Page 17

Sumatera Utara

B2 WASPADA

Pemimpin Umum Dr. Hj. Rayati Syafrin Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab H. Prabudi Said Wakil Pemimpin Umum/Wapemred H. Teruna Jasa Said Wakil Penanggung Jawab H. Sofyan Harahap Redaktur Senior H. Azwir Thahir Pemimpin Perusahaan: Dr. Hj. Rayati Syafrin. Wakil Pemimpin Perusahaan: H. Bahtiar Tanjung. Iklan: Hj. Hilda Mulina (Kabag), Rumondang Siagian (Medan), Lulu Lusia Damayanti (Jakarta). Redaktur Pelaksana Berita: Armin Rahmansyah Nasution. Redaktur Pelaksana Opini & Artikel: Dedi Sahputra. Redaktur Minggu & Akhir Pekan: Muhammad Thariq. Redaktur Berita: H. Halim Hasan, Hendra DS. Redaktur Medan: David Swayana. Redaktur Sumatera Utara: H.T. Dony Paridi. Redaktur Aceh: M. Zeini Zen. Redaktur Luar Negeri: H. Muhammad Joni. Redaktur Nusantara: H. Halim Hasan. Redaktur Olahraga: Jonny Ramadhan Silalahi. Redaktur Ekonomi: Zulkifli Harahap. Redaktur Agama: H. Syarifuddin Elhayat. Litbang: H. Akmal AZ (Kabag). Humas: H. Erwan Effendi (Kabag), Aidi Yursal. Promosi: Edward Thahir (Koordinator). Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Pemasaran: H. Subagio PN (Medan), Zultamser (Sumatera Utara), Sinur Manik (Aceh). Asisten Redaktur: Irwandi Harahap (Medan); Irham Hagabean Nasution (Sumatera Utara); Armansyah Thahir (Sumatera Utara, Otomotif); Diurna Wantana (Aceh); Austin Antariksa (Olahraga, KMS Kreasi); Syafriwani Harahap (Luar Negeri, Popular, Pariwisata); Rudi Faliskan (Berita); Erwin Siregar (Opini); Hj. Hoyriah Siregar (Ekonomi); T. Junaidi (Hiburan); Hj. Erma Sujianti Tarigan (Agama), Hj. Neneng Khairiah Zen (KMS Remaja, Mode); Anum Purba (Keluarga); David Swayana (Infotainmen); Hj. Ayu Kesumaningtyas (Kesehatan); Dedi Riono (Budaya); Denny Adil (Pelangi). Wartawan Kota Medan: Umum: H. Amir Syarifuddin, Ismanto Ismail, Rudi Arman, Zulkifli Darwis, H. Abdullah Dadeh, H. Suyono, Hj. Ayu Kesumaningtyas, Feirizal Purba, Gito AP, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Anum Purba, Sahrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Rustam Effendi, Mursal Alfa Iswara, Andi Aria Tirtayasa, Avli Yarman. Olahraga: Austin E. Antariksa, H. Syahputra MS, Setia Budi Siregar, Dedi Riono. Fotografer: Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said, Surya Effendi, Hamdani. Otomotif: Armansyah Thahir. Koran Masuk Sekolah/KMS: Arianda Tanjung, Dio Utama. Wartawan Jakarta: Andi Yanto Aritonang (Koordinator Liputan), Hermanto, H. Ramadhan Usman, Hasriwal AS, Nurhilal, Edi Supardi Emon, Agus Sumariyadi, Dian Warastuti, Aji K, Yuslan Kisra. Wartawan Sumatera Utara: Binjai: H. Riswan Rika, Nazelian Tanjung. Deli Serdang: H.M. Husni Siregar, Hotma Darwis Pasaribu, Rizaldi Anwar, M. Suhandi Nasution. Serdang Bedagai: Eddi Gultom, Edi Sahputra. Stabat: H. Ibnu Kasir, Abdul Hakim. Pangkalan Brandan: Chairil Rusli, Asri Rais. Kabanjahe/ Berastagi: Dickson Pelawi, Basita Bukit, Dedek Mohan Basri Hasibuan, Micky Maliki. Tebingtinggi: Muhammad Idris, Abdul Khalik. Pematangsiantar: Mulia Siregar, Edoard Sinaga. Simalungun: Ali Bey, Hasuna Damanik, Balas Sirait. Aek Kanopan: Indra Muheri Simatupang, Syahril Ilham. Rantau Prapat: Armansyah Abdi, Neirul Nizam, Budi Surya Hasibuan. Kota Pinang: Hasanuddin Harahap, Deni Syafrizal Daulay. Pangururan: Edison Samosir. Balige: Jimmy Sitinjak. Sidikalang: Natar Manalu. Tarutung: Parlindungan Hutasoit. Sibolga/Tapanuli Tengah: Alam Satriwal Tanjung. Padangsidimpuan: H. Syarifuddin Nasution, Sukri Falah Harahap, Ahmad Cerem Meha. Gunung Tua: Sori Parlah Harahap. Sibuhuan: Idaham Butarbutar, Syarif Ali Usman. Panyabungan: Munir Lubis, Sarmin Harahap, Alpin Lubis. Gunung Sitoli: Bothaniman Jaya Telaumbanua. Kisaran: Nurkarim Nehe (Koordinator Liputan Asahan, Batubara & Tanjungbalai), Bustami Chie Pit, Sapriadi. Batubara: Helmy Hasibuan, Agus Diansyah Hasibuan, Sahril, Iwan Hasibuan. Tanjung Balai: Rahmad Fansur Siregar, Rasudin Sihotang. Wartawan Aceh: Banda Aceh: Aldin Nainggolan (Ka Perwakilan/Koordinator Liputan), Muhammad Zairin, Munawardi Ismail, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah, Jaka Rasyid, Gito Rollies, H. Rusli Ismail, Arman Konadi. Aceh Besar: Iskandarsyah. Lhokseumawe: Bustami Saleh (Ka Perwakilan/Koordinator Liputan), M. Jakfar Ahmad, Zainal Abidin, Zainuddin Abdullah, Maimun, Arafat Nur. Kuala Simpang: Muhammad Hanafiah. Langsa: H. Syahrul Karim, H. Ibnu Sa’dan, H. Samsuar, Dedek Juliadi. Lhoksukon: Musyawir, Mustafa Kamal. Idi: Muhammad H. Ishak. Bireuen: HAR Djuli, Amiruddin, Abdul Mukti Hasan. Takengen: Bahtiar Gayo, Irwandi. Sigli: Muhammad Riza. Sabang: T. Zakaria Al-Bahri. Subulussalam: Khairul Boang Manalu. Tapaktuan: Zamzamy Surya. Blangpidie: Sudarmansyah Putra. Kutacane: Mahadi Pinem, Ali Amran. Blangkejeren: Jasvira Sautisa. Bener Meriah: Khairul Akhyar, Irham Hakim. Singkil: Tarmizi Ripan, Mansurdin. Sinabang: Muhammad Rapyan.

