Skip to main content

Dua Tahun Duet OKE

Page 1

HARGA DI TARAKAN: Rp 10.000,-

KORAN MINGGUAN Edisi: 125

pekan ke-3

w w w. b e n u a nt a . a . id

maret 2021

email:redaksibenuaanta@gmail.com

SENIN 15 MARET 2021

Indikator Makro Pembangunan : Indeks Pembangunan Manusia 2018 75,69 persen (Tarakan) 70,56 persen (Kaltara) 71,39 persen (Nasional) 2019 75,09 persen (Tarakan) 71,15 persen (Kaltara) 71,92 persen (Nasional) 2020 75,83 persen (Tarakan) 70,63 persen (Kaltara) 71,94 persen (Nasional)

BACAANNYA MASYARAKAT KALIMANTAN UTARA Usia Harapan Hidup 2018 73,88 persen (Tarakan) 75,5 persen (Kaltara) 71,2 persen (Nasional) 2019 73,92 persen (Tarakan) 72,54 persen (Kaltara) 71,34 persen (Nasional) 2020 75,83 persen (Tarakan) 72,59 persen (Kaltara) 71,47 persen (Nasional) Rata-Rata Lama Sekolah 2018 9,94 persen (Tarakan) 8,87 persen (Kaltara) 8,17 persen (Nasional) 2019 9,96 persen (Tarakan) 8,94 persen (Kaltara) 8,34 persen (Nasional) 2020 9,97 persen (Tarakan) 9 persen (Kaltara) 8,9 persen (Nasional)

Pengeluaran Per Kapita (Per bulan, dalam juta rupiah) 2018 10,073 (Tarakan) 8.943 (Kaltara) 11,059 (Nasional) 2019 11,509 (Tarakan) 9,343 (Kaltara) 11,299 (Nasional) 2020 10,894 (Tarakan) 8,756 (Kaltara) 11,01 (Nasional) Pertumbuhan Ekonomi 2018 7,52 persen (Tarakan) 6,05 persen (Kaltara) 5,17 persen (Nasional) 2019 7,69 persen (Tarakan) 6,91 persen (Kaltara) 5,02 persen (Nasional) 2020 -0,78 persen (Tarakan) -1,11 persen (Kaltara) -2,07 persen (Nasional)

Angka Inflansi 2018 5 persen (Tarakan) 5 persen (Kaltara) 5,17 persen (Nasional) 2019 1,47 persen (Tarakan) 1,47 persen (Kaltara) 2,72 persen (Nasional) 2020 1,15 persen (Tarakan) 1,35 persen (Kaltara) 1,68 persen (Nasional) Tingkat Kemiskinan 2018 6,15 persen (Tarakan) 6,68 persen (Kaltara) 6,89 persen (Nasional) 2019 6 persen (Tarakan) 6,63 persen (Kaltara) 9,22 persen (Nasional) 2020 6,24 persen (Tarakan) 6,8 persen (Kaltara) 9,78 persen (Nasional)

Tingkat Pengangguran 2018 5,94 persen (Tarakan) 5,22 persen (Kaltara) 5,34 persen (Nasional) 2019 4,78 persen (Tarakan) 5,8 persen (Kaltara) 5,01 persen (Nasional) 2020 5,86 persen (Tarakan) 4,97 persen (Kaltara) 7,07 persen (Nasional) *sumber data refleksi dua tahun kepemimpinan dr H Khairul M.Kes – Effendhi Djufrianto

Dua Tahun Duet OKE Tepat Satu Maret dua tahun lalu, estafet kepemimpinan Kota Tarakan resmi beralih. dr. H. Khairul, M.Kes - Effendhi Djuprianto (Oke) dipercaya memimpin Pemerintah Kota Tarakan di Bumi Paguntaka hingga 2024 mendatang. Dengan membawa visi mewujudkan Tarakan maju dan sejahtera melalui smart city, duet Oke perlahan tapi pasti telah membawa banyak perubahan bagi Tarakan. BACA SELENGKAPNYA HALAMAN 8 & 9

#benuantakoranmilenial


2

Senin 15 Maret 2020

BANTUAN: Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan sembako kepada korban kebakaran, Kamis (11/3/2021).

Gubernur Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran TARAKAN - Musibah kebakaran yang menghanguskan enam unit rumah di RT 13 daerah Pasar Beringin, Kelurahan Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Tengah, Kalimantan Utara (Kaltara) pada Selasa (9/3/2021) dini hari WITA lalu, terus menyita perhatian semua pihak. Tak terkecuali Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, dengan menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan sembako kepada korban kebakaran, Kamis (11/3/2021). Penyerahan bantuan dari Pemprov Kaltara melalui Gubernur dilakukan di

Kantor Kelurahan Karang Anyar Pantai yang sementara dijadikan posko bantuan korban kebakaran. Walikota Tarakan, dr Khairul, M.Kes beserta jajarannya dan Kepala Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara, Andi Santiaji serta sejumlah Forkopimda turut hadir dalam kesempatan ini. Adapun nilai bantuan yang diterima setiap korban sebesar Rp10 juta dari enam kepala keluarga (KK). Sementara satu kepala keluarga yang terdampak atas musibah ini menerima sejumlah Rp5 juta. Dalam sambutannya, Zainal Arifin

Paliwang, menyampaikan keperihatinannya atas musibah tersebut. “Mohon maaf atas keterlambatan pemberian bantuan ini lantaran di waktu yang bersamaan saya menjalani kedinasan di luar kota. Saya berharap musibah ini yang terakhir kalinya di Kaltara, khususnya di Tarakan,” ucap Zainal. Gubernur tak menampik bahwa sebagian besar pemukiman di Bumi Paguntaka, sebutan Kota Tarakan, khususnya di wilayah pesisir merupakan daerah padat. “Masalah ini tadi sudah saya sampaikan ke Pak Walikota untuk dibangunkan hydrant di perumahan padat penduduk seperti di

Kembangkan Budidaya Lobster di Kaltara

babkan kebakaran,” imbuh Zainal. Amir Sarifuddin, satu dari enam korban musibah tersebut mengaku merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemprov melalui Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang. “Alhamdulillah bantuan dari Pak Gubernur Kaltara ini saya bermanfaat dan sangat membantu. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih banyak kepada Pak Zainal, semoga beliau tetap sehat walafiat,” tutur Amir. (mil/sur)

Editor: M. Yanudin

KUNJUNGAN: Wagub Kaltara, Dr. Yansen TP berfoto bersama rombongan BNPP dan Kemenlu.

Kunjungi Kaltara, Kemenlu Bahas Perlindungan WNI di Malaysia

Gubernur Studi Banding ke Lombok Timur

LOMBOK – Lobster merupakan salah satu komoditi hasil laut yang memiliki harga jual tinggi sampai saat ini. Tingginya harga lobster di pasaran Internasional membuat sejumlah pelaku usaha berlomba-lomba membudidayakan udang raksasa tersebut. Hal inilah yang mendorong Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum mencoba membuat terobosan baru. Yaitu mencoba membudidayakan lobster di Kaltara. Namun sebelum melangkah lebih jauh, Gubernur Kaltara terlebih melakukan studi banding ke budidaya lobster petambak Teluk Jukung, Telong-Elong, di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (8/9/2021) kemarin. Kehadiran mantan Wakapolda Kaltara di Lombok Timur didampingi Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan (UBT), Rukisah Saleh, yang juga anggota Tim Sinkronisasi Pemprov Kaltara. Kepada media ini, Rukisah mengapre­ siasi terobosan Pemprov Kaltara melalui inisiasi Gubernur Zainal Arifin Paliwang. “Apa yang dilakukan Gubernur Zainal ini patut diapresiasi, apalagi di Kaltara belum pernah ada budidaya lobster,” tuturnya. “Kita sama-sama tahu, kalau harga

daerah pesisir. Nanti Pemprov bantu dana untuk dikelola,” ujarnya. Untuk diketahui, hydrant adalah sistem pemadam api yang menggunakan media air, secara sistemnya tidak berbeda dengan sistem pompa air yang ada di rumah. Hal ini dilakukan apabila musibah serupa terjadi dapat ditangani dengam cepat hingga tak menelan banyak korban. “Untuk pemukiman penduduk yang berada di daerah padat apalagi yang jarak rumahnya berdekatan, saya mengimbau untuk lebih waspada. Perhatikan posisi kompor, kabel saluran listrik yang menye-

STUDI BANDING: Gubernur Kaltara saat berada di lokasi budidaya lobster di Lombok Timur.

lobster itu memeiliki nilai ekonomis yang tinggi. Tapi tetap perlu dilakukan kajiankajian yang lebih dalam,” tambah Rukisah. Selain membutuhkan kajian yang mendalam, menurut Rukisah, sejumlah poin juga perlu diperhatikan jika memang Gubernur Kaltara ingin mengembangkan budidaya lobster di Bumi Benuanta-sebutan Provinsi Kaltara. “Kan kita tahu di Kaltara ini tidak ada lobster, adapun yang pernah didapat jenisnya bukan lobster mutiara, tapi lobster pasir yang pernah ditemukan di perairan Pulau Bunyu,” ungkapnya. Tak hanya itu, hal utama yang perlu diperhatikan untuk membudidayakan lobster harus melalui metode kerambah seperti yang dilakukan pembudidaya di Lombok Timur. “Ini juga harus diperhatikan,” cetusnya. Pemprov Kaltara juga harus memperhatikan sanitasi perairan untuk lokasi

budidaya hingga tingkat gelombang yang ada di perairan Kaltara. Jika tidak semua lobster yang ada di kerambah bisa mati. “Kalau yang kita lihat di Lombok, budidaya lobster kerambahnya berada di teluk. Nah kalau di Kaltara ini kita mau cari lokasi di mana? Sedangkan kita tahu ombak di Kaltara cukup besar,” kata pria berkacamata ini. Oleh karena itu, Rukisah menyarankan, jika memang di Kaltara ingin diadakan pembudidaya lobster kerambah seperti di Lombok, maka perlu dilakukannya studi banding atau penelitian lebih jauh lagi. “Bukan tidak bisa di Kaltara adakan budidaya lobster, tapi memang perlu dipelajari lagi lebih mendalam,” saran Rukisah menambahkan. (mil/msr)

Editor : M. Yanudin

TARAKAN – Salah satu tujuan kunjungan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia ke Kalimantan Utara (Kaltara) yakni, mencari solusi perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia dan juga wilayah perbatasan. Kedatangan rombongan kedinasan tersebut pada Selasa, 09 Maret 2021 langsung disambut Wakil Gubernur Kaltara, Dr. Yansen TP, M.Si. Selanjutnya, BNPP dan Kemenlu melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Nunukan pada pukul 14.30 Wita. Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha menyatakan bahwa kunju­ ngannya bersama BNPP merupakan bentuk sinergi bersama pemerintah daerah dalam hal perlindungan WNI dan pengelolaan perbatasan. “Kami bersama Pemerintah Provinsi Kaltara dan Pemerintah Kabupaten Nunukan, ingin berkoordinasi

seputar perlindungan WNI kita yang ada di Malaysia dan juga beberapa masalah perbatasan,” jelas Judha kepada benuanta.co.id. Pihaknya akan mendalami isu dan masalah-masalah yang dialami WNI selama ini. “Bersama pemda kami akan cari solusi mengenai upaya terbaik perlindungan WNI, baik yang ada di Malaysia, yang sudah balik dari Malaysia dan mencegah agar warga kita tidak masuk ke Malaysia melalui jalur-jalur tikus,” tukasnya. Judha juga komitmen agar persoalan deportasi dan penangkapan WNI oleh petugas negara tetangga menjadi perhatian pihaknya bersama pemda. “Termasuk juga soal deportasi dan penangkapan WNI, hal inilah yang tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri sehingga perlu kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah,” tandasnya di ruang VVIP Bandara Juwata Tarakan. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo Editor : Nicky Saputra


Senin 15 Maret 2021

Gubernur Sediakan Asrama Mahasiswa NTB Asal Kaltara SUMBAWA – Mahasiswa asal Kalimantan Utara (Kaltara) yang menimba ilmu di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar pertemuan dengan Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum, Ahad (7/3/2021) malam. Pertemuan ini berlanjut sore tadi, sekitar pukul 16.00 WITA. Kepada Gubernur Zainal A Paliwang, Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kalimantan Utara ( IPMKU) Sumbawa, Muhammad Riswan menyampaikan beberapa keluhan para mahasiswa dan sejumlah program kerjanya. Di antaranya, pada April mendatang, IPMKU Sumbawa yang beranggotakan sekitar 170 orang rencananya akan menggelar pelantikan pengurus. Selain itu, IPMKU Sumbawa meminta agar keberadaan

mereka di kampung orang juga diperhatikan oleh Pemprov Kaltara. “Sudah tiga tahun perhimpunan mahasiswa ini terbentuk, tapi baru kali ini diperhatikan melalui Gubernur Kaltara yang baru, yaitu Pak Zainal,” ungkap Muhammad Riswan. PKM Sumbawa meminta untuk disediakan wadah tempat berkumpul. Seperti Asrama Putra dan Putri yang sekaligus difungsikan sebagai Sekretariat IPMKU Sumbawa. Permintaan tersebut diwujudkan oleh Gubenur Zainal A Paliwang dengan menyediakan dua tempat sebagai Asrama Putra dan Putri yang sekaligus dijadikan sekretariat PKM Sumbawa. “Alhamdulillah setelah bertemu tadi malam, sore tadi permintaan kami ditindaklanjuti bersama

gubernur. Tadi kami sudah dapat tempat untuk dijadikan asrama dan sekretariat,” katanya. Dalam kesempatan itu, Gubernur Zainal A Paliwang juga memberikan kebutuhan pokok berupa beras sebanyak 20 karung. Bantuan ini diberikan untuk mengurangi beban orang tua mahasiswa yang terdampak pandemi Covid-19. “Dengan adanya perhatian ini, tentunya kami yang sedang mengenyam pendidikan bisa fokus belajar. Dan setelah pulang ke Kaltara, kami dapat membawa kebanggaan tersendiri untuk mendapatkan apa yang diinginkan,” harap Riswan. (mil/mar)

Sumber: Diskominfokaltara Editor : M. Yanudin

BANTUAN: Gubernur Kaltara saat memberikan bantuan beras untuk mahasiswa asal Kaltara di NTB.

TIBA : Rombongan BNPP dan Kemenlu saat tiba di Tarakan.

Dorong Kebijakan Pusat Bangun Wilayah Perbatasan di Kaltara Wagub Kaltara Sambut Kedatangan BNPP dan Kemenlu TARAKAN – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. Yansen TP, M.Si menyambut kunjungan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di ruang VVIP Bandara Internasional Juwata Tarakan, Selasa 9 Maret 2021. “Ini adalah hubungan kerja antara pemerintah pusat dan daerah, di dalamnya akan ada implementasi kebijakan pusat di daerah, begitu juga daerah harus mendorong agar kebijakan pusat dapat sesuai dan eksis di daerah, terutama mengenai pengelolaan perbatasan,” tutur Yansen kepada benuanta.co.id. Mantan Bupati Malinau dua periode tersebut me-

nerangkan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltara dan juga Kabupaten/Kota perlu bersinergi mengelola perbatasan dan melindungi Warga Negara Indonesia (WNI). Menurut Yansen, ada kewenangan – kewenangan yang tidak dimiliki oleh pemerintah daerah terkait pengelolaan perbatasan, sehingga pihaknya menaruh harapan pada BNPP dan Kemenlu. “Daerah juga harus merespons dan mendorong agar kebijakan pusat yang akan dikerjakan di daerah benarbenar sesuai. Kita mendorong agar kedatangan BNPP dan Kemenlu ini dapat menghadirkan kebijakan pusat di Kaltara, karena ada kewenangan pengelolaan perba-

tasan yang tidak dimiliki daerah,” lanjutnya. “Kami berharap beliau-beliau ini dapat mempertegas kebijakan pusat di daerah melalui pembangunan jalur-jalur resmi perbatasan, agar kehormatan bangsa dan negara kita tetap terjaga,” lanjut penulis buku Kaltara Rumah Kita itu. Pria yang lahir di tanah perbatasan ini menilai, upaya BNPP dan Kemenlu harus proporsional di daerah yang dipimpinnya. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo Editor : Nicky Saputra

Permasalahan Perbatasan Bakal Jadi Perhatian BNPP TARAKAN – Berbagai masalah yang terjadi di daerah perbatasan akan menjadi perhatian khusus bagi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Merujuk pada Perpres Nomor 12 Tahun 2010 pasal 3, BNPP mempunyai tugas menetapkan kebijakan program pembangunan perbatasan, menetapkan rencana kebutuhan anggaran, mengoordinasikan pelaksanaan, dan melaksanakan evaluasi dan pengawasan terhadap pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan.

