SUSUNAN REDAKSI Editor
Alda Nandini Hadiyanti Hayu Marta Ambarawati
Reporter
Aisyah Zakiya Aptworora Ananta Rizki Widyadana M. Tariq Prayogi R. Raisa Zahra Fadila
Jurnalis
Ahmad Giffar Omari Enrico Yuda Dwinata Kamilatu Qurrotu'aini Hanifah Tristanto Rachmadi Wibowo
Tata Letak
Shafwan Agung Tio Arya Dewa Prakasa Wahib Muhibi Nur
Desain Kover Raisa Zahra Fadila
05
Sruput Literasi
Startup Heroes, Harapan Startup Baru di kala Pandemi -
terpilih dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang berlaku. Bootcamp ini akan berlangsung selama tiga bulan dengan beberapa rangkaian acara. Dalam rangkaiannya, peserta akan menjalankan pelatihan one-on-one bersama 30 mentor profesional untuk mematangkan dan mengembangkan ide yang mereka miliki baik secara oline maupun online. Pada puncak kegiatan yang akan berlangsung pada bulan Oktober mendatang, peserta yang telah mengikuti serangkaian acara bootcamp nantinya akan dipertemukan
Tren perusahaan rintisan atau startup di Indonesia
dengan calon investor.
semakin menunjukan kemajuan yang signifikan. Hal ini terbukti dengan banyaknya startup baru yang bermunculan. Akan tetapi, sebagian besar startup baru tersebut tidak memiliki cukup akses untuk berkembang, baik dari segi sarana mentoring hingga pendanaan oleh institusi atau investor. Kondisi ini diperparah dengan adanya pandemi Covid-19 yang melanda seluruh masyarakat dunia. Guna memperbaiki ekosistem startup saat ini, Sinar
Keseriusan Startup Heroes dalam berkontribusi
Mas Land yang bekerja sama dengan Nakama
terhadap
mengadakan bootcamp yang bertajuk ‘Startup -
diwujudkan dengan dibagunnya Digital Hub.
Heroes’ yang diikuti lebih dari 500 startup dan 1000
Kawasan ini didedikasikan sebagai pusat riset dan
pendirinya. Program ini diinisiasi oleh Temmy, Iga
pendidikan
Alma, Thomas Ardi dan Hendri Chen dari Nakama
multinasional yang bergerak di bidang digital serta
yang telah berpengalaman menjalankan beberapa
teknologi. Harapannya, talenta muda dan komuni-
program serupa. Pertemuan tatap muka pertama
tas digital dapat terus berkembang di tengah
Startup Heroes telah dilaksanakan pada Sabtu, 25
pandemi COVID-19 guna menopang perekonomian
Juli 2020 lalu di atrium semi-outdoor The Breeze
negara. (EY)
BSD City. Karena diadakan pada masa pandemi Covid-19, acara ini hanya diikuti oleh 44 peserta
perkembangan
bagi
startup
startup
hingga
baru
juga
perusahaan -
Sumber detik.com
06
Startup News
Digitalisasi UMKM melalui Titipku Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau yang lebih sering disingkat UMKM di Indonesia semakin lama semakin tinggi. Dampak UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia pun sangatlah besar. Menurut data sensus ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016, UMKM menyumbang 60,34 persen dari total PDB nasional dan menyediakan hingga 99 persen dari total lapangan kerja yang ada. Besarnya dampak yang diberikan oleh UMKM kepada Indonesia, membuat banyak pihak berusaha membantu UMKM untuk melebarkan sayapnya. Salah satunya adalah Titipku yang didirikan oleh Henri Suhardja dan Ong Tek Tjan pada tahun 2017 yang berlokasi di Kabupaten Sleman. Titipku merupakan sebuah startup berbasis web dan aplikasi yang berguna bagi para pengguna untuk menawarkan atau meminta bantuan kepada pengguna lain untuk titip beli, titip jual, titip promo, maupun titip antri.
Visi utama dari Titipku sendiri adalah untuk mewujudkan digitalisasi terhadap UMKM. Aplikasi Titipku berfokus pada pertumbuhan UMKM di Indonesia, khususnya yang belum terdigitalisasi baik dari segi cara penjualan maupun branding produk yang ditawarkan. Titipku juga mempermudah bagi siapapun yang ingin terjun dalam dunia kewirausahaan. Titipku menghubungkan pembeli dengan UMKM melalui jatiper. Jatiper adalah orang yang akan memberikan layanan jasa titip dimana pengguna dapat menawarkan jasa titip suatu produk tertentu serta mendapatkan tip yang telah disepakati antara jatiper dan pengguna jasa titip. UMKM dalam hal ini akan mendapat nominal penuh atas pembelian barang yang dilakukan, sehingga tidak akan merugikan UMKM. Saat ini Titipku sudah berhasil mengajak lebih dari 114 ribu UMKM untuk melakukan digitalisasi pada platformnya dan sudah menjangkau lebih dari 277 kabupaten/kota. Angka ini tentu saja akan bertambah seiring semakin bertambahnya UMKM dan digitalisasi yang semakin marak. (AG) Sumber titipku.com, kompas.com, swa.co.id
DIRGAHAYU INDONESIA
intip.in/feedbackbasis31
#IMRadiate ©2020