Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Rabu, 27 Januari 2016
No. 18 tahun X
Pengemban Pengamal Pancasila
Dua Teroris Ditangkap MAKASSAR - Dua terduga teroris Chandra dan Adri alias Awi yang tertangkap di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan akhirnya di terbangkan ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 875, di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, kemarin. Pengawalan ketat dilakukan aparat kemananan dengan persenjataan lengkap saat dibawa dari Kabupaten Luwu, Sulsel menuju bandara setempat. Dua terduga ini sebelumnya di tangkap Tim Reskrim Polres Luwu bersama satuan Densus 88 Mabes Polri Senin malam di Kabupaten Luwu. ‘’Terduga teroris ini langsung diterbangkan dari Makassar ke Jakarta sekitar pukul 17.20 WITA. Sebelumnya di interogasi di Markas Komando Polres
Luwu,” ujar Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol. Frans Barung Mangera. Ia menyebut Chandra diketahui merupakan mantan Ketua FPI Belopa, Kabupaten Luwu. Sementara Adri alias Awi adalah masuk dalam DPO teroris di Poso. Bahkan keduanya diduga terlibat pada sejumlah peristiwa teror hingga mutilasi seorang anggota Polri di Belopa, Kabupaten Luwu tahun lalu. Pihaknya masih melakukan pendalaman serta akan melakukan rilis kronologis penangkapan dua teroris itu. Sebelumya, Polda Sulteng menggelar operasi lanjutan bersandi Operasi Tinombala. Operasi itu dimulai sejak 10 Januari 2016, polisi menargetkan bisa membekuk kelompok sipil bersenjata pimpinan Santoso alias Abu Wardah dalam waktu 60 hari. (ant)
Suluh Indonesia/ant
TERDUGA TERORIS DIPINDAHKAN KE JAKARTA - Terduga teroris jaringan Poso berinisial C alias Fatahilla (dua kanan) dan A alias Harum (dua kiri) dikawal ketat polisi saat memasuki Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, kemarin.
UU Lindungi
Diskresi Kepala Daerah Suluh Indonesia/ant
TIM PENGAWAS INTELIJEN NEGARA - Pimpinan DPR mengambil sumpah 14 anggota Tim Pengawas Intelijen Negara di sela Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. Tim Pengawas Intelijen Negara bertugas mengawasi kinerja intelijen yang tidak sesuai dengan Undang-Undang, termasuk laporan dari masyarakat.
Mempertanyakan Fungsi Dewan Pengawas Intelijen DPR resmi membentuk Tim Pengawas Intelijen Negara DPR. Pembentukan ditandai dengan pengesahan dan penetapan 14 orang dari Komisi I DPR yang mewakili tiap fraksi-fraksi dalam rapat paripurna DPR di Jakarta, kemarin. Tim diketuai Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq, dengan anggota para wakil ketua Komisi I beserta anggota Komisi I mewakili tiap fraksi. Namun, sebelum ditetapkan oleh rapat paripurna, sejumlah anggota mengajukan interupsi mempertanyakan kedudukan Tim ini. ‘’Mohon dijelaskan di paripurna tentang tim pengawas ini, sebagai ad hock atau alat ke-
lengkapan dewan?” tanya anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Aria Bima. Dia meminta kejelasan fungsi, tugas dan kedudukan dari Tim ini, apakah pembentukan dan kerjanya bersifat kasuistik apabila terjadi insiden saja, seperti terjadi bencana alam, atau kasus peledakan bom seperti di ledakan bom di Jalan Thamrin, Jakarta.
Sedangkan, anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin mempertanyakan ‘keistimewaan’ dari Tim ini karena disahkan oleh rapat paripurna, bukan melalui rapat pleno Komisi terkait. “Alangkah indahnya cukup dihadapan Komisi I, karena kalau ini bisa membuat yurisprudensi. Maka ?pelantikan alat kelengkapan dewan dan Komisi harus dilakukan di paripurna,” kata Aziz. Wakil Ketua DPR Fadli Zon, pimpinan DPR yang membidangi Koordinator Politik, Hukum dan keamanan menjelaskan bahwa pembentukan Tim ini merupakan amanat UU dan peraturan DPR. “Pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut atas UU Nomor 17 Tahun 2011 dan disahkannya Peraturan DPR Nomor 2 tentang Tim Pengawas Intelijen Negara,” kata Fadli Zon. Mahfudz Siddiq selaku Ketua Tim menjelaskan, Tim yang dibentuk ini mewakili institusi DPR, bukan Komisi I sebagau alat kelengkapan DPR. Tim bersifat tetap beranggotakan 14 orang, yang merupakan perwakilan fraksi di Komisi I DPR. Dia mengakui meski prosesnya sudah dibahas oleh DPR periode lalu, namun masih banyak yang belum memahami karena kurangnya sosialisasi. “Yang disahkan itu Timwas DPR RI, bukan mewakili Komisi I, tapi institusi, maka itu berdasarkan penugasan fraksi,” kata politisi dari PKS ini. Wakil Ketua Komisi I Hanafi Rais menambahkan, tugas Tim Pengawas Intelijen DPR merupakan pengawas ekternal institusi BIN, berbeda dengan pengawas internal BIN yang sudah ada. Tugasnya mengawasi pelaksanaan kewenangan oleh lembaga intelijen negara. (har)
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan diskresi atau kebebasan yang dimiliki kepala daerah untuk mengambil keputusan telah diatur dalam undang-undang. Hal itu yang dijadikan dasar oleh Presiden Joko Widodo untuk menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. ‘’Soal diskresi kan ada dasarnya, jelas dalam UU. Dasarnya (UU) itu, lalu diimplementasikan tadi (dalam Inpres) yang tentu dalam beberapa PP yang
memberikan proses untuk ke situ (percepatan proyek nasional),” kata Wapres Kalla di Jakarta, kemarin. Pejabat daerah, dalam hal ini kepala dan wakil kepala daerah, dapat dilindungi oleh hukum dan UU ketika kebijakan yang diambilnya diperkarakan oleh pihak tertentu. Wapres menjelaskan pengaturan mengenai wewenang diskresi tersebut bukan berarti bentuk antikriminalisasi terhadap pejabat daerah yang membuat keputusan. ‘’Antikriminalisasi itu kan artinya dalam UU bahwa pejabat dalam tingkat yang sesuai instansi pemerintahan nanti punya ke-
bijakan. Kalau nanti mengambil keputusan itu dianggap salah, justru dilindungi dengan UU itu,” jelasnya. Dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah diatur mengenai kewenangan kepala daerah dalam mempercepat pembangunan daerah. Untuk memperkuat UU tersebut, Presiden pun menerbitkan Inpres yang di bagian kedua disebutkan bahwa seluruh pejabat dapat mengambil diskresi dalam rangka mengatasi persoalan konkret dan mendesak.
Dalam kesempatan yang sama, Wapres yakin kesepakatan pasal dalam RUU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi tidak akan diselewengkan dalam pembahasannya di DPR. ‘’Yang membicarakan kan nanti DPR, saya yakin DPR juga tidak akan mengubah (kesepakatan) itu,” kata Wapres. Pemerintah dan DPR telah menyepakati empat poin perubahan RUU KPK tersebut, yakni terkait pengawasan terhadap lembaga antikorupsi, penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3), pengaturan penyadapan serta rekrutmen penyidik. (son)
Suluh Indonesia/ant
PRESIDEN BELI BUAH DI PASAR - Presiden Joko Widodo (kiri) mencium aroma buah mangga yang dijual di Pasar Buah Lecidere di Kota Dili, Timor Leste, kemarin. Presiden Joko Widodo menyempatkan diri berkunjung ke pasar tersebut dan membeli sejumlah buah segar hasil pertanian masyarakat di Timor Leste.
Bongkar Persekongkolan Usaha
KPK Gandeng Resmi KPPU JAKARTA - KPK bersama Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan sepakat mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di sektor komoditas pangan. Pencegahan dugaan tindak pidana korupsi di sektor pangan seperti daging, ayam, kedelai, dan beras, perlu dilakukan, dalam rangka menghindari persengkokolan pemenang tender,sehingga biasa efisen 10-30 persen. ‘’Kita (tadi) FGD (fokus
group discussion) terkait komoditas pangan. Kemudian kedepan, mudah-mudahan KPPU dan KPK bisa berkoordinasi terkait persoalan fluktuasi harga pangan.Kita bicara tentang tender-tender insfrastruktur, yang persengkokolanya adalah secara horisontal bisa domain KPK,’’ kata Ketua KPPU Syarkawi Ra’uf usai melakukan rapat tertutup bersama pimpinan KPK di Jakarta, kemarin. Dalam rapat yang digelar
tertutup untuk media, Syarkawi mengatakan,semua dugaan persesengkokolan dalam sektor komoditas pangan,telah dipaparkan kepada KPK, termasuk adanya monopoli pengadaan dalam sektor pangan. ‘’Semua dibicarakan,nanti saja,Ini kan baru tahap awal,’’ imbuh Syarkawi ketika ditanya lebih lanjut apakah dalam rapat dibahas juga mengenai monopoli perdagangan.Untuk mencegah terjadinya tindak pidana yang dilakukan para pihak,dalam waktu dekat, pihak
KPPU katanya akan melakukan sosialisasi ke berbagai pihak terkait pengadaan komoditas pangan. Selain itu, KPPU juga akan menggandeng KPK, jika ada indikasi tindak pidana yang dilakukan para pihak. ‘’Kita biasanya (usulkan-red) penyelidikan, persekongkolan biasanya tidak hanya horiziontal antara pelaku usaha, kita temukan persekongkolan vertikal antara pelaku usaha dengan pemerintah,’’katanya. (wnd)
K ta
Suluh Indonesia, Rabu 27 Januari 2016
2
Kebakaran
Ganggu Lalu Lintas Kereta Api JAKARTA - Kebakaran di pemukiman pinggir rel kereta api antara stasiun Kampung Bandan dan Jakarta Kota, Jakarta Utara, Selasa, mengakibatkan kerusakan jaringan listrik aliran atas (LAA), sistem sinyal, dan bangunan milik PT KAI di sekitar lokasi bencana. ‘’Dan terhambatnya perjalanan kereta api dari dan menuju Stasiun Jakarta Kota, seperti dari BogorJakartakota PP, Bekasi-Jakartakota PP dan Tanjung Priok-Jakarta Kota PP,” kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Bambang S Prayitno di Jakarta, kemarin. PT KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan pemadaman (switch off) jaringan LAA untuk alasan keselamatan dan keamanan, yang kemudian berdampak delapan perjalanan KRL dari arah Stasiun Manggarai menuju Jakarta Kota mengalami hambatan. Jalur lintas KRL lain seperti Stasiun Jatinegara-Jakarta Kota dan Tanjung Priok-Jakarta Kota juga terdampak akibat kebakaran tersebut. Selain itu, KA lokal untuk keberangkatan dari Jakarta Kota tujuan Purwakarta juga terdampak kejadian kebakaran tersebut dan terpaksa jalurnya dialihkan melalui lintas Jakarta Kota-Manggarai. ‘’Begitu juga kami lakukan evakuasi kereta-kereta ‘stabling’ di depo Kampung Bandan, untuk menghindari merembetnya kebakaran,” kata Bambang. Hingga berita ini diturunkan, LAA telah difungsikan kembali sehingga KRL bisa beroperasi, namun untuk lintas Jakarta Kota-Tanjung Priok masih perlu perbaikan karena terdapat jaringan LAA dan sistem persinyalan yang terbakar dan putus. ‘’Kerugian yang dialami masih dalam penghitungan, diperkirakan puluhan hingga ratusan juta rupiah,” katanya. Sebelumnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di daerah pemukiman Kebon Sayur, Kampung Bandan, Jakarta Utara, yang lokasinya berada di pinggir rel. (kmb)
Kilas
Suluh Indonesia/ant
KEBAKARAN KAMPUNG BANDAN - Warga menyelamatkan barang-barang berharganya saat terjadi kebakaran di wilayah Kampung Bandan, Jakarta,kemarin. Kebakaran yang berasal dari rumah makan itu mengakibatkan sekitar 1.500 jiwa kehilangan tempat tinggal.