ASDEP Pengelolaan Batas Negara Wilayah Laut dan Udara, Siti Metrianda, S.STP.,M.Si mengatakan kedatangan BNPP dalam rangka berkoordinasi seputar kompleksnya perbatasan. “Kunjungan kami bersama Kemenlu untuk melakukan koordinasi seputar perbatasan dengan Pemprov Kaltara dan Pemerintah Kabupaten Nunukan,” ujar Siti kepada benuanta.co.id pada Selasa, 9 Maret 2021. “Bersama pemda kita berusaha mencari solusi atas masalah perbatasan dan WNI yang dideportasi secara masa. Kemudian kita ingin membahas kejadian lama berupa penangkapan WNI oleh petugas negara te-

tangga,” sambungnya. Namun begitu, Pemprov Kaltara menyambut baik kunjungan BNPP dan Kemenlu dan berharap perhatian terhadap wilayah perbatasan harus terus disinergikan. “Kita mendorong agar kedatangan BNPP dan Kemenlu ini dapat menghadirkan kebijakan pusat di Kaltara, karena ada kewenangan pengelolaan perbatasan yang tidak dimiliki daerah,” tutup Wakil Gubernur Kaltara, Dr. Yansen TP, M.Si. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo Editor : Nicky Saputra

Wakil Gubernur Kalimantan Utara

Dr. Yansen TP, M.Si

“Kami berharap beliaubeliau ini dapat mempertegas kebijakan pusat di daerah melalui pembangunan jalur-jalur resmi perbatasan, agar kehormatan bangsa dan negara kita tetap terjaga”

3


Senin 15 Maret 2021

Rakor Bersama BNPP, Bupati Sampaikan Persoalan Banjir Sembakung NUNUKAN – Pemerintah Kabu­ BNPP, Siti Metrianda, S.STP., M.Si, Asdep paten (Pemkab) Nunukan menggelar Pengelolaan Lintas Batas Negara, BNPP rapat koordinasi (Rakor) Murtono, S.STP, M.Si dan bersama Badan Nasional Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha Penanggulangan Perba­ serta segenap rombongan dan tasan (BNPP), Kement­ undangan yang hadir Bupati erian Luar Negeri (Kemlu), Laura menyampaikan pemerin­ Kementerian Koordinator tah daerah selama ini berusaha Politik, Hukum, Keamanan membantu sebatas memberikan (Kemenkopolhukam), dan Kementerian dalam Negeri sembako di saat banjir datang. (Kemendagri) di Ballroom “Sementara banjir ini kita Hotel New Lenfin pada Se­ istilahkan banjir kiriman dari Malaysia. Beberapa waktu yang lasa, 9 Maret 2021 malam. DARMAWAN/BENUANTA lalu sebenarnya kita selalu menyu­ Rakor yang dibukan PERTEMUAN: Hj. Asmin arakan dalam Sosek Malindo dan langsung oleh Bupati Laura Hafid. sebagainya. Pertanyaan masyara­ Nunukan, Asmin Laura Hafid itu membahas berbagai kat di Sembakung sampai kapan kita permasalahan perbatasan di akan seperti ini, di sana (Sembakung) Nunukan. Sala satunya bencana banjir ada ribuan masyarakat yang selalu terkena tahunan di Kecamatan Sembakung. dampak tiap tahunnya”, kata Bupati Laura. Dikatakan Lauara, masyarakat Kata dia, hal itu perlu solusi dan Nunukan sudah terbiasa dengan banjir, bantuan dari pemerintah pusat, karena namun begitu persoalan tersebut bai­ kewenangan Pemerintah Daerah sangat knya menjadi perhatian bersama. Sebab, terbatas. Bupati juga mengaku selama ini telah berupaya bersurat ke berbagai banjir yang kerap terjadi di Sembakung instansi secara berjenjang dan ditem­ merupakan banjir tahunan. Di hadapan Asisten Deputi Pengelo­ buskan ke berbagai pihak. “Saya kira sudah saatnya kita kumpul laan Negara Wilayah Laut dan Udara

sama – sama, dan mudah – mudahan ada titik jelas solusi dari peme­rintah pusat terkait dengan persoalan banjir Sembakung ini,” ucap Laura. Terkait banjir Sembakung, Plt Camat Lumbis Pansiangan, Lumbis, S.Sos menjelaskan bahwa nama sungai Sembakung dalam dokumen Malaysia tidak ditemukan karena dalam dokumen Malaysia, nama sungai Sembakung berubah nama penyebutan. “Sampai di Labang nama sungai Sembakung berubah menjadi Sungai Pansiangan. Sungai Pansiangan ini juga panjang ke arah Malaysia, sampai di Pangalungan dia berubah nama lagi menjadi Sungai Logongon. Sampai di Salung berubah nama lagi menjadi Sun­ gai Pampangon, nanti sampai di Sepulut berubah lagi menjadi Sungai Panawan, dan sampai di Panawan mungkin kalau kita kenal Keningau Nabawan, sungai itu berasal dari sana,” papar Lumbis. Menurut dia, banjir yang terjadi setiap tahun ini tak hanya banjir air. Namun juga banjir limbah dikarenakan adanya perkebu­ nan sawit yang cukup banyak di Malaysia. “Mungkin dikesempatan yang baik ini saya memberikan masukan agar

Pemkab Nunukan Paling Cepat Serahkan Laporan Keuangan ke BPK TARAKAN – BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara menerima Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan Tahun Anggaran 2020 (Unau­ dited) pada Selasa, 9 Maret 2021. LKPD tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid disaksikan Ketua DPRD Nunu­ kan Leppa. Turut hadir juga Kepala Subauditorat BPK Kaltara Joni Rindra Putra, Asisten Administrasi Umum Ka­ bupaten Nunukan Asmar, dan Kepala BPKAD Nunukan Iwan Kurniawan. BPK Perwakilan Provinsi Kaliman­ tan Utara memberikan apresiasi atas

Surat Kabar Mingguan Benuanta dikelola dan diterbitkan PT. Zarah Benuanta utama

BNPP, Kementerian Luar Negeri, dan Kemenkopolhukam bisa mengangkat persoalan ini ke hubungan Bilateral. Mengingat seperti Sungai Mekong yang melalui lima negara, ternyata sungai itu ada kerjasamanya,” tambah Lumbis. Ke depan, Lumbis berharap pemerintah Indonesia dan Malaysia dapat menjalin komunikasi sehingga Nunukan (Indonesia) tidak menanggung sendiri akibat banjir kiriman setiap tahunnya. Mengingat ada tiga kota besar di atas di wilayah Malaysia yakni Kota Sepulut, Nabawan dan Keningau. “Saya kira hal ini penting, kepentin­ gan Malaysia tentunya juga ada karena arah sungai di wilayah Malaysia juga panjang,” ujar Lumbis. Beberapa masukan tersebut, Asisten Deputi Pengelolaan Negara Wilayah Laut dan Udara BNPP, Siti Metrianda mengaku senang dan berterima kasih karena banyak masukan yang bisa didapatkan dalam kun­ jungannya di Kabupaten Nunukan. Selanjut­ nya masukkan itu akan disampaikan kepada pimpinan yang lebih tinggi. (*)

Reporter : Darmawan Editor : Nicky Saputra

Foto Humas BPK Kaltara

SERAHKAN: Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid menyerahkan laporan keuangan kepada BPK RI Perwakilan Kaltara, Selasa (9/4/2021).

komitmen, upaya dan kerja keras yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Ka­ bupaten (Pemkab) Nunukan sehingga penyampaian Laporan Keuangan pada tahun ini dapat dilaksanakan secara tepat waktu sesuai dengan ketentuan. Bahkan tahun ini Nunukan menjadi entitas pertama di Kalimantan Utara yang menyerahkan Laporan Keuangan kepada BPK untuk diperiksa. Untuk tahun ini, ada hal yang berbeda di mana pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemkab Nunukan dilakukan oleh Kan­ tor Akuntan Publik (KAP). Pelaksanaan Pemeriksaan Untuk dan

Atas Nama BPK RI pada Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemkab Nunukan TA 2020 kali ini dilakukan oleh KAP Jojo Sunarjo & Rekan. “Namun kami tetap memastikan tidak akan mempengaruhi kualitas pemeriksaan karena tetap dalam supervisi dari BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara. Pemeriksaan tetap dilaksanakan secara independen, objektif dan profesional berdasarkan standar pemeriksaan,“ tegas Kepala Perwakilan BPK Kaltara, Agus Priyono, dalam kata sambutannya. Kepala Perwakilan Provinsi Kali­ mantan Utara berharap agar pejabat

pada Pemkab Nunukan dapat bekerja sama dengan baik dalam pelaksanaan pemeriksaan sehingga BPK dapat mem­ peroleh potret pengelolaan keuangan atas pelaksanaan anggaran Tahun 2020 secara utuh dan menyeluruh. Kegiatan Penyerahan Laporan Keua­ ngan Pemerintah Kabupaten Nunukan TA 2020 (unaudited) dilaksanakan di Ru­ ang Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.(*)

Reporter: Matthew Gregori Nusa Editor: Ramli

Badan Hukum Perseroan SK Menteri Hukum & Hak Asasi Manusia RI NOMOR AHU-0038885.AH.01.01 TAHUN 2018, SIUP. NO: 17-03/PM/362/XiX/2/2018. NPWP 85.817.237.2-723.000. Notaris : Muchlis tabrani, sh. Direktur Utama: Razfi D. Wiraguna, Direktur Program: M. Yanudin SH, Desain: Firman Pamungkas, Direktur Keuangan: Dayana S.Pd. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: M. Yanuddin, Redaktur: Ramli, Nicky Saputra, Kepala Biro Nunukan: Darmawan, Staf Redak­si: Ramli (Tarakan), Darmawan (Nunukan), Heri (Bulungan), Yogi Wibawa, Mathew, Osarade (Malinau), Reza Munandar, Kristianto Triwibowo, Dwi Widdyaswiranata (KTT), Umum: Boy, Tata Letak: Bayu, Iklan dan Sirkulasi: Muhammad Said, Hamzah, Kepala Percetakan: Bisma.

DARMaWAN/BENUANTA

RAKOR : Pertemuan Bupati dengan BNPP di Nunukan beberapa waktu lalu.

Persoalan di Wilayah Perbatasan Kompleks, Bupati Sampaikan ke BNPP NUNUKAN – Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid menyampaikan berbagai aspek permasalahan Kabupaten Nunukan pada Badan Nasional Penanggulangan Perba­ tasan (BNPP), saat berkunjung ke Kabu­ paten Nunukan pada Selasa, 9 Maret 2021. Bupati Nunukan menjelaskan, situasi Kabupaten Nunukan sebagai daerah perba­ tasan menghadapi ber­bagai persoalan yang cukup kompleks. Mulai dari penyelundu­ pan, terorisme, narkoba dan human trafic­ king dan masalah sengketa batas negara. Saat ini Kabupaten Nunukan telah memiliki 21 kecamatan, hal itu menunjukkan betapa pesatnya perkembangan dan dinamika di masyarakat. Sebagian besar wilayah Kabupaten Nunukan merupakan perbatasan dengan negara bagian Sabah dan Serawak, Malaysia. Kabupaten Nunukan juga merupakan salah satu perlintasan atau pintu masuk para WNI atau TKI yang ingin bekerja di Malaysia. Karena menjadi perlintasan, tidak heran jika secara demokratis masyarakat di Kabupaten Nunukan memiliki latar belakang yang sangat beragam. Mulai dari suku, agama, maupun adat istiadat dan budayanya. Suku Tidung, Dayak, Jawa, Bugis, Timor, Toraja, Manado, Banjar, Buton dan suku – suku yang lain semuanya bisa hidup dengan sangat rukun di Kabupaten Nunukan. “Sikap toleransi dan saling menghargai antara satu dengan yang lain sangat kami junjung tinggi dalam kehidupan sehari – hari,” kata Lauar, Rabu (10/3/2021) Selain itu, jumlah wilayah yang masih menjadi OBP (oustanding boundary prob­ lem) atau wilayah yang titik perbatasannya belum disepakati juga terus berkurang. Sa­ yangnya, meski sudah banyak yang disepa­ kati oleh pemerintah Indonesia – Malaysia. Namun masyarakat ternyata tidak pernah tahu di mana saja titik – titik perbatasan tersebut. Ketidaktahuan masyarakat inilah yang seringkali menimbulkan masalah. “Baru-baru ini, beberapa warga kami yang di­ tangkap oleh aparat keamanan Malaysia karena dianggap telah memasuki wilayahnya secara ile­ gal. Sementara menurut pe­ngakuan warga yang ditangkap, mereka sebetulnya masih berada di wilayah Republik Indonesia,” jelasnya. Lanjut dia, beruntung berkat diplomasi dan hubungan baik antar kedua negara selama ini warga yang ditangkap itupun dibebaskan. Ke­ jadian seperti ini sudah seringkali terjadi ditangkap, ditahan beberapa hari, kemudian dibebaskan. “Kita harus memastikan di mana saja wilayah Negara kita, dan di mana mana saja yang menjadi milik-nya Malaysia,” ungkap Laura.(*)

Alamat Redaksi: Jl. Gajah Mada, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Email : redaksibenuanta@gmail.com. Nomor Telepon & FAX : (0551) 382-3062 Percetakan: CV. Zarah Benuanta. Alamat Percetakan: Jl. Slamet Riyadi, RT. 26, No. 34, Kel. Karang Anyar, Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan, Provinsi Kaltara. Wartawan Surat Kabar Mingguan Benuanta dalam menjalankan tugas dibekali tanda pengenal, surat tugas dan namanya tercantum di susunan redaksi. Segera laporkan segala bentuk dan tindakan melanggar hukum dan Kode Etik Jurnalistik yang mengatasnamakan Surat Kabar Mingguan Benuanta.


Bulungan

PEKAN KE-3, Maret 2021

5

Pelantikan 56 Kades Bulungan Sempat Ditunda TANJUNG SELOR – Pelantikan 56 Kepala Desa terpilih tahun 2020 yang direncanakan pada Rabu, 10 Maret 2021 ditunda. Hal itu masih terbentur beberapa hal diantaranya kelengkapan dan kesiapan. “Saya sudah deadline paling lambat Senin 15 Maret 2021 sudah kita lantik kepada 56 Kades terpilih,” ungkap Bupati Bulungan Syarwani kepada benuanta.co.id, Selasa 9 Maret 2021. Kata dia, penundaan bukan karena kekurangan dari segi administrasi. Laporan yang diterima dari Dinas

Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bulungan saat ini masih menyiapkan seluruh kelengkapan dan teknis pelantikan. “Karena ini ada 56 Kades apakah itu kita laksanakan serentak maka itu harus taati protokol kesehatan yang ada. Itu yang akan dibicarakan lebih lanjut terkait teknis pelaksanaannya,” ucapnya. Disinggung terkait adanya kepala desa yang bermasalah dari segi pemilihan, sehingga disengketakan, Syarwani mengatakan belum mendapatkan laporan.

“Sampai hari ini saya belum dengar laporan hasil sengketa dari DPMD, jadi tidak ada sengketa hasil Pilkades itu sendiri,” jelasnya. Untuk diketahui, pelaksanaan Pilkades diikuti oleh 56 desa di Bulungan. Terlaksana pada 16 Desember 2020, hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 71 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pilkades serta Keputusan Bupati Bulungan Nomor 596/K-VII/140 Tahun

2020 tentang Penetapan Hari, Tanggal dan Bulan Pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2020. Diperkuat dengan Surat Edaran Bupati Bulungan Nomor 140/823/DPMD/ XII/2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dan Pencegahan Penyebaran/ Penularan Covid-19 dalam Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa. (*)

Reporter: Heri Muliadi Editor : Nicky Saputra

Bupati Bulungan,

Syarwani.

Ikuti Instruksi Kapolri, Sipropam Polres Bulungan Lakukan Pengecekan Anggota Polri di THM

DIAMANKAN: Pelaku penggelapan mobil Dicky berhasil diamankan personel Polres Bulungan.

