BPPM FKH UGM
MEI 2019
B. VET Buletin Veteriner
ANIMAL AND SOCIETY
Susunan Redaksi Pelindung Prof. Dr. drh. Siti Isrina O. S
Penasehat drh. Agung Budiyanto, M.P. Ph.D.
Pembimbing drh. Agus Purnomo, M. Sc.
Ketua BPPM FKH UGM Hessy Kusuma C
Pemimpin Umum Nyi Raden Nokeu Q. S
Pemimpin Redaksi Dianita Ermilasari
Pemimpin Usaha Anindita Noviana P
Editor Hessy Kusuma C Nyi Raden Nokeu Q. S Bella Citra Aqidah
Studi Pentas Vena Teatrika 2019 Sumber : Dokumen pribadi
Layouter Anindita Noviana P Savana Annisa Rahmah
Reporter Annisa Putri U Dianita Ermilasari Fatimah Fitri Katarina Anggite Nurul Fitriani Wanda Aliya H
Pracetak Anindita Noviana P
Sirkulasi-Arsip Prisca Andini Nirwan Foto Cover : Wanda Aliya H
Siti Diyani L
Editor’s Letter
Daftar Isi
Salam Hangat, ersama ini, kami ucapkan syukur
2 - Hippofocus
kepada Tuhan untuk waktu yang
Hewan Diantara Manusia
5 - Front War Video Porsenivet, Tradisi atau Sensasi ?
8 - Style Resensi Buku
10 - Front
diberikan
sehingga
dapat
menyusun artikel demi artikel disini dalam
proses
Veteriner
penerbitan
2019.
Tahun
Buletin
ini
kami
menerbitkan buletin ini dengan tema “ Animal and Society ”, yakni mengenai bagaimana hubungan antara hewan dan
Apa Pendapat Mereka Mengenai
manusia di ranah sosial masyarakat
“ Animal and Society ” ?
kita. Kami berharap dengan terbitnya
12 - Buzz
buletin kami dapat menambah wawasan
Fenomena Inbreeding di FKH
pembaca mengenai kehidupan hewan
15 – Buzz
dalam lingkungan kita
Mengenal Organisasi Internasional
banyak
Mahasiswa Kedokteran Hewan
timbal-baliknya.
18 – Style : Cerpen
mengucapkan
Halo, Kamu!
penulis, kontributor serta narasumber
20 – Style : Puisi
atas
Mendengarkan Koran
samanya
21 – Style : Puisi
penyusunan artikel berlangsung.
berpengaruh
segala
yang sedikit dan
hubungan
Akhirnya, terima
kerja
selama
kasih
keras
kami kepada
dan
kerja
pembuatan
dan
Kita adalah Petualang yang Gemar Melarikan Diri dari Kita
Selamat Membaca!
22 – Style Puisi Pundak Tanpa Kepala
1
Hippofocus
Hewan Diantara Manusia ewan adalah makhluk hidup yang dikenal memiliki naluri, namun tidak punya akal budi. Begitulah kira-kira yang digambarkan oleh KBBI ketika kita mencari apa itu arti kata ‘hewan’, ‘binatang’. Ada suatu fenomena yang disebut dengan synanthropization, yaitu masuknya hewan ke dalam lingkungan manusia untuk beradaptasi dengan habitat manusia tersebut. Mulai dari masa dimana hewan hidup liar di alam, terkenal menjadi buruan Pithecanthropus erectus untuk mereka makan, kemudian mulai ada masa bagaimana ia dipelihara, menjadi tunggangan dan transportasi, hingga menjadi hiburan tersendiri. Hewan menjadi alat pertunjukan sirkus yang saat ini banyak dikecam karena manusia tidak memperhatikan kesejahteraan hewan sirkus tersebut. Hewan yang ada di sekitar kita, baik yang hidup berdampingan dengan kita, yang dipelihara maupun dilepasliarkan, sedikit banyak pasti berdampak bagi hidup kita. Memang sudah semestinya bagi kita, sesama makhluk ciptaaan Tuhan, untuk hidup berdampingan dengan selayaknya.
2
Ketika mengulik mengenai hewan dan lingkungan sosialnya, dapat kita mengerti bagaimana kehidupan hewan yang berada dalam ranah hidup/lingkungan sosial manusia dan tentang bagaimana hewan itu diperlakukan oleh manusia itu sendiri. Sebagaimana kita ketahui bahwa keberadaan hewan yang semakin kini semakin dapat diterima oleh masyarakat luas, baik sebagai hewan peliharaan (pet) maupun sebagai penunjang kelangsungan hidup bagi si pemilik, misalnya untuk mencari nafkah seperti; dokar, kusir, andong; maupun untuk peternakan. Hal ini dapat kita lihat dari hal sekitar kita, tentang kuda, yang telah menjadi bagian dari ikon pariwisata Yogyakarta. Andong, transportasi masyarakat seperti gerobak, yang ditarik oleh 1-2 ekor kuda. Wisatawan kadang merasa ada yang kurang jika saat berkunjung ke Jogja tidak naik alat transportasi ini. Namun tak sedikit masyarakat yang tidak tega naik andong karena merasa kasihan dengan kuda.
