Skip to main content

Ibu Kota Pindah, Apa Untungnya Buat Kaltara?

Page 1

HARGA DI TARAKAN: Rp 10.000,-

KORAN MINGGUAN Edisi XLVII w w w. b enua nta . co. id

SENIN 9 SEPTEMBER 2019

email:redaksibenuanta@gmail.com

BACAANNYA MASYARAKAT KALIMANTAN UTARA

IBU KOTA PINDAH, APA UNTUNGNYA BUAT KALTARA?

KAB. NUNUKAN KAB. TANA TIDUNG KOTA TARAKAN KAB. BULUNGAN

KAB. BERAU

KAB. MALINAU

KAB. KUTAI TIMUR

KOTA BONTANG KAB. KUTAI KARTANEGARA KAB. KUTAI BARAT

Perbatasan Rawan, Anggaran TNI-Polri Harus Ditingkatkan KABAR pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi topik pembicaraan warga Kalimantan Utara (Kaltara) belakangan ini. Tak hanya soal pemindahannya yang menggunakan anggaran hampir Rp 500 triliun, pemindahan pusat pemerintahan ini juga dibumbui perdebatan politik yang cukup pelik. TIDAK HANYA MASALAH sosial dan ekonomi, Kesiapan menghadapi kejahatan, seperti HUMAN trafficking (perdagangan manusia), terorisme, illegal logging, illegal fishing, penyelundupan senjata, penyelundupan barang, narkoba, perampokan dan lainnya AKAN DIHADAPI Kaltara. LALU APA UNTUNGNYA IBU KOTA NEGARA?

0551-382 3062 0822 5479 8852

KOTA SAMARINDA

KOTA BALIKPAPAN KAB. PENAJAM PASER UTARA KAB. PASER

B ac a s e l an j u t n ya d i h a l a m a n 8 - 9 Pencinta Kopi: “Ibu kota pindah, apa untungnya buat Kaltara, Bung?” Bung Anta: “Lumayan kalau kecipratan proyek, Bung, cari artis juga deket, hehe..”


2

Senin 9 september 2019

FOTO-FOTO : HUMAS PEMKAB MALINAU

Bupati Yansen : Wisata adalah Salah Satu Kekuatan yang Besar

PELATIHAN : Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si memberikan pengarahan kepada peserta Kegiatan pemandu wisata.

B u pat i Ya n s e n B u k a P e l at i h a n Pa n d u W i s ata MALINAU – Kegiatan pemandu wisata yang diselenggarakan selama tiga hari, secara resmi dibuka oleh Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si di Ruang Laga Fratu Kantor Bupati Malinau, Selasa (3/9). Kegiatan ini sebagai upaya meningkatan dan pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Malinau yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Malinau. Dalam sambutannya, Bupati Yansen TP menyampaikan bahwa Malinau memiliki kekayaan dan potensi yang dapat dikelola. “Kenapa? Karena Malinau memiliki keragaman budaya dan etnis yang terdiri 11 etnis. Belum lagi potensi alam yang luas. Jika itu dikelola dengan baik, tentu menjadi sebuah kekuatan yang besar,” ungkap Bupati. Lebih lanjut, Bupati mengatakan, dalam rangka berpikir konsep pembangunan yang lebih besar adalah pariwisata. “Kalau ini dijadikan salah satu potensi tidak salah. Karena di dunia

salah satu penopang devisa terbesar di negaranegara maju adalah pariwisata,” tegasnya. Bupati menyebutkan, sektor pariwisata itu berbagai macam, di antaranya wisata buatan, wisata alam. Wisata budaya dan beberapa wisata lainnya yang dapat dikembangkan di Bumi Intimung ini. “Jadi wisata adalah salah satu kekuatan yang besar. Apalagi Malinau memiliki potensi baik di Indonesia,” terangnya. Oleh karena itu, Bupati mengharapkan kepada peserta yang mengikuti pelatihan pemandu wisata ini untuk lebih serius. Sebab, kegiatan ini bukan sekedar seremonial atau suatu program saja. Namun, memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta bagaimana menggali potensi alam yang ada di Malinau ini. “Apalagi ini merupakan pelatihan yang pertama. Sehingga bisa menjadi pelaku sejarah di sektor pariwisata,” pungkasnya. (hms/kal)

100 Peserta Siap Ikuti PEDA KTNA 2019 di Tanjung Selor MALINAU - Bupati Malinau, Dr. Yansen TP, M. Si secara resmi melepas 100 peserta untuk mengikuti Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2019, yang digelar di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, mulai tanggal 8 sampai 12 September 2019. Pelepasan peserta dilaksanakan di Ruang Laga Feratu Kantor Bupati Malinau, Rabu 4 September 2019,

ditandai dengan pengalungan tanda peserta oleh Bupati Yansen TP. Dalam sambutannya, Bupati Yansen TP mengharapkan kepada peserta Peda KTNA agar membawa nama baik Kabupaten Malinau, baik dalam tutur kata, penampilan dan sikap. “Bawalah diri bapak ibu dalam forum ini dengan baik, capailah hasil, pulang dengan semaksimal. Berubah sebagai seorang tokoh petani, mengubah Malinau dengan pengetahuan

yang dimiliki,” harapnya. “Selamat melaksanakan aktivitas di KTNA Provinsi Kalimantan Utara, semoga bapak dan ibu sukses dan membawa hasil yang maksimal untuk membangun dunia pertanian Malinau,” pungkasnya.(hms/kal) PELEPASAN : Bupati Malinau, Dr. Yansen TP, M. Si mengalungkan tanda peserta untuk mengikuti Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Tanjung Selor.

HUMAS PEMKAB MALINAU


DERAP NUSANTARA

Senin 9 September 2019

3

DOK. SETKAB

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memimpin rapat terbatas membahas antisipasi perkembangan perekonomian dunia di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (4/9/2019).

PRESIDEN JOKOWI: INDONESIA PERLU “PAYUNG” ANTISIPASI RESESI EKONOMI

HUMASPROVKALTARA

RESKAL : Kepala DPMD Kaltara, Wahyuni Nuzban didampingi Koordinator Pendamping Wilayah 3, KemendesPDTT, Agus Nugroho, menjadi salah satu narasumber pada Respons Kaltara di Kedai 99, Selasa (3/9).

Dana Desa Beri Kontribusi Positif TANJUNG SELOR - Pengembangan desa menjadi salah prioritas pemerintah baik pusat maupun daerah. Pasalnya, desa menjadi ujung tombak pembangunan yang ada di daerah. Melalui alokasi dana desa, pemerintah berharap desa di daerah dapat berkembang. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kaltara, Wahyuni Nuzban mengungkapkan, program alokasi dana desa yang dilaksanakan sejak tahun 2015 hingga 2018 sudah banyak memberikan kontribusi positif bagi daerah di Kaltara. “Program ini sudah berhasil meningkatkan pelayanan sosial dasar, dan telah berdampak pada kesejahteraan masyarakat,”kata Wahyuni Nuzband saat menjadi narasumber pada Program Respons Kaltara, Selasa (3/9). Dalam waktu 5 tahun terakhir, pembiayaan dana desa melalui anggaran pendapatan belanja negara (APBN) terus meningkat. Bahkan saat ini dana desa yang dikurukan oleh pemerintah pusat terhadap daerah di seluruh Indonesia sebesar Rp 187 Triliun. Kalau untuk dana desa yang diterima oleh 447 desa di Kaltara mulai tahun 2015 hingga 2019 sudah mencapai Rp 1,6 triliun. Pasalnya, tiap tahun dana desa yang di terima terus meningkat. Tahun ini saja dana desa di Kaltara sebesar Rp 463 miliar yang tersebar di 447 desa di Kaltara,”beber Wahyuni.(*)

BI Genjot Ekspor Manufaktur Tekan Defisit Transaksi Berjalan JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan menggenjot kinerja industri manufaktur berorientasi ekspor dengan membuat sektor itu semakin terhubung antarindustri dan antarwilayah untuk menekan defisit transaksi berjalan. “Selama (defisit) ‘current account’ tidak bisa diatasi, pertumbuhan ekonomi tidak bisa naik di atas lima persen,” kata Kepala Grup Sektoral dan Regional Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Endi Dwi Cahyo usai seminar nasional terkait manufaktur di Jakarta, Rabu. Menurut dia, perlu didorong hilirisasi komoditas industri misalnya nikel yang di hilir diproduksi menjadi baterai untuk mobil listrik. Dengan demikian, lanjut dia, akan terjadi koneksi antarindustri dan antarwilayah atau “linkage” sehingga bahan baku yang sebelumnya impor dapat ditekan dan pada akhirnya juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Dia menjelaskan strategi yang akan dilakukan yakni dengan integrasi dan koordinasi bertahap dengan fokus pada tiga sektor manufaktur prioritas yakni otomotif, tekstil dan alas kaki. Ketiga sektor itu, kata dia, memiliki daya saing dan merupakan komoditas yang banyak diekspor dibandingkan impor. Tiga sektor manufaktur prioritas versi BI itu juga dibahas dalam seminar nasional manufaktur dengan menghadirkan industri dan pemerintah daerah.(*)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa dalam mengantisipasi perkembangan ekonomi global yang telah mengalami perlambatan dan kemungkinan terjadinya resesi itu semakin besar, perlu “payung” yang harus disiapkan. “Kalau hujannya besar, kita nggak kehujanan. Kalau gerimis kita ya nggak kehujanan, syukur nggak ada hujan dan nggak ada gerimis, tapi angka-angka menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi global sudah mengalami perlambatan dan kemungkinan resesi akan semakin besar,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas (ratas) membahas antisipasi perkembangan perekonomian dunia di Kantor Presiden Jakarta, Selasa. Kepala Negara mencontohkan depresiasi mata uang Yuan China dan Peso Philipina sudah terjadi akibat perlambatan ekonomi global. “Tantangan itu harus kita antisipasi, kita hadapi, dan kita harapkan langkahlangkah antisipatif sudah benar-benar secara konkret,” kata Presiden Jokowi. Presiden berharap pertumbuhan eko-

nomi Indonesia terhindar dari resesi yang potensinya semakin besar ini. Presiden Jokowi mengatakan jalan yang paling cepat menghadapi perlambatan ekonomi global adalah investasi. “Kuncinya hanya ada di situ nggak ada yang lain,” katanya. Untuk itu Presiden Jokowi minta seluruh kementerian yang berkaitan dengan ekonomi menginventarisir regulasi-regulasi yang menghambat dan memperlambat pertumbuhan ekonomi. “Regulasi-regulasi yang membuat kita lamban itu betul-betul mulai diinventarisir dan nanti seminggu lagi kita akan bicara mengenai masalah bagaimana segera menyederhanakan peraturan-peraturan yang menghambat dan memperlambat itu,” katanya. Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa informasi dari investor-investor yang ditemui dan catatan yang disampaikan oleh Bank dunia ada masalah internal dalam negeri yang menghambat investasi Indonesia. Presiden mencontohkan pada dua bulan yang lalu ada 33 perusahaan di China keluar

PANEN : Kepala Batan Anhar Riza Antariksawan (dua dari kiri) dan Bupati Mudi Rawas (kiri) ikut memanen padi varietas kahayan di Desa G1 Mataram Kecamatan Tugumulyo, Rabu (04/09/2019).

dan 23 memilih di Vietnam dan10 lainnya perginya ke Malaysia, Thailand, dan Kamboja. “Nggak ada yang ke kita, tolong ini digarisbawahi. Ini berarti kita memiliki persoalan yang harus kita selesaikan,” katanya. Jokowi mengungkapkan kekalahan dari Vietnam karena negara tersebut hanya butuh dua bulan untuk mengurus investasi yang masuk dan ini berbeda dengan di Indonesia yang butuh waktu bertahun-tahun. “Kalau mau pindah ke Vietnam itu hanya butuh waktu dua bulan rampung semuanya, kita bisa bertahun-tahun. Penyebabnya itu nggak ada yang lain,” jelasnya. Untuk itu, Presiden meminta mengumpulkan regulasi-regulasi itu arahnya untuk mempersingkat waktu izin investasi masuk. “Sekali lagi, masalah itu ada di internal kita sendiri, ada kunci kita keluar dari perlambatan pertumbuhan ekonomi global ada di situ. Dan itu bisa memayungi kita dari kemungkinan resesi yang global yang semakin besar, itu juga ada di situ,” kata Presiden Jokowi.(*)

ANTARA/MARTHA HERLINAWATI SIMANJUNTAK

Musi Rawas Panen Perdana Padi Unggul Kahayan SUMATERA SELATAN - Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Anhar Riza Antariksawan bersama Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan dan pejabat pemerintah lainnya ikut memanen padi varietas Kahayan saat panen perdana padi unggul itu di Desa G1 Mataram, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Rabu. Padi unggul varietas Kahayan hasil rekayasa Batan bisa tumbuh di lahan kering, tahan wereng, dan bisa lebih cepat dipanen. “Ha-

rapannya di sini bisa mandiri, tapi tetap saja kalau kita punya benih baru yang bisa dimanfaatkan petani di sini tentu kami dengan senang hati membagikan ke Bapak, Ibu semua,” kata Anhar di sela acara panen padi unggul itu, yang disebarkan kepada petani setempat oleh Agro Techno Park Kabupaten Musi Rawas. Lahan seluas 200 hektare di wilayah Kabupaten Musi Rawas ditanami padi Kahayan dan Tropiko, varietas padi unggul hasil rekayasa Batan. Kepala Bidang

Pertanian Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi Batan Irawan Sugoro mengatakan benih padi varietas Kahayan selain tahan hama wereng dan lebih tahan rebah, sudah bisa dipanen pada usia 110 sampai 115 hari. “Keunggulan padi varietas Kahayan ini tahan hama, produksinya lebih tinggi, dan panennya lebih cepat,” katanya. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas Tohirin mengatakan lahan padi Kahayan bisa menghasilkan 8,6 ton gabah kering panen atau 7,38 ton gabah kering giling per hektare.(*)


Bulungan

Senin 9 September 2019

Norhayati dan Yancong Pimpin DPRD Kaltara Sementara TANJUNG SELOR – Dari 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara yang dilantik, dua nama yang menjadi pimpinan. Yakni Norhayati Andris dari PDIP sebagai ketua sementara dan Yancong dari Partai Gerindra sebagai wakil ketua sementara. Karena diberikan amanat oleh masyarakat Kaltara, maka semua anggota DPRD sudah mulai bekerja. “Secepatnya kita bekerja, akan tancap gas untuk menuju ketua defenitif,” ujar Norhayati kepada benuanta.co.id,

PELANTIKAN : Prosesi pelantikan anggota DPRD Kaltara yang digelar Rabu, 4 September 2019 di Tanjung Selor.

Rabu 4 September 2019. Dirinya bersama anggota lainnya saat ini belum bisa berbuat banyak, hanya saja terus berproses hingga yang menjadi tugas saat menjabat pimpinan sementara harus segera ditunaikan. Pasalnya tugas pokok pimpinan sementara DPRD Kaltara adalah memimpin rapat DPRD, memfasilitasi pembentukan fraksi, memfasilitasi perumusan rancangan peraturan DPRD tentang tata tertib DPRD dan memproses penetapan pimpinan DPRD defenitif.

“Jadi kita takkan berlama-lama, secepatnya sudah harus menyusun program kerja dari anggota terpilih,” bebernya. Segera berbenah, apalagi harus menyelesaikan anggaran tahun 2020. Ini supaya pemerintah yakni satuan kerja perangkat daerah (SKPD) cepat melakukan lelang pekerjaan. Dirinya menginginkan cepat menyelesaikan internal DPRD, agar semua pekerjaan yang menanti segera terselesaikan. “Kita akan segera membentuk fraksi, setelah itu akan menyampaikan usulan

fraksi-fraksi untuk dimasukkan ke dalam panitia khusus tata tertib (Pansus Tatib) DPRD,” jelasnya. Salah satu tugas yang ingin memperjuangkan adalah hak-hak kaum perempuan. Dirinya pun tidak minder walaupun anggota DPRD Kaltara yang baru hanya beberapa orang perempuan. Namun akan berjuang agar perempuan mendapatkan kesetaraan seperti kaum laki-laki. “Kita anggota DPRD Kaltara hanya ada 4 orang perempuan. Untuk itu

Kembalikan Fungsi Sungai Selor, Dilakukan Kerja Bakti Massal

Jhony Laing Impang Siap Maju di Pilkada Kaltara 2020

BERJIBAKU: Tampak semua orang berjibaku dalam mengambil eceng gondok dari dalam sungai.

