Issuu on Google+

INDEKS 4 POLITIKA3 BANDA

Demokrasi di Aceh Terbaik di Indonesia 16 SOCCER

Sinyal Biru untuk Merah HARGA ECERAN: RP2000

PIKIRAN

MERDEKA

Aspiratif & Tepercaya

WWW.PIKIRANMERDEKA.COM

PT. TOESINFIER Supplier, exsport-import, calibration & agent Ziegler

Agen tunggal Ziegler untuk Aceh

Brandweertechniek

Made in Germany

Head office: Jln. T. Nyak Arief No. 88 Lamgugob - Banda Aceh, Telp/Fax: (0651) 7551628, HP: 0811683888, 08126996688. Email: toeis75@yahoo.com

REDAKSI: JL. P NYAK MAKAM NO. 88 LAMBHUK, BANDA ACEH. TELP / FAX: 0651-8056512 | EMAIL: REDAKSI@PIKIRANMERDEKA.COM - IKLAN@PIKIRANMERDEKA.COM

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 NOMOR 001 | TAHUN I JADWAL SHALAT

Banda Aceh dan Sekitarnya

SUBUH : 05:33:45 ZUHUR : 12:51:39 ASAR : 16:10:00 MAGHRIB : 18:51:42 ISYA : 20:01:18

PRAKIRAAN CUACA BANDA ACEH LHOKSEUMAWE

23-320 C

PIKIRAN MERDEKA | FERI FERNANDES

ANTARA | RAHMAT

Takengon—Pasangan calon gubernur dari Partai Aceh, Zaini Abdullah-Muzakir Manaf temui tokoh lintas etnis di Takengon, Minggu (26/2). Kedatangan rombongan itu disambut sejumlah warga yang berpakaian adat Jawa lengkap dengan blankon. Nuansa keberagaman sangat kental di Hotel Linge Takengon saat kedatangan rombongan Cagub PA tersebut. Warga yang memakai pakaian adat Jawa duduk di bangku barisan paling depan, mengapit pasangan Zaini-Muzakir. Tampak di sana sejumlah tokoh masyarakat Minang, Batak, dan juga China. Zaini Abdullah tampak terharu melihat sambutan yang tak biasa itu. Setelah berucap terimakasih yang tiada terhingga, Zaini pun berkata bahwa Partai Aceh adalah partai terbuka untuk semua orang ada di Aceh tak pandang dari etnik manapun itu. “Aceh adalah satu kesatuan dari berbagai etnik yang ada di dalamnya. Kita akan memerintah di Aceh dalam keragaman ini,” kata Zaini yang akrab disapa Doto. MoU Helsinki, kata Zaini, adalah capaian politik paling besar rakyat Aceh. Dan, katanya, tentu saja ikut melibatkan semua etnis yang ada di Aceh di dalamnya.

BANJIR TANGSE

Ribuan Warga Mengungsi KOLOM

Harakiri Ala Demokrat Oleh Djoko Suud

B

etapa piciknya Partai Demokrat. Kader terlilit korupsi bukan ditepis dan diredam agar tidak berimbas pada partai, tetapi justru berkelahi sendiri. Hanya demi diri dan uang receh mereka rela meluluhlantakkan partai. Ini harakiri gaya Demokrat. Citra buruk sedang digalang Partai Demokrat. Partai ini menuju kehancuran. Itu bukan infiltrasi luar, tetapi karena rendahnya rasa memiliki dari kader partai ini sendiri. Me­ reka ambisius dan individual. Belum merasa sebagai komunal yang senasib dan sepenanggungan. Adalah ucapan Nazaruddin yang dipersamakan dengan mantra. Yang dikatakan diramaikan di internal partai. Ditafsir dan dikaji untuk dijadikan bahan celotehan. Itu disebarkan ke berbagai sektor. Akibatnya persis mengusik rumah semut. Seluruh anggota partai ribut. Mereka bak gabah diinteri, panik dan kalang-kabut. Uniknya, pengakuan mantan bendahara Partai Demokrat itu hanya ber-

Bersambung ke hal. 15

SOSOK & LAKON

Didin Gumilar Tolak Pinangan Parpol Besar

Informasi dikumpulkan Pikiran Merdeka di lokasi, sedikitnya 18 rumah hilang terseret arus. Banjir terparah terjadi di Desa Blang Malo, Ulee Gunong, dan Desa Kebun Nilam. Belasan rumah di tiga desa tersebut

hanyut dibawa air bah. Korban yang rumahnya hancur total akibat musibah itu, di anataranya Musman Sukir, warga Ulee Gunong. Kemudian Muhamad, Abdul Ali, Laili Taeb, Ruslan, Jakir Salaman, Sakdiah,

Hafsah Ahmad, Hafsah Makam, Basri A Gani, Rahman Abas, Khatijah Saleh, Murhaban Anwar, dan Ismail Yusuf, semuanya warga Kebun Nilam.

Bersambung ke hal. 15

Bangun Dapur Umum Seadanya Sigli—Korban banjir bandang di Desa Pulo Seunong dan Pulo Mesjid, Tangse, hingga Ming­ gu (26/2) belum mendapatkan bantuan sedikit pun dari pemerintah. Bantuan hanya mereka dapatkan dari warga sekitar

yang tidak terkena musibah. “Sebagai bentuk kepedulian, warga bersama-sama membangun dapur umum untuk pengungsi,” ujar Mukhlis, warga Pulo Seunongost, Minggu (26/2). Saat ini, kata Mukhlis, warga

menjadikan masjid Pulo Seunong sebagai tempat pengungsian sementara. Ada sekitar 50 warga mengungsi ke tempat tersebut. Sebagian kembali ke rumah untuk membersihkan lumpur dari dalam rumah mereka.

21-300 C

Zaini-Muzakir Temui Tokoh Lintas Etnis

PULUHAN warga menyaksikan perbaikan jalan yang terputus akibar banjir bandang di Blang Malo, Kecamatan BANJIR bandang disertai tanah longsor menerjang Kecamatan Tangse, Pidie, Sabtu (25/2), menghanyutkan beTangse, Kabupaten Pidie. lasan rumah. Ribuan warga mengungsi.

PM, Pidie—Ribuan warga Kecamatan Tangse, Pidie, mengungsi ke barak-barak setelah rumah mereka diterjang banjir bandang, Sabtu (25/2) sore. Menghadapi masa panik, para pengungsi membutuhkan makanan, selimut, dan obat-obatan.

22-340 C

MEULABOH

Menurut Mukhlis, dua rumah di Pulo Seunong rusak parah. Sedangkan di Pulo Mesjid rumah-rumah hanya terendam air yang kini sudah surut.

Bersambung ke hal. 15

Bersambung ke hal. 15

Polisi Dalami Motif Penembakan di Aceh Besar Banda Aceh—Polisi be­lum menahan tersangka penembakan terhadap Ihsan, 23, warga Gampong Meurue, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. Alasannya, polisi masih mendalami penyebab GUSTAV LEO penembakan tersebut. Ihsan diduga menjadi korban penembakan aparat dari Direktorat Narkoba Polda Aceh di Meureu, saat dalam aksi peng-

Bersambung ke hal. 15

Pemerintah Pusing Pikirkan Formula Harga BBM Jakarta—Pemerintah terus mencari solusi agar rencana kenaikan harga BBM tidak berpengaruh terhadap lonjakan jumlah masyarakat miskin. Pasalnya, setiap kebijakan kenaikan harga BBM muncul selalu diikuti kenaikan jumlah masyarakat miskin. “Untuk menaikkan harga BBM cukup berat. Rencana ini telah dipikirkan selama dua tahun,” kata Menteri BUMN Dahlan Iskan di Auditorium Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Sabtu (25/2). Memang dalam nyatanya, subsidi BBM sebesar Rp200 triliun lebih banyak

dinikmati kalangan mampu yang memiliki mobil atau sepeda motor. “Kan kasihan orang yang tidak mempunyai mobil dan motor. Mereka tidak bisa menikmati uang subsidi BBM tersebut,” ujarnya. Meski demikian, tekanan untuk menaikkan harga BBM sangat luar biasa. Bahkan, setiap kali menyampaikan persoalan tersebut ke presiden selalu dijawab bahwa secara teori ekonomi memang selalu begitu harus dinaikkan. “Jika nanti terpaksa dinaikkan karena tidak mungkin lagi. Yang dipikirkan

adalah, bagaimana supaya tidak terulang lagi, yakni agar apabila harga BBM DAHLAN ISKAN naik tetapi orang miskinnya tidak bertambah,” ujarnya. Fomulasi itulah yang sedang dipikirkan pemerintah. Butuh diskusi panjang supaya kenaikan harga BBM tidak berdampak terhadap kenaikan jumlah orang miskin. “Formula ini belum ditemukan sekarang. Padahal, kita memikirkannya terus,” ujar Dahlan.[vvn]

Bom Meledak Saat Pelantikan Presiden

Abd Rabbo Mansour Hadi, Sabtu (25/2), dilantik menjadi Presiden baru Yaman menggantikan Ali Abdullah Saleh. Sesaat setelah pelantikannya, terjadi peledakan bom bunuh diri di lokasi tersebut.

26 ORANG TEWAS Sanaa—Sebuah bom bunuh diri meledak dan menewaskan 26 orang di Selatan Kota Sanna, Yaman. Insiden ini terjadi hanya selang beberapa jam setelah Abd Rabbo Mansour Hadi dilantik menjadi Presiden baru Yaman menggantikan Ali Abdullah Saleh. “Jenazah 20 pasukan elit yang tewas di tempat telah dievakuasi ke kamar jenazah. Sementara enam lainnya tewas setelah menderita luka

serius,” ujar petugas medis di Rumah Sakit Ibnu Sina di Provinsi Hadramaut, Yaman, seperti dikutip Times of Oman, Minggu (26/2). Beberapa jam sebelum insiden bom bunuh diri, Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi mengatakan dirinya bersumpah akan terus memerangi kelompok Al Qaeda yang

Bersambung ke hal. 15

REUTERS/KHALED ABDULLAH

Berkencan di Dekat Presiden TUBAGUS Didin Gumilar alias Didin mengaku pernah dipinang salah satu partai politik besar untuk terjun ke dunia politik mengikuti jejak kakaknya, Tubagus Dedi Gumilar alias Miing. Namun Didin memutuskan tidak akan latah ikut-ikutan jejak Miing menjadi politikus dan mengincar kursi wakil rakyat atau kepala daerah. “Sampai saat ini belum ya. Sebetulnya yang menarik-menarik sih banyak. Untuk 2014, tapi saya masih berpikirlah,” terangnya saat ditemui di Kafe Bengawan Solo, Komplek Gedung DPR, Senayan.

Bersambung ke hal. 15

AIR mata Shinta Bachir seketika menetes. Ia tidak kuasa membendung air matanya mengingat kenangan dirinya bersama sang jenderal. Kebetulan saat itu adalah hari ulang tahunya yang ke-26. Perempuan kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah, 7 Februari 1986, itu, memiliki kenangan yang tidak terlupakan di hari ulang tahunya saat masih bersama mantan Kapolda Metro Jaya, mantan suami sirinya yang juga meneror akan membunuhnya. “Beliau sering memberi kejutan di malam hari ulang tahun saya. Bunga mawar putih selalu dia berikan di setiap ultah saya. Tapi sekarang tidak ada lagi orang yang memberi perhatian itu,” ucap Shinta sambil menyeka air matanya. Shinta mengaku menjalin hubungan cinta dengan sang jenderal sejak 2 tahun lalu. Ia kali pertama berkenalan dengan pria beristri itu di Plaza Indonesia saat makan siang bersama temannya. Saat itu Shinta baru memasuki dunia entertainment. Baru dua sinetron yang

dia ikuti, itu pun hanya sebagai figuran. Saat pertama bertemu sang jenderal, Shinta mengaku tidak menggubrisnya. Bahkan saat sang jenderal minta nomor handphone Shinta pun sempat memberi nomor palsu. Tapi rupanya pria itu benar-benar penasaran dan meminta kembali nomor asli Shinta. “Awalnya saya juga malas berhubungan dengannya. Karena usianya kan sudah tua. Tapi karena dia terus berbuat baik ke saya dan banyak membimbing saya, lama-lama muncul juga perasaan itu,” terang Shinta. Sang jenderal yang hingga kini tidak disebutkan namanya oleh Shinta, secara terus terang menyatakan cinta dua minggu setelah perkenalan itu. Saat itu pensiunan jenderal bintang tiga itu mengajak Shinta ke XKTV, yang terletak di Senayan City. Usai berkaraoke bersama-sama teman-teman sang jenderal, bintang film horor itu kemudian diajak jalan-jalan keliling Jakarta. Begitu mobil Mercy yang membawa Shinta

melintas di kawasan Menteng, jenderal itu menyatakan cintanya. Shinta menerima pernyataan cinta itu. Nah, sejak itulah hubungan mereka semakin dekat dan bahkan kerap tinggal bersama. Kencan Shinta dan sang jenderal lebih banyak diisi dengan nonton film di bioskop. Jenderal bintang tiga itu kebetulan sangat menyukai film action Hollywood. Selain nonton di bioskop, mereka juga sering jalan-jalan ke Singapura, Malaysia dan Hong Kong. “Kalau jalan-jalan ke luar negeri memang saya yang sering minta. Supaya kami berdua bisa leluasa jalan berdua,” jelasnya. Tapi Shinta menampik hubungan cintanya dengan sang jenderal dilakukan secara diamdiam. Shinta mengaku sering diajak mengikuti kegiatan sang jenderal. Salah satunya, diajak nonton bareng final kedua Piala AFF, 28 Desember 2010, antara Indonesia dan Malaysia. Padahal dalam event itu hadir pula Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.

“Ya di situ ada Pak SBY, ada Bu Ani. Saya lihatlah Bu Ani. Tapi ndak salaman, saya kan saat itu bingung,” kata Shinta. Bukan itu saja, Shinta juga sempat dikenalkan dengan anak kandung sang jenderal. Bahkan anak sang jenderal sempat saling tukar nomor telepon dengan Shinta. Saat pertemuan dengan anak kekasihnya itu tidak banyak pembicaraan yang terjadi. Pria yang usianya tidak terpaut jauh dengan Shinta itu hanya mengatakan “titip Bapak ya Mbak Shinta”. Sang jenderal juga tidak merasa risau dengan pertemuan Shinta dengan anak kandungnya itu. Kepada Shinta sang jenderal hanya bilang, keluarganya hanya makmum sedangkan dirinya sebagai imam. “Jadi keputusan apa pun ada di saya,” jelas Shinta menirukan ucapan sang jenderal itu. Karena dianggap tidak ada masalah dengan keluarga kekasihnya, Shinta merasa

Bersambung ke hal. 15

POLITIKA

SENIN 27 FEBRUARI 2012

PIKIRAN MERDEKA

2

LSI Bantah Rendahkan PKS

Demokrat Tak Terpengaruh Survei Jakarta - Partai Demokrat mengaku tak akan terpengaruh dengan hasil survei tentang kandidat Capres yang beredar. Pasalnya Partai Demokrat akan mengusung Capres sendiri. Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengatakan, untuk saat ini Partai Demokrat tidak akan memunculkan nama kandidat yang akan diusung sebagai Capres di 2014. “Partai Demokrat tidak akan memunculkan nama sekarang karena nanti akan digerus. Lebih baik kita membesarkan partai, karena kita akan mengusung capres sendiri,” ujar Sutan kepada INILAH.COM, Minggu (26/2). Menurutnya, Partai Demokrat memiliki mekanisme tersendiri dalam menentukan Capres, Namun dirinya akan mengusulkan sebelum diputuskan oleh majelis tinggi partai, Partai demokrat akan melakukan survei internal kepada beberapa tokoh yang akan diusung sebagai Capres. “Saya akan mengusulkan melakukan survei nanti kita ambil tiga dari dalam dan tiga dari luar partai,” jelasnya. Sutan enggan menyebut siapa nama yang akan disurvei itu, namun dirinya hanya menegaskan calon akan akan disurvei itu harus BBM (Bersih Berani dan Merakyat). Nantinya Partai Demokrat akan mengambil tokoh dari berbagai lapisan seperti dari tokoh militer, nasional, kampus, agama, akademi dan lain-lain. “Pokoknya kita akan lihat semuanya dan nanti akan kita lempar hasilnya pada 8 bulan sebelum Pilpres,” ungkapnya.[inc]

Dahlan Iskan Belum Tertarik jadi Capres Jakarta- Meski namanya kian ramai diperbincangkan sebagai salah satu kandidat yang layak masuk bursa calon presiden (capres) 2014, Menteri BUMN Dahlan Iskan masih bergeming. Ia tetap memilih menyelesaikan pekerjaannya. “Saya kan tidak punya partai. Pokoknya saya mau kerja dan kerja,” kata Dahlan Iskan sembari berjalan cepat menuju Koperasi UNS di Solo, Sabtu 25 Februari 2012. Dahlan bersikukuh menyelesaikan pekerjaannya meski dicecar pertanyaan apakah akan mencoba maju tanpa melalui partai. “Saya tahun ini ingin kerja, kerja dan kerja. Tahun ini adalah kerja dan kerja,” ujar mantan Dirut PLN secara berulang-ulang. Seperti diketahui akhir-akhir ini nama Dahlan Iskan mulai mencuat dalam pencalonan presiden 2014 mendatang. Beberapa tokoh partai juga mulai melirik nama Dahlan Iskan. Hasil survei Lembaga Survei Indonesia juga menyebut Nama Dahlan Iskan berada dalam grafik awareness responden, bersama tokoh besar lain seperti Megawati, Prabowo, dan Aburizal Bakrie.[vvn]

Pj Gubernur : Tertibkan Pemakaian Fasilitas Negara PM, Banda Aceh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Aceh diminta untuk melakukan penertiban penggunaan fasilitas negara oleh para kandidat, baik di tingkat satu maupun tingkat dua. Permintaan itu disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Tarmizi A Karim, Kamis (23/2). “Kami sudah meminta agar semua yang berbau pemanfaatan pemerintah, apa itu JKA dan simbol-simbol pemerintah lainnya, harus segera ditertibkan oleh Panwaslu,” tegasnya.

Jakarta- Peneliti CSIS, Philips Vermont, mengatakan tingkat pularitas Jusuf Kalla (JK) cukup bagus. Berdasarkan survey CSIS, tingkat popularitas JK 86 persen, terpaut sedikit dengan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie yang memperoleh 81 persen. “JK unggul karena pernah menjadi Capres dan pernah jadi Wapres serta pernah menduduki jabatan menteri beberapa periode,” kata Philips Vermont, di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu, 25 Februari 2012 Menurut Philips, beberapa orang di partai Golkar meyakini bahwa tingkat elektabilitas Ical mungkin dapat ditingkatkan dari 61 persen menjadi

Jakarta- Hasil survei Lembaga Survei Indonesia menunjukkan, walaupun 74,6 persen masyarakat Indonesia mengetahui Dewan Perwakilan Daerah (DPD), 24,1 persen di antaranya tidak mengetahui bahwa wewenang anggota DPD sekarang hanyalah memberikan saran atau masukan kepada Dewan

Jln. Tgk. Chik Pante Kulu d/h Jln. Perdagangan No. 68 Telp: 0651-23313/31684 Fax: 0651-31684 Email: harun_kechiklemik@yahoo.com Banda Aceh 23242, Indonesia Hub: HM. HALIM (0811 68 4880)

Jln. Diponegore No. 17 Banda Aceh Telp. 0651-23504 Fax. 0651-22554 Jln. Moh. Jam No. 43 Banda Aceh Telp. 0651-21485 Fax 0651-21485 Jln. Iskandar Muda No. 41 Sigli - Aceh Telp. 0653-21291 Fax. 0653-24631

80 persen. “Elektabilitas yang meningkat itu dengan asumsi. Yang lain tidak melakukan aktivitas yang sama. Jadi, ini merupakan tantangan yang besar bagi partai golkar. Calon-calon pemilihnya nanti akan mendua melihat dua figur di partai golkar itu,” tegasnya. Agar kader golkar tidak bimbang dengan pilihan-pilihan itu, lanjut Philips, maka para calon presiden harus mampu memanfaatkan waktu yang tinggal 2,5 tahun. “Masih 2,5 tahun untuk menunjuk siapa calon presidennya. Mungkin peta dukungan itu akan berubah. Saat ini hampir sebagian besar partai belum definitif dengan calonnya,” ungkap Philips.[vvn]

TARMIZI A KARIM pihaknya akan menarik kartu Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) sesuai permintaan anggota dewan dari fraksi Partai Aceh, dimana untuk saat ini pemerintah Aceh memberlakukan

Kartu Tnada Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarkat yang ingin berobat menggunakan program layanan kesehatan JKA. Selain itu ia juga menegaskan bahwa selaku Pj Gubernur akan bersikap netral dan idependen dalam Pemilihan Umum Kerpala Daerah (Pemilukada) Aceh. Sementara itu, Abdullah Saleh, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh memnita kepada Pemerintah Aceh untuk menarik kendaraan dinas yang digunakan oleh kandidat incumbent. “Kami me-

minta agar Pemerintah Aceh melakukan pendataan sekaligus penarikan terhadap kendaraan dinas yang saat ini masih digunakan oleh para kandidat incumbent dan tim suksesnya,” tegasnya. Khusus untuk kartu JKA fraksi Partai Aceh meminta pada Pj Gubernur untuk memberlakukan KTP dan KK sebagai bukti untuk mendapatkan pelayanan JKA. “Kami meminta ketegasan dari Pj Gubernur untuk menegaskan bahwasanya kartu JKA tidak lagi merupakan persyaratan bagi warga saat berobat,” pungkansya.[wnd]

Antara | Ismar Patrizki

Pimpinan DPD

LSI: Banyak Masyarakat Tak Tahu Wewenang DPD

Toko Emas, Permata & Souvenir

Rumah: Gampong Lamseupeung Simp. Surabaya Jln. Teuku Imeum Lueng Bata Bo. 1 Telp. 0651-23317 HP. 0811 68 1677 Banda Aceh 23247, Indonesia

TOKO

MQ PRABOT MEDQIL KJ

Menjual: Lemari, Tempat Tidur, Kursi, Sofa, Spring Bed, dll.

HP. 0852 2747 1611

Penegasan itu disampaikan Tarmizi di hadapan para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Apa yang disampaikannya kata Tarmizi sesuai dengan hasil Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah (Rakopinda) beberapa waktu lalu. Tarmizi juga menyatakan

CSIS : Popularitas JK Masih Bagus

H. Harun Keuchik Leumiek

Official Worldwide Olympic Partner

Sumatera Electronics

Wakil hubungan Luar Negeri DPP PKS, Taufik Ramlan Wijaya bersama Ketua Kepemudaan AK Parti, Adem Ali Yilmas dan Deputy Chairman in Charge of University AK Parti, Enes Sisman, saat diskusi di DPP PKS, Jakarta, Jumat (24/2). Diskusi tersebut mengangkat tema Kiat Politik Meraih Dukungan Rakyat : Studi Keberhasilan AK Parti di Turki.

inilah.com

Jakarta - Lembaga Survei Indonesia (LSI) membantah anggapan bahwa selama ini lembaganya selalu memandang rendah Partai Keadilan Sosial (PKS), seperti apa yang diungkapkan mantan Presiden PKS, Hidayat Nur Wahid, menanggapi hasil survei yang dilakukan pihaknya pada tanggal 1 hingga 12 Februari 2012 lalu. “Tidak merendahkan, tetapi sebelum Pemilu PKS trennya selalu begitu, antara 2 sampai 3 persen,”terang Direktur Eksekutif LSI Saiful Mujani kepada INILAH.COM, Jumat (24/2/2012). Dikatakannya, LSI merupakan lembaga independen dan jauh dari kepentingan partai politik tertentu. Sehingga mempertaruhkan nama baiknya jika berani bermain-main dalam survei, terlebih sampai merendahkan dukungan publik terhadap PKS. Hal yang tidak dipahami PKS, imbuh Saiful, adalah bahwa karakteristik pemilih PKS adalah kelas menengah ke atas. Golongan masyarakat yang dalam mengambil keputusan atau menentukan pilihan dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Karakteristik yang sama juga terjadi pada Partai Amanat Nasional pimpinan Hatta Radjasa. “Karakteristik pemilih PKS itu kelas menengah dan kelas menengah biasanya tidak cepat menentukan pilihan, mereka menunggu, wait and see. PAN juga, karena karakteristiknya pemilih menengah,” ungkap Saiful. Disebutkan, dari pengalaman gelaran Pemilu sebelumnya dan karakteristik pemilih itu pihaknya beranggapan bahwa dukungan publik terhadap PKS biasanya akan mengalami kenaikan sebesar 2 hingga 3 persen pada hari H Pemilu. “Dari pengalaman itu selalu optimis kalau melihat PKS, kalau dapat suara 4 persen perkiraannya dia dapat 6 persen,” ucapnya. Sebelumnya, Hidayat Nur Wahid mengkritik LSI yang menyebutkan bahwa PKS hanya mendapat suara sebesar 3,7 persen jika Pemilu dilaksanakan saat ini. Ia mempertegas kata-katanya bahwa LSI sejak dulu selalu merendahkan PKS dengan prediksi perolehan suara yang rendah. “Saya ingat betul saat saya menjadi Presiden PKS menjelang pemilu 2004, mereka (LSI) melaunching hasil survei terkait keterpilihan partai-partai dan selalu hasilnya suara PKS rendah,”keluhnya Selasa (21/2). Saat itu, kata Hidayat, suara PKS hanya diprediksi naik dari 1,3 persen pada Pemilu 1999 hanya menjadi 3 persen. Namun kenyataannya PKS dapat lebih dari 7 persen. Prediksi perolehan suara PKS sendiri berdasarkan survei LSI diketahui berada di urutan ke-8 jika Pemilu digelar hari ini. Perolehan suara LSI tersebut berturut-turut Golkar 15,5 persen, Demokrat 13,7 persen, PDI Perjuangan 13,6 persen, Gerindra 4,9 persen, PPP 4,9 persen, PKB 4,6 persen, PAN 4,1 persen dan PKS 3,7 persen.[inc]

Jl. T. Iskandar Sp. Dental Care Center Lambhuk Kec. Ulee Kareng - Banda Aceh

Perwakilan Rakyat (DPR). Mereka tidak mengetahui jika DPD tidak mempunyai wewenang untuk memutuskan masalah yang berkaitan dengan provinsi yang mereka wakili. Tujuh dari sepuluh responden mengetahui keberadaan DPD dan delapan dari sepuluh orang ikut memilih anggota DPD, ini artinya masyarakat mengetahui keberadaan DPD,” kata Direktur Eksekutif LSI, Hendro Prasetyo dalam paparan survei “Peluang dan Harapan DPD RI: Sebuah Evaluasi Publik” di Ja-

karta, Minggu 26 Februari 2012. Survei itu mengatakan, 87,6 persen responden mengetahui tugas utama DPD adalah mewakili rakyat daerah di pusat dan hanya 7,6 persen responden yang menjawab anggota DPD mewakili partai politik dan 4,6 persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab. Dalam proporsi yang lebih rendah, 73,3 persen responden mengetahui prosedur pemilihan anggota DPD yang dilakukan secara langsung oleh rakyat melalui mekanisme pemilihan

PRODUK ASURANSI

umum. Sebanyak 50,2 persen mengetahui anggota DPD bertanggung jawab kepada rakyat pemilih secara langsung. Namun, saat LSI bertanya lebih spesifik seperti wewenang anggota DPD apakah masyarakat mengetahui tugas dan wewenang DPD hanya memberikan saran dan masukan kepada DPR, hanya 24,1 persen responden mengetahuinya. Sebanyak 46,2 persen responden tidak mengetahui wewenang anggota DPD, dan 29,7 persen memilih tidak menjawab. “Secara umum kami bertan-

ya apakah tahu wewenang DPD hanya memberikan masukan kepada DPR, tapi tidak punya suara untuk ikut memutuskan, kebanyakan tidak tahu, yang tahu 24,1 persen,” paparnya. Ia menjelaskan, hal ini menunjukkan masyarakat mengetahui keberadaan DPD, namun ketika ditanya lebih detail fungsi wewenang DPD, mereka tidak mengetahui. “Ada gap pengetahuan umum lembaga terhadap pengetahuan khusus untuk tugas DPD,” jelasnya.[vvn]

Kantor Unit Pemasaran Bireuen ramains.com

info@ramains.com

uAsuransi Khusus uCustoms Bonds uSurety Bonds uAsuransi Aneka uAsuransi Kecelakaan Diri uAsuransi Rekayasa uAsuransi Kesehatan uAsuransi uKendaraan Bermotor uAsuransi Harta Benda

Your Patner in progress

Di Graha Irama 10th Floor, Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-1 Kav. 1 & 2, Jakarta Selatan, Telp (62-21) 526 1221 (9 lines), Fax(62-21) 526 1231, 526 1232, 526 1418

BANDA

SENIN 27 FEBRUARI 2012

PIKIRAN MERDEKA

3

Sabang Agendakan Even Internasional

Pikiran Merdeka-Heri Juanda

KESEJAHTERAAN NELAYAN: Nelayan membersihkan jala usai melaut di Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2012 mengeluarkan anggaran sebesar Rp 4,4 triliun atau 73,5 persen dari total anggaran KKP yang mencapai Rp 5,99 triliun diprioritaskan untuk kebijakan industrialisasi perikanan nasional, meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan nelayan, meningkatkan produksi perikanan dan daya saing produk serta pemasaran hasil perikanan.

