Issuu on Google+

Rakyat Bengkulu SENIN, 25 MARET TAHUN 2013

H O PE MANUFACTURING

Polda Tunggu Niat Baik BENGKULU – Pihakpihak yang telah kecipratan honor “haram” dari manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Dr M Yunus (RSMY) kini sedang ditunggu niat baiknya untuk mengembalikan honor tersebut ke kas negara. Setelah Ketua Komisi IV DPRD Provinsi, Parial, SH yang menyatakan siap mengembalikan MAHENDRA JAYA honor tersebut, kini penyidik menunggu pihak lain yang berniat baik mau mengembalikan. Pengembalikan honor RSMY oleh pihak-pihak yang telah menerima sangat membantu guna mengembalikan kerugian negara dalam kasus ini yang ditaksir mencapai Rp 5,6 miliar. Sejauh ini, penyidik Polda telah menetapkan 3 orang tersangka yang dinilai paling bertanggungjawab yakni dua mantan Direktur RSMY masing-masing dr. Zulman Zuhri Amran dan dr. Yusdi Zahrias Tazar serta Staf Keuangan RSMY, Darmawi alias DW. Baca SIAPA ..Hal 11

Rakyat Bengkulu

HADIAH MOBIL

Harian Pagi Pertama dan Terbesar di Bengkulu

TERBIT 36

Bedol-bedolan untuk Rusun Kemayoran SAYA ajak Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk mojok sebentar. Itu terjadi saat kami menunggu kedatangan Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan meresmikan dimulainya proyek terbesar dalam sejarah BUMN di bidang pelabuhan Jumat sore lalu.

Kami pun bisik-bisik agar tidak menarik perhatian orang sekitar. Di situ, di ruang tunggu direksi PT Indonesia Port Corporation, nama baru PT Pelindo II (Persero) Tanjung Priok, saya bisikkan ide tentang fungsi rumah susun untuk perbaikan perkampungan kumuh di Jakarta. Ide itu sebe-

Oleh: Dahlan Iskan (Menteri Negara BUMN)

Siapa Ikuti Jejak Komisi IV Kembalikan Honor RSMY

Kejutan Pelanggan

narnya sudah saya pidatokan saat peletakan batu pertama pembangunan rumah susun Perumnas di Kemayoran sehari sebelumnya. Sebelum upacara itu, saya mampir dulu ke rumah susun yang sudah lebih dulu berdiri di sebelahnya. Baca BEDOL ..Hal 11

Junaidi Mau Digulingkan Pro Gubernur Juga Galang Kekuatan

BENGKULU – Ekskalasi politik di Bengkulu kian memanas. Itu setelah beredar kabar sejumlah anggota DPRD Provinsi Bengkulu terus membangun kekuatan untuk menggulingkan Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah dari jabatannya. Upaya penggulingan yang dilakukan dewan itu sebagai reaksi politik atas sikap Gubernur Junaidi yang belakang-an

bersikukuh tidak akan menyerahkan 2 dari 3 nama cawagub yang telah ditetapkan Partai Demokrat dan PAN ke DPRD Provinsi Bengkulu. Namun hingga saat ini belum diketahui pasti apakah langkah sejumlah dewan tersebut ada yang menunggangi atau inisiatif sejumlah anggota dewan sendiri. Salah satu anggota DPRD Provinsi, Syafrianto Daud, S.Sos memberikan isyarat rencana penggulingan tersebut.

Baca JUNAIDI ..Hal 11

ARIE/RB

CABUT: Walikota Helmi Hasan mencabut formulir belanja gratis kado HUT Kota di Mega Mall, Minggu (24/3).

Guru, IRT dan PNS Raih Belanja Gratis HUT Kota

Asal Anda Tahu

Persembahan Walikota BENGKULU – Formulir belanja gratis kado Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bengkulu persembahan Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE telah dicabut, Minggu (24/3). Sesuai rencana pencabutan formulir dilakukan langsung oleh adik bungsu Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan itu usai membu-

ka acara Grand Final Bintang Xpresi 2013 di Mega Mall. Dalam pencabutan itu juga dihadiri oleh Pimpinan Redaksi (Pemred) RB Zacky Antony, SH dan Manajer Sirkulasi RB Hazrim, SE. Sepuluh pemenang berhak mendapatkan belanja gratis dengan total Rp 10 juta atau masing-masing mendapat Rp 1 juta. Baca GURU ..Hal 11

10 Pemenang

Empat Negara yang Usianya Terpendek 1. Carpatho - Ukraina, umur negara kurang dari 24 jam. Sekarang ini menjadi wilayah Ukraina. Usia negara ini kurang dari 24 jam!, tepatnya pada tanggal 15 Maret 1939 – 16 Maret 1939. Capatho-Ukraina adalah daerah otonomi di Cekoslovakia sejak akhir 1938 hingga 1939. 2. Republic of connaguht, umur negara 13 hari. Negara ini sekarang telah menjadi bagian dari Irlandia. Baca EMPAT ..Hal 11

Belanja Gratis

Rendi dan Defebbya Bintang Xpresi RB 2013

24 Finalis Pukau Ratusan Penonton Mega Mall

BENGKULU – Grand Final RB Xpression Star Tahun 2013 yang berlangsung di lantai II Mega Mall, Minggu (24/3) siang berlangsung

Kado Hut Kota

PERSEMBAHAN WALIKOTA

Bengkulu

meriah. Sebanyak 24 finalis memukau ratusan penonton yang memadati lokasi dengan menampilkan talent masing-masing se perti olah vokal, menari, modelling, musik, perkusi dll.

Baca RENDI ..Hal 11 ARIA SAPUTRA WIJAYA/RB

JUARA: Rendi Anjar Kusuma dan Defebbya Hawarani Dena dinobatkan sebagai Bintang Xpressi RB Tahun 2013 pada babak Grand Final di Mega Mall, Minggu (24/3) siang.

No 1. 2. 3. 4.

Nama Hj. Mardiatul Aini Wiwisna Hayani Kamila Ainun Nisah Liti Sunanti

5.

Neli Yanti

6.

Febriani

7.

Sumiati

8.

Ludian Toro

9.

Lima Wari

10. Nurminar

Pekerjaan PNS IRT IRT

Alamat Jalan Mangga II Lingkar Timur Jalan Alfatindo Blok A No 24 Jalan Salak Raya No 8 Jalan Sadang I No I RT06 Lingkar Barat IRT Jalan Danau No 2 RT 6 Kota Bengkulu Guru SMP 9 Jalan Burniat RT 3 No 7 Kebun Keling Guru Jalan Almahera No 55 RT 3 RW 2 Surabaya Swasta Tanjung Jaya RT 3 No 162 Sungai Serut IRT Jalan Dempo RT 17 RW 05 Sawah Lebar Pedagang Pagar Dewa No 14 RT 29

Menguak Bisnis Narkoba di Kota Bengkulu (3-Habis)

Dibungkus Pakai Permen, Disimpan Dalam Ban Motor Semakin meningkatnya peredaran narkoba di Kota Bengkulu, membuat pihak kepolisian semakin gencar untuk memeranginya. Data dalam dua tahun terakhir membuktikan bahwa kasus Narkoba di Kota Bengkulu semakin meningkat. Berikut Laporannya. ARIE SAPUTRA WIJAYA Kota Bengkulu

Baca SELAIN ..Hal 11 http://www.harianrakyatbengkulu.com

ENTAH itu dikarenakan tren atau gaul, meningkatnya peredaran narkoba di Kota Bengkulu meningkat drastis pada tahun 2013 ini. Bila dilihat ke tahun-tahun sebelumnya, hal ini berbanding sangat jauh dalam peningkatannya.

Baca DIBUNGKUS ..Hal 11

DOK/RB

TSK: Tersangka kasus Narkoba yang ditangkap pihak kepolisian belum lama ini. Eceran Rp 4.000/eks, Langganan Rp 108.000, luar Kota tambah ongkos kirim

NASIONAL

2 Teras SBY Nyoblos di Pilkades JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan keluarga turut berpartisipasi dalam pemilihan kepala desa (pilkades) di wilayah tempat tinggalnya, Cikeas, Bogor. Kemarin, presiden ikut memberikan suara didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono. Turut serta dalam kesempatan itu putra bungsu SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) beserta istri, Aliya Rajasa. Presiden dan keluarga tiba di tempat pemungutan suara (TPS) yang berlokasi di halaman Sekolah Alam Puri Cikeas, dekat kediaman pribadi, sekitar pukul 10.45 WIB. Ketika tiba di lokasi TPS, seperti biasanya, SBY dan keluarga lebih dulu menyapa warga yang hadir. Usai memberikan suaranya di bilik suara, SBY sempat berpesan kepada keempat calon kepada desa agar jika terpilih nanti bekerja dengan sungguh-sungguh. “Siapapun yang terpilih nanti bekerja dengan baik, sesuai amanat rakyat,” ujar SBY. Kediaman SBY berada di lingkungan Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Bogor. Tercatat ada 9.473 pemilih yang terdaftar dalam pilkades tersebut. (dyn/nw)

Yulianis Tak Bisa Dituntut JAKARTA - Harapan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) untuk memperkarakan Yulianis bisa jadi sia-sia. Sebab, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pasang badan untuk mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai itu. Alasannya, hingga saat ini Yulianis masih masuk perlindungan LPSK. Anggota LPSK, Lili Pintauli mengatakan, sebagai saksi, Yulianis tak dapat dituntut secara pidana, perdata, maupun administrasi. “Laporan pencemaran nama baik terhadap Yulianis bisa melanggar ketentuan UndangUndang,” ujarnya. UU yang dimaksud adalah Pasal 10 ayat 1 UU 13/2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Pasal tersebut mengatakan jika saksi, korban, dan pelapor tidak dapat dituntut secara hukum, baik pidana maupun perdata atas laporan, kesaksian yang akan, sedang, atau telah diberikannya. “Amanat UU sudah jelas. Apalagi, posisi Yulianis saat ini masih terlindung LPSK,” imbuh Lili. Menurutnya, perempuan yang selalu bercadar saat memberikan keterangan di pengadilan Tipikor itu sudah masuk perlindungan LPSK sejak Juli 2012. Status tersebut hingga kini tak berubah. Seperti diketahui, Rabu (20/3) Ibas melaporkan keterangan Yulianis yang dimuat salah satu surat kabar ke Polda Metro Jaya. Dia merasa terganggu dengan pernyataan Yulianis yang menyebut bahwa dirinya telah menerima uang senilai USD 200 pada kongres Partai Demokrat di Bandung 2012 lalu. Langkah Ibas tersebut karena tak ingin tudingan itu terus bergulir menjadi pembicaraan tidak jelas. Sejak pemberitaan itu banyak dampak merugikan dirinya dan orangtuanya selaku Presiden. (jp)

NASIONAL

Rakyat Bengkulu

 Senin, 25 Maret 2013

Demokrat Daerah Ingin SBY Jadi Ketua Umum

Cikeas Kembali Kumpulkan Ketua DPD

JPNN/RB

NYOBLOS: Presiden SBY menghadiri pemilihan kepala desa (Pilkades) di puri cikeas yang jatuh pada tanggal 24 Maret 2013, kedatangannya pun guna menyemangati para calon Kades agar menjadi pemimpin yang baik.

31 Peluru Tembus Empat Korban SLEMAN- Polisi menemukan 31 butir proyektil peluru di tubuh empat korban yang dieksekusi gerombolan bersenjata penyerang Lapas Kelas IIB Cebongan, Sleman, Sabtu dini hari (23/3). Kendati begitu tim penyidik belum bisa menggambarkan proses eksekusi yang dilakukan pasukan bertopeng terlatih tersebut. Kapolda DIJ Brigjen Pol Sabar Rahardjo menyatakan telah mengevaluasi proses penyelidikan. Tapi, perwira tinggi Polri itu enggan membeberkan hasilnya. “Tolong beri kesempatan pada kami melakukan penyelidikan ilmiah,” ucapnya kemarin (24/3). Hingga kemarin polisi belum bisa mengungkap identitas pelaku penyerangan Lapas Kelas IIB Cebongan, yang menewaskan empat tahanan pada Sabtu (23/3) dini hari.

Kapolda DIJ Brigjen Pol Sabar Rahardjo mengatakan belum bisa menyimpulkan motif dibalik pembunuhan empat tersangka kasus pengeroyokan mantan anggota Korps Kopasus Kandang Menjangan Sertu Santosa di Hugo’s Cafe, Selasa (19/3). Kapolda menepis dugaan bahwa para pelaku adalah oknum TNI yang melakukan balas dendam atas tewasnya Sertu Santosa. Kapolda berjanji mengungkap kasus secara transparan. Dan membeberkanhasilnya setelahada kepastian didukung alat bukti kuat. “(Penyelidikan) belum mengarah ada indikasi dibalik kasus itu,” jelasnya. Direktur Jogja Police Watch Asril Sutan Marajo mempertanyakan prosedur operasional standar pengawalan dan pengamanan terhadap 4 tersangka pengeroyokan Sertu Santosa.

Menurut Asril kasus itu bukan hal sederhana karena menyangkut anggota TNI sebagai korban. Asril menilai polisi tak menjaga ketat para tahanan. “Penjagaan super ketat hanya saat pemindahan dari polda ke lapas,” beber Asril yang menyesalkan pemindahan para tersangka dari Mapolda ke Lapas Cebongan. Menurut Asril lokasi pemindahan para tersangka lebih aman di lapas kelas IIA. Atau dititipkan ke markas Denpom. Asril mengingatkan bahwa kasus penyerangan lapas bukan lagi menjadi kasus nasional. Tapi menjadi sorotan internasional. Apalagi penyerang bertujuan mengeksekusi secara sadis empat tahanan. “Polisi harus bisa mengungkap tuntas kasus ini secara terbuka,” pintanya. (jp)

Tidak Ada Pungutan Komitmen Fee Bulan Depan BSM Rp 3,9 Triliun Cair JAKARTA - Pemerintah kota maupun kabupaten diminta serius mengurusi pendidikan dasar dan menengah. Kemendikbud memastikan tidak pernah merecoki dengan aneka pungutan anggaran. APBN fungsi pendidikan yang ditransfer ke daerah harus terserap efektif.

Instruksi penggunaan anggaran itu disampaikan Mendikbud Muhammad Nuh kepada kepala dinas pendidikan tingkat II se Indonesia di Jakarta tadi malam. Menteri asal Surabaya itu mengatakan anggaran pendidikan dicairkan ke daerah secara utuh. Dalam APBN disebutkan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan mencapai Rp 11 triliun. “Kita tegaskan lagi, Kemendikbud tidak akan meminta commitment fee, return fee, atau fee-fee lainnya,” ujar

Nuh. Dia menambahkan, kementerian lain yang terkait dengan pencairan DAK juga tidak akan menarik pungutan. Mantan rektor ITS itu lantas merinci penggunaan DAK pendidikan. “Transfer DAK yang Rp 11 triliun ini harus aman,” ujarnya. Mulai untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK. Nuh menegaskan penggunaan DAK harus tepat waktu, sasaran, jumlah, dan tata kelola. DAK ini di antaranya untuk rehab sekolah dan pengadaan buku kurikulum baru khusus jenjang SMP. (jp)

JAKARTA - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali mengumpulkan para ketua dewan pimpinan daerah (DPD) se-Indonesia. Dalam pertemuan yang dilaksanakan enam hari sebelum Kongres Luar Biasa (KLB) PD di Bali, 30-31 Maret, itu, mengalir deras harapan dari daerah agar SBY bersedia memimpin langsung partai sebagai ketua umum. “Ada harapan kuat yang muncul di antara kami (para ketua DPD, Red), sebaiknya (ketua umum) dari Cikeas. Desakan itu sangat keras,” kata Ketua DPD Sulawesi Tenggara (Sultra) M. Endang setelah mengikuti pertemuan di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, kemarin (24/3). Meski demikian, dia menegaskan bahwa hal tersebut masih sekadar wacana dan harapan yang muncul di antara para kader partai di daerah. “Wacana itu keluar ketika kami bicara informal sambil minum kopi sebelum pertemuan. Tapi, itulah realitasnya dan aspirasi tersebut pula yang selama ini kami serap dari masyarakat,” imbuhnya. Endang menyatakan bahwa dengan kepemimpinan lang-

sung dari SBY, partai akan lebih solid. Semua faksi yang ada selama ini tentu akan menerima tanpa terkecuali. “Kalau bukan Pak SBY, ya bisa juga Bu Ani (Yudhoyono) atau Mas Ibas. Yang penting sebaiknya dari Cikeas,” tegasnya. Selain itu, lanjut dia, pentingnya SBY memimpin langsung partai merupakan bagian dari upaya penyelamatan. Yaitu, untuk meningkatkan elektabilitas partai yang terpuruk sesuai hasil survei sejumlah lembaga belakangan ini. “Tidak ada yang membantah bahwa napas Demokrat adalah di Pak SBY. Karisma yang dimiliki Cikeas tetaplah magnet electoral,” katanya. Endang menambahkan, mekanisme pemilihan ketua umum secara aklamasi juga menjadi harapan bersama. “Walaupun voting juga tidak masalah, ada semangat dari DPD-DPD agar ketua umum bisa terpilih aklamasi,” ungkapnya. Hingga saat ini, muncul sejumlah nama kader yang dijagokan maju sebagai ketua umum dalam KLB mendatang. Di antaranya, Wakil Ketua Dewan Pembina PD Marzuki Alie, mantan Ketua Umum DPP PD Hadi Utomo, Wasekjen DPP PD Saan Mustopa, dan beberapa nama lain. Termasuk putra bungsu SBY, Ibas. (jp)

PKPI Segera Bernomor 15 Hari Ini KPU Bahas Putusan PTTUN JAKARTA - Jumlah parpol peserta Pemilu 2014 segera genap selusin. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengisyaratkan bakal segera menindaklanjuti putusan pengadilan tinggi tata usaha negara (PTTUN) yang menetapkan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sebagai peserta pemilu. Komisioner KPU Arief Budiman mengatakan bahwa KPU akan menggelar rapat pleno hari ini (25/3). Rencananya pleno itu khusus membahas putusan PTTUN yang menegaskan keputusan Bawaslu yang meloloskan PKPI sebagai peserta pemilu. “Besok akan pleno,” ujar Arief saat dihubungi Jawa Pos kemarin (24/3). Secara pribadi, Arief tidak ingin terburu-buru mendahului hasil pleno KPU. Yang pasti, kata dia, setiap putusan yang terkait dengan tahap pemilu akan dibahas dalam pleno KPU. Dalam hal ini, Arief be-

lum ingin memastikan bahwa PKPI mendapat nomor urut 15, menyusul Partai Bulan Bintang (PBB) yang sudah ditetapkan sebagai peserta pemilu dengan nomor urut 14 pekan lalu. “Jangan mendahului. Plenonya belum digelar,” ujar mantan anggota KPU Jatim itu. Meski begitu, Arief memastikan bahwa proses pleno KPU tidak akan jauh beda dengan pleno yang memutuskan nasib PBB pasca putusan PTTUN. Pertimbangan-pertimbangan yang diambil KPU saat menetapkan PBB sebagai peserta pemilu juga akan dipertimbangkan kepada PKPI. “Pertimbanganpertimbanganny a akan sama seperti PBB,” tegasnya. Putusan PTTUN pada Kamis (21/3) mengabulkan seluruh gugatan PKPI sekaligus menetapkan partai pimpinan Sutiyoso itu sebagai peserta pemilu. Majelis hakim menguatkan putusan Bawaslu yang juga mengabulkan gugatan PKPI pada sengketa pemilu pada 5 Februari 2013 melalui keputusan nomor 012/ SP2/Bawaslu/I/2013. (jp)

3

Rakyat Bengkulu  Senin, 25 Maret 2013

Prosedur Penyelamatan Tentara TUJUH orang prajurit tewas dibantai tentara separatis dan beberapa orang prajurit disandera. Maka segera dilakukan operasi untuk mencari prajurit yang masih disandera. Karena prajurit yang disandera tidak ditemukan, maka komandan lapangan emosi dan akhirnya menghajar para pemuda yang diduga anggota separatis hingga empat orang tewas dan puluhan orang babak belur. Komandan lapangan akhirnya ditahan karena dituduh salah prosedur. Panglima tentara menjenguk dan bertanya pada komandan lapangan. Panglima : “Kenapa kamu menyalahi prosedur?” Mayor Jono: “Karena semuanya tutup mulut, Jenderal.” Panglima : “Biarpun mereka tutup mulut,sebaiknya kita sabar saja. Sekarang TNI lagi disorot, jadi harus hati-hati.” Mayor Jono: “Bagaimana nggak emosi, Tujuh anak buah saya tewas, dan lima prajurit lagi sedang disandera dan disiksa. Apakah Jenderal akan tinggal diam jika menjadi saya?” Panglima : “Ya!!!” Mayor Jono: “Gila! Jenderal sudah gila!!!” Panglima : “Saya tidak gila Mayor, Saya pakai akal yang logis. Pertama, tentara sedang disorot, kedua, warga sekitar masih trauma akibat operasi ini. Ketiga... “ Mayor Jono: “Yang ketiga apa Jenderal?” Panglima: “Pajurit kita masih buaanyak!!” Mayor Jono : “????!!!!!”(net)

Ita Jamil Dikabarkan Tersingkir Dari Daftar Bacaleg PDIP BENGKULU – Konflik di internal partai menjelang pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) ke KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota pada 9 April, semakin panas. Itu setelah beberapa kader yang sebelumnya sempat digadang-gadangkan menjadi jago bacaleg, belakangan dikabarkan tersingkir. Salah satunya mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bengkulu, Emilia Puspita alias Ita Jamil yang telah mendaftar dan mengikuti tes sebagai bacaleg DPR RI dari partai berlambang banteng

moncong putih itu. Namun belakangan informasi yang diperoleh RB, DPP PDI Perjuangan telah menetapkan 4 nama bacaleg DPR RI daerah pemilihan (dapil) Bengkulu. Keempatnya adalah Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu Hj Elva Hartati, Monsek Sinaga, Apri dan Menta. Bila benar keempat nama tersebut sudah ditetapkan, bukan hanya Ita Jamil, langkah anggota DPRD Provinsi Bengkulu Junaidi Albab, SH, MCL yang sebelumnya dicalonkan oleh PKPI juga akan terhenti. Sebelumnya Junaidi Albab juga mengikuti tes sebagai bacaleg DPR RI

dapil Bengkulu. Ita Jamil saat dikonfirmasi kemarin (24/3), mengaku belum mengetahui bahwa DPP PDI Perjuangan telah menetapkan 4 nama bacaleg DPR RI dapil Bengkulu. Dia juga masih menunggu keputusan secara resmi. “Namun apapun yang menjadi keputusan partai, saya ikuti dan patuhi. Saya tetap menjadi kader PDIP,” kata Ita Jamil yang juga mantan calon Walikota Bengkulu itu. Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Elva Hartati belum mau berkomentar terkait hasil keputusan DPP PDIP itu. Dia tidak membantah maupun

mengiyakannya. “Saya kira kita tunggu saja kabar lebih lanjutnya. Saya belum mau berkomentar, karena ketetapan itu memang belum sampai ke saya,” tandas Elva Hartati. Dia mengatakan penetapan bacaleg DPR RI ada di DPP PDI Perjuangan. Sedangkan di daerah tengah mempersiapkan nominasi bacaleg DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota untuk disampaikan ke Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri. “Saya berharap dalam satu, dua hari ini semua sudah clear disampaikan ke DPP,” tandas Elva.(ble)

Kemah Edukasi Lingkungan Djarum Trees For Life di Bukit Wartawan, Wonosobo

Hatta Rajasa: Lokal Wisdom Sekaligus Universal Wisdom Jangan pandang sebelah mata, kegiatan kemah bakti lingkungan seperti yang sedang digelar selama tiga hari di bukit wartawan Telaga Menjer ini. Inisiatif dan gagasan yang diprakarsai Pemkab Wonosobo dan disupport Djarum Foundation ini sangat fundamental. Menyentuh dasar dan menembus sendi budaya yang amat dalam. ITULAH statemen M Hatta Rajasa, Menko Perekonomian sebelum menabuh kentongan penanda dimulainya even bertajuk “Edukasi Lingkungan, Djarum Trees For Life” di Bukit Wartawan, Telaga Menjer, Wonosobo itu. Dia menyebut, kegiatan yang diprakarsai oleh Pemkab Wonosobo dan disupport Djarum Foundation itu sangat positif dan layak diapresiasi. Pria berambut pirang yang lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 18 Desember 1953 itu lantas menyebut salah satu sabda Rasul yang dia pegang teguh. “Apabila engkau memiliki sebuah biji, tanamlah! Dia akan bermanfaat buat dirimu, dia akan berguna bagi anak cucumu, burung-burung dan binatang. Karena

itu, tanamlah walau hanya satu biji kurma, sekalipun besok pagi mau kiamat. Itulah esensi dari trees for life. Pohon untuk kehidupan,” sebut Hatta yang mengenakan baju menanan warna putih hijau berlogo “Banyak Pohon Banyak Rezeki” itu. Bagi Hatta, merawat dan memakmurkan alam semesta itu hukumnya wajib. Inisiasi kemah untuk edukasi lingkungan itu, bermakna sebagai ajakan buat umat manusia di saentero bumi ini, untuk menanam. “Dulu banyak menebang banyak rezeki, kini sudah berubah. Banyak menanam, banyak rezeki. Apabila wartawan sudah ikut menanam pohon, membuat bukit, dan memberi contoh yang positif, maka kabar ini akan semakin cepat menggaung di seluruh negeri. Ini akan sangat dahsyat impactnya,” ungkap Hatta yang didampingi Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, Bupati Wonosobo Kholiq Arif dan FX Supanji, Vice President Director Djarum Foundation. Dia juga berkisah tentang Dieng, dataran tinggi yang memiliki makna historis buat dirinya. Dua puluh tahun silam, dia bertahun-tahun melakukan pengeboran geothermal, energi berbasis tenaga panas bumi di

sana. Dieng itu kawasan yang sangat penting, karena posisinya di atas ketinggian, dan dari sana mengalir sungai Serayu yang hilirnya jauh sampai ke Banyumas, Cilacap dan sekitarnya. Dieng adalah kawasan lindung, area yang seharusnya dilindungi hutannya. Tetapi di sisi lain, Dieng juga menjadi sumber penghidupan bagi sejumlah penduduk di hulu. Yang tidak bisa semena-mena diusir, atau dilarang-larang menanam sejenis pohon tertentu. “Antara Dieng sebagai sumber penghidupan masyarakat, dan Dieng sebagai kawasan konservasi atau lindung, itu harus matching. Harus ketemu dalam manfaat yang seimbang. Tidak boleh, antara kepentingan di atas hulu, dan di bawah hilir itu saling merusak. Kehidupan dan kelestariannya harus sama-sama dijaga, dirawat, untuk kepentingan bersama,” kata dia. Faktanya, kawasan lindung sudah semakin kritis. Karena itu, kawasan lindung harus dihijaukan kembali. Namun, dibutuhkan kearifan-kearifan yang bisa dimengerti dan menjadi spirit cinta lingkungan, untuk kehidupan manusia yang lebih berkelanjutan, atau sustainable.(lum/prw)

4

CIK FACEBOOK Mela Komentar DLL

Rakyat Bengkulu

Memang nasib jadi honorer. Begaji kecik, dibayar telat pulo.

Senin, 25 Maret 2013

Untuk berkomentar, Anda bisa klik like dulu ke halaman komunitas Harian Rakyat Bengkulu

Gïñö Wîjåÿä Hahaha.. Kasian..

Andi Purwanto Sabar, tunggu 2014, siapa tau jd kada/ anggota dewan dan bs memperjuangkan nasib honorer

Hesty Ulan Dari Haha..nean itu..tp sbar jho lh..spo tau ado hikmah oh..

Andi Subhan Salim Nak gaji besak jangan ?? Honorer. Cari lokak lain. Tetap bsyukur masih pnyo gaji+kerjoan.

Ghithe Yoba Mungkin tuk bengkulu bae dak cak nyo daerah lain idak emang gaji kecik tp idak ado keterlambatan

Parman Dodi Hanya sabar yg bisa kta lakukan

Rahmad Rizen Haha.... menyedikan, makany bro jadi bos dong.!

Upewe Esemkatiga Bengkulu Setuju.

Ewik Daoed Yang sabar, semua akan indah pada waktunya.

Pudi Anwar Sabar bro, yang harus besak tu cm 1 rasa syukur, yg pasti “lebih cepat leb ih baik” itu cm 1 ampunanNya.

Nicky Lizarini Cak ikolah nasib jd honorer gaji kecik, dirapel 3 bulan sekali tp klo kerjoan segalo disuruh kerjokan kek tenaga honorer

Rovita Andriani Moga nantinya ada pemimpin yg peduli nasib rakyat kecil...bukan hanya sibuk menggemukkan kantong sendiri

POTONG BANTUAN PAUD 6289678020066 BUAT DIKNAS SELUMA.....?? ada laporan guru2 PAUD bantuan yg mreka trima th 2012 dipotong 50% alsn untuk di.. prov. Tlng pak kajari seluma di slidiki, jgn smpe trjdi lg di th ini.. Klu mau tau yg motong, tnya org diknas sluma inisial ...E... TERTIBKAN ANAK SMA 6285279059100 Lapor cik kami setuju sama hp

no 085769312390 dak salah lagi kami warga rt 18 la rengam nian jumat yg lalu la kami tegur kami nak laporkan ke polsek anak 2 tu baru bubar itu anak luar galo cik dak ado anak komplek alas maras. Kalau nengok seragamnyo yg paling banyak tu anak sman 4 cik. Tiok hari nian rombongan tu main song dan gaplek dan sampai malam cik. La bosan pengurus rt 18 negur anak2 tu. La tegalau nian cik. Cubolah sekali2 satpol

MITRA TEHNIK Spesialis Service : AC KANTOR & AC RUMAH Melayani panggilan ke rumah Segera Hubungi

Afuk

Jl. Salak Raya Sp. Nico Motor

Lingkar Timur Bengkulu

 0736-349062 HP 08127825507

pp atau polsek ngadokan razia. Ok cik trims dimuatnyo sms kami ini mudah2an bengkulu menjadi kota pelajar benar2 terwujud. Dan koran rb menjadi koran yang caam kooo.. haaaa...Ok cik tq GURU SELALU DISALAHKAN 6289678020066 BUATMU GURU tolong di muat yo cik.....sya seorg anak guru lahir di pdalaman, trus trg sya prihatin dg pembritaan skrg, mslh guru

mndidik agak kras salah, mau nyuruh anak didik pintar dg jl LES byr slh....?? Dipungut .10 rbu wali murid mlai mlapor mcm2, jd para guru dk usa pusing2 lg kni cukup mengjar sja ssuai dg ilmu anda, soal murid ndk pntar mau bodoh jga bkn ursan kta, yg pnting kni krja sbgai guru, bkn pndidik.... sruhla wali murid ngjari anaknya sndiri biar pintar dk cik.....???? KE MANA SATPOL PP 62811734344 Lapor cik, Mana SATPOL PP Kota n Satgas pasar panoram yng bertugas MENERTIBKAN N MENGUSUR Para pedagang kaki lima djalan Kedondong n Pasar Panorama,Karena Para PEDAGANG Kaki Lima DJalan kedondong n Pasar Panorama msh berjualaan n bikin macet jalan.Tlng pak KASATPOL PP DTERTIB-

KAN Para PEDAGANG KAKI LIMA ITU,TLNG DBUAT CIK BAHASA ASLI BENGKULU 6285288550090 Cik slogan walikota yg ngecek”kalau idak kini kapan lagi”itu salah cik.kalau dak baso bengkulu aslinyo “kalau idak kini kebilo lagi cik”iko baru pas cik. CIPTAKAN LAPANGAN KERJA 6282372900941 Lapor cik .kegiatan pak walikota kini kurang menyentu masarakat klw sekitar gotong royong anak ponakan sayo yg tamat kelas tigo sd bisa jgo cikkk yg harus di lakukan pak walikota tu menciptakan 50 lapngan kerja sesuwai janji pak wali supayo masarakat ko makmur cik .idk selesai kek gotong royong panjang

Respon TEGAS TERTIBKAN PKL 628153916658 Pak Walkot hrs tegas dan konsisten dlm penertiban PKL. Jangan setengah2 tapi tuntaskan kalau perlu dijaga siang malam. Kalau diberi hati mereka merogoh rempelo. JAWABAN: Kabag Humas Setda Kota Suryawan Halusi

TERIMAKASIH masukkannya. Memang kita ingin penataan pasar dengan baik. Sebenarnya penertiban kita lakukan tanpa harus terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami harap adik sanak yang berdagang di pinggiran jalan harus memahami, itu menyalahi aturan dan mengganggu warga lainnya pengguna jalan. Sehingga saat ditertibkan tidak perlu lagi terjadi tindak kekerasan.(**)

Pembaca dapat mengirim Artikel atau Surat Pembaca

dilengkapi foto dan identitas diri melalui e-mail: redaksi_rb@yahoo.com atau opini_rb@yahoo.com.

Rakyat Bengkulu

PEMBINA MANAJEMEN: DAHLAN ISKAN Pemimpin Umum/General Manager: HM.MUSLIMIN, Wakil Pemimpin Umum/Manajer Personalia: MUTIA AMPERIANA, Pemimpin Perusahaan: Hj. NURBAITI, Wakil Pemimpin Perusahaan: TITI EMI ARTSI. Pemimpin Redaksi: ZACKY ANTONY, Redaktur Pelaksana: PATRIS MUWARDI, Koordinator Liputan: ANNA MARIYOHANA, Redaktur: TARMANDI ALLBA, SUMARLIN, KOMI KENDY, BENNI HIDAYAT, BETTY HERLINA. Wartawan Kota: HERI APRIZAL, FAZLUR RAHMAN, RICKY DWI PUTRA, MUHARISTA DELDA, ANUGERAH WAHYU, IKSAN AGUS ABRAHAM, MASRIYADI (Fotografer) Wartawan di Daerah: ADE HARYANTO (Mukomuko), RAHMAN YASIN (Kepahiang), PERI HARYADI, (Seluma), ALBERTUS YUDI PRATAMA (Kaur), IRPANADI (Bengkulu Selatan), TRI SHANDY RAMADANI, (Bengkulu Utara), TUSDA ADHAM (Rejang Lebong ), WANDA FEBRIANDA (Lebong), HARMOKO (Bengkulu Tengah) , Sekretaris Redaksi: HASTINI. Setter: SULISTI HARTINI. Pracetak: SUTAMRIN (Kabag), FRAN SINATRA, PRAKOSO HARI, ARI WIDARYANTO, HENDRA IRAWAN PUTRA, Teknologi Informasi (TI): ZULHAMDI Manajer Iklan: TITI EMI ARTSI, Account Executive (AE), MA HERODES, WILMAN SITUMORANG, M. IRFANSYAH, Design iklan: BOY RAHMAN HAKIM, VORWANTO Manajer Pemasaran: HAZRIM, Staf Pemasaran PELITA PURBA, SIRHANUDIN, SAMRISMAN LUBIS, SUMANTRI, FRANKY. Manajer Keuangan: Hj. NURBAITI. Accounting: AGUS SUWARSONO, ELYA, SULUNG ERNAWATI Divisi Anak Perusahaan: SUKATNO, M FIRDAUS, JEFRI GINTING, PIHAN PINO, SOFYAN ARDI, WARSIMAN, ERWIN ABENDI, KARTUBI, WIRO IDRUS SALAM, DEDI WAHYUDI, DITA ASFANI, PURNAMA SAKTI, SYAHBANDAR, AZMALIAR ZAROS, dan BENI BAIJUMI. Penerbit: PT BENGKULU SEMARAK PERMAI Komisaris Utama: HM ALWI HAMMU, Komisaris: DWI NURMAWAN, LUKMAN SETIAWAN. Direktur Utama: H SUPARNO WONOKROMO. Direktur: HM. MUSLIMIN Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan: Graha Pena Rakyat Bengkulu Jalan P Natadirdja No. 69 KM 6,5 Bengkulu. Telepon (0736) 20882, 22060, 341694, 344754, 346771 Faximile (0736) 346770 Perwakilan Jakarta: Graha Pena Jakarta Lantai 6 JalanRaya Kebayoran Lama No. 16 Jakarta. (021)-53699581 Fax (021) 53651427 Percetakan: PT BENGKULU SINAR GRAFIKA Manajer Percetakan PRADAKINA, Operasional Percetakan: JOKO SANTOSO, MAWARDI, OZWARDI ARDIANSYAH, DEVI AFRIZAL, ARI YULIZAR, DEDI PRATAMA, MESTA DOMIZA. Tarif Iklan: Display (umum) Rp.33.000/mmk, sosial/keluarga/ pendidikan, film, dan ucapan selamat Rp 25.000/mmk, iklan baris/mini Rp 5.500/baris (min 3 baris, max 10 baris). Warna (minimal 1/4halaman) Rp 32.000/mmk satu warna, Rp 36.000/mmk (2 warna), dan Rp.48.000/mmk (full colour). Harga eceran Rp 4.000/eks, langganan Rp 108.000, luar kota tambah ongkos kirim. - Wartawan Rakyat Bengkulu dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita - Wartawan Rakyat Bengkulu dalam menjalankan tugas dibekali kartu identitas. - Isi di luar tanggung jawab percetakan.

