Page 1

JURNALISTIK Sedang-sedangpun kecerdasannya, asal vitalitasnya tinggi, seseorang akan jadi wartawan yang handal


SURAT KABAR: APA ISINYA? Isi surat kabar pada dasarnya terdiri atas tiga hal: 

Berita (tulis dan foto) Opini Iklan 


RAGAM JURNALISTIK

intinya tetap reportase dasar. Yang bisa ditambah direportase madya dan lanjutan adalah memperdalam unsur-unsur yang ada dalam reportase dasar. 1. Reportase dasar (stright news) 2. Reportase madya (news feature) 3. Reportase Lanjutan (news analysis/depth) 4. Interpretative report 5. Investigative report


EMPAT MASALAH REPORTASE DASAR 1. Apa syarat utama

menjadi reporter? 2. Apakah berita? 3. Bagaimana proses pencariannya? 4. Bagaimana menuliskannya?


SYARAT MENJADI REPORTER 1.

Ketekunan, kegigihan, dan vitalitas. 2. Tangguh, mengerjakan yang biasa-biasa saja dengan cara yang luar biasa. 3.Sedang-sedangpun kecerdasannya, asal vitalitas


REPORTER = VITALITAS

Menjadi reporter bukan karena gagah, cantik, supel, rasa ingin tahu,pengetahuan yang luas, tapi karena gigih, tekun, dan vitalitas

1.

2.

3.

4.

5.

Menemukan peristiwa dan jalan cerita. Cek, ricek, dan tripel cek. Memastikan sudut berita. Menentukan lead atau intro. Menulis berita


APAKAH BERITA


BERITA HARUS SELALU DENGAN PERISTIWA 1. Peristiwa yang dilaporkan. 2. Secara teknis, berita baru muncul setelah dilaporkan. 3. Kitaboleh mati-matian mengumpulkan bahan/data-data, tapi tanpa menemukan dan memastikan peristiwa, berita kita akan kacau balau.


TIDAK MUNGKIN PERISTIWA

TANPA JALAN CERITA 1.

2.

3.

Berita harus selalu dengan peristiwa. Peristiwa harus selalu dengan jalan cerita Tiap peristiwa mengandung nilai beritanya sendiri.


PERISTIWA HARUS SELALU DENGAN JALAN CERITA 1. Urusan seorang wartawan adalah menemukan dan memastikan peristiwa. 2. Banyak wartawan menyaksikan peristiwa, tapi tidak semua bisa menemukannya. 3. Menonton atau menyaksikan peristiwa, jauh berbeda dengan menemukannya.


APAKAH BERITA ITU? 

Laporan, fakta, atau opini yang penting dan tepat waktu yang menjadi perhatian banyak orang (charnley) Apa saja yang tak ada ketahui kemarin (C. Turner). Sebuah tren, situasi, kondisi, dan interpretasi (Neal) Uraian tentang peristiwa/fakta atau pendapat yang mengandung nilai berita yang disajikan melalui media massa (wahyudi) Rekonstruksi dari suatu peristiwa yang bernilai


SIFAT BERITA 

Karya jurnalistik bersumber dari fakta Fakta adalah sesuatu yang benar-benar terjadi Fakta harus dipisahkan dari opini Sebagai karya jurnalistik, berita haruslah tidak memihak dan berimbang Kalaupun memihak, hanya satu hal yang ‘diperbolehkan’, yakni memihak kebenaran


KRITERIA BERITA Sebuah berita ditimbang oleh 2 hal 1.

Unsur Berita: 5W + 1H (Where, When, Why, What, Who) dan How

2.

Nilai Berita: Consequences, Human Interest, Prominence, Proximity, dan Timeliness, Sensational, conflict, unusual,


UNSUR BERITA ď Ž ď Ž

5W+1H adalah memahami proses terjadinya peristiwa itu dengan meneliti jalan ceritanya.


UNSUR BERITA Berita harus selalu dengan peristiwa Yakni peristiwanya what APA, yang telibat who

SIAPA,

KAPAN, where DI MANA, why MENGAPA, terjadi when

dan kejadiannya how

BAGAIMANA.


UNSUR BERITA 

5W + 1H (What, Who, Where, When, Why, and How) • • • • • •

What : apa yang sedang terjadi? Who : siapa saja tokoh dalam peristiwa itu? Where : dimana peristiwa itu terjadi? When : kapan terjadinya? Why : mengapa itu bisa terjadi How : bagaimana peristiwanya?


BANGUNAN BERITA

JUDUL Buatlah judul yang memudahkan pembaca untuk menangkap maknanya TERAS BERITA/LEAD/ALINEA PEMBUKA Dalam berita lempang (straight news), unsur 5W + 1H biasanya ada di alenia pertama. Sedangkan penganut delayed lead akan menempatkan unsur 5W + 1H tidak pada satu alinea. TUBUH BERITA Bagian merupakan pelengkap dari suatu berita. Lazimnya tubuh berita merupakan bagian yang tidak lebih penting dari alenia sebelumnya. Karena itulah dikenal istilah piramida terbalik, yakni kalimat di bagian lebih bawah merupakan informasi yang kurang penting sehingga bisa langsung dipotong jika ruang yang tersedia tak memadai


JUDUL  

Mencerminkan isi berita Memberikan kesan kuat pada pembaca Sedapat mungkin hindari kata-kata bombastis Hindari salah tafsir atau penafsiran ganda Jangan mengadu domba atau menimbulkan prasangka-prasangka Sebaiknya menggunakan kalimat aktif dan tidak memakai kalimat inversi Judul berupa opini perlu menyebut sumbernya


TERAS BERITA Paling tidak teras berita/lead harus memenuhi tiga hal utama: ď ŽMenarik minat pembaca ď ŽMemberi informasi tentang bagian terpenting dari berita ď ŽMengantarkan pembaca untuk masuk ke bagian isi berita lebih lanjut.


