Page 11

Sport

A8

WASPADA Senin 31 Maret 2014

pbsi

Hanya Simon Sumbang Gelar Waspada/Munawardi Ismail

GELANDANG Persiraja Banda Aceh Ikhwani berusaha melewati pemain muda PPLD Aceh Rizki Yusuf dalam laga ujicoba di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (29/3).

Persiraja Menang Susah Payah BANDA ACEH (Waspada): Persiraja Banda Aceh harus menguras keringat banyak saat mengandaskan tim Pusat Pendidikan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) Aceh. Meski akhirnya menang dua gol, Laskar Rencong harus kerja keras.

Dalam ujicoba yang berlangsung di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (29/3), Persiraja tampil kurang meng-

gigit sepanjang babak pertama. Bahkan skuad muda PPLPD Aceh yang masih berusia ratarata 16 tahun mampu mengim-

bangi pasukan Akhyar Ilyas dan Wahyu AW. Turun dengan sederet pemain seniornya semacam Kurniawan, Safrizani, Septi yang kenyang pengalaman, Persiraja belum memuaskan seratusan penonton setia Laskar Rencong yang dipersiapkan untuk kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2014. Pad 45 menit pertama, Persiraja bahkan hanya mampu mencetak sebiji gol. Anak-anak PPLD yang diasuhYusmadi pun

nyaris mengajak Fitra Ridwan cs bermain imbang di babak pertama. Beruntung Angga Parnanda sukses memanfaatkan peluang dan membobol gawang PPLPD Aceh yang dikawal Putra Kurniawan. Memasuki interval kedua yang turut disaksikan Direktur Teknik Zulkifli Alfat, duet gaffer Persiraja membongkar lini tengah dengan memasukkan duet pemain muda, Faumi Syahreza dan Munandar menggantikan posisi Jessi Gunawan dan

Safrizani. Penampilan dua pemain ini mampu menghidupkan asa Dian Ardiansyah cs. Aliran bola dari lini tengah plus sektor kiri dan kanan makin deras. Hasilnya, menit 69 Akli membawa timnya memperbesar keunggulan. Menerima sodoran dari Dian Ardiansyah, Akli langsung mencocor bola ke sektor kanan gawang PPLPD. Skor 2-0 bertahan sampai laga yang dipimpin Ibnu Afrizal itu berakhir. (b07)

Trio Asahan Tambah Jam Terbang KISARAN (Waspada): Tiga pelari asal Asahan ikut memeriahkan lomba maraton 10 K HUT Kota Sibolga ke-314 sekaligus menambah jam terbang dan menjadi ajang pembelajaran bagi atlet. Ketiga atlet dimaksud adalah Rencus Nababan, Putra, dan Indra Ramadan. Ketua Umum KONI Asahan, Nurkarim Nehe SE MSP, menuturkan sebenarnya Pemko Sibolga mengundang Pemkab Asahan. Secara teknis, KONI hanya menyediakan atlet dan menyerahkan ke Pemkab Asahan melalui Disporabubpar. Namun situasi tidak mengizinkan, sehingga diserahkan ke KONI untuk mengirim atlet. “Kita telah koordinasi dengan Isori (Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia) dan jajaran pengurus PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) Kab Asahan. Alhasil, diambil kebijakan KONI membawa atlet ke Sibolga,” jelas Nehe didampingi Manajer dan Pelatih Kontingen, Sastrawana Tanjung SPd, Minggu (30/3). Nehe menuturkan, Rencus Nababan, Putra, dan Indra Ra-