Hippofocus
Berawal dari hal tersebut, kami berusaha menemui seorang kusir andong bertempat di Banguntapan, Bantul. Bapak Trisno, yang sudah 10 tahun lebih menarik andongnya, selalu beroprasi di jalan Malioboro dengan kuda andongnya bernama Laras. Kuda perempuan ini berusia 8 tahun dan telah beliau miliki sejak 5 tahun lalu. Dulu, ia memiliki kuda lain yang akhirnya sakit dan ia ganti dengan si Laras. Laras merupakan kuda lokal, berperawakan sedang, dan berwarna chesnut terlihat sedang di-grooming ketika kami mengunjungi Pak Trisno. Beliau memaparkan bahwa kudanya sealu ia grooming setelah selesai menarik, dan memandikannya saat pagi hendak berangkat kerja. Ia bekerja mulai jam 8 pagi hingga sore hari. Kebetulan hari itu adalah Selasa Wage, semua andong di wilayah Yogyakarta libur pada hari itu. Kami bertanya mengenai regulasi kuda andong di wilayah tersebut melalui kacamata seorang kusir andong yang sedang kami temui ini. “Di Jogja ini ada beberapa himpunan/kelompok kusir andong dan saya ikut kelompok/himpunan kusir andong begitu . Setiap hari tertentu, misal satu bulan sekali kami ada kumpulan per kelompok, diadakan arisan juga. Nah selain arisan, kami juga membahas seputar bagaimana kesehatan kuda kami, apa yang perlu dibantu dari anggota kami. Banyak dari kami punya kuda perempuan, karena memang penurut�,
jawab Pak Trisno dengan antusias. Beberapa pertanyaan kami tanyakan seputar bagaimana Pemerintah Daerah mendukung regulasi andong Jogja sebagai salah satu ikon pariwisatanya. “Sekarang ada beberapa kebijakan baru, mengenai kepemilikan andong, yakni perlengkapan surat-suratnya dan kepemilikan plat nomor andong itu sendiri. Juga setiap andong harus memiliki bel sebagai klakson dan tanda bulat merah warna merah-putih untuk dipegang si kusir sebagai sign belok kanan-kiri. Itu semua sudah diatur Perda, jadi bagi yang nanti ketahuan petugas tidak punya semua itu, tidak main-main, bakal disidang�, tukasnya. Pak Trisno sayang kepada kudanya. Beliau selalu rutin membersihkan, mengganti tapal, dan memandikannya. Beliau selalu memperhatikan kesehatan dan kebersihan kudanya, bahkan saat ini beliau memiliki rencana untuk mengawinkan kudanya. Menurut Pak Trisno, peran pemerintah dalam mengatur bagaimana regulasi kuda itu sendiri sudah cukup banyak, misalnya mengenai syarat operasional kuda yang salah satunya tidak boleh kurus untuk kemudian dijadikan andong, tentang bagaimana manajemen operasional kuda dan kesehatannya. Juga, sosialisasi mengenai kesehatan kuda juga telah dilakukan. Beberapa kali telah dilakukan penyuluhan dan praktik inseminasi buatan bagi kuda-kuda pemilik andong, namun tak sedikit yang gagal jadi karena memang kuda banyak berhasil kawin melalui kawin langsung.
3
Hipofocus
menurut pemerintahnya perlu untuk
“
dilestarikan. Oleh karena itu, keberadaan becak dan andong sebagai
Beberapa kali telah dilakukan
sarana transportasi tradisional
penyuluhan dan praktik inseminasi
masyarakat adalah bagian yang tidak
buatan bagi kuda-kuda pemilik andong,
dapat dipisahkan dalam identitas
namun tak sedikit yang gagal jadi karena
Yogyakarta sebagai pusat budaya.
memang kuda banyak berhasil kawin
(Dianita)
melalui kawin langsung.
�
Keberadaan moda transportasi tradisional seperti becak dan andong seiring perjalanan waktu semakin berkurang karena tergantikan dengan moda transportasi modern yang semakin banyak dan memenuhi jalan. Untuk itu dibuatlah Perda DIY Nomor 5 Tahun 2016 tentang Moda Transportasi Tradisional Becak dan Andong berusaha untuk mempertahankan keberadaannya. Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan wilayah yang diakui secara resmi memiliki entitas atau tata pemerintahan yang berbasis kultural, memiliki identitas lokal tentang religi, nilai spiritual, filosofis, estetika, perjuangan, kesejarahan dan budaya yang
Sumber : https://www.suryaden.com/pangreh/pera turan-tentang-andong-dan-becak-di-diy Ridha, S.R., Prasetyo, E.Y. 2018. Arsitektur sebagai Media Interaksi Manusia dan Hewan.
Jurnal Sains Dan Seni Pomits.
7(1) : 2337-3520
Sumber: Dokumen Pribadi
Sumber: Dokumen Pribadi
4
Front
War Video Porsenivet? Tradisi atau Hanya Sensasi? ekan Olahraga dan Seni Veterinary (Porsenivet) sebuah acara tahunan Fakultas Kedokteran Hewan UGM yang selalu ditunggu-tunggu tanggal mainnya. Mulai dari angkatan termuda hingga angkatan tertua dikampus berlombalomba unjuk kebolehan angkatan masing-masing di bidang seni dan olahraga. Meski begitu, untuk meningkatkan atmosfer perlombaan Porsenivet, beberapa anggota dari masing-masing angkatan menantang angkatan lain dengan cara memamerkan ciri khas angkatan mereka, diimbuhi ejekan-ejekan ringan menghibur, yang mereka kemas dalam sebuah video. Video itu nantinya mereka sebar di sosial media, membuat angkatan lain tertantang untuk membalas video yang telah ditujukan kepada mereka. Hal ini secara tidak langsung ikut meningkatkan atmosfer perlombaan pada Porsenivet. Perang video Porsenivet, saat-saat dimana masing-masing angkatan saling membalas video berisikan tantangan dan juga ejekan ringan untuk satu sama lain.
