Page 1

DIKLAT PERAN ANGGOTA TIM SENIOR

ANGKATAN IX BALAI DIKLAT MEDAN, 28 JANUARI s.d. 15 FEBRUARI 2013


SEKAPUR SIRIH, SEULAS PINANG Kepala Balai Diklat Medan Diklat fungsional ATS IX merupakan diklat fungsional yang diselenggarakan di awal Tahun 2013, dengan peserta yang minimalis hanya 19 peserta tetapi mempunyai semangat yang luar biasa dalam segala hal. Semua terlihat dari kekompakan di antara peserta, hubungan yang manis dengan panitia dan pembina. Terima kasih sekali atas semua kerja samanya dengan kami di BDM. Harapan saya, semoga ke depan lebih sukses sebagai pemeriksa yang handal dan penuh integritas dan Allah SWT memudahkan segala urusan teman-teman semua. Medan, 13 Februari 2013 Mamik Mis Chastina

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


SEJARAH KOTA MEDAN Kota Medan adalah ibu kota provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Kota ini merupakan kota terbesar di Pulau Sumatera Kota Medan merupakan pintu gerbang wilayah Indonesia bagian barat dan juga sebagai pintu gerbang bagi para wisatawan untuk menuju objek wisata Brastagi di daerah dataran tinggi Karo, objek wisata Orangutan di Bukit Lawang, Danau Toba. Menurut Tengku Lukman Sinar, SH dalam bukunya “Riwayat Hamparan Perak” yang terbit tahun 1971, yang mendirikan kampung Medan adalah Raja Guru Patimpus, nenek moyang Datuk Hamparan Perak (Dua Belas Kota) dan Datuk Sukapiring, yaitu dua dari empat kepala suku Kesultanan Deli. Lokasinya terletak di Tanah Deli, maka sejak zaman penjajahan orang selalu merangkaikan Medan dengan Deli (Medan–Deli). Setelah zaman kemerdekaan lama kelamaan istilah Medan Deli secara berangsur-angsur lenyap sehingga akhirnya kurang popular. Dahulu orang menamakan Tanah Deli mulai dari Sungai Ular (Deli Serdang) sampai ke Sungai Wampu di Langkat sedangkan Kesultanan Deli yang berkuasa pada waktu itu wilayah kekuasaannya tidak mencakup daerah di antara kedua sungai tersebut. John Anderson, seorang pegawai Pemerintah Inggeris yang berkedudukan di Penang, pernah berkunjung ke Medan tahun 1823. Dalam bukunya bernama “Mission to the Eastcoast of Sumatera”, edisi Edinburg tahun 1826, Medan masih merupakan satu kampung kecil yang berpenduduk sekitar 200 orang. Di pinggir sungai sampai ke tembok Mesjid kampung Medan, ada dilihatnya susunan batubatu granit berbentuk bujur sangkar yang menurut dugaannya berasal dari Candi Hindu di Jawa. Pada tahun 1863 orang-orang Belanda mulai membuka kebun Tembakau di Deli yang sempat menjadi primadona Tanah Deli. Sejak itu perekonomian terus berkembang sehingga Medan menjadi Kota pusat pemerintahan dan perekonomian di Sumatera Utara. Jacob Nienhuys, Van der Falk, dan Elliot, pedagang tembakau asal Belanda memelopori pembukaan kebun tembakau di Tanah Deli. Nienhuys yang sebelumnya berbisnis tembakau di Jawa, pindah ke Deli diajak seorang Arab Surabaya bernama Said Abdullah Bilsagih, Saudara Ipar Sultan Deli, Mahmud Perkasa Alam Deli. Nienhuys pertama kali berkebun tembakau di tanah milik Sultan Deli seluas 4.000 Bahu di Tanjung Spassi, dekat Labuhan. Maret 1864, Nienhuys mengirim contoh tembakau hasil kebunnya ke Rotterdam, Belanda untuk diuji kualitasnya. Ternyata, daun tembakau itu dianggap berkualitas tinggi untuk bahan cerutu. Melambunglah nama Deli di Eropa sebagai penghasil bungkus cerutu terbaik. Sumber: http://kumpulansejarah-aris.blogspot.com/2012/10/sejarah-berdiri-kota-medan-sumut.html http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Kota_Medan Gambar Belakang: Balai Kota Medan Lama (sekarang menjadi bagian Hotel Grand Aston)

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


OLIVE CHYNTIA MEYLISSA, S.T, M.T. •Olive •19840518 200708 2 001

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (2007-2013) •AKN IV.C.1 (2013-sekarang)

Hubungi aku di: •Rumah: Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakbar •HP 081397041503 •email: olivepan84@yahoo.com

Kesanku Selama Mengikuti Diklat ATS Angkatan IX .... •Karena kelasnya kecil, jadi bisa kenal semua teman2. Teman2nya pun menyenangkan, sampai jumpa lagi ya.....