5 Tahun Bawa Kabur Mobil Kantor, Dicky Dibekuk Polres Bulungan di Bontang TANJUNG SELOR – Pelarian Dicky Aras Asmara (30) selama 5 tahun terhenti. Dia diamankan Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bulungan atas perbuatannya menggelapkan beberapa mobil dan dibawa pergi dari tempat kerjanya di Desa Karang Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, menuju , Provinsi Kalimantan Timur. Dibantu Jatanras Polres Bontang, Dicky yang bersembunyi di Bontang dan Samarinda berhasil dibekuk. “Kita amankan pada hari Kamis 4 Maret 2021 di Jalan Bhayangkara Kantor Pos Bontang Kaltim,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Belnas Pali Padang kepada benuanta. co.id, Ahad 7 Maret 2021. Belnas mengatakan, kasus penggelapan itu sudah lama terjadi, yakni di tanggal 9 September 2016 silam. Pelaku menggelapkan beberapa kendaraan dari tempatnya bekerja di Kantor Cabang Suzuki Center Ancam Desa Karang Agung, Tanjung Palas Utara. “Pada hari Selasa 2 Maret 2021 tim Resmob mendapatkan informasi bahwa

keberadaan pelaku penggelapan dalam jabatan tahun 2016 atas nama Dicky berada di Kota Samarinda,” bebernya. Melalui jalur darat, Unit Resmob bergerak ke Provinsi Kaltim, hal ini supaya dapat segera menangkap pelaku yang bekerja sebagai sopir ekspedisi. Saat tiba di Samarinda petugas melaksanakan penyelidikan menggunakan jaringan tim Resmob yang ada di Kota Samarinda. “Hari Rabu kita mendapatkan informasi dari jaringan bahwa pelaku berada di Kota Balikpapan menggunakan truk Ekspedisi Colt warna Kuning dengan Tulisan stiker BISMILLAH dengan No Pol AD 9370,” jelasnya. Setelah itu tim Resmob menuju Kota Balikpapan untuk melakukan penyelidikan. Pada hari Kamis 4 Maret 2021 sekitar pukul 11.00 Wita, tim mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang dalam perjalanan menuju Kota Bontang. “Lalu tim langsung bergerak menuju Kota Bontang, kita juga berkoordinasi dan permintaan bantuan kepada Jatanras Polres Bontang untuk mem-backup melakukan penangkapan terhadap

TANJUNG SELOR – Bidang Propam Polda Kaltara memerintahkan seluruh Kasi Propam Polres jajaran melakukan penegakan ketertiban (Gaktib) di Tempat Hiburan Malam (THM). Hal itu setelah adanya instruksi Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait dilarangnya anggota Polri di THM. “Kami telah menjalankan perintah dari Bid Propam Polda Kaltara yang menginstruksikan untuk melakukan penegakan ketertiban di THM,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kasi Propam Polres Bulungan AIPTU Ashari kepada benuanta.co.id, Selasa 9 Maret 2021. Kata dia, pelaksanaan razia terhadap personel kepolisian ini dilakukan secara dadakan. Dengan menyusuri setiap THM di Bulungan, pihaknya bergerak dengan Paminal Polda Kaltara. “Jadi kami diperintahkan oleh bapak Kabid Propam itu jam setengah satu malam melaksanakan razia. Sasaran Ops Gaktibplin kita terhadap anggota Polri masuk THM yang tidak dilengkapi dengan surat

perintah tugas,” jelasnya. Dalam buat itu ada 3 THM yang disusuri, hanya saja pihaknya tidak menemukan adanya personel Polri baik personel Polda Kaltara maupun personel Polres Bulungan di THM. Pasalnya jika ditemukan akan mendapatkan proses hukum dan menjalani proses kode etik. “Kami melakukan pengecekan dan pemeriksaan identitas terhadap seluruh pengunjung tempat hiburan malam, tapi kita tidak temukan adanya anggota,” ucapnya. Ashari mengatakan, jika kegiatan Gaktib akan dilakukan secara rutin di wilayah hukum Polres Bulungan. Tak hanya penegakan pendisiplinan di THM, pihaknya juga melakukan peme­ riksaan senjata api (senpi) milik para anggota dan melaksanakan tes urine. “Sebelumnya sudah kita lakukan pemeriksaan senpi, lalu pemeriksaan anggota di THM dan kemarin tes urine,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi Editor : Nicky Saputra

pelaku,” ujar Belnas. Saat ditangkap dan dilakukan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Tak butuh waktu lama, Unit Resmob Polres Bulungan pun bergerak ke Bulungan untuk mencari barang bukti yang digelapkan oleh Dicky. “Tim langsung bergerak menuju Ke Tanjung Palas Utara untuk pengumpulan barang bukti. Kita berhasil menemukan 1 unit mobil Suzuki Pick Up APV warna putih nomor mesin G15AID 349161 nomor rangka MHYGDN41TFJ 403727,” sebutnya. Kemudian BB dan pelaku digelandang ke Polres Bulungan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dicky pun dijerat dengan Pasal 374 KUHP, perkara Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan. “Anggota juga masih melakukan pencarian BB lainnya berupa 1 unit Mobil Suzuki Tipe Carry Futura warna putih,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi Editor: M. Yanudin

PENGECEKAN: Sipropam Polres Bulungan bersana Paminal Polda Kaltara saa laksanakan pengecekan anggota Polri dalam THM.


6

Tarakan

PEKAN KE-3, Maret 2021

Sertifikat Vaksin jadi Pengganti Swab ke Luar Daerah? TARAKAN – Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Tarakan angkat bicara mengenai sertifikat vaksin dan peruntukannya sebagai pengganti Swab dan PCR bila berpergian ke luar daerah. Saat rapat dengan Komisi IX DPR RI, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mewacanakan untuk memberikan insentif bagi penerima vaksin guna menyukseskan program vaksinasi Covid-19. Insentif berupa sertifikat digital dan rencananya sertifikat tersebut bisa menggantikan Swab Test dan Antigen sebagai syarat berangkat ke luar daerah bagi mereka yang telah divaksin. “Sehingga kalau mereka terbang atau pesan tiket di Traveloka tidak usah menunjukan PCR test atau antigen. Dengan menggunakan elektronik health certification itu dia langsung bisa lolos dan itu terintegrasi,” tutur Budi.

Hal ini semakin menjadi perhatian publik dan direspon oleh juru bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Tarakan. “Jadi memang bagi masyarakat yang telah menerima sertifikat vaksin setelah divaksin, ada diwacanakan pak Menteri Kesehatan apabila berangkat keluar daerah tidak perlu mengikuti swab tes dan antigen,” jelas dr.Devi kepada awak media saat pers rilis vaksinasi tahap dua, Senin, 8 Maret 2021. “Tetapi, sampai saat ini kami belum menerima surat edaran tentang itu,” sambungnya. Dirinya juga menambahkan sampai saat ini pemberian sertifikat vaksin tengah berjalan. “Sertifikat vaksin bisa diakses di Pedulilindungi.com, tapi namanya sistem masih ada juga yang belum menerima vaksin walaupun dia telah divaksin. Kita upayakanlah di vak-

sinasi gelombang 2 ini dapat diberikan langsung setelah divaksin,” ujarnya. Diketahui, vaksinasi gelombang 2 akan dilaksanakan secara massal pada Selasa, 9 Maret 2021. Penerima vaksin dari unsur DPRD, BPBD, Forkopimda, TNI/Polri, Wartawan, Sekretariat Daerah dengan jumlah sekitar 300 orang yang dibagi beberapa sesi. Pelaksanaan tersebut dilaksanakan di Gedung Serbaguna Pemerintah Kota Tarakan. “Penerima vaksin sebanyak 1.710 orang yang akan kita berikan hingga hari Kamis, 11 Mret 2021 nanti. Fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas juga mengadakan vaksinasi untuk pejabat kelurahan dan kecamatan. Kemudian faskesnya TNI/Polri juga mengadakan,” tandas Devi. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo Editor : Nicky Saputra

dr. Devi Ika Indriarti, M. Kes

Hadir di Tarakan, GrabCar Protect Tingkatkan Standar Kebersihan dan Protokol Keamanan

VAKSIN: Kegiatan vaksinisasi di Ruang Serbaguna Pemerintahan Kota Tarakan, beberapa waktu lalu.

PWI Tarakan Kejar Kuota Vaksinasi untuk 50 Wartawan TARAKAN – Pemberian vaksin tahap kedua di Tarakan telah dilangsungkan di ruang Serbaguna Pemkot Tarakan. Persekutuan Wartawan Indonesia (PWI) Tarakan kejar kuota tambahan. Vaksinasi tahap kedua ini berjalan dengan tiga sesi dalam satu hari, yang dijadwalkan berlangsung satu pekan lalu. “Termin atau dosis pertama dalam satu minggu, sasarannya sebanyak 1.710 orang meliputi pelayan publik dari ASN, pekerja media, forkopimda, tenaga pe­ngajar, guru dan dosen,” jelas Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penaggulangan Covid-19 Tarakan dr. Devi. Menanggapi kuota yang diberikan

pemerintah kota Tarakan, Ketua PWI Tarakan, Andi Muhammad Rizal (Ichal) menyampaikan tersisa kurang lebih 50 kuota pekerja media lagi yang belum terakomodir, dan segera akan ditindak lanjuti. “Kita semua bersyukur, Pemkot Tarakan sudah memberikan 20 kuota ditahap ini, ke depan kita akan kejar untuk terus bertambah secara bertahap, seperti di kota-kota lain, menunggu dosis vaksin dari pusat, serta jadwal vaksinasi dari pemerintah setempat,” kata Ichal. “Sebelumnya ada sebanyak kurang lebih 70 nama-nama pekerja media, mulai dari wartawan, penyiar, desain grafis, redaktur, pimred, sampai

dengan Direktur media, yang diserahkan PWI Tarakan ke Pemkot Tarakan, berarti PR PWI Tarakan, yakni memperjuangkan sisa kuota tersebut,” Tambah Ichal. Ichal berharap, ke depan dosis vaksin untuk kota Tarakan bisa terus ditambah baik dari pusat, dan bantuan pemerintah provinsi Kaltara agar memprioritaskan teman-teman insan pers. “Kita akan koordinasi dengan PWI Kaltara, agar dosis vaksin untuk wartawan di daerah bisa diperjuangkan di sana,” pungkasnya. (*)

Reporter : Matthew Gregori Nusa Editor : Ramli

TARAKAN – Salah satu perusahaan transportasi online terbesar di Asia Tenggara, Grab Indonesia meluncurkan GrabCar Protect di Tarakan. Peluncuran tersebut dilakukan bersama Wakil Walikota Tarakan, Effendhi Djufrianto, Sat Lantas Polres, serta Dinas Perhubungan Tarakan pada Rabu, 10 Maret 2021. GrabProtect merupakan program keamanan dan kebersihan untuk memberikan standar kebersihan terbaik di industri ride-haling melalui serangkaian fitur baru, peningkatan armada GrabCar Protect, serta pembaharuan aturan keamanan. Di tahap awal, puluhan armada GrabCar Protect siap untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman di Tarakan. “Misi GrabForGood mendorong kami untuk selalu mencari cara dalam memastikan seluruh masyarakat bisa menikmati manfaat dari ekonomi digital, termasuk dalam era pandemi. Karenanya, pasti keamanan dan kesehatan menjadi prioritas utama bagi kami untuk mendukung roda ekonomi dapat terus berputar,” ujar Director of East Indonesia, Grab Indonesia, Halim Wijaya.

“Dengan hadirnya armada GrabCar Protect di Tarakan, kami terus memperkuat berkomitmen bersama dengan mitra pengemudi untuk memberikan armada terpercaya yang akan mendukung mobilitas masyarakat dengan aman,” tambahnya. Selain itu, Walikota Tarakan, dr. Khalrul, M.Kes, melalui Wakil Walikota Tarakan Effendhi Djuprianto, menyampaikan apresasinya kepada Grab. “Kami berterima kasih kepada Grab atas dukungannya terhadap pemerintah dalam menekan penyebaran virus Covid-19 melalui berbagal inovasi dan teknologi,” tukasnya. Menurut Wakil Walikota, layanan Grab Protect sejalan dengan program pemerintah Tarakan dalam menghimbau masyarakat untuk menegakkan protokol kesehatan. “Saya percaya kerja sama ini akan membantu masyarakat bisa beraktivitas dengan mudah dan aman, sehingga kita tetap sehat dan ekonomi daerah terus bisa berputar,” jelasnya. (*)

Reporter : Matthew Gregori Nusa Editor : Nicky Saputra

COBA : Walikota Tarakan Effendhi Djufrianto saat mencoba GrabCar Protect bersama pihak Grab Tarakan


Politik

Senin 15 Maret 2021

7

Soal Pilgub Kaltara 2024, Laura Mengaku Belum Terpikir NUNUKAN – Masyarakat Nunukan saat ini tengah ramai membahas postingan salah satu netizen di media sosial facebook yang menyebut bahwa Hj. Asni Hafid akan maju sebagai calon bupati Nunukan dan Hj. Asmin Laura Hafid sebagai calon gubernur Provinsi Kalimantan Utara pada pilkada tahun 2024 mendatang. “InsyaAllah 2024/2029 Asni Hafid Bupati Nunukan dan Laura Hafid Gubernur KALTARA. Mantap,” demikianlah kalimat dalam postingan tersebut. Postingan itupun cukup membuat heboh masyarakat, karena pelaksanaan pilkada tahun 2024 masih terlalu lama. Apalagi, Hj. Asmin Laura Hafid yang dinyatakan keluar sebagai pemenang pada pilkada tahun 2020, sampai sekarang juga belum dilantik untuk periode kedua masa jabatannya sebagai Bupati Nunukan. Tidak ingin postingan itu menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, serta mengganggu hubungan

baik antara dirinya dengan Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang, Bupati Laura secara tegas menyampaikan bahwa dirinya belum berpikir untuk menentukan langkah politik setelah tidak lagi menjabat sebagai bupati. “Sampai sekarang saya masih fokus menjalankan pemerintahan sampai dengan berakhirnya masa jabatan saya. Masih begitu banyak persoalan yang harus dihadapi, seperti persoalan utang, dan masalah-masalah yang lain. Setelah tidak jadi bupati mau kemana? Sampai sekarang saya belum memikirkan, biarkan saja semuanya mengalir saja apa adanya,” kata Laura di kediamannya, Jalan Kampung Baru Nunukan Selatan, Ahad (7/3/2021). Laura meminta masyarakat tidak terlalu menanggapi postingan – postingan di media sosial yang tidak jelas apa motif dan tujuannya. Jika ditanggapi secara berlebihan, postingan-postingan

Bupati Kabupaten Nunukan,

Hj. Asmin Laura Hafid semacam itu justru bisa membuat suasana menjadi tidak kondusif. (**)

Editor : M. Yanudin

SOLID : AHY saat melakukan pertemuan dengan kader Partai Demokrat, beberapa waktu lalu.

AHY Tegaskan Partai Demokrat Solid Meskipun Ada Ketua Tandingan

Kuasa Hukum Demokrat: Gugatan Pelaku KLB Ilegal Ingkari Keberadaan Sendiri JAKARTA - Kuasa hukum yang mewakili DPP Partai Demokrat, Mehbob, mengatakan gugatan yang dibuat penyelenggara kongres luar biasa ilegal menjadi bentuk pengingkaran terhadap keberadaan mereka. Mehbob di Jakarta, Kamis, menyebutkan gugatan yang dilakukan tujuh mantan kader terhadap pimpinan Partai Demokrat tersebut dinilai kontradiktif dan membingungkan. Gugatan itu mencerminkan pengakuan mereka atas keabsahan kepemimpinan Partai Demokrat sekaligus ketidakyakinan mereka atas hasil KLB ilegal yang mereka gelar di Sumatera Utara. “Dalam KLB ilegal, Jhoni Allen, Darmizal, Marzuki Alie, dan lain-lain menyatakan kepengurusan Partai Demokrat hasil Kongres V/2020 yang sudah disahkan pemerintah sebagai demisioner. Namun, sekarang kepenUkuran 300 x 430 mm Jenis kertas : Houtvrij Schrijfpapier 60 gram Oplah : 3.700 exp Cetak : 16 halaman Terbit : Hari Senin Penyebaran : Kalimantan Utara

gurusan yang mereka nyatakan demisioner, mereka gugat,” katanya. Selain itu, lanjut Mehbob, dalam KLB ilegal tersebut Jhoni Allen dan kawan-kawan sudah menyatakan pemecatan mereka tidak berlaku. “Lalu, apa dasarnya menggugat pemecatan mereka oleh Partai Demokrat?” katanya. Dari sudut pandang logika hukum, menurut dia, gugatan Jhoni Allen dan kawan-kawan itu menegaskan pengakuan mereka bahwa hanya ada satu entitas organisasi yang sah secara hukum. “Yaitu Partai Demokrat hasil Kongres V 2020, yang kepengurusan dan AD/ART-nya sudah disahkan pemerintah,” katanya. Saksi mata KLB ilegal Gerard Piter Runtuthomas menjelaskan keanehan hukum lainnya. Gerard Piter Runtuthomas dibujuk untuk datang ke Sumatera Utara dengan iming-iming uang meski

PRICE LIST IKLAN BACAANNYA MASYARAKAT KALIMANTAN UTARA

SPESIFIKASI Full colour Dalam 1 Hal 274mm x 404 mm Full colour Dalam ½ halaman 274 mm x 202

dalam posisinya sebagai Wakil Ketua DPC Kotamobagu, Sulawesi Utara, tidak punya hak suara dalam Kongres. “Saya melihat banyak orang yang tidak saya kenal dalam pelaksanaan KLB ilegal, padahal banyak ketua DPC Partai Demokrat daerah-daerah lain yang saya kenal,” katanya. Selain itu, dia heran melihat mekanisme penunjukan Moeldoko sebagai ketua umum yang tergesa-gesa, tidak mengikuti tata cara pemilihan yang lazimnya terjadi dalam kongres. Yang paling mencolok adalah soal status keanggotaan Moeldoko. “Masa memilih seseorang yang bukan kader partai sebagai ketua umum? Kata Jhoni Allen, KTA Pak Moeldoko khusus. Akan tetapi, pertanyaan saya siapa yang tanda tangan KTA tersebut? KTA ‘kan harusnya ditandatangani ketua umum,” kata Gerard. (ant)

