Skip to main content

Edisi 22 Oktober 2012 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Senin, 22 Oktober 2012

No. 199 tahun VI

Pengemban Pengamal Pancasila

Tak Ada Intervensi Audit BPK JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menegaskan tak ada intervensi dalam audit proyek Hambalang oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal itu diungkapkan Andi Mallarangeng seusai mendampingi DPP KNPI diterima Presiden Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin. “Kalau itu tidak ada intervensi. Dari saya tidak ada niatan intervensi, dan saya tetap berharap BPK bisa menjalankan tugasnya secara profesional dan adil,” kata Andi Andi menegaskan, dirinya patuh terhadap hukum dan mengharapkan agar hal ini dilakukan seusai dengan prosedur hukum yang berlaku. “Biarlah semua sesuai prosedur hukum, agar kita semua tahu bagaimana duduk persoalannya dan bagaimana kejelasan dan sebagainya,” katanya. Sebelumnya, ramai diberitakan Anggota BPK Taufiqurrahman Ruki mempertanyakan laporan awal audit investigasi BPK terhadap proyek Hambalang. Di antaranya, hilangnya nama Menteri Pemuda dan Olahraga serta

perusahaan-perusahaan yang sebelumnya terlibat dalam proyek Hambalang tersebut. Proyek Hambalang dimulai sejak 2003 saat masih berada di Direktorat Jenderal Olahraga Depdikbud dengan tujuan menambah fasilitas latihan olahraga selain Ragunan. Pada periode 2004-2009, proyek tersebut dipindah ke Kemenpora dengan pengurusan sertifikat tanah Hambalang, studi geologi serta pembuatan masterplan. Pada 2009, anggaran pembangunan diusulkan menjadi sebesar Rp1,25 triliun sedangkan pada 2010 kembali diminta penambahan kebutuhan anggaran menjadi Rp1,175 triliun melalui surat kontrak tahun jamak dari Kemenkeu. Dari kebutuhan anggaran sebesar Rp1,175 triliun, hanya Rp275 miliar yang mendapat pengesahan. Jumlah itu berasal dari APBN 2010 sebesar Rp125 miliar dan tambahan Rp150 miliar melalui APBN-P 2010. Anggaran tersebut bahkan bertambah menjadi Rp2,5 triliun karena ada pengadaan barang dan jasa. (ant)

SBY-Boediono Dinilai

Kehilangan Militansi Penegakan Hukum JAKARTA - Pemerintahan yang dipimpin oleh SBY-Boediono sekarang telah kehilangan militansi dalam agenda penegakan hukum. Indikatornya, menurut Anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo mengacu pada obral grasi dan remisi yang akhirakhir ini diberikan Presiden terhadap para terpidana kasus narkoba. Selain kasus tersebut, hilangnya militansi pada penegakan hukum juga

dapat dilihat dari lambannya proses penanganan sejumlah kasus hukum besar yang menjadi perhatian publik. “Utamanya kasus Bank Century dan mafia pajak,”ujar Bambang dalam acara peluncuran buku dengan judul “Republik Galau” di Kantor YLBHI, Jakarta, kemarin. Atas ketidakmilitansian tersebut, ia menilai tak mengherankan jika pemerintah pun tampak minimalis pula menyi-

kapi berbagai upaya pelemahan yang dihadapi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara bertubi-tubi. ‘’Saya khawatir, sikap minimalis itu disebabkan oleh tersanderanya pemerintah saat ini. Karena bukan rahasia lagi ada pejabat tinggi negara saat ini yang diduga terlibat kasus Bank Century,” paparnya. Selain meragukan militansi penegakan hukum yang di-

lakukan pemerintah, politikus dari Partai Golkar tersebut juga mengkritisi berbagai kasus penegakan hukum lainnya seperti konflik agraria yang bermuara pada bentrok berdarah antara warga sekitar dengan para pemilik kebun. Hal ini terlihat pada kasus bentrokan berdarah di Mesuji beberapa waktu yang lalu. Dalam sejumlah kasus konflik agraria itu, ia menilai bentrok berdarah kerap ter-

jadi karena rakyat merasa alar-alat negara tak independen dan cenderung berpihak pada kaum pemodal besar. Negara menurutnya, tak tampil menengahi sengketa tanah yang berujung pada bentrok berdarah yang sulit untuk dihindari. ”Jika rakyat sudah mempertanyakan peran dan kehadiran negara, tentu kinerja pemerintah pun patut diragukan,” tandas Bambang. (wnd)

Popularitas Ical

Belum Memuaskan JAKARTA - Berdasarkan survei Political Weather Station (PWS), upaya meningkatkan popularitas dan elektabilitas calon presiden (capres) dari Partai Golkar Aburizal Bakrie hingga kini belum mencapai hasil yang memuaskan. Direktur Riset PWS Marseden Marbun saat memaparkan hasil survei di Jakarta, kemarin menyebutkan, popularitas Aburizal masih tetap di bawah Jusuf Kalla. Bahkan tokoh muda Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, merangkak naik mendekati seniornya. “Berdasar survei yang dilakukan PWS terhadap tokoh-tokoh di Partai Golkar, elektabilitas (tingkat keterpilihan) Jusuf Kalla masih menempati posisi teratas dengan 22,14 persen. Aburizal menempati urutan kedua dengan 16,35 persen,” kata Marseden. Yang cukup mengagetkan adalah mencuatnya Priyo Budi Santoso ke posisi ketiga (12,24 persen). Priyo mengungguli seniornya di Partai Golkar seperti Akbar Tandjung (11,21 persen), Fadel Muhammad (9,81 persen), Agung Laksono (4,48 persen), Hajriyanto Tohari (0,46 persen), Sharif Cicip (0,09 persen). Adapun responden yang menjawab rahasia (4,39 persen) dan undecided (18,83 persen). Survei yang dilakukan di 33 provinsi di Indonesia ini dilaksanakan pada 7 September hingga 7 Oktober 2012. Jumlah sample 1.070 responden, yang diperoleh melalui teknik pencuplikan secara berjenjang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan pedoman kuesioner. Belum mampunya politikus yang biasa dipanggil Ical ini menaikkan elektabiltasnya disebabkan karena sejumlah isu yang terkait dengannya. Di antaranya, persoalan lumpur Lapindo, isu perusahaan Bakrie Group yang dikaitkan dengan persoalan pajak, konflik internal Partai Golkar, maupun sentimen Jawa dan non Jawa. Tingkat kesukaan responden terhadap Ical hanya 45,6 persen. Posisinya di bawah JK yang mencapai 70 persen dan Priyo (49,25 persen). Sementara tingkat kesukaan terhadap Akbar Tandjung (40,84 persen), Fadel Muhammad (35 persen), Agung Laksono (32,89 persen), Hajriyanto (23,64 persen) dan Syarif Cicip (19,71 persen). Hal ini terlihat dari hasil monitoring terhadap pemberitaan di 12 surat kabar nasional, 7 media online, dan 6 televisi. “Pengumpulan data dilakukan 7 Oktober 2011 hingga 7 Oktober 2012,” kata Marbun. Hasil monitoring atas pemberitaan media tersebut terhadap Ical, hanya 45 persen yang positif. Sedang negatifnya (22 persen), netral (27 persen) dan positif-negatif (6 persen). Padahal pemberitaan positif Jusuf Kalla mencapai 73 persen, negative (5 persen), netral (16 persen) dan positif-negatif (6 persen). Menjelang Rakornas Partai Golkar, yang akan dilakukan 28 Oktober 2012, menurut dia, sebaiknya Golkar dan Ical segera mencari format yang tepat untuik menggaet pemilihnya. Pilihan strategis Ical lewat serangan udara. “Karena Ical memiliki televisi,” kata Marbun. (ant)

Suluh Indonesia/ant

TOLAK GRASI NARKOBA - Sejumlah mahasiswa melakukan aksi teatrikal “Tolak Grasi Narkoba” di Solo, Jateng, kemarin. Dalam aksinya mereka mengecam pembebasan gembong narkoba, karena dianggap bertentangan dengan semangat anti narkoba yang selama ini didengung-dengungkan.

Mekanisme Penyerahan Kasus Simulator SIM

Harus Mengacu UU KPK

JAKARTA - Meskipun hampir dua pekan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan agar kasus dugaan korupsi pengadaan alat simulator SIM kendaraan roda dua dan empat di Korlantas Polri diserahkan kepada pihak KPK, namun kenyataanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) belum juga menemukan kata sepakat dalam hal teknis penyerahan kasus dugaan korupsi yang menyeret nama dua jenderal di lingkungan korps bhayangkara. Ketidaksepakatan tersebut terjadi lantaran kedua lembaga penegak hukum ini berbeda pendapat dalam menentukan dasar hukumnya. KPK berpedoman pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Pasal 50 ayat 3 dan 4, sementara pihak Polri mengacu pada Pasal 109 tentang KUHAP. Menanggapi silang pendapat hukum yang dikemukan kedua belah pihak dalam menyelesaikan

kasus tersebut, Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra mengemukakan, sebenarnya dasar hukum yang tepat untuk memformulasikan penyerahan kasus ini ialah menggunakan UU No. 50 Tentang KPK, tidak Pasal 109 KUHAP tentang mekanisme penghentian penyidikan seperti yang dijadikan dasar hukum oleh Polri. ‘’Sebenarnya Pasal 50 tentang UU KPK sudah sejak awal saya beritahu, jadi polemik itu ditujukan bukan siapa lebih dulu memulai, tapi KPK bisa ambil alih berdasarkan Pasal 50. Sekarang sebenarnya sudah dapat diatasi persoalannya. Karena ini hanya semacam sengketa kewenangan yang bisa diseelesaikan secara internal,” kata Yusril di Jakarta kemarin. Meskipun pihak kepolisian berpendapat mekanisme teknis penyerahan kasus ini tak mudah dilakukan mengingat ada beberapa tersangka yang ditetapkan pihak polri telah dilakukan pena-

hanan, namun mantan Menteri Hukum dan HAM tersebut meyakini hal itu dapat terselesaikan karena semuanya sudah diatur dengan jelas dalam sistem perundangan-undangan yang dianut oleh Indonesia. ‘’Sesuai KUHAP masa tahanan tidak hilang, pokoknya sekarang semua berkas penyidikan beserta tersangkanya tinggal diserahkan semua ke KPK,” jelasnya. Terkait polemik kasus ini, menurut Yusril, sebenarnya pihaknya sudah memberikan tiga solusi sebelum akhirnya Presiden SBY angkat bicara. Namun kini ia tak bisa mencampuri lagi karena mekanisme penyerahan sudah ditengahi Presiden sebagai kepala negara. ”Saya berpendapat, sebenarnya pada waktu polisi meminta pendapat saya, ada 3 alternatif yang saya berikan. Pertama dikembalikan ke ketentuan UU, dibaca UU KPK itu. Kedua, serahkan ke MK, ketiga presiden menengahi,” katanya.

