HARGA DI TARAKAN: Rp 4.500,-
KORAN MINGGUAN Edisi II / 2018 SENIN 10 SEPTEMBER 2018
BACAANNYA MASYARAKAT KALIMANTAN UTARA
email:redaksibenuanta@gmail.com 0551-382 3062 0822 5479 8852
Kaltim-Kaltara
Rebutan Rp 3,8 T
ing r i M a r a u S Bung Anta
DARI GGELITIK DAN MEN IS RMASI IT FI R N K O K R KOLOM BELUM TE G N YA PI KO WARUNG
Tukang Ngopi : “Sofyan Kerja Sendiri.” Bung Anta : “Sendiri memang lebih baik, tapi bayar utang sendiri bikin sakit.”
Bahas Pariwisata, Menteri Disarankan Panggil Kepala Daerah
KAWASAN WISATA DI KALIMANTAN TIMUR (KALTIM) DAN KALIMANTAN UTARA (KALTARA) MENJADI PERHATIAN KOMISI X DPR RI DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA NEGARA (APBN) 2019. PERHATIAN ITU TERTUANG DALAM RAPAT DENGAR PENDAPAT (RDP) KEMENTERIAN PARIWISATA (KEMENPAR) DAN KOMISI X DPR RI PADA 5 SEPTEMBER 2019 LALU.
0813 476 11 268
Baca selengkapnya di halaman utama 8-9
JL GAJAH MADA RT 31 KEL KARANG ANYAR PANTAI KEC. TARAKAN BARATKALTARA
KAOS SERAGAM
Jatah Berlimpah, Elpiji Masih Langka Baca selengkapnya halaman 4 / Arief Berhenti, Sofian Raga Kerja Sendiri Baca selengkapnya halaman 5 / Tol Laut Dikeluhkan, Warga Pilih Jalan Pintas Baca selengkapnya di halaman 8 FOTO: SULTAN/BENUANTA
TOPI
pROFESIONAL CEPAT DAN BERKUALITAS
JAKET
Benuanta
kabar kaltara
2
Senin 10 September 2018
Bini Baru di Beranda Terdepan
Sultan
Pemimpin Redaksi
JIKA Anda pernah menghabiskan hari libur di Nunukan antara tahun 2002 hingga tahun 2006, Anda bisa ke Nunukan sekarang. Berlabuhlah di Pelabuhan Tunon Taka dan lihat apa yang berubah? Bagaimana rupanya? Masih seksikah? Mungkin Anda salah masuk jika pelabuhan ini masih seksi. Pelabuhan ini memang sempat jadi sorotan publik karena di sinilah ribuan orang dari luar daerah mondarmandir. Pelabuhan inilah yang menjadi saksi betapa rupa Tawau di seberang sana sulit terkejar. Bahkan, di pelabuhan inilah jutaan mata pernah fokus ke layar kaca. Mereka hanya ingin melihat Nunukan yang dibanjiri Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dideportasi besar-besaran dari dekat. Ratusan relawan diturunkan. Aparat berjaga-jaga, pemerintah juga siaga demi menjaga kenyamanan para penghasil devisa di pelabuhan ini. Sampai ada seorang kawan menyebut Nunukan pernah menjadi medan tempur rating pertelevisian nasional dan ramai terbaca di media cetak. Pelabuhan Tunon Taka dibuat sibuk. TKI yang dideportasi memenuhinya. Mereka berbaris, didata lalu diperlakukan khusus di perusahaan jasa tenaga kerja. Pelabuhan ini pernah tak seketat yang dibayangkan. Ada saja narkoba yang lolos
melalui tempat ini sebelum tembus sampai ke Sulawesi atau ditangkap di dalam perjalanannya. Pelabuhan Tunon Taka pun jadi bahan omongan meski media online masih belum ramai. Media sosial semacam twitter, facebook dan instagram juga belum lahir di medan maya saat pelabuhan ini pertama kali berdiri tegak. Entah apa yang terjadi jika seluruh media sosial tersebut hidup sejak lama. Gosip kita tak akan jauh-jauh. Semua soal TKI yang tidur bergelar tikar di pelabuhan, soal ringgit yang beredar, soal kecemasan ketinggalan kapal, soal barang muatan yang berlebih dan banyak lagi kegelisahan. Itu saja sih yang bisa diandalkan di pelabuhan ini. Sekarang apa yang berubah? Nah, baru-baru ini saya ke Nunukan. Bukan lagi jumlah TKI yang jadi sorotan. Bukan lagi soal ketimpangan ekonomi yang saya lihat, juga bukan soal ngototnya para wakil rakyat yang ingin mengevaluasi forum kerjasama Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek Malindo) yang dinilai lebih menguntungkan Malaysia. Tapi ini kembali soal Pelabuhan Tunon Taka. Pelabuhan berwajah kusut sisa persaingan dua negara. Kulitnya kusam. Tapi siapa sangka, pelabuhan tua kebanggaan warga Nunukan ini harus ditepikan. Kini ada yang baru. Lebih terlihat hidup jika
dibandingkan dengan wajah lamanya. Jika dilihat dari depan, Pelabuhan Tunon Taka sedang dipoles cantik. Warga yang sudah lama mengenal Pelabuhan Tunon Taka tapi baru melihatnya pasti terkesima. Ternyata bangunan berwarna biru berpadu dengan warna silver di depannya adalah beranda terbaru dan terdepan para penumpang. Sedangkan gedung di belakangnya seperti sedang sadar bahwa pertarungan ekonomi, sosial dan politik harus menghentikan langkahnya melayani penumpang. Entah akan dijadikan apa dia nanti. Mirip pasangan rumah tangga, Pelabuhan Tunon Taka yang lama kini bersanding bersama madunya. Jangan tanya soal cemburu. Pelabuhan ini hanya bisa pasrah ada madu yang lebih menarik. Lebih maju? Bisa juga betul. Selain diba ngun dengan fasilitas mendukung, pelabuhan resmi yang menghubungkan NunukanTawau ini juga lebih luas dan dibangun agak ke depan dari posisi gedung pertama. Maklum, bangunan awalnya sudah tak elok dipandang. Jika Anda ke Tawau, pelabuhan terbaru negeri jiran justru bisa dengan cepat menenggelamkan wajah Nunukan. Dari sisi pelabuhan saja, kita sudah keok. Apalagi bahas perekonomian hingga daya tarik lapangan kerja yang mereka tawarkan,
Nunukan langsung amblas. Masih Tawau yang menang jika menyandingkan dua wilayah beda negara ini. Tawau tumbuh dengan tata bangunan yang rapi, parkir yang teratur, pasar yang bersih, semua sorot mata akan menuju ke sana, Tawau. Sementara Nunukan, bisa kebalikannya. Mungkin hanya bisa menang dari jembatan pelabuhannya yang panjang di Sei Nyamuk dan Islamic Centre-nya, namun jauhnya minta ampun. Itu saja. Sampai di sini, jangan dulu simpulkan Nunukan sudah menyerah. Meski duitnya sisa sedikit, tapi masih ada celah untuk membangun infrastruktur yang berkelas. Pelabuhan Tunon Taka misalnya. Menggunakan APBN yang jumlahnya puluhan miliar, mimpi mendapatkan pelabuhan terbaru sudah tercapai. Nah, siapkah Nunukan menjemput era kemajuan? Jangan sampai hanya fasilitasnya yang modern, tapi pelayanannya amburadul. Jangan sampai desainnya keren tapi TKI masih banyak yang sembunyi-sembunyi berpetualang ke negeri jiran tanpa dokumen. Jangan sampai alat penunjangnya canggih tapi narkoba masih luput dari pantauan. Satu lagi, PLN jangan keseringan padam. Kasihan eskalatornya. Susah lho mendatangkan eskalator ke Nunukan, hehe. (***)
Polda Kaltara
‘Masuk’ Tambak, Perampok
Tobat? BATU PERTAMA : Kapolda Kaltara, Brigjenpol Drs Indrajit SH melakukan peletakan batu pertama di Griya Bhayangkara Nunukan, Jumat 31 Agustus 2018. Peletakan batu pertama ini merupakan tanda dimulainya pembangunan rumah tinggal anggota Polri di wilayah kerja Polres Nunukan.
Benuanta
Asyik! Polisi Dibangunkan
188 Rumah Murah Kapolda : Jangan Sampai Ada yang Retak-retak
TARAKAN – Dari empat ratus ribu anggota Polri, ternyata baru 18% yang menempati rumah dinas, 30% sudah memiliki sudah memiliki rumah pribadi. Selebihnya, yakni 52% masih menempati indekos dan kontrakan sehingga membutuhkan kebijakan yang mendukung program rumah tinggal yang layak bagi anggota Polri, khususnya yang bertugas di wilayah kerja Polres Nunukan. Kapolda Kaltara Brigadir Jenderal Polisi (Brigjenpol) Drs Indrajit SH mengatakan, rumah tinggal merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap anggota Polri. Sehingga, program pembangunan rumah murah bagi anggota Polri yang bertugas di Kabupaten Nunukan harus didukung dengan baik. Saat ini, kata Indrajit, tersedia lahan seluas 4 hektar untuk memba ngun 188 rumah dan 15 ruko untuk menunjang kinerja para anggota Polri di Nunukan. “Salah satu program Kapolri adalah Promo ter (Profesional, Modern dan Terpercaya) adalah meningkatkan kesejahteraan anggota. Bagaimana anggota Polri bisa bekerja dengan baik kalau setiap pulang ke rumah bulanannya masih mikir, bagaimana bayar kontrak dan lainnya. Tapi sekarang, walaupun ada potongan tapi rumah itu akan menjadi milik sendiri, bukan ngontrak lagi, ” ungkap Indrajit saat memimpin langsung acara peletakan batu pertama Griya Bhayangkara Nunukan di Jalan
Ujang Dewa, Sedadap, Kelurahan Nunukan Selatan, Jumat 31 Agustus lalu. Dijelaskan Indrajit, pembangunan rumah tinggal bagi anggota Polri di Nunukan merupakan kebijakan Kapolri bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dan bank-bank pemerintah. Dalam pelaksanaannya, Kapolri memberikan waktu 3 bulan untuk merealisasikan pemba ngunan rumah tinggal ini. “Hebatnya Kapolres Nunukan ini, belum 3 bulan sudah lapor. Melapor kepada saya, diinformasikan ada tanah 4 hektar, saya datang ke sini. Saya lihat, hebat. Dekat dengan perumahan lain,” ungkap Kapolda. Indrajit juga menyampaikan, proses pembangunan rumah tinggal bagi anggota Polri ini bekerjasama dengan Bank BRI untuk pembiayaannya. Sementara kontraktor yang akan membangun rumah ini dipercayakan pada PT Sendra Pratama. Dengan berjalannya pembangunan rumah tinggal tersebut, Kapolda berharap ada pengawasan dari aparat Polres Nunukan. “Jangan sudah jadi dan ditempati baru marahmarah. Jangan salahkan Kapolda atau Kapolresnya. Karena saya sudah ingatkan, baik kepada anggota Polri maupun kontraktornya, PT Sendra Pratama, jangan sampai ada yang retak-retak atau kontruksinya tidak bagus. Harus sebaik mungkin
agar anggota Polri yang menempatinya merasa nyaman,” imbuh Indrajit. Tidak hanya persoalan kontruksi, kata mantan Wakapolda Jawa Tengah ini, persoa lan lahan pun sudah ditelisik masalahnya. Bahkan sebelum menerima program ini, Indrajit memastikan pembangunan rumah tinggal murah bagi anggota Polri harus steril dari masalah lahan. Dia juga berharap agar rumah tinggal ini mampu meningkatkan kinerja polisi yang selama ini mendambakan rumah tinggal permanen. “Laporan Kapolres kepada saya, tidak ada masalah. Setelah dipaparkan dan disetujui tidak ada masalah, sebulan kemudian sudah direalisasikan, padahal targetnya 3 bulan. Salut sama Kapolres,” kata Indrajit. Sementara itu, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM mengungkapkan, pihaknya siap mendukung proses pembangunan rumah tinggal anggota Polri yang sudah mulai berjalan tersebut. Dia pun berharap agar bantuan itu terealisasi dengan dukungan penuh dari anggota DPRD Nunukan. “Pemkab Nunukan juga akan memperhatikan dan mendukung, mungkin dari sisi jalan atau lainnya. Kebetulan ada anggota DPRD di sini, mungkin bisa dibahas di parlemen soal penganggarannya,” ungkap bupati muda ini. (*/bn)
NUNUKAN – Kejahatan yang kerap terjadi di wilayah pertambakan menjadi Pekerjaan Rumah (PR) aparat kepolisian sejak lama. Namun, keberadaan Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara dinilai bisa menurunkan angka kriminal Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dan Pencurian dengan Kekerasan (Curas) yang selama ini terjadi di wilayah pertambakan. Hal tersebut disampaikan Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit yang didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kaltara, Kombes Pol Partomo Iriananto saat berkunjung ke Nunukan belum lama ini. Dia menyebut, kasus perampokan yang belum lama ini diungkap aparat Polda Kaltara ikut menjawab pentingnya keberadaan Polda Kaltara. Namun, pihaknya menyadari bahwa kondisi geografis Kaltara yang terdiri dari laut dan sungai cukup memudahkan para perampok bergerak. “Kita ini daerah kepulauan. Dengan kondisi jalan yang banyak dan memiliki celah serta sulit dijangkau cukup menyulitkan kita. Belum lagi kalau bicara jarak yang sangat jauh dan waktu yang tidak memungkinkan, pasti menjadi kendala,” ungkapnya. Penanganan perampok tambak baru-baru ini, kata Partomo, menjadi modal Polda Kaltara untuk mendeteksi jaringan perampok tambak lainnya. Dalam catatan kepolisian, pelaku memiliki kelompok-kelompok berbeda dengan modus yang berbeda. “Untuk mengungkap memang tak semudah yang dibayangkan. Dengan yang kemarin kita ungkap, dua jaringan atau kelompok yang terdiri dari 5 pelaku itu adalah bagian dari kelompok mereka,” bebernya. Seperti diketahui, dua kelompok yang berhasil diringkus aparat Polda Kaltara merupakan perampok yang melakukan aksinya di wilayah Tanjung Karis dan wilayah sekitar Pulau Naga. Wilayahwilayah ini adalah wilayah yang kerap dijadikan sasaran aksi para perampok. Dari dua wilayah itu, tiga orang pelaku pernah melakukan perampokan di empat TKP, yakni Tanjung Karis, Pulau Naga, Tias dan Pulau Mapat. Seluruh wilayah ini masuk dalam wilayah perairan Kabupaten Bulungan, sementara seluruh pelaku berdomisili di Kota Tarakan. Pelaku pun harus berhadapan dengan ancaman pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Pelaku juga diancam dengan Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 lantaran membawa senjata tajam. “Ini lingkaran, saling membutuhkan, antara tambak yang satu de ngan yang lain. Para penjaga tambak juga tahu kapan mereka panen. Kapan saatnya dia memanen hasilnya. Jadi, karena masing-masing jauh dari pantauan aparat kepolisian, sehingga tidak terdeteksi secara langsung. Di sinilah peluang mereka beraksi,” ungkapnya. Partomo pun berharap agar seluruh petani tambak selalu berkoodinasi dengan polisi. Jika waktu panen tiba, para petambak harus mendapat pengawalan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terulang kembali. “Tidak bayar (pengawalan). Jangan pas sudah dirampok baru lapor. Malah ada yang sudah dirampok lama baru melapor. Kalau terjadi perampokan, segera. Jangan lama-lama melapor,” tutupnya. (*/bn)
BENUANTA
PEMPROV KALTARA
3
Senin 10 September 2018
33 Putra-Putri Kaltara Lolos Seleksi IPDN
HUMAS PROVINSI KALTARA
RUJUKAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat meninjau lokasi pembangunan RS Rujukan Tipe B di Km 4 Tanjung Selor. Rumah sakit ini direncanakan selesai tahun 2020.