HARGA Rp. 15.000.000

Rp. 7.500.000

SPESIFIKASI Full colour Dalam ¼ halaman 135 mm x 202 mm Full colour 1 halaman 274 mm x 404 mm

HARGA Rp. 3.750.000

Rp. 10.000.000

JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Minggu, menegaskan jajaran pengurus dan kader masih tetap solid meskipun ada ketua tandingan yang dipilih lewat kongres luar biasa (KLB) partai di Deli Serdang, Sumatera Utara. “Secara umum soliditas Partai Demokrat yang sah terjaga dengan baik. Terima kasih kepada seluruh kader Partai Demokrat yang menunjukkan keberaniannya menjaga kehormatan dan kedaulatan Partai Demokrat,” kata Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat membuka rangkaian rapat konsolidasi di kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat di Jakarta, Minggu. AHY menggelar rangkaian rapat konsolidasi bersama jajaran pengurus pusat, ketua pengurus partai daerah dan cabang, hari ini (7/3) beberapa hari setelah kongres luar biasa Partai Demokrat digelar Jumat (5/3). Rangkaian rapat konsolidasi di Jakarta hari ini, menurut AHY, merupakan wujud kesetiaan para kader serta seluruh pengurus Partai Demokrat yang sah. “Sebelum pagi ini juga terus kami lakukan sejumlah langkah konsolidasi, layaknya partai politik yg terus membina organisasi di bawahnya, baik dewan pimpinan pusat, DPD (dewan pimpinan daerah), DPC (dewan pimpinan cabang). Bahkan, di tingkatantingkatan selanjutnya kita men-

SPESIFIKASI HARGA Full colour Back Cover ½ halaman Rp. 5.000.000 274 mm x 404 mm

SPESIFIKASI Full colour Cover Benner 50 mm x 274 mm

Full colour Cover Kuping 65 mm x 68 mm

ADVETORIAL Full colour 1 halaman

Rp. 1.500.000

genal ada PAC (pimpinan anak cabang, red), anak cabang, ranting, sampai kader yang ada di akar rumput,” kata Agus Harimurti. Rangkaian rapat konsolidasi Partai Demokrat hari ini dihadiri oleh sejumlah pengurus pusat, ketua dewan pimpinan daerah dari 34 provinsi, dan ketua dewan pimpinan cabang dari 514 kabupaten dan kota. Beberapa ketua DPD, pada selasela acara, misalnya dari Sumatera Utara, Jawa Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Utara, juga menyampaikan dukungan terhadap AHY sebagai ketua umum Partai Demokrat. Ketua DPD yang ikut rapat hari ini juga menolak KLB di Deli Serdang berikut hasilnya. Para pimpinan partai di daerah itu mengaku akan tetap solid karena adanya KLB dan ketua tandingan, menurut mereka, merupakan masalah eksternal, bukan internal partai. Sejumlah anggota dan bekas pengurus Partai Demokrat menggelar kongres luar biasa dan memilih Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, sebagai ketua partai menggantikan AHY untuk periode 2021-2025. KLB, yang dipimpin oleh Jhoni Allen, juga menunjuk Marzuki Alie sebagai ketua dewan pembina Partai Demokrat periode 20212025. Partai Demokrat bulan lalu memecat Marzuki Alie secara tidak hormat karena pelanggaran kode etik partai. (ant)

HARGA Rp. 4.795.000

SPESIFIKASI Full colour ½ halaman

Rp. 2.500.000

Full colour 1/4 halaman

Rp. 1.250.000

Rp. 5.000.000

Alamat Kantor: Jl. Gajah Mada, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Email : redaksibenuanta@gmail.com. Nomor Telepon & FAX : (0551) 382-3062

HARGA

HALAMAN DEPAN HALAMAN DALAM ADVETORIAL

Berlaku Hingga Akhir Desember 2020

0551 382 3062 0822 5479 8852


8

Berita Utama

pekan ke-3, maret 2021

Dua Tahun Duet OKE Tepat Satu Maret dua tahun lalu. Estafet kepemimpinan Kota Tarakan resmi beralih. dr. H. Khairul, M.Kes - Effendi Djuprianto (Oke) dipercaya memimpin Pemerintah Kota Tarakan di Bumi Paguntaka hingga 2024 mendatang. Dengan membawa visi mewujudkan Tarakan maju dan sejahtera melalui smart city, Duet Oke perlahan tapi pasti telah membawa banyak perubahan bagi Tarakan. TAHUN pertama memimpin Tarakan merupakan tahap penyesuain dan perencanaan keduanya sebagai pemimpin Pemerintahan Tarakan. Langkah-langkah strategis dari keduanya mulai dituangkan untuk menciptakan pondasi – pondasi pembangunan selama memimpin Tarakan hingga 2024 mendatang. Pada 2020, dr. H. Khairul, M.Kes dan Effendhi Djuprianto mulai memasukkan perencanaannya yang dapat mendukung tercapainya visi misi, dan 16 program unggulan yang telah dicanangkan, guna mencapai tujuan pembangunan 2020 dengan tema Pengembangan Ekonomi Wilayah dan Sumber Daya Lokal yang Berkualitas. Tahun 2020 merupakan tahun yang cukup berat dan penuh tantangan bagi keduanya. Strategi pembangunan yang telah direncanakan harus berhadapan langsung dengan pandemi Covid-19 yang melanda republik ini. Covid-19 yang mempengaruhi berbagai sektor itu juga dialami secara global dan nasional. Datangnya Covid-19 secara langsung telah memberikan dampak yang besar bagi Kota Tarakan baik di bidang kesehatan, perekonomian, dan sosial kemasyarakatan. dr. H. Khairul, M.Kes dan Effendhi Djuprianto tak tinggal diam dengan langsung menggagas berbagai upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 di Tarakan. “Melakukan berbagai penyesuaian dalam kebijakan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan, termasuk di antaranya mengalokasikan anggaran ke pos-pos yang penting dan mendesak dalam penanganan pandemi. Tujuannya agar pelayanan kesehatan tetap berjalan secara optimal dan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan dapat ditekan,” ungkap dr. H. Khairul, M.Kes dan Effendhi Djuprianto. Berbagai paket stimulus pun telah dikeluarkan oleh Pemkot Tarakan, mulai dari pemberian bantuan bagi warga yang rentan dan terdanmpak hingga ke relaksasi pemungutan pajak daerah bagi sektor usaha yang terdampak selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ternyata upaya itu mampu menahan laju kontraksi ekonomi. Tercatat, pertumbuhan Ekonomi Kota Tarakan pada tahun 2020 tumbuh minus di angka -0,78 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan inflasi yang terjaga pada angka 1,15 persen. Angka pertumbuhan ekonomi ini masih berada di atas pertumbuhan ekonomi

Kalimantan Utara (Kaltara) sebesar -1,11 persen, dan nasional yang berada di angka -2,07 persen. Pemerintah kota juga telah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja dan akuntabilitas keuangan. Pada 26 September 2020, Pemerintah Kota Tarakan berhasil mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk penilaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2019. Pemerintah Kota tengah mengupayakan untuk mempertahankan predikat tersebut sesuai dengan target pada tahun mendatang. Tak sampai di situ, pembangunan manusia juga menjadi fokus kepemimpinan dr. H. Khairul, M.Kes dan Effendhi Djuprianto. Di tahun kedua ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tarakan yang menjadi salah satu indikator makro pembangunan saat ini masih yang tertinggi di Kaltara dan berada jauh di atas rata-rata nasional. Walau harus menghadapi kenyataan nilai IPM Kota Tarakan menurun dari 76,09 (2019) menjadi 75,83 pada tahun 2020. Faktor penurunan tersebut lebih didominasi oleh menurunnya berbagai angka indikator perekonomian yang menjadi salah satu dari 3 indikator bersama dengan indikator pendidikan dan kesehatan. “Untuk indikator pendidikan sendiri, selalu mengalami peningkatan selama 2 tahun terakhir, dari 9,94 (tahun 2019) menjadi 9,97 (tahun 2020) dan angka tersebut juga berada di atas rata-rata Kaltara dan Nasional,” sebutnya. Pencapaian di bidang pendidikan ini juga terlihat pada pemberian apresiasi bagi siswa berprestasi. Di mana pada tahun 2024 telah ditargetkan sebanyak 1.000 siswa per tahun yang akan diberikan. Pada tahun 2020 ini apresiasi telah direalisasikan sebanyak 3.849 siswa dengan alokasi anggaran Rp 1,6 miliar pada 2019, dan Rp 1,8 miliar pada tahun 2020 untuk jenjang Sekolah Dasar dan Menengah, baik sekolah negeri, swasta maupun madrasah. Program pendidikan gratis juga terus dilaksanakan dengan pemenuhan BOP sebesar Rp 12,5 miliar pada 2019 dan Rp 17,3 miliar pada 2020. Untuk mendukung proses pendidikan di sekolah, pemerintah kota juga memberikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp28 miliar pada tahun 2020. Di samping itu, untuk memenuhi kebutuhan akan ruang kelas, pada tahun kedua ini pemerintah kota telah mendirikan 3 sekolah baru yakni, SMPN 7 Tarakan, SMPN 11 Tarakan, dan SMPN 14 Tarakan. Di bidang kesehatan, Pemerintah kota telah melakukan pemenuhan kecukupan biaya operasional kesehatan. Saat ini juga telah dioperasikan puskesmas 24 jam seperti Puskesmas Juata dan Karang Rejo (24 jam umum) serta Puskesmas Sebengkok (24 jam khusus persalinan). Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT) yang telah dioperasikan pada Maret 2019 juga terus berbenah dan melakukan langkah strategis dalam meningkatkan kualitasnya. Rumah sakit yang telah terakreditasi ini telah ditetapkan sebagai Badan Layanan Usaha Daerah sehingga lebih

mandiri dan berdaya saing. Peningkatan layanan RSUKT juga telah dilaksanakan antara lain dengan pemenuhan kebutuhan tenaga medis dan telah bekerja sama dengan BPJS kesehatan. Di masa pandemi Covid-19, RSUKT juga berada di garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19 dan pelayanan tes PCR Swab Test bagi masyarakat. “Smart Living, menjadi salah satu indikator perwujudan Smart City yang menjadi visi dan misi kami (Khairul-Effendi). Saat ini telah dilakukan pembangunan rumah DP 0 persen bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) oleh pengembang. Unit rumah terus berproses untuk dibangun dan diserahkan dari pengembang kepada masyarakat,” tuturnya. Pemerintah kota juga telah menargetkan lebih kurang 10.000 sambungan rumah dan melayani 85 persen masyarakat dalam hal penyediaan air bersih. Sebanyak 9.335 sambungan rumah baru yang terpasang secara gratis bagi masyarakat yang memenuhi kriteria. Cakupan layanan pun meningkat dan 87,8 persen penduduk Tarakan pada saat ini telah menikmati layanan air bersih dari PDAM. Peningkatan fasiltas guna pemenuhan akan kebutuhan air bersih juga terus dilakukan melalui PDAM Tirta Alam Kota Tarakan, saat ini telah

terbangun interkoneksitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan Embung (embung Bengawan dan Indulung), Reservoir kapasitas 1.500 m3 di Kampung Satu, dan pemasangan jaringan pipa distribusi air minum sepanjang 50,465 km. “Pemerintah kota juga telah membuka ruang investasi yang luas untuk pengembangan perekonomian di Kota Tarakan. Tahun 2020 telah dibuka Mal Pelayanan publik (MPP) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan perijinan dalam mendukung pengembangan investasi Kota Tarakan,” cetusnya. Dukungan atas peningkatan keandalan energi listrik di Kota Tarakan dan jaringan telepon/internet juga terus diperkuat. Kapasitas listrik Kota Tarakan saat ini berada pada angka 47 MW dan kebutuhan listrik pada beban puncak sebesar 4042 MW dan seluruh wilayah Kota Tarakan juga telah menikmati akses internet baik melalui jalur fixed broadband maupun mobile broadband. Berbagai program pendukung terwujudnya Smart City lainnya juga terus berproses, antara lain melalui implementasi kebijakan parkir berlangganan secara elektronik bagi masyarakat pada 2020. Sekaligus memaksimalkan pembayaran non-tunai terhadap berbagai layanan publik agar masyarakat dapat

mengakses layanan secara praktis, meningkatkan kepercayaan publik, dan mencegah penyalahgunaan. Di tahun 2020, Pemerintah Kota Tarakan telah menyelesaikan pembangunan Kawasan Pantai Amal Tahap II. Kawasan ini disiapkan menjadi kawasan menjadi salah satu daya tarik utama Kota Tarakan. Pembangunan infrastruktur lainnya juga terus dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan proyeksi perkembangan kota di masa depan. Aset Daerah juga terus ditata dan dioptimalkan pemanfaatannya agar terwujud akuntabilitas dan peningkatan pendapatan daerah di obyek-obyek strategis. Dua tahun awal dalam periode lima tahun pembangunan, merupakan periode yang sangat menantang bagi pencapaian visi dan misi yang telah dicanangkan. Pemerintah Kota Tarakan menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur penyelenggara negara yang ada di Kota Tarakan, dunia usaha, dan semua pihak khususnya masyarakat atas seluruh dukungannya dalam pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan ke masyarakat Kota Tarakan. “Mari bersama kita terus bergandengan tangan untuk terwujudnya Tarakan sebagai Kota Maju dan Sejahtera melalui smart city,” tutupnya. (kik)


Berita Utama

pekan ke-3, maret 2021

9

Menimbang Potensi Rencana Kembalinya ‘Tulang Punggung’ PAD Tarakan RENCANA Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) untuk mengembalikan pelabuhan Tengkayu I ke Kota Tarakan tentu menjadi angin segar bagi pemerintah Kota Tarakan. Jika terwujud bukan tidak mungkin ‘tulang punggung’ Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tarakan itu, dapat mendongkrak pendapatan Tarakan melalui potensi Pelabuhan Tengkayu I yang cukup menjanjikan bila dikelola dengan maksimal oleh Pememerintah Kota (Pemkot) Tarakan. Namun begitu, ahli bidang ekonomi justru menilai di samping dampak positif jika pelabuhan ini dikembalikan pengelolaannya ke Pemkot Tarakan bakal menimbulkan dampak negatif. Dampak negatif yang dimaksudkan, jika pengembalian tidak disertakan dengan regulasi yang baik. Pengamat Ekonomi dari Universitas Borneo Tarakan (UBT), Dr Margiyono S.E, M.Si menerangkan pengembalian pelabuhan Tengkayu I tentu menunjang PAD. Selain itu, juga berpotensi melahirkan pengembangan pembangunan bagi sektor lain di Kota Tarakan. “Dari pandangan secara perspektif ekonomi atau wilayah tata ruang, memang keputusan itu diambil pak gubernur (Zainal A Paliwang), ini memiliki dua sisi positif dan negatif juga bersifat insentif dan disinsentif. Mengapa demikian, hal ini bisa menjadi insentif kalau itu kita lihat berdasarkan kepentingan Tarakan. Sebagai daerah otonom, Tarakan tentu memiliki berbagai macam persoalan baik itu pendanaan atau minimnya PAD akibat adanya persoalan ekonomi akibat Covid-19,” tuturnya. Kalau perspektif itu yang digunakan, maka menjadi insentif bagi Pemkot Tarakan untuk memperoleh tambahan potensi pendapatan dari pengelolaan aset yang dikembalikan oleh pemerintah provinsi. Karena dengan begitu, hal itu menjadi potensi tambahan pendapatan dari bermacam posnya, misalnya pendapatan karcis masuk apakah itu sewa ruang, sewa tempat usaha, tarif sandar kapal, dan lainnya. Meski demikian, jika dilihat dari perspektif wilayah Kaltara, maka hal tersebut telah keluar dari tujuan awal pembangunan pelabuhan speedboat

PENGHARGAAN SEPANJANG 2019-2020 2019 Anugrah Budhipraja dari Kemenristekdikti atas dukungan terhadap inovasi dan daya saing daerah 2020 OPINI WTP dari BPK-RI atas Hasil Pemeriksaan LKPD tahun 2019 Anugrah Natamukti oleh Internasional Council for Small Business Top BUMD Award oleh Majalah Top Business Indonesia Smart Nation Award oleh Citasia Inc.

