HARGA DI TARAKAN: Rp 10.000,-
KORAN MINGGUAN LI w w w. b enua nta . co. id email:redaksibenuanta@gmail.com
BACAANNYA MASYARAKAT KALIMANTAN UTARA
A S M I N B U P A T I
L A U R A
N U N U K A N
0551-382 3062 0822 5479 8852
H A F I D
F A R I D I L W A K I L
B U P A T I
M U R A D
N U N U K A N
Mengangkat tema ‘Bersinergi Membangun Kabupaten Nunukan untuk Semua’, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan seperti sedang bernostalgia ke awal terbentuknya kabupaten ini. Ya, dua puluh tahun silam lahir sebuah motto Penekindi Debaya. Frasa penyemangat ini berarti ‘Membangun Daerah’, sehingga dinilai sejalan dengan semangat membangun yang sejak awal ditanamkan para pendiri Kabupaten Nunukan. Bupati Nunukan,Hj Asmin Laura Hafid SE MM mengatakan, tema yang mereka gaungkan bukan sekadar memiliki nilai histori yang tinggi, tapi juga untuk menekankan bahwa Kabupaten Nunukan harus dibangun dengan baik dan utuh. Bersinergi dalam membangun, kata Laura, harus dilakukan di semua lini dan tidak boleh asal-asalan. “Sebenarnya, kita lakukan juga (bersinergi) di pemerintah daerah. Tema ini kan lebih menekankan lagi bahwa dalam pemerintahan, dalam bekerja, dalam memimpin suatu daerah, memang diperlukan sinergi,” ungkap Laura kepada Koran Benuanta. Apalagi yang disampaikan Bupati cantik ini? S e l e n g k a p n y a
b a c a
d i
h a l a m a n
7 - 1 0
2
Senin 7 Oktober 2019
PLTA di Data Dian untuk Kepentingan Strategis Nasional
HUMAS PEMKAB MALINAU
KERJA SAMA : Bupati Malinau, Dr. Yansen TP M.Si bersama Chairman PT Indonesia Dafeng Heshiun Energi Industri menandatangani kerja sama pembangunan PLTA di Desa Data Rian.
Pemkab Malinau Teken Mou Dengan Pt Indonesia Dafeng Heshiun Energi Industri MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau melakukan penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama PT Indonesia Dafeng Heshiun Energi Industri terkait pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas 1.375 MW, di Desa Data Dian, Kecamatan Kayan Hilir. Penandatanganan Mou Ini dilakukan di Ruang Laga Feratu, Lantai III, Kantor Bupati Malinau. Bupati Malinau, Dr. Yansen TP M.Si mengatakan, sektor energi ini memungkinkan eksis ke depan. Apalagi dengan perencanaan perpindahan pusat Ibu
Kota dari Jakarta ke Kalimantan. “Jadi dengan adanya pembangkit listrik, khususnya di Data Dian, Kecamatan Kayan Hilir ini tentu satu peluang dan memiliki potensi sangat besar. Jadi kami sangat menyambut dengan baik,” kata Yansen, Selasa (1/10). Oleh sebab itu, Bupati mengatakan pembangunan PLTA ini menjadi kepentingan strategis nasional dalam pengembangan di semua sektor. “Saya kira ini bisa menjadi sebuah langkah yang maju ke depan. Tentu menjadi satu kesempatan yang baik bagi Malinau nantinya,” terangnya.
Apalagi, kata Yansen, pihak investor telah melakukan survei ke lapangan untuk melihat lokasinya. “Jadi proses yang sudah berjalan ini melalui izin survei dan presentasi dari tim teknis, tentu itu sudah cukup,” katanya. Yansen menambahkan, apa yang menjadi komitmen dari pihak investor dalam hal ini PT Indonesia Dafeng Heshiun Energi Industri yang ingin membangun PLTA di Malinau tentu mendapatkan dukungan. “Saya kira pembangunan PLTA ini bukan hanya kebutuhan Malinau, tapi menjadi kebutuhan Kalimantan dan Indonesia. Karena pembangunannya sangat besar,” ujarnya.
Oleh karena itu, Ia mendorong tim yang tergabung dari masing-masing organisasi perangkat daerah teknis untuk dapat membantu proses percepatan pembangunan PLTA ini. “Harapan saya kepada tim ini harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Meski harus cepat tapi harus memenuhi standarstandar aturan yang ada,” tegasnya. Sementara berkaitan dengan adanya tenaga kerja asing yang digunakan dalam pembangunan PLTA ini, menurut Bupati, sesuai komitmen bersama akan ada proses training yang dilakukan oleh pihak investor.
“Ada empat persen dari lima ribu karyawan. Ada 200 karyawan yang secara teknis. Saya kira itu, kita tidak bisa membatasi karena adanya aturan yang berkaitan dengan pekerjaan pembangunan. Tapi yang lebih harus menggunakan tenaga lokal,” jelasnya. Bahkan, Yansen mengatakan tenaga lokal bukan hanya dari Malinau saja yang bisa direkrut nantinya, tapi juga dari beberapa daerah sesuai dengan kebutuhan. “Paling tidak dari pihak investor dalam merekrut tenaga kerja lokal yah harus di-training,” pungkasnya.(hms/kal)
Diharapkan PKK Bahu Membahu Wujudkan Program Gerdema Dari Peringatan HKG PKK Ke-47 dan Jambore PKK Tingk at K abupaten Malinau MALINAU - Peringatan HKG PKK dan Jambore PKK Tingkat Kabupaten Malinau Tahun 2019 dibuka oleh Bupati Malinau, Dr. Yansen TP, M.Si di halaman Kantor Bupati Malinau, Rabu (2/10). Peringatan HKG Ke-47 ini akan berlangsung selama 2 hari (tanggal 2-3 Oktober 2019) dan dihadiri oleh Kader PKK Kecamatan se-Kabupaten Malinau. Ketua Panitia dr. Naomi Mua, M.Kes melaporkan, jumlah peserta
yang mengikuti kegiatan ini mencapai 1.244 orang. Adapun lomba yang akan diikuti adalah lomba defile, tertib administrasi, penyuluhan pola asuh anak, UP2K, masakan serba ikan dan penyuluhan Duta Iva. “Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama TP PKK Malinau dan PT. Mitrabara Adiperdana,” ucapnya. Selain lomba-lomba tersebut di atas, dilaksanakan juga pencanangan pengurangan penggunaan bahan plastik
sebagai wujud kepedulian TP PKK terhadap bahaya plastik. Tema peringatan HKG PKK Ke-47 dan Jambore Kader PKK tahun 2019 adalah “PKK Bekerja, Keluarga Indonesia Sejahtera”, dan sub tema “Melalui TP PKK Kita Wujudkan Keluarga Maju, Sejahtera, Dan Berbudaya Rapi, Tertib, Bersih, Sehat, Indah Dan Harmonis”. “Tema dan sub tema ini mengandung makna besar yang mengharapkan PKK secara berjenjang dan berupaya keras
membantu mewujudkan program pemerintah melalui Gerakan Desa Membangun (Gerdema), gerakan pemberdayaan kesejahteraan keluarga dan menjadikan 10 program PKK yang membudaya kepada masyakarat kita,” ucap Ketua TP PKK Malinau, Ny. Ping Yansen saat menyampaikan sambutannya. Ny. Ping Yansen juga mengucapkan selamat Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober 2019. Menurutnya ini adalah kesempatan
PERINGATAN : Dalam rangka memperingati HKG PKK Ke-47, juga dilakukan pelepasan balon oleh Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si di halaman Kantor Bupati Malinau, Rabu (2/10).
untuk menggunakan batik daerah yang merupakan hasil kerja nyata yang dilakukan oleh kader-kader PKK. “Mari para kader PKK Malinau lakukan bimbingan berkelanjutan di wilayah binaannya. Tingkatkan kinerja, buktikan dengan karya nyata tanpa pamrih,” ungkapnya. Dalam acara ini juga diberikan tanda penghargaan kepada kader PKK, penyerahan piala bergilir serta pemotongan tumpeng.(hms/kal)
HUMAS PEMKAB MALINAU
DERAP NUSANTARA
Senin 7 Oktober 2019
3
BAYU PRASETYO
SIDANG : Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla memasuki ruangan Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta pada Kamis (3/10/2019).