Menurut KPK dasar hukum yang tepat ialah Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Pasal 50 ayat 3 dan 4.Sementara pihak Polri mengacu pada Pasal 109 KUHAP. Pada Undang-Undang tersebut disebutkan, dalam hal KPK sudah mulai melakukan penyidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), kepolisian atau kejaksaan tidak berwenang lagi melakukan penyidikan. Sementara dalam ayat 4 bahkan dijelaskan jika penyidikan dilakukan secara bersamaan oleh kepolisian dan/atau kejaksaan dan KPK, penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian atau kejaksaan tersebut segera dihentikan. Sementara itu dalam Pasal 109 KUHAP yang dimaksud Polri adalah melalui penghentian penyidikan. Dalam pasal tersebut disebutkan, dalam hal penyidik menghentikan penyidikan karena tidak terdapat cukup bukti atau peristiwa tersebut ternyata bukan merupakan

tindak pidana atau penyidikan dihentikan demi hukum, maka penyidik memberitahukan hal itu kepada penuntut umum, tersangka, atau keluarganya. Terkait masih belum disepakatinya penyerahan kasus ini oleh Polri, sebelumnya pada Jumat(19/10) lalu, juru bicara KPK Johan Budi SP mengatakan, sebenarnya tak ada yang dilanggar Polri dalam rangka pelimpahan kasus dengan menggunakan Pasal 50 ayat 3 dan 4. Dengan menggunakan formulasi hukum tersebut, otomatis pihak kepolisian bisa melakukan penghentikan penyidikan tanpa harus mengeluarkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan). Sementara masalah penahanan yang sudah dijalankan tersangka tetap akan diperhitungkan. ”Tidak ada yang dilanggar Polri jika mengacu UU dalam rangka pelimpahan kasus dengan menggunakan Pasal 50 ayat 3 dan 4,” tandasnya. (wnd)


K ta

Suluh Indonesia, Senin 22 Oktober 2012

2

K ilas Mutlak Transportasi Massal MENTERI Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana mengatakan Jakarta sebagai ibukota negara Indonesia mutlak memiliki sistem transportasi massal untuk mendukung pergerakan manusia secara cepat dan efektif. “Sebagai kota besar, apalagi sebagai ibukota negara Jakarta mutlak harus memiliki sistem dan sarana transpotasi massal,” kata Armida menutup rangkaian kunjungan kerja ke China, Beijing, Minggu. Penegasan itu disampaikan saat Armida mengunjungi pusat kendali jaringan kota Beijing,yang memonitor pergerakan 13 jalur subway dari 15 jalur yang direncanakan akan dibangun. Menurutnya, dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang semakin baik, serta pembangunan yang makin meningkat, sudah saatnya dan mutlak Jakarta memiliki sistem transportasi massal yang memiliki daya dukung dan daya gerak terhadap pertumbuhan ekonomi dan sosial, kata Armida. (ant)

Bentuk RPP Rumah Susun KEMENTERIAN Perumahan Rakyat (Kemenpera) mengharapkan agar Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang merupakan amanat dari UU No 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun dapat mendorong pembangunan rumah susun. “Kami berharap RPP dapat mendorong pembangunan rusun karena investasinya cukup besar,” kata Deputi Bidang Perumahan Formal Kemenpera, Pangihutan Marpaung, di Yogyakarta, kemarin. Menurut Pangihutan Marpaung, RPP untuk mendorong pembangunan rusun tersebut jangan dicemaskan akan terjadi “overheating” karena kebutuhan perumahan sangat tinggi terutama di kotakota besar di Indonesia. Ia juga menuturkan, substansi yang terdapat dalam RPP terkait rusun tersebut akan mewajibkan para pengembang untuk membangun rumah susun umum 20 persen dari luas lantai. Selain itu, ujar dia, UU No 20/2011 itu juga mengamanatkan tidak diperkenankan menjual gambar. (ant)

Raih Empat Penghargaan PT PELABUHAN Indonesia II (Persero) atau ICP Tanjung Priok berhasil meraih empat penghargaan pelayanan prima dari Kementerian Perhubungan atas dasar survei langsung kepada pengguna jasa transportasi. “Penghargaan ini merupakan bukti bahwa layanan jasa di pelabuhan terbesar Indonesia, Tanjung Priok, telah meningkat,” kata Direktur Utama IPC, RJ Lino, sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Minggu. Penghargaan yang diterima pada 16 Oktober lalu itu adalah Prima Utama dan Prima Madya untuk kategori Unit Layanan Jasa Terminal Penumpang Pelabuhan Laut dan Penyeberangan, serta Prima Madya untuk kategori Unit Jasa Kepelabuhan. Kemenhub mendasarkan penilaian penghargaan ini pada standar pelayanan minimal seperti prosedur pelayanan, kepastian, keterbukaan informasi, kualitas produk, tertib pengelolaan administrasi dan manajemen, tingkat profesionalitas petugas, sarana dan fasilitas, serta prestasi. (ant)

Suluh Indonesia/ant

WIYOGO ATMODARMINTO WAFAT - Menteri Perindustrian MS Hidayat ( 2 kanan ) melayat jenazah Mantan Gubernur DKI Jakarta Periode 1987-1992, Wiyogo Atmodarminto di Rumah Duka Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/10). Wiyogo Atmodarminto sempat pingsan di kediaman pribadi sebelum meninggal pada Jumat (19/10) sekitar pukul 20.15 WIB setelah dibawa ke RS Metropolitan Medical Center Kuningan, Jakarta Selatan di usia 86 tahun.

Selamat Jalan Bang Wi JAKARTA - Mantan Gubernur DK Jakarta ke 12 periode (1987 – 1992) telah berpulang di RS MMC Jakarta, Jumat (19/ 10) sekitar pukul 20.25 WIB. Purnawirawan dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal berusia 90 tahun ini wafat akibat komplikasi sakit karena faktor usia yang sudah lanjut. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjadi inspektur upacara penyerahan jenazah Wiyogo Atmodarminto dari pihak keluarga kepada negara di halaman Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat. Selanjutnya, Gubernur menyerahkan kemba-

li jenazah kepada TNI untuk dikebumikan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Sabtu (20) kemarin. Setelah sebelumnya disemayamkan di rumah duka Jalan Banyumas Menteng dan disholatkan di Masjid Sunda Kelapa ba’da dzuhur. Upacara pemakaman dipimpin langsung oleh Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Muhamad Munir selaku inspektur upacara. Tampak perwakilan dari TNI AD, TNI AU, TNI AL, dan Polri, hadir dalam upacara pemakaman almarhum yang

berlangsung khidmat tersebut. Sementara dari sejumlah purnawirawan yang hadir tampak mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Subagyo AS. Sebelumnya, sejumlah pejabat, tokoh politik menyempatkan diri melayat ke rumah duka. Almarhum meninggalkan seorang isteri Rubby Neta, satu putri Widya Artini, serta dua orang putra, Rubiyanto dan Bambang Atmanto. Almarhum juga meninggalkan tujuh cucu dan seorang cicit. Tembakan salvo dari anggota TNI mengiringi kepergian

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Dukung Proyek MRT

Warga Miskin DKI, Diundi dan uang. Sehingga pembangunan kota Jakarta ke depan adalah dengan mengedepankan kebutuhan orang miskin. Orang kaya akan digeser sehingga berdomisili di pinggiran Jakarta. Solusi ini, diyakini bisa mengatasi permasalahan kemacetan. Pasalnya, banyak karyawan yang bekerja di Jakarta dan berasal dari kalangan menengah ke bawah justru tinggal di pinggira Jakarta. “Orang sewa kos juga mahal di sini. Makanya mereka cari yang di pinggiran Jakarta, karena masih murah. Ini yang mengakibatkan kemacetan terjadi. Makanya kita bangun rumah sewa, kita ajak mereka tinggal di rumah sewa yang murah itu di Jakarta, sehingga macet akan berkurang,” kata Basuki. Dengan demikian akan membatasi pergerakan orang-orang di Jakarta yang menggunakan kendaraan bermotor. “Jadi, harusnya di Jakarta itu adalah orang yang gajinya pas-pasan tinggal di dalam kota. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

BAJU TERBESAR - Pekerja melintas di bawah baju terbesar yang dipasang di gedung Gramedia Matraman, Jakarta, Sabtu (20/10). Baju terbesar itu memecahkan rekor MURI dan menarik perhatian orang yang melintas.

Bank Sampah dan Gerakan Budaya Malu

Membuang Sampah

SELAIN macet dan banjir, salah salah satu persoalan utama warga Jakarta adalah sampah. Dari “blusukan” yang dilakukan, hingga saat ini Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo belum menyasar lokasi sampah yang banyak menjadi persoalan Ibukota antara lain daerah aliran sungai seperti sungai Ciliwung, tempat-tempat sementara penampungan sampah serta tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Bagi Jakarta, sampah menjadi polemik berkepenjangan yang dihadapi masyarakat terutama di daerah perkotaan yang mengalami perkembangan pembangunan pesat seiring semakin bertambahnya jumlah penduduk. Saat kam-

panye, Jokowi kerap menjadikan masalah penanganan sampah sebagai isu menarik simpati warga Jakarta ketika itu. Ironisnya, meski sampah yang sering dianggap biang berbagai penyakit, kesadaran masyarakat untuk menjaga ke-

Wiyogo juga dikenal sebagai gubernur yang memelipori larangan becak berkeliaran di Ibukota. Wiyogo dikenal sebagai figur yang tegas, disiplin, dan bersahaja. Dalam karirnya sebagai prajurit, alumni Akademi Militer Yogya (MA Yogya) tahun 1948 ini termasuk perwira yang cemerlang dalam karir keprajuritan yang digelutinya. Dia pernah menjabat sebagai Pangkostrad pada 1978-1980, kemudian Panglima Komando Wilayah Pertahanan (Pangkowilhan) II pada 19811983. (ant)

Menteri Keuangan

Jatah Rusunawa

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjamin pemberian membangun apartemen untuk kelas menengah ke bawah bagi warga Jakarta akan tepat sasaran dan sesuai ketentuan perundangan yang berlaku. Pembangunan aparetemen murah berbentuk rusunawa akan dibangun di atas lahan atau gedung yang sudah menjadi aset Pemprov DKI Jakarta. Rencananya pasar-pasar tradisional di Jakarta merupakan lokasi yang tepat untuk dibangun rusunawa di atas bangunan pasar yang sudah ada. “Nanti kita bikin peraturannya untuk membangun perumahan ini. Yang pasti, harus diundi pakai nomor urut. Kalau yang di atas bukan orang itu lagi, maka yang di bawah naik. Terus kalau yang menempati rumah murah tersebut bukan keluarga sendiri atau bukan garis keturunannya, tetangga harus laporin, supaya diusir,” kata Wagub Basuki, di Jakarta, kemarin. Menurutnya, orang kaya seharusnya tinggal di luar kota, karena memiliki supir, mobil,

Wiyogo Atmodarminto. “Atas nama negara dan TNI, saya berterima kasih atas sumbangsih tenaga dan pemikiran dari Letjen TNI (Purn) Wiyogo Atmodarminto,” ujar Pangkostrad Munir saat melepas kepergian almarhum. Usai penutupan makam, Pangkostrad menyerahkan bendera merah putih kepada istri almarhum. Wiyogo Atmodarminto dilahirkan di Yogyakarta pada 22 November 1922. Di awal memimpin Jakarta, Wiyogo memutuskan untuk menerapkan konsep BMW (bersih, manusiawi, berwibawa).

bersihan masih kurang bahkan membuang sampah tidak pada tempatnya pun masih saja dilakukan. Tidak memiliki budaya malu, mungkin inilah yang sedang melanda masyarakat kita. Akankah budaya malu membuang sampah sembarang bisa tertanam pada setiap warga, apabila sudah terbiasa membuang sampah tidak pada tempatnya? “Memang untuk mengubah perilaku tidak membuang sampah sembarang tidak semudah membalik telapak tangan, tetapi kita harus tetap berupaya agar masyarakat bisa melakukannya, meski memerlukan lama,” kata Kepala Pusat Peng-

abdian Kepada Masyarakat (LPKM) Universitas Palangka Raya (Unpar), Waluyo Nuswantoro. Melalu pendidikan usia dini, perilaku untuk memilah sampah sesuai peruntukannya, perlu diajarkan sehingga saat dewasa sampai berumah tangga sudah terbiasa karena kalau sudah tua akan sudah mengubah kebiasaan. Ia menilai kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih sangat kurang, yang bisa dilihat baik di trotoar atau jalan yang sepi, menjadi tempat pembuangan sampah liar serta tempat pembuangan sampah yang

sudah ditutup, masih saja ada membuang sampah. Kendati demikian, ia yakin, apabila peran serta masyarakat membantu pemerintah mengatasi permasalahan sampah, yang dimulai dari rumah tangga, maka lingkungan akan menjadi bersih, sehingga apa yang diharapkan Kalteng Barigas dan Palangka Raya Cantik bisa tercapai, bahkan tidak mustahil penghargaan Adipura dapat diraih. Memang sangat diperlukan peran serta masyarakat untuk mengatasi dan menangani permasalah sampah, jangan hanya bergantung dan berharap kepada pemerintah saja. (ant)