PNS Ikut Judi Online
Djarot Nilai
Biro Hukum Tak Paham Sengketa Lahan JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menilai, Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta tidak memahami perkara sengketa lahan. Alhasil, Pemprov DKI Jakarta kerap kalah melawan pihak ketiga. Karenanya, Djarot menegaskan, jika tidak sanggup men-
jalankan tugas, PNS tersebut harap mundur dari jabatannya. ‘’Kalau nggak sanggup tolak uang miliaran, triliunan, sekarang di ruang ini mundur. Ini masalah nasionalisme. maka dibutuhkan integritas anda semua,” tegas Djarot di Jakarta, kemarin. Djarot mengakui, tugas Biro
Hukum Pemprov DKI berat. oleh sebab itu, Ia meminta seluruh perwakilan hukum di Pemprov DKI melakukan penyegaran terhadap pegawai tersebut. ‘’Kuasa hukum di DKI ada 8 sampai 10 orang, semuanya PNS. Untuk empat hingga lima perkara ditangani satu hingga dua pengacara itu.
Tugas mereka berat memang. Makanya kita harus cuci otaknya, supaya punya rasa nasionalisme waktu perjuangkan aset DKI Jakarta di pengadilan,” tandasnya. Djarot juga akan memecat PNS jika terbukti melakukan negosiasi dengan pihak tergugat. ‘’Kalau kalian semua
yang mewakili Pemprov DKI coba bermain-main dua kaki atau tiga kaki, yang menguntungkan tergugat, maka kita pecat dan pidanakan langsung,” ujar Djarot Djarot mengaku pernah mendapatkan informasi dari seorang pejabat soal pegawai bermain mata. (kmb)
Ahok Berencana
Manfaatkan Bus Kecil Sebagai Amari
Suluh Indonesia/ant
DEMO TANGKAP RJ LINO - Massa yang tergabung dalam Aliansi Tangkap RJ Lino berunjuk rasa di depan PN Jaksel, kemarin. Mereka mendesak pihak terkait untuk menangkap mantan Dirut PT Pelindo II.
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana memanfaatkan bus kecil seperti Kopaja AC menjadi angkutan malam hari atau amari. ‘’Rencananya, kami ingin memanfaatkan bus yang kecil-kecil itu menjadi amari karena kalau malam hari, jumlah penumpang tidak terlalu banyak,” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin. Meskipun demikian, pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu mengatakan saat ini rencana tersebut masih harus dikaji lebih lanjut terlebih dahulu sebelum benar-benar diterapkan. ‘’Sekarang, rencana pengalihan Kopaja AC menjadi amari masih kami kaji, kami analisis lagi lebih lanjut untuk mengetahui apakah Kopaja AC itu memang betul bisa dijadikan sebagai amari,” ujar Ahok. Dia menuturkan saat ini, sekitar 60 persen armada bus Transjakarta yang ada di Ibuko-
ta dalam kondisi kurang baik, mengingat beberapa unit bus sudah berusia lebih dari sepuluh tahun. ‘’Saat ini kan hampir 60 persen bus Transjakarta dalam kondisi rusak karena usianya sudah lebih dari sepuluh tahun. Tentu saja busbus yang sudah rusak itu harus secepatnya diganti dengan bus baru,” tutur Ahok. Mantan Bupati Belitung Timur itu mengungkapkan penggantian unit-unit armada bus Transjakarta yang sudah rusak dengan yang baru merupakan salah satu upaya memberikan pelayanan transportasi yang baik kepada penumpang. ‘’Tahun ini, kami membeli banyak bus baru. Selain itu, kami juga mendapat bantuan dari Kementerian Perhubungan sebanyak 600 unit bus,’’ katanya. (kmb)
GUBERNUR DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta jajaran aparat untuk menindak tegas pegawai negeri sipil (PNS) yang ikut judi online. Sebab hal itu akan berdampak pada pekerjaaan, yang menjadi tidak optimal. Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin mengatakan, kalau ketahuan PNS main judi online, tangkap saja. Basuki seringkali menegaskan hanya menggunakan tiga jurus untuk menindak PNS yang tidak maksimal. Ketiga jurus tersebut yakni “pecat, pecat, pecat,”. Dirinya pun meminta Inspektorat untuk terus memantau kinerja PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Basuki juga rutin bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan tes urine PNS sebagai upaya deteksi dini pernyalahgunaan narkoba. (kmb)
1.500 Jiwa Mengungsi KEBAKARAN yang terjadi di RW 05, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara menyebabkan 1.500 jiwa dari total 700 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal. Kini, ribuan warga korban kebakaran tersebut diungsikan di Stasiun Kereta Api Kampung Bandan dan di RT 06/04, Lapangan Kampung Muka, Ancol. Sumpeno, Lurah Ancol, mengatyakan, untuk menampung para korban kebakaran, saat ini di Lapangan Kampung Muka sudah kami siapkan lima tenda peleton. Ia juga menyampaikan telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait seperti Suku Dinas Sosial, Suku Dinas Kebersihan Suku Dinas Kesehatan terkait penanganan korban kebakaran di lokasi pengungsian. Khususnya koordinasi untuk membantu memenhui segala kebutuhan para pengungsi. Kebutuhan yang dimaksud di sini seperti dapur umum, toilet, posko kesehatan, makanan dan lain sebagainya. Kebakaran di kawasan pemukiman kumuh seringkali sulit dipadamkan lantaran mobil pemadam sulit mencapai lokasi. (kmb)
Ex Gafatar Dipulangkan SEBANYAK 33 mantan pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang diungsikan di Panti Sosial Bina Insan (PSBI) II, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur dikembalikan ke keluarganya masing-masing. Sebelum dikembalikan ke keluarganya, para mantan anggota organisasi terlarang tersebut ditampung lebih dahulu di panti sosial Dinas Sosial Jawa Barat di Bandung. Kepala Panti Sosial Bina Insan II, Ceger, Harjanto mengatakan, ke-33 eks pengikut Gafatar ini diambil petugas Dinas Sosial Jawa Barat dari panti sosial ini sekitar pukul 15.45 dengan dikawal sejumlah aparat menuju panti sosial di Bandung. Hari ini ada 33 eks Gafatar yang diambil Dinas Sosial Jawa Barat. Mereka langsung dibawa ke panti sosial di Bandung sebelum kembali ke keluarganya masing-masing. Dikatakan Harjanto, dengan dikembalikannya ke-33 eks pengikut Gafatar itu, kini tersisa 128 orang dimana 94 diantaranya merupakan warga Jakarta. Sementara sisanya, tercatat sebagai warga Tanggerang dan Depok.Untuk diketahui, banyak warga dari berbagai daerah menghilang dan diduga mereka mengikuti aliran Gafatar. (kmb)
DKI Jakarta-Kairo Jalin Kerja Sama PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjalin kerja sama kota kembar atau sister city dengan Pemerintah Kairo, Mesir dalam berbagai bidang pembangunan. Kerja sama tersebut dituangkan melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan Duta Besar Mesir untuk Indonesia Bahaa El Deen Bahgat Ibrahim Dessouki di Balai Kota.’’Sampai saat ini, kami sudah mempunyai cukup banyak sister city. Kami berharap bisa berkunjung ke sana
(Kairo) untuk menindaklanjuti kerja sama ini,” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta, kemarin. Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta bersama dengan Pemerintah Kairo akan berupaya mengembangkan kerja sama dalam berbagai bidang. Salah satunya, yakni bidang perdagangan sekaligus investasi. Selain itu, dia menuturkan kerja sama antara kedua belah
pihak tersebut juga akan dilakukan dalam bidang perencanaan dan pengembangan kota, pariwisata dan budaya, pendidikan, kesehatan dan obat-obatan, olah raga dan pemuda, serta pelestarian lingkungan. ‘’elalui kerja sama ini, kami berharap dapat bersama-sama memperoleh manfaatnya. Dengan begitu, akan ada peningkatan dan perkembangan pembangunan di kota masing-masing,” tutur Basuki. Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Duta Besar Mesir untuk Indonesia Bahaa El Deen Bahgat Ibrahim Dessouki mengungkapkan terdapat banyak kesamaan antara
Jakarta dengan Kairo. ‘’Ada banyak kesamaan antara Kairo dengan Jakarta. Kesamaan itu, yakni mengenai total keseluruhan penduduk yang lebih banyak pada malam hari dibandingkan dengan siang. Lalu, ada juga masalah kemacetan,” ungkap Bahaa. Untuk diketahui, selama ini Pemprov DKI Jakarta telah melakukan kerjasama dengan sejumlah kota di dunia dalam rangka menjalani kerjasama diu berbagai bidang, khususnya soal budaya. Bahkan tidak jarang kerjasama dalam bentuk sister city ini juga menyasar kerjasama bidang pendidikan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PENRTIBAN STASIUN - Petugas Polisi Pamong Praja memasang spanduk penertiban kawasan Stasiun Sudirman di Jakarta, kemarin. Penertiban tersebut antara lain pelarangan bagi penumpang KRL yang melompati pagar menuju jalan raya, pelarangan tukang ojek dan angkutan umum yang mangkal.
Metr politan
3
Suluh Indonesia, Rabu 27 Januari 2016
Fahri Hamzah :
OKI Jangan Jadi Penonton JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengingatkan pemimpin negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) agar tidak hanya menjadi penonton atas kejadian yang menimpa umat Islam saat ini. Menurut keterangan pers yang disampaikan di Jakarta, Selasa, Fahri mengemukakan hal itu atas nama Ketua Delegasi Indonesia dalam sidang ke-11 Parlemen Negara-negara OKI yang bernaung dalam Parliamentary Union of The Islamic Countries (PUIC) di Baghdad (Irak). Dalam pidato yang disampaikan di hadapan 31 negara peserta konferensi, Fahri Hamzah men-
yampaikan kritik publik atas sebutan negara OKI yang sering diplesetkan menjadi ‘Oh I See” sebagai pertanda sikap pasif dan masa bodoh. Selama ini, menurut Fahri, sikap negara Islam nampak pasif dan tidak independen karena itu Fahri mengajak koleganya sesama anggota parlemen dari negara negara Islam agar mendesak pemimpin pemerintahan negaranegara OKI bersikap lebih berani dalam menentukan masa depan negara-negara Islam. Konferensi yang diselenggarakan di tengah kota Baghdad yang masih diliputi dengan penjagaan ketat tersebut mengambil
tema “Bersatu Melawan Terorisme dan Kekerasan” diikuti oleh pemimpin parlemen dari 31 negara dari sekitar 50-an negara OKI. Dalam pernyataannya, politisi PKS ini juga mendorong negara-negara Islam yang sedang dalam transisi menuju demokrasi agar mengambil jalan seperti yang dilakukan Indonesia, yaitu membangun negara yang demokrartls yang menjadi harapan seluruh lapisan masyarakat. ‘’Indonesia siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Parlemen OKI sehingga para pemimpin negara Islam dapat melihat kemajuan demokrasi kita lebih dekat,” katanya. (har)
Suluh Indonesia/ant
APRESIASI MUNASLUB GOLKAR - Politikus Partai Golkar Priyo Budi Santoso menjawab pertanyaan wartawan terkait Munaslub Partai Golkar di komplek Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. Mantan Wakil Ketua DPR tersebut mengapresiasi sikap Ketua Umum Golkar yang menyetujui pelaksanaan Munaslub yang akan digelar selambat-lambatnya Juni 2016.
Sengketa Pilkada
KY
Tujuh Permohonan Dilanjutkan JAKARTA - Tujuh permohonan sengketa pemilihan kepala daerah 2015, dinyatakan memenuhi syarat formil sehingga dapat melanjutkan perkaranya di Mahkamah Konstitusi (MK). ‘’Tujuh perkara itu langsung dipanggil oleh kepaniteraan, syarat formil terpenuhi, jadi otomatis langsung ke pokok perkara,” ujar Juru Bicara Mahkamah Konstitusi Fajar Laksono di Gedung MKdi Jakarta, kemarin.