PRESIDEN JOKOWI TEKANKAN PEMBANGUNAN SDM DALAM RPJMN 2020-2024
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menjelaskan pemerintah berfokus kepada pembangunan sumber daya manusia (SDM) di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. “Untuk persiapan implementasi APBN tahun depan, 2020, ini ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian kita bersama. Bahwa 2020 program tahun pertama pada periode pembangunan RPJMN 2020-2024 yang kita fokuskan kepada pembangunan sumber daya manusia secara besar-besaran,” kata Jokowi dalam
sambutan pembukaan Sidang Kabinet Paripurna bertopik “Evaluasi Pelaksanaan RPJMN 2014-2019 dan Persiapan Implementasi APBN Tahun 2020” di Istana Negara, Jakarta, Kamis. Menurut Jokowi, hal itu dilakukan tanpa meninggalkan pembangunan infrastruktur yang sebelumnya telah berjalan. Presiden Jokowi mengarahkan agar reformasi pemerataan kualitas pendidikan menjadi fondasi dalam peningkatan kualitas SDM tersebut, serta program latihan kewirausahaan, “entrepreneurship’ yang
dimiliki masing-masing kementerian dan lembaga bisa disinergikan. Selain itu terkait upaya-upaya peningkatan investasi dan perdagangan, Presiden Jokowi mengatakan pemerintah telah membahasnya pada beberapa pekan terakhir. Dia berharap dapat segera menuntaskan upaya-upaya peningkatan investasi dan perdagangan antara lain seperti perbaikan perizinan, insentif, dan ketenagakerjaan. Sidang kabinet dihadiri oleh seluruh menteri Kabinet Kerja serta pimpinan lembaga.(*)
Kemendag Bakal Permudah Impor Barang Modal Tidak Baru
Pontianak Berharap Kampung Batik Jadi Kawasan Ekonomi Kreatif PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, berharap Kampung Batik yang terletak di Kampung Kamboja menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi kreatif di kota itu. “Kami berharap ke depannya Kampung Kamboja ini menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi kreatif maupun kuliner, dengan demikian berdampak pada meningkatnya perekonomian dan pendapatan warga. Pemkot Pontianak akan memfasilitasi pelaku ekraf, seperti pebatik, kuliner dan sebagainya itu,” kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Kamis. Dengan adanya kreativitas warga di sepanjang kawasan waterfront, katanya, akan semakin menarik minat orang untuk berkunjung ke kawasan tersebut. “Harapannya kawasan itu akan semakin berkembang dengan berbagai kreativitas warga yang ada di sekitar waterfront,” ujarnya. Lokasi Kampung Batik atau Kampung Kamboja yang berada di kawasan waterfront ini, menurutnya, sangat menguntungkan. Apalagi masih adanya rumah-rumah tradisional atau rumah lama di kawasan tersebut, sehingga semakin menambah kesan menarik bagi yang berkunjung. “Kawasan itu nantinya akan menjadi kawasan cagar budaya. Rumah-rumah tersebut bisa berfungsi menjadi rumah budaya yang diisi oleh para pebatik, kuliner, pelaku ekonomi kreatif dan sebagainya,” kata Edi. Dalam memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober, Kampung Batik yang berada di Gang
KOTA BATU - Kementerian Perdagangan (Kemendag) berencana untuk mempermudah importasi barang modal tidak baru dalam upaya mendorong iklim investasi dan kinerja ekspor di Indonesia. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan bahwa pelonggaran kebijakan terkait kemudahan importasi barang modal tidak baru tersebut diambil seiring dengan banyaknya relokasi industri di luar negeri yang berpeluang masuk ke Indonesia. “Sekarang banyak relokasi industri. Segera, yang akan kami lakukan adalah (kemudahan) terkait impor barang modal tidak baru,” kata Enggartiasto di Kota Batu, Jawa Timur, Kamis. Enggartiasto menjelaskan, kemudahan impor barang modal tidak baru tersebut bisa diberikan selama memenuhi persyaratan, di antaranya adalah komitmen perusahaan pengimpor untuk melakukan investasi di dalam negeri. Aturan yang akan dilonggarkan tersebut
Enggartiasto Lukita ANTARA/VICKI FEBRIANTO
salah satunya adalah Peraturan Menteri Perdagangan terkait rekomendasi izin impor barang modal tidak baru. Industri yang mengajukan importasi barang modal tidak baru tersebut, lanjut Enggar, harus benarbenar memerlukan barang modal tidak baru itu untuk keberlangsungan produksi di dalam negeri, dan bukan untuk diperjualbelikan. “Kementerian Perdagangan sudah diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo agar
peraturan menteri yang mengganggu investasi dan ekspor dicabut,” kata Enggartiasto. Enggartiasto menambahkan, selama ini, para investor yang akan melakukan relokasi industri dari luar negeri ke Indonesia perlu mendapatkan rekomendasi dari kementerian teknis untuk bisa melakukan impor barang modal tidak baru. “Perintah Presiden Jokowi, kalau sudah dibuktikan dengan investasi, ketika akan impor barang modal tidak baru tidak perlu lagi rekomendasi impor,” kata Enggartiasto. Beberapa waktu lalu sebanyak 33 perusahaan melakukan relokasi industri dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Dari total tersebut, sebanyak 23 perusahaan memilih pindah ke Vietnam, dan sisanya ke Malaysia, Kamboja, dan Thailand. Dari total 33 perusahaan yang melakukan relokasi industri itu, tidak ada satupun industri yang mengalihkan basis produksi mereka ke Indonesia. Investasi langsung asing, merupakan kunci menjaga perekonomian Indonesia.(*)
Tingkatkan SDM, 11 Delegasi RSUD Tarakan Hadiri AFCC ISTIMEWA
MEMBATIK : Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat berharap Kampung Batik yang terletak di Kampung Kamboja menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi kreatif di Pontianak.
Kamboja menggelar Festival Hari Batik Nasional dengan menulis batik terpanjang se-Kalimantan Barat, Rabu malam (2/10). Bentangan kain panjang ditulis oleh para pebatik yang sudah terlatih. Festival itu juga dihadiri Gubernur Kalbar Sutarmidji dan Ketua Dekranasda Provinsi Kalbar Lismaryani Sutarmidji. Keberadaan Kampung Batik di Kampung Kamboja, Kelurahan Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan, bakal menjadi salah satu industri unggulan di Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak optimistis hal itu bisa terwujud melalui sinergitas bersama Pemkot Pontianak serta perbankan. Sama halnya dengan Kampung Tenun di Pontianak Utara yang menghasilkan kain tenun corak khas pucuk rebung, Kampung Batik juga diharapkan bisa menciptakan karya batik dengan kekhasannya sendiri.(*)
JAKARTA - Delegasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan Provinsi Kalimantan Utara belum lama ini menghadiri ASEAN Federation Cardiology Congress (AFCC) 2019 in conjunction with Annual Scientific Meeting of Indonesian Heart Association (ASMIHA). Delegasi berjumlah 11 orang General Practicioner dan Internship, serta 2 Pendamping Dokter Specialis ini, membawa karya – karya ilmiah di Bidang Kardiologi dan Kedokteran Vaskular untuk dipaparkan pada ajang se Asia Tenggara itu. Karya yang dibawa berupa 1 Moderated Poster Research Presentation, 18 Postrer Research Presentation dan 1 Case Report Presentation. Total ada 20 karya ilmiah yang telah dibuat dan telah dipublikasikan di European Heart Journal Supplements. Pada kongres tersebut mencakup lokakarya, ceramah, debat, presentasi kasus studi baru, penghargaan peneliti muda, kertas gratis, presentasi poster dan simposium industri. Selama empat hari peserta menjalani sesi yang lebih interaktif, menampilkan pembaruan
HUMASPROVKALTARA
AJANG INTERNASIONAL : Delegasi RSUD Tarakan, Kaltara yang menghadiri AFCC 2019.
terbaru tentang praktik jantung akut, gagal jantung, pencegahan, hipertensi, sindrom kardiometabolik, pembedahan dan ekokardiografi. “Semoga menjadi berkah dan manfaat buat kemajuan RSUD Tarakan Kaltara, Kita Provinsi termuda tapi kita bisa jadi yang terdepan,” kata Direktur Utama RSUD Tarakan, dr M Hasby Hasyim belum lama ini. Pencapaian ini untuk mewujudkan misi
RSUD Tarakan yang ke-2, yaitu meningkatkan program Pendidikan melalui pelatihan dan penelitian. “Setiap hari Kamis, kami melaksanakan pembahasan tentang kasuskasus yang ada di RSUD dalam rangka peningkatan kemampuan dalam memberikan pelayanan,” jelasnya. Dengan kemajuan pesat dalam sains dan teknologi di bidang kardiologi, peran kita sebagai profesional di bidang ini terus berkembang, dan penting bagi kita untuk terus mendapatkan informasi terbaru melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan. “Kami percaya bahwa pertemuan seperti kongres ini akan merangsang pertukaran ide kreatif dan seirama dengan upaya pencapaian target penurunan penyakit kardiovaskular di Indonesia sebanyak 30 persen pada tahun 2030 dan mampu menekan penyakit tersebut di Kaltara yang kita ketahui pada tahun 2017 tercatat ada 121 kasus penyakit jantung iskemik yang menyebabkan kematian,” bebernya.(*)
Senin, 7 Oktober 2019
Alokasikan Rp 66 Miliar untuk Bangun 3 SMP TARAKAN - Program pendidikan yang dicanangkan Walikota Tarakan dr. H. Khairul M.Kes, sudah mulai berjalan dan memberi dampak nyata kepada para penuntut ilmu di Tarakan. Salah satunya yaitu jaminan tersedianya anggaran untuk tercapainya 8 tujuan pendidikan nasional, termasuk penyediaan sarana dan prasarana pendidikan. Terkait pembangunan fasilitas pendidikan di Tarakan, dr. Khairul selalu memantau langsung proses pembangunan secara rutin. Tujuannya agar dapat diketahui sejauh mana perkembangan pembangunan fasilitas pendidikan di Tarakan. Juga untuk
mengetahui secara berkala, apakah ada masalah di lapangan yang menghambat proses pembangunan. Salah satu proyek pendidikan yang dipantau langsung dr. Khairul adalah lokasi rencana pembangunan gedung SMPN 11 dan SMPN 14. dr. Khairul melakukan peninjauan langsung ke lokasilokasi yang direncanakan akan dibangun gedung kedua sekolah tersebut. Sedangkan untuk gedung SMPN 13, rencananya lokasinya di dekat SMPN 7 Tarakan. Ketiga SMP rencananya akan dibangun di kelurahan yang berbeda-beda. “Kami prioritaskan tanah yang
Tahun Depan dr. Khairul Programkan 1.000 Beasiswa Tak Mampu
MENINJAU : Walikota Tarakan dr. H. Khairul M.Kes meninjau lokasi rencana pembangunan SMPN 11 di Mamburungan.
