Skip to main content

Edisi 08 juni 2017 | balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis wage, 8 juni 2017

20 HALAMAN

NOMOR 278 TAHUN KE 69

Pengemban Pengamal Pancasila

Parlemen Iran Diserang, ISIS Bertanggung Jawab

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Teheran – Gerombolan bersenjata melancarkan serangan di Teheran, ibu kota Iran, Rabu (7/6) kemarin. Atas serangan itu, ada yang menyebutkan tujuh orang tewas. Sementara informasi lainnya hanya menyatakan satu orang tewas. Korban adalah seorang penjaga keamanan di parlemen. Sementara itu serangan lainnya dilakukan di Musoleum Ayatollah Khomeini, bangunan makam Imam Khomeini, di Teheran Selatan. Ada sejumlah orang terluka dalam serangan di tempat itu. Sementara dua penyerang langsung meledakkan diri setelah menembaki orang di sekitar tempat tersebut. Anggota parlemen Iran Elias Hazrati mengatakan bahwa tiga pelaku penyerangan, seorang dengan sebuah pistol dan dua lainnya dengan menggunakan senapan serbu AK-47, menyerang parlemen, demikian laporan di laman televisi negara, yang dikutip Reuters. Kantor berita ISNA mengutip seorang anggota parlemen lainnya mengatakan bahwa semua pintu parlemen ditutup, dan salah seorang penyerang dikepung oleh pasukan keamanan. ‘’Saya berada di dalam gedung parlemen saat penembakan terPARLEMEN - Anggota parlemen Iran duduk di dalam ruangan saat serangan di gedung itu. Ketika itu polisi melakukan evakuasi terhadap anggota parlemen. Sementara polisi siaga saat terjadi baku tembak dengan penyerang.

jadi. Semua orang terkejut dan ketakutan. Saya melihat dua orang pelaku menembak secara acak,’’ kata seorang wartawan di lokasi kejadian, yang meminta namanya tidak disebutkan. Dalam insiden terpisah, kantor berita Fars melaporkan ada seorang pelaku bersenjata melepaskan tembakan ke arah Musoleum Ayatollah Khomeini, dan melukai sejumlah orang. Kantor berita negara IRNA mengutip seorang pejabat di bangunan makam dan mengatakan bahwa pelaku penyerangan telah meledakkan dirinya sendiri setelah menembak sejumlah orang. Jati diri dan latar belakang tindakan pelaku serangan masih tidak jelas. ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan ke gedung parlemen Iran dan makam Ayatollah Khomeini, lapor kantor berita kelompok ini AMAQ seperti dikutip Reuters. ‘’Para laskar ISIS telah menyerang makam Khomeini dan parleman Iran di Teheran,’’ klaim kantor berita ini. ISIS juga menyatakan serangan ke makam Imam Khomeini dilancarkan oleh dua orang pengebom bunuh diri. Kedua serangan itu terjadi hampir beriringan dan menewaskan paling sedikit tujuh orang. (ant)

Bali Post/rtr

EVAKUASI - Seorang anak laki-laki dievakuasi saat terjadi serangan ke parlemen Iran di Teheran, Rabu (7/6) kemarin. Sejumlah orang tewas dalam serangan yang diakui dilakukan ISIS.

Bali Post/rtr/afp

Gempa di Tejakula Singaraja (Bali Post) – Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah Tejakula dan sekitarnya, Rabu (7/6) kemarin pukul 19.54 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki kekuatan M=2,7, dengan episenter pada koordinat 8,11 LS dan 115,39 BT, tepatnya di laut pada jarak 20 km timur laut Bangli, pada kedalaman 7 kilometer. Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl. SEIS. dalam siaran persnya semalam menyebutkan, dampak gempa bumi tersebut menimbulkan guncangan pada skala intensitas II SIG-BMKG atau III MMI di wilayah Tejakula. Di wilayah tersebut berdasarkan laporan warga, gempa bumi dirasakan beberapa orang. Gempa ini merupakan tipe swarm. Hal ini terlihat dari pola frekuensi kejadian, besaran magnitudo, sebaran episenter dan aktivitas gempa bumi ini tidak memiliki pola yang jelas. Sehingga gempa bumi yang terjadi di Tejakula mengarah pada aktivitas gempa bumi swarm. Adapun mekanisme sumber gempa ini berupa sesar turun dengan sedikit unsur mendatar (oblique normal). Terkait dengan peristiwa gempa bumi yang mengguncang wilayah timur laut Bangli ini, maka kepada warga setempat diimbau agar tetap tenang. Sebelumnya juga terjadi gempa bumi yang hanya dirasakan warga di Tejakula dan sekitarnya. Namun tidak ada informasi dampak gempa tersebut terhadap bangunan milik warga. (kmb)

Pendana Teroris Ditangkap

Kirim 7.500 Dolar ke Filipina Purwakarta (Bali Post) – Terduga teroris berinisial RS (34), yang ditangkap di Desa Kepek Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (6/6), diduga berperan mendanai empat WNI yang menjadi buronan Kepolisian Filipina. ‘’Dia mengirimkan uang sebanyak 7.500 dolar AS dalam dua kali pengiriman ke empat orang WNI yang jadi buronan yakni YP, AS, Y dan AY,’’ kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Pos Polisi Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (7/6) kemarin. Empat WNI tersebut adalah Yoki Pratama Windyarto, Anggara Suprayogi, Yayat Hidayat Tarli dan Al Ikhwan Yushel. Kombes Martinus mengatakan dana itu dikirmkan RS sekitar awal Februari 2017. ‘’Masih diselidiki dari mana RS mendapatkan uang dan bagaimana cara pengirimannya,’’ katanya. RS kini telah dibawa dari Yogyakarta ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. ‘’Penyidik memiliki waktu 7x24 jam untuk memeriksa RS,’’ katanya. Hal. 19 Tujuh WNI

Presiden Lantik UKP PIP

Kesadaran akan Pancasila Sudah Mulai Digerogoti

Bali Post/ant

PELANTIKAN - Dewan Pengarah dan Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) saat mengikuti upacara pelantikan, Rabu (7/6) kemarin. Salah seorang dari sembilan anggota UKP-PIP tersebut adalah Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya.

KPK Tak Terpengaruh Pernyataan Amien Rais Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan terpengaruh terkait pernyataan pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang menyatakan banyak kebusukan di internal KPK. ‘’KPK itu sudah sering dituding oleh pihakpihak tertentu yang disebutkan dalam dakwaan atau tuntutan, menurut kami tudingan-tudingan seperti itu tidak begitu penting,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Rabu (7/6) kemarin. Febri menegaskan, KPK akan terus bekerja berdasarkan bukti-bukti yang dimiliki dan sudah dimunculkan dalam fakta persidangan dengan terdakwa mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. ‘’Termasuk terkait aliran dana dalam tuntutan yang sudah kami sebutkan terhadap

Soetrisno Bachir, Amien Rais, salah satu pengurus Soetrisno Bachir Foundation, dan ada nama-nama lain yang sudah kami uraikan. Kami juga fokus di persidangan, kami tunggu semua proses pembuktian di persidangan,’’ ucap Febri. Sebelumnya, Amien Rais menemui Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan membahas penguatan Panitia Khusus Hak Angket KPK yang telah berjalan dengan memilih Ketua Pansus KPK. ‘’Pesan saya pertama kalau bisa KPK lembaganya dipertahankan. Tapi nanti kalau kedua ternyata isi KPK tidak sewangi citranya banyak kebusukan banyak pembusukan nanti kita kaji ulang,’’ kata Amien seusai pertemuan di Gedung Nusantara III, Jakarta, Rabu kemarin. Hal. 19 Banyak Kebusukan

Amien Rais

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo, Rabu (7/6) kemarin, mengambil sumpah jabatan sembilan pejabat Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) dan seorang Kepala Eksekutif UKP PIP. Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri menjadi Ketua Dewan Pengarah UKP PIP. Sementara sekretarisnya Wisnu Bawa Tenaya. Kepala Eksekutif UKP PIP Yudi Latief mengatakan, dalam rapat perdana UKP PIP, Presiden telah menyampaikan beberapa pesan kepada Dewan Pengarah dan Badan Eksekutif UKP PIP. ‘’Supaya unit jangan hanya semacam sosialisasi, pembekalan, tetapi juga pengukuran penerapan Pancasila ke dalam berbagai indikator. Jangan abstrak, teoretis,’’ katanya. Kata dia, dalam rapat itu juga disepakati bahwa unit akan mengundang peran komunitas secara lebih luas. Jadi meski ini institusi negara, implementasinya akan mengundang berbagai komunitas. Dewan pengarahnya kan tokohtokoh komunitas juga. Badan eksekutif UKP PIP nantinya akan berisi tenaga profesional yang bisa menurunkan program yang sesuai dengan kebutuhan zaman kini. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menyatakan UKP PIP akan bekerja secepatnya untuk membangun kembali kesadaran masyarakat mengenai Pancasila. ‘’Pokoknya kami bekerja secepatnya untuk membangun kesadaran kembali. Kesadaran kita kan sudah mulai agak hilang karena sejak zaman reformasi itu kesadaran akan Pancasila, akan konstitusi sesuai dengan yang dikehendaki pendiri negara itu kan sudah mulai berkurang, bahkan sudah mulai digerogoti. Nah ini dianggap yang utama yang nanti akan dikerjakan,’’ kata Mahfud seusai rapat. Hal. 19 Berbagai Komonitas

Agun Gunandjar Pimpin Pansus KPK Jakarta (Bali Post) – Anggota Fraksi Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa terpilih menjadi Ketua Panitia Khusus Hak Angket KPK dalam pemilihan yang dilakukan di rapat perdana Pansus Angket KPK yang berlangsung tertutup pada Rabu (7/6) kemarin. ‘’Telah terpilih Ketua Pansus Angket KPK Pak Agun Gunandjar dengan para Wakil Ketua Pansus yaitu Risa Mariska (Fraksi PDI-P), Dossy Iskandar (Fraksi Hanura), dan Taufiqulhadi (Fraksi NasDem),’’ kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon usai memimpin Rapat Pansus Hak Angket KPK di Gedung Nusantara III di kompleks parlemen, Jakarta. Agun mengapresiasi seluruh fraksi yang telah mempercayakan jabatan itu kepada dirinya dan tiga Wakil Ketua Pansus KPK untuk memimpin kerja Pansus sesuai Tata Tertib DPR. Pemimpin Pansus, menurutnya, akan menyusun agenda kerja, mekansime kerja, serta susunan anggaran pembiayaan Pansus. ‘’Kalau anggota Pansus belum bisa memberikan saran, maka izinkan kami para Pimpinan Pansus berembuk dan kita ingin ketentuan Tatib dilaksanakan yaitu Pimpinan Pansus bersifat kolektif dan kolegial,’’ ujar Agun. (ant)


denpasar

2

Kamis Wage, 8 Juni 2017

figur

Bali Post/sue

Kuota 280 Siswa

TAHUN pelajaran 2017/2018 ini, jumlah siswa baru yang diterima di SMP negeri di Bali dipastikan berkurang dibandingkan tahun lalu. Hal ini sebagai konsekuensi adanya pembatasan kuota siswa per kelas. Namun, warga Denpasar masih bersyukur karena Disdikpora Kota Denpasar memberikan toleransi 40 siswa tiap kelas dari ketentuan 32 siswa per kelas. Khusus untuk SMPN 3 Denpasar diberikan kuota 280 siswa untuk tujuh kelas. ‘’Jadi, bukan 360 siswa lagi, tetapi kuotanya 280 siswa,’’ ujar Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdhana, S.Pd., M.Psi., Rabu (7/6) kemarin. Kuota 280 orang siswa itu, katanya, sudah termasuk jumlah siswa yang dijaring lewat jalur siswa miskin, prestasi dan nilai Ujian Nasional (NUN) secara online. Makanya, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan tim untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) mendatang. Murdhana menambahkan, SMPN 3 Denpasar selalu menjadi incaran calon siswa baru. Tahun lalu, sekolah ini tercatat paling banyak jumlah peminatnya. Selain dikenal sebagai sekolah berkualitas, juga dikenal sebagai sekolah lingkungan dan sejumlah predikat lainnya. Sekolah ini secara berturut-turut menjadi sekolah peraih nilai rata-rata NUN terbaik II di Bali. Tak cukup sampai di sana, SMPN 3 Denpasar kini juga sebagai Sekolah Kemitraan Keluarga. Melalui program ini, pihaknya mengharapkan tercipta sinergitas pendidikan di sekolah dan di rumah. Sebab, anak-anak pada saat memasuki usia SMP sangat memerlukan figur panutan dan model, baik dari orangtua maupun guru-gurunya. (sue)

Tim Gabungan ’’Obok-obok’’ Padanggalak

Denpasar (Bali Post) Guna meminimalisasi gangguan keamanan dan masalah sosial, tim gabungan Pemkot Denpasar menggelar patroli malam, Selasa (6/6) lalu. Tim gabungan ini terdiri dari unsur Satpol PP, OPD, TNI/Polri, Linmas, pecalang dan karang taruna. Di samping itu, juga tampak komponen masyarakat yang tergabung dalam Jaringan Siaga Komunitas Masyarakat (Jagakota) yang baru terbentuk. Mereka bersama-sama menyusuri ruas-ruas jalan di Kota Denpasar yang dinilai rawan. Salah satunya kawasan Padanggalak. Tim mengawali patroli malam di kawasan Jalan Gatot Subroto. Tim berhasil mengamankan lima orang pengamen asal Banyuwangi yang kedapatan menenggak minuman keras. Di kawasan yang sama, tim juga mengamankan 13 orang mudamudi tanpa identitas, sehingga mereka digiring petugas dan dinaikkan ke truk patroli. Tim gabungan kemudian bergerak menyusuri kawasan Renon, Jalan Hang Tuah, Sanur dan menggerebek kawasan Padanggalak tepatnya di Jalan Jagung. Tim gabungan berhasil mengamankan tujuh orang pekerja seks komersial (PSK) dan dua orang pria hidung belang. Kedatangan tim membuat para PSK dan tamunya lari tunggang-langgang dan berhamburan menuju semak-semak. Kepala Satpol PP Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan, kegiatan rutin patroli malam kali ini menyasar beberapa wilayah yang dinilai rawan tindak kejahatan. Hal ini juga tidak terlepas dari instruksi Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara untuk melakukan patroli rutin melibatkan tim gabungan dalam meminimalisasi tindakan-tindakan k e j a h a t a n y a n g s a n g a t m e n g g a n g gu keamanan dan kenyamanan masyarakat. ‘’Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada unsur TNI/ Polri, Linmas, pecalang, karang taruna dan komponen masyarakat lainnya yang sangat membantu kegiatan rutin ini dan bersama-sama menjaga kondusivitas di wilayah masing-masing,’’ ujarnya. Alit Wiradana menegaskan, mereka yang diamankan termasuk pengamen dan pendatang tanpa identitas telah melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. ‘’Kegiatan seperti ini akan diintensifkan. Siapa pun itu, kalau sudah melanggar harus ditindak tegas tanpa pandang bulu. Apabila ada aparat kami yang bermain, kami juga akan tindak tegas. Bahkan, bila perlu dipecat,’’ tegasnya. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : BALI RAWAN KRISIS KADER PEMIMPIN BERKUALITAS Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

MAKANAN – Sejumlah warga Denpasar membeli makanan di pasar dadakan di sekitar persimpangan Jalan A Yani dan Maruti, Denpasar. Pasar yang menjual berbagai makanan tersebut digelar menjelang waktu berbuka di bulan puasa.

Terkait Kasus Ekstasi di Akasaka

Polisi Harus Usut Penyandang Dana

Denpasar (Bali Post) Barang bukti 19 ribu ekstasi senilai Rp 9,5 miliar yang diungkap Bareskrim Mabes Polri di Akasaka Club, Denpasar, harus didalami. Terutama terkait penyandang dana pembelian barang terlarang tersebut, termasuk orang-orang yang diduga ikut terlibat atau menjadi aktor intelektualnya. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa menegaskan hal itu, Rabu (7/6) kemarin. Menurut Suastawa, kasus tersebut harus dikembangkan lebih jauh lagi. ‘’Dari jumlah uang untuk membeli barang sebanyak itu jadi pertimbangan. Harus diusut dari mana sumber uangnya,’’ tegasnya. Suastawa menambahkan, tidak tertutup kemungkinan kasus ini melibatkan orang lain di luar empat tersangka yang sudah ditangkap tersebut. ‘’Aliran dana dari penjualan ekstasi itu juga harus diselidiki. Semuanya

agar terungkap tuntas. Kami mengapresiasi pengungkapan kasus ini,’’ ujarnya. Terkait izin Akasaka, menurut Suastawa, ada instansi lain yang lebih berwenang. Dengan terungkapnya kasus ini, mestinya jadi pertimbangan khusus apakah dibekukan atau ada tindakan tegas lainnya. ‘’Kami sudah melakukan sosialisasi ke sana, juga sweeping. Ini sebagai catatan kami untuk melakukan upaya khusus terhadap tempat

hiburan malam ini,’’ kata mantan Karo Rena Polda Bali ini. Sementara itu, Pembina DPW Gerakan Anti Narkoba Nasional (Gannas) Provinsi Bali Togar Situmorang menegaskan, pengungkapan kasus ini merupakan salah satu bukti komitmen Polri dalam memberantas narkoba. Ia berharap penyidik Bareskrim yang menangani kasus itu supaya mengembangkan ke tindak pidana pencucian uang (TPPU). ‘’TPPU itu menyangkut suatu usaha dijalankan dari hasil kejahatan. Kalau ada indikasi ke sana, harus diusut tuntas. Termasuk orang-orang dalam yang terlibat. Masak mereka tidak tahu ada bisnis terlarang itu?’’ ujarnya. Pengacara asal Sumatera Utara ini mendesak agar izin usaha Akasaka dibekukan. Apalagi, mereka sudah ditarget sejak setahun lalu, sudah berapa banyak para tersangka mengedarkan

PPTK Akui Ada Kemahalan Tiket

Peranan Travel dan DPRD Denpasar Dikejar

Denpasar (Bali Post) Perkara dugaan korupsi perjalanan dinas (perdin) DPRD Kota Denpasar dengan terdakwa mantan Sekwan Gusti Rai Suta, Rabu (7/6) kemarin dilanjutkan dengan pemeriksaan tujuh saksi. Enam saksi adalah saksi yang tertunda sebelumnya, sedangkan satu saksi adalah Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), terpidana Gusti Made Patra. Dalam sidang yang dipimpin hakim I Wayan Sukanila, kembali dikejar soal peranan dua travel yakni Sunda Duta Tour dan Bali Daksina serta pihak dewan yang mengembalikan kerugian negara Rp 2,293 miliar. Pasalnya, dari keterangan saksi, travel inilah yang mengubah harga dari invoice yang asli, baik dari pihak hotel maupun tiket pesawat, sehingga hakim, jaksa, termasuk kuasa hukum terdakwa terus mengejar, bagaimana bisa dua travel itu melaksanakan perdin. Termasuk, ditanyakan ke PPTK, mengapa dilakukan penunjukkan terhadap travel tanpa melalui tender. Padahal dalam SK Sekwan DPRD Kota Denpasar, tidak ada memerintahkan PPTK untuk menggunakan dua travel tersebut. Majelis hakim sebelumnya juga sempat mengejar ke saksi dari pihak bendahara, mengapa bayarnya ke travel. Apa dasarnya membayar ke travel, padahal tidak ada tender atau kontrak kerja secara sah. Namun, diakui, bahwa tiket dan akomodasi lainnya dalam Perdin DPRD Kota Denpasar, travel yang menyediakan. Bahkan, PPTK atau saksi Patra mengakui adanya kemahalan membayar tiket pesawat hingga Rp 200 juta. Sementara yang menyediakan nama-nama

dewan untuk ikut perdin adalah sekretariat, PPTK sebagai pendamping. Bayarnya ke mana? Saksi mengatakan ke travel. Masalahnya, ada kemahalan tiket dan juga ada kemahalan hotel seperti disampaikan saksi sebelumnya. Anggota majelis hakim Sutrisno mencoba mengejar siapa yang menentukan besarnya tagihan dari travel tersebut. Namun, saksi PPTK mengaku tidak tahu. Begitu pula saat ditanya bagaimana tanggung jawab antara biaya dan kegiatan yang telah dilakukan, Patra lama terdiam, hingga akhirnya mengatakan tidak tahu. Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Ahmad Hadiana bersama Made Suardika, kembali mengejar soal tender atau lelang yang tidak pernah dilakukan PPTK terhadap dua travel. Alasan tidak tender adalah dua travel tersebut sudah biasa digunakan sebelumnya. ‘’Apakah tidak mencari pembanding,’’ tanya Suardika. Saksi Patra mengatakan tidak ada. Dijelaskan bahwa dalam SK Sekwan DPRD Denpasar tidak ada memerintahkan dua travel, yakni Sunda Duta dan Bali Daksina sebagai pelaksana proyek perdin itu. Selain ada kemahalan tiket Rp 200 juta, Ahmad Hadiana menyambung soal ada kerugian dari audit BPKP hingga Rp 2,293 miliar. Apakah uang itu sudah dikembalikan dan siapa yang mengembalikan? Saksi Patra mengatakan yang mengembalikan anggota dewan. Inilah yang menjadi pertanyaan empuk pihak kuasa hukum terdakwa. ‘’Yang mengembalikan anggota dewan. Kok anggota dewan tidak kena. Ada apakah ini?’’ tanya Ahmad Hadiana dengan suara lantang. (kmb37)

narkoba. Pembekuan izin usaha itu sangat penting supaya ada efek jera bagi usaha sejenis agar tidak menjual narkoba di tempat usahanya. ‘’Rugi dong selama ini kepolisian, BNNP dan jajarannya serta instansi lain melakukan sosialisasi bahaya narkoba. Harus ada tindakan tegas dari instansi yang membidangi perizinan,’’ tegas Togar Situmorang. Bercermin dari pengungkapan kasus narkoba sebelumnya, kata Togar Situmorang, bandar narkoba berpotensi melakukan pencucian uang dari hasil kejahatan. ‘’Aparat penegak hukum mesti berani memasang pasal TPPU agar peredaran narkoba benarbenar bisa ditekan,’’ ujarnya. Sementara itu di TKP, dua kendaraan taktis (rantis) dan bus Dalmas Polda Bali terparkir di depan Akasaka Club di Jalan Teuku Umar, Denpasar. Puluhan personel bersenjata lengkap

berjaga-jaga di area tempat hiburan malam tersebut. Pihak Polda Bali beralasan untuk memastikan TKP steril. ‘’Jangan sampai TKP diotak-atik orangorang yang tidak berwenang,’’ kata Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja. Hengky Widjaya menambahkan, penjagaan akan terus dilakukan selama TKP berstatus quo. Dikatakan, status quo ini diberikan pihak kepolisian lantaran proses olah TKP dan pengembangan masih dilakukan tim Bareskrim Mabes Polri. Mantan Kabag Binkar SDM Polda Bali ini menegaskan, personel yang dikerahkan di sana sebanyak 25 orang. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Belum Siap, Jaksa Tunda Tuntutan LPD Suwat

Denpasar (Bali Post) Rencana tuntutan dalam kasus dugaan korupsi LPD Suwat, Gianyar di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (7/6) kemarin, terpaksa ditunda. Pasalnya, jaksa dari Kejari Gianyar yang menyidangkan perkara ini belum siap. Sidang yang dipimpin majelis hakim Wayan Sukanila ini rencananya akan dilanjutkan pekan depan. Kemarin, terdakwa Kepala LPD Desa Pakraman Suwat, Gianyar Sang Ayu Raiyoni, Kasir LPD Ni Made Sutria alias Bu Kadek alias Bu Sembung dan Ni Nyoman Nilawati alias Man Tok yang menjabat sebagai Tata Usaha atau Sekretaris LPD Suwat, diboyong lagi ke Gianyar. “Maaf yang mulia, kami belum siap untuk tuntutan. Kami mohon waktu satu minggu,” tandas JPU I Gusti Ngurah Anom Sukawinata. Kasus tersebut berawal di tahun 2004. Yakni, terdakwa Raiyoni, Sutria dan Nilawati diduga melakukan pencatatan administrasi umum dalam transaksi keuangan LPD Suwat secara tidak benar. Sehingga, menimbulkan selisih pencatatan uang tabungan dalam kas/register tabungan/prima nota tabungan dengan nilai riil tabungan yang tercatat pada buku tabungan nasabah. Tahun 2010, setelah dilakukan peralihan sistem dari manual ke komputerisasi, diketahui adanya selisih antara buku tabungan dengan yang ada di LPD Rp 68 juta. Mengetahui ada selisih, ketiga terdakwa

sepakat mengakui selisih tersebut sebagai pinjaman mereka, sehingga para terdakwa mengakui memiliki utang di LPD Suwat masing-masing sebesar Rp 22.800.000. Di samping itu, terdakwa memberikan kredit tidak sesuai prosedur LPD, di antaranya memberikan kredit kepada dua nasabah di luar Desa Pakraman Suwat tanpa disertai jaminan dengan total kredit Rp 8.395.500. Perbuatan para terdakwa bertentangan dengan prosedur LPD yang menyatakan pemberian kredit hanya diberikan kepada krama Desa Pakraman Suwat. Selain itu, para terdakwa telah melakukan pinjaman ke KSU Lata Maha Sandhi sebesar Rp 100 juta dengan menjaminkan agunan milik nasabah berupa sertifikat hak milik, tanpa sepengetahuan dan persetujuan pemilik agunan. Ketiga terdakwa juga telah menggunakan uang tabungan milik nasabah Rp 385.151.000. Uang tersebut dipergunakan tanpa sepengetahuan nasabah serta para terdakwa tidak melakukan pencatatan dana milik nasabah yang menabung, dan berbagai persoalan lainnya. Atas perbuatan itu, ketiga terdakwa telah memperkaya diri sendiri dan orang lain. Perbuatan para terdakwa juga menyebabkan kerugian negara atau perekonomian negara atau keuangan daerah Kabupaten Gianyar CQ LPD Desa Pekraman Suwat Rp 796.324.508. (kmb37)

Pemkot Gelar Vaksinasi Kanker Serviks Sasar 4.460 Siswi SMP Se-Kota Denpasar

KANKER serviks merupakan salah satu penyakit mematikan yang dialami kaum perempuan. Dalam penanggulan dan memberikan perlindungan sejak dini dari kanker serviks, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar kembali menggelar pencanangan Vaksinasi Kanker Serviks, Rabu (7/6) kemarin. Tahun ini, vaksinasi kanker serviks massal berkelanjutan ini menyasar 4.460 orang siswi kelas VII SMP negeri dan swasta se-Kota Denpasar. Pencanangan vaksinasi dibuka secara resmi oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra ditandai dengan pemukulan gong dan peninjauan vaksinasi secara langsung dipusatkan di SMP Dwijendra. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Denpasar Ny. Selly Mantra, Wakil Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Negara, Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, Camat Denpasar Utara Nyoman Lo-

MENINJAU - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Denpasar Ny. Selly Mantra saat meninjau kegiatan Pencanangan Vaksinasi Kanker Serviks kepada para siswi SMP di Aula SMP Dwijendra Denpasar, Rabu (7/6) kemarin. dra, Kepala SMP Dwijendra Ni Wayan Nadi Supartini beserta OPD terkait lainya. ‘’Vaksinasi kanker serviks rutin dilaksanakan setiap tahun lantaran kanker serviks ini merupakan

pembunuh wanita terbesar, sehingga Pemkot bersama YKI Kota Denpasar melakukan vaksinasi secara berkelanjutan,’’ ujar Wali Kota Rai Mantra. Menurut Rai Mantra, vaksi-

nasi kanker serviks diberikan kepada siswi SMP negeri dan swasta. Pada tahun berikutnya, kegiatan serupa juga menyasar siswi-siswi SD. Di samping itu, pihaknya juga mengintensifkan vaksinasi lainnya seperti vaksinasi polio yang wajib diberikan sejak usia dini. ‘’Melalui kegiatan ini, kami berharap para wanita terlindungi dan terbebaskan dari kanker serviks. Angka wanita terjangkit kanker serviks setiap harinya bisa mencapai 40 orang wanita dan 20 orang di antaranya meninggal, sehingga perlu adanya perlindungan untuk para wanita sejak dini,’’ ujarnya. Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini mengatakan, sesuai data lembaga kesehatan dunia (WHO), pada tahun 2030 mendatang akan terjadi lonjakan penderita kanker di Indonesia hingga tujuh kali lipat. Jumlah penderita kanker yang meninggal juga makin memprihatinkan dan setiap tahun tidak kurang dari 15.000 kasus kanker serviks terjadi di Indonesia. Dikatakan,

kanker serviks merupakan pembunuh wanita nomor satu di Indonesia. Tahun 2016 lalu, di Denpasar tercatat 17 orang penderita kanker serviks tanpa kematian. Ini merupakan upaya pengendalian kanker serviks yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar yang bersinergi dengan YKI Bali, Persatuan Obstetri dan Ginekologi Indonesia Denpasar yang melakukan pembinaan dan sosialisasi ke banjar-banjar, desa/kelurahan hingga kecamatan. Hal ini guna melakukan deteksi dini secara efektif dan efisien dengan melakukan pelayanan IVA dan papsmear yang bertujuan menemukan kasus secepatnya agar lebih memungkinkan diobati, melaksanakan workshop kanker serviks dan payudara serta melakukan upaya-upaya melalui lingkungan sekolah. ‘’Tahun ini merupakan tahun keempat dilaksanakannya program vaksinasi kanker serviks yang menyasar siswi kelas VII SMP negeri dan swasta yang akan diberikan vaksinasi sebanyak dua kali,’’ tegasnya. (ad901)


BADUNG

Kamis Wage, 8 Juni 2017

3

Balitbang Tanpa Tenaga Peneliti

Mangupura (Bali Post) –

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Badung sampai saat ini belum memiliki tenaga peneliti. Padahal, dalam melakukan proses penelitian dan pengembangan (litbang), keberadaan tenaga peneliti sangat dibutuhkan untuk penguatan internal Balitbang.

Bali Post/eka

MEMBAJAK - Seorang petani membajak lahan pertanian dengan traktor di kawasan Munggu, Badung. Penerapan teknologi pada dunia pertanian merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan produksi dan efisiensi.

Kasus HIV/AIDS Mencengangkan Mangupura (Bali Post) Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Badung, cukup mencengangkan. Fenomena gunung es ini hingga Desember 2016 tercatat mencapai 2.497 kasus. Angka ini terbagi menjadi 1.453 kasus HIV dan 1.044 AIDS. Sedangkan hingga Juni 2016, kasus HIV dan AIDS mencapai 2.335 kasus, terdiri dari 1.314 kasus HIV dan 1.021 kasus AIDS. Pemkab Badung bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Badung terus berupaya menanggulangi kasus HIV/AIDS di Gumi Keris. Bahkan, pemerintah setempat akan mengangkat satu petugas setiap desa/kelurahan yang bertugas melakukan penjangkauan HIV/AIDS. “Sebagai bentuk kesungguhan dan komitmen kita dalam penanganan HIV/ AIDS di Badung, di tahun 2017 ini kami memiliki satu orang petugas penjangkau HIV/AIDS di setiap desa,” ujar Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, belum lama ini. Suiasa mengatakan, pengangkatan petugas penjangkau HIV/AIDS di setiap desa ini bertujuan mencegah dan menangkal sejak dini serta melakukan pendampingan kepada penderita. Selain itu, juga ditujukan untuk meningkatkan jalur komunikasi tentang perkembangan HIV/ AIDS melalui tingkat desa. Petugas ini akan diberikan pembekalan yang sifatnya teoritis dan praktis sehingga kader-kader ini memiliki kapabelitas tentang bidang tugasnya di desa. “Selain petugas penjangkau HIV/ AIDS di desa, kami juga mempunyai gagasan untuk membuat kesepakatan dengan

desa pakraman se-Badung bersama-sama bergerak untuk melakukan sosialisasi, memberikan informasi dan berinteraksi seluas-luasnya dengan warga yang menderita HIV/AIDS,” jelasnya. Suiasa menegaskan, desa pakraman juga mempunyai tanggung jawab moral terhadap krama-nya, jangan sampai banyak yang terjangkit virus HIV/AIDS. Penanggulangan HIV/AIDS di Badung ini tidak hanya dilakukan melalui pendekatan formalistik semata, namun juga mencoba melakukan pendekatan nonformalistik yang sifatnya budaya. Untuk itu, Wabup Suiasa juga meminta KPA Badung membuat satu agenda untuk menyosialisasikan HIV/ AIDS ini melalui pementasan seni tradisional. Selain itu, Pemkab Badung juga mengajak para siswa serta semua orang untuk peduli terhadap bahaya penyakit HIV/AIDS. Ditegaskan, persoalan HIV/ AIDS menjadi masalah setiap tahunnya dan menjadi perhatian umat manusia di dunia, termasuk di ruang lingkup sekolah khususnya di Kabupaten Badung, Bali, Indonesia bahkan dunia. Dikonfirmasi terpisah, Kadisdikpora Badung I Ketut Widia Astika meminta agar semua pihak saling berkoordinasi dan menggelar sosialisasi secara besar-besaran dan berkesinambungan untuk mencegah penularan HIV/ AIDS. “Lewat pagelaran seni diharapkan dapat menggugah dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi pencegahan dan penularan HIV/ AIDS secara dini,” tegasnya. (kmb27)

DIEVAKUASI - Jenazah Mr. X saat dievakuasi ke RSUP Sanglah.