� Semua wartawan WASPADA dilengkapi dengan kartu pers. Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada yang mengaku wartawan WASPADA tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani Pemimpin Redaksi �

Hubungi kami Penerbit: PT Penerbitan Harian Waspada Komisaris Utama: Tribuana Said Direktur Utama: dr. Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM SIUPP: 065/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/198 tanggal 25 Februari 1988 Anggota SPS No. 13/1947/02/A/2002 KANTOR PUSAT Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 4150858, Faks Redaksi: (061) 4510025, Faks Tata Usaha: (061) 4531010. E-mail Redaksi: redaksi@waspadamedan.com KANTOR PERWAKILAN DAN BIRO � Perwakilan dan Biro Jakarta: Jalan Siaga II No. 6 C Pejaten Barat, Pasar Minggu Jakarta Selatan. Tel: (021) 79197052, Faks: (021) 79199874. � Perwakilan dan Biro Banda Aceh: Jalan Ratu Syafiatuddin No. 21 C, Banda Aceh. Tel & Faks: (0651) 22385. � Perwakilan dan Biro Lhokseumawe: Jalan Iskandar Muda No. 65, Lhokseumawe. Tel: (0645) 42109. � Biro Asahan, Batubara & Tanjungbalai: Jalan Sutami No. 30 Kisaran. Tel: (0623) 41412. Harga iklan per mm kolom: Hitam-putih Rp. 13.000,-, berwarna Rp. 36.000,Halaman depan: hitam-putih Rp. 39.000,-, berwarna Rp. 108.000,Ukuran kolom: 40,5 mm. E-mail Iklan: iklan@waspadamedan.com Pencetak: PT Prakarsa Abadi Press, Jalan Sidorukun Medan. Isi di luar tanggung jawab percetakan