TANJUNG SELOR – Dengan kondisi Sungai Selor dan Sungai Buaya dipenuhi oleh tumbuhan eceng gondok, membuat aliran airnya tidak lancar bahkan sudah tertutup dan dangkal. Sejak pagi, Selasa 3 September, masyarakat bersama pemerintah serta dari personel kepolisian dan TNI, berkumpul untuk melaksanakan kerja bakti missal, melakukan pembersihan eceng gondok yang membludak di kedua sungai itu. “Jadi hari ini Gerakan Indonesia Bersih, yakni melaksanakan kerja bakti massal,” ungkap Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit melalui Dir Binmas Polda Kaltara, Kombes Pol Moh. Yamin Sumitra kepada Benuanta.co.id, Selasa 3 September 2019. Atas dasar inisiatif dari komunitas peduli lingkungan, lalu dari Polda Kaltara di akomodir oleh Wakapolda Kaltara, Kombes Pol Zainal Arifin Paliwang. Maka kerja bakti massal itu diikuti setidaknya kurang lebih 1000 orang, yang tersebar di beberapa titik di atas Sungai Selor dan

SURAT KABAR MINGGUAN BENUANTA DIKELOLA DAN DITERBITKAN PT. ZARAH BENUANTA UTAMA

Sungai Buaya yang terletak di wilayah Kelurahan Tanjung Selor Hilir dan di Kelurahan Tanjung Selor Hulu itu. “Yang terlibat dalam kerja bakti ini ada dari personel TNI Polri, masyarakat, pemerintah dan komunitas,” ucapnya. Kata dia, tujuan dari pembersihan gulma air ini sendiri, supaya fungsi sungai yang selama ini tersendat kembali berfungsi dan mengalir. Pasalnya selama ini permukaannya semakin dangkal, padahal dulunya dijadikan sebagai alur transportasi masyarakat. “Jadi ada unit perahu masyarakat yang terlibat, 16 perahu di bawah Jembatan Meranti yang berada hilir dan 50 perahu yang hulu,” sebutnya. “Ada 4 tujuan prinsip kerja bakti massal pembersihan eceng gondok ini, pertama mengembalikan dan memaksimalkan fungsi kedua sungai ini. Ini ‘kan digunkaan sebagai akses transportasi masyarakat Tanjung Selor, khususnya nelayan dalam melakukan aktifitas kesehariannya,” sambungnya.

Selama ini air baku PDAM di Tanjung Selor berasal dari aliran sungai ini, jika airnya menjadi dangkal maka bahan baku akan jauh dan butuh tempat baru untuk pembangunan PDAM baru. Dia menuturkan, dengan bergotong royong meningkatkan dan menumbuh kembangkan kesadaran komponen pemerintah maupun masyarakat terhadap kepeduliaan lingkungan dan kebersihan Kota Tanjung Selor. “Secara historis Kota Tanjung Selor lahir karena adanya Sungai Selor, namun kondisi Sungai Selor saat ini sangat memprihatinkan,” bebernya. Mirinya lagi, di sungai masih ditemukan adanya buangan sampah dari oknum warga, dan di atas sungai pun masih didapati bangunan jamban. Jika hal ini kurang mendapatkan perhatian atau adanya pembiaran, maka tidak menutup kemungkinan Sungai Selor akan tidak terlihat lagi. “Kalau kita Google Map Tanjung Selor bisa jadi sungai ini tidak akan terlihat lagi,” ungkapnya.(dm)

TARAKAN – Menjadi partai pemenang pemilu 2019 lalu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Kaltara akan menurunkan kadernya untuk maju dalam pilkada 2020 mendatang. Saat dikonfirmasi, Selasa (2/9) Ketua DPD PDIP Kaltara, Jhonny Laing Impang mengatakan, pada Pilkada Kaltara 2020 mendatang, dirinya akan maju mencalonkan diri sebagai calon gubernur atau wakil gubernur. “Nanti pendaftaran, karena banyak yang mendukung saya. Saya siap maju untuk mendaftar di PDIP agar diusung maju,” ungkapnya saat dihubungi benuanta. co.id melalui telepon seluler. Selain itu, Ia mengaku setelah pulang dari Kongres PDIP lalu, pimpinan pusat yakni Megawati Soekarno Putri mengintruksikan agar kader PDIP bisa maju bertarung untuk Pilakada serentak ini. “Jadi bu Mega sudah sampaikan agar kader PDIP bisa maju,

saya akan mewakili kaum perempuan agar mendapatkan kesetaraan,” ucapnya. “Maka saya akan memperjuangkan permasalahan perempuan yang ada di Kaltara. Khususnya daerah perbatasan, agar tidak ada lagi kejadian perdagangan manusia,” sambungnya. Serta untuk anak-anak para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tidak sempat dibawa orang tuanya untuk bekerja di Malaysia agar diberikan perhatian. (dm/kal)

Jhonny Laing Impang apalagi saat ini PDIP sebagai partai pemenangan,” terangnya. Saat ini, dirinya juga belum bisa menentukan apakah pimpinan pusat mendukung dirinya maju nanti. Jika nantinya ada pilihan yang dinilai lebih baik, dirinya mengaku akan legowo dengan keputusan partai. “Kan banyak peserta yang akan mendaftar agar diusung PDIP. Jadi prinsipnya saya juga akan ikut seleksi, karena yang menentukan itu PDIP pusat. Jadi saya akan tetap legowo,” ujar dia. Selepas itu, dirinya akan tetap mencoba. Apalagi ini merupakan amanah teman pengurus yang siap berjuang untuk dirinya maju di pilkada 2020. Namun berbicara soal pengusungan PDIP, akan tetap netral dalam penjaringan dan pendaftaran. “Nanti waktu penjaringan, dari kader maupun dari eksternal yang ikut dalam penjaringan akan tetap menjalani seleksi secara terbuka,” tukasnya.(*/bn2)

BADAN HUKUM PERSEROAN SK MENTERI HUKUM & HAK ASASI MANUSIA RI NOMOR AHU-0038885.AH.01.01 TAHUN 2018, SIUP. NO: 17-03/PM/362/XIX/2/2018. NPWP 85.817.237.2-723.000. NOTARIS : MUCHLIS TABRANI, SH. Penasihat: Kombes Pol Drs Zainal Arifin Paliwang, SH, MHum. Komisaris: Rachmawati SE. Direktur : Nur Aksa Yahya

Alamat Kantor: Jl. Gajah Mada, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Email : redaksibenuanta@gmail.com. Nomor Telepon & FAX : (0551) 382-3062

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: M. Yanuddin, Sekretaris: Dayana S.Pd, Redaktur: H Andy Mutholib, Kepala Biro Nunukan: Sultan, Staf Redaksi: Nicky Saputra, Ramli (Tarakan), Darmawan (Nunukan), Heri (Bulungan), Rico Jeferson, Yogi Wibawa, Mathew Umum:

Wartawan Surat Kabar Mingguan Benuanta dalam menjalankan tugas dibekali tanda pengenal, surat tugas dan namanya tercantum di susunan redaksi. Segera laporkan segala bentuk dan tindakan melanggar hukum dan Kode Etik Jurnalistik yang mengatasnamakan Surat Kabar Mingguan Benuanta.

Heru, Tata Letak: Firman Pamungkas, Heri, Iklan dan Sirkulasi: Muhammad Said, Hamzah, Kepala Percetakan: Bisma.


Senin 9 September 2019

5

Bupati Laura: TV Digital Ciptakan Keadilan Sosial

NUNUKAN – Sebelum launching televisi digital di perbatasan Nunukan, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) mengadakan Konferensi Pers dengan awak media lokal dan nasional saat tiba Krayan. Kegiatan ini dilaksanakan di Bambu Kuning Restoran Nunukan, Jumat (30/8) malam. Disampaikan Menkominfo Rudiantara, S.Stat, MBA, dipilihnya Nunukan untuk diterapkan program televisi digital karena ada penyiarannya, ada telekomunikasinya, ada internetnya. Sehingga pemerintah hadir di perbatasan yang biasanya menonton TV negara Malaysia. “Dengan hadirnya digital tv ini, warga perbatasan, salah satunya Kabupaten Nunukan bisa menyaksikan atau menonton tv Indonesia. Kalau dibiarkan, ada ketertinggalan informasi. Sehingga jangan sampai meninggalkan saudarasaudara kita yang ada di perbatasan,” kata Rudiantara, Sabtu 31 Agustus 2019. Sebagai bagian dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, BAKTI yang ditugaskan dalam membangun prasarana telekomunikasi di area terdepan, terluar dan tertinggal (3T), maka siaran digital merupakan hal yang didukung penuh oleh pemerintah pusat maupun pemerintah

daerah Kabupaten Nunukan sendiri. Melihat geografis Kabupaten Nunukan yang terdiri dari 19 kecamatan dan 236 desa yang secara langsung berbatasan dengan Tawau Sabah, Malaysia. Terpisah, Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan, terkait peluncuran televisi digital di perbatasan dinilai tepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah dan menciptakan keadilan sosial hingga ke wilayah perbatasan. Kebutuhan informasi yang tepat, cepat dan akurat di era perkembangan teknologi yang begitu pesat ini, sudah tidak dapat lagi dipungkiri dan wajib untuk dipenuhi. Dengan kemajuan teknologi yang tersebar hingga ke daerah pelosok perbatasan, maka hal tersebut menjadi jalan pembuka keterisolasian daerah terpencil. Terbukanya akses informasi menjadi hal yang sangat penting karena dapat membuka wawasan dan memberikan edukasi. Sehingga secara tidak langsung dapat memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya telivisi digital ini, Bupati berharap agar program ini dapat benar-benar menyentuh masyarakat, yang selama ini terbatas memperoleh akses informasi melalui media televisi.(day)

WAWANCARA : Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid saat melayani wawancara media.

Pesan Rudiantara : Jangan Gunakan Internet untuk Hal Negatif TARAKAN – Menteri Kominfo Rudiantara di tengah kunjungan kerja (Kunker) ke Krayan, Kabupaten Nunukan belum lama ini mengatakan kepada kepala adat agar selaku orang tua dapat memberikan pengawasan terhadap penggunaan internet bagi pelajar. Tak jarang ada yang salah menggunakan internet untuk hal-hal negatif. “Internet ini bisa seperti pedang bermata dua, bisa menjadi alat yang bagus, seperti pisau dipakai meraut, dipakai memotong sayur untuk memasak tapi bisa juga untuk melukai orang. Ini juga demikian dengan internet,” ungkap Rudiantara. Internet dalam melengkapi proses belajar mengajar akan disosialisasikan secara bertahap dalam pemanfaatannya bagi dunia pendidikan. “Jadi mungkin

kita harus secara bertahap, pendidikannya, literasinya untuk menggunakan internet dengan baik dan benar. Kalau tidak, tidak ada batasannya,” jelasnya. “Sedangkan anak didik kita yang menggunakan internet tanpa diajari terlebih dahulu, itu bisa nanti menggunakan hal-hal yang negatif,” sambungnya. Rudiantara memberikan contoh di daerah-daerah lain di Indonesia yang mendapatkan jaringan 4G sudah berjalan dengan baik, akses internet mudah, wifi sudah gratis banyak di mana-mana, akibatnya orang juga dengan mudah memposting konten–konten negatif. Bisa berita bohong, bisa berita yang menghasut, bisa yang memprovokasi, bisa yang mengadu domba. Ini yang sebenarnya kita hadapi sekarang dengan

KUNKER : Menteri Kominfo Rudiantara (kanan) didampingi Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid saat berada di Nunukan.

saudara-saudara kita Papua. “Barangkali tidak banyak di daerah ini, Krayan ini yang mempunyai akun media sosial, sehingga tidak memposting kontenkonten yang negatif, tidak seperti daerahdaerah lain di Indonesia,” terangnya. Menurutnya, di daerah perbatasan utara Indonesia seperti Krayan dan sekitarnya akan dilengkapi BTS sehingga dapat mengakses internet. “Jadi kalau di sini ada berapa desa ya segitulah BTS-nya akan diadakan, jadi secara bertahap dan tidak ada sekolah yang tidak terhubung dengan internet, tidak ada puskesmas yang tidak terhubung dengan internet, untuk kita bisa melayani masyarakat Indonesia dengan lebih baik,” pungkasnya Menkominfo. (raz)

KKN di Perbatasan Berakhir, Mahasiswa Gelar Festival NUNUKAN – Berakhirnya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, namun tak ingin mengakhiri keakraban dan kebersamaan dengan masyarakat Sebatik Barat begitu saja tanpa kesan di hati. Terhitung sudah 2 bulan KKN Generasi Bakti Negeri (GBN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melakukan ajaran dari Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian Masyarakat di 3 desa di Kecamatan Sebatik Barat, yaitu Desa Bambangan, Desa Liang Bunyu dan Desa Setabu. Pengabdian ini berfokus kepada Pendidikan, Pemberdayaan, Agama, dan Teknologi. Dalam setiap aspek yang dibawakan oleh KKN GBN, Saudara Sebatik Project 5 (SSP5) UMY

ini memiliki output yang kemudian ditampilkan pada acara besar sekaligus pamitan kepada masyarakat Sebatik Barat, dengan mengadakan festival yang digelar selama 2 hari di Lapangan Bola desa Liang Bunyu. Dengan pertunjukan seni budaya, perlombaan tumpeng oleh ibu-ibu PKK hingga fashion show dan pemilihan duta Sebatik Barat. Masyarakat pun terlihat antusias mengikuti kegiatan berbagai lomba yang telah disiapkan oleh KKN GBN UMY pada acara Saudara Sebatik Festival. Selain itu antusias masyarakat semakin menambah dengan menyaksikan hiburan yang dilaksanakan para mahasiswa KKN GBN UMY. Gelak tawa dan tingkah menggemaskan yang sangat lucu dari para peserta fashion show hingga moment haru mewarnai malam

KEGIATAN : Komunitas Generasi Bakti Negeri, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sedang melakukan pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN).

perpisahan dari KKN GBN UMY. Selama menjalani KKN kurang lebih dua bulan, tim Komunitas Generasi Bakti Negeri, Saudara Sebatik Project 5 ini berasal dari seluruh pulau di nusantara, mereka mengaku diterima dengan sangat baik oleh masyarakat. Para mahasiwa itu bahkan merasa sudah dianggap sebagai keluarga sendiri

oleh masyarakat. Sehingga meskipun berada jauh dari para orang tuanya, namun mereka merasa seolah memiliki keluarga baru yang selalu membantu dan mendukung segala aktivitasnya. “Tidak heran jika acara malam itu terasa mengharukan,” kata Ketua Generasi Bakti Negeri, Saudara Sebatik Project 5, Muhammad Isa Anshari, Rabu 4 September 2019.

Pulau Sebatik dalam beberapa tahun terakhir ini memang sering dijadikan lokasi KKN dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Mulai dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), hingga Institus Pertanian Bogor (IPB) tercatat pernah melaksanakan KKN di Pulau Sebatik, maupun universitas yang ada di Kalimantan Utara.(day)


6

Senin 9 September 2019

ILUSTRASI

Asnawi Arbain M.Hum

PAN Buka Peluang Non Kader untuk Penjaringan Calon

TARAKAN – Partai Amanat Nasional (PAN) masih belum bisa menentukan adanya kader untuk maju dalam Pilkada 2020 mendatang, tak terkecuali untuk daerah Kaltara. Selain itu, dalam pemilu 2019 lalu, PAN hanya mendapat 2 kursi di DPRD Provinsi. Hal itu yang membuat PAN harus berkoalisi untuk memenuhi syarat pengusungan. “Jadi harus ada 5 kursi untuk melakukan pengusungan, jadi kami harus memenuhi syrat tersebut,” kata Asnawi Arbain M.Hum, Ketua DPW PAN Kaltara, Selasa (3/8) kepada benuanta.co.id. Kemudian, dirinya mengungkapkan bahwa kader PAN yang ingin mendaftar untuk maju tidak menjadi persoalan. Lantaran PAN akan bersifat profersional dalam menentukan paslon yang akan diusung. “Jadi dari luar kader maupun kader nanti akan diseleksi oleh tim penjaringan, yang data tersebut akan diserahkan kepada DPP pusat,” terangnya. Tidak hanya itu, Asnawi menjelaskan saat ini tidak ada arahan dari PAN pusat untuk mewajibkan kader maju dalam Pilkada. Karena menurutnya, itu menjadi persoalan lain, ketika PAN

menjadi partai pemenang dalam pemilu lalu, kemungkinan itu akan diambil. “Tapi saat ini PAN masih kekurangan 3 kursi untuk menunjuk itu, makanya PAN harus berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi syarat tersebut,” tuturnya. Lanjutnya, sejauh ini belum adanya paslon yang mendekati PAN secara komunikasi untuk pengusungan. Menurutnya, saat ini para kandidat yang akan bertarung dalam pilkada nantinya masih belum terlihat secara langsung. “Saat ini kan, para kandidat masih wait and see, yang dimaksud masih menunggu dan melihat situasi yang memungkinkan, kayaknya ramainya akan terjadi di akhir tahun,” jelasnya. Rencananya penjaringan yang dilakukan partai PAN akan panjang. Dari hasil yang diketahui, pendaftaran untuk bakal calon (Balon) itu akan dibuka KPU pada Juni mendatang. “Kalau memang seperti itu, dari pengalaman sebelumnya bahwa penutupan penjaringan PAN akan dilaksanakan sebulan sebelum pendaftaran di KPU,” tukasnya.(*)