Bali Post/ist

Diduga Tabrak Truk, Mr. X Tewas di TKP TABRAKAN maut terjadi di Jalan By-pass Ngurah Rai, tepatnya di depan BLB Ailber Bali, Suwung Kangin, Denpasar Selatan (Densel), Rabu (7/6) kemarin. Mr. X tewas di TKP dengan kondisi kepala pecah. “Dari hasil olah TKP, kemungkinan korban menabrak truk. Itu dikuatkan dengan adanya pecahan pengamanan lampu reting di TKP,” kata Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Heri Supriawan. Sementara hasil pemeriksaan pada pakaian korban, kata Heri Supriawan, sama sekali tidak ditemukan kartu identitas. Saat kejadian, pria yang diperkirakan berusia 35 tahun ini mengendarai sepeda motor DK 2580 QQ. Dari

keterangan saksi, korban dan truk bergerak dari arah barat ke timur. Posisi sepeda motor di belakang truk. “Tapi, tidak ada saksi yang tahu nomor polisi truk tersebut. Korban menabrak truk dari belakang,” tegasnya. Heri Supriawan berharap sopir truk agar datang ke Polresta Denpasar. Selain itu, masyarakat yang mengetahui nomor polisi truk itu diimbau menginformasikannya ke Polresta. “Selama ini, kami kesulitan mencari saksi. Padahal, hal itu sangat penting untuk mengungkap kasus. Jadi, kami minta kesadaran warga untuk kepentingan tersebut,” kata mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (kmb36)

Kepala Badan Litbang I Wayan Suambara membenarkan jika pihaknya tidak memiliki tenaga peneliti. Ditegaskan, pihaknya telah mengusulkan kepada Bupati Badung untuk mengangkat tenaga peneliti. “Kami telah usulkan pengangkatan tenaga peneliti. Kan lucu Litbang tidak punya peneliti,” kata Suambara, Rabu (7/6) kemarin. Menurut Suambara, tenaga peneliti merupakan posisi yang menjanjikan, karena termasuk jabatan fungsional. Tenaga peneliti ini nantinya akan mengikuti pelatihan pada Lem-

baga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). “Nantinya, mereka yang mau menjadi peneliti akan mengikuti pelatihan selam 21 hari di LIPI untuk peneliti pratama atau pemula,” ujarnya. Suambara menambahkan, keberadaan tenaga peneliti juga merupakan salah satu syarat pembentukan Badan Litbang. Keberadaan badan ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah, sehingga mampu mewujudkan lima program prioritas di Badung. Seperti pemenuhan sandang, pangan dan papan masyarakat, kesehatan dan pendidikan

gratis, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, pelestarian agama, seni, adat dan budaya serta pengembangan pariwisata. “Pada tahun 2018 mendatang, kami berharap memiliki minimal tiga peneliti pratama. Dengan begitu, kualifikasi itu (Badan Litbang – red) terpenuhi,” tegasnya. Mantan Kepala Bappeda Badung ini juga membentuk Forum Kelitbangan sebagai media komunikasi antara lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan maupun perangkat daerah dalam meningkatkan kinerja, hasil mutu dan penentuan isu

strategis aktual. “Saat ini, kami telah melibatkan sembilan profesor dari berbagai disiplin ilmu untuk membantu kami dalam bekerja,” ungkapnya. Suambara menambahkan, sampai saat ini baru dua dinas di Kabupaten Badung yang memanfaatkan Balitbang untuk melakukan kajian, yakni Dinas Pertanian dan Pangan serta Dinas Kesehatan. “Ada dua yang sudah kami terima (permintaan melakukan kajian – red). Pertama, dari Dinas Kesehatan terkait vaksin demam berdarah. Sementara yang kedua dari Dinas Pertanian mengenai konsep pengembangan green house di Badung Utara dan pengembangan ayam ras dalam skala besar di Petang,” tegasnya. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Pelantikan Pengurus DPW APHI-Bali

Diisi Seminar Nasional Penegakan Keadilan

DEWAN Pimpinan Wilayah Asosiasi Profesi Hukum Indonesia (DPW APHI) Bali resmi dilantik dalam acara pelantikan di Gedung Shri Wedastera, Universitas Mahendradatta, Rabu (7/6) kemarin. Para pengurus DPW APHI-Bali periode 2017-2022 dilantik oleh Ketua DPN APHI Dr. Ahmad Sudiro, S.H., M.H., M.M. DPW APHI-Bali tercatat sebagai kepengurusan pertama yang dilantik di Indonesia. Ketua DPW APHI-Bali Dr. Drs. A.A. Ketut Sudiana, S.H., A.Ma., M.H. meminta semua jajaran pengurus untuk mengabdi di organisasi. Dalam hal ini, melakukan pendidikan hukum seperti pembinaan dan pelatihan kepada profesi hukum, baik di kalangan akademisi (dosen), pengacara maupun profesi lainnya. ‘’Inilah yang akan kami tuangkan nanti dalam bentuk program kerja, dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kualitas kalangan profesi hukum. Kami mengetahui bahwa perkembangan hukum di Indonesia menganut sistem hukum modern,’’ ujarnya. Pihaknya akan mencoba memberikan pelatihan pada legislator terkait legal drafting. Dengan harapan produk hukum yang dihasilkan legislator telah melalui legal drafting yang benar, sehingga kualitasnya betul-betul responsif. Artinya, produk hukum itu sesuai kebutuhan masyarakat. ‘’Supaya tidak ada tumpang tindih, ketika produk hukum nasional dalam bentuk undang-undang

PELANTIKAN - Suasana pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Profesi Hukum Indonesia (DPW APHI) Bali oleh Ketua DPN APHI Dr. Ahmad Sudiro, S.H., M.H., M.M. lalu diturunkan dalam bentuk produk hukum daerah di provinsi atau kabupaten/kota terutama dari aspek kewenangan,’’ jelasnya. Pelatihan akan menyasar pula para notaris mengenai pembuatan perjanjian dan legal service atau pelayanan hukum bagi advokat, serta program sertifikasi. Ketua DPN APHI Ahmad Sudiro mengatakan, salah satu tugas APHI adalah meningkatkan kualitas pendidikan hukum, mengingat organisasi yang dulunya didirikan oleh para pimpinan perguruan tinggi hukum. Anggotanya terdiri atas akademisi, praktisi dan profesi hukum. ‘’APHI diharapkan menjadi rumah bersama, rumah besar untuk para profesi hukum dalam melakukan pembangunan hukum nasional di Indonesia. Peningkatan kualitas SDM pro-

fesi di bidang hukum ini sangat dibutuhkan, apalagi sekarang era MEA,’’ katanya. Ahmad Sudiro berharap DPW APHI-Bali bisa melakukan program dengan kerja cerdas, ikhlas dan tuntas. APHI Bali harus memberikan satu kolaborasi dan sinergi dengan masyarakat dan pemerintah. Pelantikan pengurus DPW APHI-Bali juga diisi Seminar Nasional Penegakan Keadilan dalam Perspektif Hukum Progresif. Hadir sebagai pembicara masing-masing Dirjen Peraturan Perundang-undangan Kemenkum HAM RI Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana, S.H., M.Hum., Wakil Dekan I Fakultas Hukum Unud Gede Made Swardhana dan Dewan Pembina DPN APHI Ade Saptomo. (ad598)

SMPN 1 Denpasar Terbaik I di Bali Jadikan Pendidikan Meraih Kemuliaan

WARGA SMPN 1 Denpasar larut dalam kegembiraan saat acara pelepasan siswa kelas IX, Rabu (7/6) kemarin. Kepala SMPN 1 Denpasar A.A. Gde Agung Rimbya Temaja, S.Ag., M.Ag. melepas 293 siswa kelas IX ditandai penyerahan siswa kepada Ketua Komite I Wayan Sugitha, S.H. Tercatat tiga kado pelepasan kali ini. Pertama, SMPN 1 Denpasar sukses meraih ranking I di Bali dalam perolehan rata-rata NUN. Kedua, berhasil mengantarkan siswanya meraih peringkat II dan III NUN perorangan di Bali. Ketiga, 40 siswa mendapat nilai 10. ‘’Terus terang kami bangga SMPN 1 Denpasar di tengah persaingan yang ketat dalam UNBK mampu bertahan menjadi yang terbaik di Bali,’’ tegas Wayan Sugitha. Notaris kondang ini mengatakan prestasi itu dicapai berkat kerja keras dan gotong royong semua warga sekolah mulai dari siswa, guru, kasek, orangtua hingga komite. Namun, ditegaskannya bahwa tujuan pendidikan yang utama bukan mengejar pengetahuan alias fakta melainkan yang lebih penting mendapatkan nilai yang mencakup budaya yang baik, moral yang baik serta kebenaran dan keindahan. Jika tak demikian sama saja menjadi orang berilmu, namun tidak berkarakter. Ia ingin meluruskan bahwa nilai pendidikan, yakni mengajarkan kita berpikir atau how to think, bukan memikirkan apa (what to this) dalam artian berpikir untuk diri sendiri dan orang lain. Nilai-nilai ketulusan inilah yang dimiliki lulusan SMPN 1

SMP Dwijendra Sasaran Pertama Imunisasi Kanker Serviks Mulai Buka Pendaftaran Siswa Baru

SMP Dwijendra diakui sebagai sekolah berkualitas oleh masyarakat dan Pemkot Denpasar. Buktinya, SMP Dwijendra dijadikan sasaran pertama program imunisasi kanker serviks di Kota Denpasar. Program imunisasi kanker serviks di-launching Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra di Auditorum Saddhu Gocara Yayasan Dwijendra Denpasar, Rabu (7/6) kemarin. Begitu tiba di SMP Dwijendra, Wali Kota disambut dengan yelyel hidup sehat, bebas kanker serviks dan ’’Saya orang Indonesia, Saya Pancasila’’. Wali Kota didampingi Kepala SMP Dwijendra Denpasar Dra. Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd., Ketua Yayasan Dwijendra Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum., Pembina dr. Ketut Karlota dan Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. sempat memeriksa kesiapan siswa yang tergabung dalam Pusat Informasi Konseling Remj (PIK-R). I Wayan Nadi Supartini mengungkapan rasa bangganya karena SMP Dwijendra dijadikan pusat launching program Imunisasi Kanker Serviks di Kota Denpasar. Kepercayaan ini berkat kiprah PIK-R SMP Dwijendra yang dikenal aktif dan mengukir prestasi di Bali hingga ke tingkat nasional. Menurut Kepala SMP Dwijendra ini, program imunisasi sangat penting bagi siswi guna mencegah kanker serviks sejak dini. Bahkan, SMP Dwijendra sejak tiga tahun lalu sudah mengampanyekan bahaya kanker ini lewat PIK-R dengan cara menjadi konselor antarteman sejawat. Kadiskes Kota Denpasar dr.

IMUNISASI - Wali Kota Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra diterima Kasek Nadi Supartini dan M.S. Candra Jaya saat meluncurkan imunisasi kanker serviks. Luh Putu Sri Armini membenarkan SMP Dwijendra Denpasar dipilih sebagai SMP swasta pertama yang mendapat program imunisasi kanker serviks. Hal ini disebabkan siswa PIK-R dan Genre sekolah ini sangat aktif yang nantinya diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan bahaya kanker serviks. Program ini dilakukan sejak lima tahun lalu di Denpasar dengan menyasar semua siswi SMA dan SMK. Setelah menyasar semua SMPN, kini membidik 4.460 siswi di 19 SMP swasta. Wali Kota Denpasar Rai Dramawijaya Mantra mengajak para siswi tidak takut mengikuti program imunisasi ini karena tujuannya mengamankan nasib anak bangsa. Hal ini dibenarkan Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya bahwa kaum wanita SMP Dwijendra harus dijauhkan dari ancaman kanker serviks. Untuk itu, ia berterima kasih karena Wali Kota dan Diskes menyasar anak-anak SMP Dwijendra.

Pada bagian lain, Kasek Ni Wayan Supartini didampingi Wakasek I Made Yoga Mahendra Andika S.Pd., M.Pd., I Nyoman Indrayati Pinati, S.Pd., M.Pd., I.B. Putra Arsana, S.Pd. dan I Wayan Suwita, S.Pd. menambahkan, SMP Dwijendra sudah mulai menerima pendaftaran calon siswa baru. Pihaknya akan menerima 11 kelas siswa baru. Saat itu juga dipaparkan keberhasilan siswa SMP Dwijendra menduduki ranking ketujuh di Porjar Kota Denpasar 2017. Prestasi ini dicapai berkat keberhasilan meraih 3 emas, 5 perak dan 2 perunggu di cabang olahraga woodball, 1 perak dan 4 perunggu (gateball), 3 emas, 3 perak dan 1 perunggu (dansa), 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu (atletik), 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu (karate), 1 emas, 1 perak, 2 perunggu (petanque), 1 perak (tarung derajat), 3 perunggu (silat), 1 perunggu (judo), 2 perunggu (balap sepeda), 1 perunggu (taekwondo) dan satu emas (lagu pop Bali). (ad597)

Sukseskan Pilkada 2018

KPU Bali-BNNP Bali Jalin Kerja Sama

TERBAIK - Kepala SMPN 1 Denpasar A.A. Gde Agung Rimbya Temaja didampingi Ketua Komite Wayan Sugitha saat melepas Putu Agung Kesya Wisma, peraih NUN tertinggi II di Bali. Denpasar karena pendidikan di sekolah ini sukses mengantarkan generasi yang cerdas dan berkarakter serta pada kemuliaan. Di sinilah perlunya kerja keras dan doa. ‘’Orang kerja tanpa doa akan membuat diri kosong, sebaliknya orang berdoa tanpa kerja membuat diri sombong,’’ tegasnya. Soal pemberlakukan kuota pada PPDB kali ini, Wayan Sugitha tetap berpikir positif terkait tujuan pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan. Hanya, di sisi lain masyarakat pasti banyak yang kecewa jika tak bisa ditampung di sekolah unggulan. Kepala Sekolah A.A. Gde Agung Rimbya Temaja mengungkapkan rasa syukurnya karena di tengah persaingan UNBK yang ketat SMP yang dipimpinnya setiap tahun menjadi yang terbaik di Bali. Walau belum berhasil mencapai target nilai rata-rata 95, ia tetap

puas SMPN 1 menempati ranking I di Bali. Dengan perolehan nilai tersebut, Agung Rimbya yang juga guru ajeg Bali Bali Post yakin 100 persen lulusannya diterima di sekolah negeri dan 85 persen diterima di sekolah unggulan seperti Smansa, Foursma dan Trisma. Sebab, lulusan SMPN 1 Denpasar adalah SDM cerdas dan berkarakter. Ini didukung keberhasilan menyabet tiga predikat nasional, yakni sebagai sekolah rujukan nasional, sekolah olahraga nasional dan sekolah Pengembangan Pendidikan Karakter (PPK). Saat itu Kasek Agung Rimbya bersama Ketua Komite Wayan Sugitha menyerahkan penghargaan dan bonus bagi 40 siswa peraih nilai 10 di UN serta dua peraih NUN tertinggi II dan III di Bali. Ranking II NUN di Bali dicapai Putu Agung Kesya Wisma Winata (387) dan ranking III digapai Ida Ayu Jayanti Kusumawardani (386). (ad596)

Lestari First Reborn

Tak Hanya Wanita, Pria Juga Suka Diskonan SETELAH 10 tahun sejak pertama kali diluncurkan, Lestari First dari BPR Lestari tahun ini akan hadir dengan berbagai program penyegaran (rejuvenate) melalui Lestari First Reborn. Lestari First merupakan program diferensiasi kepada nasabah prioritas dengan jumlah simpanan tertentu. ‘’Lestari First ini pertama kali ada sejak tahun 2008, jadi perlu disegarkan lagi biar tetap gereget. Ini juga untuk meningkatkan layanan kami,’’ kata Alex P. Chandra, Chairman Lestari Group, di sela-sela re-launching Lestari First Reborn pada event Bali Business Round Table, 24 Mei lalu. Lestari First dilengkapi berbagai fasilitas pilihan yang hanya dinikmati oleh nasabah yang termasuk dalam Lestari First. Salah satunya kartu Lestari First Ladies, kartu diskon yang hanya diberikan khusus kepada para istri atau nasabah

Kamis Wage, 8 Juni 2017

wanita Lestari First. ‘’Ide awalnya dari istri saya yang kalau mau bayar ngeluarin kartu diskonan, padahal diskonnya cuma 10%. Ternyata ibu-ibu suka diskonan, dompetnya isinya kartu diskonan saja,’’ tambah Alex. Selain terinspirasi dari para wanita yang suka diskonan, Lestari First Ladies juga terinspirasi dari konsep marketing Hermawan Kartawijaya. Bahwa ada tiga kelompok pasar potensial yang harus digarap jika ingin memenangkan pasar di era ini. Salah satunya women (wanita). Wanita mempunyai pengaruh dalam menentukan keuangan keluarga. ‘’Pria gagah, punya uang banyak, tapi kalau urusan keuangan keluarga, istri yang punya kuasa. Ibaratnya istri itu menteri keuangan keluarga. Makanya kalau mau ambil uang suaminya, rayu istrinya dulu. Nah, kita rayu istrinya pakai kartu dis-

RE-LAUNCHING - Chairman Lestari Group Alex P. Chandra berbicara pada re-launching Lestari First Reborn.

konan ini,’’ ujar Alex lagi. Ternyata tidak hanya wanita yang suka diskonan saat belanja, pria pun senang. Oleh karena itulah BPR Lestari meluncurkan kembali Lestari First dengan pria mendapatkan kartu prioritas Lestari First. Dengan demikian suamiistri mendapatkan dua kartu, yaitu Lestari First untuk suami dan Lestari First Ladies untuk istri. ‘’Ya, sekarang kita perhatiin si suami juga, kasi kartu Lestari First, biar enggak ngambek,’’ katanya. Dengan kartu Lestari First dan Lestari First Ladies, nasabah akan mendapatkan kemudahan belanja berupa potongan harga di lebih dari 250 merchant yang bekerja sama dengan BPR Lestari. Selain penambahan fasilitas kartu prioritas untuk suami atau nasabah pria, penyegaran dari Lestari First juga dilakukan pada desain kartu dan merchant pilihan setiap bulannya (merchant of the month). Desain kartu Lestari First dan Lestari First Ladies hadir dalam desain yang lebih elegan terdiri atas dua warna utama. Sebagai warna dasarya biru tosca dan orange. Merchant of the month-nya akan hadir tidak hanya pada dua merchant spesial, tetapi minimal lima merchant of the month dengan diskon hingga 40%. ‘’Biaya marketingnya tidak kami double-kan, tapi lipattigakan biar nasabahnya enggak berpaling ke bank lain. Tagline-nya You can’t live without this card. Mungkin sedikit berlebihan, tetapi kalau enggak punya kartu ini akan sedikit sengsara,’’ tutur Alex. (ad594)

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menandatangani perjanjian kerja sama, Rabu (7/6) kemarin. Kerja sama dalam rangka menyukseskan pilkada serentak 2018 itu dilaksanakan di Kantor KPU Provinsi Bali, Jalan Cok. Agung Tresna, Denpasar. Perjanjian tersebut ditandatangani Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. dan Ketua KPUD Bali Dewa Kadek Wiarsa Raka Sandi, disaksikan undangan yang terdiri atas Kepala BIN Provinsi Bali Brigjen Pol. I Wayan Suna-

rta, perwakilan Sekda Provinsi Bali dan perwakilan Kapolda Bali. Partisipasi BNNP Bali dalam pemeriksaan narkotika kepada pasangan calon merupakan salah satu bentuk implementasi dari amanah Undang-undang No.10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota menjadi UU. Kerja sama itu merupakan tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman yang dilaksanakan Kepala BNN Budi Waseso dan Ketua KPU Juri

KERJA SAMA – Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. dan Ketua KPUD Bali Dewa Kadek Wiarsa Raka Sandi menandatangani kerja sama dalam rangka menyukseskan pilkada serentak 2018.

Ardiantoro di Jakarta. Tujuan utama perjanjian kerja sama untuk menyukseskan pilkada serentak 2018 dan berkomitmen bersama dalam pemberantasan narkotika di masing-masing daerah, khususnya di Bali. Brigjen Suastawa mengatakan, dengan adanya kerja sama dengan KPU Bali, BNNP Bali sudah pasti jadi panelis uji pasangan calon (paslon). Pihaknya akan melaksanakan uji kesehatan khususnya tes urine dan rambut secara laboratorium. Ke depan, paslon terpilih harus memiliki kompetensi dari segi kesehatan dan IQ bagus karena tidak tergerus dampak narkoba. ‘’Karena mereka pengambil keputusan, harus sehat, cerdas dan bijaksana. Selain itu, harus mampu menjadi panutan dan harus bersih dari narkoba,’’ ujarnya. Pemimpin terpilih mengerti dan paham bentuk-bentuk pengawasan terhadap jajarannya untuk antisipasi narkoba. Salah satu bentuk pengawasan secara periodik melakukan tes urine dan dianggarkan di APBD. ‘’KPU sebagai lembaga idependen, sebelum tes urine paslon, pegawai KPU dites urine dulu. Ibaratnya sapu harus bersih (narkoba - red) dulu karena sebagai panitia. Mulailah dari diri sendiri dulu,’’ tegas Brigjen Suastawa. (bns1)

SD Saraswati 6 Denpasar Lepas 151 Siswa Kelas VI

Lahirkan Lulusan Cerdas dan Berkarakter

ACARA pelepasan SD Saraswati 6 Denpasar digelar secara meriah di sebuah hotel, Rabu (7/6) kemarin. Hal ini dilakukan karena diisi pentas seni dan puncak HUT ke-20 SD Saraswati 6 Denpasar. Kepala SD Saraswati 6 Denpasar Dra. Ni Wayan Sudiasih, M.M. melepas 151 siswa kelas VI, dihadiri Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S., Dewa Sukanada, I G.B. Yudhara dan pengawas Dentim Ni Nyoman Hariwati. Ni Wayan Sudiasih memaparkan sejarah singkat berdirinya sekolah yang dipimpinnya. SD ini diawali dibentuknya TK Saraswati 4 pada 17 Juli 1995 dengan awal 17 siswa. Setelah berkembang dua tahun, pada 1997 Sudiasih diberi tugas mendekati orangtua siswa di TK hingga mendapatkan 19 siswa untuk dididik di SD. Dengan modal awal 19 siswa berdirilah SD Saraswati 6 Denpasar tahun 1997 di Jalan Kenyeri. Ia bangga sejak 20 tahun berdiri SD Saraswati 6 Denpasar tetap eksis dan menjadi pilihan masyarakat Denpasar. Dukungan masyarakat ini menjadikan SD Saraswati 6 sebagai sekolah kebanggaan masyarakat Bali. Sudiasih menambahkan, tahun lalu 75 persen lulusannya diterima di SMP negeri. Ia berharap tahun ini melebihi angka tersebut bahkan mencapai 100 persen. Hal ini didukung siswanya yang banyak meraih prestasi akademik dan nonakademik di Bali dan nasional. Jika tak mendapat SMP negeri, siswa diharapkan memilih SMP Saraswati yang kualitasnya sejajar dengan sekolah negeri.

Tahun ini SD Saraswati 6 Denpasar akan menerima 150 siswa, 129 kursi sudah diisi calon siswa baru. Selain unggul di Olimpiade, SD Saraswati 6 Denpasar juga berjaya dalam olahraga dan sastra nasional. SD ini memiliki 20 jenis ekstrakurikuler model pengembangan diri lewat seni, olahraga dan akademik. Klub akademisnya terdiri atas MIPA, Bahasa Inggris, komputer dan semua siswa wajib mendapat pelajaran bahasa Jepang. Wakil orangtua siswa dr. AAGN Darmayuda memuji PBM di SD Saraswati 6 Denpasar, sehingga mampu mencetak SDM Bali yang berkualitas. Ini dibuktikan lulusannya banyak diterima di sekolah unggulan. Ia minta alumni SD Saraswati 6 Denpasar tetap menjaga jati diri sekolah yang dikenal disiplin, belajar keras dan berkarakter. Bagus Ketut Lodji mengucapkan selamat atas prestasi dan ke-

lulusan 151 siswa SD Saraswati 6 Denpasar. Ini semua berkat kerja keras dan kerja cerdas pimpinan dan guru untuk menjadikan sekolah Saraswati berkualitas dan berprestasi. Sukses ini juga pas dengan moto yayasan, yakni ‘’Melahirkan SDM yang Cerdas dan Berkarakter’’. Menurutnya, model pendidikan di Yayasan PR Saraswati berlandaskan kasih sayang. ‘’Tak boleh ada kekerasan,’’ tegasnya seraya mengatakan sekolah Saraswati tak takut menghadapi persaingan karena sudah dijawab dengan proses dan fasilitas bermutu. Yayasan mendukung sepenuhnya pembangunan gedung SD Saraswati 6 Denpasar dari gedung sederhana menjadi gedung megah berlantai tiga dengan jumlah siswa mencapai ratusan orang. Bahkan, yayasan menyediakan jenjang pendidikan satu atap mulai TK, SD, SMP, SLTA hingga perguruan tinggi. (ad595)

LEPAS – Kepala SD Saraswati 6 Denpasar Ni Wayan Sudiasih didampingi Ketua Yayasan Bagus Ketut Lodji dan pengawas Ni Nyoman Hariwati melepas siswa kelas VI.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Kamis Wage, 8 Juni 2017

daerah

’’Graduation Ceremony’’ SD Taman Rama

5

Terima Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia di Senayan

Siswa Dibekali Kecerdasan Mental untuk Bentengi Diri Generasi Buddha Indonesia Jadikan Senator Wedakarna Tokoh Panutan

SD Taman Rama Ubung menggelar Graduation Ceremony ke-17 untuk siswa kelas VI SD/Cambridge Primary di Hotel Aston Denpasar, Rabu (7/6) kemarin. Acara rutin setiap akhir tahun ajaran ini diikuti 56 siswa yang terdiri atas 34 siswa Primary dan 22 siswa Cambridge Primary. Seluruh siswa telah mengikuti ujian sekolah yang dikoordinasikan oleh Disdikpora Kota Denpasar dan hasilnya akan diumumkan 16 Juni mendatang. ‘’Sekolah berharap semoga hasil ujian sekolah kali ini bagus, walaupun kami menyadari bahwa sebagian siswa kami murni mengikuti kurikulum asing bukan kurikulum nasional,’’ ujar Kepala SD Taman Rama Dra. Ni Ketut Santini, M.Pd. Dari 56 siswa yang dilepas, 95% telah mendaftarkan diri ke SMP Taman Rama dan Cambridge. Artinya, para orangtua masih tetap mempercayakan pendidikan putraputrinya pada satuan pendidikan di bawah Yayasan Taman Mahatma Gandhi. Pihaknya berkomitmen terus meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah melalui mutu pelayanan pendidikan, termasuk menambah serta meningkatkan fasilitas pendidikan. ‘’Pengembangan budaya mutu di SD Taman Rama dilaksanakan melalui kegiatan intrakurikuler baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Morning assembly setiap pagi selama 15 menit merupakan

GRADUATION CEREMONY - Suasana Graduation Ceremony siswa kelas VI SD/Cambridge Primary Taman Rama Ubung di Aston, Denpasar. kegiatan di luar kelas yang diarahkan untuk membentuk dan mengasah kecerdasan mental siswa,’’ papar Ketut Santini. Menurutnya, para siswa di sekolah yang sudah berjalan selama 17 tahun ini belajar dan mengimplementasikan nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, berani, peduli, toleransi, kasih sayang, berbagi, kerja sama dan lainnya. Selain morning assembly, siswa juga diberikan program educational adventure (pembelajaran di luar kelas), ekstrakurikuler, lomba-lomba intern sekolah, peringatan hari-hari penting nasional, peringatan harihari suci keagamaan, pentas

Percepat Pengisian Posisi Lowong

Sekda Denpasar Sambangi Komisi ASN Denpasar (Bali Post) – Alotnya rolling pejabat eselon II untuk mengisi posisi yang lowong, terus bergulir. Setelah sebelumnya sejumlah anggota DPRD Denpasar mendesak eksekutif mengisi jabatan lowong, kini giliran Sekda Kota Denpasar menyambangi lembaga Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta. ‘’Kami berharap rolling bisa segera dilakukan, karena itu kami bersama Asisten I, Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM datang ke KASN untuk mengetahui apakah rekomendasi sudah ada atau belum,’’ katanya, Rabu (7/6) kemarin. Ditanya terkait isu rencana rolling pada Jumat (9/6) besok, Rai Iswara menyatakan belum jelas, karena dirinya baru tiba di Jakarta. ‘’Tanggal 9 itu kan Purnama, kalau soal itu (rolling) belum ada. Rekomendasi saja baru saya tanyakan ke KASN. Jadi, itu tidak benar,’’ kilahnya. Seperti diberitakan sebelumnya, anggota DPRD dari Fraksi Demokrat A.A. Gede Putra Ariewangsa, anggota dewan dari Fraksi Golkar I Wayan Duaja serta I.B. Ketut Kiana dari Fraksi Hanura mempertanyakan alotnya pengisian jabatan yang lowong. Menurut mereka, pengisian jabatan tidak perlu diulur-ulur seperti ini, mengingat cukup banyak SDM yang bisa ditempatkan untuk posisi-posisi yang lowong itu. ‘’Karena terlalu lama seperti ini, akhirnya muncul dugaan yang tidak-tidak. Apalagi dalam waktu dekat ini mulai memasuki tahun politik. Ujung-ujungnya akan mengarah ke sana, karena ada berbagai kepentingan yang masuk. Kalau tidak, kenapa harus berlama-lama seperti ini,’’ ujar Ariewangsa.(kmb12)

TNI dan Relawan Bangun Jamban untuk Kakek Lumpuh Negara (Bali Post) – Koramil Negara bersama KRJ (Komunitas Relawan Jembrana) sejak sepekan belakangan ini bersinergi membangun jamban/kamar mandi untuk kakek lumpuh karena stroke Ketut Narka (65) alias Kakek Macong dari Dusun Pebuahan, Desa Banyubiru Kecamatan Negara. Pengerjaan kamar mandi ini dilakukan oleh Putu Ariantika, anak Kakek Macong, di sela-sela pekerjaannya dibantu kerja bakti anggota TNI. Sementara bahan material merupakan bantuan para donatur melalui relawan kemanusiaan KRJ. Pengerjaan jamban sudah mencapai 75 persen. Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Hendra Ferdinandus, Rabu (7/6) kemarin, mengatakan pihaknya memotivasi masyarakat agar memperhatikan sanitasi lingkungan dengan membangun jamban. ‘’Kami bersinergi dengan relawan membantu warga tidak mampu,’’ jelasnya. Narka memang patut diberikan bantuan. Suami Ketut Srimen (50) ini mengalani stroke sejak setahun lalu, sehingga tidak bisa lagi beraktivitas. Kakek Macong merupakan seorang petani penggarap dan masuk dalam daftar buku merah. Srimen kini sudah sakit-sakitan dan harus berjalan memakai tongkat kayu. Rumahnya yang dibuat dari bedek sudah jebol, sehingga Narka dan Srimen harus menumpang tidur di rumah anaknya. ‘’Syukur anak saya kerja jadi kuli bangunan, sehingga bisa bangun rumah sederhana. Tapi kamarnya terbatas, jadi kami ngumpul 3 KK dalam satu rumah,’’ kata Srimen. Mereka mempunyai lima orang anak (tiga laki-laki dan dua perempuan) yang semuanya tidak mampu. Bahkan, anak perempuannya yang menikah di Baluk, Negara, kini cacat akibat kecelakaan. Yang memprihatinkan lagi, meskipun masuk dalam daftar KK miskin, Narka belum mendapat bantuan bedah rumah. (kmb)

Bali Post/kmb

BANGUN JAMBAN - TNI dan anggota KRJ bersinergi membangun jamban di rumah kakek lumpuh Ketut Narka di Pebuahan, Banyubiru, Negara.

