Page 10

Sumatera Utara

B2

WASPADA Sabtu 13 Oktober 2018

Ditemukan Tewas Di Kolam

WASPADA

STABAT (Waspada): Kliwon, 57, warga Desa Sukadamai, Kec. Hinai, Kab. Langkat ditemukan warga tewas mengapung di kolam bekas pembuatan batubata tidak jauh dari kediamannya, Kamis (11/10). Informasi diperoleh Waspada dari Kapolsek Hinai melalui Kanit Reskrim Ipda Nelson Manurung, Jumat (12/10), tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Kliwon sudah dua hari tidak pulang dan selama ini yang bersangkutan menderita penyakit epilepsi. ‘’Penyakit korban diduga kambuh dan terpeleset di kolam hingga ditemukan warga tewas,’’ ujar Nelson seraya menambahkan jenazah telah dikebumikan. (a03/B)

Pemimpin Umum Dr. Hj. Rayati Syafrin Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab H. Prabudi Said Wakil Pemimpin Umum/Wapemred H. Teruna Jasa Said Wakil Penanggung Jawab H. Sofyan Harahap

8 Wanita Terjaring Razia

Waspada/Bustami Chie Pit/B

PETUGAS Damkar melakukan pemeriksaan di puing-puing rumah yang hangus terbakar di Jl. Cipto, Kisaran.

Rumah Terbakar, Dua Mobil Hangus KISARAN (Waspada): Satu rumah dan dua mobil terbakar di Jl. Cipto, Kisaran, Jumat (12/10). Dugaan awal, kebakaran disebabkan korsleting listrik. Informasi dihimpun Waspada di lapangan, rumah itu milik Adi Simanjuntak, 32. Awalnya, warga melihat kepulan asap keluar dari celah ventilasi dan atap rumah. Kemuidian, warga sekitar bersama petugas berusaha mendobrak pintu dan menyelamatkan penghuni rumah, Melisa, 32, (istri Adi Simanjuntak), bersama tiga anak, dan

seorang asisten rumah tangga. Masyarakat juga berhasil menyelamatkan satu sepedamotor, Namun karena api membesar, dua mobil (Pajero dan Honda CRV) hangus terbakar. Sementara itu, 7 unit Damkar segera tiba di lokasi. Api dengan cepat dapat dipadamkan sehingga tidak menjalar ke bangunan lain. Namun rumah

beserta isinya musnah terbakar. “Kebakaran diduga karena korsleting listrik sekitar pukul 14:06. Warga langsung menelepon petugas pemadam kebakaran. Saat terlihat kepulan asap hitam, masyarakat langsung mendobrak pintu untuk menyelamatkan penghuninya,” jelas saksi mata, Ju Tian. Sedangkan Kasi Pencegahan Kebakaran Sat Pol PP Kab. Asahan Lamgok Siahaan menuturkan untuk memadamkan api, pihaknya menurunkan 7

unit pemadam yang dibantu dari armada Pulo Raja dan Bagan Asahan. “Akhirnya api dapat kita padamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelas Lamgok. Kapolsek Kota Kisaran Iptu Rianto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyidikan dalam kasus ini. “Kita belum bisa pastikan penyebab kebakaran, karena masih dalam penyelidikan,” jelas Rianto.(a15/a31/I)

Tim Penilai Kecamatan Kunjungi Sosa SOSA (Waspada): Tim Penilai Kecamatan terbaik tingkat Provinsi Sumatera Utara yang dipimpin Koni Ismail Siregar melakukan kunjungan ke Kecamatan Sosa, Kamis (11/10). Wakil Bupati Padabglawas drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt, MM, MSi mengatakan, kecamatan Sosa sejak tahun 1945, saat camat Abdul Rauf, hingga sekarang Asnan Lubis merupakan camat yang ke-22. “Kami optimis bisa mendapatkan juara kecamatan terbaik tingkat Sumatera Utara, karena kami sudah bersiap dalam penilaian ini dan masyarakat menyambut antusias,” kata Wabup drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt, MM, MSi. Masyarakat Kecamatan Sosa dikenal dengan kekompakan masyarakatnya, juga berhasil meraih berbagai prestasi dan

inovasi, termasuk juara terbaik pencapaian PAD dan PBB tingkat Kabupaten Padanglawas. Dari tahun ke tahun tingkat pelayanan di kantor Camat

Sosa terus diperbaiki. Sehingga pelayanan pemerintahan di kecamatan Sosa semakin baik. Camat Sosa Asnan Lubis menyampaikan, visi kecamatan

Waspada/Idaham butar butar

WABUP Padanglawas, drg. Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt, MM, MSi, memberi sambutan saat kunjungan tim penilaian kecamatan terbaik pemprovsu, Kamis (11/10).

