istimewa,siap pakai, Swif’08 ada TV manual istimewa siap pakai merah, APV’05 hitam istimewa, siap pakai, Panther LV’02 istimewa siap pakai Hub.08563820767 999-381679
999-382641
999-382468
Swift GT 2 Des’08 A/T silver met, DK Vip 08123970865,Over Krd 999-382629
Vitara’93 Bmet FV,CD,Ban Br,V17, Jl.Ry.Pemogan/Besakih No.11 004-382646
141-382745
Vitara’93 Kond.Bagus Jl.Maluku II Gg.I/1 Dpn Ramayana Mall,8537537
APV X’06 slvr spt baru 114jt Hub.081999091711 BUC
Vitara’94 VR16, mulus Hub.081337464646 tukar Sedan
120-382670
141-382737
999-382659
999-382639
U.382404-rpa
Mazda E2000’97 ijin pariwisata super istimewa 081236434757
Great Corola’92 1.6 SEG htm met, F.Var Smst br,081236159129 pribadi
Mazda’88 323 Silv VR AC AsBali Bodykit 21,5jt, 7875145 Ubud
141-382701
999-382632
Swift DP 48jt ada stok SX-4 DP 79jt Carry PU DP12jt H.081337797272
999-382532
Avanza’07 Type S Xenia Li Plus 06 (L) Jayagiri VII/34, 8527310 999-382528
Avanza’2005 hitam,asli Bali,Tgn1, orsnl ttl Hub.081337275333 141-382712
Corolla Great SEG’94 abu met,bs Lanjut Kredit/TT 7871119 pribadi 141-382705
GL’83/84 Abu Met AC VR AsDK 21,5jt 7875145 Ubud 999-382503
999-382483
Great Corola’95 Abu ban baru 69Jt Jl.Merdeka I 6/B 999-381938
Great Crl SEG 1.6 EFI’95 VR18 Crum smst baru bgs, 081353099776 119-382590
Inova V’05 Silv Met,asBali,Smst Br, Spr Istw,V.Racing,8566200 Prbd 141-382759
Jual LGX’01,Matic 2.0 istimewa samsat baru,104jt nego 081805611550 999-379936
K.Capsul’03LGXSlv,asBali,Gn.Andakasa 98 Salon Yuanjas Penamparan 141-382706
K.Capsul’97 abu+hj,orisinil,VR,AC Dbl,PS,Dp±18j/1,5j/bln, 7450725 141-382729
K.Capsul’97 asDK,AC,VR,PS,71j, Tk.BaleanGg.XI/20Tpn8006144prbd 141-382732
KijangNewLGX’04Efi,hitam,sptbaru, Perum KNP Phn.7433985 pribadi 141-382738
Kijang PU’93+Kjg.Astra 5sped, Shot, Pas Dilampu Merah Dalung 141-382710
Kj.Grd Extra’95 akhr,Shot,Vlg16, Tkd.Pancoran Gg.IV H No.19 Panjer 141-382718
Kj.Rover’93 abumet asDK mls sekali 45,5jt Jl.P.Saelus II Kamboja7 102-382717
102-382689
999-382504
MazdaLantis1.8DOHC’95AsDK,putih, R18, Audio SQ,M.Yamin XI/4 Renon 999-382500
Mzd Vantrent’93 smt br,merah 24jt Ng Jl.P.Galang 7 Pemogan 7871144 999-382577
Dijual murah Mercy New Eyes E230th’97 Birumet/Kia Pragio th’2005 Biru Hub.8575892 154-380804
Dijual:Jaguar & Mercedes Benz Hub:081999220111,8044906 999-378109
Djl Mercy C200 th 95 velg 17, 0811390303/9219692 999-379573
Mercy A140 Silver’01,Hardtop’79 Hitam PS Audio OK Hub.8788818 999-382638
BMW ’90 Pmk,biru met,asDK,VR17, F.Audio,interior utuh,istw,7913101 141-382739
BMW 318i’97 silver original full audio.BUC 08123818013 999-382539
BMW 323i’2000 silver,VR19 Triptonic, istimewa,081558856999 TT 141-382704
Carens II AT’04 slvr,asDK,KM32rb, Tkd.Batanghari 72 Panjer 105jtNg 141-382736
Carens’01 A/T Hub.7930757
mlk
prbdi 999-382623
Kjng LSX Dsl’2001 VRc17 DK Asli 100% Ors mulus tanpa cacat gress 97,5Jt (37dp kredit 60Jt), 8608778
Carnival’00 gold tgn I dr baru terawat hub: Batanta, 087861138647
999-382673
102-382676
Terano Grand rood’01 biru met,mls Jl Tk Petanu gg Walet/19, 727590 999-382490
Terano Grandroad’00 silv Audio CD 119jt H.8617964 bs Tkr 999-382591
Blazer Lt’98 tgn I orisinil, Bypass Ngr Rai 4 Tohpati simpanan
119-382589
999-382661
Zebra Pick Up’90 4 slinder Jl.Akasia VIII No.13 Kampus Warmadewa 999-382622
Dijual VW Safari kondisi istimewa hargaRp30jutaHubungi0816576369 untuk informasi lebih lanjut
135-382665
999-382418
Dijl Blazer DOHC.LT’97 As Bali (DK) Jl.Sulatri No.9, 228254 Kesiman
Aveo’04 pmk asDK htm istmw Tk. Telagawaja 30 Renon,08123601696
999-382521
135-382664
CJ7 th.81 Solar merah istw hrg.60jt Hub.9241378
Sevrolet PULuv83Modif,Biru,double cabin Hrg Nego Hub.7965370
999-380708
999-381161
CJ7’81 hitam,Sumb Lebar, orisnl, Std. ph.7849195
Hyundai Getz’05,silver,manual, DK,Terawat.M.Yamin VII/3 Renon
999-382618
***Terios=20jt-an,Xenia=15jt-an, Luxio=19jt-an Hub.7941114 141-382765
Dijual murah Zebra ST th.86 Hub. 087861326966/dpn Tiara Grosir 999-382439
Espas 1.6 Supervan’97 silver asDK sam.baru Jl.P.Bacan 7,3139749 102-382720
Feroza SE’95 merah abu smst br B31,fulvar,Jl.Gn.Sari IV/47.482166 999-382442
999-382461
DISEWAKAN MOBIL A Anda bth mbl+Spr H.Saing APV, Kj,ELF,Prgio,Cmry,Alphard, 235700 999-379071
Menyewakan truck C.Diesel Hub. 0819991000080,8028787,8758752 999-382512
DICARI MOTOR 8039825 Beli Tinggi Motor Bekas Segala Merk Cash Buktikan
DICARI MOBIL ***Dcr Mobil Segala Merk-Type-Anda Telp Kami Datang-Tunai,7409871 141-382750
Cr Timor (tdk bekas Taxi)tolong yg ada info T/SMS 0361-7418294 999-382617
Dicari Mitsubishi Eterna th’90 keats kondisi bagus Hub.7970606 999-382647
DIJUAL MOTOR !MrhVia SIT Vario’09=12,4Jt,Mio 10Jt,SpraX=11,8Jt Jptr 11,2Jt,dll, Krd 0,3%/TT, 3118623, 7872333 999-382631
CS 1’2008 + Supra X 125 Injection CW’2006 Mulus Pribadi,8516163 141-382756
Honda CB Twins Th 70 & CB Dreams 081338707055(Sukawati) 999-381204
Jl:Vario 07 Okt,merah,mulus,11,9jt nego. Hub.081809069318-Jimbaran 004-382431
Karisma X’06=7,Fit’04=58,Sogun’97 =44, Prima’90 ,Easy,Vespa,8039825 141-382749
Supra’06 Supra’07 pribadi Batukaru Gang 10 No.1 484645 999-382560
Supra’06,F1 Injtion htm putih, velg, Tgn 1 Jbrn H.081236080005 101-380197
Dijual Mio Th07 Jl. Salya Gg IIINo.18 HP. 081999323507 999-382520
Mio Sporty’06(8jt)+Kymco’04(3,5) HP.7409499 Jl.Pulau Ambon 26C 141-382764
Dijual Suzuki GSX-R 750cc’02 hrg negoHub:0817869299/0361-9197788 999-382616
Shogun R’02 htm,Smash CW biru/ Htm’04,SMA smst br,slh 1 H.8016816 999-381821
Dijual Kawasaki KLX 250CC’08 Hrg negoHub.0817869299/0361-9197788 999-382489
Vespa 67 ganteng sekali Jl. Turi Gg Beji 9A Kesiman Dps
141-382766
999-382526
Feroza’94 akhr kaleng htam 45,5Ng 8000493/087860036999 pribadi
**7433697** Beli Tinggi Vario,Mio& Sgala Merk Motor Bekas Dijemput
Kymco Libero’2008 Hitam,Samsat Baru,KM 7000 Hub.(0361)8008144
105-382680
141-382697
141-382762
OLAH RAGA
14
Minggu Umanis, 7 Juni 2009
Prancis Jawab Kritik Paris Prancis menjawab kritik yang mendera mereka belakangan dengan kemenangan 1-0 atas Turki di pertandingan persahabatan, Sabtu (6/6) kemarin. Kemenangan ini diraih dengan susah payah di tengah kondisi hujan. Setelah dicemooh suporternya sendiri pada kekalahan 0-1 dari Nigeria Rabu lalu, skuad asuhan pelatih Raymond Domenech bangkit dan menunjukkan penampilan yang lebih baik. Namun karena hujan, Les Blues tetap tidak mampu mencetak gol cepat. Prancis harus menunggu
hingga menit ke-32 untuk memperoleh peluang pertama. Tembakan Nicolas Anelka melebar dari gawang Volkan Demirel setelah mendapat umpan matang dari Yoann Gourcuff. Berselang semenit Turki mengancam dari tendangan kaki kiri Mevlut Erding dari jarak 15 meter.
Pertandingan baru berubah delapan menit sebelum jeda babak pertama ketika Uzulmez Ibrahim dikartu merah akibat melanggar Anelka di kotak penalti. Karim Benzema yang ditugaskan menjadi eksekutor berhasil menipu Demirel dengan tembakan mengarah ke bagian pojok kanan gawang.
Dominasi Prancis makin terlihat di babak kedua. Mereka terus membombardir gawang Demirel melalui aksi AndrePierre Gignac, Franck Ribery, Gourcuff, Sydney Govou dan Bacary Sagna. Bahkan Ribery dua kali nyaris menjebol gawang kiper Fenerbahce itu. Sebaliknya Turki tak mendapatkan banyak peluang. Satu-satunya kesempatan mencetak gol justru dihasilkan dari blunder bek Philippe Mexes. Beruntung bagi Prancis
Korut Dekati Final
kiper Hugo Lloris masih mampu mengantisipasi kesalahan rekan setimnya itu. Benzema yang menjadi pahlawan di pertandingan ini menegaskan Prancis harus terus meningkatkan penampilan untuk persiapan menghadapi partai kualifikasi Piala Dunia 2010. Les Bleus berada di urutan kedua klasemen Grup 7 dengan selisih dua poin dari Serbia. Kepulauan Faroe akan menjadi lawan pertama mereka 12 Agustus mendatang. (adn/afp)
Seoul Korea Utara (Korut) kian dekat untuk mencapai putaran final Piala Dunia pertamanya sejak 1996 setelah menahan imbang Iran 0-0 pada pertandingan kualifikasi, Sabtu (6/6) kemarin. Sebaliknya hasil ini sangat mengecewakan bagi pelatih baru Iran, Ashin Qotbi. Tambahan satu poin membuat Korea Utara mengantongi jumlah poin sama 11 dengan Korea Selatan di Grup A. Korut memainkan dua pertandingan lebih banyak dibandingkan rivalnya itu. Korsel masih harus meladeni Uni Emirat Arab di Dubai. Arab Saudi yang tidak bermain kemarin mengantongi 10 poin, diikuti Iran dengan tujuh poin. Iran bakal menghadapi UEA Rabu depan sebelum bertandang ke Korsel pada 17 Juni. Hasil imbang ini sebetulnya tidak begitu memuaskan bagi Korut. Hal itu terlihat dari sikap
para pemain yang tampak frustrasi di akhir pertandingan. Apalagi partai ini digelar di kandang mereka sendiri, Pyongyang. Tetapi paling tidak mereka makin dekat untuk mengakhiri penantian panjang tidak pernah lolos ke Piala Dunia. Pertandingan berlangsung datar dan tanpa banyak peluang di babak pertama. Baru di babak kedua permainan kedua tim meningkat. Korut lebih dominan dan beberapa kali mengobrak-abrik pertahanan Iran yang tak diperkuat gelandang Javad Nekounam. Sayangnya hingga akhir pertandingan tak satu tim pun yang mampu mencetak gol. Asia memiliki jatah empat tim yang akan lolos langsung ke putaran final. Tim peringkat ketiga di Grup A dan Grup B harus saling bertarung untuk lolos ke playoff bertemu juara Oseania, Selandia Baru. (adn/afp)
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya
HANDPHONE
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
DISEWAKAN RUKO
RUPA-RUPA
DIJUAL TANAH
DIJUAL TANAH
!BisnisPulsaVMC hasil dahsyat pake sndri jd gratis! 262349,7872333
1 Unit Rmh baru dalam kota Lt II lok. Tkd Citarum No.23C,3Km Tdr, 2Km Mandi,1 Garase Hp.081558065651
Jual Rmh LT.2 are 3KT,2KM,Garasi Listrik + PAM Gg.Mutiara Indah I PemoganHub.087860291344,710819
Rmh(3A)full bgn lkp (525jt nego) Jl. Gandapura IB No.7, H.081999644755
Dikontrk ruko strategis Perempatan Gatsu I/XXIII Hub.8767849
Jual Triplex 18mm dan kayu Kruing 5x7/6x12/baut bekas,081236537329
!Tnh Pemogan 2A(bs1A)85jt,Renon 120jt, Gatsu 115,Marboro 110,Ayani 85,bsKrd0,3%/TT,3136655,8057166
Kav. 1 are harga 110Jt Nego Hub. 8091195 Lok Br. Anyar Kerobokan
141-382722
L20A Rp.225jt/A By Pass Tabanan Hub.Agung Jl Ngr Rai 26F Tbn
999-382628
Melayani MultiChip XL 5:5100. 10:10.100, Grosir Vcr & HP Vcr lain murah abis Hb.7879388
999-382454
999-382415
36/86 Luhur Damai Pandak Gede 120jt nego/kredit, 081338761818
999-382565
110-382660
Jual Rmh T.48/75 Jl.Kerta Dalem Sari III/7 Sidakarya Dps, 08123842107/ 081558080897/8600068
Br Mnmls s.huni dkt Jl.induk Jl.ling aspal 6M Sidakarya 7426688
MESIN Jual msn cetak Oliver 58,Grampus 52/Msn Pond/Plate M/msn ptg. Garansi, cash/kredit 8630101
BU Garden Villa 8 Sanur LT 3are, 3KT, Rp 1,8M Tp 7449073/769009
999-382469
156-382688
HEWAN AnkGoldenRed,Rotw,Snowzer,Kcng Persia Hub.8036366, 08179703882 999-382413
Djl Anjing Golden (mix) bagus terawat 1,5jt, 08170669703 999-382484
Grooming specialist murah & berkualitas jual golden, 9624676 122-381538
999-380046
Dijual Rumah harga 100jt nego Hub. 081353170249 Tanah Lot 999-382531
Djl 2 Rumah Dalung Permai Blok O3 No.4-5 Hub.8080935-7872976 999-382433
Djl Murah Rmh 8 Are,Hanya 2.2M, baik u/Kantor,Cargo,Garment, Gudang Jl.T.Perahu 142 Dps Hub.7445936 999-382451
Pitbul 2&3Bln good qlty stbm aksi dan terima pesanan segala anjing ras berkwlts 8577199
Djl rmh br,LT/LB 120/60, 08180559 7235, Jl.Patih Nambi Ubung
119-382598
Djl Rmh siap huni 45/100 Pemogan DenselLok&HrgbgsH.081338662299
SpngGoldenindkDayaturunsgtbagus vaksin stambum 081916266778 999-382482
ST Brnard btn 5 bln, Husky btn 1th, Pom jtn 14 bln, trm pacak lb dr anak champ, smua stbm 7435499 122-382721
DIJUAL RUMAH !!!Cash/Krd 7462810 Jl.Rmh br Mnmalis di Gatsu Brt samping Gereja
999-381316
999-382583
Djl Rmh T.36,T.45&Tnh Kav dkt Bali TV Hub. 8506638, 7497532 999-382567
For Sale Rumah bagus 2Lt 300jt nego Lok Angantaka Hub.7825812 999-381782
Jl Rmh Jln.Nangka Selatan No.205 Hub.0361-223153/HP.08123923506 999-381714
999-381934
Rmh1,56A4KT,2Km,Fas:Tlp,PDAM, list1300Hub.081236273399/7812208 999-381826
Rmh 2Lt/2 are Jl;Tukad Batang Hari 10 Gg.I No.6 Renon,0818555258 999-381774
Rmh baru Jl.Mulawarman Kota Gianyar Tedung 145jt, 8047893,BU 120-382672
Rmh T.36 sdh renovasi,Prm Taman Sekar IX/7P Pdg.sambian Hp.0818567913/0361-481912 999-381757
Rmh T.54/110 Muding Bougenville, 300jtNg 60.140,Kwanji Dlg,8504302
BIRO JASA
BIRO JASA
KONTRAKTOR
AHLI MAMPET
AHLI BUNTU
the ALAM’S CREATION
C.381267-brj
ARYA ENGINEERING
WC
Telp. 2720574
Mampet ? Ahlinya melancarkan WC mampet, saluran air, Wastafel, tanpa bongkar tanpa kimia, Garansi.
Mampet : Rp. 75.000,HARGA PROMO Tgl. 1 - 10 Juni 2009
Service Panggilan Pelayanan Cepat
UTAMAKAN KWALITAS BERGARANSI PENUH Melayani : Denpasar, Sanur, Kuta, Nusa Dua & Ubud
Workshop : Jl. Jaya Giri III/17 Denpasar
SERVIS- SALURAN BUNTU AIR
WC
- WASTAVEL DLL. -BUNTU
Tanpa Bongkar & Bahan Kimia GARANSI 1 Bulan
242596
C.378696-brj
C.371482-brj
SERVICE
Over kontrak ruko Imam Bonjol strategis 2Lt, 085218009002 004-382302
RUPA-RUPA
999-382652
PELUANG USAHA Alat pantau HP anak,lihat rumah dr HP @ 1jt,lacak mobil dari HP Hub.0818353919 031-382035
DISEWAKAN R.MAKAN Ovr kon 22bl wrg mkn+isi alat lkp 50Jt(Nego)Lok.Ramai,087860675930 999-382619
DIJUAL RESTAURANT
999-382385
110-382658
141-382707
Obral Murah!! Handuk,Seprai,dll exs hotel,kond bagus Hub.239836 999-382643
2727800.Kredit UKM tanpa Jminan s.d 1 Milyar!! Syarat dijemput!!
+ KURAS C.378827-brj
RAJA BUNTU
Dikerjakan Ditempat & Bergaransi
(499-477; 9129445
C.378949-srv
ATASI WC MAMPET, SALURAN AIR, Garansi WASTAVEL, DLL. 1 bulan TERIMA KURAS, 24 JAM, TANPA BONGKAR, SERVIS DIJAMIN
Cetak di Golden Grafika Promo bulan Juni
Brosur A4 1 sisi 100lbr = Rp. 350rb A5 1 sisi 100lbr = Rp. 200rb i r 1ha i jad
KN FC 1 sisi = Rp. 35rb/box = Rp. 15rb/box BW
Spanduk kain 12rb/mtr min 20 pc Nota, Sticker, Kop Surat, Kaos, Digital Outdoor
SPESIALIS MAMPET GA RA NS I
AHLI MELANCARKAN WC MAMPET, SALURAN AIR, WASTAFEL, TANPA DIBONGKAR, TERIMA KURAS
Djl Gong Semar Pegulingan lengkap Hub. 901344/085857228204
102-382678
TLP. 411785
C.379548-brj
DEWI LOKA
KURAS
WC
Gratis
Mampet SETIAP HARI 24 Jam
Di Jamin Paling MURAH!!! Super EKONOMIS
HUB: 7960200-7983355 081353217373
C.381758-krs
CUKUP LISTRIK P + REK
(Dual Core + LCD + Lengkap) KT Bonus Printer * Terbatas
LAPTOP l SERVICE
Telp. 2720574
Rp. 345.000/bln Rp. 15.000/all type
( 0361-8013187 / 3171742 (open 09.00 - 18.00 daily)
C.377004-kom
FOTOCOPY
AC
LEBIH DARI 2 UNIT HARGA DISKON AC & KULKAS
Cleaning 3X GRATIS 1X BERGARANSI PENUH
FREEZER MESIN CUCI POMPA AIR
UTAMAKAN KWALITAS
Service AC : Rp. 30.000,- Melayani : Denpasar, Sanur, HARGA PROMO Tgl. 1 - 10 Juni 2009
Kuta, Nusa Dua & Ubud
Service Panggilan Pelayanan Cepat CLEANING, BONGKAR PASANG AC, ISI FREON KAMI BELI AC BEKAS ANDA DENGAN HARGA TINGGI
Workshop : Jl. Jaya Giri III/17 Denpasar C.378694-AC
Mulai
Rp 225.000,-
SERVICE CEPAT BUKA 24 JAM INDUSTRI DAN RUMAH TANGGA
7420379, 8471514
C.382488-brj
SPA
Mami Spa
Sehat & Langsing Setelah Melahirkan
bali baliveneer MENJUAL BERBAGAI JENIS WOOD VENEER BAHAN INTERIOR, FURNITURE DAN HANDICRAFT UNTUK PROYEK HOTEL / VILLA / KANTOR / RUMAH MENERIMA JASA PENEMPELAN WOOD VENEER DENGAN MESIN “ VACUUPRESS “
JL BY PASS NGURAH RAI 603 SUWUNG ( SEBERANG JL PEMOGAN ) - DENPASAR TELP. : 0361 7928050 C.367204-int
l Perawatan di rumah anda
Jl. Cenigan Sari, Sesetan
Hub : 721518 / 7442812 / 08174700997
Email : mamispa.blogspot.com
C.366651-rpa
(7429606, 08123931055
Ditangani oleh dokter khusus Sunat Dengan metode terbaru, paling aman & nyaman l High quality Result
C.380837-spa
C.369977-ftc
DIJUAL MOBIL
BAHAN BANGUNAN
CENTRAL JAYA SERVICE
KCB Bali: Jln. Ida Bgs Mantra 27X Br. Keden Ketewel, Gianyar-Bali Telp: (0361) 298566 - 292372 HP 08123869022 Flexi 8003405
DAK LANTAI KERATON (KERAMIK KOMPOSIT BETON) DENGAN HARGA TERJANGKAU, KUAT DAN PRAKTIS PEMASANGANNYA
TELAH MENDAPATKAN HAK PATEN : ID 0 018 083
HARGA : Rp.
C.382558-rpa
KULKAS FREEZER CHEELER M.CUCI
HUN 5 TA
Textile & Tailor
dgn kwalitas terbaik
Free Delivery
TICKET PESAWAT (SISTEM ONLINE)
*Lion air *Sriwijaya air * Qatar * Airasia *Batavia Air * Garuda airways * Thai *CX RENT CAR (Sopir + bensin) APV/AVANZA : 450.000/car, Pregio 650.000 dll
Discount20s/d70% S/d 30 Mei 2009
Address : Jl Teuku Umar no.133 Denpasar
7403218, 9999343 7403218
Honda Kuta Raya Penawaran spesial di bulan ini!!! Bunga ringan sampai 5 thn proses cepat syarat mudah ada yang baru lagi hadir disini terima tukar tambah :
Telp/Fax : ( 0361 ) 236735, 8422504 / 8422505
C 222332 C.380246-srv
Tersedia juga :
C.375963-pkn
RUPA - RUPA
M. CUCI - P. AIR DISPENSER, W.HEATER, AC KULKAS - K. GAS
- CITY - CR-V - Civic - Accord
8636963 / 081337492724 C.382700-mbl-2
DIJUAL MOBIL
999-382444
Djl Tnh 2A siap bngn (2A) pndasi+ S.Bor 500M Tm Term.Bt Bulan Hub.087860760703-08123961002 Djl Tnh 5 & 7 are Dalung, cocok Bisnis Hub. 08993111183
PAKET TOUR di Bali + Hotel Hotel
Harga Paket
Harga kamar
Ratna Htl *2 Rp1.250.000 Rp300.000 Melasti *3 Rp1.315.000 Rp300.000 Kuta Bch club Rp1.390.000 Rp425.000 Harris *4 Rp1.800.000 Rp745.000 Hubungi Tira Tour:
0361 - 765 265
Flexi : 0361 - 7470792, HP. 08179780798 C.381260-tkt
999-382472
Djl Tnh Kav datar,Jl Paving 4,5M, got lokasi kediri, 081558554011 Jl Tnh Perkebunan 2Ha@5jt,50A @1,5jt,60A@2jt,Tbnan.081999970318 999-381180
Jl.T.Kav 2,5-5-6-10-20-30 are dkt pantai berawa dan 1,5-3-6-10are di Munggu Cash/Kredit Hub.Pak Werka T.8446340-0811388201 999-377505
Jl.Tnh kav Ds.Belege bisa ambil 2/3A hrg.30jt/A + surat H.081337468570 bisa cash & kredit 120-382675
Jual tanah 1,5-2-4 are strategis Pedungan 8005577
999-382399
PENGOBATAN Masalah Pacar,Telat Haid,Meramal RT,Bisnis dll Hp.085731313230 004-377768
DISEWAKAN TOKO Dikont Toko 6x5m,cck u/Ush Jl.Nangka selatan 96 Hub 9948317-263714 999-381960
For Rent Toko 13,5x15 mt 28jt bsd bagi 3 @4,5x15 mt 10jt min 2th Lok blkg Tiara Gatsu H.08123972422 999-381783
DISEWAKAN GUDANG Disewakan gudang 6A Lok.Canggu dkt Per3an pantai Berawa, 7435812
141-382746
102-382692
KURSUS
KURSUS
PRIVATE MENGEMUDI JAMIN MEN A HARG H URA TERM CAHYA
”CAHYA” PAKET LANCAR : Rp.200rb = 5 x 1 Jam
P R I V A T E : Rp.350rb = 10 x 1Jam VIP CLASS : Rp.500rb = 6 x 2 Jam
Semua Paket : 1 Siswa = 1 Mobil JL. PALAPA No.1 D - JL. SIDAKARYA - Telp. 8524677 JL. MELATI No. 43 - KRENENG - DPS - Telp. 8579447 JL. IMAM BONJOL (UTARA) No. 219 - Telp. 8527166 PESANGGARAN No. 718 - BENOA - Telp. 8758199 JL. P. B. SUDIRMAN No. 2 X - DPS - Telp. 8721887 CAHYA
JL. KATRANGAN No. 35 - DPS
-
Telp. 8709887 C.377992-krs
“Solusi yang tepat untuk anda” , 888 Xpression Creative (Mengisi waktu libur anak-anak & dewasa dengan menambah ilmu, berimajinasi yang bisa menghasilkan hastakarya suatu nilai seni yang berharga). Teknik belajar (khursus) 1. Kreasi coklat Free 1 paket 2. Kreasi handuk menjadi souvenir bentuk kue bermacam-macam 3. Menggambar & mewarnai media canvas 4. Kreasi kain flannel, Accessories anak-anak 5. Membuat berbagai model lilin hias 6. Kreasi craft, Kreasi Jumping Clay korea 7. Berbagai macam media painting. Dll Tersedia bahan kursus, dan menerima pesanan “souvenir handuk untuk ultah, pernikahan, dll, dengan harga sangat murah.” Rp 4500/bj
Jl. Gatot Subroto Barat No. 419B Dps, Tlp. (0361) 8776317/7435175/08123997672
C.380178-krs
KURSUS
DIJUAL MOTOR
KURSUS / PELATIHAN TEKNISI HP
T. (0361) 242829 SMS 081337354399
DIBUKA KELAS BARU TIAP HARI SENIN
JAM 10-3 SORE
Semi Private Class
Materi : Perbaiki HP Matot, No Signal, Not Charging, Hang, SW & HW, Di Jamin Bisa, bersertifikat, mengulang gratis, bisa konsultasi.Bonus : CD program, Kbl Data, Buku Service Hp
Dilatih dari dasar sampai bisa
C.382388-krs
HOLIDAY PROGRAM
100.000
Hanya Rp. (10 x Pertemuan) Mulai 15 Juni s/d 6 Juli ( SD & SMP )
Hub.
