Skip to main content

SWARA EDISI APRIL 2019

Page 1

S WA R A

Edisi : April 2019

Suara Mahasiswa dan Rakyat

Hari Kartini Tugas UNJ Sebagai Korwil BSJB Rilis Wisuda UNJ

Rilis Agenda Rabu-an

Agenda UNJ Bulan Mei

Nyoblos

di Kampus Sendiri


] Kartini

R

Kini ]

aden Adjeng Kartini, nama lengkapnya. Sosok perem puan

yang

berintegritas,

kritis, dan berintelektual. Hal tersebut dibuktikan lewat sebuah surat yang

Oleh: Nur Eka Tresnawati

beliau tulis untuk sahabat pena nya. Surat itu ditujukan kepada Stella

(Koor. Forum Perempuan UNJ 2019)

Zihandelaar bertanggal 6 November 1899 dan 15 Agustus 1902 yang dikirim ke Ny Abendanon. Pada usia 12 tahun, kartini memperoleh kesempatan

untuk

mengenyam

bangku pendidikan di ELS (Europese Lagere School). Sosok kartini yang menginspirasi

sungguh

memotivasi

para perempuan dalam melampaui semua asa yang di impikan. Makna emansipasi

wanita

menjadi

diksi

kekaguman dari sosok Kartini atas kepedulian yang tinggi terhadap hak-hak dalam

dan

peran

kehidupan

perempuan

bermasyarakat.

Maka dari itu, upaya Kartini dalam memperjuangkan hak wanita untuk mendapatkan

pendidikan

seting-

gi-tingginya dan memperoleh kesempatan yang sama untuk menerapkan ilmu

yang

dimiliki

agar

tidak

direndahkan derajatnya menjadikan

Kisah perjuangan Kartini untuk kaum perempuan tak hanya sekedar menjadi seremonial tahunan namun telah mengakar dalam sanubari tiap perempuan, bahwa

sejatinya

perempuan

bergerak, mampu menjadi pelaku aktif dalam perbaikan kehidupan bermasyarakat,

berani

mengekspresikan

pikiran untuk mengaktualisasikan diri. Di sisi lain, Indonesia memiliki tokoh-tokoh perempuan sebagaimana sejarah mencatat bahwa tidak hanya Kartini tokoh yg berperan dalam memperjuangkan hak dan martabat perempuan, bahkan turut andil dalam Kemerdekaan Republik Indonesia. Cut Nyak Dhien, bersama sang suami Teuku Umar membangun kekuatan

dan

meningkatkan

moral

semangat perjuangan rakyat Aceh melawan penjajahan Belanda.

Kartini dikenal sebagai tokoh penggerak emansipasi wanita.

harus

Swara Edisi April

1


Selain itu, ada Dewi Sartika yg berhasil mendirikan Sekolah Istri pada tahun 1904. Tekad semangat juang yang tinggi dan keuletan untuk mendidik generasi masa depan bangsa, Dewi Sartika menjadi sosok yang disegani oleh kaum perempuan. Secara fitrah, perempuan merupakan rahim peradaban dan agen pendidik generasi masa depan. Namun, apakah hanya sebatas itu peran seorang perempuan? Dewasa ini, potensi perempuan dalam berperan patut diberikan apresiasi. Pasalnya, tidak hanya sebagai Ibu Rumah Tangga-tetapi perempuan saat ini guna sebagai pelaku aktif dalam perbaikan masyarakat. Inilah yang diyakini, bahwa hingga kini peran perempuan bukan hanya sebagai rahim peradaban namun juga sebagai pembangun peradaban. Pada Era sekarang ini, peran, fungsi dan kedudukan perempuan, mendapatkan peluang yang besar untuk dapat berkarya di dalam segala aspek kehidupan. Walaupun hambatan-hambatan struktural maupun non struktural, masih sering kita jumpai – tetapi pada hakekatnya kesempatan untuk dapat mengaktualisasikan diri secara maksimal semakin terbuka lebar. Oleh sebab itu kaum perempuan di Indonesia harus pandai-pandai melihat peluang dan memanfatkannya secara maksimal untuk meningkatkan harkat dan martabat kaum perempuan. Perempuan seyogyanya harus terdidik sehingga perempuan memiliki kapabilitas dalam menjalankan suatu bidang pekerjaan dan juga sebagai pendidik bagi generasi masa depan dengan berdasarkan moralitas, norma, dan Ketuhanan.

