Page 1

CMYK

EDISI MALAM

NO. 015/TAHUN 1 JUMAT 24 FEBRUARI 2012

THE 1ST DIGITAL NEWSPAPER IN KALTIM

Menteri Pesan Esemka lewat SMS ■ Jokowi Optimistis Mobil Esemka Lolos Uji Emisi Jam tiga tadi saya mendapat SMS dari Menteri PU, yang mengatakan beliau ingin memesan mobil Esemka untuk dipakai rapat. Joko Widodo, Walikota Solo JAKARTA, TRIBUN - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto memesan satu mobil karya pelajar SMK Solo ‘Esemka’ kepada Walikota Surakarta Joko Widodo. Djoko memesannya lewat layanan pesan singkat (SMS), Sabtu (25/2/2012) sore tadi. “Jam tiga tadi saya mendapat SMS dari Menteri PU, yang mengatakan beliau ingin memesan mobil Esemka untuk dipakai rapat. Beliau ingin agar mobil segera dikirim ke Jakarta begitu produksi mulai dilakukan,” kata Joko Widodo yang akrab dipanggil Jokowi di Kantor Perum LKBN Antara, Jakarta. Jokowi mengatakan, pemesanan dari salah satu menteri tersebut merupakan bukti dukungan pemerintah kepada kehadiran mobil buatan anak negeri ini. Jokowi tiba di Wisma Antara mengendarai mobil Kiat Esemka Rajawali jenis SUV (Sport Utility Vehicle) karya anak-anak SMK Negeri 2 Solo bernomor polisi AD 1 A. Dia datang beserta Kepala SMK 2 Surakarta Susanta dan anggota DPR RI Roy Suryo. Selanjutnya, mobil Esemka tersebut akan menjalani uji emisi di Balai Thermodinamika Motor dan Propulsi (BTMP) milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Serpong, Tanggerang Selatan, awal pekan depan. Jokowi menyatakan, dirinya yakin mobil Esemka akan lulus uji emisi tersebut karena mobil ini telah berkali-kali diuji coba. “Saya optimistis, mobil ini lolos uji emisi karena nyatanya sampai Jakarta mobil baikbaik saja dan tidak ada kendala,” kata dia. Hal tersebut dibenarkan anggota DPR RI Roy Suryo yang menjadi supir mobil Esemka dalam perjalanan dari Solo menuju Jakarta. “Saya menyupir bergantian dengan Wakil Wali Kota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo. Semuanya berjalan lancar, bahkan di tol Semarang, saya bisa menggeber mobil ini lebih dari 125 km per jam. Dan, mobil tetap stabil, tidak ngleyang,” kata Roy, yang melalui rute antara lain Alas Roban, Kendal, ringroad Salatiga. (ant)

ANTARA/ DHONI SETIAWAN

Walikota Solo Joko Widodo berpose dengan Mobil Esemka Rajawali saat tiba di Jakarta, Sabtu (25/2). Mobil karya anak siswa SMK Solo tersebut menempuh perjalanan Solo-Jakarta selama 18 jam dan menghabiskan sekitar 122 liter pertamax, mobil tersebut dijadwalkan akan melakukan uji emisi di Balai Thermodinamika Motor dan Propulsi (BTMP) Serpong, Tangerang pada Senin (27/2) mendatang.

Sejajar Mobil Buatan Luar Negeri MOBIL Esemka yang dibuat siswa SMK di Solo layak disejajarkan dengan mobilmobil produksi luar negeri. Hal itu disampaikan Anggota DPR dari Fraksi Demokrat, Roy Suryo, saat singgah di SMK Negeri 3 Tegal. Roy Suryo bersama Wakil Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengendarai mobil Esemka Rajawali

bernopol AD 1 A, dari Solo menuju Jakarta. Mobil tersebut akan menuju Balai Pengujian Termodinamik Motor dan Propulsi di Tangerang, untuk menjalani uji emisi. Menurut Roy Suryo, mobil Esemka layak dan bisa disejajarkan dengan mobilmobil produksi luar negeri. Bahkan saat melintasi jalan tol

di Semarang, ia mengaku sempat mencoba kecepatan tertinggi kendaraan, hingga lebih dari 120 kilometer per jam. “Kendaraan cukup nyaman dan cukup baik,” ujarnya. Oleh karena itu, Roy mengajak kepada para pejabat publik, serta para wakil rakyat untuk ikut menghargai dan menikmati mobil produksi para siswa

SMK tersebut. Saat ini, lanjutnya, mobil Esemka hanya tinggal melewati satu tahap pengujian, dari 11 pengujian yang ada, yaitu uji emisi. Untuk itu, ia juga mendorong kementerian terkait memberikan peluang kepada para anak-anak SMK, untuk mewujudkan impian dalam

memproduksi mobil nasional. Sementara itu, FX Hadi Rudyatmo, menyatakan bangga menggunakan mobil Esemka. Selain nyaman, mobil tersebut juga tidak mengalami kendala selama dalam perjalanan. Satu liter bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan, bisa untuk menempuh perjalanan sepanjang 12 kilometer. (kps)

