Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Rabu, 22 Februari 2017
No. 38 tahun XI
Pengemban Pengamal Pancasila
Ribuan Rumah Terendam JAKARTA - BNPB mencatat banjir di 54 titik di Jakarta menyebabkan ribuan rumah terendam. “Berdasarkan 401 laporan masyarakat mengenai banjir di Jakarta dan sekitarnya, ribuan rumah dan jalan terendam banjir,” kata Kapus Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho lewat keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, kemarin. Dia mengatakan banjir dan genangan air itu memiliki kedalaman bervariasi 10150 sentimeter. Sebanyak 51 titik banjir, kata dia, tersebar ke sejumlah lokasi yaitu Jaksel (11 titik), Jaktim (29 titik), dan Jakut (14 titik). Menurut Sutopo, banjir disebabkan drainase perkotaan yang tidak mampu menampung aliran air di permukaan. Selain itu, disebabkan luapan air sungai
yang naik sehingga aliran permukaan dari drainase tidak dapat dialirkan ke sungai. Secara terpisah, Kepala BNPB Willem Rampangilei menilai penanganan preventif yang telah diupayakan Pemprov DKI Jakarta untuk mencegah bencana banjir selama ini sudah baik. “Upaya itu telah dilakukan Pemda DKI Jakarta dengan sangat baik. Tetapi memang curah hujan yang tinggi dan ada beberapa projek yang belum selesai,’’ katanya. Willem mengatakan BNPB sendiri telah menerjunkan tiga tim satuan tugas untuk membantu masyarakat mengurangi risiko dampak bencana banjir yang terjadi di Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Selain itu, Willem mengatakan seluruh kebutuhan peralatan di lapangan sudah disiagakan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PEMERIKSAAN ATTY SUHARTI - Wali Kota Cimahi nonaktif Atty Suharti Tochija (kiri) dikawal petugas usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, kemarin. Atty diperiksa sebagi tersangka kasus suap.
Mendagri Serahkan Kepada Presiden Terkait Status Ahok
Suluh Indonesia/ant
TERIMA PERWAKILAN FUI - Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath (kedua kanan) mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. DPR mendengarkan aspirasi massa dalam menuntut pemberhentian Ahok.
JAKARTA - Mendagri Tjahjo Kumolo mengungkapkan surat balasan dari MA terkait permintaan fatwa tentang status Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama sudah dilaporakan kepada Presiden Joko Widodo, namun Presiden tidak berkomentar. “Sudah. Beliau tidak komentar,” kata Tjahjo Kumolo saat ditanya wartawan sebelum menghadiri rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta, kemarin. Mendagri mengungkapkan surat dari MA yang menyatakan tidak berpendapat karena masih dalam proses gugatan di pengadilan. Tjahjo menyatakan bahwa Pasal 83 UU Nomor 23
tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah masih multitafsir sehingga menimbulkan perbedaan pendapat. “Dia terdakwa tapi diancam hukuman 4 tahun, ya tidak saya berhentikan, maka itu saya menunggu sampai proses hukum akan dilalui,” kata Tjahjo. Mendagri mengatakan hal yang sama juga pernah dilakukan kepada Gubernur Gorontalo Rusli Habibie terdakwa atas dugaan penghinaan terhadap Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso juga tidak diberhentikan. “Selama 2 tahun jadi menteri sudah banyak saya lakukan ke kepala daerah. Kalau KPK kan lima tahun, sudah pasti ketika terdakwa saya berhentikan. Ini baru ada dua ka-
sus, Gorontalo dan Pak Ahok,” ungkap Tjahjo. Dia mengatakan Gubernur Gorontalo dan Gubernur DKI, yakni dua kepala daerah yang dijadikan tedakwa namun bukan masalah korupsi sehingga tidak diberhentikan karena ada multitafsir menurut hukum. Mendagri juga tidak mau keputusannya itu menimbulkan kegaduhan, namun Pasal 83 UU Pemda tersebut diakuinya masih multitafsir dan keputusan politik itu tidak hanya berdasarkan hukum. “Ada pertimbangan hukum, filosofis, sosiologis, ada mencermati gelagat perkembangan dan dinamika,” katanya. Sebelumnya, MA menolak untuk memberikan pendapat
terhadap status Ahok. “Isi surat adalah kami tidak memberikan pendapat karena sudah ada dua gugatan TUN (Tata Usaha Negara) yang masuk ke Pengadilan TUN,” kata Wakil Ketua MA bidang Yudisial Syarifuddin. Juru Bicara MA, Suhadi mengaku bahwa MA memang mencegah diri untuk mengeluarkan pendapat bila persoalan itu sudah atau berpotensi dibawa ke tahap pengadilan. “MA memegang prinsip kalau minta petunjuk atau ada pertanyaan yang materi dari petunjuk itu ada keterlibatan suatu perkara, maka MA mencegah diri untuk mengeluarkan pendapat soal itu,’’ kata Suhadi. (ant)
UU ASN Direvisi
Saatnya Fokus Merubah Karakter Birokrasi WAKIL Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria mengatakan semangat revisi UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengakomodir masalah ratusan ribu honorer yang telah memiliki masa kerja belasan hingga puluhan tahun untuk menjadi PNS, harus diikuti oleh solusi. Oleh karena itu, salah satu fokus revisi UU ASN yang sedang dibahas DPR adalah mengubah pola pikir masyarakat bahwa menjadi PNS lebih baik daripada menjadi pengusaha atau pekerja swasta. Di sisi lain, UU ASN juga diharapkan dapat mengubah karakter PNS atau birokrasi yang selama ini dikenal terlalu dimanjakan dengan
berbagai macam fasilitas dari negara. “Saya ingin menggambarkan ada perbedaan yang signifikan dan ada perlakuan orang swasta dengan orang PNS. Ini yang harus diperhatikan dan ini yang harus dibenahi,” kata Ahmad Riza Patria dalam diskusi bertema ‘Politiskah Revisi UU ASN?’ di Gedung DPR Jakarta, kemarin.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra ini menjelaskan salah satu contoh kecil seperti penggunaan alat tulis kantor. Di swasta, penghematan dilakukan sedemikain hematnya. Hal itu karena, seorang pekerja swasta sudah diingatkan diawal masa kerjanya bahwa hidup matinya perusahaan sangat tergantung dari pola kerja karyawan sehingga perlahan karakaternya dibentuk mengikuti kebijakan perusahaan. “Hingga sedemikian efisiensi dan efektivitasnya orang swasta apalagi wirausaha. Jadi mohon maaf, nggak ada yang namanya listrik berlebihan, penggunaan AC yang berlebihan dan lainnya. Apalagi soal gaji, tunjangan dan lain-lain,” imbuhnya. Hapus Komisi Di sisi lain, Riza mengakui isu tuntutan pegawai honorer yang meminta diangkat menjadi PNS, menjadi salah satu pendorong dewan menjadikan revisi UU tersebut menjadi usul inisiatif DPR. Namun, persoalan ini, juga masih menjadi persoalan pelik sebab untuk mengangkat pegawai honorer sebanyak 439.000 yang statusnya sudah K2. Apabila jumlah honorer sebanyak itu diangkat maka APBN akan makin terbebani karena negara harus menganggarkan anggaran sebesar Rp 23 triliun. “Itu baru K2 (Kategori 2), belum K1 nya dan pegawai yang tanpa K,” katanya. Pada bagian lain, Riza mengatakan ketidaksetujuannya atas usul menghapus KASN. (har)
Suluh Indonesia/ant
AKSI 212 - Umat muslim mengikuti aksi 212 di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. Aksi yang diikuti ribuan orang itu menuntut pemberhentian Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang telah menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penistaan agama.
Ahli Agama :
Ahok Terbukti Menistakan Agama JAKARTA - Ahli agama dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Miftachul Akhyar menyatakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah terbukti menistakan agama dengan menyebut kata “dibohongi pakai AlMaidah ayat 51”. “Dalam bagian tersebut sudah masuk penistaan agama karena menganggap Surat Al-Maidah ayat 51 itu seakan-akan membohongi,” kata Miftachul dalam lanjutan sidang penistaan dengan terdakwa
Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa. Ia mengatakan di dalam Surat Al-Maidah ayat 51 disebutkan larangan untuk memilih pemimpin non-Muslim, yaitu Nasrani dan Yahudi. “Ini sesuai dengan surat-surat lainnya yang mempunyai makna sama dengan Al-Maidah ayat 51 seperti dalam Surat An-Nisaa ayat 140 dan Surat Ali-Imran sehingga apabila tidak dijalankan maka mereka berada di jalan yang sesat,” ucap Miftachul. Selain Miftachul, JPU juga memeriksa ahli agama lainnya
Yunahar Ilyas dan ahli pidana dari UII Mudzakkir. Sementara itu, ahli agama Islam dari Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Yunahar Ilyas menyatakan ucapan Ahok saat menyinggung Surat Al-Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu merupakan penistaan terhadap ulama. “Itu yang dituduh berbohong bisa politisi, mubaligh, guru, bisa juga ulama. Dalam konteks ini yang punya otoritas mewarisi Nabi menyampaikan risalah Islam adalah ulama. Maka ucapan itu telah menistakan ulama,” kata
Yunahar. Menurut dia, dalam pidato Ahok itu, walaupun tidak sebutkan ulamanya tetapi disebutkan kata “orang” dan “orang” itu bersifat umum siapa saja yang menyampaikan Surat Al-Maidah ayat 51. “Tentu menurut itu ulama berbohong, dalam khasanah intelektual Islam berbeda pendapat itu biasa, menyatakan pendapat orang salah juga itu biasa, mengatakan sesat juga biasa tetapi jangan mengatakan bohong,’’ katanya. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Rabu 22 Februari 2017
2
Kilas Status Hukum Sylviana PENYIDIK Bareskrim Polri akan segera menentukan status Ketua Kwarda Pramuka DKI Jakarta nonaktif Sylviana Murni terkait penyidikan dugaan korupsi dana hibah pada 2014 dan 2015. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, kemarin mengatakan, dalam waktu dekat penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan status Sylvi di kasus itu. Ia mengatakan sebelum gelar perkara tersebut dilakukan, pihaknya masih harus menunggu hasil audit BPK untuk mengetahui jumlah kerugian negara dalam kasus tersebut. Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan kapan hasil audit tersebut selesai. Dalam kasus ini, Sylviana telah diperiksa dua kali dalam statusnya sebagai saksi. Mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu menegaskan bahwa tidak ada penyelewengan dalam penggunaan dana hibah Pemprov DKI di Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta. (kmb)
Gedung Majelis Taklim Ambruk GEDUNG Majelis Taklim milik Yayasan Hayatul Islam di Jl H Samali Gang Ayub No 15 RT 01/01, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tiba-tiba ambruk. Diduga, bangunan yang satu area dengan TK Islam Al Zahra ini, roboh akibat termakan usia. Mila Jamilah (57), pengurus yayasan menuturkan, saat kejadian sekitar pukul 09.30, lokasi sekitar gedung tidak ada aktivitas. Khatijah mengatakan, saat kejadian bangunan sedang sepi karena memang tidak ada kegiatan. Rencananya sore baru digunakan untuk pengajian. Perwira Piket Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Mochamad Arief menjelaskan, tak ada koraban jiwa saat gedung berukuran sekitar 12x6 meter persegi itu ambruk. Ditaksir, kerugian materi mencapai sekitar Rp 75 juta. Ia mengatakan, dugaan sementara ambruk karena bangunan sudah tua. Saat kejadian cuaca juga gerimis dan tidak ada angin kencang. (kmb)
Kali Gendong Meluap RATUSAN warga Kampung Sepatan, RT 03/05, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara terpaksa mengungsi ke pul kontainer kosong setelah kediamannya tergenang setinggi sekitar satu meter. Muksin (52), salah satu pengungsi mengatakan, genangan setinggi sekitar satu meter berasal dari luapan air Kali Gendong Drain dan Kali Cakung Drain. Ia melanjutkan, akibat tingginya genangan, warga di lingkungannya terpaksa harus mengungsi ke pul kontainer di belakang Kampung Sepatan. Saat dikonfirmasi, Lurah Rorotan, Yuyun Wahyu membenarkan, genangan di permukiman warga Kampung Sepatan mencapai satu meter. Kawasan tersebut tergenang karena berada di daerah cekungan yang level tanahnya 1,5 meter di bawah Jalan Inspeksi Kali Cakung Drain. Yuyun menyebutkan, berdasarkan data di lapangan, jumlah warga yang mengungsi sebanyak 185 Kepala Keluarga (KK) atau 300 jiwa. Bantuan makanan untuk korban banjir sudah didistribusikan. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
BANJIR DI JAKARTA - Seekor delman melintasi banjir di Kedoya, Jakarta Barat, kemarin. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan bahwa ada 54 titik banjir yang tersebar di wilayah Jakarta dengan ketinggian bervariasi.