JAKARTA - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mendukung keinginan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang ingin mengkaji kelayakan dan pembiayaan moda transportasi massal (mass rapid transit/MRT) sebelum menjalankan proyek tersebut. “Ketika beliau mengatakan mau mereview project cost daripada MRT, itu saya sambut baik sekali,” ujarnya di Jakarta, akhir pekan lalu. Menurut Menkeu, apabila dirinya menjadi Gubernur DKI maka akan melakukan hal yang sama terkait proyek tersebut, yaitu dengan melihat tata kelola sistem pengadaan, administrasi serta biaya yang diperlukan. “Kalau saya pimpinan di DKI, saya perlu tahu dulu itu seperti apa, yang paling utama saya yakinkan projek costnya ini memadai atau tidak, bukan hanya good governancenya,” ujarnya. Kemudian, apabila Jokowi ingin mencari tahu proyek MRT tersebut menggunakan dana hibah atau tidak, Kementerian Keuangan siap membantu untuk memberikan informasi terkait dan pendampingan. “Saya sudah perintahkan Dirjen Perimbangan Keuangan untuk ketemu Sekda dan Gubernur DKI untuk menden-

gar atau menjelaskan hal-hal terkait keuangan pemerintah pusat yang diperlukan informasinya oleh beliau, sehingga koordinasi daerah dan pusat semakin baik,” kata Menkeu. Menkeu mengatakan meskipun telah ada jaminan kelayakan proyek, tapi pemikiran untuk mengkaji pembangunan MRT sangat baik karena masih ada hal-hal yang perlu dipikirkan terkait pembiayaan melalui hibah. “Nanti kan beliau yang paraf berarti itu tanggung jawab beliau, jadi harus fair kalau beliau mau setujui, dia harus tahu backgroundnya. Jadi saran saya kalau dia didesak untuk menjalankan tahan dulu,” ujarnya. Menurut dia, masih ada juga beberapa hal yang masih mengganjal terkait pembangunan moda transportasi ini karena walaupun proyek telah direncanakan sejak lama, namun implementasinya hingga kini masih tersendat. “Kenapa dari 2005 sampai 2012 itu tender saja belum selesai, ini kan fakta. Karena dalam perhitungan sehari-hari, saya kan punya pengalaman terdahulu, managing proyek yang besar bisa berjalan,” kata Menkeu. Menurut rencana, lembaga multilateral Jepang, Japan International Cooperation Agency (JICA) akan membiayai program MRT melalui belanja hibah senilai Rp3,1 triliun yang tercantum dalam RAPBN 2013. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Senin 22 Oktober 2012

3

RUU Pilkada

Terdapat Pasal-pasal Krusial

Suluh Indonesia/ant

PREFERENSI POLITIK MASYARAKAT - Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Saan Mustopa (tengah), Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Nurul Arifin (kiri) dan pengamat politik dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) J Kristiadi (kanan) menjadi pembicara pada diskusi terbatas hasil survei PRISMA di Jakarta, kemarin. Diskusi tersebut digelar membahas hasil survei tentang preferensi politik masyarakat.

KNPI Minta Pelajaran Pancasila Dikembalikan JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Taufan Eko Nugroho Rotorasiko minta pemerintah mengembalikan pelajaran Pancasila dan budi pekerti. “Kami ingin terutama Mendikbud mengembalikan pelajaran budi pekerti dan Pancasila agar pemuda Indonesia ke depan terisi semangat yang baik,” katanya seusai diterima Presiden Yudhoyono di Kantornya, Jakarta, kemarin. Menurut Taufan, lunturnya nilai-nilai Pancasila dan budi pekerti di kalangan generasi muda telah mengakibatkan

berkembangnya perilaku negatif yang merusak. Selain itu, pihaknya juga mendesak pemerintah meningkatkan programprogram pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan terutama di daerah tertinggal dan terluar guna mengurangi kesenjangan antara pusat dan daerah. Di sisi lain, DPP KNPI mengharapkan pemerintah juga melibatkan pemuda dalam melakukan pembangunan terutama terkait Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Hal ini mengingat potensi yang luar biasa dari para pe-

muda dalam mendukung pembangunan nasional terutama melalui MP3EI. Taufan juga mengharapkan Presiden dalam setiap kunjungannya baik ke daerah maupun ke luar negeri mengajak para pemimpin organisasi kepemudaan, guna lebih mendekatkan dan memahami kebijakan pemerintah. Selain itu untuk menyerap perkembangan situasi politik global. Hal itu, menurut dia, disambut baik Presiden. “Presiden menyambut baik, Kami langsung diajak pergi ke London (Inggris) bersama beliau,” kata Taufan. (ant)

PADANG - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengungkapkan, dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ada terdapat beberapa pasal krusial yang perlu didiskusikan saat pembahasan dengan DPR RI. “Pembahasan dijadwalkan setelah DPR melakukan masa reses yang baru dimulainya pada 23 Oktober 2012. UU ini sangat perlu sekali karena banyak pasal-pasal krusial yang mesti didiskusikan,” kata Gamawan Fauzi di Padang, kemarin. Di antara pasal-pasal yang krusial tersebut, terutama apakah gubernur dipilih langsung atau ditunjuk pemerintah pusat. Kemudian dalam RUU itu wakilnya tidak dipilih, karena belajar dari pengalaman selama ini, bahwa sebanyak 94 persen pasangan pecah kongsi semuanya, hanya sekitar 6,15 per-

sen yang tidak pecah kongsi. “Sedikitnya pasangan kepala daerah yang berlanjut sampai masa akhir jabatan, karena pemilihan berikutnya sudah berkonpetisi. Hal ini mengindikasikan bahwa sebaiknya wakil gubernur, wabup dan wawako sebaiknya terpisah,” ujaranya. Jadi, menentukan wakil kepala daerah (gubernur, bupati dan wali kota, red), maka calon terpilihlah yang mengusulkan siapa wakilnya. Gamawan mengatakan, pada tahun depan sekitar 78 daerah di Indonesia yang akan melakukan pemilihan kepala daerah. Andaikan yang pelaksanaan 2014, dimajukan ke 2013, bisa enam bulan sebelum penyelenggaraan dipindahkan, makanya saat ini payung hukumnya sedang dibahas dengan DPR. Dalam UU Pilkada dulu (tahun 2009, red), dibunyikan

tahunnya, dimana Pilkada yang pelaksanaan pada 2009 dimajukan ke 2010 atau mundur ke 2010. Namun, dalam RUU baru yang karena harus ada payung hukum, sehingga dapat untuk dimajukan atau dimundurkan. Ia menjelaskan,saat ini sedang dibahas secara intensif bersama DPR, termasuk dengan KPU karena sedang yang menyusunan jadwal penyelenggaraan pemilu. “Rancangannya ada di KPU berdasarkan keputusan yang ditetapkan, dan jika dalam rancangannya dimajukan dari 2014 ke 2013 atau dimundurkan,” ujarnya. Karena itu, pertama yang harus dilakukan untuk memajukan dan memundurkan pelaksanaan Pilkada, maka pertama, harus ada payung hukum dan kedua harus ada dalam perencanaan KPU. Ia juga menyampaikan, penyelenggaraan Pilka-

da pada 2012 sudah selesai semuanya dengan jumlah sekitar 103. Hanya dua yang berlangsung dua putaran, dan dua disuruh pilih ulang. Ada beberapa yang terkendala seperti salah satu daerah di Papua karena soal keamanan, tapi informasi terakhir dari gubernur setempat telah menyatakan pekan terakhir Oktober akan dilantik. Termasuk Aceh Tengah, tambahnya, hanya menunggu pelantikan dan pekan lalu sudah diminta gubernur setempat melantiknya. Namun, melihat keadaan masih belum stabil, tapi setelah dikoordinasikan dengan Polda dan Pangdam di Aceh sudah setuju. “Saya sidah tugaskan Dirjen Otonomi Daerah pada Selasa depan ke Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) untuk membicarakan persiapan pelantikan tersebut,” ujarnya. (ant)

Banyak Tokoh Muda Terjebak Pragmatisme Politik JAKARTA - Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan menyatakan, banyak tokoh muda terjebak pragmatisme politik, korupsi, hedonisme, kapitalisme, dan neoliberalisme sehingga menyulitkan tampil sebagai pemimpin pada Pemilu Presiden 2014. “Padahal bangsa ini perlu pemimpin yang berpihak pada rakyat,” kata Syahganda di Jakarta, akhir pekan kemarin. Ia menyesalkan jabatan politik di legislatif, eksekutif, dan yudikatif dianggap sebagai prestasi untuk mendapatkan keistimewaan (privilege), bukan sebagai panggilan hati nurani dan amanah untuk mengabdi kepada rakyat, bangsa dan negara. “Karena itu wajar, jika banyak politisi muda merasa bangga dengan kekayaan dan mobil mewah yang dimilikinya, meski hal itu diperoleh melalui hasil korupsi,” katanya.

Mantan Direktur Eksekutif Cides (Center for Information and Development Studies) itu bahkan menyatakan semangat kepemudaan hilang karena setelah mahasiswa bersama rakyat menjatuhkan rezim Presiden Soeharto melalui gerakan reformasi pada 1998, orang-orang tua tetap ingin mendominasi kepemimpinan sedangkan tokoh mudah terjebak pada stigma. “Banyak anggota DPR muda yang tiba tiba kaya lalu dicurigai macammacam,” katanya dalam diskusi yang juga dihadiri Ketua Fraksi PAN DPR Tjatur Sapto Edy, Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Taufan EN Rotorasiko (Ketua Umum KNPI), dan Ketua Taruna Merah Putih Maruarar Sirait yang juga anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan. Menurut Syahganda, banyak anak muda yang lupa karena menganggap pencapaian politik sebagai karier, bukan wadah un-

tuk memperjuangkan keadilan. “Berbeda sekali dengan spirit zaman Soekarno dan tokoh-tokoh pergerakan Sumpah Pemuda dahulu,” katanya. Ia mengingatkan bahwa pemimpin harus berpihak kepada rakyat. “Nasionalisme harus berani diwujudkan dalam bentuk keberpihakan. Pemimpin harus melindungi rakyat agar bisa bertarung dengan kelompok yang lebih kuat dalam ekonomi maupun politik,” katanya. Maruarar Sirait menyatakan sekarang kaum muda mengalami kemunduran sehingga perlu revitalisasi untuk bangkit dan berani memperjuangkan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Menurut dia, tak cukup mengantarkan perubahan dengan hanya mengganti rezim, melainkan harus mengawalnya sampai akhir bagaimana negara ini berdaulat, mandiri, bersih dan benar-benar pembangunan ini untuk rakyat. Ia menegaskan kaum muda

harus meninggalkan kepentingan pragmatis dan primordialisme. Tjatur Sapto Edy menambahkan bahwa nasionalisme dan kemandirian sudah seharusnya menyatu dalam pemuda. “Sebelum negara ini merdeka, khususnya umat Islam, nasionalisme itu tumbuh dari nurani atas dasar keimanan, teologi, dan tauhid yang mesti menyadari keragaman dan kebhinnekaan Indonesia,” katanya. Tjatur optimistis akan lahir pemimpin hebat karena Indonesia memiliki sejarah sebagai bangsa besar dan hebat sejak Kerajaan Majapahit. Menurut dia, di DPR saat ini masih banyak kalangan muda yang mempunyai nasionalisme tidak semu seperti terlihat dalam penanganan kasus skandal Bank Century, Freeport, Blok Cepu dan lainnya yang disoroti secara substansial, dan itu diyakini sebagai ibadah karena nasionalisme memang tidak lepas dari keimanan. (ant)

KI BAGUS SETIA JAYA GUNA – GUNA KEMBANG MAYANG

KI BAGUS

Wajah tampan berkulit putih, tubuh tinggi semampai berambut panjang. Tutur katanya sopan,santun dan ramah, itulah sekilas sosok dari seorang spiritual muda bergelar Ki Bagus Setia Jaya. Spiritual yang akrab disapa Ki Bagus ini terbilang ngetop di kalangan artis, terbukti hingga saat ini ada beberapa selebritis yang mem-percayakan Ki Bagus sebagai penasehat

s p i r i t u a l pribadinya. Siapakah selebritis itu? Tentu saja tidak etis jika disebutkan nama, yang pasti dia wanita muda, cantik dan familiar. Ki Bagus Setia Jaya sang Maharaja pesona penggila populernya, sejak usia muda telah mewarisi keilmuan kedua orang tuanya, namun karena baginya menuntut ilmu tiada batas usianya dan untuk mengobati dahaganya yang selalu haus akan keilmuan, setelah kian lama berkeliling Pulau Jawa, Sumatera, Kalimalantan, dan Bali, kini beliau kembali lagi dipadepokannya di Jalan Raya Pasar Kecapi, gang Cemara