Jabatan Bukhari dan Anwar Hingga 1 Maret PM, Jantho - Bukhari Daud dan Anwar Ahmad akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar pada 1 Maret 2012 mendatang. “Masa Jabatan bupati dan wakilnya hanya beberapa hari lagi, yaitu tanggal 1 atau 2 Maret 2012,” kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Aceh Besar Ridwan Jamil, Minggu (26/2). Saat ditanyai siapa pejabat (Pj) BUKHARI DAUD bupati yang akan memimpin Aceh Besar setelah masa kerja Bukhari Daud dan Anwar Ahmad berakhir, Ridwan Jamil mengaku sejauh ini belum mengetahuinya. “Belum tahu siapa PJ karena itu ditetapkan di pusat dan provinsi. Siapa pun yang menjabat, kita berharap dapat membangun Aceh Besar dan memimpin roda pemerintahan hingga ada bupati terpilih,” terangnya. Seperti diketahui, sejumlah kepala daerah di Aceh termasuk gubernur dan wakilnya mengakhiri masa jabatannya pada tahun ini. Selain Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar, beberapa kepala daerah lainnya juga akan mengakhiri jabatannya tahun ini.[zal]

Segera Mengeluarkan Produk Altessa Juice, Harga Hanya Rp. 5.000 Jln. Tgk Abu Lam U No.17, Taman Sari - Banda Aceh

PM, Sabang – Pemerintah Kota Sabang pada tahun ini sudah mengagendakan sejumlah even bertaraf internasional yang merupakan even lanjutan tahun 2011. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sabang Yusfa Hanum menyebutkan sejumlah even sudah dipersiapkan, di antaranya Internasional Montain Baycikel (IMB), Internasional Sabang Ragata serta sejumlah even seni dan budaya. “IMB dan Sabang Ragata ke II itu belum kami gelar, namun pesertanya sudah mulai antre, baik lokal maupun mancanegara,” kata Yusfa, Minggu (26/2). Selain even internasional, pihaknya juga akan menyelenggarakan beberapa agenda kegiatan yang sifatnya lokal seperti, lomba tarian, pemilihan putra/putri suara pelajar, dan sejumlah even lainnya. “Harapan kita tahun ini pariwisata Sabang lebih menunjukan kegiatannya pada dunia luar agar jumlah pengunjung dan PAD bisa meningkat,”

katanya. Sementara itu, Kabid Pemasaran Disbudpar Sabang M Ali Taufik mengakui saat ini telah terjadi peningkatan jumlah penginapan di Sabang. Dia mencontohkan, tidak sedikit rumah warga sekarang telah berubah fungsi menjadi home stay (rumah singgah) yang dapat dimanfaatkan para pengunjung. “Sebelumnya hanya beberapa tempat penginapan di Sabang, namun pada 2012 sudah bertambah jumlahnya hingga tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah hingga memenuhi kebutuhan jumlah pengunjung di Sabang,” tandas Taufik. Dia mengatakan, sejumlah even tersebut nantinya dipusatkan di beberapa titik lokasi pariwisata di Sabang, seperti Gapang, Iboeh, Sabang Fair, dan Kilometer Nol. Sementara di sisi pemasaran, Taufik mengaku sudah bekerjasama dengan beberapa pihak swasta, termasuk biro perjalanan untuk menyebarluaskan informasi even itu hingga ke mancanegara.[rzl]

Demokrasi di Aceh Terbaik di Indonesia PM, Banda Aceh - Aceh berada di peringkat satu sebagai provinsi dengan indeks demokrasi terbaik di Indonesia. Selain itu, Aceh juga masuk sebagai barometer penilaian dunia terhadap kondisi demokrasi dan pembangunan di Indonesia. Hal itu disampaikan Sekretaris Menko Polhukam, Letjen Hotmangaradja Pandjaitan dalam rapat koordinasi pemerintah daerah menjelang Pemilukada Aceh di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Aceh,

Kamis (23/2). Menurutnya, Aceh mendapat nilai 70,39 dalam survey Indeks Demokrasi Indonesia. Survey ini, lanjut dia, dilakukan oleh sebuah lembaga independen dengan meng-

gunakan teknologi canggih, namun dia tak menyebutkan nama lembaga tersebut. “Jadi politik masyarakat memilih dan untuk dipilih, dalam pengambil keputusan dan hak politik dalam mengambil keputusan politik dan pengawasan merupakan indikator indeks demokrasi Indonesia dalam meberi penilaian. Khusus untuk hal hak politik rakyat dalam

Muhammadiyah Gelar Hari Yatim PM, Banda Aceh - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banda Aceh memperingati Hari Yatim di Rumah Penyantun Muhammadiyah di Gampong Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Minggu (26/2). Acara itu juga diselingi berbagai kegiatan, seperti donor darah dan pemberian paket kepada 37 anak yatim yang selama ini ditampung di rumah penyantun tersebut. Ketua PDM Banda Aceh Muthorrir Asy’ari mengatakan peringatan hari yatim bagi Muhammadiyah merupakan program rutinitas tahunan sebagai bentuk sosial terhadap anak yatim, piatu, dan yatim piatu di Indonesia. “Dalam kehidupan bermasyarakat, beragama, dan bernegara, Muhammadiyah menekankan tiga hal yakni kesehatan, pendidikan dan sosial,” kata Muthorrir. Menurutnya, peringatan

MUTHORRIR hari yatim bagi Muhammadiyah sudah berjalan sejak 1942 atau 70 tahun silam. Secara nasional peringatan hari yatim setiap 28 Februari. Namun untuk Banda Aceh, kata dia, tahun ini dirayakan dua hari lebih cepat. Mudhorrir menjelaskan, anak yatim yang dibina PDM Banda Aceh di Rumah Penyantun Punge Blang Cut berjumlah

37 orang, 14 di antaranya anak perempuan. “Mereka kebanyakan yatim korban tsunami dan kini bersekolah di berbagai jenjang pada beberapa sekolah di Banda Aceh. Ada yang masih SD, ada juga di tingkat SMP,” sebutnya. Selain dihadiri ratusan pegurus dan anggota Muhammadiyah Banda Aceh, peringatan Hari Yatim itu juga dihadiri T Irwan Djohan dan Tgk Alamsyah, kandidat Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh.[jul]

kesempatan berpartisipasi dalam kegiatan politik dan pengawasan serta pengambilan keputusan hak hak politik, Aceh menduduki posisi nomor satu,” kata dia. Salah satu indikator Aceh sebagai provinsi peraih nilai tertinggi dalam indeks demokrasi Indonesia, kata dia, tingginya partisipasi masyarakat dalam menggunaan hak politiknya, dan terlibat dalam

pengambilan keputusan serta pengawasan. Menurutnya Aceh juga menjadi salah satu barometer bagi dunia dalam menilai jalannya demokrasi dan pembangunan di Indonesia. Apa dilakukan pemerintah di Aceh saat ini adalah upaya untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang menjunjung tinggi demokrasi.[wnd]

Hari Lahan Basah Diperingati PM, Banda Aceh – Koalisi untuk Advokasi Laut Aceh (KuALA), Forum Orangutan Aceh (FORA), Wetlands International Indonesia Programme (WIIP), dan World Wild Fund for Nature (WWF)-Indonesia memperingati Hari Lahan Basah sedunia 2012 di Haba Café, Lampriek, Banda Aceh, Sabtu (25/2) malam. Ketua Penbers Irma Suryani mengatakan, pentas seni itu merupakan kampanye bersama untuk penyelamatan habitat penyu, orangutan dan lahan basah di Aceh lewat nyanyian, pantomin, dan tarian yang menyampaikan pesan-pesan penyelamatan lingkungan. Acara bertema “Malam Akustik Lingkungan Kampanye Konservasi Lahan Basah

Aceh” itu, juga dimeriahkan oleh seniman kondang, Rafli, Kande yang menghibur penonton dengan lagu-lagu seperti Bumoe, Tanam Bibit, Istiqarah, HPH, dan Harmoni Alam. Rafli juga menghimbau dan meminta pemerintah ikut melestarikan lingkungan, terutama konservasi ekosistem pesisir dan laut. “Ayo sama-sama kita selamatkan penyu dan orang hutan dari habitat mereka jangan sampai hewan langka dan dilindungi ini punah,” ajak Rafli, disambut meriah tepuk tangan penonton Hadir dalam acara tersebut Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh, Razali, LSM peduli lingkungan, NGO asing, mahasiswa, dan masyarakat umum.[coj]

Gudang Tenda Menyediakan Berbagai Macam Tenda

Jl. T Umar, No. 484, Setui, Banda Aceh, HP: 085277722554

Juga Melayani Pengiriman Luar Daerah

Liyan Grafika ABS MOTOR

Menjual Sparepart & Accesoris Motor Alamat: Jl. T Muhammad Hasan, Batoh, Banda Aceh, Hp.085277722554

:: HARGA BERSAING ::

- Cetak Undangan - Stempel Warna - Souvenir Perkawinan

Cepat, Murah dan Banyak Koleksinya Alamat: Jln. Tgk. Daud Beureueh, No. 117, Jambo Tape, Banda Aceh, Hp. 081360334143-082161263821

ACEH BISNIS

HUKUM

SENIN 27 FEBRUARI 2012

PIKIRAN MERDEKA

4

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Penyerangan RSPAD Jakarta - Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat telah mengamankan 13 orang yang diduga terlibat dalam penyerangan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Ke-13 orang ditangkap di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. Dari 13 yang diamankan, sebanyak lima orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Tersangka sudah lima orang dengan perannya masing-masing,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, di Jakarta, Minggu (26/2). Dia menambahkan, penyerangan dikoordinasi tersangka E yang ditangkap terlebih dahulu oleh Polda Metro. Barang bukti yang berhasil diamankan dari penangkapan di Kampung Ambon yakni, 1 senpi air soft gun, 4 buah golok, 5 parang, 1 gunting, 24 anak panah, 1 tombak, kemeja, recorder CCTV, dan stik isi senjata tajam. Rikwanto menjelaskan, pemicu adanya penyerangan yang menewaskan dua orang itu berawal dari tersangka ET yang mempunyai urusan dengan ED soal utang piutang sabu sebesar Rp280 juta. ED ini merupakan saudara ipar dari Stendly AY Wenno (korban meninggal). Saat tiba di rumah duka, ET mengira ada ED di tempat tersebut, sebab ET melihat banyak rekan dan saudara yang terlihat. “Saat itu, ET mengerahkan massa untuk menyerang orang yang ada di rumah duka tersebut secara membabi buta. Ternyata ED tidak ada di lokasi dan saat ini masih berada di luar, polisi masih mencari keberadaan ED,” kata Rikwanto. Aksi penyerangan yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, Kamis dinihari tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia akibat luka tusuk senjata tajam. Korban meninggal adalah Stendly Wenno dan Ricky Tutu Boy. Ricky mengalami luka paling parah. Lelaki kelahiran Ambon 29 April 1975 itu meninggal akibat luka tusuk senjata tajam pada bagian leher. Sedangkan Stendly Wenno mengalami luka serius di bagian kepala dan pelipis. Akibat hantaman benda tanjam itu Stendly akhirnya tewas. Selain menewaskan Ricky Tutu Boy dan Stendly Wenno, penyerangan oleh puluhan pemuda itu melukai Oktavianus Maxmilion, dan tiga orang lainnya. Seluruh korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat. [vvn]

8 Perampok Toko Emas Teridentifikasi Jakarta - Polisi telah mengidentifikasi 8 kawanan bersenjata api yang merampok 4 toko emas di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (24/2) lalu. Para pelaku masih dikejar aparat kepolisian. “Nama-namanya sudah diketahui, tinggal ditangkap saja,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (26/2). Rikwanto mengatakan, aparat gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan masih terus berkonsentrasi mengejar para pelaku. Tim disebar ke sejumlah lokasi yang dimungkinkan menjadi tempat persembunyian para pelaku. Ia menyatakan, tidak ada kendala dalam menangkap para pelaku. “Tidak ada, hanya saja perlu waktu. Ini kan proses,” kata Rikwanto. Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Toni Harmanto menduga, para pelaku merupakan pemain lama. “Kalau dilihat dari modusnya, bisa jadi mereka pemain lama,” kata Toni saat dihubungi kemarin. Delapan pria menggunakan empat motor menggasak 4 toko emas di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, selepas solat Jumat, 23 Februari siang kemarin. Para pelaku yang mempersenjatai diri dengan senjata api sempat melukai seorang karyawan toko emas. Saat hendak melarikan diri, dua motor pelaku kemudian mengalami mogor. Tiga pelaku kemudian naik angkot dan meminta diantarkan hingga ke Jalan Haji Boteng setelah menyandera sang sopir. Beberapa saat setelah kejadian, polisi mengamankan dua orang di sebuah rumah kontrakan di Jalan Haji Boteng, Ciputat. Namun dua orang itu dipastikan tidak terlibat dalam perampokan toko emas ini. [dtc]

DETIK.COM

Satu unit mobil travel Cipagati mengalami rusak parah karena menabrak pohoh usai bersenggolan dengan sepeda motor Suzuki Spin di Jalan Arjuno Kota Surabaya, Minggu (26/2). Pengemudi Cipaganti mengalami luka parah karena tergencet body, sedangkan pengendara motor luka di bagian kepala.

Kepala Imigrasi Soeta Ditangkap Jakarta- Kepala Imigrasi Bandara Soekarno Hatta, Rochadi Iman Santoso, ditangkap aparat Kepolisian Daerah Metro Jaya atas dugaan membuat surat keterangan palsu atas lalu lintas keluar masuk seorang warga negara Singapura, Toh Ke Ngsiong. Menurut Kasubdit Keamanan Negara Ditkrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Daniel Bolly Tifaona,

Minggu (26/2), Rochadi ditahan sejak Jumat (24/2). “Dia ditangkap atas dugaan pemalsuan dokumen lalu lintas orang. Yang

nDituduh Buat Surat Lalulintas Palsu bersangkutan dikenakan pasal 263 (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pemalsuan dokumen,” kata Daniel di Jakarta. Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya,

Geng Motor Serang Markas Polisi Pekan Baru - Mapolresta Pekanbaru diserang puluhan anggota geng motor, Minggu 26 Februari 2012 dini hari. Kaca pos penjagaan yang baru dibangun dilempari batu hingga pecah. Menurut sejumlah saksi mata, penyerangan yang dilakukan di Jalan Ahmad Yani itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Diduga, kawanan geng motor sengaja menyerang markas polisi Pekanbaru karena ketua mereka yang berinisial B ditangkap terkait kasus dugaan penganiayaan. Bukan saja pos polisi, sejumlah bangunan di sekitar Ma-

polresta juga menjadi sasaran amukan geng motor. Di antaranya kaca kantor sebuah bank dan kaca studio foto, Oscar Studio. Menurut saksi mata Hendro, geng motor menyerang sebanyak dua kali ke Mapolresta Pekanbaru. “Setelah menyerang pertama kali, mereka melarikan diri karena dikejar oleh Polisi Militer yang berkantor di depan Mapolresta,” katanya. Namun, setelah polisi kembali ke kantor, geng motor ini kembali datang. Mereka merusak kaca sebuah bank dan studio foto. Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Adang Ginanjar

ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan ada kasus penyerangan oleh sekelompok pengendara motor. “Dugaan penyerangan sementara terkait penangkapan ketua geng motor mereka. Penyerangan ini mereka anggap semacam aksi solidaritas,” katanya. Dia memerintahkan agar menindak tegas pelaku perusakan. Karena tindakan tersebut meresahkan masyarakat. “Kalau mengarah ke tindak pidana, kami melakukan penegakan hukum kepada pelaku. Tentunya akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. [vvn]

Obati Ortu, Hariyanto Nekat Gelapkan Uang Rp 63 juta Sidoarjo - Tak kuat lihat orang tuanya menderita, akibat sakit, Sugeng Hariyanto (37) warga Jalan Pendegiling gang IV no 12 Kecamatan Tegalsari, Surabaya, nekat gelapkan uang perusahaan senilai Rp 63 juta. Sugeng terbukti melakukan penggelapan, setelah diketahui dirinya tidak menyetorkan uang hasil penagihan dari dari tokotoko itu ke PT Covina Jalan Bringinbendo, dimana ia bekerja. Sementara untuk, menutupi boroknya, pelaku menyetorkan kwitansi asli tagihan ke perusahaan. Itu dilakukan untuk mengelabuhi perusahaan, yang seolah-olah toko langganan Covina belum membayar tagihan. Kapolsek Taman, Kompol, M Fathoni, mengatakan, aksi pelaku terbongkar setelah perusahaan menugaskan sales lain untuk melakukan penagihan pada toko yang belum membayar. “Toko-toko yang ada mengaku sudah menyetor atau membayar melalui tagihan Sugeng,” katanya. Karena pelaku tidak ada itikad baik untuk mengembalikan uang tagihan, lanjut Fathoni, maka perusahaan melaporkan perbuatan pelaku. Dari tangan tersangka, jelasnya, petugas berhasil menyita barang bukti 35 lembar kwitansi nota tagihan asli. Dalam kasus ini, pelaku akan dijerat dengan pasal 374 KUHP tentang penggelapan. Di depan petugas, pelaku mengakui hasil tagihan dari beberapa toko itu dibuat untuk biaya pengobatan orang tuanya yang sedang sakit. “Saya tidak punya biaya untuk berobat orang tua. Makanya saya menggunakan uang perusahaan itu dulu untuk menebus obat dan biaya perobatan orang tua,” aku Sugeng.[inc]

CV. NINA INDAH

Bengkel Sepeda Motor Siang Malam (Jam 08.00-22.00 WIB)

Melayani: Service, Ganti Oli, Sparepart dan Accecories Jl. T. Iskandar Lambhuk Banda Aceh DETIK PHOTO

Kuasa hukum Mindo Rosalina Manulang, Ahmad Rifai memberi keterangan pers di Jakarta, Minggu (26/2). Rifai mempertanyakan sikap Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang terkesan tidak mendukung langkah kliennya, Mindo Rosalina Manulang, dalam pelaporan kasus korupsi . Sikap LPSK dinilainya justru terkesan membuat ketakutan Rosa.

Menerima segala jenis cetakan

BROWSING - CHATING SOSIAL NETWORK

Menerima: Reparasi Jok Mobil/Motor PERABOTAN RUMAH TANGGA Alamat: Jl. Mr. T.H. Moehammad Hasan, Banda Aceh

CV. KRAM KRUM

Jl. Inong Balee, No.51, Darussalam, Banda Aceh Hp.0813 6059 8060

ES DAWET BANJA NEGARA

TOKO MITRA SARI

PERCETAKAN HB

FASHION Alamat: Jl. Alsmuslim Matang GLP DUA

Menerima Berbagai Jenis Cetakan Alamat: Depan Terminal Lama Bireuen

WARKOP SIANG MALAM

TOKO TOP

BINTANG KEJORA

Jalan Medan - Banda Aceh Matangglumpangdua

Jalan Medan - Banda Aceh Matangglumpangdua

Jalan Medan - Banda Aceh Matangglumpangdua

WARKOP GERAI SIANG MALAM

Banda Aceh

Menjual berbagai macam bunga, tanaman, pot, dll. Jl. Banda Aceh-Medan, depan gedung Kande Agung/sebelum SPBU Lueng Bata, Banda Aceh

NIRWANA PONSEL

CV. FONNA DIJANGKA KONTAKTOR

Jln Rama Setia - Lampaseh Kota Banda Aceh

!

TAMAN PLAZA GARDEN

Banja negara Jl. Banda Aceh - Medan, depan gedung kande agung/sebelum SPBU Lueng Bata, Banda Aceh HP. 08116807300

CV. BUFFALO JAGAT PERKASA

KONTAKTOR

di HARIAN

Merdeka

SURABAYA JOK HP. 08126915346

KONTAKTOR

CV. PATI BUNGA

Pikiran

ANDA

SILVA NET

PERCETAKAN & PHOTOCOPY

Jalan Medan - Banda Aceh - Kuta Blang

Jalan Medan - Banda Aceh. Bireuen

Pasang IKLAN

PUTRA JEUMALA

Jalan Medan - Banda Aceh - Bireuen, Telp 0644-442112

KONTAKTOR

kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta pun mengeluarkan surat keterangan lalu lintas Toh Ke Ngsiong di Indonesia, pada 25 Maret 2011. Surat keterangan yang dikeluarkan Rochadi itu kemudian digunakan kuasa hukum Cakra & Co untuk menghentikan (SP3) kasus surat kuasa palsu yang diproses sebelumnya. Pihak PT Makindo pun tidak diam saja. Mereka menggugat keaslian surat keterangan Toh Ke Ngsiong di Indonesia itu. “Setelah diproses dan dimintai keterangan dari pihak yang kompeten, termasuk Kemenkumham, diperoleh data bahwa Toh Ke Ngsiong tidak ke Indonesia pada tanggal itu dan dinyatakan bahwa surat keterangan itu palsu,” jelas Rikwanto. Di hadapan penyidik, Rochadi mengaku jika surat yang dikeluarkannya merupakan surat asli dan bukan surat palsu. Dia mengaku, saat mengeluarkan surat tersebut ada kesalahan input data. “Yang melakukan input data itu adalah anak buahnya yang saat ini sedang belajar di Australia,” ungkap Rikwanto. Guna memperjelas kasus tersebut, penyidik akan meminta keterangan dari pihak Cakra & Co. Atas perbuatannya, Rochadi terancam dijerat dengan hukuman pidana penjara paling lama enam tahun.[vvn]

ASRA SERVICE

Jalan Medan - Banda Aceh Matangglumpangdua

KONTAKTOR

Komisaris Besar Rikwanto menjelaskan, tersangka mengeluarkan surat keterangan bahwa Toh Ke Ngsiong datang ke Indonesia pada 5 Agustus 2009 dengan menggunakan maskapai Tiger Airways. Toh Ke Ngsiong kemudian meninggalkan Indonesia pada 6 Agustus 2009 dengan maskapai KLM Royal Dutch Airlines. Setelah ditelusuri dengan pihak-pihak terkait, termasuk Kementerian Hukum dan HAM, Toh Ke Ngsiong tidak ada di Indoneisia pada tanggal itu. Kasus pembuatan surat keterangan palsu ini berawal dari perkara yang melibatkan PT Makindo dengan pihak Toh Ke Ngsiong dari Singapura. Menurut Rikwanto, PT Makindo yang diwakili oleh kuasa hukumnya dalam perkara tersebut mempertanyakan surat kuasa Toh Ke Ngsiong kepada kuasa hukumnya di Indonesia, yakni Cakra & Co. “Surat kuasa itu diperlukan sebagai pintu masuk penyelesaian perkaranya di Indonesia. Dari perkara tersebut, pihak Makindo menemukan bahwa surat kuasa itu palsu. Kasus surat kuasa palsu itu sudah diproses di polisi pada 2009 dan sudah P21,” kata Rikwanto, ditemui terpisah. Sementara proses kasus surat kuasa palsu di kejaksaan itu berlangsung, Rochadi selaku

FASHION, PAKAIAN PRIA - WANITA

Mejual Alat-alat Pertanian

Jalan Medan - Banda Aceh - Bireuen

Jalan Medan - Banda Aceh Matangglumpangdua

CV. FONNA DIJANGKA

CV ZINANATUL RIZKI

CV KARYA LEUGUNA

CV. ARRY AMSAL

PT GAJAH MOBIL SHOW ROOM

KONTAKTOR

KONTRAKTOR / Abdul Aziz Jl. Gajah, Lr Merpati No.14. Pulo Ara, Bireuen

Jalan Medan - Banda Aceh. Bireuen

KONTAKTOR

Jalan Medan - Banda Aceh Matangglumpangdua

KONTAKTOR

Jalan Medan - Banda Aceh - Bireuen

Cot Gapu - Bireuen

UTARA

SENIN 27 FEBRUARI 2012

PIKIRAN MERDEKA

5

Polisi Sumbang Sepeda untuk 12 Siswa Miskin Lapang - Pos Polisi Lapang di Kecamatan Lapang, Aceh Utara, akan menyerahkan bantuan 12 unit sepeda untuk siswa SD Negeri 5 Merboe Lama, pagi (27/2) ini. Program ini dicanangkan untuk membantu siswa miskin yang tinggal di kawasan pedalaman.

Kepada Harian Pikiran Merdeka,Kepala Pospol Lapang Bripka Junaidi menyebutkanbantuan tersebut diberikan untuk memotivasi siswa tidak mampu yang tinggal jauh dari lokasi sekolah. Program tersebut juga bekerjasama dengan Kepala SD Negeri 5 Lapang, Munardi.

“Selama ini saya melihat cukup banyak siswa terlambat datang ke sekolah. Saat ditanyakan, rata-rata mereka mengatakan terkendala dengan jarak antara rumah dan sekolah,” ungkapnya. Junaidi berharap, dengan adanya sepedapara siswa itu tidak lagi terlambat ke sekolah.[cid]

Empat Imigran Tertangkap Saat Melarikan Diri Manado - Empat imigran asal Afhganistan yang melarikan diri dari Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Manado Sulawesi Utara, Minggu (26/2) pukul 02.20 Wita, tertangkap. Keempatnya adalah Mustapha Rahimi (16), Morteza Hussain (17), Muhammad Mussa (17) dan Emteyaz Hussain (17). Mereka tertangkap empat jam kemudian oleh petugas Rudenim Manado, sedang bersembunyi di dalam

selokan, sekitar 500 meter dari Rudenim Manado. Tiga dari empat imigran yang melarikan diri, baru menghuni Rudenim Manado sekitar dua minggu yang lalu, dan merupakan imigran pindahan dari Tasikmalaya, Jabar. Sedangkan seorangnya Mustapha Rahimi, sudah masuk sejak 26 April 2011. Kepala Rudenim Manado, Kaseger Ronny Frans saat dikonfirmasi melalui Kepala

Seksi Keamanan dan Ketertiban, Alex Tonny Mandagi mengatakan mereka melarikan diri dengan cara memotong kawat duri dengan tang dan meloncati tembok setinggi empat meter. “Untung petugas sempat mendengar bunyi seng dan melakukan pengejaran. Satu orang langsung tertangkap, sedangkan tiga lainnya sempat melarikan diri ke hutan di belakang Rudenim,” terang Mandagi.[dtc]

Makam Kolonel Husaien Yusuf Terabaikan PM, Bireuen - Makam pendiri Radio Rimba Raya, almarhum Kolonel Husaien Yusuf dan istrinya Letnan dua Ummi Salamah di areal perkubaran umum Dusun Jeumpa, Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, terabaikan dan tanpa perawatan. Sejauh ini pemerintah setempat membiarkan ke dua makam pejuang semasa kemerdekaan RI tanpa perawatan, bahkan belum dilakukan pemugaran sebagai bentuk penghormatan kepada Panglima Devisi X Langkat dan Tanah Karo itu. Alben, 52, tokoh masyarakat Geulumpang Payong, Minggu (26/2) menuturkan sejauh ini kuburan pendiri Radio Rimba Raya, cikal bakal RRI di Jakarta itu belum dipugar

layaknya seorang pejuang kemerdekaan RI. Awalnya pernah datang Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Pangdam Iskandar Muda berziarah ke makam Kolonel Huesen Yusuf dan Ummu Salmah sekitar tahun 2010. Tapi sejauh ini makam pemilik Pendopo Bireuen itu masih dibiarkan dan ditumbuhi semak belukar tanpa diurus dengan baik”, katanya. Begitu juga letak kuburan Kolonel Husaein Yusuf yang meninggal dunia 8 Januari 1978 dan berdampingan dengan kuburan istrinya Ummi Salamah yang meninggal 6 Januari 1998, mulai sulit dikenali dengan baik akibat ditumbuhi semak dan rerumputan. Seorang tokoh pemuda Bireuen, Suryadi menyayangkan sikap pemerintah mengabaikan

keberadaan makam pahlawan itu. Sebab Kolonel Husaein Yusuf seorang pahlawan revolusi yang sehrusnya mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Aceh. “Seharusnya makam beliau menjadi tanggung jawab Pemerintah Aceh atau Pemkab Bireuen untuk memugarnya, sehingga masyarakat Aceh khususnya masyarakat Bireuen mengetahui situs sejarah pendiri radio yang berjasa dalam menyiarkan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia kala itu”, katanya. Diakui Suryadi, dirinya merasa prihatin terhadap persoalan ini, apalagi jika Bireuen dikaitkan dengan julukan “Kota Juang”, sementara jasa pahlawannya tak mampu dihargai.[jon]

PIKIRAN MERDEKA-SAIFULLAH

SEORANG warga melintas dijembatan berlubang di Gampong Alue, Kecamatan Tanah Pasir Aceh Utara,Minggu (26/2).

Lubang di Jembatan Ancam Pengguna Jalan Tanah Pasir - Lubang menganga di jembatan Gampong Alue Kecamatan Tanah Pasir,Aceh Utara, terkesan dibiarkan begitu saja meski kondisinya mengancam pengendara yang melintas di atasnya. Sudah sejak dua bulan lalu rusak, jembatan tersebut belum juga diperbaiki oleh pemerintah setempat. Beberapa hari lalu pengendara sepeda motor ter-

perosok ke lubang itu dan kecelakaan itu nyaris mencederai warga tersebut. Amatan Pikiran Merdeka, Minggu (26/2) pagi, jembatan berukuran 4 x2 meter itu menjadi satu-satunya akses perlintasan ke kecamatan. Warga tak punya pilihan lain, mereka harus sungguh hati-hati jika melintas di atasnya terutama di malam hari. Lampu penerang jalan jauh dari jembatan terse-

but. Kepala dusun di gampong itu, Yusran, jembatan tersebut mengakses jalan penghubung ke Gampong Alue, Gampong Mee, Gampong Blang dan Gampong Paloh. “Kami sudah sangat khawatir,” katanya. Menurut Yusran, jembatan itu rusak dan berlubang karena sering dilintasi truk pengangkut material bangunan untuk proyek milik PNPM. “Lubang-

nya semakin besardan masih juga dilintasi truk setelah ditutupi papan di atasnya,” katanya. Geusyik Gampong Alue, Darmawan, sudah melaporkan masalah ini ke pemerintah kecamatan. “Kami sudah menyampaikan masalah ini ke Muspika, agar mendapat perhatian dari pihak terkait. Insya Allah akan kami usulkan dengan dana PNPM tahun ini,” sebut geusyik.[Saiful]

Bendungan Krueng Pase Retak

PIKIRAN MERDEKA-JONIFUL

Alben, masyarakat Geulumpang Payong, Jeumpa, menujukkan makam Kolonel Husaein Yusuf berdampingan dengan kuburan istrinya Ummi Salamah di areal kuburan umum desa setempat, Minggu (26/2). Makam pendiri Radio Rimba Raya itu kini ditumbuhi semak belukar.