“Banyak hal yang dapat menjatuhkanmu, Tapi satu-satunya hal yang dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri�

R.A. Kartini (1879-1904) Sumber : - https://kimtugupahlawan.blogspot.com/2016/04/makna-filosofi-habis-gelap-terbitlah.html?m=1 - Toer, P. A. (2010). Panggil Aku Kartini Saja. Jakarta: Lentera Dipantara - Artikel Pemahaman Emansipasi Wanita (Studi Hermeneutika Makna Emansipasi Wanita Dalam Pemikiran R. A. Kartini Pada Buku Habis Gelap Terbitlah Terang) oleh Citra Mustikawati

Swara Edisi April

2


BEM UNJ sebagai KOORDINATOR WILAYAH

BEM Se JABODETABEK BANTEN

P

ada tanggal 28 Februari yang lalu BEM UNJ diamanahkan menjadi Koordinator Wilayah BEM Se Jabodetabek dan Banten. Nah, kira-kira apa aja ya tugas BEM UNJ sebagai Koordinator Wilayah?

Koordinator Wilayah Koordinator

Wilayah

Tugas dan Wewenang Koordinator Wilayah antara lain:

adalah BEM Perguruan Tinggi

1. Berkoordinasi dengan Koordinator

yang

Pusat

berdasarkan

ketetapan

untuk

mengimplementasikan

Musyawarah Nasional BEM SI

pedoman

sebelumnya ditunjuk untuk men-

dipersiapkan Koordinator Pusat melalui

jalankan fungsi koordinasi BEM SI

Koordinator

di masing-masing wilayah.

tataran praktis dapat terlaksana di

Setiap

Koordinator

seluruh

eskalasi Isu

kampus

isu

yang

sehingga di

telah dalam

masing-masing

menunjuk

wilayah, termasuk di dalamnya adalah

dua orang penanggung jawab

akumulasi sumber daya seperti dana

Koordinator Wilayah yang terdiri

dan sukarelawan.

Wilayah

diwajibkan

dari satu orang penanggungjawab utama dan satu orang penanggung jawab pembantu.

Swara Edisi April

3


2. Mengkoordinasikan anggota BEM SI di wilayah

masing-masing

merencanakan

dan

untuk

mengeksekusi

respon atas isu yang bersifat spesifik di masing-

masing

wilayah

dengan

berkoordinasi dengan Koordinator Isu yang relevan dengan isu tersebut. 3. Memberikan informasi eskalasi Aliansi BEM SI kepada anggota aliansi dan calon anggota aliansi. 4. Korwil dan anggota nya mengajak BEM Perguruan Tinggi di wilayahnya untuk

bergabung

aliansi BEM SI.

menjadi

bagian

Hak Koordinator Wilayah antara lain: 1. Memimpin disepakati

eskalasi

isu

pada

yang

telah

MUNAS

dan

RAKERNAS BEM SI dalam ruang lingkup wilayah terutama dalam hal hubungan eksternal seperti menjadi representasi BEM SI pada setiap negosiasi dengan pemerintah

atau

lembaga

negara

yang relevan dengan isu tersebut dan menjadi

pihak

yang

berhak

mengeluarkan pernyataan pers pada media massa wilayah. 2. Merekomendasikan anggota baru BEM SI

yang

berasal

dari

wilayahnya

masing - masing kepada Koordinator Pusat ketika telah dipenuhi syarat keanggotaannya.