Ada Noda Darah di Baju John Kei JAKARTA, TRIBUN Kepolisian Daerah Metro Jaya menyita seluruh pakaian keenam tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap mantan bos PT Sanex Steel Indonesia (SSI), Tan Harrya Tantono alias Ayung (45). Salah satu pakaian adalah milik John Kei yang terdapat noda darah. “Ya, ada noda darah di pakaian JK (John Kei),” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Toni Harmanto, Sabtu (25/2/2012), di Mapolda Metro Jaya. Namun, Toni melanjutkan, pihaknya masih belum bisa memastikan apakah darah itu milik Ayung atau bukan. “Masih menunggu hasil dari Labfor untuk pastikan darah siapa itu,” ucap Toni. Diberitakan

sebelumnya, Ayung ditemukan tewas bersimbah darah di kamar 2701 Swiss-belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada tanggal 26 Januari 2012 lalu. Ayung tewas dengan 32 luka tusuk di bagian leher, perut dan pinggang. Tak lama setelah kejadian, tiga orang tersangka yakni Tuce Kei, Ancola Kei, Candra Kei, menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. Kemudian, polisi membekuk lagi dua orang lainnya, yakni Dani Res dan Kupra. Terakhir, polisi membekuk John Kei yang diduga menginstruksikan pembunuhan itu. Pembunuhan ini diduga terkait penagihan jasa honor debt collector anak buah John Kei yang digunakan Ayung. Nilai fee itu mencapai Rp 600 juta.

Sementara itu, Said Kei kakak Daud Kei, diperiksa sebagai saksi kasus pembunuhan Tan Harry Tantono alias Ayung. Usai diperiksa, Said mengaku kenal dengan Ayung. Ia bahkan menyebut Ayung sebagai “bos”. Ia melanjutkan, dirinya diperiksa selama empat jam sebagai saksi atas pembunuhan bosnya itu pada 26 Januari 2012 di Swiss-belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dalam kasus ini, nama John Kei, yang sempat berselisih dengan kelompok Daud Kei, ditetapkan sebagai tersangka bersama lima orang lainnya oleh pihak kepolisian. Said mengakui, pembunuhan terhadap Ayung ditengarai karena John Kei merasa sakit hati. Pasalnya, Ayung lebih

memilih Said ketimbang John Kei. “Ya betul. Itulah, kan sudah diberitakan sebelumnya,” ujarnya. Dihubungi secara terpisah, Daud Kei, menuturkan bahwa perkenalan Said dan Ayung terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Salemba, Jakarta Pusat. Saat itu, Ayung dan Said sama-sama ditahan untuk sebuah kasus. Pertemuan itu pun berlanjut dengan pertemanan. “Sampai akhirnya, dia (Said) jadi karyawan di perusahaan Ayung,” papar Daud. Terkait kemungkinan motif pembunuhan terhadap Ayung, Daud mengatakan tidak berani mengaitkan kedekatan kakaknya dengan peristiwa pembunuhan ini. “Wallahualam-lah, tanya saja ke John Kei,” tukasnya. (kps)

TRIBUNNEWS

John Kei saat masuk rumah sakit setelah ditangkap aparat Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

CMYK

Ilustrasi jalan yang berlumpur menuju Dese Mesuji, Lampung

KOMPAS

Kasus Mesuji Jadi Bom Waktu MESUJI, TRIBUN - Aksi anarki ratusan warga Mesuji yang membakar fasilitas PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI) adalah bentuk spontanisme warga Tanjung Raya. Itu merupakan buntut persoalan konflik lahan sawit yang tidak kunjung memuaskan warga. “Itu tindakan spontan warga. Seperti yang sudah pernah saya bilang, lebih baik cabut saja izin HGU (hak guna usaha) PT BSMI, daripada terus membuat masalah. Saya juga sudah pernah bilang, itu hanya akan jadi bom waktu,” ujar Azar Etikana, salah seorang tokoh warga Sri Tanjung, Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji, saat dihubungi Sabtu (25/2/2012) sore. Menurut dia, warga sebelumnya resah dengan informasi bahwa perusahaan akan

mengerahkan 120-500 anggota TNI, menyusul perseteruan warga dan perusahaan yang tidak kunjung usai. Ia menambahkan, warga kesal karena persoalan konflik lahan ini tidak juga selesai, meskipun warga telah menantinya selama 17 tahun. “Hal yang disesalkan, apa yang dibahas dan diupayakan gubernur dan bupati justru adalah soal tuntutan plasma. Kami tak lagi menuntut ini. Kami minta, HGU PT BSMI dan Lampung Inter Pertiwi (LIP) dicabut,” tuturnya. Kawasan Mesuji, Lampung kembali bergejolak. Mess dan kantor perusahaan sawit asal Malaysia, PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI) dibakar massa. Informasi yang dihimpun, menyebutkan, sejumlah bangunan seperti mes, kantor,