EKONOMI ATAU KELUARGA

Rakyat Bengkulu

Senin, 25 Maret 2013

5

Lowongan Kerja

PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR Posisi : Engineering Supervisor Production Supervisor PPIC Staff Waste Water Treatment Plant Coordinator Lamaran paling lambat diterima pada 06 April 2013 Info lebih lanjut bisa dilihat di www.karirkoe.com

PT TVS MOTOR COMPANY INDONESIA Posisi : Officer - HR / Sr.Officer - HR Lamaran paling lambat diterima pada 06 April 2013 Info lebih lanjut bisa dilihat di www.karirkoe.com

PT HEINZ ABC INDONESIA Posisi : Technician Engineering Supervisor MASRIYADI/RB

PICU: Kerusakan infrastruktur jalan yang mengakibatkan naiknya biaya angkut bisa memicu kenaikan harga barang-barang di pasaran. Terlihat, salah satu titik jalan raya Raden Patah yang mengalami kerusakan cukup parah.

Lamaran paling lambat diterima pada 06 April 2013 Info lebih lanjut bisa dilihat di www.karirkoe.com HATI-HATI DENGAN PENIPUAN !!!

Jadi Produsen Kakao Olahan Nomor 1 Dunia JAKARTA - Indonesia terkenal sebagai negara pengekspor bahan mentah. Namun, citra itu bisa sedikit terhapus oleh kisah sukses hilirisasi di sektor kakao atau cokelat. Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar mengatakan, hilirisasi merupakan langkah besar bagi perekonomian Indonesia untuk menapak ke level yang lebih tinggi. ‘’Tahun ini, Indonesia menjadi produsen kakao olahan nomor satu dunia,’’ ujarnya dalam seminar Ikatan Alumni Universitas Airlangga di Jakarta, akhir pekan lalu. Mahendra mengatakan, dari sisi produksi

kakao mentah yang mencapai kisaran 830 ribu ton, Indonesia kini memang masih di posisi ke-3 dunia di bawah Pantai Gading dan Ghana. Namun, seperti Indonesia beberapa tahun lalu, Pantai Gading dan Ghana mengekspor sebagian besar kakao mentahnya. ‘’Jadi, kita kalahkan mereka dari sisi produksi kakao olahan,’’ kata Mahendra. Menurut Mahendra, hingga 2009, 90 persen produksi biji kakao Indonesia masih diekspor. Namun, dalam waktu empat tahun, hilirisasi melalui investasi pabrik pengolahan kakao besar-besaran membuat kapasitas produksi

melonjak. ‘’Tahun ini, 80 persen biji kakao diolah di Indonesia, hanya 20 persen yang diekspor mentah,’’ terang Mahendra. Mahendra mengatakan, hilirisasi merupakan cara jitu memperbaiki struktur perekonomian. Pertama, hilirisasi berarti menarik investasi. Kedua, menyerap tenaga kerja. Ketiga, meningkatkan nilai ekspor karena harga kakao olehan jauh lebih mahal ketimbang biji kakao mentah. ‘’Kita ingin hilirisasi kakao ini bisa ditiru komoditas lain,’’ ujar Mahendra. Rupanya, selain hilirisasi, Indonesia kini juga

Kapal RI Kuasai Logistik Nasional Naik Pesat Setelah Azaz Cabotage JAKARTA - Industri pelayaran nasional semakin berjaya di negeri sendiri pasca diberlakukannya Azaz Cabotage (wajib memakai kapal berbendera Indonesia) sejak 2005. Sayang, pengangkutan laut untuk pengiriman ke luar negeri masih dikuasai perusahaan pelayaran asing. “Untuk sharing muatan nasional yang pada 2005 hanya 61,3 persen, pada akhir 2012 pangsa pasar pelayaran nasional telah meningkat menjadi 98,85 persen. Kita yakin sebentar lagi bisa 100 persen kalau pemerintah, perusahaan pelayaran, dan perbankan bersatu sehingga kapal-kapal khusus bisa disediakan,” ujar Menteri Perhubungan (Menhub) E.E. Mangindaan akhir pekan lalu. Menurut Mangindaan, seiring kewajiban menggunakan kapal berbendera Indonesia untuk pengangkutan antar-

pulau di dalam negeri, jumlah kapal meningkat pesat dari 6.041 kapal pada 2005 menjadi 11.961 kapal pada Januari 2013 atau meningkat 98 persen. “Saat ini perusahaan pelayaran nasional telah mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Mangindaan. Namun begitu, pihaknya berharap agar pengusaha pelayaran juga harus mampu menyediakan kapal untuk pelayaran jarak jauh dalam kegiatan ekspor impor. Sebab, meski meningkat, pangsa pasar kapal Indonesia masih kecil. “Untuk angkutan ke luar negeri mengalami peningkatan dari 5,7 persen pada 2006 menjadi 9,8 persen pada akhir 2012,” tambah Mangindaan. Pertumbuhan perekonomian Indonesia yang baik selama beberapa tahun ini, lanjut Menhub, menuntut sektor transportasi senantiasa mengantisipasinya serta mempersiapkan diri lebih baik lagi agar distribusi logistik nasional berjalan dengan

lancar dan tertib. “Pemerintah dan pihak swasta harus samasama menciptakan suasana kondusif agar ekonomi kita berjalan lancar,” kata Mangindaan. Penataan sektor transportasi telah dituangkan dalam visi dan misi tatanan transportasi nasional, khususnya Rencana Pembangunan Transportasi Nasional 2010”2015. “Selain itu, kita minta agar akses ke dan dari pelabuhan harus diperhatikan supaya tidak terjadi bottleneck (hambatan) arus logistik saat berada di darat,” tutur Mangindaan. Seiring pertumbuhan sarana pelabuhan yang terus meningkat dari tahun ke tahun, akses dari dan ke pelabuhan juga harus mendapatkan perhatian sehingga dapat mempercepat, mempermudah, dan melancarkan logistik nasional. “Dalam lima tahun terakhir secara masif kita telah mampu membangun pelabuhan di seluruh Indonesia,” jelas Mangindaan. (wir/c10/ kim)

Proton dan Carrosser Jual Reli Neo Satria di Jepang PROTON hadir di Jepang untuk pertama kalinya ketika produsen suku cadang otomotif ternama asal Jepang Carrosser Co, Ltd (Cusco) secara resmi diumumkan di Tokyo Auto Salon hari ini. Mobil yang diperkenalkan adalah mobil reli Satria Neo yang dikembangkan dan dijual khusus di Jepang. Dikembangkan untuk pasar domestik Jepang, mobil reli Group N Proton Satria Neo yang dimodifikasi oleh Cusco dan akan dijual olehnya kepada partisipan yang akan berlomba dalam Junior Rally Championships di Jepang dan Asia Pasific. Mobil reli Group N Proton Satria Neo ini akan didasarkan pada standar road-registered Model showroom 1600cc yang diakuisisi oleh Cusco. Ia juga di homolo-

gated menurut peraturan FIA untuk penggunaan kompetisi, dan dipasang dengan komponen-komponen balap dan “aftermarket” yang telah dikembangkan oleh Cusco. Cusco merupakan sebuah perusahaan terkenal yang memproduksi aftermarket parts berkualitas baik untuk digunakan di pasar Jepang maupun internasional. Cusco juga merupakan satu-satunya perusahaan independen di Jepang yang bersaing di semua kategori “All-Japan Championship”: track racing, reli, dirt trial dan gymkhana. Hasil dari kolaborasi teknis kedua perusahaan dapat dilihat langsung dari performa dan keunggulan Satria Neo S2000 yang telah ditunjukkan dalam Asia Pacific Rally Championship (APRC)dan

Intercontinental Rally Challange (IRC). Divisi PROTON Motorsports juga tampil di dalam Tokyo Auto Salon dengan sebuah mobil konsep R3 Satria Neo, yang memberikan gambaran potensi sporty hatchback tiga-pintu kepada para penggemar mobil di Jepang. Mobil konsep Satria Neo R3 memiliki styling body yang berbeda, peningkatan performa mesin, pengereman, handling dan interior yang telah di upgrade. Tokyo Auto Salon tercatat sebagai pameran mobil terbesar di dunia yang menampilkan lebih dari 600 kendaraan dan 300 perusahaan serta melibatkan juga produsen suku cadang, tuners, vendor modifikasi, produsen mobil, bisnis otomotif, asosiasi dan sekolah kejuruan otomotif. (adv)

mengejar target besar untuk menjadi negara produsen kakao terbesar dunia, menggeser Pantai Gading dan Ghana. Di kesempatan terpisah, Menteri Pertanian Suswono mengatakan, upaya peningkatan produksi kakao dilakukan melalui Gerakan Nasional Kakao yang meliputi peremajaan dan pemupukan. ‘’Target kami, tahun ini (produksi) tembus 1 juta ton,’’ kata Suswono. Menurut Suswono, produktivitas kakao di Indonesia masih cukup rendah, hanya 0,7 0,8 ton per hektare per tahun. Sementara di

Pantai Gading, produktivitas sudah mencapai 1,4 ton per hektare per tahun. ‘’Di Pantai Gading, produktivitas sudah mentok, kalao kita masih bisa ditingkatkan hingga 1,5 ton,’’ ucapnya. Sebelumnya, pada pertemuan Badan Kakao Dunia di Bali baru-baru ini, Direktur Eksekutif Kakao Internasional (ICCO) C’Ote D’Woire mengatakan, permintaan cokelat dunia terus meningkat. Industri kakao pun diproyeksi akan terus tumbuh. ‘’Karena itu, suplai harus dijaga untuk memenuhi permintaan pasar,’’ ujar C’Ote. (owi)

6

Rakyat Bengkulu

DAFTAR HARGA JUAL SUZUKI WILAYAH BENGKULU No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19.

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Tipe Kendaraan Isi Silinder (CC) Harga (Rp) Carry Pick Up 1,5 FD 1500 103.350.000,00 Carry Pick Up 1,5 WD 1500 105.600.000,00 Real Van DX 1500 115.850.000,00 Real Van GX 1500 123.850.000,00 Mega Carry 1500 105.850.000,00 Mega Carry Xtra 1500 110.850.000,00 APV BV Low 1500 105.250.000,00 APV BV High 1500 113.450.000,00 APV GE-Face To face 1500 146.350.000,00 APV GE-PS 1500 149.350.000,00 APV GL ARENA 1500 159.350.000,00 APV GX ARENA 1500 170.350.000,00 APV GX AT ARENA 1500 181.850.000,00 APV SGX ARENA 1500 176.050.000,00 APV LUXURY MT R15 1500 186.050.000,00 APV LUXURY AT R15 1500 196.400.000,00 APV LUXURY MT R17 1500 190.050.000,00 APV LUXURY AT R17 1500 201.400.000,00 Karimun Estilo 1000 142.600.000,00 Sumber : PT. Kangaroo Motor Mandiri Bengkulu

DAFTAR HARGA JUAL KIA WILAYAH BENGKULU

Tipe All New Sportage Manual Option All New Sportage Automatic Option All New Sportage Automatic Platinum All New Picanto Manual Option I All New Picanto Manual Option I All New Picanto Automatic Option I All New Picanto Automatic Option II All New Picanto Automatic Platinum All New Rio Manual Option All New Rio Automatic Option Pregio Manual SE Option 2,7L DSLMT Pregio Manual Ambulance International Pregio Manual Ambulance Std Pregio Manual Ambulance Jenazah Big Up Manual Pick Up PS Travello Manual 16 Seat Option 2 Long Travello Manual Ambulance Int P.S Travello Manual Ambulance Std P. S Travello Manual Ambulance Jenazah

Per 22 Maret 2013 Mata Uang CNY EUR HKD JPY SGD USD Nilai Tukar (Rp) SAR KODE USD CNY EUR JPY SGD HKD

Silinder (CC) 2000 2000 2000 1200 1200 1200 1200 1200 1400 1400 2.700 2.700 2.700 2.700 2.700 2.700 2.700 2.700 2.700

Harga (Rp) 290.629.500 323.006.000 376.706.000 149.013.000 151.013.000 163.283.500 165.283.500 177.153.500 186.146.000 199.626.000 268.232.000 346.763.500 337.616.000 364.259.000 162.411.000 223.221.000 295.986.000 234.725.000 234.626.000

INFO KURS Nilai 1.00 1.00 1.00 100.00 1.00 1.00

Kurs Jual (Rp) 1,561.45 12,644.41 1,261.47 10,312.80 7,834.85 9,792.00

1.00

Kurs Beli (Rp) 1,545.82 12,515.92 1,248.82 10,208.51 7,755.82 9,694.00

2,580.33 NAMA MATA UANG DOLAR AMERIKA CHINA YUAN EURO JAPANESE YEN SINGAPORE DOLLAR HONGKONG DOLLAR

INFO HARGA LOGAM MULIA

Nama Produk Jual Logam Mulia 509,500 UBS Gold 99.99% 510,000 Emas 99.5% 500,000 Perak SRH 99.9% 11,500 Perak HMV 16,000 Sumber: Antamgold, 22/3/2013

Beli 505,500 507,000 497,000 11,000 11,000

Senin, 25 Maret 2013

Gencar Gelar Promosi BENGKULU - Dita Komputer di Lantai 1 No. 80 A Mega Mall Pasar Minggu gencar menggelar promosi. Hingga akhir bulan ini, Dita Komputer memberikan penawaran spesial khusus untuk asesoris dengan harga murah. Mulai dari flash disc original, soft case atau tas untuk laptop, flash disc cooling pad, aneka model mouse stick untuk bermain game dan pengaman keyboard. “Sampai akhir Maret diberi diskon antara 20-25 persen. Sebelum diberi diskon harga asesoris ini antara Rp 20 ribu – Rp 100 ribu, setelah diberi diskon konsumen cukup bayar Rp 10 ribu - Rp 75 ribu saja,” ujar pemilik Dita Komputer

Indra Aditya. Memasuki April, Dita Komputer akan menggelar promosi harga untuk sejumlah produk tiga merek terkenal seperti Acer, Toshiba dan Asus. Konsumen akan mendapat harga yang jauh dari harga pasar. “Promosi ini kami bentang selama 1 bulan khusus untuk pelajar, mahasiswa dan umum dalam persiapan untuk menyambut tahun ajaran baru,” tambah Indra. Banyak produk dari tiga merek terkenal itu yang didiskon. Contohnya Notebook Acer tipe D270 yang berharga Rp 2,7 juta per unit menjadi Rp 2,58 juta pada bulan promosi April, Acer 756 series Slim ukuran 11,6 inch Rp 3,1

juta menjadi Rp 2,95 juta, E421 ukuran 14 inch Rp 3,9 juta menjadi Rp 3,6 juta dan MB 50 ukuran 10 inch Rp 3,1 juta menjadi Rp 2,9 juta. Untuk produk Toshiba misalnya tipe C800D Rp 3,9 juta menjadi Rp 3, 75 juta dan Asus tipe X 201E ukuran 12 inch Rp 3,2 juta menjadi Rp 3 juta pada bulan promosi April. Tak hanya itu, Dita Komputer melayani jasa service dengan layanan yang prima dan cepat. Serta menyediakan promosi pemasangan tinta printer khusus tinta Canon dengan harga cukup Rp 100 ribu. “Promo ini menarik sebab harga pasaran bisa mencapai Rp 150 ribu,” ujar Indra. (iks)

Koki Instan Ayam Kampung dan Bebek Goreng BENGKULU - Bagi ibu rumah tangga yang super aktif atau punya mobilitas kerja seharian, ada cara gampang untuk menyiapkan menu makanan untuk keluarga dan sang buah hati. Tanpa harus ada kata telat atau terlambat masuk kerja, bahkan absen tiap harinya. Koki Instan menu ayam kampung dan bebek goreng salah satu solusinya. Menu makanan ini mudah dan praktis dimasak. Tinggal goreng dan siap dimakan bersama keluarga pada pagi hari sebagai menu

sarapan. Dan sangat cocok untuk sang buah hati saat berangkat sekolah. “Makanan ini sehat dan pertama di Indonesia, rasa asli 100 persen ayam kampung tanpa bahan pengawet. Tidak menggunakan MSG dan minyak jelatah yang menjadi pemicu penyebab kanker. Tiap kemasan dikemas untuk satu ekor ayam atau bebek. Mudah dalam memasaknya, tinggal goreng mengingat sajian ini sudah diungkap bumbu dan tinggal makan. Harga untuk tiap kemasan

dijamin terjangkau untuk kalangan rumah tangga. Untuk ayam kampung dijual Rp. 65 ribu sementara bebek Rp 75 ribu,” ujar Pemasar Koki Instan Rita. Penasaran dan ingin coba menu koki instan hubungi Rita Elyza beralamat di Jl. Kapten Syahrial No. 31 RT.8 Kelurahan Tengah Padang Kota Bengkulu Telepon 081279381198 Pin BB : 27A8A795 atau ingin gabung jadi resellernya untuk wilayah provinsi Bengkulu, segera hubungi kami. (herodes)

MASRIYADI/RB

BAZAAR: Matahari Departemen Store menggelar bazaar sampai 14 April 2013 dengan memberikan diskon harga antara 50 - 75 persen. Asisten Manager Matahari Departemen Store, Azis mengatakan, beragam produk disediakan seperti sepatu, sandal, kemeja, boneka, tas, termasuk batik Arjuna Weda dan Krisna Wahyu.

Jasindo dan BTN Bentuk Perusahaan Baru JAKARTA - PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) menargetkan terbentuknya anak perusahaan hasil patungan dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN) yang bergerak di bidang asuransi jiwa, paling telat semester II, 2013. Karena itu, kedua perusahaan pelat merah ini terus melakukan kajian. Seperti dana yang dibutuhkan dan pilihan antara perusahaan sendiri atau membeli perusahaan lain. Direktur Utama PT Jasindo Persero Budi Tjahyono be-

lum berani merinci nilai investasinya. Pokoknya, harus mengikuti ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mewajibkan perusahaan asuransi memiliki modal minimal Rp 100 miliar. Ini yang sedang dihitung besarannya dengan BTN. “Pokoknya tahun ini. Harus secepatnya dan masih dihitung semuanya. Tapi kalau BTN telah menyiapkan dana dari kasnya sekitar Rp 50 miliar, kami akan hitung dana kas internal Jasindo. Yang penting, goal dari pembentukan perusahaan patungan ini sejalan dengan

rencana bisnis kedua belah pihak,” ujar Budi. Seperti diberitakan, Dirut Bank BTN Maryono mengatakan, pihaknya membuka peluang seluas-luasnya kepada perusahaan asuransi BUMN yang ingin bergabung dalam mendirikan perusahaan patungan. BTN, kata Maryono, menginginkan menjadi mayoritas untuk kepemilikan saham dalam perusahaan asuransi jiwa ini karena dapat meningkatkan pendapatan nonbunga perusahaan. Terlebih saat ini nasabah BTN dicover oleh sejumlah perusahaan

asuransi. Pada 2013, rinci Maryono, BTN menargetkan pendapatan nonbunga (fee based income) sebesar Rp 560 miliar atau naik 66 persen dari tahun sebelumnya, yang hanya Rp300 miliar. “Saat ini, total aset BTN sebesar Rp 112 triliun atau tumbuh 25,39 persen, kredit dan pembiayaan sebesar Rp 8,1 triliun atau tumbuh 28,08 persen. Sedangkan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 81 triliun yang tumbuh 30,20 persen, lalu laba bersih tumbuh 21,93 persen menjadi Rp 1,36 triliun,” ujar Maryono. (ers)

Rakyat Bengkulu

 Senin,

Teras Mundur, Sekda Tak Perlu Izin BENGKULU – Meskipun Sekda Provinsi Bengkulu merupakan jabatan eselon tertinggi di pemerintahan, untuk mengajukan pengunduran diri tidak perlu mendapatkan izin dari Mendagri. Hal ini diungkapkan Juru Bicara Kemendagri Reydonizar Moenek saat dihubungi RB tadi malam (24/3). “Kalau Sekdaprov mau mundur sebelum masa jabatannya habis, tidak perlu ke kemendagri untuk mendapat izin dari Mendagri. Cukup surat pernyataan dari yang bersangkutan dan diketahui gubernur langsung,” jelas Doni ---sapaan akrabnya. Lanjut Moenek, berkas pengunduran diri Sekdaprov Drs. Asnawi A Lamat belum ada di kemendagri. Hanya saja, Asnawi A Lamat yang akan habis masa jabatannya Agustus 2013, jika menempuh Masa Persiapan Pensiun (MPP) memang harus ada persiapan berkas pensiun untuk pemberitahaun pada Badan Kepegawaian Nasional (BKN). “Untuk pengajuan usulan terserah gubernur mau mengusulkan kapan, apakah jabatan yang kosong nanti akan di Plt kan dulu atau langsung diusulkan sebelum masa jabatan semuanya tergantung gubernur. Namun usulan 3 nama nanti akan dilakukan fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) oleh kemendagri,” papar Doni. Terkait kabar Asnawi bakal maju sebagai caleg salah satu parpol pada Pemilu 2014, Doni mengatakan Asnawi harus mundur dari jabatannya sesuai PP No 14 tahun 2009. (key)

Desak Tsk Jogging Track BENGKULU – Menyikapi penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan jogging track tahun 2007 senilai Rp 20 miliar yang terkesan jalan di tempat, Wakil Koordinator Pusat Kajian Anti Kosupsi (Puskaki) Bengkulu, Sony Taurus meminta Kejaksaan Tinggi Bengkulu (Kejati) lebih terbuka. Sebab masyarakat tidak tahu apa permasalahan yang sebenarnya melanda Kejati sehingga penanganan sejumlah kasus korupsi banyak yang mandeg. Termasuk diantaranya proyek lampu jalan senilai Rp 25,4 miliar yang hingga sekarang kasusnya belum juga dilimpahkan ke pengadilan. ‘’Dengan kondisi seperti ini wajar jika masyarakat curiga kepada pihak Kejati. Patut diduga Kejati masuk angin. Kalau memang indikasi penyimpangan kuat segera tetapkan tersangka dan memang harus seperti itu. Karena bukti penyimpangan sudah terkuak dengan kekurangan volume pekerjaan. Dari situ saja sudah bisa dilogikakan ada kerugian negara. Atau kalau memang tidak terbukti, hentikan pengusutan dengan ekspos terbuka sehingga diketahui masyarakat,’’ kata Sony. (sca)

POLITIK & HUKUM

POL KUM

25 Maret 2013

7

Belago di STQ, 2 Pemuda Padang Nangka Ditusuk

SHANDY/RB

GAMBAR BURONAN: Warga mengamati foto-foto mantan anggota TNI yang dinyatakan buronan. Fotofoto itu ditempel di sejumlah tempat umum di Kota Arga Makmur, Bengkulu Utara, Minggu (24/3).

BENGKULU - Dua pemuda masing-masing, Andri (17) dan temannya Tauzan (17) keduanya warga Jalan Adius RT 6 Kelurahan Padang Nangka harus dilarikan ke RSUD M Yunus (RSMY) Bengkulu setelah dihajar dan ditusuk oleh 3 orang tak dikenal di kawasan komplek STQ Kelurahan Pagar Dewa, Minggu (24/3) sekitar pukul 18.35 WIB. Data diperoleh, kejadian bermula saat kedua korban nongkrong di komplek STQ. Sedang asyik-asyiknya nongkrong, tiba-tiba datang ketiga pelaku dan tanpa alasan yang jelas ketiga pelaku langsung menghajar kedua korban. Kuat dugaan salah satu dari pelaku terdapat dendam lama dengan korban sehingga hari itu bermaksud balas dendam. Tak pelak, perkelahian tidak

seimbang tersebut membuat kedua korban kalah. Tidak puas dengan tangan kosong, ketiga pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dari pinggangnya dan langsung menghunuskan pisau tersebut ke perut kiri korban, Andri. Sedangkan temannya, Tauzan mengalami luka di kepala akibat sabetan senjata tajam tersebut. Setelah puas melakukan penganiayaan terhadap korban, dan kedua korban sudah terkapar dengan bersimbah darah, ketiga pelaku memilih kabur dari tempat kejadian perkara (TKP). Warga sekitar yang mendapati kedua korban terkapar di lokasi langsung memberikan pertolongan dengan melarikan korban ke RSUD M Yunus (RSMY) Bengkulu. (zie)

Fotonya Disebar

boros dan banyak utang. Dandim 0423 BU Letkol. Inf. Taruna Jaya mengatakan, 60 nama tersebut diyakini sudah tidak berada di alamatnya semula. Pemasangan stiker buronan ini untuk mengharapkan bantuan masyarakat yang memiliki informasi terkat keberadaan para buronan. "Mereka (60 buronan) sedang kami (TNI, red) cari. Bukan tidak mungkin ada masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan diantara mereka," ujar Taruna. Pemasangan stiker buronan itu juga sebagai informasi bagi masyarakat bahkan 60 orang tersebut bukan lagi berstatus TNI. "Kami mengharapkan jika ada masyarakat yang memiliki informasi untuk menyampaikan pada TNI, baik itu Kodim, Koramil maupun Babinsa setempat agar segera kami lakukan penangkapan," kata Taruna. (qia)

Gaji ke-13 Guru Akan 60 Mantan Anggota TNI Jadi Buronan Dipotong Rp 150 ribu Untuk Bangun Gedung BENGKULU - Ini informasi penting untuk para guru di Provinsi Bengkulu. Apa? Berdasarkan hasil Konferensi Kerja (Konker) PGRI Provinsi Bengkulu pada 21-23 Maret, gaji ke-13 guru di Provinsi Bengkulu akan dipotong sebesar Rp 150 ribu. Uang hasil potongan gaji ke-13 guru se Provinsi Bengkulu itu nantinya akan digunakan untuk membangun Gedung PGRI. Data yang berhasil dihimpun, konker yang berlangsung 3 hari itu, hanya PGRI Bengkulu Tengah menolak pemotongan langsung gaji ke-13. Sedangkan beberapa PGRI kabupaten yang lainnya setuju. Sesuai asas demokrasi, PGRI Benteng ikut menerima keputusan itu. Namun keputusan ini belum tentu diterima gu-

ru-guru di Benteng. Ketua PGRI Provinsi Bengkulu, Prof. Dr. Sudarwan Danim, M.Pd membenarkan rencana pemotongan gaji ke-13 guru tersebut. “Benar, sampai saat ini belum diumumkan dan disosialisasikan. Ya tunggu nanti diumumkan agar tidak simpang siur informasinya,” ujar Sudarwan Danim. Dikatakan Sudarwan, uang potongan itu rencananya akan digunakan membangun gedung, mengingat PGRI wajib membuat gedung seperti di daerah-daerah lain. Bahkan ada yang membangun gedung mewah seperti di Provinsi Riau. “PGRI harus ada gedung baik dari pemerintah atau PGRI, untuk pengumuman rencana akan diumumkan ke media massa dan radio,” tutup Sudarwan Salah seorang guru di Benteng,

Ha (34) yang juga pengurus PGRI, mengaku tidak bisa menjamin guru Benteng bisa menerima keputusan PGRI Provinsi. Mengingat sebelumnya pernah merencanakan sumbangan Rp 35 ribu, tetapi banyak dapat penolakan guru sehingga penarikan sumbangan jadi polemik. “Potongan kecil saja dihujani protes, apalagi besar,” terang Ha kemarin. Ha menambahkan, dia sudah mendapat cerita dari pengurus PGRI Benteng, bahwa belum pernah dilakukan sosialisais rencana pemotongan gaji ke13. Dia tidak menolak, tetapi menyayangkan bakal ada pemotongan gaji lagi. “Sumbangan anggota sudah terealisasi Rp 5 ribu dari gaji bulanan guru, sekarang mau gaji ke-13 bakal dipotong, sangat disayangkan,” tegas Ha. (rif)

ARGA MAKMUR - Kodim 0423 Bengkulu Utara (BU) menempelkan stiker sepanjang sekitar 80 cm di beberapa tempat umum, Minggu (24/3). Stiker tersebut merupakan dafta nama 60 personel TNI yang diberhentikan (Disersi) karena berbagai macam kasus. Pemasangan stiker ini cukup membuat heboh masyarakat karena pemasangan striker dengan bertuliskan buronan/Daftar Pencarian Orang Kodam II Sriwijaya baru kali ini dilakukan di BU. Berbondong-bondong warga melihat dan mencoba mengenali masing-masing foto yang terpampang. Dari 60 nama buronan yang dipasang, satu diantaranya Serka. Darmawan yang merupakan Anggota Koramil Lubuk Durian BU. Darmawan dipecat karena dinyatakan hidup

8

Rakyat Bengkulu  Senin, 25 Maret 2013

TAXI RENTAL

Antar Jemput Bandara

INNOVA, AVANZA, KAPSUL, STRADA TRITON 4X4, FORD RANGER 4X4

Hubungi : Sdr. DIAN Tlp.(0736)347508, 0811735652 BTN Pd. Harapan

RENTAL AC “MULTI TEHNIK”

Juga Melayani Service dan Jual Beli AC Pengadaan AC Split & Standing Melayani Dalam dan Luar Kota Jln.CILIWUNG No.42 Pd.Harapan - Bengkulu

HP. 082371108607 Kepuasan Anda Kami Utamakan...!!!

Rakyat Bengkulu ď Ź Senin, 25 Maret 2013

9

10

OLAHRAGA

Rakyat Bengkulu

KEMBALI LATIHAN

XAVI HERNANDEZ

MADRID - Tanpa Xavi Hernandez yang cedera hamstring, timnas Spanyol kehilangan sosok pengatur serangan. Santi Cazorla dan Cesc Fabregas yang menggantikan perannya kurang optimal. Hasilnya, mereka ditahan seri tim lemah Finlandia 1-1 (23/3). Ketiadaan Xavi memang bukan satu-satunya alasan. Sebab Spanyol juga tidak menurunkan kapten Iker Casillas dan bek senior Carles Puyol yang cedera. Namun, peran Xavi memang sangat vital bagi Spanyol dalam beberapa tahun terakhir. Untungnya, jelang melawan Prancis Rabu dini hari (27/3) kondisi Xavi terus membaik. Playmaker Barcelona itu absen sejak mengalahkan AC Milan pada second leg babak 16 besar Liga Champions (12/3) sudah mulai berlatih. Seperti dilansir Sport.es, dalam latihan tertutup kemarin, Xavi sudah mulai menjalani latihan ringan. Dia terlihat berlatih bersama gelandang Real Madrid Xabi Alonso. Sama seperti Xavi, Alonso juga absen ketika melawan Finlandia karena tidak fit. Keduanya hanya menjalani latihan ringan dan terpisah dari kelompok. Namun, Xavi mengaku sudah tidak lagi merasakan sakit di kaki kanannya. Hanya, pelatih Spanyol Vicente Del Bosque belum mendapatkan jaminan apakah Xavi bisa bermain. Biar begitu, saat rombongan La Furia Roja, julukan Spanyol, berangkat ke Paris, hari ini, Xavi dan Alonso ikut serta. Kondisi fisik mereka akan dipantau jelang pertandingan. “Semuanya bergantung pada

utusan UTI-PRO menyusul. Ketua Umum Pengprov TI Bengkulu Sudirman, SE kepada RB kemarin, mengungkapkan dari hasil keputusan rapat yang melibatkan Dispora Bengkulu-Pengprov TI Bengkulu dan Pemprov Bengkulu yang digelar di ruang kerja Asisten I Pemprov Bengkulu pada Selasa kemarin (19/3), diputuskan kemelut perekrutan 4 taekwondoin PPLP dianggap selesai. ‘’Dari hasil rapat yang dipimpin Asisten I Pemprov Bengkulu Drs. Sumardi, MM, Selasa kemarin, diputuskan empat taekwondoin yang dipolemikan, semuanya sah masuk PPLP. Yakni dua atlet

SUDIRMAN

wakil dari Pengprov TI dan dua wakil dari UTI-PRO,’’ujar Sudirman. Dalam rapat tersebut, dari Dispora dihadiri langsung

VICENTE DEL BOSQUE

tes sehari sebelum pertandingan. Bila cukup fit, maka siap bermain,’’ begitu keterangan di situs resmi timnas Spanyol. Xavi dan Alonso telah menjadi bagian penting dari Spanyol sejak menjuarai Euro 2008, kemudian dilanjutkan dengan Piala Dunia 2010 dan Euro 2012. Pada Euro 2012, performa Xavi agak menurun, tetapi tetap memiliki peran vital. Pada usianya yang sudah 33 tahun ini, dia memang lebih rentan cedera. Musim ini dia dua kali mengalami cedera hamstring beruntun. Sebelum dan sesudah melawan Milan di second leg babak 16 besar Liga Champions. Di Barcelona, pemain yang diproyeksikan menggantikan perannya adalah Cesc Fabregas dan Thiago Alcantara. Fabregas bergabung di timnas, sedangkan Alcantara masih lebih sering dipanggil ke timnas Spanyol U-21.(ham)

Kadispora Drs. Septemilian, Drs. Maizuardi, M.Pd (Kabid Pemberdayaan Olahraga), Drs. Roslian. Dan dari Pengprov TI Bengkulu hadir Ketua Umum Sudirman, SE, Aidil Fitra (Sekretaris) dan Akasa. ‘’Hasil rapat tersebut juga disimpulkan, untuk Popnas seluruh atlet PPLP dan non PPLP harus diseleksi. Dan atlet terbaik akan dikirim. Maka dengan sendirinya, jika atlet dari PPLP kalah dalam seleksi, diganti dengan atlet yang menang untuk dibina di PPLP. Dan ini berlaku untuk di semua cabang olahraga yang ada di PPLP,’’ demikian Sudirman.(all)

FAZLUR/RB

‘’Komunitas seperti Madridista, sebuah wadah positif di Bengkulu. Apalagi dengan berkumpul, banyak kegiatan positif yang dilakukan fans Madrid di Bengkulu. Saya juga melihat pendukung Real Madrid di Bengkulu sangat banyak. Namun jangan lupa, jangan hanya klub elit Eropa saja yang kita dukung. Tapi mari dukung PS Bengkulu dan Timnas Indonesia menjadi tim kebanggaan kita,’’ ajak Benni Hidayat, Redaktur Harian RB saat menerima

UJI COBA INTERNASIONAL Senin, 25 Maret 2013 Kanada v Belarusia Selasa, 26 Maret 2013 (dini hari WIB) Brasil v Rusia (siaran langsung SCTV pukul 02.30 WIB) KUALIFIKASI PIALA DUNI 2014 Rabu, 27 Maret 2013 (dini hari WIB) Grup A Serbia v Skotlandia Belgia v Makedonia Wales v Kroasia Grup B Armenia v Republik Ceko Denmark v Bulgaria Malta v Italia

Pato Dipanggil Lagi

EKSIS: Madridista Indonesia Regional Bengkulu (Pendukung Real Madrid) kunjungi Graha Pena RB dan Studio RBTV, kemarin (24/3).

oleh klub ibukota Spanyol itu. Saat ini tercatat 300 anggota Madridista Bengkulu. ‘’Kami sengaja datang ke RB, karena kami sudah lama ingin silaturrahmi dan jalin kerjasama. Kami ketahui, kalau untuk berita olahraga, di RB lebih banyak. Bahkan halamannya warna semua. Jadi, sangat tertarik membacanya, terlebih lagi saat ada berita Real Madrid tentunya,” kata Dedi, diamini pengurus lainnya, Budi dan Dwi.