Swara Edisi April

4


Wisuda Universitas Negeri Jakarta Semester Gasal Tahun Akademik 2018/ 2019

Minggu (24/ 03/ 2019) telah berlangsung acara wisuda Universitas Negeri Jakarta semester gasal tahun akademik 2018/2019 yang berlokasi di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Acara dibuka dengan pidato oleh Prof. Intan Ahmad, Ph. D selaku P.Lt. Rektor UNJ,. Salah satu pesan yang disampaikan oleh Prof. Intan adalah agar wisudawan mampu menghadapi tantangan dan perubahan yang akan terus berlangsung, terlebih lagi mengenai tantangan dan peran Universitas serta lulusannya dalam menghadapi Revolusi 4.0.

RPL sebanyak 22 orang, program S1 sebanyak 1249 orang, program S2 sebanyak 269 orang, dan program S3 sebanyak 146 orang. Acara ini dihadiri oleh delapan fakultas dan satu program Pascasarjana

Universitas

Negeri

Jakarta,

di

antaranya Fakulltas Ilmu Pendidikan sebanyak 251 orang, Fakultas Ekonomi sebanyak 204 orang, Pada wisuda kali ini pun turut dihadiri oleh para pemimpin dari Philippine Normal

Fakultas Teknik sebanyak 296 orang, Fakultas Bahasa dan Seni sebanyak 231 orang, Fakultas

University (PNU), Central Luzon University (CLSU), dan University Santo Thomas (UST), Filipina. Wisuda semester ini berhasil meluluskan total sebanyak 1760 orang lulusan dengan program Diploma sebanyak 74 orang, program

Swara Edisi April

5


Ilmu

Sosial

sebanyak

213

orang, Fakultas

Kelulusan Pujian

Matematika dan IPA sebanyak 147 orang,

- Febriana Suryania Prodi Pend. Teknologi dan

Fakultas Ilmu Keolahragaan sebanyak 81 orang,

Kejuruan program Magister dengan IPK 3,93

dan program Pascasarjana sebanyak 321

mendapat predikat Kelulusan Sangat Memuas-

orang.

kan - Julian H. Prodi Ilmu Keolahragaan dengan IPK Terdapat beberapa wisudawan dari

3,73 mendapat predikat Kelulusan Pujian

total 1760 orang yang berhasil meraih IPK

- Badriyanti Prodi Sekretari program D3 dengan

terbaik dari mulai angka 3,4 hingga mencapai

IPK 3,59 mendapat predikat Kelulusan sangat

angka 3,9 mereka adalah:

Memuaskan

- Apriliani Ariyanto Prodi PGSD program S1

- Nurul Mawaddah Prodi Pend. Ekonomi dengan

dengan IPK 3,87 mendapat predikat Kelulusan

IPK 3,81 mendapat redikat Kelulusan Pujian

Pujian

- Deni Guatriawan Prodi Manajemen program

- Erna H. Ahmad Prodi BK program Magister

Magister dengan IPK 3,88 mendapat predikat

degan IPK 3,81 mendapat predikat Kelulusan

Kelulusan Pujian

Sangat Memuaskan

- Meta Aurum Prodi Psikologi dengan IPK 3,84

- Indri Susilowati Prodi Pendidikan Bahasa Arab

mendapat predikat Kelulusan Pujian

dengan IPK 3,89 mendapat predikat Kelulusan

-

Sangat Memuaskan

program Magister dengan IPK 3,78 mendapat

- Ade Prima R. Prodi B. Inggris program Magister

predikat Kelulusan Pujian

dengan IPK 3,91 mendapat predikat kelulusan

- Halimah T. Prodi Teknologi Pendidikan program

Sangat Memuaskan

Magister dengan IPK 3,96 mendapat predikat

- Desti Bulandari Prodi Pend. Biologi program S1

Kelulusan Pujian

dengan IPA 3,83 mendapatkan predikat Kelulu-

Dian

Kurniawan

Selanjutnya,

Prodi

Pend.

acara

Olahraga

ini

ditutup

san Pujian

dengan sesi foto bersama setiap fakultas.