Banjir di Jakarta
Telan Dua Korban Jiwa JAKARTA - Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pengangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang terjatuh di Kali Betik belum ditemukan. Berdasarkan informasi, korban diketahui bernama Denis. Kejadian bermula saat korban mendorong sepeda motornya melintas di Jembatan Kali Betik, RW 022, Kelurahan Kelapa Gading Barat, sekitar pukul 05.30 WIB.
Sejurus kemudian, diduga korban terpeleset hingga tercebur ke kali. Korban pun tenggelam dan terseret derasnya arus Kali Betik. Sementara, sepeda motornya tersangkut di jembatan. Muntasir (45) saksi mata mengatakan, dirinya gagal menolong korban karena debit air di Kali Betik sedang tinggi dan arusnya deras. “Warga lainnya langsung melapor ke petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan di Pos Ke-
lapa Gading Barat,” tuturnya. Sementara, Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan mengatakan, delapan personel dikerahkan untuk melakukan pencarian korban. Namun, hingga pukul 12.30 belum berhasil ditemukan. “Kita upayakan semaksimal mungkin agar korban bisa ditemukan,” tandasnya. Sementara itu, Novi Eka Mely Yana (31), seorang warga korban banjir di Jalan Ke-
mang Selatan X, RT 03/02, Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan ditemukan tewas di rumahnya yang terendam air sedalam 1,5 meter. Diduga penyebabnya akibat tersengat aliran listrik. Menurut Een (40), sepupu korban, debit air mulai tinggi masuk ke permukiman sekitar pukul 05.30. Sehingga banyak warga mengungsi ke Musala yang lokasinya lebih tinggi dari permukiman. Rumah korban sendiri han-
ya berada sekitar 10 meter dari bibir Kali Krukut. Sehingga dampak dari luapan kali mencapai 1,5 meter. Dari informasi yang dihimpun, suami korban Amsir (50) sudah berangkat kerja sejak pukul 05.00. “Awalnya saya kan lagi di Musala ngungsi. Terus saya lihat ada anaknya Novi, namanya Reyhan (8). Saya tanya kemana mamanya, dijawab katanya nggak tahu. Lalu saya berpikir untuk mencari ke rumahnya,” ujar Een. (kmb)
Pemprov Gandeng Polda Metro
Penunggak Pajak Ranmor Dirazia JAKARTA - Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, akan merazia pemilik kendaraan yang menunggak pajak kendaraan bermotor (PKB). Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta Edi Sumantri mengatakan, razia ini digelar karena angka penunggak pajak kendaraan bermotor di DKI cukup tinggi. “Jumlah penunggak PKB, untuk motor ada 3,2 juta kendaraan, sedangkan mobil seki-
tar 600 ribu,” kata Edi di Balai Kota Jakarta, kemarin. Dia menambahkan, pemilik kendaraan yang menunggak pajak lebih dari tiga tahun, maka kendaraannya akan langsung disita. “Kalau pajak lebih dari tiga tahun, yang disita motornya. Tapi kalau masih 12 tahun suratnya yang disita,” jelasnya. Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta menaikkan target penerimaan pajak tahun ini hingga Rp 4 triliun. Untuk bisa mencapai target, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD)
menggandeng Tim Optimalisasi Penerimaan Daerah KPK. Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengatakan, tahun lalu target pajak daerah mencapai Rp 35,2 triliun. Pihaknya sengaja menggandeng KPK untuk bisa melakukan optimalisasi penerimaan pajak daerah ini. “Saya pikir ini terobosan baru dari menggandeng KPK khususnya Deputi Pencegahan. Terlebih tahun ini kami targetkan pajak daerah naik Rp 4 triliun dari tahun lalu sebesar Rp 35,2 triliun,” kata Saefullah.
Pihaknya optimistis jika target ini bisa tercapai. Sepanjang tidak ada kebocoran dalam penerimaannya. Karena potensi pajak daerah di Ibukota memang cukup tinggi. Salah satu cara yang akan ditempuh untuk menggenjot perolehan pajak daerah ini dengan sistem non tunai. Sehingga semua transaksi dilakukan melalui perbankan. Dengan cara ini dinilai lebih aman dan tidak akan ada kebocoran lagi. “Bila perlu tahun 2018 nanti kami akan bikin sistem yang canggih,’’ katanya. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
SIDANG LANJUTAN AHOK - Saksi ahli agama Islam yang juga Wakil Rais Aam PBNUMiftahul Akhyar (tengah) memasuki ruang sidang saat sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama di auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, kemarin.
DPRD Dukung
Gaji Honorer Pulau Sabira Naik JAKARTA - Komisi E DPRD DKI Jakarta siap membahas usulan tambahan gaji bagi guru honorer yang bertugas di Pulau Sebira, Kepulauan Seribu. “Kami siap membahas jika Dinas Pendidikan mengusulkan anggaran untuk tambahan penghasilan guru honorer yang bertugas di Pulau Sebira,” kata Ramly HI Muhammad, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, kemarin. Ia menilai penghasilan guru honorer di Pulau Sebira sebesar Rp 3,3 juta per bulan atau setara UMP DKI Jakarta tidak sebanding dengan tugas emban. “Ada aturan dari Ke-
mendagri yang harus dipatuhi agar tidak terjadi kesalahan atau temuan penggunaan anggaran di kemudian hari. Ini yang harus diwaspadai oleh pengguna anggaran,” ujarnya. Untuk itu, lanjut Ramly, dewan bersama eksekutif akan membahas usulan kenaikan gaji bagi guru honorer sesuai mekanisme aturan yang berlaku. “Pada tahap awal usulan tersebut dibahas dan disetujui terlebih dahulu di tingkat Komisi serta selanjutnya dibawa ke Badan Anggaran untuk ditetapkan di dalam APBD. Mudahmudahan, Kemendagri juga menyetujui usulan kenaikan gaji
bagi guru honorer di Pulau Seribu,” tandasnya. Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Ismer Harahap meminta agar Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Kepulauan Seribu mengusulkan kenaikan gaji bagi guru honorer yang bertugas di Pulau Sebira, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. “Harus ada tambahan mengingat resiko kerjanya juga besar. Saya harap bisa diusulkan agar mereka mendapatkan gaji setara dua kali UMP,” kata Ismer seraya menyatakan, gaji guru honorer di Pulau Sebira saat ini masih sesuai UMP. (kmb)
Ahok Pastikan
Normalisasi Selesaikan Masalah Banjir GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan cara mengatasi masalah banjir yang kerap melanda wilayah ibu kota dapat diselesaikan dengan melakukan normalisasi terhadap seluruh sungai dan waduk. Ditemui di Balaikota Jakarta, kemarin, Ahok mengatakan, normalisasi sekarang kan masih belum selesai, belum cukup. Sedangkan hujannya terusmenerus. Jadi, tunggu sampai normalisasi selesai. Menurut Ahok, air di sungai maupun waduk dapat meluap apabila hujan terus mengguyur. Terlebih, apabila sungai dan waduk yang berfungsi sebagai tampungan air itu berkurang daya tampungnya
akibat banyaknya bangunan yang berdiri di atasnya atau di pinggirannya.“Oleh karena itu, kalau hujan deras terus-menerus, berarti harus sediakan wadah atau tampungan air yang lebih besar. Sungai-sungai dan waduk-waduk harus diperlebar lagi,” ujar Ahok. Dia menuturkan banyaknya bangunan liar yang berdiri di atas sungai atau di pinggir sungai mengakibatkan penyempitan sungai tersebut, sehingga
daya tampungnya ikut berkurang. “Sekarang ini, wadah atau tampungan air itu kan semakin sempit. Jadi, memang harus dilakukan normalisasi. Setelah normalisasi, sungai dan waduk jadi lebar dan daya tampungnya bertambah,” tutur Ahok. Sementara itu, diketahui sejumlah pintu air di wilayah ibu kota berada dalam status siaga satu akibat hujan deras yang mengguyur sejak Senin (20/2) kemarin, salah satunya adalah Pintu Air Karet. Akibat hujan deras itu, genangan juga muncul di sejumlah lokasi pada Selasa pagi dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 20 hingga 40 sentimeter (cm), di antaranya di
depan Kalibata City setinggi 40 cm dan di Cawang-UKI arah Gedung BNN (Jakarta Timur) setinggi 20 cm. Sementara itu, umeminimalisir banjir yang kerap melanda permukiman RW 13, Kelurahan Cipinang Muara, Jatinegara normalisasi Kali Sunter harus segera dilakukan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menuturkan, selama ini permukiman warga di bantaran Kali Sunter kerap terendam jika terjadi banjir kiriman. Djarot mengatakan, apalagi jika hujannya ekstrim dan berlangsung lama. Maka normalisasi harus dilakukan, tidak ada jalan lain, dan normalisasi segera dilakukan. (kmb)
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 22 Februari 2017
3
KASN :
ASN Mengarah Pada Sistem Meritokrasi ANGGOTA Komisi Aparat Sipil Negara, Waluyo, mengatakan aparat sipil negara (ASN) mendatang akan mengarah pada sistem meritokrasi yakni perpaduan antara kinerja dan penghargaan. Waluyo pada diskusi “Forum Legislasi: RUU ASN” di Gedung MPR/ DPR/DPDJakarta, kemarin mengatakan, ASN yang berkinerja baik, mendapat penghargaan dan posisi yang baik. Menurut Waluyo, UU No 5 tahun 2014 tentang ASN sudah diberlakukan sejak tahun 2014 tapi sampai saat ini belum ada peraturan perundangan yang lebih teknis yakni PP, Keputusan Menteri UU ASN belum diterapkan dengan baik dan belum ada aturan teknisnya, kata dia, tapi DPR RI sudah mau merevisinya. “Ini menjadi persoalan sendiri yang menarik,” katanya. Waluyo menjelaskan, KASN mendapat infor-
masi ada dua hal yang akan direvisi dalam UU ASN yakni, persoalan tenaga honorer dan sistem meritokrasi yang merupakan wilayah pengawasan KASN. Selama dua tahun diberlakukannya UU ASN, menurut dia, tingkat pencapaian meritokrasi di kementerian, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota, sudah cukup tinggi. “Kalau DPR RI akan merevisi UU ASN, saya usulkan agar diperbaiki kapasitas organisasinya,” katanya. Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Riza Patria mengusulkan, Pemerintah agar membenahi pola pengangkatan dan distribusi PNS di setiap daerah agar tersebar secara proporsional. “Kebutuhan PNS tergantung pada formasi dan alokasi di setiap daerah,” kata Riza Patria. Menurut dia, pengangkatan PNS selain melihat formasi dan alokasi, juga harus disesuaikan dengan keberadaan anggaran negara. Politisi Partai Gerindra ini mengimbau agar Pemerintah dapat mengangkat tenaga hononer dengan pertimbangan sudah lama bertugas dan memiliki kinerja baik. “Masih ada tenaga honorer yang sudah bertugas sejak sebelum tahun 2005,’’ katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
KUNJUNGAN KERJA PRESIDEN - Wakil Menlu A.M. Fachir (tengah) bersama Mensesneg Pramono Anung (kiri) dan Kepala BKPM Thomas Lembong (kiri) memberi keterangan pers tentang rencana kunjungan Presiden Joko Widodo ke Australia dan Kunjungan Kerajaan Arab Saudi ke Indonesia, Kantor Presiden, Jakarta, kemarin. Kunjungan Joko Widodo ke Australia antara lain membahas Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA), sementara itu kunjungan Raja Salman bin Abdulaziz ke Indonesia melakukan kerjasama di bidang seni budaya, ahli kesehatan haji dan umroh, promosi Islam modern, peningkatan frekuensi penerbangan antara kedua negara, dan lintas batas.