Agenda

Kick Off

Madridista Eksis di Bengkulu SEPAKBOLA olahraga yang banyak penggemarnya dibandingkan cabang olahraga lainnya. Sangat wajar bila berbagai macam supporter sepakbola, muncul di berbagai daerah. Termasuk di Kota Bengkulu. Kemarin (24/3), sebanyak 60 anggota Madrista (sebutan supporter Real Madrid) Indonesia Regional Bengkulu, mendatangi gedung Graha Pena Harian Rakyat Bengkulu (RB) dan Studio RBTV. Kedatangan puluhan supporter yang mengenakan pakaian serba putih itu, selain mau silaturrahmi juga berencana akan jalin kerjasama dengan Harian RB, bila sewaktu- waktu gelar turnamen sepakbola. Juga sekaligus mensosialisasikan program pelopor keselamatan berlalulintas. Praktis, petang kemarin ruang kerja redaksi RB penuh sesak dengan kedatangan pendukung fanatik klub Sapnyol itu. Sekjen Madridista Bengkulu Dedi Indra Mulyadi, mengatakan selain akan meramaikan acara nonton bola bareng yang sering digelar oleh Harian RB, pihaknya juga ingin menunjukkan eksistensi, kalau Madridista Bengkulu memang ada di Bengkulu. Selain itu, salah satu suporter resmi yang tercatat serta diakui langsung keberadaannya

Senin, 25 Maret 2013

Grup C Jerman v Kazakhstan Irlandia v Austria

Atlet TI dan UTI-PRO Gabung PPLP Bengkulu BENGKULU – Empat taekwondoin-- resmi masuk Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Bengkulu. Sebelumnya, perekrutan empat taekwondoin yang dilaksanakan Dinas Pemuda, Olahraga (Dispora) Bengkulu, sempat menuai kritik dari Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bengkulu. Kalau tak ada kendala teknis, hari ini (Senin, 25/3) dari empat taekwondoin tersebut, dua diantaranya mulai masuk ke perkampungan candaradimukanya penempahan atlet pelajar Bengkulu. Yakni taekwondoin wakil dari Pengprov TI Bengkulu. Dan dua taekwondooin

kunjungan Madridista kemarin. Sementara sebelum menggelar kunjungan ke Graha Pena RB dan kunjungi studio RBTV, puluhan supporter El Real ini, konvoi keliling Kota Bengkulu. Dengan mengendarai roda dua dan dikawal mobil patroli Sat Lantas. “Konvoi ini, juga merupakan salah satu tindakan nyata sebagai pelopor keselamatan berlalulintas yang sering disosialisasikan pihak kepolisian,” tambnah Dedi.(**)

KETIKA Brasil masih ditangani Mano Menezes, Alexandre Pato dipercaya sebagai striker utama selain Neymar. Sembilan gol yang dikoleksi Pato bersama Brasil bahkan dikoleksinya di era kepelatihan Menezes. Nah, ketika pelatih Brasil beralih ke Luiz Felipe Scolari, nama Pato pun menghilang. Dalam tiga laga awal Scolari, termasuk lawan Rusia dini hari nanti, striker 23 tahun yang kini membela Corinthians itu tidak dipanggil. Spekulasi bahwa Pato tidak akan pernah membela Selecao-sebutan Brasil-- selama masih ditangani Scolari pun mengemuka. Tapi, spekulasi itu tidak benar. Scolari ternyata masih memberikan kesempatan kepada Pato dengan memanggil eks striker AC Milan itu untuk uji coba kontra Bolivia di Santa Cruz de la Sierra dua pekan lagi (6/4). ‘’Saya belum memanggil dia sebelumnya karena dia masih mencoba menemukan performa ideal. Saya harap dia akan siap bulan depan,” kata Scolari seperti dilansir Lancenet.(dns)

Rakyat Bengkulu

 Senin,

SAMBUNGAN UTAMA

11

25 Maret 2013

Siapa Ikuti Jejak Komisi IV Kembalikan Honor RSMY Bedol-bedolan untuk Rusun Kemayoran Sambungan dari halaman 1

Informasi yang diperoleh RB, anggota Dewan Pembina yang terlanjur menerima honor RSMY, bisa saja “selamat” asalkan pejabat tersebut mengembalikan honor. Bila tidak, kemungkinan besar pejabat tersebut juga bakal menjadi tersangka berikutnya. Itu menandakan, sang pejabat yang sudah terlanjur menerima honor tersebut, dan belakangan mengetahui hal itu melanggar aturan, memiliki

niat baik untuk membantu penyidik. Sebaliknya, jika sudah mengetahui honor tersebut bermasalah, tetapi tidak juga mau mengembalikan, akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. “Untuk menentukannya (dugaan keterlibatan penerima honor, red) kita lihat dulu niatnya baik atau tidak dulu,” ungkap Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol Drs. Mahendra Jaya didampingi Kabid Humas Polda Bengkulu. Sementara itu, salah satu

praktisi hukum, Drs. Ahmad Nurdin, SH berpendapat kasus RSMY bukan merupakan kasus korupsi. Menurutnya, kasus ini merupakan kesalahan administrasi saat penerbitan SK Dewan Pembina. Di dalam SK, terdapat klausul yang berbunyi apabila dalam penerbitan SK terdapat kesalahan maka di kemudian hari dapat diperbaiki. “Menurut saya itu bukan korupsi dan ranah pidana, seharusnya itu diselesaikan dengan jalur Hukum Administasi Negara (HAN),” ungkap Ahmad Nurdin. (zie)

Rendi dan Defebbya... Sambungan dari halaman 1

Setelah melalui penilaian yang cukup alot dari Dewan Juri yang terdiri dari Romeli Santiago Abas (Ketua Ikatan Bujang Gadis Bengkulu), Sukma Dewi (Psikolog Corien Centre) dan Miftahul Jamall (RBTV), Rendi Anjar Kusuma dan Defebbya Hawarani Dena, akhirnya dinobatkan sebagai Bintang Xpresi RB Tahun 2013 untuk kategori putra dan putri. (selengkapnya lihat grafis). Para pemenang juara 1 sampai III meraih Tropy Walikota, Piagam Walikota, Uang Pembinaan, Voucher Menginap Gratis di Hotel Splash, Bingkisan La Tulipe dan Hotel Splash, voucher foto gratis di InFrame Studio. Sedangkan juara atribut seperti favorit, intelegensia dan the best performance meraih piagam Walikota, uang pembinaan, bingkisan dari Hotel Splash dan La Tulipe. Seluruh finalis yang tampil juga mendapat piagam Walikota. Dibuka Walikota Grand Final RB Xpression Star kemarin dibuka langsung oleh Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE didampingi Pemred RB, Zacky Antony, SH, Manajer Sirkulasi RB, Hazrim, SE dan Kepala SMAN 5 Kota Bengkulu, Drs. H. Yuliantoro. Dalam kesempatan itu, Walikota Helmi Hasan memberi apresiasi atas penyelenggaraan RB

Juara Bintang Xpresi RB Tahun 2013 Kategori Putra Juara I Juara II Juara III Juara Favorit Bintang Intelegensia The Best Performance

: Rendi Anjar Kusuma : M. Agung Legi : Billy Ferdian Muharamsyah : Yolanda Mediantara : Izon Ramadhani : Nanda Juliansyah

Kategori Putri Juara I Juara II Juara III Juara Favorit Bintang Intelegensia The Best Performance

: : : : : :

Defebbya Hawarani Dena Nyanyu Hilda Nova Mareta S Intan Permata Sari Nursita Mardiah Pingkan Ayu Lestari

Xpression Star. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat positif untuk memacu kreatifitas anakanak muda. “Kita sudah melaunching 8 tekad di mana salah satunya adalah kreatif. Kegiatan RB Xpression Star ini merupakan wadah bagi anak-anak muda Bengkulu yang kreatif,” ujar Helmi Hasan. Kepada para finalis, Helmi Hasan mengharapkan agar jangan berhenti berkreatifitas. Menurutnya, dengan kreatifitas tersebut, anakanak muda Bengkulu bisa menjadi generasi penerus yang mumpuni. “Kegiatan seperti ini bisa menghindarkan anak-anak muda Bengkulu dari ancaman Narkoba,” tandas Helmi Hasan. Setelah membuka Grand Final RB Xpression Star, Walikota Bengkulu membuka secara resmi Pameran Foto karya siswa-siswi SMAN 5 Kota Bengkulu yang juga digelar di lokasi yang sama. (cw1)

Dibungkus Pakai Permen... Sambungan dari halaman 1

Dari data yang RB himpun dari Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Bengkulu, pada tahun 2011 pihak polres Bengkulu berhasil menangkap 8 orang terkait kasus peredaran Sabu-sabu dan 12 orang terkait peredaran ganja. Sementara pada tahun 2012 ada 10 orang tertangkap terkait kasus sabu-sabu dan 5 orang kasus Ganja. Namun pada tahun 2013, peningkatan kasus narkoba sangat tinggi. Terbukti dari Januari sampai 23 Maret 2013, Polres Bengkulu telah mengungkap 4 orang terkait sabu-sabu dan 10 orang terkait kasus ganja. “Baru 3 bulan pada 2013, namun peningkatannya sudah sejauh ini. Kita tidak bisa bayangkan gimana dalam satu tahun ini nantinya. Yang jelas pihak kepolisian tak akan pernah berhenti memerangi narkoba,” terang Kasat Narkoba Polres

Bengkulu Iptu Daryanto, SH. Kasat Narkoba juga mengatakan bahwa pihak kepolisian tidak akan pernah terkecoh dengan modus atau trik-trik yang dilakukan oleh para pengedar dan penyalahguna barang haram tersebut. Berbagai macam trik yang dilakukan oleh para penyalahguna dan bandar narkoba dalam menjalankan aksinya. Mulai dari membungkus sabu dengan bungkus permen, menempelkan paket kecil ganja di dalam ban motor, bahkan di dalam sol sepatu. Dikatakan Kasat Narkoba bahwa barang haram tersebut baik sabu atau ganja masuk ke Kota Bengkulu melewati pintu masuk yaitu wilayah Lubuk Linggau. Bahkan untuk ‘daun surga’ sudah ada produk lokalnya. “Untuk ganja, selain berasal dari Aceh dan Medan, Bengkulu pun memiliki lahan produksi ganja juga loh. Seperti

yang baru-baru ini terungkap di Rejang Lebong,” terang Kasat Narkoba. Disisi lain, Kepala Badan Narkotika Provinsi (BNNP) Bengkulu, Kombes Polisi Djoko Marjatno, SE, SStMK, SH mengatakan banyaknya peredaran narkoba yang diungkap oleh pihak kepolisian merupakan bukti serius polisi ingin memerangi barang haram tersebut. “Tandanya benar bahwa polisi tidak tidur. Kalau polisinya tidur tentunya tidak akan terungkap sebanyak ini kan?,” terang Djoko. Djoko juga mengatakan berdasarkan hasil penelitian secara prevalensi yang dilakukan oleh BNN, terungkap tahun 2008 jumlah yang terindikasi melakukan penyalahgunaan narkoba di Provinsi Bengkulu sekitar 1,97 persen dari jumlah penduduk. Sedangkan tahun 2011 sekitar 1,4% dari jumlah penduduk Bengkulu. (*)

Empat Negara yang ... Sambungan dari halaman 1

Masa pemerintahan republik Connaught ini hanya 13 hari, sejak tanggal 27 Agustus 1798 sampai dengan 8 September 1798. Republik Connaught adalah negara pecahan Irlandia yang didirikan untuk menjadi negara satelit Prancis, menyusul pemberontakan

Irlandia pada tahun 1798 yang menentang kekuasaan inggris di Irlandia. 3. Republic of labin, umur negara 38 hari Kini Republik Labin menjadi bagian dari Krosia. Umur negara ini hanya 38 hari, dan masa pemerintahnnya sejak 2 Maret 1921 sampai dengan 8 April 1921. Republik Labin

didirikan oleh para penambang di kota Labin, Provinsi Istria, Italia (pada waktu itu, Istria masuk dalam teritori kerajaan Italia). 4. Bavarian soviet republic, umur negara 28 hari Negara ini sekarang bergabung dengan Jerman. Usia negara ini tidak lebih dari 1 bulan, tepatnya 28 hari. (**)

Sambungan dari halaman 1

Itulah dua tower rumah susun 18 lantai yang dibangun BUMN Perum Perumnas di awal pemerintahan SBY-JK. Rusun itu awalnya dirancang sebagai awal dari program pembangunan 1.000 tower rumah susun di seluruh Indonesia. Tapi, pelaksanaannya tidak mulus. Perizinan yang waktu itu dijanjikan serbaFerrari ternyata seperti Tucuxi. Berhenti sama sekali. Namun, dengan semangat Jokowi yang berjanji memperlancar segala perizinan, saya minta Perumnas untuk kembali membangun towertower rumah susunnya. Kalau bisa, tekad saya, rumah susun Perumnas ini menjadi rumah susun pertama yang menjadi kenyataan di era Jokowi ini. Untuk membuktikan benarkah birokrasi di DKI sudah berubah. Dalam kunjungan ke lantai 17 rumah susun Kemayoran itu, saya merasakan seperti berada di sebuah apartemen yang enak. Lokasi rumah susun tersebut sungguh istimewa. Pemandangan sisi utaranya adalah Laut Jawa yang biru. Pemandangan arah sebaliknya adalah lapangan golf yang indah. Dalam hati, saya berkata: pantas penghuni rumah susun ini terlihat sangat sejahtera. Rupanya, yang masuk rumah susun di Kemayoran ini adalah mereka yang pendapatannya sudah relatif baik. Buktinya terlihat dari fasilitas yang mereka miliki di kamar masing-masing. Saya pun berkesimpulan pola penghunian rumah susun seperti ini tidak akan bisa memperbaiki perkampungan Jakarta yang padat dan kumuh. Yang masuk rumah susun ini bukanlah mereka yang berasal dari perkampungan yang sangat miskin. Penghuni rumah susun seperti ini adalah mereka yang minimal sudah punya tabungan Rp 15 juta (untuk membayar uang muka). Akibatnya, rumah susun bisa saja terus tumbuh, tapi perkampungan padat dan kumuh tidak

bisa berkurang. Inilah yang saya bisikkan ke Jokowi. “Ayo kita ubah cara berpikir seperti itu,” bisik saya. Caranya: rumah susun yang pemancangan tiang pertamanya saya lakukan Kamis lalu itu tidak lagi disiapkan untuk mereka yang mendaftar. Tapi untuk menampung “bedol RT” atau “bedol RW”. Saya bisikkan: Kita cari satu atau dua RT daerah padat dan miskin. Kalau seluruh warga RT yang sangat miskin itu sepakat boyongan serentak bersamasama ke rumah susun yang hebat itu, maka merekalah yang harus ditampung. Mereka tidak perlu membayar uang muka (karena memang tidak akan punya). Namun, mereka harus menyerahkan lokasi satu atau dua RT tersebut ke BUMN. Di lokasi yang ditinggalkan tersebut (katakanlah luasnya satu atau dua hektare) dibangun rumah susun 18 lantai oleh BUMN. Kalau rumah susun di lokasi bekas “bedol RT” tersebut sudah berdiri, kita cari lagi satu atau dua RT yang juga mau “bedol RT”. Di lokasi bekas “bedol RT” tersebut dibangun lagi rumah susun oleh BUMN. Begitu seterusnya. Bergulir tidak henti. Sampai tidak ada lagi RT atau RW kumuh di DKI. Dengan demikian, rumah susun yang dibangun akan bisa ikut menyelesaikan masalah lingkungan kawasan kumuh. “Setuju!” jawab Jokowi. “Hanya Pak Jokowi yang bisa merayu warga untuk mau bedol RT. Saya tidak punya kewenangan,” kata saya. “Saya yakin bisa. Banyak yang akan mau,” jawab Jokowi. Begitulah. Hasil mojok kami berdua sangat konkret. Sayang sekali rumah susun yang dibangun dengan mahal tidak bisa ikut memperbaiki lingkungan kumuh di Jakarta. Saya pun lantas minta kepada direksi Perumnas untuk melaksanakan ide ini. Tidak boleh lagi menjual rumah susun itu hanya kepada yang mampu membayar uang muka. Rumah susun ini sungguh murah. Sebab, biayanya ditang-

gung oleh BUMN. Dalam waktu dua tahun, harga rumah susun ini sudah akan naik lima kali lipat di pasar bebas. Lokasinya begitu strategis. Bangunannya begitu bagus. Pemandangan sekitarnya begitu indah. Tidak ada salahnya sekalisekali warga yang sangat miskin mendapat haknya untuk berada di lingkungan yang lebih baik. Bahkan, kali ini biarlah golongan yang miskin itu yang akan mendapat gain yang amat besar itu. Saya tahu bahwa ide seperti ini bisa saja akan mendapat penolakan dari jajaran internal Perumnas sendiri. Secara bisnis, ide seperti ini memang kurang menarik. Tapi, karena dana pembangunan rumah susun ini dari BUMN (bukan hanya dari Perumnas yang juga BUMN), maka saya minta kali ini berbeda. Saya juga tahu, sebagian penolakan itu berlatar belakangan khusus: model “bedol RT” seperti itu tidak memberikan peluang untuk ngobyek. Dirut Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto saya minta untuk terus melakukan koordinasi dengan Pemprov DKI. Di atas kertas ide seperti ini kelihatannya mudah, tapi di lapangan bisa jadi seperti mbah-mbah. Ada dua terobosan lagi yang saya jadikan pembicaraan saat mojok dengan Jokowi sore itu. Di bidang transportasi dan penanggulangan banjir. Duaduanya disetujui dan akan kami laksanakan bersama secara cepat. Namun, rumah susun Kemayoran akan kami jadikan model dulu. Saya ingin melihat apakah dalam tiga bulan nanti sudah bisa ditemukan satu atau dua RT yang mau “bedol” ke rumah susun Kemayoran. Rumah susun itu akan terdiri atas dua tower. Saya sudah minta kontraktor BUMN, PT Hutama Karya, untuk menyelesaikannya dalam waktu sembilan bulan. Dirut Hutama Karya Tri Widjajanto Joedosastro sanggup. Ini berarti RT yang siap “bedol” ke rumah susun Kemayoran sudah harus ditemukan dalam waktu tiga

bulan ke depan. Saya tahu soal rumah susun menjadi salah satu janji kampanye Jokowi dulu. Untuk rumah susun yang sudah ada pun, masih banyak persoalan. Sayangnya, tidak banyak yang bisa dibantu oleh BUMN. Kecuali satu: keinginan Jokowi agar rumah susun bisa dialiri gas untuk dapur-dapur mereka. Dirut BUMN yang menangani gas, PT PGN (Persero) Tbk, Hendi Priyo Santoso, sudah sanggup. Tentu, ada syaratnya, bahwa perizinan di bidang pembangunan jaringan pipa gas bisa dipermudah. Selama ini Hendi sering mengeluh sulitnya mendapatkan izin perluasan jaringan gas di Jakarta. Kini, dengan permintaan Jokowi itu, tidak ada jalan lain kecuali jaringan pipa gas memang harus diperluas di Jakarta. Pak Jokowi pun menyanggupi percepatan perizinan itu. Dan, rupanya, Jokowi betulbetul bergerak cepat. Dua hari setelah pembicaraan itu, justru staf Pemprov DKI yang menelepon Hendi untuk mengambil izin yang sudah bertahuntahun nyangkut di sana. Tentu, saya juga ingin tower pertama yang dibangun Perumnas di saat saya menjadi menteri BUMN tersebut ada plusnya. Misalnya, sejak saat dirancang sudah sekalian disiapkan jaringan internet ke seluruh kamarnya. Dengan demikian, masyarakat miskin yang menjadi penghuni rumah susun itu nanti bisa menyiapkan anak-anak mereka menjadi generasi baru yang akan memutus mata rantai kemiskinan mereka. Itu tidak sulit. Begitulah cara Tiongkok menyiapkan rumah susun untuk masyarakat miskin mereka. Rumah susun tidak hanya dipergunakan untuk mengubah wajah perkampungan, tapi juga untuk memutus rantai kemiskinan dan ketertinggalan. Saya ingat Jokowi pernah melakukan “bedol kaki lima” yang amat terkenal di Solo. Saya ingin tahu gaya kemeriahan Jokowi dalam melakukan “bedol RT” di Betawi! (*)

Junaidi Mau Digulingkan Sambungan dari halaman 1

Menurutnya, upaya penggulingan itu bisa dilakukan bila Gubernur Junaidi tak kunjung mengusulkan 2 nama Cawagub ke DPRD Provinsi dalam waktu dekat. Langkah awal yang dilakukan dewan adalah dengan mengajukan hak interpelasi kepada Gubernur. Informasi yang diperoleh RB, penggalangan tandatangan hak interpelasi sudah mulai dilakukan. Seperti diketahui tiga nama Cawagub yang telah ditetapkan Partai Demokrat dan disetujui PAN adalah Dian A Syakhroza, Sultan B Najamudin dan Edison Simbolon. “Bisa jadi Aceng (Bupati Garut, red) kedua. Diturunkan oleh DPRD. Tapi kita lihat saja dulu perkembangannya,” kata politisi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Bengkulu Utara- Bengkulu Tengah itu. Dia menilai bila Gubernur Junaidi tak kunjung menyerahkan 2 nama ke DPRD Provinsi sama saja telah melanggar undang-undang dan sumpah jabatan sebagai kepala daerah. Itulah yang dapat menjadi dasar penurunan Junaidi. Apalagi indikasi pelanggaran tersebut sempat diulas oleh Dirjend Otonomi Kemendagri, Djohermansyah Djohan belum lama ini. Yang pada prinsipnya kursi Wagub wajib diisi. Dalam Pasal 29 Ayat 4 UndangUndang Nomor 32 Tahun 2004

Tentang Pemerintahan Daerah dikatakan bahwa pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah dapat dilaksanakan dengan ketentuan, pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah diusulkan kepada Presiden berdasarkan putusan Mahkamah Agung atas pendapat DPRD bahwa kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah dinyatakan melanggar sumpah/janji jabatan dan atau tidak melaksanakan kewajiban. kepala daerah dan wakil kepala daerah. Pendapat DPRD diputuskan melalui rapat paripurna DPRD yang dihadiri oleh sekurang-kurangnya 3/4 dari jumlah anggota DPRD. Dan putusan diambil dengan persetujuan sekurangkurangnya 2/3 dari jumlah anggota DPRD yang hadir. “Dalam Undang-Undang 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah dikatakan dengan tegas sisa jabatan lebih dari 18 bulan gubernur harus menyampaikan 2 nama cawagub berdasarkan usulan parpol pengusung. Kita ketahui PAN dan Demokrat sudah mengusulkan. Wajar bila tak kunjung diserahkan dalam dinilai melanggar undang-undang dan sumpah jabatannya sebagai kepala daerah,” tandas Syafrianto Daud. Junaidi Kumpulan Pentolan Sementara itu, info soal gerakan penggulingan sudah sam-

pai ke telinga Gubernur Junaidi. Sekitar pukul 20.00 WIB tadi malam, Junaidi juga membangun kekuatan dengan mengumpulkan sejumlah pimpinan fraksi di Gedung Daerah atau Balai Raya Semarak. Informasi yang diperoleh RB, pertemuan itu dalam rangka “mengamankan” sejumlah dewan yang belakangan ini terus mendesak agar segera dilakukan pengisian kuri Wagub. Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Bengkulu, Lukman SP dihubungi sebelum pertemuan dihelat mengakui adanya undangan tersebut. Namun Lukman sendiri belum mengetahui apa agenda pertemuan itu. “Memang ada undangan untuk pimpinan fraksi di DPRD. Tapi saya tidak tahu berkenaan dengan apa. Kemarin undangannya diberikan ke pihak sekretariat dewan,” tukas Lukman. Juanda Kritik Penggulingan Di tempat terpisah Guru Besar Hukum Tata Negara (HTN) Unib Prof Dr Juanda, SH, MH mengatakan adanya upaya penurunan paksa Junaidi dari jabatannya selaku Gubernur Bengkulu sangat prematur. Menurutnya sikap Junaidi yang belum mau mengusulan 2 nama cawagub ke DPRD Provinsi Bengkulu tidak bisa menjadi dasar bagi dewan untuk menurunkannya. “Berbeda kalau terindikasi

melakukan pidana. Dalam peraturan perundang-undangan tidak ada batas waktu untuk menyerahkan 2 nama ke DPRD Provinsi. Dan tidak ada pidananya. Lagian sebenarnya ini masalah komunikasi antara gubernur de ngan partai pengusung,” kata Juanda. Menurutnya secara kelembagaan DPRD Provinsi mempunyai hak interpelasi. Namun tidak boleh salah kaprah. Hak interpelasi belum mengusulkan cawagub ke DPRD, tidak bisa dijadikan pintu masuk untuk menurunkan jabatan gubernur. “Hak interpelasi adalah hak mempertanyakan kebijakan kepala daerah yang sifatnya strategis dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Jadi pertanyaannya sekarang sejauh mana persoalan ini berdampak kepada masyarakat. Menurut saya belum masuk dalam kategori itu. Jadi hak interpelasi ini terlalu lemah dan sumir untuk menjadikan alasan menurunkan gubernur. Tidak bisa disamakan masalah ini dengan kasus Aceng Fikri (Bupati Garut, red). Bupati Garut dulu karena melanggar sumpah atau janji dan tidak melaksanakan kewajiban kepala daerah. Akhirnya krisis kepercayaan publik,” tukas Juanda. (ble)

Guru, IRT dan PNS Raih Belanja Gratis HUT Kota Sambungan dari halaman 1

Sepuluh pemenang yang beruntung kemarin, dari latar belakang yang beraneka ragam. Ada ibu rumah tangga (IRT), PNS, swasta, guru hingga pedagang. Kesepuluhnya adalah Hj. Mardiatul Aini warga Jalan Mangga II Lingkar Timur, Wiwisna Hayani warga Jalan Alfatindo Blok A No 24, Kamila Ainun Nisah warga Jalan Salak Raya No 8, Liti Sunanti warga

Jalan Sadang I No I RT06 Lingkar Barat, Neli Yanti warga Jalan Danau No 2 RT 6 Kota Bengkulu, Febriani warga Jalan Burniat RT 3 No 7 Kebun Keling, Sumiati Guru warga Jalan Almahera No 55 RT 3 RW 2 Surabaya, Lima Wari, warga Jalan Dempo RT 17 RW 05 Sawah Lebar dan Nurminar warga Pagar Dewa No 14 RT 29. Bukan hanya kalangan kaum hawa, kaum adam juga menjadi salah satu pemenang belanja gratis, Ludian Toro

warga Tanjung Jaya RT 3 No 162 Sungai Serut. Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengapresiasi besarnya partisipasi masyarakat dalam mengikuti program belanja gratis itu. Itu terlihat dari banyaknya formulir yang dimasukan dalam kotak pengumpulan. Bahkan saat ditumpahkan di atas panggung Talent Show Bintang Xpresi 2013, formulir terlihat menggunung. “Semoga program belanja gratis dalam rangka memeri-

ahkan HUT Kota Bengkulu ini dapat membantu masyarakat kita yang ada di Bengkulu,” Kata Helmi Hasan Pemred RB Zacky Antony mengatakan jadwal pelaksanaan belanja masih akan dikoordinasikan lagi dengan agenda Walikota. “Belanja gratis kado HUT Kota ini senilai Rp 10 juta untuk masing-masing 10 pemenang. Nanti jadwal pelaksanaan belanjanya akan diumumkan,” kata Zacky Antony. (ble)

12

SENIN, 25 MARET 2013

MENANTI VICTORY

LONDON - Luiz Felipe Scolari, sepertinya, masih harus bersabar untuk mempersembahkan kemenangan pertamanya bagi Brasil. Setelah gagal mencatatnya dalam dua laga awal, masing-masing kalah 1-2 dari Inggris di Wembley (6/2) dan seri 2-2 kontra Italia di Jenewa (21/3), victory juga belum tentu datang dalam laga ketiga. Itu mengingat lawan yang dihadapi Brasil di Stamford Bridge dini hari nanti adalah Rusia (siaran langsung SCTV kickoff 02.30 WIB). Tidak hanya reputasi Rusia sebagai salah satu tim tangguh di Eropa yang membuat Selecao-- sebutan Brasil-- dihadapkan dengan laga sulit. Tapi, juga sosok pelatih Rusia saat ini. Ya, sejak ditangani Fabio Capello per 13 Juli 2012, Rusia belum terkalahkan dalam tujuh laga (5 menang, 2 seri). Di kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Eropa, Sbornaya-julukan Rusia-- bahkan mencatat hasil sempurna. Empat laga disapu bersih, termasuk mengalahkan Portugal, plus belum pernah kebobolan. “Saya suka dengan perfoma kami ketika melawan Italia sekalipun kebobolan dua gol. Kami akan mempertahankan sistem yang sama (skema 4-2-2-2), tapi dengan sedikit perubahan komposisi pemain,” kata Scolari kepada Sambafoot. Scolari telah memberi garansi bakal menurunkan defender PSG Thiago Silva dan bek kiri Real Madrid DANIEL ALVES

Marcelo sebagai starter kontra Rusia. Ketika melawan Italia, Silva masih disimpan, sedangkan Marcelo masuk menggantikan Felipe Luis (Atletico Madrid). “Saya memilih Dante ketimbang Thiago (Silva) saat lawan Italia karena Thiago hanya bermain dua kali setelah pulih dari cedera. Tapi, Thiago akan bermain starter lawan Rusia,” jelas mantan pelatih Chelsea dan Portugal itu. Seiring laga digelar di Stamford Bridge, Scolari juga akan menurunkan kontingan pemain Brasil asal Chelsea. Di antaranya David Luiz, Oscar, dan Ramires dengan catatan nama terakhir fit dari cedera yang membuatnya absen di Jenewa. Sementara dari kubu Rusia, Capello membawa semua pemain terbaiknya. Di antaranya striker utama Alexander Kerzhakov, gelandang serang Roman Shirokov, bintang di Euro 2012 Alan Dzagoev, kapten tim Igor Denisov, sampai kiper Igor Akinfeev. “Pertandingan melawan Brasil akan menjadi ujian nyata bagi kami. Ini adalah kesempatan untuk membandingkan kekuatan Rusia dengan salah satu negara yang menjadi kiblat sepak bola,” kata Capello di situs resmi RFU (Federasi Sepak Bola Rusia). “Saya menyaksikan laga Brasil melawan Italia. Brasil memimpin 2-0, tapi Italia mampu menyamakan kedudukan. Saya pikir, kami memiliki peluang untuk mengeksploitasi pertahanan Brasil seperti yang dilakukan Italia,” imbuh pelatih asal Italia itu. Sejak pecah dari Uni Soviet dan berdiri sebagai negara mandiri pada awal 1990-an, Rusia tercatat telah empat kali menghadapi Brasil. Tapi, Sbornaya tidak pernah bisa menang, bahkan kalah dalam pertemuan terakhir di Moskow tujuh tahun lalu.(dns)

METROPOLIS

14

Rakyat Bengkulu z Senin, 25 Maret 2013

Gizi Buruk Gratis Berobat Edriwan: Walau Gratis Warga Masih Enggan BE NG KULU – Ke p a l a Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota, drg. Edriwan Mansyur, MM menegaskan untuk pelayanan kesehatan terhadap penderita gizi buruk, tidak dipungut biaya. Ini merupakan program nasional langsung dari Kementerian Kesehatan. “Untuk penanganan penderita gizi buruk ini akan dilakukan pengobatan secara penuh hingga korban sembuh 100 persen tanpa dipungut biaya sepeser pun. Jadi masyarakat tidak perlu ragu membawa keluarganya yang menderita gizi buruk berobat kepada kami,” tegas Edriwan kepada RB. Meski dilayani secara gratis, Edriwan tidak menampik jika masyarakat masih juga enggan melapor atau membawa korban gizi berobat secara medis. Buktinya, untuk tahun 2013 masih nihil. Terhitung sejak 1 Januari hingga 22 Maret belum ada penanganan penderita gizi buruk. “Memang Februari lalu pernah

ada 1 korban yang datang berobat ke rumah sakit. Namun menolak dirawat tanpa diketahui alasannya. Sehingga untuk tahun ini kami anggap belum ada penanganan,’’ terang Edriwan. Untuk penanganan kasus gizi buruk itu, diakui Edriwan, ditangani secara khusus di Puskesmas Beringin Raya. Jadi seluruh pasien penderita gizi buruk akan menjalani pengobatan di puskesmas itu karena hanya di sana disiapkan tenaga medis khusus menangani pasien gizi buruk. “Bukan berarti harus langsung dibawa ke Puskesmas Beringin Raya. Bisa juga dibawa ke rumah sakit, namun untuk pengobatan nantinya akan difokuskan ke Puskesmas Beringin Raya,’’ beber Edriwan. Berkaca dari tahun 2012 yang jumlah kasusnya mencapai 39 kasus, tahun ini Dinkes berupaya maksimal melakukan sosialisasi guna menekan jumlah korban gizi buruk. Sebab tidak cukup hanya dengan pengobatan. Tindakan pencegahan tetap memegang peran penting.

ARIE SAPUTRA/RB

KREATIF: Walikota H Helmi Hasan SE meresmikan pameran foto siswa SMAN 5 Kota Bengkulu di Mega Mall, Minggu (24/3). Beberapa karya siswa SMAN 5 ditampilkan dalam pameran yang digelar bersamaan dengan Grand Final RB Xpression Star 2013.

)Baca GIZI BURUK.. Hal 23

Walikota Ancam Copot Kepsek Helmi: Sekolah Dilarang Pungli

EKI/RB

CEGAH TBC: Puluhan mahasiswa menggelar aksi memperingati hari TBC se dunia. Mahasiswa melakukan kampanye mengajak warga kota berprilaku hidup bersih dan sehat.

JADWAL ACARA RBTV SENIN, 25 MARET 2013 PUKUL

ACARA

09.00 - 12.00 12.00 - 13.00 13.00 - 13.30 13.30 - 14.00 14.00 - 15.00 15.00 - 16.00 16.00 - 16.30 16.30 - 17.00 17.00 - 18.00 18.00 - 18.30 18.30 - 19.00

Home Shopping Laporan Siang Pekaro Siang Laporan Daerah RBTV BY Reguest (Live) Home Shopping Ragam Raesia Laporan Sore B’jualan Ado-Ado Ajo BENGKULUKU BERSIH KEL.Tebeng Laporan Malam Laporan Daerah Pekaro BENGKULUKU BERSIH KEL.Teluk Sepang Jero “Prahara Tanda Tangan Palsu” Halo Bengkulu Spesial Laporan Hari Ini

19.00 - 20.00 20.00 - 20.30 20.30 - 21.00 21.00 - 21.30 21.30 - 22.00 22.00 - 23.00 23.00 - 24.00

Kelurahan

EKI/RB

KOMPAK: Warga RT 4 Bumi Ayu rutin bergotong royong.