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


LEGENDA PUTRI HIJAU Menurut legenda, dizaman dahulu kala pernah hidup di Kesultanan Deli Lama kirakira 10 km dari kampung Medan, di Deli Tua sekarang seorang putri yang sangat cantik dan karena kecantikannya diberi nama Putri Hijau. Kecantikan puteri itu tersohor kemana-mana, mulai dari Aceh sampai ke ujung utara Pulau Jawa.Sultan Aceh jatuh cinta pada puteri itu dan melamarnya untuk dijadikan permaisurinya. Lamaran Sultan Aceh itu ditolak oleh kedua saudara laki-laki Putri Hijau. Sultan Aceh sangat marah karena penolakannya itu dianggap sebagai penghinaan terhadap dirinya. Maka pecahlah perang antara kesultanan Aceh dan kesulatanan Deli. Menurut legenda yang tersebut di atas, dengan mempergunakan kekuatan gaib, seorang dari saudara Putri Hijau menjelma menjadi seekor ular naga dan yang seorang lagi sebagai sepucuk meriam yang tidak henti-hentinya menembaki tentara Aceh hingga akhir hayatnya. Kesultanan Deli Lama mengalami kekalahan dalam peperangan itu dan karena kecewa, Putera mahkota yang menjelma menjadi meriam itu, meledak bagian belakangnya terlontar ke Labuhan Deli dan bagian depannya kedataran tinggi Karo, kira-kira 5 km dari Kabanjahe.Pangeran yang seorang lagi yang telah berubah menjadi seekor ular naga itu, mengundurkan diri melalui satu saluran dan masuk ke dalam Sungai Deli disatu tempat yang berdekatan dengan Jalan Putri Hijau sekarang. Arus sungai membawanya ke Selat Malaka dari tempat ia meneruskan perjalanannya yang terakhir di ujung Jambo Aye dekat Lok Seumawe, Aceh.Putri Hijau ditawan dan dimasukkan dalam sebuah peti kaca yang dimuat ke dalam kapal untuk seterusnya dibawa ke Aceh.Ketika kapal sampai di ujung Jambo Aye, Putri Hijau mohon diadakan satu upacara untuknya sebelum peti diturunkan dari kapal. Atas permintaannya, harus diserahkan padanya sejumlah beras dan beribu-ribu telur. Permohonan tuan Putri itu dikabulkan. Tetapi, baru saja upacara dimulai, tiba-tiba berhembus angin ribut yang maha dahsyat disusul oleh gelombang-gelombang yang sangat tinggi. Dari dalam laut muncul abangnya yang telah menjelma menjadi ular naga itu dengan menggunakan rahangnya yang besar itu, diambilnya peti tempat adiknya dikurung, lalu dibawanya masuk ke dalam laut. Legenda ini sampai sekarang masih terkenal dikalangan orang-orang Deli dan malahan juga dalam masyarakat Melayu di Malaysia. Di Deli Tua masih terdapat reruntuhan benteng dari Puri yang berasal dari zaman Putri Hijau, sedangkan sisa meriam, penjelmaan abang Putri Hijau, dapat dilihat di halaman Istana Maimun, Medan. Sumber: http://kumpulansejarah-aris.blogspot.com/2012/10/sejarah-berdiri-kota-medan-sumut.html

Gambar Belakang: Menara Air PDAM Tirtanadi Medan

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


WIDHAS PRIHANTORO, S.T •Widhas •19810323 200708 1 001

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •AKN IV (2007-sekarang)

Hubungi aku di: •Rumah: Johar Baru I/17, Jakpus •HP 081331482799 •email: widhasp@gmail.com

Kesanku Selama Mengikuti Diklat ATS Angkatan IX .... •3 minggu yang akan membawa perubahan dalam sisa hidup saya

Moto hidupku.... •Mulailah dari yang kecil

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


SEJARAH SUKU BATAK Batak merupakan salah satu suku bangsa yang ada di Indonesia. Nama ini merupakan sebuah terma kolektif untuk mengindentifikasikan beberapa suku bangsa yang bermukim dan berasal dari Tapanuli, Sumatera Timur dan di Sumatera Utara. Suku bangsa yang dikategorikan sebagai Batak adalah Batak Toba, Batak Karo, Batak Pakpak, Batak Simalungun, Batak Angkola dan Batak Mandailing. Mayoritas orang batak menganut agama Kristen dan sisanya beragama Islam. Tetapi ada juga yang menganut agama Malim dan juga menganut kepercayaan Animisme (disebut juga sipelebegu atau parbegu), penganut kedua kepercayaan ini saat ini sudah semakin berkurang. Orang Batak adalah penutur bahasa Austronesia namun tidak diketahui kapan nenek moyang orang Batak pertama kali bermukim di Tapanuli dan Sumatera Timur. Bahasa dan bukti-bukti arkeologi menunjukkan bahwa orang yang berbahasa Austronesia dari Taiwan telah berpindah ke wilayah Filipina dan Indonesia sekitar 2.500 tahun lalu, yaitu di zaman batu muda (Neolitikum). Karena hingga sekarang belum ada artefak Neolitikum (Zaman Batu Muda) yang ditemukan di wilayah Batak maka dapat diduga bahwa nenek moyang Batak baru bermigrasi ke Sumatera Utara di zaman logam. Pada abad ke-6, pedagangpedagang Tamil asal India mendirikan kota dagang Barus, di pesisir barat Sumatera Utara. Mereka berdagang kapur Barus yang diusahakan oleh petanipetani di pedalaman. Kapur Barus dari tanah Batak bermutu tinggi sehingga menjadi salah satu komoditas ekspor di samping kemenyan. Pada abad ke-10, Barus diserang oleh Sriwijaya. Hal ini menyebabkan terusirnya pedagangpedagang Tamil dari pesisir Sumatera. Pada masa-masa berikutnya, perdagangan kapur Barus mulai banyak dikuasai oleh pedagang Minangkabau yang mendirikan koloni di pesisir barat dan timur Sumatera Utara. Koloni-koloni mereka terbentang dari Barus, Sorkam, hingga Natal. Sumber: http://kumpulansejarah-aris.blogspot.com/2012/11/sejarah-asal-usul-sukubatak.html Gambar Belakang: Kain Ulos