Pilkada Kaltara 2020, PDIP dan Gerindra Bisa Saja Berkoalisi TARAKAN – Sempat menjadi rival dalam pertarungan Pemilu 2019, PDIP dengan Gerindra kemungkinan akan bisa berkoaliasi dalam Pilkada serentak di Kaltara. Hal itu disampaikan oleh ketua DPD PDIP Kaltara, Jhony Laing, Selasa (2/9). Dalam pilkada 2020, PDIP yang merupakan tim pemenangan masih belum menentukan akan berkoalisi dengan parpol mana. Saat ini, dirinya akan memfokuskan untuk pengu-

sungan kandidat dalam pilkada nantinya. “Belum tahu akan berkoalisi dengan siapa nanti dalam pilkada,” ungkapnya. Walaupun sempat diisukan bahwa partai PDIP akan menjadi rival dengan Gerindra di pilkada serentak ini, namun itu belum bisa dipastikan. Menurut Jhony Laing, koalisi partai merupakan bentuk strategi yang dilakukan setiap partai untuk memenangkan bacalon nantinya. “Kita lihat dulu, karena waktu pemilu memang PDIP dengan

Gerindra menjadi partai yang bertarung dalamnya, namun itu sudah berlalu, karena politik ini bersifat cair,” terangnya. Lanjut kata dia, bahwa kalau memang berjodoh dengan Gerindra untuk berkoalisi itu menjadi persoalan. Lantaran untuk menjadi koalisi partai itu memang harus melihat tujuan dan kecocokan dalam idelogi nantinya. “Semua harus dilihat lagi cocok dan ketidakcocokan untuk pilkadanya, kalau memang co-

cok bisa jadi koalisi,” tuturnya. Diakuinya, pertarungan Pemilu 2019 bukan menjadi acuan untuk koalisi dalam Pilkada 2020 nantinya. Apalagi saat ini, PDIP mendapatkan 5 kursi dan Gerindra menjadi posisi kedua dalam perolehan suara. “Jadi kita lihat aja nanti, karena nanti yang menentukan juga adalah DPP pusat, kalau memang sejalan bisa jadi akan berkoalisi, tapi itu nanti akan dibicarakan,” pungkasnya. (*/bn2)

Pekan Ketiga September, PAN Buka Penjaringan Paslon ILUSTRASI

TARAKAN – Mendekati Pilkada Kaltara 2020, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Kalimantan Utara akan mulai penjaringan dan membuka pendaftaran bagi bakal calon gubernur dan wakil gubernur. Disampaikan Ketua DPW PAN Kaltara, Asnawi Arbain M.Hum mengatakan, pihaknya telah melakukan pembentukan tim penjaringan untuk pilgub men-

datang. Tertunjuklah satu nama, yakni Sabar Santoso yang menjadi ketua tim penjaringan dari hasil rapat yang dilaksanakan Agustus lalu. “Jadi telah dibentuk, Sabar Santoso yang terpilih untuk melakukan penjaringan dari partai PAN,” tuturnya kepada benuanta.co.id, Selasa (3/8). Selain itu, dari hasil rapat, pada pekan ketiga September 2019 ini, akan dibuka untuk

pendaftaran bakal calon. Kemudian tim penjaringan ini akan melakukan rapat internal untuk menentukan jadwal. Seperti pendaftaran pasangan calon, sampai membawa pasangan calon ini ke DPP PAN. “Untuk tanggal belum pasti, namun di minggu ketiga itu akan dilaksanakan. DPW PAN Kaltara hanya mempersiapkan administrasi yang akan diserahkan pasangan calon untuk

diserahkan ke DPP pusat,” terangnya. Menurutnya, pengurus DPW PAN hanya mempunyai wewenang untuk melaksanakan penjaringan. Syarat-syarat untuk penjaringan, diakuinya secara normatif hampir sama seperti tahun lalu. “Seperti visi misi paslon yang mau diusung, menyampaikan program-program yang akan dilakukan,” tukasnya.(*)


Kabar Kaltara

Senin 9 September 2019

7

Mutasi, 226 ASN Dilantik Walikota Tarakan TARAKAN – 226 ASN yang dimutasi di lingkungan Pemkot Tarakan, dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Walikota Tarakan, dr. H. Khairul M.Kes di gedung serbaguna Balaikota Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan. Dalam pelantikan yang dilakukakn Rabu (4/9) malam tadi, dibagi dari pejabat pimpinan, administrator dan pengawas lingkungan Pemkot Tarakan. Walikota Tarakan, dr. Khairul menegaskan bahwa pejabat yang baru dilantik telah mengikuti uji kompetensi dengan prosedur yang ada. “Ujinya sesuai dengan ketentuan PP 11 Tahun 2017 tentang management ASN,” ungkap dia dalam

sambutannya. Selain itu, dari 226 pegawai, di antaranya 21 orang menduduki jabatan tinggi selaku asisten, staf ahli, Inspektur Inspektorat daerah, sekretaris DPRD, kepala badan, kepala dinas, kepala satuan, dan 52 pegawai menjabat sebagai administrator. Yakni sekretaris, camat, kepala bagian, dan kepala bidang. Sisanya yang 153 menjadi kepala sub bidang, sub bagian, kepala seksi, kepala unit pelaksna tekni, maupun lurah. “Jadi semuanya dilantik dan disumpah hari ini. Jadi ada pejabat nanti yang berpindah tempat maupun ada yang sama,” tuturnya. Ia juga menerangkan, nantinya SK

ini akan diperbarui sesuai ketentuan uji kompetensi. Kemudian ketika ada pejabat yang mempunyai prestasi dan kinerja bagus, maka pejabat tersebut akan ditempatkan yang sama. “Tapi tetap diberhentikan dulu, agar dilanjutkan dengan SK baru yang dibuat,” terangnya. Harapannya, agar pejabat yang baru dilantik dan diberi tugas dapat melaksanakan tugas dan wewenang yang diberikan dengan baik, terutama pelayanan untuk masyarakat maupun publik. “Jadi pejabat yang dilantik harus siap melakukan pelayanan, terutama kalau ada masalah langsung segera diselesaikan,” tukasnya.(*/bn2)

PELANTIKAN : Sebanyak 226 ASN di lingkungan Pemkot Tarakan.

Kasus Laka Lantas Tahun Ini Meningkat

DATANGI PELANGGAN: Manajer PLN UP3 Tarakan Suparje Wardiyono beserta jajarannya berkunjung ke kantor Benuanta di jalan Gajah Mada dan membagikan kompor induksi dan bunga.

PLN UP3 Tarakan Bagikan Kompor Induksi Dalam Rangka Hari Pelanggan Nasional TARAKAN – PLN UP3 Tarakan memperingati Hari Pelanggan Nasional 2019 dengan berbagai kegiatan-kegiatan positif. Di antaranya Sapa Pelanggan, Kunjungan Tok Tok Wow, Pemeriksaan Instalasi dan Grounding Institusi Pendidikan, dan Kunjungan Dialog ke Ombudsman RI Perwakilan Kaltara, Rabu 4 September 2019. Manajer PLN UP3 Tarakan Suparje Wardiyono ST MSc menuturkan, Sapa pelanggan dilaksanakan di Pelayanan Pelanggan UP3 Tarakan dengan menampilkan kemeriahan Hari Pelayan Pelanggan dan Memberikan gift kepada pelanggan serta pelanggan dapat berswafoto dengan mengunggah foto di media sosialnya. “Tim kunjungan pelanggan dari PLN UP3 Tarakan dipimpin saya bersama Manager Bagian Pelayanan dan Administrasi, Manajer Bagian Perencanaan. berkunjung ke Redaksi Koran Digital Benuanta sebagai salah satu Ukuran 300 x 430 mm Jenis kertas : Houtvrij Schrijfpapier 60 gram Oplah : 3.700 exp Cetak : 16 halaman Terbit : Hari Senin Penyebaran : Kalimantan Utara

media online,” ungkapnya. Kemudian ke PT Charoen Pokpan yaitu pelanggan Premium dengan usaha penetasan telur DOC, ke PT Sumber Kalimantan Abadi juga pelanggan Premium dengan usaha Cold Storage Udang yang berorientasi ekspor dengan pasar utama Jepang. Kunjungan dilanjutkan ke Panti Asuhan Yatim Piatu Nur Sahadah Tarakan untuk berkunjung dan berbagi kebahagiaan kepada Yatim Piatu. Kunjungan diakhiri dengan melakukan Dialog dengan Lembaga Ombudsman Republik Indonedia Perwakilan Kalimantan Utara untuk menjelaskan pelayanan publik yang telah dilakukan PLN dan meminta masukan dari Ombudsman. Semua kunjungan diberikan kenangkenangan berupa kompor induksi untuk mengkampanyekan pemakaian Kompor Induksi sebagai gaya hidup kekinian ter-

PRICE LIST IKLAN BACAANNYA MASYARAKAT KALIMANTAN UTARA

SPESIFIKASI Full colour Dalam 1 Hal 274mm x 404 mm Full colour Dalam ½ halaman 274 mm x 202

masuk kepada Benuanta yang diserahkan langsung Manajer PLN UP3 Tarakan. “Sedangkan kegiatan pemeriksaan instalasi dan pemasangan grounding secara gratis dilaksanakan paralel dengan dibantu Lembaga Inspeksi Teknik Tarakan dengan sasaran institusi pendidikan yaitu SMAN 1 Tarakan, SMKN 3 Tarakan, SMP Muhammadiyah 2 Tarakan dan SIDT Ulul Albab Tarakan,” jelas Suparje. Dalam kegiatan ini PLN mengucapkan terimakasih kepada pelanggan yang sudah setia menjadi pelanggan yang tertib melakukan pembayaran awal waktu, PLN juga mendapatkan banyak feedback terkait pelayanan dan keandalan tenaga listrik. “Semoga dengan kegiatan hari pelanggan ini semakin meningkatkan kepercayaan pelanggan kepada PLN, dan PLN semakin meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan tercinta,” tutupnya. (raz)

HARGA Rp. 15.000.000

Rp. 7.500.000

SPESIFIKASI Full colour Dalam ¼ halaman 135 mm x 202 mm Full colour 1 halaman 274 mm x 404 mm

HARGA Rp. 3.750.000

Rp. 10.000.000

TARAKAN – Jumlah kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di tahun ini mengalami sedikit peningkatan dibandingkan tahun 2018 lalu. Begitu pula kerugian materi hal itu diungkapkan oleh Kasat Lantas Polres Tarakan AKP Arofiek Saat ditemui diruang kerjanya rabu pagi. Aroefik menjelaskan, berdasarkan data kasus laka lantas, periode Januari hingga Agustus 2019 tercatat 68 kasus dengan 7 korban meninggal dunia, luka berat mencapai 8 orang, sedangkan luka ringan mencapai 99 orang. Kerugian materai mencapai Rp 88.150.000. “Sedangkan ditahun 2018 lalu periode Januari hingga Agustus tercatat 56 kasus laka lantas dengan korban dunia 8 jiwa, luka berat 13 orang dan luka ringan 91 orang dengan kerugian Rp 76.500.000,” ungkapnya. Arofiek menegaskan, memang secara kualitas terjadi kenaikan dari segi jumlah laka, kerugian materi dan korban luka ringan. Namun untuk korban meninggal dunia dan berat jumlahnya menurun dibandingkan tahun sebelumnya. “Kami berharap kedepannya akan mengalami penurunan,” ujarnya. Dikatakan Aroefik, untuk data angka kecelakaan ini belum bisa sepenuhnya dijadikan patokan untuk mengukur tinggi atau rendahnya angka kecelakaan lalu Lintas. Bisa jadi tahun-tahun sebelumnya angka laka lantas lebih tinggi dibandingkan dua tahun terakhir ini. Hanya saja saat ini kecelakaan tunggal atau out of control di-

SPESIFIKASI HARGA Full colour Back Cover ½ halaman Rp. 5.000.000 274 mm x 404 mm

SPESIFIKASI Full colour Cover Benner 50 mm x 274 mm

Full colour Cover Kuping 65 mm x 68 mm

ADVETORIAL Full colour 1 halaman

Rp. 1.500.000

tanggung oleh BPJS, dan untuk memperoleh klaim BPJS yang bersangkutan harus membuat laporan di Kepolisian, dalam hal ini unit laka lantas. Karena buat laporan akhirnya tiap kasus laka terdata. Berbeda sebelumnya di mana dulu kecelakaan tunggal tidak diakomodir oleh BPJS dan korbannya sering kerepotan harus mengurus lagi laporan di kepolisian. “Korban Kecelakaan tunggal umumnya memilih untuk tidak melapor dan mengurus sendiri biaya perobatan. Karena itu dulu data yang dimiliki hanya kecelakaan yang sifatnya fatal saja” jelasnya. Aroefik memaparkan, laporan kecelakaan yang terdata di laka lantas ini umumnya hanya untuk keperluan pemanfaatan biaya perobatan BPJS. “Yang belum banyak dipahami oleh masyarakat, saat membuat laporan kecelakaan tunggal yang mengakibatkan orang lain yang dibonceng proses hukum tetap berjalan, dan pengendaranya bisa dijadikan tersangka,” jelasnya. “Karena itu sebelum membuat laporan untuk mendapat surat keterangan resmi, pengendaranya atau yang mengalami kecelakaan tunggal diberikan penjelasan terlebih dahulu. Namun rata-rata pengendara memilih untuk menerima konsekuensinya. Asal memperoleh biaya pengobatan BPJS. Namun tetap kami upayakan agar semua persoalan ini juga tidak memberatkan warga masyarakat,” tutupnya.(*/bn6)

HARGA Rp. 4.795.000

SPESIFIKASI Full colour ½ halaman

Rp. 2.500.000

Full colour 1/4 halaman

Rp. 1.250.000

Rp. 5.000.000

Alamat Kantor: Jl. Gajah Mada, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Email : redaksibenuanta@gmail.com. Nomor Telepon & FAX : (0551) 382-3062

HARGA

HALAMAN DEPAN HALAMAN DALAM ADVETORIAL

Berlaku Hingga Akhir Desember 2018

0551 382 3062 0822 5479 8852


8

Berita Utama

Senin 9 September 2019

S t r a t e g i P e r t a h a n a n D i p e r k u a t, S e r a n g a n d a r i U t a r a S i a p D i k e n d a l i k a n TARAKAN - Kabar pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi topik pembicaraan warga Kalimantan Utara (Kaltara) belakangan ini. Tak hanya soal pemindahannya yang menggunakan anggaran hampir Rp 500 triliun, pemindahan pusat pemerintahan ini juga dibumbui perdebatan politik yang cukup pelik. Rencana itu juga jadi tugas Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlantamal) XIII Laksamana Pertama TNI Judijanto MSi MA bersama pasukannya. Kepada Koran Benuanta, Judijanto mengungkapkan, pemindahan ibu kota ke Kaltim turut memberi tugas berat bagi aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Berdasarkan letak geografis, Kaltim, Kalbar dan Kaltara berbatasan langsung dengan negeri jiran, Malaysia. Sehingga, persoalan pertahanan dan keamanan sangat penting diperhatikan. Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) ini menjelaskan, saking pentingnya pertahanan dan keamanan di

benteng ibu kota, akan menjadi barier ibu kota negara,” katanya. Lebih jauh dijelaskan mantan Komandan Lanal Banten ini, TNI AL punya tugas khusus untuk mengamankan laut dan bersinergi dengan TNI Angkatan Darat (AD) maupun TNI Angkatan Udara (AU). Ketiga angkatan ini jika bersatu, dipercaya Judijanto, bisa mengantisipasi segala bentuk ancaman dari 5 wahana, yakni dari ruang angkasa, siber, laut, darat dan udara. Sebagai bentuk kesiapan, Lantamal XIII Tarakan Saat ini diperkuat 3 armada. Pertama disiapkan di Sorong, yang kedua memperkuat Indonesia di Surabaya dan yang terakhir memperkuat Jakarta. Namun, dengan pindahnya ibu kota dari Jakarta ke Kaltim, konsep pertahanan dan pengamanan pasti akan berbeda dari sebelumnya. “Tadinya konsep ibu kota yang ada di Jakarta, sekarang ada di Kalimantan, ini akan selesai dalam waktu dekat. Dan kita akan masuk pada perencanaan pemindahan ibu kota itu sendiri,” jelasnya. Tidak sampai di situ, lanjut Judijanto, pemindahan ibu kota juga akan berpengaruh pada markas pertahanan. Selain gedung pemerintahan, Kementerian Pertahanan

wilayah perbatasan sebelum ibu kota negara benar-benar pindah, TNI AL sudah menyiapkan grand strategy. “Kita memiliki strategi pertahanan negara, kita memiliki strategi pertahanan laut, dan kita memiliki konsep operasi. Jadi, ada sesuatu stasifikasi pengelolaan pertahanan itu bagaimana,” ungkap Judijanto. Menurutnya, pemindahan ibu kota sudah masuk dalam grand strategy TNI untuk mewujudkan Indonesia yang kuat di perbatasan. “Ibu kota ada di sana (Kutai Kertanegara dan Penajam Paser Utara), jadi ada konsep suatu strategi pertahanan negara, apa yang harus dilakukan dan itu sudah kita rancang,” jelasnya. Yang lebih khusus, lanjut Judijanto, Lantamal XIII Tarakan telah menerima instruksi dari Mabes TNI untuk meningkatkan keamanan di wilayah perbatasan. Dalam tugas ini, TNI AL adalah barrier atau pelindung. Pasukan yang berdiri di pangkalan ini selalu terdepan apabila ada serangan-serangan yang datang dari wilayah utara Indonesia. “Kita sedang men-create Lantamal XIII menjadi Pangkalan Utama Angkatan Laut yang akan menjadi

