Issuu on Google+

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

http://epaper.waspadamedan.com

Waspada/Mursal AI

Dahniar, 56, dan cucunya Assyifa, 7 tahun.

Liburan Sang Cucu Berujung Duka BENDERA Merah terpacak di depan rumah di Jl. Bhayangkara No. 424 Kec. Medan Tembung. Silih berganti sanak famili dan tetangga datang ke rumah itu menyampaikan duka cita, meski jenazahnya belum tiba. Dia adalah korban Bus ALS yang terbalik di Aeklatong Kab. Tapsel, Dahniar, 56, dan cucunya Assyifa, 7 tahun. Kasur lengkap bersama bantalnya sudah tertata rapi di ruang tamu menanti kedatangan jenazah. Jumat (24/6) kemarin menjadi pertemuan terakhir bagi keluarga Dahniar dan Asyifa di terminal PT ALS Jl. SM Raja Medan. Dahniar tidak sendirian pergi ke Pariaman Sumbar, melainkan dengan suaminya Sudirman, 61, dan kedua cucunya, Asyifa dan Lisa, 10. Namun, meski perginya berempat, maut hanya menjemput Dahniar dan Assyifa. Lanjut ke hal A2 kol. 6

Waspada/Sukri Falah Harahap

PETUGAS kesehatan di RSUD Sipirok membantu indentifikasi korban tewas, Minggu (26/6).

SENIN, Legi, 27 Juni 2011/25 Rajab 1432 H

No: 23550 Tahun Ke-65

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947 Pendiri : H. Mohd. Said (1905 - 1995) Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) ISSN: 0215-3017

Terbit 24 Halaman (A1-8, B1-8, C1-8)

Harga Eceran: Rp2.500,-

Kantor PT. ALS Medan Diserbu Keluarga Korban MEDAN (Waspada): Puluhan keluarga korban bus ALS yang terjung ke telaga Aek Latong Kab. Tapsel mendatangi dan menelefon terminal bus di Jl. SM. Raja Medan, Minggu (26/6), untuk memastikan kondisi keluarga mereka. Salah satunya M. Simanjuntak, 47, warga Jl. SM Raja Medan yang menanyakan keponakannya Ade, 18, kepada pihak ALS. “Kemenakan saya itu namanya Ade, dia selamat. Bapaknya yang menelefon saya, memberitahu kalau mobil ALS terbalik di Aeklatong. Dia mau ke Bengkulu. Dia selamat karena waktu melewati daerah itu dia turun, makanya bisa selamat, seluruh pembiayaan dan barang yang ikut jatuh ditanggung jawabi,” kata Simanjuntak. Humas PT ALS Alwi Matondang mengakui banyak pihak keluarga menelefon kantor PT. ALS Jl. SM. Raja Medan ini. “Banyak kali yang menelefon dan mendatangi kita. Ada yang mengaku keluarga korban dan langganan kita. Namun, sampai saat ini kita Lanjut ke hal A2 kol. 3

Waspada/Sukri Falah Harahap

BUS ALS masih terbenam di kubangan air di pinggir Jalinsum Aek Latong. Upaya evakuasi masih terus dilakukan karena diperkirakan 5 korban tewas masih berada di dalam bus, dengan posisi terjepit, Minggu (26/6).

Aek Latong Makan Korban, 14 Tewas

SIPIROK (Waspada): Telaga Aek Latong, Sipirok, Kab. Tapanuli Selatan, Minggu (26/6) dinihari sekitar pukul 03:00, mengambil korban jiwa. Satu bus ALS ( Antar Lintas Sumatera) BK 7088 DL nomor pintu 90, jurusan MedanBengkulu, masuk ke telaga air

Aek Latong berkedalaman 7 meter. Dalam peristiwa itu, 14 orang tewas dan berhasil di-

evakuasi. Diperkirakan masih ada 5 orang lagi belum bisa dievakuasi karena korban berada di bagian belakang bus yang masih terbenam. Informasi dihimpun Waspada, bus ALS itu berangkat dari Medan menuju Bengkulu, Jumat (24/6) pukul 15:00. Pe-

numpang dari loket sebanyak 52 orang dewasa dan anakanak berikut dua orang sopir dan dua kernet. Di sepanjang jalan dari Medan ke Sipirok, masih banyak penumpang yang naik di tengah jalan. Sehingga penumpang bus itu diperkirakan

60 orang,ditambah barangbarang bawaan penumpang. Setibanya di Desa Bulu Payung, Kec. Sipirok, Kab. Tapsel, bus mengalami kerusakan pada koglahar, dan menjalani perbaikan hampir 12 jam di dekat pondok tukang tambal ban. Setelah ditangani montir

dan kerusakan berhasil diperbaiki sekitar pukul 02:30 pada Minggu (26/6) dini hari, perjalanan menuju Bengkulu kembali dilanjutkan. Namun baru sekitar 15 kilometer atau setibanya di jalan negara Aek Latong, bus kembali menunjukkan tanda-tanda kerusakan

pada bagian setir.Namun, perjalanan diteruskan. Menjelang tanjakan curam di ujung jalan negara yang rusak parah itu, sopir dan kernet meminta para penumpang turun. Diperkirakan bus tersebut tidak bisa menanjak dengan muatan berat.

Sebagain besar penumpang turun, tetapi para orang tua serta anak-anak yang tertidur lelap tetap berada di atas bus. Begitu sopir memacu pedal gas menaiki tanjakan licin Lanjut ke hal A2 kol. 2

Penumpang Tewas Yang Dievakuasi Maulida, 20, Eka Santy, Putri Balqis warga Jalan Bunga Raya, Medan Sunggal. Desi, 30, Yuni, 9, Dimas 3 warga Gang Pajak Tasbih, Pasar III Tembung. Dahniar, 56, Assifa Azzahra, 7 warga Kelurahan Indra Kasih, Kec. Medan Tembung. Riki Anugrah, 1 belum diketahui alamatnya, Husni Amalia, 9, Kumala Sari 11, Rohana warga Bengkulu. Trisnawati, 55, warga Bandar Selamat Tembung Dedi yang belum diketahui alamatnya.

Agoi Among... Waspada/Hamdani

BBM jenis solar juga langka di sejumlah SPBU di Kota Medan, salah satunya di SPBU Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (26/6).

Giliran SPBU Di Medan Langka BBM MEDAN (Waspada): Sejumlah SPBU di Medan mengalami kekosongan BBM bersubsidi (premium dan solar) sejak dua hari belakangan ini. Hal ini terjadi pada SPBU Kec. Medan Labuhan, SPBU Jl. Karya Jasa dan Jl. Sempakata. Menanggapi kekosongan ini, Humas Pertamina Pemasaran Region I Fitri Erika menuturkan, kekosongan pada 88 SPBU di Medan karena adanya peningkatan konsumsi dan jeda beberapa jam karena menunggu pengiriman mobil tanki. “Stok di terminal Medan grup dalam jumlah yang cukup. Pertamina tidak mengurangi pasokan, justru ditam-

bah dengan kondisi kebutuhan yang ada, tetapi SPBU Jl. Karya Jasa dan Jl. Sempakata memang dihentikan suplai solar karena skorsing,” kata Erika kepada Waspada, Minggu (26/6) malam. Malahan, katanya, penyaluran BBM jenis premium di terminal BBM Medan grup untuk Sabtu (25/6) sebanyak 3200 KL, atau over dari 2.900 KL. Sedangkan untuk solar, realisasinya tetap 2900 KL. “Jadi kekosongan SPBU lebih pada menunggu proses pengiriman saja, karena realisasi BBM melebihi angka normal harian,” katanya. Dia menambahkan, sejak Jumat lalu, untuk wilayah Me-

dan dan beberapa daerah lainnya penjadwalan penyaluran sudah ditambah. “Jadi tidak ada kendala pertamina. Erika kembali mengimbau, demi menjaga BBM bersubsidi tidak over kuota dan tepat sasaran, masyarakat umum agar segera melaporkan apabila terjadi indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi. “Kita selalu mengimbau kepada industri, kontraktor, kapal asing, kapal spesial kargo, mobil mewah untuk menggunakan BBM non subsidi, karena BBM subsidi hanya untuk sektor transportasi, usaha kecil, pelayanan umum dan nelayan,” imbuhnya. (h02)

HUJAN gerimis di Aeklatong, Kab. Tapanuli Selatan, menambah sulitnya kendaraan melewati ruas jalan tersebut. Apalagi bus penumpang umum dan truk. Permukaan badan jalan cuma tanah, yang jika hujan licin dan kalau kemarau berdebu serta curam. Saat Waspada, Sabtu (25/6) malam melintasi ruas jalan itu menuju Medan, satu bus tujuan Pekanbaru dari Medan terpaksa menurunkan penumpangnya puluhan orang. Untungnya, satu unit alat berat dan dibantu warga sekitarnya membantu bus tersebut naik melewati tanjakan terjal sekira 300 meter menuju Sipirok dari Kota Medan. Ketika ditanya, seorang penumpang, Lamria Hutapea, 52, yang menggendong cucunya terlihat lelah berjalan kaki menaiki tanjakan terjal dan licin, ‘’agoi among (aduh bapak lelahnya)’’ ujar seorang perempuan tua yang berpakain lusuh itu. Sopir Bus PMH, M Sinaga, 45, mengaku sudah kewalahan memilah ruas jalan yang akan dilalui busnya. Namun, upayanya tak kunjung mendapat nasib mujur. ’’Seluruh jalan sudah berlumpur,’’ ungkapnya. Dia terpaksa merogoh kantongnya untuk uang jasa tarik busnya yang terperosok ke lumpur jalan dari alat berat yang stand by (Disediakan oleh pemerintah) dan dari bantuan warga. Sulitnya melintasi ruas jalan tersebut mengakibatkan menipisnya kepercayaan warga Tabagsel terhadap pemerintah.Padahal dari data yang diperoleh sejak akhir 2007, kondisi jalan nasional di Sumut hanya sepanjang 404.14 kilometer dalam keadaan baik 19.26 persen. Lanjut ke hal A2 kol. 1

Solar Langka, Nelayan Belawan Tak Melaut BELAWAN ( Waspada): Dampak kelangkaan BBM jenis solar, nelayan skala kecil di Belawan kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak tersebut. Akibatnya sejumlah nelayan terpaksa menambatkan kapalnya pada sejumlah dermaga yang terdapat di sepanjang Sungai Deli dan dermaga sepanjang pantai Belawan. Di Kecamatan Medan Belawan dan sekitarnya terdapat lima solar pocket dealer nelayan (SPDN), yakni SPDN AKR Jalan Young Panah Hijau Kel. Labuhan Deli, SPDN AKR Jalan Hiu Kel Belawan Bahagia, SPDN AKR Kel Belawan Baha-

ri, SPDN Pertamina TPI Bagan Deli dan SPDN Pertamina Gabion, Belawan. Ratusan ton solar setiap minggu disalurkan PT Pertamina dan AKR kepada lima SPDN tersebut yang jika dilihat dari jumlahnya minyak tersebut cukup memenuhi kebutuhan nelayan skala kecil Belawan. “Tapi, belakangan ini nelayan tetap kesulitan mendapatkan solar, sehingga kami sudah sepekan menambatkan kapal karena tidak dapat minyak untuk mencari ikan,” ucap Herlander Siregar, 41, Lanjut ke hal A2 kol. 6

Tewas Setelah Berjoget

LENTERA Tahni’ah Bupati Madina

Membangun Clean Society Oleh: Prof Dr Syahrin Harahap, MA ADALAH mengejutkan saya ketika orangtuanya Dr. H. Maslin Batubara menceritakan bahwa ketika akan mendaftar menjadi calon bupati Madina Pak Hidayat diminta menjelaskan kepada KPU bahwa “dalam pencalonan ia memiliki sponsor, akan tetapi sponsornya adalah orangtuanya sendiri”. Akan bagaimana sponsor itu diperankan? Pak Maslin mengatakan pada anaknya: “Jika nanti Engkau jadi Bupati, Lanjut ke hal A2 kol. 6

Waspada/ Rustam Effendi

PULUHAN jerigen nelayan harus antre di SPDN TPI Bagan Deli untuk mendapatkan solar, kemarin.

Waspada/Abdul Hakim

Kambing Bermata Tiga Di Langkat STABAT (Waspada) : Seekor kambing betina bermata tiga dan berhidung dua serta memiliki lidah dua (foto) lahir di Dusun V, Desa Aracondong Stabat, Kab. Langkat. Anak kambing berbulu putih milik Sofyan itu lahir 23 Juni silam sekira pukul 11:00. Lanjut ke hal A2 kol. 1

MEDAN (Waspada): Bripka BS, 37, Provost Polsek Percutseituan tewas di diskotik Super Jl. Nibung I, Medan Petisah, Minggu (26/6) dinihari. Korban tewas setelah berjoget sambil mengacung-acungkan pistol. Informasi Waspada di lapangan, BS penduduk Asrama Polisi (Aspol) Percutseituan datang ke diskotik pukul 02:15, dan memesan satu botol air mineral, dua botol minuman suplemen. Setelah itu, kata sumber, BS yang memakai pakaian preman terus berjoget dengan alunan musik. ‘’ Dia bersemangat berjoget sambil mengacungkan senjata api ke atas,’’ kata sumber. Lanjut ke hal A2 kol. 1

Ada-ada Saja

Anjing Terjelek Di Dunia RAMBUTNYA yang pendek, lidahnya yang menjulur serta bulu kaki yang jarang membuat anjing ini punya modal cukup untuk dijuluki anjing paling jelek, dalam kontes Anjing Terjelek Di Dunia yang diadakan di California. Anjing bernama Yoda ini, merupakan anjing hasil kawin silang dari ras Jambul China dan Cihuahua. Dan ia dinobatkan menjadi anjing terjelek di dunia, Jumat lalu, pada kontes ke-23 Sonoma Marin Fair. Pemiliknya, Nicole Schumacher, mengaku menemukan anjing seberat 2 pon itu Lanjut ke hal A2 kol. 3

Seramp ang erampang Waspada/Rasuding Sihotang

TERJEBAK MACAT: Jalinsum Medan-Kisaran di Km. 112-113, Desa Tanah Gambus, Kec. Limapuluh, Kab. Batubara, macet total sekitar dua kilometer akibat tergulingnya truk kontainer di bahu jalan, Minggu (26/6) sekira pukul 17:30. Sampai foto ini dikirimkan pukul 20:00, ratusan kendaraan masih terjebak macet dari kedua arah.

- Tolong Aek Latong - He...he...he...


Syamsul Kian Membaik JAKARTA (Waspada) : Sebulan menjalani perawatan berbagai penyakit, kondisi kesehatan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) nonaktif H Syamsul Arifin SE yang berstatus pembataran oleh majelis hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipkior) kian membaik dan mantan Bupati Kabupaten Langkat inipun mulai dibesuk para keluarga dan sahabatnya. Sejak dipindahkan dari RS Jantung Harapan Kita ke Lanjut ke hal A2 kol 4

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947 Pendiri : H. Mohd. Said (1905 - 1995) Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) ISSN: 0215-3017

http://epaper.waspadamedan.com

SENIN, Legi, 27 Juni 2011/25 Rajab 1432 H z No: 23550 * Tahun Ke-65

Terbit 24 Halaman (A1-8, B1-8, C1-8) z zHarga Eceran: Rp 2.500,-

ALS Masuk Telaga Aek Latong, 14 Tewas

5 Lagi Belum Terevakuasi

SIPIROK (Waspada): Bus antar kota antar provinsi (AKAP) PT Antar Lintas Sumatera (ALS) jurusan Medan-Bengkulu BK 7088 DL dan nomor pintu 90 terjun ke telaga air sedalam 7 meter dari pingir jalan negara Aek Latong, Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Minggu (26/6) pukul 03:00. Dalam kejadian itu belasan penumpang bus tewas, dan hingga pukul 14:30 sudah 14 korban tewas dievakuasi. Diperkirakan masih 5 korban belum terevakuasi karena berada di bagian belakang bus yang masih terbenam.

Informasi dihimpun Waspada, bus ALS itu berangkat dari Kota Medan menuju Bengkulu, Jumat (24/6) pukul 15:00. Penumpang dari loket 52 orang dewasa dan anakanak berikut dua sopir dan dua kernet.

Nama-nama Yang Berhasil Dievakuasi Adapun penumpang tewas yang berhasil dievakuasi hingga Minggu (26/6) pukul 16:00 adalah: Maulida, 20, Eka Santy, Putri Balqis, warga Jalan Bunga Raya, Medan Sunggal. Desi, 30, Yuni, 9, Dimas 3, warga Gang Pajak Tasbih, Pasar III Tembung. Dahniar, 56, Assifa Azzahra, 7, warga Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung. Riki Anugrah, 1 belum diketahui alamatnya, Husni Amalia, 9, Kumala Sari 11, dan Rohana, warga Bengkulu. Trisnawati, 55, warga Bandar Selamat Tembung dan Dedi yang belum diketahui alamatnya. (a27)

Di sepanjang jalan dari Medan ke Sipirok, masih banyak penumpang yang naik di tengah jalan. Sehingga penumpang bus itu diperkirakan 60 dan sarat muatan berupa barang-barang bawaan penumpang. Setibanya di Desa Bulu Payung,Kec.Sipirok,Kab.Tapsel,bus mengalami kerusakan pada koglahar dan terpaksa menjalani perbaikan hampir 12 jam dekat pondok tukang tambal ban. Setelah ditangani montir dan kerusakan berhasil diperbaiki sekitar pukul 02:30, Lanjut ke hal A2 kol 2 Waspada/Sukri Falah Harahap

BANGKAI Bus ALS rute MedanBengkulu di sebuah telaga di kawasan Aek Latong, Sipirok, Tapanuli Selatan, Minggu (26/ 6) saat akan dievakuasi dengan menggunakan alat berat.

PT. ALS Medan Didatangi Puluhan Keluarga Korban

Waspada/Mursal AI

DAHNIAR

ASSYIFA

Liburan Sang Cucu Berujung Duka

BENDERA Merah terpacak di depan rumah di Jl. Bhayangkara No. 424 Kec. Medan Tembung. Silih berganti sanak famili dan tetangga datang ke rumah itu menyampaikan duka cita, meski jenazahnya belum tiba. Dia adalah korban Bus ALS yang terbalik di Aeklatong Kab. Tapsel, Dahniar, 56, dan cucunya Assyifa, 7 tahun. Kasur lengkap bersama bantalnya sudah tertata rapi di ruang tamu menanti kedatangan jenazah. Jumat (24/6) kemarin menjadi pertemuan terakhir bagi keluarga Dahniar dan Asyifa di terminal PT ALS Jl. SM Raja Medan. Dahniar tidak sendirian pergi ke Pariaman Sumbar, melainkan dengan suaminya Sudirman, 61, dan kedua cucunya, Lanjut ke hal A2 kol 7

Niat Pindah Ke Pasaman Pupus Salah seorang penumpang selamat bernama Ciping, 31, yang ditemui saat meratapi jenazah istri dan dua anaknya menuturkan, dalam bus naas itu masih ada seorang anaknya lagi yang belum terevakuasi, Rendi, 5. Sedangkan istrinya Desi, 30, beserta putrinya Yuni Cepriani, 10, dan Dimas, 3, sudah terevakuasi. “Selama ini kami tinggal di Medan dan sudah lama saya meninggalkan mereka karena mencari nafkah di Pasaman, Sumatera Barat. Setelah kehidupan mencukupi, saya mengajak mereka untuk pindah ke Pasaman,” katanya. Tapi niat pindah rumah ke Pasaman itu pupus sudah, karena Lanjut ke hal A2 kol 7

MEDAN (Waspada): Puluhan keluarga korban Bus ALS yang terbalik di Aek Latong Kab. Tapsel mendatangi dan menelpon terminal bus di Jl. SM. Raja Medan, Minggu (26/ 6), untuk memastikan kondisi keluarga mereka yang berada di dalam Bus ALS dengan plat BK 7088 DL. Salah satunya adalah seorang keluarga korban M. Simanjuntak, 47, warga Jl. SM Raja Medan yang menanyakan keponakannya Ade, 18, kepada pihak ALS. “Kemenakan saya itu namanya Ade, dia selamat. Bapaknya yang menelpon saya, memberitahu kalau mobil ALS terbalik di Aek Latong. Dia mau ke Bengkulu. Dia selamat karena waktu melewati daerah itu dia turun, makanya bisa selamat, seluruh pembiayaan dan barang yang ikut jatuh ditanggung jawabi,” kata Simanjuntak. Humas PT ALS Alwi Matondang mengakui banyaknya pihak keluarga yang menelpon kantor PT. ALS Jl. SM. Raja Medan ini. “Banyak kali yang menelpon dan mendatangi kita. Ada yang mengaku keluarga korban dan langganan kita. Namun, sampai saat ini kita Lanjut ke hal A2 kol 5

Waspada/Sukri Falah Harahap

SEORANG pria menyaksikan jenazah anggota keluarganya penumpang Bus ALS terperosok ke telaga air berkedalaman 7 meter di jalan negara Aek Latong, Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Minggu (26/6) sekitar pukul 03:00 saat disemayamkan di Rumah Sakit Umum Daerah Sipirok (kiri). Foto tengah: Jenazah wanita dan anak-anak, dibaringkan di RSU Sipirok. Foto kanan: Dua bocah korban tewas saat dibaringkan di RSU Sipirok, Minggu (26/6).

Ruas Jalan Aek Latong Masih Kritis, Agoi Among…. HUJAN gerimis di Aek Latong, Kabupaten Tapanuli Selatan, menambah sulitnya kenderaan melewati ruas jalan tersebut apalagi bagi angkutan umum jenis bus angkutan penumpang umum dan truk. Permukaan badan jalan cuma tanah, yan jika hujan licin dan kalau kemarau berdebu serta curam. Saat Waspada, Sabtu (25/6) malam melintasi ruas jalan itu menuju Medan, satu unit bus tujuan Pekanbaru dari Medan terpaksa menurunkan penumpangnya puluhan orang. Lanjut ke hal A2 kol 1

Waspada/Feirizal Purba

KONDISI ruas jalan Aek Latong sejak dulu hingga kini tetap tidak terperbaiki. Foto direkam beberapa waktu lalu.