2019 Dimulai,
RS Tipe B Tanjung Selor Selesai 2020
TUNTASKAN REVIEW DESAIN, BULAN DEPAN MULAI LELANG TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) Rujukan tipe B di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan mendekati realisasi. Saat ini prosesnya sudah sampai pada tahap review desain atau mengkaji ulang desain yang sudah dibuat sebelumnya. Hal ini dilakukan, dikarenakan lokasi pembangunan rumah sakit yang berpindah atau berubah. Seperti diketahui, sebelumnya RS yang didanai melalui pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp 340 miliar ini, direncanakan dibangun di lokasi tak jauh dari RSUD Tanjung Selor. Karena beberapa pertimbangan, lokasi dipindahkan ke Kilometer (Km) 4 Jalan Trans Kalimantan (Jelarai Selor). Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengatakan, sesuai informasi dari Dinas Pekerjaan Umum,
Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Provinsi Kaltara, ditargetkan kegiatan review desain RS akan rampung pada September ini. Setelah selesai, lanjut Gubernur yang didampingi Kepala DPUPRPerkim Kaltara Suheriyatna, baru akan dilakukan proses pra-kontrak atau lelang. Sementara, untuk penandatanganan kontrak, sesuai target akan dilakukan awal November mendatang. “Semua dokumen lelang sudah siap. Mulai dokumen izin dari DPRD Provinsi Kaltara, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Termasuk dari PT SMI, selaku pemberi pinjaman dana,” kata Irianto. “Kita hanya tinggal menunggu hasil review desain dari konsultan. Insya Allah, awal September ini selesai. Dan dilanjutkan dengan proses lelang. Sehingga
awal 2019 sudah bisa mulai kegiatan konstruksi,” lanjutnya. Selain melakukan review desain, di lokasi pembangunan RS Rujukan Tanjung Selor sendiri telah dilaksanakan pekerjaan, pembukaan jalan dan pematangan lahan. Untuk kegiatan pembukaan jalan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Dengan nilai pagu sebesar Rp 28 miliar untuk panjang ruas jalan 40 kilometer dan lebar 40 meter. Pembukaan jalan dilakukan secara dua arah. Yaitu dari arah Tanjung Selor ke Kilometer 4. Dan dari arah kilometer 4 menuju Sajau. “Pembukaan jalan ini, sekaligus untuk membuka konektivitas mengarah ke Tanah Kuning,” jelas Irianto. Sementara itu, untuk pematangan lahan, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi sebesar Rp 3 milar, dan sudah
selesai dikerjakan. “Ini dilakukan, agar pada saat dilakukan kontrak kerja, lahan itu sudah siap,” jelas Gubernur. Lebih jauh Gubernur mengatakan, kegiatan ini tidak masalah proses lelang dilakukan akhir tahun. Pasalnya, kegiatan pembangunan RS ini tidak terikat dengan tahun anggaran. Karena menggunakan dana pinjaman dan melalui sistem multiyear atau tahun jamak. Sempat tertunda hingga setahun, pembangunan RS Rujukan bertipe B di Tanjung Selor ini, akhirnya disetujui oleh DPRD Kaltara sejak Februari 2018. Rumah sakit megah itu dibiayai melalui pinjaman dana dari PT SMI-BUMN di bawah Kementerian Keuangan sebesar Rp 340 miliar. “Targetnya, jika awal 2019 sudah bisa mulai kontruksinya, 2020 akhir sudah selesai, dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” kata Irianto lagi. (humas)
TANJUNG SELOR – Setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat dan transparan, sebanyak 33 putra-putri asal Kalimantan Utara (Kaltara) dinyatakan lolos untuk mengikuti Pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat. Kepastian lulusnya 33 Calon Praja IPDN ini, berdasar pengumuman hasil penilaian penentu tahap akhir (Pantukhir) yang dikeluarkan langsung oleh pihak IPDN pada 31 Agustus lalu. Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie yang menerima laporan tersebut, menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang telah dinyatakan lulus. Gubernur juga memberikan beberapa pesan, kepada calon praja yang akan menempuh Pendidikan di Kampus IPDN. “Ini patut disyukuri, saya atas nama Pemerintah Provinsi Kaltara juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Dalam Negeri, dan IPDN pada khususnya karena kita mendapatkan perhatian. Usulan untuk penambahan kuota, telah mendapat respons dan disetujui. Tahun lalu kita diberi jatah 22 Praja, tahun ini jatahnya 32, dan alhamdulillah yang diterima 33,” kata Irianto. Penerimaan Capra IPDN tahun ini, Kaltara diberi jatah sebanyak 32 orang. Namun beberapa waktu lalu, Pemprov melalui Gubernur bersurat ke Kementerian Dalam Negeri dan pihak Kampus IPDN untuk mendapat tambahan kuota. Sehingga ditambah 2 calon praja untuk mengikuti tes Pantukhir namun hanya satu orang yang lolos dari usulan tambahan itu. “Seleksi Pantukhir ini dilakukan pada 17 hingga 28 Agustus 2018. Para peserta mengikuti beberapa tahap tes, yakni tes kesehatan, kesemaptaan, dan tes wawancara,” kata Gubernur. Seperti disampaikan sebelumnya, saat melepas para calon praja IPDN yang akan mengikuti Pantukhir, Gubernur memberikan beberapa pesan. Pertama cari teman sebanyak-banyaknya. “Berkomunikasi aktif dengan alumni yang ada. Ingat, networking atau pergaulan adalah kunci keberhasilan atau kesuksesan,” kata Gubernur. Para calon praja dari Kaltara, juga diminta untuk tidak bersikap individualis berlebihan. “Apabila menghadapi masalah, silakan sampaikan dengan baik kepada pihak yang berkompeten. Orangtua juga dapat mengawal, tapi jangan terlalu protektif. Sebab, Kaltara mengharapkan akan lahir manusia tangguh untuk menghadapi tantangan yang jauh lebih berat ke depannya,” imbuh Irianto. Terakhir, diingatkan, untuk suka berpikiran buruk dengan orang lain. “Jauhi sikap iri dengki, bersihkan hati dan berpikir menggunakan logika. Dengan begitu, insya Allah otak kita akan lebih cerdas,” jelas Gubernur. Mendampingi Gubernur, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara Muhammad Ishak menambahkan, peserta dinyatakan lulus seleksi pada penerimaan calon praja IPDN, selanjutnya akan melaksanakan Latihan Dasar (Latsar) di Akademi Kepolisian (Akpol) di Semarang. “Info sementara direncanakan pelaksanaan Latsar akan dijadwalkan pada 8 atau 10 September ini. Saya berharap para Capra IPDN mempersiapkan dirinya untuk mengikuti Latsar nanti,” tutup Ishak. (humas)
Dr H Irianto Lambrie
BENUANTA
KABAR BISNIS
4
Senin 17 September 2018
Jadwal Penerbangan Dari Bandara Juwata Tarakan
Pesawat Lion Air Wings Air Batik Air
Keberangkatan Pkl. 05.05 Wita Pkl. 06.00 Wita Pkl. 07.00 Wita
Sriwijaya Air Garuda Indonesia Lion Air Batik Air
Pkl. 07.35 Wita Pkl. 09.10 Wita Pkl. 09.30 Wita Pkl. 11.50 Wita
Mas Wings Lion Air Lion Air Wings Air Lion Air Garuda Indonesia Lion Air
Pkl. 12.05 Wita Pkl. 12.10 Wita Pkl. 12.55 Wita Pkl. 13.50 Wita Pkl. 17.25 Wita Pkl. 19.15 Wita Pkl. 19.20 Wita
Tujuan Balikpapan Gorontalo Jakarta (Soekarno Hatta) Balikpapan Balikpapan Surabaya Balikpapan(Halim Perdana Kusuma) Tawau Makassar Balikpapan Palu Balikpapan Jakarta Jakarta
Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari
Keterangan : - Batik Air ke Bandara Soekarno Hatta menggunakan pesawat Airbus 320. - Garuda Indonesia tujuan Balikpapan dan Jakarta menggunakan Garuda Bombardier CRJ 1000. - Lion Air tujuan Makassar-Surabaya menggunakan Boeing 737-800NG. - Lion Air tujuan Balikpapan menggunakan Boeing 737-900ER. - Batik Air tujuan Balikpapan-Halim Perda Kusuma menggunakan Boeing 737-800NG. - Sriwijaya Air menggunakan Boeing 737-800NG. - Wings Air menggunakan ATR 72-600. - Mas Wings menggunakan ATR 72-600.
Tarakan-Bulungan Speedboat SB. Minsen SB. Menara Gading SB. Andalas SB. Simpati SB. Limex SB. Tri Putri Tunggal Dewi SB. Borneo Indah SB. Tarakan Express SB. 88 Express SB. Putra Dewi SB. Menara Baru SB. Kalimantan SB. Andalas SB. Anugerah SB. Gembira SB. Limex SB. Tanjung Express SB. Limex SB. Sekatak SB. Bulungan Indah SB. Jonan Mandang SB. Menara Niklas
Waktu Berangkat Pkl. 07.00 Wita Pkl. 07.25 Wita Pkl. 07.50 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 08.40 Wita Pkl. 09.05 Wita Pkl. 09.55 Wita Pkl. 10.20 Wita Pkl. 10.45 Wita Pkl. 11.10 Wita Pkl. 11.35 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 12.25 Wita Pkl. 12.50 Wita Pkl. 13.15 Wita Pkl. 13.40 Wita Pkl. 14.05 Wita Pkl. 14.30 Wita Pkl. 14.55 Wita Pkl. 15.20 Wita Pkl. 15.45 Wita Pkl. 16.10 Wita
Tarakan-Malinau Speedboat SB. Malinau Express III SB. Menara Baru Express SB. Harapan Baru Express SB. Menara Baru Express SB. Harapan Baru Express SB. Menara Baru Express SB. Menara Indah Express II SB. Malinau Express Junior SB. Menara Baru Express
Waktu Berangkat Pkl. 07.30 Wita Pkl. 08.00 Wita Pkl. 08.30 Wita Pkl. 09.00 Wita Pkl. 10.00 Wita Pkl. 11.00 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 13.00 Wita Pkl. 14.30 Wita
Tarakan-Tideng Pale Speedboat SB. Presedium Express SB. Gembira Express SB. Menzen Express SB. Tideng Pale Express SB. Sesayap Express SB. Tideng Pale Baru Express SB. Presedium Express SB. Harapan Indah Express
Waktu Berangkat Pkl. 07.15 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 09.15 Wita Pkl. 11.30 Wita Pkl. 13.15 Wita Pkl. 14.15 Wita Pkl. 15.15 Wita Pkl. 15.45 Wita
Tarakan-Nunukan Speedboat SB. Sadewa SB. Sinar Baru Express II SB. Gundala Express SB. Menara Indah Express SB. DC 10 Express SB. Tri Putri Tunggal Dewi SB. Minsen Express
Waktu Berangkat Pkl. 07.15 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 09.15 Wita Pkl. 10.15 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 13.00 Wita Pkl. 14.00 Wita
Tarakan-Pulau Bunyu Speedboat SB. Tri Putri Tunggal Dewi 2000 SB. Amanda Express SB. Harapan Express SB. Minsen Express SB. Rahayu SB. Harapan Sadar
Waktu Berangkat Pkl. 09.00 Wita Pkl. 10.00 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 14.00 Wita Pkl. 15.00 Wita Pkl. 16.00 Wita
Tarakan-Sungai Nyamuk Speedboat SB. Tobar – 08 Express SB. Sinar Baru Express I
Waktu Berangkat Pkl. 09.30 Wita Pkl. 13.30 Wita
ILUSTRASI/INT
Jadwal Speedboat
ATURAN BARU TAKSI ONLINE SIAP TERBIT JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan aturan baru untuk taksi online. Hal itu menyusul keputusan Mahkamah Agung (MA) untuk mencabut Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, di aturan yang baru nanti akan ditambah butir pasal baru yang mengatur taksi online. Hanya saja dia tidak hapal satu persatu. “Mungkin ada (tambahan baru) cuma saya nggak hapal, lagi dirapatkan hari ini (13 September 2018),” katanya. Budi juga mengatakan, untuk butir pasal yang tidak dipermasalahkan oleh MA akan tetap dimasukkan ke dalam aturan yang baru. Sementara yang dihilangkan hanya butir pasal yang diperintahkan untuk dicabut. “Kan tidak semuanya dicabut, mau saya ganti memang. Yang nggak dicabut saya masukan lagi. Yang lain kan nggak dicabut, ada yang diterima, ada yang nggak diterima,” sebutnya. Namun secara garis besar, payung
hukum baru yang akan mengatur taksi online tersebut, tak akan jauh berbeda dengan Permenhub 108. “Sama saja, intinya yang dianulir tidak saya masukan lagi. Tapi pasal yang masih ada yang tidak digugat saya hidupkan lagi,” ujarnya. Budi pun memastikan agar aturan yang baru ini tidak kembali digugat, mengingat Permenhub 108 bukan satu-satunya aturan taksi online yang pada akhirnya dicabut karena menimbulkan keberatan. “Ya saya meminimalisir untuk tidak digugat,” tambahnya. Sebelumnya, MA memerintahkan Menhub mencabut Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017. Aturan tersebut mengatur tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek, dalam hal ini taksi online. Aturan itu digugat oleh Daniel Lukas Rorong, Herry Wahyu Nugroho, dan Rahmatullah Riyadi. Ada sejumlah butir pasal yang menurut MA merupakan pemuatan
BULOG SUDAH SERAP 100.000 TON LEBIH GULA DARI PETANI JAKARTA - Perum Bulog telah menyerap lebih dari 100.000 ton gula petani hingga September ini. Perum Bulog memang ditugasi pemerintah untuk membeli gula petani dengan harga Rp 9.700 per kilogram (kg) sebanyak 600.000 ton hingga April 2019. Direktur Pengadaan Bulog Bachtiar menegaskan, Perum Bulog akan menyerap seluruh gula petani sebagaimana yang ditugaskan pemerintah. “Kita masih menyerap gula petani sesuai dengan penugasan itu, dan terus berlanjut.
