Issuu on Google+

Warkah al-Basyar Vol. IX/2010

16

Menyuarakan Risalah Agama untuk Keadilan

20 Agustus 2010 M/10 Ramadhan 1431 H

PENANGGUNG JAWAB KH. Husein Muhammad

REDAKTUR AHLI

KH. Syarif Usman Yahya, KH. A. Ibnu Ubaidillah Syathori KH. A. Chozin Nasuha, KH. Syakur Yasin, KH. Maman Imanulhaq, KH. Wawan Arwani, Ny. Hj. Hamidah, KH. Faqihuddin Abdul Kodir.

PUASA ANTI TRAFIKING Oleh Abu-Ahda-Zahwa*

PEMIMPIN REDAKSI Marzuki Wahid

REDAKTUR PELAKSANA Alimah

DEWAN REDAKSI

Nurul Huda SA, Roziqoh, Alifatul Arifiati, Ali Mursyid, Satori, Rosidin, Obeng Nurosyid.

SETTING Lay-OUT an@nd

DISTRIBUTOR

Ihabbudin, Lili, Jamal (Cirebon), Fitrullah, Agus Idris, Masyithoh (Indramayu).

PENERBIT

fahmina institute Jl. Suratno No. 37 Cirebon Jawa Barat 45124 Telp./Fax. (0231) 203789,

WEBSITE

http://www.fahmina.or.id

E-Mail

fahmina@fahmina.or.id, red_albasyar@fahmina.or.id

PRINTING

Teguh Gemilang

Warkah al-Basyar terbit tiap hari Jumat. Warkah al-Basyar menerima tulisan dua halaman quarto satu spasi. Tema tulisan seputar agama dan realitas kehidupan dengan perspektif advokasi yang berbasiskan tradisi/khasanah pesantren. Redaksi berhak mengedit tanpa mengurangi substansi tulisan.

Vol. IX [edisi 16] tahun 2010

Setiap Muslim berpuasa wajib menjaga diri dari godaan hawa nafsu untuk tidak berbuat dhoolim dan tidak adil, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain.

T

elah umum diketahui bahwa puasa bulan Ramadlan adalah fardlu bagi setiap orang Muslim yang mukallaf. Tahun ini puasa dilakukan secara serentak oleh sekitar 1,57 miliar orang dari 200 negara di dunia dari total penduduk dunia 6,8 miliar jiwa. Selama sebulan penuh dalam berpuasa, setiap Muslim tidak makan, tidak minum, tidak bersetubuh (jimaa’) mulai dari terbit

Institut Studi Islam Fahmina Menerima Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2010-2011

;; Fakultas Syariah ;; Fakultas Ushuluddin ;; Fakultas Tarbiyah

1


20 Agustus 2010 M/10 Ramadhan 1431 H

fajar shoodiq hingga terbenam matahari. Lebih dari itu, setiap Muslim berpuasa wajib menjaga diri dari godaan hawa nafsu untuk tidak berbuat dhoolim dan tidak adil, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain. Di antaranya dilarang menipu, memanipulasi, korupsi, menyuap atau menerima suap, memalsu dokumen, mengeksploitasi buruh (tidak membayar buruh atau menunda pembayaran buruh atau membayar buruh di bawah upah minimum regional), dan tindakan-tindakan lain yang merugikan orang lain atau mengurangi hakhak orang lain. Ketidakadilan ini harus dihindari baik oleh penguasa (pemerintah) kepada rakyatnya, majikan kepada buruh, maupun antarsesama rakyat. Ajaran puasa melarang segala perbuatan yang berdampak kepada ketidakadilan dan kesewenang-wenangan. Semangat puasa adalah semangat kasih sayang, semangat tolong menolong, semangat toleransi, semangat peduli, semangat kejujuran, dan semangat kesetaraan, baik dalam hubungan vertikal maupun horizontal. Bulan Ramadlan memang memberikan kesempatan setiap orang untuk berubah lebih baik, lebih jujur, lebih peduli, dan lebih manusiawi dalam menghadapi tantangan hidup. Pada bulan ini Allah menebarkan kasih sa足 yang-Nya, ampunan-Nya, dan bahkan pembebasan dari siksa api neraka bagi

2

mereka yang bertekad dan telah mentransformasikan dirinya (muttaquun). Bulan Anti Trafiking Sejalan dengan semangat kemanusiaan puasa, bulan Ramadlan juga bisa disebut bulan anti trafiking. Trafiking yang dipahami sebagai perdagangan manusia, lebih khusus lagi perdagang足 an perempuan dan anak, atau dalam konteks sekarang disebut perbudakan moderen, Islam secara tegas meng足 haramkan dan mewajibkan umatnya untuk memberantasnya. Dalam sebuah hadits,

Vol. IX [edisi 16] tahun 2010


20 Agustus 2010 M/10 Ramadhan 1431 H

Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi Muhammad SAW bersabda: “Allah berfirman: ada tiga kelompok orang yang di hari kiamat nanti akan menjadi musuh besar saya. Pertama, orang yang telah mengadakan perjanjian setia kepadaku, tetapi kemudian mengkhianatinya; kedua, orang yang menjual orang merdeka kemudian mereka memakan hasilnya: dan ketiga, orang yang mempekerjakan buruh, tetapi tidak memberikan upah setelah buruh itu menyelesaikan pekerjaan­n ya [Hadits Riwayat Imam Bukhari, Juz 2, halaman 792]. Tiga perbuatan yang menjadi musuh Allah tersebut, dalam konteks UU No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, disebut trafiking, perdagangan orang [manusia]. Komitmen Islam untuk memberantas trafiking, di antaranya, diwujudkan sebagai sanksi (kaffaraat) bagi orang yang bersetubuh dengan pasangannya (jimaa’) pada saat berpuasa di siang hari bulan Ramadlan. Sanksi bagi orang ini Vol. IX [edisi 16] tahun 2010

adalah secara berturut-turut berdasarkan kemampuannya; harus memerdekakan budak perempuan (tahriiru raqabatin mu’minatin); bila tidak mampu, harus berpuasa selama dua bulan berturut-turut; dan bila tidak mampu, harus memberi makan kepada 60 orang miskin. Oleh karena perbudakaan dalam arti dzaatiyah sudah tidak ada, karena dihapuskan berdasarkan ijmaa’ PBB dan OKI, sementara perbudakaan dalam arti haqiiqatan masih terjadi, misalnya dalam bentuk trafiking, maka bisa jadi sanksi bagi pelaku jimaa’ (bersetubuh) tersebut adalah berjuang untuk memberantas tindak pidana trafiking atau membebaskan orang yang sedang berada dalam perangkap trafiking. Pemahaman terhadap ajaran ini me­nemukan relevansinya dengan reali­ tas kon­temporer kemanusiaan, ketimbang menganggap ayat pembebasan budak (tahriiru raqabatin mu’minatin) sudah tidak relevan atau membuang alternatif sanksi (kaffaarat) ini dengan alasan perbudakan dalam arti dzaatiyah sudah tidak ada. Di sinilah keterkaitan puasa dengan pemberantasan perdagangan orang (trafiking) atau perbudakan mo­ dern. Wallaahu’alam bish showaab. []

Abu-Ahda-Zahwa adalah Dosen Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon, alumni Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon dan Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta

3


20 Agustus 2010 M/10 Ramadhan 1431 H

I n s tit u t Studi Islam Fahmina

Ters Bea edia sisw a

SK. Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, No. Dj.I/557/2009

Menerima Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2010-2011

Fakultas Syariah

;; Ahwal Syakhshiyyah (AS) ;; Ekonomi dan Perbankan Syariah (EPS) Periode KETIGA : 1 Agustus – 15 September 2010

Seleksi : 17 September 2010 Pengumuman : 20 September 2010 Daftar Ulang : 15-20 September 2010

Fakultas Ushuluddin ;; Tafsir Hadits (TH) ;; Pemikiran Islam (PI) ;; Tasawuf (TS)

Biaya Pendidikan

Fakultas Tarbiyah ;; Pendidikan Agama Islam (PAI)

Syarat Pendaftaran 1. Mengisi formulir pendaftaran 2. Fotocopy ijazah/STTB MA, SMU, SMK, atau yang sederajat, yang dilegalisir sebanyak 3 lembar. 3. Fotocopy NEM/Nilai UN yang dilegalisir sebanyak 3 lembar. 4. Pas photo berwarna, 3x4 (2 buah). 5. Membayar biaya pendafaran Rp. 100.000,-

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Tempat Pendaftaran

SPP/semester (bisa di angsur per bulan) Uang Pembangunan (bisa diangsur 4 kali) Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) Uang Kegiatan Kemahasiswaan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus Jaket Almamater

Rp.

600.000

Rp. 1.000.000 Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

75.000 75.000 15.000 50.000 100.000 95.000

Mencetak Kader Penulis dan Peneliti Handal

KAMPUS SWASEMBADA Jl. Swasembada No. 15 Majasem - Karyamulya Kota Cirebon Jawa Barat 45132 Telp./Fax. (0231) 483005

Kontak Person: Nurul Huda (081328447100) Ade Duryawan (081320426771) Nana Cahana (085224603171)

Mutiara Hikmah

“Dan janganlah kamu ceburkan diri kamu ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.”

4

(Q.S. al-Baqarah [2]: 195). Vol. IX [edisi 16] tahun 2010


Warkah al-Basyar Vol. IX Edisi 16 Th. 2010