Selama Ramadhan, Jam Kerja Polisi Sat Lantas Bertambah KISARAN (Waspada): Selama Ramadhan, jam kerja personel Polisi Sat Lantas Polres Asahan bertambah, dengan mengutamakan pelayanan terhadap masyarakat dalam menjalankan ibadah, dan menjaga ketertiban lalu lintas. Kapolres Asahan AKBP Budi Suherman, melalui Kasat Lantas AKP Andiko Wicaksono, didampingi KBO Iptu Amdi Karna, saat berbincang dengan Waspada, Senin (15/7), menuturkan, selama Ramadhan, jam kerja personel ditambah, dimulai pukul 05.30, sampai masyarakat menyelesaikan ibadah terawih. “Kegiatan ini dimulai sesudah subuh, dengan patroli rutin, dengan mengawasi remaja dan pemuda yang lagi jalan-jalan subuh. Kita juga membagi anggota untuk mengatur lalu lintas di tempat umum dan jajanan masyarakat pada saat berbuka. Dan terakhir menjaga lalu lintas di depan masjid saat masyarakat lagi tarawih,” jelas Andiko. Andiko menuturkan, bahwa pengamanan lalu lintas untuk Ramadhan ini, mengutamakan pelayanan, sehingga masyarakat lebih nyaman dalam menjalankan ibadah. Dia juga mengakui, untuk kesadaran masyarakat dalam menggunakan helm saat di jalan masih kurang. Namun demikian, Sat Lantas Polres Asahan tidak bosan melakukansosialisasiagardisiplinberkendarabisaterjaga.“Ramadhan ini juga bertepatan dengan Ops Patuh, sehingga untuk pelanggaran lalu lintas berkurang. Dan untuk saat ini lalu lintas masih di Kota Kisaran dan Kab Asahan masih tergolong baik,” jelas Andiko. Hasil rekap Ops PatuhToba 2013 mulai 04 -10 Juli 2013, mencatat tilangsebanyak682lembar,sedangkanuntuklakalantassembilankasus, dengan korban yang tewas lima orang, luka berat sebanyak tiga orang, luka ringan 13 orang, sedangkan kerugian mencapai Rp8,8 juta. (a15)

WASPADA Selasa 16 Juli 2013

Dua Rumah Dilalap Si Jago Merah TANJUNGBALAI (Waspada): Dua rumah dilalap si jago merah di Jl. Dtm Abdullah, Gg. Suasa, Kel. Tanjungbalai Kota III, Kec. Tanjungbalai Utara, Senin (15/7) pukul 08.15. Rumah dua pintu itu dihuni Aisyah Panjaitan dan adiknya ArwinsyahLubis.Sementara,satu rumah milik Zainab Panjaitan dirusak guna menghindari merembetnya api. Informasi dihimpun, pagi itu Aisyahsepertibiasasedangmembersihkan rumahnya usai mengerjakan shalat Shubuh. Tibatiba asap tampak mengepul keluar dari kamar tengah.Ternyata telah terjadi kebakaran di ruangan ukuran dua kali dua meter tersebut. Api dengan cepat me-

rembet ke seluruh isi kamar karena benda yang ada di sana umumnya terbuat dari bahan mudah terbakar. Masyarakat yang menyaksikanitulangsungbahu-membahu memadamkan api. Tak berapa lama, mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota (BPBD) Tanjungbalai tiba di lokasi dan berhasil menguasai api sehingga tidak sempat merembet ke pemukiman padat penduduk. “Banyak juga surat berharga

yang hangus seperti surat tanah dan rumah,” ujar Arwin saat membersihkan puing bekas kebakaran. Dia mengaku beruntung, karena masyarakat dan pemadam dengan cepat datang membantu. Kepala BPBD Mahdin Siregar didampingi Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sofyan ST mengatakan, tiga unit truk mobil pemadamkebakaranditerjunkanuntuk menjinakkan api. Disebutkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Kapolres Tanjungbalai AKBP ML Hutagaol, melalui Kasubbag Humas AKPY Sinulingga mengatakan, belum dapat memastikan penyebab kebakaran. Namun dugaan sementara akibat arus pendek listrik. (a32)