Pengamat Ekonomi Universitas Borneo Tarakan (UBT)

Dr Margiyono S.E, M.Si. Tengkayu I. Mengingat Pelabuhan Tengkayu I diperuntukkan menjadi jantung perhubungan dalam memudahkan mobilisasi barang dan manusia untuk seluruh kawasan di Kaltara. “Tetapi kalau kita tarik ke atas, Tengkayu itu adalah simbol ekonomi yang menghubungkan arus orang dan arus barang antar wilayah di provinsi. Arus orang yang dari bandara, arus orang yang dari pelabuhan Nasional Malundung, itu masuk ke Tengkayu I, emudian didistribusikan ke daerah. Jadi artinya, Tengkayu I menjadi

jantung ekonomi baik itu arus orang atau arus barang dalam prospektif keterkaitan antar wilayah,” terangnya. Sementara itu, keterkaitan antar wilayah itu, jika merujuk kepada Undang-Undang Nomor 26 tahun 2007 tentang tata ruang maka harus memiliki asas, atau prinsip yaitu keterpaduan keseimbangan kesela­ rasan keberlanjutan keberdayaan antara kabupaten kota. Menurutnya, pengembalian aset Tengkayu I ke Kota Tarakan, berpotensi menghambat upaya pemerintah dalam memperkecil

disparitas wilayah di Kaltara sejak dulu. Hal itu disebabkan, kepemilikan aset skala provinsi cukup rawan terhadap kepentingan elit secara politis dalam menyalahgunakan fungsi tujuan awal Tengkayu I Tarakan. “Dengan laju Pertumbuhan penduduk Tarakan yang lebih tinggi daripada daerah lainnya, membuat infrastrukturnya terus berkembang dan tingkat aktifitas ekonomi penduduknya semakin tinggi. Sehingga melihat dari sisi lainnya, disparitas sudah ada antar wilayah Tarakan dengan wilayah kabupaten lainnya,” ujarnya. “Kalau misalnya Tengkayu I sebagai penghubung antar wilayah, maka sebenarnya tujuannya adalah keterpaduan, keserasian keselarasan, keseimbangan, keberdayaan dan keberhasilan maka ini menjadi sumber disinsentif upaya untuk memperkecil kesenjangan antar wilayah dan upaya untuk menciptakan perekonomian yang lebih efisien, kalau itu kembali ke antar wilayah atau provinsi,” lanjutnya. Agar upaya menekan kesenjangan antar wilayah, menurut Margiyono, pemer-

intah provinsi harus menjamin bahwa pengelolaan yang diserahkan kepada pemerintah kota Tarakan harus menjamin efisiensi pengelolaan dengan perda. “Tengkayu itu menjadi penghubung antar wilayah kalau simbol ini dikelola secara monopolitis itu akan menurunkan efisensi ekonomi. Anggap saja, pemimpin wilayah A tidak harmonis dengan pemimpin wilayah Z, maka atas status kepemilikan bisa saja pemimpin wilayah membuat kebijakan yang memberatkan wilayah Z untuk menjalankan aktivitas keperluan daerahnya,” ucapnya. Ia menerangkan, oleh karena itulah sejak awal undang-undang menegaskan pengelolaan semestinya dapat dinaungi provinsi dalam mencegah penyalahgunaan wadah bersama dengan kedok status kepemilikan. Sehingga menurutnya, Pemprov Kaltara harus mempertimbangkan secara matang output dari pengembalian status Tengkayu I. “Oleh karena itu, mengapa pengelolaan Tengkayu harus berada di atas semua kabupaten kota, tujuannya menjaga efisiensi ekonomi menjaga mobilitas orang dan barang agar tetap lancar. Kalau mobilitas orang dan barang lancar maka akan menarik mobilitas atau produktivitas ekonomi sehingga terjadi aktifitas produksi lebih tinggi dari aktifitas konsumsi,” jelasnya. “Gangguan terhadap konsumsi akan menurunkan produktivitas dan efeknya adalah ke lapangan kerja, pengangguran, macam-macam kemiskinan dan seterusnya,” tutupnya. (ram/kik)

Menelisik Dua Tahun Program Oke dari Kaca Mata Akademisi MENELISIK dua tahun perjalanan kepemimpinan dr. Khairul, M.Kes dan Effendhi Djuprianto (Oke) dengan membawa 16 program unggulannya, cukup banyak membawa perubahan dibidang ekonomi, pembangunan, hingga pendidikan. Hal ini juga menjadi perhatian banyak pihak salah satunya akademisi di Tarakan. Akademisi dari Universitas Borneo Tarakan, Dr. Syaiful Anwar, SE, M.Si mengatakan sesuai dengan 16 program unggulannya, ada beberapa program yang sudah berjalan yang sudah hampir 100 persen, misalnya pembangunan sarana pendidikan setingkat SMP yang dulunya mangkrak disambung lagi di zaman dr. Khairul kemudian pembangunan SMA. Kemudian program kesejahteraan RT, yang dulunya per bulan mendapatkan insentif Rp750 ribu ditingkatkan menjadi Rp1 juta. Termasuk bidang ekonomi, walikota sudah membentuk BUMD untuk mening­ katkan PAD Kota Tarakan. Di bidang ke­ sehatan, ada beberapa anggaran bersumber dari APBD dan APBN untuk penanganan Covid-19. Menurutnya, memang diutamakan kesehatan manusianya agar dapat melakukan peningkatan ekonomi. “Kalau orangnya tidak sehat bagaimana mau

mengembangkan ekonomi,” ujarnya. Dekan Ekonomi UBT ini menilai, kepemimpinan dr. Khairul-Effendi mesti bekerja keras untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul sehingga bisa mendukung upaya program Smart City yang dicanangkan Walikota dan wakilnya. “Harus bekerja keras, SDM, dengan smart city karena menggunakan teknologi. Jadi harus SDM yang mampu menangani soal tersebut, semuanya menggunakan teknologi. Misalnya ada tarif parkir berlangganan, dengan berlangganan Rp100 ribu menggunakan kartu bisa bebas parkir, termasuk layanan kesehatan dibuka 24 jam di dua puskesmas di Tarakan, termasuk ada nomor darurat 112 kalau kau ke UGD dan lainnya,” tandasnya. Mengenai pembangunan secara fisik, lanjutnya memang belum terlalu terlihat mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19 sehingga masih fokus pada bidang kesehatan, peningkatan ekonomi dan pendidikan. “Kalau fisik agak dikurang ya, karena fokus pada kesehatan dan ekonomi tadi,” jelasnya. Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indo-

Akademisi Universitas Borneo Tarakan

Dr. Syaiful Anwar, SE, M.Si.

nesia (ISEI) Cabang Provinsi Kaltara itu menambahkan, untuk meningkatkan pendapatan Kota Tarakan dapat melalui dinas perdagangan dan pariwisata. Memanfaatkan sarana dan prasarana yang bisa dikunjungi masyarakat. Misalnya pembangunan pusat kuliner seperti di taman-taman. “Memang saya lihat pak wali fokus pada peningkatan ekonomi, kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.

Soal Mal Pelayanan Publik (MPP), kata Dr. Syaiful, hal itu cukup bagus karena mempersingkat masyarakat dalam urusan birokrasi. “Untuk mempersingkat supaya masyarakat tidak lama menunggu, misalnya ngurus IMB,” ucapnya. Soal sambungan gratis PDAM, ia hanya memberikan masukan agar dicarikan solusi jangka pendek untuk ketersediaan air baku. Walaupun sudah banyak

sambungan PDAM yang terpasang jika air baku tidak memadai akan mengakibatkan sulit mendapatkan air bersih. “Kita kan tau Tarakan mengandalkan curah hujan, satu bulan tidak hujan kita tau kan. Walaupun ada bantuan pemerintah pusat untuk pembangunan embung, ada beberapa embung belum difungsikan, karena belum ada sambungan ke masyarakat, rencananya tahun ini dialirkan. Tarakan hanya mengharapkan curah hujan, 5 tahun ke depan harus dipikirkan bagaimana mencari ketersediaan sumber air baku,” terangnya. Dengan adanya visi-misi Gubernur Kaltara mengembalikan Pelabuhan Tengkayu I ke Pemkot Tarakan, dikatakan Dr. Syaiful, jika itu dikembalikan pengelolaannya ke Pemkot tentu salah satu sumber peningkatan PAD untuk Kota Tarakan. “Harus SDM yang mumpuni mengelola di situ (SDF), jangan sampai ada kebocoran-kebocoran pendapatan di situ. Misalkan kapal atau speedboat yang bermalam di pelabuhan jangan sampai digratiskan. Area parkir di pelabuhan, itu sumber pendapatan yang luar biasa, termasuk arus barang yang ke kabupaten lain itu, itu sumber pendapatan, harus digali,” tutupnya. (ram/kik)


10

Kabar Bisnis

PEKAN KE-3, maret 2021 Jadwal Penerbangan Dari Bandara Juwata Tarakan

Pesawat Lion Air Wings Air Batik Air

Keberangkatan Pkl. 05.05 Wita Pkl. 06.00 Wita Pkl. 07.00 Wita

Sriwijaya Air Garuda Indonesia Lion Air Batik Air

Pkl. 07.35 Wita Pkl. 09.10 Wita Pkl. 09.30 Wita Pkl. 11.50 Wita

Mas Wings Lion Air Lion Air Wings Air Lion Air Garuda Indonesia Lion Air

Pkl. 12.05 Wita Pkl. 12.10 Wita Pkl. 12.55 Wita Pkl. 13.50 Wita Pkl. 17.25 Wita Pkl. 19.15 Wita Pkl. 19.20 Wita

Tujuan Balikpapan Gorontalo Jakarta (Soekarno Hatta) Balikpapan Balikpapan Surabaya Balikpapan(Halim Perdana Kusuma) Tawau Makassar Balikpapan Palu Balikpapan Jakarta Jakarta

Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari

Keterangan : Batik Air ke Bandara Soekarno Hatta menggunakan pesawat Airbus 320. Garuda Indonesia tujuan Balikpapan dan Jakarta menggunakan Garuda Bombardier CRJ 1000. Lion Air tujuan Makassar-Surabaya menggunakan Boeing 737-800NG. Lion Air tujuan Balikpapan menggunakan Boeing 737-900ER. Batik Air tujuan Balikpapan-Halim Perdana Kusuma menggunakan Boeing 737-800NG. Sriwijaya Air menggunakan Boeing 737800NG. Wings Air menggunakan ATR 72-600. Mas Wings menggunakan ATR 72-600.

Tarakan-Bulungan Speedboat SB. Minsen SB. Menara Gading SB. Andalas SB. Simpati SB. Limex SB. Tri Putri Tunggal Dewi SB. Borneo Indah SB. Tarakan Express SB. 88 Express SB. Putra Dewi SB. Menara Baru SB. Kalimantan SB. Andalas SB. Anugerah SB. Gembira SB. Limex SB. Tanjung Express SB. Limex SB. Sekatak SB. Bulungan Indah SB. Jonan Mandang SB. Menara Niklas

Waktu Berangkat Pkl. 07.00 Wita Pkl. 07.25 Wita Pkl. 07.50 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 08.40 Wita Pkl. 09.05 Wita Pkl. 09.55 Wita Pkl. 10.20 Wita Pkl. 10.45 Wita Pkl. 11.10 Wita Pkl. 11.35 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 12.25 Wita Pkl. 12.50 Wita Pkl. 13.15 Wita Pkl. 13.40 Wita Pkl. 14.05 Wita Pkl. 14.30 Wita Pkl. 14.55 Wita Pkl. 15.20 Wita Pkl. 15.45 Wita Pkl. 16.10 Wita

Jadwal Speedboat Tarakan-Malinau Speedboat SB. Malinau Express III SB. Menara Baru Express SB. Harapan Baru Express SB. Menara Baru Express SB. Harapan Baru Express SB. Menara Baru Express SB. Menara Indah Express II SB. Malinau Express Junior SB. Menara Baru Express

Waktu Berangkat Pkl. 07.30 Wita Pkl. 08.00 Wita Pkl. 08.30 Wita Pkl. 09.00 Wita Pkl. 10.00 Wita Pkl. 11.00 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 13.00 Wita Pkl. 14.30 Wita

Tarakan-Tideng Pale Speedboat SB. Presedium Express SB. Gembira Express SB. Menzen Express SB. Tideng Pale Express SB. Sesayap Express SB. Tideng Pale Baru Express SB. Presedium Express SB. Harapan Indah Express

Waktu Berangkat Pkl. 07.15 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 09.15 Wita Pkl. 11.30 Wita Pkl. 13.15 Wita Pkl. 14.15 Wita Pkl. 15.15 Wita Pkl. 15.45 Wita

Tarakan-Nunukan Speedboat SB. Sadewa SB. Sinar Baru Express II SB. Gundala Express SB. Menara Indah Express SB. DC 10 Express SB. Tri Putri Tunggal Dewi SB. Minsen Express

Waktu Berangkat Pkl. 07.15 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 09.15 Wita Pkl. 10.15 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 13.00 Wita Pkl. 14.00 Wita

Tarakan-Pulau Bunyu Speedboat SB. Tri Putri Tunggal Dewi 2000 SB. Amanda Express SB. Harapan Express SB. Minsen Express SB. Rahayu SB. Harapan Sadar

Waktu Berangkat Pkl. 09.00 Wita Pkl. 10.00 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 14.00 Wita Pkl. 15.00 Wita Pkl. 16.00 Wita

Lebih Ekonomis, Tol Laut Jadi Andalan Perdagangan di Nunukan NUNUKAN – Semenjak diresmikan, Tol Laut memang menjadi andalan setiap daerah. Begitu juga dengan Kabupaten Nunukan yang menjadi salah satu lintasan Tol Laut. Sebab, Tol Laut jauh lebih ekonomis dibandingkan menggunakan kapal milik swasta karena dapat memangkas biaya logistik. Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perdagangan Kabupaten Nunukan, H Syamsul Daris SE mengatakan dengan adanya Tol Laut cukup mempermudah para pedagang yang ada kabupaten Nunukan. Khusus Tol Laut Makassar – Nunukan perkontainer Rp. 4. 634.000 khusus muatan kering, sedangkan Surabaya – Nunukan perkontainernya Rp. 4.059.000. “Ini yang kita sampaikan saat mereka mendaftar sebagai Shipper (pengiriman) maupun sebagai Consignee (penerima). Ini kita sosialisasi bahwa jika melaui Tol Laut biaya akan lebih murah dibandingkan dengan kapal swasta,” kata H. Syamsul Daris, kepada benuanta.co.id. Adanya program Tol Laut akan menekan

TIBA : KM. Sabuk Nusantara saat sandar di Pelabuhan Sebtik.

produk barang asal Malaysia yang beredar di Kabupaten Nunukan. Dia juga mencontohkan seperti telur, beras, bawang hampir 90 persen sudah produk dalam negeri. Produk Malaysia yang masih sering ditemui yakni tepung, gula, dan minyak makan. “Sekitar 20 persen kita masih ketergantungan dari Malaysia,” jelasnya. Lanjut dia, awalnya Pemkab Nunukan hanya menggunakan satu rute dari Makassar KM. Kendhaga Nusantara 6, dan tahun 2021 diberikan tambahan rute dari Surabaya hal itu lantaran banyaknya komoditi yang dibutuhkan. “Barang yang tiba di Nunukan tidak terlalu mahal. Dalam sebulan itu bisa datang 3 kali,” terang H. Syamsul Daris. Kebutuhan pokok di Kabupaten Nunukan InsyaAllah akan terpenuhi setiap tahun karena adanya jalur laut, Jembara (Jembatan udara) dan SOA (Subsidi Ongkos Angkut) APBD. (*)

Reporter: Darmawan Editor : Nicky Saputra

DARMAWAN/BENUANTA

Berlaku Hingga Akhir Maret 2021, PLN Siapkan Harga Hemat Bagi Rumah Tangga dan UMKM JAKARTA – PLN kembali memberikan harga spesial biaya penyambungan tambah daya kepada konsumen melalui program Layanan Paket Listrik 2021. Hal ini merupakan upaya PLN memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk melakukan penambahan daya listrik guna meningkatkan produktivitas di tengah pandemi Covid-19. “Kami terus menghadirkan kemudahan kepada pelanggan untuk menggunakan listrik dari PLN. Kami yakin listrik akan meningkatkan produktivitas masyarakat, khususnya di tengah pandemi Covid-19,” tutur Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril saat melakukan Konferensi Pers di Jakarta, Selasa (9/3). Terdapat dua produk yang ditawarkan, yaitu “Super Electrilife” dan “Super Hemat UMKM” yang berlaku hingga 31 Maret 2021. Melalui program ini pelanggan hanya perlu membayar sebesar Rp 202.100,- (dua ratus dua ribu seratus rupiah), dari harga normal sampai dengan Rp 4,9 juta untuk tambah daya dari 1.300 VA ke 5.500 VA atau sampai dengan Rp 10 juta untuk tambah daya dari 450 VA ke 11.000 VA. Melalui “Super Electrilife”, harga spesial Biaya Penyambungan Tambah Daya diberikan kepada konsumen yang membeli peralatan elektronik tertentu dengan akumulasi pembelian senilai minimal Rp 200 ribu di _marketplace_ atau _distribution channel_ yang bekerja sama dengan PLN. Kemudian melalui “Super Hemat UMKM”, harga spesial Biaya Penyambungan Tambah Daya diberikan kepada _merchant_ atau mitra bisnis dari _E-