madan tercatat sebagai siswa SMK Negeri 1 Setiajanji serta akan mengikuti lari 10 KM pada Senin (31/3) ini. Nantinya, trio Asahan tersebut akan bertarung dengan pelari asal Kenya, Singapura, Malaysia, dan sejumlah negara lainnya. “Dalam lomba nanti, kita tidak menargetkan juara. Kita lebih menjadikan lomba sebagai sarana uji kemampuan dan pembelajaran atlet, sehingga bisa tampil lebih baik dalam laga berikutnya,” papar Nehe. Anggota Dewan Penyantun KONI Asahan, Sigit Parmono Asri, pun meluangkan waktu hadir memotivasi atlet sebelum berangkat ke Sibolga. Sigit berharap atlet bisa bersungguhsungguh dalam berlatih dan meningkatkan prestasi sekaligus menjunjung sportivitas. Nehe juga menyinggung kepengurusan PASI Sumut yang dinilai tidak becus dan kurang peduli, sehingga PASI di kabupaten ikut tidak terurus. Karena itu, diharapkan PASI lebih komit mengurus olahraga, agar nasib atlet dan perkembangan atletik bisa lebih baik lagi. (a15/a10)

Waspada/Dio Utama

STRIKER Angel KampusWirna Fawliza mencetak gol penyeimbang saat berhadapan dengan Trebels FC dalam lanjutan Liga Futsal STIK-P di Lapangan De Futsal, Jl STM Medan, Sabtu (29/3).

Giliran Putri Unjuk Kebolehan Liga Futsal STIK-P MEDAN (Waspada): Setelah tim putra membuka gelaran Liga Futsal Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” (STIK-P) Medan, giliran tim putri unjuk kebolehannya di Lapangan De Futsal, Jl STM Medan, Sabtu (29/3). Di laga perdana, kemenangan diraih Potret FC yang sukses menumbangkan Bunda United 1-0. Gol semata wayang anakanak yang tergabung dalam salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) STIK-P itu dicetak Rika Urrahmah di babak pertama. Gol bermula dari kemelut di muka gawang Bunda United yang dikawal Richa Alfryana. Memanfaatkan bola liar, Rika langsung menendang bola yang menghadiahi sukses perdana bagi timnya. Kemenangan ini membawa Potret FC memimpin klasemen sementara, mengungguli Angel Kampus dan Trebels. Kedua tim tersebut harus puas berbagi angka hasil bermain imbang 1-1. Laga kedua tersebut tidak kalah menarik. Dimotori Dita Ramayani, Zara Tahira, dan Rini Syafrida, Trebels kerap merepotkan pertahanan Angel Kampus yang digalang oleh Cut Zeinita. Beruntung, sigapnya kiper Astri Utari menjaga gawangnya dari kebobolan. Namun, Trebels yang mengenakan jersey Negeri Paman Sam akhirnya sukses mencetak gol lewat sontekan Dita. Sayang, kegembiraan Dita cs pupus di menit-menit akhir pertandingan. Kemenangan lawan yang sudah di depan mata digagalkan gol Wirna Fawliza hasil kerjasama dengan Gita Irene dan Beby Sartika. “Terus terang kami kecolongan di awal pertandingan, tapi syukurlah akhirnya bisa terhindar dari kekalahan. Semoga kami dapat memetik poin penuh di pertandingan berikutnya,” sebut Cut Zeinita, bek Angel Kampus yang tampil ala Portugal. Selanjutnya, pertandingan akan dilanjutkan pada 8 April mendatang. Hal ini dikarenakan kampus ilmu komunikasi tersebut akan melakoni Ujian Tengah Semester (UTS) selama sepekan mulai Selasa (1/4) besok. (m33)

Waspada/Sapriadi

ANGGOTA Dewan Penyantun KONI Sigit Pramono Asri, bersama Ketum KONI Asahan Nurkarim Nehe didampingi manajer dan pelatih kontingen di Sibolga Sastrawana Tanjung SPd, Kepala Sekretariat Bambang Sujarwo, dan tiga atlet (Rencus Nababan, Putra, dan Indra Ramadan) sebelum berangkat ke Kota Sibolga, Sabtu (29/3).