Parhoed No.55 Pondok Melati, Bekasi. Kemampuan olah supranatural tingkat tinggi yang di kuasai Ki Bagus Setia Jaya mampu mengatasi berbagai problema kehidupan. Banyak orang kembali berkunjung ke padepokan Ki Bagus karena merasa cocok dan tertolong dari berbagai belenggu persoalan duniawi. Dengan temuan Pusaka ‘ Tua dan KeIlmuan ‘ langkah yang keampuhannya sangat luar biasa dan dapat di buktikan langsung. Guna - Guna Kembang Mayang salah satunya, yang

mana ilmu ini selain sangat ampuh untuk memikat atau menaklukan hati lawan jenis, ilmu ini juga sangat ampuh untuk membuat jera pasangan yang selingkuh, menjatuhkan rival atau persaingan bisnis, bahkan untuk urusan-urusan yang bersifat menghancurkan, dan luar biasanya semua tanpa harus menunggu waktu yang cukup lama. Sebagai ungkapan rasa saling menghargai Waktu, Tenaga, Fikiran, Keilmuan dan Profesionalisme: Konsultasi Rp. 100.000,Rek. BCA. 6870581031 dan Mandiri. 129-00-0687074-1

Jln. Raya Pasar Kecapi Gg. Cemara Parhoed No. 155 Rt. 006/013 Jatirahayu Pondok Melati BEKASI Hub: 087883054545-0815888275002193791388,- Pin 2A083E11 C.004598-Adv2


Megap litan

Suluh Indonesia, Senin 22 Oktober 2012

4

L intas Predator Serangga Dilepas TAMAN Wisata Mekarsari melepasliarkan 170 burung pemangsa serangga ke areal taman wisata yang terletak di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu. “Kegiatan lepas liar burung di kawasan wisata Mekarsari merupakan yang ketiga kalinya dilakukan. Kali ini bertepatan dengan perayaan HUT ke-17 Mekarsari,” kata Manajer Publik Relation Mekarsari Putri Ayu Pratami di Bogor, Minggu. Acara pelepasan burung pemakan serangga diikuti oleh manajemen Mekarsari, pengunjung, dan sejumlah wartawan bertempat di area Danau. Putri mengatakan, melepasliarkan burung di area Taman Wisata Mekarsari adalah sebagai salah satu upaya untuk menjaga ekosistem demi pelestarian lingkungan. Kepala Divisi Operasional Mekarsari Sukardi menyebutkan, jenis-jenis burung yang dilepasliarkan terdiri atas Kutilang, Jalak Nias, Jalak Hitam, Kaca Mata, Ciblek, dan Samperling. (ant)

Kurban, Mahasiswa Dilibatkan SEBANYAK 550 mahasiswa dan dosen Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor (IPB) diperbantukan dalam pengawasan serta pemeriksaan hewan kurban di Bogor. “Meraka mulai diterjunkan untuk membantu pengawasan dan pemeriksaan hewa kurban pada hari H (Jumat, 26/11) dan H + 1 nya. Sebab, pada hari Sabtu itu masih banyak masyarakat di Bogor yang ternyata baru akan melakukan pemotongan hewan kurban,” kata Wakil Dekan FKH IPB, drh. Agus Setiyono, ditemui disela-sela kegitan Pelatihan penyediaan hewan dan daging kurban yang asuh, serta sosialisasi penyakit zoonotik pada hewan dan daging kurban, di Rumah Sakit Hewan, Kampus Darmaga, kemarin. “Kami bersama dinas terkait tahu persis, bahwa Bogor ini adalah daerah endemis penyakit antrak dan lainnya. Kita juga kerap menjumpai kebiasaan buruk di masyarakt yang melakukan pemotongan hewan secara asal-asalan,” ungkapnya. (bas)

2.221 TKI “Overstay” Kembali SEBANYAK 2.221 Warga Negara Indonesia (WNI) yang izin tinggalnya sudah berakhir (overstay) dan TKI bermasalah dari Arab Saudi dipulangkan pemerintah dan sudah tiba tanah air. “WNI yang sudah kita pulangkan sebanyak 2.221 orang, jumlahnya melebihi dari target awal 1.900 orang,” kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran Kementerian Sosial, Akifah Elansary di Tangerang, Sabtu. Kloter pertama yang dipulangkan pada 17 Oktober 2012 sebanyak 336 orang, kloter kedua 373 orang, selanjutnya 401 orang, keempat 400 dan pada Sabtu (20/10) dua kloter masing-masing sebanyak 333 orang dan 378 orang. Dari 2006 sampai 2011 Kementerian Sosial sudah memulangkan 185.083 orang WNI dan TKI bermasalah dengan total anggaran Rp127 miliar. Sejak 17- 20 Oktober 2012 WNI yang overstay dipulangkan berasal dari 14 provinsi (ant)

Suluh Indonesia/ant

RELAWAN KE GAZA - Dua orang relawan mencium anaknya sesaat akan berangkat ke Gaza,Palestina melalui terminal 2D, Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu, (21/10). Sebanyak 27 relawan dari MER-C akan berangkat ke Gaza untuk melanjutkan pembangunan RS Indonesia di jalur Gaza selama 1 Tahun.

243 Kelas SD

Di Lebak Rusak Berat LEBAK - Sebanyak 243 ruangan kelas sekolah dasar di Kabupaten Lebak, Banten, saat ini kondisinya rusak berat sehingga terpaksa tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. “Kami berharap tahun 2013 ruangan kelas yang rusak berat itu mendapat perbaikan,” kata Kepala Seksi Sarana Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Haerudin di

Rangkasbitung, Sabtu. Ia mengatakan, selama ini ruangan kelas yang kondisinya rusak berat harus segera mendapat perbaikan guna mensukseskan program pendidikan dasar sembilan tahun. Saat ini Kabupaten Lebak masih kekurangan bangunan ruangan kelas sekolah dasar (SD). Apabila, kata dia, tidak segera diperbaiki khawatir program pendidikan dasar sembilan tahun terhambat. “Kami

berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat bisa membangun perbaikan kekurangan ruangan kelas itu,” katanya. Ia juga mengatakan, jumlah ruangan kelas SD yang ada tercatat 4.642 unit, namun kategori kondisi baik sebanyak 3.189 unit, rusak sedang 573 unit dan rusak ringan 664 unit. Sedangkan, bangunan yang masuk kategori rusak berat sebanyak 243 unit. Akibat

kekurangan ruangan kelas ini, ujar dia, terpaksa pengelola sekolah menerapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) pagi dan sore. Selain itu juga banyak ditemukan sekolah-sekolah yang melebihi jumlah rombongan belajar. Akibatnya, ujar dia, anak-anak belajar di ruangan kelas saling berdesak-desakan. “Jika kekurangan ruangan kelas itu tidak terpenuhi tentu bisa berdampak terhadap mutu

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Harga Sayuran di Karawang Naik

Minim Rambu

Kecelakaan Siswa Tinggi TANGSEL - Keberadaan sarana dan prasarana Zona Selamat Sekolah (ZOSS) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai masih sangat minim. Akibatnya angka kecelakaan yang menimpa murid-murid sekolah masih cenderung tinggi. “Iya memang masih minim karena keterbatasan anggaran” ungkap Kasi Bimbingan Keselamatan Dishubkominfo Kota Tangsel, Budi Jatmiko, kemarin. Lebih lanjut Budi mengatakan saat ini pihaknya baru mampu menyediakan ZOSS di dua titik lokasi. Kedua rambu tersebut berada di jalan Raya Parakan, Pamulang 2 dan jalan Raya Viktor, Buaran, Serpong. Keberadaan ZOSS sendiri sangat penting sebagai rambu

peringatan bagi para pengguna jalan. Selain diberikan tanda warna merah pada badan jalan, juga dipasang redam kejut agar pengguna kendaraan bermotor dapat mengurangi kecepatan saat melintas di area tersebut. “Dengan adanya ZOSS ini anak-anak sekolah bisa lebih aman saat menyeberang jalan raya. Memang sudah banyak pihak sekolah yang minta agar disediakan sarana ZOSS didepan sekolahnya” imbuhnya. Budi menambahkan, pada tahun 2013 mendatang Pemkot Tangsel berencana menambah sarana ZOSS di sejumlah sekolah. Dishubkominfo hanya akan membuat ZOSS di ruas jalan yang statusnya milik kota. (nov)

Gasak Empat Rumah

Dalam satu Malam DEPOK - Sebanyak empat rumah di Sektor Melati, kawasan Grand Depok City (GDC), Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Depok, kembali disambagi pencuri profesinal, dini hari kemarin. Aksi pencurian yang bukan pertama kali terjadi tersebut berhasil menggasak sepeda balap dengan harga jutaan rupiah. Menurut Eka yang menjadi korban pencurian mengaku, dirinya sama sekali tak mengetahui adanya pencuri yang masuk. Pasalnya, para pelaku sama sekali tak membuat kegaduhan dan meninggalkan jejak. ‘’ Pencurinya rapih sekali, mereka nyaris tak meninggalkan jejak dan saya tak dengar apa-apa. Selain itu, gembok ru-

mah juga masih terlihat utuh. “ungkap Eka. Berdasarkan data yang diperoleh Mapolsekta Sukmajaya empat warga yang menjadi korban pencurian semuanya terdapat di kawasan Melati di Blok F6 selain kediaman Eka yang berada di No. 16 korban lainnya berada di no. 12 Dodi, No. 15 Tomy dan Sam No. 8A. Dari dugaan sementara, Pelaku melancarkan aksinya lebih dari satu orang dan berhasil masuk ke lingkungan mereka melalui bagian belakang komplek GDC, korban juga mengatakan, komplek mereka langsung berbatasan dengan jalan alternatif menuju Depok. Rentetan kasus itu kini dalam penyidikan. (jif)

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

pendidikan,” katanya. Menurut dia, pihaknya mengusulkan kepada pemerintah agar kekurangan ruangan kelas tersebut dapat direalisasikan pembangunan tahun mendatang. “Kami minta pemerintah memprioritaskan bangunan ruangan kelas yang rusak berat itu,” jelasnya. Sementara itu, SDN 1 Mekarsari Rangkasbitung terpaksa menerpakan KBM pagi dan siang akibat kekurangan ruangan kelas tersebut. (ant)

Suluh Indonesia/ant

JALAN LAYANG. Sejumlah pekerja merapikan tembok bangunan jalan layang Ahmad Yani, Bekasi, Minggu (21/19). Jalan layang Ahmad Yani ditargetkan dapat beroperasi pada Maret 2013 mendatang.

