Issuu on Google+


Winongo Wisataku Tahun 2030 Wilayah 1 Becak Maju

Sungai merupakan habitat banyak makhluk hidup. selain itu, sungai juga masih dimanfaatkan sebagai sumber penyediaan air, terutama didaerah perkotaan. oleh karena itu pemeliharaan sungai sangat penting, terutama sungai-sungai yang melintasi perkotaan. sebab dalam beberapa tahun terakhir perkembangan kota mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, urbaniisasi terjadi begitu cepat, sehingga mempengaruhi kondisi lingkungan perkotaan dimana sungai juga mengalami penurunan fungsi. Sungai yang seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai sumber kehidupan justru dijadikan halaman belakang dan menjadi tempat pembuangan sampah di beberapa kota besar. hal ini tentu tidak sesuai dengan etika lingkungan, oleh karena itu perencanaan ini hadir untuk mencegah hal tersebut terjadi di kota Yogyakarta yang terkenal dengan sebutan kota budaya dan kota pelajarnya. Keindahan alam dan debit air yang cukup besar di Sungai Winongo, dipandang sebagai sebuah potensi dalam pengembangan kegiatan pariwisata di Kota Yogyakarta. Untuk itu, konsep pembangunan “Wisata Air� merupakan konsep yang sesuai digunakan sebagai arahan pembangunan di kawasan sepanjang bantaran Sungai Winongo. pembangunan ini tidak hanya berorientasi pada ekonomi dan penambahan destinasi wisata kota yogyakarta, tetapi pembangunan ini juga bertujuan untuk menjaga sungai winongo agar tetap bersih dan sesuai dengan fungsinya. dengan dilakukannya pengembangan kegiatan pariwisata yang berbasis pada sungai ini harapannya akan mampu sedikit demi sedikit merubah perilaku masyarakat untuk memelihara sungai Winongo. Beberapa objek yang diciptakan untuk mendukung kegiatan wisata air pada kawasan ini adalah riverview, dermaga gethek, flying fox, taman dan spot memancing. Untuk menghubungkan keseluruhan objek, dibangun pula riverwalk/pedestrian ways di kedua sisi sungai di sepanjang kawasan wisata. selain itu, juga dibangun pusat kuliner dan taman baca sebagai sarana pendukung.


0

(1) Dermaga Rakit (2) Flying Fox (3) Sentra Kuliner (4) Pemancingan (5) Riverview (6) Rusun (7) Taman Baca (8) Taman Bermain (9) Waterfalls (P) Parkir

Utara

1

200 Meter

4

9

2

6

3

7

3

5

2

JL. J atimo lyo

P

molyo

8

P

JL. Jati

Peta Masterplan Winongo Wilayah 1 Becak Maju


Rakit/Gethek merupakan salah satu objek utama yang ditawarkan dalam kawasan wisata ini. Pengunjung dapat menaiki rakit menyusuri sungai Winongo melewati rute yang telah dipilih. Sebagian rute sengaja telah dipilih berarus deras dengan sebagian lainnya berarus tenang.

View 1 Dermaga Rakit


Wahana Flying Fox direncanakan akan dibangun tepat di atas sungai. Objek ini diperuntukan bagi anak-anak dan keluarga . Selain itu, arena outbond seperti flying fox dipandang dapat secara cepat memberikan keuntungan ekonomis bagi masyarakat lokal.

View 2 Outbond Flying Fox


Sentra kuliner bagian utara dibangun di sebelah utara jembatan Becak (Bener-Kricak) Maju. Sentra kuliner ini dibangun di pinggir sungai sebagai bentuk penataan kios-kios yang saat ini sudah dibangun masyarakat.

View 3 Sentra Kuliner


Lokasi Pemancingan akan menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung, karena pengunjung dapat memancing langsung pada badan sungai yang sebelumnya juga telah ditaburi oleh bibit-bibit ikan. Objek ini ini juga dijadikan sebuah usaha melestarikan kebiasaan memancing yang memang merupakan kegemaran masyarakat lokal. Selain itu, diharapkan dengan adanya lokasi pemancingan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut andil dalam upaya pelestarian lingkungan, utamanya sungai.

View 4 Pemancingan


Riverview merupakan sebuah lokasi yang berbentuk seperti tangga (terasering) dan dibangun menghadap langsung ke sungai. Hal ini bertujuan untuk 'memanusiakan' sungai sehingga layak untuk dijadikan objek pemandangan yang menarik. Riverview juga dapat digunakan sebagai sebuah tempat berkumpul bagi masyarakat dan pengunjung untuk dapat mengekspresikan hobi mereka disini.

View 5 Riverview


Tingginya potensi banjir akibat limpasan air sungai membuat kawasan ini tergolong kedalam kawasan rawan bencana. Kondisi ini mengancam lebih dari 15 kepala keluarga yang bermukim disekitar lokasi tersebut. Untuk itu, atas gagasan masyarakat setempat, perlu dibuat rusun yang mampu menampung keseluruhan penduduk. Pembangunan rusun juga diharapkan dapat menjamin keamanan masyarakat dari ancaman bencana, sekaligus memanfaatkan sisa lahan yang ada sebagai alternatif ruang terbuka hijau di kota Yogyakarta.

View 6 Rusun


Taman baca ini dibangun untuk mendukung wisata air ini yang mengarah kependidikan. hal ini dianggap tepat karena disekitar lokasi perencanaan ini termasuk kawasan pendidikan, dimana terdapat banyak sarana pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Selain itu, taman baca ini juga memiliki fungsi sebagai gardu pandang (gardu pandang untuk melihat pemandanagn merapi dan sungai dari atas).

View 7 Taman Baca


Dengan target pasar anak-anak dan keluarga, Kelurahan Bener telah memiliki sebuah Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dilengkapi dengan Taman Bermain Anak. Lokasi ini juga digunakan sebagai sanggar kesenian masyarakat lokal. Kedepannya, dilakukan pemeliharaan dan peningkatan kualitas taman untuk mendukung kegiatan pariwisata di sepanjang bantaran Sungai WInongo.

View 8 Taman Bermain


“The Waterfalls� adalah air terjun buatan yang dirancang sebagai objek utama dalam pengembangan Wisata Air di Sungai Winongo. Objek ini dibangun pada talut dengan ketinggian 11 meter dengan memompa dan menyaring air sungai yang keruh, sehingga dapat memiliki fungsi pariwisata dan menjaga kebersihan air sungai sekaligus.

View 9 Waterfalls



Winongo Wisataku Tahun 2030