Polisi Ringkus Pria Kembar Pelaku Pembunuhan TORGAMBA (Waspada): Dua pria kembar As alias Godang, 31, dan adiknya Asw alias Geleng, 31, serta saudara sepupu mereka ASaliasIblis,23,diringkuspetugas Polsek Torgamba di kediaman mereka di Dusun Bangun Jaya, Desa Sei Meranti, Kec.Torgamba, Kab. Labusel, Senin (15/7) pagi. As dan Asw ditangkap karena diduga telah melakukan pembunuhan terhadap Jumadi, 39, petani trans HTI Dusun Bagan Toreh, Desa Sei Meranti yang ditemukan tewas di parit batas kebun di dusun itu pada, Jumat (5/7). Sementara AS ditangkap karena turut membantu saudara sepupunya itu dalam melakukan pembunuhan tersebut. Kapolsek Torgamba AKP Dony Collin Samosir ketika ditemuidiruangkerjanya,didampingi Kanit Reskrim Ipda Ramses Panjaitanmengatakan,pengungkapan kasus ini bermula atas kecurigaan pihaknyaterkaitpenemuanmayat Jumadi sepekan silam. Semula, jelas Samosir, keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi karena mereka menduga Jumadi tewas akibat jatuh ke dalam parit. “Karena menaruh

curiga, kita melakukan pengembangan,” kata Samosir. Setelah mendapatkan keterangan dari sejumlah saksi lanjut Samosir, pihaknya kemudian memastikan jika Jumadi tewas karena dibunuh. Berbekal informasi dari masyarakat, penyelidikan itu kemudian mengarah kepada kedua tersangka. “Setelah saksi-saksi dan bukti cukup kuat, tadi pagi kita langsung ringkus mereka di kediamannya masingmasing,” kata Samosir. Di kantor polisi As dan Asw mengakui perbuatannya, demikian juga dengan AS. Menurut keterangan para tersangka, pembunuhan itu berawal dari terungkapnya kasus pencurian 700 Kg Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit milik Jumadi yang dilakukan oleh Roni yangmerupakankakitanganAsw, 26 Juni lalu. “Kejadian itu didamaikan oleh Kadus setempat di Pos Polisi Cindur. Pada saat perdamaian, korban berkata kasar kepada Asw,” kata Samosir menjelaskanpengakuanparatersangka. Sepekan setelah kejadian itu tepatnya, Kamis (4/7) siang, As, Asw, dan AS beserta enam orang

rekannya sedang mengkuras air paritbatas kebundiDusunBagan Toreh untuk mengambil ikan. Di saat bersamaan, Jumadi datang ke tempat itu mengendarai sepedamotor Yamaha L2 Super tanpa plat nomor hendak menyetrum ikan. Asw kemudian mengadu kepada As tentang kata-kata kasar yang diutarakan Jumadi beberapa waktu lalu. Mendengar pengaduan Asw, As kemudian naik pitam lalu memukul korban menggunakan cangkul hingga terjatuh. Meski sempat bangun dan mencoba melawan, korban akhirnya tewas setelah As dan Asw secara bergantian memukuli korban menggunakan cangkul yang diberikan oleh AS. “Mayat korban dan sepedamotornya dimasukkan ke dalam parit. Pada 5 Juli dini hari jasad korban ditemukan warga dalam posisi telungkup,” kata Samosir. Ketiga tersangka kini mendekam di ruang tahanan Mapolsek Torgamba.“Tadi pagi kita jemput tujuh orang, dan tiga yang dijadikan tersangka. Kita akan segera lakukan olah TKP kasus ini,” kata Samosir. (c18)

Desa Mesjidlama Terbanyak Dapat BLSM MESJIDLAMA, Batubara (Waspada):Wargakategorimiskin di Desa Mesjidlama tercatat paling banyak mendapat jatah bantuan BLSM di antara 11 desa se Kec.Talawi. Pembayaran BLSM kepada 625 warga Mesjidlama di Kantor Pos Labuhanruku, Minggu (14/7) walau ramai berjalan tertib, lancar. Di antara penerima BLSM terlihat seorang nenek tua (foto) memakai tongkat sambil dituntun keluarganya.Walau letih ikut antre ternyata nenek tua berpakaian putih itu berwajah ceria setelah menggenggam uang Rp300.000, diterimanya. “Tolong nak carikan RBT, Odan ondak pulang,” ujarnya. Menurut pihak kantor Pos setempat, Senin (15/7), pembayaranBLSMterakhir untukwarga Sei Muka dengan jumlah penerima 422 orang, Selasa (16/7). Diperkirakan jumlah dana BLSM untuk kecamatan Talawi mencapai Rp1 miliar lebih. (a12)

