Page 9

Nusantara

A8

JAKARTA (Waspada): Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menilai, tragedi berdarah pertandingan tinju di Nabire, Papua, Minggu (14/7), merupakan bentuk kelalaian polisi dalam menjaga keamanan. Dikatakan Neta Pane, kelalaian aparat berbuntut pada tewasnya 18 orang dalam insiden tersebut. Waspada/dianw

MENSOS Salim Segaf dan istri saat mengunjungi Muhli, seorang penyandang cacat di wilayah Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi, yang mendapat bantuan berupa bedah rumah, Minggu (14/7). Kemsos sendiri membentuk TRC sudah cukup lama dan telah menangani berbagai persoalan PMKS serta menangani berbagai persoalan terkait masalah kedaduratan seperti pemulangan TKI bermasalah. Dalam kesempatan itu, Salim Segaf beserta istri bertandang ke rumah lanjut usia bernama Yati, 85 tahun. Yati hidup sendiri di dalam gubuk yang tidak layak huni. Sedianya, rumah Yati akan dibedah dan dijadikan lebih layak huni.

Mensos bersama rombongan juga mengunjungi Muhlil seorang penyandang cacat mental. Muhlil, lelaki paruh baya itu pun berhak atas renovasi rumah dan sejumlah santunan. “Kita memang telah menyiapkan anggaran untuk membedah 10 ribu rumah keluarga miskin, lansia tidak mampu dan penyandang cacat di seluruh Indonesia sampai 2013 ini. Datadata di lapangan disediakan dan disuvervisi oleh TRC,” tandas Mensos. (dianw)

Narapidana Tingkat Tinggi Harus Ditempatkan Di Lapas Pulau Terluar JAKARTA (Waspada): Kasus kerusuhan di Lapas Tanjung Gusta Medan, harus mnjadi pelajaran untuk menata sistem dan manajemen Lapas dan Rutan, dengan menempatkan napi ‘tingkat tinggi’ koruptor, narkoba dan teroris ditempatkan di Lapas pulau terluar. ”Sebab jika amuk napi terus terjadi dan napi terus menerus melarikan diri, Polri yang akan kelabakan dalam mengantisipasi keamanan di masyarakat,” kata Ketua Presedium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane di Jakarta, Minggu (14/7). Menurut Neta, dengan terjadinya kasus Tanjung Gusta sudah saatnya pemerintah membangun Lapas di sejumlah pulau terluar dan menempatkan para napi koruptor, narkoba,

dan teroris disana. ”Selama ini, napi koruptor dan narkoba kerap menjadi biang kerok kecemburuan di Lapas. Dengan uang yang dimilikinya, mereka bisa mendapat apa saja yang diinginkan. Mulai ‘membeli’ sel pribadi dengan berbagai fasilitas bintang lima. Atau keluar Lapas sesuka hatinya dengan alasan berobat,” ucap Neta. Bahkan yang lebih menggeramkan, kata Neta, para napi koruptor dapat menyewa ruangan pejabat Lapas untuk ‘kantornya’ sehari-hari. ”Bebas menggunakan alat elektronik dan alat komunikasi, semua tamunya tidak diperiksa sipir. Atau membawa pengawal dan pelayan ke dalam Lapas. Semua keistimewaan ini

didapatkan karena membayar suap kepada oknum pejabat Lapas,” terang Neta. Kondisi inilah, lanjut Neta, yang kerap menimbulkan kecemburuan di Lapas. Untuk itu sistem, manajemen dan pengawasan terhadap Lapas perlu dibenahi. ”Tahanan-tahanan korupsi, narkoba, dan teroris harus ditempatkan di Lapas pulau terluar. Tujuannya agar mereka tidak bisa berbuat seenaknya untuk mendapatkan keistimewaan atau pulang ke rumah sesukanya. Selain itu kejahatan yang mereka lakukan terkatagori kejahatan tingkat tinggi yang menghancurkan bangsa dan negara sehingga pantas mereka ditempatkan di Lapas pulau terluar,” ujar Neta. (j02)