CV. ARTHA KARYA MANDIRI Dealer Resmi Motor Honda
Gebyar Tahun Ajaran Baru Dapatkan :
Diskon 400Rb* Bunga Ringan Cuma 1,75% Menurun* l Uang Muka Hanya 500Rb* l l
** Syarat dan ketentuan Sampai Akhir Juni 2009
Hubungi segera konter penjualan kami di : 1. Jl. Mahendradatta No. 9 Gianyar (Bitera), Telp. (0361) 941212 2. POS - Jl. Raya Batubulan (utara Hardy’s), Telp. (0361) 298427 3. POS - Jl. Raya Tampaksiring, Telp. (0361) 8731412 4. POS - Jl. Raya Tegallalang, Telp. (0361) 9294930
C.382443-mtr
VINI VIDI VICI
ENGLISH CONVERSATION PROGRAM
SALON
TLP.226518, 7879846 Jl. Suli 153 Dps
SALON AURA (INNER BEAUTY)
C.382535-pend
CARA CEPAT JADI PENGUSAHA
KURSUSBISNISONLINE,AKUNTANSI &PAJAK
- AKUNTANSI,PAJAK & Aplikasi MYOB + INTERNET - Dasar-Dasar Akuntansi MUDAH DGN CD VIDEO TUTORIAL - Aplikasi MYOB Premier Ver. Terbaru - Aplikasi Perpajakan dgn eSPT Pph & Ppn - UUD Pph terbaru utk th 2009 & Pengisian SPT - INTERNET (Pengenalan Internet, Email, Face Book & Blog )
Terima h amba k u T ar T
C.375975-rpa
SUBUR ABADI SERVICE
Fasilitas CD Software MYOB, PAJAK, MODUL & CD Video Tutorial MYOB
MERK G
C.382627-srv
ELEKTRONIK Jl.Alat Traphy kesehatan MPS Dima Hub. Telp. 8530078
Kavling 50m dr Jl.Induk Kbiwo Jl.8m aspal bs ambil 2,5A/5A,Tnh Denpasar Gilimanuk 32A Hub.7489544
Training Centre Bali
SERVICE
HUB : 7416728
135-382662
102-382691
CARA MUDAH MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN & PAJAK
MINGGU TETAP BUKA
Trm psn kitcen(950) almari(650) counter(1,1) kerja 24jam, 8638882
Jl. Tnh Kav 1-2Are 200m dr Bypas Ketewel H.7987580 / 081338500560
Materi Lengkap : KURSUS AKUNTANSI Plus
TV TV
999-382574
FURNITURE
Buka Aura wajah, mata, bibir, hidung Bedah aura inner beauty, penguat cinta kasih Aura kuat, kharisma pengasih l Totok aura wajah (inner beauty) l l
C.379498-srv
A R A N S I
145-382564
Djl PC super canggih dgn harga murah krn mau pindah 9287618, E-mail sufianmob@centrin.net.id
999-382057
KURSUS
TOUR
T. 7440677, 8448032
P SEGALA A N G G I L
Djl Laptop Axioo TVS0162X Black Hub:08170677587
999-382549
Djl Tnh 53A Jl.By P.Ngr Rai Jimbaran Hub:08123638135/7883365
JL. P. MADURA NO. 3 DPS (±200M ke utara dari Ramayana Diponegoro)
TICKET MURAH
Tersedia bermacam bahan import & lokal dgn motif terbaru untuk Jas,Safari, celana,kemeja, baju adat Bali, dll
999-381134
COMPUTER
M U LT I F LA S H Terbesar di Ind. Berdiri sejak th. 2000
TIKET
Profesional Tailor
Prima Moda Super Sale
Bergaransi
475.000,- / M2 Terpasang
Hubungi : PT. DUITEMORO DW NSI ARA 0812 930 7950 ERG B 0817 641 1999 0856 799 8855 website : http://www.duitemoro.com Jln. Mahendradata No. 234 Denpasar Barat
C.377469-bgn
dan harga bersaing
999-382476
999-381287
Dktrk/Land F Rent 12 are Jl.Benasari Kuta Hub.08123998554
Djl Tnh 2,25 A dkt Kmps Unud Jimbaran harga Nego 081337749338
CAHYA LATIHAN DI PRIVATE MENGEMU
PAKET KILAT & TRANSPORTASI
Juga tersedia paket pindahan
999-382379
Djl Tanah Kap di Jy. Pangus H.Rp.67jt/A Hub. 081337335589
DISEWAKAN TANAH 65 & 25are pgr Jln.Ry lok Bongkasa 500rb/are Ng Hub 081353050669
105-382693
INTERIOR
ARYA ENGINEERING
Rp. 245.000/bln l
AC
Anda Telp ng Kami Data
l
C.380000-brj
SEDOTWC+MAMPET
KURSUS
KIMUNI EDUCATION Jl. SMA3 No. 20 (Jl. Nusa Indah) Denpasar- BaliTelp. (0361) 7491801
KREDIT KOMPUTER
Djl Tanah 10-20 are Kaw.pariwisata lok.Jl.Raya Penelokan Kint.Bangli Hub. 081338232344/087861442147
999-382438
SMA/K, MAHASISWA, UMUM HANYA RP. 500.000 / 2 BULAN
l
SERVICE
PUSAT SERVICE
999-382515
KOMPUTER
dg pengalaman > 6 tahun l Perawatan Hamil, Lulur, Ratus l Paket Perawatan pasca melahirkan dgn SPECIAL PROGRAM + free konsultasi dokter
Antar Jemput Aman & Murah
AC
6,6Are bs ambil 3A,Cargo Gatsu Brt 105jt/A Ng,Jln.8m aspal,8504302
156-382685
TAILOR
kerja ditempat
999-382424
Tanah 11 are Moh Yamin H.03617951391
AL IKHWAH
Dps. 081 6471 0459
C.380833-brj
999-380710
Djl komp,fax, rmh lampu,kursi, carpet, granit,baju, sofa, dll 727702
RUMAH SUNAT
BALI LANCAR ( 231350
999-382579
999-382463
!!Djl tnh kav hrg 58jt/A lks 100M dr Baypas IBM Hb.081236060055
Dijual rest Jln.Dyanapura over kontrak Hub.0811921544
RUPA - RUPA
CV. ANZI EXPRESS
Garansi
999-380713
Tnh (2320m2 Perum Candra Asri) Biaung hrg 115jt/A Hub.9241378
C.374429-kont
C.381283-brj
WC
999-382525
Djl Tanah 1,3 are SHM Lok strategis Pemogan HP. 081338662299
**GARANSI UANG KEMBALI**
RUPA - RUPA
C.378133-srv
DIJUAL TANAH
BU Kav 1-2A 44Jt/A Ng Gg.Garuda ,Batuyang Hub.081805497574 TT
766987
999-382478
Tnh 50 Are sawah,Tegenungan Kemenuh, Sukawati Hub.081558597161
!!!Kuwum 288m2 Villa Area Tng Good view 085 737222229
999-381269
AMAN, Berkualitas
999-381262
Dikont/jual tnh L.54Are lokasi Jl.P.Moyo stgs TP Hub 8523938
999-381166
999-382507
Harga Bersaing
999-382595
Tnh 4A di Jl Pura Demak(jl 12M)-Marlboro Dps&19A di Pererenan-Canggu (View sungai+swh) H.081337082000
Tnh L.4000M2(50x80)di Negara dkt Cafe Tahu 50jt/A H.08123826593
Anda ingin meraih penghsln tambahan 2% bln & bns tahunan s/d 15% bergabunglah dgn PT. Daven Squat Indonesia dlm bisnis Aquaculture Hub:021-98163332 Dijual Ex 1Set kursi Tamu Jati,Mj& kursi Direktur,PC Pentium D3, Laptop Fujitsu P1610 Hub. 081353565114 / 7432235
999-381664
Dijual Tnh Kapling(1,5-2,5Are)90100jt/Are Lk.By Pass Ketewel Hb.I.B Surya,0811393728/08179743528
102-382038
009-380780
031-382044
999-382445
Tnh 2,4A siap bangun Jl.Tkd Badung XVI 165jt/A Maaf TP Hub.239927
Djl cpt Tnh 30 are Lok By Pas Buruan Gyr Hub. 081916634349
999-380226
DUA BULAN DIJAMIN LANCAR
(256454 A t a s i WC m am p et Saluran air wastafel, dll Tanpa bongkar/kimia Melayani Kuras 24 Jam
Hlg BPKB Spm Yamaha DK 6016 Udan Paulina Arnita H.0362-29383
Villa, Ruko, Rumah Tinggal, Gudang, Restoran, Café, Dll
Melayani Perbaikan
AC
999-381238
SINGARAJA
Estimasi Biaya & Pengawasan Sipil
7420651 / 728729
Kulkas, Freezer, Chiller, Show Case
Telah Hilang Izin Usaha (EMPU) No.553/024/AU-Dishub A/n”PT. Mertha Bhuana Dewata Cargo
Free Gambar Perencanaan,
PALAPA TEKNIK * * * *
KEHILANGAN
141-382696
999-382597
Tanpa Uang Muka // 100% Baru Garansi 3 tahun
105-382677
Tnh 2 are pinggir jln besar Ubud.081558273935,947924(pemilik)
SEMI PRIVAT BAHASA INGGRIS PERCAKAPAN - GRAMMAR
PERCETAKAN
Tnh 1,75 Are Gg.Walet Batubulan Hub.081338697979
999-379932
105-382684
KOMPUTER
156-382334
Dijual Tanah 1,5A, Jl.Pengiasan III Sanur (Bypass Garden) Hub.08179758000/8600943 Dijual tanah 1330 m2 berikut bangunan eks kantor/showroom, lokasi strategis di Jl.By Pass Ngrh Rai Kedonganan Hub.Henry 08123614436, 0361-705030
C.382452-prc
ATASI WC MAMPET, SAL. AIR, WASTAVEL, TANPA BONGKAR, TANPA KIMIA, GARANSI
Tabung 12Kg=350rb, 3Kg+isi=150rb (Grosir) Imam Bonjol 273E 9988630
999-381835
Tnh 1,5/3A mobil masuk Gg.Blibis Batuyang H.75Jt/A,081353383492
999-382098
VR17+ban baru untuk mobil SX4 Over 7871119
999-381680
102-382686
BU dijual Tanah Kav ±5A Jl. Mecutan 7 Block A Hub.081932773000/ 087877523000 maaf TP
Tmks terkabulnya doa Novena Hati Kudus Yesus-3 Permohonan
004-382301
Rmh 4Kt,2Km,1RT,PStlengkp, Jl.Gn. Guntur G.VIII/8X, 414805/723832
999-381806
999-382493
7947494, Dana Cpt+Helm, BPKB Mtr
Arsitektur & Interior 3D
C.381969-brj
ATASI :
( 222839
Garansi 3 bln
Refleksi & body massage hub: Komang 081337065349 (panggilan)
141-382695
999-381268
004-382492
999-381685
Bng Ml 0,8 BPKB Mbl/Mtr 8771166
999-381951
999-382481
999-382740
Pahe Indovision free iuran 12 bln, hanya 1,5jt H.0361-8772758
999-382572
Rmh3KT,2KM,Grs,Tlp,PAM,AC,S.bor, Nangka Slt Nuri I/8 H.08123816446
Rmh Gn.Sari Indah IV/16, Jl.Tkd Buana dkt Psr Cargo 081338346756
999-382626
Disewakann ruko,Jl.Setia Budi Dps, strategis,siap pakai,parkir luas, Hub.087860657993, 081558894940
Over kontrak sewa rumah Muding AC+WH sisa 15bln,085218009002
Rmh exotic 2Lt,4KT,Rk luas,private pool.garage,kmr pembantu,kitchen, terletak di modern Vila complex dg public pool dg taman anak2, 24jam security, 10menit dr pantai Sanur, H.2,2M H.08123602991
119-382587
Garansi
145-382556
Over Kontrak Rmh dlm Kota sampe bln Juli 2010 Hub:9225204
999-382441
141-382723
WC (245830
Dikont rumah 2Kt Mertajaya 4B No.9 Gunung Agung H.081805557977
004-381611
Jl Rmh Nuansa Kori Brt Ubung 170Jt Nego,081558126609
A t a s i W C m am p et Saluran air wastafel, dll Tanpa bongkar/kimia Melayani Kuras 24 Jam
004-382596
Perumahan Umadui Jl.Gn.Payung Blk C/2 Hb.0361-8509560, 08124625019
!Rmh Br bs TT/Krd 0,3% Tnp UM Lok.Sdkry,Dlg,dll,3136655,8057166
Atasi WC mampet Saluran air wastafel, dll Tanpa bongkar/kimia Melayani Kuras 24 Jam
DISEWAKAN RUMAH Dikont rmh 1 KT,RT,KM,Dapur, Garasi Lingk nyaman,Daerah Jimbaran Hub.08155700699
Rmh dijual 4KT, 3KM, 2LT blk LP Kerobokan, siap huni SHM, 0811387970 Topan
Rumah LT 2A, LB 1A, 2Kt, 2Km, AC Wateriter Telp, PAM, Listrik, Lok Jimbaran Hub. 7811909
141-382702
999-382518
- INTERNET MARKETING / BISNIS ONLINE CARA CERDAS MENJADI PENGUSAHA ONLINE
PESAN DI :
- Apa itu Bisnis online, Cara membangun bisnis di Internet - Mendesign Website dgn Dreamweaver, WordPress, Joomla - Photoshop,SwishMax, Google Adsense, Hosting & Domain - SEO & dibimbing membuat toko online step by step
HARDYS NUSA DUA & CUCU MIROTA - BALI J L . B Y PA S S N G U R A H R A I MUMBUL, NUSA DUA - BALI T E L P. ( 0 3 6 1 ) 7 8 9 1 7 7 6 C.377445-rpa
- Bunga 2% per tahun
Training Centre 1
PT. Astra International 974464/812382 C.372069-rpa
C.380003-mbl-2
8078689
JL. KATRANGAN NO. 24 A DPS
Myobbali.com
Tel. 234788
DikamandiriIMC.com
DIKA MANDIRI Consulting
Tel. 7885940
FIND SOLUTION FOR YOUR BUSINESS
C.381175-tour
C.381718-krs
Jl. Cok Agung Tresna No. 89 Telp. (0361) 8609919 Hp. 081934331888 C.380784-sln
GRATIS MASKER TOPENG SHIZUKU SETIAP FACIAL ATAU BODY SPA
Creambath Berdua Bayar Satu tgl. 5 -14 Juni 2009 Body Spa Gratis tgl. 10 s/d 11 Juni. 2009 20 orang member only / hari
Creambath Avocado / Lidah Buaya Makarizo Texture Experience Hair Spa By L’oreal / MPC Perawatan Vagina Body Treatment 2 jam / Strawberry Spa Facial Cream Dokter Body Spa + Creambath + Facial Chocolate Sensational Spa 2,5 jam Body Bleaching Jolen
Rp 30.000,Rp. 40.000,Rp 50.000,Rp 60.000,Rp 65.000,Rp 75.000,Rp 110.000,Rp 100.000,Rp 150.000,-
Jl. Jaya Giri III / 22 Renon, Dps. Telp.(0361) 223016 C.380702-sln
Minggu Umanis, 7 Juni 2009
Federer Jumpa Soderling di Final Paris Roger Federer akhirnya melangkah ke final Prancis Terbuka, usai mengalahkan Juan Martin del Potro. Namun jalan yang dilaluinya tak mudah lantaran harus bertarung lima set dengan petenis asal Argentina itu. Dalam pertandingan yang dihelat Sabtu (6/6) dinihari di lapangan tanah liat Roland Garros, Federer sempat mengalami kesulitan di set pertama. Petenis asal Swiss ini harus merelakan set pertama dan tersungkur dengan skor 3-6. Namun, ia berhasil bangkit di set kedua. Meski Del Potro tak mengendurkan permainannya, Federer mampu mengakhiri set kedua ini dengan keunggulan 7-6. Pertarungan di set ketiga menjadi milik Del Potro. Petenis yang diunggulkan di tempat kelima ini, berhasil memaksa Federer hanya mengoleksi dua poin. Del Potro menyudahi set ini dengan keunggulan 6-2. Federer pun berada di ujung tanduk. Tetapi ia berhasil keluar dari kesulitan dengan menang di set keempat. Pria yang telah mengoleksi 13 titel grand slam ini memenangi set keempat dengan skor 6-1. Pertarungan ketat pun terjadi di set terakhir. Del Potro yang sejak awal pertandingan mendikte lewat pukulan forehand-nya, tak mau merelakan kemenangan begitu saja. Namun, kemenangan akhirnya menjadi milik Federer. Setelah bertarung selama tiga jam 29 menit, Federer meraih tiket ke final dengan memenangi set terakhir dengan skor 6-4. Di babak final, Federer akan berhadapan dengan petenis asal Swedia, Robin Soderling, yang di babak semifinal mengalahkan Fernando Gonzalez. Jika bisa mengalahkan Soderling, maka Federer akan meraih titel Prancis Terbukanya yang pertama sepanjang karier. “Saya sedikit beruntung, tapi saya memberikan perlawanan,” ujarnya seperti dilansir Reuters. “Jika tidak menggunakan yang terbaik dari tiga set, saya mungkin akan menang dan keluar dari lapangan dengan rasa puas,” paparnya. Di babak final, Federer akan berhadapan dengan petenis asal Swedia, Robin Soderling. Sama seperti dirinya, Soderling juga melangkah ke final — dengan menundukkan Fernando Gonzalez — melalui lima set. Mengenai calon lawannya itu, Federer memasang sikap hati-hati. Meski memiliki rekor yang bagus atas Soderling, Federer tak mau mengesampingkan fakta bahwa Soderling pernah menyingkirkan Rafael Nadal pada turnamen kali ini. “Saya memiliki rekor yang luar biasa atas dia, tetapi dia tampil bagus melawan Gonzalez. Dia juga mendapatkan banyak pujian setelah menyBPM/ap ingkirkan Rafa, yang ad- BERUNTUNG - Roger alah orang untuk dikalah- Federer merasa berunkan dalam turnamen ini,” tung bisa melaju ke final ujarnya. (sun/rtr) Prancis Terbuka.
13
OLAH RAGA
Vettel Ungguli Button
Istanbul -
Pembalap Red Bull, Sebastien Vettel berhasil mencegah Jenson Button merebut posisi pole untuk Grand Prix Formula 1 Turki, Minggu (7/6) ini. Ia mengungguli pembalap Brawn GP sekaligus pimpinan klasemen kejuaraan itu, lewat persaingan sengit di akhir-akhir sesi kualifikasi, Sabtu (6/6) kemarin. Hasil ini s a n g a t menguntungkan Vettel dalam perburuan gelar, lantaran ia sudah berselisih 28 poin di belakang Button akibat kecelakaan di GP Monaco. Vettel saat ini berada di urutan ketiga klasemen kejuaraan, di belakang Sebastian Vettel
pembalap Brawn lainnya, Rubens Barrichello. Vettel menjadi yang tercepat selama sesi kualifikasi pertama (Q1) dan kedua (Q2), dan kembali memimpin sejak awal sesi ketiga (Q3), dengan keunggulan kurang dari sepersepuluh detik atas Button dan Jarno Trulli dari Toyota. Tetapi seluruh pembalap melakukan peningkatan di pertengahan kualifikasi ketiga, sehingga catatan waktu Vettel tergusur oleh rekan setimnya, Mark Webber dan Button. Button sendiri nyaris merebut posisi pole kelima musim ini, sebelum Vettel mengalahkan pembalap Inggris itu dengan keunggulan 0,105 detik. V e t t e l tidak pernah menyangka bisa melalui sesi kualifikasi dengan l a n c a r , apalagi sampai mengalahkan Button dalam
perebutan posisi pole. “Saya mengira akan lebih sulit pada kualifikasi, tetapi kami mampu melewatinya. Ini hanya setengah jalan, tugas utama kami baru muncul besok (hari ini). Ini balapan yang panjang dan melelahkan,” terang Vettel. Posisi ketiga ditempati Barrichello, disusul Webber pada urutan keempat. Sedangkan Trulli akan memulai lomba dari urutan kelima, delapan posisi di depan rekan setimnya, Timo Glock. Ferrari hanya mampu merebut posisi keenam dan ketujuh melalui Kimi Raikkonen dan Felipe Massa. Khusus untuk Massa, ia tak pernah mampu menunjukkan potensi untuk meraih kemenangan keempat beruntun di Istanbul Park kendati tampil gemilang pada sesi latihan. McLaren juga tidak mampu melanjutkan penampilan menjanjikan, selama latihan di sesi kualifikasi. Lewis Hamilton gagal menyelesaikan Q1 dan terpuruk di urutan ke-16. Heikki Kovalainen yang terdepan pada dua sesi latihan Jumat lalu, berada di posisi ke-14. (adn/rtr)
BPM/afp
Magic Bertekad Hadang Laju Kobe Los Angeles Kobe Bryant memang menjadi momok menakutkan bagi Orlando Magic saat takluk di game pertama babak final NBA, Sabtu (6/6) kemarin. Karenanya, Magic bertekad mematikan pergerakan Kobe saat kembali bertarung di game kedua di Staples Center, Minggu (7/6). Pada laga tersebut, Kobe memang menjadi aktor utama di balik kemenangan Lakers 100-75. Shooting Guard (SG) 30 tahun itu tampil brilian dengan mengemas 40 poin, 8 rebound dan delapan assist untuk mengantarkan Lakers mengungguli Magic 1-0, dalam sistem best of seven series. Menyikapi hal ini, wajar jika para punggawa Magic berpikir untuk mematikan pergerakan Kobe di game kedua. Namun, mereka masih merahasiakan strategi apa yang akan digunakan pada laga kedua di Staples Center. “Kami harus meyakini bisa menyesuaikan diri dengan setiap pemain dan tampil solid,” ungkap Mickael Pietrus, yang
pada laga tersebut bergantian dengan Courtney Lee mengawal ketat Kobe. “Hal yang harus kami perhatikan yakni memastikan Kobe tidak memiliki kebebasan bergerak. Saya harap kami bisa melakukan yang terbaik untuk melakukan hal itu,” tambahnya, kemarin. Saat ditanya apakah Magic akan menggunakan strategi double marking pada Kobe, Pietrus menolak berkomentar. Pemain pengganti yang mengemas poin terbanyak pada laga tersebut, hanya mengatakan timnya akan melakukan beberapa perubahan strategi. “Saya takkan memberitahu Anda strategi yang akan kami terapkan. Semua orang pasti membaca berita, begitu juga dengan mereka (pemain Lakers) pastinya. Terkadang, Anda harus membeberkan strategi, namun ada saatnya kami harus merahasiakan strategi di lapangan,” tuturnya. “Yang pasti, kami akan melakukan beberapa perubahan, dan perombakan bisa disaksikan dalam pertandingan,” jelasnya kepada wartawan. (sun/afp)
Oscar De La Hoya
BPM/ist
De La Hoya Usik Pacquiao London Petinju Filipina, Manny Pacquiao, berencana bakal menantang Shane Mosley dalam suatu pertarungan perebutan gelar. Namun rencana tersebut mendapat tanggapan sinis dari mantan juara kelas menengah Oscar De La Hoya yang mengatakan Manny takkan mampu menundukkan Mosley. Seperti diketahui, keberhasilan Pacman (julukan Pacquiao) menjungkalkan Ricky Hatton dalam perebutan gelar di kelas ringan, beberapa waktu lalu memang membuat banyak kalangan memuji penampilan Pacquiao. Untuk itu, sejumlah promotor pun mulai ramai menyiapkan pertarungan antara Pacman menghadapi Shane Mosley. Kenyataannya, rencana tersebut mendapat respons dingin dari De La Hoya. Petinju asal Meksiko itu pun menyatakan Manny takkan berani menantang Mosley. Meskipun nantinya pertarungan itu terjadi, petinju yang ditundukkan Pacman beberapa waktu lalu itu, menilai Pacquiao takkan mampu mengalahkan Mosley yang notabene juara di kelas menengah super. “Mosley akan menghancurkan Pacquiao,” ungkap De La Hoya. “Itulah mengapa saya berpikir pertarungan ini takkan pernah terjadi. Mosley pasti rela menurunkan berat badannya, dan menunjukkan bahwa dia siap bertarung dengan petinju terbaik. Jelas, ia memiliki kualitas yang sangat mendambakan,” tambahnya. Hingga kini, memang belum ada pernyataan resmi dari pihak mana pun terkait rencana pertarungan Pacman kontra Mosley. Namun jika itu terjadi, maka ini akan menjadi pertarungan yang pastinya sayang untuk dilewatkan. Pasalnya, kedua petinju sama-sama memiliki rekor yang mentereng. Total Mosley telah tampil sebanyak 52 kali, di mana 46 kali mencatat kemenangan dan hanya lima kali menelan kekalahan. Petinju 37 tahun itu juga memegang rekor menang KO sebanyak 39 kali. Sementara rekor Pacman juga tak bisa diremehkan. Manny telah tampil sebanyak 54 kali. Dengan rincian 49 kali menang, 37 menang KO dan hanya tiga kali kalah dan 2 kali draw. (sun/net)
C.382654-rpa
Sabha
12
Nyastra?
Tetuek
Wariga Olih I Madé Sujaya Gumanti patut pisan i raga pinaka krama Bali mangkin puniki ngaturang angayubagya duaning sampun nami indik sastra wariga. Duaning, sastra wariga nénten ja ngicén uger-uger indik padéwasan pacang ngamargiang upacara, sakéwanten taler ngajahin i raga sareng sami mangda nénten ngutang-utang galah duaning galah wantah sané pinih mautama ring jagaté. Yan telebin malih, sastra wariga wantah pinaka pakaryan mautama pisan saking para panglingsir i raga inguni. Yadiastun sastra wariga ring Bali kabaos rauh saking Jawi, sakéwanten kawéntenan wariga ring Bali gumanti mabinayan pisan. Kahanan wariga ring Bali nganutin kawéntenan palemahan, pawongan, lan parahyangan. Nika nyihnayang, para panglingsiré dumun nénten ja nerima kémanten napi sané rauh saking dura Bali. Budaya sané kabaos becik ring dura Bali kasanggra turmaning kaadungang sareng kawéntenan jagat Baliné. Sané patut katelebin indik kaluwihan sastra warigané ngicén panarka indik sasmitan jagaté. Sayuwakti, mangkin sayan-sayan makéh krama Baliné sané sakadi nyampahang wariga punika. Abaos, sastra wariga wantah satua kémanten, sampun nénten anut ring panglimbak jagaté turmaning nénten ilmiah. Sakéwanten, makudang-kudang penelitian sané kamargiang oleih para sujanané ring Bali–asapunika taler sujana saking dura ali ngantos dura negara— maosang indik kaluwihan sastra wariga
punika. Napi sané kasurat ring sastra wariga punika gumanti kadasarin antuk wiwéka utawi logika sakadi baos mangkiné. Duaning asapunika, ngantos mangkin kawéntenan sastra warigané ring Bali kantun ajeg. Boya ja sangkaning wariga punika kapikukuhang antuk pamargi sastra agamané ring Bali, taler sangkaning kawéntenan sastra warigané anut ring kawéntenan jagaté. Sakadi sampun aturang titiang ring ajeng, wariga punika wantah ngicén ugeruger, paajah-ajah mangda i raga satata éling ring sang maraga kala utawi galah punika. Yaning i raga nénten uning ring kasuksman kala punika sinah i raga nénten pacang mrasidayang nyanggra kauripané puniki. Sakadi baos mangkiné, galah pinaka jinah, galah punika sane kuasa. Nénten wénten sané nénten kakuasayang antuk galah. Minab i raga sareng sami sampun uning ring katatwan Sang Kumara sané kuber olih Sang Kala. Nika nyihnayang sang meraga jatma (kumara) setata pacang kauber antuk galah. Ring dija ja, duk kapan ja. Wariga ngicén i raga gegemelan asapunapi antuk mangda nénten ngantos katadah olih Sang Kala. Kabaos wariga punika wantah ketus saking kruna weruh ring raga, utawi uning ring sajeroning angga soang-soang. Wénten taler sané maosang wariga punika metu saking kruna warah ring raga utawi ngicén pawarah-warah, piteket-piteket majeng i raga sareng sami.
PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda. Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.
Bungklang Bungkling
Redité Umanis, 7 Juni 2009
Koné yén suba bisa nganggé basa makuah-kuah, makulit-kulit ento adané sastrawan. Koné yén sesai ngurik lontar, makakawin, makidung, mageguritan, ento kaadanin nyastra. Tusing rungu teken nyen sujatiné ané ngaé sakancan sastra ané bacana ento. Napi sané kabaos nyastra? OlihAri Dwijayanthi BO/ist
Mangkin wénten kocap paplajahan ‘nyastra’ sané dagingnyané tuah ngrauhin genah salanturnyané terjun ka masyarakat ngrereh sakancan satua sané wénten ring genahé punika. Satua-satua punika laut kapupulang lan kasatuang malih. Nika sané kabaos paplajahan nyastra? Tiosan ring punika wénten sané nganikayang sastra punika wantah, nyurat susastra sané sampun karipta olih pangawi tiosan ring lontar nganggén pangutik. Aksara sané kasurat punika kacingak wayah santukan tampak liman sané nyurat punika becik pisan.
Uli nu barak nganti suba brumbun cara janiné wénten anak sané meled pisan mlajahin sastra. Sakancan kakawin, kidung, tatwa, tutur, geguritan, usada, babad, pamancangah, puisi, cerpén, novel, roman, biografi, nganteg sastra ané léké-lékéné masih bacané. Dané tuah mamaca, mamaca, lan mamaca, nénten ngripta reriptan sané anyar. Napi nika sané kawastanin nyastra? Wénten taler sané maosang déwéknyané ‘Pemerhati Sastra’ sané sarahina-rahina, gegaénnyané tuah mengkritik karya sastra sané sampun ka-
medalang. Jungklangjungkling mengkritik, ngorahang kéné, ngorahang kéto, ngorahang ané kéné pélih, ngorahang ané kéto ané benah. Nanging yén katundén ngripta reriptan nénten wénten lekad ngantos mangkin. Tuah munyi. Munyi dogén cara padiné nangak. Puyung. Yéning rerehang ring karyakarya sastra sané nguni, sakancan reriptannyané nénten wénten aran pangawinyané (anonim) utawi sané ngawi punika ngengkebang arannyané lan nagingin nama samaran ring ungkur kakawiannyané. Mangkin jeg makéh
medal kakawian-kakawian panglingsiré dumun nanging madaging aran pangawinyané sané boya anaké punika sané ngawi kakawianné. Malomba-lomba anaké ngorahang déwéknyané wantah sastrawan sané nyastra, sangkaning sampun prasida nganggén basa sané wayah lan makulit-kulit. Sangkaning nyabran aminggu nglaksanayang ‘malam aprésiasi’ sané ring malamé punika tuah dados genah moya-moyain anak istri saking puisi lan basabasa sané makuah-kuah. Salanturnyané prasida ngawinang anak istri punika klepek-
klepek lan luluh atinnyané. Nika sané kabaos nyastra? Napi sujatiné nyastra punika, meled pesan tiang uning. Santukan tiang tuah anak alit sané pabahanné kari bélék, kari matapuk bawang. Rasa meled tiang punika medal sangkaning tiang nénten kayun bénjang pungkur wénten kaiwangan nampénin indik sastra, sastrawan, nyastra punika. Mangdané para generasi sané jagi rauh nénten capuh papinehnyané indik nyastrané punika. Gumanti prasida sareng-sareng negtegan jagaté puniki antuk sastra. Dumogi.
”Arak” Tetabuhan Manusa Napi Butakala? Tan kapineh ring manah, napi sujatiné sané dados tetujon akéh jatma sané seneng nginum arak ngantos gelem raris padem. Arak sané ketah kaanggé tetabuhan ri kala nombok butakala mangda nénten ngrebeda. Mangkin masilur dados inum-inuman manusa sané ngawinang punyah tur rusuh. Niki cihna guminé nungkalik yéning akéh manusa matingkah sakadi butakala.
Olih Bagus Arya Kusuma
Sedih karasayang ngwacén berita ring koran, nglangkung 50 diri sameton sané dados korban miras-arak oplosan tur sané padem sampun ngantos 20 diri. Uripé sakadi tanpa arti nglesat kapaksa ninggal angga santukan nginum arak oplosan. Tetujon idup nebus dosa karmané pegat tuah asapunika, ten wénten malih satua naur utang sekalané. Sakadi tan kapok-kapok, sampun sering kapireng akéh sané dados korban santukan mamunyah, napimalih arak punika kacampur antuk racun sakadi ubad legu, potas, spritus utawi srana upas lianan sinah mranén makarya padem. Niki santukan belog napi ajum? Nénten ja para yowana kémanten korban dané, wénten taler sané sampun lingsir tur anak istri. Kénten taler
yéning kacingak daérah kejadian punika nénten ja ring kota kémanten nanging sampun wénten kantos ring désadésa. Berita sakadi puniki ngicén gambaran yéning pamargin arak puniki sampun nyelusup doh ring masyarakat. Pemerintah lan masyarakat patut waspada nyeliksik kawéntenan pamargin mirasarak sané tanpa ijin mangda nénten makarya biuta napimalih korban jiwa. Tingkah polah kulawarga sané lempas, ngulurin indria patut taler polih uratian sané seken. Akéhan para yowana sané menek kelih élah keni pengaruh timpal utawi lingkungannyané santukan nénten madué karakter sané andel. Karakter nénten prasida kawentuk akesiaban, nika tuah prosés sané mamargi doh
daweg alit kantos mangkin. Nika mawinan program-program paplajahan budi pekerti patut polih genah sané utama. Mangkin akéh sekolah utawi para rerama nuntut pianak dané mangda polih nilai ageng ring paplajahan nanging ten akéh sané rungu ngiwasin lan ngwangun karakter becik pianaknyané. Indik ketegasan, sering pamerintah kacingak gegeson setata lambat ngambil tindakan, disampuné wénten kabrebehan wau magrudugan paling, saling pelihang saling tuding. Utsaha warung miras tur pabriknyane akéh mabrarakan, wénten sané sampun madué ijin akéh taler sané tén madué. I riki pemerintah patut tegas nindak sané nglanggar aturan tur ngicén sanksi mangda nénten kadung tu-
man makarya utsaha sané prasida ngrugiang masyarakat. Sampunang sangkaning mamanah gelis ngamolihang hasil nanging pamuputné matemahan wisia sané jagi rauh. Pembangunan ring Bali sapatutné madasar antuk parindikan sosio-cultural lan religiusitas masyarakat mangda adung dados Pulau Dewata-Pulau Seribu Pura. Sampunang ngwangun nganggoang kita, ngundang invéstor sané nénten manut ring tatatiti i riki. Pabrik miras jakti ngicén keuntungan akéh, nanging ngwangun ring Bali wénten dasar Catur Purusa Arta; inggih punika Darma, Arta, Kama, Moksa. Darmané patut kautamayang ngwangun nganggé sumber sané satwika, boya ja nguber PAD nanging tan éling ring darmané.
Isin Gumi Makéh Kramané Séda Sangkaning Miras Oplosan
Bintang Tujuh Olih I Wayan Juniartha Koné, odah-odahé i pidan nak wikan sajan unduk pajalan buwana agungé; uli palelintangan kanti pawukon, uli wewaran kanti neptu. To makrana sabilang pajalan ba ada ketékanné, sabilang karya ba gaénanga déwasa, mara makeneh ba musti matimbang ala-ayu. “Nak sakancan karya suci, uli odalan cenik kanti karya paling agung di Besakih nak ba itunga kén odah-odahe i pidan, itungané ba madasar posisi bintang, bulan, matahari,” kéto abetné I Madé Mula Kéto. “Ba madasar téori-téori ilmiah artiné to, sing kalah jak ilmu pengetahuan barat,” nyangetang I Madé nyumbung. Sekat maan gelar S-2 komersial (wiréh misi mayah malu 15 juta anggo biaya “cetak” ijazah, 10 juta biaya wisuda lan 1 juta biaya figura ijazah) mula demen sajan I Madé nyatuang ané ilmiah-ilmiah. Ba magenepan anggona bahan kajian. Ba tekek sajan ya ngaba sebeng ilmiah. I puan ya nyatua unduk korelasi kata “lanjutkan” dengan iklan mi. Kesimpulané rakyat Indonesia silahkan “lanjutkan” makan mi goréng. Dibi iteh ya nganalisa makna arak sebagai minuman buta kala. Kesimpulané; asal minum arak sinah lakar nemu seng”kala”, paling sing matané dadi “buta”. “Tuah jlema Bali dogén ané nganggo kalénder tetelu; kalénder bulan, kalénder matahari lan kalénder bumi,” kéto ya ngimbuhin. Krama sekaa tuaké anggut-anggut dogén ningehang satuané I Madé. Sing ada ané dot nyautin. Maklum, yén peminum sing kena tuak utawi arak awai nak langsung kekeh layahné, langsung sing mapiteh otakné. Apabuin jani warungné Ni Luh Makin Digosok Makin Sip ba sing nyediayang tuak lan arak. Ba kembali ka fitrahné dadi warung désa: ane ngadep kopi, téh, és gula, daluman, tur rujak kuah pindang lan bulung maurab. “Yén nu ngadep arak, bisa dadianga ter-
sangka nyan cang,” kéto abetné Ni Luh. Kanti spiritus, lengis gas, lan rinso masi ba kakisidang uli warungé. “Nyén nawang nyan ada pelanggan ané mesen daluman lantas campura baan spiritus dini, asli cang kena bui,” keto abetne Ni Luh. Pantes ya ketug-ketug, nak guminé sayan aéng jani. Nak luh ané sing ngelah pelih cara Prita Mulyasari gén bisa masuk penjara, apabuin ané warungné ngadep daluman matimpur spiritus. “Ulesné, kabrebehan guminé masi krana i raga ba sing ada ané seken-seken ngerti unduk astronomi,unduk pajalan bintangbintangé, unduk ala-ayuning déwasa,” kéto abetné I Madé sambilanga nyiup dalumané. Ba telung lumur ya nelahang daluman. Krama ané lénan konyangan ba ngamadakang pang énggal ya kena kencing manis. Pang ilang nafsuné mapeta dogén. Ba empeng sajan kuping kramané. “Yén ngerti ala-ayuning déwasa sinah lakar nau unduk dina apa patutne majalan, dina apa patutné pules jumah, dina apa malaksana “lebih cepat, lebih baik” dina apa pantesné “lanjutkan”,” kéto I Madé nutur calah guru nabé kén sisyané. Masalahné, jaman cara jani nyen nyak dadi sisya, nyén demen tuturin? Konyangan dot dadi nabé, konyangan dot ngemang tutur. “Kalingké lakar nau unduk pajalan bintang, médayang kén arak kén tuba gén ba sing ada ane bisa. Kalingké lakar tatas unduk lakune bulan, misahang kén peta kén laksana gén ba sing bisa,” Ni Luh nyotot. Intiné, da ba malu nyatuang bintang yén tenggeké nu puruh, jeg luwungan puyer bintang tujuh gén siup. Da malu ajum-ajuman ngitungang ané tegeh di langit yén matané nu buta, baongé nu kekeh lan awaké nu tuna. Odah-odahé i pidan nak mula seken-seken wikan nanging jlema Baliné jani dadi kunang-kunang gén sujatiné tondén pantes, yadiastun suba liu ané nigtig tangkah marasa dadi sasi. Kanggoang malu dadi kunang-kunangan.
Puluhan krama Bali lan wénten warga dura negara dados korban minuman keras oplosan. Kantos mangkin sampun 23 diri padem sia-sia riusan kerawat ring Rumah Sakit Sanglah, tiosan punika puluhan sané lianan kantun ngemarginan perawatan. Wicara sané ngawinang amiyug punika kekawitin sakéng wéntennyané pésta miras ring Tabanan. Makudang panampén sané lianan kapupulang ring acara Isin Gumi Radio Singaraja FM rahina Anggara, 2 Juni 2009.