Jalan Belum Diaspal WARGA Kelurahan Bumi Ayu khususnya di RT 4 mengeluhkan kondisi jalan sepanjang 250 meter yang sampai saat ini belum pernah diaspal. Jalan tersebut semulanya hanyalah berupa tanah yang kalau musim hujan selalu becek dengan genangan air dimana-mana. Melihat kondisi jalan yang seperti itu, warga RT 4 telah berinisiatif mengadakan sumbangan dan kerja swadaya untuk memperbaiki jalan tersebut. Dari hasil sumbangan, warga membeli koral. Namun sampai saat ini warga masih menunggu bantuan dari pemerintah daerah untuk mengaspal jalan yang masih koral tersebut. “Kami berharap Pemda Kota memperhatikan jalan lingkungan di wilayah kami ini. Jalannya sejak swadaya warga hanya berupa jalan koral,” kata Ketua RT 4 Kelurahan Bumi Ayu, Suparyoto. Saat ditemui RB Minggu (24/3), tampak Suparyoto dan warga sedang mengadakan gotong royong. )Baca JALAN.. Hal 23

Setiap Hari, 169 Orang Meninggal Akibat TBC Mahasiswa Gelar Aksi Damai BENGKULU – Berdasarkan data dari Kemenkes RI, penderita penyakit tuberculosis (TBC) di Indonesia sangat tinggi. Setiap tahun bertambah 450 ribu kasus baru. Bahkan setiap harinya terjadi 169 kematian akibat TBC. Penyakit TBC disebabkan bakteri yaitu mikobakterium tuberkulosa yang ditemukan oleh Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882. Bakteri tersebut berkeliaran di udara ketika seorang pengidap TBC batuk. Bakteri TBC yang masuk ke dalam tubuh melalui saluran pernapasan akan mengumpul di dalam paru-paru. Bakteri ini juga dapat menyebar ke seluruh bagian tubuh melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Terkait dengan bahaya dar i penyakit TBC ini, puluhan mahasiswa dari Unived, Tri Mandiri Sakti dan UMB, kemarin (24/3) menggelar aksi kampanye damai dalam rangka memperingati hari Tuberculosis (TBC) se dunia. Mereka mengadakan kampenye tentang upaya terobosan melawan TBC di Kota Bengkulu. Para mehasiswa juga membawa beberapa kertas besar yang bertuliskan tentang perlawanan terhadap penyakit TBC. Tema dari kampanye damai tersebut adalah “From youth for global TB Eradi-

cation” yang menjadi program nasional pemerintah Indonesia. Kampanye dimulai dari depan Masjid Jamik terus ke Jalan Soeprapto. Mahasiswa membawa bermacam tulisan yang berisikan tentang pencegahan penyakit TBC dan mengajak masyarakat untuk membudayakan prilaku hidup bersih dan sehat. Salah satu mahasiswa dari UMB yang ikut dalam kampanye tersebut Fatra (24) menjelaskan kampanye ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat Bengkulu tentang bahayanya TBC dan tindakan yang konkrit dalam upaya terobosan melawan penyakit TBC di Kota Bengkulu. “Dengan kampanye ini kami menyatakan mendukung sepenuhnya “From Youth For Global TB Eradication” menuju Indonesia Sehat 2013 yang menjadi program nasional,” jelas Fatra. Dalam kampanye, mahasiswa juga menghimbau pemerintah daerah dan dinas terkait peduli dengan kesehatan masyarakat, serta mengajak masyarakat Bengkulu untuk membudayakan hidup bersih dan sehat. “Saat ini kesehatan semakin mahal, untuk itu budaya hidup bersih dan sehat ditanamkan pada diri setiap insan secara luas sehingga terciptanya masyarakat yang bersih dan sehat pula terutama pada anak-anak, remaja, pemuda dan ibu rumah tangga,” tutup Fatra.(cw2)

sekolah kita

BENGKULU - Masih maraknya pungutan di sekolah yang membenani para wali murid dan siswa, membuat geram Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE. Sebab, selama ini, kebutuhan pendidikan di Kota Bengkulu untuk sekolah sudah banyak dianggarkan oleh pemerintah. “Tidak dibenarkan adanya pungli yang memaksa siswa atau wali murid untuk membayar biaya les atau sebagai macamnya. Kalau itu benar ditemukan, maka Diknas selaku wewenang yang menaungi sekolah akan mengambil sikap tegas,” kata Helmi Hasan ditemui RB, kemarin (24/3). Ditambahkan Helmi, adanya pungutan yang selama ini berjalan di sekolah, akibat ketidakpahaman pihak sekolah terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku

tentang Pengelolaan dan Penyelengaraan Pendidikan. “Jika terbukti ada sekolah yang masih akan melakukan pungutan, tentunya kepala sekolah itu perlu dievaluasi dari jabatannya. Pungutan yang memaksa, jelas melanggar aturan,” tegas Helmi Hasan. Menurut Helmi, apabila ada wali murid yang ingin menyumbang dana bantuan untuk sekolah, berkaitan dengan kebutuhan sekolah, hal itu tidak dilarang. Akan tetapi dengan catatan tidak boleh ada pemaksaan dalam sumbangan. “Kalau sumbangan kenapa mesti ditolak, misalnya ada wali murid yang ingin menyumbang untuk pembangunan sekolah, saya rasa tidak ada masalah, asalkan sukarela. Yang tidak boleh itu sumbangan dipatok nominalnya dan pungutannya terkesan memaksa,” bebernya. )Baca WALIKOTA.. Hal 23

Siang Ini, Anggota BPK RI Kunjungan ke RB BENGKULU – Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Ali Masykur Musa dijadwalkan hari ini (25/3) a k a n m e n g u n j u n g i Ha rian Rakyat Bengkulu (RB). Kunjungan sekitar pukul 14.00 WIB itu dalam rangka kegiatan Media Visit dengan mendatangi media cetak dan elektronik di Bengkulu. Sebelumnya, Ali Masykur juga akan menghadiri kegiatan penamanan pohon yang akan dilakukan di Pantai Panjang Bengkulu. Kasubag Sekretariat Perwakilan BPK Provinsi Bengkulu, Tulus Budi Patria Rikit mengatakan kedatangan Ali Masykur

Musa ke Provinsi Bengkulu merupakan agenda dari BPK RI untuk melaksanakan acara BPK RI Go Green Menuju Indonesia yang Hijau dan Sehat. Selain itu, anggota IV BPK RI ini juga akan melakukan kunjungan ke beberapa media di Bengkulu, salah satunya Harian RB. “A g e n d a Pa k A l i c u ku p padat. Tiba di Bengkulu dengan pesawat penerbangan pertama, akan menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Sarjana Nadhatul Ulama (ISNU). Setelah itu baru menuju ke kawasan wisata Pantai Panjang untuk melakukan penanaman po-

hon,” papar Tulus. L a n j u t Tu l u s, s e t e l a h melakukan penanaman pohon, Ali Masykur akan mengisi kuliah umum di Universitas Bengkulu (Unib) dengan materi mengenai audit lingkungan. Sehingga dengan adanya audit lingkungan diharapkan mampu menciptakan Indonesia yang hijau dan sehat sesuai program BPK RI. “Selesai dari mengisi kuliah umum di Unib, siangnya Pak Ali akan mengunjung Harian Rakyat Bengkulu dan dilanjutkan dengan mengunjungi media elektronik milik pemerintah,” tutup Tulus.(key)

Peserta Unas Dilarang Keluyuran B E N G KU LU – Pe s e r t a Ujian Nasional (Unas) 2013 yang terdata oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi sebanyak 85.209 pelajar se Provinsi Bengkulu. Namun, jumlah

tersebut diprediksi bakal b e r ku ra n g . D i a n t a ra n y a karena meninggal dunia dan putus sekolah. Jumlah peserta Unasyang t e l a h d i d at a t e rd i r i d a r i 35.429 pelajar tingkat SD/

MI/SDLB, 28.633 peserta jenjang SMP/MTs/SMPLB, dan 14.812 peserta jenjang SMA/ MA/ SMALB serta 6.335 peserta tingkat SMK. )Baca PESERTA.. Hal 23

SDIT Al-Hasanah Kelurahan Pagar Dewa

Even Tahunan, Gelar Berbagai Lomba Hari Ini, Dibuka Walikota BENGKULU – SDIT Al-Hasanah yang terletak Jl RE Martadinata Kelurahan Pagar Dewa menggelar berbagai kegiatan yang merupakan even tahunan. Kegiatan akan dibuka hari ini hingga 28 Maret 2013. Dalam kegiatan tersebut akan diadakan beberapa lomba tingkat TK, SD dan guru TK se Kota Bengkulu. “Tujuan dari kegiatan ini untuk membangun dan mewujudkan ajang kreatifitas siswa dan guru serta menggali potensi-potensi bakat seni yang dimiliki oleh siswa dan guru. Selain itu juga bertujuan

membangun tali silaturahmi dengan sekolah-sekolah yang ada di Kota Bengkulu,” jelas Ketua Panitia Acara Heri Putra Efendi S.Sos,i kepada RB. Kegiatan yang didukung Harian Rakyat Bengkulu (RB) ini juga mendapat dukungan dari Bank Indonesia, Bank Muamalat, Telkomsel, Honda, Teh Botol Sosro, Kalbe Farma, dan Pocari Sweat. Menurut Heri, kalau tidak ada kendala kegiatan tersebut akan langsung dibuka oleh Walikota Bengkulu H Helmi Hasan SE dan juga dihadiri Kadis Diknas Kota Bengkulu Marjon M,Pd. Kegiatan lomba-lomba yang akan digelar antara lain lomba tingkat

TK yakni lomba mewarnai bertema lingkungan uang pendaftaran Rp 15 ribu, lomba tahfidz uang pendaftaran Rp 15 ribu, dan lomba mendongeng khusus guru TK uang pendaftaran Rp 25 ribu. Untuk lomba tingkat SD yakni lomba LCT uang pendaftaran Rp 50 ribu, lomba da’i cilik uang pendaftaran Rp 20 ribu, lomba nasyid uang pendaftaran Rp 50 ribu, lomba futsal uang pendaftaran Rp 150 ribu, lomba bola voli khusus guru SD uang pendaftaran Rp 100 Ribu dan lomba pembuatan media pembelajaran dari bahan bekas tingkat guru se Kota Bengkulu dengan uang pendaftaran

Rp 30 ribu. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 25-28 Maret 2013. Selain kegiatan lomba, pada tanggal 28 Maret juga akan diadakan seminar tentang pemahaman psikologi anak. “Untuk seminar, kapasitas peserta terbatas hanya untuk 100 orang peserta bagi guru TK dan SD se Kota Bengkulu, dan 100 orang peserta dari kalangan orangtua. Untuk biaya pendaftaran seminar Rp 35 ribu per orang,” jelas Heri. Untuk hadiah lomba akan disiapkan untuk pemenang berupa uang pembinaan, tropi, piagam dan aneka doorprize.(cw2)

Rakyat Bengkulu

15

Senin, 25 Maret 2013

EKI/RB

BEKERJA: Peserta lomba mading Hope Day Ponpes Hidayatullah memanfaatkan barang bekas seperti kaleng, busa dan lainnya.

Mading dari Barang Bekas

Sambut

yasan a Y a u t e K an

Drs. H. Edy Pancawarman, M. Pd

Bismillahirrahmaanirrahiim. Assalamualaikum Wr. Wb. SEGALA puja dan puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Dia lah Tuhan yang pantas kita sembah dan kepada-Nya kita berharap dan memohon perlindungan. Salawat dan salam semoga tercurah pada Nabi Muhammad SAW. Sesungguhnya dalam diri Rasulullah terdapat suri teladan terbaik bagi umat manusia. Melihat perkembangan ilmu pengetahuan dan perubahan perilaku sosial yang semakin global dan cepat, selayaknya kita perlu mempersiapkan diri agar perkembangan atau perubahan tersebut dapat dimengerti dan dijawab secara baik dan benar. Terutama bagi putra-putri kita untuk menjalani proses hidup dan kehidupan di masa datang. Proses kehidupan di masa datang adalah implementasi diri yang penuh dengan berbagai macam tantangan dan rintangan. Tantangan dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan rintangan dalam menghadapi perilaku moral. Memang sangat beralasan bagi orang tua yang mengharapkan anak-anaknya dapat menjalani kehidupan secara baik dan benar, proporsional dan profesional. Membangun peradaban Islam melalui pendidikan integral berbasis tauhid yang menjadi rujukan umat adalah visi pendidikan Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah. Visi ini dibuat dengan tujuan menyelenggarakan pendidikan integral yang memadukan aspek aqliyah, jismiyah dan ruhiyah. Serta mensinergikan aspek sekolah, keluarga dan masyarakat. Juga mempertemukan teori keilmuan dan realitas kehidupan di masyarakat. Ponpes Hidayatullah adalah salah satu lembaga pendidikan Islam yang memiliki tingkatan PAUD, SDIT, SMPIT dan SMA dengan cita-cita terbentuknya anak didik yang unggul dan berkualitas. Unggul dalam karakter keagamaan, karakter keilmuan dan karakter kemandirian yang mampu menjawab problematika moral, sesuai tuntunan Alquran dan AsSunnah. Sebuah lembaga pendidikan wajib melakukan pembinaan, pembentukan dan pengembangan potensi dasar yang dimiliki setiap anak. Agar dapat digunakan secara baik dan proporsional. Potensi dasar ini antara lain meliputi sisi kognitif, apektif, psikomotorik dan spiritual. Melalui pembinaan dan pengembangan potensi dasar tersebut, diharapkan anak menjadi lebih mengerti dan dapat membangun hidup/kehidupan dengan kerja keras, kesabaran dan tawakal. Ponpes Hidayatullah berusaha mengakomodasi proses pendidikan yang ideal pada siswasiswinya. Agar maksud dan tujuan dari proses pendidikan itu dapat tercapai. Kerjasama yang baik antara kita adalah modal utama dalam pembinaan dan pengembangan potensi dasar anak, demi terbentuknya kepribadian dan perilaku yang sesuai dengan tuntutan Alquran dan As-Sunnah. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan dan pertolongan-Nya pada kita semua…… Amiin yaa rabbal alamin. Wassalamualaikum Wr. Wb.(**)

MASRIYADI/RB

FOTO BERSAMA: Pemenang piala bergilir Hope Day Ponpes Hidayatullah foto bersama panitia dan jajaran Ponpes Hidayatullah.

Pentas Musik PGSD dan Mewarnai Mamamia

Penutupan Hope Day Ponpes Hidayatullah

HOPE Day Ponpes Hidayatullah juga dimeriahkan dengan lomba mewarnai mamamia. Lomba ini merupakan kegiatan penutup dengan peserta 250 orang. Dalam acara penutupan itu pula dihadiri Kepala DPW Bengkulu dari Ponpes Hidayatullah Lukman Hakim, Lurah Surabaya dan acara ditutup oleh Kabid Dikdas Kota Buyung Kasdi. Penutupan juga diisi pentas mahasiswa PGSD Unib yang mengadakan pentas musik sebagai acara hiburan. Hari penutupan acara dihadiri banyak peserta yang menunggu pengumuman pemenang lomba dan pembagian hadiah sehingga Ponpes Yayasan Hidayatullah semakin ramai dan meriah. Selain itu, ditambah dengan doorprize pesembahan koran RB berupa peralatan sekolah seperti buku,

kotak pensil dan tas. Untuk lomba mewarnai mamamia di hari penutupan acara dilaksanakan pagi harinya pukul 08.30 WIB, sedangkan acara hiburan dan penutupan dilaksanakan pukul 14.00 WIB hingga selesai. Pemenang lomba mewarnai mamamia adalah Naurin Alicia dari TK Witri 1, juara II diraih Chalta dari TK Umatan, dan juara III diraih Anjelita Nur Padila. Sedangkan pemenang harapan I adalah Gita Aninda Putri dari PAUD Family, harapan II diraih Nur Azizah dari TK Baitul Izzah, dan harapan III diraih Aulya Firdyanti dari TK Diknas Kota serta ada juara favorit sampai peringkat 20. Beberapa hadiah menarik telah disiapkan untuk peserta seperti sepeda untuk hadiah utama lomba mancing ke luarga, meja belajar sebagai hadiah utama lomba menggambar dan mewarnai, DVD

sebagai hadiah utama lomba lagu reliji dan lainnya. Selain hadiah, khusus untuk juara 1 sampai harapan III mendapatkan uang pembinaan, piala dan piagam. Hadiah-hadiah lainnya seperti TV, setrika dan kipas angin juga disiapkan untuk para pemenang. Tidak hanya itu, para sponsor juga tidak mau ketinggalan untuk membagikan hadiah kepada peserta di hari penutupan tersebut. Koordinator Kesekretariatan Kegiatan Istiqomah Dewi Insana menjelaskan kegiatan Ponpes Hidayatullah tersebut akan digelar satu kali setahun yang tujuannya selain untuk silaturahmi juga untuk mempromosikan Ponpes Yayasan Hidayatullah kepada masyarakat Bengkulu. “Ini adalah kegiatan Hope Day ketiga yang diadakan Ponpes Hidayatullah. Insya Allah kegiatan seperti ini akan kita adakan lagi tahun depan,” terangnya.(**)

Murid SDN 2 Curup Jawarai Lomba Menggambar Hope Day Lomba mewarnai diikuti 208 peserta murid kelas 1, 2 dan 3 SD. Sedang lomba menggambar sebanyak 87 peserta dari kelas 4, 5 dan 6 SD. Khusus lomba menggambar tema yang ditentukan panitia “Aku dan Cita-citaku”. “Tujuan lomba ini sebagai sarana mengembangkan minat dan bakat siswa,” tambah Panitia Lomba Menggambar dan Mewarnai Aulia. Sementara salah satu juri, Zulkifli mengaku banyak dari pesrta yang berbakat mewarnai maupun menggambar. “Kriteria penilaian adalah dari penyesuaian tema, gagasan, komposisi warna dan kebersihan serta kerapian. Media yang digunakan bebas, boleh mengEDI/RB MENGGAMBAR: Beberapa peserta terlihat konsentrasi meng- gunakan crayon pastel, spidol atau pensil gambar dalam rangka Hope Day Ponpes Hidayatullah. warna,” tutur Zulkifli. Selain lomba menggambar dan mewarnai, MURID SD dalam Kota Bengkulu agaknya harus pada hari yang sama juga digelar lomba mancmengakui kehebatan murid SDN 2 Centre Curup. ing keluarga. Agenda ini diikuti orang tua bersama Dalam lomba menggambar dalam rangka Hope murid Ponpes Hidayatullah. Hadiah utama lomba Day Ponpes Hidayatullah minggu lalu, Nafiah mancing keluarga adalah satu unit sepeda persemKhalisa dari SD tersebut berhasil memboyong piala bahan dari Aromania Perfumery. Lomba Mancing juara I. Disusul juara II diraih Haura Azizah Ahmad keluarga tidak kalah meriah dengan lomba mengdari SDIT Iqra’ 1 dan juara III diraih oleh Citra gambar dan mewarnai. Sebanyak 200 peserta meWidia Ningsih dari SD Negeri 81 Bengkulu. lingkari kolam Yayasan Ponpes Hidayatullah. Sementara juara I lomba mewarnai diraih Barbye Penilaiannya, peserta yang dapat ikan paling Hawel dari SDN 1 Bengkulu, juara II diraih Biansiy berat. Semua peserta berhak dapat doorprize Ladiesya dari SD Negeri 20 Bengkulu dan juara III pesembahan RB seperti kaos, baju, minyak goreng Qonita Birel dari SDIT Hidayatullah. dan deterjen. Caranya mudah, cukup beli Koran RB Pemenang I – harapan III lomba menggambar dan yang sudah disiapkan untuk mendapatkan nomor mewarnai akan mendapat uang pembinaan, piala undian. dan piagam. “Hadiah utama lomba menggambar Hari ini, agenda terakhir berupa lomba mewardan mewarnai adalah 1 unit meja belajar persem- nai mamamia tingkat TK, dimana peserta akan bahan dari Baitul Maal Hidayatullah (BMH),” terang mewarnai gambar dengan didampingi orang tua Koordinator Kesekretariatan Acara, Istiqomah. masing-masing.(**)

SELAIN lomba lagu religi, juga diadakan lomba majalah dinding (Mading) tingkat SMP dan SMA. Ada sepuluh tim yang mengikuti lomba tersebut dengan setiap timnya terdiri dari lima orang siswa. Lomba mading bertema tentang Indonesia Dimataku. Mading dibuat dari barangbarang bekas seperti kardus, kaleng, busa dan lain-lain yang bahan dasarnya dari karton. “Lomba Mading ini bertujuan untuk membangun kreatifitas siswa agar bisa menyampaikan pesan-pesan kepada publik lewat karya-karya mading mereka, sekaligus untuk membangun silaturahmi,” jelas Panitia Lomba Mading, Titiarfani. Penilaian berdasarkan konsep penyusunan dan item yang digunakan. “Semakin banyak jenis item yang digunakan akan menambah

poin penilaian yang tidak terlepas dari media barang bekas yang mereka gunakan, dan bagaimana cara siswa mengeksposnya dengan imajinasi mereka,” jelas juri lomba Mading, Zulkifli dan Sefri Afriadi. Sedangkan untuk kegiatan hari ini yakni lomba baca Alquran, lomba mewarnai, lomba menggambar dan lomba mancing mania. Khusus lomba mancing mania dilaksanakan pukul 16.00 WIB yang diikuti wali murid didampingi oleh siswa. Sedangkan untuk lomba mewarnai khusus siswa SD kelas 1, 2 dan 3. Lomba menggambar diikuti siswa SD kelas 4, 5 dan 6. Diperkirakan lomba menggambar akan lebih meriah, karena menurut Zulkifli, peserta yang berminat mengikuti lomba menggambar paling banyak.(**)

Murid TK Permata Bunda Jago Futsal FUTSAL memang olahraga semua usia. Bukan hanya orang dewasa yang gemar dan pandai permainan ini, murid TK juga hebat. Ini terlihat di halaman Ponpes Hidayatullah minggu lalu. Pertandingan futsal antar TK ini dalam rangka peringatan Hope Day Ponpes Hidayatullah. Pertandingan tersebut diikuti 12 TK se Kota Bengkulu. Semua para pemenang diberi hadiah berupa uang pembinaan dan tropi. Partai final, mengadu kehebatan taktik dan kekuatan fisik murid TK Permata Bunda dan PAUD Azzahra. Pertandingan seru tersebut akhirnya dimenangkan murid TK Permata Bunda dengan skors 3.0. Tiga gol berturut-turut dicetak Dendi Jonreandi (6) dan satu gol lagi dicetak oleh Cristian Alansyah (6) yang kedua-duanya dari TK Permata Bunda. Pertandingan berlangsung selama 20 menit dengan teknik bermain gaya anakanak. Panitia lomba, Rodi Hermanyanto mengaku sebelumnya anak-anak sudah diberi pelatihan tata cara dan teknik bermain futsal dari guru mereka masingmasing. Pertandingan juga dihadiri dan disaksikan oleh para guru masing-masing TK yang bertanding. “Tujuan dari pertandingan futsal ini

adalah pengenalan teknik bermain bola sejak dini dan menumbuhkan hoby berolahraga kapada anak-anak,” jelas Rodi. Sementara itu, guru Penjaskes TK Permata Bunda, Rodi mengaku sangat senang dan bangga karena muridmuridnya dapat memenangkan pertandingan futsal tersebut. “Saya sudah melatih mereka tiga kali seminggu dan memang diantara mereka ada yang sangat berbakat. Mereka juga sering mendapatkan juara futsal di pertandingan-pertandingan lainnya,” papar Rodi. Panitia lomba Sang Juara Zaitun S,Pd menjelaskan lomba ini sang juara diikuti oleh 70 orang siswa SD. Panitia membacakan pertanyaan dan masing masing siswa disuruh menjawab pertanyaannya di atas kertas yang sudah disiapkan panitia. Lalu para siswa disuruh mengangkat kertas jawabannya dan siapa yang jawabannya salah maka siswa tersebut akan tereliminasi. “Lomba tersebut dimenangkan Bintang Prayoga Effendi kelas 5B dari SDIT Hidayatullah. Juara dua diraih Indah Relisyah kelas 5B dari SDIT Hidayatullah dan juara 3 diraih oleh Fuji Permatasari dari TPQ Baitul Muttaqin,” jelas Zaitun.(**)

MASRI/RB

UNDANGAN: Para undangan, panitia dan jajaran Ponpes Hidayatullah tampak tengah mengikuti jalannya penutupan Hope Day Ponpes Hidayatullah.

BAGI SEKOLAH YANG INGIN TAMPIL DI RUBRIK MEDIA KREASI SISWA DAPAT MENGHUBUNGI KANTOR HARIAN RAKYAT BENGKULU ATAU RUDI HARTONO (0811737421) / ANA MARIYOHANA (082175780598)

16

JEPRET SEPEREMPAT Rakyat Bengkulu

 Senin, 25 Maret 2013

Rakyat Bengkulu

ď Ź

Senin, 25 Maret 2013

17

18

Rakyat Bengkulu

ď Ź Senin, 25

Maret 2013

20

Rakyat Bengkulu ď Ź Senin, 25 Maret 2013

PUSAT OBAT KUAT IMPORT/TOCKER

NEVADA OIL / COBRA OIL (satu) Menit Dioles Langsung Reaksi Tambah Besar dan panjang)

~ NEVADA OIL : Menambah ukuran penis tambah besar, tambah panjang 1 x oles langsung reaksi. Hasilnya dalam (3 x pemakaian) permanenuntuk selamanya. ~ PROKOMIL SPRAY : Khusus untuk tahan lama kuat ereksi 1 x oles tahan untuk satu malam. ~ COBRA CAPSUL: Mengobati penyakit yang sudah lama diderita : L. Syahwat/Impotensi, K. Manis, M. Encer, Sakit Pinggang, Sakit Gula, Reumatik, cepat membuang serta memproduksi sperma pria. Menambah kekuatan hubungan suami/istri 100% patent. Tanpa efek samping telah banyak terbukti........ ~ CREAM PAYUDARA : Membesarkan, memadatkan, memontokan PAYUDARA, menghilangkan keriput lembek. Hasilnya (3 x oles) langsung kelihatan permanen untuk selamanya. ~ JUGA TERSEDIA : P. Langsing, P. Gemuk badan, Pemutih wajah, Peninggi BadanPembangkit gairah wanita (prigid) menjadi normal, juga tersedia berbagai merk jamu import yang lain. Tersedia accesories untuk pria/wanita yang super canggih, antik dan modern. HUBUNGI DISTRIBUTOR

Jl. Pendakian No. 44

HU - SENG

Samping. Masjid Agung HP. 0811738043 Kampung Cina Kota Bengkulu

Jl. DR. AK. Gani No. 985

depan Hotel Aman Jaya Curup Rejang Lebong, HP. 081278770700

Pesanan : Dalam kota diantar - luar kota dikirim

Rakyat Bengkulu ď Ź Senin, 25 Maret 2013

21

22

Rakyat Bengkulu

ď Ź Senin, 25 Maret 2013

Rakyat Bengkulu z Senin, 25 Maret 2013

SAMBUNGAN METROPOLIS

Sabtu Depan, Senam RB... Sambungan dari hal 13 Tidak hanya itu, PT Mahakam Betafarma juga membagi-bagikan produk seperti tisu dan betadine pencegah keputihan kepada para peserta senam dengan gratis. Setiap peserta mendapatkan 1 buah tisu dan 1 botol betadine pencegah

keputihan untuk wanita. Ta k h a n y a i t u , p e s e r t a senam juga mendapat doorprize persembahan RB dan Honda. Salah satu peserta yang mendapatkan hadiah berupa Teflon Maxim (panic m e m a s a k ) Ma r l e n a ( 2 5 ) warga Timur Indah mengaku sudah dua kali mendapatkan hadiah doorprize saat mengi-

kuti senam yang digelar RB. Teflon Maxim persembahan RB dan Honda. “S e n a m Mi n g g u d e p a n tetap kita adakan di halaman Graha Pena RB. Sedangkan u nt u k s e na m ha r i Sab t u d e p a n l o k a s i n ya d i a re a parkiran Hotel Horizon,” kata Koordinator Senam RB, Rudi Hartono.(cw2)

Jalan Belum Diaspal Sambungan dari hal 14 Salah satu warga yang ikut gotong royong Arsyat (40) m e n g a ku s a n g a t s e n a n g dengan adanya kegiatan gotong royong setiap hari Minggu karena hanya di saat gotong royong warga dapat bertemu bersama sekaligus silaturahmi. “Gotong royong ini diadakan satu minggu sekali dari pukul 07.30 sampai selesai, dengan kegiatan ini warga

dapat saling bertemu dan silaturahmi karena dihari lainnya mereka sibuk dengan pekerjaan masing-masing,” ujar Arsyat. Selain gotong royong, warga RT 4 Kelurahan Bumi Ayu juga sudah mengaktifkan kegiatan ronda malam secara bergiliran. “Setiap warga akan mendapatkan giliran ronda yaitu 5 orang setiap malamnya,” terang Supar yoto. Supar yoto melanjutkan dengan adanya

kegiatan ronda daerah RT 4 bisa dibilang cukup aman dari tindakan kriminalitas. Tidak hanya itu, untuk mempererat tali silaturahmi warga juga mengadakan pengajian satu bulan dua kali yang diikuti oleh ibu-ibu, bapakbapak dan remaja. Dalam pengajian tersebut anak-anak remaja juga disarankan ikut agar mereka mendapatkan ilmu agama dan menjadi remaja yang beriman dan berakhlak.(cw2)

Gizi Buruk Gratis Berobat Sambungan dari hal 14 Salah satu bentuk antisipasi itu dengan rutin sosialisasi setiap bulan ke seluruh puskesmas dan posyandu yang ada di Kota. Dinkes sendiri optimis bisa menekan angka gizi buruk di tahun ini. ‘’Karena umumnya pasien gizi buruk itu para balita, khusus untuk yang usianya

d i b aw a h 2 t a h u n , k a m i juga akan memperbaiki gizi ibunya. Sebab pasien tidak akan membaik jika asupan gizi dalam ASI ibunya kurang. Itu khusus bagi mereka yang menderita gizi buruk karena kekurangan sumber gizi dari makanan. Jika penyebabnya karena menderita penyakit tertentu, harus disembuhkan dulu penyakit primernya (utama, red),” terang Edriwan.

Langkah dini untuk mendeteksi adanya korban gizi buruk tentu saja melalui kegiatan posyandu yang rutin dilakukan setiap bulan di 20 puskesmas dan 53 puskesmas pembantu se Kota Bengkulu. Selain itu masyarakat juga harus mendukung program Dinkes dalam memberantas gizi buruk. Tanpa peran aktif masyarakat, mustahil tujuan tercapai.(sca)

Peserta Unas Dilarang Keluyuran Sambungan dari hal 14 Ketua Panitia Pelaksana Unas Provinsi Bengkulu Drs. Budiyanta mengaku hingga saat ini belum ada laporan secara resmi dari pihak sekolah atau dinas kabupaten/ kota mengenai jumlah peserta unas yang berkurang. “Peserta unas pada hari H bisa saja berkurang, hanya saja saat ini belum ada laporan resmi yang menyatakan siswa ada yang mundur,” kata Budiyanta. Lanjut Budiyanta, untuk itu pihaknya mengimbau agar siswa yang akan mengikuti unas menjaga kondisi dan kesehatannya, serta mengurangi keluyuran rumah jika tidak penting. “Selain siapkan materi untuk menghadapi unas, peserta juga harus menjaga fisik dan kesehatan,” imbau Budiyanta. Terkait pendistribusian soal, menurut Budiyanta, soal unas akan didistribusikan ke kabupaten/kota menjelang 2 hari sebelum pelaksanaan unas. Sementara itu, untuk area khusus dikarenakan transportasi yang sulit, pendistribusian soal akan didahulukan. “Kalau untuk Bengkulu, hanya Enggano yang masuk dalam kriteria area khusus. Sehingga pengirimannya

akan disesuaikan d e n ga n ja d w a l p e l a yaran. Untuk itu, kita perlu koordinasi dengan pihak pelayaran,” jelas Budiyanta. Mengenai pengawas independen, diungkapkan Budiyanta, penunjukannya menjadi kebijakan sepenuhnya Universitas Bengku l u ( U n i b ) s e b a g a i Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Pengawas independen itu langsung ditentukan oleh Unib, bagaimana rekrutnya kita tidak tahu,” kata Budiyanta. Pengawas independen untuk setiap sekolah hanya 1 orang, selain itu ada juga pengawas independen yang ikut mengantar soal ke setiap kabupaten/kota. Berdasarkan Prosedur Operasi Standar (POS) Unas yang dikeluarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), untuk tingkat SMA/ MA akan diselenggarakan pada tanggal 15-18 April. Sementara untuk tingkat SMK dan SMALB, Unas akan digelar pada tanggal 15-17 April. Bagi siswa yang sakit atau berhalangan hadir dapat mengikuti Unas susulan yang

BUDIYANTA

diselenggarakan pada tanggal 22-25 April. Untuk tingkat SMP/SMPLB/ MTs, unas digelar pada tanggal 22-25 April, sama seperti unas susulan tingkat SMA. Unas susulan SMP/SMPLB/ MTs dilakukan sepekan setelah unas berlangsung yaitu pada tanggal 29 April-2 Mei. Sementara untuk tingkat SD/ SDLB/MI, unas akan diselenggarakan pada tanggal 6-8 Mei dan susulan bagi yang sakit atau tidak hadir akan dilaksanakan pada tanggal 13-15 Mei. Untuk pengumuman kelulusan, tingkat SMA/SMALB/ SMK/MA akan diumumkan pada tanggal 25 Mei. Kemudian tingkat SMP/SMPLB/ MTs diumumkan pada tanggal 1 Juni dan tingkat SD/ SDLB/MI pengumuman hasil unas 2013 dilakukan pada tanggal 8 Juni.(key)

23

Berhentikan Saja Semua Honorer Sambungan dari hal 13 Anggota legislatif perempuan dari PKS ini menegaskan lebih baik jumlah PNS yang mencapai 7.281 orang itu diberdayakan secara maksimal. Honorer yang ada hanya akan membuat PNS semakin malas. “Honorer malahan suka disuruh-suruh, kasihan juga honorer sudah gaji kecil dibayar telat, hanya jadi pesuruh juga, membuat PNS semakin malas,” sesal Diana. Untuk itu, menurut Diana, jumlah PNS yang ada saat ini lebih dari cukup untuk membantu kinerja di bidang pemerintahan. Hasil analisis jabatan (anjab) juga menunjukkan jumlah PNS lebih dari cukup. Penempatan honorer juga sering disalahgunakan oleh oknum pejabat untuk menitipkan keluarga atau ke-

nalannya, bahkan meminta sejumlah uang dengan janji bisa memasukkan menjadi honorer. “Lebih baik tidak ada honorer saja, apalagi honorerhonorer itu sering menjadi titipan oknum pejabat. Kalau kita masuk ke dinas, malahan ada PNS yang tidak mendapatkan kursi, jadi untuk apa ada honorer,” ungkap Diana kepada RB, kemarin (24/3). Diana juga menambahkan, lebih baik Pemda Provinsi memacu pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM). Dengan demikian, orientasi masyarakat Bengkulu tidak hanya kerja di kantoran saja, berharap menjadi PNS atau honorer di pemerintahan. “Adanya UKM akan membuat lapangan pekerjaan baru d a n p e re k o n o m i a n j u g a meningkat, bukannya malah

memupuk orang-orang di kantor,” pungkas Diana. Sementara itu, terkait gaji honorer di Sekretariat Daerah Provinsi dan SKPD yang terlambat dibayar, Kepala Biro Keuangan Pemda Provinsi, Yuliswani Setdaprov, SE, MM mengatakan cepat atau tidak pencairan gaji honorer tergantung SKPD masingmasing. SKPD yang cepat mengajukan Surat Perintah Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM), Biro Keuangan akan mengeluarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Tetapi dengan syarat, SPP dan SPM yang diajukan tidak ada yang harus diperbaiki dan dilengkapi lagi. “ Ka l au S P 2 D i t u s u d a h keluar, tinggal pencairan dana saja oleh SKPD. Hanya saja yang membuat lama

itu, SPP dan SPM dari SKPD masih banyak kesalahan, baik penulisan maupun SPJ yang belum dilampirkan. Itu harus dikoreksi lagi oleh SKPD,” jelas Yulis kepada RB, kemarin (24/3). Yulis menjelaskan, gaji honorer di kantor gubernur sebanyak 251 orang yang belum diterima, masih harus dilengkapi oleh Biro Umum untuk SPP dan SPMnya. Sedangkan untuk gaji honorer di SKPD, belum dicairkan karena belum ada pengajuan ulang oleh SKPD t e rk a i t. “ Ka l au mau gaj i honorer cepat cair, silakan SKPD mengajukan. Hanya saja untuk pencairan gaji itu tidak bisa dilakukan 2 bulan sekaligus. Honorer berbeda dengan PNS, kalau honorer mereka kerja dulu baru digaji,” tutup Yulis.(key)

Helmi Hasan Ajak Warga Satu Hari... Sambungan dari hal 13 “Mari bersama-sama kita jaga kesehatan dengan berolah raga dan menjaga lingkungan sekitar kita, agar suasana di lingkungan kita terasa nyaman dan indah,” pesannya. Menurut Helmi, ke depannya acara seperti ini akan rutin digelar dengan lebih meriah lagi. “Kita akan undang peserta dari daerah tetangga,” ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana Ir. Darmawansyah ST yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bengkulu mengatakan kegiatan ini selain memeriahkan HUT Kota Bengkulu ke-294 juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran pentingnya hidup sehat. “Tujuan kegiatan ini tidak lain untuk memberikan kesadaran pentingnya hidup sehat sesuai dengan 8 tekad Kota Bengkulu. Penyaluran hobi komunitas bersepeda yang

ada di Bengkulu. Karena selama ini olahraga bersepeda banyak digemari masyarakat,” ungkap Darmawansyah. Sasaran kegiatan ini, sambung Darmawansyah, untuk menjalin persaudaraan dan silaturahmi antara komunitas warga kota dengan pemerintah, menumbuh kembangkan semangat kebersamaan dan menjaga kesehatan, dapat mengurangi polusi udara dan pengurangan kemacetan, serta hemat BBM.

“Peser ta yang ikut berpastisipasi antara lain dari Kepahiang, Rejang Lebong, dan komunitas ontel dan klub-klub sepeda serta masyarakat dan PNS Kota Bengkulu. Adapun jumlah donatur yang mensponsori kegiatan ini sebanyak 18 perusahaan,” jelasnya. Dalam acara ini para peserta yang beruntung juga diberikan doorprize yang telah disiapkan Pemda Kota dan sponsor.(**)

Lahan Sengketa di Betungan Juga... Sambungan dari hal 13 Dalam pertemuan tersebut warga meminta bantuan LBH untuk menyelesaikan sengketa lahan tersebut. Warga juga telah sepakat memberikan kuasa atas surat-surat yang terkait dalam pembelian tanah kepada Darmawan untuk diselesaikan. “Mulai hari ini sengketa lahan kami serahkan kepada LBH. Kami percaya kepada LBH untuk menuntaskan masalah ini,” ungkap Eddy Amin. Selain itu, warga juga sudah m e nu n ju k Sya f e r i Sya r i f

sebagai Ketua Kelompok Warga yang memiliki lahan di kawasan RT 13 Betuangan tersebut. Untuk membantu menyelesaikan sengketa lahan tersebut, Darmawan meminta warga menyerahkan bukti alas hak dan surat-surat pembelian tanah lainnya kepada LBH. “Mereka secara lisan sudah sepakat menyerahkan kuasa kepada saya untuk menangani masalah ini, saya menerimanya. Tinggal lagi penyerahan kuasa secara tertulis,” jelas Darmawan kepada RB. Rencana yang akan dilaku-

kan Darmawan selanjutnya setelah alas hak warga sudah terkumpul yakni mengajukan langsung ke BPN untuk dibuatkan sertifikat. “Kita akan mengajukan p e m b u at a n s e r t i f i k at k e BPN, tapi tentu akan terganjal karena BPN pasti akan mengatakan bahwa lahan tersebut sudah disertifikati. Disaat itu kita akan tanyakan atas dasar dan alas hak apa yang digunakan sehingga BPN membuat sertifikat itu,” terang Darmawan. Darmawan menambahkan jika BPN tetap mengklaim

lahan tersebut sudah disertifikat, maka BPN harus menjelaskan alas haknya. “Kalau sudah bicara ke ranah hukum, tentu kita harus ada alat bukti. Saya berani menjadi kuasa dan perwakilan warga karena warga mempunyai bukti,” tegasnya. Jika BPN tidak bisa member ikan bukti atau arsip data alas hak sertifikat yang sudah diterbitkan, dari hasil pertemuan itu warga juga sepakat akan menggugat ke PTUN supaya sertifikat tersebut digugurkan atau dibatalkan.(cw2)

Pendaftaran Seminar Guru Hebat... Sambungan dari hal 13 “Ya, pendaftarannya akan kami tutup 27 Maret. Jadi silakan guru yang belum daftar tetap kami terima hingga batas 27 Maret itu. Untuk formulirnya, bisa digunting di halaman RB terbitan Selasa (26/3). Pendaftaran b i s a l a n g s u n g k e k a nt o r PT. Erlangga yang tersebar di setiap kabupaten/kota,” kata Kepala Perwakilan PT Penerbit Erlangga, Bosko Purba S.IP.

