Page 1

rotarian majalah

.bdg

1 - 15 Juli 2013

Engage Rotary, Change Lives Catatan Jeda:

Menikmati Pensiun dengan Bening Hati

w w w. ro t a ryclu b b an d u n g.org


Prakata President Assalamualaikum Wr. Wb., Salam Sejahtera untuk Kita Semua, Salam Rotary, Media memainkan peran penting dalam era informasi kini. Di dalamnya terdapat konsep pencitraan yang mampu mempengaruhi persepsi masyarakat. Lebih jauh, media bahkan mampu membentuk terciptanya sebuah budaya baru. Kebutuhan masyarakat akan keterbukaan informasi memberikan ruang bagi media untuk berkembang secara dinamis dan fleksibel, tentunya tanpa menghilangkan kaidah jurnalistik yang baik. Teori budaya menyatakan bahwa interaksi antara individu dan media bertujuan menciptakan gambaran diri dan pesan yang mereka inginkan. Seiring dengan kenyataan tersebut, saya berpandangan bahwa peluncuran majalah Rotary Club Bandung format baru merupakan hal yang tepat. Majalah format baru ini memberikan kemampuan organisasi untuk menyajikan informasi secara lebih efektif dan efisien. Sehingga informasi kegiatan organisasi dapat dipublikasikan dan diseminasikan lebih baik. Selaras dengan fondasi Rotary –yaitu: Truth, Fair, Friendship, dan Goodwill– majalah ini memungkinkan Rotary memberikan informasi yang lebih variatif, memberikan keadilan bagi siapa pun yang bermaksud untuk mengetahui Rotary, membuka persahabatan dengan siapa pun tanpa memandang suku, agama, ras, dan golongan, serta mampu mewujudkan hubungan yang saling menguntungkan sebagai upaya untuk membantu sesama. Saya percaya, peluncuran majalah yang dikolaborasikan dengan situs web ini dapat memperluas jangkauan penyebaran informasi guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap misi Rotary. Misi Rotary ini termanifestasikan dalam bentuk memberikan pelayanan kepada kalangan yang membutuhkan dengan mewujudkan persahabatan dan perdamaian melalui pemanfaatan kemampuan, bakat, dan energi seluruh anggotanya secara kolektif. Akhir kata, izinkan saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tulus atas peluncuran majalah Rotary Club Bandung format baru ini. Saya berkeyakinan bahwa hal ini akan menunjang dan mendukung tugas kita untuk mewujudkan komunitas pribadi juara di Indonesia.*** Wassalamualaikum Wr. Wb.,

Medi Mahendra President Rotary Club Bandung president@rotaryclubbandung.org Rotary Club Bandung

3


Board RC Bandung 2013-2014 Board of Director

President President Elect Vice President Immediate Past Pres Sergeant at Arms

: Medi Mahendra : TT Hidayat S : TT Hidayat S : Efi Tresnawati : Hadiman & Florentina Lanny

Club Administration Committee Chairperson Secretary Vice-Secretary Treasurer Vice Treasurer Club Service Fellowship Attendance Club Bulletin Weekly Program

: Diana Gustiana : Hemat Dwi Nuryanto : Yulia Suherlina : Bambang Anggoro : Florentina Lanny : Joenil Kahar : Syarif Ibrahim : Kreshna SA : Sujatmiko & Hemat Dwi Nuryanto : Sjamsir Mira

Public Relation Committee Chairperson Vice Rotary Magazine Multimedia News and Media Radio and TV Media

: Hemat Dwi Nuryanto : Yulia Suherlina : Kreshna SA & Arya Aristokrat : Kreshna SA & Luke R Surya : Sri Susiagawati : Ledie P Suwandie & Luke R Surya

Rotary Foundation Committee Chairperson Vice TRF Annual Giving Restricted Giving Permanent Giving Major Donor Scholarship Grants Polio Plus

: T Sjamsu : Petrina Faustine : Syahrial R Pahlevi : Syahrial R Pahlevi : T Sjamsu : Marthin Kartawijaya : Joenil Kahar & Imam Aschuri : Sjamsir Mira : Sri Susiati

Club Membership Committee Chairperson Membership Retention Classification Prospect Rotary Education Rotary Orientation Education Family of Rotarian Rotary Information

: Efi Tresnawati : Sujatmiko : Abay D Subarna : Joenil Kahar & Imam Aschuri : Joenil Kahar & Imam Aschuri : Sujatmiko : T Sjamsu & Sujatmiko

Service Project Committee Chairperson Vice Community Service Human Development Community Development Preserve Planet Earth Vocation Service Youth Committee Partnert in Service Fund Raising

: Djoni Koesnandar : Bambang Anggoro : Syahrial Riza Pahlefi : Johanes Said : Sri Susiagawati & Johanes Said : Miliantini : Mukti Suwondo & Miliantini : Rina Nur Qomariah : Hadiyanto Nitiharjo : Ledie P Suwandie, Arya Aristokrat, Syarif Ibrahim, Luke R Surya, Tintin Wisniwati

4 Rotary Club Bandung

Redaksi Rotarian .bdg Penanggung Jawab President RC Bandung Medi Mahendra Pemimpin Redaksi Hemat Dwi Nuryanto Redaksi Yudha P Sunandar Kontributor PDG Sujatmiko Kesekretariatan Deni Rohmawati (082120163034) Kantor Redaksi Salman Business Center Lantai. 2 Jln. GelapNyawang no. 4 Bandung Email Redaksi:

redaksi@rotaryclubbandung.org

Kantor Sekretariat Gedung 14 Lt. 2 Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Jln. PHH. Mustofa 23 Bandung Telepon 022 7106210 Email Sekretariat rotary_itenas@yahoo.com rcbandung@gmail.com sekretariat@rotaryclubbandung.org

Situs Web www.rotaryclubbandung.org


Internasional

RICON 2013: Sebarkan Pesan Perdamaian dengan Unik dan Efektif Setelah 4 hari berlangsung, Konvensi Internasional Rotary (Rotary International Convention - RICON) 2013 di Lisbon, Portugal, resmi ditutup pada 26 Juni 2013 lalu. Dalam sambutan penutupannya, President Rotary International Sakuji Tanaka menilai bahwa Rotary Club harus menyebarkan pesan perdamaian dengan "cara yang sangat unik dan efektif". Kanan: President Elect Rotary Internasional Ron D Burton (Foto: Rotary.org)