Perbatasan Rawan, Anggaran TNI-Polri Harus Ditingkatkan PEMINDAHAN ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) sudah tepat. Salah satu alasannya adalah aksebilitas yang memudahkan aktivitas kenegaraan karena memilih dua daerah di Kaltim, yakni Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kertanegara (Kukar). Demikian diutarakan Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT) Prof Dr Adri Patton Msi kepada Koran Benuanta, Selasa 3 September 2019. Dijelaskan Adri Patton, bila ingin ke ibu kota baru, Kaltim memiliki bandara yang siap melayani penerbangan domestik maupun internasional, yakni Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan. Perjalanan dari PPU ke Balikpapan juga mudah. Begitu juga dengan di Kukar. “Ditambah aksebilitas jalan tol yang ada sekarang, itu sangat mendukung. Termasuk infrastruktur kantor dan sebagainya sangat memungkinkan itu bisa dilakukan di Kalimantan Timur,” ungkap Prof Adri. Ditambahkan Prof Adri, terpilihnya Kaltim sebagai ibu kota juga pasti melalui kajian mendalam. Bahkan, Kaltim diketahui sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang banyak menyumbangkan devisa ke negara, selain Sumatera. Hal inilah yang semakin memantapkan pemindahan ibu kota ke Kaltim. “Kalau devisa negara yang bisa digunakan seoptimal mungkin, digunakan untuk pembangunan infrastruktur pusatpusat pemerintahan RI di Kalimantan Timur akan dapat cepat,” terangnya. Menurut Prof Adri lagi, dampak yang paling besar dari pemindahan ibu kota adalah pemerataan pembangunan, ekonomi dan pertahanan. Salah satu daerah yang terkena dampak itu tentu saja adalah Kaltara. Di provinsi termuda ini terdapat dua kabupaten, yakni

Prof Dr Adri Patton MSi Rektor Universitas Borneo Tarakan

Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan yang siap menopang ibu kota di perbatasan. Dua kabupaten ini tidak hanya berbatasan di daratan, tapi juga di laut yang kerap menimbulkan konflik dan jadi akses penyelundupan. Selain di Kaltara, ibu kota juga ditopang oleh Kabupaten Mahakam Hulu di Kaltim. Sementara di Kalimantan Barat, ibu kota dijaga oleh 5 kabupaten, yakni Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, dan Kabupaten Kapuas Hulu. Keberadaan ibu kota ini juga, kata Prof Adri diharapkan mampu membangun perbatasan agar lebih maju. “Harapan saya dengan jadinya ibu kota di Kalimantan Timur, itu akan memberikan multi player effect percepatan pembangunan di kawasan perbatasan,” imbuhnya. Namun pemindahan ibu kota bukan tanpa cela. Upaya ini, kata Prof Adri, juga akan menambah ancaman. Pasalnya, ibu kota sudah pasti akan menjadi incaran tindak kejahatan. Karena itulah, tekannya, suka atau tidak suka dengan berpindahnya ibu kota ke Kaltim maka kekuatan TNI-Polri harus diperkuat oleh Kementerian Pertahanan. “Artinya, prajurit TNI kita harus ditambah, kepolisian kita ditambah. Termasuk alutsista di perbatasan

Kaltim harus diperkuat dan ditambah dengan alutsista yang canggih-canggih. Sehingga disitu terlihat kita menjaga perbatasan kita sebagai wadah beranda terdepan bangsa. Ibu kota ini merupakan kedaulatan negara dan harga diri bangsa kita,” kata mantan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Malinau ini. Lebih jauh dijelaskannya, konsekuensi dari pemindahan ibu kota ialah pembangunan infrastruktur dan penguatan pertahanan dan keamanan wilayah perbatasan. Begitu pula dengan anggaran TNI-Polri, kata Prof Adri, mesti ditambah. “Karena berbicara kedaulatan negara, mau tidak mau karena itu tugas TNI. Maka kekuatan TNI-Polri, baik laut, darat dan udara menjaga teritorial dan keamanan dan ketertiban negara kita, maka anggaran TNI-Polri ditingkatkan, khususnya di Kalimantan Utara,” jelasnya. Ancaman-ancaman dari perbatasan tidak akan jauh dari kegiatan-kegiatan ilegal, ada ilegal mining, ilegal fishing, termasuk peredaran narkoba. Oleh karenanya, penguatan pertahanan dan keamanan harus ditingkatkan. “Saya mengapresiasi sekali apa yang dilakukan Pak Gubernur mempercepat berdirinya Polda. Dalam waktu dekat mendirikan Korem, maka itu salah satu sesuatu yang penting,” jelasnya. Dia menambahkan, negara ini tidak dapat sampai ke tujuannya mensejahterakan masyarakat bila internal sekuriti maupun eksternal sekuriti tidak dijaga dengan baik. “Penjaga eksternal sekuriti perbatasan adalah TNI, internal keamanan dalam negeri adalah Polri. Maka sinergitas antara kedua aparat penegak hukum ini perlu diperkuat. Tanpa keamanan tidak akan bisa, ini akan memberikan multi player effect kepada proses pembangunan infrastruktur yang ada di Kalimantan,” pungkasnya. (raz)

SIAGA : Yang menjadi perhatian Lantamal XIII dalam proses pemindahan ibu kota adalah pertahanan laut di perbatasan. Tampak armada TNI AL siap siaga di perbatasan.

hingga Markas TNI juga akan ikut pindah. “Semuanya diperkuat. Tidak mungkin tidak. Perlu diingat, perang modern berbeda dengan dulu. Konsep berperang saat ini berbeda. Rudal saja sudah antar benua. Jadi, kita

tidak lagi membangun konsep-konsep konvensional, sudah kedaluarsa. Konsep pertahanan kita yang modern akan terintegrasi ke tiga angkatan, jadi harus diperkuat juga saat pindah ibu kota,” pungkas Judijanto. (raz)

Antisipasi Kejahatan, Personel Kepolisian Harus Ditambah NUNUKAN – Salah satu Kasus Narkoba daerah yang akan menjadi di Kaltara Tahun 2019 pintu masuknya kegiatan kriminal adalah Kabupaten Ahad, 6 Januari 1 Kg (Sebatik, Nunukan) Nunukan. Kejahatan, seperti Selasa, 29 Januari 6,4 Kg (Sebatik, Nunukan) human trafficking (perdaAhad, 10 Februari 1 Kg (Sebatik, Nunukan) Ahad, 2 Maret 10,1 Kg (Tarakan) gangan manusia), terorisme, Kamis, 7 Maret 8 Kg (Nunukan) illegal logging, illegal fishKamis 14 Maret 500 gram (Tarakan) ing, penyelundupan senjata, Sabtu, 11 Mei 3 Kg (Bulungan) penyelundupan barang, Rabu, 15 Mei 3 Kg (Tarakan) narkoba, perampokan dan Jumat, 24 Mei 2 Kg (Tarakan) lainnya sering merepotkan Kamis, 11 Juli 1 Kg (Nunukan) aparat keamanan yang Sabtu, 20 Juli 38 Kg (Bulungan) bertugas di Kabupaten Sabtu, 11 Agustus 4 Kg (Tarakan) Nunukan. Bagi warga Kalimantan Total Narkoba yang diamankan : 78 Kg Bank data : Koran Benuanta Utara (Kaltara), kabupaten yang berbatasan langsung dengan Sabah, Malaysia ini tasan jika diberi beban lebih berat cukup dikenal dengan beberapa jalur setelah ibu kota pindah. ilegalnya. Jalur ini biasanya digunakan “Jumlah Brimob masih satuan untuk memasukkan barang seluntingkat pleton. Di sini, kalau bisa ada dupan, membawa narkoba hingga Batalion Brimob. Satuan-satuan lain perdagangan manusia. Lantas, siapkah juga ada di sini, dari TNI bicaranya Kabupaten Nunukan dengan peminda- masalah pertahanan. Dekatnya dengan han ibu kota negara? ibu kota, kita harus lebih optimal dari “Saya melihat dari sisi keamanan, jumlah personel dan dukungan sarana kita berbatasan langsung dengan prasarana. Jadi, Polres Nunukan dan Malaysia. Otomatis membutuhkan Polda Kaltara menjadi penyanggah ibu penambahan personel yang harusnya kota,” terang Teguh. 1.500 ini masih belum ada seteDalam upaya peningkatan kengahnya, masih jumlah 486 personel. amanan, dijelaskan Teguh, kejahatan Diharapkan dengan adanya penamyang harus diantisipasi adalah kejabahan kuantitas personel Polres Nuhatan transnasional. Pertama adalah nukan, bisa lebih optimal lagi dalam tindak pidana narkotika tergolong hal keamanan,” ungkap Kapolres cukup tinggi. Kedua, Tenaga Kerja Nunukan AKBP Teguh Triwantoro Indonesia (TKI) illegal dan human kepada Koran Benuanta. trafficking, karena berbatasan langSelain itu, Teguh juga ingin ada sung dengan negara Malaysia. penambahan satuan pengamanan “Selain melakukan koordinasi untuk memperkuat pengamanan. dengan optimal, ekstra keras, jumlah Seperti Satuan Brimob, kata Teguh, personel minim, kita juga harus jumlahnya tidak memadai untuk senantiasa melaksanakan tugas demelakukan pengamanan di perbangan sebaik-baiknya,” katanya. (raz)


Anniversary Masalah Pencemaran Lingkungan Hantui Ibu Kota Negara

Kasus Deportasi Tahun 2019

Pengamat : Harus Dil akukan Kajian Berbasis Bentang Al am MESKI sudah jadi perhatian banyak orang sejak bulan lalu, dampak pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur (Kal­ tim) ternyata masih ramai dibahas, baik di dunia maya maupun di meja diskusi. Salah satu orang yang juga mengikuti perkemba­ ngan pemindahan ibu kota negara ini adalah Pemerhati Sosial dan Lingkungan Hidup Kaltim, Niel Makinuddin. Menurutnya, pembangunan ibu kota negara baru pasti memerlukan lahan yang cukup luas. Lahan ini tentu saja berbicara soal hutan dan dataran. Dalam operasinya, pembangunan ibu kota negara juga membu­ tuhkan pasokan kebutuhan mendasar seper­ ti pangan, papan, energi listrik, transportasi, dan sumber lainnya yang cukup besar. “Semua kebutuhan itu harus diambil dari alam. Semakin besar kebutuhan, maka akan semakin besar kegiatan eksploitasi alam. Dalam kondisi negara yang sedang kesulitan anggaran, tentu arah membuka lahannya adalah ke Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK) yang umumnya masih berhutan,” ungkapnya kepada Benuanta. Begitu juga dengan pencemaran lingku­ ngan, kata dia, tentu akan semakin mening­ kat. Semakin banyak penduduk semakin banyak limbah, baik domestik maupun industri akan memperberat daya dukung dan daya tampung lingkungan. Apalagi pola konsumsi masyarakat masih boros energi, menggunakan plastik, dan kelola sampah yang masih terbatas. “Pembangunan IKN (Ibu Kota Negara) dengan berbagai infrastruktur dan aksesnya pasti akan mengundang pendatang dengan segala dinamika dan konsekuensi sosial eko­ nomi dan budayanya. Salah satunya adalah semakin banyaknya perambahan hutan (encroachment) baik untuk pemukiman dan keperluan lainnya,” terangnya. Pemindahan ibu kota ini, kata Niel Maki­ nuddin, seharusnya dikaji lebih jauh oleh pemerintah. Hal itu sangat penting, karena

pemindahan ibu kota tidak bisa dilihat dari satu sisi dengan sisi lainnya karena ujungnya akan timbul permasalahan baru. Seharusnya, dia bertutur, sebelum berpikir membangun, pemerintah harus melaku­ kan kajian kelayakan secara komprehensif terlebih dahulu. “Lakukan konsultasi publik terlebih dahulu. Konsultasi publik ini strategis. Hal itu untuk memastikan aspirasi dan usulan masyarakat luas terakomodasi. Juga memperkuat rasa memiliki (ownership) ma­ syarakat terhadap IKN. Juga memperkaya rancangan IKN sehingga representatif dan menjadi ikon kebanggaan, dan masyarakat memahami sepenuhnya apa plus dan minus­ nya IKN,” urainya. Dalam prosesnya, hasil kajian akan menunjukkan kesiapan diri pemerintah terhadap berbagai potensi dan dampak sosial, ekonomi, budaya maupun ling­ kungan. “Sudah seharusnya pemindahan IKN memberikan kontribusi kepada

kesejahteraan masyarakat, bukan hanya konglomerat,” bebernya. Lebih jauh diuraikan Niel Makinuddin, pemindahan ibu kota negara tak sepenuh­ nya berpihak kepada masyarakat dan alam. Bagi dia, pemindahan ibu kota negara juga merugikan sebagian dari khas yang dimiliki Kalimantan. Ribuan hektar hutan dan lahan akan dibuka, tentu akan ada banyak flora dan fauna khas Kalimantan akan mati, bahkan punah. Padahal, diantara yang mati tersebut belum dikenali fungsi dan manfaat­ nya bagi umat manusia. “Lihat lah kayu Bajakah, tanaman meram­ bat yang dulunya tidak ditengok, sekarang naik daun. Daya dukung dan daya tampung lingkungan semakin berat. Pencemaran dan limbah akan meningkat drastis. Ekosistem laut akan semakin tercemar. Dan bila berlan­ jut, maka potensi laut sebagai sumber pakan dan masa depan ekonomi akan terancam,” terang Manajer Senior Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) ini.

9

Senin 9 September 2019

Begitu juga dengan ribuan pendatang. Mereka akan masuk dan tentu akan merubah bentang dan dinamika sosial masyarakat Kaltim dan Kaltara. Dalam ba­ nyak kasus, paparnya, pribumi akan kalah dalam bersaing dengan pendatang dalam memperebutkan peluang kerja. Dia pun meminta masyarakat Kaltim dan Kaltara harus lebih dalam menyikapi perpindahan ibu kota ini. Pasalnya, fase perencanaan dan perancangan seperti sekarang ini adalah fase yang amat menentukan dan sudah seharusnya dilakukan berbasis fakta dan analisis ilmiah yang cermat dan komprehensif. “Desain IKN harus merefleksikan identi­ tas Indonesia dan Kalimantan. Kombinasi kedua identitas ini akan melahirkan design IKN yang unik dan menjadi kebanggaan bangsa maupun ikon yang mendunia,” cetusnya. Dia menambahkan, statement Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro soal pemilihan Kaltim sebagai ibu kota negara juga perlu dikaji. Dalam pernyataannya, mantan Wakil Menteri Keuangan itu pernah menyebut calon lokasi ibu kota negara cukup luas dan kondisi bentang alamnya beragam sehingga layak dipilih jadi ibu kota negara. “Maka kami usulkan dilakukan kajian berbasis bentang alam menggunakan instru­ men perencanaan yang lebih dikenal dengan Development by Design (DbD),” lanjutnya. Menurut dia, hasil kajian dan analisis DbD ini akan menghasilkan rekomendasi 4 hirarki mitigasi terhadap calon lokasi, dian­ taranya, avoid (harus dihindari), minimize (mengurangi dampak), restore (memper­ baiki ekosistem) dan offset (mengganti di tempat lain). “Lembaga kami, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN)– TNC memiliki tools ini dan bisa dijadikan alat bantu untuk analisis skala bentang alam dan pengambi­ lan keputusan,” katanya. (kik)

JANUARI - Laki-laki - Perempuan - Tanpa dokumen - Overstay - Kriminal - Penipuan - Narkoba - Sakit - Lain-lain

: 436 ORANG : 348 orang : 88 orang : 301 orang : 82 orang : 7 orang : 2 orang : 40 orang : 2 orang : 2 orang

FEBRUARI - Laki-laki - Perempuan - Tanpa dokumen - Overstay - Kriminal - Melarikan diri - Narkoba - Lain-lain

: 312 ORANG : 256 orang : 56 orang : 153 orang : 73 orang : 11 orang : 3 orang : 71 orang : 1 orang

MARET - Laki-laki - Perempuan - Tanpa dokumen - Overstay - Kriminal - Narkoba - Sakit

: 165 ORANG : 150 orang : 15 orang : 79 orang : 33 orang : 1 orang : 51 orang : 1 orang

APRIL - Melarikan diri - Sakit

: 5 ORANG : 2 orang : 3 orang

MEI - Laki-laki - Perempuan - Tanpa dokumen - Overstay - Kriminal - Narkoba

: 793 ORANG : 616 orang : 177 orang : 483 orang : 150 orang : 27 orang : 133 orang

JUNI - Laki-laki - Perempuan - Tanpa dokumen - Overstay - Kriminal - Narkoba - Sakit -Lain-lain

: 130 ORANG : 91 orang : 39 orang : 96 orang : 15 orang : 2 orang : 14 orang : 1 orang : 2 orang

JULI - Laki-laki - Perempuan - Tanpa dokumen - Overstay - Kriminal - Narkoba - Sakit

: 138 ORANG : 106 orang : 32 orang : 733 orang : 23 orang : 3 orang : 38 orang : 1 orang

