Page 1

Summary Strategi E­Bisnis Chapter 3 Trend dalam lingkungan makro 1. Lingkungan politik dan hukum Faktor politik dan hukum suatu negara akan berpengaruh terhadap aktivitas bisnis perusahaan. Kondisi politik yang stabil serta kondusif di suatu negara sangat diperlukan karena akan mendukung aktifitas bisnis dan akan bertumbuh dengan sehat dan normal. Serta didukung dengan kepastian hukum agar aturan main bisnis bisa jelas dan transparan untuk semua pelaku bisnis. Jika kondisi politik yang tidak stabil dan ditambah lagi dengan tidak adanya kepastian hukum maka akan berakibat buruk bagi lingkungan industri termasuk didalamnya yaitu aktivitas bisnis. 2. Lingkungan ekonomi Terdapat variabel kunci makroekonomi disisi domestik dalam sistem perekonomian, yaitu tingkat harga, kesempatan kerja, pendapatan total dan suku bunga. Di sisi internasional yang merupakan variabel kunci makroekonomi yaitu nilai tukar dan neraca pembayaran. Industri bisnis secara keseluruhan berpengaruh terhadap faktor ekonomi suatu negara. Jika kondisi ekonomi suatu negara baik maka maka akan meningkatkan daya beli masyarakat dinegara tersebut yang akhirnya akan mempengaruhi kondisi makroekonomi negara tersebut. Jadi jika kondisi makroekonomi suatu negara sedang booming maka akan meningkatkan daya beli masyarakat dinegara tersebut. Berlaku juga dengan kebalikannya, jika kondisi makroekonomi suatu negara sedang down maka akan menurunkan daya beli masyarakat 3. Lingkungan sosial Bagian terakhir dari faktor sosial­ekonomi menitik beratkan pada tata nilai ( values ) dan sikap (attitudes ) masyarakat, termasuk di dalamnya adalah pelanggan dan karyawan, yang semuanya mempengaruhi strategi perusahaan. Perubahan tatanilai dan sikap masyarakat akan membawa pengaruh terhadap gaya hidup (life style) yang pada gilirannya mempengaruhi permintaan akan produk perusahaan. Lebih khusus, identifikasi atas variable yang membantuk gaya hidup pada suatu masyarakat tertentu dapat diukur dari tiga hal (1) bagaimana masyarakat mengalokasikan waktu yang dimiliki ke dalam berbagai aktivitas ( activities ), (2) factor apa yang dianggap sebagai penentu minat ( interests ) masyarakat terhadap lingkungannya, dan (3) bagaimana pendapat ( opinions) mereka terhadap lingkungan sekitarnya. Ketiga faktor yang membentuk gaya hidup masyarakat tersebut banyak membantu manajer terutama dalam menentukan segment pasar yang dilayani. Anwir Gunawan 1401100071


4. Lingkungan Alam Perubahan kondisi alam kadangkala memang sulit untk diperkirakan sebelumnya. Namun demikian ini bukan berarti bahwa faktor ekologi dan kondisi alam dapat diabaikan begitu saja dalam perancangan strategi pemasaran. Beberapa jenis komoditas khusunya hasil pertanian akan sangat terpengaruh karena perubahan faktor musim dan kondisi alam lainnya. 5. Lingkungan teknologi Di samping memahami dampak factor sosial­ekonomi terhadap produk, pasar, dan cara berbisnis, maka seorang manajer puncak kini seolah juga “dipaksa” untuk memahami pengaruh perubahan factor teknologi terhadap kegiatan operasi, dan kemampuan untuk menciptakan produk. Adanya perubahan teknologi selain dapat mendorong munculnya kesempatan bisnis dan perbaikan upaya mencapai tujuan organisasi, hal itu dapat juga merupakan ancaman bagi kelangsungan produk perusahaan yang sudah ada. Beberapa contoh produk teknologi sebagai “pendobrak” yang mampu menciptakan kesempatan sekaligus ancaman terhadap kegiatan bisnis antara lain: computer, transistor, perkembangan teknik genektika tanaman, dan pendayagunaan tenaga surya. Oleh karenanya, perubahan teknologi sudah tentu akan banyak berpengaruh terhadap siklus kehidupan produk. Untuk e­bisnis lingkungan teknologi mempunyai arti penting. Selama awal tahunan internet driver penting dari perkembangan teknologi yang standar dan bahasa seperti HTML, XML, TCP / IP Infrastruktur jaringan juga berubah secara dramatis dan perangkat toko memiliki teknologi tinggi. Pengembangan model yang berdasarkan 5 kekuatan persaingan di dalam sebuah industri, yaitu: 1. Ancaman produk pengganti, 2. Ancaman pesaing, 3. Ancaman pendatang baru, 4. Daya tawar pemasok, 5. Daya tawar konsumen.