PM, Meurah Mulia Bendungan Krueng Pase di kawasan Leubok Tuwe, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, terancam ambruk. Bangunan darurat itu sudah retak dan keropos sehingga mengancam pengairan untuk 9.000 hektare areal lahan pertanian. ”Petaka itu sudah tampak pada tahun 2008 saat jebolnya Bendung Krueng Pase peninggalan zaman Kolonial

Belanda pada 1931. Kemudian ditanggulangi dengan bangunan darurat dalam jangka pendek tiga tahun. Bila ambruk total, daerah ini bisa-bisa mengalami krisis pangan,” kata Pj Bupati Aceh Utara HM Alibasyah kepada Pikiran Merdeka, Ahad (26/1) di lokasi. Untuk mencegah atau menenggulangi ancaman tersebut, pemerintah setempat sudah mengusulkan

dana ke Kementrian Pekerjaan Umum untuk pembangunan lanjutan bendung permanen di Gampong Lhok Jok yang menelan dana mencapai Rp119 miliar. Usulan itu mengingat porsi disediakan dana otonomi khusus (Otsus) melalui APBA begitu terbatas, yakni pada 2011 direalisasikan senilai Rp10 miliar dan 2012 senilai Rp6,5 miliar. “Kita sangat butuh sokon-

gan dana dari APBN untuk menyelesaikan infrastruktur permanen yang sedang dilakukan pengerjaannya di lapangan, ” paparnya. Adapun ke-sembilan Kecamatan itu masing-masing Syamtalira Bayu, Syamtalira Arun, Tanah Pasir, Tanah Luas, Meurah Mulia, Samudera, Matangkuli, Nibong, Aceh Utara dan Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.[cww]

ranya terdapat di Sidrap. Sedangkan 39 rumah lainnya di Pakpak Barat. Akibatnya, sebanyak 215 warga di Sidrap sempat mengungsi ke sejumlah posko darurat yang didirikan tim SAR gabungan. Di Kecamatan Simpati, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, sekitar 200 rumah hanyut terbawa banjir, pada 22 Februari 2012 yang lalu. Banjir bandang ini juga merusak sejumlah fasilitas umum, 11 jembatan dan 13 saluran irigasi. Sekitar 120 hektare areal sawah ludes. Menurut data, kerugian material akibat bencana ini mencapai Rp12,9 miliar.

tanah longsor, kekeringan, puting beliung, dan gelombang pasang. Prediksi itu didasarkan pada data bencana dari 2002 hingga 2011 yang menunjukkan 85 persen bencana di Indonesia adalah hidrometeorologi. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan berdasar prediksi sejumlah lembaga menunjukkan pada Januari-Agustus 2012 kondisi cuaca normal. Sementara itu, Agustus-Desember kemarau agak basah. “Tahun 2013 diprediksi kemarau elnino,” kata dia beberapa waktu lalu. BNPB, kata dia, melakukan upaya sosialisasi, kesiapsiagaan, gladi, dan peningkatan kapasitas BPBD dan memupuk kesadaran masyarakat agar peduli potensi bencana itu. “Anggaran bencana 2012 sekitar Rp995 miliar,” katanya. Berkaca pada 2011, lebih

dari seribu peristiwa bencana mewarnai perjalanan Indonesia dan sebagian besar adalah banjir, kebakaran, dan puting beliung yang semuanya terkait hidrometeorologi. BNPB mencatat setidaknya sepanjang 2011 telah terjadi 1.598 bencana, dan 1.598 di antaranya (75 persen) adalah hidrometeorologi dengan prosentase banjir (403 kejadian), kebakaran (355), dan puting beliung (284). Bencana itu telah menimbulkan korban meninggal dan hilang 834 orang, dan 325.361 orang lainnya dilaporkan menderita dan harus mengungsi. Selain merenggut nyawa ratusan orang, bencana yang terjadi selama 2011 itu juga menyebabkan kerugian material. Tercatat, 15.166 unit rumah penduduk rusak berat, 3.302 rusak sedang, dan 41.795 unit rusak ringan.[vvn]

Cuaca Ekstrem Terus Teror Indonesia Jakarta - Cuaca ekstrem terus melanda Indonesia. Di sejumlah wilayah berujung bencana. Banjir, longsor, hingga angin puting beliung menghajar bertubi-tubi. Sejumlah orang tewas, harta benda tak sedikit yang turut amblas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Nusantara masih terus dirundung cuaca ekstrem hingga beberapa bulan mendatang. Hingga musim benar-benar berganti, dari penghujan menjadi kemarau. “Sebagian wilayah memasuki musim transisi, dari hujan ke kemarau. Cuaca ekstrem berpotensi besar di masa transisi itu,” kata Kepala Sub Bidang Peringatan Dini Cuaca Ekstrim BMKG, Kukuh Ribudiyanto, Mingggu (26/2). Di sejumlah wilayah masih berpotensi terbentuk awan

Comulunimbus. Awan ini yang menyebabkan hujan. Selain itu, juga menimbulkan potensi angin kencang dan petir. Proses terjadinya puting beliung juga sangat terkait erat dengan fase tumbuh awan Comulunimbus ini. Daerah Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, hingga Sumatera Selatan berpotensi besar dilanda cuaca ekstrem. Bencana akibat fenomena itu juga ikut mengintai. “Kita lihat paling tidak tiga hari ke depan. Kita melihat potensi awan, kalau besok tidak terjadi angin kencang atau puting beliung itu berarti pertumbuhan awannya tidak cukup tinggi,” ujar Kukuh. Kukuh menjelaskan, masa peralihan musim antar wilayah di Nusantara tidak bersamaan.

Saat ini, sejumlah daerah masih mengalami puncak penghujan, sebagian lainnya mulai berkurang. Sebagian wilayah masuk kemarau pada April mendatang, lainnya awal Juni. Di daerah pantai, musim hujan lebih pendek, di daerah pegunungan masa berlangsung lebih lama. Rentetan Bencana Berbagai bencana akibat cuaca ekstrem terus mendera Indonesia mulai akhir 2011 hingga awal 2012 ini. Yang terbaru, bencana tanah longsor di Kampung Padasuka, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu 26 Februari 2012. Tujuh rumah tertimbun tanah, seorang warga tertimbun tanah. Pada Sabtu 25 Februari 2012, banjir menyapu Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh pada Sabtu 25 Februari 2012

mulai pukul 18.30 WIB. Air bah menerjang tiga desa, yakni Kebun Nilam, Blang Maloe, dan Pulo Mesjid. Satu orang tewas atas nama Tengku Idris, berusia 55 tahun. Sedangkan 18 rumah hanyut terbawa banjir, 14 di Desa Kebun Nilam dan 4 lainnya di Blang Maloe. Jembatan Kuala Panteue, penghubung Beureunuen-Tangse, rusak. Kerugian material seluruhnya belum terdata. Sementara angin puting beliung melanda Kelurahan Wette’e, Kecamatan Pancalautang, Kabupaten Sidrap, Jumat, 24 Februari 2012. Sedikitnya lima orang tewas, sekitar 98 rumah rusak. Empat korban tewas saat amukan puting beliung melanda kawasan Sidrap. Satu korban lainnya tewas tersapu puting beliung di kawasan Pakpak Barat. Dari 98 rumah rumah yang dilaporkan, 59 rumah di anta-

Banjir Mendominasi Sementara itu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi bencana sepanjang 2012 akan didominasi oleh aktivitas hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang,

OPINI PIKIRAN

MERDEKA Aspiratif & Tepercaya

SENIN 27 FEBRUARI 2012 Alamat Redaksi, iklan dan sirkulasi: Jl. P. Nyak Makam No. 82, Lambhuk, Banda Aceh 23116

Pemimpin Umum: Roni Purnama Pemimpin Redaksi: Ariadi B Jangka Pemimpin Perusahaan: Iskandar Norman Redaktur: Ariadi B Jangka, Iskandar Norman, Roni Purnama, Makmur Dimila, Juli Amin Layouter: Rahmat RA, Yusuf Nisam, Zulham M Timu, Haikal P Ahmady Wartawan: Masrizal, Heri Juanda, Windy Phagta, Safrizal, Arif Surachman, Musmarwan Abdullah, Ismail Abda Adm/Keuangan: Sasnipal Iklan: Yusuf Nisam Sirkulasi: Rahmat RA, Mahlil Azis, Sabrani Tab Website/email: www.pikiranmerdeka.com, redaksi@pikiranmerdeka.com, pikiranmerdeka@ymail.com, iklan@pikiranmerdeka.com Penerbit: PT. Nanggroe Intermedia (Isi di luar tanggung jawab percetakan) Tarif Iklan: Halaman depan (warna): Rp15.000/mmk, halaman 16 (warna): Rp13.000/ mmk. Halaman depan (hitam putih): rp14.000/mmk, halaman 16: Rp11.000/ mmk. Iklan kuping halaman depan: Rp20.000/mmk, halaman 16: Rp18.000. Iklan display hitam putih: Rp6.000/mmk. Iklan kolom rp4.000/mmk. Iklan keluarga: Rp4.000/mmk. Iklan baris: Rp3.000/bk, harga-harga tersebut belum termasuk ppn 10%. Harga eceran Rp2.000. Harga langganan Rp55.000 per bulan. Redaksi menerima tulisan atau artikel, foto dan kartun dari umum. Kirimkan ke redaksi melalui email atau langsung ke kantor redaksi disertai photocopy identitas. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Pikiran Merdeka dilengkapi kartu tanda pengenal dan tidak dibenarkan menerima apapun dari narasumber.

EDITORIAL

Perkenalan ALHAMDULILLAH, akhirnya lahir lagi sebuah surat kabar harian di Aceh. Koran yang mengusung nama Pikiran Merdeka ini terlahir dari rahim imajinasi beberapa anak muda Aceh yang selama ini merasa terkekang dalam mengemas informasi dan opini publik. Kehadiran media lokal ini tidak bermaksud untuk bersaing dengan koran-koran yang sudah duluan ada di Aceh. Pikiran Merdeka hanya berupaya memposisikan diri sebagai koran alternatif, syukur-syukur bisa diterima oleh semua kalangan di Aceh. Kami ingin menawarkan sesuatu yang lain bagi kebaikan Aceh nanti. Sesuatu yang baru, yang mampu membawa perubahan sekaligus mengembalikan harkat dan martabat kita sebagai anak bangsa yang beradab. Kami dan Anda akan bersama-sama memegang teguh nilai-nilai lokal dan global yang baik, seperti ramah-tamah, jujur, beradab mulia, disiplin, humanism, penuh tanggungjawab, elegan, kesatria sekaligus memiliki etos kerja tinggi. Kehadiran kami semoga berarti bagi bangsa dan negeri ini. Dengan adanya banyak pilihan media, setidaknya warga Aceh bisa lebih bijak mengambil kesimpulan. Mungkin saja kami atau yang lain membuat distorsi, maka pembaca bisa memilih yang lebih baik. Tidak selamanya kami yang terbaik, tetapi kami tetap anak-anak Aceh yang menginginkan yang terbaik bagi daerah ini. Semoga dalam perjalanan nanti, nafas kami bisa bertahan lama di tengah krisis global dan gempuran media yang disokong Jakarta. Kami selalu berharap takdir baik mau mengiringi perjalanan media ini. Paling tidak, kami bisa selalu menemani hari-hari Anda dalam berbagi informasi. Sebelum meluncurkan media ini, kami terus berupaya memperbaiki sikap dan moral sendiri sebelum memperbaiki lingkungan. Di samping itu, kami juga tidak akan sungkansungkan meminta maaf bila dalam perjalanan nanti kami berbuat salah atau kesilapan. Ini sangat memungkin terjadi karena kurangnya pengalaman kami, tidak seperti temanteman lain yang lebih dahulu berkiprah di media cetak. Soal nama Pikiran Merdeka yang kami pilih, ini semata-mata untuk saling mengingatkan betapa berartinya kebebasan berpikir dalam kehidupan kita sehari-hari. “Aku berpikir, maka aku ada,” kata Rene Descartes, filosof Perancis. Al Quran juga berkali-kali mengingatkan kita untuk berpikir dan berpikir. Salah satunya, afala ta’ qilun (apa­ kah engkau tidak berfikir)? Kita memang harus selalu berpikir sebagai bukti bahwa kita ada dan hidup. Tanpa berpikir, berarti kita tiada. Sayangnya, cara berpikir dan cara kita bersikap selama ini masih kerap terjajah, terutama oleh kekuatan politik, kekuasaan, dan uang. Selama ini kita masih merasakan hanya bebas secara badaniah, tetapi secara pikiran kita masih terpenjara. Ini pula yang barang kali menjadi alasan utama lahirnya Pikiran Merdeka. Dalam kontek membangun Aceh yang lebih baik, misalnya. Kita dituntut untuk tidak lagi berpikir terkotak-kotak dengan kepentingan yang sempit. Sudah saatnya kita berpikir lepas dan jauh ke depan demi kepentingan Aceh yang lebih besar. Mari kita tanggalkan segala atribut yang berpotensi membawa kita pada perpecahan. Jangan ada lagi yang mencoba menghalang-halangi kemajuan Aceh. Perdamaian dan kedamaian yang telah kita raih harus menjadi gerbang menuju era baru yang dapat memakmurkan Aceh. Harapan kami, media ini mampu bersama-sama Anda memerdekakan diri kita masing-masing. Bersama-sama membebaskan negeri ini dari belenggu kemiskinan dan ke­ tertinggalan, serta setia menjaga keutuhan negara kita dalam bingkai NKRI. Semoga!

HADIH MAJA Sengsui beuneng tawoe bak pruet Karu buet tawoe bak punca

KAP IGOE Tangse menangis lagi Mangat lhee droe ureueng, saket rakyat saboh nanggroe

PIKIRAN MERDEKA

6

Kemiskinan Kita Oleh Sulaiman Tripa TAHUN ini, 2012, Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, kembali mengumumkan data kemiskinan Aceh. Katanya, kemiskinan Aceh tinggal 19,48 persen. Turun sedikit dari tahun sebelumnya (2011) sebesar 19,57 persen. Bila kita sederhanakan angka 19,48 dengan 20, maka ada seperlima masyarakat Aceh yang miskin. Namun secara umum, saya kira tingkat kegusaran kita atas angka kemiskinan tersebut sangatlah kecil. Apakah ini bisa kita sebut dengan kemiskinan kita yang lain? Bahwa kita sendiri mungkin tidak gusar dengan angka kemiskinan di sekitar kita. Angka kemiskinan seolah-olah tidak ada ketika kita melihat pertambahan jumlah kendaraan di Aceh yang cukup signifikan. Di samping itu, di iklan-iklan kita menyaksikan bagaimana hadiah jutaan rupiah disediakan untuk hajatan-hajatan hura-hura alias yang tidak penting. Kenyataan ini memberi kesan bahwa kita sedang ”melupakan” kemiskinan. Kenyataan ini bisa saja dipilih sebagai

jalan pintas untuk mengenakkan pikiran, karena memikirkan jalan penyelesaian kemiskinan membutuhkan energi yang tak sedikit. Padahal dalam konstitusi tertinggi kita, persoalan kemiskinan ditempatkan dalam bahasan penting, di mana peran negara harus dominan. Orang miskin dan orang orang terlantar, dipelihara oleh negara. Tapi law in the book beda dengan law in action. Antara rakyat dan pengambil kebijakan selalu terjadi tolak-tarik dalam memikirkan jalan penyelesaikan kemiskinan. Tolak-tarik itu, kemudian meluas dalam konteks kesejahteraan, di mana pengambil kebijakan sering mengukur kesejahteraan dalam bentuknya yang material. Di samping itu, ada kenyataan bahwa kurang sejahtera tak hanya diungkapkan oleh orang-orang yang memang miskin. Kekurangan kesejahteraan juga tak jarang jadi alasan orang-orang yang berada. Tidak ada yang patut diherankan bila orang-orang yang memiliki satu-dua mobil juga masih ngomong kurang sejahtera. Kita bisa verifikasi masalah ini dari orang-orang yang menggunakan fasilitas asuransi dan jaminan kesehatan maupun bantuan lainnya.

Kondisi ini tampak jelas adanya keretakan sosial dalam kehidupan kita. Masalah tidak hanya ada dalam pengelolaan kebijakan. Karena masalah juga ada dalam kehidupan kita sebagai sesama. Bila saja ada sejumlah kekurangan dalam kebijakan, seharusnya diantisipasi dalam konteks sosial. Dulu saya pernah menulis bahwa bila seperlima penduduk miskin dibantu oleh empat perlima penduduk yang tidak miskin, maka persoalan akan juga selesai. Artinya satu orang miskin dibantu oleh empat orang kaya. Logika tersebut sangat sederhana. Namun dalam kondisi sekarang, logika-logika sederhana bisa jadi tidak sederhana. Apa yang kita anggap sederhana, mungkin bagi orang lain tidak sederhana. Atau apa yang dianggap orang lain sederhana, bagi kita tidak sederhana. Terlepas bagaimana pandangan ki­ ta tentang sederhana tidaknya logika tersebut di atas, yang jelas kekuatan sosial dapat menjadi modal penting dalam menuntaskan kemiskinan. Namun masalahnya adalah kondisi solidaritas sosial kita sendiri yang sedang rusak. Kondisi ini bisa kita sebut dengan kemiskinan dalam bentuknya yang lain.

Bila kemiskinan yang pertama terkait dengan kemampuan orang dalam mencukupi kebutuhan hidupnya, maka kemiskinan yang kedua adalah “empati” dan solidaritas kita terhadap mereka yang miskin tersebut. Kemiskinan yang kedua, kadang­ kala juga dimiliki oleh mereka yang tidak miskin. Kita bisa menyaksikan bagaimana orang miskin berdesak-desak di rumah orang kaya yang membagi-bagikan harta kekayaannya. Orang miskin dari tempat yang jauh datang dengan mengeluarkan uang yang mungkin lebih besar dari sumbangan yang ia dapat. Orang-orang yang antri sumbangan makanan, didampingi oleh kenyataan lainnya, yakni antrian orang-orang kaya untuk membeli berlian atau blackberry discount. Di Aceh juga demikian. Bantuan untuk orang kecil sering juga dijamah oleh orang kaya. Padahal mereka yang menjamah bantuan, kita lihat juga datang dengan mobil plat putih atau plat lainnya. Jadi apa artinya angka kemiskinan seperti yang kita lihat dari data BPS, bila dalam kenyataan, kita hampir tidak bisa membedakan yang mana yang miskin dan yang mana tidak miskin.[*]

Tudingan Amerika dan Bantahan Petinggi JAT JURU bicara Jemaah Ansharut Tauhid (JAT), Son Hadi bin Muhadjir, meradang. Ia mempertanyakan keputusan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat yang memasukkan namanya ke dalam daftar teroris yang mempunyai hubungan dengan Al Qaeda. “Mengapa nama saya kok bisa masuk daftar itu? Apa urusannya?” kata Son Hadi kepada VIVAnews, Jumat 24 Februari 2012. Ia juga heran dengan kebijakan AS yang memasukkan JAT ke dalam daftar Organisasi Teroris Internasional per Kamis, 23 Februari 2012, waktu setempat. Keheranan senada diungkapkan oleh pengurus JAT Abdul Rahim Ba’asyir yang juga dimasukkan AS ke dalam daftar hitam teroris. “Bukti mereka apa? Dari dulu Amerika selalu mencari alasan untuk memukul gerakan aktivis yang ingin menegakkan Islam,” ujar putra Abu Bakar Ba’asyir itu. Kesalahan JAT Versi Amerika Kamis waktu setempat, Departemen Luar Negeri AS menyatakan Jemaah Ansharut Tauhid sebagai organisasi teroris. Pernyataan ini diikuti oleh langkah Departemen Keuangan AS yang memblokir seluruh akses keuangan atas tiga pimpinan JAT – Mochammad Achwan, Son Hadi bin Muhadjir, dan Abdul Rosyid Ridho Ba’asyir. Ketiganya dimasukkan AS ke dalam daftar hitam sehingga akses keuangan internasional mereka diputus. Warga dan seluruh perusahaan AS dilarang terlibat transaksi dengan mereka. Semua properti di AS yang ada dalam penguasaan atau pengendalian warga AS yang mempunyai hubungan dengan ketiga pimpinan JAT itu pun diblokir. Pertanyaannya, kenapa AS sampai memasukkan JAT ke dalam daftar organisasi teroris? The Wall Street Journal melaporkan, Departemen Luar Negeri AS menilai JAT bertanggung jawab atas sejumlah serangan terkoordinasi terhadap warga sipil, polisi, dan personel militer di Indonesia. JAT juga dituding memperoleh senjata dengan merampok bank dan melancarkan berbagai kegiatan kriminal lain dengan menggunakan senjata, pistol, dan materi-materi peledak. Salah satu kasus yang menurut AS melibatkan JAT terjadi pada akhir tahun lalu, ketika pengebom bunuh diri meledakkan bom di dalam gereja di Jawa Tengah yang menewaskan pelaku dan melukai puluhan lainnya. “Polisi Indonesia menahan anggota JAT yang

tersangkut kasus ini dan mengungkap adanya rencana pengeboman bunuh diri lainnya,” ujar rilis Deplu AS. Pemerintah AS bahkan menuding JAT berupaya membentuk kekalifahan di Indonesia. Selain itu, Abu Bakar Ba’asyir sebagai pendiri dan pemimpin JAT dianggap berperan dalam membentuk Jemaah Islamiyah – kelompok militan di Asia Tenggara yang terkait dengan jaringan teroris Al Qaeda. Departemen Keuangan AS juga menegaskan bahwa tiga pengurus JAT – Mochammad Achwan, Son Hadi bin Muhadjir, dan Abdul Rosyid Ridho Ba’asyir – mempunyai hubungan dengan Al Qaeda. Depkeu AS menyimpan data-data tentang sepak terjang ketiganya terkait hubungan mereka dengan Al Qaeda. Menurut data Depkeu AS itu, Achwan menyediakan dana untuk membangun kamp pelatihan militan di Aceh pada tahun 2010. Para militan itu lantas disebut menggunakan nama “Al Qaeda di Aceh, yang bertujuan untuk membunuh para pekerja kemanusiaan AS dan turis-turis Barat lain.” Achwan dituding sebagai Emir atau pemimpin tinggi JAT sementara, menggantikan Abu Bakar Ba’asyir yang juga pemimpin Jemaah Islamiyah sejak tahun 2008. Warga Malang ini disebut pernah mengadakan pertemuan pada Mei 2011 di Jakarta untuk mendiskusikan status keuangan dan metode pencarian sumber dana baru. Selain itu pada tahun 2010, Achwan disebut merekrut anggota JAT baru dan melatih mereka untuk persiapan perang. Di tahun itu juga, lelaki yang diduga berusia sekitar 65 tahun ini disebut memerintahkan pelatihan paramiliter di Poso. “Pada akhir 2010, Achwan menginstruksikan unit militer JAT atau yang dikenal dengan nama ‘Laskar 99’ untuk mendukung aktivitas kekerasan di seluruh dunia. Laskar 99 adalah unit militer JAT yang mendapatkan latihan persenjataan,” tulis Depkeu AS. Sementara itu, Son Hadi disebut berperan menyediakan bahan peledak untuk serangan bom Jemaah Islamiyah di Kedutaan Besar Australia di Jakarta yang menewaskan 9 orang dan melukai 182 lainnya. Son Hadi merupakan juru bicara JAT yang disebut AS sebagai penyedia keperluan operasi. Lelaki asal Pasuruan ini menerima perintah langsung dari Achwan sebagai Emir. Son Hadi dikatakan telah lama menjadi anggota Jemaah Islamiyah. Pada tahun 2004, dia menjadi pemimpin cabang

Jemaah Islamiyah di Jawa Timur. Sebelumnya antara tahun 1997 dan 2004, Son Hadi bekerja di yayasan yang menjadi pusat aktivitas Jemaah Islamiyah di Surabaya. Pria kelahiran 1971 ini pernah dipenjara empat tahun mulai tahun 2005 karena menampung Noordin M Top, teroris asal Malaysia yang tewas dalam penggerebekan di Solo. Terakhir, Abdul Rosyid. Warga Magetan ini disebut berperan merekrut anggota dan menggalang dana bagi JAT. Dia masuk dalam kepemimpinan JAT sejak 2010 dan bertugas di dewan eksekutif organisasi. Pria kelahiran tahun 1974 ini disebut AS merekrut penembak jitu dan ahli peledak yang akan dilatih menjadi martir. Sebagai direktur sebuah pesantren, Abdul Rosyid disebut tidak akan pernah kehabisan calon anggota baru. “Pada awal 2010, Abdul Rosyid menuju pesantren di Malaysia atas perintah Abu Bakar Ba’asyir untuk mencari dana bagi JAT. Abdul Rosyid juga ke Pakistan pada Januari 2011 untuk tujuan yang sama,” kata AS dalam pernyataan resminya. Semua itu dianggap AS sudah lebih dari cukup untuk memasukkan JAT ke dalam organisasi teroris, dan mem-black list ketiga pemimpinnya yang dianggap berperan penting dalam aksi terorisme. “Kami telah mengambil langkah baru untuk memastikan para teroris itu terputus dari sistem keuangan internasional, dan mempersulit mereka untuk melancarkan kekerasan di manapun mereka berada,” kata Adam Szubin, Direktur Kantor Pengendalian Aset Luar Negeri dari Departemen Keuangan AS, seperti dikutip Reuters. Bantahan JAT Pengurus JAT Abdul Rahim Ba’asyir menganggap tudingan AS terhadap JAT sekedar angin lalu. “Sudah biasa. AS kerap mengeluarkan pernyataan yang ingin memojokkan Islam. Tapi bukti mereka apa?” kata salah satu pengurus JAT, Abdul Rahim Ba’asyir. Jubir JAT Son Hadi juga menilai tuduhan AS terhadap JAT tidak berdasarkan bukti. Son Hadi bahkan menuding balik AS. Ia menyebut AS sedang mencari kambing hitam. “Mencari-cari kambing hitam adalah bagian dari proyek terorisme yang harus dilakukan AS di berbagai negara. AS kan katanya polisi dunia,” kata dia. Son Hadi pun menjamin aktivitas JAT akan terus berjalan meski AS

menuding mereka sebagai teroris. “Ibaratnya begini, biarlah Amerika menggonggong, JAT tetap berjalan terus,” ujar dia. Sementara terkait tudingan AS kepada dirinya selaku teroris, Son Hadi pun menilai tuduhan itu tidak berdasar. Ia berpendapat AS mencari sensasi saja. Son Hadi menjelaskan, posisinya di JAT hanya sebagai juru bicara yang bertugas menyeimbangkan informasi ataupun berita mengenai JAT. “Supaya umat atau masyarakat mendapatkan informasi yang berimbang dan cerdas dalam menilai sesuatu. Itu saja tugas yang saya lakukan,” tegasnya. Ia juga membantah tuduhan AS yang menyebutnya sebagai orang yang pernah menampung Noordin M Top. Menurutnya, orang yang dia tampung berbeda dengan sosok Noordin yang muncul di media. “Saya sudah diputus dalam kasus itu. Saya sudah jalani hukuman dan sudah selesai. Itu bagain dari sejarah hidup saya. Tapi saya sampai sekarang bersikukuh dan berkeyakinan, orang yang saya tampung itu bukan Noordin yang dikenal dan yang muncul di media-media,” kata dia. Son Hadi bersikukuh orang-orang yang bersamanya saat itu berbeda dengan foto-foto tersangka teroris yang ramai diberitakan di media saat itu. Reaksi di Indonesia Ketua Komisi I bidang pertahanan dan intelijen DPR Mahfudz Siddiq mengatakan isu soal JAT bukanlah hal baru, melainkan sudah muncul sejak tahun 2003 silam. Terlepas dari langkah yang diambil AS atas JAT, Mahfudz berpendapat lebih penting pemerintah Indonesia saat ini berupaya mengendalikan jaringan JAT. “Indonesia bisa melakukan langkah antisipasi dengan memperkuat pendekatan dialogis,” ujarnya. Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin juga berpendapat AS perlu membuktikan tudingannya terhadap JAT. “Kalau AS menuding JAT teroris, buktikan dulu dengan data. Harus hatihati mengeluarkan pernyataan seperti itu,” kata Hasanuddin. Sementara Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengatakan akan mempelajari persoalan JAT ini lebih detail sebelum mengambil langkah-langkah spesifik. Ia menambahkan, Polri akan terus memantau situasi dan melakukan koordinasi dengan AS terkait JAT.[vivanews]

Siapa ‘Berselancar’ di Kasus Rosa? MISTERI siapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II yang meminta fee 8 persen kepada Mindo Rosalina masih tertutup. Namun di balik polemik yang muncul, justru nuansa politis sulit ditepis. Adalah Ahmad Rifai, dalam kapasitasnya sebagai pengacara Mindo Rosalina Manulang, yang pertama kali menyebutkan soal pengakuan kliennya tentang permintaan fee sebesar 8 persen oleh salah satu menteri KIB II. Ia juga telah melaporkan ke KPK tentang hal tersebut, Kamis (23/2). Namun, masih buram siapa menteri yang dimaksud. Setali tiga uang, KPK juga tutup mulut tentang materi laporan dari pengacara Rosa. KPK enggan mengungkapkan siapa menteri dimaksud yang meminta fee sebesar 8 persen terkait dua proyek senilai Rp180 miliar.

Namun, di balik hebohnya pengakuan Rosa yang disampaikan Rifai terkait permintaan fee 8 persen, Muhamad Iskandar yang juga mengaku pengacara Rosa menegaskan kliennya tidak pernah menyebut permintaan fee 8 persen oleh salah satu menteri. “Setahu saya, Rosa tidak mengalami peristiwa itu. Yang bilang itu (permintaan fee 8 persen), orang lain (Ahmad Rifai),” ujarnya M melalui BlackBerry Messenger (BBM), Jumat (24/2). Lebih lanjut Iskandar menyebutkan dirinya telah mengklarifikasi terkait isu permintaan fee itu. Dia menyebutkan Rosa mengaku tidak ada peristiwa permintaan fee oleh menteri dari KIB II. “Sudah saya tanya Rosa dan dijawab tidak ada hal itu,” tambah Iskandar yang mengaku heran atas pernyataan Rifai tersebut.

