Page 1

MAGAZINE

Malinau BADUY MERBABU LARANTUKA


Sentuhan BUMDES Di Bukit Sentono Genthong

Destinasi Wisata di Pacitan Makin Ciamik

P

etang mulai menjelang kala rombongan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Eko Putro Sandjojo menginjakkan kaki di puncak Bukit Sentono Genthong di Pacitan. Satu destinasi Wisata di Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku, Kapubaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur yang kian ciamik berkat besutan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat. Kabut tipis yang perlahan turun menebarkan tirai yang menambah keindahan alam di sekitarnya. Sergapan anginnya yang cukup kencang menyegarkan siapapun yang berdiri di atas bukit itu. Sementara pandangan mata dimanjakan panorama teluk Pantai Telang Ria, indah menawan. Menyihir setiap pengunjung yang berada di atas bukit. Tanpa dikomando, Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo dan rombongan pun berfoto-foto, selfie, dan wefie. Instagramable, begitu istilah wisatawan jaman now ketika menemukan objek wisata yang bakal memenuhi wall akun social media mereka. Bukit Sentono Genthong memenuhi harapan wisata kekinian. Yang menggerakan Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo turut mempromosikannya. "Pemandangannya luar biasa, ayo kunjungi Bukit Sentono Genthong di Pacitan yang dikelola oleh BUMDes," ucapnya spontan. Medes Eko pun mengatakan, pariwisata menjadi sector yang paling cepat dalam pertumbuhan ekonomi. Dia pun mengajak desa desa di Indonesia untuk mengembangkan BUMDes dan memberikan bantuan permodalan tiap BUMDes Rp 50 juta. Hal tersebut dikuatkan oleh Kepala Desa Dadapan Ismono yang mengatakan wisata Bukit Sentono Genthong merupakan salah satu unit usaha BUMDes Tugu Kuning yang kini berhasil menambah pundi-pundi pendapatan desa. "Dari wisata ini sudah beromzet Rp.540juta. Yang penting pemberdayaan masyarakat jalan dan masyarakat bisa mendapat hasil dari BUMDes ini. Ada 50 orang pengurus. Mudah-mudahan semakin luas dan terkenal," harapnya optimistis.

Sementara itu, Direktur Utama BUMDes Tugu Kuning Wahyu Ariwibowo menyebutkan bahwa andalan wisata ini adalah menjual view Pacitan dari atas Bukit. "Karena pemandangan luar biasa masyarakat musyawarah untuk menjadi tempat wisata. Kedepnnya terus ada inovasi biar tidak bosen," ungkapnya. Wisata ini mulai dibuka dari Oktober 2017 dan mulai dikelola BUMDes pada tahun 2018. Wisata di atas area 6.358 km ini merupakan tanah kas desa, dulunya sebagai tempat pertapaan. Sebagai pendukung telah dibangun kamar mandi, mushola, akses jalan dirabat, tempat parkir, dan shuttle wisata. "Tiket masuk Rp 10 ribu," katanya.

Padat Karya

Selain sektor wisata, dana desa juga menjadi sumber penghasilan warga yang dapat dinikmati secara cepat. Masyarakat Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, kini menyambung harapan dengan adanya program Padat Karya Tunai (PKT). Pembangunan dan pelebaran jalan desa menjadikan akses menuju pasar di Kabupaten Ponorogo semakin dekat. Hal tersebut mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Gemaharjo. "Dengan adanya program padat karya tunai pelebaran jalan sepanjang 350 meter ini, maka akan menembus sampai ke Kabupaten Ponorogo, di mana di sana ada pasar desa sehingga jalan ini membuka akses pertumbuhan ekonomi," ujar Kepala Desa Gemaharjo Wahyu Pudjiono. "Pada tahun 2018 ini kami mendapat anggaran dana desa sebesar Rp801 juta. Sebanyak Rp603 juta dialokasikan untuk program padat karya tunai. Sebesar Rp187 juta kami alokasikan untuk upah tenaga kerja. Kami juga gunakan dana desa untuk inovasi desa, yaitu posyandu disabilitas dan yang

kemendesa.go.id

@kemendespdtt

tidak punya BPJS mendapat biaya kesehatan gratis," sambungnya. Salah satu warga di Desa Gemaharjo, Hadi, merasakan betul manfaat dari program padat karya tunai ini. Sebagai petani, biasanya setelah musim tanam dirinya menganggur untuk menunggu musim panen. Di sela-sela itu, kini dirinya bisa mengikuti ikut program PKT. "Sehari dapat Rp65.000, jadi tidak menganggur lagi. Awalnya jalan ini perkebunan. Dengan dibuat jalan ini, transportasi lancar, mengangkat hasil tani juga lancar. Kalau dulu bawa hasil tani harus di panggul dan jalan kaki, sekarang bisa menggunakan mobil pickup atau motor," terangnya. Mayoritas warga Desa Gemaharjo yang bekerja sebagai petani sangat terbantu dengan akses pelebaran jalan. Tidak hanya membuka akses jalan tani, melainkan juga menyambung koneksi ke pasar desa. Selain hasil tani, masyarakat Desa Gemaharjo memiliki produk unggulan ternak sapi dan pengrajin batu bata/ bata merah. Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo, mengapresiasi program pelebaran jalan ini. Dirinya pun terus mengingatkan agar pengerjaan proyek dana desa tidak boleh menggunakan kontraktor. "Bahwa semua pekerjaan dana desa wajib dilakukan dengan swakelola dan 30 persennya untuk upah pekerja. Jadi uangnya berputar di desa sehingga pendapatan naik dan ekonomi desa berkembang," ujar Menteri Eko saat mengunjungi pengerjaan program padat karya tunai di Desa Gemaharjo, Pacitan, Jawa Timur. (**)

@KemenDesa


CONTENTS CONTENTS 39-41 34-39 TOP 10 HERITAGE Pergi ke Banten Ulik uniknya tradisi Paskah demi perayaan kebersamaan suku Baduy,

04-08 04-08 CAPTURE CAPTURE Menyeberang ke selatan Sulawesi Tarian Hudoq untuk melihat dari Dayakkeindahan Selayar

14-21 14-21 JOURNEY Ada JOURNEY apa di Malinau - Kalimantan Utara? Menyaksikan Tatung Simak kejutannya. di Singkawang

42-48 44-50 TRAVEL WORLD ADVENTURE Menuntaskan dan Saksi sejarah rindu kolonial penasaran Makau pada ketinggian Merbabu

24-30 TRAVEL WORLD 24-29 Melongok isi pesona Kreta, TRAVEL DOMESTIK pulau terbesar di Yunani.

50-55

52-58 HERITAGE TRAVEL DOMESTIC Bagaimana suasana Sejenak beranjak ke Nyepi Pulau Dewata Larantuka, saksi sejarah yang terpelihara.

Jalan Sore asyik ke Alif Stone

31-33 TOP 10 30-35 Kenali satwa-satwa endemik DOMESTIK yangTRAVEL hanya dimiliki Indonesia

60-61 SPORT TOURISM Hadir kembali tahun ini! Ironman 70.3 Bintan

Susur goa-goa Jermalik

CONTRIBUTORS CONTRIBUTORS

Yohanes K. Irawan

Edi Sutrisno

Deddy Huang

Reza Fitriyanto

Raiyani Muharramah Katerina S menulis Elvan de Porres Menulis tentangRifqy F. Rahman Penggila kopi Sudah sering Pria kelahiran yang berdomisili untukyang Xpress Air Palembang yangpendidikan Nyepi, RezaPemilik blog perjalanan Perempuan gemar Latar belakang Satu dari sedikit di Pontianak Magazine, Edi memiliki semangat adalah penikmat perempuan Indonesia yang melancong ini membagikan fillsafat dan menyenangi papanpelangi.blog ini ini menulis dikenal sebagai melalang buana kopi yang kini konsisten mengembangkan kisah ritual Seba Baduy di perjalanan alam. Elvan mengisahkan tentang tentang Tatung di pegiat penerbitan. dan bercerita berdomisili di untuk asal Lampung lewat tulisan serta Flores. Yogyakarta.pendakian teranyarnya kemampuan danSingkawang karya Banten.Pria Tulisan Katerina lahir di Maumere, kita. Yohanessudah sering ini menguraikan foto, termasuk Sempat bekerja fotografi. Kali ini Raiyani dipublikasikan Telah menerbitkan buku ke Merbabu. Rifqy adalah berminat pada tentang Alif Stone kisah tentang sebagai wartawan mengulas tentang Malinau, di Xpress Air. Selain itu, dia "Menggaris dari Pinggir" wiraswasta sekaligus fotojurnalistik, dan Jermalik di Makau untuk kita. foto di Kantor alam dan budaya. Limaproduk tahun Nikmati tulisan dan hasil Berita Antara dan lepas kelahiran sebuah kota di Kalimantan juga aktifNatuna. mereview berisikan esai-esai penulis Sejumlah karyanya belakangan, ia foto-foto indah Harian Solopos. Utara. Jangan lupa cek teknologi maupun hotel. pemikirannya. Edisi ini Pacitan - Jawa Timur yang telah dipublikasikan banyak berkutat lainnya di www. Karya-karya blognya di raiyani.net menulis tentang Larantuka. di berbagai media. menulis buku deddyhuang.com foto lainnyagemar mendaki gunung bergenre wisata. dapat disimakdan solo-traveling. di www. www. rezafitriyanto.com

2

2

| XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 22


OUR OUR NOTE NOTE MAGAZINE MAGAZINE

Malinau Singkawang TATUNG BADUY NATUNA MERBABU MAKAU LARANTUKA

Publishing PT Indonesia Dinamika Media (IDM) Editor In Chief VALENTINO LUIS (+62 81338783834) Journalist IGNATIUS FERRY ADDENSA HANYSSALMI Photographer HERRY TJIANG Graphic Designer ZAINURI ZEIN (+62 81316831759) Marketing & Business Development Manager BELLA LIEM (+62 817808777) International Managing Director SUSANTO LIEM (+62 85245773365) Advertising Manager IRMA IRAWATI (+62 81807761955) Promotion & Circulation YESSY M. TAURAN (+62 81317481688)

Assalamu'alaikum wr wb , Salam sejahtera bagi kita semua. Para pelanggan Xpressair yang terhormat, Selamat berjumpa lagi bagi yang terhormat para pelanggan setia kami, Terima telahkami setiabukanlah terbang bersama tanpa Andakasih sekalian apa apa. kami. Mengawali tahun 2018, kondisi perkonomian Indonesia secara umumIndonesia" menghadapi tantangan yang teknik Sesuai dengan motto kami "Terbanglah kami, dari jajaran cukup besar. Hal ini berdampak pada geliat dunia penerbangan yang mulai terus mempersiapkan pesawat-pesawat yang sesuai dan mampu mencapai memasuki masaterpencil low season. daerah-daerah yang selama ini masih terisolasi dikarenakan belum ada maskapai yang membuka jalur tersebut. Untuk itu Xpressair merasa perlubahwa melakukan restrukturisasi Xpressair tetap berkomitmen dengan segala upayabeberapa kami ingin rute penerbangannya hingga kami kondisi perekonomian pulihsulit dan tetap menggapai saudara saudara yang ada didaerahkembali yang masih optimis dengan rute-rute baru, terutama wilayah Kalimantan terjangkau oleh meluncurkan sarana transportasi udara untuk dapatdimenjemput dan Timur dan Kalimantan mengantar ke berbagaiUtara. kota tujuan baik untuk acara silaturahim antar keluarga maupun yang berhubungan dengan pekerjaan. Adapun rute-rutekami barudengan yang Xpressair buka pada bulan Februari 2018 ini Besar harapan terhubungnya daerah tersebut akan antara lain menghubungkan Balikpapan, Sendawar (Melak) , Samarinda, berdampak pula pada sektorkota ekonomi dan perdagangan masayarakat. Berau, Tanjungselor, Malinau, Nunukan, dan Tarakan. Wassalam Semoga dengan dibukanya rute-rute tersebut dapat membantu kebutuhan masyarakat akan transportasi udara dan semakin meningkatkan peran serta aktif Xpressair dalam mendukung pemerataan pembangunan di pelosok Negri KOESNOTO NURUL HIDAYAH sesuai dengan slogan Xpressair, “Terbanglah Indonesia” Technical Director of Xpressair Wassalamu’alaikum SWANDONO POERNOMO Commercial Director of XpressAir

Finance & Administration MOHAMMAD ARSAD Advisor PITAN DASLANI

PT INDONESIA DINAMIKA MEDIA (IDM) Duta Indah Square 3 No G19. Teluk Gong - Jakarta Utara Phone : (+62-21) 66678461 Email : idm_advertising@yahoo.com

Xpress Air Magazine terbit setiap 2 bulan, dan menjadi satu-satunya inflight magazine yang diperkenankan hadir dalam kantong kursi maupun cabin pesawat Xpress Air. Untuk kerjasama peliputan wisata daerah dan pemasangan iklan, silahkan hubungi E-mail kami: idm_advertising@ yahoo.com atau melalui kontak mobilephone: +62 817808777. Terima Kasih.

ISSUU

Baca dan download gratis Xpress Air Magazine di ISSUU.COM https://issuu.com/xpressair-inflight

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 22 |

33


4

| XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24


CAPTURE

Selasar Selayar Lambai nyiur dan semerbak vanili membumbui gugusan nusa di kidul Celebes Foto VALENTINO LUIS (@valentinoluis.indonesia)

Jauh sebelum kedatangan Eropa hingga masa perdagangan rempah yang mengunggulkan Indonesia Timur, nama Selayar barangkali tidak dikumandangkan senyaring Maluku. Namun peran pulau di kaki Sulawesi ini lumayan berarti, setidaknya sebagai persinggahan kapal para saudagar untuk menunggu saat yang tepat berlayar sekaligus mengisi bekal jaman hiruk pikuk bahari kala itu. Atas perannya tersebut, kepulauan seluas 10.503.69 km2 ini memperoleh nama “Selayar“ dari Bahasa Sanskrit yang berarti "satu layar" akibat banyaknya perahu satu layar yang singgah di pulau disana. Dalam Kitab Negarakertagama karangan Empu Prapanca, dinyatakan bahwa pada pertengahan abad 14, ketika Majapahit dipimpin oleh Hayam Wuruk yang bergelar Rajasanegara, Selayar digolongkan dalam Nusantara, yaitu pulau-pulau lain di luar Jawa yang berada di bawah kekuasaan Majapahit. Ini berarti bahwa armada Gajah Mada atau Laksamana Nala pernah singgah di kawasan ini. Bahkan beberapa abad sebelumnya, Selayar telah terbiasa disinggahi kapal-kapal pelaut Tiongkok. Tak sedikit yang karam akibat badai dan meninggalkan harta karun yang terkubur di

lautannya. Alkisah, pada tahun 1235 M, pemimpin lokal, Raja Tallo I Makkadae Daeng Mangrangka melakukan perjalanan ke negeri Tiongkok dan menikahi seorang putri bernama Nio Tekeng Bin Sie Djin Kui. Sepulang dari Negeri Tiongkok, keduanya bermukim di Kampung Bonto Bangun Selayar, melahirkan putra dan putri mereka yang kelak menjadi cikal bakan nenek moyang orang Tionghoa Selayar. Di samping sejarahnya yang azamat, Selayar juga kepulauan yang secara visual menawan dipandang. Lihat saja, jutaan pohon nyiur nan jangkung memenuhi ruang antara tanah dan cakrawala. Daerah ketinggiannya cukup sejuk, dimana ladang-ladang ditanami vanili yang menebarkan wangi tiap mendekati pertengahan tahun. Garis pantainya bertabur pasir putih dengan godaan momen fajar maupun senja yang impresif. Sungguh, selasar Selayar yang aduhai. Pantai demi pantai molek menjerat waktu siapa saja agar berlama-lama. Tak hanya itu, dalam lautnya pun berisikan hayati luar biaya. Di sinilah Taman Nasional Takabonerate berada, di zona Coral Triangle (Segitiga Terumbu Karang). Tak main-main, atolnya adalah atoll terluas ke-3 di dunia!

VALENTINO LUIS Pemimpin redaksi (Editor in Chief) Xpress Air Inflight Magazine. Menyenangi perjalanan tunggal dan tanpa batas waktu ke tempat-tempat sunyi.

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

5


CAPTURE

6

| XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24


XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

7


CAPTURE

8

| XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24


NEWSFEED INDONESIA TOURISM Development Corporation (Itdc), pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok, menandatangani dua Nota Kesepahaman (MoU) terkait pengelolaan kawasan pariwisata. Kedua MoU tersebut adalah MoU dengan Universitas Indonesia (UI) terkait pemanfaatan bus listrik produksi UI, serta MoU dengan Perum DAMRI terkait pengembangan dan pengelolaan Nomadic Tourism. MoU akan menjadi tahap awal kerjasama ITDC dan UI untuk pengembangan bus listrik yang akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kawasan pariwisata The Nusa Dua dan The Mandalika. Sedangkan MoU ITDC dengan DAMRI mencakup sejumlah rencana kerjasama, yaitu pengembangan dan pengelolaan fasilitas akomodasi dengan konsep Nomadic Tourism di The Mandalika, pelayanan transportasi dari Bandara Internasional Lombok (BIL) ke The Mandalika, serta pengoperasian bus listrik di The Nusa Dua dan The Mandalika. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) merupakan BUMN yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia. Selama 42 tahun perseroan telah membangun dan mengelola the Nusa Dua, kawasan pariwisata kelas dunia yang berlokasi di Bali Selatan.

PT TELKOM INDONESIA siap dukung HKI hadapi revolusi industri 4.0. Hal ini disampaikan Direktur Enterprise & Business Service Dian Rachmawan bersama Ketua Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Sanny Iskandar saat melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penyediaan dan Pengembangan Layanan Telecommunication, Information, Media, Edutainment & Services (TIMES), pada acara HUT HKI ke-30 yang disaksikan oleh Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto yang sekaligus sebagai Ketua Dewan Pembina Kawasan Industri, di Grand Melia Hotel, Jakarta. Dalam sambutannya, Airlangga mengatakan bahwa Presiden RI Joko Widodo sudah mencanangkan program "Making Indonesia 4.0" sebagai strategi Indonesia memasuki era digital yang tengah berjalan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah agar Indonesia dapat bersaing dan memenangkan persaingan global, sehingga dapat menumbuhkan sektor industri. Revolusi Industri 4.0 atau industri generasi keempat merupakan perubahan sektor industri di dunia yang dipengaruhi oleh maraknya perkembangan teknologi serta internet. Salah satu hasil penerapannya adalah inovasi dan perubahan terhadap model bisnis yang lebih efisien dan efektif.

10 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

TOSHIBA SINGAPORE mengumumkan Portégé Z30-E, yang mengemas performa professional dengan port berukuran penuh dengan desain tipis dan tahan lama. Menjadi tambahan terbaru yang ditawarkan oleh Toshiba PC bisnis, Portégé Z30-E dibuat dengan mengedepankan mobilitas dan realibilitas sebagai kemampuan intinya guna meningkatkan produktifitas bisnis dengan memberikan performa profesional bagi kaum pekerja dengan mobilitas yang terus meningkat saat ini. Dibangun untuk memberikan performa dan dirancang untuk pekerja mobile, ultra-light Portégé Z30-E menawarkan performa premium di setelan apapun. Apa lagi selain itu? Dengan port berukuran penuh dan fitur yang terdapat diseluruh lini produk bisnis Toshiba, organisasi akan mendapat solusi yang konsisten, kompatibel dan dapat disesuaikan di seluruh infrastruktur IT mereka. Toshiba Portégé Z30-E tersedia di kuartal 3 tahun 2018. Fitur produk aktual dan spesifikasinya tergantung dari model dan ketersediaan pasar lokal.


BEKRAF dukung 5 brand lokal di pameran streetwear terbesar dunia. Karya anak bangsa di bidang fesyen kembali mendapatkan dukungan pemerintah untuk memasuki kancah global. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memfasilitasi 5 brand di pameran streetwear terbesar Agenda Show, di Long Beach, California, Amerika Serikat pada tanggal 28-30 Juni 2018 lalu. Agenda Show merupakan pameran fesyen khusus kategori streetwear, action sport, denim, footwear, surfing dan skate. Sejak digelar pertama tahun 2003, Agenda Show sudah dihadiri oleh lebih dari 10 ribu pengunjung dari berbagai negara diantaranya buyers, media, distributor dan influencers dari Amerika Serikat dan 50 negara lain di dunia. 5 brand yang didukung oleh Bekraf di Agenda Show 2018 ini adalah Elhaus dengan modern menswear dan denim, Paradise Youth Club dengan inspirasi gaya hidup 90's skate dan musik, OldblueCo yang fokus di produksi denim, Monstore yang memiliki koleksi unisex, apparel, dan home, serta Potmeetspop asal Bandung yang berkreasi dengan aneka denim rancangan modern.

GRAB, mobile platform O2O terkemuka di Asia Tenggara dan official mobile platform partner Asian Games 2018 bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov SumSel) hari ini menandatangani Nota Kesepahaman terkait pembangunan shelter pendukung di stasiun-stasiun LRT Kota Palembang sejalan dengan komitmen Grab untuk mendukung terciptanya sistem transportasi yang modern dan terintegrasi di Tanah Air dan menyukseskan pelaksanaan Asian Games 2018 di Palembang. Penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilakukan oleh Gubernur Sumatera Selatan, Bapak H. Alex Noerdin dan Ridzki Kramadibrata, Managing Director, Grab Indonesia bertempat di Griya Agung, kediaman resmi Gubernur Sumatera Selatan. Shelter-shelter pendukung tersebut akan dibangun di sembilan stasiun LRT Palembang Berlokasi di titik terdekat akses masuk stasiun LRT, shelter pendukung juga akan dilengkapi dengan jaringan Wi-Fi publik dengan baterai bertenaga surya (solar power).

PT SOMPO INSURANCE INDONESIA terus berorientasi kepada kebutuhan Pelanggan dalam menciptakan setiap inovasi atas produk serta layanan yang disediakan bagi Pelanggan Sompo Insurance. Salah satu inovasi produk terkini dari Sompo Insurance adalah Directors and Officers Liability and Company Reimbursement Insurance atau lebih dikenal dengan Asuransi D&O. Asuransi D&O mulai dipasarkan sejak awal tahun 2018 dan telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Asuransi D&O Sompo Insurance juga dilengkapi dengan dua (2) jenis manfaat tambahan yang sifatnya opsional dipilih oleh tertanggung sesuai dengan kebutuhan. Pertama, jaminan klaim atas praktek ketenagakerjaan (jaminan entitas) yang memberi ganti rugi bagi perusahaan untuk semua kerugian. Kedua, jaminan biaya pembelaan atas adanya tuntutan hukum sebagai akibat tindakan keliru/salah (wrongful act) atas kebijakan direktur & pejabat perusahaan sehingga menyebabkan polusi (pencemaran lingkungan).

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

11


HOT ITEM BOOK

KABUT NEGERI SI DALI Penulis : A.A Navis Penerbit : Gramedia

Ali Akbar Navis atau disingkat A.A Navis adalah salah satu satrawan legendaris yang terkenal dengan novel-novel monumental, termasuk "Robohnya Surau Kami. "Tak ayal, dalam masyarakat Indonesia, pria asal Padangpanjang Sumatera Barat ini tersohor sebagai pencemooh nomor wahid. Dalam sebagian besar cerpennya, ciri itu amat menonjol. Tak terkecuali dalam kumpulan cerpen "Kabut Negeri Si Dali" ini. Kumpulan cerpen Kabut Negri Si Dali memuat 15 cerpen yang ditulis A.A Navis tahun 1990 - 1999. Tema umum yang disajikan dalam kumpulan ini adalah potret dari ekses dan latar belakang sejarah politik dan perang mulai dari zaman pendudukan Jepang hingga zaman Orde Baru. Dengan gayanya yang kocak, karikatural, dan menggelitik, Navis membawa pada pengalaman - pengalaman kita sebagai bangsa pada masa lalu. Dengan demikian, kumpulan cerpen ini dapat memperkaya batin kita. Selain itu, kumpulan ini juga menambah wawasan kita mengenai masa silam.

MUSIC

SWEETENER

Penyanyi Songs

: Ariana Grande : No Tears Left To Cry, dll

Si cantik Ariana Grande dengan sukacita menghadirkan album ke-4 bulan Agustus ini. "Sweetener" begitu judul album gadis berusia 25 tahun ini. Single utama, "No Tears Left to Cry", telah dirilis pada tanggal 20 April 2018 dan memulai debutnya di nomor tiga US Billboard Hot 100. Sebuah single promosi berikutnya, "The Light Is Coming", yang menampilkan Nicki Minaj dirilis pada bulan Juni. 20, 2018 kemarin, bersama dengan pre-order album. Berlanjut single "God Is a Woman", dilepas pada 20 Juli 2018. Total ada 13 lagu dalam album. Selain Nicky Minaj, Ariana juga berkolaborasi dengan Missy Elliot, dan produsernya Pharell Williams. Ariana adalah penyanyi muda yang memulai karirnya pada musik broadway dan serial tv anak-anak Nickelodeon.

12 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

FILM

CHRISTOPHER ROBIN Aktris Sutradara

: Ewan McGregor, Hayley Atwell, dll : Marc Forster

Merindukan sosok Ewan McGregor yang cukup lama vakum? Jangan kuatir, aktor 47 tahun berkebangsaan Skotlandia ini akan kembali tampil dalam film terbaru besutn Marc Forster berjudul "Christopher Robin" yang berkisah tentang seorang pria yang mencari kebahagiaan hidup ditemani oleh teman masa kecilnya Winnie The Pooh. Film separuh animasi yang bergenre campuran adventure - drama "fantasy" musical ini diangkat dari buku legendaris "Winnie The Pooh" karya A.A. Milne (1926). Diproduksi oleh Walt Disney Studio, film ini banyak melibatkan aktor pengisi suara untuk karakter animasi. Mengambil lokasi syuting di Inggris dan dirilis tanggal 3 Agustus 2018. Film yang asyik untuk keluarga.


HOT ITEM ENTERTAINMENT

ULTIMATE EARS SPEAKER Type : Wireless & Waterproof Speaker Feature : Floats in water, Superbass

Anda akan kesulitan untuk menemukan speaker tahan air yang lebih menawan daripada Ultimate Ears Wonderboom. Tersedia dalam banyak kombinasi warna, speaker compact ini juga terdengar hebat. Meledakan suara 360 derajat dengan kualitas yang sangat bagus, memiliki dua driver audio aktif dan dua radiator pasif untuk posisi terendah. Jika satu speaker Wonderboom tidaklah cukup, Anda dapat memasangkannya satu lagi untuk pengalaman sonik yang lebih besar. Benda berbentuk bundar ini dapat memperdengarkan musik hingga 10 jam nirkabel dengan sekali mengisi baterai. Wonderboom tahan guncangan. Ini dapat dijatuhkan dari hingga 5 kaki dan memiliki jangkauan nirkabel yang diperluas hingga 30 meter. Tambah lagi speaker ini juga akan mengapung bila jatuh di air. Recommended untuk dibawa kemana-mana.

KITCHEN

HAMILTON BEACH JUICER

Type : 67608A Electric 800 Watt Feature : Stainless steel, Easy to Clean, BPA Free Siapa yang meragukan Hamilton Beach, merek dagang handal Amerika yang khusus memproduksi peralatan rumah tangga sejak 1910. Juicer adalah salah satu produk Hamilton Beach yang diakui kualitasnya. Kali ini juicer terbarunya, 67608A hadir dengan model yang lebih sederhana namum mumpuni, berkat tenaga 800 Watt. Pemotong / saringan micro-mesh stainless-steelnya dapat mengubah bit padat menjadi jus halus dalam hitungan detik. Chute 3 inci lebar untuk cocok menghancurkan apel utuh, jeruk kupas atau buah keras. Jadi menghemat pra-pemotongan, dan lebih banyak jus yang dihasilkan berkelanjutan. Tempat penampung ekstra besar sehingga tidak perlu menghentikan proses pembersihan bubur buah.

CAMERA

PARROT DRONES

Type : Anafi Feature : 4K Video, 21MP Jpeg, 25 Minutes flight time Keluaran teranyar dari pabrik drone asal Perancis ini akan melumpuhkan drone-drone yang sedang beredar. Pasalnya, selain berukuran mungil, drone ini punya segudang kelebihan yang belum bisa disediakan oleh drone lain, termasuk oleh DJI yang selama ini menguasai pasar. Lihat saja Kamera 4K HDR-nya yang menawarkan kemampuan pengambilan video dan foto eksklusif berkat keunitasan gimbal 1800 yang unik, dan mampu melakukan zoom hingga pembesaran 2.8X. Juga memotret foto resolusi 21MP (Mavic Pro hanya 12MP). Belum lagi stabilitasnya yang mumpuni dan tahan terhadap kondisi cuaca ekstrim serta angin, bahkan Anafi memiliki waktu penerbangan 25 menit dengan kualitas mantap. Durasi penerbangan seperti ini belum bisa dilakukan oleh drone seukurannya (320 gram). Dasyat bukan?

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

13


JOURNEY

NATURAL BEAUTY

MALINAU Masuk Ke Hijau Borneo, Menyapa Budaya Dayak Yang Langgeng Bestari Teks & Foto RAIYANI MURRAHMAH

14 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24


XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

15


S

aya penasaran dengan kampung wisata Setulang, katanya kampung wisata ini menjadi destinasi wisata unggulan di Malinau. Dengan menggunakan sepeda motor sewaan, saya melalui jalanan mulus beraspal menuju desa Setulang. Di sisi kanan jalan, saya melihat sungai Malinau yang jernih, rasanya ingin sekali berhenti sejenak dan merasakan sejuknya air sungai itu, namun saya urungkan niat karena di Setulang nanti saya toh akan ke air terjun Semolon, yang tentu airnya jauh lebih sejuk daripada air di sungai ini.

Empat puluh menit sudah perjalanan ditempuh, akhirnya saya menemukan pertigaan, apabila kita belok ke kanan kita akan menuju air terjun Semolon, dan apabila ambil arah lurus menuju pusat desa Setulang. Saya bertemu sebuah patung buaya besar berukuran kurang lebih 25 m. Buaya (Ulung Buaye) menjadi lambang sakral bagi suku Dayak Lun Dayeh. Buaya tak hanya sebagai lambang kesatriaan namun juga diyakini bahwa roh buaya putih memberi signal alam terhadap kondisi baik atau buruk bagi suku Dayak Lun Dayeh.

I was curious about Setulang tourist village, it is said this tourist village became a leading tourist destination in Malinau. Using a rented motorbike, I passed a smooth asphalt road to Setulang village. On the right side of the road, I saw the clear Malinau river, felt like wanting to stop for a moment and feel the cool water of the river, but I cancelled the intention because in Setulang I would go to the Semolon waterfall, which of course the water is much cooler than the water in this river.

Forty minutes the trip had been taken, I finally found a T-junction, if we turn to the right we will go to Semolon waterfall, and if we take a straight direction towards the center of Setulang village. I met a large crocodile statue measuring approximately 25 m. Crocodile (Ulung Buaye) becomes a sacred symbol for the Dayak Lun Dayeh tribe. Crocodile is not only as a symbol of chivalry but also believed that white crocodile spirit gives a natural signal to the good or bad conditions for Dayak Lun Dayeh tribe.

16 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

Rute mengarah ke air terjun Semolon masih berupa tanah merah, memberi keseruan bersepeda motor. Empat puluh empat kilometer dari kota Malinau, membelah hutan tropis, merasakan basah embun di dedaunan hutan lebat, memberi oksigen baru bagi saya. Aroma air terasa semakin mendekat, Akhirnya saya tiba di kawasan air terjun Semolon.

The route led to the Semolon waterfall was still laterite, giving motorcycling excitement. Forty-four kilometers from the city of Malinau, splitting the tropical forest, feeling the dampness of the dense forest, giving me new oxygen. The scent of water was getting closer, Finally I arrived at the Semolon waterfall. Saya berjalan melintasi jembatan merah yang berada di kaki air terjun, dan memotret keindahannya. Air mengalir berundak-undak, bak pola terassering sawah. Airnya bersih, bening mengundang untuk bermain di kolamnya. Uniknya lagi sumber mata airnya ada yang hangat dan dingin, sehingga tempat ini dijadikan tempat


JOURNEY

berobat bagi pengunjung. Puas hati menikmati air terjun Semolon, akhirnya saya beranjak meninggalkan gemericik air dan melanjutnya perjalanan menuju Desa Setulang.

I walked across the red bridge at the foot of the waterfall, and photographed its beauty. Water flowing terraces, like rice field terraces. The water is clean, clear inviting to play in the pond. Uniquely the source of the water there are warm and cold ones, so this place is used as a place for treatment by the visitors. Satisfied to enjoy the Semolon waterfall, finally I left the rushing water and continued the trip to Setulang Village.

MENCARI NENEK KUPING PANJANG Tak lengkap rasanya bila ke Kalimantan tanpa bertemu nenek kuping panjang, karena inilah salah satu budaya yang sudah jarang ditemukan di Kalimantan. Setelah satu jam meninggalkan air terjun Semolon, sepeda motor melambat dan memasuki sebuah lapangan kampung Setulang. Mata saya tertuju pada keunikan rumah adat di seberang lapangan rumput hijau yang terbentang itu. Desa Setulang yang berada di tepi aliran pertemuan antara sungai Setulang dan sungai Malinau sehingga senantiasa hijau dan segar. Desa Setulang memegang adat hidup bersama alam, tak heran ia pernah mendapatkan penghargaan Kalpataru.

It's incomplete if coming to Borneo without meeting long eared grandmothers, because this is one of the rare cultures found in Borneo. After an hour leaving the Semolon waterfall, the motorbike slowed and entered a Setulang village field. My eyes were fixed on the uniqueness of the traditional house across the spread grassy green lawn. Setulang village is on the edge of a stream of confluence between the

"Tak lengkap rasanya bila ke Kalimantan tanpa bertemu nenek kuping panjang, karena inilah salah satu budaya yang sudah jarang ditemukan di Kalimantan."

• Balai adat didesa Setulang • Aneka ukiran manusia di tiang penyangga balai adat • Sepasang suami istri pak Unya yang berusia 88 tahun dan nek djigit usia 85 tahun yang memiliki kuping panjang

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

17


JOURNEY

Setulang river and the Malinau river so it is always green and fresh. Setulang village holds the custom of living with nature, no wonder it ever received the Kalpataru award.

Kenyah. Baik itu kerajinan tangan, tari-tarian, ukiran, balai adat, rumah panjang. Balai adat (Lamin adat) Adjang Lidem mereka dibangun sekitar tahun 1990.

Saya terpaku mengamati ukiran cantik pada tiang Balai adat (Lamin adat), sosok kepala manusia kerap kita temui pada ukiran tiang penyangga rumah adat, hingga menjadi ciri khas rumah-rumah adat suku Dayak di Kalimantan. Penduduk Setulang di dominasi oleh suku Dayak Kenyah.

Here in Setulang village we could see many things related to the arts of a typical area of Dayak Kenyah tribe. Whether handicrafts, dances, carvings, customs halls, long houses. Their Customary Hall (Lamin Adat) Adjang Lidem was built around 1990.

I was stunned to observe beautiful carving on Customary Hall (Lamin adat) poles, figure of human head often met at carving poles of custom house, until it becomes the characteristic of Dayak tribe custom house in Borneo. Residents of Setulang are dominated by the Dayak Kenyah tribe.

Atas informasi Pak Kayang, ketua RT setempat, saya mencari nenek berkuping panjang di Setulang. Betapa bahagianya saya bisa bertemu dengan sepasang suami istri di rumahnya, dialah Pak Unya yang berusia 88 tahun dan Nek Djigit berusia 85 tahun. Tampak masih kuat dan sehat walau pendengarannya sudah berkurang.

Disini desa Setulang kita bisa melihat banyak hal yang berhubungan dengan kesenian daerah khas suku Dayak

Based on Mr. Kayang's information, the local chairman, I searched for longeared grandmothers in Setulang. How

18 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

• Patung buaya sebagai lambang ksatria dan sakral bagi suku Dayak • Tugu di persimpangan kabupaten Malinau • Air terjun Semolon


happy I was to meet a married couple in their home, he was the 88-yearold Mr. Unya and 85-year-old Nek Djigit. Seem still strong and healthy even though their hearing ability had decreased. Dahulu, memiliki kuping panjang adalah simbol kecantikan wanita Dayak. Namun sejalan perkembangan masa, adat kuping panjang mulai punah, karena generasi mudanya sudah tidak lagi ingin memiliki kuping panjang. Kuping panjang dimulai sejak kecil, dengan memberi pemberat berupa logam kuningan pada telinga wanita, berjalan waktu pemberat logam akan semakin bertambah, hingga lubang yang terbentuk akan tertarik ke bawah. In the past, having long ears was a symbol of Dayak female beauty. But in line with the development of the era, the custom of long ears began to extinct, because the young generation no longer want to have long ears. Long ears start from childhood, by weighting a brass metal in a woman's ear, as the time goes by, the metal weight will increase, until the hole formed will be pulled down.

BENING DAN SERAUNG Kalimantan sangat identik dengan hiasan manik manik. Ini adalah bentuk karya seni yang berkembang baik di Kalimantan sejak zaman dahulu, terutama di kawasan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Borneo is very identical with manic beads decoration. This is a

form of art that has developed well in Borneo since ancient times, especially in East and North Borneo. Di Setulang, kita dapat menemukan seni manik-manik ini yang digunakan sebagai penghias topi dan gendongan anak. Hiasanhiasan lain yang juga sering ditemukan adalah kepeng perang dan taring babi, dipercaya sebagai penolak bala

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

19


dan juga lambang keberanian atau kejantanan.

In Setulang, we can find this art of manic beads used as a decorative hat and children sling. Other ornaments that are also often found is war kepeng and pig fangs, believed to be a repellent of calamities and also a symbol of courage or virility. Saya sangat terpukau saat menemukan gendongan anak khas disana, disebut Bening. Tak seperti laiknya gendongan bayi dari kain, bening adalah keranjang yang terbuat dari bulatan kayu yang dibelah dan bagian bawahnya diberi tempat dudukan. Pada kedua sisi diberi tali yang digunakan untuk menyangkutkan gendongan pada bahu. Agar bening tampak indah, maka dihias dengan manik manik dengan motif binatang, pohon atau daun. Semua lambang ini memiliki makna dalam adat.

I was amazed when I found a typical baby carrier there, called Bening. Unlike a baby sling from a cloth, Bening is a basket made of split wooden spheres and the underside was given a seater. On both sides are given a rope that is used to hold the sling on the shoulders. In order Bening looks beautiful, then decorated with manic beads with animals, trees or leaves motive. All these symbols have meanings in custom. Selain bening, ada lagi benda menarik lainnya yang dikenakan para wanita, disebut Seraung. Ini merupakan topi berbentuk lebar yang biasa digunakan untuk bekerja di ladang, pelindung dari sengatan sinar matahari serta guyuran hujan. Seraung dibuat dari daun pandan yang dikeringkan.

Besides Bening, there is another interesting object worn by women, called Seraung. This is a wide-shaped hat that is used to work in the field, a protector of sunstroke and rain. Seraung is made from dried pandan leaves. Saya menikmati perjalanan di Malinau, terlebih masuk ke

20 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

"Saya sangat terpukau saat menemukan gendongan anak khas disana, disebut Bening. Tak seperti laiknya gendongan bayi dari kain, bening adalah keranjang yang terbuat dari bulatan kayu yang dibelah dan bagian bawahnya diberi tempat dudukan."


JOURNEY

Xpress Air terbang langsung dari bandara Juwata Tarakan menuju bandara Robert Atty Bessing Malinau, setiap hari Senin, Rabu dan Jumat pukul 14.20 dengan harga tiket terjangkau. Karena identik dengan sungai, jangan lupa untuk merasakan sensasi menyusuri sungai dengan kapal kayu.

• Jembatan merah menuju air terjun Semolon • Suasana rumah penduduk di desa • Gerbang selamat datang

daerah-daerah yang masih terjaga kelestariannya, seperti kampung Setulang ini. Banyak kearifan lokal dan pelajaran budaya Dayak yang saya peroleh di balik kemolekan alamnya.

I enjoyed traveling in Malinau, especially into areas that their preservation were still kept, such as this Setulang village. Many local wisdom and Dayak cultural lessons that I obtained behind their natural beauty. Ada beberapa suku Dayak yang ada di Malinau, antara lain, suku Dayak Tidung, Dayak Kenyah, Dayak Tagal, Dayak Merap, Dayak Punan, Dayak Lun Dayeh, Dayak Abbay dan Murut. Mereka hidup rukun dan memegang teguh adat istiadat yang berkembang di Malinau. Hal ini tergambar dari masih lestarinya upacara adat, tarian, ukiran kayu, perhiasan, dan aneka tata cara

kehidupan dalam masyarakat. Tentu hal ini menjadi salah satu daya tarik dan kekuatan utama dalam mengembangkan dan memelihara budaya Malinau.

There are several Dayak tribes in Malinau, they are, Dayak Tidung, Dayak Kenyah, Dayak Tagal, Dayak Merap, Dayak Punan, Dayak Lun Dayeh, Dayak Abbay and Murut. They live in harmony and hold fast to the growing customs of Malinau. This is reflected from the still preserved traditional ceremonies, dances, wood carvings, jewelry, and various ordinances of life in society. Of course this has become one of the main attractions and strengths in developing and maintaining Malinau culture.

Ada sejumlah penginapan Malinau, tinggal disesuaikan saja dengan budget. Ada Hotel Cahaya atau Hotel Mahkota. Bisa juga memilih menginap di Losmen Handayani (Tel. 0553 21122) karena lokasinya cukup strategis dekat dengan penjual makanan dan pusat belanja kebutuhan.

Tidak sulit menemukan makanan di Malinau, walaupun belum ada warung khusus makanan lokal. Jika ingin makan, silahkan pergi ke beberapa tempat nongkrong seperti Kuliner Alun Alun, File do moraes, atau Kincay Restoran. Selain itu masakan Jawa tersebar di berbagai tempat. Mudah kok dijumpai.

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

21


BEDAH INVASIF MINIMAL (Minimally Invasive Surgery/MIS)

Haruskah saya memilih MIS atau Bedah Konvensional? DOKTER SHEHAB PHUNG CHEE WEI Konsultant Bedah Umum, Laparoskopi & Robotik MBBS (India), MS (Gen Surg),UKM, DMAS & FMAS (India) Asosiasi Ahli Bedah Laparoskopi Dunia, Bedah Kolorektal Robotik Lanjut (Pembedahan Robot & MIS, Korea Selatan)

Apa itu Bedah Invasif Minimal? Banyak orang berpikir bahwa ‘invasif minimal’ mengacu pada jenis prosedur atau operasi tertentu. Yah, itu tidak benar. Bedah invasif minimal adalah konsep atau filosofi medis yang jauh lebih luas. Ini bukan prosedur atau operasi tertentu. Ini adalah filosofi yang diadopsi ketika melakukan operasi atau prosedur - untuk beroperasi melalui insisi yang lebih tidak merusak, mempengaruhi jaringan normal sesedikit mungkin, dan menggunakan alat dan instrumen canggih yang memungkinkan kita untuk melakukan prosedur dengan aman dengan potensi risiko terkecil terhadap struktur penting di sekitarnya. Kembali ke pikiran setiap praktisi medis profesional adalah secara konstan mencari cara bagaimana mempercepat operasi untuk meningkatkan pengalaman bedah pasien. Lebih spesifik lagi, bagaimana pemulihan bisa lebih cepat setelah operasi? Bisakah ada lebih sedikit bekas luka dan rasa sakit? Dapatkah fungsi normal dipertahankan? Bedah invasif minimal menyimpan banyak harapan untuk pertanyaan di atas. Apa perbedaan antara bedah invasif minimal dan bedah konvensional? Semua bentuk operasi dianggap prosedur invasif karena umumnya melibatkan insisi (penyayatan) di atas tubuh untuk mendapatkan akses ke bagian-bagian untuk operasi. Sejak awal, paparan yang baik terhadap bidang bedah adalah kunci untuk operasi yang aman dan sukses sehingga insisi bedah yang lebih besar tidak dapat dihindari. Ini adalah bedah konvensional. Dalam bedah invasif minimal, paparan masih penting untuk operasi yang aman dan sukses, tetapi sekarang dapat diberikan melalui sayatan kecil daripada satu pembukaan besar. Karena sayatan kecil, pasien cenderung memiliki waktu pemulihan yang lebih cepat, waktu rawat inap yang lebih singkat dan lebih sedikit

rasa sakit dibandingkan dengan operasi konvensional. Apakah Bedah Invasif Minimal dan Bedah Laparoskopi sama? Secara umum, istilah ini digunakan secara bergantian dengan akses, laparoskopi dan operasi lubang kunci minimal. Secara khusus, operasi laparoskopi mengacu pada melakukan operasi di rongga perut menggunakan konsep “invasif minimal”. Bagaimana Cara Kerja Bedah Invasif Minimal? Beberapa sayatan kecil dibuat dan tabung tipis yang disebut trocars dimasukkan ke dalam perut. Gas karbon dioksida dimasukkan ke dalam rongga perut, menciptakan ruang kerja dan penglihatan antara organ-organ internal dan kulit. Melalui trocars ini, instrumen khusus yang panjang dan tipis dan kamera miniatur (laparoskop) ditempatkan untuk melakukan operasi. Kamera laparoskopi yang tipis memberikan cahaya dan visualisasi yang membuat ahli bedah dan seluruh tim bedah di ruang operasi melihat bidang operasi yang diperbesar pada layar panel datar definisi tinggi. Kejelasan visual jaringan dan anatomi yang superior memungkinkan diseksi yang akurat dan aman. Dengan bantuan instrumen berteknologi tinggi, ini memungkinkan ahli bedah untuk melakukan operasi yang sama seperti bedah “terbuka” konvensional dengan hasil jangka panjang yang setara tetapi dengan sayatan yang lebih kecil dan manfaat potensial lainnya dalam periode pemulihan pasca operasi awal. Apa manfaat potensial dari bedah invasif minimal (MIS)? MIS menawarkan manfaat klinis dan ekonomi. Dari perspektif klinis, MIS dikaitkan dengan peningkatan hasil melalui penurunan tingkat komplikasi seperti infeksi, kehilangan darah, hernia insisional,

adhesi, dan nyeri pasca operasi. Manfaat ekonomi termasuk berkurangnya lama rawat inap dan masuk kembali, penurunan waktu pemulihan, dan biaya yang lebih rendah di seluruh masa perawatan. Setelah keluar dari rumah sakit, pasien MIS biasanya kembali ke rutinitas sehari-hari mereka lebih cepat daripada mereka yang menjalani operasi terbuka. Manfaat potensial dari bedah invasif minimal: • Lebih sedikit perdarahan besar sehingga kebutuhan transfusi darah menurun • Risiko infeksi pasca operasi yang lebih rendah • Lebih sedikit nyeri dan ketidaknyamanan pasca-operasi • Lebih sedikit komplikasi karena pemulihan Anda lebih cepat • Lebih singkat tinggal di rumah sakit • Lebih awal kembali ke aktivitas normal sehari-hari • Lebih cepat kembali bekerja • Lebih sedikit bekas luka internal (adhesi) dan bekas luka eksternal yang terlihat lebih kecil Jenis operasi apa yang dapat dilakukan dengan bedah laparoskopi? Sebagian besar operasi perut dan usus dapat dilakukan dengan menggunakan teknik laparoskopi. Prosedur seperti perbaikan hernia, reseksi lambung / bypass, reseksi usus, dan pengangkatan organ sekarang secara rutin dilakukan secara laparoskopi. Pembedahan laparoskopi telah berhasil menggantikan operasi terbuka sebagai pilihan perawatan yang lebih disukai untuk masalah seperti bedah kolorektal, operasi bariatrik dan pengangkatan kandung empedu dll. Apa itu Laparoskopi 3D? Ini adalah salah satu teknologi armamentarium canggih dalam bedah invasif minimal, yang memungkinkan


ahli bedah untuk melakukan prosedur laparoskopi yang kompleks dengan aman dan dengan peningkatan presisi dan kecepatan. Sebagian besar dari kita akrab dengan berbagai jenis visualisasi tiga dimensi dalam bentuk hologram, buku 3D, dan juga film 3D di bioskop. Bagi sebagian besar dari kita, visi 3D adalah tentang menonton film atau bermain game dalam visual yang realistis. Namun, kemajuan teknologi telah memungkinkannya untuk diterapkan di bidang kedokteran, menguntungkan baik ahli bedah maupun pasien. Mengingat kembali pada pertengahan Des, 2009 ketika film Avatar oleh James Cameron, sebuah film yang dibuat khusus untuk tampilan 3D, pertama kali dirilis ke layar bioskop global, telah menciptakan banyak hype dan teknologinya digembargemborkan sebagai terobosan dan masa depan bioskop. Rahasia film tersebut terletak pada penggunaan beberapa sudut kamera selama pembuatan film. Kacamata yang dipakai memungkinkan satu pandangan yang sedikit berbeda diproyeksikan ke setiap mata, menciptakan kedalaman rasa. Hilang sudah jaman karton lensa berwarna hijau dan merah: 3D telah tiba dalam Technicolor yang menakjubkan. Sejak itu, industri medis telah mengambil inspirasi dari industri film untuk mengembangkan dan menggabungkan sistem 3D untuk bedah laparoskopi yang sekarang mendapatkan popularitas di banyak bagian dunia. Ini memadukan keunggulan dua dunia: peningkatan citra 3D dengan operasi laparoskopi. Meskipun laparoskopi telah merevolusi pendekatan kita untuk sejumlah masalah bedah dan menyebabkan evaluasi ulang strategi klinis, laparoskopi konvensional memiliki keterbatasan - kurangnya persepsi kedalaman dan hilangnya orientasi spasial. Ini karena dalam laparoskopi konvensional, ahli bedah bekerja di ruang tiga dimensi, tetapi dipandu oleh gambar dua dimensi (2D). Keterbatasan ini dapat menjadi tantangan, terutama yang berkaitan dengan manuver yang membutuhkan presisi dan ketangkasan. Meskipun keterbatasan

ini dapat diatasi oleh ahli bedah yang berpengalaman, namun, hal ini memiliki potensi meningkatkan ketegangan bedah, risiko kesalahan dan waktu operasi. Untuk mengilustrasikan lebih lanjut, laparoskopi konvensional dengan menggunakan gambar 2D mirip dengan operasi ahli bedah dengan satu mata tertutup sehingga kurangnya persepsi kedalaman yang membahayakan kecepatan dan presisi pembedahan. Dengan aplikasi pencitraan 3D dalam operasi laparoskopi, ini memungkinkan ahli bedah untuk melihat anatomi pasien yang sangat cocok dengan penglihatan 3D alami kita. Ini diterjemahkan ke dalam peningkatan presisi dan kedalaman persepsi ahli bedah. Laparoskopi 3D menggunakan dua kamera, bukan satu untuk merekap ulang efek penglihatan binokular manusia: menghasilkan dua pandangan berbeda dari objek yang sama, yang kemudian ditampilkan bersama di layar dengan lampu terpolarisasi yang berlawanan. Ketika melihat melalui kacamata 3D terpolarisasi, setiap mata melihat secara berbeda sesuai dengan pengaturan dua kamera, memungkinkan persepsi kedalaman dan orientasi spasial yang lebih baik. Tampilan tiga dimensi, dipadukan dengan gambar yang diperbesar dan berdefinisi tinggi, memungkinkan ahli bedah untuk melakukan prosedur bedah yang lebih rumit, seperti dalam ruang tubuh yang kecil dan dalam. Ini juga memberikan koordinasi tangan-mata yang lebih baik dan visualisasi yang lebih jelas, terutama ketika menggenggam, membedah dan menjahit, membuatnya sangat nyaman, lebih tidak berat dan lebih tidak melelahkan bagi ahli bedah, sehingga berpotensi meminimalkan risiko kesalahan dan operasi yang lebih aman. Apakah saya seorang calon untuk bedah invasif minimal? Sementara bedah invasif minimal secara efektif mengurangi waktu pemulihan dan meningkatkan pengalaman pasien, prosedur ini bukan untuk semua orang. Selain itu, tidak semua prosedur dapat (atau

seharusnya) dilakukan melalui metode invasif minimal meskipun sebagian besar prosedur dapat dilakukan. Kadang-kadang bedah terbuka konvensional memberikan dokter bedah akses yang lebih baik ke area yang akan dirawat, dan kadang-kadang usia pasien, kondisi fisik, riwayat medis dan bedah mungkin memerlukan bedah terbuka. Dalam beberapa kasus, pasien mungkin dijadwalkan untuk prosedur invasif minimal, tetapi setelah mendapatkan penglihatan di dalam tubuh, ahli bedah mungkin harus “mengubah� prosedur menjadi bedah terbuka (konvensional). Ini mungkin karena masalah atau anatomi berbeda dari apa yang diharapkan dokter bedah. Inovasi berkelanjutan dalam bedah invasif minimal membuatnya bermanfaat bagi orang dengan berbagai kondisi. Jika Anda perlu operasi dan berpikir Anda mungkin menjadi calon untuk pendekatan ini, bicaralah dengan dokter Anda. Hanya dokter Anda yang dapat menentukan apakah bedah invasif minimal tepat untuk Anda.


TRAVEL

24 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24


GITA CERITA

KRETA

Anjangsana Ke Pulau Terbesar Negeri Para Dewa Teks & Foto VALENTINO LUIS

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

25


D

engan sigap Panagiotis memindahkan tiga pot tanaman hijau dan menaruhnya di depan pintu kamar. Seketika pintu itu pun tampak artifisial, kehilangan fungsinya sebagai akses masuk. "Selesai. Sekarang kamu bisa masuk lewat pintu samping dan dapatkan kamar seperti maumu," katanya dengan senyum lebar. Saya terperangah. Cerdik nian dia memutar otak. "Endaxi, baiklah. Begini lebih bagus," ujarku. Setelah terluntah cukup lama di Piraeus-Athena, dilanjutkan berlayar semalaman ke Heraklion tanpa tidur yang cukup, saya kehilangan semangat bergerilya dari penginapan ke penginapan, hal yang memberi kesenangan tersendiri saat berkelana. Makanya, begitu tiba di Kreta, saya ingin selekasnya saja mendapatkan kamar. Di pelabuhan berjejer banyak akomodasi, namun insting frugalku mengisyaratkan agar mencari kamar di gang-gang kecil belakang yang ramai dengan tulisan "Rent Room". Insting itu pulalah yang mempertemukan saya dengan Panagiotis, salah satu juragan

losmen. Dia menawarkan kamar paling depan namun saya kurang sreg dengan sistem pintu ganda, terutama pintu depan yang langsung bersisian dengan jalan. Panagiotis tak hilang akal, dengan cerdiknya menutupi pintu itu dengan meletakkan tiga pot tanaman rimbun. Disaat ekonomi negara Yunani dililit krisis panjang seperti sekarang ini, aksi yang dilakukan Panagiotis barusan adalah trik sederhana nan jitu. Bila tak mau kehilangan calon penyewa yang sudah berdiri di depan mata, kita harus berpikir dan bertindak cepat. "Orang boleh mencibir negara ini, tapi resesi tak akan mengubah penduduk Kreta menjadi pengemis galau. Kamu tahu, Eropa belajar berpolitik dari nenek moyang kami," Panagiotis berkata dengan santai namun implisit. "Teguklah Mythos, biar tidurmu ringan," dia menyodorkan sebotol minuman dingin berembun. Mythos adalah merek bir popular di Kreta, harga setengah liternya tak sampai satu Euro. Bangun dari tidur, Panagiotis membekali saya peta, memudahkan untuk menapaki bagian-bagian

26 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

penting Heraklion, semisal mampir ke alun-alun Plateia Anglon di dermaga tua berhiaskan benteng Koules Venetian, kemudian ikut dalam keramaian pusat kota dimana anak-anak kecil bermain air mancur empat Singa, Morosini Fountain, tak jauh dari gereja Agios Markos. Kota ini dikelilingi oleh tembok dari abad 16, tapi isinya lebih modern dari perkiraan saya sebelumnya, agak beda nuansanya dari kota-kota lain Yunani. Dan yang menarik adalah wajah-wajah penduduknya yang "bersemangat," jauh dari kesan depresif atau muram. Ya, Panagiotis benar.

KECERIAAN CHANIA

Kreta tak hanya berstatus sebagai pulau terbesar di Yunani (8,303 Km2) tapi juga memainkan peran historis penting. Disinilah cikal bakal Peradaban Minoan yang digadang sebagai peradaban paling maju di Eropa, hampir 3000 tahun SM silam. Tak cuma itu saja, pulau ini pun diakui sebagai tanah kelahiran sejumlah dewa-dewi terhormat dalam mitologi Yunani. Sebut saja Zeus, Artemis, Apollo. Dalam sejarah perkembangan


TRAVEL

• Sekelompok remaja melintas di dermaga • Mercusuar dari abad XVI adalah landmark Chania • Pemancing asyik menanti tangkapannya • Salad dengan keju kambing didampingi bir Mythos, hidangan otentik Kreta

"Orang boleh mencibir negara ini, tapi resesi tak akan mengubah penduduk Kreta menjadi pengemis galau. Kamu tahu, Eropa belajar berpolitik dari nenek moyang kami," Panagiotis berkata dengan santai namun implisit. XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

27


TRAVEL

agama Kristen pun Kreta menjadi lokasi penyebaran Injil pertama sebelum meluas ke seantero Eropa. Sebagai destinasi wisata, nama Kreta punya tempat lebih istimewa ketimbang pulau-pulau lainnya. Mungkin pelancong Asia memfavoritkan Santorini, namun jika membandingkan keduanya secara seksama, maka Santorini tak lebih dari sekedar pulau kosong yang mencari perhatian lewat bangunan-bangunan putih yang tergantung di bibir tebing. Kontur alam Kreta sangat bervariatif. Sungai, danau, ngarai, hingga gunung bersalju dimilikinya. Dalam kunjungan ke sejumlah tempat sepanjang jarak antara Heraklion sampai Chania, kemolekan pulau berpeduduk 650.000 jiwa ini begitu memikat. Padahal, itu barulah dua kota di pesisir utaranya yang saya lihat. Susah mencari persamaan Kreta dengan tempat lain. Ia memadukan halhal kontras. Pikirkanlah, kita melintasi sebuah jalan lengang di tepi laut nan biru bening sementara di sisi lainnya berjejer pegunungan menjulang dengan putih

28 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

salju, tapi suhu udaranya hangat khas Mediterania. Pikirkanlah puing-puing kuil kuno berumur ribuan tahun, ada yang berserak di lahan kosong tanpa siapapun, ada yang tegak berdiri dibekap sejuk hijau pepohonan teraliri air. Keceriaan menyambut saya manakala tiba di Chania, kota terbesar kedua Kreta. Saya suka setting kota ini dengan bayang undak pegunungan Lefka Ori sebagai mahkotanya. Dinding bangunanbangunan di Chania berlumur cat beda warna. Orang mengenakan pakaian longgar, rata-rata putih, menimbulkan kesan rileks. Apalagi penginapan disini diberi nama yang indah-indah, membacanya saja sudah seperti dibawa ke dunia telenovena. Chania lebih kental bernuansa Venetian, struktur kotanya klasik elegan. Mercusuar dari bebatuan putih, alur jalan setapak, mansion bekas hunian kaum bangsawan maupun saudagar yang ratarata hadir sejak abad ke-15. Namun tidak semata-mata Venetian, sebab pengaruh Byzantine pun nyata lewat gereja-gereja

"Kontur alam Kreta sangat bervariatif. Sungai, danau, ngarai, hingga gunung bersalju dimilikinya."

• Koules Fortress Heraklion • Katedral Eisodion yang dikitari perumahan berwarna krem • Matala caves, gua-gua purba dengan pesona sunset


XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

29


• Semburat senja di lautan Kreta

Orthodoks serta bekas benteng. Tak ketinggalan peninggalan kekaisaran Ottoman Turki dari tahun 1600an, terwakili oleh mesjid serta kastil tua. Pulau ini memang rebutan banyak bangsa. Untungnya, setiap pengaruh baru dari luar yang datang tidak serta merta menghilangkan yang sudah ada. Modernitas difilter dengan hatihati. Beda dengan kota-kota di Indonesia, cenderung mudah terkonversi secara masif sehingga unsur-unsur otentiknya mengabur. Mungkin Yogya serta Solo adalah segelintir kota yang masih kuat mempertahankan aura lokal.

PARADE PANTAI-PANTAI EKSOTIS

3S: Sun, sea, and sand telah menjadi trade mark kepulauan Yunani. Tak ketinggalan di Kreta. Malah, bisa dibilang Kreta adalah tempat sesungguhnya bila mendamba ketiga hal tersebut. Jumlah pantai indahnya bejibun, mengelilingi pulau, jaraknya pun bersisian hanya dipisahkan oleh tebing atau tanjung. Semacam parade eksotis. Untuk pantai-pantai di seputaran Chania, dengan komposisi pasir putih bersih, laut biru bening dan topografi yang bagus, letaknya tak begitu jauh

dari pusat kota. Akses ke pantaipantai ini pun mudah karena telah terhubung oleh sarana transportasi publik seperti bus yang haltenya langsung menuju ke pantai. Saat menilik Balos Beach di Tanjung Gramvoussa, Elafossini Beach, Falassarna Beach, dan menghantar terbenamnya Surya dari gua Matala Caves yang menghadap ke lautan, saya merasa orang-orang Kreta memiliki segala yang mereka butuhkan, bahkan lebih. Mereka juga telah menciptakan sejarah yang mempengaruhi penjuru Eropa tapi tetap menikmati hidup sebagai orang Kreta yang sejati. Mereka empunya keistimewaan, mengalunkan gita cerita sendiri. Jadi, apa yang ditulis novelis Inggris, HH Munro, bahwa "the people of Crete unfortunately make more history than they can consume locally" perlu direvisi. Agaknya.

30 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

Dari Athena bisa pakai kapal ferry (Minoan Lines, Anek Lines, SuperFast Ferries), tapi kalau mau cepat, gunakan pesawat rute Athena - Heraklion. Tersedia penerbangan harian dengan sejumlah maskapai. Koneksi dari Heraklion ke berbagai wilayah Kreta dengan bus umum yang dioperasikan oleh KTEL. Tiket tersedia sesuai zona layanan bus.

Harga hotel di kota-kota Kreta berkisar mulai 30 Euro 100 Euro untuk kelas standar hingga menengah. Tentukan penginapan yang lokasinya strategis agar memudahkan Anda bepergian atau dekat dengan fasilitas seperti minimarket, halte, cafĂŠ, atau dekat dermaga. Cek detail di laman-laman yang menyediakan pemesanan hotel, seperti www.booking.com

Kreta disebut sebagai pulau dengan hidangan Yunani Mediteranian terbaik. Pulau ini bahkan diakui sebagai pulau yang punya makanan paling sehat di Yunani. Jadi, cobalah menyingkirkan sajian mainstream seperti kentang goreng atau burger dan nikmatilah cita rasa lokal semisal Sup bekicot khas Kreta, domba gunung bakar. Pulau ini juga punya banyak varian salad, contohnya Xoriatiki, Salata Marouli, atau Lahano Salata.


TOP 10

HEWAN ENDEMIK INDONESIA

Hari Konservasi Alam Nasional jatuh pada 10 Agustus, momen untuk mengenal betapa kayanya fauna Nusantara sehingga negara kita memiliki hewan-hewan yang tidak dipunyai oleh negara lain manapun di dunia (endemic). Setidaknya ada 25 spesies hewan endemik Indonesia telah menarik perhatian global. Edisi kali ini kami mengulas 10 di antaranya.

1. CENDRAWASIH MERAH

Status Konservasi IUCN: Hampir Terancam/Near Threatened

Dari 43 jenis spesies Cendrawasih, 28 diantaranya terdapat di Papua Indonesia. Termasuk spesies Cendrawasih Merah. Ditandai dengan warna buluh cokelat kemerahan, burung surge ini juga berparuh kuning. Banyak ditemukan di hutan dataran rendah pada pulau Waigeo dan Batanta di kabupaten Raja Ampat, provinsi Papua Barat.

Teks MARIA Y Foto Shutterstock.com

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

31


02 2. BEKANTAN

Status Konservasi IUCN: Hampir Terancam/Near Threatened

Bekantan hingga kini masih abadi sebagai maskot kebanggaan Dunia Fantasi, Ancol, Jakarta. Primata endemik nan tampan khas Kalimantan yang berjuluk ‘Kera Belanda’ ini memiliki ciri unik yakni hidung yang panjang dan besar –hanya dimiliki pejantan- serta rambut coklat kemerahan. Dalam 10 tahun terakhir, populasinya menyusut sebesar 50%.

Mari berkenalan dengan primata monogami yang satu ini. Owa Jawa adalah kera tanpa ekor, berwarna keabu-abuan, dengan sisi atas kepala lebih gelap dan wajah kehitaman. Dengan tangan yang lebih panjang dibandingkan anggota tubuh lainnya, Kera ini lebih senang menghabiskan waktunya di atas tajuk pepohonan. Populasinya tersebar di hutan-hutan di Jawa Barat dan sebagian kecil Jawa Tengah. Diperkirakan mencapai 4000 ekor di alam liar. Habitat asli Owa Jawa yang terbesar berada di Taman Nasional Ujung Kulon, Halimun-Salak dan TN Gunung Gede Pangrango.

5. KOMODO

Status Konservasi IUCN: Rentan/Vulnerable

05

3. KANGURU POHON MANTEL EMAS Status Konservasi IUCN: Kritis

03 Tidak hanya Australia, Indonesia juga punya Kanguru, loh. Spesies ini senang menghabiskan waktunya di atas pohon. Masyarakat setempat menyebutnya Lau Lau dan hanya ditemukan di hutan pedalaman Papua. Kanguru pohon ini memiliki rambut pendek dengan dominan warna coklat di bagian punggung hingga belakang kepala.

4. OWA JAWA

Status Konservasi IUCN: Genting/Endangered

04 32 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

Dengan 60 taring runcing yang berbaris rapi, mengoyak daging kambing, ayam, bahkan sapi besar dengan liar, Komodo adalah maskot wisata Labuan Bajo dan Flores. Reptil terbesar dunia ini punya senjata maut: air liur yang selalu menetes berisikan bakteri mematikan, membuatnya menjadi salah satu satwa endemik berbahaya.

6. MALEO SENKAWOR

Status Konservasi IUCN: Terancam/Threatened

06


02 2. BEKANTAN

Status Konservasi IUCN: Hampir Terancam/Near Threatened

Bekantan hingga kini masih abadi sebagai maskot kebanggaan Dunia Fantasi, Ancol, Jakarta. Primata endemik nan tampan khas Kalimantan yang berjuluk ‘Kera Belanda’ ini memiliki ciri unik yakni hidung yang panjang dan besar –hanya dimiliki pejantan- serta rambut coklat kemerahan. Dalam 10 tahun terakhir, populasinya menyusut sebesar 50%.

Mari berkenalan dengan primata monogami yang satu ini. Owa Jawa adalah kera tanpa ekor, berwarna keabu-abuan, dengan sisi atas kepala lebih gelap dan wajah kehitaman. Dengan tangan yang lebih panjang dibandingkan anggota tubuh lainnya, Kera ini lebih senang menghabiskan waktunya di atas tajuk pepohonan. Populasinya tersebar di hutan-hutan di Jawa Barat dan sebagian kecil Jawa Tengah. Diperkirakan mencapai 4000 ekor di alam liar. Habitat asli Owa Jawa yang terbesar berada di Taman Nasional Ujung Kulon, Halimun-Salak dan TN Gunung Gede Pangrango.

5. KOMODO

Status Konservasi IUCN: Rentan/Vulnerable

05

3. KANGURU POHON MANTEL EMAS Status Konservasi IUCN: Kritis

03 Tidak hanya Australia, Indonesia juga punya Kanguru, loh. Spesies ini senang menghabiskan waktunya di atas pohon. Masyarakat setempat menyebutnya Lau Lau dan hanya ditemukan di hutan pedalaman Papua. Kanguru pohon ini memiliki rambut pendek dengan dominan warna coklat di bagian punggung hingga belakang kepala.

4. OWA JAWA

Status Konservasi IUCN: Genting/Endangered

04 32 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

Dengan 60 taring runcing yang berbaris rapi, mengoyak daging kambing, ayam, bahkan sapi besar dengan liar, Komodo adalah maskot wisata Labuan Bajo dan Flores. Reptil terbesar dunia ini punya senjata maut: air liur yang selalu menetes berisikan bakteri mematikan, membuatnya menjadi salah satu satwa endemik berbahaya.

6. MALEO SENKAWOR

Status Konservasi IUCN: Terancam/Threatened

06


34 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24


HERITAGE

Seba Baduy Prosesi Budaya Tak Lekang Oleh Waktu Teks & Foto KATERINA

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

35


HERITAGE

B

ertemu dengan ribuan masyarakat asli Baduy Dalam maupun Baduy Luar pada gelaran event Exciting Banten on Seba Baduy pada bulan April 2018, mengingatkan saya pada perjalananan empat tahun lalu saat ke Kampung Cibeo, Kabupaten Lebak, Banten. Saat itu, saya berjalan kaki selama 10 jam pulang dan pergi, menempuh jarak sejauh 20 kilometer. Tinggal selama 2 hari 1 malam di kampung Suku Baduy untuk melihat dan merasakan langsung bagaimana orang Baduy Dalam menjalani kehidupan sederhananya sambil terus mempertahankan tradisi leluhur. Dua hari saja, dan itu amatlah sebentar. Perlu waktu lebih lama untuk mengenal lebih banyak lagi kebiasaan yang tersimpan. Melalui prosesi budaya Seba yang disuguhkan dalam festival Exciting Banten on Seba Baduy inilah saya menambah pengetahuan tentang budaya Suku Baduy.

SEBA

Dalam buku Potret Kehidupan Masyarakat Baduy yang ditulis Djoewisno MS dan diterbitkan Cipta Pratama Adv tahun 1987, Seba berarti sowan atau berkunjung secara resmi. Tradisi unik Seba berupa ritual warga Baduy membawa hasil panen ke kantor pemerintahan setempat sebagai bentuk persembahan. Selain sebagai tanda syukur, Seba juga merupakan bentuk silaturahmi warga Baduy dengan kepala daerah: Bupati dan Gubernur sebagai Bapak Gede atau kepala pemerintah daerah, sekaligus sebagai momen untuk menyampaikan berbagai pesan keluhuran atau kearifan lokal tradisi Baduy. Pemberian hasil panen ke kepala daerah bukan sebagai upeti, melainkan bentuk ketulusan dan keikhlasan semata yang diungkapkan sebagai kewajiban yang harus dilaksanakan dan menjadikan ketetapan Lembaga Adat Masyarakat Baduy yang diterapkan dalam

36 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

kehidupan bernegara dan berbangsa. Ritual Seba sudah menjadi kewajiban di tiap tahunnya karena menjadi satu rangkaian adat yang dimulai dari Kawalu, Ngalaksa, dan terakhir Seba. Dalam budaya ingatan dan budaya lisan orang Baduy, budaya Seba merupakan tradisi yang berusia sama tuanya dengan suku Baduy sendiri. Dilaksanakan secara turuntemurun sebelum Kesultanan Banten berdiri pada abad ke-16 Masehi (Asep Kurnia dalam buku Saatnya Baduy Bicara yang diterbitkan Bumi Aksara dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang tahun 2010) sebagai bukti kesetiaan terhadap kepala pemerintah. Untuk tradisi sakral ini, warga Baduy Luar dan Dalam bertolak dari kampungnya. Mereka jalan kaki menempuh jarak sejauh 99.8 kilometer tanpa alas kaki sesuai dengan tradisi yang tak membolehkan warga Baduy memakai sandal dan sepatu. Menerjang panas dan hujan, berjalan bersama menyusuri jalan memasuki


kota sambil membawa aneka hasil bumi di antaranya pisang galek, pisang ambon, beras huma, aneka kuliner, gula aren, beras, petai, tiwu endog, madu, labeur jahe, hingga laksa.

SUKU BADUY

• Suasana kampung Suku Baduy • Baju hitam dan ikat kepala batik biru ini adalah masyarakat Suku Baduy Luar • Penampilan seni dan budaya di Gebyar Exciting Banten on Seba Baduy

Orang-orang Baduy atau Urang Kanekes hidup di pedalaman Lebak. Mereka memegang prinsip yang meneguhkan adat-istiadat warisan leluhur. Menentang modernitas lewat 1001 pantangan dan mereka dikenal sebagai Baduy Dalam yang bermukim di tiga kampung di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Rangkasbitung, Banten; Cibeo, Cikesik, dan Cikertawana. Hingga saat ini orang Kanekes menjalani hidup tanpa listrik, tanpa deru mesin, dan tetap setia membentengi diri dari pengaruh dunia luar. Kemudian, bagi mereka yang tidak kuat menjalani segala pantangan, harus menyingkir dari sana. Mereka yang keluar inilah yang dikenal sebagai Baduy Luar. Meski telah menjadi orang Baduy Luar, tapi mereka tetap hidup berdampingan dengan Baduy Dalam dan masih menjalankan sebagian adat-istiadat yang telah diwariskan oleh para leluhurnya. Selama ini, kehidupan masyarakat Baduy bersumber dari hasil bercocok tanam pertanian ladang darat dan tidak boleh menggarap lahan persawahan menggunakan cangkul maupun alat teknologi. Keunikan lainnya mereka bercocok tanam sangat organik, tidak menggunakan XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

37


HERITAGE

pupuk kimia maupun pestisida. Orang Baduy tidak mengenal olahraga, bahkan bagi Baduy Dalam, kegiatan ini terlarang menurut adat. Namun hidup tanpa olah raga ini bukan berarti fisik dan kesehatan orang Baduy Dalam meragukan. Apalagi untuk urusan jalan kaki, orang Baduy, utamanya Baduy Dalam, mampu melakukannya selama berharihari. Upacara Seba, secara tidak langsung, menjadi salah satu pembuktian ketangguhan fisik suku Baduy, terutama suku Baduy Dalam. Di masa kini, Orang Baduy sudah mengenal mata uang untuk bertransaksi saat menjual hasil pertanian, kerajinan, madu, dan tas. Mereka juga mengenal gadget untuk berkomunikasi. Jadi tidak heran saat saya menjumpai mereka asyik menggunakan handphone.

Meski tidak bersekolah, orang Baduy bisa berhitung dan berlogika dalam mengukur jarak dan kekuatan. Tinggal di pedalaman pun tidak membuat mereka terbelakang. Mereka pergi ke kota untuk berdagang, atau pun mengunjungi kerabatnya.

PROSESI BUDAYA SEBA

Tahun ini Seba sudah memasuki usia satu abad. Prosesi yang digelar tahun ini masuk kategori terbesar dan dinamakan Seba Gede karena jumlah peserta mencapai lebih dari 2.000 warga. Berbeda dengan Seba Leutik yang hanya dihadiri ratusan orang. Perayaan dilaksanakan pada 20 April 2018. Prosesi dimulai di Kabupaten Lebak dengan gelaran Ngabageakeun masyarakat Baduy, Babacakan jeung urang Baduy, Seba ke Bupati Lebak, Sapeuting

38 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

"Orang Baduy tidak mengenal olahraga, bahkan bagi Baduy Dalam, kegiatan ini terlarang menurut adat. Namun hidup tanpa olah raga ini bukan berarti fisik dan kesehatan orang Baduy Dalam meragukan."


EXCITING BANTEN ON SEBA BADUY

• Pengunjung bersukacita bersama warga Baduy • Peserta Seba Baduy yang memakai baju putih dan ikat kepala putih ini adalah masyarakat Suku Baduy Dalam • Rumah adat di kampung Suku Baduy

Dalam prosesi arak-arakan Exciting Banten on Seba Baduy, ribuan masyarakat Baduy peserta Seba tampil di jalan raya bersama tim kesenian seperti marching band, silat, cokek, barongsay, bedug nganjor, rudat, busana batik/tenun khas banten, hingga Cilegon ethnic carnival. Mereka berjalan tanpa alas kaki, dan bergerak teratur sesuai instruksi panitia. Selanjutnya, seluruh peserta Seba bersama masyarakat dan wisatawan yang hadir sama-sama menyaksikan rangkaian acara Gebyar Exciting Banten on Seba Baduy. Adapun rangkaian acara yang digelar di alunalun Kota Serang ini diisi dengan seni budaya, gelar produk unggulan, gelar kuliner khas Banten, pagelaran batik dan tenun banten, pameran foto, dan aneka hiburan. Malam harinya, acara Ritual Pokok Seba Baduy dilaksanakan di Museum Negeri Provinsi Banten.

jeung urang Baduy, dan Lumangsungna bral miang masyarakat Baduy. Keesokan hari tanggal 21 April 2018 agenda kegiatan dilanjutkan di Kota Serang, tempat gelaran Ngabageakeun masyarakat Baduy, serta arak-arakan dan Gebyar Exciting Banten on Seba Baduy. Di sela rangkaian kegiatan tersebut, masyarakat adat Baduy melakukan prosesi Seba ke Gubernur Banten Wahidin Halim. Setelah semua prosesi digelar, masyarakat adat Baduy yang semuanya laki-laki (perempuan tidak diperbolehkan ikut) melakukan prosesi terakhir ke Bupati Serang lalu diakhiri kegiatan Mulangkeun. Dalam perayaan Seba, masyarakat Baduy menitipkan pesan kepada pemerintah untuk menjaga kelestarian alam, hutan, dan lingkungan. Sebab, masyarakat Baduy tinggal di kawasan hutan Gunung Kendeng dan perlu pengamanan dan penjagaan agar kelestarian hutan tersebut tidak menimbulkan malapetaka bencana alam. Seluruh peserta Seba baik muda maupun yang tua, paling kecil 10 tahun, mengenakan pakaian khas warna hitam dan putih serta memakai lomar (tutup kepala). Warna kostum menjadi pembeda antara Suku Baduy Dalam dan Baduy Luar. Baduy Luar mengenakan baju warna hitam dengan ikat kepala batik warna biru. Sedangkan Baduy Dalam memakai baju warna putih dan memakai ikat kepala putih tanpa motif. Ada satu prinsip Warga Baduy Dalam yang sudah sering saya dengar; Sekali melangkah, tabu pulang sebelum tiba di tujuan. Prinsip ini terlihat nyata pada ritual Seba. Semua itu tak lain dan tak bukan demi tugas ngasuh ratu ngajayak menak, mageuhkeun tali duduluran (membimbing para pemimpin negeri, memperkokoh persaudaraan). Seba bagi Warga Baduy adalah bentuk cinta dan hormat kepada Sang Pencipta, alam, dan pemimpinnya. Di dalamnya ada ketulusan, serta suri tauladan yang bersumber dari nilai-nilai kearifan lokal dengan prinsip lojor teu meunang dipotong, pondok teu meunang disambung (panjang tak boleh dipotong, pendek tak boleh disambung). Prinsip ini mempunyai makna bahwa masyarakat Baduy hidup apa adanya tanpa menambah atau mengurangi.

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

39


HOTEL SAHID JAYA SOLO As a five-star business hotel, Hotel Sahid Jaya has a range of facilities to support MICE events at our prestigious function hall and ballroom. Hotel Sahid Jaya Solo also provide various facilities for family recreation. • 138 luxurious rooms and suites with 24 hours room service • LED TV, mini bar, IDD telephone • 24 hours hotspot at hotel area • Ratu Ratih Restaurant • Sekar Jagad Steak and Lounge with Karaoke TV and Live entertainment every day • The prestigious function hall (Pedan Ballroom, Sukoharjo Room, Sido Mukti Room, Sido Drajat room and Sido Mulya Room, Langenharjo Executive Lounge) • Sport center (Gajah Mungkur Swimming Pool and Saras Fitness Centre) • Laundry service • Shopping Arcade, business centre, drugstore • Safe Deposit Boxes • House doctor and baby sitter upon request • Star Spa

ROOM RATE Superior Deluxe Executive Suite Presidential Suite Extra Bed

(95 rooms) (20 rooms) (22 rooms) (1 rooms)

Rp. 800.000,++ Rp. 950.000,++ Rp. 1.600.000,++ Rp. 4.500.000,++ Rp. 250.000,++


Parangtritis PESONA YANG TAK PERNAH PUDAR

Teks RAIYANI MUHARRAMAH Foto RAIYANI MUHARRAMAH, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul

PARANGTRITIS, nama yang sejak lama dikenal sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Yogyakarta. Wisatawan lokal dan asing kerap menyempatkan waktu untuk mengunjungi pantai ini, seolah tak lengkap ke Yogyakarta tanpa menikmati suasana pantai di Parangtritis Parangtritis bisa dikunjungi kapan saja, mulai pagi hari hingga terbenam matahari. Setiap waktu memberikan kesan berbeda. Kesejukan khas pantai bisa kita rasakan di pagi hari dengan suhu dan aroma laut yang segar. Siang hari pun tetap bisa dinikmati, sambil menyeruput es kelapa muda dan aneka jajanan yang tersedia di area pantai, berteduh sambil menikmati deburan ombak seakan berdendang memanjakan telinga. Sore hari menjadi waktu yang indah, menanti matahari terbenam, bermain pasir di pantainya sambil memandangi polah lucu balita bermain air, tawa canda

remaja, senyum terkulum cerah perbincangan para orang tua. Ya, pantai ini sangat tepat untuk liburan keluarga. Romantisme alam Parangtritis selalu memunculkan suasana hati yang syahdu. Tak pernah jenuh mengunjungi pantai ini, seolah ada daya pikat tersendiri, Inilah objek wisata yang terjangkau oleh segala lapisan masyarakat. Ini bukan mitos, pantai Parangtritis berada di bagian Selatan Yogyakarta, apabila di tarik garis lurus akan sejajar dengan letak Kraton, Tugu Yogya dan terus menyambung dengan lokasi gunung Merapi di bagian Utara. Hal ini kemudian menjadi dasar filosofi bagi Kraton. Berkaitan dengan garis lurus tersebut maka ada hal yang perlu diingat tentang cara menunjukkan arah. Hampir seluruh masyarakat di Yogya berkomunikasi untuk menunjukkan arah tidak dengan istilah kiri atau kanan, namun selalu dengan Utara, Timur, Barat dan

Selatan. Bagi yang masih bingung tinggal ingat saja dimana letak gunung Merapi, maka disanalah patokan arah Utara. Hingga kamu tidak bingung arah mana yang akan di tuju. Parangtritis berada 28 km dari pusat kota Yogyakarta,, bisa di tempuh dengan dua cara , yaitu

Dengan kendaraan Pribadi: • Melalui jalan Parangtritis Km 17 ke arah kiri, Setelah Rumah Sakit Rahma Husada atau sebelum jalan menuju Gereja Ganjuran, berujung tepat setelah Jembatan Kretek atau 200 meter sebelum retribusi Kawasan Pantai Parangtritis. • Melalui jalur Imogiri Timur. Jalur ini melintasi dua kecamatan yaitu Kecamatan Imogiri di sisi utara kemudian melintasi Kecamatan Pundong di sisi selatan hingga tiba di Parangtritis • Melalui kabupaten Gunung


ADVERTORIAL Kidul menyusuri pegunungan seribu dan langsung berakhir di kawasan pantai Parangtritis

Dengan kendaraan umum: Naik Trans Yogya ke terminal Giwangan kemudian dilanjutkan dengan menggunakan bus dengan jurusan Yogyakarta – Parangtritis, begitu pula sebaliknya, namun bagi pengguna kendaraan umum disarankan tidak kesorean, karena diatas jam 17.00 kendaraan umum akan sulit didapatkan

SARANA PENDUKUNG

Bagi pengunjung pantai sarana rekreasi dikategorikan sudah sangat lengkap, selain Hotel hingga

penginapan sederhana, di lokasi juga dilengkapi dengan toilet dan kamar mandi, tempat berganti pakaian hingga warung dan cafÊ juga sudah tersedia, bagi yang memerlukan pendukung lain disediakan pula, kuda hingga ATV • Sewa kuda Rp. 20.000 per sekali putaran • Sewa kendaraan ATV (All Terrain Vehicle) Rp. 50.000 per 15 menit Berjalan ke arah Selatan dari Parangtritis, kita juga bisa menikmati keindahan gumuk pasir. Lokasi ini dikenal dengan Parangkusumo, konon pasir ini adalah hasil letusan gunung Merapi yang terbawa angin ke arah laut. Berada disini mengingatkan

pada padang pasir di Muine Vietnam, dan padang pasir di Maranjab, Iran. Hanya kalau di Parangkusumo pasirnya lebih hitam. Kencangnya angin yang berhembus berakibat bentuk pasir yang kerap berubah, memberi alur yang indah, membentuk bukit-bukit yang tinggi, hingga kita bisa bermain selancar di pasir (sandboarding). Jadi, kapan kamu ke sini?


ADVENTURE

Menjawab Rindu di

MERBABU Mendaki lintas jalur adalah ide gila. Ini gara-gara akumulasi keinginan yang lama terpendam. Menuntaskan rindu dan penasaran pada ketinggian. Jawaban atas itu ada di Merbabu. Teks & Foto RIFQY FAIZA RAHMAN

44 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24


XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

45


G

eliat pagi terlihat di Dusun Suwanting, Magelang. Permukiman berhawa sejuk di ketinggian 1.350 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kabut yang turun tak menyurutkan para petani. Mereka tetap hilir mudik di ladangladang sayur yang subur. Ada kubis, tomat, dan lain-lain. Sementara di ujung dusun, kami singgah di rumah Udin. Salah seorang warga yang menyediakan tempat singgah pendaki. Di sana kami menyarap dan mengecek ulang perlengkapan pendakian. Ketika jam dinding menunjukkan pukul 08.30, saya pergi sejenak. Disusul Aan, kami berjalan menuju sebuah rumah. Lokasinya di bawah. Tak sampai 50 meter ke arah pos perizinan pendakian. Menuruni jalan kampung yang cukup curam. Kami menemui Hosea Mulyanto Nugroho. Saya sudah janjian lewat pesan singkat sehari sebelumnya. Pak Ambon, sapaan akrabnya, menjelaskan kepada kami tentang jalur pendakian Suwanting. Kami

berlima belum pernah lewat jalur ini. Berbekal peta dan informasi darinya, kami berharap mendapat gambaran yang jelas: kondisi trek, ketersediaan air, vegetasi yang tumbuh, dan data lainnya. Ditambah peringatan penting: agar selalu menjaga kebersihan lingkungan. Suwanting termasuk baru dibandingkan jalur resmi yang lain: Tekelan, Cuntel, Wekas, dan Selo. Dibuka untuk umum pada 2015, rute terpendek ke puncak Merbabu ini disambut antusiasme luar biasa dari para pendaki. Pemandu gunung yang juga menyediakan transportasi carteran itu menyebut bahwa karakter jalur Suwanting berbeda. "Lintasan Suwanting itu seperti ini," katanya seraya memperagakan bentuk segitiga lancip dengan kedua tangannya. Aan mengingatkan saya untuk segera berangkat. Kami berpamitan dengan Pak Ambon. "Hati-hati, ya," pesannya. Saya dan Aan kembali naik ke rumah Udin. Menyusul teman-

46 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

teman yang sudah bersiap memulai pendakian lintas jalur. Naik Suwanting, turun Selo.

MELANGKAH DI ATAS LEMBAHLEMBAH

Pukul 9.10 kami mulai mendaki. Trek awal menyusuri jalan beton yang agak menanjak. Di antara ladang sayur. Lumayan untuk pemanasan. Kami membutuhkan waktu hampir setengah jam untuk mencapai pintu hutan. Ditandai gapura hijau yang dibangun Taman Nasional Gunung Merbabu. Sebuah papan memuat informasi jalur pendakian terpasang kokoh. Pendakian sesungguhnya baru dimulai setelah Pos 1 Lembah Lempong (1.558 mdpl). Keluar dari hutan pinus yang menjulang teduh. Berlanjut trek menanjak di antara lembah-lembah bernama. Di suatu punggungan bukit, terpasang plat hijau bertuliskan "Lembah Manding". Jaraknya 20 menit dari Pos 2 Bendera (2.178 mdpl). Namanya diambil dari pohon yang


ADVENTURE

• Jarak dari Pos 3 ke puncak Triangulasi sekitar 1,5 km atau 2 jam pendakian tanpa membawa beban • Seolah berjalan di atas awan • Senggani, sejenis tumbuhan perdu yang banyak ditemukan di jalur Suwanting

banyak tumbuh di sana. Manding atau mlanding yang juga disebut lamtoro. Vegetasi lain penyusun ekosistem di lembah tersebut antara lain: senggani (sejenis tumbuhan perdu), uciuci (beri hutan), pakis hingga pohon puspa. Berdasarkan peta yang kami bawa, kawasan hutan Lembah Manding ini panjang. Jaraknya sekitar 937 meter sampai Pos Air 3. Keberadaan air yang ditampung dalam gentong-gentong biru sangat membantu. Airnya dialirkan melalui pipa kecil dan panjang. Sumbernya dari Dampo Awang. Mata air di bukit dekat Pos 3. Tempat ternyaman mendirikan tenda. Tiba-tiba gerimis mulai turun. Rintik-rintik yang dihasilkan kabut. Lama-kelamaan cukup deras. Jalur menjadi agak becek dan licin. Di tepi jalur pendakian yang sempit, kami berhenti. Bergegas membentangkan flysheet. Kami sepakat untuk istirahat dan berteduh. Sekalian makan siang yang dipesan di rumah Udin. Menunya seporsi nasi, telur dadar, dan sambal. Sejam berselang, kami melanjutkan pendakian.

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

47


ADVENTURE Meskipun gerimis mereda, tidak dengan jalurnya. Masih tanjakan yang seolah tanpa ujung. Kaki diangkat tinggitinggi. Berpegangan pada batu, akar atau batang pohon. Sesekali kami harus mengawai tali tampar lusuh yang terpasang. Membantu menjaga keseimbangan saat bertemu tanjakan yang sulit dan licin. Kawasan Lembah Manding sudah menemui ujung. Tandanya vegetasi mulai terbuka. Berganti ilalang dan pohon-pohon yang meranggas. Persis di atasnya adalah Pos Air 3. Sumber air terakhir. Jeriken dan botol-botol diisi penuh. Setelah delapan jam berjalan, kami tiba di tempat berkemah. Pos 3 Dampo Awang (2.752 mdpl) ini berupa dataran luas dan cukup terbuka. Tanaman edelweiss tumbuh tersebar. Kami mendirikan tenda di sekitar pohon, agar terlindung dari angin kencang. Pemandangan khas senja terhalang awan tebal. Hanya sedikit garis kemerahan di ufuk barat. Dari arah berlawanan, Merapi terlihat jelas. Bintang-bintang sempat menyemut saat malam. Lalu halimun kembali menyelimuti. Suasana yang mendukung untuk bergegas tidur usai makan malam.

MENUJU PUNCAK MERBABU

Hari kedua, pukul 8.30, kami kelar berkemas. Bekal nasi telah siap untuk rencana makan siang di Pos 5 jalur Selo. Atau biasa disebut Sabana 2. Untuk turun lewat jalur Selo, harus menuju puncak Merbabu terlebih dahulu. Tidak mudah. Beban justru bertambah. Saya mendapat jatah tambahan membawa jeriken 5 liter berisi air. Kami disambut dengan tanjakan dari Pos 3. Mulanya teduh karena masih ada pepohonan. Selanjutnya vegetasi kayu-kayuan tumbuh jarang. Kami mulai menyusuri tanjakan berdebu. Membelah sabana hijau. Hanya beberapa pohon puspa yang tumbuh. Sisanya adalah padang rumput luas dan terbuka. Saya teringat ucapan Pak Ambon, selain air, nilai plus jalur Suwanting adalah sabananya. Kami membuktikannya. Meskipun napas tersengal, pemandangan di belakang kami seakan memompa semangat: Gunung Merapi, serta Sindoro dan Sumbing di

48 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

"Kami disambut dengan tanjakan dari Pos 3. Mulanya teduh karena masih ada pepohonan. Selanjutnya vegetasi kayu-kayuan tumbuh jarang. Kami mulai menyusuri tanjakan berdebu. Membelah sabana hijau."


kejauhan. Pun gulungan awan melayang. Memberi kabut di Lembah Manding. Sementara angin berembus kencang menggoyangkan rerumputan. Matahari bersinar terik. Topi dan baju lengan panjang wajib dipakai agar kulit tidak terbakar. Setelah berjalan hampir 3,5 jam dari Pos 3 Dampo Awang, kami berlima menginjakkan kaki di puncak Triangulasi (3.142 mdpl). Tanah tertinggi Gunung Merbabu. Di sinilah pertemuan jalur Suwanting dengan Selo, Boyolali. Juga dari Kopeng maupun Wekas. Kami juga menyempatkan untuk singgah di puncak Kenteng Songo. Di sisi utara Triangulasi. Ketinggiannya hampir sama. Perbedaannya adalah keberadaan kenteng di sana. Bentuknya seperti lumpang. Meski disebut songo, tapi jumlahnya tidak sampai sembilan. Masyarakat setempat menganggapnya keramat.

SEPERTIGA AKHIR PERJALANAN

Kami melanjutkan pendakian setelah makan siang. Dari Sabana 2. Menyelesaikan sepertiga akhir perjalanan. Saatnya pulang. Jalur Selo ini panjang. Trek dari puncak, melewati dua sabana, hingga Pos 2 Pandean (2.412 mdpl) didominasi turunan. Kemudian cenderung datar dan landai sampai di basecamp atau kantor taman nasional (1.834 mdpl) Titik awal pendakian. Jaraknya sekitar 2,7 kilometer. Tanahnya liat. Akan licin saat hujan, karena menjadi aliran air. Langit menggelap kala kami meninggalkan Pos 1 Dok Malang (2.189 mdpl). Magrib berlalu. Trek masih datar dan panjang. Mendekati akhir pendakian, vegetasi berganti hutan pinus dan ilalang. Setelah berjalan kurang lebih 10 jam dari Pos 3 jalur Suwanting, kami tiba di pos perizinan jalur Selo. Aan bergegas melapor kedatangan kami ke petugas jaga.

• Situs kenteng atau lumpang di puncak Kenteng Songo yang jumlahnya tak sampai sembilan • Hamparan sabana luas adalah nilai plus jalur pendakian Suwanting selain ketersediaan air • Tali tampar disediakan di tanjakan atau turunan yang sulit karena licin atau curam • Pos 2 Bendera, separuh perjalanan dari Suwanting ke Pos 3 Dampo Awang • Puncak Triangulasi (3.142 mdpl), pertemuan antara jalur Suwanting dan Selo

XPRESS DIRECTION

Basecamp pendakian jalur Suwanting atau Selo dapat dicapai dari kota Yogyakarta. Pihak basecamp melayani fasilitas jemput dan antar dari bandara, stasiun atau terminal dengan tarif yang disepakati. Xpress Air melayani penerbangan ke Yogyakarta dari Bandung, Palembang, Pontianak, dan Kuching (Malaysia).

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

49


• Jarak dari Pos 3 ke puncak Triangulasi sekitar 1,5 km atau 2 jam pendakian tanpa membawa beban • Air adalah salah satu nilai plus jalur pendakian Suwanting, dibandingkan jalur Selo yang tidak ada air

Senin malam itu rupanya masih banyak yang akan mendaki. Puncaknya sehari sebelumnya. Hari Minggu. "Katanya, hampir 1.600 orang yang naik," kata Aan setelah mengkonfirmasi pada petugas. Sambil menunggu pesanan bakso yang diidamkan sejak dari puncak, saya menghampiri teman-teman. Saling bersalaman. Mengucap selamat dan syukur. Kami merasa kembali waras. Lega rasanya rindu sudah dituntaskan. Terjawab dalam napas memburu dan peluh yang jatuh. Di atas sabana-sabana hijau. Di antara lembah yang terjal dan melandai.

50 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24


TRAVEL

52 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24


Ke "Nagi Renha" Yang Renik Namun Tidak Bisa Dipandang Remeh Teks ELVAN DE PORRES Foto VALENTINO LUIS & ELVAN DE PORRES

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

53


P

ukul delapan pagi, saya keluar dari penginapan dan memutuskan untuk berkendara motor mengelilingi kota Larantuka. Pagi hari memang momen yang tepat untuk merasakan hawa sejuk kota ini sebelum matahari siang datang menyengat. Meskipun ini adalah waktu bagi orang-orang beraktivitas, saya kira Larantuka tak sehilir mudik kota-kota besar seperti yang ada di Jawa, misalnya. Dengan begitu, berkendara dengan santai merupakan pilihan tepat untuk menikmati situasi dan tempat-tempat yang ada di kota ini. Larantuka merupakan sebuah kota kecil yang terletak di ujung timur Pulau Flores. Kota ini diapiti oleh laut juga bukit, dan pelabuhannya jadi titik sentral transportasi bagi masyarakat Flores Timur. Hal ini tentu tak mengherankan, sebab pada abad ke-16 M dulu, Larantuka jadi tempat persinggahan bangsa Portugis yang kemudian pertama kali mengajarkan agama Katolik untuk kawasan Flores. Larantuka yang semulanya hanya sebagai tempat transit untuk bertransaksi rempah-rempah di

Maluku lantas dijadikan koloni tersendiri oleh Portugis. Pengaruh Portugis memang benar-benar terasa di kota ini. Mulai dari nama tempat dan marga orang-orangnya hingga pada bentuk arsitektur bangunannya. Sehingga kalau berkunjung ke sini, Anda tak perlu kaget bila mendengar ada tempat bernama San Dominggo ataupun San Juan, juga nama-nama keluarga, seperti Fernandez, Diaz, Riberu (Ribeiro), de Rozari, dan lain sebagainya. Di samping itu, orang-orang Larantuka juga sangat menjunjung tinggi warisan kebudayaan leluhur mereka. Prosesi Semana Santa, misalnya, menjadi salah satu tradisi religus termashyur yang telah bertahan selama kurang lebih lima abad dan menghipnotis ribuan peziarah dari dalam dan luar negeri. Semana Santa atau pekan suci merupakan bentuk pemaknaan dan askese diri umat Katolik dalam menyambut Paskah. Fokusnya ialah jalan penderitaan (via dolorosa) Bunda Maria yang ikut larut dalam kisah sengsara Yesus Kristus.

54 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

TENTU SAJA Larantuka tak hanya identik dengan unsur historis dan nuansa religiositasnya. Wilayah ini juga memiliki pesona alam beragam yang menarik. Di sekitaran kota Larantuka, saya berhenti sejenak di Pantai Asam Satu, Kelurahan Weri. Wisata Pantai Asam Satu merupakan hasil kerja kreatif anak-anak muda Weri yang berupaya untuk meningkatkan geliat pariwisata di tempat tinggal mereka. Saya sempat bertemu dengan salah seorang penjaga di situ, namanya Rudy Fernandez, dan beliau sempat berbincang banyak hal tentang usaha kelompok mereka dalam mengembangkan kawasan tersebut. Awalnya, pantai tersebut tidak terurus dan penuh dengan rumputrumput liar. Namun, anak-anak muda Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kelurahan Weri punya kesadaran untuk menata kembali wilayah pantai. "Kami bersihkan ulang dan dengan swadaya yang ada, kami bangun beberapa sarana bagi wisatawan supaya rasa nyaman di sini," tandas Rudy. Alhasil, Asam Satu Beach pun jadi obyek wisata yang


TRAVEL

• Kapela Tuan Ana dengan patung Via Dolorosa • Pantai berpasir putih di Pulau Adonara • Air terjun Boru Kedang • Danau Asmara di Tanjung Bunga

"Awalnya, pantai tersebut tidak terurus dan penuh dengan rumputrumput liar. Namun, anak-anak muda Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kelurahan Weri punya kesadaran untuk menata kembali wilayah pantai." XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

55


TRAVEL

sangat fotogenik bagi siapa saja yang datang berkunjung. Keberadaan spot-spot foto yang dirancang dengan gaya masa kini jadi pendukung untuk itu. Belum lagi kebersihan pantainya yang membuat saya harus duduk lama di situ sembari menikmati kesegaran angin laut. Dan bila datang berkunjung pada siang hari, Anda tak perlu cemas terhadap panas, sebab terdapat beberapa pondok yang dibangun untuk berteduh dan melepas penat. Anak-anak muda di sini memang mulai serius mengurus obyek wisata ini. Contoh yang paling konkret ialah adanya tempat-tempat sampah yang ditaruh sepanjang pantai. Dan bila membuang sampah sembarangan, Anda tentu tak hanya mengecewakan mereka, tapi juga mengukuhkan dalil bahwa berkunjung ke sebuah tempat wisata adalah perkara foto-foto belaka dan selebihnya merupakan urusan petugas di situ. Saya kira, inilah salah satu gejala buruk yang sedang mendera industri pariwisata beriringan dengan kemajuan

56 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

teknologi saat ini. Orang datang hanya untuk berfoto demi unggahan di media sosial dan mengabaikan aspek-aspek lain, seperti larangan dan aturan-aturan yang berlaku di suatu tempat. SEBAGAIMANA wilayah-wilayah lainnya, Larantuka juga memiliki pasar daerah yang menyediakan berbagai jenis kebutuhan pokok masyarakat. Pasar daerah Larantuka juga buka setiap hari. Tujuan saya menyambangi pasar ini adalah mencari ole-ole yang dapat dibawa pulang ke tempat tinggal saya. Salah satu ole-ole yang sangat khas Larantuka adalah jagung titi. Jagung titi merupakan jagung pulut putih berstektur lengket yang ditumbuk atau dipipihkan. Sebelumnya, biji jagung mesti disangrai dulu, biasanya di dalam wajan atau periuk khusus dari tanah, lantas ditumbuk dengan kecakapan tingkat tinggi. Musababnya, tingkat kegurihan jagung titi sangat ditentukan oleh proses penumbukannya itu. Sehingga tidak semua orang bisa

"Orang datang hanya untuk berfoto demi unggahan di media sosial dan mengabaikan aspek-aspek lain, seperti larangan dan aturan-aturan yang berlaku di suatu tempat."

• Ibu-ibu penjual jagung titi di pasar daerah Larantuka • Menikmati sunset di Pantai Rako Wulanggitang • Terumbu karang subur di perairan Podor


membuat jagung titi dengan cita rasa berkualitas. Saya tidak kesulitan menemukan jagung titi sebab ada banyak yang menjual di sini. Kebanyakan merupakan ibu-ibu. Saya membeli beberapa mangkuk dan melanjutkan penelusuran di pasar daerah ini. Terdapat juga berbagai jenis hasil laut dan bahan-bahan makanan dari pegunungan yang dijual. Sementara di dalam bangunan pasar, para pedagang menjajakan sembako, pakaian dan tetek-bengek peralatan rumah tangga. Menurut saya, salah satu hal menarik ketika berada di area keramaian seperti pasar ialah memerhatikan aktivitas orang-orangnya, terutama para penjual dan pembeli. Apalagi ini merupakan sebuah pasar daerah sehingga tawar-menawar merupakan perkara lumrah. Menarik sekali mendengar mereka berbicara dalam dialek Lamaholot ataupun logat Nagi yang kental. Gena tebae? (Bagaimana, bagus, tidak?), Enko so beli? (Apakah kamu sudah beli?), Kita doi ne (Saya tak punya uang), demikianlah beberapa ucapan yang sempat saya rekam dari percakapan-percakapan mereka. Orang-orang di pasar ini sepertinya mengamini apa yang diujarkan Cliford Geertz bahwa tekanan terpenting dalam persaingan di sebuah pasar tradisional bukanlah terletak pada kegigihan penjual dengan penjual lainnya, melainkan penjual dengan calon pembeli. Ya, yang dimaksudkan adalah situasi tawarmenawar tersebut. Dan tak perlulah merasa heran bila mereka berbicara dengan kita dengan ragam tutur yang cepat ataupun keras. Itulah kekhasan berbahasa mereka dan bukan berarti kita sedang dimarahi. Meskipun kelihatan "kasar", orang-orang Flores Timur sebetulnya punya hati yang ramah. AIR TERJUN Boru Kedang adalah salah satu opsi destinasi bagi kamu yang gemar berpetualang dan ingin merasakan langsung naturalnya alam Flores Timur. Letaknya di desa Boru, kecamatan Wulanggitang. Dari kota Larantuka, saya harus memacu kendaraan ke arah timur, melewati jalan negara LarantukaMaumere dan memakan waktu sekitar satu jam. Ketika tiba di Boru, saya bertanya kepada beberapa orang warga dan mereka dengan senang hati memberikan informasi keberadaan air terjun termaksud. Saya masuk lebih ke dalam mengikuti jalur jalan rabat, memarkir

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

57


kendaraan dan harus berjalan kaki. Tenaga saya lumayan terkuras untuk sampai pada air terjun ini. Akan tetapi, itu sekurangkurangnya dapat ditangkal dengan hawa udara segar dan deretan tumbuhan hijau yang menghiasi perkebunan warga sepanjang perjalanan. Berhubung lokasi air terjun berada di tengah hutan, sebagai pengunjung kita sebaiknya tak membuat keributam macammacam atau melakukan hal-hal aneh yang dapat memancing amarah para penghuninya, seperti hewan-hewan hutan ataupun juga makhluk-makhluk mistis. Nasihat ini saya peroleh dari salah seorang warga saat berpapasan ketika ia baru saja pulang dari kebun. Ini bukanlah amanat bikin takut atau sirene larangan yang membuat kita tak mau datang berkunjung. Saya percaya bahwa segala sesuatu yang ada di bawah kolong langit selalu punya hubungan ritmis satu sama lain. Dan alam semesta selalu terbuka matanya menyaksikan apa saja yang terjadi dalam kehidupan. Lantas kita manusia harus menaruh respek terhadap alam semesta itu mulai dari hal-hal kecil nan sederhana. Selain tempat-tempat yang saya sebutkan tadi, Larantuka juga masih punya banyak lokasi menarik

untuk dikunjungi, semisal Danau Asmara di Tanjung Bunga ataupun Pantai Rako di Wulanggitang. Atau tempat-tempat religi di kota Larantuka, seperti taman doa Mater Dolorosa dan Bukit Fatima, juga sangat bagus dilawati kalau butuh ketenangan batin atau merasakan nuansa rohaniah. Tata letak dan keluasan geografis Larantuka boleh terbilang kecil. Namun, itu takkan berarti apa-apa bila kita mencari mestika; kekayaan-kekayaan kultural dan potensi alam di baliknya. Dia adalah "Vatikan Kecil" itu, "Nagi Renha", yang juga menandaskan diri sebagai kerajaan Katolik pertama di Nusantara.

• Rumah peninggalan Raja Larantuka • Ritus menyalakan api oleh masyarakat adat suku Lewotala

58 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

TransNusa melayani rute Kupang - Larantuka 2x sehari PP, setiap hari pagi dan sore. Informasi bisa kontak Sub Branch TransNusa Larantuka di Kompleks Bandar udara Gewayantana, Tel. 0383 2343519. Untuk keleluasaan jelajah, bisa menyewa kendaraan (mobil atau sepeda motor) dapat ditanyakan pada hotel tempat menginap.

Umumnya hotel di pusat Larantuka bertandar melati, namun masih laik diinapi, seperti Sunrise Hotel, Hotel Fortuna I & II, Hotel Lestari, atau Flores Cottage. Agak keluar yakni Hotel Asa yang berada di pinggir pantai yang masih natural dan tenang. Pemesanan bisa dilakukan online.

Tidak sulit mencari tempat makan di Larantuka karena tersedia di lokasi strategis seputar Katedral dan pertokoan. Namun jika ingin yang lebih tenang, bisa ke sejumlah cafĂŠ dan restoran semisal Nera Resto, Artomoro, Resto 78 Larantuka, Weri Resto. Minat makan malam khususnya sajian seafood beramairamai, bisa ke Pasar senja Larantuka yang berada tidak jauh dari dermaga. Ole-ole khas Jagung Titi atau Sorgum bisa didapatkan di pasar.


SPORT TOURISM

Menpar Arief Yahya didampingi Kadispar Kabupaten Bintan Luki Prawira, CEO MetaSport Nathalie Marquet, Group General Manager PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Abdul Wahab, Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Axton Salim, dan Andy Wibowo atlet profesional Indonesia

IRONMAN 70.3 Bintan KEMBALI MENGUNDANG RIBUAN PENGGEMAR TRIATHLON Teks IGNATIUS FERRY

A

jang olahraga "manusia super" Indofood IRONMAN 70.3 akan digelar di Pulau Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) pada hari Sabtu dan Minggu 18-19 Agustus 2018 mendatang. Penyelenggaraan IRONMAN 70.3 Bintan oleh MetaSport bekerjasama dengan Bintan Resort, Pemkab Bintan, dan sponsor utama Indofood (PT Indofood Sukses Makmur Tbk) ini tiap tahun pesertanya menunjukkan tren meningkat. Pada penyelenggaraan tahun 2016 diikuti 1.200 atlet dari 50 negara, sedangkan pada tahun 2018 ini mentargetkan 1.300 peserta (1.000 peserta IRONMAN 70.3 dan 300 Ironkids funrun) dengan 59% perserta dari Singapura, Australia (11%), Hongkong (4%), Malaysia, USA, Jepang masing-masing 2%, negara lain 10%, dan Indonesia 10%. Para atlet Indofood IRONMAN 70.3 Bintan akan memulai dengan berenang sejauh 1.2 mil (1.9 km) di air yang tenang dan jernih dengan pemandangan dasar laut yang indah, kemudian dilanjutkan dengan bersepeda di jalanan Bintan yang mulus dan lebar sepanjang 56 mil (90 km) serta diakhiri dengan lomba lari dalam 3 lap sepanjang 21 km. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, Bintan memiliki tiga event unggulan (top-3)

60 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24


"Ketiga even unggulan itu; Bintan Triathlon, Tour de Bintan, dan IRONMAN 70.3 Bintan yang masuk dalam top-10 even internasional. Ketiga even ini menempatkan Bintan sebagai destinasi sport tourism kelas dunia," kata Menpar Arief Yahya.

yang masuk di antaranya 100 Wonderful Event Indonesia 2018. "Ketiga even unggulan itu; Bintan Triathlon, Tour de Bintan, dan IRONMAN 70.3 Bintan yang masuk dalam top-10 even internasional. Ketiga even ini menempatkan Bintan sebagai destinasi sport tourism kelas dunia," kata Menpar Arief Yahya dalam jumpa pers Ironman 70.3 Bintan pada ahri Rabu, 11 Juli 2018 di Kementerian Pariwisata, Jakarta. Kadispar Bintan Luki Prawira mengatakan, banyak event yang diselenggarakan di Bintan mendorong meningkatnya kunjungan wisman ke Bintan yang diproyeksikan tahun ini mencapai sekitar 500 ribu sehingga memperkuat posisi Great Batam/Bintan sebagai destinasi utama selain Great Bali dan Great Jakarta. Selama ini Bintan identik dengan wisata yang mahal dan mewah. Karena banyak resort yang berdiri disana, juga karena posisinya yang berdekatan dengan Singapura. Namun, Bintan juga laik didatangi oleh semua kalangan dan kelas wisatawan, sebab ia pun punya banyak destinasi

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

61


TRAVEL ESCAPE

IVORY BY AYOLA HOTELS BANDUNG Menikmati Kota Bandung dengan kenyamanan penginapan serasa di rumah tinggal dapat dirasakan di Hotel Ivory Bandung. Terletak di kawasan Dago, Bandung Utara, Hotel yang menjadi bagian dari jaringan Ayola Hotel ini mempunyai interior rumahan yang nyaman dengan letaknya yang strategis. Berdiri di area elit, memudahkan para tamunya untuk mendapatkan pengalaman khas Bandung. Mulai dari pusat belanja factory outletnya, pusat bisnis hingga berbagai restoran unik yang selalu tren di Kota kembang ini. Untuk sampai ke hotel ini juga tidak memakan waktu lama. Dari pintu tol Pasteur hanya 10 menit dan dari Bandar Udara Husein Sastranegara hanya 15 menit. Dengan berdiri di kawasan perumahan, suasananya tidak terlalu bising dengan lalu lalang lalu lintas membuat nilai lebih dari hotel yang terdiri dari 59 kamar ini. Untuk kamar-kamarnya, cukup hanya 3 tipe. Mulai dari superior room, deluxe room dan family room. Masing-masing kamar dilengkapi dengan tempat tidur springbed King Koil, berbalut bedtopper dari bulu angsa dan bantal dengan microfiber. Selain itu tiap kamar juga dilengkapi dengan flat tv 40 inch dengan puluhan saluran tv kabel internasional, free wifi, tea dan coffee maker, mini kulkas dan masih banyak lagi fasilitas layaknya menginap di hotel bintang 5. Untuk urusan bisnis dan pertemuan, Ivory mempunyai 3 meeting room dengan berbagai fasilitas yang mumpuni. Ada Vanda Room di lantai lobby dengan kapasitas maksimal 25 pax. Lalu ada Lotus Room di lantai 1 dengan kapasitas maksimal 65 pax dan Lily Room untuk pertemuan VIP dengan kapasitas 9 Pax. Setiap pagi, Enjoy Coffee & CafĂŠ menyediakan berbagai menu sarapan khas Bandung. Yang menarik adalah menu sarapan disandingkan dengan berbagai pilihan kopi yang langsung diproses di tempat dari biji kopi pilihan. Mau Kopi Tubruk, Capucinno atau Long Black, semua akan tersaji. JIka Anda ingin menginap di Bandung dengan hotel yang layanan yang nyaman namun harga terjangkau, Hotel Ivory by Ayola Hotels dapat menjadi Pilihan.

62 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

IVORY by Ayola hotels Jalan Bahureksa no.3 Bandung, 40115 - Jawa Barat Telepon : 022-42039999 Email : reservations@ivory-ayola.com Website : www.topotels.com


TRAVEL ESCAPE

IBIS JAKARTA HARMONI Jika bertandang ke Kawasan Jalan Gajah Mada Hayam Wuruk Jakarta, Hotel Ibis Jakarta Harmoni dapat menjadi pilihan tempat menginap untuk menikmati kawasan Pecinannya Jakarta ini. Berada di Jl. Hayam Wuruk No 35, Ibis Jakarta Harmoni berdiri di sebelah 'saudara' satu keluarga Accor, Grand Mercure. Berbeda dengan saudaranya yang megah dan terkesan glamour, Ibis Jakarta Harmoni tampil dengan desain interior dan eksterior yang minimalis modern, dengan aksen warna merah sebagai ciri khasnya. Terdapat 212 kamar yang tersebar di 15 lantai. Kesemua kamarnya telah dilengkapi dengan konsep tempat tidur khas Ibis dengan teknologi Sweet Bed yang dirancang khusus untuk kenyamanan tidur para tamunya. Mulai dari matras, bantal kepala dan bantal guling, hingga bed covernya, menggunakan bahan dan lapisan yang dibuat khusus untuk kamar-kamar Ibis. Tak hanya tempat tidur, TV dengan berbagai saluran internasional, internet wifi berkecepatan tinggi dan kamar mandi yang lengkap dengan amenities dan standing showernya. Membuat para pebisnis maupun traveler yang menginap di sini merasa nyaman. Tersedia juga kamar dengan konsep baru dengan nama “My Room“, ada 3(tiga) kamar tematik dengan desain yang berbeda-beda. Ada Window of The World by Elis, Cinema by Ucok dan The Jungle by Bilqis. Ketiganya memberikan sensasi pengelaman menginap yang berbeda. Sebagai hotel untuk business traveler, Ibis Jakarta harmoni, mempunyai fasilitas yang lengkap. Mulai dari web corner dengan 2 buah PC Desktop yang dapat dipakai secara gratis, hingga ruang meeting. Ruang meeting tersedia di lantai 2, terdapat 5 buah ruangan meeting dan ballroom yang berkapasitas hingga 1000 tamu. Urusan kuliner, Ibis Jakarta Harmoni memiliki Taste Restaurant yang berkapasitas 110 tempat duduk. Di sisi dindingnya terdapat beberapa titik, tertumpuk beberapa

buku bacaan untuk mereka yang gemar membaca, bisa membaca buku-buku berkualitas sambil menikmati cemilan atau santapan. Restoran ini memiliki dua ruang, didalam dan di teras sehingga bagi para perokok dapat bersantai di teras restoran. Restoran ini menyajikan menu yang lengka, baik masakan internasional hingga tradisional Indonesia. Mulai dari bubur ayam dan ketan itam, hingga salad dan croissant bread. Jika ingin ke berbagai destinasi wisata sangat mudah. Wisata Kota Tua Jakarta cukup dicapai dalam waktu 5 menit menggunakan berbagai angkutan umum. Begitu juga dengan Monas, Museum Nasional, wisata belanja Pasar Pagi dan Mangga Dua, atau Ancol sebagai kawasan wisata terpadu. Untuk tamu dari luar kota, hotel ini juga sangat mudah dicapai, hanya 10 menit ke stasiun Gambir, atau satu jam mencapai Bandar Internasional Soekarno Hatta atau Pelabuhan Tanjung Priok. Dari fasilitas yang tersedia, hingga letaknya yang strategis, Ibis Jakarta harmoni, bisa menjadi pilihan untuk para pebisnis maupun pelancong yang ingin menikmati Jakarta dengan tempat menginap yang nyaman modern namun dengan harga yang juga terjangkau. Hotel Ibis Harmoni Jl. Hayam Wuruk no.35 Jakarta 10120 Tlp. 021-21203145 www.Ibis.accorhotels.com

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

63


INSIDE XPRESSAIR

XPRESSAIR DUKUNG FESTIVAL PADANG MELANG DI KEPULAUAN ANAMBAS

K

abupaten Kepulauan Anambas kembali akan menggelar hajatan tahunan, yaitu Festival Padang Melang (FPM) 2018. Kegiatan yang masuk dalam Calender of Event 2018 Provinsi Kepulauan Riau ini akan berlangsung di Pantai Padang Melang, Kecamatan Jemaja,pada tanggal 26-28 Juli 2018. Pantai Padang Melang adalah tempat yang sangat strategis untuk persinggahan para pedagang pada jaman dahulu. Nama ini diambil dari kata Padang yang artinya hamparan luas dan daratan pasir yang ditumbuhi karimutu (Melang yang artinya

64 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

berundak/berbelang). Pantai ini mempunyai daya tarik alam yang sangat indah dengan pasir putih pantainya yang panjang melingkar. Dengan berlatar dari pesona keelokan pantainya dan mengangkat tradisi budaya masyarakat di pesisir pantai Padang Melang maka Festival yang bertajuk "Helat Budaya Melayu Pesisir" akan digelar selama 3 hari, pada tanggal 26-28 Juli 2018, sebuah event kolaborasi berbagai tradisi upacara, atraksi budaya dan permainan rakyat dengan aktivitas pantai kekinian, pertunjukan musik dan artistik spot selfie serta tak lupa sajian berbagai kulinari tradisional,


sehingga pengunjung dimanjakan dengan pengalaman yang kental akan khazanah budaya namun tidak meninggalkan sensasi masa kini. Tahun ini merupakan tahun ketiga penyelenggaraan setelah dimulai sebelumnya pada tahun 2014 dan 2017. Pada penyelenggaraan tahun lalu, dicapai rekor MURI dan rekor Dunia untuk pelepasan Tukik terbanyak (4.109 ekor anak Penyu. Rangkaian FPM 2018 tahun ini melibatkan 3 POKDARWIS dari Desa Wisata Batu Berapit, Desa Wisata Mampok Elok dan Desa Wisata Landak, yang nantinya akan diselenggarakan pula Festival Mini di desa-desa wisata tersebut pada waktu yang bersamaan. Wisatawan dapat menikmati pengalaman touring ke desa wisata dan menjelajah obyek-wisata alam seperti air terjun Neraja, mangrove Genting Pulur, snorkeling di pantai Kusik, pulau Ayam, pulau Duwate maupun wisata sejarah pulau Kuku (bekas camp pengungsian Vietnam) dan gunung Datuk (bekas basis pertahanan tentara Jepang). Pda hari pertama, acara pembukaan akan dimulai dengan permainan gendang TA, silat kampong dan sajian makan bedulang serta welcome drink aek buoh kepayang, salah satu herbal yang terdapat di pulau Jemaja dan berkhasiat tinggi untuk kesehatan.

Sembari menikmati suasana senja di bibir pantai, para pengunjung akan disuguhkan sebuah pagelaran tari yang mengangkat tradisi Berume yaitu aktivitas membuka lahan untuk bercocok tanam secara bergotongroyong serta pada malam harinya akan digelar Coast Malay Culture Night, yaitu pertunjukan seni budaya khas melayu pesisir, diantaranya pertunjukan Topeng Gubang, Tambur Percussion, beragam tarian dan lantunan lagu melayu Anambas, berbalas pantun kanak yang kemudian ditutup dengan Festival Pompong Hias dengan berbagai lampu warna-warni yang menghiasi gelapnya lautan pantai Padang Melang. Hari kedua akan diisi dengan berbagai permainan rakyat seperti pangkak gasing, galah panjang dan lempar canang, dimana para wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan mencoba permainan tersebut. Sementara sore harinya akan digelar Festival Tari Zapin dan pada malam harinya akan digelar Song on The Sea yaitu pertunjukan musik berlatar panggung di atas air dengan sajian utama artis ternama, hal ini tentu saja akan menambah romantisme dengan adanya Festival Lampion Apung dan Lampion Terbang yang menghiasi langit sepanjang pantai Padang Melang. Sementara pada hari ketiga,

pengunjung akan diajak untuk bermain air laut, melalui lomba selam gonggong dan pacu jongkong. Sedangkan bagi pengunjung yang tetap ingin berdiam di pantai dapat mengikuti Festival Layang-layang. Hal baru lainnya adalah pada tahun ini akan dilaksanakannya upacara Tolak Bala yaitu bentuk upacara untuk menghalau segala mala petaka dengan tradisi utamanya memakan nasi Bertih dan melanjutkannya dengan tradisi Ngingkep Nyela yaitu menangkap ikan secara bersama-sama dengan cara menebarkan jala yang diarahkan ke pantai dengan harapan ikan-ikan akan naik terdampar ke pantai. Tentu saja hasil tangkapan ini akan dinikmati bersama-sama pula oleh semua pengunjung dalam gelaran pesta bakar ikan yang oleh warga setempat disebut Gowoi Boko Ekan. Kemudian Festival akan ditutup dengan menyaksikan pertunjukan drama Mendu semalam suntuk. Kegiatan yang juga didukung oleh XpressAir ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata di Provinsi KEPRI pada umumnya dan menjadikan pintu gerbang investasi pariwisata di Kabupaten Kepulauan Anambas pada khususnya, serta peningkatan pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah maupun nasional.

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

65


SAFETY FLIGHT

KETENTUAN BAGASI PENUMPANG, DEMI KESELAMATAN DAN KENYAMANAN PENERBANGAN 66 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24

D

alam melakukan perjalanan menggunakan pesawat, banyak sekali ketentuan yang perlu dipatuhi oleh penumpang, yang tujuannya demi kenyamanan penumpang dan penerbangan itu

sendiri. Bagasi atau bawang bawaan penumpang didefinisikan sebagai barang atau benda untuk kebutuhan selama perjalanan. Operator penerbangan memiliki hak untuk memverifikasi barang bawaan penumpang tersebut. Secara umum ada dua jenis bagasi, yaitu bagasi terdaftar dan tidak terdaftar. Bagasi terdaftar adalah bawang bawaan penumpang yang disimpan di bagian kargo pesawat dan tidak dapat diakses oleh penumpang. Barang bawaan tersebut diberi label nomor bagasi dan bandara tujuan. Bagasi tidak terdaftar adalah barang bawaaan penumpang yang dibawa ke kabin pesawat. Barang bawaan tersebut ditempatkan di kompartemen diatas penumpang atau dibawah tembat duduk. Xpressair juga mempunyai ketentuan terhadap bagasi penumpang. Untuk pesawat jenis ATR dan Donier,


bagasi yang masuk dalam kargo pesawat maksimal per penumpang maksimal 10 kg dan yang dibawa ke kabin pesawat maksimal 5 kg. Sedangkan untuk jenis pesawat Boeing, bagasi yang masuk kargo pesawat maksimal 20 kg dan yang masuk kabin pesawat maksimal beratnya 7 kg. Demi keselamatan, banyak barang atau benda yang dilarang masuk ke dalam pesawat, baik kabin atau kargo pesawat. Barang-barang yang tidak boleh masuk kabin pesawat maupun kargo pesawat adalah bahan Kimia, bahan peledak, gas bertekanan, cairan mudah terbakar, benda padat mudah terbakar, material radioaktif, bahan kimia/zat beracun, kendaraan kecil yang menggunakan baterai litium, alat pelumpuh, dan semprotan bela diri. Sedangkan barang atau benda yang dilarang masuk kabin pesawat namun boleh dimasukkan dalam kargo pesawat adalah: benda tajam, seperti senjata tajam dan peralatan kerja dengan bentuk tajam; alat pemukul seperti peralatan olahraga, termasuk dayung dan pancing, serta barang atau benda yang termasuk kategori senjata lainnya, termasuk senjata mainan Hal yang terakhir juga akhirnya dilarang adalah alat powerbank, powerbank hanya bisa diperbolehkan masuk kabin pesawat dan tidak boleh masuk kargo pesawat. Selain itu, powerbank tersebut tidak boleh digunakan, atau disambungkan dengan perangkat gawai selama penerbangan.

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 |

67


MERCHANTS XPRESSAIR

ID CARD & BOARDING PASS ‘DEALS & OFFERS’

Dear Our Loyal and Valuable Customers, Thank you for your support and trust on Xpressair! Xpressair proudly introducing Boarding Pass ‘Deals & Offers’ that we have arrange together with several partners or merchant across business sectors. Therefore, we cordially invite to enjoy special privileges given at selected merchants. Simply present your Boarding Pass to our participated merchants and enjoy exclusive deals. We will be continuing our best to evolve and present with new value and enjoyable experience to all our customers. Thank you. Sincerely, Xpressair

Verse Hotel Jl. Sampit 5 No.3, Jakarta Selatan 2130, Indonesia 021 72780801 reservation@versehotel.com

CITRA DREAM CIREBON Jl. Cipto Mangunkusumo No.6 Cirebon 45131 Telp : (022) 84281111 Email : sales_cirebon@ citradreamhotel.com Sales1_cirebon@citradreamhotel.com

CITRA DREAM SEMARANG Jl. Imam Bonjol no. 187, Semarang 50131 Telp : (024) 356 0999 Email : sales_semarang@ citradreamhotel.com Sales1_semarang@citradreamhotel. com

CITRA DREAM YOGYAKARYA Jl. A.M Sangaji No.28 Yogyakarta, 55233 Telp : (0274) 6429123 Email : sales_yogyakarta@ citradreamhotel.com Sales1_yogyakarta@citradreamhotel. com

PEMPEK EKSPRESS Jl. Angkatan 45 KOM Ruko Palembang Square Mall No.R 59 Palembang

BAKPIA SOEMADIGDO, RESTO ULAM TIRTA YOGYAKARTA Jl. Ireda No. 5-7 (Samping Purawisata) Yogyakarta Contact: 0818-0430-2551

GRAND ZURI Jl. Rajawali No.8 Palembang Tel: 0711 313800 E: reservation.plm@grandzuri.com

RG FRIED CHICKEN Jl. Gatot Subroto No.11E Pekanbaru – Riau M: 0812 8338 1375 E: alex.hadisyar@yahoo.com

Yunna Hotel Lampung Jl. Ikan Hiu No.1 Teluk Betung Lampung 0721 477888 sales@yunnahotel.com rsv@yunnahotel.com

THE SAHID RICH JOGYA Jl.Magelang KM 6 No.18 Sleman – Yogyakarta T: (0274) 5305888 E: pr.tsjh@gmail.com

HOTEL DAFAM FORTUNA JL.Raya Seturan - Yogyakarta

TJOKRO STYLE HOTEL – YOGYAKARTA Jl. Menteri Supedo No.48 Yogyakarta T: +(62-74) 386200 E: ivona@tjokrostyle.com

BEST WESTERN PREMIER LA GRANDE BANDUNG Jl. Merdeka No.25-29 Bandung 40117 P: 022-4269 0555 E: reservation@bwpremierlagrande.com

HOTEL SAHID BANDAR LAMPUNG Jl. Yos Sudarso No. 294 Teluk Betung - Bandar Lampung Phone: 0721 488888 Email : reservation@sahidlampung. com or marketing@sahidlampung.com

CITRA DREAM BANDUNG Jl. Pasir Kaliki No.36 – 42 Bandung 40171 Telp : (022) 84281111 Email : sales_bandung@ citradreamhotel.com Sales1_bandung@citradreamhotel. com

ASMILA HOTEL Jl. Setiabudhi No.54 Bandung

FAVE HOTEL PALEMBANG Jl. Basuki Rahmat No. 1681 Palembang 30128 Phone: 02711-5730000 / 08217661100 Email palembanginfo@favehotels. com

FORTUNA MALIABORO JL.Dagen No.60 - Yogyakarta

NATASHA SKIN CLINIC CENTER PONTIANAK Jl. HOS Cokroaminoto No.92 Pontianak, Kalimantan Barat T: +(62-561) 761076 E: nscptk01@yahoo.com

CIHAMPELAS HOTEL GROUP Jl. Cihampelas No.240 Bandung 40131 P: 022-203 7281 /0821 1533 8259 E: sales@cihampelashotel.com inofdamuridarwis@yahoo.co.id

CIKWO Jl. Sekala Brak /Nusa Indah 3 No.1 Pakis Kawat Bandar Lampung

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 68 || XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 22

68

The 101 Hotel Jl. Rajawali No.18 Palembang

IBIS BANDUNG Jl. Gatot Subroto No. 289 Bandung 40273

URBAN STYLE BY FRONTONO Jl. Ahmad Yani No. 999 Pringsewu Bandar Lampung 35373

MELAKA STRAITS HOTEL 37A, Jalan Chan Koon Cheng 75000 Melaka - Malaysia Phone: +(06- 62) 861888 Email : kippstrait@gmail.com

INUL VIZTA Jl.Garet ( Bandara RHF ) No. 5C Tanjung Pinang Kepri.

PUTRA SPECIALIST HOSPITAL MELAKA 169, Jalan Bendahara 75100 Melaka Malaysia

PEMPEK BERINGIN PALEMBANG Jl. Kolonel Haji Burlian Lr.Sukawana No.19 Km.6,5 Palembang, Sumatera Selatan E: hilda@pempekberingin.id

GRIYA SENTANA HOTEL YOGYAKARTA Jl. Gowongan Lor No. 65 – 67, Jetis Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta Phone: (0274) 551150 Email griyasentanahoteljogya@ yahoo.com

ALILA CAFE AND RESTO PONTIANAK Jl. Sultan Syarif Abdurrachman No. 12 Kota Pontianak - Kalimantan Barat Phone: 085245999180 Email: alila.restocafe@yahoo.com

SELEBRITI ENTERTAIMENT CENTER Jl. Gatot Subroto No.73-75 Kedamaian - Bandar Lampung

GRAND HANI HOTEL Jl. Raya Lembang KM 12 No.15 Lemban Bandung Barat

KYRIAD BUMI MINANG HOTEL Jl.Bundo Kanduang No.20 -28 Padang - Sumatera Barat F Ph: 0751 37555 E: reservation@bumininang.com

JOGYA TSHIRT Jl. Dusun Baturan Trihanggo, Gamping, Sleman Phone : 0274 6412982 / 087897456000 Email :jogyatshirt.art@gmail.com

ORCHADZ HOTEL Jl. Perdana No 8 Pontianak 78124 Phone : 0561-576888 Email : afom-ayani@orchardzhotel. com www.orchadzhotel.com

CAPTAIN URBAN LOUNGE Jl. Damai No 41 Yogyakarta Ph: +(62) 81233513231 E: robert.abjt@gmail.com

NEW TRIP GOA PINDUL Gelaran 1 RT 5 RW 15, Bejiharjo, Karang mojo, Gunung Kidul Yogyakarta Ph : +(62) 8561777129 E : tripgoapindul2917@ gmail.com

PONDOK GONGGONG Jl. Ganet (Arah Bandara Baru) Km. XI Ruko Bintan Permata Indah Block C No. 5 Tanjungpinang – KEPRI Ph: (0771) 4442061 M: 082300108888

RETREAT SPA Eastparc Hotel Lobby Jl. Laksda Adisucipto Km 6,5 Seturan - Yogyakarta Ph: 0822 2000 8333 E: gm@retreatspa.co.id

PINDANG PEGAGAN DAN PEMPEK HAM Jl. Gubernur Haji Asnawi Mangku Alam No.2 Palembang E: amrullahzaky@yahoo. com

LEKEIX Jl. Petala Bumi No.8 Pekanbaru - Riau M: 0813 7864 9090 / 0812 6827 6505


MERCHANTS XPRESSAIR

HOTEL KAPUAS DHARMA PONTIANAK Jl. Iman Bonjol No.89 Pontianak, Indonesia T: +(62-561)76669 E: kapuas_dharma@yahoo.com

ASTORIA HOTEL Jl. Raden Intan No 110 Pelita, Engal, Kota Bandar Lampung Lampung 35213 Phone: (0721) 260026

CASA de RIO MELAKA 88 Jalan Kota Laksamana 75200 Melaka, Malasya Phone : +62 289 6888 Email : hm@casadelrio-melaka.com

AERO GUEST HOUSE Jl. Branti Raya Km 27 Batu Ceper Natar Lampung E : aeroguesthouselampung@gmail.com

V HOTEL & RESIDENCE BANDUNG Jl. Terusan Sumati III Setrasari Bandung Phone : (62-22) 2006789 Email : adminsalesmarketing@ vhotelresidence.com

HOTEL GRANDE BANDAR LAMPUNG Jl. Raden Intan No. 77-79 Bandar Lampung P: +(62-821) 7977 0910, 721 261448 E: marketing.grande@medion.co.id

Alrasha HCC Jl. Hang Lekir, Batu IX Tanjungpinang Tim Kota Tanjung Pinang T:(0771) 442679

PONDOK CABE IDJO- PONTIANAK Jl. Sultan Abdurahman Pontianak - Indonesia M: +62 89693407200 E: mr.gokil@yahoo.co.id

AMARIS HOTEL PALEMBANG Jl. Demang Lebar Daun No.1836 Palembang - Sumatera Selatan 30151 Phone: +(62-711) 5710 999 Email: palembang@amarishotel.com www.amarishotel.com/palembang

NORMAH MEDICAL SPECIALIST CENTRE Jalan Tub Abdul Rahman Petra Jaya 93050, Kuching, Sarawak Phone : +62-82 311999

PREMIER BASKO HOTEL PADANG Jl.Prof. Dr. Hamka No.2A Padang – Sumatera Barat Phone: +(62-751) 448 8888, Email reservation@baskohotel.com

PELANGI HOTEL & RESORT TANJUNGPINANG D.I Panjaitan Km.6 Tanjungpinang T:(0771)318888/085272121688 E:sales.pelangihotel@gmail.com

HOTEL TUNE, SERAWAK Tune Hotel - Waterfront Kuching Jalan Borneo, Off Jalan Tunku Abdul Rahman, 93100 Kuching, Sarawak, Malaysia. Phone: 08-2238 221

HOTEL ALL NITE & DAY Jl. Veteran No.939/F Palembang 30113 Sumatera Selatan P: (0711) 377 111 E: rsv.allniteanddayveteran@gmail.com

CK Tanjungpinang Hotel & Convention Center Jl. RH. Fisabibillah No 10 Km 8 Tanjungpinang 219125 Kepulauan Riau, Indonesia T: +(62-771)4440888 F: +(62-771)4440866 E: info@cktanjungpinang.com www.cktanjungpinang.com

THE JAYAKARTA HOTEL & SPA YOGYAKARTA Jl. Adisucipto Km 8 Yogyakarta M : 0274 488418 E : rsvyogya@jayakartahotelsresort. com

Natol Travelers & Business Inn Natol Homestay in hotel style Lot 2819-2820, Grd &1st Floor, Commercial central park Rock road,93200 Kuching, Sarawak. Malaysia Tel: +60168686734 & 0168826261 For inquiries: 0108017019 & 0168898693 Email: mic@1jobs.com.my, noahchy@gmail.com www.hoteltostay.com.my

FONION CULTURAL TRAVEL & TOURS SDN.BHD -MELAKA Jl. MC 13,Simpang Gading 76100 Tunggal, Melaka Malaysia Email : kschong9339@gmail.com

DEALS

ASTON HOTEL & CONFERENCE CENTER TANJUNG PINANG Jl. Adi Sucipto Km 11 Tanjung Pinang 29125 Phone : 0771 442 947/0771 442 email : salesadmin@ astontanjungpinang.com

ABELL HOTEL KUCHING 22 Jalan Tunku Abdul Rahman, 93100 Kuching, Sarawak Phone : +06 82 239449 Email : reservation@ agellboutiquehotel.com.my/ cc: cynthia@abellboutiquehotel.com.my

GRAND KEISHA YOGYAKARTA Jl. Afandi No.09 Gejayan Sleman Yogyakarta P : 0274 - 5012200 E : rsv.grandkeisha@horisonhotels.com

GOLDEN TULIP PONTIANAK HOTEL Jl. Teuku Umar No.39 Pontianak - Kalimantan Barat Telp : +62 561 6597889 Email : info@gtpontianak.com

HOTEL MAESTRO Jl. Sultan Abdurrahman No.72-74 Pontianak 78116 T: (0561) 8100 000 F: (0561) 8100 789 E: reservation@kotabaruhotel.com info@kotabaruhotel.com

PT.TRANS LAMPUNG UTAMA ( TRANS LAMPUNG) Jl. Jend.Sudirman 81 Pahoman Bandar Lampung E : translampung.utama@yahoo.com

P HOTEL Jl. Pramuka Raya No.149, Jakarta Pusat 10570 Telp : +62 21 422 6969 Email : marketing.photeljkt@ gmail.com

& OFFERS

UP TO

60%

BOARDING PASS

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 | XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 22 |

69 69


DOA 5 AGAMA

ISLAM

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Mahasuci (Allah) Dzat Yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu mengusasinya, dan sesungguhnya kepada Tuhan kami tempat kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan dan ketakwaan dan amal yang Engkau ridhoi pada perjalanan kami ini. Ya Allah, ringankanlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah jaraknya yang jauh.Ya Allah, Engkaulah kawan (yang melindungi) perjalanan dan wakil (yang menjaga) keluarga kami. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan perjalanan dan keburukan pemandangan dan kejelekan di saat kembali, pada harta dan keluarga. “Bapa sorgawi, kami mengucap terima kasih atas Rachmat dan Kasih Sayang Mu yang tidak berkeputusan di dalam hidup kami. Saat ini kami panggil nama Mu yang Kudus untuk menyertai perjalanan kami, kiranya Tuhan melindungi dengan kuasa Roh Kudus Mu pesawat yang kami tumpangi ini agar terhindar dari gangguan dan marabahaya. Demikian juga para awak pesawat kiranya Tuhan yang memimpin serta memberi kemampuan bagi mereka untuk melaksanakan tugas mereka masing-masing dengan baik sehingga kami di tujuan tepat waktu dan selamat dan dalam suka cita. Terimakasih atas pertolongan serta kasih Mu yang tidak berubah dari dahulu, sekarang sampai selama-lamanya. Dan dalam nama Tuhan Yesus kami naikkan do’a dan permohonan kami ini”. Amin.

KATOLIK

“Dalam (demi) nama Bapak, Putera dan roh Kudus, Amin. Ya Tuhan. Dahulu kala Engkau pernah menyelamatkan anak-anak Israel yang menyeberang laut dengan kaki kering. Dan tiga raja budiman dan sebelah timur telah Engkau tunjukkan jalan kepada-Mu dengan bimbingan bintang ajaib. Kami mohon kepadaMu: Karuniakanlah kami suatu perjalanan yang selamat, dengan cuaca yang bagus dan menyenangkan. Berilah supaya dengan bimbingan malaikat-malaikatMu yang kudus, awak pesawat terbang ini mengantarkan kami mencapai tujuan perjalanan kami dengan selamat. Kami mohon juga agar keluarga yang kami tinggalkan Engkau hibur dalam rasa damai, sampai akhirnya boleh mendarat dengan aman di tempat tujuan. Terpujilah nama Mu, sekarang dan selamanya. Amin. Demi nama Bapa, Putera dan roh Kudus”. Amin.

“Namo Tassa Bhagavato Arahato Samma Sambuddhassa. Sabbe Sata BhavantuSukhitatta. Sadhu! Sadhu! Sadhu!” (Terpujilah Sang Bhagava, yang Maha Suci, Yang Telah Mencapai Penerangan Sempurna. Semoga Semua Makhluk Berbahagia. Demikianlah hendaknya).

HINDU

BUDHA

“Om om jaya jiwat sarira raksan dadasi me. Om mjum sah waosat mrityun aya namah swaha. Om ayu widhi labhate dhanam widhi guna suci yadnya sudha sila sudhadyanam bhukti mukti phalam swargam”. (Om Sanghyang Widhi Wasa Yang maha Jaya Yang maha mengatasi segala kematian. Kami memujamu. Lindungilah kami dari marabahaya. Om Sanghyang Widi Wasa, semua keuntungan kekayaan, kepandaian adalah atas yadnya  suciMu. Semoga tingkah laku dan pikiran kami menjadi bersih dan mencapai kebahagiaan  lahir bathin). 6. Khonghucu. Bacaan doanya yaitu: “Xian You Yi De (3x). Wei De Dong Tian Fei Tian Se Wo  Xian You Yi De…. Haung Yi Shang Di, Wei Tian You De. Shanzai”. (Kehadirat Tian, Tuhan Yang Maha Esa di tempat Yang Maha Tinggi. Dengan bimbingan Nabi Kong Zi. Dipermuliakanlah. SHANG DI, Tuhan Yang Maha Kuasa berikanlah bimbingan kepada seluruh awak  pesawat, agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Berikanlah karunia yang terbaik, agar kami semua dapat selamat sampai tujuan dan  berkumpul kembali dengan keluarga tercinta. Shanzai).

XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 24 70 || XPRESSAIR MAGAZINE — Edisi 22

70

PROTESTAN


SUBSCRIBE NOW GET FREE HOTEL VOUCHER

www.mytrip.co.id

Rp. 45.000,Luar Jawa Rp. 46.000,-

GET FREE

HOTEL VOUCHER

JAKARTA

7

Panduan Liburan di

Taman Nasional

PANDUAN EKSPLOR MOSKOW MATAHARI MALAM GREENLAND 8 PESONA JAYAPURA

JOIN US !

"100 WONDERFUL FESTIVAL" 1

Juni-Juli 2018 Line Channel @mytrip

DAPATKAN DI TOKO-TOKO BUKU


Xpress Air Inflight Magazine - Juli & Agustus 2018  

Xpress Air, Inflight Magazine, Travel Writer, Valentino Luis, Indonesia Dinamika Media

Xpress Air Inflight Magazine - Juli & Agustus 2018  

Xpress Air, Inflight Magazine, Travel Writer, Valentino Luis, Indonesia Dinamika Media

Advertisement