Skip to main content

Senja Berarak Purnama

Page 1

Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Senja Berarak Purnama

PT MENTARI UTAMA UNGGUL


Senja Berarak Purnama Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo Penulis : Siswa Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo Penyunting : Ika Windiarti, S.Pd., Eva Muji Purwanti, S.Pd., Meri Ulandari, S.Pd., Yogi Triandaya, S.Pd., Fatkhul Hadi, S.Th.I Penelaah : Dr. Anas Ahmadi, M.Pd Sampul & Tata Letak : Abwa © Copyright 2021 Penerbit : PT Mentari Utama Unggul Jl. Proklamasi No. 37 Gresik, Gresik - Jawa Timur Email : bukumutu28@gmail.com Cetakan Pertama, November 2021

Perpustakaan Nasional : Katalog Dalam Terbitan (KDT) Siswa Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo Senja Berarak Purnama / Penyusun, Ika Windiarti, S.Pd. dkk -- Gresik: PT MENTARI UTAMA UNGGUL, 2021 xiv + 137 hal. ; 14 x 21 cm -- (Antologi Puisi) Isbn : 978-602-1593-76-9 1. Rekaan/Fiktif I. Judul II. Siswa Siswi SMK Sepuluh Nopember III. Tim Guru

ii


Diterbitkan pertama kali oleh PT MENTARI UTAMA UNGGUL All right reserved Hak cipta dilindungi oleh undang-undang Dilarang memperbanyak buku ini Tanpa izin penerbit SANKSI PELANGGARAN PASAL 72 UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA (1)

Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana denganpidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

(2)

Barangsiapa dengansengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu Ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1)dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

iii


Kata Pengantar .. ' (0Dz ' $&0( 2 - #( /0'' #$ 2 - & /0# Segala puji bagi Allah swt. Yang telah menyediakan kemudahan untuk menuntut ilmu, mempermudah menemui guru-guru yang mengajar dalam berbagai disimplin

ilmu

pengetahuan.

Mereka

dengan

ikhlas bersedia datang untuk mengajar tanpa kita harus mendatangi mereka pada saat ini yang serba keterbatasan. Semoga kita dianugerahi kecerdasan dan kesehatan. Pujian kepada Allah swt, dilandasi dengan rasa syukur yang teramat tinggi. Karena dalam kesempatan ini, kami SMK Sepuluh Nopember mempersembahkan sebuah buku antologi puisi karya siswa-siswi. Harapan kami, semoga buku ini memberikan manfaat dan sumbangsih pada dunia literasi. Shalawat dan salam senantiasa dianugerahkan kepada Nabi Agung Muhammad saw. Nabi Akhir Zaman, pembawa syafaat dan lentera kebenaran dari zaman yang kelam. Sehingga sekarang kita bisa merasakan bagaimana indahnya menuntut ilmu, hanya untuk mencari ridha Sang Penguasa semesta alam. Bagi pelajar, ada tiga hal yang harus diperhatikan bagi yang bersungguh-sungguh mencari ilmu. Yaitu niat baik, semangat dan kesungguhan serta mengamalkan ilmu. Niat baik merupakan dasar dari segala sesuatu.

iv


Perbaiki niat, hindari tujuan yang tidak layak dimiliki oleh seorang penuntut ilmu. Kemudian, semangat yang tinggi merupakan syarat berikutnya untuk mendapatkan ilmu dan manfaatnya. Kesungguhan seringkali muncul dari semangat yang besar yang ada. Semangat hadir seiring tingginya cita-cita.

Gantunglah

cita-cita

setinggi

mungkin,

maka akan besar pula semangat menuntut ilmu dan mengamalkannya. Terakhir, amal merupakan buah dari ilmu yang sudah diajarkan. Ilmu memiliki peran besar dalam memperbaiki kehidupan dunia dan akhirat seseorang, karena pada dasarnya kita menimba ilmu untuk diamalkan bukan sekedar menumpuk pengetahuan. Apalagi hanya sekedar mendapatkan kepantasan. Semoga dengan hadirnya antologi puisi ini menjadi salah satu bentuk semangat dalam mencari ilmu dan mengamalkan ilmu yang sudah kita unggah. Seperti kata pepatah, ilmu yang tidak diamalkan bagaikan pohon yang tidak berbuah. Semoga

kita

dianugerahi

oleh

Allah

swt

berupa akhlak mulia, semangat menunut ilmu dan mengamalkannya. Semoga kita juga dilindungi Allah swt, Dzat Yang Maha Pencipta dari semua marabahaya. .. ' (0Dz ' $&0( 2 - #( /0'' #$ 2 - & /0# Penyusun

v


Pengantar Cabang Dinas Pendidikan Sidoarjo Semua orang pasti pernah diajari cara menulis. Sebelum akhirnya bisa menulis, pada awalnya, semua orang pasti akan belajar mengenal huruf-huruf dan ejaan. Menulis tidak hanya sekadar merangkai kata-kata. Penulis perlu paham tentang tujuan menulis sebelum akhirnya tercipta sebuah karya sastra yang indah. Selain itu, tulisan juga merupakan media komunikasi antara penulis dan pembacanya. Menulis juga proses menuangkan kreativitas atau gagasan ke dalam bentuk bahasa tulisan, yang biasanya disebut dengan karangan. Karena, penulis mengungkapkan isi pikiran, ide, pendapat atau keinginannya melalui tulisan Berbicara mengenai sastra dalam sebuah tulisan, sastra merupakan ungkapan ekspresi manusia berupa karya tulisan atau lisan berdasarkan pemikiran, pendapat, pengalaman, hingga ke perasaan dalam bentuk yang imajinatif, cerminan kenyataan atau data asli yang dibalut dalam kemasan estetis melalui media bahasa. Mengapa bentuknya dapat berupa imajinasi atau justru data - ' secara bersamaan? Karena / - + / % )$. . ./- )*)DZ$( %$) /$! / 0 )*)DZƟ&.$ǚ / "*-$ ini mengambil data - ' berupa berita atau sejarah, lalu mengemasnya dalam tulisan estetis agar lebih menggugah pembacanya. Menulis adalah mencipta. Mencipta adalah berkarya. Untuk menciptakan sebuah karya sastra, seseorang harus memiliki keterampilan membaca. Keterampilan tersebut dapat kita peroleh dari budaya literasi. Secara sederhana, vi


'$/ - .$ $ Ɵ)$.$& ) . " $ & / - (+$' ) &*")$/$! ' ( membaca dan menulis. Terlepas dari berbagai konsep fungsionalnya, inti dari literasi adalah seseorang terbebas dari buta huruf. Individu memiliki kemampuan ȃ $'$/4Ȅ dan kemauan ȃ2$''Ȅ membaca dan menulis. Namun budaya literasi sejatinya sudah harus dimulai dari keluarga dan harus dimulai sejak anak-anak berusia dini. Budaya membaca buku sudah harus dibiasakan oleh orang tua, sehingga dapat ditiru oleh anak-anak melalui habituasi. Kemudian lingkungan turut mendukung dan menularkannya ke area yang lebih luas. Pihak sekolah juga harus ambil peran dengan membuat program-program yang terarah. Tantangan terbesar dalam membangun budaya literasi di era digital ini adalah kuatnya budaya visual. Situasi ini berbeda dengan tahun 1990-an di mana anak-anak dan remaja terbiasa menulis dan membaca, mulai dari membuat surat, menulis buku harian, membuat cerpen, menciptakan puisi atau membaca komik. Beberapa perpustakaan melihat masalah ini dan mulai mengadaptasi pola buku digital untuk menarik minat baca. Beberapa perpustakaan juga ada yang menerapkan pola hibrida dengan menyediakan buku cetak ȃ# - *+4Ȅ dan sekaligus buku elektronik, seperti yang terdapat di beberapa perpustakaan di sekolah dan perguruan tinggi. Teruslah berkarya untuk menciptakan karya sastra, sehingga dapat bermanfaat bagi orang lain. Generasi muda atau milenial harus tetap aktif dan berkarya di masa pandemi Covid-19. -.ǚ 0/Ɵ . ).#*-$Ǜ ǚ

vii


Kata Pengantar Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia, Unesa Menulis merupakan proses mencari jati diri. Menulis adalah sebuah eksistensi diri sebagai manusia. Berbagai fenomena atau kejadian yang terjadi dalam masyarakat bisa diaplikasikan melalui tulisan. Berkait dengan itu, buku ini adalah salah satu wujud dari proses pencarian jati diri dan sekaligus sebagai eksistensi diri siswa SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo . Literasi yang akhir-akhir ini digaungkan di dunia pendidikan diharapkan dapat mengubah paradigma siswa tentang budaya membaca. Penerbitan antologi puisi berjudul “Senja Berarak Purnama” merupakan salah satu upaya menguatkan budaya literasi. Adanya korelasi antara membaca dan menulis (menciptakan karya) , dengan membudidayakan literasi maka perbendaharaan kata dan pemilihan diksi juga semakin beragam. Penerbitan antologi puisi berjudul “Senja Berarak Purnama” merupakan wujud ekspresi diri .Puisi tercipta dari pemikiran atau fenomena yang sedang terjadi. Melalui buku ini,siswa diajak untuk berpartisipasi dan berekspresi melalui sebuah puisi untuk menuangkan ide dan gagasan. Buku ini pun sebagai wadah dalam mengupayakan pengenalan karya sastra (puisi) sebagai bagian dari literasi. Selain itu penciptaan puisi oleh viii


siswa sebagai wujud apresiasi terhadap fenomena atau peristiwa dalam masyarakat (COVID-19). Terbitnya buku ini tidak lepas juga dari konsepsi sebagai symbol budaya literasi dan dalam rangka ulang tahun sekolah. Untuk itu, buku ini merupakan sebuah upaya merajut literasi di sekolah. Harapannya, buku ini menjadi katalis bagi penulis ataupun bagi pembacanya. Tema-tema yang muncul dan diusung dalam karya ini merupakan tema keseharian, mulai dari kemerinduan, cita-cita, kepahlawanan, dan nasionalisme. Tidak hanya itu, tema lain, missal saja masalah cinta, kemengalaman, juga dimunculkan. Tentunya, harapannya, karya-karya mereka ini boleh dibilang gerbang menuju ke karyakarya selanjutnya. Akhir kata, selamat berkarya. Menulis. Menulis. Menulis Dr. Anas Ahmadi, M.Pd.,

ix


Kata Sambutan Ketua Yayasan Purnama Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Berkat limpahan karuniaNya, kami dapat menyelesaikan penulisan antologi cerpen yang berjudul “Selaksa Asa Meraih Cita“ dan antologi puisi yang berjudul “Senjak Berarak Purnama”. Dalam penyusunan buku ini, penulis telah berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan. Namun, sebagai manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan baik dari segi teknik penulisan maupun tata bahasa, kami membutuhkan kritik dan saran yang membangun untuk

kesempurnaan

karya

sastra

tanpa

arahan

pada

tahun

berikutnya Kami

menyadari

dari

guru

pembimbing serta masukan-masukan dari berbagai pihak tidak mungkin kami bisa menyelesaikan antologi buku ini. Buku ini dibuat sedemikian rupa semata-mata untuk membangkitkan kembali minat baca para siswa

x


dan sebagai motivasi dalam berkarya khususnya karya tulis. Untuk itu penulis mengucapkan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, sehingga kami bisa menyelesaikan buku ini. Demikian semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan para pembaca pada umumnya.

Sidoarjo, 21 Oktober 2021 Ketua Yayasan Pendidikan Purnama Hj. Misti Hariasih, SE. MM.

xi


Kata Sambutan Kepala Sekolah Sudah dua tahun ini, kami merayakan hari Ulang Tahun SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo dalam kondisi pandemi Covid-19. Saat tahun pertama pandemi, kami berpikir apa yang bisa menjadi memorabilia bagi seluruh warga sekolah. Sungguh ini adalah pengalaman hidup yang tidak terlupakan. Bukan hanya kami bapak ibu tenaga pendidik yang mengalami , melainkan juga para peserta didik , para wali peserta didik dan pihak-pihak yang berkaitan dengan penyelenggara pendidikan . Banyak tenaga, pikiran dan air mata yang tumpah pada saat itu. Bahkan kehilangan orang-orang terkasih di lingkungan warga sekolah adalah cerita pilu bagi kami semua. Semua tertuang pada Antologi Cerpen Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo “Ceritaku Saat Pandemi Melanda Negeri “ yang saat itu kami dedikasikan untuk memperingati sepuluh tahun berdirinya SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo. Dengan kondisi saat ini kami berkomitmen berjalan bersama-sama melalui tahun kedua pandemi dengan harapan terus membaik menuju era baru yang harus menerima bahwa kita hidup berdampingan dengan Covid-19. Dengan semangat kami bangkit melalui Antologi Cerpen Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo “Selaksa Asa Meraih Cita” untuk Hari Ulang xii


Tahun ke-11 SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo. Karena kami menyadari bahwa hidup harus tetap berjalan , bersemangat, bangkit dari keterpurukkan. Cita-cita tidak hanya berhenti dengan adanya virus. Innallaha laa yughayyiru maa biqaumin hattaa yughayyiru maa bi )!0.$#$$( ǹ ǜ - Dz Ǩ ǜƧƧǺǚ .0)""0#)4 '' # /$ & mengubah suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri Merupakan hasil kolaborasi antara banyak pihak, Yayasan PURNAMA, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sidoarjo, guru pengampu dan peserta didik untuk menghasilkan karya ini. Sungguh jauh dari sempurna , oleh karena itu saran dan kritik yang membangun tetap kami butuhkan. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja keras semua pihak yang sudah terlibat. Semoga dengan adanya buku ini, dapat memberikan kenangan dan pengalaman kepada peserta didik dan pembaca atas peristiwa Covid-19 yang pernah melanda. Sidoarjo, 24 Oktober 2021 Ratih Wulansari, S.Si. , M.MPd.

xiii


Senja Berarak Purnama

Puisi Tentang Pahlawan

xiv


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Cita-Citaku Oleh: Nadia Risky Rachmawati Aku ingin jadi merpati Terbang di langit tinggi Bernyanyi tentang masa depan nanti Aku ingin jadi merpati Terbang di langit tinggi Bernyanyi tentang masa depan nanti Aku ingin jadi bulan Turun ke bumi membawa cahaya kehidupan Menghalau gelap memberikan ketenangan Aku ingin jadi insan teladan Saling berbagi rasa Tanpa belenggukekerasan

1


Senja Berarak Purnama

Indahnya Alam Oleh: Devina Yulistia

Kicauan burung terdengar merdu Menandakan adanya hari baru Indahnya alam ini membuatku terpaku Seperti dunia hanya untuk diriku Kupejamkan mataku sejenak Kurentangkan tanganku sejenak Sejuk,tenang,senang kurasakan Membuatku seperti melayang kegirangan Wahai pencipta alam Kekagumanku sulit untuk kupendam Dari siang hingga malam Pesonanya tak pernah padam

2


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Indonesiaku ' #Ǧ Ƣ- # )""- $)$

Beragam budaya Adat dan agama Makanan banyak beraneka Indah elok dan bersih wilayahnya Wahai pemuda pemudi Indonesia Bangun dan junjunglah Indonesia Raih cita-cita Indonesia Jadikan Indonesia negara yang sejahtera Wahai pemuda pemudi Indonesia Bangkitkan semangat warga Indonesia Selalu bersyukur menjadi warga Indonesia Memohon kepada Tuhan yang Maha Esa Untuk menjadikan negara Indonesia menjadi negara yang sentosa

3


Senja Berarak Purnama

Kamarku Oleh: Kahylia

Celotehku riang saat musik menyapa lembut setiap sisi tembok kamarku Energinya melegakan, melagukan lirik-lirik yang kupilih Radiasikan kebahagiaan yang hadir lewat lantunannya Inspirasikan goresan-goresan gambar yang kuingin Tanpa jeda aku menggores Aktualisasikan ungkapan imaji gambarku Tetap aku terdiam terfokus dalam gambar Elokkan setiap guratan dalam bingkai kanvas elektronikku Nyamankan tangan ini Terpuaskan sudah segala curahan imaji Ajarkan ku tuk selalu terbuai dalam latihan Nihilkan pesimisme, Maksimalkan optimisme Gelorakan motivasi diri tuk selalu membuat untaian karya Katakan dan kuatkan Aku akan terus berkarya Menggoreskan ungkapan diri dalam sebuah prosesi Angkat segala orisinalitas buah karya hakiki Rengkuh semua asa menjadi sebuah bukti Karena nikmatMu, aku mampu berkreasi Untuk aku, kamu dan semua insan dengan jati diri

4


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Kemerdekaan ' #Ǧ 0/-$ 0- ǥ

Ƴ

Hari ini ... Hari dimana terdengar suara seruan Oh Indonesiaku... Bangsa, Negara dan Tanah kelahiranku ... Oh Indonesiaku ... Telah bersemayam namamu di hatiku Kilas perjuangan kemerdekaan terbesit dalam pikiranku Kemerdekaanmu harus dijaga sampai akhir hayat tiba Terima kasih Indonesiaku Kemerdekaanmu sangat bermakna

5


Senja Berarak Purnama

Merah Putih ' #Ǧ ! '$) 2$ ǥ

Ƴ

Merah putih... Merah lambang berani Putih lambang suci Berkibar dibawah langit biru Bukti dari kemerdekaan Negeriku Merah putih... Kau simbol persatuan kau simbol kemerdekaan Hasil perjuangan para pahlawan Wahai merah putihku... Teruslah berkibar di tiang tertinggi Persatukan segala perbedaan Dibawah kibaran panjimu

6


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Negeriku Indonesia ' #Ǧ )$ $./4 $)"-0(

Negeriku Indonesia… Yang memiliki bendera sang merah putih Yang memiki lambang garuda emas Dengan berlandaskan pancasila Bendera merah putih yang senantiasa berkibar dinegeriku Negeri yang memiliki sejarah besar Mengajarkanku arti pengorbanan Dimana untuk mencapai kemerdekaan Bertumpah darah hingga nyawa yang dipertaruhkan Negeriku indonesia Negeri yang memiliki kekayaan alam yang berlimpah Negeri yang memiliki lautan luas dan tanah yang subur Negeri yang memiliki keanekaragaman budaya dan Bahasa Itulah negeriku Indonesia…

7


Senja Berarak Purnama

Pahlawan ' #Ǧ #( / #40 +0/-

Pahlawanku……. ku tidak bisa melupakan semua jasa-jasamu Kau seorang manusia yang gagah dan pemberani Kau mengobarkan jiwamu untuk negeri yang merdeka Pahlawanku……... Seluruh tumpah daramu kau korbankan demi kemenangan Hari harimu berwarna merah seperti api yang berkobar Sebatang bambu runcing yang kau andalkan sebagai sarana pembantaian Tanpa pengorbanan mu negeri ini tidak ada apa apanya Kau rela menghabiskan seluruh nyawamu Kini kau mengantarkan bangsa ini kedalam kemerdekaan yang abadi Tanpa usahamu negara ini tidak akan merdeka Terima kasih pahlawan…….

8


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Pahlawan Kemerdekaan ' #Ǧ $/4 $-( ) 0' ) 4 '$(

Pahlawan Orang yang berdiri di medan perang Orang yang selalu membawa senjata Mengorbankan keringat dan air mata Rela mati untuk tanah air tercinta Oh pahlawan Kau rela mengorbankan segalanya Kau rela meski harus dihujani senjata Tertusuk-tusuk belati para penjajah Rela mati untuk Indonesia merdeka Oh pahlawan Kini Indonesia telah merdeka Perjuanganmu akan selalu dikenang Pengorbanan akan selalu diingat Untuk generasi yang akan datang

9


Senja Berarak Purnama

Polisi ' #Ǧ ) .-0-*#

Di setiap persimpangan jalan Engkau berdiri dengan penuh kewibawaan Mengatur laju kendaran Agar tidak terjadi kemacetan Dengan peluit di mulutmu Dan aba-aba di tanganmu Engkau atur pemakai jalan Agar terhindar dari kecelakaan Engkau adalah petugas negara Yang harus melindungi rakyat semua Engkau juga pahlawan bangsa Yang berjasa menolong sesama

10


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Jejak -Jejak Pejuang ' #Ǧ 0/-$ 0'$4 5&

Jejak pejuang Tepat detik ini bangsa kita telah merdeka Bangsa besar telah lahir Terwujud dengan semangat para pejuang Yang dibayar dengan tetesan darah dan air mata Jejak jejak para pahlawan bangsa Kita nampak menembus zaman Ia rela dadanya tertembus peluru Meski tergeletak di tanah penuh darah Namun ia tetap hidup dalam sanubari anak bangsa Ribuan nyawa telah melayang Semua untuk masa depan anak bangsa Kelakkami menyaksikanmu di dalam surga sana Kemenangan yang tak pernah kau nikmati

11


Senja Berarak Purnama

Kemerdekaan ' #Ǧ #$)/4 -( 4)

Hari ini Bumi Pertiwi diMerah Putih kan Oleh setiap jiwa yang bangga akan Kemerdekaan Oleh jiwa yang rindu cinta tanah air Bulan ini Bumi Pertiwi mencoba untuk mengingatkan kembali Arti dari sebuah perjuangan sejati Arti dari lebih baik mati demi sebuah harga diri Tahun ini Bumi Pertiwi diuji oleh pademi Oleh virus yang tak kasat mata dan hati Oleh peraturan darurat yang tak tentu dan silih berganti Aku disini mencoba untuk memahami Arti Corona dalam perayaan Kemerdekaan ini Sehebat dan sedahsyat apa pengaruh virus Covid19 Hingga banyak raga yang tak berdaya jatuh mati Atau mungkin lemahnya penerapan aturan Yang kadang tidak sejalan dilapangan

12


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Ah... Otak, pikiran dan hatiku mungkin belum sampai disini... Dan yang paling penting bagiku Aku akan melakukan yang terbaik demi ibu pertiwi Salam merdeka Ibu pertiwi Semoga cita cita yang kau gores Selalu tertanam dihati putra dan putrimu Merdeka...

13


Senja Berarak Purnama

Masa Depan ' #Ǧ .&$ 0- $ -$4 )/$

Jika benda mati bisa bicara Mungkin ia lelah dengan dirinya Jika angin bisa berkata Mungkin ia ingin menetap di tempat ternyamannya Begitupun aku Yang ingin menetap di masalalu Hanya karena tak ingin di porak porandakan Oleh dunia yang fana Tetapi hanya dengan cara itu Aku bisa maju untuk mimpiku Untuk hidup sejahtera tanpa bantuan saudara yang juga terlena oleh ke fanaan dunia.

14


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Merah Darahku, Putih Tulangku ' #Ǧ -( $./ ) -$ 0.+$/ -$

Aku adalah putra dan putri bangsa Indonesia Kuingin bebas dari penjajahan Pahlawan rela menderita demi Indonesia Penuh dengan keringat dan rasa lelah Demi mengusir penjajah Semua itu demi terwujudnya Kemerdekaan Indonesia Berkat pahlawan Indonesia bisa merdeka Semangat perjuangan yang membara Pertaruhan nyawa yang menentang dan bercucuran darah Kami putra dan putri Indonesia Berterima kasih atas perjuangan para pahlawan Untuk majunya bangsa Indonesia karena perjuangannya yang luar biasa Indonesia bisa menikmati kemerdekaan Marilah berteriak bersama-sama Merdeka merdeka merdeka Merah darahku, putih tulangku Itulah Indonesia kita

15


Senja Berarak Purnama

Semangat Perjuangan ' #Ǧ $1 $' /$)

Sekeras apapun kau mencoba, Sekuat apapun kau menolak. Jika memang pilihan tak sesuai dengan harapan. Jangan pernah takut dan ragu, Hidupmu belum berakhir.Dan apabila kelak Perjalanan ini semakin curam dan terjal, Teruslah melangkah. Tugasmu cukup berperan sebagai hamba Dan ikuti alur sang pencipta.Maka,esok hari kau akan temukan makna bahagia diakhir cerita.

16


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Merajut Asa ' #Ǧ $1 $' /$)

Sekeras apapun kau mencoba Sekuat apapun kau menolak Jika memang pilihan tak sesuai dengan harapan. Jangan pernah takut dan ragu Hidupmu belum berakhir Apabila kelak Perjalanan ini semakin curam dan terjal Teruslah melangkah Tugasmu cukup berperan sebagai hamba Dan ikuti alur sang pencipta Maka,esok hari kau akan temukan makna bahagia diakhir cerita

17


Senja Berarak Purnama

Yang Maha Esa ' #Ǧ -$./$) *-

Bagian awal dibuka dengan cukup menggoda Membahas dari kacamata para pemuka Tentu semua harus berpendidikan kepada Yang Maha Esa Jangan menentang kalian wahai pendosa Bagian kedua tersaji di mimbar perwakilan Mencoba membawa Yang Maha Esa untuk meyakinkan Untuk kalian jangan takut, karena kami bersumpah Di bawah keyakinan Jangan menentang kalian wahai pelayan Bagian akhir menjelaskan perihal masalahnya Ketika semua opini kehidupan dibuat mudah karena penjaminnya Yang Maha Esa menyadari akan dibawa selalu namaNya Dan akhirnya segelintir manusia tertawa bahagia Karena Yang Maha Esa menjadi taruhannya

18


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Pahlawanku ' #Ǧ Ƣ/-$ 4 # &#. )/$

Wahai Pahlawanku Kan kukenang selalu jasamu Seluruh mata selalu terbuka untuk perjuanganmu Kau bela kemerdekaan Kau rela korbankan jiwa raga Demi nusa dan bangsa Jasamu kan abadi Bersemayam di hati penerusmu Berkat Pengorbananmu Rakyat dan bangsa kita semakin maju Kokoh kuat bersatu Melanjutkan cita-cita mu

19


Senja Berarak Purnama

Sang Pejuang Oleh: Nicky Shakti Nastiti

Mereka yang mengabaikan nyawanya Mengangkat tombak kemerdekaan Mengguncang jiwa penjajah Menembus kebebasan hakiki Kaki beralasakan tanah Pakaian yang bersimbah wewangian darah Tak menggetarkan naluri Mengobarkan semangat membara Berjalan dengan luka yang menganga Hujan peluru menembus lapisan kulit mereka abaikan Rasa sakit yang kian menusuk juga mereka abaikan Demi cita-cita suci, kemerdekaan Indonesia

20


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Sang Pembungkam Oleh: # '$'$'' # 5ǻ #- #

Mereka... Penuh rahasia Penuh keegoisan Penuh ambisi Mereka yang selalu berbuat Tapi tak mau bertanggung jawab Mereka yang ingin segalanya Tapi tak mau usaha Rela mematikan pendidikan siswa lain Demi anak emas nya Rela melihat air mata Demi kebahagiannya Tak cukup tuhan beri segalanya Mengambil semua yang bukan hak nya Membungkam mulut rakyat Yang katanya, demi menjaga nama baik bangsa nya Tuhan tak pernah tertidur! Ia melihat apa yang engkau perbuat Dan membalasnya tanpa pengampunan Lalu kau berkata bahwa tuhan yang jahat

21


Senja Berarak Purnama

Generasi Bangsa ' #Ǧ 4 0- 5 '$

Generasi demi generasi silih berganti Tetapi selalu sepi akan prestasi Terkontraminasi oleh ambisi dan korupsi Bumi pertiwi seakan mati suri Wahai anak bangsa, anak nusantara Singsingkan lengan bajumu Binalah karakter anak pewaris pemimpin bangsa Jagalah sikap dari perbuatan murka Wahai anak bangsa, anak nusantara $& ) & - &/ - ) & )". . " $ Ɵ"0- + )0/ ) dan tauladan Untuk bangun dan bangkit dari keterpurukan

22


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Hanya Ada Kata Merdeka ' #Ǧ 0 $ #( $) 0/-$ 0- .#

Merdeka itu adalah upaya Upaya tanpa menyerah sang pahlawan Merdeka itu cucuran keringat Mengucur deras hingga habis Merdeka itu lelah Lelah yang selalu menghantui Merdeka itu darah Darah pejuang yang ikhlas dan rela Merdeka itu nyawa Ribuan nyawa pejuang yang melayang Semua untuk bangsa dan negara Semua untuk generasi bangsa Semua untuk masa depan yang bahagia

23


Senja Berarak Purnama

Tanah Air ' #Ǧ $ - 0.0( - # )$

Indonesia Tanah Airku Tak akan pernah aku lupakan Engkau sangat termasyur Dan akan kukenang seumur hidupku Walau aku jauh darimu Tak akan kulupakan tanah airku Walau negeri orang lebih elok darimu Indonesia tetap tumpah darahku Walau banyak negeri indah kujalani Walau termashur bagai bintang Tetapi Indonesia tidak hilang dari kalbu Indonesia tetap tanah air yang kucinta

24


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Dirgahayu Bangsaku ' #Ǧ #( *)$ . Ǥ

Hari ini tgl 17 Agustus Hari bersejarah bagi bangsaku Seluruh rakyat menyambut gembira HUT kemerdekaan negeriku Sejenak kutundukan kepala Mengenang jasa para pahlawan Gugur dimedan bakti Membela nusa dan bangsa Ayo kawan Kita masih muda Mari mengisi kemerdekaan Teruslah menuntut ilmu kejarlah mimpi Dirgahayulah Bangsaku Jayalah negeriku Kami terus membelamu Selama hayat masih dikandung badan

25


Senja Berarak Purnama

Pahlawan ' #Ǧ '$1$ 2$ )""- $)$

Hidup mati demi mengusir penjajah Terik matahari tak mampu membakar semangatmu Dinginnya malam tak mampu membekukan tekadmu Engkau terus berjuang dalam medan pertempuran Pantang menyerah rela gugur melawan penjajah Engkau korbankan jiwa dan ragamu demi bangsa Engkau pertaruhkan jiwa raga Menahan perih dan sakit hingga ajal menjemput Pahlawanku Terima kasih atas semuanya Bagaimana aku bisamembalas jasa-jasamu yang telah kau berikan untuk bangsa Bagaimana caraku bisa mengisi kemerdekaan ini tanmpamu Semoga aku mampu melakukan semua itu

26


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Pahlawanku ' #Ǧ Ƣ- # 0'$ #

Pahlawanku ....... Perjuangan mu sangatlah besar Berkorban demi negara tercinta Memperjuangkan negara untuk kehidupan lebih baik bagi anak cucunya Jasamu sungguh besar Pengorbanan mu tak sia sia Ikut memerdekakan bangsa Kini perjuanganmu hanya untuk dikenang Oh pahlawan.... Ku berterima kasih kepadamu Anak cucumu akan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemerdekaan bangsa Indonesia Tanpa perjuanganmu kami tidak akan merasakan kemerdekaan

27


Senja Berarak Purnama

Puisi Tentang Orang Tua & Guru

28


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Ayah ' #Ǧ 0#$ /0' ( '$) ' Ǥ

Tak penat kau kayuh sepeda tuamu Menyusur jalan penuh liku Keringat menetes daritubuhmu Kulit tanganmu lebam hampir beku Hujan angin kilat datang menyambar Tak pernah kau terlihat gentar Melaju terus penuh sabar Demi anakmu menjadi terpelajar

29


Senja Berarak Purnama

Rindu Kasih Sayang Ayah ' #Ǧ -$. 4 #

Ayah ... Kau telah ajari betapa beratnya kehidupan Kautelah ajari bagaimana bersabar Kau telah ajari apa arti dari keikhlasan Semua nasihat mukini masih melekat dalam memoriku Ayah ... Namun kini aku mulai beranjak dewasa Hanya namamu yang kusebut dalam sanubari Tanpamu, kehidupan terlalu pahit untuk kulalui Perasaan tidak tenang kerap menghampiri Ayahh.. Kepergianmu waktu itu membuatku tak berdaya Hanya Ibulah sosok wanita yang sangat perkasa Perempuan tangguh yang tak goyah diterpa kerasnya kehidupan dunia Senyumannya menabur kasih sayang Kesabarannya menyemai ketenangan

30


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Ayahh.. Tak ada lagi rangkulan hangatmu Deraian air mata ini selalu menemani ketika teringat dirimu Kini.. Percakapan kita hanya melalui doa Meskipun aku tidak bisa lagi melihatmu Doaku dan ibu selalu mengiringi perjalananmu Semoga kau diberi tempat terindah disisi Allah swt ...

31


Senja Berarak Purnama

Ayah Oleh: )""$ / *.. '$ Put-i

Ayahku, Kau datang di saat kubahagia Kau datang di saat kusedih Kau datang di saat kumarah tanpa sebab Ayahku, Engkau rela berkerja keras Dari pagi hingga malam Untuk memenuhi kebutuhan kami Ayahku, Terima kasih telah membesarkan Anak sepertiku dan kakakku Tanpamu, aku tidak bisa apa-apa Selamanya engkau tidak akan kulupakan.

32


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Ayah ' #Ǧ -- # '' )0"- # 0-/$

Kau sangat menyayangiku Kau gendong aku saatbayi Ku ingat candadan tawa mu Kau bekerja untuk keluarga Pergi pagi pulang malam Membanting tulang bermandi peluh Ku sangat menyayangimu Kau lah pelitadihatiku Walau kau sudah tiada

33


Senja Berarak Purnama

Malaikat Tanpa Sayapku ' #Ǧ - ) - )0-$4 -$!

Bait ini adalahsebuah gambaran Tentang kebahagiaan,cinta,dan kebanggaan Untukmu wahai malaikat tanpa sayap ku Engkau tak perlu tahu seluas apa sayangku padamu Atau setinggi apa cintaku padamu Karena semua bukti ada di dalam pikiran ini Engkau tau sedalam apa ku letakkan pengorbanan mu satu yang ku inginkan Semoga engkau kanjadi penopang sebagaimana aku menjadi pohon yang kokoh karena topangan mu. Mungkin kekecewaan tak bisa aku jadikan beban. Harus nya menjadi kebanggaan mempunyai malaikat seperti mu ibu. Engkau lelah banting tulang untuk membimbing ku untuk hidup ku dan untuk masa depan ku.

34


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Ibu ' #Ǧ Ƣ 0'$ *. $ )/$

Ibu ... Wanita yang hebat dan kuat Wanita yang selalu menyayangi kami tanpa pamrih Wanita yang lemah lembut Wanita yang penuh cinta dan kasih Ibu... Engkau adalah panutan bagi kami Engkau adalah wanita yang sungguh berarti bagi kami Tanpamu mungkin kami tidak bisa berada sampai di titik ini Dengan dukungan dan bimbinganmu kami bisa berdiri teguh sampai saat ini Ibu ... Terima kasih ibu Untuk cinta kasih yang engkau berikan Terima kasih ibu Untuk pengorbanan yang takkan terbalaskan

35


Senja Berarak Purnama

Pahlawan Hariku ' #Ǧ /#4 -1$)

Ibu......... Engkaulah panutan ku Lambang kesetiaan ku Gemilang engkau dalam hidupku Alangkah aku menyayangimu Sesibuk apapun engkau selalu membantuku Akan ku ingat selalu pengorbanan mu Hingga akhir hayat selalu akan kukenang Ibu.......... Remang-remang ku dengar suaramu Alangkah sangat senangku bersamamu Hingga akhir hayat ku akan selalu mencintaimu ibu

36


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Ibuku ' #Ǧ $ # /$)

Ibu... Ku tau engkau telah berjuang mulai aku dalam kandunganmu Ku tau engkau mengorbankan nyawamu untukku Ku tau engkau telah merawatku sejak kecil Dan ku tau engkau telah berjuang untukku sampai saat ini Ibu......... Itulah sebutanmu Engkau tak berharap balasan apapun dariku Engkau hanya berharap aku menjadi wanita yang sholehah Ibu.......... Dengan doa dan kasih sayangmu Aku akan berjuang untuk memenuhi harapanmu

37


Senja Berarak Purnama

Ibu ' #Ǧ $.& $ $4 0/-$

Ibu... Di dunia ini tiada banding kasihmu Dalam deritamu Engkau tetap tabah mengasuh dan mendidikku Kasih sayang yang kau beri Untukku, anakmu ini Sungguh menyinari hati Mampu menerangi jiwa ini Kasihmu seluas samudera Cintamu sedalam lautan Sayangmu setinggi gunung Dengan apa aku harus membalasmu Ibu... Engkau adalah matahariku Engkau adalah rembulanku Doaku bersamamu selalu Terima kasih Ibu

38


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Ibu ' #Ǧ # ! '. $'

Kaulah pelita hidup ku Kaulah cahaya ku Kaulah pahlawan ku Ibu... Kau mempertaruhkan nyawa mu Demi untuk melahirkan ku Supaya aku bisa melihat dunia Ibu… Sungguh besar pengorbanan mu Terima kasih atas segala kasih sayang dan jasa mu Aku sayang ibu, selalu

39


Senja Berarak Purnama

Ibu ' #Ǧ 0! - .) &# &#/$. )4

Ketika angin berhembus Dan sungai mengalir dari kaki bukit Aku melihat keindahan tiada terkira Bagai di belai-belai kebahagiaan Namun... Semua keindahan ini Tak ada apa-apanya Jika dibanding kasihmu ibu Karena setiap belaianmu Setiap pengorbanan dan ketulusan Lebih indah dari gemricik air Lebih halus dari hembusan angin Maka di sini Aku mulai mengerti Bahwa keindahan itu bukan di luar Namun ada di dalam hati

40


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Ibu ' #Ǧ $' /0. *Ƣ

Ibu ... Kau lahirkan aku Korbankan diri untukku Ingin aku balas cintamu Ibu ... Membelai diriku Obati rasa sakitku Lindungi aku dari bahaya Ibu ... Rasa sakitmu Ingin aku gantikan Dengan canda dan senyuman

41


Senja Berarak Purnama

Surat Untuk Ibu ' #Ǧ )$. -*#

Mungkin dulu anak mu ini tak mengerti Aku marah hanya karena keinginan tak terpenuhi Tapi ku lihat kau tetap tersenyum ke arah ku ibu Hingga rasa kesal dan benci itu muncul Kata sakral yang tak harus terucap pun keluar Kulihat lagi wajahmu Engkau tetap tersenyum Tapi matamumemancarkan kesedihan Dan lagikarena egoku Aku marah kepada ibu Aku menyesal pernah menyakiti mu ibu Aku ingin terus bersama mu Hingga aku sukses Dan engkau bangga melahirkan aku Apakah masih ada kesempatan untukku ibu

42


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Ibu Tunggal ' #Ǧ 0/-$ 40 - . /$

Kepada puan tanpa tuan Jauh di ufuk selatan Menatap nanar pada netra yang bertukar pandang Kepada tulang tanpa rangka si rumpang gagah mengembara Kepada rangkap kaki tertatih kuat berdiri hadang suangi Untuk insan tanpa pasang hangat rengkuh konstalasi menyertai Si raja surya ikut terangi Semoga lelap tidur muterbayar tiap ratap mu Terapung semua derita mu Esok, di penghujung hari dengan secangkir teh di hadapan lentera raksasa, ada tawa selaras di sabit bibir mu Luluhkan semua rasa sesak yang kau emban Kepada si tangguh luas semesta ini milik mu

43


Senja Berarak Purnama

Surgamu Tuhan ' #Ǧ 0- 40

Laksana mentari di pagi hari Terbit tersenyum berselimut kehangatan Bak embun Pagi yang sejuk suci Cintamu padaku tak ada penghabisan Laksana bintang dilangit malam Yang selalu menjaga dan melindungiku Baik setitik cahaya dimalam kelam Nasehatimu penuh sungguh menuntunku Tuhan, kupinta surga pada-Mu Untuk ayah ibu tercinta Balasan mulia dari sisi-mu Atas segala kasih sayang dari mereka Tuhan, terimahlah amal ibadah mereka Berikanlah rahmat dan cintamu Harap bahagia dunia akhiratnya Selalu kupinta dalam sujud malamku

44


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Guruku ' #Ǧ 2$ 'Ƣ4 #

Ibu guruku baik sekali Pandai berdoa dan menyanyi Lemah lembut sepanjang hari Selalu membelai dan memuji Ibu guruku Terimakasih atas bimbinganmu Dari kami tidak mengerti Sampai kami mengerti Pandai menulis dan membaca Pandai sholat dan mengaji Terimakasih guruku Atas jasa-jasamu selama ini Terimakasih ambu Terimakasih bu etik Terimakasih bu ria Terimakasih bu ulfa Terimakasih bu dina.

45


Senja Berarak Purnama

Guru ' #Ǧ 0# (( ƥ$ Ǥ

Dikala fajar menjelma Engkau pergi dengan hati ikhlas dan rela Menuju sekolah langkah kaki tiada hentinya Kau relakan waktu dan harta Demi sebuah cita mulia Mencerdaskan kehidupan bangsa Kau telah menerangi kehidupanku Dengan ilmu yang kau curahkan padaku Tiada hentinya, kau bagi pengetahuanmu Tanpa sedikitpun ada rasa malu Kau kan slalu ada dalam hati dan sanubariku Berlalu sudah hari ini Kau buang rasa penat dan letih Hari demi hari berganti Kau setia mengabdi pada negeri ini Untuk kehidupan lebih baik lagi Di atas tanah Ibu pertiwi

46


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Ibu ' #Ǧ ( ) 0)$ - Ǥ Ǥ

Ibu engkau adalah wanita yang kucinta Engkau adalah pelipur dalam duka Kasih sayang sepanjang masa Tak terbatas dengan kata-kata Ibu adalah anugerah Ilahi Menyayangi kita sepenuh hati Kasih sayangmu takkan terlupakan Engkau berikan ilmu pengetahuan Yang belum aku dapatkan Engkau membuatkulebih aman Setiap ibu berdoa Agar kita sehat sejahtera Kasih sayangmu tak pernah terganti Karena engkau sangat berarti Namamu akan selalu dihati Sampai raga tak bernyawa lagi

47


Senja Berarak Purnama

Guruku ' #Ǧ 5$5 # . '. $'' Ǥ

Guruku Sang penerang jalan pendidikan Sang pemberi nasehat setelah orang tua Sang pembimbing penuh kesabaran Guruku Dari aku yang tak bisa membaca abjad Dari aku yang tak bisa menghitung angka Dari aku yang tak bisa mmbedakan warna Guruku Kini aku tau semua,bahkan rahasia dunia Kini aku telah sukses menjadi murid penuh ilmumu Taka da kata yang bisa kuucapkan selain terimakasih Guruku Terimakasih atas ilmu yang sudah kau ajarkan padaku Terimakasih karena engkau sabar mengajariku Terimakasih sudah menerangi jalan hidupku yang gelap

48


Senja Berarak Purnama

Puisi Tentang Pandemi

50


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Bumiku ' #Ǧ $) ( '$

Bumiku kini berbeda Berita kematian berada di mana-mana Tidak ada yang menginginkannya Namun dia tiba dan merenggut nyawa Sekilas memori datang dari 2 tahun yang lalu Bermain,bercanda,tertawa Tanpa peraturan yang ada Juga terdapat kelas yang nyata Ini bencana bukan perang dunia Tidak ada yang patut disalahkan karenanya Perbanyak berdoa untuk segera baik-baik saja Karna ini semua pasti ada hikmahnya Ikhlas dan bersyukur jangan lupa Percayalah bahwa ini semua akan segera sirna

51


Senja Berarak Purnama

Covid -19 ' #Ǧ "$ ./ '( & 0/-$

Hai corona virus... Kau virus yang sangat menyebalkan Gejala gejala mu sangat meresahkan Dari yang bisa sehat sampai bisa wafat Hai corona virus... Kau membuat yang susah semakin susah Para pedagang kecil berlari kesana kemari demi mencari sesuap nasi Banyak orang yang kau ambil nyawanya Dan juga banyak orang yang kehilangan mata pencahariannya Hai corona virus... Kau membuat para tenaga medis kewalahan Mereka berjuang untuk menyelamatkan raga Kami yang hanya bisa berdiam diri dirumah Cepat lah berlalu virus Kami hanya ingin semua kembali seperti semula

52


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Hari Esok ' #Ǧ - .# Ǥ

Seperti apa hari esok? Apakah hari esok akan lebih baik? Apakah besok aku akan bersenang-senang? Gelombang kegelapan akan selalu ada Akan tetapi kita tidak akan tahu kegelapan itu kapan akan datang Aku selalu berdoa Semoga Hari Esok akan lebih baik Setelah kita terjatuh Pasti akan bangkit kembali Selalu berulang-ulang Seolah-olah tidak ada batasnya Tak pernah lupa bahwa sebuah fakta Akan selalu ada cahaya yang akan muncul kembali Untuk menyinari kehidupan kita semua. Mari kita melihat semuanya Dihari esok.

53


Senja Berarak Purnama

Pahlawan Garda Terdepan ' #Ǧ '$1$ & 0-( ' . -$

Dua tahun berjibaku Pandemi tak juga berlalu Perih mata memandang Ratusan bahkan ribuan orang terus berjuang Bagai peperangan Disaat kami tak acuh Dengan nyawa kau bertaruh Keringat terus bercucuran Ketidak tegaan selalu menyelimuti Ribuan rasa letih terus hadir dipikiran Namun tugas belum kunjung selesai Berjuta nyawa kau selamatkan Tak kau dapat penghargaan Entah kapan pandemi berakhir Tapi jasamu tak terukir

54


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Pandemi Oleh: Nadia Prima Larasita

Pagi pagi ku buka mata Ternyata keadaan tetap sama Pandemi masih saja menimpa Negara ku kini hampa Kegiatan belajar di sekolah pun tak ada Keluar rumah juga tak bisa Bumi ku kapan kau kembali Bebas lepas tanpa masker lagi Pandemi pergilah dari sini Aku rindu dengan bumi ku yang dulu lagi Banyak dampak yang kini dijalani

$)$ # )4 *Ǩ 4 )" $. ( )"0.$-(0 + -"$

55


Senja Berarak Purnama

Pandemi ' #Ǧ ) -5$ /0' 0!-$ #

Detik demi detik hari demi hari Penantian yang kami harapkan dari sebuah keajaiban Suara hati anak bangsa yang sedang berduka Kini risau dengan keadaan ini Bumiku tercinta negeriku tersayang Kami merindukan kebersamaan Belajar dengan guru dan kawan yang kami rindukan Belajar di sekolah yang kami harapkan *Ǩ ) 0. # / ' # & ($ / - +& ) Pandemi yang tidak kita harapkan Cepatlah pulihkan bumiku ini Agar kami bisa bebas tertawa seperti sedia kala

56


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Covid 19 ' #Ǧ /-$ - ) #(

Satu kata yang membuat dunia hancur Yaitu sebuah virus yang menghebohkan dunia Namamu tidak asing ditelinga Siang malam keluar berita Betapa bahayanya kau didunia nyata Kedatanganmu yang tiba-tiba ) &'0&& ) 0)$ 4 )" ! ) Ǩ Membuat kegaduhan di mana-mana Kau memang tak terlihat Namun wabahmu menyebar di seluruh dunia Semua negara telah kau singgah Termasuk juga Indonesia Semua orang telah siaga Tidak ingin terkena virus korona Engkau virus yang tak kenal lawan Engkau bagai musuh tak bernyawa Aku hanya bisa memohon kepada tuhanku Memohon perlindungan semua manusia darimu Karena aku yakin ... *Ǩ &0 & + /0# ) 4 )" & ) ( )" ' #& )(0

57


Senja Berarak Purnama

Diriku ' #Ǧ )$ 0'$ 0- #( )

Tiap bangun pagi Susah bagiku membuka mata ini Mata ini selalu lengket Seperti terkena permen karet Namun aku tetap berusaha untuk membuka mata Alangkah senang hatiku bisa bangun pagi Bersiap diri menjemput mentari Pergi ke sekolah bersua dengan teman-teman lagi Tapi tahun ini aku belajar sendiri Diam di rumah ditemani aplikasi Sungguh diriku ini rindu suasana sekolah Untuk belajar bersama teman-teman dan guru tercinta Rasanya asa ini didepan mata Apalagi yang harus diriku nanti Cukup lama diriku tak meramaikan suasana sekolah Hati ini ingin teriak ... kecewa Tapi bagaimana lagi Namun diriku tetap harus semangat dengan daring ini

58


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Kemerdekaan Kedua ' #Ǧ *!4 ) 0/-$

Sudah hampir 76 tahun Indonesia merdeka Namun, sungguhkah kemerdekaan itu? Belum sempat pertanyaan itu terjawab Kini rakyat Indonesia kembali terkungkung Oleh adanya serangan dari virus misterius Virus yang bahkan mengungkung seluruh dunia Semangat 45 yang sering dikumandangkan Kini kembali dibutuhkan Oleh seluruh penduduk Indonesia Bahkan juga seluruh dunia Untuk dapat merdeka dari kungkungan virus ini Mari bersatu padu Taati peraturan yang ada Agar bisa segera memperoleh kemerdekaan yang kedua

59


Senja Berarak Purnama

Lekas Sembuh Negeriku ' #Ǧ 5&$4 # 4 '2 55 #-

Setiap negara tak jauh dari virus ini Setiap hari, setiap jam, setiap menit Selalu mendengar kabar duka Banyak orang yang tersiksa Kasus demi kasus Terus mengguncang negeri ini Kebahagian dan kedamaian Seketika hilang begitu saja Sekolah diliburkan Aktivitas dibatasi Bahkan tempat ibadah ikut ditutup Tak lagi ada keramaian dijalan kota Negara bersandang demokrasi Namun tuli akan aspirasi Keadilan hengkang Rakyat membangkang

60


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Dengan mudahnya engkau Merubah semboyan negeri ini Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh Lenyap seketika Menjadi bersatu kita tamat bercerai kita selamat Bangkitlah negeriku Tetap melangkah walaupun pedih Tetap berjuang walaupun perih Lekas sembuh Indonesia ku

61


Senja Berarak Purnama

Puisi Tentang Cinta

62


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Di Keheningan Perasaan ' #Ǧ 52 '' )$

Untukmu, orang yang pernah ku kagumi dalam diam Yang pernah kucintai dalam keheningan Tentang sebuah rasa yang tak kan pernah ku ungkapkan Merangkai kata untuk kujadikan kalimat Dalam senyap malam kusampaikan semua Pada angin yang lewat kuungkapkan rasa Pada bulan kutitipkan rindu Tolong sampaikan padanya di kejauhan sana Ciptaan tuhan yang menurutku sempurna Dengan wajah dan senyuman yang menggetarkan jiwa Saya menyukainya dengan sederhana Tanpa memandang kasta maupun rupa Saya mencintainya dengan keheningan kata Kalaupun tak terbalassaya ikhlas menerima

63


Senja Berarak Purnama

Ruang Sendiri Oleh: Nailatul Hasanah

Sepasang mata yang terlelap Hari ini terbuka dengan sembap Seketika hari ini menjadi gelap Penuh ketakutan akan ruang yang kedap Ruang yang bernama kesendirian Sungguh keji bukan Semesta mengutuk manusianya dengan kesendirian Dengan kalimat selamat tinggal Bak meninggalkan gadis kecil di tengah jenggala Yang kala menangis hanya di dengar sang alam

64


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Aku dan Dia ' #Ǧ $,4 # )$ '# Ƣ5#

Di semenanjung cinta Kau danaku duduk beralaskan asmara Dibawa hanyut angin kasih Kita bersenda gurau diantara renyah tawa Kau danaku menjadi saksi kecintaan dia Dalam sang kemahaanNYA Dia menjadikan aku dan kau dalam satu Kau dan dia Adalah dua yang diciptakan dan menciptakan Akua dalah pendamping dari penciptanya Karena kau dan aku memiliki takdir yangsama Kau, aku dan dia Adalah cinta segitiga yang berpuncak pada keilahianNya Ia menjadi puncak cinta Dari dasar cinta yang kita bina

65


Senja Berarak Purnama

Angin Malam ' #Ǧ #( # Ƣ- '4.$

Sungguh sunyi malam hari Kicauan burung-burung sudah hening Langit gelap sinar bulan menerangi Ribuan bintang-bintang berkelip Angin malam sungguh tenang Memberikan kesejukan suasana hari Hawa dingin memberi ketenangan Katak-katak mulai bersendu ria Malam hari sungguh damai tapi sunyi Ketenangan memberikan kenyamanan Pikiran mulai menunjukkan amarah Terlelap dalam ketenangan angin malam

66


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Angsa Putih ' #Ǧ %2 0'$4 $ ) 4$ -

Benang emas merajut setiap inchi pakaian Sepatu kulit terketuk di setiap langkah Dentingan piano terlalu biasa didengar setiap hari Kebangsawanan ini membuat sang angsa putih menangis Bulu-bulunya jatuh berserakan di lantai marmer Air matanya berubah menjadi berlian Sangat sial! Tak seorang pun peduli padanya Percuma saja ratusan pelayan! Angsa putih tak bahagia Kasur empuk dan makanan enak rasanya tak bisa menenangkannya Lukisan indah menghiasi mata hanya akan membuatnya menangis darah Angsa putih ingin kebebasan, bukan penjara berkedok kemewahan

67


Senja Berarak Purnama

Hujan Dan Kekecewaan ' #Ǧ 0 ) !-$ 5&

Langit yang mulai gelap Burung-burung di langit beterbangan cemas Suara gemuruh petir yang dapat membuat siapa saja yang mendengarnya ketakutan Manusia berlarian untuk meneduh dari amukan hujan yang menyeramkan Oh, tetapi Ada satu puan yang memilih berdiri di tengah amukan hujan Ikut terisak ingin menyaingi derasnya hujan Mengeluarkan seluruh kekecewaan yang dipendam setelah sekian lama Nanti dia pasti pulang Nanti saat ombak emosi telah tenang Nanti dia pasti pulang Nanti saat sakitnya sudah hilang

68


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Kupu-Kupu ' #Ǧ $.& $' )$

Kupu-kupu.. Engkau memang indah Warna mu yang memesona Membuat ku jatuh cinta Kupu-kupu.... Andai ku bisa menjadi engkau Mungkin hidup ku penuh warna Seperti sayap mu yang penuh dengan warna Kupu-kupu... Walaupun hidup mu mungkin sangat singkat Tetapi engkau mempunyai semangat Seperti semangat yang kulihat dari diriku

69


Senja Berarak Purnama

Kamu Indah ' #Ǧ Ǥ $.4 #

Pundak kita sejajar saat berjalan bersama Menertawakan setiap hal kecil bersama Suaramu bagai warna oranye seperti senja Meski sebentar aku sangat bahagia Cahaya pagi saat bangun tidur Tekanan menjadi sakit kepalaku Tetapi mereda saat melihatmu Dan ketika kau tersenyum kepadaku Seperti gula dalam teh yang larut Suaramu menyelubungi seluruh tubuhku Cahaya yang membawaku adalah kamu Sangat terang bagai bintang jatuh Ketika kau tak disini terasa membosankan Maka ku menghitung setiap hal yang kutinggalkan Kamu memberiku sebuah harapan Cerah bagaikan langit setelah hujan

70


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Akan ku ukir di dalam hatiku Ya benar, yang kuukir adalah kamu Kesedihan akan menjadi senyuman Jika kita menyinari kegelapan Jutaan pancaran cahaya cinta telah lahir Kita berlari lewati musim berganti Untuk menggapai mimpi pilihan kita Bagaikan saat mekarnya bunga-bunga

71


Senja Berarak Purnama

Melepasmu ' #Ǧ $ # 40 -( / -$

Aku dengar kau sudah menemukan orang lain Yang kuinginkan hanya menjadi cukup untukmu Aku, kamu, dan tidak ada yang lain Ini bukan terakhir kalinya aku melihat wajahmu Kukenakan gaun merah mudaku malam ini Berdansa di gelap malam dibawah sinar bulan Peluklah aku sepenuh hati sebelum kau pergi Menyusuri pantai bergandengan tangan Duduk di pangkuanmu, menangis di kursi belakang Menulis dengan air mata di kaca mobilmu Jangan tanya apakah aku senang ? Aku hanya ingin bersamamu Semua yang kulakukan hanya ingin kau menjadi milikku

72


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Pelangi ' #Ǧ 4'' 2$"$/ '$1$

Pelangi Pengagummu sungguh melimpah Hingga banyak manusia ternganga Melihat warnamu yang terukir indah Pelangi Mengajarkan arti indah tak berwaktu Menantimu adalah cara hati untuk terluka Hadirmu singkat lalu hilang seakan usang

73


Senja Berarak Purnama

Pesan Hati ' #Ǧ Ǥ &( ' .4 -0' ,

Ku ambil sebuah penadan secarik kertas Tak lupadengan kondisihatiyang naas Satu persatu barisan kata kutuangkan di atas kertas Berharap dengan itu mampu mengurangi air mata yang terkuras Kukira rindu bisa dihilangkan lewat susunan aksara yang dijeda oleh koma Dan dihentikan oleh titik Perlahan membaik Dengan carabaik-baik Katanya dengan bertemu, rindu bisa disembuhkan Lewat tatap mata sang pujaan Mungkin jika kita bertemu Rindu ini akan segera berlalu

74


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Malam Yang Panjang ' #Ǧ / .4 #( . -$

Seseorang memilih pergi dari keramaian Berjalan menuju sudut tak berpenghuni Menyapa malam yang sunyi Semilir angin pun mengiringi Aku berdiri dalam keheningan Meratapi nasibku yang malang Jantung ku mulai berdebar Perasaan ku mencuat tak karuan Teringat kembali memori lama yang menyakitkan Masa lalu biarlah berlalu Itu semua sudah terjadi dulu Simpan saja semua rasa sakit itu dihatimu Kubur kenangan buruk itu dalam ingatanmu

75


Senja Berarak Purnama

Rindu ' #Ǧ . $/4 40 Ǥ

Bebatuan menahan teriakku Terpantul pukuli jengah kekacauan Aku tetap menantimu Walaupun dengan waktu yang sangat lama Ku masih tetap selalu setia kepadamu Dengan malam yang sunyi Ku selalu memikirkanmu $ + -) # &0 -Ɵ&$- ( )$)"" '& )(0 Walau selangkah Rindu... Ku akan menantimu Meski harus dengan penatian panjang Aku selalu menanti kepulanganmu Kaulah kekasih yang selalu ada di hatiku

76


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Sahabat ' #Ǧ 'Ƣ 0.2 '# (

Sahabat... Kaulah sahabat terbaikku Kau selalu ada di saat a ku senang Kau selalu ada juga di saat aku sedih Sahabat... Kau bagaikan malaikat Kau juga bagaikan bidadari Kau sangat baik dan berhati mulya Sahabat... Walaupun ku tahu kita tidak selamanya bersama Kan ku simpan semua di dalam kalbu Aku selalu mencintaimu sahabat

77


Senja Berarak Purnama

Rinduku Berbalut Luka ' #Ǧ 1$/$ )" '

Hitam legam rambutmu terpancang sekuat baja Bagai bidadari kecantikanmu menggetarkan jiwa Tipis dan halus kulitmu selembut ulat bulu Siang hingga malam tak henti ku menanti belaian kasihmu Ingin rasanya ku terbang menggapai angan Bak putri awan yang melayang di antara bintang Meski kau telah menjadikan hatiku beku Namun, ingin kukatakan rindu ini hanya untukmu. Seribu kotak rindu masih tersimpan rapi Akan ku buka hanya untukmu di hari nanti Seribu kotak rindu berselimutkan benci Kan selalu kujaga jangan sampai mati Rindu… Sebuah kata persembahan dariku untukmu Yang telah mengalihkan duniaku menjadi air mata

78


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Rindu… Sebuah kata penopangku Yang mengantar pencarianku ke ujung cakrawala Rinduku tentangmu tak kan mungkin terjadi Dan yang tak mungkin ku miliki Penghianatanmu menenggelamkan semua rasa ini Rasa cinta dan kasihku padamu belahan hati Hingga memaksa kulepas kerinduan pelukan ini Dari pada luka ku semakin menyiksa diri Kau ku sisakan sekotak rindu dan ku kunci dengan seribu palu Agar menutup angan-angan dan kerinduanku tentang dirimu

79


Senja Berarak Purnama

Senja ' #Ǧ *1$/-$ #40)$)"/4 .

Senja..... Kau terlalu indah untuk dipandang Kau melukis warna sang langit menjadi jingga Dan membuat semua orang terpesona akan dirimu Selalu kutunggu dirimu di bawah orange nya langit senja Kau selalu menenangkan, meskipun hanya sesaat. Kau perlahan datang, lalu tiba-tiba hilang Tergantikan keremangan malam, dan menyisahkan kehampaan Senja... Kau memberi arti bahwa terang itu tak selalu menemani Dan kau selalu terjebak di dalam kesunyiaanmu Kau mengisyaratkan untuk memulai cerita yang baru

80


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Senja Dalam Rintik Hujan ' #Ǧ $' 0- $)$ # '$#

Setapak kususuri jalan Angin menerpa dingin menyapa Kupandang nun jauh disana Hanya setitik bayang yang ku terima Kulanjutkan menapak jalan Masih ditemani desiran angin yang menerpa Kutitip tanya Baik baik sajakah kau disana Kembali kumelangkah pulang Dalam pasrah yang berkepanjangan Duhai senja ... Bawalah selalu kebahagiaan untuk diayang jauh disana

81


Senja Berarak Purnama

Sahabat Kecilku ' #Ǧ / .# 40 Ǥ

Andai kau ingat dulu kita sering bermain bersama Hingga tak kenal waktu Meski kecil dulu kita juga sering bermusuhan Tapi itu hanya seperti candaan Kukira sahabat itu hanya sebatas teman Tetapi itu salah bukan ? Ternyata sahabat itu lebih baik dari yang ku pikirkan Bukan sekedar teman bermain bersama Tetapi selalu ada dalam kapan pun Maupun suka dan duka. Sahabat ... Terimakasih engkau adalah orang yang susah didapatkan Terimakasih sudah meluangkan waktu hanya untuk saling bertukar cerita Terimakasih untuk hari-harinya meskipun engkau sibuk dengan urusan Hanya engkau yang ku kenal lama hingga saat ini Ku kira persahabatan kita akan runtuh

82


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Aku bersyukur mempunyai sosok sahabat Disetiap ada masalah kecil maupun besar Disitulah ada sosok sahabat yang selalu memberi motivasi Dan memberi solusi untuk memudahkan masalah Senyummu semangatku Sedihmu dukaku

83


Senja Berarak Purnama

Sahabatku Berhati Palsu ' #Ǧ 0- $)$ '$! 0- $'

Sahabatku.. Kau hadir disaat suka maupun duka Di kala sedih kau ada Di kala suka pun kau ada Kau adalah sahabatku... Dulu... Tawamu yang indah nan cerah Menggelitik jiwaku untuk tersenyum Namun kini... Semuanya telah berubah Yang hitam sekarang Tidak bisa menjadi putih kembali Selama ini... Aku tahu benar tentang dirimu Tentang sifatmu Namun ku keliru bahkan ku tahu sifat aslimu

84


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Rasanya tak bisa kubedakan Mana kebaikan asli dan kebaikan yang palsu Kau tusuk aku dari belakang Dan kau beberkan semua kejelekan ku Sungguh tak ku sangka Tak ku sangka kau akan melakukan ini Kau hiasi persahabatan ini dengan itu Mungkin itu arti sahabat bagimu

85


Senja Berarak Purnama

Senja dan Rindu ' #Ǧ $Ʀ #0' 0- )) #

Kerasnya deburan ombak dilaut yang menusuk telinga Beradu dengan semilir angin yang kencang Sinar senja yang kian tenggelam Ikut terbawa oleh kerapuhanku Kini diriku berdiri membisu Menatap senja yang mengajakku bernostalgia Hingga tak sadar diriku membayangkannya Bak sayap yang tak bernyawa Siluet bayangan lama menarik paksa diriku untuk mengingatnya Hanya ada lukisan kenangan indah dalam senja Semakin kuselami lebih dalam siluet itu membuatku terluka Luka yang hanya mampu terobati oleh sang pemilik rindu sejati

86


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Keindahan Alam ' #Ǧ #$5 Ƣ) Ǥ Ǥ

Kulihat alam yang indah ini Sembari menghirup udara yang sangat segar Pohon-pohon rindang yang menyejukkan mata Matahari cerah yang menyelimuti hariku Langit biru muda yang membuat bahagia Angin sepoi-sepoi menyerbu jiwa Membuat hati selalu tenang Berbahagia mengamati langit yang cerah Bunga-bunga yang harum semerbak Membuat jiwa gelora untuk menjaganya

87


Senja Berarak Purnama

Cahaya Sinar Mentari ' #Ǧ $) 40 $- 0.$ +-$'$ )$

Sinar mentari menerangi bumi Awan biru yang indah bagaikan air dilaut Menikmati keindahan alam Bumi yang selalu disinari cahaya Hembusan angin dan sinar mentari menyejukkan hati Melihat sinar mentari pagi Membuatku merenung Ingin rasanya ku utarakan

88


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Tentang Hati ' #Ǧ ))$. #*$-0))$. Dz

Duduk termenung dikala sudut yang sepi Menatap satu arah dengan mencermati Teringat satu hal yang melukai hati Sedikit menggigit bibir untuk menahan isak tangis hati Sekelebas ucapan kosong yang selalu terekam Di benak yang membuat terlena sesekali Wahai diri, sudahkah kau tersadar selama ini Yang kau taruh bukan hati Tapi harapan yang selalu sama dan tak pasti

89


Senja Berarak Purnama

Senja ' #Ǧ +-$'$ ) '. $'

Gradasi warna yang terlukis indah Warna keemasan yang ada di cakrawala Membuat semua orang mengagumimu Meskipun kau hanya hadir untuk sesaat Banyak orang yang berharap agar kau hadir esok Karena mereka hanya ingin melihat keindahanmu Sang surya yang bersiap untuk tenggelam Dan menghadirkan keindahan untuk sesaat Kau pergi menyisahkan kerinduan Kini malam telah hadir Malam yang membawa kegelapan Dan hanya diterangi oleh cahaya bulan dan bintang

90


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Impian dan Harapan ' #Ǧ 5-$ ' &/ #( )$

Waktu ini terus berjalan Tak peduli rintangan yang akan datang Tangan yang terus menggenggam Apa yang seharusnya kugenggam Hati yang mengeluarkan kesabaran dan ketabahan Bangun dari keheningan malam Mengangkat kedua tangan Memanjatkan doa-doa Memohon doa kepada sang pencipta Agar diberi jalan selebar-lebarnya Dari hati yang paling dalam Semoga impian dan harapan segera terkabul

91


Senja Berarak Purnama

Cita-citaku ' #Ǧ ''4 $-" . ''

Suara indah alat musik Alunannya tenang mendayu Seakan selalu berbisik Aku selalu ada untukmu Aku suka alat musik itu Karena itu aku ingin menjadi pemainnya Inilah cita citaku Ingin menjadi pemain biola Langkah langkahkujalani Semua cobaan kulewati Untuk mendapatkan apa yang aku inginkan Semua akan kuperjuangkan

92


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Maaf ' #Ǧ .2$/ )""- $)$

Benci yang tidak mau di pendam Mampu merusak semua ikatan Kekeluargaan ini berubah kebencian Pertemanan ini menjadi penuh dendam. Selalu ada kata maaf disetiap khilaf Meski kadang memaafkan tidak semudah melakukan Rasa marah yang berujung penyesalan Mendekam di lubuk hati terdalam. Kita luapkan saja segala amarah Dengan kata dan tangispasrah Hati sudah terlanjur patah Oleh lidah yang tak terarah.

93


Senja Berarak Purnama

Hari Kebangkitan Indonesia ' #Ǧ #( 402 ) -0

Senja mulai pergi Meninggalkan daku sendiri dalam keterpurukan Meyerah, sesat, dan tak tahu kemana jalanku Semangat sudah pudar dari diriku Negeri ku sudah hampir runtuh Tak ada tiang untuk menopang Para pion-pion kecil mulai lelah Menjalani hidup dengan kesengsaraan Sosok malaikat datang.. Membawa sinar cahaya Dengan semangat yang membara Hingga ku bangkit menopang negeriku Indonesia negri tercinta Bangkitlah, kami pujangga bangsa menopangmu Jangan runtuh seperti bangunan tua Satukan tekat untuk merdeka Tiba mentari pagi mulai terbit Kebahagiaan mulai berseri Burung bersorak ceria Dan seru kata merdeka, merdeka, dan merdeka

94


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Semoga Cepat Berjumpa ' #Ǧ $) '$ )/4

Aku selalu berharap Agar diriku dan dirimu berjumpa Aku juga berusaha mencari, Dimana tempat tinggalmu sekarang. Aku selalu berdoa kepada Tuhan Berharap Tuhan izinkan kita bertemu Tetapi mungkin saat ini Tuhan Belum mengizinkan kita berjumpa. Kamu Ya kamu Asal kamu tau Fikirku hanya ada namamu Nama yang aku temui beberapa tahun lalu. Meskipun aku tidak mengetahui kabarmu sekarang, Tetapi aku berharap kamu baik baik saja Tentunya selalu berdoa dan berharap, Agar aku dan kamu cepat berjumpa.

95


Senja Berarak Purnama

Aku Dan Impianku ' #Ǧ Ƣ! # )$) 4 )0- $)$

Aku punya impian yang selalu kusimpan rapat Ketika nafas-nafasmu menderu saling mengejar mimpi sesaat Menghimpun tenaga merawat si sakit sampai sehat Menanggalkan gengsi demi tuntutan profesi

Di bawah lembut sinar matamu yang nyaman Aku bertekad tuk memperjuangkan impianku Bukan hanya demi sebuah gelar Tetapi untuk membantu sesama yang membutuhkan...

96


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Wishes ' #Ǧ -$& -$ 0' ) -$

Tubuhku lelah Tubuhku sakit Aku bahkan tak sanggup lagi untuk berjalan Namun, jika aku berhenti disini Seluruh usaha ku akan percuma Ku seret lagi kaki ku Ku paksa lagi tubuhku untuk bergerak Memasuki tempat dengan seluruh mimpiku Tempat yang selalu aku impi-impikan Satu-satunya tempat untuk membuatku bahagia Semuanya ada disana Kebahagiaan, kesenangan Menyatu menjadi seluruh obat rasa sakit ku Lelah itu hilang Tergantikan dengan kebahagiaan tanpa ujung Mereka ada disana Menantikan ku untuk memeluknya Seluruh doa dan usahaku tersenyum Mereka semua adalah penolongku Terimakasih untuk selalu kuat Seluruh keinginanku, sudah terkabul

97


Senja Berarak Purnama

Pada Malam ' #Ǧ " 1 )$ Ǥ

Tuk yang kesekian kali Jalan panjang yang kita lewati Tuk gapai titik mimpi Dan wujudkan asa di dalam hati Adakah yang kau tahu? Tidaklah engkau hadir dan membisu Tanpa guncangan rapuh jiwaku Pada malam yang hitam membeku Seperti biasa ketika sunyi dan malam bertemu Yang digibahi adalah rindu Yang diminum adalah secangkir puisi

98


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Guruku Engkau adalah pelita hidupku Engkau adalah pembimbingku Walau terkadang diriku selalu membuatmu kesal Engkau tetap membimbingku Engkau selalu memberi warna disetiap hari-hariku Engkau memberiku ilmu dengan segenap hatimu Engkau adalah pahlawan tanpa tanda jasa Engkau memberi kesan tersendiri terhadap diriku Terima kasih atas semua pengorbanan yang engkau berikan Semua akan selalu ku kenang seumur hidupku

99


Senja Berarak Purnama

Mencintai dalam diam ' #Ǧ 'Ƣ) # ( 4 )/$

Mencintaimu adalah hal mudah bagiku Namun memilikimu... Hanyalah mimpi belaka Aku tak tahu sampai kapan Rasa ini bertepuk sebelah tangan Memandang senyum manismu Adalah hal yang sangat candu Entah mengapa saat melihatmu Seluruh energiku kembali utuh Semua hal yang kau lakukan Tidak luput dari pandanganku Yah…inilah aku yang hanya mampu Mencintaimu dikesunyianku

100


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Merdeka Atau Mati ' #Ǧ $/$ 0- 55$5 # Ǥ Ǥ

Kini,ku berjanji Akan meneruskan Perjuanganmu , pahlawanku -Ɵ&$- ($ & ( )0.$ ) Bangsa Melangkah demi Terwujudnya pancasila Dalam kehidupan Berbangsa dan bernegara

101


Senja Berarak Purnama

Narkoba ' #Ǧ 0/-$ $' # Ǥ

Narkoba Kata itu selalu terngiang ditelinganya Kini anak itu meringkuk di dalam penjara Berselimutkan piyama, beralaskan pidana Kini hanya rasa menyesal yang tersisa Narkoba sudah menguasai raga Tak mampu berkata apa-apa Setetes air mata pun tak mengalir dipipi lusuhnya Anak itu menatap nanar keluar jeruji besi Ia merasa bersalah pada diri sendiri Ia membenci kata narkoba, yang membuatnya seperti ini Berharap semoga tuhan dapat mengampuni

102


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Ibu ' #Ǧ #-$./#*+ - /# ) ' Ǥ

Ibuku, Bangun disaat gelap Kau dengan kesabaran Menunjukkan kasih sayang Oh ibuku Jasamu tak bernilai Pengorbanan mu yang tak ternilai Kasih sayangmu kepadaku Akan ku kenang sepanjang hayatku Ibuku, Bagaimana aku Membalas semua jasa Dan kebaikanmu Selama ini kepadaKu

103


Senja Berarak Purnama

Desa ' #Ǧ 0/-$ $ # 40 #0! $'' #

Desa sungguh indah pandanganmu Penyejuk di dalam hatiku Indah di pandang Ini semua karunia tuhan Padi yang menguning Tanah yang subur Hewan hewan yang melintas Menambah keindahan Desa Ditambah lagi… Gemercik air Suara orang berjalan Dan kencangnya angin malam Membuat hatiku tenang Oh sungguh indah Ciptaan Tuhan

104


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Virus Corona ' #Ǧ '14 ( '4

Satu kata yang membuat dunia hancur Yaitu virus yang menyebar di dunia Namamu tidak asing di telinga Betapa banyaknya kau di dunia nyata Kedatanganmu yang tiba-tiba Kau memang tak terlihat Namun wabahmu menyebar di seluruh dunia Engkau virus yang tak kenal lawan Engkau bagai musuh tak bernyawa Aku hanya bisa memohon pada Tuhanku Memohon perlindungan semua manusia darimu

105


Senja Berarak Purnama

Ibu ' #Ǧ )$.. % )" ) /

Sembilan bulan aku dikandungmu Engkau tak pernah berjuang Agar aku bisa lahir didunia ini Semua rasa sakit engkau hadapi Ibu…… Engkau tak kenal kata lelah Membesarkan dan merawatku Penuh kasih sayang yang tak terhingga Jika bukan karnamu Aku tidak akan ada hingga sekarang Terima kasih ibu…. Akan kukenang slalu pengorbananmu untukku

106


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Sahabat Sejati ' #Ǧ 1 '$) $) 4 #)*1

Sahabat adalah tempatku berbagi Sahabat adalah tempatku mengadu Tentang perjalanan hidupku Senang maupun susah sahabat akan selalu ada buatku Itulah arti persahabatan Sahabat itu seperti saudara Persahabatan yang abadi akan ada Jika saling menghargai dan saling mengerti Terima kasih sudah menjadi sahabatku Terimakasih telah menemaniku saat terpuruk Menghiburku saat sedih dan terluka Betapa bersyukurnya aku Memilikisahabat sepertimu

107


Senja Berarak Purnama

Virus Corona ' #Ǧ +/ )""$/

Virus Corona... Virus yang berbahaya Virus Corona... Virus yang datang tiba-tiba Virus Corona... Virus yang membuat manusia tersiksa Vurus Corona.. Virus yang menyarang di usia muda maupun lansia Virus Corona... Virus yang tidak kunjung reda

108


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Love Yourself ' #Ǧ 1$- 52 Ǥ Ǥ

Aku adalah aku Jangan kau samakan aku dengan mereka Aku berkuasa atas diriku Atas semua kekurangan dan kelebihanku Belajar untuk menjadi diri sendiri adalah proses Aku tidak akan menyerah dalam melangkah Walaupun mereka terus meracau Aku akan tetap fokus pada pencapaianku Saat satu cahaya sedang berambisi Beberapa lainnya tengah mengembara Cahaya yang dimiliki setiap orang Terlihat berbeda dan semua berharga

109


Senja Berarak Purnama

Untuk Ku ' #Ǧ )/$& . -$ -.# ) 0- $)$

Gelapnya malam Di pojok ku terduduk Kupandang cermin didepanku Kuamati pantulan diriku dengan lekat

$/ /Ǩ' # ' ( -. ( Ǜ $ ) $)" *- )" ' $) Namun, aku masih belum mengenalmu Barang kali hingga kini Aku tak pernah sekalipun mengatakan kata pelipur lara padamu Aku ingin mengenalmu Bukan orang lain, tapi dirimu Aku ingin mencintaimu Mungkin aku hanya mencari tahu seberapa lemahnya dirimu

110


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Sekarang, aku ingin mengenalmu Sampai sekarang kau tlah melakukan yang terbaik seorang diri Aku akan mengatakan pada diriku sendiri Untukku Aku ingin berterima kasih Janganlah kau merasa lelah Teruslah bersamaku, bawalah aku bersamamu Sekarang aku akan mencintai diriku

111


Senja Berarak Purnama

Tuhan Sayang Mama ' #Ǧ 0/-$ -0(

Sudah saatnya memang mama berhenti berjuang Dan sudah takdirnya mama berpulang Doa kan anakmu supaya tidak malang Karena ditinggal oleh mama tersayang Terimakasi mama, kau lah laksana hidupku Kau lah yang berjuang demi aku Aku ingat mama, dan ingin sekali betemu Namun tak mungkin, ibu sudah bahagia di sana

112


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Setajam Senjata Runcing ' #Ǧ $1$ 0'$

Diujung senjata runcing Setajam pedang siap menyayat Pertaruhan nyawa menentang Mengoyah jiwa musuh hingga gentar Pahlawan berjuang hingga raib Meraih kemenangan untuk kebebasan Rasa gentar dan takut terlenyapkan Usaha sampai tumpah darah tiada usai Kemerdekaan telah membebaskan bekapan Kini dapat bernapas tanpa sesak Jasa pahlawan menjadi saksi Siap siaga hingga merdeka

113


Senja Berarak Purnama

Pahlawan Oleh: Windy Dwi Cahyani

Pahlawanku Karena jasamu kita merdeka Setiap detik engkau berjuang Membela bangsa dan negara Engkau pahlawan yang sangat pemberani Oh pahlawanku Kau korbankan jiwa dan ragamu Demi bangsa dan negara Kau pertaruhkan nyawamu Meski maut menghadangmu Kami anak muda dan bangsa Indonesia Berterima kasih atas jasa jasamu Dan pengorbananmu wahai pahlawanku Karena perjuangan luar biasa kalian Indonesia bisa menikmati udara kemerdekaan

114


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Hujan ' #Ǧ 4/ '2 $)

Dibawah payung saat hujan turun. Cakrawala menderu-deru bersahutan. Saat hujan layaknya elegi, Harus bilang apa aku pada bumi? Ketika hujan turun ialah tempatku bercerita. Menatap rintiknya dengan hati nelangsa. Meluruhkan ribuan luka di dalamnya. Pada malam hujan kala itu, Aku selalu terpaku. Sehingga ia menjadi ritme indah puisiku. Begitu derasnya hujan ini. Membuat petrichor berlalu lalang kesana kemari.

115


Senja Berarak Purnama

Tulisan Tentang Baskara ' #Ǧ *'$ $) $ ' )$

Biarku perkenalkan, Tentang sosok rupawan yang banyak di agungkan Sosok beku yang dimatanya banyak menyimpan pilu Senyumnya hilang dibalik kokohnya tembok masalalu Baskara adalah luka Ia terus berjalan tanpa asa ditemani pemilik buana saksinya Dalam relung kegelapan ,semesta seolah mempermainkan Sosok yang selama ini ia rindukan kembali datang, mendekapnya erat menyalurkan kekuatan Dia baskaraku , Takdir semesta yang tidak lagi kubiarkan pergi direnggut pilu Tokoh utama dalam setiap ceritaku Aku ingin mencintainya seperti aksara yang sulit diartikan sansekerta Menjadi sisa-sisa senja ditengah riuhnya buaian semesta

116


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Ibu ' #Ǧ #- #*/0) $

Setiap hari rindu itu tiba Ketika kamu tumbuh dewasa Tak ada yang paling bahagia Kecuali bertemu dengannya Seribu surat kau kirimkan Sejuta kata kau tuliskan Hanya untuk satu harapan Meski tak pernah ada balasan Air wudhu yang membasahi Rintik hujan yang mengiringi Lantunan kata sehabis isya Yang kelak menjadi nyata Untuk anaknya yang sedang berkelana.

117


Senja Berarak Purnama

Indonesiaku Telah Berbeda ' #Ǧ $ 0. 2$ '4 )

Indonesia tanah airku tercinta Tak terasa tujuh puluh enam tahun kau merdeka Berkat perjuanganmu tiada henti Dari sosok pahlawan yang sangat berarti Indonesia telah banyak kau mengalami luka Dan telah banyak kau mengalami duka Tujuh puluh enam tahun Bukan waktu yang singkat untuk kau merdeka Tujuh puluh enam tahun Kau telah berdiri kokoh Setelah melewati berbagai menbencana Tetapi kini indonesiaku telah berbeda Kini indonesiaku dirundung bencana pandemic Indonesiaku tak sebahagia dulu Bendera merah putihku

118


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Tak bisa berkibar menjulang tinggi diatas langit Dulu aku bisa melihat bendera berkibar Walau bukan di istana negara Tapi kini aku hanya melihat bendera berkibar Namun hanya lewat media sosial Aku hanya ingin melihat indonesiaku seperti dulu Bahagia penuh canda tawa Tanpa tangisan kesakitan, Aku Indonesia Kami Indonesia Merdekalah indonesiaku Jayalah indonesiaku

119


Senja Berarak Purnama

Satu Kata “Merdeka” Oleh: $.& .4 4 5$'$4 #

Hingga detik ini ribuan darah telah tertumpah Hingga detik ini ribuan nyawa telah melayang Hingga detik ini ribuan belulang telah berserakan Sebuah harga yang harus dibayar Demi terwujudnya kemerdekaan bangsa Demi terwujudnya satu kata Merdeka! Detik ini bangsa kita telah merdeka Detik ini Indonesia telah merdeka Bangsa besar telah lahir Terwujud dengan semangat para pejuang Yang terbayarkan dengan tetesan darah dan air mata Serta jiwa-jiwa yang terkorbankan Demi satu kata Merdeka! Tak terhitung jiwa gugur di medan pertempuran Darah segarmu merasuk ke dalam sela-sela tanah air Dengan bangag jenazahmu tersenyum Menyaksikan kemenangan yang tak pernah kau nikmati Semua demi satu kata Merdeka

120


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Ayah Segalanya Untukku ' #Ǧ 55 '0) %*- Ǥ

Ayah.. Beribu kata telah kau ucapkan Beribu cinta telah kau berikan Beribu kasih telah kau suguhkan Hanya untuk aku.. anakmu.. Ayah.. Kau ajarkan aku tentang kebaikan Kau tunjukkan aku tentang arti cinta Kau jelaskan aku tentang makna kehidupan Dan kau mendidikku dengan sungguh kasih sayang... Ayah.. Betapa mulianya hatimu Kau korbankan segalanya untukku Kau banting tulang hanya untukku Aku berjanji akan tulusnya hatimu Bahwa aku akan selalu menjagamu Aku akan selalu menyayangimu hingga akhir hidupku Terimakasih Ayah untuk semua kasih sayangmu

121


Senja Berarak Purnama

Hanya Teman ' #Ǧ 52 - /# Ǥ Ǥ

Saya tahu bahwa anda bukan milik saya, dan mungkin tidak akan pernah. Saat anda bersamanya, saya tidak punya hak untuk merasakan keamarahan. Saya tahu bahwa anda hanya sekedar singgah, dan seharusnya saya tidak meminta anda untuk tinggal terlalu lama. Sepanjang waktu, ketika anda tidak menelepon. Seharusnya saya tidak merasa begitu kecewa. Saat anda mengucapkan kata-kata manis. Seharusnya saya hanya mendengarkan dari telinga, dan tidak memasukkannya ke dalam hati. Karena pada akhirnya, anda pergi begitu saja. Tanpa mengingat satu kata pun. Saya tahu, bahwa saya tidak berhak merasakan kebahagiaanmu saat bersamanya.

122


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Bersyukur ' #Ǧ $ /0' $/-$4 #

Apa bahagia itu Dan bagaimana cara mendapatkan nya Jawabannya sederhana bersyukur apa yang kamu punya Dan berterima kasih atas anugrahnya Setiap hari mamang tidak selalu baik Tetapi pasti ada kebaikan dalam setiap harinya Ketika di hadapkan dengan kesulitan bersyukurlah, Karena disitu kamu akan bertumbuh Ketika kamu merasa tidak mampu bersyukurlah Karena itu akan memacu untuk lebih maju Ketika kamu merasa tidak mampu bersyukur Karena itu yang akan membuatmu lebih dewasa Jika tanganmu tak bisa menghapai bintang,beryukurlah Setidaknya kakimu masi berpijak di bumi ini

123


Senja Berarak Purnama

Aku Pasti Bisa ' #Ǧ *' ) -( / . -$

Aku tak lelah Dan aku tak menyerah Aku hanya butuh dorongan Aku yakin pasti bisa Ini bukan sebuah beban Melainkan tantangan Pengalaman sebelumnya membuat ku berani Berani hadapi tantangan selanjutnya Tak boleh takut gagal Tak boleh menyerah ditengah kegagalan Karena kegagalan menuju kesuksesan Aku yakin pasti bisa

124


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Pesona Ciptaan-Mu Oleh: ! ) -$ +-$'$

Burung-burung berkicau terdengar begitu sangat merdu Menandakan adanya hari baru Keindahan alam ini membuatku terpaku Seperti dunia hanya untukku Kupejamkan mataku Kurentangkan tanganku Sejuk dan tenang yang hati kurasakan Membuatku seperti melayang kegirangan Wahai sang pencipta alam Kekagumanku sulit untukku pendam Dari siang hingga malam Pesonanya tak pernah padam Suara-suara angin yang berirama didanau Tumbuhan yang menari-nari diatas pegunungan Terlihat begitu indah rasanya Tampak terlihat indah rasanya Keindahaan Alam Semesta terasa sempurna Membuat semua orang terpesona Membuatsemua orang terkesima Agar keindahannya takkan pernah sirna

125


Senja Berarak Purnama

Kemerdekaan Indonesia ' #Ǧ 0-0' $)$ 5&$4

Bukan begini negriku dulu Semua penuh asap dan debu Senapan mengeluarkan peluru Dengan suara yang bergemuruh Jeritan terdengar tanpa henti Suara tangisan diseluruh penjuru bumi Sungguh tak kuasa membayangkan hati ini Jika ketika itu ku hadir bersaksi Para pahlawan berjuang tanpa lelah Berkorbanan tanpa keluh kesah Iri hati ini terhadap mereka Melihat semangat dalam dada Kini... Negeriku damai dan indah Tangis berubah tawa Jeritan berubah canda Damai indonesiaku Pejuang pahlawanku.

126


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Juliku Oleh: $ 2$ # - )$

Juli 2021 ku Salah satu mimpi burukku Tepat 5 hari setelah Idul Adha Aku kehilangan beliau Beliau yang ku sayangi Beliau orang yang ku cintai Beliau lah cinta pertama dalam hidupku Bukan....bukan Bukan aku mengharap simpati Bukan aku mengharap kasihan Aku hanya mengharapkan doa Doa tulus untuk almarhum ayah ku Semoga beliau tenang di sisi Allah Karena Allah lebih sayang beliau Teruntuk surgaku ibuku Aku tahu ibu sedih Akupun sama Tapi kita harus sabar dan ikhlas Aku akan selalu membantu ibu Membantu membuat ibu selalu tersenyum Aku akan berusaha semaksimal mungkin Untuk jadi yang terbaik Dan untuk surgaku ibu...aku mencintaimu

127


Senja Berarak Purnama

Masa Depan ' #Ǧ - $) 0/-$ '. $'

Dalam gelapnya sebuah harapan yang kunanti Tak satupun titik cahaya yang menerangi Ku hanya terpaku dalam sebing harapan Yang lama kelamaan akan runtuh oleh waktu Setetes demi setetes darah juang terus mengalir dalam rangkau Namun tak satupun membuatku bangkit kembali Perjuanganku menggapai sebuah harapan terus ku lalui Demi sebuah cita-cita yang ingin ku gapai…

128


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Pahlawan yang Hilang ' #Ǧ Ǥ $.)0 - 4*"*

Di mana lagi ku temukan keberanian mu Di manalagi ku temukan pekik teriak mu Dimana lagi ku temukan sosok sepertimu Wahai pahlawan Beribu hari ku lalui Jutaan hari telah kuhitung dengan jemari Namun tak mampu jua ku temukan Sosok pahlawan sejati Ku menitih jalanan penuh duri Menyusuri gurun pasir yang kering kerontang Dimanakah kan kutemui lagi Sosok seperti mu wahai pahlawan ku

129


Senja Berarak Purnama

Sekolahku ' #Ǧ Ǥ 5 ) '($ ,$,$

waktu demi waktu terus berganti Hari demi hari Bulan ikut meniti Tahun mengikuti Ku nyatakan tekad untuk mencari ilmu Hingga tak terasa tas melekat dipundakku Tak tertinggal bet sekolah di lenganku Dan juga tak tertinggal logo sekolahku Tekadku , Pengabdianku, Akan ku curahkan padamu, Oh wahai sekolahku.

130


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Merdeka dan Duka ' #Ǧ $.& 2$ )"" -2 /$

Kembali, hari sejarah itu tiba Saat perdana bendera dikibarkan Juga saat proklamasi pertama dibacakan Itulah tanda kemerdekaan Tapi ada yang mendampingi Selain antusias untuk mengiringi Yakni sebuah pandemi Yang menggurat duka seluruh negeri Tapi jangan bersedih Cinta letaknya di hati Tidak akan pernah mati Walau bertahan membuat pedih Tetaplah menjadi indonesia Yang akan selalu merasa bangga Tetaplah selalu merdeka

131


Senja Berarak Purnama

Cinta ' #Ǧ 4' -$ )/$

Cinta Ia kata yang bermakna Menyatukan insan manusia Membuatnya lupa segalanya Tubuh yang dibutakan olehnya Cinta... Kau timbul karena manusia Kau hilang juga karena manusia Kau selalu membuat hari kami bahagia Karenamu hidup selalu berbunga Wahai cinta... Kau yang selalu memenuhi kisah ini Kau adalah sebuah rasa yang membuat kami lemah Kehadiranmu yang selalu diharapkan setiap manusia Karena kau kita mencinta

132


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Bumi Indonesiaku ' #Ǧ !-$'$ # - )$

Perasaan terkikis Para dalang tersenyum manis Janji hanya kata Tak mungkin terlaksana Sekian lama indonesia merdeka Telah banyak yang berjuang Demi terwujudnya kemerdekaan bangsa Demi terwujudnya satu kata merdeka Indonesia telah mengalami pandemi Para mahasiswa kecewa Merasa kekacauan Hingga diri sendiri

133


Senja Berarak Purnama

Muak ' #Ǧ 4' /0' $ #

Muak jadi budak Mereka maju dengan penuh yakin Menentang benteng besi bersama Sembilan obor telah menancap disudut bumi Bumi yang telah basah Ketika mereka bergegas Di pintu pagi yang cemas Aku hanya dapat menanti kabar dari langit dan bumi Dentang jam berbunyi detik demi detik Waktu kian berlalu bagai air mengalir Sekawanan burung gagak membawa kabar Mereka telah pergi Kembali pada cahaya , yang telah menjad air Mengalir pada muara yang tak pernah terbatas Terbang ke atas langit tak berlapis yang menyatu bersama Bumi telah mencatat nama mereka Pada sebuah puisi yang kurangkai ini Dan terbang menjadi dongeng anak negeri

134


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Ganas,Tak Berwujud ' #Ǧ '$4 $! //

Berkelana diberbagai penjuru dunia Membuka lebar pintu kematian Menelan ribuan jiwa orang Tanpa mengenal batas usia Menjulurkan sindiran bagi yang tak percaya Kau ada,tapi tak berwujud Kau tercipta, tapi tak musnah Dunia gondcangkan kehadiran mu Gema lirih akan lara yang menusuk Sukma Rintihan tangis kian pilu untuk sanak Keluarga terkasih

135


Senja Berarak Purnama

Surat Untuk Kawan ' #Ǧ ( '$ 0'$ $ #( 2 /$

Ini suratku untukmu Untukmu yang baru saja dijemput Tak memakai taksi ataupun lamborgini Kau dijemput makhluk tuhan paling taat Hatiku beku saat mendengar kabarmu Tak karuan penuh penyesalan Tanda Tanya melindungi pikiranku Apakah ini mimpi atau sedang ditipu? Aku tak berani melihat wajahmu Wajah yang ditutupi kain penuh sendu Beralaskan tikar, badanmu seakan mengakar Badanmu berlapis kain bersih nan rapih Meski usiamu masih termasuk dini Tapi kau disayangi semesta Ragamu nyaman dipeluk bumi kita Kini kau akan menjadi pertama dunia

136


Antologi Puisi Siswa-Siswi SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo

Aku akan sering mengunjungimu nanti Oh ya, titipkan salamku pada Tuhan Tanyakan padanya, bolehkah nanti aku bersamamu lagi? Aku akan selalu merayunya disini Salam hangat dariku, Temanmu dibumi

137


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Senja Berarak Purnama by Aries Winanto - Issuu