Meskipun Ada Demo
Masyarakat Ingin Aman JAKARTA - Ketua DPR Setya Novanto mengatakan masyarakat menginginkan agar situasi tetap aman dan tenang meskipun ada demonstrasi di Gedung MPR, DPR, dan DPD sehingga diharapkan massa dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung. “Suasana yang aman dan tenang adalah keinginan masyarakat Jakarta dan Indonesia meskipun ada demon-
strasi di Gedung Parlemen karena itu merupakan hak mereka untuk menyampaikan aspirasi,” kata Novanto di Gedung Nusantara III, Jakarta, kemarin. Novanto mengatakan aksi massa merupakan hak dari setiap warga untuk menyampaikan aspirasinya karena telah diatur dalam konstitusi negara. Namun dia mengharapkan aksi berlangsung aman dan tertib karena esensi menjalankan
demokrasi adalah hak-hak tiap warga terpenuhi. “Hal ini agar apabila ada warga yang bekerja tetap aman dan tenang sehingga aktivitas berjalan secara normal,” ujarnya. Aksi massa yang digelar di Gedung Parlemen diikuti oleh beberapa organisasi keagamaan dan organisasi kemahasiswaan. Mereka menuntut pencopotan Basuki T. Purnama sebagai gubernur DKI
Jakarta karena telah berstatus terdakwa kasus dugaan penistaan agama. Novanto mengomentari terkait tuntutan massa aksi itu bahwa kasus Ahok harus dibedakan antara masalah hukum dan masalah politik. Menurut dia, terkait kasus hukum, masyarakat harus percayakan kepada mekanisme yang berlaku. “Dan saat ini sedang berlangsung sidang kasus Ahok
sehingga percayakan itu dengan jalur-jalur yang berlaku,” ujarnya. Ketua Umum DPP Partai Golkar itu meminta masyarakat tidak terpancing dengan suasana politik yang terjadi sehingga diharapkan masyarakat bisa memilah-milah informasi yang beredar. Perwakilan massa kemudian diterima pimpinan Komisi III DPR. (har)
Temui Wiranto
Ulama Bahas Masalah Hukum
Suluh Indonesia/ant
STATUS HUKUM AHOK - Mendagri Tjahjo Kumolo (kiri) berbincang dengan Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan sebelum mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin. Mendagri Tjahjo Kumolo sudah menerima surat balasan dari Mahkamah Agung atas permintaan fatwa terkait status Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Mega Berharap
KIH Dukung Ahok-Djarot JAKARTA - PDI Perjuangan semakin mengintensifkan komunikasi dengan partai koalisi pemerintah yang saat putaran pertama Pilkada DKI mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni. Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menyatakan, partainya telah melobi partai-partai tersebut untuk mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnana - Djarot Syaiful Hidayat pada putaran kedua Pilkada DKI. “Kami sudah konsolidasikan semua kekuatan termasuk juga melobi partai yang tadinya pemilu presiden ada di pusaran KIH (Koalisi Indonesia Hebat) agar bersama kembali di Pilkada DKI,” kata Megawati di Kantor DPP PDI-P Menteng, Jakarta, kemarin. Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto. Ia mengatakan, komunikasi dengan PAN, PKB dan PPP sudah dilakukan secara intensif. Namun, PDI-P tak mau mendahului hasil resmi yang nantinya akan diumumkan KPU DKI. Komunikasi politik dengan PAN, PKB dan PPP dilakukan dengan melibatkan partai pengusung Ahok Djarot lainnya. Golkar, misalnya, bertugas menjalin komunikasi dengan PAN dan PPP. Sedangkan PDI-P telah menjalin komunikasi dengan PKB. “Nasdem dan Hanura juga melakukan upaya penguatan. Semua terus melakukan konsolidasi. Tadi malam dilakukan rapat koordinasi dengan seluruh relawan. Kami harap 4 Maret nanti saat pengumuman resmi keluar semua hasil komunikasi sudah final,” lanjut dia. Saat ditanya apakah PDI-P juga menjalin komunikasi dengan Partai Demokrat, Hasto mengatakan, secara pribadi dirinya sudah melakukan hal itu. (har)
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menggelar pertemuan dengan sejumlah ulama di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, kemarin. Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut antara lain dihadiri pengasuh Pesantren Tebuireng sekaligus tokoh ulama Nahdlatul Ulama, Salahuddin Wahid, dan Wakil Dewan Pertimbangan MUI Didin Hafiduddin. Saat ditemui usai pertemuan, Didin mengaku banyak hal yang dibicarakan para ulama dengan Wiranto, mulai dari persoalan kebangsaan, penegakan hukum, keadilan, hing-
ga dugaan praktik kriminalisasi yang dialami sejumlah ulama. “Tadi hanya membicarakan hal biasa. Masalah yang sudah lama, seperti persoalan penegakan hukum, keadilan, soal kriminalisasi ulama,” ujar Didin. Menurut Didin, Wiranto memberikan respons yang sangat baik dan berjanji akan menyampaikan hasil pembicaraan tersebut ke Presiden Jokowi. Dia berharap pertemuan yang rencananya akan dilakukan oleh para ulama dengan Presiden Jokowi tidak membuat pengotak-ngotakan di kalangan ulama. “Beliau (Wiranto) sangat responsif. Menyambut dan akan disampaikan oleh beliau kepada Presiden Jokowi.
Kita berharap pertemuan dengan Presiden itu semua ulama, jangan terkotak-kotak,” ucap Didin. Didin menuturkan, pertemuan tersebut hanya menjadi langkah awal dari pertemuan pihak pemerintah dengan para ulama yang jumlahnya lebih banyak. Hal tersebut digagas sebagai wadah bertukar pikiran antara pemerintah dan ulama. Isu kriminalisasi ulama menjadi salah satu tuntutan massa aksi 212di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa pagi. Selain itu, mereka juga meminta MPR/DPR melayangkan surat kepada Presiden Jokowi terkait Ahok. (kmb)
Megap litan Bogor
Suluh Indonesia, Rabu 22 Februari 2017
Dilanda Bencana Banjir dan Longsor
HUJAN deras yang menguyur wilayah Bogor dan sekitarnya, telah mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Hujan dan banjir yang terjadi di sejumlah titik ruas jalan di wilayah itu juga sempat mengganggu aktivitas warga. kemarin.
Suluh Indonesia/bas
LONGSOR - Akibat tergerus banjir, tanggul penahan di sisi jembatan Pomat, Kampung Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara longsor.
4
Kepala Satuan Pelaksana (Satlak), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Ganjar Gunawan, melaporkan bahwa hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang terjadi di wilayah Bogor mengakibatkan bebera-
pa wilayah di Kota Bogor sempat tergenag banjir dan longsor. “Memang benar, akibat hujan ini ada beberapa wilayah yang terkena banjir dan terjadi longsor. Bahkan sekarang ini anggota tim kami masih ada di TKP untuk mem-
bantu warga,” kata Ganjar. Meski begitu, disampaikan Ganjar, sampai dengan saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan jatuhnya korban jiwa dalam musibah banjir atau pun longsor yang terjadi di wilayahnya. “Alhamdulillah korban jiwa ini belum ada. Memang kejadian yang mendominasi masih tetap seperti banjir, longsor, rumah yang ambruk dan pohon tumbang. Dan itu hampir merata terjadi di semua wilayah di Kota Bogor,” jelas
Ganjar. Dalam menghadapi cuca ekstrim sekarang ini, Ganjar juga terus mengibau agar warga tetap waspada dan berhatihati. “Kita terus tingkatkan kesiap siagaan personil untuk mengantisipasi hal-hal yang kemungkinan terjadi. Sebab hujan di wilayah Bogor saat ini masih cukup tinggi,” katanya. Ganjar mengaku, untuk kerugian materi sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan inventarisasi. Semntara untuk
para korban Tim BPBD bersama lembaga terkait juga telah memberikan bantuan tanggap darurat bencana untuk warga. Disampaikan, Ganjar, berdasarkan data BPBD Kota Bogor tercata sepanjang dua hari terkahir (Senin-Selasa), setidaknya telah masuk 12 laporan terjadi bencana alam di wilayah Kota Bogor. “Untuk rumah roboh itu terjadi di Kampung Gudang RT04/RW01 Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah. (bas)
Korban Banjir Bekasi
Ditemukan Tewas BEKASI - Petugas gabungan berhasil mengevakuasi korban tenggelam Hengki Permana (16) dalam kondisi tewas di dasar galian kolam retensi Kompleks Dosen IKIP, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (20/2) tengah malam. Korban ditemukan petugas gabungan jam 00.00 WIB di tengah kolam retensi RT07 RW02, kata petugas piket Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Gani, di Bekasi, Selasa. Menurut dia, jasad korban ditemukan setelah petugas gabungan dari BPBD, Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), dan sejumlah organisasi sosial melakukan pencarian selama 12 jam. Pencarian terhadap korban menggunakan empat perahu mesin, dua petugas selam serta sejumlah petugas medis dari Palang Merah Indonesia (PMI). Hengki tengelam dalam galian kolam retensi sedalam 10 meter yang tengah dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, kemarin.
Kronologi kejadian berawal saat korban bersama rekannya bernama Yoga (16) tengah mencari ikan di lokasi banjir Kompleks Dosen IKIP pada Senin siang. Sejumlah saksi mata mengungkapkan, korban lengah hingga kakinya terpeleset di salah satu tanggul yang membatasi proyek kolam retensi itu dan tenggelam. Yoga sempat berupaya melakukan penyelamatan, namun gagal hingga Hengki tenggelam dalam banjir di area proyek kolam retensi. Peristiwa itu dilaporkan kepada petugas evakuasi sekitar pukulýÿ13.00 WIBýÿsaat kondisi ketinggian muka air di perumahan itu mencapai 1,5 meter. Dikatakan Gani, jasad korban telah diserahkan kepada keluarganya di rumah duka Jalan Kemangsari RT02 RW11, Jatibening Baru, Kecamatan Pondokgede. “Kejadian ini juuga telah kami laporkan pada orang tua korban bernama Sutisna,” katanya. Warga yang menjadi korban banjir di Kompleks Dosen IKIP, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat memprotes pe-
mutusan aliran listrik oleh PT PLN, Senin sore. Pemadaman listrik ini justru salah, karena aktivitas warga yang istirahat jadi terganggu. AC di kamar mati dan anakanak saya jadi tidak bisa tidur karena kepanasan,” kata warga Blok 1 RT01/RW02 Kompleks Dosen IKIP, Bobby Garsia (41) di Bekasi. Pria yang sudah menempati rumah di Kompleks Dosen IKIP sejak 1983 itu memprotes upaya PLN memadamkan listrik di lingkungannya pada pukul 13.00 WIB. Menurut bapak dua anak itu, alasan PLN memadamkan aliran listrik karena faktor kemanan warga tidak sepenuhnya benar. Hampir 80 persen rumah di IKIP ini sudah berlantai dua. Sejumlah gardu listriknya juga sudah ditinggikan di atas 2 meter atau lebih tinggi dari permukaan banjir sekarang,” katanya. Keluarganya saat ini mengaku sangat terganggu dengan pemadaman listrik karena aktivitas memasak di lantai dua rumahnya praktis terhenti karena gelap. (ant)
Suluh Indonesia/ant
BANJIR DI PERUMAHAN DEPOK – Dua pelajar SD menerobos banjir usai pulang sekolah di Perumahan Bukit Cengkeh 2, Depok, Jawa Barat, Selasa (21/2). Banjir akibat luapan Kali Jantung dan kali Laya tersebut mengakibatkan ratusan rumah di wilayah tersebut terendam.