lebih matang untuk dikerjakan, juga yang tidak perlu ditimbun lagi agar tidak memakan waktu dan dana yang lebih besar. Mudah-mudahan bisa dikerjakan tahun ini dan dapat dimulai proses pembangunannya. Harapan kami, tahun depan proyeknya bisa kelar dan mungkin sekolah baru tersebut bisa dimanfaatkan pada penerimaan murid tahun ajaran 2021,” terangnya kepada Benuanta. Melalui program multiyears, disediakan anggaran pembangunan Rp 22 miliar untuk satu sekolah. Total ada sekitar Rp 66 miliar untuk pembangunan 3 gedung sekolah yang maksimal memiliki
3 lantai. Khairul berharap dari 3 lantai tersebut, terdapat 33 ruang belajar, sehingga memenuhi standar maksimal yang menjadi syarat Kementerian Pendidikan. “Sejauh ini, tidak ada kendala terkait proyek pembangunan 3 gedung sekolah tersebut. Untuk tenaga pengajarnya sendiri sudah tersedia. Diambil dari rolling beberapa sekolah dan juga rekruitmen tenaga kontrak. Saat ini kegiatan belajar mengajar telah berjalan sejak tahun ajaran 2019/2020. Namun masih berlangsung dengan meminjam gedung sekolah lain,” lanjutnya.(adv)
TARAKAN – Selain membangun sekolah baru, program yang lain di bidang pendidikan Walikota Tarakan, dr. H. Khairul M.Kes dan Wakil Walikota Effendhi Djuprianto yang sudah berjalan adalah apreasiasi siswa berprestasi, berupa beasiswa. Selain itu juga jaminan ketersediaan biaya operasional pendidikan. Program ini selain untuk sekolah negeri, juga untuk sekolah swasta. “Kami juga memberikan jaminan kelancaran insentif untuk para guru di sekolah swasta dan tunjangan perbaikan penghasilan,” terang lebih jauh Khairul menerangkan. Program pendidikan lainnya yang masih diupayakan adalah beasiswa untuk 1.000 siswa tidak mampu. Menurut dr. Khairul, beasiswa tersebut akan dianggarkan di tahun 2020. Namun ia berharap, nantinya data yang diberikan oleh RT atau lurah maupun masyarakat benar-benar valid. Yakni siswa penerima bantuan benar-benar tidak mampu, agar subsidi yang diberikan tepat sasaran. “Pastinya data yang masuk akan dilakukan verifikasi berjenjang, termasuk juga home visit atau kunjungan tempat tinggal oleh masing-masing pihak sekolah dan sinkronisasi data dengan Baznas Kota Tarakan,” sambungnya. Program-program pendidikan dari Walikota ini berlaku untuk semua anak di Kota Tarakan, termasuk anak-anak yang berada di panti asuhan. “Semua anak di Tarakan mempunyai hak yang sama dalam mengenyam pendidikan dasar melalui program wajib belajar 9 tahun, termasuk teman-teman kita yang ada di panti asuhan,” tutup Khairul.(adv)
Reporter : Renaldo Stefan Editor : M. Yanudin
TNI PROFESIONAL KEBANGGAAN RAKYAT
SURAT KABAR MINGGUAN BENUANTA DIKELOLA DAN DITERBITKAN PT. ZARAH BENUANTA UTAMA
BADAN HUKUM PERSEROAN SK MENTERI HUKUM & HAK ASASI MANUSIA RI NOMOR AHU-0038885.AH.01.01 TAHUN 2018, SIUP. NO: 17-03/PM/362/XIX/2/2018. NPWP 85.817.237.2-723.000. NOTARIS : MUCHLIS TABRANI, SH. Penasihat: Kombes Pol Drs Zainal Arifin Paliwang, SH, MHum. Komisaris: Rachmawati SE. Direktur : Nur Aksa Yahya
Alamat Kantor: Jl. Gajah Mada, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Email : redaksibenuanta@gmail.com. Nomor Telepon & FAX : (0551) 382-3062
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: M. Yanuddin, Sekretaris: Dayana S.Pd, Redaktur: H Andy Mutholib, Kepala Biro Nunukan: Sultan, Staf Redaksi: Nicky Saputra, Ramli (Tarakan), Darmawan (Nunukan), Heri (Bulungan), Rico Jeferson, Yogi Wibawa, Mathew Umum:
Wartawan Surat Kabar Mingguan Benuanta dalam menjalankan tugas dibekali tanda pengenal, surat tugas dan namanya tercantum di susunan redaksi. Segera laporkan segala bentuk dan tindakan melanggar hukum dan Kode Etik Jurnalistik yang mengatasnamakan Surat Kabar Mingguan Benuanta.
Heru, Tata Letak: Firman Pamungkas, Heri, Iklan dan Sirkulasi: Muhammad Said, Hamzah, Kepala Percetakan: Bisma.
Senin 7 Oktober 2019
5
Bupati Laura Ajak Masyarakat Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Nunukan ke-20 NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan bersiap menyambut Hari Jadi Kabupaten Nunukan yang ke-20 tahun pada 12 Oktober 2019 mendatang. Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan, pada hari jadi kali ini Pemda Nunukan mengusung tema Bersinergi Membangun Kabupaten Nunukan Untuk Semua. “Saya mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama bergandengan tangan bersatu menyatukan tangan dan fikiran sesuai potensi dan kemampuan masing-masing untuk membangun Kabupaten Nunukan
yang lebih baik lagi,” kata Laura kepada benuanta.co.id. Ditambah Laura, ia juga mengucapkan terima kasih kepada unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan atas sinergitas yang terjalin baik selama ini. Selain itu, Ia juga mengajak Pangdam dan Kapolda serta seluruh masyarakat Pulau Sebatik untuk bersama sama-sama menyaksikan berbagai kegiatan dalam dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Nunukan. (*)
Reporter: Darmawan Editor : Nicky Saputra
30 Persen Pengelolaan Sampah akan Dibebankan ke Masyarakat NUNUKAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nunukan ingin mewujudkan Nunukan bebas sampah pada 2025 mendatang. Tujuannya agar Nunukan masuk dalam kategori kota layak huni Kepala Bidang (Kabid) Persampahan DLH Kabupaten Nunukan, Joned menjelaskan, pengelolaan sampah di lingkungan DLH tidak bisa hanya bertumpu ke penanganan yang dikerjakan oleh pemerintah. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 sudah diamanatkan, pemerintah diberi porsi hingga tahun 2025 sebanyak 70 persen untuk mengelola lingkungan, 30 persen dikelola oleh masyarakat. “Untuk Nunukan baru berkisaran 20 persen, kita baru menambah atau menuju 10 hingga 25 persen. Dengan mengadakan lomba Rukun Tetangga (RT) bersih ini adalah salah satu cara kita mendorong partisipasi masyarakat untuk turut serta dalam rangka bebas sampah,” kata Joned kepada benuanta.co.id, Rabu 2 Oktober 2019. Di Nunukan, sampah yang dihasilkan mencapai 32 ton per hari. Sedangkan yang bisa dikelola oleh pemerintah daerah sebanyak 20 ton dan masih ada 12 ton yang masih ada di lingkungan yang belum bisa dikelola.
“Itu yang sebenarnya kita dorong bagaimana warga berperan aktif, seperti ban bekas yang dahulu menjadi sampah dan saat ini sudah berguna. Tidak hanya itu, botol juga sudah berguna yang bisa dijadikan pagar dan sebagainya. Ini adalah salah satu cara mengubah sampah menjadi bermanfaat,” ungkapnya. Dalam penilaian lomba RT ini ada tiga criteria. Yaitu kebersihan lingkungan itu mencakup sanitasi, drainase, kemudian pengelolaan sampah itu 30 persen komposisinya. Sedangkan dari keindahan itu dari segi penghijauan dan tumbuhan obat keluarga, pohon lindung dan tata lingkungan, sebesar 30 persen. Sementara yang didorong itu adalah 40 persen dari partisipasi warga, yang dilihat dari program kerja dalam pengelolaan sampah dan sebagainya. “Untuk tahun ini hanya di Nunukan yang ada 31 RT dari delapan kelurahan dan satu desa yang ada di Binusan yang terlibat. Tahun depan akan diperluas lagi sesuai kemampuan kita,” imbuhnya. (*)
Reporter: Darmawan Editor : Nicky Saputra
LOMBA : DLH Nunukan bersama warga Nunukan saat mengadakan lomba bersih dan bebas sampah.
HJ. ASMIN LAURA HAFID
Nelayan dan Pembudidaya Rumput Laut Wajib Miliki Izin Usaha NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan memberlakukan pendaftaran registrasi usaha rumput laut dan pengurusan surat kapal, untuk diusulkan ke Provinsi Kalimantan Utara. Hal ini untuk mendapatkan izin lokasi di atas laut. Sebab kewenangan untuk melakukan aktivitas di laut 0 sampai dengan 12 mil, merupakan kewenangan provinsi. Kepala Seksi (Kasi) Pendataan Usaha Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan, Muhammad Ari Hartadi mengatakan, pihaknya telah mulai membuka pendaftaran bagi petani rumput laut, maupun nelayan pemukat ikan untuk mendapatkan izin di atas laut. Begitu juga dengan dokumen kapal, karena kebanyakan pemukat di Nunukan dan Sebatik tidak memiliki dokumen. “Dokumen kapal salah satu wajib untuk memilih pas kecil, kita juga sudah koordinasi dengan Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan yang akan membantu mengeluarkan pas kecil. Setelah itu kita akan memberikan bukti pencatatan kapal perikanan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang dikeluarkan oleh perikanan, karena setiap kapal harus memiliki itu sebagai izin usahanya di bidang penangkapan,” kata Ari kepada benuanta.co.id, Rabu 2 Oktober 2019. Saat ini petani rumput laut dan nelayan pemukat yang telah terdaftar sebanyak 1.500 orang. Dikatakan Ari, para petani rumput laut maupun pemukat ikan jarang mendapatkan informasi, sehingga dilakukanlah kembali pendaftaran. Hal itu juga disampaikan oleh penyuluh dari perikanan yang berada di lapangan agar para nelayan maupun petani ini bisa mendaftarkan usaha miliknya. Tidak hanya itu, beberapa bulan terakhir ini nelayan asal Nunukan sering masuk ke zona perairan Malaysia, hingga
MENDAFTAR : Proses pendaftaran dilakukan di Pos Dinas Perhubungan Limhiejung.
diamankan oleh pihak kepolisian Malaysia. Melihat hal itu Pemerintah Kabupaten Nunukan melakukan usulan dari titik koordinat dari semua pembudidaya dan pemukat yang akan diusulkan ke provinsi nantinya. “Setelah diusulkan ke provinsi, jika dari provinsi menyatakan itu di luar zonasi maka tidak akan dikeluarkan izin lokasinya. Kita berupaya untuk mengusulkan semua, tinggal kebijakan dari provinsi nantinya,” jelasnya. Sementara itu, sering terjadinya konflik antara masyarakat pembudidaya rumput laut dengan pemukat, sehingga dibentuklah forum budidaya dan pemukat. Forum tersebut bertunjuan mengkoordinir para petani dan pemukat, mulai dari tingkat bawah hingga koordinator dari kelurahan, kecamatan hingga ke kabupaten.
“Dengan dilakukan pendataan ini kita bisa tahu semua, karena pemukat maupun pembudidaya banyak yang datang dari luar yang bekerja secara dadakan. Kita juga mengantisipasi terjadinya konflik itu,” ungkapnya. Dengan dilakukan pendaftaran, ini untuk memberikan rasa aman kepada nelayan dan pembudidaya yang sedang beraktivitas di perairan Nunukan. Salah satu contoh jika nelayan yang sedang melakukan aktivitas menangkap ikan lalu ketabrak salah satu kapal, maka bisa ditindaklanjuti. Pendaftaran sendiri akan dilakukan selama 7 hari. Jika masih belum cukup, maka akan ditambah 7 hari ke depan. (*)
Reporter: Darmawan Editor : Nicky Saputra
6
Edisi Khusus Hut Ke-20 Kab. Nunukan
Laura Kembalikan Formulir ke Nasdem, “Kawal Satu Kali Lagi” NUNUKAN – Setelah memantapkan hati kembali bertarung di Pilkada Nunukan 2020 mendatang, Hj. Asmin Laura Hafid tak mau menyia-nyiakan waktu. Laura Hafid mengembalikan sendiri formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati (bacabup) di Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasdem Nunukan. Didampingi timnya, sang petahana ini mendatangi kantor Nasdem sekira pukul 11.30 Wita, Kamis 3 Oktober 2019. Laura berharap bisa menjalin kerja sama dengan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Nunukan untuk menjadi salah satu perahu politiknya dalam Pilkada nanti. Berkesempatan untuk bisa mengembalikan formulir sendiri dan alhamdulillah bisa bertemu
dengan teman-teman dari Nasdem di sekretariatnya,” kata Hj. Laura kepada benuanta.co.id, Kamis 3 Oktober 2019. Kompak menggunakan jaket warna putih bertuliskan “Kawal Satu Kali Lagi”, Laura antusias dapat dukungan dari Nasdem. “Harapan kita bagaimana nanti bisa bersamasama saya untuk mendukung Pilkada 2020 mendatang,” ucap Laura yang saat itu menggunakan hijab biru. (*)
SATU KALI LAGI : Hj. Asmin Laura Hafid mendatangi Sekretariat Nasdem untuk mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan Bacabup.