Sosa adalah terwujudnya Kecamatan Sosa yang beriman, cerdas, sehat sejahtera dan berbudaya sesuai dengan visi misi Pemkab Padanglawas. Kemudian, mewujudkan standar pelayanan publik prima dan mutu pelayanan publik terus ditingkatkan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kecamatan Sosa terdiri atas 39 desa, dengan jumlah penduduk 33.320 jiwa dan luas wilayah, 633,80 km2. Namun peningkatan pelayanan publik akan terus ditingkatkan dengan harapan akan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sementara Ketua Tim Penilai Kecamatan Provinsi Sumut Drs. Koni Ismail Siregar menyampaikan terimakasih atas sambutan yang sangat luar biasa dari masyarakat Kecamatan Sosa. (a33/B)

BRI Kotapinang Serahkan Hadiah Simpedes

Koramil 08 Galang Dana SIBUHUAN (Waspada): Personel Koramil 08/Barumun dipimpin Danramil Kapten Inf Fahri Batubara diwakili Peltu Aspan Rangkuti menggalang dana dan doa bersama jamaah Masjid Jami’ Annur Sibuhuan untuk korban bencana alam Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Selasa (9/10). Acara yang berlangsung usai shalat zuhur berjamaah itu sangat menyentuh hati para jamaah. Bahkan saat doa dan zikir dilantunkan al ustadz Serka Ansor Harahap, tidak sedikit jamaah yang berurai air mata. Danramil 08/Barumun Kapten Inf Fahri Batubara diwakili Peltu Aspan Rangkuti mengatakan, bantuan yang terkumpul dari jamaah akan diserahkan ke Kodim 0212/ TS untuk diteruskan ke Korem dan Kodam. Kegiatan serupa dilakukan di seluruh Koramil di jajaran Kodim 0212/TS. Koramil 08/Barumun berhasil menghimpun dana untuk korban bencana Sulteng dari jamaah Masjid Jami’ Annur Sibuhuan senilai Rp3 juta lebih.(a33/B)

Waspada/Ist

KORAMIL 08/Barumun menggelar doa dan menggalang dana di Masjid Jami’ Annur Sibuhuan, Selasa (9/10).

KOTAPINANG (Waspada): Sudah menjadi kebiasaan Bank BRI membagikan sejumlah hadiah menarik bagi para nasabahnya. Setiap enam bulan sekali diadakan pengundian Panen Hadiah Simpedes. Satu unit mobil Daihatsu Great New Xenia S XTD diraih Firman Manalu, warga Cikampak, Kec. Torgamba, Kab. Labusel pada penarikan undian Panen Hadiah Simpedes periode 1 Maret-31 Agustus 2018 yang digelar kantor cabang BRI Kotapinang di BRI Unit Teluk Panji, Jl. Besar Sidodadi, Kec.Torgamba, Kab. Labusel, baru-baru ini. Darwis Muhammad, Pimpinan BRI Kantor Cabang Kotapinang menjelaskan, pengundian hadiah ini merupakan wujud rasa terimakasih kepada nasabah yang telah membuka rekening di BRI. Beliau mengapresiasi kepercayaan masyarakat Kab. Labusel yang cukup

tinggi kepada BRI. Darwis melanjutkan, penarikan undian pemenang dilakukan menggunakan perangkat elektronik yang masih tersegel. Menurutnya,carasepertiiniuntuk

transparansi serta memberi penegasan tidak ada manipulasi dalam penentuan pemenang. “Pembukaan segel dan pengundian dilakukan langsung di hadapan para nasabah dan

Waspada/Deni Daulay/B

PIMPINAN BRI Cabang Kotapinang Darwis Muhammad menyerahkan secara simbolis kunci mobil Daihatsu Great New Xenia kepada nasabah diwakili Kepala Unit BRI Cikampak Betty Maria, baru-baru ini.