- Desik Eka Nur F. Prodi Pend. Biologi dengan IPK

Penulis : Aisyah Amalia Putri (FIP 2015)

3.83 mendapat predikat Kelulusan Sangat Memuaskan - Fita Nurrani A. Prodi Usaha Jasa Pariwisata program

D3

dengan

IPK

3,48

mendapat

predikat Kelulusan Pujian - Satria Arumaji Prodi Pend. Sosiologi dengan IPK 3,88 mendapat predikat Kelulusan Pujian - Mafifah K. Amtiyas Prodi Pend. Tata Busana dengan IPK 3,78 mendapat predikat

Sumber : Sigma TV UNJ/ Resivanis

Swara Edisi April

6


unj jadi tps ?

Seperti yang telah diumumkan oleh Komisi

Maka dari itu, Departemen Sosial dan

Pemilihan Umum (KPU) layanan pindah memilih atau

Politik BEM UNJ berinisiatif membuka pelayanan yaitu

pindah Tempat Pemungutan Suara (TPS) kembali

berupa pendataan untuk pengajuan formulir A5

dibuka.

bagi

Konstitusi

Sesuai (MK)

dengan yang

putusan

mengabulkan

Mahkamah sebagian

permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 7

mahasiswa

yang

ingin

pindah

memilih.

Pelayanan ini dilaksanakan dari pekan kedua bulan Februari lalu.

Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum pasal 210

Pada awalnya pendataan untuk penga-

ayat 1 terkait aturan batas maksimal diperboleh-

juan formulir A5 dilakukan dengan cara menyerah-

kan pemilih pindah TPS.

kan langsung fotokopi KTP, KK dan bukti DPT kepada panitia yang bertempat di Sekretariat BEM UNJ. ini

Namun, karena ada beberapa pertimbangan salah

orang-orang yang sebelumnya tidak bisa datang

satunya liburan akhir semester maka diadakan

ke TPS sesuai KTP dengan alasan kuliah, bekerja

gelombang kedua pendataan dengan google form

atau sedang dalam perawatan rumah sakit, tetap

supaya memudahkan mahasiswa yang tidak dapat

dapat menyuarakan hak pilihnya dengan cara

datang ke Sekretariat BEM UNJ. Kurang lebih

mengurus dokumen pindah memilih (A5) ke KPU

terdapat 160 mahasiswa yang tercatat mengajukan

domisili terdekat.

formulir A5 ini.

Melalui

layanan

pindah

memilih

Mahasiswa yang mengikuti layanan pindah memilih ini dapat melaksanakan pencoblosan di beberapa

TPS

sekitar

wilayah

Rawamangun.

Adapun area Kampus UNJ yang terpakai untuk pelaksanaan pencoblosan pada 17 April lalu berlokasi di Terbuk (Teater Terbuka). Penulis : Fauziyah (FBS 2015)

Sumber : http://bit.ly/TPSdiKampusUNJ

Swara Edisi April

7


PARADE RABUAN #REKTOR ASLI BUAT UNJ

Rabu (27/3) menjadi hari rabu pertama pelaksanaan parade RABUan. Parade RABUan atau kepanjangan dari Parade #RektorAsliBuatUNJ adalah sebuah gerakan kreatif yang dicetuskan sebagai bentuk keresahan karena tak kunjung jadinya Rektor yang dinanti. Parade rabuan ini dimulai pukul 16.45 tepat didepan rektorat, dikarenakan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk melakukan parade di Plaza UNJ. Parade dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UNJ. Tak lama setelah itu, Wakil Rektor III UNJ yaitu Prof. Dr. Achmad So Parade RABUan ke-2 dilaksanakan pada tanggal (10/4) tetap fokus mengawal kondisi perkembangan PILREK, pada minggu ini dapat dipastikan bahwa Senat Fakultas telah terpilih pada minggu ini. Alur menuju PILREK sudah semakin dekat namun, bola panas masih kian berubah karena pengesahan Senat Fakultas membutuhkan SK dari Kemenristekdikti agar dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya. Konsistensi mahasiswa dalam pengawalan saat ini adalah menunggu informasi dari rektorat dengan audiensi di dan follow up informasi dari Kemenristekdikti agar tidak berlarut dan bisa secepatnya pada tahun ini UNJ memiliki rektor asli yang ideal. Bapak Sofyan Hanif keluar dari gedung rektorat dan menyampaikan beberapa pesan, yang diantaranya: 1. Memberikan apresiasi atas kreativitas mahasiswa dalam membuat Parade RABUan seperti ini. 2. Tahap pemilihan rektor saat ini, Permenristekdikti yang berkaitan dengan Peraturan Senat Fakultas sudah dapat diundangkan dan tahap selanjutnya adalah pemilihan senat fakultas yang dipilih berdasarkan perwakilan dari masing-masing prodi.