gudang dan ruang satpam di Divisi I, Kecamatan Panca Jaya, dibakar massa. Mereka diduga warga dari Tanjung Raya dan sebagian dari Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Saat kejadian, perkantoran BSMI ini sudah dikosongkan penghuninya. Hingga Minggu siang ini, aparat kepolisian belum bisa dikonfirmasi mengenai hal ini. Aksi anarki itu diyakini dipicu konflik soal lahan sawit antara warga tiga kampung di Tanjung Raya dengan perusahaan PT BSMI yang berlarut-larut. Kasus ini sempat mendapat sorotan luas akhir tahun lalu. Bahkan, pemerintah sampai menurunkan tim gabungan pencari fakta untuk menelusuri kasus di Mesuji, salah satunya di Tanjung Raya. (kps)


CMYK

2

Tribun Etam

SABTU 25 FEBRUARI 2012

Membangun Kepekaan Lingkungan sejak Dini

TRIBUN KALTIM/ADNAN MALEWA

Murid-murid Playgroup dan Teman Kanak-kanak Prigama Wika menerima hadiah setelah memenangkan lomba kliping koran Tribun Kaltim dari panitia penyelenggara, Sabtu (25/2). Anak-anak pun foto bersama dengan para guru mereka.

PAN Ragukan Hasil Survei LSI

■ Targetkan 10 Persen Suara pada Pemilu 2014 BALIKPAPAN, TRIBUN Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menempatkan Hatta Rajasa di posisi ke 9 sebagai capres diragukan Sekretaris DPP PAN Taufik Kurniawan. Hal itu dikemukakan usai membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I DPW PAN Kaltim, Sabtu (25/2) di Asrama Haji Batakan Balikpapan. Menurutnya, hasil survei LSI masih rancu mengingat banyak nama tokoh yang menyatakan tidak maju tetapi tetap disurvei. “Survei LSI itu masih rancu. Orang belum punya partai politik dan belum menyatakan maju kok disurvei, lantas dalam posisi yang mana? Orang survei itu kan kalau sudah menjadi cakal calon atau calon. Kalau orang belum niat maju lalu disurvei kan proporsionalitas dan profesionalismenya menjadi berkurang. Ternyata pak Boediono sudah nyatakan nggak maju. Sultan pun demikian,” bebernya. Seperti diketahui, hasil survei LSI yang dipublikasikan Kamis (23/2) lalu, menempatkan Megawati Soekarno Putri peringkat teratas dengan raihan 15,2 persen. Disusul Prabowo Subianto (10,6 persen), Jusuf Kalla (7 persen), Aburizal Bakrie (5,6 persen), Sultan Hamengkubuwono X (4,9 persen), Wiranto (3,9 persen), Boediono (3 persen), Surya Paloh (2,6 persen), Hatta Rajasa (2,2 persen), namanama lain (11,5 persen), dan belum tahu 18,2 persen. Pada kesempatan yang sama DPP Partai Amanat Nasional menargetkan raihan 10 persen suara pada Pemilu 2014. Menurut Taufik, target tersebut bukanlah target

muluk-muluk mengingat rating PAN saat ini baru memperoleh 6,8 persen suara. “Targetkan kami dapat dua digit atau 10 persen ke atas. Nah sekarang sudah 6,8 persen, artinya target itu nggak muluk-muluk lah. Tinggal kita naikkan separuhnya saja, mungkin sekitar tiga persenan. Sejumlah tempat juga sudah banyak yang melebihi angka 9 persen seperti di Yogya, Sumbar, Jambi dan basisbasis yang lain,” ujarnya kepada Tribun. Dikemukakan, PAN juga tetap akan mengusung Ketua Umum DPP Hatta Rajasa sebagai calon presiden pada Pemilu Presiden mendatang. Keputusan ini sudah menjadi amanah Rakernas PAN, 9-11 Desember 2011 lalu di Jakarta. Figur Hatta dinilai paling layak menjadi capres, mengingat tokoh yang kini menjabat Menteri Kordinator Bidang Perekonomian itu memiliki pengalaman mumpuni dalam pemenangan Pemilu. “Secara prinsip keputusan kita sudah bulat, kita mendukung satu-satunya calon dari PAN itu adalah Ketua Umum. Itu sudah keputusan DPP. Kalau temanteman kita sudah sangat kompak sangat antusias sekali sampai ke daerah-daerah, pak Hatta juga pernah jadi Ketua Timses SBY, “ ujarnya. Kendati demikian, Taufik mengaku belum memutuskan siapa figur yang layak mendampingi Hatta sebagai Cawapres. Keputusan untuk memilih figur pendamping masih akan dikaji lebih lanjut dalam rapat-rapat pimpinan DPP. “Kalau mengenai pendampingnya itu nanti setelah kita melihat konstalasi politiknya seperti apa, yang jelas kami belum memutuskan hal itu,” katanya. (ful)