SURAT KABAR MINGGUAN BENUANTA DIKELOLA DAN DITERBITKAN PT ZARAH BENUANTA UTAMA
Kalau dia giling berapa itu yang kita ambil,” jelas Bachtiar di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta. Bachtiar melanjutkan, ketersediaan gula di gudang Bulog saat ini 140.000 ton. Dengan tambahan serapan gula petani baru, maka ketersediaan gula di seluruh gudang Bulog mencapai 270.000 ton. Dengan jumlah tersebut, Bachtiar mengatakan tidak akan melakukan impor gula dalam waktu dekat lantaran ketersediaan di gudang Bulog sudah penuh. Terakhir, pemerintah
BADAN HUKUM PERSEROAN SK MENTERI HUKUM & HAK ASASI MANUSIA RI
NOMOR AHU-0038885.AH.01.01 TAHUN 2018, NOTARIS : MUCHLIS TABRANI, SH Penasihat: Kombes Pol Drs Zainal Arifin Paliwang, SH, MHum. Direktur Umum: Rachmawati SE. Direktur : Yahya Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Sultan, Sekretaris: Dayana S.Pd, Redaktur: H Andy Mutholib, Staf Redaksi: Robby (TarakanNunukan), Anka (Biro Malinau-Tana Tidung), Umum: Rendi, Tata Letak: Dani Ahmad, Iklan dan Sirkulasi: Muhammad Said.
Menhub: Meminimalisir Agar Tidak Digugat
Permenhub Nomor 108 Tahun 2017 yang Dibatalkan MA : Pasal 6 ayat 1 huruf e Pasal 27 ayat 1 huruf d Pasal 27 ayat 1 huruf f Pasal 27 ayat 2 Pasal 38 huruf a Pasal 38 huruf b Pasal 38 huruf c Pasal 31 ayat 1 Pasal 39 ayat 2 Pasal 40 Pasal 48 ayat 10 huruf a angka 2 Pasal 48 ayat 10 huruf b angka 2 Pasal 48 ayat 11 huruf a angka 3 Pasal 48 ayat 11 huruf b angka 3 Pasal 51 ayat 10 huruf a angka 3 Pasal 56 ayat 3 huruf b angka 1 sub b Pasal 57 ayat 11 huruf a angka 2 Pasal 65 huruf a Pasal 65 huruf b Pasal 65 huruf c Pasal 72 ayat 5 huruf c
ulang materi norma yang telah dibatalkan oleh Putusan MA Nomor 37/P.HUM/2017 pada tanggal 20 juni 2017. Dengan demikian MA memutuskan butir-butir pasal yang dimaksud tidak sah dan tidak berlaku umum. (fdl/dtc)
membuka kran impor untuk gula mentah 1,1 juta ton. “Yang Bulog kan sudah penuh, kan enggak mungkin kita menerima impor-impor lagi,” imbuh dia. Sebelumnya, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mendatangi Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meminta pemerintah menghentikan impor gula. Selain itu, mereka juga meminta Perum Bulog untuk konsisten menyerap gula petani. Alasannya, petani sangat dirugikan lantaran pedagang hanya menawar gula mereka di harga Rp9.100Rp9.200 per kilogram. Berdasarkan data dari APTRI, persediaan gula konsumsi (GKP) tahun 2018 sangat berlebih yaitu sekitar 6,2 juta ton. Sedangkan kebutuhan GKP tahun ini adalah 2,7 - 2,8 juta ton, sehingga diperkirakan ada kelebihan gula 3,5 juta ton. (kmj/okz)
Alamat Kantor: Jl. Gajah Mada, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Email : redaksibenuanta@gmail.com. Wartawan Surat Kabar Mingguan Benuanta dalam menjalankan tugas dibekali tanda pengenal, surat tugas dan namanya tercantum di susunan redaksi. Segera laporkan segala bentuk dan tindakan melanggar hukum dan Kode Etik Jurnalistik yang mengatasnamakan Surat Kabar Mingguan Benuanta.
BENUANTA
TARAKAN
5 Arief Berhenti, Sofian Raga Kerja Sendiri
Senin 10 September 2018
Surat Pemberhentian Masih Berproses di Kemendagri
Sofian Raga
TARAKAN – Nasib politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tarakan, Khaeruddin Arief Hidayat dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) Provinsi Kaltara akhirnya terjawab. Sempat ‘digantung’ oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara dan tak mendapat kepastian dari partainya, Arief –begitu dia disapa— kini dipastikan masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS). Sebelum dinyatakan masuk dalam DCS, proses pencalonan Arief dalam Pileg 2019 sempat terhambat. Pasalnya, pencalonan Arief melalui PAN Kaltara justru bertolak belakang dengan pengajuan awal lantaran nama Arief tiba-tiba ‘hilang’ dalam DCS yang dikeluarkan KPU Kaltara. Mendapati informasi ini, internal PAN heboh. Arief juga bereaksi dan mengajukan protes ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltara. Dari data yang didapatkan Benuanta, Arief sudah memenuhi seluruh persyaratan maju sebagai Calon Legislatif (Caleg). Bahkan, mantan anggota DPRD Kota Tarakan ini sudah
mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Tarakan. Dengan surat pengunduran diri tersebut, Wali Kota Tarakan Sofian Raga dipastikan sendiri menyelesaikan tugasnya hingga tahun depan. Wakil Ketua DPRD Tarakan, Muddain ST membenarkan, pengajuan pengunduran diri tertanggal 25 Juli 2018 dari mantan koleganya di DPRD Kota Tarakan itu telah mereka terima dan sudah disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Kota Tarakan. Dalam surat itu dinyatakan pemberhentian Wakil Wali Kota Tarakan berdasarkan Undangundang Nomor 23 Tahun 2014, pasal 79 ayat 1 tentang Pemberhentian Kepala Daerah dan/atau Wakil Kepala Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 78 ayat (1) huruf a dan huruf b serta ayat (2) huruf a dan huruf b. “Prosedur pengajuan pengunduran diri sudah sesuai mekanisme aturan undang-undang,” jelas Wakil Ketua DPRD Tarakan, Muddain kepada Benuanta. Sebelum terbit keputusan pemberhentian Arief, kata politisi Partai Demokrat tersebut, pimpinan DPRD Kota Tarakan melakukan rapat dan memutuskannya dalam rapat
paripurna. Muddain mengungkapkan, surat pemberhentian saat ini masih berproses di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Soal pemberhentian Arief, diyakini Muddain, tidak akan mengganggu roda pemerintahaan yang saat ini berjalan. Wali Kota Tarakan, Sofian Raga, kata dia, akan tetap menyelesaikan sisa masa jabatannya 2014-2019. Menanggapi soal pergantian Wakil Wali Kota Tarakan, Muddain menyatakan, tidak dapat dilakukan karena tidak memenuhi mekanisme regulasi yang berlaku. “Tidak dapat memproses pengganti yang mengundurkan diri. Sesuai aturan, proses pergantian kepala daerah atau wakil kepala daerah dilakukan bila masa jabatannya masih sisa paling sedikit 18 bulan,” tutupnya. (sha)
Arief Hidayat FOTO-FOTO INTERNET
Bawaslu Pastikan ‘Sengketa’ Arief Selesai PT. BINTANG BORNEO PERMAI
Pimpinan
LANGKAH hukum yang diambil Wakil Wali Kota Tarakan, Khaeruddin Arief Hidayat setelah namanya tak terlampir dalam Daftar Calon Sementara (DCS) berbuah hasil. Sengketa itu ditanggapi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltara dan memutuskan Arief –nama sapaannya— masuk dalam DCS. Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami mengungkapkan, selesainya persoalan yang diajukan Arief bisa memberikan ruang baginya masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) yang diumumkan 20 September mendatang. Suryanata mengatakan, proses mediasi yang dilakukan di Bawaslu tidak hanya memunculkan Arief Hidayat, tapi juga ada dua parpol yang mengajukan keberatan terhadap penetapan DCS dan sudah diselesaikan masalahnya. “Kami memutuskan memberikan kesempatan partai politik yang tidak dimasukkan untuk diberikan kesempatan melengkapi dokumen,” ujarnya. “Selanjutnya, kami menggelar pleno, hasilnya disampaikan ke partai politik,” jelasnya kepada Benuanta. Dia menegaskan, revisi dilakukan setelah KPU menerima surat pemberhentian Arief dari jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Tarakan yang sementara berproses di Kemendagri. “Kami me-
Suryanata Al Islami Ketua KPU Kaltara
“Kami memutuskan memberikan kesempatan partai politik yang tidak dimasukkan untuk diberikan kesempatan melengkapi dokumen”
mutuskan melakukan revisi DCS, memasukkan nama Arief Hidayat,” terangnya. Ketua KPU Tarakan, Teguh Dwi Subagyo yang dikonfirmasi justru tak ingin menanggapi kekosongan kursi jabatan Wakil Wali Kota Tarakan yang ditinggalkan Arief. Namun dia memasti-
kan, laporan yang diterima dari masyarakat terhadap DCS telah ditindak lanjuti. Dia menyebutkan ada dua kasus yang menjadi perhatian serius, yakni laporan dugaan penggunaan ijazah palsu dan caleg yang masih berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun dalam berkas yang diterima, menyebutkan status bacaleg (bakal calon legislatif) wiraswasta. “Kami sudah meminta partai politik pengusung yang bersangkutan melakukan klarifikasi. Dalam kasus dugaan ijazah palsu ini sudah ada klarifikasi dari parpol. Tapi, kami melakukan pengecekan secara langsung ke sekolahnya. Dan hasilnya, ijazah dinyatakan asli,” jelasnya. Namun persoalan status bacaleg yang masih menjadi ASN aktif, diketahui setelah dilakukan klarifikasi dari parpol serta data dari instansi terkait. “Mestinya dalam berkas pencalonannya ditulis ASN. Tapi, ada lampiran bersedia mengundurkan diri. Sedangkan, ini statusnya ditulis wiraswasta,” ungkapnya. Dia memastikan, bacaleg yang dilaporkan tersebut akan dilakukan diskualifikasi atau menggantikan dengan calon lain yang diajukan dari parpol pengusung. “Kami telah memberikan waktu untuk parpol mengganti bacalegnya, dari tanggal 4 sampai 10 September ini,” terangnya. (sha)
Benuanta
6
Senin 10 September 2018
sosok
Dr Yansen Tipa Padan MSi
Sudah Terbiasa Disiplin Sejak Muda BUKAN perkara mudah menapaki puncak. Bukan perkara mudah pula agar kita menjadi pilihan utama da lam sebuah momen bersejarah. Demikianlah gambaran peran Bupati Malinau, Dr Yansen Tipa Padan MSi saat didaulat menjadi komandan upacara Pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXV, Jumat 27 Juli 2018 lalu. Dalam tugas ini, Yansen kembali bersua Presiden Jokowi. Biasanya, Yansen bertemu dengan presiden dalam acara yang berkaitan dengan tugasnya sebagai Bu pati Malinau, kali ini bertemu sebagai komandan upacara dan Jokowi sebagai inspektur upacara. Sama dengan tugas lainnya, didaulat menjadi koman dan upacara di lapangan Parade Abdi Praja IPDN, Jati nangor, Sumedang, Jawa Barat yang dihadiri Presiden Jokowi juga dilaksanakan dengan baik oleh Yansen. Up acara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu sebenarnya bu kan sulit bagi pria yang pernah menjadi Sekda Kabupaten Malinau ini. Pasalnya, kebiasaan menjadi pemimpin sudah diasah sejak muda oleh Yansen. Disiplin juga sudah dibiasakan sejak masih berstatus praja di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) pada tahun 1986 dan pernah merasakan kualitas pendidikan di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) pada tahun 1990. Bahkan, saat menjadi Bupati Malinau, jiwa kepemimpinannya tak jauh dari ilmu yang didapatkannya saat menuntut ilmu APDN dan IIP, seperti baris-berbaris, memimpin upacara, apel pagi dan lainnya. Lantas bagaimana bisa Yansen menjadi komandan upacara saat itu? Dijelaskan Yansen, dia didaulat men jadi komandan setelah dipilih langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tjajo Kumolo. Syarat utama menjadi komandan upacara saat pelantikan 1.456 orang Pa mong Praja Muda IPDN Angkatan XXV Tahun 2018 adalah alumni menjadi pejabat daerah, seperti bupati, walikota atau gubernur. “Itu yang utama. Kemudian, kedua itu seleksi. Karena standar upacara pelantikan praja IPDN ini kan sama tingkatannya dengan Akpol (Akademi Kepolisian) dan Akmil (Akademi Militer). Sehingga mereka yang terpilih menjadi petugas upacara itu yang benar-benar memiliki dan memenuhi kualifikasi. Itu menurut apa yang ada di sana,” ungkap Yansen saat ditemui Benuanta awal Agustus lalu. Sehingga tak heran bila terpilihnya Yansen dianggap sebagai hal yang prestisius oleh sejumlah kalangan. “Yang tetapkan IPDN sendiri yang kemudian diusulkan ke menteri. Nah, menteri yang menetapkan. Saya kemarin langsung ditelepon dan malah yang pertama kali dijem put langsung,” jelas Yansen. “Saya dijemput langsung di Malinau karena pertim bangannya upacara itu sendiri maju dari jadwal yang direncanakan. Tadinya tanggal 4 Agustus. Mungkin presiden mempertimbangkan kondisi waktu, makanya dimajukan,” lanjutnya saat ditemui di rumah jabatan Bupati Malinau sekira pukul 17.45 Wita. Menurutnya, ada hal lain yang perlu dicatat selain fokus pada proses memimpin ribuan peserta upacara, yakni upaya Negara ini membangun karakter bangsa. Di IPDN, kata Yansen, para anak muda bangsa ini ditempa dan diajarkan bagaimana cara mengolah roda pemerintahan hingga bersikap dalam memimpin. “Di IPDN juga sangat ditentukan oleh sikap dan kemampuan mengingat, misalnya satu perintah untuk melakukan beberapa kegiatan. Nah, dari sini kita bisa simpulkan bahwa karakter praja sangat diperhatikan di kampus ini,” katanya. Dia juga tak melihat perubahan mendasar dari tata letak upacara hingga wibawa seorang praja. Namun dia melihat ada perubahan dari pola pendidikan yang di jalankan agar tak lagi mencoreng nama kampus tersebut. Tak hanya itu, dia juga menekankan bahwa kampus ada lah wadah untuk mendorong revolusi mental sehingga tepat menjadi pilihan putera dan puteri terbaik bangsa. “IPDN dulu dan sekarang sebenarnya tak ada yang beda. Kalau dulu ada kekerasan, saya rasa mereka pasti sudah belajar dari pengalaman. Sehingga kita melihat di sini bukan persoalan individu, tapi perso alan kebangsaan,” tuntasnya. (*/bn)
DISIPLIN : Sejak muda Yansen sudah terbiasa dengan hidup disiplin sehingga tak canggung saat memimpin upacara di depan Presiden Joko Widodo, 27 Juli 2018 lalu.
