Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Selasa, 30 Oktober 2012
No. 204 tahun VI
Pengemban Pengamal Pancasila
Target Penyerangan Hasmi
Tercantum di Dokumen Perencanaan Aksi
Dua Bom Rakitan
Ditemukan di Pegunungan Poso JAKARTA - Ratusan personil gabungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang melakukan penyisiran selama dua hari terakhir di Gunung Biru Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Poso, Sulawesi Tengah, berhasil menemukan dua buah bom rakitan yang diduga milik kelompok terduga teroris. Salah satu bom rakitan yang memiliki berat 10 kg, dibungkus dan disimpan dalam rantang plastik berukuran 20 sentimeter dengan dikelilingi gotri dari besi beton enam inci. Bom rakitan dengan alat picu baterai ukuran 12 volt dan berdaya ledak tinggi (High Exsplosive) tersebut, rencananya difungsikan sebagai bom ranjau untuk menghalau aparat yang hendak melakukan penyisiran terhadap para terduga teroris yang melakukan pelatihan terorisme di wilayah pegunungan tersebut. “Dua bom rakitan di Gunung Biru sudah diurai oleh tim penjinak bom kita. Saat ini diamankan tim Puslabfor. Di sana lengkap, ada detonator, bahan campuran,” terang Karopenmas Polri, Boy Rafli Amar di Jakarta, Kemarin. Saat ini, tim gabungan TNI-Polri yang berjumlah sekitar 400 personil terus melakukan penyisiran ke atas gunung, kendati adanya upaya ancaman berupa bom ranjau. Penyisiran dilakukan untuk mempersempit ruang gerak teroris yang kerap berpindah-pindah tempat dalam melakukan pelatihan kegiatan aksi terorisme. Belum lama penemuan bom rakitan di pegunungan biru, siang kemarin, di kawasan Pantai Penghibur di Kota Poso, bom kembali meledak di sebuah kios makanan milik Aruji Lukas. Ledakan yang sempat menimbulkan kepanikan tersebut tak menimbulkan korban jiwa. Saat ini tim Jihandak Polri masih melakukan olah TKP, dengan mengumpulkan barang bukti dan saksi untuk mengungkap pelaku dan motif peledakan bom tersebut. “Tim masih melakukan pengamanan TKP, mengumpulkan barbuk dan saksi. Saat ini sedang berlangsung,” jelas Boy. Terkait proses penyelidikan terhadap kasus kematian dua anggota Personil Kepolisian yang diduga dibunuh oleh para terduga teroris beberapa waktu lalu di Tamanjeka, saat ini pihak kepolisian tengah memeriksa delapan saksi yang disinyalir mengetahui kejadian sebelum pembunuhan keji tersebut dilakukan. “Intinya ingin mengurai atau mengetahui secara runtut bagaimana keberadaan tim atau petugas kita yang meninggal ada di Tamanjeka,” terang Boy. Perlu diketahui Dusun Tamanjeka merupakan target polisi untuk melakukan penyisiran dan operasi penegakan hukum karena disainyalir sebagai tempat pelatihan terkait serangkaian aksi teror dan kekerasan di Poso. Di dusun terpencil ini diduga pelaku dan orang-orang yang terkait jaringan teroris, bersembunyi. Lokasi Dusun Tamanjeka sendiri berada di wilayah pegunungan yang oleh warga sekitar disebut Gunung Biru. Lokasi ini cukup sulit dijangkau karena medan jalan yang sulit karena tertutup hutan lebat. (wnd)
JAKARTA - Empat tempat yang menjadi target penyerangan kelompok teroris baru yang mengatasnamakan Hasmi (Harakah Sunni Untuk Masyarakat Indonesia), seperti Konsulat Jenderal Amerika di Surabaya, Kedubes Amerika di Jakarta, Markas Besar Komando Brimob di Semarang, serta Plaza 89 Jakarta diketahui sudah direncanakan secara matang sebelum akhirnya digagalkan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri. Perencanaan tersebut terungkap dalam dokumen rencana aksi beserta peta lokasi target pengeboman yang disita oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri. “Benar, ada peta target juga. Ini yang akan kita konfirmasi lagi dengan pemeriksaan terhadap mereka,” ujar Karopenmas Polri, Brigjen. Pol. Rafli Amar di Jakarta, kemarin.
Kendati telah menyita dokumen perencanaan aksi para pelaku, jenderal bintang satu tersebut enggan menyimpulkan kategori ukuran serta kedahsyatan ledakan jika bom yang sudah dirakit kelompok pimpinan Abu Hanifah tersebut jadi diledakan. “Saya tidak bisa menggambarkan bagaimana dahsyatnya barang itu. Tapi ini adalah bahan peledak. Jadi tidak perlu lagi melihat bagaimana dahyatnya, tidak ada gunanya untuk saya apalagi masyarakat, hanya menimbulkan suatu hal yang kurang bagus,” cetus Boy. Terkait perkembangan proses penyidikan sebelas terduga teroris yang ditangkap di empat tempat terpisah di Madiun, Solo, Jakarta, dan Bogor, pihak kepolisian masih terus melakukan pengamanan barang bukti yang disita pada saat pros-
es penggerebekan kemarin. “Tim puslabfor masih menginvetarisasi dari bahan-bahan material, bahan peledak yang ada,” kata Boy. Dari hasil kesimpulan sementara yang didapatkan dari hasil penyidikan, didapatkan informasi alasan rencana aksi pengeboman karena terinpsirasi film Innocent Of Muslim yang dianggap melecehkan agama Islam. “Adanya film yang dianggap menodai agama islam sepertinya juga alasan kelompok ini,” papar Boy. Meskipun tergolong kelompok baru, namun pihak kepolisian, menduga Jaringan kelompok Hasmi terkait dengan jaringan kelompok lama yang kerap melakukan kegiatan aksi terorisme di Indonesia. “Mereka kita duga kuat punya jaringan dengan kelompo terdahulu. Tapi sebelas orang ini pada
dasarnya pertama kali dilakukan tindakan hukum. Mereka belum tercatat berurusan dengan jaringan yang ada,” jelasnya. Sementara itu menanggapi adanya protes dari kelompok ormas Hasmi Bogor, yang namanya mirip dengan kelompok ormas besutan Abu Hannifah yang berpusat
di Solo, mantan Kabid Humas Polda Metrojaya tersebut menegaskan Kelompok Hasmi (Harakah Sunniyah Untuk Masyarakat Islami) Bogor pimpinan Muhammad Sarbini, berbeda dengan kelompok Hasmi (Harakah Sunni Untuk Masyarakat Indonesia) pimpinan Abu Haniffah. (wnd)
KPK Siap Hadapi
Gugatan Praperadilan Korlantas Polri JAKARTA - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP menyatakan komisinya siap menghadapi proses gugatan praperadilan yang dilayangkan Korlantas Polri, dan akan memasuki persidangan pertama pada Kamis (1/11) besok. “Tentu kami sebagai sebagai institusi penegak hukum siap menghadapi gugatan praperadilan ini,” kata Johan dalam konferensi pers di Gedung KPK Jakarta, kemarin. Ia mengatakan Polri memiliki hak mengajukan gugatan kepa-
da KPK apabila ada hal-hal yang dirasa kurang tepat terkait apa yang dilakukan KPK. Meski demikian, ia menegaskan, komisinya sudah mengikuti prosedur dalam melakukan penggeledahan dengan menggunakan berita acara penggeledahan dan penyitaan serta disaksikan pihak Korlantas Polri. Selain itu, ia juga menyampaikan komisinya sudah menerima surat penetapan pengadilan untuk melakukan penggeledehan. “KPK sudah mengantongi surat penetapan pengadilan untuk melakukan
penggeledahan,” ujar Johan. Sebagaimana diketahui Polri menggugat KPK yang menggeledah gedung Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri di Jakarta pada Selasa (31/7) terkait kasus dugaan korupsi dalam proyek alat simulator SIM. “Pengacara Mabes Polri melakukan suatu tindakan hukum yaitu melakukan gugatan berkaitan dengan masalah dokumen yang tidak ada kaitannya,” kata Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Puji Hartanto di Mabes Polri, Jumat (26/10). Puji mengatakan gugatan kepada KPK didaftarkan oleh
pengacara Mabes Polri ke pengadilan. “Pihak Korlantas, yang meminta. Karena ada dokumen yang menurut Korlantas tidak ada kaitannya dengan perkara,” paparnya. Korlantas meminta pada saat itu, melalui Kapolri untuk menarik dokumen yang tidak terkait Simulator SIM. Menurut Puji, ada beberapa dokumen yang dibawa KPK itu yang terkait dengan pelayanan masyarakat, sehingga dikhawatirkan kalau ini tidak segera dikembalikan, akan mengganggu. “KPK membuat surat resmi juga tanya mana
yang tidak ada kaitannya dengan perkara itu. Lalu kami buat lagi rincian yang diminta sudah disampaikan. Nah itulah yang sampai saat ini belum diberikan lagi,” kata Kepala Korlantas. Gugatan Korlantas ke KPK didaftarkan pengacara Hotma Sitompoel, Juniver Girsang, dan Tommy Sihotang, ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (25/10). Polri menuntut ganti rugi material sebesar Rp 425 miliar dan nonmaterial Rp 6 miliar, karena KPK dianggap telah melakukan pelanggaran dalam proses penggeledahan. (ant)
Terkait Wa Ode
KPK Buka Penyelidikan Baru JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai membuka penyelidikan baru terkait keterangan dan informasi yang muncul selama persidangan terpidana kasus suap alokasi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) tahun anggaran 2011, Wa Ode Nurhayati. “KPK mulai membuka penyelidikan baru terkait Wa Ode, ada permintaan keterangan kepada Sefa Yolanda, yang bersangkutan tadi hadir,” kata juru bicara KPK Johan Budi SP, dalam konferensi pers di Gedung KPK Jakarta, kemarin. Menurut Johan, KPK tak mendiamkan informasi dan keterangan yang muncul dalam persidangan melainkan melakukan validasi dan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari bukti. “Informasi sekecil apapun akan melewati validasi kemudian KPK melakukan penyelidikan apakah itu didukung bukti yang kuat,” kata dia. Sefa Yolanda merupakan
asisten pribadi Wa Ode Nurhayati, dan beberapa kali memberikan keterangan sebagai saksi dalam persidangan kasus suap alokasi DPID 2011. Wa Ode Nurhayati divonis 6 tahun penjara dengan denda Rp500 juta dan subsider 6 bulan kurungan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Kamis (18/10) dengan dakwaan kesatu primer dari pasal 12 huruf a Undangundang No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Pencuian Uang sebagaimana diatur dalam pasal pasal 3 UU No 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo pasal 65 ayat (1) KUHP. Sebelumnya, pada sidang Selasa (4/9), staf bidang rapat sekretariat Banggar DPR, Nando mengungkapkan bahwa dalam proses pembuatan DPID ada kode-kode yang digunakan untuk pengecekan daerah penerima DPID yang diusulkan
Suluh Indonesia/ant
PENYELIDIKAN BARU - Wa Ode Nurhayati saat menjalani sidang tekait kaus suap alokasi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) tahun anggaran 2011, belum lama ini. KPK mulai membuka penyelidikan baru terkait keterangan dan informasi yang muncul selama persidangan terpidana kasus suap, Wa Ode Nurhayati.
