HARGA DI TARAKAN: Rp 5.000,-
KORAN MINGGUAN Edisi XVIII w w w. b enua nta . co. id
SENIN 14 JANUARI 2019
email:redaksibenuanta@gmail.com
BACAANNYA MASYARAKAT KALIMANTAN UTARA
melawan, Nyawa di Ujung Senjata
KESATUAN DITRESKRIMUM DITRESKRIMSUS DITRESNARKOBA RES BULUNGAN RES TARAKAN RES NUNUKAN RES MALINAU TOTAL KET : L (LIDIK) S (SIDIK) SUMBER: POLDA KALTARA
L – – – 201 332 263 90 886
0551-382 3062 0822 5479 8852
TAHUN 2017 S % – – – – – – 139 69,15 324 97,5 183 69,58 72 80 718 81
TAHUN 2018 L S 23 12 7 – 23 12 174 111 270 283 240 192 53 42 790 652
% 52 – 52 63,79 104,8 80 79 82,5
KEBERADAAN POLDA , ANGIN SEGAR UNTUK BERANTAS PEROMPAK KEBERADAAN PEROMPAK DI PERAIRAN KALIMANTAN UTARA (KALTARA) SANGAT MERESAHKAN PARA PETANI TAMBAK DAN NELAYAN KECIL. BUKAN HANYA MERUGIKAN, NYAWA PETANI TAMBAK DAN NELAYAN MENJADI TARUHAN JIKA MELAWAN. KEHADIRAN POLDA KALTARA SETAHUN INI, MENJADI HARAPAN BAGI WARGA YANG MENGAIS REZEKI DI LAUT. SELENGKAPNYA DI HALAMAN 8
g n i r i M a r a Su Bung Anta
DARI GGELITIK DAN MEN IS RMASI IT FI R N K O RK KOLOM BELUM TE G N YA PI KO WARUNG
Pencinta Kopi : “Lokalisasi Harapan Sadar di Nunukan resmi ditutup” Bung Anta?” Bung Anta : “Semoga gak ada yang “jualan” sembunyi-sembunyi”
#benuantakoranmilenial
2
Pemprov
Senin 14 Januari 2019
Dahului Target Presiden, Maturitas SPIP Kaltara Level 3
PERTANIAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat melakukan panen raya padi di Sebatik, belum lama ini. HUMAS PROVINSI KALTARA
RTUP Pengguna Lahan dan RTP Gurem Meningkat JAKARTA – Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) pengguna lahan dan Rumah Tangga Petani (RTP) gurem di wilayah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengalami peningkatan. Sesuai data Hasil Survei Pertanian Antar Sensus (SUTAS) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltara per Desember 2018, jumlah RTUP pengguna lahan mengalami pertumbuhan ab solut sebesar 3.405 hektare di 2018. Ini mengacu pada jumlah RTUP pengguna lahan 2013 yang mencapai 39.369 hektare. Sementara, di 2018 mencapai 42.774 hektare. Atau, sama de ngan mengalami pertumbuhan sebesar 8,65 persen. Begitupula dengan jumlah RTP gurem yang mengalami pertumbuhan absolut, sebesar 3.042 hektare atau sekitar 47,96 persen di 2018, bila dibanding kan dengan 2013. “Pada 2013, jumlah RTP gurem hanya 6.343 hektare. Sementara di 2018 mencapai 9.385 hektare,” kata Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengutip rilis BPS Provinsi Kaltara, Kamis (10/1). Adapun jumlah RTUP sendiri, sebanyak 51.399 rumah tangga. Dimana, jenis usaha utama yang dominan diusahakan adalah tanaman padi sebanyak 14.179 rumah tangga, disusul usaha
tanaman perkebunan (7.613 rumah tangga), penangkapan ikan (7.185 rumah tangga) dan lainnya. “Usaha yang paling minim, adalah jasa penunjang pertanian. Ini akan diusahakan untuk dapat dipicu pertumbu hannya, karena keberadaannya cukup penting untuk meningkat kan produktivitas pertanian di Kaltara,” kata Irianto. Dengan jumlah RTUP terse but, diketahui bahwa jumlah petani aktif di Kaltara sebanyak 70.175 jiwa. Memanfaatkan lahan yang dikuasai terse but, terdata bahwa ratarata penguasaan lahan RTUP atau diusahakan oleh para petani di Kaltara sebesar 24.717,35 meter persegi. “Meski tanaman padi merupakan jenis usaha utama yang dominan diusahakan, luasan lahan yang dikuasai dan digunakan untuk usaha ini ma sih jauh lebih kecil dibandingkan untuk kegiatan pertanian bukan sawah. Dari data BPS, untuk kegiatan pertanian bukan sawah, luasannya mencapai 20.244,47 meter persegi. Sementara untuk sawah irigasi, hanya 127,80 meter persegi. Dan, sawah non irigasi seluas 2.068,73 meter persegi,” beber Gubernur. Berbicara soal pertanian, Irianto yang juga Koordinator Wilayah (Korwil) Kalimantan Himpunan Kerukunan Tani
Indonesia (HKTI) menyebut kan bahwa secara garis besar, komoditas pertanian di Kali mantan cukup beragam. Namun yang paling menonjol, adalah padi, jagung dan kedelai. “Pun demikian, Kalimantan belum dapat berswasembada pangan karena masih mendatangkan pasokan pangan dari luar daerah bahkan luar negeri. Bahkan, dari penyebaran komoditas strategis pertanian di Indonesia, Kalimantan kontribusinya masih kecil untuk mendukung program ketahanan pangan nasional,” jelas Irianto. Dari itu, menurut Irianto perlu adanya upaya intensifikasi dan ekstensifikasi program pertanian. Langkah ini sudah dilakukan Pemprov Kaltara yang intensif bekerjasama dengan Pemprov DIY, Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk program transmi grasi. Lewat program transmigrasi ini, diharapkan Gubernur dapat terjadi transfer ilmu pengetahuan dari petani luar Kaltara kepada petani lokal yang akan mengem bangkan produktivitas hasil pertanian di Kaltara. Gubernur juga merasa perlu adanya upaya peningkatan pemberdayaan petani secara kontinu. “Ratarata petani In donesia, khususnya Kalimantan masih tertinggal dalam sejumlah hal. Dari itu, petani perlu
Hasil Survei Pertanian Antar Sensus (SUTAS) Provinsi Kaltara 2018 Jumlah Petani : 70.175 orang Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) : 51.399 rumah tangga Jumlah RTUP dan Jenis Usaha Utama yang Diusahakan Jumlah RTUP : 51.399 Jenis Usaha Utama - Tanaman Padi : 14.179 - Tanaman Palawija : 1.902 - Tanaman Hortikultura : 6.217 - Tanaman Perkebunan : 7.613 - Peternakan : 6.587 - Budidaya Ikan : 6.896 - Penangkapan Ikan : 7.185 - Budidaya Tanaman Kehutanan : 105 - Kehutanan Lainnya : 712 - Jasa Penunjang Pertanian : 3 Jumlah RTUP Pengguna Lahan dan RTP Gurem 2013-2018 Tahun 2013 : 36.369 Tahun 2018 : 42.774 Pertumbuhan : 8,65 persen Jumlah RTP Gurem Tahun 2013 : 6.343 Tahun 2018 : 9.385 Pertumbuhan : 47,96 persen Rata-Rata Luas dan Jenis Lahan yang Dikuasai RTUP 2018 1. Lahan Pertanian - Sawah Irigasi : 127,80 meter persegi - Sawah Non Irigasi : 2.068,73 meter persegi 2. Bukan Sawah : 20.244,47 meter persegi 3. Lahan Bukan Pertanian : 2.276,35 meter persegi RATA-RATA : 24.717,35 meter persegi SUMBER : BPS RI, 2019
banyak belajar. Nah, upaya ini dapat dilakukan lewat program transmigrasi,” jelas Gubernur. Lewat program yang sama, akan berimplikasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) petani itu sendiri. Irianto juga merasa perlu nya memperluas pemberdayaan petani muda. “Yang tak kalah pentingnya, adalah mengupay akan pengembangan kawasan pertanian berbasis korporasi. Ini karena sampai sejauh ini, sistem pertanian kita masih bersifat sub sistem yang hanya mampu cukup memenuhi kebutuhan keluarga,” tutup Gubernur.(humas)
JAKARTA - Setelah sebelumnya kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) pada Inspektorat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang mencapai level 3 (integrited) untuk ukuran penilaian (15), kini Sistem Pe ngendalian Intern Pemerintah (SPIP) Pemprov Kaltara juga mencapai level 3 (terdefinisi). Pencapaian ini, diperoleh Pemprov Kaltara lebih awal dari target Presiden Joko Widodo yang menginginkan semua kementerian/ lembaga dan Pemerintah Daerah seIndone sia bisa mencapai minimal level pada 2019. “Sesuai laporan dari Inspektorat Provinsi, Baru Ada 18 SPIP Pemerintah Provinsi Kaltara sudah Pemerintah mencapai level 3 sejak November 2018. Jadi lebih awal dari target Presiden agar capaian Provinsi SPIP level 3 pada 2019 ini,” ujar Gubernur yang Capai Kaltara Dr H Irianto Lambrie, Kamis (10/1). Level 3 Kaltara, kata Gubernur, merupakan provinsi ke18 dari 34 provinsi seIndonesia yang sudah mencapai level 3 untuk SPIPnya. “Ini sebuah capaian yang luar biasa. Di usia Kaltara yang baru lima tahun lebih, sudah bisa level 3. Masih ada belasan provinsi yang belum bisa menca pai level 3. Bahkan termasuk di kementerian dan lembaga,” kata Irianto. Dari ukuran level 15, disebutkan, belum ada pemerintah daerah yang mencapai 4. Di kementerian baru ada satu, yaitu Kementerian Keuangan RI. Lebih jauh dijelaskan Irianto, tingkat maturitas penye lenggaraan SPIP adalah tingkat kematangan atau kesempur naan penyelenggaraan sistem pengendalian intern pemerin tah dalam mencapai tujuan pengendalian intern. Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2008, tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, tingkat maturitas penyelenggaraan pada masingmasing kemen terian/lembaga dan pemerintah daerah mencapai level 3 (terdefinisi) dari skala 1-5 pada 2019. Atas capaian ini, Gubernur memberikan apresiasi atas kinerja Inspektorat Provinsi, melalui para APIPnya yang telah melakukan berbagai aksi percepatan penerapan sistem pengendalian intern pada kegiatan utama di seluruh unit kerja lingkup Pemprov Kaltara. “Ini juga merupakan hasil dari kerja yang baik dari OPDOPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkup Pemprov Kaltara,” ujar Irianto. Gubernur mengungkapkan, penilaian APIP maupun SPIP dilakukan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Dengan dasar hukum penilaian penyelenggaraan maturitas SPIP adalah PP No. 60/2008, dengan berpedoman pada Peraturan Kepala BPKP Nomor 4 Tahun 2016. Penilaian tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP, lan jutnya, meliputi unsurunsur. Yakni, lingkungan pengendal ian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. “Penilaian maturity level SPIP difokuskan pada 25 sub unsur SPIP, masingmasing sub unsur mempunyai 5 indikator. Sehingga terdapat 125 buah para meter maturity level SPIP yang disusun tergradasi dari teren dah (belum ada) hingga tertinggi (optimum),” urai Irianto. Capaian perkembangan maturitas itu, menurutnya, juga telah masuk ke dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2 Tahun 2015, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 20152019. Selain itu, dalam 5 tahun ke depan, Pemerin tah Indonesia menginginkan 85 persen pemerintah daerah menca pai level kapabilitas APIP level III serta 1 persen lainnya level I. “SPIP itu tujuan utamanya adalah mencegah KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). Jadi tak hanya korupsi, kolusi dan nepotisme juga penting menjadi perhatian. Terlebih, dalam penerimaan pegawai negeri maupun tenaga kontrak yang rawan praktik kolusi dan nepotisme,” ungkap Gubernur. Secara prestise, capaian maturitas SPIP pada level tertinggi, pastinya akan berpengaruh pada pemberian opini terbaik pula dari lembaga pemeriksa keuangan negara. “Se cara keseluruhan, SPIP ini bermuara pada upaya memba ngun good governance,” ulas Gubernur.(humas)
Kementerian PUPR Setujui Sekretariat Bersama KBM TANJUNG SELOR – Ke menterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) me nyetujui usulan Pemprov Kaltara untuk membentuk sekretariat bersama (Sekber) percepatan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor. Pernyataan ini disampai kan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Peruma han dan Kawasan Permukiman (DPUPRPerkim) Kaltara, Dr Suheriyatna. “Dari Kementerian
PUPR, dalam hal ini yang kami temui Plt Sesditjen Ciptakarya yang juga menjabat sebagai Direktur PSPLP Dodi Krispat madi merespons positif usulan kita untuk dibuatkan sekretariat bersama,” kata Suheriyatna saat berada di Jakarta, Rabu (9/1) lalu. Menurutnya, keberadaan sekre tariat bersama KBM Tanjung Selor ini, berfungsi untuk mempercepat proses pemenuhan infrastrukturnya. Pasalnya, dalam Instruksi Presiden
(Inpres) Nomor 9 Tahun 2018 ten tang Percepatan KBM Tanjung Selor, terdapat 12 kementerian yang ditu gaskan untuk melakukan percepatan pembangunan KBM Tanjung Selor. “Sehingga diperlukan sekretariat bersama sebagai wadah informasi dan komunikasi lintas instansi dan kementerian, sehingga pembangunan KBM Tanjung Selor dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah kita buat,” urai Suheriyatna.