Mengabdi Jadi Tujuan Hidup MENDEDIKASIKAN hidup untuk kemajuan Malinau sudah dilakukan Dr Yansen Tipa Padan MSi sejak lama. Yang paling diingatnya adalah ketika menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Malinau selama 9 tahun. Dari pe ngalaman selama itulah dia akhirnya memutuskan untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Malinau tahun 2011. “Saya tahu persis Malinau ini. Tapi tak melulu mulus merealisasikannya,” ungkap Yansen saat ditemui Benuanta. Apalagi, belakangan ini kondisi keua ngan Kabupaten Malinau juga ikut menu run. Sehingga, kata dia, untuk membenahi Malinau harus dilakukan bertahap dan tetap melihat skala prioritas. “Ketika saya melihat Malinau harus dibenahi, saya siapkan target tinggi. Tapi tiba-tiba ang garan turun, otomatis program juga harus terkendala,” urainya. Dia pun berharap pengabdian yang dilakukannya tak melewatkan mimpi yang diingin raih. “Sebagai masyarakat perbatasan, saya berharap tak ada lagi kesenjangan. Apalagi bicara soal Malaysia, sudah pasti akan merujuk kesenjangan sosial. Ini problem,” katanya. Menurut Yansen, persoalan sosial dan ekonomi bahkan masalah kebangsaan harus menjadi perhatian serius pemerin tah. Sehingga pengabdian yang diberikan pemerintah kepada masyarakat ber dampak baik bagi pembangunan. Dia menggambarkan, pengabdian bukanlah jabatan yang bisa menuntaskan berbagai masalah di daerahnya. “Jabatan itu hanya alat. Kalau harus lewat jabatan, mengabdilah. Bagi saya berbuat itu hidup. Sehingga jabatan ada lah hidup dan pengabdian. Jadi, ketika jadi pejabat jangan ada batas dengan masyarakat. Jangan ada maunya baru bertindak, itu namanya keliru. Takaran di syurga bukanlah jabatan, tapi apa yang kita perbuat,” imbuhnya. (*/bn) HUMAS
Benuanta
sosok
7
Senin 1o September 2018
humas
PIMPIN PASUKAN : Dr Yansen TP MSi saat menjadi komandan upacara di Kampus IPDN beberapa bulan lalu.
IKA membahas masalah pembangunan, jalan pikiran Bupati Malinau, Dr Yansen Tipa Padan MSi bisa dibilang di luar pakem berpikir aparat pemerintah pada umumnya. Pemikiran besarnya bahkan sudah tertuang dalam buku dan ‘disontek’ oleh bupati dan walikota di tanah air dalam membangun desa. Buah pemikiran cemerlang tersebut tertuang dalam program Gerakan Desa Membangun Desa (Gerdema) yang sudah dirasakan manfaatnya oleh warga Kabupaten Malinau. Atas prestasinya itu tak sedikit yang menyebut kiprah Yansen di dunia peme rintahan sudah saatnya disandingkan dengan level menteri. Tidak hanya dari masyarakat, ungkapan itu juga datang dari Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Brigjenpol Drs Indrajit SH. “Beliau ini kelasnya tidak di kabupaten, tapi di provinsi. Bahkan, selevel menteri,” ungkap Indrajit kepada Benuanta belum lama ini. Sebelumnya, Indrajit juga pernah mengungkapkan peran Yansen dalam melibatkan secara langsung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Malinau. “Saat masuk ruangan saya kaget, Karena di dalam ruangan sangat banyak peserta yang hadir. Bahkan sampai Pak RT juga hadir di sini. Ini artinya Bupati Malinau sangat serius dalam berkontribusi menjaga kamtibmas di daerahnya. Jika semua kepala daerah seperti ini maka kondisi kamtibmas akan dapat terjaga dengan baik,” ungkap Indrajit saat pembukaan acara Sinergitas, Soliditas dan Promoter Bersama 3 Pilar di ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau, Rabu 7 Agustus 2018 lalu. Mendapat tanggapan dari berbagai kalangan tersebut, Yansen justru merendah. Menurutnya penyampaian itu berlebihan lantaran disampaikan saat dirinya berupaya menjadikan warga Malinau sejahtera. Menurut dia, konsep yang ditawarkan dan kini menjadi referensi pembangunan desa merupakan amanah yang harus dia jalankan. “Jabatan itu kan kesempatan. Kita harus jujur, tapi kan tidak mesti de ngan jabatan kita berbuat. Jadi, kalau orang bilang harus karena jabatan baru bisa mengubah, saya kira tak ketemu rumusnya,” katanya saat ditemui Benuanta awal Agustus lalu. MIMPI YANSEN DI SIANG BOLONG GERDEMA lahir, lanjutnya, bermula saat dia berkarir di pemerintahan. De ngan bekal terjun langsung ke lapangan, dia melihat strategi pembangunan desa yang dijalankan selama ini salah, sehingga harus diubah. “Dari situlah, lahir Gerdema sebagai sebuah rekomandasi model saya. Modelnya apa?
Bupati ‘Rasa’ Menteri dari Bumi Intimung Percayalah kepada masyarakat. Dari kepercayaan itu akan terjadi gerakan (dari masyarakat),” tegasnya. Masyarakat, papar pria yang pernah menjadi Kepala Kantor Catatan Sipil Bulungan ini, adalah kekuatan dalam pembangunan. Dia menilai, dalam pembangunan desa, pejabat dari pusat hingga bupati pasti tidak akan mampu menjangkau seluruh desa yang jumlahnya puluhan hingga ratusan desa. “Percayalah kepada masyarakat. Berilah kesempatan kepada mereka untuk mengubah, maka diberilah kewenangan. Bupati memberikan kewenangan desa dengan dana desa,” ungkapnya. Namun sayang, diawal kehadirannya, program ini justru dianggap mimpi di siang bolong oleh sejumlah kalangan. ‘Mimpi di siang bolong’ yang dialamatkan kepada Yansen itu memang cukup beralasan lantaran program Gerdema secara umum bertujuan melibatkan masyarakat dalam pembangunan. Dalam program ini, masyarakat diberi amanah secara langsung dalam mengelola desa, termasuk pengelolaan dana untuk desa. Mampukah masyarakat mengelola desanya? “Dulu orang beranggapan, mereka
(kepala desa dan perangkat desa lainnya) disuruh kelola uang Rp 100 ribu sampai sejuta saja takut-takut, apalagi disuruh kelola satu miliar. Mereka (orang yang ragu program Gerdema) bilang mana mungkin bisa,” ungkap Yansen. Namun, Yansen tetap yakin dan mencari formula untuk menjawab ‘kritik’ sejumlah pihak itu. “Contohnya izin praktik mendirikan dokter gigi, masak bupati juga yang keluarkan. Cukup paling rendah itu ya camat atau paling tidak kepala desa. Contoh lain adalah IMB. Dari mana dasarnya setiap rumah harus ada IMB izin ke desa? Kan tidak ada. Tapi kalau kewenangan itu (mengeluarkan izin) dikasih ke desa pasti akan mudah,” katanya. Dia beralasan, aparat desa amat dekat dengan lingkungan masyarakat sehingga Pemkab Malinau yang terbatas personelnya bisa terbantu. “Mereka bisa mengawasi dari dekat pendirian bangunan agar tidak melanggar aturan. Nah kalau bupati, kan jarang bisa terjung langsung. Harusnya kan begitu,” terangnya. Keraguan masyarakat itu pun dijawab dengan ilustrasi obat oleh Yansen. Obat ini, urainya, harus sesuai dengan sakit yang diderita oleh masyarakat. “Kalau
orang sakit perut obatnya apa? Kan saya harus kasih obat sakit perut. Kalau sakit kepala, yang saya kasih obat sakit kepala. Nah, pertanyaan saya, kalau orang tidak mampu obatnya apa? Ya harus dimampukan,” ujarnya seraya menyebut obat itu adalah membuat masyarakat mampu mengelola desa dengan anggaran yang diberikan. “Nah, terbukti. Sekarang kan kepala desa saya cukup mampu,” sebutnya tersenyum. Bagaimana dengan pengawasan dan pertanggung jawaban keuangan? Yansen bertutur, beberapa bulan lalu pihaknya sudah mendapat arahan dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) agar terus meningkatkan kinerja aparat desa. Ada beberapa indikator yang menjadi perhatian BPK dalam pemeriksaan itu dan dinilai sudah baik. “Dari 6 indikator, ada 5 sudah hijau. Satu yang merah, merahnya itu pada tingkat pengawasan. Nah, itu kan karena persoalan internal dan eksternal. Itu gambaran bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Hijau itu bukan dibuat. Tapi kenyataannya diambil dari indikator laporan dan lainnya, kami sudah sampai tingkat itu,” jelasnya. Mimpi Yansen akhirnya terjawab
saat mendapat beberapa undangan menjadi pembicara di beberapa kampus, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (Unibraw) dan Universitas Indonesia (UI). Puncaknya, di hadapan para mahasiswa yang tengah menempuh program S2 hingga doktoral, Yansen dipercaya untuk mempresentasikan program Gerdema yang dia unggulkan dalam membangun desa selama ini. “Kemudian waktu saya di UGM, waktu itu moderatornya meminta saya mempresentasikan Gerdema di depan pak Marwan Jafar (Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi). Kemudian dibagi waktu, beliau satu jam saya satu jam. Beliau ekspose, saya ekspos juga,” ungkapnya. Dalam paparan mereka terdapat perbedaan yang mendasar, yakni keinginan Marwan Jafar yang menginginkan desa dibangun secara mandiri. Sementara Yansen fokus pada pembangunan desa dengan melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya. Menurut Yansen, belum saatnya desa diberi kesempatan mandiri. “Beri kesempatan kepada rakyat, beri kewenangan. Itu kunci pertama baru mandiri. Jangan bicara mandiri dulu, baru membangun. Mereka mengurus uang saja nggak bisa, mengurus laporan saja nggak bisa, gimana mau mandiri. Jadi, saya bilang “kalau Bapak mau (melihat langsung program Gerdema), mari ikut saya ke Malinau, membangun Malinau dari desa, membangun Indonesia dari desa,” katanya. (*/bn)
Bermula dari Gelisah POTRET ‘tertinggal’ yang selalu disematkan pada perbatasan --salah satunya adalah desa—menjadi perhatian Bupati Malinau, Dr Yansen Tipa Padan MSi sejak lama. Saat masih menjadi camat, pria yang akrab disapa Yansen ini telah mengakarkan pikirannya. Dia gelisah dengan perkembangan desa yang melambat. Pengalaman turun ke lapangan dan lama berkecimpung di dunia kerja pemerintahan membuat Yansen mencari formula bagus untuk membangun desa. Pengamatan itu akhirnya sampai pada kelas bawah, yakni masyarakat. Dalam wawancara khusus dengan Benuanta belum lama ini, Yansen mengaku, berawal dari kegelisahan itulah muncul ide membangun desa. Namun ide itu harus diramunya lagi dengan pengamatan yang lebih mendalam dan menemukan pangkal masalah tersebut, yakni masyarakat. “Di pemerintahan kan kita pasti akan bicara kesejahteraan rakyat. Tapi kita kemudian melihat fenomena
Benuanta
OPTIMIS : Dr Yansen TP MSi melakukan salam komando dengan Kapolda Kaltara Brigjenpol Drs Indrajit SH belum lama ini.
kemiskinan tinggi, kesempatan kerja terbatas. Bahkan setiap waktu kebijakan strategis itu selalu mengarah kepada kemiskinan. Nah bagi saya ini kan satu pertanyaan,” ungkap Yansen yang ditemui Benuanta di rumah jabatannya di Kabupaten Malinau. Dari pertanyaan tersebut, pria kelahiran
14 Januari 58 tahun silam ini mengatakan sangat wajar kesenjangan dalam pembangunan dan ekonomi itu terlihat. Pasalnya, pembangunan yang selama ini digarap pemerintah tidak melibatkan masyarakat di desa secara langsung. Menurutnya, membangun harus disertai dengan perubahan perilaku di masyarakat.
Meski terasa berat melakukan hal itu, peraih anugrah Kepala Daerah Pilihan Tempo 2017 ini meyakini bahwa mengubah perilaku masyarakat bukan mustahil. “Sebagai contoh, sekarang kan mudah, ada telepon ada handphone. Kita mudah bicara sampai ke polosok, kalau dulu kan tidak ada. Tapi kenapa saat itu surau atau gereja kecil-kecil bisa bertumbuh dengan baik, bisa diurus oleh orang tidak berpendidikan tinggi,” paparnya. Berangkat dari kegelisahan itulah, dia kembali menegaskan bahwa ada yang salah dalam pola pembangunan yang dijalankan pemerintah sehingga tak menyentuh desa-desa. Kesalahan itu justru tak mampu didalami oleh pemerintah. “Kesimpulan saya, ada unsur yang membuat mereka (masyarakat di desa) mampu membangunnya (surau, gereja dan lainnya) seperti itu. Mereka tidak berpendidikan tinggi, tapi bisa memotivasi diri untuk membangun. Kenapa bisa? Itu pasti karena ada nawaitu-nya yang merupakan nilai utama di masyarakat,” tekannya. (*/bn)
8
BENUANTA
Senin 10 September 2018
BERITA UTAMA
KALTIM-KALTARA
REBUTAN RP 3,8 T BAHAS PARIWISATA, MENTERI DISARANKAN PANGGIL KEPALA DAERAH
JAKARTA – Kawasan wisata di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi perhatian Komisi X DPR RI dalam penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2019. Perhatian itu tertuang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Komisi X DPR RI pada 5 September 2019 lalu. Dalam rencana anggaran, program kepariwisataan terakomodir di anggaran Rp 3,8 triliun. Anggaran ini khusus diplot untuk mendukung sejumlah kawasan wisata di Kaltim dan Kaltara. Sehingga, pengembangan wisata kedepan perlu didukung dengan Sumber Daya Manusia yang mumpuni di bidangnya. “Kami sudah sering ke daerah-daerah. Saya melihat pramuwisata kita sudah bagus. Mereka seperti learning by doing. Tapi sebetulnya mereka pengin ada sertifikasi-sertifikasi. Ini agar mereka lebih percaya diri, merasa lebih yakin dan terlindungi,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah. Hetifah berharap Kemenpar dapat bekerjasama dengan pihak maskapai agar menyediakan penerbangan langsung dari Jakarta ke tujuan wisata. Salah satu contoh, kata Hetifah, jika ingin berwisata ke Berau dan daerah lain yang
memungkinkan menjadi tujuan wisata hanya ada penerbangan dari Jakarta ke Samarinda. “Belum ada penerbangan langsung Jakarta ke Berau sehingga wisatawan-wisatawan kurang tertarik, karena transit-transit”, lanjut Hetifah. Selain itu, Hetifah juga menyarankan, Kemenpar mendorong adanya daerah-daerah wisata di perbatasan, seperti di Kaltara. “Di Krayan misalnya, di sana ada produksi beras terbaik. Ada hal-hal yang eksotis yang kadang-kadang kita orang Indonesia malah nggak tahu. Malah di sana banyak dikunjungi wisatawan dari Jepang,” jelas Hetifah. Lebih lanjut, menurut Hetifah, untuk mengembangakan wisata harus ada ritme yang sama antara pemerintah pusat dan daerah. Dia menyatakan, kepala daerah yang berprestasi belum tentu dapat membangun wisata di daerahnya sehingga perlu penanganan lain. “Mungkin pak Menteri bisa mengumpulkan para kepala daerah di Jakarta untuk diberikan motivasi. Juga diberikan tips-tips untuk mengakses Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pariwisata agar mereka bisa mengajukan usulan yang tepat,” kata Hetifah. Menanggapi hal itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya langsung menyambut baik usulan Heti-
DENGAR PENDAPAT : Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Pariwisata Arief Yahya di Senayan, Jakarta belum lama ini.