Ketika disinggung apakah Ahmad Rifai tidak melakukan koordinasi dengan dirinya terkait informasi permintaan fee 8 persen itu, Iskandar mengakuinya. “Sama sekali tidak ada koordinasi,” aku Iskandar. Sekadar informasi, nama Rifai sebelumnya dikenal sebagai tim pengacara Bibit-Chandra bersama Bambang Widjojanto yang saat ini menjadi Wakil Ketua KPK ketika mencuatnya kasus ‘Cicak versus Buaya’ akhir 2009 lalu. Sementara Mindo Rosalina merupakanterdakwa kasus suap proyek Wisma Atlet SEA Games Palembang. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto justru mempertanyakan status Ahmad Rifai atas Rosa. “Memangnya Rifai masih menjadi pengacara Rosa,” kata Bambang. Hanya saja, pihaknya akan mempelajari laporan terkait dengan

permintaan fee 8 persen oleh salah satu menteri KIB II. Sementara Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai mengingatkan tindakan Ahmad Rifai justru akan membahayakan posisi Rosa. “Tindakan yang dilakukan Ahmad Rifai justru membahayakan posisi Rosa. Jika pernyataan Ahmad Rifai atas persetujuan Rosa maka perlindungan bisa kami hentikan,” kata Haris dalam siaran pers, Jumat, (24/2). Tindakan pencabutan perlindungan terhadap Rosa, kata Haris semata-mata terkait perjanjian yang dibuat antara LPSK dengan Rosa yang memuat di antaranya pihak yang berada di bawah perlindungan lembaga itu harus meminta izin bila berhubungan dengan pihak lain.[inc]

RELIGI

SENIN 27 FEBRUARI 2012

PIKIRAN MERDEKA

7

Al Quran dan Kebebasan Berpikir Al Quran menyeru manusia untuk merenungkan kerajaan langit dan bumi serta semua keajaiban dan rahasia ciptaan Allah dalam hidup ini. Menyeru mereka untuk merenungkan semua ini agar mencapai kesimpulan yang tidak ada keraguan lagi di dalamnya “bahwa suatu karya mengharuskan adanya pencipta, suatu jejak pasti pelakunya. Oleh karena itu alam ini pasti memiliki Tuhan yang wajib adanya.” Coba kita simak firman Allah SWT berikut ini, “Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikitpun. Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata, untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi tiap-tiap hamba yang kembali (mengingat Allah).” (QS. Qaaf: 6-8) Jika kita menelaah kenyataankenyataan dan bukti-bukti ini, tentu kita akan mengetahui siapa Tuhan yang harus disembah, maha pencipta dan pemberi rejeki? Siapa perencana, penggambar, pengatur dan penguasa? Allah telah mengingatkan kita dalam kisah Ibrahim AS, akan contohcontoh yang hidup, yang menunjukkan kepada kita bagaimana cara berpikir yang sehat, dan bagaimana seorang mukmin memberikan penalaran yang sehat kepada orang-orang kafir dengan menggunakan sarana-sarana yang kongkrit dan dalil-dalil empiris. Sebagaimana diceritakan dalam Al-Qur’an, Ibrahim pernah menghancurkan patung-patung berhala sembahan orang-orang kafir. Patung yang paling besar sengaja tidak dirusak oleh Ibrahim. “Siapa yang melakukan terhadap tuhan-tuhan kita ini,” seru Raja Namrud marah. “Kami mendengar seorang anak muda yang menghancurkan tuhan-tuhan kita itu. Namanya Ibrahim,” kata salah seorang

pengikut Namrud. Ibrahim lantas dipanggil, “Apakah kamu yang melakukan ini terhadap tuhan-tuhan kami, wahai Ibrahim?,” tanya Namrud. “Yang melakukan yang besar ini (Ibrahim menunjuk patung terbesar yang sengaja tidak dirusaknya). Cobalah tanya kepada dia,” Ibrahim menjawab. Terang saja patung itu tidak menjawab. Ibrahim berkata, “ Apakah kalian akan menyembah patung yang tidak dapat mendatangkan manfaat sedikitpun pada kalian dan juga tidak dapat mendatangkan mudharat. Celaka bagi kalian dan apa yang kalian sembah selain Allah. Apakah kalian tidak menggunakan akal untuk tahu?” Allah mencela pada setiap orang yang tidak menggunakan akalnya untuk mencapai hakikat kebenaran. Allah juga mengecam kepada orangorang taklid, yaitu orang-orang yang tidak menghargai nikmat akalnya, sehingga mereka tidak mau memikirkan tentang kekuasaan Tuhan yang dapat mendatangkan manfaat dan menolak kemudharatan. Sebaliknya mereka berjalan di belakang kerusakan dan kemaksiatan yang mereka warisi dari nenek moyang mereka. “Dan apabila dikatakan kepada mereka:”Ikutilah apa yang diturunkan Allah”.Mereka menjawab:”(Tidak), tapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya”.Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun syaitan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)?” (QS. Luqman: 21) Allah pun tiak main-main menanggapi orang-orang musyrik itu. Firman-Nya: “Katakanlah:”Segala puji bagi Allah dan kesejahteraan atas hamba-hamba-Nya yang dipilihNya.Apakah Allah yang lebih baik, ataukah apa yang mereka persekutukan dengan Dia?” Atau siapakah yang telah menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air un-

tukmu dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah, yang kamu sekali-kali tidak mampu menumbuhkan pohon-pohonnya . Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)? Bahkan (sebenarnya) mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran). Atau siapakah yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, dan yang menjadikan sungaisungai di celah-celahnya, dan yang

“Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retakretak sedikitpun. Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata, untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi tiap-tiap hamba yang kembali (mengingat Allah).” (QS. Qaaf: 6-8) menjadikan gunung-gunung (mengkokohkan)nya dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut? Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)? Bahkan (sebenarnya) kebanyakan dari mereka tidak mengetahui. Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)? Amat se-

dikitlah kamu mengingati(Nya). Atau siapakah yang memimpin kamu dalam kegelapan di daratan dan lautan dan siapa (pula)kah yang mendatangkan angin sebagai kabar gembira sebelum (kedatangan) rahmat-Nya? Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)? Maha Tinggi Allah terhadap apa yang mereka persekutukan (dengan-Nya). Atau siapakah yang menciptakan (manusia dari permulaannya), kemudian mengulanginya (lagi), dan siapa (pula) yang memberikan rezki kepadamu dari langit dan bumi Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)?. Katakanlah:”Unjukkanlah bukti kebenarannmu jika kamu orang-orang yang benar”. (QS. An-Naml: 59-64) Allah telah menyampaikan buktibukti yang kuat dan mantap tentang keberadaan-Nya, keesaan-Nya. Allah menantang kepada orang-orang yang tidak percaya kepada-Nya untuk mendatangkan dalil yang mendukung keyakinannya. Atau bukti yang memperkuat pengakuannya yang palsu itu. Ayat-ayat di atas tak syak lagi membicarakan puncak kebebasan berpikir jauh dari keterikatan taklid dan kejumudan. Kebebasan berpikir di sini bukan berarti melepas kendali pandangan kita, sehingga kita berjalan ngawur dan tenggelam dalam kesesatan dan penyelewengan. Akan tetapi kebebasan berpikir yang dianjurkan Al Quran adalah kebebasan berpikir yang berpegangan pada sinar yang menerangi jalan dan menjelaskan rambu-rambu. Kemudian membiarkan pandangan kita bebas memilih. Ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan mengevaluasi diri dan untuk mengetahui ke arah mana kita akan menuju dan jalan mana yang akan kita tempuh. Pada metode yang jelas lagi sehat inilah Al Quran mengarahkan pemikiran manusia supaya terhindar dari gelombang fitnah, penyelewengan, kesesatan, jauh dari lembah ketaklidan dan kejumudan serta men-

gangkatnya ke tempat yang mulia, tempat Allah menampakkan kebenaran dan mencapai pantai keselamatan dengan aman dan damai. Di atas jalan yang lurus inilah Rasulullah SAW dan para sahabatnya berjalan. Rasulullah sangat menghargai pendapat yang benar dan melaksanakannya. Rasulullah memberi kelonggaran kepada sahabat yang berjauhan darinya untuk berijtihad dengan aklnya dalam masalah-masalah yang tidak ia dapatkan dalam nash Al Quran atau Sunnah Nabi seraya mengumumkan, “Barangsiapa yang berijtihad dan benar, maka baginya dua pahala. Dan barang siapa yang berijtihad dan slaah, maka baginya satu pahala”. Dalam sebuah hadits disebutkan, Rasulullah mengutus Mu’adz Ibnu Jabal sebagai hakim di Yaman. Nabi bertanya, “Wahai Mu’adz! Dengan apa engkau menghakimi? Muadz menjawab, “Dengan Kitab Allah.” “Jika engkau tidak mendapatkan dalam Kitab Allah?” Kata Mu’adz, “Dengan Sunnah Rasulullah”. “Dan jika tidak engkau dapatkan dalam sunnah?” Mu’adz menjawab, “Aku berijtihad dengan pendapatku.” lalu Nabi menepuk dadanya seraya berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah memberi taufik utusan Rasulullah.” Berangkat dari pemikiran yang sehat ini dapat kita katakan bahwa perbedaan mazhab Hanafiyah, Syafi’iyah, Malikiyah dan Hambaliyah hakekatnya melambangkan kebebasan berpikir. Kaum muslimin tidak statis di hadapan teks Al-Qur’an dan haditshadits Nabi kemudian berhenti pada makna lahiriyah tanpa rahasia-rahasianya. Akan tetapi setiap orang muslim mendalami dan menyelaminya sampai ia dapat mengambil dari ‘harta karun’ yang berharga ini sesuai dengan kemampuannya, dan menyingkap jaraknya yang sangat jauh sesuai dengan kemampuan pandangan mata hatinya. Sebagai akibat dari perbedaan

kemampuan dalam lapangan akal pemikiran dan pandangan mata dan hati, timbullah perbedaan pendapat di kalangan ilmuwan-ilmuwan (ulama) agama, pakar-pakar fiqh dan pemikir Islam. Dan perbedaan pendapat itu tidak mungkin bertentangan dan bertolak belakang, karena berasal dari satu sumber, yaitu Kitab Allah yang tidak dapat dijamah kebatilan dari depan atau dari belakang. Dan Kitab Allah itu selalu mengarahkan kepada satu tujuan, yaitu membuat manusia berbahagia baik secara perseorangan maupun secara kelompok masyarakat. Mengarahkan energi manusia pada hal-hal yang bermakna dan bermanfaat serta menjauhkan manusia dari hukum rimba dan logika taring dan kuku binatang. Oleh karena itu kaum muslimin berlapang dada terhadap perbedaan yang timbul dari kebebasan berpikir karena perbedaan ini tidak akan melampaui lapangan kebenaran baku yang telah digariskan, tidak akan mengakibatkan lahirnya keburukan dan kerusakan, akan tetapi malah akan mewujudkan keadilan dan kesadaran. Sebab dengan adanya perbedaan ini jalan-jalan menuju keselamatan bertambah banyak, dan bertambah banyak pula pintu-pintu masuk keridhaan Allah dan rahmat-Nya. Maka seyogyanya kaum muslimin di seluruh tempat dan zaman untuk mengambil petunjuk tata cara Islam dan prinsip-prinsipnya yang luhur lagi bijaksana. Seharusnya mereka juga belajar dari agamanya bahwa perbedaan pendapat tentang suatu persoalan atau pemikiran tidak sepatutnya menjadi penyebab putus hubungan atau sekat pemisah selama masih ada Kitab Allah SWT berikut Sunnah Rasulullah berada di antara yang sedang kebingungan. Al-Qur’an dan Sunnah itu akan membimbing orang-orang yang sedang kebingungan dan membimbing orang-orang yang sesat menuju jalan kebajikan dan keberuntungan. [al-qalam]

Kisah Hidup Imam Abu Hanifah yang Menakjubkan

W

ajahnya tampan dan ceria, fasih bicaranya dan santun tutur katanya. Tidak terlalu tinggi badannya, tidak pula terlalu pendek sehingga enak dipandang mata. Di samping itu, beliau suka berpenampilan rapi, wajahnya ceria dan gemar memakai wewangian. Ketika muncul di tengahtengah manusia, mereka bisa menebak kedatangannya dari bau wanginya sebelum melihat orangnya. Itu lah dia Nu’man bin Tsabit AlMarzuban yang dikenal dengan Abu Hanifah, orang pertama yang meletakkan dasar-dasar fikih dan mengajarkan hikmah-hikmah yang baik. Abu Hanifah masih merasakan hidup sesaat sebelum berakhirnya khilafah bani Umayah dan awal kekuasaan bani Abasiyah. Beliau hidup pada suatu masa di mana para khalifah dan para gubernur memanjakan para ilmuwan dan ulama hingga rejeki datang kepada mereka dari segala arah tanpa mereka sadari. Meski demikian, Abu Hanifah senantiasa menjaga martabat jiwa dan ilmunya dari semua itu. Sesampainya di istana beliau disambut ramah dengan penuh hormat, dipersilakan duduk di samping khalifah Al-Manshur kemudian khalifah bertanya tentang banyak persoalan yang menyangkut agama maupun dunia. Ketika beliau bermaksud untuk pulang, Amirul Mukminin mengulurkan sebuah wadah yang di dalamnya terdapat tiga puluh ribu dirham, padahal Al-Manshur dikenal kikir dibanding yang lain. Lalu Abu Hanifah berkata, “Wahai Amirul Mukminin,

saya adalah orang asing di Baghdad ini dan tidak memiliki tempat untuk menyimpannya. Maka aku titipkan di baitul maal, kelak jika aku memerlukannya, saya akan meminta kepada Anda.” Maka Al-Manshur mengabulkan permohonannya. Hanya saja, masa hidup Abu Hanifah tak begitu lama setelah peristiwa itu. Ketika beliau wafat, ternyata didapatkan di rumahnya harta titipan orang-orang yang jauh lebih besar daripada pemberian Amirul Mukminin. Tatkala Al-Manshur mendengar berita tersebut, dia berkata, “Semoga Allah merahmati Abu Hanifah. Dia telah mengelabuhi kita, dia tidak ingin mengambil sesuatu pun dari kita, dia menolak pemberianku dengan cara halus.” Ini tidaklah aneh, karena Abu Hanifah memiliki prinsip bahwa tidak ada yang lebih bersih dan lebih mulia daripada orang yang makan dari hasil tangannya sendiri. Oleh sebab itu, beliau menyediakan waktu khusus untuk berdagang. Beliau berdagang kain dan pakaian, kadangkadang pulang pergi antar kota-kota di Irak. Di samping itu beliau juga memiliki toko pakaian yang terkenal dan banyak dikunjungi orang. Mereka mendapatkan kejujuran dalam bermuamalah dan amanah dalam memberi dan mengambil. Tidak diragukan lagi bahwa mereka merasakan kesenangan tersendiri dari cara muamalah Abu Hanifah, perniagaan beliau maju berkat karunia Allah hingga banyak keuntungan yang beliau dapat.

Beliau mendapatkan harta dengan cara yang halal lalu membelanjakan di tempat yang semestinya. Telah menjadi kebiasaan beliau, setiap sampai haul (satu tahun), beliau menghitung laba yang beliau dapat. Lalu menyisihkan sekedarnya untuk mencukupi kebutuhannya, sisanya dibelikan barang untuk diberikan kepada para penghafal Al-Qur’an, ahli hadits, ahli fikih dan murid-muridnya baik berupa makanan ataupun pakaian. Beliau memberikan hal itu sembari berkata, “Ini adalah laba dari hasil perniagaanku dengan kalian, Allah melancarkannya di tanganku. Demi Allah, aku tidak memberi kalian dengan hartaku sendiri, melainkan karunia Allah untuk kalian yang diberikan-Nya melalui aku. Pada tiaptiap rezeki tidak ada suatu kekuatan dari seseorang kecuali dari Allah.” Berita tentang kedermawanan dan kebijaksanaan Abu Hanifah masyhur di belahan bumi timur maupun barat. Terutama di kalangan para sahabat dan orang-orang yang biasa bertemu dengan beliau. Sebagai contohnya, pernah seorang pelanggannya datang ke toko beliau seraya berkata, “Saya membutuhkan baju “khaz”, wahai Abu Hanifah.” Beliau menjawab, “Apa warna yang Anda kehendaki?” dia menjawab, “Yang berwarna ini dan ini.” Beliau berkata, “Bersabarlah sampai saya menemukannya dan akan aku berikan kepada Anda.” Pada kasus yang lain, ada seorang wanita tua yang mencari baju “khaz”, kemudian beliau menunjukkanba-

rang yang dimaksud. Lalu wanita itu berkata, “Saya adalah seorang wanita yang lemah, tidak pula tahu menahu soal harga, sedangkan ini hanyalah titipan. Maka juallah baju itu dengan harga yang sama ketika Anda membelinya, lalu ambillah sedikit untung darinya, karena saya adalah wanita lemah.” Abu Hanifah berkata, “Saya membeli baju ini dua potong dalam satu harga. Saya sudah menjual yang sepotong hingga kurang empat dirham saja dari modal saya. Belialah baju ini seharga empat dirham karena saya tidak ingin mendapatkan laba dari Anda.” Suatu hari beliau mendapatkan pakaian usang dan lusuh yang dikenakan seorang yang menghadiri majlisnya. Ketika orang-orang telah bubar dan tak ada seorang pun selain beliau dan laki-laki itu, beliau berkata, “Angkatlah alas shalat itu lalu ambillah sesuatu di bawahnya.” Orang itu mengangkat alas yang dimaksud, ternyata ada uang seribu dirham. Abu Hanifah berakta, “Ambillah dan perbaikilah penampilan Anda.” Orang itu menjawab, “Saya adalah orang yang mampu. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah melimpahkan nikmat-Nya untuk saya. Saya tidak membutuhkannya.” Abu Hanifah berkata, “Jika Allah telah memberikan nikmatnya kepada Anda, lantas manakan bekas nikmat yang engkau tampakkan? Belum sampaikah sabda Nabi saw, “Allah suka melihat bekas-bekas nikmat-Nya atas para hambanya,” sudah sepantasnya Anda memperbagus penampilan Anda agar tidak menyusahkan teman Anda.” Kedermawanan Abu Hanifah dan perlakuan baiknya kepada orang lain mencapai klimaksnya, hingga setiap kalia beliau memberikan belanja kepada keluarganya, beliau juga menginfakkan jumlah yang sama kepada orang-orang yang membutuhkan. Setiap kali beliau memakai baju baru, beliau juga membelikan baju-baju untuk orang miskin sebesar harga bajunya. Jika diletakkan makanan di hadapannya, beliau sisihkan separuhnya untuk diberikan kepada orang-orang fakir. Diriwayatkan pula bahwa beliau bertekad setiap kali bersumpah kepada Allah di tengah pembicaraannya, beliau akan bersedekah dengan satu dirham perak. Berikutnya ditingkatkan lagi, beliau berjanji untuk bersedekah satu dinar emas setiap kali bersumpah di tengah pembicaraanya.

Namun jika sumpahnya menjadi kenyataan, dia sedekah lagi sebanyak satu dinar. Salah satu rekan bisnis Abu Hanifah adalah Hafs bin Abdurrahman. Abu Hanifah biasa menitipkan kainkain kepadanya untuk dijual ke sebagian kota-kota di Irak. Suatu kali Abu Hanfiah memberikan dagangan yang banyak kepada Hafsh sambil memberitahukan bahwa pada barang ini dan itu ada cacatnya. Beliau berkata, “Jika Anda bermaksud menjualnya, maka beritahukanlah cacat barang kepada orang yang hendak membelinya.” Akhirnya Hafsh berhasil menjual seluruh barang, namun dia lupa memberitahukan cacat barang-barang tertentu tersebut. Dia berusah mengingat-ingat orang yang telah membeli barang yang ada cacatnya tersebut, namun hasilnya nihil. Tatkala Abu Hanifah mengetahui duduk perkaranya, juga tidak mungkin diketahui siapa yang telah membeli barang yang ada cacatnya tersebut, beliau merasa tidak tenang hingga kahirnya beliau sedekahkan seluruh hasil penjualan yang dibawa Hafsh. Di samping itu, Abu Hanifah juga pandai bergaul. Majelisnya dipenuhi orang dan dia bersusah hati bila ada yang tidak hadir meski dia orang yang memusuhinya. Salah seorang sahabatnya mengisahkan, “Aku mendengar Abdullah bin Mubarak berkata kepada Sufyan Ats-Tsauri, ‘Wahai Abu Abdillah alangkah jauhnya Abu Hanifah dari ghibah. Akut ak pernah medengarnya menyebutkan satu keburukan pun tentang musuhnya.” Sufyan Ats-Tsauri menjawab, “Abu Hanifah cukup berakal sehingga tidak akan membiarkan kebaikannya lenyap karena ghibahnya.” Di antara kegemaran Abu Hanifah adalah mencukupi kebutuhan orang yang menarik simpatinya. Sering ada orang lewat kemudian ikut duduk di majelisnya tanpa sengaja. Ketikadia hendak beranjak pergi, beliau segera menghampirinya dan bertanya tentang kebutuhannya. Bila dia punya kebutuhan, maka Abu Hanifah akan memberinya, kalau sakit maka akan beliau antarkan dan jika memiliki hutang maka beliau akan membayarkan sehingga terjalinlah hubungan yang baik antara keduanya. Dengan segala keutamaan yang disandang Abu Hanifah tersebut, beliau juga termasuk orang yang rajin shaum di siang hari dan shalat tahajud di malam harinya. Akrab

dengan Al-Qur’an dan istighfar di waktu ashar. Ketekunannya dalam beribadah di latar belakangi oleh peristiwa di mana beliau mendatangi suatu kaum lalu mendengar mereka berkomentar tentang Abu Hanifah. “Orang yang kalian lihat itu tidak pernah tidur malam.” Demi mendengar kata-kata itu, Abu Hanifah berkata, “Dugaan orang terhadapku ternyata berbeda dengan apa yang aku kerjakan di sisi Allah. Demi Allah jangan pernah orang-orang mengatakan sesuatu yang tidak aku lakukan. Aku tak akan tidur di atas bantal sejak hari ini hingga bertemu dengan Allah.” Mulai hari itu Abu Hanifah membiasakan seluruh malamnya untuk shalat. Setiap kali malam datang dan kegelapan menyelimuti alam, ketika semua lambung merebahkan diri. Beliau bangkit mengenakan pakaian yang indah, merapikan jenggot dan memakai wewangian. Kemudian beridiri di mihrabnya, mengisi malamnya untuk ketaatan kepada Allah, atau membaca beberapa juz dari Al-Qur’an. Setelah itu mengangkat kedua tangan dengan sepenuh harap disertai kerendahan hati. Terkadang beliau mengkhatamkan Al-Qur’an penuh dalam satu rekaat, terkadang pula beliau menghabiskan shalat semalam dengan satu ayat saja. Sebuah riwayat menyebutkan bahwa tatkala shalat malam secara berulang-ulang Abu Hanifah membaca membaca firman Allah Ta’ala: “Sebenarnya hari kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pasti,” (Al-Qamar: 46). Beliau menangis karena takut kepada Allah dengan tangisan yang menyayat hati. Telah diketahui banyak orang selama lebih dari empat puluh tahun beliau melakukan shalat fajar dengan wudhu shalat isya’. Hingga akhir wafat beliau pernah mengkhatamkan AlQur’an sebanyak 7000 kali. Setiap kali beliau membaca surat Al-Zalzalah, gemetar jasadnya, beretar hatinya. Dengan memegang jenggotnya, beliau berkata, “Wahai yang membalas sebesar dzarrah kebaikan dengan kebaikan dan sebesar dzarrah keburukan dengan keburukan, selamatkanlah hamba-Mu Nu’man dari api neraka dan jauhkan ia dari apa-apa yang bisa mendekatkan dengan neraka, masukkanlah ia ke dalam luasnya rahmat-Mu, ya Arhamarrahimin.[novel/al-Islam/emc]

SOROT

SENIN 27 FEBRUARI 2012

PIKIRAN MERDEKA

8

Dwangkess, Patriot Terpaksa Para pekerja paksa asal Jawa di Aceh sering dipanggil ketting beer, si babi lanang. Sering pula dijuluki dwankess, patriot terpaksa.

Mayat-mayat serdadu suku Jawa yang tewas di dekat lembah itu, ditutup dengan ranting-ranting dan daun-daunan hijau. Sedangkan mayat pekerja paksa tinggal tergeletak begitu saja di tanah.

Tak sedikit orang-orang hukuman dari Jawa itu mati karena dipaksa ikut berperang. Untuk menghadapi keganasan perang gerilya di Aceh, orang-orang hukuman itulah yang dijadikan tameng. “Mereka mati bagai hewan yang tak ada gunanya lagi atau mati karena luka-luka, letih dan kelaparan,” tulis H C Zentgraaff dalam buku “Atjeh” Zentgraaff menulis salah satu peristiwa berdasarkan cerita seorang letnan dua bernama Freiherr van Undzu Wglofftein. Selama perjalanan patroli di bawah pimpinan komandan van Huetsz menuju Tangse. Pada hari ketiga perjalanan itu, Mayor van Leonen, komandan kereta api, terpaksa meninggalkan selusin pekerja paksa yang sakit di dalam hutan. Pasukan Belanda yang sudah lemah dan kelaparan, tidak sanggup lagi menjaga para pekerja paksa itu. “Tak seorang pun yang tahu bagaimana nasib para pekerja paksa itu kemudian, bagaimana dan di mana mereka menemukan ajalnya,” jelas Zentgraaff. Selama perjalanan operasi itu, pasukan kereta api terpaksa tidur di dalam hutan belantara setiap malam. Tidak ada kesempatan untuk mendirikan pondok-pondok bivak, karena pasukan harus berjalan kaki terus-menerus sampai hari menjadi gelap benar, dan barulah setiap prajurit merebahkan diri di tempat mereka berhenti. Para pekerja paksa yang memikul barang-barang berat, benar-benar terperosok dalam tanah lumpur, dan tatkala perjalanan akan diteruskan keesokan harinya, sebelas orang diantar mereka tetap tergeletak di tanah. Badannya dingin dan kaku. “Ajal telah merenggut nyawa mereka pada malam harinya,” lanjut Zentgraaff. Mayat-mayat serdadu suku Jawa yang tewas di dekat lembah itu, ditutup dengan ranting-ranting dan daun-daunan hijau. Sedangkan mayat pekerja paksa tinggal tergeletak begitu saja di tanah. “Tetapi baik mayat-mayat serdadu asal Jawa tadi maupun mayat-mayat pekerja paksa, kesemuanya menjadi makanan babi hutan serta binatang-binatang buas lainnya,” ugnkap Zentgraaff. Tatkala pasukan itu pulang dari Tangse, maka kompi yang penghabisan yakni barisan yang paling belakang, membawa enam buah. Pasukan Belanda tersebut berpapasan dengan pejuang Aceh. Maka terjadilah perang mulai dari Beungah sampai ke Keumala Dalam, berlanjut hingga ke Seuriweue. Tidak jauh dari sana, dalam semak-semak di pinggir jalan ditemukan lima pekerja paksa yang karena keletihan tergeletak di sana. Mereka mati. Setelah perang berhenti, mayat-mayat itu kemudian diangkut dengan tandu oleh para serdadu ke bivak Gle Gapui. Derita Pengangkut Logistik Penderitaan orang-orang hukuman itu berbeda-beda berdasarkan kelompok mereka bekerja. Yang paling tersiksa adalah mereka-mereka yang harus mengangkut barang-barang bala tentara Belanda menembus belantara dalam operasi mengejar para pejuang Aceh. Mereka kerap menjadi tameng saat pertempuran terjadi. Tapi bagi yang benarbenar bisa memberikan jasa yang lebih untuk pasukan Belanda itu dengan menggadaikan nyawanya, akan mendapatkan hadiah, meski itu hanya sebungkus tembakau rokok kelu-

aran Belanda atau baju bekas. Tapi sebagian besar pekerja paksa pada kelompok ini mati secara mengenaskan di rimba-rimba Aceh. Mayat mereka pun dibiarkan tergeletak begitu saja di jurang-jurang bebatuan, menjadi santapan binatang buas. Sementara kelompok kereta api, yang bertugas membangun rel, meski tidak harus menggadaikan nyawa dalam perang. Penderitaan mereka lebih berat. Mereka dipaksa bekerja sampai kehabisan tenaga, sedangkan makanan sangat kurang, bahkan tak ada sama sekali. Beer yang ditugaskan di bagian masakmemasak keadaanya sedikit lebih baik. Selalu saja ada sisa makanan yang dimasak untuk mereka. “Bukan saja rimah makanan yang jatuh dari meja, tapi kadang kala kalau ada hewan yang dipotong pun ada potongan daging yang tidak sampai ke meja,” tulis Zentgraaff. Tapi ada juga beer yang tidak masuk hitungan sama sekali, yang senantiasa harus memikul barang bawaan yang berat, sampai-sampai

pasukan Aceh pernah sering meletakkan bahan peladak di rel trem, yang bila tersentuh roda tren akan meledak dan menyebabkan kematian di pihak Belanda. Bahan-bahan peledak itu didapatkan pejuang Aceh dari serdadu-serdadu Eropa bayaran Belanda yang menyebrang ke pejuang Aceh. Untuk mebersihkan ranjau-ranjau dan bahan peledak di rel trem, setiap malam para beer harus menjaga lampu yang terdapat di luar benteng pertahanan. Sering kali mereka juga harus mengantarkan surat-surat dari satu pos ke pos lainnya melalui daerah-daerah berbahaya yang dikuasi gerilyawan Aceh. Sebut saja seperti saat pos Belanda di Meureudu terkepung pada tahun 1899. Komandan Belanda sangat khawatir karena tidak mampu menghadang serbuan gerilyawan Aceh. Padahal dalam benteng itu terdapat 150 pasukan Belanda yang segar bugar. Komandan Belanda di Meureudu pun kemudian meminta kepada seorang beer dari asal Madura untuk mengantarkan surat

karena keletihan setelah menyerahkan surat itu, ia jatuh pingsan. Ketika sadar kepadanya kemudian diberikan semangkuk coklat, roti dan sepotong daging tebal sebagai imbalan. Seorang pekerja paksa maklum, bahwa dengan berhasilnya melaksanakan tugas yang berani seperti itu, sudah dapat dipastikan kebebasan penuh. “Namun beberapa banyak dari mereka itu yang tidak pernah dapat kembali dari menjalankan perintah seperti itu? Siapa yang dapat mengetahui bagaimana cara kematian mereka?” tulis Zentgraaff. Apabila sebuah sungai atau Krueng sedang benjir, sedangkan pasukan yang telah berkumpul di situ harus menyebranginya maka biasanya pekerja paksalah yang diperintahkan untuk berenang keseberang, sehingga dengan demikian dapatlah direntangkan kabel rotan atau semacammnya agar pasukan dapat menyeberang. Dan apabila pasukan Belanda mendapat serangan dari gerilyawan Aceh serta jatuh banyak korban, maka para pekerja beer lah