Adapun tujuh perkara itu berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau, Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat, Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara, dan Kabupaten Mamberamo Raya Provinsi Papua.
Dari tujuh perkara, empat diantaranya sudah mendapatkan jadwal sidang yang beragendakan mendengarkan keterangan saksi. Empat perkara itu adalah Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau, Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat. Terkait dengan putusan
sela, Fajar menjelaskan bahwa perkara yang dinyatakan lolos dari syarat formil tidak perlu melalui putusan sela karena otomatis perkaranya dapat dilanjutkan ke persidangan selanjutnya.’’Putusan dismisal bila formil tidak memenuhi syarat. Kalau syarat formil terpenuhi berarti otomatis langsung pemeriksaan saksi,” jelas Fajar. Sementara itu, syarat formil yang dimaksud adalah perkara
yang dimohonkan memenuhi syarat tenggang waktu, selisih penetapan perolehan suara, pemohon memiliki kedudukan hukum, serta persentase perbedaan perolehan suara sesuai Pasal 158 UU Pilkada dan Pasal 6 PMK 1-5/2015. Sejauh ini Mahkamah Konstitusi sudah memutus 130 perkara sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2015, dari total 147 perkara suara. (ant)
Temui Wapres JAKARTA - Tujuh anggota Komisi Yudisial (KY) menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres Jakarta, Selasa, guna bersilaturahmi dan meminta arahan dalam menjalankan Komisi. ‘’Ini pertemuan silaturahmi saja, karena kami kan komisioner baru, ingin lebih dekat dengan beliau (Wapres Kalla). Kami juga mohon petunjuk beliau bagaimana ke depan bisa lebih bagus, lebih baik bekerjanya,” kata Ketua KY Maradaman Harahap. Kedatangan para pimpinan KY itu melaporkan lima orang pimpinan yang sudah lulus uji kepatutan dan kelayakan serta dua orang lain yang masih dalam proses di DPR. ‘’Tidak ada arahan spesifik dari Wapres. Kami
Maradaman Harahap
hanya melaporkan bahwa kami baru lima orang dan masih ada dua orang lagi yang diproses di DPR yang sudah ada informasi bahwa disetujui oleh paripurna,” tambahnya. Ketujuhbta adalah Maradaman Harahap, Farid Wajdi, Sumartoyo, Sukma Violetta, Joko Sasmito, Danang Wijayanto dan Roejito. (ant)
Baleg DPR Usulkan
Terbitkan Edaran
Suluh Indonesia/ant
CEGAH KONGKALIKONG KOMODITAS PANGAN - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf (tengah) berjalan keluar seusai bertemu dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK, Jakarta, kemarin. Syarkawi Rauf bertemu dengan pimpinan untuk berkoordinasi masalah pencegahan terkait kongkalikong atau persekongkolan pelaku usaha, terutama terkait komoditi pangan di Indonesia.
Dede Rosyada :
Pendidikan Harus Bersih Dari Propaganda Radikalisme DUNIA pendidikan harus bersih dari propaganda radikalisme dan terorisme, termasuk yang disusupkan melalui buku pelajaran, kata Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Dr Dede Rosyada.
Dede di Jakarta, kemarin mengatakan, dunia pendidikan, apalagi anak-anak, harus benarbenar bersih dari hal-hal semacam itu. ‘’Jangan ada toleransi bagi pihak-pihak yang secara sengaja atau tidak melakukan propaganda radikalisme dan terorisme dengan menyusupkannya dalam bukubuku pelajaran. Ini sangat berbahaya karena anak kecil memiliki daya ingat abadi yang terbawa sampai dewasa,” tambah Dede. Dede mengatakan bila terbukti ada buku-buku pelajaran
yang disisipi propaganda radikalisme, bahkan terorisme, hendaknya segera dilaporkan ke Kementerian Agama atau pihak berwenang lainnya. Menurutnya, saat ini Kemenag memiliki kewenangan untuk mengontrol konten buku-buku pelajaran agama. ‘’Segera laporkan bila menemukan bukti-bukti di lapangan agar nantinya bisa langsung ditindaklanjuti dan ditarik,” kata dia. Sebelumnya, Gerakan Pemuda (GP) Ansor menemukan buku-buku untuk TK dan PAUD di Depok, Jawa Barat,
Prof Dr Dede Rosyada
serta di beberapa daerah di Indonesia mengandung kalimatkalimat berisi ujaran terorisme dan radikalisme. Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Benny Ramdani membeberkan bahwa buku paket pelajaran berjudul “Anak Islam Suka Membaca” jilid 1,2,3,4, dan 5 itu ditulis istri pemimpin kelompok radikal di Solo, Jawa Tengah.
Pada bagian lain, Prof Dede menyatakan kampus UIN Jakarta yang pernah kecolongan dijadikan tempat berikrar para pendukung ISIS pada awal keberadaan mereka di Indonesia tahun 2014 kini sudah bersih dari paham radikalisme. ‘’Tidak ada tempat subur di kampus untuk berkembangnya radikalisme dan terorisme karena semua kurikulum sudah Islam moderat semua,” katanya. Menurut dia, hampir semua kampus UIN di Indonesia juga sudah bersih, bahkan siap berada di garda terdepan dalam pencegahan paham radikalisme dan terorisme di Indonesia. ‘’Secara formal sudah tidak ada lagi dan tidak akan terjadi lagi propaganda radikalisme di kampus-kampus UIN,” kata dia. Bahkan, lanjut Dede, hampir seluruh PTN di Indonesia sudah disiapkan tameng untuk menangkal paham itu. (ant)
JAKARTA - Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Firman Subagyo mengusulkan kepada pimpinan DPR RI untuk menerbitkan surat edaran yang mengatur waktu pengurangan reses hanya untuk kegiatan legislasi. ‘’Harapan saya agar waktu pengurangan reses benar-benar dimanfaatkan untuk legislasi, bukan untuk kegiatan lainnya,” kata Firman Subagyo di Gedung MPR/DPR/DPD RI Jakarta, kemarin. Menurut Firman, realisasi penyelesaian RUU menjadi undang-undang masih minim dan jauh dari target program legislasi nasional (prolegnas) prioritas tahun 2015. Saat ini, kata dia, DPR
masih melanjutkan sebanyak 22 RUU dari proglenas prioritas tahun 2015 yang di “carry over” atau diluncurkan,. Karena itu, kata dia, kalau pada prolegnas prioritas tahun 2015, DPR RI menyetujui 70 RUU, maka pada prolegnas prioritas tahun 2016 DPR RI baru saja menyetujui 40 RUU. ‘’Angka 40 RUU adalah jumlah yang rasional, karena DPR masih melanjutkan pembahasan 22 RUU ‘carry over’,” katanya. Menurut Firman, jika pimpinan DPR RI menerbitkan surat edaran yang mengatur waktu anggota DPR RI untuk pembahasan legislasi maka waktunya akan dapat berjalan efektif. (kmb)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 27 Januari 2016
4
Kota Dan Kabupaten Bogor
Sepakat Evaluasi Pengelolaan Sampah PEMERINTAH Kota dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sepakat untuk mengevaluasi pengelolaan sampah di TPA Galuga, dengan mempertimbangkan apa yang menjadi tuntutan warga yang disampaikan oleh LSM Kominte Reformasi dan Keadilan (Korek).
Suluh Indonesia/ant
JASA FOTO LANGSUNG JADI - Seorang penjaja jasa foto keliling langsung jadi mencetak foto menggunakan mesin cetak portabel di atas motor di Kebun Raya Bogor, Bogor, kemarin.
Kesepakatan bersama itu dibahas dalam forum musyawarah yang dihadiri Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Bupati Nurhayanti, seluruh Muspida dari kedua pemerintahan kota serta pengurus LSM Korek yang berlangsung di ruang rapat Pemkab Bogor. ‘’Perlu dilakukan evaluasi terhadap pembuangan sampah ke TPA Galuga
seperti yang disampaikan oleh rekan-rekan LSM,” kata Nurhayanti yang bertindak sebagai moderator. Nurhayanti mengatakan, Pemerintah Kabupaten dan Kota Bogor menanggapi apa yang menjadi aspirasi LSM, sehingga perlu dilakukan perbaikan khususnya keputusan perdamaian yang telah diputuskan pada tahun 2002 lalu.
‘’Memang pada MoU 2011 antara Pemkot dan Pemkab Bogor dalam penggunaan TPA Galuga ada kewajiban yang harus dilaksanakan. Poin terpenting yakni relokasi, saat ini memang belum bisa dilakukan karena belum beroperasinya TPST Nambo,” kata Nurhayanti. Maka dari itu, lanjutnya, agar persoalan sampah ini tidak berlarut-larut perlu dicarikan solusi bersama agar, sampah masih tetap bisa dibuang di TPA Galuga dan tuntutan masyarakat terpenuhi. ‘’Untuk bahan evaluasi kami mendengarkan masuk dari ketua LSM Korek. Untuk carikan solusi, kita junjung tinggi musyawa-
rah mufakat,” katanya. Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyampaikan, penghadangan truk sampah yang dilakukan oleh para LSM menjadi persoalan serius mengingat permasalahan sampah menjadi prioritas Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor. ‘’Karena kalau ada hal-hal yang mempengaruhi pengelolaan sampah akan sangat berdampak baik bagi Kota maupun Kabupaten Bogor,” katanya. Ia mengatakan, jika di hari normal produksi sampah di Kota Bogor 30 persennya belum terangkut dengan armada yang ada saat ini. Apabila ditambah dengan adanya gang-
guan penghadangan, maka dapat dibayangkan tumpukan sampah yang ada di masyarakat. ‘’Sangat penting untuk dicarikan solusinya baik jangka pendek maupun jangka panjangnya,” kata Bima. Bima menambahkan, Pemerintah Kota Bogor berprinsip bahwa pengelolaan sampah di TPA Galuga harus lebih baik lagi. Karena butuh waktu dua tahun untuk merelokasi TPA ke TPST Nambo. ‘’Kalau lancar mungkin dua tahun bisa terwujud, tetapi kalau terkendala, butuh tiga tahun lagi. Maka itu pengelolaan di TPA Galuga harus lebih baik, kita ingin terapkan Sanitari landfeel,” katanya. (ant)
Terlibat Curanmor
Belasan Pelaku Diamankan DEPOK - Kapolres Depok Kombes Pol Dwiyono mengaku telah meringkus sedikitnya 11 pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang biasa beroperasi di wilayah Depok, Bogor dan Jakarta. Berdasarkan pemeriksaan, sembilan di antaranya merupakan spesialis pencurian sepeda motor sedang dua lainnya spesialis pencurian mobil. “Dari pelaku curanmor yang diamankan mereka para spesialis roda dua dan empat, total ada tiga jaringan berbeda,” katanya di Depok, kemarin. Kapolresta Depok menambahkan, sebelum menangkap para pelaku, pada 9 Januari 2016 lalu masuk laporan warga yang mengaku kehilangan motor. Tak lama kemudian, tim reskrim
gabungan melakukan pengejaran dan berhasil membekuk pelaku yang tengah membawa senjata tajam serta kunci yang sudah dimodifikasi berbentuk huruf T saat beraksi. Dari tangan para pelaku polisi berhasil menyita sebanyak delapan unit sepeda motor dan dua mobil berjenis mini bus. Menurutnya, bahkan pelaku juga tak segan melakukan kekerasan. Adapula modus pencurian sepeda motor di daerah Tapos, Depok, dengan menipu korbannya, dengan cara berpura pura meminjam motor, lalu membawanya kabur. Pelaku menunjukkan kartu anggota polisi agar pemilik kendaraan tersebut percaya. Dwiyono mengatakan, pelaku yang bernama samaran Hulk ini men-
gaku sebagai anggota polisi, pelaku menunjukkan KTA polisi Polda Metro Jaya. “Pelaku melakukan pencurian dengan modus bawa KTA mengaku jadi anggota polisi”, ucap Kapolres di Mapolresta Depok. Polresta Depok masih terus menyelidiki dan memeriksa kemungkinan pelaku juga melakukan atau memeras korban lainya. ‘’Masih kami kembangkan kasusnya, tegas Kapolresta Depok.” katanya. Di lokasi yang sama, Satreskrim Polresta Depok juga mengembalikan mobil hasil penipuan dan penggelapan kepada korban. Roesmiyati (34) pemilik yang pernah kehilangan mobil mengaku bahagia karena mobilnya dapat di temukan kembali. (jif)
Suluh Indonesia/ant
PEMUSNAHAN BARANG ILEGAL - Sebuah alat berat memusnahkan minuman dan rokok ilegal yang berhasil ditegah oleh Kantor Bea Cukai Wilayah Banten di Serpong, Tangerang Selatan, kemarin. Pemusnahan barang milik negara (BMN) senilai Rp3,1 miliar tersebut berupa 4.000-an botol minuman impor ilegal, serta 10 juta lebih rokok tanpa cukai.