Masyarakat Resah Upal Beredar Di T. Balai TANJUNGBALAI (Waspada): Masyarakat kembali menemukan uang palsu pecahan lima puluh ribu yang beredar di Kota Tanjungbalai. Salah seorang korbannya Sheila Sonia, pemilik toko buku di Jl. SM Raja, Tanjungbalai. Dia menemukan uang palsu di antara uang pecahan lima puluh ribu asli saat menyetorkannya ke bank. “Tadi waktu nyetor ke bank, petugas mengatakan uang ini palsu dan langsung mencoretnya dengan tanda silang agar tidak diedarkan lagi,” kata Sheila, yang mengaku kecewa dengan bebasnya peredaran uang palsu di sana. Wanita itu mengaku tidak tahu dari mana asal muasal uang itu karena banyak pelanggan berbelanja di toko miliknya. Dia pun tidak tahu bahwa uang itu palsu karena sangat mirip dengan aslinya. “Nyaris tak ada bedanya dengan asli, kalau diterawang ada gambarnya, terus pita yang diselipkan di uang juga ada, jadi aku tak menyangka

ini palsu,” tutur Sheila. Untuk meyakinkan dirinya apakah uang itu palsu atau asli, Sheila mencoba meminjam alat pengecek upal. Hasilnya, uang tersebut memantulkan cahaya saat disinari, dan itu tandanya uang palsu. “Kalau asli seperti ini, uangnya menyerap cahaya, terus ada tampilan jumlah nominal uangnya,” kata pemilik toko pakaian di Jl. SM Raja itu. Akibat temuan itu, Sheila merasa sangat dirugikan dengan temuan itu. Agar kejadian serupa tidak terulang, dia meminta agar pihak Kepolisian mengusut peredaran uang palsu di Kota Tanjungbalai. “Ini kejadian yang keempat kali saya alami,” pungkas Sheila. Beberapa bulan sebelumnya, dua tersangka Ri,20,Ru,25,ditangkappetugasPolsekTeluknibung, Polres Tanjungbalai, karena diduga membawa uang palsu (upal) senilai Rp12.500.000.Keduanya diringkus di kawasan Bondang, Kec. Airjoman, Kab. Asahan. (a32)

Jembatan Sei Rakyat Kembali Rusak RANTAUPRAPAT (Waspada): Jembatan Sei Rakyat, Kec. Panai Hulu, Kab. Labuhanbatu, sepanjang sekitar 225 meter yang baru dibangun setahun yang lalu, kini rel yang digunakan untuk landasan roda kendaraan mulai copot satu per satu. Kondisi yang baru terjadi beberapa bulan belakangan itu, diakui warga sangat menghawatirkan para pengendara yang melintas di atas jembatan pembelah sungai Barumun tersebut. Sebagaimana diungkapkan warga setempat, Syahrun Hasibuan, 65, jembatan penghubung Kecamatan PanaiTengah dan Panai Hilir di L.Batu itu kondisinya mulai memprihatinkan. “Padahal baru dibangun dari dana APBD Provinsi Sumut Desember 2012 lalu. Rel besi yang

dilas ke lantai jembatan sudah banyak yang lepas,” ungkapnya. Terlebih di musim hujan, lantai atas rel licin dan membahayakan kendaraan yang melintas. “Ban kendaraan bisa selip dan terpeleset akibat licinnya lantai jembatan, sehingga kita harus esktra hati-hati terlebih jembatan ini sangat tinggi dari permukaan sungai. Ini satu-satunya jembatan yang dipakai semua orang, termasuk anak sekolah,” ujarnya. Anggota DPRD L.Batu Hamdan Ritonga mengatakan, ada dugaan kerusakan dikarenakan pengerjaannya kurang maskimal. “Itulah, terkadang pemenang tender kurang memperhatikan kualitas proyek, sehingga cepat rusak,” ungkapnya. (a18)