Artana, Banyuasri Sutha, Lebahsiung Panji Anom Sané minum-minum miras tur kantos padem manut titiang puniki wantah laksana belog ajum i manusia, indik puniki tan patut katulad. Yéning kantos wénten korban mawit saking minum miras patut kaselehin tur kabuktiang dumun. Paindikannyané mangkin katutup utawi nénten katutup, kémahon sapunapi pemerintah lan makasami pihak mangda sareng ngicénin uratian lan pakéling majeng génerasi muda mangda sida ngedohang raga sakéng miras lan sejenisnyané. Kadék Jok, Jl A.Yani Singaraja Sapatutné aparat keamanan mangda sida malaksana tegas majeng sané ngaryanin lan ngadol miras puniki, sapunika taler mangda yaktiyakti ngawasin perédarannyané ring masyarakat. Majeng
krama sané seneng minum, paindikan puniki kadadosang plajahan mangda sampunang dados korban. Yéning prasida usanang minum miras lan mapunyah-punyahan santukan tan wénten gunané.
Bali lan turis dura negara. Tiang nunas pihak penegak hukum makarya sumeken lan pelaku mangda kaukum sakadi aturan sané wénten. Mangda miras puniki nénten muali ngawinang korban sané akéhan malih.
Putra, Pengastulan I raga sampun kapaica papineh olih Sanghyang Widi, mangkin patut anggén mapikayun becik, sampunang kantos minum miras napimalih madaging antuk zat-zat sané sida mademang. Pangaptin titiang ring pemerintah mangda lintang hati-hati ri kala ngamedalang ijin ngwangun pabrik miras, sampunang wantah mikayunin sida neranjingnyané pajak saking utsaha punika, nanging pamuputné masyarakat dados korban.
Pekak Blayag, Sambangan Indik puniki mawali ring i raga soang-soang. Para turis dura negara akéh sané peminum, sapunika taler para lingsir dumun, kémahon makasami punika tan ngawinang padem. Minum kadadosang nanging mangda sapatutné kémanten. Ring wicara puniki wantah i manusia sané tan sida ngatur déwéknyané. Yén sampun wénten korban, punika wantah mawit saking ipun sané ngléwa. Yéning i manusia sampun sida ngatur déwéknyané, yadiastun tan wénten aturan makasami pacang prasida mamargi becik.
Gus Puma, Banjar Gedé Supartha, Nagasepaha Miras oplosan sampun akéh ngawinang korban jiwa krama
Komang Ebi, Lovina Indik puniki ngiring sareng
sami nadosang plajahan. Lianan punika kasujatiané minum miras yéning kantos kelebihan pacang sida ngrugiang déwék padidi taler anak tiosan. Santukan krama sané riusan minum miras sering nganggu anak tiosan lan ngawinang pikobet ring masyarakat. Putra Perkasa, Tangguwisia Tunas titiang majeng ring peemrintah sumeken nabdabin paindikan puniki santukan sampun akéh ngawinang korban krama Bali napimalih wénten taler tamiu dura negara. Kapertama sané patut kalaksanayang inggih punika nutup pabriknyané, taler perijinan miwah sané lianan. Krana saking pabrik puniki pangawit wéntennyané korban ngemasin padem. Yéning pabriknyané kantun sinah masyarakat ring wewidangannyané élah ngrereh miras lan salanturné nginemnyané. (ama)
Sastra
Redité Umanis, 7 Juni 2009
Luh Lastri Ida Ayu Nyoman Puspita
Pinakit Gelem utawi sungkan manut sané aab ilu mabinaan pinakité ring kadi aab mangkin. Soroh pinakité anaké sungkan i maluan wantah wénten kalih soroh, minakadi sungkan kebus (panes) utawi sungkan dingin (ngeyem). Taler wénten sakadi dekah ngangseg sukeh mangkihan, sakit ulu hati, sakit peliokané, kokohan, miwah lantakan. Tambané saking dokter sinah kaicén obat penurun panes, malaria, tamba ngangseg, utawi makarya tamba saking soroh dondonan, loloh, macorcor toya, ngememang bangkiang, loloh umbi-umbian, odak babakan kayu-kayuan, miwah sané lianan. Yén kasambat soroh pinakit beseh tuah kasambat beteg ring cokor, abuh ring weteng, utawi soroh sungkan pinakit kasambat antuk keni bebali, keni pepasangan, utawi keni désti. Nanging pinakit sané wénten ring aab mangkin ring guminé sampun tawah-tawah pisan. Soroh dokteré sampun kawéntenang makudang macem manut soroh pinakit sané nedeng nglimbak, nanging ri kala mangkin pinakité taler mabalapan sareng nglimbak. Soroh pinakité manut tur masaih sakadi kalewihan para dokter-dokteré. Sané ilu sampun kasub pinakit punika madué tamba nyantos anaké pinungkan punika prasida lantas seger oger manut kadi mula. Nanging sané mangkin pinakité ring guminé sampun tawah pisan. Kocap kasinahang gatra wénten soroh pinakit nanging nénten wénten tambané, tur nénten prasida nyegerang pinakit sang pinungkan. Luiré sakadi pinakit HIV, kanker, tumor, utawi pinakit sané malarapan saking virus buron sakadi pinakit saking lembu kaparinama anthrax, pinakit saking ayam utawi paksi kaparinama pinakit flu burung, taler sané kasub mangkin wénten pinakit anyar mawiwit saking buron bawi sané kaparinama flu babi. Dumadak-dumadik pinakit flu babi sané sampun ngamademang satus seket jatma ring duranegara nénten nglimbak ka gumi tanah Baliné mangda kahanan pariwisata Baliné nénten nyrunuk bah malih sakadi dumun antuk bom Bali. Antuk punika mangda para pamongmong jagat ring Pemda, Depkes, Deptan, sareng krama banjar ring Bali tetap sayaga mabersih tur mersihin glogor mangda nénten wénten pinakité tumbuh. Samaliha, awinan krama Baliné seneng pisan ngubuhin bawi, ngajengang guling utawi lawar miwah jejanganan sarwa sané malakar antuk daging bawi. Pamuput, taler pinunasé mangda Ida Sanghyang Parama Kawi tetep nyuryanin jagat miwah krama Baliné mangda lantur rahayu sakayang-kayang, nénten wénten malih mrana sané rauh dados grubug ring Bali. I Gusti Putu Antara
Péstisida Alami
Jarak (Jatropha curcas L)
Tetaneman Jarak puniki akéh prasida kapanggihin, duaning ketah katanem pinaka pagehan. Tetaneman puniki ketah mentik ring tanah-tanah sané tuuh, duaning ipun prasida naen panes. Batun Jarak madué kandungan minyak sané akéh pisan. Duk jaman nguni batun jarak puniki katusuk sakadi saté lan kaenyitin pinaka sundih. Daunyané taler sering kaanggén loloh. Sané prasida kaanggén péstisida alami saking tetaneman puniki wantah batunyané. Batun jarak mengandung senyawa kimia minakadi: senyawa phorbolester, kursin, toksalbumin, tannin lan sapotin. Senyawa puniki becik pisan kaanggén péstisida alami duaning aman lan élah kauratiang. Makarya péstisida saking Jarak. Carané: 1 kg batun jarak kaintuk kantos dekdek, lablab antuk toya kantos maluab. Raris embonang lan saring. Aliter toya lablaban batun jarak kacampur toya 13 liter anggén nagingin asiki tanki semprot sané madaging 14 liter . Toya lablaban puniki kaanggén aminggu pisan, ri kala semeng utawi soré. I Madé Indra Bangsawan Sekaa Demen “Bali Mule”
Angin peteng ngesirin awakné, dinginé nyaputin, hujan yéh mata sing suudsuud melusin pipiné Luh Lastri, ngetor awakné karasayang. Negak ia padaduanan ajak I Somia di ambén balé daja. “Luh Santi adané, uli Banjar Tegal, nu bajang, éngkén asané Luh?” Luh Lastri siep tusing masaut apa-apa nigehang munyin kurenanné. “Luh-luh, tegarang mamunyi apang bli nawang isin keneh luhé, raga suba telung tiban makurenan, patutné i raga saling nuturin.” “Bli, nyén anak tusing sebet, sakit atin tiangé. Bli dong suba demen maan pangina ané luungan, nanging tiang... .” Tonden Luh Lastri suud mamunyi tambakina ajak kurenané. “I raga makurenan madasar baan tresna, suba telung tiban makeloné tresna i raga tusing mabuah, kanti kenyel, kemu-mai ngalihang ubad, nanging tusing maan hasil apa-apa. Yén bli tusing ja nyangetang, yén sakadi punyan kayuné, tresna bliné nak kéweh nyibak. Yén dadi idih bliné, bli ngidih sahidup samati tuah ajak luh adiri, nanging bli ngelah rerama tusing akeneh tekén bli.”
Adeng Luh Lastri nyautin munyin kurenané, “Tiang nawang asan jukuté tusing misi uyah, tusing masa apa. Tiang tusing melihang, bli manyama muani padidi, ngoyong jumah tur ngantosang taluh uli pangina, nanging tiang ané dadi anak luh ané kuangan, tusing nyidang ngemaang tetagih bliné. Yén to suba keneh bliné, majalan suba!” Masaut I Somia, “Munyin luhé tusing patuh ajak isin keneh luhé.” “Tusing, majalan suba bli, diapin ja tusing patuh ajak isin keneh tiangé, nanging dumadak makelo-kelo tiang las ati nerima Luh Santi mamadu tekén tiang.” Masaut I Somia, “Nah luh, yén suba keto bli lakar majalan, nanging luh patut nawang, diapin blabarée nganyudin, tresna bliné sakadi abing.” Kukuruyuk... . Kanti semengan Luh Lastri tusing nyidang sirep, ngenehang unduk dugas telung tiban ipidan. Ia inget tekén munyin I Somia ané pageh ngorahang tresnané sakadi abing, nanging lén munyi, lén laksana. Disubané ngelah madu, kagebug tur kajagur. Jek pragat ngempu panak madu. Muny-
11
in anak mula sing nyidang cagerang, lantas ia kaceraiang. Sengsara pesan idupne Luh Lastri. Nasibé mula tusing nyidayang kelidin, bagiané mula kondén tepuk. “Yih, suba semengan luh!,” munyin Bli Kerta sada adeng. “Nah bli, jam kuda jani maburuh?” Luh Lastri matakon ajak kurenané ané nomor dua. “Biasa luh, jam setengah kutus”. “Nah bli, bangun, kayeh malu, tiang ja ngaénang kopi, kel nyakan jani.” Ngencolang I Kerta bangun, nyemak handuk tur kayeh. Majalan Luh Lastri kapaon. Sambilang ngaé kopi tur nyakan ia mapineh. Ada masih anak ané ngugu, tur kasayangan dini. Nanging mula tresna tusing nyidang nolih uli goba, kepolosan, lan uli kaduegan. Diapin Luh Lastri suba makurenan buin ajak I Kerta, muani polos, nanging keneh mula tusing nyidang maksa, tresnané tuah ajak I Somia. Sesubané makejang pragat, Luh Lastri suba suud nyakan tur kurenané suba majalan magaé, ngénggalang ia buin ke kamar. Jek kéngkén kadén asané, sirahné sakit, bayuné enduk, jek mageblug di kasuré lantas sing inget
tekén awak. Telung jam lantas ia bangun, malaib kakamar mandi tur ngutah-utah. Aget masih matuané ané luh rungu tur ngéncolang nyagjagin. “Luh, éngken to? Né yéh anget malu daar!” Adengadeng matuané ngisi, lantas majalan ka kamar. Luh Lastri kasirepang. Sesubané sandikala kurénane teka. “Yan, tolih malu iluh, nak ya utah-utah i tuni.” I Kerta nyautin, “Ya, utah-utah éngkén jek mé?” “Sing tawang mémé, miriban masuk angin.” Lantas ia nengokin kurenané. “Éngken luh, mémé ngorang iluh gelem.” Luh Lastri masaut adeng, “Sakit sirahé, nduk bayuné, trus nangih ngutah gén bli.” “Nah-nah, bli kayéh gén malu, ajaka ka dokter maubad.” Neked di dokter, Luh Lastri mapreksa. Sesubané suud, makenyem Pak Dokter tur ngorahang, “Selamat, istri bapak hamil tiga bulan, ini resep silahkan ambil di apotek, mengenai aturan pakai nanti akan dijelaskan di sana!” Tengkejut makadadua, tusing percaya. Ngéncolang I Kerta mayah, nebus ubad lantas mulih. Di jalané sambil adeng negakin motor Luh Lastri mamunyi, “Bli,
Geguritan Rahina Suci Hindu
Ngulatiang-nguratiang Kasucian Olih IBW Widiasa Kenitén Rahina suci ring agama Hindu wénten manut wuku, wénten manut sasih, wénten purnama lan tilem. Rahina-rahina suci pinaka pakéling mangda subakti maring Sanghyang Widhi. Pikayunan subhakti, éling ring Sanghyang Widhi ngulati-urati mangda setata suci. Ngimpasin pamargi sané mikobetin angga utawi anak lian. Kawéntanan rahina suci ring agama Hindu mabuat pisan. Sang éling ring rahina suci pacang setata mrasidayang nguripang pikayunan suci. Pikayunan suci patut limbakang wengi rahina. Manresti ka mercapada gumanti jagi ngrereh sané mawasta suci. Rahhia suci pinaka bantang nganampekang pikayunan suci maring Mahasuci. Sapunika Dra. Ni Madé Sri Arwati, M.Si., ngripta ring Geguritan Rahina Suci Hindu. Ring Geguritan puniki, madaging upakara-upakara sané patut aturang ri kalaning rahina suciné rauh. Tios malih katah pisan madaging pratiwimba taler kasuksman rahina-rahina suci Hindu. Uning kasuksman rahina suci pacang ngwetuang rasa astiti bakti maring Sanghyang Widhi.
Sakadi ring Tumpek Warigané gumanti ngawit nyanggra rahina Galungan. Pawatekan Sanghyang Sangkara. Sanghyang Sangkara pinaka déwaning entikentikan, sarwa taru, palabungkah, palagantung. Yan imbayang kadi mangkin patut pisan tulénga ring wit taru. Santukan Wit taru ngicénin rasa tis. Wit taru arang panesé metu. Sering kaucap pamanasan global: Phalan entikan punika/ banget pisan manulungin/ sarwa muripé ring jagat/ kanggén sandang pangan kinum/ taler sarana lianan/ mangubhakti/ ngamargiang upacara// (Ginada 4, kaca 22). Malih selaé rahinané rauh rahina Galungan. Galungan pinaka tuntunging rahina suci. Santukan i rika nyihnayang mapikolih napi nénten ngamargiang darmané. Wantah nénten, adarma sané mamurti. Silih tunggil anggén geguat mapikolih napi nénten, wantah ri kala ngamargiang galungané nué rasa bagia maurip. Wantah nénten kabanda antuk sang kala tiga: Mayasin pénjor punika/ rauh né lengkong sujati/ mangda adung maka samian/ sané jegjeg kapikukuh/ punika kasuksmannya/ sida molih/ Dharma ngao-
nang A-Dharma// (Ginada 5, kaca 29). Sang manresti mangda nué taler kaweruhan. Kaweruhané anggén nuntun kauripané mangda setata rajeg, ngamel kadarman. Sang kabaos wruh wantah wikan ngepah pamargi sané patut taler sané nénten patut. Sanghyang Aji Saraswati patut uripang, linggayang ring manah, budi, cita. Sanghyang Aji Saraswati ngicénin kaweruhan wantah sang nglungsur gumanti jati-jati suci. Saraswati kupacara/ nganem sasihé puniki/ maka déwan kaweruhan/ micayang tuntunan hurip/ ring sarwa muripé sami/ i manusa sané nglungsur/ ngalanturang mangda limbak/ ring sameton sareng sami/ mangda adung/ maring swadharmanya sowang// (Pupuh Sinom 1, kaca 65). Kawéntenan rahina suci ring agama Hindu pinaka sarana ngincepang pamarginé subakti maring Sanghyang Widhi. Rasa bagia metu rikalaning rahina suci rauh. Galah becik ngulatiang-nguratiang pikayunan suci. Rahina suci ngukuhang pikayunan suci mecikang laksana utawi wacana.
I Cerucuk Punyah Néwata I Pekak lan I Dadong uli ilu ngantos mangkin masih meled pesan minuturin pianak-pianaknyané taler cucun-cucunnyané. I Kedis Cerukcuk, kocap, anak tuah kedis, nyrukcuk lan nguci geginanné serahina-rahina. Yéning kedis cerukcuké mawak cenik tur berag, cenik masih yéning I Cerukcuk manguci. Sapunika taler yéning kedis Cerukcuké gedé tur mokoh, gedé masih suarané yéning I Cerukcuk manguci. Yéning maosang amah-amahan I Cerukcuk, I Pekak masih pedas uning; napi-napi dogén dados anggén amah-amahan I Kedis Cerukcuk, luiré biu, gedang, lan yéh. Yéning sida baan ngisinin amah-amahané, sinah ipun nyerukcuk manguci jangih sakadi suaran sulingé. Yéning cingakin mangkin, akéh masih krama Baliné, kocap kabaos, Bali family, madué kedis cerukcuk ring umah, jero, taler griyanyané soang-soang. Kéto masih wénten sané miara kedis cerukcuk sané cenik tur berag, taler masih sané miara kedis cerukcuk sané gedé-gedé tur jangih suaranyané. Kéto masih amah-amahané, pateh sekadi raos I Pekak. Sané mangkin ring jamané sakadi puniki, wénten masih anaké sané maang I Kedis
Cerukcuk yéh mineral, apanga suaranyané jangih lan manguci sebilang wai. Yéh mineralé punika dados masih campurang vitamin A, B, taler vitamin sané lianan; minab apang segeran bayuné. Yéning amah-amahané sekadi punika, jag sinah sampun I Kedis Cerukcuk mamunyi jangih, nyerukcuk-nyerukcuk sabilang wai. Sané mangkin, tan pati rungu anaké sané madué I Kedis Cerukcuk. Laut I Kedis Cerukcuk makeber, kema-mai, kangin-kauh sambilanga ngalih timpal-timpalnyané. Sinah suba tan wénten anaké sané miara tur ngemaang amah-amahan sakadi punika. Ditu lantas I Kedis Cerukcuk polih timpal. Santukan tan polih amah-amahan sakadi dumunan, laut I Kedis Cerukcuk ngutsahayang amah-amahan sareng timpal-timpalnyané. Amah-amahan sekancan woh-wohan suba ja biasa, nanging yéhne boya ja yéh mineral sakadi dumunan, nanging yéh sané mineralné kaliwat sakti, kabaos arak. Ring dija ja I Kedis Cerukcuk numplek sareng timpalnyané, ditu lantas dados genah melah anggén maarak-arakan, nginem araké totonan. Sabilang wai tuah ento geginan I Kedis Cerukcuk. Nanging nyabran
duang dina timpal-timpalné ngaba yéh-yéh sané lianan anggén nyampur araké totonan. Ulian liangé ngliwat, sinah telas telung jrigén baan ipun nginem sareng timpalnyané. Arak tuah ja arak, anak liu masih gunannyané. Yéning bas lebihan baan nginem, minab lebihan tekén dasa kélé, sinah suba ngacuh panadianné. Arak, wénten masih sané sampun kacampur baan yéh-yéh sané lianan. Arak Methanol, kocap, raosang ring jamané jani. Arak methanol punika lantas kainem baan I Kedis Cerukcuk sareng timpalnyané. Mimih, mimih, jangih pesan suarannyané manguci, nanging ngacuh. Tan marasa déwéké lemet tur sampun keni methanol. Tan maéling-maéling panadiannyané minab, sawetara telung dina. Sakabesik timpalnyané ngemasin polih duman tanah duang meter, ngalain ipun ngantos I Kedis Cerukcuk padidiannyané néwata. Tuah ja saja buka pitutur anak wayah, anak kéweh pesan mapitutur ring anaké sané bebal nyalanang kita sané boyaboya ulian baan raosanga siteng manguer, yéning salin antuk basa Inggris, kéné to dadosné, Wayan, Madé, Nyoman, wiadin Ketut cannot change his spots. I Madé Suwitra
Sundih Sandikala peteng dedet, matanainé suba engseb. Nanging bli teka ngaba galang, galang uli sundih ané gisiang di liman bliné. Galang tepukin tiang. Paliat tiangé élah lan tepukin tiang bli makenyem ka tiang. Nyag asané keneh tiangé bli. Duh. Api di sundihé klebit-klebit buin cenik buin gedé. Yén anginé teka, maperperan endih sundihné. Yén anginé enek, endih sundihé cara api di kundané maliah-liah lakar morbor. Nanging galang, galang pisan bli endih sundihé. Bli ngorahang galangé tuah apadang, tuah akejep. Yén i raga engsap matolihan dugas galangé ento, i raga tusing bisa lakar tepukin galangé buin. Bli masih
ngorahang galangé akejep ento cara mligbagang abu lan yéh ri kala gerimis. Kéwala jani tiang bagia pisan bli, ngidang nepukin galang uli sundih bliné. Sundih ané aba bli ri kala tiang kapetengan. Nanging bli, apa tiang pelih yén ngedotang sundih bliné. Tiang dot pisan ngelahang sundihé ento bli. Uli sundihé ento tresna di atin tiangé nadak sara tumbuh. Tiang tusing ngidang ngengkebang, tiang tuah demen tekén sundih lan tekén anak ané ngaba sundihé ento. Ané tusing ada lénan wantah ragan bliné. Pelih? Tresnané ento tumbuh padidi lan tiang tusing nyak ngamatiang. Depang tiang ia tumbuh, sesai siam tiang, rabukin tiang, nganti
ia ngedénang. Nganti ia cara buka janiné. Cara lampu sundih ané di kundané, maliah-liah ngredeg gedé pisan. Cara api ané ngidang morbor awaké. Ané rasayang tiang jani tuah awak tiangé kebus kaborbor api saking sundih bliné. Kénkénang men jani? Bli, eda pesan dampeh sundihé. Apang tiang ngidang maliat lan nepukin bli teka nyiamin tresnané. Bli, yén bli teka, abang tiang riris gerimis anggon ngetisin awak tiangé. Bli, yén bli teka, abang tiang sesenggakan pantaraning abu lan yéh ri kala ulungin riris. Bli, yén bli teka, eda dampeh tresnan tiangé. Nanging buin pidan bli teka? Ari Dwijayanthi
sing pelih dokteré mariksa?” Sambilang makenyem I Kerta masaut, “Dong duegan raga tekén dokter luh, madak saja kéto.” Di kenehné, Luh Lastri mapineh. Yén mula saja raga nyidang beling, lantas I Tirta panak nyén? Kéto ia ngenehang panakné Bli Somia tekén Luh Santi. Dina majalan, suba enem bulan belingané Luh Lastri, basangné ngancan ngedénang. Matuané makadadua demen pesan, kéto masih kurenane. Satua uli bibih ka bibih madigehan kanti di kuping I Somia. Tusing percaya, lantas ia ke umah Luh Lastri. Sedeng jumahné suung, Luh Lastri tengkejut ningalin I Somia suba majujuk di arep kuriné. “Yih, mai malu bli!” Tanpa sangkan I Somia nepukin Luh Lastri suba mabasang gedé. Makadadua negak di ruang tamu tur ngorta. “Éngken kabarné Luh Santi lan panak bliné?” Mara kéto patakon Luh Lastri jek barang biing muané I Somia lantas masaut, “Luh seken belingné?” “Yih, seken kéngkén jek bli.” “Luh, yén seken luh beling, tusing ba bli nyidang ngorang apa-apa buin, jani bli lakar mulih.” “Yih, éngkén bliné
tondén ada dasa menit beli dini, kopiné tonden inem bli, suba sépanan nangih mulih.” Tusing masaut I Somia lantas majalan, ngidupang motor tur makaad. Sia bulan suba majalan, lekad panakné Luh Lastri, muani bagus keadanin Putu Suéca. Mara awai Luh Lastri di rumah sakit, buin ia tengkejut tekén I Somia. Ia teka nengokin. I Kerta tusing nyangetang tur ngebaang ia makadadua ngorta. “Luh, jani bli suba nawang, éngkén kasujatiané. Bli ane tusing nyidang ngelah panak. Bli suba maan tés DNA, jani bli nawang Tirta tusing ja panak bliné. Luh Santi anak mula nakal, ngaé beling ajak anak len. Bli suba cerai, jani beli idup padidi. Nah luh, dumadak ja luh bagia.” Tusing maan Luh Lastri masaut, I Somia suba makaad. Luh Lastri tusing nyidang naenang yéh matané lantas ngeling. Di atiné tuah nu ada rasa madalem tur rasa tresna teken I Somia, nanging ia nawang jani ia suba dadi kurenan anak lén tur dadi mémé. Di kenehné terus ngamadakang apang I Somia nyidang nerima ané patut ia terima tur ngamolihang bagia.
Saking Langit Bali I Gdé Dharna Da Bes Nyager Reng gendingé nonjok langit Majanji nuunang hujan Di sasih katigané Akah padangé ngengkebang semita Kakiter babuang selem Anginné kisi-kisi Da bes nyager nah!
Guminé Jani Kudiang ngalih enjekané i telun Ané busan dogén tan marawat Anak kéto kadadian guminé Liuan jani kena pikun Maan tongis Ngengsapang ané i malu Baang dogén
Ka Ajum Cara janiné kramané malomba mayasin Kakalungin soca berlian Kacelekin bunga mas Kabajunin sutra cina Sakéwala batisné kondén matatakan Cacingé pastika magarang Ngutgut talapakan Tangarin matindakan
Dayuh Jalan alih ulian tuyuh Mesuang peluh Da nyager gegaén aluh Panglisiré mekelin sang damuh Yan ngalih ané madan gemuh Kéto masi guminé dayuh Dasarin ban patuh Tegul ban bayu bakuh Sumangdénya kukuh
Pandé Kadék Juliana Cicing lan Cacing Yan suba mamunyi jelé Cicing… Yan suba malaksana jelé Cicing… Yan suba mawak cenik Cacing… Yan suba manyali geles Cacing… Cicing lan Cacing Ci Cicing Cang Cacing Ci Cacing Cang Cicing Cicing Cacing Cang Sing
Kruna
10 Dédé
Nénten Wusan Magending Penyanyi Pop Bali sané mapesengan Madé Dwi Setyadhi Mustika, minab nénten ketah kauningin. Sios pisan yéning nganikaang Dédé Setyadhi, pastika pacang akéh sané éling ring anak lanang sané kasub ngendingang lagu Masebeng Bikul puniki. Anak lanang sané embas ring Klungkung, 25 juni 1984 mangkin sampun makarya dados dosén ring Fakultas Ékonomi Univérsitas Udayana. Yadiastun sibuk ngajahin mahasiswa, Dédé nganikaang nénten pacang wusan magending. Punika awinan dané nrima undangan-undangan magending ring kampusnyané. “Kéwanten ri kala magénding ring kampus titiang nénten ngendingang lagu pop Bali. Titiang magending mabasa Indonésia lan Inggris,” kénten dané nerangang. Duk nglanjutang kuliah S-2-nyané ring Jogyakarta, dané taler setata magending. Ri sapunapiné dané kocap magending Pop Bali makolaborasi sareng mahasiswannyané. “Magending sareng mahasiswa titiang marasa garjita,” baos Dédé saha kenyung. Kantos mangkin, alumnus Fakultas Ékonomi Unud puniki sampun ngamedalang makudang-kudang album kompilasi lan solo. Wénten album Liu Bintang sané kakaryaning sareng Bayu K.W lan album Apang Tusing Palas lan Masebeng Bikul. Yadiastun nénten sering pisan magending sakadi penyanyi siosan. Dédé Setyadhi kanikaang aget, duaning prasida molihang gelar penyanyi pendatang baru terbaik Gita Dénpost Award (GDA).Galahé mangkin dané durung purun ngamedalang album anyar. “Kawéntenan perékonomianné kadi puniki, méweh antuk makarya album anyar. Kéwanten titiang angayubagia lan angob ring para penyanyi sané kayun makarya album anyar tur prasida suksés. Sasidansidan titiang pacang setata magending, nénten pacang wusan magending,” baos finalis Citra Préstasi BaliTV 2009 puniki. (ast/ita)
Redité Umanis, 7 Juni 2009
Widi Widiana
Garlan Archista Duarsa
Lomba Pidarta APBN
Agustus Konsér Tunggal
Sering pisan anak lanang puniki ngunggahang tangannyané, duaning marasa nénten cumpu ring bebaosan pamilet siosan. Ri sampunné ragané kanikaain mabaosan, jag semangat lan nuek pisan bebaosannyané. “Ngicén wantuan marupa jinah majeng krama nénten mendidik krama, ngawinin kramané manja lan males,” kénten Garlan nganikaang indik BLT (Bantuan Langsung Tunai) ri kala nyarengin lomba debat membaca APBN tingkat SMA/SMK se-Bali, Buda (27/5) lintang. Garlan Archista Duarsa, kénten peséngan jangkep siswa SMAN 4 Dénpasar puniki. Garlan sané kajudi dados juru bicara tim debat SMAN 4 Dénpasar A puniki duk semi final macepuk sareng sametonnyané asekolah. Yadiastun malomba sareng sesami SMAN 4 Dénpasar, semangatnyané nénten surud. Minab sangkaning punika, tim debat sané warsa 2008 lintang ngwakilin Bali ka Jakarta puniki prasida ngranjing ka final, malomba sareng tim debat SMAN 3 Dénpasar lan SMAN 7 Dénpasar. Ring final tim debatnyané kakasorang olih tim debat saking SMAN 7 Dénpasar. Yadiastun wantah polih juara II, dané nganikaang garjita. “Tén kenapi tim titiangé wantah polih juara dua, tim SMAN 7 yakti becikan, né penting tim sané jagi ngwakilin ka Jakarta mangda prasida becik. Yadiastun kalah, titiang seneng prasida nyarengin lomba debat APBN puniki, duaning acara puniki prasida nincapang wiwékan titiangé indik tata cara debat. Siosan ring puniki, sangkaning nyarengin Olimpiade Membaca APBN, dadosné titiang jemet mlajahin APBN, dados uning indik perekonomian Indonésiané,” baos juara I Lomba Debat Scientific Atmhorphere Fakultas Kedokteran Unud 2008 puniki. Siosan ring dados juara lomba debat, anak lanang sané embas ring Australia, 10 Januari 1992 puniki taler sampun molihang makudang-kudang gelar juara ring lomba-lomba pidato ring tingkat bali miwah Indonésia. “Lomba debat kadi puniki becik pisan, kéwanten titiang ngusulang mangdané taler kagelar lomba pidarta ngeninin APBN,” baos siswa sané macita-cita dados diplomat puniki. (ita/nik)
Lagu-lagu Pop Bali sayuwakti kantun kasenengin olih krama Baliné. Kéwanten kasenengan punika nénten maius becik majeng pikolih para penyanyiné. Raméné lagu Pop Bali, kadi nungkalik ring pikolih sané makipu ring widang puniki. Indik méwehnyané ngrereh pikolih saking lagu Pop Bali galahgalah puniki kaangkenin olih penyanyi Pop Bali saking Legian, Badung, Widi Widiana. Anak lanang sané sering molihang gelar Penyanyi Terbaik Gita Dénpost Award puniki meled nangiang jagat lagu Pop Baliné liwat ngwéntenang konsér tunggal lagu Pop Bali. “Konsér tunggal titiangé rencanané jagi kagelar bulan Agustus. Konsér puniki karencanayang olih Ketua Umum Sekaa Sanggah Hyang Panca Kerthi Legian, Drs. I Nyoman Sarjana. Pinaka uratian sekaa puniki ring kawéntenan lagu Pop Bali,” baos Widi Widiana pinaka silih tunggil warga sekaa. Konser inucap rencanaé kagelar tanggal 15 Agustus 2009 jagi rauh, ring Taman Budaya, Dénpasar. Ring konsér inucap, penyanyi sané ngawitin kasub antuk lagu Sesapi Putih puniki nganikaang pacang mautsaha nagingin rasa kangen para pengemarnyané, antuk ngendingang kirang langkung seket lagu. ”Titiang ngaptiang konsér puniki yakti-yakti konsér tunggal, mawiann titiang mangkin seleg malatih mangdané prasida nyanggra acara punika,” baos Widi seken. Konsér Widi puniki manut I Nyoman Sarjana, pinaka penghargaan lan raga bangga sekaa majeng pidabdab silih tunggil anggotanyané. “Widi Widiana pinaka simbul bintang lagu pop Bali era 90-an. Kantos mangkin lagu-lagunyané kantun kasenengin lan kaputer ring radio-radio lan televisiné. Mawinan titiang pastika pisan yéning Widi prasida ngawaliang kasuksésan lagu lan penyanyi Pop Baliné,” kénten Nyoman Sarjana nganikang. Semaliha manut dané lagu-lagu Bali sané kagendingang olih Widi makasami becik lan nglangenin, mawinan acar puniki kaaptiang prasuida nepas rasa kangen para penggemar lagu Pop Bali majeng Widi Widiana. (ita)
Déwa Sujana
Sampunang Mamaksa Anaké Ali Pangaptiang i rerama mangda putraputrinyané suksés dados penyanyi dadosdados manten. Sané tan dados kalaksanayang olih i rerama, manut Déwa Sujana wantah maksa putran-putrinnyané mangda dados juara. Indik rerama sané mamaksa putra-putrinnyané manut dané ngilis pisan kakatonin ri kala anaké alit nyarengin lomba magending. “Anaké alit sané madué bakat lan seneng magending ri kala munggah ka panggungé pastika pacang madué manah seneng lan pacang magending majalaran manah garjita punika. Kéwanten yéning anaké alit tan seneng magending, ring ring péntasé prarainnyané nénten garjita, masem,” kénten baos musisi sané magabung ring Punk Kwala Band puniki. Pemain keyboard andel sané embas ring
Ni Wayan Waluh (5) Olih W. Suardiana
Sasubanné pada galang, suba pada uning paundukan lan urah-arih, ditu lantas Ida Sang Prabu Koripan mapikayun lakar buin muncingang okanidané tekén Radén Galuh Daa. Kéto masi okanidané makekalih suba masi sairing tekén pangrencanan ajinidané. Kacrita lantas Ida ngutus I Patih mendakin Ida Pramésuari ka puri saha apang I Patih ngaturang pidabdab Idané di taman. Lénan tekén tototan, I Patih masi kapangandikayang nedunang panjaké luh muani apang ngaba sarwa bebantenané di puri ka taman. Gelisang crita, jani mamargi koné I Patih ngapuriang. Di subané rauh di puri, matur lantas dané tekén Ida Pramésuari nguningang indik pidabdab ring taman, tur Ida katurin apang lunga ka taman. Ida Pramésuari lantas lunga ka taman kairing baan panyeroanidané. Di subané Ida mamargi, teka lantas panjaké luh muani nyemak banten abana ka taman. Ida Radén Galuh Singasari bengong koné Ida ngantenang buat panjaké nyemak banten tan pawangsit buka kakéto. Nepukin ratunné bengong, ditu lantas matur I Nginté Ngemban, “Ratu Déwa Ayu, yén sapuniki indiké sinah sampun mangkin Cokor I Déwa pacang mamanggih kaon, réh titiang miragi gatra, putran Cokor I Déwa mangkin tan kangkenin putra antuk rakan Cokor I Déwa. Turmaning mangkin, Ida pacang mabuncing sareng Ida Radén Galuh Daa ring taman. Sinah Ida Radén Galuh Daa sané ngaturang laksanan Cokor I Déwa sané riin. Inggih sané mangkin becik Cokor I Déwa nunas sinampura ring rakan Cokor I Déwa miwah Ida Radén Galuh Daa, mangda kari kéwanten Cokor I Déwa i riki!” Mara kéto pamungun parekanidané, lantas ngandika koné Ida Radén Galuh Singasari: “Mémé, Nginté Ngemban, nira sing ja nunas pangampura apa. Yan padé nira tundunga baan I Beli, mulih ja.” Kéto pangandikan Galuh Singasari sada nyangket tekén I Ngemban Nginté. “Inggih, yan sapunika ja pakayunan Cokor I Déwa, sakéwanten lédangang kéwanten ké pakayunané!” Kacrita lantas jani di taman, di subané pragat ngupakara anaké alit, lantas Ida Radén Mantri Koripan buin mabuncing sareng Ida Radén Galuh Daa, saha natab banten agianan banten odalan okan Radén Galuh Singasariné. Gelisang crita, buin maninné, mara koné Ida Radén Mantri ngajakin rainidané mantuk ka puri, tusing koné Ida kayun, baan Ida Radén Galuh Singasari nu di puri. Yan tan kasédayang wiadin kakaonang Ida Radén Galuh Singasari, Ida Radén Galuh
Daa tusing kayun mantuk. Ento awanan lantas Ida Radén Galuh Singasari kasédayang, layon idané kacahcah kapenpen ka tablané. Okanidané nu nyeneng tur kabarengang koné menpen ka tablané. Di subanné kéto, tablané lantas kapandikayang antuk Ida Radén Mantri apanga katurang olih panjaké ka Singasari. Di subané tablané ento katur tekén Ida Sang Prabu di Singasari, matur koné arinidané, “Beli Agung, dadi lipetanga nika tablané, Beli Agung?” “Unduk ento tusing suba Beli nawang.” “Indayang nika ungkabang tekepné, napi ya dagingnyané?” Mara koné ungkabang Ida tekepné, tengkejut pisan Ida Sang Prabu kalih Pramésuari, déning misi layon okanidané saha macahcah tur misi anak alit. Manggihin wicara buka kéto, ditu érang saha bendu lantas kayun Ida Sang Prabu, tumuli pramangkin Ida ngandikayang Patih Mantrinidané nedunang panjak lakar ngebug jagat Koripané. Kacrita koné suba kumpul panjaké tur sregep ngaba senjata, lantas Ida Sang Prabu Singasari mamargi ngungsi jagat Koripan, kairing baan Patih, Mantri, muah panjaké makejang. Kacrita mara rauh rombongan Prabu Singasariné di tepi siring jagat Koripané, sagét suba kasambut olih prajurit Koripané sawiréh Ida Sang Prabu Koripan suba sayaga lakar mapag mesehidané. Ditu ramé koné yudané saling sempal, saling tusuk, muah ada masi ané saling panahin. Gelisang crita, pamuput kasor Ida Sang Prabu Singasari. Mara lakar rejeka Ida Sang Prabu Singasari antuk bala waduan Ida Sang Prabu Koripan, pramangkin koné Ida Sang Prabu Singasari, Patih, Mantri muah panjakidané sisan mati, nunas urip ring Ida Sang Prabu Koripan. Mara kéto pinunas Ida Sang Prabu Singasari ngajak para Patih, Mantri, miwah waduanidané, Ida Sang Prabu Koripan lédang nagingin pakarsan Prabu Singasariné. Ida Sang Prabu Singasari lantas mantuk kairing baan Patih kalih Mantrinidané miwah para panjaké ané nu maurip.
