Page 1

Warkah al-Basyar Vol. IX/2010

08

Menyuarakan Risalah Agama untuk Keadilan PENANGGUNG JAWAB KH. Husein Muhammad

REDAKTUR AHLI

KH. Syarif Usman Yahya, KH. A. Ibnu Ubaidillah Syathori KH. A. Chozin Nasuha, KH. Syakur Yasin, KH. Maman Imanulhaq, KH. Wawan Arwani, Ny. Hj. Hamidah, KH. Faqihuddin Abdul Kodir.

16 April 2010 M/01 Jumadil Awal 1431 H

Pendidikan bagi BMI dan TKI, Agenda Mendesak Oleh Mamay Mudjahid*

PEMIMPIN REDAKSI Marzuki Wahid

REDAKTUR PELAKSANA Alimah

DEWAN REDAKSI

Nurul Huda SA, Roziqoh, Alifatul Arifiati, Ali Mursyid, Satori, Rosidin, Obeng Nurosyid.

SETTING Lay-OUT an@nd

DISTRIBUTOR

Ihabbudin, Lili, Jamal (Cirebon), Fitrullah, Agus Idris, Masyithoh (Indramayu).

PENERBIT

fahmina institute Jl. Suratno No. 37 Cirebon Jawa Barat 45124 Telp./Fax. (0231) 203789,

WEBSITE

http://www.fahmina.or.id

E-Mail

fahmina@fahmina.or.id, red_albasyar@fahmina.or.id

PRINTING

“Tholabul ‘ilmi faridlotun ‘ala kulli muslimin wa muslimatin” (al-hadits) Mencari ilmu berdasarkan hadis tersebut jelas hukumnya fardlu (wajib) bagi siapapun, laki-laki dan perempuan.

Teguh Gemilang

Warkah al-Basyar terbit tiap hari Jumat. Warkah al-Basyar menerima tulisan dua halaman quarto satu spasi. Tema tulisan seputar agama dan realitas kehidupan dengan perspektif advokasi yang berbasiskan tradisi/khasanah pesantren. Redaksi berhak mengedit tanpa mengurangi substansi tulisan.

Vol. IX [edisi 08] tahun 2010

P

endidikan memiliki arti penting sebagai proses pembebasan. Karena de­ngan memiliki pendidikan (ilmu pengetahuan), seseorang bisa menentukan sesuatu atas dasar pilihan sadarnya dan tidak berdasarkan tekanan dari pihak lain. Minimnya pengetahuan seseorang memu­dahkan orang tersebut untuk dimanipulasi dan dimanfaatkan oleh orang lain. Dalam banyak kasus, Buruh Migran Indonesia (BMI) dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sering kali tidak

Fatayat NU Kabupaten Cirebon Gelar Perlombaan dalam Rangka Harlah Fatayat NU 1. 2. 3. 4.

Lomba Qiro’atul Kutub Lomba Mars Fatayat Lomba Sholawat Badar Lomba Qasidah tradisional

1


16 April 2010 M/01 Jumadil Awal 1431 H

memahami secara penuh tentang hak dan kewajibannya. Dengan demikian, jika terjadi masalah yang berhubungan dengan pelanggaran atas haknya, mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan.   Pendidikan Hak Semua Orang dan Kendala Pelaksanaannya Undang-undang (UU) Sistem Pen­ didikan Nasional telah menyatakan bahwa seluruh warga negara Indonesia wajib mengikuti pendidikan dasar nasional. Kewajiban yang pada dasarnya adalah kewajiban negara untuk mem­ fasilitasi pendidikan warganya, pada pelaksanaannya masih perlu dikontrol secara penuh.  Pemenuhan hak pendidikan pada kenyataannya berkaitan erat dengan ke­ adaan sosial dan ekonomi suatu keluarga. Para orang tua yang berlatar belakang ekonomi lemah, sering kali mempekerja­ kan anak usia sekolah untuk membantu ekonomi keluarga. Hal inilah yang harus dipahami sebagai sebuah hambatan dalam pelaksanaan wajib belajar nasional. Tidak terpenuhinya hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan mempengaruhi kehidupannya secara signifikan ke depan. Buruknya perlakuan yang kerap diterima para BMI dan TKI di antaranya adalah karena rendahnya pendidikan  pekerja kita.    Sepanjang tahun 2009, catatan Mi­ grant Care menunjukkan angka kematian buruh migran Indonesia mencapai 1.018 orang di seluruh negara penempatan, dan 683 orang atau 67% di antaranya meninggal di Malaysia. Sementara yang mengalami kekerasan sebanyak 2.878 orang.

2

Pemenuhan Hak Pendidikan Para BMI Pendidikan tentunya juga hak bagi para TKI dan BMI. Pendidikan dan pelatihan yang dibutuhkan setidaknya harus dimiliki oleh setiap buruh migran yang akan bekerja ke luar negeri. Saat ini kita hanya mengetahui pembekalan dan pelatihan diberikan oleh para agen TKI. Meski para BMI dan TKI sudah menyumbangkan devisa pada negeri ini dengan angka yang cukup signifikan, namun tetap saja seolah-seolah pendidikan mereka adalah tanggung jawab mereka sendiri. Biaya pela­tih­ Barang si an dan pen­didikan keluar dari ru yang di­tentukan oleh agen TKI dan niat untuk me BMI akan menjadi bagi keluarg tanggungan bagi sesungguhnya para buruh migran. adalah fi sa Untuk be­berapa (HR. Tur wak­tu, para buruh mi­gran tidak bisa menikmati gaji me­ reka, karena mereka harus menutup hu­tang atas biaya pendidikan mereka sebelum diberangkatkan. Karena ketidak­ jelasan peraturan, maka biaya yang dibeban­kan satu agen dengan yang lain menjadi bervariasi. Para BMI dan TKI telah bermasalah sejak di dalam negeri, masihkah kita tega melepas mereka untuk bekerja di luar negeri tanpa pendidikan yang memadai?    Pendidikan Langkah Awal Perbaikan Nasib Buruh Kita juga sering mendengar keluhan keluarga para buruh migran yang hilang Vol. IX [edisi 08] tahun 2010


16 April 2010 M/01 Jumadil Awal 1431 H

kontak dengan para BMI dan TKI. Sebagai sebuah upaya awal, pemberian pelatihan yang dilakukan oleh Lakpesdam NU Cilacap bisa memberikan manfaat bagi para BMI. Lakpesdam sebagai salah satu lembaga pengembangan sumberdaya manusia di bawah NU melatih para BMI dan keluarganya tentang keterampilan menggunakan internet, agar mereka bisa saling berkomunikasi saat bekerja (www. cilacap-online.com tahun 2009). Lakpesdam NU Cilacap mendirikan Pusat Teknologi Informasi (IT Center) di lokasi strategis di Sidareja, tepatnya di Jalan Sudirman No 14 Sidareja, selatan iapa yang Stasiun Kereta Api umah dengan Sidareja. encari nafkah Pelatihan ini ganya, maka cukup menja­wab a hal tersebut p e r ­m a s a l a h a n abililllah…’. komu­ni­kasi antara para buruh migran rmudzi) dengan keluarganya. Namun, hal tersebut tidak menjawab inti permasalahan yang dihadapi para buruh migran akan kebutuhan pendidikan dan pelatihan. Karena sesungguhnya mereka membutuhkan pelatihan skills lain yang akan menunjang mereka bekerja.   Buruh Migran Pekerjaan Kelas Bawah Jika pemerintah secara serius mau menangani masalah buruh migran, maka perbaikan dalam hal peningkatan kualitas buruh migran adalah sebuah agenda mendesak.  Pendidikan dan pelatihan untuk profesi tertentu, seperti bidan, perawat, polisi, sekertaris dan yang

Vol. IX [edisi 08] tahun 2010

lain sudah diadakan, namun tingginya permintaan akan TKI dan BMI tidak direspon secara cepat dari sisi persiapan dan kesiapan pendidikan dan skills mereka. Apa penyebabnya? Apakah pengabaian pendidikan dan pelatihan bagi para buruh migran karena pekerjaan ini dianggap sebagai sebuah profesi kelas bawah yang tidak membutuhkan pendidikan dan pelatihan khusus?  Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Turmudzi dalam kitab Tanbighul Ghofilin menyatakan bahwa ‘barang siapa yang keluar dari rumah dengan niat untuk mencari nafkah bagi keluarganya, maka sesungguhnya hal tersebut adalah fi sabililllah…’. Di sini tidak menyebutkan jenis pekerjaan tertentu, hanya mene­ kankan penghormatan bagi mereka yang bekerja untuk memberi nafkah pada keluarganya, tidak menelantarkan keluarga dan menjaga keluarga dari meminta-minta.  Menjadi buruh migran bukanlah sebuah profesi rendahan yang hanya dengan skills seadanya. Tuntutan buruh migran yang profesional dengan kemampuan teknis yang memadai harus dapat segera dipenuhi agar dapat semakin meningkatkan harkat dan martabat TKI dan BMI kita. Karena pekerjaan apapun sesungguhnya terpuji selagi pekerjaan tersebut halal dan untuk tujuan yang baik. []

*Penulis adalah staff Departemen Islam dan Gender Fahmina institute Cirebon

3


16 April 2010 M/01 Jumadil Awal 1431 H

Fatayat NU Kabupaten Cirebon Gelar Perlombaan dalam Rangka Harlah Fatayat NU

an ftar oup a d Pen 000/Gr . p 50

Dalam rangka Harlah Fatayat NU Kabupaten Cirebon, mengadakan beberapa perlombaan di antaranya: 1. Lomba Qiro’atul Kutub, Kitab yang akan digunakan: - Safinatunnajah - Takrib - Sulam Taufiq Peserta perorangan/mewakili pesantren jam’iyyah 2. Lomba Mars Fatayat Peserta pergrup maksimal 15 orang/mewakili PAC dan Ranting 3. Lomba Sholawat Badar Peserta pergrup maksimal 15 orang/mewakili jam’iyyah 4. Lomba Qasidah tradisional - Peserta pergrup maksimal 9 orang (3 pemukul kotek, 3 pemukul bass, 2 tamborin, 1 vokalis) - Lagu wajib: Yaa Robby Barik (album Hj Rofiqoh) - Lagu pilihan: Sujudku (album Al Manar), alQur’an (album Al Manar), Nabi Muhammad Mataharinya Dunia (album Nashida Ria), Sholawat Badar (album Nashida Ria)

R

Waktu Pelaksanaan: Hari : Selesai-Rabu Tanggal : 20-23 April 2010 Pukul : 08.00 s/d selesai Tempat : NU Centre Jl Dewi Sartika No. 9 Sumber Kab. Cirebon Technical Meeting: Hari : Sabtu Tanggal : 10 April 2010 (Bagi yang terlambat, panitia

Pukul Tempat

masih menerima setelah lewat tanggal 10 April 2010 untuk technical Meeting)

: 13.00 s/d selesai : NU Centre Jl Dewi Sartika No. 9 Sumber Kab. Cirebon

Kontak Person: 99 Yenni Ainul Widad (081324569617) 99 Iif Nashihatul Ummah (081324022367) 99 Wardah Nuronniyah (085295960787) 99 Anisah (08782988123)

Mutiara Hikmah

Apa saja musibah yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri.

4

(asy-Syuura:30) Vol. IX [edisi 08] tahun 2010

Warkah al-Basyar Vol. IX Edisi 08 Th. 2010  

Pendidikan bagi BMI dan TKI, Agenda Mendesak Oleh Mamay Mudjahid