anggota Banggar. “Kode P adalah untuk pimpinan Banggar yaitu P1 untuk Melkias Markus Mekeng, P2 untuk Mirwan Amir, P3 untuk Olly Dondokambey dan P4 untuk Tamsil Linrung,” jelas Nando. Kode P tersebut diikuti dengan kode J yaitu jumlah rupiah sebagai usulan alokasi DPID. Nando juga mengakui terdapat kode 1-9 lain yang menjelaskan masing-masing fraksi di Banggar yaitu 1 (Partai Demokrat), 2 (Par-
tai Golkar), 3 (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), 4 (Partai Keadilan Sejahtera), 5 (Partai Amanat Nasional), 6 (Partai Persatuan Pembangunan), 7 (Partai Kebangkitan Bangsa), 8 (Partai Gerindra) dan 9 (Partai Hanura). Masih ada kode-kode lain seperti warna kuning, biru dan warna lainnya. Pengusaha Fadh El Fouz yang memberikan uang kepada Wa Ode sebesar Rp6 miliar untuk pengurusan alokasi
DPID di tiga kabupaten di Aceh, juga mengaku pernah dihubungi orang dari Aceh yang mengatakan ketiga kabupaten itu diurus oleh anggota Banggar lain. Mantan Wakil Ketua Banggar Mirwan Amir dari fraksi Demokrat disebut menjadi penghubung Kabupaten Aceh Besar dan Bener Meriah sedangkan Wakil Banggar Mirwan Amir dari fraksi PKS mengurus kabupaten Pidie Jaya. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Selasa 30 Oktober 2012
2
K ilas Tarif Baru Penyeberangan ke Pulau Seribu DINAS Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan memberlakukan kenaikan tarif penyeberangan kapal dari Muara Angke ke Pulau Seribu terhitung 1 November mendatang. Kenaikan tarif kapal ini berlaku untuk kapal yang beroperasi di zona 1 dan 2. Pada zona 1, tarif awalnya hanya Rp 25 ribu kini naik menjadi Rp 40 ribu per penumpang. Zona 2 naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 50 ribu per penumpang. Tarif tersebut harus ditambah dengan Rp 2.000 untuk Jasa Raharja. Sehingga totalnya untuk zona 1 sebesar Rp 42 ribu dan zona 2 Rp 52 ribu. Kapal di Zona 1 rutenya meliputi Muara Angke - Pulau Untung Jawa, Muara Angke - Pulau Lancang, Muara Angke Pulau Pari dan antar pulau di dalam Kepulauan Seribu. Sedangkan Zona 2 meliputi, Muara Angke - Pulau Pramuka, Muara Angke - Pulau Kelapa, Muara Angke - Pulau Tidung dan Muara Angke - Pulau Payung. Kenaikan tarif mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi. (brtjkt.com)
Dua Penderita HIV/AIDS Melahirkan MESKI sebelumnya telah divonis menderita HIV, dua orang ibu di Jakarta Barat tetap menjaga kandungannya hingga sang buah hati melahirkan. Proses persalinannya sendiri berjalan lancar, dan anak-anak yang dilahirkannya pun dalam keadaan selamat dengan kondisi fisik normal. Kepala Puskesmas Kecamatan Tambora, dr Silvi membenarkan, adanya dua orang ibu yang terjangkit virus HIV-AIDS melahirkan di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Keduanya terindikasi mengidap HIV saat melakukan pemeriksaan kandungan di Puskesmas Tambora, Jakarta Barat. “Kedua Anak tersebut lahir dengan selamat. Kedua ibu tersebut merupakan warga Jakarta Barat, satu di Kecamatan Grogolpetamburan yang melahirkan dua bulan lalu, sedangkan satu lagi tinggal di Kecamatan Tambora melahirkan dua minggu lalu. Untuk nama dan alamat jelas kami tidak bisa berikan karena ini masalah HIVAIDS,” ujar dr Silvi, di Jakarta, kemarin. (brtjkt.com)
7.000 Sekolah Dipasangi Internet Gratis TINGGINYA kebutuhan internet bagi warga ibu kota khususnya kalangan pelajar membuat Pemprov DKI berencana memasang akses internet gratis pada 7.000 sekolah di DKI Jakarta. Untuk proyek ini, Pemprov DKI tidak mengeluarkan biaya investasi dan penyediaan jaringan karena telah ditanggung PT Telkom. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama mengatakan, PT Telkom telah menawarkan kerja sama di bidang investasi. Saat ini Pemprov DKI tengah mencari celah hukumnya untuk melaksanakan kerja sama tersebut. Kerja sama ini sangat menguntungkan bagi DKI karena tak perlu lagi mengeluarkan biaya investasi dan pemasangan jaringan telepon maupun internet. “Selama ini DKI mengeluarkan anggaran Rp 20 miliar per tahun untuk penyediaan jaringan. Dengan kerja sama ini tentu anggarannya dapat diminimalisir. Namun penurunannya berapa persen, kita belum menghitungnya,” ujar Basuki di Balaikota, kemarin. Selain sekolah, seluruh taman di DKI dan tempat-tempat publik juga akan dipasangi internet. Untuk tahap awal, ada 10 taman yang akan dipasangi jaringan wifi tersebut. Ke depan, jaringan pajak juga akan dilakukan secara online. (kmb/brtjkt.com)
Suluh Indonesia/ant
PENGURUKAN LAHAN BAKAU - Pekerja menggunakan alat berat melakukan pengurukan sebagian kawasan hutan bakau di sekitar Dermaga Muara Angke, Jakarta Utara, Senin (29/10). Pengurukan lahan tersebut untuk memperluas Dermaga Muara Angke.
Kebijakan Transportasi Massal
Jokowi Diminta Konsultasikan ke Publik JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meninjau ulang kembali dan mengkaji secara mendalam sistem transportasi massal yang diterapkan di Ibukota. Review harus menyertakan tim independen yang terdiri dari pengamat dan akademisi.
Ketua Komisi B DPPD DKI, Selamet Nurdin di Jakarta, kemarin, mengatakan warga Jakarta harus mengetahui program kerja pembangunan di bidang transportasi yang akan dilaksanakan selama kepemimpinan Gubernur DKI, Joko Widodo. “Hasil review pola transportasi massal ini rampung dalam kurun waktu tiga bulan ke depan,”
kata Selamet. Pola transportasi massal yang akan diterapkan di Jakarta di antaranya, monorel, mass rapid transit (MRT), Electronic Road Pricing (ERP) dan sebagainya. “Dewan siap membantu agar program kerja Jokowi memimpin DKI Jakarta selama lima tahun ke depan bisa berjalan baik,” imbuhnya.
Kebijakan Jokowi
Pemprov Tata
15 Kampung Kumuh pong yang akan ditata, sebaliknya kampung yang benar-benar kumuh malah terlewatkan. Ia mencontohkan, dari sembilan kampung telah diusulkan masuk program penataan, ternyata kampung Karet masih dalam kondisi layak huni. “Jadi penataan di kampung Karet belum perlu dilakukan. Kita akan cari kampung lain pengganti Karet,” katanya. Jokowi menambahkan, program penataan kampung yang dicanangkan oleh Pemprov DKI terbagi menjadi beberapa kategori, yakni superkampung, kampung deret, kampung vertikal atau rumah susun. “Di setiap kampung tersebut akan dibuatkan komunal septic tank, sanitasi, ruang terbuka hijau, ruang publik dan perpustakaan,” katanya. Sementara itu, mengenai pembongkaran puluhan rumah di Kampung Baru, Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Minggu (28/10), Jokowi mengakui adanya kemarahan warga. (ant/kmb/brtjkt.com)
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI tidak akan mengganggu kebijakan dan program kerja yang disusun oleh Joko Widodo (Jokowi) dalam memimpin Jakarta. Termasuk, kebijakan Jokowi mengevaluasi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2013. Bahkan, dewan bersedia membantu Jokowi memperbaiki penyususan RAPBD DKI 2013 agar lebih fokus dan seefisien mungkin. “Namun, dewan berharap kepada Jokowi dalam mengambil kebijakan tetap berpegang pada aturan sehingga tidak menjadi blunder dan justru merugikan kepemimpinanya,” kata Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Maman Firmansyah kepada wartawan usai menggelar Rapat bersama sejumlah pimpinan SKPD terkait program kerja 2013 di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, dewan akan mendukung kebijakan Jokowi sepanjang didasari oleh aturan yang berlaku. Suluh Indonesia/ant
HARI PETANI TEMBAKAU SEDUNIA - Petani tembakau yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia memagang poster ketika memperingati Hari Petani Tembakau Sedunia di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.
Dewan Segera Bentuk Pansus Portanigra
Perlu Dibuat Capaian Target AGAR tidak dianggap politis, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Perlu menetapkan capaian target dari rencana pembentukan panitia khusus (pansus) untuk menyelesaikan sengketa lahan yang melibatkan Pemprov DKI Jakarta dengan PT Portanigra. Sejauh ini, sejumlah komisi terkait di DPRD DKI telah sepakat mengusut tuntas persoalan tersebut, menyusul keluarnya keputusan Mahkamah Agung (MA) yang mengharuskan Pemprov DKI membayar Rp 391 kepada PT Portanigra. Kalangan Dewan menilai penyelidikan oleh Dewan atas kasus ini penting karena masih banyak
hal yang dinilai mencurigakan. Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI, Sandy di Jakarta, Senin menilai pembentukan pansus sangat diperlukan untuk menyelamatkan aset pemda. “Komisi A, B dan C DPRD DKI mendukung pembentukan pansus sengketa tanah PT Porta Nigra,” kata Sandy, kemarin. Dukungan juga disuarakan
nur DKI, Joko Widodo untuk menyusun harga satuan barang yang akan dipakai dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov DKI. “Harga Satuan Barang yang diterapkan Jokowi saat menjabat Walikota Solo sangat baik. Pola tersebut bisa diadopsi untuk diterapkan di Pemprov DKI,” ujarnya. (ant)
DPRD DKI Tak Akan Ganggu
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI akan menata sebanyak 15 kampung kumuh atau tidak layak huni di Ibukota pada 2013 mendatang. “Ke-15 kampung kumuh setelah ditata akan memiliki kekhususan dibanding kampung lainnya di Jakarta,” kata Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo di Jakarta, kemarin. Hingga saat ini sebanyak 9 dari 15 kampung kumuh telah didata untuk diusulkan dalam program penataan kampung oleh sejumlah instansi terkait. Ia mengatakan, penataan ke-15 kampung difokuskan khususnya pemukiman yang dinyatakan tidak layak. Kesembilan kampung yang diusulkan untuk masuk dalam program penataan di antaranya Penjaringan, Kebon Kacang, Tomang, Pulogebang, Kebon Sirih, Rawa Jati, Tegal Parang, Poncol dan Karet. “Saya tidak serta merta menyetujui usulan yang telah disampaikan oleh sejumlah dinas terhadap sembilan nama kampung tersebut,” katanya. Dalam pendataan ini, Jokowi mengkritik karena kampung yang masih layak dan bagus malahan terdata sebagai kam-
Tahapan perencanaan hingga lelang MRT yang berjalan saat ini telah memenuhi mekanisme aturan yang berlaku. “Gubernur DKI segera mengeluarkan keputusan terkait proyek MRT. Karena, bila terlambat akan terkena sanksi demi secara tanggung renteng,” ungkapnya. Selamet menambahkan, dewan mendukung langkah Guber-