Tingkat Kepuasan Atas Kinerja SBY Menurun JAKARTA (Antara): Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebutkan persepsi publik (responden) terhadap tingkat kepuasan atas kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menurun. Peneliti Senior LSI Sunarto dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (26/6) mengatakan, penurunan tersebut berdasar survei LSI pada 1-7 Juni 2011 dengan 1.200 responden di 33 provinsi, menggunakan teknik wawancara tatap muka dan tingkat kesalahan 2,9 persen. Menurut Direktur Lingkaran Survei Kebijakan Publik (LSKP) itu, penurunan tingkat kepuasan masyarakat terhadap SBY mencapai 9,5 persen, yaitu dari tingkat kepuasaan sebanyak 56,7 persen pada Januari 2011 menjadi 47,2 persen pada Juni 2011. “Tapi kepuasan pemilih atas kinerja SBY di di desa mencapai 52,5 persen atau lebih tinggi dibanding responden di kota yanga hanya 38,9 persen,” katanya. Tingkat kepuasan atas kinerja SBY itu di kalangan responden yang berlatar belakang pendidikan tinggi (39,5 persen), pendididikan SLTA Lanjut ke hal A2 kol 5

Enam Instruksi Presiden Untuk Bebas Narkotika JAKARTA (Antara): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Lapangan Silang Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (26/6) mengeluarkan enam instruksi untuk mewujudkan target Indonesia Bebas Narkotika 2015. “Telah banyak yang kita tempuh (untuk menghentikan dan mencegah kejahatan narkotika) saat ini, namun masih belum cukup, kita harus lebih giat dan agresif lagi,” kata Presiden. Instruksi pertama Presiden untuk mewujudkan Indonesia Bebas Narkotika 2015 berupa ajakan untuk meningkatkan intensitas dan ekstensitas pencegahan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika. Kedua, adalah ajakan un-

MEDAN (Waspada): Bripka Beni Simbolon, 37, Provost Polsek Percutseituan tewas di diskotik Super Jalan Nibung I, Medan Petisah, Minggu (26/ 6) dinihari. Korban tewas setelah berjoget sambil mengacung-acungkan pistol. Informasi Waspada di lapangan, Beni Simbolon penduduk Asrama Polisi (Aspol) Percutseituan datang ke dis-

Telur Dalam Telur Di Tapteng

Husnul Khuluq Oleh: H. Ameer Hamzah KELUHURAN akhlak (husnul khuluq) merupakan pribadi muslim yang paling mulia. Nabi Muhammad SAW telah memberi teladan yang sempurna. Akhlak beliau diakui kebaikannya oleh kawan dan lawan. Di dalam diri Rasulullah telah mencakup semua kebaikan dan kemuliaan yang dapat mengangkat harkat dan martabatnya sampai di posisi sangat terhormat di antara makhluk Allah. Husnul khuluq meliputi semua sifat yang mulia, seperti sabar, rasa malu, kasih sayang, lemah lembut, pemaaf, toleran, periang, jujur, berjiwa amanah dan lainlain. Sifat-sifat mulia seperti itu sangat diperlukan oleh

Lanjut ke hal A2 kol 2

Waspada/Abdul Mukthi Hasan

KAPOLSEK Peusangan Ipda Husin Hamid bersama anggo tanya memperlihatkan 20 bal ganja di kantornya, Minggu (26/6).

Dua Tas Berisi 20 Bal Ganja

PANDAN (Waspada) : Sebutir telur ayam ras berlapis empat yang bentuknya sama persis seperti bentuk telur biasa ditemukan Indah Lestari Pasaribu, 17, siswa kelas 2 salah satu SMK di Tapteng. Putri Mansyurdin Pasaribu dan Br.Tanjung, warga Gang Apel Budi Luhur, Kel. Kalangan, Kec. Pandan, itu awalnya Lanjut ke hal A2 kol 7

Lanjut ke hal A2 kol 7

Waspada/Abdul Hakim

Kambing betina yang baru berusia empat hari di Stabat memiliki mata tiga (satu tidak terlihat dalam gambar),hidung dan lidah dua. Foto diabadikan, Minggu (26/6) sore.

Kambing Bermata Tiga Di Langkat STABAT (Waspada) : Seekor kambing betina bermata tiga dan berhidung dua serta memiliki lidah dua lahir di Dusun V, Desa Aracondong Stabat, Kab. Langkat. Anak kambing berbulu putih milik Sofyan itu lahir 23 Juni silam sekira pukul 11:00. Sofyan terkejut melihat rupa kambing yang aneh. Setelah dia perhatikan, diketahui anak kambing memiliki

BIREUEN (Waspada): Anggota Polsek Peusangan, Bireuen, Minggu (26/6) mengamankan dua tas tak bertuan di kawasan semak belukar di Desa Paya Lipah, kecamatan setempat yang berisi 20 bal ganja. Kapolres Bireuen AKBP HR Dadik Junaedi, SH melalui Kapolsek Peusangan Ipda Husin Hamid kepada wartawan mengatakan, 20 bal ganja itu disimpan di semak belukar Telur dalam telur Di Tapteng

Lanjut ke hal A2 kol 7

Polisi Tewas Setelah Berjoget

Ada-ada Saja

Al Bayan

tuk meningkatkan kerjasama regional maupun internasional supaya Indonesia tidak mudah diaduk-aduk oleh organisasi narkotika. Ketiga adalah imbauan kepada para pendidik, orang tua dan pemuka agama untuk aktif mendidik generasi muda agar tidak tersesat dan terlibat dalam kejahatan narkotika. Keempat, ditujukan kepada polisi dan aparat hukum untuk aktif membongkar kejahatan narkotika dan memberikan hukuman setimpal. Kelima adalah masyarakat harus lebih peduli dan aktif. Menurut Presiden, jangan sampai kasus-kasus sebelumnya dimana sebuah rumah menjadi tempat produksi

Lanjut ke hal A2 kol 4

kotik pukul 02:15, dan memesan satu botol air mineral, dua botol minuman suplemen. Setelah itu, kata sumber, Beni Simbolon yang memakai pakaian preman terus berjoget dengan alunan music. ‘’ Dia bersemangat berjoget sambil mengacungkan mengacungkan senjata api ke atas,’’ kata sumber. Para pengunjung lainnya, melihat seorang pria berjogket sambil mengancung senjata api, langsung menghindar dan duduk di tempat masing-masing. Mereka takut senjata api polisi itu meletus. Waitress Diskotik Super, Budi, langsung memberitahukan kepada Anggiat Sihombing, seorang pengunjung diskotik berjoget-joget sambil mengacungkan senjata api. Kemudian, Budi sama Anggiat Sihombing dan David Ganda Napitupulu menuju ke ruang dikostik dan melihat Beni Simbolon berjoget sambil mengacungkan senjata api. Takut terjadi yang tidak Lanjut ke hal A2 kol 7

Serampang - Survei: hari ini turun besok naik lagi... - He.... he....he....


Berita Utama

A2

TPF DPRD Sumut Prioritaskan Penangguhan Penahanan Warga Hutagodangmuda PANYABUNGAN ( Waspada) : Tim Pencari Fakta (TPF) DPRD Sumut yang menanganai kasus kerusuhan masyarakat Desa Hutagodangmuda, Kecamatan Siabu dengan PT Sorikmas Mining pada 29 Mei memprioritaskan penangguhan 6 warga desa itu yang dijadikan tersangka dan ditahan di Polres Madina hing-

ga saat ini. Demikian disampaikan Koordinator Tim H Chaidir Ritongan dan Ketua Tim TPF DPRD Sumut H Eddi Rangkuti dihadapan masyarakat saat dialog terbuka, Minggu (26/ 6) di SDN 039 Hutagodangmuda. Kedatangan TPF itu untuk mencari tahu informasi akurat

PANYABUNGAN (Waspada) : Diduga akibat membuat dan menggunakan surat palsu, Sekretaris Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, AW, 38, terpaksa mendekam dalam tahanan Polres Madina sejak 14 Juni lalu. “Ia diduga melanggar KUHP Pasal 263 ayat 1 dan 2 tentang membuat dan menggunakan surat palsu serta pasal 266 membuat surat asli tapi palsu (Aspal), dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” kata Kapolres Madina AKBP Fauzi Dalimunthe melalui Kasat Reskrim AKP Sarluman Siregar, Minggu (26/6).

Dijelaskan, berdasarkan pengaduan warga dan hasil penyelidikan polisi, AW yang telah diangkat jadi PNS dari Sekdes pengangkatan tahun 2011, telah membut surat palsu di tahun 2004 tentang surat pengangkatan dirinya menjadi sekdes. Padahal, saat itu status AW sebenarnya sebagai kepala desa yang diperkuat dengan pengakuan sekdes NH masa itu menjabat sekdes. NH sendiri dikabarkan menyetujui pembuatan surat keterangan dengan iming-iming mendapat imbalan uang puluhan juta dari AW.(c14)

langsung dari masyarakat terkait kerusuhan berujung pada pembakaran camp PT SMM di Torsihayo, dan tertembaknya salah seorang warga Hutagodangmuda. Dijelaskan Eddi Rangkuty, inti kedatangan mereka untuk mencari solusi permasalahan secara jujur dan batiniah agar tidak ada informasi yang simpang siur. Fakta yang terungkap nantinya menjadi dasar TPF untuk menindaklanjuti kasus tersebut ke jenjang pemerintahan lebih tinggi, termasuk meminta pertanggungjawaban pihak terkait nantinya. Awalnya, para saksi kunci tidak mau memberikan keterangan kepada TPF sebelum ada jaminan dan pertanggungjawaban secara hukum, karena warga takut dipanggil polisi dan akhirnya ditahan. Para saksi kunci yakni Ismi Lubis, Rehnanini Matondang, Rismawati Nasution, Samsidar Lubis dan Enni Pulungan merupakan 6 dari 20 orang kaum ibu yang pertama sekali sampai di areal camp PT SMM sekira pukul 11:00. Sedangkan saksi laki-laki yakni, Muhammad Gandi Lubis dan Ikhwan

Ruas...

sekira 1.5 Kilometer hingga saat ini belum kunjung selesai dengan biaya miliaran rupiah. Sementara, kondisi sosial, ekonomi dan budaya dari dampak kerusakan jalan Aek Latong masih nihil dari upaya yang dilakukan pemerintah Sumut dan pusat. Jeritan harga yang melambung dan tidak stabil diakui warga Tapanuli sekitarnya diakibatkan kondisi jalan yang rusak berat. Anggota Komisi D DPRD Tk I Sumut, H Jamaluddin Hasibuan mengakui sudah melaporkan dan menemui pimpinan Badan Balai Jalan Nasional Di Jakarta belum lama ini. ‘’ Kita sudah laporkan kondisi jalan di Aek Latong dan juga kita desak agar secepatnya dilakukan perbaikan yang sudah menahun mengalami kondisi kritis’’, ujar Hasibuan, Minggu (26/6) petang. Sementara, Mulkan Ri-

tonga, anggota DPRD Tk I yang politisi Partai Golkar itu mengakui sangat prihatin melihat kondisi ruas jalan Aek Latong. ‘’Ruas Jalan Aek Latong rencananya akan dialihkan dari Kecamatan Simangambat, Tapsel menuju Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara untuk menghindari ambruknya ruas jalan, di jalur dua kecamatan tersebut kondisi tanahnya termasuk keras dari penelitian ahli tanah’’, papar Mulkan Ritonga. Sehari-harinya, ruas jalan Aek Latong yang pada bagian tertentu ibarat lembah dengan kemiringan atau kecuraman lumayan. Sehingga, wajar saja jika mengundang bahaya serta kecelakaan lalu lintas. ‘’Kondisi Aek Latong itu sudah berlangsung sejak 1997 hingga sekarang, namun sepertinya sama sekali tidak ada perhatian serta keinginan pemerintah memperbaikinya

Husnul...

akan ketahuan juga. Nabi tidak pernah menampakkan auratnya dan tidak mau melihat aurat orang lain. Nabi juga memiliki wajah yang selalu periang dan mempesona, tidak pernah mengutamakan emosional meski orang lain telah sangat emosi. Selain itu Nabi memilki semua sifat mulia yang tidak mungkin kita uraikan satu persatu. Dalam sebuah hadits riwayat Ahmad, Rasulullah tiap pagi mengucapkan, “Allahumma ahsanta khalqie, fa ahsin khuliqie (Ya Allah Engkau telah menciptakanku dengan seindah-indahnya, maka perindahkanlah akhlaqku)”. Itulah doa yang sangat sering diucapkan Rasulullah SAW. Kemudian doa itu dijadikan oleh umat Islam sebagai doa saat kita berdiri di cermin. Doa Rasulullah supaya akhlaknya baik, kiranya telah dikabulkan Allah SWT dengan turun ayat, “Dan sesungguhnya engkau benar-benar mempunyai akhlak yang agung” (QS. Qalam:4). Aisyah al-Humaira Ummul Mukminin pernah ditanya tentang akhlak Nabi. Beliau menjawab: Akhlak Nabi ialah al-Quran (Hr: Muslim).

Gunakan Surat Palsu, Sekdes Sirambas Ditahan

Untungnya, satu unit alat berat dan dibantu warga sekitarnya membantu bus tersebut untuk naik melewati tanjakan terjal sekira 300 meter menuju Sipirok dari Kota Medan. Ketika ditanya, seorang penumpang, Lamria Hutapea,52, yang mengendong cucunya sangat lelah dengan berjalan kaki menanjaki tanjakan yang terjal disertai licin, ‘’agoi among (aduh bapak lelahnya)’’ ujar seorang perempuan tua yang berpakain lusuh itu. Sopir Bus PMH, M Sinaga, 45, mengakui juga sudah kewalahan memilah ruas jalan yang akan dilalui busnya, namun upayanya tak kunjung mendapat nasib yang mujur, seluruh jalan sudah berlumpur, ungkapnya. Hingga terpaksa merogoh kantongnya untuk uang jasa tarik busnya yang terperosok ke lumpur jalan dari alat berat yang stand by (Disediakan oleh pemerintah) dan dari bantuan warga. Sulitnya melintasi ruas jalan tersebut mengakibatkan menipisnya kepercayaan warga Tabagsel terhadap pemerintah, padahal dari data yang diperoleh sejak akhir 2007 kondisi jalan nasional di Sumut hanya sepanjang 404.14 kilometer dalam keadaan baik 19. 26 persen. Sementara pada tahun 2009 kerusakan jalan sepanjang 365.24kilometer,demikianhalnya di tahun 2011 ini. Menurut penelitian FX Hermawan dan Yudha H Peston dari Pusat Penelitian Jalan dan Jembatan, Ujung Berung Bandung tahun 2009, ruas jalan Sibrongborong-Padangsidimpuan dan Kota Tarutung sekira 133 Kilometer masih rusak parah, lobang menganga bak kubangan lumpur. Sedangkan pengalihan jalan di atas Bukit Aek Latong

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur:

ALS....

1. ....., Gb4+. 2. Rd4, Gc3+. 3. Rc5, Kfd3+mat.

Jawaban TTS: TTS Topik

M E R A G E M M B A A H M A K E R U I P A D A J N A G U N

Umum Bencana Alam

A P I

E V U P A V U L J K M E N T A P N T A M B O N L O I N G G A N G S I I B N M C A N G K P

A K U A S I R K A N I K K A W A I W T S A R R A H U G T E W S O N A B U N G S N R B I N A S A O M F E R T I W I

Jawaban Sudoku: 8 4 2 7 6 1 9 3 5

3 1 6 5 8 9 2 4 7

7 9 5 4 3 2 8 6 1

9 2 8 6 1 7 4 5 3

4 5 7 3 2 8 6 1 9

1 6 3 9 4 5 7 2 8

bangsa kita yang sedang membangun. Dengan memiliki rasa sabar seseorang tidak akan gegabah dalam bertindak sehingga menyebabkan datang penyesalan di kemudian hari. Sabar itu bagian dari iman, orang sabar selalu dalam lindungan Allah SWT. Sabar bukan sifat pesimistis tetapi justru sebaliknya, sebuah sifat dinamis dengan cara bijaksana. Rasa malu yang mendalam membuat seseorang menemukan iman yang hakiki, sebab malu itu sebagian iman yang membawa kepada keindahan dan kemanisan hidup. Sedangkan sifat kasih sayang yang ada pada Nabi membuat orang-orang kafir banyak yang memeluk Islam di zamannya. Mu’awiyah bin Abi Sofyan setelah masuk Islam pernah berkata; Saya belum menemukan manusia yang lebih kasih sayang selain Muhammad. Bila bin rabbah berkata, tanpa Muhammad aku sama saja dengan keledai yang dianiaya. Rasulullah juga memiliki rasa malu yang sangat kuat, tidak mau berdusta sedikit pun karena dusta itu bagaimana pun disembunyikan suatu saat

5 8 4 2 9 3 1 7 6

6 3 9 1 7 4 5 8 2

2 7 1 8 5 6 3 9 4

Minggu (26/6) dini hari, perjalanan menuju Bengkulu kembali dilanjutkan. Namun, baru sekitar 15 kilometer atau setibanya di jalan negara Aek Latong, bus kembali menunjukkan tanda-tanda kerusakan pada bagian setir. Menjelang tanjakan curam di ujung jalan negara Aek Latong yang rusak parah itu, sopir dan kernet meminta para penumpang untuk turun. Karena diperkirakan bus tersebut tidak bisa melalui tanjakan tersebut dengan muatan berat. Sebagian besar penumpang turun, para orang tua serta anak-anak yang tertidur lelap tetap berada di atas mobil. Begitu menaiki tanjakan licin dan berlobang itu, bus tersebut kewalahan dan tepaksa sebagian penumpang lagi diturunkan. Kemudian sopir yang disebut-sebut bernama Unggul mencoba memacu bus untuk kedua kalinya. Upaya itu hampir berhasil, namun kenyataannya tidak. Dan dia berhasil melompat keluar sebelum bus masuk telaga dan kemudian melarikan diri. Bus Sulit Dikendalikan Tapi mendekati puncak tanjakan, tiba-tiba roda depan bagian kanan bus terperosok ke kubangan jalan. Sopir berupaya keras untuk bisa meloloskan bus tersebut, tapi mesinnya tiba-tiba seperti tidak

memiliki tenaga. Akibatnya perlahan-lahan bus tersebut mundur ke belakang. Dua kernet dan sopir serap yang sudah turun coba memandu sopir yang berusaha mengendalikan bus. Tapi menurut seorang penumpang yang selamat, Darwin, 60, bus tersebut mundurnya selalu ke arah kanan dan sepertinya sopir sangat sulit untuk mengendalikannya. “Bus mundur perlahan dari puncak tanjakan tapi selalu ke arah kanan. Sopir serap dan kernet sudah berulangkali berteriak agar sopir mengarahkan bus ke kiri, tapi sepertinya sopir kesulitan untuk mengendalikannya,” cerita Darwin, penjual bibit karet yang sudah 10 tahun berlangganan ALS ke Bengkulu. Setelah sadar tidak bisa dikendalikan lagi dan jarak bus ke pinggir telaga sekitar 2 meter lagi, Darwin melompat keluar dari pintu samping. Kemudian dia juga sempat melihat sopir bus yang diperkirakan masih berusia 26 tahun itu melompat ke luar dan memandangi bus masuk ke dalam telaga yang kedalaman airnya sekitar 3 meter. Teriak Histeris Menurut Darwin, bagian belakang bus yang pertama kali jatuh ke dasar air dan kemudian disusul seluruh badan bus hingga hampir semuanya tenggelam. Dia masih sempat

Lubis. Para saksi kunci dengan isak tangis menjelaskan, saat tiba sekitar 50 meter dari lokasi cam PT SMM, mereka di hadang 6 orang petugas polisi yang berusaha melarang mereka hingga terjadi aksi saling dorong. Saat aksi dorong terjadi, mereka mengaku mendengar beberapa kali tembakan. Mereka juga mengaku mendapat perlakuan kasar dari aparat. (c14)

Syamsul...

