Issuu on Google+

sekedar pengingat momen perjalanan sehari semalam di Palembang

WIDHI BEK


WIDHI BEK

MENYISIR MUSI SATU HARI SATU MALAM MENIKMATI KEINDAHAN PALEMBANG


SEUCAP SALAM

n Ampera buat saya terkesima dengan beberapa foto jembata mem pat sem ini ek emp ek emp s kha n ana mak Fransisko. Kota yang terkenal dengan ilas mirip dengan jembatan Golden Gate di San sek g yan n bata jem si ghia men ar end berp pu lam di waktu malamnya. Kerlip menikmati at di Prabumulih, saya menyempatkan menyoba dek an tem � gan dan “kon ra aca ada gan den an Akhir Juni kemarin, bersama h satu pusat kerajaan Sriwijaya ini. sala i aga seb l ena terk pat sem g yan kota icon keindahan malam salah satu oga buku sehingga banyak detail yang terlewatkan, tapi sem ng mba Pale kota ati ikm men am mal 1 hari 1 ya Karena waktu terbatas, han alami tentang kota Palembang ini. kecil ini bisa menggambarkan kesan yang saya u maupun suatu kota yang banyak di temui di rak toko buk ang tent to how n, dua pan u buk pa beru an buk Palembang Dan perlu diingat buku ini . Tapi hanya mencoba memberikan gambaran kota hdu sya nan s anti rom g yan an alan perj tan cata bertebaran di internet, atau aan yang menyenangi fotografi landscape ini. dari sudut pandang seorang pejalan kurang kerj Keep Traveling & Sharing all !

| widhi-bek.blogspot.com Widhi bek | @widhibek | widhibek@gmail.com

| www.LandscapeIndonesia.com


Palembang muncul sebagai kesultanan pada tahun 1659 dengan Sri Susuhunan Abdurrahman sebagai raja pertamanya. Namun pada tahun 1823 kesultanan Palembang dihapus oleh pemerintah HindiaBelanda.Setelah itu Palembang dibagi menjadi dua keresidenan Kota Palembang merupakan kota tertua di Indonesia berumur besar dan pemukiman di Palembang dibagi menjadi daerah Ilir dan setidaknya 1382 tahun jika berdasarkan prasasti Sriwijaya yang dikenal Ulu. sebagai prasasti Kedudukan Bukit. Menurut Prasasti yang berangka tahun 16 Juni 682. Pada saat itu oleh penguasa Sriwijaya didirikan Letak Geografis Wanua di daerah yang sekarang dikenal sebagai kota Palembang. Menurut topografinya, kota ini dikelilingi oleh air, bahkan terendam Secara geografis, Palembang terletak pada 2°59’27.99” LS oleh air. Air tersebut bersumber baik dari sungai maupun rawa, juga 104°45’24.24” BT. Luas wilayah Kota Palembang adalah 102,47 Km² air hujan. Bahkan saat ini kota Palembang masih terdapat 52,24 % dengan ketinggian rata-rata 8 meter dari permukaan laut. Letak Palembang cukup strategis karena dilalui oleh jalan Lintas Sumatera tanah yang yang tergenang oleh air (data Statistik 1990). yang menghubungkan antar daerah di Pulau Sumatera. Selain itu di Palembang juga terdapat Sungai Musi yang dilintasi Jembatan Sejarah Ampera dan berfungsi sebagai sarana transportasi dan perdagangan Berkemungkinan karena kondisi inilah maka nenek moyang orang- antar wilayah. orang kota ini menamakan kota ini sebagai Pa-lembang dalam bahasa melayu Pa atau Pe sebagai kata tunjuk suatu tempat atau keadaan; Iklim dan Topografi sedangkan lembang atau lembeng artinya tanah yang rendah, lembah akar yang membengkak karena lama terendam air (menurut kamus Iklim Palembang merupakan iklim daerah tropis dengan angin melayu), sedangkan menurut bahasa melayu-Palembang, lembang lembab nisbi, kecepatan angin berkisar antara 2,3 km/jam - 4,5 km/ atau lembeng adalah genangan air. Jadi Palembang adalah suatu jam. Suhu kota berkisar antara 23,4 - 31,7 derajat celsius. Curah hujan per tahun berkisar antara 2.000 mm - 3.000 mm. Kelembaban udara tempat yang digenangi oleh air. berkisar antara 75 - 89% dengan rata-rata penyinaran matahari Kota ini dianggap sebagai salah satu pusat dari kerajaan 45%. Topografi tanah relatif datar dan rendah. Hanya sebagian kecil Sriwijaya,Serangan Rajendra Chola dari Kerajaan Chola pada tahun wilayah kota yang tanahnya terletak pada tempat yang agak tinggi, 1025, menyebabkan kota ini hanya menjadi pelabuhan sederhana yaitu pada bagian utara kota. Sebagian besar tanah adalah daerah berawa sehingga pada saat musim hujan daerah tersebut tergenang. yang tidak berarti lagi bagi para pedagang asing. Ketinggian rata-rata antara 0 - 20 m dpl. Selanjutnya berdasarkan kronik Tiongkok nama Pa-lin-fong yang terdapat pada buku Chu-fan-chi yang ditulis pada tahun 1178 oleh Penduduk Chou-Ju-Kua dirujuk kepada Palembang. Penduduk Palembang merupakan etnis Melayu dan menggunakan Berdasarkan kisah Kidung Pamacangah dan Babad Arya Tabanan Bahasa Melayu yang telah disesuaikan dengan dialek setempat yang disebutkan seorang tokoh dari Kediri yang bernama Arya Damar kini dikenal sebagai Bahasa Palembang. Namun para pendatang sebagai bupati Palembang turut serta menaklukan Bali bersama seringkali menggunakan bahasa daerahnya sebagai bahasa seharihari, seperti bahasa Komering, Rawas, Musi dan Lahat. Pendatang dari dengan Gajah Mada Mahapatih Majapahit pada tahun 1343. luar Sumatera Selatan kadang-kadang juga menggunakan bahasa Kemudian sekitar tahun 1513, Tomé Pires seorang petualang dari daerahnya sebagai bahasa sehari-hari dalam keluarga atau komunitas Portugis menyebutkan Palembang, telah dipimpin oleh seorang patih kedaerahan. Namun untuk berkomunikasi dengan warga Palembang yang ditunjuk dari Jawa yang kemudian dirujuk kepada kesultanan lain, penduduk umumnya menggunakan bahasa Palembang sebagai Demak serta turut serta menyerang Malaka yang waktu itu telah bahasa pengantar sehari-hari. Selain penduduk asli, di Palembang terdapat pula warga pendatang dan warga keturunan, seperti dari dikuasai oleh Portugis. Jawa, Minangkabau, Madura, Bugis dan Banjar. Warga keturunan

