Skip to main content

Profil Permukiman Karang Mumus

Page 1

SUNGAI KARANG MUMUS

Profil & Rencana Acuan /Sumber Data: • SPPIP Samarinda 2010 • RTRW Samarinda 2014-2034 • Kajian Penetapan Sempadan Sungai-BWS Kalimantan III

Dzulfajrie Rahim Sub Prof Architect NSUP, OSP 7 - KALTIM


Profil Umum Sungai Karang Mumus

Anak Sungai Mahakam, Karang Mumus, terletak di Wilayah Kota Samarinda. Dan wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Keberadaan Sungai Karang Mumus tak terlepas dari perkembangan Kota Samarinda pada awalnya. Masuknya pendatang orang-orang Bugis Wajo dari Kerajaan Gowa memilih bermukim di seberang muara Karang Mumus, lalu berkembang menjadi Kota Samarinda seperti saat ini. Seputaran tahun 1980-an kondisi sungai Karang Mumus masih terbilang bersih dan belum tercemar seperti saat ini. Masih banyak ditemui nelayan yang menagkap ikan di sungai Karang Mumus. Untuk mencapai lokasi tersebut, dapat ditempuh melalui jalan darat dan lewat sungai. Karena sungai Karang Mumus membelah Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Sungai Karang Mumus dari muara Sungai Mahakam melewati Jl. Pangeran Suriansyah, kearah Jl. Abdul Muthalib, Jl. Tarmidi dan bagian ujung adalah Bendungan Benanga, yang terletak di Desa Lempake Kecamatan Samarinda Utara. Sungai Karang Mumus di sisi Kota Samarinda mempunyai panjang kurang lebih 19 kilometer, dari panjang keseluruhan 34,7 kilometer.


DAS Karang Mumus secara geografis terletak pada 0°19’28,93 Lintang Selatan 0°26’54,72” Lintang Selatan dan 117°12’06,24” Bujur Timur - 117°15’41,27” Bujur Timur. DAS Karang Mumus berada di wilayah Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Kawasan DAS Karang Mumus meliputi kawasan hulu DAS Karang Mumus termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kecamatan Muara Badak), sedangkan bagian tengah dan hilir DAS Karang Mumus meliputi wilayah Kota Samarinda

Lokasi

Sungai Karang Mumus


Kondisi Hidrologi Sungai Karang Mumus DAS Sungai Karang Mumus mempunyai luas sebesar Âą 321,96 Km2 dan panjang sungai utama Âą 40 km. DAS Sungai Karang Mumus dibagi menjadi 22 Sub DAS. Sungai Karang Mumus merupakan anak Sungai Mahakam yang membelah Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Hulu sungai merupakan Bendungan Benanga yang dimanfaatkan untuk pengendali banjir Kota Samarinda. Pemukiman dan aktivitas sosial masyarakat tidak terlalu banyak. Penggunaan lahan didominasi untuk pertanian tanaman pangan dan sedikit peternakan masyarakat. Sungai terlihat bersih dari sampah dan tidak terdapat pemukiman di bantaran sungai. Pemukiman mulai padat di bagian tengah Sungai dengan aktivitas sosial ekonomi yang semakin beragam. Pusat kota Samarinda berada disini, banyak dijumpai pasar, pusat perbelanjaan, Rumah Sakit dan hotel. Kondisi sungai kotor banyak sampah, air keruh dan berbau. Banyak penduduk di pemukiman pada bantaran sungai yang melakukan kegiatan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di sungai. Hal ini menyebabkan pencemaran air sungai karena masuknya limbah domestik ke dalam perairan. Hilir Sungai Karang Mumus bermuara ke Sungai Mahakam dan di pengaruhi pasang surut dari Sungai Mahakam.