JENIS TERAS BERITA Beberapa jenis teras berita, antara lain: Kesimpulan Deskriptif Narasi Pertanyaan Kutipan Main-main/unik 5W + 1H


CARA MEMPEROLEH BERITA 

Wawancara. Menanyakan kepada orang lain (saksi, pelaku, dan ahli) tentang suatu hal/peristiwa atau latar belakang masalah. Observasi. Merekam/mengganti dan mencatat semua peristiwa di tempat kejadian, lokasi, atau objek yang menjadi sasaran. Mengutip kantor berita/teve/internet/radio/dl l. Dengan menyebut sumber beritanya, wartawan bisa mengambil informasi dari mediamedia tersebut. Riset. Untuk melengkapi tulisan, seringkali wartawan harus melakukan penelusuran atau mengecek berdasarkan dokumentasi yang ada, baik berupa data, tabel, dan informasi lainnya.


NILAIBERITA яБо

TIDAK MUNGKIN PERISTIWA TANPA JALAN CERITA


NILAI BERITA 1.

2.

3.

4.

Consequences = dampak/akibat, besar kecilnya dampak peristiwa pada masyarakat Human Interest = manusiawi, menarik atau tidak dari segi ragam cara hidup manusia Prominence = ketokohan, besar kecilnya ketokohan orang yang terlibat peristiwa (public figure) Proximity = jauh dekatnya lokai peristiwa dari orang yang mengetagui beritanya/kedekatan


NILAI BERITA Timeliness = baru tidaknya atau Penting tidaknya saat peristiwa itu terjadi (tepatwaktu/ aktualisasi) 6. Sensational = sensasi 7. Magnitude = daya tarik 8. Konflict = konflik 9. Unusual = keanehan 5.


DAMPAK DAN KEANEHAN ď Ž

Dampak Jika suatu peristiwa menimbulkan dampak yang besar, maka kejadian itu mempunyai bobot atau nilai berita yang tinggi. misalnya: gempa bumi, tabrakan dua KA, banjir dahsyat, kebijakan menaikan tarif BBM, dll.

ď Ž

Keanehan Seekor anjing menggigit orang bukan berita (hal biasa) Seseorang menggigit anjing, itu berita (aneh)


KETOKOHAN DAN KONFLIK ď Ž

ď Ž

Ketokohan Ketenaran seseorang akan sangat berpengaruh terhadap nilai suatu berita. Contoh: Mobil yang dinaiki Wakil Presiden Hamzah Haz melintas di jalur khusus bus Konflik Besarnya potensi konflik akan membuat suatu berita makin bernilai. Misalnya: berita kecurangan dalam pemilu, tampilnya dua tokoh NU (Hasyim Muzadi dan Sholahuddin Wahid) sebagai calon wakil presiden.


DAYA TARIK DAN KEDEKATAN ď Ž

ď Ž

DAYA TARIK Kejuaraan dunia bulu tangkis tentu lebih memiliki nilai berita ketimbang pertandingan serupa antar-RT di suatu desa KEDEKATAN Kedekatan geografis mapun psikis akan membuat suatu peristiwa memiliki nilai berita tinggi. Contoh: sebuah bus masuk jurang di Kosta Rika dan mengakibatkan 39 orang tewas. Bagi kita, nilai berita pada peristiwa itu masih kalah dibandingkan sebuah bus Kramatdjati menabrak pintu tol Ciawi dan mengakibatkan 20 orang meninggal


MANUSIAWI, AKTUAL, DAN SENSASIONAL

MANUSIAWI Peristiwa yang menyentuh nilai-nilai kemanusiaan mempunyai bobot tinggi. Contoh: Seorang gelandangan mampu menyekolahkan anaknya hingga selesai S3 AKTUAL Berita yang sudah basi tak banyak mengandung minat orang untuk membacanya SENSASIONAL Peristiwa sensasional seringkali menarik perhatian banyak orang. Contoh: kemampuan pesulap Devid Copperfield ‘menghilangkan’ tugu Monas. Pemusik Kunto Hartono memecahkan rekor dunia dengan memukul drum selama tiga hari berturut-turut


SELAMAT! яБо

KAMU

SUDAH

SIAP

JADI

WARTAWAN


RAGAM TULISAN JURNALISTIK


BACAAN 1. KUSTADI SUHENDANG, PENGANTAR ILMU JURNALISTIK (NUANSA, 2004) 2. SEPTIAWAN SENTANA. JURNALISME KONTEMPORER (OBOR, 2005) 3. AS HARIS SUMADIRIA, JURNALISTISIK Indonesia (REKATAMAN, 2005) 4. VEDEIKUM WATTAWAN – KELOMPOK KOMPAS GRAMEDIA

1 dasarjurnalistik  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you