“Perang� ini pertama kali dicetuskan oleh angkatan 2012 dan 2013, meskipun pada saat itu pembuatan video belum sebanyak sekarang, mereka memiliki cara lain untuk mengemas ciri khas angkatan mereka, yaitu dengan pembuatan poster. Secara keseluruhan poster-poster tersebut memiliki esensi yang sama dengan video-video perang porsenivet yang banyak kita temui saat ini. Bisa dikatakan, perang poster tersebut merupakan cikal bakal dari perang video porsenivet. Seiring berjalannya waktu, dan juga perkembangan jaman, perang poster tersebut tergantikan oleh video meme, dan kompilasi animasi yang mencirikan suatu angkatan sekaligus menantang angkatan lainnya. Namun, pada tahun 2017 perang video porsenivet ini mendapatkan perhatian lebih dari masing-masing angkatan. Terawali dengan terciptanya Si Kenyot oleh angkatan 2017.
5
Front
Kenyot yang pada saat itu tercipta secara random mendapatkan perhatian dari angkatan-angkatan diatas mereka. Sebuah konten kreatif baru yang juga menantang seluruh angkatan sekaligus, membuat semua angkatan aktif yang pada saat itu terdiri dari angkatan 2014, 2015, dan 2016 terpancing untuk segera memberikan balasan. Semenjak tahun itu, perang video porsenivet semakin berkembang dengan terbentuknya konten-konten baru yang menyaingi Si Kenyot. Seperti contoh, Video Diss Rapping oleh angkatan 2015 yang berisikan rap dengan lirik yang menantang angkatan lain, Papabaya (Paranormal Para Buaya) oleh angkatan 2016 yang merupakan parodi dari sebuah konten paranormal youtube yang berisikan sindiran kepada angkatan lain, disusul oleh Diss Raping “Angkatan Bersenjata� juga oleh angkatan 2016, dan yang terakhir adalah Arina Sahitya oleh angkatan 2018 sebagai jawaban dari tantangan yang diberikan oleh angkatan lain. Meskipun konten-konten yang diciptakan menarik perhatian banyak penonton, serta tak sedikit juga yang menduga-duga bahwa konten tersebut didukung naskah yang sudah digarap beberapa hari sebelumnya
6
sebenarnya seluruh konten yang diciptakan oleh angkatan-angkatan ini merupakan spontanitas yang dilakukan saat mereka memiliki waktu luang atau saat sedang berkumpul bersama. Bahkan waktu shooting yang dibutuhkan oleh pembuat video tidak lebih dari 1 jam. Mereka hanya mengungkapkan apa yang berada dipikiran mereka, didasari oleh skenario yang sudah dibahas dan disepakati detik itu juga. Dibalik keseruan membuat video-video tadi, pembuat video masingmasing angkatan juga menghadapi kesusahan mereka masing-masing, seperti susahnya mengumpulkan massa seperti yang dialami oleh angkatan 2017 dan 2018, susahnya membangun mood seperti yang dihadapi oleh angkatan 2016, sampai sulitnya mengedit video dikarenakan kurangnya skill editing yang dimiliki, baik angkatan 2018, 2016 dan 2015. Namun, semua itu mampu dilewati oleh seluruh angkatan dengan baik. Segala masukan yang diberikan oleh sesama anggota angkatan mampu memberikan ide dan juga jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi saat pembuatan video, dan bahkan setelah video itu dipublikasikan, tak sedikit respon yang baik serta apresiasi yang diberikan oleh beberapa orang.
Front
“
Segala masukan yang diberikan oleh sesama anggota angkatan mampu memberikan ide dan juga jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi saat pembuatan video, dan bahkan setelah video itu dipublikasikan, tak sedikit respon yang baik serta apresiasi yang diberikan oleh beberapa orang.
�
Perang Video Porsenivet memang memiliki tujuan utama untuk meramaikan porsenivet dan meningkatkan atmosfer perlombaan yang ada di masing-masing angkatan. Meskipun pada awalnya perang video porsenivet ini terkesan sebagai sensasi semata yang hadir sebagai pelengkap porsenivet, para pembuat video masingmasing angkatan mengharapkan bahwa hal ini bisa menjadi tradisi di FKH. Sehingga di porsenivet tahun depan akan semakin banyak juga kontenkonten yang muncul, dan atmosfer porsenivet semakin meningkat juga (Anggite). Sumber : Pihak terkait
7
Style
The Strange Case of Dr. Jekyll & Mr. Hyde THE STRANGE CASE OF DR. JEKYLL & MR. HYDE (Kasus Aneh Dr. Jekyll & Tuan Hyde) Penulis
: Robert Louis Stevenson
Alih Bahasa
: Nadya Andwiani
Desain cover & Layout
: Githa Eka
Penerbit
: PT Tangga Pustaka
Tahun terbit
: 2012
Jumlah halaman
: 200 halaman
ISBN
: 979-083-068-8
ovel dengan judul “Kasus Aneh Dr. Jekyll & Tuan Hyde” ini ditulis oleh Robert Louis Stevenson dan diterbitkan pertama kali tahun 1886. Novel bergenre misteri-psikologi dan berlatar London masa lampau ini berhasil memikat pembacanya sehingga sukses membawa buku ini diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dan telah diadaptasi ke dalam lebih dari 40 judul film yang diproduksi di berbagai Negara. Stevenson berhasil membawa pembawa seakan berjalan beriringan dengan tokoh utamanya dalam memcahkan misteri tentang Hyde.