budaya seperti acara musical evening dan penanaman jiwa kewirausahaan melalui kegiatan fun fair dan bazar. ‘’Semuanya untuk pembentukan kecerdasan mental. Lebih-lebih di abad teknologi ini menjanjikan berbagai kemudahan dalam mengakses informasi, sehingga kecerdasan mental sangat dibutuhkan untuk membentengi diri,’’ jelasnya. Santini menambahkan, ada beberapa alasan orangtua siswa tetap menyekolahkan anaknya di Sekolah Taman Rama. Sekolah memiliki jam belajar yang pasti karena tidak pernah memulangkan siswa sebelum jam kepulangan. Siswa juga tidak memiliki

kesempatan ke luar areal sekolah pada jam belajar sekolah, sebab sekolah memiliki sistem pengamanan yang jelas. ‘’Pengawasan sekolah melalui layar CCTV yang dipantau dari ruang kepala sekolah cukup efektif untuk memonitor kegiatan dan gerak-gerik siswa, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Kondisi ini cukup memberi kenyamanan bagi orangtua menitipkan putra-putrinya bersekolah di Sekolah Taman Rama,’’ jelasnya. Santini mengungkapkan, keamanan dan kenyamanan siswa memang menjadi prioritas dalam pengelolaan pendidikan di Sekolah Taman Rama. Ini bisa dilihat dari adanya area untuk menunggu di areal parkir yang luas dekat sekolah. Ditambah lagi penempatan kamera CCTV untuk semua kelas serta tempat vital lainnya guna meningkatkan fungsi pengawasan dalam proses belajarmengajar dan pengamanan. Semua kelas juga dilengkapi layar monitor dan LCD untuk menunjang proses pembelajaran dan penggunaan smart board. ‘’Kami juga tetap menjalankan program-program yang banyak diapresiasi oleh orangtua murid seperti sporting class, program pelajaran tambahan dalam bahasa Inggris bagi siswa yang masih mendapat hambatan dalam belajar keterampilan berbahasa Inggris,’’ tandasnya. (ad593)

ANGGOTA Komite III DPDRI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendratta Wedasteraputra Suyasa III menerima aspirasi mahasiswa Buddha yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmah Budhi) di Gedung DPD-RI, Senayan, Jakarta. Sekretaris Jenderal PP Hikmah Budhi, Anes Dwi Prasetya, mengungkapkan kedatangannya untuk menyampaikan aspirasi karena melihat jiwa ketokohan yang dimiliki Senator Wedakarna tidak hanya bagi Hindu, tetapi juga seluruh generasi muda Indonesia khususnya Buddha. ‘’Melihat keberanian Senator Wedakarna ketika datang ke daerah konflik Tanjung Balai, Sumatera Utara, yang mayoritas korbannya adalah umat Buddha, kami merasa memiliki keharusan untuk datang menyampaikan aspirasi ini,’’ ungkapnya dalam membuka penyampaian aspirasi. Mendengar aspirasi mahasiswa Buddha tersebut, Senator Wedakarna mengaku bangga dengan semangat yang dimiliki Hikmah Budhi, terlebih berencana melaksanakan Kongres Nasional di Bali tahun depan. Ini dinilainya keputusan tepat karena di Bali toleransi umat beragama berlangsung harmonis. ‘’Menjadi generasi muda memang harus memiliki semangat dan ambisi yang besar. Oleh karena jumlah umat Buddha masih kecil di Indonesia, genera-

AUDIENSI – Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima audiensi Hikmah Budhi di Gedung DPD-RI, Jakarta. si muda Buddha harus bangkit dan menunjukkan militansinya kepada Buddha itu sendiri dan kepada negara,’’ ujarnya. Terkait konflik-konflik SARA yang menyangkut agama Buddha selama ini, Senator Wedakarna meminta Hikmah Budhi ke depannya turun langsung ke masyarakat untuk memberikan dukungan dan pemahaman terkait kerukunan antarumat beragama. Kalau bukan dimulai dari generasi mudanya umat Buddha, maka sulit menjaga solidaritas di internal umat Buddha itu sendiri. Senator asal Bali ini juga memberikan beberapa pesan kepada Hikmah Budhi untuk dijadikan catatan kecil dalam berbenah sebagai generasi Buddha. Pesan tersebut

di antaranya (1) meningkatkan militansi dan solidaritas sebagai pemeluk agama Buddha yang setia kepada dharma, agar tidak sampai mudah pindah agama, (2) menjadi pionir untuk meredam terjadinya konflik-konflik di internal umat Buddha (3), Hikmah Budhi harus turut membantu meningkatkan ekonomi berbasis budaya (Tri Sakti Bung Karno) di kalangan umat Buddha, karena budaya adalah sebuah identitas yang melekat pada diri manusia hakikatnya, (4) menjadikan kasus-kasus diskriminatif terhadap umat Buddha khususnya kasus pembakaran 11 wihara di Tanjung Balai, Sumatera Utara, sebagai pemicu semangat kebangkitan ajaran Siwa-Buddha secara positif. (ad592)

Spa Esek-esek Spesialis WNA Digerebek Petugas Amankan 16 Terapis

Mangupura (Bali Post) Tim Satgas II Operasi Pekat Agung 2017 terus mengincar spa esek-esek. Rabu (7/6) kemarin, giliran Spa River View di Jalan Kresna, Legian, Kuta, Badung, digerebek. Alhasil, di Room Emirald diamankan turis berinisial TN yang sedang dilayani plus-plus oleh terapis LA (24), sedangkan di Room Aqua Marine ditemukan terapis DO (23) bersama pelanggan turis AL telanjang bulat. Kasatgas II AKBP I Wayan Suparta mengatakan, pihaknya terus melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap segala bentuk penyakit masyarakat. Sebanyak 15 personel gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba, Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus menggerebek Spa River View. ‘’Penggerebekan tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa Spa River View melayani prostitusi,’’ tegasnya. Terkait penggerebekan tersebut, petugas mengamankan 20 orang, 16 di

antaranya terapis. Mereka adalah IA asal Malang, DO dari Bekasi, FA asal Jakarta, AS dari Buleleng, AKD asal Denpasar, KU dari Karangasem, IN asal Banyuwangi, LA dari Pasuruan, NJ asal Jakarta, NU dari Sumatera, MMD asal Jawa Barat, DNP dari Jawa Barat, LQ asal Lumajang, FI dari Jakarta, HN asal Bekasi dan PA dari Aceh. Empat lainnya yang diamankan masing-masing manajer MP asal Tabanan, office boy GLJ dari Klungkung, kasir BAI asal Klungkung dan pemilik spa GW dari Klungkung. Barang bukti yang diamankan

Bali Post/ist

INTEROGASI - Petugas menginterogasi terapis Spa River View, Kuta. kondom dan jel. Sementara saat melakukan pengecekan di lantai dua, di bawah sofa lobi ditemukan enam jel dan empat kondom. Tidak hanya itu, petugas juga mengamankan uang tunai dari pembayaran pelanggan di

kasir Rp 450 ribu. ‘’Hasil interogasi pelanggannya kebanyakan WNA. Untuk mendapat layanan spa plusplus harus membayar Rp 1 juta,’’ jelas perwira melati dua di pundak ini. (kmb36)

Daerah Pelosok Diincar Ada Tunggakan Pembayaran Selama Dua Bulan Sindikat Narkoba Peserta BPJS Kesehatan Kaget Denpasar (Bali Post) Seorang peserta BPJS Kesehatan, Made Anom Sastrawan (30), asal Penatih, Denpasar, kaget ketika mengetahui ada tunggakan pembayaran iuran selama dua bulan. Padahal ia rutin membayar dan tidak pernah telat. Hal itu berawal ketika dirinya mendapat informasi dari petugas BPJS Kesehatan bahwa ada tunggakan pembayaran. ‘’Ada tiga keluarga yang bermasalah yang saya bayarkan,’’ katanya, Rabu (7/6) kemarin. Tiga keluarga itu adalah peserta mandiri kelas I sehingga Anom harus membayar Rp 80.000 setiap bulannya. Pembayaran biasanya dilakukan via ATM BNI. Seharusnya Anom membayar Rp 320 ribu untuk empat orang, namun kali ini tagihan yang muncul Rp 480 ribu. Ia juga sempat melakukan pengecekan melalui website. Tertera tagihan bulan Juni dua kali pada akun adik, ibu dan kakaknya. Akhirnya Anom memutuskan tidak jadi membayar karena akan melakukan pengecekan ke

Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Anom merasa kecewa dengan sistem BPJS Kesehatan yang tidak baik padahal sudah berjalan empat tahun. Beruntung ia belum pernah sakit. Namun, ia khawatir, saat sakit kartu BPJS Kesehatan yang telah rutin dibayarnya per bulan tidak bisa dipakai. Sementara itu, Kepala Unit HKK BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Nina menjelaskan, saat ini tidak ada gangguan sistem pembayaran. Selain bank yang bekerja sama (BNI, BRI, Mandiri dan BTN), pembayaran iuran bisa dilakukan di beberapa chanel pembayaran seperti gerai Alfamart dan Indomaret. ‘’Apabila terjadi permasalahan pembayaran iuran JKN bagi peserta PBPU, baik gangguan pada channel pembayaran maupun data tagihan yang tidak sesuai, peserta dapat menghubungi call center kami (1500 400) atau melaporkan ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat untuk mengecek kembali tagihan iuran,’’ tuturnya. (kmb42)

Sembilan Motor Diambil Pemiliknya Denpasar (Bali Post) Ratusan sepeda motor tak bertuan yang diamankan di Mapolresta Denpasar, mulai diambil pemiliknya. Hingga Rabu (7/6) kemarin, sembilan motor diambil pemiliknya. Mereka datang sambil membawa bukti kepemilikan berupa BPKB. Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto, Kapolresta Kombes Pol. Hadi Purnomo mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor segera mengambilnya. Setelah itu, warga yang kehilangan motor mulai berdatangan sambil menunjukkan

bukti kepemilikan. “Pengambilan motor tidak dipungut biaya alias gratis,” ujarnya. Kesembilan motor diserahkan langsung Kombes Hadi Purnomo. Mantan Kapolsek Denpasar Selatan ini menyarankan masyarakat lainnya segera mengambil motor sebelum batas waktunya berakhir. Seperti diberitakan sebelumnya, 146 sepeda motor berbagai jenis diamankan di Mapolresta Denpasar sejak 2015. Motor tersebut merupakan hasil temuan Satuan Lantas, Satuan Reskrim dan Polsek yang diduga hasil pencurian, perampasan dan tilang. (kmb36)

Mangupura (Bali Post) Sindikat narkoba tidak hanya menyasar daerah perkotaan tetapi juga mengincar pelosok desa. Apalagi warganya masih lugu dan gampang dibujuk rayu. Untuk itu, BNNK Badung berupaya mengantisipasinya dengan menggelar sosialisasi di Desa Petang, Badung, Senin (5/6) lalu. Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, Rabu (7/6) kemarin, mengatakan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dikemas melalui pergelaran seni budaya menggandeng bondres Sengap Cs. (Celekontong Mas). ‘’Pergelaran tersebut juga dalam rangka menyemarakkan peringatan HANI 2017 bertempat di Wantilan Desa Adat Petang,’’ ujarnya. AKBP Masmini juga tampil berkolaborasi dengan Sengap Cs. menyampaikan pesan-pesan tentang bahaya narkoba dan isu hangat tentang penyalahgunaan barang terlarang itu lebih tajam. ‘’Pesan bahaya narkoba dikemas dengan lelucon dan banyolan sangat efektif untuk menyebarkan informasi kepada pelajar. Hal ini terlihat dengan antusiasnya peserta saat sesi interaktif,’’ katanya. Kegiatan sosialisasi diikuti 200 siswa dan guru SMP, SMA serta SMK se-Kecamatan Petang. Hal itu penting dilakukan mengingat perkembangan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba saat ini melibatkan pemuda, pelajar dan mahasiswa. Padahal mereka merupakan generasi penerus pembangunan dan cita-cita bangsa. Pelajar tersebut adalah calon-calon intelektual dan pemimpin masa depan bangsa. Menurutnya, lembaga pendidikan harus menjadi agen perubahan baik di lingkungan masyarakat maupun pendidikan yang bersih narkoba. Dengan demikian mereka menjadi generasi penerus bangsa yang sehat dan bersih dari narkoba. Oleh sebab itu, waspadai perkembangan teknologi yang sering dimanfaatkan oleh bandar narkoba untuk melancarkan peredaran narkoba. Tanamkan pula sikap dan perilaku tauladan agar dapat memberikan dorongan kepada orang lain untuk berbuat yang lebih baik. ‘’Mudah-mudahan wilayah Petang belum tersentuh narkoba. Kami berharap aparat kecamatan, desa dan desa pakraman di sini waspada serta membentengi diri dari pengaruh narkoba,’’ ujarnya. (kmb36)

Digagalkan, Ekspor Benur Senilai Rp 400 Juta Banyuwangi (Bali Post) Jajaran Satpolair Polres Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) mendapat tangkapan istimewa. Sebanyak 45.635 ekor anakan lobster (benur) berhasil amankan dari dua distributor, Rabu (7/6) dini hari kemarin. Diduga benur itu akan diekspor ke Singapura. Total nilainya sekitar Rp 400 juta. Tujuh tersangka diamankan dalam kasus ini. Penangkapan terbesar di Jatim ini sempat diwarnai kejar-kejaran antara polisi dan pelaku. Dikomandoi Kasatpolair Banyuwangi AKP Subandi,

polisi menangkap sebuah mobil Kijang Innova bernopol DK 1357 QI yang dikendarai Sugiari bersama Didik Hermanto, warga Pesanggaran, Banyuwangi. Mobil ini disergap di jalan raya Kalibaru-Jember, Selasa (6/6) malam sekitar pukul 18.00 WIB. Penyergapan melibatkan personel Polsek Kalibaru. Dari dalam mobil, polisi mendapati lima kotak berisi 25.000 ekor benur. Anakan lobster ini rencananya dikirim ke Jember, Jatim, dipasok dari kawasan Pesanggaran, Banyuwangi. ‘’Kami amankan lima orang warga Banyuwangi mulai

sopir hingga pengepul benur,’’ kata Kasat Polair Polres Banyuwangi AKP Subandi didampingi Kasubag Humas AKP Bakin. Polisi langsung melakukan pengembangan ke Jember. Kerja keras polisi membuahkan hasil. Sekitar pukul 02.00 WIB, di dua lokasi, masingmasing di pesisir Watu Ulo dan Ajung, Jember, polisi mendapati 20.635 ekor benur siap ekspor. Benur-benur itu dikemas dalam plastik, masing-masing berisi 250 ekor. ‘’Kami temukan lokasi pengepulnya di dua lokasi. Ternyata barang bukti tak kalah banyak,’’ ujarnya. (kmb30)

Bali Post/ist

SENI BUDAYA - BNNK Badung sosialisasi P4GN yang dikemas dalam bentuk pergelaran seni budaya di Petang.


OPINI

6

Kamis Wage, 8 Juni 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Merealisasikan Penguatan Kemandirian Ekonomi Desa KETIKA Presiden Joko Widodo mengeluarkan pernyataan politik bahwa pembangunan itu berawal dari desa, maka banyak orang berharap banyak. Masalahnya, ketimpangan kesejahteraan dalam arti luas masih menganga lebar antara masyarakat di kota dan desa. Belum lagi kalau kita bisa agak lebih detail antara desa yang relatif dekat perkotaan, desa yang justru ada di dalam area perkotaan, desa di perbatasan dan sebagainya. Kesenjangan ini jangan sampai melebar dan justru meredupkan kembali asa atau harapan yang mulai muncul di awal era Jokowi-JK. Dan Presiden pun memang melakukan banyak hal dengan membangun banyak infrastruktur, sehingga mampu menghubungkan tempat- tempat yang dulunya tidak terjangkau. Membangun banyak kesempatan lapangan kerja serta fasilitas lain. Ini tentu saja perlu waktu karena masingmasing desa mempunyai karakteristik berbeda dan tentu saja perlu cara dan penanganan yang berbeda. Tidak cukup hanya menggelontorkan sejumlah uang dan kemudian selesai. Bali sebagai contoh, mempunyai keunikan. Dan kiranya semua orang tahu itu. terlebih lagi orang Bali itu sendiri. Mesti tahu betul bagaimana potensinya, terutama bagaimana mengembangkan potensi desa dalam arti luas. Tidak saja menyangkut kemampuan manajerial lembaga keuangannya, sistem keuangan itu sendiri yang dikaitkan dengan instrumen lembaga adat tradisional yang memiliki kekhasan dan tentu saja konteksnya dengan Bali sebagai daerah pariwisata. Bagaimana lembaga keuangan itu dikelola dengan baik dan profesional sehingga mampu menjadi tiang penyangga yang kuat bagi kehidupan masyarakat desa. Apakah itu, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sinergi antara keduanya mesti dilajukan agar optimal sama halnya sinergi antara desa dinas dan desa adat dalam hal kearifan sosial, budaya serat keagamaan. Tetapi sebenarnya, substansi permasalahan tidaklah semata-mata soal finansial. Tetapi bagaimana menjaga “roh” masyarakat pedesaan tidak terdegradasi dalam kehidupan masyarakat modern. Pengaruh modernisasi memang tidak bisa dicegah. Dihindarkan ataupun kita berpaling seolah-olah lari dari kenyataan. Kita mesti menghadapinya dengan semangat masyarakat pedesaan yang masih kental dengan nuansa kebersamaan. Kebersamaan yang telah dikemas dalam sikap profesionalisme dalam mengelola semua aset serta lembaga maupun instrumen milik masyarakat setempat. Dalam membangun pedesaan tentu tidak serta merta menjadikan desa sebagai kota. Desa harus tetap dengan identitasnya. Identitas desa sebagai penyangga pelestarian lingkungan dan alam, desa sebagai komunitas budaya dan tradisi serta desa sebagai penguatan peradaban Bali haruslah tetap terjaga. Namun, dalam pengelolaan potensi pedesaan pendekatan manajemen yang lebih profesional layak dirujuk. Optimalisasi pengelolaan potensi pedesaan tentu akan lebih mungkin dijabarkan saat ini dengan adanya UU Desa. Selain itu, otonomi pengelolaan anggaran pedesaan lebih memungkinkan terealisasinya proyek-proyek yang memang menjadi kebutuhan riil warga pedesaan. Dengan cara ini, maka pembangunan berbasis pedesaan memungkinkan terjadinya peningkatan taraf hidup warga desa yang ditandai dengan menguatnya kemandirian ekonomi pedesaan.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Harga Bawang Putih Pacu Inflasi Nasional

Bawang putih adalah salah satu bagian dari bumbu dasar dapur yang sangat dibutuhkan masyarakat. Tidak disangka, beberapa pekan terakhir harga bawang putih meroket naik. Naiknya tiga kali ipat lebih dari biasanya. Mei 2017 dan diprediksi puncaknya Juni, kenaikan beberapa harga bahan makanan menurut Badan Pusat Statistik akan memicu inflasi nasional. Masih menurut perhitungan Badan Pusat Statistik bahwa bawang putih tercatat sebagai pemacu inflasi tertinggi dibandingkan dengan komoditas lainnya. Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya kenaikan bahan makanan menyebabkan terjadinya inflasi nasional. Hanya, mengapa kejadian-kejadian sebelumnya tidak pernah membuat kita belajar? Pasalnya, untuk kasus bawang putih, beberapa penyebab naiknya harga disebabkan di Tiongkok harganya sedang naik sehingga berpengaruh pada negara pengimpor bawang putih seperti Indonesia. Indonesia lebih 95% kebutuhan bawang putihnya berasal dari impor, sementara sisanya baru produk lokal. Di sisi yang lain, adanya penimbunan oleh tangantangan nakal juga nyata-nyata menjadi sebab kurangnya pasokan bawang putih dan membuat harganya melambung tinggi. Kedua masalah tersebut, tentu penyelesaiannya berada di tangan pemerintah. Pertama, mengapa kita harus impor? Jika memang problemnya adalah kekurangan hasil produksi bawang putih di dalam negeri disebabkkan kurangnya lahan yang cocok untuk menanam bawang putih. Harusnya langkah pasti yang dapat ditempuh yaitu dengan memanfaatkan lahan yang ada dengan adanya inovasi baru agar produksi bisa lebih banyak sekaipun lahan terbatas. Adapun tentang tangan-tangan nakal yang menimbun bahan makanan, tidak bisa dibiarkan dan harus ada sanksi yang tegas dan memberikan efek jera. B. Cindi Yuniarti Ibu Rumah Tangga

Sinergi LPD dan BUMDes Sejak tahun 1984 berdiri Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang menjadi ranah desa pakraman/desa adat dalam mengelola pelaba desa. Perkembangan LPD secara ratarata cukup menggembirakan dari sisi volume artha meskipun harus diakui, dugaan LPD yang kurang sehat pun tak kurang banyaknya. Untuk LPD yang kurang sehat, ada indikasi, persoalan tata kelola belum dipahami dan dijalankan dengan benar.

Oleh I Wayan Suartana egulasi yang mengaturnya pun seperti terkesan ”tidak sanggup” mengejar akselerasi pertumbuhan aset, sehingga timbullah semacam ”kegamangan” karena druen desa pakraman ini sangat unik dilihat dari sisi struktur kepemilikan dengan konsekuensi logis pada pola pengambilan keputusan organisasional sistem komunitas adat atau dengan kata lain tidak cocok dengan bentuk badan hukum yang sudah ada. Peraturan daerah (perda) sebagai bentuk representasi pemerintah pusat di daerah juga mengalami dinamika dalam penataan pengelolaan LPD. Pada level nasional, Undangundang No. 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro, suatu aturan strategis karena LPD telah direkognisi oleh negara selanjutnya diatur oleh hukum adat. Di lain pihak, mulai tahun 2014 lewat Undang-undang No. 6 Tahun 2014 ditetapkan Undangundang Desa. Undang-undang tersebut mengatur definisi desa sampai adanya insentif bagi desa dalam bentuk dana desa. Sampai saat ini, peruntukan dana desa diperlakukan dalam daftar tertutup (close list) yaitu untuk pembangunan dan pemberdayaan. Aspek pembangunan lebih banyak berwujud pembangunan fisik terukur sedangkan aspek pemberdayaan salah satu bentuk penerapannya berupa pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Persoalan di Bali lebih khas lagi karena ada dua tipologi desa yaitu desa dinas dan desa adat/desa pakraman. Desa Dinas punya BUMDes sedangkan desa adat/desa pakraman punya LPD. Bagimana membuat dua lembaga ekonomi perdesaan ini bersinergi, menjadi pertanyaan menarik baik dalam tataran empirik, regulasi, maupun praktisnya. Apakah strategi sinergi kolaborasi ini sesuatu yang realistis atau jangan-jangan seperti mencampur air dengan minyak. Dalam kerangka berpikir yang sama, penulis sependapat bahwa antara desa pakraman dan desa dinas merupakan sosok dualitas, sama-sama bisa eksis berdampingan, harmoni serasi sebagai pengejawantahan nilai-nilai Tri Hita Karana. Kedua lembaga (LPD dan BUMDes) tetap independen dengan jati diri masingmasing, tetapi punya tujuan yang sama yaitu menyejahterakan masyarakat. Apa pun itu (sinergi kelembagaan) kalau bermanfaat positif buat rakyat dan sesuai aturan, mengapa tidak? Ada satu prinsip penting yaitu substansi mengalahkan bentuk, esensinya prinsip yang berorientasi pada nilai kegunaan dan manfaatnya. Apa pun bentuknya meski tidak umum, tetapi substansinya bermanfaat dan sesuai aturan, tetap layak untuk dilanjutkan. Strategi muncul didasarkan pada fakta bahwa bisa saja timbul rasa skeptis, untuk apa lembaga banyak-banyak, toh masyarakat

pendukungnya (anggotanya) sebagian besar atau setengahnya itu-itu juga yang ujung-ujungnya tidak efektif dan saling tumpang tindih. Fenomena di lapangan menunjukkan bahwa ada satu desa dinas terdiri dari satu desa adat, kemudian kemungkinan ada satu desa dinas terdiri dari lebih dari satu desa adat dan sebaliknya kemungkinan satu desa adat yang terdiri dari beberapa desa dinas. Lebih rumit lagi adalah desa adat dan desa dinasnya saling seluk, seseorang yang menjadi warga di desa dinas X menjadi krama ngarep di desa adat Y dalam administratif kabupaten atau daerah yang berbeda. Aliansi Strategis Penulis mencoba membuat simulasi aliansi strategis antara LPD dengan BUMDes dengan asumsi peraturan mengizinkan yang tentu saja diawali oleh kemauan politik pemangku kebijakan. Dalam konteks pengembangan BUMDes, untuk “satu desa adat satu desa dinas” relatif tidak menemui kesulitan dalam kelembagaan maupun intensitas komunikasi. Di sini ada satu LPD dan satu BUMDes. Dalam satu desa dinas dan satu desa pakraman melakukan portofolio usaha dalam pengertian kalau LPD bergerak dalam simpan pinjam sedangkan Bumdesnya nonsimpan pinjam. Ini berarti ada rantai nilai antara hulu (LPD) dan hilirnya (BUMDes). LPD bergerak dalam pembiayaan dan

BUMDes bergerak dalam sektor riil (produksi, perdagangan dan jasa). Kolaborasi bisa diformatkan dalam bentuk kesepakatan antara desa adat dan desa dinas atau diatur lebih khusus lagi dalam pararem (aturan desa adat untuk keperluan khusus) ataupun perdes (peraturan desa) yang mengatur hubungan antara LPD dan BUMDes dengan lembaga lainnya. Misalnya untuk daerah yang berbasis pertanian, LPD bekerja sama dengan BUMDes menggelontorkan skim kredit khusus dengan tingkat suku bunga tertentu disertai grace period (keringanan waktu schedule pembayaran pokok menunggu musim panen) yang menguntungkan petani di satu pihak dan tidak merugikan LPD di lain pihak. Pihak BUMDes membeli hasil pertanian dan menyalurkannya dengan pembiayaan LPD karena kemungkinan pembeli akan membayar nonkas. BUMDes mempunyai piutang kepada pembeli dan lazimnya piutang ini bisa diperjualbelikan. Masalah utama satu LPD dan satu BUMDes adalah koordinasi dalam bingkai semangat “berdiri sama tinggi, duduk sama rendah”. Untuk satu desa dinas disokong oleh beberapa desa adat maka polanya menjadi aglomerasi. Ini berarti ada satu BUMDes dan beberapa LPD. BUMDes dapat menjadi “semacam” usaha induk bekerja sama dengan beberapa LPD yang ada di desa adat yang bersangkutan. Varian ini memungkinkan BUMDdes untuk mengembangkan usaha yang sama yaitu simpan-pinjam ataupun sektor riil dengan topangan dana dari beberapa LPD di luar pembiayaan yang berasal dari dana desa. Varian berikutnya yaitu satu desa adat terdiri dari beberapa desa dinas berarti ada satu LPD dan beberapa BUMDes. Untuk

Pencabutan Subsidi Listrik dan Rasio Elektrifikasi Pemerintah kembali melakukan pencabutan subsidi listrik terhadap pelanggan daya 900 Volt Ampere (VA) yang dikategorikan rumah tangga mampu (RTM) per 1 Mei 2017. Akibatnya, RTM pelanggan daya 900 VA harus mengalami penyesuaian tarif dasar listrik (TDL) menjadi Rp 1.352/ Kilo Watt Hours (kWh). Merujuk pada Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 28/2016 tentang Tarif Tenaga Listrik PT PLN (Persero), pencabutan subsidi listrik bagi RTM pelanggan daya 900 VA kali ini merupakan tahapan terakhir. Yang artinya, TDL bagi RTM pelanggan daya 900 VA sudah sama sekali tidak disubsidi oleh pemerintah. Mekanisme tarifnya nanti akan berjalan sebagaimana golongan daya listrik nonsubsidi lainnya, yakni menggunakan mekanisme tarif adjustment (bisa naik/turun) yang akan dievaluasi setiap tiga bulan. Patut dicermati, upaya pencabutan subsidi listrik oleh pemerintah sebenarnya terus dilakukan dari tahun ke tahun. Di pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014, anggaran subsidi listrik tercatat Rp 99,3 triliun. Anggaran tersebut kemudian dikurangi secara signifikan dalam APBN 2015 menjadi Rp 66,15 triliun. Pun dalam APBN 2016, anggaran subsidi listrik kembali dipangkas menjadi Rp 50,6 triliun. Sementara, dalam APBN 2017 anggaran subsidi listrik juga bernasib sama, lagi-lagi dipangkas oleh pemerintah menjadi Rp 44,9 triliun. Ke

Oleh Pangki T. Hidayat depan, potensi terus dikuranginya anggaran subsidi listrik oleh pemerintah masih sangat besar bisa terjadi. Mengutip pernyataan Menteri ESDM, Ignasius Jonan, ada kemungkinan data pelanggan daya 450 VA tidak relevan dengan kondisi aktual pelanggan saat ini. Sehingga, tidak mustahil ke depan pencabutan subsidi listrik juga akan dilakukan terhadap sebagian pelanggan daya 450 VA. Di pelbagai kesempatan, pemerintah, baik Presiden maupun Menteri ESDM mengatakan bahwa pencabutan subsidi listrik dilakukan di antaranya untuk mendukung program Indonesia Terang. Program yang akan difokuskan di wilayah timur Indonesia ini merupakan program untuk meningkatkan rasio elektrifikasi. Mafhum diketahui, rasio elektrifikasi Indonesia bisa dikatakan masih belum ideal. Merujuk data Kementerian ESDM, rasio elektrifikasi Indonesia pada tahun 2016 baru mencapai 89,5%. Jika kemudian diperbandingkan dengan rasio elektrifikasi sejumlah negara tetangga di ASEAN, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, hingga Brunei Darussalam, maka bisa dikatakan masih tertinggal jauh. Sebab, rasio elektrifikasi negara-negara itu rata-rata sudah melampaui 99%. Pun jika dilihat secara lebih

spesifik, merujuk pada perbandingan rasio elektrifikasi di perkotaan dan perdesaan, ketertinggalan rasio elektrifikasi kita kian nampak nyata. Di negeri ini, rata-rata rasio elektrifikasi di perkotaan mencapai 95%, sementara di perdesaan hanya 35%. Di Malaysia, rasio elektrifikasi antara perkotaan dan perdesaan hanya berselisih 1,4%, masing-masing rasio elektrifikasinya yakni 99,4% dan 98%. Pun di Singapura, selisih rasio elektrifikasi bahkan 0% karena tingkat elektrifikasinya sudah mencapai 100%. Dalam konteks itu, sudah pasti anggaran yang diperlukan untuk mengejar ketertinggalan rasio elektrifikasi dari negara-negara ASEAN, sekaligus dalam rangka memperbaiki rasio elektrifikasi itu sendiri akan sangat besar. Maka itu, pengelolaan anggaran hasil pencabutan subsidi listrik harus dilakukan tidak hanya perlu secara profesional, tetapi juga harus tepat dan berkeadilan. Merujuk hal itu, mekanisme pengelolaan anggaran hasil pencabutan subsidi listrik oleh pemerintah selama ini dapat dikatakan kurang baik. Setidaknya ada dua potensi persoalan utama yang dapat dilihat. Pertama, pencabutan subsidi listrik yang masif dilakukan tidak disertai dengan mekanisme yang tepat. Sebab, berdasar mekanisme yang diterapkan

saat ini, yakni mencabut subsidi golongan tertentu namun tetap memberikan subsidi pada golongan daya lainnya, bukan tidak mungkin masyarakat kemudian akan cenderung memasang atau beralih menggunakan daya yang masih disubsidi (450 VA). Faktanya, sejak tahap pertama pencabutan subsidi RTM pelanggan daya 900 VA dilakukan, terjadi lonjakan jumlah pelanggan daya 450 VA dari 23 juta menjadi 27 juta pelanggan. Jika dibiarkan, lambat laun sudah pasti subsidi listrik akan kembali membengkak. Pada gilirannya, upaya peningkatan rasio elektrifikasi yang notabene memerlukan anggaran sangat besar tidak akan mampu diakomodir oleh pemerintah. Jika pun mampu, sudah pasti berjalan sangat lamban. Kedua, tidak ada yang menjamin setelah dipisahkan dari pagu anggaran subsidi listrik di APBN, selisih anggaran yang diperoleh dari pencabutan subsidi akan betul-betul digunakan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi. Hal ini paling tidak bisa dilihat dari ketimpangan antara nominal anggaran subsidi yang (terus) dicabut dengan realisasi peningkatan elektrifikasi yang cenderung berjalan lambat. Sejak tahun 2014 hingga 2016, anggaran subsidi listrik yang sudah dicabut mencapai sekitar Rp 48,7 triliun.

pola ini LPD menjadi pusat pembiayaan dengan beberapa BUMDes bergerak dalam sektor riil. Ini adalah varian relatif termudah dari sudut teoretis konseptual karena LPD bisa menjadi episetrum dalam pengembangan usaha di desa. BUMDes akan menggunakan jasa LPD dalam lalu lintas usahanya. Kesulitannya adalah lagi-lagi masalah koordinasi antarpihak. Apakah kepala desa bisa melakukan koordinasi dengan pihak bendesa adat dengan “lapangan bermain” yang sama? Jika koordinasi itu berjalan mulus, berlaku hukum komutatif, membesarkan BUMDes adalah membesarkan LPD, begitu juga sebaliknya membesarkan LPD adalah membesarkan BUMDes. Apa pun varian yang ada, varibel penguatnya adalah peran pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) dalam batas kewenangan masing-masing. Bila memungkinkan perlu ada perda yang mengatur soal ini. Gagasan ini adalah jalan keluar untuk menghindari penggunaan dana desa yang tidak efektif dan stagnasinya perkembangan LPD karena dibatasi lingkup usahanya. Fungsi manajemen pemasaran juga penting. Bisa berproduksi harus disertai dengan pasar yang jelas. Karena itu, keterlibatan dan komitmen swasta dimungkinkan dalam bentuk kemitraan dan pola bapak angkat. Swasta mendistribusikan produk yang dihasilkan BUMDes dengan prinsip harga yang bersaing, kualitas dan delivery produk yang memadai. Di lain pihak, perguruan tinggi juga dapat berkontribusi dalam bentuk desa binaan/dampingan, penggunaan teknologi tepat guna dan supervisi keahlian. Penulis adalah Guru Besar FEB Unud, Pengamat Ekonomi Perdesaan

POJOK Soal bau busuk, KPK tak terpengaruh pernyataan Amien Rais. - Kafilah tetap berlalu. *** Kesadaran akan Pancasila sudah mulai digerogoti. - Jangan ada yang mendua. *** Pansus KPK akan susun anggaran pembiayaan pansus. - Tak ada anggaran, tak jalan.

