Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Pengemban Pengamal Pancasila
Rabu, 21 Mei 2017
No. 115 tahun XI
Eksekutor Davidson Tewas JAKARTA - Petugas gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat menembak mati SFL yang diduga eksekutor peda penembakan yang menewaskan nasabah bank Davidson Tantono (31). “Kapten komplotan berinisial SFL berperan sebagai eksekutor, kami tembak karena melakukan perlawanan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, kemarin. Selain SFL, Argo mengatakan petugas meringkus seorang wanita RCL dan NFR di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin (19/6) malam. Argo mengungkapkan SFL berupaya merebut senjata api sehingga petugas mengambil tindakan tegas untuk melumpuhkan tersangka.
Argo menjelaskan SFL berperan sebagai penembak Davidson, RCL yang menyewakan tempat persembunyian para tersangka dan NFR yang menghalangi pengejaran aksi perampokan. Sebelumnya, petugas telah meringkus empat tersangka lainnya, yakni IR (meninggal dunia) TP, M dan DTK yang diduga termasuk 10 anggota komplotan perampokan di Daan Mogot, Jakarta Barat, itu. Argo mengungkapkan komplotan perampokan di Daan Mogot itu telah beraksi sebanyak 23 kali di wilayah Jakarta, Tangerang (Banten), Cirebon dan Bekasi (Jawa Barat). Penyidik kepolisian mencatat kelompok penjahat itu telah meraup sekitar Rp1,56 miliar dari hasil kejahatan yang dilakukan pada sejumlah wilayah. (ant)
Suluh Indonesia/ant
OTT KPK DI BENGKULU - Direktur Utama PT. Rico Putra Selatan, Rico Dian Sari dikawal petugas KPK saat diamankan ke gedung KPK, Jakarta, kemarin. KPK mengamankan lima orang ke gedung KPK, Jakarta, diantaranya Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, istrinya.
OTT KPK di Bengkulu
Gubernur Ikut Diciduk Suluh Indonesia/ant
JALUR MUDIK ALTERNATIF SELATAN - Pemudik melintasi jalur alternatif selatan terowongan Cirahong yang dibangun pada masa pemerintahan Belanda 1893 di Kabupaten Tasikmalaya, kemarin. Memasuki H5 Lebaran kepadatan lalu lintas pemudik
Ironi Korupsi di Bengkulu
JAKARTA - KPK kembali menyasar praktik korupsi pejabat di daerah. Kali ini, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti dan istrinya, Lily Martiani Maddari. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menegaskan integritas seorang kepala daerah sangatlah penting. “Mari di bulan ini, saya sampaikan ajaran agama itu penting, ajaran Pancasila itu penting,
moral itu penting,” tegas Zulkifli Hasan di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. Jangankan kepala daerah, menurut Zulkifli, hal terkecil seperti pengendara motorpun jika memiliki integritas maka akan menjadi pengendara hebat. Karena tidak akan melakukan pelanggaran lalu lintas meskipun tidak ada polisi di sekitarnya. Zulkifli mengaku prihatin dengan tertangkapnya kembali pejabat daerah oleh KPU kare-
na kasus korupsi. “Saya menyesalkan. Makanya saudara-saudara, mari kembali kepada nilainilai kita. Nilai Pancasila itu penting. Jangan semua diukur dengan uang,” ujarnya. Anggota Komisi III DPR merangkap Ketua DPP Partai Golkar Azis Syamsuddin mengatakan meski kasus hukum yang menerpa kader Golkar ini, harus menjadi intropeksi bagi seluruh kader partai. Sebab, kasus ini bisa berdampak pada elektabilitas partai. “Secara
teori itu pasti akan mempunyai dampak, tapi apakah itu mencerminkan suatu perolehan partai di 2019, saya rasa belum. Tentu kita masih punya waktu untuk recovery terhadap perolehan suara nanti di 2019,” tegasnya. Sebelumnya, KPK menangkap Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti dan istrinya Lily Martiani Maddari serta sejumlah pihak, beserta barang bukti uang tunai sebesar Rp 3 miliar. (har/ant)
Lubuk Kecil Buaya Banyak “Lubuk kecil buaya banyak”. Demikian masyarakat Bengkulu kerap mendefenisikan daerah yang berada di pesisir Pantai Barat Sumatera ini. Ungkapan ini dapat dimaknai sebuah daerah atau wilayah kecil tapi banyak penjahat, maling dan koruptor. Pasca-penangkapan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti dan istrinya Lily Martiani Mad-
dari oleh penyidikKPK, kemarin, ungkapan ini kembali berseliweran di jagat media sosial. Bahkan sebagian memplesetkan menjadi “lubuk kecik buayo galo” (lubuk kecil buaya semua). “Lubuk kecil ternyata
PENGUMUMAN Mencermati kondisi bisnis media yang mengalami perubahan trend, maka terhitung mulai tanggal 22 Juni 2017, Harian Suluh Indonesia dan Bisnis Jakarta tidak lagi terbit dalam edisi cetak, dan akan fokus mengembangkan media online dengan portal media : www. bisnisjakarta.co.id. Redaksi
penjahat semua,” kata pemilik akun Sirman, mengomentari kasus dugaan suap yang melibatkan Gubernur Bengkulu dan istrinya itu. Belum genap dua pekan lalu, tim penindakan KPK menangkap tiga orang dalam operasi tangkap tangan di kawasan wisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu. Tiga orang yang ditangkap, yakni oknum jaksa Parlin Purba yang juga menjabat Kasi Intelijen II Kejati Bengkulu, seorang aparatur Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta seorang kontraktor. Kemudian, tim penindakan KPK menangkap Lily Martiani Maddari, istri gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti di rumah kediaman pribadi mereka di Jalan Hibrida, Kota Bengkulu. Bersama Lily, tim KPK juga membawa empat dua orang kontraktror berinisial RDS dan JW serta seorang ajudan Lily. Mereka sempat diamankan di gedung Ditreskrimsus Polda Bengkulu. Setelah beberapa saat di Mapolda Bengkulu, tak lama berselang, Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti pun tiba di gedung Polda Bengkulu. Kelimanya sempat diamankan beberapa saat sebelum dibawa ke Gedung KPK di Jakarta melalui jalur udara dari Bandara Fatmawati Soekarno pada pukul 13.15 WIB. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari KPK terkait penangkapan gubernur beserta istrinya serta dua orang kontraktor yang diduga sebagai penyuap itu. Namun, Direktur Reskrimsus Kombes Pol Herman memberikan sedikit penjelasan bahwa operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan penerimaan komisi proyek pembangunan jalan di daerah itu seperti pekerjaan jalan di Pulau Enggano sebesar Rp7,1 miliar di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (ant)
Ridwan Mukti
Lily Martiani Maddari
Tolak Hadirkan Miryam
DPR Ancam Boikot Anggaran JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengatakan akan mendorong DPR tidak membahas anggaran 2018 untuk kepolisian dan KPK. Ancaman boikot APBN dua institusi tersebut menyusul ditolaknya permintaan Pansus Angket KPK untuk menghadirkan Miryam S. Haryani. “Penggunaan alat negara ini sudah ada dudukkannya dalam UU MD3, kalau kepolisian kemudian menolak atau menyangkal tidak dalam proses pro justicia
dalam kaitan memanggil paksa dalam kepentingan Pansus, kita juga bisa menggunakan instrumen alat kekuasaan alat kewenangan yang ada DPR yaitu pembahasan anggaran,” katanya di Jakarta, kemarin. Anggota Pansus Hak Angket KPK tersebut menjelaskan penundaan pembahasan anggaran 2018 untuk KPK dan Kepolisian sudah dikomunikasikan kepada seluruh fraksi di DPR “Banyak, hampir semua anggota dalam suara yang sama dalam menggunakan instrumen itu (pembahasan ang-
garan),” tegasnya. Misbakhun meminta agar kedua lembaga tersebut bekerja berdasarkan aturan perundang-undangan. “Di-decline saja (anggaran) polisi nol, KPK nol, selesai. Kita menggunakan kewenangan kita. Lah DPR-nya gak dihormati. Mereka berbicara apa? Ketika butuh sama DPR, mereka mengiba-iba sama DPR. Ketika DPR membutuhkan sesuatu mereka apa yang mereka berikan? Kita bernegara ini saling memghormati,” tegasnya. Sebelumnya, Komisi Pem-
berantasan Korupsi (KPK) memastikan tak akan menghadirkan Miryam S Haryani seperti permintaan para anggota DPR melalui Pansus Hak Angket. Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarief mengatakan, penolakan lembaganya atas permintaan tersebut didasari oleh hukum yang berlaku. Berdasarkan Undang-Undang yang berlaku, pemanggilan tersangka yang sudah ditahan dianggap menghalangi proses hukum. (har)
K ta
Suluh Indonesia, Rabu 21 Juni 2017
2
Kilas Dinsos Siagakan Takbiran DINAS Sosial DKI Jakarta menyiagakan 425 petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) di 276 titik rawan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di lima wilayah kota, selama malam takbiran nanti. Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Masrokhan mengatakan, bersama dengan Satpol PP petugas P3S bakal melakukan monitoring secara mobile. Beberapa lokasi yang menjadi fokus pemantauan P3S antara lain, jembatan penyeberangan orang (JPO), pasar tradisional, tempat pemakaman umum (TPU), mall, perumahan penduduk, dan tempat keramaian lainnya. “Daerah rawan PMKS sekarang sudah bergeser ke lokasi umum, tidak lagi di pinggir jalan,” ujarnya. Diakui Masrokhan, selama Ramadan tahun ini jumlah PMKS di Ibukota mengalami penurun sekitar 30 persen. Bila selama Ramadan 2016 sebanyak 1.319 PMKS terjangkau, hingga hari ke 24 Ramadan 2017 terjangkau 614 PMKS. (kmb)
Pelabuhan Tanjung Priok Sepi KURANG dari satu minggu jelang Lebaran, arus mudik di Pelabuhan Tanjung Priok masih terlihat sepi. Hingga saat ini, belum terlihat adanya lonjakan penumpang. Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Operasi dan Usaha Kepelabuhanan Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Tri Pudiananta mengakui, jumlah pengguna jasa kapal laut saat arus mudik mengalami tren menurun. “Hari ini praktis lebih sepi karena tidak ada keberangkatan kapal maupun yang sandar,” kata Tri, Selasa (20/6). Menurutnya, banyak pemudik saat ini lebih memilih menggunakan moda transportasi pesawat, bus maupun kendaraan pribadi. Terlebih, banyak pihak swasta memfasilitasi mudik gratis menggunakan jalur darat. “Tahun lalu, jumlah pemudik melalui Pelabuhan Tanjung Priok berjumlah 24.800 penumpang. Sementara, tahun ini kita tetap optimistis bisa meningkat sekitar 5 persen,” terangnya. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
WAKTU LARANGAN TRUK MELINTAS - Kendaraan melintas di ruas tol lingkar dalam, Jakarta, kemarin. Kementerian Perhubungan menetapkan waktu larangan melintas bagi angkutan barang atau truk pada musim mudik lebaran 2017 berlaku mulai H-4 hingga H+4 lebaran.
