Page 1

ILMU&TEKNOLOGI Z OM IN Nusa Penida Jadi Kawasan Konservasi Perairan NYOMAN BUDHIANA (ANTARA)

SELASA, 23 NOVEMBER 2010

SITUS PERKEMBANGBIAKAN HARIMAU paya penyelamatan hariU mau dari jurang kepunahan harus difokuskan pada perlindungan populasi kucing besar di sejumlah situs perkembangbiakan yang terkonsentrasi. Menurut para pakar konservasi, tersisa 3.500 harimau yang hidup di alam, kurang dari sepertiganya adalah betina dengan usia subur.

NEPAL

500 km

A12

RUSIA

INDIA BANGLADESH

NUSA PENIDA –– Perairan selu-

as 20.057 hektare di Nusa Penida ditetapkan sebagai kawasan konservasi. “Kawasan ini mendukung dan menyumbang target nasional pemerintah untuk melindungi ekosistem pesisir dan laut seluas 20 juta hektare pada 2020,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad ketika menetapkan kawasan ini, Ahad lalu. Inisiasi pembentukan kawasan ini merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Klungkung beserta masyarakat Nusa Penida, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta The Nature Conservancy (TNC). Proyek ini juga didukung USAID-Coral Triangle Support Partnership. I Wayan Candra, Bupati Klungkung, menjelaskan, perairan Nusa Penida kaya akan keanekaragaman hayati laut. Setiap JuliSeptember, katanya, muncul ikan mola-mola (sunfish) yang cukup unik dan langka dengan ukuran rata-rata 2 meter. Kemunculan ikan ini menjadi daya tarik penyelam dari seluruh dunia. Memang, berdasarkan Kajian Ekologi Laut secara cepat yang dilakukan beberapa ahli kelautan dunia seperti Dr Emre Turak dan Gerry Allen pada tahun 2009, di perairan Nusa Penida dijumpai sekitar 296 jenis karang dan 576 jenis ikan di mana lima di antaranya merupakan spesies ikan baru. Selain itu, berdasarkan survei dan monitoring yang dilakukan TNC Indonesia Marine Program, di perairan Nusa Penida terdapat 1.419 hektare terumbu karang, 230 hektare hutan mangrove dengan 13 jenis mangrove, dan 108 padang lamun dengan 8 jenis lamun. Saat ini di Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida dalam tahap pembuatan zonasi, perencanaan pengelolaan jangka panjang, pembentukan badan pengelola dan mekanisme pendanaan jangka panjang. Direktur TNC Indonesia Arwandrija Rukma menyambut baik inisiatif ini. Pihaknya akan melanjutkan kerja sama dengan masyarakat setempat, pemerintah daerah dan pusat. “Agar kawasan ini efektif sehingga memberi manfaat ekonomi pada masyarakat dalam jangka panjang,” katanya. ● UNTUNG WIDYANTO

Wilayah jelajah harimau

Situs penting: 42 situs yang teridentifikasi memiliki populasi harimau yang berkembang biak. ● GRAPHICNEWS

LAOS MALAYSIA

INDONESIA (SUMATERA)

Harimau terancam punah bila tak segera dilindungi.

ZOOLOGI

ST. PETERSBURG — Tahun Macan

mendatang pada 2022 ada kemungkinan akan menjadi tahun kepunahan bagi kucing besar tersebut. Dalam konferensi tingkat tinggi harimau di St. Petersburg, Rusia, Ahad lalu, para pakar satwa liar memperingatkan bahwa harimau akan punah dalam 12 tahun ke depan jika negara-negara tempat binatang itu hidup gagal mengambil langkah penyelamatan untuk menghentikan perburuan dan melindungi habitatnya. Lembaga konservasi World Wildlife Fund (WWF) dan sejumlah pakar menyatakan jumlah harimau yang tersisa di alam hanya 3.200 ekor, merosot tajam dari 100 ribu ekor pada satu abad lalu. Habitat mereka rusak digempur akibat penebangan hutan dan pembangunan permukiman. Harimau juga menjadi sasaran tembak para pem-

TINGGAL 12 TAHUN LAGI


ILMU&TEKNOLOGI

SELASA, 23 NOVEMBER 2010

A13

ADRI IRIANTO (TEMPO)

area perlindungan bagi harimau di sepanjang perbatasan kedua negara dan berkolaborasi untuk memerangi perburuan. Mengingat sebagian besar dari 13 negara “pemilik” harimau liar adalah negara berkembang, donasi dari pihak luar akan sangat penting. “Kami membutuhkan komitmen signifikan dari institusi bilateral maupun multilateral seperti Global Environment Facility dan Bank Du-

nia, termasuk pemerintah dari negara maju, seperti Amerika Serikat serta Jerman,”kata Leape. Penyelamatan harimau punya implikasi yang lebih luas daripada sekadar keinginan untuk melindungi binatang yang anggun tersebut.“Harimau liar bukan hanya simbol segala sesuatu yang hebat, mistis, dan kuat di alam,”kata Global Tiger Initiative dalam pernyataannya. “Musnahnya harimau dan degra-

dasi ekosistemnya akan menyebabkan bencana lingkungan, historis, kultural, dan spiritual bagi negara-negara pemilik harimau. Dalam 70 tahun terakhir, tiga dari sembilan subspesies harimau, yaitu harimau Bali, Jawa, dan Kaspia atau Persia, telah punah. Meski berbagai upaya telah dilakukan untuk menyelamatkan harimau, jumlah dan habitat mereka terus anjlok. Dalam satu dasawarsa terakhir, jumlah

harimau merosot hingga 40 persen. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Popular Library of Science Biology tersebut menemukan bahwa penurunan itu juga disebabkan oleh upaya konservasi yang tidak terarah dan kerap ditujukan untuk memperbaiki habitat di luar daerah perlindungan tempat harimau dapat berkembang biak. ● TJANDRA DEWI | AP | LIVESCIENCE | SCIENCEDAILY

IKLAN

Harimau Sumatera koleksi Taman Margasatwa (Kebun Binatang) Ragunan, Jakarta. buru liar yang mengincar kulit dan bagian tubuh binatang itu yang dianggap berkhasiat sebagai obat dalam pengobatan tradisional Cina. Dalam konferensi di St. Petersburg, James Leape, Direktur Jenderal WWF, menyatakan, bila langkah-langkah perlindungan tersebut tak segera diterapkan, harimau akan musnah pada 2022, Tahun Macan dalam sistem penanggalan Cina. Konferensi yang diikuti 13 negara yang masih memiliki populasi harimau liar itu menyepakati program melipatgandakan populasi harimau dunia pada 2022. Pada saat ini, populasi harimau liar masih bertahan di Bangladesh, Bhutan, Kamboja, Cina, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Burma, Nepal, Thailand, Vietnam, dan Rusia. Program pemulihan harimau dunia memperkirakan 13 negara tersebut membutuhkan kucuran dana sekitar US$ 350 juta untuk menjalankan lima tahun pertama dari proyek 12 tahun itu. Konferensi yang berlangsung empat hari hingga Rabu mendatang itu juga akan mencari bantuan dari berbagai pihak untuk menyetorkan dana bagi pemerintah 13 negara dalam membiayai penegakan hukum dan restorasi habitat. “Bagi banyak orang, harimau adalah salah satu keajaiban dunia,” kata Leape. “Harimau adalah inspirasi dan simbol bagi upaya konservasi hutan dan padang rumput yang jauh lebih luas.” Robert Zoellick, Presiden Bank Dunia, sebagai salah satu penyelenggara pertemuan tingkat tinggi tersebut, menyatakan konferensi itu adalah peluang terakhir bagi harimau. “Harimau di ambang kemusnahan,” ujarnya. Zoellick adalah penggagas Global Tiger Initiative, proyek penyelamatan harimau yang diluncurkan pada 2008. Bersama Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Bank Dunia menggelar konferensi yang mengumpulkan seluruh

negara pemilik harimau tersebut. Zoellick menyatakan perusakan habitat memang memainkan peran besar dalam kepunahan binatang itu, namun pembantaian ilegal yang tak terbendung akan menimbulkan efek yang sangat merusak. “Kami ingin melihat para pemburu yang berada di balik jeruji,” ujarnya,“Bukan harimau.” Program pemulihan harimau dunia ini bertujuan melindungi habitat harimau dan menghapus perburuan, penyelundupan, serta perdagangan ilegal harimau dan bagian-bagian tubuhnya. Kegiatan tersebut juga akan menciptakan insentif bagi komunitas lokal untuk melibatkan mereka dalam upaya perlindungan harimau. Leape mengatakan, selain penegakan hukum yang lebih keras terhadap para pemburu, upaya perlindungan harimau harus diikuti pembangunan suaka alam khusus untuk harimau dan konservasi serta pemulihan hutan di sekitarnya agar populasi binatang itu bisa berkembang. “Anda harus menemukan jalan untuk melibatkan masyarakat setempat, sehingga mereka akan menjadi partner konservasi harimau dan memperoleh keuntungan dari program itu.” Upaya penyelamatan harimau tidak hanya membutuhkan perlindungan terhadap binatang itu, tapi juga hutan, padang rumput, dan beraneka spesies lain. “Ketika melindungi harimau dan habitatnya, pada saat yang sama Anda juga mengkonservasi fondasi masyarakat yang tinggal di sekitarnya,” kata Leape. “Perekonomian mereka amat bergantung pada makanan, air, dan material yang mereka peroleh dari hutan.” Sekitar 30 persen dari biaya program itu akan dialokasikan untuk menekan perburuan harimau dan binatang mangsanya. Menteri Sumber Daya Alam Rusia Yuri Trutnev mengatakan Rusia dan Cina akan membuat sebuah

Populasi harimau  

peta populasi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you