Muspida Bekasi Deklarasikan
Kilas Mayat Dalam Drum HUMAS Polda Jawa Barat, merilis penemuan mayat perempuan di dalam drum plastik warna biru yang terjadi di Jalan Raya Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Sulistyo Pudjo dalam pesan singkatnya, Selasa, menyebutkan penemuan mayat perempuan itu dilaporkan Senin sekitar pukul 22.30 WIB. Menurut dia, kondisi korban saat ditemukan masih di dalam tong atau drum plastik dengan kepala menengadah ke atas dan masih memakai kaos putih. Ia mengatakan, penemuan mayat ini pertama kali diketahui oleh Erwinsyah dan Kusnadi warga Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, RT 03/RW 03. “Dalam drum plastik warna biru tersebut terlihat darah korban,” katanya. Sulistyo mengatakan, aparat di wilayah sudah melakukan pengecekan dan oleh tempat kejadian perkara, mendalami keterangan saksi-saksi. Jasad korban telah dibawa ke RSS Kramat Jati. (ant)
Perlawanan Terhadap Radikalisme BEKASI - Musyawarah Pimpinan Daerah beserta perwakilan tokoh masyarakat dan agama di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa mendeklarasikan perlawanan terhadap radikalisme dan terorisme. ‘’Ada empat poin kesepakatan dalam kegiatan itu dan dibacakan bersama untuk ditaati dan dijalankan,” kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota Iptu Makmur di Cikarang, kemarin.
Agenda deklarasi itu berlangsung di Lapangan Apel Plaza Pemkab Bekasi Kompleks Delta Mas, Kecamatan Cikarang Pusat. Acara yang berlangsung pukul 08.00 WIB itu mengusung tema “Apel Bersama Menentang Radikalisme, Terorisme, dan Intoleransi di Wilayah Kabupaten Bekasi. ‘’Deklarasi ini diharapkan memberikan bisa menyatukan per-
sepsi masyarakat terkait bahaya paham radikalisme maupun terorisme dan sejenisnya,” katanya. Keempat poin deklarasi tersebut: “Kami warga Kabupaten Bekasi menolak setiap gerakan radikalisme dalam bentuk apapun di Kabupaten Bekasi. ‘’Kami warga Kabupaten Bekasi menjunjung tinggi nilainilai ketuhanan, kemanusiaan dan toleransi,’’ katanya. (nov)
IMB Dibatalkan PEMERINTAH Kabupaten Tangerang, Banten membatalkan izin mendirikan mangunan (IMB) proyek pembangunan sebuah kampus enam lantai di Jalan Raya Serang, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug. Kepala Bidang Perencanaan Dinas Tata Ruang Pemkab Tangerang Ubaidillah di Tangerang, kemarin mengatakan, pengelola tidak mendapatkan rekomendasi dari PT Pertamina (Persero) karena dekat bangunan itu terdapat jalur pipa gas,” kata Ubaidillah mengatakan rekomendasi tersebut merupakan keharusan karena berdampak terhadap jalur pipa gas dari Jakarta menuju Cilegon, Banten. Sebelumnya, aparat Dinas Cipta Karya Pemkab Tangerang dan Satpol PP setempat telah melarang proyek kampus di Desa Kadu Jaya itu karena tanpa IMB. Surat peringatan pertama hingga ketiga yang telah dikirim tidak ditanggapi serius pengelola kampus. (ant)
Suluh Indonesia/ant
TERMINAL JATIJAJAR MANGKRAK - Suasana proyek pembangunan Terminal Jatijajar yang belum rampung di Depok, kemarin. Pembangunan Terminal Jatijajar kembali mangkrak akibat Pemkot Depok tidak lagi menganggarkan pembangunan lanjutan kepada Dinas Tata Ruang dan Pemukiman.
PD Pasar Tangerang Data Ulang Aset TANGERANG - Direksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR), milik Pemerintah Kabupaten
Tangerang, Banten melakukan pendataan ulang terhadap sejumlah aset setelah penyerahan enam pasar ke Pemkot
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
Tangerang Selatan sebagai wilayah pemekaran. ‘’Langkah pertama kami para direksi supaya aset yang ada segera didata dan dibenahi sejumlah pasar tradisional,” kata Dirut PD Pasar NKR Jamaludin di Tangerang, kemarin. Jamaludin mengatakan upaya yang dilakukan karena kondisi pasar tradisional saat ini terkesan kumuh dan becek sehingga perlu ada perubahan agar bersih. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melantik tiga Direksi PD Pasar NKR periode 2016-2020 pekan lalu dan menyinggung kinerja harus lebih baik dari direksi sebelumnya.
Sedangkan Direktur Utama PD Pasar NKR dipercayakan kepada Jamaludin, Direktur Operasional Tony Wismantoro, Direktur Keuangan dan Administrasi Ahmad Fauzi. Dia mengatakan sudah menargetkan pada bulan pertama bertugas melakukan konsolidasi dengan karyawan dan menanyakan sejumlah aset yang ada setelah adanya pelepasan kepada Pemkot Tangerang Selatan. Setelah itu, melakukan pembenahan terhadap sejumlah pasar tradisional yang kumuh dan becek agar tampak bersih dan tertib supaya pengunjung nyaman berbelanja. (jif)
Kota Depok Miliki Walikota Hanya Setengah Tahun DEPOK - Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat (Jabar), Arifin Harun Kertasaputra yang ditunjuk langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan resmi dilantik menggantikan posisi Nur Mahmudi Ismail dalam mengisi kekosongan jabatan sebagai Pejabat Wali Kota Depok hingga Juli 2016 memdatang. Dalam pesan yang di terima wartawan, Aher (sapaan akrab Ahmad Heryawan) mengatakan, Arifin akan bertugas sebagai Pejabat Wali Kota Depok mengisi kekosongan sampai dilantiknya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok yang baru. Aher berharap, Wali Kota Depok yang terlah terpilih segera dilantik. Hal ini agar Arifin lekas kembali dan menjalankan tugasnya sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Jabar. ‘’dalam mengemban tugas sebagai wali kota harus sesuai dengan yang diatur undang-undang dan peraturan Kemendagri,” ujar Aher, disela upacara Pelantikan Pejabat Wali Kota Depok Tahun 2016 dan Wakil Bupati Cia-
mis masa jabatan 2014-2019, di aula barat Gedung Sate Bandung, kemarin. Menurutnya pelantikan yanh dilakukan telah berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 132.32-118 tahun 2016 yang ditetapkan oleh Mendagri Tjahjo Kumolo pada 20 Januari lalu tentang pemberhentian Walikota dan WakilWalikota Depok periode 2011-2016 yang masa jabatannya berakhir. Senada dengan itu, selama menjabat sebagai Pejabat Wali Kota Depok, Arifin diamanahkan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, di antaranya mengantarkan dalam rangka persiapan pelantikan wali kota yang definitif. ‘’Saya bertugas untuk membuka komunikasi kepadastakeholder dan konsolidasi bersama jajaran Pemkot Depok. Tugas saya hanya mengantar dan mengisi kekosongan. Tidak ada kebijakan yang akan dikeluarkan. Amanat konstitusinya seperti itu, yang jelas roda pemerintahan jangan sampai berhenti. Konsolidasi Pemkot dan masyarakat harus tetap jalan, apalagi pasca Pilkada,” ujar Arifin. (jif)
BPLH Bogor Terbitkan
Surat Edaran Plastik Berbayar BOGOR - Badan Pengelola Lingkungan Hidup Kota Bogor, telah menerbitkan surat edaran terkait dengan penerapan kantong plastik berbayar dalam rangka mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah plastik. ‘’Surat edaran sudah kami terbitkan dan sedang diedarkan kepada seluruh perusahaan ritel yang ada di Kota Bogor,” kata Kepala BPLH Kota Bogor Liis Sukartini di Bogor, kemarin. Ia mengatakan surat edaran yang terbitkan berisi pemberitahuan terkait dengan kebijakan Pemerintah
Kota Bogor yang akan menerapkan kantong plastik berbayar yang diujicobakan pada pertengahan Februari 2016. ‘’Kita belum menentukan berapa harga kantong plastik yang akan dibayarkan, ini masih dikaji. Langkah awal dengan terbitnya surat edaran ini, untuk sosialisasi agar ritel dapat mempersiapkan diri mendukung kebijakan ini,” kata Lilis. Pemkot Bogor, bersama 21 pemerintah kota di Indonesia berkomitmen untuk menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar guna mengurangi pencemaran lingkingan akibat sampah plastik.