Commerce/Marketplace_ yang bekerja sama dengan PLN tanpa pembelian alat elektronik apapun. Langkah ini merupakan upaya PLN yang secara khusus terus mendukung kegiatan UMKM. Mengingat UMKM dan IKM adalah tulang punggung kegiatan ekonomi pada saat ini. “Kami ingin memberikan ruang lebih besar kepada para pelanggan UMKM dari Sabang sampai Merauke untuk bisa meningkatkan bisnisnya dengan layanan tambah daya yang super murah ini,” sambung Bob. Saat ini PLN telah menggandeng dua marketplace besar, yaitu Tokopedia dan Bukalapak, serta Ace Hardware sebagai salah satu _distribution channel_ peralatan elektronik terbesar di Indonesia. Kami juga membuka peluang untuk _marketplace_ atau _distribution channel_ lain untuk bergabung dalam program ini. “Kami terus mengajak kolaborasi berbagai pihak. Kolaborasi ini merupakan bentuk dari budaya Akhlak yang menjadi _core values_ seluruh BUMN,” ucap Bob. Harga spesial program “Super Electrilife” dan “Super Hemat UMKM” berlaku bagi pelanggan rendah 1 (satu) Phasa yang mengajukan permohonan tambah daya dengan pilihan daya akhir mulai daya 2.200 VA sampai dengan 11.000 VA. Harga spesial ini sendiri akan diberikan melalui mekanisme e-Voucher yang dapat digunakan untuk penambahan daya melalui PLN Mobile. ADAPUN LANGKAH YANG DAPAT DIPILIH YAITU:

1.Pilih menu layanan listrik Tambah Daya, 2.Pilih IDPel, lalu lengkapi data pemohon, 3.Masukan daya pilihan akhir, 4.Masukan voucher yang telah didapatkan, maka secara otomatis diskon akan didapatkan 5.Submit permohonan dan selanjutnya pelanggan akan mendapatkan instruksi untuk melakukan pembayaran. “Kami siapkan mekanismenya melalui PLN Mobile agar lebih mudah. Tambah daya listrik dapat diskon, hanya lewat genggaman saja, semua makin mudah,” pungkas Bob. (*)

Reporter : Matthew Gregori Nusa Editor : Ramli

Tarakan-Sungai Nyamuk Speedboat SB. Tobar – 08 Express Waktu Berangkat Pkl. 09.30 Wita Speedboat SB. Sinar Baru Express I Waktu Berangkat Pkl. 13.30 Wita

Launching Ekspor SKPT Bakal Permudah Penjualan Ikan Para Nelayan Nunukan NUNUKAN – Nelayan di Nunukan tempaknya akan mendaptkan angin segar setelah adanya Launching Ekspor Perdana Komoditi Perikanan yang dilakukan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Nunukan di Kantor Pelabuhan Perikanan SKPT Sebatik. Launching itu nantinya memudahkan nelayan menjual ikan secara resmi ke Malaysia. Selama ini, nelayan Nunukan masih melakukan saat menjual ikan ke Malaysia dengan cara illegal. Tentu hal itu sangat berisiko terhadap para nelayan, lantaran melanggar ketentutan keimigrasian. Jika hal itu terjadi terus menerus, bukan tidak mungkin keamanan Malaysia akan menangkap nelayan yang melanggar keimingrasian Negara tersebut. Disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Perdagan Luar Negeri Dinas Perdagangan Kabupaten Nunukan, Ari Suwagis Tuti SS, ekspor perikanan itu dianggap sangat penting lantaran ikan berukuran besar akan menghasilkan harga yang cukup tinggi. Bila dijual di wilayah Nunukan, tentu harganya cukup mahal. “Sedangkan untuk ikan kecil-kecil seperti layang, ikan kembung memang dikonsumsi masyarakat kita karena harga lebih terjangkau,” kata Ari Suwagis Tuti. Launching Ekspor Perdana Komoditi Perikanan yang diselenggarakan di Kantor Pelabuhan Perikanan SKPT Sebatik itu, tentunya dinantikan para nelayan sejak lama. Dijelaskannya, ekspor tersebut harus melalui makanisme dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pengusaha salah satunya dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), yang dikeluarkan oleh beacukai untuk dapat itu ada persyaratan yang harus dipenuhi. “Dengan adanya Launching Ekspor, kita berharap ke depannya nelayan kita tidak lagi langsung menujal secara tradisional hasil tangkapan langsung ke Malaysia. Namun harus melalui makanisme yakni pengekspor ikan,” jelasnya. Pihaknya menginginkan seluruh pihak mengikuti peraturan ekspor setelah adanya launching tersebut. Hal itu bertujuan agar harga ekspor tetap konsisten dan dapat dipercaya para nelayan. Saat ini Dinas Perdagangan Kabupaten Nunukan sudah menerbitkan Surat Keterangan Asal (SKA) sebanyak 21 SKA dan 3 masih dalam proses. Para pengusaha di Nunukan semuanya ingin legal, namun terkendala diaturan salah satunya belum adanya pelabuhan ekspor impor yang secara resmi. “Kita juga sudah menyurati dan berharap adanya jawaban dari kementerian, agar pelabuhan kita secepatnya bisa ditetapkan sebagai pelabuhan ekspor impor sehingga memudahkan para pengusaha kita yang ada di Kabupaten Nunukan,” imbuhnya. Berdasarkan data dari Ditjen Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) wilayah kerja Nunukan tercatat dari November 2020 sebnayak 45 jenis ikan yang di ekspor ke Malaysia dengan total 903,234 kilogram (kg). Sedangkan Desember 2020 ada 48 jenis ikan dengan total 875. 380 kg. (*)

Reporter: Darmawan Editor : Nicky Saputra


TARAKAN – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bulungan Tarakan mewisuda sebanyak 222 lulusan program Sarjana Ekonomi pada Sabtu (6/3/2021). Prosesi wisuda dilaksanakan secara daring dan luring (hybrid) di gedung STIE Bulungan Tarakan, Jalan Gunung Amal Tarakan. Wisuda kali ini diikuti oleh 151 lulusan Program Sarjana Ekonomi Manajemen dan 71 lulusan Program Sarjana Ekonomi Pembangunan. Wisuda secara luring diikuti oleh 5 lulusan terbaik program Sarjana Ekonomi Manajemen dan 5 lulusan terbaik program Sarjana Ekonomi Pembangunan. Ke 222 Sarjana Ekonomi ini merupakan bagian dari Ketua STIE Bulungan Tarakan 3.403 Sarjana Ekonomi yang telah berhasil Dr. Marso, S.E., M.Si menyelesaikan studi di STIE Bulungan

Tarakan yang berdiri sejak tahun 1992. Ketua STIE Bulungan Tarakan, Dr. Marso, S.E., M.Si mengatakan bahwa semestinya prosesi wisuda ini dilaksanakan secara offline pada bulan Oktober tahun lalu. Namun, berkenaan dengan masalah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, maka berdasarkan kesepakatan semua pihak maka pelaksanaan wisuda kali ini terpaksa ditunda dan baru dapat dilaksanakan secara hybrid pada hari ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. “Kami menyadari wisuda ini merupakan momen yang sangat penting bagi mahasiswa, karena ini merupakan titik akhir perjuangan mahasiswa di kampus setelah dididik dengan waktu yang cukup lama. Setelah ini, para lulusan harus siap melanjutkan petualangan

berikutnya untuk meraih masa depan yang dicitacitakan”. ujar Marso kepada benuanta.co.id. Menurut Marso, kunci sukses atau daya saing sumber daya manusia di era Revolusi Industri 4.0 dan Era Society 5.0 ini ditentukan oleh tiga kompetensi utama, yaitu (1) penguasaan ilmu pengetahuan sesuai dengan bidangnya, (2) kemampuan menggunakan teknologi yang ada, serta (3) kemampuan interaksi sosial. Menyadari arti penting dari ketiga kemampuan utama tersebut, STIE Bulungan terus melakukan terobosan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, melalui kerja sama dengan dengan perguruan tinggi baik dalam negri maupun luar negeri serta formulasi ulang kurikulum ulang sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). “Kurikulum berbasis KKNI tersebut sudah diterapkan sejak tahun akademik 2020/2021, dengan pendekatan pembelajaran yang diarah-

STIE kan untuk membangun kemampuan peserta didik untuk berpikir kritis untuk mencapai standar, paling kurang kompetensi level enam serta dapat diimplementasikan sesuai dengan standar Kampus Merdeka - Merdeka Belajar, sehingga lulusan STIE Bulungan Tarakan mampu sebagai analis dan problem solver serta memiliki sikap dan perilaku yang patut bagi seorang cendikiawan. Singkatnya, model pembelajaran dan implementasi kurikulum baru tersebut akan membedakan karakter lulusan kami dengan lulusan perguruan tinggi lain” tutupnya.(*) Reporter : MATTHEW GREGORI NUSA

manajemen

ekonomi pembangunan

Senin 15 Maret 2021

TESTIMONI

Wisuda 222 Orang, Ketua STIE : Lulusan Harus Kuasai Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Komunikasi

11

“Saya sangat mengapresiasi peran serta perguruan tinggi di Kaltara dalam upaya memajukan pendidikan di daerah, terutama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bulungan-Tarakan, yang telah mencetak banyak sarjana. Gubernur Kaltara Semoga lulusan STIE Bulungan-Tarakan Drs. H. bisa mengaplikasikan ilmunya di Zainal Arifin masyarakat dan menjadi tenaga andal. Paliwang SH M.Hum Serta bersama pemerintah, STIE diharapkan bisa bersinergi membangun Kaltara Rumah Kita bersama”


12

iptek Senin 15 Maret 2021

5 Dampak Merugikan Teknologi yang Muncul Tanpa Sengaja TEKNOLOGI maju dengan sangat cepat, dan kita menikmati semua hal berbau teknologi yang memudahkan kita dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai hal seperti mobil otomatis, teknologi VR yang lebih imersif, penerbangan lintas benua yang lebih cepat, dan masih banyak hal lainnya akan segera hadir di kehidupan kita. Meski demikian, kehadiran teknologi ternyata punya dampak yang tak selalu positif. Beberapa hal yang terjadi justru sebaliknya, di mana kita kerap menemui hal yang tidak kita inginkan kala kita atau orang lain memanfaatkan teknologi. Bahkan di banyak kasus, dampak-dampak ini sangat berbahaya. Nah, berikut deretan dampak merugikan teknologi yang muncul tanpa sengaja, atau setidaknya tidak ada niatan jahat. Melansir Listverse, berikut ulasannya! MOBIL OTONOM BERBAHAYA Salah satu teknologi masa depan yang sudah ada di depan mata adalah mobil otomatis. Berbagai perusahaan seperti Google dan Tesla sudah melakukan banyak uji coba mobil semacam ini sejak beberapa tahun lalu, dan kebanyakan memang berhasil. Namun mengapa kita masih belum melihatnya dijual? Karena mobil semacam ini belum menjamin keamanan soal fungsi, serta memiliki berbagai masalah etika berlalu-lintas. Selama uji coba, telah terjadi beberapa kali uji coba mobil otomatis menemui kegagalan, dan berujung kecelakaan. Meski kejadian ini tak membawa korban sama sekali karena wilayah ujinya di Silicon Valley yang tidak terlalu ramai, permasalahan ini akan sulit jika dibawa ke kota dengan

lalu lintas ramai. Padahal, mobil otomatis adalah salah satu solusi kemacetan. Belum lagi soal “otak” dari mobil dalam hal mengambil keputusan. Jika ada di suatu saat mobil dihadapkan ke keadaan jelang kecelakaan, apa yang harus dilakukan mobil pun masih belum jelas. Pertanyaan terbesar dari situasi ini apakah mobil akan melakukan sesuatu yang lebih melindungi pengguna, atau melindungi orang di luar mobil yang mungkin akan jadi korban? Jika mobil ini dikemudikan manusia, tentu tanggung jawab bisa disorotkan ke pengemudi. Namun tidak untuk mobil otomatis. MASALAH PSIKOLOGIS MULAI MUNCUL DARI VR Virtual Reality adalah teknologi canggih yang menggebrak dunia gim. Pasalnya, banyak konsol dan platform yang menawarkan gim dinikmati dengan teknologi VR. Imersifnya VR, membuat gim makin menakjubkan untuk dimainkan. Permasalahan utama dari hal ini, ternyata VR membuat pengguna makin abai soal kesehatan mereka sendiri. Ketika kecanduan gim sebelum ada VR saja sudah banyak terjadi, ketika era VR, hal ini makin menjadi-jadi. Sudah banyak terjadi kasus di mana pengguna sudah sulit memahami perbedaan antara gim dan kehidupan nyata. Tak lagi sekadar kecanduan, mereka harus menghabiskan berjam-jam sesi terapi karena kehidupan nyatanya berantakan karena gim yang semakin imersif. ENERGI TERBARUKAN YANG MEMBUNUH BINATANG LIAR Salah satu solusi bersih untuk sektor

energi adalah pembangkit listrik tenaga surya dan juga angin. Solusi ini jauh lebih bersih ketimbang energi konservatif seperti batu bara. Meski demikian, hal ini bukan tanpa cela. Dari sebuah riset, ternyata di banyak pusat pembangkit listrik tenaga surya dan juga angin, banyak satwa liar yang terbunuh, terutama burung. Menurut ilmuwan, burung kerap mengira panel surya adalah danau, dan ketika dihinggapi ia terpanggang di sana. Tenaga angin pun serupa, di mana baling-balingnya tidak terdeteksi oleh burung dan seketika meregang nyawa kala melewatinya. 3D PRINTER YANG SANGAT TIDAK RAMAH LINGKUNGAN 3D Printer disebut bakal jadi gadget masa depan. Meskipun saat ini masih belum terlalu mudah diakses, diprediksi lama kelamaan gadget ini akan diproduksi masal dengan harga yang lebih murah. Permasalahan utama dari mesin pencetak

yang sangat berguna untuk menciptakan sesuatu ini, adalah soal jejak karbon setiap alat ini digunakan. Emisi, sekali penggunaan 3D printer memang tak terlalu banyak, kirakira seperti satu kali merokok atau satu kali penggunaan kompor gas. Namun di sisi output, kebanyakan printer ini menggunakan filamen plastik yang sama sekali tidak biodegradable. Tentu penumpukan sampah akan makin menggila jika gadget ini jadi mainstream. Hal ini tentu bisa dicegah dengan kemauan perusahaan untuk menggunakan medium yang lebih ramah lingkungan, alih-alih plastik. Jika ini bisa dilakukan sebelum penggunaan 3D printer meluas, dampak tidak akan terlalu besar. ECHO CHAMBER INTERNET Dengan internet, setiap orang lebih terkoneksi ketimbang bertahun-tahun lalu. Hampir semua informasi bisa kita dapatkan dengan mudah lewat media sosial atau Google. Namun ada celah

besar dari hal ini. Ialah echo chamber atau ruang gema. Melakukan penjelajahan di internet dengan sesuatu yang kita suka, akan membuat internet menyajikan hal yang juga kita suka. Hal ini akan membuat kita tak pernah diberi sajian informasi yang benar atau layak. Kita ambil contoh, pedofilia adalah hal yang salah di berbagai tempat, namun kita bisa menemukan forum tentang pedofilia di penjuru internet. Membuat hal yang salah ini bisa dianggap benar oleh poenghuni forum tersebut. Fenomena ini terjadi karena platform media sosial memiliki algoritma yang menyesuaikan aktivitas kita di platform tersebut. Seperti ketika di Youtube Anda suka menonton konten makanan, ribuan konten serupa lainnya akan direkomendasikan untuk Anda. Berbagai informasi lain akan datang ke kita dan membuat kita tak bisa berhenti menggulir linimasa. Hal ini akan buruk jika kita juga memiliki ketertarikan ke hal yang buruk. (idc/mdk/int)

Koneksi 5G Kencang, Tapi Bakal Bikin Boros Kuota JARINGAN 5G menawarkan kecepatan 10 kali lebih cepat ketimbang 4G. Tapi siap-siap bikin boros kuota kamu. Harry Utama, Manager Network Master Plan Telkomsel, mengatakan seperti pengembangan 4G sebelumnya, setiap pembaruan teknologi jaringan broadband akan menghadirkan keunggulan dari sisi kecepatan proses download, upload dan streaming. Keunggulan dari koneksi yang semakin cepat membuat konsumen makin terdorong aktivitas online lebih aktif, sehingga penggunaan kuota akan semakin tinggi. “Konsumen akan semakin ingin mendownload streaming kualitas yang lebih tinggi. Ini membuat pengguna merasakan kuota jadi lebih cepat habis,” ujar Harry saat acara diskusi 5G Myth Busting yang digelar Samsung Indonesia. Disinggung soal penerapan 5G di Tanah Air, Telkomsel mengaku pihaknya dan pemerintah masih terus berupaya menemukan formula yang tepat dalam pemanfaatan spektrum untuk jaringan penerus 4G. Sehingga dapat sesuai dengan kebutuhan industri telekomunikasi secara keseluruhan. “Upaya lain yang kami lakukan menyiapkan jaringan 5G yang pancarannya punya kualitas maksimal. Sehingga manfaatnya dirasakan secara utuh, baik publik maupun enterprise,” terang Harry. Sementara di sisi produsen perangkat, Samsung sudah merilis sejumlah perangkat 5G di Indonesia, salah satunya Galaxy S21 series yang dirilis Januari lalu. Namun lantaran jaringan sendiri belum tersedia, mereka mengunci fitur tersebut dengan software. “Walaupun saat ini kami juga