Dénpasar, 31 Januari 1977 puniki nénten ja nyalahang para rerama sdané meled mangdané okan-okannyané prasida mapréstasi. “Kéwanten sampunang kantos mamaksa anaké alit mangda nyarengin sakancan pangaptiang i ragané,” kénten dané ngwewehin. Anaké alit, yadiastun durung mandiri, sujatinné pateh kadi i raga, taler madué pangaptian lan ceciri néwék. Para rerama patut madué pakibeh sios ri kal ngarahang putran-putrinyané, mangda nénten kantos nadosang anaké alit imitasi pangaptian i ragané. Sané ketah mamargi, yéning rakannyané dados penyanyi, arinnyané ketah pacang sareng dados penyanyi. “Mangkin akéh alit-alité sané suksés dados penyanyi. Anaké alit punika sam-
pun prasida molihang jinah. Sangkaning akéh anaké alit sané sampun prasida molihang jinah saking magending, punika sané minab ngawi para rerama kantos mamaksa anaké alit nuutin pangacep-acepnyané,” baos dané saha kenyung. Déwa Sujana ngangken sering nyingakin alit-alité sané kapaksa, ngemasin anaké alit peluh pidit turin ngejer ring panggungé. Driki Déwa mastikayang indik psikologi anaké alit sané sampun kaon sadurung malomba. “Yéning ngarahang alit-alité mangdané uning magending titiang cumpu. Kéwanten yéning katos mamaksa i anak mangdané prasida dados penyanyi, titiang marasa kapiangen pisan ring anaké alit,” baos guru bantu ring (Sekolah Luar Biasa) SLB Dénpasar puniki. (ast/ita)
Lumut-lumut Watu Lumbang
Ceraken
(23)
Usada Kuda
IBM Dharma Palguna
Kaasuh olih I Gusti Madé Sutjaja
Di Galeng Ngalih Galang Ri kala kapetengan akéh anaké kema-mai ngalih Galang. Wénten sané nglanglang kalangwan ka segara-gunung. Sané tiosan ngasraya (nyraya) ka pura-pura sané doh-doh. Sané lianan wénten mekemit ring genahé sané sengkil tur tenget. Wénten malih sané nyilib-nyilib ngojog sétra wengi-wengi. Akéh malih utsaha anaké ngepungin galang kadi malaib labuh ngepung ané tusing tawang. Nanging boya samian anaké seneng ngamargiang utsaha kadi punika ri kala ngrereh galang. Lian daging pekayunan, tios utsaha sané kamargiang. Lian “bebaktan” saking pelekadan, ten pateh margi sané kepanggihin. Punika mawinan ring pakraman raris wénten ucap di galengé ngalih galang. Galeng punika isin pedeman. Pedeman punika jumah. Jumah mateges ngoyong. Ngoyong punika ten malih kema-mai, utawi cutet nengil. Tunggal atur, wénten margi utawi utsaha sané nénten pateh. Yén kanirgamayang, wénten sané ngindeng kadi kedis sesapi. Tungkalikannyané, wénten sané nengil di bada kadi sampi. Sesapi sané nambung ngiderin langit ten uning tanah punika baat. Sampi sané makipu di endut ten weruh langit nika ingan. Lian pamargi, pateh tetujon. Nanging maka kalih buron punika ten ngeh déwékné ten weruh ring napi genah galangé. Ané ngadén ditu, majalan kema. Ané ngadén dini, nengil dogén. Sapunika taler manusané pateh sakadi buron (pashu) sané mategul antuk tali (pasha), ubuhan Betara Siwa (Pashupati). Sira sané patut sira sané iwang, ten sida keuningin yén katilik wantah saking margi sané kaduluh. Ring tatwa kaucap, sira sané neked nika sané patut. Sira sané ten neked
nika sané iwang. Margi sané ngranayang manusa maparek ring galang, nika kasengguh margi patut. Utsaha sané ngranayang manusa ngedoh-ngedohang saking galang, utawi ngancan meteng-metengan, kabaos margi iwang. Réh punika, galang kapanggih boya sangkaning luas joh, boya sangkaning wantah pules di pedeman. Dados taler kaucap kadi puniki; galang punika boya sangkaning tapabrata, taler boya sangkaning ten matapa ten mabrata. Boya sangkaning upakara bebantenan, taler boya sangkaning ten maupakara bebantenan. Raris, sangkaning napi galang punika? Manut pawarah tatwa, sangkaning utsaha tepet. Tepet punika sakadi angadu tungtung ing rwi (ngadu muncuk dui), utawi ngadu muncuk jaum, utawi ngatepang kabel listrik. Yén sampun tepet galang punika niscaya kapanggih. Yén ten tepet, tapa-brata lan upacara punika kasasar. Dang Hyang Kamalanatha ring Kakawin Dharma Shunya majar, “ri pantara nikang rwa mungguha kita”, sané mateges di tengahan sané kekalih punika genahang idepé. Galang punika boya suarga, boya neraka. Réh suarga utawi neraka punika waluya tetegulan keneh, sakadi suka lawan duka. Ujar tatwa, galang punika sane dados dasar iwang patut. Yén galang kapanggih nika patut. Yén peteng kapanggih nika iwang. Tatwa punika lian saking agama sané ngutamayang tata cara ri kala nilik iwang patut. Wénten tata cara sané kaiwangan olih dresta, wénten sané kapatutang. Punika mawinan sering kapanggih margi lan cara yadiastun kapatutang olih agama nanging ten tiba ring tetujon. Peteng mawali peteng.
Puniki Usada Kuda. Ring galahé mangkin kaanggé muruk basa Bali miwah Kawi sawates cakepan puniki. Sasuratan basa Kawinyané nganggé Kawi Times New Roman. Indik daging, mantuka ring panampén soang-soang.
hiesn/, isén
jinn)Ó m)Ç ,%
laos
jintên irêng
jinten cemeng
pl,
phala
pala
j\u,
daringo
jangu
ksun,
bhwang pêthak
kasuna
huy;m\ál,
garêm paraçi
uyah manggala
2\isg )Ñ g )Ñ n/, lengis degdegan
eyhink ÛÓ nß si /,
lêngà klêtik
duhi sajêng manis
yéhin tuak manis
eloeloh*,
lolohakna
lolohang.
hs&jrnßsi ,&
Sing ajaran mising
Asing jaran mising
h)mæ)db * hnÓhei nßc* n) k i /, empedang baan taining méng cenik
h)zg u /,
winungkusan taining mengrare
alà
enyug
eloeloh*,
lolohakna
lolohang.
eynérnßj) nu g * t ) ;i ,
ning ajaran angisingakên rah,
yén jaran mejunang getih
zu;dÙb * \ u l ¡Ð /, nyuh duang bungkul BO/dok
kalpha ruro
Redité Umanis, 7 Juni 2009
Bali L E M B A R
B A S A
9 B A L I
Bencingah
Yakti, Déwasa Ayu punika Ilmiah? Napi wénten paiketan nentuang déwasa ayu ring kalénder Bali sareng ilmu-ilmu ilmiah? Ngilmiahang déwasa ayu boya ja pakaryan sané gampang. Nanging tetiga anggota Madyapadma Journalistic Park-SMAN 3 Dénpasar, inggih punika A.A. Ayu Putri Kusuma Déwi, Madé Tantri Indraswari lan Ni Putu Riski Martini, ngutsahayang neliti lan ngamuktiang déwasa punika wantah ilmiah. Tetiga daa punika nglaksanayang penelitian antuk nyatet déwasa-déwasa ayu sakadi déwasa ngabén, pawiwahan, lan mapanes. Mangda penelitiannyané valid dané nyatet déwasa punika saking warsa 1969 ngantos warsa 2007. “Santukan warsa 1969 punika wantah bukti paling kunané sané masisa lan nénten wénten arsip sané tiosan malih,” baos Putri. Saking data sané kapolihang punika, dané nglanturang malih ngrereh informasi ka pembuat/pangripta kalénder Bali. “Asilnyané, manut pembuat kalénder punika nénten wénten hubungan déwasa ayu sareng ilmu-ilmu ilmiah,” Riski ngwewehin. Napimalih jawaban sané kapolihang saking BMG ring Stasiun Meteorologi di Ngurah Rai wantah pateh inggih punika nénten pantaraning déwasa ayu sareng silmu ilmiah punika nénten madué paiketan. Yadiastun kawéntenannyané sakadi punika nénten ngawé surud semangat tetiga daa puniki. Sangkaning prabéa sané kaduénang akidik pisan, galah penelitian punika wantah kakirangin inggih punika saking warsa 1976-1986. Putri, Tantri, lan Riski, nyliksikin samian dina sané becik anggén ngabén, mawiwahan, lan mapandes. “Minimal wénten 17 dina sané becik lan maksimal 29 dina sané becik manut ring déwasa ayu kalénder Baliné selami warsa 1976-1986,” Putri negesang. Data dina becik puniki kacocokang sareng kahanan cuaca cerah manut Balai Besar Meteorologi dan Geofisika Wilayah III. “Cuaca ring dina sané becik punika wantah idéal ideal manut informasi saking BMG Wilayah III, yéning kahanan cuaca punika sawatara 20o C-36o C, nénten ujan, kelembaban suhu 36o C sawatara 80% ngantos 90% (ri kala wénten penurunan suhu sawatara 10o C kasarengin antuk penurunan kelembaban sawatara 18%) lan makelo penyinarannyané maksimal minimal 40% utawi pateh ring 4 jam,” Tantri nerangang. Artinyanyané ring kahanan cuaca sakadi punika manut Riski wantah kahanan paling idéal nglaksanayang upacara pangabénan, pawiwahan, lan mapandes.
PUNIKI WANTAH TABEL PERSÉNTASENYANÉ NO. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.
WARSA 1976 1977 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 Rata-Rata
PERSÉNTASE 81,82% 72,41% 82,35% 60,0% 61,90% 78,57% 70,83 64,29% 64,71% 82,61% 71,95%
A.A. Ayu Putri Kusuma Déwi
Kearifan Lokal Bali Punika Ilmiah
BO/dok
Déwasa Ayu Ten Mula Kéto Déwasa ayu sané wénten ring kalénder Baliné punika madué jejak ilmiah utawi nénten mula kéto. Wénten pihak-pihak sané nganikayang pantaraning déwasa ayu lan ilmu ilmiah punika nénten madué paiketan. Napimalih wecana punika metu saking para pembuat kalénder Bali. Manut sané ngawé kalénder Bali punika, ilmu sané wénten ring kalénder punika wantah ilmu budaya sané nénten madué paiketan sareng ilmiah lan cuaca. Tiosan ring punika taler penekun cuaca sané madué latar belakang ilmiah sakadi ngekoh ngangkenin déwasa ayu punika kasujatiannyané ilmiah. Yakti ké wecana inucap? A.A. Ayu Putri Kusuma Déwi, Madé Tantri Indraswari lan Ni Putu Riski Martini saking Madyapadma Jounal-
istic Park-SMAN 3 Dénpasar, mautsaha muputang wecana punika antuk nglaksanayang penelitian. Nénten gampang nglaksanayang penelitian puniki santukan asilnyané pacang ngicalang wecana mula kéto sametoné sami. Penelitian punika kalaksanayang saking warsa 1976-1986, déwasa ayu ring upacara ngabén, mapandes, lan mawiwahan lan prasida kabuktiang kailmiahannyané. Punika kacihnayang saking rata-rata 71, 95 % sané kapolihang ring penelitian punika, punika wantah dina becik lan rumasuk ring kategori cuaca cerah. Asil sané kapolihang punika, prasida ngicalang wecana mula kéto lan wecana-wecana sané iwang sané kaunin-
Keterangan: Penelitian Putri Kusuma Déwi, Tantri Indraswari, Riski Martini. “Saking penelitian punika kapolihang ring galah 1976-1986, rata-rata awarsannyané wénten déwasa ayu ngabén, mawiwahan, lan mapandes wantah 71,95 % rumasuk ring cuaca sané idéal utawi cuaca cerah,” Putri nyimpulang penelitiannyané. Manut Riski wénten pat kriteria cuaca cerah, yéning wénten asiki manten sané nénten anut, dinané punika nénten kalolosang dados déwasa ayu. Punika artiné déwasa ayu ring kalénder Bali madué paiketan sareng ilmu ilmiah. (wid)
36
Pan Kobar lan kurenanné masih milu ngopi. Makejang pada liang yadiapin sujatinné pada sendu, sedih sawiréh lakar mapasahan. Jam pitu makejang sampun usan ngajengang. Montoré ané mapagin sampun teka. Wayan Galang lan Nengah Sunia menékang barang-barangé seka besik ka montoré. “Kénkén Ngah, ngopi malu dini?” Gusti Ngurah nanjenin saha niténin barangé. “Nénten, sampun Tu Ngurah. Becikan ngiring mamargi mangda ten telaat nyanan. Gumentos simpang ring kantor ajebos ngambil surat-suraté,” aturné Nengah Sunia. “Wak, Mék, tiang pamit maluan mangkin. Buin puan ingetang ngaba barangé ané lénan ajak Luh Adé. Nah Yan Galang ajak Luh Purnama tiang luas malu. Dumadak buin pidan sida matemu buin. Selegang abeté magaé. Eda engsap ngabarin yén lakar ngantén.” Gusti Ngurah nyalamin lan ngelut Yan Galang lan Luh Purnama ané nrébés yéh panonné ngeling. Ratna Dumilah masih milu ngeling ngelut bajang-bajangé maka tetelu. Pan Kobar lan kurenanné amung bengong, padelengdeng yéh paningalanné sedih. “Tiang sing engsap tekén kapiwelasan Wak, Mémék, Yan Galang lan Luh pada makejang. Luh Adé gumanti apang payu pesan ja milu ka Bali. Nah tiang luas malu,” “Inggih Tu Ngurah, Mekelé Ratna sampunang lali ngirim surat yén sampun rauh ring Atambua. Élingang pasubayané sané sampun-sampun,”
pasautné Luh Purnama. “Nah, kéto kalahin malu pada makejang. Mbok Rempuh pidan buin lanturang yén suba di Bali. Yan Galang melahang ngijeng jumah, apang déngdéngé tusing plaibanga tekén méongé,” kénten Gusti Biang Suci mabesen lantas medal karurungé tutuga tekén rabinné, okanné lan mantuné lantas menék ka montoré. Nengah Sunia nyalanang montoré alon ka kantor BRI Mataram. Makejang nututin ben paliat nganti ilid di margané. Di kantor Cabang Gusti Ngurah lan rabinné tuun lakar pamitan ajak pagawéné. Kénten masih Ibu lan Ajinné milu tuun masalaman. Kepala Tata Usahané nyerahang surat-surat pindahé makejang dadi a map. Bapak Kepala Cabang lan Ibu sampun sayaga lakar milu ngatehang. Sesampuné masalaman saling ngempahang kangenné Gusti Ngurah mapamit lakar ka Sélaparang atehanga tekén Séksi Rumah Tanggané. Liu pagawéné sedih marasa kélangan, gumantiné Wayan Galang, Made Artha, Ahmad, Pak Noor lan timpaltimpalné ané mepes ajaka gradag-grudug mancing, malali lan maolahraga. Nengah Sunia nyalanang montoré ninggal kantor BRI-né katututin baan Bapak Kepala Cabang lan Séksi Rumah Tanggané ané milu ngatehang ka Sélaparang. Ajahan sampun teked di Sélaparang lantas panumpangé ka daftarang di lokét tekén Séksi Rumah tanggané. Bukti bagasané katémpélang di tikét pesawaté serahanga tekén Gusti Ngurah. Makejang mangkin
gin olih masyarakaté. Masyarakaté precaya ilmu ilmiah punika mamargi padidi kénten taler ilmu Baliné. Tetiga daa punika prasida ngicénin tetimbang ring kauripan sameton Baliné ngeninin indik déwasa. Asil penelitian punika sakadi ngélingin i raga indik Téori Big Bang (téori indik prosés penciptaan jagaté puniki). Téori punika taler mapaiketan sareng daging-daging lontar kuna, silih tunggilnyané Lontar Purwaka Gumi. Tiosan ring punika taler ngingetang i raga daweg SMP wénten plajahan Biologi sané madaging prakték nganggén biji kajang ijo. Praktéké puniki matetujon mangda i raga uning punapi polahpalih tetaneman utawi makluk hidup punika prasida maurip. Asilnyané faktor-faktor sané nukung kauripan ‘kacang ijo’ punika pateh taler sareng faktor-faktor sané wénten ring Panca Mahabhuta. Wénten malih kacritayang ring siih tunggil lontar kawéntenan Tiga Naga (Naga Taksaka, Naga Anantaboga, Naga Basuki). Daging lontaré puniki mapaiketan kailmiahannyané sareng Téori Asal Mula Kehidupan, kakawitin olih wangsa mikroorganisma cacing sané ngawinang jagaté puniki prasida ngicén panguripan majeng ring manusa. Kasus-kasus punika wantah ngamuktiang sujatinnyané, kasujatian ilmu-ilmu ilmiah punika madué paiketan sareng kasujatian ilmu-ilmu Baliné. Nanging pikobet sané metu, sapatutnyané wénten lembaga-lembaga sané nanggungjawabin lan nglaksanayang penelitian sakadi punika. Yadiastun i raga madué Fakultas Sastra Universitas Udayana, IHDN Dénpasar, lan Universitas Hindu Indonésia. Katiga institusi punika sapatutnyané sareng bertanggung jawab ring penelitian-penelitian sakadi puniki. Dumogi bénjang pungkur katiga institusi puniki lan institusi sané tiosan sareng nglaksanayang penelitian sané pateh santukan puniki wantah warisan saking panglisir i ragané sané nénten ja mula kéto nanging samian punika ilmiah. Yén kénten, malih pidan i raga pacang sareng-sareng neliti? (wid)
ngantiang di ruang tunggu sambilang ngobrol kangin kauh ngajak Bapak lan Ibu Kepala Cabang. Kapal terbangé kari répot menpenang barang muatané. Jam 8.30 uli pangaloané kasiarang yén panumpangé apang menék ka kapal sawiréh lakar énggal terbang ka Denpasar. Gusti Ngurah ajak rabinné, muah aji lan ibunné makejang mapamit lan masalaman tekén Pak Kepala Cabang lan Ibu muah Nengah Sunia lan Séksi Rumah Tanggané, “Silak Pak, Ibu , Nengah tiang pamit,” lantas mamargi ka lapangan. “Nggih, selamet jalan, selamet bertugas,” Pak Kepala Cabang lan Ibu menékang tanganne ulap-ulap ngatehang teked di pintu péroné pagerunyung ajak panganteré lénan. Panumpangé gagéson pada menék ka kapal terbangé ngalih tegakanné suang-suang. Aji lan Ibunné malinggih di arep, Gusti Ngurah lan rabinné di dorinné. Pilot kapalé ngidupang kapalné. Baling-baling pesawaté mapiteh sayan makelo sayang cenged. Gerungan mesiné magruéng banter, lantas alon-alon kapalé majalan dilapangané lakar katengah ngungsi landasan pacuné. Gusti Ngurah lan Ratna Dumilah madelokan tuun uli jendélan kapalé, tepukina para penganteré pada majujuk ulap-ulap ma daag daag. Uli pintu péroné ngenah blinné Lalu Wiradana bareng ajak Mamiq lan Inaqné masual miakang para panganteré, gagéson ngarepang nganti katengah lapangané ulap-ulap ngaukin pianakné. “Milaah, Dénda Milaah,
antosang Inaq Dénda, antosaang,” Inaq Wira ngeling ngaukin pianakné, saha ulap-ulap ngédéngang bungkusan, gisianga tekén Lalu Wiradana. Baling-baling kapalé cenged pitehanné mameteng, gerunganné sayan keras ngempengin kuping. Ratna Dumilah bengong ningalin reramanné buka kéto ngawé yéh panonné nrébés ngetél di tangkahné. Gusti Ngurah Darsana ané ada di sampingné ngusuhin rabinné ngasih-asih, némpélang limanné di jendélané ulap-ulap, yadiapin tusing tingalina tekén reramanné uli lapangané. Palaib kapalé makibeh ka tanggun lapangané Kangin lantas buin mabading marep Kauh. Ratna Dumilah sayan sedih, nanging nungkasang milu ulap-ulap. Gerungan kapalé buin ngerasang cara gruéngan montoré lakar nyumunin malomba. Para panumpangé katurin apang nganggo sabuk pangaman lan déréng kadadiang ngroko. Pramugariné nyontohin kénkén carané nganggo palampung. Sesampuné sregep makejang mara kapalé maserét becat palaibné sayan makelo sayan nyepetang lantas makeber ka ambarané. Roda-rodané alon-alon kacelepang. Panumpangé sampun kabébasang ngaroko lan ngelés sabukné. Pramugariné nyacarang kotak misi jaja lan téh. Ratna Dumilah kari bengong miwasan tuun nanging amung pasih ané ngenah.
(Masambung)
“Tiang hampir nyerah,” kénten A.A. Ayu Putri Kusuma Dewi maangen-angen. Putri kénten parabnyané, mantan pengurus Madyapadma Journalistic Park-SMAN 3 Dénpasar puniki sareng kakalih sametonnyané nglaksanayang penelitian indik keilmiahan déwasa ayu ring kalénder Bali. Dané nyerah sangkaning narasumber inggih punika para pembuat kalénder Bali lan petugas dari BMG Wilayah III, nganikayang nénten wénten hubungannyané déwasa ayu sareng cuaca ilmiah. Agetnyané, Putri nénten yakti-yakti nyerah, dané nerusang penelitiannyané. Asilnyané manut Putri, pantaraning déwasa ayu lan cuaca punika sujatinnyané madué hubungan ilmiah. Puniki kabuktiang saking 71,95% déwasa ngabén, mapandes lan mawiwahan saking warsa 1976-1986 madué kahanan cuaca cerah. “Puniki wantah bukti kearifan lokal Bali yaktiyakti madué dasar ilmiah,” baos siswi sané wau wusan nyarengin UAN ring SMAN 3 Dénpasar. Punika ngawinang Putri ngaptiang mangda bénjangan wénten peneliti sané nglanturang utawi wénten pihak sané ngicénin prabéa mangda prasida nglanturang penelitian puniki. “Dumun tiang makayunan neliti saking warsa 1969 ngantos 2007. Nanging sangkaning prabéa sané ngantos puluhan yuta, tiang ngirangin malih dasa tiba. Inggih punika saking warsa 19761986,” Putri nyritayang. (wid)
Napi Orti Buah Juuk Cina Mengandung Formalin Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Cilegon, manggihin buah juuk maasal saking Cina mengandung formalin sané kaadol ring gerai makanan lan buah-buahan ring silih tunggil pusat perbelanjaan. “Saking asil pemeriksaan ring Labkesda Serang, juuk punika positif mengandung bahan kimia formalin sané banget bayain keséhatan manusia,” baos Kepala Séksi Pengawasan Obat dan Makanan Dinkés Kota Cilegon, Arti Juwita, Soma (1/6) lintang. Formalin, manut dané, yéning kaajeng prasida ngawinang ius kaon majeng keséhatan, minakadi kanker, pengecilan organ tubuh, kerusakan saluran pernafasan lan saluran pencernaan. Manut dané, asil pengujian saking laboratorium sampun kaserahang ka Dinas Pertanian (Distan) Kota Cilegon, sané matugas ngawasin asil produk pertanian. Kepala Bidang Pertanian Distan Kota Cilegon, Mas Andang Eka Pria, nganikaang raganné marasa méweh nglimbakang asil uji majeng buah juuk sané mengandung formalin. “Juuk punika marupa produk impor lan boya ja asil produksi pertanian lokal. Dadosné, titiang méweh ngawasin,” baosnyané. (ant/ita)
Dunia Hiburan Indonésia Sayan Tan Masuk Akal Sajian dunia hiburan ring Indonésia saking galah ka galah “absurd” utawi mustahil lan lan sayan nénten masuk akal, mawinan doh saking tetujon ngajahin krama. Panampén punika kanikaang olih penulis komedi situasional Indonesia, Raditya Dika ri kala dados prawartaka ring forum Write Your Life utawi nulis pinaka gorésan jiwa ring gedung Réktorat Univérsitas Padjadjaran (Unpad) Jalan Dipati Ukur Bandung, Soma (1/6) lintang. Dané nyritayang indik sebetannyané ring dunia hiburan ring Indonesia sané prasida mencanin pertumbuhan jiwa anak-anak, sakadi duk ipun aluh sareng nonton drama reality sané sujatinné konsumsi orang dewasa. “Titiang madué adi wau SD, kéwanten ipun kajejalin antuk tayangan hiburan sané doh pisan saking kapatutan yusannyané,” baos dané. Sané kocap kasangsayin olih dané indik masyarakat Indonesiané, utaminé alit-alité sané terus kajejelin film matéma horor, komédi séks lan akéh malih acara sané wantah ngandelang kruna-kruna “nyeleneh” lan bombastis. (ant/ita)
Kacang Komak Nglaksanayang séktor pertanian ring Bali, pemerintah kanikaang durung sumeken. -Yén wacana lan semayané sampun seken-sekenang. *** Tunjangan Profési Guru (TPG) guru agama, pacang gelis kamedalang. -Pacang gelis, artiné durung? *** Ring Klungkung nenem dus miras (minuman keras) kaamanang. -Yén mirasé ten nglingkung, pasti aman!
OLAH RAGA
8 Usia Rikky Belum Masuk Kadet Denpasar (Bali Post) Petinju belia Bali Rikky Panggabean diputuskan absen pada kejurnas tinju kadet dan junior, di TukTuk, Samosir, kawasan wisata Danau Toba, 13-20 Juni nanti. Alasannya, usia Rikky masih 14 tahun. Padahal, peraturan dalam olahraga adu jotos kategori kadet 15-16 tahun. Gara-gara absen seorang petinju, Bali kini bertumpu pada empat petinju yakni Rini Mulyani, Made Suarya, Yaret Misa, dan Made Arya Wirajaya. ‘’Rikky belum diizinkan naik ring, meskipun peluang menyabet emas terbuka lebar,’’ kata pelatih tim petinju Bali di Kejurnas Sumut, Deddy Turpin, Sabtu (6/6) kemarin. Deddy maupun Pengprov Pertina Bali, tak mau ngotot memaksakan Rikky berangkat, karena dikhawatirkan tak bisa naik ring. Harapan emas kini bertumpu pada Rini Mulyani. ‘’Saya harus meraih medali emas,’’ ucap Rini. Acuan saya, karena pernah meraih perak pada Kejuaraan Tinju Senior Piala Marinir, tahun lalu,’’ ujar siswi SMAN 1 Denpasar ini, kemarin. (r)
Porsenijar Bali 2009
Klungkung dan Badung Protes Panjat Tebing Denpasar (Bali Post) -
Tim panjat tebing Badung dan Klungkung melancarkan protes pada cabor panjat tebing, Porsenijar Bali 2009, di areal halaman GOR Ngurah Rai, Sabtu (6/6) kemarin. Kedua kubu yang melancarkan protes sampai rela merogoh koceknya Rp 500.000. Kubu Klungkung melalui ofisialnya Wayan ‘Yanik’ Subamia memprotes pemanjat asuhannya Bati’ul Lailatunnajah. Laila yang turun di lead SD saat memanjat papan mendengar bunyi peluit. Ia pun turun dan kakinya menyentuh tanah, kemudian memanjat ulang dan disemprit juri. ‘’Sempritan pertama bukan dari juri, kami bersyukur karena berakhir winwin solution,’’ jelas Yanik. Laila yang kembali memanjat sukses menyabet emas. Medali perak direbut Dwi Novita Sari (Denpasar),
Kejuaraan Renang KU ASEAN
Takahide Sumbang Emas Denpasar (Bali Post) Perenang Putu Takahide Valentino (KU-I) berhasil mendulang emas di nomor 50 meter punggung, dalam kejuaraan renang KU ASEAN, di Malaysia, Sabtu 6/6) kemarin. Sementara rekannya Gede Siman Sudartawa (KU-II) menambah 1 perak dari 50 meter punggung, dan 1 perunggu di nomor 200 meter punggung. Dengan demikian, Siman total menyabet 1 emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Mizuna Sato, ibu kandung Putu Takahide, kemarin, menjelaskan, pihaknya berharap Takahide bisa berlaga pada kejuaraan renang KU Asia, yang rencananya digelar di Tokyo, Jepang, pada 9-13 Agustus mendatang. ‘’Kami berharap Takahide diberi kesempatan tampil di Jepang, namun segala keputusan tentang keberangkatan atlet murni di tangan PB PRSI,’’ jelas Mizuna Sato. Diakuinya, putranya yang kini duduk di bangku kelas II SMAN 4 Denpasar sejak terjatuh dari sepeda motor, sempat lama vakum tak berlatih renang. ‘’Bodi Takahide sempat gemuk, karena empat bulan tak pernah mencebur ke kolam, dan bersyukur dia mau berlatih lagi,’ ujar Mizuna. Sebelumnya, Putu Takahide sempat berlatih renang ke Jepang. (022)
Denpasar (Bali Post) Kontingen tuan rumah Kabupaten Badung menurunkan 509 atlet (339 putra dan 170 putri) pada Porprov Bali IX/2009 yang akan berlangsung September mendatang. Mereka didampingi 200 ofisial (190 putra dan 10 putri), sehingga total berkekuatan 709 orang. Dengan atlet sejumlah itu, Badung memasang target mempertahankan juara
Livoli DenPost
BPM/edi
PANJAT - Seorang atlet pemanjat tebing SD melakukan aksinya pada Porsenijar Bali 2009, di GOR Ngurah Rai, Sabtu (6/6) kemarin.
erbaru Koleksi T Post ali Pustaka B
Penyusun: I Dewa Gede Alit Udayana Tebal: xii + 148 halaman Menurut Lontar Sundarigama, Tumpek Kandang yang jatuh tiap Sabtu Kliwon Wuku Uye itu adalah upacara selamatan untuk binatang baik yang disemblih maupun piaraan. Pada hari ini, umat memuja Siwa yang disebut Rare Angon, pengembala makhluk. Dalam ajaran agama Hindu, keharmonisan hidup dengan semua makhluk dan alam semesta senantiasa diamanatkan. Semua makhluk, menurut faham Hindu, diyakini memiliki jiwa yang berasal dari Tuhan.