Banggar DPR Dan Pemerintah Sepakati 11 Prioritas RKP 2014 JAKARTA (Waspada): Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan Pemerintah telah menetapkan 11 prioritas nasional sebagai Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2014. Menurut Wakil Ketua Banggar DPR Djoko Udjianto pada rapat paripurna DPR RI, kemarin di Jakarta, ke 11 prioritas nasional hasil kesepakatan pembicaraan Banggar dengan pemerintah itu pertama reformasi birokrasi dan tata kelola yang diarahkan untuk memantapkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Kedua pendidikan diarahkan untuk meningkatkan akses pendidikan berkualitas, terjangkau, dan efisien menuju kesejahteraan masyarakat. Keluhuran budi pekerti, kemandirian, menciptakan karakter bangsa yang kuat, dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Ketiga, kesehatan harus melalui pendekatan preventif terpadu, tidak kuratif. Keempat, penanggulangan kemiskinan

yang diarahkan untuk mempercepat kesejahteraan rakyat melalui peningkatan pertumbuhan yang pro rakyat. Kelima, ketahanan pangan yang difokuskan pada penyediaan bahan pangan harus ditingkatkan melalui peningkatan produksi pangan dalam negeri, terutama komoditas utama seperti padi, jagung, kedelai, tebu, daging, dan ikan. Keenam, infrastruktur. Ketujuh, iklim investasi. Kedelapan, energi, kesembilan, lingkungan hidup. Kesepuluh, pembangunan di daerah tertinggal, terdepan, terluar, dan daerahdaerah pasca-konflik. Kesebelas, kebudayaan, kreativitas, dan inovasi teknologi. Sementara ada tiga kesepakatan hasil pembahasan RKP, yaitu pemantapan perekonomian nasional, peningkatan kesejahteraan rakyat, dan pemeliharaan stabilitas sosial dan politik. Pemantapan ekonomi nasional di antaranya adalah, konektivitas mendorong per-

tumbuhan, perkuatan kelembagaan hubungan industrial, peningkatan kemampuan Iptek, dan percepatan pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat. Sementara itu, Djoko juga menyampaikan bahwa di bidang peningkatan kesejahteraan rakyat, Banggar telah menyusun poin-poin penting untuk merealisasikan kesejahteraan tersebut. Misalnya, melaksanakan SJSN (sistem jaminan sosial nasional) bidang kesehatan, perluasan program keluarga harapan, mitigasi bencana, peningkatan akses air minum dan sanitasi layak, dan penurunan angka kematian ibu dan bayi. RKP lainnya adalah menyangkut pemeliharaan stabilitas sosial dan politik. Di bidang ini, lanjut Udjianto, ada 3 poin yang harus dijalankan pemerintah, yaitu percepatan pembangunan minimum essential force, pemantapan keamanan dalam negeri dan pemberantasan terorisme, dan terakhir pelaksanaan Pemilu 2014. (aya)

Islam Dinamis...

dan (4) segi politik.(Marcel A. Boisard, Humanism in Islam). Apabila dikaji lebih dalam maka secara garis besar universalisme Islam itu dapat dipertanggung-jawabkan dari dua segi.Pertama, konsep monotheisme, kepercayaan yang mutlak terhadap Tuhan Yang Maha Esa (tawhîd), yang dituangkan dalam satu keyakinan yang sangat kuat dan dapat diterima akal. Sebagai konsekuensi dari konsep ini, makaIslam mengajarkan kesatuan wahyu, kesatuan kenabian, dan kesatuan agama.Kesatuan agama di sini tidak dipahami sebagai keyakinan bahwasemua agama yang ada di duniainisama. Tetapikeyakinanbahwa agama yang diturunkan Tuhan sejak dahulu sampai sekarang adalah satu, yaitupenegakan tauhid dan keharusan melakukan kebaikan bagiseluruh agama. Sejalan dengan keyakinan bahwa Tuhan yang Esa adalah sumber agama, maka sumber kebenaran mestilah satu pula. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, sebagaimana kebenaran maka wahyu itu hanyalah satu. Berkenaan dengan itu makaIslam mengajarkan pula kesatuan kenabian. Semua Nabi adalah bersaudara. Tidak ada perbedaan substansialdi antara mereka dalam hal misi. Oleh karenanya Islam mewajibkan agar semua nabi dan kebenaran misi yang dibawanya harus dipercayai. Firman Allah Swt. (Q.S. 2/al-Baqarah: 136). Di samping konsep tawhîd, Islam juga menegaskan universalitas prinsip-prinsip moral, seperti keharusan menegakkan