Pasukan Oranye Siaga SELAMA libur Lebaran, petugas kebersihan atau pasukan oranye Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan tetap siaga di Ibukota. Hanya saja dilakukan pengaturan waktu libur, khususnya bagi pasukan oranye yang merayakan Idul Fitri. Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim mengatakan, pihaknya tetap memberikan kesempatan kepada pasukan oranye untuk berlebaran. Namun tidak semua pasukan oranye bisa mengambil libur atau cuti. “Pada saat hari H kami atur untuk penugasannya. H-1 dan H-2 kalau mau cuti juga kami atur,” ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (20/6). Ali menuturkan, khusus pada hari H lebaran, pasukan oranye non muslim diminta untuk tidak libur. Hal ini untuk memberikan kesempatan bagi yang muslim berlebaran dan bersilaturahmi dengan sanak saudaranya. “Jadi yang non muslim back up. Kami atur sinergi seperti itu sehingga tidak ada kekosongan. Nanti bisa bergantian,” katanya. (kmb)
Periode Lebaran
Polisi Antisipasi Teror Obvit JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan polisi mengantisipasi potensi teror di sejumlah obyek vital (obvit) dan kantor polisi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah. “Pak Kapolri sudah menyatakan itu, bahwa kami kedepankan tindakan preventif dan preentif. Ini salah satu kegiatan antisipasi baik diýÿkantor
polisi maupun di obyek-objek vital,”kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Menurut dia, dengan tindakan preventif dan preentif ini, polisi berupaya meminimalisir potensi terjadinya tindakan teror.ýÿ “Jangan sampai terjadi dulu ancaman teror, baru aparat turun tangan,” katanya. Menurut dia, salah satu tindakan antisipasi jelang Leba-
ran adalah digelarnya Operasi Ramadniya 2017 yang salah satu fokus utamanya antisipasi aksi terorisme.ýÿ Sementara Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian telah memerintahkan Kepala Densus 88 Anti Teror untuk mendeteksi lebih ketat pergerakan jaringan teroris menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah. “Lakukan langkah-langkah preentif, lakukan
tindakan cepat kalau ada indikasi terlibat jaringan lakukan tindakan sesuai kewenangan yang ada di Undang-undang,” kata Tito. Polisi memiliki waktu 7x24 jam dalam memeriksa terduga teroris untuk mengetahui keterlibatan orang tersebut dalam aksi teror. “Kita bisa lakukan penangkapan selama tujuh hari. Kalau terbukti, tahan. Kalau
tidak terbukti, lepaskan,” katanya. Menurut Tito, sedikitnya ada 36 orang yang ditangkap usai terjadinya peristiwa peledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu pada akhir Mei 2017. “Ada yang terkait peristiwa Kampung Melayu, ada juga yang tidak terkait, tapi mereka adalah sel-sel JAD,’’ katanya. (kmb)
Pemprov DKI Klaim
Perolehan Pajak Daerah Rp 13,2 Triliun JAKARTA - Selama periode Januari hingga 19 juni 2017, realisasi perolehan pajak daerah di Ibukota tercatat telah mencapai sekitar Rp 13,2 triliun dari target yang ditetapkan sebesar Rp 35,2 triliun di 2017. Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Edi Sumantri mengatakan, perolehan pajak sebesar Rp 13,2 triliun tersebut meningkat Rp 2,1 triliun jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 11,6 tiliun. “Jadi realisasi pendapatan
pajak kami per hari ini lebih tinggi Rp 2,1 triliun dibanding tahun 2016 lalu,” ujarnya saat rapat pimpinan (rapim) di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/6). Edi menjelaskan, realisasi perolehan pajak daerah tersebut berasal 13 jenis pajak yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Adapun ke-13 jenis pajak yang dimaksud meliputi PKB, BBNKB, PBBKB, PAT, Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, PPJ, Pajak Parkir, BPHTB, Pajak
Rokok dan PBB. “Ada beberapa hal yang kami lakukan untuk meningkatkan pendapatan pajak. Di antaranya seperti kerja sama dengan KPK, melakukan razia rutin, dan pemeriksaan intensif,” katanya. Ia menambahkan, hingga kini dari 13 pajak daerah, beberapa di antaranya ada yang belum berjalan sesuai harapan. Salah satunya seperti penerimaan Pajak Air Tanah (PAT) yang per-19 Juni ini baru mencapai Rp 39,54 miliar dari target Rp 100 miliar di 2017. “Karena
memang pemungutan pajak air tanah fungsinya pengendalian, bukan menargetkan sebanyak mungkin orang mengambil air tanah,” tandasnya. Sebelumnya, DPRD meminta Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) meningkatkan kinerja di 2017 agar penerimaan 13 jenis pajak bisa sesuai target yang ditetapkan. “Berdasarkan capaian penerimaan 13 pajak daerah, tujuh di antarnya tidak mencapai target pada tahun lalu,” ujar Santoso, Ketua Komisi C. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
RAZIA NARKOTIKA DI KERETA - Petugas kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan melakukan razia narkotika terhadap penumpang di atas gerbong KRL Commuter Line dari Stasiun Tanjung Barat menuju Stasiun Manggarai, di Jakarta, kemarin. Razia dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan penggunaan narkotika.
SOTR di Jakarta
30 Sajam Peserta Disita Polisi JAKARTA - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menyita sedikitnya 30 senjata tajam dari empat kelompok pemuda yang melasanakan kegiatan sahur di jalan (sahur on the road) di ruas-ruas jalan di DKI Jakarta, Selasa dini hari. Wakil Kapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Polisi Suntana di Jakarta, Selasa dini hari, mengatakan pemeriksaan dilakukan petugas kepolisian terhadap empat kelompok di jalanan protokol di sekitar Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur pada Selasa dini hari. “Mungkin ada sedikitnya 30
sajam (senjata tajam). Karena banyak masih anak-anak juga di antara mereka, besok akan kita libatkan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia),” ujar Suntana dalam pernyataan video yang disiarkan secara langsung oleh Manajemen Lalu Lintas (Traffic Management Center/TMC) Polda Metro Jaya pada Selasa dini hari, yang dipantau Antara. Suntana mengatakan peserta “SOTR” yang tertangkap membawa senjata tajam akan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Pemeriksaan pada peserta “SOTR” malam ini, lanjut
Suntana, juga untuk mencegah kembali terjadinya tawuran antara peserta “SOTR” seperti yang terjadi saat akhir pekan lalu, 16 Juni 2017 di Jakarta Pusat. “Saya sudah mengimbau sejak awal, lebih baik gencarkan kegiatan ‘sahur on the mosque’ (sahur di masjid), jangan ‘SOTR’,” ujarnya. Dalam pemeriksaan, aparat kepolisian juga melakukan penilangan kepada peserta “SOTR” yang membawa kendaraan, namun tidak diserta surat-surat kendaraan yang lengkap. (kmb)
Jakarta Tourisindo
Terapkan Budaya Betawi di Jaringannya PT Jakarta Tourisindo, BUMD Perhotelan dan Jasa milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mendukung program pelestarian budaya Betawi yang berbasis kearifan lokal dengan cara menerapkan budaya Betawi di jaringan hotel yang dimilikinya. Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo Emeraldo B Parengkuan di Jakarta, kemarin mengatakan, berbagai ornamen batik betawi, patung ondel-ondel, makanan dan minuman khas betawi serta baju sadariah yang dikenakan oleh petugas front line akan segera diterapkan untuk menunjukkan ikon-ikon Betawi yang mungkin sebagian masyarakat belum benar-nemar memaha-
minya. Emeraldo menjelaskan, pintu gerbang Betawi sudah menghiasi interior Hotel Grand Cempaka Business, Cempaka Putih. Para tamu yang datang ke Harmoni Restaurant dan Jakarta Lounge akan melewati gerbang tersebut dengan ornamen betawi yang kental, nuansa hijau kuning dan hiasan akar kelapa. Ke depan, perusahaan akan membuat miniatur rumah Be-
tawi di lobi hotel dengan penampilan musik khas Betawi serta penyediaan menu khusus Betawi di dalam menu hotel. “Ini dilakukan sebagai wujud dukungan PT Jakarta Tourisindo terhadap penerapan Perda Nomor 229 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pelestarian Kebudayaan Betawi serta Pergub Nomor 11 Tahun 2017 tentang Ikon Budaya Betawi,” katanya. Menurut dia, dengan menampilkan ornamen budaya betawi tersebut, Grand Cempaka Business Hotel siap menjadi hotel percontohan yang mengimplementasikan budaya betawi sebagai ciri khasnya. Emeraldo menambahkan saat ini pihaknya menjalin ker-
ja sama dengan Bamus Betawi sebagai organisasi yang sejak awal mengawal lahirnya regulasi pelestarian budaya Betawi, dalam mengidentifikasi budaya Betawi apa saja yang bisa dimasukan di hotelnya. Misalnya ornamen-ornemen tertentu, serta makanan dan minuman. Untuk itu, pihaknya menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Bamus Betawi dan melaksanakan peresmian Rumah Souvenir Betawi. Selain itu, juga bekerja sama dengan Hotel Indonesia Group (HIG) sehingga jaringan hotelnyanya makin bertambah. PT Jakarta Tourisindo kini memiliki tujuh hotel dalam jaringannya yang tersebar di Jakarta. (kmb)
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 21 Juni 2017
3
PPP Puji Presiden
Batalkan Permendikbud Hari Sekolah PARTAI Persatuan Pembangunan memuji keputusan Presiden Joko Widodo yang membatalkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 23 tahun 2017 tentang Hari Sekolah, karena memperhatikan aspirasi masyarakat mengenai kebijakan tersebut. “PPP mengapresiasi keputusan Presiden tersebut karena kebijakan terkait pendidikan harus memperhatikan banyak hal,” kata Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi di Jakarta, kemarin. Arwani Thomafi menilai seharusnya Kemendikbud memperhatikan banyak hal sebelum membuat kebijakan terkait pendidikan sehingga tidak berdasarkan teori saja. Menurut dia, harus di-
pahami praktek pendidikan yang sudah berkembang di masyarakat sehingga langkah kebijakan yang diambil lebih komprehensif. “Haru memahami praktek yang sudah berkembang di masyarakat juga satu hal yang penting. Intinya harus duduk bareng,” ujarnya. Arwani mengatakan PPP ingin pemerintah memperkuat lembaga pendidikan keagamaan seperti madrasah diniyah namun penguatan tersebut harus jelas dan tepat. Karena itu menurut dia, PPP mendukung penuh pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk duduk bersama mencari format yang terbaik. Sebelumnya Presiden Joko Widodo membatalkan Permen No. 23 Tahun 2017 yang dibuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengenai kebijakan sekolah lima hari atau “full day school”. Presiden nantinya akan menerbitkan peraturan presiden (perpres) yang berisi aspirasi masyarakat mengenai kebijakan lima hari sekolah tersebut. Hal itu disampaikan Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin dalam jumpa pers bersama Mendikbud Muhadjir Effendy. (ant)
Suluh Indonesia/ant
JURNALIS DUKUNG NOVEL BASWEDAN - Jurnalis yang tergabung dalam Jurnalis Anti Korupsi melakukan teatrikal penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan saat melakukan aksi damai di halaman gedung KPK, Jakarta, Selasa (20/9). Aksi yang dilakukan bertepatan dengan hari ulang tahun ke-40 penyidik senior KPK Novel Baswedan itu untuk memberikan dukungan dan simpatik kepada Novel.