PALEMBANG

yang banyak tinggal di Palembang adalah Tionghoa, Arab dan India. Kota Palembang memiliki beberapa wilayah yang menjadi ciri khas dari suatu komunitas seperti Kampung Kapitan yang merupakan wilayah Komunitas Tionghoa serta Kampung Al Munawwar, Kampung Assegaf, Kampung Al Habsyi, Kuto Batu, 19 Ilir dan Kampung Alawiyyin Sungai Bayas 10 Ilir yang merupakan wilayah Komunitas Arab. Agama mayoritas di Palembang adalah Islam. Selain itu terdapat pula penganut Katolik, Protestan, Hindu, Buddha dan Konghucu. Objek Wisata • Sungai Musi, sungai sepanjang sekitar 750km yang membelah Kota Palembang menjadi dua bagian yaitu Seberang Ulu dan seberang Ilir ini merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatera. Sejak dahulu Sungai Musi telah menjadi urat nadi perekonomian di Kota Palembang dan Provinsi Sumatera Selatan. Di sepanjang tepian sungai ini banyak terdapat objek wisata seperti Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Pulau Kemaro, Pasar 16 Ilir, rumah Rakit, kilang minyak Pertamina, pabrik pupuk PUSRI, pantai Bagus Kuning, Jembatan Musi II, Masjid Al Munawar, dll. • Jembatan Ampera, sebuah jembatan megah sepanjang 1.177 meter yang melintas di atas Sungai Musi yang menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir ini merupakan ikon Kota Palembang. Jembatan ini dibangun pada tahun 1962 dan dibangun dengan menggunakan harta rampasan Jepang serta tenaga ahli dari Jepang. • Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, terletak di pusat Kota Palembang, masjid ini merupakan masjid terbesar di Sumatera Selatan dengan kapasitas 15.000 jemaah. • Benteng Kuto Besak, terletak di tepian Sungai Musi dan berdekatan dengan Jembatan Ampera, Benteng ini merupakan salah satu bangunan peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam. Di bagian dalam benteng terdapat kantor kesehatan Kodam II Sriwijaya dan rumah sakit. Benteng ini merupakan satu-satunya benteng di Indonesia yang berdinding batu dan memenuhi syarat perbentengan / pertahanan yang dibangun atas biaya sendiri untuk keperluan pertahanan dari serangan musuh bangsa Eropa dan tidak diberi nama pahlawan Eropa sumber : http://www.palembang.go.id http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Palembang