Untuk dukungan programnya, kata Suheriyatna, Kementerian PUPR akan merapatkan lagi dengan instansi terkaitnya. Seperti Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW). Di mana BPIW berperan sebagai simpul integrasi dan pengelolaan programprogram strategis serta prioritas sektor yang ada di lingkungan Kement erian PUPR, untuk menghasilkan pengembangan infrastruktur yang smart dan inovatif.(humas)
KOTA BARU : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat meninjau lokasi pembangunan KBM Tanjung Selor, belum lama ini.
HUMAS PROVINSI KALTARA
Sosok
Senin 14 Januari 2019
PRESTASI ARKANATA AKRAM, S.T, B.E.(HONS), MENGSC
Meraih Predikat Honours/Cum Laude (S1) Jurusan Teknik Kimia di Universitas of Queensland (2016) Meraih Predikat Cum Laude (S1) Jurusan Teknik Kimia, Universitas Indonesia (UI), (2016) Meraih Predikat Honours/Cum Laude (S2) Jurusan Teknik Kimia di The Universitas of Queensland (2017) Publikasi Karya Ilmiah
pada Jurnal Internasional (2018) yang berbasis di negara Belanda bernama “Colloids Ana Surfaces A : Physicochemical And Engineering Aspects”. Karya ilmiah tersebut berjudul “Cluster Growth And Coalescence of Argon On Weakly Adsorbing Substrates : The Origin of The Thin-to-Thick Film Transition”
PENGALAMAN PROFESIONAL Internship di PT. Pupuk Kalimantan Timur (Januari 2015-Februari 2015) Delegasi Provinsi Kaltara dalam kegiatan International Youth Forum, Bali (2016) Narasumber Personal Branding kegiatan Diklat Keprotokolan dan Ceramah Umum, Berau (2018)
TARAKAN – Kaum milenial menurut para ahli dan peneliti, merupakan kaum yang lahir dari tahun 1980 hingga 2000. Saat ini kaum milenial tengah beranjak ke usia muda dan menjadi generasi yang harus siap memegang tongkat estafet kepemimpinan di Indonesia. Sehingga pemuda saat ini harus menempa diri dan menggali potensinya agar bisa bersaing di era yang serba canggih dan kompetitif ini.
AAT ini sudah banyak pemuda milenial yang berani tampil di depan. Dengan kemampuan dan potensi yang dimiliki, para pemuda milenial berani menawarkan konsep dan program kerja untuk membangun daerah hingga berkiprah di tingkat nasional. Salah satunya yang saat ini sedang tenar adalah Arkanata Akram, S.T, B.E.(Hons), MEngSc. Putra bungsu Gubernur Kaltara, Dr. Ir. H. Irianto Lambrie MM ini merupakan salah satu aset daerah dan bangsa yang bercita-cita membangun negeri dengan potensi yang dimiliki. Menurut Arkanata, pemuda memang harus selalu berada di depan. Terutama di Indonesia yang usianya sudah beranjak ke 73 tahun, pemuda generasi milenial harus sudah tampak. “Selain menjadi ujung tombak, bukan berarti melupakan yang tua-tua, bukan berarti melepas orangorang terdahulu. Kita perlu bimbingan orang yang lebih tua dari kita atau lebih senior,” jelasnya kepada Koran Benuanta saat berkunjung ke Kantor Benuanta, Sabtu 5 Januari 2019 lalu bersama Ibunda, Hj. Rita Ratina dan rombongan. Lanjut Arkanata, pemuda saat ini berbeda dengan pemuda terdahulu. Pemuda milenial yang juga disebut generasi X ini harus bisa mengikuti perkembangan teknologi yang berjalan cepat. Ibarat handphone, kata Arkanata memberi contoh, setiap bulan, setiap tahun, selalu ada update software-nya. “Kaum milenial harus terbiasa mengalami perubahan,” sebutnya. Namun sebagai kaum milenial di Indonesia, pesan Arkanata, dalam menghadapi perubahan agar tidak terlepas dari norma-norma yang tertanam dalam diri. Serta idealisme Pancasila tetap harus dipertah-
ankan. Kemudian bagi pemuda Kaltara, Arkanata juga memiliki pandangan lebih luas. Dengan moto “Kaltara Terdepan” sebagai sebuah provinsi yang baru lahir, namun pemudanya jangan sebatas sebagai yang terdepan di Kaltara. Tapi pemuda Kaltara harus untuk Indonesia terdepan. “Jadi bagaimana kita bisa berkreasi untuk Kaltara ini supaya tidak hanya membawa provinsi saja yang terdepan, tapi Indonesia juga yang terdepan,” urai jebolan The University of Queensland, Australia ini. Di mata Arkanata, pemuda milenial adalah pemuda yang cemerlang. Tinggal bagaimana mengembangkan potensinya. Namun yang menjadi PR pemerintah adalah menyediakan fasilitas bagi pemuda untuk menyalurkan bakatnya. “Misalnya punya skill di bidang seni, misalnya perfilman. Di Kaltara bagaimana bisa dapat fasilitas, misalnya pelatihan dan sebagainya. Itu yang mereka butuhkan dan kembangkan di Kaltara kedepan,” kata Duta Imunisasi Kaltara ini. “Pemuda Kaltara juga tidak mudah menyerah, terus tekun dengan fashion masingmasing, dan kedepan kita bisa mendapat fasilitas tersebut dan potensi-potensi bisa berkembang,” imbuhnya yang sangat mendukung minat dan bakat pemuda Kaltara. Sehingga pemuda di Kaltara perlu meningkatkan kualitasnya untuk bisa bersaing, baik tingkat daerah, nasional hingga internasional. Dalam pandangannya, setiap pemuda mempunyai hobi dan ketertarikan yang berbeda-beda. Namun tanpa disadari, ketertarikannya itu ada yang mengarah ke hal negatif. Misalnya seperti fenomena geng motor yang meresahkan masyarakat. Melihat hal itu, menurut Arkanata, perlu pendekatan untuk bisa mengajak ke arah positif. “Jadi pikiran saya bagaimana membuat yang tadinya geng motor, menjadi kumpulan motor yang lebih kreatif dan bermanfaat. Misalnya motor hias, motor modifikasi, konvoi motor anti narkoba dan lainnya,” jelasnya. Namun diakuinya, untuk mengubah gerakan negatif menjadi positif, membutuhkan waktu. Butuh proses kreatif untuk mendukung dan mengajak mereka ke arah lebih baik dan mewadahi bakatnya agar bisa berprestasi. “Karena saya yakin perubahan bukan hal yang tidak mungkin,” tutup pemuda yang juga sering mengisi acara sebagai motivator dan narasumber di komunitas pemuda. Baik tingkat SMA, karang taruna, mahasiswa, dan acara-acara ilmiah lainnya.(kal)
Motivator dalam Acara Kelulusan Perdana SMK Tridaya Pratama, Tanjung Selor (2018) Motivator Acara Pelantikan Ikatan Keluarga Pemuda Mahasiswa Kalimantan Utara, Yogyakarta (2018) Narasumber Acara Semiloka Literasi, Tanjung Selor (2018) Narasumber Koordinasi dan Sosialisasi Penyelenggaraan Pemasaran Tamatan SMK Tahun 2018 Bersama Dunia UsahaDunia Industri (DUDI), Tanjung Selor (2018)
PENDIDIKAN ARKANATA AKRAM 2007 – 2009 SMPN 1 Samarinda, ditempuh dalam 2 Tahun (Program AKSELERASI) 2009 – 2012 SMAN 8 Jakarta Jurusan IPA Agustus 2012 – Juli 2014 Universitas Indonesia (UI) (Program Double Degree) Gelar S.T. (Teknik Kimia) Juli 2014 – Juli 2016 The University of Queensland (UQ) (Program Double Degree) Gelar B.E (Hons) Teknik Kimia Februari 2017 – Desember 2017 The University of Queensland (UQ) Gelar MEngSc (Teknik Kimia)
TRAINING DAN SEMINAR Engineering Conference, The University of Queensland Australia (2017) Business Summit One Belt One Road Beijing, China (2018) Jakarta Food Security Summit, Jakarta (2018) Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Se-Kalimantan, Jakarta (2018) Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia, Jakarta (2018) Kuliah Tamu Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Samarinda (2018)
FOTO BERSAMA : Hj. Rita Ratina dan Arkanata Akram berfoto bersama awak Benuanta saat mengunjungi Kantor Benuanta beberapa waktu lalu.
DISAMBUT HANGAT : Direktur Benuanta Group, Nur Aksa Yahya (kiri) menjelaskan unit usaha dan hasil cetak Benuanta kepada Hj. Rita Ratina dan Arkanata Akram.
3
4
Bulungan
Senin 14 Januari 2019
MENGANTRE : Begini kondisi jalan dari Kecamatan Tanjung Palas Barat ke Kecamatan Tanjung Selor, terjadi antrean untuk naik ke jalan menanjak.
DOKUMENTASI WARGA
Bukit Dipotong, Pengendara Harus Waspada saat Melintas TANJUNG SELOR - Warga Tanjung Selor yang akan menuju Kecamatan Tanjung Palas Barat atau sebaliknya, akan mendapati satu jalan yang menanjak dan sangat licin. Lokasinya tepat berada di Gunung Peta, Desa Long Sam, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan. Desa yang berjarak kurang lebih 50 kilometer itu membutuhkan perjalanan darat hampir 2 jam. “Jalannya itu mirip dengan kubangan. Tidak bisa dilalui,” ujar Joko kepada benuanta. co.id, Kamis 10 Januari 2019. Kondisi ini sudah berlangsung lama. Karena dipengaruhi hujan, membuat permukaan jalan
menjadi licin. Selain itu juga dikarenakan di Gunung Peta saat ini dilakukan perbaikan jalan berupa pemotongan gunung. Kata Joko itu dilakukan agar jalan yang semula sangat menanjak dapat dipangkas sehingga jalannya lebih landai. “Jadi orang yang mau ke Tanjung Selor harus mengantre untuk naik. Tidak ada jalan lain, gunungnya sekarang tengah dipotong karena tinggi,” beber salah seorang warga. Kata hanya satu lokasi saja yang mengalami kerusakan parah. Di Bukit Ilanum yang hampir berdekatan dengan lokasi Gunung Peta juga mengalami kerusakan parah. “Jadi di Bukit Ilanum juga
ada tapi tidak separah di Gunung Peta,” jelasnya. Sementara itu, Camat Tanjung Palas Barat, Rahmad mengatakan, pemotongan gunung itu agar jalan yang sekarang tinggi bisa landai. Pemotongan itu dilakukan oleh salah satu perusahaan di daerah tersebut. “Jadi bukan dari pemerintah, tapi dari peruaahaan yang membantu untuk dipotong,” ujarnya. Dia menambahkan, selama ini akses ke Ibukota Kecamatan Tanjung Palas Barat, Long Beluah, belum begitu bagus. Sebagian besar jalannya belum beraspal. Walaupun ada aspalnya, sudah banyak yang rusak.(dm)
SELURUH DIREKSI DAN KARYAWAN PT. PESONA KHATULISTIWA NUSANTARA (ENM GROUP) MENGUCAPKAN
HERI MULIADI/BENUANTA
KUBANGAN : Begini kondisi jalan Sabanar Lama yang banyak didapati kubangan lumpur.