Masalah RUU Pemilu
Saling Memberi-Menerima JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham mengingatkan agar partai-partai saling memberi dan menerima dalam membahas lima isu krusial dalam RUU Pemilu. “Dalam dunia politik itu kan ‘take and give’, dalam dunia komunikasi politik itu jangan cuma mau berada dalam posisi statis. Kan harus sama-sama,” ujar Idrus Mar-
ham di Jakarta, kemarin. Idrus mengatakan lima isu krusial dalam RUU Pemilu yang sedang dibahas adalah ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold), ambang batas parlemen (parliamentary threshol), sistem pemilu, jumlah kursi yang diperebutkan pada setiap daerah pemilihan (distric magnitude), serta sistem konversi suara.
Menurut dia, Golkar telah rela menerima bahwa jumlah kursi diperebutkan pada setiap dapil berjumlah 3-10 kursi sesuai keinginan partai lain. Oleh karena itu Golkar meminta partai lain juga mau menerima keinginan Golkar bersama PDIP, Nasdem dan pemerintah terkait Presidential Threshold dengan skema 20-25 persen. “Golkar awalnya mengusulkan perebu-
tan kursi setiap dapil 3-6, dan oke kita rela 3-10. Tapi kalau presidential threshold 20-25 persen bagi Golkar itu kalau bahasa aktivisnya harga mati,” kata Idrus. Idrus juga meminta agar sistem konversi suara tidak menggunakan sistem Kuota Hare karena dipandang tidak adil. Golkar menghendaki sistem yang digunakan adalah
Sainte Lague Murni. “Kalau Kuota Hare kadang ada satu kursi nilainya 250.000 suara, lalu pada dapil yang sama 15.000 pun dapat, ini kan tidak adil,” terang Idrus. Idrus mengungkapkan sebetulnya isu krusial yang masih menjadi perdebatan bukan soal presidential threshold selayaknya yang belakangan mencuat. (har)
Terkait Pemanggilan Paksa
DPR Pertanyakan Sikap Kapolri
Suluh Indonesia/ant
POSKO PENGADUAN PANSUS ANGKET KPK - Petugas melintas di depan posko Pengaduan Pansus Angket KPK di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (19/6). Posko tersebut ditujukan untuk masyarakat yang ingin melakukan pengaduan berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi KPK.
JAKARTA - Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo mempertanyakan pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bahwa UU nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD khususnya tentang pelaksanaan panggil paksa itu tidak jelas hukum acaranya. “Jujur saya agak terkejut mendengar pernyataan Kapolri Tito Karnavian bahwa UU MD3 khususnya tentang pelaksanaan panggil paksa itu tidak jelas hukum acaranya dan bahkan dikatakan tidak ada cantelannya di dalam KUHP,” katanya di Jakarta, kemarin. Dia menjelaskan dirinya dan beberapa anggota Komisi III DPR seperti Benny Har-
man, Sarifudin Sudding, Azis Syamsudin, Ahmad Yani, Desmond J Mahesa masih ingat betul saat penyusunan UUMD3 tersebut. Bambang yang juga anggota Pansus Hak Angket KPK itu mengatakan rumusan pasal 204 dan 205 UU MD3 itu justru atas permintaan Kapolri Jend Polisi Sutarman dan dengan rumusan tersebut menurut Kapolri sudah sangat cukup untuk Polri melaksanakan perintah DPR. “Tidak perlu diatur lebih rinci. Itu dikemukakan Polri untuk menjawab permintaan anggota pansus RUU MD3 dari Demokrat Benny K Harman agar pasal tentang masalah pemanggilan paksa diatur se-
cara tegas dalam UU MD3,” ujarnya. Setelah itu menurut dia lahir UU No.17 tahun 2014 tentang MD3 yang mengatur secara tegas dan jelas tentang tata cara dan pelaksanaan pemanggilan paksa itu didalam pasal 204 dan 205. Politisi Partai Golkar itu mengatakan dalam Pasal 204 ayat 1-5 UU MD3 mengatur tegas dan jelas terkait pemanggilan paksa oleh Polri bahkan pada ayat 5 anggarannya pun diatur dan dibebankan ke DPR. “Nah kalau sekarang Polri tiba-tiba menolak, masa DPR harus minta bantuan Kopassus atau TNI sementara di UU jelas, itu tugas Polri,” katanya. (ant)
RUU Pemilu dan Jalan Terjal Menuju Kesepakatan UNTUK kesekian kalinya kesepakatan antara pemerintah dan DPR RI terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilu belum mencapai kata akhir. Pada awalnya pembahasan dijadwalkan rampung pada Mei 2017 mengingat tahapan pemilu sudah harus mulai berjalan pada Agustus 2017. Namun apa dikata, hingga akhir Juni kata sepakat belum juga dicapai. Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu kembali menunda pengambilan keputusan terkait lima isu krusial, dan dijadwalkan pengambilan keputusan tingkat Pansus pada 10 Juli. Ketua Pansus RUU Pemilu, Lukman Edy mengatakan Pansus sepakat pengambilan keputusan tingkat 1 pada tanggal 10 Juli, sementara itu tanggal 6-8 Juli Tim Perumus dan Tim Sinkronisasi berkumpul untuk merapikan draft (rancangan) hasil pembahasan.
Kelima isu krusial itu adalah ambang batas parlemen, ambang batas partai mengajukan calon presiden, kuota suara per-daerah pemilihan, sistem pemilu, dan metode konversi suara. Menurut Lukman, penyelesaian pembahasan RUU Pemilu molor lagi hingga Juli, karena belum proses lobi pada lima isu krusial berjalan cukup lama dalam mencapai kesepakatan. Kemudian, katanya, sudah memasuki hari libu lebaran, kesepakatan dan persetujuannya dilakukan setelah Lebaran. Pansus akan mempersilakan Pemerintah untuk menyampaikan hasil lobi, yang prinsipnya Pansus sepakat untuk menempuh jalur lobi untuk mencapai kesepakatan. Pada rapat tersebut, juga
disampaikan laporan tim perumus dan tim sinkorinisasi (Timsin dan Timmus). Dia menjelaskan hasil lobi antarfraksi disepakati bahwa Pansus akan menempuh jalur musyawarah dan mufakat serta menyampaikan ke Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR yang menjadwalkan Rapat Paripurna DPR pada 20 Juli. Menurut Lukman Edy, dalam forum lobi tersebut, Tim Perumus (Timus) dan Tim Sinkronisasi (Timsin) juga melaporkan hasil kerjanya selama ini. Laporan timsin dan timus berkenaan laporan amanah pekerjaan. Timus diketuai Yandri Susanto dan Timsin diketuai Riza Patria. Sementara itu, Riza Patria menjelaskan Timus dari RUU Pemilu sebagaimana yang ditugaskan merumuskan pasal demi pasal, ayat demi ayat pada Rabu (14/6) sudah selesai melaksanakan tugas dan selanjutnya dilanjutkan Timsin. Dia mengatakan Pansus akan menyempurnakan terkait lima isu strategis yang akan diputuskan secara musyawarah
mufakat sehingga bukan mencari perbedaan namun kesamaan pendapat. Anggota Pansus Yandri Susanto mengatakan terkait isu krusial pembahasan belum selesai dan Timus kerjanya belum sempurna. Dia menjelaskan Timus terbuka untuk menyisir kembali pasal demi pasal, dan ayat demi ayat dalam RUU Penyelenggaraan Pemilu tersebut. Yandri mengatakan hasilnya belum sempurna karena belum ada kesepakatan lima isu krusial. Salah satu isu yang cukup alot dibahas adalah terkait ambang batas pencalonan presiden. Ada empat variasi pilihan dalam pembahasan ambang batas ini. Variasi pertama, ambang batas parlemen sebesar lima persen, ambang batas partai mengajukan calon presiden sebesar 10-15 persen kuota suara per daerah pemilihan tiga-delapan, sistem pemilu terbuka, dan metode konversi suara jenis sainta lague murni. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 21 Juni 2017
4
Kilas Ikatan Guru TK Mengadu IKATAN Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Sukmajaya, Depok, Jawa Barat mengadu kepada Ketua MPR Zulkifli Hasan tentang kecilnya gaji yang diperoleh mereka. Perwakilan IGTKI Sukmajaya, Saidah Ahmad dalam acara sosialisasi empat pilar oleh Ketua MPR di SD Islam Terpadu Rahmaniah, Sukmajaya, Depok, kemarin mengatakan, guru TK yang setiap tanggal 1 gajinya sudah ‘koma’ (habis). Saidah mengatakan guru taman kanak-kanak kerap dipandang sebelah mata. Padahal, kata Saidah, tanpa pendidikan usia dini dan taman kanak-kanak, maka dunia pendidikan tidak akan berwarna. Oleh karena itu, Saidah mewakili IGTKI Sukmajaya, Depok, berharap agar Ketua MPR dapat membantu memperhatikan nasib guru TK. Kepala Bidang Pendidikan Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat dari Dinas Pendidikan Kota Depok, Tatik Wijayati mengatakan meskipun berada dalam keterbatasan, semangat guru pendidikan usia dini dan taman kanak-kanak Kota Depok sangat besar. (jif)
Tuntut Ganti Jalan Tol WARGA Kampung Kejaren, Kelurahan jelupang, Kecamatan Serpong Utara Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menuding PT Nur Akbar dan pihak Kantor Kelurahan Jelupang menyerobot lahan milik mereka. Warga menuduh pihak kelurahan telah menghilangkan surat kepemilikan tanah mereka. Misi (60), salah satu wearga mengatakan, tanah ini miliknya merupakan warisan yang digarap untuk berkebun secara turun temurun, dan tidak merasa menjual satu sentimeter pun tanah tanah itu, dulu mah bukit, sekarang sudah diratain sama pihak PT Nur Akbar. Misi mengatakan, terpaksa melakukan unjuk rasa, karena permintaannya tidak kunjung dipenuhi oleh PT Nur Akbar untuk mengganti rugi lahan yang telah diserobot dan diratakan. Lahan tanah kurang lebih ada 4000 meter, seumur tanah jadi sengketa di sini, saya pernah disodori uang Rp5 juta, saya tolak langsung. Uang itu dipake ngontrak setahun juga habis. Pada akhirnya Misi memilih bertahan, sampai pihak perusahaan mengganti dengan harga yang sesuai. Namun bukannya mengabulkan permintaannya, menurut Misi perusahaan justru melakukan intimidasi. (nov)