8
Ia berhasil membuat pembaca terpesona dengan latar tempat dan waktu yang tergambarkan dengan baik sehingga pembaca seakan benar-benar merasakan ketegangan di lingkungan tokoh-tokoh dalam cerita. Dalam novel ini kita akan dipandu oleh seorang tokoh, yakni Mr. Utterson, yang merupakan seorang pengacara ternama. Berawal dari surat wasiat klien yang juga merupakan kawan lamanya—Dr. Jekyll—yang mewariskan seluruh kekayaanya kepada seorang pembunuh kejam yakni Hyde.
Style
Wasiat ini membuat Mr. Utterson sangat bingung. Mr. Utterson kemudian memulai penyelidikan untuk mengetahui alasan Dr. Hyde mewariskan seluruh kekayaannya kepada seseorang pembunuh kejam yang sangat tidak pantas seperti Hyde. Pada akhir novel, perjalanan ini membawa Mr. Utterson menemukan kebenaran yang menakjubkan dibalik alasan pemberian seluruh harta kekayaan Dr. Jekyll kepada Hyde. Kebenaran itu membawa kita mengetahui dan ikut merasakan ketegangan yang dialami Dr. Jekyll dalam bertarung melawan dirinya sendiri karena berhasil memisahkan kepribadian normal manusia dengan sifat dominan baik dan kepribadian buruk manusia. Novel ini membawa kita untuk memahami dan mengerti bahwa dalam tubuh seseorang terdapat dua sisi kepribadian yang berbeda yakni sisi baik yang digambarkan sebagai Dr. Jekyll.
Dr. Jekyll seseorang yang kaya raya, dengan perawakan tinggi, rupawan, dan penampilan yang bagus tanpa cacat serta berstatus sosial tinggi di masyarakat. Kemudian ada sisi buruk yang digambarkan sebagai Hyde. Hyde adalah manusia kecil, rupanya sangat buruk, keji, tubuhnya berbulu, dan ia adalah pembunuh yang kejam. Kekurangan dari buku ini adalah jalan cerita yang sangat mudah sekali ditebak. Bahkan untuk pecinta novel misteri atau detektif, akhir cerita ini sudah bisa ditebak dari bab pertama. Namun, bukan berarti buku ini membosankan. Buku ini akan berhasil membuat pembaca ikut merasakan ketegangan dan membuat pembaca lebih berhati-hati dalam memilih sisi mana yang akan dipertahankan dan dikembangkan dari kepribadian masing-masing. (Savana)
9
Front
Apa Pendapat Mereka Tentang Animal & Society
Galih Adnan R (Ketua KSSL) Hewan dan manusia itu saling berkesinambungan, antara hewan dan manusia itu saling memiliki kebutuhan. Keberadaan hewan menjadi penting tergantung tujuannya. Untuk satwa liar sendiri kita tidak bisa merasakan manfaatnya secara langsung. Namun, perlindungan terhadap satwa liar membawa dampak positif terutama bagi kekayaan plasma nutfah untuk lingkungan hayati. Satwa liar memegang peranan penting untuk menjaga ekosistem. Masyarakat sudah memperlakukan hewan dengan cukup baik. Dapat dilihat dari cara mereka memperlakukan hewan peliharaan mereka, merawatnya dengan baik dan diberikan pakan yang layak, dan membawa hewan yang sakit ke dokter hewan. Sedangkan untuk satwa liar, perlindungan itu sudah diatur pemerintah dalam undang-undang. Hanya saja pemahaman akan undang-undang itu masih kurang. Selain dari pemerintah banyak pula komunitas-komunitas pecinta hewan yang menyerukan perlindungan terhadap hewan liar.
10
Afif Dihan Putra Pradana (Ketua HSTP) Eksistensi hewan itu dianggap bermanfaat bagi manusia juga ada sisi negatifnya tergantung sudut pandang tiap individu. Misalnya tikus akan di pandang sebagai hama oleh sebagian orang namun bagi peneliti tikus itu bermanfaat sebagai hewan coba. Eksistensi hewan sangat penting. Dilihat dari sejarahnya, hewan itu diciptakan terlebih dahulu, jadi kita harus menghormati penghuni pertama bumi. Selain itu hewan menjadi penting sebagai sumber protein dan pendidikan bagi manusia. Dari bidang peternakan, hewan ternak selain dimanfaatkan sebagai sumber protein, hewan itu juga menambah penghasilan pemiliknya. Masyarakat sendiri sebagian sudah memperlakukan hewan dengan baik, namun tidak sedikit pula yang masih memperlakukan hewan dengan kasar, tidak memenuhi kebutuhannya bahkan menyiksanya. Kesadaran itu sendiri tergantung dari tingkat pendidikannya dan pemahaman manusia terhadap hewan tersebut. Misalnya, kita menganggap hewan itu hama,mencuri barang kita dan kita merasa kesal dengan mereka. Namun kita tidak sadar, kalau kitalah yang terlebih dulu mengambil habitat mereka dan mengusik keberadaan mereka.