MEMPERINGATI Hari Kliping Nasional, Sabtu (25/ 2), Play Grup (PG) dan Taman Kanak-kanak (TK) Primagama Wika menggelar kegiatan pembuatan kliping koran Tribun khusus muridmurid PG dan TK. Kegiatan ini bertujuan membangun kepekaan lingkungan. Sekitar 70 murid PG dan TK Primagama Wika memperebutkan empat posisi kliping terbaik, yang akan mendapat souvenir Tribun dan hadiah dari panitia penyelenggara. “Kami selalu merayakan hari-hari besar, yang jarang dirayakan PG dan TK lain. Kali ini kami mengadakan Hari Kliping Nasional dengan menggunakan koran Tribun sebagai media yang kami pilih” ungkap Tianah SPd, panitia. Sebulan sebelumnya para murid dibantu orangtuanya membuat kliping dengan tema lingkungan. Dua minggu sebelum hari H, murid-murid diminta mengumpulkan klipingnya, dan menghasilkan tumpukkan kliping dari berbagai media massa. Selanjutnya, penitia menyeleksi dengan kriteria harus koran Tribun dan memberi masukan membangun terhadap lingkungan di Kaltim. Selanjutnya buku kumpulan

kliping diserahkan kepada Tribun. Lewat penyeleksian ketat, lahirlah empat peserta yang berhak menyandang gelar kliping terbaik, yakni Anan Rabana Arifin, Mevlanev Kaba, Rizki Raditiya dan Ikhsan Dwi Susanto. Keempatnya langsung berdiri di depan mendapat hadiah. Tawa gembira dan tepuk tangan menyertai penyerahan hadiah bagi para pemenang. Sedangkan murid lain dengan duduk teratur tidak merasa kecewa, malah mereka jadikan sebagai kebahagian bersama. “Senang dapat hadiah,” ungkap Rizki setelah menerima hadiah. Kegiatan yang juga didedikasikan sebagai raihan rekor Muri untuk katagori “Pelaksanaan Pembuatan Kliping tentang Bakat Anak Dengan Peserta Terbanyak” memberikan motifasi baru para pengajar untuk memecahkan kembali rekor tersebut. “Insya Allah tahun depan kami akan pecahkan rekornya” ungkap Wiwit yang juga staff pengajar. Kegiatan yang membangun kepekaan lingkungan sejak dini memberikan motifasi anak untuk belajar terhadap lingkungan dan ikut menjaga lingkungan. (m39)

Tinggalkan Kebijakan Lama! ■ Imdaad: Kebijakan Pemerintah masih Konvensional BALIKPAPAN, TRIBUN - 10 Februari 2012 lalu, Kota Balikpapan genap berusia 115 tahun. Usia lebih seratus tahun tentunya banyak persoalan yang dihadapi kota ini. Solusi alternatif pun kerap dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan. Meski demikian, masih banyak persoalan kota yang belum terjawab dengan baik. DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Balikpapan mencoba mencari solusi persoalan kota melalui diskusi rutin bertajuk “Refleksi 115 Tahun Kota Balikpapan: Problematika dan Solusi” di Gedung Graha KNPI, Sabtu (25/ 2). Narasumber yang dihadirkan mantan Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid, Kabid Perencanaan dan Fisik Bappeda Anda Lestyani, Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Syukri Wahid dan Ketua DPD KNPI Balikpapan Andi Arif Agung. Dalam paparannya, Imdaad Hamid mengatakan, selama pemerintah, termasuk Pemkot Balikpapan membuat kebijakan untuk mengatasi berbagai persoalan kota secara konvensionalalias. Solusi yang dibuat dinilai sudah tidak lagi layak di era konteks kekinian. Dia mencontohkan, mengatasi persoalan sampah yang semakin meningkat hanya diselesaikan dengan menambah Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Mengatasi kemacetan kota dengan membangun jalan baru, meningkatan pasokan listrik dijawab dengan membangun power plant. Kebijakan itu menurut Imdaad, hanya mengatasi persoalan sesaat. Seharusnya, kepala daerah harus

mampu menjawab persoalan kota dengan solusi alternatif yang progresif dan mencerminkan nilai-nilai ekologis. “Tiga tahun lalu, di Balikpapan belum ada mobil super mewah. Tapi sekarang sudah ada Jaguar, Hammer dan mobil mewah lainnya. Nah persoalan kota ini harus kita hindarkan dengan solusi lama. Kalau sampah terus meningkat bukan berarti membangun TPA lagi, itu solusi yang tidak lagi dipakai,” tuturnya. Mantan Walikota Balikpapan dua periode ini mengatakan, di Asia Pasifik pada 2030 mendatang akan terjadi pola urbanisasi besar-besaran. Sekitar 2,6 miliar penduduk di masingmasing kota besar di negara Asia Pasifik. Dan 30 persen diantaranya berada di kawasan perkotaan kumuh. Hal itu juga terlihat di Balikpapan, tingkat urbanisasi semakin keningkat. Potret kemiskinan acapkali tidak terlalu banyak berkurang. Wakil Ketua DPRD Syukri Wahid mengatakan, Balikpapan sebagai kota jasa juga menjadi ancaman. Menurutnya, kota jasa tersebut timbul karena aktivitas tambang di Kaltim, sehingga berdampak pada sektor jasa. Nah persoalan yang harus diantisipasi adalah bagaimana mengantisipasi jika tambang tidak lagi populer dan dilarang pemerintah. Tentu hal itu akan menjadi ancaman besar bagi Balikpapan. “Kita ini belum mempersiapkan bagaimana jika kita tidak lagi mendapat suplai kebutuhan pokok dari luar Balikpapan. Kondisi ini akan menjadi kerawanan beberapa tahun lagi jika tidak diprogram secara konprehensif,” jelasnya. (fer)