Suluh Indonesia/ant
KASUS NARKOBA BOGOR - Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky (tengah) beserta jajaran Satuan Narkoba Polres Bogor menunjukan sejumlah barang bukti narkoba di Mapolres Bogor, Cibinong, Bogor, kemarin. Satnarkoba berhasil mengungkap peredaran narkoba dan mengamankan tiga orang tersangka dengan barang bukti ganja 133 kilogram dan sabusabu 20,4 gram, pelaku dikenakan pasal 114, pasal 111 atau 112 UU RI No 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
UMKM Depok Berkembang WALI Kota Depok, Mohammad Idris ingin menjadikan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai salah satu sektor dalam membantu percepatan ekonomi. Sebab, UMKM merupakan salah satu potensi yang bisa menjadi leading sector dalam kemajuan perekonomian dunia. “Karena saat ini inovasi menjadi sesuatu yang tengah ditumbuhkembangkan dalam perekonomian global,” ujar Mohammad Idris pada Puncak Bazar Ramadan di halaman Gedung Dekranasda,. Dirinya optimis dengan kegigihan para pelaku UMKM di Kota Depok, maka dapat meniti suatu pembangunan perekonomian. Dirinya juga akan mengkonsepkan pola pengembangan perekonomian melalui inovasi. Nanti dalam pengembangannya kita bekerja sama dengan perguruan tinggi, para pebisnis, dengan pemerintah tentunya sebagai pemberi fasilitas, dan juga dengan komunitas yang ada di Depok. Sedangkan, keberadaan Dekranasda, tambah Mohammad Idris, diharapkan dapat menjadi media center yang menaungi para pelaku UMKM di Depok.(jif)
Penumpang Sepi
PO Bus Tak Naikkan Tarif BEKASI - Sejumlah perusahaan otobus yang beroperasional di Kota Bekasi, Jawa Barat, memilih tidak menaikkan tarif selama musim mudik Lebaran 2017 menyusul sepinya penumpang. ”Perusahaan otobus (PO) di Terminal Induk Kota Bekasi rata-rata tidak memberlakukan tarif mudik. Mereka lebih mementingkan minat penumpang daripada mengumpulkan untung yang
banyak,” kata Kepala Urusan Tata Usaha Terminal Induk Kota Bekasi Teddy Abdul Hakim di Bekasi, kemarin. Menurut dia, kebijakan perusahan tersebut guna menjaga loyalitas penumpang setia agar tidak beralih ke moda transportasi lain untuk mudik. Hal itu disampaikanýÿsetelah pendataan ke berbagai PO bus di Terminal Induk Kota Bekasi, Jalan Cut Meutia,
Bekasi Timur. Pendataan untuk menghindari kenaikan tarif tak wajar yang dapat memberatkan calon penumpang. ”Ternyata bukannya menaikkan tarif berlebih, justru ada PO bus yang memilih memberlakukan tarif normal demi menjaga penumpangnya,” kata Teddy. Salah satu PO bus dimaksud adalah Sinar Jaya yang melayani sejumlah rute tujuan
Jawa Tengah, antara lain, Purworejo, Gombong, dan Pekalongan. ”Menurut keterangan mereka, hal ini dilakukan demi pelayanan kepada para pelanggan setianya agar tidak berpindah ke PO lain atau justru moda transportasi lain, apalagi di tengah kondisi kian menurunnya minat mudik menggunakan bus setiap tahunnya,” kata Teddy. Lain halnya dengan PO Bus
Budiman yang juga sama-sama memiliki penumpang fanatik tujuan Tasikmalaya, Garut, Pangandaran, dan Ciamis. PO tersebut tetap memberlakukan kenaikan berkisar 20 persen. ”Tarif yang semula Rp62 ribu per penumpang selama musim mudik hingga arus balik dipatok menjadi Rp75 ribu karena penumpang mereka sudah fanatik,” katanya. (ant)
Jelang Lebaran
Angkutan Mudik
BOGOR - Lima hari menjelang Idul Fitri 1438 Hijriah/2017 arus lalu lintas di sejumlah jalan Kota Bogor, Jawa Barat, kian padat, kepadatan terjadi pagi, siang hingga sore hari. Pantauan Antara Senin, titik-titik yang dipadati kendaraan di perempatan Jl MA Salmun, dan Jl Merdeka menuju PGB. Antrian kendaraan mengekor hingga Simpang Mawar, juga berimbas ke Jl Merdeka menuju Korem 061/Suryakancana. Penyebab kepadatan di ruas jalan ini karena aktivitas masyarakat di pasar tumpah MA Salmun, dan banyaknya angkot yang ngetem di perempatan MA Salmun. Selain itu, karena arus lalu lintas dari Jl MA Salmun menuju Pasar Kebon Kembang tidak lancar, akibat ruas jalan menyempit karena adanya pakir dan lapak pedagang. Kepadatan juga terjadi di Jl RE Martadinata arah Air Mancur dan sebaliknya. Antrian kendaraan karena tertahan perlintasan kereta yang setiap 10 menit melintas. Kondisi serupa juga terjadi di Jl Jalak Harupat menuju Jl Pajajaran. Terjadi perlambatan arus di Jembatan Sempur karena padatnya kendaraan yang melintas serta adanya pekerjaan trotoar. Sementara itu di Jl Oto Iskandar Dinata, kepadatan rutin terjadi setiap harinya. Kecuali di jam-jam tertentu. Tapi, jelang lebaran ini, kepadatan hampir terjadi setiap saat. Demikian pula kendaraan yang keluar Tol Jagorawi menuju Jl Pajajaran arah Tugu Kujang, terjadi antrian kendaraan yang hendak masuk Kota Bogor. Padatnya kendaraan yang melintas di Jl Oto Iskandar Dinata, serta volume kendaraan yang bergerak keluar Tol Jagorawi menyebabkan arus melambat. Berikutnya di Jl Kapten Muslihat, tepatnya di pertigaan menuju Jl Dewi Sartika. Antrian Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengakui kepadatan terjadi jelang lebaran. Menurut dia, ada kecenderungan semua pengendara keluar. “Iya betul kepadatan dimana-mana, ada kecenderungan semua keluar, mungkin kebutuhan lebih banyak,’’ katanya. (bas)
CIKARANG - Polres Metro (Polrestro) Bekasi, Jawa Barat dan Badan Narkotika Kabupaten Bekasi (BNK) melakukan tes urine kepada supir bus angkutan di Terminal Kalijaya pada jelang Lebaran 1438 Hijriah Tahun 2017. “Ini perlu dilakukan, guna memberikan rasa aman, nyaman kepada masyarakat atau calon penumpang. Dan diikuti oleh 27 awak supir bus dengan hasil negatif,” kata Kepala Polres Metro Bekasi, Kombes Polisi Asep Adi Saputra di Kabupaten Bekasi, kemarin. Menurut dia kegiatan ini guna mengantisipasi tindakan supir yang kerap menggunakan pemacu (doping) saat mengendarai bus. “Doping atau pemacu itu diantaranya minuman keras, suplemen berbentuk pil atau lainnya, dan narkotika jenis sabu-sabu,” katanya. Untuk itu dalam kegiatan ini dirasa penting dan perlu guna meningkatkan pelayanan kepada calon pemudik maupun supir agar terhindar dari bahaya narkotika. Selain itu dalam kegiatan ini bila ada salah satu supir yang kedapatan menggunakan atau tidak sengaja memakai maka akan dilakukan penindakan secara hukum. Pasalnya, pada Libur Lebaran 1438 Hijriah banyak indikasi peredaran narkoba di lingkungan supir bus baik dalam maupun luar kota. Ia menambahkan dalam kegiatan ini tentunya sebagai bentuk antisipasi dini dan memangkas peredaran narkotika yang selama ini tentunya dapat meresahkan masyarakat. (ant)
Jalanan Kota Bogor Kian Padat
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan G.09-Promo
Polres Bekasi Tes Urine Supir Bus
Suluh Indonesia/ant
BARANG BUKTI PENIPUAN KOPERASI PANDAWA - Penyidik dari Polda Metro Jaya menurunkan barang bukti motor saat pelimpahan tahap dua kasus penipuan dan penggelapan uang bermodus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Mandiri Group di Kejaksaan Negeri Kota Depok, kemarin. Pelimpahan ke Kejari Depok tersebut diserahkan 27 tersangka yakni Pimpinan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Mandiri Group Salman Nuryanto dan beberapa "Leader" berikut barang bukti diantaranya 48 unit mobil dan ratusan sepeda motor.
Dinkes Depok
Awasi Penjualan Mie Korea Dinas Kesehatan Kota Depok mengawasi penjualan mie instan asal Korea, setelah Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menemukan unsur babi pada merek Samyang (dua varian), Nongshim, dan Ottogi. “Kami menurunkan empat orang petugas ke lapangan. Mereka disebar ke supermarket dan minimarket yang diindikasi masih menjual mi impor tersebut,” kata Sekretaris Dinkes Kota Depok, Ernawati Sulistijaningrum Sanjoto di Depok, kemarin. Menurut dia dalam seminggu ini sudah terjadwal untuk
turun ke supermarket dan minimarket mengawasi penjualan mie asal Korea tersebut. Namun kata Ernawati pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menarik atau mengambil produk, sehingga jika saat sidak ditemukan produk yang masih dipajang di display, pihaknya akan meminta pihak supermarket atau min-
imarket untuk menurunkan produk tersebut. “Kami tidak memiliki wewenang untuk mengamankan produk, karena itu tugas Balai POM Provinsi Jawa Barat, tetapi kalau ditemukan masih dijajakan maka akan kami minta untuk diturunkan dan tidak menjual kembali produkproduk tersebut,” katanya. Dikatakannya pihaknya membuka seluas-luasnya pada masyarakat yang ingin melaporkan, jika ditemukan produk tersebut di sekitar wilayahnya. Dinkes Kota Depok, kata Ernawati, terbuka seluas-luasnya bagi masyarakat yang mau melapor.