Xiaomi Akan Luncurkan Ponsel dengan Fast Charging 200W Tahun Ini menunggu keputusan pemerintah, baik aturan maupun frekuensinya, kami sebagai produsen harus mempersiapkannya. Apalagi konsumen sekarang sangat sadar akan teknologi ini, dan ketika mereka membeli perangkat baru mereka inginkan teknologi 5G di dalamnya,” kata Taufiqul Furqan Product Marketing Manager Samsung Mobile, SEIN. Taufiq melanjutkan kehadiran 5G akan membuka banyak hal baru. Orang-orang akan menikmati streaming dengan resolusi yang lebih tinggi dari sebelumnya. Di samping itu, pengalaman gaming pun jauh lebih menyenangkan karena 5G menawarkan latensi rendah. Ini pula menciptakan peluang cloud gaming. “Kualitas virtual meeting akan semakin meningkat karena gambar lebih jelas, minim lag dan lebih real time,” kata Taufiq. Hal senada disampaikan Harry. Adanya 5G akan membuka banyak peluang dan bakal jadi game changer. Menurutnya akan ada kemampuan baru yang tidak

dimiliki generasi sebelumnya. Pertama peningkatan pengalaman broadband. Secara teori kecepatan yang dihadirkan 20 Gbps. Konsumen akan diuntungkan dengan kapasitas jaringan yang lebih besar. Kedua atensi rendah hingga satu millisecond. Ini akan mentransformasi industri lebih jauh lagi, meningkatkan produktivitas dan efektivitas, efisiensi operasional. Ketiga 5G akan meningkatkan jumlah perangkat yang terkoneksi hingga 1 juta device per km2. Sehingga mendorong smart city, smart farming dan agrikultur. “5G merupakan teknologi inklusif yang akan membuka peluang dan kesempatan baru bagi masyarakat, industri dan negara kita. Oleh karena itu, Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan akan terus mempersiapkan adopsi dan adaptasi seluruh entitas yang ada di ekosistem digital untuk implementasi teknologi jaringan 5G di Indonesia.” pungkas Harry. (afr/dtk/int)

BEBERAPA waktu yang lalu muncul rumor yang mengabarkan sebuah vendor akan merilis ponsel flagship dengan pengisian cepat 200W. Kini dari bocoran terbaru, vendor yang dimaksud sepertinya Xiaomi. Tipster asal China Digital Chat Station mengatakan ponsel ini akan diluncurkan pada paruh kedua 2021 tanpa menyebutkan tanggal yang spesifik. Saat ini ponsel tersebut sedang dipoles sebelum diluncurkan. Tapi perlu dicatat bahwa teknologi pengisian cepat 200W ini bukan hanya untuk pengisian ulang menggunakan kabel. Ponsel Xiaomi ini akan memiliki fitur wired charging, wireless charging dan reverse wireless charging, jadi kapasitas pengisian 200W adalah kombinasi dari ketiganya. Belum diketahui berapa kapasitas masing-masing metode pengisian. Tapi Notebookcheck memprediksi ponsel Xiaomi misterius ini akan mendukung wired charging 140W, wireless charging

50W dan reverse wireless charging 10W, seperti dikutip detikINET. Xiaomi juga dikabarkan sedang mengembangkan teknologi wireless charging 80W, tapi saat ini regulasi pemerintah China membatasi kapasitas pengisian nirkabel di angka 50W. Pengembangan fitur pengisian cepat yang makin ngebut ini tidak mengherankan mengingat Xiaomi sudah meluncurkan Mi 10 Ultra yang mendukung pengisian ulang 120W dengan kabel. Digital Chat Station tidak memberikan informasi lain seputar ponsel Xiaomi ini. Mereka hanya menambahkan ponsel tersebut akan memiliki kapasitas baterai sekitar 5.000 mAh. Belum diketahui ponsel Xiaomi apa yang akan mengusung spesifikasi ini. Xiaomi sendiri masih memiliki beberapa ponsel flagship yang dirumorkan meluncur tahun ini, termasuk Mi 11 Ultra dan Mi Mix 4. (vmp/fay/dtk/int)


Senin 15 Maret 2021

13

Bupati Serahkan LKPD TA 2020 ke BPK TePAT Waktu TARAKAN – Mematuhi amanat Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaann Pengelolaan dan Tanggung jawab Keuangan Negara dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung menyerahkan Laporan Keua­ ngan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2020 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada Rabu, 10 Maret 2021. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT), kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BPK-RI Perwakilan Provinsi Kaltara berserta seluruh tim yang berkenan menerima LKPD tahun 2020 ini, dan pada saatnya nanti kami juga siap untuk dilakukan audit kembali,” kata Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali. Sebagai bentuk komitmen dalam mematuhi segala regulasi yang telah ditetapkan BPK, Pemkab Tana Tidung menyerahkan laporan keuangan sebelum batas

waktu penyerahan yang berakhir pada 31 Maret 2021. Laporan itu meliputi neraca Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Arus Kas (LAK), Laporan Operasional (LO), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Peruba­han Ekualitas (LPE), Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK). Hal ini dilakukan agar menghindari kesalahan yang manajerial, terlebih Pemkab Tana Tidung juga telah berusaha semaksimal mungkin agar laporan yang disusun, dan disajikan telah sesuai dengan standar akuntansi pemerintah dan pengendalian internal yang memadai dan sesuai ketentuan yang berlaku. “Pencapaian target keuangan tahun anggaran 2020 Kabupaten Tana Tidung didasarkan pada target pendapatan sampai 31 Desember 2020 kemarin sebesar Rp767.225.574.519,88 atau sebesar 95,19 persen. Pendapatan yang tidak mencapai target atau mengalami kenaikan di tahun anggaran 2020 sebesar Rp7.649.732.348,66 atau 1,06 persen,” urainya.

PENYERAHAN : Bupati KTT, Ibrahaim Ali saat menye­ rahkan LKPD TA 2020 kepada BPK Kaltara pada Rabu, 10 Maret 2021. SERAHKAN: Bupati Kabupaten Nunukan Laura Hafid menyerahkan laporan keuangan kepada BPK RI Perwakilan Kaltara, Selasa (9/4/2021).

Pada Anggaran Belanja Daerah dan Transfer tahun 2020 Tana Tidung memiliki angka Rp821.065.872.364,84, realisasi belanja daerah dan transfer tahun 2020 sebesar Rp746.649.414.241,25 dan sisa anggaran belanja dan transfer yang tidak dapat diserap hingga akhir tahun anggaran 2020 mencapai

Rp24.430.962.700,62 atau 2,98 persen. “Artinya ini mengalami kenaikan sebesar Rp24.430.962.700,64, dan jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2019 yaitu sebesar Rp722.218.451.540,61. Dari kondisi tersebut dapat digambarkan bahwa tahun 2020 kemarin terjadi defisit

sebesar Rp16.290.269.802,17. Defisit ini disebabkan realisasi pendapatan yang lebih kecil dibanding realisasi belanja,” tukasnya. (*)

Reporter : Yogi Wibawa Editor : Nicky Saputra

Wabup Hendrik Bahas Rancangan Awal RPJMD dan RKPD KTT

DIALOG: Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali Amd., saat berdialog dengan mahasiswi KTT yang menempuh pendidikan di Tarakan.

Bupati Akan Naikkan Anggaran Beasiswa Menjadi Rp 1 Miliar Ke Tarakan, Bupati Kunjungi Mahasiswa asal KTT TARAKAN – Mengunjungi asrama putri Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupa­ ten Tana Tidung (IPMKTT) di Kampung Satu/Skip, Kota Tarakan, Kamis 11 Maret 2021, Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali Amd., berharap agar para pelajar dan mahasiswa selalu giat belajar. “Kepada adik-adik mahasiswa tugas mereka adalah belajar dengan baik, selesaikan kuliah dengan tepat waktu biar bisa membahagiakan orangtua,” ujar Ibrahim Ali. Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga melakukan dialog dengan para mahasiswi. Bupati Ibrahim Ali menyampaikan, dirinya akan sangat memperhatikan dunia pendidikan di KTT. Salah satu bentuk perhatian tersebut adalah akan meningkatkan beasiswa yang selama ini kurang mendapat perhatian khusus.

Seperti peningkatan nominal penerima beasiswa prestasi yang sebelumnya hanya Rp 2,1 juta menjadi Rp 5 juta. “Kalau kemarin kan kita hanya menganggarkan beasiswa perguruan tinggi itu hanya Rp 241 juta saja, tahun ini InsyaAllah saya akan naikan menjadi Rp 1 miliar. Tapi kalau dulu itu dikelola oleh Kesra, tahun ini akan kita bentuk Dewan Pendidikan dan semua beasiswa itu akan dikelola oleh dewan pendidikan,” terangnya. Sebelum menerapkan kebijakan tersebut, Pemkab Tana Tidung juga akan mengubah beberapa petunjuk teknis (Juknis) bagi penerima beasiswa. Yakni jika sebelumnya penerima beasiswa hanya khusus yang sudah semester 5 ke atas, maka ke depan semester bawah juga bisa mendapat kesempatan.

“InsyaAllah nanti berdasarkan Juknis dengan Peraturan Bupati (Perbup) saya akan ubah kembali, yang tadinya (penerima) semester 5, itu menjadi semester 3 sudah bisa mendapatkan beasiswa,” urainya. Kemudian beberapa administrasi kedepannya juga dibenahi untuk diperketat. Misalnya pembayaran beasiswa akan dikoneksikan langsung dengan bagian akademi universitas. “Jadi nanti uang transfernya langsung ke kampus mereka yang bersangkutan, kita akan cek keberadaan dia. Apakah benar masih mahasiswa aktif di kampus tersebut, seperti itu,” tandasnya.(*)

Reporter : Yogi Wibawa Editor: M. Yanudin

TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT) melalui Badan Perencanaan Pemba­ ngunan Daerah (Bapeda), menggelar kegiatan konsultasi publik ranca­ ngan awal pembangunan dan kerja Pemkab KTT 2021 hingga 2026 di Gedung Pendopo Djapruddin pada Rabu, 10 Maret 2021. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati KTT, Hendrik itu membahas soal Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) KTT tahun 2021-2026 dan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) KTT tahun 2022. “Sebagaimana yang kita tahu bahwa RPJMD KTT tahun 2021-2026 merupakan RPJMD terakhir dari RPJPD tahun 2005-2025 yang akan menjabarkan visi terwujudnya Tana Tidung Bermartabat, sejahtera, Indah, dan Humanis (Bersih),” kata Hendrik. Wabub Hendrik juga menjelaskan untuk mencapai visi tersebut, perlu dituangkan program unggulan pada RPJMD tahun 2021-2026. Diantaranya, pembangunan Pusat Pemerintahan, KTT digital, Desa Cermat, KTT pintar, KTT Sehat, KTT terang, KTT berdaya, KTT Ada, KTT mela­ yani, dan KTT Indah. “Sebagaimana tema pembangunan pada RKPD KTT tahun 2022 (Percepatan Pemulihan Kualitas Pembangunan Melalui Peningkatan Kualitas Pela­ yanan Kesehatan, dan Pertumbuhan Perekonomian Daerah) diharapkan di tahun 2022 menjadi titik balik

pertumbuhan perekonomian Daerah dan segera terlepas dari Pandemi Covid-19,” harapnya. Pelaksanaan forum konsultasi publik rancangan RPJMD KTT tahun 2021-2026, dan rancangan awal RKPD tahun 2022 Wabup mengajak stake holder dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah KTT untuk mensukseskan program pembangunan di Kabupaten Tana Tidung. Kegiatan pembahasan itu dihadiri pada Dandim 0914/TNT, Ketua dan Wakil Ketua DPRD KTT, Sekretaris Daerah, Kepala Bapeda dan Litbang Provinsi Kaltara, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, beserta tamu undangan lainnya. (*)

Editor : Nicky Saputra

PEMBAHASAN : Wabup KTT, Hendrik saat mem­ buka pembahasan RPJMD dan RKPD KTT.


14

Senin 15 Maret 2021

Norhayati Beri Tips Sukses kepada Peserta LKK Kohati Cabang Tarakan TARAKAN – Masih dalam momen Internasional Women’s Day (IWD) atau hari perempuan internasional yang jatuh pada 8 Maret 2021 kemarin, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Norhayati Andris didapuk membawakan materi dalam kegiatan Latihan Khusus Kohati (LKK) Tingkat Nasional oleh Korps HMI-Wati (Kohati) Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Tarakan, di Markas Kodim 0907 Tarakan, Selasa 9 Maret 2021. Dalam kesempatan itu menjadi wadah bagi Norhayati Andris untuk berbagi pengalaman, wawasan dan ilmu kepada peserta LKK yang merupakan mahasiswi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia tersebut. “Ibu rasakan bahwa inilah saatnya kita memperingati hari perempuan internasional dengan membagi pengalaman, wawasan kepada adik-adik. Inilah makna dari hari perempuan internasional yang sedikit bisa berbagi dengan memberikan motivasi kepada adik-adik Kohati,” jelasnya kepada benuanta.co.id. Dalam materi yang disampaikan Norhayati berjudul ‘Mewujudkan Perempuan Produktif Dalam Berfikir Logis’, dirinya juga memberikan motivasi-motivasi kepada para mahasiswi. Yang intinya adalah selalu berfikir logis dan positif untuk mewujudkan perempuan yang produktif. “Jadi seorang perempuan jika ingin maju harus memupnyai pemikiran yang logis, positif dan masuk akal, sehingga bisa menarik energi kita untuk terus mempunyai keinginan yang lebih baik dan lebih maju,” urainya. Pemikiran yang baik, positif, masuk akal akan mengubah kehidupan. Se-

Anggota DPRD Kaltara,

Elia DJ

Dewan Berharap Angka Kemiskinan di Kaltara Dapat Ditekan MOTIVASI: Ketua DPRD Kaltara beri motivasi para peserta LKK Kohati Cabang Tarakan, Selasa 9 Maret 2021.

baliknya, jika kita mempunyai pikiran yang tidak masuk akal dan di luar nalar, akan sulit maju dan berkeembang. “Jadi sederhana untuk bisa maju dan mencapai cita-cita, kita harus mempunyai pemikiran yang logis dan positif dulu. Itu yg banyak saya sampaikan,” tutur politisi PDIP ini. Norhayati juga sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan mahasiswa seperti LKK yang dilaksanakan Kohati Cabang Tarakan ini. Sebab dengan kegiatankegiatan mahasiswa yang positif seperti ini, apalagi bertujuan meningkatkan niat dan keinginan untuk lebih percaya diri dan mempersiapkan diri untuk menjadi bagian dari harapan masyarakat kedepan, akan selalu di-support.

“Tentu ibu akan memberi support dan membagikan pengalaman ibu mulai dari dulu bukan siapa-siapa, sampai bisa menjadi begini (sukses dalam berkarier di dunia politik dari menjadi anggota DPRD KTT dua periode dan saat ini menjadi Ketua DPRD Kaltara, Red.),” ulasnya. Sekretaris PDIP Kaltara ini berharap mahasiswa mahasiswi yang punya keinginan kuat untuk membawa perubahan, akan selalu di-suppor. Tak terkecuali dengan membuat kegiatan pelatihan kepemimpinan seperti LKK ini. Sebab ini salah satu upaya persiapn untuk menata masa depan. Kehadirannya di tengah-tengah mahasiswa di forum LKK itu juga diharapkan menambah wawasan, semangat dan

motivasi para mahasiswi untuk semakin percaya diri meraih kesuksesan ke depan. “Karena di usia remaja atau masa menjadi mahasiswa tentunya memerlukan banyak sekali masukan yang positif. Kehadiran saya di sana juga diharapkan bisa menambah semangat, wawasan untuk adikadik ini untuk meraih harapan dan cita-cita mereka,” tutur perempuan ramah ini. Norhayati juga menyampaikan terima kasih kepada panitia LKK Kohati HMI Cabang Tarakan yang menggelar kegiatan ini. “Apalagi kegiatan bertepatan dengan peringatan hari perempuan internasional,” tutupnya.(*)

Reporter : M. Yanudin

Situs Sejarah Diharapkan Dirawat dan Dilestarikan TARAKAN – Jejak sejarah peninggalan perang dunia II banyak tersimpan di Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya di Tarakan. Di antaranya seperti bunker, tembok pertahanan dan pengintai (stelling), Loopghraf atau shelter tempat berlindung tentara Jepang dari serangan udara, dan bukti sejarah lainnya. Agar tidak sirna, peninggalan sejarah tersebut diharapkan dapat dilestarikan keberadaannya. Sebab banyak manfaat yang diperoleh dari situs-situs tersebut untuk diwariskan ke generasi yang akan datang. “Banyak manfaat peninggalan sejarah yang bisa kita ambil bersama,” terang Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Norhayati Andris kepada benuanta.co.id, Jumat 5 Maret 2021. Di antaranya bisa menjadi bukti nyata peristiwa sejarah yang dapat kita amati hingga sekarang dan akan datang. Jangan sampai generasi penerus bangsa tidak tahu nilai-nilai sejarah yang dulu pernah terjadi di Tarakan. “Dengan masih lestarinya situs-situs sejarah tersebut, dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita dan anak

cucu kita ke depan,” terang Norhayati. Politisi PDIP ini melanjutkan, peninggalan sejarah tersebut juga sangat membantu dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan. Sehingga diharapkan bisa masuk menjadi materi pembelajaran di sekolah-sekolah. “Melalui benda bersejarah itu bisa mempertebal rasa kebangsaan kita, serta memperkokoh rasa persatuan,” ulasnya. Sebagai bentuk perhatian terhadap kelestarian situs sejarah di Tarakan, Norhayati pun turun tangan membantu dalam perawatan. Di antaranya memberikan sapu, kuas cat, serok, dan semen untuk menambah dan perbaiki pagar yang rusak di situs Loopghraf yang ada di Kampung Satu/Skip, Kota Tarakan. “Saya pakai uang pribadi untuk membantu. Mohon kepada dinas terkait untuk memperhatikan peninggalan sejarah tersebut, jangan sampai banyak yang rusak tidak diperhatikan,” harap politisi ramah ini.(*)

Reporter: M. Yanudin

SITUS SEJARAH: Norhayati Andris saat melihat situs sejarah Loopghraf sisa peninggalan perang dunia ke II di Kampung Satu Skip.