Kajian Kebijakan Sempadan Sungai Karang Mumus RTRW

Kota Samarinda 2014-2034

PERMEN PUPR

No.28 Tahun 2015

• Pasal 34 tentang kawasan perlindungan setempat, meliputi kawasan sempadan sungai. Secara umum untuk Sungai Karang Mumus jarak sempadan 10 meter dari lokasi bertanggul. • Pasal 66 tentang ketentuan zonasi kawasan perlindungan setempat, yang meliputi kawasan sempadan sungai. Secara terbatas diperbolehkan dibangun pemasangan reklame dan papan pengumuman, pemasangan bentangan jaringan transmisi tenaga listrik, kabel telepon, dan pipa air minum, pembangunan prasarana lalu lintas air dan bangunan pengambilan dan pembuangan air, dan bangunan penunjang sistem prasarana kota. • Sungai bertanggul ditentukan lebar sempadan diukur dari kaki luar tanggulnya minimal 5 meter (diluar kawasan perkotaan), dan 3 meter (didalam kawasan perkotaan) • Sungai tidak bertanggul ditentukan lebar sempadan diukur dari tepi sungainya sebagai berikut: 1. Minimal 100 meter (diluar kawasan perkotaan, DAS >500 km2) dan 30 meter (didalam kawasan perkotaan, kedalaman >20 meter). 2. Minimal 15 meter (didalam kawasan perkotaan, kedalaman 3-20 meter) 3. Minimal 50 meter (diluar kawasan perkotaan, DAS <500 km2) dan 10 meter (didalam kawasan perkotaan, kedalaman 3-10 meter).

SECARA UMUM PENETAPAN SEMPADAN SUNGAI KARANG MUMUS: Luas DAS Karang Mumus sekitar 321,96 Km2 (kategori masih dibawah 500 Km2), kedalaman sungai antara 3 – 5 meter (kategori 3 – 20 meter), panjang sungai sekitar +/- 40 Km. Kondisi tepi sungai sebagian terdapat tanggul dengan perkuatan sheet pile, pasangan dan bronjong, namun direncanakan seluruh tebing sungai di lokasi pekerjaan akan ditanggul. Maka lebar sempadan sungai bertanggul di kawasan perkotaan minimal adalah 3 meter, sedangkan di kawasan perdesaan minimal adalah 5 meter.

Sumber: Analisis Laporan Penetapan Sempadan Sungai Karang Mumus


Posisi Kawasan Bantaran Sungai Karang Mumus

 

Sungai Karangmumus merupakan salah satu sungai besar yang melintas di kota Samarinda. Panjang Sungai Utama ± 40 Km. Secara sistem, sungai karangmumus merupakan bagian dari DAS sungai Mahakam atau Sub DAS sungai Mahakam. Sungai Karangmumus mempunyai luasan Daerah Aliran Sungai (DAS) ± 320 Km2


Arahan Struktur Ruang (RTRW) Sungai Karang Mumus

ď Ź

ď Ź

Sungai Karangmumus merupakan bagian dari kawasan pusat kota. Sebagian besar berapa pada Wilayah Pengembangan Samarinda Utara, dengan arahan pembangunan sebagai kawasan permukiman baru dan kawasan industri.


Arahan Pola Ruang (RTRW) Sungai Karang Mumus

 

Kawasan permukiman di bagian hilir sungai. Kawasan perdagangan dan jasa di sebagian kawasan di bagian tengah kawasan. Kawasan terbuka hijau di sebagian kawasan bagian tengah kawasan. Kawasan industri di bagian hulu


Arahan Kebijakan Kota (RPJMD) Sungai Karang Mumus

Sungai Karang Mumus merupakan sungai utama untuk sistem drainase di bagian utara kota. Merupakan bagian dari pusat perdagangan dan jasa. Ditetapkan sebagai kawasan permukiman perkotaan. Ditetapkan sebagai kawasan prioritas penanganan permukiman kumuh di atas perairan sungai. Penanganan permukiman kumuh menggunakan pendekatan relokasi (resettlement). Lokasi beberapa program penanganan permukiman kumuh, seperti Prokasih, Sodetan Sungai, dan Rumah Susun.


