Page 24

Sumatera Utara Bupati Madina Lakukan Razia, 23 PSK Terjaring C4

PANYABUNGAN (Waspada): Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution dan Kapolres Madina, AKBP.Mardiaz K.D, memimpin langsung razia Pekerja Seks Komersil (PSK) bersama Satpol PP di kawasan Pantai Barat khususnya di Kec. Natal dan Sinunukan, Sabtu (23/3).

pembinaan. Sebelummemulangkanpara PSK, Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution memberikan nasihat kepada PSK supaya meninggalkan pekerjaannya dan menekuni pekerjaan yang baik.

Dalam razia ini, 23 orang PSK berhasil terjaring atau ditangkap dalam operasi dari tiga cafe di Sinunukan dengan rincian dari Cafe Gendut delapan orang. Cafe Nasir 10 orang, dan empat orang lagi dari cafe dekat si gendut serta dua orang pemilik cafe. Kakan Satpol PP mengata-

77. 823 Peserta Jamkesmas Palas Otomatis Jadi Peserta BPJS

kan, para PSK merupakan warga pendatang dari luar Madina, dan telah dipulangkan ke rumah masing-masing setelah sebelumnya membuat surat pernyataantidaklagimelakukanperbuatan yang sama. Apabila terjaring lagi tidak ada ampun dan langsung di kirim ke Berastagi untuk

Galakkan Operasi Sayang PANYABUNGAN (Waspada): Pihak terkait di Kabupaten Mandailing Natal diharapkan melakukan operasi sayang terhadap pelajar yang suka bolos saat jam pelajaran berlangsung. Utamanya di daerahPanyabungan, Kotanopan, Natal, Siabu dan daerah lainnya di Madina. Sebab, dari amatan di lapangan, jumlah siswa yang bolos di daerah ini sudah cukup memprihatinkan, setiap hari semakin bertambah. Harapan itu disampaikan tokoh masyarakat Kotanopan H. Laung Lubis kepada Waspada, Rabu (26/3) di Kotanopan. “Kita berharap pihak terkait melakukan operasi sayang, sebab dari amatan di lapangan jumlah siswa yang bolos semakin bertambah. Mereka umumnya mangkal di warung - warung kopi, warnet, tempat pariwisata, pinggir jalan dan tempat main playstation,” ujarnya. Dikatakannya, kalau operasi sayang ini tidak dilaksanakan, kita khawatir siswa yang bolos ini nantinya akan melakukan hal negatif. Karena kalau sudah kumpul dengan teman-teman sebaya, apa saja bisa dilakukan. Sangat risih rasanya melihat usia anak sekolah nongkorong di pinggir jalan, di warnet di tempat piknik dan pariwisata saat jam pelajaran. Upaya tindakan preventif harus dilakukan sebelum masalah ini menjadi besar. ‘’Kita juga berharap kepada pengelola hiburan, warnet dan playstation agar jangan membolehkan siswa berseragam masuk ke tempat-tempat ini apalagi saat jam pelajaran berlangsung,’’ katanya. Ketua Himpunan Pemuda Mandailing (HIPMA) A. Suhairy Lubis, S. Fil mengharapkan kepada pihak sekolah, utamanya guru agar lebih intens membina anak-anak yang suka bolos ini. ‘’Kasihan kita, sebab sepengetahuanorangtuanyasiswatersebutberangkatdarirumahuntuk bersekolah, namun ternyata tidak, yang bersangkutan justru mangkal diwarunginternetatautempatlainnya.Begitujugakepadapihakterkait, utamanya pihak kepolisian, dinas pendidikan dan Satpol PP diimbau agar segera melakukan operasi sayang,’’ katanya. (c15)

SIBUHUAN (Waspada): Kadis Kesehatan Padanglawas (Palas) Drs Ahmadin Huta Galung mengakatan, 77.823 peserta jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) Kab. Palas otomatis jadi peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (JKM) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). “Validasi Jamkesmas ke BPJS sedang dilaksanakan, agar pemerintah bisa segera menurunkan anggaran untuk jaminan kesehatan tersebut,” ujar Ahmadin saat dijumpai Waspada di

Dahlan Hasan juga berharap semua komponen masyarakat ikut berpartisipasi dalam memberantas penyakit masyarakat, yang hanya menjadi ancaman bagi agama dan budaya. “Saya tidak ingin daerah kita

Sibuhuan, Rabu (26/3). Dikatakan, seluruh peserta Jamkesmas akan jadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) ditanggung kesehatannya oleh pemerintah, sehingga tidak ada alasan lagi bagi rakyatmiskinuntukmemeriksakan penyakitnyakefasilitaskesehatan. Diamengatakan,bagimasyarakat yang tidak terdaftar sebagai peserta jamkesmas bisa ikut sebagai peserta BPJS umum, namun yang bersangkutan harus membayar iuran setiap bulan. Kata kadis ada tiga kelas dalam iuran BPJS tersebut, dimana kelas

dapat dipertanggungjawabkan selambat-lambatnyaduaminggu setelah pengumuman,” sebut Kabag Humas dan Protokoler Pemko Drs. Daniel H Siregar di ruang kerjanya, Rabu (26/3). Menurut Siregar, 176 tenaga honorerKIIyanglulusseleksiuntuk mengisi tambahan formasi CPNS tahun2013/2014berdasarkansurat Mennegpan dan RB RI nomor B/ 789/M.PAN/2/2014 tanggal 9 Februari2014perihalpengumuman kelulusan peserta seleksi CPNS tahun 2013 tenaga honorer KII. Menjawab pertanyaan, Siregar menyebutkan sesuai PP nomor48tahun2005tentangpenga-