"Tahun ini, saya menantang seluruh Rotary Club untuk melakukan aktivitas guna meningkatkan perdamaian dalam komunitas mereka," papar Tanaka, seperti yang dilansir dalam Rotary.org. "Mereka merespon melampaui harapan terliar saya, dan saya menyampaikan terima kasih yang tulus untuk semua Rotarian yang telah mempromosikan Perdamaian Melalui Pelayanan (Peace Through Service) setiap hari melalui cara yang besar dan kecil," lanjutnya. Dalam konvensi ini juga, para District Governor menominasikan 50 proyek untuk mendapatkan penghargaan. Tiga di antara-

6 Rotary Club Bandung

nya disebutkan secara khusus oleh Tanaka, yaitu forum perdamaian yang digagas oleh District 4270 Kolombia dan 4380 Venezuela, juga forum yang digagas oleh Rotary Club di District 6780 Tennessee Amerika, serta sebuah rangkaian kegiatan bertajuk "Longin Across Two Shores" yang berisi kontes film pendek, pameran fotografi, sekaligus konser musik klasik untuk mengingat pergeseran orang-orang di Yunani dan Turki yang dikelola oleh District 1930. Hadirin juga menyaksikan Deklarasi Perdamaian Lisbon. Deklarasi ini merupakan perluasan dari tiga deklarasi sebelumnya


Internasional yang telah diadopsi selama Forum Perdamaian Global Rotary di Berlin, Jerman; Honolulu, Hawai, Amerika; dan Hiroshima, Jepang. President Elect Dalam penutupan pleno, diperkenalkan juga President-Elect Ron Burton dan keluarga. Burton menyampaikan bahwa kehadirannya dalam konvensi menjadi kesan tersendiri baginya sebagai Rotarian. Dia juga percaya bahwa pada tahun-tahun mendatang akan membuat Rotary semakin besar terkait akhir kampanye untuk memberantas polio dan memulai era baru. "Setiap orang yang pernah lari maraton akan memberitahukan Anda bahwa semakin keras dan panjang pertandingan, semakin besar juga kebanggaan ketika garis akhir terlihat, dan semakin besar juga tekad untuk melintasinya. Dan karena itulah kini kita siap untuk mulai menjangkau tujuan

yang lebih tinggi. Sebagai Rotarian, dalam club kita, dan melalui yayasan kita, menggunakan struktur hibah yayasan yang baru, kita telah memanggil Visi Masa Depan," ungkapnya Burton. Beberapa hari sebelumnya, para delegasi juga memilih Gary CK Huang dari Rotary Club Taipei, Taiwan, sebagai President Rotary Internasional 2014-2015. Dalam sambutannya, Huang menyampaikan bahwa Rotary telah memberikan dirinya kesempatan untuk melayani manusia melintasi batas negara. "Saya ingin mengajak Anda semua untuk bergabung bersama saya untuk melihat melampaui batas-batas dan memperluas jaringan Rotary," tutur Huang. "Saya percaya bahwa dengan jaringan Rotary yang lebih kuat, dunia akan menjadi tempat yang lebih baik untuk kita," tutupnya.***

(Rotary.org)

Info RCB

Selamat Datang dan Selamat Bergabung Bersama Rotary Club Bandung Nama Panggilan TTL Telp/HP Pendidikan Jabatan Nama Kantor

: Tatto S. Pradjamanggala : Tatto : Ciamis, 8 Agustus 1938 : 022 2536081 / 0811880999 : Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Bandung : Legal Advisor : PT. Bukit Sentul Bogor

Tmpt & Tgl Dilantik Sponsor

: Bandung, 24 Juni 2013 : PP Pepen S Brataatmadja Rotary Club Bandung

7


RCB Anniversary Teks & Foto: Yudha P Sunandar

Happy Anniversary, RCB!

Medi Mahendra (ke-4 kiri) bersama Board RC Bandung 2013-2014.

Usia 41 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Rotary Club Bandung. Keberadaannya hingga kini, membuktikan organisasi ini mampu menunjukkan ketangguhannya menerobos rintangan waktu. Juga bukti bahwa Rotary Club Bandung mampu memposisikan diri dalam masyarakat Bandung. Sehingga menjadi wadah bagi anggotanya untuk meraih tujuan bersama: mengabdi kepada masyarakat di atas kepentingan dirinya sendiri. 8 Rotary Club Bandung

Hal inilah kiranya yang terpapar dalam Peringatan HUT ke-41 Rotary Club Bandung di Grand Royal Panghegar Bandung pada Senin, 24 Juni 2013 lalu. Acara ini dihadiri oleh Rotarian dari Rotary Club Bandung, Rotary Club Bandung Dago, dan Rotary Club Bandung Selatan. Tak ketinggalan juga hadir Sister City Rotary Club Tropicana Damansara Malaysia. Sebagai tamu spesial, hadir juga District Govenor D3410 Eva Kurniaty dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar. Uniknya, hajatan tahunan ini merupakan hasil kolaborasi dari 3 club di Bandung, yaitu: Rotary Club Bandung, Rotary Club Bandung Dago, dan Rotary Club Bandung selatan. DG Eva Kurniaty mengapresiasi inisiasi kolaborasi ini. Selain mempererat hubungan antar anggota RC, Eva menilai kolaborasi ini memungkinkan komunikasi antara dirinya dan club lebih efektif.


RCB Anniversary Dalam kesempatan ini, digelar pula serah terima jabatan President Rotary Club Bandung dari IPP Efi Tresnawati kepada Presiden Medi Mahendra. Proses serah terima jabatan ini disaksikan langsung oleh DG Eva Kurniaty yang hadir bersama kedua anaknya. Pada kesempatan yang sama, prosesi serah terima jabatan ini juga dilakukan oleh Rotary Club Bandung Dago dan Rotary Club Bandung Selatan. Dalam sambutannya, Medi Mahendra menyampaikan bahwa dirinya akan meneruskan program kerja yang telah dilakukan oleh pendahulunya. Beliau juga mengajak seluruh Rotarian untuk bersama-sama terjun dalam aktivitas sosial kemasyarakatan di masa yang akan datang. Bagaimana pun, lanjut Medi, Rotary hadir untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat. “Hal ini seperti yang diajarkan dalam agama yang saya percayai, bahwa manusia yang paling mulia adalah manusia yang bermanfaat bagi sesamanya,” tandas Kabag Pemerintahan Umum Kota Bandung ini. Medi juga berencana mengajak camat dan lurah se-Kota Bandung untuk bekerjasama menuntaskan permasalahan sosial kemasyarakatan. “Semoga kerjasama ini bisa membangun sinergi yang baik dan positif untuk Kota Bandung,” harap Medi. Jeremy Lim, Pres. Rotary Club Tropicana Damansara Malaysia mengucapkan selamat kepada Presiden Rotary Club Bandung Medi Mahendra. Lulusan Goon Institution Kuala Lumpur Malaysia ini berharap pihaknya mampu memelihara kesuksesan pada level yang sama dengan Rotary Club Bandung pada 2013-2014 mendatang. Di akhir sambutannya, Jeremy mengajak sekaligus mengingatkan semua Rotarian