RS Abdi Waluyo, kesehatan Syamsul Arifin yang mulai membaik meski secara signifikan belum diperoleh keterangan dari tim dokter yang merawat berbagai penyakitnya menyatakan kesembuhannya, sehingga kuasa hukum masih memerlukan kelanjutan pembataran yang berakhir pada Minggu (26/6), guna kesembuhan yang lebih sempurna agar Syamsul Arifin dapat melanjutkan proses persidangan. Syamsul Arifin yang dibawa dari Rutan Salemba pada Jumat (27/5) karena gejala jantung coroner dan kemuatau memindahkan ruas jalan itu ke kawasan lain, yang tanahnya lebih stabil dan aman,’’ ucap warga kawasan itu. Dalam konteks lain, masyarakat kawasan itu pun berpendapat, ruas jalan Aek Latong tak obahnya seperti ‘anak tiri’ yang sama sekali tidak mendapat ‘kasih sayang’ apalagi perawatan serta perbaikan semestinya. Pantas saja jika masyarakat Tabagsel ‘iri’ dan ‘cemburu’ jika menonton tayangan jembatan Surabaya – Madura (Suramadu) yang mewah dan megah serta bernilai triliunan rupiah. Padahal, potensi ekonomi dan kekayaan alam Tabagsel cukup luar biasa di Sumatera Utara. Dan….peristiwa laka lantas yang merenggut bus ALS, Minggu (26/6) adalah bukti dan fakta betapa ruas jalan itu sangat berbahaya, selain meremukkan badan bus juga merenggut nyawa manusia. Ahmad Cerem Meha

Kambing...

mata tiga, hidung dan lidah dua semuanya berfungsi. Anak kambing yang menghebohkan masyarakat setempat itu kini belum dapat mengangkat kepalanya layaknya kambing yang baru lahir. Untuk minum susu Sofyan harus membantunya dengan menggunakan botol dot. Terlihat jelas dua lidahnya berfungsi. Dikatakan Sofyan, induk yang melahirkan kambing tersebut sudah beberapa kali melahirkan, namun baru kali ini aneh. ‘’Mudah-mudahan membawa berkah. Saya sejak lama mengembala kambing, tetapi belum pernah melihat seperti ini,’’ katanya, Minggu (26/6) sore. Dia yakin kambing tersebut akan sehat jika merawatnya dengan baik, sebab menurut Sofyan, hanya bagian kepala kambing yang aneh, sementara bagian tubuhnya terlihat normal sehat. Pantauan Waspada, masyarakat setempat berdatangan ke rumah Sofyan untuk melihat kambing unik itu lebih dekat. (a03) memandang cahaya lampu depan bus dan tulisan Bengkulu di bagian kaca depan. Selain itu, tutur Darwin, sebelum busa tenggelam hampir secara keseluruhan, dia masih sempat mendengar suara teriakan histeris minta tolong. Anak-anak menangis memanggil ayah dan ibu mereka. “Saya masih sempat mendengar para penumpang di dalam bus berteriak Allahu Akbar dan La ilaha illallah sebanyak dua kali. Setelah itu semuanya senyap seiring tenggelamnya badan bus. Mungkin mereka sudah tenggelam dan semuanya senyap,” kisah Darwin yang sesekali mengusap wajah karena masih terbayang kejadian itu. 5 Jam Baru Dievakuasi Masih menurut Darwin, selama 5 jam tidak ada bantuan atau pertolongan apapun dari warga atau pemilik kenderaan yang melintas dari Aek Latong. Sekitar pukul 8:00 atau 5 jam setelah kejadian, datanglah sekelompok orang yang kemudian diketahui karyawan PT ALS untuk memberi pertolongan. Mereka memecahkan kaca samping bagian kiri dan setelah itu tiba-tiba mayat penumpang yang dominan anak-anak mengapung ke permukaan air dan masih di dalam bus. Satu per satu korban berhasil di evakuasi hing-

WASPADA Senin 27 Juni 2011

Angin Kencang Landa Selat Malaka KM Sejahtera Hanyut Ke Pijay IDI (Waspada): Setelah terjadi kerusakan di bagian mesin, KM Sejahtera GT 24 dengan 20 ABK milik Halim, warga Idi Cut, Kec. Darul Aman, Kab. Aceh Timur, hanyut dihantam ombak ke perairan Meureudu, Kab. Pidie Jaya, Sabtu (25/6). Informasi yang diperoleh Waspada, Minggu (26/6), dalam peristiwa hanyutnya KM Sejahtera tersebut tidak ada korban jiwa. Tetapi akibat kapal tidak bisa dikendalikan dengan mesin oleh tekong, membuat Anak Buah Kapal

(ABK) panik. Apalagi mesin pembuangan air sempat padam dan air memuncak di lambung kapal. Angin kencang dan ombak setinggi tiga meter lebih itu membuat ABK kian panik dan banyak yang bersiap-siap menyelamatkan diri jika kapal tenggelam dengan melompat ke laut. Tetapi tak lama setelah mesin pembuang air nyala, KM Sejahtera kembali seimbang. Tetapi mesin kapal tetap tidak berfungsi, sehingga kapal yang saat itu diperkirakan berada di perairan laut lepas

dian dilakukan operasi carteter itu dipindahkan ke RS Abdi Waluyo pada Kamis (9/6), guna menjalani pengobatan komplikasi penyakit dalam yang sebelumnya sempat mengalami kritis (koma) sampai Minggu (26/76) masih terbaring di Ruang 208 RS Abdi Waluyo. Kuasa hukum Syamsul Arifin, Abdul Hakim Siagian SH, M.Hum mengatakan, secara kasat mata ada peningkatan kesembuhan tetapi belum bisa disimpulkan kondisi kesehatannya benar-benar sudah membaik atau belum. “Sebab ini menyangkut teknis medis yang sangat prinsipil. Kita sedang menunggu surat keterangan resmi dari dokter ahli yang menangani penyakit komplikasinya, yakni medical record Pak Syamsul untuk memastikan kondisi keseha-

tannya terakhir. Namanya pun penyakit dalam dan komplikasi, apa yang terlihat secara fisik belum tentu merupakan kondisi sebenarnya yang dialaminya,” terang Abdul Ha-kim kepada wartawan, kemarin. Hakim juga menyebutkan, medical record dari dokter ahli RS Abdi Waluyo dibutuhkan selain untuk disampaikan kepada Majelis Hakim perkara APBD Pemkab Langkat di Peradilan Tipikor PN Jakarta Pusat bagi penentuan kelanjutan persidangan kasusnya, juga untuk menentukan langkah lebih lanjut bagi perawatan Syamsul Arifin. Untuk dapat mengikuti persidangan syaratnya seorang terdakwa harus sehat, karena itu bila sidang ingin dilanjutkan Pak Syamsul harus benar-benar sehat. (j02)

Tingkat...

nyaknya kasus bersar yang belum tuntas ditangani pemerintah, seperti kasus Bank Century, kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, kasus dugaan suap atas Nazaruddin. Selain itu, SBY dianggap tidak memiliki operator politik untuk membantunya menuntaskan masalah. “Sebagai seorang presiden, SBY tentu berbicara pada level umum, sedangkan operator politiknya bertugas menuntaskan masalah secara mendetail,” katanya. Sunarto menambahkan, SBY memerlukan sebauah “big bang” atau sebuah “success story” untuk mengangkat kembali citra kinerjanya dan tingkat kepuasan publik atas kinerjanya, sehingga juga diharapkan mampu menaikkan suara Partai Demokrat pada Pemilu 2014.

(44,1 persen), pendidikan SLTP (50,3 persen) dan pendidikan SD (54,0 persen). Sunarto menjelaskan, kepuasan responden atas kinerja SBY disumbang oleh beberapa faktor, yakni itu tingkat kepuasan masyarakat atas dinamika ekonomi nasional, dinamika keadaan politik nasional, dinamika keadaan penegakan hukum nasional dan keamanan nasional saat ini. Tingkat kepuasan publik atas kinerja SBY di bidang ekonomi, pada Juni 2011 mencapai 35,7 persen, di bidang politik (33,9 persen), di bidang penegakan hukum nasional (33,1 persen) dan di bidang keamanan nasional ( 14,9 persen). Menurut Sunarto, penyebab menurunnya persepsi tingkat kepuasan publik atas kinerja SBY, antara lain ba-

PT ALS...

belum ada menerima namanama yang meninggal, tapi informasi yang kita terima Kasatlantas, ada 14 orang yang meninggal,” kata Humas PT ALS Alwi Matondang di ruang kerjanya, Minggu (26/6). Alwi mengatakan, Bus ALS dari Medan menuju Bengkulu itu membawa 36 penumpang dari Medan dan kapasitasnya dalam satu bus adalah 45 orang. Rata-rata tujuan penumpang adalah Pasaman, Bukit Tinggi dan Bengkulu. “Menurut informasi dari sana, saat bus melewati Aek Latong, penumpang disuruh turun, karena dua tahun belakangan ini, melihat kondisi jalan yang rusak parah,” katanya. Alwi mengakui, Bus ALS naas itu sempat rusak di daerah Toba. Namun, bus kembali meneruskan perjalanan setelah diperbaiki dengan membawa sparepart dari Medan. “Saya tidak tahu pasti bagian apa yang rusak, hanya saja bus sudah diperbaiki dengan membawa spartpart dari Me-

dan ini,” kata Alwi seraya mengatakan, Bus ALS berangkat Jumat (24/6) siang. Dia mengatakan, seluruh penumpang sudah mendapat asuransi dari jasaraharja. Sedangkan pihak ALS, lanjutnya, menanggung biaya ambulan sampai ke rumah duka. “Baru ini bus kita terbalik,” katanya sembari mengakui, sudah berusaha menelpon supir I dan II Rahmat dan Unggul, tapi handphone tidak aktif. Alwi menambahkan, supir yang bertentangan dengan hukum dan peraturan yang berlaku di sini akan dipecat. “Jangankan dikasih sanksi langsung kami pecat, sudah banyak supir kami pecat. Biasanya, kalau ada laporan dari masyarakat kami akan selidiki. Sebagian besar supir di sini sudah ada sertifikat dari Dishub,” ujarnya. Namun Alwi tidak memberikan nama-nama daftar penumpang yang berada di dalam bus tersebut. “Kita tidak bias berikan, nanti Tanya saja sama pihak kepolisian,” tegasnya. (h02)

ga jumlahnya 12 orang. Diperkirakan masih banyak lagi korban tewas yang terjepit bangku dan barangbarang penumpang. Sekitar pukul 10 dua alat berat tiba di lokasi dan coba menarik bus dari dasar telaga. Tapi dikarenakan besi badan bus yang kropos dan patah saat ditarik, upaya itu tidak berhasil dan hanya sebagian badan bus yang terangkat dari permukaan air. Sekitar pukul 12:00 upaya evakuasi berhasil menemukan seorang penumpang berusia 9 tahun yang sudah tewas. Kemudian pada pukul 13:30 ditemukan lagi seorang pria bertato yang tidak diketahui identitasnya tewas terjepit bangku belakang bus. Upaya evakuasi terus dilakukan karena diperkirakan masih ada 5 penumpang tewas yang belum dievakuasi. Tapi hingga sore upaya itu belum berhasil, ditambah terjadinya kerusakan pada mesin alat berat dan hujan yang terus mengguyur. Korban tewas semuanya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Sipirok Belasungkawa Atas kejadian ini, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu yang dihubungi via telepon karena masih mengikuti rapat EKTP di Depdagri, Jakarta, menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban.

Katanya, begitu mendengar kejadian ini dia langsug menginstruksikan Direktur RSUD Sipirok untuk terus memberi pertolongan kepada korban selamat dan memfasilitasi penempatan korban tewas. Bupati juga menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Dinas PU untuk mengerahkan seluruh kekuatan untuk membantu evakuasi. “Saya juga instruksikan camat dan seluruh perangkat desa terdekat untuk membantu evakuasi,” ucap Syahrul. Disebutkannya, kerusakan jalan negara di Aek Latong sudah berulang kali menelan korban. Pemkab Tapsel sudah berupaya keras untuk meningkatkan pembangunan atau pengalihan jalurnya. Sebagai Bupati, katanya, dia sudah dua kali menyurati Balai Jalan Nasional Wilayah I dan Departemen PU untuk membangun Aek Latong. Kemudian baru-baru ini kepala daerah dan ketua DPRD se Tabagsel sudah mengirim surat permohonan pembangunan jalan negara di Aek Latong kepada Departemen PU. “Kita meminta agar jalan negara di Aek Latong segera dibangun atau dialihkan pada P-APBN 2011 atau APBN 2012 mendatang. Selain menyurati, secara langsug kita juga sudah sering kali meminta pembangunan Aek Latong,” jelas Bupati Tapsel. (a27)

sekitar 30 mil dari pantai, pelan-pelan hanyut dibawa ombak ke perairan Meureudu di titik 10-12 mil dari pantai, saat ditemukan nelayan lainnya yang kebetulan melintas. Oleh kapal nelayan lain, KM Sejahtera ditarik dan para ABK diselamatkan. “Nelayan selamat semua, Cuma kapal rusak sampai sekarang belum berhasil diperbaiki,” ujar Kapolres Aceh Timur, AKBP Drs Ridwan Usman melalui KBO Pol Air, Aiptu Zainir kepada Waspada, Minggu (26/6).

Dia menyebutkan, KM Sejahtera GT 24 dengan 20 ABK melaut sejak Senin (20/6) sore. Setelah berada di laut lepas beberapa hari dengan hasil tangkapan yang belum memadai, KM Sejahtera mengalami kerusakan di bagian mesin. Masinis kapal yang coba memperbaiki tidak berhasil, sehingga kapal hanyut ke perairan Meureudu, Pidie Jaya. Hingga Sabtu (25/6) sore, KM Sejahtera masih dalam proses perbaikan dan penarikan ke Kuala Idi Rayeuk.(cmad)

Polisi...

diinginkan, David Ganda Napitupulu memberitahukan kepada petugas piket Polsek Medan Baru. Beberapa menit kemudian, petugas Polsek Medan Baru datang ke lokasi diskotik dan mendekati Doni Simbolon agar jangan mengacung-acungkan senjata api di tempat keramaian. Namun, tidak digubris.Jogetnya semakin ‘gila’. Tak lama kemudian, Beni Simbolon jatuh lemas. Melihat itu, petugas Polsek Medan Baru memberikan pertolongan dengan membawa Beni ke RS Sarah Jln. Nibung Raya yang lokasinya bersebelahan dengan diskotik tersebut. Tak berapa lama, Beni Simbolon tewas. Jenazah Beni Simbolon dievakuasi ke RSU Dr. Pirngadi Medan untuk keperluan visum. Kapolsek Medan Baru AKP Dony Alexander, SH, SIK yang turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Kanit Reskrim Iptu Andik Eko Siswanto, SH, dan personelnya, membenarkan peristiwa itu. “Dalam kasus ini, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan tiga orang saksi,” ujar Dony. (m36)

Enam...

narkotika namun tidak ada tetangganya yang mengetahui. “Ada yang disebut sebagai ‘neighborhood watch’,” katanya. Keenam adalah upaya bersama untuk mendorong programprogram rehabilitasi narkotika dan kerelaan menyambut para mantan pengguna kembali di tengah masyarakat. Presiden mengimbau jangan sampai para mantan pengguna yang telah kehilangan masa lalu juga kehilangan masa depan. Pada kesempatan itu Presiden juga menandatangani Sampul Indonesia Bebas narkotika 2015 serta menyematkan Pin Indonesia Bebas Narkotika pada empat pelajar berprestasi. Mereka adalah Keyla Cahya Athalia siswi SD Islam Al-Azhar 09 yang merupakan pemenang olimpiade matematika dunia, Mohammad Iqbal Ibrahim, siswa SMP Pribadi Depok yang merupakan pemenang junior olimpiade science dunia, Christian George Emor siswa SMA Lokan Santo Nicolas Sulawesi Utara yang merupakan pemenang olimpiade fisika dunia dan Abi sofyan Ghifari mahasiswa Universitas Indonesia jurusan kimia yang merupakan pemenang olimpiade kimia dunia. Dalam acara yang ditutup dengan sendratari mengenai upaya pemberantasan kejahatan narkotika itu juga dibacakan Ikrar Pelajar dan Mahasiswa Indonesia untuk menjauhi narkotika.

Niat....

musibah sudah melanda keluarga besar mereka di Aek Latong. Istri dan tiga anaknya tewas dalam kejadian bus maut tersebut. “Musibah ini melanda kami, istri dan semua anak saya tewas. Paling saya sesalkan kenapa saya harus turun dan meninggalkan mereka di dalam bus,” ucapnya terbata-bata sembari mengeluselus jenazah istri dan anak-anaknya. Sambil menangis sesunggukan, Ciping mengucapkan nasihat kepada istrinya yang sudah tidak bernyawa. “Ma, baik-baik kalian ya, jaga anak-anak kita di sana. Ini semua salah ayah,” ucap Ciping. (a27)

Liburan...

Asyifa dan Lisa, 10. Namun, meski perginya berempat, maut hanya menjemput Dahniar dan Assyifa. Sudirman dan Lisa selamat dari kejadian maut tersebut. Pasalnya, saat bus melewati jalan Aeklatong yang rusak parah itu, Sudirman dan Lisa turun karena ada imbauan dari sopir agar sebagian penumpang turun. “Yang kami tahu pada saat mau naik ke jalan yang berbukit, sebagian penumpang disuruh turun disuruh supir turun agar bebannya tidak berat,” kata anak korban Lita, Minggu (26/6). Kepergian mereka ke Pariaman bermaksud untuk mengisi liburan anak sekolah. Liburan itu ternyata membawa petaka, bus ALS yang mereka tumpangi terbalik. “Akhir-akhir ini memang ibu agak aneh kelakuannya, karena dalam seminggu ini ibu sering berdandan sehabis mandi. Ibu saya juga sering minta-minta pulang kampung untuk ziarah,” jelas Lita di rumah duka. Lita juga menuturkan, kalau ibunya Dahniar, pernah bermimpi kalau neneknya mengajak Dahniar pergi. “Mamak pernah cerita kalau dia mimpi nenek, dalam mimpinya itu nenek mengajak mamak saya pergi, tapi saya menanggapinya becanda,” kata Lita. Sementara itu keponakan Dahniar, Edi mengungkapkan, saat ini jenazah Dahniar dan Assyifa masih berada di RS. Sipirok untuk keperluan visum. “Saat ini om saya sedang di puskesmas dan sekarang kami yakin kalau om kami pasti dalam kebingungan. Lita juga sudah menghubungi temannya disana, agar jenazah mamak dan keponakannya itu dimandikan di sana, biar besok langsung dikebumikan, mungkin sekira jam 12 malam tiba jenazahnya,” jelasnya. Kondisi jalan Aeklatong telah kembali memakan korban. Edi hanya berharap tak pasti agar pemerintah pusat memperhatikan keadaan jalan tersebut. “Saya harap pemerintah membuat jalan alternatif agar tidak ada lagi korban,” ungkapnya sedih. Mursal AI

Dua Tas...

dalam satu tas koper jenis Polo dan satu tas ransel. Lokasi temuan sekitar 200 meter arah barat dari jalan desa. Karena tidak berani membuka, warga melaporkannya. Menurut Kapolsek, setelah menerima laporan Kepala Jaga (Ka. Jaga-red) Aipda Edy, SP dan Briptu Rahmat langsung menuju lokasi. Begitu tiba di lokasi, kedua anggota Polsek Peusangan sempat ragu-ragu mendekat. Usai melihat dari sobekan tas bagian samping, tampak ada lakban kuning. Ketika dibuka petugas disaksikan masyarakat, ternyata berisi ganja. “Kami sangat berterimakasih kepada masyarakat atas peransertanya membantu tugas polisi memberantas narkotika, khususnya di wilayah Peusangan. Barang itu diduga mau dipasarkan ke luar daerah. Pemiliknya belum jelas dan masih diselidiki, mungkin sengaja disembunyikan pelaku sekitar dua malam lalu. Sebab, Jumat malam kami menggelar razia,” duganya.(amh)

Telur...

tidak percaya.Namun, setelah diamati, ia baru percaya. Menurut Indah, telur ayam aneh itu ditemukan ketika dirinya hendak memasak telur tersebut setengah masak untuk obat orangtuanya. Setelah telur tersebut dianggap masak, tiba-tiba dirinya kembali menemukan telur ayam dalam bentuk yang utuh di dalam telur yang tadinya siap disajikan.Kejadian yang sama kembali terulang hingga keempat kalinya.Karena merasa aneh, Indah berteriak ketakutan danmemanggil orangtuanya. “Tadinya saya nggak tau, setelah saya masak telur ayam aneh itu untuk obat ayah, saya pecahkan telur tadi dan saya terkejut karena ada telur lagi di dalam telur,” katanya kepada sejumlah wartawan di kediamannya di Pandan, Jumat (24/6). Pasca ditemukannya telur ayam aneh itu, sejumlah warga pun berbondong-bondong mendatangi kediaman keluarga Mansyurdin Pasaribu guna memastikan kebenaran penemuan tersebut. Sementara Mansyurdin Pasaribu, yang berprofesi sebagai sopir truk pengangkut ikan itu menyebutkan kejadian tersebut sungguh di luar dugaan. (a23)


A2

Berita Utama

Tewas Setelah ... Para pengunjung lainnya, melihat seorang pria berjoget sambil mengancung senjata api, langsung menghindar dan duduk di tempat masing-masing. Mereka takut senjata api polisi itu meletus. Waitress Diskotik Super, Budi, langsung memberitahukan kepada Anggiat Sihombing, ada seorang pengunjung diskotik berjoget-joget sambil mengacungkan senjata api. Kemudian, Budi sama Anggiat Sihombing dan David Ganda Napitupulu menuju ke ruang dikostik dan melihat BS berjoget sambil mengacungkan senjata api. Takut terjadi yang tidak diinginkan, David Ganda Napitupulu memberitahukan kepada petugas piket Polsek Medan Baru. Beberapa menit kemudian, petugas Polsek Medan Baru

Kambing Bermata ... Sofyan terkejut melihat rupa kambing yang aneh. Setelah dia perhatikan, diketahui anak kambing memiliki mata tiga, hidung dan lidah dua semuanya berfungsi. Anak kambing yang menghebohkan masyarakat setempat itu kini belum dapat mengangkat kepalanya layaknya kambing yang baru lahir. Untuk minum susu Sofyan harus membantunya dengan menggunakan botol dot. Terlihat jelas dua lidahnya berfungsi. Dikatakan Sofyan, induk yang melahirkan kambing tersebut

Agoi Among ... Sementara pada 2009 kerusakan jalan sepanjang 365.24 kilometer, demikian halnya di tahun 2011. Menurut penelitian FX Hermawan dan Yudha H Peston dari Pusat Penelitian Jalan dan Jembatan, Ujung Berung Bandung tahun 2009, ruas jalan Siborongborong-Padangsidimpuan dan Kota Tarutung sekira 133 kilometer masih rusak parah, lobang menganga bak kubangan lumpur. Sedangkan pengalihan jalan di atas bukit Aeklatong sekira 1.5 kilometer hingga saat ini belum kunjung selesai dengan biaya miliaran rupiah. Sementara, kondisi sosial, ekonomi dan budaya dari dampak kerusakan jalan Aeklatong masih nihil dari upaya yang dilakukan pemerintah Sumut dan pusat. Jeritan harga yang melambung dan tidak stabil diakui warga Tapanuli sekitarnya diakibatkan kondisi jalan yang rusak berat. Anggota Komisi D DPRD Sumut, H Jamaluddin Hasibuan mengakui sudah melaporkan dan menemui pimpinan Badan Balai Jalan Nasional Di Jakarta belum lama ini. ‘’ Kita sudah laporkan kondisi jalan di Aeklatong dan juga kita desak agar secepatnya dilakukan perbaikan yang sudah menahun mengalami kondisi kritis’’, ujar Hasibuan, Minggu (26/6) petang. Sementara, Mulkan Ritonga, anggota DPRD Tk I yang politisi Partai Golkar itu mengakui sangat prihatin melihat kondisi ruas jalan Aek Latong. ‘’Ruas jalan Aeklatong rencananya akan dialihkan dari Kec. Simangambat, Tapsel

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur: 1. ....., Gb4+. 2. Rd4, Gc3+. 3. Rc5, Kfd3+mat.