Pola Penanganan Banjir (Master Plan Drainase) Sungai Karang Mumus

ď Ź

ď Ź

Sungai Karang Mumus merupakan saluran drainase utama penanganan banjir di bagian utara kota. Sungai Karang Mumus merupakan saluran drainase bagi beberapa sistem embung dan waduk, khususnya waduk Benanga (Lempake)


Zonifikasi Sempadan Sungai Karang Mumus ZONA

TITIK LOKASI

1

(KM 17,80 – KM 10,64 Kanan dan Kiri (dari Bendungan Benanga – sampai awal sheetpile Griya Mukti)

2

(KM 10,64 – KM 5,00 Kanan dan Kiri (dari awal sheetpile Griya Mukti sampai Jl. Mayjen S Parman)

3

(KM 5,00 – KM 1,88 Kanan dan Kiri (dari Jl. Mayjen S Parman sampai Jl. Marsma Abdul Rahman Saleh)

4

(KM 1,88 – KM 0,00 Kanan dan Kiri (dari Jl. Marsma Abdul Rahman Saleh sampai Muara)


Zonifikasi Sempadan Sungai Karang Mumus ZONA

TITIK LOKASI

PEMANFAATAN RUANG

1

(KM 17,80 – KM 10,64 Kanan dan Kiri (dari Bendungan Benanga – sampai awal sheetpile Griya Mukti)

Pemanfaatan ruang sekitar sempadan sungai didominasi lahan kosong, berupa penggunaan lahan untuk pertanian, kebun rakyat, dan rawa. Kondisi sempadan sungai relatif baik. Bisa langsung diterapkan peraturan penetapan sempadan sungai.

2

(KM 10,64 – KM 5,00 Kanan dan Kiri (dari awal sheetpile Griya Mukti sampai Jl. Mayjen S Parman)

Pemanfaatan ruang sekitar sempadan sungai berimbang antara lahan terbangun dan lahan kosong. Penggunaan lahan terdiri dari permukiman padat, perdagangan, kampus Unmul, dan sebagian rawa. Kondisi sempadan sungai sudah baik pada sekitar kampus Unmul dan pada lahan kosong rawa, namun sudah mulai banyak bangunan yang berada diatas badan air sungai.

3

(KM 5,00 – KM 1,88 Kanan dan Kiri (dari Jl. Mayjen S Parman sampai Jl. Marsma Abdul Rahman Saleh)

Pemanfaatan ruang sekitar sempadan sungai didominasi lahan terbangun berupa penggunaan lahan permukiman sangat padat, pemanfaatan lainnya perdagangan dan jasa. Kondisi sempadan sungai sangat buruk, banyak bangunan yang berada diatas badan air sungai.

4

(KM 1,88 – KM 0,00 Kanan dan Kiri (dari Jl. Marsma Abdul Rahman Saleh sampai Muara)

Pemanfaatan ruang sekitar sempadan sungai didominasi lahan terbangun permukiman, perdagangan, jasa dan perkantoran. Kondisi sempadan sungai sudah baik, terdapat taman diantara tepi sungai dan jalan. Bisa langsung diterapkan peraturan penetapan sempadan sungai.


Eksisting Sempadan Sungai Karang Mumus

Zona 1 | (dari Bendungan Benanga â&#x20AC;&#x201C; sampai awal sheetpile Griya Mukti )


Eksisting Sempadan Sungai Karang Mumus

Zona 2 | (dari awal sheetpile Griya Mukti sampai Jl. Mayjen S Parman)


Eksisting Sempadan Sungai Karang Mumus

Zona 3 | (dari Jl. Mayjen S Parman sampai Jl. Kehewanan)


Eksisting Sempadan Sungai Karang Mumus Zona 4 | (dari Jl. Kehewanan sampai Muara)