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


DIANA ANEKAWATI, S.E., Ak. •Diana •19780114 200604 2 003

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •AKN II.C.1 (2006-2012) •AKN VII.D.1 (2012-sekarang)

Hubungi aku di: •Rumah: Jakarta Timur •HP 08131535415 •email: diana_anekawati@yahoo.com

Kesanku Selama Mengikuti Diklat ATS Angkatan IX .... •Diklat ini menyadarkan saya tentang pentingnya manajemen waktu. Semoga kedisiplinan waktu tidak berakhir dengan berakhirnya diklat ini.

Moto hidupku.... •Sukses dunia dan akhirat

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Identitas Batak R.W Liddle mengatakan, bahwa sebelum abad ke-20 di Sumatera bagian utara tidak terdapat kelompok etnis sebagai satuan sosial yang koheren. Menurutnya sampai abad ke-19, interaksi sosial di daerah itu hanya terbatas pada hubungan antar individu, antar kelompok kekerabatan, atau antar kampung. Dan hampir tidak ada kesadaran untuk menjadi bagian dari satuan-satuan sosial dan politik yang lebih besar. Pendapat lain mengemukakan, bahwa munculnya kesadaran mengenai sebuah keluarga besar Batak baru terjadi pada zaman kolonial. Dalam disertasinya J. Pardede mengemukakan bahwa istilah "Tanah Batak" dan "rakyat Batak" diciptakan oleh pihak asing. Sebaliknya, Siti Omas Manurung, seorang istri dari putra pendeta Batak Toba menyatakan, bahwa sebelum kedatangan Belanda, semua orang baik karo maupun Simalungun mengakui dirinya sebagai Batak, dan Belandalah yang telah membuat terpisahnya kelompok-kelompok tersebut. Sebuah mitos yang memiliki berbagai macam versi menyatakan, bahwa Pusuk Buhit, salah satu puncak di barat Danau Toba, adalah tempat "kelahiran" bangsa Batak. Selain itu mitos-mitos tersebut juga menyatakan bahwa nenek moyang orang Batak berasal dari Samosir. Terbentuknya masyarakat Batak yang tersusun dari berbagai macam marga, sebagian disebabkan karena adanya migrasi keluarga-keluarga dari wilayah lain di Sumatra. Penelitian penting tentang tradisi Karo dilakukan oleh J.H Neumann, berdasarkan sastra lisan dan transkripsi dua naskah setempat, yaitu Pustaka Kembaren dan Pustaka Ginting. Menurut Pustaka Kembaren, daerah asal marga Kembaren dari Pagaruyung di Minangkabau. Orang Tamil diperkirakan juga menjadi unsur pembentuk masyarakat Karo. Hal ini terlihat dari banyaknya nama marga Karo yang diturunkan dari Bahasa Tamil. Orang-orang Tamil yang menjadi pedagang di pantai barat, lari ke pedalaman Sumatera akibat serangan pasukan Minangkabau yang datang pada abad ke-14 untuk menguasai Barus. Sumber: http://kumpulansejarah-aris.blogspot.com/2012/11/sejarah-asal-usul-sukubatak.html Gambar Belakang: Halte bus di Berastagi

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


DIDIT ABDILLAH, S.T. •Didit •19771122 200708 1 001

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Perwakilan Provinsi Papua (2007-2011) •AKN VII.D.2 (2011-sekarang)

Hubungi aku di: •Rumah: Pamulang •HP 0811196392 •email: didit.abdillah@bpk.go.id

Kesan dan Pesanku Selama Mengikuti Diklat ATS Angkatan IX .... •Angkatan IX menyenangkan dan lucu2. •Keep in touch