KARAWANG - Harga sejumlah jenis sayuran di pasar tradisional Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, merangkak naik menjelang Hari Raya Idul Adha 1433 Hijriah. Pedagang yang ditemui, Minggu mengaku kenaikan berbagai jenis sayuran itu terjadi pada sayuran jenis cabai, bawang, dan lain-lain. Kenaikan harga itu diakui sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Di pasar tradisional Rengasdengklok, harga cabai merah dijual Rp22 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp19-20 ribu per kilogram. Kemudian cabai hijau Rp12 ribu dari harga sebelumnya Rp10.000 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada cabai keriting yang kini mencapai Rp14 ribu dari harga sebelumnya Rp11-12 ribu per kilogram. Selanjutnya harga bawang putih naik menjadi Rp15 ribu dari harga sebelumnya Rp13-14 ribu per kilogram. “Kenaikan harga itu sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Mudahmudahan cepat turunnya, karena kenaikan harga itu

berpengaruh kepada pembeli,” kata Ramli, seorang pedagang di Karawang. Dikatakannya, sejak terjadi kenaikan harga cabai dan bawang itu, umumnya pelanggan mengurangi jumlah sayuran jenis cabai dan bawang yang dibeli, seperti biasanya membeli 3 kilogram menjadi 2 atau 1,5 kilogram. “Untuk harga sayuran jenis lainnya bawang merah, daun seledri dan bawang merah cenderung masih stabil. Saat ini harga bawang merah masih bertahan Rp9.000 per kilogram, daun seledri serta daun bawang masing-masing dijual Rp3.300-3.500 per kilogram,” kata dia. Seorang pembeli di Pasar Rengasdengklok, Ny Ida, berharap kenaikan harga sayuran dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya tidak berlangsung lama hingga Idul Adha. Sebab kenaikan harga itu akan mempengaruhi pembeli. Ia mengaku setiap terjadi kenaikan harga pada komoditas tertentu, dirinya mengurangi jumlah pembelian komoditas yang mengalami kenaikan harga itu. (ant)

Haji Non Kuota Dikurangi, Masalah Teratasi Karut marut penyelenggaraan haji adalah banyaknya Haji Non Kuota yang tiba-tiba masuk dalam daftar jemaah haji yang diberangkatkan. Padahal, jemaah tersebut jadwal keberangkatan masih menunggu tahun depan, bahkan masih terjadwal dua tiga tahun lagi. Dirjen Penyelenggaran Haji dan Umroh (PHU) Kementrian Agama, Anggito Abimanyu mengklain penyelenggaraan haji tahun ini lebih tertib karena pemerintah membenahi persoalan haji non kuota yang dari tahun ke tahun menjadi salah satu faktor penyebabnya. “Jemaah haji non kuota ini biasanya diberangkatkan tan-

pa jaminan pelayanan. Mereka cenderung ditinggalkan oleh perusahaan travelnya di Arab Saudi sehingga banyak menimbulkan masalah.Mereka tidak terlayani dengan baik dan akhirnya justru merepotkan karena ikut menggunakan fasilitas haji jemaah kuota. Dengan berkuranganya jemaah non kuota maka saya harapkan masalah sedikit bisa

berkurang,” ungkap ujar Anggito, di Mekkah menjelang puncak perayaan Wukuf pada Jumat mendatang. Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan ini mengatakan pembehanan haji non kuota dilakukan dengan kerjasama dan koordinasi antara pihak kementrian agama bersama kedutaan besar Arab Saudi di Jakarta dalam mengeluarkan visa haji non kuota. Hasilnya dari sebelumnya ribuan haji non kuota yang terlantar di Arab Saudi, saat ini hanya tinggal 120 an haji non kuota di Arab Saudi yang saat ini ada. Haji nonkuota adalah haji yang visanya diberikan oleh

pihak Arab Saudi tetapi tidak melalui kuota resmi lewat Kementerian Agama. Sehingga ketika mereka berada di tanah suci, keberadaannya tidak terdekteksi oleh petugas haji dari Indonesia di sana. Persoalan muncul, ketika haji non kuota tanpa komunikasi dengan petugas juga ikut menggunakan fasilitas haji dari pemerintah RI yang seharusnya digunakan oleh haji yang keberangkatan melalui jalur resmi. Jemaah haji non kuota biasanya menggunakan biasanya menggunakan melalui jalur biro perjalanan haji. Namun, ternyata banyak biro perjalanan haji yang ada nakal. Anggota mengatakan, pem-

benahan terus dilakukan seperti masalah yang umum terjadi seperti pemondokan, transporatasi dan catering. Seperti masalah pemondokan jemaah di Mina. Dulu karena tidak ada yang mengawasi seringkali terjadi satu kemah terjadi penumpukan jemaah. Untuk catering petugas koki yang ternyata ikut berhaji ditandi dengan baju ihramnya diberi cap petugas haji Indonesia. Selain itu, jemaah lanjut usia akan diberi prioritas, sehingga pelayanan yang diberikan kepada mereka bisa lebih maksimal. Pelayanan kesehatan bagi yang muda dan sehat tidak disamakan. (kmb)


pini

Suluh Indonesia, Senin 22 Oktober 2012

F OKUS Bahasa Cerminkan Keunggulan Bangsa AHASA adalah jendela dunia. Begitu orang mengungkapkan betapa penting bahasa itu. Apabila memahami lebih banyak bahasa, kita tidak saja mampu mengenal lebih banyak manusia tetapi pengetahuan akan bertambah, dan itulah yang menjadikan kita semakin bijaksana. Dengan bahasa pula kita akan memahami makna kehidupan. Pada bidang akademis dan keilmuan mutakhir, bahasa dipakai sebagai patokan melihat perkembangan teori. Teoretisi mengatakan bahwa bahasa tulis bukanlah bahasa asli karena yang lebih asli adalah bahasa ucap. Ia keluar langsung dari pikiran si pengucap. Bahasa tulisan merupakan bahasa turunan yang dipengaruhi oleh berbagai pengalaman si penulis. Untuk mencari berbagai hal yang mempengaruhi tulisan itu muncul, maka pihak yang berkepentingan harus mencari jejak pengalaman si penulis yang mampu membuat tulisan seperti yang tertulis. Dengan pencarian jejak itulah kemudian orang mampu mencari berbagai pembenaran-pembenaran. Dalam realitas sosial, pembenaran itu ternyata banyak, tidak hanya sepihak. Dari sinilah muncul konsepsi bahwa kita harus menghargai setiap perbedaan yang ada, dan tentu juga memberikan kritik terhadap sesuatu yang tidak sesuai dengan norma. Semuanya berawal dari pemaknaan bahasa. Pada bidang politik bahasa juga mempunyai peranan luar biasa. Hal itu sangat jelas kita rasakan. Bahasa Indonesia, bukan saja bahasa yang demokratis tetapi sungguh-sungguh merupakan bahasa persatuan. Dikatakan demokratis karena bahasa tersebut tidak mengenal tingkatan-tingkatan. Memakai bahasa Indonesia, yang akarnya bahasa Melayu itu, kita tidak canggung berbicara dengan siapa pun. Kita merasa sepadan dengan lawan yang diajak bicara. Bayangkan kalau kita memakai bahasa daerah, katakanlah bahasa Bali atau bahasa Jawa yang mempunyai sekian tingkatan kelas. Pada titik demokratis itu fungsi sosial bahasa Indonesia sama dengan bahasa Inggris. Bahasa Indonesia memberikan nuansa demokratis. Dalam konteks demokratisasi bahasa Indonesia, kita juga mampu memberikan apresiasi yang lain. Ia tidak saja mempunyai fungsi demokrasi sosial, dalam arti mampu memberikan persamaan derajat kepada penggunanya, tetapi unsur di dalam bahasa itu juga mempunyai kandungan demokratis. Dalam perkembangannya, bahasa Indonesia menyerap berbagai bahasa daerah dan juga bahasa-bahasa internasional lain. Penyerapan ini justru memperkaya bahasa Indonesia dan lebih mendekatkannya kepada masyarakat. Tentu, dalam hal ini kita juga harus jujur menilai bahwa aklhir-akhir ini perkembangan dan penyerapan bahasa daerah itu terasa kurang fair dan kebablasan. Namun ini bukanlah salah bahasa Indonesia itu. Tayangan berbagai siaran televis yang terlalu sarat dengan bahasa dan dialek betawi, sangat mempengaruhi perkembangan bahasa Indonesia. Ini harus kita waspadai karena akan bisa menghilangkan sifat demokratis bahasa Indonesia itu sendiri. Artinya terlalu banyak menyerap unsur dan kata betawi. Bahasa Indonesia juga mempunyai peran persatuan yang sangat besar. Ia mempersatukan ratusan suku bangsa yang ada, dengan bebagai bahasa yang dimiliki. Tanpa bahasa kesatuan itu, kita pasti akan bergejolak karena tidak memahami maksud bahasa-bahasa suku itu. Dengan demikian, sangatlah bijaksana apabila dikatakan bahasa Indonesia itu sebagai bahasa kesatuan. Memilih bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional merupakan kecerdasan yang tidak bisa dibantah dari para pendiri negara kita. Dengan demikian, secara umum kita tidak boleh memandang bahasa itu remeh karena bahasa mencerminakn jiwa masyarakatnya. Bahasa mempunyai makna yang besar, pengaruh yang besar dalam perkembangan masyarakat. Mari kita pelihara Bahasa Indonesia, tidak hanya sebagai bahasa persatuan lebih dari sekadar itu adalah bahasa demokratis, yang mencerminkan keunggulan dari bangsa Indonesia dibanding bangsa lain. ***

B

Bang D

el

Militansi penegakan hukum yang dilakukan SBY- Boediono mulai diragukan..

Kalau begitu, apa dong prestasi SBY-Boediono?

5

Jadi Alat Pemersatu Pasca-Sumpah Pemuda 1928

Bahasa Nasional Kini Hadapi Ancaman Pijinisasi BAHASA Indonesia menjadi alat pemersatu yang sangat kuat setelah Sumpah Pemuda diikrarkan pada 28 Oktober 1928 dengan sumpah ketiganya: ‘’Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia’’. Kemudian jati diri bahasa nasional ini semakin kuat ketika Ir. Soekarno membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945 menggunakan bahasa Indonesia.

Selain aspek politik tersebut, keberadaan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara juga dilindungi oleh UUD RI 1945, UU RI No. 24 tahun 2009, dan Perpres No. 16 tahun 2010. UUD RI 1945, Bab XV, Pasal 36 menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, sementara UU No. 24 tahun 2009 mengatur fungsi-fungsi bahasa Indonesia baik sebagai bahasa nasional maupun bahasa negara, dan Perpres No. 16 tahun 2010 mengatur penggunaan bahasa Indonesia pada pidato resmi presiden dan wakil presiden serta pejabat negara lainnya. Dewasa ini, untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang kuat dan maju dalam mewahanai konsep, gagasan, dan pengetahuan yang luas, tidaklah cukup hanya dengan penguatan jati diri secara politik dan penetapan landasan hukum. Diperlukan kesadaran dan sikap positif penuturnya untuk mengembangkan bahasa nasional ini sebagai bahasa yang semakin bergengsi tanpa terlalu banyak dipengaruhi unsur asing. Peningkatan jumlah penutur tanpa peningkatan mutu perkembangan bahasa Indonesia secara demografis dan geografis telah bergerak ke arah yang positif. Bahasa Indonesia bahkan sudah mulai digunakan sejak anak usia dini melalui pendidikan PAUD sampai ke pedesaan. Bahasa Indonesia juga semakin diminati oleh penutur asing sehingga sebagian besar perguruan tinggi negeri menyelenggarakan program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), belum termasuk Jurusan Bahasa Indonesia di universitas luar negeri. Namun, apabila peningkatan dan perluasan jumlah penutur bahasa Indonesia tidak diimbangi dengan penguatan mutu penggunaannya, bahasa ini akan diperlemah oleh unsur-unsur yang memengaruhinya. Unsur-unsur ini tidak hanya berbentuk kosa kata, tetapi juga berbentuk struktur dan pelafalan. Jika hal ini dibiarkan tanpa kendali, niscaya bahasa Indonesia dapat saja bermutasi menjadi bahasa pijin atau kreol di kemudian hari, seperti halnya bahasa kreol Melayu-Jakarta, MelayuPapua, Melayu-Ambon, MelayuManado, Singlish di Singapura, dan Tok Pisin di Papau New Guenea. Bahasa Indonesia memang belum menjadi bahasa pijin atau kre-