Bantuan Pendidikan Dari Dana Zakat Diserahkan LIMAPULUH (Waspada): 74 Siswa SD, SMP, SLTA/sederajat dan mahasiswa yang berprestasi berasal dari keluarga kurang mampu, mendapat bantuan pendidikan bersumber dari dana zakat profesi (harta) pegawai negeri sipil dan masyarakat yang dihimpun melalui Badan Amil Zakat (BAZ) Kab. Batubara. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Batubara H OK Arya Zulkarnain, SH, MM di halaman kantor bupati setempat, Selasa (9/7). “Bantuan yang dikumpulkan setiap bulannya ini diharapkan dapat bermanfaat untuk keperluan anak didik di sekolah,” tukas OK Arya. Bantuan disalurkan sebesar Rp39.400.000,

dalam bentuk ratusan paket yang berisikan tas, buku, pensil dan pakaian seragam sekolah itu disalurkan untuk membantu masyarakat kurang mampu guna memicu semangat bagi anak-anak dalam menempuh pendidikan. Sedangkan BAZ sebagai wadah yang bertugas mengumpulkan dana zakat bertekad untuk terus mampu memberikan bantuan bagi warga para “mustahak” atau delapan golongan yang berhak menerima zakat sesuai anjuran Islam. Disalurkannyabantuanbagimasyarakatmaupun bentuk paket untuk anak sekolah tersebut, diharapkanagartidakadalagianakyangputussekolah hanya karena dihadapkan masalah biaya. (a13)

Wakil Bupati Buka Puasa Bersama Jamaah Tarikat

Waspada/Helmy Has

NENEK tua bertongkat salah seorang penerima BLSM di Talawi.

Memperkenalkan Tari Melayu, Simalungun Dan Batak Toba APPL AUS hangat dari penonton pada Pagelaran Seni Senggigi Fair 2013 di Senggigi Square Kawasan Wisata Senggigi Lombok Barat, awal Juli lalu, membuat dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dan Hj Fitra Laila Tigor Panusunan Siregar SpTHT (Bupati Labuhanbatu dan istri) berserta rombongan tersenyum sumringah. Betapa tidak, setiap usai tampil, tarian berupa etnis Melayu berjudul Nelayan, tarian etnis Simalungun berjudul Haruan Bolon dan tarian etnis Batak Toba berjudul Sigale-gale, oleh para penari remaja, disambut gemuruh tepuk tangan para penonton membahana. Tarian etnik itu sendiri merupakan hasil latihan secara simultan dan spartan dengan para penari yang diasuh oleh Ketua TP PKK L.Batu Hj Fitra Laila Tigor Panusunan Siregar SpPD. Selain tarian etnik, Fitra Laila juga getol melatih kaum ibu yang terdiri dari istri-istri para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah

Waspada/Rasudin Sihotang

SECARA kasat mata, nyaris tidak ada perbedaan antara uang asli (atas) dan palsu (bawah).

(SKPD) di jajaran Pemkab Labuhanbatu, memainkan alat musik jenis angklung. Kehadiran tim kesenian Pemkab L.Batu di Senggigi Fair 2013 itu juga membuat Bupati Lombok Barat DR H Zaini Arony M Pd menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Tigor Siregar dan rombongan. Zaini Arony berulangkali mengucapkan terima kasih kepada Tigor karena dari tempat yang jauh di Kab. L.Batu, Provsu, telah rela bercapek-capek berpartisipasi dalam even kesenian tingkat nasional dimaksud. Tigor siregar, Fitra Laila dan rombongan boleh lah berbangga hati karena tim kesenian dari L.Batu tampil panggung utama SenggigiSquaredihadapansekitar 500 penonton yang terdiri dari unsur masyarakat, unsur Pemprov Nusa Tenggara Barat, unsur Pemkab Lombok Barat dan wisatawan mancanegara. Tigor Siregar sendiri yang didaulat pembawa acara untuk menyampaikan sambutannya

pada malam kesenian itu memperkenalkan L.Batu dari aspek geografis, ekonomis, budaya dan kepariwisataan. Berkaitan dengan even tersebut, Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata L.Batu Drs H Sarimpunan Ritonga M Pd kepada wartawan menyampaikan, lawatan tim kesenian Pemkab L.Batu ke Lombok Barat tersebut bertujuan untuk memperkenalkan potensi seni budaya dan kepariwisataan L.Batu pada even tingkat nasional. Selain itu, juga untuk menarik minat dan perhatian dari masyarakat daerah lain pada tingkat nasional terhadap seni budaya dan kepariwisataan L.Batu. Dari keikutsertaan tim kesenian Pemkab L.Batu ke Festival Kesenian Senggigi Fair 2013 itu, ucap Sarimpunan, Dispora Budpar L.Batu akan mempelajari pencapaian yang baik dari apa yang telah diterapkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lombok Barat. (Armansyah Abdi)