Menurut dia personil kami terbatas jadi kalau masyarakat melihat ada minimarket atau supermarket yang masih menjual produk itu bisa langsung ke Dinkes Kota Depok. “Selanjutnya kalau memang perlu dilanjutkan ke Balai POM Provinsi Jawa Barat, untuk diambil tindakan,” ujarnya. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menemukan sejumlah mie instan asal Korea mengandung unsur babi seperti merek Samyang (dua varian), Nongshim, dan Ottogi. Produk tersebut di antaranya bernama dagang Samyang
varian Mie Instan U-Dong dengan nomor izin BPOM RI ML 231509497014 yang diimpor PT Koin Bumi. Selanjutnya, Nongshim (Mie Instan Shim Ramyun Black, BPOM RI ML 231509052014, PT Koin Bumi), Samyang (Mi Instan Rasa Kimchi, BPOM RI ML 231509448014, PT Koin Bumi) dan Ottogi (Mie Instan Yeul Ramen, BPOM RI ML 231509284014, PT Koin Bumi). BPOM telah melakukan pengambilan sampel dan pengujian terhadap beberapa produk mie instan asal Korea tersebut. (ant)
pini F OKUS Mengemas Kebinekaan untuk Kemajuan Bangsa
N
EGARA Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berhasil diwujudkan dari hasil perjuangan berbagai suku, bangsa, agama, ras, dan golongan yang ada di Indonesia ini. Semua bersatu karena rasa persaudaraan dan persamaan nasib kala itu, yakni dijajah negara asing. Terbukti memang, rasa senasib sebagai bangsa terjajah dan ingin bebas merdeka melahirkan sebuah persatuan dalam perbedaan menjadi sebuah kekuatan luar biasa. Dan setelah merdeka, berbagai perbedaan malah menjadi keindahan dan dan daya tarik bagi negeri di Katulistiwa ini. Belakangan, memang muncul rik-riak yang dinilai membahayakan kebinekaan bahkan persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini lebih pada kepentingan politis dan golongan tertentu, sementara mayoritas bangsa Indonesia masih menginginkan tegaknya NKRI, Pancasila sebagai ideologi negara serta UUD 1945 sebagai dasar hukum negara. Terbukti, muncul berbagai sikap dan aksi sebagai wujud cinta tanah air dan setia pada NKRI, Pancasila, dan UUD 1945. Mirip saat masa-masa NKRI dulu diperjuangkan, aksi dan sikap ini disampaikan dari berbagai daerah tanpa mengenal sekat suku, agama, ras, dan golongan. Sungguh indah semangat persaudaraan dalam persatuan dan kesatuan NKRI ini. Bercermin dari dua pengalaman gelora persatuan dan kesatuan dalam kebinekaan ini, seharusnya bangsa ini telah dapat belajar bahwa hal itu dapat disalurkan untuk membangun bangsa ini. Power semangat persatuan dan kesatuan dalam kebinekaan persaudaraan ini semestinya dipakai untuk membangun demi kemajuan bangsa. Contoh kecil, dalam pembiayaan pembangunan. Jika semua lapisan bangsa ini merasa memiliki negara ini, maka segala daya mereka bisa disatukan untuk bersama-sama melaksanakan pembangunan. Para pengusaha, pemodal, bahkan rakyat di pelosok dapat menyisihkan dana mereka untuk disatukan kemudian diinvestasikan membiayai pembangunan. Dengan cara itu, pemerintah termasuk perusahaan-perusahaan tidak perlu mengobral obligasi untuk dibeli dan dikuasai pihak asing. Upaya ini juga bisa dipakai menarik dana masyarakat (pemilik modal) yang selama ini disimpan di luar negeri. Tax amnesty yang diprogramkan Presiden Jokowi memang efektif untuk melakukan hal itu, namun hasilnya belumlah maksimal. Karena, ternyata justru masih banyak berbagai sektor usaha di dalam negeri yang dimiliki pihak luar (asing). Hal ini tentu membuka celah kebocoran, karena terjadi capital fligh (pelarian dana ke luar negeri) yang cukup besar. Jika saja berbagai sektor usaha di dalam negeri ini bisa didanai dan dikuasai anak negeri sendiri, tentu dana yang berhasil dihimpun cukup besar dan bisa dimanfaatkan maksimal untuk membiayai berbagai pembangunan. Dengan begitu, pemerintah tidak perlu terlalu capek lagi mengundang investor asing untuk berbondong-bondong menanamkan modalnya di dalam negeri. Apalah artinya jika para investor asing itu besar-besaran menanamkan modalnya di dalam negeri untuk mengeruk keuntungan sebesarbesarnya dan dibawa lagi ke luar negeri? Bukankah ini sama halnya dengan penjajahan baru dalam bentuk ekonomi? Seharusnya, semua komponen bangsa menyadari akan hal itu bahwa kita tidak mau lagi dijajah termasuk dalam bentuk penjajahan ekonomi. Semangat persatuan dan kesatuan yang kini sedang menggelora-geloranya seharusnya mampu dikemas dan diarahkan ke situ, bukan malah berperang dengan saudara sendiri hanya karena sentimen dan isu SARA (suku, agama, ras dan antargolongan) yang jelas-jelas diinginkan dan sangat menguntungkan para penjajah baru ini. Kita jangan pernah melupakan sejarah, mau diadu domba sementara para penjajah menjarah isi tanah air ini. Mari menjadi bangsa yang smart, mengemas dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan merebut berbagai peluang yang ada. Mari gunakan semangat persatuan dalam perbedaan untuk kemajuan bangsa agar Indonesia kembali berjaya di era persaingan bebas dunia.
Bang D
el
KPK tangkap Gubernur Bengkulu dan istrinya saat menerima suap
Sekamar berdua di hotel prodeo ...
Suluh Indonesia, Rabu 21 Juni 2017
5
Merajut Keberagaman, Menuju Bangsa Besar ETOS kerja merupakan lokomotif kemajuan bangsa, yang mesti dibiasakan, dibudayakan, diasah, dan dioptimalkan. Jika etos kerja kita tinggi, tentu saja akan dapat mengangkat kualitas dan martabat bangsa. Sebaliknya, jika etos kerja kita rendah, tentu saja juga akan melorotkan kualitas dan martabat bangsa.
Presiden Jokowi mengajak kita semua untuk menjadi bangsa besar yang menjunjung tinggi etos kerja, etika, dan kesopanan. Dan, semua warga bangsa diminta harus menyadari Indonesia amatlah beragam, tetapi harus dapat berjalan seiring. Pernyataan Presiden Jokowi ini menarik dibahas karena mengandung makna yang mendalam. Dalam pernyataan Presiden Jokowi itu, terkandung ajakan penting menyangkut kesadaran keberagaman. Kini sudah saatnya kita jangan lagi mempersoalkan keniscayaan keberagaman, karena kita memang sudah sejak awalnya sebagai bangsa yang sudah beragam. Sejak kita sepakat sebagai satu bangsa, kita memang sudah beragam. Tentu tidak ada gunanya jika keniscayaan yang sudah beragam itu, dianggap sebagai masalah. Ini tentu sangat keliru dan membuang-buang waktu. Apakah semuanya mau dijadikan sama dan seragam? Tentu tidak mungkin. Sebab, keberagaman itu pula yang justru membuat bangsa kita menjadi berkembang dinamik. Di tengah bangsa ini, kita hidup secara sosial, bukan hidup terisolasi seorang diri. Kemerdekaan kita dulu juga diraih dengan semangat pantang menyerah dari karakteristik bangsa yang beragam. Maka, dalam sejarah, semangat, dan kenyataan sosial, kita memang beragam. Oleh karena itu, satu sikap yang mesti kita miliki sekarang adalah bisa menyadari keberagaman itu sebagai sebuah keniscayaan. Dan, justru keberagaman itu, harus dipandang sebagai kekayaan dan kekuatan kita dalam bangsa ini. Jika kita terlalu merisaukan soal keberagaman kita yang nyatanya sejak dari nenek moyang memang sudah begitu adanya, kita tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk memikirkan hal yang penting tentang nasib bangsa kita ke depan. Kini, kita bahkan sudah seharusnya mampu berpikir melampaui kesadaran keberagaman, untuk bergerak maju mengejar ketertinggalan kita sebagai bangsa di dunia. Di era yang makin kompetitif dan mengglobal ini, kita harus sudah berpikir dan bersikap maju, bergerak cepat, serta berkontestasi dengan kemajuan bangsa-bangsa lain di dunia. Kita jangan hanya “jalan di tempat�, hanya berkutat dengan persoalan intern bangsa yang se-
Oleh Prof. I.B. Putera Manuaba*
Jika kita ingin menjadi bangsa yang maju, kita harus meninggikan (memuliakan) etika. Tanpa itu, kita tidak akan pernah maju. Jika sebagian besar uang negara dikorupsi, warga bangsa kita akan sengsara, negara kita akan terpuruk. Oleh karena itu, kesadaran dan semangat antikorupsi itu, tidak hanya harus ada dalam wacana, tetapi juga harus hidup subur dalam jiwa raga, mengejawantah dalam tindakan seharihari, dan yang menggerakkan tindakan antikorupsi pada masing-masing orang.
harusnya juga tak perlu dipersoalkan lagi, karena pasti akan menjadi sia-sia saja. Kita harus berpikir dan bersikap prospektif untuk kemajuan bangsa ini. Etos kerja merupakan lokomotif kemajuan bangsa, yang mesti dibiasakan, dibudayakan, diasah, dan dioptimalkan. Jika etos kerja kita
tinggi, tentu saja akan dapat mengangkat kualitas dan martabat bangsa. Sebaliknya, jika etos kerja kita rendah, tentu saja juga akan melorotkan kualitas dan martabat bangsa. Karena itu, mengoptimalkan etos kerja merupakan keharusan bagi kita semua, jika benarbenar ingin menjadi bangsa besar.
Sebab, etos kerja akan menggerakkan aktivitas, kreativitas, dan produktivitas kita. Etos kerja sebagai penggerak, tentu saja perlu diimbangi dengan kesadaran kita pada etika. Menyitir pandangan K. Bertens, etika adalah kesadaran pada baik dan buruk. Dengan etika, orang mampu membedakan mana yang baik dan buruk. Dan, dengan etika pula, orang akan selalu berikhtiar untuk selalu memilih (menjadi) baik. Jika etika terabaikan, etos kerja yang menggerakkan aktivitas, kreativitas, dan produktivitas akan jadi percuma. Sebab, tanpa etika, banyak jalan yang tak baik akan ditempuh. Misalnya saja, di tengah bangsa kita begitu banyak orang bekerja dan bertugas ternyata melakukan tindakan korupsi. Tindakan korupsi yang dilakukan terus-menerus tiada henti di tengah bangsa ini menandakan kita memang masih memiliki etika yang rendah. Jika kita ingin menjadi bangsa yang maju, kita harus meninggikan (memuliakan) etika. Tanpa itu, kita tidak akan pernah maju. Jika sebagian besar uang negara dikorupsi, warga bangsa kita akan sengsara, negara kita akan terpuruk. Oleh karena itu, kesadaran dan semangat antikorupsi itu, tidak hanya harus ada dalam wacana, tetapi juga harus hidup subur dalam jiwa raga, mengejawantah dalam tindakan seharihari, dan yang menggerakkan tindakan antikorupsi pada masingmasing orang. Di samping itu, di tengah bangsa kita, perlu terbina dan terbudayakan kesadaran kesopanan. Kemampuan kita meninggikan rasa dan sikap kesopanan, menunjukkan kita sebagai bangsa yang berkeadaban dan berperadaban. Apalagi sebagai pejabat publik, memang harus dapat bertutur kata dan berperilaku sopan, karena akan menjadi teladan bangsa. Kesopanan yang dimiliki pejabat publik, akan dapat menenteramkan warga bangsa. Seorang pejabat publik yang sejuk dan elegan, akan otomatis memberi efek positif, kohesi sosial, dan kecintaan warga bangsa pada bangsa, negara, dan tanah air. Oleh karena itulah, bangsa kita membutuhkan pejabat publik yang merepresentasikan sikap sebagai seorang guru bangsa dan negarawan. Pejabat publik diharapkan dapat melayani, melindungi, dan memikirkan warga bangsa secara optimal. Dan, juga akan sangat baik, jika apa yang menjadi keinginan pejabat publik sejalan dengan keinginan warga bangsanya. *Penulis guru besar pada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga, Surabaya