Moto hidupku.... •i am who i am

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Kekerabatan Masyarakat Batak Kekerabatan adalah menyangkut hubungan hukum antar orang dalam pergaulan hidup. Ada dua bentuk kekerabatan bagi suku Batak, yakni berdasarkan garis keturunan (genealogi) dan berdasarkan sosiologis, sementara kekerabatan teritorial tidak ada. Bentuk kekerabatan berdasarkan garis keturunan (genealogi) terlihat dari silsilah marga mulai dari Si Raja Batak, dimana semua suku bangsa Batak memiliki marga. Sedangkan kekerabatan berdasarkan sosiologis terjadi melalui perjanjian (padan antar marga tertentu) maupun karena perkawinan. Dalam tradisi Batak, yang menjadi kesatuan Adat adalah ikatan sedarah dalam marga, kemudian Marga. Artinya misalnya Harahap, kesatuan adatnya adalah Marga Harahap vs Marga lainnya. Berhubung bahwa Adat Batak/Tradisi Batak sifatnya dinamis yang seringkali disesuaikan dengan waktu dan tempat berpengaruh terhadap perbedaan corak tradisi antar daerah. Adanya falsafah dalam perumpamaan dalam bahasa Batak Toba yang berbunyi: Jonok dongan partubu jonokan do dongan parhundul. merupakan suatu filosofi agar kita senantiasa menjaga hubungan baik dengan tetangga, karena merekalah teman terdekat. Namun dalam pelaksanaan adat, yang pertama dicari adalah yang satu marga, walaupun pada dasarnya tetangga tidak boleh dilupakan dalam pelaksanaan Adat. Sumber: http://kumpulansejarah-aris.blogspot.com/2012/11/sejarah-asal-usul-sukubatak.html Gambar Belakang: Penari Tradisional Batak

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


REDI ANDRIANSYAH, S.T. •Redi •19820927 200708 1 001

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Perwakilan Provinsi Aceh (2007-31 Maret 2013) •AKN IV.A.1 (1 April 2013)

Hubungi aku di: •Rumah: Banda Aceh •HP 08127383832 •email: redi_syah@yahoo.com

Kesan dan Pesanku •Sangat kekeluarga dan penuh canda tawa

Moto hidupku.... •Terus Belajar

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Sejarah Danau Toba Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2.800 km続, dengan 800 km続 batuan ignimbrit dan 2.000 km続 abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama 2 minggu. Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut. Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan pada beberapa spesies juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu, yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkannya. Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir. Sumber: http://kumpulansejarah-aris.blogspot.com/2012/11/sejarah-asal-usul-legenda-danautoba.html Gambar Belakang: Salah satu sudut danau Toba

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


DWI WAHYUNINGSIH, S.E., Ak. •Dwi •19800412 200604 2 003

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Perwakilan Provinsi Jawa Barat (2006-2012) •Perwakilan Provinsi Aceh (2012-sekarang)

Hubungi aku di: •Rumah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 61 DIY 55161 •HP 081360212021 / 08988823107 •email: dwiyu@yahoo.com

Kesan dan Pesanku •Meskipun peserta diklat cuman 19 namun sangat kompak, dan banyak unyu-unyu.... Semoga persahabatan tetap terjalin..... Salam Bersih&Sehat !!!

Moto hidupku.... •Everything happens for a reason....Keep Positive!!

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Sejarah Danau Toba (lanjutan) Tim peneliti multidisiplin internasional, yang dipimpin oleh Dr. Michael Petraglia, mengungkapkan dalam suatu konferensi pers di Oxford, Amerika Serikat bahwa telah ditemukan situs arkeologi baru yang cukup spektakuler oleh para ahli geologi di selatan dan utara India. Di situs itu terungkap bagaimana orang bertahan hidup, sebelum dan sesudah letusan gunung berapi (supervolcano) Toba pada 74.000 tahun yang lalu, dan bukti tentang adanya kehidupan di bawah timbunan abu Gunung Toba. Padahal sumber letusan berjarak 3.000 mil, dari sebaran abunya. Selama tujuh tahun, para ahli dari oxford University tersebut meneliti projek ekosistem di India, untuk mencari bukti adanya kehidupan dan peralatan hidup yang mereka tinggalkan di padang yang gundul. Daerah dengan luas ribuan hektare ini ternyata hanya sabana (padang rumput). Sementara tulang belulang hewan berserakan. Tim menyimpulkan, daerah yang cukup luas ini ternyata ditutupi debu dari letusan gunung berapi purba. Penyebaran debu gunung berapi itu sangat luas, ditemukan hampir di seluruh dunia. Berasal dari sebuah erupsi supervolcano purba, yaitu Gunung Toba. Dugaan mengarah ke Gunung Toba, karena ditemukan bukti bentuk molekul debu vulkanik yang sama di 2100 titik. Sejak kaldera kawah yang kini jadi danau Toba di Indonesia, hingga 3000 mil, dari sumber letusan. Bahkan yang cukup mengejutkan, ternyata penyebaran debu itu sampai terekam hingga Kutub Utara. Hal ini mengingatkan para ahli, betapa dahsyatnya letusan super gunung berapi Toba kala itu. Bukti-bukti yang ditemukan, memperkuat dugaan, bahwa kekuatan letusan dan gelombang lautnya sempat memusnahkan kehidupan di Atlantis. Sumber: http://kumpulansejarah-aris.blogspot.com/2012/11/sejarah-asal-usul-legenda-danautoba.html Gambar Belakang: Salah satu sudut danau Toba

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


RATNA KARTIKA SARI, S.E., Ak. •Ika •19750620 200708 2 003

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Perwakilan Aceh (2007-sekaran

Hubungi aku di: •Rumah: Jl. Potumeureuhom Dsn. Bahagia Ds. Lamteh Banda Aceh •HP 08126910230 / 08116807453 •email: ratna.kartika75@gmail.com

Kesan dan Pesanku •Senang bisa menambah teman...apalagi ada "sesuatu". •Jauh di mata dekat di hati.