AGUSTUS - Laki-laki - Perempuan - Tanpa dokumen - Overstay - Kriminal - Melarikan diri - Narkoba - Sakit

: 426 ORANG : 345 orang : 81 orang : 220 orang : 121 orang : 6 orang : 2 orang : 76 orang : 1 orang

Sumber Data : BP3TKI Nunukan

TKI Ilegal Masih Jadi Masalah Rumit NUNUKAN – Salah satu persoalan yang terus ditangani pemerintah adalah masalah sosial Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan dan sedang bekerja di Malaysia. Daerah yang kerap berlangganan masalah ini adalah Kabupaten Nunukan. Dari data Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja (BP3TKI) Nunukan, sebanyak 2.405 tenaga kerja yang dideporta­ si otoritas Malaysia sejak Januari hingga awal Agustus 2019. Data tersebut belum termasuk data TKI ilegal yang kerap mere­ sahkan dan bikin pusing aparat keamanan dan pemerintah se­ tempat. Saking sulitnya mendata, BP3TKI bahkan mengaku tidak dapat menentukan secara pasti jumlah TKI ilegal yang masuk melalui Nunukan. Namun melalui data sampling, diperkirakan dalam satu bulan terdapat 4.000 TKI ilegal yang masuk melalui jalur tidak resmi. “Kita hanya melihat prosentase kapal yang masuk. Kita hanya membanding­bandingkan saja

dalam sepekan ada 4 kapal masuk, berarti kalau per kapal ada 500 orang, berarti ada 2.000 penum­ pang turun di Nunukan,” ungkap Kasi Perlindungan dan Pember­ dayaan BP3TKI Nunukan, Arbain. Jika dibagi dua, TKI yang turun di Nunukan ini diperkirakan 1.000 orang menyeberang ke Malaysia dengan tidak dileng­ kapi syarat administrasi sehingga dapat dikatakan melalui jalur tidak resmi atau ilegal. “Ini tidak mungkin menetap di Nunukan. Mau kemana mereka? Ini menjadi pertanyaan. Kita fifty-fifty sajalah, dari 2.000 penumpang ada 1000 penumpang turun di Nunukan bekerja di Nunukan, penduduk Nunukan, yang 1000 pasti akan menyeberang ke Malaysia itulah yang ilegal. Kalau kita lihat dalam sebulan itu ada 4.000 yang ilegal,” jelas Arbain. Masalah sampai disitu? Ternyata tidak. TKI ilegal diper­ kirakan masih banyak bekerja di Malaysia. Baru­baru ini saja, pihak BP3TKI Nunukan menerima 266 orang yang dideportasi dari Kota

Kinabalu, 157 orang dideportasi dari Tawau. “Apalagi ada pro­ gram kerja baru di Malaysia, bisa membuat paspor di Malaysia, ini akan mengundang TKI ilegal berbondong­bondong membuat dokumen di Malaysia, ini perma­ salahan,” sesalnya. Masalah yang dia maksudkan bagi TKI ilegal yang tidak mema­ hami prosedur pembuatan doku­ men resmi di Malaysia. Sehingga, mereka dapat dikatakan TKI ilegal karena tidak lengkap dokumen­ nya. Tahun ini, BP3TKI Nunukan membandingkan angka penempa­ tan secara resmi sekitar 700 jiwa. Ini bagi TKI yang punya majikan dan punya izin tinggal di Malay­ sia. Jika melihat TKI ilegal yang dideportasi tahun ini, berarti lebih banyak TKI yang masuk secara resmi dibanding TKI ilegal. Melihat masalah­masalah ini, Arbain menekankan agar kede­ pan pihaknya dapat meningkat­ kan penempatan TKI dan aktif melakukan sosialisasi ke calon­ calon TKI, khususnya calon TKI yang akan membuat dokumen di

ARBAIN dalam negeri. “Boleh di daerah asal atau di Nunukan di LTSA (Layanan Terpadu Satu Atap), supaya mereka aman, terlind­ ungi bekerja di Malaysia,” terang Arbain. Selain itu, pihaknya juga akan selalu menjalin komunikasi lintas sektor agar tidak ada lagi masalah­ masalah yang menyebabkan deportasi. Pekan lalu, kata Arbain, mereka telah membahas dalam rapat bersama Polres, Lanal, Babinsa di Nunukan agar kedepan mereka dapat mencegah TKI masuk ke Malaysia secara tidak

prosedural. “Kalau memang ada TKI masuk secara tidak resmi kita cegah dan suruh buat dokumen,” katanya. Meski demikian, Arbain meni­ lai, tren deportasi TKI ilegal kali ini cenderung menurun diband­ ingkan tahun sebelumnya. Tahun 2016 sebanyak mereka mendata sebanyak 4.051 orang dide­ portasi. Kemudian tahun 2017 sebanyak 3.813 dideportasi dan tahun lalu sebanyak 2.798 orang juga dideportasi. “Kita tidak tahu diakhir nanti, apakah meningkat atau menurun. Itu upaya kami, kalau keluar neg­ eri urus dokumen,” imbuhnya. Apakah persoalan TKI ilegal ini akan teratasi jika ibu kota pindah ke Kaltim? Arbain menilai, penga­ ruhnya juga signifikan bagi pelay­ anan. Pasalnya, alur koordinasi makin dekat dan terpantau. “Kalau kantong TKI, ini kan tetap di daerahnya masing­mas­ ing. Yang signifikan antara NTT (Nusa Tenggara Timur), Sulsel (Sulawesi Selatan), itu ranking tertinggi,” tutupnya. (day/raz)


10

Kabar Bisnis

Senin 9 September 2019

Jadwal Penerbangan Dari Bandara Juwata Tarakan Pesawat Lion Air Wings Air Batik Air

Keberangkatan Pkl. 05.05 Wita Pkl. 06.00 Wita Pkl. 07.00 Wita

Sriwijaya Air Garuda Indonesia Lion Air Batik Air

Pkl. 07.35 Wita Pkl. 09.10 Wita Pkl. 09.30 Wita Pkl. 11.50 Wita

Mas Wings Lion Air Lion Air Wings Air Lion Air Garuda Indonesia Lion Air

Pkl. 12.05 Wita Pkl. 12.10 Wita Pkl. 12.55 Wita Pkl. 13.50 Wita Pkl. 17.25 Wita Pkl. 19.15 Wita Pkl. 19.20 Wita

Tujuan Balikpapan Gorontalo Jakarta (Soekarno Hatta) Balikpapan Balikpapan Surabaya Balikpapan(Halim Perdana Kusuma) Tawau Makassar Balikpapan Palu Balikpapan Jakarta Jakarta

Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari

DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

Keterangan : Batik Air ke Bandara Soekarno Hatta menggunakan pesawat Airbus 320. Garuda Indonesia tujuan Balikpapan dan Jakarta menggunakan Garuda Bombardier CRJ 1000. Lion Air tujuan Makassar-Surabaya menggunakan Boeing 737-800NG. Lion Air tujuan Balikpapan menggunakan Boeing 737-900ER. Batik Air tujuan Balikpapan-Halim Perdana Kusuma menggunakan Boeing 737-800NG. Sriwijaya Air menggunakan Boeing 737800NG. Wings Air menggunakan ATR 72-600. Mas Wings menggunakan ATR 72-600.

Tarakan-Bulungan Speedboat SB. Minsen SB. Menara Gading SB. Andalas SB. Simpati SB. Limex SB. Tri Putri Tunggal Dewi SB. Borneo Indah SB. Tarakan Express SB. 88 Express SB. Putra Dewi SB. Menara Baru SB. Kalimantan SB. Andalas SB. Anugerah SB. Gembira SB. Limex SB. Tanjung Express SB. Limex SB. Sekatak SB. Bulungan Indah SB. Jonan Mandang SB. Menara Niklas

Waktu Berangkat Pkl. 07.00 Wita Pkl. 07.25 Wita Pkl. 07.50 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 08.40 Wita Pkl. 09.05 Wita Pkl. 09.55 Wita Pkl. 10.20 Wita Pkl. 10.45 Wita Pkl. 11.10 Wita Pkl. 11.35 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 12.25 Wita Pkl. 12.50 Wita Pkl. 13.15 Wita Pkl. 13.40 Wita Pkl. 14.05 Wita Pkl. 14.30 Wita Pkl. 14.55 Wita Pkl. 15.20 Wita Pkl. 15.45 Wita Pkl. 16.10 Wita

Jadwal Speedboat Tarakan-Malinau Speedboat SB. Malinau Express III SB. Menara Baru Express SB. Harapan Baru Express SB. Menara Baru Express SB. Harapan Baru Express SB. Menara Baru Express SB. Menara Indah Express II SB. Malinau Express Junior SB. Menara Baru Express

Waktu Berangkat Pkl. 07.30 Wita Pkl. 08.00 Wita Pkl. 08.30 Wita Pkl. 09.00 Wita Pkl. 10.00 Wita Pkl. 11.00 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 13.00 Wita Pkl. 14.30 Wita

Tarakan-Tideng Pale Speedboat SB. Presedium Express SB. Gembira Express SB. Menzen Express SB. Tideng Pale Express SB. Sesayap Express SB. Tideng Pale Baru Express SB. Presedium Express SB. Harapan Indah Express

Waktu Berangkat Pkl. 07.15 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 09.15 Wita Pkl. 11.30 Wita Pkl. 13.15 Wita Pkl. 14.15 Wita Pkl. 15.15 Wita Pkl. 15.45 Wita

Tarakan-Nunukan Speedboat SB. Sadewa SB. Sinar Baru Express II SB. Gundala Express SB. Menara Indah Express SB. DC 10 Express SB. Tri Putri Tunggal Dewi SB. Minsen Express

Waktu Berangkat Pkl. 07.15 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 09.15 Wita Pkl. 10.15 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 13.00 Wita Pkl. 14.00 Wita

Tarakan-Pulau Bunyu Speedboat SB. Tri Putri Tunggal Dewi 2000 SB. Amanda Express SB. Harapan Express SB. Minsen Express SB. Rahayu SB. Harapan Sadar

Waktu Berangkat Pkl. 09.00 Wita Pkl. 10.00 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 14.00 Wita Pkl. 15.00 Wita Pkl. 16.00 Wita

Tarakan-Sungai Nyamuk Speedboat SB. Tobar – 08 Express Waktu Berangkat Pkl. 09.30 Wita Speedboat SB. Sinar Baru Express I Waktu Berangkat Pkl. 13.30 Wita

Japnas Bantu Pengusaha Lokal Kaltara untuk Lebih Maju TARAKAN – Pengurus Wilayah Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Business Matching yang dihadiri oleh para pengusaha lokal di Kaltara, Rabu 4 September 2019 tadi. Acara yang diadakan di Nu Smart Cafe Tarakan ini memboyong tema “Membuka Akses Pasar Produk Unggulan, Melalui Sinergy Business Matching Pengusaha Kaltara”. Acara diisi para Ketua Japnas yang merupakan para pebisnis sebagai narasumbernya. Melalui acara ini, para ketua secara bergantian membaikan pengalaman mereka dalam dunia bisnis. Di penghujung acara, para tamu undangan diberikan kesempatan untuk mempresentasikan produk mereka masing-masing. Diharapkan melalui acara ini, para pengusaha yang datang dapat lebih bersinergi dan bertukaran opportunity satu sama lain. Sehingga para pengusaha dapat menambah koneksi, besar bersama-sama dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Baik itu pasar lokal, nasional maupun internasional. Salah satu narasumber, Ketua Harian Pengurus Pusat (PP) Japnas, Widianto Saputro menegaskan, Japnas menyadari bahwa jika ingin bertumbuh secara berkelanjutan, maka dibutuhkan ‘Shifting Paradigm’, dari ekonomi berbasis konsumsi menjadi

ekonomi berbasis produksi. “Karena itu, kami mendorong para pengusaha untuk menjadi produsen, tidak hanya mengakses pasar dan menjadi konsumen. Sehingga dapat menguasai pasar di negeri kita sendiri, bahkan juga pasar internasional,” ujarnya kepada benuanta.co.id. Saat ini, Japnas melakukan business matching 2 kali dalam setahun di setiap wilayah provinsi, termasuk di Kaltara. “Kami lebih berfokus kepada para pengusaha yang memang ingin menggembangkan industri dalam negeri. Jumlah pengusaha yang ikut bergabung bukanlah prioritas kami, melainkan sinergitas. Semakin luas jaringan usaha, maka semakin besar kesempatan mengembangkan produk,” jelasnya. “Insya Allah, 21 september nanti akan diadakan Business Matching di Jakarta dan mengundang para pengusaha dari 5 negara di ASEAN (Malaysia, Laos, Kamboja, Thailand dan Vietnam). Juga para pengusaha lokal yang sudah siap ekspansi ke luar (khususnya ASEAN),” tutur Widianto. Ia juga berharap kedepannya semakin banyak pengusaha lokal yang bergabung dengan Japnas. Karena melalui program-program Japnas, para pengusaha dapat bersinergi dan saling support, sehingga dapat memajukan pasar industri Indonesia.(*/bn5/kal)

BERBAGI ILMU : Kegiatan Business Matching Japnas Kaltara yang digelar di Nu Smart Café Tarakan, Rabu 4 September 2019.

RENALDO/BENUANTA

ILUSTRASI

Bulan Ini Jokowi Bakal Teken Perpres Iuran BPJS Kesehatan Naik JAKARTA - Peraturan presiden (Perpres) yang mengatur kenaikan besaran iuran BPJS Kesehatan dalam waktu dekat akan ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengatakan, perpres tersebut bakal rampung sebelum Oktober atau sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. “Harusnya sebelum Oktober sudah selesai (perpresnya),” kata Puan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019). Puan

menjelaskan Perpres tidak perlu persetujuan DPR, dan sebelumnya pemerintah juga telah membahas masalah tarif BPJS Kesehatan dengan DPR. “Dari hasil rakernya kan tidak ada kesimpulan harus ada persetujuan, hanya harus menindaklanjuti apa saja langkah-langkah yang harus dilakukan oleh BPJS Kesehatan, dan Kemenkes dan pemerintah,” jelasnya. “Ini bukan masalah deal, ini bagaimana ada sinergi antara pemerintah dan DPR untuk bisa perbaiki kinerja dari BPJS supaya

HNSI Desak Pemkot Tarakan Selesaikan Masalah Harga Udang N ur H a sa n : Ja n j i K a m pa n ye Wa li ko ta a da l a h Pe rj ua n gk a n H a rga Uda n g TARAKAN – Keluhan nelayan dan petani tambak Kota Tarakan ternyata sudah lama disampaikan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan hingga ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kaltara. Namun sayang, keluhan itu hanya sampai di meja runding lalu hilang dari topik pembahasan. Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kaltara, H Muhammad Nur Hasan mengatakan, persoalan ini seharusnya menjadi pekerjaan penting Pemkot Tarakan dan Pemprov Kaltara melalui DKP Kaltara untuk diselesaikan. Bahkan, kata dia, Pemkot Tarakan sudah memanggil pemilik pabrik udang beku di Tarakan untuk membicarakan hal ini. “Walikota setelah dilantik sudah pernah mengumpulkan para pemilik pabrik. Apalagi, janji kampanye Walikota salah satunya adalah memperjuangkan harga udang,” ungkap Nur Hasan kepada benuanta.co.id. Yang dia sayangkan, dalam pertemuan itu, baik HNSI dan nelayan serta petani tambak tak dilibatkan dalam pertemuan Walikota dan pemilik pabrik tersebut. Sehingga, lanjut tokoh muda ini, dia dan seluruh nelayan tak

tahu hasil pertemuan, bahkan tak tahu kapan pertemuan itu digelar. “Tanya Walikota saja dulu (soal kenapa tak melibatkan HNSI maupun seluruh nelayan dan petani tambak dalam pertemuan dengan pemilik pabrik). Kami tidak masalah. Walikota punya alasan tersendiri terkait siapa yang diundang (dalam pertemuan),” katanya. Dia pun kembali menekankan, harga udang yang tidak sesuai harapan warga Tarakan telah melukai hati nelayan dan petani tambak. Luka itu, kata dia, sudah ada di tangan Pemkot Tarakan dan DPRD Tarakan serta Pemprov Kaltara dan wakil rakyat yang baru dilantik. Luka itu, kata Nur Hasan, harus disembuhkan dengan kerja keras pemerintah dan para wakil rakyat yang sudah dipilih. “Kita percayakan saja pada Walikota dan anggota DPRD yg baru dilantik. Insha Allah mereka bisa berbuat. Kalau tidak bisa, suruh turun aja,” katanya. Diberitakan sebelumnya, nelayan dan sejumlah petani tambak dibuat heran dengan harga udang di Kalimantan Utara (Kaltara) yang terlalu murah. Padahal, jika dibanding-

nggak defisit lagi tanpa bebani peserta BPJS Kesehatan yang PBI (Penerima Bantuan Iuran),” sambung politikus PDI-Perjuangan itu. Rencananya, kenaikan iuran BPJS Kesehatan akan berlaku pada 1 Januari 2020. “Tetap akan dilakukan karena memang sudah waktunya dilakukan. Dan ini sudah 5 tahun tidak ada kenaikan. Dan ini tidak serta merta harus segera kita laksanakan. Namun akan kita laksanakan nanti pada 1 Januari 2020,” tambahnya.(toy/hns/dtk)

kan dengan harga di luar daerah, udang dan komoditas laut lainnya cukup tinggi. Kepada benuanta.co.id, beberapa nelayan dan petani tambak mengeluhkan harga udang yang cukup jomplang dengan kebutuhan mereka. “Kalau kita bandingkan harga di Balikpapan dan daerah lainnya di Indonesia, kita ini (harga udang) yang paling kecil. Kalau kita pakai acuan tabel (lihat tabel harga di bawah) yang di luar, jaraknya jauh. Dua kali lipat. Beberapa bulan ini kita malah beberapa kali mengalami penurunan harga,” ungkap perwakilan nelayan dan petani tambak, Sudirman. Data yang dimaksud Sudirman adalah tabel harga udang windu (black tiger) yang didapatkan dari perusahaan tambak di Balikpapan. Data harga ini sama dengan yang didapatkan dengan benuanta.co.id dari salah seorang nelayan di Tarakan. Terdapat perbedaan harga yang mencolok pada harga udang yang sama di Tarakan. Nelayan dan petani tambak pun menduga ada permainan dalam penetuan harga udang tersebut. “Kita ndak tahulah menurut nelayan-nelayan lain. Kalau menurut saya, kalau bukan permainan harga, lalu ini apa?” tekannya. Tidak sampai di situ, melemahnya harga udang juga berpengaruh terhadap pendapatan mereka. Pasalnya, harga bibit udang juga tidak murah. Keluhan ini diperparah dengan biaya operasional usaha perikanan cukup tinggi dan harga bahan bakar yang tidak sedikit ikut menambah beban keuangan para nelayan.(bn11)