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Mungkinkah Acara Televisi Kita Memberikan Ilmu yang Baik KEADAAN ini sudah berlangsung sangat lama. Sebuah keadaan yang sangat mengerikan dari sebuah bangsa yang semakin jauh dari belajar dan merenungkan arti sebuah kemajuan teknologi. Televisi saat ini sudah menjadi salah satu sahabat terdekat kita yang menemani disaat santai di ruang keluarga. Televisi juga bisa kita jumpai di tempattempat umum yang biasanya berada di ruang tunggu seperti di rumah sakit, terminal dan bahkan sekarang sudah ada di dalam kendaraan umum. Sayangnya manusia yang mengisi layar kaca hanya membuat penonton senang semata tanpa
memikirkan dampak lainnya. Seperti yang selama ini terjadi adalah anak-anak yang masih menginjak masa pertumbuhan SD,SMP dan kaum remaja yang cenderung mencari idola tanpa bekal pemikiran yang cukup. Aksi mereka yang tak bisa saya sebutkan adalah aksi yang seharusnya hanya dimengerti oleh suami istri yang telah menikah karena mengandung gerakan terselubung yang meliarkan pikiran para remaja. Pemerintah harap segera cepat tanggap untuk mencekal semua acara televisi yang tak berguna itu. Abi Fatihah Jakarta
Pemerintah Semakin Jelas PEMERINTAH kita saat ini semakin jelas dan terlihat kinerjanya. Saya sebagai rakyat sangat bisa merasakan kinerja pemerintah yang dipimpin oleh Pak Joko Widodo. Saya hidup di tengah masyarakat ekonomi kelas bawah dan memang itulah kenyataan wajah Indonesia tidak bisa ditutup-tutupi. Walaupun jalanan dipenuhi berbagai merk mobil mewah ratusan juta yang ditumpangi sendirian dan itu terjadi pada banyak individu mengendari mobil mewah sendiri-sendiri dan di sela-selanya ada berduyunduyun sepeda motor dengan berbagai kelas juga tentunya namun mayoritas adalah sepeda motor kalangan bawah yang hanya un-
tuk sekedar menembus kemacetan bukan untuk gaya-gayaan seperti kalangan motor tertentu. Dari zaman Pak Harto kita selalu dilatih untuk malu dengan wajah kita yang sebenarnya. Inilah wajah kita. Dari dahulu hingga sekarang adalah samar dan gak jelas. Sangat jelas terlihat pemerintah seperti orang bingung. Pemerintahan tanpa arah. Seakan akan elit politik seperti anak bayi yang lagi sibuk ngaduk-ngaduk makanannya sendiri lalu dimasukkan kemulutnya lalu blepotan dan tumpah karena masih baru belajar makan. Semoga Pemerintah menemukan Jati Dirinya. Sujatmiko Srengseng, Jakarta Barat
Kesejahteraan yang Merata Harus Terwujud PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian
menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Percetakan : PT SATRIA NARADHA PERS, Cikarang, Bekasi ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 21 Juni 2017
6
Indonesia
Bongkar Pasangan Putri Demi SEA Games JAKARTA - Tim bulu tangkis Indonesia membongkar dua pasangan atlet putri demi mencapai target medali dalam SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Agustus mendatang. “Kami mencoba melihat kemampuan, kecocokan, dan semangat berjuang individu. Kami ingin punya pasangan atlet yang mampu menembus peringkat atas dunia,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Persatuan Bulu
Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Susy Susanti ketika dihubungi di Jakarta, kemarin. Tim bulu tangkis Merah Putih akan menurunkan dua ganda putri dalam SEA Games 2017. Mereka adalah Greysia Polii/Apriani Rahayu dan Rosyita Eka Putri Sari/Ni Ketut Mahadewi Istarani. “Rosyita dan Ketut memang tidak berpasangan sebelumnya. Akan tetapi, mereka sering berpasangan saat latihan. Kami
menilai peringkat pasangan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi dan Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari masih stagnan,” kata Susy tentang alasan memecah ganda Anggi/Ketut dan Della/Rosyita. Pasangan atlet putri lain Greysia/Apriani, menurut Susy, telah menampilkan kekompakan permainan dalam dua kali kejuaaan, yaitu pada Piala Sudirman 2017 dan Indonesia Terbuka
2017. “Kami sempat mempertimbangkan untuk menurunkan Nitya Krishinda Maheswari. Akan tetapi, dia belum pulih dari cederanya. Dalam kejuaraan Thailand Grand Prix, Apriani mengalahkan beberapa pemain andalan,” ujar Susy. Susy mengatakan dua pasangan putri itu merupakan pasangan yang punya penampilan lebih stabil. “Kami bukan hanya melihat prestasi, melainkan juga kegigihan
bertanding, mental, dan konsistensi permainan. Seandainya bisa memasukkan enam atlet, tentu kami akan memasukkan enam. Akan tetapi, jatah kuota atlet tidak memungkinkan,” katanya. Tim Indonesia mengirim 10 atlet dalam pesta olahraga ASEAN itu yang terdiri atas empat atlet tunggal putra, yaitu Jonatan Christie, Ihsan Maulana Mustofa, Muhammad Bayu Pangisthu, dan Firman
Abdul Kholik. Pada nomor tunggal putri, tim Merah Putih juga mengirimkan empat atlet, yaitu Fitriani, Dinar Dyah Ayustine, Hanna Ramadini, dan Gregoria Mariska. Indonesia juga mengirim dua pasangan pada nomor ganda putra, yaitu Berry Angriawan/Hardianto dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Pada ganda putri, tim Tanah Air mengandalkan Greysia/Apriani dan Rosyi-
ta/Ketut. Dua pasangan ganda campuran akan melengkapi pasukan bulu tangkis Indonesia. Mereka adalah Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia dan Edi Subaktiar/ Gloria Emanuelle Widjaja. “Kami menargetkan tiga medali emas dalam SEA Games 2017. Tiga medali emas itu diperoleh dari nomor beregu putra, ganda putra, dan tunggal putra. Kami berharap meraih medali emas dari nomor ganda putri,” kata Susy Susanti. (ant)
ISSI Berencana
Gelar Test Event AG secara Mandiri
Suluh Indonesia/ant
GANDA PUTRI - Pasangan Indonesia Ni Ketut Mahadewi Istarani (kanan) dan Anggia Shitta Awanda berusaha mengembalikan kok ke arah lawannya pada turnamen Indonesia Terbuka beberapa waktu lalu. Tim bulu tangkis Indonesia membongkar dua pasangan atlet putri demi mencapai target medali dalam SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Agustus mendatang.
Indonesia
Waspadai Malaysia-Thailand di SEA Games JAKARTA - Tim bulu tangkis Indonesia akan mewaspadai persaingan ketat dari tim tuan rumah Malaysia dan tim Thailand dalam SEA Games 2017 yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Agustus.
Milla Panggil
“Thailand berharap dapat menyapu bersih medali emas. Malaysia juga punya target yang sama. Tapi, kami juga punya target meskipun kami membagi kekuatan sebagian atlet ke Kejuaraan Dunia,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Presta-
Pemain Timnas U-19 JAKARTA - Pelatih tim nasional U-22 Indonesia Luis Milla untuk kali pertamanya memanggil pemain timnas U19 yaitu Egy Maulana Vikry asuhan Indra Sjafri ke timnya utuk melakoni pemusatan latihan (TC) di Bali pada 30 Juni10 Juli 2017. Berdasarkan keterangan tertulis Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang diterima di Jakarta, kemarin, nama Egy melengkapi 26 pemain yang dipanggil Luis Milla, termasuk tiga pemain yang sebelumnya tak memperkuat timnas kala berhadapan dengan Kamboja dan Puerto Rico di laga uji coba yaitu Evan Dimas, H a n s a m u Ya m a s e r t a E z r a Walian. Pemanggilan Egy Maulana terasa tak mengejutkan karena dirinya bermain cukup impresif bersama timnas U-19. Bahkan pada Turnamen Toulon 2017 di Prancis awal Juni 2017, pemain yang genap berusia 17 tahun pada 7 Juli ini mendapatkan gelar Jouer Revelation karena dianggap sebagai pemain paling berpengaruh di tim. Pencapaian tersebut membuatnya menyamai prestasi Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo yang juga mendapatkan trofi itu ketika mengikuti ajang serupa. Adapun TC di Bali merupakan bagian dari persiapan timnas U-22 untuk menghadapi Kualifikasi Piala U-23 Asia pada 19-23 Juli 2017 di Bangkok, Thailand dan SEA Games di Malaysia 19-31 Agustus 2017. (ant)
si PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Susy Susanti ketika dihubungi media di Jakarta, kemarin. Susy mengatakan tiga negara bulu tangkis Asia Tenggara itu akan menurunkan atlet-atletnya yang tidak berpeluang be-
sar dalam Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 ke SEA Games di Malaysia. “Thailand yang punya atlet peringkat 10 besar dunia tidak mengirimkan atletnya ke Kejuaraan Dunia. Kami harus membagi kekuatan karena harus memenuhi kuota dan tar-
get dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima),” kata Susy. Indonesia, lanjut Susy, menargetkan tiga medali emas dalam SEA Games 2017. “Tiga medali emas itu diperoleh dari nomor beregu putra, ganda putra, dan tunggal putra. Kami berharap meraih medali emas dari nomor ganda putri,” ujar Susy Susanti. (ant)
JAKARTA - Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) berencana menggelar test event cabang olahraga balap sepeda Asian Games (AG) 2018 secara mandiri mengingat pembangunan velodrome di Rawamangun Jakarta diprediksi tuntas sesuai jadwal. “Velodrome, sesuai jadwal akan tuntas pembangunannya pada Januari 2018. Makanya kami berencana menggelar test event mandiri jika waktunya terkejar,” kata ketua umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari di sela diskusi dengan media di Jakarta, kemarin. Balap sepeda bukan merupakan bagian dari 10 cabang olahraga yang akan melakukan test event. Sebelumnya penyelenggara Asian Games 2018 atau INASGOC telah menetapkan cabang apa saja yang akan dipertandingkan yaitu panahan, atletik, pencak silat, sepak bola, basket, bulu tangkis, tinju, taekwondo, angkat besi dan bola voli. Namun, pembangunan velodrome di Rawamangun saat ini terus dikebut mengingat pelaksanaan Asian Games 2018 sudah tidak lama lagi. Velodrome sendiri di bangun sesuai dengan standar internasional. Untuk pembuatannya sendiri, pihak ISSI maupun kontraktor juga melakukan konsultasi dengan federasi balap sepeda dunia (UCI). Menurut Okto, velodrome yang dibangun di Indonesia saat ini tidak kalah dengan yang digunakan pada Olimpiade London. Untuk itu pihaknya berharap pembangunannya sesuai jadwal sehingga bisa untuk test event maupun persiapan atlet Indonesia sendiri. “Pokoknya tidak kalah dengan yang di London. Velodrome benar-benar sesuai dengan standar internasional. Saat ini kami juga terus memantau pembangunannya,” kata pria yang juga seorang promotor tinju profesional itu. Mantan ketua HIPMI itu selain mempersiapkan rencana test event juga sudah menyiapkan agenda khusus untuk peresmian velodrome standar internasional yang dimiliki Indonesia itu. “Peresmiannya akan kami gabungkan dengan pelaksanaan Tour d’Indonesia 2018. Semoga semuanya bisa terealisasi dengan baik,” kata pria yang juga hobi naik sepeda itu. Tour d’Indonesia merupakan kejuaraan balap sepeda paling bergengsi di Tanah Air. Namun, dalam beberapa tahun terakhir pelaksanaannya vakum. Untuk itu PB ISSI di bawah pimpinan Raja Sapta Oktohari ini berusaha untuk membangkitkan kembali. Jika pada tahun-tahun sebelumnya berada di level 2.2, Tour d’Indonesia 2018 direncanakan bakal naik kelas menjadi 2.1. Gengsi kejuaraan ini jelas berbeda karena bakal banyak tim pro tour kelas dunia yang bakal datang ke Indonesia. Untuk pelaksanaannya, ISSI juga menggandeng RCS Sport yang merupakan penyelenggara balapan Giro d’Italia. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 21 Juni 2017
7
Kejaksaan Spanyol Tuding Mourinho Gelapkan Pajak
Suluh Indonesia/ist
PENGGELAPAN PAJAK - Manajer Manchester United Jose Mourinho dituding melakukan penggelapan pajak di Spanyol saat masih melatih Real Madrid. Mourinho dikatakan berhutang sebesar 3,3 juta euro kepada otoritas pajak Spanyol.