para ketua fraksi karena menilai penyelidikan lebih lanjut kasus ini demi kepentingan masyarakat banyak. “Kami mendukung, dan berharap pansus ini segera terealisasi,” imbuhnya. Putusan MA Nomor 2971 K/ PDT/2010 menyatakan, Pemprov DKI telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan menjual tanah PT Porta Nigra seluas 44 hektar kepada masyarakat pada kurun waktu tahun 90-an, tanpa sepengetahuan PT Portanigra. Putusan yang salinannya dikantongi pihak Portanigra pada 17 Februari itu mewajibkan Pemprov DKI membayar ganti materil Rp 291
miliar dan ganti rugi immateril Rp 100 miliar kepada PT Portanigra. Jika ditilik, MA pernah mengeluarkan putusan atas kasus ini yaitu putusan MA No. 2683/ PDT/G/1999. Kala itu, putusan MA yang memenangkan PT Porta Nigra mendapat perlawanan dari warga Meruya yang melakukan gugatan intervensi atas putusan Kasasi yang memenangkan PT Porta Nigra sebagai pemilik lahan di Meruya Selatan. Ketua MA Bagir Manan kala itu akhirnya mengeluarkan maklumat agar Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat menunda eksekusi lahan sampai ada putusan perlawanan yang tetap. Oleh
karena itu, jika pemprov DKI sebenarnya masih bisa melakukan upaya perlawanan hukum atas perkara ini. Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Ahmad Husein Alaydrus mengakui, kesalahan yang dilakukan pemprov DKI dalam perkara ini tidak bisa dibebankan kepada Gubernur DKI Jakarta saat ini, Joko Widodo. Tetapi, sebagai pemimpin Ibukota, Jokowi mau tidak mau tetap harus menyelesaikan beban yang ditimbulkan akibat persoalan ini. “Sekarang saatnya Jokowi memberikan bukti,” kata Alaydrus. (ant)
Jokowi juga diminta segera bertemu pimpinan dewan untuk merumuskan sejumlah kesepakatan, sehingga persoalan RAPBD DKI 2013 segera selesai. “Jangan sampai pengesahan RAPBD molor karena akan menghambat jalannya pembangunan,” ujarnya. Maman mengungkapkan, kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI juga menjadi kebijakan dewan. Sehingga sehingga dalam bekerja, eksekutif dan legislatif harus bergotong royong “Alhasil, keseluruhan kebijakan terangkum di dalam keputusan bersama antara legislatif dan eksekutif,” ungkapnya. Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku, pihaknya akan terus mengevaluasi dan mematangkan RAPBD DKI 2013. “Di dalam RAPBD DKI 2013 yang diusulkan ke dewan tercatat 60 ribu mata anggaran,” paparya. Basuki menjelaskan, pihaknya hingga saat ini masih mengevaluasi dan mematangkan rancangan anggaran tersebut. (ant)
Kredit Rumah
Gunakan KPR FLPP JAKARTA - Kementerian Perumahan Rakyat mengimbau masyarakat, khususnya mereka yang berpenghasilan rendah dan tidak tetap, agar memanfaatkan bantuan pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Sejahtera. “Suku bunga FLPP KPR Sejahtera hanya 7,25 persen dan masa angsuran sampai dengan 20 tahun sehingga angsurannya ringan selama masa angsura,” kata Pemimpin Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Perumahan (BLU PPP) Kemenpera, D.T. Saraswati, di Jakarta, kemarin. Program kerja Badan Layanan Umum Kemenpera pada tahun 2012, antara lain, KPR FLPP untuk 132.500 rumah sejahtera tapak senilai Rp7,04
triliun dan KPR FLPP Rumah Sejatera Susun untuk 500 unit rumah senilai Rp600 miliar. Total penyaluran KPR FLPP yang ditargetkan BLU PPP tahun 2012 adalah 133.000 unit rumah senilai Rp7,1 triliun. “Manfaatkan bantuan pembiayaan FLPP KPR Sejahtera jika ingin memiliki rumah dengan angsuran yang terjangkau,” katanya. Program FLPP KPR Sejahtera merupakan penyaluran pembiayaan dari pemerintah pusat melalui bank pelaksana kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang dibeli dari pengembang. Beberapa penyaluran KPR FLPP, antara lain, KPR Sejahtera Tapak, KPR Sejahtera Syariah Tapak, KPR Sejahtera Susun, dan KPR Sejahtera Syariah Susun. (kmb/ brtjkt.com)
Metr politan
3
Suluh Indonesia, Selasa 30 Oktober 2012
Penetapan Verifikasi Parpol
Berpotensi Cacat Hukum
Suluh Indonesia/ade
BINCANG-BINCANG - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie berbincang-bincang dengan Ketua Panitia Rapimnas IV Partai Golkar Mahyudin dan sejumlah petinggi Partai Golkar saat pembukaan Rapimnas IV Partai Golkar di Jakarta kemarin.
Cetak Biru Golkar Pijakan Membangun Indonesia JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Satya Widya Yudha mengatakan cetak biru (blueprint) yang dipersiapkan Partai Golkar akan menjadi pedoman bagi siapapun dalam membangun bangsa Indonesia hingga 100 tahun ke depan. “Cetak biru yang dipersiapkan Partai Golkar ini bisa menjadi pijakan untuk siapapun yang akan memimpin PG dan bangsa ini,” kata Satya Widya Yudha di sela-sela Rapimnas IV PG di Jakarta, kemarin.
Rapimnas IV PG berlangsung 29-30 Oktober 2014 dan dilanjutkan dengan peringatan puncak HUT ke-48. Rapimnas diikuti 707 orang yang terdiri dari anggota DPP, DPD I, ormas pendiri dan yang didirikan serta organisasi sayap, anggota Dewan Pertimbangan Pusat, dan anggota DPR nonpengurus DPP. “Cetak biru PG ini diharapkan bisa menjawab tantangan, agar bisa menjawab kekinian,” kata Satya. Konsep cetak biru yang menjadi gagasan PG adalah mengarah pada kesejahteraan
rakyat. Intinya, Catur Sukses yakni trilogi pembangunan ditambah Nasionalisme Indonesia. Cetak biru yang digagas PG merupakan dokumen hidup yang bisa dibicarakan dari waktu ke waktu sesuai dengan perkembangan dan situasi kekinian bangsa. “Cetak biru ini dokumen partai yang hidup, maka akan bisa direvisi dari waktu ke waktu sesuai dengan kekinian,” kata Satya. Menurut Satya, yang ingin dicapai dari cetak biru ini adalah kesejahteraan rakyat. (ant)
JAKARTA - Koordinator Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin, menilai penetapan hasil verifikasi administrasi parpol oleh KPU berpotensi cacat hukum karena diputuskan dengan jadwal, tata cara, prosedur dan mekanisme bertentangan dengan peraturan perundangundangan. “Ada lima alasan penetapan hasil verifikasi administrasi parpol oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) cacat hukum,” kata Said di Jakarta, kemarin. Pertama, penetapan dilakukan di luar jadwal tahapan, padahal waktu pengumuman hasil verifikasi administrasi berdasarkan PKPU No.11/2012 adalah tanggal 23-25 Oktober dan bukan tanggal 28 Oktober. Kedua, pemeriksaan administrasi parpol yang hasilnya diumumkan Minggu malam (28/10) juga diseleng-
garakan di luar jadwal tahapan. Waktu verifikasi administrasi berdasarkan PKPU No.11/2012 adalah tanggal 11 Agustus-22Oktober dan tak boleh dilakukan setelah tanggal tersebut. Ia menyebutkan, dalam pasal 8 ayat (4) huruf a menegaskan, semua tahapan Pemilu wajib dilaksanakan oleh KPU secara tepat waktu, sementara KPU tak pernah terlebih dahulu mengubah jadwal tahapannya. Ketiga, penetapan tak dituangkan melalui keputusan melainkan hanya melalui berita acara, padahal menurut pasal 257-259 UU Pemilu, penyelesaian sengketa yang berkaitan dengan verifikasi parpol meminta adanya (surat) Keputusan dari KPU sebagai dasar bagi parpol yang tidak lulus untuk mengajukan sengketa ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). “Ini meng-
indikasikan penetapan lulustidaknya parpol dilakukan oleh KPU melalui pemungutan suara. Sedangkan dalam proses seleksi administrasi tidak diperlukan dan harus dihindari adanya opini subjektif dari masing-masing komisioner. Pembahasan yang alot dan jadwal yang selalu mundur menguatkan dugaan itu,” jelas Said. Selain itu, ada indikasi penetapan dibahas dan diputuskan diluar kantor resmi KPU dan bukan pula dilokasi tempat berlangsungnya verifikasi di Hotel Borobudur. Informasi yang beredar, KPU justru melakukannya disuatu tempat tertutup dibilangan Jakarta Selatan. Pemilihan tempat yang tidak diketahui oleh publik menyiratkan niat KPU untuk bersembunyi, menghindar atau menutup-nutupi informasi kepada masyarakat.
Ketertutupan itu tentu membuka peluang adanya pihak luar yang terlibat atau turut mempengaruhi keputusan KPU tanpa diketahui publik. Kelima, adanya informasi bahwa sebelum penetapan hasil verifikasi, KPU sempat melangsungkan pertemuan dengan sejumlah pembantu Presiden. Sementara diantara orang-orang itu adalah pejabat yang disebut-sebut akan dicalonkan menjadi Capres oleh parpol tertentu. Bahkan beredar juga informasi adanya pertemuan KPU dengan beberapa petinggi parpol sebelum penetapan. “Sejumlah fakta dan informasi itu perlu segera mendapatkan klarifikasi dari KPU,” tutur Said. Sebanyak 16 partai politik secara resmi dinyatakan lolos verifikasi administrasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta, Minggu. (ant)
KPU Dituding di Bawah Tekanan Politik JAKARTA - Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) menuding Komisi Pemilihan Umum (KPU) berada di bawah tekanan politik saat melakukan verifikasi partai politik, sehingga partainya dan sejumlah partai yang lain tidak lolos verifikasi. “KPU berkali-kali mengakomodasi tuntutan partai-partai besar, dengan akibat berubahubahnya peraturan KPU (soal rekening bank, verifikasi kecamatan, keterwakilan perempuan), dan berubah-ubahnya jadwal verifikasi. Intervensi politik ini telah nampak sejak keputusan MK yang mewajibkan semua partai politik tanpa kecuali mengikuti verifikasi,” kata Ketua Umum DPN Partai SRI D Ta-
ufan, di Jakarta, kemarin. Soal 30 persen keterwakilan perempuan dalam memenuhi aturan KPU, Partai SRI telah memenuhi kewajiban itu sampai tingkat pimpinan cabang. Tapi oleh tekanan politik, KPU akhirnya mencabut sendiri aturan yang dibuatnya. Dalam soal kewajiban pemilikan rekening bank, Partai SRI telah memenuhinya, tapi demi mengakomodasi tekanan politik, KPU kemudian membatalkan aturan itu, dengan akibat kerugian finansial bagi partai. Hingga kini pihaknya tak mendapat keterangan dari KPU tentang faktor yang menyebabkan ketidaklolosan itu. Ketertutupan KPU selama penundaan
pengumuman dua hari terakhir ini, menimbulkan pertanyaan tentang apa sebetulnya yang terjadi di ruang rapat KPU. “Hak publik untuk memperoleh informasi adalah dijamin UndangUndang. Maka kami minta KPU memaparkan secara rinci dan adil semua alasan yang menjadi faktor lolos tidaknya sebuah partai politik,” kata Taufan. Menurut dia, seluruh proses penyempurnaan administrasi selama ini berlangsung sangat baik dengan KPU. Oleh karena itu, sangat lah mengherankan bahwa keputusan akhir KPU nampak lebih sebagai hasil negosiasi politik dengan kekuatankekuatan oligarki. “Kita menghendaki kesetaraan dalam partisi-