Life Style

Senin 9 September 2019

11

Intip Gaya Prisia Nasution, si Cantik Pencinta Olahraga Ekstrem NAMA Prisia Nasution memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Artis cantik yang sering muncul di serial FTV ini memang suka menghibur penonton berkat akting yang natural dan kecantikan yang dimilikinya. Namun di balik wajah cantik dan gayanya yang feminis, wanita berdarah batak ini memiliki hobi ekstrem. Hal tersebut terbukti dengan unggahan yang Prisia Nasution posting di akun jejaring media sosial Instagram-nya @prisia. Tak heran jika beberapa olahraga ekstrem yang identik dengan kaum adam turut dilakoni wanita cantik ini. Dalam artikel ini akan dibagikan beberapa gaya Prisia Nasution saat berolahraga. Yuk disimak. 1. WAll CliMbiNg Meskipun badan Prisia terbilang kecil dan mungil,

namun tidak dengan tenaganya. Wanita cantik ini gemar berolahraga, salah satunya adalah wall climbing. Dalam unggahan yang satu ini Prisia Nasution tampak mengenakan kaos lengan buntung berwarna hijau dan legging hitam untuk mempermudahnya bergerak merayap dinding. 2. MeNeMbAk Tak kalah machonya dengan para kaum adam, Prisia juga mahir dalam olahraga menembak. Dalam postingannya di akun Instagram, ia terlihat mengenakan kaos hitam dan celana panjang skinnyberwarna abu-abu. Terbukti Prisia bisa menjatuhkan satu per satu sasaran setiap satu tembakan. 3. PANjAt tebiNg Bila wall climbing adalah latihannya, maka panjat tebing adalah hobi Prisia

yang sesungguhnya. Dalam sebuah postingan ia terlihat tengah memanjat tebing dengan menggunakan hoodie lengan pendek berwarna hijau dan legging berwarna abu-abu. 4. berkudA Olahraga lain yang digemari Prisia adalah berkuda. Dalam caption fotonya, Prisia tengah menikmati sensasi berkuda di Hiruzen Horse Park yang berlokasi di Maniwa City, sebelah barat Okayama. Wanita cantik ini terlihat mengenakan kemeja kotak-kotak dan skinny jeans. 5. roller SkAte Olahraga lain yang digemari oleh Prisia adalah bermain roller skate. Dalam unggahannya Prisia sedang berfoto sambil mengenakan pakaian putih dan celana panjang abu-abu.(hel/okz)

Jangan Pakai Minyak Kayu Putih, Begini Cara Tepat Bersih kanTas Branded MeMiliki produk branded adalah investasi bagi sebagian orang. Makanya, mereka tak pernah ragu untuk mengeluarkan uang yang terbilang banyak karena tahu, barang yang dibeli bisa dijual lagi di kemudian hari. Seperti memiliki tas branded. Tas menjadi barang investasi yang cukup menguntungkan. Dengan memiliki tas branded, Anda bisa menjadikan barang tersebut sebagai barang investasi. Terlebih lagi, semakin tua tas, semakin mahal harga yang dikandung barang tersebut. Karenanya merawat tas branded menjadi keharusan. Tapi, jika Anda merasa tak memiliki banyak kemampuan dalam membersihkan tas, Pemilik Bag Spa Indonesia Angela Marcellina menyarankan untuk membawa tas branded tersebut ke spa tas yang semakin banyak ditemukan. Hal ini berkaitan dengan penanganan yang tepat dan garansi keamanan tas. “Pembersihan tas yang benar itu memang ada teknik khususnya dan hanya dilakukan di tempat pembersihan tas yang terjamin kualitasnya. Bahkan, kalau ditemukan masalah lain, bisa sekalian ditangani jadi Anda seperti punya tas baru,” papar Angela di Darmawangsa Square, Selasa 3 September 2019. Jika tas memang sudah berdaki, maka akan dilakukan pembersihan dengan sabun khusus yang tidak akan merusak kualitas tas. Selain itu, touch up tas pun diperlukan agar fisik tas semakin terlihat semakin sempurna seperti baru kembali. Angela melanjutkan, jangan mudah percaya juga pada trik-trik

yang ada di internet. Misalnya saja informasi di mana Anda bisa membersihkan tas pakai minyak kayu putih. Hal ini salah sekali bagi Angela, karena alkohol yang terkandung di dalam minyak akan memengaruhi kualitas kulit tas. “Pada tas dengan bahan kulit, mereka sangat sensitif dengan alkohol dan sangat salah besar kalau Anda membersihkan tas kulit dengan minyak kayu putih, bukannya bersih, ngelopek yang ada nanti kulit tasnya,” ungkap Angela. Di sisi lain,siapa sangka kondisi tas branded yang buruk memengaruhi harga jual. Seperti yang dijelaskan Pemilik Adele’s Branded Bags Marisa Tumbuan, ketika Anda berniat untuk menjual kembali barang branded menjadi produk preloved, maka

hal penting yang diperhatikan adalah kualitas barang tersebut. Jika warna sudah berbeda jauh, ya, tentu akan memengaruhi harga beli barang tersebut. Makanya, jangan heran kalau sekarang ini spa untuk tas sudah mulai menjamur di manamana. Hal ini tentu berkaitan dengan semakin cerdasnya pembeli mengenai produk dan memiliki pemahaman yang baik mengenai barang branded. Selain warna, tentu kualitas seperti lecet, adanya noda, atau bagian dalam tas tidak bersih, juga menjadi nilai penting dari tas brandedyang ingin dijual kembali. “Karena itu, kalau menurut saya, keberadaan spa bag itu sangat penting karena ini akan memudahkan pemilik tas merawat barang berharganya tersebut,” ungkap Marisa. Marisa melanjutkan, lalu bagaimana dengan harga tas yang mungkin sudah mengalami re-colour atau change colour? Apakah harganya bisa tetap sama? Dia menjawab, tidak akan jauh berbeda, bahkan sama. Hal ini tentu berkaitan dengan bagaimana pengerjaan spa bagnya. Kalau memang tidak dikerjakan dengan baik, misalnya cacat di tas tidak diatasi dengan baik, tentu akan memengaruhi warna. Kemudian, jika warna yang dihasilkan tidak menyerupai aslinya, ini akan memengaruhi harga jual. “Harga memang akan berpengaruh, tapi tidak akan sampai jauh berbeda dengan harga preloved kebanyakan lainnya. Jadi, spa bag memang penting, tapi harus tepat memilih lokasinya,” sambungnya.(hel/okz)


12

Olahraga

Senin 9 September 2019

Dompet Hilang Berujung Hendra/Ahsan Raih Emas di Kejuaraan Dunia 2019

5 Turnamen yang Berpotensi Diikuti Marcus/Kevin di Sisa 2019 KEGAGALAN Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dalam merengkuh gelar juara dunia 2019 memang sangat disayangkan. Harapan besar yang ada di pundak Marcus/Kevin tak mampu direalisasikan pasangan peringkat satu dunia itu setelah tersingkir di babak pertama. Tetapi, asa bagi Marcus/Kevin untuk meraih pundi-pundi gelar juara masih terbuka lebar. Hingga Desember 2019, masih banyak turnamen yang bisa diikuti Marcus/Kevin untuk menambah raihan gelar juara pada 2019. Lalu, turnamen apa saja yang sekiranya berpotensi diikuti Marcus/Kevin pada sisa 2019? Berikut lima turnamen tersebut. 1. FUZHOU CHINA OPEN 2019 Pada November, para pebulu tangkis kembali menjalani tur Asia. China akan kembali menggelar turnamen level

tinggi lainnya yakni Fuzhou China Open 2019 Super 750. Bukan hanya levelnya yang cukup tinggi, tetapi di Fuzhou China Open, Marcus/Kevin juga berstatus juara bertahan. Tentu mereka tidak ingin melewatkan hal tersebut. Fuzhou China Open sendiri akan berlangsung di Fuzhou, 5-10 November 2019. Selain, Fuzhou mereka juga memiliki gelar lain pada tahun lalu di Hong Kong Open 2019. Meski berstatus Super 500, Minions berpotensi untuk mengikuti gelaran tersebut yang dilangsungkan setelah Fuzhou China Open 2019. 2. PRANCIS OPEN 2019 Selain Denmark, Prancis Open 2019 juga memiliki level sama yakni Super 750. Karena itu, turnamen Prancis Open juga tak bisa dilewatkan Marcus/Kevin. Apalagi pada musim lalu mereka tampil sebagai runner-up. Tentu mereka ingin

menyamai dan melebihi prestasi mereka pada musim lalu. Prancis Open 2019 akan berlangsung di Paris, 22-27 Oktober 2019. 3. Denmark Open 2019 Pada Oktober para pebulu tangkis akan menjalani tur Eropa di mana dua diantara empat turnamen memiliki level Super 750. Turnamen bergengsi pertama adalah Denmark Open 2019. Marcus/Kevin jelas memiliki potensi untuk tampil di Denmark Open karena mereka tampil sebagai juara bertahan. Tentunya mereka ingin mempertahankan gelar juara untuk menjaga ranking mereka di posisi teratas. Turnamen tersebut akan berlangsung di Odense, 15-20 Oktober 2019. 4. KOREA OPEN 2019 Sepekan setelah China Open, Marcus/Kevin kembali didaftarkan untuk ikut serta di ajang Korea Open 2019 Super 500. Pasangan berjuluk The

Alex Rins Sudah Masuk Kategori Pembalap Top HAMAMATSU – Salah satu pembalap yang kini diperhitungkan dalam kejuaraan MotoGP adalah rider Suzuki Ecstar, Alex Rins. Pasalnya, di sepanjang musim balap MotoGP 2019, Rins cukup sering bersaing di posisi terdepan. Menanggapi hal tersebut, Manajer Tim Suzuki, Davide Brivio pun menilai kalau Rins sudah cocok dikategorikan sebagai pembalap top. Menurutnya, dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya, kini pembalap asal Spanyol itu telah semakin matang. Rins sejatinya baru ber-

gabung di MotoGP pada musim 2017. Di musim perdananya tersebut, ia hanya bisa mengumpulkan 59 poin dan menempati posisi ke-16 klasemen akhir. Akan tetapi, di musim keduanya, Rins mengalami peningkatan pesat, di mana ia bisa finis di posisi kelima klasemen akhir dengan torehan 169 poin. Kini, pada musim balap MotoGP 2019, Rins menempati posisi ketiga klasemen sementara. Luar biasanya, di musim ini Rins telah memenangkan dua seri balapan. Perkembangan Rins yang signifikan itu pada akhirnya

membuat Brivio optimis menatap masa depan Suzuki. “Pertama dan terpenting, kami membuat kemajuan dengan motor, kemudian kami memperbaiki dan meningkatkan banyak aspek teknis, dan Rins juga banyak berkembang: ia telah matang dengan cepat dan sekarang berada di musim MotoGP ketiganya,” puji Brivio, mengutip dari Speedweek, Rabu (4/9/2019). “Menurut saya, ia telah menjadi pembalap top dalam segala hal, terutama karena ia mampu bertarung dengan baik di setiap balapan,” tandas Brivio.(fmh/oks)

Minions itu masih difavoritkan untuk merebut titel, walaupun lagi-lagi langkahnya diawali dengan perjuangan berat. Pada babak pertama, mereka akan menghadapi runner-up All England 2019 asal Malaysia yakni Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Korea Open 2019 sendiri akan berlangsung di Seoul, 2429 September 2019. 5. CHINA OPEN 2019 China Open Super 1000 akan menjadi turnamen terdekat yang akan diikuti Marcus/Kevin. Mereka akan tampil sebagai unggulan pertama dan difavoritkan untuk menjadi juara. Tetapi langkah itu tidak akan mudah karena di babak pertama mereka akan menghadapi runner-up Kejuaraan Dunia 2019 asal Jepang yakni Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. China Open 2019 sendiri akan berlangsung Changzhou, 17-22 September 2019. (Bad/okz)

JAKARTA - Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi sempat mengalami insiden tak mengenakkan di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019. Dia kehilangan dompet dan paspor saat berbelanja. Herry dikirim oleh PP PBSI untuk mendampingi atletnya di Kejuaraan Dunia Bulutangkis di Basel, Swiss, 19-25 Agustus 2019. Sebab, ganda putra mengirim wakil terbanyak yaitu empat pasang; Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Berry Angriawan/Hardianto, Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto, dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Di sela-sela kejuaraan berlangsung, Herry bersama asisten pelatihnya, Aryono Miranat, menyempatkan diri pergi ke supermarket yang berada di perbatasan Swiss dengan Jerman. Kebetulan, pemain Indonesia bertanding sore di babak perempatfinal. Tapi, di supermarket itu lah pengalaman kurang mengenakkan dimulai. Usai berbelanja Herry mengatakan kehilangan dompet dan paspor. Pelatih yang dijuluki Coach Naga Api ini bahkan sempat stres dibuatnya. “Jadi Jumat saya dengan Aryono pergi ke perbatasan, kami naik kereta dari Swiss ke border dekat Jerman. Kami pergi ke supermarket untuk beli oleh-oleh. Nah, dompetnya hilang saat di sana. Saya sudah sempat ngomong ke Kedutaan Besar di sana, kata mereka nanti diurus, aman. Tapi, pikiran saya masih belum tenang karena uangnya lumayan. Saya waktu itu bawa 2000 USD, 300 euro, dan franc 300. meski saya juga sudah ikhlaskan,” Herry menceritakan di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (4/9/2019). Pikiran Herry juga harus terpecah lantaran dua ganda putra akan bertanding dan dia harus mendampingi salah satunya. Pasangan lain, dijaga Aryono. Hendra/Ahsan akan melawan pasangan Taipei, Liao Min Chun/Su Ching Heng, dan Fajar/Rian menghadapi pasangan Korea, Choi SolGyu/Seo Seung Jae, yang sebelumnya mengalahkan Kevin/Marcus. ”Ketika sampai di lapangan saya coba hilangkan pikiran itu, tapi justru anak-anak di lapangan tahu semua. Saya sudah lapor kepada Susy Susanti (Kabidbinpres PBSI), mungkin Susy cerita. Ya, saya berusaha konsentrasi dan fokus dan ternyata bisa,” ujar dia. Keesokan harinya, Herry mencoba kembali ke supermarket, tempat kejadian dompet hilang, dan akhirnya ketemu. “Jadi, setelah lapor polisi, saya kembali ke supermarket keesokan harinya. Saya deg-degan saat bertanya. Begitu djawab ada, waduh itu rasanya seperti (sudah) juara padahal belum final,” kata Herry kemudian tertawa. “Susy dan Pak Achmad Budiharto (Chief de Mission) sempat bilang, mungkin rezeki sudah mulai terbuka, tandatanda bakal juara,” dia menambahkan. Candaan itu menjadi kenyataan. Indonesia berhasil merebut satu medali emas melalui Hendra/Ahsan. Skuat Meraih Putih juga menggondol dua medali perunggu dari sektor ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (mcy/fem/dtk)


Bola

Senin 9 September 2019

5 Pemain yang Akan Hadapi Mantan Klub di Liga Champions 2019-2020 LIGA Champions 2019-2020 akan segera bergulir dalam waktu dekat. Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) sebelumnya juga telah melakukan drawing atau pengundian fase grup Liga Champions 2019-2020 yang berlangsung di Monaco pada Kamis 29 Agustus 2019. Partai pembuka akan diawali laga yang mempertemukan penghuni Grup F Inter Milan vs Slavia Praha dan Olympique Lyonnais vs FC Zenith Saint Petersburg yang sama-sama berada di Grup G. Liga Champions 2019-2020 kali ini akan semakin menarik sebab bakal ada beberapa pemain yang langsung bertemu mantan klub mereka di fase grup. Melansir dari laman Sportskeeda, Rabu (4/9/2019), berikut lima pemain yang akan menghadapi mantan klub di fase grup Liga Champions 2019-2020. 1. ALVARO MORATA (ATLETICO MADRID VS JUVENTUS) Alvaro Morata menjadi salah satu pemain yang bakal langsung menghadapi mantan klubnya di fase grup Liga Champions musim ini. Morata yang saat ini berseragam Atletico Madrid akan menghadapi klub yang pernah di belanya, yakni Juventus. Kedua tim akan saling bertemu pada 19 September 2019 nanti di Stadion Wanda Metropolitano. Morata tercatat tampil sebanyak 93 kali dan mencetak 27 gol saat berseragam Juventus. Pada Liga Champions musim ini, pemain berdarah Spanyol itu harus menghadapi langsung mantan klubnya tersebut di fase grup. Dengan perginya Antoine Griezmann

ke Barcelona pada bursa transfer musim panas kemarin, Morata diyakini bakal tampil maksimal untuk membuktikan kalau dirinya layak berada di lini depan Atletico Madrid.