keadilan, prinsip bermusyawarah, kewajiban menolong orang yang lemah, kewajiban mengembangkan kegiatan yang berguna bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, larangan melakukan perbuatan yang mendatangkan bencana dalam masyarakat, dan lain-lain. Dalam hal ini Marcel A. Boisard,memberikan ulasan yang cukup mengesankan. Menurutnya : “Islam menegaskan universalitas prinsip-prinsip moral. Prinsip moral Islam itu memperkuat hubungan antar anggota masyarakat, mempersatukan perasaan yang merupakan dasar kebajikan universal, dan mempersatukan kaidah-kaidah yang memaksa, yang sangat perlu bagi kehidupan kolektif”. Gagasan-gagasanpenegakan moral itulah yang ditekuniumat Islam selama Ramadhan. Universalitas Islam memproklamirkan unsur pengikat masyarakat bukan lagi ras, asal, atau kelahiran sebagai yang terjadi dalam berbagai budaya dan agama sebelumnya. Sehubungan dengan kesatuan kemanusiaan dan prikemanusiaan yang diajarkan Islam itu, Musthafa al-Sibâ’iy menulis: “Tidaklah mungkin seseorang mempelajari kebudayaan Islam dan pengaruh-pengaruhnya tanpa mengerti dan memperhatikan watak kemanusiaan yang merupakan ciri istimewa dan membedakannya dari kebudayaan-kebudayaan lain. Prinsip-prinsip kemanusiaan dalam Islam langsung dapat diketahui dari pernyataan yang menegaskan bahwa

Mengomentari ayat ini Abdullah Yusuf Ali mengatakan : “Di sini tidak ada persolan ras atau bangsa, tidak ada ‘bangsa terpilih’ atau ‘anak cucu Ibrahim’, atau ‘anak cucu Daud’; orang Hindu Arya-Varta; orang Yahudi atau Gentile, orang Arab atau orang ‘Ajam (Persia), orang Turki atau Tajik, orang Eropa atau Asia, orang kulit putih atau kulit berwarna; Arya, Semit, Mongol atau Afrika; Amerika, Australia atau Polinesia. Semua manusia dan makhluk-makhluk lain selain manusia yang mempunyai tanggung jawab, dasardasarnya berlaku secara universal.(Abdullah Yususf Ali, The Holy Qur’an, Text, Translation and Commentary: 1989). Kedua, ajaran Islam itu telah disesuaikan dengan kebutuhan umat manusia yang berkembang. Hal ini dapat dibuktikan dengan kenyataan bahwa ayatayat al-Qur’ân turun secara berangsur-angsur, sebagai jawaban bagi berbagai persoalan manusia yang senantiasa berkembang.Ketiga, Allah secara eksplisitmenjelaskan kesempurnaan ajaran Islam. (Q.S. 5/al- Mâ’idah: 3) Kata universal dapat diartikan sebagai sesuatu yang mendunia, atau semesta. Jika ajaran Islam disebut universal, itu artinya bersifat mendunia, cocok atau dapat diterima oleh seluruh dunia. Marcel A. Boisard memandang bahwa universalisme Islam itu dapat dibuktikan dari empat segi : (1) segi metafisika, (2) segi agama, (3) segi sosiologi

Selasa 16 Juli 2013

IPW: Kasus Nabire Kelalaian Polisi

Mensos: PMKS 30 Juta Jiwa JAKARTA (Waspada): Jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Indonesia masih cukup tinggi. Kementerian Sosial (Kemsos) mencatat jumlahnya tidak kurang dari 30 juta jiwa. Banyaknya PMKS di Indonesia membuat pemerintah harus melalukan strategi khusus dalam penanganannya. Salah satu yang dilakukan adalah mengedepankan peran Tim Reaksi Cepat (TRC). “Pendekatan TRC selama ini banyak menyelesaikan permasalahan di lapangan terkait penanganan PMKS,” kata Mensos, Salim Segaf Aljufri, saat mealukan inspeksi mendadak terhadap PMKS di Kel. Jati Cempaka, Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi, Minggu (14/7). Pendekatan seperti itu, kata Salim, lebih efektif karena dapat diketahui dengan cepat penyebab dan apa kebutuhan PMKS. Seperti maraknya pengemis dan gelandangan di bulan puasa ini, lanjut mensos, bukan karena faktor ekonomi tetapi lebih disebabkan faktor budaya. “Saat ditanya apa yang dibutuhkan, jawabnya hanya karena ingin ke kota, dikoordinir, ditampung dan kembali ke kampungnya,” kata Mensos.