Segmentasi Zona 3 & 4 Sempadan Sungai Karang Mumus

Segmen-6

ZONA

4

SEGMEN

TITIK LOKASI

1

Jembatan 1 Pelabuhan s/d Jembatan 2 Jl. Otista

2

Jembatan 2 Jl. Otista s/d Jembatan 3 Jl. Arif Rahman Hakim

3

Jembatan 3 Jl. Arif Rahman Hakim s/d Jembatan 4 Jl. Kehewanan

4

Jembatan 4 Jl. Kehewanan s/d Jembatan 5 Jl. Lambung Mangkurat

5

Jembatan 5 Jl. Lambung Mangkurat s/d Jembatan 6 Jl. Agus Salim

6

Jembatan 6 Jl. Agus Salim s/d Jembatan 7 Jl. Perniagaan

3

7

Jembatan 7 Jl. Perniagaan s/d Jembatan 8 Jl. Mayjend S. Parman

Segmen-6

Segmen-5

Segmen-3 Segmen-4

Segmen-2

Segmen-1


Kegiatan Pemindahan/Relokasi di Zona 3 & 4 Sempadan Sungai Karang Mumus

   

Program Pembongkaran dan Relokasi merupakan bagian dari Program Kali Bersih, yang dilaksanakan karena adanya banjir besar pada Juli 1998. Kawasan yang menjadi obyek adalah kawasan bantaran Sungai Karang Mumus, dimulai dari Jembatan I (Jl. Yos Sudarso) sampai dengan Jembatan VII (Jl. S. Parman) / Zona 3 dan 4. Jumlah bangunan yang diidentifikasi perlu dibongkar dan direlokasi adalah 3.915 unit. Pembongkaran dan relokasi yang telah dilakukan adalah sejumlah 1.355 unit. Bangunan yang masih belum dibongkar dan direlokasi adalah 2.560 unit. Relokasi penduduk eks Kawasan Bantaran Sungai Karang Mumus dialokasikan pada kawasan perumahan berikut ini: 1. Bengkuring, sebanyak 1.402 unit. 2. Sambutan Idaman Permai, sebanyak 700 unit. 3. Sambutan Asri, sebanyak 664 unit. 4. Sambutan Handil Kopi, sebanyak 400 unit. 5. Sambutan Damanhuri, sebanyak 318 unit. 6. Sambutan Talang Sari, sebanyak 95 unit. Berdasarkan survei terkini, sebagian besar penduduk yang terdapat di obyek tetap siap dibongkar dan direlokasi, dan masih menunggu kapan pelaksanaannya.


Segmen 1

Zona 4 Sungai Karang Mumus

 Kelurahan Selili  Telah mengalami relokasi perumahan kumuh, sejumlah 322 unit rumah.  Belum mengalami penataan pertamanan, pedestrian, dan jalan.  Ruang terbuka yang ada mulai ditempati oleh PKL.


Segmen 2

Zona 4 Sungai Karang Mumus

ď&#x201A;§ Kelurahan Karangmumus, Sidodamai, Sungai Dama dan Sidomulyo. ď&#x201A;§ Telah mengalami pembongkaran dan relokasi, sejumlah 653 unit bangunan. ď&#x201A;§ Telah mengalami penataan pertamanan, pedestrian, dan jalan.


Segmen 3

Zona 4 Sungai Karang Mumus

 

 

Kelurahan Sidomulyo, Pelita, dan Sungai Pinang Luar. Telah mengalami pembongkaran sebagian bangunan, sejumlah 275 unit. Masih terdapat 475 unit bangunan di atas air. Dalam proses ganti rugi dan pembongkaran.


Segmen 4

Zona 3 Sungai Karang Mumus

ď&#x201A;§

ď&#x201A;§

Kelurahan Pelita dan Sungai Pinang Luar. Terdapat 220 unit bangunan di atas air.


Segmen 5

Zona 3 Sungai Karang Mumus

ď&#x201A;§

ď&#x201A;§

Kelurahan Pelita, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Terdapat 1.203 unit bangunan di atas air yang rencana akan dilakukan relokasi.


Segmen 6

Zona 3 Sungai Karang Mumus

Kelurahan Bandara, Dadimulya, Sungai Pinang Luar Pembongkaran dan relokasi 95 unit bangunan. Masih terdapat 1.028 unit bangunan di atas air.