Sudah Lima Tahun Jalan Ini Tak Tersentuh Perbaikan TANJUNG SELOR - Jalan di daerah Sabanar Lama, kian hari kondisinya makin parah. Sampai saat ini belum ada perhatian dari pihak terkait. Permukaan jalan yang semula beraspal, kini dihiasi dengan lubang yang terisi air yang menggenang. Terutama di wilayah RT 65 hingga RT 66, RW 24. Puluhan lubang tampak siap “memangsa” pengendara. Tentunya kondisi itu dikeluhkan oleh warga yang menggunakan jalan tersebut. Karena selain berlumpur, juga bisa mencelakai orang. “Terutama jalan yang di dekat pen-
gambilan batu itu. Jalannya sangat jelek, banyak lubangnya,” ujar salah seorang warga bernama Ali kepada Koran Benuanta, belum lama ini. Kata dia, sudah sering terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan itu. Misalnya terjatuh akibat terjerat di lubang, sampai terkena percikan lumpur hingga membuat pakaian kotor. Yang paling dikeluhkan adalah di bagian hilir Sabanar yang terdapat beberapa sekolah, baik SD, SMP dan SMA. Kebanyakan anak sekolah berangkat berjalan dan bersepeda, tak jarang mereka jatuh dalam kubangan lumpur.
SURAT KABAR MINGGUAN BENUANTA DIKELOLA DAN DITERBITKAN PT ZARAH BENUANTA UTAMA
“Saya sering dapat laporan banyak anak-anak yang jatuh di lubang itu. Bahkan ibu-ibu juga yang dari pasar atau dari mana itu jatuh di situ,” bebernya. Pantauan Koran Benuanta, setidaknya ada 20-an titik yang memiliki lubang besar menganga yang siap “melahap” pengendara. Pemerintah pun tak bisa bergerak untuk segera melakukan perbaikan. Jalan ini sudah 5 tahunan tak tersentuh perbaikan, pasalnya kerusakan mulai terlihat sejak tahun 2014 silam. Hingga kini memasuki tahun 2019, belum ada perubahan bahkan semakin parah.(dm)
9 januari 2019
BADAN HUKUM PERSEROAN SK MENTERI HUKUM & HAK ASASI MANUSIA RI NOMOR AHU-0038885.AH.01.01 TAHUN 2018, SIUP. NO: 17-03/PM/362/XIX/2/2018. NPWP 85.817.237.2-723.000. NOTARIS : MUCHLIS TABRANI, SH. Penasihat: Kombes Pol Drs Zainal Arifin Paliwang, SH, MHum. Komisaris: Rachmawati SE. Direktur : Yahya
Alamat Kantor: Jl. Gajah Mada, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Email : redaksibenuanta@gmail.com. Nomor Telepon & FAX : (0551) 382-3062
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: M. Yanuddin, Sekretaris: Dayana S.Pd, Redaktur: H Andy Mutholib, Staf Redaksi: Nicky Saputra, Ramli (Tarakan), Darmawan, Nasrun (Nunukan), Heri (Bulungan), Dayat (Biro Malinau-Tana Tidung), Umum: Bayu, Tata Letak: Dani Ahmad, Iklan dan Sirkulasi: Muhammad Said, Hamzah.
Wartawan Surat Kabar Mingguan Benuanta dalam menjalankan tugas dibekali tanda pengenal, surat tugas dan namanya tercantum di susunan redaksi. Segera laporkan segala bentuk dan tindakan melanggar hukum dan Kode Etik Jurnalistik yang mengatasnamakan Surat Kabar Mingguan Benuanta.
Nunukan Jadwal Penerbangan Dari Bandara Juwata Tarakan Pesawat Lion Air Wings Air Batik Air
Keberangkatan Pkl. 05.05 Wita Pkl. 06.00 Wita Pkl. 07.00 Wita
Sriwijaya Air Garuda Indonesia Lion Air Batik Air
Pkl. 07.35 Wita Pkl. 09.10 Wita Pkl. 09.30 Wita Pkl. 11.50 Wita
Mas Wings Lion Air Lion Air Wings Air Lion Air Garuda Indonesia Lion Air
Pkl. 12.05 Wita Pkl. 12.10 Wita Pkl. 12.55 Wita Pkl. 13.50 Wita Pkl. 17.25 Wita Pkl. 19.15 Wita Pkl. 19.20 Wita
Tujuan Balikpapan Gorontalo Jakarta (Soekarno Hatta) Balikpapan Balikpapan Surabaya Balikpapan(Halim Perdana Kusuma) Tawau Makassar Balikpapan Palu Balikpapan Jakarta Jakarta
Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari Setiap Hari
5
Senin 14 Januari 2019
DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA
Keterangan : Batik Air ke Bandara Soekarno Hatta menggunakan pesawat Airbus 320. Garuda Indonesia tujuan Balikpapan dan Jakarta menggunakan Garuda Bombardier CRJ 1000. Lion Air tujuan Makassar-Surabaya menggunakan Boeing 737-800NG. Lion Air tujuan Balikpapan menggunakan Boeing 737-900ER. Batik Air tujuan Balikpapan-Halim Perdana Kusuma menggunakan Boeing 737-800NG. Sriwijaya Air menggunakan Boeing 737800NG. Wings Air menggunakan ATR 72-600. Mas Wings menggunakan ATR 72-600.
Tarakan-Bulungan Speedboat SB. Minsen SB. Menara Gading SB. Andalas SB. Simpati SB. Limex SB. Tri Putri Tunggal Dewi SB. Borneo Indah SB. Tarakan Express SB. 88 Express SB. Putra Dewi SB. Menara Baru SB. Kalimantan SB. Andalas SB. Anugerah SB. Gembira SB. Limex SB. Tanjung Express SB. Limex SB. Sekatak SB. Bulungan Indah SB. Jonan Mandang SB. Menara Niklas
Waktu Berangkat Pkl. 07.00 Wita Pkl. 07.25 Wita Pkl. 07.50 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 08.40 Wita Pkl. 09.05 Wita Pkl. 09.55 Wita Pkl. 10.20 Wita Pkl. 10.45 Wita Pkl. 11.10 Wita Pkl. 11.35 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 12.25 Wita Pkl. 12.50 Wita Pkl. 13.15 Wita Pkl. 13.40 Wita Pkl. 14.05 Wita Pkl. 14.30 Wita Pkl. 14.55 Wita Pkl. 15.20 Wita Pkl. 15.45 Wita Pkl. 16.10 Wita
Jadwal Speedboat Tarakan-Malinau Speedboat SB. Malinau Express III SB. Menara Baru Express SB. Harapan Baru Express SB. Menara Baru Express SB. Harapan Baru Express SB. Menara Baru Express SB. Menara Indah Express II SB. Malinau Express Junior SB. Menara Baru Express
Waktu Berangkat Pkl. 07.30 Wita Pkl. 08.00 Wita Pkl. 08.30 Wita Pkl. 09.00 Wita Pkl. 10.00 Wita Pkl. 11.00 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 13.00 Wita Pkl. 14.30 Wita
Tarakan-Tideng Pale Speedboat SB. Presedium Express SB. Gembira Express SB. Menzen Express SB. Tideng Pale Express SB. Sesayap Express SB. Tideng Pale Baru Express SB. Presedium Express SB. Harapan Indah Express
Waktu Berangkat Pkl. 07.15 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 09.15 Wita Pkl. 11.30 Wita Pkl. 13.15 Wita Pkl. 14.15 Wita Pkl. 15.15 Wita Pkl. 15.45 Wita
Tarakan-Nunukan Speedboat SB. Sadewa SB. Sinar Baru Express II SB. Gundala Express SB. Menara Indah Express SB. DC 10 Express SB. Tri Putri Tunggal Dewi SB. Minsen Express
Waktu Berangkat Pkl. 07.15 Wita Pkl. 08.15 Wita Pkl. 09.15 Wita Pkl. 10.15 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 13.00 Wita Pkl. 14.00 Wita
Tarakan-Pulau Bunyu Speedboat SB. Tri Putri Tunggal Dewi 2000 SB. Amanda Express SB. Harapan Express SB. Minsen Express SB. Rahayu SB. Harapan Sadar
Waktu Berangkat Pkl. 09.00 Wita Pkl. 10.00 Wita Pkl. 12.00 Wita Pkl. 14.00 Wita Pkl. 15.00 Wita Pkl. 16.00 Wita
Tarakan-Sungai Nyamuk Speedboat SB. Tobar – 08 Express Waktu Berangkat Pkl. 09.30 Wita Speedboat SB. Sinar Baru Express I Waktu Berangkat Pkl. 13.30 Wita
Sekda : Sesuai Namanya, Semoga Penghuninya Sadar DARMAWAN/BENUANTA
PENUTUPAN : Sekretaris Daerah Nunukan, Serfianus berjabat tangan dengan WTS lokalisasi Harapan Sadar di Kelurahan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan, saat penutupan, Kamis 10 Januari 2019.
