HARGA DI TARAKAN: Rp 10.000,-
KORAN MINGGUAN Edisi L SENIN 30 SEPTEMBER 2019
w w w. b enua nta . co. id
BACAANNYA MASYARAKAT KALIMANTAN UTARA
email:redaksibenuanta@gmail.com 0551-382 3062 0822 5479 8852
BERAU
KUTAI BARAT
JAGUNG, BAWANG MERAH
PADI, JAGUNG
BULUNGAN
PASER
PADI, CABAI, BAWANG MERAH
PADI, CABAI, BAWANG MERAH
NUNUKAN
KOTA WARINGIN BARAT
3 KABUPATEN DI KALTARA BERPOTENSI SEBAGAI PENYANGGA KEMANDIRIAN PANGAN IBU KOTA BARU DI KALIMANTAN
PADI, CABAI, BAWANG MERAH
MALINAU PADI, JAGUNG
PADI, JAGUNG, CABAI, BAWANG MERAH, TEBU
KOTA WARINGIN TIMUR PADI, JAGUNG, CABAI, BAWANG MERAH, TEBU
TANAH BUMBU
KETAPANG
PADI, CABAI
CABAI
TANAH LAUT
KAPUAS HULU
PADI, JAGUNG, CABAI, BAWANG MERAH
PADI, CABAI, BAWANG MERAH
KAB. KUTAI KARTANEGARA
KAB. PENAJAM PASER UTARA
Pangan Ibu Kota untuk
Bulungan Kirim Proposal, Nunukan dan malinau bagaimana?
ing Suara Mnirta Bung A
ITIK DARI MENGGEL ITIS DAN FIRMASI M TERKON KOLOM KR LU BE NG PI YA KO G UN WAR
PECINTA KOPI: “Pangan Untuk Ibu Kota” BUNG ANTA: “Kalau harga rumput laut mahal, petani bisa apa? ”
Tiga kabupaten di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai layak menjadi penyanggah pangan Ibu Kota Negara (IKN) yang akan pindah ke Kalimantan Timur (Kaltim). Ketiga kabupaten itu adalah Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan. Bahkan, saat Menteri Pertanian yang diwakili oleh Inspektur Jenderal Kementan, Justan Riduan Siahaan pada acara Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) II Kaltara, Kabupaten Bulungan telah menyerahkan proposal kepada Kementerian Pertanian untuk dibahas kesiapannya. Dari pengamatan benuanta.co.id di lapangan, tidak mudah menjalankan tugas baru tersebut. Pasalnya, lahan yang luas di sejumlah daerah tidak semuanya ditunjang dengan akses jalan dan produksi. Jika Kabupaten Bulungan merasa sudah siap, bagaimana dengan Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan? B a c a
s e l a n j u t n y a
d i
h a l a m a n
8 - 9
2
Senin 30 September 2019
Konsep Bhinneka Tunggal Ika Harus Dipahami Pemuda Seminar Seni Dan Budaya Dayak Di Desa Wisata Pulau Sapi MALINAU - Rangkaian kegiatan Mubes VI Persekutuan Dayak Lundayeh (PDL) Malinau Tahun 2019 terus berlanjut. Siang tadi, Selasa (23/9) berlokasi di Rumah Adat Ulung Buaye, Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, dilaksanakan agenda Seminar Seni dan Budaya Dayak dengan narasumbernya, Ketua Umum DPP PDL Dr. Yansen TP, M.Si, Ketua DPRD Malinau Wempi W. Mawa SE, R Masri Sareb Putra, Dr. Ir. Dolvina Damus, M.Si, Dr. Drs. Kristian, M.Si, Dr. Afri ST. Padan. SP, M.Si. Kegiatan ini melibatkan anak-anak muda seperti pelajar SMP, SMA, sanggar tari dan organisasi kepemudaan. Segabai moderator dalam acara ini adalah tokoh muda berbakat Malinau, Halim Pratama, ST., MT. Menurut Yansen TP, generasi muda saat ini harus diberikan pengertian, pemahaman dan keyakinan, sebenarnya seperti apa hidup kita sebagai
warga negara yang berbangsa dan bernegara dalam kontek Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kata Yansen TP, konsep negara kita adalah Bhinneka Tunggal Ika. Apa yang dimaksudkan dengan Bhinneka Tunggal Ika? Yaitu berbeda-beda tetapi satu juga. Yang mutlak diajarkan di sini adalah tentang suku, agama dan segala sesuatu yang berkaitan dengan perbedaan tersebut. “Nah anak-anak muda ini harus punya, tahu dan paham tentang hal tersebut agar kita tidak punya keraguan akan hilangnya norma-norma Bhinneka Tunggal Ika di masa depan,” ujar Yansen TP yang juga Bupati Malinau ini. Lanjut Yansen TP, konsep Bhinneka Tunggal Ika jangan sekedar dibaca, tetapi harus dipahami apa sebenarnya yang berbeda. Seperti halnya juga agama, Yansen TP berpesan agar generasi muda tahu ada banyak keyakinan-keyakinan dan tata cara agama
agar mereka paham, mengenal dan menjaganya sebagai kekayaan bangsa. Terkait dengan seni dan budaya, menurut Yansen TP itulah yang menunjukkan identitas bangsa. Bangsa Indonesia dikenal dari keunikan dan keanekaragaman seni dan budayanya yang terpelihara turun temurun. “Generasi masa depan kita harus memahami dan menjaga kemurnian nilai-nilai budaya bangsa, sehingga pengertian berbeda-beda tapi satu juga tetap terpelihara sampai kapanpun,” ungkapnya. Yansen TP berharap ke depannya even-even yang dilaksanakan daerah ini diisi oleh anak-anak muda sebagai pelakunya. Dalam artian, kapan lagi generasi muda mampu berkarya dan berkreasi jika hanya menyaksikan tanpa terjun ke lapangan dan mendapatkan pengalaman untuk bekal di masa depan. (hms)
SEMINAR : Dr. Yansen TP, M.Si memberikan materi dalam kegiatan seminar Seni dan Budaya Dayak dalam rangkaian Mubes VI Persekutuan Dayak Lundayeh (PDL) Malinau 2019.
Samakan Persepsi dan Pemahaman Melalui Rakor Bamag
Asisten Administrasi dan Umum Buka Rakor Bamag Malinau Tahun 2019
WISUDA : Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Intimung, Dr. Yansen TP, M.Si mewisuda 142 mahasiswa Politeknik Malinau.
Dr. Yansen TP Wisuda 142 Mahasiswa Politeknik Malinau MALINAU – Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Kabupaten Malinau, Drs. Tan Irang, M.AP membuka Rapat koordinasi (Rakor) Bamag Kabupaten Malinau Tahun 2019, yang diikuti 17 denominasi gereja di GKII Tanjung Lapang, Selasa (24/9). Dalam laporan ketua panitia, Pdt. Rusli Rining menyampaikan, tujuan pelaksanaan rakor adalah untuk menyatukan pemahaman dan persepsi tentang tanggung jawab gereja dalam menghadapi isu-isu yang terjadi. Baik di dalam maupun di luar gereja. Selain itu, rakor ini bertujuan untuk menyatukan secara erat hubungan antar gereja (Oikumene). “Diharapkan
juga melalui rakor ini dapat merumuskan suatu tindakan atau solusi konkret dalam menghadapi isu-isu global yang terjadi,” ujarnya. Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Drs. Tan Irang, M.AP menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Malinau menyambut baik kegiatan ini. Karena selain bisa menelaah apa saja tantangan yang terjadi di Bumi Intimung, sekaligus menjadi wadah untuk menyatukan persepsi dan berbagai pandangan untuk menyusun program yang akan dilaksanakan untuk membentengi umat terhadap tantangantantangan mendatang. berpesan agar kita semua
mampu melihat permasalahan ataupun tantangan yang terjadi secara objektif. Sehingga keputusan-keputusan yang dihasilkan pada rapat koordinasi kali ini merupakan sebuah strategi yang tepat dan berguna. Baik bagi gereja, terlebih lagi berguna bagi Kabupaten Malinau yang kita cintai ini,” pesannya. “Harapan saya semoga bapak, ibu, saudara semua sebagai peserta rakor hendaknya berpartisipasi aktif pada kegiatan ini. Sehingga dapat berkoordinasi dengan baik untuk melahirkan keputusan yang tepat dan benar, demi kemajuan dan perkembangan gereja di Kabupaten Malinau,” pungkasnya.(hms)
MALINAU – Sebanyak 142 mahasiswa Politeknik Malinau diwisuda, Senin (23/9). Mahasiswa yang diwisuda di antaranya pada Prodi Administrasi Bisnis berjumlah 4 orang, Prodi Akuntansi 14 orang, Prodi Manajemen Informatika 79 orang, dan Prodi Budidaya Tanaman Perkebunan sebanyak 45 orang. Para mahasiswa ini diwisuda oleh Dr. Yansen TP, M.Si selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Intimung di Ruang Tebengang Kantor Bupati Malinau. Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada wisudawan dan wisudawati. “Atas nama pribadi, pemerintah daerah dan yayasan pendidikan saya menyampaikan ucapan selamat kepada wisudawan dan wisudawati, serta seluruh keluarga yang hadir pada kesempatan pagi hari ini, atas keberhasilan
yang telah dicapai oleh saudarasaudara menyelesaikan studi pendidikan Diploma IV dan meraih gelar sarjana terapan,” ucapnya. Dr. Yansen TP juga menyampaikan ucapan selamat kepada yayasan dan seluruh jajaran civitas akademika Politeknik Malinau, yang telah melaksanakan dengan sungguh-sungguh prinsip-prinsip penyelengaraan kegiatan pendidikan pada politeknik Malinau. Sehingga melahirkan para intelektual-intelektual muda yang diharapkan nanti sebagai penerus aktivitas pembangunan Malinau, bangsa dan negara. Menurut Dr. Yansen TP, sarjana terapan artinya ilmu dan pengetahuan yang diraihnya adalah ilmu yang saatnya siap untuk dilaksanakan. Oleh sebab itu, dengan dilaksanakan wisuda kedua ini, ada sejuta harapan yang sangat besar dari kita semua khusus-
DIBUKA : Drs. Tan Irang, M.AP membuka rapat koordinasi (Rakor) Bamag Kabupaten Malinau Tahun 2019, Selasa 24 September 2019.
nya pemerintah daerah bahwa Malinau semakin beranjak lebih berkualitas lagi. “Satu yang menjadi tanggung jawab besar bagi kita semua adalah bagaimana saatnya saudara-saudara yang pada hari ini diwisuda harus siap menjalankan ilmunya di lapangan,” ujarnya. Hal ini dikarenakan mereka tidak hanya kuliah untuk mendapatkan predikat seorang sarjana, tapi kuliah untuk mendapatkan ilmu dan saatnya mengubah dan membangun masyarakat Malinau. “Harapan saya selaku dewan pembina dan pimpinan daerah, mengharapkan agar tanggung jawab belajar tidak berhenti karena saudara selesai di wisuda, tapi tanggung jawab saudara adalah membangun kapasitas dan meningkatkan mutu kualitas, aktivitas pembangunan Malinau,” pungkasnya.(hms)
DERAP NUSANTARA
Senin 30 September 2019
3
BAYU PRASETYO
PEMBAHASAN : Suasana rapat terbatas bertopik “Penataan dan Persyaratan Penanaman Modal” yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (25/9/2019).
PRESIDEN BAHAS UPAYA PENATAAN PENANAMAN MODAL
HUMASPROVKALTARA
INFRASTRUKTUR : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat meninjau proses pengerjaan salah satu jalan nasional di Kaltara, belum lama ini.
Rp 598,4 Miliar untuk Infrastrukur Jalan dan Jembatan TANJUNG SELOR - Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pada 2019 ini, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendapakan alokasi anggaran untuk penanganan ruas jalan nasional senilai Rp 485,9 miliar. Realisasinya, dari target penanganan jalan sepanjang 564,45 kilometer, 60 persen di antaranya sudah terlaksana. Demikian disampaikan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, sesuai informasi Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) I Wilayah Kaltara Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan, baru-baru ini. “Realisasi fisik pembangunan jalan nasional di Kaltara hingga saat ini, rata-rata sudah di atas 60 persen. Di antaranya, ruas jalan Sekatak Buji-Malinau. Pengerjaan jalan ini, berupa pemeliharaan,” kata Gubernur. Untuk ruas
jalan Sekatak Buji-Malinau sendiri, realisasi fisiknya mencapai 81,93 persen per 12 September 2019. “Nilai kontrak pengerjaan pemeliharaan jalan ini sebesar Rp 169,2 miliar dengan sistem tahun jamak atau multiyears contract,” jelas Irianto. Dengan anggaran tersebut, turut dilaksanakan pemeliharaan terhadap jalan serta jembatan di ruas jalan nasional. Yakni, pemeliharaan jalan menuju standar dan jembatan di Bulungan dengan nilai kontrak Rp 192,5 miliar. Realisasi fisiknya, kinui mencapai 51,06 persen. Lalu, pemeliharaan jalan Tanjung Selor-Tanjung Palas-Sekatak Buji dengan realisasi pengerjaan mencapai 62,03 persen. “Juga ada kegiatan pemeliharaan jalan Malinau-Mensalong-SP 3 Apas yang realisasinya mencapai 66,20 persen,” ungkap Gubernur.(*)
Indonesia Terpilih Jadi Penyelenggara Pertemuan Parlemen Eurasia 2020
KAZAKHSTAN - Indonesia terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Parlemen Negara-Negara Eurasia ke-5 (The 5th Meeting of Speakers of the Eurasian Countries’ Parliaments/MSEAP) tahun 2020. “Indonesia mendapat dukungan dari negara Eurasia. Banyak yang berminat, namun Indonesia terpilih sebagai penyelenggara MSEAP tahun 2020,” kata Wakil Ketua DPD-RI Darmayanti Lubis, di sela 4th Meeting of Speakera of Eurasian Countries Parlements/MEAP), di Kazakhstan, Selasa waktu setempat. Darmayanti mengatakan, lokasi penyelenggaraan MSEAP 2020 diserahkan sepenuhnya kepada DPR/MPR/DPD periode berikutnya, alternatifnya bisa di Jakarta, Bali, atau Jogja.
Selain Darmayanti dan sejumlah delegasi dari DPD-RI, pertemuan yang dihadiri 50 ketua parlemen dari 84 negara itu, juga dihadiri Wakil Ketua DPR-RI Fadli Zon yang didampingi sejumlah anggota DPR dan DPD. MSEAP sebelumnya digelar di Moskow (2016), Seoul (2017), Turki (2018), Kazakhstan (2019). Darmayanti menjelaskan, pada tahun 2020 saat Indonesia menjadi penyelenggara MSEAP harus lebih bagus dan diharapkan jumlah peserta negara-negara yang hadir bisa lebih besar. “Indonesia di kawasan Asia Tenggara mempunyai posisi yang sangat strategis. Karena itulah negara-negara Eurasia meminta secara khusus agar Indonesia menjadi tuan rumah pada 2020,” katanya.(*)
JAKARTA - Presiden Joko Widodo membahas upaya penataan penanaman modal guna meningkatkan iklim investasi yang baik. “Informasi-informasi yang saya terima, ekonomi global yang melambat banyak negara-negara sudah masuk pada resesi. Oleh sebab itu kita berpacu dengan waktu dan harus gerak cepat dengan pemangkasan, penyederhanaan, regulasi-regulasi yang menghambat,” kata Presiden dalam rapat terbatas bertopik “Penataan dan Persyaratan Penanaman Modal” di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu. Menurut Presiden, pemerintah ingin memberikan jaminan dan kepastian hukum dalam penanaman modal kepada dunia usaha.
Pembahasan itu dilakukan untuk mengawal progres upaya peningkatan kemudahan berusaha dan investasi. Sejumlah pejabat yang hadir pada rapat tersebut antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kepala BKPM Thomas Lembong. Selain itu Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro turut hadir dalam rapat yang dimulai pukul 13:00 WIB itu. Sebelumnya, usai rapat terbatas mengenai Perbaikan Ekosistem Investasi pada Rabu (11/9), Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyebutkan lima keluhan investor kepada Indonesia, salah satunya regulasi yang tumpang tindih dan bertele-tele. Selain itu insentif perpajakan yang masih perlu diringankan bagi para investor, dan sulitnya mengurus lahan untuk usaha, serta kapabilitas ketenagakerjaan yang perlu ditingkatkan. (*)
Mahasiswa Unibraw Juara Pertama Lomba Inovasi Ewindo JAKARTA - Mahasiswa dari Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang Jawa Timur berhasil meraih peringkat pertama lomba inovasi PT East West Seed Indonesia (Ewindo) bertajuk Panah Merah Innovation Award (PMIA) 2019. “Setelah memasuki tahap seleksi dan proses penjurian yang ketat selama 3 bulan yakni sejak bulan Juli hingga bulan September 2019, sebanyak 10 peserta dari 50 perguruan tinggi nasional tim juri menetapkan Universitas Brawijaya sebagai pemenang,” kata Deputy Human Resources Director PT Ewindo, Fransiska Fortuna selaku penasihat PMIA 2019 di Jakarta, Selasa. Fransiska yang didampingi Seed Research Manager PT Ewindo, Nur Fajrina menjelaskan tim dari Universitas Brawijaya berhasil memenangkan juara pertama untuk karya Sistem Budidaya Lalat Hitam Terintegrasi sebagai Upaya Pengelolaan dan Pengurangan Limbah Sampah Organik melalui Pemberdayaan Relawan Sampah TPST Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Sedangkan juara kedua berasal dari Universitas Indonesia untuk karya
ANTARA/GANET DIRGANTORO
JUARA : Peserta tengah menyampaikan presentasi karya ilmiahnya dalam lomba inovasi Panah Merah Innovation Award (PMIA) 2019.
Teman Tani: Solusi Inklusif Layanan Asuransi Mikro Terintegrasi Sektor Pertanian. Serta ketiga dari Institut Pertanian Bogor untuk karya DROPYS (Dual Reactor Portable for Pyrolysis): Pemanfaatan Limbah Anorganik dan Limbah Organik Menjadi Bahan Bakar dan Pengawet Makanan. Fransiska mengatakan sangat senang dan berterimakasih kepada para peserta yang sudah ikut berpartisipasi. Hal ini bisa menunjukkan banyaknya generasi milenial yang peduli dengan sektor pertanian nasional. Pada penyelenggaraan yang ketiga kalinya ini animo para peserta masih sangat besar. Terbukti dari jumlah tulisan yang masuk mencapai lebih dari 110 yang berasal dari 50 perguruan tinggi negeri dan swasta dari seluruh Indonesia ikut berpartisipasi.
Penghargaan bagi pegiat inovasi yang pada tahun ini bertemakan “Creative Innovation Towards SDG’s 2030” diikuti sejumlah perguruan tinggi seperti UI, ITB, IPB, UNIBRAW, UNHAS, USU, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Politeknik Perkapalan Surabaya yang bertujuan untuk menghasilkan inovasi kewirausahaan di bidang nutrisi, kesehatan dan kegiatan sosial lainnya. Sosialisasi ke sejumlah universitas dilaksanakan sejak bulan Februari, proses seleksi dari karya yang masuk diselenggarakan sejak Juli 2019, sehingga terpilih sepuluh finalis. Seleksi dilakukan oleh tim dari Ewindo setingkat manajer senior melalui kriteria kebaruan, teknologi digital, dan pertanian modern.(*)
Bulungan
Senin 30 September 2019
TAK LAIK: Sekolah Dasar (SD) Filial cabang SDN 006 Sekatak tak layak untuk digunakan belajar mengajar.