Oleh : I Wayan Pastika* Sikap positif sangat diperlukan oleh penutur bahasa Indonesia untuk ikut mengembangkan bahasa nasional ini sebagai bahasa yang maju tanpa bergantung terlalu banyak pada kemampuan bahasa asing. Pedoman yang sahih juga penting diacu untuk mengurangi kebingungan ketika memilih bentuk-bentuk kebahasaan yang bervariasi, baik variasi itu karena pengaruh bahasa asing, pengaruh bahasa daerah, maupun karena ketidakpahaman pada struktur bahasa itu. Sikap positif semacam ini harus dimulai dari golongan cendekiawan kita karena mereka menguasai informasi dan mempunyai akses ke masyarakat luas dan media massa sehingga penularan pemakaian bahasa yang baik dan benar dapat terwujud. ol, tetapi terdapat gejala yang mengarah ke pijinisasi karena tidak adanya penyaringan terhadap unsur-unsur bahasa Inggris atau Melayu Jakarta. Gengsi Tersendiri Kegemaran kalangan pesohor berbahasa Indonesia bercampur bahasa Inggris atau Melayu-Jakarta sudah menjadi gengsi tersendiri. Contoh ungkapan bahasa Inggris dengan pelafalan Indonesia sering didengar di acara hiburan televisi: tik isi lah (take it easy) ‘tenang saja’, got bles you (God bless you) ‘Tuhan memberkati Anda’, not bikdil lah (It’s not a big deal) ‘itu bukan masalah besar’, hanya por pun lah (it’s just for fun) ‘hanya untuk bersenang-senang’; atau bahasa Melayu-Jakarta: gua/gue, lu/elu, ngapain, entaran aja lah, ayo buruan, babe, nyokap, bokap, dan sebagainya. Dalam situasi resmi, golongan cendekiawan kita juga tidak ragu mencampuradukkan kalimat bahasa Indonesia dengan istilah-istilah bahasa Inggris: bail out, side effect, multiple effect, supporting, grup riset/research group, ad hoc, flight, catering, SOP/standard operational procedure, proyek multi-

years, coffee break, snack, fast food, dan sebagainya. Padahal pilihan dalam bahasa Indonesia telah tersedia: dana talangan, dampak sampingan, dampak jamak, dukungan, kelompok penelitian, sementara, penerbangan, jasa boga, prosedur pelaksanaan baku, proyek tahun jamak, rehat minum kopi, kudapan, dan makanan cepat saji. Gejala pijinisasi bahasa Indonesia telah bergerak menanjak tanpa diketahui kapan akan berakhir atau berkurang. Gejala ini harus segera dihentikan sebelum bahasa Indonesia berada di ‘’garis merah’’ bahasa pijin. Langkah-langkah sistematis dan berkelanjutan perlu diprogramkan: penumbuhan sikap positif, sosialisasi kebahasaan, penerapan sanksi sosial dan moral, dan peninjauan ulang kaidah-kaidah bahasa yang kurang tepat secara linguistik dan budaya. Sikap positif sangat diperlukan oleh penutur bahasa Indonesia untuk ikut mengembangkan bahasa nasional ini sebagai bahasa yang maju tanpa bergantung terlalu banyak pada kemampuan bahasa asing. Pedoman yang sahih juga penting diacu untuk mengurangi kebingungan ketika memilih bentuk-bentuk kebahasaan yang bervariasi, baik

variasi itu karena pengaruh bahasa asing, pengaruh bahasa daerah, maupun karena ketidakpahaman pada struktur bahasa itu. Sikap positif semacam ini harus dimulai dari golongan cendekiawan kita karena mereka menguasai informasi dan mempunyai akses ke masyarakat luas dan media massa sehingga penularan pemakaian bahasa yang baik dan benar dapat terwujud. Selain sikap positif, sistem sosialisasi tentang fungsi-fungsi bahasa Indonesia perlu dirancang oleh Badan Bahasa karena lembaga ini bertanggung jawab terhadap perencanaan kebahasaan. Sikap positif penutur akan tumbuh lebih cepat apabila mereka dimudahkan dalam mendapatkan informasi. Bentuk sosialisasi ini dapat dilakukan melalui kerja sama antara Badan Bahasa dengan berbagai lembaga lainnya. Sosialisasi dan penumbuhan sikap positif harus diperkuat dengan penerapan sanksi sosial dan moral terutama terhadap para pejabat dan lembaga pemerintahan. Bentuknya dapat berupa pujian dan ganjaran yang disampaikan melalui pengumuman media massa. Misalnya, selain ada pengumuman di media massa tentang sejumlah pejabat atau lembaga yang berbahasa terburuk, juga harus disampaikan pengumuman dan piagam penghargaan tentang pejabat atau lembaga yang berbahasa terbaik. Kaidah-kaidah linguistik yang masih dianggap lemah, baik dari segi struktur, fungsi dan makna harus dikaji ulang agar tercipta pedoman yang tidak mengundang banyak perdebatan. Misalnya, gugus konsonan di batas akhir atau awal suku kata tidak dikenal dalam struktur asli bahasa Indonesia/Melayu, tetapi diambil begitu saja dari bahasa Inggris: modern, film, struktur, skripsi, stop, stres, dan sebagainya. Bandingkan, misalnya, unsur serapan bahasa Inggris yang ditundukkan oleh sistem bahasa Jepang ketika dimasukkan sebagai unsur serapan: bible- baiburu, ability- abiratih, able- aiburu, abset- abusanto, actor- akutah, advance- aduvanso, dan sebagainya. Akhirnya, kepedulian terhadap pemakaian bahasa Indonesia merupakan penjelmaan sikap kebangsaan yang tinggi karena bahasa ini merupakan salah satu lambang jati diri bangsa. Sebaliknya, ketidakpedulian terhadapnya akan mendorong bahasa nasional ini kehilangan fungsinya sehingga perannya dapat diambil alih oleh bahasa lain yang lebih kuat. *Penulis, Guru Besar Linguistik di Fakultas Sastra Universitas Udayana

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Jalur Bus Way Sering Dilanggar HERAN juga, meski jelas-jelas ada larangan melintas beberapa mobil pribadi masih saja lewat. Padahal, mereka umumnya tentu kalangan berpendidikan. Jalur busway memang harus dibersihkan dari kendaraan pribadi, sebab selain bisa membahayakan penumpang itu sendiri, juga demi kelancaran program busway tersebut. Bukan lagi rahasia bahwa ketepatan busway tidak lagi bisa diandalkan. Selain tentus saja karena armada yang kurang, tentu juga disebabkan sikap pengendara pribadi yang egois. Busway jelas dibuat untuk memprioritaskan pengguna angkutan umum. Tujuannya agar para pengguna kendaraan pribadi bisa beralih. Soal ketepatan dan

Pejalan Kaki Belum Mendapat Kelayakan

bebas dari kemacetan salah satu titik keberhasilan program ini. Jadi, jika masalah ini tidak bisa dituntaskan amat mustahil busway menjadi alternatif angkutan untuk mengatasi kemacetan. Portal otomatis ini diharapkan bisa terpasang di semua tempat sehingga mampu menghalau kendaraan pribadi. Meski alat ini tak membebaskan jalur busway ‘bersih’ tetapi setidaknya mampu membuat pelanggarnya malu jika nekat melewati jalur ini dengan menguntit busway dibelakangnya, misalnya. Akhirnya, semua berpulang pada kesadaran kita semua untuk menjaga ketertiban. Syahruli Kebayoran Lama

KEMACETAN di Jakarta makin hari tambah parah. Bisa jadi karena memang ada kebijakan salah yang diterapkan untuk mengatasinya.Kemudian, dibuat jalur khusus motor di sebelah kiri. Hanya efektif di awal saja, kini kendaraan roda dua itu justru makin lincah menyelinap di sela-sela kendaraan mobil pribadi. Di jalurjalur tertentu memang telah efektif tetapi sebagian lainnya tidak. Perlu rambu yang lebih tegas. Transjakarta juga sudah lama dioperasikan, tetapi saat ini kondisinya jauh dari harapan. Masyarakat mengantri begitu lama, dan kondisi yang tidak nyaman dan aman membuat keberadaannya tak lagi bisa dijadikan sarana transportasi alternatif

bagi warga Jakarta. Tetapi kalau kondisi seperti ini bisa diperbaiki saya percaya transjakarta akan tetap diminati. Betapa sengsaranya menjadi pejalan kaki di Jakarta. Jangankan nyaman, untuk lewat dengan perasaan tenang agar tidak terserempet mobil atau kendaraan bermootor saja sangat sulit. Jika saja semua jalur pejalan kaki di Jakarta seperti yang ada di Jl. MH Thamrin setidaknya, selaku rakyat pasti sangat berbangga hati dengan Pemerintah. Lalu, beberapa ruas jalan diperlebar, fly over dibuat dan underpass diperbanyak. Juhairi Senjaya Tambora, Jakarta Barat

Benahi Fasilitas Angkutan Publik ANGKUTAN umum sudah tidak lagi nyaman. Apalagi, tarifnya juga lebih mahal. Angkutan umum sudah menjadi tidak rasional karena ada kendala infrastruktur. Akibatnya, kendaraan pribadi semakin bertambah karena tingkat frustasi yang makin tinggi.kebutuhan dan pelayanan tidak sebanding bahkan cenderung mengalami penurunan. Pemerintah pun, lebih menyukai membeli gerbong bekas daripada mengembangkan industri kereta api. Karena itu, harus dicari jawaban mengatasi kebuntuan. Masyarakat sekarang telah menemukan jalan keluar mengatasi kemacetan yang meresahkan di Jakarta dengan menggunakan

sepeda motor. Kendaraan ini menjadi semakin merebak dan terus bertambah. Tanpa ada solusi yang tepat maka Jakarta kelak akan menjadi kota sepeda motor jumlah terbesar di dunia. Sebaiknya jangan ditunda lagi menyelesaikan permasalahan kota Jakarta. Rakyat Jakarta telah menanggung berbagai macam kendala untuk berhadapan dengan tranportasi publik. Seperti semakin maraknya preman yang beroperasi sebagai pengamen. Jangan sampai Jakarta menjadi seakin tak bergerak karena pengendara motor dan mobil pribadi semakin bertambah. Sigit Basmala Tanjung Duren, Jakarta

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

fax ke (021) 53670771,

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 22 Oktober 2012

6

Chris John Bertekad Akhiri Rekor Chonlatarn JAKARTA - Juara dunia tinju kelas bulu super WBA Chris John bertekad mengakhiri rekor tak terkalahkan calon penantangnya petinju Thailand Chonlatarn “The Pride of Thailand” Piriyapinyo dalam duel di Marina Bay Sand Singapura 9 November mendatang. “Saya akan torehkan sejarah menjadi petinju pertama yang mengalahkannya, dan itu akan menjadi kekalahan pertama bagi Chonlatarn,” kata Chris John yang akan mempertahankan gelar juara dunia yang ke-17 kalin-

ya, kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Chris John hingga kini memiliki rekor 47 kali menang dan belum terkalahkan, sedangkan Chonlatarn memiliki rekor 44 kali menang dan juga belum pernah mengalami kekalahan. Ketika ditanya tentang persiapannya, Chris John mengatakan, saat ini dalam kondisi siap tarung dan tidak mengalami kendala fisik sama sekali. “Saya satu bulan berlatih di Australia juga di Indonesia, dan masih ada sparring dalam latihan,” kata petinju berjuluk

“The Dragon” itu. “Di akhir latihan nanti menjelang pertarungan, mudah-mudahan saya tidak mengalami drop, dan ini yang saya sangat harapkan,” katanya. Sementara itu disinggung tentang targetnya untuk menjatuhkan lawan, Chris John tak mutlak mengatakan pada ronde ke berapa, namun yang dia pentingkan adalah menang dalam pertarungan itu. “Saya tidak memiliki target meng-KO dia, dan menurut saya kemenangan sudah cukup memberi kepuasan ke-

pada saya,” tambahnya. Ditanya tentang kekuatan lawan, dia mengungkapkan calon lawannya ini dikenal sebagai petinju yang tangguh. “Lawan saya dari Thailand itu punya rekor yang bagus, dia belum pernah kalah,” katanya. “Dia memiliki fisik yang prima, dan counter serta fighternya sangat luar biasa,” tambahnya. Selain Chris John, petinju Indonesia lainnya Daud “Cino” Yordan juga akan berterung untuk mempertahankan gelar dunia kelas bulu IBO

melawan Choi “Mongolian Terminator” Tseveenpurev di tempat yang sama. Daud Yordan tinggal menjaga kestabilan berat badan menjelang pertarungan nanti. “Berat badan saya sekarang ini sudah masuk ke berat ideal yaitu 57 kilogram (berat badan ideal kelas bulu adalah 57,1 kilogram) dan saya tinggal menjaga kestabilannya saja hingga saat pertarungan mendatang,” kata Daud Yordan. Menurut petinju dengan rekor bertarung 29 kali menang (23 di antaranya den-

gan KO) dan dua kali kalah tersebut, kalau berat badannya sudah ideal tentu lebih merasa aman karena kalaupun naik sedikit dengan mudah bisa diturunkan hanya dengan satu atau dua kali latihan. Selain menjaga kestabilan berat badan, dirinya juga masih konsentrasi menjalani latihan dengan mitra latih tanding. “Kadangkadang latihan dengan sparring bisa enam ronde, delapan atau 10 ronde,” katanya. Kemungkinan program latihan dengan mitra tanding se-

lesai akhir bulan ini atau Oktober karena pada 3 November mendatang sudah terbang ke Singapura. “Rencana awal memang pada 3 November mendatang saya sudah berangkat ke Singapura. Kalau nantinya berubah, saya belum tahu tetapi rencana awal memang seperti itu,” kata petinju yang terakhir bertarung saat menang KO atas Lorenzo Villanueva (Filipina). Selama berada di Singapura, hanya menjaga kondisi fisik mengingat pertarungan hanya tinggal enam hari lagi. (ant)

Suluh Indonesia/ant

JELANG PERTAHANKAN GELAR - Petinju Chris John (kanan) bersama Petinju Daud Jordan) berpose jelang Kejuaraan Tinju Dunia WBA, Jakarta, kemarin. Chris John akan mempertahankan gelar Juara Dunia Kelas Bulu WBA yang ke-17 kali menghadapi petinju Thailand Chonlatarn Piriyapinyo, sedangkan Daud Jordan mempertahankan Juara Dunia Kelas Bulu IBO pertama kali melawan petinju Mongolia Choi Tseveenpurev di Marina Bay Sands Singapura pada 9 November 2012.