Penulis, Direktur Eksekutif Research Center for Democratic Education. Alumnus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Kamis Wage, 8 Juni 2017

iden. “Terkait pengamanan, kita tetap bertugas,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha mengatakan informasi kehadiran Presiden seperti pengalaman tahun lalu adalah pada H-2. Kala itu, sudah ada Paspampres yang datang ke Bali untuk melakukan langkah koordinasi. Menurutnya, Presiden Joko Widodo memang agak berbeda dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebab pada zaman SBY, satu minggu sebelum kedatangannya pasti sudah diadakan rapat koordinasi (rakor) di Jakarta. “Tahun lalu, kehadiran Bapak Jokowi kan tidak ada rakor di Jakarta, tapi H-2 Paspampresnya datang ke Bali. Mudah-mudahan besok (hari ini - red), kita sudah mendapatkan kepastian siapa yang hadir. Kita masih tetap berharap Presiden hadir,” ujarnya. Beratha menambahkan, Gubernur sebetulnya sudah pernah bertemu dengan Presiden untuk melaporkan PKB tahun ini. Termasuk mengatakan bila

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Pemprov Belum Terima Kepastian Presiden Buka PKB Denpasar (Bali Post) Hingga H-3 Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39, Rabu (7/6) kemarin, Pemprov Bali belum menerima kepastian hadirnya Presiden RI Joko Widodo membuka acara tahunan itu. Kendati secara lisan, Presiden dikatakan telah menunjukkan kesan akan hadir kembali pada PKB tahun ini. “Sekarang masih menunggu, tapi tetap kita persiapkan karena itu merupakan bagian dari protap kita,” ujar Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra dalam konferensi pers terkait PKB ke-39 di Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Rabu kemarin. Mahendra mengaku masih terus mengoordinasikan kepastian hadirnya Presiden dalam pembukaan PKB, 10 Juni nanti. “Kalau sudah mendekati, nanti pasti ada informasinya,” imbuhnya. Pasi Intel Korem 163, Mayor I.B. Swatama juga mengakui hal yang sama, bila belum ada kejelasan mengenai kehadiran ataupun ketidakhadiran Pres-

OLAHRAGA Seorang turis tampak berolahraga di Jalan Raya Canggu, Badung, Selasa (6/6). Sementra itu, seorang petani menggembalakan ternak sapinya di lahan persawahan di kawasan tersebut.

pembukaan PKB tidak hanya diisi dengan pawai pada sore hari, tetapi juga pertunjukan seni pada pembukaan di malam hari. “Kesan Bapak Presiden waktu itu, beliau sangat terkesan dan sangat senang karena beliau belum pernah melihat dan beliau merencanakan akan hadir lagi. Itu waktu Bapak Gubernur bertemu dengan beliau pada saat pertemuan gubernur seluruh Indonesia di Jakarta,” tandasnya. PKB ke-39 akan digelar mulai 10 Juni sampai 8 Juli 2017 dengan tema ‘’Ulundanu (Melestarikan Air Sumber Kehidupan)’’. Pemprov Bali menggelontorkan anggaran Rp 7,5 miliar untuk acara pelestarian seni dan budaya Bali ini. Wakil Ketua I Panitia PKB ke-39 I Komang Astita mengatakan, tahun ini seluruh panggung yang ada di Art Center sudah dilengkapi dengan sound system. Dengan demikian, sound system tidak perlu dipindah-pindah dari satu panggung ke panggung lain seperti tahun lalu. (kmb32)

Cuaca Buruk, Produksi Tanaman Hortikultura Anjlok Singaraja (Bali Post) -

Cuaca buruk yang melanda wilayah Kabupaten Buleleng belakangan ini menyebabkan produksi tanaman hortikultura, salah satunya stroberi, anjlok. Petani terancam merugi.

Stan Kerajinan Bertambah

Disdagperin Tak Berani Naikkan Target Transaksi

Denpasar (Bali Post) Stan pameran dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39 tahun ini dibuat lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Stan di bawah panggung terbuka Ardha Candra, misalnya, kini berjumlah 92 stan dari tahun lalu yang hanya 46 stan. Kendati demikian, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Bali yang menangani stan kerajinan justru tidak berani menaikkan target transaksi. “Sekarang, jumlah stan untuk kerajinan saja 216 ditambah 2 stan buku, jadi 218. Target transaksi tidak jauh berbeda dari tahun lalu sekitar Rp 12 miliar karena kondisi ekonomi seperti ini. Jadi, kita memang tidak naikkan target transaksi,” ujar Kepala Disdagperin Provinsi Bali Ni Wayan Kusumawathi di selasela konferensi pers terkait PKB ke-39 di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Rabu (7/6) kemarin. Menurut Kusumawathi, target tersebut mengacu pada hasil transaksi dalam satu bulan pelaksanaan PKB selama dua tahun berturut-turut. Dalam hal ini, pelaksanaan PKB 2015 dan 2016 sama-sama membukukan transaksi sekitar Rp 12 miliar saja. Kendati demikian, pihaknya tetap berharap ada kenaikan signifikan pada target yang sudah dipasang. “Walaupun produknya tetap sama seperti endek atau songket, tapi inovasi desainnya

kan baru dan lebih banyak produknya adalah produkproduk industri kreatif. Kita berharap transaksinya tetap ada dan tidak hanya pada saat itu, tapi bisa berkelanjutan,” imbuhnya. Kusumawathi menambahkan, saat ini semua stan yang disiapkan di Taman Budaya, Denpasar sudah terisi perajin. Zoning produk kerajinan juga akan kembali diterapkan. Seperti di Gedung Ksirarnawa akan lebih banyak diisi kerajinan logam dan jewellery (perhiasan), di bawah Ardha Candra lebih banyak produk tekstil, atau di parkir barat untuk produk kerajinan kayu, lukisan, dan pisau. Ada pula pameran pasif di area kolam Gedung Ksirarnawa. Tahun ini yang diangkat mengenai karya Sraya Bali Style seperti gebyok dan panil kayu, lukisan prasi yang langka, tenun rangrang dan anyaman beserta demo produknya. “Berdasarkan pengalaman tahun lalu, ada musibah kita kena rembetan kebakaran. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan terhadap produk kerajinan yang dipamerkan oleh para perajin maka semua barang tersebut sudah diasuransikan. Untuk barang yang nilainya Rp 100 juta, perajin membayar Rp 46.000 untuk asuransi selama pameran,” pungkasnya. Tak hanya di stan kerajinan, target transaksi di stan kuliner juga tidak ditingkatkan dari

tahun lalu. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali I Made Gunaja memberi alasan yang sama terkait kondisi ekonomi. Selain itu, jumlah stan kuliner tidak bertambah seperti halnya stan kerajinan yakni tetap 28 stan. “Tahun 2016, transaksi belanja kuliner itu sekitar Rp 2,5 miliar. Sekarang, kami berharap minimal sama dengan tahun lalu,” ujarnya. Gunaja menambahkan, stan kuliner diisi makanan khas Bali dan tidak boleh menjual minuman pabrikan. Namun, pihaknya mentoleransi air minum dalam kemasan. Ada beberapa menu baru yang sebelumnya tidak ada, seperti lawar kambing, siobak, ikan nyat-nyat, dan lawar nyawan. Untuk pengisi stan, hanya pedagang dari Kabupaten Jembrana yang tidak ikut berpartisipasi atau mendaftar. “Daftar menu dan harga wajib dipajang sehingga masyarakat tidak merasa tertipu, karena transparan. Jadi yang dipasang itu fixed price, jangan sampai ada tawar-menawar apalagi untuk makanan,” imbuhnya. Gunaja tak menampik bila harga makanan pada stan kuliner PKB kerap dikeluhkan mahal. Namun, pihaknya mengaku belum bisa membuat standar harga. Sebagai contoh untuk menentukan satu porsi menu babi guling, lantaran setiap pedagang memiliki standar isian berbeda-beda. (kmb32)

Bali Rawan Krisis Kader Pemimpin Berkualitas

Denpasar (Bali Post) Berbagai ancaman melanda Bali sebagai salah satu dampak negatif kemajuan pariwisata, di antaranya peredaran narkoba dan lunturnya nilai-nilai nasionalisme. Jika kondisi ini tidak diantisipasi maka 20 tahun ke depan, Bali rawan krisis kader pemimpin berkualitas. “Harus diantisipasi seperti bahaya narkoba, perilaku seks bebas yang menyebaban HIV/AIDS. Budaya asing yang tidak cocok harus difilter. Munculnya kembali politik identitas akhirnya terjadi perkelahian antarkelompok, geng, dan kampung. Ini yang harus dihindari karena kita tidak mau 20 tahun ke depan tidak memiliki kader-kader pemimpin yang bagus,” tegas Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh. I Gede Widiyana, S.H. usai membuka kegiatan pembinaan Keluarga Besar TNI (KBT) di Makorem, Selasa (6/6) lalu. Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan untuk memelihara dan meningkatkan keeratan hubungan antara prajurit TNI-AD dengan KBT untuk kepentingan pertahanan negara. Dengan demikian, terwujudnya pemahaman dan kesamaan

Bali Post/rah

PEMBINAAN - Korem 163/Wira Satya menggelar kegiatan pembinaan Keluarga Besar TNI (KBT) di Aula Makorem, Denpasar. persepsi. Selain itu terjalin kerja sama yang erat dalam upaya meningkatkan kepedulian dan kepekaan masyarakat terhadap aspek geografi, demografi agar terciptanya kondisi yang dinamis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang tercemin dalam sikap dan perilaku yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Perkembangan situasi nasional saat ini masih diwarnai berbagai gejolak dan tindak kekerasan akibat dari lunturnya nilai-nilai nasionalisme di kalangan masyara-

kat. Akibatnya, kondisi itu berpotensi terjadinya konflik horizontal yang dapat mengarah pada disintegrasi bangsa. Hal ini dapat dicegah dengan cara memberdayakan dan mengoptimalkan peran KBT dalam setiap penanganan permasalahan yang terjadi di wilayahnya masing-masing. “Kegiatan ini penting dilaksanakan untuk membentuk jaringan karena generasi muda merupakan sumbersumber informasi. Mereka juga jadi agen perubahan. Minimal di lingkungannya kuat, keluarga dan menularkan ke tetangganya diharapkan akan terbentuk hal-hal positif,” ujarnya. (km36)

7

Bali Post/sos

STROBERI - Petani di Desa Pancasari sedang menyemprot tanaman stroberi. Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, hasil panennya anjlok.

Seorang petani di Desa Pancasari Kecamatan Sukasada, Gede Lantur, menyampaikan produksi stroberinya pada musim ini turun. Sekali panen hanya mendapat kisaran lima kilogram. Berbeda dengan sebelumnya yang mencapai 30 kilogram. “Produksi turun jauh. Biaya obat mahal,” ujarnya, Rabu (7/6) kemarin. Kondisi itu disebabkan cuaca buruk yang belakangan ini terus melanda. Bunga stroberi banyak rontok diguyur hujan. “Hujannya terlalu lama. Bunga banyak rontok. Kalau stroberi cocoknya saat intensitas hujan sedang,” ungkap petani paruh baya ini. Harga jual buah bercita rasa asam manis ini tergolong mahal, kisaran 45 ribu per kilogram. Melonjak dari sebulan lalu yang hanya Rp 25 ribu. Meskipun demikian, petani tetap tidak merasakan untung. “Harganya mahal, tapi produksinya sedikit, tetap saja tidak dapat apa-apa. Malah khawatir merugi. Kalau dihitunghitung lebih baik harganya Rp 25 ribu, tapi produksinya banyak,” katanya.

Penurunan produksi ini juga akibat banyaknya lahan terendam air Danau Buyan yang telah berlangsung dari Februari lalu. “Karena banyak tanaman mati, jadinya produksi anjlok,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Buleleng Gede Subudi mengungkapkan, sesuai pengamatannya, secara umum produksi tanaman hortikultura sangat anjlok. Itu tak hanya pada stroberi, tetapi juga tanaman lainnya, seperti tomat dan mangga. “Itu karena musim yang kurang mendukung. Tak hanya stroberi yang begitu. Tanaman lain juga,” jelasnya. Birokrat asal Busungbiu ini menyebutkan di tengah cuaca yang tak bersahabat, potensi munculnya serangan hama semakin besar. Selain itu, kelembaban tanah akan meningkat sehingga memicu munculnya jamur. Mengatasi itu, petani harus lebih intensif melakukan perawatan. “Musim ini juga rentan terjadi serangan hama. Perawatan perlu lebih intensif lagi,” tandasnya. (kmb45)


8

BANGLI

Jarang Dirawat, Banyak Lontar Milik Masyarakat Rusak

Pola Mata Pencaharian Tak Sesuai

Bangli (Bali Post) Sebagian besar masyarakat masih terlalu mengkeramatkan lontar. Lontar biasanya hanya dikeluarkan dari tempat penyimpanan untuk diupacarai saat rahinan tertentu seperti Saraswati. Karena jarang dirawat, kebanyakan lontar milik masyarakat yang diwariskan dari leluhur mereka kondisinya kini sudah rusak akibat dimakan usia. Koordinator Tim Konservasi Lontar Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Bangli Made Oka Samudra, Rabu (7/6) kemarin, mengatakan selama ini masih banyak masyarakat yang menganggap lontar sebagai salah satu benda warisan leluhur yang harus dikeramatkan. Lontar yang sejatinya bisa dipakai pedoman untuk melaksanakan kegiatan ataupun prosesi seperti upacara, tata cara pengobatan dan lainnya sesuai dengan isinya, kebanyakan hanya disimpan oleh masyarakat dalam kotak sederhana, seperti sokasi atau kotak kayu di Merajan dan diupacarai saat rahinan tertentu. ‘’Masih banyak masyarakat yang mengkramatkan lontar. Jangankan membaca isinya, bahkan mengambilnya pun masih banyak yang takut,’’ ujarnya. Dari hasil penjajakan yang selama ini dilakukan pihaknya ke desa-desa di Bangli, hanya ada sekitar sepuluh warga yang bersedia lontar miliknya dikonservasi. Kebanyakan warga memilih merahasiakan lontar yang mereka miliki dan menolak untuk dikonservasi karena alasan telah di-tenget-kan leluhurnya sejak lama. Sejauh ini, tim konservasi lontar yang terdiri dari puluhan petugas penyuluh bahasa Bali sudah berhasil mengkonservasi sekitar 31 cakep lontar di dua tempat, yakni di Banjar Tanggahan Talangjiwa, Demulih dan Desa Tiga Kecamatan Susut. Kemarin tim kembali melakukan konservasi terhadap 30-an cakep lontar di Desa Tamanbali. Oka Samudra membeberkan, dari hasil identifikasi yang dilakukan tim, jenis lontar yang dimiliki masyarakat kebanyakan berupa lontar bebantenan, usada dan kawisesan. Dari sekian naskah lontar yang telah diidentifikasi, hanya beberapa yang mencantumkan tahun pembuatannya. Agar ke depan lontar-lontar yang masih banyak tersebar di Bangli bisa diselamatkan dan diwariskan ke generasi penerus, pria asal Banjar Penida Kaja Desa Tembuku ini mengharapkan kesadaran masyarakat untuk merawat lontar-lontar yang dimiliki. Pihaknya sangat siap membantu mengkonservasi lontar apabila dibutuhkan masyarakat. Sementara itu, pemilik lontar, Dewa Gede Ngurah Oka, mengatakan bahwa 30 cakep lontar yang dimilikinya saat ini merupakan warisan dari kakek buyutnya. Kebanyakan lontar yang kini tengah dikonservasi tim berisi soal padewasan dan usada. Selama ini dirinya mengakui bahwa lontar-lontar miliknya jarang dirawat dan sebagian kondisinya sudah rusak. (kmb40)

Bali Post/ina

KONSERVASI - Tim konservasi lontar saat melakukan perawatan pada lontar yang kondisinya sudah mulai rusak dimakan usia.

Bhabinkamtibmas Yangapi Bantu Warga Pasang ”Kulkul”

Bangli (Bali Post) Bhabinkamtibmas Yangapi, Polsek Tembuku, Bangli, Rabu (7/6) kemarin, membantu warga dan pecalang di Desa Adat Metra, Tembuku untuk memasang kulkul di desa setempat. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk lebih mempererat sinergi kepolisian dengan masyarakat. Bhabinkamtibmas Desa Yangapi Aipda I Dewa Yudi Astika mengatakan, membantu warga merupakan kewajiban sebagai aparat keamanan. Menurutnya, kulkul merupakan alat komunikasi tradisional masyarakat Bali yang terbuat dari kayu atau bambu. Di setiap organisasi tradisional di Bali pasti terdapat sebuah kulkul. Keberadaan kulkul di suatu wilayah sangatlah strategis. ‘’Kulkul dijadikan alat komunikasi tradisional oleh masyarakat Bali dan pada umumnya disakralkan karena ada aturan siapa yang boleh memukul atau kapan dibunyikan,’’ ungkap Yudi Astika. Dia mengimbau seluruh komponen masyarakat untuk menjaga kamtibmas. Para pecalang dimintanya ikut membantu meneruskan informasi atau pesan Polri ke masyarakat, yakni agar senantiasa menjaga lingkungan, memupuk persatuan dan kesatuan, menjaga toleransi umat beragama dan menangkal masuknya paham radikal yang dapat menggoyahkan NKRI. ‘’Mari kita saling hormat menghormati antarsesama. Apabila hal ini sudah bisa dilakukan, niscaya wilayah kita akan tetap aman dan kondusif,’’ katanya. Kapolsek Tembuku AKP I Gede Sunjaya Wirya mengatakan, pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan jajarannya tersebut. Menurutnya, seorang Bhabinkamtibmas merupakan garda terdepan yang harus bisa bersinergi dengan tokoh masyarakat khususnya pecalang dalam rangka menjaga kamtibmas. ‘’Melalui tokoh masyarakat, penyampaian imbauan akan sangat efektif dan cepat dipahami sehingga situasi kamtibmas akan tetap terkendali di masyarakat,’’ ujarnya. (kmb41)

NAIKKAN KULKUL - Bhabinkamtibmas Yangapi saat membantu menaikkan kulkul di desa setempat.

Kamis Wage, 8 Juni 2017

Calon Transmigran Batal Diberangkatkan Bangli (Bali Post) -

Kabupaten Bangli tahun ini tidak mengirimkan transmigran ke lokasi yang sudah ditentukan yakni Mona Barat, Sulawesi Tenggara. Alasannya, lokasi tersebut berada di wilayah pesisir dengan pola mata pencarian nelayan, sehingga tidak cocok dengan keseharian masyarakat Bangli. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangli I Dewa Gede Suparta, Rabu (7/6) kemarin.

I Dewa Gede Suparta

Bali Post/nan

Dewa Suparta mengatakan, pola mata pencaharian sebagai nelayan tidak cocok dengan masyarakat Bangli yang kebanyakan berprofesi sebagai petani. Jika pihaknya memaksakan memberangkatkan calon transmigran maka mereka akan banyak menemui kesulitan di daerah tujuan. Dia mengungkapkan, kabupaten yang mengambil jatah transmigrasi di antaranya Buleleng dan Tabanan. Kedua daerah tersebut cocok mengambil jatah tersebut karena biasanya warganya bermata pencarian di kawasan pesisir. ‘’Pola yang diberikan sesuai dengan profesi transmigran yang dikirim di daerah-daerah itu. Kalau transmigran kita diberangkatkan dengan pola seperti itu, apa yang akan mer-

eka lakukan nanti pasti akan banyak menemui kendala. Kan kasihan, karena bukan keahlian mereka sebagai nelayan,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, program transmigrasi yang dilaksanakan Pemkab Bangli cukup tinggi peminatnya. Untuk tahun ini ada sebanyak 50 warga yang mendaftar untuk mengikuti program ini. ‘’Berhubung tahun ini tidak memberangkatkan transmigran, maka mereka yang sudah mendaftar manjadi daftar tunggu. Siapa tahu tahun 2018 ada kesempatan untuk mereka sehingga nantinya mereka yang bakal dikirim,’’ katanya. Dewa Suparta menambahkan, transmigran nantinya bakal mendapatkan masingmasing 2 hektar lahan yang

dibagi 1 hektar untuk tempat tinggal dan 1 hektar lagi untuk lahan pertanian yang sudah siap digarap. Meski tahun ini tidak mengirimkan transmigran, tetapi pihaknya nanti akan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap transmigran di Morowali, Sulawesi Tengah. ‘’Monev itu akan kita lakukan pada triwulan ketiga sekitar bulan Juli atau Agustus mendatang. Tujuan dari monev itu adalah untuk memantau kondisi transmigran apakah sudah mampu hidup layak atau belum. Termasuk jatah tanah yang diberikan apakah sudah disertifikatkan atau belum. Sehingga kita bisa tahu kondisi transmigran kami yang berada di sana,’’ tegasnya. (kmb41)

SMPN 1 Bangli Lepas 312 Siswa

Tiga Pelajar Raih Nilai UN Sempurna Bangli (Bali Post) Sebanyak 312 siswa kelas IX SMPN 1 Bangli yang dinyatakan telah lulus ujian tahun ini dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Acara pelepasan sekaligus perpisahan siswa SMPN 1 Bangli dilaksanakan di sekolah setempat, Rabu (7/6) kemarin. Pelepasan siswa yang berlangsung penuh keakraban dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli Nyoman Suteja, Koordinator Pengawas Tingkat SMP Kabupaten Bangli, Pengawas Agama Tingkat SMP Kementerian Agama Kabupaten Bangli, Ketua Komite SMPN 1 Bangli, Perwakilan Polsek Bangli serta sejumlah undangan, guru dan siswa kelas VII dan VIII. Ketua Panitia Acara Perpisahan SMPN 1 Bangli Sang Putu Sugiarta menyampaikan bahwa sesuai SK Kepala SMPN 1 Bangli No. 423.7/323/ SMP.1, seluruh siswa yang telah mengikuti tiga tahap ujian, yakni Ujian Sekolah (US),

Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dinyatakan lulus 100 persen. Dari seluruh siswa yang lulus, 11 orang siswa di antaranya memperoleh nilai sempurna untuk nilai US, dua siswa meraih nilai sempurna USBN serta tiga siswa meraih nilai sempurna UNBK pada mata pelajaran matematika. Dikatakan Sugiarta, sesuai tema tahun ini yakni ‘’Melalui Pelepasan Siswa Kelas IX Tahun Pelajaran 2016/2017 Kita Tingkatkan Prestasi Persatuan dan Kekeluargaan Warga SMPN 1 Bangli’’ diharapkan acara pelepasan sekaligus perpisahan kali ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk mempererat tali kasih persaudaraan dengan penuh rasa kekeluargaan. Dan yang terpenting momentum ini dapat dijadikan kenang-kenangan yang baik dan berharga selama tiga tahun di bangku SMPN 1 Bangli. Sementara itu, Kepala SMPN 1 Bangli Wayan Widiana Sandi dalam sambutannya

mengucapkan selamat kepada seluruh siswanya yang telah dinyatakan lulus 100 persen tahun ini. Pihaknya merasa sangat bangga atas raihan prestasi siswanya. Terlebih dalam UNBK yang digelar untuk pertama kalinya di SMPN 1 Bangli, ada tiga siswa yang berhasil memperoleh nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika. ‘’Prestasi membanggakan ini merupakan kerja keras dan kesungguhan kita semua dalam melakukan proses belajar mengajar di sekolah yang kita cintai. Maka dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua ibu-bapak guru yang telah melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan penghargaan setinggi-tingginya kepada komite sekolah atas kerja sama, dukungan serta motivasi dalam proses pendidikan yang lebih baik,’’ terangnya. Kepada siswanya yang lulus tahun ini, Widiana Sandi berpesan agar ilmu yang selama ini diterima di sekolah dapat

Bali Post/ina

PELEPASAN SISWA - Kepala SMPN 1 Bangli Wayan Widiana Sandi berfoto bersama guru dan siswanya saat acara pelepasan siswa kelas IX, Rabu (7/6) kemarin. dijadikan bekal untuk di kehidupan dan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Sementara itu, Kadisdikpora Bangli Nyoman Suteja menyampaikan selamat kepada seluruh siswa SMPN 1 Bangli yang lulus tahun ini. Suteja meminta siswa untuk tidak menepuk dada atau larut

dengan hasil kelulusan tahun ini, sebab perjuangan ke depan masih panjang. Siswa diharapkan dapat selalu mengisi diri dan melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya. ‘’Kepada seluruh guru, saya juga minta untuk terus berkreativitas dan berinovasi,’’ harapnya. (kmb40/k250)

Kapolres Minta Bhabinkamtibmas Jaga Penampilan

Bali Post/nan

DESA WISATA - Desa Wisata Bayunggede, Kintamani yang mengandalkan Objek Wisata Setra Ari-ari untuk menarik pengunjung.

Pengembangan Desa Wisata Bayunggede

Terkendala Sarana Air Bersih Bangli (Bali Post) Desa Bayunggede, Kintamani, merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten Bangli. Objek wisata andalannya adalah Setra Ari-ari. Dalam rangka pengembangan pariwisata, pemerintah desa dan masyarakat setempat telah melakukan sejumlah upaya. Namun ada beberapa kendala yang menyebabkan upaya tersebut belum maksimal. Perbekel Bayunggede I Wayan Suarjaya, Rabu (7/6) kemarin, menjelaskan Desa Wisata Bayunggede selama ini mengandalkan objek wisata Setra Ari-ari untuk menarik minat pengunjung. Setra Ariari sangatlah unik. Di objek wisata ini pengunjung bisa melihat kearifan lokal masyarakat setempat dalam menempatkan ari-ari bayi yang baru lahir. Ari-ari, oleh ibu sang bayi, tidak ditanam seperti pada umumnya melainkan digantung di sebuah pohon pada lahan khusus. ‘’Sebelum ari-ari digantung di tempat yang sudah disiapkan, lebih dulu ari-ari tersebut dimasukkan ke dalam sebuah tempurung kelapa. Selanjutnya ari-ari diberikan penghangat, pamor dan yang lainnya lalu dibungkus dengan kain kafan. Setelah itu ari-ari baru digantung di

pohon. Penggantungan ari-ari ini harus dilakukan orang tua bayi. Ibu-ibu yang melahirkan anak pertama, maka cuntaka berlangsung selama 42 hari. Sementara kalau melahirkan anak dua dan seterusnya, maka cuntaka-nya hanya 12 hari. Jadi selama cuntaka itu mereka sama sekali tidak boleh datang ke tempat-tempat suci. Jadi intinya, kami mengandalkan Setra Ari-ari inilah untuk menarik pengunjung,’’ ungkap Suarjaya. Suarjaya menambahkan, untuk terus mengembangkan Desa Wisata, masih perlu penataan berkelanjutan. Pasalnya, saat ini masih dibutuhkan sarana penunjang seperti bak sampah dan toilet. Yang menjadi kendala utama adalah krisis air bersih yang kerap melanda desa setempat. Ketika musim panas, pihaknya sampai harus membeli air untuk menunjang pengelolaan desa wisata. ‘’Kendala kami memang pada air bersih. Mengingat saat musim kemarau kami krisis air. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan, terpaksa membeli air lewat mobil tangki,’’ paparnya. Disinggung apakah tidak ada sumber mata air yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air desa se-

tempat, Suarjaya menjelaskan memang ada sumber mata air di desanya. Hanya saja, ketika musim kemarau, debit air kecil. Selain kecil, lokasi sumber air tersebut juga cukup jauh sehingga, warga lebih memilih membeli air. ‘’Sekarang ini air hujan masih ada sehingga kami masih menggunakan air tersebut untuk memenuhi kebutuhan desa wisata. Kalau air hujan sudah habis, baru kami membeli air lewat mobil tangki karena desa sudah mengangaran untuk pembelian air itu. Selain untuk desa wisata, untuk memenuhi kebutuhan warga dan pertanian jika musim kemarau, warga juga membeli air bersih. Karena kalau hanya mengandalkan sumber air itu saja, rasanya tidak mencukupi dengan jumlah 1.200 penduduk,’’ jelasnya. Terkait kunjungan wisatawan, rata-rata wisatawan mancanegara mendominasi. Hanya saja ketika musim liburan tiba, wisatawan domestik banyak yang datang berkunjung. ‘’Kalau musim liburan biasanya yang banyak berkunjung merupakan anak mahasiswa. Terkadang mereka langsung melaksanakan penelitian dan bakti sosial di sini,’’ kata Suarjaya. (kmb41)

Bangli (Bali Post) Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom meminta seluruh Bhabinkamtibmas untuk selalu menjaga penampilan, kerapihan dan kebersihan. Tak kalah penting, Kapolres juga meminta Bhabinkamtibmas untuk memahami tugas pokoknya sehingga masyarakat merasakan langsung keamanan dan kenyamanan serta manfaat hasil pelayanan polisi kepada masyarakat. ‘’Jadilah selalu tauladan dan contoh di masyarakat serta ciptakan motivasi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,’’ kata AKBP Panji Anom saat memberikan arahan di halaman Mapolres Bangli, Rabu (7/6) kemarin. Arahan tersebut diberikan dalam rangka persiapan awal dalam pelaksanaan Ops Ramadya 2017. Dalam arahannya, Kapolres juga mengingatkan Bhabinkamtibmas untuk selalu berkoordinasi dengan instansi sehingga setiap masalah yang ada di masyarakat bisa terselesaikan dengan baik. Selain itu Kapolres juga menekankan agar setiap Bhabinkamtibmas selalu membawa buku saku untuk mencatat temuan di lapangan. Mengingat anggota Polri kerap menjadi sasaran kejahatan, Kapolres mengingatkan Bhabinkamtibmas menjaga keselamatan. ‘’Jaga kesehatan dan jaga kendaraan barang inventaris yang dibagikan,’’ ujarnya. Selain memberikan pengarahan, Kapolres juga melakukan pemeriksaan terhadap semua kelengkapan kendaraan bermotor serta perlengkapan Bhabinkamtibmas seperti senter, jas hujan, megaphone dan buku kerja. Dalam pemeriksaan tersebut, Kapolres banyak menemukan perlengkapan yang dibawa Bhabinkamtibmas tidak berfungsi dan inventaris kurang lengkap. ‘’Saya minta seluruh Bhabinkamtibmas agar peralatanya berfungsi dengan baik dan membawa barang inventaris lengkap tanpa kecuali,’’ tegasnya. (kmb40)

Bali Post/ina

MEMERIKSA KELENGKAPAN - Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom saat memeriksa kelengkapan ranmor dan peralatan Bhabinkamtibmas.


Kamis Wage, 8 Juni 2017

GIANYAR

9

Bantuan PKH Mulai Dicairkan Senilai Rp 1,9 Miliar untuk 3.863 KPM

Gianyar (Bali Post) Setelah lama dinanti, bantuan nontunai melalui Program Keluarga Harapan (PKH) akhirnya bisa dicairkan mulai Rabu (7/6) kemarin. Bantuan nontunai dengan nilai mencapai Rp 1,9 miliar ini akan disalurkan kepada 3.863 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Kabupaten Gianyar. Namun, pencairan ini hanya bisa dilakukan melalui agen perbankan.

Bali Post/nik

TUNJUKKAN TERSANGKA - Panit I Reskrim Polsek Blahbatuh Iptu Dewa Made Pramantara (kiri) saat menunjukkan tersangka dan senjata airsoft gun di Mapolsek Blahbatuh, Rabu (7/6) kemarin.