Kemudian ada pemberian orasi oleh saudara Roushan (Dagri BEMUNJ), Roushan memaparkan beberapa problematika akibat kekosongan rektor saat ini, diantaranya adalah: 1. Terjadinya kekosongan rektor saat PKKMB. Saat PKKMB tahun lalu, Plt. Rektor tidak menghadirinya karena ada tugas lain dan diwakilkan oleh Wakil Rektor. 2. Ketidakjelasan status gedung UTC yang sudah jadi namun belum bisa dirasakan manfaatnya untuk mahasiswa IKK karena belum bisa di resmikan. 3. Renovasi kantin blok M yang terhambat, dan yang terakhir ialah pembangunan GSG yang terhambat. “Kita menuntut adanya rektor segera demi terwujudnya ide yang terlaksana dengan baik. Maka dari itu mari kita kawal sampai nantinya kita akan membuat kontrak politik pada setiap calon rektor agar bersungguh-sungguh menjalankan amanahnya untuk memperbaiki UNJ” begitu kalimat terakhir yang dipaparkan oleh Roushan. Orasi lainnya diberikan oleh Remy (Ketua BEM FIS 2019). “Salah satu alasan kita berada disini yaitu dalam rangka melanjutkan perjuangan abang-abang kita terdahulu. Hingga saat ini kita belum mempunyai sosok rektor pengganti, maka sudah seharusnya kita memberikan pemahaman serta menyuarakan aspirasi mahasiswa akibat ketidakadaan rektor. Meskipun sekarang ini proses pemilihan senat sedang berjalan tugas kita sebagai mahasiswa adalah konsisten dalam mengawal pemilihan rektor.”

Swara Edisi April

8


Selain pemberian orasi, juga terdapat aksi-aksi kreatif seperti pembacaan puisi oleh Silviana dan Nissa (FIS) serta penampilan dari Zaki dan Rizki. Parade diakhiri dengan orasi dari M. Abdul Basit (Ketua BEM UNJ 2019) dan ditutup sebelum pukul 18.00 WIB. Parade RABUan ke-2 dilaksanakan pada tanggal (10/4) tetap fokus mengawal kondisi perkembangan PILREK, pada minggu ini dapat dipastikan bahwa Senat Fakultas telah terpilih pada minggu ini. Alur menuju PILREK sudah semakin dekat namun, bola panas masih kian berubah karena pengesahan Senat Fakultas membutuhkan SK dari Kemenristekdikti agar dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya. Konsistensi mahasiswa dalam pengawalan saat ini adalah menunggu informasi dari rektorat dengan audiensi di dan follow up informasi dari Kemenristekdikti agar tidak berlarut dan bisa secepatnya pada tahun ini UNJ memiliki rektor asli yang ideal.

Parade RABUan ke-2 dilaksanakan pada tanggal (10/4) tetap fokus mengawal kondisi perkembangan PILREK, pada minggu ini dapat dipastikan bahwa Senat Fakultas telah terpilih pada minggu ini. Alur menuju PILREK sudah semakin dekat namun, bola panas masih kian berubah karena pengesahan Senat Fakultas membutuhkan SK dari Kemenristekdikti agar dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Konsistensi mahasiswa dalam pengawalan saat ini adalah menunggu informasi dari rektorat dengan audiensi di dan follow up informasi dari Kemenristekdikti agar tidak berlarut dan bisa secepatnya pada tahun ini UNJ memiliki rektor asli yang ideal.