TRIBUN KALTIM/FERI

Diskusi bulanan KNPI menghadirkan pembicara mantan Walikota H Imdaad Hamid, wakil ketua DPRD Syukri Wahid dan Kabida Sarana Fisik Bappeda Anda Listyani.

Pemuda harus Sumbang Ide KETUA DPD KNPI Kota Balikpapan Andi Arif Agung mengatakan, generasi muda Balikpapan harus bangkit untuk berfikir dan bertindak untuk kemajuan kota. Diskusi rutin yang digelar Bidang Litbang KNPI ini sebagai upaya diskursus pemuda memikirkan Kota Balikpapan. Diharapkan, persoalan kota bisa terjawab dengan ide-ide dan gagasan kaum muda. “Sebenarnya memang persoalan kota itu pasti selalu ada. Di kota manapun, termasuk Balikpapan. Makanya, pemuda harus bangkit dan memberikan sumbangsih pemikiran maupun tindakan sesuai kompetensinya masingmasing,” ujar Andi Agung. Menurut rencana, diskusi ini akan gelar secara rutin membahas berbagai persoalan kota di Balikpapan. “Temanya bisa disesuaikan dengan isu-isu kota dan sesua bidangbidang yang ada di KNPI Kota Balikpapan. Kita terus ikut berfikir memberikan yang terbaik bagi kota tercinta ini,” tuturnya. (fer)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Iwan Apriansyah, Fransina Luhukay, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Rita, Reza Rasyid Umar, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Maipah, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Efendi, Basir Daud, Rafan A Dwinanto, Syaiful Syafar. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Budhi Hartono, Khaidir, Maipah, Nevrianto HP, Reonaldus, Muhammad Yamin, Hasbi. KUTAI KARTANEGARA: Rahmat Taufik KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. BERAU: Amalia Husnul A. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

CMYK


CMYK

Tribun Sport

SABTU 25 FEBRUARI 2012

3

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

Waspadai Kebangkitan Persisam ■ Hendri Andalkan Eka Ramdhani dan Srdjan Lopicic Javier yang sebelumnya sempat diragukan karena mengalamii cedera ligamen. Belum lagi. Persija juga akan semakin termotivasi pada pertandingan nanti. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan kembali memakai Stadion Gelora Bung Karno sebagai laga kandangnya. Sebelumnya, Persija harus mengelar laga kandang di luar kota Jakarta menyusul direnovasinya Stadion GBK. “Luar biasa bisa kembali ke GBK. Selama ini dukungan Jakmania pun luar biasa. Kami harus memberikan imbalan karena luar biasanya mereka di pertandingan besok,” tutur Iwan. Sementara, kekuatan lini tengah Persisam Samarinda dipastikan berkurang saat berhadapan dengan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, besok. Persisam tak akan

JAKARTA, TRIBUN - Persija Jakarta akan mewaspadai kebangkitan Persisam Samarinda saat menjamu tim berjuluk “Pesut Mahakam” tersebut di Stadion Gelora Bung Karno dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL), Minggu (26/2/2012). Persisam memang baru saja menelan kekalahan 1-2 pada laga terakhir. Namun, bukan tidak mungkin laga melawan “Macan Kemayoran” menjadi titik kebangkitan Cristian Gonzales dan kawan-kawan. “Kami harus mewaspadai kemungkinan bangkitnya Persisam setelah mereka kalah di laga akhir. Kami tak boleh lengah pada pertandingan nanti,” jelas pelatih Persija Iwan Setiawan. Terlepas dari itu, Iwan tetap optimistis timnya bisa mendulang poin penuh. Persija dipastikan akan kembali diperkuat penyerang andalannya, Pedro

diperkuat oleh Ronald Fagundez yang baru pulih dari sakit. “Ronald memang tidak dibawa. Dia baru saja sembuh dari sakit dan masih diwajibkan beristirahat untuk memulihkan kondisinya. Tapi jika kondisi dia fit 100 persen dalam satu dua hari kedepan, dia akan menyusul tim ke Palembang nanti. Tapi untuk lawan Persija, sudah pasti dia absen,” kata Hendri Susilo, pelatih kepala Persisam. “Memang absennya Ronald sedikit merugikan, tapi saya sudah siapkan beberapa nama untuk mengantikan perannya,” lanjutnya. Ya, Hendri masih bisa mengandalkan Eka Ramdhani dan Srdjan Lopicic untuk menjadi kreator lini tengah “Pesut Mahakam”. Selain itu, Hendri masih punya Akbar Rasyid dan Fajar Legian yang kualitasnya sudah terbukti. (kps)