MUSI FROM ABOVE menikmati Sungai Musi dari jendela pesawat terbang sebelum mendarat di Bandara Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II


SUNSET AT AIRPORT

pantulan semburat senja di bandara menyambut kedatangan kami.. selamat datang di Palembang


TWILIGHT AT PARKING LOT Senja di kota Palembang, dihiasi menara masjid yang menjulang berlatar belakang gradasi langit menjelang malam. Diambil dari lokasi parkiran mobil sembari terburu buru mengeluarkan tas dan barang bawaan. Itulah repotnya kalau jalan dengan teman yang tidak hobi motret.. keindahan alam cuma jadi tempelan perjalanan :p #curcol


NGANGKOT

transportasi murah meriah yang siap mengantar kita berkeliling kota Palembang.. tapi selalu waspada.. jangan berdandan terlalu menyolok dengan barang barang mewah tercrantel di badan ya :D


BUNDARAN AIR MANCUR PALEMBANG

Sejenak berhenti di Bundaran Air Mancur yang menandai kilometer nol kota tertua Indonesia tersebut. Air mancur persis di muka Masjid Agung Palembang ini dibangun sejak th 1970-an dan sudah mengalami beberapa kali renovasi


MASJID AGUNG PALEMBANG

Masjid Agung Palembang merupakan salah satu peninggalan Kesultanan Palembang. Masjid ini didirikan oleh Sultan Mahmud Badaruddin I atau Sultan Mahmud Badaruddin Jaya Wikramo mulai tahun 1738 sampai 1748. Konon masjid ini merupakan bangunan masjid terbesar di Nusantara pada saat itu. Masjid Agung Palembang pada mulanya disebut Masjid Sultan dan dibangun pada tahun 1738 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo. Peresmian pemakaian masjid ini dilakukan pada tanggal 28 Jumadil Awal 1151 H (26 Mei 1748). Ukuran bangunan mesjid waktu pertama dibangun semula seluas 1080 meter persegi dengan daya tampung 1200 jemaah. Perluasan pertama dilakukan dengan wakaf Sayid Umar bin Muhammad Assegaf Altoha dan Sayid Achmad bin Syech Sahab yang dilaksanakan pada tahun 1897 dibawah pimpinan Pangeran Nataagama Karta mangala Mustafa Ibnu Raden Kamaluddin.


WE ARE HERE Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II


TRIO KWEK KWEK sekali kali ikut nampang di foto :D foto cover album trio kwek kwek terbaru nantikan di kios pasar malam terdekat di kota Anda lokasi : depan gapura Masjid Agung Palembang


CROWDED AMPERA malam minggu, ikon kota Palembang ini pun tumpah ruah dipenuhi berbagai macam kalangan. Tua, muda, anak anak berkumpul menjadi satu. Ada yang sekedar nongkrong dengan teman kelompoknya, mojok berdua di tempat sedikit gelap, anak anak berlarian diikuti orang tuanya atau tampang bengong rada bego kayak saya yang bingung nyari tempat buat meletakan tripod.. akhirnya pake kamera poket saja motretnya ... #jepret


menepi dari keramaian untuk bisa lebih leluasa mengabadikan keindahan jembatan Ampera di waktu malam.

AMPERA AT NIGHT


AMPERA AT NIGHT - PANO


Jembatan Ampera di waktu malam diabadikan dalam 8 jepretan yang digabung dalam format panorama supaya keramaian dan keindahannya bisa dinikmati dengan cukup detail


BECAK NGESOT

Cukup berbeda dengan becak yang saya temui di daerah Jawa. Di Palembang ini becaknya ceper, mana atapnya juga cukup rendah jadi masuk dan keluar dari kursinya cukup repot. Tapi jalannya cukup ngebut juga, diiringi background musik bunyi gesekan logam crrrriiinnngggggggggggggggg dan juga nyaris ditabrak mobil yang tidak mau mengalah #mengenaskan


TIME TO SLEEP zzzzz zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz #mendengkur


GOOD MORNING AMPERA menyambut matahari pagi sembari menyaksikan aktivitas pagi di seputaran jembatan Ampera. sementara teman teman masih pada menikmati lembutnya kasur di penginapan, saya sudah berojek ria mencari tempat di pinggiran sungai musi ini.. selamat pagi Ampera !!