Pekerja Seks Komersial adalah Korban Penipuan NUNUKAN - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Nunukan, Faridah Ariyani menyampaikan, dengan ditutupnya lokalisasi wanita Harapan Sadar, Kamis, 10 Januari 2019 yang dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Nunukan, diharapkan bisa menghentikan aktivitas prostitusi di Nunukan. Faridah mengatakan, aktivitas prostitusi sudah dicap negatif oleh masyarakat. Hasil analisa pihaknya, pekerja seks komersial (PSK) merupakan salah satu korban penipuan. Dalam artian trafficking. Sehingga untuk menghindarinya, perempuan harus sekolah dan harus memiliki ilmu dan wawasan agar tidak menjadi korban penipuan. Pada zaman dahulu, tidak ada yang mengangkat harkat martabat perempuan. Dengan penutupan lokalisasi wanita Harap Sadar, akan berdampak positif. DP3AP2KB juga akan memberikan keterampilan guna meningkatkan sumber daya manusia, ketika mereka sudah keluar dari lokalisasi sehingga sudah bisa mandiri. “Kami juga sudah memberikan pemahaman kepada wanita tuna susila (WTS), risiko pada kesehatan mereka mengingat berganti-ganti pasangan, bisa saja akan terkena HIV,” jelasnya. Selain itu, Ia juga berharap setelah lokalisasi ditutup, mereka tidak melakukan pekerjaan mereka kembali. Sebab dikhawatirkan jika melakukan hubungan dengan berganti pasangan, bisa saja terkena virus HIV. Sebelumnya, Dinsos Nunukan telah mendata seluruh pekerja dunia malam itu. Hasilnya ada 33 pekerja wanita yang terdata. Namun saat diadakan kegiatan keterampilan, yang hadir hanya 27 orang. Namun saat didata kembali hanya tinggal 25 orang, sedangkan yang lainnya sudah pulang sendiri. Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Nunukan Alis Sujono mengatakan, pemulangan 25 WTS dibiyayai oleh Kementerian Sosial. Sedangkan biaya tiket pemulangan dari Provinsi Kaltara. “Mereka akan diberi Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sebesar Rp 5.5 juta per orang. Namun kami akan memberi uang tersebut ketika mereka sudah sampai di tempat, melalui transferan dan mereka akan dibuat buku rekening,” jelasnya.(day)
Ukuran 300 x 430 mm Jenis kertas : Houtvrij Schrijfpapier 60 gram Oplah : 3.700 exp Cetak : 16 halaman Terbit : Hari Senin Penyebaran : Kalimantan Utara
PRICE LIST IKLAN BACAANNYA MASYARAKAT KALIMANTAN UTARA
NUNUKAN - Penutupan lokalisasi prostitusi Harapan Sadar di Nunukan, resmi dilakukan Kamis, 10 Januari 2019 sekitar pukul 09.30 Wita. Penutupan dilakukan oleh Bupati Nunukan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Serfianus S.Ip. Penutupan lokalisasi wanita Harapan Sadar bukan sakedar melaksanakan aturan perundang-undangan. Namun yang paling penting bahwa prostitusi apapun bentuknya sangat bertentangan dengan ajaran agama. “Kegiatan prostitusi ini merupakan salah satu kegiatan amoral dan masuk dalam perdagangan orang. Selain itu, negara juga berkewajiban mengangkat harta Lokalisasi dan martabat warga Harapan Negara, khusunya Sadar di penghuni lokalisasi, Nunukan serta mempersiapResmi kan masa depan mereka agar lebih Ditutup baik,” jelasnya. Pemerintah daerah melalui tim yang dibentuk, telah melakukan berbagai tahapan yang sangat panjang dalam penutupan lokalisasi ini. Dimulai Juli 2018 lalu dengan melakukan tahapan identifikasi penghuni, sosialisasi, dan memberikan keterampilan wira usaha. Seain itu, dalam usaha penutupan lokalisasi itu juga banyak kendala yang dihadapi pemerintah. Berupa kejolak sosial pro dan kontra yang sering kali muncul. “Dengan niat yang tulus untuk memanusiakan manusia, serta dukungan dari elemen masyarakat, kegiatan penutupan lokalisasi dapat dilaksanakan hari ini dengan aman dan lancar tanpa hambatan,” jalasnya. Penutupan lokalisasi merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi nasional penanganan prostitusi, menuju Indonesia bebas lokalisasi prositusi tahun 2019. Usai ditutup, para penghuni lokalisasi akan dipulangkan ke keluarganya di daerah asal masing-masing. Kementerian Sosial juga menyiapkan dana pendukung yang berkaitan dengan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), bantuan jaminan hidup, hingga transportasi pemulangan. “Sesuai dengan namanya lokalisasi Harap Sadar, harapan saya kepada SPESIFIKASI Full colour Dalam 1 Hal 274mm x 404 mm Full colour Dalam ½ halaman 274 mm x 202
HARGA Rp. 15.000.000
Rp. 7.500.000
SPESIFIKASI Full colour Dalam ¼ halaman 135 mm x 202 mm Full colour 1 halaman 274 mm x 404 mm
seluruh penghuni lokalisasi mari menyadari khilafan di masa lalu, untuk berbuat yang terbaik di masa yang akan datang. Tidak ada kata terlambat sebelum
HARGA Rp. 3.750.000
Rp. 10.000.000
napas terpisahkan raga. Jadikan kisah hidup ini bermakna dan bermanfaat bagi anak, keluarga, masyarakat dan bangsa,” pesannya.(day)
SPESIFIKASI HARGA Full colour Back Cover ½ halaman Rp. 5.000.000 274 mm x 404 mm
SPESIFIKASI Full colour Cover Benner 50 mm x 274 mm
Full colour Cover Kuping 65 mm x 68 mm
ADVETORIAL Full colour 1 halaman
Rp. 1.500.000
HARGA Rp. 4.795.000
SPESIFIKASI Full colour ½ halaman
Rp. 2.500.000
Full colour 1/4 halaman
Rp. 1.250.000
Rp. 5.000.000
Alamat Kantor: Jl. Gajah Mada, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Email : redaksibenuanta@gmail.com. Nomor Telepon & FAX : (0551) 382-3062
HARGA
HALAMAN DEPAN HALAMAN DALAM ADVETORIAL
Berlaku Hingga Akhir Desember 2018
0551 382 3062 0822 5479 8852
6
Malinau
Senin 14 Januari 2019
Wabup Malinau Tekankan Saling Hargai Perbedaan
Pemkab Siapkan Rp 5 M untuk Beli Gabah Petani MALINAU – Tahun 2019, Di nas Pertanian Kabupaten Malinau mengalokasikan anggaran Rp 5 miliar untuk program beras daerah (rasda). Dana ini nantinya akan dibelanjakan untuk beli gabah dan beras petani Malinau. Kepala Dinas Pertanian Kabu pateen Malinau Kristian Muned kepada Koran Benuanta saat dite mui di ruang kerjanya akhir pekan kemarin menargetkan, dengan ke tersediaan dana senilai Rp 5 miliar, diperkirakan akan mampu mem beli gabah kering petani sebanyak 700 hingga 833 ton. Karena itu, Dinas Pertanian akan menyosial isasikan langsung dan memberikan motivasi kepada petani agar dapat bertani secara sehat. Yaitu sehat dalam mengelola lahannya secara baik dan benar. Sehat dengan menggunakan bibit padi unggul dan sehat menggu nakan pupuk yang dianjurkan. Khsusunya pupuk organik sehingga hasilnya juga menjadi baik dan menyehatkan. “Karena pemerintah memiliki dana untuk membeli nya melalui Perusda,” terang Kris tian Muned. Muned menyampaikan, pada musim tanam ketiga periode
2018, ditaksir hasil panen mencapai 833 ton, dengan jumlah luas lahan sekitar 1.000 hektare di Malinau. Selain itu, awal tahun ini tim pertanian sudah turun ke lapangan untuk menyosialisasikan ke setiap kelompok tani agar lebih semangat pada masa tanam pertama periode 2019 ini. “Petugas saya sudah turun. Mereka sudah ada di Desa Sembuak Warod untuk mensosialisasikan,” katanya. Pada masa tanam pertama pe riode 2019, dia mengajak kelompok tani menanam padi menggunakan alat tanam yang telah disalurkan tahun lalu. Karena di tahun 2018 lalu sudah membagikan alatalat pertanian agar bisa digunakan di musim tanam tahun ini. Dia ingin petani tidak lagi menggunakan sistem tradisional, sehingga dapat memanfaatkan alat pertanian tersebut secara makimal dalam menggarap lahan dan memper cepat proses perontokan padinya. Karena itu, Kristian Muned berharap pendampingan terhadap para petani di Malinau lebih serius dilakukan oleh petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL). se hingga bisa menghasilkan beras,
DISIAPKAN Rp 5 M : Hasil panen petani padi sawah di Malinau Barat. Jika padi ini dijual, pemerintah akan membelinya karena disiapkan dana Rp 5 miliar untuk menampung gabah petani.
baik secara kualitas maupun kuan titas. “Apalagi peluang para petani mendapatkan uang dari hasil padinya itu ada. Tinggal bagaimana para petani ini bisa membaca pelu angnya dan bertani dengan baik,” ungkapnya. Kristian Muned pun bercerita, zaman dulu para petani masih
menggunakan hewan ternak untuk membajak sawah. Dalam memotong padi pun menggunakan arit dan merontokkan padi masih menginjak nginjak. “Tapi sekarang kita sudah ada alatnya dan kita berikan kepada petani. Tinggal bagaimana cara menggunakan alat yang benar saja,” tandasnya. (*/bn9)
MALINAU Situasi di wilayah Malinau sudah berjalan kondusif dan perlu dijaga keharmonisannya. Jangan sampai terbawabawa dengan informasiinformasi atau berita yang tidak benar alias hoax. Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah S.Pd M.Si kepada umat beragama untuk tetap menjaga kebersamaan dan kerukunan di wilayah Kabupaten Malinau. Pada tahun politik di 2019 ini, seluruh elemen dan kompo nen masyarakat diharapkan bisa memberikan keteladanan. “Pilihan boleh berbeda, tapi kerukunan antar umat beragama harus tetap dijaga agar kebersamaan yang dibangun dalam persatuan dan kesatuan ini tetap utuh,” kata Topan Amrullah kepada Koran Benuanta akhir pekan kemarin. Oleh karena itu, Wabup Malinau sangat mengharapkan kepada selruruh masyarakat agar toleransi umat beragama tetap dijaga. Saling menghormati dan menghargai terhadap perbedaan yang ada di Malinau. Yaitu dengan memban gun masingmasing sifat saling menghormati dan meng hargai terhadap perebedaan. Tak hanya itu, Wabup juga menekankan bahwa pembangunan akhlak adalah aspek yang sangat fundamental sebagai pilar utama keadaban bangsa. “Memang persoalan agama adalah masalah yang amat peka dan harus ditangani dengan hatihati. Jika tidak, maka akan menimbulkan persoalan rumit,” ujarnya. Topan Amrullah menyebutkan, Menteri Agama ber pesan agar kebersamaan dan kerukunan harus berada di atas untuk semua kelompok dan golongan. Jangan sampai keutuhan sesama anak bangsa, segala ujaran, perilaku dan sikap bisa menimbulkan luka sesama. Karena itu, Topan Amrullah meminta seluruh lapisan masyarakat di Malinau dapat menyaring informasi tidak benar. “Paling tidak menjaga situasi dan kondisi yang sudah aman dan kondusif ini,” tutur Wakil Bupati Malinau. Merujuk dari pesan menteri agama tersebut, Topan Amrullah berpesan agar masyarakat Malinau dapat meng hindari sikap penebar kebencian, saling melempar fitnah dan menyuburkan penyakit hati. Khususnya bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan aparatur pemerintah. “Teladan dalam kesederhanaan, kejujuran dan keiklasan, harus memberikan amal bakti bagi segenap warga negara tercinta ini, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Malinau,” tukasnya.(*/bn9)
Kabar Kaltara
Senin 14 Januari 2019
7
Pengawas SPBU Mengaku Tak Tahu Premium Bercampur Air TANJUNG SELOR - Setelah SPBU di Jalan Sengkawit dikeluhkan karena salah satu dispenser diduga berisi air, penyidik Satreskrim Polres Bulungan langsung melakukan pemeriksaan terhadap pengawas SPBU yang bertanggung jawab atas kejadian itu. Hanya saja, hasil pemeriksaan yang dilakukan Satreskrim kepada pengawas bernama James OS, yang bersangkutan mengaku tidak tahu menahu perihal adanya air dalam premium yang dijualnya. Penyidik “Hasil pemerPolres iksaan kepada Bulungan pengawas SPBU Berencana itu, Dia mengaku tidak tahu kalau Periksa ada air dalam Pertamina dispensernya,” ungkap Kapolres Bulungan, AKBP Andrias Susanto Nugroho melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan, AKP Gede Prasetia Adi Sasmita kepada Koran Benuanta, Kamis 10 Januari 2019. Karena ketidaktahuannya, pengawas ini juga akan mengomplain ke pihak jobber atau Depot Mini BBM-nya. Dispenser yang menyalurkan premium jenis pertalite itu juga sebelumnya belum pernah ada temuan air. Hanya saja ketika BBM itu tiba di SPBU tersebut dari Berau, pihaknya langsung melakukan pengisian ke dalam tangki pendam lalu mengalir ke dispenser. Kata James OS kepada penyidik, masyarakat yang akan melakukan pengisian BBM saat itu sudah mengular menunggu giliran. Sehingga langsung dilayani. “Pada saat bensinnya sampai di SPBU, itu langsung di simpan di dispenser. Karena masyarakat juga sudah mengantre panjang. Ternyata setelah warga mengisi barulah ketahuan ada airnya,” jelasnya. Pihaknya hingga saat ini belum bisa memberikan kesimpulan mengenai bensin bercampur air. Kejadian itu sempat membuat beberapa kendaraan rusak setelah melakukan pengisian BBM di SPBU tersebut. Untuk mengusut kasus ini, dalam waktu dekat pihaknya berencana memanggil pihak Pertamina untuk mengklarifikasi. Sementara untuk korban, hingga saat ini belum dilakukan pemeriksaan. “Kita masih dalami dan akan terus melanjutkan penyelidikannya. Kita akan memeriksa Pertamina terkait mekanismenya bagaimana. Kita juga akan berkoordinasi dengan meteorologi untuk mengetahui berapa kadar air yang diperbolehkan dalam bensin itu,” sebutnya. Pantauan Koran Benuanta, premium yang bercampur air tersebut memiliki tekstur yang keruh. (dm)
HERI MULIADI/BENUANTA
BERCAMPUR AIR : Pengelola SPBU saat mengambil premium yang tercampur air di salah satu dispenser dan memperlihatkan kepada petugas yang berjaga di SPBU tersebut.