Catatan Pinggir

Wagub Pun Tersentuh... Ada yang menarik dalam sambutan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar pada Peringatan HUT Rotary Club Bandung ke-41. Mengawali sambutannya, Deddy Mizwar melontarkan ungkapan puitis sekaligus menyentuh hati dan perasaan: “Saudara-saudara, seandainya lampu di seluruh ruangan ini tiba-tiba mati, pasti masih terlihat cahaya di mana-mana. Ada cahaya yang terpancar dari para anggota Rotary yang mengabdikan dirinya dalam program-program kemanusiaan dengan moto Service Above Self, atau Pengabdian di Atas Kepentingan Pribadi.” Ungkapan ini bukan tanpa dasar mengingat perhatian beliau yang begitu ketat terhadap rangkaian acara Rotary Club Bandung malam itu dari awal hingga tiba gilirannya untuk memberikan sambutan. Sepanjang acara, Deddy Mizwar juga kerap bertanya tentang Rotary kepada PDG Sukar Samsudi, PDG Sjamsu Tjetje, dan DG Eva Kurniaty yang duduk satu meja dengan beliau. Begitu pun dengan Inspiration Speech yang disampaikan DGE Eva Kurniaty tentang makna Installation dan Fellowship. Tak luput dari perhatian pemeran Naga Bonar ini. Dengan rangkaian acara yang sarat dengan nuansa spiritualisme, kebangsaan, dan kemanusiaan ini, tak heran pada kesempatan pertamanya berkenalan dengan Rotary, Deddy Mizwar tampak menilai positif. InsyaAllah.*** (Sujatmiko) Rotary Club Bandung

9


RCB Anniversary untuk merubah dunia menjadi lebih baik lagi. “Hal ini sesuai dengan moto Rotary Internasional tahun ini, yaitu: Terlibat dalam Rotary (untuk) Merubah Kehidupan,” ungkap Jeremy Lim. Berkegiatan di Wilayah Jawa Barat Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengharapkan Rotary Club dapat memperluas kolaborasinya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan hingga tingkat Jawa Barat. Dalam hal ini, Deddy Mizwar mengingatkan agar Rotary Club Bandung senantiasa melakukan reorientasi dan revitalisasi organisasi sehingga mampu memunculkan program organisasi yang lebih konkret. Lebih lanjut, Deddy Mizwar mengapresiasi Rotary Club Bandung atas keberhasilannya mencapai usia 41 tahun. Bagaimana pun, aktor pemeran Naga Bonar ini menyadari bahwa membumikan moto Rotary: Service Above Self di Kota Bandung tidaklah mudah. Pasalnya, Bandung memiliki karakteristik daerah dan keadaan sosial-politik tersendiri. Dalam kesempatan tersebut Deddy juga menyampaikan terima kasih kepada pengusaha dan pebisnis yang tergabung di Rotary Club Bandung. Pasalnya, produser sinetron religi Para Pencari Tuhan ini menilai anggota Rotary turut membantu mengimplementasikan konsep Triple Bottom Line Pemerintah Jawa Barat. Saat ini, menurut Deddy belum semua dunia usaha mengimplementasikan konsep tersebut. Sehingga kehadiran Rotarian sangat membantu dalam mensosialisasikan program ini. “Terima kasih dan penghargaan kepada pengusaha dan pebisnis dari berbagai perusahaan di Jawa Barat yang telah bertanggung jawab terhadap sosial dan lingkungan,” ungkap Deddy.***

10 Rotary Club Bandung

(berkerudung) memotong kue tart HUT Rotary Club Bandung ke-41.

Pelantikan Tatto S Pradjamanggala (kedua Tresnawati (kedua kiri).

Tresnawati kepada President Medi Mahendra.


RCB Anniversary

Makna Installation dan Fellowship bagi Rotary Dalam peringatan HUT Rotary Club Bandung ke-41, District Govenor D3410 Eva Kurniaty berkesempatan membahas mengenai makna kata Installation dan Fellowship. Pasalnya, kedua kata ini erat kaitannya dengan kehidupan di Rotary Club mana pun di dunia. Installation sendiri menurut Eva berasal dari kata Install yang akar katanya adalah Installare dari era Anglo-English. Kata ini memiliki arti menempatkan seseorang dalam sebuah posisi resmi. Arti lainnya adalah menetapkan status, atau memberikan pengakuan dan penghormatan. Dalam kegiatan peringatan HUT Rotary Club Bandung ke-41, Rotarian berkumpul untuk menyaksikan installation atau pelantikan seseorang untuk menempati sebuah posisi resmi di Rotary. “Namun, menyaksikan proses installation saja tidak cukup,” tandas Eva. Bagaimana pun, setiap Rotarian yang hadir memiliki peranan untuk menandai pentingnya menjadi pemimpin dalam organisasi Rotary. “Kita semua relawan. Kita tidak mengharapkan finansial return, tetapi yang kita harapkan adalah kepuasan hati,” ungkap Eva. Untuk itu, Eva mengingatkan bahwa menjadi pemimpin Rotary Club menandakan seorang Rotarian harus meluangkan waktu pribadi, talenta, dan upayanya untuk kelangsungan klub di masa yang akan datang. Hal tersebut merupakan wujud kesungguhan Rotarian untuk mengamalkan moto Rotary: Service Above Self. Moto yang

mengingatkan Rotarian untuk menempatkan pengabdian di atas kepentingan diri sendiri. “Inilah alasan Rotarian hadir dalam kegiatan ini. Karena, dengan membantu orang lain berarti membantu masyarakat. Dengan membantu orang lain, kita mensyukuri anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita. Anugerah berbagi dan terlibat untuk membantu orang-orang yang membutuhkan,” paparnya. Oleh karena itu, Eva mengajak Rotarian untuk bergabung menjadi satu bersama