Banjir Lumpuhkan Aktifitas Warga
Kilas Terima Truk Sampah KOTA Depok mengaku masih membutuhkan armada pengangkut sampah untuk mencakup 11 kecamatan di wilayahnya. Untuk itu, selain menerima bantuan hibah dari Pemprov DKI Jakarta sebanyak 10 unit, rencananya Pemkot juga tengah melakukan pengadaan armada sampah sendiri.Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Etty Suryahati, mengatakan penambahan yang dilakukan pihaknya merupakan pelayanan pengangkutan sampah di Kota Depok agar optimal. Sehingga, pihaknya hingga kini pihak DLHK memiliki 94 armada pengangkutan sampah, termasuk dengan mobil penyiram taman dan truk pengangkutan. Dengan penambahan proses pengangkutan sampah diharapkan menjadi lebih cepat.” Ia menjelaskan, saat ini mobil pengangkut di tiap kecamatan melaksanakan tugasnya 2 rit sehari. (jif)
TANGSEL - Hujan deras yang melanda sepanjang malam membuat sejumlah wilayah di kota Tangsel terendam banjir dan melumpuhkan aktifitas warga. Seperti di jalan musyawarah gang H. jagod syairan, kelurahan sawah baru ciputat yang terendam banjir hingga ketinggian lutut orang dewasa. “Air mulai masuk rumah warga pukul 4.00 dini hari,” ungkap salah seorang warga, Sri kemarin. Sri mengatakan, di daerahnya tersebut sudah menjadi langganan banjir setiap kali musim penghujan. Akibat air yang masuk ke dalam rumah, dirinya dan seluruh anggota keluarga terpaksa
mengungsikan sejumlah barang ke lantai atas. Tidak hanya itu, akses jalan yang lumpuh karena terendam banjir pun membuat banyak warga yang tidak berangkat bekerja. “Kalau keluar rumah kendaraan bisa terendam air dan mogok,” imbuhnya. Dari pantauan dilapangan kawasan yang juga terendam banjir diantaranya di jalan Arya Putra, Kelurahan Serua, Ciputat. Ketinggian banjir yang mencapai paha orang dewasa tersebut mengakibatkan sejumlah pengendara mobil memutar arah sementara kendaraan roda dua harus mendorong motornya. (nov)
Zona Industri Tempe KAWASAN Kedaung di Kecamatan Pamulang, kota Tangsel sebagai Zona Industri Tempe akan kembali ditindaklanjuti. Kabid Perindustrian, Disperindag Kota Tangsel Ferry Payacun menjelaskan, program-program tahun sebelumnya harus dientaskan agar terwujud dan berhasil. Jika tidak dilanjutkan, maka akan berhenti di tengah jalan. Ia mengatakan, akan menindak lanjuti kegiatan sebelumnya khususnya untuk industri tempe kelurahan Kedaung dinobatkan kampung tempe, karena di sana cukup banyak. Mereka sudah membuka usaha tempe sejak lama. Ferry mengatakan, untuk meningkatkan kualitas produk, Disperindag akan menghadirkan tim dari Kementerian Peridustrian untuk memastikan kualitas mutunya standar. Perkiraan April nanti 150 perajin tempe dengan jumlah pekerja mencapai sekitar 600 orang. (nov)
Suluh Indonesia/ant
TANAH LONGSOR - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok dibantu alat berat membersihkan puing sisa longsor yang melanda permukiman di Jalan Kutai, Sukmajaya, Depok, kemarin. Tanah longsor tersebut mengakibatkan sebuah rumah rusak dan nyaris ambruk namun tak menimbulkan korban jiwa.
Permudah Investasi
Depok Buka Layanan Satu Pintu DEPOK- Para pengembang yang hendak berinvestasi di Kota Depok, mengaki bakal di mudahkan dalam melakukan proses perizinan. Hal itu diklaim, Dinas Penanaman
Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) telah melakukan pelayanan satu pintu atau terintegrasi. “Para pengembang bisa merasakan kenyamanan dan kemudahan
dalam mengurus perizinan. Sekarang berinvestasi lebih dimudahkan karena sudah satu pintu,” ujar kepala DPMPTSP, Yulistiani Mochtar saat ditemui di forum OPD DPMPTSP di Hotel Bumi Wiyata di Depok, kemarin. Menurutnya, meski masih ada rekomendasi yang dikeluarkan oleh dinas lain, namun sesuai arahan dari Focus Group Discussion (FGD) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semua harus daftar ke loket. Selanjutnya pihak DPMPTSP akan mengurus ke dinas teknis yang terkait yang tahun ini akan mulai diterapkan. “Kalau sekarang masih langsung ke dinas teknisnya, itu yang tidak diperbolehkan oleh KPK,” ucapnya.
Dirinya mengatakan, beberapa rekomendasi yang masih perlu berkoordinasi dengan dinas lain antara lain adalah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terkait Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terkait rekomandasi peil banjir, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) terkait proteksi kebakaran, dan Dinas Perhubungan terkait rekomendasi lalu lintas. “Jadi misal pengembang mengurus Amdal, nanti mereka daftar ke loket. Baru nanti kita akan mengurus ke dinas teknisnya,” jelasnya. Saat ini banyaknya investor yang ingin menanamkan modal di Kota Depok merupakan sebuah berkah. (jif)
Musim Penghujan
Genangan dan Longsor Warnai Kota Depok DEPOK-Tanah longsor dan genangan banjir mulai terjadi di beberapa titik kawasan di Depok. Untuk mengatasinya, sebanyak 250 personel Satuan Petugas (Satgas) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok diklaim telah dikerahkan untuk merespon keluhan warga. Dari data yang dihimpun, beberapa titik genangan terjadi di beberapa wilayah Kota Depok adalah di RT 6 (20 cm), RT 8 dan RT 10 (10 cm) wilayah Taman Duta dekat Kali Laya, Kali Licin Mampang Pitara simpang Kodim (10 cm), Perumahan Taman Duta, Pasar Pal, dan depan Perumahan Quryatussalam Sani di KSU Parung Serab. Selain genangan, banjir terdapat di depan Alfamart Jatimulya dengan ketinggian hingga paha orang dewasa. “Wilayah yang harus diwaspadai akan terjadi genangan yaitu di perumahan BSI, Pondok Sukmajaya, Griya Asri serta RW 13 Kelurahan Ci-
nere. Untuk lokasi yang tergenang, saat ini sedang ditangani oleh Satgas banjir yang kita miliki,” jelas Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Manto. Meski demikian, Dinas PUPR mengaku berjaga-jaga datangnya hujan susulan. Sementara, terkait tanah longsor di Perumahan Pesona Kayangan Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya RT 2 RW 27, pihaknya mengaku telah mengerahkan satu buah beko dan Satgas untuk membersihkan sisa longsoran di lokasi. Kepala Dinas PUPR Kota Depok Manto mengatakan, kejadian diperkirakan terjadi Subuh tadi, akibat intensitas hujan yang berkepanjangan sejak empat hari yang lalu. Saat itu pula, pihaknya juga menerima laporan dan langsung mengirimkan satu buah beko beserta satgas ke lokasi longsor.“Saat ini lokasi kejadian sudah dipasang garis polisi tak lama setelah kami terima laporan,’’ katanya. (jif)
Bangun Enam Jembatan
Tangerang Siapkan Rp20 Miliar TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, telah menyiapkan dana sebesar Rp20 miliar untuk membangun sebanyak enam jembatan yang tersebar pada tiga kecamatan setempat. “Proyek itu menggunakan anggaran tahun jamak 20172018 dan telah disetujui DPRD setempat,” kata Kadis Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM-SDA) Pemkab Tangerang Slamet Budi di Tangerang, kemarin. Slamet mengatakan jembatan yang dibangun berada di Kecamatan Rajeg, Gunung Kaler dan Sukadiri, masing-masing dua jembatan. Selama ini warga di
daerah itu kesulitan melintas karena akses jembatan belum ada sehingga harus memutar dengan jarak yang jauh. Bahkan warga setempat kesulitan memasarkan hasil pertanian menggunakan kendaraan roda empat akibat tanpa jembatan dan hanya dengan angkutan sepeda motor. Menurut dia, tujuan utama pembangunan proyek jembatan itu adalah untuk meningkatkan roda perekonomian warga setempat dan memperlancar arus barang serta orang. Namun proyek tersebut tidak dapat dilakukan selama satu tahun karena keterbatasan anggaran, tapi dapat terwujud selama dua tahun. Keberadaan jembatan terse-
but sangat diharapkan karena memperpendek jarak tempuh bagi warga dan memudahkan dalam beraktivitas sehari-hari. “Jembatan yang dibangun dengan panjang dan lebar bervariasi tapi dapat dilintasi dua kendaraan berpapasan,” katanya. Sebagai contoh, jembatan di Sukadiri dan Rajeg, sebelumnya hanya dapat dilalui satu mobil dan kondisinya telah memprihatinkan, maka akhirnya dibangun dengan yang baru. Mayoritas jembatan yang dibangun itu berada di lokasi pertanian dan berharap mempermudah bagi penduduk memasarkan hasil panen. (ant)
pini F OKUS Yang Tercecer di Pemilu Putaran Kedua ARTISIPASI pemilih dalam tiap kali hajatan pemilihan umum (Pemilu), baik itu saat Pemilu legislatif (Pileg) maupun pemilihan eksekutif, belum sesuai harapan. Buktinya, sejak pemilu yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tahun 2004 sampai saat ini, tidak pernah menghasilkan partisipasi Pemilih sampai 90 persen, seperti halnya yang pernah diraih dalam Pemilu zaman Orde Baru. Padahal, dalam era reformasi dengan sistem pemilih langsung, diharapkan partisipasi pemilih dapat terdongkrak melonjak. Muncul analisa dan argumen, tingginya partisipasi pemilih pada era Orde Baru karena kuatnya campur tangan pemerintah saat itu. Pada zaman Pemilu itu, rakyat dipaksa ikut Pemilu dengan intimidasi atau bahasa halusnya “pengarahan” untuk mencoblos salah satu konstentan peserta Pemilu saat itu. Terlebih untuk kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) kala itu, ada semacam ketentuan atau keharusan tidak tertulis untuk mencoblos di kantor masing-masing. Dengan cara-cara seperti ini, sangat gampang bagi penguasa saat itu untuk mengetahui siapa-siapa PNS yang memilih di luar “arahan”. Sanksi seperti mutasi bahkan pemecatan pun siap menanti mereka-mereka yang ketahuan mencoblos di luar arahan. Sementara daerah-daerah yang dianggap menjadi basis konstentan Pemilu lawan politik partai penguasa, siapsiap seret bantuan. Sudah menjadi rahasia umum kala itu, daerah yang menjadi basis partai lawan politik partai penguasa jalan-jalannya banyak yang rusak dan tak kunjung mendapat perbaikan dari pemerintah. Itu dulu, bagaimana dengan Pemilu di era reformasi? Era reformasi membuka kebebasan sebebas-bebasnya bagi setiap warga Negara untuk berpartisipasi seluas-luasnya dalam segala hal, termasuk perhelatan politik. Ini ditandai dengan munculnya banyak partai politik di luar tiga partai konstentan peserta Pemilu zaman Orde Baru. Tetapi, apakah kemunculan banyak partai politik ini diikuti oleh peningkatan partisipasi masyarakat dalam Pemilu? Ternyata tidak! Dari beberapa kali pelaksanaan Pemilu (sejak era reformasi), selalu ada pemilih yang tercecer dan pemilih yang tidak hadir mencoblos (Golput) ke TPS, hingga menyebabkan angka tingkat partisipasi masyarakat masih rendah. Kondisi ini tentu mengundang pertanyaan, mengapa partisipasi masyarakat dalam Pemilu masih rendah, padahal kebebasan telah diberikan dan dibuka selebar-lebarnya? Bukankah logikanya partisipasi masyarakat seharusnya melonjak ketika kebebasan (memilih) telah diberikan kepada mereka seluas-luasnya? Jika dirunut dari beberapa kali Pemilu, ada dugaan rendahnya partisipasi masyarakat disebabkan karena merosotnya kepercayaan mereka pada para calon. Selama ini masyarakat terlalu sering dan banyak dibohongi janji-janji politis, terutama menjelang Pemilu. Masyarakat pun banyak yang menjadi apatis, di samping sebagian lainnya pemilih bersikap pragmatis dengan istilah yang umum “memilih yang bayar.” Di pihak lain, dengan perkembangan sikap pragmatis masyarakat (yang cenderung meningkat), para calon pun mulai berpikir ulang mengeluarkan dana politis untuk pemenangan. Pertemuan kedua sikap ini, (calon pemilih dan calon yang maju dalam Pemilu) ditengarai ikut memicu melonjaknya Golput dan menyebabkan rendahnya partisipasi masyarakat dalam Pemilu. Hal lainnya, persaingan dan popularitas calon juga sangat mempengaruhi. Contoh kasus dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta. Selain karena dari sisi politis geografis Jakarta menjadi pusat pemerintahan dan perhatian masyarakat seluruh Indonesia, tiga pasangan calon (Paslon) yang maju juga mempunyai popularitas cukup tinggi. Persaingan ekstra ketat ketiga Paslon diakui atau tidak memicu antusiasme masyarakat untuk tidak saja ikut berpartisipasi dalam Pemilu, tetapi mengikuti dan memantau jalannya Pilkada. Jadi, semakin tinggi popularitas dan daya saing Paslon yang maju dalam Pemilu, maka semakin tinggi pula partisipasi politik masyarakatnya. Sebaliknya, semakin rendah daya saing calonnya semakin rendah partisipasi pemilihnya, atau Golput nya akan menjadi tinggi. Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum RI (PKPU) No. 6 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Aceh, Jakarta, Papua, dan Papua Barat. Cagub dan Cawagub DKI harus memperoleh suara lebih dari 50 persen untuk menjadi pemenang. Jika tidak meraih kemenangan lebih dari 50 persen, maka akan diadakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur putaran kedua. Pilkada putaran kedua akan diikuti oleh Paslon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua pada putaran pertama. Kondisi partisipasi pemilih juga makin rendah, manakala Pemilu harus dilakukan dua putaran. Pada Pemilu putaran kedua ini, kondisi psikologis pemilih sudah merasa lelah. Dalam kondisi seperti ini, biasanya mereka memilih dua alternatif, yakni datang memenuhi panggilan untuk melakukan pencoblosan di TPS-TPS atau berdiam diri saja alias Golput. Dipastikan hal ini akan membuat partisipasi pemilih menurun lagi dari Pemilu putaran pertama. Jika ada yang mau datang, mereka-mereka yang sebelumnya menjatuhkan pilihan pada Paslon yang kalah (perolehan suara terkecil) akan dihadapkan pada dua pilihan. Pertama, dengan terpaksa memilih salah satu Paslon yang sebenarnya bukan idola (pilihan) mereka. Namun, bagi mereka yang fanatismenya pada Paslon-nya sangat tinggi, akan memilih Golput lagi. Jadi, akan terjadi double Golput, yakni yang tidak datang ke TPS dan yang tetap datang ke TPS tapi akhirnya juga Golput. Dengan kondisi ini dipastikan angka partisipasi pemilih akan menjadi rendah. Di sinilah peran Partai Politik dan para Paslon memotivasi masyarakat pemilihnya. Sekali lagi, daya saing dan popularitas Paslon haruslah dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih dalam Pemilu. Tanpa itu, dalam kondisi sikap masyarakat yang apatis dan pragmatis, sulit bisa mendapatkan angka partisipasi pemilih sesuai harapan. ***
P
Bang D Presiden Jokowi tidak berkomentar soal fatwa terkait penonaktifan Ahok
Diam tandanya setuju ...
el
Suluh Indonesia, Rabu 22 Februari 2017
5
Pemilih Tercecer dan Golput Kambing Hitam Pemilu PEMILIH adalah salah satu unsur terpenting dalam Pemilu. Tanpa pemilih Pemilu tidak akan bisa diselenggarakan. Namun, sejak pemilu yang diselenggarakan oleh rezim KPU tahun 2004 sampai saat ini, tidak pernah menghasilkan partisipasi pemilih sampai 90 persen, seperti Pemilu zaman Orde Baru. Padahal, pemilihan langsung diselenggarakan untuk menjamin prinsip keterwakilan, akuntabilitas dan legitimasi.
Muhammad Asfar dalam Pemilu dan Perilaku Memilih 1955-2004, (2006) menyebutkan bahwa hal ini bisa terjadi karena pada pemilupemilu sebelumnya rakyat dipaksa untuk mengikuti pemilihan. Rakyat diintimidasi oleh aparat untuk mengikuti pemilu dan harus mencoblos salah satu kontestan peserta pemilu. Pegawai negeripun harus mencoblos di masing-masing kantor mereka, sehingga bisa diketahui siapa-siapa yang berani mencoblos di luar kehendak penguasa, dijamin akan diberikan sanksi, bahkan bisa sampai dipecat. Berbeda dengan pemilu yang diselenggarakan setelah reformasi oleh rezim KPU, tidak ada paksaan atau intimidasi untuk memilih. Memilih adalah hak bagi warga Negara, bukan kewajiban sebagaimana tercantum dalam Undang-undang. Untuk dapat memilih, pemilih harus terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Bagi warga Negara yang telah memiliki hak memilih, namun tidak terdaftar dalam DPT bisa menggunakan E-KTP (bahkan sebelumnya menggunakan KTP atau KK). Namun kenyataan, setiap pemilu diselenggarakan selalu ada pemilih yang tercecer dan pemilih yang tidak hadir (Golput) ke TPS. Permasalahan pemilih tercecer dan Golput di tiap daerah berbedabeda karakternya. Semakin tinggi persaingan calonnya atau calon dianggap mampu membawa perubahan, seperti Pilpres 2014 atau Pilgub 2017 DKI Jakarta, semakin tinggi partisipasi politik masyarakatnya. Sebaliknya, semakin rendah daya saing calonnya semakin rendah partisipasi pemilihnya atau golput nya tinggi. Polemik pemilih yang tercecer dan Golput juga masih muncul pada pilkada gelombang ke dua yang baru saja diselenggarakan 15 Februari 2017 yang lalu. Bahkan yang mempermasalahkan tokohtokoh politik nasional, selain para calon sendiri. Kemudian menuduh penyelenggara tidak becus menyelenggarakan pemilu dan merasa dicurangi. Tuduhan itu tidaklah sepenuhnya benar. Undang-undang No 10 Tahun 2016 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, serta Wali Kota, pasal 80 ayat (1) menyebutkan; jumlah surat suara yang dicetak sama dengan jumlah Pemilih tetap ditambah dengan 2,5 persen (dua setengah
Oleh I Made Gede Ray Misno*
Masalah pemilih yang tercecer dan rendahnya partisipasi politik masyarakat (Golput) tidak bisa ditimpakan kesalahannya begitu saja kepada penyelenggara, justru ini lebih menjadi tanggung jawab stakeholder peserta Pemilu yakni Partai Politik dan calon (baik calon ekskutif maupun calon legislatif). Undang-undang juga tidak jelas, apakah pendaftaran pemilih menggunakan system stelsel aktif yang artinya pemilihlah yang aktif mendaftarkan diri sebagai pemilih, atau stelsel pasif yang artinya Negara melalui petugas penyelenggara pemilu yang mendaftarkan warganya yang memiliki pilihan.
persen) dari jumlah Pemilih tetap sebagai cadangan, yang ditetapkan dengan Keputusan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota. Dan pasal 81 ayat (1) menyebutkan; Tambahan surat suara sebagaimana dimaksud dalam pasal 80 ayat (1) digunakan sebagai cadangan di setiap TPS untuk mengganti surat suara Pemilih yang keliru memilih pilihannya, mengganti surat suara yang rusak, dan untuk Pemilih tambahan. Ada kontradiksi antara pemilih tercecer dan Golput dengan undang-undang tersebut di atas. Di satu sisi penyelenggara pemilu diharuskan mencetak surat suara yang terbatas sesuai dengan jumlah pemilih tetap plus 2,5 persen, sebagai cadangan untuk mengganti surat suara rusak dan untuk pemilih tambahan. Di sisi lain pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT berhak memilih dengan
menunjukkan E-KTP. Pasal 87 ayat (1) menyatakan Pemilih untuk setiap TPS paling banyak 800 (delapan ratus) orang. Ini artinya, bahwa di setiap TPS hanya ada 20 lembar surat suara cadangan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, semakin tinggi persaingan calon atau calon dianggap mampu membawa perubahan, partisipasi pemilih yang hadir ke TPS semakin tinggi pula. Jika pemilih yang terdaftar dalam DPT hadir ke TPS menggunakan hak suaranya sebanyak 75 persen. Itu artinya, jumlah pemilih DPT yang hadir ke TPS sebanyak 600 orang dan yang tidak hadir ke TPS sebanyak 200 orang. Jadi, ada sisa surat suara sebanyak 220 lembar, dengan catatan surat suara cadangan (2,5%) tidak ada yang terpakai dengan alasan pemilih DPT ada yang salah coblos atau surat suara yang rusak,
sehingga surat suaranya diganti yang menyebabkan sisa surat suara berkurang. Sisa surat suara tersebutlah yang bisa digunakan oleh pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT. Jadi, kalau ada pemilih yang menggunakan E-KTP lebih dari 220 orang dalam suatu TPS, sangat mungkin pemilih tersebut tidak dapat menggunakan hak pilihnya, karena sisa surat suara sudah habis terpakai di TPS tersebut, sehingga mereka inilah yang menjadi pemilih yang tercecer. Sebaliknya, di daerah yang menyelenggarakan pilkada yang persaingannya tidak terlalu ketat atau mungkin dianggap tidak akan banyak membawa perubahan, jumlah pemilih yang hadir ke TPS pasti rendah. Pemilih yang memiliki hak pilih tetapi tidak terdaftar dalam DPT, jarang yang dengan sadar mau datang ke TPS, sehingga partisipasi politik masyarakatnya juga rendah. Tetapi siapapun tidak dapat mengklaim rendahnya partisipasi politik atau tingginya Golput dan banyaknya pemilih yang tercecer menyebabkan seseorang kalah dalam pemilihan. Masalah pemilih yang tercecer dan rendahnya partisipasi politik masyarakat (Golput) tidak bisa ditimpakan kesalahannya begitu saja kepada penyelenggara, justru ini lebih menjadi tanggung jawab stakeholder peserta Pemilu yakni Partai Politik dan calon (baik calon ekskutif maupun calon legislatif). Undang-undang juga tidak jelas, apakah pendaftaran pemilih menggunakan system stelsel aktif yang artinya pemilihlah yang aktif mendaftarkan diri sebagai pemilih, atau stelsel pasif yang artinya Negara melalui petugas penyelenggara pemilu yang mendaftarkan warganya yang memiliki pilihan. Kalau menganut mixsystem seperti saat ini, sebaiknya jumlah surat suara cadangan di TPS dinaikkan persentasenya, sehingga surat suara tersedia dengan memadai di setiap TPS. Jadi, tidak perlu mencari kambing hitam lagi. Banyaknya pemilih yang tidak hadir ke TPS juga disebabkan oleh mobilitas penduduk yang tinggi, KTPnya beralamat di tempat A, tetapi tinggal dan menetapnya di tempat B. Kasus seperti ini banyak terjadi di kota-kota besar Indonesia. Kalau didaftarkan pemilih tersebut potensial menjadi golput, karena tidak tinggal di alamat tersebut. Kalau tidak di daftarkan, apabila terjadi pemilihan yang ketat seperti yang dijelaskan di atas, pemilih tersebut hadir dengan menunjukkan KTP. *Penulis; Staf Pengajar di STISPOL Wira Bakti.