Harga : Rp.
ya menyebut paling tidak sama dengan yang diberikan pada Porda Bali 2007 silam, yakni tiap keping emas dihargai Rp 13 juta. Pada bagian lain, Oka Darmawan berjanji mengecek tudingan sejumlah daerah lain terkait papan panjat tebing di Seminyak, Kuta, yang hanya boleh dipakai oleh atlet Badung. ‘’Saya akan berkoordinasi dulu,’’ kilahnya. (022)
Putra Buana Tersingkir tahanan Tunas Biru yang digalang trio Nano, Bayu dan Yanto. Spike keras disertai tipuan yang dilakukan awak Putra Buana, tak bisa diblok klub dari Banyubiru tersebut. Sebaliknya, tim polesan I Gede Sumada itu juga kurang kompak, sehingga datangnya bola ke daerah pertahanannya sering miskomunikasi. Memasuki set penentuan alias game kelima, kedua tim yang tak ingin tersingkir dari kejuaran ini saling kejar memburu poin. Namun Tunas Biru yang berada di atas angin, menunjukkan jati dirinya sebagai tim yang tak kenal lelah untuk meraih kemenangan. Hal itu dibuktikan setelah melalui lima set, Tunas Biru akhirnya menyudahi perlawanan Putra Buana dengan skor 15-13. (kmb)
Segera Digelar Kejuaraan Veteran Tenis Bali 2009
Tempat Pendaftaran
24.000,-
PHALA SRUTI ITIHASA JENJANG BELAJAR WEDA Penyusun: Gede Agus Budi Adnyana Tebal: vii + 136 halaman Itihasa pada dasarnya merupakan kitab yang memuat kejadian – kejadian nyata di masa lampau.Ramayana dan Mahabharata merupakan kitab Itihasa. Kedua kitab ini sudah sangat dikenal di seluruh dunia sebagai karya monumental yang berisikan tentang filsafat hidup, teologi, kasih sayang, cinta serta nilai – nilai luhur yang tidak akan pernah habis dimakan jaman.Buku ini merupakan hasil dari kajian beberapa pustaka tentang kitab Itihasa.
22.000,-
NILAI MAKNA DAN MARTABAT KEBUDAYAAN Penyusun: I Ketut Artadi, S.H., S.U. Tebal: x + 250 halaman Buku ini materinya adalah : bangunan (kerangka), isi dan inti dari kebudayaan, di mana pada bab-bab awal dijelaskan tentang bangunan dan isi dari kebudayaan meliputi bangunan “kerangka”, sedemikian apabila dipakai untuk mengamati suatu kebudayaan sebagai objek, maka akan menjadi jelas kerangka yang harus dijadikan acuan yaitu meliputi kebudayaan spiritualitas dan kebudayaan intelektualitas.
Harga : Rp.
gurus kabupaten (pengkab) cabor masing-masing. Oka Darmawan mengaku belum mengetahui total biaya yang dibutuhkan kontingen Badung selama persiapan hingga pelaksanaan Porprov nanti, sebab masih akan dibahas dalam rapat pekan depan. Disinggung soal bonus buat atletnya, ia juga tidak berani membeberkan. Wakil Ketua KONI Badung ini han-
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-61 Harian Umum Bali Post yang jatuh pada 16 Agustus 2009 dilaksanakan Kejuaraan Veteran Tenis Bali 2009 yang bersifat perorangan di Denpasar. Pelaksana kegiatan ini : PANITIA KEJUARAAN VETERAN TENIS BALI 2009 dan merupakan yang ke-22 kalinya sejak 1988. Pembukaan direncanakan Rabu, 17 Juni dan ditutup Minggu, 21 Juni 2009. Pendaftaran dimulai 25 Mei sampai dengan 13 Juni 2009. Pertemuan teknik diadakan Sabtu, 13 Juni 2009 di Kompleks GOR Ngurah Rai Denpasar, Pk. 09.00 Wita.
Kearifan Lokal Bali untuk Pelestarian dan Pengembangan Sumber Daya Ternak
Harga : Rp.
karena sudah muncul hasilnya, kami baru melancarkan protes,’’ sebut Dani. Delegasi FPTI Suhardi Eka Prasetya menyatakan, protes muncul karena atlet SD belum memahami peraturan, termasuk manajer dan ofisial. ‘’Jadi, peraturan harus dipahami seluruh kontingen utamanya atlet,’’ jelas Suhardi. Dari cabor tenis meja di Banjar Pekambingan, dilaporkan, tim Denpasar menyabet emas dari Putu Diza Aprillia Putri (SD), Kadek ‘Abud’ Sumerta, Icha Ayu Risananda (SMP), Kadek
SEBUAH SEBUAHSUMBANGSIH SUMBANGSIH ! !
1 9 4 8 - 2 0 0 9
TUMPEK KANDANG
Denpasar (Bali Post) Pebulu tangkis Bali Putu Dea Surya Saraswati harus mengakui ketangguhan lawannya Meliza (Pelatda Bakrie Jakarta) 1-2 (21-15, 21-19, dan 21-14), dalam Kejurnas Tetra Pak 2009, di GOR Asia Afrika, Jakarta, Sabtu (6/6) kemarin. Penampilan Dea yang turun di kelompok anak-anak cukup cekatan. Bahkan, membuat kubu lawan sempat ketar-ketir. Buktinya, set petama Dea melesat unggul lebih dulu. Dea berjuang maksimal dengan smes-smes tajam yang sulit dikembalikan lawan. Sayangnya, tenaga yang terkuras di babak pertama membuat fisik Dea agak drop. Alhasil, Meliza memenangkan set kedua dan ketiga yang memang unggul stamina dan kebugaran. Kendati harus puas mendapat perunggu, perjuangan Dea patut mendapat acungan jempol, sebab dialah satu-satunya pebulu tangkis Bali kategori anak-anak yang pulang memboyong medali. ‘’Saya akui fisik lawan lebih mumpuni, utamanya di set kedua dan ketiga. Padahal di set pertama, Dea unggul dan memenangkan pertandingan,’’ jelas Kabid Binpres Pengprov PBSI Bali Wayan Winurjaya. Karena itu, Winurjaya mengingatkan agar para pebulu tangkis Bali dengan kesadaran tinggi menggenjot fisiknya. ‘’Kami minta pebulu tangkis mempunyai kesadaran sendiri untuk mematangkan fisik, tanpa harus menunggu program dari pelatih, klub atau Pengprov PBSI Bali. Kesadaran untuk maju akan sangat berarti untuk menuai prestasi,’’ paparnya. (r)
umum yang direbut pada Porda Bali 2005 di Jembrana dan Porda Bali 2007. ‘’Kami optimis Badung mampu menjadi juara umum,’’ tegas Ketua Kontingen Badung IGN Oka Darmawan, Kamis (4/6). Cabang olahraga (cabor) andalan Badung adalah renang, pencak silat, bola voli, karate, bulu tangkis dan balap sepeda. Saat ini atlet Badung menjalani TC sentralisasi yang ditangani pen-
Jembrana (Bali Post) Berlangsung seru dan menegangkan, Tunas Biru dari Banyubiru, akhirnya melaju ke babak selanjutnya, setelah membungkam Putra Buana, dalam pertarungan lima set, pada ajang Livoli DenPost, PBVSI dan Polmas Polres Jembrana, di Lapangan Bola Voli Once Srawa, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Sabtu (6/6) malam kemarin. Dengan kekalahan yang dialaminya, Putra Buana harus tertunduk lesu, lantaran tersingkir dari kejuaraan bergengsi itu. Tunas Biru menang tipis atas Putra Buana 3-2 (25-14, 16-25, 21-25, 25-22, dan 13-15). Diperkuat Andyana dan kawan-kawan, klub Putra Buana dari Yeh Embang, menohok dengan tempo cepat menekan per-
Telah Terbit
Putu Dea Rebut Perunggu
dan Yoana Cindika Kartika (Klungkung) meraih perunggu. Untuk nomor boulder SD, juaranya disapu atlet Jembrana yakni Gusti Putu Robantara, Rifaldi Ode Ritdjaya, dan Andi Muhammad Azwar Daini. Protes Badung melalui pelatihnya Dani menyebutkan, atletnya Revandi Salas Setiawan yang turun di lead SD, mendengar keterangan dan pembawa acara waktunya sudah habis, kemudian kabar lain dia melakukan kasalahan dengan memegang tali. ‘’Protes kami ditolak
Siswandi Pradnyana (SMA). Dari cabor basket, tim SMP Denpasar putra menaklukkan Gianyar 45-21, putrinya juga unggul 25-17. Sedangkan tim SMP putri Badung menundukkan Bangli 37-22. Di tingkat SMA, tim basket putri Klungkung mengalahkan Tabanan 21-19, dan Denpasar menundukkan Badung 42-16. Di bagian putra, tim SMA Denpasar mengalahkan Badung 61-16, sedangkan Jembrana mengalahkan Tabanan 24-21. Cabor paling favorit sepak bola, tim SMP Buleleng menang tipis atas Badung 21, di Lapangan Arga Coka, Pegok. Hasil lainnya, kesebelasan Jembrana juga unggul tipis 5-4 atas Klungkung. (022)
Badung Turunkan 509 Atlet di Porprov
Mantra dan Rizal Berlaga di Kenjeran Denpasar (Bali Post) Dua pembalap asal Bali yakni Kadek Mantrajaya dan Marizal Rusjianto, turun dalam seri III Indoprix, di Park Circuit, Pantai Ria Kenjeran, Surabaya, Minggu (7/6) ini. Ketua Harian Pengprov IMI Bali Nyoman Adhi Jaya, Sabtu (6/6) kemarin menjelaskan, mereka lebih berpeluang mengingat karakter sirkuit Kenjeran sangat berbeda dibandingkan dua seri sebelumnya, di Sentul. ‘’Sirkuit Kenjeran kan tak selebar di Sentul, apalagi mereka biasa berlatih di sirkuit ukuran biasa,’’ tuturnya. Sementara sirkuit Sentul, risiko pembalap untuk bersenggolan cukup besar. ‘’Selama ini, Kadek Mantra berlatih di sirkuit Mandala Krida Yogyakarta, sedangkan Rizal di Kargo Denpasar,’’ jelasnya. Keduanya turun pada kelas 110 cc dan 125 cc. ‘’Rizal didampingi dua mekanik Agik Setiawan dan Supeno,’’ terang Adhi Jaya. Disinggung kalender event IMI Bali, Adhi Jaya mengemukakan, kejurnas Seri IV slalom mobil, akan digelar di Jalan Mahendradatta, pada Jumat (12/6) nanti. Sederet peslalom tuan rumah Bali dipastikan ambil bagian seperti Eeng, Prima, Putra, Erik, Nanda, Sony, dan Santana. ‘’Nanda dan Eeng sering ikut lomba slalom di luar Bali, seperti di Yogyakarta dan Malang,’’ sebut Prima. (022)
Minggu Umanis, 7 Juni 2009
45.000,-
Hub : Pustaka Bali Post, Jl. Kepundung No. 67 A, Telp. (0361) 225764 atau Toko - Toko Buku Terdekat di Kota Anda.
Kami menerima naskah tentang Agama Hindu, Adat & Budaya Bali untuk diterbitkan menjadi buku G.0706-rpa
1. Denpasar : Harian Umum Bali Post Sekretariat Redaksi Jln. Kepundung 67A Denpasar Telp. 0361-225764 2. Tabanan : Biro Bali Post Tabanan Sdr. Kadek Surpi Radio Global Jln. Lintas Denpasar - Gilimanuk Km 27 Telp. 0361-819224 3. Singaraja : Biro Bali Post Singaraja Sdr. Adnyana Ole Jln. Singaraja - Seririt Km6, Desa Tukad Mungga, Lovina Telp. 0362-41112 4. Negara : Radio Negara Sdr. IB Surya Darma Jl. Rajawali No. 39 Negara Telp. 0365-40314 5. Klungkung : Biro Bali Post Klungkung Bali Putra Ariawan Jln. Untung Surapati No. 53 Telp. 0366 - 22552 6. Gianyar : Biro Bali Post Gianyar Sdr. Agung Dharmada Jl. Astina Timur, Tegaltugu, Gianyar Telp. 0361 - 943750 7. Bangli : Biro Bali Post Bangli Sdr. Pujawan Jln. Kusumayuda No. 37 Telp. 0366 - 91183 8. Karangasem : Biro Bali Post Karangasem Sdr. Budana Radio Suara Widya Besakih Jln. Untung Surapati Amlapura Telp. 0363 - 21791 9. NTB : Biro Bali Post (Agus Talino) Jln. Bangau No. 15 Cakranegara Telp. 0370 - 639543 10. Surabaya Perwakilan Surabaya Sdr. Bambang Wiliarto Permata Darmo Bintoro 22 - 23 Jln. Ketampon Surabaya Telp. 031 - 5668432
Penentuan Juara PRIA 1. Veteran Junior A Kelompok umur 35 th + (tunggal dan ganda) ditentukan : - Juara I
- Juara II - Juara III
2. Veteran Junior B 3. Veteran Junior C Kelompok umur 40 th + Kelompok umur 45 th + (tunggal dan ganda) (tunggal dan ganda) ditentukan : ditentukan : - Juara I - Juara I - Juara II - Juara II - Juara III - Juara III
5. Veteran Senior B 4. Veteran Senior A 6. Veteran Senior C Kelompok umur 55 th + Kelompok umur 50 th + Kelompok umur 60 th + (ganda) ditentukan : (tunggal dan ganda) (ganda) ditentukan - Juara I ditentukan : - Juara I - Juara II - Juara I - Juara II - Juara III - Juara II - Juara III - Juara III 7. Wanita 8. Ganda Campuran Kelompok Umur 35 th + Dalam partai ganda campuran kelompok umur untuk (ganda) ditentukan : wanita usia 40 th + berpasangan dengan pria usia 50 th + - Juara I atau wanita 30 th + dengan pria 55 th + ditentukan : - Juara II - Juara I - Juara III - Juara II - Juara III
Ketentuan Lain 1. Setiap peserta hanya boleh mengikuti 2 (dua) partai pertandingan (tunggal dan ganda pada KU yang sama kecuali umur 50 th +) 2. Pada waktu mendaftarkan diri, menunjukkan tanda bukti kelahiran, KTP asli beserta foto copynya rangkap 2 (dua) 3. Membayar uang pendaftaran sesuai dengan nomor pertandingan yang diikuti : - Partai tunggal tiap peserta Rp 50.000 - Partai ganda tiap pasangan Rp 60.000 4. Menyerahkan surat keterangan dokter yang menyatakan peserta dimaksud benar-benar sehat untuk mengikuti pertandingan sesuai dengan nomor-nomor yang dikehendaki. 5. Panitia tidak menanggung akomodasi/konsumsi peserta. C.375199-rpa
OLAH RAGA
Minggu Umanis, 7 Juni 2009
7
Barca Tolak Lepas Bojan
F IGUR
Dua Tahun dengan Nyonya Tua Milan Juventus akhirnya menetapkan pelatih baru untuk musim depan. Ciro Ferrara resmi dikontrak secara permanen untuk masa kerja dua tahun, Sabtu (6/6) kemarin. Ferrara menjadi pelatih tak berpengalaman terakhir yang menangani klub besar Eropa. Ferrara semula hanya menjabat sebagai pelatih karteker begitu Nyonya Tua (julukan Juventus) memecat Claudio Ranieri bulan lalu. Ia memenangkan dua pertandingan terakhir I Bianconerri sehingga finis kedua di Seri A dan meraih tiket lolos langsung ke Liga Champions. Keputusan Juve menjatuhkan pilihan pada Ferrara tak lepas dari penolakan dua kandidat utama, Antonio Conte dan Luciano Spalletti. Conte memutuskan bertahan di Bari, sementara Spalletti enggan meninggalkan AS Roma. Dengan pengumuman ini, Ferrara sekaligus resmi mundur dari jabatan sebagai asisten pelatih timnas Italia, Marcello Lippi. Pria yang pernah memenangkan Liga Champions bersama Juve pada 1996 ini akan sepenuhnya berkonsentrasi di Turin. “Ia memiliki keterkaitan dengan kesuksesan Juventus. Ia arsitek muda yang mendapatkan pengalaman melatih bersama klub ini dalam beberapa tahun terakhir. Ia juga memiliki citra internasional berkat kerjanya bersama tim juara dunia,” bunyi pernyataan Juventus. Ferrara bukan satu-satunya pelatih tak berpengalaman musim depan. AC Milan pekan lalu menunjuk pelatih muda Leonardo sebagai pengganti Carlo Ancelotti. Satu musim sebelumnya, Barcelona membuat gebrakan dengan mengangkat Josep Guardiola sebagai pengganti Frank Rijkaard. Hasilnya luar biasa karena pelatih 38 tahun itu mempersembahkan tiga gelar di musim pertamanya. “Saya rasa Ferrara bisa menjadi Guardiola versi Italia. Ia siap untuk pekerjaan hebat ini,” ungkap bek Juve dan timnas Italia, Nicola Legrottaglie. Selain mempertahankan Ferrara, I Bianconerri juga sukses menggaet dua pemain baru untuk musim depan. Gelandang Diego bakal bergabung dari Werder Bremen, sedangkan bek Fabio Cannavaro direkrut kembali dari Real Madrid. (adn/rtr)
Barcelona Nama Bojan Krckic kerap disebut-sebut akan hengkang ke klub lain. Dengan bakat besar yang dimilikinya, gelandang muda asal Serbia ini jarang dipasang sebagai pemain inti. Hal itu yang kabarnya membuat Bojan tidak betah dan pindah. Tapi pihak Barca kembali menegaskan tak akan melepas pemain berusia 19 tahun itu. Wayne Rooney
BPM/ap
Ujung Tombak London Striker Manchester United, Wayne Rooney, merasa kurang sreg jika bermain sebagai pemain sayap. Ia ingin kembali bermain sebagai ujung tombak. Dalam beberapa pertandingan terakhir MU, Rooney sering dipasang di sayap kiri. Tugasnya kemudian memberikan umpan kepada Dimitar Berbatov atau Cristiano Ronaldo di tengah. Cara itu terlihat saat final Liga Champions lawan Barcelona, akhir Mei lalu. Alih-alih membawa bola ke gawang lawan, striker Inggris itu kembali diplot sebagai pemain kiri luar di babak pertama dan sesekali ke kanan di paruh kedua. Hasilnya, ia mati kutu dan bahkan nyaris tak banyak membantu tim menciptakan peluang. Ia kecewa karena sebelumnya ia berharap bisa mencetak gol setelah lama “berpuasa”. “Itu keputusan manajer tapi aku selalu bilang posisi terbaikku adalah bermain paling depan,” kata Rooney. “Sebenarnya aku tidak bermain di posisi itu selama beberapa saat di United. Namun, aku paling suka dengan posisi yang kumainkan bersama timnas Inggris.’’ Karena bertugas sebagai second striker, mau tak mau Rooney pun harus sering turun ke belakang membantu pertahanan. Itu sebabnya Rooney merasa sudah hilang tenaga saat hendak mendesak lawan. “Ketika Anda di kiri, Anda punya tanggung jawab untuk kembali dan bertahan lebih dalam di sayap tersebut,” ungkapnya. “Kadang, itu membuang energi saat Anda menyerang. Namun, dengan Inggris, Anda bisa beristirahat dan bertukar tempat dengan Steven (Gerrard). Itu memungkinkan Anda untuk menyerang juga.” Bersama “The Three Lions”, Rooney sebetulnya juga beberapa kali bermain sebagai pemain sayap. Dalam duel lawan Ukraina, Maret lalu, ia juga dipasang di kiri sebelum Peter Crouch ditarik keluar. Dengan bantuan Gerrard, Rooney lebih bebas beroperasi hingga ke depan gawang lawan meskipun di sana sudah ada Emile Heskey. (sun/ap)
BPM/ap
Menurut Marca, Barca tak bersedia melepas Bojan yang akan menjadi bagian masa depan klub. Pelatih Pep Guardiola juga menyatakan punya harapan besar pada Bojan di musim mendatang. Bojan sendiri juga menyatakan ingin bertahan. “Saya tak pernah berniat ingin pergi. Tujuan utama saya adalah tetap bersama Barca,” ujarnya kepada TV3. Sementara itu, Eto‘o yang kabarnya akan pindah klub belum mendapat jawaban yang tegas dari pihak klub meski Barca sempat diberitakan siap melepas pemain asal Kamerun itu. Pindah atau tidaknya Eto‘o kemungkinan besar bergantung dari keputusan Barca, apakah mereka akan mendatangkan satu striker lagi di musim depan. Sementara itu Alex Hleb beberapa kali diberitakan akan hengkang ke klub lain. Setelah sempat dikabarkan ingin kembali ke Bundesliga Jerman, Hleb dilaporkan sedang
diincar Aston Villa. Kepindahan Gareth Barry ke Manchester City membuat pelatih Martin O‘Neill harus mencari penggantinya dan menurut beberapa media Inggris, salah satu calonnya adalah Hleb. Mantan pemain Arsenal itu kurang mendapat kesempatan tampil di Barcelona dan gagal menembus tim utama di musim ini. Pemain asal Belarusia itu juga pernah menyatakan ingin mempertimbangkan masa depannya di Nou Camp. Tapi kabar itu dibantah agennya, Uli Ferber. Menurutnya, Hleb sama sekali tidak punya rencana untuk hengkang apalagi ada tawaran dari Villa. (sun/ap)
Perez Tak Berniat Bajak Messi Madrid Presiden baru Real Madrid, Florentino Perez, dikabarkan sudah menyiapkan dana ekstra besar untuk belanja pemain. Namun, Perez menampik jika dirinya berniat kembali membajak punggawa rival abadinya, Barcelona. Perez kembali menduduki kursi tertinggi Santiago Bernabeu setelah menjadi satu-satunya kandidat yang mencalonkan diri pada Pilpres klub. Pria 62 tahun itu secara tegas mengutarakan ambisinya mengembalikan kejayaan Los Galacticos. Caranya? Mendatangkan sebanyak mungkin pemain bintang. Nama Cristiano Ronaldo (Manchester United) dan Ricardo Kaka (AC Milan) terus dihubungkan dengan El Real sejak beberapa waktu lalu. Perez diyakini bakal melakukan belanja besar-besaran pada bursa transfer pemain. Hal ini cukup membuat kubu Blaugrana cemas. Peraih treble itu tentu tidak ingin Perez mengulangi tindakannya ketika “mencuri” bintang Portugal Luis Figo pada 2000 silam. Apalagi, Barca kini memiliki kandidat kuat Pemain Terbaik Dunia 2009, Lionel Messi. Namun, Barcelonista tampaknya tidak perlu khawatir. Mantan politisi Spanyol itu meyakinkan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat membajak para punggawa Los Azulgrana. “Dalam proyek (transfer) ini, kami tidak memikirkan para pemain Barcelona. Dan itu termasuk Messi,” cetusnya, Sabtu (6/6) kemarin. Satu nama yang ada di benak Perez saat ini sepertinya ad-
alah bintang Bayern Munich Franck Ribery. Gelandang serang asal Prancis itu sebelumnya menjadi rebutan Barca dan Manchester United. Namun, baru-baru ini Perez pun menyatakan ketertarikannya kepada Ribery. Xabi Alonso Sementara itu Xabi Alonso dan David Villa termasuk dua di antara BPM/net sekian banyak pemain bintang yang Bojan Krckic diincar Madrid, atau tepatnya Florentino Perez, sang presiden klub. “Masa depan saya rasanya sudah jelas. Saya masih terikat kontrak selama lima tahun ke depan dengan Valencia, jadi sudah jelas di mana saya akan bermain musim depan. Untuk saat ini fokus kami hanya ke Piala Konfederasi, kami tidak memikirkan halhal yang lain,” terang Villa melalui Marca. Alonso pun menyatakan hal yang hampir sama. Sambil berkelakar ia mengatakan tidak khawatir dengan masa depannya karena masih punya pekerjaan, yaitu di Liverpool. Gelandang elegan ini lebih memikirkan bagaimana mengalahkan lawan-lawan Spanyol di Piala Konfederasi, termasuk melawan Selandia Baru di pertandingan perdana mereka. “Kami akan menjalani semua pertandingan dengan serius dan penuh komitmen. Semua lawan berat, tak ada yang ringan. Kami akan mencoba memenangkan semua pertandingan dan meraih gelar juara,” ujar Alonso. (sun/ap)
Ciro Ferrara
Arsenal Incar Yaya Toure
SETUJU - Frank Lampard setuju dengan pemilihan Carlo Anceloti.
Tak Sabar dengan Ancelotti London Chelsea telah menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih anyar. Frank Lampard yakin dengan kemampuan mantan arsitek AC Milan itu. Gelandang andalan The Blues tersebut menilai Ancelotti punya mental juara. Ancelotti resmi ditunjuk manajemen Chelsea untuk menukangi John Terry dkk. Lampard mengaku sudah tidak sabar untuk bekerja sama dengan pelatih asal Italia itu menghadapi musim 2009-2010. “Bisakah Ancelotti membawa Chelsea ke tingkat level atas? Saya berharap demikian. Saya yakin manajemen klub juga berharap demikian. Ini merupakan penunjukan yang sangat positif,” kata Lampard. “Saya rasa kami mengalami musim hebat selama enam bulan ditangani Guus Hiddink. Tapi, kami semua tahu bahwa itu semua akan berakhir dan kami menghormati keputusannya,” jelas gelandang Timnas Inggris itu. “Ancelotti merupakan pelatih yang luar biasa dengan beberapa gelar yang sudah dimenangkannya, pemain yang bekerja dengannya,” lanjut mantan gelandang West Ham United itu. “Saya senang bisa dilatih beberapa pelatih hebat, khususnya dengan Jose Mourinho dan Guus Hiddink. Saya sudah berbicara dengan pemain yang pernah bekerja dengan Ancelotti, mereka memujinya sebagai seorang pria dan pelatih,” tambahnya. ‘’Praktis, saya dan anak-anak di Chelsea sudah tidak sabar untuk menghadapi kompetisi musim mendatang,” tandasnya sebagaimana dikutip espnstar, Sabtu (6/6) kemarin. (sun/net)
Capello Serang Balik
Yahya Toure
BPM/net
London Manajer sekaligus pelatih Arsenal, Arsene Wenger, berencana menambah kekuatan skuadnya. Meski tidak didukung dana yang melimpah, Wenger yakin bisa mendatangkan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim. Menurut The Sun, Wenger ingin mengontrak Yaya, adik dari Kolo Toure, yang sudah diincarnya sejak musim lalu. Kemampuan Yaya yang bisa ditempatkan sebagai gelandang bertahan maupun bek tengah menarik perhatian Wenger. Apalagi Yaya bermain gemilang saat dipasang sebagai bek tengah dalam pertandingan final Liga Champions melawan Manchester United. Arsenal siap mengajukan tawaran sebesar ú12 juta untuk menariknya ke Emirates. Faktor keberadaan Kolo juga diharapkan Wenger bisa membuat Yaya bersedia untuk bergabung. Arsenal juga mengincar Dzeko yang tampil gemilang di Wolfsburg dan berperan besar membawa klubnya menjuarai liga. Striker asal Bosnia akan didatangkan kalau Emmanuel Adbayor jadi hengkang ke AC Milan. Meski begitu usaha mereka tak akan mulus, karena menurut The Guardian, Manchester City juga menjadikan Dzeko sebagai salah satu striker incaran mereka selain Roque Santa Cruz dan Peter Crouch. (sun/net)
BPM/afp
Florentino Perez (kiri).
Citra Garden R.e.s.i.d.e.n.c.e. JL. TEUKU UMAR BARAT DENPASAR - KUTA
Hu ni a n exl u s iv e & i nvesta
SPBU
LOKASI Jl.Gn Agung
Kuta - Raya Kerobokan
GENTA PROPERTY
POLTABES
Jl Gn Salak
LOKASI LAIN : * GATSU BARAT * JL GN KALIMUTU - GN. SUBUR
si strategis
Jl. Bay Pass Teuku Umar Barat Tangkuban Perahu
TERSEDIA RUMAH DAN VILLA 45/125,70/150, 90/150 & Alternatif * ONE GATE SYSTEM * 24 HOURS SECURITY * JALAN PAPING
Airport - Jl Imam Bonjol
London pada sikap Capello yang diFabio Capello tak tinggal nilai tidak bersahabat dengan diam menghadapi kritik yang pemain. dilontarkan Carlo Ancelotti. Ia Tudingan ini langsung balik menyerang mantan dibalas Capello. Pelatih timanak asuhnya di AC Milan nas Inggris ini justru menilai sekaligus pelatih baru Ancelotti menghabiskan terChelsea itu, Sabtu (6/6) kelalu banyak waktu untuk bermarin. canda dengan pemain dan re“Saya tak termasuk dalam porter. Berbeda dengan kebikategori yang disebutkan itu,” jakannya yang lebih mengutaurai Capello menanggapi makan adanya batasan yang pernyataan Ancelotti yang jelas antara pemain dan pelBPM/afp menyebut dirinya tidak bisa atih Fabio Capello memperlakukan pemain den“Saya selalu bicara dengan gan baik. pemain tetapi tidak pernah makan malam Dalam buku autobiografinya, Ancelotti dengan mereka. Saya juga tidak pernah mamengungkapkan kekecewaannya atas kebija- kan malam dengan jurnalis. Saya lebih senang kan Capello selama menjadi pelatih Milan. makan malam dengan istri atau teman,” paBahkan Carleto tak ingin memaafkan Capel- par Capello. Mantan arsitek Real Madrid ini lo yang dianggap sebagai salah satu penyebab menegaskan, setiap pelatih memiliki gaya keputusannya untuk pensiun dini. tersendiri. “Saya menghormati pemain dan “Kita tidak bisa menyukai semua orang saya meminta hormat dari mereka. Ancelotti yang kita jumpai. Saya dan Fabio memiliki juara dengan gayanya dan saya menang denkarakter berbeda,” jelas Ancelotti merujuk gan gaya saya,” tandas Capello. (adn/afp)
BPM/ist
HUB: Telp. (0361) 424896, 430307 081 238 94908, 081 238 94909 C.382614-rmh-1
Adv.382599-rpa
6
DIMENSI
RAMALAN
BINTANG
Karier atau bisnis masih nampak oke-oke saja, namun harus tetap konsisten dan jangan sembrono. Sesuatu yang tidak terduga bisa muncul mengejutkan jika Anda mudah percaya dan kurang teliti. Keluarga: Perubahan suasana merupakan hak penting, caranya dengan refresing ke hawa sejuk dalam minggu ini saat yang tepat. Asmara: Untuk apa mengenang masa lalu yang bukan jodohnya. Akan mendatangkan rezeki besar? Jangan malas untuk berjuang keras mendapatkan apa yang Anda inginkan. Fokus pada tujuan mendapatkan terobosan besar tidak perlu disangsikan lagi. Keluarga: Bila terasa ada sesuatu yang kurang menyenangkan, segeralah didiskusikan secara terbuka agar keharmonisan muncul kembali. Asmara: Saatnya untuk bertindak dan membuat impian Anda menjadi kenyataan. Jangan pesimis sebelum maju ikhtiar karena pada minggu ini Bintang Penolong datang bersinar sangat kuat. Begitu pula hal-hal rumit akan segera terbuka tanpa disangka-sangka berkat keuletan Anda. Keluarga: Bagaimana pun, Anda masih beruntung yang kuat mempertahankan keutuhan rumah-tangga daripada yang berpisah. Asmara: Masa lalu mendadak muncul lagi, waspada perpecahan. Mulailah dengan menghilangkan detail-detail yang kurang disuka agar jalan menuju sukses akan tampak lebih jelas. Jika Anda tidak egois, cobalah untuk introspeksi dan berjiwa besar demi masa depan. Keluarga: Gangguan dari sesama keluarga jangan dimasukkan hati. Bagaimana pun, yang sabar pasti mendapat simpati. Asmara: Mengapa ragu untuk menentukan sikap? Posisi planet Taurus mendatangkan kejelasan dan kejernihan sehingga mudah mendapat gambaran situasi yang sebenarnya. Sikap positif dan antusiasme Anda akan menghasilkan peluang baru. Keluarga: Walaupun bagaimana setia dan jujurnya, tidak ada salahnya untuk diteliti kebenarannya demi keutuhan. Asmara: Jangan protes agar kemesraan tidak buyar karenanya. Semua tergantung bagaimana menyikapinya. Jika ingin selamat hindari sikap emosi, banyak bersabar dan tenang. Sebab, saat ini muncul penggoda di lingkungan kerja membuat Anda hampir meledak. Keluarga: Langkah yang tepat saat ini mengumpulkan informasi dengan damai tanpa kekerasan agar keluarga tetap utuh. Asmara: Pengorbanan sangat menentukan kekuatan cinta Anda. Teruslah mengambil inisiatif dan berbuat banyak kontak serta berjiwa besar karena hal tersebut merupakan proses panjang yang harus ditekuni. Jika sudah di jalur yang benar, Anda akan sukses. Keluarga: Kepedulian yang Anda laksanakan nantinya akan berpulang kepada Anda pribadi, saat ini lakukan dengan ikhlas. Asmara: Tidak bertepuk sebelah tangan. Kegigihan dan ketekunan Anda nantinya akan mendapatkan sukses. Untuk itu, harus tetap dipertahankan. Jangan melemah hanya karena kritikan dan anggaplah kritikan tersebut sebagai spirit menuju sukses. Keluarga: Jangan abaikan begitu saja pitutur yang Anda terima dan cobalah direnungkan dengan kepala dingin. Asmara : Dasar laut dapat diduga, dalam hati siapa tahu. Saat ini, jika tepat mengusahakan akan membuat beberapa rencana mendatangkan income. Urusan perselisihan dikesampingkan saja sebab tidak akan pernah ada habisnya. Keuangan mulai menipis. Keluarga: Hadapi semua dengan tersenyum. Walau bagaimana panasnya hati Anda karena minggu ini salah benar akan terbukti. Asmara: Berikan pujian manis dan semangat, jangan dicela. Dalam minggu ini, apapun risikonya harus dihadapi. Selama tidak ada yang dirugikan, janganlah Anda menjadi takut. Usahakan selalu terbuka, jangan ada yang disembunyikan agar tidak menimbulkan fitnah. Keluarga: Mintalah perhatian khusus agar keharmonisan tetap berlangsung. Ajakan kawan jangan selalu diikuti, pentingkan keluarga. Asmara: Tidak ada yang sulit selama Anda mau berterus terang.