Front
Sekarang ini orang sudah mulai peduli dengan hewan terutama pet animal ditandai dengan banyaknya komunitas pecinta hewan. Yang kurang saat ini adalah bagaimana cara memperlakukan hewan itu dengan baik. Kondisi di setiap daerah bisa berbeda-beda. Kemajuan klinik hewan di suatu daerah itu dapat memajukan pemikiran orang-orang terhadap hewan. Hewan itu memegang peranan penting sebagai penjaga rantai makanan. Hewan menjadi sangat penting bagi beberapa orang khususnya pecinta pet animal. Banyak orang menganggap hewan itu seperti anak mereka sendiri, sehingga kondisi ini bisa saja mempengaruhi kondisi kesehatan pemiliknya terutama kesehatan mental pemilik. Hal ini terjadi karena manusia dan hewan kesayangan itu sudah membuat ikatan, baik hewan itu sebagai hiburan bagi mereka ataupun sebagai teman. Hal yang perlu dibenahi saat ini adalah bagaimana cara mengedukasi masyarakat dalam hal memperlakukan hewan dengan cara yang benar. Kita perlu menyadarkan masyarakat bahwa hewan itu penting, dan harus diperlakukan selayaknya makhluk hidup.
Delvin Reza Putra (Ketua KSHK)
Animal and society terdapat sisi baik dan sisi buruk yang terjadi pada hubungan masyarakat dan hewan,dan hubungan hewan dengan hewan. Belakangan ini hubungan manusia dengan hewan dari artikel yang sudah saya baca memberikan hewan ruang untuk berada di kehidupan manusia. Contohnya gerakan animal right yaitu memberikan kebebasan kepada hewan seperti menjaga five freedom of animal welfare. Beberapa keburukan yang sering di jumpai adalah dengan sadar manusia memanggil atau membandingkan orang, mengeluarkan emosi dengan menggunakan nama-nama hewan. Memelihara hewan menjadi pilihan karena hewan memberikan hiburan setelah beraktifitas seharian, contohnya kucing, yang bersifat lucu dan bisa diajak main. Adapun alasan lain memilih memelihara hewan untuk mencari keuntungan dari hasil produksi, bisa kita ambil contoh hewan ternak, karena hewan ternak menguntungkan dan memberikan penghasilan yang didapat dari perkembangbiakan sehingga dapat dikonsumsi masyarakat. Harapan saya masyarakat sadar bahwa menjaga hubungan antara hewan dan manusia menjadi tugas bersama bukan hanya dokter hewan, pecinta hewan tetapi berbagai lapisan masyarakat harus sadar dan saling peduli untuk hidup bersama sama.
Faishal Abdillah (Ketua PC IMAKAHI)
11
Buzz
Fenomena Inbreeding di FKH alo, sobat vets! Sesuai dengan judulnya, kita akan membahas tentang inbreeding di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada kita tercinta ini. Sebelumnya, tahu kah kalian apa itu inbreeding? Inbreeding merupakan istilah yang sering dipakai dalam dunia medis yang berarti perkawinan sedarah atau perkawinan antar dua makhluk hidup yang masih merupakan kerabat atau keluarga. Nah, berbeda dengan definisi di atas, inbreeding yang terjadi di FKH UGM ini merupakan hubungan spesial antara dua insan dengan profesi yang sama. Mulai dari sesama mahasiswa, sesama dosen, dan sesama dokter hewan sendiri. Salah satu pasangan inbreeding di FKH UGM adalah drh.Medania Purwaningrum, M.Sc. dari departemen Biokimia dan Biologi Molekuler FKH UGM. Sobat vets pasti banyak yang sudah tahu, kan? Beliau merupakan dosen biokimia yang ternyata juga alumni FKH UGM angkatan 2005. Lahir dari keluarga dokter hewan, drh.Meda ternyata mempunyai suami yang juga dokter hewan, yang saat ini bekerja di sebuah perusahaan di Cirebon.
12
Pada saat masih duduk di bangku perkuliahan, drh.Meda menuturkan bahwa pada saat itu laporan praktikum milik beliau sering dijadikan contoh laporan sebagai patokan untuk satu angkatan. Beliau juga menegaskan bahwa sesama mahasiswa harus saling membantu dalam tugas-tugas, karena pasti ada saatnya kita akan membutuhkan bantuan orang lain pula. Dan karena laporan praktikum tersebut, hubungan drh. Meda dengan suami, yang pada awalnya tidak terlalu dekat, perlahan menjadi dekat karena beliau dan suami dulu satu kelas dan sering meminjam laporan praktikum, serta sama-sama menjadi anggota aktif UKM PIARA (sekarang KSHK). Keduanya lalu memutuskan untuk berpacaran saat semester akhir perkuliahan. Kesibukan keduanya di saat menjalani koasistensi untuk menjadi dokter hewan bukan merupakan suatu halangan, karena keduanya sudah paham dengan kegiatan masing-masing. Untuk sekarang pun, beliau juga masih menjalani LDR (Long Distance Relationship) dengan sang suami karena tempat kerja yang berjauhan (Yogyakarta-Cirebon).
Buzz
“
Menurutnya, kejadian inbreeding ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kesamaan angkatan, frekuensi bertemu, dan keikutsertaan dalam UKM yang sama.
�
Menurut drh. Meda, walaupun menjalani LDR, beliau dan suami tetap saling membantu pekerjaan masing-masing. Seperti contohnya diskusi tentang kesmavet (Kesehatan Masyarakat Veteriner) dan sang suami yang membantu menangani klinik drh. Meda ketika beliau sedang berhalangan. Fenomena inbreeding di FKH yang sekarang ini juga tidak jarang, karena memang perkuliahan sudah semakin padat, ditambah dengan praktikum, tugas, kegiatan kemahasiswaan, dan bahkan kegiatan Focus Group Discussion (FGD). Sebagai dosen, drh. Meda tidak mempermasalahkan hubungan spesial antar-mahasiswa, asal mahasiswa FKH bisa menjaga nilai tetap baik, bahkan bila mungkin nilai stabil dengan predikat cumlaude.