Pendaftaran seminar, jelas Bosko, cukup gampang. Salah satunya menggunting formulir pendaftaran di Koran RB yang terbit Selasa (26/3) di halaman Metropolis. Selain itu, bisa mendaftar langsung ke kantor-kantor perwakilan PT. Erlangga yang tersebar di kabupaten/kota Provinsi Bengkulu. Untuk informasi lebih lanjut, peserta bisa menghubungi nomor handphone 085367529479 (Bosko) 081367478984 (Boby) untuk

w i l a y a h Ko t a B e n g ku l u . Sementara untuk Curup Kab u p a t e n R e ja n g L e b o n g 085378485555 (Hengki) dan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan 085268868290 (Rico). “Kami sudah dapat konfirmasi dari Menteri Pendidikan dan Kabudayaan M. Nuh yang bersedia hadir dalam acara seminar nanti. Selain itu, pembicara seminar juga menghadirkan pakar pendidikan Prof Dr. Arif Rahman,” ungkap Bosko. Selain mengisi formulir

pendaftaran, peserta dikenakan biaya Rp 100 ribu. Dari pendaftaran itu, peserta akan mendapat buku “Guru Hebat” dari Erlangga, Koran RB, snack serta fasilitas lainnya. “Sertakan juga pas foto 4 x 6 warna, karena setiap peserta akan mendapat piagam. Bagi para guru, piagam dari seminar ini sangat berguna untuk kenaikan jabatan atau promosi dan lainnya. Selain itu di acara seminar itu akan ada sosialisasi kurikulum 2013,” beber Bosko.(fiz)

Walikota Ancam Copot Kepsek Sambungan dari hal 14 Lanjut Helmi, berbagai pungutan di sekolah sangat membebani orangtua siswa. Te n t u n y a t i d a k s e j a l a n dengan program pemerintah yang menggalakkan pendidikan berkualitas dan te r jang k au. “ Kita m en gharapkan ke depannya tidak akan ada lagi pungutan liar yang membebani siswa dan wali muridnya. Saya ingin program pendidikan tidak tercoreng dengan persoalan pungli sekolah yang kerap terjadi,” ingatnya. Dilansir RB sebelumnya,

belakangan sejumlah sekolah di Kota Bengkulu mendapat sorotan lantaran melakukan pungutan pada siswa dengan dalih tambahan belajar untuk peningkatan mutu pendidikan. Salah satunya t e r j a d i d i S M P Ne g e r i 3 dengan besaran yang sudah dipatok menggunakan kartu tanda mengikuti bimbingan les sekolah. Sejumlah orang tua siswa keberatan anak mereka mengikuti bimbel les (belajar tambahan) di sekolah ini sebab orangtua siswa diminta membayar Rp 900 ribu.

PGRI Desak Kejari Usut Berkaca dari kasus dugaan pungli Penerimaan Siswa Ba r u ( P S B ) d i S M A P l u s Ne g e r i 7 B e n g ku l u y a n g mengantar mantan kepala sekolahnya, Eko Purwoko, S.Pd, M.Pd sebagai pesakitan di Pengadilan Tipikor, Wakil Ketua PGRI Bengkulu, Mirliani, S.Pd mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu turut mengusut dugaan pungli PSB di sekolah lainnya. Termasuk dugaan pungli bermodus uang les yang belakangan ini mulai mencuat di Bengkulu. “Sebenarnya tidak hanya Kejari Bengkulu saja. Kami harap seluruh Kejari di kabupaten lainnya melakukan hal yang sama. Karena sekolah itu adalah tempat mencetak para generasi penerus bangsa, sudah sepantasnya terbebas dari permasalahan korupsi dan pungli. Kami tidak ingin terjadi pungli di sekolah, terlepas apapun modusnya,’’ ungkap Mirliani kepada RB, kemarin (24/3). Mi r l i a n i j u g a m e m i n t a Kejari Bengkulu bersikap profesional dan objektif dalam menangani masalah pungli di sekolah. Dalam artian bisa saja ada sekolah lain yang juga melakukan pungli, namun tidak diusut karena kasusnya tidak men-

cuat. “Intinya jangan tebang pilih dalam menangani kasus pungli di sekolah. Terkecuali kalau pungutan yang dilakukan disetujui wali murid dan komite sekolah dalam rapat terbuka,” ungkapnya. Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu, Suryanto, SH mengaku siap menyelidiki kasus pungli di sekolah-sekolah termasuk perguruan tinggi yang ada di sekolah. Namun ia berharap koordinasi dari masyarakat. Sebab tanpa adanya laporan dari masyarakat bisa saja pungli-pungli di sekolah tidak terpantau oleh Kejari. “Kalau memang ada laporan masyarakat disertai bukti pendukung, kenapa tidak. Tentu akan kami usut,’’ tegasnya. Soal penanganan kasus, Suryanto membantah bersikap tebang pilih. Semua kasus berbau pungli dan korupsi tetap menjadi prioritas dalam pengusutan Kejari. Namun terkadang pihaknya terkendala data dan bukti. “Kalau masyarakat punya datanya laporkan kepada kami, pasti kami usut. Untuk pungli PSB, tidak pernah kami pilihpilih kasus. Kebetulan dari 18 sekolah yang dilaporkan, hanya SMA Plus Negeri 7 yang datanya mendukung,’’ terangnya.(new/sca)

Pro OTONOMI PROT 1

25

Rakyat Bengkulu  Senin, 25 Maret 2013

10 Siswa/i Digerebek, 1 Mengaku Ditiduri Ya Mengaku Ditiduri 4 Pria ARGA MAKMUR – Sebanyak 10 siswa/i SMP Negeri di Arga Makmur digerebek warga sekitar pukul 03.00 WIB, Minggu (24/3). Mereka diduga melakukan pesta esek-esek layaknya orang dewasa di salah satu rumah kosong di RT 19 Kelurahan Purwodadi Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara (BU). Dua diantaranya adalah perempuan yang bersekolah di satu sekolah, yakni Ya (14) siswi kelas I dan Ec (14) siswi kelas II. Sedangkan delapan lainnya, ES (15), BS (15), EN (15), HF (15), AR (15), AA (15), AP (15), SH (15) siswa kelas III di salah satu SMP unggulan di Arma. Uniknya, saat digerbek warga Ya sedang tidak mengenakan celana dan berada di salah satu kamar sehingga tidak lagi bisa kabur. Sedangkan, para siswa lelaki bergegas kabur meskipun akhirnya berhasil dibekuk oleh warga. Baca 10 SISWA/I.. Hal 35

SHANDY/RB

DIGERBEK WARGA : Sepuluh siswa/i SMP saat dimintai keterangan petugas Satpol PP usai digerebek warga karena diduga melakukan pesta “esek-esek”.

Fenomena

Rp 6,33 M Dana GOR Terpusat Dikorupsi 15 Orang Potensial Jadi Tsk Berikutnya

API SETAN PADA akhir Agustus 2010, dunia sempat dikejutkan dengan fenomena langka yang terjadi di Brasil. Baca API ..Hal 35

TUBEI - Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Unit Tipikor Satreskrim Polres Lebong menerima hasil penghitungan kerugian Negara dari dugaan korupsi pembangunan GOR Terpusat dari BPKP Perwakilan Bengkulu. Seperti yang diperkirakan, kerugian Negara dari pembangunan GOR Terpusat lebih dari Rp 5 miliar, yaitu sebesar Rp 6,33 miliar. Hal ini disampaikan Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi, S.IK didampingi Kabag OPS AKP Ruri Roberto, SH, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Abdu Arbain dan Kanit Tipikor Brigpol Maslikhan kemarin (24/3) kepada RB. “LHP (laporan hasil penghitungan) kerugian Negara dari kasus dugaan korupsi GOR Terpusat sudah kami terima. Jumlahnya sama dengan hasil penghitungan audit investigasi yang kami terima beberapa waktu lalu,” ujar Abdu. Dari total dana Pembangunan GOR Terpusat di Kelurahan Taba Anyar Kecamatan Lebong Selatan tahun anggaran 2008/2009 senilai Rp 49,1 miliar, sudah dibayarkan atau terealisasi senilai Rp 42,2 miliar atau sudah dibayarkan kepada rekanan 95 persen. Sedangkan dari pengecekan dan penghitungan fisik terealisasi baru mencapai Rp 34 miliar. Baca RP 6,33 M ..Hal 35

Potensial Jadi Tersangka 1. Drs. H. Dalhadi Umar, B.Sc, M.Si Mantan Bupati Lebong 2. H. Armansyah Mursalin, SE Mantan Ketua DPRD Lebong 3.Ir. Amrozi Ishak Mantan Wakil Ketua II DPRD Lebong 4. Ir. Andi Reman Sugiyar Kepala Cabang II PT. Pembangunan Perumahan (persero) 5. Toton Wijaya, ST Ketua panitia pengadaan 6. Edi Suyono, S.Pd Sekretaris panitia pengadaan 7. Feri Subhan, ST Anggota panitia pengadaan 8. Nedi Sunardi, SH Anggota panitia pengadaan 9. Ir. Sahrul Khairan Pengelola teknis pembangunan 10. Bustari Pengelola teknis pembangunan 11. Gunadi Yantori, ST Pengelola teknis pembangunan 12. Salvatori Warsoni, ST Sekretaris panitia serah terima Pekerjaan 13. Irsan M. Hidayat, ST Ketua tim peneliti kontrak 14. Mashuri, ST Anggota tim peneliti kontrak 15. Arpenda Anggota panitia serahterima pekerjaan fisik TA 2009.

Resmob RL Amankan 5 Kilogram Ganja Serta Dua Paket Sabu dan Tiga Tsk

EDI SUROSO

CURUP – Seperti tak ingin ketinggalan dengan Polres RL yang berhasil menemukan ladang ganja seluas dua hektar beberapa waktu lalu, Detasmen A Pelopor Brimob Polda Bengkulu wilayah RL pada Sabtu (23/3) dan Minggu

(24/3) berhasil membongkar peredaran narkoba di RL. Tak tanggung-tanggung, dalam tempo kurang dari 24 jam, Resmob RL berhasil mengungkap 2 kasus besar. Hasilnya, petugas mengamankan lima kilogram ganja kering yang terpisah menjadi delapan paket, dua paket hemat sabu dan tiga orang tersangka (tsk). Baca RESMOB ..Hal 35

PERI/RB

KORBAN : Tim identifikasi melakukan olah TKP dan pengumpulan sidik jari.

Subuh, Perempuan Tua Dirampok dan Dibunuh ILIR TALO - Peristiwa mengegerkan warga Dusun Tegal Arum Desa Talang Kabu Kecamatan Ilir Talo, Minggu (24/3). Seorang wanita berumur 61 tahun Samirah ditemukan tewas tergeletak di rumahnya. Diduga nenek ini menjadi korban perampokan dan dibunuh oleh pelaku menjelang pukul 05.00 WIB.

Indikasi tersebut diperkuat dengan adanya sejumlah kejanggalan yang ditemukan di lokasi. Jendela depan rumah papan yang ditinggali nenek yang akrab disapa Mbah Untung ini terbuka saat pertama kali warga melihat dan terlihat bekas congkelan.

Baca SUBUH ..Hal 35

Pemda BU Coret 20 CJH Eksodus 2 Mundur, 3 Meninggal ARGA MAKMUR - Verfikasi kebenaran alamat Calon Jemaah Haji (CJH) di Bengkulu Utara (BU) tuntas. Hasilnya, Pemda BU mencoret 20 CJH yang diyakini eksodus atau tidak tinggal di BU dan menggunakan alamat palsu saat mendaftar sebagai CJH melalui kloter BU. Tak hanya 20 CJH eksodus,

CJH Eksodus KECAMATAN Putri Hijau Ketahun 2 CJH Arga Makmur

Jumlah 2 CJH 16 CJH

Pemda BU juga mencoret 5 nama CJH lain yang diantaranya 2 orang mengundurkan diri dan 3 orang meninggal. Baca PEMDA ..Hal 35

26

Pro OTONOMI

PRO OTONOMI 2

Rakyat Bengkulu  Senin, 25 Maret 2013

Lintas

HUT Benteng Disiapkan

KARANG TINGGI- Hari Ulang Tahun (HUT) Bengkulu Tengah (Benteng) kelima jatuh tanggal 24 Juni 2013 mendatang, direncanakan belangsung meriah dan sederhana. Pihak Pemda telah menyusun persiapan lebih matang dan telah gelar rapat menyusun penyusunan panitia. Seperti diakui Sekretaris Daerah Benteng, Drs H Darmawan Yakoeb SH, MH beberapa hari lalu. Diakui Sekda, DARMAWAN YAKOEB sesuai petunjuk dari Bupati Benteng, H Ferry Ramli SH, MH meminta HUT Benteng dipersiapkan secara matang jauh-jauh hari. Dia tidak ingin seperti tahun 2012 lalu, tidak meriah dan berlangsung seadanya. “Rapat persiapan HUT sudah digelar, semua SKPD dilibatkan untuk bahas HUT. Maunya Bupati HUT berjalan meriah dan lebih maksimal,” terangnya. Agar pelaksanaan jadi meriah, dalam rapat sudah diintruksikan kepada seluruh pihak kecamatan juga melaksanakan acara. Sehingga memberi kesan yang meriah dan bermakna untuk masyarakat dari desa ikut berperan serta. “Kita imbau agar desa-desa setiap kecamatan memanfaatkan moment HUT tahun ke lima, permintaan Bupati agar HUT dimeriahkan dari desa,” ungkap Sekda. Soal biaya dan anggaran melaksanakan HUT, panitia masih menyusun draf. (rif)

SPDN Belum Juga Beroperasi KOTA BINTUHAN - Nelayan Pasar Lama Kecamatan Kaur Selatan mulai mempertanyakan masalah Solar Paket Dealer Nelayan (SPDN). Dikarenakan belum juga difungsikan. Sehingga SPDN yang dibangun terbengkalai. Padahal sudah lama nelayan mengharapkan agar SPDN tersebut segera difungsikan. Seperti diketahui SPDN dibangun tahun 2012 yang berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bahkan saat ini pembangunan SPDN belum juga mendapat izin dari pertamina. Sehingga SPDN tersebut belum juga dapat dimanfaatkan. Alasan Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Kaur, bangunan SPDN belum diserahkan ke DKP. “Kami akui memang kalau sampai saat ini SPDN itu tidak juga beroperasi. Karena belum mendapat izin dari pertamina, bahkan bangunan SPDN tersebut belum juga diserahkan kepada daerah. Sehingga kami juga belum dapat berbuat banyak atas bangunan tersebut,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelauran (DKP) Kaur Ir Yetmenson kemarin. Seperti diketahui, SPDN tersebut akan segera dioperasikan pada awal tahun 2013. Namun SPDN yang akan mencukupi kebutuhan bahan bakar nelayan di Kaur belum juga dioperasikan. “Kami sudah berulang kali mempertanyakannya ke Kementerian. Namun apa kendala belum diserahkan ke daerah, kami belum mengetahui secara pasti. Yang jelas kami meminta agar nelayan tetap tabah dan sabar. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada kabar terkait penggunaan SPDN tersebut,” kata Yetmenson. (cik)

Trotoar RK Bermasalah MUKOMUKO - Pembangunan trotoar sepanjang lebih dari 1 kilometer di Desa Lubuk Pinang dan Desa Renah Karya dipermasalahkan anggota DPRD Provinsi. Pasalnya dalam reses mereka beberapa waktu lalu, warga dua desa tersebut mengeluhkan pembangunan trotoar tersebut. Ini lantaran tidak ada sanitasi air yang dibangun di bawah trotoar. Sehingga saat hujan air menggenangi jalan dan halaman warga. Selain itu, juga proyek pembagunan trotoar itu tidak pernah dianggarkan DPRD Provinsi di APBD 2012 lalu. “Kami sampaikan ke paripurna, proyek tersebut dilaporkan ke BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI untuk audit,” terang Anggota Komisi I DPRD Provinsi Inzani. Dia tidak tahu asal dana yang digunakan Dinas PU Provinsi membangun trotoar yang akhirnya tidak bermanfaat bagi warga itu. Kemungkinan besar dana sebesar Rp 2 miliar tersebut diambil dari dana peningkatan kelas jalan provinsi dari Kecamatan Penarik - Teras Terunjam. Dari total Rp 5 miliar dana yang disediakan dalam APBD untuk proyek itu, tersisa Rp 3 miliar. Nah Rp 2 miliar dialihkan ke pembangunan trotoar ini. “Informasinya seperti itu,” tambah Inzani. DPRD Provinsi melalui paripurna telah sepakat meminta Dinas PU Provinsi membongkar troatoar tersebut. Karena tanpa drainase sehingga menyebabkan banjir. (del)

BERANTAS NARKOBA: Dua tsk sabu, HE dan ZI saat diamankan. Tampak pula barang bukti 8 paket besar ganja beserta tsk Uj. (Berita terkait halaman 25)

Warga Ujung Padang Dikabarkan Ditembak Bersama Istri Digelandang ke Mapolres MUKOMUKO - Warga Mukomuko hangat membincangkan masalah pengerebekan salah satu rumah toko di Desa Ujung Padang oleh aparat kepolisian sekitar pukul 20.00 WIB, Sabtu (23/3). Warga menyebutkan Al beserta istrinya Rt digelandang polisi ke Mapolres Mukomuko karena dituduhkan sebagai pengedar serta pengguna Narkoba. Tak berapa lama digerebek Al beserta istrinya sekitar pukul 23.30 WIB dibawa ke RSUD Mukomuko. Kaki Al mengalami luka diduga bekas luka tembakan yang dihadiahkan padanya karena berusaha kabur. Kades Ujung Padang Muspardi membenarkan adanya penggerbekan di rumah warganya tersebut. “Mereka ditangkap polisi karena diduga sebagai pemakai narkoba,” kata Muspardi. Muspardi mengatakan, saat rumah digerebek bersama, polisi menemukan bong dan timbangan sepertinya Al menggunakan narkoba jenis sabu-sabu. Namun sabu-sabu tidak ditemukan di rumahnya. Selain peralatan sabu-sabu, polisi juga menemukan kotak magazine jenis F16. Namun polisi juga tidak menemukan adanya laras senjata di rumah Al. Namun diduga Al memiliki senjata tersebut. “Kalau sabu-sabunya tidak ditemukan,” kata Muspardi. Muspardi mengatakan, Al dan Rt baru pindah

ke rumah toko tersebut. Surat pindahnya baru saja diserahkan pada Jumat. Al dan istrinya asli warga Sumatera Barat yang sudah lama menetap di Palembang, Sumatera Selatan. Kemudian pindah ke Mukomuko dan menetap di Desa Ujung Padang. “Mereka baru di sana. Kalau istrinya memang sempat diamankan. Namun dari informasi dia hanya dimintai keterangan saja,” katanya. Seorang petugas yang merawat Al menyebutkan, Al mengalami luka tembak di kaki. Namun ia sudah lupa kaki di bagian nama. Namun saat diperiksa proyektil peluru sudah tidak ada lagi di kakinya. Diduga proyektil peluru tersebut tembus di kakinya dan sempat mengenai tulang kakinya. “Proyektil pelurunya tidak ada, mungkin pelurunya tembus,” kata petugas yang tak mau disebutkan namanya. Perawat itu menambahkan, saat ditanyakan ke Al dan istrinya yang datang ke RSUD, mereka mengaku terlibat dugaan kasus narkoba. Namun Al mengaku hanya pemakai. Bukan sebagai pengedar. Keduanya menjalani pemeriksaan urin. Informasinya hanya Al yang positif menggunakan narkoba. “Kabarnya hanya dia saja (Al, red) tapi katanya pemakai saja,” tambah perawat itu. Sementara itu Kapolres Mukomuko AKBP Wisnu Widarto, SIK, Kabag Ops Kompol Laba Meliala, SIK, Kasat Narkoba AKP P Simarmata belum bisa dihubungi terkait penangkapan ini. Al dan istrinya terbilang baru menghuni rumah toko tersebut. Pasalnya rumah toko itu baru selesai dibangun dan dihuni. (del)

Komisi I Panggil Kabag Umum Bahas Aset Eks Gedung Pemerintah CURUP - Menanggapi permasalahan aset eks pemugaran Pasar DE tahun anggaran 2012, Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong (RL) H. Buyar, S.Ag akan memanggil Kepala Bagian Administrasi Umum Setdakab guna melakukan konfirmasi keberadaan sejumlah aset tersebut. “Tidak hanya aset eks bangunan Pasar DE, tetapi juga tentang aset eks bangunan yang mengalami pemugaran tahun lalu. Seperti perehaban sejumlah segung sekolah di RL ini,” kata Buyar, kemarin (24/3). Menurut Buyar, rencana pemanggilan yang akan dilakukan untuk meminta kejelasan mengenai keberadaan aset tersebut. Menurutnya, seharusnya aset eks bangunan tersebut menjalani sebuah tahapan pelelangan sebelum dilakukan kegiatan rehabilitasi. Tentunya, bagi aset eks yang dinilai masih layak guna dan layak pakai. Sebab, aset tersebut merupakan hak milik pemerintah daerah dalam pengelolaannya. “Proses yang

benar itu dilelang sebelum dipugar, bukan dilelang setelah bangunannya dipugar. Tujuannya untuk menjamin transparansi penghapusan aset daerah serta efisiensi anggaran,” ujar Buyar. Selain itu, Buyar meminta agar Bagian Administrasi Umum bisa segera melakukan koordinasi dengan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), seperti Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi UKM dan Perindag, serta Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) mengenai aset eks pemugaran tersebut. “Jadi saat kita panggil dan pembahasan nanti tidak ada lagi alasan yang bersangkutan tidak tahu,” kata Buyar. Buyar menambahkan, selain akan membahas soal aset eks gedung milik pemerintah daerah, Komisi I juga akan melakukan pembahasan soal sejumlah aset besi bekas dumptruck pengangkut sampah yang tidak terpakai lagi di Desa Tasik Malaya Kecamatan Curup Utara. “Kalau memang tidak berguna, kenapa tidak segera dilaksanakan penghapusan dari pada terbengkalai dan rusak terkena cuaca,” ujar Buyar. (cuy)

TUSDA/RB

Warga Terbakar Akhirnya Tewas IRT Dirawat MANNA - Setelah sempat menjalani proses perawatan medis, Arpin (68) warga Desa Kota Padang, Kecamatan Manna yang terpanggang saat membakar lahan kebun baru akhirnya tewas. Arpin yang mengalami luka bakar hampir seluruh tubuhnya itu menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (23/3) malam. Jenazah Arpin yang kulitnya sudah mengelupas dan nyaris jadi abu itu dibawa ke rumah duka. Disisi lain sekitar pukul 08.00 WIB kemarin (24/3) seorang wanita, Istianti (38) warga Kecamatan Maras Kabupaten Seluma terpaksa dilarikan ke RS Hasanuddin Damrah Manna. Istianti mengalami luka bakar di bagian paha akibat lampu teplok di rumahnya meledak. Data diperoleh, nyawa Arpin tidak terselamatkan karena sudah lanjut usia. Selain itu Arpin juga diduga sudah terlalu lama terpanggang di semak belukar lahan kebunnya yang baru seminggu sudah ditebas. Sehingga Arpin tidak bisa diselamatkan tim medis. Se-

dangkan untuk nasib dialami Istianti terjadi berawal ketika Istianti berniat mengisi lampu teploknya dengan bahan bakar minyak tanah. Tiba-tiba saja lampu yang disi Istianti meledak. Sehingga menyambar paha Istianti. Saking parah dan besarnya kobaran api, membuat Istianti tidak bisa menyelamatkan diri. Untungnya sewaktu Istianti dilalap api, keluarganya mengetahui dan menyiram dengan air. Namun karena kondisi luka bakarnya parah, Istianti dilarikan ke RS Hasanuddin Damrah Manna.s “Kondisinya memang cukup parah, namun kami masih akan melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran itu. Korban juga sudah diambil visum dari rumah sakit,” kata Kapolres BS AKBP Y Hernowo, SikMH melalui Kapolsek Manna Ipda M Indra Perameswara didampingi Pjs Kasi Humas Bripka Sudarminto kepad RB kemarin. Dilansir kemarin, peristiwa yang dialami Aripin terjadi pukul 14.00 WIB, Sabtu (23/3) di lahan kebun miliknya di Desa Lubuk Sirih Hulu, Kecamatan Manna. (che)

Anggaran Unas SMA Sederajat Rp 268 Juta MANNA - Untuk menyukseskan pelaksanaan ujian nasional (Unas) tingkat SMA/MA dan SMK, Pemda Bengkulu Selatan menganggarkan dana pelaksanaan Unas sebesar Rp 268 juta. Dana itu akan diperuntukan untuk honor tim penjemput soal, pengawas silang, tim monitoring, panitia sekolah serta honor pengantaran lembar jawaban komputer (LJK). Demikian diakui Kadis Dikpora BS Syahidin, M.Pd melalui Kasi Kurikulum Dikmen Amir, S.Pd kepada RB kemarin. Menurut Amir, jumlah dana yang dianggarkan tersebut sudah cukup. Bahkan pihaknya

akan berusaha memaksimalkan proses jalannya pelaksanaan Unas. Baik itu untuk pengamanan juga untuk antisipasi adanya kebocoran soal. Amir juga meminta agar para calon peserta Unas benar-benar pecaya diri. Jangan kelabakan dengan adanya perubahan jumlah paket soal menjadi 20 paket. Sebab dengan belajar giat dari awal, diyakini akan bisa menjawab soal dengan benar. “Kini tinggal menunggu proses penjemputan soal. Tahapannya penjemputan dilakukan di Polres Seluma. Anggaran pengamanan juga disediakan,” kata Amir. (che)

Rakyat Bengkulu

 Senin,

TELEPON PENTING Polres Kantor PBK Rumah Sakit PLN

087877170691 085378635859 0737 71148 0737 71154

Info Senemu

MUKOMUKO

MUKO2

25 Maret 2013

Bupati Nyalon Gubernur, Ketua DPRD Nyalon Bupati

Listrik Mati Seharian SEJUMLAH pekerja, ibu rumah tangga dan usaha yang membutuhkan jaringan listrik kemarin kelimpungan dan ketar-ketir. Pasalnya listrik di Kota Mukomuko kemarin padam total sejak pukul 09.00 - 17.00 WIB. Akibatnya ibu rumah tangga terpaksa menunda kegiatan bersih-bersih yang membutuhkan tenaga listrik. Termasuk aktivitas usaha yang mengandalkan listrik, seperti fotokopi, warnet, rental PS dan lainnya. Alhasil mereka terpaksa merugi. Kepala Kepala Ranting PLN Mukomuko Nurlukman mengatakan listrik mati karena pihaknya tengah memperbaiki mesin pembangkit listrik di Ranting Mukomuko. Perbaikan ini juga dalam rangka memberikan pelayanan lebih baik pada masyarakat pengguna. "Ada perbaikan hingga pukul 17.00 WIB. Kita mulai kerja sejak pagi. Memang butuh waktu seharian, karena ada pekerjaan teknis yang memang butuh waktu dan ketelitian dalam mengerjakannya," terang Nurlukman. Dia memastikan hari ini listrik akan menyala tanpa pemadaman. Karena perbaikan mesin pembangkit listrik hanya membutuhkan waktu seharian kemarin. Tidak bisa dipungkiri warga kelabakan dengan matinya listrik yang sudah jadi kebutuhan utama warga tersebut. "Hari ini saja besok tidak ada lagi. Besok semua masyarakat Mukomuko sudah bisa menikmati listrik menyala dengan baik," demikian Nurlukman.(del)

27

ADE/RB

TES: Bakal calon legislatif dari DPD PAN Mukomuko mengikuti tes tertulis penjaringan calon legislatif untuk didaftarkan ke KPU Mukomuko sebagai Caleg DPRD Mukomuko.

Ninggal di Puskesmas, Diminta Bayar Ambulans Rp 1,8 Juta Penderita Kanker Kulit dan Paru-Paru MUKOMUKO – Ini patut jadi perhatian Dinkes dan Pemda Mukomuko dan BU. Keluarga penderita kanker kulit dan paruparu, Tuslam (45) meninggal di Puskesmas Kecamatan Putri Hijau Sabtu (23/3) diminta biaya

ambulans Rp 1,8 juta. Biaya ini untuk mengantar jenazah Tuslam dari Putri Hijau menuju Air Dikit sekitar 170 kilometer. Biaya ini menurut tetangga korban, Yantoni terlalu mahal. Sebab biaya ambulans dari Kota Mukomuko menuju Kota Bengkulu dengan jarak tempuh sekitar 300 kilometer hanya Rp 1,3 juta. Tuslam sebenarnya dalam perjalanan pulang pascaberobat di Jakarta menggunakan travel. Ketika berada di Putri Hijau kondisinya memburuk dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir di puskesmas setempat. Pengobatan alm Tuslam ditanggulangi Jamkesprov. "Beliau sudah dimakamkan. Namun kebijakan puskesmas di Kecamatan Putri Hijau itu sangat kami kesalkan. Keluarga Pak Tuslam ini warga miskin. Untuk biaya hidup di Jakarta mengandalkan sumbangan keluarga dan warga," terang tetangga korban, Yantoni. Diakui Yantoni, kanker yang diderita alm Tus-

lam sudah kronis dan menyebar hingga ke paru-paru, dia harus dikemoterapi. Jumat lalu yang bersangkutan pulang lagi ke Air Dikit. Alm Tuslam dan keluarga pulang tidak menggunakan pesawat, lantaran tidak ada biaya. Sayangnya setelah berkendara sehari semalam kondisi fisik Tuslam menurun begitu tiba di Putri Hijau. "Kemudian mereka mencari puskesmas terdekat. Tiba lah di Puskesmas Putri Hijau, sayangnya saat petugas medis memeriksa beliau (Tuslam, red) ternyata sudah meninggal," imbuh Yantoni. Sopir travel yang tahu kondisi tersebut menolak melanjutkan perjalanan. Sehingga keluarga minta bantuan puskesmas untuk membawa jenazah dengan ambulans. Betapa terkejutnya keluarga, karena pihak puskesmas minta uang Rp 1,8 juta untuk biaya tersebut. "Warga menyayangkan kondisi ini. Bahkan saat tahlilan tadi malam di rumah korban, warga selalu membicarakan hal itu. Itu kan mobil ambulans untuk masyarakat, kok mahal sekali. Wajar lah warga kesal," kritik Yantoni.(del)

MUKOMUKO - Dua petinggi politik di Mukomuko sudah mempersiapkan ancang-ancang pemilihan kepala daerah tahun 2015. Walaupun musim pemilihan calon legislatif, namun giat politik kepala daerah sudah terasa. Ketua Komite Pemenangan Pemilu Wilayah (KPPW) DPW PAN Bengkulu Abdul Goni mengatakan PAN akan mencalonkan Drs. Ichwan Yunus, CPA, MM sebagai calon gubernur. Walau Kader PAN lain seperti Junaidi Hamsyah yang tengah menjabat sebagai Gubernur Bengkulu juga berpeluang maju. Posisi Ichwan Yunus sudah pasti, sementara Junaidi belum. "Beliau sudah komunikasi ke DPW. Kita masih menunggu aturan pemilihan gubernur," tambahnya. Ichwan Yunus merupakan Ketua DPD PAN Mukomuko yang dua kali menjabat sebagai bupati. Dia memiliki mas-

sa kuat, serta pamor baik. Dia juga dianggap bersih. Dua kali menjabat bupati belum ada kasus hukum yang mencuat. "Itu salah satu pertimbangan," imbuhnya. Sementara Ketua DPRD Mukomuko Drs. Arnadi Pelam mengatakan Pilkada 2015 bakal maju untuk calon Bupati Mukomuko. Kader Demokrat ini mengatakan banyak dorongan masyarakat, sehingga Arnadi memutuskan meramaikan bursa pemilihan Bupati Mukomuko. "Saya tidak bisa menolak ajakan masyarakat supaya mencalonkan diri jadi bupati," kata Arnadi. Di bagian lain, kemarin DPD PAN Mukomuko menggelar tes tertulis bagi 52 bakal legislatif yang akan masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS). Sebanyak 27 orang dipastikan gugur. Sebab PAN hanya mengusung 25 caleg untuk didaftarkan ke KPU MM.(del)

PENARIK - Warga Desa Sidodadi Kecamatan Penarik mendapati oknum pegawai amsat Bagian Jasa Raharja berinisial In sedang bermesraan dengan wanita "jablai" di penginapan Wulan di desa setempat. Penginapan ini milik PNS Dispendik Mukomuko. Saat digerebek warga In tengah kelonan di atas tempat tidur bersama wanita yang diduga wanita penghibur di penginapan tersebut. Keduanya masih mengenakan pakaian lengkap diingatkan supaya tidak mengulangi perbuatannya. Penggerebekan ini terjadi Sabtu pukul 15.00 WIB. Warga resah dengan penginapan tersebut. Karena ada empat wanita diduga nakal di sana. Sabtu siang kemarin, warga yang dapat informasi seorang wanita di penginapan itu tengah mengurung pria bukan muhrim berkumpul. Perangkat Desa, BPD, Karang

Taruna Sidodadi akhirnya sepakat menggerebek mereka. Ikut juga anggota polisi sebagai saksi. Menariknya dalam kamar penginapan ada sepeda motor Mega Pro sebagai motor dinas Jasa Raharja. Saat itu In mengaku dia bekerja sebagai sales Yamaha. Setelah dibantah warga yang tahu In sering ditemui saat mengurus pajak di Samsat dia tak bisa mengelak. In ternyata bekerja di Samsat bagian Jasa Raharja. "Untuk menyembunyikan jejak, motornya dimasukkan ke kamar. Sebelum ini juga ada penggerebekan pada wanita yang sama," terang aparat desa. Kapolres MM AKBP Wisnu Widarto melalui Kapolsek Panrik Iptu Tjik Sadarne berjanji akan menelusuri kembali informasi dari warga Sidodadi tersebut. “Ada anggota yang dapat informasi penggerebekan itu,” katanya.(del)

Ditangkap Warga, In Pegawai Samsat Kelonan di Penginapan

BENGKULU UTARA

28 TELEPON PENTING RSUD Arma PBK & Satpol PP Polres BU Sat Reskrim BU Gangguan PDAM Gangguan PLN

(0737) 521118 (0737) 521113 082184224211 081367788009 (0737) 521308 (0737) 521721

UTARA

Rakyat Bengkulu

Senin, 25 Maret 2013

Info Desa

Agus Susanto Warga Desa Talang Arah Kecamatan Putri Hijau

Penyuluhan Kehutanan BERADA di lokasi yang dikelilingi wilayah hutan banyak menyebabkan masyarakat desa wilayah Putri Hijau kerap terjerat pidana. Karena banyak masyarakat melakukan aktivitas di hutan, meski bukan menebang hutan. Agus Susanto warga Desa Talang Arah Kecamatan Putri Hijau Bengkulu Utara (BU) mengharapkan ada penyuluhan tentang kehutanan bagi masyarakat di desa-desa yang berdomisili di hutan. Untuk menyadarkan warga apa saja yang boleh dilakukan warga di wilayah hutan. “Kadang dalam pemahaman warga yang tidak boleh adalah menebang hutan, sehingga mungkin ada yang memanfaatkan lahan hutan untuk hal lain. Nyatanya juga dilarang,” kata Agus. Dengan penyuluhan kehutanan, masyarakat mengerti apa yang dilakukannya di wilayah hutan merupakan pelanggaran atau tidak. Selain itu, masyarakat juga tahu sanksi-sanksi yang akan menjeratnya jika melakukan aktivitas di hutan. “Kalau masyarakat sudah mengerti dan masih melanggar boleh-boleh saja ada penindakan. Tapi harus ada penjelasan dulu ke masyarakat,” demikian Agus.(qia)

Lintas

SHANDY/RB

HILANG: SPBU di Arga Makmur ini kemarin terlihat lebih lengang. Sebab tidak ada antrean panjang pembeli solar subsidi, lantaran seharian kemarin tidak ada stok solar subsidi yang tersedia. Diduga solar subsidi tersebut masih digunakan truk batu bara.