TANJUNG SELOR – ­Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara mengharapkan kemiskinan dapat dientaskan di provinsi termuda di Indonesia ini. Dari data yang dirilis BPS Kaltara, angka kemiskinan naik, sehingga ada ratusan yang hidup dalam garis kemiskinan. “Jadi persoalan kemiskinan penting untuk mendapatkan perhatian serius dari pemerintah,” ungkap Elia DJ sebagai anggota DPRD Kaltara. Dia menilai, tingkat kemiskinan di Kaltara naik, karena beberapa hal. Di antaranya terdampak dari Pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Dampaknya banyak warga yang tidak mendapatkan pekerjaan untuk meningkatkan kesejahteraannya. “Dampaknya banyak masyarakat kita tidak lagi memiliki pemasukan finansial untuk pengeluaran biaya hidup sehari-hari,” jelasnya. Kata dia, penambahan warga miskin yang mencapai 0,6 persen atau 900 orang itu karena melemahnya sejumlah sektor ekonomi. Sehingga berimbas pada pengurangan tenaga kerja. “Refocusing anggaran yang dilakukan pemerintah untuk pe­ nanganan Covid-19 bisa menangani dampak pandemi. Kita meminta pelaksanaan program yang bersumber dari kebijakan itu dikawal lebih maksimal tahun ini,” paparnya. Refocusing itupun dilaksanakan pada dana APBD dan APBN, dia berharap dapat disisihkan kepada masyarakat yang terdampak. “Harus benar-benar cepat dan tepat sasaran. Jadi dampak-dampak seperti kemiskinan, pengangguran dan lainnya yang terkait ekonomi masyarakat, bisa tertangani maksimal,” pungkasnya. (*)

Editor: M. Yanudin


Senin 15 Maret 2021

15

Jabatan Tinggal Sebulan, Topan Fokus Selesaikan Janji Politik MALINAU – Menyisakan sisa waktu jabatan tak kurang dari 1 bulan lagi, Plt. Bupati Malinau, Dr. Topan Amrullah,.S.Pd,.M.Si ingin manfaatkan sisa waktu jabatan untuk fokus kepada penanganan covid-19 dan penyelesaian program pembangunan yang merupakan janji politik saat maju pada Pilkada tahun 2016 lalu. Saat diwawancarai, Topan me­ ngatakan, saat ini masyarakat harus fokus pada penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) saat hendak beraktivitas, karena hal itu merupakan salah satu bagian dari penanganan pencegahan pandemi covid-19. Selain vaksinasi dan pengawasan jalur masuk Malinau yang dilakukan oleh pemerintah saat ini. “Semua pintu masuk kita jaga dengan baik dan sembari menunggu jatah vaksin buat masyarakat. Saya juga ingin

masyarakat tetap menaati Prokes baik yang sudah vaksin ataupun yang belum divaksin,” kata Topan. Mengingat perjalanan 10 tahun menemani Dr. Yansen TP,.M.Si dalam membangun Malinau, Topan pun mengungkapkan segudang kenangannya dalam membangun Malinau. Di mana saat-saat itu membuat pe­ ngalaman hidupnya semakin luar biasa, karena bisa berperan langsung dalam melanjutkan pembangunan Malinau yang notabennya merupakan daerah pemekaran baru pada saat itu, setelah dipimpin oleh bupati pertama yakni Dr. Martin Billa,.M.Si. “10 tahun jelas bukan waktu yang singkat, bersama dengan pak Yansen kita sudah melakukan upaya maksimal dalam membangun Malinau dan hasilnya bisa

kita lihat, Malinau saat ini begitu berkembang pembangunannya,” ujarnya. Meski tidak mudah dalam membangun Malinau, namun bersama dengan Yansen TP, Topan membeberkan mereka bisa melewatinya bersama dengan programprogram yang inovatif, kreatif dan maju. “Di periode awal kita memimpin Malinau, kita fokus pada pembangunan desa dan menata kota,” bebernya. “Dan diperiode kedua program sebelumnya kita luasnya untuk menyentuk RT/RW dan program pendidikan dan pembangunan lainnya. Makanya disisa jabatan ini saya ingin fokus menyelesaikan semuanya dan mengakhirinya dengan indah,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade Editor: Ramli

Plt. Bupati Malinau,

Dr. Topan Amrullah,.S.Pd,.M.Si

Pemkab Malinau Perpanjang Sistem Penyesuaian Waktu Kerja

SERAHKAN: Plt Topan Amrullah menyerahkan laporan keuangan kepada DPRD Malinau.

Topan Serahkan LKPJ Tahun 2020 dan LKPJ Akhir Masa Jabatan 2016-2021 ke DPRD MALINAU – Plt. Bupati Malinau, Dr. Topan Amrullah, S.Pd, M.Si sampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malinau. Acara Penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2020 ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Malinau Ping Ding. Ia menjelaskan, penyampaian LKPJ ini berpedoman pada UndangUndang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah pasal 27 ayat 2 yang berbunyi kepala daerah mempunyai kewajiban untuk memberikan laporan penyelenggaraan pemerintah daerah kepada pemerintah dan memberikan laporan keterangan pertanggungjawaban kepada DPRD serta menginformasikan penyelenggaraan pemerintah daerah kepada masyarakat. “Penyampaian LKPJ akhir tahun anggaran ini disampaikan kepada DPRD

paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir,” jelasnya. Sementara itu, Plt. Bupati Malinau Dr. Topan Amrullah, S.Pd, M.Si yang ditemui usai acara menerangkan bahwa fungsi penyampaian LKPJ ini agar DPRD bisa segera melakukan review terhadap laporan keterangan pertanggung jawaban apakah akan ada perbaikan, peningkatan, untuk pembangunan Kabupaten Malinau selanjutnya oleh kepala daerah dan staf dalam mengambil kebijakan. “Tadi juga sekaligus penyampaian LKPJ terakhir masa jabatan 2016-2021 walaupun dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tidak diamanatkan untuk penyampaian LKPJ akhir masa jabatan tetapi sebagai bentuk tanggung jawab kami, Dr. Yansen dan saya kepada masyarakat Kabupaten Malinau sehingga kita tetap menyampaikan LKPJ akhir masa jabatan 2016-2021. Hal ini bisa menjadi catatan rekomendasi untuk

kepala daerah dan wakil kepala daerah selanjutnya yang akan memimpin Malinau,” ungkapnya. Untuk penyampaian rekomendasi dari DPRD sendiri akan disampaikan 30 hari ke depan setelah penyampaian LKPJ. “Jika 30 hari ke depan tidak ada catatan dan rekomendasi dari DPRD maka berarti seluruh penyampaian LKPJ kita itu bisa diterima oleh DPRD,” ujarnya. “Akhirnya dengan segala kerendahan hati, saya mengharapkan saran, pendapat dan dukungan dewan yang terhormat serta seluruh lapisan masyarakat untuk selalu merapatkan barisan dan bergandengan tangan dalam melaksanakan pembangunan demi kemajuan dan kejayaan Kabupaten Malinau Bumi Intimung yang kita cintai ini,” pungkasnya.(*)

MALINAU – Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau kembali memperpanjang pemberlakukan penyesuaian sistem kerja di lingkungan Pemkab Malinau. Melalui surat edaran Bupati pemberlakukan penyesuaian sistem waktu kerja, diberlakukan dengan tetap menggunakan sistem sif. “Sistem piket tetap diberlakukan dengan efisiensi waktu 6-7 jam kerja setiap harinya dan ini juga berlaku kepada pejabat eselon kita,” kata Plt. Bupati Topan melalui surat edaran. Sedangkan untuk aktivitas kerja kepegawaian setiap pegawai ASN maupun non ASN diwajibkan menggunakan Protokol Kesehatan (Prokes) yang berlaku. “Tetap menggunakan masker, menjaga jarak menghindari kerumunan dan mencuci tangan,” ungkapnya. Pemberlakukan kembali sistem penyesuaian waktu kerja ini diberlakukan mengingat pandemik covid19 di Malinau masih menun-

jukan hasil yang stagnan dimana setiap harinya selalu saja ada penambahan maupun penyembuhan dari pasien terkonfirmasi. “Tidak hanya penyesuaian jam kerja, tapi semua kebijakan selama pandemik covid19 juga telah diperpanjang termasuk pengawasan terhadap pintu masuk daerah Malinau di perbatasan,” ujarnya lagi. “Ini kita lakukan agar Malinau bisa kembali ke zona hijau seperti beberapa waktu yang lalu serta menghindari pejabat pelayanan kita untuk terjangkit agar pelayanan pemerintah kepada masyarakat tidak terganggu,” imbuhnya. Saat ini pasien terkonfirmasi di Malinau selama pandemik covid-19 telah mencapai 820 kasus dengan penyembuhan mencapai 814 kasus dan 6 kasus meninggal dunia, de­ ngan catatan ini kabupaten Malinau merupakan daerah dengan tingkat penyembuhan tertinggi di wilayah provinsi Kalimantan Utara.(*)

Reporter: Osarade Editor: Ramli

Plt. Bupati Malinau,

Reporter: Osarade Editor: Ramli

Dr. Topan Amrullah,.S.Pd,.M.Si


16

Kuliner

Senin 15 Maret 2021

Biscoff French Toast Gulung BAHAN : 4 lembar roti tawar putih 100 g dark chocolate, leleh 4 sdm Selai Lotus Biscoff 1 sdm mentega Adonan Celup: 100 ml susu cair 1 sdm kacang tanah giling halus 2 sdm madu 1/2 sdt ekstrak vanili CARA MEMBUAT : 1. Adonan Celup: Campur semua bahan hingga gula larut. Simpan selama 10 menit di dalam kulkas. 2. Potong pinggiran roti tawar yang keras. Lalu giling lembaran roti tawar hingga tipis melebar dengan gelas/botol atau gilingan kue. 3. Olesi permukaan roti dengan selai Lotus BIscoff hingga rata lalu gulung rapat.

4. Panaskan wajan dengan sedikit mentega. 5. Celupkan gulungan roti dalam campuran susu hingga basah lalu masukkan ke dalam wajan. 6. Masak hingga seluruh sisinya kering kecokelatan. Angkat. 7. Campur gula dan kayu manis lalu gulungkan roti ke dalam campuran gula ini. 8. Taruh di piring, kucuri dengan madu atau cokelat leleh. Sajikan. TIPS: 1. Untuk mendapatkan french toast gulung yang padat pilih roti tawar putih atau brown bread yang irisannya tebal sekitar 2 cm. Saat digiling tidak terlalu pipih. 2. Oleskan selai lotus biscoff ke permukaan roti, sisakan 1/2 cm di sisinya agar selai lotus tak meluber ke luar. 3. Selai Lotus Biscoff bisa dibeli di toko bahan kue atau supermarket dalam kemasan botol kaca, ada yang halus ada juga yang kasar atau chunk, pilih sesuai selera. (int/dtk)

Lima Porsi Sayuran dan Buah Bantu Turunkan Risiko Kanker ORANG yang mengosumsi dua porsi buah dan tiga porsi sayuran setiap hari memiliki risiko kematian yang lebih rendah akibat kanker serta penyakit-penyakit lainnya seperti kardiovaskuler dan penyakit pernapasan, ungkap sebuah studi. Studi ini, seperti dikutip dari Insider, dilakukan para peneliti di Brigham and Women’s Hospital dan Harvard Medical School. Satu hal yang perlu diperhatikan dalam studi yakni tidak semua buah dan sayur menawarkan manfaat yang sama. Para peneliti melihat kumpulan data, yakni studi dengan lebih dari 100.000 orang dan yang lainnya termasuk 26 studi yang melibatkan hampir 2 juta orang. Mereka menemukan, sayuran berdaun hijau seperti kangkung, lalu buah jeruk, beri memiliki lebih banyak manfaat kesehatan dibandingkan dengan sayuran bertepung. Sementara itu, kacang polong, jagung, jus buah, dan kentang tidak menurunkan risiko kematian akibat penyakit. Kacang polong dan

jagung bisa kehilangan nilai gizinya bisa diproses semisal pengalengan. “Anda mungkin ingin mempertimbangkan memetik buah dan sayuran yang lebih sehat,” kata Dr. Dong Wang dari fakultas kedokteran Harvard Medical School dan Brigham and Women’s Hospital. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut, terlepas dari manfaat kesehatan yang didapat dengan makan buah dan sayuran, hanya satu dari 10 orang dewasa yang makan jumlah porsi sesuai rekomendasi. Itu sebabnya, pakar kardiologi di NYU Langone Health, Dr. Sean Heffron mengatakan konsumsi dalam jumlah porsi optimal tidak sepenting makan lebih banyak buah dan sayuran pada umumnya. “Kebanyakan orang tidak makan hampir lima porsi buah dan sayuran sehari,” kata dia yang merekomendasikan orang-orang makan banyak sayuran hijau cerah dan beragam buahbuahan setiap hari. (ant)/int)

5 Manfaat Jambu Biji yang Perlu Diketahui

0813-4761-1268

BUAH jambu biji selain manis dan menyegarkan ternyata juga kaya berbagai vitamin. Jambu biji kaya akan antioksidan, vitamin C, potasium, dan serat. Nutrisi yang dimilikinya ternyata memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Perlu diketahui bahwa kandungan vitamin C dari buah ini dua kali lebih banyak dibandingkan dengan jeruk. Seperti dilansir dari Healthline, berikut ini berbagai manfaat jambu biji. 1. Meningkatkan kesehatan jantung Ilmuan percaya jika kadar antioksidan yang tinggi dan vitamin pada jambu biji bisa membantu menjaga kesehatan jantung dari kerusakan akibat radikal bebas. Kadar kalium dan serat larutnya juga diduga berperan untuk meningkatkan kesehatan jantung. 2. Melancarkan sistem pencernaan Jambu biji adalah sumber serat makanan yang baik dan satu buahnya sudah bisa memenuhi kebutuhan serat harian. Maka dari itu, mengonsumsi lebih banyak jambu biji dapat membantu pergerakan usus yang sehat dan mencegah sembelit.

3. Membantu menurunkan berat badan Satu buah jambu biji mengandung 37 kalori dan berbagai kebutuhan serat harian. Sangat cocok dijadikan camilan sehat karena mengandung banyak vitamin dan mineral. 4. Meningkatkan imunitas tubuh Jambu biji adalah sumber vitamin C yang sangat bagus dan tinggi. Vitamin C sendiri berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Terkait dengan manfaat antimikrobanya, kombinasi ini bisa membantu membunuh bakteri dan virus jahat yang menyebabkan infeksi. 5. Bagus untuk kesehatan kulit Beragamnya vitamin dan antioksidan yang dikandung dalam jambu biji sangat bagus untuk kulit. Antioksidan berperan untuk menghindari kerusakan pada kulit, memperlama penuaan, dan mencegah kerutan. Apalagi daunnya yang dapat mengobati jerawat jika dioskan langsung pada kulit. Studi mengatakan ekstrak daunnya efektif membunuh bakteri penyebab jerawat. Secara keseluruhan, buah dan daun jambu biji dapat menjaga kesehatan kulit.(DRM/okz)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Dua Tahun Duet OKE by redaksibenuanta - Issuu