Komitmen itu disampaikan dalam rapat bersama sejumlah kepala daerah yang dilaksanakan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pada awalnya 17 kota, yakni Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Bogor, Tanggerang, Solo, Semarang, Surabaya, Denpasar, Palembang, Medan, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Ambon, dan Papua berkomitmen menerapkan kebijakan soal kantong plastik berbayar. Jumlah tersebut kemudian bertambah mengikuti pemekaran desa itu. (ant)
pini F OKUS Menghentikan Tindakan Rakus Manusia UNTUHNYA jembatan di Jembrana, banjir bandang di Singaraja, pepohonan rebah di sana-sini akibat hujan deras beberapa hari terakhir, sudah menandakan bahwa cuaca di Bali kurang bersahabat. Apabila dibandingkan dengan beberapa minggu yang lalu, suasananya bertolak belakang. Sebelumnya sebagian besar masyarakat merasa panas, gerah, dan matahari terasa terik. Tetapi beberapa hari terakhir suhu terasa dingin dan hujan berkepanjangan. Bagi manusia tentu kita harus mawas diri karena dapat berakibat pada kesehatan. Tidak saja kepada anak-anak, tetapi juga orang tua. Dan seperti yang telah diperlihatkan oleh alam di Jembrana dan Singaraja, lingkungan pasti juga berpengaruh. Sepanjang kita lihat di berita di media massa, cuaca ekstrem seperti ini tidak hanya terjadi di Bali saja, tetapi juga di tempat lain di Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Orang mengatakannya El Nino yang membuat kekeringan ekstrem di Ethiopia, kedinginan di Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa tertutup salju. Bahkan setahun yang lalu Timur Tengah pun dilanda salju. Tentu ini fenomena alam yang ekstrem, di mana wilayah yang sebelumnya kepanasan tiba-tiba berubah dingin. Maka para ahli sepakat bahwa dunia sekarang telah mengalami perubahan iklim. Dalam empat dasawarsa terakhir, suhu bumi disebutkan meningkat pada kisaran 0,16 sampai dengan 1,44 derajat Celsius. Perubahan ini tentu cukup signifikan dalam ukuran bumi. Jika itu nilai rata-rata, pasti ada yang sangat ekstrem di salah satu bagian di bumi ini. Beberapa tahun yang lalu, kita pernah mendengar apabila es di kutub utara dan selatan mencair sehingga berpotensi menaikkan permukaan air laut. Terhadap perubahan seperti ini sudah sedari dulu dicari penyebabnya. Tidak lain manusialah, dengan berbagai modernisasi yang dilakukannya sebagai penyebabnya. Salah satu penyebab utama dari perubahan iklim, terutama yang menaikkan suhu di bumi adalah dipakainya bahan bakar dari bahan fosil. Gas karbon monoksida yang dihasilkan dari hasil pembuangan tersebut memberi efek panas meningkat. Mereka menyebutnya sebagai efek rumah kaca. Ibarat berumah di dalam kaca, di mana udara tidak bisa keluar tetapi terus terpantul sinar matahari. Dalam bahasa masyarakat Indonesia inilah yang disebut gerah. Kegerahan mampu menimbulkan apa saja, termasuk suasana hati yang tertekan. Dalam konteks kenegaraan, perang antarnegara juga dipicu oleh rasa gerah ini. Benar, apabila kemudian dikatakan manusia terlalu rakus, lebih rakus lagi karena mengandalkan pembangunan dengan bahan bakar berbasis fosil. Maka menghadapi persoalan seperti ini kita harus siap dengan segala macam akibatnya yang kompleks. Bencana banjir, tanah longsor, kesehatan terganggu, sampai dengan pola tanam petani pasti terjadi perubahan. Tidak bisa lain, manusia harus berubah. Pengetahuan-pengetahuan tradisional yang masih begitu melekat pada kehidupan sosial harus bersedia diperbarui. Semuanya untuk menghadapi perubahan pada alam. Leluhur kita pasti tidak menginginkan agar pengetahuan yang diwariskannya tetap konstan. Pengetahuan harus diubah, disesuaikan dengan perubahan alam yang ada. Tanpa itu kita akan tetap terpaku kepada cara-cara tradisional. Pola tanam padi, misalnya, seharusnya mengikuti dengan perkembangan cuaca. Dan cuaca tersebut disandarkan kepada pengetahuan modern. Tanpa itu semua petani akan rugi. Tentu juga manusia tidak boleh rakus, seenaknya melakukan kehendaknya sendiri. Pembangunan yang dilaksanakan sebaiknya memperhatikan lingkungan yang ada. Perencanaan sosial yang sebelumnya tidak pernah diperhatikan, benar-benar memperhatikan bagaimana pembangunan itu menguntungkan bagi semua pihak, bagi manusia, bagi alam dan bagi lingkungan. Ini harus nyata, tidak hanya didengung-dengungkan saja di bibir. Manusia mesti membatasi tindakannya dengan menyesuaikan perubahan alam. Janganlah bertindak rakus. ***
R
Bang D
el
Wapres Jusuf Kalla mengatakan diskresi kepala daerah diatur undang-undang
Bebas lakukan korupsi ... ?
Suluh Indonesia, Rabu 27 Januari 2016
5
Menantang Iklim dan Membenahi Kepercayaan Tradisional BERBAGAI bencana yang terjadi di Tanah Air, terutama yang berkaitan dengan banjir tidak dapat dilepaskan dari adanya perubahan iklim di berbagai belahan dunia. Para ahli menyebutkan bahwa perubahan iklim yang terjadi di negara lain ternyata juga telah memengaruhi Indonesia. Kenaikan suhu di Indonesia disebutkan berkisar antara 0,16 sampai dengan 1,44 derajat Celsius dibanding dengan dekade sebelumnya. Daerah Bali contohnya, disebutkan pada periode 1980-1990 bersuhu rata-rata 27,24, tetapi tahun 2014 menjadi 27,38. Maka secara khusus dapat dikatakan udara gerah yang dialami masyarakat sejak setahun yang lalu sangat mungkin dipengaruhi oleh perubahan itu. Apabila dekade-dekade sebelumnya orang menyebut Surabaya sebagai daerah sumuk, tetapi kini nampaknya itu sudah tidak berlaku lagi. Semua daerah sudah terkena pengaruh ini. Pola hujan yang terjadi beberapa minggu terakhir di Indonesia, termasuk di Bali dapat dikatakan disebabkan oleh faktor perubahan iklim. Tidak banyak masyarakat yang mampu mengantisipasi masalah ini, karena pengetahuan yang dimiliki maupun pengetahuan turunan yang dipraktikkan tidak mampu memberikan penjelasan tentang fenomena itu. Pada konteks Indonesia, perubahan iklim ini mempunyai persoalan yang besar dan pasti berpengaruh secara mikro kepada masyarakat para tingkatan paling bawah. Indonesia adalah negara dengan penduduk yang paling banyak hidup di lahan pertanian, perkebunan dan nelayan. Mata pencaharian ini sangat dipengaruhi oleh iklim. Pertanian dan perkebunan yang mengandalkan pola tanam pada alam, seperti curah hujan, tingkat suhu dan kelembaban udara, sampai dengan paparan sinar matahari jelas sangat dipengaruhi oleh perubahan iklim tersebut. Demikian juga halnya dengan nelayan, di mana arus laut, suhu laut, sampai dengan kecepatan angin dan hujan sangat memengaruhi aktivitas dan pola hidup ikan di laut. Perubahan iklim pasti akan memberikan pengaruh kepada polapola ini. Kalau dilihat secara global, sebagian besar masyarakat yang berkecimpung pada bidang yang disebutkan di atas memakai pengetahuan tradisional berdasarkan kepercayaan turun-temurun yang telah berusia sam-
Oleh I Nyoman Sulatra pai ratusan tahun. Bisa dibayangkan bagaimana dampak perubahan iklim tersebut terhadap kehidupan sosial mereka, jika kemudian tidak ada pengetahuan baru yang dimiliki. Di sinilah persoalan sosial yang dimiliki oleh para petani, pekebun dan nelayan tersebut. Dari sisi itu, harus ada kebijakan pemerintah untuk memberikan gambaran pengetahuan yang paling bagus, mudah dimengerti kepada mereka terhadap pengetahun-pengetahuan baru. Pemerintah sebagai pengelola utama negara memberikan pengetahuan tentang perubahan iklim yang berdampak kepada cuaca dan akhirnya kepada mata pencaharian pokok para petani dan nelayan itu. Khusus terhadap pemerintahan Joko Widodo yang berambisi menghidupkan perikanan laut, perubahan iklim ini tidak dapat dianggap enteng. Diperlukan biaya besar untuk memberikan edukasi-edukasi kepada nelayan dan kepada petani. Kepasrahan terhadap nasib kalau memang perubahan iklim ini signifikan, maka boleh dikatakan ini merupakan tonggak awal bagi petani dan nelayan sekarang untuk memulai pengetahuan baru dan harus berani meninggalkan pengetahuan tradisional lamanya, baik untuk pola tanam padi maupun cara-cara dan waktu untuk melaut. Tantangan terbesar pemerintah adalah mengubah kepercayaan lama dan memperkenalkan pengetahuan baru. Pengetahuan lama yang bersumber pada kalender lama harus dapat diubah dan dijelaskan oleh para ahli ketidaksesuaiannya, bahkan kekeliruannya untuk kemudian digantikan dengan kalender baru. Di Bali nampaknya hal ini
sudah lama harus diubah, karena apa yang dikatakan sebagai hari baik kenyataannya penuh dengan hujan atau justru panas menyengat. Harus ada ahli yang mampu menerobos untuk mengubah cara berpikir ini. Perubahan iklim juga harus dipadukan dengan pola tempat tinggal dan geografi Indonesia. Masyarakat Indonesia tidak hanya bertempat tinggal di perkotaan, tetapi lebih banyak yang tinggal di pedesaan dan pegunungan. Sangat penting diperhatikan penduduk yang tinggal di pegunungan. Bukan tidak mungkin daerah yang sebelumnya dipandang aman karena tidak ada longsoran, tetapi karena curah hujan yang tinggi sekarang bisa jadi akan membuat banyak tempat terjadi longsor. Masyarakat yang bertempat tinggal di lereng-lereng gunung harus mendapat perhatian soal ini, terutama di lereng yang gundul. Masyarakat yang tinggal di pegunungan, apabila lebih dari tiga dasawarsa tidak pernah mengalami peristiwa longsor memandang daerahnya telah aman. Padahal justru inilah yang berbahaya karena sejarah telah pernah menujukkan kejadian berbahaya sebelumnya. Kepasrahan masyarakat kepada nasib harus juga mendapat sorotan, karena pikiran model ini justru tidak mampu memperbaiki kondisi buruk yang telah pernah dialami sebelumnya. Yang paling penting dilihat adalah soal urbanisasi dan permukiman. Di Indonesia dengan pola pembangunan ekonomi yang cenderung liberal membuat urbanisasi tidak terkendali. Kota menjadi serbuan masyarakat desa yang tidak mendapat pekerjaan. Karena pengetahuan sangat minim, apalagi tentang pola permukiman maka penumpukan penduduk tidak dapat dihindar-
kan. Lebih jauh lagi alih fungsi lahan dari pertanian menuju perumahan juga tidak bisa dibendung. Fenomena ini memberikan perubahan yang sangat besar. Perubahan fungsi lahan ini membuat pola jalannya air berubah menjadi lebih cepat karena tidak dapat tersedot tanah. Perubahan iklim atau hujan yang muncul secara tiba-tiba dapat saja membuat manusia tidak mampu mengendalikannya, sehingga terjadi banjir mendadak. Seperti yang sudah sering terlihat, masyarakat Indonesia sangat tidak disiplin membuang sampah yang pada akhirnya membuat banjir menjadi semakin tidak terkendali. Di Bali banjir yang terjadi di Singaraja, jembatan putus di Jembrana sesungguhnya sudah diperingatkan sejak dahulu. Bahkan ada tiang beton jembatan lama yang sudah jauh bergeser, sehingga seharusnya ini yang dapat menjadi pelajaran. Namun itulah yang tidak diperhatikan dan dipelajari pemerintah, sehingga kejadiannya selalu berulang. Jadi, dengan adanya perubahan iklim ini pertama-tama masyarakat Indonesia harus menerima kenyataan ini sebagai sesuatu yang telah terjadi. Karena itu harus ada pengetahuan baru untuk menghadapinya. Masyarakat harus berani mengubah cara pandang hidup tentang hari baik, tidak hanya mengandalkan pada pengetahuan masa lalu yang sudah usang. Percuma memilih hari baik meski atas petunjuk tokoh yang dipandang berwibawa, tetapi kalau pada kenyataannya saat menikah hujan lebat, semua undangan akan menggerutu. Kedua, pemerintah harus memperkenalkan cara edukasi baru kepada masyarakat tentang perubahan iklim ini, baik melalui pendidikan maupun menggunakan instrumen penerangan seperti radio dan televisi. Jangan lupa, Orde Baru dulu mempunyai program penerangan ke desa-desa. Tidak usah malu mencontoh itu. Ketiga, mendidik masyarakat untuk biasa menonton dan memaknai ramalan cuaca. Tentu prakiraan cuaca yang memang benar-benar mendekati kebenaran, bukan yang abal-abal. Hanya dengan cara itu kita akan mampu mengadaptasi perubahan iklim ini. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Tayangan Televisi Semakin Rusak Moral Bangsa KEADAAN ini sudah berlangsung sangat lama. Sebuah keadaan yang sangat mengerikan dari sebuah bangsa yang semakin jauh dari belajar dan merenungkan arti sebuah kemajuan teknologi. Televisi saat ini sudah menjadi salah satu sahabat terdekat kita yang menemani disaat santai di ruang keluarga. Televisi juga bisa kita jumpai di tempat-tempat umum yang biasanya berada di ruang tunggu seperti di rumah sakit, terminal dan bahkan sekarang sudah ada di dalam kendaraan umum. Sayangnya manusia yang mengisi layar kaca hanya membuat penonton senang semata tanpa memikirkan dampak lainnya. Seperti yang selama ini terjadi adalah anak-anak yang masih