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Pemerintah Semakin Jelas PEMERINTAH kita saat ini semakin jelas dan terlihat kinerjanya. Saya sebagai rakyat sangat bisa merasakan kinerja pemerintah yang dipimpin oleh Pak Joko Widodo. Saya hidup di tengah masyarakat ekonomi kelas bawah dan memang itulah kenyataan wajah Indonesia tidak bisa ditutup-tutupi. Walaupun jalanan dipenuhi berbagai merk mobil mewah ratusan juta yang ditumpangi sendirian dan itu terjadi pada banyak individu mengendari mobil mewah sendiri-sendiri dan di sela-selanya ada berduyun-duyun sepeda motor dengan berbagai kelas juga tentunya namun mayoritas adalah sepeda motor kalangan bawah yang hanya untuk
sekedar menembus kemacetan bukan untuk gaya-gayaan seperti kalangan motor tertentu. Dari zaman Pak Harto kita selalu dilatih untuk malu dengan wajah kita yang sebenarnya. Inilah wajah kita. Dari dahulu hingga sekarang adalah samar dan gak jelas. Sangat jelas terlihat pemerintah seperti orang bingung. Pemerintahan tanpa arah. Seakan akan elit politik seperti anak bayi yang lagi sibuk ngaduk-ngaduk makanannya sendiri lalu dimasukkan kemulutnya lalu blepotan dan tumpah karena masih baru belajar makan. Semoga Pemerintah menemukan Jati Dirinya. Sujatmiko Srengseng, Jakarta Barat
Kesejahteraan yang Merata Harus Terwujud PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian
menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Percetakan : PT SATRIA NARADHA PERS, Cikarang, Bekasi Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 22 Februari 2017
6
Perempat Final Piala Presiden
Tanpa Perpanjangan Waktu
Suluh Indonesia/ant
SELEKSI PESEPAK BOLA TIMNAS U-19 - Pesepak bola mengikuti seleksi pemain U-19 yang digelar Asprov PSSI Jatim di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Jawa Timur, kemarin. Sekitar 30 dari 150 pemain yang terdaftar Asprov PSSI Jawa Timur mengikuti seleksi pemain untuk kebutuhan Timnas Indonesia U-19.
Menpora Tantang Koni
Rancang Strategi Pembinaan Olahraga JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menantang Komite Olahraga Nasional Indonesia merancang strategi pembinaan olahraga usia dini yang nantinya bakal diusulkan ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. “Kita akan melakukan diskusi dengan KONI untuk mengetahui strategi apa yang akan dilakukan untuk pembinaan usia muda. Program ini akan menjadi acuan,” kata Menpora Imam Nahrawi di sela pembukaan Musornaslub KONI di Gedung Lemhanas, Jakarta, kemarin. Menurut dia, tantangan in-
Jadwal Liga Satu
Belum Diundur
BANTEN - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menegaskan belum ada pengunduran jadwal pelaksanaan Liga Satu yang direncanakan bergulir mulai 26 Maret 2016. Hal ini disampaikan Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI Hanif Thamrin di Karawaci, Tangerang, Banten, Selasa. Menurut Hanif, semua masih sesuai rencana meski ada hal yang memang perlu dibicarakan lebih lanjut, termasuk terkait operator. “Ada soal-soal yang perlu dituntaskan. Semua masih didiskusikan. Kalau ada perubahan pasti akan diumumkan secara resmi,” ujar dia. PSSI masih terus mengupayakan Liga Satu berjalan sesuai proyeksi. Sebab, kalau mundur, klub-klub peserta diperkirakan menanggung beban biaya yang lebih besar, terutama terkait gaji. Selain itu, pengunduran jadwal juga bisa berakibat terganggunya persiapan tim nasional U-22 jelang SEA Games 2017 di Malaysia. “Jadi PSSI sangat berusaha untuk on schedule,” kata Hanif. Liga Satu, yang dahulu dikenal sebagai Liga Super Indonesia (ISL), direncanakan bergulir pada 26 Maret 2017 atau dua minggu setelah Final Piala Presiden 2017. Akan tetapi, Sekretaris Jenderal PSSI Ade Wellington sempat mengatakan ada kemungkinan pengunduran jadwal Liga Satu. Menurut Ade, pada Minggu (20/2), tanggal 26 Maret 2017 belum pasti menjadi awal berjalannya liga. “Hingga saat ini, masih finalisasi. Kick off (tendangan pembuka) belum ditentukan. Tanggal 26 Maret juga belum pasti. Jika benar mundur, bakal tidak lebih dari 1 bulan,” kata dia. (ant)
duk organisasi olahraga Indonesia ke depan memang cukup besar. Apalagi saat ini dihadapkan dengan proses regenerasi atlet yang ke depannya dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan internasional seperti SEA Games, Asian Games maupun Olimpiade. Selain menunggu strategi pembinaan dari KONI, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga menunggu hasil nyata atlet selain dari segi prestasi maupun kepelatihan, yaitu disinergikan dengan dunia industri.
“Di negara maju sudah ada data berapa besar peran olahraga. Untuk itu kita harus bisa mengikutinya. Ini adalah tantangan,” kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu. Demi memajukan olahraga Indonesia, ia minta stakeholder olahraga Indonesia mulai KONI, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) hingga pengurus cabang olahraga bersinergi. “Semuanya harus bisa bersama-sama untuk memajukan olahraga Indonesia,” kata pria yang juga seorang politis itu.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Tono Suratman mengatakan pihaknya akan segera membicarakan dengan seluruh anggotanya. Saat ini sebenarnya sudah mempunyai program strategis olahraga nasional Indonesia. “Program strategis sebenarnya sudah ada. Kita juga sudah melakukan kajian dibeberapa negara ASEAN seperti Singapura, Malaysia maupun Thailand. Tidak hanya itu, kita juga melihat perkembangan pembinaan di China, Jepang maupun Korea,” katanya saat dikonfirmasi. (ant)
JAKARTA - Babak perempat final Piala Presiden 2017 yang bakal digelar di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, 25-26 Februari dipastikan tidak ada perpanjangan waktu jika pertandingan berakhir dengan hasil imbang karena menyangkut tayangan televisi. “Nantinya jika ada pertandingan yang berakhir seri langsung dilakukan tendangan adu penalti. Jadi tidak ada penambahan waktu 2X15 menit,” kata ketua panpel nasional Piala Presiden 2017, Iwan Budianto di sela undian babak delapan besar di hotel Park Lane, Jakarta, kemarin. Sesuai dengan rencana, pertandingan babak delapan besar ini akan ditayangkan oleh Indosiar. Pertandingan sendiri dilakukan dua kali yaitu pertandingan pertama pukul 18.00 WIB dan pertandingan kedua pukul 21.00 WIB. Berdasarkan hasil undian, pertandingan pertama akan mempertemukan Pusamania Borneo FC melawan Madura United dan pertandingan kedua Persib Bandung melawan Mitra Kukar. Satu hari berikutnya antara Semen Padang melawan Bhayangkara FC dan Arema FC bertemu Sriwijaya
FC. Sebelumnya sempat ada permintaan dari pihak Arema dan Persib Bandung yang meminta pertandingan kedua tim ini tidak dilakukan satu hari karena kedua tim tersebut memiliki basis suporter yang besar. Bahkan, hingga saat ini masih terjadi rivalitas. Tak hanya perpanjangan waktu. Berdasarkan hasil manager meeting yang diikuti perwakilan delapan klub juga diputuskan bahwa di babak perempat final dilakukan pemutihan kartu. Dengan demikian, semua pemain selain yang cedera dipastikan bisa bermain. Sebelum diputuskan, ada dua opsi yang ditawarkan yaitu pemutihan kartu dilakukan pada babak perempat final atau semifinal. Namun, berdasarkan kesepakatan bersama maka diputuskan penghapusan kartu dilakukan pada babak delapan besar. Dengan demikian, pada pertandingan semifinal yang nantinya bakal menggunakan sistem home and away sudah tidak ada lagi pemutihan kartu. Hanya saja saat pertandingan final, pemutihan kartu kembali diberlakukan. (ant)
PSSI
Berharap Pemain Naturalisasi Seleksi Maret BANTEN - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berharap 12 pemain Indonesia maupun keturunan yang berkiprah di luar negeri bisa mengikuti seleksi kedua tim nasional U-22 yang diadakan pada 13 Maret 2017. “Seharusnya mereka sudah bisa ikut pada bulan Maret,” ujar Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI Hanif Thamrin di Tangerang, Banten, kemarin. Hanif melanjutkan, ke-12 orang pemain tersebut datang berdasarkan surat undangan yang diberikan PSSI melalui Kedutaan Besar Indonesia di negaranegara tujuan. PSSI sendiri masih enggan mengungkapkan lebih lanjut mengenai rincian nama-nama dan di klub mana para pemain
tersebut berkiprah. Namun, para pemain tersebut sudah dipastikan ada di empat negara yaitu Qatar, Belanda, Belgia dan Italia. Selain mengisi posisi di timnas U-22 yang dilatih Luis Milla, beberapa dari pemain itu juga akan diseleksi untuk timnas U-19 asuhan Indra Sjafri. Untuk timnas U-22 yang tampil di SEA Games 2017, Hanif menuturkan, pelatih Luis Milla membutuhkan pemain naturalisasi di tiga posisi yaitu penyerang, bek tengah dan penjaga gawang. Khusus kiper, Milla sepertinya masih mempertimbangkan pilihannya menggunakan jasa pemain naturalisasi. “Untuk kiper, dimaksimalkan dulu potensi dari dalam negeri. Kalau memang tidak ada yang cocok, ya harus dicari dari luar,” kata Hanif sembari me-
nambahkan pemain berpaspor non-Indonesia yang lolos seleksi akan segera diberikan rekomendasi naturalisasi oleh PSSI. PSSI sudah melakukan seleksi perdana timnas U22. Kegiatan itu berlangsung pada 21—22 Februari 2017 dan diikuti 25 pemain pilihan Luis Milla. Hari pertama, Selasa (21/2), kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB. Sementara untuk Rabu (22/2) Februari diadakan dua sesi yaitu pagi mulai pukul 08.00 WIB dan sore pukul 16.00 WIB. Di hari Kamis (23/2), kegiatan berawal pukul 16.00 WIB. Direncanakan PSSI akan menggelar tiga kali seleksi demi menemukan skuad mumpuni untuk memenuhi target emas SEA Games 2017. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 22 Februari 2017
7
Ancelotti
Bayar 5.000 Euro Karena Gerak Tubuh
Suluh Indonesia/ap
CETAK GOL - Penyerang Arsenal Theo Walcott (2 dari kanan) mencetak gol ke gawang Sutton United pada babak kelima Piala FA di Stadion Gander Green Lane, London, kemarin. Arsenal mengalahkan lawannya dengan skor 2-0.