Pada tanggal (24/4), mahasiswa UNJ kembali melakukan Parade RABUan yang ke-3 sebagai wujud komitmen mahasiswa mengawal PILREK ini sampai tuntas tanpa adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Eksekusi Parade RABUan menggunakan Plaza UNJ sebagai panggung dalam menyampaikan aspirasi mahasiswa tetap menjadi langkah yang mewakili kondisi UNJ saat ini. Dimulai oleh Rengga Gerung Handaru sebagai MC dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UNJ. Penampilan Parade RABUan juga menuntut demokrasi yang ideal untuk PILREK agar civitas akademika UNJ dapat merasakan kehadiran rektor baru yang bisa membuat UNJ lebih baik. Banyak permasalahan-permasalahan yang terjadi lambat laun karena belum ada rektor definitif untuk UNJ sehingga permasalahan tersebut dibiarkan larut hingga banyak mahasiswa yang tidak nyaman akan hal itu. Awal tahun, KRS yang mengalami kerusakan hingga perlu 3 bulan untuk mahasiswa bisa mengaksesnya kembali.

Swara Edisi April

9


Disamping itu, belum kelarnya perihal KRS yang sedang menjadi permasalahan utama, mahasiswa kembali dibuat ribut akibat SK dengan mengubah jumlah pengambilan SKS yang ditentukan dari Indeks Prestasi. Banyak lagi permasalahan kehilangan yang terjadi di UNJ dan akhirnya dibiarkan begitu saja karena kurangnya fasilitas CCTV yang dapat memberikan informasi kepada mahasiswa untuk menginvestigasi pelaku. Beberapa permasalahan yang disebutkan barulah sebagian dari banyaknya masalah karena pemimpin kampus saat ini (Plt.Rektor) belum optimal dalam membuat kebijakan untuk memperbaiki UNJ yang lebih baik. Informasi terbaru dari Bapak Dr. Komarudin, M.Si pada hari ini, Senat Fakultas telah semuanya terpilih dan SK sedang menunggu Kemerinstekdikti untuk disahkan. Draft nama-nama Senat Fakultas sudah sampai di pihak Kemenristekdikti pada tanggal (18/4) lalu. Bola panas masih selalu berpindah dan arus masih belum tenang sampai dimana Tim Pemilihan Rektor telah terbentuk barulah sepenuhnya bola panas ada di dalam kampus. Komitmen mahasiswa akan terus dilanjutkan dengan gerakan yang kreatif dan solutif hingga civitas akademika UNJ dapat terus menjadi lebih baik. Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat UNJ! (Naufal Zaki, FIP 2015)

Swara Edisi April

10


AGENDA BULAN MEI 3-5 Mei

Minggu Kedua

- PKMF Psikologi

The Sordan

- PAM UNJ

Minggu Kedua The Sordan (FIK)

23 Mei

(FIK)

Tengah Bulan Ramadhan Carity Fest (FPPsikologi)

24/25 Mei

17 Mei - Festival Film FBS - Dauroh Pengurusan Jenazah (FIK) - Bakti Sosial Fisika (FMIPA) - Charity of Chemistry (FMIPA)

25-28 Mei

(Pelatihan Informasi)

Pengabdian Masyarakat

(Chemistry Creation)

FBS

FMIPA

FMIPA

Platform

CATION

*Timeline sewaktu-waktu dapat berubah. So, ikuti terus linimasa kami

Swara Edisi April

11


TIM REDAKSI SWARA BEM UNJ 2019 PIMPINAN REDAKSI

Annisa Endah

EDITOR -

REPORTER

Aulia Masenza Nurjannah Yohanna Rizka Amalia Alif Aditya B.R Frinny F.

-

Aulia Widya P. Aisyah Amalia Khoiru Muthi’ah Diah K. Fauziyah Eddy Prasetyo M. Fikriandi

LAYOUT - M. Faris Muslim - Khoirul Umam - Faiz Azhar A.

- Merdeka Berpikir, Merdeka Berkarya -


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
SWARA EDISI APRIL 2019 by SWARA BEM UNJ - Issuu