Persiba Manfaatkan Batik Cup Untuk Seleksi Tim SOLO - Menghadapi kompetisi Indonesia Premier League (IPL) musim depan yang belum jelas kapan digelar, Persiba Bantul mengaku memanfaatkan beberapa turnamen, termasuk Batik Cup sebagai ajak seleksi beberapa pemain. Hal tersebut dikatakan pelatih Persiba Bantul, Sajuri Sahid seusai menjuarai turnamen Batik Cup setelah mengalahkan Persis Solo Selection 2-0 kemarin. “Kita saat ini sedang melihat beberapa pemain yang sedang mengikuti seleksi untuk masuk skuad Persiba Bantul. Maka kami memanfaatkan turnamen Batik Cup dan turnamen lainnya agar bisa melihat gaya permainan mereka,” ungkapnya di Stadion Manahan, Solo, kemarin.

Sajuri menilai, pihaknya cukup terbantu dengan penyelenggaraan turnamen Batik Cup ini, karena sebagian besar skuad Persiba untuk menghadapi IPL musim depan adalah pemain baru. “Tentunya kami memanfaatkan penyelenggaraan ini dengan baik, untuk memberikan kesempatan para pemain memperlihatkan penerapan skema permainan kami. Terlebih lagi pemain seleksi ini belum juga dikontrak, karena kompetisi belum dipastikan,” ucapnya. Persiba meraih juara setelah di babak final mengalahkan Persis Solo Selection 2-0. Dan selama turnamen ini sendiri, Persiba yang tampil menggantikan Timnas Senior mengikutsertakan para pemain yang se-

dang diseleksi, diantaranya, Nova Arianto, Bruno Casmir, Marcio Souza, I Made Wirahadi, Dwi Joko, Camara Fasawa, Michael Ndumbusi, dan pemain lainnya. “Di dalam skuad lama kami hanya Busari dan Johan Manaji yang ada, selebihnya pemain baru, dan belum juga diikat kontraknya. Jadi setelah turnamen ini skuad diliburkan untuk sementara waktu, dan menunggu arahan manajemen. Namun saya mengaku senang denga duet Nova Arianto dan Bruno Casmir dilini pertahanan,” ucapnya. Senada dengan Sajuri, Albert Rudiana selaku asisten pelatih mengaku, seleksi pemain yang ada sekitar 26-27 pemain ini akan diikuti dalam berbagai turnamen pra musim

lainnya untuk persiapan IPL musim depan. “Nantinya para pemain akan digabungkan lagi usai libur dari 1-15 November, karena ada beberapa kota, seperti Cilacap, Magelang, Aceh dan Bandung. Jadi tentunya kami akan terus melakukan seleksi pemain,” tuturnya. Menanggapi hal ini, penyerang Persiba Bantul, I Made Wirahadi mengaku senang bisa diikutsertakan dalam turnamen ini, dan senang bisa memberikan kontribusi gol kedua dalam babak final. “Ya tentunya senang bisa mencetak gol, tetapi kedepannya saya dan rekan-rekan berharap pelatih bisa melihat kemampuan kami, dan merekrut kami di dalam skuad Persiba ini,” ucapnya. (pts)

Aspac Raih Peringkat Tiga Pramusim JAKARTA - Tim bola basket Aspac Jakarta meraih peringkat ketiga turnamen pramusim NBL Indonesia 20122013 setelah mengalahkan Satria Muda Britama Jakarta, Minggu malam. Pada pertandingan di DBL Arena Surabaya, Jawa Timur, Aspac merengkuh kemenangan setelah menghadapi perlawanan ketat dari Satria Muda, dengan skor 5955. Aspac turun dengan komposisi pemain awal Fandi Andika Ramadhani, Xaverius Prawiro, Muhammad Isman Thoyib, Wahyu Widayat Jati, dan sang kapten, Dirk Mathew Mario Gerungan. Satria Muda turun dengan kekuatan awal Christian Ronaldo Sitepu, Vamiga Michel, Arki Dikania Wisnu, Galank Gunawan, dan kapten tim ini, Faisal Julius Ahmad. Sejak kuarter pertama dimulai, Aspac langsung mengancam. Serangan dan penetrasi dilancarkan oleh Xaverius.

Berbekal akselerasi yang cepat, dia menciptakan dua poin pertama untuk timnya. Aspac menambah poin dan memimpin 50. Tak lama kemudian Satria Muda membalas. Bola dua angka yang dilepaskan oleh pemain “center” Ronaldo Sitepu melesak ke keranjang Aspac. Pada pertengahan kuarter pertama, Satria Muda baru membuat empat angka. Sebaliknya, Aspac unggul dengan raihan 11 angka. Hingga kuarter pertama berakhir, Aspac unggul 20-11. Masuknya Kevin Yonas Argadiba Sitorus pada rotasi Satria Muda di awal kuarter kedua membuahkan poin bagi tim tersebut. Pemain “power forward” itu langsung menyumbangkan dua angka. Ronaldo Sitepu menampilkan aksi ciamik. Bagi pemain seukurannya, dia mampu menyelinap diantara tubuh Isman Thoyib dan Andika Ramadhani. Tapi sayang bola yang dia lontarkan gagal. Aspac melakukan rotasi

pemain secara intensif. Ini berimbas positif. Alhasil, tim ini terus menambah angka. Sementara Satria Muda mengalami defisit poin. Hingga kuarter kedua berakhir, Satria Muda belum bisa mengejar ketinggalan. Aspac masih kokoh memimpin dengan skor sementara 36-29. Persaingan di kuarter ketiga semakin ketat. Satria Muda terus mencari celah untuk mengejar ketinggalan. Sedangkan Aspac mengantisipasi serangan lawan dan berusaha menambah angka. Ketatnya pertandingan, Aspac hanya mampu menambah 10 angka. Sementara Satria Muda mulai mengancam. Kedudukan skor sementara di akhir kuarter ketiga, Aspac 46 dan Satria Muda 41. Memasuki kuarter keempat, Aspac menambah poin menjadi 51. Sedangkan Satria Muda masih tertahan dengan selisih 10 angka. Sisa 6 menit 23 detik, Satria Muda mengejar ketinggalan. Tim ini

menambah angka menjadi 45. Masih terpaut enam poin dengan Aspac yang mulai kesulitan menambah angka. Setelah Satria Muda menambah angka menjadi 50, Mario Gerungan melontarkan tembakkan tiga poih untuk Aspac. Tim ini menjaga selisih poin agar tak terkejar oleh skuad lawan. Tapi tak lama kemudian Arki dilanggar dan dihadiahi dua lemparan bebas. Keduanya berhasil dan setelah itu dia menembak dari perimeter tiga poin. Satria Muda unggul setengah bola. Mario Gerungan kembali memotori timnya. Dia lagi-lagi tampil impresif. Tembakkan tiga angka yang dia lepaskan berhasil memasuki keranjang Satria Muda. Aspac kembali memimpin. Selepas itu, Aspac terus menambah angka. Waktu di kuarter pamungkas berakhir dan Aspac unggul dengan selisih empat poin, tim ini memenangkan laga dan meraih peringkat ketiga pramusim. (ant)

Tontowi-Liliyana

Harus Puas Sebagai Runner-Up JAKARTA - Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir harus puas menjadi runnerup pada Denmark Terbuka Super Series Premier setelah gagal meraih kemenangan pada final, kemarin. Tampil sebagai partai pembuka final turnamen berhadiah total 400.000 dolar AS tersebut di Odense, Denmark, Tontowi-

Liliyana yang menjadi unggulan keempat, kalah oleh unggulan pertama berasal dari China Xu Chen-Ma Jin dengan skor ketat 21-23, 26-24, 1121 dalam waktu lebih dari satu jam. Setelah memainkan dua game pertama dengan ketat, terutama game pertama yang sudah mencapai “game point” lebih dulu, pasangan Indone-

sia tertinggal cukup jauh pada game ketiga. “Sayang game pertama, kami sudah unggul 2018 (tetapi akhirnya kalah, red.),” kata Liliyana. Ia terkesan menyesali kehilangan game pembuka itu. Pertemuan tersebut adalah pertemuan pertama kedua pasangan setelah Olimpiade London Juli lalu, saat Tontowi-Liliyana kalah di semifinal. Pasangan

peringkat empat dunia itu adalah satu-satunya wakil Indonesia di final Denmark Terbuka. Juara ganda putra diraih pasangan Korea Selatan Shin Baek Cheol-Yoo Yeon Seong dengan mengalahkan unggulan ketiga Koo Kien Keat-Tan Boon Heong berasal dari dari Malaysia, 1921, 21-11, 21-19. (ant)

PICKUP POINT

Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini

HOTEL

TRANSJAKARTA -

Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor

1 2 3 4 5 6 7 8

: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus

SPBU PERTAMINA -

SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU

34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel

RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -

RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara

-

Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor TRADE CENTER

-

Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING

-

BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM

-

Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor


lahraga

7

Suluh Indonesia, Senin 22 Oktober 2012

Asosiasi Pemain Dukung Protes Ferdinand LONDON - Keputusan bintang Manchester United Rio Ferdinand melakukan protes terhadap kampanye anti-rasisme “Ayo Singkirkan (Rasisme)” mendapat dukungan dari Asosiasi Pesepak Bola Profesional (PFA). Ferdinand, yang saudara kandungnya Anton mendapat pelecehan rasial dari kapten

Chelsea John Terry pada tahun lalu, tak mengenakan kaus “Ayo Singkirkan (Rasisme)” saat melakukan pemanasan sebelum pertandingan sebelum United menang 4-2 atas Stoke City, meskipun manajer Sir Alex Ferguson mengatakan, semua pemainnya akan mendukung kelompok yang memperjuangkan

kesetaraan itu. Ferguson secara tersirat memberi sinyal bahwa dirinya akan menghukum Ferdinand atas tindakan itu, dengan menyebut bahwa insiden tersebut “memalukan” dan berjanji bahwa sang pemain “harus bertanggung jawab.” Bagaimanapun, sejumlah pemain lain

di seluruh negeri pada Sabtu juga menolak mengenakan kaus itu sebagai bentuk protes kegagalan “Ayo Depak (Rasisme) untuk meminta hukuman yang lebih keras terhadap insiden-insiden rasisme. Jason Roberts (Reading), Kenwyne Jones (Stoke City), dan Joleon Lescott (Manches-

ter City) juga ambil bagian dalam aksi protes itu, dan ketua PFA Clarke Carlisle berjanji untuk memantau segala situasi dan berupaya memastikan Ferdinand tidak akan mendapat hukuman akibat memegang teguh prinsipnya. Mantan pemain Burnley Carlile minta Ferguson

mengikuti teladan dari manajer Reading Brian McDermott dan manajer Newcastle Alan Pardew, untuk mengizinkan Ferdinand menjelaskan alasan-alasan di balik keputusannya. “Terdapat dua sisi untuk hal ini. Pertama-tama, Sir Alex Ferguson meneruskan dukungan teguhnya bagi kampanye ‘Ayo

Singkirkan (Rasisme)’ yang merupakan hal terpuji dan apa yang ingin kami semua lihat adalah anda tidak dapat mencela atau memaksa setiap individu untuk berpihak,” kata Carlisle. “Ferguson mengatakan dirinya dipermalukan dan itu disebabkan pernyataan yang telah dibuatnya.” (ant)

DIREKTORI SULUH INDONESIA - BISNIS JAKARTA BOGOR

JAKARTA KENTANG

BOGOR

TERI KACANG BALADO

DIBUTUHKAN KARYAWATI 1. Usia Max 22 Thn 2. SLTA/Sederajat 3. Ramah & Supel 4. Diutamakan Berpengalaman 5. Berdomisili Di Sekitar BINTARO

Rasa Pedas Manis & Ekstra Pedas Jual Grosir & Eceran Hubungi 0857 1174 7992 - (021) 4070 683 Counter GIANT PONDOK BETUNG Work Shop : Jl. Aren 2 RT. 1 RW. 1 NO. 1 Pondok Betung - Pondok Aren Tangerang Selatan

Lamaran Ke “CHA CHA FASHION” Ruko Victorian Blok C No. 3 Bintaro Jaya Sektor 3A

JAKARTA UJIAN PERSAMAAN/KONVERSI KELAS KARYAWAN DLL.