MISTY AMPERA kabut pagi menyeruak menutupi jembatan Ampera, berasa bak sedang menikmati jembatan Golden Gate - San Fransisko tapi dengan alunan khas melayu #lebay


FISHING di pinggir sungai ternyata kalau pagi ada beberapa orang yang memancing juga. kalau malam kurang tahu karena kemarin malam kurang perhatian. terlihat beberapa kali ikan yang terpancing.. sayang ada banyak sampah berserakan di sekitarnya #ngelus.dada


A LITTLE SUN SHY matahari masih malu malu untuk keluar dari peraduannya. kabut tebal dan sedikit mendung menutupi pancaran sinarnya. sementara aktivitas manusia di atas jembatan Ampera sudah mulai menyemut


PERFECT SUNRISE akhirnya matahari mulai muncul dengan sempurna. untungnya saya masih sempat berlari lari untuk mendekati jembatan Ampera dari bawah sehingga bisa mengabadikan dari sudut yang agak ektrim ini terima kasih untuk lensa ultra wide canon 10-22 mm yang selalu setia menemani setiap perjalanan saya #promosi


FULL CIRCLE bulatan sempurna yang sebentar lagi akan menyinari seluruh permukaan bumi dengan terangnya


ONLY YOU AND ME lupakan masalah korupsi di Indonesia lupakan pertikaian yg ngakunya elite politik lupakan keresahan global warming menikmati matahari terbit ditemani yayang waktu serasa berhenti berputar #cie


PASSING THE BRIDGE melintasi jembatan menuju ke seberang


MORNING SILOUTE pagi itu ada 2 aktivitas utama jalan sehat.. so jembatan Ampera dari pagi sudah dijubeli banyak orang yang berakativitas..


REFLECTION menikmati keriuhan dari sudut pandang yang sedikit berbeda


MAN / WOMAN kamar kecil.. tapi masih digembok :D


AMPERA FROM OTHER SIDE dari sisi seberang, jembatan Ampera yang tersiram sinar matahari terkesan kontras dengan langit biru di belakangnya.


KEMARO ISLAND

Pulau yang terletak di tengah sungai Musi, sekitar 6 Km dari Benteng Kuto Besak. Menurut legenda, Pulau itu terbentuk dari kapal yang dipakai Tan Boen An. Disebut “Kemarau�, karena, meskipun arus air pasang-naik, pulau ini tak pernah tenggelam, meskipun daerah-daerah di pinggir sungai Musi sebagian terendam air pasang naik tersebut.

tapi menurut Ruli, pernah ada pasang tahun 2010 dan airnya sempat merendam pulau ini juga #waks


WELCOME PROSPEROUS selamat datang di pulau Kemaro.. semoga selalu makmur dan sejahtera


LEGEND OF KEMARO ISLAND ada legenda seorang putri raja bernama Siti Fatimah... seterusnya baca sendiri di bawah ini ya :D


SPECTATOR berhubung sedang ada renovasi jadi kami tidak bisa leluasa menjelajahi ruangan di klenteng. cukup dengan mengamati dan melihat dari jendela yang baru selesai di rehab


RITUAL Pengunjung akan membentangkan tangan pada kayu, lalu titik puncak bentangannya ditandai dengan karet gelang. Selanjutnya membentangkan tangan untuk percobaan kedua. Jika bentangan kedua melampaui karet gelang di bentangan pertama, maka peruntungannya akan baik.


ALTAR altar yang dipercayai sebagai sebagai kuburan sang puteri Siti Fatimah dan Tan Bun Ann eh..bener gak ya ? soalnya pas disini saya lebih konsen motret jadi gak begitu jelas nerima informasinya :D

karena sedang renovasi jadi ada kaleng cat segala :D


DOUBLE DRAGON jadi inget game lama di konsole nintendo DOUBEL DRAGON game yg biasanya saya maenkan bareng adik saya, berkisah mengenai sepasang saudara kembar, Billy dan Jimmy Lee bertarung membasmi musuh musuhnya dengan ilmu bela dirinya.. #teringat.masa.kecil


WHERE ARE WE berasa bukan di Palembang.. #ealah padahal kita nya aja yang belum pernah ke Palembang jadi kurang tahu kalau ada pagoda di pulau Kemaro ini :D


9TH FLOOR PAGODA pagoda yang menjadi ikon pulau Kemaro ini dibangun tahun 2006 sayang ditutupi pagar sehingga tidak bisa masuk ke dalam pagodanya.. mungkin kalau ada event tertentu baru dibuka akses ke pagodanya. padahal keren juga kalau bisa mengamati pulau Kemaro dari atas.. “kalau dibuka mungkin ada yg bunuh diri dari atas kayak di mall2 jakarta ya?� ucap martha #ngokkk


FEEL LIKE IN CHINA no coment dah . . .