WASPADA

“Lemahnya aparat keamanan mengantisipasi situasi, akhirnya (membuat) event olahraga tersebut berubah menjadi kerusuhan. Tragedi Nabire adalah peristiwa terburuk dalam sejarah olahraga bangsa ini. Ironisnya, Polri seakan tidak berbuat apa-apa hingga ke-18 orang itu tewas,” kata Neta Pane kepada wartawan di Jakarta, Senin (15/7). Lebih lanjut, kata Neta Pane, penyelenggaraan pertandingan tinju diadakan atas izin

aparat. Seharusnya, jika telah memberi izin, aparat kepolisian menindaklanjutinya dengan melakukan deteksi dini. “Polisi sudah memberi izin pada event pertandingan tinju tersebut, sehingga apa pun yang terjadi di dalam event itu, polisi harus bertanggungjawab,” katanya. Sehubungan dengan peristiwa tersebut, ujar Neta lagi, Kapolri layak mengevaluasi dan mencopot Kapolres dan Kapolda setempat, karena telah lalai dalam menjaga keamanan dan melakukan deteksi dini. “Kematian 18 orang dalam sebuah event, bukanlah perkara kecil. Untuk itu, Kapolri harus mengevaluasi dan mencopot Kapolres dan Kapolda. Akibat kelalaian keduanya, polisi tidak melakukan deteksi dini dan antisipasi, sehingga pertandingan tinju tersebut berubah menjadi kerusuhan massal,” katanya.

AirAsia, Airlines Pertama Susun Directory KNIA MEDAN (Waspada): Pihak airlines AirAsia tercatat sebagai maskapai pertama yang melakukan penyusunan airport directory Kualanamu International Airport (KNIA), kepada konsumennya, khususnya dari luar negeri. “Airport directory ini bertujuan untuk memudahkan penumpang kita mengenali Bandara Kualanamu, selain denah di dalam terminal juga akses-akses dari dan menuju bandara pengganti Polonia ini,” demikian Audrey Progastama Petriny, Communications Manager PT Indonesia AirAsia di salah satu hotel ternama di Kota Medan, akhir pekan lalu. Audrey didampingi tiga stafnya itu, berbicara kepada Waspada menyatakan sebelum penyusunan airport directory, pihaknya berkordinasi dengan pihak PT Angkasa Pura II yang saat ini sedang fokus di Medan, terkait persiapan pengoperasian KNIA, 25 Juli mendatang. “Selain itu, ini juga sebagai bentuk service pelayanan kami kepada pengguna jasa udara, khususnya penumpang dan pelanggan AirAsia, yang jauh hari sudah siap take off dan landing di Bandara Kualanamu, ini,” ujarnya sembari membeberkan program lainnya yang menarik dan mendukung pihak PT AP II. Audrey yang berbicara kepadaWaspada, malam itu, sebelumnya telah berdiskusi santai dengan Kabag Humas PT Angkasa Pura II Pusat Kristanto. “Ide Audrey sebagai perwakilan AirAsia amat membantu promosi KNIA dan secara pribadi saya sangat mendukung karena secara tak langsung maskapai ini sudah membantu memperkenalkan kondisi KNIA kepada dunia luar dan penumpang domestik,” ujarnya singkat sembari membenarkan AirAsia sebagai airlines pertama yang melakukan airport directory KNIA, tersebut.(m16)