Jawaban TTS: TTS Topik

M E R A G E M M B A A H M A K E R I U P A D J A N A G U N

Umum Bencana Alam

A P I P A

V

J M E N P T A M N I N G A N G I B N M C A N G K

E V A K U R U L K A K K T AW A N T B O R A L U O G W S I N A S B I O P E R

U A S I N I K A I W S A R H G T E S O B U N G N R N A S A M F T I W I

Jawaban Sudoku: 8 4 2 7 6 1 9 3 5

3 1 6 5 8 9 2 4 7

7 9 5 4 3 2 8 6 1

9 2 8 6 1 7 4 5 3

4 5 7 3 2 8 6 1 9

1 6 3 9 4 5 7 2 8

5 8 4 2 9 3 1 7 6

6 3 9 1 7 4 5 8 2

2 7 1 8 5 6 3 9 4

datang ke lokasi diskotik dan mendekati BS agar jangan mengacung-acungkan senjata api di tempat keramaian. Namun, tidak digubris.Jogetnya semakin ‘gila’. Tak lama kemudian, BS jatuh lemas. Melihat itu, petugas Polsek Medan Baru memberikan pertolongan dengan membawa BS ke RS Sarah Jln. Nibung Raya yang lokasinya bersebelahan dengan diskotik tersebut. Tak berapa lama, BS tewas. Jenazah BS dievakuasi ke RSU Dr. Pirngadi Medan untuk keperluan visum. Kapolsek Medan Baru AKP Dony Alexander, SH, SIK yang turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Kanit Reskrim Iptu Andik Eko Siswanto, SH, dan personelnya, membenarkan peristiwa itu. “Dalam kasus ini, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan tiga orang saksi,” ujar Dony. (m36) sudah beberapa kali melahirkan, namun baru kali ini aneh. ‘’Mudah-mudahan membawa berkah. Saya sejak lama mengembala kambing, tetapi belum pernah melihat seperti ini,’’ katanya, Minggu (26/6) sore. Dia yakin kambing tersebut akan sehat jika merawatnya dengan baik, sebab menurut Sofyan, hanya bagian kepala kambing yang aneh, sementara bagian tubuhnya terlihat normal sehat. Pantauan Waspada, masyarakat setempat berdatangan ke rumah Sofyan untuk melihat kambing unik itu lebih dekat. (a03) menuju Kec. Siborongborong, Kab. Tapanuli Utara untuk menghindari ambruknya ruas jalan, di jalur dua kecamatan tersebut kondisi tanahnya termasuk keras dari penelitian ahli tanah’’, papar Mulkan Ritonga. Sehari-harinya, ruas jalan Aeklatong yang pada bagian tertentu ibarat lembah dengan kemiringan atau kecuraman lumayan. Sehingga, wajar saja jika mengundang bahaya serta kecelakaan lalu lintas. ‘’Kondisi Aek Latong itu sudah berlangsung sejak 1997 hingga sekarang, namun sepertinya sama sekali tidak ada perhatian serta keinginan pemerintah memperbaikinya atau memindahkan ruas jalan itu ke kawasan lain, yang tanahnya lebih stabil dan aman,’’ucap warga kawasan itu. Masyarakat kawasan itu pun berpendapat, ruas jalan Aeklatong sama sekali tidak mendapat perhatian dari pemerintah, baik perawatan atau perbaikannya. Pantas saja jika masyarakat Tabagsel ‘iri’ dan ‘cemburu’ jika menonton tayangan jembatan Surabaya – Madura (Suramadu) yang mewah dan megah serta bernilai triliunan rupiah. Padahal, potensi ekonomi dan kekayaan alam Tabagsel luar biasa di Sumatera Utara. Dan, peristiwa laka lantas yang merenggut nyawa penumpang bus ALS, Minggu (26/ 6) adalah bukti , ruas jalan itu sangat berbahaya. Beda dengan di Jawa, yang jalannnya mulus-mulus. Ahmad Cerem Meha

Aek Latong Makan ... dan berlobang, bus tersebut terlihat kewalahan.Sopir pun meminta sebagian penumpang diturunkan lagi. Kemudian sopir bus, disebut-sebut bernama Unggul kembali memacu kendaraannya untuk keduakali. Tetapi mendekati puncak tanjakan, tiba-tiba roda depan bagian kanan bus terperosok ke kubangan jalan. Sopir berupaya keras untuk bisa meloloskan bus tersebut, tapi mesinnya tiba-tiba tidak memiliki tenaga. Akibatnya perlahan-lahan bus tersebut mundur ke belakang. Sebelumnya, dua kernet dan sopir serap yang sudah turun coba memandu sopir yang berusaha mengendalikan bus. Tapi menurut seorang penumpang yang luput dari maut, Darwin, 60, bus tersebut mundurnya selalu ke arah kanan dan sepertinya sopir sangat sulit untuk mengendalikan stir. “Bus mundur perlahan dari puncak tanjakan tapi selalu ke arah kanan. Sopir serap dan kernet sudah berulangkali berteriak agar sopir mengarahkan bus ke kiri, tapi sepertinya sopir kesulitan untuk mengendalikannya,” cerita Darwin, penjual bibit karet yang sudah 10 tahun berlangganan ALS ke Bengkulu. Sadar tidak bisa dikendalikan dan jarak bus ke pinggir telaga sekitar 2 meter lagi, Darwin melompat keluar dari pintu samping. Saat itu, dia sempat melihat sopir bus diperkirakan masih berusia 26 tahun itu melompat ke luar dan memandangi bus masuk ke dalam telaga yang kedalaman airnya sekitar 3 meter. Teriak Histeris Menurut Darwin, bagian belakang bus yang pertama kali jatuh ke dasar air, disusul seluruh badan bus hingga hampir semuanya tenggelam. Dia masih sempat memandang cahaya lampu depan bus dan tulisan

WASPADA Senin 27 Juni 2011

LSI: Kepuasan Atas Kinerja SBY Turun JAKARTA (Antara): Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebutkan persepsi publik (responden) terhadap tingkat kepuasan atas kinerja Presiden Susilo BambangYudhoyono(SBY)menurun. Peneliti Senior LSI Sunarto dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (26/6), mengatakan, penurunan tersebut berdasar survei LSI pada 1-7 Juni 2011 dengan 1.200 responden di 33 provinsi, menggunakan teknik wawancara tatap muka dan tingkat kesalahan 2,9 persen. Menurut Direktur Lingkaran Survei Kebijakan Publik (LSKP) itu, penurunan tingkat kepuasan masyarakat terhadap SBY mencapai 9,5 persen, yaitu dari tingkat kepuasaan sebanyak 56,7 persen pada Januari 2011 menjadi 47,2 persen pada Juni 2011. “Tapi kepuasan pemilih atas kinerja SBY di di desa mencapai 52,5 persen atau lebih tinggi di-

banding responden di kota yang hanya 38,9 persen,” katanya. Tingkat kepuasan atas kinerja SBY itu di kalangan responden yang berlatar belakang pendidikan tinggi (39,5 persen), pendidikan SLTA (44,1 persen), pendidikan SLTP (50,3 persen) dan pendidikan SD (54,0 persen). Sunarto menjelaskan, kepuasan responden atas kinerja SBY disumbang oleh beberapa faktor, yakni itu tingkat kepuasan masyarakat atas dinamika ekonomi nasional, dinamika keadaan politik nasional, dinamika keadaan penegakan hukum nasional dan keamanan nasional saat ini. Tingkat kepuasan publik atas kinerja SBY di bidang ekonomi, pada Juni 2011 mencapai 35,7 persen, di bidang politik (33,9 persen), di bidang penegakan hukum nasional (33,1 persen) dan di bidang keamanan nasional ( 14,9 persen).

Menurut Sunarto, penyebab menurunnya persepsi tingkat kepuasan publik atas kinerja SBY, antara lain banyaknya kasus bersar yang belum tuntas ditangani pemerintah, seperti kasus Bank Century, kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, kasus dugaan suap atas Nazaruddin. Selain itu, SBY dianggap tidak memiliki operator politik untuk membantunya menuntaskan masalah. “Sebagai seorang presiden, SBY tentu berbicara pada level umum, sedangkan operator politiknya bertugas menuntaskan masalah secara mendetail,” katanya. Sunarto menambahkan, SBY memerlukan sebauah “big bang” atau sebuah “success story” untuk mengangkat kembali citra kinerjanya dan tingkat kepuasan publik atas kinerjanya, sehingga juga diharapkan mampu menaikkan suara Partai Demokrat pada Pemilu 2014.

Enam Instruksi Presiden Untuk Indonesia Bebas Narkotika JAKARTA (Antara): Presiden Susilo BambangYudhoyono pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Lapangan Silang Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (26/6), mengeluarkan enam instruksi untuk mewujudkan target Indonesia Bebas Narkotika 2015. “Telah banyak yang kita tempuh (untuk menghentikan dan mencegah kejahatan narkotika) saat ini namun masih belum cukup, kita harus lebih giat dan agresif lagi,” kata Presiden. Instruksi pertama Presiden untuk mewujudkan Indonesia Bebas Narkotika 2015 berupa ajakan untuk meningkatkan intensitas dan ekstensitas pence-

gahan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika. Kedua, adalah ajakan untuk meningkatkan kerjasama regional maupun internasional supaya Indonesia tidak mudah diaduk-aduk oleh organisasi narkotika.Kemudian yang ketiga adalah imbauan kepada para pendidik, orang tua dan pemuka agama untuk aktif mendidik generasi muda agar tidak tersesat dan terlibat dalam kejahatan narkotika. Instruksi yang keempat, lanjut Presiden, ditujukan kepada polisi dan aparat hukum untuk aktif membongkar kejahatan narkotika dan memberikan hukuman setimpal. “Yang kelima adalah masyarakat harus lebih peduli dan aktif,” kata Presiden. Menurut Presiden, jangan sampai kasus-kasus sebelumnya dimana sebuah rumah menjadi tempat produksi narkotika namun tidak ada tetangganya yang mengetahui. “Ada yang disebut sebagai `neighborhood watch`,” katanya. Sementara itu instruksi yang terakhir adalah upaya bersama untuk mendorong programprogram rehabilitasi narkotika dan kerelaan menyambut para

mantan pengguna kembali di tengah masyarakat. Presiden mengimbau jangan sampai para mantan pengguna yang telah kehilangan masa lalu juga kehilangan masa depan. Turut mendampingi Presiden dan wakil Presiden Boediono pada kesempatan itu adalah Ibu Ani Yudhoyono dan Ibu Herawati Boediono serta Kepala Badan Narkotika Nasional Goris Mere. Pada kesempatan itu Presiden juga menandatangani Sampul Indonesia Bebas narkotika 2015 serta menyematkan Pin Indonesia Bebas Narkotika pada empat pelajar berprestasi. Mereka adalah Keyla Cahya Athalia siswi SD Islam Al-Azhar 09 yang merupakan pemenang olimpiade matematika dunia, Mohammad Iqbal Ibrahim siswa SMP Pribadi Depok yang merupakan pemenang junior olimpiade science dunia, Christian George Emor siswa SMA Lokan Santo Nicolas Sulawesi Utara yang merupakan pemenang olimpiade fisika dunia dan Abi sofyan Ghifari mahasiswa Universitas Indonesia jurusan kimia yang merupakan pemenang olimpiade kimia dunia.

belum ada menerima namanama yang meninggal, tapi informasi yang kita terima dari Kasatlantas, ada 14 orang yang meninggal,” kata Humas PT ALS Alwi Matondang di ruang kerjanya, Minggu (26/6). Alwi mengatakan, Bus ALS dari Medan menuju Bengkulu itu membawa 36 penumpang dari Medan dan kapasitasnya dalam satu bus adalah 45 orang. Rata-rata tujuan penumpang adalah Pasaman, Bukit Tinggi dan Bengkulu. “Menurut informasi dari sana, saat bus melewati Aeklatong, penumpang disuruh turun, karena dua tahun

belakangan ini, melihat kondisi jalan yang rusak parah,” katanya. Alwi mengakui, Bus ALS naas itu sempat rusak di daerah Toba. Namun, bus kembali meneruskan perjalanan setelah diperbaiki dengan membawa sparepart dari Medan. “Saya tidak tahu pasti bagian apa yang rusak, hanya saja bus sudah diperbaiki dengan membawa spartpart dari Medan ini,” kata Alwi seraya mengatakan, Bus ALS berangkat Jumat (24/6) siang. Dia mengatakan, seluruh penumpang sudah mendapat asuransi dari jasaraharja. Sedangkan pihak ALS, lanjutnya, menanggung biaya ambulan sampai ke rumah duka.Dia mengakui, su-

dah berusaha menelefon supir I dan II Rahmat dan Unggul, tapi HP tidak aktif. Alwi menambahkan, supir yang bertentangan dengan hukum dan peraturan yang berlaku di sini akan dipecat. “Jangankan dikasih sanksi langsung kami pecat, sudah banyak supir kami pecat. Biasanya, kalau ada laporan dari masyarakat kami akan selidiki. Sebagian besar supir di sini sudah ada sertifikat dari Dishub,” ujarnya. Namun Alwi tidak memberikan nama-nama daftar penumpang yang berada di dalam bus tersebut. “Kita tidak bias berikan, nanti Tanya saja sama pihak kepolisian,” tegasnya. (h02)

Bengkulu di bagian kaca depan. Selain itu, tutur Darwin, sebelum bus tenggelam hampir secara keseluruhan, dia masih sempat mendengar suara teriakan histeris minta tolong. Anakanak menangis memanggil ayah dan ibu mereka. “Saya masih sempat mendengar para penumpang di dalam busa berteriak ,Allahu Akbar dan La ilaha illallah sebanyak dua kali. Setelah itu semuanya senyap seiring tenggelamnya badan bus. Mungkin mereka sudah tenggelam dan semuanya senyap,” kisah Darwin yang sesekali mengusap wajah karena masih terbayang kejadian itu. 5 Jam Baru Dievakuasi Masih menurut Darwin, selama 5 jam tidak ada bantuan atau pertolongan apapun dari warga atau pemilik kendaraan yang melintas di sana. Suasana mencekam. Lalu, sekitar pukul 8:00 atau 5 jam setelah kejadian, datanglah karyawan PT ALS memberi pertolongan. Mereka memecahkan kaca samping bagian kiri, setelah itu mayat penumpang yang dominan anak-anak mengapung ke permukaan air dan masih di dalam bus. Satu per satu korban berhasil di evakuasi hingga jumlahnya 12 orang. Diperkirakan masih banyak lagi korban tewas yang terjepit bangku dan barang-barang penumpang. Sekitar pukul 10, dua alat berat tida di lokasi dan coba menarik bus dari dasar telaga. Tapi dikarenakan besi badan bus yang kropos dan patah saat ditarik, upaya itu tidak berhasil dan hanya sebagain badan bus yang terangkat dari permukaan air. Sekitar pukul 12:00, upaya evakuasi berhasil menemukan seorang penumpang berusia 9 tahun yang sudah tewas. Pukul 13:30 ditemukan lagi seorang pria bertato yang tidak diketahui identitasnya tewas terjepit bangku belakang bus. Upaya evakuasi terus dila-

kukan karena diperkirakan masih ada 5 penumpang tewas yang belum terevakuasi. Tapi hingga sore, upaya itu belum berhasil, ditambah terjadinya kerusakan pada mesin alat berat dan hujan yang terus mengguyur. Korban tewas semuanya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Sipirok Mau Pindah Rumah Sementara salah seorang penumpang yang selamat bernama Ciping, 31, yang ditemui saat meratapi jenazah istri dan dua anaknya menuturkan, di dalam bus naas itu masih ada seorang anaknya lagi yang belum terevakuasi, Rendi, 5. Sedangkan istrinya Desi, 30, beserta putrinya Yuni Cepriani, 10, dan Dimas, 3, sudah dievakuasi. “Selama ini kami tinggal di Medan dan sudah lama saya meninggalkan mereka karena mencari nafkah di Pasaman, Sumatera Barat. Setelah kehidupan mencukupi, saya mengajak mereka untuk pindah ke Pasaman,” katanya. Tapi niat pindah rumah ke Pasaman itu pupus, karena musibah melanda keluarga besar mereka di Aeklatong. Istri dan tiga anaknya tewas dalam kejadian bus maut tersebut. “Musibah ini melanda kami, istri dan semua anak saya tewas. Paling saya sesalkan kenapa saya harus turun dan meninggalkan mereka di dalam bus,” ucapnya terbata-bata sembari mengelus-elus jenazah istri dan anak-anaknya. Ciping mengucapkan nasihat kepada istrinya yang sudah tidak bernyawa. “Ma, baik-baik kalian ya, jaga anak-anak kita di sana. Ini semua salah ayah,” ucap Ciping. Adapun penumpang tewas yang berhasil dievakuasi hingga pukul 16.00, Maulida, 20, Eka Santy, Putri Balqis, warga Jalan Bunga Raya, Medan Sunggal. Desi, 30, Yuni, 9, Dimas 3, warga Gang Pajak Tasbih, Pasar III Tembung.

Dahniar, 56, Assifa Azzahra, 7, warga Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung. Riki Anugrah, 1 belum diketahui alamatnya, Husni Amalia, 9,, Kumala Sari 11, dan Rohana, warga Bengkulu. Trisnawati, 55, warga Bandar Selamat Tembung dan Dedi yang belum diketahui alamatnya. Belasungkawa Tentang kejadian ini, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu yang dihubungi via telefon karena masih mengikuti rapat E-KTP di Depdagri, Jakarta, menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban. Katanya, begitu mendengar kejadian ini dia langsug menginstruksikan Direktur RSUD Sipirok untuk terus-terusan memberi pertolongan kepada korban selamat dan memfasilitasi penempatan korban tewas. Bupati juga menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Dinas PU untuk mengerahkan seluruh kekuatan untuk membantu evakuasi. “Saya juga instruksikan camat dan seluruh perangkat desa terdekat untuk membantu evakuasi,” ucap Syahrul. Disebutkannya, kerusakan jalan negara di Aeklatong sudah berulang kali menelan korban. Pemkab Tapsel sudah berupaya keras meningkatkan pembangunan atau pengalihan jalurnya. Sebagai Bupati, katanya, dia sudah dua kali menyurati Balai Jalan NasionalWilayah I dan Departemen PU untuk membangun Aeklatong. Bahkan, barubaru ini kepala daerah dan ketua DPRD se Tabagsel sudah mengirim surat permohonan pembangunan jalan negara di Aeklatong ke Departemen PU. “Kita meminta agar jalan negara di Aeklatong segera dibangun atau dialihkan pada PAPBN 2011 atau APBN 2012. Selain menyurati, secara langsung kita sering meminta pembangunan Aeklatong,” jelas Bupati Tapsel. (a27)

Ada-ada Saja ... sedang terlantar di belakang gedung apartemennya. Awalnya Nicole menyangka anjing itu adalah seekor tikus. Yoda merebut gelar anjing terjelek yang sebelumnya dipegang anjing jenis Chihuahua bernama Princess Abby. Pada tahun-tahun sebelumnya, para pemilik anjing terjelek akan mendapat hadiah cek sebesar US$ 1.000 atau Rp 8,6 juta. (ap/rzl)

Kantor PT. ALS ...

Waspada/Hamdani

RUMAH Dinas Gubsu di Jalan Sudirman Medan yang tidak berpenghuni.