Reporter: Darmawan Editor : M. Yanudin
Udin Hianggio Daftar Bacagub di Demokrat dan Gerindra
DARMAWAN/BENUANTA
KEMBALIKAN: Hj Asmin Laura Hafid mengembalikan formulir pendaftaran Bacabup ke Sekretariat Demokrat Nunukan dan diterima langsung Ketua DPC H. Danni Iskandar, bersama ketua tim penjaringan, Yoseph Murang.
Kembalikan Formulir, Laura Datang ke Sekretariat Demokrat NUNUKAN – Setelah mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan bakal calon bupati (Bacabup) ke Sekretariat Partai Nasdem, Hj. Asmin Laura Hafid melanjutkan mengembalikan formulir ke Sekretariat Demokrat Nunukan, Jalan Tien Soharta, Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan, Kamis 3 Oktober 2019. Kedatangan Hj. Asmin Laura Hafid ini diterima langsung Ketua DPC Demokrat Nunukan, H. Danni Iskandar bersama ketua tim penjaringan, Yoseph Murang. Kedatangan Asmin Laura yang merupakan Bupati Nunukan ini merupakan bagian dari keseriusan untuk mengikuti prosedur dan mekanisme yang ada di Demokrat.
“Pengambilan formulir beberapa hari lalu dilakukan tim saya. Tapi hari ini saya berkesempatan mengembalikan sendiri,” kata Laura kepada benuanta. co.id, Kamis (3/10). Laura berharap, Demokrat menjadi salah satu partai yang mendukungnya pada Pilkada Nunukan 2020 mendatang. Untuk saat ini, Laura belum memberitahu siapa yang akan mendampinginya. Dirinya lebih dulu akan membentuk tim yang akan melakukan survei. “Untuk masalah wakil tidak bisa saya ambil keputusan sendiri, nantinya akan banyak pertimbangan yang harus kita lakukan dalam rapat internal partai. Nantinya pasti yang terbaik untuk masyarakat
TANJUNG SELOR – Bakal Calon Gubernur (bacagub) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Udin Hianggio terus membangun komunikasi dengan sejumlah partai politik (parpol) di Kaltara, sekaligus mendaftarkan diri sebagai bacagub Pilkada 2020 mendatang. Mantan Ketua DPRD dan Walikota Tarakan periode 2008-2013 itu sebelumnya telah mendaftar dan menyerahkan berkas sebagai bacagub di PDI Perjuangan. “Hari ini, Senin (1/10/2019) saya mendatangi sekretariat DPD Partai Demokrat dan partai Gerindra mengambil berkas pendaftaran, sekaligus untuk bersilahturahmi dengan pengurus partai. Untuk itu saya tidak mengutus perwakilan. Apalagi terhadap Parpol yang telah mengusung pada Pilkada 2015 lalu,” ungkapnya kepada benuanta.co.id. Disinggung namanya digadanggadang sebagai salah satu kandidat kuat bacagub Kaltara, Udin Hianggio yang kini menjabat Wakil gubernur Kaltara menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat Kaltara dan partai politik yang memiliki mekanisme
penjaringan bakal calon. “Saya siap menerima apa yang sudah diputuskan parpol, jika nantinya hasil survei menempatkan saya di urutan kedua (wakil), harus saya terima dan tidak bisa memaksakan kehendak,” ujarnya. Sebagai bacagub Petahana, Udin Hianggio mengaku belum mengantongi nama bacawagub yang akan mendampinginya bertarung pada Pilkada yang dilaksanakan secara serentak di Indonesia pada 2020 mendatang. Namun, Ia berharap siapapun bakal calon kepala daerah Kaltara dapat mengutamakan kebersamaan dalam membangun provinsi ke 34 ini. “Belum ada nama (cawagub), tapi saya ingin yang memiliki visi dan misi yang sepaham dan punya niat membangun Kaltara. Jangan sampai setelah rakyat memilih, kita melupakannya,” pungkasnya.(*)
Reporter: Darmawan Editor : M. Yanudin
Nunukan,” beber Laura. Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Nunukan, H. Danni Iskandar menyampaikan, Hj. Asmin Laura Hafid merupakan orang pertama yang mengembalikan formulir penjaringan. Sementara yang telah mengambil formulir ada 6 orang. “Untuk teman-teman yang sudah mengambil formulir, usahakan dikembalikan secepatnya, karena penutupan akan kita lakukan pada tanggal 14 Oktober 2109,” jelasnya. (*)
Reporter: Darmawan Editor : M. Yanudin
MENDAFTAR : H. Udin Hianggio mendaftar ke Partai Demokrat dan Partai Gerindra.
Hut Ke-20 Kab. Nunukan
Edisi Khusus
Tanggal 12 Oktober 1999 Drs Bustaman Arham lantik di Jakarta sebagai Bupati Nunukan pertama.
Tanggal 25 Desember 1999 Dibentuk Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan. H Mansyur Husin menjadi Ketua DPRD Nunukan didampingi Drs H Ngatijan Achmadi, Muslimin SH dan Mayor Samuji. Sebanyak 14 orang pejabat dilantik untuk mengisi jabatan struktural.
Tanggal 28 Desember 1999 Dilantik 20 orang anggota DPRD Nunukan.
Sebelum tahun 1999 Kabupaten Nunukan berstatus kecamatan dibawah Kabupaten Bulungan. -Bupati Bulungan RA Besing Mempelopori terbentuknya pemekaran Kabupaten Bulungan.
Tahun 1999
Perjalanan 20 Tahun Kabupaten Nunukan Luas Wilayah Jumlah Penduduk Motto Jumlah Kecamatan Jumlah Desa
:14.247 kilometer persegi : 193.390 jiwa (tahun 2017) : Penekindi Debaya :19 kecamatan : 232 Desa
a. Lahir Undang-undang nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. b. Kabupaten Bulungan mengusulkan pemekaran Kabupaten Bulungan, yaitu Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau. c. Pemekaran ini sesuai Undang-undang nomor 47 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau,Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Barat, dan Kota Bontang pada tanggal 4 Oktober 1999. d. Nunukan resmi menjadi kabupaten dengan membawahi 5 kecamatan, yakni Kecamatan Lumbis, Sembakung, Nunukan, Sebatik dan Krayan.
Tanggal 11 April 2001 Dipilih Bupati Nunukan defitinif melalui sidang paripurna DPRD. Pasangan H Abdul Hafid Ahmad – Drs Kasmir Foret MM terpilih mengalahkan pasangan Drs H Bustaman Arham – H Ali Karim dan Drs H Aseng Gusti Nuch – H Arsyad Talib SE.
Tanggal 30 Mei 2001 Pasangan H Abdul Hafid Ahmad – Drs Kasmir Foret MM dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati masa bakti 2001-2006 oleh Gubernur Kaltim Suwarna Abdul Fatah.
Tahun 2006 Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nunukan digelar. Empat pasang calon, yakni H Abdul HafidAchmad - Kasmir Foret, Asmah Gani – M Syawal Pamulang, Mashur Alias – Yepta Bertho dan Ir Yakub – H Arifuddin Ali. Pasangan H Abdul Hafid Ahmad – Drs Kasmir Foret MM kembali terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati masa bakti 2006 – 2011.
Desember 2010 Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nunukan digelar. Pasangan Drs Basri-Asmah Gani mengalahkan Asmin Laura Hafid-Karel Sompoton, Ir Faridil MT-Jabbar MSi dan HM Thomas Alfa Edison-Ruman Tumbo bertarung. Pasangan Basri-Asmah Gani menjadi Bupati dan Wakil Bupati Nunukan masa bakti 2011-2016.
Tahun 2016 Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nunukan digelar. Pasangan Hj Asmin Laura Hafid – H Faridil Murad berhasil menumbangkan Basri – Yefta Berto STh, Hj Asmah Gani – Haji Andi Kasim dan Mashur Bin Mohd Alias – Selutan Tadem. Hj Asmin Laura Hafid – H Faridil Murad menjadi Bupati dan Wakil Bupati masa bakti 2016-2020. Dari berbagai sumber
Nunukan Bukan Berusia 20 Tahun, Tapi 100 Tahun?
