Issuu on Google+

CMYK

HARIAN ACEH M

e n

u j

CangPanah Musmarwan Abdullah

Mengkondisikan JANGAN biarkan mereka sedetik pun lepas dari pengamatan kita. Jangan! Itu sangat berbahaya. Ini bukan persoalan sepele. Ini perkara hidup-mati. Jika hukum survive menuntut yang satu harus memakan yang lainnya, so, apa boleh buat. Cuma untuk sementara mari hanya sebatas kibarkan bendera mata-mata. Dan begitulah kita harus selalu mengkondisikan keadaan sedemikian rupa agar tingkat kecerdasan mereka terus berada pada taraf begitu-begitu saja sehingga kita tetap selalu ada. Ya, mari kita tak lepas kontrol sedikit pun agar kecerdasan lutung, kera dan monyet tetap pada tingkatan setinggi-setinggi yang telah diberikan alam, tidak lebih, sehingga kita bisa tetap eksis di areal perladangan tanah indatu. Yang begitu itu adalah karena kami semata-mata petani cabai di areal perladangan negeri ini. Dan kini sedang memasuki tahap panen. Tapi karena hujan tiap hari, buah cabai kami banyak yang busuk. Di samping itu babi hutan, lutung, kera dan monyet juga gencar menyerang tanaman penghidupan kami ini. Babi hutan suka memakan pucuk-pucuk batang cabai. Serangan binatang bertaring ini biasanya terjadi pada malam hari. Sedangkan lutung, kera dan monyet acap mencari belalang di daun-daun tanaman itu. Mereka suka mengejar belalang di areal lahan sehingga batang-batang cabai patah dan tumbang. Serangan hama binatang ini khusus terjadi pada siang hari. Sejauh ini, antisipasi terhadap serangan hama babi kami lakukan dengan cara memagari lahan memakai kawat bronjong atau jaring nilon. Tetapi untuk mengatasi serangan

A

c

e h

B a

r

u

website: www.harian-aceh.com

TERBIT 16 HALAMAN | HARGA ECERAN: Rp2000 JUMAT, 18 FEBRUARI 2011 | 15 RABIUL AWAL 1432 H

u

E-MAIL: REDAKSI@HARIAN-ACEH.COM, IKLAN@HARIAN-ACEH.COM | REDAKSI: JALAN T. ISKANDAR NO.57 BANDA ACEH | TELPON/FAX: 0651 22297 - 23275

11 NUSANTARA

16 BOLA

Bambang Tri Resmi Cerai dari Halimah

Mourinho Menuju Tahun ke-9 Tanpa Kekalahan

Setelah beberapa kali gagal, usaha Bambang Tri untuk menceraikan istrinya, Halimah akhirnya terwujud. Mahkamah Agung (MA) memutuskan untuk menerima Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Bambang. Surat putusan dengan nomor register 67 PK/ AG/2010 dan nomor surat pengantar W9-A1/ 2729/HK.05/VIII/2010 tersebut telah dikeluarkan MA sejak 23 Desember 2010.

Laga Real Madrid kontra Levante di La Liga pada akhir pekan bisa menambah panjang catatan positif Jose Mourinho, yang sudah tidak pernah kalah dalam laga kandang liga selama 147 partai. Sebagaimana dicatat situs resmi Real Madrid, selama melatih Mourinho baru pernah kalah satu kali kalah dalam sebuah pertandingan kandang liga. Itu terjadi pada 23 Februari 2002 silam, saat Porto yang ia tangani ditekuk Beia Mar.

Tiga Bersaudara Dibantai

 Satu Tewas Digantung, Dua Kritis  Pelaku Diduga Paman Korban

Banda Aceh | Harian Aceh Tiga bersaudara warga Kampong Doi, Ulee Kareng, Banda Aceh, dibantai secara sadis, Kamis (18/2). Satu korban tewas digantung dan dua kakaknya ditemukan kritis dengan luka parah di kepala. Pelaku diduga paman korban sendiri yang sebelumnya berada di rumah keluarga itu.

Korban tewas yakni Nailul Nazwa, bocah perempuan berusia delapan tahun. Dia ditemukan tergantung dengan kondisi tangan terikat dan mulut diplester. Dua kakak kandungnya, Sauki Sidiqi, 16, dan Sauki Qardawi, 15, ditemukan dalam keadaan kritis. Keduanya mengalami pendarahan hebat di bagian kepala dan masih dirawat di RSUZA Banda Aceh. Informasi yang berhasil dihimpun Harian Aceh, diperkira-

kan pembantaian itu sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, ketiga korban yang merupakan putra-putri pasangan Naima dan Yusuf Ahmad, sedang bersantap siang di rumah. Sementara kedua orang tua mereka yang berstatus PNS masih berdinas di kantornya masing-masing. Sejumlah warga yang ditanyai Harian Aceh mengatakan, selain para korban, seorang pria yang bernama Ibrahim, 31, yang disebut-sebut adik kandung Nai-

KORBAN pembunuhan asal Gampong Doy, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, dibawa ke ruang operasi di RSUZA. Dalam insiden tersebut, seorang bocah berusia 8 tahun tewas digantung.