Rumah Dinas Gubsu Tak Berpenghuni RUMAH Dinas Gubernur Sumatera Uta[ra di Jalan Sudirman begitu megah dan asri. Pepohonan tumbuh rindang di sekitar halaman yang luas. Ada beberapa pohon yang tumbuh sejak awal bangunan berdiri, seperti pohon Pinang, Akasia dan Mahoni. Tepat di depan rumah dinas, ada kolam ikan yang juga luas.Dahulu kolam itu merupakan tempat favorit cucunya mantan Gubernur Marahalim Harahap, Ucin dan Icai bermain. Udara di sekitar rumah dinas terasa segar jauh dari polusi. Pekarangan rumah tertata rapi, bunga sejenis Agloenema terpajang di teras rumah. Jauh dari kesan angker yang selama ini digembar-gemborkan masyarakat. Bangunan bergaya Belanda itu berdiri di atas lahan seluas 18,720 m², dibangun tahun 1939 pada zaman Belanda. Begitu Waspada menginjakkan kaki di depan rumah dinas Gubsu, Minggu (26/6), beberapa patung yang mengenakan pakaian adat Batak dan Melayu terpampang di sudut-sudut rumah. Kemudian, pandangan langsung tertuju pada ruangan besar yang disebut dengan hall, tempat biasanya gubernur menyambut tamu. Di sebelah kiri tatkala pertama kali masuk ada ruangan yang disebut dengan ruangan pertemuan Muspida. Dan, di ruangan itu ada foto hitam putih bergambar bangunan rumah dinas yang diambil pada 1948, sedangkan di sebelah kanannya ada ruangan penjaga rumah. Sejurus kemudian di depan hall ada ruang kerja gubernur dan di sampingnya ada ruang makan utama. Di lantai atas terdapat lima kamar utama terdiri dari kamar gubernur, dua kamar tamu atau biasa disebut kamar VIP, dan dua kamar tidur anak. Erwin Edrianto, 36, adalah salah satu penjaga rumah yang sudah sembilan tahun bekerja di sana. Secara bergantian ia menjaga rumah Gubsu selama 24 jam dengan satu rekannya, Herman. Menurutnya, rumah Dinas Gubsu tidak

Solar Langka, ... nelayan pukat Langgai yang menambatkan perahunya di tangkahan Jalan Pulau Seram, Belawan, Minggu (26/6). Herlandes menyebutkan, kelangkaan solar akibat prilaku spekulan yang ingin mencari keuntungan lebih besar dengan menjual solar bersubsidi milik nelayan kepada pihak industri maupun terhadap kapal nelayan besar dengan harga yang lebih tinggi. Pantauan Waspada, kemarin, puluhan nelayan harus

ditempati semenjak kepemimpinan Gubsu Raja Inal Siregar (alm). Namun setelah itu ada beberapa gubernur yang hanya menggunakan rumah dinas untuk menjamu tamu, seperti Rudolf Pardede, dan Syamsul Arifin. Sedangkan Tengku Rizal Nurdin (alm) tinggal di rumah dinas selama satu setengah tahun saja. Bayangkan, di rumah yang sebesar itu, Erwin mengaku terkadang merasa jenuh karena seharian sendiri di sana. Ia juga mengakui akan keberadaan “penunggu” di setiap rumah yang tidak ditempati. Apalagi bangunannya memiliki nilai sejarah bergaya Belanda dan tidak ada yang menghuni. Namun, ia tetap menjaga dan merawat rumah dinas dengan percaya diri. “Syukurnya saya tidak pernah jumpa dengan penampakan-penampakan seperti dibilang orang-orang. Kalau di sini (rumah dinas-red) saja ya nggak apa-apa, lagian ngapain sampe jalan ke atas. Lihat-lihat kamar pribadi. Suarasuara aneh paling itu suara kucing atau suara angin,” ungkapnya sembari menyunggingkan senyuman. Menurut Erwin, sesuatu yang berbau mistis tidak pernah dialaminya selama menjaga rumah. Sebab kondisi rumah selalu dijaga kebersihan dan kerapihannya. “Saya percaya dengan makhluk gaib pasti ada di setiap rumah, namun kalau kondisi rumah terjaga kebersihannya mungkin tidak ada semacam itu,” jelas Erwin. Sementara itu rumah Dinas Gubsu setiap hari dibersihkan.Pada malam hari lampulampu dihidupkan. Untuk bagian kebersihan, ada tiga orang dan perawatan taman ada sepuluh orang. Begitu pula yang dikatakan oleh Budiaty Fauziah, anak sulung mantan Gubernur Marahalim Harahap. Selama ia tinggal di rumah dinas tatkala ayahnya menjabat sebagai gubernur, ia tidak pernah mendengar kejadian-kejadian mengerikan tentang dunia misteri di rumah dinas itu. Lain halnya sekarang. (cag)

berlomba cepat untuk mendapatkan beberapa liter minyak dengan sejumlah kapal besar yang mengisi minyak di SPDN Pertamina TPI Bagan Deli. Bahkan nelayan yang telah lebih awal datang ke SPDN itu di kenakan pembatasan jumlah minyak yang bisa dibeli nelayan. Ironisnya, beberapa pembeli memuat solar ke dalam tangki kapal ukuran besar. Ketua DPD HNSI Sumut Pendi Pohan mencium adanya penyelewengan penyaluran solar yang dilakukan SPDN. Bahkan, kata Pendi, beberapa SPDN

Liburan Sang Cucu ... Sudirman dan Lisa selamat dari kejadian maut tersebut. Pasalnya, saat bus melewati jalan Aeklatong yang rusak parah itu, Sudirman dan Lisa turun karena ada imbauan dari sopir agar sebagian penumpang turun. “Yang kami tahu pada saat mau naik ke jalan yang berbukit, sebagian penumpang disuruh turun disuruh supir turun agar bebannya tidak berat,” kata anak korban Lita, Minggu (26/6). Kepergian mereka ke Pariaman bermaksud untuk mengisi liburan anak sekolah. Liburan itu ternyata membawa petaka, bus ALS yang mereka tumpangi terbalik. “Akhir-akhir ini memang ibu agak aneh kelakuannya, karena dalam seminggu ini ibu sering berdandan sehabis mandi. Ibu saya juga sering minta-minta pulang kampung untuk ziarah,” jelas Lita di rumah duka. Lita juga menuturkan, kalau ibunya Dahniar, pernah bermimpi kalau neneknya mengajak

LENTERA ... jangan ambil uang negara dan uang rakyat. Jika perlu uang, minta pada ayah”. Bila dilihat secara simplistik (dangkal) memang boleh jadi ada kesan bahwa keluarga ini terlalu confidance, ‘terlalu percaya diri’. Akan tetapi bila dibaca secara substansial, ternyata ini merupakan bagian dari tekad seorang anak negeri untuk membangun tanah kelahirannya, dengan meminjam istilah yang digunakan Al-Qur’an, “liyundziru qoumahum idza roja’u ilahim la’allahum yahdzarun”, (saat mereka kembali ke kampungnya untuk memberdayakan kaumnya). Lebih dari sekedar surprise kita terhadap drama Pilkada Madina, dengan dilantiknya H. Hidayat Batubara sebagai Bupati Madina, ada sebuah harapan akan berlangsungnya pembangunan daerah dengan masyarakatnya yang bersih (clean society) di bawah kepemimpinannya. Namun, sebelum melanjutkan analisis ini, saya ingin berhenti sejenak untuk mengritik diri sendiri agar tidak sampai memberikan beban yang terlalu berat pada Bupati baru, tokoh muda yang sangat potensial ini. Survey‘Istiqamah Mulya Foundation’, yayasan dimana saya menjadi salah seorang peneliti di dalamnya, tidak banyak Kepala Daerah di Sumatera Utara yang tidak memiliki hutang dana politik. Adalah Tigor Siregar di Lab. Batu dan Hidayat Batubara yang relatif dapat dijadikan sampel tentang sedikitnya beban kost politik yang dipikul kepala daerah. Dari kenyataan tersebut kita dapat berharap Hidayat Batubara memiliki start yang sangat mengesankan untuk membangun masyarat bersih (clean society) di daerahnya. Dikatakan masyarakat bersih karena carut marut masalah korupsi di negeri kita tidak saja karena rendahnya moral dan pengaruh keluarga pejabat, tetapi juga karena masyarakat yang korup. Sebagian masyarakat kita secara tidak sadar telah menjadi bagian dari gelombang korupsi itu. Sebab komunikasi apapun yang hendak

yang didirikan beberapa tahun lalu itu sudah lari dari fungsinya dengan menjual solar bersubdisi kepada industri. Dikatakan Pendi Pohan, SPDN mendapat jatah solar 24 ribu liter atau 24 ton perhari. Namun yang disalurkan kepada nelayan kecil hanya sekitar 4 ton. Sisanya dijual kepada orang tertentu yang datang menggunakan beca bermesin dan mobil pick up bermuatan jerigen dan drum. “Pertamina dan AKR harus bertanggung jawab dan menindak SPDN yang tidak peduli nasib nelayan,” ujarnya. (h03)

Dahniar pergi. “Mamak pernah cerita kalau dia mimpi nenek, dalam mimpinya itu nenek mengajak mamak saya pergi, tapi saya menanggapinya becanda,” kata Lita. Sementara itu keponakan Dahniar, Edi mengungkapkan, saat ini jenazah Dahniar dan Assyifa masih berada di RS. Sipirok untuk keperluan visum. “Saat ini om saya sedang di puskesmas dan sekarang kami yakin kalau om kami pasti dalam kebingungan. Lita juga sudah menghubungi temannya disana, agar jenazah mamak dan keponakannya itu dimandikan di sana, biar besok langsung dikebumikan, mungkin sekira jam 12 malam tiba jenazahnya,” jelasnya. Kondisi jalan Aeklatong telah kembali memakan korban. Edi hanya berharap tak pasti agar pemerintah pusat memperhatikan keadaan jalan tersebut. “Saya harap pemerintah membuat jalan alternatif agar tidak ada lagi korban,” ungkapnya sedih. Mursal AI dibangun seorang tokoh kepada masyarakatnya tidak bisa menghindar dari pemberian uang dan benda agar ia mendapat perhatian dan dipilih. Hidayat Batubara relatif tidak memiliki hutang dana politik yang terlalu berat, hingga ia tidak membayar kepada sponsornya, orangtuanya Dr. H. Maslin Batubara. Sebab orangtuanya juga diusia matangnya kelihatan lebih banyak mengurus urusan sosial dan agama (proyek akhirat). Namun, adanya peluang tidak serta merta membuat seorang Kepala Daerah memakmurkan rakyatnya. Dibutuhkan kemampuan, kecerdasan, kesungguhan, kerja sama, dan kerendahan hati untuk menerima saran, serta dukungan sosial dan masyrakatnya. Dukungan sosial ini sangat memungkinkan untuk diterimanya. Sebab, setelah menjadi bulanbulanan dan dipimpong pemain-pemain politik, akhirnya masyarakat Madina berhasil membuktikan mereka sebagai masyarakat yang bermartabat dan beradat melalui pemungutan suara kedua, bahwa mereka tidak pernah melacurkan harga dirinya untuk mempeloleh selembar uang. Subhanallah... Ini adalah modal sosial (social benevit) bagi Pak Hidayat untuk menjadikan Madina sebagai contoh masyarakat yang maju dan bersih, di saat kekotoran-kekotoran praktek politik dan kepemimpinan mendera dan menggurita negeri ini. Tinggal pertanyaannya, mampukah Hidayat? Mampukah masyarakatnya untuk membackingnya mewujudkan masyarakt standar yang teladan itu? Jawabannya. Insya allah mampu. Mulailah dengan kesucian niat dan konsisten sesuai visi dan misi kampanye, bacalah dengan cermat kondisi masyarakatmu, ajak masyarakat untuk kerja bersama demi martabat daerah. Dan ajak para ahli untuk ikut berpikir dan dengarlah kata dan nasehat mereka. Kepada para tokoh Madina yang jumlahnya ‘seabrek-abrek’, berikan waktu untuk Hidayat bekerja dan dukung dengan segalanya. Wa Allahu Â’lamu bi al-Shawab.


Luar Negeri

A3 Protes Anti-China Masih Terjadi Di Vietnam WASPADA Senin 27 Juni 2011

HANOI, Vietnam (AP): Para pemrotes Vietnam berbaris melalui jalanan ibukota pada pekan keempat aksi tersebut Minggu (26/6), yang menyerukan agar China hentikan memasuki wilayah perairan mereka di Laut China Selatan, ketika ketegangan berlanjut. China mengatakan Minggu setelah pertemuan diplomatik di Beijing bahwa sengketa wilayah harus diselesaikan melalui perundingan. Dengan membawa spanduk-spanduk yang bertulisan: “China hentikan berbohong. China hentikan invasi” dan “Hentikan pelanggaran wilayah perairanVietnam” massa makin bertambah ketika mereka berbaris melalui jalanan ibukota yang penuh debu. Aksi pemrotes amat jarang di Vietnam yang komunis dan biasanya aksi tersebut dengan cepat dibubarkan polisi atau pa-

sukan keamanan. Namun kini Hanoi mengizinkan unjukrasa yang telah berjalan memasuki minggu keempat di tengah pengawasan keamanan yang ketat. China danVietnam telah saling melontarkan ‘pukulan diplomatik’ selama bulan lalu setelah terjadi serangkaian bentrok di beberapa bagian Laut China Selatan yang diklaim kedua negara. “Ketegangan di Laut Timur kemungkinan meningkat, namun jika negara lain bergabung bersama, China kemungkinan akan mundur,” kata Phung Thi Tram, 70, mengacu pada daerah

Istri Pemimpin Al-Qaida Divonis 20 Tahun Penjara BAGHDAD, Irak (AP): Pengadilan Irak menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara terhadap istri pemimpin al-Qaida yang terbunuh dengan tuduhan melakukan aksi terorisme, kata jubir pengadilan Irak Minggu (26/6). Hasna AliYahya, istri Abu Ayyub al-Masri, dinyatakan bersalah Kamis lalu, menurut jubir Dewan Pengadilan Tinggi Irak AbdulSattar Bayrkdar. Bayrkdar tidak memberikan keterangan rinci tentang tuduhan itu, namun seorang pejabat pemerintah mengatakan dia dinyatakan bersalah karena memfasilitasi koresponden antara pemberontak dan mempersiapkan sabuk berisi bahan peledak. Ibu tiga anak tersebut telah ditahan sejak April 2010 pasukan gabungan AS-Irak di barat Baghdad menewaskan al-Masri bersama tokoh penting Al-Qaida Irak lainnya. Enam bulan kemudian, kelompok naungan al-Qaida Irak, Negara Islam Irak mengancam menculik anggota keluarga politisi dan menteri Irak jika istri dan anak-anak Al-Masri tidak dibebaskan. Bulan lalu, dua putrid dan seorang putranya diserahkan kepada paman mereka di Yaman, menurut seorang diplomat Yaman di Baghdad. Anak paling kecil berusia 18bulan, sementara yang lain berusia 7 dan 9 tahun, kata diplomat itu. Al-masri, seorang warga Mesir, bergabung dengan al-Qaida di kamp-kamp di Afghanistan pada akhir tahun 90-an dan dilatih menjadi pakar bom mobil sebelum pergi ke Irak setelah invasi pimpinan AS tahun 2003, kata pejabat AS. Dia memimpin al-Qaida setelah AbuMusab Al-Zarqawi, pendiri al-Qaida kelahiran Jordania di Irak, tewas Juni 2006 lalu.(m23)

Warga Syria Dalam Keadaan Luka Lari Ke Lebanon, 20 Orang Tewas BEIRUT, Lebanon (AP): Ratusan warga Syria, sebagian dalam keadaan luka tembak, menyeberang ke negara tetangganya Lebanon dalam usaha mencari satu tempat pengungsian untuk menghindar dari kekerasan yang terus berkembang di tanahair mereka, demikian menurut seorang pejabat keamanan Lebanon. Sebagian besar sampai di negara tetangganya itu tidak lama setelah pasukan keamanan Syria melepaskan tembakan terhadap para pemrotes anti-pemerintah di Syria Jumat. Para aktivis Syria mengatakan Sabtu (25/6), 20 orang tewas, termasuk dua anak-anak berusia 12 dan 13 tahun. Komisi Koordinasi Lokal, satu kelompok yang menggerakkan protes Syria, mengatakan sebagian korban tewas terjadi di Barzeh, daerah tetangga ibukota Damaskus, dan kota pinggiran al-Kaswa. Korban tewas lainnya berjatuhan ketika pasukan keamanan melepaskan tembakan di Homs, kota di Syria Tengah yang menyebabkan penduduk melarikan diri ke perbatasan Lebanon yang letaknya hanya berjarak 30 km. Oposisi Syria mengatakan kira-kira 1.400 orang tewas ketika pemerintah menumpas satu gerakan yang menuntut diakhirinya kekuasaan keluarga Assad selama puluhan tahun di Syria. Satu pergolakan populer diperbarui setiap Jumat seusai shalat tengah hari. Kekerasan itu juga menyebabkan ribuan warga Syria berusaha mencari tempat aman di beberapa negara tetangganya. Lebih dari 1.000 orang menyeberang Jumat dan malamnya ke daerah Akkar, utara Lebanon, demikian menurut Wadi Khaled, seorang pejabat keamanan Lebanon. (m10)

yang diberi nama Vietnam. Dia berteriak “Jatuhlah China!” ketika dia ikut berbaris. Hubungan juga tegang antara Beijing dan Filipina. Manila menuduh boat-boat China melakukan sembilan kali penyusupan ke dalam wilayah perairan yang diklaim Filipina sejak 25 Februari lalu. Di Beijing, Kementerian Luar Negeri China mengatakan Minggu bahwa negara-negara tersebut telah setuju untuk menyelesaikan pertikaian ‘melalui perundingan dan konsultasi damai dan bersahabat,’ kata la-

poran Xinhua.

Imbauan AS Dari Honolulu, Hawaii, AS menyerukan China agar meredakan ketegangan di Laut China Selatan melalui dialog sementara negara-negara Pasifik melakukan perundingan pertamanya menyangkut pertikaian di wilayah Asia Selatan itu. Pejabat senior AS Kurt Campbell dalam perundangan di Hawaii mengatakan dia menjamin China bahwa AS menyambut baik peran kuat Beijing, yang memperingatkan Washington untuk tidak meli-

batkan diri dalam sengketasengketa yang meningkat itu. “Kami telah melakukan diskusi yang tulus dan jelas tentang masalah-masalah ini,” kata Campbell, asisten menteri luar negeri AS urusan Asia Timur dan Pasifik kepada wartawan setelah pertemuan di Honolulu. “Kami menginginkan ketegangan mereda. Kami memiliki keinginan kuat untuk memelihara perdamaian dan stabilitas, dan kami sedang mengusahakan satu dialog di antara semua pemain penting,” katanya. Insiden-insiden dalam pe-

Taliban Pakistan Gunakan Wanita Dalam Serangan Ke Kantor Polisi DERA ISMAIL KHAN, Pakistan (AP): Taliban Pakistan mengatakan mereka telah menggunakan seorang wanita untuk pertama kalinya dalam satu serangan ke sebuah kantor polisi di baratlaut Pakistan yang menewaskan 10 orang. Wanita itu merupakan salah satu dari dua penyerang yang melemparkan granat dan ‘menyiram’ dengan tembakan senapan mesin ke dalam kantor polisi tersebut di Dera Ismail Khan Sabtu sebelum keduanya meledakkan diri mereka sendiri. Jurubicara Taliban Pakistan Ahsanullah Ahsan mengatakan kepada The Associated Press Minggu (26/6) bahwa para penyerang adalah seorang wanita bersama suaminya. Dia mengatakan penggunaan seorang wanita dalam serangan bom menunjukkan demikian besar rasa benci masyarakat terhadap pasukan keamanan Pakistan. Sebelumnya berbagai laporan telah menyebut tentang wanita pelaku serangan bom bunuhdiri di Pakistan, namun inilah merupakan yang pertama kalinya Taliban Pakistan membenarkan penggunaan wanita untuk tugas tersebut. Dalam aksinya pasangan itu yang dibantu beberapa rekannya yang lain — di antaranya mengenakan pakaian tradisional wanita bercadar (burqa), mengepung satu kantor polisi di Pakistan Baratlaut Sabtu, kata para pejabat. Serangan itu menewaskan sedikitnya 10 personil polisi. “Polisi telah mengambil kendali atas kantor polisi dan

10 personil polisi gugur dalam serangan tersebut dan enam penyerang tewas,” kata Mian Iftikhar Hussain, menteri penerangan provinsi Khyber Pakhtunkhwa. Para penyerang yang dilengkapi senjata api dan granat tangan telah menyerang kantor polisi Kolachi dekat perbatasan distrik suku Waziristan Selatan dan menyandera sekelompok polisi. Hussain mengatakan penyerang yang berpakaian burqa

berniat membebaskan rekanrekan mereka yang ditahan. Kepala Kepolisian Regional Imtiaz Shah mengatakan bahwa ada seorang wanita di antara para pelaku bom bunuh diri. Shah mengatakan pengepungan dimulai ketika para penyerang itu yang mengenakan burqa mengeluarkan senjata di pintu gerbang utama kantor polisi itu dan menewaskan sejumlah personil polisi yang bertugas di sana. (m10)

China Bebaskan Pembangkang BEIJING, China (AP): Seorang aktivis politik terkemuka China yang dipenjarakan atas tuduhan melakukan penghasutan telah dibebaskan Minggu (26/6) setelah lebih dari tiga tahun mendekam dalam penjara, kata istrinya, meskipun kebebasan ini dapat dibatasi melalui pengawasan lebih lanjut. Seorang tokoh besar di kalangan masyarakat pembangkang China, Hu Jia menganjurkan kebebasan leboh luas bagi warga sipil sebelum dia dipenjarakan 2008. Hukuman penjara 31/2tahunyangharusdijalaninya ditetapkan berakhir Minggu. Dia kembali ke rumahnya sebelum fajar, kata Zeng Jinyan, istri Hu dalam satu pesan onlinenya. “Aman, sangat senang. Perlu pemulihan diri selama jangka waktu tertentu,” kata Zeng dalam pesan Twitter. Tak ada jawaban ketika Zeng ditelefon Minggu, namun dia pernah mengatakan sebelumnya dia akan mengumumkan pembebasan itu melalui Twitter.

Dia telah menjenguk suaminya Senin di Penjara Kota Beijing. Hu, 37, dikenal karena kegiatannya dengan pasien AIDS dan anak yatim piatu. Tuduhan menghasut itu mulanya berawal dari tuduhan polisi bahwa dia berencana untuk bekerja dengan orang asing untuk mengganggu pelaksanaan Olimpiade Beijing 2008. Pembebasan Hu dilakukan di tengah salah satu kampanye luas pemerintah China setelah melakukan penindakan keras selama bertahun-tahun terhadap berbagai kegiatan yang dianggap bertentangan dengan kebijakan Beijing. China mengambil langkah lunak guna menghindari tumbuhnya gerakan protes gaya-Arab yang berhasil menjungkalkan dua pemimpin kuat di Mesir dan Tunisia.(m10)

kan-pekan belakangan ini telah meningkatkan ketegangan di Laut China Selatan, satu daerah strategis dan memiliki potensi kaya minyak di mana China kadang-kadang terlibat sengketa

yang tumpang tindih dengan Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam. AS dan Vietnam juga meningkatkan kerja sama dengan bekas musuh itu mengeluarkan

satu imbauan bersama dalam perundingan-perundingan belum lama ini diWashington bagi penyelesaian damai dalam sengketa Laut China Selatan itu. (m10)


A4

Luar Negeri

Korsel Selenggarakan Latihan Militer Dekat Perbatasan Korut SEOUL, Korea Selatan (Antara/AFP): Korea Selatan menyelenggarakan latihan militer dekat perbatasan Korea Utara pekan depan saat ketegangan meningkat dengan tetangga komunisnya itu, kata seorang pejabat, Minggu (26/6).