Ronaldo akan Berikan Kesaksian
Kasus Pajak 31 Juli
MADRID - Bintang sepak bola Cristiano Ronaldo akan memberikan kesaksian pada 31 Juli, pada kasus di mana dirinya dituding menyembunyikan pemasukan dari otoritas pajak, kata pengadilan pada Selasa. Kejaksaan Spanyol mengatakan
penyerang Real Madrid itu diketahui menggunakan struktur bisnis untuk menyembunyikan pendapatan-pendapatannya dari hak-hak gambar di Spanyol antara 2011 sampai 2014. Ronaldo telah membantah dirinya melakukan pelanggaran. (ant)
Celtics dan 76ers Sepakat Tukar Hak Pilihan Pemain WASHINGTON - Boston Celtics dan Philadelphia 76ers meresmikan persetujuan trade mereka pada Senin, kesepakatan yang akan membuat kedua tim bertukar hak pemilihan pemain nomor satu dan tiga pada Draft NBA Kamis malam. 76ers mendapatkan hak untuk memilih pemain teratas secara keseluruhan dari Boston yang ditukar dengan seleksi nomor tiga mereka dan pilihan putaran pertama untuk masa yang akan datang, menurut pernyataan yang dirilis oleh kedua tim. Celtics dan 76ers telah menyepakati parameter kesepakatan itu pada Sabtu malam setelah Philadelphia melakukan latihan dengan point guard Mrkelle Fultz, yang akan menjadi pemain pilihan pertama secara keseluruhan dalam sejarah klub itu oleh 76ers pada Kamis malam di Barclays Center di Brooklyn, New York. “Kami sangat senang dengan hasil trade ini, yang membawa kami pada posisi yang patut ditiru dalam pemilihan pertama secara keseluruhan pada draft tahun-tahun mendatang,” kata presiden operasi bola basket Philadelphia Bryan Colangelo. “Sejarah mengindikasikan bahwa pemilihan nomor satu merupakan tantangan terbesar dalam menciptakan talenta level klub dan kami percaya diri bahwa kelas draft tahun ini sangat potensial. Kamis malam akan membuat kami melakukan langkah signifikan lainnya dalam membangun program bola basket yang sukses dan berkelanjutan.” Boston, dengan pencetak angka terbanyak Isaiah Thomas telah mengawal posisi point guard, senang dapat turun dua spot dan menerima apa yang mereka harapkan sebagai pemilihan putaran pertama yang tinggi pada 2018 atau 2019. “Kami senang untuk dapat memilih apa
yang kami harapkan menjadi pemain berpengaruh dengan pemilihan ketiga pada kelas draft tahun ini yang sangat bertalenta, sambil juga menambahi aset bernilai tinggi di masa yang akan datang ketika kami terus membangun menuju Banner 18,” kata presiden operasi bola basket Celtics Danny Ainge. Boston akan menerima pilihan putaran pertama 2018 dari Los Angeles Lakers — jika pemilihan itu jatuh antara wilayah nomor satu dan nomor lima. Sementara itu, Celtics akan dapat memilih para pemain putaran pertama pada 2019 — entah dari Sacramento atau Philadelphia, yang memiliki pilihan lebih tinggi Philadelphia akan memasangkan Markelle Fultz, point guard pencetak angka terbanyak asal University of Washington, dengan Ben Simmons, pemain pilihan pertama nomor satu tahun lalu yang absen pada seluruh musim karena cedera kaki. Pada satu-satunya musimnya di Washington, Fultz mencatatkan rata-rata 23,2 angka dan 5,9 assist. Ia memiliki persentase tembakan 47,6 persen, rata-rata bersamaan dengan 5,9 assist, 5,7 rebound, dan 1,6 steal dalam 25 pertandingan pada musim pertamanya sebagai pemain baru dengan “The Huskies,” yang mencatatkan rekor 9-22. Sementara itu, Boston dapat berpotensi memiliki hak-hak draft mereka untuk tujuh pilihan putaran pertama pada tiga musim mendatang. Celtics telah dikait-kaitkan dengan Josh Jackson asal Kansas atau Jayson Tatum asal Duke di posisi nomor tiga, meski sejumlah media melaporkan bahwa tim akan ingin memastikan kesepakatan ini. Lonzo Ball asal UCLA diperkirakan akan menjadi pilihan kedua untuk Lakers, meski tim-tim belum mencapai kata sepakat. Ball melakukan latihan kedua untuk Lakers pada Jumat. (ant)
MADRID - Kejaksaan Spanyol mengatakan, mereka telah mengajukan gugatan hukum terhadap manajer Manchester United Jose Mourinho dengan dua tuduhan penggelapan pajak saat ia masih melatih Real Madrid. Pria asal Portugal itu berhutang sebesar 3,3 juta euro kepada otoritas pajak Spanyol, kata kejaksaan Madrid dalam pernyataannya, sambil menambahi bahwa pihaknya memberikan klaim itu kepada pengadilan lokal. Mourinho meninggalkan Real Madrid pada 2013 untuk melatih klub Chelsea untuk masa kerja keduanya, sebelum kemudian direkrut United pada 2016. Kejaksaan mengatakan ia gagal mendeklarasikan pemasukan-pemasukan dari hak-hak gambarnya pada deklarasi pajak pemasukan Spanyolnya dari 2011 sampai 2012, “dengan tujuan mendapatkan pemasukan-pemasukan ter-
larang.” Mereka mengatakan Mourinho telah memberikan klaim penyesuaian terkait pajak-pajaknya di Spanyol, yang menghasilkan denda sebesar 1,15 juta euro pada 2014. Namun otoritas pajak belakangan mendapati bahwa beberapa informasi yang terdapat pada penyesuaian itu tidak benar, kata kejaksaan. Dijuluki sebagai Si Istimewa, Mourinho (54) merupakan salah satu pelatih paling sukses di sepak bola saat ini. Saat musim berakhir, ia telah memenangi tiga trofi dalam musim debutnya di Manchester United, meski ia mendapat banyak kritik setelah penampilan buruk di liga di mana United finis di peringkat keenam di Liga Inggris. Di kompetisi-kompetisi Eropa, ia telah memimpin Porto menjuarai Piala UEFA pada 2003 dan Liga Champions pada 2004, dan juga me-
menangi Liga Champions bersama Inter Milan pada 2010. Ia sukses mengantarkan Chelsea dan beberapa klub lain meraih kesuksesan di kompetisi-kompetisi domestik. Klaim-klaim terhadap Mourinho menambah panjang daftar deretan sosok besar di sepak bola yang tersangkut masalah pajak di Spanyol. Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo telah diminta memberikan kesaksian pada 31 Juli di Madrid terkait tudingan dirinya menggelapkan pajak dari otoritas Spanyol antara 2011 sampai 2014, kata pengadilan pada Selasa. Real Madrid belum dapat dimintai komentar perihal tudingan terhadap Mourinho atau persidangan Ronaldo. Gestifute, agensi sepak bola yang bermarkas di Portugal yang mewakili Ronaldo dan Mourinho, belum merespon permintaan untuk memberikan komentar. (ant)
Perez Sebut Real Tak Berminat Datangkan De Gea MADRID - Real Madrid membuang peluang untuk merekrut kiper David de Gea dari Manchester United musim panas silam, kata presiden klub Florentino Perez pada Selasa sambil mengecilkan peluang timnya untuk kembali berusaha merekrut pemain internasional Spanyol itu. Real berada di ambang untuk mendatangkan mantan kiper Atletico Madrid De Gea kembali ke Spanyol pada 2015 namun langkah itu, yang mencakup mengirim kiper Real Keylor Navas ke United, batal terwujud karena kedua klub gagal menyelesaikan kesepakatan sebelum bursa transfer ditutup. Kiper asal Kosta Rika Navas dikritik pada beberapa kesempatan di musim lalu karena penampilannya yang kurang meyakinkan, yang membuat Real kerap kehilangan angka yang membuat media-media Spanyol melaporkan klub itu kemungkinan akan kembali mencoba memboyong De Gea. Bagaimanapun, penampilan Navas membaik menuju akhir musim, ketika timnya memenangi gelar ganda yakni Liga Spanyol dan Liga Champions. Perez mengatakan Real tak mencari pengganti Navas atau pelapisnya Kiko Casilla. “Dua tahun silam kami mendapat
Suluh Indonesia/ist
David de Gea
bencana keterlambatan fax, mereka (United) mengirimnya terlambat dua menit dan seperti itulah yang terjadi,” kaat Perez saat diwawancarai oleh harian Spanyol Marca pada Selasa, sehari setelah ia dipastikan mempertahankan posisinya sebagai presiden klub untuk ketiga kalinya secara beruntun. “Tahun lalu kami memiliki peluang untuk merekrut dia namun kami tidak mengambilnya dan sekarang kami tidak memiliki perjanjian apapun dengan Manchester United untuk mendatangkannya. Kebenarannya
adalah kami memiliki kiper-kiper hebat.” Real tidak dapat memperkuat skuad mereka pada bursa transfer Januari karena larangan transfer akibat perekrutan pemain muda secara ilegal, namun sejak sanksi itu dicabut, mereka telah dikait-kaitkan dengan sejumlah pemain muda seperti penyerang Prancis Kylian Mbappe dan kiper AC Milan Gianluigi Donnarumma. Bagaimanapun, masa depan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Cristiano Ronaldo dan sesama penyerang Alvaro Morata dan James Rodriguez tengah
berada dalam ketidak pastian, meski Perez mengatakan Real belum mulai memikirkan urusan itu. Pengusaha konstruksi itu mengonfirmasi bahwa Real telah merekrut bek Theo Hernandez dari rival sekota Atletico, meski kepindahan sang pemain belum diresmikan. “Pada hari-hari sejak final Liga Champions tidak satu pun ada tawaran terhadap kami untuk pemain manapun dan semua yang keluar di media tidak benar, terpisah dari kasus Theo, yang telah dilakukan sebelumnya.” (ant)
Jerman Kerja Keras
Kalahkan Australia SOCHI - Jerman yanga berwajah baru harus bekerja lebih keras daripada yang diperkirakan untuk dapat meraih kemenangan 3-2 atas Australia pada pertandingan pembukaan mereka di Grup B Piala Konfederasi pada Senin (19/6), di mana skuad muda sang juara dunia masih perlu menyesuaikan diri dengan irama turnamen. Dengan setengah lusin pemain kunci diistirahatkan pada musim panas ini menjelang per-
juangan mereka mempertahankan gelar Piala Dunia tahun depan di Rusia, pelatih Jerman Joachim Loew membawa tim muda ke Rusia. Namun mereka semestinya dapat menjalani sore yang lebih mudah di Laut Hitam, seandainya mereka tidak menyianyiakan sejumlah peluang. Jerman mengendalikan permainan sejak awal dan menggempur tim lawan mereka, di mana Lars Stindl mengonversi bola ump-
an tarik brilian dari Julian Brandt untuk membawa mereka unggul pada menit kelima. Mereka membuang banyak peluang pada babak pertama yang berjalan berat sebelah, dan mendapatkan hukuman ketika Tommy Rogic mencetak gol balasan, tembakannya memantul mengenai punggung seorang pemain bertahan dan bola pantulnya tidak dapat diantisipasi kiper Bernd Leno. Kegembiraan mereka hanya
bertahan tiga menit di mana Jerman mendapat hadiah penalti pada menit ke-44. Kapten Julian Draxler sukses mengeksekusi penalti untuk membawa mereka kembali memimpin. Leon Goretzka mengemas gol lain tiga menit babak kedua berlangsung di mana Leno membiarkan bola melewati sela-sela tangannya, dan Tomi Juric memasukkan gol saat Jerman harus membayar buruknya tingkat konversi mereka. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 21 Juni 2017