Dimulai dari Guru Panyit Hingga Sejarah Belum Valid Selama ini, warga Kabupaten Nunukan hanya mengetahui Kabupaten Nunukan telah berusia 20 tahun. Tapi tahukah Anda bahwa Bumi Tunon Taka – sebutan lain Kabupaten Nunukan—sudah berusia 100 tahun? RONNY MERANDA, Koran Benuanta SIAPA yang tak kenal dengan Kesultanan Bulungan? Kebesaran namanya saat itu tersiar hingga ke tanah melayu sampai ke Pulau Sulu, Filipina. Wilayah kekuasannya juga luas sehingga meninggalkan jejak sejarah yang diyakini tak bisa dibantah. Di kutip dari sejarahnya, di setiap daerah kekuasaan Kerajaan Bulungan terdapat distrik yang dipimpin seorang pembakal. Sebuah sebutan untuk kepala kampung. Dari sekian banyak distrik yang dipimpin Kerajaan Bulungan, salah satu distrik yang menjadi cikal bakal ramainya Pulau Nunukan adalah Distrik Sembakung. Pusat distrik ini adalah di Desa Atap yang saat ini menjadi Ibu Kota Kecamatan Sembakung. Dikisahkan, saat Distrik Sembakung menjadi salah satu daerah kekuasaan Kerajaan Bulungan, Pulau Nunukan sudah ramai oleh nelayan dari berbagai asal. Mereka singgah menambat perahu sekaligus beristirahat. Konon, sebuah kisah menyebut kata Nunukan berasal dari kata Nenukon. Bukan sebatas kata. Nenukon atau Nunukon, lebih tepatnya Nunuk adalah kata dalam bahasa Tidung untuk menyebut nama pohon beringin. Untuk memastikan sejarah itu, Koran Benuanta menemui dua tokoh Tidung yang mengetahui sejarah ini. Mereka adalah Datu Norbeck dan Haji Sura’i. Sejarah yang ramai dibicarakan dan membuat penasaran tersebut dengan gamblang disampaikan kedua tokoh ini. Untuk memulainya, Haji Sura’i menyebut, usia 100 tahun
Ukuran 300 x 430 mm Jenis kertas : Houtvrij Schrijfpapier 60 gram Oplah : 3.700 exp Cetak : 16 halaman Terbit : Hari Senin Penyebaran : Kalimantan Utara
PRICE LIST IKLAN BACAANNYA MASYARAKAT KALIMANTAN UTARA
SPESIFIKASI Full colour Dalam 1 Hal 274mm x 404 mm Full colour Dalam ½ halaman 274 mm x 202
HARGA Rp. 15.000.000
Rp. 7.500.000
SPESIFIKASI Full colour Dalam ¼ halaman 135 mm x 202 mm Full colour 1 halaman 274 mm x 404 mm
7
HARGA Rp. 3.750.000
Rp. 10.000.000
Nunukan dimulai saat seorang pria bernama Guru Panyit diutus Kesultanan Bulungan ke Nunukan sebagai pembakal atau kepala kampung pada tahun 1919. “Jika dihitung, sampai sekarang 2019, Nunukan sudah genap 100 tahun ditandai dengan dipercayakannya Guru Panyit menjadi Pembakal sebagai pemerintah yang sah sampai tahun 1931,” katanya sembari memperlihatkan foto penerus Guru Panyit, yakni Guru M Soeleman yang memimpin hingga tahun 1950. Selanjutnya, Distrik Nunukan dipimpin Mohd Yusuf yang berkuasa tahun 1950 hingga tahun 1955 yang disusul Mohd Bakri Hasan yang berkuasa hingga tahun 1973. Di masa ini juga ada pemerintahan yang lebih tinggi seperti Asisten Wedana atau asisten bupati, camat hingga bupati seperti saat ini. Semua kisah ini juga dituangkan dalam dua buku yang diperlihatkan Sura’i, yakni Sejarah Singkat Suku Tidung dan Nunukan yang ditulisnya sendiri dan buku Sejarah Nunukan pra Kolonial Belanda Sampai Pra Otonomi Daerah yang digarap Lisran Sap MAp. Melihat pentingnya sejarah ini, Sura’i pun berharap, sejarah ini bisa disampaikan kepada khalayak bahwa Nunukan sudah berusia 100 tahun disamping berusia 20 tahun secara konstitusional melalui Undang-undang nomor 47 tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Kabupaten Malinau, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Barat dan Kota Bontang. “Karena di setiap daerah bahkan di dunia harus punya identitas. Tak terkecuali Nunukan, dan Suku
SPESIFIKASI HARGA Full colour Back Cover ½ halaman Rp. 5.000.000 274 mm x 404 mm
SPESIFIKASI Full colour Cover Benner 50 mm x 274 mm
Full colour Cover Kuping 65 mm x 68 mm
ADVETORIAL Full colour 1 halaman
Rp. 1.500.000
HARGA Rp. 4.795.000
Tidung yang punya sejarah ini sehingga sama-sama harus kita jaga,” imbuhnya seraya mengajak warga Suku Tidung merayakan 100 tahun Nunukan Desember 2019 mendatang di Desa Binusan. “Ayo kita ramaikan dan kita resapi dan dalami makna budaya ini dengan baik,” imbuhnya. Sementara itu, Datu Norbek menceritakan, kerajaan tertua Tidung awalnya ada di Majelutung di Kabupaten Tana Tidung (KTT). Raja pertamanya bernama Akidu. Selanjutnya, tampuk kerajaan diteruskan oleh keturanannya bernama Akibu lalu diteruskan Akisam, kemudian Aki Jay dan Aki Benayub yang merupakan raja terakhir waktu itu. Kerajaan ini kemudian lenyap akibat bencana alam. Yang selamat meninggalkan Kampung Majelutung, kemudian tumbuh menjadi kelompok-kelompok baru, sehingga berkembang menjadi Kesultanan Bulungan. Salah satu rajanya bernama Sultan Kasimmudin. Raja inilah yang memberikan mandat kepada Guru Panyit untuk berdayung ke Pulau Nunukan untuk memimpin Distrik Nunukan, tepatnya di daerah Binusan. “Nunukan itu sebenarnya telah berusia 100 tahun, karena pada waktu itu sudah ada pemerintahan di Desa Binusan di bawah Kerajaan Sultan Bulungan,” ungkapnya. Datuk Norbeck mengaku, sebenarnya saat ini belum ada sebuah literatur yang dapat mengupas tentang sejarah Suku Tidung dengan tepat. Pasalnya, sejarah Suku Tidung diperoleh melalui dari cerita turun-temurun yang masih mengandung banyak versi. Bahkan, kata dia, tidak ada buktibukti dalam bentuk tulisan atau gulungan-gulungan naskah kuno yang bisa membuktikan cerita tersebut. (*) SPESIFIKASI Full colour ½ halaman
Rp. 2.500.000
Full colour 1/4 halaman
Rp. 1.250.000
Rp. 5.000.000
Alamat Kantor: Jl. Gajah Mada, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Email : redaksibenuanta@gmail.com. Nomor Telepon & FAX : (0551) 382-3062
HARGA
HALAMAN DEPAN HALAMAN DALAM ADVETORIAL
Berlaku Hingga Akhir Desember 2019
0551 382 3062 0822 5479 8852
8
HUT Kab. Nun
Edisi Khusus
MEMBANGUN NUNUKAN UNTUK SEMUA Libatkan Seluruh Stakeholder, Ulang Tahun Nunukan Terasa Spesial
NUNUKAN – Mengangkat tema ‘Bersinergi Membangun Kabupaten Nunukan untuk Semua’, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan sepertinya sedang bernostalgia ke awal terbentuknya kabupaten ini. Ya, dua puluh tahun silam lahir sebuah motto Penekindi Debaya. Frasa penyemangat ini berarti ‘Membangun Daerah’, sehingga dinilai sejalan dengan semangat membangun yang sejak awal ditanamkan para pendiri Kabupaten Nunukan. Bupati Nunukan,Hj Asmin Laura Hafid SE MM mengatakan, tema yang mereka gaungkan bukan sekadar memiliki nilai histori yang tinggi, tapi juga untuk menekankan bahwa Kabupaten Nunukan harus dibangun dengan baik dan utuh. Bersinergi dalam membangun, kata Laura, harus dilakukan di semua lini. “Sebenarnya, kita lakukan juga (bersinergi) di pemerintah daerah. Tema ini kan lebih menekankan lagi bahwa dalam pemerintahan, dalam bekerja dan dalam memimpin suatu daerah, memang diperlukan sinergi,” ungkap Laura kepada Koran Benuanta belum lama ini. Perempuan yang pernah duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur ini juga menyebut, selama kepemimpinannya, keterlibatan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam pembangunan sangat baik. Selain itu, Pemkab Nunukan juga melibatkan masyarakat dalam pengawasan serta menjaga hasil kerja pemerintah. Sinergitas itu juga berlanjut dengan melibatkan perusahaan perusahaan dalam membantu proses pembangunan di Bumi Tunon Taka –sebutan lain Nunukan. “Sinergi ini tidak hanya dari lingkup Forkopimda saja, tapi bagaimana Pemda dan Forkopimda, termasuk juga seluruh lapisan masyarakat kita, harus bersama-sama bagaimana membangun daerah kita. Caranya bisa beragam,” kata Laura. Bahkan dalam sambutannya di depan pimpinan dan anggota DPRD Nunukan, Jumat 4 Oktober 2019 lalu, Laura menekankan kata kunci HUT Kabupaten Nunukan ke 20 tahun ini. Menurutnya, sinergi sebuah proses atau interaksi yang menghasilkan keseimbangan yang harmonis dalam pembangunan. “Sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal dalam membangun. Dan memastikan hubungan kerjasama yang produktif serta kemitraan yang menghasilkan karya, yang bermanfaat dan berkualitas,” paparnya. Dan yang terpenting, lanjutnya, bersinergi berarti saling menghargai perbedaan ide, pendapat dan bersedia saling berbagi. Bersinergi juga berarti tidak mementingkan diri sendiri namun untuk kepentingan semua pihak. “Untuk itu, di kesempatan ini saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat mulai dari pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, para pelaku usaha untuk bersama sama menyatukan visi sesuai tugas pokok dan fungsi serta tanggung jawab masing masing untuk bersama sama membangun Kabupaten Nunukan yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (nat)
Kado Spesial HUT Kabupaten Nunukan ke 20 1. RUMAH PRATAMA SEBATIK - Dibangun tahun 2017 - Anggaran Rp 24,6 miliar (DAK Kemenkes RI) 2. PASAR RAKYAT ADIL SEJAHTERA (PARAS) PERBATASAN - Dibangun tahun 2017 - Anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan 3. PUSKESMAS NUNUKAN - Dibangun tahun 2018 - Anggaran Rp 4,5 miliar (DAK reguler 2018) - Letaknya di samping kantor Kelurahan Nunukan Timur. 4.PEMEKARAN KECAMATAN LUMBIS OGONG - Lahir 2 kecamatan, yakni Kecamatan Lumbis Pansiangan dan Lumbis Hulu - Pemekaran diusulkan tahun 2015 (Kabag Pemerintahan dijabat Muhammad Effendi) - Upaya pemekaran dilakukan tahun 2017 - Gubernur Kalimantan Utara bersurat ke Kementerian Dalam Negeri tanggal 26 Maret 2019 - Kemendagri menjawab surat Gubernur Kaltara 6 Mei 2019 agar segera memenuhi seluruh persyaratan formal. -Sudah mendapatkan nomor register sehingga siap diresmikan. 5.AMBULANS UDARA UNTUK WARGA KRAYAN - Bekerja sama dengan maskapai MAF (Mission Aviation Fellowship) - Untuk pasien di wilayah Krayan yang ingin dirujuk ke rumah sakit terdekat. - Layanan ini diberikan dengan memberikan subsidi penerbangan. - Telah terbang perdana dari Bandara Yuvai Semaring, Rabu 25 September 2019 lalu. 6.SENAM RAKYAT PERBATSAN YAMETO - Diambil dari lagu Dayak Lundayeh Yamu Ame Tonge - Penata gerak, aransemen dan ide kreatifnya asli Nunukan
6 Kado Spesial Laura-Faridil untuk Nunukan NUNUKAN – Hari ini, Rabu 12 Oktober 2019 menjadi hari paling penting bagi Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM dan Wakil Bupati Nunukan Ir H Faridil Murad SE MT. Berdiri sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, pasangan ini menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan ke 20 dengan memberikan kado spesial kepada warga Nunukan. Soal kado spesial ini, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid menekankan, pemberian kado tersebut adalah kewajiban Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Namun, Laura bertutur, yang paling penting dari seluruh kado tersebut adalah ikut menjaga semangat kerja Pemkab Nunukan dalam membangun. Ini perlu dilakukan agar terobosan-terobosan yang lahir bisa berguna bagi masyarakat. “Dalam waktu dekat, bertepatan dengan HUT Nunukan ke 20 itu, (kado
spesial) akan kita sampaikan kepada masyarakat,” ungkap Laura kepada Koran Benuanta belum lama ini. Kado yang pertama adalah program ambulans udara. Program ini lahir atas kerja sama antara Pemkab Nunukan dengan Maskapai MAF (Mission Aviation Fellowship) dan sudah berjalan sejak bulan lalu. Kerjasama ini unjuk menjawab harapan masyarakat Krayan dan Krayan Selatan yang ingin berobat ke rumah sakit rujukan. “Tahun ini kita resmikan ambulans udara, khusus untuk pelayanan kesehatan untuk warga kita yang ada di wilayah pedalaman terpencil, di Krayan dan Krayan Selatan. Jadi ini diperuntukkan untuk masyarakat kita yang sifatnya rujukan. Jadi, yang tidak mampu tertangani di Krayan, nanti kita akan bantu ongkos ambulansnya, akan kita subsidi,” ungkap perempuan kelahiran Tawau 10 Agustus 1985 ini kepada Koran Benuanta saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.