Diego Antusias Bela Timnas

NET

JAKARTA, TRIBUN - Bek Diego Michiels mengaku bahagia bisa kembali membela tim nasional Indonesia. Dia pun menyatakan tekadanya untuk berusaha semaksimal mungkin membantu “Merah Putih” meraih poin saat melawan Bahrain dalam laga terakhir Pra Piala Dunia 2014 Grup E Zona Asia, 29 Februari nanti. Hal tersebut disampaikan Diego kepada wartawan di Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang, Sabtu (25/2/2012) siang, sebelum rombongan

timnas bertolak ke Bahrain. “Ini suatu kebanggaan bagiku. Saat ini, aku sangat bahagia dan merasa lebih baik. Saya sejak awal aku ingin bermain untuk timnas. Saya berharap bisa selama mungkin membela timnas,” kata Diego. Laga melawan Bahrain sebetulnya tidak menentukan lagi bagi Indonesia. Tim besutan Aji Santoso itu menjadi penghuni dasar klasemen setelah menelan lima kekalahan beruntun. Bisa mencuri poin di kandang Bahrain juga bukan perkara mudah. Timnas dirombak total menyusul dualisme yang terjadi di kompetisi Indonesia. PSSI melarang pemain-pemain di Indonesia Super League (ISL) membela timnas karena kompetisi tersebut dinilai ilegal. “Sejujurnya aku tidak tahu bagaimana memprediksi pertandingan nanti. Tim kami baru saja terbentuk. Jadi, selain berupaya memenangkan

pertandingan, laga nanti juga merupakan ajang bagi kami untuk saling mengenal satu sama lain,” ungkap Diego yang kini bermain untuk Persija Jakarta. “Aji santoso juga merupakan pelatih yang bagus. Kita tahu pada saat SEA Games dia merupakan asisten pelatih. Dia menekankan bagaimana bermain modern football dengan menekankan memainkan bolabola bawah,” tambahnya kemudian. Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, berharap timnas bisa mnencuri poin demi memperbaiki posisi Indonesia di rangking FIFA. “PSSI berharap Anda semua bisa bermain maksimal untuk meningkatkan poin. Kedua, ini juga sebagai ajang seleksi tim untuk mempersiapkan timnas ke kejuaraan AFF yang akan berlangsung pada tahun ini dan persiapan untuk SEA Games 2013,” tutur Djohar. (kps)

Ronald Fagundez

Enam Algojo Kaltim Masuk Final

TRIBUN KALTIM/FERI MEI EFENDI

Kejuaraan nasional Panco.

BALIKPAPAN, TRIBUN Sebanyak enam algojo Kaltim akan bertarung babak partai final kejuaraan panco yang akan digelar di Mal Balcony City, Balikpapan, Minggu (26/ 2). Mereka antara lain Andi vs Dodi, Abel vs Rendy dan Nur Salim vs Suwa akan bertarung menjadi yang terbaik sekaligus menjadi tiga terbaik. “Sebelumnya, ada 23 atlet panco Kaltim yang bertarung di

kelas lokal. Jadi yang satunya langsung lolos. Dan akhirnya yang lolos enam algojo terbaik dan akan bertarung menjadi tiga yang terbaik,” ujar kordinator wasit nasional Richard A. Abe kepada Tribun, usai kejuaraan kelas lokal, Sabtu (25/2) kemarin. Sedangkan untuk kejuaraan kelas nasional akan dilaksanakan Minggu, (26/2). Catatan panitia, ada puluhan

peserta dari berbagai kota seperti Medan, Manado, Bekasi, Jakarta, Surabaya dan Balikpapan. Mereka akan bertarung dari berbagai kelas yakni kelas 70 kg, kelas 71 kg, dan kelas 81 kg. Seta kelas lokal wanita Kaltim. “Peserta untuk kejuaraan nasional masih kita buka pendaftaran, sekaligus akan diundi siapa lawan siapa,” katanya.