disaksikan Dinas Sosial Provsu diwakili Suprapto, Kapolsek Torgamba, Danramil, notaris bersama sejumlah masyarakat yang turut menyaksikan pengundian ini,” katanya. Dalam acara itu, BRI Kanca Kotapinang turut mempromosikan fasilitas berupa Customer Relationship Management (CRM), yang bertujuan memudahkan para nasabah untuk tetap dapat menabung, meski pada hari libur melalui ATM. Selain itu, ada juga kartu Brizzi buat transaksi belanja secara digital yang berfungsi sebagai pengganti uang tunai. Sejumlah hadiah menarik pada pengundian periode 1 tahun 2018 ini juga dibagikan berupa 6 unit mesin cuci, 5 unit kulkas 2 pintu, 4 unit TV LED 43 inch, 9 unit sepedamotor Suzuki Address, 2 unit sepedamotor Suzuki Satria FU150 dan grandprize1mobilDaihatsuGreat New Xenia X STD.(c18/B)

BESITANG (Waspada): Delapan wanita yang diduga berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) bersama dua pria diamankan Polsek Besitang dalam suatu razia di rumah kos-kosan, Dusun II, Bukit Harapan, Desa Bukit Selamat, Kec. Besitang, Selasa (9/10). Saat dirazia, salah seorang wanita, D, 18, warga Kec. Gebang, ditemukan sedang berduaan dengan seorang lelaki berinisial, O, warga Kota Langsa. Para wanita ini terjaring dari tiga lokasi terpisah di rumah kos-kosan. Informasi diperokeh Waspada dari Kanit Reskrim Ipda Martin Ginting, seorang wanita merupakan warga Gebang dan satunya lagi warga Kisaran, Kab. Asahan. Sementata, enam orang wanita yang diduga PSK ini adalah warga Aceh. Delapan wanita tersebut langsung digelandang ke Mapolsek. Kapolsek Besitang AKP MI Saragih mengatakan, masalah ini sudah disampaikan kepada Dinas Sosial Langkat. “Saya sudah sampaikan ke Dinas Sosial melalui telepon, tapi katanya mereka tidak ada dana untuk mengirim para wanita ini ke panti rehabilitasi di Berastagi,” ujarnya seraya menambahkan, pihaknya sudah tujuh kali melakukan penangkapan terhadap para PSK. Sebagai penyidik, pihaknya hanya mempunyai kewenangan untuk memproses selama 1 x 24 jam. Setelah itu, jika tidak ada upaya dari Dinsos untuk mengirim mereka ke panti rehabilitasi, maka para wanita ini harus dibebaskan.(a02/C)

Baznas DS Salurkan Bantuan BERINGIN (Waspada): Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Deliserdang menyalurkan bantuan kepada 100 fakir miskin di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Selasa (9/10). Pengurus Baznas Deliserdang Mujahiduddin mengatakan, penyaluran bantuan kepada fakir miskin dilakukan guna menindaklanjuti program pemerintah. Dalam hal ini, zakat yang diserahkan merupakan hasil Infaq/Sadaqah para Aparatur Sipil Negara (ASN) beragama Islam di Kabupaten Deliserdang. Penyaluran bantuan ini dilakukan ke seluruh kecamatan di Kabupaten Deliserdang. Hingga saat ini, bantuan tersebut sudah disalurkan di 8 kecamatan. Masing-masing menerima bantuan Rp300.000. Sekretaris Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Deliserdang Budi Iswan Sinaga yang turut mendampingi pengurus Baznas mengajak seluruh ASN beragama Islam se-Kabupaten Deliserdang untuk terus berinfaq di jalan Allah dengan menyisihkan sebagian rezekinya. Penyaluran bantuan berlangsung sederhana di aula kantor Camat Beringin. (a06/B)

Waspada/Ist

PENGURUS Baznas Deliserdang, Sekretaris Dinas Perkim, Sekcam Beringin bersama perwakilan fakir miskin usai penyerahan bantuan, di aula kantor Camat Beringin, Selasa (9/10).