Selanjutnya, bertepatan dengan HUT Kabupaten Nunukan ke 20, Pemkab Nunukan akan launching Pasar Rakyat Adil Sejahtera (Paras) Perbatasan di Jalan Lingkar, Nunukan. Pasar ini, kata Laura, akan menjadi pusat perekonomian sekaligus menjadi pusat hiburan warga Nunukan di masa mendatang. Yang membanggakan Laura, pasar ini dibangun atas partisipasi perusahan-perusahaan yang ada di Kabupaten Nunukan. “Jadi, non-APBD. Bersinergi dengan pihak ketiga untuk mewujudkan sinergitas membangun Nunukan. Dan Alhamdulillah, nanti kita akan gelar soft openingnya,” kata bupati berparas ayu ini. Selanjutnya, Bupati Nunukan dan Wakil Bupati Nunukan juga akan meresmikan Rumah Sakit Pratama, Sebatik. Rumah sakit ini sebenarnya sudah berfungsi, namun Laura berharap, kado ini bisa disampaikan kepada warga Nunukan secara langsung bersamaan dengan
perayaan HUT Kabupaten Nunukan ke 20, Sabtu 12 Oktober 2019. “Kita sudah membangun akses jalannya. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita tingkatkan lagi. Tentunya sesuai dengan kemampuan anggaran. Termasuk fasilitasnya di sana, kita mendapat bantuan dari pemerintah pusat,” jelasnya. Pemkab Nunukan juga memastikan, Puskesmas Nunukan di samping Kantor Kelurahan Nunukan Timur ikut diresmikan di puncak peringatan HUT Kabupaten Nunukan ke 20, hari ini. “Selain itu Puskesmas Nunukan, yang kelima adalah kado untuk wilayah 3. Akan kita resmikan juga pemekaran Kecamatan Lumbis Hulu dan Lumbis Pansiangan,” jelasnya. Terakhir, yakni kado keenam, Bupati dan Wakil Bupati akan me-launching Senam Rakyat Perbatasan Yameto. Senam ini diiambil dari lagu Dayak Lundayeh Yamu Ame Tonge. Penata gerak, aransemen dan ide kreatifnya asli Nunukan. (nat)
“Tahun ini kita resmikan ambulans udara, khusus untuk pelayanan kesehatan untuk warga kita yang ada di wilayah pedalaman terpencil, di Krayan dan Krayan Selatan. Jadi ini diperuntukkan untuk masyarakat kita yang sifatnya rujukan. Jadi, yang tidak mampu tertangani di Krayan, nanti kita akan bantu ongkos ambulansnya, akan kita subsidi”
nukan Ke-20
PENGHARGAAN Rekor Muri Pengibaran Bendera Terbanyak HUT RI ke – 72 Rekor Muri Olahan Makanan Semangka dan Melon Terbanyak Top Pembina Bumd 2018 dan Tahun 2019 Pembayar Pajak Terbesar di Kalimantan Utara oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tarakan Juara 2 MTQ Tingkat Provinsi 2018 Opini WTP dari BPK RI Kaltara 2017 Opini WTP dari BPK RI Kaltara 2018 PR Indonesia Best Communicators 2017 Figure Governance Of Indonesian Achievement 2017 Kartini Award 2018 Indonesia’s Attractiveness Award 2018 Penghargaan Daerah Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) Tahun 2017 oleh Menkumham Penghargaan Pengelolaan Kepegawaian Terbaik Penghargaan Percepatan Pembangunan Wilayah Perbatasan Khususnya di Krayan LPPD Terbaik di Kaltara Penghargaan Sertifikat Adipura oleh Kementerian Lingkungan Hidup Bupati Peduli Olahraga Kabupaten Peduli Anak dan Perempuan Penghargaan OPD Terbanyak Bayar Pajak di Kaltara Penghargaan Indonesia Visionary Leader (IVL) Season III & IV 2019 oleh Mendagri Golden Siwo Award PWI Sebagai Bupati Peduli Olahraga 2019 PDAM Nunukan Top BUMD 2019 Penghargaan WTP oleh BPK RI Tahun 2019 Pelayanan Publik Terbaik Kepada Dinas Disdukcapil dan PTSP Camat Berprestasi Terbaik 1 Tingkat Provinsi Tahun 2019 Penghargaan Kabupaten Sehat 2017 oleh Menkes RI Piagam Penghargaan Lencana Darma Bakti Piagam Penghargaan Lencana Pancawarsa 1 BKPSDM Kab Nunukan sebagai Pengelola Kepegawaian Terbaik oleh BKN
Edisi Khusus
MELAWAN DEFISIT DENGAN KERJA NUNUKAN – Persoalan defisit anggaran yang ‘mengganggu’ roda pemerintahan di kabupaten dan kota di KalimantanUtara (Kaltara) juga dirasakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Olehnya, Pemkab Nunukan dituntut irit, bahkan harus mencari jalan keluar agar persoalan defisit tidak mengganggu kinerja aparatur dan pembangunan di Kabupaten Nunukan. Kepada Koran Benuanta, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM mengaku, persoalan defisit menjadi tantangan tersendiri baginya dan seluruh perangkat yang dia pimpin. Dengan kondisi ini, mereka ‘dipaksa’ bekerja lebih keras agar bisa mendulang kemakmuran bagi seluruh warga Nunukan. “Sejauh ini masyarakat memang mendambakan pembangunan yang lebih meningkat. Tapi di satu sisi, kita memang sedang terkendala dengan defisit anggaran itu. Apakah defisit melemahkan kita? Jawabannya, tentu tidak,” ungkapnya. Defisit justru membangkitkan gairah mereka bekerja. Namun Laura menyayangkan, masih ada warga yang masih terprovokasi dengan informasi semu. Dia menekankan, Kabupaten Nunukan adalah beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang harus ditopang bersamasama. Pemerintah, kata dia, tanpa dukungan warga dan seluruh perangkat pemerintahan hanya akan jalan di tempat. “Artinya begini,dalam menyusun anggaran APBD, itu kan porsinya sudah sangat jelas sekali. Kita punya kewajiban-kewajiban dalam postur APBD. Ada 20 persen (anggaran) pendidikan, 20 persen kesehatan dan 10 persen dana desa, itu minimal. Jadi, ketika anggaran tak maksimal mengakomodir semua dengan kondisi defisit, tentu harus dicari bersama jalan keluarnya,” ungkapnya. Laura pun membandingkan, era kepemimpinan bupati sebelumnya yang anggaran APBD-nya bisa mencapai Rp 2 triliun lebih dengan berbagai sumber pendapatan. Sementara, di era kepemimpinannya hanya sekitar Rp 800 miliar lebih saja yang harus berhadapan dengan berbagai persoalan yang dialami seluruh daerah di tanah air, yakni defisit. “Dan belum tentu Rp 800 miliar ini juga sesuai dengan itu transfernya. Nah ini yang kadang-kadang masyarakat belum mengerti mekanisme yang semacam ini, selalu berasumsi yang negatif,” jelasnya. Kendati minim anggaran, Laura mengaku tak surut semangat dalam membangun Nunukan. “Kita tidak pernah mundur jika bicara soal pembangunan Nunukan. Segala upaya akan kita lakukan kemajuan Nunukan dan kesejateraan masyarakat kita,” imbuhnya. (nat)
Sejauh ini masyarakat memang mendambakan pembangunan yang lebih meningkat. Tapi di satu sisi, kita memang sedang terkendala dengan defisit anggaran itu. Apakah defisit melemahkan kita? Jawabannya, tentu tidak”
9
10
Hut Ke-20 Kab. Nunukan
Edisi Khusus
Untuk
Nunukan SEMOGA semakin bertambah usianya, Nunukan semakin terdepan, berkah dan masyarakat semakin sejahtera. Masalah bisa teratasi dengan baik, terutama krisis listrik yang saat ini melanda Nunukan. Jayalah Kabupaten Nunukan. SELAMAT ulang tahun Kabupaten Nunukan ke 20. Semoga bisa membawa pengaruh yang lebih baik lagi dan membawa masyarakat ke arah yang lebih maju. Salam hormat saya kepada Bupati cantik Bupati Nunukan. Semoga Bupati cantik selalu diberikan kesehatan dan diberikan kesempatan kedua kalinya memimpin Nunukan. Selamat ulang tahun Kabupaten Nunukan. Semoga semakin jaya, masyarakatnya semakin makmur. Norhayati Andris Ketua DPRD Kaltara
TAK terasa Kabupaten Nunukan sudah 20 tahun. Tak mudah sampai pada tahap ini. Semoga kita semua diberi kesehatan dan kemampuan untuk terus mengabdi pada kota yang kita cintai ini. Jaya terus Nunukan! Hj Rahma Leppa Ketua DPRD Nunukan
DIRGAHAYU Kabupaten Nunukan ke 20. Semoga tambah maju dan jaya. Semoga pula, pemimpin dan warganya diberikan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin ya Robbal ‘Aalamiin. dr H Khairul Mkes Walikota Tarakan
SEMOGA Kabupaten Nunukan semakin maju, semakin berkembang di segala sektor. Baik infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakatnya. Semoga Bupati sebagai eksekutif dan legislatif terus bersinergi untuk kemajuan kabupaten yang kita cintai ini.
Muhammad Nasir SPi Anggota DPRD Kaltara
MUDAH-mudahan kedepan Kabupaten Nunukan makin baik. Pemerintah dan legislatif juga semakin baik dalam bekerja, sehingga berdampak pada pembangunan di Kabupaten Nunukan dan berjalan dengan baik. Kalau sudah begitu, masyarakat juga akan merasakan dampak baiknya. Sukses selalu Nunukan.