pasi politik guna menghasilkan perubahan politik. Semangat ini tidak nampak dalam keputusan KPU tersebut,” ujarnya. Namun, sebaliknya ide penyederhanaan partai yang ditafsirkan semata-mata secara kuantitatif semakin memperlihatkan keinginan kalangan oligarkis untuk terus menutup peluang munculnya pemimpin baru. Proses verifikasi administrasi atau verifikasi tahap pertama di KPU berjalan cukup rumit. Hingga pengumuman kelolosan parpol, Minggu, KPU tercatat memberikan dua kali keringanan waktu bagi parpol untuk memenuhi berkas kelengkapan persyaratan tersebut. (ant)
KI BAGUS SETIA JAYA GUNA – GUNA KEMBANG MAYANG
KI BAGUS
Wajah tampan berkulit putih, tubuh tinggi semampai berambut panjang. Tutur katanya sopan,santun dan ramah, itulah sekilas sosok dari seorang spiritual muda bergelar Ki Bagus Setia Jaya. Spiritual yang akrab disapa Ki Bagus ini terbilang ngetop di kalangan artis, terbukti hingga saat ini ada beberapa selebritis yang mem-percayakan Ki Bagus sebagai penasehat
s p i r i t u a l pribadinya. Siapakah selebritis itu? Tentu saja tidak etis jika disebutkan nama, yang pasti dia wanita muda, cantik dan familiar. Ki Bagus Setia Jaya sang Maharaja pesona penggila populernya, sejak usia muda telah mewarisi keilmuan kedua orang tuanya, namun karena baginya menuntut ilmu tiada batas usianya dan untuk mengobati dahaganya yang selalu haus akan keilmuan, setelah kian lama berkeliling Pulau Jawa, Sumatera, Kalimalantan, dan Bali, kini beliau kembali lagi dipadepokannya di Jalan Raya Pasar Kecapi, gang Cemara
Parhoed No.55 Pondok Melati, Bekasi. Kemampuan olah supranatural tingkat tinggi yang di kuasai Ki Bagus Setia Jaya mampu mengatasi berbagai problema kehidupan. Banyak orang kembali berkunjung ke padepokan Ki Bagus karena merasa cocok dan tertolong dari berbagai belenggu persoalan duniawi. Dengan temuan Pusaka ‘ Tua dan KeIlmuan ‘ langkah yang keampuhannya sangat luar biasa dan dapat di buktikan langsung. Guna - Guna Kembang Mayang salah satunya, yang
mana ilmu ini selain sangat ampuh untuk memikat atau menaklukan hati lawan jenis, ilmu ini juga sangat ampuh untuk membuat jera pasangan yang selingkuh, menjatuhkan rival atau persaingan bisnis, bahkan untuk urusan-urusan yang bersifat menghancurkan, dan luar biasanya semua tanpa harus menunggu waktu yang cukup lama. Sebagai ungkapan rasa saling menghargai Waktu, Tenaga, Fikiran, Keilmuan dan Profesionalisme: Konsultasi Rp. 100.000,Rek. BCA. 6870581031 dan Mandiri. 129-00-0687074-1
Jln. Raya Pasar Kecapi Gg. Cemara Parhoed No. 155 Rt. 006/013 Jatirahayu Pondok Melati BEKASI Hub: 087883054545-0815888275002193791388,- Pin 2A083E11 C.004598-Adv2
Megap litan
Suluh Indonesia, Selasa 30 Oktober 2012
4
L intas Ikrar Tidak Tawuran RATUSAN perwakilan siswa dan siswi se-Kota Depok mendeklarasikan bahwa menyelesaikan masalah tanpa kekerasan merupakan jalan terbaik. Selain pelajar, Deklarasi anti tawuran yang didigelar di UI juga di ikuti oleh tokoh pemuda dan organisasi masyarakat yang dilakukan atas dasar semangat serta nasionalisme yang tinggi. Ketua panitia deklarasi antitawuran dan peringatan sumpah pemuda, Swastanto mengatakan, deklarasi antitawuran merupakan wujud bentuk pemahaman nilai Pancasila dari kalangan pemuda. Pasalnya, selama iya menyadari bahwa nilai patriotisme dan kebangsaan sudah mulai luntur akibat arus globalisasi. “karena kegiatan ini bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober kami mendeklarasikan sumpah Pemuda dan tawuran merupakan hal yang sia-sia. Sedangkan deklarasi demikian tak cukup sampai di sini, mereka harus mengamalkan dalam bersosialisasi, ujarnya. Deklarasi ini dinilai sangat baik menciptakan suasana damai (jif)
Dualisme Pengelola Pasar PEMERINTAH Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diminta menyelesaikan dualisme kepemimpinan PT Aditya Laksana Sejahtera, perusahaan swasta pengelola Pasar Cikampek I, dengan melakukan mediasi, karena dualisme kepemimpinan perusahaan pengembang itu membingungkan pedagang. “Sejak dualisme kepemimpinan PT Aditya Laksana Sejahtera muncul beberapa tahun lalu, Pemkab Karawang belum pernah berusaha melakukan penyelesaian, padahal Pemkab Karawang minimal bisa melakukan mediasi,” kata Pengacara Direktur Utama PT Aditya Laksana Sejahtera, Hariawan Haddade, N Hariadi BCM SH MH, di Karawang, kemarin. Pemkab Karawang perlu melakukan upaya penyelesaian dualisme kepemimpinan perusahaan itu dengan cara mediasi, karena pemerintah daerah setempat berkepentingan. Alasannya, PT Aditya Laksana Sejahtera kini tengah mengelola Pasar Cikampek I yang berlokasi di Kecamatan Cikampek, Karawang. .(ant)
Tahanan Lapas Melarikan Diri SEORANG tahanan Lembaga Permasyarakatan kelas II B Nyomplong, Sukabumi, Iman Suwandi Bin Iding Suhendi, Senin melarikan diri dengan cara menjebol atap kamar mandi lapas tersebut. Tahanan yang kabur merupakan tahanan kasus pencurian kendaraan bermotor ini, berhasil kabur saat hendak mendapatkan perawatan dari petugas medis lapas tersebut. Awalnya, Iman berpura-pura sakit dan meminta izin ke kamar mandi, setelah ditunggu beberapa lama tahanan ini ternyata melarikan diri melalui atap kamar mandi. “Memang benar ada satu tahanan yang melarikan diri dengan menjebol atap kamar mandi dan saat ini petugas dari lapas dan polisi tengah melakukan pengejaran,” kata salah seorang petugas Lapas Nyomplong kelas IIB Sukabumi kepada wartawan. Sayangnya saat diminta konfirmasi pihak lapas enggan memberikan keterangan (ant)
Suluh Indonesia/him
OLAH TKP - TIM Puslabfor Mabes Polri Tengah Melakukan olah TKP di Kediaman terduga teroris, Mikoya Suta dan Khaerunisa pada Minggu (28/10) di rumah kost di Jalan Kapten Yusuf, RT 01 RW 02 Kelurahan Cikaret, Bogor Selatan. Dari olah TKP tersebut, tim Puslabfor menyita beberapa buku agama.
Spekulan Tanah Ancam
Pembangunan Tangsel TANGSEL - Minimnya sosialisasi Rancangan Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) di Kota tangerang Selatan ( Tangsel ) memicu maraknya spekulan tanah mengeruk keuntungan di kota tersebut. Kondisi ini dikhawatirkan dapat menghambat proses pembangunan di Kota Tangsel. “Pembangunan Tangsel yang cukup pesat dimanfaatkan juga oleh para spekulan
terlebih belum gencarnya sosialisasi tentang keberadaan Perda RTRW kepada masyarakat menjadi santapan para spekulan tanah dan petugas di pemerintahan yang mau bermain dengan kebijakan pemerintah” ungkap Ketua Gerakan Masyarakat Madani (Gemma) Tangerang Drajat Sumarsono kemarin. Drajat berharap kepada Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany segera melakukan tinda-
kan tegas kepada anak buahnya yang bermain-main dengan data penting terkait pembangunan di Tangsel. Sebab, bila dibiarkan terus seperti itu, maka proses pembangunan di wilayah Tangsel bisa terhambat. Modus para spekulan seperti membeli obyek tanah yang akan dijadikan pembangunan denga harga murah dari warga, kemudian menjual kembali kepada pemerintah dengan harga yan mahal. “Sekarang ini
sudah kelihatan, banyak spekulan yang sudah DP (bayar setengah harga) kepada warga, dan akan melunasinya manakala pemerintah akan melakukan pembebasan. Parahnya spekulan tersebut menjual kepada pemkot dengan harga yang sangat tinggi dan tidak masuk akal” imbuhnya. Cara-cara yang dilakukan spekulan tanah ini, kata Drajat sangat berbahaya karena dapat menghambat program pem-
bangunan Kota Tangsel Seperti tanah disekitar Tempat Pembuangan Sampah Cipeucang yang sampai saat ini belum terealisir. Padahal tanah tersebut sangat diperlukan oleh Pemkot Tangsel untuk alternatif mengatasi permasalahan sampah di Tangsel. Saat akan dibebaskan terbentur biaya karena adanya permainan spekulan tanah. Belum lagi proyek pembebasan lahan Tol SerpongKunciran. (nov)
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○
Dr. Bayu Krisnamurthi
Pedagang Enggan Tempati
Kampanye Perebutan Kursi Rektor IPB
Penampungan Sementara BOGOR - Delapan ratus lima puluh kios di tiga blok Pasar Kebon Kembang Bogor bersiap dipindah sementarakan karena adanya proses revitalisasi yang terus dilakukan oleh PD Pasar Pakuan Jaya (PPJ) sejak bulan Agustus tahun 2012 lalu. Para pedagang yang telah bertahun tahun menempati kios di blok A, B dan E Pasar Kebon Kembang itu bakal dirundung kegelisahan. Pasalnya, tempat penampungan sementara yang disediakan oleh pihak PD Pasar Pakuan Jaya (PPJ) dinilai berukuran terlalu kecil dan menjadi biang kemacetan. “Tempat penampungan sementara sendiri terbuat dari kayu. Letaknya persis di bahu
jalan meskipun itu masih milik PD Pasar Pakuan Jaya. Pasti bakalan bikin macet,”ujar salah satu pemilik kios blok A yang enggan disebutkan namanya. Lebih lanjut, jika dirinya menempati tempat penampungan sementara nanti, dikhawatirkan pendapatannya merosot. “Kepikiran juga sih, kalau nanti pas nempatin tempat yang baru akan banyak pelanggan yang hilang. Lokasi tempatnya pun dipinggir jalan, pasti nanti bikin macet,”terangnya. Kepala Unit Pasar Kebon Kembang Rizal Utami menjelaskan, untuk kelancaran proyek revitalisasi, pihaknya telah membentuk tim lintas instansi (him)
Kantor Bupati
Dikepung Ribuan Buruh CIBINONG – Sebanyak 5000 buruh dari berbagai organisasi buruh dan perusahaan, di wilayah Kabupaten Bogor melakukan aksi unjukrasa dengan cara mengepung kantor Bupati Bogor, di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, kemarin. Dalam aksinya para buruh menuntut Pemerintah Kabupaten Bogor segera mengeluarkan kebijakan terkait upah buruh minimum (UMR) yang selama ini mereka anggap sudah tidak layak. “UMR di Kabupaten Bogor hanya Rp1,4 juta. Sementara hasil survai tim independen terkait standar kelayakan hidup di Bogor saat ini sudah Rp.3,5 juta/ bulan,” kata Maryanto (56), salah satu koor-
dinator buruh dalam orasinya. Selain menuntut kenaikan UMR/UMK, para buruh juga mendesak pemerintah segera menghapus kebijakan terkait outsorsing yang dilakukan sejumlah perusahaan. “Sitem itu sangat tidak berpihak dan benar-benar merugikan kaum buruh. Sebab fakta yang terjadi di Bogor, banyak perusahaan dengan seenaknya memacat atau memberhentikan pekerjanya secara sepihak,” protesnya. Aksi ujukrasa menamakan aksi mogok daerah (modar) ini juga menuntut agar Pemda Bogor berani memberikan jaminan sosial kepada para buruh yang notabennya hidup dibawah garis kemiskinan. (ant)
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan G.09-Promo
Suluh Indonesia/ant
PELESTARIAN HUTAN - Menhut Zulkifli Hasan (kiri) melihat peternakan kelinci milik seorang petani yang sebelumnya menjadi penggarap lahan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) ketika meninjau obyek pembangunan kehutanan di Sarongge, Cianjur, Jabar, kemarin.