4. SADIO MANE (LIVERPOOL VS RED BULL SALZBURG) Nama lain yang akan menghadapi mantan klubnya di fase grup Liga Champions musim ini adalah Sadio Mane. Penyerang Liverpool itu akan menghadapi timnya yang pernah di belanya, yakni Red Bull Salzburg. Sebelum menjadi andalan Jurgen Klopp di lini depan The Reds –julukan Liverpool, Mane pernah bermain untuk tim asal Austria, RB Salzburg selama dua musim yakni pada 2012 hingga 2014. Laga Liverpool kontra RB Salzburg dipastikan bakal jadi pertandingan yang cukup emosional bagi pemain asal Senegal tersebut.

3. ALEXIS SANCHEZ (INTER MILAN VS BARCELONA) Alexis Sanchez resmi dipinjamkan Manchester United ke Inter Milan pada bursa transfer musim panas kemarin. Dengan begitu, Sanchez masuk dalam salah satu pemain yang akan menghadapi mantan timnya di Liga Champions musim ini. Mantan tim yang dimaksud jelas bukan Man United, sebab si Setan Merah tidak ikut andil musim ini. Bersama Inter Milan, Sanchez akan menghadapi klub yang pernah dibelanya, yakni Barcelona. Inter dan Barca yang tergabung dalam Grup F akan saling jumpa pada 3 Oktober 2019 di Camp Nou.

5. OUSMANE DEMBELE (BARCELONA VS BORUSSIA DORTMUND) Osmane Dembele menjadi nama lain yang bakal menghadapi mantan timnya di fase grup Liga Champions musim ini. Bersama Barcelona, pemain 22 tahun itu akan melawan Borussia Dortmund yang pernah diperkuatnya selama satu musim yakni pada 2016 hingga 2017 kemarin. Barcelona akan bertandang ke markas Dortmund, Signal Iduna Park, pada 18 September 2019. Kedua tim tergabung dalam Grup F bersama dua tim lain yakni Inter Milan dan wakil Republik Ceko, Slavia Praha.(fmh/okz)

2

MILAN - Alexis Sanchez berharap kariernya bisa membaik di Inter Milan. Sebab, Sanchez ditemani Romelu Lukaku yang punya misi serupa dengannya. Sanchez akan menghabiskan musim 2019/2020 dengan status pinjaman di Inter. Belum ada kesepakatan soal transfer permanen pada kontrak tersebut dan Inter pun cuma membayar sekitar 40 persen dari total gaji 400 ribu paun per pekan. Tapi, hal itu tentu tidak jadi masalah karena tujuan utama Sanchez adalah bisa mendapat jam terbang di Inter. Ini setelah kariernya mandek selama 1,5 musim berseragam Manchester United. Total hanya lima gol dibuat Sanchez dalam kurun waktu

3

4

Szczesny: Saya Kiper Terbaik di Dunia

Sanchez: Lukaku Merayuku Agar Gabung Inter

tersebut membuatnya dinilai sudah habis. Meski demikian, Sanchez yakin kariernya bisa membaik di bawah arahan Antonio Conte. Apalagi Sanchez datang karena bujuk rayu Lukaku yang punya masalah nyaris sama. Lukaku juga terbuang dari MU usai kalah saing dengan Marcus Rashford. “Saya senang bisa kembali ke Italia, selanjutnya kita lihat saja. Saya hanya ingin tampil sebaik mungkin, untuk tim dan juga fans Inter,” ujar Sanchez kepada Sky.(mrp)

1

Pemain berpaspor Cile itu pun diyakini bisa menjadi salah satu senjata Antonio Conte dalam lawatan timnya ke markas Barcelona nanti.

2. ANGEL DI MARIA (PSG VS REAL MADRID) Angel Di Maria pernah menjadi salah satu pemain sayap terbaik saat berseragam Real Madrid. Di Maria mencapai puncak karirnya bersama beberapa pemain bintang macam Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Mesut Ozil, dan Karim Benzema, Pada Liga Champions musim ini, Di Maria yang bermain untuk Paris Saint-Germain (PSG) akan menghadapi Los Blancos –julukan Madrid– di fase grup. Sebagaimana diketahui, PSG dan Madrid tergabung dalam Grup A bersama dua tim lainnya, yakni Club Brugge dan Galatasaray.

WOJCIECH Szczesny merasa dirinya bisa disebut kiper terbaik di dunia. Ia dulu membuat Alisson Becker jadi cadangan, kini bikin Gianluigi Buffon jadi pelapis. Szczesny pernah dua musim memperkuat AS Roma, di mana ia jadi kiper utama. Penjaga gawang Juventus itu menjadi rekan setim untuk Alisson selama semusim, yang didatangkan Roma dari Internacional pada 2016/2017. Selepas kepergian Szczesny ke Juventus di 2017/2018, Alisson naik kelas di Roma dan menapaki popularitas. Kiper tim nasional Brasil itu kemudian dibeli Liverpool pada 2018/2019 lalu hingga mengantarkan tim Merseyside tersebut juara Liga Champions. Alisson kini disebut-sebut sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Ia sudah meraih gelar kiper terbaik di Serie A, Liga Champions, memenangi Sarung Tangan Emas Premier League, juga jadi kiper terbaik di Copa America.

Sementara Szczesny menjalani musim pertamanya di Juventus pada 2017/2018 lalu sebagai pelapis untuk Buffon. Buffon kemudian pergi untuk gabung Paris Saint-Germain di musim berikutnya, yang otomatis mengantarkan Szczesny ke posisi kiper utama. Saat Buffon kembali ke Juventus musim panas ini, Szczesny masih memegang posisi kiper utama. Tak salah kalau kiper 29 tahun itu disebut pernah bikin Alisson jadi cadangan dan kini membuat Buffon jadi pelapisnya. “Baru-baru ini saya bilang bahwa ketika saya di Roma, saya di depan kiper terbaik di dunia, Alisson, yang sekarang ada di Liverpool. Sekarang di Juve, pengganti saya adalah salah satu pemain terhebat dalam sejarah,” kata Szczesny kepada Przeglad Sportowy. “Kesimpulannya adalah saya mungkin yang terbaik di dunia dan sejarah,” selorohnya seperti dilansir FourFourTwo.(raw/nds/dtk)

13

5


14

Iptek

Senin 9 September 2019

Seberapa Besar Potensi Ancaman Badai Matahari terhadap Bumi? BAGI sebagian besar orang, badai Matahari terdengar menyeramkan. Apalagi fenomena ini memang dianggap sebagai salah satu ancaman dari antariksa selain sampah antariksa dan asteroid. Sebenarnya, badai Matahari tidak perlu ditakutkan. Karena, Bumi kita punya pelindung untuk menangkalnya. “Badai Matahari sejak zaman dahulu pun sudah ada. Tapi karena Bumi punya pelindung yang kuat, Bumi aman-aman saja,” kata Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin. Dijelaskan Thomas, Bumi punya dua pelindung yang kuat, pertama adalah lapisan magnetosfer atau medan magnet yang melindungi dari partikel energetik atau berenergi tinggi berisi proton dan elektron, sehingga tidak membahayakan manusia di Bumi. Kedua, ada lapisan ozon yang melindungi radiasi ultraviolet dari Matahari. Karena pada saat badai Matahari terjadi, terjadi peningkatan pancaran partikel energetik atau partikel berenergi dan radiasi dari Matahari.

Belakangan, orang menjadi sangat peduli dengan fenomena badai Matahari. Bahkan menjelang tahun 2012, orang sempat heboh membahas badai Matahari seolah-olah sebagai penyebab terjadinya kiamat. Sebenarnya, dampak seperti apa yang ditimbulkan badai Matahari? “Membahayakannya bukan pada kehidupan tapi bagi teknologi di antariksa. Ketika satelitsatelit itu terkena badai Matahari, dan jika proteksi satelit itu gagal mengatasinya, tentu instrumen di satelit itu rusak. Kalau satelitnya rusak, maka layanan-layanan yang memanfaatkan satelit itu akan terganggu,” terang lulusan S3 Astronomi Kyoto University ini. Jadi, meski tidak membahayakan makhluk hidup di Bumi, badai Matahari berdampak secara tidak langsung terhadap kehidupan. Pasalnya, layanan berbasis satelit sudah jadi kebutuhan manusia modern. Sebut saja untuk komunikasi, broadcasting dan komunikasi data perbankan misalnya, semua itu sangat bergantung pada satelit. “Ketika satelit Telkom 1 mengalami

gangguan di 2017 misalnya. ATM yang memanfaatkan satelit itu menjadi offline dan sekian banyak pengguna tidak bisa terlayani,” Thomas memberikan contoh. Bayangkan jika yang terkena gangguan bukan hanya satu satelit, tetapi banyak satelit, tentu akan menimbulkan kekacauan. Nah, hal inilah yang dikhawatirkan, sehingga badai Matahari menjadi perhatian. Bagi para pembuat satelit, mereka harus bisa membuat proteksi satelit. Sementara bagi operator satelit, mereka harus bisa melakukan langkah-langkah pengamanan ketika terjadi badai Matahari ekstrem. “Ini sesungguhnya sudah diantisipasi oleh operator satelit. Tapi dalam kondisi seperti badai Matahari ekstrem lalu sistem proteksinya mengalami kegagalan, bisa saja sistem satelitnya terganggu, itu yang dikhawatirkan. Kalau terganggu, tergantung satelit ini fungsinya apa. Apakah telekomunikasi, broadcasting, navigasi atau sekadar pemotretan, maka sistem-sistem itu yang nantinya akan terganggu,” urainya.(rns/krs/dtk) ILUSTRASI

Siap-siap, USB4 Bakal Segera Diimplementasikan NASA Mau Kirim Penghantam Asteroid untuk Amankan Bumi BADAN Antariksa Eropa (ESA) dan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menjalin koalisi untuk menangkal serangan asteroid yang berpotensi mengancam Bumi. Para peneliti asteroid dan insinyur pesawat luar angkasa dari kedua lembaga tersebut akan berkumpul di Roma, Italia. Di sana mereka akan membahas terkait keselamatan Bumi dari serangan asteroid. Adapun misi ini mereka namakan Asteroid Impact Deflection Assessment (AIDA), seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (4/9/2019). Dalam misi tersebut disepakati akan dikirimnya pesawat antariksa untuk dihantamkan ke asteroid, dengan harapan membelokkan jalur menabrak Bumi. Adalah NASA yang mengembangkan Double Asteroid Impact Test (Dart), sebuah wahana antariksa yang ditargetkan meluncur pada musim panas 2021. Rencananya Dart ini untuk ‘mencegat’ bulan kecil atau moonlet yang mengelilingi asteroid Didymos pada akhir tahun 2022. Saat itu, posisi

ILUSTRASI

moonlet yang bernama Didymoon ini bakal berjarak sekitar 11 juta kilometer dari Bumi. Dart akan menabrakkan diri ke Didymoon untuk mencoba mengubah arahnya dan menjauh dari planet biru ini. Ada juga pesawat lainnya yang tugasnya memantau dan mengumpulkan data dari lokasi kecelakaan. Untuk satu ini dilakukan oleh ESA yang mereka sebut wahana antariksa itu dengan nama Hera. Status Hera sekarang masih dalam pengerjaan desain, kemudian direncanakan baru bisa diterbangkan pada Oktober 2024. “Dart dapat melakukan misinya tanpa Hera, efek pada orbit asteroid akan diukur menggunakan observatorium berbasis di Bumi,” ucap Ian Carnelli, orang yang bertanggung jawab proyek Hera di ESA. Jika misi uji coba ini berjalan dengan sukses, konsep yang sama dapat digunakan untuk mengubah arah asteroid dan mencegah tabrakan dengan Bumi yang dapat menimbulkan bahaya besar. (agt/krs/dtk)

SAAT standar USB 3.1 atau USB-C baru mulai populer di pasaran, standar USB baru saat ini sudah difinalisasi dan siap diterapkan ke pasaran. Hal ini dikonfirmasi oleh USB Implementers Forum (USB-IF), yang menyebut mereka sudah mempunyai standardisasi spesifikasi untuk USB4 dan siap diterapkan ke pasaran pada 2020 mendatang, demikian dikutip dari Engadget, Rabu (4/9/2019). Standar spesifikasi yang sudah ditetapkan ini akan diberikan ke para desainer, engineer, dan pabrikan pembuat perangkat. Dengan begitu, diharapkan pada 2020 mendatang sudah ada perangkat yang menggunakan standardisasi ini. Keunggulan utama USB4 dibanding pendahulunya adalah kecepatan 40Gbps dual-lane, yang menyamai kecepatan transfer data pada Thunderbolt 3, dan dua kali lebih kencang ketimbang USB 3.2. USB4

pun bakal sama seperti USB3 yang mendukung protokol data dan layar, jadi diharapkan akan lebih banyak monitor yang mendukung penggunaan port USB sebagai tambahan dari port HDMI dan Display Port yang sudah populer sebelumnya. Untungnya, USB4 mempunyai bentuk yang serupa dengan USB-C, dan tentu saja kompatibel dengan standar USB sebelumnya. Dengan begitu pengguna tak perlu membeli kabel baru, atau bahkan perangkat baru ketika menggunakan perangkat dengan port USB4. Kehadiran USB4 ini menjadi jawaban atas kebingungan pengguna yang selama ini sulit membedakan antara USB3 dan Thunderbolt3. Pasalnya kedua standardisasi ini mempunyai bentuk port yang sama namun mempunyai kecepatan transfer data yang jauh berbeda, yaitu USB3 kecepatannya

hanya setengah dari Thunderbolt 3. Bandwidth sebesar 40Gbps yang dimiliki Thunderbolt 3 sejauh ini banyak dimanfaatkan oleh sejumlah kalangan, seperti mempermudah proses pengolahan video, animasi, dan lainnya. Port ini juga memunculkan kategori produk baru, seperti GPU eksternal, yang bisa dipasangkan ke laptop menggunakan port tersebut karena bandwidthnya yang sangat besar.(asj/dtk)

Kemungkinan Sampah Atariksa Jatuh di Indonesia Sangat Tinggi

SAMPAH antariksa yang jatuh ke Bumi akan semakin banyak dengan kian bertambahnya populasi antarikILUSTRASI sa oleh wahana buatan manusia. Sebagian besar berupa ribuan roket dan satelit bekas. Salah satu masalah yang menjadi sorotan adalah, bagaimana jika sampahsampah ini jatuh ke Bumi. Disebutkan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, sampah antariksa yang ketinggiannya di bawah 600 km berpotensi jatuh. Setiap satelit atau sampah antariksa orbitnya pasti melewati ekuator, sehingga peluang jatuh di daerah ekuator sangat besar dibandingkan dengan di wilayah lintang tinggi. “Jadi dilihat dari probabilitasnya, Indonesia yang merupakan negara ekuator terbesar sangat potensial kejatuhan satelit atau sampah antariksa,” kata Thomas menjelaskan. Namun jangan cemas, perbandingan luasnya daerah jelajah dengan ukuran satelit atau sampah antariksa sangat jauh, sehingga kemungkinan untuk membahayakan manusia menurut Thomas sangat kecil. “Karena wilayah Bumi khususnya wilayah Indonesia sebagian besar tidak berpenduduk, yaitu berupa laut, hutan, maka probabilitas untuk membahayakan manusia kecil sekali. Secara umum probabalitasnya lebih banyak jatuh ke wilayah yang tidak berpenduduk karena di Bumi ini presentasi jumlah wilayah yang berpenduduk kecil sekali dibandingkan luas Bumi,” urainya. (rns/krs/dtk) ILUSTRASI