fah. “Akan kami usahakan,” jawab Arief. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Nunukan yang diwakili Sekretaris Disparpora Kabupaten Nunukan, Ilham Zein mengungkapkan, Kabupaten Nunukan juga memiliki potensi wisata yang diminati turis asing. Tidak hanya potensi alam Krayan yang bikin penasaran, sejumlah pantai di Nunukan, seperti Batu Lamampu dan pantai lainnya juga jadi fokus pengembangan. “Jangankan di hulu, di hilir saja, turis mancanegara sudah minat. Bisa lewat Nunukan. Karena harapan kami untuk program jangka panjang dan menengah, turis juga masuk melalui Nunukan,” ungkapnya. Dia menjelaskan, pengambangan sektor wisata di Nunukan sebenarnya sudah siap dieksekusi. Namun sayang, anggaran yang minim tak
mampu menjangkau program tersebut. Dengan adanya Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tengah berproses di Senayan, Ilham Zain mengaku siap melakukan upaya jemput bola. “Tergantung pusat. Mau bangunkan kami kemudian kami kelola, tidak masalah. Tapi kalau soal DAK yang dikhususkan untuk pengembangan sektor pariwisata, kami siap jemput bola,” katanya. Dia juga menjelaskan, saat ini Pemkab Nunukan tengah fokus menyelesaikan program pengembangan wisata air terjun Binusan yang dananya juga dari DAK dan APBD Kabuapten Nunukan senilai Rp 2.8 miliar. Dengan anggaran ini, Pemkab Nunukan akan mempercantik kawasan wisata Bunisan. “Ini bagian dari fokus membangun dan mengembangkan sektor wisata di Nunukan,” tuntasnya. (*/bn)
KPP GROUP PT KAYAN PATRIA PRATAMA
Mengucapkan Selamat atas Berdirinya Koran Mingguan
Semoga Menjadi Surat Kabar Mingguan yang Bisa Membawa Perubahan untuk Kalimantan Utara
PIMPINAN
IST
Benuanta
berita utama
9
Senin 10 September 2018
Duit Tipis, Sektor Pariwisata Tarakan Buram Agrowisata Karungan Dinilai Lebih Menguntungkan
ist
DITELITI : Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mendatangi Pulau Sadau untuk memastikan kelayakan Pulau Sadau menjadi lokasi program Kampung Budaya.
Melihat Mimpi Kampung Budaya Pulau Sadau yang Terlupakan
Warga Setempat Diberdayakan, Terhambat Karena Anggaran Bagi warga Tarakan, Pulau Sadau pasti sudah tak asing. Nama pulau ini bahkan sering jadi bahan candaan warga Tarakan jika sedang suntuk. Tapi siapa sangka pulau ini telah menarik perhatian Abdul Salam SS MHum. Apa itu? IDAK terlalu luas. Hanya sekitar 37 hektar. Menem puhnya dari pusat kota, tak sampai 15 menit dari dermaga Beringin, Tarakan Tengah. Melihat letak administratifnya, Pulau Sadau masuk dalam wilayah RT 13 Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat. Baru membahas letaknya, tim Benuanta langsung mencari informasi lain soal pulau mungil ini. Asyik berselancar dalam pen carian, Benuanta mendapatkan informasi penting bahwa pulau yang didominasi suku Tidung ini ternyata sempat masuk dalam rencana Pemerintah Kota (Pem kot) Tarakan bernama Kampung Budaya. Bagi Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Tarakan, program ini sudah berjalan sejak tahun 2015 silam. Bukan sembarang program. Pulau ini bahkan sudah dikunjungi oleh tim dari Pusat Studi Kebudayaan Universitas Gadjah Mada untuk diteliti kelayakannya sebelum dibangun menjadi Kampung Budaya. Hal itu dibenarkan Kepala Seksi Pengembangan Seksi Pengembangan Obyek dan Daya Tarik Wisata, Abdul Salam SS Mhum saat ditemui Benuanta be lum lama ini. Abdul Salam adalah salah satu pemikir dibangunnya obyek wisata di pulau ini. Abdul Salam mengungkap kan, program Kampung Budaya merupakan ide yang sudah dibu kukan oleh tim peneliti dalam Laporan Akhir Pengembangan Obyek Pariwisata Unggulan di Pulau Sadau yang dipimpin oleh Dr Aprinus Salam MHum. Tim ini membawa 5 tenaga ahli dan
4 asisten peneliti dari Universi tas Gadjah Mada untuk melihat dari dekat Pulau Sadau dan potensinya. Dari hasil penelitian terse but, Pulau Sadau diketahui menyimpan potensi yang bisa dikembangkan dan sesuai de ngan tujuan program Kampung Budaya. Per Maret 2015, pulau yang didominasi nelayan ini dihuni 146 jiwa dari 42 Kepala Keluarga (KK). Ditinjau dari kesukuan, pulau ini didominasi suku Tidung yang mencapai 102 orang, menyusul suku Banjar 17 orang, suku Jawa 10 orang, selebihnya suku Bugis. “Setelah kajian, dibuat usulan lanjutan. Nah, masalahnya kem bali ke penganggaran. Pemkot tiba-tiba tidak ada pengang garan. Sehingga akhirnya tidak ada program mengarah ke pulau ini,” ungkap Abdul Salam kepada Benuanta. Apakah ada upaya mencari anggaran ke pihak lain? Abdul Salam menyebut, pihaknya kini hanya fokus menunggu sikap pemerintah selanjutnya untuk pengembangan kawasan ini. “Kita berharap, Kampung Budaya ini dikelola Pemkot Tarakan. Kalau pakai anggaran provinsi, otomatis dihibahkan. Berarti bukan milik Pemkot Tarakan lagi. Kalau pihak ketiga, masih diraba-raba,” jelasnya. Dijelaskannya, Kampung Budaya sengaja dimunculkan dalam program pemerintah un tuk mendukung destinasi wisata di Tarakan. Ditambah lagi, suku Tidung merupakan suku yang mendiami pulau Tarakan dan Pulau Sadau ikut menunjang program ini. Pendukung lainnya,
aktivitas warga setempat adalah nelayan dan kerukunan multi kultur di daerah tersebut. “Setelah nggak ada anggaran dari pemerintah. Kita masih ingin fokus ke pembenahan obyek-obyek. Tapi itu pun sulit karena setelah masterplan ini sepertinya memang masih diper lukan kebijakan pemerintah,” keluhnya. Apa yang akan dibangun di Kampung Budaya? Abdul Salam menjelaskan, kondisi sosial di Pulau Sadau sangat erat dengan kehidupan nelayan. Sehingga, Kampung Budaya yang menjadi program pemerintah akan fokus menunjukkan ciri khas dan hasil karya warga yang mendiami pulau tersebut. “Sebetulnya mirip-mirip juga dengan desa wisata. Kita ingin ada pelestarian budaya masyarakat suku Tidung. Selama ini kan jika dirunut dari seja rahnya, suku Tidung itu memi liki mata pencaharian sebagai nelayan. Sehingga harapan kami, konsep ini menghidup kan kembali tujuan pariwisata. Seperti apa sebenarnya kehidu pan masyakat Tidung ini. Kalau nelayan, kita akan bangun ciri khas itu,” bebernya. Di dalam Kampung Budaya nanti, lanjut alumnus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini, akan dibangun panggung, sanggar budaya untuk pemen tasan, termasuk kebutuhan wisatawan yang ingin berkun jung, seperti toilet, dermaga, kantin dan sarana pendukung nya. “Yang akan dilihat warga nanti adalah kebiasaan atau budaya warga setempat. Mi salnya, ada yang membuat jala,
menyiapkan perahu, pancing, bubu dan lainnya. Jadi itu yang akan diperlihatkan kepada pe ngunjung nanti,” katanya. Soal akses menuju Pulau Sadau, kata Abdul Salam, ter gantung kebijakan dan anggaran pemerintah. Jika memungkinkan akan terintegrasi dengan Jem batan Bulungan-Tarakan, namun bisa juga dibuka jalur laut jika anggaran tak mencukupi. “Soal anggaran berapa, tidak bisa dikalkulasi secepat itu. Ada tahapannya, tidak bisa dalam satu tahun. Tapi harus bertahap, beberapa tahun. Kalau mulai dig arap tahun depan, ya mungkin 3 sampai 4 tahun,” jelasnya. Meski demikian, Abdul Salam mengaku memiliki kendala berbeda selain anggaran, yakni mengubah pola sosial warga di wilayah tersebut. Pasalnya, dalam pengembangan desa wisata ini, warga harus terlibat secara langsung. “Masyarakat harus bisa menerima tamu dan menjelaskan apa yang mereka buat. Misal cara membuat jala bagaimana, bubu bagaimana. Kalau pernah lihat Kampung Batik, miriplah. Peran masyarakat juga diperlukan,” kata Abdul Salam. Dia pun berharap agar program yang sejak lama diimpikan warga Kota Tarakan ini dapat segera terealisasi. Saat ini, kata Abdul Salam, Dispar Kota Tarakan belum bergerak sampai ke Pulau Sadau dan hanya fokus pada pengembangan 3 tempat wisata yang diminati warga, yakni Ka wasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB), Agrowisata Karungan dan Kawasan Embung Persemaian. “Saya yakin bisa terealisasi, tapi tidak tahu kapan,” tuntasnya. (*/bn)
TARAKAN – Anggaran yang minim memberikan dampak luar biasa pada sejumlah tempat wisata di Kota Tarakan. Alih-alih ingin melakukan peningka tan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui program wisata, anggaran untuk menciptakan destinasi wisata baru juga tak mampu dijalankan. Dikonfirmasi soal ini, Kepala Seksi Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Tarakan, Abdul Salam SS MHum tak menampik persoalan anggaran masih jadi kendala utama pihaknya meningkatkan pro gram wisata. Meski demikian dia memastikan pihaknya tetap memaksimalkan potensi yang ada agar-agar pundipundi target keuangan pemerintah tetap terpenuhi. “Jika ditinjau dari kalkulasi ekonomi, kita jelas butuh anggaran. Tapi kita juga tak boleh tinggal diam melihat target yang ingin kita capai set iap tahun,” ungkap Abdul Salam saat Benuanta berkunjung ke “Jika ditinjau Kantor Dispar Kota Tarakan dari kalkulasi belum lama ini. ekonomi, kita Abdul Salam menjelaskan, jika ingin pendapatan berlebih dari jelas butuh sektor pariwisata harus ada pe anggaran. nunjang. Pasalnya, Kota Tarakan Tapi kita juga hanya memiliki sektor wisata tak boleh khusus, seperti kawasan wisata alam dan sejarah Perang Dunia tinggal diam II. “Tidak seperti Berau yang melihat lebih banyak ditunjang dengan target yang lautnya yang bagus,” ungkapnya. ingin kita Meski demikian, lanjut Abdul Salam, Tarakan diuntungkan oleh capai setiap jalur transportasi udara dan laut tahun” yang terpusat di Tarakan. Seh ingga, siklus ekonomi jasa travel, hotel, rumah makan dan lainnya Abdul Salam masih bisa diandalkan. “Salah satu Kepala Seksi Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata contohnya yang dari Hongkong (Dispar) Kota Tarakan kemarin (akhir tahun lalu). Me mang, perjalanan mereka kesini batal, tapi kita bisa lihat bahwa Tarakan juga jadi jantung ekonomi yang baik untuk usaha pariwisata. Meski bukan tujuan utama, tapi ke Derawan dan lainnya, kan harus lewat di sini,” jelasnya. Lebih jauh dijelaskan pria ramah ini, pihaknya saat ini tak terlalu banyak menangani obyek wisata. Pasalnya, kebijakan Pemkot Tarakan yang memisahkan Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Pemuda dan Olahraga men jadi 3 dinas membuat luas jangkauan tugas teknis Dinas Pariwisata tak lagi banyak. Jika membahas teknis pari wisata sejarah, saat ini sudah dikendalikan oleh Bidang Kebudayaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Begitu juga dengan bagian pemuda dan olahraga sudah masuk dalam Dinas Pemuda dan Olahraga. “Kami tidak bisa lagi langsung eksekusi untuk pem bangunan pariwisata sejarah. Ada dinas terkait. Pari wisata sejarah pasti berbicara objek, sudah bukan lahan kami. Kami hanya bisa mempromosikan,” katanya. Atas dasar itulah, Dispar Kota Tarakan, kata alumnus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini, hanya memiliki tugas mengawasi dan mengembangkan Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB), Agro Wisata Karungan, Embung Persemaian dan Pantai Amal. Melihat tugas ini, Abdul Salam menyebut, Dispar Kota Tarakan tak menyoalnya. Bahkan, Dispar Kota Tarakan sedang fokus pada target pendapatan yang dibebankan Pemkot Tarakan. Tahun ini, kata Abdul Salam, Dispar Kota Tarakan dibe bankan target Rp 150 juta per tahun dari KKMB. Semen tara Agrowisata Karungan ditarget sekitar Rp 80-an juta per tahun. Namun kedua lokasi wisata ini berbeda dalam pendapatan. KKMB dinilai boros, sementara Agrowisata diyakini menguntungkan lantaran pengeluarannya kecil dibandingkan KKMB. “KKMB ditarget Rp 150 juta per tahun, sementara biaya yang dikeluarkan untuk petugasnya saja lebih dari Rp 200 juta per tahun. Sekarang, kan petugasnya 14 orang,” katanya. Jumlah yang dipaparkan pria yang juga arkeolog ini belum termasuk biaya lain yang dia taksir mencapai Rp 300 juta. “Misalnya ada perawatan jembatan, ada maka nan khusus untuk Bekantan dan fauna lainnya di dalam situ. Taruhlah misalnya Rp 100 juta di luar dari biaya honorarium petugas. Jadi hitungan kasarnya Rp 300 juta setahun sementara target pemasaukan ke KKMB itu Rp 150 juta,” katanya. (*/bn)
BENUANTA
10
Senin 10 September 2018
NUNUKAN
Dipermak, Pelabuhan Tunon Taka Habiskan Rp 83 Miliar BERGAYA MODERN, SIAP LAYANI RIBUAN PENUMPANG
NUNUKAN – Wajah baru Pelabuhan Tunon Taka tak lama lagi rampung dan dinikmati warga Nunukan. Pelabuhan yang dikonsep lebih modern ini menjadi perhatian serius PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Nunukan agar menjadi pelabuhan yang mampu melayani perjalanan penumpang. General Manager (GM) PT Pelindo IV (Persero) Cabang Nunukan, Muhammad Ilyas mengatakan, pembangunan yang dimulai sejak 25 Juli 2016 lalu ditargetkan selesai akhir tahun ini. Pelabuhan ini, kata dia, dibangun untuk mengimbangi jumlah pen-
umpang yang terus meningkat, baik yang melalui rute domestik maupun internasional. “Dengan tampilan yang baru, terminal penumpang Pelabuhan Tunon Taka Nunukan diharapkan mampu meningkatkan pelayanan dan kenyamanan penumpang,” terangnya, Senin 3 September lalu. Lanjut Ilyas, daya tampung terminal penumpang baru juga ditambah, dari awalnya hanya mampu menampung sekitar 300 kursi penumpang, dengan konsep terminal penumpang yang lebih modern kapasitas yang tersedia ditingkatkan
menjadi 1.000 kursi. Ilyas menuturkan, pembangunan terminal penumpang ini merupakan karya besar pemerintah yang harus diapresiasi dan akan menjadi ikon daerah yang merupakan beranda terdepan Indonesia. “Ketika itu, Presiden menyarankan agar kami (Pelindo IV) membangun sebuah terminal yang lebih modern dari yang ada saat itu. Atas instruksi tersebut, Direktur Fasilitas dan Peralatan Pelabuhan Pelindo IV yang saat itu dijabat oleh Susantono, segera merealisasikan pelaksanaan pembangunan
KERUKUNAN KELUARGA BUGIS SIDRAP KOTA TARAKAN Mengucapkan Selamat atas Berdirinya Koran Mingguan
Semoga Menjadi Surat Kabar Mingguan yang Bisa Membawa Perubahan untuk Kalimantan Utara
Ketua
H. Darwin se
LEBIH MODERN : Pelabuhan ini didukung 1.000 kursi dan kelengkapan lain yang siap memberikan kenyamanan bagi penumpang. Pelabuhan ini juga dilengkapi eskalator.
