Issuu on Google+

KUNJUNGAN KASIH KE URIPTO WIDJAJA

Pak Uripto Widjaja saat menerima Hadiah Natal dari Panitia Natal 2001 BPK PENABUR Jakarta yang diserahkan oleh Bambang Gunawan, tanggal 11 Desember 2001. Keistimewaan dari kegiatan Panitia Natal 2001 BPK PENABUR Jakarta ialah adanya kunjungan kasih ke mantan pengurus dan mantan guru yang telah ditentukan dan dipilih. Salah satu mantan pengurus yang terpilih adalah Pak Uripto Widjaja, mantan Ketua BPK PENABUR Jakarta dan dulu terkenal dengan nama "Ketua KPS Jakarta". Sebenarnya penulis bukan anggota Panitia Natal 2001 BPK PENABUR Jakarta. Tanggal 11 Desember 2001 pagi tiba-tiba dapat telepon dari Wakil Ketua Panitia yaitu Dra. Daisy Imelda yang meminta tolong untuk melakukan Kunjungan Kasih sambil membawa Hadiah Natal untuk Pak Uripto Widjaja. Kebetulan penulis sudah janji dengan Pak


Uripto Widjaja untuk bertemu pukul 11:00 untuk membicarakan buku pengalaman Uripto Widjaja, jadi tidak ada masalah.

Bagaimana reaksi Pak Uripto Widjaja ketika menerima Hadiah Natal tsb? Kaget dan surprise! Terima kasih diucapkan kepada Panitia Natal 2001 BPK PENABUR Jakarta. Sayang waktu perayaan Natal BPK PENABUR Jakarta tanggal 8 Desember 2001 Pak Uripto Widjaja sedang ada di Bandung jadi tidak bisa datang. Selamat Natal 2001 dan Tahun Baru 2002 disampaikan oleh Pak Uripto Widjaja kepada keluarga besar BPK PENABUR Jakarta. Tentu saja Hadiah Natal tsb tidak terduga sama sekali karena Pak Uripto tidak pernah menerima tahun-tahun sebelumnya. Yang selama ini terjadi ialah sumbangan Pak Uripto kepada BPK PENABUR yang lebih banyak. Bukti kongkrit yang masih di depan mata ialah ketika HUT ke 50 Perkawinan Pak Uripto pada tahun 2000 yang lalu, sebagian besar dari keluarga besar BPK PENABUR mendapatkan payung. Lima


set komputer Pentium III lengkap dengan printer dan ethernet card setelah digunakan untuk menatar guru-guru MDPK DKI Jakarta kini digunakan di lingkungan BPK PENABUR Jakarta.

Selanjutnya buku pengalaman Pak Uripto mengabdi di dunia pendidikan sedang disiapkan. Buku ini akan disumbangkan kepada BPK PENABUR dengan harapan dapat terus meningkatkan CITRA BPK PENABUR.


RUBEN BUDHISETIAWAN Selain Pak Uripto Widjaja, penulis juga mendapat tugas ke Pak Ruben Budhisetiawan. Semula ragu-ragu, apakah Pak Ruben ada di Jakarta. Tetapi setelah tanya ke Pak Uripto dan diperoleh informasi Pak Ruben ada di Jakarta dan sedang sakit. Sejak pagi hari walaupun sudah telepon dan fax ke rumah serta ke hand phone tetap tidak dapat jawaban. Selesai pertemuan dengan Pak Uripto, karena belum dapat jawaban dari Pak Ruben sempat bingung. Tetapi mengingat jarak dari kantor Pak Uripto di Cipinang dengan apartemen Pak Ruben di Kompleks Pacuan Kuda Pulo Mas sudah dekat, lebih baik coba datang saja, kalau tidak ketemu apa boleh buah titip ke satpam. Setelah berjuang mengatasi kemacetan di jalan Jakarta By Pass, akhirnya sampai juga ke Apartemen Pasadena. Tanda terima pacel


buah untuk ditandatangani oleh satpam sudah disiapkan. Informasi apa yang diperoleh dari satpam? Pak Ruben Budhisetiawan, kemarin siang berangkat ke Singapore untuk waktu satu minggu. Wah, terpaksa hanya kartu ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru dari Panitia Natal 2001 yang dititipkan ke satpam. Mohon bantuan kalau ada yang baca cerita ini untuk menyampaikannya ke Pak Ruben Budhisetiawan. SELAMAT NATAL 2001 DAN TAHUN BARU 2002. Bambang Gunawan


kunjungan-kasih-ke-uripto-widjaja