Edisi : VI-II/19
MAJALAH
Rp. 45.000,-
BALI REALISTIS,
EKSOTIS & DINAMIS
I Made Senaya Owner Rocky Fast Cruises
Kembangkan
Pariwisata Nusa Lembongan Bersama Rocky Fast Cruises 4 Destinasi
Devil’s Tears Nusa Lembongan, Pesona Pantai dengan Pemandangan Menajubkan
8
Kuliner
Tokoh
Dr. Siti Hajar Abdulah Memberikan Pelayanan Estetika Berkualitas Tinggi
9 Manfaat Minum Kopi yang Mujarab
10
21
DAFTAR ISI
20
10
14
4
24
12
TOKOH : 4
Gunawan Suryadi Sosok dibalik Penerus Roda Bisnis Honda Kuta Raya Bali
10
Dewa Made Parwata Memperlakukan Keunikan Budaya Ubud dari Setiao Sisi Ruang
12
I Made Marta, ST
14
Bapak Djainuddin dan Eva Tanudjaja Kapal Pinisi Pirate Sruise yang Eksotis
18 20 24 26
Ida Bagus Gede Desimarta Tidak Hanya Menyajikan Rasa yang Khas namun juga Menyuguhkan Pemandangan Sawah yang Menenangkan
18
26
8
Wisata Trend Masa Kini, di Puncak Wanagiri Hidden Bali
Darwin Ida Bagus Ketut Putra Prabawa Biarkan Kesuksesan yang Bicara
16
Ketut Diana
MAJALAH
BALI REALISTIS, EKSOTIS & DINAMIS
PENERBITAN | KANTOR REDAKSI & IKLAN ALAMAT : Jl. Drupadi XIII no 5 Renon Denpasar TELP : 0361-4749540 E-MAIL : redaksi@majalahbali.com majalahbali@gmail.com
22
5 Tips Meningkatkan Kualitas Hidup
4 Tradisi yang Hanya Bisa ditemui di Bali
MAJALAH
BALI REALISTIS, EKSOTIS & DINAMIS
PEMIMPIN UMUM Wayan Arimbawa
PEMIMPIN REDAKSI Komang Widiantara
EDITOR Panji Wirawan
PHOTOGRAPHY i Gusti Ngurah Ardha
DESAIN GRAFIS/LAYOUT Edi Sudiantara
KONTRIBUTOR Berlianto Ayu Kusuma Dewi
FOLLOW US Instagram
majalahbalicom
@majalahbali
Majalah Bali
ISsUU
Majalah Bali
TOKOH
Kembangkan
Pariwisata Nusa Lembongan Bersama Rocky Fast Cruises I Made Senaya Owner Rocky Fast Cruises
4 | MAJALAH BALI
TOKOH
Selain desanya yang asri, Desa Jungut Batu, Nusa Lembongan memiliki pantai yang eksotis. Keindahannya pun sudah sejak lama menarik hati para wisatawan, meski tak setenar seperti saat ini. Dari surga terpencil inilah, lahir seorang pengusaha bisnis transportasi air sukses, ialah I Made Senaya atau yang lebih akrab dipanggil “Rocky”. Karena memiliki postur tubuh yang besar, pengusaha Rocky Fast Cruises, I Made Senaya lebih akrab dipanggil “Rocky” sejak remaja. Ia lahir dari keluarga petani, yang bila dibandingkan dengan keadaan saat itu, cukup beruntung karena tanaman seperti ketela dan kelapa yang ditanami di atas lahan pribadi, dapat mudah tumbuh subur. Lulus SMA, Rocky memutuskan untuk merantau ke Bali. Ia banyak menghabiskan waktu di pantai hingga julukan “omang-omang” ia dapatkan dari rekan-rekannya yang juga bekerja di pantai. Pekerjaan yang ia lakoni saat itu, yakni menawarkan penginapan kepada wisatawan yang turun dari boat, aktifitas tersebut ia kerjakan 1015 tahun di Sanur dan Kuta, dibantu oleh rekannya yang bernama Pak
Nyoman Muncul, yang memberinya bimbingan dan ilmu. Pada saat itu kapal masih memakai layar dan bambu, salah satunya kapal dari milik Pak Nyoman Muncul. Beliau memiliki usaha trip menuju Sanur, Nusa Lembongan dan Lombok, yang dapat dikatakan untuk memperoleh tamu, cukup mudah pada masa itu. Rocky pun saling membantu, dengan menawarkan jasa mencari tamu untuk rekan-rekannya yang memiliki boat. Hingga akhirnya seiring dengan kerja kerasnya, Rocky mengumpulkan modal
dan tekadnya untuk memiliki boat sendiri dengan kapasitas 14 orang dan trip selama satu minggu menuju Nusa Lembongan, Lombok dan Sumbawa. Aktifitas tersebut ia tekuni selama 15 tahun, bukan waktu yang sebentar untuk mengorbankan waktunya bersama keluarga, terutama anakanaknya yang setiap ia temui telah tertidur pulas. Tak ingin menikmati menikmati kesuksesannya sendiri, Rocky juga mengajak saudara-saudaranya untuk terlibat dalam membangun perekonomian Nusa Lembongan, MAJALAH BALI | 5
TOKOH
dengan inisiatif untuk lebih mengembangkan pariwisata di Nusa Lembongan, dan menyandarkan fast boatnya di pulau tersebut. Sebelumnya, boat untuk menuju Lembongan memang telah tersedia, namun untuk kembali dari pulau tersebut sama sekali tidak ada. Faktor tersebut juga yang mendorong Rocky untuk memudahkan wisatawan untuk mengenal Lembongan lebih dekat. Rocky beruntung memiliki rekan yang memberinya inspirasi dalam membangun bisnis, salah satu seniornya, pemilik dari Scoot Fast Cruise merupakan penyedia boat yang mampu menampung wisatawan domestik maupun wisatawan luar negeri dari 14 hingga 80 orang. Meski cukup besar, ia melihat rekannya tersebut sangat kewalahan dalam menangani penumpang. Ia pun terbersit untuk
6 | MAJALAH BALI
merancang fast boat dengan trip setiap hari menuju Sanur-Lembongan. Ia pun mendapat dukungan dari Bupati Klungkung, Bp. Candra sehingga mampu menambah lima armada lagi. Menulis Surat Untuk Orangtua Mengingat kembali bagaimana orangtuanya yang gigih mencari sesuap nasi untuk keluarga, membuat Rocky tak kuasa menahan haru. Ia dan orangtua harus pergi ke Nusa Penida untuk menjual garam atau menukarnya dengan bahan makanan lain. Untuk menuju pulau tersebut, Rocky dan keluarga pun harus berjalan kaki. Lulus dari SMP Nusa Penida, Rocky kemudian melanjutkan SMA di SLUA Klungkung. Untuk memenuhi kebutuhannya di pulau seberang, ia harus mengirim surat kepada orangtua
yang berada di Nusa Lembongan. Bukan basah karena air laut, surat tersebut basah oleh air matanya saat ia kembali membaca surat yang telah ia tulis, karena tak bisa ia pungkiri ada perasaan tidak tega, untuk meminta uang pada orangtuanya yang juga dalam keadaan sulit. Di sekolah tersebut Rocky bersekolah hanya bersama empat orang teman, meski sederhana ia bertekad untuk menjadi seseorang yang dapat membawa perubahan dalam ekonomi keluarga. Terbukti dari buah kerja keras dan segala masukan ilmu yang ia terima, mampu membangun bisnis kecil hingga turut sukses membangun pariwisata di Nusa Lembongan. Rocky Fast Cruises dapat menjadi sarana transportasi air terbaik untuk menuju Nusa Lembongan, sebuah