NET mereka jatuh terkulai karena kehabisan tenaga. Bagi mereka yang enggan melaksanakan perintah, akan didera dengan cambukan rotan. “Saya tidak dapat menghilangkan kenangan saya akan wajah beberapa orang pekerja paksa (beer-beer), masing-masing berdiri pada batang pohon, terikat tali, untuk menerima hukuman sebanyak 25 pukulan cemeti rotan,” ungkap Zentgraaff. Menurut Zentgraaff mereka yang dicambuk itu biasanya para beer yang kedapatan mencuri makanan atau barang-barang milik Belanda. Kadang-kadang mereka juga mencuri senjata untuk dijual kepada pejuang Aceh. “Penipu-penipu yang tak dapat dipercaya ini terdapat pula dalam pasukan, serta tidak dapat meninggalkan kebiasaan merampok dan mencuri,” lanjutnya. Diantara beer-beer itu terdapat pula cukup banyak orang–orang pemberani, yang seringkali mendapat perintah–perintah berbahaya. Saat Belanda menerapkan taktik perbentengan terpusat untuk melawan pejuang Aceh, saban pagi para pekerja paksa itu menyusuri rel trem untuk memeriksa ganjalan-ganjalan rel dan memperbaiki sekrup yang longgar. Hal itu harus mereka lakukan karena

mohon bantuan tambahan pasukan dari pos Belanda di Panteraja. Beer tersebut harus berlari seorang diri menerobos semak belukar dan menyebrangi tiga sungai (krueng), mulai dari Krueng Beuracan, Krueng Tringgadeng dan Krueng Panteraja. Dengan wajah letih dan badan penuh goresan duri. Esok pagi beer tersebut berhasil menyampaikan surat itu ke pos Penteraja. Dalam keadaan gawat seperti itu Belanda kemudian mengirim delapan brigade morsase dari Pidie menuju Meureudu. Para masrsose di Panteraja terkehut ketika mereka sedang mandi muncur beer pengantari surat itu dari dalam air. Ia segera bertanya dimana kapten pasukan Panteraja. Setelah dipertemukan, ia pun mengelurkan sebuah lipatan surat dari dalam ikatan kepalanya. “Dari komandan Mardu (Meureudured) kepada tuan komandan Marsose,” kata beer tersebut sambil menyerahkan surat itu. Dalam surat itu komandan Marsose di Meureudu memberitahukan bahwa dia sudah tidak tidak mempunyai opsir-opsir lagi, dan serdadu-serdadu dalam pos tersebut sudah luntur semangatnya akibat digempur pasukan Aceh. Beer yang berhasil membawa surat itu kondisinya sangat memprihatinkan,

yang diperintahkan untuk membawa berita kilat kepada sebuah datasemen pasukan Belanda yang terdekat untuk memperoleh bala bantuan. Mereka menempuh jalan-alan setapak di pegunungan, menempuh jalan sungai berbatu kerikil sambil memikul beban perbekalan yang berat, minyak amunisi, dan segala apa saja yang diperlukan oleh pasukan dalam perjalanan itu. Kalau terjadi pertempuranpertemuran,merekalah yang menggotong serdadu-serdadau yang luka-luka, dan kadang –kadang mayat-mayat apabila sebuah pos atau bivak dapat dicapai sebelum mayat-mayat itu menjadi busuk. Merekalah yang harus memasak minuman teh atau makanan, dan harus mencuci pakaian-pakaian para marsose dalam perjalanan dari dibivak-bivak, dan apabila mereka ikut dalam pasukan yang besar, maka cemeti sang mandor kurang lekas bekerja, lebihlebih kalau suku mereka berlainan. Dalam pasukan yang besar seperti, jarang terdapat tempat dimana orang dapat mengadukan perlakuan yang sangat zalim terhadap mereka, tetapi justru mereka akan dipermak babakbelur sampai terkeripuk jatuh dan menemui ajalnya, karena kata “mati”adalah kata yang amat lazim dalam peristiwa seperti itu.[]

NASANTARA

9 DPR Tuding Australia Dukung Kemerdekaan Papua SENIN 27 FEBRUARI 2012

Ribuan Buruh Tolak Kenaikan BBM Jakarta - Ribuan buruh di Depok menolak rencana ke­­naikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) antara Rp500 hingga Rp1.500, yang kemungkinan akan dimulai April mendatang. Kenaikan harga BBM dinilai dapat memiskinkan kaum buruh. “Kami dengan tegas menolak rencana kenaikan BBM. Kenaikan BBM sangat memberatkan pereknomian para buruh, sehingga buruh semakin miskin,” kata Sekjen DPC FSPMI Kota Depok, Widodo Pratikno, Minggu (26/02). Menurut Widodo, kenaikan harga BBM akan menjadi beban buruh dan masyarakat. Sebab kenaikan harga BBM secara langsung menaikan harga kebutuhan pokok dan tarif transportasi. Meskipun tahun ini Upah Minimum Kota (UMK) naik menjadi Rp1.4 juta, namun tanpa kenaikan harga BBM pun gaji tersebut tak mencukupi kebutuhan hidup. “Pemerintah tak memikirkan buruh. Buktinya teman buruh di Bekasi harus unjuk rasa agar upah tahun ini naik. Sekarang Pemerintah merencanakan kenaikan BBM untuk mengurangi subsidi. Buat orang bawah sangat memberatkan, ini gambaran Pemerintah tak peduli,” tegasnya. Widodo menyatakan, jika pemerintah tetap menaikkan harga BBM, maka pemerintah harus menaikkan upah buruh yang disesuaikan dengan kenaikan barang pokok dan transportasi. “Upah naik, tapi BBM juga naik, gimana sih,” sesalnya. Hal senada disampaikan Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kota Depok, Gino. Dia menambahkan bahwa kenaikan BBM sangat kuat dampaknya terhadap kesejahteraan buruh. Oleh karena itu, kenaikan BBM itu harus ditunda. “Sangat luas dampaknya bagi buruh. Pengusaha juga akan menolak kenaikan BBM. Pengusaha juga tidak akan menaikan upah buruh dengan alasan biaya operasional tinggi akibat kenaikan BBM itu,” tutur Gino.[okz]

PIKIRAN MERDEKA

Jakarta-Wakil Ketua Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, berang dengan rencana berkumpulnya sejumlah parlemen Australia dalam kaukus Parlementarian For West Papua pekan depan. Ia menuding kegiatan itu sebagai bentuk intervensi terhadap kedaulatan Indonesia. Selain parlemen Australia, ada juga aktifis serta parlemen dari negara-negara pasifik yang hadir dalam pertemuan itu. Mulai dari Papua Nugini, Selandia Baru, Vanuatu dan beberapa wilayah lainnya. Salah seorang anggota parlemen Australia dari Partai Hijau, Richard, yang ikut dalam pertemuan itu menjelaskan jika warga Papua harus diberi kesempatan menentukan pilihannya. Bahkan pertemuan itu nantinya juga akan mendorong kemungkinan refe­ rendum. “Kegiatan kaukus ini sesungguhnya dapat diartikan sebagai upaya intervensi terhadap kedaulatan dan keutuhan NKRI,” jelas Hasanuddin ke-

pada detikcom, Minggu (26/2) DPR meminta kepada pemerintah untuk segera memberi penjelasan kepada mereka yang bakal hadir dalam pertemuan itu. Pemerintah harus menjelaskan jika masalah Papua bagi Indonesia telah final. “Sejak 1969 rakyat Papua sudah resmi menjadi bagian yang sah dari NKRI melalui Pepera yang diakui oleh PBB. Bahwa sekarang ini ada masalah keadilan dan kesejahteraan di Papua, pemerintah dan semua komponen bangsa sedang melakukan upaya-upaya agar masalah di Papua dapat diselesaikan oleh bangsa sendiri tanpa harus diintervensi negara atau bangsa lain,” tandasnya.[dtc]

Berantas Preman, Kontras Ingatkan Polri Jakarta - Upaya Polri dalam memberantas premanisme, tampak disikapi dingin oleh kontras. Kontras menilai, sebelum memerintahkan operasi pemberantasan premanisme, Polri harus berkaca terlebih dahulu. “Polri hati-hati dalam memerintahkan operasi pemberantasan Premanisme. Hal ini mengingat bahwa profesinalisme Polisi dalam kerja pengamanan dan penegakan hukum dinilai

masih buruk, ditambah sistem akuntabilitas yang juga buruk,” kata Koordinator Kontras, Haris Azhar di Jakarta, Sabtu (25/2). Dalam sejarah kelam Indonesia, lanjut Haris, operasi pemberantasan preman pernah dilakukan pada kurun waktu tahun 80an. Dalam kejadian tersebut tercatat, 721 orang jadi korban keberutalan pemberantasan preman yang dilakukan di 12 provinsi di Indonesia.

“Bahkan sampai saat ini praktek kekerasan masih dilakukan Polisi. Kita tahu, sepanjang 2011 terdapat 112 peristiwa kekerasan dengan korban berjumlah 657 orang. Ini mununjukan bahwa sejak lama kekerasan digunakan dalam penegakan hukum dan hingga kini pun masih dilakukan,” ungkapnya. Dijelaskannya, seharusnya momentum penangkapan John Kei dan peristiwa bentrok di RSPAD beberapa waktu lalu di-

gunakan sebagai peluang untuk mengevaluasi kinerja polisi dan pemerintah yang selama ini justru memanfaatkan dan menikmati keberadaan preman-preman. “Kami juga merekomendasikan agar Presiden mendukung Komnas HAM untuk segera menuntaskan penyelidikan kasus pembunuhan misterius diera tahun 80an untuk mengambil pembelajaran dalam penumpasan preman dimasa itu.” jelas Hasar lagi.[inc]

INILAH FOTO

SEORANG penumpang menunjukan tiket gratis di halte busway Dukuh Atas, Jakarta, Minggu (26/2). Pemprov DKI Jakarta tidak memungut biaya bus TransJakarta, di 11 koridor busway satu hari ini. Hal tersebut dilakukan guna mendukung Program Gratis Naik Busway yang digalakkan Pemprov DKI Jakarta.

Hercules Beri Bantuan Korban Kebakaran, Minta Preman Didor Jakarta- Siapa tak kenal Hercules. Dia mengaku telah meninggalkan dunia hitam dan menjadi pengusaha perikanan. Tak lupa, dia juga memberikan bantuan pada korban musibah. Tentu saja dia juga berkomentar tentang premanisme. Dia minta polisi tak segan menembak preman. “Kalau melawan, tembak. Kalau perlu tembak di kepala. Ini bukan masalah pelanggaran HAM. Aparat kepolisian harus menindak tegas preman dan organisasinya,” kata Hercules di Jl Lautze, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (26/2).

Di situlah Hercules memberikan bantuan kepada korban kebakaran. Bantuan berupa mie instan, beras dan juga air mineral ini diangkut menggunakan truk dan langsung dibagikan ke korban. Hercules datang dengan membawa bendera Gerakan Rakyat Indonesia Baru. Dia datang bersama 100-an orang. Mereka mengenakan seragam kemeja coklat muda dan berkerah merah dengan tulisan identitas ormas. Hercules mengatakan, saat ini dirinya adalah pengusaha. Bisnis yang dijalankannya antara lain perikanan dan perkapalan.

“Saat ini saya sekarang pengusaha, bukan Hercules yang preman. Orang melihat Hercules dari jauh, tidak dari dekat, tidak seperti yang dibayangkan,” katanya. “Selama ini warga Jakarta lihat saya di media hanya mengenai kasus perkelahian saja. Padahal untuk masalah bantuan tidak pernah terekspose. Teman-teman saya duduk bersama membentuk Gerakan Rakyat Indonesia Baru. Kita bantu masyarakat yang kena bencana alam, seperti kebakaran yang terjadi di Jakarta,” kata Hercules yang berasal dari Timtim ini.[dtc]

INTERNASIONAL Taliban Tembak Jatuh Pesawat Mata-mata AS Daylife’s photo

Newyork - Sebuah pesawat mata-mata Amerika Serikat jatuh di Waziristan Utara, tak jauh dari perbatasan Pakistan, Sabtu 25 Februari 2012. Menurut intelijen setempat, pesawat mata-mata itu ditembak oleh militan Taliban.

CHANDRA Bahadur Dangi,72, berpose dengan sertifikat nya setelah dinyatakan hidup terpendek di dunia manusia dan manusia terpendek pada upacara di Katmandu, Nepal, Minggu, 26 Februari, 2012. Pria ini dengan tinggi badan hanya 21,5 inci.

Gempa 6,8 SR Guncang Siberia Tujuh Bulan Koma, Pria Mesir Ungkapkan Penembak Dirinya Kairo - Tidak ada yang mustahil untuk terjadi di dunia ini. Seperti kisah yang dialami oleh seorang pria asal Mesir ini. Dia yang mengalami koma hampir selama tujuh bulan akibat luka tembak di kepala, tibatiba sadar dan dengan cepat mengidentifikasi pelaku yang menembak kepalanya. “Pria itu tiba-tiba terbangun dan menjelaskan pelaku penembakan terhadap dirinya bernama Muhammad yang berprofesi sebagai seorang tukang cukur. Tak lama setelah itu polisi pergi untuk menangkap pelaku dan pria itu pun meninggal dunia,” ungkap sebuah Surat Kabar Mesir seperti dikutip emirates247 Minggu, (26/2/2012). Pria yang bekerja sebagai pegawai di salah satu instansi pemerintahan Mesir itu ternyata hanya sadar beberapa menit saja untuk mengungkapkan identitas pelaku penembakan terhadap dirinya sebelum akhirnya dia meninggal dunia.[okz]

Moskow Setelah gempa 6,1 skala richter (SR) menggunang Taiwan, kini gempa bumi 6,8 SR mengguncang Siberia, Rusia. Kedalaman gempa 11 kilometer. Demikian informasi yang dikeluarkan United State Geological Survey (USGS) seperti dilansir dari AFP, Minggu (26/2).Pusat gempa atau episentrum adalah 100 km di timur Kota Kyzyl, Rusia, terjadi pada pukul 13.17 waktu setempat. Sementara Menteri Darurat Rusia mengatakan gempa yang kuat itu tidak menyebabkan kerusakan serius. Siberia merupakan daerah pinggiran Rusia yang penduduknya jarang dan berbatasan dengan Mongolia. Wilayah itu aktif secara seismik karena terletak di sepanjang Pantai Pasifik. “Kementerian Darurat Regional mengatakan getaran dirasakan sampai ke Tyva dan daerah tetangganya namun tidak menimbulkan kerusakan serius,” jelas kantor berira Rusia, RIA Novosti. Namun beberapa warga lokal mengatakan jendela apartemen mereka pecah, buku-buku dan benda lainnya berjatuhan dari rak, kemudian disusul gempa susulan yang berjarak 4-5 menit. [dtc]

Reuters melaporkan, militan Taliban yang dipimpin oleh Hafiz Gul Bahadur sedang mengumpulkan puing-puing pesawat tersebut. Mereka akan menampilkan fotonya di media massa pada Minggu 26 Februari 2012 ini. “Pesawat mata-mata itu terbang rendah di Machikhel dan pejuang kami menembak jatuh pesawat itu,” ujar komandan Taliban setempat sebagaimana

dikutip Reuters. “Kami telah melatih pasukan untuk melakukan pekerjaan ini.” Sementara itu, pejabat AS membantah Taliban telah menembak pesawat mata-mata mereka. Mereka juga tidak berkomentar lebih lanjut. Sementara itu, CIA yang mengoperasikan pesawat mata-mata juga menolak berkomentar. Sedangkan, pejabat ke-

Inggris Segera Akui Oposisi Suriah London - Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengatakan, negaranya siap mengakui Dewan Nasional Suriah (oposisi Suriah) sebagai representasi yang sah bagi warga Suriah. Hague mengutarakan kecamannya terhadap Presiden Suriah Bashar al Assad dan menyebut rezim Assad sebagai rezim kriminal. Hague pun menghadiri pertemuan di Tunisia dengan pihak oposisi Suriah. Dalam pertemuan itu, Hague mendesak komunitas internasional agar melakukan tekanan diplomatik dan ekonomi terhadap Presiden Assad. Selain itu, Hague juga berencana akan mengakui Dewan Nasional Suriah sebagai pemerintahan Warga Suriah yang sah. “Kami akan memperlakukan Dewan Nasional Suriah dengan baik dan mengakuinya sebagai representasi yang sah bagi Warga Suriah. Pengakuan ini adalah hal penting, Rusia

dan China seharusnya meninjau ulang dukungannya terhadap Suriah karena kondisi di negara itu sudah memprihatinkan seiring dengan makin maraknya pertumpahan darah,” ujar Hague, seperti dikutip Russia Today, Sabtu (25/2). Menteri Luar Negeri Inggris itu juga mengutarakan kekecewaannya dengan adanya tuduhan yang menyebutkan bahwa Inggris mempersenjatai pasukan oposisi Suriah. “Di Uni Eropa, kami sudah memberlakukan embargo ke Suriah, kami pun tidak akan mengirim senjata itu ke pihak manapun, termasuk oposisi,” ujar Hague. Krisis kemanusiaan yang terjadi di Suriah terlihat makin memburuk. Rusia pun kembali mendesak Pemerintah Suriah dan para oposisi bersenjata agar melakukan gencatan senjata dan berdialog guna menghindari eskalasi kekerasan.[okz/rt]

amanan Pakistan mengaku tak mengetahui penyebab jatuhnya pesawat mata-mata itu. “Pesawat mata-mata itu jatuh di Machikhel dan terbakar,” ujar pejabat intelijen Pakistan. “Kami tidak tahu penyebab

jatuhnya pesawat itu.” Pejabat Pakistan lainnya mengatakan pesawat mata-mata itu jatuh di wilayah yang dikuasi oleh Taliban, atau terletak sekitar 30 kilometer dari perbatasan Afganistan.[vvn/reuters]

Persembunyian Osama di Pakistan Dihancurkan Peshawar - Pemerintah Pakistan memerintahkan agar rumah yang dijadikan sebagai tempat persembunyian Osama bin Laden dihancurkan. Namun tidak ada penjelasan resmi mengapa bangunan tersebut sampai harus diratakan dengan tanah. Dikutip dari dailymail, Minggu (26/2) pembongkaran dilakukan dengan penjagaan ketat. Polisi membentuk barikade sehingga warga tidak bisa leluasa melihat saat-saat terakhir bangunan yang menjadi lokasi persembunyian buruan nomor 1 Amerika itu.

Alat-alat berat dikerahkan juga untuk membongkar bangunan ini. Kendaraan ini menerobos dinding halaman luar yang mengelilingi rumah tersebut. Tidak jelas, sejak kapan pembongkaran ini dilakukan. Namun bagian atas dan dindingnya sudah dihancurkan sejak malam tadi waktu setempat. Seorang pejabat militer Pakistan membenarkan jika rumah tersebut memang dibongkar. Namun dia mengunci rapat-rapat informasi mengapa Pakistan akhirnya mengambil langkah tersebut.[dtc/dm]

SEORANG perempuan tua (tengah) ikut berdansa bersama anggota propemerintah Suriah yang memakai seragam polisi di luar TPS voting referendum di Kota Damaskus, Suriah, Minggu (26/2). Referendum tersebut menjawab draft konstitusi untuk mengakhiri kekuasaan Partai Baath yang sudah berkuasa selama lima dekade.

SENIN - 27 FEBRUARI 2012

10 ESAN MERDEKA

Anda juga bisa menyampaikannya melalui akun Facebook Harian Pikiran Merdeka dan Twitter @pikiranmerdeka Isi di luar tanggungjawab redaksi.

Sampaikan keluhan, kritik, atau saran merdeka Anda mengenai perkembangan Aceh tanpa menyinggung unsur Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) ke 085286681945.

INFO LAYANAN PUBLIK INFO RUMAH SAKIT RSUZA - Banda Aceh

: 0651-28187

u RSU Sigli

: 0653-21180

u RSU Lhokseumawe

: 0645-46334/0645-46222

u RSU Langsa

: 0641-21000

u RSU Tamiang

: 0641-332983

u RSU Cut Nyak Dhien - Meulaboh

: 0655-7009452

u

INFO LISTRIK u

Banda Aceh

: 0651-22230 (123)

u Lhokseumawe

: 123

u Langsa

: 0641-21035 (123)

u Meulaboh

: 123

INFO PDAM Banda Aceh

: 0651-21396

u Lhokseumawe

: 0645-45681

u Langsa

: 0641-21060

u Meulaboh

: 0655-7006058

u

INFO POS u

Pak Polisi Kok Tembak Warga?

S

ayang sekali apa yg dialami Iksan warga Gampong Meureue Indrapuri Aceh Besar setelah ditembak polisi. Seperti diberitakan di media online di Aceh, korban sudah bilang pada Pak Polisi agar jangan tembak, tapi tetap ditembak di perutnya. Tolong Pak Kapolda tindak tegas polisi yang telah melukai warga sipil tidak bersalah. Biar damai itu tetap indah! 08527745xxxx

Udep Sare Mate Sajan SBY Musim memilih pemimpin datang lagi. siapapun yang ingin dapat untung ikut-ikutan nimbrung. tak peduli betapa panasnya otak dalam tempurung. sementara sebagian lagi murung dan bertanya-tanya akankah si buyung, si ucok, serta si pitung akan datang lagi mengurung kampung dengan muka mesum? bagi yang tak peduli track rekor si kandidat yang khianat; silakan teriak, “udep sare mate sajan SBY.” 08526052xxxx

Kepada Kadis Pendidikan Assalamualaikum Kepada Bapak Ka.Dinas Pendidikan. Tolong lah dicek keadaan sekolah2 di kabupaten Aceh Selatan,tepatnya di kecamatan kota bahagia,banyak sekolah2 disana yg tidak teratur proses belajar mengajarnya.sayank siswa2 disana,sekolah dalam keadaan tidak beraturan jadwal masuk,istirahat dan bahkan tidak punya fasilitas penunjang yg memadai. trimakasih.dari Muslim,putra Aceh selatan. 08216260xxxx

Jangan Banyak Mengeluh Kadang kita mengeluh. “tak mungkin..!” Lalu Allah menjawab : “jika Allah menghendaki sesuatu, Allah cukup berkata ‘jadi’, maka ‘jadilah” (QS. Yaasin:82) Seringkali kita mengeluh.. “Aku terlalu lelah..!” Allah_pun menjawab. “Aku ciptakan tidurmu untuk istirahatmu..” (QS.An-naba:9) Kita pun sering mengeluh. “Aku tak mampu..!” Dan Allah menjawab, “Al-

lah tidak membebankan sesuatu pada seseorang, melainkan sesuai dengan kemampuannya.” (QS.Al-baqarah:286) Sering pula kita mengeluh.. “Aku stress..!!” Allah pun menjawab, “hanya dengan megingat Allah, maka hati menjadi tenang.” (QS.Ar-Ra’du:28) 08536000xxxx

Lom, Banjir di Tangse Nyan hai syara meutuah. Na neukalon bala ka geukirim lom lee Po u Tangse. Padahai nibak Maret thon nyang kalheueh pih Tangse chit yang keunong ie raya, sampoe2 anco daerah nyan. Bak Jumat baroe, lom2 banjir di Tangse. Pakon nyoe? Mari tanyoe lhoh droe. Beuteuga2 ta meuibadah. Allah mahaadil hai syara beuhhh. 081996xxxx

Pesan untuk Pak Karim Kami warga pedalaman ingin menyampaikn keluhan2 kami pada Pak Pj Gubernur Aceh Tarmizi Karim. Kamoe seunang dengan ditunjuknya beliau sebagai pengganti Irwandi Yusuf. Kami berharap bahwa dengan kepemimpinannya sebelum tpilih gubernur baro Aceh aman dan damai. Bapak Karim tolong neupeucepat pilkada supaya kamoe bagah menghirup “udara segar”. 08136065xxxx

Rindu jang Lagee Iskandar Muda Mandum-mandum syedara long jang jroh jang na di Atjeh njoe. Nyoe pilkada hana trep le. Siap-siap tapileh peumimpin jang jroh bagi tanjoe rakyat jelata. Tapileh lah peumimpin jang lagee Sultan Iskandar Muda jang sanggoep peumakmu Atjeh njoe. Rin-

du teuh tameudep lagee masa gobnjan. Atjeh madju, dithee lee kaphe. Maka nibak njan mari lee geeutanjoe tapileh pemimpin jang paleng toe dengon lagee Sultan. Menjoe naaa. Nyo hana tapileh jang paleng batjut brok. Hehe. Trimonggeunaseh koran Pikiran Merdeka. Semoga beumadju. 08137703xxxx

Yang Sungguh-sungguh Akan Sukses Hanya org yg bersungguh-sungguh yg akan sukses. Mulaila anda bermimpi. Ciptakan harapan2 yg akan anda raih nanti. Raih sgala kesempatn yg hadir d dpan anda. Sukses buat anda. 08526018xxxx

Stop Jaga Malam Pilkada ditunda. Seharusnya jaga malam juga ditunda. Sebab kami orang gampong punya istri punya anak yang semalam pun tidak boleh kami tinggalkan. Kemudian buat apa jaga malam, pilkada baru dimulai 9 April mendatang. Beh-beh umu sinan bak bale jaga. Tulong Pak Waki, adakjeut neuhentikan jaga malam sementara di Aceh. Sebab jaga ngen hana jaga malam sama saja. Asai karu tetap. Terimong gaseh. 08576348xxxx

Patuhi Lampu Merah Hampir di setiap persimpangan di daerah-daerah di Aceh terjadi pelanggaran berlalulintas. Ada saja pengendara yang menerobos lampu merah. Sampai-sampai terjadi kecelakaan. Terutama ketika siang hari. Ke mana polisi. Biasanya kalau siang petugas kepolisian lalu lintas tidak bertugas di posko-posko dekat rambu lalu lintas. Akibatnya pengendara berani men-

erobos lampu merah. Mereka hanya takut seragam polisi, tapi tidak takut menabrak pengendara lain. Tolong Pak polisi lebih ketat pengawasannya. 08126961xxxx

Harga Hidup di Ibukota Mahal Harga hidup di ibukota provinsi Aceh, Banda Aceh, kian hari kok kian mahal. Kami mahasiswa perguruan tinggi di Banda Aceh seakan-akan sdg menjalani hidup yang sekarat. Sehari tidak kurang dari Rp20 ribu untuk sekali makan plus jajan dan transport. Harga nasi saja paling murah Rp8 ribu. Belum lagi untuk keperluan kuliah. Dan kadang2 di kampus tidak memperoleh ilmu yang memuaskan. Ketika butuh pakaian, harga belinya juga mahal-mahal. Terpaksa pulang kampong untuk beli baju baru. Saran kami kepada Pak Pemkot atau instansi terkait, tolong diatur harga jual beli apapun di Banda Aceh yang dapat dijangkau mahasiswa. Dari Abeng di Darussalam. 08527789xxxx

STATUS MERDEKA

TWEET MERDEKA Thayeb Sulaiman | @Thayebzs Selamat Atas Terbitnya Harian @pikiranmerdeka, SEMOGA MEMBAWA KEMERDEKAAN BERPIKIR, MEMAJUKAN PERADABAN ACEH Ulfa Khairina | @ai_upa Selamat dan sukses untuk @pikiranmerdeka semoga menjadi media yang sesuai pilar jurnalistik. Rahmad Kelana | @Rahmad_Kelana @pikiranmerdeka Selamat beredar Harian Pikiran Merdeka di Aceh.. Mirza Lileue | @mirza_gralel slmat kpda @pikiranmerdeka yg terbit 27/2/2012,semoga bukan menjadi media alat kampanye pilkada dan menjadi mediancontrol bgi pmerintah aceh Zoehelmy Husein | @zoehelmy19 @pikiranmerdeka Sukses atas terbitnya Pikiran Merdeka. Semoga menjadi lembaga pers yg qualified dan kontributif bagi dunia jurnalistik Aceh! Follow twitter@pikiranmerdeka

Fauzi Wattanabe selamat untuk harian pikiran merdeka. Mudah-mudahan sukses selalu ! Husaini Ende selamat atas terbitnya Harian Pikiran Merdeka. semoga bisa menjadi referensi informasi alternatif di tengah ramainya media massa di aceh. bek katem talo ngon koran nyang kana selama nyoe.... Salman Mardira Slamat atas terbitnya Harian Pikiran Merdeka, semoga menjadi media harapan bagi publik dan tetap menjaga kredibilitas serta kekritisan dalam pemberitaan. Selalu berpegang pada Kode Etik Jurnalistik dan UU Pers dalam peliputan dan penyajian berita. Ahmadi Jha Selamat datang hak publik, sajian informasi rakyat, kami tunggu... Ibnoe Hadjare Harian Pikiran Merdeka. selamat berkiprah dikancah jurnalistik, semoga menjadi yang terbaik diantara yang baik. Like facebook.com/pikiranmerdeka

: 161 : 0645-43026

u Langsa

: 161

u Meulaboh

: 0655-7006060

u Bandara SIM

: 0651-21341

u LBH Banda Aceh

: 0651-22940/7400023

INFO PMI u

Banda Aceh

: 35188/0651-35288/32281

u Aceh Besar

: 70-023

u Sabang

: 0652-22875

u Sigli

: 0653-24381

u Bireuen

: 0644-324555

u Lhokseumawe

: 0645-42218

u Tamiang

: 0641-32113/358283

u Meulaboh

: 0855-7551559

u Tapaktuan

: 065621126

u Sinabang

: 0650-21790

u Singkil

: 0658-21346/21217

INFO POLISI u

Poltabes Banda Aceh

: 0811689110

u Polres Aceh Besar

: 0651-2110

u Polres Aceh Barat

: 0655-70000108

u Polres Bireuen

: 0644-21110

u Polres Lhokseumawe

: 0645-46110

u Polres Aceh Utara

: 0645-31100

u Polres Tamiang

: 081368701998

u Polres Langsa

: 0641-2110

u Polres Singkil

: 081548599986

u Polres Pidie

: 0653-21110

u Polres Aceh Selatan

: 0656-21070

INFO TARIF L300 Banda Aceh - Sigli

Rp 28.000

u Banda Aceh - Beureunun

Rp 30.000

u Banda Aceh - Ulee Gle

Rp 40.000

u Banda Aceh - Samalanga

Rp 45.000

u Banda Aceh - Bireueun

Rp 50.000

u

Nyoe pilkada hana trep le. Siap-siap tapileh peumimpin jang jroh bagi tanjoe rakyat jelata. Tapileh lah peumimpin jang lagee Sultan Iskandar Muda jang sanggoep peumakmu Atjeh njoe. Rindu teuh tameudep lagee masa gobnjan. Atjeh madju, dithee lee kaphe.