Ledakan Di Restoran Filipina, 2 Orang Tewas ZAMBOANGA, Filipina (AP): Polisi mengatakan satu ledakan keras terjadi di satu restoran di daerah bergolak Filipina yang menyebabkan dua orang tewas dan lebih dari 12 lainnya cedera. Polisi memberikan keterangan yang bertentangan mengenai apa penyebab ledakan tersebut, yang juga memicu kebakaran Sabtu di satu restoran di Isabela, ibukota provinsi Basilan. Komisaris Besar Polisi Alexis Lineses mengatakan satu tabung gas meledak dan menewaskan dua warga sipil dan mencederai lebih dari 12 lainnya, termasuk seorang polisi. Pejabat kepolisian regional Felicisimo Khu mengatakan Minggu (26/6) bahwa ledakan itu disebabkan oleh satu bom rakitan. Para pejabat keamanan telah disiagakan di daerah berpenduduk Muslim di Basilan setelah terjadi serangkaian pengeboman dan penculikan yang dipersalahkan pada kelompok ekstrimis Abu Sayyaf. (m10)

Israel Peringatkan Media Tidak Naik Flotila Ke Gaza JERUSALEM (AP): Israel mengancam akan melarang wartawan internasional memasuki negeri Yahudi itu selama beberapa tahun jika mereka kedapatan menaiki kapal-kapal yang berusaha menerobos blokade Israel atas Jalur Gaza. Satu armada kapal yang berangkat menuju Gaza menurut rencana segera berlayar, mungkin minggu ini. Minggu (26/6), Kantor Pers Pemerintah Israel mengeluarkan satu pernyataan yang mengimbau armada itu ‘satu provokasi berbahaya’ dan satu ‘pelanggaran terhadap hukum Israel.’ Dikatakannya, berpartisipasi dalam armada itu ‘dianggap ikut bertanggungjawab memimpin peserta dan akan ditolak masuk ke negara Israel selama 10 tahun’ dan beberapa sanksi tambahan lainnya. Israel menerapkan blokade atas Jalur Gaza sejak 2007, setelah Hamas menguasai Gaza. Israel mengendurkan blokade darat atas Gaza setelah serangan mautnya atas armada kecil menuju Gaza tahun lalu. Blokade angkatan laut itu masih tetap berlaku. (m10)

Irak Dan Iran Segera Tutup Kamp Ashraf Mujahidin Rakyat TEHERAN, Iran (Antara/AFP): Iran dan Irak telah membentuk komisi bersama dengan Palang Merah untuk menutup Kamp Ashraf di Irak yang menampung ribuan penentang Iran, menurut Presiden Irak Jalal Talabani. “Kamp itu akan ditutup pada akhir tahun ini,” kata Talabani di sela pertemuan puncak anti-terorisme di Teheran, kantor berita resmi Iran IRNA melaporkan, Sabtu (25/6). “Untuk ini komisi tripartit telah dibentuk oleh Irak, Iran dan Palang Merah Internasional untuk membuat keputusan dan menindaklanjuti dengan langkah-langkah yang diperlukan guna menutup kamp kelompok teroris itu,” katanya seperti dikutip oleh IRNA. Mujahidin Rakyat mendirikan Kamp Ashraf pada 1980-an ketika rezim diktator Irak Saddam Hussein, yang telah dieksekusi, pada saat perang dengan Iran — sebagai markas dari mana mereka melancarkan serangan militer ke republik Islam itu. Kamp Ashraf sekarang menampung 3.400 orang. Mujahidin Rakyat, yang melukiskan dirinya sendiri sebagai sayap kiri dan Islam, menentang Shah Iran dan sekarang berusaha untuk menjatuhkan rezim ulama yang berkuasa di Teheran melalui revolusi 1979. Menteri Intelijen Iran Heydar Moslehi mengatakan Mujahidin telah di ambang “keruntuhan”, dan menambahkan bahwa badannya telah mengambil “langkah-langkah” untuk mempercepat proses itu, kantor berita Mehr melaporkan. Menlu Iran Hoshyar Zebari dalam satu kunjungan ke Teheran telah mengusulkan pembentukan komisi tiga pihak untuk “memecahkan masalah Kamp Ashraf”. “Kami minta organisasi internasional dan parlemen Eropa untuk mendorong anggota-anggota kelompok itu untuk meninggalkan Irak, dan untuk mempermudah (gerakan) anggota-anggota itu yang ingin pergi ke negara itu (Iran),” kata Zebari.

Laporan: Chavez Berada Dalam Kondisi “Kritis” MIAMI, AS (Antara/AFP): Presiden Venezuela Hugo Chavez, yang berada di Kuba setelah operasi darurat, berada dalam kondisi ‘kritis’ tapi stabil, demikian laporan El Nuevo Herald di Miami, Minggu (26/6), dengan mengutip sumber intelijen AS. Pemerintah Chavez telah menyatakan dia menjalani operasi abses panggul pada 10 Juni dan kondisinya membaik; adik presiden itu telah mengatakan kepada media resmiVenezuela bahwa Chavez akan pulang ke Karakas dalam waktu dua pekan. Namun pemerintah Venezuela belum membahas perincian kondisi Chavez. Dan anggota oposisi bersiap di Karakas sementara banyak orang berpendapat sesuai dengan undang-undang dasar jika presiden tersebut memerintah dari luar negeri. El Nuevo Herald, yang berbahasa Spanyol, mengutip sumber intelijen AS yang tak ingin disebutkan jati diri mereka dan menolak mengomentari desas-desus Chavez mungkin menjalani perawatan untuk kanker prostat. Namun satu sumber, yang dikutip El Nuevo Herald, sebagaimana dilaporkan AFP, mengatakan Chavez “berada dalam kondisi kritis; bukan berada di ambang kematian, tapi tentu saja kritis, dan kondisinya rumit”. Sumber yang sama mengatakan putri Chavez, Rosines, dan ibunya, Marisabel Rodriguez, baru-baru ini bergegas ke Kuba naik pesawat kepresidenan, kata laporan tersebut. “Mereka membawa Marisabel dan putrinya secara mendesak,” kata satu sumber lain. “Itu terjadi 72 jam lalu.” Setelah hampir dua pekan tidak aktif, Chavez menulis lagi di akun Twitter pada Jumat, tanpa membahas kontroversi mengenai keberadaannya di luar negeri untuk menjalani pemulihan di Kuba.

Hujan Lebat Melanda Korsel, Enam Tewas Atau Hilang SEOUL, Korea Selatan (Antara/AFP): Banjir dan hujan lebat menyebabkan enam orang tewas atau hilang dan membatalkan sejumlah penerbangan di Korea Selatan, kata para pejabat, Minggu (26/6) memperingatkan hujan akan terus turun akibat Badai Tropis Meari. Dua orang termasuk seorang anggta tim penyelamat dan seorang petani tewas dan empat orang lainnya hilang akibat banjir setelah hujan deras akhir pekan lalu, kata Badan Manajemen Urusan Darurat Nasional dalam satu pernyataan. Petugas penyelamat itu ditemukan tewas di daerah Yeongwol setelah hanyut ketika berusaha mencari anak berusia tiga tahun yang hilang dalam banjir itu. Badan cuaca negara mengeluarkan siaga badai untuk sebagian besar daerah negara itu dan memperingatkan kemungkinan badai terjadi dari Ahad sampai Selasa di daerah-daerah pantai selatan dan barat saat Meari memasuki semenanjung itu. Lebih dari 50 penerbangan dan 100 pelayanan feri di daerahdaerah selatan dan pantai dibatalkan atau ditunda karena hujan lebat dan angin kencang. Tetapi Bandara Internasional Incheon belum terkena dampak itu, kata seorang juru bicara bandara itu.

Militer Korea Selatan (Korsel) akan melakukan latihan lapangan di kota Paju mulai Senin sampai Jumat, kata juru bicara kementerian pertahanan Seoul.“Latihan itu adalah sesuatu yang telah kami lakukan secara reguler untuk memperbaiki kesiapan tempur kami,” katanya tanpa menjelaskan lebih jauh. Ketegangan lintas perbatasan tetap tinggi sejak Korea Utara (Korut) dituduh menenggelam- kan kapal perang Korsel yang menewaskan 46 awaknya dan penembakan satu pulau perbatasan Korsel yang mene-

waskan empat warga Korsel tahun lalu. Hubungan memburuk kembali setelah Pyongyang akhir bulan lalu mengumumkan pihaknya menghentikan semua kontak dengan pemerintah konservatif Seoul, yang menuntut Korut meminta maaf menyangkut dua serangan itu. Kedatangan sembilan warga Korut di Korsel menumpang perahu bulan ini semakin meningkatkan ketegangan setelah Seoul menolak permintaan Pyongyang untuk memulangkan sembilan orang itu.

Satu kelompok pembangkang Korut yang tinggal di Seoul menyebarkan 100.000 selebaran anti-Pyongyang melintasi perbatasan itu, Sabtu mendesak penggulingan rezim komunis itu, kendatipun ancama-ancaman dari Korut untuk menembak balon-balon yang membawa selebaran-selebaran itu. Balon-balon raksasa itu bertuliskan slogan-slogan antiPyongyang termasuk satu menyerukan penggulingan pemimpin Korut Kim Jong-Il dan putra bungsunya Kim Jong-Un yang akan mengantikannya.

Banjir Telantarkan Puluhan Ribu Anak Di Filipina Selatan COTABATO CITY, Filipina (Antara/Xinhua-0ANA/AFP): Puluhan ribu anak terlantar akibat banjir bandang di Filipina Selatan saat menghadapi risiko berbagai penyakit mematikan, kata seorang pejabat Dana Anak PBB (UNICEF) Minggu (26/6). Badan-badan kemanusiaan PBB telah diminta untuk menyediakan makanan yang cukup, persediaan medis, kakus dan barang-barang lainnya untuk membantu warga yang terkena banjir yang meluas. Vanessa Tobin, perwakilan UNICEF di negara tersebut mengatakan melalui telepon, bahwa sekitar 450.000 anak-anak di Wilayah Otonomi di Mindanao Muslim dan di Mindanao Tengah tinggal di pusat-pusat evakuasi dan masyarakat terkena dampak resiko penyakit diare serta pneumonia.

“Kami sedang bekerja untuk mencegah kematian dan penyakit itu dengan lembaga-lembaga pemerintah dan para mitra. Kami mendukung upayaupaya dalam menyediakan barang-barang non pangan, termasuk selimut, peralatan memasak, air dan sanitasi, alat kesehatan, gizi dan pelayanan perlindungan anak,” kata Tobin. “Kami berharap untuk mendirikan pusat-pusat belajar sementara untuk anak-anak dalam beberapa minggu mendatang, sehingga mereka dapat melanjutkan sekolah,” tambahnya. Bekerja dengan pihak berwenang Filipina dan organisasi non-pemerintah, UNICEF telah mengirimkan lebih dari 5.500 selimut, 5.000 terpal dan 3.500 tikar plastik, menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan

Kemanusiaan. Program Pangan Dunia juga bekerja sama dengan otoritas lokal untuk mempersiapkan kemungkinan distribusi bantuan pangan, berdasarkan penilaian kebutuhan. Menurut laporan AFP, hampir 90.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka karena banjir setelah Badai Tropis Meari, dengan 15 orang tercatat hilang, kata kantor pertahanan sipil, pada Sabtu. Di Marikina, satu daerah pinggiran Manila yang rendah 25.000 orang diungsikan ke tempat-tempat penampungan setelah air mencapai tingkat bahaya, tambah kantor itu.Pihak berwenang mengindikasikan mereka tidak dapat mengatakan kapan orang-orang itu akan dapat pulang ke rumah mereka masing-masing.

WASPADA Senin 27 Juni 2011

Malaysia Tahan 60 Pendukung Oposisi KUALA LUMPUR, Malaysia (AP): Kepolisian Malaysia menangkap puluhan pendukung oposisi dalam apa yang dikritik para aktivis sebagai satu usaha untuk mencegah unjuk rasa besar-besaran bulan depan, menuntut transparansi pemilihan. Pihak berwenang menahan kira-kira 60 orang di berbagai kota, sebagian ditangkap pada saat membagi-bagikan selebaran politik Sabtu, demikian menurut kelompok pembela HAM, Suaram. Kebanyakan dari mereka dibebaskan setelah beberapa jam diinterogasi, sementara yang lainnya akan dibebaskan kemudian. Penangkapan itu terjadi ketika PM Najib Razak dan Kepala Polisi Nasional Ismail Omar menyerukan kepada warga Malaysia pada akhir pekan lalu agar menghindari unjuk rasa duku-

ngan oposisi yang dijadwalkan 9 Juli. Dia mengatakan hal itu bisa memicu kekacauan di Kuala Lumpur. Oposisi menyatakan Barisan Nasional yang berkuasa pimpinan Najib sejak lama telah mengandalkan penipuan untuk memanipulasi hasil pemilu dan mempertahankan kekuasaan hampir 54 tahun. Pemerintah mengatakan undang-undang pemilu saat ini cukup adil. Para aktivis independen yang didukung oleh sekutu pemimpin oposisi Anwar Ibrahim berharap dapat mengumpulkan puluhan ribu orang untuk melakukan satu pawai yang menuntut perubahan UU Pemilu yang bertujuan mencegah kecurangan pada pemilihan umum mendatang, yang secara luas diperkirakan berlangsung dalam waktu satu tahun mendatang. Pembela HAM Malik Imtiaz

Sarwar mengatakan polisi tampaknya melancarkan ‘satu kampanye penahanan’ sebelum rapat umum tersebut. “Kampanye polisi itu tampaknya bertujuan untuklebihmengintimidasi,”kata Malik. Para aktivis di seluruh Malaysia berusaha meningkatkan kepedulian politik masyarakat dan mendorong mereka untuk melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur untuk apa yang mereka harapkan akan menjadi rapat umum terbesar di Malaysia dalam waktu hampir empat tahun. Najib menuduh oposisi mendukung rencana rapat umum itu untuk ‘menciptakan kekacauan hanya karena anda ingin kekuasaan.’ “Jika memang terjadi kekacauan, maka anda akan ditangkap untuk dimintai pertanggungjawabannya,” kata PM Najib Minggu. (m10)


Agenda

WASPADA Senin 27 Juni 2011

07:30 DAHSYAT 11:00 Infotainment INTENS 12:00 Seputar Indonesia Siang 12:30 Sinema Siang 14.15 Kabar Kabari 15.15 Barbie 17.00 Seputar Indonesia 17:30 SILET 18.30 Mega Sinteron Putri Yang Ditukar 19.30 Mega Sinetron Anugerah 21.00 Mega Sinetron Kasih Dan CInta 22.30 Mega Sinema :

CATATAN

07.15 Inbox 09:00 Liputan 6 Terkini 09:03 Halo Selebriti 10:00 SCTV FTV Pagi 11:00 SL Liputan 6Terkini 12:00 SL Liputan 6 Siang 12.30 SCTV FTV 14:00 SL Liputan 6Terkini 14:30 Status Selebriti 15:00 Uya Emang Kuya 16:00 Cinta Juga Kuya 16:30SCTVRealitySensasi Artis 17:00SLLiputan6Petang 17:30 Sorga Di Depan Mata 18:30 Islam KTP 20.30 Calon Bini 21.30 Pesantren & Rock n Roll 23.00 SCTV FTV Utama

07:00 Disney Club 08:30 Cerita Pagi 11:30 Lintas Siang 12:00 Layar Kemilau 13.30 Cerita Siang 15.00 Forbidden Love 16:00 Lintas Petang 16:30 Aksi Juara 17.00 Zona JUara 18.30 Animasi Spesial 19.30 Upin & Ipin DKK 20:00 Panggung Bintang 23.00 Musik Pilihan 00.00 Lintas Malam

07.00 Curious George 07.30 Sinema Pagi 09.30 Sinema Pagi 11.30 Topik Siang 12.00 Klik! 13.00 Sinema Spesial 15.00 My Asisstant 17.00 Topik Petang 17.30 Kuis Siapa Paling Berani 18.35 Dokumenter 19.30 Kembali Bergoyang 21.00 Penghuni Terakhir 22.00 Topik Kita 22.30 Black In News 23.00 Ripley’s Believe It Or Not Season 00.00 Topik Malam

07.00 Sensasi Artis 07.30 FTV Pagi 09.30 FTV Drama 11.30 Patroli 12.00 Dong Yi, Jewel In The Crown 13.00 Bad Boy 15.00 KiSS Sore 15.30 Fokus 16.30 Cruel Temptation 17.00 Artis Sahabat 18.00 Dia Anakku 19.00 Nada CInta 20.00 Antara Cinta Dan Dusta 21.00 Cahaya CInta 22.00 Mega Asia 01.00 Fokus Malam

07.05 Editorial Media Indonesia 08.05 Eleven Show 09.05 Eleven Show 10.30 Metro Xin Wen 11.05 e Lifestyle 13.05 Zero to Hero 14.30 Metro Sore 15.30 Public Corner 16.05 Discover Indonesia 16.30 Metro Highlights 17.05 Metro Hari Ini 18.05 Metro Hari Ini 19.05 Suara Anda 20.30 Prime Interview 21.05 Top Nine News 22.05 Economic Challenges 23.05 Metro Realitas 23.00 Metro Sports

A5

07.30 Rangking 1 08.30 Derings 10.00 Suami Suami Takut Istri 11.00 Insert 12.00 Reportase Siang 12.30 Jelang Siang 13.00 Bingkai Berita 13.30 Online (Olga & Jeng Kellin) 14.30 Extravaganza 15:30 Tangan Di Atas 16.00 Gong Show 17.00 Reportase Sore 18.00 Jika Aku Menjadi 18.45 Big Brother Indonesia 20.00 Go GO Girls 21.00 Bioskop TRANS TV 23.00 Bioskop TRANS TV 01.00 Reportase Malam

06.30 Apa Kabar Indonesia 09.30 Kabar Pasar Pagi 10.00 Coffee Break 11.30 Kabar KEadilan 12.00 Kabar Siang 13.30 Mutumanikam 14.00 Yang Terlupakan 14:30 Jendela Usaha 15.00 Kabar Pasar 16.00 Bang One Show 16.30 Tahukah Anda 17.00 Kabar Petang 19.30 Suara Keadilan 20.30 Apa Kabar Indonesia Malam 22.30 Tokoh 23.30 Kabar Arena

08.00 Naruto 09.30 Obsesi 10.30 Juice 11.00 Abdel Temon Bukan Superstar 12.00 Awas Ada Sule 13.00 Main Kata 13.30 Global Siang 14.00 Petualangan Panji 14.30 Denny Manusia Ikan 15.00 Hand Made 15.30 Fokus Selebrity 16.30 Berita Global 17.00 Penguin Of The Madagascar 19:00 Awas Ada Sule 20.00 BIG Movies 22.30 BIG Movies

**m31/G

Jadwal acara TV di atas bisa diubah sewaktu-waktu oleh stasiun TV yang bersangkutan tanpa pemberitahuan

Pembajakan HAKI Bikin Melly Goeslaw Frustasi PENYANYI dan pencipta lagu Melly Goeslaw mengaku kerap frustasi dalam berkarya karena pembajakan terhadap hak atas kekayaan intelektual (HAKI) yang tak menghargai karya cipta seniman. “Saya sering frustasi untuk menciptakan karya karena marak sekali pembajakan karya cipta,” kata Melly di Pekanbaru. Melly berkunjung ke Pekanbaru untuk mensosialisasikan HAKI dan berkampanye melawan pembajakan. Selama dua bulan terakhir,

mantan vokalis grup band Potret itu berkeliling daerah sebagai Duta Perlindungan HAKI. Menurut dia, aksi pembajakan hak cipta karya seni khususnya di dunia musik makin marak seiring dengan perkembangan teknologi digital. Penjualan produk cakram lagu bajakan “menjamur” hingga ke pusat perbelanjaan di berbagai daerah. Istri musisi Anto Hoed itu mengatakan, pembajakan HAKI tumbuh subur karena penegakan hukum masih sangat lemah.