Terpisah Ketua Panitia Pelaksana Ng Priyono mengatakan, para pemenang akan mendapat dana pembinaan senilai Rp 44 juta serta tropi. Priyono menambahkan, kejuaraan panco tersebut merupakan kali keempat. “Kejuaraan ini sifatnya hiburan, dan setiap tahun digelar. Selain itu ini juga untuk merayakan HUT Kota Balikpapan,” katanya. (fer)

Park Ji-Sung Kenakan Ban Kapten MU MANCHESTER, TRIBUN - Gelandang Manchester United, Park Ji-Sung, merasa terhormat ketika dipercayakan mengenakan ban kapten dalam laga leg kedua babak 32 besar Liga Europa di Old Trafford, Kamis (23/2/2012). Namun, kekalahan 1-2 atas klub asal Belanda itu juga menimbulkan perasaan sedih. “Sebuah kehormatan besar untuk disebut kapten tim Manchester United. Ini bukan sesuatu yang pernah saya

pikirkan sebelumnya untuk dilakukan, tetapi saya lebih suka hasilnya lebih baik,” ungkapnya seperti dilansir oleh Sky Sports. Pemain berusia 30 tahun itu menjadi pemain asal Korea Selatan pertama yang diberi kepercayaan untuk menjadi kapten. Ji-sung menjadi pengganti Patrice Evra yang tak bermain dalam laga ini karena diistirahatkan oleh Pelatih Sir Alex Ferguson. Pelatih memahami pekan-

pekan emosional Evra setelah bertemu dengan Luis Suarez dalam laga melawan Liverpool. Meski kalah, MU tetap maju ke babak 16 besar Liga Europa dan akan bertemu dengan Athletic Bilbao, bulan depan. Park mengaku senang dengan hasil itu, namun menurutnya, “The Red Devils” tetap akan memusatkan seluruh perhatian mereka untuk mengejar Manchester City yang duduk di puncak klasemen sementara

CMYK

Premier League saat ini. Setiap laga di depan, lanjutnya, sangat berharga untuk dimenangkan. “Mulai sekarang, setiap pertandingan di Premier League adalah penting. Kami harus terus menekan Manchester City. Kami telah mengalami semacam tekanan sebelumnya. Ini adalah keuntungan besar untuk kita ketika kita memiliki semacam pengalaman,” katanya. “Itulah perbedaan terbesar antara

Manchester City dan kami dan kami harus melihat bagaimana mereka menghadapinya. Mudah-mudahan ini akan membantu kami memenangkan liga,” tambahnya kemudian. Di depan mata, MU akan berhadapan dengan Norwich City di Carrow Road, Minggu (26/2/2012). Selanjutnya, mereka akan bertandang ke White Hart Lane untuk melawan tim di peringkat ketiga, Tottenham Hotspur, Minggu (4/3/2012). (kps)


CMYK

4

Life Style

SABTU 25 FEBRUARI 2012

Saya “Queen of Cekal” JULIA Perez atau Jupe mengaku sering mendapat pencekalan berkait dengan penampilannya sebagai penyanyi dangdut dan artis peran yang sering dinilai vulgar. Karena itu, Jupe berencana merekomendasikan dirinya agar dicatat oleh MURI sebagai artis paling sering dicekal. “Saya sudah dinobatkan sebagai Queen of Cekal. Saya punya surat pencekalan sudah banyak banget di rumah. Semuanya sudah saya laminating, saya mau taruh di MURI,” tutur Jupe dengan selorohnya dalam wawancara di Jakarta, Sabtu (25/2/2012). Jupe mengaku tak habis pikir. Menurutnya, banyak pencekalan yang tidak beralasan terhadapnya. “Saya pakai baju kaos, ‘Wah, Jupe seksi banget ya’. Tapi, ada

orang yang lihat biasa saja. Aku juga sudah dewasa. Selagi aku pakai baju yang masih wajar, aku enggak nude atau telanjang, buat aku masih wajar,” papar pacar pemain sepak bola Gaston Castano ini. Meski sering mendapat teguran dan cekal, Jupe tetap enjoy. Dia menanggapi santai teguran yang dilayangkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait program acara yang dipandunya, Tri Angels, yang dinilai terlalu mengeksploitasi sensualitas dirinya. “Yang saya baca dari isi surat itu lebih ke cameraman (juru kamera) dan isi konten dari program saya itu. Jadi kalau saya-nya sih nggak ditegur. Acara masih berlangsung,” ujarnya, belum lama ini. Menurutnya, dalam memandu acara Tri Angels, ia

selalu mengenakan pakaian yang tertutup. Tak ada bagian tubuh yang ia tonjolkan atau sengaja ia ekspos secara berlebihan. “Pada intinya baju saya tertutup semua dan tidak menonjolkan sesuatu. Jadi Saya sih fine-fine saja, yang penting enggak telanjang di depan tv,” tambahnya. Pelantun ‘Belah Duren’ ini juga berkilah ia hanya memandu sebuah acara, tugasnya hanya membawa acara menjadi lebih seru tanpa bisa mengarahkan secara detail si juru kamera. Menyikapi teguran KPI, Jupe menyarankan kepada kru Tri Angels agar isi dari acara yang dibawanya itu bisa lebih dijaga sehingga tak lagi mendapat teguran. “Kalau saya lihat KPI sepertinya memang lebih melihat secara keseluruhan program, mungkin kontennya aja yang dijaga,” tutupnya. (kps)