Struktur industri dengan lima kekuatan kerangka kerja 1. persaingan industri Persaingan  industri  terjadi  ketika  perusahaan  dalam  suatu  industri  merasakan  tekanan  atau Anwir Gunawan 1401100071


kesempatan untuk  meningkatkan  posisi  pasar  yang ada.  Tingginya intensitas persaingan menyebabkan beberapa faktor: ∙         besar jumlah pesaing ∙ 

Tinggi biaya  tetap  menciptakan  tekanan  yang  kuat  untuk  mengisi  kapasitas,  bahkan  pada  biaya  harus memotong harga.

Tinggi relevansi  strategis,  peningkatan  persaingan  ketika  perusahaan  memiliki  strategis  saham  untuk berhasil dalam suatu industri tertentu

∙         Sedikit perbedaan antara produk, yang kemudian menjadi lebih seperti komoditas. ∙ 

Tingkat pertumbuhan  dari  industri­industri  tersebut.  Pertumbuhan  industri  yang  cepat  dapat  menampung sejumlah  besar  penyedia  sejak,   sebagai  ukuran  keseluruhan 

pasar mengembang,  setiap  pesaing

mendapatkan pangsa  pasarnya  memperlambat  pertumbuhan  industri,  persaingan  cenderung  intens  karena pertumbuhan bisa dicapai hanya dengan mengorbankan beberapa pesaing ∙ 

Kelebihan kapasitas.  Ketika  internet  menjadi sebuah  platform online  untuk penggunaan komersial, puluhan dijalankan  perusahaan  dalam  industri  yang  berbeda  berpelukan  itu,  yang  mengakibatkan  persaingan  yang sangat intens. 2. Hambatan masuk pasar

∙         Tinggi biaya tetap menghalangi banyak potensi pendatang karena mereka tidak memiliki ∙ 

modal yang  dibutuhkan  atau  kemauan  untuk  menginvestasikan  sejumlah  besar  uang  dalam  masuk  pasar berisiko

∙         Kepercayaan dan loyalitas merek ∙         Sangat penting untuk akuisisi pelanggan dan retensi. ∙         Sebuah kurva belajar yang curam, memungkinkan perusahaan untuk mengurangi struktur biaya cepat ∙         atau untuk menemukan cara untuk menciptakan manfaat pelanggan lebih. ∙         Biaya switching yang tinggi dan efek jaringan yang kuat membantu incumbent untuk menjaga ∙         pelanggan bahkan jika pendatang baru menawarkan nilai yang lebih tinggi ∙         Perlindungan kekayaan intelektual yang kuat 3. Kekuasaan tawar pembeli dan pemasok ∙         Konsentrasi tinggi dari pembeli ∙         Fragmentasi yang kuat dari pemasok ∙ 

Gelar tinggi  transparansi pasar,  yang  memungkinkan pembeli mudah untuk membandingkan tawaran antara pemasok yang berbeda Anwir Gunawan 1401100071


Produk semakin  menjadi  komoditas,  sehingga  sedikit  atau  tidak  ada  perbedaan  antara  penyedia  layanan yang berbeda.

∙         Biaya beralih rendah dan efek jaringan yang lemah

Anwir Gunawan 1401100071

Chap 3  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you