terminal tersebut,” ungkapnya. Ilyas menyebutkan, dalam proses pembangunan terminal penumpang Pelabuhan Tunon Taka Nunukan pihaknya bersinergi dengan PT Hutama Karya (Persero) Wilayah III Kalimantan dan diawasi oleh PT Atrya Swacipta Rekayasa, menggunakan anggaran internal perusahaan yang mencapai Rp 72 miliar. Pekerjaan
meliputi persiapan, pekerjaan struktur, arsitektur, Mekanikal Elektrikal dan Plumbing (MEP) site dan perkerasan MEP gedung. Hingga 9 Juli 2018, jelas Ilyas, progress pekerjaan fisik gedung terminal sudah mencapai 98%. Pada semester kedua tahun ini, Pelindo IV Cabang Nunukan memperolah tambahan anggaran Rp 11 miliar
BENUANTA
untuk pekerjaan pembangunan infrastruktur tambahan yang meliputi pekerjaan lapangan parkir dan taman terminal. Tak hanya itu, anggaran tersebut juga fokus pada pekerjaan jalur untuk pejalan kaki yang dilengkapi dengan kanopi hingga ke depan pintu terminal, kelengkapan CCTv, Wifi serta kelengkapan interior gedung terminal lainnya. (*/bn1)
Tol Laut Dikeluhkan, Warga Pilih Jalan Pintas NUNUKAN - Masuknya barang jenis sembilan bahan pokok (sembako) dari Tawau di wilayah perbatasan menjadi pembahasan serius di kalangan pengusaha, bahkan pemerintah. Dari pembahasan itu ditemukan tak sedikit sembako yang dibawa ke dalam negeri melebihi jumlah yang tertuang dalam perjanjian bilateral antara Indonesia dan Malaysia. Dalam aturan yang dimuat dalam Border Trade Agreement (BTA) disebutkan adanya pembatasan barang yang masuk ke Indonesia, yakni hanya RM 600 atau setara Rp 2.164.782. Lebih dari jumlah itu, siap-siaplah mendapatkan sanksi. Menanggapi hal itu, Ilham Zain mengungkapkan, penggunaan jasa angkut kapal secara umum merupakan pelanggaran bila tanpa dilengkapi dokumen. Tidak hanya itu, dia menegaskan, hingga saat ini belum ada perubahan penerapan aturan BTA. “Belum disetujui Dirjen Fiskal Kemenkeu RI,” singkatnya. Sebelum melakukan perdagangan umum, pihak pengusaha harus melengkapi 7 dokumen. Salah satunya, tentang kualitas barang yang telah diverifikasi
oleh PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo). Sesuai fungsinya, Sucofindo dipercaya dalam bidang pemeriksaan, pengawasan, pengujian, dan pengkajian. “Barang yang masuk akan kena charge. Sedangkan, perdagangan umum dapat dilakukan, tapi dengan Surat Pemberitahuan Impor Barang (SPIB),” jelas Ilham Zain. Sementara itu anggota DPRD Nunukan, Niko Hartono mengungkapkan, pembatasan barang masuk ke Indonesia sangat merugikan lantaran tingkat kebutuhan masyarakat, semakin tinggi. Sehingga, pemerintah perlu memenuhi komitmen sesuai Undang-undang nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan. Pemerintah pun berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat perbatasan dengan program tol laut. Hanya saja, program tersebut masih kesulitan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Terlebih lagi, persoalan tidak rutinnya kapal tol laut beroperasi. “Terkendala rutinitas kedatangannya. Juga akhir-akhir ini, dikeluhkan tidak konsistennya jadwal tol laut,” katanya.
Persoalan kebutuhan masyarakat harusnya menjadi perhatian khusus pemerintah, baik daerah maupun pusat. Tak jarang, upaya memenuhi kebutuhan sembako justru dianggap melanggar aturan. Karena sejatinya, tidak terpenuhinya kebutuhan sehari-hari, masyarakat pun memanfaatkan barang dari luar negeri, misalnya Malaysia. “Ini persoalan serius. Karena masyarakat kita tidak terpenuhi kebutuhannya, makanya beli sembako di negeri tetangga,” ujarnya. “Hal yang tidak mungkin kalau mereka harus membeli dengan batasan RM 600. Sedangkan tingkat kebutuhan semakin tinggi,” jelas Niko. Dia menegaskan, mesti ada perhatian pemerintah pusat membahas untuk merevisi perjanjian kesepakatan pembatasan perdagangan di perbatasan yang sudah lama belum ada perubahan sejak 1971. “Pemerintah daerah, pemerintah pusat (kementerian) terkait harus melakukan perundingan bilateral (Indonesia-Malaysia). Program sosial ekonomi (Sosek) Malindo tidak memberikan manfaat,” tutupnya. (sha)
BENUANTA
LIFE STYLE
11
Senin 10 September 2018
Caraagar Tepat Tidur Lebih Nyenyak FOTO: INTERNET
TIDUR hanyalah perkara memejamkan mata. Terdengar sederhana dan mudah dilakukan, meski kenyataannya tidak demikian. Ya, tidak sedikit orang yang kesulitan untuk tidur atau memejamkan mata di malam hari. Apakah Anda salah satu yang seperti ini? Tenang, Anda tidak perlu khawatir berlebihan. Faktanya, untuk bisa tidur yang nyenyak adalah perkara yang mudah dilakukan. Berdasarkan anjuran Dr. Michael J. Breus, PhD., berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar bisa tidur nyenyak dan berkualitas setiap hari: 1. Atur jadwal tidur dan bangun secara teratur. Cara pertama yang mesti Anda lakukan agar bisa tidur nyenyak setiap hari adalah menetapkan jadwal tidur
dan bangun yang teratur setiap hari. Ini berarti, Anda perlu tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, sekalipun itu adalah hari libur. Ketika hal tersebut sudah menjadi sebuah kebiasaan yang Anda lakukan setiap hari, maka jam biologis tubuh akan tersesuaikan dengan sendirinya. 2. Nikmati 15 menit sinar matahari pagi Sinar matahari pagi tak hanya baik untuk kesehatan tulang, melainkan juga turut membantu mengatur produksi melatonin alias hormon tidur. “Jam tubuh internal berjalan dengan jadwal 24 jam dan berfungsi paling baik ketika Anda terkena pola terang dan gelap yang teratur. Perubahan dalam keadaan cahaya dan gelap dapat berefek negatif bagi kemampuan tidur
nyenyak,” kata Dr. Breus. 3. Hindari kafein mulai pukul 2 siang Jika ingin memiliki tidur yang nyenyak dan berkualitas, Anda wajib menghentikan konsumsi kafein mulai pukul 2 siang. Ini karena kafein bisa membuat tubuh Anda lebih aktif dan berenergi kira-kira selama 8 jam lamanya. Oleh karena itu, jika kafein masuk ke dalam tubuh Anda pada sore atau malam hari, bukan tak mungkin kesulitan tidur yang akan terjadi sebagai akibatnya. 4. Olahraga 20 menit setiap hari Tak hanya membuat tubuh lebih sehat, olahraga yang dilakukan setidaknya 20 menit setiap hari juga mampu membuat Anda bisa tidur nyenyak dan berkualitas.
Untuk hal ini, Anda tak perlu melakukan olahraga berat seperti angkat beban atau lari maraton. Anda hanya perlu berjalan kaki, joging, naik turun tangga, berkebun, atau olahraga lain sesuai minat dan kondisi tubuh Anda. Satu hal yang perlu Anda perhatikan, hindari berolahraga 4 jam sebelum tidur. Ini bertujuan agar tubuh Anda lebih relaks dan bisa bersiap untuk benar-benar beristirahat di malam hari. 5. Makan dengan menu dan waktu yang tepat Meski rasa lapar melanda di malam hari, Anda tetap tidak boleh mengonsumsi makanan berlebih. Akan lebih baik bila Anda mengonsumsi camilan sehat seperti buahbuahan. Namun, agar tidak mengganggu waktu dan kualitas tidur
Anda, konsumsilah camilan tersebut 3 atau 4 jam sebelum tidur. 6. Relaksasi sebelum tidur Pastikan tubuh dan pikiran Anda berada pada kondisi relaks ketika malam tiba. Untuk ini, dr. Breus memberikan saran bahwa Anda bisa mandi air hangat atau membaca buku. “Jika suka membaca, pilihlah buku kertas. Hindari membaca buku digital yang ada di gagdet karena pancaran cahaya yang dikeluarkan akan menstimulasi otak untuk tetap terjaga,” katanya. Dengan mengikuti tips di atas, diharapkan Anda bisa tidur nyenyak dan berkualitas mulai malam ini juga. Alhasil, tubuh dan otak bisa beristirahat sepenuhnya sehingga Anda pun akan bangun dengan kondisi segar dan bugar keesokan harinya. (RVS/klikdokter)
HIPMI BADAN PENGURUS DAERAH
HIMPUNAN PENGUSAHA MUDA INDONESIA KALIMANTAN UTARA
Mengucapkan Selamat atas Berdirinya Koran Mingguan
Semoga Menjadi Surat Kabar Mingguan yang Bisa Membawa Perubahan untuk Kalimantan Utara
Ketua Umum
Dewan Pembina
Andi Samula
Hamzah Al Jufri
Sekretaris Umum
Hasan Basri
BENUANTA
IPTEK 12 Twitter Kian Gencar Hapus Akun Penyebar Hoax Senin 10 September 2018
KALI ini, pihak Twitter tampaknya telah mengambil langkah tegas untuk menghadapi berita hoax. Seperti diketahui, minggu lalu Twitter telah menangguhkan 284 akun yang terlibat dalam komunitas atau jaringan yang terlibat dalam manipulasi terkoordinasi. Bahkan hingga sekarang, perusahaan milik Jack Dorsey tersebut telah menyingkirkan sekira total 486 akun. “Banyak akun yang ditangguhkan itu tampaknya berasal dari Iran. Serta penangguhan terbaru juga terkait dengan jaringan misi informasi ini. Meskipun 100 akun mengaku berasal dari Amerika Serikat. Selain itu, sebagian besar akun juga telah terdaftar sekira satu tahun, dan diantaranya
memiliki sekitar 1.268 pengikut,” kata pihat Twitter, seperti dilansir dari laman Engadget. Lebih lanjut, Twitter mengklaim jika kebanyakan dari akun ditangguhkan tersebut berbagi postingan yang mengandung postingan yang berisi berita palsu, yang mampu menimbulkan perpecahan. Selain itu juga, sebagian dari mereka memposting tangkapan layar sebagai contoh konten, seperti saja retorika anti Trump yang dicuitkan oleh akun bernama @RealRozaSanchez. Langkah pembersihan yang dilakukan Twitter ini telah disambut oleh banyak orang. Sehingga sedikit menempatkan posisi yang sulit bagi perusahaan. Seperti saja, pada bulan
Juli 2018 dilaporkan jika pengguna Twitter mengalami penurunan pada kuartal kedua 2018. Pengguna aktif bulanan juga turun sekitar 335 juta. Menariknya sang CEO, Jack Dorsey mengaitkan kemerosotan ini dengan sikapnya yang lebih keras terhadap akun-akun bermasalah. Menurut dia, ini semua merupakan tindakan penyeimbangan untuk Twitter. Meskipun resiko jika gagal mengatasi masalah ini mampu membuat penurunan jumlah yang lebih besar. Sehingga, lanjut Dorsey, jika lonjakan proaktif ini sementara terlambat tidak menjadi masalah, karena lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. (ahl/okz)
FOTO=FOTO: INTERNET
Kelakuan Steve Jobs Bikin Media AS Kaget
LENOVO tampaknya bergerak cepat untuk memanfaatkan momentum penjualan PC yang sedang meningkat di tahun 2018. Kali ini di ajang IFA 2018 di Berlin, Jerman mereka memamerkan Lenovo Yoga Book C930. Laptop ini memiliki desain yang sangat unik. Karena, di bagian yang seharusnya merupakan tempat keyboard,
justru ditemukan layar kedua. Seperti dilansir dari CNBC, Yoga C930 diklaim Lenovo sebagai laptop dengan dua layar pertama di dunia. Layar di bagian bawah ini dapat digunakan dalam tiga mode yaitu untuk menampilkan keyboard digital, digunakan sebagai e-reader, atau menjadi pad untuk menggambar atau menulis meng-