Moto hidupku.... •Sukses itu karena selalu tersenyum, bersyukur, dan selalu membahagiakan orang lain

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Legenda Danau Toba Di sebuah desa di wilayah Sumatera, hidup seorang petani. Ia seorang petani yang rajin bekerja walaupun lahan pertaniannya tidak luas. Ia bisa mencukupi kebutuhannya dari hasil kerjanya yang tidak kenal lelah. Sebenarnya usianya sudah cukup untuk menikah, tetapi ia tetap memilih hidup sendirian. Di suatu pagi hari yang cerah, petani itu memancing ikan di sungai. “Mudah-mudahan hari ini aku mendapat ikan yang besar,” gumam petani tersebut dalam hati. Beberapa saat setelah kailnya dilemparkan, kailnya terlihat bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani itu bersorak kegirangan setelah mendapat seekor ikan cukup besar. Ia takjub melihat warna sisik ikan yang indah. Sisik ikan itu berwarna kuning emas kemerah-merahan. Kedua matanya bulat dan menonjol memancarkan kilatan yang menakjubkan. “Tunggu, aku jangan dimakan! Aku akan bersedia menemanimu jika kau tidak jadi memakanku.” Petani tersebut terkejut mendengar suara dari ikan itu. Karena keterkejutannya, ikan yang ditangkapnya terjatuh ke tanah. Kemudian tidak berapa lama, ikan itu berubah wujud menjadi seorang gadis yang cantik jelita. “Bermimpikah aku?,” gumam petani. “Jangan takut pak, aku juga manusia seperti engkau. Aku sangat berhutang budi padamu karena telah menyelamatkanku dari kutukan Dewata,” kata gadis itu. “Namaku Puteri, aku tidak keberatan untuk menjadi istrimu,” kata gadis itu seolah mendesak. Petani itupun mengangguk. Maka jadilah mereka sebagai suami istri. Namun, ada satu janji yang telah disepakati, yaitu mereka tidak boleh menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika janji itu dilanggar maka akan terjadi petaka dahsyat. Setelah sampai di desanya, gemparlah penduduk desa melihat gadis cantik jelita bersama petani tersebut. “Dia mungkin bidadari yang turun dari langit,” gumam mereka. Petani merasa sangat bahagia dan tenteram. Sebagai suami yang baik, ia terus bekerja untuk mencari nafkah dengan mengolah sawah dan ladangnya dengan tekun dan ulet. Karena ketekunan dan keuletannya, petani itu hidup tanpa kekurangan dalam hidupnya. Banyak orang iri, dan mereka menyebarkan sangkaan buruk yang dapat menjatuhkan keberhasilan usaha petani. “Aku tahu Petani itu pasti memelihara makhluk halus! ” kata seseorang kepada temannya. Hal itu sampai ke telinga Petani dan Puteri. Namun mereka tidak merasa tersinggung, bahkan semakin rajin bekerja. Sumber: http://kumpulansejarah-aris.blogspot.com/2012/11/sejarah-asal-usul-legenda-danautoba.html Gambar Belakang: Salah satu sudut danau Toba

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


IMAM ROCHMADI, S.E. •imamer •19810815 200604 1 002

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Manado (2006-2008), Gorontalo (2008-2012), DKI Jakarta (2012-sekearang), Jogja (kapan-kapan)

Hubungi aku di: •Rumah: Jl. Mangga Nomor 14RT 05/07 Kebumen •HP 08179470838 / 081356826161 •email: imam_erf@yahoo.com •Facebook: www.facebook.com/imam.erf •twitter: @imamer •Blog: imamerf.blogspot.com

Kesan dan Pesanku •jangan percaya dulu pada modul diklat... Percata aja sama Aa Hady...

Moto hidupku.... •#Kamu Apa Sih...

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Legenda Danau Toba (Lanjutan) Setahun kemudian, kebahagiaan Petani dan istri bertambah, karena istri Petani melahirkan seorang bayi laki-laki. Ia diberi nama Putera. Kebahagiaan mereka tidak membuat mereka lupa diri. Putera tumbuh menjadi seorang anak yang sehat dan kuat. Ia menjadi anak manis tetapi agak nakal. Ia mempunyai satu kebiasaan yang membuat heran kedua orang tuanya, yaitu selalu merasa lapar. Makanan yang seharusnya dimakan bertiga dapat dimakannya sendiri. Lama kelamaan, Putera selalu membuat jengkel ayahnya. Jika disuruh membantu pekerjaan orang tua, ia selalu menolak. Istri Petani selalu mengingatkan Petani agar bersabar atas ulah anak mereka. “Ya, aku akan bersabar, walau bagaimanapun dia itu anak kita!” kata Petani kepada istrinya. “Syukurlah, kanda berpikiran seperti itu. Kanda memang seorang suami dan ayah yang baik,” puji Puteri kepada suaminya. Memang kata orang, kesabaran itu ada batasnya. Hal ini dialami oleh Petani itu. Pada suatu hari, Putera mendapat tugas mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang bekerja. Tetapi Putera tidak memenuhi tugasnya. Petani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus dan lapar. Ia langsung pulang ke rumah. Di lihatnya Putera sedang bermain bola. Petani menjadi marah sambil menjewer kuping anaknya. “Anak tidak tau diuntung ! Tak tahu diri ! Dasar anak ikan !,” umpat si Petani tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan itu. Setelah petani mengucapkan kata-katanya, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap. Tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras dan semakin deras. Desa Petani dan desa sekitarnya terendam semua. Air meluap sangat tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan akhirnya membentuk sebuah danau. Danau itu akhirnya dikenal dengan nama Danau Toba. Sedangkan pulau kecil di tengahnya dikenal dengan nama Pulau Samosir. Sumber: http://kumpulansejarah-aris.blogspot.com/2012/11/sejarah-asal-usul-legenda-danautoba.html Gambar Belakang: Salah satu sudut danau Toba

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


JULI ARIKSON E.G., S.E., Ak. •Erik •19760703 200708 1 001

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Prov. Maluku Utara (2007-2012) •Prov DKI Jakarta (2012-sekarang)

Hubungi aku di: •Rumah: Bogor •HP 081282122385 •email: juliarikson@gmail.com

Kesan dan Pesanku •Horas Bah... Ikut diklat harus tabah. Sampai ketemu lagi di Diklat KTY ya !!

Moto hidupku.... •Pandanglah segala sesuatu dari sisi positif, maka semua akan menjadi mudah.

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Sejarah Istana Maimun Kesultanan Melayu Deli pertama kali didirikan oleh Muhammad Dalik pada tahun 1653 (versi lain menyebut tahun 1630), sebagai negeri bawahan Kesultanan Aceh. Muhammad Dalik adalah seorang pemuka yang menjadi laksamana di Kesultanan Aceh dikenal juga dengan nama Gocah Pahlawan bergelar Laksamana Khuja Bintan atau Laksamana Kuda Bintan. Beliau adalah keturunan dari Amir Muhammad Badar ud-din Khan, seorang bangsawan dari Delhi, India yang menikahi Putri Chandra Dewi, putri Sultan Samudra Pasai. Dia dipercaya Sultan Aceh untuk menjadi wakil bekas wilayah Kerajaan Haru yang berpusat di daerah sungai Lalang-Percut. Dalik meninggal pada tahun 1653, putranya Tuanku Panglima Perunggit mengambil alih kekuasaan menjadi Sultan Deli Ke 2, dan pada tahun 1669 mengumumkan memisahkan kerajaannya dari Aceh. Setelah Mangkatnya Sultan Deli ke-3 Tuanku Panglima Padrab Muhammad Fadli, sempat terjadi perebutan kekuasaan antara putra putranya dan menjadi awal berdirinya kesultanan Serdang. Sumber: http://bujangmasjid.blogspot.com/2012/04/masjid-raya-al-mashun-medansumatera.html gambar Belakang: Salah satu sudut Istana Maimun

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


HADY AHADIAT •Aa •19610528 198203 1 004

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Biro Diklat (1982-1995) •AKN I - Dep. Perhubungan (1995-2006) •AKN I - Kepolisian (2006-2012) •Perwakilan DKI Jakarta (2012-sekarang)

Hubungi aku di: •Rumah: Bogor •HP 081281277386 •email: aateacucakrowo@gmail.com

Kesan dan Pesanku •Nambah kawan baru euy...

Moto hidupku.... •Gak mau nyusahin orang

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Sejarah Istana Maimun (Lanjutan) Di tahun 1728 Tuanku Panglima Pasutan memindahkan pusat kerajaan dari Padang Datar, ke Kampung Alai [Labuhan Deli] Tercatat enam Sultan Deli yang pernah bertahta di Istana Kerajaan Melayu Deli di Labuhan Deli, sejak dari Sultan Deli ke 4 hingga Sultan Deli ke-9. Masjid Al Osmani yang merupakan masjid Kesultanan bagi Kesultanan Deli dibangun sejak masa pemerintahan Sultan Osman Perkasa Alam (Sultan ke-8) masih berdiri kokoh hingga kini menjadi saksi sejarah kesultanan Melayu Deli. Sultan Maâ€&#x;mum Al Rasyid Perkasa Alam (Sultan Deli ke-9) kemudian memindahkan kembali ibukota kerajaan ke daerah Padang Datar [pusat kota medan]. Pemindahan kembali ibukota kerajaan terebut dilakukan setelah Kerajaan Melayu di Labuhan Deli dikuasai Belanda, ketika Sultan Mahmud Perkasa Alam [sultan Deli ke-8) terpaksa memberikan sebagian daerahnya menjadi tanah konsesi kepada penjajah Belanda pada tahun 1863 untuk ditanami tembakau Deli. Di ibukota pemerintahan baru ini Kesultanan Deli berkembang pesat, setelah Deli lepas sama sekali dari Kesultanan Aceh dan Kesultanan Siak Sri Indrapura pada 1861. Meski masih dalam bayang-bayang pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Sultan Maâ€&#x;mum Al Rasyid Perkasa Alam kemudian membangun Istana Maimun pada 26 Agustus 1888 dan selesai 18 Mei 1891. Sumber: http://bujangmasjid.blogspot.com/2012/04/masjid-raya-al-mashun-medan-sumatera.html gambar Belakang: Salah satu sudut Istana Maimun

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


HARY PURWANTO, S.E. •Hary •19780809 200708 1 001

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Prov. Papua Barat (2007-2012) •Prov DKI Jakarta (2012-sekarang)

Hubungi aku di: •Rumah: Jakarta •HP 081386726622 •email: harypurwanto@gmail.com

Kesan dan Pesanku •Nambah ilmu baru..... "LINE"

Moto hidupku.... •Quis Custodiet Ipsos Custodes (Siapa yang mengawasi sang pengawas - Dan Brown)

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Sejarah Istana Maimun (Lanjutan) Arsitektur bangunan merupakan perpaduan antara ciri arsitektur Moghul, Timur Tengah, Spanyol, India, Belanda dan Melayu. Pengaruh arsitektur Belanda tampak pada bentuk pintu dan jendela yang lebar dan tinggi. Tapi, terdapat beberapa pintu yang menunjukkan pengaruh Spanyol. Pengaruh Islam tampak pada keberadaaan lengkungan (arcade) pada atap. Tinggi lengkungan tersebut berkisar antara 5 sampai 8 meter. Bentuk lengkungan ini amat populer di kawasan Timur Tengah, India dan Turki. Bangunan istana terdiri dari tiga ruang utama, yaitu: bangunan induk, sayap kanan dan sayap kiri. Bangunan induk disebut juga Balairung dengan luas 412 m2, dimana singgasana kerajaan berada. Singgasana kerajaan digunakan dalam acara-acara tertentu, seperti penobatan raja, ataupun ketika menerima sembah sujud keluarga istana pada hari-hari besar Islam.Di bangunan ini juga terdapat sebuah lampu kristal besar bergaya Eropa. Di dalam istana terdapat 30 ruangan, dengan desain interior yang unik, perpaduan seni dari berbagai negeri. Dari luar, istana yang menghadap ke timur ini tampak seperti istana rajaraja Moghul. Sumber: http://syair4artikel.wordpress.com/sejarahistana-maimun/ gambar Belakang: Salah satu sudut Istana Maimun

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


KRISTINA BERU SURBAKTI, S.E., Ak. •Tina •19780607 200708 2 001

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Perwakilan Provinsi Jambi s.d. SK Mutasi

Hubungi aku di: •Rumah: Semarang •HP 081931950706 •email: kristinasurbakti@yahoo.com

Kesan dan Pesanku •Rame, asertif n lucu... •Bro n Sist, jangan lupa untuk hidup sehat dan bersih ya...:) sukses dalam cita n cinta n 'till we meet again!!!

Moto hidupku.... •Sekecil apapun pekerjaan jika dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, menjadikan kita dipercaya pada hal yang lebih besar

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Sejarah Masjid Raya Medan Sultan Ma‟mum Al Rasyid Perkasa Alam memulai pembangunan Masjid Raya Al Mashun pada tanggal 21 Agustus 1906 (1 Rajab 1324 H). Keseluruhan pembangunan rampung pada tanggal 10 September 1909 (25 Sya„ban 1329 H) sekaligus digunakan ditandai dengan pelaksanaan sholat Jum‟at pertama di masjid ini. keseluruhan pembangunannya menghabiskan dana sebesar satu juta Gulden. Sultan memang sengaja membangun mesjid kerajaan ini dengan megah, karena menurut prinsipnya hal itu lebih utama ketimbang kemegahan istananya sendiri, Istana Maimun. Pendanaan pembangunan masjid ini ditanggung sendiri oleh Sultan, namun konon Tjong A Fie, tokoh kota medan dari etnis Thionghoa yang sejaman dengan Sultan Ma‟mun Al Rasyd turut berkontribusi mendanai pembangunan masjid ini. Sumber: http://masjidraya-almashun.org/?page_id=9 gambar Belakang: Masjid Raya Medan

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


ARNAWAN HENDY PRABAWA, S.Sos. •Bowo •19820609 200808 1 001

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Perwakilan Kalimantan Barat (2008-sekarang)

Hubungi aku di: •Rumah: Sragen Jawa Tengah •HP 081227731177 •email: arnawan.hendy@gmail.com

Kesan dan Pesanku •Angkatann IX menyenangkan n lucu2 •keep in touch

Moto hidupku.... •Tepat, cermat, dan juga hemat

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Sejarah Masjid Raya Medan (Lanjutan) JA Tingdeman, sang arsitek merancang masjid ini dengan denah simetris segi delapan dalam corak bangunan campuran Maroko, Eropa dan Melayu dan Timur Tengah. Denah yang persegi delapan ini menghasilkan ruang bagian dalam yang unik tidak seperti masjid masjid kebanyakan. Di ke empat penjuru masjid masing masing diberi beranda dengan atap tinggi berkubah warna hitam, melengkapi kubah utama di atap bangunan utama masjid. Masing masing beranda dilengkapi dengan pintu utama dan tangga hubung antara pelataran dengan lantai utama masjid yang ditinggikan, kecuali bangunan beranda di sisi mihrab. Antara serambi yang satu dengan lainnya dihubungkan oleh selasar kecil, sehingga melindungi bangunan/ruang utama dari luar. Di bagian dalam masjid ini, ditopang oleh 8 buah pilar utama berdiameter 0,60 m yang menjulang tinggi dan langsung menjadi penyangga kubah utama pada bagian tengah. Sedangkan 4 kubah lainnya berada di atas ke empat serambi selain ditambah dengan 2 buah menara di kiri-kanan belakang masjid Sumber: http://masjidraya-almashun.org/?page_id=9 gambar Belakang: Masjid Raya Medan

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


MUHAMMAD SUHARNO, S.E. •Harno •19840305 200808 1 001

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Perwakilan Kalimantan Barat (2008-sekarang)

Hubungi aku di: •Rumah: Denpasar City •HP 081236254005 •email: harno.sura@gmail.com •fb: harno sang penjelajah khatulistiwa

Kesan dan Pesanku •rame..... rame di kelas, rame diruang makan, rame di wisma, rame di "LINE" •Pesan: mie ayam ke kamar 119 yaaaa!!!

Moto hidupku.... •tak akan pernah berubah, kalau tak ada usaha untuk merubah...... ;)

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Diklat ATS Angkatan IX - 2013


YAOMI AWALISHOUM ISTIQLAL, S.E., M.MT. •Yaomi •19760827 200604 1 003

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Pwk. Kalimantan Selatan (2006), Pwk. Kalimantan Tengah (2006-2008), Biro SDM (2009-2010), Pwk. Kalimantan Tengah (2010-sekarang)

Hubungi aku di: •Rumah: Jalan Yosodarmo No. 21 Purwokerto •HP 081952092090 •email: yaomi@ymail.com, fb: facebook.com/yaomi, twitter: @yao_mi

Kesan dan Pesanku •senang bisa menyalurkan hoby karena hoby saya ikut diklat :D •keep ini touch

Moto hidupku.... •di sini senang, di sana senang, di mana-mana hatiku senang

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Diklat ATS Angkatan IX - 2013


I GUSTI BAGUS TRIDARWATA YATNAPUTRA, ST. •Tri •19830301 200708 1 001

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Prov Riau (2008-2013 (asumsi))

Hubungi aku di: •Rumah: di depan rumah Pak Lin, Singaraja, Bali •HP 081322655628 •email: tridarwata@gmail.com

Kesan dan Pesanku •semakin menyadari bahwa BPK dihuni sekelompok individu yang "unik" •tetap keep ini touch, semoga bisa diklat KTS bareng tahun depan

Moto hidupku.... •integritas, independen, profesional

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Diklat ATS Angkatan IX - 2013


POSMA JOHANNES SIHOMBING, S.E., Ak. •Pije •19780613 200604 1 001

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Perwakilan DKI Jakarta (2006-2008) •Perwakiilan Banten (2008-2012) •Perwakilan Sumatera Utara (2012-sekarang)

Hubungi aku di: •Rumah: Medan •HP 085311998674 •email: johan1000_shb@yahoo.com

Kesan dan Pesanku •senang berbagi pengalaman audit dengan teman2

Moto hidupku.... •selagi masih ada waktu....nikmati saja

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Diklat ATS Angkatan IX - 2013


UNTORO ADI SURYO, S.E., Ak. •Slamet •19790302 200708 1 001

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Perwakilan Kalimantan Barat (2007-2011) •Perwakiilan Sumatera Utara (2011-sekarang)

Hubungi aku di: •Rumah: Solo & Sidoarjp •HP 081331985210 •email: oentoslamet.medan@gmail.com •fb: facebook.com/oento slamet

Kesan dan Pesanku • BPK (Banyak Pandangan dan Kocakkkkkk) Pesan : selalu mengingatkan dalam kebaikan, silaturahmi dan Add FBq..."oento slamet".

Moto hidupku.... •always trying to be a good man

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Diklat ATS Angkatan IX - 2013


IRAWATY SINURAT, S.E., Ak. •Ira •19781202 200708 2 001

Riwayat Unit Kerjaku Selama di BPK •Perwakilan Maluku (2007-2011) •Perwakiilan Papua (2011-sekarang)

Hubungi aku di: •Rumah: Jayapura •HP 08126536757 •email: ira_snt@yahoo.com

Kesan dan Pesanku •Senang berkenalan dengan anda...

Moto hidupku.... •sehat jasmani dan rohani

Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Diklat ATS Angkatan IX - 2013


Buku Angkatan  

Buku Angkatan

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you