AM Fatwa: Banyak Capres Muncul Secara Instan JAKARTA (Waspada): Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah (BK - DPD) RI, AM Fatwa mengatakan saat ini banyak calon presiden yang muncul secara instan dan menghalalkan berbagai cara, seperti bermodalkan uang dan tampil dimana-mana, khususnya di televisi. Karena itu, politisi senior ini mengingatkan agar capres yang maju di pemilihan presiden tahun 2014 mendatang tidak tersendera masa lalu. “Banyak Capres yang instan, karena punya uang kemudian dipoles-poles, menjadi capres. Padahal, mereka ini belum selesai dengan masa lalu dirinya sendiri, sehingga saat menjadi presiden pasti akan tersandera dengan masalahnya sendiri, dan bukannya menyelesaikan masalah bangsa,” ujar AM Fatwa menjadi pembicara pada dialog di Gedung DPD, Jakarta, Jumat (12/7), bersama anggota Komisi II DPR RI Agoes Poernomo, dan pengamat politik dari Univesitas Airlangga Surabaya , Airlangga Pribadi . Menurut Fatwa, kalau pun muncul capres dari daerah, maka harus teruji secara nasional, karena tugas, wilayah, dan tanggung jawabnya memang berbeda antara pemimpin daerah , dengan pemimpin nasional. “Hanya saja parpol mesti memperhatikan proses rekruitmen kader pemimpin itu secara berkualitas, dan bukannya transaksional,” harapnya. Sementara Agoes berpendapat kalau capres dari daerah muncul, rutenya masih terbatas dari Jawa dan mereka harus tetap melalui partai. (aya) manusia ini dijadikan dari satu rumpun, sebagaimana disebutkan dalam al-Quran surat al-Nisâ’ ayat 1. Oleh sebab itu, maka asal dari semua anak manusia ini terpulang kepada Yang Satu. Pecahnya menjadi bangsa-bangsa, suku-suku, dan ras bukanlah persoalan. Sebab hal itu analog sekali dengan pecahnya sebuah keluarga besar yang semua berasal dari satu ibu dan ayah. Dari sinilah timbul prinsip kemanusiaan yang abadi (bahwa kemuliaan manusia ditentukan oleh ketaqwaannya)’. (Musthafâ al-Syibâ’iy, Min Rawâi’i Hadhâratinâ). Sangat menarik bahwa taqwa itu

menjadi ultimate goal dari puasa Raamadhan. (Q.S. 2/al-Baqarah: 183) Berdasarkan ajarannya tentang universalisme itulah maka Islam memang layak sebagai masa depan, suatu zaman dimana manusia sedang mengharapkan munculnya konsep spiritual yang menggandaikan kehidupan bersama dalam satu dunia. Dalam konteks inilah puasa dapat dipahami sebagai ajaran yang mempersatu kan umat manusia dari sudut spiritualnya. Wa Allâhu A’lamu bi al-Shwâb. [Syahrin_hrp@yahoo.com]

Dikatakannya lagi, tidak ada alasan bagi Kapolri untuk tidak mencopot Kapolda Papua, Irjen Tito Karnavian. Sebab, menurut Neta, sepanjang yang bersangkutan menjabat sebagai Kapolda, banyak terjadi kasus-

kasus yang belum terungkap hingga kini. “Kenapa IPW mendesak Kapolda juga harus dicopot? Sebab, sejak Irjen Tito Karnavian menjadi Kapolda Papua, banyak sekali tragedi terjadi di

Papua, dan tragisnya tidak satu pun yang terungkap hingga kini. Misalnya, penyerangan yang menewaskan sejumlah anggota TNI, pembunuhan terhadap anggota Polri, dan kerusuhan Nabire,” ujarnya.(j02)

Pemerintah Alokasikan 3.000 Formasi CPNS Dokter JAKARTA (Waspada): Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar mengatakan, tahun ini pihaknya mengalokasikan 3.000 formasi CPNS untuk tenaga dokter umum dan spesialis yang bersedia ditempatkan di daerah terpencil selama lima tahun. “Saya akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan daerah untuk pengangkatan dokter menjadi PNS, dan kriteria daerah terpencilnya akan diserahkan ke Pemerintah Daerah,” ujarnya Azwar Abubakar dalam Rakor Tingkat Menteri tentang koordinasi lintas sektor dan evaluasi pengembangan tenaga kesehatan, menjelang penyelenggaraan jaminan sosial kesehatan (BPJS) 2014, Senin (15/07). Hal ini menanggapi permintaan Menteri Kesehatan tentang kurangnya tenaga dokter di daerah-daerah terpencil. Menteri Kesehatan Nafsiah Mboy sendiri mengakui, masalah yang sangat mendasar sekarang ini adalah kurangnya tenaga kesehatan, terutama

dokter di daerah. Disamping itu persebaran yang tidak merata serta mutu tenaga kesehatan cukup menjadi polemik dari sejumlah daerah, khususnya tempat-tempat terpencil. Dikatakan Menkes, sekarang ini ada 9.510 puskesmas di Indonesia, 14,7% di antaranya tidak ada dokter dan 16,7% belum memenuhi standar pelayanan minimum. Kondisi sekarang ratio yang ada 40 dokter melayani 100.000 penduduk, 11 dokter gigi melayani 100.000 penduduk, hanya 9 dokter spesialis yang menangani 100.000 penduduk. “Tapi yang paling memprihatinkan masalah penyebaran yang tidak merata,” ujarnya. Untuk memacu perbaikan pelayanan publik, Kementerian PANRB melakukan pemeringkatan pelayanan publik bagi daerah. Komponen pelayanan dasar merupakan kriteria penilaian. “Jadi kalau daerah tidak memperhatikan masalah pelayanan dasar, nilainya akan kelihatan rendah. Ini mudahmudahan bisa memacu pada peningkatan pelayanan,” ujar Menteri PANRB.