SEBUAH kehormatan bisa memantau langsung perkembangan Kabupaten Nunukan yang cukup pesat. Selamat ulang tahun yang ke 20. Semoga rakyatnya makin sejahtera. Rumah Tumbo SH Tokoh masyarakat/mantan Anggota DPRD Nunukan
H Irwan Sabri SE Wakil Ketua DPRD Nunukan
Andi Muhammad Akbar Wakil Ketua DPRD Kaltara SEBAGAI putra asli Kalimantan Utara saya melihat perubahan pembangunan di Nunukan, mulai dari kecamatan menjadi kabupaten. Bahkan, ketika masih dipegang pak Hafid, bahkan sampai Ibu Laura, kelihatan kemajuan Kabupaten Nunukan. Di bawah kepemimpinan ibu Laura Kabupaten Nunukan maju pesat, termasuk pembangunan infrastruktur di daerah perbatasan, pedalaman, dan daerah tertinggal.
SEMOGA harapan dan doa kita tentang Nunukan terus terlaksana dan terkabul. Semoga Nunukan semakin berdaya, mandiri dan masyarakatnya sejahtera.
UCAPAN saya, pertama soal keamanan. Harus terus kondusif, mengingat ini menjelang Pilkada. Kedua, harus ada pemerataan pembangunan dan yang ketiga, harus terus meningkatkan prestasi pemerintahan hingga ke tingkat nasional.
Agustinus Palentek Sekretaris DPRD Nunukan
Abdullah Warga RT 08 Desa Atap, Sembakung
SAYA, pribadi dan keluarga mengucapkan selamat ulang tahun ke 20 Kabupaten Nunukan. Semoga semakin semangat, semakin adil dan merata pembangunannya di wilayah kecamatan yang ada di Nunukan. Harus tambah sukses dan tambah maju.
SEMOGA Kabupaten Nunukan bisa mencetak generasi muda berprestasi dan unggul di berbagai bidang. Pemkab Nunukan juga harus bisa memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan bukan hanya pembangunan infrastruktur semata.
Marli Kamis Tokoh Masyarakat Dayak/ Anggota DPRD Kaltara
Suprianto Haseng Sebatik
Prof Dr Drs Adri Patton MSi Rektor Universitas Borneo Tarakan
TIDAK mudah mencapai dan membangun wilayah yang begitu luas, namun saat ini kabupaten Nunukan telah memberikan sarana prasarana dan birokrasi yang memudahkan masyarakat. Selamat untuk Ibu Bupati Laura yang telah memimpin Nunukan dengan baik, sehingga diharapkan kedepannya wilayah perbatasan Indonesia khususnya Nunukan, Sebatik, tidak kalah dengan wilayah negeri tetangga. Dr Ana Sriekaningsih SE MM Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tarakan
DIRGAHAYU Kabupaten Nunukan ke 20. Dengan tema “Bersinergi membangun Kabupaten Nunukan untuk semua, saya berharap Nunukan kedepan semakin jaya dan sejahtera. Salah hormat kami dari warga Krayan.
HARAPAN saya, Nunukan bisa lebih maju lagi dengan berbagai macam inovasi dan kreativitas pemuda dan masyarakatnya. Bebas dari pengaruh narkoba serta aman dan damai. Untuk pemimpinnya, agar mampu memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat dan memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya.
Markus SE Tokoh Pemuda Krayan
Muhammad Rusli Nunukan
Life Style
Edisi Khusus Hut Ke-20 Kab. Nunukan
Intip Gaya Seksi dengan Berbagai Macam Motif Batik
DI Hari batik nasional ini, penyanyi cantik Gisella Anastasia ikut merayakan. Ya, Gisel memang senang kembaran pakai batik bareng Gempi lho. Kaum mama muda pasti senang dengan gaya Gisel saat memakai batik. Terlebih padu-padan batiknya bisa jadi inspirasi buat banyak kalangan. Di sini akan dirangkum lima gaya Gisel pakai batik, ada juga yang kembaran bareng Gempi. Penasaran kan? Yuk simak artikelnya berikut ini, diintip dari Instagram pribadinya @gisel_la. 1. MoDIsnya berbalut Dress batIk parang Gisel dan Gempi dinilai mirip kakak-adik saat memakai outfit
batik parang satu ini. Mereka pilih warna biru muda dengan sentuhan warna motif putih, jadi terlihat eye catching. Siapa yang suka dengan gaya mereka yang satu ini? 2. kInclong banget pakaI batIk MotIf sulawesI Tak melulu pakai motif batik dari Jawa, Gisel juga tampil anggun dengan dress batik yang memikat. Kalau dilihat detail, motif batik pilihannya itu berasal dari Sulawesi. Gayanya makin cantik dan pilihan warnanya cocok di kulit. 3. taMpIl kasual Dengan vest batIk Memakai skinny pants putih dan t-shirt hitam, Gisel juga berani memadukan dengan outfit
batik. Dia pilih vest batik yang terlihat kasual. Walau begitu pun, penampilannya tetap kece. 4. pIlIhan gaya Dengan long Dress batIk Agar lebih terkesan formal dan ayu, Gisel pakai long dress batik. Dia pun pamer lekuk tubuh ketika mengenakan long dress ini. Gayanya terkesan berbeda dan lebih memikat. 5. seksInya berbalut boDycon Dress Merah Duh, kalau lihat Gisel pakai baju merah dijamin bikin gagal fokus. Seperti gayanya yang satu ini, Gisel pakai batik printing modern dengan gaya khasnya. Gisel pun lebih memesona saat pakai batik ini.(mrt/okz)
11
12
Olahraga
Edisi Khusus Hut Ke-20 Kab. Nunukan
RAJA : Grant Holloway dari Amerika Serikat merebut gelar juara dunia lari halang rintang 110m putra pertamanya setelah finis pertama dengan catatan waktu 13,10 detik di Doha, Qatar, 2 Oktober 2019.
Grant Holloway Rajai Lari Halang Rintang 110m Putra
QATAR - Grant Holloway dari Amerika Serikat merebut gelar juara dunia lari halang rintang 110m putra pertamanya, Rabu waktu setempat, dalam lomba dramatis yang ditandai dengan tumbangnya juara bertahan Omar McLeod. Holloway yang berusia 21 tahun, yang turun gelanggang dengan bekal waktu tercepat musim ini 12,98 detik, dengan mulus meluncur melewati 10 rintangan untuk melewati garis finis dengan catatan waktu 13,10 detik, lima per seratus detik di depan Sergey Shubenkov. “Lomba ini diberkati,” kata Holloway seperti dikutip Reuters. “Tujuan saya adalah hanya untuk datang ke sini dan menyelesaikan setiap putaran.” Favorit juara nomor ini sang juara bertahan dari Jamaika Omar McLeod seketika tercecer di belakang setelah menyentuh salah
satu rintang sehingga roboh untuk kemudian berlomba dan mencapai garis finis terakhir. Masalah McLeod itu mengganggu juara Liga Diamond Orlando Ortega yang berada di jalur berikutnya sehingga dia hanya bisa finis pada urutan kelima dengan catatan waktu 13,30 detik. McLeod mengaku merasakan tekanan pada hamstring saat pemanasan dan sempat menganggap bakal hilang. “Saya sudah siap berlomba, saya sudah menunjukkan siap,” kata McLeod. “Saya sudah bersiap sebaik mungkin untuk mempertahankan gelar saya.” Diuntungkan oleh insiden menimpa McLeod, Shubenkov, juara dunia edisi 2015, meraih medali perak dunia keduanya berturutturut dengan catatan waktu 13,15 detik. Holloway dan Shubenkov sama-sama mengaku tidak tahu
kekacauan yang terjadi di lintasan samping mereka. “Dalam tayangan ulang, saya melihat seorang jatuh ... yang lain merayakan,” kata Shubenkov. “Saya kira, ‘Saya telah melewatkan semuanya’.” Atlet Rusia itu meraih medali ketiga untuk atlet netral resmi setelah medali emas lompat galah putri dan lompat tinggi minggu ini. Seperti semua orang Rusia lainnya yang berlomba di Doha, Shubenkov tak bisa mengenakan warna nasionalnya dan mengibarkan bendera Rusia selama merayakan kesuksesan karena federasi atletik negara itu masih ditangguhkan akibat skandal doping. Medali perunggu menjadi milik juara Eropa Pascal Martinot-Lagarde yang tuntas terpaut 0,03 detik di belakang Shubenkov untuk memberi Prancis medali kedua pada kejuaran dunia atletik di Qatar ini.(*)
Bola
Edisi Khusus Hut Ke-20 Kab. Nunukan
5 Calon Peraih Trofi Ballon d’Or 2019 per Oktober
PENGHARGAAN trofi Ballon d’Or 2019 akan segera digelar pada Desember. Memasuki Oktober 2019, calon-calon kuat penerima penghargaan bergengsi tersebut kembali muncul. Bulan lalu, FIFA telah memberikan trofi penghargaan pemain terbaiknya kepada Lionel Messi. Lalu apakah nama Messi akan menjadi calon kuat untuk menerima penghargaan Ballon d’Or? Berikut lima calon peraih trofi Ballon d’Or 2019 per Oktober. 1. MOHAMED SALAH Mohamed Salah memiliki performa yang luar biasa pada September. Bersama, dua rekannya, Sadio Mane dan Roberto Firmino, Salah muncul sebagai pemain yang tak ada bandingannya. Pada bulan September, Salah tercatat telah mencetak satu gol dan satu assist. Khusus assist, Salah mendapatkan assist tersebut saat membawa Liverpool meraih kemenangan 2-1 atas Chelsea. 2. CRISTIANO RONALDO
Ronaldo adalah salah satu pemain terhebat. Mungkin Ronaldo tidak sebagus dulu, tetapi ia masih menjadi pemain andalan Juventus. Terakhir, Ronaldo mampu mencetak gol dalam 3 pertandingan berturutturut bersama Juventus. Meski, ia saat ini menempati urutan keempat, tetapi masih ada peluang dari Ronaldo untuk mendapatkan trofi. 3. LIONEL MESSI Pada September, Messi kembali beraksi untuk Barcelona setelah absen awal musim karena cedera lutut. Meski ia hanya mendaftarkan satu assist sejak comeback melawan Borussia Dortmund di Liga Champions, tetapi kiprah Messi sebelum cedera tidak bisa diremehkan. Itulah mengapa dia memenangkan Penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2019. Kita pun tidak terkejut dengan hasil itu. Bahkan bukan tidak mungkin juga, Messi mampu merebut Ballon d’Or pada tahun ini. 4. VIRGIL VAN DIJK
Beberapa sempat memprediksi Van Dijk akan meraih penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2019. Meski meleset, tetapi Van Dijk masih dipercaya akan merebut trofi individu bergengsi lainnya yakni Ballon d’Or. Seperti diketahui, ia adalah raksasa besar yang memiliki efisiensi dalam mencetak gol juga menjaga pertahanan. Karena itu, nama Van Dijk akan tetap muncul sebagai favorit di Ballon d’Or pada tahun ini. 5. RAHEEM STERLING Sterling mengalami performa apik pada September. Sejak musim lalu, pemain berpaspor Inggris itu disebut-sebut memiliki peluang besar untuk memenangkan Ballon d’Or. Pada September ini, ia memiliki tiga gol dan dua assist. Meski namanya sedikit mengejutkan berada di posisi atas, tetapi sudah saatnya kita menerima Sterling sebagai salah satu yang terbaik di dunia sepakbola saat ini. (bad/okz)
13
14
Iptek
Edisi Khusus Hut Ke-20 Kab. Nunukan
Pakai Earphone Sambil Posel Di-charge Bisa Sebabkan Kematian? JAKARTA - Kasus ponsel meledak saat digunakan mendengarkan musik sambil di-charge kerap terjadi. Apakah benar pakai earphone sambil ponsel dicharge bisa menyebabkan kematian? Pengamat gadget Lucky Sebastian secara teknis menjelaskan, ponsel yang di-charge, sedang dipakai atau tidak, bisa saja meledak jika ada sistem yang salah. Karena saat di-charge, pada baterai terjadi reaksi kimia dan menghasilkan panas. “Saat di-charge dan digunakan, panas yang dihasilkan memang bisa berlebih, karena prosesor bekerja,
sementara baterai sendiri juga menghasilkan panas dari proses charging,” ujarnya dalam sebuah kesempatan. Namun dikatakannya, rata-rata smartphone saat ini sudah cukup pintar. Ketika smartphone sedang di-charge dan digunakan, chip pengatur charging akan memperlambat proses charging, apalagi ponsel yang sudah menerapkan teknologi fast charging, sehingga panas yang dihasilkan tidak berlebih. “Jika panas melebihi batas, pasti akan ada peringatan kalau device overheating,” ujarnya. “Biasanya kalau tersetrum ada bekas terbakar.
