Golden Rice Apa itu? Golden Rice adalah kultivar padi transgenik hasil rekayasa genetika yang berasnya mengandung beta karotin (pro-vitamin A) pada bagian endospermanya. Kultivar padi ini diciptakan dengan tujuan untuk mengatasi defisiensi vitamin A yang banyak terjadi di beberapa negara terutama di benua Asia dan Afrika. Pada negara-negara tersebut, kemiskinan menjadi sebuah alasan yang menyebabkan buah dan sayur menjadi minim ditemukan, bahkan kualitas dan kandungannya pun tidak begitu menjanjikan. Dengan alasan tersebut, para peneliti menciptakan sebuah rekayasa genetik pada tanaman padi agar kebutuhan masyarakat akan vitamin A dapat terpenuhi dengan baik.
WartAgrita Edisi: Golden Rice ISSN 0832-0968
Golden Rice
Asal usul Golden Rice pertama kali diciptakan oleh Zurich dan Peter Beyer dari Freiburg University. Pembuatan Golden Rice ini melibatkan dua gen, yaitu gen crtI Erwinia uredovora dan gen psy dari Narcissus pseudonarcissus. Pada gen berikutnya, gen psy yang digunakan berasal dari Zea mays atau yang bias akita kenal sebagai jagung. Sejarahnya, di tahun 1990, beberapa ilmuan Jepang berhasil melakukan isolasi terhadap gen biosintesis pembentuk karotenoid dengan gen crtI dari bakteri tanah, Erwinia uredovora. Percobaan tersebut membuktikan bahwa enzim yang dibentuk oleh bakteri dapat mengubah firoena menjadi likopena. Fitoena sendiri adalah senyawa selang pada biosintesis beta-karotin. Aktivitas penelitian selanjutnya menemukan bahwa padi mengandung geranil-geranil difosfat (GGDP) dan bahan dasar berupa precursor yang mampu membantu biosintesis beta-karotin. GGDP tadi mampu diubah menjadi fitoena dengan dibantu oleh enzim fitoena sintase yang disandi dengan gen psy. Selanjutnya, konstruk gen ctrI dari Erwina uredovora dan gen psy dari Narcissus pseudonarcissus disisipkan ke genom padi yang mengandung GGDP untuk diubah menjadi fitoena, dan terakhir diubah lagi menjadi likopena. Likopena ini lah yang menjalankan tugas dengan mengkatalisis perubahan dari likopena menjadi beta-karotin pada padi.
Modifikasi Teknologi Pertanian Dari kacamata teknologi pertanian, tentunya penemuan ini akan sangat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Terlebih apabila penciptaan Golden Rice ini mampu dikembangkan, dimodifikasi, serta dipasarkan secara luas. Modifikasi produk berbahan dasar Golden Rice ini menambah nilai guna dan nilai jual produk. Misalnya, masyarakat dapat membuat olahan catering sehat dengan paket penambahan kandungan vitamin A dari Golden Rice itu sendiri, pembuatan Rice Cracker berbahan dasar Golden Rice, serta pembuatan tepung tinggi vitamin A dari Golden Rice. Dengan begitu, target pemasaran lebih terstruktur jelas dengan transportasi value produk yang menjanjikan dan sampai dengan baik ke tangan konsumen.
(AMAR/CF) Athiyya Maharani A. R. (sebagai penulis) Colline Frendiaz(sebagai desainer) Sumber gambar: Google & Pinterest