Solar ”Putus”, Harga Eceran Capai Rp 6.000 per Liter Truk BB Diduga Tetap Isi BBM Subsidi ARGA MAKMUR – Antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar mulai terjadi di Bengkulu Utara (BU). Uniknya kali ini kelangkaan BBM bukan pada jenis premium, melainkan solar. Bahkan harga solar di eceran mencapai Rp 6.000 per liter, dari harga normal Rp 4.500 per liter di SPBU. Pantauan RB, sejak pagi kemarin stok solar di dua SPBU kosong. Anehnya solar eceran melimpah, bahkan dijual di sekitar SPBU. Maryono salah satu pengecer mengaku terpaksa menjual dengan harga Rp 6.000 per liter. Sebab mereka tidak dapat stok untuk dijual eceran meski sudah mengantongi izin. Sehingga mereka harus ikut antre

menggunakan kendaraan agar dapat menjual solar eceran. “Mau tidak mau harganya naik. Soalnya untuk mendapatkan solar susah, harus ikut antrean panjang dan menggunakan kendaraan. Kalau tidak seperti itu, kita tidak akan dapat BBM untuk dijual,” terang Maryono. Pantauan RB, antrean solar tetap didominasi truk-truk besar. Tidak ada yang membedakan antara truk batu bara (BB) yang dilarang menggunakan BBM subsisi dengan truk umum yang masih diperkenankan menggunakan BBM subsidi. Tidak ada tanda khusus truk-truk angkutan BB membuat SPBU terpaksa mengisi semua truk yang mengantre dengan BBM subsidi.

Kadis Pertambangandan Energi Ramadanus, SE mengatakan pemasangan stiker larangan BBM subsidi khusus truk BB sudah dilakukan Pemprov. Meski masih ada truk BB yang tidak memasang stiker larangan BBM subsidi itu. “Ke depan kita akan memasang tambahan stiker. Kita akan pasang, termasuk untuk mobnas,” kata Ramadanus. Mengenai suplai solar ke BU, langsung dilakukan Pertamina dengan SPBU, sehingga tidak ada kewenangan Distamben. Namun terkait harga eceran yang tinggi melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemda BU Rp 5.500 per liter, ia akan melakukan koordinasi dengan Disperindag.(qia)

RAMADANUS

Tolak Tutup Tambang, Distamben Klaim Jamkesda Naik, dan Polisi Razia Truk Material 3.000 Penerima Dicoret IMRON ROSYADI

Imron Siapkan Mutasi Terakhir ARGA MAKMUR – Setelah 3 kali melakukan mutasi dalam kurun waktu satu bukan, rupanya Bupati Bengkulu Utara (BU) Dr. Ir. HM. Imron Rosyadi, MM, M.Si masih menyimpan satu jadwal mutasi terakhir lagi. Maklum masih ada jabatan Eselon II dan III yang kosong saat ini. Katanya dalam waktu dekat ini dirinya akan kembali melakukan mutasi untuk pengisian jabatan yang kosong Kabag Pemerintahan Setda BU. Jabatan ini kosong pascaditinggalkan Emdan Jhoni, SH yang dipromosi sebagai Asistn I Setda BU. Juga ada satu jabatan staf ahli yang kosong pascaditinggalkan Alex Periyansyah menjabat sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup. “Sekarang kita lihat dulu pejabat yang tepat. Kita akan benar-benar lihat kualitasnya, kemampuannya dengan posisi yang akan yang ada. Karena tidak mungkin kita lakukan mutasi satu atau dua bulan sekali,” terang Imron. Imron tak menutup kemungkinan akan ada pejabat lain yang ikut dalam mutasi periode terakhir ini. Meski belum mau memastikan kapan akan dilakukan mutasi, saat ini ia menunggu waktu yang tepat untuk pengambilan sumpah jabatan pejabat. “Tunggu waktu yang tepat saja, lagipula jabatan yang kosong bukan jabatan yang vital. Sehingga tidak perlu terburu-buru, masih ada waktu untuk mencari yang terbaik. Yang jelas dalam waktu dekat ini akan kita isi semua jabatan kosong,” demikian Imron.(qia)

Penambang dan Pembeli Terancam Penjara ARGA MAKMUR – Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Bengkulu Utara (BU) menolak instruksi Bupati BU menutup tambang pasir ilegal di BU. Mereka malah berencana melakukan truk-truk angkutan material mulai awal bulan depan. Distamben akan melibatkan polisi untuk mencari pengemudi truk yang membeli pasir dan batu dari tambang ilegal di BU. Kadis Tamben BU, Ramadanus, SE menilai menutup tambang bukan solusi efektif. Selama ini penutupan dengan pamasangan portal sering dilakukan, nyatanya tidak satupun dari penambang liar yang menghentikan aksinya. “Malah aksi penutupan itu memiliki risiko lebih tinggi, karena langsung berbenturan dengan masyarakat,” terang Ramadanus. Kalau penambangan pasir ilegal di seputaran pesisir jalan lintas barat terancam 10 tahun pidana, maka pembeli atau pengangkut hasil tambang ilegal juga terancam pidana 10 tahun penjara sesuai UU 04/2009 tentang Pertambangan. Semua kendaraan yang terbukti me-

Tambang Batu/Pasir Legal Yang Wajib Memberikan Surat Jalan Yulius Ismail Sabana Herlianto PT Kurnia Tani Teladan CV. Swakarsa Utama Mahdi Singarimbun Deer Nazarudin T Zikril PT Roda Teknik P Rabihil Mansyah Rifki Hidayat Yanto, SG M Jais Ramadani Budesmo Imanuel Ahmad Toni PT Asdam Jaya Sidarni Doni Asikin Firdaus Sidarni Nurbaiki

ngangkut material dari lokasi tambang ilegal akan diproses secara hukum. “Jika ada yang terjaring razia, kita langsung serahkan ke polisi. Polisi yang memanggil penjual atau penambang ilegal. Kita tidak perlu berbenturan dengan masyarakat,” tambah Ramadanus. Wajib Buat Surat Jalan Di bagian lain, Minggu ini Distamben akan mengirim surat edaran pada seluruh tambang legal di BU. Mulai bulan depan, mereka diwajibkan memberikan surat jalan atau keterangan barang pada pembeli material. “Jika ada truk yang terjaring

Desa Sido Luhur Ketahun Desa Lubuk Jale, Kerkap Desa Seberang Tunggal, Batik Nau Desa Gunung Agung, Arga Makmur Desa Air Petai, Putri Hijau Desa Gunung Agung, Arga Makmur Desa Padang Bendar, Hulu Palik Kuro Tidur, Arga Makmur Desa Seberang Tunggal, Batik Nau Desa Lubuk Gedang, Lais Desa Taba Baru, Lais Desa Talang Berantai, Napal Putih Desa Ketapi, Air Napal Desa Sukamerindu, Putri Hijau Desa Gunung Selan Arga Makmur Desa Gunung Selan Arga Makmur Desa Suka Negara, Putri Hijau Desa Pasar Sebelat, Putri Hijau Desa Gunung Selan, Arga Makmur Desa Tanjung Dalam, Ulok Kupoi Desa Tanjung Alai, Napal Putih Desa Talang Baru, Napal Putih Desa Tanjung Sari, Napal Putih Desa Kuro Tidur, Arga Makmur

dan tidak memiliki surat jalan, berarti barang itu dari tambang ilegal. Kita proses sesuai aturan dan sanksi pidana,” tegasnya. Pola penertiban kali ini akan diubah dengan cara penindakan pada pembeli hasil tambang ilegal. Jika tidak ada pembeli, maka tambang-tambang ilegal akan tutup dengan sendirinya. “Mulai bulan depan razia sudah kita rutinkan dengan penerapan sanksi pidana. Selama ini sudah kita lakukan sosialisasi dan pendekatan kekeluargaan agar penambang menghentikan aktivitasnya. Nyatanya tidak diindahkan,” demikian Ramadanus.(qia)

Naik Rp 5.000 per Orang ARGA MAKMUR – Tahun ini penerima Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Bengkulu Utara (BU) terancam dicoret sebanyak 3.000 orang. Hal ini lantaran, adanya kenaikan klim tiap warga dari Rp 10 ribu jadi Rp 15 per orang per bulan yang dijamin pemerintah. Kepala Cabang Askes Arga Makmur M Yasin pada RB mengatakan kenaikan klaim Jamkesda akan mulai diberlakukan tahun ini. Namun ia belum bisa memastian berapa jumlah pengurangan masyarakat yang dijamin dalam Jamkesda, lantaran belum ada kepastian MoU besaran dana untuk tahun ini. “MoU kita terhitung akhir Maret. Sampai saat ini kita masih ikuti MoU tahun lalu yang berakhir tanggal 31 ini,” terang Yasin. Dalam APBD tahun ini, Pemda BU menganggarkan dana Rp 400 juta untuk pelayanan Jamkesda. Sedangkan dari Rp 700 Juta dana kerjasama Jamkesda antara Pemda BU dengan Askes tahun lalu diperkirakan masih akan tersisa Rp

300 juta. Ini berarti tahun ini dana yang dialokasikan untuk Jamkesda kembali mencapai Rp 700 Juta. “Perkiraan kita dari total dana Rp 700 juta baru terserap 70 persen. Sisanya akan dikelola tahun depan, tapi jumlahnya belum bisa kami pastikan dan baru akan dihitung 31 Maret,” imbuh Yasin. Jika diasumsikan tiap warga penerima Jamkesda dijamin pemerintah dengan Rp 15 ribu per orang per bulan, maka tiap orang dijamin pemerintah Rp 180 ribu per tahun. Dengan dana Rp 700 juta, Pemda BU hanya bisa menjamin 3.888 warganya sebagai penerima Jamkesda tahun ini. Tahun lalu, sebanyak 7.333 dijamin sebagai penerima Jamkesda. Saat ini Pemda BU msaih dalam tahap verifikasi ulang data masyarakat yang dikategorikan miskin dan layak menerima Jamkesmas. Maklum selama ini penerima Jamkesda di BU masih ditemukan orang yang mampu secara ekonomi. Bahkan ada pula PNS dan orang yang sudah meninggal dunia masuk dalam penerima Jamkesmas atau Jamkesda.(qia)

Rakyat Bengkulu

Senin, 25 Maret 2013

TELEPON PENTING Polres PLN PBK

(0738) 21004 (0738) 21423 (0738) 21307

LEBONG

29

LEBONG

Seputar Pertanian

RUDI PANCA WARMAN

Optimalkan Musim Panen TUBEI - Meningkatkan hasil panen setiap musim, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Lebong mengingatkan kepada petani untuk mengantisipasi dan mengurangi risiko kehilangan atau berkurangnya hasil padi saat dipanen. Kepala DPKP Lebong Ir. Rudi Panca Warman menyampaikan beberapa tips untuk mengurang risiko tersebut. Diantaranya, kata Rudi, yang harus diperhatikan petani yaitu pemakaian sabit atau alat pemotong padi harus dipastikan benarbenar tajam. Agar bisa mengurangi risiko jatuhnya buah padi saat batang padi dipotong. Karena penggunaan sabit yang tumpul, kemungkinan padi tercecer sangat tinggi. Sehingga bisa mengurangi hasil panen. Lalu, lanjut Rudi, penggunaan terpal tempat meletakan batang padi yang sudah dipotong harus dalam kapasitas maksimal. Agar saat pengumpulan, padi yang tercecer tidak terbuang ketanah. Begitu juga dengan mesin power thereser, alas mesin harus dilapisi dengan terpal lebar semaksimal mugkin untuk menghindari padi terbuang sia-sia saat proses pelepasan padi dari tangkainya. ‘’Selain itu juga, yang harus dipahami adalah teknik pemotongan batang padi. Untuk memaksimalkan hasil setiap batang padi, pemotongan batang maksimal 15-25 cm dari pangkal tanaman. Ini agar, buah padi yang ada dibagian terendahpun tidak tertinggal. Termasuk juga dalam rangka mempermudah pengolahan lahan pascapanen,’’ demikian Rudi.(dtk)

Kabar Tubei

Sebelum Rokok Mematikan (1) LEBONG SAKTI - Apakah yang terbersit di benak anda ketika mendengar sebuah kata bernama rokok ? Suka atau tidak suka rokok adalah komoditi yang tidak asing bagi rakyat Indonesia dan sudah mewabah. Apalagi orang dewasa, baik pria dan wanita, bahkan balita berumur 3 tahun pun ada yang menggemari barang berbentuk batangan hasil lintingan ini. ‘’Negara kita tercatat sebagai konsumen ketiga terbanyak di dunia dalam urusan menghisap asap rokok setelah Cina dan India. Kaget? Ya begitulah faktanya. Begitu banyak alasan klise masyarakat mengapa mereka merokok, mulai dari ikut-ikutan teman supaya disebut sebagai anak gaul, teman dikala bosan, bahkan sebagai sarana untuk mengontrol stres dan beban hidup’’ ungkap dr. Pangeran Erickson Arthur salah satu doketr di RSUD Lebong. Sudah begitu banyak iklan-iklan dan imbauan yang menyatakan bahwa merokok sangat berbahaya bagi kesehatan. Namun, lanjut Erick sapaan akrabnya, semakin imbauan itu gencar, semakin gencar juga pabrik dan iklan rokok mengemas barang dagangannya agar terlihat sangat menarik untuk dikonsumsi. ‘’Sebagai anak bangsa merupakan tugas kita bersama untuk menyadarkan betapa jahatnya akibat dari merokok. Berapa juta orang lagi yang harus mati sia-sia akibat barang ini,’’ imbuh Erick.(dtk)

Disambar Petir, Guru Agama SDN 1 Semaput Pondok Terbakar URAM JAYA – Hujan deras disertai petir di Kabupaten Lebong kemarin (24/3) nyaris memakan korban. Nasrullah (57), guru agama SDN 1 Uram Jaya warga Kota Baru Kecamatan Uram Jaya, sempat tak sadarkan diri akibat disambar petir sekitar pukul 15.15 WIB. Kronologis kejadian, Nasrullah dari rumah pergi mengawasi sawahnya yang sudah turun tanam. Hujan lebat turun

sejak pukul 14.00 WIB, membuat Nasrullah berteduh dalam pondok sawahnya. Diperkirakan saat sedang berteduh dalam pondok, sekitar pukul 15.15 WIB petir menyambar. Sambaran petir membuat pondok sawah yang terbuat dari material papan itu, membuat Nasrullah nyaris terbakar di dalam pondoknya. Sementara api terus melalap pondoknya, korban semaput. Petir juga membuat wajah, telinga dan sekujur tangan kanannya mengalami

luka bakar. ‘’Untung saja ada warga yang sedang mencari ikan dan ada beberapa warga yang akan pulang melintas di dekat pondok korban. Warga melihat pondok terbakar dan langsung memadamkan api yang sudah melalap hampir setengah bangunan pondok,’’ ungkap Camat Uram Jaya Jafri, S.Sos yang ditemui di RSUD Lebong kemarin (24/3) sore. Pada saat memadamkan api itulah, lanjut Jafri, warga melihat korban tergeletak

di dalam pondok dan kondisi beberapa bagian tubuhnya gosong akibat disambar petir. Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan tubuhnya lemas. ‘’Korban tadi sempat dibawa ke Puskesmas Muara Aman tapi kondisinya cukup parah, sehingga dirujuk ke RSUD Lebong. Meskipun tadi sempat lemas dan tidak sadarkan diri, tapi kondisinya sekarang sudah mulai siuman dan sudah bisa berinteraksi. Mudah-mudahan nanti kondisinya semakin membaik,’’ demikian Jafri.(dtk)

Lebong Peringkat II Deviden Tertinggi Ternyata Ada Mantan Penyertaan Modal BPD Bank Bengkulu AMEN – Langkah Pemda Lebong yang meningkatkan jumlah penyertaan modal pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank Bengkulu, berdampak positif bagi deviden yang didapat. Peningkatan ini membuat Lebong menduduki peringkat II deviden tertinggi setelah Provinsi Bengkulu, tahun 2012 ini. Dijelaskan Pimpinan Bank Bengkulu Cabang Muara Aman H. Yudi Sungkono, MH, tahun 2011 lalu penyertaan modal dari Pemda Lebong sebesar Rp 8 miliar. Dengan jumlah tersebut pada akhir tahun 2011 lalu Pemda Lebong mendapatkan deviden akhir tahun sebesar Rp 1,2 miliar. Kondisi tersebut mengalami peningkatan pada

tahun 2012. Deviden 2012 itu, lanjut Yudi, meningkat akhir tahun 2012 lalu menjadi Rp 2,6 miliar. Hal ini dikarenakan adanya penambahan penyertaan modal sebesar Rp 5 miliar tahun 2012, hingga total penyertaan modal Pemda Lebong mencapai Rp 13 miliar. ‘’Jadi penambahan penyertaan modal oleh Pemda Lebong, dampaknya sangat positif sekali, yaitu adanya peningkatan nilai deviden yang cukup signifikan,’’ lanjut Yudi. Dengan kondisi tersebut, sambung Yudi, deviden Lebong masuk peringkat 5 pada tahun 2011 lalu dan kini naik menjadi rangking II deviden tertinggi setelah Pemda Provinsi Bengkulu. Bank Bengkulu memberikan apresiasi dan terikasih kepada Pemda Lebong yang mau terus bekerjasama dan tetap menjadi mitra Bank Bengkulu.

Bahkan, tambah Yudi, tahun anggaran 2013 ini Pemda Lebong kembali memberikan tambahan dana penyertaan modal sebesar Rp 2 miliar kepada Bank Bengkulu. Sehingga dipastikan jumlah deviden diakhir tahun 2013 ini juga akan meningkat. Tahun anggaran selanjutnya Bank Bengkulu berharap Pemda Lebong bisa menambah lebih besar lagi penyertaan modal mereka. ‘’Apalagi harapan kita pada tahun 2015 mendatang, penyertaan modal Pemda Lebong sudah mencapai pada angka Rp 25 miliar. Selain dalam rangka penguatan BPD untuk meningkatkan daya saing dalam ekonomi global, peningkatan penyertaan modal tersebut secara otomatis meningkatkan deviden dan muaranya pada peningkat PAD Lebong,’’ demikian Yudi.(dtk)

Putus Kontrak Masjid Agung Jangan Terulang TUBEI – Kinerja Dinas PU Lebong sejak beberapa tahun belakangan terus menjadi sorotan Wakil Bupati Lebong Panca Wijaya. Apalagi soal realisasi proyek pembangunan yang memiliki nilai kontrak hingga miliaran rupiah. Tahun lalu, Wabup Panca berulang kali memantau langsung proyek besar guna melihat bagaimana realisasi di lapangan. Termasuk menyoroti masalah realisasi pembangunan Masjid Agung yang tahun ini putus kontrak. Dikatakan Wabup Panca, dirinya berharap tahun anggaran 2013 ini jangan sampai hal tersebut terulang lagi. Terlebih lagi anggaran yang disiapkan untuk kelanjutan proyek pembangunan masjid agung tersebut tahun 2013 mencapai Rp 20 miliar. Jum-

lah dana tersebut tidaklah sedikit dan jika terjadi putus kontrak lagi, bisa merugikan daerah sendiri. ‘’Saya tidak mau hal yang sama terjadi pada tahun anggaran 2012, terjadi lagi pada tahun anggaran 2013 ini. Dana yang kita keluarkan tidaklah sedikit, miliar rupiah. Karena tahun sebelumnya putus kontrak, pada proyek Masjid Agung tersebut harus dilakukan penghitungan dulu baru dilakukan perubahan pada tahun ini. Bahkan dipastikan dananya diharuskan bertambah dan harus diajukan lagi pada APBDP 2013 kekurangannya. Ini akan memakan waktu lagi dan dikhawatirkan akan menjadi kendala dalam menyelesaikan proyek tersebut,’’ ungkap Wabup Panca. Untuk itu, lanjut Wabup Panca, dirinya mengingatkan kepada

Dinas PU khususnya yang menjadi SKPD penanggungjawab pembangunan Masjid Agung tersebut untuk benar-benar menyeleksi pihak rekanan yang akan dimenangkan dan mengerjakan proyek tersebut. Begitu juga pada saat realisasi pekerjaan, rekanan benar-benar diawasi dan harus bekerja seoptimal mungkin menyelesaikan pekerjaan mereka. ‘’Sehingga tidak ada lagi istilah penambahan waktu, apalagi putus kontrak seperti pada tahun anggaran 2012 lalu. Banyak yang akan dirugikan jika pengerjaan proyek tidak selesai. Selain memakan waktu, juga menunda pemanfaatan pembangunan itu sendiri. Mudahmudahan tahun ini hal tersebut tidak lagi terjadi,’’ demikian Wabup Panca.(dtk)

Caleg Ikut Jadi PPK Wilayah Lebong Utara LEBONG UTARA – Sudah hampir satu bulan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lebong mengumumkan hasil seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), namun persoalan baru terus bermunculan. Teranyar, ternyata salah satu peserta yang dinyatakan lulus seleksi PPK wilayah Kecamatan Lebong Utara berinisial EA, disinyalir kuat mantan calon legislatif (caleg) pada Pemilihan Legilatif 2009 lalu. EA diketahui mencalonkan diri dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) dengan nomor urut 1, untuk daerah pemilihan (dapil) Lebong 2. Padahal syarat menjadi anggota PPK, salah satunya tidak boleh terlibat partai politik selama 5 tahun berturut-turut sebelum menjadi anggota PPK atau PPS. Hal ini jugalah yang memunculkan pertanyaan bagi calon PPK wilayah Kecamatan Lebong Utara, yang tidak lolos seleksi. Salah satunya yang disampaikan Andri Winata kemarin (25/3) kepada RB. ‘’Kalaupun setelah mencalon dia (EA, red) langsung mengundurkan diri dari kepartaian, namun tetap saja belum 5 tahun. Artinya secara administrasi dia tidak memenuhi syarat,’’ ungkap Andri. Dikatakan Andri, KPUD Lebong seharusnya lebih selektif saat melakukan seleksi. Terlebih lagi terh-

adap calon PPK yang diketahui memang pernah terlibat partai. Silakan dicek langsung di database KPUD Lebong untuk pileg tahun 2009 lalu. Bisa dipastikan memang nama EA terdaftar dalam daftar caleg untuk DPRD Lebong untuk dapil Lebong 2. Diungkapkan Andri, persoalan yang disampaikan kepada media massa ini bukan soal karena dirinya tidak lolos seleski PPK. Melain karena lebih ke soal transparansi dan aturan yang ada mengenai seleksi calon PPK maupun PPS untuk pelaksanaan pileg dan pilkada nantinya. ‘’Saya tidak ada kepentingan lain dan bukan karena saya tidak lulus seleksi PPK di Kecamatan LU. Tapi ini soal pelanggaran aturan yang diduga dilakukan KPUD Lebong dalam seleksi PPK dan PPS beberapa waktu lalu,’’ lanjut Andri. Ditambahkan Andri, dirinya berharap ada ketegasan dari KPU Provinsi Bengkulu mengenai dugaan pelanggaran yang dilakukan KPU Lebong yang meloloskan calon anggota PPK, padahal yang bersangkutan tidak memenuhi syarat. ‘’Harapan saya KPU Provinsi bisa turun ke Lebong untuk mengambil tindakan. Jangan sampai nanti mereka dilantik dan menimbul masalah dikemudian hari. Kita meminta hasil seleksi PPK dan PPS yang sudah dilaksanakan ini bisa dibatalkan demi hukum dan harus dilakukan seleksi ulang,’’ demikian Andri.(dtk)

KEPAHIANG

30 TELEPON PENTING Polres Kepahiang RSUD Kepahiang PBK

(0732) 392316 (0732) 391425 1. Kasat Pol PP 082180722666 2. Kabid PBK 081271158895

Lintas

ERNI BUDIARTY

Optimis Lulus 100 Persen KEPALA SMAN 1 Kepahiang Erni Budiarty M.Pd merasa optimis 250 siswa peserta UAS dan Unas 2012/2013 di sekolahnya bisa lulus 100 persen. “Kami sudah berupaya keras membibing para siswa untuk bisa lulus UAS dan Unas 2012/2013 ini,” ujar Erni. Para siswa peserta UAS/Unas itu terdiri dari IPS 90 siswa dan IPA 160 siswa. “Kita tunggu saja hasilnya akhirnya. Kami yakin, anak-anak sudah sangat siap menghadapi UAS dan Unas tahun ini. Karena mereka sudah diberikan latihan pemahaman soal-soal ujian melalui try out,” kata Erni. (rhy)

payang

Rakyat Bengkulu

Kembangkan Seni Islami KENDATI tinggal di wilayah terpencil, warga Desa Persiapan Damar Kencana Kecamatan Muara Kemumu, Kepahiang tetap setia mengembangkan kesenian Islam. Yakni, rabbana. “Grub Rabbana kami sempat ikut lomba di Kampung Ramadhan RB di Bengkulu. Sayangnya kami belum berhasil merebut juara,” ujar pembina Rabbana Damar Kencana, Juparno (53). Grub Rabbana Damar Kencana bukan hanya beranggotakan ibu-ibu. Tapi, anak-anak dan remaja juga rajin latihan. Bahkan, warga juga akan mengembangkan hadrah. “Sayangnya, kami belum memiliki perlengkapan alat musiknya. Sehingga, seni hadrah belum digarap nian,” tutur petani yang tinggal di kawasan ujung perbatasan Kepahiang – Empat Lawang ini. (rhy)

Senin, 25 Maret 2013

Damar Kencana dan Langgar Jaya Dapat Bantuan Kemensos Khusus Rehab Rumah Tak Layak Huni

KEPAHIANG – Rumah-rumah tak layak huni di 2 desa persiapan di Kecamatan Muara Kemumu, Kepahiang diproyeksikan akan mendapat bantuan program rehabilitasi rumah tidak layak huni dari Kemensos RI. Kedua desa persiapan yang menjadi sasaran bantuan itu adalah Desa Persiapan Damar Kencana dan Langgar Jaya. “Bantuan yang akan diberikan Kemensos itu berupa bantuan material. Seperti atap seng, papan dan kayu lainnya. Termasuk perangkat pendukungnya,” kata Kepala Dinas PU Kepahiang, Ir Efredi Damri saat meninjau kondisi rumah warga calon penerima bantuan, Sabtu (23/3). Hanya saja, Efredi belum bisa merinci berapa banyak rumah yang akan mendapat bantuan. Karena pendataan rumah tak layak huni itu akan dilakukan Dinas Sosnakertrans Kepahiang bersama personil dari Kemensos RI. “Kondisi rumah warga di dua desa ini kan memang layak dibantu. Sebab, masih banyak yang berdinding bambu, lantai bambu serta atap dari kayu. Ratarata rumah warga ini kan rumah panggung dan kondisi papan dan kayu-kayunya juga sudah banyak yang tua,” tutur Efredi. Sementara Kepala Dinas Sosnakertrans Kepahiang Periyandi, S.Sos, MM juga belum merinci berapa jumlah ru-

BANTUAN: Salah satu rumah warga Desa Persiapan Damar Kencana. Warga di desa ini akan mendapatkan bantuan.

mah warga di desa persipan itu yang akan mendapat bantuan. “Rencananya, besok (hari ini) ada petugas dari

Kemensos RI yang akan mengunjungi Desa Damar Kencana dan Langgar Jaya untuk melihat sekaligus menda-

43 Persen Pelanggan PDAM Menunggak KEPAHIANG – PDAM Tirta Alami Kepahiang terus tumbuh dan berkembang. Hingga Maret 2013 tercatat 5.212 pelanggan dan pelanggan yang masih masuk daftar tunggu sebanyak 1.986. “Jumlah pelanggan tahun 2012 sebanyak 3.456 dan naik 321 pelanggan dibanding 2011 yang tercatat 2.862. sedangkan pada tahun 2013 pelanggan bertambah menjadi 5.212 serta daftar tunggu sebanyak 1.986 pelanggan,” ujar Direktur PDAM Tirta Alami, Kepahiang, Karmolis, ST. Dari 4.992 sambungan terpasang

di 8 kecamatan, hanya 2.879 pelanggan atau 57 persen yang aktif (membayar tagihan). Misalnya, di Kepahiang dari 2.253 sambungan terpasang, aktif hanya 1.469, Kabawetan 171 sambungan, aktif 33, Bermani Ilir 447 sambungan, aktif 0, Muara Kemumu 294 sambungan, aktif 0, Tebat Karai 1.071 sambungan, aktif 729, Ujan Mas 477 sambungan, aktif 407 dan Merigi 279 sambungan, aktif 241 sambungan. “Total tagihan bulanan bervariasi antara Rp 51.754.615 hingga Rp 68.297.970. Kami terus berusaha menekan angka tunggakan pe-

langgan,’’ tutur Karmolis. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, PDAM Tirta Alami terus berupaya merealisasikan program pengembangan. Misalnya, dalam tahun ini PDAM membangun bendung kombinasi PLTMH Air Sengak di Desa Tapak Gedung, membangun reservoir dan jaringan pipa transmisi di Desa Sinar Gunung. Serta membangun jaringan pipa distribusi di Desa Daspetah, Pungguk Beringgang dan Tangsi Baru. Termasuk mengganti water meter di rumah pelanggan. (rhy)

Hari ini, 1.452 Siswa Ikuti UAS SMA/SMK JUPARNO

KEPAHIANG – Mulai hari ini (Senin, 25/3) hingga Jumat (4/4), sebanyak 1.452 siswa SMA/SMK di Kepahiang mengikuti ujian akhir sekolah (UAS) tahun ajaran 2012/2013. Peserta UAS SMA/ MA/SMK ini terdiri dari 981 siswa SMA rinciannya, 479 jurusan IPA dan 502 IPS. Peserta MA sebanyak 88 siswa dam SMK sebanyak 471 siswa. Jumlah SMA/MA Negeri dan swasta di Kepahiang sebanyak 12 sekolah. Terdiri dari SMAN 1 Kepahiang, SMAN 1 Tebat Karai, SMAN 1 Bermani Ilir, SMAN 1 Ujan Mas, SMAN 1 Merigi, SMAN 1 Kabawetan, SMAN 1 Muara Kemumu dan SMA Muhamadiyah Kepahiang. MA terdiri dari MAN 1 Kepahiang, MAN 2 Kepahiang, MA

Darussalam dan MA Almunawwaroh Kepahiang. Sedangkan peserta UAS SMK dari 6 SMKN sebanyak 471 siswa. Yakni, SMKN 1 Kepahiang 43 siswa, SMKN 2 Kepahiang 230 siswa, SMKN Bermani Ilir 33, SMKN Seberang Musi 40 siswa, SMKN Ujan Mas 78 siswa, dan SMK Muara Kemumu 47 siswa. “Diharapkan selama mengikuti UAS ini, para siswa dapat berlajar dengan fokus di rumah. Tinggalkan dulu kegiatan yang dapat mengganggu konsentrasi ujian. Sehingga para peserta ujian dapat merebut nilai bagus. Selain itu, para orangtua juga bisa membantu mengawasi anak-anak yang akan mengikuti UAS ini,” ujar Sekretaris Dinas Dikpora Kepahiang Iwan

IWAN SUMANTRI BADAR

Sumantri Badar, SE, MM. Soalnya, lanjut Iwan, setelah mengikuti UAS para siswa ini juga akan mengikuti ujian nasional (Unas ) yang akan diselenggarakan pada 15 – 18 April 2013. Dan Unas susulan dilaksanakan pada 22-25 April 2013. (rhy)

RAHMAN/RB

ta rumah-rumah yang akan dibantu. Jadi kita tunggu hasilnya,” kata Periyandi. (rhy)

Prihatin Disanksi Kemenkeu KEPAHIANG – Ketua Forum LSM Kepahiang Ansyori M merasa prihatin atas sanksi yang diberikan Kemenkeu atas keterlambatan pembahasan dan pengesahan RAPBD Kepahiang 2013. “Seharusnya sanksi dari Kemenkeu itu tidak diterima Kepahiang jika pihak-pihak terkait tidak mengedepankan ego masing-masing. Karena, RAPBD yang akan disahkan menjadi APBD itu merupakan kunci sukses pelaksanaan pembangunan di seluruh bidang. Jadi, jika ada pihak yang sengaja menghambathambatnya, maka pihak penghambat itu tergolong pihak yang tidak menginginkan kemajuan pembangunan daerah,” kata Ansyori. Kedepan, lanjut Ansyori, pihak legislatif dan eksekutif harus mampu bekerja siner-

gis tanpa mengedepankan ego. Karena, legislatif yang notabenenya wakil rakyat itu harus lebih peka dalam membahas kepentingan rakyat dan daerah. “Sanksi yang diberikan Kemenkeu RI itu memang tidak merugikan individu-individu baik di legislatif maupun di eksekutif. Tapi, yang dirugikan adalah daerah. Karena, pelaksanaan pembangunan daerah yang akan terganggu kelancarannya,” tutur Ansyori. Selain itu, Ansyori berharap, para bakal caleg yang akan “bertarung” dalam Pemilu 2014 harus memiliki misi dan visi untuk mendukung pembangunan daerah. “Para wakil rakyat 5 tahun kedepan nanti jangan terlalu mengedepankan ego tanpa mempertimbangkan kepentingan orang banyak,” ujar Ansyori. (rhy)

Disenggol Truk, Avanza Penyok KEPAHIANG – Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di jalan lintas Kepahiang – Benteng di wilayah Desa Tebat Monok, Kepahiang. Kali ini, mobil travel Toyota Avanza yang bersenggolan dengan truk. Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, Sabtu (23/3). Akibat benturan itu, bagian depan dan samping kanan Avanza penyok. Sedang truk langsung melarikan diri meninggalkan Avanza. Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, namun sopir Avanza Reza Pahlevi (26) penduduk Sawah Lebar Bengkulu sempat cemas. Termasuk empat penumpangnya, Evita (26), Su-

wistini (53), Siska (23) dan Yulti Alsariza (30), seluruh warga Kota Bengkulu turut cemas. Menurut Reza, sebelum senggolan terjadi, mobil Avanza yang dikemudikannya meluncur dari arah Kepahiang menuju Kota Bengkulu. Tiba di tikungan tajam di kawasan gunung tak jauh dengan pancuran air, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul truk. “Mobil truk itu terlalu masuk ke jalur kanan. Akibatnya, bak truk itu menyenggol bagian depan dan samping kanan mobil kami. Untung kami tidak terbalik. Setelah menyenggol, truk itu melarikan diri,” tutur Reza seraya melanjutkan perjalanan lagi. (rhy)

Rakyat Bengkulu

TELEPON PENTING Call Centre Polsek Karang Tinggi (Perwira Penghubung) :

081278617339

RSUD Benteng

081368965552

:

Suara Guru

BENGKULU TENGAH

BENTENG

 Senin, 25 Maret 2013

Sekolah Satap Atasi Anak Putus Sekolah

Larang Bawa Handphone KEPALA SMP Negeri 4 Talang Empat, Drs Muhammad Umar M.Pd memprioritaskan disiplin peserta didik, karena dengan disiplin dapat membawa anak selamat dari ancaman prilaku M UMAR negatif yang merugikan siswa. Salah satunya menyangkut larangan siswa membawa handphone ke sekolah, karena dianggap banyak mudaratnya. “Aturan sekolah ditetapkan bersama wali murid, didukung pihak komite yang tidak tidak bisa digugat lagi baik siswa atau pihak launnya. Kita larang siswa membawa HP sangat banyak pertimbangan, baik dewan guru maupun wali murid yang merespon baik aturan sekolah ini. Prosedurnya setiap pagi kami menyalami siswa di gerbang, dan mengawasi perlengkapannya,” ujar Umar. Selain itu tambah Umar, melarang siswa membawa HP ke sekolah juga dapat dukungan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Benteng. Karena sudah banyak bukti pengaruh negatif terhadap siswa yang terbiasa bawa hanphone. “Moral siswa bisa saja rusak, karena hasil analisa kita selaku guru HP membawa petaka untuk siswa, dan manfaatnya tidak ada,” terang Umar. (rif)

Benteng Membangun Rehab Jalan Alternatif JALAN di Kecamatan Merigi Kelindang jalur Lubuk Sini-Ujan Mas Kepahiang merupakan akses jalan alternatif untuk pengendara, ketika akses jalan objek wisata gunung liku semHAMZAH bilan Taba Penanjung-Curup mengalami lumpuh. Sayangnya kondisi jalan lintas alternatif ini tidak merata mulus, masih banyak titik ruas jalan yang rusak, belum pernah dilakukan rehabilitasi. Camat Merigi Kelindang, Hamzah M.Pd mengatakan, selain masih banyak titik yang rusak, sekitar jalan alternatif ada titik jalan yang terancam longsor, karena berada di tepi jurang yang curam dan diatas perbukitan. “Puluhan kilometer jalan yang aspalnya berantakan, ada beberapa titik jalan masih jelas tanahnya dan ada juga sering longsor,” ungkap Hamzah. Hamzah menerangkan, jarak tempuh melintasi jalan alternatif lebih cepat jika dibandingkan melintasi jalan lintas gunung. Banyak masyarakat yang memilih jalan lintas alternatif jika ingin ke Curup maupun ke Kepahiang. “Kalau jalannya dibangun mulus, saya rasa pengendara akan lebih lancar lagi melintasi jalan alternatif, tidak perlu ke Lubuk Sini,” terangnya. Jika terjadi kelumpuhan atau kemacetan jalan Gunung, banyak pihak yang memutar balik dan memilih melintasi jalan alternatif. (rif)

31

HARMOKO/RB

SEKOLAH SATAP: SMPN 8 Pondok Kelapa satu atap dengan SD Negeri 7 Pondok Kelapa, menjadi sekolah andalan masyarakat Desa Srikuncoro Blok VII.