MTQN Pelajar Dibuka LANGKAT (Waspada): Kadis P dan P Kab. Langkat Drs. Syaiful Abdi, SH, SE, MPd membuka MTQN tingkat pelajar SD dan SMP se wilayah Teluk Aru di lapangan voli kantor Camat Gebang, Rabu (10/10). Turut hadir Camat Gebang Dra. Tuty Hendarsih, DanRamil 12/Gebang Kapten Hendro, Kapolsek Gebang diwakili, UPT Gebang, Ka KUA Gebang, para Kepala SD , SMP dan Dewan Hakim serta peserta MTQN. Kadis P dan P Langkat Drs. Syaiful Abdi menyambut baik dan memberikan apresiasi atas kegiatan MTQN ini. Menurutnya, program kerja Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat tidak terlepas dari literisasi “Iqro” (membaca) dan anggarannya untuk kegiatan religius ini mencapai Rp150 juta. Ketua Panitia Drs. Nawawi melaporkan kegiatan itu diikuti 60 peserta terdiri dari tingkat SD 35 orang dan tingkat SMP 25 orang. Dalam acara itu, juga digelar doa bersama bagi para korban tsunami dan gempa Palu Sulteng. Kemudian dilakukan penggalangan dana yang dikoordinir Koramil 12 Gebang.(c01/B)

Nyaris Tewas Dihajar Massa SERGAI (Waspada): K alias Noi, 35, warga Kec. Perbaungan, Kab. Sergai nyaris tewas dihajar massa. Pasalnya, K kedapatan mencuri sepedamotor Honda Supra X 125 BK 4423 MV milik Joko Prayetno, 30, warga Desa Pematang Tatal, Kec. Perbaungan Kab. Sergai, Senin (8/10) malam. Informasi diperoleh Waspada di Polsek Perbaungan, Selasa (9/10), sebelum peristiwa tersebut terjadi, korban memarkirkan sepedamotornya di teras depan. Tidak lama kemudian, korban melihat sepedamotornya hendak dibawa kabur pelaku. Kanit Reskrim Polsek Perbaungan Ipda M Tambunan membenarkan adanya seorang laki-laki diduga sebagai pelaku pencurian sepedamotor diamankan masyarakat.(cam/B)

Akibat Titi Kayu Lapuk Dan Sempit

Sudah Tiga Jenazah Nyaris Jatuh Ke Saluran Limbah TANJUNGTIRAM (Waspada): Kondisi titi kayu di Gg. Tebu, DusunVI, Desa Suka Maju, Kec. Tanjungtiram, Kab. Batubara kian memprihatinkan. Sudah puluhan tahun warga setempat menantikan kebijakan Pemkab Batubara memperbaiki titi yang sempit dan lapuk akibat dimakan usia itu. Titi kayu tersebut merupakan satu-satunya akses bagi masyarakat untuk keluar dan masuk ke pemukiman mereka di Gg. Tebu, Dusun VI. Kondisi titi yang memprihatinkan itu sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Bahkan, ketika ada warga yang meninggal dunia, masyarakat

mengalami kesulitan saat melakukan prosesi pemakanannya. Tercatat sudah tiga kali jenazah yang dibawa dengan keranda, nyaris jatuh ke saluran limbah di bawah titi. Hingga Selasa (9/10), kondisi titi kayu yang dibangun warga terlihat semakin lapuk. Warga sudah berulangkali mengajukan usul perbaikan titi ke pemerintahan desa, namun tidak ada realisasinya. “Setahu saya, titi kayu di Gg. Tebu ini satu-satunya yang tersisa. Sedangkan gang atau jalan lain sudah dibangun rabat beton,” ujar Gimin, warga setempat dengan nada kesal. Menurut Gimin, masyara-

kat sangat berharap pemerintah daerah segera membangun titi kayu tersebut dengan infrastruktur yang lebih layak. Sehingga masyarakat dengan mudah melaksanakan aktivitas sehari-hari. Dan, tidak sulit lagi membawa jenazah menuju tempat pemakaman. “Beginilah kondisi titi kayu yang sudah lapuk dan sempit. Lebarnya hanya seukuran lebar tiga keping papan. Sedangkan panjangnya sekitar 30 meter. Warga yang melintas di titi tersebut harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh ke saluran l i m b a h ,” t a m b a h w a r g a lainnya.(a13/B)

Waspada/Iwan Has/B

KONDISI titi kayu di Gg. Tebu, Desa Suka Maju, Kec. Tanjungtiram, Batubara sangat memprihatinkan.

Waspada, Sabtu 13 Oktober 2018  

waspada daily

Waspada, Sabtu 13 Oktober 2018  

waspada daily

Advertisement