menginjak masa pertumbuhan SD,SMP dan kaum remaja yang cenderung mencari idola tanpa bekal pemikiran yang cukup. Mereka meniru aksi konyol para penghibur yang biasa melakukan adegan yang tak layak disaksikan di depan jutaan mata penonton dari sabang sampai sampai merauke. Aksi mereka yang tak bisa saya sebutkan adalah aksi yang seharusnya hanya dimengerti oleh suami istri yang telah menikah karena mengandung gerakan terselubung yang meliarkan pikiran para remaja. Pemerintah harap segera cepat tanggap untuk mencekal semua acara televisi yang tak berguna itu. Abi Fatihah Jakarta
Acara Televisi Semakin Jelas Pada Perbuatan Amoral SAYA sebagai masyarakat Indonesia sangat kecewa dengan acara televisi yang ada terutama acara yang ‘ga jelas’ mempertontonkan apa. Apakah hal yang lucu atau sekedar pamer paha dan lekuk tubuh wanita selama jam jam pagi atau sore yang menurut saya tak layak disiarkan. Acara pagi yang sering dipertontonkan adalah lelucon yang menurut saya adalah pembodohan masal. Ditonton oleh penonton palsu yang diberi imbalan uang alias joki penonton dalam suatu acara yang sampah dan tak mendidik anak bangsa untuk menjadi lebih cerdas lebih kritis atau lebih berakhlak. Tapi acara tersebut hanyalah sampah yang menampilkan artis nikahan yang pamer kemewahan dan bahkan artis
‘beranak’ pun sampai sedemikian detil sampai ke detik-detik keluarnya sang bayi. Bagi saya ini acara sampah yng dipertontonkan oleh stasiun televisi yang tak mengerti tentang bangsa Indonesia yang mayoritas miskin dari segi ekonomi dan intelektual. Sebenarnya mau kemana kita jika acara televisi sedemikian sampahnya. Saya sudah sulit membayangkan negeri ini. Bangsa ini sedemikian kasihannya sehingga mungkin kelak akan semakin rusak atau ada orang yang benar-benar menjadi pemimpin yang mampu merubah kebiadaban ini. Abdurrahman Kalideres-Jakarta Barat
Keadilan Sosial Perlahan Akan Terwujud PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis
dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Percetakan : PT SATRIA NARADHA PERS, Cikarang, Bekasi ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 27 Januari 2016
6
Pembangunan Stadion Internasional Bali Sedot Rp1,6 Triliun DENPASAR - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengungkapkan, pembangunan stadion berstandar internasional yang akan dibangun di lahan milik Pemprov Bali di kawasan Cenggiling, Kabupaten Badung, dan aquatic center di Padanggalak Denpasar, menyedot anggaran hingga Rp1,6 triliun. Dengan biaya sebesar itu, sangat dibutuhkan bantuan dan kerja sama antara pihak swasta dan pemerintah. “Kemarin saya sudah menghadap ke Kementerian Pemuda dan Olahraga, kita disupport dan diharapkan semua stakeholder dapat berpartisipasi dengan baik sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar dengan pengelolaan yang baik,”
kata Sudikerta. Menurut dia, lewat pembangunan infrastruktur berupa stadion dan aquatic center yang masih direncanakan itu merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Bali sebagai salah satu destinasi olahraga di dunia. Pengembangan destinasi ini diharapkan dapat memberikan pendapatan bagi masyarakat Bali dalam upaya mensejahterakan masyarakat Bali. “Kalau kita bisa menyelenggarakan turnamen sepakbola internasional, olimpiade, hal tersebut akan meningkatkan jumlah pengunjung ke Bali. Dan dengan meningkatnya jumlah kunjungan tersebut ekonomi masyarakat kita mampu
untuk bergeliat,” kata Sudikerta Pemprov Bali melalui Dinas PU Provinsi Bali telah melakukan studi kelayakan (feasebility study) dan ke depannya diharapkan segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan beserta perusahaan yang digandengnya sehingga dapat segera dilakukan persiapan yang dianggap perlu untuk dilakukan. “Studi kelayakannya sudah selesai, dan hasilnya di sana layak untuk dibangun dan kita juga sudah memiliki tanah di wilayah tersebut, walaupun masih ada kendala sedikit namun semuanya dapat segera kita atasi,” katanya. Sementara itu, Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Provin-
si Bali Ida Bagus Made Parwata mengatakan, anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan stadion internasional dan aquatic center diprediksi Rp1,6 triliun berdasarkan hasil studi kelayakan dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali. Karena besarnya biaya yang dibutuhkan, direncanakan skema pembayaran melalui availibility payment atau sistem penyedia pembayaran. Anggaran tersebut sebelumnya juga akan diaudit oleh BPKP. “Jadi kalau itu dibangun, yang membiayai adalah Kementerian Keuangan. Setelah itu selesai, Pemprov Bali akan mencari operatornya untuk mengelola sarana itu. Hasilnya itu digunakan untuk
membayar,” ucapnya. Sementara itu, Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Keuangan Freddy Saragih menyatakan dukungannya terhadap proyek pembangunan stadion internasional dan juga aquatic center. Pihaknya dalam mendukung jalannya persiapan proyek pembangunan stadion tersebut juga menggandeng PT. PPI (Perusahaan Perdagangan Indonesia) yang nantinya akan mendukung dalam proses penjaminan dan juga resikonya dan PT. SMI (Sarana Multi Infrastruktur) yang nantinya akan mempersiapakan pelaksanaan proyek pembangunan tersebut
mulai dari market konsultation sampai dengan persiapan tender. Selain itu Kementerian Keuangan juga menggandeng konsultan JICA (Japan International Corporate Agency) yang mengajak empat konsultan dari bidang keuangan , ekonomi, manajemen fasilitas keolahragaan, dan juga konsultan market. Menurut Freddy nantinya JICA tersebut akan turut membantu Pemprov Bali dalam mempersiapkan proyek pembangunan tersebut sampai pada market konsultasi selain itu. JICA juga akan memberikan rekomendasi mengenai studi kelayakan yang telah dilakukan Pemprov Bali sehingga kedepannya tidak terjadi permasalahan saat proyek tersebut dimulai. (ant)
Satlak Prima Siapkan
Konsultan Asing
Suluh Indonesia/ist
SELESAIKAN KONFLIK - Ketua Komite Ad Hoc Agum Gumelar menyatakan, terus bekerja menyelesaikan konflik dengan Kemenpora, termasuk berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo.
Komite Ad Hoc Kirim Surat ke Presiden JAKARTA - Meski tanpa wakil pemerintah, pihak Komite Ad Hoc PSSI terus bekerja menyelesaikan konflik dengan Kemenpora, termasuk berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo. Langkah ini dilakukan untuk menyampaikan tugas dan fungsi yang diemban, dan bisa berkomunikasi secara langsung. “Kami berharap Bapak Presiden Jokowi bisa menerima kami. Draf surat permohonan bertemu Presiden sudah kami bikin dan langsung saya tandatangani,” kata Ketua Komite Ad Hoc Agum Gumelar usai
Eko Waspadai
Pesaing Non-Asia
JAKARTA - Lifter nasional Eko Yuli Irawan mewaspadai para pesaing kelas 62 kilogram putra di cabang olahraga angkat besi Olimpiade Rio de Janiero 2016 dari negara-negara non-Asia. “Persaingan Olimpiade semakin ketat karena persaingan bukan hanya dari Tiongkok dan Korea, melainkan dari Kolombia dan Azerbaijan juga,” kata Eko selepas berlatih angkat beban di Senayan, Jakarta, kemarin. Eko peraih medali perunggu putra kelas 62 kilogram dalam Olimpiade London 2012 kalah dari atlet Korea Utara, Kim Unguk yang merebut medali emas dan atlet Kolombia Oscar Figueroa yang mendapatkan medali perak. Para peraih medali putra non-Asia cabang angkat besi dalam Olimpiade 2012 antara lain dari Rusia, Polandia, Moldova, Ukraina, Kuba, dan Romania. Atlet Indonesia yang juga meraih medali perunggu pada Olimpiade Beijing 2008 itu optimistis durasi enam bulan pemusatan pelatihan nasional Persatuan Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) cukup untuk mengikuti Olimpiade 2016. “Seluruh program pelatihan ada pada pelatih. Kami sebagai atlet tinggal menjalankan program yang telah disusunnya. Saya rasa pelatih juga akan tetap realistis dengan targetnya,” kata atlet Jawa Timur itu. Lifter berusia 26 tahun itu mengaku latihan teknik sangat menentukan kemampuan para lifter untuk mengangkat beban serta mengurangi risiko cedera. (ant)
pertemuan di Jakarta, kemarin. Agum menilai, jika wakil Pemerintah, yaitu Kemenpora bersedia gabung Komite Ad Hoc, maka pihaknya tak perlu bertemu Presiden, karena pemerintah bisa mengetahui hasil setiap kali rapat dan gagasan apa yang harus dijalankan. “Saat bertemu Presiden nanti, kami juga ingin mendengar secara langsung apa yang menjadi keinginan Pemerintah terhadap reformasi dalam tata kelola sepak bola Indonesia,” jelasnya. Namun Agum menjelaskan,
tanpa kehadiran Pemerintah membuat Komite yang dipimpinnya itu tidak maksimal dalam menjalankan perannya. “Kami menganggap Komite ini belum maksimal karena pihak pemerintah belum juga mengirimkan wakilnya. Nantinya pemaparan hasil kerja itu juga sekaligus untuk pernyataan sikap kepada seluruh pemangku kepentingan sepak bola nasional,” terangnya. Sebelumnya pemerintah melalui Kemenpora memastikan tak akan mengutus wakil di Komite Ad Hoc PSSI. Alasannya, Pemerintah sudah mem-
bentuk Tim Kecil yang bertugas untuk berdialog dengan FIFA terkait roadmap pembenahan sepak bola Indonesia. Tim Kecil tersebut beranggotakan Gatot Dewa Broto (Kemenpora), Dede Sulaiman (Mantan pemain timnas), Rita Subowo (Mantan Ketua KONI/KOI), Djoko Susilo (Mantan Dubes RI di Swiss) dan Makarim Wibisono (Diplomat Kemenlu). Namun hingga kini, Tim Kecil juga belum bergerak karena masih menunggu Kongres FIFA yang akan digelar 26 Februari mendatang. (pts)
JAKARTA - Demi meningkatkan kualitas pelatih, pihak Satuan Pelaksana (Satlak) Program Indonesia Emas (Prima) akan merekrut konsultan asing untuk sejumlah cabang olahraga. Awalnya Satlak Prima sudah memiliki delapan pelatih fisik dan strength and conditioning, yang secara kepelatihan sudah terakreditasi, namun masih dianggap kurang jam terbang. Untuk itulah kehadiran Konsultan asing asal Australia bertugas melengkapi High Perfomance Programme yang diterapkan di Satlak Prima untuk berbagai cabor di Olimpiade dan SEA Games 2017.