“Penegakan hukum masih sangat lemah tak seperti apa yang dikampanyekan,” kata wanita yang kerap tampil nyentrik saat beraksi di panggung. “Saya juga jadi enggan bikin album karena sudah biaya mahal nanti dibajak, lebih baik produksi single saja,” ujar putri tunggal mendiang penyanyi Melky Goeslaw itu. Menurut dia, maraknya pembajakan HAKI sangat memukul seniman juga industri musik dari segi finansial. Industri memang merespons dengan

Ten Mild Music Tour Concert with UNGU TAHUN 2011 telah menjadi tahun yang sangat baik bagi perkembangan musik di Indonesia. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya musisi dan band yang bermunculan dan meramaikan kancah musik Indonesia. Gelaran live concert memang sudah menjadi booming massal sepanjang tahun ini. Para musik mania serasa sesak dijejali suguhan konser musik dengan seabrek grup band dan artis ibukota. Namun Ten Mild Music Tour Concert hadir dengan menyajikan entertainment yang berkualitas dan berkelas. Konser yang akan dilengkapi dengan tata panggung modern, latar multimedia dan lighting system berkapasitas ratusan ribu watt, serta dentuman sound system mahadahsyat akan menggetarkan setiap kota yang akan disinggahi. Pastinya konser Ungu ini akan menjadi hiburan yang dahsyat. Setelah sukses dengan gelaran Ten Mild live concert di medio 2010 yang menampilkan Nidji, Seventeen, Lyla, Five Minutes, serta gelaran Ten Mild Music Tour Concert di bulan Februari 2011 yang menampilkan ST 12. Dengan bangga, Ten Mild akan kembali mempersembahkan Ten Mild Music Tour Concert with UNGU. Music Tour Concert ini

akan dimulai dari tanggal 19 Juli – 29 Juli 2011, dan akan hadir menyambangi 6 kota di Sumatera Utara, yaitu di Stabat, Medan, Tebing Tinggi, Pematang Siantar, Sibolga, dan Rantau Prapat. Kualitas musikalitas UNGU tentunya sudah tidak diragukan lagi. Talenta Enda dalam menciptakan lagu, ditambah dengan merdunya suara Pasha telah membuahkan alunan lagu-lagu yang indah. Berbagai penghargaan musik pun telah mereka raih. Album Kedua Ungu “Tempat Terindah” yang dirilis pada bulan Desember 2003 adalah bukti itu semua. Terjual 80.000 kopi hanya dalam waktu 4 bulan sungguh merupakan suatu prestasi yang fantastis. Lagu “Demi Waktu” mengantarkan Ungu menjadi MTV Exlusive Artist di bulan Desember 2005. Serta masih banyak lagi penghargaan bergengsi lainnya yang telah mereka raih. So.. apalagi yang anda tunggu? Pastikan anda menjadi saksi kedahsyatan Ten Mild Music Tour Concert with UNGU tahun ini. Tunggu kehadirannya di kota anda karena hanya Ten Mild yang bisa menjadi Temen Enak Nonton Konser! (adv)

Britney Spears Menikah Bintang pop AS Britney Spears dikabarkan akan menikah lagi untuk yang ketiga kalinya. Penyanyi berusia 29 tahun itu diketahui bertunangan secara rahasia oleh pacar lamanya

Jason Trawick, yang hingga bulan lalu juga tercatat sebagai manajernya. Jason yang sepuluh tahun lebih senior dari Britney menaklukan Britney dengan menuliskan puisi romantis dan memenuhi lantai rumah mewahnya di Los Angeles AS dengan lilin dan bunga mawar. Bintang lagu toxic itu juga terlihat mengenakan berlian berbentuk bunga di jarinya. Seperti dikutip dari laman The sun seorang sumber mengatakan, “Britney kecewa untuk bersatu lagi dan memiliki banyak anak. Tetapi ia tak ingin memulai sebuah keluarga bersama Jason hingga mereka bersatu dalam ikatan.” Pasangan itu berencana menggelar pesta pernikahan sederhana di Hawaii setelah Britney menyelesaikan tur dunianya. Sumber itu juga menambahkan bahwa dia berada dalam awan kesembilan. Britney diketahui pernah menikah dengan Kevin Federline di tahun 2004 hingga 2006 dan dikaruniai dua anak dengannya. Dan perkawinan pertamanya yang mengejutkan dengan Jason Alexander dibatalkan setelah berlangsung 55 jam. (ant)

Ashton Kutcher Tampil di Catwalk MANTAN model Amerika beralih menjadi aktor, Ashton Kutcher, menjadi pusat perhatian di Sao Paulo Fashion Week, Brazil, Rabu waktu setempat atau Kamis WIB saat berjalan di atas catwalk untuk terakhir kalinya sebelum berperan dalam serial komedi televisi “Two and a Half Men.” Suami aktris Demi Moore itu membuka acara untuk label Brasil Colcci. Dia berjalan di atas catwalk bersama model Brasil Alessandra Ambrosio. Pria berusia 33 tahun itu kemudian duduk di bangku penonton dan tetap tinggal sepanjang acara sehingga mengecewakan fotografer Brasil dan penonton yang berharap melihat Kutcher berjalan di antara para model. Sesaat setelah acara selesai, Kutcher dengan tergesa-gesa diantar keluar sebelum kameramen dan pemburu tanda tangan bisa mendekatinya. Penampilan Kutcher yang hanya sedikit itu berbeda dengan perannya dalam episode selanjutnya dari “Two and a Half Men.” Dia akan menggantikan aktor Charlie Sheen, yang dipecat setelah terlalu banyak terlibat dalam alkohol dan obat-obatan sehingga menjadi bahan pemberitaan miring. Kutcher akan berperan sebagai lajang yang kacau, cabul dan tinggal bersama kakaknya yang aneh dan keponakan laki-lakinya. (ant)

mencari pemasukan dari bisnis nada dering (ring back tone) di telepon seluler namun Melly mengatakan hal tersebut justru memangkas kreativitas musisi

07.30 Selebrita Pagi 08.00 Aku Mau Tahu 08.30 Kunci SUkses 10.00 Spotlite 11.00 Warna 11.30 Redaksi Siang 12.00 Selebrita Siang 13.30 Cita Citaku 14.30 Kuas Ajaib 15.00 Koki Cilik 15.30 Asal Usul Fauna 16.00 Jejak Petualang 16.30 Redaksi Sore 17.30 Orang Pinggiran 18.00 Beritawa 18.30 Hitam Putih 19.30 On The Spot Malam 20.00 OVJ 22.00BukanEMpatMata 23.30 Jam Malam

di masa depan. “Kalau dulu saya membuat satu lagu akan membuat sebaik-baiknya dari intro, reffrain sampai coda. Tapi, dengan bis-

nis ring back tone, maka yang penting reffrain saja karena itu yang akan dipakai. Ini sebenarnya sangat disayangkan,” katanya. (ant)

Melly Goeslaw


Sport

A6

WASPADA Senin 27 Juni 2011

Sepatu Emas Milik Adrian AARHUS, Denmark (Waspada): Adrian Lopez (foto) bukan saja pulang membawa medali kemenangan di Piala Eropa U-21. Striker muda Spanyol itu juga menggondol Sepatu Emas atas keberhasilannya menjadi pemain paling subur di ajang tersebut. Di final kontra Swiss, Minggu (26/6), Adrian memang tidak menyumbang gol saat timnya menang 2-0 atas Swiss. Namun, koleksi lima golnya sudah cukup membuat striker Deportivo La Coruna itu jadi top skor. “Secara pribadi, tentu saja saya amat senang dengan penghargaan ini. Anda tidak pernah berpikir keadaan akan berjalan sebaik ini. Ini adalah sebuah impian, tapi Anda sulit berpikir akan jadi nyata,” ujar Adrian seperti dikutip situs UEFA. Penyerang Swiss Admir Mehmedi sementara itu berhak atas Sepatu Perak dengan raihan tiga gol, sedangkan Sepatu Perunggu diraih playmaker Spanyol, Juan Mata. Sebenarnya torehan gol Mata setara dengan empat pemain lain, tetapi pemain Valencia itu unggul karena membuat dua assist yang berbuah gol. (m33/uefa)

Top Skor Sebelumnya 2009: Marcus Berg (Swedia) – 7 gol 2007: Marco Rigters (Belanda) – 4 gol 2006: Klaas-Jan Huntelaar (Belanda) – 4 gol 2004: Alberto Gilardino (Italia) – 4 gol 2002: Massimo Maccarone (Italia) – 3 gol 2000: Andrea Pirlo (Italia) – 3 gol

AP

Matador Muda Berjaya

Reuters

SEGENAP pemain Mexico merayakan sukses mereka menjuarai Piala Emas Concacaf dengan mengalahkan Amerika Serikat di Rose Bowl Stadium, Pasadena, California, Minggu (26/6).

LOS ANGELES, AS (Waspada): Sempat tertinggal dua gol dari Amerika Serikat (AS), Mexico bangkit dengan melesakkan empat gol untuk menggondol trofi juara Piala Emas Concacaf keenam kalinya, Minggu (26/6). Kendati tampil di Rose Bowl Stadium, Pasadena, California, yang notabene kandang skuad Negeri Paman Sam, Mexico tetap memperlihatkan mental juara sekaligus predikat sebagai tim terbaik ketika melibas tuan rumah 4-2. Pablo Barrera mencetak gol keduanya pada pertandingan

itu di menit 50 untuk memecah kebuntuan 2-2 dan Giovani Dos Santos menambah gol penjamin kemenangan di menit 76 bagi Mexico yang tertinggal dua gol saat pertandingan baru berlangsung 23 menit. Di babak pertama, Amerika tampil superior. Terbukti, skuad besutan Bob Bradley langsung

unggul lewat putra sang pelatih, Michael Bradley, di menit kedelapan.Tandukannya memanfaatkan umpan sepak pojok Freddy Adu gagal diamankan kiper Mexico, Alfredo Tavalera. Landon Donovan membuat peluang juara Mexico kian terancam lewat golnya di menit 23. Mantan pemain Everton ini melepaskan tembakan akurat yang gagal diantisipasi Talavera. Namun, keunggulan 2-0 justru membuat konsentrasi punggawa AS kendur karena merasa sudah berada di atas angin. Kondisi ini pun langsung

dimanfaatkan anak-anak Mexico untuk balik menekan. Sedikit harapan pun muncul ketika Barrera memperkecil ketertinggalan di menit 29. Mental bermain pemain Mexico kian meninggi setelah Jose Andreas Guardado membuat kedudukan imbang tujuh menit berselang. Lima menit memasuki paruh kedua, Mexico membungkam seisi stadion ketika membalikkan keadaan menjadi 3-2 lewat gol kedua dari Barbera. Tim Sombrero akhirnya memastikan gelar juara lewat gol Dos Santos. Gelar juara ini

Chicharito Tetap Merendah LOS ANGELES, AS (Waspada): Kendati terpilih sebagai pencetak gol terbanyak pada Piala Emas Concacaf 2011, Javier ‘Chicharito’ Hernandez (foto) merasa sukses tersebut adalah hasil kerja tim secara keseluruhan. Hernandez menjadi top skorer Piala Emas dengan catatan tujuh gol. Hal ini melengkapi kesuksesan Mexico yang tampil sebagai jawara dengan menundukkan Amerika Serikat 4-2. Dengan torehan tujuh gol, Chicharito unggul tiga gol ketimbang rekan setimnya, Aldo De Nigris, dan striker El Salvador, Rodolfo Zelaya. Catatan Chicharito ini cukup mengesankan karena di turnamen besar terakhir yang diikuti Mexico, yaitu Piala Dunia 2010, pemain berusia 22 tahun itu masih berstatus pemain pelapis. Mencuatnya Chicharito di Piala Emas bagai meneruskan performa gemilangnya yang diperlihatkan di level klub musim lalu. Menjalani musim perdana bersama Manchester United, Chicharito sukses mendulang 20 gol. Meski tidak mencetak gol saat menghadapi AS di final, Chicharito tetap dianggap sebagai pemain paling menonjol dari skuad Sombrero. “Giovani (dos Santos) dan semua pemain di tim juga bermain bagus. Kadang, beberapa orang mengatakan saya adalah idola atau pahlawan, tapi di tim ini tidak ada pahlawan atau bintang,” tepis Chicharito merendah. (m33/espn)

Reuters

Tango Tetap Butuh Tevez BUENOS AIRES (Waspada): Pelatih Timnas Argentina, Sergio Batista, tetap menyertakan nama Carlos Tevez (foto) di antara tujuh penyerang dari 23 pemain yang didaftarkan untuk Copa America. Selain Tevez, amunisi lin depan yang dibawa Batista untuk merebut Copa pertama bagi Argentina sejak 1993 silam adalah Lionel Messi, Gonzalo Higuain, dan Sergio Aguero. Selain menurunkan skuad terbaiknya, Tim Tango berharap keuntungan sebagai tuan rumah dapat membantu mewujudkan target mereka. Selain itu, Mariano Andujar terpilih tercantum sebagai satu dari tiga kiper Argentina. Gelandang muda Anderlecht, Lucas Biglia, juga masuk dalam daftar bersama seniornya, Esteban Cambiasso. Biglia tetap didaftar-

kan, meski belum pulih benar dari cedera bahu yang didapat di akhir musim. Pentas Copa Amerika 2011 nantinya digelar mulai 1 Juli mendatang diawali duel antara tuan rumah Argentina melawan Bolivia. Di Grup A, Tim Tango juga akan menghadapi Kolombia dan Kosta Rika. (m33/ini) Reuters

Skuad Argentina Kiper

: Sergio Romero (AZ), Juan Pablo Carrizo (River Plate), Mariano Andujar (Catania)

Belakang : Gabriel Milito (Barcelona), Ezequiel Garay (Real Madrid), Nicolas Burdisso (Roma), Javier Zanetti (Inter), Nicolas Pareja and Marcos Rojo (Spartak Moscow), Pablo Zabaleta (Man City) Te n g a h

: Javier Mascherano (Barcelona), Lucas Biglia (Anderlecht), Ever Banega (Valencia), Esteban Cambiasso (Inter), Javier Pastore (Palermo), Fernando Gago (Real Madrid)

Depan

: Lionel Messi (Barcelona), Angel Di Maria, Gonzalo Higuain (Real Madrid), Sergio Aguero (Atl Madrid), Ezequiel Lavezzi (Napoli), Carlos Tevez (Man City), Diego Milito (Inter)

pun sontak disambut meriah seluruh ofisial tim Mexico, tak terkecuali pelatih Jose Manuel de la Torre. Pasalnya, jalan Mexico menuju tangga juara sempat terganggu kasus doping yang memaksa lima pemain terkena hukuman. Beruntung, lima pilar tersebut terbukti tidak dengan sengaja menggunakan obatobatan terlarang. “Tidak ada momen yang lebih baik daripada kemenangan. Segala sesuatunya sekarang menjadi masa lalu,” ujar de la Torre. (m33/ap/espn)

AARHUS, Denmark (Waspada): Spanyol semakin mempertegas diri sebagai jawara Eropa. Setelah tim nasional senior menjuarai Piala Eropa 2008 dan Barcelona menjuarai Liga Champions lalu, kini giliran tim nasional U-21 mengangkat trofi Piala Eropa 2011, Minggu (26/6). Gelandang Thiago Alcantara memastikan gelar tersebut setelah mengalahkan Swiss 2-0 di final yang digelar di Stadion Aarhus, Denmark. Sepasang gol Spanyol dicetak Ander Herrera dan Thiago. Kedua tim bermain ketat di babak pertama. Permainan disiplin Swiss membuat Spanyol, kesulitan mengakhiri serangan dengan ancaman berarti. Bahkan, Swiss mampu beberapa kali mengancam gawang Spanyol yang dikawal David De Gea. Peluang terbaik Swiss didapat Xherdan Shaqiri. Sayang, kedua tembakannya belum mampu mencetak gol karena penampilan apik De Gea. Usaha tim Matador Muda akhirnya

membuahkan keunggulan melalui gol Herrera pada menit 41 lewat sundulan kepalanya. Kiper Swiss, Yan Sommer, yang sudah telanjur maju hanya bisa terpana melihat bola menjebol gawangnya. Kendati demikian, Swiss tak mau mengalah begitu saja dan terus berupaya menyamakan kedudukan. Melihat serangannya kurang menggigit, pelatih Swiss mengubah komposisi lini depan. Amir Abrashi, Mario Gavranovic, dan Pajtim Kasami dimasukkan dengan harapan menambah daya serang. Pergantian pemain memang menaikkan level permainan Swiss, tetapi gawang mereka malah kecolongan gol kedua Spanyol hasil free kick Thiago di menit 81. Di laga perebutan juara ketiga, Belarusia berhasil mengalahkan Republik Ceko 1-0. Memanfaatkan Ceko yang bermain dengan 10 pemain sejakVacha menerima kartu kuning kedua pada menit 75, kemenangan Belarusia ditentukan gol Filipenko jelang pertandingan berakhir. (m33/ant/afp)

AP

TIM nasional Spanyol U-21 bergembira selepas memastikan diri sebagai kampiun Piala Eropa 2011 di Aarhus Stadium, Denmark, Minggu (26/6).


Sport

A7 Merah Putih Tanpa Gelar

WASPADA Senin 27 Juni 2011

JAKARTA (Waspada): Peluang juara bagi srikandi bulutangkis Indonesia ternyata hanya sebatas di depan mata. Dua finalis tuan rumah, Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Vita Marissa/Nadya Melati, sama-sama gagal meraih gelar juara Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2011, Minggu (26/6). Mendapat dukungan dari penonton yang memadati Istora Senayan Jakarta, Tantowi/Liliyana dikalahkan ganda campuran China, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Menang di set awal 2220, Tantowi/Liliyana dibuat tak berdaya di dua set berikutnya hingga takluk 14-21, 9-21. Ini merupakan pembalasan Zhang/Zhao yang kalah di final Singapura Terbuka lalu.

GANDA campuran, Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir, gagal meraih gelar juara. -Reuters-

Sebelumnya, ganda putri Vita Marissa/Nadya Melati juga gagal mempersembahkan gelar bagi Indonesia. Di final, pasangan yang kian mendapat tempat di hati public ini tumbang di tangan Wang Xiaoli/Yu Yang (China) 12-21,10-21. “Saya memang banyak melakukan kesalahan. Bola yang sebenarnya gampang saya kembalikan keluar, menyangkut atau

SPM Juara SSF U-11 MEDAN (Waspada): SSB Surya Putra Marindal (SPM) menjuarai Super Seri Festival U-11 yang diadakan SSB Patriot Medan setelah menaklukkan SSB Kompas Medan 1-0 di Lapangan SSB Patriot, Jl Air Bersih, Minggu (26/6). Duel final antara SPM dan Kompas berlangsung seru. Permainan menyerang yang diterapkan kedua tim kerap menciptakan kemelut di depan gawang. Namun hingga babak pertama berakhir, tak satu pun

gol tercipta. Persaingan ketat berlanjut di babak kedua. Meski ngotot menyerang, SPM silit membobol gawang Kompas. Gol kemenangan SPM baru tercipta di menit-menit akhir laga yang disumbangkan Yodi Batubara. Atas kemenangan itu, SPM berhak memboyong trofiWakilWali Kota Medan, Dzulmi Eldin, dan sejumlah dana pembinaan. Pada perebutan posisi ketiga, SSB Bumi Serdang Damai memenangi drama tendangan

penalti atas Sejati Pratama 2-1. Sementara itu, gelar tim favorit jatuh ke tangan tuan rumah SSB Patriot. Ketua Panpel, Heri Dodi Saptono, mengatakan festival sepakbola yang digelar sejak 18 Juni lalu itu diikuti 48 tim yang berasal dari SSB di Kota Medan. Acara penutupan turut dihadiri Ketua Pengcab PSSI Medan Darwin Syamsul, Ketua Umum SSB Patriot Hendra DS, dan sejumlah pembina SSB di Medan. (m42)

Pranajaya, Aiptu Ngatiman Juara Nomor Bergengsi Kejurda Menembak Sasaran Kapoldasu Cup 2011 MEDAN (Waspada): Penembak Anugrah Shooting Hunter Club, DR Pranajaya, dan penembak Perbakin asal Polres Deliserdang, Aiptu Ngatiman, merebut gelar juara dalam nomor bergengsi di Kejuaraan Daerah Menembak Sasaran Kapoldasu Cup di Lapangan Tembak Anugrah Perumahan Cemara Asri, Minggu (26/6). Pranajaya menjadi peserta terbaik nomor Big Bore dengan mengalahkan pesaing-pesaingnya. Ngatiman berhasil mencatatkan poin tertinggi di nomor Center Fire Putra. Untuk Center Fire (eksekutif), Musa Idishah asal klub Anugrah menjadi peserta terbaik. Kapoldasu Irjen Pol, Drs Wisjnu Amat Sastro, mengatakan kejuaraan ini merupakan bagian upaya menjaring bibit atlet tembak potensial Sumatera, selain mendekatkan PerbakinSumutdenganmasyarakat. Wisjnu juga menyatakan simpati dan salut atas perhatian

Waspada/ist

WAKIL Ketua Umum Pengprov Perbakin Sumut, Musa Idishah, diabadikan bersama pemenang nomor Big Bore, Minggu (26/6). Pengprov Perbakin (Persatuan Olahraga Menembak dan Berburu Indonesia ) Sumut atas kepeduliannya terhadap satuan TNI/Polri. Pada kesempatan itu, 700 paket sembako diberikan pada Koramil dan Polsekta yang berada di sekitar Kota Medan. Kejuaraan resmi ditutup

Wakapoldasu, Brigjen Pol Drs Sahala Allagan. Wakil Ketua Umum Pengprov Perbakin Sumut, Musa Idishah, menambahkan peraih juara di Kapoldasu Cup 2011 ini akan menjalani tahapan seleksi mewakili Sumut di pentas Kapolri Cup. (m47)

Waspada/Dedi Riono

TIM SSB Surya Putra Marindal diabadikan bersama Ketua Pengcab PSSI Medan dan Ketua Umum SSB Patriot usai menjuarai Super Seri Festival U-11, Minggu (26/6).