Todongkan ’’Airsoft Gun’’ ke Bos Kafe

Sudarma Diringkus Polisi

Gianyar (Bali Post) Polisi meringkus penodong pistol ke bos kafe di By-pass I.B. Mantra, Rabu (7/6) kemarin. Dari tangan tersangka, I Wayan Sudarma (47), diamankan senjata airsoft gun. Polisi masih melakukan pemeriksaan guna mendalami motif pelaku. Kanit Reskrim Polsek Blahbatuh AKP I.B. Dana mengatakan, setelah meminta keterangan pelapor, Gusti Ngurah Giriawan (43) dan sejumlah saksi, polisi langsung melakukan pemanggilan terhadap tersangka. Proses ini dikomandoi Panit I Reskrim Polsek Blahbatuh Iptu Dewa Made Pramantara. ‘’Tersangka ini kami temukan di warung minum miliknya yang ada di Desa Abianbase, Gianyar pada Rabu siang sekitar pukul 11.00 Wita,’’ terangnya seizin Kapolsek Blahbatuh Kompol Abdus Salim. Saat didatangi polisi, tersangka sempat mengelak telah melakukan penodongan terhadap seorang bos kafe pada Selasa (6/6) dini hari. Namun setelah didesak, Wayan Sudarma yang bertubuh kekar ini pun tak bisa mengelak. Bahkan, ia langsung mengajak petugas ke rumahnya yang tidak jauh dari warung tuak itu untuk mengambil airsoft gun yang digunakan. ‘’Dia sendiri yang menyerahkan senjata itu kepada polisi,’’ katanya. Setelah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Blahbatuh, tersangka mengakui telah menodongkan senjata tepat ke kepala Gusti Ngurah Giriawan. Tersangka mengatakan, hal ini dilatarbelakangi kekesalannya karena pelapor menahan kartu identitas serta kerap menunggak gaji pelayan di kafe tersebut, yang tidak lain merupakan teman baik tersangka. ‘’Jadi, dari aksi ini niat tersangka untuk mengambil tunggakan gaji serta kartu identitas milik temannya ini,’’ ujarnya. Disinggung apakah saat kejadian airsoft gun itu berisi gotri, AKP Dana mengatakan sampai saat ini airsoft gun yang diamankan itu tidak ditemukan gotri. Petugas juga masih melakukan pendalaman untuk memastikan hal tersebut. ‘’Sementara tidak ada. Kata tersangka memang sudah sejak lama tidak isi gotri,’’ katanya. Ditambahkannya, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 35 ayat 1 tentang ancaman kekerasan, dengan ancaman pidana satu tahun penjara. Sementara, hingga sore kemarin, polisi belum memutuskan soal penahanan terhadap tersangka. ‘’Tersangka masih diperiksa, kita lihat nanti dia perlu ditahan atau tidak,’’ ucapnya. (kmb35)

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar I Made Watha mengatakan, untuk tahun ini bantuan PKH tidak lagi dalam bentuk tunai. Pengambilan bantuan nontunai ini dapat dilakukan melalui agenagen perbankan, ATM dan outlet bank tertentu. Selain itu, terdapat juga titik-titik lainnya yang dapat digunakan untuk pencairan seperti e-warung KUBE yang dibentuk oleh Kementerian Sosial yang bekerja sama dengan Bulog dalam rangka pemberdayaan ekonomi kerakyatan. ‘’Ini sesuai dengan instruksi dari pusat. Jenis bantuan nontunai ini adalah ingin mendidik dan mengubah pola perilaku

masyarakat agar lebih bijaksana dalam mengelola uang sekaligus juga membiasakan mereka untuk melek teknologi,’’ jelas Watha. Dipaparkannya, bantuan PKH ini secara bergilir disalurkan ke masing-masing kecamatan. Dimulai dari Kecamatan Gianyar sebanyak 980 KPM dengan total bantuan Rp 490.000.000, Kecamatan Tegallalang 453 KPM dengan total bantuan Rp 226.500.000, Kecamatan Sukawati 425 KPM dengan total bantuan Rp 212.500.000, Kecamatan Blahbatuh dengan jumlah penerima 653 KPM dengan total bantuan Rp 326.500.000, Kecamatan Tampaksiring dengan jum-

lah penerima 595 KPM dengan jumlah bantuan Rp 297.500.000, Kecamatan Payangan total penerima bantuan sebanyak 307 KPM dengan total bantuan Rp 153.500.000, dan Kecamatan ubud total penerima bantuan sebanyak 450 KPM senilai Rp 225.000.000. Jumlah bantuan nontunai yang diberikan pada triwulan pertama tahun ini, menurut Made Watha adalah sebesar Rp 1.931.500.000. Total penerima di seluruh Kabupaten Gianyar sebanyak 3.863 KPM. Ditambahkannya, masing-masing penerima manfaat mendapat Rp 500.000 per triwulan dengan kategori penerima seperti siswa SD, SMP dan SMA, ibu hamil dan lansia. (kmb35)

I Made Watha

Bali Post/dok

Lomba Desa Tingkat Provinsi

Keunikan Adat dan Budaya Batuan Diapresiasi Tim Penilai

LOMBA DESA - Terlihat Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata saat menerima Ketua Tim Penilai Provinsi Bali Ketut Lihadnyana pada penilaian lomba desa di Wantilan Pura Puseh Desa Batuan Kecamatan Sukawati, Rabu (7/6) kemarin. DESA Batuan Kecamatan Sukawati berhasil menarik perhatian Tim Penilai Perlombaan Desa Tingkat Provinsi Bali tahun 2017 berkat keunikan adat dan budayanya. Desa Batuan yang merupakan salah satu

desa tertua di Bali, kini tampil sebagai salah satu desa layak anak dan desa yang berkembang dengan kemajuan teknologi. Hal ini ditegaskan Ketua Tim Penilai Provinsi Bali yang juga Kepala Dinas Pem-

berdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali Ir. Ketut Lihadnyana, M.MA. saat penilaian di Wantilan Pura Puseh Desa Batuan Kecamatan Sukawati, Rabu (7/6) kemarin. Batuan sebagai wakil dari Kabupaten Gianyar ini memang menampilkan yang terbaik dari sisi administrasi desa, swadaya masyarakat, kesehatan, partisipasi masyarakat dan lainnya. Ketut Lihadnyana menegaskan, lomba desa dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di desa. ‘’Kami menilai langsung ke masyarakat adalah untuk melihat lebih dekat perkembangan pembangunan, apakah sesuai dengan apa yang digambarkan dalam profil desa,’’ kata Lihadnyana. Keunggulan Desa Batuan lainnya, menurut Lihadnyana, adalah partisipasi Desa Batuan terhadap perlindungan dan perkembangan anak di wilayahnya sehingga Desa Batuan ditetapkan menjadi

Desa Layak Anak di Kabupaten Gianyar. Sementara itu, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata pada kesempatan itu mengatakan, Desa Batuan banyak menyimpan potensi, baik itu di bidang pariwisata, seni budaya, maupun SDM. Kehidupan seni dan budaya berkembang pesat. Masyarakat hidup dari seni. Meskipun kemajuan teknologi juga sangat pesat, namun nilai-nilai budaya dan adat masih teguh dipegang masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan itu, Bupati Agung Bharata berpesan agar masyarakat secara jujur menampilkan apa yang menjadi indikator penilaian dalam perlombaan desa. Karena awal dari keberhasilan itu adalah kejujuran. ‘’Saya yakin dengan kejujuran, Desa Batuan akan tampil menjadi yang terbaik,’’ tegasnya. Perbekel Desa Batuan I Nyoman Netra dalam paparannya menjelaskan,

dalam pengembangan pembangunan, Pemerintah Desa Batuan banyak mengembangkan program inovatif. Seperti untuk Desa Layak Anak, Desa Batuan telah memiliki Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). Anak-anak sejak dini sudah diberikan pelajaran tentang bahasa dan aksara Bali terkait pelestarian budaya. Di bidang seni juga diajarkan melukis gaya Batuan, pasraman budi pekerti dan lain sebagainya. Di bidang kesehatan juga diaktifkan posyandu dan PAUD. Tidak lupa pula dalam upaya pelestarian lingkungan, warga wajib menanam tanaman obat atau toga di masing-masing rumah dan mengaktifkan gotong royong di masingmasing banjar. Tidak hanya itu, untuk mengembangkan teknologi, Pemerintah Desa Batuan juga memiliki website untuk memudahkan birokrasi dan administrasi di Desa Batuan. (ad599)


KLUNGKUNG

10

Kamis Wage, 8 Juni 2017

Pangdam IX/Udayana

Silaturahmi ke Rumah Almarhum Mayjen TNI Made Agra Sudiantara Semarapura (Bali Post) Lama telah berpulang tidak menghapus kenangan almarhum Mayor Jenderal TNI I Made Agra Sudiantara di benak Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin. Sebagai teman satu angkatan, Pangdam Komaruddin bersilahturahmi ke kediaman almarhum Made Agra bersama para istri Akmil 1985 yang tergabung dalam Delima Nusantara, Rabu (7/6) kemarin. Dalam kegiatan itu, hadir juga Dandim 1610/Klungkung Letkol Jacob Janes Patty. Kehadiran rombongan Pangdam ini diterima langsung orangtua almarhum Made Agra yakni I Nengah Kandia S.H. dan Made Sukerti. Menurut ayah almarhum, Pangdam Komaruddin bersama anaknya merupakan sahabat karib saat masih pendidikan di Akmil. Sebagai taruna, Pangdam sering berkunjung ke kediaman almarhum di Banjar Budaga, Kelurahan Semarapura Kauh, Klungkung. Bahkan, Pangdam sering menginap di rumah saat libur dari pendidikan. Kedekatan emosional ini pun membuat Pangdam tetap mengenang almarhum meski telah lama berpulang, yakni pada 23 Desember 2013. Almarhum Made Agra mengembuskan napas setelah mengalami gagal jantung di Bandung, Jawa Barat. Saat itu almarhum menjabat sebagai Danpussenif Kodiklat TNI-AD. Almarhum merupakan lulusan terbaik Akmil 1985, peraih Adhi Makayasa. Jenderal bintang dua ini mengembuskan napas setelah bermain sepak bola. Pada kesempatan tersebut Pangdam Komaruddin menyampaikan tujuan dari kehadirannya di rumah almarhum tersebut untuk menghormati almarhum Made Agra. “Silaturahmi ini untuk turut membesarkan hati orangtua agar tidak merasa kehilangan. Jadi dibentuk solidaritas kami Akmil 85,” pungkasnya. (dwa)

JEBOL - Kondisi Jalan Mahoni, Kelurahan Semarapura Klod, Klungkung ambrol digerus air hujan, Rabu (7/6) kemarin.

Dilanda Hujan Lebat

Jalan Mahoni Jebol, Pipa PDAM Putus Semarapura (Bali Post) -

Wilayah Klungkung dan sekitarnya pada Selasa (6/6) malam dilanda hujan lebat. Derasnya hujan itu menimbulkan bencana alam di sejumlah titik. Tak hanya pohon tumbang, jalan jebol dan pipa PDAM putus serta palinggih tergerus juga terjadi di Jalan Mahoni di Kelurahan Semarapura Kelod, Klungkung. Akibatnya, akses jalan tak bisa dilalui. Begitu juga ada 700 pelanggan PDAM tidak mendapatkan air bersih.

Bali POst/dwa

FOTO BERSAMA - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin berfoto bersama dengan keluarga almarhum Mayor Jenderal TNI I Made Agra Sudiantara.

Setiap Dua Minggu

RSUD Kirim 700 Kg Limbah ke Tangerang Semarapura (Bali Post) Sekitar 700 kg limbah beracun dari RSUD Klungkung dikirim ke Kota Tangerang, Jawa Barat tiap dua minggu. Hal ini dilakukan karena RSUD belum mendapatkan izin untuk menghancurkan sampah beracun secara mandiri. Direktur RSUD Klungkung dr. Nyoman Kesuma menjelaskan Kota Tangerang merupakan salah satu dari tiga kabupaten di Indonesia yang diizinkan melakukan pemusnahan limbah beracun, termasuk limbah dari rumah sakit. Di Bali sendiri sampai saat ini tidak ada tempat pemusnahan limbah beracun, sehingga seluruh rumah sakit di Bali juga melakukan hal yang sama. “RSUD secara rutin membuang limbah beracunnya setiap dua minggu sekali ke Tangerang untuk dimusnahkan,” jelasnya. Rata-rata limbah beracun dari RSUD Klungkung sekitar 50 kg, sehingga dalam dua minggu rata-rata 700 kg yang dikirim ke Kota Tangerang. Disebutkannya, untuk setiap kilogram limbah tersebut dikenakan biaya pemusnahan Rp 25.000, sehingga rata-rata biaya pemusnahan per bulannya mencapai Rp 35 juta. Sementara untuk sampah rumah tangga, baik organik dan non-organik RSUD Klungkung menghasilkan rata-rata satu truk per harinya. Sampah rumah tangga ini dibuang ke TPA Sente dan ditangani pihak DLH. Pihaknya menambahkan, baik sampah rumah tangga dan sampah limbah beracun, volumenya tidak mengalami peningkatan. “Justru kami ingin selain petugas yang ada di RSUD, pengunjung juga mesti ikut menjaga kebersihan,” tambahnya. (dwa)

Dari pantauan di lapangan, Rabu (7/6) kemarin, lantaran jalan di lokasi jebol warga tidak berani melintas. Sebab, jalan yang masih tersisa kondisinya juga sudah retak. Beton tulangan yang menyangga badan jalan sebagian juga sudah ambrol. Selain itu, sebuah palinggih yang ada di dekat lokasi juga ikut tergerus. Palinggih yang terbuat dari beton itu jatuh hingga ke dalam Sungai (Tukad) Cangkung. Warga sekitar tidak ada yang tahu kapan pastinya

jalan tersebut jebol. Mereka mengetahui kondisi itu pada Rabu dini hari. Petugas dari Dinas PU maupun dinas terkait sudah turun ke lokasi. Petugas sudah memasang tanda peringatan agar jalan tersebut tidak dilintasi warga. Bahkan anggota Polres Klungkung juga turun langsung ke lokasi untuk memasang police line di sekitar jalan yang jebol. Kabid Bina Marga Dinas PU Klungkung Ketut Narkayasa saat ditemui di lokasi mengatakan, jalan terse-

but ambrol akibat tergerus air hujan. “Pak Bupati tadi sudah mengecek ke lokasi. Sesuai perintah, kami akan segera memperbaikinya,” kata Narkayasa. Hal senada juga dikatakan Lurah Semarapura Kelod, Wayan Sukada. Dengan adanya kejadian ini, pihaknya berharap agar secepatnya akses jalan tersebut diperbaiki. Begitu juga dengan pipa PDAM yang putus. “Kasihan warga kami di seputaran LC Uma Lemek tidak dapat air,” ucap Sukada

kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

pipa air yang putus juga harus segera ditangani,” terang Bupati kepada Direktur PDAM Klungkung Nyoman Renin Suyasa bersama petugas lainnya. Sementara itu, jalan jebol juga terjadi di Jalan Diponegoro Gang 16 Nomor 18 Kelurahan Semarapura Klod Kangin. Kendati tidak separah seperti di Jalan Mahoni, jebolnya jalan yang dekat aliran Sungai Cau ini membuat warga harus hati-hati melintasinya. Kejadian pohon tumbang terjadi di Banjar Babung, Desa Gunaksa. Sebuah pohon boni setinggi 15 meter yang dililit tumbuhan rambat tumbang menutupi akses jalan. Namun, kejadian pohon tumbang ini telah berhasil dievakuasi oleh petugas BPBD Klungkung. (dwa/kmb)

Buruh Proyek Ditemukan Tewas Dekat Pohon Mangga Semarapura (Bali Post) Agus Setiawan (23) asal Banyuwangi, Jawa Timur, ditemukan sudah tak bernyawa di dekat pohon mangga di Banjar Telaga, Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida, Klungkung, Rabu (7/6) kemarin. Buruh proyek ini tewas diduga karena gantung diri. Hal itu dikuatkan dengan adanya jer-

atan tali nilon di leher korban. Belum diketahui pasti motif korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Berdasarkan informasi yang diperoleh, mayat pertama kali ditemukan rekannya, Mujiono (35), yang juga asal Banyuwangi sekitar pukul 09.30 Wita. Kejadian ini berawal dari kecurigaan

Mujiono bersama rekan-rekannya yang tidak melihat korban di bedeng proyek sejak Selasa (6/6) pukul 18.00 Wita. Atas kecurigaan itu, Mujiono dan rekannya kemudian berpencar melakukan pencarian terhadap korban. Nah, setelah melakukan pencarian selama sehari, Mujiono kaget menemukan kor-

Bali Post/kmb

Telepon Penting

seraya mengatakan kalau Jalan Mahoni itu dibangun sekitar tahun 1998. Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang sempat turun ke lokasi mengaku sudah meminta instansi terkait untuk segera mengambil langkah penanganan. Apakah melalui revisi anggaran atau dengan anggaran pemeliharaan yang masih bisa dipakai. “Saya sudah perintahkan Dinas PU untuk segera mengambil langkah secepatnya. Bila perlu besok harus sudah mulai,” tegas Bupati Suwirta di hadapan Kadis PU Klungkung Gusti Nyoman Supartana. Terkait putusnya jaringan pipa PDAM, Bupati Suwirta juga meminta untuk segera ditangani, sehingga pasokan air kembali lancar. “Terkait

Diduga Gantung Diri

EVAKUASI - Sejumlah petugas mengevakuasi jenazah Agus Setiawan (23) asal Banyuwangi yang diduga gantung diri di dekat pohon mangga, Br. Telaga, Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida, Klungkung, Rabu (7/6) kemarin.

Pelayanan di RSUD Klungkung.

Bali Post/kmb

ban dalam kondisi tergeletak di tanah dekat pohon mangga. Mengetahui hal itu, Mujiono kemudian berteriak memanggil rekan-rekannya yang lain. Saat dicek kondisi korban sudah tidak bernyawa. Atas kejadian tersebut, mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nusa Penida. Apalagi di leher korban terdapat seutas tali nilon warna biru. Petugas yang mendapat laporan kemudian turun ke TKP bersama tim medis Puskesmas Nusa Penida I. Dari hasil pemeriksaan luar, korban diduga telah melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri. Hal ini dilihat dari ciri-ciri yang terjadi pada tubuh korban. Bagian lidah korban diketahui menjulur keluar.

Dari alat kelamin korban juga keluar sperma dan dari anusnya keluar kotoran. Pihak petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Sehingga korban diduga murni bunuh diri dengan cara gantung diri. Kejadian ini dibenarkan Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika. Menurut Kapolsek, anggotanya telah turun melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP yang dilakukan, dugaan sementara korban meninggal akibat gantung diri. Meski demikian, pihaknya belum mengetahui motif secara pasti korban bunuh diri. “Motifnya masih lidik. Jenazahnya sudah tadi siang langsung dipulangkan ke Jawa,” kata Kapolsek Suastika. (kmb)


Kamis Wage, 8 Juni 2017

BULELENG

11

SOSOK Pendidikan Kewarganegaraan PERINGATAN Hari Lahir Pancasila telah berlalu yang disambut melalui berbagai acara oleh warga Indonesia. Salah satunya aksi damai. Berbagai aspirasi yang mengarah untuk menjaga keutuhan ideologi bangsa itu juga telah terlontarkan. Menurut Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Buleleng Putu Gede Parma, peringatan itu tetap harus dilanjutkan. Hanya, kemasannya yang berbeda. Tak perlu lagi melakukan aksi turun ke jalan, tetapi bisa melalui penguatan pendidikan kewarganegaraan. “Tidak ada istilah kedaluwarsa terhadap pembelajaran Pancasila dan pendidikan kewarganegaraan. Hanya model penyampaian dan penyajian yang harus dikemas semakin atraktif,” ungkapnya, Rabu (7/6) kemarin. Kemasan pendidikan itu bisa dipadukan dengan era digitalisasi, seperti aplikasi game, film kartun untuk anak-anak. Dapat pula melalui perlombaan dan pergelaran yang bersifat seni budaya. “Perlu ada langkah-langkah yang lebih inovatif untuk menerapkan pendidikan itu,” katanya. Guna mewujudkan generasi yang cinta Pancasila, pemimpin eksekutif dan legislatif juga harus memberi contoh yang baik, khususnya dalam hal demokrasi. Trilogi pembangunan bisa menjadi pedoman untuk membuat kondisi masyarakat bisa menjadi lebih baik yaitu pertumbuhan, pemerataan dan stabilitas. “Pemimpin juga harus menjadi panutan,” tandasnya. (sos)

Bali Post/dok

PPI – DPRD Buleleng mendesak pengalihan aset PPI dipercepat. Jika dibiarkan terkatung-katung, dikhawatirkan aset bernilai miliaran rupiah itu terbengkalai.

Khawatir Terbengkalai

Dewan Desak Pengalihan Aset PPI Sangsit Dipercepat Singaraja (Bali Post) –

Tidak jelasnya pengalihan aset Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Dusun Pabean, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, mengundang reaksi kalangan DPRD Buleleng. Wakil rakyat di Bali Utara mendesak pemerintah secepatnya menuntaskan pengalihan aset tersebut agar tidak terbengkalai. Apalagi, sejak pemerintah mengambil alih PPI, Pemkab Buleleng menghentikan alokasi anggaran operasional PPI Sangsit. Bali Post/kmb38

PASAR MURAH – Bupati Putu Agus Suradnyana menginstruksikan kegiatan pasar sembako murah oleh PT Taspen (Persero) menyasar petugas kebersihan di daerahnya.

Pasar Murah untuk Petugas Kebersihan

PETUGAS kebersihan di lingkungan Pemkab Buleleng dijatah paket sembako murah serangkaian Idul Fitri tahun 2017. Sekitar 400 paket sembako dengan harga terjangkau ini disiapkan PT Taspen (Persero) Cabang Denpasar. Paket sembako murah ini rencananya disebarkan Jumat (9/6) besok. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gede Komang, Rabu (7/6) kemarin mengatakan, kepedulian perusahaan terhadap petugas kebersihan di daerahnya sangat diperlukan. Apalagi, petugas kebersihan kebanyakan warga kurang mampu. Untuk itu, sembako murah sangat membantu petugas kebersihan itu sendiri. Bantuan perusahaan lain diharapkan tidak saja pasar murah, akan tetapi bisa menyentuh bidang lain seperti partisipasi bantuan rehab rumah bagi warga kurang mampu. Ini diakuinya sudah banyak dilakukan oleh perusahaan dan salah satunya PT Taspen (Persero) yang menyerahkan bantuan bedah rumah di Desa Anturan, Kecamatan Buleleng. “Saya minta menyasar petugas kebersihan, karena kita harus mengapresiasi jasa mereka. Kita tahu mereka setiap hari bekerja membersihkan kota Singaraja jadi kita harus memberikan mereka apresiasi khusus,” katanya. (kmb38)

Desakan ini disampaikan langsung melalui pembacaan rekomendasi dewan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir masa Jabatan Bupati 20122017 beberapa waktu lalu di gedung DPRD Buleleng. Dalam catatan rekomendasi itu, dewan menyayangkan pengalihan aset PPI yang bernilai miliaran rupiah hingga sekarang belum jelas. Untuk itu, dalam rekomendasi atas LKPJ akhir masa jabatan Bupati, dewan meminta agar pengalihannya segara dituntaskan. Selain

itu, Pemerintah Provinsi Bali diminta segera memberikan kepastian terkait tangung jawab untuk mengelola aset tersebut. Jika pemprov ditugaskan akan mengelola, sebelum pengalihannya resmi paling tidak pemprov mestinya tidak diam. Akan tetapi, mulai melakukan persiapan termasuk mengawasi peralatan atau aset di PPI. Dengan demikian, masyarakat tidak bertanya-tanya termasuk nasib aset tersebut akan menjadi jelas karena pihak yang akan mengelola aset jelas. Kepala Dinas Perikanan

dan Kelautan (Diskanla) Buleleng Ni Made Arnika yang dihubungi Rabu (7/6) kemarin mengatakan, sejak kebijakan pemerintah untuk mengambil aset PPI pihaknya belum mendapat instruksi lebih lanjut untuk memproses pengalihan aset PPI. Bahkan, pihaknya mengaku bingung karena tidak tahu bagian aset yang mana saja yang akan diambil alih oleh pemprov. “Kami belum dapat gambaran seperti apa teknik dan bagian yang mana saja dari aset yang akan diambil alih oleh pemprov sesuai regulasi yang terbaru,”

nilainya dulu secara terinci. Setelah nanti ada data terinci, dan kalau misalnya ada bagian aset yang tidak ikut diambil alih, maka kita memiliki data aset yang masih tetap dikelola di daerah,” jelasnya. Sekadar mengingatkan, pemerintah pusat menerbitkan kebijakan pengalihan pengelolaan kelautan kepada pemprov. Selain kewenangan menerbitkan izin pengelolaan di bidang kelautan, akan tetapi aset yang sudah dibangun oleh pemerintah daerah juga diambilalih. Di Buleleng sendiri beberapa tahun sebelumnya berhasil membangun PPI. Saat ini, PPI telah beroperasi meski belum mendatangkan hasil optimal. Aset PPI ini turut diambil alih oleh pemprov. Akan tetapi, pengalihan aset tersebut belum jelas hingga sekarang. (kmb38)

’’Job Fair’’

Libatkan Puluhan Perusahaan, Sediakan 6.579 Lowongan Kerja

THR Dewan

Mengacu PP No. 20 Tahun 2016 Singaraja (Bali Post) – Nominal Tunjangan Hari Raya (THR) bagi anggota dewan untuk sementara tetap mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 20 Tahun 2016. Ini karena pada saat penyusunan APBD Induk 2017, nominal THR anggota dewan dianggarkan sesuai regulasi yang lama dengan nominal Rp 1.570.000. Jika terbit regulasi terbaru, pemerintah daerah dipastikan akan mengikutinya. Bahkan, THR yang sudah dialokasikan dengan regulasi sebelumnya, kekurangannya disesuaikan melalui anggaran APBD Perubahan 2017. Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. yang dihubungi Rabu (7/6) kemarin, mengatakan alasan mengikuti PP No. 20 Tahun 2016, karena pembahasan APBD Induk 2017 dibahas akhir tahun 2016. Atas kondisi ini, alokasi anggaran pembayaran THR anggota dewan dipasang sesuai regulasi yang diterapkan sebelumnya. Karena APBD Induk 2017 sudah disahkan dan bahkan sekarang sudah berjalan, nominal THR dewan dialokasikan berdasarkan nominal gaji pokok DPRD Rp 1.570.000 sesuai yang dialokasikan dalam APBD. Sementara terkait pembayarannya, pemerintah daerah masih menunggu regulasi yang terbaru. Jika terbit regulasi baru, pemerintah daerah akan mengikuti regulasi yang terbaru tersebut. Jika pembayaran THR kurang, pemerintah daerah berjanji akan menyesuaikan dengan regulasi terbaru. Hanya, penyesuaiannya ini menunggu pembahasan APBD Perubahan Tahun 2017. “Masalah THR ini tidak bisa diubah begitu saja. Yang jelas pemerintah menyusun keuangan berdasarkan regulasi. Kalau tidak ada perubahan regulasi berapa yang kita pasang segitu kita bayarkan. Sebaliknya kalau ada perubahan regulasi kita ikutan dan kekurangannya otomatis akan disesuaikan,” katanya. Terkait desakan dewan agar nominal THR berdasarkan nominal gaji pokok PNS dengan jabatan tertinggi di daerah, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ini menyatakan, sesuai mekanisme THR dibayarkan berdasarkan nominal gaji pokok pejabat bersangkutan. Jika ada yang menginformasikan bahwa THR dibayarkan dengan nominal paling tinggi setara gaji pokok PNS dengan jabatan tertinggi di daerah masing-masing, hal itu tidak bisa diterapkan begitu saja. Pasalnya, pejabat pemerintahan merupakan jabatan karier yang notabene jenjang kariernya panjang. Sedangkan DPRD merupakan jabatan politik dengan batasan masa jabatan hingga lima tahun. Dengan demikian, harusnya perbedaan nominal gaji pokok antara pejabat pemerintahan dengan jabatan politik tidak bisa didikotomikan. Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi III Ni Made Putri Nareni mempertanyakan nominal THR dinilai kecil dan tidak sesuai PP No. 20 Tahun 2016. Pada pasal 8 dijelaskan THR bagi anggota DPRD diberikan paling tinggi sebesar gaji pokok PNS golongan ruang IV/e dalam masa kerja 32 tahun. Sesuai regulasi itu, harusnya THR yang diterima berdasarkan nominal gaji pokok PNS tertinggi di daerah yakni Sekkab Buleleng. Akan tetapi, dirinya menerima THR senilai Rp 1. 570.000. (kmb38)

katanya. Menurut Arnika, mempercepat proses pengalihan aset PPI, minggu depan pihaknya menggelar rapat internal melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di pemkab. Pembahasan ini untuk menghitung berapa besar nilai aset PPI secara terinci. Selain itu, pihaknya akan mendata kembali seluruh peralatan yang ada di kawasan di PPI termasuk menghitung nilainya. Dengan demikian, jika hanya bagian-bagian tertentu saja yang akan diambilalih, maka pemkab memiliki kejelasan aset PPI yang tetap dikelola di daerah. Dengan demikian, pemkab kembali bisa menyusun alokasi anggaran dalam APBD, sehinga tidak seperti sekarang sepenuhnya alokasi anggaran di PPI telah dihentikan. “Kita akan menghitung

Bali Post/ist

SABU-SABU - Pengedar sabu-sabu jaringan napi Lapas Kerobokan Made SA alias Sari (tengah) diringkus Polres Buleleng, Minggu (4/6) lalu.

Pengedar Diringkus, Belasan Paket SS Diamankan

Singaraja (Bali Post)Pengedar sabu-sabu (SS) jaringan napi Lapas Kerobokan, Badung, Made SA alias Sari (38), warga Banjar Dinas Tangkid, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan diringkus Polres Buleleng, Minggu (4/6) lalu. Dari tangannya, polisi berhasil mengamankan belasan paket SS dengan berat bervariasi. Kasus ini terungkap berdasarkan hasil pengembangan seorang pemakai, I Nyoman TN alias Tangkas (37), warga Banjar Dinas Kaja Kauh, Desa Tamblang yang tertangkap sebelumnya di hari yang sama. Hal ini baru dibuka ke publik, Rabu (7/6) kemarin. Kasat Resnarkoba Polres Buleleng AKP I Ketut Adnyana T.J. seizin Kapolres AKBP Made Suka Wijaya menjelaskan, penangkapan Made SA alias Sari dilakukan pukul 02.00 Wita di rumahnya yang berlokasi Banjar Dinas Tangkid, Desa Tamblang. Setelah digeledah, polisi menemukan 2 paket plastik plip yang berisi sabu 1,69 gram brutto (1,39 gram neto) dan 2,22 gram bruto (1,92 gram neto) yang dimasukkan ke dalam kotak rokok. Selain itu, juga ditemukan 12 paket sabu dengan berat mulai 0,17 gram bruto (0,12 gram neto) hingga 0,20 gram bruto (0,15 gram neto). Barang haram ini di-

bungkus kertas timah rokok yang dimasukkan pada botol minuman. “Saat itu, juga ditemukan 2 potongan pipet yang diruncingkan, 1 Hp Nokia dan uang tunai lima ratus ribu rupiah,” jelasnya didampingi Kasubbag Humas AKP I Nyoman Suartika. Berdasarkan hasil penyelidikan, SA mendapatkan sabu dari Denpasar, jaringan napi di Lapas Kerobokan. Itu diedarkan sejak tiga bulan lalu, dengan pembeli khusus dari wilayah Buleleng. “Ini masih jaringan dari napi di Lapas Kerobokan,” ungkapnya. Penangkapan pengedar berambut gondrong ini merupakan hasil pengembangan penangkapan terhadap pemakai Nyoman TN alias Tangkas di Jalan Desa/ Kecamatan Kubutambahan satu jam sebelumnya. “Saat ditangkap, TN kedapatan memegang satu satu plastik kecil yang dibungkus kertas timah bekas rokok yang dimasukkan di dalam potongan pipet. Itu didapatkan dari SA,” kata mantan Kasat Reskrim Polres Buleleng ini. Selain dua pelaku itu, rilis juga dilakukan pada penangkapan pengguna sabu, Ketut A asal Banjar Dinas Corot, Desa Cempaga, Kecamatan Banjar, Selasa (30/5) lalu oleh Unit Reskrim Polsek Singaraja di Rumah Kos Jalan Seririt Singaraja, Banjar Di-

nas Munduk, Desa Anturan, Kecamatan Buleleng. Berdasarkan hasil penggeledahan, polisi menemukan satu paket sabu dengan berat 0,10 gram bruto (0,07 gram neto), satu buah bong alat isap sabu dan korek api gas, serta satu tabung kaca. “Kasus ini akan terus kami kembangkan,” ujar Adnyana. (kmb45)

Singaraja (Bali Post) Warga di Kabupaten Buleleng yang masih menyandang status sebagai pengangguran dalam waktu dekat akan mendapat celah untuk melamar pekerjaan. Pasalnya, pada 13 hingga 15 Juni 2017, pemkab menyelenggarakan job fair di eks Pelabuhan Buleleng. Program tahunan itu melibatkan puluhan perusahaan dengan menawarkan ribuan formasi lowongan. Tak hanya itu, penyandang disabilitas juga diberikan kesempatan untuk ikut berkompetisi. Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja Buleleng I Nyoman Susila, S.Sos., Rabu (7/6) kemarin menjelaskan, sesuai pendataan, job fair itu akan melibatkan 20 perusahaan berbagai jenis, seperti pariwisata, perbankan, retail, jasa hingga Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS). Dari itu, formasi lowongan yang tersedia mencapai 6.579 orang. “Perusahaan yang terlibat ini memiliki peluang membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Kalau nanti ada perusahaan lain yang ingin terlibat, kami tetap berikan kesempatan,” jelasnya. Peluang kerja ini tak hanya diperuntukkan kepada warga

yang berijazah SMA/SMK, diploma maupun sarjana. Tetapi juga di bawah itu, dengan catatan memiliki sertifikasi keahlian. Program ini juga memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk ikut berkompetisi. “Penyandang disabilitas yang memiliki keahlian bisa ikut melamar kerja. Program ini diprioritaskan untuk warga Buleleng,” ucapnya. Lebih lanjut, Susila menyampaikan pelaksanaam program yang dimaksudkan untuk meminimalisasi pengangguran ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat di sejumlah daerah melalui pertemuan langsung dirangkaikan dengan sosialisasasi program transmigrasi. “Kepada pencari kartu kuning ke kantor juga sudah disampaikan. Turun ke desa-desa juga sudah. Itu ada di Pejarakan, Lokapaksa, dan Kubutambahan,” ungkapnya. Disinggung jumlah angkatan kerja di Kabupaten Buleleng, disampaikan berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) periode Agustus 2016, mencapai 352.510 orang, meningkat dari periode Agustus 2015 sebanyak 342.975 orang. “Ini yang menjadi sasaran job fair,” tandasnya. (kmb45)


JEMBRANA

12

Kamis Wage, 8 Juni 2017

Dekatkan Akses Informasi

Bupati Artha Resmikan Balai Penyuluhan KB

Bali Post/olo

IMBAUAN - Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana memberikan lembaran imbauan kepada salah satu sopir truk, Rabu (7/6) kemarin.