PANAI TENGAH (Waspada): Wakil Bupati Labuhanbatu Suhari Pane S.IP melakukan buka puasa bersama dengan jamaah tarikat Parsulukan Nasabandiah, Dusun Lima Sungai Makmur, Desa SeiRakyat,Kec.PanaiTengah,Jumat(12/7)malam. Usai berbuka dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah, makan malam bersama, shalat Isya, Tarawih dan diakhiri dengan ceramah agama Islam yang disampaikan oleh Al Ustadz Drs Darmansyah Siagian, SAg. Kegiatan buka puasa bersama itu serangkaian dengan kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemkab Labuhanbatu ke Parsulukan tersebut. DalamkunjunganiniWakilBupatididampingi oleh Asisten Pamerintahan Drs H Sarbaini, Kadis Kehutanan dan Perkebunan Ir Jumingan, Kadis Perdagangan Perindustrian dan UKM Hamzah SH, Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang H

Mas Ud ST, Kabag Administrasi Kesra, Kasubag Humas Pimpinan, dan Kasubag POK Bagian Adm Binmas Setdakab Labuhanbatu. PadakesempatanituSuharijugamemberikan bantuan untuk kenaziran Tarikat Parsulukan Nasabandiah berupa uang tunai Rp6 juta, Alquran 4 buah, tafsir Alquran 1 buah, papan penanda waktu sholat 1 buah, buku Surat Yasin 30 buah, buku Khutbah 1 buah. Suhari dalam arahannya, mengajak semua pihak khususnya kenaziran parsulukan Nasabandiah yang ada di Labuhan Bilik untuk melakukan Gerakan Maghrib Mengaji. Seperti pada pertemuan sebelumnya, Suhari kali ini juga menyampaikan program Pemkab Labuhanbatu berupa peningkatan mutu pendidikan melalui program pendidikan gratis, pelayanan kesehatan gratis dan pelayanan pembuatan dokumen catatan sipil gratis. (c07)

PT Kuala Gunung Harus Beri Izin Lahan Untuk Akses LIMAPULUH (Waspada): Ketua KNPI Batubara Syafrizal mengatakan, PT Kuala Gunung harus memberikan izin penggunaan lahan perkebunannya untuk kepentingan pembangunan jalan akses menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batubara. “Rumah Sakit merupakan salah satu Indikator penting dalam upaya mewujudkan kesejahteraan warga. Sebagai perusahaan perkebunan yang berlokasi di Batubara, PT Kuala Gunung harus ikut bertanggung dalam upaya peningkatan kesejahteraan warga daerah ini”. “Sehingga tidak ada alasan bagi manajemen perusahaan ini untuk tidak memberikan izin penggunaan sebahagian kecil lahannya untuk kepentingan jalan akses ke RSUD Batubara,” ujar Syafrizal menjawab Waspada di Limapuluh, Minggu (14/7), seputar unjukrasa damai ratusan pemuda Batubara ke Kantor PT Kuala Gunung di Desa Perkebunan Kuala Gunung, Kec. Limapuluh Jumat (12/7). Rizal, panggilan akrabnya, mengatakan, Pemkab Batubara telah membangun satu unit RSUD yang berlokasi di tengah areal perkebunan Kuala Gunung.

LahannyapunmerupakanhibahdariPTKuala Gunung. Namun, RSUD yang telah dibangun itu tidak akan mendatangkan manfaat besar jika jalan akses menuju kesini tidak memadai. (c04)

Pembuatan Dua Saluran Drainase Di Tg Tiram TG.TIRAM (Waspada): Dua proyek pembuatan saluran drainase dialokasikan APBD Batubara 2013 sumber dana BDB Provsu di Tanjungtiram dengan pagu masing-masing Rp300 juta. Saat ini, proyek saluran drainase di Desa Sukamaju 1 paket sedang dikerjakan persis di pinggir jalan besar depan tanah wakaf/pekuburan Simpang Empat - Suka maju. Dan satu lagi pembuatan saluran/drainase di Desa Ujungkubu sebagai upaya memperlancar jalan air parit. Menurut warga, pembuatan saluran/ drainase sekitarTanjungtiram sudah banyak tetapi tidak berfungsi, saluran tumpat akibat teknis pembuatan asal-asalan. (a12)

Waspada,selasa 16 juli 2013