gunakan stylus. Seperti laptop Yoga lainnya, Yoga C930 merupakan laptop convertible yang dapat digunakan dalam tiga mode yaitu tent, tablet dan stand. Laptop ini juga dilengkapi stylus yang ditenagai Bluetooth untuk menulis atau menggambar. Yoga C930 menjalankan sistem operasi Windows dan dibanderol dengan harga 999 Euro (Rp 17,2 juta). Laptop ini akan mulai tersedia pada akhir bulan September di region Eropa, Timur Tengah, dan China. Penghasilan Lenovo dari bisnis PC sendiri meningkat 19,8% pada kuartal kedua tahun 2018. Peningkatan ini dibantu oleh produk-produk laptop dan tablet baru serta produk Yoga Book yang menyasar demografi berbeda di pasar. (fyk/dtc)
SMALL Fry, buku tulisan Lisa Brennan Jobs mengenai mendiang ayahnya, Steve Jobs, memang menghebohkan. Media di Amerika Serikat ramai mengulasnya dan menganggap kelakuan Jobs tidak terpuji. Banyak hal baru terkuak di buku tersebut selain hal yang sudah banyak diketahui bahwa Lisa sempat tak diakui anak oleh Jobs. Jobs diceritakan sangat pelit, berkata pada Lisa bahwa dia takkan mendapatkan apapun, sampai tak mau bayar saat makan di restoran.”The memoir by Steve Jobs’ daughter makes clear he was a truly rotten person whose bad behavior was repeatedly enabled by those around him,” begitu tulis Business Insider. Kurang lebih Business Insider membahas kalau memoir anak Steve Jobs membuat jelas bahwa dia benar-benar manusia busuk yang kelakuan buruknya berulangkali dibiarkan oleh orangorang di sekelilingnya. “Ada beberapa cerita yang menggambarkan kekejamannya, kekasarannya dan kekikirannya pada karyawan, rekan bisnis dan bahkan keluarga serta teman. Tapi, cerita yang berasal dari Small Fry sejauh ini tetaplah mengejutkan... seorang manusia yang sungguh buruk,” tulis mereka. Steve Jobs “In ‘Small Fry,’ Steve Jobs Comes Across as a Jerk. His Daughter Forgives Him. Should We?” adalah judul tulisan di media kenamaan New York Times. Lisa mengaku memaafkan dan tetap mencintai Jobs meskipun mungkin pembaca bukunya nanti memikirkan hal berbeda. “Pemberian maaf Brennan Jobs adalah satu hal. Apa yang tricky adalah dia ingin para pembaca juga memaafkan Jobs. Dan dia tahu itu bisa menjadi masalah,” tulis mereka. Tema serupa diangkat pula oleh media People. Mereka menulis headline ‘Steve Jobs’ Daughter Wrote a Shocking Childhood Memoir, But Doesn’t Want You To Think Badly of Him’. “Putri Steve Jobs, Lisa Brennan Jobs, akan merilis memoir tentang masa kecilnya pada 4 September, yang telah menjadi berita, terutama karena sikap buruk Jobs. Namun dalam profilnya di New York Times, Lisa menyatakan kekhawatiran bahwa pembaca hanya berfokus pada keburukannya dan bukan rasa cintanya pada sang manusia kompleks itu,” tulis People. (fyk/dtc)
BENUANTA
PARADE FOTO
13
Senin 10 September 2018
Polda Kaltara Menyapa Perbatasan KERJA keras Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara sejak dibentuk terus dijalankan. Barubaru ini, tepatnya Jumat 31 Agustus 2018, Koran Mingguan Benuanta kembali mengikuti perjalanan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit SH menuju Kabupaten Nunukan dan Kecamatan Sebatik. Di Nunukan, Kapolda meresmikan pembangunan rumah tinggal Polri di Jalan Ujang Dewa, Sedadap, Kecamatan Nunukan dengan melakukan peletakan batu pertama. Keesokan harinya, Kapolda langsung memimpin upacara tabur bunga dalam rangka HUT Polwan ke-70 di Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jalan Tanjung, Nunukan. Tak sampai satu jam, aktivitas Kapolda bergeser ke Sebatik untuk membuka Grass Track Kapolda cup 2018. Kegiatan ini selama 2 hari, yakni Sabtu 1 September 2018 dan Minggu 2 Semptember 2018. Meski sirkuit non permanen yang terletak di Jalan Bakti Husada, Desa Sungai Nyamuk sulit dilalui kendaraan, namun semangat Kapolda ke arena balap tetap ditunjukkan. (***)
TABUR BUNGA : Kapolda Kaltara Brigjenpol Drs Indrajit SH dan Wakapolda Kaltara Kombespol Drs Zainal Arifin Paliwang SH MH saat melakukan tabur bunga di TMP Nunukan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka HUT Polwan ke 70.
BENUANTA
PT MUSTIKA MINANUSA AURORA
SAFARI : Kapolda Kaltara Brigjen Pol Drs Indrajit SH tak hanya meresmikan program rumah tinggal bagi Polri, tapi juga menyapa anggota Polri yang bertugas di Nunukan dan membuka grass track di Sebatik.
Pimpinan
BENUANTA
BOLA
14
Senin 10 September 2018
Radja Nainggolan
IN TER
MILAN
V
TO TTEN H AM
MILAN - Persaingan di Grup B Liga Champions musim 2018/19 dinilai tidak akan berjalan mudah. Selain Barcelona dan PSV, Inter Milan bakal menjadi salah satu lawan yang akan menyulitkan bagi penggawa Tottenham Hotspur. Gelandang Tottenham Hotspur, Eric Dier menilai Inter Milan sebagai pesaing yang perlu di waspadai oleh Spurs. Di mata Dier, Inter Milan sebagai klub rasasa yang sedang tertidur. Penilaian itu cukup beralasan lantaran Inter cukup lama tidak lolos ke Liga Champions. Mauro Icardi dan kolega lolos ke fase grup Liga Champions musim 2018/19 lewat perjuangan keras. Inter berada di posisi ke-4 klasemen Serie A usai menang atas Lazio pada laga pamungkas musim 2017/18. Kata pemain timnas Inggris ini, La Beneamata –julukan Inter Milan punya sejarah yang panjang pada kompetisi antar klub Eropa. Karena itu, Dier sangat waspada dengan Inter. “Inter adalah klub raksasa yang tertidur dalam beberapa tahun terakhir. Inter Milan adalah klub yang memiliki sejarah panjang menjadi penantang di Liga Champions. Jadi, sangat bagus untuk bisa melawan Inter, begitu juga dengan melawan PSG,” sambungnya. Alih-alih takut, Dier justru merasa antusias bisa berjumpa Inter Milan, PSV dan Barcelona di babak grup Liga Champions. Menurut Dier, jika Spurs ingin menjadi salah satu klub elit Eropa, maka harus melawan klub yang terbaik, salah satunya adalah Barcelona. “Anda ingin menguji diri Anda melawan tim terbaik dunia, bukan menguji tim Anda sendiri. Kami ingin bersaing dengan klub terbaik. Itu benar-benar akan terjadi ketika kami melawan Barca. Itu tantangan yang luar biasa untuk kami,” ucap Dier. Bagaimana tanggapan Inter Milan soal
mauro icardi
ivan perisic
H OT SPU R
pernyataan Dier? Wakil Presiden Nerazzuri, Javier Zanetti menegaskan timnya tetap tidak gentar menghadapi semua lawannya. Kata dia, Musim ini spesial untuk Inter Milan, sebab mereka akhirnya kembali bisa berlaga di Liga Champions setelah bertahuntahun absen. Terakhir kali mereka mencatatkan penampilan di ajang ini adalah pada musim 2011/2012 lalu. Sayangnya, kiprah mereka diyakini tidak akan berlangsung lama jika tidak menunjukkan penampilan yang spesial. Sebab, Mauro Icardi dkk mendapatkan hasil drawing buruk dengan bertemu Barcelona, Tottenham Hotspur, dan PSV Eindhoven di fase grup. “Kami tahu bahwa ada tim yang sangat kuat di turnamen ini, dan kami akhirnya tergabung di grup sulit. Tetapi kami sudah bersiap dengan baik,” ujar Zanetti kepada Sky Sport Italia. Tergabung di grup neraka membuat peluang Nerazzurri untuk lolos ke babak berikutnya jelas semakin mengecil. Tetapi Javier Zanetti tetap berpikir positif dan menganggap timnya sudah siap untuk menghadapi rintangan yang sulit. “Kami sadar dengan kesulitan yang kami hadapi, tetapi kami adalah Inter dan harus berpikir positif,” lanjutnya. Inter sendiri mengalami permulaan buruk di Serie A, dengan catatan tanpa kemenangan di dua laga sebelumnya. Hal itu sendiri tidak membuat Zanetti khawatir. “Kami bekerja dengan kepercayaan diri tinggi, ini baru awal dan kami harus menemukan performa terbaik. Ada kesempatan untuk menang lawan Bologna, lalu jeda internasional akan memberi kami kesempatan untuk berlatih lagi,” tambahnya. “Saya tidak mengharapkan permulaan seperti ini, tapi begitulah sepak bola. Akan selalu ada kesulitan, tetapi kami harus percaya dengan apa yang dilakukan,” pungkasnya. (gaz/bla)
harry keane
lucas moura
delle ali
Grup Neraka Bukan Masalah
Hasil Drawing Fase Grup Liga Champions 2018/2019
Hasil Drawing Liga Europa 2018/2019
Grup A Atletico Madrid Borussia Dortmund AS Monaco Club Brugge
Grup E Bayern Munich Benfica Ajax AEK Athens
Grup A: Bayer Leverkusen Ludogorets Zurich AEK Larnaca
Grup E: Arsenal Sporting CP Qarabag Vorskla
Grup I: Besiktas Genk Malmo Sarpsborg
Grup B Barcelona Tottenham Hotspur PSV Inter Milan
Grup F Manchester City Shakhtar Donetsk Olympique Lyon Hoffenheim
Grup B: Salzburg Celtic RB Leipzig Rosenborg
Grup F: Olympiakos AC Milan Real Betis Dudelange
Grup J: Sevilla Krasnodar Standard Liege Akhisarsaspor
Grup C Paris Saint-Germain Napoli Liverpool Red Star Belgrade
Grup G Real Madrid AS Roma CSKA Moskow Viktoria Plzen
Grup C: Zenit Copenhagen Bordeaux Slavia Praha
Grup G: Villarreal Rapid Vienna Spartak Moskow Rangers
Grup K: Dinamo Kiev Astana Rennes Jablonec
Grup D Lokomotiv Moskow FC Porto Schalke Galatasaray
Grup H Juventus Manchester United Valencia Young Boys
Grup D: Anderlecht Fenerbache Dinamo Zagreb Spartak Trnava
Grup H: Lazio Marseille Eintracht Frankfurt Apollon
Grup L: Chelsea PAOK BATE Borisov Mol Vidi
MONAKO - Hasil undian Liga Champions 2018/2019 di Grimaldi Forum, Monako menempatkan sejumlah tim di grup nekara. Inter Milan salah satunya. Inter diminta untuk tetap optimistis menghadapi laga meski lawannya sekelas Barcelona, Tottenham Hotspur dan PSV Eindhoven. Tak sedikit yang menyebutnyebut grup tersebut sebagai ‘grup neraka’. Barca dan PSV merupakan juara di liganya masing-masing, sementara Tottenham belakangan adalah langganan empat besar Premier League. Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, menyadari tantangan berat yang akan dihadapi timnya. Namun Zanetti berharap Mauro Icardi dkk. tak gentar menghadapinya. “Kami tahu ada banyak tim yang sangat kuat di turnamen ini dan kami berakhir pada grup yang sulit. Tapi, tim akan mempersiapkan segalanya dengan baik,” ujarnya kepada Sky Sport Italia. “Barcelona lebih dari sekadar Lionel Messi, mereka memiliki pemain hebat lain yang bisa melakukan hal luar biasa dan juga tim yang menjaga penguasaan bola dengan sangat apik,” lanjut dia. Tim asal Italia lainnya yang harus waspada adalah Napoli. Partenopei –julikan Napoli— terundi segrup dengan Paris Saint-Germain (PSG) dan Li-
Javier Zanetti
verpool dan Red Start Belgrade. Jika Red Start Belgrade masuk kategori mudah ditaklukkan, PSG dan Liverpool bukanlah tim yang bisa diremehkan, sebab keduanya punya kualitas skuat yang mumpuni. PSG, yang terus memoles diri demi memenangi Liga Champions, punya skuat berisi Neymar, Kylian Mbappe, Edinson Cavani, Angel Di Maria, dan juga Adrien Rabiot. Selain itu mereka punya sosok berpengalaman seperti Gianluigi Buffon, Dani Alves, dan Thiago Silva. Sementara Liverpool malah musim lalu sudah mencapai final, meski akhirnya kalah dari Real Madrid. Musim ini, kedatangan Naby Keita, Fabinho, Xherdan Shaqiri, dan Alisson menambah kualitas skuat, yang telah berisi Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane, Virgil van Dijk, dan Jordan Henderson.