DARMAWAN/BENUANTA
TES URINE : Tes urine yang dilaksanakan BNNK Nunukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) beberapa waktu lalu.
3 Instansi Diperiksa, 16 Honorer Didapati Positif Narkoba NUNUKAN – Satu pegawai Pemerintah Kabupaten Nunukan kembali terindikasi terlibat sabu-sabu. Jika sebelumnya pegawai honorer di Disdukcapil didapati positif narkoba saat tes urine, serta 14 petugas pemadam kebakaran juga terindikasi positif, kini giliran petugas Satpol PP yang positif saat dilakukan tes urine oleh BNNK Nunukan. Kepala Satpol PP Nunukan Drs. Abdul Kadir MM mengatakan, pihaknya mendukung untuk memberantas penyakit masyarakat seperti narkoba. Saat Satpol sudah melaksanakan tes urine terhadap tenaga honorer, hasilnya ditemukan dua pegawai terindikasi. Namun satu orang di antaranya positifnya karena konsumdi obat, bukan narkotika. Sedangkan satu pegawai lagi positif narkotika. Tes urine itu dilaksanakan guna menyeleksi para honorer sebelum diperpanjang kontraknya di tahun 2019 ini. “Jika honorer kita temukan positif menggunakan narkotika, itu masih bisa diambil suatu kebijakan langsung diberhentikan, dan masa kontrak tidak akan diperpanjang,” bebernya kepada benuanta.co.id saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 09 Januari 2019. Satpol PP Kabupaten Nunukan bekerjasama dengan BNNK Nunukan dalam melaksanakan tes urine. Dua pegawai yang ditemukan positif itu di antaranya satu laki-laki dan satu perempuan. Sementara yang perempuan perempuan terindikasi obat dari resep dokter, sedangkan satunya positif narkotika. “Satu yang terindikasi positif narkotika harus saya keluarkan dan masa kontrak tidak akan diperpanjang tahun anggaran 2019 ini, karena tidak memenuhi syarat yang telah ditentukan,” jelasnya. Saat ini pelibatan masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika wajib digalakkan. Pemerintah pun memberi ruang cukup bagi semua komponen untuk membantu berpartisipasi mengatasi masalah narkotika di Indonesia, khusunya di daerah perbatasan Kabupaten Nunukan. “Pelibatan masyarakat bisa dilakukan dengan cara membuat relawan kampanye anti narkotika. Mereka bisa didorong untuk melaporkan indikasi peredaran narkotika yang terjadi di lingkungan masing-masing maupun di instansi pemerintahan,” jelasnya. Sebelumnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan juga melakukan tes urine kepada seluruh pegawai honorernya. Hasilnya satu orang dinyatakan positif menggunakan narkoba. Sekretaris Disdukcapil Nunukan, Umboro Hadisusino mengatakan, tenaga honorer wajib melampirkan rekomendasi bebas narkoba dari BNNK untuk melamar pekerjaan kembali di Disdukcapil Nunukan. Namun saat tes urine yang dilakukan BNNK, satu pemohon hasilnya positif. “Untuk syarat mengajukan perpanjangan menjadi honorer Disdukcapil, harus melampirkan surat keterangan bebas narkoba dari BNKK Nunukan. 1 orang kami tolak permohonannya,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Senin 7 Januari 2019. Sedangkan di Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nunukan, sebanyak 436 pegawai honorer dites urine yang difasilitasi BNNK dan mandiri. Dari hasil pemeriksaan tes urine itu, terdapat 14 tenaga honorer terindikasi positif narkotika. Sehingga seiring
berakhirnya kontrak tenaga honorer per 31 Desember 2018, otomatis kontrak ke 14 tenaga honorer pemadam itu juga berakhir. “Sebab untuk pembaruan kontrak itu kita persyaratkan harus melampirkan surat keterangan bebas narkoba, jika tidak memenuhi syarat maka masa perpanjang kontrak tidak dilanjutkan,” jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Drs. H. Abdul Karim kepada benuata.co.id saat ditemui di ruang kerjanya. Lanjut Ab-
dul Karim, pihaknya saat ini tengah memerangi narkoba untuk penunjang kinerja pemadam yang maksimal. Sehingga untuk mendukung itu, semua personel juga harus bersih. “Tujuan dilakukannya perang narkotika merupakan sebuah edukasi kepada seluruh aparatur ASN maupun non ASN, khususnya di Dinas Pemadam Kebakaran. Ada edukasi menyukseskan program Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),” jelasnya.(day)
LRES PT O AR AK A N
POLRES TARAKAN MENGUCAPKAN
9 januari 2019
AKBP Yudhistira Midyahwan, SH, SIK, M.si Kapolres Tarakan
8
Berita Utama
Senin 14 Januari 2019
Melawan, Nyawa di Ujung Senjata KEBERADAAN POLDA , ANGIN SEGAR UNTUK BERANTAS PEROMPAK
Keberadaan perompak di Perairan Kalimantan Utara (Kaltara) sangat meresahkan para petani tambak dan nelayan kecil. Bukan hanya merugikan, nyawa petani tambak dan nelayan menjadi taruhan jika melawan. Kehadiran Polda Kaltara setahun ini, menjadi harapan bagi warga yang mengais rezeki di laut. TERTANGKAPNYA dua perompak tambak kelas kakap oleh Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara belum lama ini, menjadi kabar gembira bagi petani tambak dan nelayan kecil. Sebab, selama ini para perompak memang sangat menakutkan. Tak jarang petani tambak menggunakan jasa petugas keamanan dari TNIPolri setiap panen berlangsung untuk menghindari ancaman mereka. Namun dari dua perompak sadis yang berhasil dibekuk Polda Kaltara awal tahun ini, belum menjadikan jaminan akan memberikan rasa aman kepada para petambak dan nelayan. Pasalnya komplotan dua perampok itu masih bebas berkeliaran di luar. Ada 3 perompak yang saat ini menjadi daftar pencarian orang (DPO) yang identitasnya telah dikantongi Polda. Selain 3 DPO perompak tersebut, diyakini masih banyak komplotan lain yang menjadi ancaman bagi harta dan nyawa warga yang mencari penghidupan di perairan Kaltara. Sehingga salah satu cara untuk melindungi hasil panen, bahkan nyawa petambak, harus menggunakan jasa TNI atau Polri untuk mengawal masa panen, sampai membawa hasil panen ke kios penjualan. Petani tambak yang tak menggunakan jasa petugas keamanan, keamanannya pun tidak terjamin. Pasalnya perampok tahu persis kapan waktu panen berlangsung. Para perempok yang mempersenjatai diri dengan senjata rakitan, tak segan mendatangi tambak yang sedang panen tersebut. Petani tambak yang tak ingin ambil risiko, tentu dengan berat hati menyerahkan hasil panen. Melakukan perlawanan terhadap perompak, merupakan risiko yang berbahaya. Memiliki senjaya rakitan, menjadi kekuatan tersendiri bagi para perompak. Tak sedikit korban jiwa berjatuhan beberapa tahun belakangan, lantaran ulah para perompak. Salah satunya H. Nazamuddin, warga Boom Panjang, Kelurahan Pamusian. Pria malang tersebut meregang nyawa di pondok tambaknya setelah didatangi beberapa pria bersenjata tak dikenal, 2013 silam. Meski hingga kini keluarga korban belum mendapatkan informasi perkembangan kasus dari kepolisian, kejadian tersebut cukup membuat trauma para petani tambak. Pasalnya, kejadian tersebut terjadi setelah Nazamuddin dan beberapa anggota keluarganya selesai panen. Luka tembak di dada yang diduga menggunakan senjata rakitan jenis penabur, menjadi bukti kuat tewasnya Nazamuddin di tangan perompak yang menggunakan senjata berbahaya. Padahal, kepemilikan senjata sangat tidak dianjurkan bahkan sudah diatur dalam undang-undang yang berlaku. Nazamuddin tak bisa mempertahankan hasil panennya setelah komplotan perampok datang dengan membawa senjata penabur. Saat itu waktu subuh, sekitar Februari 2013, Nazamudin terjaga di dalam pondok di dalam tambaknya di Mangkudulis. Tiba-tiba datang perompak dari luar yang mencoba mendobrak pintu pondok.
DIGOTONG : Salah satu perompak tambak yang dilumpuhkan polisi, dibawa ke Mapolres Tarakan saat akan dilakukan konferensi pers, Rabu 9 Januari 2019 sekitar pukul 15.00 Wita.