H-5 Arus Mudik, Truk Dilarang Melintas di Gilimanuk

Negara (Bali Post) – Operasi jalan raya yang digelar Satlantas Polres Jembrana di Jalan Sudirman, Rabu (7/6) kemarin disertai dengan sidang di tempat. Dalam operasi ini melibatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana dan Pengadilan Negeri (PN) Negara. Selain itu, polisi juga menyebarkan pamflet imbauan untuk truk-truk yang melintas di jalan raya. Hal itu dilakukan untuk pemberitahuan kepada sopirsopir truk terkait larangan melintas mulai H-5 saat arus mudik nanti. Operasi yang dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana itu menyasar seluruh kendaraan yang melintas dari arah Gilimanuk.

Selain melakukan pemeriksaan surat-surat kelengkapan berkendara, polisi juga memeriksa barang bawaan terutama mobil-mobil boks. “Operasi ini sebenarnya rutin dilakukan tiap hari, namun saat ini kita lakukan tilang dan sidang di tempat. Juga untuk persiapan pengaturan arus mudik,” tandas perwira asal Gianyar ini. Untuk persiapan arus mudik dan arus balik yang beberapa hari ke depan sudah dimulai, jajarannya telah melakukan sejumlah persiapan. Salah satunya imbauan yang dilakukan jauh hari sebelum arus mudik khususnya untuk kendaraan barang dan truk. “Pada H-5 nanti, truk kecuali mengangkut sembako

dan BBM diimbau untuk tidak melintas. Mulai sekarang kita imbau baik lisan maupun lewat pamflet. Kita akan lakukan tindakan tegas apabila ini dilanggar,” ujarnya. Tindakan itu dilakukan agar truk tidak terjebak pada antrean saat arus mudik nanti. Dari evaluasi tahun sebelumnya, masih ada truk di luar yang dikecualikan beroperasi sehingga menimbulkan krodit. Sementara itu, dalam operasi dengan sidang di tempat kemarin didapati ada tujuh pelanggaran. Yakni empat pelanggaran SIM, dua pelanggaran STNK dan satu sabuk pengaman. Para pelanggar langsung mengikuti sidang di tempat di Pos Sudirman. (kmb26)

UNTUK meningkatkan dan menguatkan akses, pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang merata dan meningkatkan ketersediaan kualitas data serta akses informasi kependudukan yang memadai, akurat dan tepat waktu, Bupati I Putu Artha, Rabu (7/6) kemarin meresmikan pemanfaatan Balai Penyuluhan KB. Peresmian yang bertempat di areal Kantor Camat Melaya dan ditandai dengan pengguntingan pita itu, selain dihadiri Sekda I Made Sudiada, juga Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB Ni Kade Ari Sugianti, para pimpinan OPD di Pemkab Jembrana, para Camat seKabupaten Jembrana serta para perbekel se-Kecamatan Melaya. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Ni Kade Ari Sugianti mengatakan, Balai Penyuluhan Keluarga Berencana dibangun dengan luas 10x5 m3, berada di areal Kantor Camat Melaya. Gedung ini dilengkapi dengan ruang pertemuan dan ruang untuk petugas lapangan. “Balai penyuluhan ini fungsinya sangat bermanfaat, baik

itu dalam melaksanaan kegiatan pembinaan dan juga penyuluhan. Sampai saat ini kita baru memiliki 3 unit Balai Penyuluhan di setiap kecamatan. Ke depan kita upayakan 2 unit lagi, yakni di Kecamatan Negara dan Balai Penyuluhan untuk di Kecamatan Mendoyo,” ujarnya. Terkait dengan KB, khususnya di Kecamatan Melaya, Ari Sugianti yang juga istri Bupati Artha ini mengaku jumlah KB aktif tahun 2017 sebanyak 9.175 akseptor, PUS 10.735 akseptor, ibu hamil 410 PUS. Sedangkan PUS yang ingin Anak Segera 804 PUS, ingin anak ditunda 312 PUS dan tidak menghendaki anak sebanyak 34 PUS. Sementara KK miskin yang masih berstatus PUS di Kecamatan Melaya sebanyak 323 PUS, telah ber-KB sebanyak 29 PUS yang hamil 14 PUS. Sedangkan PUS yang menginginkan anak segera sebanyak 7 dan yang menunda 8 PUS, sementara yang tidak menginginkan anak sebanyak 0 PUS. Sementara itu, Bupati Artha menjelaskan untuk menyukseskan pelaksanaan program KB dan pembangunan keluarga perlu ditunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai. Salah satunya perlu

Bali Post/ist

PERESMIAN - Bupati Jembrana I Putu Artha memberikan sambutan saat peresmian Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) di Melaya. Gedung ini untuk menunjang serta meningkatkan dan menguatkan akses, pelayanan KB. dibangun Balai Penyuluhan Keluarga Berencana, “Dengan telah dibangunnya Balai Penyuluhan Keluarga Berencana saya berharap dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam rangka meningkatkan serta menguatkan akses dan pelayanan KB yang merata dan berkualitas,’’ katanya. Bupati Artha juga mengapresiasi terhadap pencapaian program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Kelu-

arga (KKBPK) di Kabupaten Jembrana. “Meski telah mampu menunjukkan hasil yang cukup baik, tapi saya tetap berharap khususnya kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana untuk lebih meningkatkan kerja sama serta koordinasi dengan OPD terkait agar lebih fokus dalam penganggaran program KB,’’ harapnya. (ad600)


Kamis Wage, 8 Juni 2017

KARANGASEM

13

SOSOK Fokus Senam DUNIA senam biasanya lebih banyak dilakoni kalangan perempuan. Tetapi, tidak jarang para lelaki, khususnya guru olahraga, juga menekuninya. Bahkan, bisa berprestasi. Seperti yang ditekuni I Gede Yudi Septian Permana, guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) ini justru senang mendalami dunia senam. Bahkan, dia juga sering tampil menjadi instruktur senam dalam kegiatan pemerintahan dan swasta. ‘’Awalnya, sempat ikut pelatihan di provinsi tahun 2014. Kemudian diikutkan lomba dan jadi juara nasional. Sejak saat itu jadinya terus menekuni senam,’’ kata guru PJOK di SMPN 1 Amlapura ini, Rabu (7/6) kemarin. Selain menekuni senam, kini alumnus Fakultas Olahraga Kesehatan Jurusan Ilmu Keolahragaan Undiksha ini kini juga sedang mengembangkan cabang olahraga Dance Sport, dalam naungan Ikatan Olahraga Dance Sport Indonesia (IODI) Karangasem yang diketuai Ni Luh Merta. Cabang olahraga ini sejak tahun lalu sudah menjadi bagian dari KONI. Dan tahun ini sedang mempersiapkan diri mengikuti Porprov Bali di Gianyar, September nanti. Tetapi, sebelum menghadapi Porprov Bali, dia mengaku akan mengikuti Kejurnas Dance Sport di Denpasar 11 Juni nanti mewakili Bali. ‘’Jadi suka senam juga terinspirasi dari ayah dan pelatih saya di Denpasar dulu, Bapak Ngurah Sinar,’’ tegasnya. Terakhir, untuk bidang Dance Sport ini, dia sempat menjuarai Queen Cup International Dance Sport, yang diselenggarakan Erwan & Yulia Sport Dance Studio, Mei lalu. Dance Sport ini juga menyumbang 7 emas, 5 perak, dan 5 perunggu pada ajang Porjar Provinsi tahun ini. Tetapi hasil medali dari Dance Sport sementara tidak memengaruhi peringkat Karangasem dalam ajang itu. Pasalnya, karena event itu sifatnya masih ekshibisi. ‘’Tahun depan rencananya akan jadi cabang resmi. Jadi, penting cabang ini digarap serius sejak sekarang,’’ kata guru PJOK yang juga pembina Senam Pramuka di tiga sekolah, yakni di SMPN 3 Bebandem, SMPN 1 Amlapura, dan SMAN 1 Amlapura ini. (gik)

90 Persen Warga Lokal Ditampung Amlapura (Bali Post) Kota Amlapura tampaknya akan lebih bergairah menyusul tumbuhnya berbagai jenis usaha, baik milik warga lokal maupun investor dari luar daerah. Salah satu usaha baru yang diluncurkan yakni Kentucy Fried Chiken (KFC) yang membuka cabangnya di seputaran Jalan Sudirman, Amlapura. Hebatnya, usaha waralaba yang menawarkan makanan siap saji itu mempekerjakan 90 persen warga lokal Karangasem. ‘’Kita punya 50 karyawan, sekitar 40 di antaranya asli Karangasem. Ada dari Subagan, Galiran, Seraya bahkan Sidemen,’’ ucap sang pemilik, Wawan Danu Sartika, di sela-sela peluncuran usahanya, Rabu (7/6) kemarin. Selain dari sisi tenaga kerja, KFC Sudirman Amlapura juga akan menjadi pasar baru bagi usaha peternakan ayam ras yang banyak digeluti masyarakat Karangasem. Namun saat ini hal itu belum bisa karena KFC menerapkan standar khusus untuk pasokan daging ayamnya. Wawan Danu Sartika mengakui masalah pasokan daging ayam yang menjadi menu utama KFC menjadi tantangan bagi petani dan juga pemerintah daerah, sehingga produk yang dihasilkan bisa memenuhi standar yang dibutuhkan. Tak kurang Bupati IGA Mas Sumatri melontarkan harapan serupa. Menurutnya, tumbuhnya usaha-usaha baru menunjukkan Karangasem sedang bergerak ke arah kemajuan. Pihaknya pun mengajak masyarakat meningkatkan kualitas usaha baik dari sisi produk maupun cara pemasarannya, sehingga mampu bersaing dengan produk-produk luar maupun mancanegara. (kmb)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

WARGA DATANGI POLRES - Warga Desa Adat Culik mendatangi Mapolres Karangasem, Rabu (7/6) kemarin.

Mantan Bendesa Adat Tolak Serah Terimakan Aset

Ratusan Krama Culik Datangi Mapolres Amlapura (Bali Post) -

Kasus dugaan penggelembungan biaya karya di Pura Dalem Setra, Desa Adat Culik, Abang, kian melebar. Setelah berbuntut pelaporan ke kepolisian, Rabu (7/6) kemarin terjadi aksi massa ke Mapolres Karangasem. Aksi yang diikuti sedikitnya 170 warga Desa Adat Culik itu terjadi menyusul sikap mantan Bendesa Adat Ketut Pasek Pujawan menolak melakukan serah terima aset desa kepada bendesa adat yang baru. Massa yang dipimpin langsung Bendesa Adat I Gede Degeng tiba di Mapolres sekitar pukul 12.30 Wita. Mereka datang ke Mapolres setelah mengikuti paruman yang mengagendakan acara serah terima aset desa dari mantan bendesa adat kepada bendesa adat yang baru. Namun dalam rapat itu mantan Bendesa Adat Ketut Pasek Pujawan tidak bersedia hadir. Selain itu juga tidak bersedia mengikuti agenda parum. Alasannya adanya dualisme kekuasaan di desa adat tersebut. Paruman yang sedianya dimulai pukul 09.00 Wita di

Pura Puseh Desa Adat Culik itu akhirnya batal. Hal itu sempat membuat warga emosinya memanas. Pecalang bersama anggota Badan Musyawarah Desa (BMD) Desa Adat Culik bahkan sempat menjemput Pasek Pujawan ke rumahnya di Banjar Babakan. Namun mantan bendesa yang dilengserkan 16 April 2016 lalu tidak ada di rumahnya. Informasi yang didapat warga, Pasek Pujawan pergi ke Denpasar. Untuk mencegah situasi kian memanas, prajuru desa kemudian mengarahkan warga mengadu ke Mapolres Karangasem.

Ada dua hal yang menjadi materi laporan warga. Pertama, melaporkan Pasek Pujawan yang menolak datang saat dipanggil paruman. Kedua, Bendesa Adat Gede Degeng melaporkan dugaan penggelembungan biaya pada laporan pertanggungjawaban (LPJ) karya Pura Dalem Setra. Namun sebelum membuat laporan, perwakilan warga diterima Kapolres AKBP Wayan Gede Ardana di ruang kerjanya. Bantah Ada Dualisme Salah seorang tokoh Desa Adat Culik, Nyoman Alit Suparsa, membantah ada dual-

isme kepemimpinan di desa adatnya. Sebab, bendesa adat yang sah adalah yang diangkat BMD melalui paruman agung. Bendesa Adat Gede Degeng diangkat melalui proses itu. Sedangkan Plt. Bendesa Adat Wayan Suantara dianggap tidak sah karena tidak diangkat melalui paruman agung. ‘’Nama Suantara muncul saat rapat koordinasi BMD membahas rencana majayajaya untuk melantik Gede Degeng menjadi bendesa adat, 17 Mei lalu. Munculnya Suantara pun karena saat itu Ketua BMD ada di bawah tekanan,’’ jelasnya. Informasi yang dihimpun, friksi yang melahirkan dualisme kepemimpinan itu terjadi menyusul meninggalnya istri Gede Degeng sebelum digelarnya upacara majayajaya. Pihak yang setuju adanya plt. bendesa adat

menggunakan awig-awig tentang krama marep sebagai alasan pembenarnya. Alit Suparsa yang juga Klian Dadia Arya Tegeh Kori, Culik mengatakan, syarat sebagai bendesa adat adalah warga marep atau yang lahir di Culik. Sekalipun istri bendesa adat meninggal dunia tetap masuk warga marep. ‘’Tidak ada dualisme di Culik,’’ timpal Ketua BMD I Gede Parta Yadnya. Pihak kepolisian sendiri menyatakan pertemuan Kapolres dengan warga kemarin adalah untuk menyikapi laporan warga. Penyidik sudah menindaklanjuti laporan tersebut yang kini sudah dituangkan dalam laporan polisi (LP). ‘’Pelapornya Bendesa Adat Culik selaku pihak yang dirugikan,’’ ujar Kasubag Humas Polres Karangasem AKP I Komang Orta. (kmb)

Antisipasi Arus Mudik

Padangbai Tambah Loket Pelayanan Amlapura (Bali Post) Rampungnya perbaikan dermaga II yang sempat ditutup karena korosi membawa angin segar bagi penyeberangan arus mudik di Pelabuhan Padangbai. Mengingat tahun ini diperkirakan akan ada sepuluh persen lonjakan penumpang, pihak PT ASDP menambah dua loket pelayanan masing-masing satu loket untuk penumpang sepeda motor dan satu loket untuk penumpang pejalan kaki. ‘’Dengan dua loket tamba-

han maka selama arus mudik pelayanan penumpang kita lakukan di empat loket,’’ ungkap Manajer PT ASDP Padangbai I Wayan Rosta, Rabu (7/6) kemarin. Saat ini, loket tambahan untuk penumpang sepeda motor sudah dioperasikan, sedangkan loket tambahan penumpang pejalan kaki, baru akan dioperasikan jika sudah terjadi lonjakan. Seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya, puncak kepadatan arus mudik diperkirakan

terjadi pada H-3 dan H-2 Lebaran atau pada 22 dan 23 Juni. Selain menambah sarana prasarana pelabuhan, pada Lebaran kali ini PT ASDP menyiapkan 33 armada kapal feri. Enam kapal masih dalam proses docking (perawatan rutin) di Surabaya dan sebelum puncak arus mudik dipastikan sudah bisa beroperasi. Setidaknya, menurut Rosta, selama arus mudik, 30 kapal sudah akan siap melayani rute penyeberangan Padang-

bai-Lembar, Lombok. Secara teknis, katanya, Pelabuhan Padangbai sudah siap menyambut datangnya Lebaran. Rosta mengatakan, saat ini kedua dermaga yang ada sudah bisa dioperasikan baik dermaga I maupun dermaga II yang sempat mengalami kerusakan. Satu-satunya kendala yang mungkin menjadi ancaman hanya masalah cuaca. Selama kondisi cuaca baik seperti sekarang ini diyakini arus penyeberangan akan

berjalan lancar. Rosta mengakui aktivitas penyeberangan Bali-Lombok sempat tersendat karena aktivitas bongkar muat hanya bisa dilakukan di dermaga I. Hal itu akibat jebolnya dek dermaga II akibat korosi. Sekarang proses perbaikan sudah tuntas meskipun secara administrasi belum dilakukan serah terima. ‘’Dermaga II sudah oke, sekarang kita sedang siapkan upacara pamelaspasan-nya,’’ ujar Rosta. (kmb)

Jelang PPDB

Jenjang SMP Bingung Cari Sekolah Swasta Menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sejumlah persoalan belum teratasi. Salah satunya sekolah swasta pada jenjang SMP mulai melakukan antisipasi aturan PPDB, yang rencananya hanya boleh menerima jumlah siswa sepertiga dari total ruang kelas. Bagaimanakah upaya efektif yang mesti dilakukan sekolah-sekolah merespons regulasi baru yang rencananya diterapkan pemerintah mulai tahun ajaran baru ini? SEJAUH ini Unit Pelaksana Teknis (UPT) Disdikpora di setiap kecamatan masih menunggu petunjuk resmi dari Disdikpora Karangasem terkait langkah antisipasi seperti apa yang akan diambil. Kepala UPT Disdikpora Kecamatan Karangasem Nyoman Merta, Selasa (6/6) lalu, mengakui belum menerima petunjuk resmi dari Disdikpora Karangasem mengenai teknis PPDB nanti. Tetapi, dari informasi yang dia terima, PPDB di Karangasem akan diterima melalui empat jalur, yakni 50 persen dari jalur NEM, 20 persen dari jalur siswa miskin, 20 persen dari jalur siswa berprestasi, dan 10 persen lagi dari sistem zonasi. Sebagaimana pedoman umum pelaksanaan PPDB dari Provinsi Bali, jadwal pelaksanaan PPDB dimulai dari pendaftaran 20 Juni hingga 24 Juni. Tahapan berikutnya masing-masing menyesuaikan

dengan jenjang. Seperti jenjang SMP, setelah pendaftaran, maka ada tahapan berikutnya yakni perankingan nilai dari 29 - 30 Juni. Kemudian pengumuman 1 Juli dan pendaftaran kembali 3 - 7 Juli. ‘’Pendaftaran sistem online hanya untuk jenjang SMA/SMK sederajat. Kalau jenjang SMP, seleksi NEM-nya masih dilakukan di Kantor UPT Disdikpora,’’ kata Merta. Mengacu pada pedoman juga diatur jumlah peserta didik yang harus diterima di setiap kelas. Seperti jenjang SMP, satu rombongan belajar paling sedikit 20 siswa dan paling banyak 32 siswa. Sedangkan jenjang SMA minimal 20 orang siswa dalam satu rombongan kelas dan maksimal 36 orang siswa. ‘’Kalau jenjang SD, minimal 20 siswa, maksimal 28 siswa dalam satu rombogan belajar. Ini sudah diatur jelas pada pedoman itu,’’

Nyoman Merta tegasnya. Lantas, bagaimana UPT Disdikpora di kecamatan mengantisipasi aturan baru PPDB ini yakni jumlah siswa yang diterima tidak boleh lebih sepertiga dari total ruang belajar siswa? Merta mengaku belum mendapat petunjuk jelas dari Disdikpora Karangasem. Sesuai Permendikbud RI Nomor 17 Tahun 2017 tentang PPDB di semua jenjang, tepatnya pasal 26, sudah diatur jelas di setiap tingkat, harus menerima rombongan belajar jumlahnya sepertiga dari total ruang kelas di satu sekolah. Contoh,

seperti jenjang SMP, jumlah rombongan belajar diatur paling sedikit tiga dan paling banyak 33 rombongan belajar. Bila PPDB-nya maksimal, maka masing-masing tingkat nanti ada 11 rombongan belajar. Sehingga jika disesuaikan harus menerima sepertiga dari total ruang kelas di satu sekolah. Kebijakan ini ditetapkan menyongsong kebijakan full day school dari Kemendikbud RI, sehingga dalam tiga tahun sudah bisa diterapkan. Upaya ini juga untuk menghapus sistem doble shift, karena dinilai tidak efektif dalam proses belajarmengajar. Apakah Karangasem sudah siap dengan aturan ini? Merta mengatakan pada jenjang SMA/

SMK sederajat, tidak menjadi masalah. Karena bila sekolah negeri sudah tidak bisa menampung, dukungan sekolah swasta sudah cukup baik. Tetapi, persoalannya sekarang ada pada jenjang SMP. Sebab, sekolah swasta untuk jenjang SMP sangat terbatas. Sebagai contoh, di Kecamatan Karangasem sekolah swasta yang siap hanya SMP PGRI 1 di Tumbu dan beberapa MTs. Sedangkan ada SMP swasta lain, seperti SLUB dan SMP Parisada sudah tidak menerima siswa sejak tahun lalu. Ini menjadi kekhawatiran para orangtua siswa menjelang PPDB tahun ini. Contohnya, SMPN 2 Amlapura dengan total 21 kelas, tahun ini harus menerima siswa tujuh kelas.

Padahal, sebelumnya sekolah unggulan ini bisa menerima siswa 12 kelas. Kalau seluruh sekolah negeri sudah penuh, dan sekolah swasta tidak siap mendukung, ini akan menimbulkan masalah baru di Karan-

gasem. ‘’Kami belum dapat petunjuk lanjutan dari Disdikpora menghadapi persoalan ini kelak. Saya dengar nanti ada rapat lanjutan. Kami tunggu saja petunjuk dari Disdikpora Kabupaten,’’ tegasnya. (gik)


TABANAN

14

Kamis Wage, 8 Juni 2017

Kelebihan Muatan, Trailer Mogok Melintang

Tabanan (Bali Post) Truk Hino trailer yang melebihi 11 ton dari tonasenya akhirnya mogok melintang. Banyak sopir membandel memuat barang melebihi kapasitas daya angkut truk itu. Terbukti, Rabu (7/6) pagi kemarin, lebih dari lima jam jalur Denpasar - Gilimanuk lumpuh total. Situasi itu diakibatkan truk Hino Trailer bernomor polisi AG 8865 UT yang dikemudikan Sutrisno (61) mogok melintang di tanjakan Samsam I, Samsam, Kerambitan. Truk mogok dari pukul 03.00 Wita akibat as panjangnya patah dan gardan truk jebol di tengah tanjakan. Dari hasil pantauan di lapangan, sopir nampak kebingungan mengolah stir agar truk yang membawa muatan keramik seberat 40 ton itu minggir. Terlihat sulit sebab roda depan kiri posisinya memutar, karena itu

jika sedikit saja salah membanting stir maka truk akan terguling. Sopir Sutrisno mengatakan, dirinya baru datang dari Surabaya dengan tujuan Denpasar. Namun saat tiba di lokasi kejadian atau tepatnya di pertengahan tanjakan, truk tiba-tiba mogok karena gardan depan jebol. “Sempat mundur perlahan maksudnya agar bisa ke pinggir, namun sulit karena bodi truk lumayan panjang.” ungkap sopir asal Kediri, Jawa Timur ini. Ia pun mengaku sudah menghubungi truk derek untuk bisa menarik ke pinggir. Sebab, tidak bisa gunakan truk menarik karena trailer yang dikemudikan Sutrisno bebanya sangat berat. Kasatlantas Polres Tabanan AKP I Ketut Mastra Budaya yang turun langsung ke lokasi menyebutkan, truk tidak

kuat nanjak akibat kelebihan muatan. Hal itu menyebabkan as panjang patah dan gardan depan jebol. Kondisi seperti itu juga sulit membuat truk itu mundur, kalau menurunkan barang tidak bisa menggunakan cara manual. “Muatannya 40 ton, harusnya daya muatan truk ini 29 ton,” ungkapnya. Akibat posisi truk melintang, jalur utama Denpasar - Gilimanuk ini mengalami kemacetan lebih dari lima jam di jalur dua arah. Dan hanya kendaraan roda dua yang bisa lewat. “Kemacetan bahkan sudah sampai Selemadeg,” ujarnya. Sejauh ini, pihak Polres Tabanan sudah melakukan pengalihan lalu lintas, sembari menunggu mobil derek datang. Untuk kendaraan dari arah Gilimanuk dialihkan ke Desa Meliling ke kiri seh-

ingga tembus di Penebel ke selatan tembus di Taman Kota Tabanan. Sedangkan dari arah Denpasar dialihkan ke Desa Pangkung Karung Kerambitan, tembus ke Desa Megati, Selemadeg Timur. “Kami sudah alihkan lalin agar tidak terjadi kemacetan semakin panjang karena jalur rawan,” tandas AKP Mastra Budaya. Salah seorang sopir, Budiyono (50), yang terjebak macet mengaku sangat kesal akibat terjebak macet hingga berjam-jam. Mestinya ia sudah sampai ke lokasi tujuan di daerah Negara, tetapi tertunda karena ada truk mogok. Sejumlah sopir kendaran yang terjebak macet bahkan tampak pula berjejer di pinggir jalan. Demikian juga penumpang-penumpang bus ikut turun ke jalan menunggu truk mogok selesai diatasi. (kmb28)

Bali Post/kmb28

TRAILER MELINTANG - Truk trailer yang masih melintang menunggu derek sedang diatensi petugas kepolisian, Rabu (7/6) kemarin.


15

Kamis Wage, 8 Juni 2017

Kimmich Selamatkan Jerman dari Kekalahan Kopenhagen -

Bali Post/ap

Mantan pelatih Inter Milan Stefano Pioli direkrut menjadi arsitek Fiorentina.

Fiorentina Pinang Pioli Milan Sebulan setelah dipecat dari Inter Milan, pelatih Stefano Pioli dipinang Fiorentina, Rabu (7/6) kemarin. Ini menjadi kepulangannya ke klub yang pernah dibela selama enam musim sebagai pemain. Pria berusia 51 tahun itu menggantikan Paulo Sousa yang kontraknya tidak diperpanjang lagi di klub Serie A Liga Italia itu. Sousa yang asal Portugal dinilai tidak konsisten selama musim kemarin setelah La Viola finis di posisi ke-8 klasemen dan absen di kompetisi Eropa. Saat sebagai pemain, Pioli bermain di 156 pertandingan antara musim 1989-1995 di Fiorentina. Bagi Pioli, Fiorentina menjadi klub ke-12 yang pernah ditangani. Mantan bek ini mengawali kariernya sebagai pelatih di klub Serie B Salternitana pada 2003. Ia kemudian pindah ke Modena setahun kemudian. Parma menjadi klub pertama Serie A yang ditangani pada 2006. Namun petualangannya pertama di kompetisi terbaik Italia itu hanya enam bulan. Ia dipecat dan kembali ke Serie B untuk melatih klub Grosseto, Piacenza dan Sassuolo. Klub lain yang pernah dipimpin adalah Chievo, Bologna dan Lazio. Ia mendapat peluang besar saat Inter Milan merekrutnya pada November lalu. Namun setelah tujuh pertandingan tanpa kemenangan, ia pun dipecat bulan lalu. (kmb39/rtr)

Sepakan akrobatik Joshua Kimmich menyelamatkan tim lapis kedua Jerman dari kekalahan dengan bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Denmark pada pertandingan persahabatan, Rabu (7/6) kemarin. Pertandingan ini menjadi pemanasan pasukan Joachim Loew sebelum tim juara dunia terjun di turnamen Piala Konfederasi di Rusia. Tidak diperkuat separuh pemain bintangnya, di mana enam pemain melakukan debutnya dan baru melakukan satu sesi latihan bersama sebelum pertandingan, Jerman tidak tampil menonjol. Pertandingan ini, sebagai peringatan 25 tahun sejak Denmark menang 2-0 atas Jerman di final Piala Eropa 1992, menjadi kesempatan bagi Loew untuk menguji sejumlah pemainnya dengan fokus tertuju pada upaya mempertahankan gelar Piala Dunia di Rusia tahun depan. Namun tim tamu tidak tampil dengan tempo tinggi seperti biasanya. Kesalahan Antonio Ruediger pada menit ke-18 menjadi awal terciptanya gol pembukaan ketika ia menyundul bola ke jalur pergerakan Christian Eriksen yang mena-

klukkan Kevin Trapp, kiper yang melakukan debutnya di gawang Jerman, dari sudut sempit. Bagaimanapun, Jerman secara bertahap memperbaiki permainannya, di mana pemain 29 tahun Sandro Wagner, yang mencetak 11 gol di liga untuk Hoffenheim dan melakukan penampilan perdananya sebagai pemain inti, nyaris mencetak gol pada beberapa kesempatan, demikian juga Leon Goretzka. Kiper Denmark Frederik Ronnow dua kali menyelamatkan gawangnya pada babak kedua, namun ia takluk ketika Kimmich mencetak gol dengan bicycle kick untuk mengamankan hasil imbang. Jerman, yang akan berhadapan dengan San Marino pada pertandingan kualifi-

Irfan Bachdim Dkk. Siap Tempur Hadapi Kamboja Jakarta (Bali Post) Tim nasional Indonesia dalam kondisi siap tempur untuk melawan timnas Kamboja dalam laga uji coba yang digelar di Phnom Penh, Kamboja, Kamis (8/6) ini, kata pelatih timnas Luis Milla. Menurut Milla, timnas sudah menjalani dua kali latihan di Kamboja dan semuanya berjalan dengan baik. ‘’Kamboja merupakan tim berkualitas baik dengan penampilan menekan dan menyerang. Namun, kami juga punya tim bagus yang tengah berkembang,’’ ujar Milla, Rabu (7/6) kemarin. Dia melanjutkan, dalam pertandingan itu, dirinya ingin para pemain bisa membangun serangan dari berbagai arah. Selain itu, Milla berharap ada interaksi yang baik antarpemain pada laga tersebut. Sementara itu, penyerang timnas Irfan Bachdim menegaskan dia dan rekan-rekannya dalam kondisi yang baik untuk partai persahabatan resmi FIFA tersebut. Meski demikian, ia meminta tim untuk selalu waspada karena Kamboja merupakan tim yang bisa membawa masalah bagi Indonesia. ‘’Kami siap untuk laga besok. Saya pribadi juga merasa bersemangat. Semoga kami bisa menang,’’ kata Irfan. Pelatih Luis Milla membawa 22 pemain ke Kamboja, yang merupakan gabungan dari timnas U-22 dan lima pemain senior yaitu Adam Alis, Irfan Bachdim, Kurnia Meiga, Fachruddin dan Bayu Pradana. Nama Adam Alis sendiri muncul untuk menggantikan posisi Stefano Lilipaly yang tidak bisa bergabung karena harus menemani sang istri melahirkan anak pertamanya. (ant) Jadwal Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Asia Kamis (8/6) Grup B Australia vs Arab Saudi ----------------------------------------------------------------------------Grup A 1. Iran 2. Korsel 3. Uzbekistan 4. Suriah 5. Tiongkok 6. Qatar

7 7 7 7 7 7

5 4 4 2 1 1

2 1 0 2 2 1

0 2 3 3 4 5

6-0 9-7 6-4 2-3 3-7 3-8

17 13 12 8 5 4

Grup B 1. Jepang 2. Arab Saudi 3. Australia 4. UEA 5. Irak 6. Thailand

7 7 7 7 7 7

5 5 3 3 1 0

1 1 4 0 1 1

1 1 0 4 5 6

14-5 13-5 11-6 7-10 7-10 3-19

16 16 13 9 4 1

Bali Post/ap

DIPERPANJANG - Pelatih Juventus Massimiliano Allegri memegang trofi Serie A Liga Italia. Juventus, Rabu (7/6) kemarin memperpanjang kontrak Allegri hingga 2020 dengan gaji 9 juta dolar AS per musim.