HARIAN ACEH | MASRIZAL

Jusuf Kalla

Polisi Dalami Kasus Pemukulan Demonstran  Mahasiswa: Abdullah Saleh Mengada-ada

Banda Aceh | Harian Aceh Kepolisian Kota (Polresta) Banda Aceh masih mendalami kasus pemukulan terhadap pengunjuk rasa di DPRA. Sejauh ini, polisi sudah memeriksa dua saksi. “Kami sudah menerima laporan pengaduan dari korban dan sudah kita tindaklanjuti dengan memeriksa dua orang saksi. Ini akan kita proses hingga tuntas,” kata Kapolesta Kombes Pol Armensyah

Turun ke Jalan KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) turun ke jalan untuk mengkampanyekan prosedur keselamatan di jalan raya bagi pengguna jalan di sepanjang jalan bunderan Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Kamis (17/2). Dalam aksinya, JK yang memakai pakaian Palang Merah Indonesia, membagi stiker keselamatan dan prosedur keselamatan dalam berkendaraan bersama staf PMI. JK juga tak segan-segan memberikan stiker yang berjudul “Menelepon atau SMS sambil menyetir berisiko kecelakaan dan pakailah helm sesuai ukuran nyaman dan aman.” “Tolongya,janganSMSsambil menyetir,” ucap JK kepada salah pengendara mobil yang kebetulan melintas di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Aksi yang dimulai pada pukul 08.00 WIB juga dihadiri Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susanto dan Sekjen Bidang Kesehatan Kemenkes Ratna Rosita. JK menyakini semua masyarakat Indonesia sudah menggunakan alat komunikasi seperti handphone, namun jangan sampai alat tersebut Bersambung ke Hal. 15

Polres Aceh Utara Dilaporkan ke Polda dan Komnas HAM Lagee aneuk talapor bak yah...

ma, juga berada di dalam rumah. Tapi, setelah kejadian, Ibrahim menghilang dari lokasi. Banyak pihak mencurigai Ibrahim sebagai pelaku pembunuhan keji itu. Nailul diikat dan digantung hingga tewas. Sedangkan Sauki Sidiqi dan Sauki Qardawi dipukul dengan sebilah balok di bagian kepalanya hingga tumbang. Selanjutnya, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor Bersambung ke Hal. 15

Terkait Penembakan Komar

Bersambung ke Hal. 15

SOSOK

NOMOR 1318 TAHUN IV

Thay melalui Kasat Reskrim Polresta AKP M Isharyadi, Kamis (17/2). Untuk tahap awal, kata dia, pihaknya baru memintai keterangan saksi korban, belum pada saksi yang lain seperti pengawal atau pegawai DPRA yang melihat aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh itu. “Kami akan memeriksa kasus ini secara maraton, sehingga cepat berkasnya sampai ke pengadilan,” kata Isharyadi.

Karyawan PTPN-I Tewas Terpanggang Langsa | Harian Aceh Dua buah rumah semi permanen milik PT Perkebunan Nusantara I di Desa Pondok Pabrik, Kecamatan Langsa Lama, ludes terbakar, Kamis (17/2) sekira pukul 04.00 WIB. Seorang karyawan perusahaan itu, Sanusi, tewas terpanggang setelah terjebak amukan api dalam rumah tersebut. Informasi yang dihimpun Harian Aceh, tidak ada barang berharga yang berhasil diselamatkan oleh kedua keluarga pemilik rumah kopel itu. Namun belum diketahui secara pasti sumber api kebakaran itu. Kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah. Menurut warga, Sanusi sempat menyelamatkan istri dan anaknya keluar dari rumah. Setelah itu, korban masuk kembali ke dalam

Mengada-ada Sementara mahasiswa dari Forum Pemuda Dan Mahasiswa Pantai Barat Selatan (FPMP- BAS) dan Forum Bersama Mahasiswa Poros Leuser (FBMP Leuser) menyatakan anggota DPRA Abdullah Saleh menyampaikan pernyataan bohong dan mengada-ada terkait kasus pemukulan

Lhokseumawe | Harian Aceh LBH Banda Aceh dan elemen sipil lainnya akan mendampingi keluarga (alm) Kamarutzaman alias Komar untuk melaporkan pihak Polres Aceh Utara ke Polda Aceh dan Komnas HAM di Banda Aceh, Jumat (18/2) hari ini. Langkah berikutnya, Polres Aceh Utara akan dipraperadilankan RAHMAT HIDAYAT terkait penembakan yang menewaskan Komar karena dinilai inprosedural. “Hari ini (kemarin—red), keluarga Komar berangkat ke Banda Aceh. Besok (hari ini—red), LBH Banda Aceh bersama rekan-rekan dari organisasi masyarakat sipil lainnya akan mendampingi keluarga Komar mendatangi Mapolda dan Komnas HAM guna melaporkan pihak Polres Aceh Utara terkait penembakan terhadap Komar,”kata Koordinator LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe Rahmat Hidayat SH usai menerima pengaduan dari keluarga (alm) Komar, Kamis (17/2). Menurut Hidayat, keluarga Komar akan menemui langsung Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan dan jajarannya yang berkompeten terkait penegakan hukum menyangkut tindakan polisi di lapangan. “Kita mendesak pihak Polda segera melakukan investigasi tentang penembakan yang menewaskan Komar. Ini akan terus kita kawal sampai adanya tindakan konkrit dari Polda terhadap pihak Polres Aceh Utara yang kita duga telah melakukan penembakan secara

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

ACEHIMAGE.COM | STRINGER

Analisis

Zahrul Bawady M Daud

Review Maulid Nabi

SEBAGIAN imigran Myanmar masih tertidur saat dikunjungi Kepala Kantor IOM Medan bersama Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh di penampungan sementara, Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Aceh Besar, Kamis (17/2). Selain mengidentifikasi, pihak imigrasi dan IOM juga membantu berbagai kebutuhan 129 manusia perahu yang terdampar di Aceh itu.

Bersambung ke Hal. 15

Menyoal Klaim Islam dan Kenabian Ahmadiyah Jakarta | Harian Aceh Ahmadiyah bersikukuh meyakini ada nabi setelah Nabi Muhammad SAW, yakni Mirza Ghulam Ahmad. Ahmadiyah juga berpegang pada Tadzkiroh sebagai kitab rujukan dalam menjalankan keyakinan mereka itu. Tapi anehnya, mereka tetap mengklaim Islam dan menolak menjadi agama tersendiri di luar Islam. Dalam rapat dengar pendapat umum

Polres Aceh Utara Dilaporkan ke Polda dan Komnas HAM

dengan Komisi VIII DPR yang membidangi agama, Rabu (16/2) malam, Amir Nasional Pengurus Besar Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) Abdul Basit menegaskan bahwa Jamaah Ahmadiyah meyakini bahwa posisi Nabi Muhammad SAW sebagai khatamun nabiyyin (nabi penutup) tidak menihilkan munculnya nabi setelah Muhammad. “Ini yang selalu ditutup-tutupi bahwa

pangkat Rasulullah SAW sebagai khatamun nabiyyin ini tidak menutup kemungkinan ada lagi nabi dan pembantu beliau. Karena beliau mengabarkan tentang kedatangan Nabi Isa dan Imam Mahdi sesudah Muhammad saw,” kata Basit. Basit menyatakan Mirza Ghulam Ahmad menjadi nabi setelah mendapatkan

14 abad silam, di sebuah daerah yang teramat suci dan bersejarah, lahirlah seorang manusia. Manusia biasa secara sifat kemanusiaannya, namun memiliki ciri yang luar biasa. Setelahnya, para pakar mencatat ia sebagai manusia terbaik sepanjang sejarah peradaban, bukan hanya dalam pengamatan sejarawan muslim, pakar sejarah dan perbandingan dari Barat pun sepakat bahwa manusia yang lahir pada 12 Rabi’ul Awwal tahun gajah itu sebagai sosok multi talenta. Caussin de Perceval seorang orientalis dalam ‘Essai sur L’Histoire des Arabes’ yang dikutip Husain Haikal—pengarang buku sirah an-nabawiyah—menyebut masa kelahiran Muhammad secara penanggalan masehi jatuh pada Agustus tahun 570. Tahun gajah lebih dikenal penyebutannya dalam kalangan umat Islam. Sebabnya, pada tahun nabi dilahirkan, penguasa dari daerah Yaman hendak menghancurkan Ka’bah. Abrahah dan bala tentaranya ketika itu mengendarai gajah, binatang yang terkenal kuat. Takdir Allah berkata lain, tanpa kisah heroistik dari penduduk makkah, pasukan gajah luluh lantak musnah tak bersisa, kisah ini kemudian terekam jelas dalam sebuah surah Al Quran, diberi nama al-Fil yang berarti gajah. Dalam The World’s Living Religions, Robert Ernes secara gamblang mengakui bahwa nubuwat (kenabian) Muhammad telah lama diakui dalam injil, nama Muhammad disebut dengan kata paraclete yang dalam bahasa Grik bermakna terpuji. Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

CMYK


Harian Aceh