GUARDIAN naga penjaga pagoda yang akan menakuti siapa saja yang mencoba berbuat kurang baik terhadap pulau Kemaro #karangan.sendiri


SMILEY DRAGON ternyata naga penjaganya ramah dan banyak senyum :D


SMILEY FACE ternyata memang semua yang berada di sini murah senyum :D #smile


GOING BACK perjalanan menyusuri sungai musi, dengan jembatan Ampera sebagai latar depan


16 ILIR MARKET

Pasar ini diperkirakan mulai berkembang pada pertengahan abad ke-19. Aktivitas perdagangan, yang sesungguhnya sudah dimulai pada masa Kesultanan Palembang Darussalam, terutama berlangsung di tepian Sungai Musi. Para pedagang, yang umumnya berasal dari daerah uluan (hulu Sungai Musi) membawa hasil bumi, terutama buah, sayuran, dan kebutuhan lainnya dengan menggunakan perahu kajang.


SEE YOU AGAIN di lain waktu di lain kesempatan


EITSSS.... NO YET FINISH banyak yang bilang Palembang sebagai kota kuliner... so rugi dunk kalau kita sudah sampai Palembang tapi tidak mencicipi beberapa makanan khas nya kan.. yukkk mariiiiiii


DURIAN walaupun di semua tempat hampir bisa kita temui buah ini.. tapi ya gimana lagi.. namanya suka :D so kita berpuas diri menikmati durian sembari nongkrong di pinggir jalan rasanya.. hmmm kalo buat saya sih adanya ENAK dan ENAAKKK SEKALIIII :D


PINDANG IKAN PATIN jiahhh... gw lupa motretin penampakan menu pindang ikan patin nya !!!!! #faktor.lapar padahal menghindangkannya ditaruh di atas kompor segala lhooooo.. yang pasti enak deh... kalau mau tahu rasanya silakan melipir sendiri ke Palembang ya


MIE CELOR sarapan pagi di warung mie celor di tengah pasar yang ternyata ramai sekali “pak JK pernah makan di sini juga” promosi Ruli... rasanya... hmmmm ENAK SEKALI.. mie nya gede gede... kuah udangnya berasa sekali.. slurppppp “bungkus 1 bang” bawain buat ibuk ibuk yang masih molor di penginapan


MARTABAK HAR Rumah Makan ini berdiri sejak tanggal 7 Juli 1947 serta terpasang foto seorang bapak tua yang tengah menadahkan kedua tangannya dalam sikap berdoa. Foto bapak tua inilah pendiri dari Rumah Makan ini. Namanya adalah Haji Abdul Rozak atau yang disingkat menjadi “HAR�,


MARTABAK HAR Martabak telur (ada telur ayam atau telur bebek yang didadar) dan disirami dengan kuah kari India yang diberi sedikit kentang) ditambah sambal cabai hijau.. nyamm


Y D N A C K E P

.. . nya.. arin lho. k e p m n pem mbang ke a k a m le elum ktu ke pa b u a l a ng ka empek w alasan a b m ale h kok an p tas sih # P a k e a m k u m r gak ya gak terba ng ke a a y a l s n u . u p . t eh bawa a wak i y d n l a a s i so atir b w a h k ngan a j i p ta

PEM


OLEH OLEH seperti biasa oleh oleh berupa makanan khas suatu daerah menjadi incaran manis sebelum pulang salah satunya krupuk ringan...tapi makan tempat pas di pesawat :p


AHKIR KATA et halaman yang mengisi or tak berasa lebih dari 50 bang kemarin. oret perjalanan di Palem kekurangan, informasi ak ny ba la bi f aa m on moh foto yang kurang bagus. yang kurang tepat, atau n, ak mohon kritik, sara dengan rendah hati aw bisa menjadi perbaikan ya pa su n ta ja hu r, ta en kom . di oret oretan mendatang ail : widhibek@gmail.com silakan kirim kan via em og pun komentar via bl au at k be hi id w @ it tw widhi-bek@blogspot.com terima kasih wan widhi-bek dan kawan ka note 1 : an di share ke rekan2 ak sil at fa an rm be sa ra di kalau lainnya ya :D note 2 : era canon 450D, lensa m ka an ng de l bi am di foto dan kamera poket f4 L 00 -2 70 n no ca 2, -2 canon 10 canon S95 support by : ia.com www.LandscapeIndones www.fotokita.net tokoiyi.blogspot.com


Palembang : Menyisir Musi