Segmen 7

Zona 3 Sungai Karang Mumus

Kelurahan Bandara, Dadimulya, Sungai Pinang Luar Pembongkaran dan relokasi 95 unit bangunan. Masih terdapat 1.028 unit bangunan di atas air.


Delineasi Kawasan Permukiman Kumuh Di Sekitar Sempadan Sungai Karang Mumus (SK Penetapan Lokasi Kawasan Kumuh Tahun 2018)

ZONA

TITIK LOKASI YANG BERIRISAN DENGAN LOKASI KUMUH SESUAI SK KUMUH KOTA SAMARINDA TAHUN 2018

Kawasan Kumuh Karang Mumus II 2

(Kelurahan Temindung Permai, Sempaja Selatan)

Kawasan Kumuh Karang Mumus I 3

(Kelurahan Pelita, Sungai Pinang Luar, Bandara, Dadimulya, Sidodadi, dan Temindung Permai)


Rekomendasi Desain Sempadan Sungai Karang Mumus

Lokasi di Zona 1 dan 2 Sungai Karang Mumus (dengan acuan lebar sungai yang variatif)

Jalan Inspeksi

Sempadan Sungai Setelah Titik Pasang Tertinggi (RTH, Pohon Peneduh, Pedestrian, dsb) Minimal 5-15 Meter (Kajian Penetapan Sempadan BWS) atau 10 Meter (RTRW)

Lahan Basah (Wetland)/Bantaran Sungai

Palung Sungai


Rekomendasi Desain Sempadan Sungai Karang Mumus

Lokasi di Zona 3 dan 4 Sungai Karang Mumus (dengan acuan lebar sungai yang variatif) Sempadan Sungai Setelah Tanggul (RTH, Pohon Peneduh, Pedestrian, dsb) Minimal 3-5 Meter (Kajian Penetapan Sempadan BWS) atau 10 Meter (RTRW)

Jalan Inspeksi

Bantaran Sungai

Palung Sungai


Master Plan Rencana

Di Sekitar Sempadan Sungai Karang Mumus

Normalisasi tepi sungai tidak bertanggul area wetland (rawa, lahan basah, pertanian)

Zona 1

Pembuatan jalur/jalan inspeksi (area permukiman)

Pembuatan tanggul alami (area permukiman setelah tanggul)


Master Plan Rencana

Zona 2

Di Sekitar Sempadan Sungai Karang Mumus Pembuatan tanggul alami (area permukiman setelah tanggul dan area buffer zone/penyangga)

Peremajaan/pemugaran/relokasi Permukiman tepi sungai/sempadan Pembuatan jalur/jalan inspeksi (area permukiman)

Peningkatan sarana dan prasarana/pengembangan kawasan dengan pembuatan dermaga apung/dermaga wisata

Peningkatan prasarana, sarana, dan utilitas skala lingkungan dan kota


Master Plan Rencana

Di Sekitar Sempadan Sungai Karang Mumus

Zona 3

Taman tematik/RTH/RTP segmen 7 dari zona 3 sempadan Sungai Karang Mumus

Pembuatan tanggul penahan/turap beton sebagai sistem pengendalian banjir

Peremajaan/pemugaran/relokasi Permukiman tepi sungai/sempadan

Taman tematik/RTH/RTP segmen 6 zona 3 sempadan Sungai Karang Mumus

Pembuatan opsi kampung vertikal/cityblock untuk permukiman tepi sungai/sempadan


Master Plan Rencana

Di Sekitar Sempadan Sungai Karang Mumus

Zona 4

Perbaikan dan peningkatan signage/penanda sebagai pendukung prasarana dan sarana lingkungan dan kota di lokasi sempadan yang sudah bertanggul beton

Peningkatan sarana dan prasarana/pengembangan kawasan dengan pembuatan dermaga apung/dermaga wisata

Perbaikan dan peningkatan prasarana dan sarana lingkungan dan kota berupa jalur pedestrian dan RTH/RTP/RPTRA (ruang terbuka pubik ramah anak) di lokasi sempadan yang sudah bertanggul beton


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Profil Permukiman Karang Mumus by Dzulfajrie Rahim - Issuu