AGENDA RCB Pertemuan Mingguan Rotary pada Senin, 8 Juli 2013

DITIADAKAN

sehubungan menghadapi bulan Suci Ramadhan 1434H. Kegiatan selanjutnya akan dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Rotary Club Bandung

11


RCB Anniversary President Rotary Club guna membantu masyarakat yang membutuhkan. Hal inilah yang Rotarian lakukan selama ini. “Semua yang ada di sini merupakan profesional, pebisnis, dan CEO. Meskipun begitu, kita punya satu misi, yaitu: melakukan hal terbaik untuk melayani masyarakat,” ajak Eva. Kemudian kata kedua adalah Fellowship. Fellowship sendiri menurut Eva berarti persahabatan, persaudaraan, silaturahmi, kebersamaan, komunitas, aktivitas, dan berbagi pengalaman. Fellowship mengingatkan kita bahwa meskipun memiliki jabatan President Rotary Club, tetapi sebenarnya kita adalah mitra dan sejajar dalam pelayanan. “Hal inilah yang harus selalu kita ingat bahwa Fellowship memberikan kita arti dalam bekerjasama sehingga menjadi lebih berarti dan belas kasih dengan sesama. Karena kita semua adalah teman,” ujarnya.

12 Rotary Club Bandung

Lebih lanjut, Eva menyampaikan bahwa semua orang yang ada di Rotary adalah mitra yang memiliki tujuan membantu orang-orang yang membutuhkan dan berbuat baik. Meskipun jalannya organisasi Rotary tergantung kepada Presiden Rotary Club, tetapi keputusan tetap dibuat secara kolektif. Oleh karena itu, Fellowship selalu mengingatkan kita untuk bertanggung jawab terhadap posisi kita di dalam Rotary Club. “Dan yang paling penting bahwa kita adalah mitra untuk berbuat baik kepada kemanusiaan,” tandas Eva. Sebagai penutup, Eva mengajak Rotarian untuk mengingat tema Rotary tahun depan: Engage Rotary, Changes Lives. “Tujuan bergabung di Rotary adalah untuk merubah hidup kita sendiri dan merubah hidup masyarakat yang membutuhkan,” simpulnya.*** (Yudha P Sunandar)


Sosok

PP. Bunyamin,

Mengabdi untuk Negeri Bersama Rotary

A

pakah makna menjadi seorang Rotarian? Tentunya, makna ini berlainan dari satu anggota ke anggota lainnya. Namun, bagi Bunyamin Dudih, Rotary merupakan alat perjuangannya untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat. "Rotary itu organisasi yang sangat mulia," ungkap pria kelahiran Cianjur ini ketika ditemui redaksi di sela-sela Peringatan HUT Universitas Bale Bandung pada Selasa (02/07/2013) lalu. Mulia di sini, sambungnya, merujuk pada organisasi yang bergerak dalam bidang sosial di berbagai lini kehidupan, mulai dari lingkungan hidup hingga pendidikan. "Rotary itu peduli kepada masyarakat kecil, kepada masyarakat luas yang memerlukan," lanjutnya. Aspek inilah yang membuat Bunyamin akhirnya terpanggil menjadi Rotarian pada 26 Januari 2004 silam. Setelah semakin dalam menyelaminya, mantan Bupati Purwakarta ini juga semakin kagum dengan Rotary. Salah satunya adalah prinsip untuk bermanfaat bagi orang lain. Hal ini tampak salah satunya dari proyek instalasi air bersih di Kabupaten Bandung beberapa waktu silam. "Hal seperti inilah yang membuat saya terkesan," ungkap President RCB 2007-2008 ini. Lebih lanjut, Bunyamin juga menyinggung untuk tidak melihat sebuah bantuan dari besarannya. "Namun, lihatlah bahwa program bantuan Rotary ini merupakan

bukti bakti Rotarian kepada negara Indonesia," simpulnya. Bagaimana pun, sekecil apa pun bantuannya, Bunyamin percaya bahwa hal tersebut berguna bagi masyarakat. Bunyamin berharap, lebih banyak orang mengenal dan memahami tujuan Rotary pada masa yang akan datang. Lebih dari itu, banyak juga orang berbondong-bondong masuk ke Rotary. "Rotary jadi Booming. Tidak hanya secara jumlah anggota, tetapi juga gerakannya," harapnya singkat.*** (Yudha P Sunandar)

Terima kasih atas

Dukungan Anda kepada RCB dengan Melunasi Iuran Selama Satu Tahun di Muka PP. Djoni Koesnandar Pres. Medi Mahendra PE. TT. Hidayat S Rtn. Lily Sumantri RH PP. Suryo Sutanto Rotary Club Bandung

13


Happy Event Teks & Foto: Yudha P Sunandar

Selamat Ulang Tahun, Rtn. Marthin! Pertemuan Pertama RCB 2013-2014

Rtn. Marthin (kanan) meniup lilin bersama istri.

Acara tersebut digelar di kediaman Rtn. Marthin Kartawijaya di bilangan Setraduta, Bandung. Selain sebagai ajang untuk silaturahmi rutin Rotarian Bandung, momen ini juga sekaligus sebagai perayaan ulang tahun Rtn. Marthin ke-61 tahun. Selain itu, pertemuan ini juga menggantikan pertemuan mingguan 1 Juli 2013. Efi Tresnawati, Immediate Past President Rotary Club Bandung, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan ungkapan terima kasih yang mendalam kepada jajaran kepengurusan pada masa baktinya. Sebagai ungkapan terima kasih, IPP Efi juga memberikan sertifikat apresiasi kepada pengurus Rotary Club Bandung 2012-2013. Sertifikat ini secara simbolis diserahkan kepada PDG Sjamsu Tjetje yang pada periode IPP Efi berperan sebagai Chairperson Rotary Foundation Committee.