BOGOR – Sukses besar dalam berkampanye pasangan terpilih Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo-Basuki (Jokowi), pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu banyak menginspirasi tokoh politik,masyarakat dan lainnya, untuk mendulang dukungan suara dan simpati calon pemilih. Wakil Mentri Perdagangan (Wamendag), Dr. Bayu Krisnamurthi misalnya, sebagai salah satu dari Sembilan nama kandidat Calon Rektor IPB (2012-2017), dia rela berpanas-panasan, keluar masuk gang sempit dan kumuh, untuk menyambangi para mahasiswanya yang selama ini tinggal di rumahrumah kos warga di lingkar kampus IPB Darmaga, Bogor. “Ah.. ini biasa saja, saya sering kok berolahraga pagi keliling kampus. Bahkan sesekali jika waktunya memungkinkan saya juga mampir ke tempat kos-kosan anak anak seperti ini. Kalau tidak percaya silahkan tanya meraka,” kilah Dr. Bayu Krisnamurthi, menampik bahwa yang ia lakukan ini adalah bagian dari kampanyenya untuk menjadi Rektor IPB.
Pemilihan Rektor IPB yang akan digelar pada Rabu (31/10) esok adalah saat yang benar-benar bersejarah dan sangat menetukan bagi para mahasiswa dan dosen untuk menyalurkan hak suara meraka. “Memang suara pemilih dari kalangan mahasiswa/ dosen ini tidak menentukan (200 mahasiswa/1 suara). Tapi minimal ini akan menjadi acuan bagi IPB dalam menentukan dan memilih siapa figure yang tepat untuk memimpin IPB lima tahun nanti,” jelasnya. Bayu Krisnamurthi, juga berjanji jika dirinya terpilih menjadi rektor akan membuka ‘kran’ atau akses informasi seluas-luasnya bagi masyarakat, mahasiswa, dosen dan stakeholder IPB. “Harapan masyarakat pada IPB sangat besar. Ini tempatnya para pakar dan ahli pertanian yang sangat kredibel,” kata dia. Ke depan, IPB harus terus membangun mekanisme yang memungkinkan peran para pakarnya dibuka seluas-luasnya dan hasilnya diketahui publik. “Jalin hubungan baik dengan semua stakeholder,” pungkasnya. (bas)
Sekolah Master Terminal
Pendidikan Gratis Warga Miskin Perlu Diperbanyak KEENGGANAN anak jalan bersekolah, bisa jadi datangnya bukan dari dalam hati mereka untuk menjalani kegiatan belajar mengajar.
Tetapi, keengganan anak jalanan lebih didasari karena biaya pendidikan yang sulit terjangkau, baik untuk membayar iuran dan segala macam biaya-biaya termasuk uang seragam, dan pungutan lainnya. Oleh karena itu, Pendiri Sekolah Masyarakat Terminal (Master) Kota Depok, Jawa Barat, Nur Rohim menyarankan pendidikan gratis penting bagi warga miskin atau tidak mam-
pu perlu diperbanyak, terlebih bagi anak jalanan yang seharihari harus membiayai kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Anak jalanan di terminal, bisa menjadi contoh getirnya kehidupan anak-anak di lingkungan ini, karena untuk membiayai kebutuhannya sendiri, mereka sudah teramat suluti, apalagi harus berpikir sekolah dan berpikir bagiamana cara mereka membiayai sendiri biaya sekolahnya.
“Warga tak mampu sangat membutuhkan pendidikan untuk bisa memperbaiki taraf hidupnya,” kata Nur Rohim, di Depok dalam acara seminar pemberdayaan masyarakat bertema “Inovasi dan Kreativitas Dalam Pemanfaatan Modal Sosial” di Universitas Indonesia (UI), Depok, kemarin. Menurut dia, saat ini pihaknya sudah memiliki 18 pengurus inti dan 60 sukarelawan tetap untuk pendidikan gratis. Lembaga kemasyarakatan yang didirikan Rohim bergerak di bidang pendidikan dengan memfokuskan pada pendidikan gratis untuk anak terlantar.
Nur Rohim berkisah, setelah krisis moneter tahun 1998 dirinya ikut merasakan dampaknya. Saat itu terjadi pengangguran dan pemutusan hubungan kerja (PHK). “Banyak anak putus sekolah. Sebagian terlantar di jalanan. Saya ingin menyelamatkan masa depan anakanak itu,” kata Rohim. Tujuan dirinya mendirikan sekolah itu, kata dia, adalah menampung mereka yang tidak mampu untuk mendapat pendidikan gratis yang layak. Kini, PKBM Bina Insan Mandiri, sebagai wadah MASTER, sudah mendidik sekitar 1.200 warga yang tidak mampu.
Deputi Menko Kesejahteraan Rakyat Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Sujana Royat mengatakan, pemerintah gencar melakukan pengentasan kemiskinan melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan. Ia mengatakan, setiap tahun, dana yang digelontorkan mencapai Rp13 triliun yang dikelola di 11 kementerian. Dikatakannya dalam pengentasan kemiskinan di perdesaan, tiap kecamatan mendapat stimulan dana hingga Rp3 miliar per tahun yang digelontorkan secara bertahap. (kmb/ant)
pini
Suluh Indonesia, Selasa 30 Oktober 2012
F OKUS Jangan Kecewakan Rakyat Pemilih EMIMPIN baru DKI Jakarta, Jokowi dan Ahok, kini sedang mulai membuktikan komitmen yang pernah diungkapkan selama kampanye pilkada. Bukan hanya masyarakat Jakarta, kalangan luas di Tanah Air pun turut mengikuti gebrakan demi gebrakan yang mereka lakukan pada hari-hari pertama kepemimpinannya itu. Kisah kemenangan Jokowi dan Ahok dari arena Pilkada DKI Jakarta memang menarik perhatian luas. Kendaraan politik yang mengusungnya masuk kategori minoritas. Jokowi dan Ahok hanya diusung dua parpol, PDI Perjuangan dan Partai Gerindra, dalam pilkada putaran pertama maupun kedua. Namun, mereka berhasil mendulang suara terbanyak, sehingga berhak menyabet kursi pemimpin baru DKI Jakarta selama lima tahun ke depan. Suksesi kepemimpinan DKI Jakarta diprediksikan membidani warna baru pesta demokrasi di Tanah Air. Nurani rakyat pemilih akan menjadi barometer demokrasi politik yang sebenarnya. Pilkada DKI Jakarta seolah menunjukkan kekuatan suara rakyat yang tidak gampang dipengaruhi beragam statemen dari pihak-pihak yang hanya mayoritas di atas kertas. Jiwa dan semangat nasionalis dan pluralis rakyat tidak gampang lagi ditelikung gosip yang berbau sentimen suku, ras, dan agama. Sikap santun dan rendah hati Jokowi juga seolah menjadi amunisi hebat di medan tempur pilkada. Jokowi senantiasa santun menyahuti komentar sinis yang meragukan keandalan dirinya memimpin Jakarta. Jokowi selalu rendah hati menanggapi omongan yang menudingnya anak kampung masuk kota besar. Sikap santun dan rendah hatinya ini justru terus menambah simpati, bahkan empati masyarakat pemilih. Kini, Jokowi dan Ahok sudah resmi memimpin Jakarta. Media massa di Tanah Air mengabarkan Jokowi dan Ahok langsung ingin membuktikan komitmennya mengubah wajah Jakarta. Salah satu langkah nyata Jokowi adalah mengubah layanan birokrasi di kantor kecamatan. Jokowi bahkan berjanji akan mencopot camat di wilayah Jakarta yang tidak sanggup mengubah wajah birokrasi menjadi birokrasi yang benarbenar melayani kepentingan seluruh warga, termasuk melayani kepentingan orang kecil di kantor kecamatan. Harapan warga Jakarta niscaya lebih dari sekadar membenahi wajah birokrasi. Harapan demi harapan tersebut tentu sedang diletakkan di pundak Jokowi dan Ahok. Warga Jakarta sudah pasti merindukan wajah Jakarta akan bermartabat dalam segala lini pelayanan publik. Jangan kecewakan harapan rakyat pemilih itu. Spirit kepemimpinan Jokowi itu seharusnya membuka mata hati pemimpin di berbagai daerah di Indonesia. Seyogianya mereka, baik di kabupaten/ kota maupun provinsi, tidak perlu malu memetik inspirasi dari spirit kepemimpinan Jokowi. Ini jika mereka masih bersikeras menjaga martabat dan kredibilitas kepemimpinannya di mata masyarakatnya masing-masing. Santun dalam gaya kepemimpinan, juga harus disertai sikap santun dalam merajut dan mengelola kebijakan. Rendah hati pun amat penting ditonjolkan guna memperkuat sinergi kepemimpinan dengan beragam lini di jajaran birokrasi. Kebijakan yang diambil dan diterapkan juga harus dipertimbangkan secara rendah hati agar tidak sampai melukai suasana batin masyarakat banyak, yang telah memilihnya dalam arena pilkada lalu. Di Bali, misalnya, mengapa terjadi gonjang-ganjing pemberitaan kasus sewa 102 haktar hutan tanaman rakyat (tahura) di Denpasar Selatan? Hal itu bisa juga diamati dari sudut pandang kepemimpinan yang santun dan rendah hati terhadap suasana batin masyarakat itu. Telah terungkap, izin sewa tahura tersebut belum mengantongi restu wakil rakyat yang duduk di DPRD Bali. Ini sekaligus menunjukkan miskinnya sikap rendah hati seorang pemimpin saat mengizinkan investasi yang dikabarkan berpotensi mencederai ekologi mangrove yang sudah bertahun-tahun dibangun di kawasan tahura tersebut. Jika mau membuat kebijakan, pemimpin harus mengutamakan kepentingan masyarakat luas, termasuk masyarakat kecil, dan kepentingan masa depan. Jangan kecewakan rakyat yang telah memilihnya dalam arena pilkada. ***
P
Bang D
el
Korlantas Polri gugat KPK
Kapan akurnya ya???