177 Kroser Ikuti Jelajah Alam Tapsel P SIDIMPUAN (Waspada): Sebanyak 177 pengendara sepedamotor trail (kroser) dari Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau, ambil bagian dalam South Tapanuli Adventure Trail (Jelajah Alam Kabupaten Tapanuli Selatan Dengan Trail), Minggu (30/3). Rute jelajah sepanjang 127 kilometer, dengan melintasi Kecamatan Angkola Selatan, Angkola Barat, Marancar, Sipirok, Angkola Timur. Garis start dan finish di kantor Bupati Tapsel, Jalan Kenanga, Kota Padangsidimpuan. Ketua Panitia, Martua Harahap, menyebut kegiatan diselenggarakan hasil kerjasama dengan Pemkab Tapsel, KONI Tapsel, dan

MarMar (Marudan Maralasniarai) Adventure Club. Selain silaturahmi, kegiatan menambah wawasan dan promosi pariwisata Tapsel sekaligus pembuktian cinta para kroser terhadap lingkungan. “Selain kegiatan trail, kita menanam 1.000 pohon di perkantoran Pemkab Tapsel, Desa Dano Situmba Kilang Papan, Kec Sipirok,” kata Martua. Ditambahkan, total ke177 kroser berasal dari Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Pasaman dan Pasaman Barat, Medan, Padanglawas Utara, Padanglawas, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, Mandailing Natal, Tapsel, dan tuan rumah Padangsidimpuan.

Ketua KONI Sumut, Gus Irawan Pasaribu, mengapresiasi Bupati Tapsel, KONI Tapsel, dan MarMar Adventure Club yang menggagas jelajah alam tersebut. Dikatakan, kegiatan seperti ini termasuk jarang digelar pemerintah daerah. Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu, turut mengucapkan terimakasih kepada KONI Tapsel dan MarMar Adventure Club. Syahrul menambahkan jelajah alam dapat menumbuhkembangkan semangat cinta tanah air. “Pada intinya kegiatan ini akan mengajak kita semua untuk berwisata, berolahraga, dan menjelajah alam Tapsel,” kata Syahrul sembari berteriak ‘Salam Lumpur !’. (a27)

Waspada/Sukri Falah Harahap

BUPATI Syahrul M Pasaribu melepas kroser peserta Jelajah Alam Tapsel I di halaman kantor Sekretariat Daerah Tapsel, Jl Kenanga, Kota Padangsidimpuan, Minggu (30/3).

JOHOR, Malaysia (Waspada): Tunggal putra Simon Santoso (foto) meraih satusatunya gelar juara bagi Indonesia dalam turnamen bulutangkis Malaysia Terbuka GP Gold, Minggu (30/3). Simon meraih gelar juara dengan mengalahkan Sourabh Varma (India) 15-21, 21-16, 2119 dalam tempo 1 jam 09 menit. Bagi Simon yang sudah tidak lagi bergabung dengan

Pelatnas Cipayung, ini merupakan gelar juara pertama. Sayang, keberhasilan Simon tidak diikuti rekan-rekannya. Di final tunggal putri, Adriyanti Firdasari dikalahkan unggulan kedua Xue Yao (Tiongkok) 1821, 8-21 hanya dalam 34 menit. Indonesia pun harus puas pulang dengan satu gelar, setelah ganda campuran ikut. Menghadapi Lu Kai/Huang Yaqiong (China), Praveen Jordan/Debby

Susanto kalah 14-21, 13-21. Gelar ganda putra direbut Singapura melalui Danny Chrisnanta/Chayut Triyachart yang sukses mengungguli V Shem Goh/Kim Wah Lim (Malaysia) 21-17, 22-20. Sementara itu, ganda putri dijuarai Yu Xiaohan/Huang Yaqiong (China) yang menang atas kompatriotnya, Dongni Ou/Mengjing Xiong, 22-20, 12-21, 21-18. (m33/pbsi)

Waspada,senin 31 maret 2014  
Waspada,senin 31 maret 2014  
Advertisement