Selain drh. Meda, ada beberapa mahasiswa juga yang mengutarakan pendapatnya tentang fenomena inbreeding di FKH UGM ini. Salah satunya adalah Gregorius Viktor Lembang atau yang biasa disebut Geri, mahasiswa angkatan 2017 yang mengaku telah berpacaran selama satu tahun tiga bulan dengan sesama mahasiswa FKH UGM dimulai dari semester dua. Menurutnya, kejadian inbreeding ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kesamaan angkatan, frekuensi bertemu, dan keikutsertaan dalam UKM yang sama. Selain Geri, salah satu mahasiswa yang enggan disebutkan namanya, memberi pernyataan bahwa walaupun sama-sama sibuk, komunikasi harus tetap dijaga.
drh. Medania
Sumber: Koleksi Pribadi
13
Buzz
Selain narasumber berikut, kami juga melakukan survei pada mahasiswa angkatan 2015, 2016, 2017, dan 2018. Dari 53 responden, lebih dari setengahnya memiliki hubungan spesial, mulai dari gebetan, pacar, mantan, bahkan tunangan. Seperti yang telah diungkapkan Geri, faktor berada pada angkatan, UKM, dan kelas yang sama, serta kesibukan yang menuntut mahasiswa siap sedia dalam mengemban kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat terhindarkan dan kebanyakan menjadi sebab terjadinya inbreeding di FKH ini. Adapun reaksi yang didapat dari orang-orang di sekitar, mulai dari terkejut, mendukung, sampai menjadi bahan obrolan di lingkungan kampus. Hubungan spesial antar-mahasiswa juga dapat menjadi pacuan akademik sehingga dapat membantu di kemudian hari. Asalkan tetap pada tujuan awal, mengapa tidak?
Tidak berminat 16,4%
Minat Inbreeding Tidak 27,2%
Ya 56,4%
Status Inbreeding di FKH UGM Tunangan 11% Lainnya 27%
Pacar 27%
Tahun Angkatan Responden 45 40
39
Gebetan 27%
35 30 25 20 15 10
7
5
3
2
3
2015
Tidak diketahui
0
2018
14
2017
2016
Mantan 8%
Buzz
Mengenal Secara Umum Organisasi Internasional Mahasiswa Kedokteran Hewan
Sumber : Koleksi Pribadi
nternational Veterinary Students’ Association (IVSA) merupakan organisasi non-profit mahasiswa kedokteran hewan internasional yang memiliki anggota di seluruh dunia. Organisasi ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi Mahasiswa Kedokteran Hewan di seluruh dunia untuk saling berhubungan dan berkolaborasi dalam dunia Internasional. IVSA sendiri lebih berfokus kepada kegiatan kongres, simposium, exchange program, partnership antar instansi di berbagai negara hingga organisasi dunia, dan berbagai charity program. IVSA juga memiliki berbagai standing committee (komisi) dan working groups yang membawahi bidang adalah one health, animal welfare, wellness (kesehatan mental), veterinary education, alumni, dan policy. IVSA global dijalankan oleh berbagai posisi kepengurusan
seperti president (ketua), secretary general, treasurer, public relations coordinator yang bertanggungjawab terhadap internal dan external communication diantara pengurus dan publik, external relations officer yang bertanggungjawab untuk kerjasama dengan berbagai company dan organisasi, member organisation director yang bertanggungjawab terhadap hubungan IVSA Global dengan berbagai member organisation (chapter), committee coordinator yang mengatur berbagai komisi yang ada, dan development aid director yang bertugas mengurusi berbagai kegiatan seperti scholarship grant hingga bantuan bagi sekolah kedokteran hewan yang membutuhkan. Kepengurusan dalam IVSA global diduduki oleh mahasiswa dari berbagai negara. Seperti contohnya, Presiden IVSA saat ini diduduki oleh Magda Jannasch vet student dari Afrika Selatan, dan jabatan Public Relations Coordinator diduduki oleh Andre Firmansyah yakni vet student dari Indonesia.
15
Buzz
Saat ini IVSA global memiliki lebih dari 40 ribu anggota vet student yang tersebar di berbagai Fakultas Kedokteran Hewan yang ada di dunia termasuk Fakultas Kedokteran Hewan di Indonesia. Hubungan antara Fakultas Kedokteran Hewan di Indonesia dengan IVSA dijalankan melalui IMAKAHI (Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia). IMAKAHI memiliki departemen public relation yang bertugas untuk mengurusi segala komunikasi dan kegiatan yang berikatan antara IVSA ke Indonesia (IMAKAHI) maupun Indonesia (IMAKAHI) ke IVSA. Keanggotaan bagi anggota IVSA Indonesia, otomatis ini berarti bahwa
Jika ingin tahu tentang berbagai kegiatan IVSA lebih lanjut dapat dicek di official account milik IVSA yakni di Facebook (@ivsapage), Instagram (@ivsa_global), Twitter (@IVSA_GLOBAL) dan website (www.ivsa.org). Wawancara yang telah kami lakukan dengan dua narasumber yakni Nadhira Ayu sebagai anggota dari departemen public relation dari IMAKAHI dan Andre Firmansyah sebagai pemegang jabatan Public Relations Coordinator IVSA Global 2018/2019. Memberikan gambaran bahwa menjadi bagian dari IVSA adalah pengalaman yang sangat-sangat seru dan menarik. “Life-changing” Kata Andre dan “Amazing”. Menurut Nadhira. Mereka menuturkan bahwa
mahasiswa yang merupakan mahasiswa
menjadi bagian dari asosiasi
Kedokteran Hewan di Indonesia telah
internasional ini secara tidak langsung
otomatis menjadi anggota dari IMAKAHI,
mengajarkan bagaimana menigkatkan
dan mahasiswa yang menjadi anggota
kemampuan softskill seperti kemampuan
IMAKAHI otomatis juga menjadi angggota
cara berhubungan dan berkomunikasi
IVSA. Namun, jika ingin menjadi
dengan orang lain yang meiliki kultur dan
pengurus, anggota harus mendaftar dan
budaya yang berbeda dengan Indonesia,
mengajukan diri kepada IVSA global
“Kita juga bisa tau bagaimana
pada IVSA general assembly untuk
sebenarnya organisasi dunia itu bekerja,
dipilih atau diangkat menjadi pengurus.