5
Ancaman Oligarki Politik dalam Pilkada Masih Ada DALAM setiap pemilihan kepala daerah di Indonesia, fenomena munculnya oligarki politik masih saja terus terjadi. Tentu, masih belum dewasanya kita dalam berdemokrasi, menjadi salah satu penyebab, mengapa oligarki politik masih terus terjadi. Sejak 2008 - Desember 2011, kasus sengketa pilkada yang disengketakan di Mahkamah Konstitusi (MK) sudah mencapai 392, dari seluruh total 440 pilkada yang ada. Bahkan, ada empat pemenang yang didiskualifikasi oleh MK karena terbukti melakukan kecurangan demi meraih kemenangan. Pada dasarnya, dunia politik adalah ranah yang ‘produktif ’ dalam mengembangkan kesejahteraan kehidupan suatu masyarakat. Dalam hal ini, pemberian ruang oleh ‘penguasa’ bagi terciptanya distribusi ekonomi secara merata. Bukan sekadar milik segelintir orang sehingga kemudian mengebiri kepentingan hajat orang banyak. Lain di pusat, lain pula di daerah. Oligarki politik di daerah ini masih begitu kuat. Sehingga tidak heran, terciptanya distribusi kesejahteraan ekonomi jauh dari merata. Munculnya istilah raja-raja kecil baru di negara ini bak cendawan di musim hujan. Satu raja tumbang, maka penerus-penerusnya bermunculan ke permukaan. Bagi bangsa yang menginginkan kekuasaan negara tidak menjadi monopoli segelintir orang, menjadikan pelaku oligarki politik sebagai common anemy (musuh bersama) merupakan sebuah keniscayaan. Untuk itu, siapa pun yang menggunakannya, haruslah mampu diredam. Tentunya, rakyat harus mampu mengontrol dengan aksi nyata. Bukan sekadar ngedumel sehingga dianggap angin lalu. Dalam setiap pemilihan kepala daerah, memainkan pola lama (menggunakan setiap elemen yang berada dalam jangkauannya) untuk memenangkan ‘tujuan penguasa’, seringkali menjadikan politik oligarki masih mujarab sebagai mantra sakti dalam meraih kemenangan. Meskipun munculnya kecerdasan ‘pemilih’ dalam setiap pemilu terus meningkat. Munculnya kecurangan pilkada di beberapa daerah menjadi bukti nyata, betapa oligarki politik yang dimainkan para penguasa masih menjadi senjata ampuh dalam mempertahankan kekuasaannya. Meskipun, tidak sedikit dari mereka yang tumbang karena kecerdasan para pemilih yang tidak lagi mempercayainya. Munculnya wajah baru dalam setiap pilkada menjadi harapan bahwa era oligarki politik sedikit mulai tergerus. Meskipun demikian, bukan berarti para penguasa non-incumbent adalah ‘juru selamat’ dari munculnya politik oligarki itu. Bahkan tidak jarang, mereka sendirilah yang meneruskan budaya oligarki
Oleh : Musta’in Abdullah Am* Dalam setiap pemilihan kepala daerah, memainkan pola lama (menggunakan setiap elemen yang berada dalam jangkauannya) untuk memenangkan ‘tujuan penguasa’, seringkali menjadikan politik oligarki masih mujarab sebagai mantra sakti dalam meraih kemenangan. Meskipun, munculnya kecerdasan ‘pemilih’ dalam setiap pemilu terus meningkat. Pada setiap pilkada sudah selaiknya masyarakat membuat kontrak politik pada seluruh calon yang akan berlaga. Sebab ketika para calon ini mulai menaiki kursi kekuasaan, rakyat mampu besama-sama menagih janji kontrak politik yang telah dibuat. Tanpa adanya ikatan kontrak politik, bukan tidak mungkin adanya pengkhianatan dari calon penguasa dalam menindas kehidupan rakyat akan terus menggejala.
politik demi memuaskan hasrat kuasa mereka di kemudian hari.
Masih Terbuka Pelajaran sejarah pergantian oligarki politik dari rezim Orla (Orde lama) ke Orde Baru (Orba) lalu era reformasi, adalah bukti nyata bahwa dalam setiap pergantian penguasa, munculnya oligarki politik masih terbuka lebar. Sehingga, tumbuhnya kedewasaan, keberanian, dan kecerdasan rakyat dalam berpikir dan bertindak menjadi harga mati dan harapan kita semua bagi arah kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Lalu yang menjadi pertanyaan besar kita, kapankah oligarki politik bisa dia-
khiri? Jawaban dari ini semua adalah sejauh mana efektivitas kontrol kebijakan yang dilakukan rakyat kita pada kehidupan penguasa. Sebab sudah menjadi jamak kita temui bahwa masyarakat kita masih banyak merendahkan dirinya ketika berhadapan dengan dunia kekuasaan pemerintah. Menurut Wattimena, 2012, demokrasi akan mengambil bentuknya yang sempurna ketika empat prinsip berjalan dalam pelaksanaannya. Pertama, adanya kebebasan (otonomi = kemampuan untuk menentukan dirinya sendiri sebagai pribadi bebas dan punya hati nurani). Kedua, kesetaraan antarmanusia. Ketiga, perwakilan rakyat yang sungguh mewakili kepentingan rakyat. Keempat, adanya kepastian hukum (setiap orang berhak untuk mendapatkan keadilan di depan hukum). Seluruh prinsip ini harus ada berbarengan supaya demokrasi sungguh tercipta. Dengan pola ini, jalan-jalan demokratis menuju keadilan dan kemakmuran bangsa akan bisa dimulai. Meski gejala hilangnya oligarki dalam dunia politik kita masih jauh dari harapan, bukan berarti bersikap apatis adalah jalan terbaik. Sebab kalau tidak dari diri kita sebagai rakyat untuk mengubah, lalu sampai kapan kita menunggu lebih lama lagi. Apakah beban sejarah maraknya oligarki di negara ini kita serahkan pada anak cucu kita? Bukankah generasi terbaik adalah generasi yang memberikan jalan lapang bagi generasi selanjutnya untuk sukses? Untuk itu, pada setiap pilkada sudah selaiknya masyarakat membuat kontrak politik pada seluruh calon yang akan berlaga. Sebab ketika para calon ini mulai menaiki kursi kekuasaan, rakyat mampu besama-sama menagih janji kontrak politik yang telah dibuat. Tanpa adanya ikatan kontrak politik, bukan tidak mungkin adanya pengkhianatan dari calon penguasa dalam menindas kehidupan rakyat akan terus menggejala. Tentunya, peran wakil rakyat harus berjalan secara maksimal dalam membela kepentingan konstituennya. Bila wakil rakyat tidak berjalan maksimal (berselingkuh dengan penguasa), maka jalan panjang meminimalisasi praktik oligarki dalam kehidupan politik kita akan semakin jauh dari harapan. *Penulis, pemerhati sosialpolitik, tinggal di Yogyakarta
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Perbaiki Transportasi Umum angkutan umum sudah tidak lagi nyaman. Angkutan umum sudah menjadi tidak rasional karena ada kendala infrastruktur. Akibatnya, kendaraan pribadi semakin bertambah karena tingkat frustasi yang makin tinggi. kebutuhan dan pelayanan tidak sebanding bahkan cenderung mengalami penurunan. Pemerintah pun, lebih fokus pada pelayanan yang bersifat semu dan tak berkelanjutan. Karena itu, harus dicari jawaban mengatasi kebuntuan. Masyarakat sekarang telah menemukan jalan keluar mengatasi kemacetan yang meresahkan di Jakarta dengan menggunakan sepeda motor. Kendaraan ini menjadi semakin merebak dan terus bertambah. Tanpa ada solusi yang tepat maka Jakarta kelak akan menjadi kota sepe-
da motor jumlah terbesar di dunia. Menunggu kelayakan tranportasi umum tampaknya masyarakat telah frustrasi dan mengharapkan pemerintah segera memperbaiki tranportasi umum. Kereta, bus kota, angkutan kota, metromini, dan bus trans Jakarta. Sebaiknya jangan ditunda lagi menyelesaikan permasalahan kota Jakarta. Rakyat Jakarta telah menanggung berbagai macam kendala untuk berhadapan dengan tranportasi publik. Seperti semakin maraknya preman yang beroperasi sebagai pengamen. Jangan sampai Jakarta menjadi seakin tak bergerak karena pengendara motor dan mobil pribadi semakin bertambah. Rika Pristia Tanjung Duren, Jakarta
Kemacetan Sulit Dihindari KEMACETAN di Jakarta sudah pada taraf mencemaskan. Perilaku pengendara yang terlihat primitif justru menjadi biang makin macetnya jalan-jalan di Jakarta. Saya pengguna setia transjakarta sering merasa jengkel ketika mendapati mobil umum lain dan juga kendaraan pribadi termasuk motor masuk ke jalur busway. Akibatnya, jalur khusus ini justru terhambat. Karena itu saya sepakat jika jalur-jalur ini ditertibkan. Kalau perlu diberikan sanksi tegas seperti untuk pelanggar 3 in 1. Saya memperhatikan pengemudi takut untuk melanggar 3 in 1 mungkin karena sanksi yang tegas. Setidaknya ini terlihat dari menjamurnya joki-joki. Yang mengindikasikan bahwa mereka sering digunakan. Pengendara mobil yang hanya diisi oleh satu dua orang jelas membuat Jakarta makin tak nyaman. Transjakarta yang kehad-
irannya dimaksudkan untuk itu mestinya bisa mengalihkan pengendara pribadi. Tetapi, kalau jalurnya terus saja diganggu, maka kelihatannya tak ada lagi keuntungan dari menggunakan jalur khusus ini. Yang juga mengesalkan, pengendara motor seenaknya saja memotong jalur kendaraan di sanasini. Trotoar untuk pejalan kaki pun harus mereka terabas. Belum lagi kebiasaan angkutan umum yang ngetem sembarangan dan berlama-lama untuk mencari penumpang. Kelihatannya untuk melancarkan Jakarta tak bisa hanya mengandalkan kesadaran tetapi sanksi yang tegas. Mungkin hanya dengan begitu prilaku pri-mitif dalam berkendara di Jakarta itu bisa dihentikan. Moedjiono Pondok Pinang, Jaksel
Pasar Tradisional Seharusnya Menjadi Pilihan Utama KASUS kebakaran pasar di beberapa tempat dan juga rencana perbaikan pasar tradisional sebaiknya tidak mengabaikan hak pedagang kecil. Selama ini terlihat para pedagang yang akan menempati kiosnya yang sudah terbakar dan direnovasi atau pemugaran kesulitan untuk mendapatkan kembali kiosnya. Bukan karena dilarang, tetapi lebih karena harga jual dan sewa yang ditetapkan kelewat tinggi. Kita tentu setuju bahwa keberadaan pasar tradisional sudah makin terpinggir, terutama karena kondisinya yang memang buruk. Selain becek, pasar tradisional juga sumpek bau serta seringkali kualitas yang meragukan karena mungkin lebih diakibatkan oleh kondisi yang tak segar lagi. Rehabilitasi pasar memang
sudah mendesak untuk dilakukan demi menjaga pasar tradisional agar tidak makin ‘dijajah’ pasar modern yang lambat laun dikuasai asing. Namun, keterbatasan anggaran memang menjadi kendala tersendiri sehingga pasar tradisional begitu sulit berkembang. Melibatkan swasta mungkin bisa, tapi itu tadi pasti harganya akan jauh lebih mahal ketika dilepas ke para pedagang. Rasanya, pemerintah harus segera bertindak. Itu kalau memang pemerintah serius ingin mempertahankan pasar tradisional. Jam operasional juga lebih jauh, bahkan saat ini mulai banyak yang beroperasi 24 jam. Apakah ini tidak makin menyingkirkan pedagang kecil. Karnoto Kranji, Bekasi
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
fax ke (021) 53670771,
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 30 Oktober 2012
6
SP Tahan Pemain
Limbong Tuding Akal-akalan Klub JAKARTA - Pihak klub Semen Padang (SP) mengaku menahan pemainnya terlebih dahulu untuk memperkuat klubnya hingga uji coba pada 4 November nanti sebelum dikembalikan lagi ke timnas untuk bergabung dalam pemusatan latihan Piala AFF. Hal tersebut dikatakan Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Erizal Anwar yang mengaku delapan pemain SP dipastikan tak bisa bergabung dalam pemusatan latihan timnas Indonesia yang dimulai pada 30 November mendatang. “Mereka akan kami pakai dulu untuk melakukan
pemusatan latihan dan laga uji coba, terlebih lagi SP sejauh ini belum pernah menjalani latihan dengan full team. Jadi kami pastikan Elie Aiboy dan kawankawan hingga saat ini masih berada di Padang untuk persiapan dalam melakoni laga uji coba melawan Persijap Jepara pada 4 November mendatang,” ungkapnya ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Untuk melakukan hal tersebut, SP sudah mengirimkan surat permohonan kepada PSSI untuk meminta Elie Aiboy dkk tetap bergabung bersama klub dan meninggalkan pemusatan latihan timnas di Jakarta
untuk sementara, agar proses pelatihan SP bisa lebih fokus dan lengkap. “Kami minta izin dari PSSI untuk menggunakan pemain kami hingga tanggal 4 November nanti, barulah setelah uji coba melawan Persijap Jepara kami akan kembalikan lagi, dan ini semata-mata hanya untuk persiapan klub dan bukan ada hal lain, namun hingga saat ini kami belum mendapat balasan surat dari PSSI,” tambahnya. Mengenai rencana penarikan pemain SP dari timnas, Erizal mengaku belum bisa melakukan keputusan, dan masih menunggu serta ber-
harap agar konflik dualisme timnas yang ada saat ini terjadi bisa segera selesai. “Kita akan lihat dulu dalam beberapa hari kedepan, semoga PSSI bisa segera menemukan solusi terbaik atas permasalahan saat ini, sehingga kami tidak perlu menarik pemain secara pemanen, dan timnas bisa bersaing dengan peserta di Piala AFF nanti,” tandasnya. Sebelumnya dalam 35 daftar pemain yang ikut serta pemusatan latihan tahap ketiga atau terakhir untuk persiapan Piala AFF pada November-Desember mendatang, terdapat nama Elie Aiboy, Wahyu Wijiastan-
to, Hendra Bayauw, Jajang Paliama, Nova Setya, Hengki Ardiles, Nur Iskandar dan Vendry Mofu. Kedelapan pemain ini juga telah didaftarkan untuk ikut dalam 35 skuad timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala AFF kepada paniti LOC dan pihak AFF. “Tidak apa jika delapan pemain tidak bisa bergabung, kita tidak paksa, karena timnas panggilan jiwa, jika tidak mau tidak masalah,” ungkap penanggung jawab timnas Bernhard Limbong secara terpisah.