Kadinkes Isyaratkan Mutasi PNS Puskesmas Untuk Pemerataan PNS TALANG EMPAT-Dapat sorotan terkait menumpuknya tenaga medis cenderung di wilayah kota, direspon kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah (Benteng). Bahkan dalam waktu dekat Dinkes segera melakukan evaluasi keberadaan PNS yang bertugas di unit pelaksana teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Benteng, I Putu Sura Artika MM. Menurut Putu, melihat data tenaga medis yang bertugas di beberapa UPT Puskemas Benteng, memang lebih mememuhi wilayah perkotaan. Sesuai grafik di wilayah pedesaan lebih sedikit tenaganya, sehingga jadi kelu-

han. “Kita lihat dulu nanti, yang pastinya akan mengutamakan pengisian UPT Puskesmas yang minim, diambil dari UPT yang menumpuk,” terang Putu. Dikatakan Putu, dia tidak ingin ada kesenjangan dalam pelayanan kesehatan di masyarakat, yang diakibatkan kurangnya tenaga medis di UPT Puskesmas. Dia juga tidak ingin menjadi sorotan, dari kebijakan yang memicu polemik. “Tunggu laporan dari bagian kepegawaian Dinkes, jadi kita akan tahu mana UPT yang menumpuk dan mana UPT Puskemas yang kurang PNS,” papar Putu. Putu berupaya akan mengutamakan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal di masyarakat, dan mengatasi segala macam ke-

luhan. Selain itu meminta masing-masing Puskesmas memberikan pelayanan tanpa memanang asal pasien. “Pelayanan prima kita harapkan dari puskesmas, jangan sampai ada laporan atau keluhan dari masyarakat terkait tidak aktinya Puskesmas,” imbuhnya. Jika sewaktu-waktu ada laporan ketidakdisiplinan pegawai Puskesmas atau bidan desa, maka diberikan sanksi sesuai dengan aturan dalam PP No 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS, mengingat PNS adalah pegawai pemerintah yang diberikan kesejahteraan yang cukup dan gaji secara rutin bulanan. “Bidan atau tenaga medis indisipliner, disanksi tegas,” tutup Putu.(rif)

TALANG EMPAT- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Tengah (Benteng) merancang program untuk mendirikan sekolah satu atap (satap). Karena dengan mendirikan sekolah satu atap, menjadi solusi untuk memenuhi program pemerataan pendidikan di daerah terpencil, khususnya daerah atau desa yang belum sema sekali ada sekolah dan mengatasi anak putus sekolah. Kepala Dikbud Benteng, Syamsuri S.Pd, M.Pd mengatakan, di 10 kecamatan sudah didirikan sekolah satu atap dan sudah terlihat jelas kemajuannya. Dengan diawali pendirian sekolah

satu atap dan jadi andalan masyarakat. “Pendirian satap dilakukan sejak tahun 2010 lalu, sekarang dari satap, jadi sekolah andalan, sudah banyak siswanya dari desa setempat,” katanya. Pendirian satap juga memicu dan mengatasi ancaman anak putus sekolah, dengan adanya satap dapat menampung anak tidak melanjutkan setelah tamat dari SD, kemudian bisa mengikuti pembelajaran di SMP satu atap tersebut. “Dari beberapa satap yang ada di Benteng, siswa banyak yang tidak mampu atau sempat putus sekolah setelah tamat dari kelas VI SD,” ujar Syamsuri. (rif)

Banyak Desa Tidak Terjangkau Sinyal TALANG EMPAT- Desa tertinggal berada di wilayah pedalaman Bengkulu Tengah (Benteng) banyak mengalami keterbatasan. Salah satunya sektor komunikasi, puluhan desa pedalaman tidak terjangkau sinyal provider telekomunikasi, menimbulkan keluhan di masyarakat. Mengingat komunikasi menjadi salahsatu kebutuhan pokok masyarakat, khusus desa pedalaman kesulitan hal itu. Diakui Kepala Desa Tumbuk Kecamatan Pagar Jati, Inarti Eka Purwasi akibat sulitnya sinyal telekomunikasi, menyebabkan masyarakat di sekitar desa gagap teknologi, dapat membeli handphone tetapi tidak berfungsi maksimal. “Kalau di desa kami ini, hanya beberapa titik hilang timbul sinyal HPnya, kalau ke wilayah gunung jaraknya jauh dari desa baru ada,” kata Kades.

Ditambahkan Inarti, pemerintah daerah bersama dinas terkait disertai lembaga yang melayani jasa telekomunikasi harus bekerja sama, memasang fasilitas komunikasi wilayah pedesaan yang tertinggal dan sulit jangkauan sinyal. “Ada sekitar 7 desa di Kecamatan Pagar Jati, sulit dapat sinyal. Pemda harus memasang tower di beberapa titik untuk sinyal itu,” ungkap Inarti. Menurut Inarti, jika sinyal ada di desa pedalaman, maka pemerintah lebih gampang memperoleh informasi terbaru di desa-desa. Masyarakat yang punya HP, dapat mengirim pesan atau menelpon secara instan pihak yang penting. “Jika ada musibah atau bencana, kami sulit kirimkan kabar keluar, harus cari sinyal dan baru bisa mengirimkan kabar itu,” terangnya. (rif)

Jalan dan Jembatan Mulai Dibangun Juni Semrawut, Pantai Pondok KARANG TINGGI- Bupati Bengkulu Tengah (Benteng), H Ferry Ramli SH, MH benar-benar membuktikan janjinya untuk melaksanakan peningkatan seluruh jalan dan jembatan yang rusak, terutama daerah pedalaman. Anggarannya sudah disiapkan dari APBD 2013 sebanyak Rp 43 miliar, diperkirakan pembangunan fisik akan dilaksanakan sekitar bulan Juni mendatang. Ferry berharap Kades dan masyarakat sabar menanti pembangunan jalan. Kalaupun sudah dimulai pembangunannya nanti, dia meminta masyarakat turut mengawasi dalam hal positif, bukan mencari-cari kesalahan. “Bukan janji, tetapi bukti dan positif dibangun jalannya,” terang Ferry. Menurut Ferry Ramli, dari anggaran yang disiapkan dari APBD murni dan ditambang Dana Alokasi Khusus (DAK) akan membangun 25 titik jalan desa. Dikelola oleh dinas teknis dan

sudah dibagi-bagi desa yang jadi sasaran. “Titik pembangunan jalan dan jembatan ini terbagi hingga 6 wilayah, telah disusun per wilayahnya dan dalam waktu dekat akan mulai lelang,” ungkapnya. Bupati memaparkan laporan PU pembagian rencana pembangunan jalan jembatan di Benteng, wilayah I jalan jembatan Taba Teret-Rindu Hati dan jalan dua jalur pusat pemerintahan. Wilayah II, akses Bajak III-Komering (Taba Gemantung), Bajak 3-Rajak Besi dan akses jalan Lubuk PendamRena Kandis. Wilayah III, Harapan Makmur, Sidodadi-Pondok Kubang dan Talang Jambu. Wilayah IV jalan Ulak Lebar dan Taba Durian Sebakul-Desa Talang Ambung, wilayah V jalan Kota Titik, Sekayun Pasar Pedati dan akses jalan Pagar Jati-Renakandis. Di wilayah VI, akses dibangun Desa Harapan-Pulau Beringin, Desa Sidorejo-Abu Sakim, jalan Pemakaman Balai

Buntar, Tanjung Kepahiang, Aturan Munpo II-Senabah dan Kebun Lebar-Genting Dabuk. “Ada pembangunan jalan pedesaan yang sumber dananya dari APBD murni, jalan Komering-Susup, jalan Pagar Jati- Kertapati dan jalan Sekayun-Talang Donok. Ditambah dengan peningkatan jalan melalui dana DAK murni ditambah dana pendamping dari APBD diantaranya, peningkatan akses jalan Desa Talang JambuAturan Munpo dan Desa Karang Tinggi-Plajau,” paparnya. Bupati berharap, dengan pelaksanaan pembangunan secara bertahap akan memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Sebagaimana kerusakan jalan selalu jadi masalah klasik, dengan pembangunan membuat masyarakat tenang. “Saya juga sudah lihat sendiri kerusakan jalan hampir seluruh titik, ya tahun ini maksimal pembangunan akses transportasi,” kata Bupati.(rif)

Kelapa Minim Pengunjung

PONDOK KELAPA- Kawasan objek wisata pantai Pondok Kelapa (PK) sebenarnya memiliki daya tarik dan bernilai jual tinggi. Sayang, kawasan tersebut belum dipoles secara maksimal. Mirisnya lagi, kondisi pantai sangat kotor dipenuhi karung-karung pencari batubara yang jarang dibersihkan, termasuk sampah-sampah kayu yang menumpuk di pantai. Diakui mantan kepala desa Pondok Kelapa, Raja Mustika Alam, Pemda Benteng perlu membuat tim kebersihan di Pondok Kelapa, setidaknya bisa melakukan kebersihan rutin di wilayah pantai, sehingga pantai lebih nyaman dilihat. “Pantainya bisa bersaing dengan pantai daerah lain, tetapi karena belum pernah dibersihkan mem-

buat pantai ini kotor dan tidak terawat,” katanya. Dikatakan Mustika, objek wisata tersebut belum dinikmati masyarakat Benteng, maupun pengunjung dari luar. “Bagaimana pengunjung mau datang dan melihat pantai di Benteng, kalau saja pantainya tidak yang menarik, selain kotor,” terang Mustika. Diibaratkan kata Mustika, pantai Pondok Kelapa, pantai sungai suci dan pantai wilayah Pekik Nyaring aset daerah yang bernilai tinggi. Jika aset tersebut dikekolah daerah, makan keuntungannya kembali untuk Benteng. “Kalau pantainya dikelolah Pemda dan diindahkan lagi, akan dikunjungi wisatawan dan menghasilkan income untuk PAD Benteng,” tambah Mustika. (rif)

SELUMA

32 TELEPON PENTING RSUD Tais

(0736) 91285

PLN

Tais (0736) 91291

Polres Seluma

081373849882

Info Pendidikan

SELUMA

Rakyat Bengkulu

Jika Tak Segera Rekam E KTP

SELUMA KOTA – Ini peringatan tegas dan penting bagi warga Seluma yang hingga saat ini belum melakukan rekaman E KTP. Sebab warga tersebut terancam dicoret dari database kependudukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kadis Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Dukcapil) Seluma, H Herkules Jeraim, SH, MM menegaskan penghaspusan dilakukan lantaran awalnya warga tersebut masuk dalam database kependudukan sebagai penduduk yang wajib perekaman E KTP. Nyatanya hingga batas waktu yang diberikan, warga itu tidak kunjung melakukan perekaman. “Berpotensi dihapus, jika dihapus berarti warga itu tidak diakui keberadaannya,” tegas Herkules. Dampak lain, di Seluma akan kembali terjadi pengurangan jumlah penduduk. Jika jumlah penduduk Seluma kembali berkurang, itu akan berdampak langsung pada jumlah kursi di DPRD Seluma. “Pembuatan KTP manual masih dilayani hingga 31 Oktober 2013. Setelah itu tidak dilayani lagi dan semuanya

SEORANG guru harus tahu dan paham kebutuhan siswanya. Menurut Anita Kurnia Ningsih, S.Pd, Guru MAN Seluma ini akan memudahkan proses transfer pelajaran pada peserta didik. ANITA KURNIA NINGSIH “Guru itu harus paham siswanya. Sebelum guru paham silabus, tujuan pembelajaran dan perangkat pembelajaran lainnya,” ungkap Anita, yang sedang melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Bengkulu. Menurutnya, pemahaman serta pendampingan yang lebih pada siswa diperlukan untuk mengetahui sifat dasar siswa itu. Selain itu, apresiasi pada siswa juga perlu dilakukan. Karena dapat mendorong siswa menjadi lebih baik. “Ini akan mempermudah siswa memahami pelajaran yang diberikan,” tambah Anita saat ditemui RB di MAN Seluma.(hue)

Kabar Serawai

Butuh Perbaikan Jalan

Lintas

Masih Ada PNS Lulusan SD? SELUMA KOTA – Hingga memasuki usia yang kesepuluh tahun sejak dimekarkan, ternyata di lingkungan Pemda Seluma masih ada pegawai negeri sipil (PNS) yang hanya lulusan sekolah dasar (SD). Data yang wartawan Koran ini peroleh, tercatat 48 PNS Seluma lulusan SD. Sayangnya belum ada upaya Pemda Seluma memfasilitasi mereka untuk meningkatkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, terdapat sekitar 93 PNS lulus sekolah menengah pertama (SMP). Kabid Formasi dan Pengembangan Karir, Supardi, S.Pd, M.Pd tidak menampiknya. Mereka bertugas sebagai penjaga sekolah yang tersebar di sejumlah sekolah di Kabupaten Seluma. Demikian juga lulusan SMP, mereka semua tidak menempati posisi-posisi pekerjaan yang butuh tingkatan pendidikan tinggi. “Ya masih ada, mereka itu sebagian penjaga sekolah. Bukan staf yang butuh jenjang pendidikan tertentu,” ujarnya. Dari jumlah itu, masih sangat banyak PNS yang jenjang pendidikannya strata satu (S1) atau sarjana.(hue)

25 Maret 2013

Identitas Warga Akan Dihapus dari Database

Pahami Kebutuhan Siswa

KETUA RT VII Dusun Tegal Arum Desa Talang Kabu Kecamatan Ilir Talo, Tasdim mengatakan warganya mengharapkan perhatian pemerintah untuk memperbaiki jalan desanya. Jalan yang masih terbuat dari koral dan berlubang, sangat mengganggu aktivitas warga sehari-sehari. Kondisi jalan ini menghambat warga mengangkut hasil kebunnya ke luar desa. Tak hanya itu, siang hari debu beterbangan ketika musim kemarau. “Sebagian lagi becek, karena lubang terisi air saat musim penghujan. Warga sangat membutuhkan perbaikan jalan,” pintanya. Diakui Tasdim jalan itu sudah lama rusak dan tidak kunjung diperbaiki. Sejak jalan tersebut dibuka, belum pernah diaspal. Sebab pekerjaan pembuatan jalan baru sebatas pengoralan. “Sampai sekarang belum pernah ditingkatkan lagi,” demikian Tasdim.(hue)

 Senin,

wajib EKTP. Jika tidak merekam data, dianggap warga itu tidak ada. Ini akan merugikan warga termasuk pihak yang berkepentingan lainnya,” imbuh Herkules. Dari total yang ditargetkan EKTP Seluma sebanyak 123 ribu lebih, yang baru terekam hanya sekitar 90 ribu warga. Sementara baru 45 ribu warga yang telah mendapatkan kartu EKTP. “Diharapkan anggota dewan turut serta mensosialisasikan dan mengajak masyarakat melakukan perekaman EKTP. Karena ini berimbas pada pesta demokrasi pilleg tahun 2014 mendatang,” tambahnya. Herkules mengaku menyesalkan batalnya pengadaan mobil untuk operasional perekaman EKTP yang rencananya akan digunakan untuk mendatangi warga di sejumlah daerah pedalaman. Ini sebagai upaya untuk memaksimal jumlah warga yang melakukan perekaman EKTP. “Ditingkat komisi saat itu disetujui, tidak tahunya di Banggar anggaran itu dicoret. Mau bagaimana lagi, kami sudah berupaya mempermudah warga merekan EKTP. Kini tinggal inisiatif warga, untuk sosialisasi dari kami sudah, karena anggarannya terbatas,” demikian Herkules.(hue)

Penderita TBC Seluma Naik 100 Persen Lebih PERI/RB

NANGGUK: Puluhan warga bersama-sama menangguk ikan di Sungai Batuan Desa Penago Baru Kecamatan Ilir Talo. Aksi warga ini dilakukan karena air sungai tersebut surut ketika panas.

Hitungan Defisit dan Silpa Seluma Ditegur Gubernur Defisit Seluma Kelebihan 7,8 Persen SELUMA KOTA – Hasil evaluasi gubernur atas APBD Kabupaten Seluma Tahun Anggaran 2013 sudah tuntas dan diterima Pemda dan DPRD Seluma beberapa hari lalu. Menariknya, salah satu item evaluasi gubernur menyatakan defisit APBD Seluma tahun 2013 dinilai tidak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 137/PMK.37/2012 tentang Batas Maksimal Defisit APBD dan Batas Maksimal Kumulatif Pinjaman Daerah Tahun Anggaran 2013. Dalam evaluasi itu pada poin pembiayaan menyebutkan, de-

fisit APBD Seluma mencapai Rp 87,4 miliar lebih atau sekitar 13,8 persen dari total APBD. Berdasarkan Permenkeu defisit APBD maksimal hanya 6 persen dari total APBD. Selain itu, evaluasi gubernur juga meminta Pemda Seluma menghitung ulang sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) yang totalnya mencapai Rp 90 miliar lebih. Gubernur minta pihak terkait lebih cermat dan rasional mempertimbangkan perkiraan realisasi anggaran tahun 2012 lalu. Untuk menghindari kemungkinan pengeluaran yang tidak dapat didanai akibat tidak tercapainya Silpa. Selain itu, pemda diminta merinci sumber Silpa. Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Seluma yang juga Ketua DPRD

Seluma, Drs Zaryana Rait menegaskan hasil final pembahasan Banggar dengan tim anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Seluma beberapa waktu lalu tidak ada defisit dalam APBD Seluma. Sebab defisit sudah tertutupi dengan anggaran yang tersedia. “Tidak ada defisit yang tidak terbiayai,” tegasnya. Soal evaluasi itu, Zaryana menduga ada kesalahan persepsi dalam melihat defisit yang tercantum. Mestinya, Pemda Seluma menjelaskan defisit yang ada sudah tertutupi dari sumber pembiayaan lain. “Besokkan rapat banggar. Besok kita lihat bagaimana yang sebenarnya. Setahu saya defisit sudah terbiaya dari pembiayaan yang bersumber dari tahun 2012. Jadi itu diluar dari pendapatan tahun 2013,” pungkasnya.(hue)

SELUMA KOTA – Ratusan warga Seluma terjangkit penyakit tuberculosis (TBC). Tercatat tahun 2012 terjadi peningkatan seratus persen jumlah penderita TBC dari tahun 2011. Yakni 216 warga tahun 2012, sedangkan tahun 2011 hanya 99 warga. Wasor TB Seluma, Farozan, SKM mengatakan upaya pengendalian penyakit TBC tidak cukup hanya melibatkan dokter dan tenaga medis. Juga butuh dukungan berbagai pihak, termasuk keluarga penderita dan lingkungan sekitar. Sampai saat ini, TBC masih jadi masalah kesehatan masyarakat lantaran penyakit itu mudah menular. Supaya benar-benar sembuh, penderita TBC selain rajin berobat juga harus menjaga diri. Misal jika batuk atau bersin disarankan menutup mulut dan tidak meludah sembarangan. “Sehingga kuman TBC tidak menyebar dan menyebar ke orang lain. Sekarang kita belum tahu, karena laporan biasanya pertriwulan,” terangnya. Ciri-ciri warga terkena TBC, yakni mengalami batuk selama dua minggu berturut-turut. Diobati dengan obat batuk biasa tidak sembuh dan berkeringat di malam hari, padahal

tidak melakukan aktivitas apapun dan kondisi cuaca biasa saja tetapi batuknya berdahak. “Kunci mencegah ini adalah menjaga kebersihan lingkungan. TBC bisa disembuhkan selama minum obat selama 6 - 8 bulan. Obat dan pelayanan itu semua gratis, warga tidak usah sungkan rutin minum obat. Ini berlaku baik bagi pengguna jamkesda atau jamkesmas. Meski tak ada jaminan tetap dapat pelayanan gratis selama berobat,” tambahnya. Saat ini pihaknya terkendal anggaran operasional. Sehingga setiap ada temuan kasus baru penderita TBC, pihaknya hanya bisa pasif. Menunggu warga datang berobat dan tidak bisa melakukan analisa lingkungan, termasuk mengidentifikasi warga tetangga korban yang kemungkinan diduga juga terkena penyakit yang sama. “Penularan TBC melalui udara, penyebarannya cepat. Jika ada warga yang terkena, biasanya tetangga dan orang dekatnya berpotensi terkena. Tapi ini semua tidak bisa kita cegah, karena terkendala anggaran operasional. Ingat TBC akut bisa berakibat meninggal dunia,” pungkasnya.(hue)

Rakyat Bengkulu

Senin, 25 Maret 2013

TELEPON PENTING Polres Bengkulu Selatan Telkom UGD RSUD Damrah Manna PLN Ranting Manna Pemadam Bahaya Kebakaran

0811731988 (0739) 21070 (0739) 2118 (0739) 123 (0739) 23141

BENGKULU SELATAN

33

SELATAN

Aspirasi

RAMADHAN

Lestarikan Kebudayaan KABID Kebudayaan Dinas Perhubungan Pariwisata Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bengkulu Seatan (BS), Ramadhan, M.Pd, mengimbau supaya masyarakat ke depan dapat menggalakkan dan melestarikan kebudayaan yang ada di BS. Baik di bidang kesenian dan keterampilan serta makanan khas lainnya. Tujuannya, agar dapat dikenalkan di tingkat provinsi dan nasional. ‘’Sekarang masih banyak kebudayaan yang belum tertata secara luas. Padahal warga BS cukup banyak keudayaan yang unik. Jadi bisa dijual ke tingkat nasional dalam bentuk pameran. Namun keberhasilan pengelolaan benda bersejarah serta kebudayaan lainnya itu bisa terwujud, kalau didukung semua pihak,’’ ujar Ramadhan kepada RB kemarin.(che)

Info Pembangunan Sidang Akta Keliling KADIS Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Supran, SH, MH, menyatakan pihaknya dalam waktu dekat segera melakukan penerapan sidang keliling terkait pembuatan akta kelahiran. Sidang tersebut akan kerjasama dengan Pengadilan Agama (PA) Manna. Tujuannya, agar membantu masyarakat untuk mengurus akta kelahirannya khusus yang diatas umur satu tahun. Cara ini dilakukan selain akan menghemat dana masyarakat juga akan mendukung program pemberantasan adanya masyarakat yang tidak memiliki akte kelahiran. ‘’Proses penandatanganan kerjasama sudah dilakukan. Kalau tak ada kendala teknis April depan segera dilakukan tahapan awal. Untuk setiap kecamatan akan dilakukan dua kali persidangan. Jadi total dalam setahunnya dilakukan 22 kali persidangan. Bagi masyarakat yang belum ada akte kelahiran, supaya segera mempersiapkan diri untuk melengkapi persyaratannya. Dan biayanya hanya Rp 140 ribu,’’ tegas Supran kepada RB kemarin.(che)

KEKERINGAN: Warga Bengkulu Selatan mulai mencari air bersih di pinggiran desa karena sumur galian mulai kekeringan. Poto ini diabadikan kemarin (24/3).

Kabupaten BS Mulai Krisis Air Bersih KOTA MANNA – Mulai masuk musim kemarau beberapa minggu terakhir, warga Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) terutama yang tinggal di dataran tinggi, mulai sulit untuk mendapatkan air bersih. Selain sumur galian mulai kering, penyaluran air besih melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manna, juga mulai tersendat. Terutama di wilayah beberapa kelurahan, dan desa dalam wilayah ibukota Kabupaten BS. Ini diakui Direktur PDAM Tirta Manna, Mirzan Effendi, S.Sos,

IRPANADI/RB

kepada RB kemarin (24/3). Diungkapkan Mirzan, wilayah yang sudah sulit dijangkau dengan air PDAM, yakni di wilayah Kelurahan Pasar Baru, Kelurahan Kampung Besar, Desa Pagar Dewa, wilayah Kelurahan Gunung Ayu dan Desa Gelombang. Ini karena makin banyak masyarakat yang membutuhkan air pada musim kemarau. Tetapi pihaknya terus melaksanakan penerapan pendistribusian secara bergiliran. ‘’Beberapa hari terakhir-- memang ba-

nyak keluhan masyarakat terutama yang berada di dataran tinggi dan ujung ibukota kabupaten yang kekurangan air bersih. Bahkan ada yang memilih memesan air bersih melalui tangki,’’ kata Mirzan. Lanjut Mirzan, kendala tidak mampunya PDAM salurkan setiap hari akan air bersih, karena besarnya biaya yang harus dikeluarkan tidak mampu ditanggulangi. Sehingga penyaluran air bersih, dilakukan secara bergiliran setiap dua hari sekali. Namun bagi pelanggan yang ada di wilayah

dataran tinggi walaupun memasuki masa giliran penyaluran, masih tetap mendapat air. ‘’Jadwal pengoperasian mesin PDAM, hanya dihidupkan 18 jam/hari. Jadi kalau dulu memang tidak ada keluhan, karena operasinya 24 jam. Tetapi karena biayanya tidak mampu diatasi, maka kita kurangi. Untuk itu, kami juga tidak bisa berbuat banyak terkait mulai sulitnya mendapatkan air bersih. Kecuali, bisa melayani penyaluran air bersih melalui tangki,’’ tegas Mirzan.(che)

Program Berantas Narkoba dan Seks, Tidak Maksimal Penyaluran Raskin MANNA – Program pemberantasan narkoba dan seks bebas dalam kalangan remaja serta masyarakat di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) masih belum maksimal. Ini terbukti masih banyak kenakalan remaja, seperti penggunaan narkoba dan perbuatan asusila. Ini diakui Wakil Bupati BS DR. drh. Rohidin Mersyah, MMA, kepada RB kemarin. Dijelaskan Rohidin, dalam visi dan misi pemberantasan narkoba dan sek bebas itu, sudah masuk program Pemda BS. Serta sudah dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama dan nanti akan dipertanggungjawabkan

di akhir masa jabatan. Program itu, bisa dilakukan dengan membentuk tim khusus dan diwadahi dengan dibentuknya Badan Narkotika Kabupaten (BNK). Tapi dari pengamatannya selama ini, aksi pelaksanaan program itu belum berjalan. Baik sosialisasi kepada masyarakat secara langsung, maupun pada sekolahsekolah. Jadi masih banyak pelajar BS yang terjerumus menggunakan narkoba. Ditambah lagi-- masih banyak para pelajar yang jadi korban seksual. Untuk itu ke depan dengan masih ada 2,5 tahun lagi kepemimpinannya bersama bupati, salah satu visi dan misi itu

diharapkan dapat direalisasikan. Padahal tujuannya agar masyarakat bebas dari narkoba, dan para pelajar juga ikut selamat masa depannya. Karena, dengan maraknya penggunaan narkoba dan perbuatan asusila, bukti bahwa program Pemda BS belum berhasil. ‘’Saya perhatikan sudah 2,5 tahun kami pimpin BS, belum ada perubahannya. Karena masih seperti yang dulu. Baik visi, dan misi bidang pemberantasan korupsi, serta transparan dalam penerimaan tes CPNS. Termasuk penerapan program pengadaan bibit unggul untuk masyarakat,’’ demikian Wabup.(che)

DPRD Minta Logo BS Segera Diganti Karena Masih Gabung Logo Seluma & Kaur

BINGUNG: Direktur PDAM Tirta Manna Mirzan Effendi, SE (kiri) pantau pengelolaan PDAM yang utangnya belum dibayar, kemarin (24/3).

IRPANADI/RB

MANNA – Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Susman Hadi, SP, MM, meminta Pemda BS segera mengajukan rencana perubahan logo Kabupaten BS. Ini karena, logo yang masih dipakai sekarang, masih gabung dengan logo Kabupaten Seluma dan Kaur. Menyikapi rencana pergantian logo tersebut, DPRD akan sampaikan usulan inisiatif kepada Pemda BS untuk diganti. Pengajuan pergantian itu supaya Pemda BS memiliki logo tersendiri.

Selama ini logo yang masih dipakai merupakan logo gabungan Seluma dan Kaur, yang masih menjadi Kabupaten BS dulu. Seharusnya setelah pemekaran maka logo tersebut secara otomatis diganti. ‘’Kami (DPRD-red) tahun ini akan mengajukan dua Raperda inisiatif. Yakni Raperda tentang zakat, dan Raperda tentang pergantian logo Kabupaten BS. Ini agar jangan sampai logo kabupaten lainnya, digunakan juga oleh Pemda BS. Dan pergantian logo kabupaten, tujuan lainnya supaya ada ciri-ciri khusus untuk logo Kabupaten BS,’’ tegas Susman. Masih lanjut Susman selama ini

DPRD telah menyampaikan secara lisan soal rencana pergantian logo Kabupaten BS. Tetapi sampai hari ini belum ditindaklanjuti. Maka seluruh dinas, badan, dan kantor masih pakai logo BS yang masih bergabung dengan Seluma dan Kaur dulu ‘’Sekarang Pemda Kaur dan Seluma sudah memiliki logo tersendiri. Artinya BS juga harus melepaskan logo Seluma dan Kaur. Ini supaya ada logo tersendiri juga untuk Kabupaten BS selaku kabupaten induk. Sekarang masyarakat masih bingung masih ada logo kedua kabupten itu yang dipakai Pemda BS,’’ pungkas Susman.(che)

Terkendala Storan MANNA – Karena setoran uang belum diserahkan masyarakat pada Bulog membuat proses penyaluran beras miskin (raskin) terhitung Januari-Maret 2013-- banyak tertunda. Dari 11 kecamatan di BS baru empat kecamatan yang sudah setorkan uang tebusan ke Bulog. Empat kecamatan itu yakni Ulu Manna, Pino Raya, Bunga Ma, dan Kota Manna. Ini diungkapkan Petugas Bulog Manna, Iksan kepada RB kemarin (24/3). Dikatakan Iksan, pihaknya belum akan menyalurkan raskin bagi kecamatan atau desa yang belum setor uang tebusan. Pasalnya, sistem penyaluran raskin bisa dilakukan kalau sudah ada setoran uang tebusan lebih dulu. Jadi jika cepat menyetorkan uang maka cepat pula raskin disalurkan. Sebab empat kecamatan yang sudah menyetor uang tersebut, kini sudah dalam proses pendistribusian ke desa-desa. Sedangkan kecamatan yang belum menyetor uang yakni Kecamatan Pino, Manna, Pasar Manna, Kedurang Hilir, Kedurang, Air Nipis dan Seginim. ‘’Sekarang kalau stok beras masih aman. Namun kami belum bisa menyalurkan raskin kepada 11 kecamatan itu, karena masih ada tujuh kecamatan lagi belum menyetorkan uang tebusan. Kalau memang nanti tidak ada yang menyetor maka raskinnya tak akan disalurkan. Jadi kendala sekarang ada di masyarakat sendiri, bukan pada Bulog,’’

SRIGUSTI SABANA

kata Iksan. Sementara Kabag Ekonomi Pemda BS, Hj. Srigusti Sabana, SH, mengakui kalau selama ini kesulitan Bulog salurkan raskin karena masyarakat belum menyetor uang. Untuk itu, pihaknya sudah mengintruksikan agar kepala desa dapat menagih ke masyarakat calon penerima raskin sesuai ketentuan. Besarannya Rp 1.600/kg. Dan masing-masing satu Rumah Tangga Miskin (RTM), diberi jatah hanya 1 kg. Untuk itu kepala desa tidak boleh menaikan harga raskin lagi. Karena, seluruh anggaran pendistribusian ke mayarakat sudah ditanggung Pemda BS. ‘’Sekarang masih banyak warga BS masih menunggununggu raskin. Tetapi kendalanya uang storan masyarakat yang belum diserahkan ke Bulog. Padahal sistem penyaluran raskin, ada uang ada barang,’’ demikian Srigusti.(che)

KAUR

34 TELEPON PENTING No Online Polres Polsek Kaur Selatan Polsek Maje Polsek Nasal Polsek Kaur Tengah Polsek Muara Sahung Polsek Tj.Kemuning Polsek Kaur Utara Polsek Pd Guci Hulu

: 085381671313 : 085268169988 : 085381097534 : 081539252386 : 085378861115 : 081977062333 : 085381292486 :085758386386 :085769669482

KAUR

Rakyat Bengkulu  Senin, 25 Maret 2013

Berkas PAW Partai Barnas ke Gubernur Bupati Ajukan Nama Firmansah

Pojok Desa Minta Perbaikan Jalan MASYARAKAT Desa Simpang Tiga Padang Guci dan Desa Padang Leban mengeluh terhadap kerusakan jalan lintas sepanjang 10 kilometer. Sementara keluhan ini sudah kerab disampaikan pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kaur dan Pemprov Bengkulu. Tapi sampai saat ini belum ada tanggapan. Yang lebih memprihatinkan lagi, dengan kerusakan jalan ini banyak menjadi korban kecelakaan. Sebab jalan sepanjang 10 kilometer itu tidak ada lagi aspalnya. Yang ada tinggal batu koral. Itu pun tidak rata. ‘’Kami berharap agar proyek multiyears yang mendanai pembangunan jalan tersebut beberapa tahun lalu, kembali dilanjutkan. Karena kondisi jalan lintas di desa kami sudah rusak parah. Sejak dibangun dua tahun lalu sampai sekarang tidak lagi diperbaiki,” kata Ketua Persatuan Kepala Desa Padang Guci Hilir, Sukarman.(cik)

Lintas SKPD

ASDIYARMAN

Strum Ikan Dilarang CAMAT Kaur Utara Asdiyarman mengingatkan masyarakat untuk tidak menangkap ikan di sungai dengan menggunakan alat tangkap yang dilarang. Yakni menggunakan alat tangkap sentrum, racun, peledak dan alat lainnya yang dapat membunuh ikan kecil maupun besar. Karena itu camat mengajak masyarakat untuk mendukung program Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kaur, untuk menjaga habitat ikan yang ada dalam sungai yang belakangan semakin punah. Ini karena penangkapan ikan yang dilakukan oknum tertentu dengan pakai alat-alat yang dilarang. Karena tangkap ikan dengan bahan peledak membahayakan. Bukan saja buat ikan tapi buat manusia. Karena itu Asyarman mengimbau pada tokoh masyarakat dan Kades untuk melaporkan kalau ada yang menangkap ikan dengan alat terlarang. ‘’Kita harus mendukung Pemda Kaur yang saat ini sedang melestarikan perkembangan ikan di sungai. Kalau terus diburu dengan bahan peledak, dan racun tentunya ikan yang sudah dilepas di sungai, tidak dapat berkembang. Untuk itu tokoh masyarakat agar dapat melaporkan kepihak kepolisian kalau ditemukan ada warga yang memakai alat peledak, racun dan setrum dalam mencari ikan,’’ demikian Asdiyarman.(cik)

ALBERTUS/RB

FOSE BERSAMA: Gubernur Bengkulu dan Bupati Kaur berfose bersama Pramuka Kaur saat kunjungan kerja di Bumi Perkemahan Kabupaten Kaur baru-baru ini.