TOKOH
Rocky Fast Cruises lokasi pantai dengan airnya yang jernih, bagi Anda yang memiliki hobi berselancar, menyelam, dan snorkeling. Kapal cepat ini akan mengantar Anda ke Pulau Lembongan dengan layanan keamanan dan kenyamanan. Berangkat dari Pelabuhan Serangan dengan dermaga dan tiba di dermaga pribadi kami di Lembongan. Jangan lewatkan kesempatan Anda untuk pergi ke Pulau Lembongan bersama Rocky Fast Cruise. Dunia bisnis pasti mengalami pasang surut, namun Rocky merupakan sosok yang memiliki pemikiran positif dan menyerahkan segalanya kepada Sang Pencipta. Ia yakin meski ketersediaan sumber daya alam Nusa Lembongan seperti rumput laut dan garam semakin menipis, Tuhan tidak akan kehabisan cara untuk menganugerahkan kepada ciptaannya yakni sebuah akal, pikiran dan insting untuk tidak pernah berhenti berusaha, salah satunya dengan menempuh jalan membangun bisnis pariwisata. Dan kini pemilik dari bisnis transportasi air yang telah memberdayakan sdm sebanyak 40 orang ini, berencana akan menambah armada di Lombok pada tahun 2020. Karena melihat armada
yang menuju lokasi tersebut, kurang memberikan kenyamanan terlebih perjalanan yang ditempuh cukup jauh. Ia pun merancang fast boat yang cepat dan nyaman, dengan harga yang disesuaikan dengan kualitas yang ditawarkan kepada pengunjung. Rocky terbilang cukup santai, dalam membangun bisnisnya, namun ia tidak pernah lari dari tanggung jawab, untuk tetap melakukan yadnya kepada Sang Pencipta dan orang-orang disekitarnya, terutama orangtua. Ia yakin semakin
banyak memberi, ia akan menerima semakin banyak. Bukti rasa syukurnya ia wujudkan dengan membuat sanggah pemerajan atau tempat suci bagi keluarga dan memodali pembangunan tersebut dari akhir hingga rangkaian upacara untuk meningkatkan kesakralan sanggah tersebut selesai. Ia bersyukur apa yang ia miliki, masih dapat dinikmati orangtua dengan mendapat kesempatan untuk membalas segala kebaikan orangtua, yang kelak akan membukakan pintu surga untuknya dan orangtua. MAJALAH BALI | 7
Pantai Lovina, Pantai Lovina, Pesona Sunset dan Lumba-Lumba di Bali Pantai Lovina dikenal sebagai salah satu pantai yang sering dikunjungi lumba-lumba di Indonesia. keberadaan lumbalumba inilah yang jadi salah satu daya tarik utama pantai ini. Dulunya, Pantai Lovina lebih dikenal dikalangan wisatawan asing. Karena suasana-nya yang menenangkan, turis asing semaking betah untuk berkunjung ke Pantai Lovina ini. Pada akhirnya, Pantai Lovina ini berkembang menjadi objek wisata di bagian utara Bali yang dapat dikunjungi semua
kalangan. Daya Tarik Pantai Lovina Daya tarik ini akan membuatmu kagum dengan apa yang dimiliki Pantai Lovina. Dijamin, kamu akan semakin betah berlamalama di Pantai Lovina. Pantai Indah Berpasir Hitam Di Bali Jangan salah, selain pasir putih – Bali juga memiliki Pantai dengan pasir hitam nya yang alami. Pantai Lovina merupakan
satu dari sejumlah pantai di Bali yang memiliki pasir hitam. Ini akan membuatmu kagum dengan keunikan nya, dan akan sangat cocok buat kamu yang menyukai seni fotographer. Tempat Melihat Lumba-Lumba Jika kamu ingin dan suka dengan lumba-lumba, maka kamu memilih tempat yang tepat jika berkunjung ke Pantai Lovina. Ada lebih dari ratusan lumba-lumba yang dapat menemanimu bermain. Untuk melihat lebih dekat, cukup menyewa perahu dan membawamu ke tengah laut sebelum matahari terbit. Lumba-lumba biasanya menampakan diri dari tepi pantai dengan jarak sekitar 1 kilometer. Waktu yang tepat ialah pada pukul 6 hingga 8 pagi.
Pantai dengan sunset spot terbaik Pantai Lovina ini menampilkan pemandangan yang indah saat matahari terbenam, dengan alam terbuka kamu bisa menyaksikan secara langsung tanpa penghalang. Dengan ditemani lumba-lumba yang bermain kesana kemarin akan menambah kesan indah yang dimiliki pantai Lovina ini. Pantai yang dijadikan sebagai tempat konservasi terumbu karang Pantai Lovina juga dijadikan sebagai salah satu tempat konservasi terumbu karang, dengan pemandangan biota laut nya yang indah maupun satwa laut yang memenuhi perairan di Pantai Lovina. Ini juga yang membuat para ilmuwan tertarik untuk melakukan konservasi. lokasi Pantai Lovina berada. Pantai Lovina ini berada di desa Kalibukbuk, kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali. Pantai Lovina ini berjarak sekitar 10 kilometer dari kota Singaraja atau sekitar 20 menit perjalanan. Jika kamu berangkat dari Kuta, akan menempuh waktu 2 jam 53 menit atau sekitar 89 kilometer. Selain itu, dari Denpasar ke Pantai Lovina akan menempuh waktu 2 jam 31 menit atau sekitar 81 kilometer. Untuk kamu
rutenya, jika berangkat
dari Singaraja, kamu bisa mengambil Jl. Ahmad Yani menuju Jl. Singaraja lalu ke Seririt. Setelah itu kamu akan menemukan papan jalan yang bertuliskan Pantai Lovina. Atau apabila kamu berangkat dari bandara Ngurah Rai, cukup melalui Jl. By Pass Ngurah Rai ke Jl. Sunset road lalu menuju Jl. Imam Bonjol. Setelah berada di Jl. Imam Bonjol kamu cukup berkendara ke Jl. Raya Denpasar ke Gilimanuk lalu berjalan sedikit ke Bedugul. Tujuan akhirnya adalah hingga kamu sampai ke Seririt.
TOKOH
Seorang Pengusaha Villa, Laundry, Spa dan kontraktor, yang terlahir dari keluarga sederhana di daerah Munggu, Mengwi, Badung I Nyoman Mertana akrab dipanggil pak Tata adalah anak kelima dari lima bersaudara. Sang ayah meninggal di usia 7 tahun, dan ibunya adalah penjual pisang.
I Nyoman Mertana Owner Apple Villa Bali Sepeninggal ayahnya, bapak dari tiga orang anak ini, mengaku dekat dengan sang ibu, sedari kecil sudah membantu meringankan beban keluarganya dengan bekerja di sawah sebagai buruh panen, dan setiap hari membantu ibunya menjual pisang di pasar-pasar di daerah Munggu dan Kapal. Kehidupan masa kecilnya yang sederhana, makan seadanya jauh dari yang dibilang ‘Empat Sehat Lima Sempurna’, mengajarinya menjadi seorang yang pekerja keras. Sewaktu masih bersekolah di Sekolah Perhotelan di Sanur jurusan Tata 10 | MAJALAH BALI
Boga, bahkan dia sepulang sekolah menyempatkan diri untuk bekerja dan membuatnya harus pulang ke rumah hingga larut malam. Menurut pria kelahiran 27 Januari 1968 yang merasa bukan orang pintar dan tidak memiliki modal apapun, maka yang harus dia lakukan pada saat itu adalah terus belajar dan berusaha. Berusaha bekerja mencari pengalaman dan belajar berbagai hal dari tempatnya bekerja, setidaknya itu dilakukannya sekitar 18 tahun dan minimal
bekerja di dua tempat. Walaupun dengan gaji yang dirasa cukup olehnya saat itu, dia yang memiliki hobi makan dan minum kopi ini tidak lupa berusaha menyempatkan diri untuk melihat peluang-peluang usaha yang mungkin bisa dia tekuni kedepannya. Membawahi kurang lebih 150 orang karyawan, dia berusaha untuk bisa menyeimbangkan, antara sebagai orang Bali yang harus melakukan kegiatan adat setiap harinya, dengan kewajibannya sebagai
TOKOH
pengusaha yang berkewajiban untuk memikirkan bagaimana dia bisa mengelola bisnisnya agar lebih berkembang. Keseimbangan itu sangatlah penting baginya, dia juga berkeinginan membuat karyawannya bisa bekerja dengan nyaman. Karena dengan begitu mereka akan ikut merasa memiliki dan ikut bertanggung jawab untuk mengembangkan usahanya menjadi lebih baik lagi,
hingga harapannya suatu saat semua yang sudah dilakukannya bisa bermanfaat untuk masyarakat banyak. Hal tersebut dibuktikannya dengan memberikan sebagian penghasilannya untuk membantu mereka yang membutuhkan seperti di Panti Asuhan. Karena kondisi mereka mengingatkannya pada masa kecilnya yang penuh dengan perjuangan hidup. Sebagai seorang yang pekerja keras
dan terus belajar, dia berkeinginan agar setiap orang bisa memiliki usahanya sendiri dan tidak bergantung dengan orang lain. Setiap orang hendaklah memiliki prinsip dalam hidupnya, berlaku jujur, berpikiran terbuka terhadap segala hal dan rajin melihat peluang yang ada, serta berkeyakinan kuat bahwa apapun yang dilakukan suatu saat akan berbuah manis dan bermanfaat untuk orang lain.
MAJALAH BALI | 11
NADIRA BALI RESORT & VILLA
PENGINAPAN IDEAL di BALI UTARA Kemajuan Desa Munduk mengembangkan wisata, membuat Ketut Sudana tertarik untuk menerapkan hal tersebut di desa kelahirannya, yakni Desa Gobleg, Kecamatan Banjar-Kabupaten Buleleng. Ia berharap Nadira Bali Resort & Villa dapat menjadi bagian dari perkembangan wisata dan ekonomi masyarakat, khususnya Desa Gobleg. I Ketut Sudana merupakan pensiunan pegawai negeri sipil yang pernah merasakan sulitnya memiliki tiga orang anak yang tengah menempuh pendidikan di Denpasar. Urusan perabotan rumah boleh terbengkalai, asal ketiga anaknya dapat lulus dengan nilai yang baik. Tamat kuliah, ia dan sang anak kemudian
I Ketut Sudana, B.Sc Owner Nadira Bali Resort & Villa mencoba untuk mulai membuka sebuah usaha akomodasi untuk memperbaiki ekonomi keluarga. Nadira Bali Resort & Villa adalah penginapan bintang empat yang ideal untuk Anda yang tertarik menjelajahi wilayah Bali Utara. Anda dapat bersepeda gratis mengelilingi desa atau
lokasinya yang strategis, properti ini menawarkan akses mudah ke destinasi kota yang wajib dikunjungi, seperti air terjun Banyumala, yang memiliki dua air terjun kecil di sisi kanan dan kiri mengapit air terjun terbesar yang tepat berada di tengahnya dengan bentangan sepanjang sekitar 20 meter.
Saat ini Nadira Bali Resort & Villa memiliki dua kamar dilengkapi dengan teras dan kolam renang. Semua kamar memiliki kamar mandi pribadi, meja dan TV layar datar. Sementara kamar-kamar tertentu memiliki teras dan kamar lainnya juga menampilkan pemandangan taman. Nadira Bali Resort & Villa juga menyediakan restoran dengan menu sarapan continental dan hidangan Asia. Dengan menawarkan pelayanan superior dan sejumlah fasilitas kepada para tamu hotel, Nadira Bali Resort & Villa berkomitmen untuk memastikan penginapan Anda senyaman mungkin. Untuk kenyamanan para tamu, hotel ini menawarkan WiFi gratis di semua kamar, layanan kebersihan harian, check-in / check-out pribadi, layanan taksi dan resepsionis 24 jam.
Nadira Bali Resort & Villa
TOKOH
Menikmati Setiap Proses Tak Kenal Menyerah dalam Mengelola
Meski sebagai salah satu penerus pemilik hotel Nuansa Indah Denpasar Bali, tidak lantas memuluskan jalannya meraih keberhasilan. Seberapa besar dan seberapa ia mampu untuk mengelola hotel tersebut, harus ia buktikan dengan kerja keras. Berbekal beberapa lembar berkas penawaran pemuda inspiratif ini menawarkan hotel milik keluarganya dengan berkeliling dari agen travel ke agen travel lainnya.
Kesuksesan memang bisa diperoleh setiap individu dari mana saja, termasuk dari kehidupan kita seharihari. Kesuksesan dapat diraih setiap indvidu yang mau bekerja keras dan belajar, berusaha menggapai tujuan hidupnya. Berproses mencapai suatu kesuksesan dari kehidupannya sehari-hari, tidak jauh dari ruang lingkup keluarga besarnya, diakui pemuda yang satu ini, memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Namun tidak ada hasil yang diperoleh tanpa usaha yang keras. Lambat laun kerja kerasnya membuahkan hasil nyata, dan ia 14 | MAJALAH BALI
Hotel Nuansa Indah
Detha Garcia Wijaya Owner Hotel Nuansa Indah akhirnya dipercaya untuk mengelola hotel milik keluarganya. Hotel yang berada di Jalan Nangka Selatan 172 Denpasar Timur tersebut didirikan dari hasil kerja keras kakek ,nenek serta orang tuanya. Seorang kakek yang berprofesi sebagai penjahit, dan nenek seorang pedagang di pasar tradisional kala itu, harus bekerja keras dari pagi hingga larut malam demi mewujudkan mimpinya membangun sebuah penginapan. Berawal dari membangun Dewata Hotel yang memiliki 25 kamar,
kemudian bisa berkembang dan berhasil mendirikan hotel lagi, yang kemudian diberi nama Hotel Nuansa Indah. Hotel Nuansa Indah yang didirikan pada tahun 2008 tersebut berkembang, dan membangun kembali pada tahun 2010 dengan menambahkan beberapa kamar dan sekarang total telah memiliki 49 kamar. Hotel yang berdiri tahun 2008 ini memang salah satu hotel budget yang banyak diminati wisatawan lokal maupun mancanegara karena tidak saja memberikan pelayanan
TOKOH
Hotel Nuansa Indah yang memuaskan tetapi juga memang harganya yang kompetitif. Telah banyak wisatawan, agen travel tanah air, sekolah-sekolah, instansi pemerintah maupun swasta yang menjadi pengunjung setianya, melepas lelah beristirahat selepas kunjungan wisata di berbagai kawasan wisata di pulau Dewata Bali. Sebagai pengelola hotel ia sadar bahwa, untuk mempertahankan citra hotel Nuansa Indah disela persaingan kompetiter, memang harus mulai berbenah dengan menambahkan berbagai fasilitas menyesuaikan perkembangan zaman dan menyesuaikan dengan permintaan pengunjung. Demi menunjang perkembangan di sektor pariwisata khususnya dunia perhotelan, hotel Nuansa Indah didirikan untuk memenuhi keinginan berbagai lapisan masyarakat. Baginya pemerataan di dalam masyarakat sangatlah penting, Bali sebagai salah satu destinasi wisata di tanah air harus bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat. Keberadaan hotel budget ini memudahkan bagi siapapun yang ingin menikmati keindahan Bali, tanpa merasa ragu karena biaya penginapan yang harus mereka keluarkan. Tak hanya itu saja, menurutnya, berdirinya hotel ini sudah tentu menjadi
ladang penghasilan masyarakat di sekitarnya. Sehingga bisa membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran, meski harapan besar pemerintah agar masyarakatnya bisa menjadi pelaku usaha mandiri. Oleh karenanya sebagai pemuda inspiratif, iapun berpesan bagi generasi muda saat ini bahwa, jika ingin meraih suatu keberhasilan haruslah memiliki rencana yang matang, kemudian bekerja keras untuk itu, jika memang menemui
kendala atau kegagalan janganlah patah semangat, introspeksilah lalu berusahalah kembali dengan lebih baik lagi. Karena keberhasilan butuh suatu proses, seperti proses yang pernah ia lalui dahulu. MAJALAH BALI | 15
JAJANAN PASAR KHAS BALI yang NIKMAT DAN MURAH Bali memiliki kekayaan dan keberagaman kuliner yang apik, bahkan tiap daerah di Bali memiliki perbedaan ciri khas kulinernya. Mulai dari makanan beratnya sampai camilan dan jajanan yang bisa dijadikan teman untuk menimpali kopi atau the di sore hari. Jajanan yang dijajakan oleh para pedagang ini pun berharga sangat murah dan tidak menguras isi kantong. Berikut kami sajikan beberapa rekomendasi 8 Jajanan Pasar Khas Bali tradisional yang patut dicoba saat berkunjung ke Bali. 1. Laklak “Jaje” atau kue Laklak ini sekilas mirip dengan kue serabi, Namun citarasanya tentu saja jauh berbeda. Jajanan tradisional khas Bali ini bisa disuguhkan untuk teman ngopi atau minum the di sore hari. Anda bisa menemukan Jaje Laklak ini di pasar atau pedagang kue tradisional yang ada di Bali. Bahan untuk pembuatan jaje Laklak adalah tepung beras yang dicampur air dan pewarna alami seperti daun suji untuk warna hijau dan santan untuk yang putih. Kue ini disajikan dengan gula merah yang dicairkan dan taburan kelapa parut. 2. Pisang Rai Pisang rai adalah jajanan khas bali yang sangat mudah dijumpai dimana – mana termasuk di pasar-pasar tradisional bali, rasanya nikmat dan harganya pun sangat pas dikantong. Pisang yang digunakan adalah pisang tanduk, pisang raja, atau pisang ambon yang cukup tua, namun tidak terlalu matang sehingga tidak terlalu lembek sehingga rasanya cukup legit dan manisnya pas. Pisang yang telah dipotongpotong ini dibalut dengan adonan yang terdiri dari tepung beras, tepung tapioka, dan juga santan. Kalau tak ada pisang tanduk bisa juga digantikan dengan pisang kepok atau pisang raja yang masak di pohon. 3. Godoh Jaje “Godoh” adalah makanan khas tradisional Bali yang sangat terkenal dan dapat dijumpai dimana saja. Pada dasarnya godoh adalah gorengan yang bisa dibuat dari pisang, ubi, talas, maupun tape. Namun yang Paling favorit adalah Godoh Biu atau Pisang goreng. Jajanan yang biasa dijual di pasar atau di tukang gorengan pinggir jalan ini ini sangat pas untuk cemilan saat bersantai dan tentunya aman di kantong karena harganya hanya berkisar antara 1000 sampai 2000 rupiah saja. 4. Jaje injin Jaje Injin, adalah kue tradisional Bali yang sangat sederhana dan gampang dibuat. Namun rasanya sangat nikmat apalagi jadi teman minum the atau kopi. Makan seporsi kue ini kita sudah tidak perlu mengkonsumsi nasi lagi, karena sangat mengenyangkan. Jaje injin terbuat dari ketan hitam yang dicampur sedikit ketan lalu ditanak biasa seperti menanak nasi. Setelah matang, sajikan dengan kelapa parut dan toping gula merah cair.
5. Sumping Jaje Sumping, merupakan kue yang terbuat dari tepung beras berisi aneka isian didalamnya, sesuai dengan selera pembuat, lalu adonan nya dibungkus dengan daun pisang yang dibentuk menyerupai bantal, kemudian dikukus. Isian didalamnya bisa berupa buah atau kacang kacangan, Misalnya sumping biu (pisang), karena didalamnya ada tambahan pisangnya, sumping waluh (labu) terbuat dari waluh, sumping kuud (kelapa muda) Sumping kacang tanah, sumping kacang merah, dan banyak lagi lainnya. Cara membuatnya, pertama rebus santan bersama daun pandan, garam, vanilli dan tepung beras. Lalu ulek sampai terasa kental dan licin. Lalu, taruh diatas pisang sesuai takaran. Diatasnya tambahkan potongan pisang, nangka atau buah lain sesuai selera. Lalu bungkus daun seperti melipat amplop. Kemudian, panaskan kukusan lalu jaja sumping itu dimasukan lalu diikukus sampai matang. Setelah matang, diangkat dan siap dihidangkan. 6. Jaje Bantal Jaje Bantal, adalah Penganan manis atau jajanan pasar yang bisa ditemui di hampir semua pasar tradisional di Bali. Kue ini terbuat dari ketan putih dan biasa diisi isian Pisang ataupun kacang merah atau kacang tanah yang kemudian dibungkus dengan Janur muda dan diikat dengan tali yang terbuat dari bambu sehingga bentuknya menyerupai Bantal. Tak heran nama kue ini disebut dengan Bantal karena memang bentuknya seperti bantal namun dengan ukuran kecil, tidak sebesar bantal sungguhan. Dalam setiap upacara di Bali, khususnya pernikahan, bantal selalu menjadi kue pelengkap, tak hanya sebagai sajian kepada para tamu, namun juga dijadikan sebagai sesajen atau persembahan untuk upacara pernikahan itu sendiri dimana konon diyakini dalam pernikahan sebagai simbolis pihak laki-laki. 7. Jaje Cerorot Jaje Cerorot ini merupakan salah satu jajanan khas Bali yang juga sudah mulai langka. Kue ini biasa disuguhkan jika kita menghadiri acara pernikahan maupun syukuran dan lain-lain. Jajanan ini merupakan jajanan yang unik, Dari segi bentuk, jajan ini menyerupai corong panjang seperti teropong atau cone eskrim. Selain rasanya yang Sangat manis, legit dan enak, juga karena cara membungkus dan memakannya yang unik. Kue ini dibungkus mennggunakan cone yang terbuat dari daun Janur atau kelapa yang masih putih, biasanya dalam pembuatan kue ini, tidak ditambahkan pewarna atau pemanis buatan, jadi masih sangat alami dan tradisional. Tak heran, kue ini hanya bertahan kurang dari 12 jam. 8. Klepon Bali Jaje Klepon (Kue Klepon) termasuk jajanan pasar yang telah banyak dikenal dan dapat dijumpai di pasar-pasar tradisional Indonesia dengan memakai wadah daun pisang atau dikemas dalam bungkus plastik kecil. Meski namanya sama dan konsepnya juga hampir sama, yaitu sama sama kue ketan yang direbus dan berisikan gula merah cair, Namun ada beberapa perbedaan mencolok antara klepon Bali dan Klepon jawa yang biasa ditemui. Yang pertama bentuk, kalau klepon jawa itu bentuknya bulat seperti onde onde sedangkan klepon bali beentuknya sedikit oval dan meruncing di kedua ujungnya. Meski isiannya sama sama gula merah, namun ketika digigit, klepon Bali terasa lebih kenyal dan lebih tipis kulitnya sehingga gula di dalamnya langsung muncrat di dalam mulut.
TOKOH
“Kita sebagai wanita jangan lemah, wawasan harus terus di isi, dan juga harus pintar membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga�. Begitu yang diungkapan oleh Susana, seorang enterpreuner wanita yang mengembangkan usahanya di industri salon kecantikan yang bernama EXPRESSIONS yang saat ini masih sibuk mengelola bisnis lintas negara bali dan singapura miliknya� Ibu Susana Tri Bukit Owner Expressions Bali Beauty Salon & Spa Menjalankan usaha sendiri menurutnya adalah pilihan yang tepat untuk sesorang yang tidak ingin terikat oleh waktu, tapi yang paling penting adalah sikap pintar untuk mencuri peluang, EXPRESSIONS sendiri ia mulai pada tahun 2007,saat itu ia mulai mempromosikan bisnis salon kecantikannya ini melalui sosial media, teman dekat dan keluarga, dirinya yang sedari dulu sering berpergian ke singapura tidak lupa membawa kartu nama beserta brosur usahanya untuk ia bagikan kepada siapapun orang yang ia temui ketika di perjalanan. Berkat relasinya yang dibangun secara organik, tahun demi tahun usahanya mengalami kemajuan yang optimal, dengan tim terapis yang terlatih dan professional 18 | MAJALAH BALI
menjadikan EXPRESSIONS pilihan favorit para pelanggannya ketika mengunjungi bali. Susana yang akrab di panggil Susan adalah anak ketiga dari empat bersaudara, pekerjaan orang-tua nya berlatar-belakang Pendidikan dan kebudayaan memiliki didikan keras dalam mengatur jam belajar anak-anaknya , masa kecilnya pun sebagian besar dihabiskan dengan belajar, membuat dirinya menjadi pribadi yang haus akan wawasan dan fokus dalam pengembanganpengembangan ide bisnis, saat ini setelah sukses mengembangkan usahanya di bali, dirinya sudah merencanakan untuk membuat anak perusahaan yang akan menyebar
di kota-kota lain, aktifitas bisnisnya yang menuntut untuk berpergian Bali-Singapura tidak menghambat ide-idenya untuk mengembangkan bisnis-bisnis baru. Menurutnya “kita sebagai wanita jangan lemah, wawasan harus terus di isi, dan juga harus pintar membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga� karna itu dirinya beranggapan kecantikan bukan apa yang terlihat di depan kaca melainkan terletak pada isi kepala dan wawasannya, begitu ungkap wanita yang memiliki hobi bermain musik dan dancing ini . Terkadang sebagai seorang pebisnis dirinya harus dihadapkan dengan pilihan-pilihan yang sulit, untuk itu dirinya pun mengatakan bahwa
TOKOH
Expressions Bali Beauty Salon & Spa
senjata rahasianya ketika mendapati hal itu adalah sebuah Doa, kekuatan Doa itu juga yang membuat hati dan pikirannya dirasakan tenang, karna seberapapun kuat manusia berusaha, tanpa sebuah Doa dan harapan akan menjadi hal yang siasia, begitupun sebaliknya berdoa tanpa usaha adalah hal yang sama buruknya. Saat ini EXPRESSIONS masih tetap menjalankan program-programnya yang berfokus pada industri kecantikan. Kehebatan Susana dalam mengelola sumber daya manusia di dalamnya bisa dilihat
ketika ia berhasil menjadikan lingkungan pekerjaan itu menjadi sebuah ikatan keluarga yang kuat, hal itu juga yang menjadi rahasia dibalik karyawan-karyawannya yang betah bekerja ditempatnya sejak pertama usahanya buka pada tahun 2007 hingga saat ini, hal itu tidak lain, tidak bukan, karna landasan saling memiliki dan saling memikirkan perkembangan usaha ini kedepannya. Jumlah karyawan yang berkolaborasi dengan EXPRESSIONS sekarang berjumlah enam orang, servis dan kenyamanan pelanggannya adalah hal yang paling utama, dengan berbagai paket bonus
dan juga voucher yang ditawarkan, menjadikan banyak pilihan menarik yang menguntungkan para pelanggan setianya. Susana juga menegaskan bahwa keberhasilannya mengelola usahanya ini tidak lepas dari dukungan suaminya yang selalu mendorongnya untuk menjadi lebih baik, dengan pola kerjanya yang lintas negara saat ini, dirinya berharap tetap bisa membagi waktu lebih banyak untuk keluarga, karena baginya setiap momen bersama keluarga adalah sebuah anugerah yang tidak bisa terganti dengan apapun.
MAJALAH BALI | 19
TOKOH
Wayan Sunarta Owner Cahaya Villa Ubud
Menjaga Kelestarian Seni Budaya Ubud bersama CAHAYA VILLA UBUD Kebudayaan merupakan sebuah simbol kebanggaan suatu daerah. Kebudayaan yang dimiliki bisa menjadi ciri khas, identitas serta karakter suatu kelompok masyarakat tertentu. Seperti halnya kebudayaan Ubud menjadi simbol kebanggaan masyarakat Ubud yang patut untuk dipertahankan. Wayan Sunarta, putra daerah yang menjadi bagian dari masyarakat Ubud, merasa wajib melestarikan seni budaya yang ada di Ubud saat ini. Bersama Cahaya Villa Ubud, ia meneruskan jejak orangtuanya berkecimpung d bidang pariwisata. Putra daerah yang satu ini 20 | MAJALAH BALI
sangat peduli dengan perkembangan pariwisata di Bali, khususnya kawasan wisata Ubud. Karena ia sadar bahwa sektor pariwisata di Ubud menjadi tonggak perekonomian masyarakatnya saat ini. Kedatangan wisatawan baik lokal maupun mancanegara memberikan angin segar terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah itu. Akomodasi, transportasi serta fasilitas lain yang mendukung hal itu mulai banyak didirikan dan dikelola oleh masyarakat Ubud sendiri. Pemerintah bersama unit-unit penunjang sektor perekonomiannya, berkesinambungan juga ikut berperan membantu
masyarakat di dalam setiap usahanya. Salah seorang yang sangat terbantu oleh peran serta pemerintah dalam mengembangkan usahanya adalah Wayan Sunarta sendiri. Membesarkan nama Cahaya Villa Ubud memang tidaklah mudah. Walau tak banyak anak-anak yang seberuntung dirinya, yang tinggal meneruskan usaha milik orangtuanya, tetapi itu tak lantas menjadi alasan untuknya berpuas diri dan tidak bekerja keras. Justru sebaliknya, usaha milik orangtuanya dijadikan lahan tempatnya mencari pengalaman dan ilmu untuk bekal
TOKOH membuka usaha mandirinya. Memanfaatkan potensi yang dimiliki Ubud dalam bidang pariwisata, ia membangun Cahaya Villa. Sebuah hunian villa yang dibangun di lokasi yang strategis di kawasan wisata Ubud yang dekat dengan beberapa destinasi wisata yang menarik disana. Memasuki Cahaya Villa Ubud, kita akan disuguhkan sensasi sebuah hunian layaknya rumah kita sendiri, dengan kualitas dan pelayanan terbaiknya. Hunian diantara hijaunya alam Ubud, dan keramahan masyarakatnya menawarkan berbagai fasilitas yang mengagumkan seperti kolam renang, pijat, dan taman yang menghiasi setiap sudutnya. Ubud memang tidak memiliki pantai, tetapi Ubud dikenal dengan keunikan seni dan budayanya. Setiap tahunnya bahkan Ubud memiliki berbagai macam acara yang menyedot perhatian wisatawan. Kawasan Ubud tidak hanya menawarkan wisata alamnya saja tetapi juga wisata
edukasi. Museum seni hingga sistem pertanian dan perkebunan di Ubud bisa menjadi pembelajaran tersendiri bagi wisatawan, disamping sekedar menikmati keindahan alamnya. Wayan Sunarta, pemuda yang aktif dalam kegiatan masyarakat ini, tidak segan menyisihkan sebagian waktu yang dimilikinya untuk mengabdi di organisasi kemasyarakatan di desanya. Berpartisipasi dalam usaha pemerintah memajukan berbagai sarana dan prasarana masyarakat. Dengan memiliki sarana dan prasarana yang memadai, Ubud diharapkan mampu menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Bali. Kemajuan wisata di Ubud seyogyanya pula seiring dengan kemajuan Sumber Daya Manusianya. Meningkatkan Sumber Daya Manusia harus dengan kerja keras dan semangat yang tinggi menimba ilmu serta pengetahuan hingga menghasilkan Sumber Daya Manusia yang memiliki pemikiran maju, mampu
bersaing dalam kancah industri global khususnya bidang pariwisata, demi kemakmuran Ubud dan masyarakatnya. Sebagai generasi muda dan pengusaha bidang pariwisata, selain berperan serta dalam melestarikan seni dan budaya Ubud, Wayan Sunarta juga ikut membina toleransi dan kerukunan antar warga, dengan harapan tentunya agar masyarakat yang datang untuk bekerja ataupun berwisata juga menghargai akan hal itu. Dengan menghargai seni dan budaya Ubud berarti pula melestarikan keberagaman dan keunikan budaya bangsa.
CAHAYA VILLA UBUD
MAJALAH BALI | 21
TOKOH
Kisah inspiratif dari perjalanan hidup I Gusti Gede Putu Nursuagita atau akrab dipanggil Pak Nur , pemuda yang menghabiskan masa remajanya dengan bekerja, memasuki kehidupan yang keras hingga kemudian mampu bangkit , melesat dalam karir bisnis di sektor transportasi pariwisata, sukses dalam berinvestasi dan perkembangan bisnis ini di pulau dewata.
I Gusti Gede Putu Nursuagita Owner Gugana Transport
Jangan Menyerah, jangan Putus Asa selalu ada Kesempatan untuk Lebih Balik Dari kisah perjalanan hidup Pak Nur ini di pertunjukan bagaimana keimanan kepada tuhan dan ketekunan akan selalu berbuah manis. Cerita nyata hidup Pak Nur adalah bukti bahwa selalu ada kesempatan untuk membangun kehidupan yang cemerlang meski memiliki masa lalu yang keras. Orang tua pak Nur adalah seorang petani , dia adalah anak sulung dari dua bersaudara, melihat kebutuhan ekonomi keluarga nya pada saat itu sangat pelik, Pak Nur sedari kecil sudah terbiasa bekerja untuk membantu kecukupan hidup keluarga disaat anak seuisianya mengisi waktu dengan bermain, ya ! Pak Nur adalah sosok pejuang garda depan di mata kedua orang tua dan adiknya. Hal itu tidak membuat dirinya menjadi seorang yang rendah diri, baginya itu 22 | MAJALAH BALI
adalah cambukan untuk membuatnya semakin tangguh dan berkembang menjalani kehidupan. Mulai bekerja pada tahun 1985 di sebuah perkebunan, awalnya ia adalah karyawan biasa, namun berkat ke uletannya, dalam 3 bulan pak Nur langsung ditunjuk pimpinan untuk di posisikan sebagai kasir, dimasa bujang nya ini Pak Nur harus lebih kuat lagi menjalani kehidupan, dirinya harus merelakan ditinggal sosok ibu yang sangat dekat dengan dirinya, ibu nya meninggal dikarnakan sakit, sosok ibu adalah seorang yang pekerja keras yang selalu mengingatkan dirinya untuk tidak boleh meyia-nyiakan pekerjaan dan waktu, ini adalah titik terberat dalam hidupnya.
beranjak usia yang ke 25 tahun ia mengenal sosok penting dalam perjalanan hidupnya, I Gusti Made Citra Wati adalah seorang katolik yang taat, ia mengisi hari-hari berat dalam hidup Pak Nur yang beragama hindu, perbedaan keyakinan antara keduanya tidak membuat cinta itu padam, mereka berdua saling membimbing dan saling menguatkan walaupun tidak sedikit juga yang tidak menginginkan asmara ini untuk bersatu, mereka berdua tetap mencari solusi untuk melanjutkan kisah hidup dan akhirnya dengan diskusi, kebulatan tekat dan cinta, Pak Nur berpindah agama menjadi katolik, dan segera mereka melangsungkan pernikahan dan diberikan dua keturunan sampai saat ini.
TOKOH
Gugana Transport
TITIK BALIK Pada tahun 2000 perusahan tempatnya bekerja mulai goyang membuat ia harus mengundurkan diri dari perusahaan tersebut, Pak Nur yang sudah tidak lagi bekerja harus mencari peluang lain, melihat beberapa teman nya sukses menjalankan bisinis pariwisata, Pak Nur pun bertekat untuk memulai bisnis itu, berbekal tabungan yang ia kumpulkan pada saat bekerja, Pak Nur membeli 2 mobil tipe L-300 untuk memulai bisnis pariwisata pertamanya yang bernama Nana Transport, pada saat itu sebenarnya Pak Nur tidak mempunyai pengalaman sama sekali dalam bisnis ini, peran mertuanya lah yang membimbing dan membantu membangun relasi dari lingkungan kerja dan gereja, hingga pada akhirnya ia mendapatkan kontrak pertamanya dengan tamu berkebangsaan Cina untuk menyediakan moda transportasi wisata, ini adalah awal peluang besar Pak Nur untuk mengembangkan bisnisnya, lalu tidak lama berselang, kontrak kedua dengan tamu berkebangsaan Jepang berjalan dengan sangat baik, saat itu
ia dipercaya untuk menyiapkan 50 unit mobil per-hari, untuk kontrak ini ia harus bersatu menggabungkan usaha dengan kedua temannya yang diberi nama Gugana Transport yang diambil dari pecahan nama mereka (Agung, Gamal dan Nana Transport) membuat Pak Nur memantapkan diri untuk berbisnis transportasi wisata ini. Bisnis ini pun tidak selamanya lancar pada akhir tahun 2000 peluang pariwisata ini terus berkembang sehingga banyak pesaing menjalankan bisnis ini bagaikan jamur di musim hujan. Konsisten, totalitas, dan pelayanan adalah prisnsip yang ia yakini untuk mempertahankan naik turunnya bisnis ini, ia berusaha keras untuk menjadi yang terbaik untuk keluarga, hal ini tampaknya berhasil karna sekarang kedua anaknya sukses masuk ke perguruan tinggi impiannya. Anaknya yang sulung Emanola Ayu Gita Ratnasari berhasil masuk di Fakultas Ilmu Kedokteran, sedangkan si bungsu Angel Gusti Ayu Sita Sukma Dewi melanjutkan kuliah jurusan Ilmu Fisika di Yogyakarta.
Saat ini Pak Nur masih berkutat rutin setiap pagi untuk melakukan pengecekan kondisi fisik mobilnya yang sekarang telah mencapai 16 unit bus, kunci kesuksesan nya diungkapkan dengan sangat lugas, mendahalukan keamanan dan kenyamanan pelanggannya adalah hal yang paling pertama agar moda transportasi miliknya itu tetap menjadi pilihan utama untuk mengantarkan penumpang, dan ia berharap semua karyawan nya juga bisa berkembang dan maju membuat peluang usaha seperti dirinya kedepan, oleh karna itu Pak Nur tak pernah pelit untuk membagi ilmunya, menurutnya keterbukaan membangun bentuk emosional kepada karyawan dan pelanggannya membuat ia bertahan di bisinis ini sampai sekarang, baginya keberhasilan hidupnya ini adalah kebaikan Tuhan yang selalu ada dan akan selalu memberi kesempatan kepada kita. Dan apa yang dilalui dan terjadi dalam jatuh bangun kisahnya, seolah memang dipersiapkan sang Kuasa untuk menjadi cermin inspirasi bagi generasi muda saat ini ‘’ jangan menyerah, jangan putus asa , selalu ada kesempatan untuk menjadi lebih baik’’. MAJALAH BALI | 23
TOKOH
Penginapan dengan Mengusung Nuansa Alam Pedesaan yang Menenangkan Berdiri dengan anggun di tengah persawahan memberi ruang melepas lelah penuh imajinasi dan juga edukasi, Padi Bali Eco Villas hadir menawarkan banyak fasilitas tak hanya sebuah sarana akomodasi belaka. I Made Suantara Owner Padi Bali Eco Villas I Made Suantara, seorang anak desa yang terlahir dari keluarga petani dengan kehidupan sederhananya. Melakukan berbagai cara untuk menopang perekonomian keluarga. Pekerjaan sebagai pengrajin ia lakukan walaupun hasilnya kurang bisa diharapkan. Dengan semakin berkembangnya industri pariwisata masuk ke kawasan pedesaan di Bali, hal ini juga berdampak kepada perkembangan di sektor perekonomian masyarakatnya. Masyarakat pedesaan yang dulunya mayoritas bermata pencaharian sebagai petani, kemudian justru mengikuti perkembangan yang ada dan beralih untuk menekuni usaha yang berkaitan dengan industri pariwisata. Sarana akomodasi, transportasi dan penunjang lainnya terus bermunculan di kawasan pedesaan di Bali. Apapun cara akan 24 | MAJALAH BALI
dilakukan oleh masyarakat setempat jika memang di kawasan tersebut memilki potensi pariwisata untuk bisa dikembangkan. I Made Suantara, yang merasa bahwa usaha kerajinannya tidak bisa berkembang, lantas juga melebarkan sayapnya merambah ke usaha akomodasi mendirikan Padi Bali Eco Villas.
Hal ini dengan pertimbangan ingin menyatukan alam dengan bangunan villa yang ia dirikan, sekaligus menjaga kelestarian ekosistem di kawasan tersebut. Kemajuan di berbagai sektor kehidupan memang selayaknya seiring dengan kesadaran dan rasa tanggungjawab masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian alam disekitarnya.
Padi Bali Eco Villas, berlokasi di Jalan Raya Bresela, Payangan, Ubud mengusung keindahan alam Ubud dalam setiap ruang dengan sentuhan arsitektur khas pedesaan terbuat dari bambu di tengah pemandangan sawah yang mempesona. Berada di lingkungan yang menenangkan jiwa, di kawasan Ubud yang sejuk. I Made Suantara, memang sengaja memakai konsep alam dalam mendirikan villa miliknya.
Apalagi kawasan wisata Ubud yang memang menawarkan keindahan alam sebagai daya jual di sektor pariwisata. Selain villa ia juga menawarkan Padi Restaurant bagi para pengunjung yang ingin menikmati waktu makan mereka sambil merasakan suasana di sekitar villa yang sejuk, bisa juga makan di kamar mereka masing-masing atau di tepi kolam renang.
TOKOH
Padi Bali Eco Villas
Mengusung nama Padi pada villanya, memang Padi Bali Eco Villas berdiri di tengah-tengah persawahan layaknya tanaman padi yang tumbuh menjadi lukisan alam yang indah. Lukisan yang tak hanya sedap dipandang mata tetapi juga berguna bagi keberlangsungan hidup. Begitu halnya villa milik I Made Suantara ini juga diharapkan membantu keberlangsungan hidup dan perekonomian masyarakat Ubud dan sekitarnya. Menjadi salah satu tujuan wisata dunia, Bali memang memberikan energi tersendiri. Banyak yang ditawarkan dari
potensi wisata Bali. Keunikan seni budaya yang dimiliki, juga keindahan alamnya. Meski negara tetangga berlombalomba mengembangkan industri pariwisatanya, tetapi Bali dengan segala keunikan dan keramahan masyarakatnya tetap bisa menyedot wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Sebagai seorang yang ikut berkecimpung dalam industri pariwisata, I Made Suantara bahkan yakin Bali bisa menjadi tujuan wisata terbaik dunia. Menjadi anak desa yang berhasil
mengembangkan usaha akomodasi, I Made Suantara tak lantas berpuas diri. Seperti halnya mayoritas pengusaha lainnya, ia juga memiliki harapan bisa merambah di bidang usaha lainnya yang tak jauh dari dunia yang digelutinya saat ini. Menjadi bagian masyarakat pulau Dewata Bali, ia ingin agar generasi muda Bali juga memiliki semangat yang sama dengannya, jangan hanya menjadi penonton atas usaha milik orang lain, namun harus ikut berkarya memanfaatkan segala potensi yang ada pada diri mereka, demi memajukan perekonomian masyarakat di tanah kelahirannya sendiri.
MAJALAH BALI | 25
5 Obat Alami Sakit Tenggorokan
1. Berkumur Air Garam Salah satu obat alami sakit tenggorokan yang sangat mudah dibuat adalah air garam. Anda cukup menambahkan satu sendok teh garam dan masukkan ke dalam 240 ml air hangat, yaitu kira-kira sebanyak air minum kemasan gelas kecil, dan aduk hingga tercampur secara merata. Berkumurlah dengan posisi kepala menengadah lalu muntahkan. Sebuah studi menemukan bahwa berkumur dengan air garam bisa mencegah infeksi saluran pernapasan bagian atas. Berkumur dengan air garam juga bisa membantu membersihkan tenggorokan dari dahak. Namun ingat, jangan memakai terlalu banyak garam dan jangan ditelan.
2. Mengunyah Bawang Putih Salah satu bahan alami yang bisa digunakan untuk membantu meredakan sakit tenggorokan adalah bawang putih. Kemampuannya ini dimiliki karena mengandung sifat antiseptik. Hanya saja, cara terbaik agar dapat dipakai untuk tujuan mengobati sakit tenggorokan adalah dengan mengunyah bawang putih terlebih dahulu.
Saat hancur, bawang putih akan melepaskan senyawa yang memiliki sifat antibakteri, antijamur, sekaligus antivirus. Adapun nama senyawa tersebut adalah allicin. Selain dikunyah sebanyak satu siung, cara lain yang bisa digunakan adalah dengan mengisapnya selama 15 menit. Jika tidak sanggup untuk memakannya secara mentah, cobalah untuk dicampurkan dengan bahan-bahan lain, seperti madu, minyak zaitun, atau dibuat jus. Hanya saja, allicin akan lebih efektif jika dikunyah secara mentah.
3. Semangkok Sup Ayam Jangan pernah menganggap makanan enak tidak pernah bisa dijadikan obat. Untuk sakit tenggorokan, nikmatnya sup ayam juga bisa dijadikan sebagai obat alami. Cairan hangat dapat membantu meredakan iritasi tenggorokan. Selain itu, menikmati sup saat sakit adalah tindakan masuk akal mengingat makanan ini mudah ditelan meskipun saat tenggorokan sakit sekalipun. Dengan mengonsumsi makanan cair, seperti sup, nutrisi yang dibutuhkan tubuh dapat tetap terjaga saat seseorang sakit. Nutrisi sendiri dibutuhkan tubuh dalam rangka melawan infeksi yang menyerang tubuh.
4. Teh Hangat Meminum air teh hangat juga bisa dijadikan salah satu obat alami sakit tenggorokan. Teh hangat dari jenis apa pun, entah herba atau nonherba, dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Salah satu alasannya adalah karena teh mengandung antioksidan yang diprediksi mampu memperkuat kekebalan tubuh dan mampu membantu menangkan infeksi. Agar kian optimal, tambahkan satu sendok teh madu ke dalam teh Anda. Hal ini akan menambahkan sifat antibakteri sehingga memungkinkan penderita sakit tenggorokan akan lebih cepat sembuh.
5. Secangkir Madu Baik dicampur dengan teh atau diminum langsung, madu telah lama dipercaya mampu meredakan sakit tenggorokan. Sebuah studi yang dilakukan pada 139 anak-anak yang terkena infeksi saluran pernapasan bagian atas (ISPA), mengonfirmasi efektivitas madu dalam meredakan batuk. Selain itu, studi lain juga mendukung klaim bahwa madu merupakan penyembuh luka yang efektif. Dengan kata lain, madu bisa digunakan untuk membantu mempercepat seseorang sembuh dari sakit tenggorokan.
ADVERTISEMENT WARUNG BILLY’S D’DESA Alamat: Jl. Raya Denpasar No.102, Perean Tengah, Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali 82191 Telepon: 0819-9937-7000
WARUNG LAOTA JIMBARAN Alamat: Jl.By Pass Ngurah Rai 77x-Puri Mumbul J i m b a r a n Bali Telepon: 0851-0306-9393
ADI ASSRI BEACH RESORT & SPA Alamat: Jl. Seririt-Gilimanuk, Pemuteran, Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali 81155 Telepon: (0362) 94838
WARUNG BABI GULING IBU OKA 2 Alamat: Jl. Raya Mas, MAS, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571 Telepon: 0812-3830-9927
DESA VISESA UBUD
BREW ME TEA
Alamat: Jl. Suweta, Banjar Bentuyung Sakti Ubud - Gianyar 80571
Alamat: Jl. By Pass Ngurah Rai No.482, Sanur, Kec. Denpasar Sel., Kota Denpasar, Bali 80222
Telepon: (0361) 2091788
GOLDEN KIRRIN “ 70 “
FAHRENHEIT KOFFIE FACTORY
Alamat: Jl parigata, Jl. Raya Kampus Unud, Jimbaran, Kec. Kuta Sel., Kabupaten Badung, Bali 80361 Telepon: (0361) 8953708
Telepon: (0361) 285960
GRIYA BUGAR Alamat: Ruko Tuban Plaza, Jl. By Pass Ngurah Rai No.27, Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361 Telepon: (0361) 759441
majalahbalicom
twitter @majalahbali
Majalah Bali
ISsUU
Majalah Bali
MAJALAHBALI.COM