SD Filial di Desa Pungit Kondisnya Sangat Memperihatinkan TANJUNG SELOR - Sekolah filial dibentuk karena jarak sekolah sangat jauh dengan pemukiman warga. Terutama untuk pemukiman yang tidak begitu padat penduduk, namun memiliki anak sekolah. Dengan alasan itu maka dibangun sekolah filial atau cabang sekolah, seperti yang ada di Kecamatan Sekatak, tepatnya SDN 006 Sekatak di Desa Pungit. Sekolah ini memiliki sekolah filial di kawasan RT III, Punan Merungau yang hanya dihuni oleh 30 kepala keluarga. “Jadi jarak sekolahnya itu lebih dari 10 kilometer, jadi di Merungau ini terbangun sekolah filial cabang dari SDN 006 Sekatak,” ucap Tania Ipat, guru honorer di SD filial itu kepada benuanta. co.id, Selasa 24 September 2019. Dirinya menjadi pengajar di sekolah fil-
ial itu sejak tahun 2016 lalu, sejak sekolah didirikan di tahun 2015 silam. Kata dia tidak banyak anak yang bersekolah. Jika dihitung hanya ada 22 murid saja. Dia menyebutkan, kelas I hanya memiliki 5 murid, kelas II ada 7 orang, kelas III ada 4 orang dan kelas IV ada 6 orang. Dengan diajar 3 orang guru, yakni 2 guru honor dan 1 guru PNS. “Jadi yang ada kelas 1 sampai 4 saja dengan jumlah murid 20 orang lebih, kalau ada naik kelas baru ada kelas 5-nya. Beda dengan SD induknya SDN 006 Sekatak itu punya murid sampai 201 orang,” sebutnya. Kondisi bangunan sekolah filial ini sangat miris sekali. Lantai hanya dari tanah dan berdinding kayu tak beraturan. Bahkan jika turun hujan, maka permu-
Tak Ada Birau, HUT Bulungan dan Tanjung Selor Diganti Syukuran Sementara itu Kepala Disdikbud TANJUNG SELOR – Untuk Bulungan Jamaluddin menuturpelaksanaan hari jadi Kabupaten kan, dalam hari jadi Bulungan dan Bulungan dan Tanjung Selor, Tanjung Selor, tetap ada kegiatan, Asisten I Bidang Pemerintahan yakni syukuran. Karedan Kesejahteraan na itu sudah menjadi Rakyat melakukan agenda tahunan, sespembahasan dengan uai dengan Perda Tk beberapa Kepala II Bulungan Nomor organisasi perangkat 02 Tahun 1991. daerah (OPD) Pemkab Setelah itu disahkan Bulungan. Salah satulagi dalam SK Gubernya dengan inisiator nur Kepala Daerah Dinas Pendidikan dan (KDH) Tk I Kaltim No Kebudayaan (Disdik003.3-IV.2-144 pada bud) Bulungan. tanggal 12 Oktober “Pada HUT menditetapkan pelaksadatang di tanggal 12 naan Birau. “Insya AlOktober ini, kita akan Achmad Ideham lah di tanggal itu kita melaksanakan syukuakan laksanakan syukuran, dalam ran,” ungkap Asisten I Bidang Pemerrangkaiannya ada pawai budaya, intahan dan Kesra Pemkab Bulungan, ritual adat dan syukuran,” ucapnya. Achmad Ideham kepada benuanta. Kegiatan ini akan terbagi di co.id, Rabu 25 September 2019. 2 tempat, yakni di Kecamatan Kata dia, hari jadi Bulungan Tanjung Palas dan di Kecamatan ke-59 tahun dan hari jadi Tanjung Tanjung Selor. Hanya saja sebelSelor Ke-229 tahun, akan terlaksana umnya akan ada pesta rakyat yang dengan sederhana saja. Biasanya ada dikelolah oleh pihak ketiga. pelaksanaan Birau atau pesta besar, “Nanti ada expo kita kerja sama, tahun ini tampaknya tidak ada. malamnya itu diisi hiburan keHal ini lantaran anggaran yang senian, yang nantinya kita libatkan minim, maka pelaksanaan Birau 10 kecamatan ini,” sebutnya. tak lagi semeriah tahun 2014 silam. Dia menambahkan, Dinas Pari“Timnya semua pihak terkait salah satunya Disdikbud, anggarannya wisata juga ikut andil dalam pelaksangat minim dari tahun sebelumsanaan syukuran hari jadi Bulungan dan Tanjung Selor ini.(*) nya,” bebernya.
SURAT KABAR MINGGUAN BENUANTA DIKELOLA DAN DITERBITKAN PT. ZARAH BENUANTA UTAMA
kaan tanahnya menjadi becek. Saat itu tak banyak anak yang datang bersekolah, karena sebagian besar anak sekolahnya tinggal di rumah yang ada di kebun. “Kendalanya saat hujan maka muridnya tidak hadir, karena licin. Kebanyakan juga dari pedalaman dan perusahaan. Paling jauh itu jarak rumah dengan SD filial ini 3 kilometer,” bebernya. Perempuan kelahiran Kelincawan, 7 September 1996 itu menyebut, untuk gaji para guru akan diterima 3 bulan sekali. Dengan sekali gaji mendapatkan sebanyak Rp 500 ribu untuk pertama kali mengajar. Namun saat ini ada kenaikan menjadi Rp 700 ribu, sehingga totalnya selama 3 bulan sebesar Rp 2,1 juta. “Tidak mencukupi kebutuhan saya, apalagi jarak saya tinggal dengan sekolah sangat jauh.” Jelasnya.
Yang membuat trenyuh adalah masih banyak orang tua saat waktu menanam padi, meliburkan anaknya. Dirinya tak bisa berbuat banyak, akhirnya pihak sekolah mengizinkan. “Jadi sejak kelas 1 itu sudah ikut bantu orangtua menanam padi,” ungkapnya. Kepala SDN 006 Sekatak, Johan Wahyudi menyebut, SD filial itu sudah resmi, bahkan lahannya sudah ada hibah dari warga. Hanya saja keterbatasan anggaran tidak ada pembangunan secara layak. Pernah diusulkan untuk dibangun namun belum ada dari pemerintah. “Ada bantuan, itupun dari dana aspirasi dewan dengan membangun satu bangunan kelas,” ujarnya. Di tempat berbeda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)
Bulungan, Jamaluddin Saleh menuturkan, ada pembangunan namun berupa bantuan dana aspirasi saja. Itupun saat pembangunannya berupa penunjukkan langsung (PL). “Bangunannya dari dana aspirasi, PL karena di bawah Rp 200 juta,” sebutnya. Dia mengatakan, untuk anggaran DAK tidak ada untuk sekolah tersebut. Sampai saat inipun dirinya belum melakukan monitoring lagi ke sekolah tersebut. Disinggung soal gaji guru honor sudah ada peningkatan, bahkan saat ini diberikan BPJS. “Kita berikan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, itu wajib,” pungkasnya.(*)
Reporter : Heri Muliadi Editor : M. Yanudin
Adegan Ranjang Tamu Hotel di Bulungan Direkam Cleaning Service Ditangkap Polisi, Si Pelaku Penyebar Video Sedang Diburu TANJUNG SELOR - Seorang pemuda berinisial YK (21) diamankan Subdit 4 Ditreskrimsus, 19 September 2019 lalu. YK diduga melakukan perekaman video mesum dan tersebar di salah satu grub WhatsApp. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, akhirnya polisi menetapkannya sebagai tersangka, yang melanggar undang-undang informasi dan transaksi elektronik (ITE). “Video itu berasal dari YK dan diberikan salah satu temannya bernama AK. AK inilah yang mengirim ke grup WA sekolah pada tanggal 3 September 2019, karena dulunya mereka satu sekolah,” ucap Dirreskrimsus Polda Kaltara, Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra melalui Kanit 1 Subdit 4 Tipidter Ditreskrimsus Polda Kaltara, AKP Marhadiansyah Setiaji kepada benuanta. co.id, Senin 23 September 2019. Video berdurasi 2 menit yang
DIAMANKAN: YK, pelaku perekam video mesum diamankan polisi.
dikirim dalam grup WA itu, direkam langsung oleh YK. Sedangkan yang menyebarnya saat ini paling dicari oleh polisi. Kejadiannya tanggal 23 Juni 2019 lalu di salah satu hotel di Jalan Sengkawit, saat YK menjadi cleaning service (CS) atau petugas kebersihan hotel. YK pun merekam aksi salah satu tamu hotel yang tengah melakukan hubungan suami istri. “Korbannya adalah tamu hotel, itu diambil saat naik ke atas plafon. Ternyata plafonnya berlubang, dari situ YK merekamnya,” jelasnya. Kepolisian menduga tak hanya satu video saja melainkan ada beberapa tamu hotel yang telah menjadi korban. Sebelumnya polisi memeriksa semua orang di dalam grup WA
sekolah, ditemukan salah satu orang bernama AK. Setelah diinterogasi didapatkan keterangan video yang disebarkannya berasal dari YK. “Kita panggil semua saksi yang ada dalam grup, didapatkan AK dan YK satu grup. Jadi kita lagi mencari calon tersangka lainnya, yakni AK karena dia yang menyebarkannya,” sebutnya. Marhadiansyah menambahkan, YK ini dikenakan Pasal 45 ayat 1 junto Pasal 27 ayat 1 Undang-undang ITE. “Ancamannya 6 tahun untuk YK ini,” tutupnya. (*)
Reporter : Heri Muliadi Editor : M. Yanudin
BADAN HUKUM PERSEROAN SK MENTERI HUKUM & HAK ASASI MANUSIA RI NOMOR AHU-0038885.AH.01.01 TAHUN 2018, SIUP. NO: 17-03/PM/362/XIX/2/2018. NPWP 85.817.237.2-723.000. NOTARIS : MUCHLIS TABRANI, SH. Penasihat: Kombes Pol Drs Zainal Arifin Paliwang, SH, MHum. Komisaris: Rachmawati SE. Direktur : Nur Aksa Yahya
Alamat Kantor: Jl. Gajah Mada, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Email : redaksibenuanta@gmail.com. Nomor Telepon & FAX : (0551) 382-3062
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: M. Yanuddin, Sekretaris: Dayana S.Pd, Redaktur: H Andy Mutholib, Kepala Biro Nunukan: Sultan, Staf Redaksi: Nicky Saputra, Ramli (Tarakan), Darmawan (Nunukan), Heri (Bulungan), Rico Jeferson, Yogi Wibawa, Mathew Umum:
Wartawan Surat Kabar Mingguan Benuanta dalam menjalankan tugas dibekali tanda pengenal, surat tugas dan namanya tercantum di susunan redaksi. Segera laporkan segala bentuk dan tindakan melanggar hukum dan Kode Etik Jurnalistik yang mengatasnamakan Surat Kabar Mingguan Benuanta.
Heru, Tata Letak: Firman Pamungkas, Heri, Iklan dan Sirkulasi: Muhammad Said, Hamzah, Kepala Percetakan: Bisma.
Senin 30 September 2019
Komitmen Pemkab Nunukan Menuju Wilayah Bebas KorupsI
NUNUKAN – Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid yang diwakili Asisten Admiministrasi Umum Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan H. Asmar SE, M.AP, membuka secara resmi program Pembangunan Zona Integritas pada Pemerintah Kabupaten Nunukan, Senin 23 September 2019, di Ruang VIP Kantor Bupati Nunukan. Pembangunan zona integritas pada Pemerintah Kabupaten Nunukan ini dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan masyarakat yang baik dan bersih (good and clean governance and social life). Yaitu pemerintahan yang dijalankan oleh aparatur dan didukung oleh masyarakat yang sesuai dengan tugas dan fungsinya. Dilaksanakan secara bersung-
guh-sungguh, penuh rasa tanggung-jawab, efektif, efisien dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Ini merupakan wujud perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Nunukan juga selalu mendukung upaya-upaya pemberantasan korupsi, terutama dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pembangunan zona integritas sudah didengungkan oleh pemerintah pusat maupun daerah. Hal ini sejalan dengan semangat bangsa Indonesia beberapa puluh tahun terakhir ini, seiring dengan bergulir era reformasi. Demikian juga di Kabupaten Nunukan, pemerintah daerah juga terus mengupayakan untuk menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Dari tahun ke tahun, kita terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan pemerintahan di berbagai bidang, dan sudah menampakkan hasilnya dengan diterimanya penilaian tata kelola keuangan pemerintah daerah. Yakni dengan diraihnya predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 3 tahun berturut-turut dari badan pemeriksa keuangan,” jelas H. Asmar. “Dengan diterimanya predikat WTP dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), ini tentunya dapat memacu semangat kita semua untuk dapat mempertahankan dan terus meningkatkan kinerja dan tata kelola keuangan di Kabupaten Nunukan,” imbuh H. Asmar kepada benuanta.co.id, Senin (23/9). Laporan akuntabilitas kinerja Pemkab Nunukan juga mendapat peningkatan
Mewujudkan PGRI yang Kuat, Independen, Demokratis dan Sinabung Gelar Workshop Penguatan Kapasitas Pengurus PGRI Se-Kabupaten Nunukan NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan PAUD, Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan, Suryati membuka secara resmi workshop penguatan kapasitas pengurus dan kepemimpinan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kabupaten Nunukan. Workshop District Training Kabupaten Nunukan PGRI Provinsi Kalimantan Utara ini dalam rangka mewujudkan PGRI yang kuat, independen, demokratis dan sinabung (kids). Dikatakan Suryati, sebagai seorang pendidik, melaksanakan fungsi dan tugasnya di sekolah, tentu bukan hal yang mudah. Apalagi dengan keterbatasan yang ada, baik sarana maupun fasilitas lainnya. “Namun saya yakin dan percaya, bahwa tenaga pendidik dapat mengoptimalkan semua potensi yang ada, untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, terutama kepada para peserta didik di sekolah masing-masing,” kata Suryati kepada benuanta.co.id, Selasa 24 September 2019.
5
SAMBUTAN : Asisten Admiministrasi Umum Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan H. Asmar SE, M.AP, membuka program zona integritas Pemkab Nunukan.
penilaian menjadi lebih baik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Dengan mendapat penilaian tersebut, maka dapat menjadi cerminan dari amalan sebagian pelaksanaan pembangunan zona integritas tersebut. “Pembangunan zona integritas ini saya berharap kita dapat berkomitmen untuk menuju tercapainya wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM). Komitmen ini tidak dapat kita raih bila kita tidak benar-benar bersungguh-sungguh dan saling berkerjasama,” ujarnya. Lanjut H. Asmar, Ia juga berharap agar semua dapat benar-benar melaksanakan dan berkomitmen mewujudkannya, yang kesemuanya itu bermuara pada peningka-
tan pelayanan kepada masyarakat. Saat ini Disdukcapil dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menjadi sebagai pilot project penerapan zona integritas. Yakni dengan menerapkan bersih pungutan liar dan praktik percaloan. Pelayanan publik yang bersih juga dapat diikuti oleh seluruh organisasi perangkat daerah lain. Sehingga kualitas pelayanan dari pemerintah daerah di berbagai sektor dapat meningkat. Dengan harapan yang lebih besar adalah terwujudnya pelayanan yang baik kepada masyarakat.(*)
Reporter : Darmawan Editor : M. Yanudin
Produksi Rumput Laut Nunukan Capai 3.000 Ton per Bulan
PELATIHAN : Kegiatan workshop district training di Kabupaten Nunukan oleh PGRI Provinsi Kalimantan Utara.
Beberapa tantangan para guru dalam menghadapi era revolusi industri 4.0, sistem pendidikan nasional dihadapi pada tangan yang aman kompleks tapi menarik. Oleh karena itu, PGRI sebagai organisasi profesi juga ditantang agar mampu mengarahkan guru, pendidik dan tenaga pendidik memberikan andil, tidak hanya dalam penyelenggarakan pendidikan di sekolah. Ruang kelas mengalami evolusi ke arah pola pembelajaran digital yang menciptakan pembelajaran lebih kreatif, partisipatif, beragam dan menyeluruh. Guru memiliki peran penting dalam kontekstualisasi informasi serta bimbingan terhadap peserta didik dalam praktik diskusi. “Untuk mendukung profesionalisme guru pendidik, maka seorang guru memiliki kompetensi pribadi, karena guru adalah pendidik yang bertugas untuk mengembangkan kepribadian dan karakter peserta didik. Penguasaan kompetensi kepribadian yang memadai dari seorang guru akan sangat membantu upaya pengembangan karakter siswa,” ujarnya. Suryati mengajak tenaga pendidik
di Kabupaten Nunukan untuk terus dapat memperbaiki kinerja, mempererat tali silaturahmi sesama tenaga pendidik, kepada siswa-siswi, orang tua siswa dan juga kepada instansi lainnya yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Sehingga akan menghasilkan sinergitas potensi masingmasing untuk membangun dunia pendidikan lebih layak. Ditambah Kepala National Project Coordinator PGRI- EIAP, Dr. Abdul Kadir M.Pd, anggota PGRI agar benarbenar mampu menjadi guru profesional, guru yang mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Mewujudkan PGRI yang kuat, Independen, demokratis dan sinabung (kids). “PGRI adalah yang benar-benar kuat, ketika ada masalah ia tidak menyerah. Sedangkan independen; mandiri walau tanpa uang dari siapa pun masih mampu berdiri, tanpa dukungan dari manapun tetap mampu berdiri. Demokratis; yang suka memperhatikan banyak hal tanpa memandang siapapun.(*)
Editor : M. Yanudin
NUNUKAN - Kabupaten Nunukan menjadi salah satu penghasil rumput laut terbesar di Kaltara. Hal itu dapat dilihat dari produksi rumput laut kering berkisar 2.000 hingga 3.000 ton per bulan. Sedangkan setahun bisa mencapai 36.000 ton. Sebanyak 2.551 Rumah Tangga Budidaya (RTB) rumput laut melaksanakan pekerjaan tersebut. Dalam satu keluarga itu bisa dua orang atau tiga orang melakukan usaha tersebut. Rumput laut di Nunukan memang sangat menjanjikan. Namun sejauh ini ada penurunan jumlah nelayan sekitar 25 persen karena terjadinya peralihan profesi. Wilayah Nunukan dengan luas lahan yang digunakan untuk pembudidaya rumput laut ini mencapai 2.652.8 hektare (Ha) dengan produksi 349. 865.70 ton basah. Sedangkan pengeluaran 28.109,26 ton kering berdasarkan data pada tahun 2018. “Rumput laut kering asal Kabupaten Nunukan ini rata-rata keluarnya ke Surabaya dan Makassar. Kalau kita asumsi harga rumput laut dua tahun terakhir rata-rata stabil berkisaran Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu. Untuk bulan ini ada penurunan dikisaran Rp 14.500 hingga Rp 15 ribu,” kata Agus Sidik, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha Kecil Pembudidaya Ikan, Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan. Sering terjadinya konflik antara masyarakat pembudidaya rumput laut dengan pemukat, sehingga dibentuk forum budidaya dan pemukat. Forum tersebut bertunjuan mengoordinir para petani dan pemukat, mulai dari tingkat
bawah hingga koordinator dari kelurahan, kecamatan hingga kabupaten. “Agar penanganan permasalahan cepat diatasi dan lebih cepat mendapatkan solusi untuk memecah permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat,” ungkap Agus Sidik kepada benuanta. co.id, Rabu 25 September 2019. Sedangkan untuk perkembangan rumput laut sendiri, Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan tidak bisa berdiri sendiri, mulai dari pra produksi hingga pasca produksi. Salah satu contoh pra produksi, sebelum para pembudidaya melakukan aktivitas yang pertama untuk penentuan lokasi atau izin. Kewenangan untuk melakukan aktivitas di laut 0 sampai dengan 12 mil, sudah kewenangan provinsi. Sehingga izin tetap kewenangan provinsi yang mengeluarkan, namun rekomendasi dari teknis tentu kabupaten. Sedangkan pasca produksi, merupakan kewenangan Dins Perikanan Kabupaten Nunukan. Sebab menyangkut produksi dan kualitas rumput laut. “Selain itu banyak yang terlibat, salah satunya adalah masalah pemasaran, dalam artian Dinas Perdagangan. Selain itu dari segi kesehatan biasanya adanya penyakit kulit yang dialami para pembentang, sehingga diperlukanlah Dinas Kesehatan,” jelasnya. Ditambakan Agus Sidik, tahun 2025 mendatang Kabupaten Nunukan ditargetkan bebas sampah untuk wilayah pesisir laut. Pasalnya berdasarkan data, sampah pelampung pembudidaya rumput laut per bulan mencapai 21 per ton per bulan. (*)
6
Senin 30 September 2019
PKS Tawarkan Bakal Calon Wagub Kaltara ITARAKAN – Arah politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai terlihat. Pemilihan Umum Raya (Pemira) yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kaltara beberapa waktu lalu ikut memberikan gambaran bahwa PKS serius mengusung calon yang didambakan oleh kader dan simpatisan PKS di Kaltara. Empat nama pun sudah diperkenalkan ke publik. Berdasarkan rilis yang diungkap PKS, empat nama tokoh itu adalah H Udin Hianggio, Irianto Lambrie, Jusuf SK dan Undunsyah. Selanjutnya, PKS Kaltara juga sudah mengumumkan 4 nama yang siap disandingkan dengan 4 bakal calon Gubernur Kaltara, yakni Muhammad Nasir, Syamsuddin Arfah, Agung Wahyudianto dan Kasman Karim. Keempat kader terbaik PKS ini dinilai layak mendampingi para bakal calon yang selanjutnya akan mengikuti uji publik. Ketua Tim Pemenangan Pemilu dan Pilkada Wilayah (TPPW) PKS Kaltara, Hirsa Genta Wijaya, selain uji publik PKS juga akan melakukan silaturahmi dan membangun komunikasi dengan sejumlah partai politik dan elemen masyarakat Kaltara. Langkah ini dilakukan untuk menjalin koalisi dan kerjasama dalam proses pemenangan Pilkada tahun 2020 nanti. PKS, kata Hirsa Genta Wijaya, juga terbuka soal tawaran kepada bakal calon gubernur yang berminat untuk berkoalisi dengan PKS pada Pilgub Kaltara tahun 2020 dengan menggandeng PKS sebagai bakal calon Wakil Gubernur Kaltara.
“Tawaran ini bukan harga mati ketika kita berbicara tentang politik, karena politik itu dinamis. Bisa diambil tawarannya, bisa juga tidak. Hasil Pemira ini merupakan tawaran kita yang pertama terhadap bakal calon Gubernur yang akan maju nanti,” katanya. Dalam pernyataan resminya, Hirsa Genta Wijaya juga meyakinkan, empat kandidat yang ditawarkan oleh PKS memiliki kapasitas dan elektabilitas yang kuat dengan didasarkan pendidikan dan pengalamannya di dalam dunia politik. Muhammad Nasir, SPi MM misalnya. Pria yang biasa di panggil dengan Nasir Daeng Nyampe ini merupakan salah satu tokoh politik di Kabupaten Nunukan. Nasir saat mudanya sudah terlibat di dunia politik dengan memulai aktif sebagai aktivis mahasiswa dengan menjabat sebagai Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) periode 19981999. Anggota DPRD Nunukan 2 periode ini juga aktif di Pusat Studi Islam Mahasiswa (PUSDIMA) Universitas Mulawarman periode 1997-1998 dan menjadi Wakil Ketua Harian Himpunan Mahasiswa Perikanan di universitas tersebut. Lanjut Hirsa Genta Wijaya, perjalanan politik Nasir dimulai saat era reformasi 1998. Waktu itu sejumlah partai baru mulai bermunculan. Tak terkecuali Partai Keadilan. Pria kelahiran Gowa, Sulawesi Selatan, 3 Januari 1974 silam ini dilirik elit Partai Keadilan untuk menjadi pengurus DPW Partai Keadilan Kaltim. Pada Agusutus 2001, Kabupaten Nunukan yang baru saja
RILIS : DPW PKS Kaltara akhirnye merilis nama bakal calon Gubernur dam Wakil Gubernur Kaltara hasil Pemira PKS beberapa waktu lalu.
dimekarkan menjadi kabupaten merupakan awalnya Nasir merintis karir politiknya. Hingga pada Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2009 dia berhasil membuktikan diri dengan duduk menjadi anggota DPRD Kabupaten Nunukan. Tidak sampai disitu, periode selanjutnya tahun 2014–2019, dia kembali duduk di DPRD Nunukan. Karir politik Nasir makin moncer ketika terpilih kembali menjadi wakil rakyat pada Pileg 2019 lalu dengan menjadi Anggota DPRD Kaltara periode 2019-2024. Apa yang selama ini dilakukannya di dunia politik membuktikannya layak menjadi pendamping bakal calon Gubernur Kaltara mendatang. “Karena sudah dua kali (DPRD Nunukan) jadi harus ada regenerasi dan partai setuju maju di provinsi,” ungkapnya seraya menyebut, sebelum menjadi anggota DPRD Kaltara, Nasir pernah menjabat sebagai Bendahara Umum (Bendum) DPW PKS Kaltara 2015- 2016 dan Ketua DPW PKS Kaltara 2016 hingga saat ini. Bakal calon lainnya adalah Syamsuddin Arfah. Bagi warga Tarakan, pria berkacamata ini dikenal tokoh muda yang ramah. Karir politiknya berangkat dari dunia pendidikan
Mahasiswa Nunukan Dalam Pilkada 2020 PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 tidak lama lagi akan diselenggarakan. Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 bahwa tahapan Pilkada serentak tahun 2020 akan dimulai pada tanggal 30 September 2019. Kabupaten Nunukan merupakan salah satu daerah dari 4 Kabupaten yang ada di Provinsi Kalimantan Utara akan melaksanakan pilkada serentak tahun 2020. Pilkada merupakan sarana perwujudan kedaulatan rakyat sekaligus sebagai sarana aktualisasi masyarakat untuk memilih pemimpin daerah, dalam hal ini adalah Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati. Kita mengharapkan pada pilkada serentak ini tidak hanya sebatas ajang seremonial belaka yang mengabaikan partispasi masyarakat. Posisi masyarakat tidak hanya menjadi objek yang hanya menunggu hasil semata, melainkan sebagai subjek dalam pilkada yang berperan aktif untuk mengawal proses dan hasil Pilkada. Kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi ditandai oleh keterlibatannya dalam pilkada. Salah satu bentuk keterlibatan masyarakat dalam pilkada adalah dengan mengawasi proses pilkada. Salah satu bagian penting dari masyarakat adalah mahasiswa. Mahasiswa yang dikenal sebagai agent of change dan alat kontrol sosial, memiliki peran yang strategis dalam Pilkada. mahasiswa harus memposisikan dirinya sebagai pengawal demokrasi dalam pilkada serentak tahun 2020 yang
akan segera berlangsung. Predikat agen perubahan yang melekat dalam diri mahasiswa tentunya tidak bisa pasif dalam menghadapi Oleh: Sahrijal Pilkada. Suatu (Ketua Umum HMI Komisariat keharusan maNunukan 2016/2017) hasiswa untuk bergerak aktif dengan memberikan kontribusi nyata dalam melakukan perubahan terhadap proses demokrasi yang ada di Kabupaten Nunukan, dengan melakukan edukasi politik kepada masyarakat dan terlibat dalam pengawasan pada seluruh rangkaian tahapan Pilkada 2020. Mahasiswa Kabupaten Nunukan berjumlah kurang lebih sekitar 800 orang, yang berasal dari STIT Ibnu Khaldun Nunukan dan PDD Politeknik Negeri Nunukan. Tentunya hal ini akan menjadi kekuatan tersendiri dalam melakukan perubahan terhadap pilkada serentak jika mahasiswa mampu memainkan peranannya. Mahasiswa Kabupaten Nunukan tidak boleh alergi terhadap politik, karena pembangunan Kabupaten Nunukan kedepannya sangat bergantung terhadap hasil Pilkada serentak nantinya. Memberikan yang terbaik kepada masyarakat melalui pilkada serentak dengan jalan berpartisipasi melalui pengawasan, adalah langkah tepat yang harus dilakukan oleh mahasiswa dalam menanggapi momentum Pilkada.
Ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh Mahasiswa Kabupaten Nunukan untuk berpartispasi dalam Pilkada serentak tahun 2020, baik secara organisasi kemahasiswaan maupun secara individu. Pertama, aktif berkoordinasi dengan penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU Kabupaten Nunukan dan Bawaslu Kabupaten Nunukan terhadap aturan-aturan pilkada yang kemudian disosialisakan kepada masyarakat. Tentunya hal ini sebagai pembelajaran bagi mahasiswa sendiri terhadap aturan-aturan pilkada dan juga salah satu langkah edukasi politik kepada masyarakat. Kedua, aktif melaporkan kepada Pengawas Pemilu apabila menemukan dugaan pelanggaran pada tahapan Pilkada. Karena kewenangan untuk melakukan penindakan dugaan pelanggaran adalah Pengawas Pemilu. Sudah seharusnya mahasiswa tidak bisa tinggal diam apabila melihat pelanggaran-pelanggaran yang terjadi pada pilkada nantinya. Ketiga, melaporkan kepada pengawas Pemilu apabila menemukan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersikap tidak netral. Mengacu pada data Pemilu 2019 di Kabupaten Nunukan, pelanggaran terhadap netralitas ASN berjumlah sebanyak 4 orang. Apalagi dalam pilkada politisasi birokrasi sangat rentan terjadi. Karena para ASN yang tidak mematuhi asas netralitasnya akan menjadikan momentum pilkada sebagai batu loncatan terhadap kariernya kedepan. Keempat, memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat menggunakan
MEMILIH : Kader PKS saat menyalurkan suaranya di bikik suara beberapa waktu lalu. Hasilnya, ada 4 bakal calon yang bakal diusulkan PKS.
dan rasa sosial yang tinggi, akhirnya mengantarkannya terjun di kancah perpolitikan tepatnya pada usia 27 tahun. Sebelum terpilih menjadi anggota DPRD Kaltara periode 2019-2024, pria kelahiran Tarakan 1 Januari 1979 ini sempat menjadi anggota DPRD Kota Tarakan tiga periode, mulai dari tahun 2004 hingga 2019. Pada 2014, Syamsuddin meraih perolehan suara terbanyak pada Pemilu Tarakan Dapil Tarakan Timur. Di dunia politik, Syamsuddin beberapa kali mendapatkan amanah di kepengurusan PKS Tarakan. Mulai dengan mengisi jabatan Wakil Ketua DPD PKS, Bendahara DPD PKS dan Ketua DPD PKS. Saat ini, Syamsuddin Arfah kembali diamanahkan mengisi Sekretaris DPW PKS Kaltara periode 2015–2020. Selanjutnya, Agung Wahyudianto. Anggota DPRD Kabupaten Bulungan dua periode ini juga dinilai layak berdampingan 4 tokoh ternama di Pilgub Kaltara. Agung Wahyudianto diketahui aktif dan terjun di dunia politik sejak lama. Banyaknya pendatang dari berbagai wilayah Indonesia di Kabupaten Bulungan menjadikan suku Jawa sebagai komunitas
hak pilihnya dengan cerdas, siapa yang pantas untuk menjadi pemimpin di Provinsi Kalimantan Utara dan di Kabupaten Nunukan berdasarkan program dan kredibilitasnya. Karena pemilih cerdas akan menghasilkan pilkada yang berkualitas dan Pilkada yang berkualitas akan melahirkan pemimpin yang bekualitas pula. Kelima, berani melaporkan segala bentuk pelanggaran politik uang (money politic) kepada Pengawas Pemilu. Karena politik uang adalah racun demokrasi yang akan merusak kualitas demokrasi, karenanya harus dilawan. Apabila mahasiswa mampu menemukan pelanggaran politik uang, bukan tidak mungkin akan memberikan efek jera kepada para pelaku praktik politik uang untuk Pemilu ataupun Pilkada selanjutnya. Langkah ini akan menjadi gerakan perubahan politik di Kabupaten Nunukan dalam rangka mewujudkan Pilkada yang bersih dan bermartabat. Keenam, mengajak masyarakat untuk mendaftarkan diri sebagai pemilih apabila belum terdaftar dalam daftar pemilih dengan persyaratan tertentu. Hal ini untuk meningkatkan partisipasi pemilih agar dapat menggunakan hak pilihnya pada pilkada serentak tahun 2020 dan untuk menekan angka golput. Ketujuh, mengawasi penyelenggara Pemilu baik KPU maupun Bawaslu Kabupaten Nunukan beserta jajarannya apabila menemukan indikasi keberpihakan kepada pasangan calon tertentu atau tidak netral, yang kemudian dilaporakan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Karena
tertinggi di Kaltara yakni sekitar 26%. Melihat potensi ini, pria yang juga Ketua DPD PKS Bulungan ini berinisiatif membentuk komunitas Jawa sebagai wadah silaturahmi dengan tujuan untuk memfasilitasi berbagai permasalahan yang dialami pendatang di Kaltara. Hal itulah yang membuat warga percaya padanya sebagai wakil rakyat. Pada Pileg lalu Agung terpilih kembali di DPRD Kaltara periode 2019–2024 Dapil 2 Bulungan. Tak ketinggalan Kasman Karim SE MSi. Pria ini merupakan tokoh muda yang sarat dengan pengalaman, cerdas dan inovatif. Berbagai organisasi telah diikuti sejak kuliah, salah satunya yakni organisasi HMI. Sehingga dunia perpolitikan sudah tidak asing lagi baginya. Pada pemilu 2019, Kasman Karim menjadi Caleg DPR RI dari PKS. Meski targetnya belum terpenuhi, tetapi perolehan suara yang diraih cukup signifikan. Sehingga pria lulusan Universitas Indonesia (UI) ini bertekad kembali untuk merebut kegagalanya yang tertunda pada pemilu yang akan datang. (*)
Editor : Sultan
salah satu parameter pilkada yang berkualitas adalah penyelenggaranya yang berintegritas. Kedelapan, menolak ajakan untuk menjadi tim sukses dari pasangan calon tertentu. Mahasiswa sebagai sebuah gerakan moral tidak sepantasnya bersikap pragmatis atau terlibat dalam politik praktis, karena keberpihakan mahasiswa adalah kepada masyarakat luas, bukan kepada pribadi atau kelompok tertentu. Dengan langkah-langkah seperti itulah yang dapat dilakukan mahasiswa Kabupaten Nunukan untuk berpartisipasi dalam menyukseskan pilkada serentak tahun 2020, agar kiranya proses demokrasi berjalan dengan jujur, adil dan berkualitas. Langkah-langkah tersebut merupakan sebuah gerakan yang disebut dengan gerakan pengawasan partisipatif. Oleh karena itu, sikap acuh tak acuh terhadap politik harus dibuang jauh-jauh oleh mahasiswa, karena tidak sesuai dengan hakikatnya yang senantiasa terus bergerak untuk berjuang melakukan perubahan ke arah yang positif. Partisipasi mahasiswa dalam mengawasi jalannya pilkada merupakan keniscayaan demi meningkatkan kualitas demokrasi. Gerakan Pengawasan partisipatif pada pilkada adalah momentum bagi mahasiswa Kabupaten Nunukan untuk melakukan perubahan politik di Kabupaten Nunukan ke arah yang lebih baik lagi. Harapan untuk mewujudkan pilkada yang berkualitas sedikitnya bisa terjawab dengan partisipasi aktif mahasiswa.(*)
Kabar Kaltara Disebut Masih Sengketa, Warga Tak Terima Perusahaan Tambang Beroperasi
TANJUNG SELOR – Warga terus melayangkan gugatan lantaran lahan yang digarap perusahaan tambang di Jalan Loging, RT 06, Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung Selor, belum diganti rugi. Salah satu pemilik lahan, Rachmansyah mengatakan, selama ini dirinya belum mendapatkan ganti rugi dari perusahaan. “Jadi yang diberitakan sebelumnya, katanya ESDM Kaltara dan PT BSS ini sudah ada kesepakatan jika lahannya klir, dan sudah aman, itu bohong. Karena sampai sekarang lahan saya digarap tapi belum dibayar,” ungkap saat ditemui di kedia-
mannya, Rabu 25 September 2019. Lahannya yang sudah rata, bahkan telah dilubangi alat berat itu mencapai 2 hektare. Dirinya bahkan perlihatkan surat tanah yang asli, sehingga dipastikan lahan itu diserobot. “Yang mengaku punya lahan di sana itu tidak ada surat. Saya bisa tunjukkan semua suratnya, kesalahan dari Kepala Desa Tengkapak karena berani keluarkan surat di atasnya sudah ada surat,” bebernya. “Saya sebagai pemilik lahan juga tidak dihadirkan saat pertemuan antara ESDM Kaltara dengan pihak perusahaan. Sangat
Senin 30 September 2019
BERLUBANG : Sampai saat ini lahan yang masih sengketa itu berlubang setelah dilakukan eksploitasi oleh PT. BSS.
saya sesalkan, apalagi di lahan saya ini sudah rata, tadinya ada rumah dengan tanaman itu sudah tidak ada lagi,” sambungnya. Lahannya yang digarap itu setelah ada warga bernama Raymundus Rappu melakukan transaksi pinjam pakai lahan kepada perusahaan. Ternyata warga ini tidak memiliki surat, sehingga bisa menjadi tindakan kriminal. “Sudah saya laporkan kepada polisi, namun belum ada tindakan, dan kita hanya diminta bersabar,” tuturnya. Rachmansyah juga membantah pernyataan pihak perusahaan, yang
7
MASIH SENGKETA : Lahan sengketa yang diklaim milik warga bernama Rachmansyah saat masih rata dengan tanah.
mengatakan pemilik lahan sebelumnya sudah meninggal dunia. Nyatanya masih sehat, bahkan pada hari ini hadir di rumahnya bernama Sundra. “Orangnya masih hidup, pak Sundra. Jadi saya beli tanah ini dari Bapak Lencau Ding, dan Bapak Lencau Ding beli kepada Bapak Sundra. Jadi semuanya ada tiga surat, yang saya pegang,” ucapnya. Pihaknya pun sudah beberapa kali berupaya melakukan upaya penyelesaian dengan pihak perusahaan. Tapi perusahaan yakni PT Benamakmur Selaras Sejahtera (BSS) tidak pernah menepati janji.
“Selalu saja ada alasan, kadang saya sama pemilik pertama mau ketemu, pihak perusahaan tidak mau,” ujarnya. Dirinya berani karena tanah itu miliknya, bahkan semua surat sebagai data dia punya. Sehingga bukan sembarang memberikan komentar, bahkan dokumentasi rumah yang sebelum dirusak pun ada. “Kita bicara bukan secara lisan, tapi kita berbicara sesuai data dan dokumentasi yang ada,” tutupnya. (*)
Reporter : Heri Muliadi Editor : M. Yanudin
Izin Poligami Bisa Dikabulkan Tanpa Persetujuan Istri Pertama? Poligami di Tarakan Masih Banyak yang Tak Taat Aturan
Belanja Gratis, Mustahik Doakan Donatur Selalu Sehat dan Hartanya Makin Berkah BELI KEBUTUHAN : Setiap mustahik yang merupakan penerima manfaat bantuan belanja gratis menghabiskan dana Rp 400 ribu untuk berbelanja di QITA Mart.
TARAKAN – Kegiatan amal ‘Belanja Bareng Mustahik’ yang digarap Komunitas Sedekah Tarakan (KST) dan lembaga zakat, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Tarakan untuk tahap pertama tuntas digelar, Rabu 25 September 2019. Bertempat di halaman minimarket QITA Mart, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Karang Anyar Pantai, kegiatan ini ditandai dengan pembukaan acara sekira pukul 09.00 Wita, tadi. Sesuai dengan jadwal, kegiatan tahap pertama ini melibatkan 15 mustahik dari berbagai tempat. Mereka diberikan target menghabiskan Rp 400 ribu untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari di QITA Mart. Uang tersebut adalah hasil sumbangan para donatur yang mengikhlaskan hartanya untuk beramal. Mendapat kesempatan baik ini, warga yang terdaftar sebagai penerima manfaat dinasi pun tak kuasa menyembunyikan rasa bahagia. “Alhamdulillah Nak, saya dikasih kesempatan belanja. Semoga Allah memberikan pahala buat yang bikin kegiatan ini,” ungkap Rubiah sambil menunjukkan senyumnya kepada benuanta.co.id. “Semoga panjang umur semua yang sudah membantu,” sambung nenek berusia 60 tahun ini. Yang tak kalah haru disampaikan Dairah. Nenek berusia 62 tahun ini mengaku punya doa khusus untuk para dermawan yang telah menyumbangkan sebagian hartanya kepada warga yang membutuhkan. Dengan Ukuran 300 x 430 mm Jenis kertas : Houtvrij Schrijfpapier 60 gram Oplah : 3.700 exp Cetak : 16 halaman Terbit : Hari Senin Penyebaran : Kalimantan Utara
uang Rp 400 ribu, warga RT 12 Kelurahan Lingkas Ujung ini bisa membeli sejumlah kebutuhan yang inginkan, seperti beras, sabun, tepung, minyak makan dan lainnya. “Pasti yang memberi ini, banyak amal. Mudahan (donatur) diberi rezeki yang halal. Allah suka sekali tuh Nak sama orang yang suka mengumpulkan pahala. Dalam hati saya berdoa Nak, semoga yang kasih bantuan ini selalu diberi kesehatan dan harta berlimpah. Jadi kalau dia sehat, dia bisa terus berbuat baik di dunia,” imbuh nenek Dairah. Sementara itu, Kepala Perwakilan IZI Tarakan, Reza Fahriza mengatakan, kegiatan amal ini akan berlangsung sampai besok, 26 September 2019 di tempat yang sama. Berdasarkan data, ada 50 mustahik yang dibantu berbelanja gratis di QITA Mart. “Yang sumbangkan dananya antusias melihat kegiatan ini. Walaupun memang secara lembaga, kita di program pemberdayaan (IZI Tarakan). Tetapi tidak menutup kemungkinan nama program bantuan langsung ini bakal tetap dan terus dilaksanakan bersama lembaga di luar IZI. Kita di sini banyak komunitas yang ikut dan kita bersama-sama mencari donatur untuk membantu warga,” ungkapnya. Tanda antusias donatur adalah dengan capaian dana yang melebihi target. Dana ini berasal dari banyak donatur, baik donatur tetap maupun donatur baru. “Kita cari (donatur) secara acak, targetnya Rp 20 juta
PRICE LIST IKLAN BACAANNYA MASYARAKAT KALIMANTAN UTARA
SPESIFIKASI Full colour Dalam 1 Hal 274mm x 404 mm Full colour Dalam ½ halaman 274 mm x 202
untuk 50 orang. Kita bahkan sudah lebih dari target dan mungkin akan bertambah. Yang sekarang, sudah sampai Rp 24 juta sampai Rp 25 juta. Melebihi target kita,” ungkap Reza seraya menyebut donasi ditutup siang ini. Selanjutnya, sesuai jadwal sebanyak 10 mustahik akan menyusul mengikuti ‘Belanja Bareng Mustahik’ di QITA Mart nanti sore. Sisanya akan diikuti para mustahik penerima manfaat besok pagi dan sore. “Kemudian nanti kita akan evaluasi, apakah bisa menambah mustahiknya untuk selanjutnya atau tidak. Tapi pada intinya, kegiatan ini semua untuk warga yang membutuhkan,” sebutnya. Selain IZI Tarakan dan KST, komunitas lainnya yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Paskas, Gerakan Infak Beras Tarakan, PPA-LC Tarakan, Call Ojek, Asosiasi Driver Online Kaltara,Coko Bingsoo, Mewah Cafe & Resto, Papa Food dan media partner benuanta.co.id. Dalam gerakan amal ini, warga Kaltara diajak berinfak, mulai dari Rp 50 ribu. Bagi Anda yang ingin mendermakan sebagian harta, dapat mendonasikannya ke rekening 121.555.4448 BNI Syariah atas nama Yayasan Inisiatif Zakat Indonesia. Untuk konfirmasi transfer dapat menghubungi via whatsapp 082254599339. Tak sampai di situ, kegiatan ini juga ada layanan jemput donasi melalui nomor whatsapp yang sama.(*)
Editor : Sultan
HARGA Rp. 15.000.000
Rp. 7.500.000
SPESIFIKASI Full colour Dalam ¼ halaman 135 mm x 202 mm Full colour 1 halaman 274 mm x 404 mm
HARGA Rp. 3.750.000
Rp. 10.000.000
TARAKAN – Sejak Januari hingga September 2019 Pengadilan Agama melayani satu pemohon untuk mengajukan poligami. Panitera Muda Pengadilan Agama (PA) Tarakan, Muhammad Yusuf mengatakan dari pemohon yang angkanya memang tak banyak itu, sudah dikabulkan PA untuk melanjutkan pengesahan poligami ke Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai legalitas hukum dalam Pasal 4 ayat 1 Undang-undang Perkawinan. “Sebelum sah ke KUA putusan pertimbangan dari hakim di sini untuk dikabulkan. Tapi sudah dikabulkan,” ujar Muhammad Yusuf kepada Benuanta.co.id, Rabu (25/9). Dalam pasal 4 ayat 2 UU Perkawinan juga dijelaskan lebih lanjut bahwa Pengadilan hanya akan memberikan izin kepada si suami untuk beristeri lebih dari satu jika, istri tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai istri, istri mendapat cacat badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan, istri tidak dapat melahirkan keturunan. Namun, poligami legal bisa berlangsung dalam Pasal 5 ayat 2 UU Perkawinan yang menyebut jika istri-istrinya tidak mungkin dimintai persetujuan dan tidak dapat menjadi pihak dalam perjanjian atau apabila tidak ada kabar dari istrinya selama sekurang-kurangnya 2 tahun, atau karena sebab-sebab lainnya. Dari data se Indonesia, 80 persen poligami dikabulkan. Sebab pada ‘frase tidak mungkin diminta persetujuannya’ memang memungkinkan hakim mengabulkan permohonan poligami. “Iya itu perlu mendapat penilaian dari hakim nantinya, terkait landasan dari pemohon,” katanya. Selain syarat bersedianya wanita yang akan dijadikan istri kedua. Terkait alasan poligami, dia berharap yang diajukan pemohon dilandasi kemanusiaan. Misalnya, menjadikan wanita sebagai
SPESIFIKASI HARGA Full colour Back Cover ½ halaman Rp. 5.000.000 274 mm x 404 mm
SPESIFIKASI Full colour Cover Benner 50 mm x 274 mm
Full colour Cover Kuping 65 mm x 68 mm
ADVETORIAL Full colour 1 halaman
Rp. 1.500.000
istri kedua untuk membantu status perekonomian setelah lama menjanda, maka bisa saja dikabulkan pengadilan. Namun mengenai status sosial yang mengajukan poligami dari kalangan masyarakat kelas atas atau tidak, dia pun enggan membeberkan. “Saya kurang tahu juga, dari masyarakat berduit atau tidak, atau hanya mengikuti sunnah saja. Tapi yang jelas, untuk berlaku adil. Dari pemohon melampirkan penghasilan juga,” katanya. Sementara itu, meski pengajuan poligami hanya satu orang sejak Januari hingga September ini, Muhammad Yusuf mengatakan sejauh ini masih banyak yang belum taat aturan dalam berpoligami. Sebab, masyarakat yang ingin beristri lebih dari satu, saat ini kebanyakan masih menikah sirih. “Sebenarnya banyak di luar sana masyarakat kita yang poligami, dari itu data di kita memang hanya sedikit, tidak sinkron dengan yang ada di lapangan,” ujar Muhammad Yusuf. Meski nikah sirih dianggap sah agama tertentu, namun secara legalitas hukum yang ada belum bisa mendapatkan payung hukum. Walau begitu, pernikahan sirih juga tak bisa dijerat hukum. Muhammad Yusuf pun menjelaskan fenomena tersebut, pihaknya tak bisa berbuat banyak selain mengedukasi masyarakat untuk taat dengan aturan yang dibuat dalam undang-undang pernikahan. “Masih banyak yang belum taat aturan karena masih banyak yg nikah sirih. Kita juga tidak bisa menjangkau ke masyarakat, apa lagi tidak ada yang bisa menjerat dan tidak adanya laporan,” jelasnya.(*)
Reporter : Yogi Wibawa Editor : Nicky Saputra HARGA Rp. 4.795.000
SPESIFIKASI Full colour ½ halaman
Rp. 2.500.000
Full colour 1/4 halaman
Rp. 1.250.000
Rp. 5.000.000
Alamat Kantor: Jl. Gajah Mada, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Email : redaksibenuanta@gmail.com. Nomor Telepon & FAX : (0551) 382-3062
HARGA
HALAMAN DEPAN HALAMAN DALAM ADVETORIAL
Berlaku Hingga Akhir Desember 2019
0551 382 3062 0822 5479 8852
8
Berita Utama
Senin 30 September 2019
Bulungan Paling Siap, Malinau Disebut Bisa Hasilkan Jagung DITUNJUK menjadi salah satu daerah penyanggah pangan Ibu Kota Negara (IKN) baru, Kabupaten Bulungan langsung unjuk gigi. Bupati Bulungan, Sudjati menegaskan, tidak ada alasan menunda kepercayaan pemerintah pusat. Menjadi lumbung pangan IKN di Provinsi Kaltim adalah tantangan yang sudah mereka jalankan. “Kita telah siap untuk menjadi daerah penyanggah pangan untuk IKN,” ucap Bupati Bulungan, Sudjati kepada Koran Benuanta, Rabu 25 September 2019. H Sudjati Penyataan Sudjati tersebut juga diaminkan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bulungan, Achmad. Untuk menunjang rasa percara diri Pemkab Bulungan, Achmad mengaku telah menyiapkan lahan yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Bulungan. “Untuk padi, ladang kita bisa pusatkan untuk daerah hulu. Sedangkan padi sawah bisa dikembangkan di Tanjung Selor, Tanjung Palas, Tanjung Palas Timur dan Tanjung Palas Utara,” ungkap Achmad. Dia menjelaskan, produktivitas padi di kawasan food estate menunjukkan angka signifikan. Untuk per hektarnya mencapai 4,2 ton dan itu masih bisa ditingkatkan menjadi 5,7 ton sekali panen. Dan untuk indek penanaman padinya masih diangka 100, yakni masih sekali panen. Dirinya berharap bisa ditingkatkan menjadi dua kali panen. “Jika bisa ditingkatkan, maka kita akan surplus. Saat ini sedang surplus sekitar 13 ton di tahun 2019,” jelasnya. Komoditi lainnya, yakni bawang merah, kata dia, sudah pernah dicoba ditanam di daerah transmigrasi, yakni Sepunggur. Bahkan untuk tanaman sayuran, seperti kol juga sudah bisa ditanam. “Di daerah transmigrasi itu sudah ada yang kita jadikan percontohan,” paparnya. Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) menunjuk 3 kabupaten di Kaltara menjadi daerah penyanggah pangan untuk IKN di Kaltim. Dalam paparannya, Inspektur Jenderal Kementan, Justan Riduan Siahaan menyebut Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan layak menjadi penyanggah pangan tanah air. “Jadi Bulungan, Malinau dan Nunukan akan menjadi penyanggah pangan ibu kota negara di Kaltim,” ungkap Justan Riduan Siahaan, Kamis 12 September 2019. Adapun komoditas yang dianjurkan, berupa padi, cabai dan bawang merah. Setiap daerah, kata dia, yang telah ditetapkan sebagai penyanggah pangan, harus segera mencari lokasi yang cocok sebagai lahan pertanian untuk dikembangkan. “Malinau bisa juga mengembangkan komiditi jagung. Untuk Tarakan dan Kabupaten Tana Tidung, jangan berkecil hati. Bukan berarti tidak diperlukan, barangkali ada komoditas lain yang kabupaten lain tidak punya yang bisa kita manfaatkan,” imbuhnya. (dm/raz)
Pangan untuk Ibu KotA
Bulungan Kirim Proposal, Nunukan dan Malinau bagaimana? TANJUNG SELOR – Tiga kabupaten di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai layak menjadi penyanggah pangan Ibu Kota Negara (IKN) yang akan pindah ke Kalimantan Timur (Kaltim). Ketiga kabupaten itu adalah Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan. Bahkan, saat Menteri Pertanian yang diwakili oleh Inspektur Jenderal Kementan, Justan Riduan Siahaan pada acara Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) II Kaltara, Kabupaten Bulungan telah menyerahkan proposal kepada Kementerian Pertanian untuk dibahas kesiapannya. Dari pengamatan benuanta.co.id di lapangan, tidak mudah menjalankan tugas baru tersebut. Pasalnya, lahan yang luas di sejumlah daerah tidak semuanya ditunjang dengan akses jalan dan produksi. Jika Kabupaten Bulungan merasa sudah siap, bagaimana dengan Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan? “Kita sudah ajukan proposal yang berisikan apa yang digunakan dalam dunia pertanian kita cantumkan,” ungkap Bupati Bulungan, Sudjati kepada benuanta.co.id, Rabu 25 September 2019. Sudjati menjelaskan, proposal yang mereka ajukan merupakan tindak lanjut dari Focus Group Discussion (FGD) strategi pengembangan kawasan penyangga kemandirian pangan di IKN bulan Agustus 2019 lalu. Dalam FGD bersama dengan Kementerian Pertanian tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan disarankan membuat permohonan agar dilibatkan dalam pengembangan kawasan penyangga pangan IKN baru. “Kita disarankan agar menyerahkan proposal, agar mendapatkan bantuan. Terutama yang sudah ditunjukan sebagai daerah penyanggah pangan,” ungkapnya. Dalam proposal tersebut, kata mantan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bulungan itu menjelaskan, di beberapa kecamatan di Kabupaten Bulungan sudah ada yang
menjadi pusat pertanian. Para petani aktif menanam padi, merica serta komoditi lainya berupa tanaman bawang dan cabai yang siap dijadikan modal awal dalam pengajuan. “Kita tinggal menunggu (hasil dari proposal) karena saat PEDA sudah kita serahkan proposalnya. Kita berharap Kementan bisa memberikan bantuan untuk mendukung pertanian di Bulungan,” jelasnya. Lebih spesifik dijelaskan dalam proposal tersebut, agar pertanian di Bulungan lebih maju, maka seluruh alat pertanian harus siap. Nah, kesiapan itu harus dibantu oleh oleh Kementan. Pasalnya, peralatan pertanian selama ini masih kurang sebagai daerah penyanggah pangan. “Alat pertanian ya, itu berupa hand tractor, alat tanam padi, alat produksi atau pengemas hasil panen padi, dan pompa air,” sebutnya. Kata Sudjati, Kabupaten Bulungan tak perlu diragukan lagi program pertaniannya. Bahkan, saat ditunjuk sebagai salah satu daerah penyanggah pangan IKN baru, Bulungan sudah siap. Salah satu komoditinya adalah beras. Bulungan sudah bisa menjadi penyuplai beras, bahkan tidak kalah dengan hasil produksi luar Bulungan. Apalagi Dinas Pertanian sudah memiliki Rice Milling Unit (RMU) dan mesin pengering.
Kebutuhan Pangan di Kaltara (Jumlah Penduduk 716.407 Jiwa) Komoditas
Kebutuhan (ribu ton)
Beras Jagung Bawang merah Cabai Daging ruminansia Daging unggas Telur Gula pasir Minyak sawit
81,7 32,6 2,0 2,0 4,7 7,8 5,8 6,1 6,1
Upaya Pemkab Bulungan itu juga ditunjang dengan kemasan dan label yang sudah mandiri. Ini dilakukan untuk menekan beras dari luar untuk masuk di Bulungan. Pasaran beras lokal sendiri tidak perlu diragukan lagi. Perusahaan Daerah (Perusda) Berdikari juga akan dilibatkan dalam memasarkan hasil pertanian di Bulungan. “Harganya bisa kita tekan, dengan kualitas sama tapi harga beras kita murah. Jika beras dari luar Rp 13 ribu per kilo, maka kita bisa Rp 10 ribu saja,” tutupnya. (dm/raz)
Perkiraan Kebutuhan Pangan di Kaltim Sebagai IKN Baru Komoditas Beras Jagung Bawang merah Cabai Daging ruminansia Daging unggas Telur Gula pasir Minyak sawit
(5,58 juta jiwa) 452,3 253,6 15,6 15,2 36,9 60,0 44,9 47,8 52,7
Kebutuhan (ribu ton) (25 juta jiwa) 2.026,4 1.136,2 69,9 68,1 165,3 272,8 201,2 214,2 236,1
(50 juta jiwa) 4.052,9 2..272,4 139,8 136,2 330,6 545,7 402,3 428,3 472,2
Sumber Data : Kementerian Pertanian
Nunukan Masih Andalkan Beras Krayan, Lahan Lain Masih Diolah NUNUKAN – Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) juga ikut menyita perhatian pemerintah kabupaten/kota. Bahkan sejumlah daerah di Kaltara dibuat sibuk karena harus menjadi penyangga pengan IKN. Daerah tersebut adalah Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nunukan, Masniadi menjelaskan, megaproyek pemindahan IKN dari Jakarta ke Kaltim memang sangat memerlukan daerah lain sebagai penyanggah pangan. Tak hanya Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan, ada 9 daerah lainnya yang juga menjadi titik penyangga pangan IKN baru, yakni Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Paser, Kota Waringin Barat, Kota Waringin Timur, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Berau. Dijelaskan Masniadi, dalam tugasnya, Kabupaten Nunukan diminta menyiapkan padi, cabai dan bawang merah. Tiga tanaman pokok ini akan mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat agar tumbuh dengan baik. Rencana ini telah dibahas saat pertemuan di Balikpapan
dan Bulungan belum lama ini. Tiga daerah di Kaltara yang telah ditunjuk tak sendiri menjalankan program pertanian ini, pemerintah pusat juga dinilai siap mendukung setiap langkah program ini. “Ini akan berjalan terus-menerus melalui program-program di kementerian,” jelas Masniadi. Dalam program tersebut, kata pria yang juga menjabat Sekretaris Dinas Pertanian Nunukan ini, Kabupaten Nunukan sangat mengandalkan beras Krayan. Di Krayan, kata dia, lahan untuk padi sangat luas, berbeda dengan sawah di Sebatik yang terbatas. “Kita melihat secara luas, secara lingkup luas kabupaten, lahan sawah kita di Krayan itu yang lebih maksimal. Ada 3000-an hektar lebih. Di Sebatik juga ada, tidak menutup kemungkinan wilayah pengembangannya ada di Sei Menggaris, Lumbis ataupun di Sembakung, kita akan melihat program dari pemerintah pusat,” imbuhnya. Masniadi melanjutkan, saat ini Kabupaten Nunukan didukung program nasional yang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, salah satunya adalah bidang pertanian. Sementara cabai dan bawang merah, Kabupaten Nunukan pernah dibantu pemerintah pusat. Namun, Pemkab
Nunukan lagi-lagi menemui kendala saat akan berupaya meningkatkan minat masyarakat di sektor pangan. “Ini yang coba kita galakkan. Karena bawang merah ini kan, secara komoditi yang tidak terlalu familiar. Dulu, tahun 2.000-an pernah dikembangkan karena mengelolanya agak rumit, makanya banyak masyarakat beralih ke komoditi yang lain,” jelas Masniadi. Melalui bantuan pemerintah pusat, Pemkab Nunukan sedang mencoba menggali minat petani. Disampaikannya, ini menjanjikan karena dinilai bias menjadi penyangga pangan IKN baru. “Saya kira persoalannya bagaimana ini bisa dikonsumsi dulu di masyarakat kita, memenuhi permintaan masyarakat kita, lalu kita lihat prospek ke depan. Kita akan melihat apakah usaha ini menguntungkan bagi petani apabila menjual keluar (ekspor cabai), persaingan ketat sekali, bukan hanya jumlah. Bagaimana bisa menjual dengan harga bersaing, karena komoditi ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat jadi persaingan ketat sekali,” ujarnya. Selain tertantang untuk mengubah minat warga, biaya produksi tinggi juga menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat petani di Nunukan untuk mengembangkan tanaman cabai. Saat ini pemerintah mencoba menyiasati
supaya bisa menekan biaya produksi di Nunukan. “Upah tenaga kerja di Nunukan lumayan besar. Ada beberapa alat kita berikan ke petani cabai, untuk petani melon juga, (untuk petani) bawang merah suatu alat penggarap sedikit mengurangi tenaga kerja dan biaya. Persawahan juga kita bantu traktor beberapa unit. Ke depan tetap kita (pemerintah) support alat ini (untuk menekan harga produksi),” ujarnya. Masalah lain adalah banyak petani di Nunukan yang beralih ke usaha budidaya rumput laut. Hal ini mengakibatkan banyaknya lahan petani tidak ada yang menggarapnya. Faktor penyebabnya karena usaha rumput laut menjanjikan hasilnya sedangkan menjadi petani pangan memerlukan biaya cukup tinggi. “Banyak yang beralih ke rumput laut. Persoalan kita di tenaga kerja, kita bisa mencari solusinya dengan mekanisasi alat. Inilah yang bisa meningkatlkan hasil produksi kita,” jelas Masniadi. Bagaimana meningkatkan produksi pangan, kata dia, dengan cara meningkatkan produktifitas dan perluasan areal. Dengan perluasan area meningkatkan produksi. Perluasan areal sawah juga dibutuhkan untuk meningkatkan produksi. “Mudahan ke depan kita bisa mencetak sawah. Pembukaan lahan harus disesuai-
kan dengan tata ruang kita. Jadi, tidak melanggar aturan yang ada. yang kita usulkan lahan yang clear dan clean yakni status lahan tidak ada persoalan. Di Sei Menggaris ada sudah lahannya, jadi bahan provinsi dan pusat mengembangkannya,” imbuhnya. Diakui Masniadi, saat ini hasil pangan belum ada yang bisa menopang kebutuhan masyarakat karena masih dalam tahap pengembangan. Dari data pemerintah Nunukan, hitungan luas persawahan di Nunukam mendekati 6.000 hektare yang terkonsentrasi di Krayan. “Kita tahu akses darat belum bisa terbuka, Sebatik juga akan kita coba kembangkan, di Sebatik lahan terbatas karena perluasannya cukup sulit, tapi di Krayan lebih potensial,” ujarnya. Selain itu, Pembkab Nunukan menaruh harapan besar kepada para penyuluh pertanian sebagai ujung tombak terdepan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar bertahan sebagai petani. “Teman kita bisa melakukan penyuluhan lapangan untuk menarik petani kita bertahan di pertanian, memberikan semangat karena peluangnya besar, untuk membangkitkan petani dengan support penganggaran untuk memotivasi masyarakat yang di sektor pertanian,” harapnya. (raz)
Berita Utama
Senin 30 September 2019
9
Optimis Bisa Atasi Tugas Berat dari Kementan
Beras Adan Dibeli Tengkulak Malaysia, Biasanya Barter NUNUKAN – Menjangkau Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan tidak mudah. Agar bisa sampai di sana, hanya bisa menggunakan jalur udara. Hal inilah yang membuat petani di Krayan sulit menjual hasil pertanian mereka di dalam negeri. Petani hanya bisa bangga karena hasil pertanian mereka disukai negeri tetangga, Malaysia. Salah satunya adalah beras. Beras yang dikenal dengan nama beras Adan ini diperlakukan sama seperti beras impor lainnya di wilayah Sabah, Malaysia. Untuk jenis beras organik, kualitas beras Adan dinilai lebih unggul dari beras impor dari China dan Vietnam. Namun, beras ini terbilang sangat murah dan belum memberikan keuntungan secara finansial. Melihat hal itu, petani pun memilih bertahan sambil berharap ada upaya pemerintah membuka akses jalan, baik darat agar beras Krayan ini bisa dinikmati oleh bangsa sendiri. Keluh kesah tersebut diutarakan seorang petani dari dataran Krayan,
Dafit Titus. Petani yang tinggal di Desa Pa Umung, Long Umung Kecamatan Krayan ini mengaku menjual hasil pertaniannya ke negara tetangga karena dekat, meski sebenarnya sangat terpaksa. Dafit mengaku, beras Adan Krayan ini dihargai sangat murah, yakni hanya sekitar Rp 15 ribu per kilo. Dafit Titus mengatakan, luas lahan pertaniannya 2 hektar. Namun lahan itu digunakan untuk bertanam beras Adan Krayan, jagung dan gandum dan hasilnya dijual ke negara tetangga. Saat panen tiba, tengkulak-tengkulak dari negara tetangga selalu berdatangan ke rumah-rumah warga untuk membeli beras mereka. “Mereka bawa mobil angkut yang cukup banyak. Tapi kebanyakan sistem barter, ditukar dengan gula, garam dan berbagai kebutuhan pokok lainnya, yang dibutuhkan warga di sini,” jelas Dafit. Dafit yang juga sebagai Kepala Desa Pa umung mengungkapkan, selama ini bantuan dari pemerintah sekadar
pelatihan untuk menjaga kualitas beras organik dan bantuan 1 unit hand traktor dan 1 mesin produksi pemilah beras yang digunakan lebih dari 140 petani di Desa Pa Ummu. Jika masa panen bersamaan, hanya 1-2 orang saja yang menggunakannya, yang lainnya masih tetap dengan cara-cara tradisional. “ Kalau bantuan pengemasan atau pemasaran belum ada mas. Padahal sebenarnya itu juga yang kami butuhkan, agar bisa tetap menjaga kualitas beras Adan ini. Sehingga tidak diklaim, karena sudah ada label dan merek dagangnya,” harapnya. Dia pun berharap, akses transportasi secepatnya dibuka oleh pemerintah, agar bisa memudahkan pendistribusian beras Adan Krayan di wilayah Kaltara. “Jika di Kaltara saja hasil pertanian melimpah mas, kenapa harus datangkan dari daerah lainnya di luar Kalimantan. Kami hanya merasa kesulitan untuk mendistribusikannya ke Tarakan dan sekitarnya,” keluhnya. (rn)
TANJUNG SELOR – Komitmen Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara soal kesiapan Kaltara menopang kebutuhan pangan Ibu Kota Negara (IKN) baru patut mendapat perhatian. Pasalnya, tugas berat ini dinilai sebagai tantangan baru bagi tiga kabupaten di Kaltara, yakni Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan dalam mempersiapkan diri menyambut IKN baru di Kalimantan Timur (Kaltim). Kepala DPKP Kaltara, Andi Santiaji Pananrangi mengungkapkan, pada prinsipnya, Kaltara siap menopang kebutuhan pangan IKN baru. Tidak hanya di sektor pertanian, di sektor perikanan pun Kaltara sudah siap. Namun, kata dia, perlu diingat juga bahwa keyakinan itu bisa terwujud bila para petani di Kaltara punya prinsip dalam bertani. “Kesiapan ini betul-betul petani yang punya prinsip kerja. Masingmasing harus mempertahankan komoditi-komoditi yang akan menjadi ikon. Punya standarisasi SOP yang akan menopang ibukota,” ungkap Santiaji kepada Koran Benuanta. Jika petani di Kaltara mempertahankan dan mengembangkan tanaman-tanaman pangan organik, contohnya padi di Kecamatan Krayan, tentu akan menjadi pusat perhatian. Beras Krayan dinilai bisa menjadi salah satu kebanggaan warga Kaltara walaupun masih banyak jenis beras organik lainnya. “Ada beberapa tanaman kita organik, sayuran kita kayak sawi di Tarakan itu organik. Kedua, kopi yang masih ada di Kalimantan itu masih organik. Tanaman kelapa kita organik. Jadi ini upaya bagaimana mempertahankan Kaltara dengan tanaman organik,” terangnya. Tiga komoditi yang dipercayakan kepada Kaltara untuk kebutuhan pangan IKN baru nantinya, diantaranya padi, jagung dan cabai yang harus dipersiapkan oleh petani-petani di Kaltara. Sehingga DPKP Kaltara harus mengandalkan kelompok tani dan penyuluh pertanian di tingkat kabupaten sebagai ujung tombak di lapangan. “Sesuai yang menjadi pemetaan oleh Kementerian Pertanian, padi, jagung, cabai itu yang harus diper-
siapkan. Dengan dinyatakan 3 kabupaten sebagai penyandang sektor pertanian, itu kita harus persiapkan betul-betul,” jelasnya. Bukan tanpa kendala. Pemprov Kaltara, kata Santiaji, terkendala dengan pola pikir atau mindset petani yang suka menerapkan cara bercocok tanam berpindah-pindah dan tidak menetap. Selain itu, petani masih terpengaruh dengan usaha lain di luar bercocok tanam, seperti yang melanda petani di Nunukan dengan meninggalkan sawahnya lalu beralih ke usaha rumput laut. Hal ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah dalam mengentaskan persoalan mindset lama petani tersebut. “Ini yang tantangan berat bagi kita, contohnya merubah pola mereka bercocok tanam masih berpindahpindah. Kedua terpengaruh dengan pola ekonomi seperti di Nunukan ada beberapa lahan sawah ditinggalkan karena adanya komoditi rumput laut. Maka, saya bilang petani kita ini bagaimana mengolah pola pikir mereka yang mempunyai prinsip komoditi,” ujar Santiaji. Lanjutnya, upaya yang dapat dilakukan pemerintah saat ini dengan terus melakukan berbagai sosialisasi kepada petani di Kaltara. Santiaji menegaskan pemerintah tidak boleh tinggal diam terhadap persoalan ini. “Kita terus melakukan pendekatan-pendekatan, pembinaan, kami yang mengkoordinir kabupaten/kota tidak boleh diam, kami juga bekerja terus. Kalau hari ini belum berubah besoknya kita lakukan lagi. Jadi, sebagai Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, sebagai pembantu Gubernur, ya kita tidak boleh diam, harus kerja, harus mampu kita mempelajari kondisi dan situasi masyarakat (petani),” ucapnya. Lebih jauh dijelsakan Santiaji, banyaknya masyarakat yang beralih ke usaha budidaya rumput laut tidak menyurutkan optimisme Pemprov Kaltara menjadikan Kaltara penyangga pangan IKN. “Bukan hanya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan disini, ada beberapa Organsisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk TNI-Polri. kita harus terpadu dalam hal penanganan pangan yang ada di Kaltara, bukan hanya DPKP,” jelasnya. (raz)
Melimpah, Beras Adan Terkendala Distribusi NUNUKAN – Hingga saat ini, permasalahan distribusi Beras Adan Krayan masih terkendala akses transportasi. Beras yang dihasilkan di dataran tinggi di pedalaman Kalimantan Utara (Kaltara) itu, sekali panen mampu menghasilkan 13 ribu ton gabah kering yang siap digiling. Dari informasi yang didapatkan Koran Benuanta, beras ini dihasilkan dari padi yang tumbuh di atas lahan seluas 2.500 hektar. Itu baru luas lahan pertanian berupa sawah saja, belum termasuk hasil perkebunan lainnya. Di Krayan sendiri, saat ini masih tersedia sekitar 5.000 hektar lahan tidur yang belum dikelola secara maksimal oleh penduduk Krayan. Camat Krayan, Helmi Pudaaslikar SIP MAP juga membenarkan informasi tersebut. Kepada Benuanta, dia mengatakan, wilayah Krayan memang merupakan pusat pertanian yang memiliki mutu sangat baik. Pasalnya, pola pertanian di daerah ini masih menggunakan caracara alami. Dia menjelaskan, keunggulan sistem pertanian disana didukung oleh konsep pertanian ramah lingkungan dan semuanya serba organik, tidak menggunakan pupuk-pupuk kimia.
Karena itulah, musim panen di Krayan hanya berlangsung 1 kali dalam setahun. Helmi menyebut, masa tanam hingga panen padi di sana berlangsung selama 6 bulan. Pasca panen hingga 6 bulan berikutnya lahan dikelola secara alami. “Cara petani Krayan mengelola lahan terbilang cukup unik mas, hanya melepas kerbau di lahan persawahan, maka kerbau itu selama 6 bulan hanya berada di areal persawahan, menginjakinjak lahan, buang kotoran di lahan itu, cari makan di lahan itu. Cukup hanya dibiarkan selama 6 bulan, maka tanah kembali subur. Setelah siap untuk ditanami kembali, baru kerbau itu dimasukan kandang kembali. Lahannya hanya cukup diinjak-injak saja sama kerbau, lahan sawah itu sudah terbajak dengan sendirinya,” ungkap Helmi saat dihubungi melalui sambungan telepon. Helmi mengungkapkan, beras Adan Krayan sudah memperoleh sertifikasi dan telah diakui sebagai padi organik yang memiliki mutu tinggi. Namun sayang, beras ini lebih banyak dinikmati oleh warga Malaysia, bahkan menyebar hingga ke Brunei Darussalam. “Sertifikasi kita tidak diakui oleh negara
tetangga, dan tetap mengkategorikan beras kita ini non organik. Sehingga harganya sangat murah,” ungkapnya. Jika melihat harga pasar sesungguhnya, kata Helmi, beras Adan Krayan harusnya masuk kategori organik dengan harga mencapai Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram. Pasalnya, Malaysia juga memiliki pasar yang menawarkan produk organik dengan harga yang cukup tinggi. “Karena masuknya beras kita secara illegal, tidak melalui kegiatan ekspor dan impor, maka hal inilah yang membuat posisi tawar kita lebih rendah,” ungkapnya lagi. Dijelaskan Helmi, sejauh ini petani tidak memiliki pilihan lain selain terpaksa harus menjual hasil pertanian dan perkebunan ke negara tetangga. Hal ini harus dilakukan lantaran sulitnya akses transportasi dari Krayan ke luar Krayan sangat sulit. Untuk mengirim beras ini ke Tarakan, biaya kirimnya melalui jalur udara dikenakan Rp 30 ribu per kilogram. Sehingga, jika dipaksakan, beras Adan akan dihargai Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram. “Karena itu warga memilih untuk menjual hasil pertaniannya ke negara
tetangga, hanya 11 kilometer dan jarak tempuh hanya sekitar 25 menit, dibandingkan harus ke Nunukan, Tanjung Selor atau Tarakan,” katanya. Helmi juga menekankan, beras Adan Krayan sebenarnya sudah banyak peminatnya, bahkan beberapa pejabat negara yang pernah berkunjung ke Krayan sangat menyukai beras ini. “PR (Pekerjaan Rumah) kita sekarang adalah bagaimana cara mengeluarkan (menjual ke luar Krayan) beras Adan ini, agar bisa bisa dinikmati dinegara sendiri,” harapnya. Pemerintah saat ini memang sedang berkomitmen untuk membuka akses di daerah pedalaman dengan membangun jalan nasional dari Malinau ke Krayan yang sedang dikerjakan, kondisinya sudah tembus ke Krayan namun belum bisa dilewati kendaraan umum, karena masih berupa tanah keras dan terjal. Baru bisa dilewati kendaraan perusahan yang berukuran besar untuk mobilisasi material perusahan. Itu pun harus dikawal dengan alat berat. “Saya sempat mendengar dari pemerintah pusat, tahun 2024 mendatang jalan ini sudah selesai dibangun
dengan kondisi mulus lengkap dengan pembangunan jembatan. Dan di tahun 2020, jalan ini fungsional, artinya meski dengan jalan tanah saja jalan ini sudah bisa digunakan oleh masyarakat umum,” katanya. Selain itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan, sedang mengerjakan peningkatan landasan pacu di Bandara Yuvai Semaring di Desa Long ini. “Harapan saya, setelah di overlay, landasan itu sudah bisa didarati jenis pesawat type ATR. Pesawat ini berbadan besar, mudah-mudahan bisa melayani kargo dengan biaya yang cukup murah, sehingga ini memudakan untuk pendistribusian besar Adan Krayan,” katanya. Soal program yang menetapkan Kabupaten Nunukan sebagai salah satu penyangga pangan Ibu Kota Negara (IKN) baru, Helmi mengaku menyambutnya dengan baik. Pasalnya, 90% warga Krayan hidupnya adalah bercocok tanam. Meski jumlah warganya yang mencapai 19 ribu jiwa ada yang bekerja bekerja sebagai pegawai pemerintahan maupun swasta, di luar jam kerja, mereka adalah petani yang menggarap masing-masing lahannya. (rn)
10
Kabar Bisnis
Senin 30 September 2019
Jadwal Penerbangan Dari Bandara Juwata Tarakan Pesawat Lion Air Wings Air Batik Air
Keberangkatan Pkl. 05.05 Wita Pkl. 06.00 Wita Pkl. 07.00 Wita
Sriwijaya Air Garuda Indonesia Lion Air Batik Air
Pkl. 07.35 Wita Pkl. 09.10 Wita Pkl. 09.30 Wita Pkl. 11.50 Wita
Mas Wings Lion Air Lion Air Wings Air Lion Air Garuda Indonesia Lion Air
Pkl. 12.05 Wita Pkl. 12.10 Wita Pkl. 12.55 Wita Pkl. 13.50 Wita Pkl. 17.25 Wita Pkl. 19.15 Wita Pkl. 19.20 Wita
Tujuan Balikpapan Gorontalo Jakarta (Soekarno Hatta) Balikpapan Balikpapan Surabaya Balikpapan(Halim Perdana Kusuma) Tawau Makassar Balikpapan Palu Balikpapan Jakarta Jakarta
Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari
DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA
Keterangan : Batik Air ke Bandara Soekarno Hatta menggunakan pesawat Airbus 320. Garuda Indonesia tujuan Balikpapan dan Jakarta menggunakan Garuda Bombardier CRJ 1000. Lion Air tujuan Makassar-Surabaya menggunakan Boeing 737-800NG. Lion Air tujuan Balikpapan menggunakan Boeing 737-900ER. Batik Air tujuan Balikpapan-Halim Perdana Kusuma menggunakan Boeing 737-800NG. Sriwijaya Air menggunakan Boeing 737800NG. Wings Air menggunakan ATR 72-600. Mas Wings menggunakan ATR 72-600.
Tarakan-Bulungan Speedboat SB. Minsen SB. Menara Gading SB. Andalas SB. Simpati SB. Limex SB. Tri Putri Tunggal Dewi SB. Borneo Indah SB. Tarakan Express SB. 88 Express SB. Putra Dewi SB. Menara Baru SB. Kalimantan SB. Andalas SB. Anugerah SB. Gembira SB. Limex SB. Tanjung Express SB. Limex SB. Sekatak SB. Bulungan Indah SB. Jonan Mandang SB. Menara Niklas
Waktu Berangkat Pkl. 07.00 Wita Pkl. 07.25 Wita Pkl. 07.50 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 08.40 Wita Pkl. 09.05 Wita Pkl. 09.55 Wita Pkl. 10.20 Wita Pkl. 10.45 Wita Pkl. 11.10 Wita Pkl. 11.35 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 12.25 Wita Pkl. 12.50 Wita Pkl. 13.15 Wita Pkl. 13.40 Wita Pkl. 14.05 Wita Pkl. 14.30 Wita Pkl. 14.55 Wita Pkl. 15.20 Wita Pkl. 15.45 Wita Pkl. 16.10 Wita
Jadwal Speedboat Tarakan-Malinau Speedboat SB. Malinau Express III SB. Menara Baru Express SB. Harapan Baru Express SB. Menara Baru Express SB. Harapan Baru Express SB. Menara Baru Express SB. Menara Indah Express II SB. Malinau Express Junior SB. Menara Baru Express
Waktu Berangkat Pkl. 07.30 Wita Pkl. 08.00 Wita Pkl. 08.30 Wita Pkl. 09.00 Wita Pkl. 10.00 Wita Pkl. 11.00 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 13.00 Wita Pkl. 14.30 Wita
Tarakan-Tideng Pale Speedboat SB. Presedium Express SB. Gembira Express SB. Menzen Express SB. Tideng Pale Express SB. Sesayap Express SB. Tideng Pale Baru Express SB. Presedium Express SB. Harapan Indah Express
Waktu Berangkat Pkl. 07.15 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 09.15 Wita Pkl. 11.30 Wita Pkl. 13.15 Wita Pkl. 14.15 Wita Pkl. 15.15 Wita Pkl. 15.45 Wita
Tarakan-Nunukan Speedboat SB. Sadewa SB. Sinar Baru Express II SB. Gundala Express SB. Menara Indah Express SB. DC 10 Express SB. Tri Putri Tunggal Dewi SB. Minsen Express
Waktu Berangkat Pkl. 07.15 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 09.15 Wita Pkl. 10.15 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 13.00 Wita Pkl. 14.00 Wita
Tarakan-Pulau Bunyu Speedboat SB. Tri Putri Tunggal Dewi 2000 SB. Amanda Express SB. Harapan Express SB. Minsen Express SB. Rahayu SB. Harapan Sadar
Waktu Berangkat Pkl. 09.00 Wita Pkl. 10.00 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 14.00 Wita Pkl. 15.00 Wita Pkl. 16.00 Wita
Tarakan-Sungai Nyamuk Speedboat SB. Tobar – 08 Express Waktu Berangkat Pkl. 09.30 Wita Speedboat SB. Sinar Baru Express I Waktu Berangkat Pkl. 13.30 Wita
PUPR Percepat Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi lewat Vokasi
Nasib Petani di Tengah Reforma Agraria Jokowi JAKARTA - Indonesia dirasa tidak lagi ramah agraris. Keinginan Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menguatkan pembangunan di sektor pertanian dan kesejahteraan kaum petani masih jauh dari harapan. Dalam upayanya, Jokowi sempat menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86/2018 tentang Reforma Agraria. Dasar hukum ini mengatur subjek penerima lahan agraria dengan tujuan pemerataan struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah. Namun, menurut Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), organisasi masyarakat nirlaba, Jokowi belum berhasil menjalankan janji Reforma Agraria miliknya. Berdasarkan laporan CNN Indonesia, dilansir detik pada Selasa (24/9/2019), Sekretaris Jenderal KPA Dewi Kartika mengatakan bahwa janji redistribusi lahan seluas 9 juta ha yang tak kunjung diterima oleh petani. Padahal, luasan lahan itu menjadi pokok utama program Reforma Agraria ala Jokowi. “Pemerintah tetap mempertontonkan kekeliruan reforma agraria dengan membiarkan krisis agraria dialami kaum tani Indonesia dan tidak diatasi dengan serius,” ucap Dewi kepada CNN Indonesia.com, Senin (23/9).
Bukan hanya itu, berdasarkan keterangan Dewi kepada CNN Indonesia, di sejumlah tempat, banyak lahan petani, wilayah adat, kampung nelayan, tanah garapan buruh tani, hingga masyarakat miskin kaum pertanian yang diambil alih secara paksa dan sepihak. Pengambilalihan dilakukan oleh kalangan pemerintah dan perusahaan yang melegitimasi oleh keputusan pemerintah. “Pengambilalihan tetap menggunakan cara-cara lama, yaitu melibatkan tentara, dan polisi untuk merepresi dan menggusur tanah masyarakat dengan mengatasnamakan pembangunan proyek strategis nasional,” imbuh Dewi. “Konflik agraria masih ada, dan cenderung bertambah dengan meningkatnya pembangunan infrastruktur. Hal ini karena terjadi ganti rugi yang tak sebanding,” Jelasnya lagi. Tidak berhenti di sana, Dewi tidak melihat adanya peran dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk membantu kalangan petani. Malah sikap para anggota dewan yang ‘mewakilkan’ masyarakat ini seakan tidak peduli dengan kaum petani dengan mempermulus jalan sejumlah aturan yang secara jelas bakal merugikan petani. Salah satunya, terkait pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU)
Pertanahan. Menurutnya, RUU itu justru membuat negara mengamputasi hak konstitusi agraria petani dan setiap warga negara Indonesia “Berbulan-bulan kami bersama serikat-serikat petani dan organisasi masyarakat adat telah menyampaikan masukan dan usulan pembatalan rencana pengesahan RUU Pertanahan. Tapi kami tidak didengar,” kata Dewi. Memperkeruh keadaan, hari ini, Selasa (24/9/2019), DPR malah menyelenggarakan rapat paripurna, termaksud di dalamnya membahas RUU Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan dan RUU Karantina. Menanggapi hal tersebut, massa dari Pemuda Serikat Petani Indonesia menggelar aksi tolak RUU Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan hingga RUU Karantina Hewan di depan gedung DPR pada Selasa (24/9/2019). Menurut mereka, RUU tersebut malah mengebiri petani kecil. “Selain RUU Pertanahan hari ini teman-teman mahasiswa dan juga teman-teman petani, hari ini juga akan disahkan RUU Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan, dimana RUU ini juga mengebiri petani kecil untuk memproduksi benihnya,” kata orator, Angga Hermanda di depan Gedung DPR.(dna/dtk)
Segini Gaji ‘Debt Collector’ BPJS Kesehatan JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mulai menyebar sejumlah relawan kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk menagih para penunggak iuran. Siapapun bisa untuk menjadi kader JKN, jika memenuhi kriteria seperti memiliki kendaraan, SIM, dan juga figur atau sosok di suatu daerah yang telah dikenal. Soal gaji, sistem penggajian para relawan ini dihitung berdasarkan total tagihan yang bisa relawan kumpulkan. “Kader mendapatkan insentif 25%
dari iuran tertunggak yang berhasil dikumpulkannya. Misal kalau berhasil kumpulkan Rp 10 juta maka 25%-nya ya sekitar Rp 2,5 juta,” kata Kepala Humas BPJS Kesehatan, Muhammad Iqbal Anas Ma’ruf kepada CNBC Indonesia, Senin (23/9/2019). Tercatat sampai Juni 2019 lalu, jumlah kader JKN mencapai 3.288 orang dan masih dimungkinkan untuk bertambah sesuai kebutuhan cabang BPJS, mengingat masing-masing daerah berbeda tingkat tunggakannya.(zlf/dtk)
Adapun fungsi lain dari adanya para kader JKN yaitu: 1. Pengingat dan Pengumpul Iuran 2. Sosialisasi dan Edukasi mengenai program JKN-KIS 3. Pendaftaran peserta JKN-KIS 4. Pemberian informasi dan menerima keluhan
JAKARTA - Seiring dengan dilaksanakannya pembangunan infrastruktur, pemerintah juga melakukan berbagai upaya dalam rangka pembangunan sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itulah, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bina KonstruksiKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong percepatan sertifikasi tenaga kerja sektor konstruksi, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong sertifikasi melalui program vokasi. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin pada saat membuka kegiatan Rapat Persiapan Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Pada Program Vokasi. Pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu, meliputi program pendidikan Diploma (diploma 1, diploma 2, diploma 3 dan diploma 4) yang setara dengan program pendidikan akademik strata 1. “Dengan demikian, tenaga kerja konstruksi yang kompeten semakin banyak dihasilkan dan turut mendukung Pembangunan Infrastruktur. Dan yang lebih penting mereka yang mengikuti program ini ialah SDM yang benar-benar mampu praktek di lapangan,” ujar Syarif dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (24/9/2019). Hingga saat ini, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi terus mempercepat program sertifikasi program vokasi dalam menciptakan SDM konstruksi yang andal dan kompeten.
Bahkan telah dilakukan harmonisasi supply demand tenaga kerja konstruksi dengan para pemangku kepentingan (stakeholder) konstruksi seperti dengan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta politeknik dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Khusus untuk program vokasi, Kementerian PUPR dalam bekerjasama dengan perguruan tinggi vokasi menekankan pembelajaran empat C yaitu: Communication, Collaboration, Creativity, dan Critical Thinking. “Intinya mahasiswa harus mampu berpikir kritis, mampu menghubungkan ilmu dengan dunia nyata, menguasai teknologi informasi, berkomunikasi dan berkolaborasi hingga akhirnya melahirkan gagasan inovasi di dunia kerja,” ungkap Syarif. Sebagai informasi, pada tahun 2019 target pelatihan dan sertifikasi sebagian diarahkan untuk pendidikan vokasi yaitu, politeknik, dan perguruan tinggi vokasi. Target Kementerian PUPR untuk program vokasi pada tahun 2019 sebanyak 21 ribu orang dan untuk pada tahun 2020 meningkat hampir dua kali lipatnya yakni sebanyak 48 ribu orang. Program vokasi dapat diikuti oleh mahasiswa yang sudah lulus, akan segera lulus dan yang sedang mengikuti proses pembelajaran. “Dengan adanya sinergi baik dari akademisi dan dunia swasta, pemerintah juga dapat menyelaraskan visi dalam rangka mewujudkan tenaga kerja konstruksi SDM yang berkualitas, di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur,” katanya.(dni/okz)
Life Style
Senin 30 September 2019
11
Liburan ke Italia, Syahrini Tenteng Tas Hermes Rp 1,8 Miliar
AJANG penganugerahan untuk insan pertelevisian Hollywood Emmy Awards 2019 sedang berlangsung di Microsoft Theater, Los Angeles, California. Acara ini merupakan gelaran ke-71 dan setiap tahunnya selalu menyajikan sejarah yang menarik. Tak terkecuali urusan tampilan bintang-bintang dunia. Ya, red carpet menjadi spot paling dinantikan, karena di sana Anda bisa lihat bagaimana bintang Hollywood tampil maksimal. So, siapa saja yang masuk dalam deretan ‘best dressed’ di Emmy Awards 2019 ini? 1. KENDALL JENNER Please welcome, Kendall Jenner. Model termahal di dunia ini datang ke Emmy Awards 2019 mengenakan mermaid dress floral dari Richard Quinn. Tampilan Kendall di sini jauh berbeda dari tampilan dia
biasanya, terlihat lebih mature, ya. 2. SOPHIE TURNER Salah seorang pemain serial ‘Game of Thrones’ ini pun menjadi sorotan publik di ajang Emmy Awards 2019 ini. Sophie datang dengan dress rancangan Louis Vuitton yang terbilang single tapi penuh dengan statement. Mulai dari dada, layering di bagian pinggang, sampai medium slit on center. Gorgeous! 3. GWENDOLINE CHRISTIE Lagi, pemain ‘Game of Thrones’ masuk ke jajaran ‘best dressed’ di Emmy Awards 2019. Gwen datng ke malam penganugeragan ini menggunakan dress rancangan Gucci. Touch of Romawi menjadi statement paling mencolok dari tampilannya kali ini. 4. ZENDAYA Aktris muda ini mendapat perhatian
karena mengenakan koleksi dari Vera Wang yang dianggap ‘same energy’ dengan tampilan Jennifer Lopez di penutupan show Versace kemarin. Emerald green dengan statement di bagian dada dan super high slit membuat tubunya terlihat super seksi. 5. MAISIE WILLIAMS Say Hallo untuk Maisie Williams. Pemeran Arya Stark di serial ‘Game of Thrones’ ini pun mencuri perharian dengan black dress-nya. Rambut pendeknya tak membuat dia terlihat cute, melainkan strong karena gaun rancangan JW Anderson yang dia kenakan memberi kekuatan pada personanya. Medium smokey eyes di area matanya tak bisa lepas dari kepribadiannya, ya. 6. JOEY KING Lady on Red. Mungkin kalimat itu yang
pantas diberikan untuk tampilan Joey King di Emmy Awards 2019. Perempuan berusia 20 tahun ini datang ke acara tersebut mengenakan gaun dari Zac Posen. Terlihat simple memang, tapi di bagian belakang Anda akan lihat aksen pita yang memberi tampilannya menarik. Siapa yang bisa memalingkan pandangan dari rambutnya yang super pendek itu? So lovely. 7. HALSEY Siapa sangka Halsey yang terbilang super tomboy akan mengenakan ombre princess dress. Ya, di Emmy Awards 2019, penyanyi Halsey menggunakan gaun ombre ungu yang sangat cantik. Dia memadukan gaun tersebut dengan aksesori yang super simpel. Rambutnya yang curly ternyata adalah rambut asli Halsey semasa kecil. Cute!(mrt/okz)
Viral Gaun Pengantin Pakai Bunga Matahari, Norak atau Cantik? GAUN pernikahan dengan bahan tulle dan berpayet tampaknya sudah biasa. Tapi berbeda ketika melihat gaun yang berhias bunga matahari, mencuri perhatian Netizen! Buat calon pengantin, mungkin gaun dengan hiasan bunga matahari ini bisa menjadi inspirasi. Khususnya buat pencinta fesyen unik, gayanya terlihat cantik dan berbeda dari outfit pengantin pada umumnya. Gayanya terlihat elegan dan manis, karena detailnya puluhan bunga matahari palsu berwarna kuning dan merah ditempel. Hasilnya menjuntai di bagian belakang gaun. Perpaduan warna gaun backless ini sebenarnya sangat eye catching. Ada nuansa cokelat, merah maroon serta warna kuning dari hiasan bunga matahari. Saat dipakai, sebagian menilai gaun ini indah indah dan lebih segar. Atau justru terkesan norak alias berlebihan. “Aku tidak punya kata-kata melihat gaun ini,” tulis salah seorang Netizen, dikutip Okezone dari Yahoo Lifestyle, Senin (23/9/2019). “Itu benar-benar luar biasa dengan caranya sendiri,” tulis seorang Netizen. “Selain lavender, ini cukup rapi, aku menyukainya,” gurau yang lain. “Itu terlihat cantik, walau tampaknya tidak praktis. Tetapi saya tetap mendukungnya,” sahut yang lain. Sebagian pula ada yang mengkritik hasil gaun bunga matahari ini. Ada yang menilai jika nantinya saat menikah pakai gaun ini, bisa-bisa malah dibilang mirip kumbang! “Dia seperti kumbang,” tambah seorang Netizen. “Saya akan senang jika bunga itu asli. Tapi ini bunga palsu sangat norak,” sahut yang lain. “Saya mengerti beberapa orang mungkin menyukainya, tapi itu tidak berarti bagi saya,” ungkap yang lainnya. Gaun pengantin dengan detail puluhan bunga matahari palsu berwarna kuning dan merah, yang ditempel hingga menjuntai di bagian belakang gaun.(mrt/okz)
LIBURAN manja ke Italia bareng keluarga, outfit Syahrini terkesan sangat mewah. Misalnya saja dia membawa tas koin Chanel seharga Rp29 jutaan. Tentunya bukan itu saja item fesyen mewah yang melekat di tubuh Syahrini. Dari mulai dress, belt, sunglasses serta barang lainnya pun tak kalah mahal. Syahrini pun pamer kemesraan bareng suaminya, Reino Barack, saat menikmati liburan manjanya itu. Seperti apa sih gayanya? Dirangkum lima gayanya berikut ini, diintip dari Instagram pribadinya @ princessyahrini, Senin (23/9/2019). Bertolak ke Italia, outfit Syahrini cenderung kasual. Di dalam jet mewah, dia pose duduk sambil melamun. Syahrini pilih monogram jacket Louis Vuitton simpel, tapi elegan. Ditambah pula, dia membawa tas Hermes seharga Rp1,8 Miliar. Fantastis! Tampil glamor, Syahrini memakai dress transparan warna-warni motif tribal, dipadukan dengan bandana cantik. Dia juga mengenakan sandal flat warna putih, kemudian dipermanis dengan kacamata Gucci seharga Rp6,9 jutaan. Minum kopi saja gayanya mewah ya! Liburan ke Italia, outfit Syahrini begitu mewah keluaran rumah mode Gucci. Saat menikmati indahnya Teluk Almafi, dia pakai white dress Gucci harganya sekira lebih dari Rp20 jutaan. Tak cukup itu, Syahrini juga pakai weist bag koin Gucci Rp29,7 jutaan, ditambah dengan kacamata hitam seharga Rp60,9 jutaan. Duh, mahalnya! Dari Teluk Amalfi, Syahrini bergeser ke Anacapri. Gayanya makin cetar dan elegan. Dia mengenakan dress pink fuscia yang terang, dipadukan dengan Capucines handbag Louis Vuitton seharga Rp60,9 jutaan. Belum lagi topi hitam syantiknya, anting warna pink terang, serta belt yang hampir sama dengan tas mewahnya. Kini Syahrini pose manja bareng suaminya. Lihat deh, gaya andalan Reino Barack, pegang perut istrinya. Banyak Netizen gagal fokus, ditambah dengan caption Alhamdulillah. Disebut-sebut Syahrini hamil anak pertamanya. Benar enggak ya?(hel/okz)
12
Olahraga
Senin 30 September 2019
Vettel: Kepentingan Ferrari Lebih Besar dari Pembalapnya
Tony Ferguson Tantang Khabib NurmagomedoV CALIFORNIA - Khabib Nurmagomedov sudah mendapat tantangan untuk berduel lagi di UFC. Adalah Tony Ferguson yang mengajak petarung Rusia tersebut berduel. Lewat akun Twitternya, Tony, yang merupakan mantan juara interim kelas ringan UFC, mengajak Khabib berduel di UFC 245 pada 14 Desember 2019. Petarung Amerika
Serikat itu melontarkan kicauan bernada tantangan, sambil memajang foto lawan-lawannya yang sudah berdarah-darah. “Tentu saja kami bisa punya waktu yang oke untuk si bodoh @ TeamKhabib. @danawhite buatlah ini terjadi 14 Desember,” cuit Tony, yang dalam 12 pertarungan terakhir tak terkalahkan.
Komentar Marcus/Kevin Usai Jadi Juara di China Open 2019 CHANGZOU – Indonesia berhasil mengamankan satu gelar juara setelah terciptanya All Indonesian Final di nomor ganda putra ajang China Open 2019. Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon keluar sebagai juara usai mengalahkan wakil Indonesia lainnya, yakni Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Bermain di Olympic Sport Center Stadium, Minggu 22 September 2019 malam WIB, The Minions –julukan Marcus/Kevin– menang lewat tiga gim dengan skor 21-18, 17-21, 21-15. Kemenangan di ajang China Open 2019 kali ini pun disambut gembira oleh pasangan nomor satu dunia itu, terlebih mereka gagal melakukannya tahun lalu.