Banda Aceh

u Lhokseumawe

u Banda Aceh - Matangglumpangdua Rp 55.000 u Banda Aceh - Lhokseumawe

Rp 60.000

u Banda Aceh - Lhoksukon

Rp 70.000

u Banda Aceh - Panton Labu

Rp 75.000

u Banda Aceh - Idi

Rp 80.000

u Banda Aceh - Peureulak

Rp 90.000

u Banda Aceh - Langsa

Rp 100.000

u Banda Aceh - Kuala Simpang

Rp 110.000

u Banda Aceh - Medan

Rp 140.000

u Banda Aceh - Takengon

Rp 85.000

u Banda Aceh - Blangkeujren

Rp 120.000

u Banda Aceh - Kutacane

Rp 140.000

u Banda Aceh - Calang

Rp 50.000

u Banda Aceh - Meulaboh

Rp 70.000

u Banda Aceh - Blangpidie

Rp 150.000

u Banda Aceh - Tapaktuan

Rp 120.000

u Banda Aceh - Kuta Fajar

Rp 140.000

u Banda Aceh - Subulussalam

Rp 175.000

u Banda Aceh - Singkil

Rp 195.000

INFO HOTEL u

Hermes Palace Hotel

: 0651-7555888

u Sultan Hotel

: 0651-22469

u Grand Nanggroe Hotel

: 0651-35788

u Oasis Atjeh Hotel

: 0651-22677

u Hotel Cakradonya

: 0651-33633

u Hotel Madinah

: 0651-21416

u Hotel Medan

: 0651-21501

u Hotel Wisata

: 0651-28167

u Hotel Kuala Radja

: 0651-29687

u The Pade Hotel

: 0651-49999

INFO PEMADAM KEBAKARAN DAN WH u

Banda Aceh

u WH Banda Aceh

: 0651-44123/44830 : 085260400543

SPORT

SENIN 27 FEBRUARI 2012

PIKIRAN MERDEKA

F1 Musim 2012 Lebih Seru

BARCELONA -DominasiRed Bull dan Sebastian Vettel diprediksi tak akan terjadi lagi di musim 2012. Bos McLaren Mercedes Martin Whitmarsh menyebut hasil uji pra-musim menunjukkan perimbangan kekuatan antara tim-tim papan atas. Empat tim berbeda bergantian duduk di posisi teratas pada empat hari sesi latihan pra-musim di Barcelona. Sebastian Vettel, Nico Hulkenberg, Pastor Maldonado dan Kamui Kobayashi bergantian menjadi pembalap dengan catatan waktu terbaik. Berkaca dari hal tersebut, Martin Whitmarsh memprediksikan musim yang berimbang di antara tim papan atas. Dominasi satu tim atas tim lain disebutnya akan sulit terwujud. “Itu terlihat ketat, menyedihkan kami tidak menjadi tim yang mendominasi, itu kabar buruk buat saya. Tapi kabar baiknya adalah saya pikir tak ada lagi yang dominan atas yang lain. Red Bull terlihat kuat, Ferrari dan Mercedes cukup bersaing, jadi itu semuan membuat bersemangat,” ujar Whitmarsh seperti dilansir Crash. Whitmarsh menyadari kalau tim-tim yang turun berujicoba tidak tampil dengan kekuatan terbaiknya dalam sesi tersebut. Namun itu juga terjadi pada McLaren Mercedes, yang lebih mementingkan mengumpulkan data yang dibutuhkan ketimbang sekadar tampil cepat. “Saya menduga tim-tim besar bisa dua atau tiga detik lebih cepat jika mereka mau berusaha lebih keras lagi, tapi bukan itu inti permainannya. Kami tidak mencoba memenangi kejuaraan musim dingin, kami mencoba mengumpulkan data dan bersiap sehingga kami bisa tangguh di musim ini,” katanya lagi. [dts]

Martin Whitmarsh

Balap Motor Berduka Lagi SIDNEY - Kabar duka kembali datang dari dunia balap motor. Riderbelia, Oscar McIntyre yang turun di ajang Superstock 600 cc tewas saat mengikuti pembukaan sesi Superpole balap World Superbike di Sirkuit Phillip Island, Victoria, Australia, Sabtu lalu. The Daily Mail mengabarkan bahwa pembalap 17 tahun itu mengalami kecelakaan fatal di putaran kedua dari 12 lap yang direncanakan. McIntyre sempat mendapatkan penan-

ganan dari tim medis, namun karena lukanya terlampau parah, nyawa pemuda asal Queensland itu tidak dapat ditolong. Tewasnya McIntyre itu membuat pembukaan sesi Superpole balap World Superbike harus dibatalkan. Selain McIntyre, dua pembalap lain juga terlibat dalam kecelakaan maut itu. Luke Burgess sempat dibawa ke medical center sirkuit sebelum akhirnya diizinkan pulang, sedangkan Michael Lockhart masih harus menjalani

pemeriksaan lebih lanjut. “Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga McIntyre dan mereka yang terkena dampak dari kecelakaan ini,” tulis pernyataan resmi dari situs World Superbike. McIntyre menjadi pembalap kesekian yang menghembuskan nafas terakhirnya di sirkuit. Masih segar dalam ingatan pada Oktober 2011 lalu, Marco Simoncelli meninggal dunia di Sirkuit Sepang saat mengikuti seri balapan MotoGP.[vnc]

Oscar McIntyre

GETTY IMAGES

Rossi Rilis Desain Helm Baru PEMBALAP Italia, Valentino Rossi, ternyata sudah memiliki desain helm baru. Desain ini dibuat oleh desainer yang lekat dengan dunia sepeda motor, Aldo Drudi. Dalam rilis yang disampaikan lewat akun twitternya,@ ValeYellow46, memang belum terlalu jelas seperti apa desain yang akan terlihat pada helm Rossi. Namun, satu hal yang pasti terlihat nomor start 58

11

tertera pada helmnya. Nomor 58 digunakan oleh mendiang Marco Simoncelli yang wafat akibat kecelakaan di Sirkuit Sepang tahun lalu. Simoncelli tewas karena kecelakaan yang melibatkan dirinya serta Valentino Rossi dan Colin Edwards. Saat itu Simoncelli yang mengalami lowside tetap memaksakan motornya untuk dapat stabil dan tidak jatuh, tapi usaha tersebut

gagal dan malah Simoncelli tertabrak dari belakang oleh Rossi dan Edwards yang sedang dalam keadaan full throttle saat akan keluar tikungan. Karena Edwards dan Rossi tidak mampu menghindar lagi mereka akhirnya menabrak Simoncelli dalam kecepatan yang cukup tinggi hingga mengakibatkan helm Simoncelli terlepas. Akibat kecelakaan tersebut perlombaan akhirnya harus

dihentikan dan Simoncelli dinyatakan meninggal dunia. Mungkin hal ini adalah bentuk penghormatan Rossi terhadap Simoncelli, yang selain rekan sesama pebalap, mereka berdua adalah sahabat akrab. Rencananya helm ini akan digunakan dalam sesi tes uji coba kedua kelas MotoGP di Sirkuit Sepang-Malaysia mulai Selasa hingga Kamis (28 Februari-1 Maret) nanti. [bln]

Jeremy Evans Juara Slam Dunk ORLANDO - Bintang Utah Jazz Jeremy Evans menjadi pemenang kontes slam dunk NBA All-Star tahun ini. Ia mendapat dukungan paling banyak dari fans. Pada atraksi Sabtu (25/2) malam waktu Orlando atau Minggu pagi waktu Indonesia, Evans memperoleh 29 persen dari tiga juta voting via layanan SMS. Ini adalah tahun pertama fans memiliki kendali penuh untuk memberikan dukungan pada aksi favorit para kontestan kontes tersebut. Evans, yang mengikuti kompetisi sebagai pengganti Iman Shumpert (New York Knicks) yang cedera, mengalahkan Chase Budinger (Houston Rockets), Paul George (Indiana Pacers) dan Derrick Williams (Minnesota Timberwolves). Aksi memukau Evans adalah melakukan dunk dengan dua bola sekaligus, lalu melompati seseorang yang duduk. Di sesi terakhir ia mengenakan jersey Karl Malone sebelum “terbang” melompati pelawak Kevin Hart yang berpakaian ala tukang pos. Kontes tahun ini dibagi ke dalam tiga babak. Keempat kontestan hanya punya dua menit per babak untuk membuat sebuah dunk. Salah satu slam dunk menarik dilakukan oleh Budinger. Ia melakukan ancang-ancang dari tengah lapangan, lalu memutar badannya dan melompat untuk memasukkan bola ke dalam keranjang. Dan itu dilakukannya dengan mata ditutup kain hitam. [dts]

Jeremy Evans

GETTY IMAGES

BISNIS

SENIN 27 FEBRUARI 2012

JK: Harga BBM Idealnya Naik Rp 2 Ribu Makassar - Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla meminta pemerintah segera menaikkan harga BBM dengan angka kenaikan ideal Rp 2 ribu. Hal ini disampaikan JK usai menghadiri Gala Dinner HUT ke-39 Bosowa Group, di Hotel Sahid Jaya, Makassar, Sabtu (25/2). “Hanya dengan cara menaikkan harga BBM kita bisa memperbaiki perekonomian bangsa, kita bisa mengurangi beban pemerintah, naiknya Rp 2000 oke, masih JUSUF KALLA dapat dijangkau,” ujar saudagar Bugis pemilik Kalla Group ini. JK menambahkan, meskipun kebijakan kenaikan harga BBM dianggap tidak populis, pemerintah harus segera mengambil langkah itu untuk mengalihkan anggaran subsidi pada pembangunan infrastruktur nasional. “Bukan soal diterima atau tidak oleh publik, mau baik infrastruktur atau tidak. Kalau subsidi BBM tinggi, tidak mungkin kita bisa perbaiki jalan, pilihannya di situ,” pungkas JK. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya di Istana Negara, Rabu (22/2), menyebutkan pemerintah terpaksa akan menaikkan harga BBM bersubsidi untuk menekan anggaran subsidi BBM dalam APBN yang angkanya akan membengkak.[dtc]

PIKIRAN MERDEKA

Lima Tahun, Utang RI Naik Rp447 T Jakarta - Pemerintah mencatatkan kenaikan utang hingga Rp447,58 triliun dalam 5 tahun terakhir. Utang pemerintah per Januari 2012 mencapai Rp1.837,39 triliun.

Berdasarkan data yang dikutip dari sirus resmi Direktorat Jendral Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan, Sabtu (25/2), utang

pemerintah per Januari 2012 telah meningkat Rp33,9 triliun (US$204,15 miliar) dari tahun 2011 yang sebesar Rp1.803,49 triliun. Secara terperinci utang pemerintah tersebut terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) Denominasi rupiah Rp1.004,04 triliun atau 54,6% dari total utang pemerintah. Sementara dari SBN denominasi valuta asing (valas) tercatat sebesar Rp210,1 triliun atau 11,4% dari total utang pemerintah. Selain itu, pemerintah mencatatkan pinjaman dalam denominasi rupiah sebesar Rp1,04 triliun atau 0,1% dari total utang pemerintah dan pinjaman denominasi valas sebesar Rp622,2 triliun atau 33,9% dari total utang pemerintah. Adapun perkembangan utang pemerintah dalam 5 tahun terakhir yaitu tahun

Pengeluaran IUP Tambang akan Dilelang

2007 pemerintah mencatatkan utang sebesar Rp1.389,41 triliun, tahun 2008 utang pemerintah bertambah menjadi Rp1.636,74 triliun, tahun 2009 utang pemerintah mengalami penurunan ke Rp1.590,66 triliun, tahun 2010 kembali meningkat menjadi Rp1.676,85 triliun, dan tahun 2011 menjadi Rp1.803,49 triliun. Sedangkan realisasi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) per Januari 2012 mencapai Rp28,048 triliun atau 20,84% dari target APBN 2012 yang sebesar Rp134,596 triliun. Realisasi ini mengalami peningkatan bila dibandingkan periode yang sama tahun 2011 yang sebesar Rp36,53 triliun atau 14,34% dari target penerbitan surat utang tahun 2011 yang sebesar Rp254,825 triliun.[inc]

DPR Dorong Revisi UU Perimbangan Keuangan

pasaran harga biasa, Rp10.000,” katanya. Abdul mengaku belum bisa memprediksikan apakah harga cabai akan naik atau tidak sepekan ke depan. Jikapun naik dalam minggu-minggu berikutnya, menurutnya tidak akan terjadi kenaikan harga yang signifikan. “Ada kemungkinan naik paling sekitar Rp 2000 atau Rp4000,” ujarnya. Abdul sendiri mengaku kalau dia tidak bisa memprediksikan harga sayur-masyur

tersebut. Menurutnya selama pasokan lancar, maka harga jual barang tersebut akan relatif stabil. “Kalau kita jualan seperti ini tidak tentu. Begitu putus pasokan barang, disitulah dia naik,” sambungnya. Sementara untuk bawang merah dijual seharga Rp12.000 perkilogram. Harga jual bawang putih pun relatif stabil sepanjang minggu ini, yaitu Rp10.000 perkilogram. “Bawang ini belum naiknaik lagi, masih sama seperti biasa,” tutur Abdul.[cnf]

Batam - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Harry Azhar Azis mendorong revisi UU Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah terkait pembagian dana bagi hasil minyak dan gas bumi. “UU Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah No. 33 tahun 2004 perlu direvisi,” kata Harry Azhar Azis, di Batam, Minggu. Menurut Harry skema pembagian dana bagi hasil minyak dan gas bumi (DBH Migas) masih terlalu kecil bagi daerah penghasil. UU 33/2004 menetapkan daerah penghasil berhak atas 15,5 persen dari total DBH Migas secara nasional. “Seharusnya bisa lebih besar, karena dampak negatif dari eksploitasi migas dirasakan langsung oleh daerah penghasil,” kata Harry. Anggota DPR RI daerah pemilihan Provinsi Kepulauan Riau mengatakan umumnya eksploitasi migas berdampak negatif pada lingkungan sekitar, sehingga memerlukan rehabilitasi. Dan dana untuk perbaikan kerusakan lingkungan relatif besar. “Karena itu DBH yang diterima daerah penghasil seharusnya bisa lebih besar,” kata Harry. Sementara itu, penerimaan DBH Migas untuk Kepri masih lebih kecil dari yang diatur dalam UU 33 tahun 2004, kata Harry. Pada 2011 DBH Migas untuk Ke-

gusaha kopi kini mulai beralih mengunakan mesin untuk mengolah biji kopi menjadi bubuk. Usaha mengolah biji kopi di Aceh memang menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan. Budaya ngopi dan berjamurnya warung-warung kopi membuat bisnis kopi di Aceh cukup mengiurkan. Apalagi kopi Aceh telah terkenal kenikmatannya. Dinas Perindustrian dan Perdangan Aceh mencatat nilai eskpor kopi Aceh naik signifikan. Dalam setahun kopi Aceh diekspor sekitar 7,5 ton. Ada 14 negara yang menjadi tujuan ekspor kopi Aceh yakni Taiwan, Korea Selatan, Korea, Jepang, AS, Kanada, Meksiko, Selandia Baru, Australia, Irlandia, Belgia, Inggris, Swedia, Jerman, dan Polandia. Tahun 2011 lalu nilai ekspor kopi Aceh mencapai US$ 50,5 juta, dari nilai ekspor tahun 2010 yang hanya US$ 29 juta. Amerika Serikat tercatat masih sebagai tujuan utama ekspor kopi Arabika Aceh. Yah Bit kini terus mengembangkan usahanya dan bercitacita mengekspor kopi hasil olahannya itu. Selain melayani pesanan untuk warung-warung

kopi di Banda Aceh dan Aceh Besar, Meulaboh, Lhokseumawe dan Langsa, sebenarnya kopi racikan Yah Bit juga telah banyak dipesan oleh beberapa wisatawan yang berkunjung ke Aceh. Selain wisatawan domestik

seperti Jakarta, Yogyakarta dan Bandung, bubuk kopi Yah Bit juga telah dilirik para wisatawan asing. Dari Gubuk berdinding papan bekas dan beratap rumbia itu, kopi Aceh ala Yah Bit tersebar ke selu-

PIKIRAN MERDEKA | HERI JUANDA

Balikpapan- Pemerintah akan menata pengaturan pertambangan di Indonesia. Pengaturan akan diawali dengan penegasan penataan wilayah provinsi dan kabupaten yang memiliki daerah potensi cadangan batu bara. Selain itu, dampak buruk dari penerapan desentralisasi adalah kewenangan penuh dari bupati/wali kota mengeluarkan ijin Usaha pertambangan (IUP). Namun kontrol pengaturanya dan pengawasan dianggap lemah. “Praktek tambang itu ngaco karena desentralisasi. Saya tidak bilang desentralisasi buruk tapi kalau praktik pertambangan, tidak benar. Pertama harus satu wilayah harus dikelola satu yang bertanggung jawab kedua adalah lelang. Kalau tidak dilelang ya perusahaan bukan tambang urus tambang, pasti ngaco,” kata Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo saat seminar Masa Depan Tambang dan Lingkungan yang diselenggarkan Aliansi Jurnalis Indepen (AJI) Kota Balikpapan, di Hotel Gran Tiga. “Nantinya yang melelang bupati, yang menentukan wilayahnya ada Kementerian ESDM. Supaya satu wilayah enggak ditawari ke banyak orang. Kalau banyak siapa yang bertanggung jawab,” sambungnya. Menurut pria yang akrab di sapa Pak Wid, SDA merupakan milik negara dan masyarakat karena itu pengelolaan tambang di satu wilayah tidak bisa dilakukan secara keroyokan. Karena satu pengelola harus bertanggunjawab terhadap area yang ditambang. Selain itu perusahaan dan pemda harus meminta ijin kepada masyarakat yang tinggal di daerah itu. “Itu praktik pertambangan yang benar,” ujarnya. Karena itu lelang izin tambang harus pula diterapkan sebagai prinsip untuk pemanfaatan bagi semua pihak. “Lelang itukan berjanji bahwa SDA dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Harus jamin keuntungan untuk dia, juga jamin keuntungan buat negara, jaminan lingkungan dan jaminan keuntungan bagi masyarakat sekitarnya ikut menikmati manfaatnya,” jelasnya. Pembenahan tambang bukan hal yang terlambat karena langkah perbaikan pasti akan mendapat dukungan banyak pihak, termasuk masyarakat dan LSM. “Tidak ada yang terlambat, zaman jahiliyah saja bisa jadi bagus. Masyarakat harus proaktif, informasi dari masyarakat lebih akurat. Seperti bupati Bima tadinya kan seenaknya, begitu masyaraka protes eh dia minta tolong ke Kementerian ESDM padahal yang kasih izin dia. Dengan adanya koreksi masyarakat, maka pemimpinnya tidak bisa berbuat seenaknya,” terangnya.[okz]

12

UAL SAYURAN: Pedagang menjual sayur-sayuran di Pasar Peunayong, Banda Aceh. Harga sayur-sayuran segar dan berbagai kebutuhan bahan pokok lainnya masih stabil.

Cabai Rp10 ribu Perkilogram PM, Banda Aceh - Harga Cabai merah pada tingkat pengecer di Kota Banda Aceh relatif stabil. Harga jual cabai dijual para pedagang seharga Rp 10.000 perkilogram, sementara cabai hijau tetap dijual seharga Rp8.000 perkilogram. Seorang pedagang di Pasar Peunayong, Abdul Majid, Minggu (26/2) mengatakan dalam beberapa minggu terakhir, harga jual cabai merah dan cabai hijau relatif stabil. “Dalam minggu ini masih

pri Rp1,2 triliun, padahal, sumber pendapatan migas provinsi muda itu mencapai Rp40 triliun. “Artinya, 10 persen saja dari hasil migas tersebut tak sampai. Ini harus diperjuangkan agar penerimaan DBH migas untuk Kepri terus meningkat,” kata Harry. Senada dengan Harry, anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) asal Kepri Aida Ismeth mengatakan pembagian DBH tidak adil untuk daerah penghasil. “Tahun lalu DBH Kepri masih jauh dari 15 persen. Ini tidak adil, karena Kepri merupakan salah satu daerah penghasil migas terbesar di Indonesia,” kata Aida. Ia mengatakan terus berupaya untuk menaikan DBH untuk daerah penghasil. Aida bersama anggota DPD RI yang lain menemui kementerian terkait untuk mendorong peningkatan DBH untuk daerah penghasil. DPD juga bertemu Mahkamah Konstusi terkait pelaksanaan Undang Undang Nomor 33/2004 Tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, kata Aida. Ia mengatakan asas pemerataan yang dipegang pemerintah dalam membagikan DBH tidak tepat. “Hendaknya tidak sampai mengganggu hak-hak daerah penghasil, seperti Kepri,” kata istri mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah.[ant]

ruh penjuru dunia. “Ada juga beberapa warga negara asing yang memesan dari saya dan membawa pulang ke negaranya, kadang mereka juga pesan dalam jumlah besar,” katanya. [windy paghta]

Kopi Tradisional ala Yah Bit K

epulan asap menyesaki gubuk beratap rumbia berukuran 4 x 8 meter, di pinggiran jalan Desa Lamgapang, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. Seorang pria kurus sibuk memutarkan sebuah drum di atas kobaran api, searah jarum jam. Sesekali dia menyeka peluh di wajahnya sambil menolak kayu bakar, memastikan api tetap berkobar. Di gubuk itulah, Yah Bit, 30 tahun, saban hari mengolah biji kopi menjadi bubuk kopi siap saji. Pengerjaannya dilakukan dengan cara tradisional. Tak sama dengan kopi yang lain yang kebanyakan digiling dengan mengunakan mesin. Pengerjaan memerlukan beberapa proses dan membutuhkan waktu sedikit lama. Mulanya, biji kopi yang telah dipilih, digongseng di atas bara api selama satu jam. Setelah matang, biji kopi dicampur dengan adonan mentaga dan gula, sebelum akhirnya ditumbuk dengan mengunakan jingki atau lesung dan diayak. “Rasa kopinya beda. Kalau yang seperti kami buat ini kopinya lebih harum. Mengelah

kopi dengan mesin sedikit mengurangi rasa,” kata Yah Bit, Selasa 1 Febuari 2012. Selain soal rasa, kopi yang melewati proses pembuatan secara tradisional ini juga terkenal lebih harum. Apalagi biji yang dipakai juga merupakan biji kopi pilihan. Yah Bit, biasanya mengambil biji kopi untuk diolah dari Lamno, Aceh Jaya dan kopi Arabika Gayo yang telah terkenal itu. Yah Bit telah memulai usahanya sejak tahun 2005 silam. Awalnya dia bekerja di pabrik pengolahan kopi milik orang lain. Sebulan dia bisa memproduksi rata-rata 1 sampai 2 ton bubuk kopi. Penghasilannya cukup lumayan, mencapai 5 juta rupiah per bulan. “Biasanya kalau warung kopi hanya menggunakan jasa pengolahan saja, sementara bijinya mereka sediakan sendiri, per 10 kilonya, saya kenakan biaya Rp35.000,” kata Yah Bit. Dalam menjalankan usahanya, Yah Bit mempekerjakan tiga orang. Dua di antaranya perempuan yang telah berusia senja. Mereka membantu Yah Bit menumbuk biji kopi dan

mengayak biji kopi yang telah digongseng. Salah satunya Basiah, Ibu kandung Yah bid. Nenek berusia 70 tahun itu bekerja membantu anak sulungnya itu. Apalagi sejak anak-anaknya dewasa, dia tak punya aktivitas. “Dulu saya ke sawah bersama almarhum ayahnya, tapi semenjak mereka sudah besar-besar saya tidak punya kegiatan, makanya saya ikut membantu Yah Bit,” katanya. Tugas Basiah adalah mengoperasikan jengki. Sehari, dia hanya sanggup menumbuk 50 kilogram kopi perhari. Maklum usia Basiah yang tak lagi muda, tak sanggup mengerjakan tugas yang lumayan berat itu. Dalam lima kilogram kopi, dia digaji 2.500 rupiah. “Uangya buat kebutuhan sehari-hari, kadang untuk pergi ke tempat pengajian dan ke tempat orang meninggal atau kawinan,” katanya. Pengolahan kopi secara tradisional ini semakin langka. Di kawasan Ulee Kareng yang menjadi sentra pengolahan kopi Aceh ini saja, kini hanya ada tiga pabrik kopi tradisional. Para pen-

Rosnah (45) bersama ibu nya Barsiah (65), sedang melakukan proses penumbukan dengan Jengki di Desa Lamglumpang, Kecamatan Krueng Baruna Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Kopi hasil pengolahan biji kopi secara tradisional ini dijual dengan harga jual Rp40.000 - Rp50.000/kg.

PIDIE

SENIN 27 FEBRUARI 2012

PIKIRAN MERDEKA

13

Ada Empat Pilar Menjawab Persoalan Bangsa

PIKIRAN MERDEKA/MARZUKI

SEJUMLAH warga Gampong Kebun Nilam, Kecamatan Tangse, Pidie, melintasi jembatan darurat dari kayu log (bulat), setelah jalan menuju Tangse putus dihantam banjir bandang, Sabtu (25/2/12). Maret 2011, banjir bandang juga melanda Tangse hingga berdampak besar bagi masyarakat korban pascabanjir.

Novelis Indonesia itu Pemuda Aceh yang Bersahaja Sebenarnya hari itu cukup pantas bagi lelaki muda kurus jangkung itu berbangga dengan rona wajah ceria dan bahkan ketawa-ketawa. Soalnya, lebih dari seratus orang yang hadir di gedung itu khusus untuk dia. Dan yang hadir pun tak cilet-cilet alias bukan sembarang orang. Tapi mereka adalah paramahasiswa, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0103 Aceh Utara, Letkol CZI Wahyono, mewakili Danrem 011/Lila-

wangsa, Kol Inf Abdul Rachim Siregar untuk membaca kata sambutan sekaligus membuka acara. Juga Drs Aziz, Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mewakili Pemerintahan Kota Lhokseumawe, sejumlah peserta dari berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, tokoh-tokoh masyarakat di Aceh Utara dan Kota Lhokseu-

Arafat Nur menandatangani buku “Lampuki” milik peserta di Seminar Nasional Damai Aceh dan Bedah “Lampuki” di Hotel Lido Graha Lhokseumawe, Sabtu 18 Februari 2012.

mawe dan Kepala Kepolisian Resort (kapolres) Aceh Utara. Tapi lelaki muda kurus jangkung itu biasa-biasa saja. Dia, dengan pakaian sederhana sopan apa adanya dan sebuah tas ransel bergayut di punggung serta rambut lurusnya yang tersebeng (sibak) kanan disertai ekspresi wajah yang seakan-akan dia sama saja dengan peserta lainnya, masuk ke tempat acara lewat pintu samping. Segenap orang yang su-

PIKIRAN MERDEKA/MUSMARWAN ABDULLAH

dah memenuhi gedung itu samasekali tidak menyadari bahwa lelaki muda kurus tinggi itu sudah ada di antara mereka. Rupanya dia yang tadi masuk dengan langkah dan gaya biasa-biasa saja langsung duduk meleburkan diri di salah satu meja di antara beberapa teman dekatnya. Hari itu, Sabtu, 18 Februari adalah hari dilaksanakan acara Seminar Nasional Damai Aceh dan Bedah Novel “Lampuki” karya Arafat Nur, bertempat di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe dengan pemateri terdiri dari Sayed Dahlan Al-Habsy (Pelukis Sejarah Aceh), Arafat Nur (Sastrawan, penulis “Lampuki”), Musmarwan Abdullah (penulis “Pada Tikungan Berikutnya”), Dr. M. Nazaruddin (Akademisi, Sosiolog), Ayi Jufridar (Sastrawan, Penulis “Putro Neng”) dan Rizwan Haji Ali (Akademisi, Ka Panwaslu Kota Lhokseumawe) yang dipandu oleh Kamaruddin Hasan Kuya serta drh. Baharuddin Hasan, sebagai Ketua Pengarah Kegiatan.

Lampuki adalah sebuah novel karya Arafat Nur—novelis Aceh dari Lhokseumawe— yang meraih hadiah Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) tahun 2010 dan mendapat Anugerah Khatulistiwa Literary Award (KLA) 2011 untuk kategori fiksi. Hari itu, pada Seminar Nasional Damai Aceh dan Bedah Novel “Lampuki”, Arafat Nur hadir di tengah acara dengan segala performan dan bahasa tubuh yang sangat sederhana. Begitu juga ketika memaparkan proses kreatif dan menjawab sejumlah pertanyaan peserta seminar, bahasanya mengalir dengan kalimat-kalimat sederhana, spontan bahkan nyaris seperti orang sedang berbicara antarsesama di warung kopi langganan. Hari itu, orang benar-benar melihat dengan mata kepala sendiri sebuah sosok novelis muda Indonesia yang begitu sederhana dan bersahaja, Arafat Nur. Dan, dia dari Aceh. [musmarwan abdullah]

Medan—Wakil Ketua MPR RI A Lukman Hakim Saifuddin mengatakan empat pilar bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan jawaban atas persoalan bangsa ini. “Saat ini bangsa kita dilanda persoalan yang belum mendapatkan jalan keluarnya, seperti persoalan moralitas, nasionalisme, dan kenakalan remaja. Karena itu penanaman nilai-nilai empat pilar kebangsaan itu menjadi merupakan solusinya,” katanya di Medan, Sabtu (25/2), saat membuka seminar Peningkatan Pemahaman Empat Pilar Kehidupan Bernegara. Pada seminar yang merupakan kerja sama MPR RI dan Universitas Negeri Medan (Unimed) itu, ia mengatakan dulu penanaman nilai Pancasila dilaksanakan oleh BP7, namun selanjutnya ditiadakan. Oleh karena itu, kata dia, pimpinan MPR RI mencanangkan perlunya menghidupkan kembali penanaman nila-nilai empat pilar kebangsaan itu. Menurut dia Indonesia merupakan negara dengan pluralitas yang tinggi dan bisa berpotensi terjadinya masalah destruktif dan merusak persatuan nasional. “Hal itu bisa saja terjadi jika potensi tersebut tidak dikelola dengan baik dan tepat,” katanya. Bentangan geografis Indonesia yang panjang dan memiliki tiga perbedaan waktu, keragaman suku dan agama, sebenarnya menjadi potensi luar biasa bagi kemajuan bangsa ini. Namun hal itu bisa juga menjadi potensi negatif secara geografis dan ekonomis karena bisa saja diintervensi kekuatan asing. Oleh karena itu, kata dia, pimpinan MPR RI mencanangkan menanamkan empat pilar kebangsaan itu agar negeri ini tidak seperti beberapa negara yang terpecah belah setelah sekian lama bersatu. “Mari kita membayangkan Indonesia akan tetap bertahan sampai ratusan tahun kemudian dan menjadi lebih maju. Ini terwujud karena pengikat persatuannya terangkum dalam empat pilar kebangsaan. Rektor Unimed Prof Ibnu Hajar Damanik mengatakan, dalam beberapa tahun belakangan ini Unimed terus berupaya menerapkan “character building university” dan penanaman nilai pendidikan karakter itu diintegrasikan dalam metoda pendidikan di kampus. Program tersebut sejalan dengan rencana strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menciptakan generasi terbaik bangsa ini dalam menghadapi tingkat persaingan global yang semakin pesat dan terbuka. Penanaman pendidikan karakter itu sejalan dengan penanaman nilai empat pilar kebangsaan karena pemuda berkarakter berarti memiliki integritas, kualitas dan kecintaan tinggi kepada bangsanya agar lebih baik serta maju dari sebelumnya.[ant]

PIKIRAN MERDEKA | ARIF SURAHMAN

Ibu bersama anaknya memperhatikan boat nelayan yang melintas di kuala Pantai Meureudu, Pidie Jaya, Minggu (26/2/12). Kawasan pantai menjadi tempat alternatif warga Pidie Jaya dalam melewati akhir pekan.

Menggalang Program KB di Tengah Kaum Marginal Menyusuri jalan yang tergenang banjir, bahkan sempat nyaris tenggelam, sampai ditutupkan pintu karena dikira peminta sumbangan, menjadi bagian dari perjalanan Elyana Puspita, 39, mengabdi sebagai kader untuk program Keluarga Berenana atau KB. Jangan salah duga. Itu bukan di daerah yang jauh di pedalaman Kalimantan Barat. Melainkan ada di tengah Kota Pontianak, tepatnya di salah satu kawasan cikal bakal ibu kota Provinsi Kalbar itu. Elyana Puspita tinggal di Gang Mulia No 88 Jalan Tanjung Raya I, Kampung Dalam Bugis, Pontianak Timur. Letaknya tak jauh dari Istana Kadriyah Pontianak, tempatnya Raja Pontianak. Kediaman Ely, panggilan akrabnya, menjadi tempat Posyandu Adinda 3. Bila ada kegiatan, mampu mengumpulkan 200-an orang di posyandu itu. Di kawasan tersebut, mayoritas warga bekerja serabutan

dan masuk golongan ekonomi menengah ke bawah. Letak yang berdekatan dengan Sungai Kapuas membuat wilayah itu dipengaruhi pasang surut air. “Sampai mendatangi rumah orang yang jalannya terendam setinggi pinggang, sampai hampir tenggelam pun pernah,” kata Erma, 38, Sekretaris Posyandu Adinda 3, yang juga sahabat karib Ely dan samasama kader. Keduanya ditemui beberapa waktu lalu, selepas Sholat Jumat. Ely dan Erma aktif menjadi kader sejak tahun 2000, atau hampir 12 tahun. Ely selain aktif, juga menjadi peserta metode kontrasepsi jangka panjang jenis IUD atau yang lebih dikenal masyarakat, spiral. Ia punya dua anak, yang pertama wanita, kedua pria. Sang suami banyak bergerak di bidang pergerakan sosial. Sedangkan Erma hanya punya satu anak perempuan. “Kalau saye memang tadak bise nambah anak lagi, tadak perlu pakai KB,” kata Erma dengan

bahasa Melayu, lalu tertawa. Mungkin karena pertimbangan itulah, Ely yang terpilih sebagai juara pertama mewakili Kalbar di tingkat nasional sebagai Sub Pembantu Pembina KB Desa terbaik pada 2011. Ely tertarik dengan kegiatan posyandu, mempromosikan program KB, tidak terlepas dari keluarganya yang berkecimpung di dunia kesehatan. “Ibu bidan, bapak mantri kesehatan,” kata Ely. Keduanya selaku pembantu penyuluh KB, tentu saja tugasnya mengampanyekan program KB dan turut serta melaksanakan kegiatan yang terkait. Mereka juga bagian dari Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP), yakni program pemerintah untuk pembinaan dan pengorganisasian keluarga diantaranya dalam mendukung program KB. Ely sendiri mengaku cukup menyesal terlambat menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang jenis IUD. “Kalau sejak

dulu pakai IUD, mungkin badan saya tidak sebesar ini,” kata dia, lalu tertawa renyah. Ia sejak sepuluh tahun yang lalu memutuskan untuk menggunakan IUD setelah melahirkan anak kedua yang kini duduk di Kelas IV Sekolah Dasar (SD). Menurut Ely, sewaktu mengatur jarak kelahiran antara anak pertama dan kedua, ia menggunakan metode kontrasepsi jangka pendek yakni jenis suntik. “Sekitar tiga tahun,” kata Ely. Merasa nyaman dengan IUD, ia sempat menggantinya di beberapa tahun setelah pemasangan. “Diganti dengan yang baru, biar lebih lama,” kata dia. Ely, alumni Fakultas Teknik Untan ini lalu gencar mempromosikan IUD ke warga binaannya. “Biar warga mengerti, dan tahu langsung dari penggunanya,” kata Ely. Ia ingin menepis anggapan yang masih beredar di masyarakat misalnya kalau meng-

gunakan IUD tidak boleh kerja keras, bisa lepas sendiri atau “nyangkut”. Padahal, lanjut dia, asumsiasumsi tersebut tidak benar. “Saya sendiri yang menggunakan, mengalami dan merasakan langsung. Kasarnya, saya pun sudah kerja keras, naik motor kemana-mana, bahkan sampai nebas rumput pun sudah,” kata Ely. Ia tidak memungkiri untuk mengubah persepsi negatif tersebut bukanlah perkara mudah. Butuh kerja keras, kesadaran dan kemauan dari semua pihak. Ia sadar, rendahnya kualitas pendidikan warga ikut mempermudah pemahaman-pemahaman negatif tersebut. “Karena pendidikan yang rendah, masih ada anggapan banyak anak banyak rejeki,” ujar Ely. Namun ada sejumput kekhawatiran di benak keduanya akhir-akhir ini. Erma misalnya. Ia mencatat ada 10 pasangan usia subur yang kini “kebobolan”, atau hamil yang tidak direncanakan di lingkungan RW6 Kampung Dalam Bugis. Ada yang sebelumnya sudah mempunyai, dua, tiga dan empat anak. Erma mengungkapkan, ada yang menyalahkan kalau kehamilan itu karena ia tidak lagi membagikan alat kontrasepsi secara gratis. “Bayangkan di satu RW saja ada 10 pasangan yang hamil lagi. Ada berapa banyak keluarga miskin dan pasangan usia subur di Pontianak,” katanya setengah bertanya. Ely menambahkan, sejak tiga atau empat tahun terakhir program pemberian alat kontrasepsi secara gratis sudah ti-

dak ada lagi. Senada dengan Erma, ia berharap pemerintah untuk menyediakan alat kontrasepsi sesuai kebutuhan masyarakat. “Biar program untuk menekan laju pertumbuhan penduduk, dapat tercapai,” kata Ely. Ia mengakui, pemerintah sudah menggratiskan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) seperti vasektomi atau tubektomi. Namun, lanjut dia, fakta yang ada di masyarakat bahwa alat kontrasepsi jangka pendek seperti pil dan suntik masih tinggi penggunanya. “Karena tidak ada lagi program gratis alat kontrasepsi terutama jenis pil dan suntik, akhirnya banyak yang `kebobolan`. Mereka terutama dari kalangan miskin,” kata Erma. Menurut dia, saat ini dua jenis alat kontrasepsi itu yang paling banyak digunakan masyarakat di lingkungan Kampung Dalam Bugis. Ia menambahkan, meski harga pil atau suntik KB terbilang murah namun tidak semua masyarakat di kawasan itu mampu membelinya. “Biar pun katanya harganya dua atau tiga ribu rupiah,” ujar Erma. Sebagian besar keluarga di kawasan itu bekerja serabutan sehingga pengeluaran sekecil apapun sangat diperhitungkan. “Bagi orang yang tidak mampu,mengeluarkan uang Rp7 ribu satu bulan saja, mereka mikir-mikir,” kata Erma. Terlepas dari itu semua, keduanya seolah tak ada rasa lelah menceritakan berbagai permasalahan dan kegiatan seputar mengampanyekan program KB. “Batu sandungan menjadi instrospeksi agar kita lebih

maju ke depannya,” ujar Ely. Dulu, lanjut dia, tidak mudah mengajak masyarakat ikut KB. Mereka keluar masuk gang kecil di kawasan itu, tidak ada yang peduli. “Dulu, kalau untuk nimbang badan bayi saja, orang tua takut. Karena anak mereka katanya sakit habis ditimbang,” tambah Erma. Ada pula anggapan dua anak tidak cukup, butuh satu anak tambahan sebagai cadangan. “Kalau dua anak saja, orang tua khawatir, jadi butuh satu lagi untuk cadangan,” ungkap Ely. Kini, rata-rata keluarga yang berusia lebih dari 50 tahun yang mempunyai anak lebih dari dua atau tiga. Sedangkan yang berusia 30-an tahun, punya dua anak, meski terkadang ada cadangan satu anak. Selain itu, posyandu semakin ramai dikunjungi tanpa perlu harus susah payah mengajak warga sekitar. “Kalau dipikir, emang tadak ade untungnye jadi kader,” ujar Erma, lalu tertawa. Kepuasan lain, tentu saja mampu menggerakkan orang banyak untuk ikut serta apa yang mereka kampanyekan. Dukungan pemerintah maupun pihak lain seperti penyuluh lapangan KB juga berperan penting. Apakah tertarik kalau direkrut oleh partai politik untuk mendulang suara dan menjadi anggota legislatif ? Keduanya spontan tertawa. “Boleh, dari Partai KB,” cetus Erma. Perbincangan selama dua jam pun seolah terasa menjadi singkat. Erma dan Ely pun bersiap karena mereka akan mengadakan pelayanan di posyandu.[antaranews.com]

DAERAH

SENIN 27 FEBRUARI 2012

PIKIRAN MERDEKA

14

PIKIRAN MERDEKA-ERWIN

Lokasi area pengejaan pembangunan Bendung Kreung Pase permanen yang dipusatkan di Gampong Lhok Jok, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara.

Eks Libya Lakukan Konsolidasi PM, Langsa - Ratusan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) eks Libya di Aceh Timur, Minggu (26/2) melakukan konsolidasi untuk untuk pemenangan Calon Bupati /Wakil Bupati Aceh Timur, Muslim Hasballah/Marwi Umar yang maju melalui jalur perseorangan. Konsolidasi dilakukan di salah satu Hotel di Kota Langsa dan dihadiri beberapa mantan panglima Teuntara Nanggroe Aceh (TNA), tokoh masyarakat, ulama, serta puluhan mantan kombatan. Muslim Hasballah mengatakan, acara tersebut silaturrahmi sebagai bagian dari konsolidasi untuk mengha-

dapi Pemilukada. “Demokrasi merupakan suatu kebebasan bagi rakyat dalam menyampaikan pendapat secara beradab dan penuh kedamaian, Jadi jangan kita rusak proses demokrasi ini dengan tindakan yang melanggar aturan seperti intimidasi dan sebagainya,” kata Muslim. Diakui Muslim Hasballah,

Jalan Lintas Blangkejeren Belum Rampung PM, Blangkejeren - Jalan lintas Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues menuju Kuta Cane, Aceh Tenggara hingga kini belum rampung dikerjakan. Padahal masa kontrak pengerjaannya sudah berakhir pada tahun 2011. Proyek jalan di kawasan Gampong Putri Betung, Meloak Satu, dan Meloak Dua Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues itu dikerjakan oleh PT Gayo Tamaleoprovita. M Daud, warga Putri Betung Minggu (26/2) mengharapkan akan pengerjaan jalan tersebut segera dirampungkan, karena selama ini debu dari proyek jalan tersebut sangat menganggu pelintas. “Kami meminta kepada pemerintah agar perusahaan yang mengerjakan jalan nitu didenda akibat keterlambatan pekerjaannya,” harap M daud. Humas PT Gayo Tama, Samta membenarkan bahwa proyek yang didanai oleh APBNP dengan anggaran Rp3 miliar untuk empat paket itu belum rampung dikerjakan. “Kami akan segera merampungkannya, selama ini banyak kendala yang kami gadapi seperti hujan dan longsor. Kami juga sulit mendatangkan material sehingga proyek jadi lamban dikerjakan,” jelasnya. Samta juga membenarkan bahwa masa pengerjaan jalan lintas Blangkejeren menuju Kutacane tersebut sudah berakhir pada akhir 2011 lalu, tetapi karena pihak perusahaan memberikan jaminan kepada PPTK pekerjaan dan tidak akan mengambil uang sepeserpun sebelum pekerjaan selesai, akhirnya pemerintah memberikan kelongaran dan mengijinkanya untuk melanjutkan pekerjaan.[asy]

dalam menghadapi Pemilukada yang akan berlangsung dalam waktu dekat, pihaknya telah menerima berbagai intimidasi dan teror yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Bahkan, diantara banyak teror yang menimpa tim pemenangannya. Muslim Hasballah mengaku hanya satu kasus teror yang telah dilaporkan kepada pihak berwenang untuk diproses secara hukum. “Kami tidak akan melawan aksi teror dan intimidasi yang terjadi pada kami, karena kami ingin proses demokrasi berjalan

dengan damai. Jadi, biar saja kasus terror ini kita limpahkan kepada pihak berwenang agar diselesaikan secara hukum,” katanya. Terkait hal ini, Muslim Hasballah juga memastikan bahwa proses demokrasi menjelang Pemilukada yang berlangsung di Aceh Timur ternyata sangat rawan terhadap intimidasi. Karenanya, diminta kepada pihak berwenang seperti TNI/Polri agar bisa bekerja maksimal untuk meredam tindakan criminal berupa terror dan intimidasi menjelang Pemilukada.

Sementara itu, beberapa mantan kombatan eks Libya yang hadir pada acara silaturrahmi dan konsolidasi tim pemenangan Muslim/Marwi tersebut antara lain Fadli alias Jhonson, Usman Tamin, Sulaiman Jalil, Hasballah, dan Nurdin, terlihat begitu khidmat mengikuti serangkaian acar yang digelar itu. Para mantan kombatan Eks Libya ini berharap agar aksi terror dan intimidasi yang saat ini sering terjadi di Aceh Timur menjelang Pemilukada, agar segera dihentikan demi kedamaian masyarakat.[tsy]

Ongkos Haji Bakal Naik Pekanbaru Menteri Agama RI, Suryadharma Ali menyatakan tantangan haji di tahun 2012 sangat berat, sehingga mungkin terjadi kenaikan ongkos haji yang disertai dengan tanda-tanda, termasuk kenaikan bahan bakar minyak. “Tanda-tanda kenaikan ongkos haji yang dimaksud ada tiga, diantaranya adalah berkaitan dengan pemondokan haji di tanah suci,” kata Menag di Pekanbaru, Sabtu (25/2). Untuk diketahui, katanya, bahwa di tanah suci Mekkah terdapat sekitar 1.700 lebih pemondokan haji yang terletak tepat di sekitar Masjidil Haram. “Nah jika seluruh pemondokan ini dilakukan pembongkaran, maka pemondokan bagi para jemaah haji Indonesia bisa lebih mundur lagi. Dan kalau pun mau tetap pada jarak yang sama, atau jarak yang lebih baik, maka biaya pemondokan akan jauh lebih mahal lagi,” kata Suryadharma. Tanda kedua terkait potensi kenaikan ongkos haji adalah, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) baik secara glob-

al maupun di tanah air. Untuk diketahui, demikian Menag, bahwa pada tahun 2011 lalu, harga BBM itu masih berkisar antara 80 sampai 100 US Dollar per barrelnya. Sementara untuk tahun 2012 ini, katanya, posisi harga minyak sudah mencapai 190 US Dollar per barrel, dan hal demikian bisa menyebabkan ongkos haji naik. “Namun kita tidak pernah tahu, kapan kenaikan harga BBM dunia berimbas hingga ke dalam negeri. Bisa empat bulan mendatang bahkan bisa dalam waktu dekat ini,” katanya. Kondisi kenaikan BBM ini tidak hanya disebabkan krisis global, namun juga disebabkan konflik Iran dengan negara di Eropa dan Amerika. “Diketahui juga bahwa Iran mengancam akan menutup jalur perdagangan minyak, dan bahkan embargo minyak dan seterusnya dan seterusnya. Hal demikian bisa menyebabkan terus meningkatnya harga minyak dunia termasuk di Indonesia. Hingga akhirnya menyebab-

kan krisis ekonomi bahkan kenaikan ongkos haji tanah air,” ujarnya. Kemudian tanda-tanda ketiga, yakni nilai tukar rupiah terhadap dollar yang terus menurun. “Untuk diketahui, pada tahun 2011 lalu, nilai tukar rupiah itu mencapai Rp8.300 sampai dengan Rp8.700 per US Dollar. Namun sekarang sudah sampai diatas Rp9.000. Kondisi demikian juga bisa menyebabkan ongkor haji meninggi,” kata Menag. Kendati demikian, Menag berharap masyarakat di tanah air tidak kaget dan tidak perlu mengkuatirkan ketiga tandatanda yang diuraikan diatas. “Karena kami selaku pemerintah akan terus berusaha agar tidak terjadi kenaikan terhadap onkos haji,” ujarnya. Selama dana optimalisasi dan dana abadi umat itu masih mencukupi, demikian Menag, maka kenaikan ongkos haji akan disubsidi. “Nanti dengan dana abadi umat ini, kami akan menekan ongkos haji hingga tetap normal seperti biasanya,” kata Suryadharma.[ant]

Nelayan Indonesia dipulangkan dari Dili Jakarta - Enam nelayan Indonesia asal Sinjai, Sulawesi Selatan, dan Kabupaten Alor, NTT, yang tersasar masuk ke wilayah perairan negara Timor Timur dan sempat ditahan di negara itu, akhirnya bisa dipulangkan ke Tanah Air, Jumat (24/2). Kedutaan Besar Indonesia di Dili, negara Timor Timur, dan beberapa instansi Indonesia, memfasilitasi proses pemulangan mereka. Kabar ini juga diperoleh dari kantor perwakilan Indonesia di Dili itu. Keenam nelayan tersebut, dipulangkan melalui pesawat

udara, dari Bandara Presidenze Nicolaou Lobato, Dili, menuju Denpasar, Bali, bersama dengan Bupati Sinjai dan Staf Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia. Selanjutnya diterbangkan langsung menuju Makassar pada Jumat (24/2). Di Makassar, pemerindah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Sinjai telah menyiapkan penyambutan bagi keenam nelayan tersebut, yang rencananya dilakukan bersamaan dengan perayaan Hari Jadi Kota Sinjai pada 27 Februari mendatang.

Semula, keenam nelayan Indonesia itu dititipkan Badan Investigasi Kriminal Nasional, Kepolisian Nasional negara Timor Timur kepada KBRI di Dili sejak akhir Desember 2011 lalu. Mereka ditahan dan disidik polisi negara itu atas atas tuduhan secara ilegal memasuki wilayah negara mereka. Juga dikenai tuduhan melakukan penangkapan ikan secara ilegal memakai perahu kayu seukuran 13 meter dan lebar tiga meter. Keenam nelayan itu adalah Kahar (nakhkoda kapal/28), Setta (ABK/57),

Bahtiar (ABK/29), Ambo Tang (ABK/34), Ramsah (ABK/27) asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, dan Lagi (ABK/27) asal Kabupaten Alor, NTT. Berbagai upaya pendekatan dilakukan KBRI di Dili kepada berbagai instansi berwenang di negara Timor Timur guna mempercepat proses hukum terhadap para nelayan tersebut. Antara lain dengan Kementerian Luar Negeri negara itu, Kantor Kejaksaan Agung, Kepala Kejaksaan Distrik Baucau, Kantor Public Defender, dan Bagian

Investigasi Kriminal Nasional. Bukan cuma KBRI di Dili yang berpartisipasi untuk memulangkan keenam WNI yang ditahan itu, karena masih ada Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Pemerintah Daerah Sinjai¸Sulawesi Selatan, daerah asal nelayan dimaksud. Akhirnya, properti yang dimiliki keenam nelayan itu dikembalikan, berupa KM Masagenai, kapal kayu berukuran 13meter dan lebar tiga meter, 400 liter solar, dan satu set alat pancing, yang semula disita sebagai barang bukti.[ant]

Tol Cikarang Barat banjir Jakarta - Area pintu tol Cikarang Barat, tergenang banjir menyusul robohnya tembok pembatas jalan tol setelah hujan deras mengguyur kawasan Bekasi dan sekitarnya, Minggu sore sekitar pukul 17.00 WIB. Banjir cukup dalam yang ketinggian airnya membenamkan ban-ban mobil kecil itu, membuat mobil sejenis sedan tidak dapat melintas. Bahkan sebuah mobil sedan Mercy mogok terjebak di tengah banjir, sementara pengendaranya terpaksa naik ke atas bagasi mobil untuk menghindari air, demikian tampak dalam foto yang di-posting situs berbagi foto yfrog.com. “Imbas tembok pembatas jalan tol roboh, tol Jakarta Cikampek Km 31 tdk dilintasi oleh kendaraan jenis sedan,” kata pesan yang ditulis di halaman NTMC Lantas Polri di yfrog.com. Laporan lain menyebutkan banjir itu dipicu oleh robohnya tembok pembatas jalan tol dengan kawasan industri di Bekasi. Sementara TMC Polda Metro Jaya melaporkan, hujan deras yang melanda wilayah Ibukota Jakarta menyebabkan beberapa lokasi tergenang air sehingga menyebabkan kepadatan lalu lintas. Beberapa lokasi yang tergenang air di antaranya, Jalan Antasari dengan tinggi genangan 30cm, Lenteng Agung 20cm, Kemang 40cm, di depan BNN Cawang 35cm, di depan WIKA Cawang 40cm, juga KM 29 tol Jorr arah Pondok Indah. TMC menghimbau agar pengguna jalan lebih waspada dan jangan berteduh di bawah jembatan penyebrangan karena akan menghambat arus lalu lintas.[ant]

TPI Kuala Idi jadi ‘Pasar’ Ikan PM, Idi - Tempat Pendaratan Ikan (TPI) pelabuhan Kuala Idi Rayeuk, Aceh Timur kini berubah menjadi ‘pasar’ ikan. Dinas terkait diminta untuk melakukan penertiban pedagang. Permintaan itu disampaikan Endek, warga Idi, Minggu (26/2). Menurutnya, selama ini TPI Kuala Idi dipadati oleh pedagang ikan yang menggelar dagangannya di lapak-lapak kecil penjualan. Padahal tempat untuk pedagang ikan sudah disiapkan di pasar. “TPI itu tempat bongkar muat ikan dari boat bukan pasar ikan. Tapi kesannya sekarang sudah seperti pasar ikan. Sementara pasar ikan yang sebenarnya terlihat sepi dari pembeli,” jelasnya. Endek yang juga berpropesi sebagai pedagan ikan sangat menyanyangkan para pedagang ikan yang berada di pusat Kota Idi. Karena selama ini banyak warga tidak membeli lagi ikan di pasar, melainkan membeli ikan di TPI Kuala Idi. “Seharusnya warga, jika membeli ikan satu sampai dengan tiga kilogram, sebaiknya itu dibeli di pajak (pasar-red) ikan saja. Jika tidak, pedagang ikan yang berada di pajak tidak akan terjual ikannya,“ lanjutnya. Para pedagang di pasar ikan Kota Idi membeli ikan di TPI Kuala Idi dan untuk dijual kembali kepada warga. “Kami sangat berharap kepada dinas terkait agar melakukan penertiban pedagang ikan di TPI,” harapnya.[dar]

Keuchik Dilaporkan Potong Dana BKPG PM, Blangkejeren - Sofyan Ardi, Keuchik Marpunge, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, dilaporkan oleh pemuda dan tokok masyarakat setempat melakukan Dana Bantuan Keuangan Pembangunan Gampong (BKPG) Tahun 2011 senilai Rp10,7 juta. Laporan itu tertuang dalam surat bertanggal 22 Februari 2012 yang diterima wartawan, Minggu (26/2). Surat yang ditandatangani oleh 30 orang pemuda dan tokoh masyarakat Gampong Marpunge itu juga ditembuskan kepada Ketua DPRK, Kepala Inspektorat, Kapolres, Kajari, Pemkab Gayo Lues, serta kalangan LSM dan wartawan. Dalam surat Sofyan juga dilaporkan tidak transparan dalam mengelola keuangan desa. Ia juga dinilai tidak mampu mengurus beras raskin untuk masyarakat. Sayangnya sampai berita ini diturunkan, Sofyan Ardi belum bisa dikonfirmasi.[Asy]

SAMBUNGAN

SENIN 27 FEBRUARI 2012

FITRA: PPATK Jangan Hanya Cari Sensasi Jakarta—Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) didesak segera menindaklanjuti temuan transaksi mencurigakan yang telah dipublikasikan di tubuh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). “PPATK harus secara tuntas menyelesaikan temuannya, jangan cuma sebatas cari sensasi saja sehingga tidak bisa diharapkan lagi,” ujar Kordinator Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, saat menghadiri diskusi Forum Mingguan Kaum Pergerakan PB PMII, Jakarta, Minggu, (26/2). Menurutnya, seharusnya PPATK mengumumkan data-data temuannya kepada publik supaya mendapat dorongan penuh dan publik mengetahui secara terang benderang. Pasalnya, jika hanya dilaporkan kepada instansi penegak hukum, ia mengkhawatirkan lapo-

ran tersebut tidak ditindaklanjuti. “Karena kalau diserahkan kepada penegak hukum, hanya mandek dan tidak ditindaklanjuti itu menjadi tidak guna,” imbuhnya. Ia mencontohkan pula, bahwa PPATK telah inkonsisten terhadap ucapannya kalau data-data hanya diserahkan kepada penegak hukum sesuai aturan yang ditetapkan. Tetapi, “pihaknya malah menyerahkan data PNS kepada Kemendagri dan DPR, ini kan bakal jadi permainan politik bukan justru menegakkan hukum untuk memberantas korupsi,” tuturnya kembali. Harapannya, PPATK jangan sampai seperti Badan Pusat Statistik (BPS) nomor dua yang hanya menampung bikin trend naik turun statistik serta menghabiskan anggaran, tetapi supaya membuka nama-nama transaksi nomor rekening.[inc]

Angin Ribut Rusak Hunian Korban Gunung Merapi Jakarta—Angin ribut menerjang permukiman warga korban erupsi Gunung Merapi di Shelter Plosokerep dan Shelter Dongkelsari, Desa Wukirsari, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta,Minggu(26/2) sore. “Akibat angin ribut itu, 10 rumah rusak ringan di Shelter Plosokerep dan 20 rumah rusak ringan di Shelter Dongkelsari,” kata Urip Bahagia, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Yogyakarta, saat dihubungi, kemarin. Selain permukiman warga korban Merapi yang tinggal di hunian sementara, angin kencang yang melanda wilayah lereng Merapi itu

juga mengakibatkan pohon-pohon tumbang di Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman. “Ada 2 orang mengalami luka ringan dan sekarang sudah dibawa ke RS,” ujarnya. Urip menambahkan, terjangan angin kencang itu menimbulkan 7 rumah rusak berat, 2 rumah rusak sedang, dan 8 rumah rusak ringan di Dusun Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. Sementara itu, di Dusun Cancangan, Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, satu rumah rusak berat dan tiga rusak ringan. Serta dua rumahrusaksedangdiDusun Tegalsari, Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, Yogyakarta.[vvn]

PIKIRAN MERDEKA BNPB | SUTOPO

ANGIN puting beliung melanda Kelurahan Wette’e, Kecamatan Pancalautang, Kabupaten Sidrap, Jumat (24/2). Dalam peristiwa tersebut dilaporkan 3 orang tewas, puluhan terluka, dan lebih dari 50 rumah mengalami kerusakan. Laporan dari masyarakat setempat menyatakan, bencana tersebut diawali dengan hujan lebat. Namun, tiba-tiba angin bertiup sangat kencang.

Mengapa JK Lebih Populer Daripada Ical? J a k a r t a — Po p u l a r i t a s Jusuf Kalla (JK) lebih tinggi dibandingkan Aburizal Bakrie atau Ical. Hal itu dinilai wajar. JK dinilai lebih ‘hebat’ dibandingkan Ical. JK telah menanamkan modal politik lebih besar. Menurut politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Hajriyanto Thohari, JK telah menjadi wakil presiden 2004-2009. Meski saat itu mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), JK mendapat julukan ‘the real president’. “Dia (JK) juga merupakan Ketum Partai Golkar yang anggotanya sangat besar duduk di kursi DPR saat dipimpinnya. Sehingga JK menjadi wapres sangat powerfull,” ucap Thohari, Jakarta, Minggu (26/2).

JK makin populer setelah menjadi Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI). Hal ini dianggap menjadi bukti bahwa ia mau bekerja mengabdi untuk bangsa dan negara. “Jadi, JK lebih populer, memiliki elektabilitas tinggi,” ujarnya yang saat ini menjabat Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Sedangkan, Ical paling ‘pol’ memegang jabatan menteri. Ketika JK menjadi Wapres, Ical menjadi Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat atau Menko Kesra. “(Ical) menjadi ketum partai Golkar baru 2 tahun dan memasuki tahun ketiga,” kata Thohari. Meski begitu, Ical masih me-

miliki waktu sekitar dua tahun. Peluangnya untuk mengungguli JK cukup besar. Ical harus membaca kecenderungan aspirasi rakyat saat ini seperti pemberantasan korupsi dan usaha kecil. “Pak Ical harus menampilkan diri sebagai tokoh antikorupsi, ini yang menurut saya (yang) belum tajam,” ujarnya. Sebagaimana diberitakan, nama Ical dan JK disebut-sebut sebagai kandidat calon presiden (capres) di internal Golkar. Belum jelas, apakah Golkar memilih Ical atau JK. Golkar rencananya akan mengumumkan kandidat capres yang akan diusungkan di Pemilihan Presiden 2014 pada Oktober 2012.[inc]

Ribuan Warga Mengungsi... dari hal.1 Sedangkan warga Pulo Seunong yang rumahnya hanyut yakni Saiful Ismail dan Bale Dajah. Samsul Bahri, warga Kebun Nilam menyebutkan, musibah banjir kali ini hampir sama dengan musibah serupa pada 10 Maret 2011. “Dalam musibah ini, beberapa warga terluka akibat terjepit runtuhan rumah dan kayu gelondongan,” katanya. Selain 18 rumah hanyut, kata Saiful, puluhan rumah lainnya juga rusak dan terendam lumpur. “Ada juga rumah yang tergerus tanah akibat longsor,” katanya. “Sejumlah ruas jalan mengalami longsor sehingga sejumlah desa di Kecamatan Tangse masih terisolir.” Laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Minggu (26/2) pagi, menyebutkan, musibah

kali ini menyebabkan sedikitnya 10 desa terkurung, 26 rumah hanyut, puluhan titik badan jalan tertimbun, transportasi lumpuh, dan jaringan listrik terputus. Banjir yang menyapu 10 desa di Kecamatan Tangse ini dipicu meluapnya Krueng Inong, salah satu aliran sungai yang melintasi kecamatan itu. Ke-10 desa yang diterjang banjir luapan itu, yakni Kebun Nilam, Blang Malo, Ulee Gunong, Pulo Mesjid I, Pulo Mesjid II, Pulo Kawah, Neubok Badeuk, Pulo Seunong, Simpek, dan Tanjong Bungong. Semenatara itu, ratusan warga yang melintasi jalan Tangse-Geumpang dengan menggunakan berbagai kendaraan pada Sabtu malam sempat terperangkap di sejumlah titik longsor. Sebagian mereka harus

berjalan kaki hingga dua kilo meter untuk menuju Kota Bakti, Kecamatan Beureunun. Untuk percepatan proses penyaluran bantuan masa panik dan membersih sejumlah ruas jalan yang tergenang pohon gelondongan, puluhan personil Polres Pidie dan Kodim Pidie diterjunkan ke lokasi. Sementara Pemkab Pidie sejak kemarin mendirikan sejumlah posko di Kecamatan Tangse untuk mempermudah akses informasi bantuan masa panik. Ribuan warga dari berbagai pelosok sejak pagi kemarin terus berdatangan ke lokasi bencana. Pada 10 Maret 2011 lalu, Kecamatan Tangse juga diterjang banjir bandang dahsyat. Saat itu, sejumlah warga merenggang nyawa dan ratusan rumah hancur.[cff]

Bangun Dapur Umum... dari hal.1 Pulo Seunong terletak sekitar tiga kilometer dari ibu kota kecamatan Tangse. Sedangkan Pulo Mes-

jid hanya terletak beberapa meter saja. Di Pulo Mesjid, persawahan dipenuhi kayu gelondongan sisa

banjir. Sedangkan di Kebun Nilam kayu gelondongan memenuhi aluralur sungai.[atjehpost.com]

Bom Meledak Saat... dari hal.1 dinilainya telah mengambil keuntungan dari konflik politik internal yang berlangsung di negara itu. Dalam pidato pelantikan dirinya, Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden itu berjanji akan memulangkan kembali para pengungsi ke rumah-rumah mereka setelah aksi protes menentang

mantan Presiden Saleh sebelumnya berlangsung ricuh dan menimbulkan konflik di Yaman. “Salah satu tugas utama Saya adalah melanjutkan perang melawan Al Qaeda yang merupakan tugas agama dan nasional serta membawa para pengungsi kembali ke desa-desa mereka,” ujar Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi. Namun Presiden Abd Rabbo

Mansour Hadi dipastikan akan menghadapi tantangan besar dalam upaya menciptakan stabilitas di Yaman. Sederetan tugas yang menantinya antara lain melakukan restrukturisasi pasukan keamanan yang selama ini didominasi oleh loyalis mantan Presiden Saleh, mengadakan dialog nasional serta menjamin keamanan bagi kelompok minoritas mau pun oposisi.[okz]

Zaini-Muzakir Temui... dari hal.1 “PA memiliki tanggungjawab terus memperjuangkannya untuk bisa dijalankan di Aceh,” kata Zaini. “Kunci kemajuan Aceh adalah implementasi MoU Helsinki. Dengan ini semua kita bisa memajukan Aceh dan Indonesia dalam waktu yang bersamaan. Kesuksesan pilkada ini adalah barometer ke-Indonesia-an kita. Indonesia yang ramah dan mensejahterakan.” Di acara tersebut, Ketua Persatuan Paguyuban Masyarakat Jawa-Aceh di Takengon, Tengku Herman juga ikut bicara. “Kakek kami hadir dan berjuang di Aceh. Bapak-bapak kami dan kami lahir dan dibesarkan di sini dan kami ingin berjuang dan menjadi bagian dari keluarga besar Partai Aceh,” katanya. “Kami menganut semboyan di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung, kami siap memenangkan dr Zaini dan Muzakir Manaf,” kata Herman. Pernyataan yang sama juga disampaikan tokoh masyarakat Minang, Batak, dan China. Acara ini diakhiri dengan foto bersama bergiliran. Lalu makan nasi bungkus bersama.[atjehpost.com]

mewah itu. Pasalnya, tetangga rumahnya yang kebetulan seorang perwira polisi di Polres Jakarta Selatan mulai merasa curiga. Istri perwira polisi itu sering bertanya tentang sosok pria yang sering bermalam di rumahnya. Karena merasa khawatir identitas suami sirinya terbongkar, Shinta kemudian menjual rumah itu dan memilih mengontrak rumah di kawasan Tebet Utara, Jakarta Selatan. “Uang hasil penjualan rumah sebagian saya gunakan untuk modal. Sisanya untuk biaya mengontrak rumah,” ujar Shinta. Di rumah bercat putih dan berlantai dua di Tebet itu, Shinta membayar sewa Rp45 juta per tahun. Beberapa warga yang ditemui majalah detik membenarkan pria yang sering menginap di rumah itu adalah pensiunan polisi. Tapi mereka tidak tahu kalau pria itu mantan Kapolda Metro Jaya.

Sutan: Perombakan Fraksi untuk Penyegaran Jakarta—Isu perombakan di Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat ramai diberitakan. Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPR RI, Sutan Bhatoegana, menyatakan bahwa wacana mengenai peromba­ kan fraksi memang sudah bergulir sejak lama. Tahapannya sedang berjalan. Menurut Sutan, perombakan tersebut dilakukan untuk penyegaran di kepengurusan fraksi dan keanggotaan komisikomisi parlemen. Menurut Sutan, tidak tertutup kemungkinan mengganti ketua fraksi. “Ya, itu memang ada, prosesnya kan juga sedang berjalan. Cuma saya nggak tahu siapasiapa yang digeser, yang di-promote, yang jadi anggota biasa lagi. Tapi, biasalah yang seperti itu,” ujar Sutan, Minggu (26/2). Sutan membantah anggapan bahwa perombakan kepengurusan fraksinya disebabkan ketua Dewan Pembina

sudah tidak berkenan dengan Jafar Hafsah yang menjabat sebagai ketua Fraksi. “Nggak ada kaitannya ke sana. Soal isu pergantian itu kan sejak lama juga sudah disampaikan ke media. Ini sudah berjalan tahap demi tahap. Kami partai yang berprinsip santun dalam berperilaku, jadi santun pula dalam geser-menggeser,” kata Sutan. Sutan juga membantah isu bahwa dirinya pernah dipanggil ke Cikeas untuk membahas pergantian ketua fraksi DPR RI tersebut. “Ah, nggak ada itu. Saya nggak dipanggil,” ucapnya. Meski begitu, Sutan menya­ta­kan bahwa yang berhak menentukan kepengurusan fraksi yang baru di DPR RI adalah Dewan Pembina dan pengurus DPP setelah mendapat masukan dari Dewan Kehormatan dan Komisi Pengawas partainya. “Sistem dan mekanismenya memang demikian,” ujarnya.[vvn]

Survei Unggul, Tokoh Belum Tentu Jadi Capres Jakarta—Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) terbaru mengenai capres potensial pada 2014 menunjukkan keunggulan Prabowo Subianto dibanding tokoh lainnya. Menurut Sekjen DPP PPP, Romahurmuziy, unggul dalam survei belum bisa menjadi patokan dan kepastian menjadi pemimpin nasional di masa mendatang. Sebab, menurut Romi, sapaan akrab Romahurmuziy, partai apa pun tidak dapat begitu saja dengan mudah mengusung seseorang menjadi calon presiden. “Kalau hasil pemilu legislatif sudah ketahuan, masing-masing partai peserta sudah terlihat perolehannya berapa persen, baru kemudian bicara capres,” ujar Romi, Minggu (26/2). Sejumlah tokoh yang muncul melalui beragam hasil survei akhir-akhir ini, meski mendapat dukungan responden yang tinggi, belum tentu bisa dicalonkan. “Tokoh-tokoh yang sekarang ini memiliki elektabilitas tinggi itu harus ingat bahwa mereka juga belum tentu bisa dicalonkan,” kata Romi. Karena, Romi melanjutkan, belum ada di antara survei yang ada itu menyebutkan satu partai pun mendapat skor elektabilitas di atas 20 persen. “Kalau belum ada partai yang dapat dua puluh persen, maka belum tentu Prabowo jadi calon,” kata Romi. Romi mengatakan, jika hari ini bursa capres masih didominasi wajah-wajah lama adalah hal yang wajar. Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie, Hatta Rajasa, dan yang lainnya memang sudah dikenal publik sebagai tokoh politik sejak 2004. Meski begitu, menurut Romi, bukan berarti tidak ada peluang munculnya tokoh baru untuk dapat dipilih masyarakat pada 2014. PPP sedang mempertimbangkan untuk mengusung sosok baru tersebut. “Tidak tertutup kemungkinan juga kami, PPP, memiliki capres alternatif. Itu mungkin bisa muncul sebagaimana kemunculan SBY pada 2004,” kata Romi.[vvn]

Kolom: Harakiri Ala... dari hal.1 fungsi sebagai stimulan. Yang berkembang kemudian justru isu money politics. Masa lalu ketika partai ini melakukan Kongres di Bandung. Ada yang mengaku dibayar agar memilih Anas. Ada yang gagap menjawab. Tetapi ada pula yang sigap menepis tidak ada duit haram. Pantun berjawab ini pasti kontraproduktif. Kewibawaan partai dipertanyakan. Runtuh kepercayaan rakyat pemilih. Gaya kadernya mirip suami membuka aib istrinya yang selingkuh. Berlagak hero padahal bajingan tengik. Memalukan diri sendiri dengan cara tidak terpuji. Cap sebagai partai besar dan partai penguasa rasanya tidak layak disandang Partai Demokrat. Partai ini tidak

Berkencan di Dekat... dari hal.1 tenang menjalani hidup bersama pria yang usianya jauh di atasnya. Bahkan Shinta pernah mengajaknya ke kampungnya di Wonosobo, Jawa Tengah, untuk diperkenalkan dengan kedua orang tuanya. Keluarga Shinta merestui hubungan itu. Dan keduanya akhirnya sepakat menikah secara siri. Sayangnya, Shinta enggan mengatakan soal pernikahan dirinya. “Soal pernikahan hanya saya, beliau, dan Tuhan yang tahu,” begitu kata Shinta. Namun yang pasti, usai kedatangan pria itu ke kampung halaman Shinta, keduanya memilih tinggal berdua dalam satu rumah. Awalnya Shinta dibelikan rumah di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Di rumah cluster yang bernilai ratusan juta rupiah itu Shinta tinggal selama 3 bulan. Namun Shinta terpaksa pindah dari rumah yang tergolong

15

dihuni orang-orang yang punya loyalitas dan dedikasi. Dari kekisruhan yang ‘dilestarikan’ terkesan partai ini terbanyak menampung para oportunis. Dihuni para pemain yang bermain sekadar mencari jabatan, peluang, dan uang. Jangan tuding pihak luar jika Partai Demokrat amburadul. Kekisruhan itu selalu bersumber dari kader sendiri. Kader yang ada seperti berharap partai ini bubrah. Tiap masalah tidak diselesaikan dalam internal partai tapi ditambah dengan masalah baru. Ya, kader Partai Demokrat memang tipe perindu. Rindu, jika citra buruk itu cepat berlalu. Sebagai kader partai, bicara money politics di era politik

transaksional itu seperti orang bloon. Menelanjangi diri sendiri. Sebab itu kohesi tiap pilihan. Apalagi pilihan ketua partai politik. Kemasan ‘duit’ itu saja yang heterogen. Ini untuk menyamarkan agar uang yang dibayarkan tidak menjerat yang membayar. Amunisi apalagi yang disiapkan kader partai ini untuk mengkerdilkan diri hingga titik nadir? Terus apa pangkal kisruh yang tak kunjung selesai mendera partai ini? Rasanya amunisi yang paling dahsyat nanti adalah yang datang dari forum pendiri partai. Forum ini sepertinya baikbaik saja. Tapi di balik itu tersimpan dendam. Dendam itu membara dalam tumpukan jerami. Terbakar dan memba-

kar apa saja jika ada percikan api. Sebab titah yang selalu datang dari Ketua Dewan Pembina mengucilkan para pendiri partai ini. Mereka merasa tidak dianggap ada. Tidak dianggap penting. Dan dianggap tidak punya peran dalam menjaga eksistensi partai. Itu yang menyakitkan. Kesakitan itu pula yang memperpanjang geger di partai yang sekarang mendapat sinisme baru sebagai partai gudangnya koruptor itu. Mampukah petinggi Partai Demokrat mengakomodasi dan mengobati rasa sakit mereka? Berdasar pengalaman yang sudah-sudah, rasanya kok akan belepotan.[dtc] *Djoko Suud Sukahar adalah pemerhati sosial-budaya, menetap di Jakarta.

Sosok & Lakon: Didin Gumilar... dari hal.1 “Yang kami tahu dia seorang pensiunan polisi. Tapi kami tidak terlalu mengenalnya. Kalau Shinta kami kenal karena dia sering menyapa warga. Shinta ngontrak di sini selama sekitar 2 tahun,” ujar salah seorang warga. Shinta terpaksa hengkang dari rumah kontrakan setelah ada teror dari pria yang disebutsebut sebagai suami sirinya itu. Karena ketakutan, Shinta lebih memilih tinggal di daerah pinggiran kota Jakarta. Setelah heboh soal ancaman dan teror itu hubungan Shinta dengan sang jenderal kemudian ramai diperbincangkan. Publik pun mulai bertanya-tanya siapa mantan kapolda yang berpangkat Komisaris Jenderal Purnawirawan polisi tersebut. Namun berulangkali, Shinta dan pengacaranya, Ahmad Rifai selalu bungkam saat dita­nyakan. Shinta hanya mengaku,

hubungan cintanya dengan sang jenderal sudah putus sejak Desember 2011. Putusnya hubungan cinta keduanya, kata Shinta, dengan cara baik-baik. Tapi entah kenapa tiba-tiba pesan ancaman itu muncul dari mantan kekasihnya itu. Shinta juga merasa heran dengan perubahan sikap mantan kekasihnya. Padahal, kata Shinta, sebelumnya perangai kekasihnya itu sangat baik. Bahkan seringkali ia mengajarkan ilmu agama kepada Shinta. “Saya nggak tahu kenapa belakangan sikapnya jadi kasar. Saya dibilang orang kampung yang tidak tahu diri. Dan bakal tidak bisa hidup setelah lepas darinya. Padahal masalah hidup dan harta adalah urusan Tuhan,” ujarnya. Namun kekesalan Shinta kini sirna. Sang jenderal minta maaf dan mereka pun berdamai.[majalahdetik]

Didin enggan menyebutkan partai politik yang meminangnya, tetapi ia menyebutkan dalam beberapa kesempatan kerap mengikuti kegiatan partai tersebut. Hal itu dilakukan sekaligus

untuk memantapkan hatinya. Kalau setelah mengikuti kegiatan dirasa cocok, ia tidak segan-segan untuk langsung bergabung dengan partai itu. “Ada aja, bahkan sudah ikut ke-

giatannya. Tapi, secara nurani belumlah. Kan bekerja harus ada ketetapan hati ya. Begitu kita punya ketetapan hati baru kita memilih,” ujarnya.inc

Polisi Dalami Motif... dari hal.1 hadangan truk berisi kayu yang disita polisi. “Belum ditahan, karena masih kita dalami ini (kasus). Sekarang masih dilakukan olah TKP, Kapolres Aceh Besar dan petugas kita masih di lokasi,” kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Gustav Leo saat dikonfirmasi, Sabtu (25/2) malam. Menurutnya, petugas belum bisa menyimpulkan motif kasus tersebut apakah penembakan terjadi akibat arogansi petugas atau sudah memang sesuai prosedur. Gustav menyebutkan petugas masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti di lokasi kejadian, sehingga belum bisa dilakukan penahanan.

“Nantilah ya, habis kita peroleh hasil di lapangan lagi,” sebutnya. Gustav menjelaskan, kejadian berawal dari operasi pengembangan kasus narkotika yang dilakukan aparat Direktorat Narkoba Polda Aceh ke pedalaman Aceh Besar. Dalam operasi tersebut, kata dia, polisi menahan sebuah truk jenis Colt Diesel yang berisi kayu berasal dari pegunungan Aceh Besar. Kayu tersebut diduga hasil pembalakan liar karena yang membawanya tak bisa menunjukkan surat kepada petugas. Polisi kemudian mengambil alih truk itu dan membawanya ke markas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Diten-

gah perjalanan, truk dihadang sejumlah warga. “Sampai di Gampong Meureu, truk tersebut dihadang masyarakat,” kata Gustav. Warga yang menolak truk itu di­ bawa polisi membuat situasi jadi me­manas. Saat itulah, warga me­la­kukan perlawanan langsung ke arah petugas sehingga terjadilah pe­nembakan yang mengenai Ihsan. Gustav mengaku pihaknya masih mendalami penyebab penembakan ini. “Apakah karena arogansi petugas atau ada sebab lain, ini masih kita dalami. Sekarang informasinya masih simpang siur, belum bisa disimpulkan. Jadi kita tunggu hasil olah TKP di lapangan dulu,” ungkapnya.[okz]

soccer

SENIN

27 FEBRUARI 2012

PIKIRAN MERDEKA

16 SERGIO AGUERO

Tanda Cinta Mario ADA yang unik kala Manchester City menghajar Blackburn Rovers 3-0 di Etihad Stadium. Striker bengal mereka, Mario Balotelli, merayakan gol dengan cara nyentrik. Jika sebelumnya ia pernah melakukan selebrasi dengan menunjukkan kaos bertulisan “Why Always Me?”, kali ini Mario merayakannya dengan menjadi pria romantis. Sesaat setelah mencetak gol pertama ke gawang yang dijaga Paul Robinson, Mario mengangkat jersey. Kejutan. Komentator laga itu sampai menerka bahwa akan ada kontroversi baru yang dibuat penyerang berdarah Ghana itu. Tapi, ternyata ia menunjukkan kaos bertulisan “Raffaela Ti Amo”, bahasa Italia yang artinya “Raffaela, aku cinta kamu.” “Ternyata Mario seorang pria romatis,” kata komentator. Mario, yang sering buat ulah di lapangan, mendedikasikan gol itu kepada kekasihnya si model cantik 23 tahun dan asli Italia, Raffaela Fico. Di tengah terpaan gosip bahwa Mario memiliki hubungan dengan seorang bintang porno, selebrasi itu setidaknya menjadi jawaban dan pernyataan bahwa ia setia pada Raffaela. [ai]

Sinyal Biru untuk Merah MANCHESTER - Saat pesaing utama berharap mereka terpeleset, “Manchester Biru” justru mengirimkan sinyal ke tetangga bahwa mereka terus menjadi momok dalam laju menuju titel premiershipmusim ini. Tiga gol ke gawang Blackburn Rovers pada Minggu (26/2) dini hari menjadi ancaman untuk “Manchester Merah” yang terus mengejar.

Cannavaro Suka Main di Indonesia JAKARTA - Mantan kapten tim nasional Italia yang membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2006, Fabio Cannavaro, mengaku antusias dengan pertandingan eksebisi antara tim European dan tim Samba dalam gelaran Starbol 2012 di Jakarta. Bagi pemain asal Italia ini, pertandingan tersebut berjalan seru dan kedua tim sama-sama ngotot untuk memenangkan pertandingan. Meskipun Tim European memenangi laga dengan skor cukup telak 10-4. “Itu adalah pertandingan yang bagus, kedua tim samasama menunjukkan permainan yang menghibur,” ujar Cannavaro dalam konferensi pers di Istora Senayan seusai pertandingan, Sabtu (25/2) tengah malam. “Saya berharap bisa datang ke sini (Indonesia) lagi untuk menjalani pertandingan eksebisi lainnya,” kata Canna. Mantan bek Juventus ini juga mengatakandirinya menilai para pemain Indonesia memiliki kualitas saat menunjukkan kemampuan mereka dalam laga Starbol tersebut. “Para pemain Indonesia tadi menunjukkan kualitas mereka dalam lapangan yang lebih kecil. Karena lebih sulit ketika terbiasa bermain di lapangan besar lalu bermain di lapangan kecil,” papar mantan pemain Real Madrid ini. “Mereka juga punya kecepatan, pemain Indonesia mampu bermain dengan baik,” tandasnya.[ozn]

M

anchester City sedang dalam tren positif dengan sapu bersih kemenangan di lima laga terakhir, termasuk dua di Liga Eropa dengan menyikat raksasa Portugal FC Porto. Kondisi ini menunjukkan The Citizens sedang dalam kekuatan penuh, apalagi skuad mereka kini sempurna setelah kembalinya Yaya dan Toure dari Piala Afrika. “Kami sepertinya sudah menemukan performa kami kembali,” ujar kapten tim, Vincent Kompany, seperti dilansir BBC. “Itu harus kami lalukan untuk bisa menjuarai liga yang be-

rat ini, tak ada tawar-menawar lagi. Kami juga tak boleh merasa tertekan dan bermain dengan lepas seperti kami tampilkan hari ini melawan Blackburn. Kami bermain tenang tapi penuh konsentrasi, dan hasilnya sangat baik.” Tapi, punggawa tim nasional Belgia ini mengingatkan rekan-rekannya agar tidak lengah dan bisa mempertahankan bentuk terbaik mereka. “Tak ada laga yang mudah, apalagi untuk bisa meraih gelar liga. Kami harus tampil baik di tiap pertandingan. Kami harus tampil konsisten dan terus bermain dalam form terbaik,” katanya.

Gol-gol dari Mario Balotelli, Sergio Aguero dan Edin Dzeko kemarin membawa City sementara kokoh di puncak klasemen dengan 63 poin, unggul lima angka dari Manchester United. Meski “Setan Merah” bisa menundukkan Norwich dan memotong margin hingga menjadi dua poin, setidaknya langkah Aguero dan kawan-kawan bisa lebih ringan pekan depan. Ya, City hanya akan menjamu Bolton Wanderers yang kini ada di posisi dua terbawah klasemen, sementara United ditunggu Tottenham Hotspur di White Hart Lane. Kondisi terbalik dialami Blackburn. Kekalahan membuat mereka berada di zona degradasi. Bagaimana reaksi rival? Di kubu seberang, United sedang mewaspadai laju positif City. Meski dalam performa cukup baik, Rooney dan rekannya mulai khawatir. Maklum, di kancah domestik sudah dua kali skuad asuhan Alex Ferguson bertekuk

lutut di kandang sendiri. Mereka kehilangan poin ketika dibantai Manchester City1-6 dan Blackburn Rovers 2-3. Paling anyar, mereka dihajar 1-2 oleh Ajax Amsterdam meski kemudian unggul agregat meloloskan mereka ke babak berikutnya. Berbagai forum onlinememprediksi Manchester United pekan depan akan tersungkur di White Hart Lane dan City akan memperlebar jarak di papan klasemen. Tentu ini bukan hanya predisi mentah, jika melihat Tottenham Hotspur yang nyaris selalu trengginas jika bermain di kandang. Akankah MU kehilangan poin lagi? “Kami tidak bisa lagi mendapat hasil imbang atau kalah seperti itu di liga. Kami harus belajar dari laga melawan Ajax karena itu bukanlah hasil yang baik. Kami harus bisa bangkit dan tetap berusaha keras,” ujar penyerang United asal Meksiko, Javier Hernandez, seperti dilansir Soccernet.[ai]

Inter Siapkan Rp241 M untuk Tarik Pep Guardiola MILAN - Inter Milan mungkin tak akan memecat Claudio Ranieri tengah musim ini. Tapi pergantian pelatih tetap mungkin terjadi karena Nerazzurri dikabarkan sudah menyiapkan Rp241,4 M untuk membajak Josep Guardiola dari Barcelona. La Beneamatasejauh ini masih memberi kesempatan pada Ranieri untuk terus membesut Javier Zanetti dan rekannya. Usai menelan serangkaian hasil buruk, dan yang terakhir kalah dari Marseille di Liga Champions, Massimo Moratti masih memberikan dukungan pada pelatih 60 tahun itu. Tapi mempertahankan Tinkermanmusim depan sepertinya tak akan dilakukan La Beneamata. Butuh untuk meningkatkan daya saingnya, yang terus menurun sejak era

Pep Guardiola ditinggal Jose Mourinho, nama yang kini dibidik untuk melatih skuad Il Biscioneadalah Josep Guardiola. Harian olahraga di Spanyol, Marca, menyebut Inter sudah menyiapkan paket dana sebesar 20 juta euro (sekitar Rp241,4 miliar) semusim demi menarik

Pep ke Giuseppe Meazza. Hingga kini peluang terjadinya deal tersebut terbilang besar. Guardiola sejauh ini belum memberi keputusan apakah akan memperpanjang kontraknya bersama Barcelona, yang habis di penghujung musim ini. Pep belum juga memutuskan masa depannya bersama Barcelona yang telah dibawanya menjadi salah satu klub terbaik dunia. Tak ayal, sikap Guardiola itu mencuatkan berbagai spekulasi di kalangan media. Dan ternyata, pria 41 tahun sudah cukup muak mendengar segala pemberitaan tentang dirinya. “Pembicaraan ini (tentang kontrak kerja) menjadi isu yang membosankan,” kata Guardiola. Mantan gelandang Barcelona ini pun meminta media untuk menunggu saja apa yang akan

terjadi, bukan malah menebar spekulasi. Di pihak lain, pelatih muda Chelsea Andre Villas-Boas terangterangan menjawab kabar tentang ketertarikan Inter untuk merekrutnya musim depan. Ia menyatakan akan tetap bersama The Blues untuk waktu lebih lama. “Saya pikir tidak ada lowongan pekerjaan di sana (Inter) dan saya pun tidak sedang mencari pekerjaan. Jadi cukup masuk akal penjelasan saya, Chelsea tetap menjadi prioritas utama saya,” ujar AVB. “Saya terlibat penuh dengan proyek dan rencana Chelsea di musim mendatang. Kami optimis bisa mencapai prestasi yang lebih baik lagi di musim depan. Saat ini, berita-berita yang banyak beredar hanya sebatas spekulasi,” katanya lagi.[dts]

Dicoret dari Timnas, Bosque Minta Torres Belajar MADRID- Pelatih Spanyol, Vicente del Bosque, berharap pencoretan nama Fernando Torres dalam skuad sementara “tim matador” bisa dijadikan pecutan motivasi bagi Torres. Ia pun meminta penyerang berjuluk El Ninoini belajar bangkit dan kembali menunjukkan kehebatannya. Performa menurun Fernando Torres tidak hanya berimbas bagi keberadaan Torres di klub, tapi juga posisinya di tim nasional. Bosque sudah memutuskan tidak memasukkan nama Torres dalam skuad yang dilatihnya. Meski demikian, pelatih yang mengantarkan Spanyol menjadi juara dunia ini menegaskan kesempatan masih terbuka lebar bagi Torres. “Saya tidak mengatakan ia bukanlah pemain istimewa dan kharismatik. Namun performanya belakangan ini terlihat tidak konsisten dan kami memutuskan untuk tidak memanggilnya,” ungkap Del Bosque, dikutip dari Teamtalk. “Tapi yang jelas, ini hanya daftar dasar untuk skuat saja, bukan skuat pasti untuk Euro 2012,” ujarnya lagi. Sang pelatih juga tidak memanggil Raul Albiol yang musim ini hanya menjadi penghangat bangku

Fernando Torres

cadangan Real Madrid. Keputusan ini, kata del Bosque bukanlah keputusan mudah. Namun ia mengaku harus bersikap adil kepada semua pemain karena masuk ke timnasional bukanlah perkara mudah. Ia berharap mantan pemain Atletico Madrid yang kini membela Chelsea itu merespon positif keputusan tersebut. Ia berharap Torres dapat menganggap keputusan ini sebagai stimulus baginya untuk bermain lebih baik. Setelah mempertimbangkan untuk mencoret Torres dari skuadnya, sang entrenadormemasukkan nama bomber Valencia Roberto Soldado. Bosque juga memanggil winger mungil dan lincah milik Athletic Bilbao, Iker Muniain. Bek Real Madrid dan Spanyol, Sergio Ramos, turut menyampaikan simpatinya pada Torres dan Raul Albiol yang tak dipanggil ke skuad La Furia Roja. “Dalam momen yang sedih ini, saya ingin memberi dukungan untuk kalian. Pelukan erat dan dukungan besar untuk Torres dan Raul Albiol,” tulis Ramos pada akun Twitter-nya. [ai-rpk]


HARIAN PIKIRAN MERDEKA