Nazamuddin sempat mencoba menahan pintu dan berujar kepada perompak itu untuk meminta pergi. “Pergi kau dari sini,” terang Nur Hati menirukan percakapan almarhum suaminya saat itu. Namun bukannya pergi, para perompak itu justru makin beringas. Setelah berhasil membuka pintu pondok, perompak itu memberondong Nazamuddin dengan tembakan penabur hingga meninggal di tempat. Saat itu memang ada keluarga Nazamuddin di dalam pondok, namun mereka tak berani melawan dan berdiam di dalam kamar pondok. “Jadi almarhum bapak itu biasa memang tidur di ruang depan. Jadi dia pasang kasur dan kelambu, lalu tidur. Sementara malam itu keluarga dan penjaga tambaknya tidur di kamar,” ceritanya mengenang kejadian masa lampau. Lebih menyedihkan, di saat bersamaan, Nur Hati saat itu sedang hamil dengan usia sekitar 1,5 bulan. Akibat kejadian yang menimpa suami tercintanya itu, janin yang ada di kandungan Nur Hati sampai keguguran. “Seminggu setelah kejadian bapak, saya langsung keguguran,” kata Nur Hati tak bisa menahan air matanya mengenang mantan suaminya itu. Meski berat, Nurhati mengaku kepergiaan suaminya itu memang sudah kehendak Tuhan. Dia selalu berpikir positif atas takdir Tuhan yang menimpa keluarganya itu. “Saya selalu meyakinkan diri saya dan anak-anak, bahwa kami ditinggal sudah dalam keadaan siap. Artinya Tuhan tidak akan memberikan cobaan kepada hambanya di luar batas kemampuannya,” katanya. Tak hanya itu, menurut Nur Hati, keluarganya yang saat itu ikut masuk tambak untuk panen, menurutnya juga mengalami trauma berat. Sepulang dari tambak usai kejadian itu. Keluarganya itu selalu teringat kejadian yang menimpa Nazamuddin. “Waktu tidur dia lihat kelambu goyang, dia langsung lompat ketakutan,” tuturnya. Selain kejadian yang dialami Nazamuddin, tentu masih banyak kejadian lain yang lebih mengerikan dialami petani tambak lainnya di Kaltara. Komplotan perompak tambak sadis tersebut memang sudah saatnya
NICKY SAPUTRA/BENUANTA
diberantas. Istri Nazamuddin, Hj Nur Hati, salah satu petani tambak yang menggantungkan harapan dengan pihak keamanan di Kaltara. Kata wanita yang sangat kehilangan suaminya tersebut mengatakan, keberadaan perompak seharusnya menjadi perhatian khusus kepolisian. Ia percaya, jika ada penanganan khusus terhadap aktivitas perompak di Kaltara, bukan tidak mungkin petani tambak dan warga kaltara merasa aman. “Itulah (perompak) yang kita takuti selama ini. Bukan saja suami saya (Nazamuddin) yang menjadi korban. Sudah banyak petani tambak juga yang menjadi korban,” tuturnya saat ditemui Koran Benuanta, Kamis 10 Januari 2019 lalu. Lanjutnya, jika mempekerjakan seseorang untuk merawat tambak, harus menggunakan orang kepercayaan. Jika tidak, bisa saja udang dan ikan sudah dipanen sebelum waktu panen. Parahnya lagi, ancaman kepada penjaga tambak pun sering dilakukan para perompak. “Baru-baru ini penjaga tambak saya berhenti kerja dengan saya. Padahal sudah dua tahun ini ikut kerja dengan saya, orangnya bagus kami percayakan sama dia. Saya tidak ngerti kenapa dia berhenti, sampai sekarang saya juga masih penasaran,” terangnya. Sebelum mengundurkan diri, anak buah Nur Hati tersebut sempat mengunjunginya untuk berpamitan. Saat bertemu, Nur Hati menaruh curiga lantas pria penjaga tambaknya tersebut menyampaikan pesan yang tidak biasa. “Takutnya tambak ibu jadi sasaran berikutnya,” ucapnya saat mengingat pesan dari mantan penjaga tambaknya. Selang beberapa hari setelah mantan penjaga tambak Nur Hati mengundurkan diri, dua pria tak dikenal datang ke rumahnya. Ia pun merasa heran dan sangat asing dengan kedua pria bermuka sangar datang ke rumahnya. Saat ditanya Nur Hati atas kedatangan tersebut, keduanya langsung meminta pekerjaan sebagai penjaga tambak milik Nur Hati. “Siapa juga yang mau sedangkan kita tidak kenal dengan keduanya. Saya tolak secara baik-baik dengan
alasan tambak masih diperbaiki belum butuh penjaga,” cetusnya. Setelah keduanya pulang, Nur Hati kembali teringat dengan pesan yang disampaikan mantan penjaga tambaknya. Ia pun berfirasat kedatangan kedua pria tersebut ada kaitannya dengan pengunduran diri mantan penjaga tambaknya. “Tambak saya itu di Mangkudulis. Sampai sekarang belum ada yang jaga, saya juga masih belum ketemu penjaga yang dipercaya. Jadi tidak terawat tambak saya sekarang,” jelasnya. Tak sampai di situ, nelayan kecil juga tak luput dari sasaran perompak. Menurut beberapa nelayan kecil di Tarakan yang ditemui Koran Benuanta, para perampok sering menyinggahi perahu nelayan di dalam sungai-sungai kecil. Perairan Muara Bulungan dan Tanjung Tiram menjadi daerah rawan bagi nelayan kecil. Bagaimana tidak, nelayan kecil pengguna mesin ketinting yang tengah beristirahat di dalam anak-anak sungai sering didatangi perompak yang menggunakan speedboat 40 PK. Tak perduli nelayan yang sudah berumur, para perompak dengan kejinya meminta barang-barang berharga, bahkan hasil ikan tangkapan nelayan yang tak seberapa jumlahnya. “Kalau ada perompak yang tertangkap baguslah. Berarti ada perhatian aparat keamanan bagi kami-kami yang cari rezekinya di laut. Kalau kami didatangi, tidak ada niat mau melawan. Pasrah saja, kita serahkan saja barangbarang yang mereka (perompak) mau ambil,” ungkap pria yang tak ingin namanya dikorankan tersebut. Seperti yang dialami LN (60), pria yang sehari-harinya menggantungkan nasib dari hasil penjualan ikan, juga sangat resah dengan aktivitas perompak di wilayah tempatnya mencari ikan. Kata LN, nelayan yang mencari ikan di daerah Tanjung Tiram hafal betul gelagat perampok di daerah tersebut. “Kadang kita itu diminta bensin, padahal kita ini persiapkan bensin untuk waktu lama. Kadangan perampok itu singgahnya malam. Kalau mereka itu datang ke perahu langsung buka peti ikan. Kita di perahu itu diam aja, jangan tanya-tanya tunggu aja mereka tanya ke kita. Ujung-ujungnya minta bensin, ikan, handphone, juga senter kepala,” bebernya menjelaskan. Lanjut dia, daerah Tanjung Tiram sangat jarang patroli polisi sehingga aktivitas para perompak terlihat leluasa di daerah tersebut. Agar aman dari para perompak, para nelayan yang beristirahat di dalam sungai tak menggunakan penerangan. Hal itu dilakukan agar terhindar dari patroli perompak yang sering dilakukan pada malam hari. Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit menegaskan, dengan kehadiran Polda Kaltara warga yang memiliki tambak akan dikawal oleh pihaknya. Pengawalan tersebut dilakukan jika masa panen berlangsung. Tujuannya, petani tambak merasa aman saat melakukan panen sehingga perompak yang berniat melakukan akasi perompakan bakal berpikir dua kali menjalankan aksinya. “Saya mengimbau kepada masyarakat Kaltara yang mau panen, segera berkoordinasi dengan pihak kami untuk melakukan pengawalan. Dengan adanya pengawalan itu, mudah-mudahan aksi perampokan menurun dan kita upayakan berantas perampokkan di Kaltara,” tegasnya.(kik/kal)
“Itulah (perompak) yang kita takuti selama ini. Bukan saja suami saya (Nazamuddin) yang menjadi korban. Sudah banyak petani tambak juga yang menjadi korban”
Berita Utama Perlakuan Tak Manusiawi, Yoga dan Erik Ditumbangkan Polisi TARAKAN – Tertangkapnya dua perompak kelas kakap berinisial Yoga dan Erik oleh Polda Kaltara, menjadi awal yang baik untuk mengungkap jaringan perompakan di Kaltara. Sebab, perlakuan perompak terhadap korbannya sangat tidak manusiawi. Bahkan, perompak tak segan membunuh jika korban melakukan perlawanan. Dijelaskan Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kaltara, AKBP Partomo Irianto, dua tersangka yang diamankan pihaknya sering melakukan perompakan di beberapa lokasi pertambakan. Keduanya juga merupakan buronan Polda Kaltara sejak pengungkapan kasusu perompakan tambak. “Saya katakan tidak manusiawi karena para perampok tidak akan sungkan menyuruh korbannya terjun ke laut saat merampok. Setelah itu speedboat dan hasil panen dibawa kabur oleh mereka,” ujarnya. Para perompak yang juga mengunakan speedboat bermesin ganda tersebut, sering mengejar para petani tambak yang membawa hasil panen. Di tengah perjalanan, petani tambak yang nahas, bakal menjadi makanan empuk bagi para perompak. Selain diberhentikan paksa, para perompak juga menodongkan senjata raki-
tan yang sewaktu-waktu bisa diletupkan ke arah korbannya. “Tidak padang siapa korbannya semua harus disuruh terjun ke laut. Korban yang diterjunkan ke laut ini bahaya. Kalau ada yang tidak bisa berenang seperti apa,” tandasnya. Korban jiwa atas perlakuan kelompok Yoga dan Erik diduga sudah ada. Sebab, dari beberapa kasus yang dilakukan kelompok Yoga, para korban mengalami perlakuan yang tidak pantas. Meski korban tidak melakukan perlawanan, kelompok Yoga tak segan melukai korbannya saat melakukan aksi perompakan. “Kita belum melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku, baru pemeriksaan awal. Kita juga belum ada melakukan pemeriksaan terhadap korbankorban terdahulu. Kemungkinan ada (korban jiwa) tapi kita belum bisa pastikan,” tuturnya. Yoga dan Erik yang sudah lama menjadi incaran Polda Kaltara ini tergolong licin. Beberapa kali pihak kepolisian yang diterjunkan untuk melakukan penangkapan, sering kali kehilangan Yoga dan Erik. Sebab, keduanya selalu berpindahpindah lokasi pertambakan dan jarang pulang ke rumah keluarganya di Tarakan. Aksi Yoga dan Erik akhirnya terhenti pada, Minggu (6/1)
malam. Setelah mendapatkan laporan dari beberapa warga dan pihak kepolisan soal keberadaan Yoga dan Erik, tim dari Polda Kaltara bergerak ke Pulau Tias. Yoga dan Erik yang mengetahui kedatangan tim Jatanras, langsung memberikan perlawanan. Baku tembak pun tak terhindarkan saat itu, Yoga dan Erik yang menggunakan senjata rakitan melakukan penembakan. Beruntung, peluru yang dikeluarkan dari senjata rakitan Yoga dan Erik tak melukai tim pengejaran. Tak tinggal diam, tim Jatanras juga melakukan perlawanan terhadap Yoga dan Erik. Tembakmenembak tak terhindarkan. Lantaran kalah canggih, senjata Yoga dan Erik tak tak membuat ciut polisi yang melakukan pengejaran. Yoga dan Erik pun ditumbangkan dengan senjata canggih tim Jatanras. “Yoga merupakan otak dari semua kasus perompakkan yang terjadi. Karena Yoga ini ditakuti di kelompoknya, karena dia punya senjata,” terangnya. Yoga tak sebarang memberikan kepercayaan memegang senjata kepada kelompoknya. Erik sebagai orang kepercayaan Yoga, dipercaya memegang senjata setiap melakukan aksi perompakkan. “Erik ini orang kepercayaannya Yoga, jadi dia yang membawa dan menyimpan senjatanya Yoga,” singkatnya.(kik)
POLRES BULUNGAN
Senin 14 Januari 2019
AKSI YOGA SELAMA 2018 :
-Juni 2018 : Melakukan pencurian dengan kekerasan di sungai daerah tambak Pulau Tias. Pelaku melakukan aksinya bersama Kemang (sudah ditahan) dan Agus Syamsuddin (sudah ditahan), merampok kepiting dan merampas speedboat korban. -Juni 2018 : Pelaku bersama Erik (sudah ditangkap) dan Mail (DPO) melakukan pencurian di Muara sajau Pualau Tias, Kabupaten Bulungan merampok kepiting sebanyak 6 basket sekitar 100 kg terhadap pembeli kepiting dengan harga Rp 11 juta. -Desember 2018 : Pelaku bersama Erik (sudah ditangkap) dan Samsir (DPO), merampok tambak di perairan Belabo Pulau Tias, Kabupaten Bulungan terhadap speedboat tanpa nama berbendera Amerika yang dikendarai korban. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. -Desember 2018 : Pelaku melakukan aksi perampokan bersama Hendra (DPO), Samsir (DPO), dan Erik (sudah ditahan) merampok di perairan Tugu Panjang dan Tugu Mapat, Kabupaten Bulungan terhadap speedboat warna hijau yang membawa kepiting sebanyak 6 basket dan BBM jenis bensin sebanyak dua jerigen sekitar 50 liter. Serta mengambil kepiting dan pelaku jual seharga Rp 9 juta.