Suzuki Paket Hemat, Pembayaran Jadi Ringan

DP 15% PEBRYAN : 0813 1118 0881 0856 8155 901

Terima Pendaftaran Siswa Baru Program: Paket B/C, Akta-4 D3, S1.S2,S3 Jurusan : Ekonomi, Hukum, Teknik, Pendidikan, Fisip, Komputer, Pertanian, Peternakan, Psikologi, Kesehatan, Sekretaris, dll

Hub : 085255564971

KAMI

LEGAL CONSULTAN

MENANGANI JASA Mengatasi : v Sertifikat palsu v Tanah Sengketa v Perceraian v Pidana Hukum v Kasus Perdata dll

Jika Anda bermasalah CC/KTA, Tidak mampu bayar, stres dikejar debtcoll kami solusinya Marni : (021) 99306921/08176682240

MARNI (021) 99306921 08176682240

(Disc 50%-80%)

NEW THINKING NEW POSSIBILITIES

Grand Avega

Tucson

? Bisa tukar tambah ? Proses Cepat ? Cash/Kredit ? Data Bisa Dibantu Hub: Putra 0812 1899 5879 / 021-9838 7515 Pin BB 229F2261

PASANG Pasang Iklan Lowongan, Otomotif, IKLAN Properti & Peluang Emas Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771

Ukuran 2 x 50 mmk

BW Rp. 200.000 FC Rp. 300.000 Hub : 021-5357602

Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602 G.27-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Senin 22 Oktober 2012

8

Suluh Indonesia/ant

TRANSAKSI - Dirut PT Pos Indonesia, Dr I Ketut Mardjana (no 2 dari kiri) didampingi Dirut Bank Mandiri, Zulkifli Zaini (no 3 dari kiri) sedang transaksi di Kantor Pos Tulangan Sidoarjo, Jum’at (19/10) kemarin.

Sinergi Pos Indonesia dan Bank Mandiri

Target Optimalisasi Layanan Mikro PT Pos Indonesia terus melakukan upaya untuk otimalisasi layanan pelanggan. Salah satunya dengan bermitra strategis dengan Bank Mandiri. Tujuannya, berkomitmen memperkuat sinergi untuk mengembangkan sektor usaha mikro di Indonesia. Dengan pola pelayanan satu atap dan integrasi layanan, mempermudah nasabah/pelanggan memanfaatkan produk yang dimiliki Pos Indonesia dan Bank Mandiri. Program kemitraan ini ditandai dengan PT Pos Indonesia melauncing kantor Bank Mandiri Mitra Usaha di Kantor Pos Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) Jum’at (19/10) kemarin. Peresmian kantor layanan mikro bernama ‘Mandiri Mitra Usaha’ ini dilakukan oleh Dirut PT Pos Indonesia, Dr. I Ketut Mardjana dan Dirut Bank Mandiri, Zulkifli Zaini, yang disaksikan oleh pejabat Bank Indonesia dan Muspida setempat. “Kerjasama yang kita lakukan ini adalah terobosan mengajak Bank Mandiri masuk desa lewat jaringan Pos Indonesia. Harapan kami, akses perbankan ini bisa dimanfaatkan masyarakat pedesaan semaksimal mungkin. Termasuk akses kredit mikro yang sudah mampu disediakan melalui Pos Indonesia bareng Bank Mandiri sampai pelosok desa,” kata I Ketut Mardjaya, dalam sambutan pembukaannya. Sementara Dirut Bank Mandiri, Zulkifli Zaini, lebih banyak menyampaikan optimisme bisa menjalin kerjasama lebih baik ke depannya. Mengingat tugas dan fungsi Bank Mandiri dan Pos Indonesia memiliki misi yang sama sebagai agen pembangunan. Melalui kerjasama ini, kedua perseroan akan bersinergi untuk membangun Indonesia melalui pengembangan usaha mikro dengan kekuatan jaringan yang dimiliki. Usaha mikro, UKM, selama ini sudah mentradisi di wilayah pedesaan. Memberikan peran signifikan terhadap pembangunan daerah yang berimbas kepada tingginya tingkat kemajuan

ekonomi dan pembangunan bangsa. PT Pos yang sudah berdiri sejak 266 tahun lalu, memiliki visi dan misi selaras dengan Bank Mandiri yang sama-sama berorientasi kepada masyarakat kecil. Bagaimana membangun pedesaan dan ekonomi nasional diawali dari pembangunan ekonomi desa-desa kecilnya adalah target yang sama-sama ingin diraih Pos Indonesia dan Mandiri. Bank Mandiri sendiri, hingga September 2012, sudah membukukan kredit sektor usaha mikro sebesar Rp 40,28 triliun, tumbuh 63,61 persen dibandingkan dengan penyaluran kredit hingga September 2011 yang mencapai Rp 24,62 triliun. Jumlah nasabah kredit mikro juga meningkat pesat menjadi 789.000 nasabah di September 2012 dari 647.000 nasabah di September 2011. Dari total kredit mikro sebesar Rp 29,28 triliun (72,69 %) disalurkan kesektor usaha produktif dengan fokus pada produk-produk unggulan seperti pedagang kelontong, pedagang pasar, warung makan dan pertanian. Di wilayah Jawa Timur, kredit mikro yang telah disalurkan Bank Mandiri hingga September 2012 mencapai Rp 4,44 triliun, naik 72,22% dibandingkan dengan penyaluran kredit hingga September 2011 yang sebesar Rp 2,58 triliun. Penyaluran terbesar ditujukan kepada sektor usaha produktif mencapai Rp 3,20 triliun (72,20%) dari total penyaluran kredit mikro Bank Mandiri di Jawa Timur. Dengan sinergi Mandiri Mitra Usaha ini kredit tersebut diharapkan dapat terus meningkat hingga Rp 46,10 triliun sampai akhir 2012. Dengan jumlah kantor dan jaringan yang dimiliki Pos Indonesia yang saat ini yakni, 3.700 jaringan kantor dan 24.000 – 26.000 layanan titik pos tersebar hingga pelosok Indonesia, bukan hal tak mungkin. Pada kesempatan itu, Dirut PT Pos Indonesia, I Ketut Mardjana mengatakan, kerjasama Bank Mandiri dengan Pos Indonesia telah dilakukan

sejak 2010, yang meliputi kerjasama korporasi & kerjasama pemanfaatan jaringan, outlet dan layanan milik PT Pos. Selama ini, Pos Indonesia sendiri dapat memberikan layanan jasa berupa pengiriman surat dan paket pos (mail/parcel), logistik serta jasa keuangan (financial services), kepada masyarakat yang berada di urban area maupun rural area. Pos Indonesia kini telah mampu menunjukkan kreatifitasnya dalam pengembangan bidang perposan Indonesia dengan memanfaatkan insfrastruktur jejaring yang dimilikinya yang mencapai sekitar 24 ribu titik layanan yang menjangkau 100 persen kota/kabupaten, hampir 100 persen kecamatan dan 42 persen kelurahan/desa, dan 940 lokasi transmigrasi terpencil di Indonesia. Seiring dengan perkembangan informasi, komunikasi dan teknologi, jejaring Pos Indonesia sudah memiliki 3.700 Kantorpos online, serta dilengkapi elektronic mobile pos di beberapa kota besar. Sementara itu, Bank Mandiri adalah bank terbesar di Indonesia yang memberikan pelayanan kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Micro & Retail, Consumer Finance serta Treasury, Financial Institution & Spesial Asset Management. Bank Mandiri pada saat ini memiliki anak-anak perusahaan untuk mendukung bisnis utamanya yaitu: Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal), Bank Syariah Mandiri (perbankan syariah), AXAMandiri Financial Services (asuransi jiwa), Bank Sinar Harapan Bali (UMKM) serta Mandiri Tunas Finance (jasa pembiayaan) dan Mandiri AXA General Insurance (asuransi umum). Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 10.361 ATM, yang tersambung dalam jaringan ATM Link dengan jumlah total 28.039 ATM, Jaringan Electronic Data Capture (EDC) sebanyak 112.879 unit serta electronic channels yang meliputi Internet Banking, SMS Banking dan Call Center. (adv)

Suluh Indonesia/ant

TANPA KEKERASAN - Seorang joki memacu sepasang sapi saat kejuaran karapan sapi piala Presiden 2012 di Stadion RPH Moh Noer, Kab. Bangkalan, Madura, Jatim, kemarin. Sebanyak 24 pasang sapi mengikuti karapan sapi tanpa kekerasan sesuai instruksi Gubernur Jatim.

Polisi Sukabumi

Tangkap Pembobol Rumah Bintara SUKABUMI - Jajaran Polsek Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat, menangkap seorang ibu rumah tangga yang membobol rumah seorang bintara polisi berpangkat bripda di Jalan Pramuka, Perumahan Griya Cikondang. Dalam menjalankan aksinya, tersangka dibantu kakak sepupunya, Dadang yang berpura-pura sebagai peminta sumbangan, dari rumah korban Bripda Asep Soni, tersangka berhasil menggondol satu unit handphone atau telepon genggam pada Minggu siang. “Keduanya kami ciduk setelah ada laporan dari pihak

korban yang merasa kehilangan telepon selulernya setelah disambangi oleh kedua pencuri ini. Keduanya berhasil ditangkap saat hendak melarikan diri dengan menggunakan angkutan kota,” kata Kepala Unit I Reskrim Polsek Citamiang, Ipda Muslih kepada ANTARA. Menurut Muslih, modus yang dilakukan oleh keduanya dalam menjalankan aksinya berpura-pura sebagai orang peminta sumbangan Yayasan Darrul Bayan. Kedua tersangka masih dimintai keterangan seputar kasus pencurian dan pembobolan rumah seorang bintara polisi ini. Tersangka utama pada ka-

sus ini adalah seorang ibu rumah tangga bernama Nyai Suparti, warga Kampung Begeg, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang. Dalam menjalankan aksinya, tersangka dibantu oleh kakak sepupunya, Dadang, warga Jalan/Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, yang berprofesi sebagai buruh harian lepas. “Untuk mengungkap kasus ini, kami masih melakukan pengembangan, khawatir modus yang dilakukan oleh keduanya sudah banyak memakan korban. Selain itu, diduga formulir sumbangan Yayasan Darrul Bayan yang dibawa tersangka juga fiktif,”

katanya. Keduanya harus meringkuk di penjara Polsek Citamiang dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya lima tahun penjara. Sementara, tersangka, Nyai Suparti mengatakan, dirinya hanya disuruh kakak sepupunya untuk mengambil telepon seluler di rumah anggota polisi tersebut. “Saya tidak ada niat mencuri telepon seluler milik pak polisi di dalam rumahnya, saya hanya disuruh kakak sepupu saja, yang kebetulan telepon itu berada dekat saya. Setelah saya ambil, HP tersebut diserahkan ke kakak saya,” kata Nyai. (ant)

BUNDA NORMA SERING DIDATANGI PEJABAT SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 22 Oktober 2012 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu