Majalah Digital Metode Belajar Di Era Digital

Page 1

GAYA HIDUP BERKELANJUTAN

M MEET TO OD DEE B BEELLA AJ JA AR R D DII EER RA AD DIIG GIIT TA ALL Dilengkapi dengan survey metode belajar siswa kelas X SMAN 28 Jakarta di era digital


DAFTAR ISI GAYA HIDUP BERKELANJUTAN

03

APA ITU ERA DIGITAL?

05

GAYA HIDUP DIGITAL

06

TREN DIGITALISASI PENDIDIKAN DI INDONESIA

08

PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

10

PRO VS KONTRA

11

HASIL ANALISIS SURVEY

16

TIPS DAN TRIK

22

PLATFORM BELAJAR (DIGITAL LEARNING)

25

DAFTAR PUSTAKA

31

SUMBER GAMBAR

31

01


" I WILL STUDY AND GET READY, AND PERHAPS MY CHANCE WILL COME." - Abraham Lincoln

02


GAYA HIDUP BERKELANJUTAN (SUSTAINABLE LIFESTYLE) Gaya hidup berkelanjutan atau yang biasa dikenal dengan Sustainable Lifestyle merupakan gaya hidup yang dapat dipertahankan pada tingkat atau kecepatan tertentu. Nah, Sustainable Lifestyle ini memiliki banyak konteks dalam kehidupan. Jadi tidak selamanya Sustainable Lifestyle membahas mengenai kelestarian lingkungan. Contohnya, dalam konteks pembangunan, kita bisa merujuk pada definisi keberlanjutan yang dibuat oleh UN World Commission on Environment and Development yang menyatakan bahwa,

" Pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatanag untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri." Jadi pada intinya, Sustainable Lifestyle itu menerapkan gaya hidup yang dapat diterapkan secara kontinuitas dengan mempertimbangkan generasi mendatang.

03


Kalian tahu gak konteks Sustainable Lifestyle yang akan dibahas di majalah ini? Konteks gaya hidup berkelanjutan yang akan dibahas majalah ini adalah gaya hidup di era digital atau digitalisasi. Lebih spesifiknya adalah gaya belajar atau metode belajar siswa di era digital. Kenapa ? Karena siswa-siswi menjadi generasi utama di masa yang akan mendatang. Dengan mensosialisasikan digitalisasi sejak dini, sudah dipastikan siswa-siswi dapat bersaing dan beradaptasi di dunia digital masa depan. Nah, sosialisasi digital yang paling mudah dan paling dekat adalah dengan cara belajar mereka. Dengan dimulainya penerapan digital dalam pembelajaran di sekolah, pemahaman digitalisasi siswa-siswi akan lebih mudah kedepannya.

04


Sebelumnya, kita sudah membahas mengenai Sustainable Lifestyle dan juga membahas sedikit tentang era digital. Tapi sebelum kita lanjut, kalian tahu gak sih era digital itu apa ? Secara umum, era digital adalah kondisi kehidupan atau zaman dimana semua kegiatan yang mendukung kehidupan sudah dipermudah dengan adanya teknologi. Bisa juga dikatakan bahwa era digital hadir untuk menggantikan beberapa teknologi masa lalu agar jadi lebih praktis dan modern

Mulainya era dengan adanya Digitisasi yaitu proses alih media dari bentuk tercetak, audio, maupun video menjadi bentuk digital. Digitalisasi sangat menguntungkan pekerjaan manusia contohnya, mengakses dokumen penting jadi lebih mudah. Selain itu, tanpa adanya bentuk fisik dokumen yaitu kertas, kita dapat menyukseskan salah satu kegiatan ramah lingkungan yaitu pengurangan sampah kertas. Nah, proses digitisasi yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari dan sudah menjadi gaya hidup disebut digitalisasi.

05


Gaya hidup digital (Digital Lifestyle) adalah istilah yang seringkali digunakan untuk menggambarkan gaya hidup modern yang syarat dengan teknologi informasi. Teknologi informasi di sini berperan mengefisienkan segala sesuatu yang kita lakukan dengan satu tujuan yaitu mencapai produktivitas maksimum. Gaya hidup digital juga dirincikan dengan gaya hidup yang mencerminkan kehidupan kaum muda pada masa kini atau bisa disebut juga dengan Generasi Digital. Gaya hidup ini ditandai dengan ketergantungan kaum muda, baik secara individu maupun komunal terhadap perangkat pintar digital dalam kegiatan sehari-hari. Ciri - ciri Generasi Digital adalah sebagai berikut : 1. Generasi digital ramai-ramai membuat akun di media sosial untuk membuktikan kepada dunia bahwa mereka ada. 2. Generasi digital cenderung lebih terbuka, blak-blakan, dan berpikir lebih agresif. 3. Generasi digital cenderung ingin memperoleh kebebasan. Mereka tidak suka diatur dan dikekang. Mereka ingin memegang kontrol dan internet menawarkan kebebasan berekspresi. Kemampuan belajar mereka jauh lebih cepat karena segala informasi ada di ujung jari mereka.

06


- John Philips

07


TREN DIGITALISASI PENDIDIKAN DI INDONESIA Pendidikan sejatinya menjadi kebutuhan pokok bagi pembentukan kepribadian dan karakter ideal seorang individu. Proses belajar yang terjadi dalam kurikulum pendidikan pada akhirnya akan mengarahkan peserta didik agar dapat memenuhi tantangan dan kebutuhan pribadi, sosial, belajar, dan karirnya dari masa ke masa. Digitalisasi Pendidikan merupakan proses transformasi belajar mengajar dari konvensional menjadi modern yang bertujuan untuk menciptakan situasi dan kondisi belajar efektif, efisien dan berorientasi perubahan. Digitalisasi pendidikan di sebuah negara berlangsung cukup cepat dan dialami pada semua satuan tingkat pendidikan yaitu mulai pendidikan pra sekolah, pendidikan dasar, pendidikan menengah pertama, pendidikan menengah atas dan pendidikan tinggi. n kalian ??

08


Pendayagunaan internet dalam pendidikan bukanlah hal yang baru. Banyak di berbagai negara sudah menggunakan digitalisasi dalam pendidikan. Hanya saja, di Indonesia pada masa sebelum pandemi pendayagunaannya belum optimal. Ketergantungan masyarakat pada internet membuat digitalisasi pendidikan ini menjadi satu-satunya solusi agar kegiatan pembelajaran tetap dapat dilaksanakan di masa pandemi Covid-19 seperti ini. Perubahan media pengajaran dan perubahan sumber belajar ke arah digitalisasi memaksa semua stakeholder pendidikan harus mau berubah dan meninggalkan comfort zone. Cara-cara pengajaran di era digital harus disesuaikan dengan hal-hal yang dibutuhkan pada era revolusi industri ini. Penyesuaian tersebut berupa pengajaran berbasis proyek, kolaborasi, inovasi, dan berorientasi life skill merupakan modal utama bekal siswa menuju era abad 21. Salah satu contohnya adalah PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA.

Revolusi Industri 4.0 atau nama lainnya adalah Revolusi digital merupakan revolusi mendasar yang merubah gaya hidup manusia yang ditandai dengan berkembangnya Internet of Things yang diikuti teknologi baru dalam data sains, kecerdasan buatan, robotik, cloud, cetak tiga dimensi, dan teknologi nano.

09


Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah serangkaian kegiatan untuk mencapai sebuah tujuan tertentu dengan cara menelaah suatu tema menantang. Projek didesain agar peserta didik dapat melakukan investigasi, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Peserta didik bekerja dalam periode waktu yang telah dijadwalkan untuk menghasilkan produk dan/atau aksi. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dalam situasi tidak formal, struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih interaktif, dan juga terlibat langsung dengan lingkungan sekitar untuk menguatkanberbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila. Penguatan dimensi profil pelajar pancasila adalah sebagai berikut :

10


Digitalisasi pendidikan merupakan sebuah konsekuensi dari perubahan zaman. Tidak ada satu pun pihak yang bisa memprediksikan bahwa teknologi akan diadopsi begitu cepat oleh masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir muncul opini dan prediksi, baik dari akademisi maupun profesional mengenai pro kontra digitalisasi pendidikan di Indonesia. Beberapa pihak menganggap bahwa digitalisasi pendidikan akan berpotensi menimbulkan dampak bagi kultur pendidikan di Indonesia. Menurut kalian apa ya dampaknya bagi siswa Indonesia? Dunia pendidikan harus aktif dan tanggap terhadap era digital yang dimunculkan dengan sistem berbasis internet. Maka dari itu seharusnya lembaga pendidikan dapat mengoptimalkan media internet untuk menunjang sinergitas dan integritas pendidikan, sebagaimana lembaga pendidikan sebagai center pencetak sumber daya generasi masa depan. Pandemi Covid-19 menjadi penggerak bagi pendidikan di Indonesia untuk bisa mencicipi proses pembelajaran serba digital. Kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) menjadi starter untuk siswa-siswi di Indonesia memulai belajar secara digital. Mulai dari proses belajar mengajar oleh guru, hingga cara pengumpulan hasil kerja dilakukan secara digital. Suasana baru yang belum pernah dirasakan oleh siswa membawa semangat baru siswa. Tidak sedikit juga yang merasakan dampak buruknya karena tidak bisa catch up dengan perubahan ini.

11


Maka munculah pro dan kontra terkait belajar secara digital dari rumah yang sudah dilakukan selama hampir 2 tahun. Berikut merupakan pro dan kontra proses pembelajaran digital : Pro : 1. Dapat dengan mudah mengontrol proses pembelajaran dengan pengawasan dan bimbingan orang tua 2. Dapat terhindar dari wabah tersebut karena tidak adanya kontak fisik secara langsung, sekaligus memutus rantai penyebaran wabah 3. Menghemat biaya pengeluaran seperti biaya transportasi dan uang saku 4. Pembelajaran bisa dilakukan sambil melakukan kegiatan lain, seperti sambil membantu orang tua 5. Saat siswa lebih banyak di rumah maka waktu untuk mempelajari bakat dan minatnya lebih banyak 6. Tenaga dan pikiran yang dikeluarkan saat melakukan pembelajaran tidak banyak 7. Siswa dapat lebih banyak belajar mengeksplorasi teknologi dengan bijak 8. Fleksibel, saat dirumah pembelajaran dapat dilakukan dimana saja selama tempatnya kondusif untuk pembelajaran 9. Efisiensi, berbagai materi telah disediakan dan dapat diakses melalui internet. Seperti e-book, pdf, video penjelasan, dan berbagai materi lainnya. Pembelajaran juga bisa diakses dari kamar sendiri dengan internet kondusif sehingga dapat terbilang efisiensi 10. Waktu yang lebih bebas, penjelasan terkait materi pembelajaran bisa di record oleh guru, dan memberikannya ke siswa. Sehingga siswa dapat lebih bebas tanpa terkekang oleh waktu

PRO

12


KONTRA

Kontra : 1. Kurangnya bimbingan oleh orang tua, maka banyak siswa yang melakukan pembelajaran secara tidak maksimal, dan malas-malasan 2. Beberapa siswa merasa bosan saat belajar secara daring, hal itu membuat siswa sulit memahami materi dibandingkan dengan belajar secara langsung 3. Belajar daring membutuhkan kuota internet yang lebih dari biasanya, kuota internet tidaklah murah untuk sebagian siswa yang kurang mampu 4. Sebagian siswa mengeluhkan beratnya tugas yang diberikan oleh guru, baik itu banyaknya tugas, rentang waktu pengerjaan, dan tugas yang sulit 5. Keadaan rumah yang tidak memungkinkan membuat siswa kekurangan ketenangan dalam melakukan pembelajaran secara daring, seperti rumah yang selalu berisik dan sinyal yang kurang baik di tempat tinggalnya 6. Tidak adanya interaksi yang dilakukan secara langsung membuat siswa tidak maksimal berkomunikasi dengan teman maupun guru 7. Kurangnya istirahat yang cukup bisa membuat siswa merasa stress dan kelelahan saat pembelajaran 8. Pembelajaran yang dilakukan selama berjam-jam di depan komputer berdampak buruk pada kesehatan, terutama kesehatan mata 9. Banyaknya siswa yang salah dalam mempergunakan waktu belajar atau kurang memanfaatkan waktu belajar, seperti membuka sosial media atau bermain game pada saat pembelajaran secara daring 10. Sarana dan prasarana yang masih belum memadai, masih adanya siswa yang belum memiliki fasilitas atau media untuk mengikuti pembelajaran melalui digital, biasanya datang dari siswa yang keadaan ekonominya kurang mampu

13


Cara mengatasi kontra adalah dengan Pendidikan Karakter di Era Digital. Pada era digital saat ini, jarang sekali terlihat anak-anak bermain dengan permainan tradisional. Permainan tradisional memupuk rasa persaudaraan dan keakraban, anak-anak jadi lebih kreatif dengan menggunakan permainan tradisional. Anak-anak zaman ini banyak berintegrasi dengan teknologi, seperti gadget dan video games. Kini, waktu yang dihabiskan anak-anak dengan media setiap hari lebih banyak. Waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi 3 jam di hari sekolah dan 7 jam pada hari libur, waktu bermain internet rata-rata 2 jam. Adapun yang harus dilakukan orang tua terhadap anak dalam pengasuhan digital atau digital parenting adalah sebagai berikut : Meningkatkan dan memperbarui wawasan tentang internet dan gadget. Orang tua tidak bisa mengawasi anak-anak apabila orang tua gagap teknologi. Jika di rumah ada internet, posisikan di ruang keluarga dan siapa yang dapat melihat apa yang dilakukan anak dalam mengakses internet. Membatasi waktu pada anak dalam menggunakan gadget dan internet. Memberikan pemahaman dan kesadaran bersama akan dampak negatif dari internet atau gadget. Secara tegas melarang sesegera mungkin jika ada yang tidak pantas ditonton. Menjalin komunikasi yang terbuka dua arah dengan anak-anak.

14


Pentingnya peran guru, keluarga dan, masyarakat Di era digital ini peran keluarga, guru dan masyarakat sekitar sangatlah penting dalam meningkatkan karakter calon penerus bangsa. Keluarga sebagai tempat utama dan pertama peserta didik menjalani kehidupan hendaklah mengawasi dan membimbing dengan penuh kasih sayang, tegas, dan cermat. Peran guru dalam membangun karakter peserta didik semakin meningkat, kompleks dan berat. Guru tidak hanya mengajarkan konsep karakter yang baik, tetapi bagaimana mengarahkan peserta didik untuk dapat mengimplementasikan pada kehidupan sehari-hari. Guru juga sebagai panutan harus menerapkan katakter yang baik pada diri sendiri. Masyarakat sekitar juga berperan dalam mengawasi dan memotivasi perkembangan karakter peserta didik.

15


METODE BELAJAR SISWA KELAS X SMAN 28 JAKARTA DI ERA DIGITAL Nah, setelah mempertimbangkan pro dan kontra yang sudah dibahas sebelumnya. Dalam proyek ini kami berkesempatan untuk melakukan survey terhadap 50 siswa siswi kelas X SMAN 28 Jakarta. Survey ini berfungsi sebagai pengukur tingkat kemampuan serta tanggapan siswa-siswi terhadap pembelajaran secara digital yang sudah diterapkan selama hampir 2 tahun di rumah masing-masing. Metode survey yang dipilih adalah dengan angket digital (form) yang terdapat beberapa pertanyaan dengan bentuk yang berbeda. Bentuk pertanyaan dalam from berupa pertanyaan pilihan berganda, pertanyaan memilih pilihan sebanyakbanyaknya, dan juga isian. Dalam pertanyaan pilihan berganda, terdapat 5 pertanyaan dengan 5 pilihan jawaban, yaitu Sangat Baik Baik Cukup Buruk Sangat Buruk

16


Pada pertanyaan I yaitu "Pengetahuan dan Keterampilan anda dalam menerapkan proses pembelajaran digital menggunakan serba teknologi", dapat disimpulkan bahwa lebih dari 50% siswa-siswi pengisi survey memiliki pengetahuan serta keterampilan berdigital yang baik.

Pertanyaan II yaitu "Perasaan anda selama melaksanakan metode belajar digital". Tepat 50% dari 50 siswa-siswi pengisi survey menjawab pertanyaannya dengan 'Baik' hingga 'Sangat Baik'. Namun ternyata terdapat 1 siswa yang menjawabnya dengan jawaban 'Sangat Buruk'. Setelah ditelusuri alasan siswa tersebut dikarenakan tidak terbiasa dengan metode belajar digital, serta adanya keterbatasan pada media digital yang dimilikinya. Kalau perasaan kalian selama belajar secara digital gimana, guys? Pertanyaan III yaitu "Tanggapan anda terhadap pembelajaran dengan metode digital yang diterapkan oleh guru". Lebih dari 50% siswa-siswi pengisi survey menjawab dengan jawaban 'Baik' hingga 'Sangat baik'. Siswa-siswi merasa metode belajar secara digital yang diterapkan oleh guru dapat diterima dengan baik. Untuk siswa-siswi yang menjawab 'Cukup' dan 'Buruk' diasumsikan terdapat beberapa hal yang diberikan oleh guru tidak dapat diterima dengan baik.

17


Pertanyaan IV adalah "Tanggapan anda terhadap aktivitas (Quiz, Absensi, Link zoom) yang telah dipersiapkan guru dan sekolah sebelum pembelajaran dimulai". Dari hasil survey, dapat diketahui bahwa 50 siswa-siswi menjawab dengan variasi jawaban 'Cukup', 'Baik', dan 'Sangat baik'. Hal ini membuktikan bahwa pihak sekolah sudah mempersiapkan pembelajaran daring dengan baik. Walapun dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala, pihak sekolah dapat menyelesaikannya serta mencari solusi untuk siswa-siswinya. Pada pertanyaan V adalah "Tanggapan anda terhadap efektivitas belajar secara digital yang diterapkan guru". Jawaban untuk pertanyaan ini sangat bervariasi. Ada 7 siswa-siswi menyatakan bahwa efektivitas belajar secara digital sudah sangat baik. 18 siswa-siswi menjawabnya dengan 'Baik'. 20 siswa-siswi menjawab dengan 'Cukup', serta 5 siswa-siswi menjawab 'Buruk'. Jawabanjawaban yang diperoleh bersumber dari pengalaman jujur siswa-siswi yang telah merasakan belajar secara digital sebelumnya. Lalu bagaimana caranya biar belajar digital bisa efektif ya? Pembahasannya akan ada di Tips & Trik Metode Belajar Secara Digital di halaman 22 ya. Bentuk pertanyaan selanjutnya yaitu memilih beberapa pilihan sebanyakbanyaknya sesuai kondisi dan pengalaman pribadi. Pertanyaan I adalah mengenai kendala yang dimiliki siswa-siswi selama pembelajaran yang dilakukan secara digital. Berdasarkan grafik, jawaban "Instruksi/metode digital untuk pembelajaran dari guru kurang jelas" mendapat suara terbanyak yaitu dari 29 siswa-siswi. Hal ini menggambarkan bahwa lebih dari setengah siswa-siswi pengisi survey mengalami kendala dalam memahami penjelasan atau instruksi dari guru.

18


Pertanyaan II adalah mengenai media yang digunakan dalam pembelajaran secara digital selain E-learning 28. Peringkat pertama ditempati oleh zoom dan Google Classroom dengan 48 suara. Sedangkan peringkat terakhir ditempati oleh Jamboard dengan 3 suara.

Pertanyaan III adalah mengenai aplikasi atau platform pemberi materi yang pernah digunakan oleh siswa-siswi. Dari 50 siswa-siswi hanya 25 yang pernah menggunakan atau berlangganan dengan aplikasi yang membantu dalam pemberian materi. Aplikasi yang paling banyak dipilih adalah Ruangguru dengan 16 suara. Dan aplikasi yang paling sedikit suaranya adalah Pahamify dengan 4 suara.

19


Bentuk pertanyaan berikutnya adalah isian. Pertanyaan isian tersebut dijawab berdasarkan pengalaman serta tanggapan jujur dari siswa-siswi. Pertanyaan I adalah berikan 1 atau lebih manfaat yang didapat dari melakukan proses pembelajaran dengan metode digital. Jawaban dari 50 siswa-siswi sangat bervariasi. Berikut adalah kumpulan jawabannya : Membuat siswa-siswi menjadi lebih melek terhadap teknologi. Siswa-siswi menjelaskan bahwa mereka dapat memperbanyak kosakata dalam berteknologi. Salah satu contohnya dapat mengetahui cara menggunakan aplikasi yang belum pernah dicoba. Metode belajar secara digital memberikan kemerdekaan belajar. Dengan adanya kecanggihan internet siswa-siswi dapat menggali ilmu dan informasi lebih luas yang tidak terdapat dalam buku. Belajar secara digital juga diakui dengan kepraktisannya. Kemudahan yang diberikan oleh belajar secara digital dapat memberikan fleksibilitas dan menghemat waktu. Metode belajar secara digital juga mendukung terwujudnya gaya hidup berkelanjutan dari segi lingkungan. Berkurangnya sampah kertas dikarenakan beralih ke metode digital merupakan salah satu manfaat yang mendukung kelestarian lingkungan. Dengan metode belajar secara digital, siswa-siswi menjadi lebih kreatif dalam menghasilkan suatu karya. Dengan tersimpannya tugas secara digital, siswa-siswi tidak takut akan kehilangan tugasnya.

Pertanyaan II adalah saran untuk penerapan metode belajar secara digital ke depannya yang diharapkan dapat terus dilakukan sebagai gaya hidup berkelanjutan. Berikut adalah beberapa saran yang diberikan oleh 50 siswa-siswi pengisi survey:

20


Pihak pengajar (guru) disarankan untuk lebih kreatif dalam penerapan metode belajar secara digital sehari-hari. Contohnya, memberikan quiz interaktif dengan media digital dapat dilakukan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Menyisipkan quiz atau brain teaser disela pembelajaran zoom dapat menambah minat dan perhatian siswa terhadap guru dan pelajaran tersebut. Guru dan siswa diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik. Guru dan siswa harus interaktif dalam proses belajar secara digital. Dengan terbangunnya koneksi yang baik, metode pembelajaran secara digital dapat menjadi metode belajar yang menyenangkan. Pihak pemerintah diharapkan untuk segera normalisasi digitalisasi pendidikan di Indonesia. Dengan sikap tanggap pemerintah dalam menanggapi digitalisasi pendidikan, Indonesia tidak akan tertinggal dengan negara maju dan berkembang lainnya dalam hal kualitas pendidikannya. Salah satu sikap yang ditunggu oleh siswa-siswi adalah dengan pemerataan subsidi kuota belajar di sekolah-sekolah. Pihak masyarakat diharapkan dapat menerima dan menanggapi digitalisasi pendidikan di Indonesia dengan sikap positif. Masyarakat diharapkan memiliki sikap open-minded terhadap perubahan sehingga bangsa Indonesia dapat terus bergerak maju. Nah, kalau kalian punya saran apa nih untuk pembelajaran digital di Indonesia?

21


Setelah membahas tanggapan beberapa siswa-siswi terhadap metode belajar secara digital, hal yang akan dibahas selanjutnya adalah tips dan triknya, nih.

Tips ini buat kalian yang tidak terbiasa menatap layar komputer atau laptop secara terus menerus. Setelah melakukan proses belajar sebaiknya istirahatkan mata terlebih dahulu. Triknya adalah saat disela istirahat pembelajaran, alihkan mata kalian dari layar dan berkedip selama 20 kali. Trik itu adalah untuk merelaksasikan otot-otot mata kalian yang tegang. Jika tidak ada kegiatan, setelah belajar usahakan untuk tidur siang yang berguna untuk mengisi ulang energi.

1 22


Tips ini buat kalian yang suka bosan mendengarkan penjelasan guru di zoom. Caranya adalah dengan membangunkan kreativitas otak kalian. Triknya adalah mencatat penjelasan guru dengan tulisan warnawarni. Dengan menulis, otak dan tangan kalian akan bekerja sehingga tidak muncul rasa bosan. Aktif bertanya dan menjawab pertanyaan. Nah, ini jelas bikin gak bosan ya karena adanya interaksi dengan orang lain.

Tips ini buat kalian yang masih suka bingung dalam pengoperasian media dan platform digital. Tipsnya adalah dengan mencari tahu metode dasar pengoperasiannya. Triknya yaitu dengan menonton video tutorial. Kalian semua pasti kenal sama Youtube kan. Nah, di Youtube banyak video tutorial media digital untuk membantu kalian. Meminta bantuan teman. Bertanya sama temen lewat chat sudah tidak usah diragukan lagi akurasinya.

Selanjutnya buat kalian yang suka lupa atau telat kumpulkan tugas, nih. Tipsnya adalah dengan time and job management. Membuat To-do List untuk tugas lengkap dengan deadline dan seberapa banyak tugasnya. Setelah itu, ketika mengerjakan tugas kalian bisa melihat dengan skala prioritasnya. Tugas mana yang akan dikumpul lebih cepat dan lebih banyak harus dikerjakan lebih dulu dari tugas yang sedikit dengan deadline lama. Jadi, gak ada lagi deh tugas yang lupa. Selain itu, kalian harus bisa membagi waktu dalam urusan sekolah dan di luar sekolah. Time management membutuhkan latihan yang harus diterapkan setiap hari. Sehingga kalian tidak akan merasa overwhelmed dengan berlalunya waktu.

2 3 4 23


Tips yang terakhir ini untuk mengatasi kemalasan untuk mengerjakan tugas. Tipsnya adalah dengan melakukan hal lain yang kalian suka saat mengerjakan tugas. Jadi seperti multitasking, ya.

5

Mendengarkan musik sambil mengerjakan tugas bisa jadi salah satu penambah semangat, lho. Buat yang suka nonton film, bisa juga sambil mengerjakan tugas ya. Tapi disarankan film yang ditonton adalah film yang sudah pernah ditonton sebelumnya, jadi kalian rewatch filmnya. Karena kalau nonton film baru nanti tugasnya ditinggal, deh.

Berikut adalah tips dan trik metode belajar secara digital yang sudah kami berikan. Tips dan trik tersebut didapatkan berdasarkan survey pada siswa. Tips dan trik tersebut dapat mempermudah dan bermanfaat dalam proses pembelajaran secara digital. Kalau kalian punya tips dan trik unik lain gak selama belajar secara digital ?

24


Dalam pelaksanaan pembelajaran online, guru dan siswa dituntut mampu mengoperasikan teknologi untuk menyampaikan materi pembelajaran. Banyak guru yang sudah menerapkan berbagai variasi dengan memanfaatkan aplikasi digital yang sudah tersedia. Aplikasi digital yang bisa digunakan seperti, Whatsapp, Google meet, Zoom, Google classroom, Quizizz dan lain-lain. Pemerintah juga ikut terlibat dalam menangani ketimpangan kegiatan belajar COVID-19. Terdapat 12 platform atau aplikasi yang telah pemerintah siapkan untuk mendukung proses pembelajaran di rumah, seperti Rumah Belajar, MejaKita, Icando, IndonesiaX, Google for education, Kelas pintar, Microsoft office 365, Quipper school, Ruang guru, Sekolahmu, Zenius, dan Cisco webex. Selama pelaksanaannya, guru juga menerapkan kegiatan pembelajaran yang bervariatif, sehingga siswa tidak bosan selama belajar di rumah. Variatif kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan guru misalnya saja ujian dilakukan melalui aplikasi Quizizz, materi pembelajaran dikemas secara digital, pembelajaran dengan cara bermain game.

25


Berikut adalah beberapa rekomendasi platform yang dapat digunakan siswa dan guru dalam menerapkan metode belajar secara digital : Ruang guru adalah salah satu layanan belajar terbesar di Indonesia. Ruang guru menyediakan berbagai layanan belajar di antaranya adalah layanan kelas virtual, platform ujian daring, video belajar berlangganan, marketplace les privat dan konten pendidikan lainnya. Untuk mengaksesnya kita akan dikenakan biaya tertentu.

Rumah belajar adalah platform yang dikeluarkan oleh Kemendikbud untuk semua jenjang sekolah. Pembelajaran didukung dengan fitur seperti video, audio, gambar hingga animasi interaktif sehingga kegiatan belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Beberapa fiturnya, seperti Sumber belajar, Kelas digital Labolatorium maya, Bank soal, Buku sekolah elektronik, Peta budaya, dan masih banyak lagi.

Google Classroom atau Google Kelas adalah aplikasi pembelajaran yang disediakan oleh Google. Google Kelas memungkinkan pengajar untuk mengatur dan menilai proses belajar siswa sambil tetap terhubung. Siswa dapat juga dengan mudah mengakses kelas yang akan diikuti, menerima materi dan mengumpulkan tugas langsung melalui Google Kelas.

26


Quipper adalah aplikasi yang memiliki empat fitur utama. Pertama adalah Quipper School untuk pembelajaran antara siswa dan pengajar. Kedua adalah Quipper Video, berupa video pembelajaran. Ketiga Quipper Video Master Class yang memungkinkan adanya pembelajaran interaktif melalui video. Keempat Quipper Campus untuk kampus atau universitas.

Zenius adalah layanan pembelajaran daring yang dapat diakses dengan biaya tertentu. Siswa bisa mengakses layanan Zenius berupa soal-soal latihan format PDF ( buku elektronik ) hingga video pembelajaran. Pengajar juga bisa mengakses layanan bank soal sebagai bahan pembelajaran siswa secara mandiri. Zenius memiliki fitur live teaching yang memungkinkan siswa berinteraksi langsung dengan pengajar.

KelasKita merupakan aplikasi kelas virtual yang memberikan layanan belajar mengajar bagi sekolahsekolah melalui online education models. KelasKita menawarkan program yaitu kelas privat, kelas sertifikat, kelas gratis, dan kelas premium. Penggunanya bisa belajar hal-hal seperti pemrograman, desain grafis, otomotif, robotik, jaringan komputer, dan lain sebagainya.

27


Brainly merupakan sebuah situs web belajar yang memungkinkan penggunanya saling berdiskusi melakukan tanya jawab yang berkaitan dengan pelajaran dan materi di sekolah. Brainly menyediakan jawaban-jawaban terpercaya yang memang dijawab oleh para pakar atau ahli di bidangnya.

Pahamify adalah platform belajar yang memungkinan siswa untuk mengakses berbagai konten materi pembelajaran. Pahamify menyediakan puluhan ribu video pembelajaran premium beranimasi, kuis juga ringkasan sebagai media pembelajarannya. Pahamify terkenal dengan cara penyempaiannya pembelajarannya dengan menggabungkan sains, filmmaking juga gamifikasi.

MejaKita adalah platform pembelajaran daring yang mengedepankan diskusi tanya jawab antar pelajar di Indonesia. Platform ini juga memberikan layanan yang memungkinkan pelajar untuk saling mengunggah materi pelajaran yang kita miliki. Dengan fitur tersebut siswa akan sangat terbantu untuk dapat berdiskusi tentang tugas rumah, soal-soal pelajaran, dan berbagi catatan materi pelajaran.

28


Zoom adalah aplikasi telekonferensi yang memungkinkan orang dalam jumlah banyak untuk saling terhubung dalam waktu bersamaan secara audiovisual. Meski begitu sekarang ini zoom sangat populer digunakan untuk membantu dilaksanakannya pembelajaran daring. Zoom memungkinkan kelas-kelas daring berupa penyampaian materi oleh pengajar dapat langsung tersampaikan kepada siswa. Salah satu fitur zoom yang sangat berguna adalah fitur merekam atau screen record untuk merekam materi yang disampaikan.

Google kini menyediakan solusi konferensi video tingkat perusahaan untuk semua orang bernama Google Meet. Kini, siapa saja yang memiliki akun Google dapat membuat rapat online dengan peserta hingga 100 orang dan mengadakan rapat yang berdurasi hingga 60 menit per rapat. Sama seperti zoom, Google Meet memungkinkan kelas-kelas daring berupa penyampaian materi oleh pengajar dapat langsung tersampaikan kepada siswa.

29


- Edward Teller

30


DAFTAR PUSTAKA Kurniawan & Wardhani. (2021). TREN DIGITALISASI PENDIDIKAN DI INDONESIA PASCA PANDEMI COVID-19. Jurnal : Seminar Nasional Peta Jalan Pendidikan dan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Syahputra. (2018). PEMBELAJARAN ABAD 21 DAN PENERAPANNYA DI INDONESIA. Vol 1: Prosiding Seminar Nasional SINASTEKMAPAN (E-Journal). Putri. (2018). PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI ERA DIGITAL. Jurnal Pendidikan Dasar. Gumelar & Dinnur. (2020). DIGITALISASI PENDIDIKAN HUKUM DAN PROSPEKNYA PASCA PANDEMI COVID-19). Maksum & Fitria. (2021). TRANSFORMASI DAN DIGITALISASI PENDIDIKAN DI MASA PANDEMI. Hermawansyah. (2021). MANAJEMEN LEMBAGA PENDIDIKAN SEKOLAH BERBASIS DIGITALISASI DI ERA COVID -19. Vol.12 No.1 : Jurnal Studi Pendidikan. Penerbitdeepublish.com. (2021). 14 APLIKASI PEMBELAJARAN DARING YANG BISA KAMU COBA. Diakses dari : https://penerbitdeepublish.com/aplikasi-pembelajaran-daring/. Paprikaliving.com. APA ITU GAYA HIDUP BERKELANJUTAN DAN MENGAPA PENTING UNTUK KITA TAHU? Diakses dari : https://www.paprikaliving.com/gaya-hidupberkelanjutan/.

SUMBER GAMBAR Study & Work desk : https://www.pexels.com/id-id/ https://pixabay.com/id/ https://burst.shopify.com/ Indonesian children learn about the internet in the computer class : https://www.shutterstock.com/id/g/sahlan Pembelajaran tatap muka : https://www.jawapos.com/nasional/14/01/2021/tips-mempersiapkan-anakkembali-sekolah-saat-pandemi/

31


KELAS X1 - KELOMPOK 5 ANGGOTA KELOMPOK : MUHAMMAD RAIHAN ABYAN

23

MUHAMMAD RENATO PUTRA

24

MULQY AZZAM

25

REZEKI WULANDARI

31

SABINA EKA ADHIANTI ( KETUA )

32

SALSA NABILA

33

PEMBIMBING :

H. ABDUL HAMID, S. Pd.

GIRINDRAWARDHANI D.A, S. Pd.


GAYA HIDUP BERKELANJUTAN