Pahala Anak Patuh kepada Orangtua Tayornityam priyam kuryad acaryasya ca sarvada tesveva trisu tustesu tapah sarvam samapyate (Manawa Dharmasastra II,228) Maksudnya: Seorang anak harus melakukan apa yang telah disetujui oleh kedua orangtuanya dan apa yang membahagiakan gurunya. Kalau ketiga orang itu dapat dibahagiakan, ia akan mendapatkan pahala mulia dari tapa bratanya. DALAM melakukan apa saja, seyogianya seorang anak terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari ayah dan ibunya. Serta senantiasa melakukan sesuatu yang membahagiakan gurunya. Selama masih hidup, ayah dan ibu hendaknya didudukkan sebagai guru oleh anak-anaknya. Dalam Vana Parwa 27. 214 disebutkan ibu dan ayah (Mata Pita) sebagai guru dalam proses pendidikan informal. Ibu dan ayahlah yang memelihara dan memberi pendidikan pertama. Dari pemeliharaan dan pendidikan awal itulah orang tumbuh menjadi manusia untuk terus menapaki liku-liku kehidupan di dunia ini. Dalam Taiterya Upanisad ada dinyatakan Matri Dewa Bhawa Pitri Dewa Bawa. Maksudnya, ayah dan ibu itu disebut bagaikan Dewa dalam keluarga. Dewa dalam bahasa Sansekerta artinya sinar. Dewa itu adalah sinar yang memberikan manusia penerangan dalam menjalankan hidup ini. Ketika lahir dari ayah dan ibu itulah orang pada awalnya dapat melihat sinar di bumi. Awalnya, manusia dalam keadaan gelap dalam rahim ibu. Setelah dilahirkan oleh ibu ke dunia, barulah ia dapat melihat sinar matahari di bumi. Sedangan acarya adalah guru dalam pendidikan formal dan nonformal. Selanjutnya acarya-lah sebagai guru yang menuntun pikiran dan jiwa yang gelap menuju pikiran dan jiwa yang terang dan cerah. Dari tuntunan ibu, ayah dan acarya itulah seorang anak dapat memiliki widya, kemampuan wiweka. Dengan widya dan wiweka manusia dapat melakukan karma siksana dan dapat mengembangkan satsila. Dengan semuanya itu barulah hidup ini menjadi lebih cerah untuk melakukan dharma bhakti pada ibu pertiwi. Widya adalah ilmu pengetahuan duniawi dan rohani. Wiweka adalah ilmu pengetahuan yang dapat memberikan manusia kemmapuan untuk membedabedakan mana yang baik dan buruk, benar dan tidak benar, utama yang tidak utama, penting dan tidak penting, wajar dan tidak wajar, kekal dan tidak kekal, dan seterusnya. Dari kemampuan wiweka itulah manusia dapat memilih dengan tepat apa yang sepatutnya dilakukan dan apa pula yang tidak patut dilakukan. Dengan widya dan wiweka manusia bisa memperbaiki perilakunya menuju perilaku yang makin benar dan baik serta wajar yang disebut karmasiksana. Artinya, kemampuan untuk menertibkan perilaku menuju pada perilaku yang benar, baik, wajar dan tepat. Perilaku benar, baik, wajar dan tepat yang makin menguat dan melembaga dalam diri itulah yang dapat membentuk watak atau karakter yang mulia. Karakter atau watak yang mulia satsila. Sat artinya satya atau kebenaran dan sila artinya perilaku. Perilaku yang selalu ada pada rel kebenaran (satya) menjadi dasar untuk mengabdi pada tanah kelahiran ibu petiwi.
Oleh I Ketut Wiana ya untuk mendapatkan kebahagiaan hidup. Namun, warisan tersebut menjadi menurun dan berkurang kuantitas maupun kualitasnya. Generasi madyama adalah generasi yang menggunakan warisan leluhur tetapi warisan itu tidak berkurang maupun tidak bertambah. Generasi yang ideal adalah generasi utama yang menggunakan warisan orangtua atau leluhur, namun warisan itu tidak berkurang dan justru makin betambah dan berkembang kuantitas maupun kualitasnya. Untuk membangun generasi utama tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu, ayah dan acarya saja. Tergantung juga kebijakan negara dalam menata alam lingkungan dan lingkungan sosial politik dan kebudayaan. Yang penting adalah kemauan si anak sebagai generasi penerus. Kalau ia terus berusaha untuk selalu berdialog dengan kedua orangtuanya dalam melangkah dalam bebagai hal, maka ia akan menemukan nilai tambah dalam berbagai kebijakannya. Artinya, dengan berdialog secara intensif dengan orangtua atau generasi sebelumnya, mereka akan dapat mengambil pengalaman berharga dari orangtuanya. Pengalaman adalah guru terbaik. Pengalaman yang jelek dari orangtua jangan sampai terulang. Sedangkan pengalaman yang baik, tepat dan benar harus dikembangkan dan setidaktidaknya dipertahankan. Sebagaimana diajarkan dalam Manawa Dharmasastra.II.228, seorang anak hendaknya melakukan apa yang telah disetujui oleh kedua orangtuanya. Hal ini akan membawa suatu dialog terus menerus antara anak dan orangtua. Dialog akan terus berlangsung meskipun kedua orangtuanya telah menjadi dewa pitara yang berstana di kamulan taksu — dialog itu dapat dilakukan secara spiritual.
Minggu Umanis, 7 Juni 2009
MIMBAR AGAMA
Saling Mengasihi “INILAH perintahKu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu” (Yohahes 15 : 12) Betapa indahnya dunia ketika kita saling mencinta. Yang lesu disegarkan, yang lapar dikenyangkan, yang lelah dikuatkan, yang sedih dihibur, yang bimbang diteguhkan. Akan tetapi, bukankah karena cinta pula kita gelisah, takut, cemburu, nekad, kecewa, patah hati, berduka dan berbunuhan? Manakah cinta yang sejati? Bagaimana kita mencintai dan dicintai? Renungan berikut bertutur tentang panggilan untuk mencinta. Apakah cinta itu? Lihatlah bunga mawar. Mungkinkah bunga itu mengatakan, “Aku akan memberikan keharumanku kepada orang baik dan tidak kepada orang jahat”? Dapatkah Anda membayangkan sebuah lampu menolak bersinar karena akan dipakai oleh orang jahat? Lampu dapat melakukannya hanya kalau ia berhenti menjadi lampu. Lihat pula bagaimana sebatang pohon tanpa pilih kasih memberikan tempat berteduh bagi setiap orang, baik dan buruk, tua dan muda, tinggi dan rendah; kepada binatang, manusia, dan setiap mahluk hidup, bahkan kepada orang yang sedang bersiap-siap menebangnya. Jadi, inilah sifat pertama dari cinta, tidak membeda-bedakan. Itulah sebabnya, mengapa kita didorong untuk menjadi seperti Allah “yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar; karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di surga adalah sempurna”. Renungkanlah dengan penuh kekaguman kebaikan bunga mawar, lampu dan pohon yang sedemikian sempurna, karena dari situlah Anda mendapat gambaran tentang cinta. Apa yang perlu kita lakukan agar dapat memiliki cinta yang seperti itu? Apa saja yang Anda lakukan hanya akan menimbulkan rasa terpaksa, diperalat, dan kepura-puraan karena cinta tidak dapat dipaksakan. Tidak ada yang dapat Anda lakukan. Namun, ada yang dapat Anda lepaskan. Amatilah perubahan besar yang terjadi saat Anda berhenti melihat orang-orang itu sebagai baik dan buruk, kudus dan
Tiga Generasi Pendidikan dari ibu ayah dan acarya tidak berhasil jika anak yang dibina tidak mau melakukan pengabdian pada tanah kelahirannya. Ibu, ayah dan acarya memiliki kewajiban membina generasi yang utama. Ada tiga jenis generasi menurut Swami Satya Narayana yaitu adama, madyama dan utama. Generasi adama adalah generasi yang menggunakan warisan generasi sebelumn-
Walaupun sahabat karib, perlu diseleksi. Jangan hanya melihat masalah dari permukaannya saja, bisa salah dalam mengambil keputusan. Amati dengan cermat agar tiada penyesalan di kemudian hari. Keluarga: Rencana berlibur dapat dilaksanakan dan jangan ditunda-tunda lagi karena akan mendapatkan kemujuran tak terduga. Asmara: Masa lalu biar berlalu dan jangan sampai terpancing lagi. Hambatan keuangan akan segera teratasi dengan sukses, sehingga jalan untuk transaksi yang sempat tertunda beberapa waktu akan segera terbuka. Oleh sebab itu, jangan dilewatkan begitu saja kesempatan bagus ini. Keluarga: Bermanja-manja, saat inilah waktu yang tepat agar ketegangan segera berganti tawa-ria. Asmara: Pucuk dicinta ulam tiba. Oleh sebab itu, bersiapsiaplah.
Diasuh Oleh
Putri Wong Kam Fu Berlaku: 7 s.d 13 Juni 2009 C.378183-hp-1
pendosa dan mulai melihat mereka sebagai tidak sadar dan tidak tahu. Anda harus melepaskan kepercayaan palsu yang mengatakan bahwa orang dapat berbuat dosa dalam kesadaran. Tak seorang pun dapat berbuat dosa dalam terang kesadaran. Dosa terjadi dalam ketidaktahuan, bukan dalam kebencian seperti yang kita pikirkan. “Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”. Melihat ini berarti mendapatkan sifat cinta yang tidak membeda-bedakan yang secara mengagumkan ada dalam bunga mawar, lampu dan pohon. Sifat cinta yang kedua adalah cuma-cuma atau tanpa pamrih. Seperti pohon, mawar dan lampu, cinta memberi dan tak meminta balas jasa. Betapa kita memandang rendah pria yang memilih istrinya bukan berdasarkan sifat yang dimiliki calon istri tetapi berdasarkan jumlah uang yang dibawanya sebagai mas kawin. Pria semacam itu hanya mencintai keuntungan finansial yang dibawa wanita itu, bukan mencintai wanitanya. Apakah cinta Anda berbeda bila anda sendiri mencari teman yang memberikan kepuasan emosiaonal dan menghindari yang tidak; bila anda bersikap baik kepada orang-orang yang memenuhi keinginan dan harapan-harapan anda dan bersikap negatif atau tidak acuh terhadap mereka yang tidak ? Dalam hal ini juga hanya ada satu yang perlu anda perbuat untuk mencapai cinta yang tanpa pamrih itu, yakni dengan jalan membuka mata dan melihat. Cukup melihat saja, menyingkapkan apa sesungguhnya yang selama ini anda sebut cinta : apakah sebagai kamuflase atas egoisme dan keserakahan anda saja. Dengan melihat, anda mengambil langkah besar ke dalam cinta tanpa pamrih. Sifat ketiga cinta, ketidaksadaran diri. Cinta begitu bahagia dengan mencintai sehingga tidak sadar akan dirinya.Seperti lampu yang senantiasa bersinar tanpa peduli bermanfaat atau tidak. Seperti bunga mawar yang menyebarkan keharumannya begitu saja tanpa peduli ada atau tidak adanya orang yang mencium ke-
Redaktur Khusus
KRISTEN PROTESTAN PDT. I P WIDIARSANA, STh. harumannya. Seperti pohon yang memberikan keteduhan. Cahaya, keharuman, dan keteduhan ada bukan karena ada manusia atau mati bila tidak ada manusia. Mereka ini, seperti juga cinta, lepas dari manusia. Cinta begitu saja ada tanpa perlu memiliki obyek. Merekapun begitu saja ada, terlepas apakah mereka menguntungkan seseorang atau tidak. Jadi, mereka tidak mempunyai kesadaran akan mendapatkan nilai atau berbuat baik. Tangan kiri mereka tidak sadar akan apa yang dilakukan oleh tangan kanan. “Tuhan, kapan kami melihat Engkau lapar atau haus dan kami menolongMu?” Sifat terakhir dari cinta adalah bebas. Saat paksaan,kendali atau konflik muncul, cinta mati. Pikirkan bagaimana mawar, pohon, dan lampu membiarkan anda sungguh-sungguh bebas. Pohon tidak akan berusaha menarik anda ke dekatnya untuk berteduh biarpun anda berada di bawah terik matahari. Lampu tidak akan memaksakan cahayanya biarpun anda sedang terseok-seok dalam kegelapan. Pikirkan sejenak saat-saat ketika anda menyerah pada paksaan dan kendali orang lain karena ingin bertindak sesuai dengan harapan mereka dalam usaha membeli cinta dan penerimaan dari mereka, atau karena anda takut kehilangan mereka. Setiap kali anda menyerah pada kendali dan paksaan, anda merusak kemampuan kodrati anda untuk mencintai, karena anda hanya dapat melakukan apa yang orang lain û dengan seijin anda û lakukan terhadap diri anda. Oleh karena itu, renungkanlah semua kendali dan paksaan dalam hidup anda. Kiranya permenungan itu sendiri akan mengahancurkan kendali dan paksaan. Saat paksaan dan kendali itu hilang, kebebasan akan muncul. Kebebasan adalah kata lain untuk cinta.
T
Minggu Umanis, 7 Juni 2009
SELULAR Simpan Lebih dari 500 SMS SELAMAT siang. Tolong diinformasikan mengenai ponsel yang bisa menyimpan SMS banyak. Harapan saya bisa lebih dari 500 SMS. Saat ini saya menggunakan Sony Ericsson W200i. Terima kasih atas bantuannya. Nyoman Gelgel, Singaraja Ada beragam perangkat yang mampu menyimpan lebih dari 500 SMS. Karena kami tidak mengetahui anggaran Anda, kami coba berikan jawaban yang bersifat umum dan mengandung beberapa alternatif. Anggaran yang perlu Anda sediakan mulai Rp 600 ribu hingga mencapai jutaan rupiah. Setidaknya tersedia tiga alternatif umum yang dapat Anda pertimbangan. Pertama, ponsel bersistem operasi Symbian. Kebanyakan bermerek Nokia. Harga pasaran bekas ponsel Symbian mulai Rp 600 ribuan, sedangkan harga barunya lebih dari Rp 1 juta. Kalau kami boleh menyarankan, ponsel Symbian termurah yang paling ideal untuk kebutuhan Anda adalah Nokia 6120 Classic. Harga barunya sekitar Rp 2,2 juta. Sedangkan harga bekasnya Rp 1,4 juta hingga Rp 1,7 juta, bergantung kelengkapan, kondisi fisik, dan status garansi. Alternatif kedua berupa PDA phone. Ada yang bersistem operasi Windows Mobile atau dulu disebut PocketPC, ada pula yang bersistem operasi Palm. Harga PDA phone bekas keluaran lama, namun masih cukup bagus dan memadai, sekitar Rp 700 ribu. Ketiga, BlackBerry. Begitu mendengar kata BlackBerry, sebagian pengguna langsung membayangkan harga perangkat yang berjuta-juta rupiah. Padahal, praktiknya tidak selalu demikian. BlackBerry tipe lama, misalnya 7290, bisa didapat dengan harga maksimal Rp 1 juta. Nah, pilihan dan keputusan kini di tangan Anda. Selamat berburu perangkat yang sesuai dengan kebutuhan, selera, dan anggaran BPM/ist Anda.
Komunikasi Bina UKM SEHARI-HARI saya beraktivitas sebagai direktur sebuah perusahaan swasta sekaligus pembina suatu usaha kecil dan menengah (UKM). Setiap petang hingga malam hari, saya biasanya menyempatkan diri menelepon anak binaan saya di UKM tersebut. Dalam sehari saya bisa menelepon 2-4 orang anak binaan. Saya menanyakan perkembangan mereka, kesulitan yang dihadapi, lalu coba memberikan masukan. Ragam saluran telekomunikasi yang saya miliki terdiri atas sambungan telepon rumah, nomor GSM XL Prabayar, dan nomor CDMA. Sedangkan anak binaan saya kebanyakan memakai nomor GSM dari berbagai operator. Mohon saran alternatif jalur telekomunikasi yang sebaiknya saya gunakan. Putut Wahyu, Denpasar Anda menyebutkan setiap petang hingga malam hari rutin menelepon anak binaan Anda di UKM. Petang di sini kami terjemahkan menjadi sekitar pukul 18.00. Dengan kondisi seperti itu, kami menyarankan Anda bertelepon memakai nomor XL Prabayar. Sebelumnya, pastikan dulu Anda telah berada dalam paket Nelpon Murah Berkali-kali. Caranya, saat ponsel dalam posisi siaga, tekan *500#, Ok/Yes, lalu pilih 3. Dengan memilih paket tersebut, pada pukul 18.00-24.00, untuk panggilan ke sesama XL Anda cukup membayar 100 detik pertama. Besarnya Rp 20 per detik. Setelah itu Anda bisa menelepon gratis berulang-ulang hingga total berdurasi 30 menit. Skema tarif tersebut berulang. Untuk bertelepon ke operator lain juga tetap hemat. Cukup dengan membayar tiga menit, Anda bisa bertelepon selama 15 menit. Pada tiga menit pertama itu, tarif yang berlaku Rp 25 per detik saja. Skema tarif yang kami paparkan di atas, kalau dihitung justru lebih murah daripada bila Anda menggunakan telepon rumah. Sepintas tidak masuk akal, bukan? Tetapi, kenyataannya memang lebih murah. Email pertanyaan Anda seputar selular ke pengasuh Rubrik Ko n s u l t a s i Selular dengan alamat : must_ghani@yahoo.com
MODE Kebaya Brokat TJOK ABI, saya ingin membuatkan ibu saya kebaya dari bahan brokat. Tapi ibu tidak pernah pakai kebaya brokat. Jadi saya mohon bantuannya untuk membuatkan desain kebaya brokat untuk ibu saya. Mohon jangan yang terbuka ya? Terima kasih.
REND
5
’’Sunset Breeze’’ yang Unik dan Seksi Dwi Iskandar KRISIS ekonomi global tampaknya tak menghalangi langkah Dwi Iskandar untuk tetap berkarya dan menunjukkan kualitasnya sebagai desainer yang selalu gelisah, dan tentu saja selalu ingin mencoba hal-hal baru untuk dunia mode Indonesia. Minggu ini tema yang diusung untuk rancangannya adalah ‘’Sunset Breeze’’ rancangan yng unik, seksi, menunjukkan makin matangnya Dwi dalam dunia mode. Perancang yang kini berbasis di Bali ini cukup percaya diri bisa menarik perhatian dunia mode Indonesia dengan tawaran-tawaran rancangannya yang selalu inovatif, dan terus berkembang sesuai dengan selera masyarakat mode. Tentu selera pasar juga jadi pertimbangan untuk membuat eksistensinya tetap jalan dan tidak mati. ‘’Sebuah idealisme memang harus terus dipupuk, tetapi realitas juga harus tetap jadi pertimbangan,’’ papar perancang yang saat ini sedang sibuk mencari buyers, khususnya dari Asia dan Eropa. Dia sudah menyiapkan strategi khusus dengan bertukar pengalaman dari perancang lainnya yang sudah mengais kesuksesan melalui beragam ajang mode yang diikutinya. Sebagian besar koleksi untuk mempunyai style simpel dan minim detail. Kalaupun ada yang berkarakter unik, itu tak lebih dari dua koleksi saja. Dwi menyebut koleksinya merupakan penyederhanaan dari koleksi ‘’Fashion Exploration 2009'’. Dia tidak beranjak dari pemanfaatan detail berupa kerang, piping, lipit, dan bordir. Begitupun dengan gaya busananya tetap berkarakter longgar dan bervolume. ‘’Kali ini koleksi wanita. Tujuannya tentu karena wanita lebih memiliki beragam pilihan mode. Bukan berarti mode pria saya hindari, untuk saat ini fokus memang pada wanita,’’ jelas pria kelahiran Tuban, 19 Mei 1978 ini. Kesederhanaannya, dan keuletannya membuat banyak pengamat mode menganggap rancangannya makin hari makin berkembang. Dwi ahli membuat detail-detail rumit, namun tidak terlihat too much. Sejak awal koleksinya terlihat sangat konsisten dan benang merahnya terasa sekali. Dari pemilihan warna, bahan, dan styling. Yang juga menyita perhatian adalah head-piece yang dikenakan para modelnya. Di Perancis head-piece memang sedang digandrungi. Di Jakarta sulit sekali mengenakan head-piece karena selain tidak ada occassion yang terlalu mendukung, juga mungkin masyarakatnya belum terbiasa. Namun head-piece yang Dwi Iskandar ciptakan, sangat mudah untuk dikenakan di acara-acara semiformal sekalipun. Sangat cantik dan unik. Untuk minggu ini busana rancangan Dwi, pernah dipagelarkan di ajang ‘’Jakarta Food and Fashion Festival 2009'’. Koleksi kali ini terinspirasi dari Pantai Pecatu, sebuah kawasan indah di Barat Daya Bali. Warna-warna natural pasir dan bebatuan yang terhampar memiliki daya tarik tersendiri bagi sang desainer, yang memilih untuk mengusung warna-warna natural tersebut. Gaya rancangannya desain line, yang ditonjolkan adalah cutting yang simple namun smart. Gaun-gaun ber-cutting arsitektural dan geometris yang dinamis dihadirkan dalam kain-kain halus, sehingga efek yang diberikan adalah efek lembut dan kontras namun elegan. Detailnya, fokus visual diletakkan pada bagian torso, terlebih area leher dan bahu. Siluet bahu dengan puff-shoulders menjadi semacam ‘’frame’’ untuk leher yang dibiarkan lega. Warna yang dipilih, khaky, dark grey, merupakan warna-warna nuansa pantai dengan pantulan sunset dengan palet warna yang mengkilap. Bahan, nylon crinkle. Nah, Anda bisa lihat rancangan yang gaya, unik, dan segar bukan? (osi)
BPM/ist
Pilates (3) UNTUK menghindari pengeroposan tulang ataupun cedera yang berkepanjangan, berlatihlah pilates setiap hari di rumah diiringi irama musik yang pas hingga suasana jadi menyenangkan dan kelenturan tubuh tetap terjaga. Khususnya bagi wanita yang mendambakan postur tubuh tetap tegak, ikuti contoh peragaan berikut ini bersama instruktur Gusti Ayu Restiniasih dari Lala Studio.
Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop. Kupon
Gb. I: Dengan posisi tidur terlentang kedua kaki tutup rapat dan ditekuk menyiku serta letakkan pada bola pilates. Pastikan bahwa posisi bola menyentuh pantat dan betis, sedangkan kedua lengan lurus samping badan.
Gb. III: Tetaplah pada posisi tidur terlentang, kedua kaki tutup rapat dan ditekuk serta letakkan telapak kaki pada bola. Buka kaki dengan cara mengarahkan lutut kanan/ kiri ke samping kanan/kiri (buka-tutup) pada posisi telapak kaki tetap menempel pada bola. Lakukan pada hitungan 2x8 dan dapat diulangi sesuai kemampuan.
Gb. II: Angkat pantat hingga posisi tubuh menjadi satu garis lurus dan tahan pada hitungan 2x8 setelah itu kembali ke posisi semula dan ulangi beberapa kali.
Gb. IV: Dengan posisi tubuh sama namun kaki kiri lurus dan letakkan pada bola sedangkan kaki kanan ditekuk sedikit dan dipegang oleh kedua telapak tangan. Tahan 1x8 hitungan setelah itu lakukan juga pada kaki kiri.
Berlatih pilates dengan teknik yang tepat dan benar agar memperoleh hasil yang diharapkan serta salam bugar dari Lala Studio.
Ratih, Sanur
Rubrik “Mode” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki hobi desain atau punya problem seputar busana. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Tjok Abi de Galuh Boutique Jl. Moh. Yamin VII/19 Renon - Denpasar Telp./ Fax: (0361) 242187 Telp.: (0361) 7891147
KUPON
S a y a mengerti yang diinginkan Anda dan juga ibu Anda. Saya buatkan desain yang simpel dengan Vneck, tangan 3/4 agak semi lonceng. Ujung bawah kebaya runcing ke bawah, dengan kancing bungkus di depan. Sebagai pemanis, tambahkan saja payet di sekeliling leher V-neck, bagian bawah kebaya melingkar ke belakang dan lingkaran bawah lengan kebaya. Mudahmudahan ibu Anda menyukainya.
G.379554-rpa
KELUARGA
4
Minggu Umanis, 7 Juni 2009
DONGENG
LANSIA
Mengapa Anjing Bertengkar dengan Kucing? (1)
Kegiatan Warga Lanjut Usia YWS Cabang Badung Kelompok Blahkiuh: Selasa (9/6) dan Jumat (12/6) pukul 09.00 wita; di Dukuh Giri Kusuma/Bumi Perkemahan Pramuka di Desa Blahkiuh Abiansemal, Badung; olahraga senam dan meditasi. Setiap akhir bulan pukul 09.00 wita di Puskesmas Blahkiuh Abiansemal, Badung; pemeriksaan kesehatan. Kelompok Sibang Kaja: Jumat (12/6) pukul 09.00 wita di lapangan sepakbola Sibang; olahraga senam dan pertemuan. Kelompok Sedang: Senin (8/6) pukul 09.00 wita di Sedang; olahraga senam dan pertemuan. Kelompok Sading: Kamis (11/6) dan Minggu (14/6) pukul 09.00; senam lansia dan pembinaan dari kelurahan. Kelompok Br. Samu: Jumat (12/6) pukul 09.00 wita di Br. Samu Abiansemal; senam, meditasi, dan ceramah. Tiap tanggal 15, pemeriksaan dari Puskesmas Abiansemal II. YWS Cabang Kota Denpasar Rabu (10/6) pukul 09.00 wita; latihan Mekidung dan senam modern di Wantilan DPRD Renon. Kamis (11/6) pukul 09.00 wita; latihan musik di Aula YWS, Jl. Menuh No.1 Denpasar. Sabtu (13/6) pukul 09.00 wita di Wantilan DPRD Renon; senam, nyanyi dan bermain musik. Di halaman sebelah barat wantilan DPRD Renon, Selasa (9/6) pukul 16.00 wita; olahraga Gate Ball. YWS Cabang Bangli Di Balai Masyarakat Puri Agung, Jumat (12/6), pukul 09.00 wita; pemeriksaan kesehatan oleh staf RSJ Propinsi Bali, senam, nyanyi, dan meditasi. YWS Cabang Gianyar 1. Cabang Gianyar, aktivitas di Puri Gianyar pukul 09.00 wita; Selasa (9/6), Rabu (10/6), dan Jumat (12/6), senam. Kamis (11/6), latihan Gate Ball di lapangan umum Gianyar. 2. Ranting Ubud, aktivitas di halaman Ancak Saji Puri Agung Peliatan Ubud pukul 09.00 wita. Selasa (9/6); senam dan meditasi. Kamis (11/6); senam. Sabtu (13/6); mengikuti seminar ke Denpasar. Senin (8/6), Rabu (10/6), Jumat (12/6); latihan Gate Ball di lapangan Gunung Sari Desa Peliatan Ubud, Gianyar, pukul 16.00 wita. 3. Ranting Payangan, aktivitas di Balai Serbaguna Payangan, pukul 08.30 Wita, Rabu (10/6), Jumat (12/6), dan Minggu (14/6); senam. 4. Ranting Sukawati, aktivitas di halaman belakang Puri Kandel Sukawati, pukul 08.30 Wita; Selasa (9/6); senam dan Mekidung. Kamis (14/ 6); senam. Sabtu (13/6); senam, arisan, Palawakya. YWS Cabang Tabanan Di Gedung Mario, Tabanan, pukul 08.00 wita; Rabu (10/6), senam. Di Lapangan Alit Saputra Tabanan, pukul 08.00 wita; Selasa (9/6), Kamis (11/6), dan Sabtu (13/6) pukul 08.00 wita latihan Gate Ball dengan pelatih IGN Mendra dan Dewa Putu Tresna. Ranting Pejaten: Senin (8/6) dan Kamis (11/6) nyanyi, latihan Janger, senam lansia, senam diabetes, senam persendian, dan senam Indonesia Sehat. Pemeriksaan kesehatan oleh petugas Puskesmas Kediri I pada Kamis minggu ke-3 setiap bulan. YWS Cabang Klungkung Selasa (9/6) dan Rabu (10/6) di lapangan Puputan Klungkung, pukul 08.00 wita; senam, dan di gedung DPRD Klungkung, pukul 16.00 wita. Tiap Kamis Minggu II, pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas I Klungkung, pukul 09.00 wita. Sabtu (13/6) dan Minggu (14/6) di lapangan umum Klungkung pukul 08.00 wita, senam. YWS Cabang Jembrana Selasa (9/6) dan Jumat (12/6) di halaman gedung Juang Ksatria Bakti Negara pukul 08.00 Wita; senam, poco-poco. YWS Cabang Buleleng Di Taman Kota, Jl. Ngurah Rai Singaraja pukul 16.00 wita. Senin (9/ 6); senam, Pesantian, dan Gate Ball. Rabu (10/6); senam, kesenian, dan Gate Ball. Jumat (12/6); senam, Gate Ball, dan meditasi. Minggu (14/6) pukul 06.00 wita; jalan santai.
KEGIATAN YAYASAN PUTRA SESANA BALI Sabtu (13/6) pukul 16.30 wita di Wantilan DPRD Bali, Renon. - Latihan Meditasi Relaksasi Suryani dibimbing oleh Luh Ketut Suryani.
Yayasan Wreda Sejahtera Bali Alamat Sekretariat: Jl. Menuh No. 1 Denpasar Telp. (0361) 7426188
AM PRAPTA T AN ASRI pe Ty 00 1 / 45 /150 70
Persediaan Terbatas Hanya 8 Unit Saja SPBU
Pasar Batu Kandik
Likita Hotel
Kymco
Suzuki
Hotel Cargo
Wihara
LOKASI
Nusaka Motor
Buluh Indah Gatsu Barat
Rim Cargo
Jl. Cargo Taman
Jl. Cargo
U
HUB : 0361-7813145, HP. 081338148888 C.380172-rmh
DIBUANG SAYANG
BPM/ist
KERJA SAMA - Belajar untuk bekerja sama sangat dibutuhkan dalam perkembangan mental anak. Karena, di dalamnya terdapat strategi belajar yang menyertakan partisipasi anak dalam aktivitas belajar kelompok kecil yang mengembangkan interaksi positif.