14 Rotary Club Bandung

Jumat, 28 Juni 2013 merupakan awal sejarah bagi Pengurus Rotary Club Bandung 20132014. Pasalnya, hari itu merupakan pertemuan pertama sejak serah terima organisasi kepada President Medi Mahendra pada 24 Juni 2013, 4 hari sebelumnya. Medi Mahendra, President Rotary Club Bandung 2013-2014, menyampaikan terima kasih kepada IPP Efi atas baktinya terhadap Rotary. Medi juga berjanji akan meneruskan program-program sebelumnya pada era kepengurusan 2013-2014. Dalam pertemuan tersebut, Kabag Pemerintahan Umum Pemkot Bandung ini juga menginformasikan bahwa pertemuan Rotary Club Bandung akan kembali diselenggarakan setiap Senin jam 19.00. "Hal ini untuk mengakomodasi keinginan para sepuh," ungkapnya. Medi juga mengajak Rotarian Bandung untuk membayar iuran setahun penuh pada awal kepengurusannya. Hal ini guna menyediakan dukungan terhadap Rotary Club Bandung dalam bentuk pendanaan. "Saya dan beberapa pengurus sudah membayar selama setahun penuh. Saya harapkan kesediaan Rotarian lainnya untuk


Happy Event melakukan hal serupa," tandas ayah dua anak ini. Dalam pertemuan yang berlangsung selama 2 jam ini, Medi juga meluncurkan situs Rotary Club Bandung yang beralamat di www.rotaryclubbandung.org. Beliau mengharapkan situs ini bisa menjadi media informasi dan komunikasi bagi anggota Rotary Club Bandung. Pertemuan ini ditutup dengan prosesi tiup lilin oleh Rtn. Marthin bersama istri dan santap malam bersama. Marthin Kartawijaya mengaku merasa bahagia bisa berkontribusi dalam penyelenggaraan lanjutan Board Transfer Rotary Club Bandung di kediamannya. Marthin juga merasa bangga peringatan ulang tahunnya dihadiri oleh Rotarian di Bandung. "Saya merasakan keakraban sebuah keluarga di antara Rotarian malam ini," ungkap pria kelahiran 2 Juni 1962 ini. Lebih lanjut, Marthin juga memohon maaf bila dalam penyelenggaraan pertemuan mingguan di rumahnya terdapat kekurangan. Namun, hal terpenting bagi Marthin, dirinya merasa bahagia bisa saling berbagi dan bernyanyi bersama keluarganya di Rotary.***

Atas: Pres. Medi Mahendra (tengah) menyampaikan sambutannya pada pertemuan pertama RCB 2013-2014. Bawah: Suasana santap malam usai pertemuan pertama RCB 2013-2014.

Kanan: Suasana pertemuan pertama RCB 2013-2014

Rotary Club Bandung

15


Sosok

Teks & Foto: Yudha P Sunandar

PDG Sjamsu: Tubuhnya tidak lagi muda, tetapi siapa sangka sosok yang satu ini begitu membara di Rotary Club Bandung. Salah satu buktinya, tingkat kehadirannya selama Juli 2013 adalah 100 persen, benar-benar tanpa absen dalam pertemuan rutin Rotary Club Bandung. Padahal, usianya sudah mencapai 76 tahun. Dialah Sjamsu Tjetje, purnawirawan Brigadir Jendral TNI Angkatan Darat yang pernah menjabat sebagai District Governor D3410 pada 2001-2002 silam. Sejak pensiun dari kedinasan pada 1996, Sjamsu memilih mendedikasikan hidupnya untuk mengabdi kepada masyarakat melalui Rotary. Pilihan Sjamsu untuk masuk Rotary ternyata tidak salah. "Rotary sesuai dengan jiwa saya," begitu paparnya. Padahal, tidak mudah untuk Sjamsu menjadi Rotarian pada era 1980-an silam. Pasalnya, ketika masih berseragam loreng, Sjamsu tidak diizinkan oleh institusinya untuk ikut organisasi masyarakat mana pun. "Waktu itu saya tidak jadi ikut. Padahal, saya sudah ikut pertemuan mingguan beberapa kali," cerita Pria kelahiran Tasikmalaya ini.

16 Rotary Club Bandung

Namun, panggilan jiwa itu tidak pernah padam. Beberapa tahun setelahnya, negara sudah lebih baik dan bebas. Sjamsu pun kembali teringat keinginannya untuk masuk Rotary Club Bandung. Keinginannya ini kemudian beliau sampaikan kepada Jenderal Try Sutrisno, Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) saat itu. Bagaikan gayung bersambut, keinginan itu pun diizinkan oleh Try Sutrisno. Meskipun begitu, dia tidak langsung masuk menjadi Rotarian. "Saya waktu itu minta izin tertulis dari beliau (Try Sutrisno). Setelah dapat (izin tertulis), barulah saya masuk Rotary," tutur pria kelahiran 22 Juni 1937 ini. Sjamsu pun dilantik sebagai Rotarian pada 23 Oktober 1989. Sejak saat itu, beliau langsung aktif da-


Sosok lam setiap aksi kemanusiaan. Bahkan, faktor usia pun tidak menghalangi upaya Sjamsu untuk mengabdi kepada masyarakat. Salah satunya tampak ketika Sjamsu diamanahi sebagai District Governor D3410. Meski saat itu usianya sudah 64 tahun, tetapi 60 persen hidupnya selama setahun beliau habiskan di luar rumah. District 3410 sendiri merupakan pembagian wilayah dalam Rotary guna mempermudah koordinasi dan komunikasi. District ini mencakup wilayah Indonesia bagian barat dan Indonesia bagian tengah. "Saya berkeliling dari mulai Medan, Lombok, sampai Makassar," papar suami Sri Sunarti ini. "Waktu (menjabat sebagai DG) itu saya capek sekali karena area kegiatannya sangat luas sekali," keluhnya saat berbincang-bincang dengan redaksi. Meskipun merasa capek, tapi Sjamsu bersyukur bahwa dirinya diberikan kondisi tubuh yang selalu baik dan sehat hingga saat ini. "Take it easy saja, selalu berpikir positif," simpul mantan Direktur PT Pindad Bandung ini. Pengabdian Sjamsu lainnya juga tampak ketika Tsunami menerjang Aceh pada 2004 silam. "Belum seminggu Aceh terkena Tsunami, saya sudah ada di Meulaboh ketika itu," kenang Sjamsu. Bersama Rotarian lainnya, Sjamsu meninjau lokasi yang terkena dampak Tsunami ketika itu. Dari Meulaboh, Sjamsu menyusuri wilayah pantai barat menuju selatan. Saat itu, fokus utamanya adalah memberikan bantuan pakaian dan pangan korban tsunami yang ditemuinya di lokasi bencana.

Tak sampai di situ saja. Sjamsu pun terlibat dalam tahap pemulihan Aceh. Salah satunya mendirikan SMA di lokasi bencana di Aceh. "Saya waktu itu memikirkan ada banyak sekolah yang rusak. Waktu itu juga ada warga yang membutuhkan SMA," ungkap Sjamsu menceritakan awal pendirian SMA di Aceh. "Kemudian waktu itu kami pun langsung menghimpun dana. Setelah terkumpul, langsung kami mendirikan sekolah di lokasi bencana, tak jauh dari Meulaboh," kisahnya. Bagi Sjamsu, sepak terjangnya di Rotary murni dilandasi keinginannya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Baginya, bukan mengharap imbalan materi dari kegiatannya. Dia hanya ingin bantuannya digunakan oleh orang-orang dan berfungsi dengan baik. "Itulah kepuasan yang tiada taranya," aku Sjamsu. Untuk itu, Sjamsu menilai untuk menjadi Rotarian tidak cukup dengan memenuhi syarat administrasi semata. "Namun yang paling penting adalah menghayati betul moto Rotary untuk membantu orang lain di atas kepentingan dirinya sendiri, Service Above Self, " ungkapnya. Jiwa inilah yang menurut Sjamsu membuat seorang Rotarian bisa bertahan lama di Rotary. Sedangkan yang tidak memiliki jiwa seperti moto Rotary, tidak akan pernah bisa menghayatinya. "Mereka (yang tidak menghayati) inilah yang biasanya banyak datang dan pergi," simpul Sjamsu.***

“Hal paling penting bagi Rotarian adalah menghayati betul moto Rotary.�

Rotary Club Bandung

17


Kabar D3410

Sambutan DG Eva Kurniaty

Bangun Kerjasama Tim dan Komunikasi Terbuka Rekan-rekan Rotarian yang saya hormati, Pada kesempatan pertama, perkenankan saya atas nama seluruh Rotarian District 3410 menyampaikan terima kasih yang tulus kepada IPDG Dwi yang telah berhasil menginspirasi dan membimbing para relawan profesional untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan persahabatan di antara kita. IPDG Dwi memulai kepemimpinannya sebagai Gubernur Rotary D3410 dengan 835 anggota. Saat ini, D3410 telah mencapai jumlah 985 anggota atau hampir 1.000 anggota. IPDG Dwi juga telah berhasil mendidik hampir seluruh pimpinan klub tentang cara menggunakan member access ke Rotary International. Semua itu merupakan prestasi kerja yang fantastis. Untuk itu, saya menyampaikan selamat sekaligus harapan semoga IPDG Dwi terus menyumbangkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk membangun District 3410 menjadi District yang kuat dan sehat. Kepada seluruh Pemimpin Rotary di D3410, mulai 1 Juli 2013, kita dituntut untuk melanjutkan perjuangan dalam mempromosikan makna pelayanan kepada masyarakat yang kurang beruntung. Kita perlu untuk terus memberikan inspirasi dan motivasi kepada rekan-rekan Rotarian untuk memikirkan dan merancang program Salam Rotary, DG Eva Kurniaty Engage Rotary, Change Lives

18 Rotary Club Bandung

pelayanan kepada masyarakat. Kita juga perlu untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kepemimpinan dari rekanrekan Rotarian. Dan tak kalah pentingnya, pelayanan sukarela yang kita laksanakan hendaknya dilakukan dalam suasana yang menyenangkan dan memberikan kebahagiaan bagi kita semua. Dalam waktu dekat, saya akan mengunjungi setiap klub untuk berbagi pengalaman, membimbing, dan menuntun para pemimpin club tentang cara menjadikan clubnya lebih efektif, khususnya dalam merespon kebutuhan masyarakat. Dukungan dari District Leaders, Club Leaders, dan rekan-rekan Rotarian sangat saya butuhkan untuk memberikan keyakinan bahwa District 3410 adalah District yang kuat, dinamis, dan berpengaruh. Dalam organisasi kerelawanan seperti Rotary, keberhasilannya ditentukan oleh kerjasama tim dan komunikasi yang terbuka. Marilah kita berikan yang terbaik. Marilah kita libatkan para sahabat kita rekan-rekan Rotarian dengan harapan bahwa upaya kita dapat mengubah, tidak saja kehidupan kita, tetapi juga kehidupan orang-orang yang kurang beruntung (Engage Rotary, Change Lives).


Catatan Jeda

Menikmati Masa Pensiun dengan Bening Hati Oleh: Pres. Medi Mahendra Masa purna karya atau pensiun secara alamiah akan menghampiri setiap orang. Namun, sebagian besar orang justru merasa enggan memasuki masa ini. Pasalnya, banyak yang menganggap bahwa pensiun berarti memasuki masa tua dengan produktivitas yang semakin menurun dan penyakit yang semakin banyak. Lebih dari itu, mereka juga memandang bahwa masa pensiun memutuskan kegiatan rutin, menurunkan penghasilan, dan menghilangkan wewenang selama aktif bekerja. Pandangan seperti inilah yang justru membuat seorang pensiunan akhirnya menjadi benar-benar tidak produktif dan menderita berbagai penyakit. Meskipun begitu, sebenarnya masa pensiun tidak seburuk pandangan di atas. Banyak juga pensiunan yang berhasil menjalani masa purna karyanya dengan bahagia. Mereka menikmatinya sebagai masa yang menyenangkan sehingga menjadikannya sebagai akhir yang indah dan cemerlang dalam pencapaian hidupnya. Mereka berhasil mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan pada masa tuanya. Untuk mencapai masa pensiun yang bahagia, setidaknya ada 3 sikap yang harus dikembangkan dalam diri masing-masing, yaitu: 1. Syukur karena telah menyelesaikan tugas pengabdian kepada negara. 2. Ikhlas menerima kenyataan bahwa segala yang dimiliki hanyalah milik Tuhan Yang Maha Kuasa. 3. Sabar menghadapi segala hal yang tidak diinginkan.

Untuk mengembangkan ketiga sikap tersebut, seseorang harus mampu membersihkan hati dan kalbunya. Jika hati bersih, maka setiap menghadapi masalah akan disikapi dengan bening hati. Hal ini mempengaruhi sikap dan perilakunya sehingga menjadi baik pula. Lalu, bagaimana agar hati selalu bersih? Ada 5 langkah yang bisa dicoba, yaitu: 1. Menanamkan tekad dan motivasi yang kuat untuk melakukan perubahan diri. Salah satu caranya dengan mulai mengevaluasi diri. 2. Mengetahui ilmu membersihkan hati. Hal ini melengkapi tekad dan motivasi sehingga berfungsi secara efektif. 3. Langkah selanjutnya adalah melatih diri untuk konsisten. Berlatihlah mulai dari diri sendiri, mulai dari hal kecil, mulailah saat ini, dan jangan pernah menunda lagi. 4. Pastikan lingkungan yang ada mendukung perubahan diri. Bila perlu, pindahlah ke lingkungan yang kondusif untuk merubah diri. 5. Terakhir, berdoalah kepada Sang Maha Pemberi Petunjuk. Bagaimana pun, manusia hanya bisa berikhtiar sedangkan Sang Pencipta yang menentukan.*** Rotary Club Bandung

19


Sosok

Lily Sumantri,

Dari Rotarian untuk Pendidikan Teks & Foto: Yudha P Sunandar

Rtn. Lily Sumantri RH (keempat kiri) berfoto bersama Rotarian dan pengurus Yayasan Pendidikan Bale Bandung. Rotarian lainnya adalah: President Medi Mahendra (kedua kiri), PE TT Hidayat (keempat kanan), dan PP Bunyamin Dudih (ketiga kanan).

Jejak kiprah Rotarian di Bandung salah satunya dalam bidang pendidikan. Hal ini dilakoni oleh 3 anggota Rotary Club Bandung saat ini di Yayasan Pendidikan Bale Bandung. Mereka adalah Rtn. Lily Sumantri RH sebagai Ketua Pembina Yayasan, PP. Bunyamin Dudih sebagai Ketua Umum Yayasan, dan Pres. Medi Mahendra sebagai anggota Badan Pengawas Yayasan. Kiprah dalam bidang pendidikan ini diawali oleh kepedulian Lily Sumantri pada 1980 silam. Saat itu, Lily mengaku prihatin melihat masih tertinggalnya pendidikan di Bandung. "Waktu itu setiap kecamatan belum tentu memiliki SMA," kenang Lily saat ditemui usai peringatan HUT ke-33 Yayasan Pendidikan Bale Bandung pada Selasa (02/07/2013) lalu.Akhirnya, dia pun mendorong setiap kecamatan untuk memban-

20 Rotary Club Bandung

gun SMA. Melalui Yayasan Karya Pembangunan, Lily berhasil membangun sekitar 30 SMA di berbagai kecamatan di Bandung. Atas prestasinya ini, akhirnya Kopertis Wilayah III Jawa Barat mengamanahi Lily untuk mengelola Akademi Perkebunan Bandung."Akademi ini dulu tidak memiliki induk semang, tidak memiliki orang tua," kisah pria kelahiran 1928 ini. "Kemudian saya bina dan kembangkan hingga akhirnya menjadi Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER


Sosok Bale Bandung)," lanjutnya. bersih untuk masyarakat di Dayeuhkolot, Tak hanya itu saja. Guna meningkatkan Kabupaten Bandung. “Dayeuhkolot itu jumlah guru, Lily pun membangun Sekolah dulu binaan saya,” ungkap suami dari Hj. Tinggi Keguruan di wilayah Baleendah, Mesriah ini. Kabupaten Bandung. Hal ini berhasil meKini, di usianya yang menginjak angka nelurkan banyak guru di wilayah tersebut. 85 tahun, Lily tetap menjadi anggota Rotary. Bahkan, salah satu mahasiswanya ada yang “Saya hanya ikut meramaikan saja,” tuturnberhasil menyelesaikan kuliah Doktoralnya ya. “Kebetulah diangkat sebagai sesepuh,” dan mengabdi di Yayasan Pendidikan Bale lanjutnya. Bandung kini. Lily berharap ke Seiring dengan depannya generasi muda perkembangan zaman, harus mampu berkontriBupati Bandung ke-20 ini busi kepada masyarakat. pun mengajukan untuk Bagaimana pun, beliau membuat universitas. menyadari bahwa generSetelah mendapatkan asi saat ini memiliki peizin pada 2008 silam, Lily mikiran yang jauh berbeda kemudian membangun 7 dibandingkan generasinya fakultas dengan 13 produlu. gram studi di dalamnya. Lily juga menilai tidak Adapun Sekolah Tinggi banyak generasi muda Pertanian dan Sekolah saat ini yang terlibat dalam Tinggi Keguruan dilebur kegiatan sosial kemasmenjadi fakultas. Rtn. Lily Sumantri RH bersama istri. yarakatan. Dirinya pernah Dengan modal ini, mengundang pemuda beliau akhirnya mendirikan Universitas di Kota Bandung dalam kegiatan sosial. Bale Bandung yangberlokasi di Jalan Wira- Namun, pemuda yang hadir hanya 5 orang. natakusumah no. 7, Baleendah, Kabupaten Padahal, saat itu pihaknya mengundang Bandung. banyak pemuda. Meramaikan Rotary “Kalau ada pertunjukkan musik, Lily sendiri bergabung dengan Rotary pemuda yang hadir pasti ramai. Namun tak lama setelah organisasi asal Amerika ini untuk kegiatan sosial, susah sekali mengajak berdiri di Bandung pada 1970 silam. “Rota- pemuda,” sesalnya. ry itu sangat menarik sekali,” komentarnya Untuk itu, Lily menyarankan agar Rotasingkat. Menurutnya, Rotary mengakomo- ry mampu merangkul para pemuda untuk dasi keinginannya untuk tetap berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial. “Rotary harus kepada masyarakat. berani melakukan pendekatan yang baik Bersama Rotary, Lily aktif dalam dengan memberi motivasi kepada pemuda,” proyek-proyek pembangunan instalasi air nasihatnya.*** Rotary Club Bandung

21


Daftar Hadir RC Bandung pada Jumat, 28 Juni 2013

di Rumah Rtn. Marthin Kartawijaya Anggota kehormatan: Soleh Bratawijaya, Soepangat Soemarto, Marzoeki Soelaiman

Kreshna, Sally Pepen, Yenni Koesnandar, Im’im Lily, Florence Rifai, Rahayu Hadiman, Euis Kartawijaya, Lies Sjamsir, Lely Nuryanto, Fitria Mahendra, Nani Sjamsu, Ai Sujatmiko, Tien Sutanto, Enny Rusman

Jumlah Exempted: 14 Orang Jumlah Anggota RCB: 57 Orang Jumlah Anggota yang hadir: 25 / 47 Orang Visiting: Kadar Hadir: 65,95% t PP Mukti S pada 26 juni di RCBP t IPP Efi T, PP. Diana G, Rtn. Miliantini, Daftar Hadirin: Rtn. Abay DS, Rtn. Rtn. Rina NQ di rapat YEP pada 28-30 Bambang A, PP. Bunyamin D, PP. Diana G, Juni 2013 PP. Djoni K, IPP. Efi T, Rtn. Florentina L, PP. Hadiman, Rtn. Hemat DN, PP. Joenil K, Rtn. t Pres. Medi M, Rtn. Hemat DN, PE. TT Hidayat pada 1 Juli di rapat persiapan Kreshna SA, Rtn. Lily S, Rtn. Marthin K, majalah RCB Pres. Medi M, Rtn. Paulus BC, Rtn. Rifai T, Rtn. Rina NQ, PP. Sjamsir M, PDG. Sjamsu t Pres. Medi M, IPP. Efi T, Rtn. Hemat DN, PE. Hidayat, 2 Juli 2013 di rapat board T, Rtn. Sri S, Rtn. Sri Y, PP. Suryo S, PE. TT t PDG. Sjamsu T di Boardtransfer RCBKK Hidayat S, PP. Uus R, PP. Pepen SB pada 2 Juli 2013 t Pres. Medi M, Rtn. Hemat DN, PP Pepen Make Up: SB di RS Advent pada 2 Juli 2013 t Rtn. Miliantini di rapat YEP 28 Juni 2013 t Rtn. Mitta R, jemput tamu RC Malaysia Happy Event di bandara t PP. Mukti S, 19 Juni 2013 di RCB Pakuan t 1 Juli – HUT Anniversary PP. Djoni Koesnandar & Ann Yenny t PP. Petrina F di rapat bord persiapan t 2 Juli – HUT Enny Rusman HUT RCB Café Clio t 8 Juli – HUT Ann Tien MS Sutanto t PDG. Sujatmiko di RCBKK Board t 10 Juli – HUT Ann Yuli Ubaidillah transfer di Café Clio pada 2 Juli 2013 t 14 Juli – HUT Ann Mien Djoharsjah t PP. Sjamsir Mira t 15 Juli – HUT Anniversary PP. Pepen S Brataatmadja & Ann Sally Tamu: t Pres. Rachmayani dari RCB Siliwangi t Reni Arfianti & Defi dari Rotaract RCB Laporan keuangan Sunshine Box : Rp. 175.000,t Anwar Bakri, anggota RCB yang akan Emergency Fund : Rp. 85.000,kembali bergabung Happy Events : Rp. 100.000,Total Rp. 360.000,Ann yang hadir: Euis abay, Etty Joenil, Yohana Pandji, Tien Bunyamin, Emma

22 Rotary Club Bandung


Galery Foto

President Medi Mahendra bersama Secretary Hemat Dwi Nuryanto menjenguk PP Pepen S Brataatmadja di RS Advent Bandung, Senin (01/07/2013). PP Pepen dirawat karena terlalu capek menjalani aktivitasnya. (Foto: Yudha PS)

www.rotaryclubbandung.org Rotary Club Bandung kini memiliki website yang beralamat di rotaryclubbandung.org. Rotarian bisa mendapatkan informasi terkini seputar Rotary, termasuk laporan kegiatan dan agenda pertemuan.

Majalah Rotarian .bdg &

via email ke yudha.spiza@gmail.com atau via SMS ke 081573013026 Rotary Club Bandung

23


MARS ROTARY

TUJUAN ROTARY

HAI ROTARIWAN SEMUA, TINGKATKAN TUGAS MULIA UNTUK KEMANUSIAAN DI SELURUH DUNIA KOBARKAN DALAM DADAMU CITRA ROTARY KITA JANGANLAH RAGU DALAM TUGASMU MAJULAH, TERUS MAJU FELLOWS IN THE SAME IDEALS, SERVICE BE OUR PRECIOUS GOAL LET US HELP WHERE HELP IS NEEDED JOINING HANDS FROM POLE TO POLE LET’S DEVELOP OUR SPIRIT, ROTARY IS ROTARY LET US SHOW OUR CARE LET US GIVE OUR SHARE AS DEVISED IN ROTARY

Mendorong dan membantu mengembangkan cita-cita, bakti berdasarkan inisiatif yang patut dihargai terhadap: 1. Perkembangan persahabatan, sebagai sesuatu kesempatan untuk beramal. 2. Nilai budi pekerti yang tinggi dalam usaha, niaga, dan keahlian, pengakuan terhadap keutamaan dari semua pekerjaan yang bermanfaat. 3. Pelaksanaan cita-cita bakti oleh setiap Rotarian dalam kehidupan pribadi, pekerjaan, dan pergaulannya. 4. Peningkatan saling pengertian, muhibah, dan perdamaian antar bangsa, melalui persaudaraan di lingkungan para pengusaha dan para ahli di seluruh dunia yang disatukan dalam cita-cita bakti.

BAGIMU NEGERI

EMPAT BATU UJIAN

PADAMU NEGERI KAMI BERJANJI PADAMU NEGERI KAMI BERBAKTI PADAMU NEGERI KAMI MENGABDI BAGIMU NEGERI JIWA RAGA KAMI

1.

BENARKAH?

2.

ADILKAH BAGI SEMUA YANG BERKEPENTINGAN?

3.

APAKAH DAPAT MENUMBUHKAN RASA SALING MENGHARGAI DAN PERSAHABATAN YANG LEBIH BAIK?

4.

APAKAH DAPAT BERMANFAAT BAGI SEMUA YANG BERKEPENTINGAN?

Tahukah Anda?

T

he Rotarian, majalah yang diterbitkan oleh Rotary Internasional, muncul pertama kali pada Januari 1911. Saat itu, majalah ini bernama The National Rotarian dengan tebal hanya 12 halaman. Di dalamnya hanya berisi tulisan essai milik pendiri Rotary Paul Harris yang bercerita tentang tujuan Rotary Club, pengumuman Club terbaru, dan kabar Club lainnya. Saat ini, sirkulasi The Rotarian setiap bulannya mencapai lebih dari 500 ribu eksemplar.

24 Rotary Club Bandung


Emagz Rotarian Bandung edisi I Juli 2013  

Majalah Rotarian Bandung dalam bentuk digital untuk edisi I Juli 2013