BERLIN - Pelatih Bayern Munich Carlo Ancelotti akan menyumbangkan 5.000 euro ke badan amal setelah melakukan gerak tubuh yang tidak pantas kepada para penggemar Hertha Berlin setelah mereka bermain imbang 1-1 pada Sabtu, kata asosiasi sepak bola Jerman (DFB) kemarin. Pria Italia itu mengacungkan jari tengahnya setelah meninggalkan lapangan pada akhir pertandingan, dan belakangan ia mengatakan dirinya melakukan hal itu karena ia diludahi oleh penggemar tuan rumah. Bayern mencetak gol pada menit keenam masa tambahan waktu di mana tuan rumah Hertha dibuat geram dengan panjangnya masa tambahan waktu. DFB mengatakan pihaknya telah menyelesaikan investigasi terhadap insiden itu dan mewajibkan sang pelatih menyumbang untuk amal. “Investigasi telah selesai dengan kesepakatan bersama pengadilan olahraga DFB. Terkait dengan itu pelatih Bayern Munich membayar 5.000 euro untuk yayaran Sepp-Herberger.” Yayasan amal DFB itu dinamai dengan nama almarhum pelatih Jerman dan mengerjakan sejumlah proyek sosial. (ant)
Arsenal Akhiri
Mimpi Sutton di Piala FA LONDON - Penyerang Arsenal Theo Walcott mencetak gol ke100nya untuk klub saat mereka menang 2-0 di markas Sutton United pada pertandingan Piala FA yang dimainkan pada Senin, ketika mereka mampu mengatasi masalah lapangan buruk di tim liga minor itu dan mengamankan tempat di perempat final.
Sang penyerang Inggris mengemas golnya setelah turun minum, menambahi gol Lucas Perez yang dibukukan pada babak pertama, ketika raksasa Liga Inggris itu kini merasa lega dapat melewatkan masa-masa buruk mereka dan mengakhiri laju dongeng klub Liga Nasional lawannya. Pasukan Arsene Wenger, yang
berusaha untuk tidak meneruskan kejutan kisah “pembunuh raksasa” di Piala FA, melupakan masalahmasalah mereka di Eropa dan mengatasi lapangan artifisial berkondisi buruk di London selatan untuk menundukkan tuan rumah yang berkompetisi di strata kelima. Sutton telah berimajinasi untuk memberikan kejutan terbesar di Pia-
Isco Dilaporkan
la FA di depan 5.000 penggemar mereka dan menjadi tuan rumah untuk pertandingan putaran keenam melawan sesama klub Liga Nasional, Lincoln City, yang menjadi tim liga minor pertama di delapan besar dalam 103 tahun. Namun peluang Sutton untuk menyamai kemenangan sensasional Lincoln atas tim Liga Inggris Burn-
Siap Tinggalkan Real Madrid MADRID - Pemain internasional Spanyol Isco akan mencoba untuk meninggalkan Real Madrid pada musim panas setelah lelah karena jarang mendapat kesempatan bermain di klub juara Eropa itu, demikian dilaporkan media Spanyol kemarin. Harian olahraga Spanyol Marca melaporkan bahwa sang gelandang, yang meragukan masa depannya di klub itu pada Sabtu, tidak senang dengan perannya di tim pada musim ini, mengutip informasi dari sejumlah perwakilan sang pemain. Isco mencatatkan 11 penampilan sebagai pemain inti dari 21 pertandingan di Liga Spanyol, dan hanya mengukir satu penampilan di Liga Champions. Marca melaporkan bahwa pemain 24 tahun itu juga tidak senang dengan tawaran Real Madrid terhadap kenaikan gajinya dalam negosiasi-negosiasi untuk memperbarui kontraknya dan ia ingin pindah ke Liga Inggris, di mana Manchester City menjadi pilihan pertamanya. Isco mencetak gol krusial saat Real menang 3-1 di markas Osasuna pada 11 Februari, namun ia ditepikan dari tim saat mereka menang 3-1 atas Napoli pada Rabu pada kompetisi klub elit Eropa. Ia menghuni peringkat ke-15 di skuad untuk jumlah menit bermain musim ini, dan jarang ditampilkan sebagai pemain inti ketika pelatih Zinedine Zidane memiliki skuad inti yang dapat dimainkan. Bagaimanapun, pemain Spanyol itu memainkan peran bintang saat mereka menang 2-0 atas Espanyol pada Sabtu, menjadi aktor dari gol yang dibukukan Alvaro Morata dan Gareth Bale, namun setelah pertandingan ia mengatakan dirinya tidak pasti apakah ia akan bertahan di klub setelah musim panas. “Saya tenang namun saya mencemaskan mengenai menit bermain saya, karena karir seorang pemain sangat pendek,” ucapnya kepada BeIn Sports. “Saya sangat gembira di sini dan saya akan suka untuk bertahan untuk tahun-tahun mendatang. Kami akan mengambil keputusan pada akhir musim, karena masa depan saya dipertaruhkan.” Isco menjadi salah satu pemain muda dengan masa depan menjanjikan saat menjalani musim keduanya di Malaga, ketika ia menginspirasi tim lokal itu untuk melaju ke perempat final Liga Champions 2012/2013. Ia bergabung ke Real dengan transfer yang dilaporkan senilai 30 juta euro pada Juli 2013, memenangi dua Liga Champions dan Piala Raja. April silam mantan pelatihnya di Malaga, Manuel Pellegrini, berkata kepada Marca bahwa Isco sempat berada di ambang untuk bergabung dengannya di City sebelum ia akhirnya memilih pindah ke raksasa Spanyol. (ant)
ley pada Sabtu efektif kandas, saat penyerang Arsenal asal Spanyol Lucas memecah kebuntuan pada menit ke-26 melalui sepakan melengkung kaki kiri. Walcott memperbesar keunggulan timnya dengan memanfaaatkan kerja sama tim pada menit ke-55, namun Sutton menolak menyerah, mereka menciptakan sejumlah pelu-
ang bagus dan melihat pemain terbaik mereka, Roarie Deacon, melepaskan tembakan keras yang membentur mistar gawang. Namun hal itu tidak cukup untuk menghentikan Arsenal dari mengejar pertandingan kandang melawan Lincoln, ketika mereka mengincar menjuarai Piala FA untuk ke-13 kalinya. (ant)
Spurs Dinilai
Dapat Bersaing Di Ketiga Kompetisi LONDON - Tottenham Hotspur dapat memelihara peluang mereka di Liga Inggris, Liga Europa, dan Piala FA sampai akhir musim, menurut bek Jan Vertonghen. Tottenham bangkit dari pekan berat dengan kemenangan 3-0 atas Fulham pada putaran kelima Piala FA pada Minggu, setelah sebelumnya menelan kekalahan beruntun dari Liverpool di Liga Inggris dan dari Gent di Liga Europa. Spurs perlu membalikkan defisit 0-1 dari Gent pada pertandingan leg kedua di Wembley pada Kamis sebelum bertemu Stoke City di Liga Inggris pada Minggu, ketika mereka akan berupaya memperbaiki catatan setelah melalui dua kali imbang dan satu kali kalah pada empat pertandingan terakhirnya di liga domestik. “Kami ingin memenangi keduanya (Liga Europa dan Piala FA) dan bersaing di liga dengan baik, dan menurut saya tim kami cukup bugar untuk melalui hal-hal seperti ini,” kata Vertonghen, yang telah kembali ke tim pada pertandingan melawan Fulham setelah absen sebulan, kepada media Inggris. Manajer Mauricio Pochettino memilih untuk tidak mengistirahatkan terlalu banyak pemain intinya di Fulham dan kemungkinan akan menurunkan tim yang kuat untuk pertandingan melawan Gent dan Stoke, namun Vertonghen mengatakan skuad tidak cemas dengan jadwal padat.
“Saya suka untuk bermain pada sebanyak mungkin pertandingan dan mungkin para pemain lain juga demikian,” tambahnya. Tottenham menghuni peringkat ketiga di liga di bawah Manchester City dan tertinggal sepuluh angka dari pemuncak klasemen Chelsea, dan meski Vertonghen mengakui sulit untuk bersaing dengan rival-rivalnya yang lebih kaya itu, ia mengatakan bahwa gaya bermain Spurs mendongkrak sejumlah hal di atas lapangan. “Bicara uang, Anda tidak dapat membandingkannya namun, di atas lapangan, tim kami sekuat mereka, itu sudah jelas,” kata Vertonghen. “Kami memahami cara yang diinginkan (Pochettino) untuk kami mainkan. Kami bertambah kuat... dan kami telah memperlihatkannya dalam beberapa tahun terakhir.” Trofi terakhir Tottenham adalah Piala Liga pada 2008 dan sejak itu klub beberapa kali nyaris berada di puncak, finis sebagai runner up di kompetisi yang sama pada 2009 dan 2015, ketika mereka kalah dari Chelsea. Vertonghen percaya bahwa kekecewaan-kekecewaan itu telah membuat Tottenham semakin kuat. “Kami memainkan pertandingan final melawan Chelsea di Wembley beberapa tahun silam dan kami ingin lebih dari itu,” tuturnya. “Menurut saya tim ini dan staf teknik layak mendapatkan trofi dengan klub ini.” (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 22 Februari 2017
8
Masyarakat Antusias
Tukar Sampah Dengan Sembako PADANG PANJANG - Ratusan masyarakat Kota Padang Panjang antusias menukar sampah dengan Sembilan Bahan Pokok (sembako) dalam rangka hari peduli sampah nasional 2017. “Kami sengaja datang untuk menukarkan sampah dengan sembako,” kata salah seorang warga kelurahan Balai Balai, Padang Panjang, Yulhendri, kemarin. Pengumpulan sampah yang berpusatkan di lokasi markas Secata B Rindam I Bukit Barisan itu, dipenuhi oleh masyarakat dari berbagai kalangan yang membawa berbagai jenis sampah untuk mendapatkan sembako. Masyarakat yang membawa sampah melakukan antrian pan-
jang karena panitia dari Pemkot Padang Panjang menyediakan satu timbangan untuk mengukur volume sampah masyarakat. “Ini merupakan terobosan yang patut dilanjutkan kedepannya, untuk menjadikan Padang Panjang bersih,” kata masyarakat lainnya, Renny. Pemkot Padang Panjang menerima berbagai jenis sampah mulai dari kertas, kaleng bekas, kardus dan lainnya dan dinilai harganya sesuai dengan jenis sampah tersebut. Untuk kertas atau kardus, Pemkot menghargai dengan nilai Rp500 perkilogram yang nantinya ditukar dengan sembako sesuai dengan keinginan masyarakat.