Tony sebelumnya disebut-sebut menjadi kandidat lawan Khabib selanjutnya. Petarung berjuluk El Cucuy itu berada di daftar teratas lawan Khabib, yang baru saja mengalahkan Dustin Poirier pada UFC 242 beberapa waktu lalu. Khabib sendiri belum meresponsnya. Juara kelas ringan UFC tersebut malah sempat menantang
Sebagai catatan, ini adalah gelar kelima bagi Kevin/Marcus di tahun ini. Sebelumnya mereka juga meraih gelar di ajang Malaysia Masters, Daihatsu Indonesia Masters, Blibli Indonesia Open dan Japan Open. “Yang pasti kami senang dapat gelar di sini, tahun lalu kami nggak dapat gelar di sini. Kami bersyukur dengan berkat ini,” ujar Marcus, melansir dari laman resmi PBSI, Senin (23/9/2019). “Hari ini saya mainnya nggak enak banget, apa karena tempo lawan atau karena angin, di atas itu bolanya seperti goyang, jadi mau di-smash nggak enak. Mereka sudah pengalaman banget, bang Ahsan
George Saint-Pierre, yang mana UFC sudah memberi lampu hijau pada duel tersebut. Selain Tony, Conor McGregor juga sempat dikaitkan lagi dengan Khabib. The Notorious itu bahkan sudah bersedia menggelar rematch, usai tahun lalu dihajar Khabib pada UFC 229.(yna/nds/ dtk)
SINGAPURA – Pembalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, menegaskan kepentingan tim harus selalu berada di atas pribadi atau individu. Hal itu ditekankan pria berpaspor Jerman tersebut setelah muncul dugaan The Prancing Horse mengorbankan Charles Leclerc pada Formula One (F1) GP Singapura 2019. Dugaan adanya team order muncul setelah Scuderia Ferrari memanggil Sebastian Vettel masuk pit lebih dulu pada putaran 20. Charles Leclerc yang sedang Sebastian Vettel memimpin balapn, baru mengganti ban satu putaran kemudian sehingga harus keluar pit di belakang rekan setimnya. Pembalap berpaspor Monaco itu sempat mengutarakan kekecewaan lewat radio tim. Ia menduga Scuderia Ferrari sengaja melakukan upaya undercut (menyalip lewat strategi pit) demi kemenangan Sebastian Vettel. Hal tersebut dibantah dengan tegas oleh sang pembalap. “Saya mengatakan di radio usai balapan kalau tim lebih besar dari saya sendiri, lebih besar dari individu lainnya. Saya merasa bahagia untuk para kru dan kami menyelesaikan balapan di posisi 1-2,” ucap Sebastian Vettel, dilansir dari Crash, Selasa (24/9/2019). “Urutan ini sangat penting, buat Charles juga penting, karena itu kami ada di sini. Kami memang ingin bertarung untuk kemenangan. Seperti yang saya katakan, tim lebih besar dari kami, para pembalap,” imbuh juara dunia F1 empat kali itu. Sebastian Vettel sendiri pernah mengalah untuk Charles Leclerc di F1 GP Belgia 2019, awal September lalu. Pembalap berusia 32 tahun itu memberi jalan buat rekan setimnya, lalu menahan laju Lewis Hamilton agar Charles Leclerc membuka jarak yang cukup. (fmh/okz)
Vinales Akui Yamaha Sulit Bersaing dengan Ducati badannnya nggak fit saja bisa masuk final,” tambah Marcus. Sementara itu, Kevin juga mengungkapkan kalau pada pertandingan final tadi mereka memang tidak tampil maksimal hal itu membuat keduanya kerap ragu dalam melakukan penempatan bola terutama pada gim pertama dan kedua. Akan tetapi, Kevin juga mengaku cukup puas penampilan mereka bisa lebih baik pada gim penentu. “Di game ketiga kami harus lebih berani, di game pertama dan kedua suka ragu pukulannya, di game ketiga lebih berani tapi temponya tetap dengan tempo main kami,” jelas Kevin. (fmh/okz)
JAKARTA - Rider Yamaha, Maverick Vinales, gagal naik podium pada balapan di MotoGP Aragon. Hal itu dikarenakan motornya belum mampu bersaing dengan Ducati. Vianles harus puas finis di posisi keempat pada balapan akhir pekan lalu. Padahal, Vinales memulai balapan dari posisi ketiga. Rekan satu tim Valentino Rossi itu disusul oleh Andrea Dovizioso yang finis di posisi kedua setelah start dari grid ke-10. Jack Miller juga menyalip Vinales dan finis di posisi ketiga setelah start dari grid keempat. Vinales mengakui bahwa dua rider di depannya, yang menunggangi Ducati, sulit untuk ditandingi.
Yamaha milik Vinales masih kurang kuat di trek lurus. “Saya tidak punya kesempatan (melawan Ducati di trek lurus). Bahkan jika saya bisa jaga jarak dengan Jack di belakang, dia bisa menyalip saya di jalan lurus,” kata Vinales seperti dikutip dari Autosport. “Jadi saya tidak punya kesempatan untuk bertarung dengan Jack atau Dovi. Saya mencoba yang terbaik seperti biasa, saya pikir kami melakukan balapan yang baik,” sambungnya. “Seperti yang saya katakan, kami harus terus bekerja, penting untuk memahami cara untuk melaju,” Vianles menegaskan.(ran/cas/dtk)
Bola
Senin 30 September 2019
LIONEL Messi baru saja dianugerahi gelar Pemain Terbaik Dunia FIFA 2019 di Milan pada Selasa (24/9/2019), dini hari WIB. Penghargaan itu menandakan bahwa Messi adalah pemain dengan penampilan paling menawan sepanjang musim 2018-2019. Catatan 51 gol dan 22 assist serta trofi Liga Spanyol jadi modal utama Messi dalam menyingkirkan dua pesaingnya, Cristiano Ronaldo (Juventus) dan Virgil van Dijk (Liverpool) pada dini hari tadi. Selain Messi ada pemain lain yang pernah meraih penghargaan serupa dalam lima tahun terakhir. 1. 2019 – LIONEL MESSI (BARCELONA) Messi akhirnya meraih penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2019 setelah empat tahun absen sebagai pesepakbola terhebat. Seperti yang disinggung sebelumnya, Messi terakhir kali dinobatkan sebagai pesepakbola terhebat ialah saat meraih Ballon dOr 2015. Messi menyudahi penantian panjang itu
5 Pemain Terakhir yang Menangi Trofi Pesepakbola Terbaik
dengan elegan karena mampu menyingkirkan dua pesaing berat yakni Ronaldo serta Van Dijk. Torehan 51 gol dan 22 assist serta trofi Liga Spanyol membawa Messi meraih Pemain Terbaik FIFA 2019. Momen Messi mendapatkan penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2019 jadi lebih spesial karena terjadi di hadapan sang istri, Antonella Roccuzzo, serta kedua anaknya Mateo dan Thiago. Hanya si bungsu, Ciro yang tidak dibawa Messi ke acara tersebut. Penghargaan itu seharusnya menjadi tambahan motivasi agar La Pulga tampil lebih baik lagi musim ini. 2. 2018 – LUKA MODRIC (REAL MADRID) Luka Modric merebut penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2018 setelah menorehkan prestasi di level klub dan internasional. Modric saat itu mengalahkan Cristiano Ronaldo yang baru pindah ke Juventus dan Mohamed Salah milik Liverpool. Modric sejatinya bahu-membahu dengan Ronaldo guna membawa Madrid mempertahankan gelar juara Liga
Champions pada musim 2016-2017. Ronaldo tampil mentereng dengan koleksi 44 gol dan delapan assist-nya untuk Madrid tetapi Modric mencuri perhatian saat membela Timnas Kroasia di Piala Dunia 2018. Modric sukses membawa Timnas Kroasia ke pertain puncak untuk berhadapan dengan Prancis. Timnas Kroasia memang kalah dari Prancis tetapi peringkat kedua sudah lebih dari cukup untuk membawa Modric meraih penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2018. 3. 2017 – CRISTIANO RONALDO (REAL MADRID) Ronaldo lagi-lagi mendapatkan penghargaan Pemain Terbaik FIFA pada 2017. Ronaldo yang masih bermain untuk Madrid mengantarkan timnya itu untuk membuat sejarah dengan mempertahankan gelar juara Liga Champions. Madrid adalah tim pertama yang mempertahankan gelar juara Liga Champions sejak kompetisi terelite Benua Eropa itu berganti format pada 1992.
Selain itu, Ronaldo juga membawa Madrid menjuarai Liga Spanyol. Ketajaman Ronaldo di depan gawang membuat Madrid berjaya pada musim tersebut. Secara keseluruhan, Ronaldo membuat 42 gol dan 11 assist untuk Madrid di semua kompetisi pada musim itu. Ronaldo mengalahkan Messi serta Neymar yang waktu itu sudah membela Paris Saint-Germain (PSG). 4. 2016 – CRISTIANO RONALDO (REAL MADRID) Ronaldo adalah pesepakbola pertama yang memenangkan penghargaan Pemain Terbaik FIFA usai berpisah dengan France Football pada 2016. Ronaldo mampu mengalahkan Messi dan Antoine Griezmann yang waktu itu masih bermain untuk Atletico Madrid. Ronaldo pada musim 2015-2016 membuat 51 gol dan 21 assist untuk mengantarkan Madrid meraih trofi Liga Champions. Selain itu, Cr7 –julukan Ronaldo– juga mempersembahkan trofi Piala Eropa 2016 untuk Tim Nasional (Timnas) Portugal.
13
5. 2015 – LIONEL MESSI (BARCELONA) FIFA sebelumnya bekerja sama dengan majalah France Football dalam urusan penghargaan pemain terbaik dunia. Trofi untuk penghargaan itu disebut Ballon dOr. Akan tetapi, kerja sama itu selesai pada 2016 dengan FIFA menelurkan penghargaan pemain terbaik dunia versi sendiri. Sejak saat itu hingga sekarang digunakan istilah Pemain Terbaik FIFA. Sosok terakhir yang meraih Ballon dOr sebelum FIFA dan France Footbal berpisah adalah Messi pada 2015. La Pulga –julukan Messi– meraih Ballon dOr usai membawa Barcelona menjuarai Liga Spanyol, Copa Del Rey dan Liga Champions dengan torehan 58 gol dan 28 assist pada musim 2014-2015. Waktu itu Messi mengalahkan Ronaldo serta Neymar Jr. Ronaldo saat itu bermain untuk Real Madrid sedangkan Neymar masih berseragam Barcelona. (ADP/okz)
Zidane Terancam Dipecat Madrid, Begini Reaksi Ramos MILAN – Kapten sekaligus bek andalan Real Madrid, Sergio Ramos, memberikan komentar soal rumor masa depan pelatih klubnya, yakni Zinedine Zidane. Ramos percaya bahwa manajemen Madrid bakal terus memberikan kepercayaan kepada Zidane sebagai pelatih mereka. Sebagaimana diketahui, masa depan Zidane sebagai pelatih Madrid memang tengah kencang dispekulasikan kelanjutannya. Terlebih dengan beberapa hasil negatif yang didapat Madrid pada awal musim 2019-2020. Situasi tersebut membuat manajemen Madrid kecewa dengan kinerja Zidane sebagai pelatih mereka. Terlebih pada jendela transfer musim panas 2019, manajemen Madrid harus keluar uang banyak untuk memboyong sejumlah pemain guna memperkuat skuad mereka. Beberapa hari terakhir pun muncul bahwa Zidane mendapatkan ultimatum dari manajemen Madrid. Bahkan muncul rumor juga bahwa manajemen Madrid sudah menghubungi mantan pelatih mereka, yaitu Jose Mourinho, untuk menggantikan peran Zidane.
Ramos pun lantas memberikan reaksinya soal rumor masa depan Zidane sebagai pelatih Madrid. Personel Timnas Spanyol tersebut menyebut bahwa rumor pemecatan Zidane dari kursi kepelatihan Madrid hanyalah omong kosong belaka. “Segala sesuatu yang mengelilingi Real Madrid akan memenuhi cover-cover media, dan program surat kabar serta terus menciptakan spekulasi mengenai apapun tentang kami,” ucap Ramos, seperti dikutip dari AS, Selasa (24/9/2019). “Menurut pendapat saya, berbicara tentang pelatih lain menunjukkan rasa tidak hormat kepada pelatih kami. Dalam hal ini, kami harus
menunjukkannya terlepas hasil yang kami raih bersama Zidane baru-baru ini,” sambung pemain berusia 33 tahun tersebut. “Sekarang, Anda harus tetap tenang. Kami ulangi bahwa kami ingin mempertahankan dinamika kerja yang baik dan ragu pada Real Madrid pada tahap musim ini akan menjadi hal yang tidak masuk akal. Maka dari itu, tenanglah dan percayakan pada tim dan pelatih ini,” tutupnya.(mrh/okz)
Messi Koleksi 6 Gelar Pemain Terbaik Dunia MILAN – Lionel Messi terpilih sebagai pemain terbaik FIFA, dalam penganugerahan yang dilangsungkan di Kota Milan, Italia, pada Selasa (24/9/2019) dini hari WIB. La Pulga –julukan Messi– mengoleksi 46 poin, mengungguli Virgil Van Dijk di posisi dua (38) dan Cristiano Ronaldo (36). Gelar ini bukanlah yang pertama bagi ayah tiga anak tersebut. Semenjak turun di persepakbolaan profesional pada 2004, kapten tim nasional Argentina itu tercatat telah memenangi enam trofi pemain terbaik dunia. Sebelum tahun ini, Messi
menyabetnya pada 2009, 2010, 2011, 2012 dan 2015. Pencapaian Messi tahun ini sama persis dengan raihan yang disabet pada 2010 dan 2012. Pada dua tahun tersebut, Messi memenangi trofi pemain terbaik dunia meski tidak mengantarkan Barcelona menjuarai trofi Liga Champions. Sekadar mengingatkan di Liga Champions 2018-2019, langkah Barcelona terhenti di semifinal setelah kalah agregat 3-4 dari Liverpool. Meski begitu, Messi mentereng di level individu dengan keluar sebagai top skor Liga Champions, tepatnya
dengan koleksi 12 bola. Messi pun tercatat sebagai satu-satunya pesepakbola yang mengoleksi dua digit gol di Liga Champions 2018-2019. Secara keseluruhan, pesepakbola 32 tahun itu mencetak 51 gol dari 50 penampilan bersama Barcelona di semua kompetisi pada 2018-2019. Sekarang yang jadi pertanyaan, sanggupkah Messi melanjutkan tren positif di atas dengan memenangi trofi Ballon dOr 2019? Pemenang trofi Ballon dOr 2019 akan diumumkan pada Desember mendatang.(Ram/okz)
14
Iptek
Senin 30 September 2019
Korea Selatan Tunda Misi ke Bulan hingga Juli 2020 JAKARTA- Beberapa negara di dunia berlomba-lomba untuk meluncurkan misi ke Bulan. Tidak terkecuali Korea Selatan yang memiliki misi ke Bulan. Dilansir dari laman Space Flight Now, Sabtu (21/9/2019) awalnya peluncuran pesawat luar angkasa Korea Selatan ke Bulan ke dijadwalkan pada Desember 2020. Namun,peluncuran tersebut ditunda hingga Juli 2022. Hal tersebut lantaran Korea Selatan menemui masalah teknis selama
pengembangan. Kabarnya penyelesaian desain pesawat luar angkasa Korea Pathfinder Lunar Orbiter (KPLO) yang akan diluncurkan masih membutuhkan waktu panjang. “Misi ini sekarang dalam tahap desain terperinci, dan para insinyur bekerja dengan model uji perangkat keras pengorbit sebelum merakit pesawat ruang angkasa KPLO itu sendiri. Misi KPLO akan diluncurkan dengan roket SpaceX Falcon 9 dari Cape Canaveral,” kata pihak KARI.
KARI mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa berat peluncuran pengorbit bulan, atau massa basah, telah tumbuh dari 1.212 pon (550 kilogram) menjadi 1.494 pon (678 kilogram). Para insinyur khawatir peningkatan berat akan membatasi jumlah propelan yang dapat dimuat ke dalam pesawat ruang angkasa, mengurangi masa operasi misi setelah tiba di orbit di sekitar bulan. Manajer misi telah mengubah rencana penerbangan KPLO untuk
Instagram Terapkan Batasan Usia Pengguna untuk Akses Iklan Kosmetik JAKARTA- Instagram telah memberikan kebijakan baru pada aplikasinya. Aplikasi berbagi foto itu memberikan batasan usia di bawah 18 tahun untuk melihat postingan iklan produk kosmetik dan produk diet. Dilansir dari laman The Verge, Ahad (22/9/2019) bahkan Instagram akan menghapus postingan produk ketika sang influencer membuat klaim ajaib tentang produk diet dan menampilkan kode diskon. Tidak hanya Instagram, kebijakan tersebut kabarnya akan hadir di Facebook. Menurut Manajer Kebijakan Publik Instagram, Emma Collins kebijakan baru ini merupakan upaya Instagram untuk membuat platformnya tempat yang lebih positif. Serta mengurangi tekanan yang dirasakan akibat adanya media sosial. Untuk diketahui, beberapa selebriti dunia yang aktif di Instagram seperti Kim Kadarshian dan Kylie Jenner juga ikut mempromosikan produk diet diakunnya. Hal tersebut menimbulkan kritik karena memicu potensi berbahaya bagi anak muda dan seringkali tidak berfungsi.(ahl/okz)
mempertahankan masa operasi satu tahun yang direncanakan misi. “Pesawat ruang angkasa itu semula seharusnya menuju ke orbit melingkar kira-kira 60 mil (100 kilometer) di atas bulan untuk misinya selama setahun. Pesawat ruang angkasa KPLO sekarang akan terbang selama sembilan bulan dalam orbit elips, atau berbentuk telur, berkisar antara 60 mil dan 180 mil (300 kilometer) di atas permukaan bulan, kemudian bermanuver ke orbit melingkar setinggi
60 mil selama tiga bulan. pengamatan sains,” jelas KARI. Para pejabat Korea Selatan melakukan tinjauan internal terhadap misi tersebut, kemudian berkonsultasi dengan para ahli independen di bidang luar angkasa sebelum memutuskan untuk menerima pertumbuhan bobot, mempertahankan desain pesawat ruang angkasa saat ini, dan menunda peluncuran ke Bulan dari Desember 2020 hingga Juli 2022. (ahl/okz)
Rumor PlayStation 5 Bakal Meluncur Bersama dengan PS5 Pro JAKARTA - Gamer mungkin telah menantikan kehadiran PlayStation 5 (PS5). Konsol game ini diharapkan membawa peningkatan dan fitur-fitur yang lebih menarik ketimbang konsol game saat ini. Dilansir Dailystar, pekan ini muncul rumor yang menyebutkan tentang bagaimana Sony menangani peluncuran konsol. Rumor terakhir yang beredar menunjukkan bahwa Sony berencana merilis dua model PS5 yang berbeda, serupa dengan PS4 dan PS4 Pro. Rumor menunjukkan bahwa gamer akan dapat melihat dua konsol itu meluncur bersamaan. Informasi
Samsung Minta Pengguna Hati-Hati Gunakan Galaxy Fold JAKARTA - Samsung telah menunda peluncuran Galaxy Fold untuk memperbaiki masalah yang ditemukan oleh reviewers. Perusahaan melakukan perbaikan dan memberitahu kepada pengguna untuk berhati-hati menggunakan Galaxy Fold. Dilansir Engadget, perusahaan tampaknya ingin Anda merawat perangkat dengan ekstra baik jika Anda membelinya. Samsung telah menerbitkan video panduan perawatan baru yang menunjukkan fitur-fitur model dengan instruksi
tentang apa dan apa yang tidak boleh dilakukan ketika memakainya. Ini dimulai dengan pengingat bahwa tampilan Fold terlindungi dan tidak memerlukan film tambahan, salah satu alasan mengapa unit awal rusak adalah karena pengulas mengupas lapisan itu. Video juga menyarankan calon pembeli untuk “menggunakan sentuhan ringan”. Selanjutnya, video tersebut menjelaskan bahwa Fold dirancang dengan tulang belakang yang diartikulasikan “terinspirasi oleh ketepatan mekanika
arloji” . Anda harus menjaganya agar bebas dari air dan debu. Perusahaan menjelaskan bahwa perangkat menggunakan magnet yang ditempatkan secara strategis untuk menjaga keamanan ketika dilipat. Itu sebabnya, menurut Samsung, itu tidak boleh diletakkan di dekat kunci atau koin yang dapat merusaknya. Video berakhir dengan catatan bahwa Samsung menciptakan Galaxy Fold Premier Service untuk membantu Anda merawat ponsel yang dapat dilipat tersebut.(ahl/okz)
ini disebarluaskan oleh Zenji Nishikawa, seorang jurnalis teknologi Jepang yang juga membuat nama untuk dirinya sendiri dengan streaming game online. Menurut terjemahan melalui Wccftech, Nishikawa dengan santai menjatuhkan informasi ini selama stream Assassin’s Creed Odyssey. Nishikawa memiliki rekam jejak yang baik dalam hal prediksi teknologi. Ia sebelumnya secara akurat memperkirakan bahwa gamer akan melihat rilis Nintendo Switch Lite pada 2019. Dia juga memperkirakan PS4 Pro menjelang pengumumannya pada 2016.(ahl/okz)
Mancanegara Presiden Rouhani: AS Putus Asa Lawan Iran
Hassan Rouhani DUBAI – Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut Amerika Serikat telah putus asa setelah memberikan sanksi pada bank sentral Iran meski telah masuk daftar hitam AS. Amerika Serikat pada Jumat memberlakukan sanksi terhadap bank sentral Iran menyusul serangan 14 September terhadap fasilitas minyak Arab Saudi. AS dan Saudi menyalahkan Iran atas serangan tersebut. Iran membantah terlibat dalam serangan yang diklaim oleh kelompok Houthi Yaman, sebuah kelompok yang berpihak pada Iran melawan aliansi pimpinan Saudi dalam perang saudara Yaman. “Amerika telah memberikan sanksi yang telah masuk daftar hitam (bank sentral Iran). Ini menandakan keputusasaan AS dan menunjukkan bahwa “tekanan maksimum telah gagal,” kata Rouhani melansir Reuters, Senin (23/9/2019).