Bali Post/ap

SUNDUL BOLA - Pemain Jepang Gen Shoji (kanan) menyundul bola dengan rivalnya Suriah Mardek Mardkian pada pertandingan persahabatan di Tokyo, Rabu (7/6) kemarin.

Suriah Imbangi Jepang

Tokyo Shinji Kagawa menjadi korban laga Jepang vs Suriah pada pertandingan persahabatan di Stadion Tokyo, Rabu (7/6) kemarin. Yasuyuki Konno menyumbang satu gol Jepang yang ditahan imbang tamunya itu 1-1. Jepang akan memainkan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018, melawan Iran pada Selasa pekan depan. Namun pada pertandingan di Teheran itu, tim Samurai Biru dipastikan tanpa Kagawa. Gelandang Borussia Dortmund itu tak mampu menyelesaikan pertandingan kemarin. Ia langsung ditarik

keluar karena menderita cedera bahu dan digantikan Shu Kurata. Suriah yang akan menghadapi Tiongkok pekan depan di kualifikasi, memimpin lebih dahulu melalui sundulan Mardek Mardkian yang memanfaatkan umpan silang Al Mawas di awal babak kedua. Jepang diselamatkan oleh gol Konno sepuluh menit kemudian. Berawal dari penetrasi Yuto Nagatomo yang mengelabui pertahanan Suriah, kemudian mengirim bola ke titik penalti yang disambut dengan sundulan kepala Konno. Ini menjadi gol keempatnya di pentas internasional. (kmb39/rtr)

Bali Post/rtr

PERSAHABATAN - Penyerang Denmark Christian Eriksen (kanan) melepaskan tembakan ke gawang Jerman pada pertandingan persahabatan di Kopenhagen, Rabu (7/6) kemarin. kasi Piala Dunia mereka pada Minggu, memuncaki klasemen Grup C, unggul lima angka atas tim peringkat

dari pemuncak klasemen Denmark, akan melawat ke markas Kazakhstan juga pada Minggu. (rtr/ant)

Uji Coba Ukur Kekuatan Singapura Cikarang, Bekasi (Bali Post) Pelatih tim nasional Indonesia U-16, Fahri Husaini, menyatakan para pemainnya sudah siap menghadapi pertandingan persahabatan dengan Singapura di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/6) ini. ‘’Dalam pertandingan ini kami sudah menyiapkan 27 pemain guna memperkuat Indonesia dalam laga uji coba,’’ katanya di Cikarang, Jabar, Rabu kemarin. Menurutnya, ini adalah pertandingan yang penting untuk menguji perbaikan lini pertahanan dari hasil uji coba sebelumnya. Selain itu, laga uji coba ini juga menjadi salah satu cara untuk mengukur kekuatan d a n s t ra t e g i Si ng a p ura . ‘’Pertandingan uji coba ini adalah salah satu cara melihat kesiapan anak-anak sebelum berlaga pada tingkat internasional,’’ ujarnya seraya menambahkan, event internasional itu adalah kompetisi Piala AFF yang akan dilaksanakan tanggal 9-22 Juli 2017. Dalam laga itu Indonesia akan masuk pada grup A yang juga terdapat Australia, Thailand, Laos, Myanmar dan Singapura. Ia menambahkan, dalam laga uji coba pada Kamis (8/6), akan lebih meriah dikarenakan pemain yang bertanding dengan tim nasional Filipina tidak semuanya ikut andil melawan Singapura. Timnas akan mencoba strategi baru dengan be-

Menang atas Australia, Amankan Peluang Arab Saudi Sydney Menang atas Australia, akan membuka jalan bagi Arab Saudi tampil di putaran final Piala Dunia 2018. Namun, itu bukan persoalan mudah, karena Australia akan bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan kualifikasi zona Asia, Kamis (8/6) malam ini. Tim berjuluk ‘’Elang-elang Hijau’’ bermain di empat Piala Dunia secara beruntun dari 1994 sampai 2006. Laju mereka berakhir ketika Australia pindah ke konfederasi Asia dari Oseania dan mengamankan tiket benua itu untuk turnamen 2010 dan 2014. Memuncaki bersama Jepang di klasemen Grup B, Arab Saudi akan unggul enam angka atas ‘’Socceroos’’ dengan dua pertandingan tersisa jika mereka dapat menang di Stadion Adelaide Oval malam ini. ‘’Kami berada di atas mereka di klasemen,’’ kata pemain sayap Yahya Al Shehri kepada FIFA.com pekan ini. ‘’Kami harus bermain melawan mereka di kandang mereka, namun kami akan berada di sana untuk menang dan untuk mengamankan spot teratas. Kami ingin terus menang dan lolos ke Piala Dunia.’’ ‘’The Socceroos’’ berupaya untuk meraih kemenangan kedua secara beruntun untuk mengejar Arab Saudi dan menghindari berlaga playoff ke Rusia untuk tim peringkat ketiga di

kedua Irlandia Utara. Denmark, yang menghuni peringkat ketiga di Grup E dan tertinggal enam angka

grup. Ange Postecoglou bergantung pada akurasi kapten Mile Jedinak di kotak penalti, dan kehadiran pemain 37 tahun Tim Cahill setelah timnya kesulitan mencetak gol kemenangan. Catatan 48 gol Cahill dari 96 pertandingan internasional akan mengungguli rekan setimnya. Penyerang muda Australia seperti Tomi Juric dan Mathew Leckie masih sangat jauh dari rekor seniornya tersebut. Pelatih Arab Saudi Bert van Marwijk sebelumnya memimpin tim negara asalnya Belanda ke putaran final Piala Dunia 2010. Ia selanjutnya berhasil membangun tim solid di Arab Saudi dan selalu mampu menciptakan peluang. Mereka optimis meraih kemenangan meski tidak diperkuat pengatur permainan Nawaf Al Abed di Adelaide nanti. Pemuncak klasemen Grup B, Jepang, akan berhadapan dengan Irak di Iran pada Selasa pekan depan. Asia mendapat jatah empat tim lolos langsung ke putaran final di Rusia. Australia menuju ke Rusia setelah pertandingan melawan Arab Saudi untuk bermain di Piala Konfederasi. Postecoglou akan sangat senang bila timnya meraih kemenangan atas Arab Saudi malam ini. Karena ini menguatkan peluangnya meraih tiket kembali ke Rusia untuk Piala Dunia tahun depan. (rtr/ant)

berapa pemain yang sudah dipersiapkan. Dalam hal ini, timnas Indonesia sudah mempersiapkan 27 pemain yang masing-masing mempunyai trik maupun fungsi tersendiri. ‘’Walaupun ini bulan puasa, namun bukan menjadi halangan. Malah pemain Indonesia tetap bersemangat untuk lebih baik,’’ katanya. Sementara itu, pelatih timnas Singapura U-16 Sofian Hamid menyatakan kesiapannya dan akan mencoba gaya permainan baru. Gaya itu dengan membentuk pola dari lini belakang dan beralih ke posisi menyerang. Tentunya gaya permainan ini cukup

berbeda dengan tim kesebelasan lainnya. Secara umum hanya ada dua pola yaitu bertahan dan menyerang. Namun dalam pertandingan melawan timnas Indonesia U-16 akan lebih memodifikasi dengan gaya menyebar. ‘’Ini memang perlu untuk melihat kekuatan, strategi, dan unsur permainan. Dikarenakan pada Juli 2017, kami akan bertemu kembali dengan Indonesia pada Piala AFF,’’ katanya. Laga persahabatan ini, katanya, adalah salah satu langkah untuk mempersiapkan mental dan performa terbaik setiap pemain. (ant)

Bali Post/ant

UJI COBA - Pelatih Timnas Indonesia U-16 Fachri Husaini (ketiga kiri) bersama Kapten Timnas Indonesia U-16 Kartika Vedayanto Putra (kedua kiri) dan Pelatih Singapura U-16 Sofyan Hamid (ketiga kanan) memberikan keterangan pers di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (7/6) kemarin. Laga uji coba Timnas Indonesia U-16 vs Singapura U-16 akan dilaksanakan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kamis (8/6) malam ini.

Korsel Berharap Tak Terganggu Jadwal Penerbangannya ke Qatar

Seoul Pelatih tim nasional Korea Selatan Uli Stielike tidak ingin timnya mengalami masalah keterlambatan penerbangan untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 pada pekan depan di Qatar, setelah sejumlah negara Arab memutuskan hubungan diplomatik dengan negara kecil di Teluk tersebut. Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, termasuk menghentikan transportasi ke dan dari Qatar. Qatar, yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, dinilai oleh negara-negara tetangganya tersebut mendukung terorisme. Korsel saat ini berada di Uni Emirat Arab untuk pertandingan persahabatan melawan Irak. Tim Korsel dijadwalkan akan terbang ke Doha, ibu kota Qatar pada Sabtu. Namun dengan adanya penghentian penerbangan dari Dubai ke Doha, mereka harus mengatur ulang jadwal perjalanannya. Untuk terbang ke Qatar kini harus melalui Kuwait, kata kantor berita Yonhap Rabu (7/6) kemarin, sehingga perjalanan akan lebih lama. Meskipun demikian, Stielike menilai perubahan penerbangan ini tidak akan mengganggu kondisi pemain timnya, yang pada pertandingan melawan Qatar 12 Juni nanti harus menang untuk memastikan di posisi

dua besar di Grup A, yang berarti otomatis lolos putaran final Piala Dunia Rusia 2018. Korsel membayangi pimpinan klasemen Iran dengan selisih empat poin, dan unggul hanya satu poin di atas Uzbekistan. Kedua tim tersebut yang akan dihadapi Korsel di Grup A berikutnya, setelah melawan Qatar. ‘’Mungkin ini akan sedikit berpengaruh, namun saya harap jadwal perjalanan kami tidak akan menjadi masalah besar,’’ kata pelatih asal Jerman itu. Ia mengatakan latihan di UEA akan membantu pemain menyesuaikan diri dengan iklim di Qatar. Selain itu juga untuk memberi kesempatan tampil pada sejumlah pemainnya. Pemain klub Crystal Palace Lee Chung-yong kemungkinan akan tampil setelah di klub Inggris itu lebih sering di bangku cadangan. ‘’Pemain seperti Lee Chung-yong kurang banyak tampil, jadi akan dilihat dahulu performanya. Kami akan dapat melakukan uji kombinasi dan melihat siapa yang bagus untuk kualifikasi Piala Dunia melawan Qatar,’’ kata Stielike. Sekjen Konfederasi Sepak Bola Asia Windsor John mengatakan bahwa pihaknya terus memonitor situasi politik yang berkembang dan berusaha meminimalkan dampaknya terhadap kompetisi. (ant)


OLAH RAGA

16

Kamis Wage, 8 Juni 2017

Bali Post/ant

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting.

Ginting Ditargetkan Kalahkan Lee Chong Wei

Jakarta (Bali Post) Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting ditargetkan menang atas Lee Chong Wei sebagai unggulan pertama dalam turnamen Indonesia Terbuka yang akan dilangsungkan pada 12-18 Juni 2017 mendatang. ‘’Di Indonesia Terbuka 2017, target pribadi untuk Ginting, adalah bisa melalui putaran pertama dan bisa menang lawan Lee Chong Wei,’’ kata pelatih tunggal putra Hendry Saputra, Rabu (7/6) kemarin. Sementara selain Ginting, pemain Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Cipayung yang diturunkan di turnamen berlabel Super Series Premier itu yakni Jonatan Christie dan Ikhsan Maulana Mustofa juga diberikan target dalam Indonesia Terbuka itu. ‘’Untuk Jonatan targetnya bisa masuk ke 8 besar, demikian juga untuk Ikhsan yang main dari babak kualifikasi,’’ kata Hendry melanjutkan. Diketahui, dari pemain-pemain nomor tunggal putra yang akan berlaga di Indonesia Terbuka 2017, pemain tanah air tidak masuk dalam delapan unggulan teratas di mana Lee Chong Wei (Malaysia) di urutan pertama yang disusul Son Wan Ho (Korea Selatan), Viktor Axelsen (Denmark), Jan O Jorgensen (Denmark), Shi Yuqi (Cina), Chou Tien Chen (Taiwan), Lin Dan (Cina) dan Chen Long (Cina). Kendati demikian, Hendry tetap optimistis pemain-pemain Indonesia akan tetap mencapai target itu karena baginya jalan untuk itu bahkan lebih tinggi lagi masih sangat terbuka lebar. ‘’Peluang masih tetap ada, ditambah optimis dan usaha untuk bermain bagus pasti bisa bahkan melebihi target,’’ tutur Hendry. Sementara itu, Anthony Ginting sendiri menilai hasil undian kejuaraan Indonesia Terbuka baginya tidak mudah, karena setelah melawan Qiao Bin (Tiongkok) di putaran pertama, salah satu pemain muda Indonesia itu bakal bertemu Lee Chong Wei atau Tommy Sugiarto di putaran berikutnya. ‘’Tidak mudah hasil undiannya, tapi ya… saya mau usaha, targetnya masuk putaran kedua dulu saja,’’ ujar atlet berusia 20 tahun tersebut. (ant)

Perseden Batal Jajal Persebaya Liga 2

Denpasar (Bali Post) Perseden Denpasar yang menyiapkan diri mengikuti Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, batal beruji coba melawan Persebaya Surabaya Liga 2, di Lapangan Samudra Kuta, Sabtu (10/6) mendatang. Penyebabnya, saat itu lapangan dipakai PS Badung berlatih, sehingga Tim Laskar Catur Muka urung menggelar latih-tanding. Manajer Tim Perseden Liga 3 IGAN Anom Jaksa, di Lapangan Kompyang Sujana, Rabu (7/6) kemarin, mengakui pihaknya tak bisa mencari alternatif lapangan lain, mengingat kubu Persebaya meminta lampu untuk malam hari, sebab pendukung setia Persebaya bakal ikut menyaksikan tim kesayangannya bertanding sambil berbuka puasa. Sementara pelatih Kepala Perseden Nyoman Ambara menyatakan timnya juga beruji coba melawan tim Laplata Tabanan, di Buduk, Badung, Sabtu (10/6) nanti. Dikemukakan, saat ini kiper asal DKI Armando telah gabung bersama AAN Surya Negara dan kawan-kawan, sehingga kuota tinggal seorang pemain. ‘’Kami memiliki empat penjaga gawang, kami memburu pemain, kalau bisa berposisi striker atau gelandang serang,’’ kata Ambara. (022)

Indra Sjafri Puas Meski Tiga Kali Kalah

Jakarta (Bali Post) Pelatih tim nasional U-19 Indra Sjafri merasa puas atas penampilan timnya sepanjang Turnamen Toulon 2017 di Prancis meski menorehkan catatan tiga kali kalah dari tiga laga di Grup C. Menurut Sjafri, dikutip dari media Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Jakarta, Rabu (7/6) kemarin, timnas mendapatkan banyak manfaat dari turnamen tersebut mengingat mereka melawan tim-tim kuat yaitu Brazil, Republik Ceko dan Skotlandia. Dalam laga dengan ketiga negara itu, Indonesia takluk dengan skor tipis yaitu 0-1 kala melawan Brazil, 0-2 kontra Ceko dan 1-2 versus Skotlandia. ‘’Ternyata sepak bola Indonesia tidak tertinggal jauh dari Eropa. Kalau konsisten, timnas U-19 ini bisa menjadi generasi baru persepakbolaan Indonesia,’’ ujar Indra. Oleh sebab itu, pelatih yang membawa Indonesia juara Piala U-19 AFF ini melanjutkan, timnas U-19 butuh banyak pertandingan dengan lawan yang secara kualitas lebih baik demi mengembangkan permainan. Berikutnya, lanjut Indra, dirinya dan tim akan melakukan evaluasi dan bersiap menghadapi turnamen berikutnya. Sejauh ini dua kompetisi terdekat yang harus diikuti adalah Piala U-18 AFF pada 4 - 17 September 2017 di Yangon, Myanmar dan kualifikasi Piala U-19 Asia 2018 pada 31 Oktober - 8 November 2017 di Korea Selatan. Sementara itu, pencetak satu-satunya gol Indonesia di Turnamen Toulon 2017 Hanis Saghara mengaku gembira bisa bermain melawan tim-tim bernama besar di Toulon. ‘’Saya bisa mengetahui bagaimana main dengan orang Eropa yang posturnya jauh lebih besar dari Indonesia. Namun itu tidak memengaruhi saya untuk berjuang dan semangat untuk membela negara. Saya dan tim juga meminta maaf kepada rakyat Indonesia untuk semua kekalahan di turnamen ini. Kami sudah menampilkan yang terbaik,’’ tutur Hanis. Berikutnya, Hanis menegaskan dirinya dan rekan akan berjuang keras di Piala AFF dan kualifikasi Piala Asia agar mendapatkan hasil yang terbaik. Tim Indonesia sendiri kembali ke Tanah Air dari Prancis pada Kamis (8/6) dan akan diliburkan sampai Senin (12/6). Penghargaan Penyerang tim nasional U-19 Indonesia Egy Maulana Vikri berhasil menyamai prestasi pesepak bola dunia Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo dengan mendapatkan Jouer Revelation Trophee di Toulon Turnament 2017. Jouer Revelation Trophee diberikan kepada pemain yang paling berpengaruh di tim. Statistik Egy sepanjang turnamen dianggap layak mendapatkan penghargaan tersebut. ‘’Di setiap Turnamen Toulon, hanya satu pemain penerima piala ini, yang juga pernah diberikan kepada Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane,’’ ukar Media Officer PSSI Bandung Saputra. Yang spesial lagi, Egy merupakan pemain pertama sepanjang penyelenggaraan Turnamen Toulon yang mendapatkan trofi tersebut, meski timnya tak lolos fase grup. ‘’Biasanya yang menerima piala itu adalah pemain yang timnya minimal masuk semifinal,’’ tutur Bandung. Egy sendiri memang selalu tampil di semua pertandingan timnas U-19 selama Turnamen Toulon 2017. Meski tidak mencetak gol, dia kerap merepotkan pertahanan lawan dengan kemampuan lari dan menggiring bolanya. (ant)

Bali Post/ap

MENANG - Petenis Austria Dominic Thiem mencatat kemenangan penting saat menjungkalkan Novak Djokovic di babak perempatfinal grand slam Prancis Terbuka, Rabu (7/6) kemarin. Thiem menang 7-6, 6-3, 6-0.

Thiem Hentikan Langkah Djokovic

Paris -

Novak Djokovic harus mengakui Dominic Thiem setelah petenis Austria itu menundukkan juara 16 grand slam 7-6(5), 6-3, 6-0 di babak perempatfinal Prancis Terbuka, Rabu (7/6) kemarin. Djokovic yang sempat memberi perlawanan di dua set awal, akhirnya harus mengibarkan bendera putih saat menyerah 0-6 di set pamungkas. Petenis Serbia unggulan ketiga itu harus mengakui kehebatan lawannya yang berusia 23 tahun dalam waktu 20 menit. Hasil ini sungguh bertolak

belakang dibandingkan lagalaga sebelumnya. Djokovic selalu memenangkan pertandingan dalam lima kali pertemuan melawan Thiem itu, termasuk kemenangan 5-1, 6-0 di Roma bulan lalu. Di semifinal Thiem akan menghadapi Rafael Nadal. Petenis Spanyol itu nyaris tidak berkeringat untuk

mencapai semifinal saat lawannya Pablo Carreno Busta menyerah karena cedera kurang dari satu jam di pertandingan perempatfinal. Nadal, yang berambisi meraih gelar ke-10 di Roland Garros, memimpin 6-2, 2-0 saat Carreno Busta memutuskan bahwa dia tidak

PS Badung U-15 Ikuti Turnamen di Tiongkok Mangupura (Bali Post) PS Badung U-15 ditunjuk mewakili Indonesia dalam tunamen bertajuk Dreams Come True, di Wuzhou, Tiongkok, 17-24 Juli mendatang. Tim PS Badung U-15 diharapkan mampu mencetak prestasi meladeni tim-tim kontestan negara lain. Arlende selaku pihak yang menjembatani memberangkatkan tim PS Badung, ketika ditemui di Kuta, Badung, Rabu (7/6) kemarin menjelaskan, PS Badung U-15 bakal mewakili Indonesia, bakal memakai nama Garuda 15. Tim ini akan meladeni lawannya dari Malaysia, Australia,

Kamboja, Rusia, Kroasia, Vietnam, serta Korut. Dijelaskannya, sebelumnya dalam event serupa pihaknya memberangkatkan PSBK U-15 Blitar, di Bei Hai, Tiongkok, pada 14-22 April lalu. ‘’Hasilnya, PSBk Blitar keluar sebagai juara II, dan juaranya Korut,’’ sebuit Arlende. Menurutnya, dalam turnamen tersebut, dipimpin wasit AFC dari Hongkong dan Australia serta dipantau delegasi induk federasi sepak bola dunia FIFA. ‘’Termasuk dipantau tim pemandu bakat yang terdiri atas enam orang dari Klub Atletico Madrid,’’ ungkapnya.

Tim PS Badung U-15 (berdiri).

Sistem pertandingan yang digunakan, bagi tim pemenang mendapatkan poin 3, kalah 0, serta jika skornya imbang dilanjutkan dengan penalti, tim pemenang mendapatkan nilai 2, sedangkan tim kalah dapat poin 1. Di sisi lain, Ketua Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana mengemukakan, pihaknya bangga sebab anak-anak PS Badung mendapatkan jam terbang mengikuti turnamen internasional di Negeri Tirai Bambu. ‘’Kami harapkan Bintang dan kawan-kawan bisa memanfaatkan event bergengsi tersebut,’’ pesan Graha Wicaksana. (022)

Bali Post/ist

dapat melanjutkan pertandingan setelah mendapat perawatan panjang untuk cedera otot perut kiri pada akhir set pertama. Petenis berusia 31 tahun, Nadal, menghabiskan waktu hanya sekitar delapan jam di lapangan, memenangkan 22 pertandingan dalam prosesnya, untuk mencapai pertarungan semifinal ke-10 di Prancis Terbuka. Ini menjadi pertandingan tercepat Nadal untuk mencapai babak semifinal

di lapangan tanah liat Paris. Pada tahun 2008 peringkatnya turun menjadi ke-25. Di tunggal putri, mantan runner-up Prancis Terbuka Simona Halep mencapai semifinal dengan menyingkirkan Elina Svitolina 3-6, 7-6(6), 6-0. Halep selanjutnya akan menghadapi unggulan kedua Karolina Pliskova yang di laga sebelumnya menundukkan unggulan ke-28 Caroline Wozniacki 7-6(3), 6-4. (kmb39/rtr/ant)

Mutasi Atlet Sampai 31 Desember 2016 Denpasar (Bali Post) Bagi pemegang Kartu Tanda Atlet (KTA) yang dikeluarkan KONI Bali pada Porprov sebelumnya, bisa pindah atau membela daerah lain, namun harus diawali dengan mutasi atlet, dan paling lambat perpindahan atlet 31 Desember 2016 lalu. Itu dilontarkan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi di Denpasar, Rabu (7/6) kemarin, menanggapi kesimpangsiuran informasi mengenai pesepak bola yang dikabarkan banyak pindah. Suwandi mencontohkan, pesepak bola yang pada Porprov lalu, membela Gianyar karena pemain bersangkutan merupakan binaan klub Tunas Muda Ubud, anggota Askab PSSI Gianyar. Selanjutnya, katanya, jika pemain bersangkutan ingin mutasi membela Denpasar, harus mendapatkan rekomendasi dari klub binaan anggota Askot PSSI Denpasar, misalnya Guntur. ‘’Akan tetapi, pemain bersangkutan harus mengurus surat mutasi, dan batas paling lambat 31 Desember tahun lalu,’’ tegas Suwandi. Saat disinggung seandainya pemain tersebut sudah menganton-

gi KTA, tetapi ingin mengurus lagi sesuai dengan daerah yang dibela, Suwandi memastikan tidak bisa, sebab data di komputer tak mungkin menerbitkan KTA baru lagi, sesuai dengan daerah yang dibelanya. ‘’Untuk mengeluarkan KTA, KONI Bali juga harus berkoordinasi dengan Asprov PSSI Bali, jika Asprov PSSI merekomendasi pesepak bola bersangkutan, barulah KONI menerbitkan KTA baru,’’ ujarnya. Oleh karena itu, bagi pemain yang membela daerah bersangkutan, harus sesuai dengan KTA. ‘’Sebagaimana pemain gateball Denpasar yang mutasi ke kabupaten lain, namun mereka ramai-ramai diprotes kubu Denpasar, sebab KTA masih Denpasar,’’ jelasnya. Untuk itu, Suwandi menyimpulkan, KTP atlet boleh kabupaten mana saja atau kota yang penting Bali. ‘’Akan tetapi, urusan KTA harus disesuaikan dengan daerah yang dibela, dengan pindah klub asal binaannya kepada klub yang dituju, kemudian disetujui Askab atau Askot, dan direkomendasikan Asprov PSSI Bali,’’ tuturnya. (022)

LADI Targetkan ’’Zero Doping’’ di Asian Games Jakarta (Bali Post) Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) yang didukung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus melakukan sosialisasi dengan target zero doping pada pelaksanaan Asian Games 2018 di JakartaPalembang. ‘’Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membangun dan memperkuat kebersamaan dalam perang melawan doping. Harapan kami kegiatan ini menjadi wadah sosialisasi menyatukan tujuan

kita,’’ kata ketua LADI Zaini Khadafi Saragih dalam keterangan tertulis, Rabu (7/6) kemarin. Sosialisasi yang dikemas dalam rapat koordinasi teknis (rakornis) LADI di Hotel Jayakarta, Jakarta hingga hari ini melibatkan pihaknya yang selama ini bersinggungan langsung dengan atlet yaitu perwakilan induk organisasi cabang olahraga (PP/PB). Kegiatan ini, kata Zaini, sangat penting dilakukan karena masalah doping perkembangannya cukup

cepat, termasuk zat-zat apa saja yang saat ini tidak boleh digunakan oleh atlet pada sebuah pertandingan, baik level nasional maupun internasional. ‘’Saat ini adalah momentum yang tepat dimanfaatkan untuk sharing sebagai evaluasi dan informasi bagi kita yang berkomitmen zero doping Asian Games 2018,’’ kata Zaini Khadafi menegaskan. Apa yang dikatakan Zaini didukung penuh Ketua Dewan Penasihat LADI James

Tangkudung. Pihaknya menilai peran serta induk organisasi olahraga dalam memerangi doping sangat besar, apalagi Indonesia juga banyak dihadapkan dengan kejuaraan internasional. ‘’Asian Games dan Asian Paragames 2018 harus bersih dari doping. Kita harus banyak belajar dari kasus Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Peparnas di Jawa Barat lalu,’’ katanya. Pada PON dan Peparnas 2016 ada 14 atlet yang ga-

gal lolos doping. Sebagian mereka sudah mendapatkan sanksi dan sebagian melakukan banding. Hanya satu atlet yang dinyatakan terbebas dari sanksi yang diberikan Dewan Disiplin Banding. James Tangkudung menjelaskan, dengan memahami perkembangan doping maka persiapan Indonesia di kejuaraan internasional akan lebih fokus dengan tujuan untuk membangkitkan prestasi olahraga Indonesia. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Wage, 8 Juni 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Dibutuhkan Therapis Spa Hub.081338704401

B.BP.001.06.17.0000590

Dicari Pengawas Lapangan untuk Villa Hub.085100883990

B.BP.001.06.17.0000576

Bali kiddy SD Bth Guru Bhs. Inggris, Musik, S1, Max30Th & Petugas Kebersihan.Lam Kirim ke: info@balikiddy.com /raiyunita@ yahoo.com/Hub Tlp.8954991

B.BP.164.06.17.0000398

Dicari karyawan/wati salon berpengalaman & Sopir pribadi Tidur Dalam Hub.085103738929

B.BP.001.06.17.0000588

PT.Alfa Indomac Prsh Retail/ Distrbsi Bth Kyw Gj/Bln 2,6-3,7Jt Pss; Adm Pemb,Acct,SPG,MD Csir, Gdg, OB, Spv SMS:082145217893 (Gung Gek)

Dcari Sgr Admin,SMK,Wnt Single utk di Dps&Klk Hb:081338535818

B.BP.001.06.17.0000583

B.BP.001.06.17.0000574

Ymh Bisma dicr: 1.Mekanik 2.SMA/SMK/S1 Ek 3.Sopir SIM B1 Hub: T.Umar 142 Dps

B.BP.001.06.17.0000546

!!! Job Resmi Spa Therapist Dubai, Maldives, Turki Cpt Brngkt Sgr Hub.089605047774

B.BP.001.06.17.0000567

*!Dcr Receptionist&Spa Therapis Reborn Spa, Jl.SunsetA1 P:766744

Dcr Tukang Jarit & pengepul B.BP.004.06.17.0000433 untuk Garment.Lamrn: Jl.Pemuda Cr Prmdis & AA u/ Apotek/Prktk IV No.17 Renon Tlp.0361264637 Dktr d Nusa 2 Hub.081916181256 B.BP.001.06.17.0000591

Cr Sgr House Keeping,Lmr:Sylvia Bali Jln.Tkd.Baru Tmr Pemogan

B.BP.001.06.17.0000384

B.BP.001.06.17.0000557

Dbthkn Gr B.Ing,B.Ind & Bio u/Bimbel, Hub:085100822221

B.BP.001.06.17.0000533

Dcr SPV Sales(Gaji,UM,BBM,Subs Mtr,Pulsa,Inst,Bonus,BPJS) Sales (Gaji,UM,BBM,Subs Mtr,Pulsa, Bonus,BPJS)Hub:085921213232 /Bw CV anda ke Jln.Tegal Permai Blok L3/2 Dalung

Dcr:2 Sopir+2 kernet/Navigator utk Pengiriman Spd Motor,Umur 20-30Thn.Lam Lgs ke Sekar Sari Jl.Hasanudin No40 Jam10-14wita Dcr:Pembantu Masak u/R.M. di Legian ada Gj,Tip,081236109808

B.BP.001.06.17.0000368

Dibthkn Admin min SMU utk Bimbel di Nusa Dua H:08179791223

B.BP.001.06.17.0000528

Dcr T.Sipil,Pengalaman 1 thn Email: wismaindah70@gmail.com

B.BP.001.06.17.0000318

Dcr waitres utk Resto Sanur, Nusa 2,Seminyak, Bsa bhs Ing SMS 08123840772

B.BP.001.06.17.0000037

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

Dicari Manager SDM berpengalaman Dibutuhkan D3 Rekam Medis, perbankkan Hub:085953802152 D3Kesling,D3 Adm RS,Lamaran bisa B.BP.001.06.17.0000355 Dikirim atau dibawa langsung ke RSU Bintang Klungkung,Jln Ngurah Rai No.10 Semarapura Telp.0366-25241

B.BP.001.06.17.0000535

Dibutuhkan Segera Spa Therapis WanitaSebanyak2nya,ygBerpengalaman dan belum Berpengalaman akan Dtraining Benefit Gaji Pokok +Uang Makan+Bonus,Silahkan Hub0361737-694,736256 atau 085 100567222 atau Bawa CV+Lamaran ke Spa Bali Jl.Drupadi#1010 Seminyak

B.BP.001.06.17.0000549

B.BP.001.06.17.0000525

Dibutuhkan 3 Accounting untuk Bar & Restaurant di Seminyak Kirim CV ke hrmlalaguna@gmail.com

B.BP.001.06.17.0000481

B.BP.004.06.17.0000563

Dicari Waiter/Waitress,Bakery, Steward,Hub:Jazz Grille 285892 B.BP.001.06.17.0000531

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

Dicari Cook,Bartender Hubungi 0811392894

B.BP.154.06.17.0000573

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

B.BP.001.06.17.0000426

B.BP.001.06.17.0000469

Dcr Sgr Karyawati Untuk Toko Meuble Hub.081934343737

B.BP.001.06.17.0000556

B.BP.001.06.17.0000566

Dibth Drafter Bngunan min SMK dibth Acconting Min D3 430846

Dcr Sgr Adm Wanita SMU/SMEA Hub.Puridea/466959/468404

Dicari Baker Pengalaman Buat Roti & Cake Hub.08123637000

: : : :

Dupapedia Cari Sales Gaji 8Jt/ Bulan Hub:081236363999

B.BP.001.06.17.0000389

Dicari Nail Art Artis, bisa Pasang kutek dgn rapi,mau belajar gaji menarik. Hub:08179798285

Dicr Sgr Therapist Pengalaman/ tidak Hub:723593/723637/ 082144159869/081337985252