Dalam kesempatan itu Menko Kesra Agung Laksono mengajak segenap jajaran Kementerian/Lembaga untuk bahu membahu dalam pengembangan tenaga kesehatan. “Hal ini menjadi tanggung jawab semua Kementerian dan Lembaga, bukan Kemenkes saja,” ucapnya. Ditambahkan, pembangunan kesehatan ditentukan oleh 80% tenaga kesehatan dengan memperhatikan pendidikan, pengadaan, distribusi, dan retensi dalam rangka mengurangi hambatan penyediaan tenaga kesehatan untuk penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan 2014. “Silakan ajukan lamaran. Sebelum 2014 ke-3000 dokter tersebut harus sudah stand by dilokasi,” paparnya Rakor yang dipimpin Menkokesra HR Agung Laksono ini dihadiri pula oleh Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, dan sejumlah eselon I di lingkungan Kemenkokesra. (dianw)

Taspen Bayarkan Pensiun Ke-13 JAKARTA (Antara): PT Taspen mulai membayarkan gaji ke-13 bagi penerima pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI/Polri, pejabat negara dan para penerima pensiun serta tunjangan lainnya, serentak di kantor bayar pensiun seluruh Indonesia, pada Kamis (18/7). Sekretaris Perusahaan PT Taspen Sudiyatmoko Sentot Sudiro dalam rilis pers yang diterima di Jakarta, Senin (15/ 7) menjelaskan pembayaran pensiun ke-13 ini sebagai tindaklanjut dari Peraturan Pemerintah no48/2013 dan Peraturan Menteri Keuangan no92/PMK.05/2013 tanggal 25 Juni 2013. Sudiyatmoko menjelaskan

penghitungan gaji pensiun bulan ke 13 tersebut meliputi pensiun pokok, ditambah tunjangan keluarga, tambahan penghasilan (TP), tunjangan cacat dan pembulatan dan tidak dikenakan potongan asuransi kesehatan. Ia mengatakan bagi penerima pensiun yang menerima lebih dari satu penghasilan gaji atau tunjangan bulan ke 13, hanya diberikan salah satu yang jumlahnya lebih menguntungkan. Sedangkan, bagi penerima pensiun janda atau duda yang sekaligus sebagai PNS atau pejabat negara atau penerima pensiun atau tunjangan, diberikan pensiun bulan ke 13. Menurut dia, untuk pem-

bayaran pensiun bulan ke 13 tersebut, PT Taspen telah menyiapkan dana sebesar Rp1,6 triliun yang akan dibayarkan kepada 2,3 juta orang pensiunan. Sudiyatmoko mengingatkan kepada para mitra bayar pensiunan, bahwa pencairan gaji pensiun ke 13, tidak boleh dikenai potongan apapun. Ia juga mengingatkan agar pensiunan setiap bulan rutin mengambil uang pensiunannya sesuai jadwal pengambilan atau maksimal selama enam bulan sekali. “Para pensiunan juga diingatkan dan dihimbau untuk berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan PT. Taspen,” ujar Sudiyatmoko.

Laporan ke: 15 (Ralat)

DOMPET DHUAFA WASPADA “Setiap shadaqah yang kita salurkan di jalan Allah akan menjadikan pelindung kita dari api neraka” Salurkan Zakat, Infaq dan Shadaqah Anda ke lembaga yang Amanah, Profesional & Transparan Transfer via bank

Zakat BNI Syariah: 300.300.3144 an Dompet Dhuafa Bank Mandiri: 106.0002203803 an. Peduli Ummat Waspada Infak/Sedekah BNI Syariah: 300.300.3155 an. Dompet Dhuafa Bank Sumut Syariah: 611.01.04.000024 an. Peduli Ummat Waspada ZIS