Pria yang juga menjabat ketua komisi disiplin PSSI ini menilai langkah SP menahan pemainnya akan menganggu persiapan timnas saat ini. “Ini hanya akal-akalan mereka saja, jadi tidak bisa seperti ini, dan tidak usah banyak alasan, jika tidak mau perkuat timnas ya sudah, dan untuk sanksi akan diberikan. Dan sebagai penggantinya masih ada pemain yang bisa menggantikannya,” jelasnya. Menanggapi hal ini, pelatih timnas senior Nil Maizar mengaku pihaknya belum bisa me-
mastikan hal tersebut. “Informasinya memang mereka belum bisa bergabung karena kebutuhan klub. Tapi saya belum tahu apakah kabar itu benar apa tidak. Saya belum cek anak-anak, karena tidak ada yang izin ke saya. Jika benar tentunya akan sedikit menganggu, tapi saya akan lihat dulu. Soalnya latihan sudah memasuki tahap pematangan taktik dan stategi. Dan jika mereka tidak datang tepat waktu jelas akan menganggu persiapan timnas,” ucapnya. (pts)
Suluh Indonesia/ant
PERSIAPAN PERTAHANKAN GELAR - Juara dunia kelas bulu IBO Daud Yordan (kiri) menjalani latihan ringan di Pusat latihan Pertina, Senayan, Jakarta, kemarin. Latihan tersebut sebagai persiapan mempertahankan gelar melawan penantangnya Choi Tseveenpurev (Inggris) di Singapura, 9 November 2012.
Pelita Bandung Raya Siap Menggebrak BANDUNG - Tim Pelita Bandung Raya siap menggebrak Kota Bandung sekaligus menjadi tim kedua Kota Kembang yang akan berlaga di Liga Super Indonesis 2013. “Persiapan sudah semakin matang, seleksi pemain finalnya pada 5 November nanti,” kata Pengelola Pelita Bandung Raya Tri Gustoro di Bandung, kemarin. Tim yang rencananya segera mendaftarkan diri ke ISL tersebut, mengklaim telah mengantongi sejumlah nama pemain yang siap diseleksi, termasuk beberapa bintang yang sudah malang melintang di ajang ISL. Namun demikian, Bandung
Raya kemungkinan besar akan merekrut para pemain muda lokal Bandung sekaligus membentuk tim untuk target prestasi jangka panjang. “Potensi pemain muda lokal Bandung jadi prioritas,” kata Tri. Selain itu, Pelita Bandung Raya juga telah membidik pelatih asing asal Inggris Simon McManamy, mantan arsitek Timnas Filipina dan Mitra Kukar. Menurut Tri, pihaknya sudah melakukan pembahasan dengan pelatih itu termasuk masalah nilai kontrak. Saat ini menurut Tri tinggal menunggu kesepakatan dan waktu untuk teken kontrak. “Sudah ada
pembicaraan dengan pelatih itu,” kata Tri. Rencananya, perekrutan pelatih akan dilakukan lebih dahulu sebelum melakukan seleksi pemain. Sehingga seleksi akan dilakukan langsung oleh pelatih sehingga bisa memenuhi kriteria dan kebutuhan tim sesuai dengan rencana program pelatih. Bandung Raya bukan nama baru bagi publik Bandung. Proses akusisi Pelita Jaya menurut Tri sudah rampung dan dipastikan tim itu berlaga dan berhome base di Kota Bandung. Bandung Raya merupakan tim juara Liga Dunhill II, sebe-
lum akhirnya membubarkan diri setelah menjadi finalis pada setelah menjadi runner up pada musim ketiga. Kehadiran tim yang kali ini dimodali pengusaha Ari D Sutedi itu akan memberikan nuansa baru bagi gairah dan iklim kompetitif sepak bola di Kota Bandung yang saat ini hanya ada satu tim yakni Persib Bandung. Persib dan Bandung Raya pada pertengahan tahun 1990an mendominasi persaingan sepak bola di tanah air, dimana Bandung Raya saat ini diperkuat mantan striker Pelita Dejan Gluscevic yang menjadi bintang kompetisi kala itu. (ant)
Persipura Punya Komposisi Tim Terbaik JAYAPURA - Pemain dan pencetak gol terbanyak musim kompetisi 2010/2011, Boas T.E. Salosa yang juga kapten Persipura Jayapura menilai, pada musim kompetisi mendatang tim berjuluk Mutiara Hitam itu mempunyai komposisi pemain terbaik. “Tim tahun ini lebih bagus dibandingkan tahun lalu,” kata Boas yang biasa disapa “Bochi” itu di Jayapura, Papua, Senin. Ia menilai, dengan kehadiran sejumlah muka baru di tim kebanggaan warga Kota Jayapura dan Papua itu, telah memberikan warna tersendiri. Selain itu, kat-
anya, bukan tidak mungkin prestasi terbaik Persipura akan dapat dicapai pada musim kompetisi mendatang. Lima pemain profesioanal yang baru bergabung dengan “Mutiara Hitam” adalah Otavio Dutra, mantan pemain belakang Persebaya LPI dua musim, gelandang serang Sriwijaya FC, Lim Jun Sik, pemain sayap yang serba bisa dari Pelita Jaya Karawang, Ruben Sanadi, dan “duo rising star” Persidafon Dafonsoro pada musim lalu, Patrick Steve Wanggai dan Ferdinando Pahabol. Selain itu, empat nama dari
hasil seleksi Divisi Utama Persipura beberapa waktu lalu dan seorang pemain tengah jebolan PON Papua, yakni penjaga gawang Nur Afandi, Victor Numberi, Fandri Imbiri, Riki Kayame, dan Nelson Alom. “Saya harap mereka bisa membantu tim dan bisa memberikan prestasi yang terbaik, yang mana nama-nama seperti Patrick dan Fery sempat naik daun dan hangat dalam perbincangan publik sepak bola. Saya kira tahun ini kami akan lebih solid lagi,” katanya. Pemilik nomor punggung 86 itu juga menyatakan siap men-
dampingi dan memberikan arahan kepada sejumlah pemain baru di Persipura. “Tentunya membangun tim menuju ke arah prestasi harus ada kekompakan. Dan saya bersama sejumlah pemain senior lainnya akan terus membangun komunikasi yang baik dengan pemain baru tersebut dan pelatih,” kata ayah dari Abigail, Anabeth, dan Andrea Salosa itu. Sebelumnya, Manajemen Persipura Jayapura resmi mengumumkan susunan pemain dan pelatih di Lapangan Papua Trade Center (PTC) Kota Jayapura, Sabtu (27/10) malam. (ant)
Timnas KPSI Ditolak AFF
Karena Ada Tujuan Lain JAKARTA - Anggota Join Committe (JC) menilai ditolaknya timnas bentukan KPSI memiliki pengaruh bagi lawan-lawan dalam Piala AFF mendatang, khususnya bagi tuan rumah Malaysia, sehingga memudakan langkahnya untuk maju kebabak selanjutnya, karena timnas yang diikutsertakan oleh Indonesia tidaklah sebanding. Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua JC, Djamal Aziz yang mengatakan bahwa penolakan pihak AFF dalam rapat beberapa waktu lalu karena ada kepentingan timnas Malaysia sebagai tuan rumah, terlebih lagi beberapa petinggi AFF berasal dari Malaysia, jadi keputusan itu terkesan subyektif dan sengaja menggagalkan rencana
KPSI untuk mengirim skuad timnas terbaik versinya. “Kehawatiran inilah yang dimiliki mereka, karena jika timnas KPSI yang lolos maka akan menjadi lawan yang sulit, sehingga kami ditolak. Berbeda jika timnas Djohar kan, kualitasnya biasa dan akan bisa dikalahkan sama Malaysia,” ungkapnya ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Namun Djamal mengaku, walau telah ditolak AFF, timnas KPSI tidak akan dibubarkan melainkan akan dikembalikan ke klub masing-masing untuk mempersiapkan tampil di Indonesia Super League (ISL) musim depan, sedangkan pelatih Alfred Riedl dan asistennya Wolfgang Pikal tetap akan dipertahankan dalam timnas. “Timnas yang telah ada tetap akan di-
gunakan dan tidak dibubarkan, termasuk kepelatihannya, terlebih lagi kamis sudah ada anggarannya,” tuturnya. Sebelumnya pada 25 Oktober lalu, pihak KPSI mendaftarkan timnas yang telah dipersiapkan sebanyak 35 pemain kepada pihak AFF untuk mengikuti Piala AFF pada November-Desember mendatang. Namun pendaftar tersebut ditolak, karena pada rapat dewan AFF 14 Oktober lalu di Laos telah menetapkan bahwa timnas bentukan PSSI lah yang berhak mengikuti Piala AFF karena PSSI adalah federasi yang di akui AFC dan FIFA ditengah dualisme timnas di Indonesia saat ini. “Para pemain akan diliburkan dulu sementara agar bisa konsentrasi ke klub masing-masing, dan
timnas KPSI masih tetap diproyeksikan untuk latihan dan berkumpul kembali. Untuk enam pemain ISL yang namanya tercantum dalam daftar 35 nama timnas PSSI, saya tidak tahu itu karena klub dan pengurus federasi yang tentukan,” ucap asisten pelatih timnas KPSI, Wolfgang Pikal secara terpisah. Menanggapi hal ini, asisten pelatih timnas PSSI, Fabio Oliveira mengaku tim pelatih akan menunggu kehadiran enam pemain ISL tersebut hingga pekan ini, jika tidak kunjung datang, maka skuad timnas akan murni tanpa pemain dari ISL. “Kami siap berangkat ke Piala AFF dengan atau tanpa pemain ISL, karena skuad ini sudah dipersiapkan sejak lama,” tuturnya. (pts)
PICKUP POINT
Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini
HOTEL
TRANSJAKARTA -
Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor
1 2 3 4 5 6 7 8
: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus
SPBU PERTAMINA -
SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU
34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel
RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -
RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara
-
Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor TRADE CENTER
-
Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING
-
BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM
-
Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 30 Oktober 2012
7
Hernandez Antar Kemenangan Kontroversial MU LONDON - Javier Hernandez mengantar kemenangan 3-2 bagi Manchester United atas pemimpin klasemen liga utama Inggris, Chelsea, setelah tim tuan rumah yang sebelumnya tidak pernah menelan kekalahan itu, harus bermain dengan sembilan
pemain dalam pertandingan yang penuh gelora di Stamford Bridge, Minggu. Pemain asal Meksiko itu, yang terlihat diduga offside, menciptakan gol penentu kemenangan pada menit ke-75 untuk mematikan Chelsea, yang bertarung dari ketinggalan 0-2 sebelum dua
pemainnya, Branislav Ivanovic dan Fernando Torres diusir oleh wasit Mark Clattenburg. Gol bunuh diri David Luiz memberi keunggulan bagi United pada menit keempat dan Robin van Persie membawa tim tamu unggul 2-0 delapan menit
kemudian. Juan Mata memulai perlawanan Chelsea dengan tendangan bebas melengkung pada menit ke-44 dan Ramires membuat Chelsea dapat menyamakan kedudukan sesaat setelah babak kedua dimulai dengan sebuah sundulan.
