Page 62

kemajuan di bidang riset virologi, vaksin, farmasi, penanganan penyakit menular, komunikasi kesehatan, ilmu konseling, hingga advokasi kebijakan dan kerjasama internasional. Namun di sisi lain semua capaian dan kemajuan itu didapat dengan menempatkan odha pada posisi rentan karena rawan terdiskriminasi setelah status positifnya terungkap. Karena itu masalah konfidensialitas (kerahasiaan) dan informed consent (persetujuan yang didapat dengan sebelumnya memahami informasi selengkap mungkin) – baik sebelum menjalani terapi medis maupun kesertaan dalam penelitian – selalu relevan untuk dibahas untuk mencapai kesepakatan terbaik yang memihak kepentingan odha dan perlindungan masyarakat secara umum. Prinsip Bioetika Secara umum ada tiga prinsip yang harus selalu dipegang dalam sebelum melakukan tindakan klinis dan penelitian, yakni penghormatan terhadap subyek (individu) yang terlibat, manfaat, serta prinsip keadilan. Respek atau penghormatan melibatkan pengakuan bahwa subyek adalah pribadi otonom yang mampu memutuskan apa yang terbaik bagi dirinya. Atau, dalam kasus di mana seseorang tidak memiliki kemampuan untuk memutuskan dan karenanya tidak atau kurang otonom, maka dokter atau peneliti wajib mengupayakan perlindungan terbaik bagi subyeknya dari efek samping atau risiko merugikan yang mungkin dialami selama keterlibatan di dalam proses penelitian. Termasuk di dalam prinsip penghormatan ini adalah menjaga kepercayaan dan janji kepada subyek/pasien. Kedua, berkenaan dengan prinsip manfaat, baik dokter maupun peneliti harus memastikan bahwa setiap tindakan yang mereka ambil harus berpihak pada kepentingan pasien maupun subyek penelitian. Dan itu artinya juga meminimalkan risiko atau, jika risiko tidak bisa dihilangkan sama sekali, harus dipastikan bahwa manfaat yang akan diperoleh melampaui potensi risiko atau kerugian yang mungkin diakibatkan.

62

Dokter, Teruslah Belajar. Refleksi 70 th Perjalanan  

Sebuah tulisan dari Prof Zubairi Djoerban tentang refleksi 70 tahun dari Prof Zubairi Djoerban.

Dokter, Teruslah Belajar. Refleksi 70 th Perjalanan  

Sebuah tulisan dari Prof Zubairi Djoerban tentang refleksi 70 tahun dari Prof Zubairi Djoerban.

Advertisement