Julia Perez NET

Anang Lamar Ashanty di Hotel

OZ

ANANG Hermansyah dan Ashanty Siddik akan melangsungkan acara lamaran mereka di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (25/2/2012) malam. Acara itu akan dihadiri lebih dari 150 orang. Awalnya, acara tersebut akan dilangsungkan di rumah Ashanty karena jumlah tamu diperkirakan 60-70 orang. Ternyata, perhitungan itu meleset. Akhirnya, mereka memutuskan untuk melangsungkan acara itu di hotel tersebut. “Rumahku di kompleks, izinnya (untuk membuat acara besar) susah. Takutnya repot. Sudah gitu, mobil pasti banyak. Akhirnya, kami dapat di Shangri-La. Kapasitasnya lebih dari 300 orang, jadi bisa ketampung semua,” terang Ashanty sehabis mengisi acara musik layar kaca Dahsyat, Jumat (24/5/2012) di Jakarta. Anang, yang mendampingi Ashanty, berharap acara itu berjalan seperti yang mereka inginkan. “Semoga berjalan dengan lancar, berjalan dengan baik,” ujar Anang. Sebelumnya, menjelang dilamar Anang, Ashanty merasa mendapat banyak cobaan. Tapi, baginya, cobaan itu meneguhkan hatinya untuk menikah dengan duda dua anak tersebut. “Itu benar banget, makin dekat hari H, makin banyak cobaannya. Orang yang bertingkah aneh-aneh makin banyak, tapi kami anggap itu sesuatu yang boleh kami bilang cobaan. Kalau kami bisa melewatinya dengan baik, insya Allah semuanya bisa berjalan dengan lancar,” kata Ashanty dalam wawancara di Jakarta belum lama ini. Banyak hal yang kurang menyenangkan dirasakan oleh Ashanty sejak rencana lamaran diumumkan oleh dirinya dan Anang. “Semenjak kami mencetuskan lamaran, banyak hal yang menurut kami lucu. Tapi, ya enggak apa-apa lah. Maksud kami, dalam arti, yang penting kami berdua ke depannya bisa lebih baik lagi, kami bisa sama-sama saling percaya. Intinya, kami tutup mata, tutup telinga, tutup mulut, sudah jalani saja,” ujar Ashanty. Dengan hal-hal yang tidak menyenangkan, Anang jadi memikirkan keadaan Ashanty. “Untuk masalah mental sih aku siap. Aku cuma memikirkan Ashanty. Terus, omong-omongan orang di luaran banyak sekali yang tidak setuju dengan apa yang kami ingin lakukan. Ya, ada beberapa lah.Ya, yang gampang saja, jangan dengerin omongan orang,” ucap Anang. (kps)

CMYK

Agar Gigi Palsu Terasa Nyaman JIKA Bila gigi dewasa tanggal, sebaiknya gigi harus segera diganti sehingga gigi tetap berada pada tempatnya masingmasing. Untuk menggantinya bisa digunakan gigi palsu. Namun tak semua orang mau menggunakan gigi tiruan karena rasa tidak nyaman. Profesor Suzan Elias, ahli ilmu gigi tiruan dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti, menjelaskan ada beberapa keluhan yang kerap dirasakan para pengguna gigi tiruan. Misalnya saja pengurangan tekanan kunyah sehingga sulit mengunyah makanan yang keras dan mulut lebih terasa penuh. “Gigi palsu juga sering bergeser sedikit waktu dipakai untuk mengunyah sehingga orang takut giginya lepas,” katanya dalam acara peluncuran Polident Reuni Impian yang diadakan oleh GlaxoSmithKline di Jakarta, kemarin. Masalah lain termasuk terjadinya luka di mulut dan radang gusi karena gigi palsu menekan gusi. Penggunaan gigi palsu seharian penuh juga kerap menyebabkan mulut berbau karena ada sisa makanan terperangkap di bawah gigi palsu. Walau pun terkesan tidak nyaman, namun Suzan tetap menyarankan penggunaan gigi palsu karena gigi yang hilang bisa membuat susunan gigi bergeser dan kesulitan mengunyah. “Gigi yang hilang lama kelamaan akan mengubah penampilan wajah,” katanya. Untuk menyiasati agar gigi palsu selalu nyaman dikenakan, ia menyarankan agar gigi palsu digunakan sesering mungkin sehingga proses adaptasi berjalan lebih baik. “Tetapi kalau malam sebaiknya dilepas agar gusi beristirahat,” imbuhnya. Penggunaan perekat gigi tiruan juga disarankan agar pasien bisa merasakan daya kunyah yang lebih kuat dan mencegah makanan terselip di antara gusi yang bisa menyebabkan bau mulut. Agar gigi palsu tidak terasa longgar, sebaiknya proses pembuatan gigi palsu dilakukan oleh dokter prostodontis. Jika gigi palsu terasa tidak nyaman dalam beberapa menit setelah dipakai, rasa sakit saat mengunyah atau gusi menjadi merah dan bengkak, segera periksakan ke dokter gigi. (*)

Digital Newspaper Tribunkaltim  

Edisi Malam 25 Februari 2012

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you