Namun bagaimanapun, momentum Chelsea terhenti saat Ivanovic diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran pada Ashley Young dan kemudian bertambah buruk saat Fernando Torres yang terlihat dijatuhkan Jonny Evans, malah
diganjar kartu kuning kedua karena dianggap sengaja jatuh. Para penonton bergemuruh meneriakkan ketidaksetujuan mereka dan kemudian mereka harus menyaksikan Hernandez, yang masuk menggantikan Tom Cleverley, menciptakan gol kemenan-
gan United dari jarak dekat. Pada pertandingan lain, Everton dan Liverpool bermain imbang 2-2 di Goodison Park, sementara Tottenham Hotspur naik ke posisi empat teratas dengan kemenangan 2-1 atas tuan rumah Southampton. (ant)
DIREKTORI SULUH INDONESIA - BISNIS JAKARTA BOGOR
JAKARTA
BOGOR
UJIAN PERSAMAAN/KONVERSI KELAS KARYAWAN DLL.
Suzuki Paket Hemat, Pembayaran Jadi Ringan
DP 15% PEBRYAN : 0813 1118 0881 0856 8155 901
Terima Pendaftaran Siswa Baru Program: Paket B/C, Akta-4 D3, S1.S2,S3 Jurusan : Ekonomi, Hukum, Teknik, Pendidikan, Fisip, Komputer, Pertanian, Peternakan, Psikologi, Kesehatan, Sekretaris, dll
Hub : 085255564971
JAKARTA LEGAL CONSULTAN Jika Anda bermasalah CC/KTA, Tidak mampu bayar, stres dikejar debtcoll kami solusinya Marni : (021) 99306921/08176682240
(Disc 50%-80%)
KAMI MENANGANI JASA Mengatasi : v Sertifikat palsu v Tanah Sengketa v Perceraian v Pidana Hukum v Kasus Perdata dll
MARNI (021) 99306921 08176682240 Pasang Iklan Baris
NEW THINKING NEW POSSIBILITIES
Grand Avega
Tucson
? Bisa tukar tambah ? Proses Cepat ? Cash/Kredit ? Data Bisa Dibantu Hub: Putra 0812 1899 5879 / 021-9838 7515 Pin BB 229F2261
CEPAT LAKU Hanya GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi
(021) 5357602
Pasang Iklan Lowongan, Otomotif, Properti & Peluang Emas Ukuran 2 x 50 mmk
Koran Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Terbesar Di Indonesia Terbit di Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Dan Bandung
Pasang Parabola INDONESIA NETWORK Dirumah Anda
BW Rp. 200.000 FC Rp. 300.000
Hub : 021-5357602
SEGERA HUBUNGI INDONESIA NETWORK Telp. :
Cukup
Rp. 1.3Membayar 00.000 ,-
Sudah Termasuk : - Ongkos Pasang - Parabola Solid 6 Feet - Reciver - Kabel 20 M - 2 LNB - Tiang Pipa 2,5�
5357602
Kantor Jakarta : Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No.32 Palmerah Jakarta Pusat Telp: (021) 537602 Fax: (021) 53670771
G.27-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Selasa 30 Oktober 2012
8
Polisi Tangkap Pegawai Lapas Nusakambangan
Pengguna Sabu-Sabu
CILACAP - Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, menangkap seorang pegawai Lembaga Pemasyarakatan Batu, Pulau Nusakambangan, yang menggunakan narkoba jenis sabu-sabu. “Pegawai lapas (sipir) tersebut bernama Argo Nursulastro. Dia ditangkap di rumahnya, bukan saat bekerja di Nusakambangan,” kata Kepala Polres Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Rudi Darmoko di Cilacap, kemarin. Rudi mengatakan hal itu kepada wartawan saat mengekspos pengungkapan kasus
narkoba selama Operasi Antinarkotika (Antik) 2012 di Markas Polres Cilacap. Menurut dia, pihaknya masih mengembangkan kasus narkoba yang melibatkan Argo karena tidak menutup kemungkinan sipir tersebut membawa sabu-sabu ke dalam lapas selain digunakan sendiri. Lebih lanjut, dia mengatakan, kasus yang melibatkan Argo berawal dari penangkapan seorang seorang pengguna sabu-sabu bernama Dwi Praja alias Afi yang merupakan anak seorang pegawai Lapas Batu.”Ini rangkaian, kami
menangkap seorang pengguna sabu-sabu yang menjadi target operasi, yakni Dwi Praja. Dia juga menjual narkoba tersebut ke Argo,” katanya. Selain dua tersangka tersebut, Satres Narkoba Polres Cilacap juga menangkap empat tersangka kasus narkoba selama Operasi Antik 2012 yang digelar sejak 16 Oktober dan akan berakhir 2 November. Menurut dia, keempat tersangka lainnya, yakni Agung Mahendra dan Siti Rochayati yang merupakan target operasi serta Tytus Yudha dan Nursetyo AS yang bukan target operasi. (ant)
Pedalaman Sungai Barito
Sudah Bisa Dilayari Kapal Besar MUARA TEWEH - Pedalaman Sungai Barito di wilayah Kabupaten Barito Utara, dan Murung Raya, Kalimantan Tengah yang sejak dua bulan terakhir mengalami surut, kini sudah bisa dilayari kapal bertonase besar. “Sejak Sabtu (27/10) pagi sejumlah kapal dan tongkang bermuatan ribuan ton batubara serta kosong mulai berlayar ke hilir atau selatan,” kata
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Barito Utara, Ferry Kusmiadi di Muara Teweh, kemarin. Naiknya debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito sepanjang 900 kilometer yang bermuara di Kalimantan Selatan ini karena hujan sejak beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Barito Utara maupun Kabupaten Murung Raya di hulu atau utara.
Puluhan kapal tarik (tug boat) dan tongkang kosong milik perusahaan batubara yang sempat tertahan dan kandas di pinggiran Sungai Barito kawasan Bukau Kecamatan Teweh Tengah dan tempat lainnya kini sebagian mulai berlayar ke hulu. “Ketinggian mulai naik, kini dapat dilayari tongkang berkapasitas muatan batubara di atas 3.000 ton,” katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
HARI JADI RADYAPUSTAKA - Pengunjung melihat-lihat koleksi Museum Radyapustaka Solo, bertepatan hari jadinya ke-122, di Solo, Jateng, kemarin. Museum tertua di Indonesia itu kerap dirudung permasalahan mulai dari pemalsuan koleksi hingga status kepemilikan tanah dan gedung yang belum jelas.
Aparat Cegah Bentrok Susulan
Suluh Indonesia/ant
MENYINARI BOROBUDUR - Sejumlah pengunjung menyaksikan penutupan acara Menyinari Borobudur di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (28/10) malam. Kegiatan pemanfaatan dan pengadaan energi terbarukan untuk menyinari Candi Borobudur oleh Greenpeace tersebut merupakan langkah menuju revolusi energi di Indonesia agar menjauh dari ketergantungan bahan bakar fosil.
Loloskan Caleg DPR
Anggota KPU Pagaralam Diperiksa Polisi PAGARALAM - Kepolisian Resor Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, segera memeriksa anggota Komisi Pemilihan Umum setempat, terkait lolosnya anggota legislatif saat dilakukan verifikasi keabsahan persyaratan pencalonan pada 2009. “Kami akan segera melakukan pemeriksaan terhadap angggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, terkait dugaan penyimpangan dalam proses pencalonan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota setempat periode 2009-2014,” kata Kasat Reskrim Polresta AKP Indarmawan, di Pagaralam, kemarin. Menurut dia, saat ini me-
Warga Lampung Selatan LAMPUNG SELATAN Ribuan personel pengamanan gabungan memblokade jalan menuju Desa Sidoreno atau Kampung Balinuraga di Kecamatan Waypanji, Kabupaten Lampung Selatan untuk mencegah bentrok susulan karena massa berupaya merangsek ke sana. “Aparat gabungan yang disiagakan sebanyak 2.159 personel,” kata Kapolres Lampung Selatan, AKBP Tatar Nugroho, di Desa Sidoreno, Kecamatan Waypanji, kemarin. Dia menyebutkan, aparat
gabungan itu berasal dari unsur TNI-AD dan Marinir TNI AL sebanyak 748 orang, bantuan dari Brimob Mabes Polri 300 personel, Brimob Polda Banten 100 personel, dan sisanya dari Polda Lampung, Polres Lampung Selatan, dan Polres Metro serta Polres Lampung Timur. Kapolres Lampung Selatan itu mengemukakan, saat ini pihak kepolisian memblokade jalan masuk menuju Desa Sidoreno sepanjang lima kilometer sampai Jalan Lintas Tengah Sumatera jalur Kalianda-Ban-
mang belum masuk dalam tahap penyidikan terhadap terduga yang melakukan pemalsuan data untuk meloloskan diri menjadi anggota DPRD setampat. “Namun demikian, kami masih melakukan pendalaman dan termasuk pengumpulan data (Puldata), dan bila semuanya sudah lengkap langsung menetapkan tersangka,” kata dia. Memang, kata dia, tidak semua yang akan diperiksa sebagai saksi masih menjabat anggota KPU, seperti Sista menjadi PNS, Sanusi dan termasuk dua orang tidak menjabat lagi. “Hanya satu yang masih
menjabat yaitu Nanto Bakti, kemungkinan menjadi Pokja saat melakukan virifikasi pencalonan di KPU, tinggal membuat surat panggilan untuk diperiksa sebagai saksi,” ungkap dia. Ia mengatakan, kalau untuk saat ini belum perlu diungkap siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka, untuk mempermudah dalam proses pengusutan dan pengumpulan data-data pendukung. Nanti, kata Indarmawan, hasil pengembangan dapat terlihat apa ada indikasi anggota KPU ikut bermain, sehingga meloloskan salah seorang untuk menjadi anggota legislatif, karena data persyaratan banyak bermasalah atau palsu.
“Kami sudah targetkan setelah lebaran kasus ini sudah selesai dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri, dan termasuk pemberhentian 10 PNS tanpa mengacu kepada aturan yang jelas,” ungkap dia. Sementara itu Kapolres Kota Pagaralam AKBP Abi Darrin mengatakan, dugaan penyimpangan dalam proses pencalonan anggota legislatif bukti kelemahan dalam pengawasan baik dilakukan Panwaslu, maupun masyarakat umum lainnya. “Kami akan percepat proses pengusutan terkait ada dugaan pemalsuan data pendukung dalam pencalonan anggota dewan pereode ini,” ungkap dia. (ant)
BUNDA NORMA SERING DIDATANGI PEJABAT
darlampung sebanyak enam lapis blokade, untuk mencegah timbul bentrokan susulan antara warga itu. Sejumlah aparat gabungan siaga berjajar di jalan untuk memblokade massa yang berusaha masuk ke Desa Sidoreno. Selain itu, mereka juga memasang kawat berduri, menyiagakan dua kendaraan ‘water cano’, dan sejumlah senjata gas air mata. Situasi di Kecamatan Waypanji juga nampak belum kondusif, rumah-rumah warga dan warung masih tutup. (ant)
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629