Melihat peta kekuatan ini, Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti menyebut PSG dan Liverpool sebagai dua tim kandidat juara Liga Champions musim ini. Namun demikian, dia juga menjanjikan Napoli yang solid dan kompetitif. “Ini adalah grup yang sangat sulit. Kami harus menghadapi dua kandidat juara Liga Champions. Tapi, saya meyakini bahwa akan sulit juga bagi mereka saat melawan Napoli,” jelas Ancelotti dilansir Sky Sports. Sementara itu, Pelatih Liverpool, Juergen Klopp mengaku sudah memprediksi Liverpool akan mendapat grup sulit di Liga Champions 2018/2019. Oleh karena itu, ia tak masalah dengan hasil undian. Berada di pot 3, Liverpool sejak awal sudah diperkirakan akan masuk ke dalam grup sulit. Sebab The Reds dipastikan akan menghadapi dua klub besar dari pot 1 dan 2. Klopp sadar betul akan hal tersebut. Manajer asal Jerman itu pun sudah siap untuk memantau kekuatan calon-calon lawan Liverpool. “Saya siap menonton PSG lebih sering lagi, klub yang punya proyek menarik di Prancis bersama Thomas Tuchel. Menghadapi Neymar bagi para pemain Brasil kami seperti bertemu teman kembali, ya semacam itu. Ini menjadi tantangan besar, tapi bagi tim lain menghadapi kami juga sesuatu yang besar,” tuturnya. (dtc)
Benuanta
MANCANEGARA Trump Kembali Curigai Aktivitas Google, Facebook dan Twitter PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump kembali mencurigai twitter, facebook dan google dan menuduh perusahaan teknologi tersebut berusaha membungkam orang-orang. Trump, dilansir dari reuters, saat berbicara kepada media di Gedung Putih, menuduh aktivitas perusahaan tersebut mungkin ilegal, tapi, dia tidak menjelaskan bukti. Trump belakangan mencuitkan bahwa google selama bertahun-tahun menampilkan pidato kenegaraan tahunan state of the union saat masa barack obama, namun, berhenti sejak dia menjabat. Dia
juga menyertakan tangkapan layar laman home google dan mencantumkan tagar #stopthebias. “Menampilkan siaran langsung state of the union Presiden Trump di homepage google.com pada 30 Januari lalu. Google tidak menampilkan pidato perdana presiden di kongres as karena secara teknis bukan pidato state of the union,” kata perwakilan Google. Trump, saat berpidato di Gedung Putih, mengatakan Google, Facebook dan Twitter memperlakukan konservatif dan republik
15
Senin 10 September 2018
secara tidak adil. “Saya rasa ini masalah yang sangat serius karena mereka benar-benar berusaha membungkam sebagian besar negeri ini, dan orang-orang tidak mau dibungkam. Ini tidak benar. Ini tidak adil. Ini mungkin tidak sah, tapi, kita lihat nanti. Kami ingin keadilan,” tegas Trump. Trump sempat menuduh Google melakukan manipulasi di hasil penca rian search karena hanya menampilkan berita buruk tentang dirinya dan menampilkan pemberitaaan dari media yang dia sebut mempromosikan berita palsu. (ant)
CURIGA LAGI : Setelah sempat mengeluarkan pernyataan kontroversial soal media sosial, kini Presiden AS Donald Trump kembali mencurigai aktivitas sejumlah media sosial. foto-foto: internet
Mantan Perdana Menteri Australia Mundur dari Parlemen AUSTRALIA - Mantan Perdana Menteri Australia Malcom Turnbull mengundurkan diri dari parlemen, memicu pemilihan sela yang dapat menjatuhkan pemerintah konservatif yang tidak populer. Para legislator yang tidak puas di Partai Liberal pimpinan Turnbull yang konservatif memilih menteri keuangan Scott Morrison menjadi pengganti Turnbull sebagai perdana menteri dalam rapat partai hari Jumat. Pemerintah ke tinggalan dari Partai Buruh, oposisi yang berhaluan kiri tengah, pada sebagian besar jajak pendapat sejak pemilu Turnbull sebelumnya pada tahun 2016. Turnbull menjadi perdana menteri keempat yang disingkirkan oleh partainya sendiri sejak 2010. Ia memperingatkan bahwa ia akan mundur dari parlemen dan menyebabkan pemilihan sela yang dapat mengorbankan mayoritas satu kursi yang dikuasai pemerintah sekarang ini. Pemilu sela di daerah pemilihan Turnbull yang makmur di Sydney dapat diselenggarakan paling cepat pada 6 Oktober. Ketua DPR Tony Smith mengemukakan dalam suatu pernyataan bahwa ia sedang mempertimbangkan kemungkinan tanggal-tanggal pemilu. Turnbull dikritik oleh mantan Deputi Perdana Menteri Barnaby Joyce karena menolak bertahan di parlemen hingga pemilu mendatang, yang dijadwalkan berlangsung Mei tahun depan. Joyce mengatakan masyarakat akan sangat benarbenar kecewa oleh keputusan Turnbull untuk tidak menuntaskan tiga tahun masa jabatannya. Morrison sendiri hari Jumat 31 Agustus memuji pendahulunya itu. (kha/okz)
Jika Mundur, Duterte Ingin Filipina Dipimpin oleh Diktator Ubah Qatar Jadi Pulau, Pejabat Arab Saudi Isyaratkan Gali Kanal RIYADH - Seorang pejabat senior Arab Saudi mengisyaratkan negaranya akan melakukan penggalian untuk membuat sebuah kanal yang akan mengubah Semenanjung Qatar menjadi sebuah pulau. Rencana penggalian itu diloloskan di tengah sengketa diplomatik antara Saudi dan Qatar. Seperti dilansir AFP, rencana penggalian itu diungkapkan oleh Saud al-Qahtanai yang merupakan penasihat senior putra mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) melalui akun Twitternya. “Saya dengan tidak sabar menunggu detail penerapan proyek Pulau Salwa, proyek historis, yang hebat, yang akan mengubah geografi kawasan ini,” sebut Saud dalam pernyataannya via Twitter. Proyek ini nantinya akan memisahkan Semenanjung Qatar dari daratan utama Saudi. Rencana penggalian ini diungkapkan di tengah sengketa diplomatik antara Saudi dan Qatar yang berlangsung selama 14 bulan terakhir. Saudi bersama sekutunya seperti Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar sejak Juni 2017 lalu. Pemutusan hubungan dilakukan setelah mereka menuding Qatar mendukung terorisme dan terlalu akrab dengan Iran, musuh abadi Saudi. Pemerintah Qatar telah membantah tudingan-tudingan itu. Pada April lalu, situs berita pro-pemerintah Saudi, Sabq, melaporkan rencana pemerintah untuk membangun sebuah kanal atau terusan yang membentang di sepanjang perbatasan Saudi dengan Qatar. Kanal itu dilaporkan akan memiliki panjang 60 kilometer dan lebar 200 meter. Disebutkan laporan Sabq saat itu, sebagian dari kanal tersebut akan digunakan untuk fasilitas limbah nuklir. Proyek penggalian kanal ini disebut akan memakan biaya hingga 2,8 miliar Riyal atau setara Rp 10,8 triliun. Dilaporkan juga oleh surat kabar Makkah pada Juni lalu, bahwa lima perusahaan yang ahli dalam penggalian kanal telah diundang ikut lelang tender proyek ini. Dijadwalkan pemenang tender akan diumumkan pada September ini. Namun nama perusahaan yang diundang tidak diungkap ke publik. (nvc/dtc)
MANILA – Presiden Rodrigo Duterte mengatakan, masalah korupsi dan perdagangan obat-obatan terlarang yang telah mengakar Filipina membuat negara itu lebih baik diperintah oleh seorang diktator jika nantinya dia sudah tidak lagi menjabat. Dalam sebuah pidato pada Kamis, 30 Agustus, Duterte kembali mengungkapkan keinginannya untuk mundur sebelum masa jabatannya berakhir pada 2022. Namun, Duterte enggan menyerahkan jabatan itu kepada Leni Robredo, wakil presiden yang dipilih secara terpisah dan bukan pasangan yang maju bersamanya dalam pemilihan umum. Robredo adalah pengkritik kebijakan perang Duterte melawan narkoba Duterte dan telah bersuara me ngenai ketidaksetujuannya terhadap pemerintahan otoritarian. “Anda lebih baik memilih orang-orang seperti Marcos, itulah yang saya sarankan,” kata Duterte merujuk pada mantan Diktator Filipina, Ferdinand Marcos, sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (31/8/2018). “Dengan suksesi secara konstitusio nal, itu Robredo. Tapi dia tidak bisa meretasnya”. Banyak yang menganggap kekaguman Duterte terhadap Marcos kontroversial. Pasalnya diktator Filipina itu banyak melakukan kekejaman selama masa pemerintahannya sampai digulingkan pada 1986. Ribuan orang ditangkap, dibunuh, disiksa dan hilang di bawah pemerintahan militer Marcos tahun 1970-an. Duterte sendiri telah sering berbicara me ngenai rencananya untuk pensiun karena kekesalannya akan korupsi dan narkotika yang begitu marak di Filipina. Beberapa isu menyebutkan bahwa kesehatannya memburuk, namun “berita palsu” itu segera dibantah oleh Duterte.(dka/okz)
BENUANTA
SELEBRITIS
16
Senin 10 September 2018
VIA VALLEN
Risih Dituding Sudah Tidak Perawan
LUNA MAYA
Ditanya Menikah, Masih Ingin Banyak Bersyukur JAKARTA - Aktris Luna Maya dan kekasihnya, Reino Barack, sudah lama menjalin asmara. Banyak yang mempertanyakan kapan keduanya akan menikah. Namun lagi-lagi pertanyaan itu tak mau dijawab Luna Maya secara langsung. Ia mengaku, untuk saat ini, masih akan lebih banyak bersyukur. “Ya itu saya menjawabnya dengan cara bersyukur. Walaupun banyak orang yang seusia saya udah begini begini. Kayak saya bilang kita kan tidak tahu muaranya kita panjang pendeknya ya kita harus cari tahu lah dengan cara ya go with the flow,” ujar Luna saat ditemui di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Wanita 35 tahun ini pun tetap bersyukur dan mengikuti jalan dari akhir hubungannya dengan pengusaha tersebut. “Kalau emang muaranya ada dan pendek artinya kita dikasih cepet. Kalau muaranya panjang berarti dikasih panjang. Tapi kan bukan berarti tidak bersyukur. Yang penting kita jadi manusia yang baik aja sih,” tambahnya. Sembari memutuskan untuk ke jenjang selanjutnya, Luna juga seringkali meminta wejangan dari sang ibu. “Yang sering dengerin dari mama saja juga. Kalau Ibu saya itu ngerti as long as you are happy gak bisa memaksakan. Nasib dan takdir seseorang kan berbeda beda. Mungkin Kakak saya duluan rejeki orang beda beda. Orang bilangnya enak ya jadi saya. Padahal ada kan orang nggak tau kan apa yang saya alami,” tukasnya. (vep/dtc)
FOTO-FOTO: INTERNET
Maia Estianty dan Mulan Jameela Berdamai? JAKARTA - Hubungan Maia Estianty dan Mulan Jameela diketahui tidak baik. Diduga kuat, Mulan adalah penyebab Maia dan Ahmad Dhani bercerai, meski hal itu telah dibantah oleh Mulan. Namun menurut anak ketiga Maia dan Ahmad Dhani, Dul, sebenarnya keluarga mereka baikbaik saja. Semuanya sudah saling mengerti dan berdamai. “Pada faktanya ayah dan bunda saya berdamai. Al, El, Dul, dan Tante Mulan berdamai. Al, El, Dul, dan adik-adik berdamai. Keluarga saya semuanya fine nggak ada apa-apa,” kata Dul. Hal itu diceritakan Dul usai peluncuran singlenya di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Dul mengakui memang sempat ada konflik setelah
1.TARAKAN - NUNUKAN Jam 07.15 Pagi 2.TARAKAN - NUNUKAN Jam 12.00 Siang 3.TARAKAN - NUNUKAN Jam 15.00 Siang 4.TARAKAN - SEBATIK Jam 09.30 Pagi 5.TARAKAN - SEBATIK Jam 11.30 Siang 6.TARAKAN - SEBATIK Jam 13.30 Siang 7.TARAKAN - BUNYU Jam 10.00 Pagi 8.TARAKAN - DERAWAN Jam 13.00 Jumat 9.TARAKAN - SEBAUNG Jam 13.30 (Carter)
1. NUNUKAN - TARAKAN 2. NUNUKAN - TARAKAN 3. NUNUKAN - TARAKAN 4. SEBATIK - TARAKAN 5. SEBATIK - TARAKAN 6. SEBATIK - TARAKAN 7. BUNYU - TARAKAN 8. DERAWAN - TARAKAN
Jam 08.00 Pagi Jam 09.00 Pagi Jam 11.30 Siang Jam 07.30 Pagi Jam 09.30 Pagi Jam 13.30 Siang Jam 16.00 Siang Jam 14.00 Minggu
9. SEBAUNG - TARAKAN
Jam 06.00 (Carter)
0811 544 5030
kedua orang tuanya bercerai. Namun kini, kondisinya sudah membaik dan baik-baik saja. “Saya juga mengerti dengan pilihannya ayah. Bunda juga. Jadi alhamdulillah keluarga saya nggak ada apa-apa kok. Keluarga saya semuanya fine,” kata Dul. “Sungguh keluarga saya semua baik-baik saja tidak ada apa-apa. Ayah dan Bunda saya berdamai, saya dan Tante Mulan juga berdamai. Karena saya menghargai Tante Mulan yang menemani ayah saya bahkan anak-anaknya Tante Mulan, saya juga berdamai dengan mereka. Dan memang nggak ada apa-apa. Alhamdulilah damai-damai saja,” lanjutnya. (ken/dtc)
FASILITAS SPEED
-SPEEDBOAT BARU (LEBIH CEPAT) -KAPASITAS 60 PENUMPANG -MESIN OUTBOAT BARU -FULL AC & FULL MUSIC -KURSI LUAS DAN NYAMAN -CREWBOAT BERPENGALAMAN -SNACK -ASURANSI
JAKARTA - Selain meng-update kegiatan, Via Vallen juga menggunakan media sosial untuk tempat berkeluh kesah. Berbagai macam curahan hati diungkapkannya di sana. Terbaru, penyanyi dangdut itu menulis kritikan tentang penilaian kepada seorang perawan. Menurutnya, aneh bila oknum tertentu menilai orang perawan hanya dari fisik. “Jaman dulu mungkin yang pedes itu omongan, tapi jaman sekarang yang pedes itu ketikan. Miris banget jaman sekarang keperawanan hanya dinilai dari segi fisik,” ungkap Via Vallen lewat Instagram Story miliknya. “Dan yang jadi korban adalah mereka yang bertubuh gendut dianggap sudah enggak perawan bahkan sudah punya anak. Yang lebih parahnya lagi yang beranggapan demikian itu perempuan juga,” lanjutnya. Pelantun Sayang tersebut mengaku risih melihat komentar orang-orang yang berpikir seperti itu. Sebab dia menilai keperawanan tidak bisa dinilai lewat fisik saja. Apalagi komentar tersebut kini kerap ditemui di media sosial. Tidak terkecuali komentar dari oknum perempuan juga. “Demi Allah sebenarnya aku risih banget nulis ginian, ngebahas soal ‘Perawan’ bagi sebagian perempuan termasuk aku itu sebenarnya ‘SARU/RISIH’. Tapi aku terlalu gemas sama ketikan beberapa perempuan yang suka menghina fisik sesama perempuan. Semua perempuan pasti pengin punya tubuh ideal, sexy dan ramping,” jelas Via Vallen. Belum diketahui apa maksud Via Vallen menyampaikan keluh kesah tersebut. Namun kuat dugaan dirinya sempat menerima tudingan seperti itu. Sebab beberapa waktu lalu Via Vallen diterpa isu diri pernah bersuami dan sudah punya anak karena beredar foto jadul diduga dirinya. Namun perempuan asal Sidoarjo itu membantahnya. (mg3/jpnn)