“Saya menilai kenapa prestasi kita mandek karena akses kita terhadap modernisasi kepelatihan itu tidak ada atau lambat. Negara-negara lain semua sudah memanfaatkan semua keuntungan-keuntungan dari sport science, dan dari kepelatihan modern,” ujar ketua Satlak Prima, Achmad Sutjipto, di Jakarta, kemarin. Tjip sapaan akrab Achmad mengaku langkah ini dilakukan agar wawasan pelatih benar-benar didapatkan dari yang ahli, dan bukan berdasarkan teori. “Pelatih-pelatih kita mendapatkan hal-hal yang baru tentang kepelatihan tidak lagi melalui pengetahuan
umum, dan kita harus banyak belajar kepada negara maju dan harus cepat salah satunya dengan mencangkok pelatih dan konsultan asing,” paparnya. Rencananya Konsultan asing yang disebut-sebut bernama Stephen P Bird, dan direncanakan membawa tiga pelatih fisik lainnya selama bertugas di Indonesia. Sejauh ini proses kelengkapan administrasi masih di Bidang Hukum Kemenpora. “Belum bisa diumumkan namanamanya karena kontraknya belum ditandatangani. Makanya belum disebut, sekarang masih proses di Kemenpora,” jelas Tijp. (pts)
Perbasasi DKI Pertahankan
Pelatih Hadapi PON Jabar JAKARTA - Pengurus Provinsi Persatuan Bisbol dan Sofbol Seluruh Indonesia (Perbasasi) DKI Jakarta berencana mempertahankan pelatih Andri Paranoan untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional XIX/ 2016 di Jawa Barat. Ketua Pengprov Perbasasi DKI Jakarta Syaiful Bahri di Jakarta, Selasa, mengatakan pihaknya telah menunjuk pelatih kepala Andri Paranoan yang sebelumnya juga menangani tim saat
menghadapi PON 2012. “Pelatih kepala untuk PON 2016 adalah yang berhasil juara pada PON 2012 lalu,” ujar Syaiful menambahkan. Demikian pula untuk tim sofbol putra dan putri, Syaiful juga mengatakan tidak ada pergantian pelatih. Lebih lanjut, dalam rangka melakukan persiapan menghadapi PON yang berlangsung pada bulan September mendatang, Syaiful mengaku sudah berkoordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI
Jakarta untuk hal teknis. Sedangkan untuk urusan non-teknis dilakukan dengan penekanan pada upaya meningkatkan semangat dan motivasi bagi para atlet bisbol dan sofbol putra-putri. Sebelumnya, pada tahun 2015, baik tim bisbol maupun sofbol DKI Jakarta juga telah melakukan uji coba ke luar negeri, seperti Singapura dan Hongkong sebagai salah satu komponen latihan persiapan PON 2016. (ant)
lahraga
7
Suluh Indonesia, Rabu 27 Januari 2016
Boateng
Targetkan Ikut Piala Eropa 2016 BERLIN - Pemain Bayern Munich Jerome Boateng mengekspresikan harapannya ia akan pulih dari cedera otot pangkal paha secara tepat waktu untuk dapat memperkuat Jerman pada Piala Eropa 2016. Boateng harus meninggalkan lapangan saat Bayern menang 21 di markas Hamburg pada Jumat dan pemindaian di Munich mengungkap besarnya masalah yang dihadapi sang pemain, di mana ia berpeluang menepi tiga bulan. “Mulai sekarang sampai Piala Eropa semestinya terdapat waktu yang cukup,” kata pemain yang turut membawa Jerman menjuarai Piala Dunia itu kepada Kicker pada Senin.
Pelatih timnas Joachim Loew mengatakan, ia mendukung pemain 27 tahun itu agar dapat tampil di Piala Eropa yang akan diselenggarakan di Prancis dan dimulai pada 10 Juni. “Saya berbicara dengan Jerome dan berkata kepada dia bahwa saya percaya kepadanya, bahwa ia masih tetap dapat berlatih untuk Piala Eropa,” kata Loew di kamp latihan Jerman di Munich. Ia menambahi ia akan membiarkan pintu terbuka selama mungkin untuk Boateng. “Jerome merupakan petarung sejati dan ia bekerja dengan sangat profesional, ia memiliki hasrat dan sikap untuk melakukannya,” nilai Loew. (ant)
Levante
Suluh Indonesia/ap
DIINCAR POLISI - Adriano Galliani bersama Hernan Crespo, dan Ezequiel Lavezzi diincar oleh investigasi polisi terkait dugaan penghindaran pajak dan pembukuan palsu
Galliani, Crespo, dan Lavezzi
Diincar Polisi Terkait Kasus Pajak MILAN - Puluhan ofisial Serie A dan Serie B serta sejumlah pemain termasuk Adriano Galliani, Hernan Crespo, dan Ezequiel Lavezzi diincar oleh investigasi polisi terkait dugaan penghindaran pajak dan pembukuan palsu, demikian disampaikan berbagai laporan pada Selasa. Sky Sport Italia dan Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa para jaksa di Napoli telah membuka penyelidikan — yang disebut “Fuofigioco (Offside) — terhadap penghindaran pajak dan pembukuan palsu, sedangkan Gazzetta mengklaim bahwa “aset-aset senilai 12 juta euro” telah dibekukan. Penyelidikan itu terfokus
pada kecurigaan bahwa sejumlah agen pemain, yang sebagian besar di antaranya berasal dari Argentina, menurut laporan di gazzetta.it, bersekongkol dengan ofisial-ofisial klub dan pemain dari dua divisi teratas Italia melalui skema penghindaran pajak yang rumit yang menguntungkan semua pihak dan merugikan petugas pajak sebesar jutaan euro. Penyelidikan ini berpangkal pada 2012, ketika “Guardia di Finanza” Italia — polisi finansial negara itu — menggrebek kantor-kantor pemuncak klasemen Liga Italia Napoli untuk menyita kontrak Lavezzi, yang pindah ke Paris Saint Germain (PSG) pada 2012 dengan biaya
transfer yang dilaporkan sebesar 31 juta euro. Pada Selasa pagi, jaksa Napoli Vincenzo Piscitelli meminta Guardia di Finanza untuk menyerahkan hasil penggrebek-penggrebekan itu. Total 64 orang dilaporkan menjadi target, termasuk wakil presiden AC Milan Galliani, presiden Napoli Laurentiis, presiden Lazio Claudio Lotito, mantan presiden Juventus JeanClaude Blanc serta sejumlah agen pemain Alessandro Moggi — putra mantan ofisial Juventus Luciano Moggi. Crespo, mantan pemain internasional Argentina yang menghabiskan sebagian besar karirnya di Liga Italia dan kini
merupakan pelatih tim Serie B Modena, dan penyerang PSG Lavezzi, pemain internasional Argentina, juga terlibat, kata sejumlah laporan. Sejumlah sosok Argentina lainnya, termasuk mantan penyerang Inter Milan Diego Milito dan penyerang Atalanta German Denis juga terlibat. Para agen pemain diduga telah mengeluarkan penerimaan-penerimaan fiktif untuk jasa mereka kepada klub, berpura-pura bahwa negosiasinegosiasi dilakukan untuk kepentingan eksklusif klub, ketika pada faktanya agen-agen melakukan pekerjaan mereka seperti biasa untuk kepentingan pada pemainnya.
Klub-klub kemudian dapat mengambil keuntungan dengan mengurangi penagihanpenagihan agen dari pajak pendapatan mereka ketika mengisi pernyataan pajak, pada prosesnya hal itu dapat menghemat ribuan euro dalam satu waktu Sistem ini juga membuat para pemain dan agennya — sebagian diduga menggunakan perusahan-perusahaan bayangan dan rekening-rekening bank luar negeri — untuk mendapat keuntungan finansial, kata laporan itu. AC Milan, Napoli, dan Lazio sampai saat ini belum bereaksi atas tudingan-tudingan yang ada. (ant)
Pinjam Rossi dari Fiorentina MADRID - Penyerang Giuseppe Rossi telah bergabung dengan klub Spanyol Levante dengan status pinjaman dari Fiorentina sampai Juni, kata kedua klub melalui situs-situs resmi mereka (en.violachannel.tv dan www.levanteud.com). Mantan pemain Manchester United itu bergabung dengan Fiorentina pada 2013 setelah menghabiskan lebih dari lima tahun di klub Spanyol Villarreal.
Pemain internasional Italia berusia 28 tahun itu memainkan 11 pertandingan di Liga Italia musim ini setelah pulih dari cedera lutut serius. “Saya benar-benar ingin bermain, khususnya karena pada beberapa bulan terakhir saya hanya mengalami sedikit peluang,” kata Rossi kepada media lokal saat ia tiba di Spanyol. Levante tertinggal empat angka di dasar klasemen Liga Spanyol. (ant)
FIFA Konfirmasi
Lima Kandidat Presiden Baru ZURICH - FIFA mengonfirmasi lima kandidat final untuk pemilihan presiden badan sepak bola dunia itu, satu bulan sebelum pengambilan suara dilakukan. Komite pemilihan FIFA mengatakan bahwa Pangeran Ali bin Al Hussein, Syekh Jalman bin Ebrahim al Khalifa, Gianni
Infantino, Tokyo Sexwale, dan Jerome Champagne masuk dalam daftar kandid a t f i n a l . Pemungutan suara, yang dilakukan karena Sepp Blatter memutuskan untuk mundur di tengah berkembangnya skandal di organisasi pimpinannya, akan diselenggaran di Zurich pada 26 Februari. (ant)
Djokovic Hadapi Federer
Di Semifinal Australia Terbuka MELBOURNE - Juara lima kali Novak Djokovic menaklukkan petenis Jepang Kei Nishikori pada Selasa, untuk membuka jalan menghadapi Roger Federer di semifinal Australia Terbuka. Petenis peringkat satu dunia itu menang 6-3, 62, 6-4 atas Nishikori pada pertandingan yang dimainkan selama dua jam tujuh menit di Rod Laver Arena untuk mencapai empat besar. Kini Djokovic akan berhadapan dengan juara Grand Slam sebanyak 17 kali Federer pada pertemuan ke45 mereka, di mana sejauh ini masing-masing petenis menggenggam 22 kemenangan. Ini akan menjadi semifinal di ajang Grand Slam untuk kesepuluh kalinya bagi Djokovic, dan yang keenam di Melbourne. “Selalu merupakan tantangan hebat untuk bermain melawan Roger,” kata Djokovic perihal semifinal yang akan dimainkan pada Kamis. “Anda tidak perlu menghabiskan kata-kata apapun pada pencapaian-pencapaiannya, apa yang telah ia lakukan untuk olahraga ini.” “Ia merupakan juara yang hebat, saya sangat menghormati dia dan kami akan menjalani pertandingan bagus.”
JAKARTA
Djokovic, berkat kemenangannya atas Nishikori, kini berada pada rentetan 19 kemenangan beruntun di ajang Grand Slam, dan belum pernah kalah di turnamen utama sejak ia ditaklukkan Stan Wawrinka pada final Prancis Terbuka tahun lalu. Laju kemenangan terpanjang petenis Serbia itu adalah 27 kemenangan, yang mencakup gelar-gelar Wimbledon 2011, AS Terbuka 2011, dan Australia Terbuka 2011, dan finis sebagai runner up pada Roland Garros 2012. Unggulan ketujuh Nishikori menaklukkan Djokovic pada semifinal AS Terbuka 2014, namun ia kalah cepat saat melawan petenis Serbia itu pada pertandingan perempat final mereka yang dimainkan di Melbourne. Djokovic hanya melepaskan 11 pukulan groundstroke yang menjadi pukulan kemenangan untuk menyingkirkan Nishikori, yang total melakukan 54 “unforced eror” dan servicenya dipatahkan sebanyak enam kali. Penampilan Nishikori merosot dan ia kalah pada servicenya pada kedudukan 3-2 di set pertama, yang terjadi karena double fault.
Djokovic mengukir sembilan angka beruntun untuk mengendalikan set dan menyelesaikannya dengan menyambar pukulan forehand Nishikori pada “set point.” Pertandingan ini sedikit dinodai dengan kedua petenis yang melakukan kesalahan saat melepaskan pukulan voli, namun service break awal Nishikori terbukti menentukan ketika Djokovic unggul dua set dengan permainan serve yang kuat. Petenis peringkat satu dunia itu berada di bawah tekanan setelah gagal pada servenya di game kedua set ketiga, namun Nishikori harus menahan break dengan pukulan forehand panjang pada break point. Serve Djokovic kembali dipatahkan ketika Nishikori berupaya bangkit pada kedudukan 3-1, namun harapan petenis Jepang itu kembali merosot akibat serve berikutnya. Nishikori kalah pada service game ketiganya, ketika unggulan teratas itu mengandalkan kekuatan untuk meraih kemenangan pada match point ketiganya dengan pukulan backhand yang keras. (ant)
Suluh Indonesia/ap
UCAPAN SELAMAT - Petenis Serbia Novak Djokovic (kanan) mendapat ucapan selamat dari lawannya Kei Nishikori pada babak perempat final Turnamen Tenis Australia Terbuka di Melbourne, Australia, kemarin.
BOGOR
KINI...
GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 27 Januari 2016
8
Distribusikan Raskin
Banten Alokasikan Rp 10, 3 M SERANG - Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan anggarkan Rp10,3 miliar pada APBD 2016 untuk membantu pendistribusian beras untuk warga miskin (Raskin) di delapan kabupaten/kota di daerah itu. ‘’Anggaran dari provinsi tahun ini untuk membantu penditstribusian raskin Rp10,2 miliar. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2015 yang hanya Rp7,2 miliar,” kata Gubernur Banten Rano Karno saat meluncurkan Penyaluran dan Sosialisasi Program Raskin serta Bantuan Keuangan untuk Operasional Raskin di Pendopo Gubernur KP3B di Serang, kemarin. Ia mengatakan, bantuan
keuangan tersebut untuk membantu kabupaten/kota dalam upaya distribusi rasikin dan operasional dari titik distribusi ke rumah tangga sasaran (RTS) atau penerima manfaat. ‘’Dengan bantuan oprasional keuangan kepada daerah diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta bisa meningkatkan serapan raskin hingga mencapai 100 persen,” katanya. Rano mengatakan, bantuan operasional penyaluran raskin di Banten sudah diberikan oleh Pemprov Banten sejak 2013 lalu dengan anggaran mencapai Rp6,2 miliar. Kemudian meningkat pada 2014 men-
jadi Rp6,3 miliar, pada 2015 meningkat menjadi Rp7,2 miliar dan pada 2016 meningkat menjadi Rp10,3 miliar. Sementara Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluh (BKPP) Provinsi Banten Chairul Amri Chan mengatakan, pemerintah memberikan bantuan subsidi beras melalui program raskin tidak hanya terhadap masyarakat yang sangat miskin, tetapi juga masyarakat yang hampir miskin. Pemberian beras bagi warga kurang mampu tersebut dalam upaya pemenuhan hak dasar seperti pangan dan kesehatan untuk perbaikan kualitas hidup masyarakat miskin. (ant)
Backing Tambang
Oknum Polisi Terancam Dipecat PADANG - Sejumlah warga Kabupaten Solok, Sumbar minta Polda Sumbar segera menindak oknum anggota polisi yang menjadi “backing” beroperasinya tambang emas liar di daerah itu. ‘’Kami harapkan Polda Sumbar mengambil tindakan tegas atas keikutsertaan oknum polisi yang terlibat dalam tambang emas liar di daerah kami,” kata Desnil seorang warga Kabupaten Solok di Padang, kemarin. Ia mengatakan beroperasinya tambang emas liar di Nagari Sungai Abu (Desa Adat) Kecamatan Hiliran Gumanti,
Kabupaten Solok selain meresahkan warga juga merusak ekosistem yang ada di daerah itu. ‘’Semakin cepat oknum polisi itu ditindak tentu semakin baik dan setelah itu pemilik tambang liar secara otomatis akan meninggalkan daerah tambang,” ucapnya. Warga lainnya, Riza mengatakan hal senada ia meminta kepada Kapolda Sumbar segera menindaklanjuti keinginan masyarakat. Sebelumnya, puluhan warga dari Nagari Sungai Abu, Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok yang tergabung ke dalam Masyarakat Anti Ilegal
Logging dan Ilegal Minning (Martil) didampingi LBH Padang melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Polda Sumbar, Jalan Sudirman, Kecamatan Padang Barat. Dalam aksinya mereka meminta Kapolda Sumbar segera menindak tegas dan menyelidiki oknum kepolisian yang ikut serta dalam aktivitas tambang ilegal di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti. Anggota LBH Padang, Aulia Rizal menjelaskan, masyarakat Nagari Sungai Abu mendapati alat berat. (ant)
Suluh Indonesia/ant
BATANGHARI MELUAP - Tiga pelajar berjalan di halaman sekolah mereka yang digenangi air luapan Sungai Batanghari di Maro Sebo, Muarojambi, Jambi, kemarin. Berdasarkan data BPBD Jambi, sebanyak 348 desa di 50 kecamatan di daerah itu, meliputi Muarojambi, Batanghari, Tebo, Kerinci, dan Kota Jambi telah berstatus rawan banjir menyusul makin tingginya intensitas hujan dalam beberapa minggu terakhir.
DBD di Riau Meluas
Empat Warga Meninggal PEKANBARU - Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyatakan sebanyak empat warga meninggal dunia akibat menderita penyakit demam berdarah “dengue” atau DBD selama Januari 2016. ‘’Pada Januari tercatat ada sebanyak 277 warga terkena DBD dan empat orang di antaranya meninggal dunia,” kata Koordinator Media Center Dinas Kesehatan Provinsi Riau Rozita Rossi di Pekanbaru, kemarin. Ia menjelaskan, kasus meninggal dunia akibat DBD di provinsi berjuluk “Bumi Lancang Kuning” itu terjadi di Kabupaten Kampar, yakni tiga kasus, dan satu kasus terdapat di Kota Pekanbaru.
Sementara itu, 277 kasus DBD paling banyak terdeteksi di Kabupaten Siak, yakni sebanyak 83 orang. Kemudian sebanyak 58 kasus terjadi di Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar ada 54 kasus, Kabupaten Indragiri Hulu 28 kasus, Kuantan Singingi 24 kasus, Kabupaten Pelalawan 13 kasus, Rokan Hulu sembilan kasus, dan Kota Dumai ada delapan kasus. ‘’Kasus paling banyak terdapat di Siak sebanyak 83 orang yang terkena DBD, namun kasus kematian paling banyak di Kampar karena tercatat ada tiga warga yang meninggal dunia,” katanya. Meski begitu, Pemprov
Riau belum menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) DBD. Status KLB membutuhkan rekomendasi dari kepala dinas kesehatan sebelum ditetapkan oleh kepala daerah. ‘’Yang berhak menetapkan KLB adalah kepala daerah,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Riau Adnra Sjafril mengatakan berdasarkan data Dinkes Riau, selama 2015 tercatat ada 3.124 penderita DBD di mana 16 orang meninggal dunia. Jumlah penderita DBD mulai meningkat pada triwulan IV-2015 dan hingga Januari ini terus meningkat. Ia menegaskan bahwa cara pengasapan atau “fogging” bukan solusi penanggulan-
gan penyakit demam berdarah dengue yang kini mulai meningkat di Provinsi Riau, dan justru penerapannya yang sembarangan akan mengakibatkan penyebaran penyakit makin meningkat. ‘’Penyebab utama masih berjangkitnya kasus BDB ini adalah kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat yang saat ini masih kurang,” kata Andra. Menurut dia, banyak perdebatan maupun keluhan masyarakat mengenai keterlambatan pemerintah melakukan “fogging”, bahkan sebagian menganggap dinas kesehatan terkesan lambat dalam penanganan DBD. (ant)
Gubernur NTT Minta
Warga Tidak Andalkan Beras Suluh Indonesia/ant
OPM MENYERAHKAN DIRI - Polisi berpakaian preman berjalan bersama sepuluh anggota Tentara Pembebasan Nasional (TPN) Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Markas Polda Papua, kemarin. Sepuluh anggota OPM yang bermarkas di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua menyerahkan diri kepada pemerintah.
Warga Sungai Cambai
Alergi Air Sungai Tercemar MESUJI - Puluhan warga Desa Sungai Cambai, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, mengalami gata-gatal atau alergi pada kulit yang diduga berasal dari air sungai setempat tercemar limbah pabrik. Menurut sejumlah warga Sungai Cambai, Mesuji, kemarin, puluhan orang ditengarai terkena alergi pada kulit yang diduga disebabkan limbah cair yang mengalir di sungai setempat. Limbah cair yang menye-babkan alergi kulit itu diduga berasal dari buangan limbah beberapa pabrik yang beroperasi di Kecmatan Me-
suji Timur dan sengaja dialirkan ke sungai desa. Beberapa warga yang terkena alergi itu mengaku mengalami gatal-gatal setelah mandi di sungai desanya. Sebelumnya, menurut mereka, tak pernah warga Desa Sungai Cambai terkena alergi saat mandi di sungai tersebut. Salah satu warga yang mengalami gata-gatal setelah mandi di sungai itu, Firman, mengaku mengalaminya setelah mandi di sungai desanya itu. Beberapa warga setempat menuding alergi yeng dialami itu disebabkan oleh kondisi air sungai yang telah bercampur
KUPANG - Gubernur NTT Frans Lebu Raya meminta masyarakat daerah itu untuk tidak hanya mengandalkan beras tetapi juga mengkonsumsi pangan lokal. ‘’Saya berharap agar warga tidak hanya mengandalkan beras saja tetapi perlu mengkonsumsi pangan lokal lain seperti pisang, ubi, jagung dan juga ubi putak.
Pangan lokal ini juga memiliki kandungan gizi,” kata Lebu Raya di Kupang, kemarin. Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan antisipasi pemerintah terhadap ancaman kekurangan pangan di daerah itu, akibat gagal tanam dan gagal panen, sebagai dampak dari El Nino. Ancaman El Nino dipe-
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
117 KK Ngawi
tahun 2016,” ujar Iwan kepada wartawan. Menurut dia, warga yang mendapat bantuan tersebut, sebelumnya telah mengajukan permohonan bantuan melalui kelompok masyarakat yang ada di masing-masing desa. Selain mengajukan permohonan, juga telah disurvei dan diverifikasi oleh tim, baik dari yayasan maupun Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur. ‘’Rencananya, bulan Februari nanti pemasangan instalasi rumah (IR) akan dilakukan. Masingmasing KK akan mendapat bantuan pemasangan daya listrik gratis sebesar 450 Watt,” kata dia.
Ia menjelaskan, masih banyak warga Ngawi yang belum memiliki listrik sendiri. Sesuai survei yang dilakukannya bersama Dinas EDSM Provinsi Jatim, jumlahnya mencapai 4.800 KK yang tersebar di semua kecamatan di Ngawi. Kebanyakan, alasan belum memiliki listrik tersebut disebabkan karena ketidakmampuan warga menanggung biaya pemasangan listrik baru. Sedangkan alasan lainnya, karena belum adanya jaringan dari PLN. Adapun, daerah yang belum ada jaringan terdapat di daerah tepian hutan. (ant)
tujuh dari 22 kabupaten/kota di NTT yang menyampaikan laporan. Data yang diterimanya dari Dinas Pertanian NTT menyebutkan, stok pangan jagung masih bisa mencukupi sampai tujuh bulan ke depan. Sedangkan padi, kata Lebu Raya untuk persediaan dua bulan kedepan. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM
zat kimia, sehingga menimbulkan rasa gatal di sekujur tubuh. Menurut warga yang terkena alergi itu, awalnya timbul rasa gatal, kemudian muncul bintik merah di badan mereka, usai mandi di sungai itu. Air sungai di Desa Sungai Cambai itu berwarna coklat kehitaman serta lengket, bahkan menimbulkan aroma yang kurang sedap. Warga menyatakan tak punya pilihan, mengingat hanya sungai itulah yang dapat digunakan masyarakat untuk kehidupan sehari hari. (ant)
Terima Bantuan Listrik Gratis NGAWI - Sebanyak 117 kepala keluarga (KK) yang tergolong rumah tangga miskin di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menerima bantuan hibah pemasangan listrik gratis dari Kementerian ESDM yang disalurkan melalui Yayasan Terang Untuk Bangsa. Ketua Yayasan Terang Untuk Bangsa, Iwan Susanto, di Ngawi, Selasa, mengatakan jumlah 117 KK tersebut terdapat di enam desa yang ada di Kecamatan Kwadungan. ‘’Di antaranya di Desa Simo, Sumengko, Dinden, Warokalong, Kwadungan, dan Budug. Jumlah tersebut khusus untuk bantuan tri wulan pertama
rkirakan masih akan berlangsung hingga Februari 2016. Padahal, pada Februari, musim tanam di NTT sudah lewat. Harapan satu-satunya adalah masih ada cadangan air yang bisa dimanfaatkan untuk menanam. Berkaitan dengan ancaman kekeringan, kata Lebu Raya, sampai saat ini baru
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629