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan pada Minggu bahwa AS menghindari perang dengan Iran serta menjelaskan penambahan pasukan AS ke Saudi dan Uni Emirat Arab untuk pencegahan dan pertahanan. “Wilayah ini menjadi intens. Mereka membuat propaganda tentang kerusakan (di Saudi) yang dapat diperbaiki dalam dua minggu, karena AS ingin menaklukkan wilayah itu,” kata Rouhani. Rouhani mengatakan dia akan memaparkan rencana perdamaian regional yang dikenal HOPE (Hormuz Peace Endeavour) di Majelis Umum PBB pada minggu ini di New York. “Semua negara di Teluk Persia dan Selat Hormuz dan PBB diundang untuk bergabung,” kata Rouhani sebelum berangkat ke New York untuk menghadiri pertemuan tahunan para pemimpin dunia.(fzy/okz)
Hilang 9 dan 11 Tahun di Suriah, 2 WNI Kembali ke Keluarga DUA warga negara Indonesia asal Sukabumi dan Mataram, Dewi Puspita dan Maharani bt Marzuki kembali berkumpul dengan keluarga masing-masing pada Sabtu (22/9). Dewi dan Maharani sebelumnya dilaporkan telah hilang kontak selama 9 tahun dan 11 tahun di Suriah. Kementerian Luar Negeri RI dan KBRI Damaskus telah menerima pengaduan mengenai hilang kontaknya kedua WNI tersebut. Tim Perlindungan WNI KBRI Damaskus segera merespons pengaduan tersebut serta berkoordinasi dengan otoritas terkait di Damaskus. Dalam rilis Kemenlu yang diterima, Selasa (24/9/2019) KBRI Damaskus dapat menghubungi keduanya dan menampung sementara di penampungan KBRI Damaskus sambil menunggu penyelesaian hak-hak kedua WNI sekaligus memproses administrasi pemulangan keduanya ke tanah air. Tidak dijelaskan bagaimana kedua WNI tersebut dapat ke Suriah dan apa yang dilakukan keduanya. Dewi dan Maharani dipulangkan bersama 25 WNI lainnya yang mengalami masalah di Suriah pada Jumat (21/9). “Rasanya tidak percaya saya dapat berkumpul kembali bersama suami dan keluarga tercinta di Su-
PULANG : Maharani Marzuki bersama kakaknya di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
kabumi setelah 9 tahun berpisah,” ujar Dewi melalui rilis. Keharuan yang sama juga dirasakan Maharani saat bertemu dengan kakak kandungnya di Lombok setelah berpisah selama 11 tahun. Suriah saat ini merupakan daerah konflik dan merupakan salah satu negara yang tertutup untuk penempatan pekerja migran Indonesia.(fzy/okz)
Senin 30 September 2019
15
Bom Bunuh Diri Meledak Dekat Pesta Pernikahan di Afghanistan, 35 Orang Tewas
KABUL – Bom bunuh diri meledak dekat pesta pernikahan merenggut 35 jiwa dan 13 lainnya terluka di Afghanistan. Dua pejabat di provinsi Helmand selatan mengutip Reuters, Senin (23/9/2019) mengatakan ledakan terjadi di tempat persembunyian kelompok Taliban. Para pejabat mengungkapkan rumah itu digunakan Taliban untuk melatih pelaku bom bunuh diri, dan terletak berdekatan dengan rumah pengantin wanita. Seorang pejabat senior Kementerian Pertahanan Afghanistan mengatakan serangan menargetkan kelompok teroris. “Selama operasi, gudang besar persediaan dan peralatan teroris juga dibongkar,” kata pejabat itu. Seorang pejabat lainnya menjelaskan seorang militan asing meledakkan rompi bunuh diri yang membunuhnya dan orang lain di sekitarnya, termasuk seorang wanita. “Kompleks itu digunakan untuk melatih pria dan wanita yang bersedia menjadi pembom bunuh diri, kami menggerebeknya. Kami sadar bahwa warga sipil terluka dalam serangan itu,” katanya. Attaullah Afghan, anggota anggota dewan provinsi Helmand, men-
gatakan 35 warga sipil yang menghadiri pesta pernikahan di dekat lokasi serangan di daerah Khaksar di distrik Musa Qala tewas dan 13 lainnya luka-luka. Anggota dewan provinsi kedua, Abdul Majid Akhundzadah, mengatakan 40 orang, semuanya warga sipil. Kementerian Pertahanan mengatakan tempat persembunyian Taliban juga digunakan oleh warga negara asing yang bekerja untuk kelompok Islam garis keras itu. “Sebagai hasil dari operasi gabungan di Musa Qala distrik Helmand, 22 anggota Taliban tewas dan 14 lainnya ditangkap,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa lima warga Pakistan dan satu warga negara Bangladesh termasuk di antara mereka yang ditangkap. Pemboman, serangan udara dan bentrokan darat antara pasukan Afghanistan yang didukung AS dan kelompok-kelompok Islam garis keras telah meningkat setelah jatuhnya pembicaraan AS-Taliban dan menjelang pemilihan presiden minggu depan. Seorang pejabat senior pertahanan AS di Afghanistan mengatakan operasi
itu ditujukan terhadap pejuang Al Qaeda tetapi tidak memberikan perincian tentang korban sipil. Amerika Serikat pada tahun 2001 mengirim pasukan ke Afghanistan untuk menggulingkan para pemimpin Taliban setelah mereka menolak untuk menyerahkan anggota kelompok militan al Qaeda di belakang serangan 11 September di World Trade Center dan Pentagon. Sejak itu, pasukan AS telah mendukung pasukan Afghanistan dalam perang melawan kelompok-kelompok militan Al Qaeda, Taliban dan Negara Islam yang merekrut warga Afghanistan dan asing yang melakukan serangan terhadap pemerintah Afghanistan yang didukung Barat dan pasukan asing. Taliban mengatakan tentara Afghanistan yang didukung oleh pasukan AS melakukan serangan udara, diikuti oleh bentrokan darat antara anggota mereka dan pasukan Afghanistan di distrik Musa Qala. Beberapa warga sipil di sebuah pesta pernikahan terbunuh dan 18 anggota pasukan Afghanistan tewas dalam pertempuran itu, kata Taliban dalam sebuah pernyataan.(fzy/okz)
Kisah 2 Tahun Perlawanan Gadis yang Ditampar karena Memakai Celana Pendek di Bus PERLAWANAN selama dua tahun membuat Asena Melisa Saglem bahagia. Asena Melisa Saglem pada 2017 ditampar seorang pria yang kesal karena melihatnya mengenakan celana pendek. Saat itu bulan Ramadan. Asena yang berusia 21 tahun ketika itu sedang membaca buku dan mendengarkan musik di dalam bus. Dia ditampar oleh Erkan Kyzylatesh. Pengadilan di Istanbul pada minggu telah memutuskan bahwa Erkan Kyzylatesh dihukum dan dijatuhi hukuman lima bulan dan 25 hari penjara,melansir Daily Mail, Senin (23/9/2019). Saglem, menyampaikan terima kasih kepada semua orang yang mendesaknya untuk tidak diam setelah serangan pada 17 Juni 2017. “Saya sangat senang, dan saya berterima kasih kepada para pengacara dan pengadilan. Hal menyedihkan yang terjadi pada saya dua tahun lalu kini akhirnya membuat saya tersenyum.” “Saya pikir hal negatif semacam itu harus lebih sering dimasukkan ke dalam agenda, karena hanya dengan menyuarakannya mereka dapat ditangani,” kata Saglem. Rekaman yang dirilis tak lama setelah dia diserang menunjukkan dia duduk di sebuah bus di kota Istanbul, Turki, mengenakan atasan putih dan celana pendek.
SEMRINGAH : Asena Melisa Saglem merasa lega setelah kasusnya mendapat kepastian hukum.
Pria itu, yang kemudian diidentifikasi sebagai Kyzylatesh, terlihat duduk di belakangnya terlihat tidak nyaman saat melihat kakinya. Ketika bus berhenti di pemberhentian berikutnya, pelaku bangkit lalu menampar Saglem. Dia juga dilaporkan menghinanya. Saglem tampak terkejut oleh pukulan itu dan berlari untuk
menghadapi penyerangnya. Dalam pergumulan dia kemudian mendorongnya ke belakang dan melarikan diri dan melompat dari bus. Dia kemudian terlihat mengintip setelah dia sebelum jatuh di lantai bus, jelas kesal. Saglem mengatakan kepada media pada saat itu Kyzylatesh telah memperoloknya sejak dia duduk. “Dari saat aku duduk dia mengatakan, ‘Kamu berpakaian seperti ini selama bulan Ramadaan? Kamu seharusnya merasa malu untuk berpakaian seperti itu’.” Setelah insiden itu, Saglem mengajukan pengaduan hukum terhadap penyerangnya. Dia ditahan sebentar, tetapi dibebaskan setelah memberikan kesaksian yang mengatakan dia terprovokasi. “Wanita berpakaian dengan cara seperti ini memengaruhi sensualitas seseorang,” katanya kepada penyelidik. Namun, setelah kecaman yang meluas atas pembebasannya, kasus ini dibawa ke pengadilan sebelum hukuman penjara minggu ini dijatuhkan. Belakangan diketahui bahwa ini bukan pertama kalinya pemuda itu melakukan serangan serupa, dan terungkap bahwa dia sebelumnya telah dipenjara selama tiga tahun dan empat bulan karena insiden serupa di mana dia diduga menikam wanita lain.(fzy/okz)
Senin 30 September 2019
Ini 4 Cara Sehat Makan Pizza
UNTUK mengonsumsi pizza yang sehat, biasanya kita akan mengubah topping. Padahal kuncinya tidak hanya di topping, tetapi juga bahan dasar pembuatan pizza. Pizza dengan topping apapun bisa menjadi tidak sehat kalau terbuat dari tepung olahan serba guna yang disebut maida. Tepung maida dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat, sulit dicerna dan memperlambat metabolisme. Karenanya, makan pizza dapat menyebakan kenaikan berat badan dan gula darah. Jadi, jika ingin sehat, Anda harus mengganti bahan dasar membuat pizza. Berikut adalah beberapa alternatif yang lebih sehat untuk
membuat pizza seperti dikutip dari Thehealthsite : 1. PIZZA DARI BIJI GANDUM Whole-wheat atau biji gandum adalah pengganti terbaik untuk tepung maida yang rendah serat. Rasanya sama, tetapi nutrisinya baik untuk kesehatan. Jika Anda memesan pizza yang terbuat dari biji gandum, maka akan mendapatkan mineral penting seperti tembaga, selenium, fosfor, mangan dan vitamin B. 2. PIZZA BERBAHAN DASAR OATS Oats tinggi serat dan rendah lemak. Jadikan oats sebagai bahan dasar pizza pengganti tepung maida.
Cara ini akan membantu Anda dalam penurunan berat badan. 3. PIZZA KEMBANG KOL Hancurkan kembang kol dalam menjadi bubuk, bersihkan, keringkan dan campur dengan telur untuk membentuk pizza. Tambahkan topping yang sehat dengan aneka sayuran atau tuna. 4. PIZZA GANDUM Terbuat dari campuran tepung sehat, seperti gandum utuh dan tepung jagung, inilah pengganti tersehat untuk tepung maida. Anda dapat menambahkan biji rami, biji bunga matahari dan biji chia untuk membuatnya lebih lezat dan sehat.(hel/okz)
Buah dan Sayur, Lebih Sehat Dimasak Atau Dimakan Mentah? BUAH dan sayuran merupakan makanan bernutrisi yang menyehatkan. Namun dalam konsumsi, mana yang llebih baik, dimasak atau mentah? Semua orang tahu jika setiap hari harus mengasup buah dan sayuran segar sebagai sumber nutrisi sehat. Tetapi masih banyak orang yang tak doyan buah dan sayuran. Maka tantangannya adalah mengolah sayur dan buah sedemikian rupa sehingga rasanya jadi enak tetapi nutrisinya tetap awet. Karenanya ada sayuran ada yang direbus, ditumis, dipanggang agar asanya lebih enak. Sayangnya tak semua sayuran san buah segar cocok dimasak. Ada yang justru lebih sehat jika dimakan mentah atau segar. Masing-masih buah dan sayuran yang dimasak memiliki keuntungannya sendiri. Maka lebih baik Anda mengetahui terlebih dahulu mengenai keuntungan buah dan sayuran mentah dan dimasak,
seperti dilansir dari MNN (18/9). Sayuran yang dimasak bisa hancur enzim alami dan nutrisi lainnyai jika dimasak di atas suhu tertentu. Terutama sayur dan buah yang mengandung vitamin C yang mudah rusak karena pemanasan. Namun tak perlu khawatir, banyak orang yang masih percaya bahwa dengan konsumsi makanan mentah dapat membantu memperlambat penuaan, dan mencegah penyakit. Makan buah-buahan dan sayuran mentah juga dapat membantu meringankan gejala depresi, hal ini dibenarkan oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Otago. Peneliti mengamati 422 anak muda di Selandia Baru dan Amerika Serikat. Mereka menemukan mereka yang konsumsi makanan mentah lebih sedikit alami gejala depresi dan lebih puas dengan hidupnya. Dibandingkan yang konsumsi makanan matang,
olahan dan kalengan. Memasak sayur dan buah juga punya manfaat. Tidak selalu menghilangkan nutrisi. Hal ini telah dibenarkan oleh salah satu penelitia di tahun 2002 yang dipublikasikan di Journal of Agriculture and Food Chemistry. Mereka menemukan bahwa memasak justru akan meningkatkan jumlah antioksidan lycopene. Menurut Harvard Health. Lycopene dapat mencegah penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. Bukan hanya itu, dengan memasak sayuran juga dapat meningkatkan jumlah kalsium yterkandung dalambeberapa sayuran, serta dapat memberikan lebih banyak mineral untuk diserap tubuh. Selain menambah jumlah nutrisi, memasak juga memiliki manfaat lain. Menurut sebuah studi dari Universitas Harvard, dengan memasak buah dan sayuran juga membuat lebih mudah dikunyah, lebih mudah dicerna, dan meningkatkan nilai energi.(odi/dtk)
Lezatnya Sup Kaledo, Cocok Buat Makan Siang INDONESIA memiliki beragam kuliner yang tersebar di berbagai wilayah. Jika Makassar punya coto Makassar, Palu punya sup kaledo yang khas. Dilansir dari Mister Aladin, Jumat (20/9/2019), sup kaledo mirip dengan sup buntut. Bedanya, tulang sup kaledo berasal dari kaki lembu atau iga sapi khas Donggala. Penyajiannya pun dilengkapi dengan bongkahan tulang sapi yang di dalamnya ada sumsum tulang yang melimpah. Rasanya dijamin bakal memanjakan lidah Anda. Kaledo merupakan singkatan dari Kaki Lembu Donggala. Donggala sendiri adalah nama dari sebuah kabupaten yang berbatasan langsung dengan Palu. Namun dalam bahasa Kaili, kaledo memiliki arti sendiri. Ka artinya “keras”, dan Ledo artinya “tidak”. Jadi bisa diartikan sebagai “tidak keras”. Untuk membuat sup kaledo, daging direbus dalam durasi yang cukup lama, sehingga tekstur dagingnya lebih empuk. Sementara untuk kuahnya, dibuat dari kaldu sup biasa tanpa santan. Dilansir dari Mister Aladin, bahan-bahan untuk bumbu kuahnya juga tidak ribet. Hanya memerlukan garam, jeruk nipis, cabai segar, dan campuran bawang goreng. Dalam penyajiannya, sup kaledo tidak disantap dengan nasi. Biasanya, Anda akan disajikan sup kaledo dengan singkong atau ubi rebus.
Singkong direbus terlebih dahulu agar teksturnya lebih empuk dan disajikan tanpa tambahan bumbu. Agar lebih nikmat, bisa ditambah dengan irisan jeruk nipis dan taburan bawang goreng. Sup kaledo sudah menjadi makanan khas Palu sejak dulu. Menurut masyarakat sekitar, zaman dulu sup kaledo disajikan sebagai makanan kehormatan untuk kalangan bangsawan Palu. Dalam jamuannya, para tamu dibagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan status sosial. Tapi seiring berkembangnya zaman, kuliner satu ini bisa dinikmati oleh berbagai kalangan dan mudah ditemui di warung-warung yang ada di Donggala dan sekitarnya.(tam/okz)
JALAN SLAMET RIYADI, KAMPUNG BUGIS, KELURAHAN KARANG ANYAR (DEPAN VIHARA)
0813- 4761-1268
Indoor
Indoor & VIP Room
Outdoor
datang & habiskan waktu berharga bersama keluarga & teman...
Menu Baru Spot Baru Atmosfer Baru Ruang Indoor VIP yang Nyaman (Cocok untuk Acara ulang tahun, Acara keluarga, Acara Formal dll. Ruangan juga dapat di atur sesuai kebutuhan)
di bandar seafood jibe cafe & resto... JL. Mulawarman NO. 7 RT. 42 (Depan Trakindo) Karang Anyar, Tarakan Barat, Kota Tarakan
Free Fotografi Dokumentasi