ZIS

961. H.Maslena Siregar Rp 5.000.000 962. Syamsul Rizal Rp 600.000 963. Aslan Anwar Daulay Rp 700.000 964. Dr.Melinda Wati Rp 500.000 965. Hamba Allah Rp 1.200.000 966. Hamba Allah Rp 50.000 967. Melda Novita Binti Yusuf Hanafiah Rp 2.000.000 968. Teguh Aryo Nugroho Rp 500.000 969. Hamba Allah Rp 20.000 970. Hamba Allah Rp 25.000 971. Hamba AllaH Rp 25.000 972. Winda Rp 250.000 973. PT.IKL Rp 20.520.000 974. LAZ PT.Bank Sumut Rp15.700.000 975. Abdul Hadi, SE, Msi Rp 60.000 976. Hamba Allah Via Bank Muamalat Rp 100.000 977. Hamba Allah Via Bank Muamalat Rp 100.000 978. Hamba Allah Via Bank Muamalat Rp 100.000 979. Hamba Allah Via Bank Muamalat Rp 100.000 980. Rohani,Spd Rp 300.000 981. Kamal Siddik Rp 1.200.000 982. Mhd.Rezky Prananda Rp 600.000 983. Kurniaty Rp 600.000 984. M.Harryn Nuryadi Rp 600.000 985. Syafii Harahap Rp 300.000 986. Muhammad Waras Rp 600.000 987. Drs.Usman Rp 450.000 988. Rahmi Putri Rp 900.000 989. H.Akmad Khairi Lubis Rp 300.000 990. Dewi Saviah Lubis Rp 300.000 991. T.Adrian Erwin Rp 300.000 992. Drs.M. Lian Dalimunthe, MEc Rp 900.000 993. Siti Morin Sinaga Rp 600.000

994. Lili Garliah Rp 600.000 995. Prof.Dr.Ade Fatma Lubis MAFIS, M.BA. Rp 6.000.000 996. DRA.Hj.Rosidah Rp 900.000 997. Diana Chalil Rp 600.000 998. Ami Dilham Rp 120.000 999. Anizar Rp 600.000 1000. Fahmi Natigor NasutionRp 600.000 1001. Cut Fatimah Zuhra Rp 600.000 1002. Aisyah Sofyan,SE Rp 120.000 1003. Ir.Mulfi Hazwi, M.Sc Rp 360.000 1004. Koransyah Rp 90.000 1005. Siti Hajar Manurung Rp 60.000 1006. Mara Sarifat Rp 900.000 1007. Iskandar Sembiring Rp 150.000 1008. Arlinda Sari Wahyuni Rp 1.200.000 1009. Tri Hesty Wahyuni Rp 150.000 1010. Afirin Lubis Rp 450.000 1011. Luthfi A.M. Siregar Rp 150.000 1012. Humaizi Rp 600.000 1013. Lisa Mawarni Rp 120.000 1014. Rosmiani Rp 180.000 1015. Nazliniwaty Rp 120.000 1016. Fat Aminah Rp 60.000 1017. Abdullah Afif Siregar Rp 600.000 1018. Aznan Lelo Rp 600.000 1019. Chairul Yoel Rp 2.400.000 1019. Lisna Unita Rp 480.000 1020. Hasanuddin Rp 450.000 1021. Dharma Bakti Nasution Rp 900.000 1021. Setiati Pandia Rp 150.000 1022. Tuti Sarma Sinaga Rp 300.000 1023. Yendriwati Rp 300.000 1024. Joko S. Lukito Rp 480.000

Rp 55.500.000

Rp 76.890.000

Jumlah laporan ke: 15

Ket : Donatur adalah masyarakat umum, Staf PT. Lonsum dan dosen USU periode Jan-Jun 2013

Konsultasi Zakat Bersama Ustadz M. Nuh Abdul Muis SMS: 08126526295 e-mail : layananddwaspada@dompetdhuafa.org

Hubungi Kami : DOMPET DHUAFA WASPADA Jl. Brigjen Katamso No. 1 Medan telp. 061-4511936 Fax.: 061-4511936 (premium Office) Jl. Setia Budi No. 115 Medan telp. 061-8214502 (Main Office) e-mail : layananddwaspada@dompetdhuafa.org Khusus Kodya Medan, ZIS diatas Rp.500,000,- kami siap menjemput (4511936 - 08126375062)

Waspada,selasa 16 juli 2013