Penting, Ajari Anak Menjalin Kerja Sama TIDAK semua anak mudah diajak belajar bekerja sama dengan teman-temannya. Bahkan, ada anak tertentu yang sama sekali tidak bisa berbagi. Bagaimana mengatasinya? Setiap anak, sebagaimana ditulis di situs www.okezone.com, memiliki karakter yang berbeda. Entah itu dari perilaku, cara bergaul dengan teman-teman sebaya, atau cara dia beradaptasi dengan lingkungan. Masingmasing anak memiliki ciri khasnya masing-masing. Ada anak yang dengan mudah dapat melakukan apa saja dengan enak bersama teman lain, atau ada juga yang selalu bertengkar ketika diminta untuk bekerja sama dalam sebuah belajar kelompok misalnya. Anak-anak yang sulit diajak bekerja sama atau tidak mau belajar kooperatif, biasanya adalah anak-anak yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Biasanya pula mereka merasa dirinya mampu melakukan banyak hal sehingga terkadang tidak membutuhkan orang atau teman lain di sisinya. Belajar untuk bekerja sama sangat dibutuhkan dalam perkembangan mental anak. Karena, di dalamnya terdapat strategi belajar yang menyertakan partisipasi anak dalam aktivitas belajar kelompok kecil yang mengembangkan interaksi positif. Pemikiran ini kemudian digunakan di banyak sekolah tingkat dasar sebagai alasan untuk menggunakan strategi belajar secara kooperatif di kelas. Tujuannya untuk mengembangkan mental dan melatih anak menjadi tidak egois atau mementingkan diri sendiri. “Belajar secara kooperatif sebenarnya dapat meningkatkan prestasi akademik anak, ini relatif mudah diterapkan, dan tidak mahal. Anak-anak bertambah baik tingkah laku dan kehadirannya, serta senang bersekolah,
adalah beberapa keuntungan belajar secara kooperatif,” kata psikolog anak dari Universitas Indonesia, Jeanny Widyanti. Prasekolah dan SD Meskipun banyak penelitian pada belajar secara kooperatif yang telah dilakukan pada siswasiswa yang lebih besar, strategi belajar secara kooperatif lebih efektif bagi anak-anak prasekolah dan sekolah dasar (SD). “Sebagai catatan, tambahan hasil positifnya adalah, belajar secara kooperatif mengembangkan motivasi siswa, mendorong proses kelompok, mengembangkan interaksi sosial dan akademik di antara siswa, dan hadiah bagi kelompok yang berhasil,” papar Jeanny. Ketika seorang anak pertama kali datang untuk menyusun struktur pendidikannya, satu dari cita-cita guru adalah membantu anak mengubah kesadaran dari hanya untuk dirinya sendiri menjadi kesadaran untuk anak-anak yang lain. Pada tingkat ini, perhatian guru adalah mengajar anak untuk membagi, berbuat baik, dan menunjukkan kelembutan tingkah laku kepada orang lain. Aktivitas yang tersusun yang mengembangkan kerja sama dapat membantu membawa hasil ini. Satu dari banyak penelitian yang konsisten memperlihatkan bahwa aktivitas belajar secara kooperatif meningkatkan hubungan anak-anak dengan teman sebaya, khususnya mereka yang memiliki perbedaan sosial dan suku bangsa. Ketika anak-anak mulai mengerjakan tugas, kerja sama dapat memberikan kesempatan untuk membagi ide, belajar
bagaimana mengerti pikiran orang lain dan memberi reaksi terhadap masalah, serta mempraktikkan keterampilan bahasa lisan dalam kelompok kecil. “Belajar secara bersama-sama sejak permulaan masa kanakkanak dapat mengembangkan perasaan positif terhadap sekolah, guru, dan teman sebaya,” kata Jeanny. Tingkatkan Motivasi Dalam penelitian yang dilakukan terungkap bahwa motivasi anak untuk belajar di SD bergantung pada kebutuhan psikologi dasar mereka untuk bersosialisasi. Belajar secara kooperatif meningkatkan motivasi siswa untuk memberikan dukungan kepada teman sebaya. Sebagai bagian dari tim belajar, siswa dapat mencapai keberhasilan dengan cara kerja sama yang baik dengan teman-temannya. Siswa juga didorong mempelajari bahan-bahan secara lebih mendalam dari hal yang telah dipelajari, dan memikirkan cara kreatif untuk meyakinkan guru bahwa mereka telah menguasai bahan yang dibutuhkan. Belajar secara kooperatif membantu siswa berhasil di setiap tingkat akademik. Dalam tim belajar secara kooperatif, sedikit pencapaian keberhasilan siswa dapat memberi kontribusi kepada kelompok dan menambah pengalaman, dan semua siswa mendapat pengertian yang lebih dari setiap ide yang diterangkan mereka kepada orang lain. Agar anak dapat belajar dengan sukses dalam tim belajar secara kooperatif, anak harus memiliki keterampilan interpersonal (antarperseorangan) untuk menyempurnakan tugas-tugas kelompok. “Banyak hal positif bisa diambil anak ketika mereka belajar bersama. Selain meningkatkan rasa sosialisasi, anak juga akan berkompetisi dengan sehat. (tin)
‘’SEPERTI anjing dengan kucing saja,” demikian kata orang melukiskan pertengkaran yang tak habis-habisnya. Pertengkaran itu dilakukan oleh dua pihak yang tak pernah rukun. Setiap bersua, mereka berseteru, saling caci, saling menjelekkan lawan. Puncak pertengkaran adalah perkelahian. Untung ada pihak ketiga yang melerai perkelahian itu. Untuk sementara pertengkaran dan perkelahian itu berhenti. Besoknya pemandangan yang menegangkan itu berulang lagi. Lakonnya masih itu-itu saja, yakni menyalahkan dan menjelek-jelekkan lawan. Kalau pertengkaran semacam itu dipersamakan dengan pertengkaran anjing dan kucing, kira-kira cocok dengan kenyataan. Setiap berpapasan, anjing dan kucing itu pasti bertengkar. Mengapa? Kisahnya (sumber: A.Setiawan, “Kucing dan Anjing”, Angkasa, Bandung) saya ceritakan kembali menjadi sbb. *** Tersebutlah dua orang laki-laki yang bersahabat sejak kecil, namanya Mantaro dan Jantara. Perawakannya tampan dan gagah. Hubungan keduanya pun sangat harmonis. Rukun, seia sekata, bersikap adil, dan tidak mau menang sendiri. Seperti pinang dibelah dua, demikian kata orang yang mengenalnya dari dekat. Setelah tamat sekolah, kedua pemuda itu ingin belajar kepada seorang guru mandraguna yang tinggal di lereng gunung. Mereka tidak puas belajar pengetahuan yang diperolehnya di sekolah, tetapi ingin meningkatkan kemampuan dan kecerdasannya dengan ilmu kebijakan yang tinggi. “Bagus, anak muda!” sambut sang Guru ketika menerima kedua laki-laki tampan itu. “Jarang sekali anak muda yang mau belajar ilmu kebijakan. Mereka cepat berputus asa menghadapi kesulitan atau tergoda oleh hal-hal keduniawian. Aku berharap kamu berdua tidak menyerah di tengah jalan.” “Siap, Guru!” jawab Mantaro dan Jantara serempak. Pelajaran dimulai setelah mendapatkan hari yang baik. Pagi-pagi benar kedua lakilaki itu disuruh berlari naikturun gunung berkali-kali. Lalu dilanjutkan dengan latihan meluweskan tubuh, mengatur napas dan memu-
satkan pikiran. Sang Guru sangat puas melihat ketekunan anak muridnya. Kedua pemuda itu tampak semangat dan bersungguhsungguh. Sebulan kemudian pelajaran dilanjutkan dengan ilmu beladiri. Ilmu itu pun secepatnya dapat dikuasai oleh laki-laki perkasa itu. Sang Guru tidak ragu-ragu lagi, lalu melanjutkan ilmu itu dengan kemahiran menyerang musuh. Calon pendekar itu diajar berbagai pukulan mulai dari pukulan ringan sampai kepada pukulan-pukulan maut yang disebut seribu petir. “Anakku!” kata sang Guru pada suatu hari. “Kamu benar-benar menguasai ilmu kesaktian. Tetapi kesaktian itu tidak ada artinya kalau kamu tidak menguasai ilmu pengendalian diri. Ilmu pengendalian diri itu jauh lebih sulit daripada ilmu yang mengandalkan kekuatan dan kesaktian.” “Mohon ajarilah kami ilmu pengendalian diri itu, Tuan Guru!” kata Mantaro dan Jantara. “Ilmu itu gampang-gampang sulit. Semua tergantung kepada kemauan dan keyakinan diri sendiri. Sebetulnya dalam diri kita bertengger musuh besar yang sangat berbahaya. Musuh itu adalah kemarahan, kesombongan,
irihati, nafsu, kemalasan, keserakahan, mabuk, dan sifat-sifat jelek lainnya. Apabila musuh itu menguasai kita, maka tak ada kedamaian di dunia ini. Persahabatanmu akan menjadi permusuhan. Hal-hal kecil akan menjadi masalah besar. Tujuan bersama akan menjadi persengketaan.” “Kami yakin dan akan berusaha sekuat tenaga untuk menaklukkan musuh itu, Tuan Guru. Musuh itu akan kami hadapi bersama. Tuan Guru kan sudah tahu, kami adalah sahabat yang selalu rukun dan seia sekata,” jawab kedua murid yang cerdas itu. “Kalau demikian, sebelum aku mengajarkan pelajaran terakhir, bersumpahlah untuk selalu rukun dan seia sekata,” kata sang Guru. Kedua murid itu sangat patuh kepada gurunya. Mereka berdua bersumpah di hadapan Yang Maha Kuasa untuk selalu bekerjasama melawan kebatilan dan menegakkan kebajikan. Atas izin dan restu sang Guru, kedua pendekar yang berani itu lalu meninggalkan tempat belajarnya. “Waspadalah, Anakku! Dalam mengarungi hidup, kamu akan berjumpa banyak tantangan,” kata sang Guru melepas murid yang sangat dikasihi itu. made taro
Anak Tunanetra Itu pun Dapat ’’Melihat’’ BELUM lama ini, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali mengadakan lomba prestasi dan kreativitas bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). Salah satunya adalah lomba cipta dan baca puisi bagi anak cacat penglihatan (tunanetra). Apa yang dihasilkan oleh anak yang mengalami cacat fisik itu sepintas biasa-biasa saja. Mungkin ada yang menganggap sekadar kreativitas atau sekadar ikut meramaikan semaraknya dunia pendidikan yang diberikan dana cukup besar oleh pemerintah. Namun, kalau dicermati ada sisi lain dari ajang itu yang patut menjadi renungan bagi anak normal. Akan lebih baik lagi, jika ajang ini bisa menjadi motivasi untuk berkreasi dan berprestasi. Ada kelebihan yang tampak pada anak tunanetra, yakni kepekaan perasaan dan pikirannya. Menurut penulis, semua itu diperoleh lewat pembelajaran, bukan karena kebetulan. Pendapat ini diperkuat oleh pengalaman penulis yang pernah mengajar anak tunanetra di salah satu SMA swasta. Yang patut dihargai adalah SMA swasta itu telah memberi kesempatan kepada anak tunanetra menjadi siswanya. Hasilnya, anak tunanetra bisa berharap pula seperti halnya anak normal di SMA swasta itu. Karena berada di tengahtengah anak normal, anak
tunanetra selalu menunjukkan kelebihannya, yakni penuh konsentrasi, selain motivasi belajar yang lebih tinggi. Sering pula hasil ulangan beberapa anak tunanetra, misalnya pada pelajaran bahasa Indonesia, lebih baik daripada anak normal. Citra Penglihatan Pada sekolah anak normal (SMA) pada umumnya, menurut pengalaman penulis, jika siswa disuruh menulis puisi dalam waktu sekitar 90 menit, belum tentu mampu menghasilkan atau merampungkan sebuah puisi, kecuali kebetulan atau pada anak yang berbakat. Jarang terjadi penulisan sebuah karya puisi langsung jadi. Sangat berbeda dengan anak tunanetra seperti pada lomba yang diadakan barubaru ini. Mereka telah menyiapkan segala sesuatunya. Kemudian dalam waktu kira-kira 90 menit, mereka sudah dapat menghasilkan sebuah puisi. Dan, hampir semuanya mengambil tema “Aku juga bisa”. Sedangkan tema lain, “Waspada bencana alam” dan “Pencemaran lingkungan” kurang diminati. Apa yang mereka persiapkan — berupa ingatan — dalam menulis puisi, ternyata sangat baik dituangkan dalam huruf braile dengan pilihan kata-kata yang bernuansa puisi. Dalam konteks ini tentu tidak lepas dari bakat yang dimiliki anak tunanetra itu. Mereka tahu
bentuk fisik puisi pastilah tidak lepas dari bahan bacaan maupun diberi pelajaran oleh gurunya. Dari sisi citraan, puisi karya anak tunanetra itu tidak ada bedanya dengan puisi karya anak normal yang seumur. Seolah-olah anak tunanetra bisa “melihat” untuk melukiskan situasi alam yang begitu indah. Dalam puisi itu tertulis misalnya “bintang bercahaya”. Citraan yang ditimbulkan oleh kelompok kata “bintang bercahaya” adalah citra penglihatan. Kemudian tertulis juga “Aku ingin terbang. Walau sayapku terluka”. Hal ini menunjukkan bahwa dalam puisi yang dihasilkan itu seolah-olah anak tunanetra bisa melihat sinar bintang yang bertaburan di angkasa dan kondisi burung terbang yang sayapnya terluka. Pengalaman estetis dalam puisi itu tentu sebagai cermin bahwa wawasan mereka juga luas. Mata batinnya juga tajam dan bisa merasakan semua itu dalam imajinasi. Tak Ada Beda Dalam konteks berkarya, tidak ada bedanya anak yang tunanetra dengan anak yang matanya normal untuk citraan penglihatan. Dalam puisi yang dihasilkan juga tergambar bahwa anak cacat fisik tidak mau kalah dalam semangat belajar maupun semangat untuk hidup. Anak itu sadar dirinya
mengalami cacat fisik, sebagimana tergambar dalam karya puisinya, namun tidak ingin bergantung pada orang lain. Anak tunanetra itu ingin berkarya dan — tak kalah penting — ingin berguna bagi nusa dan bangsa. Mereka tidak ingin ketunaan fisiknya menjadi beban bagi orang lain. Begitulah semangat yang tersirat dari puisi-puisi mereka. Jika anak normal kadang-kadang membuat ulah di kelas, misalnya bercanda atau menggoda temannya. Tidak demikian halnya anak tunanetra, mereka tak pernah bikin ulah yang menjengkelkan guru. Oleh karena sadar akan kekurangannya dalam hal melihat, pendengaran dan daya ingat mereka justru hampir sempurna. Sepertinya mereka ingat “titik koma” yang diucapkan guru. Kalau anak normal biasa nyontek, sedangkan anak tunanetra benar-benar kerja sendiri karena tes diberikan dalam bentuk lisan. Kalau ada penjelasan guru kurang jelas, ia bertanya, sama seperti anak normal yang cerdas dan kritis. Ada hal yang menarik berkaitan daya ingat anak tunanetra. Setelah 25 tahun anak tunanetra itu tamat sekolah, suara guru masih diingat dan penulis pun disapanya sebagai seorang gurunya. Rasa ormat kepada guru yang pernah mendidiknya masih terasa. Kemudian ia menawarkan jasanya (sebagai tukang pijat)
kepada penulis, mirip balas budi, karena ia emrasa pernah mendapat pendidikan dari seorang guru. Sebagai guru yang bertugas di sekolah umum dan mengajar anak normal, tentu pengalaman mengajar anak tunanetra menjadi kenangan tersendiri bagi penulis. Setelah membandingkan semangat belajar anak tunanetra dan anak normal, bisa dikatakan anak normal secara umum lebih rendah motivasi belajarnya untuk berprestasi bahkan sekolah bagi mereka sekadar untuk mendapat ijazah. Dalam hal ini penulis tidak menampik kemungkinan sisi kelemahan guru, yakni yang belum optimal berbuat untuk memotivasi anak dalam meningkatkan prestasi dan kreativitas pada anak. Kalau saja motivasi dan semangat belajar anak normal seperti anak cacat fisik itu sama, dapat dipastinya mutu pendidikan secara umum lebih baik dari apa yang kita rasa-
kan selama ini. Dalam hal ini tentu saja dibarengi semangat guru dalam memberikan pendidikan kepada anak normal. Tetapi, belum banyak anak normal memiliki motivasi tinggi dalam belajar seperti pada anak tunanetra. Rasa jengah untuk menunjukkan kebolehan pada anak normal belum muncul. Anak tunanetra diberi kelebihan oleh yang mahakuasa dalam pendengaran dalam menangkap isi pembicaraan guru atau sumber lainnya, kata orang. Yang pasti, semua itu tidak diperoleh begitu saja, melainkan berkat pembelajaran, adanya rasa jengah. Peran guru yang mengajar anak tunanetra juga besar. Kesabaran si guru juga sudah terlatih. Semangat guru juga penuh dengan rasa pengabdian. Dalam pikiran guru banyak terkontaminasi untuk menarik keuntungan finansial dari siswanya. zigk tribana
MEDITASI CAHAYA PADMA YAYASAN BALI SANMATA Dibuka kelas baru
Meditasi Cahaya Padma untuk pemula dan pendalaman, inisiasi & pembangkitan kundalini hub. Center Meditasi Cahaya Padma,
Jl. Hayam Wuruk 12D Dps, Call/SMS : 081236229622 Bersama dr. I Made Astawa C.365131-pend-2
(tanpa dipungut biaya) C.378817-med
C.378194-rpa
C.381279-hp-1
DAERAH
Minggu Umanis, 7 Juni 2009
S URAT P EMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Kasus Manohara Jangan Dijadikan Isu Nasional Pemberitaan kasus Manohara Odelia Pinot dianggap sudah berlebihan. Untuk itu kasus Manohara diminta agar tidak dijadikan sebagai permasalahan bangsa, apalagi isunya dibawa ke isu nasional. Masalah ini jangan dibawa ke masalah bangsa. Jangan terlalu dibesarkan isunya itu jadi isu nasional. Kasus Manohara Odelia Pinot merupakan masalah antarsuami-istri. Jadi seharusnya diselesaikan antara keluarga dengan melalui mediasi. Sebaiknya Manohara mengadukan kasus ini ke pihak yang berwajib di Malaysia karena ini masuk ke dalam ranah domestik. Kita berharap agar pemberitaan Manohara tidak menutup pemberitaan soal pemilu presiden. Pemberitaan soal kampanye tiga pasangan capres-cawapres dinilai lebih diperlukan. Jangan sampai kasus ini menutup pemberitaan kampanye pilpres. Kita juga harus mengetahui wacana apa saja yang diberikan capres dan cawapres. Untuk itu, wanita Indonesia yang menikah dengan pria asing agar menjadikan hikmah kasus Manohara, jangan merendahkan bangsa sendiri. Jangan terlalu meninggikan orang asing serta jangan memandang diri kita rendah. Hj. Siti Umiyati Jl. Raya Wangun, Tajur, Ciawi, Bogor
Pelajaran bagi Kita Peristiwa yang menimpa Prita Mulyasari (karena e-mail masuk penjara) telah menarik perhatian publik dan menimbulkan solidaritas bagi sebagian masyarakat. Pernyataan dukungan bukan hanya datang dari komunitas pengguna dunia maya atau ibu rumah tangga yang bersimpati dengan kasusnya, namun juga para capres yang akan maju dalam pilpres mendatang, untuk merebut simpati. Kasus ini hendaknya bisa dijadikan pelajaran berharga bagi para penegak hukum, rumah sakit dan masyarakat pengguna internet. Dengan adanya kasus ini, kita bisa mengambil hikmahnya. Di samping itu, lebih baik mencari mediator untuk menemukan jalan pemecahan yang lebih bermartabat dan memenuhi rasa keadilan. Fathya M Putri Jl. Warung Buncit 145, Jakarta Selatan
3
Gagal Panen, Petani Kembali Meringis Tabanan (Bali Post) Sejumlah subak yang terserang hama tikus hebat seperti di Subak Riang Gede Penebel, akhirnya benar-benar menyebabkan gagal panen. Bahkan sejumlah subak dikatakan telah gagal panen sebanyak tiga musim tanam. Hal ini tentu saja membuat petani kembali meringis karena tidak bisa menikmati hasil panen. Akhirnya petani harus pasrah karena merugi. Subak Riang Gede seluas 292 hektar telah terserang hama tikus sesaat setelah padi baru ditanam. Serangan itu terus terjadi hingga umur padi semestinya telah menguning. Hanya sejumlah petani yang bisa panen dalam jumlah yang sedikit. Sejumlah tempekan Subak Riang Gede terserang hebat seperti Subak Riang Ancut, Delod Sema dan Delod Pura Guwa. Tiga subak ini nyaris gagal total selama dua musim tanam ini. Pekaseh Subak Riang Ancut I Nengah Redita, Sabtu (6/6) kemarin, mengatakan subak seluas 60 hektar ini nyaris gagal total. “Hanya sejumlah petani yang mampu memanen beberapa sak saja per hektar. Saya hanya dapat sekitar lima sak. Kami sudah gagal panen sebanyak dua kali,” ujarnya. Petani lain, kata Redita, juga mengalami nasib serupa. Bahkan banyak yang
tidak panen sama sekali karena padinya luluh-lantak diserang binatang pengerat ini. Dua subak lain, Delod Sema dan Delod Pura Guwa juga mengalami hal serupa, banyak petani telah menelantarkan padinya ketika berbagai cara tidak mampu lagi mengatasi serangan tikus yang sangat ganas selama 20 tahun belakangan ini. Petani mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta per hektar di luar aci dan tenaga yang dikeluarkan untuk menggarap sawah. Tetap Bertani Dikatakan Redita, petani berharap ada bantuan pemerintah guna mengatasi serangan tikus ini. Sebab menjelang musim tanam ke depan, petani masih waswas jika tikus akan kembali menyerang. Walau pertanian kini tak bisa diandalkan sebagai penopang kehidupan, sejumlah petani mengaku masih tetap akan bertani karena tidak ada pilihan lain.
Situasi ini tentu saja membuat generasi muda enggan turun bertani. Petani di Subak Ancak Bija Kuwum bahkan mengatakan telah mengalami gagal panen sebanyak tiga kali. Ketika dilakukan pengropyokan di subak itu, dalam waktu beberapa jam, petani berhasil membantai lebih dari 2.000 tikus. Selain hama tikus, sejumlah petani juga mengeluh karena terserang hama dan penyakit tanaman. Di Subak Sanggulan, sejumlah petani yang sedang panen mengaku sedikit kecewa karena hama tungro menyebabkan padinya tidak bisa berbuah normal. Salah satu petani yang menggarap sawah di sekitar Perumnas Sanggulan, I Wayan Sujaya, mengatakan dari 16 are sawah yang dikerjakannya, hanya beberapa petak yang bisa dipanen, selebihnya dibiarkan karena rusak. “Paling juga cuma dapat beberapa sak saja, padi ini terserang tungro, selain itu ada sejumlah penyakit lainnya. Kami tidak mengerti, dalam beberapa musim belakangan sulit sekali memperoleh hasil panen,” ujarnya ketika menunggu buruh panen di sawahnya. (kmb14)
Cara Gila Jadi Pengusaha Sukses dan Kaya Denpasar (Bali Post) Perekonomian Bali akan tangguh dan mampu bertahan dari terpaan krisis mikro maupun global jika pengusahanya mempunyai daya ungkit yang penuh inovatif. Demikian dikatakan Purdi E Chandra, milyuner asal Yogyakarta dalam kesempatan roadshow seminar menggebrak warga Bali menjadi melek finansial. Purdi E Chandra penerima Muri Award di bidang pendidikan bisnis hadir membawa angin segar dengan Entrepreneur University di bawah naungan Primagama Group yang digaungkan sejak tahun 2000. “Siapa pun Anda pengusaha atau belum, pria maupun wanita yang ingin mengembangkan diri menjadi pengusaha, mulailah sekarang juga menjadi insan pebisnis kreatif, inovatif maupun berkompetisi di era global, menjadi pengusaha andal dan tangguh di masa depan,” katanya. Melalui trik-trik gilanya yang sangat fantastik dengan pemaparan penuh joke segar membawa peserta tertawa lepas dalam setiap acara seminar. Di Denpasar, seminar akan diselenggarakan pada Minggu (7/6) hari ini pukul 16.30 wita di Sektor Bali Beach Golf, Grand Bali Beach Sanur, dengan kontribusi Rp 250.000, dengan tema “Cara Gila Jadi Pengusaha”. Entrepreneur University (EU) adalah salah
satu pendidikan nonformal yang bergerak di bidang pendidikan bisnis (kewiraswastaan), melahirkan ratusan ribu pengusaha di berbagai bidang bisnis. Di sini, ada upaya mengubah mindset dari otak kiri ke otak kanan, mengasah kecerdasan emosional, kecerdasan adversity, kecerdasan finansial, dan kecerdasan spiritual. Ayustyana, Direktur Utama EU yang sukses mengembangkan EU di wilayah Indonesia bagian barat menambahkan, EU sebagai wadah pendidikan kewiraswastaan nonformal pertama di Indonesia telah berkembang di 59 kota termasuk di Denpasar dan telah menelorkan hampir 600 pengusaha yang bergerak di berbagai bidang usaha dengan wadah komunitas Bali Entrepreneur Club (Balec). Ada sejumlah keunikan yang terdapat di EU, antara lain tanpa nilai, tanpa ujian, tanpa akreditasi, tanpa status, tanpa ijazah dan diwisuda setelah jadi pengusaha. Semua orang berpotensi jadi sukses dan kaya. Permasalahannya, jarang orang yang mau belajar dan berani mengambil risiko demi kesuksesan. “Ingin cepat kaya dan sukses, jadilah pengusaha”, demikian slogan yang selalu dilontarkan Ayustyana di setiap kesempatan mengisi mentoring komunitas EU di wilayah Indonesia. (bns)
BPM/kmb14
RUSAK - Tanaman padi rusak dan gagal panen di Tabanan.
Peredaran Miras Bebas, Dewan Minta Izin Dikaji Tabanan (Bali Post) Walaupun tewasnya sejumlah warga Bali, termasuk wisatawan akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan, namun kasus itu mengingatkan banyak pihak tentang keberadaan pabrik miras di Tabanan. Dewan Tabanan menyoroti peredaran miras berlabel maupun tidak memang sangat bebas tanpa ada mekanisme pengawasan yang jelas. Dikhawatirkan kasus serupa akan terulang kembali jika tidak ada pengawasan yang ketat tentang peredaran miras. Tidak jelas bagaimana perjanjian peredaran produk dari dua pabrik miras di Tabanan. Banyak pihak yang mengatakan termasuk pejabat di Tabanan, bahwa miras itu diproduksi untuk keperluan pariwisata dan dikirim
Tewas Bunuh Diri
ke luar Bali. Artinya tidak beredar luas. Namun kenyataannya, produksi pabrik miras di Penyalin yakni Vodka Drum dan Iceland mudah didapatkan. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) I Gusti Gde Subadiwasa, Sabtu (6/6) kemarin, mengatakan setiap bulan pabrik mikol itu membuat laporan kepada pihaknya. Dikatakannya, pihaknya terus mengawasi dua pabrik yang ada di wilayahnya itu. Meski demikian, anehnya, dia mengaku tidak tahu persis produk miras yang dihasilkan oleh dua pabrik yang sempat menjadi polemik dan salah satunya sempat ditutup Kapolda karena belum memiliki izin itu. Soal distribusinya, Subadiwasa mengaku tidak tahu persis. Hanya saja dia mendapat laporan dari manajemen pabrik bahwa produk mirasnya dijual keluar Bali. Mantan salah satu asisten di Setda Tabanan ini juga mengaku tak ingat persis apa nama produk miras
di Penyalin dan Pucuk. “Menurut laporan yang saya terima, distribusinya ke luar Bali seperti Ambon, Kupang, dan daerah lain, pabrik ini kan punya distributor. Soal produksi pabrik di Pucuk saya tidak tahu persis, nanti saya dalami lagi,” ujarnya. Sementara itu salah seorang anggota DPRD Tabanan, IGM Suryantha Putra menyatakan distribusi miras semestinya mendapat pengawasan ketat dari pemerintah. Dikatakannya, selama ini miras memang sangat mudah untuk didapatkan, bukan hanya di tempat-tempat wisata atau hiburan, tetapi juga pada sejumlah warung dan toko. Ditegaskan Sena, panggilan akrabnya, izin produksi maupun peredaran yang diberikan kepada dua pabrik miras tersebut perlu ditinjau ulang. “Izin pabrik dan distribusi harus ditinjau ulang, jika menyalahi aturan sebaiknya diambil sikap. Selama ini eksekutif jalan sendiri, tidak pernah melalui rekomendasi dewan,’’ ujar Sena geram. (kmb14)
Tabanan (Bali Post) Ni Komang Surya (26), warga Banjar Klembang, Desa Rejasa, Penebel ditemukan tewas menggantung diri di pohon coklat, Sabtu (6/ 6) kemarin sekitar pukul 11.30 wita. Peristiwa itu tentu saja membuat warga sekitar geger. Pahumas Polres Tabanan AKP Made Mundra mengatakan pihaknya belum mengetahui motif korban mengakhiri hidupnya. Namun berdasarkan olah TKP yang dilakukan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Seorang warga menemukan wanita ini telah tergantung dalam keadaan tak bernyawa di pohon kopi. (kmb14)
YAYASAN TAKSU BALI
TERDAFTAR NOMOR : 220 / 221 / KBPM / Org, 29 Mei 2002 PELESTARI SENI BUDAYA DAN BENDA BENDA PUSAKA SUPRANATURAL BALI INDONESIA Sekretariat : Jln. Jagaraga No 4, Ds / Br. Celuk, Sukawati, Gianyar, 80582. Telp : (0361) 298364,Fax : (0361)292285. Email : taksubali.foundation@yahoo.co.id www.taksu-bali.com
I MADE MASTRESNA, SE, M.Si
SEDOT HARTA SECARA HALAL SESUAI DENGAN ILMU RAJA - RAJA BALI KUNO DAN SASTRA BERUPA EMAS, PERAK, PERMATA, UANG, HARTA MULIA DAN LAIN LAIN SESUAI DENGAN PROFESI ??!!! RODA KEHIDUPAN AKAN SELALU BERPUTAR, KADANG KITA BERADA DIBAWAH / MISKIN DAN ADA KALANYA KITA DIATAS / KAYA.
BAGI ANDA YANG MERASA EKONOMINYA KURANG ATAU MISKIN, ANDA TIDAK PERLU KHAWATIR PUSAKA AJI PANGREKA BHUANA SOLUSINYA!!! ( TERBUAT DARI EMAS MURNI 24 KARAT )
UNTUK MENGATASI EKONOMI TERPURUK, PERUSAHAAN BANGKRUT, HUTANG MENUMPUK DAN LAIN LAIN,
MAHAR MULAI DARI Rp. 1.000.000 S / D Rp. 5.000.000 REJEKI AKAN MENGALIR DAN KEKAYAAN AKAN DATANG SECARA TIDAK DISADARI, REAKSI POSITIF AKAN MULAI TERASA DALAM JANGKA WAKTU SATU SAMPAI TIGA BULAN DARI HARI PERTAMA PEMAKAIAN. SEDANGKAN BAGI ANDA YANG MERASA EKONOMINYA SUDAH MAPAN ATAU KAYA, PASTI TIDAK TAHU APAKAH KEKAYAAN ANDA TERSEBUT AKAN BERTAHAN ATAU AKAN HABIS DALAM WAKTU SINGKAT. UNTUK ITU TIDAK PERLU KHAWATIR PUSAKA AJI PANGUYUP SARINING BHUANA SOLUSINYA ( TERBUAT DARI EMAS MURNI 24 KARAT )
UNTUK MEMPERTAHANKAN KEKAYAAN YANG SUDAH DIMILIKI DAN MENJAMIN SERTA MEMASTIKAN AKAN BISA DINIKMATI ATAU DIWARISKAN PADA ANAK CUCU KITA. MAHAR MULAI DARI Rp. 5.000.000 SAMPAI DENGAN Rp. 10.000.000 DAPAT DIGUNAKAN OLEH SEMUA ORANG TIDAK MEMBEDAKAN RAS, SUKU, AGAMA DAN LAIN LAIN. TERBUKTI AMAN, PRAKTIS, TANPA TUMBAL, TANPA EFEK SAMPING DAN LAIN - LAIN UNTUK KEDUA PUSAKA DIATAS DIJAMIN UANG KEMBALI KALAU TIDAK BERHASIL !!! PENGOBATAN TRI BHUANA UNTUK SAKIT MEDIS DAN NON MEDIS KEJAKSAAN NOMOR : B-067/P.1.15/Dsp.4/06/2008 SURAT TERDAFTAR PENGOBATAN TRADISIONAL (STPT ) NOMOR : 10/STPT/DIKES/2007 SURAT IJIN PENGOBATAN TRADISIONAL (SIPT) NOMOR :03/SIPT/DIKES/2011 TERLARIS, DAHSYAT DENGAN METODE TANPA SENTUH SATU SATUNYA DIDUNIA DIJAMIN UANG KEMBALI KALAU TIDAK BERHASIL SEHAT ITU MEMANG MAHAL, TAPI SAKIT JAUH LEBIH MAHAL !!! 7. STOP PERSELINGKUHAN SEKETIKA 1. STOP MEROKOK SEKETIKA HARGA HARGA CUMA Rp. 2.500.000,CUMA Rp. 1.000.000,8. STOP BODOH ( MALAS BELAJAR) 2. STOP NARKOBA SEKETIKA (SEBELUM MENJADI SENANG BELAJAR SEKETIKA SAKAW) HARGA CUMA Rp. 2.500.000,HARGA CUMA Rp. 1000.000,3. STOP JUDI SEKETIKA HARGA CUMA 9. STOP KORUPSI SEKETIKA UNTUK ORANG Rp. 1.500.000,KEPERCAYAAN ANDA HARGA CUMA 4. STOP TRAUMATIK PACAR ATAU KEKASIH Rp. 2.500.000,MASA LALU SEKETIKA HARGA CUMA 10. STOP HOMO SEKSUAL / GAY MENJADI Rp. 1.000.000,NORMAL SEKETIKA HARGA CUMA 5. STOP PERILAKU NEGATIF MENJADI POSITIF Rp. 5.000.000,SEKETIKA, HARGA CUMA Rp. 1000.000,11. STOP LESBIAN MENJADI NORMAL 6. STOP PSICHOSOMATIC ILLNES ( STRESS, SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 5.000.000,DEPRESI, TRAUMA, PHOBIA, ILLUSION DAN 12. MENGOBATI SEMUA PENYAKIT MEDIS LAIN LAIN SEKETIKA HARGA CUMA DAN NON MEDIS TANPA SENTUH Rp. 1.000.000 WAJAH ADALAH CERMINAN HATI DAN MASA DEPAN!!! BUKTINYA SAAT HATI KITA ADA MASALAH WALAUPUN KITA TERSENYUM PASTI TIDAK AKAN KELIHATAN BAHAGIA, BEGITU JUGA SEBALIKNYA !!! FISIOGNOMI & PALMISTRI ( ILMU MEMBACA WAJAH & GARIS TANGAN ) MENGENAI :
9. KETURUNAN 1. JABATAN / KARIER 5. REJEKI 10. HARTA KEKAYAAN 6. LIBIDO / SEXUAL 2. NASIB 11. NASIB DI HARI TUA 7. USAHA 3. JOIN USAHA 8. BENCANA & KESEHATAN 12. JODOH 4. KELUARGA NAIK BATU ATAU KAYU PUSER BUMI AJAIB YANG DAPAT MENJAWAB SEKETIKA SEGALA PERTANYAAN TENTANG MASALAH KEHIDUPAN ANDA !!! C.378341-hp
C.380653-rpa
DAERAH
2
FIGUR Siap Jadi KetuaTim JK-Win DESAKAN kalangan politisi, pebisnis, konsultan hukum, dan kawan-kawan seperjuangan, membuat mantan anggota DPRD Bali dari Partai Golkar I Nyoman Sember Suputra, B.A, S.H. siap menjadi ketua tim relawan pemenangan JKWin di Bali. ‘’Saya terpanggil untuk ikut berpartisipasi memenangkan JK-Win di Bali. Sebab banyak pertanyaan dari teman sejawat, kok di Bali BPM/ist sepi-sepi gerakannya. Tak seperti kampanye JK-Win di daerah lain,’’ katanya di kediamannya Jalan Dahlia 1 Denpasar Sabtu (6/6) kemarin. Untuk itu, dia mengaku telah menyiapkan program dan strategi pemenangan JK-Win di Bali melalui kampanye tertutup. Mantan Ketua KUPMI (Kerukunan Pengusaha Menengah dan Kecil Indonesia) Bali ini merasa yakin JK-Win mampu memenangkan Pilpres tahun 2009 kendati yang dihadapi calon incumbent SBY. Slogan JK-Win lebih cepat lebih baik adalah jawaban atas kondisi kepemimpinan saat ini yang terkesan lamban. Indonesia yang kaya dengan sumber daya alam namun SDMnya masih banyak miskin. Bahkan, SDM Indonesia seperti TKI di luar negeri hanya menjadi SDM kelas dua. Sember menilai slogan JK lebih cepat lebih baik tepat dengan tuntutan masyarakat yang menghendaki pelayanan birokrasi yang cepat dan lebih baik. ‘’Kalangan pengusaha trauma dengan pelayanan birokrasi berbelit-belit,’’ kata Dirut PT Lestari MS Group ini. Pria yang tetap tampil energik di usia senja ini memang kenyang dengan pengalaman organisasi. Pernah menjadi Wakil Ketua Kadin Bali (1985), Ketua HIPPI (Himpunan pengusaha Pribumi Indonesia) Bali (1980-1990), Ketua REI Bali pertama. Sejak menjadi wakil ketua Kadin Bali, dia mengaku sudah kenal dengan JK yang saat itu menjadi Ketua Kadin Sulawesi Selatan. ‘’Pak Jusuf Kalla orangnya tegas, sigap dan cepat. Kepemimpinan seperti itu sangat diharapkan masyarakat saat ini,’’ tuturnya. (sua/*)
SMP PGRI 1 Perpisahan di Bedugul
Rekreasi Sambil Belajar Lingkungan
Denpasar (Bali Post) Jika sekolah lain menggelar acara perpisahan di hotel, SMP PGRI 1 Denpasar justru terbalik kembali ke alam. Perpisahan 652 siswa kelas III diadakan di Kebun Raya Bedugul, Jumat (5/6) lalu. Menurut Kepala SMP PGRI 1 Denpasar, I Made Renu, S.Pd., agenda ini memberi tiga makna yakni melepas siswa kelas III, rekreasi setelah ujian dan sumatif, serta belajar mencintai lingkungan. Bukti pelestarian lingkungan ditunjukkan Made Renu bersama guru, Ketua YPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar, Drs. Dewa Putu Putra, M.M., M.H., M.Pd., Ketua YPLP PGRI Bali, Drs. Redha Gunawan, M.M., Drs. Ketut Kontra, dan Ni Made Naderi dengan melepas 27 burung perkutut ke udara. Angka 27 diyakani angka keberuntungan serta burung pertanda pelestarian lingkungan. Selain itu, Made Renu memberi kebebasan kepada siswa sambil berekreasi juga mengenal aneka botani di kebun raya dan dijadikan bahan laporan. Dalam sambutannya, Made Renu mengharapkan siswanya tetap menjaga nama baik almamater dan tunjukkan lulusan SMP PGRI 1 Denpasar layak bersaing. ‘’Tunjukanlah bahwa penanaman disiplin di sekolah menjadi contoh bagi siswa sekolah lainnya,’’ ujarnya. Ia juga mengatakan siswa tak boleh lupa dengan jasa para guru karena semua kesuksesan juga berkat perjuangan guru di sekolah. Karena itu, ia berpesan belajar lebih baik karena tantangan ke depan semakin berat. ‘’Kami berdoa agar bisa lulus 100 persen,’’ ujarnya. Dewa Putu Putra mengajak warga sekolah untuk terus berinovasi mengejar kemajuan. Dengan inovasi dan perkembangan ke arah yang lebih baik dalam PBM, pelayanan prima, pembekalan keterampilan bahasa asing dan TI, perpustakaan, sekolah PGRI akan mampu bersaing dengan sekolah lainnya. Untuk memeriahkan suasana Redha Gunawan mengajak siswa ikut bernyanyi. Ia mengaku bangga atas prestasi yang diraih SMP PGRI 1 Denpasar, sekalipun sekolah swasta sarat dengan prestasi. Dengan pengalaman mengelola pendidikan puluhan tahun, ia yakin masyarakat tetap menjadikan sekolah ini sebagai pilihan utama karena dicintai masyarakat. Di acara itu juga diisi dengan aneka pentas kreativitas siswa SMP PGRI 1 Denpasar seperti band dan aneka permainan. (025/*)
BPM/025
LEPAS - Kasek Made Renu bersama Dewa Putu Putra, Redha Gunawan, dan guru melepas burung dan balon ke udara saat acara perpisahan.