Guru PAUD Segera Menerima Insentif KOTA BINTUHAN – Kabar gembira para guru honorer Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Kaur. Tahun 2013 jumlah penerima insentf guru PAUD yang awalnya 185 orang, bertambah 25 orang. Sehingga totalnya menjadi 215 orang yang bakal terima insentif. Dari anggaran APBN dialokasikan untuk 185 orang dan dana APBD Provinsi Bengkulu untuk dialokasikan kepada 25 orang. Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan (Dispenbud) Kabupaten Kaur M. Daud Abdullah, S.Pd, melalui Kabid PAUDNI David Marsal, A.Md, kepada RB kemarin, mengungkapkan untuk pembayaran insentif tersebut lebih dulu dilakukan verifikasi terhadap guru penerima insentif dari APBD Provinsi Bengkulu. Ini dilakukan, agar jangan sampai ada guru yang mendapat insentif ganda. ‘’Jumlah penerima insentif

PAUD tahun 2013 bertambah 25 orang. Jumlah tersebut— anggarannya dari dana APBD Provinsi Bengkulu. Kita harap dengan ada penerimaan insentif tersebut, kinerja para guru bisa lebih baik lagi,” papar David Marsal. Lebih lanjut dikatakan, jumlah guru PAUD penerima insentif tahun 2013 jauh lebih banyak dibandingkan tahun 2012. Tahun 2012-- jumlahnya mencapai 110 lebih. Namun dananya berasal dari APBN. Meski meningkat, namun jumlah tunjangan yang diterima tidak sama dengan tahun sebelumnya. Kalau tahun 2013, insentif dari APBN Rp 1,5 juta/ orang/tahun. Jumlah tersebut menurun Rp 500 ribu dari tahun sebelumnya. ‘’Kalau besaran insentif guru PAUD dari dana APBD Provinsi Bengkulu, kita belum tahu. Tapi sekarang kami sedang menyiapkan nama-nama yang

bakal diusulkan untuk mendapat tunjangan tersebut,” ucap David Marsal. Perlu diketahui, saat ini di Kabupaten Kaur ada sekitar 129 lembaga PAUD. Kalau dilihat dari jumlahnya, perkembangannya PAUD di Kabupaten Kaur cukup pesat. Dari jumlah tersebut, menampung 800 guru. Sementara yang mendapat insentif hanya 215 orang. Jadi masih cukup banyak guru PAUD di Kabupaten Kaur, yang belum mendapat insentif. Disisi lain, tahun 2013 insentif untuk guru PAUD melalui anggaran APBD Kabupaten Kaur tak ada sama sekali. Kalau tahun 2012, APBD Kaur masih mengalokasikan dana untuk 13 guru PAUD. Padahal akhir tahun 2012, Dispenbud Kaur telah mengusulkan 50 guru PAUD penerima insentif dari APBD Kaur. Tapi APBD Kaur minim, usulan itu tidak terealisasi.(cik)

Sekda: PNS Malas Akan Kena Sanksi KOTA BINTUHAN – Minimnya tingkat kehadiran PNS di lingkungan Pemda Kaur mendapat perhatian serius dari Plh Sekda Kaur Nandar Munadi, S.Sos. Untuk menindaklanjuti masalah ini, setiap bulan nama-nama PNS yang dinilai malas dan minim masuk kerja akan diumumkan saat upacara bulanan di Pemda Kaur. Dan mereka akan diberi sanksi tegas. Dijelaskan Nandar, sanksi yang bakal diterapkan berupa teguran tertulis terlebih dahulu. Tapi kalau tidak berupa, bisa dijatuhkan sanksi berat. Bahkan sanksi ini berlaku juga kepada kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). ‘’Bagi nama-nama PNS yang

malas lebih dulu kita beri surat teguran. Tetapi kalau sudah tidak bisa dibina, PNS tersebut akan kita serahkan pada inspektorat untuk memberikan tindakan tegas. Karena itu, kepada para PNS kita ingatkan untuk lebih disiplin dalam menjalankan tugas,” jelas Nandar Munandi. Data yang dihimpun RB, selama bulan Januari hingga Februari 2013 banyak PNS Kaur tidak masuk kerja hingga beberapa hari. Seperti pada Januari 2013, ada oknum PNS dalam satu bulan tidak masuk kerja sampai 24 hari. Bahka, masih banyak oknum PNS yang tidak masuk kerja sampai satu minggu dalam satu bulan. Untuk bulan Februari, masih ada oknum PNS yang tidak masuk selama

19 hari kerja. Bahkan ada dua orang oknum PNS yang tidak masuk selama 19 hari tanpa keterangan. Mereka ada dari PNS BP4K dan PNS dari Kecamatan Kelam Tengah. Juga ada dari PNS Dinas Pekerjaan Umum (PU). Bahkan dari PNS Inspektorat pun ada yang tidak masuk sampai 7 hari kerja selama bulan Februari 2013. Untuk tingkatkan kedisiplinan PNS di lingkungan Pemda Kaur, saat ini Pemda Kaur setiap bulan, akan melakukan pengumuman terhadap PNS malas. Dan nantinya setiap digelar upacara bulanan akan dibacakan langsung oleh Bupati Kaur Dr. Ir. Hermen Malik, M.Sc. ‘’Kalau oknum PNS bersangkutan tidak dapat dibina lagi, oknum PNS tersebut akan kita evaluasi,” pungkas Nandar.(cik)

KOTA BINTUHAN – Berkas Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Partai Barisan Nasional (Barnas) di DPRD Kaur, sudah dikirim Pemda Kaur kepada Gubernur Bengkulu untuk disetujui. Dalam berkas tersebut, Bupati Kaur ajukan nama Firmansah menggantikan almarhum Ir. Zulkifli Salam sebagai anggota DPRD Kaur. Nama yang diusulkan gubernur, sama dengan nama yang disampaikan oleh DPRD Kaur. Karena nama tersebut hasil validasi dan verifikasi KPUD Kaur. ‘’Nama usulan PAW sudah kita kirim kepada Gubernur Bengkulu. Sekarang kita menunggu hasilnya saja. Disetujui atau tidak, haknya gubernur,” kata Kabag Hukum Pemda Kaur, Mawansyah. Sementara itu tokoh masyarakat Kaur Karim Tokeh, sejak awal menentang penunjukan Firmansah sebagai pengganti Zulkifli Salam di DPRD Kaur. Menyikapi masalah ini, Karim Tokeh akan melaporkan KPUD Kaur, DPRD Kaur dan Pemda Kaur ke Polres Kaur. Karena nama PAW yang diusulkan,

bukan satu Dapil dengan Zulkifli Salam. ‘’Saya sudah konsultasi ke berbagai pihak, kalau KPUD Kaur sudah salah menunjuk Firmansah sebagai PAW. Seharusnya Karim Yahya yang harus menggantikan Zulkifli Salam. Dan kalau dilihat dalam peraturan KPU, kalau memang tidak ada lagi nama yang dapat menggantikan di Dapil yang sama, maka baru Dapil terdekat yang bisa menggantikanya. Yakni Dapil 1, bukan Dapil III,” tegas Karim Tokeh. Perlu diketahui proses PAW Partai Barnas sejak awal sudah menuai polemik antara Karim Yahya dan Firmasah yang sama–sama kader Partai Barnas. Dalam PAW itu baik Karim Yahya dan Firmasah mengaku mendapat dukungan dari Partai Barnas Pusat. Sementara Partai Barnas terjadi dualisme kepemimpinan. Tetapi setelah KPUD Kaur melakukan proses hampir dua bulan, akhirnya KPUD Kaur memutuskan Firmasah yang direkomendasikan menggantikan Zulkifli Salam yang meninggal dunia karena sakit. KPUD beralasan mengajukan nama Firmasah sudah sesuai dengan amanat undangundang dan peraturan KPU. (cik)

RCW dan FKPB Tolok Keputusan KPU Pusat Penetapan Kursi Dapil 3 & Dapil 1 KOTA BINTUHAN – Gelombang penolakan keputusan KPU Pusat dalam menetapkan kursi daerah pemilihan (Dapil) 3 dan I untuk Kabupaten Kaur, terus mengalir. Selain penolakan dari anggota DPRD Dapil 3 dan 1, penolakan juga disampaikan dua LSM. Yakni LSM Raflesia Corruption Watch (RCW), dan Forum Komunitas Peduli Bengkulu (FKPB). Ketua FKPB Lekas S Paguci, S.Sos, mengatakan keputusan KPU Pusat itu dianggap direkayasa oleh KPUD Kaur. Karena itu pihaknya menolak keras penetapan kursi di Dapil 1 dan 3. Karena akibat penetapan tersebut, warga atau caleg Dapil 1 dan 3 dirugikan. Karena penetapan jumlah kursi tersebut tak sesuai dengan jumlah riil penduduk Kabupaten Kaur. Karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Kabupaten Kaur sebanyak 109.000 jiwa. Sedangkan data dari KPUD Kaur sebanyak 137.000 jiwa. ‘’Kami yakin perubahan jumlah kursi di dua Dapil ini diduga kepentingan kelompok tertentu. Bahkan ada indikasi rekayasa sebelum

penetapan dan pengusulan Dapil ini ke KPU pusat,” tegas Lekat. Perlu diketahui, Dapil 1 sebelumnya ada 11 kursi. Tapi dengan terjadi perubahan, ditetapkan menjadi 9 kursi. Dapil 2 yang sebelumnya 7 kursi, bertambah menjadi 10 kursi. Sementara Dapil 3 yang awalnya ada 7 kursi, berkurang satu kursi dan menjadi 6 kursi. Sementara Dapil 1 hanya satu kecamatan yang gabung ke Dapil 2. Dan Dapil 3 tetap dua kecamatan, tetapi jumlah kursi dikurangi. Saat dikonfirmasi Ketua KPUD Kaur Arpan Efendi, S.Pd, mengatakan penetapan kursi dari KPU Pusat itu sebenarnya KPUD Kaur sedniri menolak. Karena tidak sesuai apa yang diusulkan oleh KPUD Kaur. Karena itu pihaknya saat ini menghimpun laporan masyarakat secara tertulis terkait penolakan pemecahan kursi untuk di tiga Dapil tersebut pada Pemilu 2014. ‘’Masalah ini sudah kita sampaikan kepada KPU Provinsi. Dan mereka (KPU Provinsi-red.) menyatakan kalau penetapan kursi tersebut adalah kewenangan KPU Pusat. Karena itu pihaknya akan melakukan pengecekan langsung kepada KPU Pusat,” papar Arpan.(cik)

SAMBUNGAN Pro OTONOMI

Pemda BU Coret 20 CJH Eksodus SAMBUNGAN PRO OTONOMI

Rakyat Bengkulu  Senin,25 Maret 2013

Subuh, Perempuan Tua Dirampok... Sambungan dari halaman 25

Selain itu, saat ditemukan mulut Samirah disumpal dengan kain dan leher diikat de-ngan kain sarung, terdapat luka di hidung dan bibir Samirah bengkak. Selain itu, ada bercak darah di kelambu dan sprey kasur Samirah. Kondisi rumah dan isi lemari pakai an juga berantakan. Diperkirakan sejumlah barang berharga dan uang milik Samirah hilang. Diantaranya barang berharga milik Samirah yakni cicin emas dua buah dengan total sekitar 4 gram, kalung sekitar 5 gram dan gelang emas sebanyak dua buah serta sejumlah uang yang tidak diketahui pasti jumlahnya. Informasi terhimpun di lapangan, awal mula diketahuinya kondisi Samirah yakni sekitar pukul 09.00 WIB, salah satu anak tetangga Samirah bernama Cici (15) datang berniat mengembalikan cupak beras yang dipinjamnya. Saat tiba di rumah Samirah , Cici melihat pintu jendela depan rumah sudah terbuka. Cici berusaha memanggil-manggil Samirah, menyampaikan maksudnya untuk mengembalikan cupak. Setelah dipanggil berkali-kali, tidak ada sahutan jawaban. Penasaran, Cici yang melihat jendela depan terbuka memberanikan diri untuk melogok

ke dalam. Betapa terkejutnya Cici, saat terlihat Samirah dalam posisi terkelungkup dengan kaki tergantung dari tempat tidur menyentuh lantai. Terkejut, Cici pun memberitahukan warga hingga akhirnya warga berhamburan mendatangi lokasi kejadian. Setelah beberapa orang melihat dan memastikan Samirah meninggal, akhirnya warga menghubungi kepolisian. “Tadi pas dikasih tahu dan melihat ke lokasi ternyata kondisi korban pertama kali ditemukan dalam kondisi terkelungkup dengan kaki menyentuh lantai dan setengah badannya di atas kasur. Pas lihat seperti itu, kami langsung menghubungi polisi,” terang Ketua Forum Komunikasi Polisi dan Masyarakat (FKPM) Desa Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo, Sunoko. Sunoko menduga, kejadian perampokan dan pembunuhan itu terjadi waktu subuh. Sebab hingga pukul 04.00 WIB, Sunoko bersama warga lainnya masih jaga dan ronda keliling. “Sekitar pukul 04.00 WIB itu, kami masih keliling dan tidak ada mendengar suara ataupun gerak gerik mencurigakan. Diperkirakan kejadian waktu subuh, sebab kebiasaan warga di sini kalau subuh salat di Mushola, jadi tidak tahu,” kata Sunoko. Ketua RT 7 Dusun Tegal Arum

Desa Talang Kabu Tasdim mengatakan, Samirah sudah lama hidup sendiri. Ada suaminya, tapi tinggal di Kota Bengkulu berprofesi tukang urut keliling. Sedangkan anak-anak Samirah diketahui berdomisili di Lampung, Jawa dan Kalimantan. “Kalau suami korban paling sesekali saja pulangnya. Paling satu dua hari, kemudian berangkat lagi ke Bengkulu, kalau tidak salah tinggal di Sawah lebar,”terang Tasdim. Sehari-hari Samirah merewat kebun sawit seluas 2 hektar miliknya. Kecuali hari Selasa, Samirah biasa berjualan lontong di pasar mingguan di Desa Rawa Indah. Diketahui, sehari sebelumnya Samirah baru menjual buah kelapa sawit yang diperkirakan berjumlah 500 kilogram. “Sore kemarin (23/3) masih terlihat korban ke kebun dan menjual buah sawit. Korban punya kebun sawit 2 hektar dan biasanya sekali panen itu sekitar 500 kilogram hingga satu ton,” kata Tasdim. Kapolres Seluma AKBP Parhorian Lumban Gaol, S.Ik melalui Kapolsek Talo Iptu Andrianto, SH di lokasi kejadian mengatakan, masih akan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Polsek Talo juga telah melakukan olah TKP dengan melibatkan tim identifikasi dari Polres Seluma. (hue)

API SETAN Sambungan dari halaman 25

Sebuah tornado menerpa kebakaran semak belukar yang luas hingga membentuk “spiral” api setinggi puluhan meter. Fenomena ini direkam oleh video yang kemudian dikenal sebagai api setan. Dalam video, tornado api terlihat menjulang tinggi ber-

liku-liuk di tengah semak belukar yang terbakar. Penduduk setempat menamakan “api setan” karena api melalap apa saja yang dilalui. Fenomena ini sangat ditakuti warga karena sering memicu kebakaran hutan dan padang ilalang. Diperkirakan, kombinasi api dan angin kering ini menaikkan suhu api sehingga mudah

meluluhlantakkan semua objek dilalui. Angin tornado api atau dikenal sebagai “api setan” ini jarang terjadi. Pada 1923, fenomena serupa pernah terjadi di Tokyo Jepang yang dipicu oleh gempa bumi dahsyat. Dalam waktu sekitar 15 menit, “api setan” ini menewaskan lebih dari 38.000 jiwa. (*)

Resmob RL Amankan 5 Kilogram... Sambungan dari halaman 25

Bermula dari tertangkapnya dua orang warga Desa Kampung Jeruk Kecamatan Binduriang, HE (34) dan ZI (40). Dari tangan kedua tsk, petugas menemukan dua paket hemat sabu. Tidak hanya itu, dalam penangkapan tersebut, petugas juga dikagetkan dengan status mobil yang dikemudikan HE dan ZI. Mobil Toyota Rush nopol B 1006 SKM terpaksa ikut diamankan karena disinyalir merupakan hasil penggelepan mobil rental. “Kami mendapat informasi yang mencurigakan tentang kedua orang ini. Setelah dilakukan penyelidikan, kami akhirnya melakukan penangkapan ketika mereka sedang beristirahat di sebuah warung jagung di Desa Beringin Tiga Kecamatan Sindang Kelingi, Sabtu sekitar jam 5 sore. Terbukti, kami menemukan dua paket sabu dalam kotak rokok. Parahnya lagi, mobil tersebut adalah hasil penggelapan dengan TKP di Kota Lubuk Linggau,” papar Kepala Detasmen A Pelopor Brimob Polda Bengkulu wilayah RL Kompol. Irsan Sinuhaji, S.IK melalui Kasubsi Intelmob Ipda. Berlan, SH. Berlan mengatakan, dalam penangkapan ini mereka sem-

pat mendapat perlawanan dari kedua tersangka yang menggunakan senjata tajam. Meski demikian, perlawanan tersebut tak cukup berarti lantaran tim yang bertugas lebih dulu siap. Setelah dilakukan penggeledahan, HE dan ZI digelandang ke Markas Brimob. “Kuat dugaan HE dan ZI merupakan bandar besar sabu yang kerap memberi pasokan ke wilayah RL. Mereka memang sudah menjadi TO (Target Operasi) kami,” kata Berlan Ganja Siap Jual Tak puas, tim yang telah memiliki sejumlah nama yang masuk dalam TO kembali bergerak. Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB, petugas berhasil menangkap seorang pengedar sabu dalam skala besar. Adalah Uj (35) warga Desa Sinar Gunung Kecamatan Sindang Dataran. Bermula dari tertangkapnya Uj, petugas menemukan delapan paket besar ganja kering seberat lima kilogram sekitar pukul 15.00 WIB, Minggu. Kronologisnya, Uj tertangkap tak jauh dari kediamannya. Penangkapan Uj berawal dari informasi akan ada transaksi besar ganja. Sayangnya, saat pertama diamankan, petugas tak mendapat barang bukti.

Sementara Uj terus mengelak atas kepemilikan ganja tersebut. Petugas yang tak percaya karena menilai alasan tersebut hanya alibi, langsung menggelandang Uj ke Markas Brimob. Alhasil, Uj mengakui perbuatannya. Siang hari, setelah Uj mengakui tempat penyimpanan ganja miliknya, petugas melakukan penelusuran. Tak sia-sia, sekitar pukul 15.00 WIB, petugas menemukan paket besar ganja tersebut di sebuah pondok kebun di ujung Desa Sinar Gunung. “Dari penelusuran kami, ganja seberat 5 kg tersebut berasal dari sebuah ladang ganja yang berada di kawasan hutan sekitar desa tersebut. Diperkirakan, luas ladang ganja sekitar 1 hektar,” ujar Berlan. Sayangnya, petugas tak berhasil membekuk pemilik sekaligus pengelola ladang ganja tersebut. Dalam pengakuan, Uj hanya berperan sebagai kurir. Setiap kali bertugas, Uj mendapatkan upah Rp 500 ribu Kapolres RL, AKBP. Edi Suroso, SH mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Edi tetap berharap jajarannya dapat bekerja maksimal dalam memberantas narkoba. “Kami cukup terbantu untuk memutus jaringan narkoba,” kata Edi. (cuy)

Sambungan dari halaman 25

Kabag Kesra Pemda BU HM Yusrun Ilyas, SE mengatakan, 25 yang dicoret tersebut sudah final dalam tahap verifikasi. Namun Pemda masih membuka ruang bagi CJH yang namanya termasuk dalam daftar yang dicoret untuk melakukan protes jika merasa masih berhak berangkat haji dari BU. “Dalam verifikasi kami, mereka yang kami nyatakan eksodus karena tidak pernah tinggal di BU dan tidak memi-

liki kekerabatan dekat dengan warga BU yang alamatnya untuk mendaftar sebagai CJH,” terang Yusrun. Tim verfikasi haji sempat kembali mengizinkan 3 CJH asal Kecamatan Ketahun yang sempat dicoret karena dinilai eksodus. Lantaran ketiga CJH melakukan protes karena memang mereka mengaku memiliki anak yang tinggal di Ketahun. “Memang kalau ada anak atau orangtuanya yang tinggal di BU, itu masih kami izinkan sesuai dengan kriteria Kabupaten. Makanya kami

tetap izinkan mereka mendaftar,” terang Yusrun. Jika tidak ada protes dalam kurun waktu dua minggu kedepan, Pemda BU akan mengirimkan hasil verifikasi ke Pemprov Bengkulu untuk meminta rekomendasi pencoretan CJH dan dikirimkan ke Kementerian Agama RI. “Kami akan lampirkan nama dan keterangan alamat masingmasing CJH yang dicoret karena eksodus. Pemda BU juga membatalkan KTP yang bersangkutan sehingga mereka dinyatakan

35

tidak layak lagi berangkat dari kloter BU,” ujar Yusrun. Kepala Kantor Kementerian Agama Arga Makmur Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA mengaku tidak mempermasalahkan adanya pencoretan tersebut. Jika Kemenag Arga Makmur sudah mendapatkan surat pemberitahuan pencoretan CJH dari Kemenag RI, maka Kemenag BU melakukan pemberitahuan pergantian CJH dari nomor urut di bawahnya. “Untuk pengganti kami sesuaikan dengan aturan,” katanya. (qia)

10 Siswa/i Digerebek, 1 Mengaku Ditiduri Sambungan dari halaman 25

Indra salah satu warga yang pertama melakukan penggerebekan mengatakan, saat pertama memasuki lokasi rumah, beberapa lelaki berada di sofa panjang ruang tamu rumah. Sedangkan sang perempuan hendak keluar dari kamar de ngan posisi tidak mengenakan celana. “Waktu saya masuk saya melihat celana dan celana dalamnya ada di lantai kamar, memang pada saat itu tidak ada yang berdua dengan wanita tersebut,” kata Indra. Warga sudah mengamati aktivitas mereka yang dalam seminggu ini terus berkumpul di rumah tersebut. Sedangkan rumah tersebut adalah milik Talni yang sudah tidak ditinggali dan dijadikan gudang usaha mebel. Biasanya anak Talni, Arif ikut bersama rombongan siswa. “Kalau biasanya memang kami biarkan karena memang mereka semuanya laki-laki dan hanya duduk-duduk sambil main gitar,” terang Indra. Malam itu kemarahan warga memuncak karena melihat ada dua perempuan di dalam rumah. Tepat pukul 03.00 WIB, mereka masuk ke dalam rumah dan warga melakukan penggerebekan. “Warga memang ada yang sempat emosi, apalagi waktu melihat ada wanita yang dalam posisi seperti itu, untungnya berhasil diredam karena melihat mereka adalah anak-anak,” terang Indra. Saat penangkapan, warga hanya berhasil menangkap tujuh orang sedangkan tiga orang lainnya Ec, AP dan SH kabur ke belakang rumah. Namun mereka berhasil diamankan warga. Susana rumah mendadak ramai, bahkan warga harus

menelepon polisi karena khawatir anak-anak ini dihakimi warga. Oleh polisi, tujuh orang yang ditangkap pertama digiring ke kantor Satpol PP untuk diproses. Setelah itu barulah tiga orang lainnya datang setelah berhasil diamankan warga. Mata Ditutup Kain Pada RB, Ya mengaku sempat ditiduri oleh setidaknya empat pria. Sayangnya Ya mengaku tak ingat jelas siapa yang menidurinya. Pasalnya, saat melakukan hubungan, matanya ditutup dengan kain dan mulutnya ditutup dengan tangan. Bahkan Ya mengaku sempat memukul seorang lelaki yang menidurinya. “Saya tidak ingat jelas, hanya satu orang karena waktu saya itu dia yang ada di depan saya,” kata Ya. Ya mengaku memang kerap pulang malam dan menginap lantaran kedua orangtuanya tinggal di Kota Bengkulu. Malam itu, sejak pukul 20.00 WIB, Ya berpergian dengan AA, meskipun tidak memiliki hubungan apapun dengan AA. “Memang saya akui saya berniat ikut, saya juga mengaku saya menolak saat mau diantar pulang dan berniat menginap di rumah itu,” ujar Ya. Kejadian ini berawal saat ia pertama tidur di sofa rumah, namun Ec meminta untuk tidur di kamar karena khawatir akan dilihat oleh warga. Namun saat Ya tertidur ia terbangun saat ada yang mencoba menurunkan celananya dan terjadilah perbuatan terkutuk itu. Anak Pejabat Dinas PU Sementara itu, AA yang juga anak salah satu pejabat teras Dinas PU BU tak membantah menjadi satu diantara 4 rekan-

Satpol PP, pukul 07.00 WIB, Minggu (24/3) sepuluh siswa tersebut diperbolehkan pulang. Itupun setelah semua siswa mendatangkan walinya masing-masing. Mereka juga menandatangani surat perjanjian bahwa tidak akan mengulangi perbuatannya

nya yang lain masing-masing HR, AF, dan EN. Namun AA membantah melakukan hubungan badan melainkan hanya sempat mencuiumi Ya. “Saya hanya cium saja, tidak ada yang lain. Memang saat itu kami berempat,” kata AA. AA juga mengaku mulanya tidak berniat melakukan perbuatan itu, namun tergiur dengan ulah Ya yang kerap memancing hasrat kelakilakiannya. “Saya tidak berniat melakukan apa-apa, bahkan saya sempat mau mengantarnya pulang. Tapi dia tidak mau pulang, bahkan mengajak saya ke Bengkulu untuk menginap,” ujar AA.

Ya dan Ca Sempat Terjaring Satpol Sementara itu, sekadar mengetahui Ya dan Ca yang merupakan wanita berstatus siswi SMP bukan orang baru. Mereka sempat terjaring razia Satpol PP dua minggu lalu karena berada di luar rumah saat pukul 02.00 WIB.

Didenda Rp 600 Ribu Per Orang Ketua RT 19 Purwodadi Arga Makmur Syahru Effendi mendenda sepuluh siswa/i tersebut dengan denda Rp 600 ribu perorang. Uang akan digunakan untuk “cuci kampung” membersihkan desa akibat perbuatan yang telah dilakukan sepuluh siswa/i SMP tersebut. “Uang itu bukan untuk kami, itu berdasarkan hasil kesepakatan dengan warga sekaligus disetujui oleh masing-masing wali mereka,” terang Syahru. Syahru mengaku terkejut saat dikabari warga ada siswa SMP yang melakukan perbuatan mesum. Meski mengaku tahu aktivitas ramainya siswa SMP di rumah tersebut, namun Syahru tak menyangka pada malam penggerebekan ternyata ada perempuan di dalam rumah dan dalam posisi tidak berpakaian lengkap. “Uang itu akan kami gunakan untuk membeli kambing, beras dan makanan lain untuk cuci kampung,” terang Syahru. Setelah didata dan diberikan pengarahan oleh petugas

Sekolah Tak Bisa Berhentikan Siswa Kepala SMP Negeri I Arga Makmur BU Sugeng Prajidno, S.Pd, M.Pd mengaku masih simpang siur mengenai kebenaran delapan siswa yang digerebek tersebut adalah siswa SMP N 1 Arga Makmur. Bila benar, Sugeng mengaku tidak bisa memberhentikan karena sudah kelas III. “Kalau memang itu siswa kita, tentunya tidak mungkin kita beri sanksi berhenti, karena mereka sudah tercatat sebagai peserta Unas. Kalau diberhentikan masa depan mereka hancur,” terang Sugeng. Bila dari delapan siswa tersebut terdapat siswa kelas I atau II, dipastikannya siswa tersebeut akan diberhentikan. Sekolah hanya akan menanggil delapan siswa tersebut dan orangtua mereka. Sekolah akan meminta orangtua siswa melakukan pembinaan khusus. “Yang bisa kita lakukan hanyalah berkoordinasi dengan wali murid, jika mereka memang siswa kelas III,” terang Sugeng. (qia)

Rp 6,33 M Dana GOR Terpusat Dikorupsi Sambungan dari halaman 25

Dengan telah dikeluarkannya hasil penghitungan kerugian Negara tersebut, lanjut Abdu, pihaknya segera menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi ahli dari BPKP Perwakilan Bengkulu yang melakukan audit serta penghitungan kerugian Negara. “Mudahmudahan dalam waktu dekat sudah kami jadwalkan,” terang Abdu. Setelah melakukan pemeriksaan saksi ahli dari BPKP Perwakilan Bengkulu, sambung Abdu, penyidik akan melanjutkan dengan menjadwalkan pemeriksaan terhadap para tersangka (Norman, Nurmansyah dan Dahari Hanafi) untuk melengkapi pemberkasan para tersangka yang sudah

ditetapkan sejak tahun lalu. “Pemeriksaan saksi ahli untuk diminta keterangan terkait hasil audit kerugian Negara. Setelah ini selesai, untuk menyelesaikan pemberkasan, baru kami periksa ketiga tersangka yang sudah kami tetapkan pertama dalam dugaan korupsi GOR Terpusat ini. Soal ditahan atau tidak ketiganya, itu kita lihat saja perkembangannya,” kata Abdu. Setelah menetapkan 3 tersangka, Mantan Kadis Diknaspora Lebong Drs. Dahari Hanafi, M.Pd, PPTK Kegiatan Suratman, Am.Pd dan Ketua Panitia PHO Drs. Norman Marzuki, BE, pihak penyidik masih memilik 15 nama lagi yang berpotensi bakal jadi tersangka. Yakni, mantan Bupati Lebong

Drs. H. Dalhadi Umar, B.Sc, M.Si, mantan Ketua DPRD Lebong H. Armansyah Mursalin, SE, mantan Wakil Ketua II DPRD Lebong Ir, Amrozi Ishak, Ir. Andi Reman Sugiyar sebagai Kepala Cabang II PT. Pembangunan Perumahan (persero), Toton Wijaya, ST sebagai Ketua Panitia Pengadaan dan Edi Suyono, S.Pd sebagai sekretaris Panitia Pengadaan. Kemudian, Feri Subhan, ST dan Nedi Sunardi, SH sebagai anggota panitia pengadaan, Ir. Sahrul Khairan sebagai pengelola teknis pembangunan, Bustari sebagai pengelola teknis pembangunan, Gunadi Yantori, ST sebagai pengelola teknis pembangunan dan Salvatori Warsoni, ST sebagai anggota tim peneliti kontrak sekaligus Sekretaris Panitia

Serah Terima Pekerjaan Fisik TA 2009. Serta Irsan M. Hidayat, ST sebagai Ketua Tim Peneliti Kontrak sekaligus anggota serahterima Pekerjaan fisik tahun 2009, Mashuri, ST sebagai anggota tim peneliti kontrak dan anggota panitia serahterima pekerjaan fisik tahun anggaran 2009 dan Arpenda sebagai anggota panitia serahterima pekerjaan fisik TA 2009. “Kalau soal kepastian mereka jadi tersangka atau tidak, itu tergantung hasil pendalaman dan pengembangan penyidiknya nanti. Termasuk apakah ada nama lain yang bakal muncul, itu juga bisa mungkin. Intinya kami tetap akan melakukan proses hukum dalam kasus GOR Terpusat ini seoptimal mungkin. Siapapun yang memang ikut terlibat, pasti akan kami proses secara hukum hingga ke akarakarnya,” ujar Kapolres Lebong AKBP Drs. Supriadi beberapa waktu lalu. (dtk)

CURUP POS CURUP

36

Rakyat Bengkulu

Senin, 25 Maret 2013

TELEPON PENTING Polres RL RSUD Curup Pol PP dan PBK PLN PDAM

(0732) (0732) (0732) (0732) (0732)

21440 23338 21113 123 21532

Lintas

PERIKSA: Propam Polres Rejang Lebong melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan anggota sebagai bentuk penciptaan kedisiplinan di tubuh Polri.

TUSDA RB

Anggaran Jamkesda Nambuh Rp 4 Miliar Gubernur Minta Jangan Dipersulit CURUP – Memasuki tahun anggaran 2013, dana Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Kabupaten Rejang Lebong bertambah. Jika tahun sebelumnya hanya dianggarkan Rp 2,1 miliar, maka tahun ini meningkat menjadi Rp 2,5 miliar. “Saya harap dengan adanya peningkatan nilai anggaran ini, layanan Jamkesda benarbenar dapat dirasakan dengan baik oleh masyarakat,” ungkap Bupati Rejang Lebong, H. Suherman, SE, MM. Suherman juga sangat berharap agar

EDI SUROSO

Utang Tak Dibayar, Melapor CURUP – Merasa ditipu, Tahsin (58) warga Desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur memutuskan untuk melaporkan IG (40) warga Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Air Putih Lama Kecamatan Curup ke Polres Rejang Lebong (RL), Sabtu (23/3). Dalam laporannya, dugaan penipuan ini terjadi Februari 2012 lalu. Saat itu, korban meminjamkan uang sebesar Rp 55 juta kepada IG. Dalam kesepakatan, keduanya membuat surat perjanjian dalam tempo 1 tahun uang harus dikembalikan. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, IG tak kunjung menemui korban untuk memberikan kembali uang tersebut. Begitu juga saat korban berupaya untuk mendatangi rumah IG terkesan mengelak dan selalu menghindar untuk bertemu. Merasa telah lewat tempo 1 buan dari waktu sesuai perjanjian, akhirnya korban memutuskan untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres RL dan berharap agar uang tersebut dapat segera dikembalikan. “Laporan sudah kami terima dan masih dipelajari,” ujar Kapolres RL, AKBP. Edi Suroso, SH melalui PPID Polres RL, Aiptu. Tri Sumarsono, SH.(cuy)

masyarakat peserta Jamkesda tidak hanya mendapatkan layanan tersebut hanya di RL saja, melainkan di seluruh kabupaten/ kota di Provinsi Bengkulu. “Jika perlu, ke depannya Jamkesda ini dapat digunakan masyarakat di luar wilayah propinsi,” ujar Suherman. Sementara itu, Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd sebelumnya menegaskan, jika pihaknya akan mendukung penuh pelaksanaan program Jamkesda tersebut. “Jika nanti ada pasien yang harus dirujuk ke RS M Yunus Bengkulu, maka akan kita fasilitasi dengan baik,” kata

Junaidi. Selain itu, Junaidi berharap agar peningkatan mutu program Jamkesda ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah daerah tingkat II RL saja. Ia meminta seluruh kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu melakukan hal serupa. “Saya juga minta agar seluruh manajemen rumah sakit yang ada di Bengkulu tidak mempersulit pasien saat membutuhkan pelayanan kesehatan. Utamakan keselamatan masyarakat dan jangan menghambat hanya gara-gara kelengkapan administrasi,” tegas Junaidi. (cuy)

JUNAIDI HAMSYAH

Mutasi Jilid 2 Dijadwalkan Mei Dipukul, Remaja Putri Pingsan CURUP – Desas desus pelaksanaan merupakan hal biasa dialami oleh Pemutasi jilid II yang akan digelar Pemgawai Negeri Sipil (PNS) untuk pekab Rejang Lebong terus mencuat. nyegaran jabatan serta penilaian Informasinya mutasi jilid dua ini kinerja masing – masing pejatelah dijadwalkan bakal dilakbat. Khususnya pejabat eselon sanakan Mei mendatang. II dan III. “Kita sekarang memang “Tidak usah khwatir, sesedang melakukan pengmua penilaian Baperjakat godokan terhadap beberdasarkan kinerja yang berapa pejabat eselon II, telah dilakukan oleh III dan IV untuk mengisi masing – masing pejakekosongan beberapa bat dan itu merupakan posisi jabatan di sejumpenyegaran biasa serta lah SKPD,” ungkap Sekrepengisisan kekosongan taris Daerah (Sekda) RL, sejumlah jabatan,” jelas Drs. Sudirman. Sudirman. Sebagaimana diketaSelain itu, Sudirman juga hui, beberapa jabatan esmemastikan jika pada mutasi kali ini tidak ada kepala elon II yang masih kosong sekolah yang bakal ikut diroyakni Kepala Dinas Pekertasi. Sebaliknya, pergantian jaan Umum, Kepala BLHKP, kepala sekolah akan dilakuAsisten Perekonomian dan kan pada tahun ajaran baru sePembangunan dan Asisten telah pelaksanaan Ujian Nasional Pemerintahan, Staf Ahli Bidang SUDIRMAN (Unas). “Untuk mutasi yang kedua Hukum dan Politik dan Staf Ahli ini tidak ada kepala sekolah yang ikut di Bidang Pemerintahan. Sementara jamutasi. Kepala sekolah dan guru akan dirobatan eselon III masih banyak jabatan kotasi pada awal tahun ajaran mendatang atau seki- song beberapa diantaranya Direktur RSUD Curup, Kabid Bina Marga, Kabid Cipta Karya Dinas tar bulan Juli,” ujar Sudirman. Dijelaskan Sudirman, pelaksanaan mutasi sudah PU.(cuy)

CURUP – Sial dialami Rani (19), warga Kelurahan Kesambe Lama Kecamatan Curup Tengah. Cewek remaja ini terpaksa menderita luka lebam dibagian kepala dan pingsan akibat dipukul 2 orang tak dikenal (OTD). Peristiwa ini terjadi di depan rumah korban, kemarin (23/3) pukul 05.30 WIB. Sesuai laporan korban, peristiwa terjadi saat korban sedang menjalankan aktivitas kesehariannya, membuka warung manisan di depan rumahnya. Tanpa disangka, tiba-tiba dari arah belakang muncul 2 OTD dan langsung mendekap tubuh korban. Selanjutnya, kedua pelaku tersebut langsung memaksa korban untuk meminum sejenis minuman keras. Tak tinggal diam, korban melakukan perlawanan dan mencoba untuk melepaskan

diri. Merasa panik, kedua pelaku tersebut lantas memukul bagian kepala korban menggunakan gelas yang berisikan minuman. Tak ayal, tubuh korban langsung oleng dan terjatuh di atas lantai teras warung. Melihat korban yang tak sadarkan diri, kedua pelaku lantas kabur meninggalkan korban. Setelah siuman, korban langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Rejang Lebong. “Laporan korban sudah kami terima dan akan ditindaklanjuti. Petugas masih mengumpulkan keterangan korban guna kepentingan penyelidikan. Kami masih mendalami motif pemukulan ini,” ujar Kapolres RL, AKBP. Edi Suroso, SH melalui PPID, Aiptu. Tri Sumarsono, SH. (cuy)


25 Maret 2013