bagaimana partnership antar organisasi
Hal-hal yang perlu dipersiapkan jika
dunia berjalan dan bagaimana
ingin mengikuti berbagai kegiatan IVSA
organisasi-organisasi besar seperti
adalah niat, usaha, dapat berkomunikasi
WHO/OIE membuat kebijakan dan
dalam bahasa inggris (bahasa
statement tentang permasalahan-
internasional), dan dapat membawa
permasalahan kesehatan di dunia.
ini adalah bersifat otomatis, di
kultur Indonesia dengan baik.
16
Buzz
Serta khususnya bagaimana IVSA dan vet student dapat berperan dalam pergerakan internasional.” Tutur Andre. Nadhira juga menyampaikan bahwa “Dengan mengikuti kegiatankegiatan IVSA kita bisa mendapatkan banyak relasi dan kenalan baru dan bagaimana caranya get along dengan orang-orang yang berbeda.” Jika berminat untuk menjadi bagian dari pengurus IVSA, Andre berpesan bahwa “Jangan malas cari informasi soal IVSA, lewat facebook, instagram, website, tapi paling banyak di facebook yang lebih realtime, jika ingin tanya-tanya bisa mengirim pesan di facebook. Jika ingin jadi pengurus niatkan untuk bermanfaat bagi IMAKAHI dan IVSAnya jangan hanya untuk diri sendiri dan jangan lupa niatkan untuk berbagi informasi ke adik-adik tingkat agar informasi tentang IVSA tidak terputus.” (Sava,Wanda,Dianita)
Sumber : Koleksi Pribadi
Sumber : Koleksi Pribadi
Sumber : Koleksi Pribadi
17
Style
Halo, Kamu Wanda Aliya
Ilustrator oleh Nurul Fitriani
ku tidak tahu apakah ketika kau menerima surat ini di tanganmu matahari sedang menyingsing terik atau malah telah tenggelam tak nampak lagi batang hidungnya. Maka dari itu— terlepas dari pukul berapa kau membaca suratku ini—kuucapkan, halo. Aku tidak akan bertanya bagaimana kabarmu karena bukan untuk itu surat ini kutulis. Pun aku tidak akan berkata bahwa kabarku di sini baik-baik saja dan kau tak perlu mengkhawatirkanku—karena bukan itu kebenarannya. Surat ini kutulis karena mungkin aku sedang merindukanmu, serindu-rindunya.
18
Jangan mengulum senyum atau bahkan tertawa karena perasaanku bukanlah guyonan lucu. Kali ini hatiku sedang serius. Ketika kau membaca surat ini, maka kemungkinan aku sedang berada di kampus. Mungkin di kelas, sedang kebingungan akan materi yang dibawakan dosen kesayanganku. Bukan karena aku tak paham kuliahnya—mungkin sedikit—tapi karena tulisan di layar proyektor yang terlalu kecil atau aku yang duduk terlalu jauh di belakang. Tapi toh, tak apa. Dengan duduk di belakang aku bisa bebas melamunkan hadirmu tanpa seorang pun memergoki. Aku mungkin juga sedang berada di kantin, berdiri di antara warung lotek dan siomay. Berusaha memutuskan pilihan terberat dalam hidupku, haruskah aku makan makanan bergizi atau makanan kecintaanku. Meski pada akhirnya kau tahu, aku pasti memilih siomay dibanding apapun. Tapi jika siomay disandingkan denganmu, aku pasti akan memilih kamu.
Style
Bisa juga aku tengah bergelut dengan tumpukan buku dan jurnal yang menggunung. Seperti rutinitas, berusaha mencari tinjauan pustaka untuk laporan praktikumku yang tiga puluh menit lagi harus dikumpul. Kau selalu tahu aku tak punya pengaturan waktu yang baik. Itu sebabnya aku sering tergopoh-gopoh mengerjakan suatu hal. Namun setelah kutinjau ulang, kau adalah faktor yang menyebabkan aku tak patuh waktu. Sebab kaulah yang mengganggu pikirku selalu. Hei, aku tahu betul bahwa memang aku yang mengucap kata selesai dua bulan lalu. Pun aku sadar dengan kenyataan bahwa mengirimu surat kaleng seperti ini sama saja dengan tak tahu malu. Namun aku keburu tenggelam ditelan rindu. Jika memang tak tahu malu adalah aku, maka biarkanlah kau mengenangku seperti itu. Sebab rasa-rasanya urat maluku telah terputus oleh sesal dan dukaku. Yang kuingin hanya satu, yaitu kembali pada masa lalu ketika kita masih berada di jalan yang sama. Ketika kau menggandengku dengan penuh mesra sebelum semuanya hancur tak bersisa.