Mancanegara

Senin 9 September 2019

15

Bawa Bayi di Tas Saat Akan Terbang, Wanita AS Ditahan di Filipina

Ledakan Pabrik Petasan di India, 18 Orang Tewas BATALA - Ledakan terjadi di sebuah pabrik petasan di India Utara. Sebanyak 18 orang tewas dan 16 orang mengalami luka-luka. “Kami telah mengevakuasi 18 orang yang tewas dari pabrik yang meledak,” ujar Inspektur Polisi Mukhtar Singh kepada AFP pada Rabu (4/9/2019) waktu setempat. 16 orang pekerja pabrik yang mengalami luka-luka itu telah dilarikan ke rumah sakit. Tim penyelamat terus berupaya untuk mengevakuasi korban ledakan. Ledakan tersebut juga menyebabkan mobil dan bangunan di sekitar pabrik rusak. Pihak berwenang khawatir ada korban tambahan, mengingat lokasi pabrik berada di lingkungan yang ramai. Tidak diketahui berapa banyak orang yang berada di dalam pabrik ketika ledakan terjadi. Sementara itu, Ketua Menteri Punjab, Amarinder Singh menulis ucapan duka di akun Twitter-nya bahwa ia sangat sedih dan berduka cita atas kejadian itu. Di India memang ramai pabrik petasan ilegal, terutama selama festival musim gugur yang biasanya jatuh antara Oktober hingga November. Pabrikpabrik itu kerap memicu ledakan. Banyak dari pabrik-pabrik petasan tidak mematuhi persyaratan keselamatan dasar dan beroperasi tanpa izin. Sementara itu, para pejabat Batala mengatakan masih terlalu dini untuk menentukan menyebabkan ledakan itu.(lir/dtk)

Perampokan Ransel Berisi Rp 8,5 M di HongKong Berlangsung 10 Detik HONG KONG - Perampokan tas ransel berisi uang tunai lebih dari HK$ 4,8 juta atau setara Rp 8,5 miliar pada siang hari bolong di Hong Kong disebut hanya berlangsung selama 10 detik. Kepolisian Hong Kong menduga kuat tindak perampokan ini direncanakan secara matang. Seperti dilaporkan South China Morning Post, Rabu (4/9/2019), Kepolisian Hong Kong menyebut ada dua tas ransel berisi uang tunai dalam pecahan mata uang dolar AS dan dolar Hong Kong yang dirampas oleh sekelompok perampok pada Selasa (3/9) siang waktu setempat. Dua tas ransel yang dirampok itu dibawa oleh tiga staf kantor penukaran uang atau money changer setempat. Perampokan terjadi di luar Bank of China cabang Ma Tau Rai Road yang ada di kawasan Hung Hom. Polisi

setempat menyebut perampokan dilakukan oleh lima pelaku. Disebutkan pihak kepolisian setempat bahwa perampokan terjadi saat ketiga staf hendak mengantarkan uang tunai tersebut ke kawasan Tsim Sha Tsui, sebuah distrik perbelanjaan di Kowloon. Ketiga staf yang semuanya laki-laki itu, memegang kartu identitas Hong Kong dan merupakan keturunan India. “Penyelidikan awal menunjukkan ketiga staf diserang dari belakang oleh empat hingga lima perampok,” ujar sumber kepolisian setempat yang dikutip South China Morning Post. “Salah satu staf dipukul dengan benda keras dan yang lain ditonjok,” imbuh sumber kepolisian itu. Para perampok langsung kabur dengan sebuah mobil, setelah merampas dua tas ransel yang dilaporkan berisi uang tunai dengan jumlah

MENGESANKAN: Pelatih Renang, Leopold Kuchwalek.

Perkenalkan Leo, Pelatih Renang Berusia 102 Tahun dari Jerman BERLIN - Leopold Kuchwalek perlahan mendekati kolam renang, membengkokkan lututnya, menarik napas dan melompat ke air. Kepala dulu. Gerakannya memang tidak terlalu elegan, tetapi mengesankan untuk seorang yang berusia 102 tahun. Begitu Leopold Kuchwalek, yang akrab dipanggil dengan nama Leo, muncul kembali ke permukaan setelah beberapa detik, ia terlihat bersinar. Air adalah elemennya dan berenang adalah kecintaannya. Sabar dan humor “Saya selalu menjadi olahragawan air,”

ujar Leo. Setelah mengalami serangan jantung pada 17 tahun yang lalu, ia berhatihati agar tidak kembali terkena serangan. Tapi seminggu sekali Leo masih bisa mengajar di kolam renang di Berlin-Lichterfelde. Kali ini, muridnya ada delapan orang, anak-anak berusia 6-8 tahun. Denis dan Clara selalu menanti pelajaran renang mereka. “102 tahun, itu sangat lama!” Ucap Clara. Leonie juga sangat bersemangat: “Menurut saya keren sekali bahwa kami memiliki pelatih yang sangat tua!”

lebih dari dari US$ 600 ribu dan HK$ 100 ribu. Sumber kepolisian setempat menyebut aksi perampokan itu tampak direncanakan secara matang. “Keseluruhan insiden berlangsung selama 10 detik,” ujar sumber kepolisian tersebut. Perburuan terhadap para perampok itu masih berlangsung. Sejauh ini, belum ada satupun tersangka yang ditangkap terkait perampokan ini. Penyelidikan awal dari kepolisian menunjukkan para pelaku merupakan pria Asia Selatan dan sekitar 2-3 orang di antaranya bersenjatakan tongkat logam. Polisi juga memeriksa rekaman CCTV dari lokasi kejadian untuk mengidentifikasi para pelaku. Dua dari tiga staf yang dirampok mengalami luka ringan dalam insiden ini, namun mereka tidak dirawat di rumah sakit.(nvc/ita/dtk)

Anak-anak pun melompat satu per satu ke dalam kolam. Leo memperhatikan gerakan mereka dan memperbaiki postur renang anak-anak itu. “Dia sangat sabar terhadap kami dan suka membantu kami,” ujar Denis. Ketika anak berusia 7 tahun itu baru memulai kelas berenang, dia masih takut dengan air. Namun Leo berhasil membebaskannya dari rasa takut - terutama dengan humor, yang jelas-jelas efektif bagi anak kecil. “Saya bisa melakukan omong kosong apa pun. Kami bersenangsenang. Saya tidak setua itu dan ingin menjadi sedikit lebih tua lagi,” ujar Leo sambil tertawa dan kembali ke tepi kolam untuk menyelam. Denis ikut bergabung. Telah 35 tahun jadi pelatih Semasa mudanya, Leopold Kuchwalek sebenarnya adalah tukang kunci terlatih dan memiliki perusahaan instalasi di Berlin. Tahun 1984 dia mengambil ujian untuk menjadi instruktur renang. Saat itu dia sudah pensiun dan tidak tahu apa yang harus ia lakukan dengan waktu luangnya. Leo ingin melakukan sesuatu yang bermanfaat. Karena suka berada di air, dia menghubungi Palang Merah untuk menjadi instruktur renang. Sejak itu, 35 tahun berlalu sudah. Persendiannya tidak sama seperti dulu. Namun demikian, ia menjalani kehidupan sehari-hari secara

mandiri. Setelah perang berakhir, ia membangun rumahnya sendiri dengan kedua tangannya. Rumahnya pada suatu masa pernah diisi dengan semburat kehidupan, ini bisa dilihat dari dekorasi yang ceria. Kertas penutup dinding yang berwarnawarni, banyak gambar, foto hitam putih dengan wajah muda yang tersenyum. Di tengah ruang tamu terletak sebuah meja makan besar. “Kemarin saya memasak selai dengan plum dari kebun. Apa Anda ingin mencicipinya?” Leo menempatkan cangkir kopi di atas meja dan perlahan mengiris sepotong kue. Dia bisa melakukan semua sendiri. “Saya bahkan berpakaian sendiri.” Kemandirian sangatlah penting dan ide untuk tinggal di rumah-rumah jompo terdengar mengerikan baginya. “Sangat menyenangkan berada di rumah sendiri, selama saya bisa membereskan tempat tidur seperti yang saya inginkan, saya puas. Hidup ini telah saya jalani dan cintai” Memang ada saat-saat ketika Leo merasa kesepian. Dia telah hidup seorang diri selama empat tahun sejak istrinya Hildegard meninggal. “Dia adalah harta berharga. Harta karunku, Hilde-ku,” wajah Leo pun sedih, menunjukkan foto seorang wanita yang sedang tersenyum. “Saya tidak akan melupakannya,

MANILA - Seorang wanita asal Amerika Serikat (AS) ditahan di Filipina setelah kedapatan membawa bayi di dalam tasnya. Wanita berusia 43 tahun ini diduga hendak membawa bayi itu terbang ke AS. Seperti dilansir CNN dan media lokal Filipina, Inquirer.net, Rabu (4/9/2019), juru bicara Biro Imigrasi Filipina, Melvin Mabulac, menyatakan pihaknya menerima laporan soal seorang wanita membawa bayi dalam tasnya di Bandara Internasional Ninoy Aquino (Naia), Manila, pada pukul 06.20 waktu setempat. Mabulac mengidentifikasi wanita AS itu bernama Jennifer Talbot (43). Disebutkan Mabulac bahwa Talbot dijadwalkan terbang ke AS pada Rabu (4/9) pagi waktu setempat. Namun saat menjalani pemeriksaan lebih lanjut, petugas Terminal 3 Bandara Naia menemukan seorang bayi laki-laki di dalam tas yang dibawanya. Menurut pernyataan Biro Imigrasi Filipina, bayi laki-laki itu disembunyikan di dalam ‘tas pinggang berukuran besar’ dan tidak ditunjukkan kepada petugas. “Tidak dideklarasikan atau ditunjukkan kepada petugas imigrasi saat formalitas keberangkatan,” kata Biro Imigrasi Filipina dalam pernyataannya. Mabulac menyebut Talbot bepergian sendirian dan hanya menyerahkan paspor pribadinya saat pemeriksaan imigrasi. “Dia tidak memiliki dokumen perjalanan apapun untuk bayi itu,” ucap Mabulac. Laporan CNN Filipina menyebut bayi laki-laki itu baru berusia enam hari. Laporan lainnya menyebut bayi itu merupakan warga Filipina. Namun pihak Biro Imigrasi Filipina menyatakan belum bisa mengonfirmasi laporan-laporan tersebut. Hanya ditegaskan oleh Biro Imigrasi Filipina bahwa bayi laki-laki itu ditemukan dalam keadaan ‘hidup’ dan ‘dalam kondisi kesehatan yang baik’. CNN Filipina menyebut dalam laporannya bahwa Talbot sempat mengklaim sebagai bibi dari bayi itu, namun dia tidak bisa menunjukkan bukti keterkaitannya dengan bayi tersebut. Kasus ini telah diserahkan kepada Divisi Antiperdagangan Manusia pada Biro Investigasi Nasional Filipina.(nvc/ita/dtk)

dia telah melakukan begitu banyak hal untuk saya. Sudah tiga orang anak ia lahirkan untuk saya. Bayi kami yang pertama sayangnya meninggal di masa kanak-kanak. Saat itu masa perang.” Usianya baru 16 tahun ketika mereka saling jatuh cinta. Mereka lantas menikah selama 73 tahun. “Kami tetap setia sampai akhir dan saya merekomendasikan itu kepada siapa pun.” Ketika Hildegard meninggal pada usia 95 tahun, dunia seolah runtuh bagi Leo. Tetapi pekerjaan sukarela sebagai instruktur renang dan rekan-rekannya menyelamatkannya dari depresi. “Perasaan bahwa ada seseorang yang membutuhkanku, membantuku terus berjalan.” Sejak itu, dia mencoba mencari kekuatan dari kenangan indah miliknya. Kedua anaknya tinggal di dekatnya dan membantunya mengerjakan pekerjaan rumah tangga. “Saya telah menjalani hidup dan mencintai hidup ini, terlepas dari semua pukulan takdir.” Leo mengalami dua perang dunia. Umurnya 16 tahun ketika Hitler berkuasa. Dia direkrut dan dikirim ke Front Timur sebagai petugas penghubung dengan mengendarai sepeda motor. Pada akhir perang, ia menjadi tawanan Soviet dan menjalani kerja paksa di Stalingrad yang saat itu dalam masa rekonstruksi. (ita/dtk)


Senin 9 September 2019

BARU : Bisnis Es Cabe ini baru berdiri di Tarakan dan menjadi satu-satunya. SEGAR : Es Cabe dengan beragam varian ini siap melepaskan dahaga Anda.

Mau Rasakan Sensasi segar Es Cabe? Yuk ke Kedai Sraung!

TARAKAN – Panas terik di Tarakan selama beberapa hari terakhir, menjadikan minuman segar menjadi buruan masyarakat. Beragam varian pun kadang membuat bingung masyarakat untuk memuaskan dahaga. Tapi tenang guys, saat ini telah hadir minuman segar yang akan melepaskan dahaga Anda. Yakni Es Cabe. Es dengan cita rasa pedas ini baru pertama hadir di Tarakan dan satu-satunya. Es Cabe ini hadir di kedai Sraung yang berlamat di Jalan Slamet Riyadi, Kampung Bugis, Kelurahan Karang Anyar, tepatnya di depan Vihara. Anda bisa mencoba segarnya beberapa varian dari Es Cabe

ini. Di antaranya Es Cabe Mint, Es Cabe Pink Salt, Es Cabe Somboy, dan Es Cabe Buah Rambai. Dijelaskan Hj. Dhini Ariminarni, Owner Kedai Sraung, racikan dari varian-varian Es Cabe itu juga berbedabeda. Untuk Es Cabe Mint ini menggunakan tambahan daun mint. “Sensasi rasanya juga mint,” kata wanita yang biasa disapa Mbak Dhini ini. Untuk Es Cabe Pink Salt menggunakan garam berwarna pink atau Garam Himalaya. Kemudian Es Cabe Somboy menggunakan manisan buah dari China. Terakhir Es Cabe Buah Rambai. Untuk perpaduan dalam menciptakan aneka ragam

rasa, Es Cabe ini juga diberikan tambahan jeruk. “Racikannya berbeda-beda, Somboy perpaduannya jeruk China, Es Cabe Salt pakai jeruk nipis, kalau Es Cabe Mint bisa jeruk nipis atau lemon,” urai Dhini. Dikatakan wanita yang juga memiliki usaha travel Haji Plus dan Umrah Nur Ramadhan ini, dirinya menciptakan menuman dengan menggalakkan hidroponik. Semua bahan dihasilkan dari budidaya sendiri tanpa bahan kimia. Sraung pagi ini buka pagi dari pukul 08.00 sampai pukul 16.00 Wita. So, jangan ketinggalan ya guys untuk mencicipi segarnya Es Cabe pedas ini.(kal)

Bisnis Es Cabe Mint Terinspirasi Segarnya Mojito Juga Sediakan Racikan Kopi Lokal TARAKAN – ES Cabe Sraung memiliki cita rasa yang berbeda dari menuman segar yang ada saat ini. Es Cabe ini memiliki rasa pedas, namun segar dengan perpaduan rasa yang unik. Hj. Dhini Ariminarni, Owner Kedai Sraung mengatakan, Es Cabe Mint dirinya terinspirasi dari minuman Mojito yang berasal dari Kuba. Namun yang berbeda, ada beberapa bahan yang diganti. Seperti alkohol yang biasa digunakan untuk minuman Mojito, Es Cabe Sraung ini menggantinya dengan daun mint. “Jadi berasa soda, padahal tidak pakai soda,” katanya kepada benuanta.co.id. Es Cabe ini baru dibuka 1 September 2019 lalu. Menurut wanita yang biasa disapa Mbak Dhini ini, dirinya memang mencoba bisnis minuman yang berbeda dan belum ada di Tarakan. “Ini berawal dari suami

saya yang resign di Borneo (UBT). Makanya saya coba membuka usaha. Saya yang punya ide, suami yang jalankan,” kata Dhini. Selain bisnis minuman segar berupa Es Cabe yang buka pagi sampai sore, Dhini juga membuka warung kopi pada malam hari. Dengan memanfaatkan bahan-bahan dari daerah, atau mengedepankan kearifan lokal. “Jadi menggunakan bahan kopi racikan dari daerah. Beragam kopi nusantara. Tapi bagi yang mau coba kopi luar kami juga sediakan,” jelasnya. “Untuk warung kopi kita buka malam dari jam 19.00 sampai 04.00 pagi. Jadi ada pegawai yang sif,” tutupnya kepada benuanta. co.id sembari menyebut selain menyediakan erbagai jenis kopi, juga menyediakan beragam teh dan wedang.(kal)

JALAN SLAMET RIYADI, KAMPUNG BUGIS, KELURAHAN KARANG ANYAR (DEPAN VIHARA)

0813- 4761-1268

Indoor

Indoor & VIP Room

Outdoor

datang & habiskan waktu berharga bersama keluarga & teman...

Menu Baru Spot Baru Atmosfer Baru Ruang Indoor VIP yang Nyaman (Cocok untuk Acara ulang tahun, Acara keluarga, Acara Formal dll. Ruangan juga dapat di atur sesuai kebutuhan)

di bandar seafood jibe cafe & resto... JL. Mulawarman NO. 7 RT. 42 (Depan Trakindo) Karang Anyar, Tarakan Barat, Kota Tarakan

Free Fotografi Dokumentasi


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Ibu Kota Pindah, Apa Untungnya Buat Kaltara? by redaksibenuanta - Issuu