B.BP.001.06.17.0000550

Elizabeth Int cari dosen Bhs Enggris CV ke Elizabethdenpasar@yahoo.com

B.BP.004.06.17.0000482

Looking for Admin Staf English Speaking Legal Consultant,Pls Call 08113800837 and Send CV to balimitra.mpg888@gmail.com

B.BP.001.06.17.0000589

Paul Ropp Looking for SPG (good English,Seilling Skills,Computer) send your CV to Paul Ropp Jl.Pengubengan 1X Opposte LP Kerobokan Tlp. 0361 730023

B.BP.001.06.17.0000477

Spa Terapis Pgl Msg,Manipedi Gj3Jt,Krobokan 0818355386 B.BP.004.06.17.0000257

Turtle Rest at Popies2 looking for Bartender 081338702266 WA B.BP.154.06.17.0000572

Villa Management Looking for Villa Coordinator Staff Good Looking,Good English,High Motivation,Salary start from 3 million,Call 0361-4490319

PT.Adib Global Supplies, Membutuhkan Segera:Staf Gudang, Sales,Supir Syarat2:A.Pria/Wnt, Min.Tmt SMA,Diutmkan SIM B1, Lamaran lengkap&CV dibawa Lgs B.BP.001.06.17.0000120 ke:Jln.Tukad batanghari 117 0361-257203,0361-261824 Atau Karyawati min.SMA 081338251999 Penampilan Menarik,max.25Tahun Email:adib.bali99@yahoo.com B.BP.001.06.17.0000543

B.BP.001.06.17.0000356

B.BP.001.05.17.0002335

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

ISUZU

BUC Xenia AT’10 full Audio,VR Tk.Banyusari 28A,081337337970

Isuzu ELF 2009 Microbus 98Jt AsliDK Bagus,Imam Bonjol 338 sebrang Pasar Abian Timbul Dps

B.BP.001.06.17.0000541

Xenia R’2012 Hitam As Bali TV DVD sangat bgs HP.085100421453

B.BP.001.06.17.0000500

B.BP.001.06.17.0000568

DIJUAL TANAH *750Jt/2,5A Tanah Vila Pering Rvr View Elit WA 081239011111

TOYOTA

Avanza 2011 Black Tgn Pertama Low KM-0818557800

B.BP.001.06.17.0000502

DIJUAL TANAH Djl Tnh 87,5Are Telaga Pupuan PemandanganGunung.Pnggir Jalan Aspal,H.13Jt/Are.081337466778

B.BP.001.06.17.0000534

Djl Tnh L.50 Are Daerah Kodya bisa Tukar Tambah Mobil Hub.08113995577

B.BP.001.06.17.0000470

DIJUAL RUMAH Brighton Bali Paradise/4727900 *Jual Beli sewa KPR Properti*

B.BP.033.06.17.0000394

Jl Rmh Lt2/2,65A Jl.IB Mantra Perum Candra Asri H.0811398154

B.BP.001.06.17.0000488

DIJUAL RUKO Ruko Lantai 2 Penamparan 6Are Bs TT Tnh,085100856999 Pmilik

B.BP.141.06.17.0000579

AC

B.BP.165.06.17.0000126

SERVICE

DIJUAL RUMAH FOTOCOPY

DEWATA JAYA TEKNIK Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas

AC

FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM

Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0000582-SRV

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.06.17.0000487

SERVICE

B.BP.135.06.17.0000584

BIRO JASA

B.BP.001.06.17.0000587

B.BP.001.05.17.0000871

Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Hub:081249025566 Jl.Kertapura

ARSITEKTUR Js Arsitek&Bangun Rmh Ruko Vla Gbr IMB-3D-Rab Hp:081916433040

Dengan 150 Juta bisa punya Rumah Sakit Hub.081246610836

B.BP.000.06.17.0000243

SINGARAJA

B.BP.001.06.17.0000367

Dijual:Hanya 10 tanah kavling B.BP.001.06.17.0000459 Djl Tnh 2,5Are Dkt ByPas Mantra PELATIHAN B.BP.141.06.17.0000578 siap bangun.Ls200-600m,HGB, Avanza G’2009Silver AsBali Mls Pering 285Jt/A Hub:08123923726 one-gate security system, hanya Pelatihan Mjd Instruktur Yoga KONTRAKTOR B.BP.001.06.17.0000561 Prbd,081933610070/082341251453 350m dari Ayana Resort, (Therapy,Filosofi, Asanas, Kontraktor-BangunBaru+Renovasi B.BP.141.06.17.0000586 Djl Tnh 27A Hrg 30Jt/A di Kuta Jimbaran Hub:Teddy 08111502500 Rumah,Ruko,Villa. 081236321537 Meditasi) Hub:08123695333 Djl T Agya Th’2013,Slvr,Prbd Lombok yg sedang Berkembang B.BP.031.06.17.0000552 B.BP.001.06.17.0000524 B.BP.001.06.17.0000527 Hrg 65Jt Nego Hub.081338551300 Htl mulai Bangun 087765888865 B.BP.101.06.17.0000570 SINGARAJA RUPA-RUPA B.BP.030.06.17.0000565 DISEWAKAN APARTEMEN SUZUKI Starlet’91 putih SMS,Cat B.15 Tnh 4A,6A Pancasari-Bedugul Jual Tnh Gg.Pipit XIIB2 Batubu1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% Apartement lengkap+Pool Tkd BaFutura Pick Up’15 Tgn1 Bs TT TR Audio Lkp SJ 087860104927 Splash Matic,085100856999 Prbd lan Hub.082340564453 BUC/TP view Danau Buyan Hp.0811398154 rito Hrg 1.2/bln H081999009178 H.087861895055 / 081238979088 B.BP.167.06.17.0000559

Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006

DIJUAL VILLA Jual Villa Banyuwangi pantai Boom 081239579291 WA Amir

B.BP.164.06.17.0000388

BIRO JASA

B.BP.001.06.17.0000577

KEHILANGAN Hlg BPKB DK7879KH A/N I Kadek Padma Sumerta Ketewel Sukawati

B.BP.120.06.17.0000569

Hlng BPKB & STNK Honda DK 2808 D Plat Merah AN:Pemda Badung

B.BP.001.06.17.0000532

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

RUPA-RUPA Bantu murah Pajak SPT Tahunan bulanan SIUP NPWP 081338344155

MESIN Dijual Mesin Dryclean Merk Donini Hub.081238163098

RUPA-RUPA

RUPA-RUPA

SPA

B.BP.001.06.17.0000307

B.BP.001.05.17.0001996

B.BP.001.06.17.0000542


EKONOMI

18

Kamis Wage, 8 Juni 2017

Qatar Tetap Terbang ke Indonesia

Jakarta (Bali Post) – Layanan penerbangan Qatar Airways hingga Rabu 7 Juni 2017 tetap beroperasi ke Indonesia sebagaimana ditegaskan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang tidak mencabut lisensi terbang maskapai ini. Dalam keterangan tertulisnya usai menyaksikan penandatanganan MoU antara PT Whitesky Aviation dengan PT Angkasa Pura II di Cengkareng, Rabu (7/6) pagi, Budi menegaskan tidak mencabut lisensi maskapai Qatar itu. ‘’Memang betul! Tidak ada pencabutan lisensi, yang benar adalah pengalihan para jamaah umroh asal Indonesia yang sedianya menggunakan Qatar Airways ke maskapai lain,’’ ujar Budi. Dia menyatakan pengalihan dilakukan sebagai imbas krisis diplomatik antara Qatar dengan negara-negara Arab, yang berujung pada dilarang terbangnya Qatar Airways ke negara-negara Arab tersebut. Untuk penerbangan dari dan ke Indonesia, Qatar Airways masih dapat mengangkut penumpang seperti biasanya. ‘’Qatar Airways masih tetap dapat melayani penerbangan ke dan dari Indonesia yang dilanjutkan ke negara ketiga selain negara-negara yang mempunyai masalah diplomatik dengan Qatar,’’ jelas Budi. Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso menjamin jamaah umroh Indonesia yang menggunakan transportasi udara dari Qatar tetap beribadah dengan lancar.

Agus mengimbau jamaah tenang dan menjalankan ibadah dengan khusyuk. Sementara itu, Tenaga Ahli Menpar Bidang Connectivity Robert Waloni menambahkan, sampai pagi ini pukul 10.00 Wita Rabu, 7 Juni 2017, Qatar Airways masih terbang ke Bali. ‘’Tidak ada rencana pembatalan atau pengurangan capacity ke dan dari Bali. Pembatalan penerbangan terjadi pada rute Doha-GCC countries pp, atau Jakarta,’’ ucap Robert. Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap krisis diplomatik Qatar segera selesai, sehingga hubungan antarmereka berjalan normal. ‘’Cukup banyak wisman yang diangkut Qatar Airways yang masuk ke Indonesia, dampaknya signifikan,’’kata Arief dalam keterangan tertulis. (ant)

Penjualan H Sovereign Hotel Dominan ’’Offline’’

Made Ramya Adnyana Mangupura (Bali Post) Di era teknologi, penjualan H Sovereign Hotel masih dominan offline dalam mendatangkan tamu. H Sovereign bekerja sama dengan 300 lebih biro perjalanan, pemerintahan, perusahaan dan 49 persen dukungan online. Demikian disampaikan General Manager H Sovereign Hotel I Made Ramya Adnyana, S.E., M.M., Selasa (6/6), saat buka puasa bersama yang diselenggarakan H Sovereign Hotel. Diakui kontribusi offline masih lebih banyak. Namun penjualan online juga terus naik kontribusinya. ‘’Karena tamu maunya beli yang instan. Dengan online lebih cepat dapat konfirmasi dan last minute juga bisa book,’’ urainya.

Penjualan melalui online misalnya OTA melakukan booking melalui website setelah itu mendapat konfirmasi. Sedangkan jika melalui biro perjalanan, antara tamu dan biro perjalanan akan meet and greet di airport, sehingga ada sentuhan langsung. ‘’Sampai saat ini travel agent masih sangat diperlukan untuk offline market, karena travel agent memberikan pelayanan dengan hati,’’ katanya. Ke depan asosiasi biro perjalanan masih sangat diperlukan. Ia memperkirakan dalam waktu 3 tahun mendatang, biro perjalanan akan mengadopsi dirinya di samping menyediakan layanan secara online, biro perjalanan tetap memerlukan meet and greet dengan tamu-tamu yang datang ke Bali. ‘’Karena travel agent yang bisa memberikan itinery atau paket wisata yang komprehensif dan lebih tahu tentang Bali,’’ tegasnya. Kolaborasi offline dan online tersebut, membuat H Sovereign mencapai okupansi rata-rata 85 persen dengan target 87 persen. Meski demikian, mencapai angka 85 persen baginya sudah luar biasa. ‘’Karena sebagai hotel yang baru berdiri 3 tahun dan independent hotel, bukan jaringan hotel internasional itu sudah sangat luar biasa,’’ tandasnya. Tamu terbanyak memang datang dari domestik yaitu 40 persen dari semua jumlah tamunya, 30 persen Asia seperti Cina, Jepang, Korea, Taiwan, Singapura dan Malaysia. Australia juga cukup besar karena daerah Kuta masih menjadi favorit orang Australia. Sedangkan tamu Eropa yang datang khususnya adalah tamu transit yang membutuhkan hotel. (kmb42)

Bali Post/ant

BATIK NUSANTARA - Suasana pameran gelar Batik Nusantara 2017 di Jakarta Convention Center, Rabu (7/6) kemarin.

Batik Ditargetkan Jadi Mode Global

Jakarta (Bali Post) – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menargetkan batik menjadi mode global yang dikembangkan oleh pelaku industri mode di seluruh dunia. ‘’Jadi, bagaimana mendudukkan batik jadi mainstream pengembangan modern dan gaya di pasar global,’’ ujar Airlangga di sela acara buka puasa bersama di rumah dinasnya, Jakarta, Rabu (7/6) kemarin.

Dalam hal ini, lanjutnya, Kementerian Perindustrian terus berupaya mengembangkan industri batik nasional dengan berbagai program. Beberapa program tersebut, yakni peningkatan sumber daya manusia (SDM), pengembangan kualitas produk, serta standardisasi. Selain itu, fasilitas mesin atau peralatan serta promosi dan pameran diberikan kepada para perajin dan

pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing dan kapasitas produksinya. ‘’Untuk meningkatkan akses pasar, Kemenperin juga memilik program e-smart IKM. Kami juga mendorong agar industri batik memanfaatkan berbagai fasilitas pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), LPEI dan insentif lainnya untuk memperkuat struktur modal,’’ ujar Airlangga. (ant)

Industri Pasar Modal Menggeliat Denpasar (Bali Post) Dari April 2017, jumlah rekening efek di Bali telah mencapai 11.036. Jumlah tersebut meningkat 878 atau 8,64 persen per April 2017 dari tahun 2016. Sedangkan dari tahun 2015 sampai 2016 jumlah rekening efek di Bali meningkat 32,77 persen. Jumlah rekening tersebut dari 9.299 pemilik rekening, karena satu orang bisa memiliki lebih dari satu rekening efek. Tahun 2016 jumlah pemilik rekening efek adalah 8.499. ‘’Angka itu kan per April, belum sampai akhir tahun. Kita harapkan pertumbuhannya lebih agresif hingga Desember 2017 ini,’’ kata I Gusti Agus Andiyasa, Pelaksana Harian (PH)

Kepala Kantor IDX Denpasar, belum lama ini. Ia berharap di pertengahan tahun sampai akhir tahun melebihi capaian tahun sebelumnya. ‘’Kita optimis masyarakat Bali semakin melek akan investasi, mereka juga sudah aware. Jadi kalau mereka ditawari investasi bodong, mereka sudah paham,’’ ujarnya. Tidak hanya itu, mahasiswa bahkan anak SMA sudah tahu tentang pasar modal. Sekolah pasar modal yang diadakannya pun diikuti anak-anak SMA. Pihaknya juga bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan sosialisasi ke anak SMP, SMA, universitas. Di universitas,

IDX membuka galeri investasi yang diharapkan galeri-galeri itu ikut membantu memperkenalkan pasar modal ke daerah. Bulan Juni, IDX akan ke galeri investasi di Singaraja agar masyarakat Singaraja juga semakin melek terhadap industri pasar modal. Pemilik rekening itu terbanyak berasal dari karyawan. ‘’Pensiunan ada, tapi terbanyak karyawan dan juga mahasiswa,’’ tandasnya. Malah, saat ini pemilik rekening yang berasal dari mahasiswa sedang tumbuh. Karena dengan Rp 100.000 sudah bisa membuka rekening efek. Dari kalangan mahasiswa juga cukup aktif melakukan trading. (kmb42)

Rupiah Melemah

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (7/6) sore, bergerak melemah tipis tiga poin menjadi 13.299 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.296 per dolar Amerika Serikat (AS). Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Rully Nova di Jakarta, Rabu kemarin mengatakan bahwa harga minyak mentah dunia yang mengalami pelemahan menjadi salah satu faktor yang menekan mata uang komoditas, seperti rupiah. ‘’Harga minyak mentah yang berada di bawah level 50 dolar AS per barel memengaruhi laju mata uang komoditas,’’ katanya. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude pada Rabu (7/6) sore ini, melemah 0,33 persen menjadi 48,03 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 0,42 persen menjadi 49,90 dolar AS per barel. Kendati demikian, menurutnya,

sentimen kenaikan peringkat Indonesia oleh Standard & Poors menjadi investment grade menjaga fluktuasi rupiah untuk tidak terdepresiasi terlalu dalam terhadap dolar AS. ‘’Sentimen investment grade akan menjaga rupiah untuk jangka menengah dan panjang,’’ katanya. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa pelaku pasar uang juga sedang mencermati sentimen global terutama antisipasi menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengenai kebijakan suku bunga acuan AS. ‘’Di tengah antisipasi hasil kebijakan FOMC itu, pelaku pasar di dalam negeri cenderung menahan transaksinya sehingga menahan laju rupiah,’’ katanya. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Rabu mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.307 dibandingkan hari sebelumnya (Selasa, 6/6) senilai 13.285 per dolar AS. (ant) KONSTRUKSI BAJA, PINTU BESI HARMONIKA, ROLLING DOOR, RAK/KUSEN ALUMINIUM, ATAP JL. PULAU BACAN 27 TWINLITE, PAGAR WROUGHT TELP. 224778, 082144223388, 085108632727, 222538 IRON, JUGA SEDIA PLAT ROL HARMONIKA FAX. 224778 DENPASAR - BALI C.0000005-BKL


19

Kamis Wage, 8 Juni 2017

Petugas Temukan Timbangan Diisi Pemberat

Bali Post/kmb26

PEMBERAT - Petugas menemukan alat ukur timbangan ditambahi pemberat di salah satu pasar tradisional di Jembrana.

Jadi Bandar Narkoba, Oknum Polisi Ditembak Pekanbaru (Bali Post) – Seorang oknum polisi di Bengkalis, Provinsi Riau, tewas ditembak oleh aparat dari Direktorat Narkotika dan Obat-obatan Terlarang Kepolisian Daerah Riau, karena diduga kuat telah menjadi bandar barang haram tersebut. ‘’Kita ambil tindakan tegas dengan cara menembak dada sebelah kiri tersangka. Setelah itu, karena tersangka ingin melarikan diri dan melakukan perlawanan, dia pun ditembak lagi tepat di punggung belakang sebanyak tiga kali,’’ kata Kapolda Riau Irjen Pol. Zulkarnain Adinegara di Pekanbaru, Rabu (7/6) kemarin. Ia menjelaskan bahwa ditembak matinya polisi berinisial Hen itu karena tertangkap membawa tujuh kilogram sabu-sabu dan 4.000 butir ekstasi jenis happy five. Meskipun tertangkap, Hen melakukan perlawanan saat disergap. Bahkan, Hen mencoba melawan petugas yang akan menangkapnya pada Selasa (6/6) sore di Pelabuhan Roro, Desa Air Putih Bengkalis. Oleh karena itu, petugas

terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menembaknya. ‘’Tersangka merupakan oknum anggota kepolisian yang tidak pernah datang saat dinas atau desersi selama lima bulan. Dan, rencananya terhadap tersangka ini akan dilakukan sidang kode etik. Saat hendak disidang tersangka juga tidak datang,’’ ujarnya. Saat ini, menurutnya, Hen sedang berada di Instalasi Forensik di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Jalan Kartini guna dilakukan autopsi untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di badannya. Hen terbukti tiga kali mengedarkan narkoba yang diduga berasal dari Cina dan masuk melalui Malaysia, kemudian sampai ke Bengkalis melalui jalur perairan. Zulkarnain juga memaparkan, terungkapnya kasus itu ada kaitan dengan penangkapan perempuan pembawa dua kilogram sabu-sabu di Kota Dumai, Selasa (6/6) dalam bus tujuan Palembang di Kota Dumai. (ant)

Berbagai Komonitas Dari Hal. 1

Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) diharapkan dapat menjadi jembatan kepada berbagai komunitas yang ada di masyarakat untuk menyebarkan nilai-nilai Pancasila, kata Kepala Eksektutif UKP PIP Yudi Latief. ‘’Dewan pengarah itu lebih mencerminkan representasi dari komunitas dan tokoh-tokoh masyarakat. Memang dengan representasi tokoh dari berbagai agama ini menunjukkan ke depan akan melibatkan peran-peran komunitas. Dewan pengarah dari berbagai agama menjadi semacam jembatan untuk mengarahkan program UKP ini dengan komunitas masing-masing,’’ ujarnya di Istana Negara Jakarta, Rabu kemarin. Yudi Latief yang penulis buku ‘’Negara Paripurna: Historitas, Rasionalitas, Aktualitas Pancasila’’ juga menekankan perbedaan antara UKP PIP dengan Badan Pembina Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7) dan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). ‘’Jadi, kalau BP7 orientasinya lebih penataranpenataran, kalau sekarang

sebenarnya dimensi horizonnya lebih luas walau sekarang strukturnya lebih ringkas,’’ ujarnya. Ia menimpali, ‘’Dulu BP7 itu jejaringnya sampai armadanya ke tingkat kabupaten, kalau ini kan UKP tidak mengambil kewenangan lembaga-lembaga yang sudah ada, tapi justru bagaimana program Pancasila dan wawasan kebangsaan yang sudah dijalankan itu tidak overlapping. Tidak hanya di permukaan, tapi lebih sistematis dan terstruktur.’’ Yudi mengumpamakan bahwa UKP PIP menjadi dapur nilai-nilai Pancasila yang akan didistribusikan kepada lembaga-lembaga negara yang sudah ada. ‘’Ada di MPR program sosialisasi Empat Pilar, nanti kita fokuskan supaya dana negara yang sedikit itu tidak tercecer-cecer, tapi fokus. Kita kerja sama dengan MPR supaya fokus MPR sosialisasi Pancasila di kader-kader partai politik, sementara di Kementerian Dalam Negeri fokus menyasar birokrasi itu sendiri. Jadi kita lebih koordinasikan agar memastikan programprogram fokus, dan nanti kita bantu bahan-bahan ajarnya,’’ demikian Yudi Latief. Dewan Pengarah UKP PIP

yang dilantik Presiden Jokowi adalah Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-6 Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Muhammad Mahfud MD, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafi’i Ma’arif, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj. Kemudian, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Pendeta Andreas Anangguru Yewangoe, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya dan Ketua Umum Majelis Buddhayana Indonesia sekaligus CEO Garudafood Group Sudhamek. Presiden telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 tentang Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila. Lembaga baru itu ditugaskan untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang terintegrasi dengan program-program pembangunan termasuk pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program lainnya. (kmb4/ant)

Kamis, 8 Juni 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya dan Atma Wedana (1) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Krisna Sudama 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita Sanggar Ratu Kinasih Lembongan (3) 10.05 Lejel Homeshopping 11.05 Bali Channel Tourist TV

11.30 Serial Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya dan Atma Wedana (2) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Taksu Wayan Sukadia, Seni Sastra dari Batur 14.00 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 Bali Channel Tourist TV 16.05 Round Up The World 16.30 Agrobisnis Jamur Tiram Kian Digemari Masyarakat 17.00 Nangun Yadnya

Karya Mamungkah, Tawur Agung Panyegjeg Jagat Br. Pujung 17.30 Taman Sari TK Widya Kumara (3) 18.00 Puja Trisandya 16.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Dedi Susanto 21.00 Serial Buddha 21.35 Mahadewi Pengabdian Guru Tunarungu 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Basur (4) 23.00 Lila Cita Penyalonarangan di Art Centre (1)

Negara (Bali Post) Ratusan alat ukur timbangan pedagang di dua pasar tradisional di Kabupaten Jembrana, Rabu (7/6) kemarin diperiksa Tim Evaluasi Pasar Tertib Ukur. Tim dari Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan itu melakukan sidak bersama Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Jembrana menyasar Pasar Pekutatan dan Pasar Jembrana. Sidak yang melibatkan Kepala Dinas Koperindag I Made Gede Budhiarta tersebut mendapati sejumlah timbangan yang sudah karatan, belum ditera dan satu timbangan diisi pemberat. Tindakan ini dinilai merugikan konsumen, karena berat yang diberikan tidak sesuai. Di Pasar Umum Pekutatan, petugas memeriksa sekurangnya 67 timbangan, sedangkan di Pasar Jembrana, 106 timbangan milik pedagang dicek keakuratannya. Di pasar terakhir inilah petugas mendapati satu timbangan ditambah pemberat berupa logam yang ditempel di bagian besi bawah timbangan. Mendapati hal tersebut, Budhiarta langsung memberikan teguran kepada pedagang. Ia berharap pedagang menyadari pentingnya alat ukur timbangan, yaitu harus benar dan dalam proses penimbangan juga harus benar, sehingga konsumen terlindungi hak-haknya. Selain timbangan yang diisi pemberat, petugas juga banyak mendapati timbangan yang sudah karatan. Sidak ini dilakukan rutin untuk melindungi masyarakat sebagai konsumen. Pasar Tradisional juga dituntut menjadi pasar tertib ukur. (kmb26)

Kasus Suap Panitera

Diminta Tak Sebut Nama Hakim Jakarta (Bali Post) – Mantan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi mengaku diminta untuk tutup mulut agar tidak menyebut nama-nama hakim dalam perkara penerimaan suap Rp 300 juta terkait perkara Saipul Jamil. ‘’Menyangkut pemberian uang Rp 300 juta, pada sidang sebelumnya saya pernah disumpah dan menjadi saksi dalam perkara ini. Tapi keterangannya saya tidak benar. Karena saya dilarang sama Pak Karel Tupu kala itu agar jangan sampai membawa nama hakim dalam perkara ini. Cukup sampai di saya,’’ kata Rohadi saat menjadi saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (7/6) kemarin. Rohadi bersaksi untuk terdakwa penyanyi Saipul Jamil yang didakwa menyuap hakim Ifa Sudewi Rp 300 juta melalui panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi terkait perkara pencabulan. Perintah itu dilakukan oleh hakim tinggi Pengadilan Tinggi Jawa Barat Karel Tupu yang merupakan suami pengacara Berthanatalia Ruruk Kariman, pemberi suap kepada Rohadi. ‘’Kebetulan dia (Karel) besuk di tahanan KPK. Membesuk istrinya, Ibu Bertha, ketemu (saya). Itu bulan puasa juga, tanggalnya saya lupa. Saya dikasih tahu bahwa mas, sampai di mas saja, jangan bawa kami. Mau tidak mau harus saya bawa semua akhirnya,’’ tambah Rohadi. Rohadi mengaku juga didekati oleh hakim Dasman di Medan saat menghadiri pelantikan hakim tinggi di Medan. ‘’Sekarang saya tidak tahu tempatnya, tapi dulu tugas di Sidoarjo. Apakah masih bertugas atau tidak saya tidak tahu di Sidoarjo. Waktu itu saya menghadiri pelantikan hakim tinggi di Medan minta tolong dia, berdekatan dengan Ifa Sudewi. Minta tolong intinya meminta perkara Saipul Jamil meminta dibantu,’’ ungkap Rohadi. Rohadi mengaku ia selama ini tidak tenang dipenjara. ‘’Saya terbuka Pak, saya beban di penjara juga. Bohong saya kemarin itu karena disuruh oleh Pak Karel Tupu supaya tidak bawabawa hakim. Ya… tidak ditekan, saya sudah dewasa, saya sih mengerti maksudnya supaya tidak buka. Cukup sampai di saya saja perkara itu,’’ tambah Rohadi usai sidang. Ia pun menegaskan bahwa uang Rp 250 juta sebagai bagian dari Rp 300 juta yang ia terima ditujukan untuk ketua majelis hakim kasus Saipul Jamil, Ifa Sudewi, yang saat ini Ketua Pengadilan Negeri Sidoarjo. ‘’Uang untuk Bu Ifa, semuanya Rp 250 juta, saya tidak dapat sama sekali,’’ kata Rohadi. Sementara uang Rp 50 juta, menurut Rohadi, untuk sewa bus kondangan. Rohadi sudah divonis 7 tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan karena dinilai terbukti menerima suap sebesar Rp 300 juta dari pengacara untuk mengurus kasus asusila Saipul Jamil. Namun kasus tindak pidana pencucian uang Rohadi masih dalam proses penyidikan di KPK. (ant)

Banyak Kebusukan Dari Hal. 1

Dia menilai dari masa ke masa KPK hebat, namun busuk di internal misalnya saat ini tidak berani menuntaskan kasus Bank Century, Sumber Waras, reklamasi Teluk Jakarta, dan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Namun, menurut Amien, KPK hanya berani menangani kasus Operasi Tangkap Tangan bernilai Rp 50 juta hingga Rp 100 juta, sehingga hal itu harus dihentikan karena tidak boleh ada kepalsuan. ‘’Saya melihat ada kepalsuan dan kebusukan, ini tesis saya. Kita buktikan lewat Pansus Hak Angket yang hampir semua fraksi sudah ikut,’’

ujarnya. Mantan Ketua MPR itu mengatakan, setelah Pansus Angket itu mulai bekerja maka nanti akan banyak yang melapor mengenai kinerja KPK, nanti akan ketahuan apakah benar institusi itu pahlawan hukum dengan bau wangi atau malah sebaliknya. Menurutnya, kalau ada yang tidak beres di KPK maka mekanisme konstitusional yang harus dijalankan yaitu dibentuk di DPR maka dikembalikan kepada lembaga legislatif tersebut. ‘’KPK ini kan buatan DPR, ya… kembali ke DPR nanti, namun saya tidak tahu detail selanjutnya bagaimana,’’ kata Amien. (ant)

Tujuh WNI Dari Hal. 1

Sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengumumkan laporan Kepolisian Filipina bahwa ada tujuh WNI yang menjadi buron karena diduga terlibat kelompok Maute yang berafiliasi dengan ISIS di Kota Marawi, Min-

danao, Filipina. Mereka adalah Al Ikhwan Yushel, Yayat Hidayat Tarli, Anggara Suprayogi, Yoki Pratama Windyarto, Moch. Jaelani Firdaus, Muhamad Gufron, dan Muhammad Ilham Syahputra. Sementara M. Ilham Syahputra diduga telah tewas dalam pertempuran di Marawi. (ant)


4 richest Indonesians wealthier than poorest 100 million

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Wage, 8 Juni 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Macron Serukan Persatuan Negara Teluk

Paris (Bali Post) -

George Clooney dan Amal Clooney

Bali Post/ap

Pasangan Clooney Sambut Kembar Ella dan Alexander

George dan Amal Clooney tengah berbahagia. Mereka menyambut kelahiran bayi kembar, Ella dan Alexander. Kelahiran bayi kembar pasangan Clooney ini memang sangat diantisipasi publik, setelah kelahiran Knox dan Vivienne yang merupakan anak kembar dari Angelina Jolie dan Brad Pitt. Pasangan ini menyambut kehadiran putra dan putri mereka pada Selasa pagi waktu setempat, sesuai dengan pernyataan yang diberikan secara bersama-sama. Baik ibu dan bayi kembarnya berada dalam kondisi yang baik. “George saat ini sedang dibius dan akan kembali pulih dalam

beberapa hari mendatang,” kata pernyataan itu. Clooney (56) dan pengacara HAM internasional, Amal Alamuudin, menikah di Italia pada 2014 silam. Bayi kembar ini merupakan anak pertama bagi keduanya. Selain pasangan Clooney, selebriti lain yang memiliki anak kembar adalah Angelina Jolie dan Brad Pitt, Mariah Carey dan Nick Cannon, Jenifer Lopez dan Marc Anthony, serta Rebecca Romijn dan Jerry O’Connell. Beyonce dan Jay Z juga sedang menanti kelahiran bayi kembar mereka. Beyonce mengumumkan kehamilannya pada Februari lalu. (iah/ap)

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan persatuan di antara negara-negara Teluk pada Selasa (6/6) waktu setempat, dan menyatakan siap mendukung semua inisiatif untuk mewujudkan perdamaian. Macron berbicara melalui telepon dengan pemimpin Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dan menegaskan kembali “pentingnya menjaga stabilitas regional”. Ia juga menegaskan kembali kesediaan Prancis untuk berkomunikasi dengan semua pihak yang terlibat menurut pernyataan kantor Presiden Prancis yang dikutip kantor berita AFP. Bahrain, Mesir, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab memutus hubungan diplomatik dan menghentikan koneksi perhubungan dengan Qatar, Senin, dengan dalih Doha mendukung ekstremisme. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dukungan-

nya pada langkah yang dipelopori oleh Arab Saudi tersebut terlepas dari peran Qatar sebagai lokasi pangkalan militer Amerika Serikat dalam operasi untuk memerangi ISIS. Negara-negara Teluk “mengatakan mereka akan mengambil kebijakan tegas terhadap pendanaan… ekstremisme, dan semua referensi merujuk kepada Qatar. Mungkin ini akan menjadi awal untuk mengakhiri horor terorisme!” kata Trump di Twitter.

Sulut Konflik Sementara itu, Menteri Luar Negeri Jerman Sigmar Gabriel menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai penyulut konflik Timur Tengah dan berpotensi memicu persaingan senjata setelah negara-negara tetangga Qatar memutus hubungan diplomatik dengan Doha. “Kontrak militer besar-besaran Presiden AS Trump dengan negaranegara Teluk meningkatkan risiko persaingan senjata,” ujar Gabriel dalam wawancara dengan

surat kabar Handelsblatt yang diterbitkan pada Rabu. “Kebijakan ini jelas salah dan jelas bukan kebijakan Jerman,” kata Gabriel, Selasa (6/6) waktu setempat. “Saya sangat khawatir mengenai peningkatan eskalasi dan konsekuensi bagi seluruh kawasan,” imbuhnya. Arab Saudi dan para sekutunya termasuk Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain mengumumkan, Senin, negara-negara tersebut memutus hubungan diplomatik dan akses transportasi udara, laut dan darat dengan Qatar. Mereka menuding Qatar menjadi sarang kelompok ekstremis dan memberikan dukungan bagi agenda musuh utama Arab Saudi, Iran. (ant)

Bali Post/ap

Emmanuel Macron


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 08 juni 2017 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu