Concept Book
Anggota (GD-41-E) Sherine Nissa Hanafatiha - 1601174163 Maria Anes Rutgrahelya - 1601174299 Bagas Pratomo - 1601170293
Intro Palang Pintu merupakan tradisi untuk membuka penghalang yang diwakili oleh seseorang ataun lebih agar dapat masuk ke suatu daerah. tradisi ini biasa dipakai pada acara perkawinan atau acara umum (menyambut tamu khusus pada acara tersebut
Mentifact Artifact Sociofact
Mentifact Syarat laki - laki yang akan menyunting mempelai perempuan adalah berkewajiban pandai mengaji dan bersilat, bersilat agar mampu melindungi keluarga. Hal tersebut di lambangkan dengan Kembang kelapa, kembang kelapa melambangkan jika menjadi kepala keluarga yang sah dapat menjaga semua hal baik yang ada di masyarakat.
Sociofact Tradisi palang pintu berguna untuk menguji ilmu pengantin laki - laki. Pada dasarnya, jawara suatu daerah menguji kemampuan kita dan adanya adu pantun. Pantun yang di lontarkan berasal dari kedua pihak yang berisi persetujuan atau perundingan supaya calon mempelai laki - laki bisa masuk ke kediaman perempuan.
Artifact Yang termasuk kedalam artefak ataupun benda yang mencerminkan palang pintu, contohnya antara lain : -kembang kelapa -roti buaya -kostum/pakaian adat betawi (baju koko/sadariah)
Tentang Palang Pintu
Sejarah Dalam sejarah belum ada catatan secara pasti sejak kapan tradisi palang pintu ini dimulai, namun tokoh betawi si Pitung (1874-1903) sudah menjalani tradisi palang pintu saat memperistri Aisyah, putri jawara berjuluk macam kemayoran, murtadho. Dalam tradisi betawi, istilah palang pintu adalah untuk membuka orang lain yang akan memasuki daerah tertentu dimana suatu daerah tertentu dimana suatu daerah mempunyai jawara (penghalang/palang). Biasanya digelar pada acara perkawinan/besanan/ Umumnya saling adu seni bela diri antara mempelai laki - laki agar bisa diterima mempelai perempuan. Mempelai laki - laki juga harus menguasai ilmu agama/mengaji.
Tahapan 1. Persiapan membawa seserahan 2. Datang kerumah mempelai wanita 3. Beradu pantun 4. Beradu Silat 5. Diterima mempelai wanita 6. Di iringi musik tanjidor dan marawis
Aksesoris 1. Kostum adat betawi 2. Roti Buaya (seserahan) 3. Kembang Kelapa : simbol laki - laki serbaguna seperti pohon kelapa
Tahapan Upacara Pernikahan 1. Ngelamar - barang - barang yang wajib dibawa antara lain : sirih embun, pisang 2 sisir, roti tawar, uang lamaran. 2. Bawa tande putus, yang di persiapkan : cincin belah rotan, uang pesalin, aneka kue. 3. Piare calon none pengenten 4. Siraman 5. Ngerik & potong centung 6. Malam pacar 7. Ngerudat (mengarak pengantin pria) 8. Acara kebesaran
Seserahan
Roti Buaya Adalah hidangan betawi berupa roti manis berbentuk buaya senantiasa hadir dalam upacara pernikahan dan kenduri tradisional betawi di pengaruhi oleh datangnya bangsa eropa ke Indonesia. Konon menuurt suku betawi roti bbuaya adalah simbolisasi yang melambangkan kemapanan dan kesetiaan sampai akhir nanti
Kembang Kelapa Kembang kealapa (manggar) - sebagai perlambang kemakmuran - sebagai simbol kehidupan manusia yang bermanfaat sebagaimana manfaat pohon kelapa - sebagai simbol keterbukaan masyarakat dalam pergaulan sehari - hari
Silat Beksi
Mentifact Syarat laki - laki yang akan menyunting mempelai perempuan adalah berkewajiban pandai mengaji dan bersilat, bersilat agar mampu melindungi keluarga. Hal tersebut di lambangkan dengan Kembang kelapa, kembang kelapa melambangkan jika menjadi kepala keluarga yang sah dapat menjaga semua hal baik yang ada di masyarakat.
Nama - Nama Jurus 1. Loco Buni (pukulan celentang) 2. Galeng (ngeles/celentang) 3. Bandut atas - bandut bawah 4. Singkur kiri - Singkur Kanan 5. Tiles (pukul kanem) 6. Jejek kaki 7. Raub/Saub 8. Dedak kuda ke tanah 9. Tangkis 10. Sikut belakang - Sikut depan
11. Kibas luar 12. Tangkep dalam - luar 13. Kepret 14. Totok dengan jari ke muka 15. Jurus Cabut Pisau 16. Pedang tangan kosong 17. Pedang Serangkai 18. Bangau Terbang 19. Ganden 20. Toya (1-2)
Kebudayaan & Kesenian
Pengertian Merupakan bentuk dari ekspresi masyarakat yang mempunyai identitas suatu kelompok/ golongan yang dilakukan dalam waktu yang disepakati, semua yang berkaitan dengan budaya dan kesenian pasti melibatkan masyarakat heterogen/masyarakat yang dulunya hidup dan berpindah - pindah. Secara tidak langsung kebiasaan itu diwariskan pada keturunan - keturunan lainnya untuk tetap mempertahankan budaya tersebut,
Rumah Kebaya Rumah kebaya merupakan sebuah rumah adat suku betawi. Disebut rumah kebaya karena bentuk atapnya yang dilipat apabila dilihat dari samping maka lipatan - lipatan tersebut terllllihat seperti lipatan kebaya
Tanjidor adalah sebuah kesenian betawi yang berbentuk orkes. Kesenian ini sudah dimulai sejak abad ke-19 atas rintisan Augustijn Michiels atau lebih dikenal dengan nama Mayor Jantje di daerah Citrap atau Citereup
Tarian Khas - Yapong - Cokek - Tari Topeng - Zapin
- Zapin - Sirih Kuning - Lenggang Nyai
Pakaian Khas - Pakaian adat - Pakaian pencak silat - pakaian pengantin
Kuliner Khas
Refrensi Visual
Refrensi Gameplay
Referensi boardgame yang kami rancangan diambil dari permainan bernama Tokaido. Detail permainannya, setiap pemain adalah musafir yang melintasi “jalan laut timur�, salah satu jalan paling megah di Jepang. Saat berpergian, anda akan bertrmu orang - orang mencicipi makanan lezat, mengumpulkan barang - barang indah, menemukan panorama luar biasa, dan mengunjungi kuil dan berbagai tempat lainnya. Tetapi pada akhirnya ketika semua orang tiba diujung jalan anda harus menemukan hal - hal yang paling menarik dan beragam.
Refrensi Style
Pengambilan gaya ilustrasi terinspirasi dari gaya retro desain yang ditonjolkan pada grafis dan tipografi. Desain Retro sendiri berarti desain yang memiliki gaya old fashion ataupun terkesan klasik. Desain retro memiliki ciri khas lebih memunculkan banyak warna daripada desain Vintage. Dan desain retro adalah desain yang memunculkan karakter sentimentil. Yang dimaksud dengan sentimentil bahwa seolah - olah membawa sebuah benda atau sesuatu memori yang bisa membawa seseorang merasakan nostalgia terhadap kejadian ataupun merasakan seolah2 bernostalgia.
www.palangpintu.id Copyright 2020