Saya kira penyebab meninggalnya korban tidak ada kaitannya dengan mendengarkan musik sambil smartphone di-charge,” jelasnya. Dia mencontohkan, banyak orang yang berpergian di kereta api atau dalam penerbangan, beristirahat sambil mendengarkan musik dari ponsel yang di-charge dan tidak terjadi apa-apa. “Jadi mungkin saja korban-korban dalam kasus ini meninggal akibat sebab lain. Untuk tahu lebih jelas, hasil otopsi yang akan memberikan keterangan soal itu,” simpulnya.(rns/dtk)
Gunung Es Besar Hancurkan Lapisan Es Antartika JAKARTA - Gunung es besar seukuran kota Sidney telah menghancurkan lapisan es di Antartika. Menurut Australian Antarctic Division ukurannya bisa mencapai 1.636 kilometer persegi. Dilansir dari laman 9news, Rabu (2/10/2019) ahli glasiologi, Ben Galton-Fenzi mengungkapkan bahwa para peneliti mendeteksi hal tersebut di Antartika Timur dengan bantuan pencitraan satelit. “Paling menarik untuk dilihat adalah bagaimana hilangnya es ini akan mempengaruhi lautan meleleh di bawah lapisan es yang
tersisa dan kecepatan es mengalir dari benua,” kata Ben. Helen Amanda Fricker, dari Scripps Institution of Oceanography di AS, mengatakan para ilmuwan pertama kali melihat keretakan hampir 20 tahun lalu. “Kami memperkirakan gunung es besar akan pecah antara 2010-2015. Kami tahu itu akan terjadi pada akhirnya, itu tidak persis seperti yang kita harapkan,” kata Fricker. Pada tahun 2017, gunung es berukuran 5.800 kilometer persegi diturunkan dari lapisan es Larsen C di Antartika.(ahl/okz)
Mancanegara
Edisi Khusus Hut Ke-20 Kab. Nunukan
15
100 Orang Tewas Akibat Hujan Lebat di India TEWAS : Pengawal pribadi Raja Salman bin Abdulaziz dikabarkan tewas tertembak.
Pengawal Pribadi Raja Salman Tewas Ditembak Temannya
HUJAN : Suasana hujan di salah satu kota di India. Hujan deras masih terus berlangsung di India, belakangan ini.
NEW DELHI - Setidaknya 100 orang tewas di wilayah India utara dalam tiga hari terakhir ini akibat hujan lebat yang telah merendam jalan-jalan, bangsal-bangsal rumah sakit dan rumah-rumah. Puluhan perahu dikerahkan di jalan-jalan yang terendam air hujan lebat di Patna, ibu kota negara bagian Bihar usai hujan lebat yang jauh lebih deras daripada biasanya. Otoritas setempat menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (30/9), setidaknya 27 orang telah tewas
di Bihar dan 63 orang lainnya tewas di negara bagian Uttar Pradesh sejak Jumat (27/9) waktu setempat. Dengan hujan lebat diprediksi masih akan turun, para pakar cuaca menyatakan bahwa September ini bisa menjadi bulan yang paling banyak curah hujannya dalam waktu lebih dari 100 tahun terakhir. “Patna sendiri telah mencatat curah hujan 226 milimeter sejak Jumat,” kata pejabat tanggap bencana Bihar, M. Ramachandru seperti dikutip AFP. Foto-foto yang beredar memperli-
hatkan para pasien berbaring di tempat tidur di rumah sakit milik pemerintah yang terendam air hujan, Nalanda Medical College and Hospital di Patna. Hujan lebat juga melanda wilayah India selatan dan negara bagian Gujarat di India barat. Di negeri itu, musim hujan tahunan biasanya berlangsung dari Juni hingga September. Musim hujan yang penting bagi para petani di seluruh wilayah Asia Selatan itu, telah menewaskan sekitar 650 orang di India, Nepal, Bangladesh dan Pakistan pada Juli tahun ini. (ita/dtk)
JEDDAH – Seorang pengawal pribadi Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz dilaporkan tewas ditembak oleh salah seorang temannya. Otoritas Arab Saudi mengatakan bahwa penembakan itu disebabkan oleh pertengkaran pribadi. Berdasarkan keterangan kepolisian yang dilansir BBC, Jenderal Abdel Aziz al-Fagham mengunjungi seorang teman ketika dia bertengkar dengan Mamdouh bin Meshaal Al Ali pada Sabtu malam. Dalam sebuah pernyataan polisi mengatakan Ali meninggalkan rumah yang terletak di Jeddah itu sebelum kemudian kembali dengan senjata yang ia gunakan untuk menembak Fagham. Jenderal Fagham meninggal karena luka-lukanya di rumah sakit, sementara Ali tewas ditembak setelah menolak menyerah kepada polisi. Tujuh orang lainnya juga
terluka dalam insiden itu. Korban luka-luka termasuk dua orang di rumah teman yang dikunjungi Jenderal Fagham, serta lima personel keamanan yang terlibat dalam baku tembak. Jenderal Fagham cukup terkenal di kalangan warga Saudi.Dia dekat dengan Raja Salman dan masa dinasnya yang panjang termasuk melayani sebagai pengawal pribadi mendiang Raja Abdullah. Kematiannya memunculkan banyak penghormatan di media sosial, menggambarkan sang jenderal sebagai “pahlawan” dan “malaikat pelindung”. Raja Salman bin Abdulaziz yang saat ini berkuasa naik takhta pada 2015, namun banyak yang melihat bahwa kekuasaan di kerajaan sebenarnya dipegang oleh Putra Mahkota, Mohammed bin Salman. (dka/okz)
Edisis Khusus Hut ke-20 Kab.Nunukan
Udang Goreng Bumbu Bawang
Tepung Paling Pas untuk Membuat Donat Agar Tak Bantat SIAPA yang tak tahu kue yang satu ini. Yup, donat adalah salah satu kue yang disukai banyak orang di seluruh dunia. Donat yang empuk dan lezat akan jadi camilan yang cocok untuk semua kalangan usia. Nah, salah satu kunci penting agar donat tak bantat adalah pemilihan tepung yang pas. Donat yang gagal mengembang bisa jadi disebabkan oleh pemakaian tepung terigu yang kurang
tepat. Untuk membuat donat diperlukan tepung yang kaya gluten alias tepung
INGIN menu udang yang berbeda? Udang Goreng Bumbu Bawang cocok untuk menu makan malam Anda. Bahan: 250 gram udang 2 siung bawang putih, haluskan 1/2 sdt ketumbar 1/2 sdt garam 1/4 sdt kaldu penyedap bubuk 1 sdm mentega Minyak goreng, secukupnya 1 buah jeruk nipis, peras airnya Cara Membuat: Cuci bersih udang, buang isi kepalanya dan beri perasaan air jeruk nipis. Untuk udang dengan ukuran kecil, kulit udang
terigu yang berprotein tinggi. Kandungan gluten yang tinggi akan membuat adonan makin kenyal. Ini karena adonan memiliki kemampuan untuk memerangkap gas karbondioksida yang dihasilkan ragi saat proses fermentasi. Tepung ini bakal membuat adonan makin mengembang dan teksturnya jadi lebih lembut. No more donat bantat dengan penggunaan tepung yang tepat. (int)
tidak perlu dikupas. Jika udang sudah dicuci bersih dan diberi perasaan air jeruk nipis, campur udang dengan bumbu yang telah dihaluskan. Diamkan udang bersama bumbu kira-kira selama 20 - 30 menit agar bumbu meresap. Panaskan minyak goreng, tambahkan 1 sdm mentega ke dalamnya. Goreng udang yang telah diberi bumbu hingga berwarna merah kecokelatan. Angkat udang goreng yang telah matang, tiriskan dan sajikan selagi masih hangat. Selamat memasak dan semoga suka. (int)
0813-4761-1268
JALAN SLAMET RIYADI, KAMPUNG BUGIS, KELURAHAN KARANG ANYAR (DEPAN VIHARA)
Indoor
Indoor & VIP Room
Outdoor
datang & habiskan waktu berharga bersama keluarga & teman...
Menu Baru Spot Baru Atmosfer Baru Ruang Indoor VIP yang Nyaman (Cocok untuk Acara ulang tahun, Acara keluarga, Acara Formal dll. Ruangan juga dapat di atur sesuai kebutuhan)
di bandar seafood jibe cafe & resto... JL. Mulawarman NO. 7 RT. 42 (Depan Trakindo) Karang Anyar, Tarakan Barat, Kota Tarakan
Free Fotografi Dokumentasi