Minggu Umanis, 7 Juni 2009
Proteksi Lahan Pertanian dengan Pendekatan Hukum Denpasar (Bali Post) Sistem proteksi dan perlindungan hukum terhadap pertanian di Bali sangat lemah. Sampai saat ini belum ada ketentuan yang mewajibkan investor di Bali yang menjadi bapak angkat sektor pertanian atau subak. Sanksi hukum bagi perusak tata guna air, saluran irigasi termasuk menelantarkan lahan pertanian juga tak tegas. Padahal untuk membangun korelasi dan sinergi yang kuat secara lintas sektor, pertanian Bali harus memiliki kesetaraan dengan investasi lain yang selama ini kerap menggerogoti lahan pertanian. Langkah ke arah itu bisa saja ditempuh dengan penegakan hukum formal dan hukum adat. Demikian pandangan Bendesa Pakraman Panjer yang juga pakar Hukum Undiknas Prof. Dr. Nyoman Budiana, S.H. menyikapi problem serius pertanian Bali, Sabtu (6/6) kemarin. Prof. Budiana mengatakan penyelamatan pertanian Bali harus disinergikan dengan pendekatan hukum, agar investor tak seenaknya membebaskan berhektar-hektar lahan pertanian. Eksekutif dan DPRD Bali harus menjerat pelaku pembebasan lahan di Bali yang kenyataannya lahan itu ditelantarkan. ‘’Ini sesuai spirit
UU No. 5/1960 tentang Agraria,’’ tegas Prof. Budiana. Selain itu, implementasi UU Agraria No. 5/1960 harus ditegakkan di Bali, agar pembebasan ruang yang berbuntut pada telantarnya lahan pertanian bertahun-tahun bisa ditindak. Prof. Budiana mengusulkan agar Bali memiliki aturan main yang jelas terkait dengan investasi yang melahap lahan pertanian. A.A. Arnawa, nayaka MUDP Bali mengatakan implementasi pendekatan hukum adat mestinya bisa dijabarkan di Bali. Terlebih dalam revisi Perda No. 3/2003
tentang Desa Pakraman sudah diatur ketentuan dalam alih fungsi lahan di Bali. Subak dan lahan pertanian merupakan bagin mendasar dari desa pakraman Bali. Selama ini alih fungsi lahan pertanian jarang melibatkan prajuru desa pakraman, sehingga alih fungsi tak terpantau. ‘’Pendekatan awigawig adat juga bisa menekan konflik kepentingan investor dengan krama desa pakraman,’’ ujarnya. A.A. Arnawa mengaku sangat mendukung jika subak-subak di Bali mendapat perlindungan yang lebih jelas. (044)
RS Manuaba Berkomitmen ”No False and Complain’’ Denpasar (Bali Post) Perjalanan panjang telah ditempuh RS Manuaba dalam upayanya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Memasuki usianya yang ke-35, rumah sakit yang terletak di jantung Kota Denpasar ini kembali berupaya memberikan pelayanan kesehatan maksimal, sesuai moto ‘’No false and Complain’’. Puncak perayaan HUT RS Manuaba berlangsung Sabtu (6/6) kemarin. Direktur RS Manuaba Prof. Dr. I.B. Gede Manuaba menjelaskan di tengah persaingan yang semakin ketat, pihaknya berupaya membuat terobosan maksimal. Di antaranya berupaya semaksimal mungkin menekan terjadinya kesalahan yang pada akhirnya berakibat pada komplain, baik dari pasien maupun keluarga pasien itu sendiri. ‘’Kesalahan suatu saat pasti saja terjadi. Namun, kami berupaya menekan kesalahan tersebut seminimal mungkin. Dengan demikian, pasien merasa nyaman sekaligus memberikan kepercayaan pada kami dalam urusan kesehatannya,’’ jelas Manuaba yang sekaligus juga pendiri RS Manuaba. RS Manuaba juga menerapkan moto ‘’Perawatan Kami Serasa di Rumah Sendiri’’. Artinya, pelayanan yang diberikan RS Manuaba tidak bersifat satu arah. ‘’Kami beru-
paya, pasien saat berobat seperti di rumah sendiri. Dengan kondisi tersebut secara psikologis akan mempercepat kesembuhan para pasien,’’ katanya. Dalam perkembangannya, RS Manuaba yang pada awal berdirinya hanya menangani soal kebidanan kini sudah berkembang pada pelayanan kesehatan lainnya. Di antaranya THT, bidang orologi, penyakit dalam terutama penyakit rematik. Penambahan tersebut bisa terjadi karena saat ini RS Manuaba sudah memiliki sejumlah dokter spesialis di bidangnya. Ditanya pelayanan kesehatan kepada masyarakat miskin, Manuaba menyatakan se-
suai petunjuk Depkes pihaknya tetap mengalokasikannya. Cuma lanjutnya, dalam pelayanan tersebut pihaknya tetap memberlakukan persentase. Mungkin saja persentase jauh lebih kecil dibandingkan rumah sakit lainnya. Mohon dimaklumi, operasional yang mesti ditanggung jumlahnya cukup banyak. ‘’Mulai membayar listrik, air semuanya mesti kami tanggung sendiri,’’ paparnya. Perayaan HUT ke-35 ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng. Pada kesempatan tersebut juga terpilih dr. A.A. Raka Wirawan sebagai Mas Manuaba dan Gusti Ayu Ra Asih sebagai Mis Manuaba. (015/*)
BPM/edi
HUT - Jajaran manajemen RS Manuaba berfoto bersama saat peringatan HUT ke-35, Sabtu (6/6) kemarin.
Sekolah Dyatmika Selenggarakan Malam Penganugerahan Siswa Berprestasi Denpasar (Bali Post) Sekolah Dyatmika menyelenggarakan malam penganugerahan dan perayaan kelulusan tahunan untuk tingkat SMP dan SMA, di Hongkong Garden Restaurant, Jumat (5/ 6) malam. Perayaan diisi dengan penyerahan sertifikat atas pencapaian prestasi dan usaha para siswa, untuk semua mata pelajaran yang diikuti selama setahun. Penghargaan yang diberikan sekolah Dyatmika sedikit berbeda dibandingkan sekolah-sekolah lainnya. Penghargaan yang diberikan lebih bertujuan untuk menggali potensi kemampuan para siswa. Makanya siswa yang mendapatkan penghargaan tidak saja pintar dalam bidang akademis, tetapi juga kemampuan lainnya. ‘’Kami yakin masing-masing siswa mempunyai kemampuan yang berbeda satu dengan yang lainnya. Ada siswa yang pintar dalam bidang akademis, ada juga pintar dalam nonakademis. Maka bidang kemampuan akademis saja mendapat penghargaan, tidak menutup kemungkinan siswa yang naik ke atas panggung didominasi siswa tertentu,’’ ujar Direktur Sekolah Dyatmika Katie Jones di sela-sela penyerahan penghargaan. Siswa yang mendapat penghargaan mulai kelas VII sampai kelas XII (siswa yang me-
namatkan pendidikan). Adapun penghargaan yang diberikan tersebut meliputi Indonesia Award, English Award, Mathematic, Science, Social Studies, Physical Education, Art, Information Tecknologi, Effort dan Healt. Terpilih yang mendapatkan penghargaan outstanding achievement tingkat 7 adalah Amanda Felecia. Berturut-turut Isabella Kei Lewis (tingkat 8), Tathya Yuki Abe (tingkat 9), Maria Theresia Astrid Felecia Lim (tingkat 10), Natasya Anggreni Kusuma Wardani (tingkat 11) dan Kennet Widjaya (tingkat 12). Sementara yang mendapatkan special award untuk tingkat SMP Dewa Gede
Kevinda Thobias Adiya dan Nadia Adjani Soerjanto untuk tingkat SMA. Ketua Yayasan Komang Wahyu Suteja menyatakan pemberian penghargaan yang bersifat menyeluruh memberikan manfaat bagi kemajuan Sekolah Dyatmika. Semuanya bisa terlihat dari upaya keras pada siswa memperlihatkan potensi yang dimilikinya. Siswa yang pintar dalam bidang akademis berupaya mengeksploitasi kemampuannya. Sikap serupa juga terjadi pada sektor lainnya. ‘’Kami menjadi tambah gembira karena para orang tua tidak hentihentinya memberikan dorongan,’’ katanya. (015/*)
BPM/eka
AWARDS - Ketua PTFA Dyatmika Junaidi Januar (kiri) foto bersama para siswa kelas VII penerima penghargaan dalam Dyatmika awards night di Denpasar, Jumat (5/6) malam.
BPM/bal
GEPENG - Patroli dadakan Satpol PP Pemkab Klungkung ke Pasar Senggol, Rabu (3/6) malam menjaring belasan gepeng. Keseluruhan gepeng berasal Pedahan, Karangasem ini digiring ke Kantor Satpol PP lalu dilimpahkan ke Dinas Sosial untuk diberi pembinaan. Menurut Kasatpol PP, Komang Darma Suyasa, penertiban telah berulang-ulang dilakukan, namun para gepeng tetap membandel.
Karangasem Sandingkan Trofi Adipura dan Adiwiyata Amlapura (Bali Post) Didukung kerja keras seluruh staf terkait, warga masyarakat dan elemen pendidikan, Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, S.H. akhirnya berhasil menyatukan dua penghargaan bergengsi yakni Trofi Adipura dan Trofi Adiwiyata. Trofi dan penghargaan tersebut diterima di Istana Negara yang diserahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam mempertahankan Trofi Adipura sebagai kota terbersih se-Indonesia, Bupati Geredeg tak jarang melakukan sidak ke lokasi TPA dan seputar Kota Amlapura, sekaligus mengerahkan semua elemen untuk mempersiapkan saat-saat dilakukan penilaian sebanyak tiga putaran. Sedangkan untuk Trofi Adiwiyata yang diwakili SD 7 Tianyar Kecamatan Kubu, yang memiliki poin tinggi karena mampu menyulap daerah gersang menjadi sejuk dan teduh di lingkungan sekolah, sukses memotivasi siswa dan peran orang tua didukung jajaran guru untuk melaksanakan program yang sudah ditetapkan. Bupati Geredeg mengaku besyukur atas diraihnya dua penghargaan yang cukup bergengsi atas kerja keras seluruh lapisan masyarakat Karangasem. Ini membuktikan bahwa apa yang telah dilakukan selama ini di bidang kebersihan dan lingkungan hidup memperoleh respons positif dengan perolehan penghargaan nasional.
Ia mengajak masyarakat mulai sadar betapa penting mempertahankan lingkungan hidup di tengah krisis global lingkungan hidup. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Drs. I Putu Aryanta, M. Kes. menyatakan konskuensi terakhir yang dilakukan adalah dengan menindaklanjuti hasil temuan tim yang sudah turun sebanyak tiga kali ke Amlapura. Kepala Badan Lingkungan Hidup (LH) Ni Wayan Sukrini, S.Sos. mengatakan pemantauan pusat harus dijabarkan dengan melampaui titik aman nilai pada masing-masing kriteria. Pihaknya selaku salah satu teknis di dalam Lomba Adipura telah membentuk tim guna memantau 14 titik sesuai wilayah pembagian bapak dan ibu angkat.
Wakil Ketua Tim Adipura Camat Karangasem, I Nyoman Kuta, B.A., mengatakan dalam penjabaran tugas tim perlu ditindaklanjuti dengan arahan dan perintah jelas siapa berbuat apa sehingga SKPD tidak mengambang menyikapi. Untuk Lomba Adiwiyata Karangasem diwakili SD Nomor 7 Tianyar Kecamatan Kubu dinilai Tim Adiwiyata pusat (28-4-08) dipimpin Asdep Komunikasi dan Edukasi Deputi VI berbekal 26 prestasi dan mengantongi juara provinsi di bidang Perindangan dan UKS. Kepala SD 7 Tianyar I Made Sama, S.Pd. mengatakan melalui program Adiwiyata diharapkan kesadaran cinta dan peduli lingkungan berbasis budaya tumbuh sejak dini di kalangan anak didik. (r/*)
BPM/ist
TROFI - Bupati Geredeg menyerahkan bingkisan setelah Karangasem meraih Trofi Adipura dan Trofi Adiwiyata.
Kerja Sama YPKI - Legong Keraton Beach Hotel
Cegah Kanker dengan Deteksi Dini Denpasar (Bali Post) Kanker masih menduduki peringkat atas penyebab kematian di seluruh dunia. Karena proses pembentukan kanker di dalam tubuh memerlukan waktu yang cukup lama yaitu berkisar antara 15 tahun hingga 25 tahun, banyak yang tidak menyadarinya dan ketika sadar kanker sudah memasuki stadium lanjut yang sulit disembuhkan. Padahal kanker bisa disembuhkan jika diketahui sejak dini. Namun kebanyakan masyarakat umum tidak mengetahui tanda-tanda atau gejala dini kanker. Untuk itu, Legong Keraton Beach Hotel bekerja sama dengan Yayasan Peduli Kanker Indonesia (YPKI) mengadakan seminar dan deteksi dini kanker Sabtu (6/6) kemarin. Seminar tersebut dihadiri 75 orang warga dari Banjar Berawa, Canggu, Kuta Utara. Deputy Director Legong Keraton Beach Hotel, Juliette Auw yang didamping Operation Manager Legong Beach Hotel Putu Wiranata mengatakan seminar tersebut diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat terutama mengenai bagaimana cara mencegah dan mendeteksi kanker. Wiranata menambahkan kegiatan seminar tersebut
merupakan salah satu kegiatan Legong Keraton Beach Hotel yang didasari konsep Hindu yaitu Tri Hita Kirana. ‘’Jadi selain memberikan pelayanan, kami juga ingin menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar,’’ ujarnya. Menurutnya sangat penting memberikan informasi kepada masyarakat terutama mengenai kesehatan. ‘’Selain seminar yang bersifat jasmani, ke depannya kami juga akan menggelar seminar bernapaskan rohani. Sehingga masyarakat tahu menjaga kesehatan yang seimbang antara jasmani dan rohani,’’ imbuhya. Klian Banjar Adat Berawa,
Ketut Riana, berharap kegiatan seminar mengenai topik kesehatan bisa terus diselenggarakan di lingkungan Banjar Adar Berawa. ‘’Kami selalu terbuka terhadap pihak mana pun yang ingin menggelar seminar mengenai kesehatan. Karena dengan kegiatan tersebut masyarakat di Banjar Adat Berawa juga bisa mengetahui bagaimana mendeteksi dini suatu penyakit dan cara penanggulangan serta cara hidup sehat,’’ ujarnya. Selain seminar juga diadaakan pemeriksaan tensi, kadar kolesterol, asam urat, dan deteksi denyut jantung kepada peserta secara gratis. (kmb24/*)
BPM/kmb23
KANKER - Peserta seminar “Upaya Mencegah Kanker Sejak Dini” berfoto bersama sebelum pelaksanaan seminar yang digelar Hotel Legong Keraton, Sabtu (6/6) kemarin.
z Perintis : K.Nadha, z Penanggung Jawab: ABG Satria Naradha z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Wirata z Redaksi: Alit Purnata, Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry, Martinaya, Mawa, Palgunadi, Sri Hartini, Suana, Sueca, Sugiartha, Sutiawan, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Dira Arsana, Giriana Saputra, Iwan Darmawan, Mas Ruscitadewi, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subagiadnya, Subrata, Suentra, Sumatika, Gregorius Rusmanda, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa . Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Tabanan: Surpi. Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Bambang Hermawan, Nikson, Suharto Olii, Indu P. Adi, Ahmadi Supriyanto, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S. Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani, Nur Haedin, Suyadnya. Surabaya: Bambang Wilianto.z Pusat Data dan Informasi: Alit Purnata, Mas Ruscitadewi, Nik Winadi, Adi Susyani. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Bagian Iklan: Suryanta, Bagian Sirkulasi: Budiarta, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 30.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 37.000 per mmk, >100 mmk Rp 40.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 28.000 per mmk. Advertorial Rp 20.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 50.000, 4 warna Rp 58.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
MINGGU UMANIS, 7 JUNI 2009
Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
ADA APA
Lagi, Arak Metanol Telan Korban
Pimpinan Petani Filipina Dibunuh Manila Orang bersenjata membunuh seorang pemimpin kelompok besar petani yang mendesakkan reformasi agraria di satu pulau selatan Filipina, kata polisi setempat Sabtu (6/6) kemarin. Rene Penas dan dua rekannya dalam perjalanan ke daerah persawahan di Provinsi Bukidnon, di Pulau Minadano. Dua orang menghalangi sepeda motor mereka, dan melepaskan tembakan ke arah mereka dengan senjata api Jumat malam, kata kepala polisi kota Sumilao, Rey Vasquez, kepada para wartawan. ‘’Penas tidak dibawa ke rumah sakit,’’ kata Vasquez. Ia menambahkan dua rekannya terluka akibat serangan itu. Penas bahkan berusaha untuk melawan mereka, tetapi ditembak lagi oleh kedua orang itu, yang kemudian melarikan diri ke dalam jalan raya yang gelap. Vasquez mengatakan mereka mewawancarai keluarga para petani dan rekan-rekannya untuk membentuk motif untuk serangan, dua hari setelah majelis rendah Kongres menyetujui perpanjangan undang-undang untuk lima tahun berikutnya, bagi program reformasi pertanian negara. Balnod Mindanaw, organisasi pemerintah setempat membantu para petani yang bermasalah mengenai tanah, dan mengirim satu tim penasihat hukum untuk melakukan penyelidikan. ‘’Kami mengecam kematian Rene,” kata Normi Batula, direktur pelaksana Balaod Mindanaw, dalam satu pernyataannya. ‘’Ini sangat menyakitkan karena kita kehilangan pemimpin besar petani yang agresif memperjuangkan masalah tanah. Kami menuntut keadilan bagi kematiannya.’’ Penas, yang mengorganisasikan dan memimpin aksiaksi protes jalanan beberapa pekan yang mendesak para anggota parlemen menyetujui peraturan baru mengenai reformasi pertanian, yang menyediakan 100 miliar pesos. Pembunuhan Penas terjadi kurang dari sepekan setelah seorang pelapor khusus Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengenai pembunuhan-pembunuhan ekstra-judisial yang mengecam Filipina, atas kegagalannya menghentikan serangan-serangan terhadap para petani sayap kiri, para pelaksana organisasi buruh, para aktivis dan wartawan. (ant)
Pertahankan Air BERBICARA masalah tata ruang Bali, sebaiknya dimulai dari Bali yang sebagian besar penduduknya menganut Agama Hindu. Salah satu orientasi keyakinan sakral umat Hindu adalah tirta. Setidaknya menurut Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T., dosen Teknik Arsitektur Universitas Warmadewa, dalam kondisi makro, peranan air sangat bermakna bagi kehidupan manusia. Sehingga yang paling penting dan utama yang harus diperhatikan di Bali adalah bagaimana mempertahankan air dari muka bumi Bali. ‘’Ini adalah salah satu bagian sikap dari kecerdasan ekologi proekologi. Kalau pemerintah Bali memiliki konsep yang hanya pro-ekonomi dan cenderung melupakan ekologinya, niscaya RTRWP Bali hanya sebuah jargon yang akan membunuh diri sendiri secara perlahan-lahan,’’ ujar doktor Ergonomi ini. Menurutnya, dalam memetakan zonasi fungsi ruang di Bali, ia mengingatkan agar tiga aspek pokok yakni daya dukung fisik lahan, beban sosial-budaya, serta efek ekonominya diselaraskan. Ketimpangan orientasi dalam hal ini akan menjadi malapetaka bagi Bali, terlebih tekstur lahan di Bali sangat beragam. (dir) BPM/dok
BPM/ap
PANIK - Kepanikan di sekitar Pusat Perawatan Anak di Meksiko saat api mengamuk Sabtu (6/6) kemarin. Dari 176 anak berada di dalam pusat perawatan anak ABC, 29 orang dilaporkan tewas terpanggang.
29 Tewas
Pusat Perawatan Anak Terbakar Mexico City Sedikitnya 29 anak meninggal, termasuk banyak yang sesak napas setelah suatu kebakaran melalap pusat perawatan anak di negara bagian perbatasan Sonora, Meksiko barat laut, kata polisi setempat Sabtu (6/6) kemarin. ‘’Kami masih mengusung tubuh-tubuh mereka keluar,’’ kata seorang juru bicara kantor kejaksaan setempat, Jose Larrinaga, tak lama setelah kebakaran terjadi. Laporanlaporan radio mengatakan terdapat banyak bayi yang baru lahir di bagian dari pusat itu, di mana kebakaran menyebabkan atapnya roboh. Media lokal melaporkan bahwa 176 anak berada di dalam pusat perawatan anak ABC, ketika api mengamuk pada sekitar pukul 15.00 waktu setempat di rumah sakit pemerintah Hermosillo.
Para penyelidik pemerintah berlarian menuju ke tempat kejadian, menyusul para petugas pemadam kebakaran, petugas Palang Merah dan polisi, menurut pernyataan polisi. Pers setempat mengatakan bahwa para penduduk kota itu juga membantu menghadapi kecelakaan yang meningkat dengan cepat. Asal kebakaran pada Jumat malam itu masih belum jelas. Media setempat menduga kebakaran dimulai dari dalam toko ban di sebelahnya. Tapi tudingan tersebut
Sejumlah Menteri PM Brown Mundur
Bentrok Berdarah Tewaskan 31 Orang Lima Tercatat 31 orang tewas dan puluhan orang lagi terluka dalam bentrokan Sabtu (6/6) kemarin antara polisi dan suku Amazon Peru yang memprotes upaya pemerintah untuk menarik perusahaan energi dan tambang asing ke hutan hujan tropis. Dalam kekerasan terburuk pada masa pemerintahan Presiden Alan Garcia itu, 22 pengunjuk rasa dan sembilan pejabat polisi tewas, kata beberapa pemimpin suku dan kementerian dalam negeri. Konflik itu dapat memberikan tekanan terhadap perdana menteri Garcia untuk mundur. Konflik ini juga menekankan perbedaan mendalam di Peru antara para elite kaya di Lima dan kelompok pribumi yang miskin di daerah pedalaman. Beberapa kritikus mengatakan pemerintah tidak berbuat cukup untuk mengurangi angka kemiskinan dari 36 persen dan bahwa ledakan ekonomi sebelumnya telah dinikmati sebelum kecenderungan menurun sekarang ini gagal mencapai masyarakat miskin. ‘’Saya menganggap pemerintah Presiden Alan Garcia bertanggung jawab karena memerintahkan pembasmian etnik itu,’’ ujar pemimpin masyarakat pribumi Alberto Pizago. Dalam kekerasan itu, pemimpin masyarakat pribumi itu mengatakan polisi telah menembak ratusan pengunjuk rasa dari helikopter untuk mengakiri rintangan jalan di sebuah jalan raya hutan terpencil 1.400 Km dari Lima, ibu kota Peru. Polisi menuduh para pengunjuk rasa yang menembak pertama tetapi para anggota suku itu membantah membawa senjata dan mengatakan mereka hanya membawa lembing tradisional mereka. Ribuan warga asli Amazon, yang minta kekuasaan lebih banyak atas sumber alam, sebentar-sebentar merintangi jalan dan jalan air sejak April untuk memaksa pemerintah mencabut serangkaian undangundang investasi yang disahkan tahun lalu dan untuk merevisi konsesi yang diberikan kepada perusahaan energi asing. Undang-undang itu telah mendorong perusahaan minyak, tambang dan pertanian untuk menanam modal miliaran dolar AS di wilayah yang sebagian besar masih asli itu. Garcia, yang angka persetujuannya hanya 30 persen, menyalahkan pengunjuk rasa karena memicu kekerasan dan mengatakan kinilah waktunya untuk mencabut rintangan jalan, sungai dan instalasi energi. (ant)
cepat dibantah oleh pemiliknya, menurut laporan-laporan berita. Para tenaga medis memindahkan lima anak yang telah diidentifikasikan oleh orang tua mereka ke rumah sakit anak-anak milik negara di Sonora, kata seorang petugas medis kepada AFP. Sedikitnya 30 anak dengan luka bakar serius dipindahkan semalam ke satu rumah sakit khusus di seluruh perbatasan di Arizona, menurut suratkabar El Imparcial. Pusat perawatan anak itu adalah milik jaringan
keamanan sosial Meksiko. Kantor kepresidenan Meksiko mengatakan dalam pernyataannya bahwa Presiden Felipe Calderon menyatakan sangat bersedih. Calderon menyerukan kepada direktur keamanan sosial nasional, Daniel Karam Toumeh, untuk secara pribadi mengunjungi para keluarga dan anak-anak yang cedera di tempat kejadian. Pemerintah federal mengirimkan tiga mobil ambulans dan lebih dari selusin dokter spesialis ke tempat kejadian, kata pernyataan tersebut. Gubernur negara bagian itu, Eduardo Bours, sedang berada di Arizona ketika kebakaran terjadi, dan bertolak ke Hermosillo pada malamnya. (ant)
BPM/ade
DEMO GOLPUT - Seorang aktivis melakukan aksi unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, sabtu (6/6) kemarin. Mereka mengajak para pemilih agar cerdas perihal penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) jika ingin mencontreng Jika tidak masuk DPT lebih baik golput.
PKB Ke-31
Merayakan dan Memuliakan Keragaman Seni BERANGKAT dari upaya untuk selalu meningkatkan kualitas garapan seni, pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXI ini dibentuk tim kurator. Tim kurator ini bertugas untuk melakukan seleksi. Melalui seleksi inilah diharapkan tampilan PKB lebih baik dan mutunya semakin meningkat. Tim kurator PKB XXXI, Prof. Dr. Wayan Dibia dan Kadek Suardana, Sabtu (6/6) kemarin, mengatakan tim telah berupaya untuk melakukan seleksi terhadap garapan seni yang ditampilkan dalam PKB. Dengan demikian, di ajang PKB ini tampil puncakpuncaknya kesenian. ‘’Melalui seleksi ini kita berupaya mengarahkan seni itu pada relnya. Memang perlu ada pengembangan, tetapi pengembangan seni itu hendaknya betul-betul terarah — kemasannya berkembang tetapi esensi tetap,’’ tambah Kadek Suardana. Dalam PKB XXXI yang berlangsung 13 Juni-11 Juli
2009 ini ditampilkan berbagai parade seni seperti parade gong kebyar wanita, parade gong kebyar anak-anak dan parade gong kebyar dewasa, parade ngelawang, parade angklung kebyar, parade topeng prembon, di samping berbagai kesenian kontemporer, drama gong, selonding, wayang kulit, janger, joged bumbung, arja, calonarang, gambang dan sebagainya. Kenapa tidak dilombakan saja? Prof. Dibia dan Suardana mengatakan dengan diparadekan masing-masing peserta akan menampilkan ciri khas daerahnya masingmasing. Jadi, dengan parade kita akan dapat merayakan keragaman. Jika dilombakan akan ada stil yang sama (cenderung ke arah penyeragaman) karena terikat pada kriteria. Berangkat dari misi itulah pihak panitia memparadekan gong kebyar dan materi seni lainnya. Bali walaupun kecil, kata Dibia, memiliki beragam seni yang ciri
khasnya beragam pula antara satu kabupaten dengan kabupaten/kota yang lain. Melalui parade, diharapkan ciri khas yang beragam itu dapat ditampilkan utuh. Supaya ada unsur edukasinya, seminggu sekali akan ada dialog seni di arena PKB. ‘’Melalui dialog itu kita memberi ruang kepada para penonton untuk bertanya dan memberikan komentar terhadap kesenian yang telah mereka apresiasi,’’ katanya. Kasubdis Kesenian dan Film Dinas Kebudayaan Bali Made Santha, S.E., M.Si., menambahkan para peserta akan menampilkan makanan khas masing-masing kabupaten/kota. Di situ akan ada serombotan khas Klungkung, babi guling khas Gianyar, sate kakul khas Denpasar, siobak khas Singaraja, dan sebagainya. Melalui penampilan kuliner ini generasi muda Bali akan lebih memahami masakan khas para leluhurnya. (08)
London Perdana Menteri Inggris Gordon Brown menekankan bahwa ia akan tetap melaksakan tugasnya, meski terjadi gelombang pengunduran diri menteri. ‘’Saya tidak akan goyah, saya tidak akan pergi,’’ ujarnya Sabtu (6/ 6) kemarin. Ia sependapat bahwa Partai Buruh berkuasa yang dipimpinnya mengalami kekalahan menyakitkan dalam pemilihan umum lokal dan Eropa namun mengatakan, rakyat tidak akan memaafkan pemerintah jika mereka pergi dari tanggung jawab. Pemilih Inggris pergi ke tempat-tempat pemungutan suara pada Kamis dan hasil awal perolehan suara menunjukkan kekalahan besar bagi Partai Buruh. Selain itu, sejumlah menteri kabinet mengundurkan diri dalam 24 jam terakhir, yang menambah rangkaian pukulan terhadap pemerintahnya. ‘’Ya, itu perjuangan alot, namun kami akan terus berjuang bagi apa yang kami yakini,’’ kata Brown pada jumpa pers. Ia pun mengaku menerima tanggung jawab dan tidak akan meninggalkan tugas negara. Ia menambahkan bahwa Inggris, yang sedang menghadapi resesi terburuk sejak Perang Dunia II dan terbelit dalam skandal menyangkut pengeluaran anggota parlemen sedang menghadapi masa pengujian. (ant)
Denpasar (Bali Post) Seorang pemuda berumur 22 tahun Sabtu (6/6) kemarin, masuk ke RS Sanglah sekitar pukul 01.00 wita dalam kondisi muntah darah. Pemuda berinisial Ju ini kemudian mendapatkan perawatan di Triage Medik RS Sanglah namun sayang nyawanya tidak bisa diselamatkan. Ju meninggal sekitar pukul 03.00 wita dan jenazahnya langsung dibawa pulang oleh keluarganya. Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RS Sanglah, dr. I.B. Putu Alit, Sp.F, DFM mengatakan dari keterangan keluarga, Ju yang tinggal di Jalan Nakula ini tidak pernah minum sebelumnya. Namun dari gejala klinis, Ju mengalami asidosi metabolis atau pengasaman pada darahnya yang merupakan gejala klinis kematian akibat keracunan metanol. ‘’Meski menurut keluarganya, ia tidak pernah minum, tapi karena gejala klinisnya mengarah keracuan metanol maka pasien kami tetapkan kematiannya sebagai suspect metanol. Untuk itu, pihak forensik sudah mengambil sampel darahnya untuk memastikan apakah ada kandungan metanol atau tidak,’’ jelas Alit. Dilanjutkan Alit, sampel tersebut sudah dikirimkan ke labfor kepolisian dan tinggal menunggu hasilnya. ‘’Selain asidosis metabolis, korban juga sempat muntah darah dan mengalami sepsis,’’ imbuh Alit. Sementara itu, jumlah pasien metanol yang dirawat di RS Sanglah hingga Sabtu (6/6) kemarin empat orang. Jika ditotal dengan kematian Ju, maka jumlah korban tewas akibat keracunan metanol 22 orang di RS Sanglah. (san)
Keluarga Geria Cucukan
Mayat di Perairan Watu Klotok Semarapura (Bali Post) Seharian melakukan penyelidikan, Polsektif Klungkung akhirnya berhasil mengidentifikasi mayat perempuan yang ditemukan mengambang di perairan Watu Klotok dan dievakuasi di Pantai Tegalbesar, Jumat (5/6) lalu. Mayat yang ditemukan mengenakan selempot dan kamben itu, I.A. Nyoman Sita (64), dari Geria Cucukan, Selat, Klungkung (bukan dari Akah sebagaimana perkiraan warga-red). Berdasarkan informasi, korban, I.A. Sita berprofesi sebagai pedagang. Sejak lama dia menderita penyakit gula dan sering linglung. Bahkan, beberapa waktu lalu, korban sempat menghilang dari rumahnya dan ditemukan di wilayah Sesetan, Denpasar.
Kapolsektif Klungkung, AKP I.B. Putra, Sabtu (6/6) kemarin, menybutkan penyelidikan dilakukan dengan memintai keterangan sejumlah sopir angkutan umum yang ditengarai mengangkut korban menuju Watu Klotok. Juga memintai konfirmasi terhadap sejumlah warga Akah. Hingga akhirnya dikenali sebagai warga Geria Cucukan. Sebelum ditemukan mengambang, kata Kapolsek, korban sempat meminta uang kepada keluarganya untuk berobat. Oleh keluarganya, dia diberi uang Rp 20 ribu. Ternyata, dia menuju Pantai Watu Klotok. Diduga, saat itu dia hendak malukat. ‘’Mayat korban sudah dibawa pulang keluarganya,’’ ujar Kapolsek. (kmb20)