TERSANGKA SUDAH DITANGKAP Nama : Yoga Tempat Tanggal Lahir : Enrekang, 20 Juni 1988 Agama : Islam Pekerjaan : Petani Tambak Alamat : Belakang BRI Selumit Pantai RT 27, Kecamatan Tarakan Tengah Nama : Erik Tempat Tanggal Lahir : Palopo. 1 Juli 1986 Agama : Islam Pekerjaan : Petani Tambak Alamat : Jalan Rukun RT 29, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat
TARAKAN – Asosiasi Petani Tambak Tarakan mengapresiasi kinerja Polda Kaltara yang berhasil membekuk Yoga dan Erik. Sebab keduanya merupakan perompak yang ditakuti petani tambak selama ini. Dengan tertangkapnya kedua perompak tersebut, Polda Kaltara diharapkan dapat menangkap kelompok perompak lainnya yang masih berkeliaran. Ketua Asosiasi Petani Tambak Tarakan, Nur Hasan mengatakan, sangat mendukung kinerja Polda Kaltara yang berencana memberantas perompak di perairan Kaltara. Selain meresahkan, perompak juga kerap kali mengancam keselamatan petani tambak. “Kami sangat-sangat berterimakasih kepada Kapolda beserta jajarannya telah berhasil membekuk tersangka perompak tambak. Mudah-mudahan ke depannya Polda Kaltara dapat meningkatkan keamanan di wilayah Kaltara lebih baik lagi,” ujarnya. Tak hanya petani tambak, para
perompak yang ditangkap pihak Polda Kaltara tersebut juga sedikit membuat lega para nelayan yang mencari kepiting. Sebab, selama ini nelayan pencari kepiting sering menjadi sasaran keganasan perompak di laut. Bahkan bukan hanya kepiting yang dirampas perompak, speedboat untuk mengantar kepiting juga turut dirampas kelompok Yoga. “Dengan penangkapan ini petani tambak, pengusaha kepiting, dan udang tentu bisa lebih aman lagi menjalankan pekerjaannya,” terangnya. Ia berharap kehadiran Polda Kaltara dapat memberantas seluruh kejahatan yang terjadi di wilayah perairan Kaltara. Kata dia, selama kehadiran Polda Kaltara banyak kejahatan di wilayah pertambakan yang berhasil diungkap. Begitu juga dengan para pelaku perompak kelas kakap sudah berhasil dibekuk pihak kepolisian. “Semoga Polda Kaltara bisa lebih intens lagi dalam melakukan patroli serta memberikan rasa aman kepada petani tambak dan
MENGUCAPKAN
MENGUCAPKAN
9 januari 2019
Kapolres Bulungan
Istri Kapolres Bulungan
Ny. Maria Andrias
TERSANGKA DPO -Aco alias Pak Mail -Samsir -Hendra BARANG BUKTI -1 unit speedboat warna biru dengan 2 unit mesin merk Yamaha 40 pk -3 pucuk senjata api laras panjang dengan lima butir peluru -1 pucuk senjata api rakitan laras pendek -1 unit mesin 40 pk -9 basket kepiting -3 unit handphone merk Samsung -1 handphone merk Nokia
Sebelum Panen, Harus Koordinasi dengan Polisi lainnya di Kaltara,” ucapnya. Mengenai koordinasi yang ditawarkan Kapolda Kaltara terhadap petani tambak, ia juga menyambut baik kabar tersebut. Menurutnya, pengawalan terhadap petani tambak yang melakukan panen oleh pihak kepolisian memang sangat membantu, serta mencegah aksi perompakan terjadi di wilayah pertambakan. “Setidaknya sebelum melakukan panen, petani tambak harus melakukan koordinasi dengan kepolisian. Bagi warga Tarakan bisa melakukan koordinasi dengan Polres maupun Polair Tarakan,” terangnya. Lanjut dia, dengan adanya koordinasi, para perompak berpikir ulang untuk melakukan aksinya terhadap petani tambak. Ia menilai, jika kepolisian dan warga rutin melakukan koordinasi, maka aksi kejahatan bisa dengan cepat ditekan. Sehingga, warga yang melakukan aktivitas di laut bisa lebih aman. “Kejadian itu paling banyak pada 2017. Namun pada 2018 kejadian menurun sejak kehadiran Polda di Kaltara,” ucapnya.(kik)
PT. MAYON SAMUDRA PASIFIK
AKBP Andrias SN, S.I.K, M.Si
9
PIMPINAN
JUFRI BUDIMAN
10
Kabar Bisnis
Senin 14 Januari 2019
Pasar Modal RI Dibanjiri Dana Asing JAKARTA – Indonesia mendapatkan banyak limpahan modal asing sebagai dampak penutupan sebagian layanan pemerintahan federal (government shutdown) di Amerika Serikat. Tercatat dalam sepekan terakhir dana asing yang masuk ke Indonesia melalui pasar modal tercatat Rp2 triliun. “Dalam sepekan terakhir Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja positif 1,56% dengan nett buy asing menembus Rp2 triliun,” ujar Ekonom Institute for Development of Economic
1.TARAKAN - NUNUKAN 2.TARAKAN - NUNUKAN 3.TARAKAN - NUNUKAN 4.TARAKAN - SEBATIK 5.TARAKAN - SEBATIK 6.TARAKAN - SEBATIK 7.TARAKAN - BUNYU 8.TARAKAN - DERAWAN 9.TARAKAN - SEBAUNG
Jam 07.15 Pagi Jam 12.00 Siang Jam 15.00 Siang Jam 09.30 Pagi Jam 11.30 Siang Jam 13.30 Siang Jam 10.00 Pagi Jam 13.00 Jumat Jam 13.30 (Carter)
ILUSTRASI/INT
and Finance (Indef) Bhima Yudhistira di Jakarta, kemarin. Menurut Bhima, government shutdown ini ibarat blessing in disguise bagi Indonesia karena semakin buruk konflik politik di AS, semakin banyak aliran modal pindah ke Indonesia. “Akibatnya, rupiah menguat signifikan ke level Rp14.075 per USD atau 2% dalam sepekan terakhir,” katanya. Bhima memprediksi ekonomi AS tahun ini akan melambat di 2,5%. Hal ini ditunjukkan oleh Fed Rate yang hanya naik dua kali
1. NUNUKAN - TARAKAN 2. NUNUKAN - TARAKAN 3. NUNUKAN - TARAKAN 4. SEBATIK - TARAKAN 5. SEBATIK - TARAKAN 6. SEBATIK - TARAKAN 7. BUNYU - TARAKAN 8. DERAWAN - TARAKAN
Jam 08.00 Pagi Jam 09.00 Pagi Jam 11.30 Siang Jam 07.30 Pagi Jam 09.30 Pagi Jam 13.30 Siang Jam 16.00 Siang Jam 14.00 Minggu
9. SEBAUNG - TARAKAN
Jam 06.00 (Carter)
dibanding empat kali tahun 2018. Selain government shutdown , efek perang dagang AS-China yang berlanjut dan efek reformasi perpajakan Trump yang habis menjadi pemicu lambatnya ekonomi AS. “Ini bisa berlanjut hingga 2020 di mana AS menghadapi pemilu,” ujarnya. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan ada beberapa dampak yang akan terjadi atas kejadian government shutdown. Pertama, tidak adanya stimulus fiskal sehingga akan menyebabkan geliat ekonomi AS tidak
0811 544 5030
FASILITAS SPEED
-SPEEDBOAT BARU (LEBIH CEPAT) -KAPASITAS 60 PENUMPANG -MESIN OUTBOAT BARU -FULL AC & FULL MUSIC -KURSI LUAS DAN NYAMAN -CREWBOAT BERPENGALAMAN -SNACK -ASURANSI
setinggi sebelumnya. “Diperkirakan tahun 2019 ekonomi AS akan turun dari 2,5% menjadi 2%,” ujar Perry di Jakarta, kemarin. Kedua, hal tersebut akan menurunkan confidence pasar terhadap kinerja ekonomi AS ke depannya. Karena itu, terjadi koreksi di harga saham yang kemudian memberikan dampak kurang bagus terhadap keuangan AS. Akan tetapi, perlu dicermati sekarang adalah bagaimana kelanjutan positif dari perundingan perdagangan antara AS-China. “Kan semakin
hari semakin ada tanda titik temu untuk mencari kesepakatan- kesepakatan. Kan ketegangan AS-China akan memberikan dampak negatif terhadap ekonomi kedua negara itu,” ujarnya. Menurut Perry, ekonomi AS dan China akan lebih rendah kalau ketegangan terus terjadi dan hal itu tidak baik bagi pertumbuhan ekonomi global. “Namun, berita positif ada tanda-tanda perundingan perdagangan. Semoga itu tidak memperburuk situasi dan keuangan global,” ungkap dia.(dni/int)
Life Style
Senin 14 Januari 2019
5 Gaya Berbusana Angela Gilsha, Artis Cantik Kekasih Stuart Colin
Nama aktris dan model Angela Gilsha sedang ramai dibicarakan oleh netizen. Pasalnya, wanita cantik berumur 24 tahun ini dikabarkan dekat dengan mantan suami Risty Tagor, yaitu Stuart Colin. Dalam akun Instagram pribadinya, @angelagilsha, Angela sering mengunggah foto kegiatan sehari-harinya. Ia tampak sering melakukan travelling, hangout bersama teman-temannya, dan lain-lain. Dari unggahannya pun kita bisa melihat bahwa selain punya paras yang cantik, Angela juga punya selera berpakaian yang bagus. Oleh karena itu, telah merangkum 5 outfit Angela yang mungkin bisa kamu jadikan sebagai inspirasi dalam berbusana. Simak ya!
1. Hangout Ketika hangout bareng teman atau sekedar ngopi-ngopi cantik, kamu bisa meniru outfit sederhana yang dipakai oleh Angela. Pemain sinetron ‘Anugerah Cinta’ ini tampak memakai kemeja polos dengan celana jins pendek, jangan lupa ditambah dengan ikat pinggang juga. Biar makin kece, buka dua kancing bagian atas, lipat kedua lengan, dan masukkan kemeja ke celana jins. Biar makin Instagramable, jangan lupa cari spot-spot estetik yang mendukung sama seperti Angela.
1
2. Garden party Kamu bisa meniru outfit
Angela yang satu ini jika ingin menghadiri sebuah garden party atau pesta bertema summer. Dengan atasan crop sabrina bermotif, padukan juga dengan rok pendek warna hitam. Agar bagian leher tidak terlihat polos, pakai kalung atau choker. Apalagi kalau rambutmu digerai ditambah make up nude sama seperti Angela, dijamin kamu jadi yang paling cantik deh!
4
3.Kesan tomboy Apa kamu pernah merasa ingin tampil tomboy? Kalau iya, kamu bisa tiru gaya wanita kelahiran Bali yang satu ini. Dengan memakai atasan tanpa lengan warna hitam, celana jins robek, dan sneakers merah, dijamin tampilan boyish-mu nggak akan ada duanya!
4. Dinner romantis Bingung mau pakai apa saat dinner bersama pacar? Coba deh tiru gaya Angela yang memakai gaun polos tanpa lengan ini! Gaun yang bagian atasnya memiliki warna dusty grey dan bawahan warna putih ini dijamin akan membuat tampilanmu sempurna dan menawan.
5
5. Jalan-jalan ke pantai Angela tampak berfoto bersama sahabatnya, Putri Marino. Ia tampak mengenakan bralette warna hitam dan hot pants jins. Tampilan Angela ini bisa banget kamu tiru untuk jalan-jalan santai ke pantai.(hel/okz)
3 2
11
12
Olahraga
Senin 14 Januari 2019
297 Atlet di ATC 2019 Berebut Poin Menuju Olimpiade dan Paralimpiade INDONESIA bakal menjadi tuan rumah ajang bergengsi balap sepeda Asian Track Championship (ATC) 2019. Sebanyak 297 atlet dari 16 negara dipastikan akan turut serta dalam kompetisi yang mulai berlangsung dari 8-13 Januari 2019 Ajang ini merupakan kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan balap sepeda track tingkat Asia. Sebelumnya, pada tahun 2008, ATC juga pernah digelar di Velodrome Tarakan, Kalimantan Timur. Pada tahun ini, ATC bakal terselenggara di salah satu venue balap sepeda terbaik se-Asia, yakni Jakarta Internasional Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur. Ketua Panitia Pelaksana ATC 2019, Parama Nugroho, menjelaskan ajang ini akan mempertandingkan 70 nomor pertandingan, dengan pembagian tiga kategori yakni elite, junior, dan paracycling. “Total ada 27 nomor, yang mengikuti event ini ada 297 pebalap (sepeda) dari 16 negara,” ujar Parama, dalam jumpa pers di Jakarta Internasional Velodrome, Jakarta Timur. Parama menambahkan, bahwa jumlah peserta yang mengikuti ATC 2019 melebihi ekspektasi dari PB ISSI. Lantaran, di akhir pendaftaran banyak negara yang menambah jumlah atletnya.(vva)
INT
Ini Masalah Ducati Jelang Bergulirnya MotoGP 2019 BOLOGNA – Bos Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, menyatakan bahwa motor timnya, Desmosedici, masih memiliki masalah yang perlu diperbaiki sebelum MotoGP 2019 bergulir. Menurut Dall’Igna, masalah utama Desmosedici ialah lambat saat berada di tengah tikungan. Hal itu membuat Desmosedici sedikit kalah cepat dibandingkan motor tim-tim lain saat berada di tengah tikungan. Dall’Igna
menegaskan akan berusaha semaksimal mungkin agar masalah itu bisa diselesaikan tanpa mengurangi kekuatan utama dari Desmosedici yakni akselerasi dan pengereman. Tanpa solusi yang tepat untuk masalah itu maka Ducati diprediksi akan kesulitan pada MotoGP 2019, terutama untuk bersaing dengan Repsol Honda yang sudah dua musim terakhir mengalahkan tim pabrikan asal Italia itu
dalam perebutan gelar juara dunia. Oleh sebab itu, masalah di tengah tikungan harus bisa diselesaikan oleh Ducati secepatnya. “Sekali lagi kami ingin mengurangi kesenjangan dengan motor lainnya saat ada di tengah tikungan. Kesenjangannya tidak besar, tetapi mereka memiliki keuntungan dalam fase itu. Kami punya beberapa ide perihal kekakuan sasis, pusat massa dan sebagainya,” ujar Dall’Igna,
P E M E R I N T A H
KABUPATEN NUNUKAN MENGUCAPKAN
Hj. Asmin Laura Hafid SE, MM
Ir. H. Paridil Murad SE, MT
Bupati Nunukan
Wakil Bupati Nunukan
EVALUASI: Memasuki musim MotoGP 2019, tim Ducati terus memperbaiki performa.
seperti yang dilansir Motorsportmagazine, Selasa (8/1/2019). “Masalah utama adalah untuk mengatasi masalah di tengah tikungan tanpa mengurangi kekuatan utama kami. Ketika Anda berada pada level yang baik, Anda harus yakin bahwa berada di arah yang benar ketika mengubah sesuatu, karena jika tidak, akan sangat mudah kehilangan arah,” tutup bos Ducati itu.(ADP/okz)
14
Iptek
Senin 14 Januari 2019
BAWA MISI : Robot penjelajah Jade Rabbit 2 atau Yutu-2 ini dikirim ke sisi bulan yang selama ini tak tersentuh.