Senin 31 Maret 2014

ini ternodai oleh penyakit masyarakat yang berbau narkoba dan pelacuran. Karena itu para pengusaha cafe di minta jangan menyediakan, atau memberi ruang bagi PSK,” ucap Dahlan. (c14)

pertama sebesar Rp55.500 per orang. Kelas kedua Rp42.500 dan kelas tiga 22.500 per orang. Kata kadis, iuran tersebut bisa digunakan untuk biaya operasi jantung, cuci darah dan berbagai penyakitlainnya.BilapesertaBPJS umum tidak pernah sakit, maka iuran yang dibayar yang bersangkutan dianggab sebagai donatur sesuai dengan program BPJS. Sementara data jaminan kesehatan daerah (jamkesda) yang diusulkan Pemkab Palas ke provsu 4.364 orang, namun SK dari pihak provsu belum diterima. (a34)

Uji Publik 176 CPNS Honorer P. Siantar PEMATANGSIANTAR (Waspada): Pemko Pematangsiantar melalui pengumuman nomor 800/1909/BKPP/2014 ditandatanganiWaliKotaHulmanSitorus, SE bertanggal 25 Maret 2014, melakukan uji publik terhadap 176 tenaga honorer kategori II (KII) seleksi CPNS tahun 2013 selama dua minggu mulai Selasa (25/3). “Jika ada yang mengajukan sanggahan/pengaduan/keberatanataspengumumanitu,dapat menghubungiBagianHumasdan Protokoler Setda dan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Pemko dengan membawa bukti-bukti otentik yang

WASPADA

daan PNS yang sudah dua kali diubah dan terakhir dengan PP nomor 56 tahun 2012 dan SE Mennegpan dan RB nomor 05 tahun 2010, tenaga honorer KII merupakan tenaga honorer yang penghasilannya dibiayai bukan dari APBN atau APBD. “Dengan kriteri, diangkat pejabat berwenang, bekerja di instansi pemerintah, masa kerja minimal satu tahun pada 31 Desember 2005 dan sampai saat ini masih bekerja secara terus menerus, berusia sekurang-kurangnya 19 tahun dan tidak boleh lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006,” sebut Siregar. (a30)

Waspada/Sarmin Harahap

PLT Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution saat memberikan nasehat kepada sejumlah PSK yang terjaring razia pekat di kawasan Pantai Barat.

11 Pelaku Balap Liar Diamankan 30 Sepedamotor Ditilang TANAH KARO (Waspada): Sat Lantas Polres Tanah Karo menggelar razia balapan liar di wilayah Kab. Karo yang telah meresahkan masyarakat, Sabtu (29/ 3) malam. Razia dipimpin Kasat Lantas AKP Toni Irwansyah, SH dan anggota mengamankan 11 pelaku balap liar dan melakukan penindakandengantilangkepada 30 pengendara sepedamotor sertamenahanbarangbuktisepedamotor 10 unit karena pengendara tidak memiliki dokumen. “Benar, 11 pelaku balap liar kita amankan, 30 pengendara sepedamotor ditilang dan 10 sepedamotor diamankan karena tidak memiliki dokumen,” jelas AKP Toni Irwansyah. Menurutnya,raziabalapanliar di wilayah hukum Polres Tanah Karoinidilaksanakansejakminggu kemarin. “Sejak Sabtu malam kemarin, razia balapan liar kita laksanakan,” kata AKP Toni. Menurutnya, balapan liar

yang terjadi di Tanah Karo telah meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban masyarakat di Kota Kabanjahe pada saat istirahatmalamhari,sehinggadapat menimbulkan gangguan keamanan,ketertibanmasyarakat(Kamtibmas) dan keamanan, keselamatan,ketertiban,kelancaranlalu lintas (kamseltibcar lantas). “Diimbaukepadamasyarakat khususnya kepada para pelajar, anak-anak muda tidak melakukantindakan-tindakanyangdapat mengganggu ketertiban masyarakat khususnya ketertiban lalu lintas dengan tidak melakukan kegiatan balap liar yang dapat merugikan diri sendiri seperti terjadinya kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kematian maupun mengalami luka (cacat) dan kerugian material,” imbau Kasat Lantas AKPToni Irwansyah. Dimohon kepada orang-orangtua agar memberikan nasihat kepada anaknya yang sedang

tumbuh dewasa. “Kemudian yang belum dewasa atau tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) tidak mengemudikan kendaraan di jalan raya baik roda dua maupun roda empat. “Kepada para pelajar, mahasiswa, para pemuda jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” katanya. Kasat Lantas Polres Tanah Karo AKPToni Irwansyah menjelaskannya, selama dua minggu razia balap liar pihaknya telah menjaring pelaku balap liar 20 orang. “Mereka ini kemudian kita boyong ke Polres dan diberi pengarahan serta membuat surat pernyataanagartidakmengulangi lagiperbuatan.Setelahitumereka kita serahkan ke orangtuanya,” jelasnya. Selain itu lanjutnya, menindakpelakubalapliarsebanyak 64 pelanggaran dengan mengamankan 19 sepedamotor tanpa dokumen, menyita 18 SIM, 288 STNK. (m39)

Waspada,senin 31 maret 2014  
Waspada,senin 31 maret 2014  
Advertisement