Kuakui memang akulah yang egois. Tak pernah mau mendengarmu hingga tuntas, hanya bicara untuk membalas. Beradu argumentasi untuk menyuapi egoku. Tentu saja aku tak pantas, bersanding dengan seorang seperti sosokmu. Tentu saja aku menangisi semuanya, setelah semua ini kandas, setelah semua ini habis. Lalu pada detik ini, tidak ada yang bisa kulakukan kecuali mengenangmu dalam hayalku. Berharap semuanya kembali seperti sedia kala hanyalah mimpi di siang bolong. Kini kau telah bahagia melepasku, bahagia dengan hidup barumu tanpa ada aku di dalamnya. Hanya tersisa aku dengan sejuta kenangan kita dan rasa sesal yang tak akan pernah mati meski waktu berusaha membunuhnya. Lalu kini, siapa lagi yang akan kupanggil kamu?
19
Style
Mendengarkan Koran Nabila Cahyawati Santosa
Kata surat- surat kabar dengarkan negeri kita! Tapi sayang, koneksi internet di ruang tunggu bandara lebih cepat tersambung, dibanding kabar sepasang masa kanak yang dulu saling berbagi petang dan penting. dengarkan negeri kita! Tapi sayang, ladang jagung di belakang rumah terlanjur gembur oleh pupuk buatan petani tetangga, sebab tanah sibuk mendamba bulir- bulir padi, dan membenci apa yang tumbuh pada dirinya sendiri. dengarkan negeri kita! Tapi sayang, suara decit pintu, desah sepatu, pun pekikan minta keadilan tak sanggup menolehkan kepala, karena mata terlalu erat membungkuk di sebuah kepentingan berlabel pribadi. dengarkan negeri kita! Tapi sayang, kini telinga terlalu sibuk tertutup tebalnya ego sendiri, tentang siapa yang menang pastilah benar, dan saja yang kalah haruslah salah.
berhenti berlangganan
20
Ilustrator oleh Nokeu
Dengarkan negeri kita, kata surat- surat kabar. Tapi sayang, kita sudah lama
Style
Kita Adalah Petualang yang Gemar Melarikan Diri dari Kita Nabila Cahyawati Santosa
Seorang penulis membawaku kepada penulis yang lain, seperti satu buku membawaku pada buku yang lain, seorang petualang membawaku pada petualang yang lain—atau petualangannya sendiri. Aku tidak pernah berhasil menerjemahkan satu puisi untuk siapa saja, karena aku terlalu egois untuk menjadikan artinya sebagai milikku sendiri. Jangan tanya padaku berapa kali aku bergelut dengan soal bahasa. Aku adalah bahasa itu sendiri. Membaca bagaimana aku terdampar pada halaman- halaman Mary Oliver. Katanya dalam Owl and Other Fantasies, aku menemukan Wild Geese cukup untuk memberikan aku alasan berpetualang pada halaman berikutnya. You do not have to be good. You do not have to walk on your knees for a hundred miles through the desert, repenting. You only have to let the soft animal of your body love what it loves. Tapi petualang lagi- lagi terhenti, karena realita selalu membawaku jauh dari kata tualang, atau beberapa buku kadang hanya terlalu mahal. Beberapa petualangan kadang membawaku pada pertemuan singkat antara kata kerja dan kata sifat. Atau terkadang, pertemuan itu membutuhkan waktu, pertemuan- pertemuan yang lain, dan beberapa janji temu yang tidak pernah direncanakan.
petualangan kita sendiri. 2018
Ilustrator oleh Nokeu
Kau tidak pernah tahu seberapa jauh sebuah kalimat mampu membawa kita pergi. Atau seberapa jauh kita mampu melarikan diri dari kalimat pembuka di paragraf terakhirmu;
21
Style
Pundak Tanpa Kepala Leandra
Tercium wangi yang sama Dengan batas segaris kematian Alirannya belum cukup Nyali-pun juga Mungkin terlalu sombong Atau bahkan tidak ada harapan Hampir meledak, namun terhalang Oleh pundak tanpa kepala Seakan berkata Istirahatlah sebentar Tak akan kutanya kenapa
Ilustrator oleh Nokeu
22
Studi Pentas Vena Teatrika 2019
Pimpinan Produksi Katarina Anggite Sutradara Wanda Aliya H Stage Manager Nurul Fitriani Pemain Fatimah Fitri, Wanda Aliya H, Prisca Andini Nirwan , Qolbi Aghna Nursulistyo, Angelica Meita A
Sinopsis Kinanti, seorang gadis polos yang termakan fitnahan kejam pembullynya di masa lalu. Segala cacian dan cemoohan mengikutinya setiap saat. Membuatnya semakin terperosok dalam neraka yang diciptakan oleh pikirannya sendiri. Mampukah ia meloloskan diri dari jeratan masa lalunya? Ataukah masa lalunya yang akan menguasainya
23
Ilustrator oleh Nurul Fitriani
24
Badan Penerbitan Pers Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Jl. Fauna 2 Karangmalang Yogyakarta
bppmfkhugm@yahoo.com www.bppm.fkh.ugm.ac.id bppm_fkhugm @bppmfkhugm