Demi Lindungi Bumi, Pesawat NASA Akan Tabrak Asteroid BADAN Antariksa Amerika Serikat, NASA dikabarkan berencana menabrakkan pesawat ruang angkasa ke asteroid demi mencegah hantaman dahsyat dengan Bumi. Selama ini sering dikabarkan sejumlah asteroid diprediksi menjadi ancaman bagi Bumi. Jika sampai terjadi tumbukan, ilmuwan berteori itu bisa menyebabkan peristiwa kepunahan massal, seperti memusnahkan dinosaurus di zaman dahulu kala. Dilaporkan Mirror, 8 Januari 2019, asteroid yang hendak ditabrak oleh NASA sebenarnya
bukan ancaman bagi Bumi, tetapi dengan menabraknya, kru dari badan antariksa itu akan dapat melihat apakah defleksi serupa akan bekerja pada asteroid masa depan. Dalam tes tersebut, sebuah pesawat NASA akan menghantam sasarannya, yaitu asteroid Didymos. Tujuannya untuk melihat apakah misi itu dapat berhasil mengubah arah batu. Didymos memiliki panjang sekitar 800 m dan mempunyai badan pengorbit sekunder - yang dikenal sebagai “moonlet”, berukuran 150 m. Menggunakan teknologi canggih,
Begini Misi Robot China di Sisi Tak Tersentuh Bulan
pesawat ruang angkasa akan menabrak Didymos pada jarak 11 juta km dari Bumi. Nancy Chabot, ilmuwan planet di Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins dan ilmuwan proyek ini, mengatakan kepada Space, pertahanan planet benar-benar tentang tata surya saat ini dan apa yang akan kita lakukan di masa sekarang. “Ini adalah sesuatu yang akan Anda lakukan dalam 5, 10, 15, 20 tahun mendatang dengan baik, untuk mendorong asteroid sehingga tidak berdampak pada Bumi,” terangnya.(vva)
INT
PEKAN lalu, wahana antariksa China, Chang’e-4 berhasil mendarat di sisi jauh atau sisi Bulan yang selama ini tak tersentuh misi eksplorasi. Wahana tersebut, kemudian mengerahkan robot penjelajah Jade Rabbit 2 atau Yutu-2, untuk membangun transmisi digital dan data relay satelit. Langkah ini dilakukan, untuk memuluskan pengiriman data kembali ke pusat kendali di Beijing. Dari foto pertama yang diambil Chang’e-4 menunjukkan, lingkungan di sisi jauh Bulan itu terdapat kawah kecil yang tandus. Menurut situs web Badan Antariksa Nasional China, yang dikutip dari IB Times, Senin 7 Januari 2019, radar dan kamera pada Yutu-2 telah diaktifkan, dan saat ini sedang mengumpulkan data di sisi jauh Bulan. Setelah robot tersebut diaktifkan, wahana tersebut memasang tiga antena radio frekuensi rendah berukuran lima meter. Berikutnya, wahana ini juga mengirimkan gambar yang diambil menggunakan kamera topografi. Para ilmuwan berharap, dengan mempelajari sisi jauh Bulan, mereka dapat mengetahui apa yang terjadi pada masa awal dari Tata Surya, serta kelahiran bintang pertama di alam semesta.(asp/vva)
DPRD PROVINSI KALIMANTAN UTARA mengucapkan
9 januari 2019
KAPOLDA KALIMANTAN UTARA
WAKAPOLDA kALIMANTAN UTARA
Brigjen Pol. Drs Indrajit, S.H
Kombes Pol. Drs. Zainal A Paliwang SH, MHum
PIMPINAN
Marten Sablon, SH
H. Abd. Djalil Fatah, SH., MM H M
Marwansyah, S.Sos s
ketua dprd provinsi kaltara
WAKIL KETUA 1 dprd provinsi kaltara
WAKIL KETUA 2 dprd provinsi kaltara ra
Drs. Purnomo, MM sekretaris dprd provinsi kaltara
Mancanegara
Senin 14 Januari 2019
Penembakan Brutal di Bar Meksiko, 7 Orang Tewas
Kim Jong-un Temui Xi Jinping di Tengah Rencana KTT Kedua Kim-Trump BEIJING - Pemimpin Korea UtaraKim Jong-un mengunjungi Cina atas undangan Presiden Cina XiJinping, seperti dikonfirmasi oleh media resmi pemerintah Korea Utara. Pemberitaan ini muncul setelah sebelumnya beredar spekulasi bahwa Kim Jong-un pada hari Senin berada dalam perjalanan ke Cina dengan kereta api. Kim berada di negara itu pada 7-10 Januari bersama istrinya, Ri Sol-ju, demikian dilaporkan Kantor berita Korea Utara, KCNA. Kunjungan Kim di Cina terjadi di tengah laporan adanya negosiasi membahas rencana pertemuan
puncak lanjutan antara Kim dan Presiden AS Donald Trump. Dalam perjalanan ke Cina pada minggu ini, Kim yang menumpang kereta api yang dilapisi baja serta didampingi disertai oleh beberapa pejabat Korea Utara lainnya, akan menjadi kunjungan keempatnya ke negara itu dalam waktu kurang dari setahun. Cina merupakan sekutu utama Korea Utara dan salah satu sumber utama perdagangan dan bantuan negara itu. Tahun lalu, Kim mengunjungi negara itu sebanyak tiga kali setelah tidak bertemu Xi Jinping lebih dari enam tahun
setelah dia naik ke tampuk kekuasaan. Wartawan BBC Laura Bicker di Seoul mengatakan dua dari kunjungannya ke Cina, yang terjadi menjelang pertemuan puncak bersejarah dengan pemimpin Korea Selatan Moon Jae-in dan Trump, dianggap sebagian
kalangan sebagai upaya koordinasi menyangkut strategi. Dalam kunjungan tiga hari ini, menurut wartawan BBC, kemungkinan akan memicu spekulasi bahwa pertemuan puncak tingkat tinggi AS-Korea Utara yang kedua akan segera digelar.(ita/dtk)
Raja Baru Malaysia Akan Dipilih 24 Januari KUALA LUMPUR – Para penguasa negara bagian Malaysia telah sepakat akan menggelar pertemuan khusus untuk memilih Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong yang baru pada 24 Januari 2019. Pertemuan itu akan dilanjutkan dengan pertemuan pada 31 Januari untuk menentukan tanggal digelarnya upacara pelantikan dan pengambilan sumpah Raja baru. Kedua tanggal tersebut disepakati enam
15
Penguasa Malaysia pada pertemuan khusus yang diadakan kemarin untuk menerima pengunduran diri Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V. Penjaga Segel Penguasa, Tan Sri Syed Danial Syed Ahmad mengatakan, Rapat Khusus Para Penguasa dihadiri oleh enam Penguasa Malaysia. “Pertemuan itu diadakan di Istana Negara dan dihadiri oleh Penguasa dari Terengganu, Perlis, Negri Sem-
bilan, Johor, Perak dan Kedah,” kata Syed Danial dalam keterangan pers yang dilansir The Star. “Sultan Pahang tidak hadir karena dia tidak sehat dan Sultan Selangor saat ini di luar negeri.” Dalam pertemuan itu juga disepakati bahwa Wakil Yang di-Pertuan Agong, Sultan Perak Nazrin Muizuddin Shah akan melanjutkan perannya sampai Raja baru dan wakilnya dipilih dalam Konferensi Penguasa.(erh/okz)
MEXICO CITY - Mengerikan! Para pria bersenjata melepaskan tembakan membabi-buta di sebuah bar yang ramai di sebuah kota wisata di Meksiko. Tujuh orang tewas dalam penembakan brutal di kota Playa del Carmen tersebut. “Enam orang kehilangan nyawa mereka di lokasi, dan orang ketujuh kemudian meninggal saat dibawa ke rumah sakit,” ujar menteri keamanan publik negara bagian Quintana Roo, Alberto Capella kepada jaringan TV Televisa seperti dilansir kantor berita AFP. Media-media lokal melaporkan bahwa bar tersebut jaraknya hanya 10 menit berkendara dari pusat zona wisata utama. Saat kejadian pada Minggu (6/1) waktu setempat, bar tersebut tengah ramai pengunjung. Playa del Carmen dan Cancun di dekatnya merupakan destinasi wisata utama di Meksiko, yang terkenal akan perairan membirunya dan pantai-pantai Karibia berpasir putih. Namun kekerasan makin meningkat di kota-kota tersebut seiring kartel-kartel narkoba besar Meksiko berebut kendali atas wilayah tersebut. Capella mengatakan, insiden penembakan tersebut memiliki ciri-ciri sebagai aksi kartel narkoba, namun otoritas belum menangkap satu pun tersangka. Meksiko telah dilanda gelombang kejahatan keji sejak pemerintah mengerahkan militer untuk menumpas kartel-kartel narkoba pada tahun 2006. Sejak itu, lebih dari 200 ribu orang telah dibunuh, termasuk 28.711 orang pada tahun 2017 saja.(ita/dtk)
Sultan Muhammad V ILUSTRASI/INT
16
Kuliner
Senin 14 Januari 2019
KEPITING ASAP SPESIAL JIBE Menu hari ini & best seller
BANDAR Seafood Jibe menghadirkan menu baru untuk para pencinta kuliner di Tarakan, Provinsi Kaltara. Rasakan kenikmatan Kepiting Asap Special Jibe, dengan pengolahan yang spesial dan racikan bumbu dari Chef Eko yang akan membuat anda menjadi penasaran. Kunjungi rumah makan Bandar Seafood Jibe, dijamin anda puas dengan menu-menu masakan yang kami tawarkan. Bagi anda yang ingin memanjakan lidah, segera kunjungi Bandar Seafood Jibe yang beralamat di Jalan Mulawarman, Nomor 7, RT 42, (depan Trakindo), Kelurahan Karang Anyar. Rumah makan ini mulai buka pukul 10.00 sampai 01.00 Wita. Yuk..bawa kerabat dan keluarga anda untuk merasakan kuliner lezat di Bandar Seafood Jibe.(kal)
Dirgahayu Ke - 1
POLDA KALIMANTAN UTARA
Indoor & VIP Room
9 JANUARI 2019
Outdoor
datang & habiskan waktu berharga bersama keluarga & teman...
MANAJEMEN BANDAR SEAFOOD JIBE
Menu Baru Spot Baru Atmosfer Baru Ruang Indoor VIP yang Nyaman (Cocok untuk Acara ulang tahun, Acara keluarga, Acara Formal dll. Ruangan juga dapat di atur sesuai kebutuhan)
di bandar seafood jibe cafe & resto... JL. Mulawarman NO. 7 RT. 42 (Depan Trakindo) Karang Anyar, Tarakan Barat, Kota Tarakan
Free Fotografi Dokumentasi