8
Pemkot Sukabumi Izinkan
Kendaraan Dinas Untuk Mudik SUKABUMI - Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengizinkan kendaraan dinas digunakan untuk mudik Idul Fitri 1438 Hijriah namun bukan kendaraan operasional kantor seperti ambulans dan sejenisnya. “Kami mengizinkan kendaraan dinas digunakan untuk mudik karena sampai saat ini aturan ataupun larangan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) belum kami terima,” kata Wali Kota Sukabumi M Muraz di Sukabumi, kemarin. Pihaknya juga sudah menguintruksikan Bagian Aset, Hukum dan intansi terkait untuk mencari informasi aturan yang mengatur tentang larangan penggunaan kendaraan dinas untuk mudik lebaran baik
melalui internet dan menanyakan langsung ke kementerian terkait. Tetapi hingga kini belum ditemukan aturan tersebut secara tertulis dan belum ada jawaban dari Kemenpan-RB. Maka dari itu, lebaran yang tinggal enam hari lagi ini ia mengizinkan kendaraan dinas digunakan untuk mudik tetapi harus dijaga dan beban operasional mudiknya ditanggung sendiri. Tapi ia melarang kendaraan dinas diganti plat nomornya yang awalnya merah menjadi hitam, jika ditemukan maka akan dijatuhi sanksi. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Polres Sukabumi Kota agar tidak segan menilang kendaraan dinas yang berganti nomor polisi. “Kita
masih menunggu aturan resminya bukan hanya sebatas omongan, tetapi harus tertulis agar jelas aturan tentang penggunaan kendaraan dinas untuk mudik. Jika dilarang maka izin yang saya keluarkan akan ditarik kembali sehingga saat lebaran seluruh kendaraan dinas terdata di aset pemkot,” tambahnya. Muraz mengatakan pihaknya tidak ingin membuat susah para PNS-nya asalkan tidak melanggar aturan, tetapi saat cuti bersama Idul Fitri 1438 Hijriah ada beberapa lembaga seperti Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan sebagainya yang PNS-nya harus bersiaga mulai dari staf hingga kepalanya. (ant)
Dinkes Mataram Pastikan
Puskesmas Tetap Buka MATARAM - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, memastikan puskemas di kota itu tetap buka 24 jam saat libur dan cuti bersama Lebaran 1438 Hijriah. “Pelayanan di puskesmas libur pada tanggal 23, 26, 27, dan 28, itupun hanya pelayanan poliklinik sedangkan ruang unit gawat darurat (UGD) tetap buka 24 jam,” kata Kadiskes Kota Mataram dr H Usman Hadi di Mataram, kemarin. Ia mengatakan, dari 11 puskesmas yang ada hanya dua puskesmas yang tidak bisa melayani 24 jam selama libur lebaran, yakni Puskesmas Dasan Agung dan Dasan Cermen karena belum memiliki ruang UGD. “Setiap puskemas juga kita pastikan harus ada dokter yang siaga 24 jam yang
siap melayani masyarakat,” katanya. Menurutnya, meskipun selama libur lebaran puskesmas tetap buka dan melayani masyarakat, namun kegiatankegiatan turun lapangan seperti posyandu dan penyuluhan ditiadakan. “Selama libur lebaran, Posyandu dan berbagai kegiatan penyuluhan tidak kita laksankan karena masyarakat juga masih sibuk dalam suasana lebaran,” katanya. Kegiatan-kegiatan turun lapangan itu kembali dilaksanakan mulai tanggal 3 Juli 2017, atau setelah libur dan cuti bersama lebaran. Dikatakannya, puskesmas sebagai pusat pelayanan terdekat masyarakat harus tetap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.
Pasalnya, dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, setelah libur lebaran biasanya banyak pasien yang datang ke puskesmas dengan berbagai keluhan. “Hal itu salah satunya disebabkan saat lebaran masyarakat banyak mengonsumsi makanan, padahal kondisi badan terutama perut masih menyesuaikan setelah satu bulan berpuasa,” katanya. Sementara menyinggung tentang kesiapan obat-obatan, Usman menjamin, stok obat-obatan mencukupi. Dengan adanya kepastian stok berbagai obat-obatan mulai dari obat diare, batuk pilek, rematik, darah tinggi, obat luka luar dan lainnya, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PATROLI ARUS MUDIK SELAT BALI - Polisi Perairan melakukan patroli di Selat Bali, Banyuwangi, kemarin. Sebanyak tujuh armada kapal patroli dari Polair, Lanal dan Basarnas telah disiapkan untuk melakukan pengamanan arus mudik yang melintas di Selat Bali.
Oknum Polisi di Jayapura
Dalangi Kasus Pembunuhan JAYAPURA - Kepala Kepolisian Resor Jayapura,Papua, AKBP Gustav Urbinas mengatakan telah menetapkan oknum polisi berinisial PT sebagai tersangka pelaku pembunuhan. Polisi tersangka pembunuh itu bakal dikenakan pasal berlapis, karena telah membunuh seorang wanita bernama Fitri Diana di Kampung Nendali, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, pertengahan Mei 2017. Pasal tuntutan terhadap ter-
sangka yaitu pasal 351 ayat 3 tentang penganiyaan, pasal 306 yakni tidak memberikan pertolongan kepada orang yang wajib di tolong dimana status tersangka adalah anggota polisi dan ketiga adalah pasal 359 tentang kelalaian, katanya. Penetapan tersangka PT, kata Gustav telah dilakukan sejak Sabtu (17/6) dan telah ditahan guna proses hukum selanjutnya, sedangkan
mengenai motif pembunuhan diduga dilatar belakangi persoalan cinta. “Motifnya pertengkaran yang berujung kematian, adalah hubungan kekasih dan timbul emosi, lalu ada spontanitas penganiayaan,” katanya. Gustav juga menyampaikan dalam kasus tersebut belum ditemukan ada keterlibatan pihak lain, namun hal itu tetap didalami. “Sementara ini belum terungkap dengan orang lain,
artinya pelaku melakukan sendiri. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa ada yang ikut membantu untuk menganiaya ataupun membantu mengaburkan kejadian, karena hingga kini barang bukti alat tajam yang digunakan untuk membunuh korban belum ditemukan. Tersangka PT diancam dengan hukuman minimal tujuh tahun penjara dan saat inidi tahana Mapolres Jayapura,’’ katanya. (ant)
Meski Rusak
Ruas Jalan Lebak Layak Dilintasi
Suluh Indonesia/ant
PENGIRIMAN MOTOR GRATIS - Petugas menurunkan paket sepeda motor program angkutan sepeda motor gratis (motis) melalui kereta api di Stasiun Tawang, Semarang, kemarin. Kementerian Perhubungan mencatat jumlah peserta motis arus mudik dan balik melalui kereta api tahun 2017 mencapai 18.096 sepeda motor dengan peningkatan sebanyak 2.533 sepeda motor atau setara dengan 14 persen dibandingkan realisasi program motis Lebaran tahun lalu.
LEBAK - Ruas jalan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten layak dilintasi pemudik Lebaran 2017 karena sebagian besar pembangunan direalisasikan betonisasi dan hotmix untuk memperlancar lalu lintas. “Semua jalan yang menghubungkan antarkecamatan di Lebak nyaman bagi pemudik Lebaran 2017 ini,” kata Kepala Bidang Pembangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak Indrawan, di Lebak, kemarin. Pembangunan betonisasi direalisasikan di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Lebak yang menghubungkan antarkecama-
tan, di antaranya pembangunan betonisasi CimargaKalanganyar-CibadakWarunggunung-Cileles-Gunungkencana-Cijaku-Malingping. Selain itu, juga jalan hotmix Sajira-Muncang-SobangLeuwidamar-Bojongmanik. “Kami memperkirakan sekitar 90 persen ruas jalan cukup baik, sehingga dapat memperlancar arus mudik lebaran,” katanya. Menurut dia, pembangunan betonisasi dan hotmix jalan tersebut, selain memudahkan akses kelancaran lalu lintas untuk menunjang
perekonomian masyarakat dan kenyamanan bagi pemudik. Pembangunan ruas jalan di Lebak melalui bantuan anggaran dana alokasi khusus (DAK). Namun, pekerjaan jalan tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga yang memiliki sertifikasi kompetensi, sehingga kualitas pembangunan jalan betonisasi bisa dipertanggungjawabkan. Ruas jalan yang layak dilintasi pemudik lebaran antara lain Cibadak-Warunggunung-Cileles-Gunungkencana-CijakuMalingping sepanjang 110 kilometer. Begitu pula jalan Sajira-
Muncang-Sobang-Leuwidamar-Bojongmanik-Cimarga. “Kami yakin dengan kondisi jalan yang bagus itu tentu pemudik merasa nyaman juga dapat mengantisipasi kecelakaan lalu lintas,” katanya menjelaskan. Ia mengatakan diperkirakan kondisi jalan antarkecamatan di Lebak kategori baik dan layak dilintasi berbagai jenis angkutan. Ruas jalan baik itu, kata dia, tentunya dapat mendorong perekonomian masyarakat pedesaan, terlebih memudahkan pemasaran hasil pertanian dan perkebunan. (ant)
Program Bedah Rumah
DPRD Bali Belajar di Karangasem DENPASAR - Anggota Komisi IV DPRD Bali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karangasem terkait memantau program penanggulangan kemiskinann yang didanai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta dikonfirmasi, di Denpasar, Selasa, mengatakan kunjungan kerja (kunker) dan pemantauan terhadap program kemiskinan tersebut dinilai sangat penting untuk mendapatkan data kesesuaian atau tepat sasaran program tersebut. “Kami bersama rombongan anggota Komisi IV DPRD yang membidangi
kesejahteraan melakukan pengecekan terhadap warga masyarakat yang mendapatkan program tersebut. Itu sudah kami lakukan pada Senin (19/6),” katanya. Parta mengatakan pemantauan program penanggulangan kemiskinan, antara lain program bedah rumah yang dibiayai dari APBD tahun 2016 dan 2017. “Kami melakukan pemantauan untuk program tersebut di wilayah Kecamatan Manggis. Sasaran peninjauan dilakukan di Dusun Sengkidu, Ulakan dan Nyuh Tebel,” ujarnya. Ia menjelaskan untuk pro-
gram bedah rumah di wilayah Kecamatan Manggis sebanyak 19 unit yang didanai dari APBD tahun 2016, yakni bagi warga Dusun Sengkidu, Ulakan dan Dusun Nyuh Tebel. Sedangkan untuk anggaran tahun 2017, di wilayah Kecamatan Manggis mendapatkan 17 unit bedah rumah. Dari jumlah tersebut yang masih tahap penyelesaian (finishing) tiga unit rumah, yakni di Dusun Nyuh Tebel satu unit dan di Dusun Sedahan dua unit rumah. “Saat ini pengerjaan penyelesaiannya sudah memasuki 50 persen. Untuk itu kami mengharapkan agar secepat-
nya selesai sesuai waktu yang telah ditentukan,” ucapnya. Sementara itu, warga mengharapkan program bedah rumah dari pemerintah sangat bermanfaat bagi masyarakat yang tidak memiliki rumah layak huni. “Kami mengharapkan pemerintah terus melakukan program yang berpihak kepada masyarakat, salah satunya program bedah rumah yang sekarang ini, sehingga warga ke depannya semua memiliki rumah layak huni dan di daerah kami tak ada lagi kategori dibawah garis kemiskinan,” kata seorang warga Nyuh Tebel. (ant)