Setelah mendapatkan sembako, masyarakat tersebut langsung didaftarkan menjadi nasabah bank sampah yang sudah ada di Padang Panjang. Untuk kedepennya masyarakat bisa mengantarkan langsung sampahnya ke lokasi bank sampah yang sudah ada di Padang Panjang,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Padang Panjang, Delfianto. Padang Panjang sendiri saat ini sudah memiliki tujuh bank sampah seperti Bank Sampah Serunai di Kelurahan Ekor Lubuk, Karabu di Kelurahan Ganting. (ant)
Di Meranti
TNI Cetak Sawah 2.500 Hektar PEKANBARU - Komandan Resor Militer 031 Wirabima Brigadir Jenderal TNI Nurendi menyatakan seluas 2.500 hektare sawah di Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang merupakan wilayah terluar di Riau, siap panen pada tahun ini. Nurendi di Pekanbaru, kemarin menjelaskan bahwa program cetak sawah sejak 2015 di Pulau Rangsang telah memberikan dampak positif. Pada tahun 2016, misalnya, hasilnya telah terlihat dengan dilakukannya panen raya, kemudian pada tahun ini panen raya akan dilakukan kembali dalam waktu dekat. “Ini bagus untuk rakyat, bahkan warga setempat yang sebelumnya menjadi TKI di Malaysia
sekarang mereka memilih pulang kampung ke Rangsang jadi petani,” ujarnya. Ia mengatakan bahwa pengembangan pertanian di pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka tersebut penting untuk pemerataan dan penguatan ekonomi masyarakat. Selain itu, kata dia, program itu selaras dengan program pemerintah untuk mewujudkan swasembada beras. Program cetak sawah yang digulirkan Korem 031/WB sukses dilakukan di sejumlah kabupaten, Provinsi Riau. Selain di Pulau Rangsang, program serupa juga telah dilakukan di Bengkalis. “Dalam program ini, TNI sebagai pendamping masyarakat. Kami
bersama masyarakat memanfaatkan lahan tidur untuk menjadi lahan produktif,” ujarnya. Ke depan, kata Nurendi, program serupa akan dilakukan di sejumlah daerah lainnya di Riau, seperti Rokan Hilir dan Siak. Sasarannya adalah lahanlahan kosong tak bertuan atau “open access” untuk ditanami beragam produk pertanian, seperti padi dan jagung. “Nanti kami usulkan kepada Menteri LHK bahwa ‘open access’ lebih baik dimanfaatkan jadi sawah. Contohnya di Kubu (Rokan Hilir) itu ada 2.000 hektare ‘open access’. Diolah saja, bentuk kelompok tani, kami dampingi,” ujarnya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
GUNUNG SINABUNG ERUPSI - Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik terlihat dari Desa Guru Singa, Karo, Sumut, kemarin. Aktivitas Gunung Sinabung yang berstatus Awas (level IV), meningkat sejak sepekan terakhir ditandai dengan erupsi dan luncuran lava pijar.
Di Kaltim
AKI Melahirkan Tinggi SAMARINDA - Angka kematian ibu (AKI) melahirkan di Provinsi Kaltim masih tinggi yang mencapai 100 kematian per 100.000 kelahiran, sehingga kondisi ini haru menjadi perhatian serius dari semua pihak terkait untuk menekan kematian. “Guna menekan tingginya AKI melahirkan yang masih tinggi, salah satunya adalah dengan meningkatkan kemampuan para bidan, yakni memberikan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan medis teknis kontrasepsi IUD dan implan,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Sukaryo Teguh Santoso di Samarinda, kemarin. Hal itu dikatakan Teguh ditemui setelah membuka pelatihan
Medik Teknsi CTU jenis IUD dan implan terhadap 18 bidan di Kaltim dan Kaltara. Pelatihan digelar di kantor BKKBN Kaltim. Dilanjutkannya, ada sejumlah faktor yang mempengaruhi mengapa kematian ibu dan bayi ketika lahir/melahirkan sangat tinggi, sepereti karena terlambat mengambil keputusan dan terlambat merujuk ke rumah sakit. Hal yang dominan sebagai penyebab kematian ibu saat melahirkan adalah 4T, yakni terlalu muda usianya saat melahirkan, terlalu sering melahirkan, terlalu rapat jarak kelahiran, dan terlalu tua
melahirkan. Ia menuturkan, sejumlah hal tersebut terjadi akibat tidak adanya pemahaman, perencanaan, pengaturan kelahiran, dan belum adanya penjelasan dari tenaga provider kesehatan mengenai kesehatan reproduksi dan hal lain yang terkait. “Ini yang harus dipahami, apalagi tenaga kesehatan seperti bidan tidak hanya memberikan pelayanan kontrasepsi, tetapi mereka juga harus memberikan konseling dan informasi pasangan usia subur (PUS),” tuturnya. Apabila bidan lebih terampil dan memberikan informasi yang benar, lanjutnya, maka akan dapat menekan angka ke-
matian ibu/bayi. Untuk itu, bidan perlu mendapatkan pelatihan medis teknis CTU IUD dan implan guna menambah wawasan, pengetahuan, dan keterampilan. Ia juga mengatakan angka kelahiran bayi di Kaltim saat ini sebesar 1,7 persen per tahun dari total jumlah penduduk yang ada. Persentase ini dinilai stabil walaupun masih di atas ratarata kelahiran nasional yang tercatat 1,49 persen. “Untuk laju pertumbuhan penduduk di Kaltim masih tinggi yang mencapai 3,82 persen. Dari jumlah ini, terdapat 2,1 persen merupakan faktor migrasi dari daerah lain,’’ katanya. (ant)
Sungai Ciujung-Ciberang
Berstatus Awas Bencana Banjir
Suluh Indonesia/ant
ASPIRASI SUKU BADUY - Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi Pane (kedua kiri) berjabat tangan dengan perwakilan dari suku Baduy luar di kantor KPU Kota Tangerang, kemarin. Perwakilan suku Baduy menyampaikan aspirasi agar adanya dugaaan kecurangan Pilkada Gubernur Banten di kota Tangerang dapat diselesaikan dengan baik sesuai mekanisme yang ada.
CV. KREASINDO FLOORING Pilihan Tepat Epoxy Lantai “ True Choice For Indonesia Exopy ” * Epoxy Flooring Contractor * Finish Trowel Floor Hardener * Membrane Water Proofing Keunggulan Kami : - Berbadan hukum - Berser fikat - Bergaransi - Dikerjakan Oleh Aplikator Yang Sudah Berpengalaman
Harga Jasa Sudah Berikut Material Hub : 0812.1366.9280 - 0838.7004.6015 Dana Tunai Marni Mencairkan 100 Juta Sampai Triliun Talangan (Fander Tercepat) AVALIST INVESTOR. - Penyelesaian Kartu Kredit - KTA Bermasalah - Pelunasan Mendapatkan Diskon 25% s/d 70%
“ Biro Hukum Menangani Berbagai Macam Kasus ” “ Menangani Juga Berbagai Penyakit Tidak Wajar ”
Hubungi : 0817.6682.240 - 0812.1366.9280 Alamat : Jl. Arteri Raya Samping Rumah Sakit Permata Hijau No. 30 RT. 006/08 Kelurahan Sukabumi Selatan Kecamatan Kebun Jeruk, Jakarta Barat Kode Pos 11560
LEBAK - Permukaan Sungai Ciujung-Ciberang di Kabupaten Lebak, Banten berstatus “awas bencana banjir” karena ketinggiannya mencapai 503 centimeter dan 729 meter kubik per detik. “Kami minta warga Rangkasbitung agar meningkatkan waspada banjir karena Sungai CiujungCiberang meluap,” kata Aat (55), petugas pintu Sungai CiujungCiberang di Lebak, kemarin. Saat ini, Sungai Ciujung-Ciberang meluap akibat hujan deras yang terjadi Selasa dinihari. Bahkan, ratusan rumah warga Rangkasbitung sudah terendam banjir. Kemungkinan permukaan sungai tersebut dipastikan men-
ingkat karena hujan masih berlangsung. Intensitas hujan berkapasitas lebat dan ringan terjadi pagi, siang, sore, malam hingga dinihari. Berdasarkan pantauan pukul 15.00 WIB ketinggian permukaan Sungai CiujungCiberang mencapai503 sentimeter dengan debit air 729 M3 per detik. Saat ini, permukaan Sungai Ciujung-Ciberang berstatus awas bencana banjir. “Kami berharap warga yang tinggal di bantaran sungai agar mengungsi ke tempat yang lebih aman,” katanya. Menurut dia, pihaknya
hingga kini terus mengoptimalkan pemantauan karena luapan air sungai yang berhulu di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan hutan adat Baduy terus meningkat. Apalagi, saat ini hujan masih terjadi sehingga dikhawatirkan menimbulkan banjir besar. Namun demikian, pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, Relawan dan PMI untuk mengantisipasi bencana banjir tersebut. “Kami selalu menyampaikan status bencana banjir akibat luapan sungai itu,” katanya. Kepala Pelaksana Harian
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Kaprawi mengatakan selama dua hari terakhir ini curah hujan cenderung meningkat sehingga menetapkan “Status Awas” banjir karena sepanjang Selasa dini hari permukaan Sungai Ciujung-Ciberang meluap. Namun, luapan air sungai tersebut tidak menerjang permukiman warga. “Kami minta warga meningkatkan kewaspadaan bencana banjir,” katanya. Ia mengatakan pihaknya saat ini meningkatkan kewaspadaan banjir, longsor dan angin kencang. (ant)
Di Agam
7.162 RT Belum Teraliri Listrik LUBUK BASUNG - Sebanyak 7.342 rumah di Kabupaten Agam, Sumatera Barat belum teraliri listrik dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) karena berada di daerah pelosok. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Hendri G di Lubuk Basung, kemarin mengatakan rumah tangga yang belum teraliri listrik ini berada di daerah pelosok yang tersebar di 16 kecamatan di daerah itu. Agar rumah warga ini teraliri listrik, sebutnya, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan PT PLN. “Kami akan memfasilitasi mereka ke PT PLN agar tidak ada
rumah yang tidak teraliri listrik,” katanya. Tempat terpisah, Manajer PT PLN Ranting Lubuk Basung Monli Arsyi menambahkan, pada 2016 ini pihaknya mengusulkan 12 lokasi program listrik desa (lisdes) dengan potensi sekitar 300 ke PLN Wilayah Bukittinggi. “Ke 12 lokasi ini tersebar di Kecamatan Lubuk Basung, Ampek Nagari, Palembayan, Tanjung Raya dan Tanjung Mutiara. Mudah-mudahan pada 2017 direlokasi oleh PT PLN Wilayah Bukittinggi,” imbuhnya. Pada 2016, PT PLN Rant-
ing Lubuk Basung mendapatkan program lisdes untuk sembilan titik dengan 400 pelanggan. “Kami akan berupaya untuk mengusulkan kembali lokasi yang tidak disetujui untuk program Lisdes pada tahun depan,” katanya. Daerah di 16 kecamatan yang belum teraliri listrik yakni, Kecamatan Palembayan sebanyak 1.181 kepala keluarga, Matur sebanyak 267 kepala keluarga, Tilatang Kamang sebanyak 259 kepala keluarga, Kamang Magek sebanyak 203 kelapa keluarga. Sementara di Kecamatan Canduang sebanyak 414 kepa-
la keluarga, Ampek Nagari sebanyak 94 kepala keluarga, Sungai Pua sebanyak 162 kepala keluarga, Ampek Koto sebanyak 591 kepala keluarga. Lalu di Kecamatan Malalak sebanyak 288 kepala keluarga, Tanjung Raya sebanyak 968 kepala keluarga, Lubuk Basung sebanyak 845 kepala keluarga, Banuhampu sebanyak 259 kepala keluarga. Selain itu, Kecamatan Baso sebanyak 394 kepala keluarga, Ampek Angkek sebanyak 112 kepala keluarga, Palupuh sebanyak 430 kepala keluarga dan Tanjung Mutiara sebanyak 695 kepala keluarga. (ant)