Lilik Ruspianto Raih Best Of The Best PARAPAT (Waspada): Lilik Ruspianto yang turun di kelas 75 kg dari Klub Ligarta Medan meraih gelar Best Of The Best Kejuaraan Binaraga se Sumatera Utara dalam rangkaian Lake Toba Eco Tourism Sports VII/ 2011 memperebutkan Piala PDAM Tirtanadi Sumut di Convention Hall Balai Harungguan Bolon, Parapat, 24-25 Juni lalu. Kejuaraan ditutup Kadispora Sumut diwakili Kepala Bidang Pengendalian Pelaporan dan Evaluasi (Kabid PPE), Krenius Simanjuntak SE. Dalam sambutannya, Krenius menga-

takan Sumut berpotensi dalam olahraga binaraga dan karenanya perlu dilakukan pembinaan secara kontinu dan profesional agar dapat melahirkan binaragawan-binaragawan terbaik. Sementara itu, tim dayung Tanjungbalai tampil sebagai juara di ajang Kejuaraan Dayung/Dragon Boat. Di final, tim dayung Tanjungbalai mengungguli perlawanan tim Medan C dengan catatan waktu 2 menit 45 detik atau unggul satu detik. Tempat ketiga ditempati tim Lanal Sibolga dengan catatan waktu 2 menit 48 detik. (m33)

Hasil lengkap Binaraga Kelas 55 kg Kelas 60 kg Kelas 65 kg Kelas 70 kg Kelas 75 kg Kelas 80 kg Kelas +80kg

: : : : : : :

Paiman (Binjai), Andi (AD Gym), Adi Mundo (Aldino), Wow (Weider), Rimba (Dragon), Hendra Praja (Asahan) Rizal Aditya (Rakyat Gym), Hendra (Weider), Ardianto (Phantom) Agus (Abila), Reno (Bambu), M Budi (Ria Gym) Lilik Ruspianto (Ligarta), Kiki (Kiki Gym), M Ferdian (Perfect) Arif (AD Gym), Andre (Tanjungbalai), Indra Tarigan (SBC) Suwanto (AD Gym), Andi (Pendawa), Janus (Tapsel)

mudah dimatikan oleh lawan. Saya meminta maaf tidak bisa memberi yang terbaik,” kata Nadya mengakui suasana Istora pada final benar-benar membuat konsentrasinya hilang. Dengan hasil ini, Indonesia gagal merebut gelar juara di Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2011. Sebaliknya, China merebut empat gelar dan Malaysia kebagian satu gelar melalui tunggal putra, Lee ChongWei, yang juga tampil se-

bagai jawara Indonesia Open untuk ketiga kalinya secara beruntun. Pemain nomor satu dunia, Lee Chong Wei, membukukan kemenangan 21-11, 21-7 atas Peter Hoeg Gade (Denmark). Chong Wei memang tampil sangat percaya diri dan mendikte permainan seperti yang diinginkan. Sebaliknya, Gade tampil seperti serba salah dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Di tunggal putri, pemain In-

dia Saina Nehwal gagal mencetak hatrik setelah menyerah dari tunggal putri asal China, Wang Yihan. Unggulan keempat ini sempat memimpin di set pertama 21-12 sebelumnya akhirnya takluk 21-23, 21-14. Gelar ganda putra direbut Cai Yun/ Fu Haifeng. Duet China ini berhak menyandang predikat juara setelah menaklukkan Chai Biao/Guo Zhendong 21-13, 21-12. (m33/yuslan)

Forki Sumut Rebut Piala Mendiknas Kejurnas Karate Junior MEDAN (Waspada): Atlet Forki Sumut, Tri Winarni (foto), berhasil mempersembahkan prestasi terbaik dengan merebut piala bergilir Mendiknas pada Kejurnas Junior dan Kadet di Kalsel, 23-25 Juni lalu. Keberhasilan Tri memboyong piala bergengsi itu dipastikan setelah mengalahkan sesama atlet Sumut, Mutia Putri, pada partandingan best of the best. Sebelumnya, atlet Perguruan Inkanas Sumut tersebut mempersembahkan medali emas kelas -54 kg kadet putri. Sukses Tri meraih medali emas diikuti dua atlet Sumut

lainnya, yakni Mutia Putri (emas -47 kg kadet putri), dan Arry Pratama (emas -52 kg kadet putra). Forki Sumut juga menyabet medali perak dari M Erza (76 kg plus junior), dan tiga perunggu dari Marliana (54 kg plus kadet/pi), Widodo (-63 kg kadet/ pa), dan Febri H Siallagan (-57 kg kadet/pa). Keberhasilan kontingen Forki Sumut disambut gembira Ketua Umum Pengprov Forki Sumut, DR H Rahmat Shah. Pada acara penyambutan di Medan, Minggu (26/6), Rahmat Shah mengaku bahagia di mana karateka Sumut selalu mampu

Waspada/Dedi Riono

menunjukkan prestasi dalam berbagai kejuaraan. “Paling membahagiakan adalah keberhasilan atlet meraih prestasi,” ungkap Rahmat. (m42)

Turnamen Golf Jeumpa Tingkatkan Silaturahim MEDAN (Waspada): Jeumpa Golf Intern Tournament 2011 yang digelar di lapangan golf Martabe Medan, Sabtu (25/ 6), bertujuan untuk meningkatkan silaturahim sesama pegolf Aceh. “Selama ini banyak pegolf Aceh yang datang ke Medan dan bermain sendiri. Dengan adanya turnamen ini tentu akan terjalin persaudaraan dan silaturahim,” jelas Koordinator Jeumpa Golf Club Medan, Riri Syahrial Zakaria, kepada Waspada, Sabtu (25/6). Menurut Riri, turnamen golf tersebut mendapat sambutan yang cukup banyak. Buktinya, turnamen diikuti 148 peserta dari Provinsi Aceh dan warga Tanah Rencong yang bermukim di Medan. Dijelaskan Riri, kegiatan tersebut dilaksanakan sebulan sekali, selain untuk latihan dan meningkatkan profesionalisme pegolf yang tergabung dalam Jeumpa Golf Club. Setelah mengikuti pertandingan yang cukup ketat, pegolf Tarmidi menjuarai A Flight.

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

TIGA peserta terbaik Special Flight, yakni Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan, Islamudin (Dirut Bank Aceh), dan Haizir (Direktur Bank Aceh) foto bersama pengurus Jeumpa Golf Club Medan di lapangan golf Martabe Medan, Sabtu (25/6). Runner-up kelas ini diraih Martin diikuti Ridwan sebagai juara III. Juara B Flight menjadi miliki Muzakir Ilyas usai mengungguli Fachry MD dan Abdullah. Juara Best Nett Over All direbut Tengku Ilyas A Hamid, se-

dangkan gelar juara Gross Over All menjadi milik Bustamam. Juara Special Flight disandang Kapolda Aceh, Irjen Pol Iskandar Hasan, disusul Islamudin (Dirut Bank Aceh) dan Haizir (Direktur Bank Aceh). (h04)

KAPTEN tim SSB Bintang 12, Chandra, diabadikan bersama Ricky Yakobi. -Waspada/Dedi Riono-

Bintang 12 Pertahankan Gelar Piala Specs U-15 MEDAN (Waspada): SSB Bintang 12 sukses mempertahankan gelar pada turnamen antar SSB Piala Specs U-15 setelah menaklukkan SSB Tunas Muda, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), 3-0 di Stadion Kebun Bunga Medan, Minggu (26/6). Di final, Bintang 12 mendapat perlawanan ketat sebelum akhirnya unggul 1-0 di babak pertama lewat gol Aditya. Memasuki babak kedua, Labura merepotkan pertahanan Bintang 12. Kalah postur tubuh tak membuat anak-anak Labura urung bermain ngotot. Lewat serangan yang terorganisir, Dicky dua kali mengancam gawang Bintang 12 setelah lolos dari kawalan lawan. Meski sudah tinggal berhadapan dengan kiper, Dicky belum mampu mencetak gol. Asyik menyerang, gawang tim binaan M Sajan kembali kebobolan lewat gol Aditya sebelum akhirnya tendangan bebas Bayu berbuah gol menyusul bola yang ditepis kiper Dahrul Qutni malah masuk ke gawang sendiri. Pada perebutan posisi ketiga, SSB Surya Putra Marindal (SPM) sukses menundukkan Mabar Putra 2-1. Gol SPM diciptakan Ricky Ramadhan dan Singgih pada babak pertama. Mabar Putra membalas di babak kedua lewat gol Trisna Permana. Mantan pemain Timnas, Ricky Yacobi, mewakili pihak sponsor Specs meminta kepada seluruh pengurus SSB terus meningkatkan pembinaan, sehingga di Kota Medan terus lahir pemain andal. (m42)

Problem Catur Hitam (utara) melangkah, mematikan lawannya tiga langkah.

Jawaban di halaman A2.

TTS TOPIK

Sudoku

UMUM BENCANA ALAM Mendatar

1. Gunung di Jawa Tengah yang menewaskan ratusan orang akibat asap panasnya tahun lalu. 2. Pengungsian atau pemindahan penduduk dari daerah yang berbahaya ke daerah yang aman. 5. Guncangan (pada bumi). 7. Gempa yang disebabkan oleh gunung berapi disebut gempa _____. 10. Kepulauan di Sumatera Barat yang ditimpa bencana tsunami, Oktober 2010. 11. Singkatan Search (Pencaharian) and Rescue (Penyelamatan). 12. Gunung di NTB yang meletus tahun 1815 yang menyebabkan perubahan iklim dunia hingga tidak ada musim panas diAS dan Eropa tahun 1816. 14. Gersang; Kondisi tanah akibat kemarau. 17. Kota di Sumatera Barat yang dilanda gempa 7,6 SR tahun 2010, menewaskan ribuan orang. 19. Gunung di Karo yang tiba-tiba aktif pada Agustus 2010. 21. Rusak sama sekali; Musnah, akibat bencana alam. 22. Goyang, cepat dan keras. 23. Bumi.

Menurun

1. Lelehan batuan pada kerak bumi yang sangat panas. 3. Ilmu pengetahuan tentang gunung berapi, termasuk tentang gempa. 4. Gunung yang anaknya menyemburkan gas beracun. 6. Nama penjaga gunung Merapi yang ditemukan tewas akibat awan panas. 8. Bagian puncak gunung berapi yang dilewati bahan letusan. 9. Negara yang dilanda gempa dan tsunami pada Maret 2011. 13. Ilmu tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna serta hasil yang diperoleh dari bumi. 14. Kota di NTT, negeri yang dilanda gempa 6,8 SR tahun 1992, menewaskan ribuan orang. 15. Gelombang laut dahsyat menerjang darat akibat gempa bumi. 16. Daerah di Papua yang ditimpa bencana banjir bandang barubaru ini. 18. Nama topan terbesar selain Nargis. 20. Badan Meteorologi, Geofisika dan Klimatologi.

Isi kotak kosong dengan angka 1 sampai 9. Tidak boleh ada pengulangan angka mendatar, menurun, maupun di dalam kotak 3x3 bergaris tebal. Tidak ada keterlibatan matematika, hanya membutuhkan pertimbangan dan logika. Tingkat kesulitan hari ini: sangat mudah (*), bisa diselesaikan dalam waktu tak sampai empat menit. Jawabannya lihat di halaman A2 kolom 1.

3 4 1 7 5 6 8 1 9 3 4 7

9 4 1 2 5 6 3 4 5 8 2 4 2 2 3 8 4 7 1 5 1 2 3 9 8

6 3 7 1 8 7 5 4 6 8 9 2 ve210


A8

Vettel Kampiun

VALENCIA, Spanyol (Waspada): Untuk kesekian kali, SebastianVettel mendominasi ajang Formula Satu (F1) 2011. Pada GP Eropa di Sirkuit Valencia, Minggu (26/6), sang juara dunia 2010 itu merebut gelar keenam musim ini dengan mengungguli Fernando Alonso dan rekan setimnya di Red Bull, Mark Webber. Dengan mobil Ferrari-nya, Alonso malah tercatat sebagai satu-satunya pebalap yang mampu memberi perlawana ketat kepada Vettel. Di satu sisi,

Alonso bahkan sempat unggul tiga detik di depan pebalap Jerman itu. Namun, Vettel mampu mengukur kekuatannya dan lawan sekaligus merebut kembali posisi terdepan. Pebalap Inggris, Lewis Hamilton, mengawali lomba di posisi ketiga, tetapi turun satu tangga ke peringkat empat. Sepanjang lomba, Hamilton justru kesulitan meladeni tantangan duo Ferrari. Beruntung Hamilton masih lebih cepat dari Felipe Massa yang mengakhiri lomba di posisi lima. Mampu mengangkat trofi

di GP Kanada, Jenson Button (McLaren) justru tampil kurang maksimal di Valencia. Alhasil, pacar Jessica Michibata itu menempati peringkat enam. Empat pebalap tersisa yang melengkapi posisi 10 Besar adalah Nico Rosberg (Mercedes GP), Jaime Alguersuari (Toro Rosso), Adrian Sutil (Force India), dan Nick Heidfeld (Renault). Kemenangan ini mengokohkan Vettel di puncak klasemen sementara pembalap.Vettel mengoleksi 186 poin disusul Button (107),Webber (106), dan Hamilton (95). (m33/auto)

Sport

WASPADA, Senin 27 Juni 2011

Bulutangkis Sumut Juara Umum Porwil Se-Sumatera BATAM, Kepulauan Riau (Waspada): Atlet bulutangkis Sumatera Utara (Sumut) tampil sebagai juara umum Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) seSumatera VIII di Batam, setelah mengantongi 3 dari 7 medali emas yang diperebutkan. Sumsel dan tuan rumah Kepri samasama mengantongi 2 emas. Tambahan emas diperoleh Minggu (26/6) dari tunggal putri dan tunggal putra perorangan. Sebelumnya, regu bulutangkis putri Sumut sudah lebih dulu memperoleh emas dan putra meraih perak. Dengan demikian, tim bulutangkis Sumut total mendapatkan 3 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Tampil di GOR Banda Baru, Batam, Rizki Amelia memetik kemenangan atas pebulutangkis Sumsel Melvira Oklamona 2117, 21-16. Keberhasilan Amelia berlanjut pada ganda putra M Nur Rafiq/Subhan Hasan yang mengalahkan Christian Gosal/ Irfan Fadillah (Kepri) 21-19, 22-20. Sumut, menempatkan tiga finalis perorangan, berpeluang menambah pundi medali emas di ganda putri. Rizki Amelia yang berpasangan dengan Rina Andriani sempat memimpin 21-13 atas Dian Permatasari/Weni Anggraini. Namun, set kedua direbut duet tuan rumah itu 20-22, 19-21. Basket Putri Kalah Di Sport Hall Temenggung, tim bola basket putri Sumut “menangis” karena hanya mampu merebut medali perak setelah dikalahkan Sumsel 65-80. Putri Sumut gagal mengembangkan permainan dari awal pertandingan akibat kurang bermain lepas sepanjang laga. Tercatat beberapa kali Sherly cs kehilangan bola. Medali perunggu diraih Jambi yang mengalahkan Sumbar 73-53. Kegagalan ini melengkapi derita tim basket putra Sumut yang terpaksa pulang tanpa membawa medali. Medali perunggu putra diambil Kepri yang menang atas Sumut 85-53, sedangkan medali emas menjadi milik Aceh yang mengungguli Sumbar 56-34. Sumsel Juara Umum Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya tampil sebagai juara umum Pekan OlahragaWilayah (Porwil) se-Sumatera VIII/2011 di Batam dengan memperoleh total 24 medali emas. Sumut sendiri berada di posisi keempat

Perolehan Medali Sumsel Babel Sumbar Sumut Aceh Kepri Lampung Jambi Bengkulu

24 15 12 12 7 3 3 2 0

19 13 15 12 5 7 4 0 1

14 15 12 10 2 13 4 6 3

dengan 12 emas. Posisi kedua ditempati Bangka Belitung dengan 15 emas, 13 perak, dan 15 perunggu. Di posisi ketiga, Sumbar mengantongi 12 emas, 15 perak, dan 12 perunggu. Perolehan emas Sumut sama dengan Sumbar, hanya saja Sumut merebut 11 perak dan 10 perunggu. Pada Minggu (26/6), kontingen Sumut hanya menambah 2 emas di cabang bulutangkis. Dengan demikian, Sumut gagal memenuhi target 18 emas sekaligus juara umum. Atas kegagalan itu, Ketua Kontingen Sumut Muhyan Tambuse mengakui Sumut mengalami penurunan peringkat dan jumlah medali. “Saya mengucapkan terima kasih kepada atlet yang sudah berjuang di Porwil dan memohon maaf kepada masyarakat bahwa kontingen Sumut gagal mempertahankan juara umum serta target 18 emas,” katanya. Di lain pihak, Ketua Umum KONI Sumut Gus Irawan menyebutkan perjuangan atlet Sumut sudah maksimal. Namun, hasil Porwil ini bukanlah akhir sebuah prestasi, melainkan awal mewujudkan prestasi lebih baik pada PON 2012 mendatang di Riau. Gus Irawan juga meminta atlet yang lolos kualifikasi PON untuk berlatih demi peningkatan prestasi. “KONI Sumut akan melakukan evaluasi dan memanggil Pengprov olahraga yang mengikuti kualifikasi PON,” ungkapnya. KO N I Su m u t t u r u t mendukung Bangka Belitung menjadi tuan rumah Porwil IX pada 2015. Bangka Belitung sendiri menyatakan siap menggelar 10 cabang olahraga, termasuk sepakbola. (m18)


WASPADA Senin 27 Juni 2011

Medan Metropolitan

B1

DPRD Temukan Indikasi Kecurangan PSB MEDAN (Waspada): Komisi B DPRD Medan masih menemukan indikasi kecurangan Penerimaan Siswa Baru yang dimulai sejak 22 Juni hingga 5 Juli. Mulai Kamis-Jumat pekan lalu, Komisi B DPRD Medan melakukan monitoring PSB. Mereka mengunjungi beberapa sekolah unggulan, seperti SMAN 2, 3, 4 dan 5. Pemko Medan tahun ini mengeluarkan kebijakan sistem PSB dengan sistem ranking 100 persen nilai Ujian Nasional (UN). Dari data yang diterima Komisi B dari sekolah yang dikunjungi, terlihat kejanggalan. Jumlah siswa yang akan diterima tahun ini lebih sedikit dari jumlah siswa yang lulus UN. Seperti di SMAN 2 Medan, jumlah siswa yang akan diterima diumumkan 200 siswa untuk menempati lima kelas, dengan ratio 40 orang/kelas. Sementara siswa yang lulus UN beberapa waktu lalu jumlahnya 10 kelas. Sama halnya di SMN

5, daya tampung yang diumumkan hanya 196 orang untuk lima lokal, sementara jumlah ruangan belajar yang tersedia, bekas siswa yang lulus, ada sembilan ruang belajar. Begitu juga di SMAN 3 dan 4, dari data yang diterima diprediksikan masih ada lokal yang tersisa masing masing 5-6 lokal. ‚’’Ini yang kita sebut jangan sampai terjadi akal-akalan. Karena masih ada sisa lokal yang kosong,’’ kata Ketua Komisi B, Roma Simaremare,kepadawartawan,kemarin. Kepada Dewan, pihak sekolah mengakui adanya beberapa ruang belajar yang kosong. Tapi bukan untuk siswa baru melainkan untuk menampung kelebihan murid dari kelas I dan II yang sekarang naik ke kelas II dan III. Seperti disebutkan Kepala SMAN 5 Lindawati, sesuai Juknis Dinas Pendidikan Tahun Pendidikan 2011/2012, setiap lokal maksimal hanya di isi 40 orang siswa. Dengan begitu,

tahun ini mereka hanya menerima siswa lima lokal. Sisanya empat lokal lagi akan diisi oleh siswa yang naik kelas II dan III. Terus memantau Komisi B DPRD Medan mengaku masih mencurigai akan terjadinya kecurangan dalam PSB tahun ini. Indikasinya terlihat dari masih adanya beberapa lokal kosong. Karenanya dewan mengaku akan terus memantau proses ini. Ketua Komisi B Roma Simaremare berharap Pemko Medan jujur dalam membuat kebijakan. Tidak sebaliknya, hanya membuat akal-akalan PSB. Untuk sementara ini, kata Simaremare, dewan baru sebatas mengumpuli data jumlah masing-masing sekolah menerima siswa baru. Pengawasan akan kembali dilakukan begitu proses belajar mengajar dilaksanakan. ’’Dari situ akan kelihatan apakah sekolah benarbenar jujur,’’ kata Roma Simaremare. (m12)

Kanwil Dirjen Pajak Dukung Yayasan Dr. Sjahrir Waspada/Hamdani

RATUSAN pecinta sepeda memadatai ruas jalan protokol seperti Jalan Sudirman, dalam rangka menyambut HUT Kota Medan Ke-421 dan HUT Bhayangkara. Foto diambil Minggu (26/6).

Sepeda Padati Jalan Protokol MEDAN (Waspada): Animo masyarakat Medan mengikuti beragam acara menyambut Hari Jadi Kota Medan Ke-421 dan HUT Polri Ke65 begitu tinggi. Minggu (26/6) pagi, seratusan warga Medan dari 21 Kecamatan mengikuti sepeda santai (fun bike). Jalan-jalan protokol pun dipadati ratusan pesepeda. Belum lagi seribuan peserta gerak jalan beregu dan gerak jalan massal yang dimulai dari Jalan Sudirman Medan turut memadati pusat kota. Rombongan peserta fun bike, gerak jalan beregu, gerak jalan massal berkumpul sejak pukul 05.30 pagi di depan Rumah Dinas Walikota Medan. Mereka mengambil posisi masing-masing di sebelah kanan rumah dinas sambil menunggu bendera start diangkat. Sekira pukul 06.30, rombongan peserta fun bike pun dilepas oleh Kapoldasu Irjen PolWisjnu Amat Sastro didampingiWalikota Medan Rahudman Harahap. Pada fun bike ini, komunitas pecinta sepeda seperti Jumadi OnthelClub,SepedaAntik,FixFun Medan, Low rider Medan ikut andil dalam bagian ini. Usai melepas peserta fun bike, Kapoldasu bersama Rahudman serta pejabat-pejabat

Pemko lainnya juga turut bersepeda santai dengan peserta fun bike. Adapun rute (jalanjalan protokol) yang dilalui yakni, Jalan Sudirman, Diponegoro, Kejaksaan, S. Parman, Raden Saleh dan finish di Lapangan Merdeka. Sedangkan peserta gerak jalan beregu dan gerak jalan massal dilepas oleh Wakil Walikota Medan Dzulmi Eldin. Kebanyakan peserta yang ikut dalam gerak jalan ini adalah para pelajar di Medan, instansi pemerintahan dan swasta dan lainnya. Adapun rute untuk gerak jalan yakni Jl. Sudirman, Suprapto, Pemuda, AhmadYani dan finish Lap. Merdeka Medan. Sekira pukul 09.00, satu persatu para peserta mulai memasuki arena Lapangan Merdeka Medan. Mereka yang sudah tiba di lapangan diberikan snack oleh panitia. Di lapangan itu, masyarakat disuguhkan beragam hiburan dan hadiah. Bentuk hadiahnya pun beragam

Kejati Minta BPKP Tuntaskan Audit Dugaan Korupsi Di Batubara MEDAN (Waspada): Untuk menuntaskan penanganan dugaan korupsi dana pembangunan tujuh gedung SKPD Pemkab Batubara, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) tengah menanti hasil audit kerugian negara dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut. “Saat ini Kami sedang menunggu hasil audit ke BPKP,” kata Kasi Penerangan Hukum/Humas Kejatisu Edi Irsan Kurniwan Tarigan kepada Waspada, Rabu (22/6). Menurut juru bicara Kajatisu itu, hasil audit diperlukan setelah tim selesai melakukan investigasi kasus tersebut. Tarigan mengatakan, pihaknya berharap BPKP segera menyelesaikan penghitungan kerugian negara guna mempercepat proses hukum dalam kasus tersebut. Sebab, lanjutnya, dari hasil investigasi, tim ada menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan proyek itu di antaranya kondisi bangunan tidak sesuai dengan perencanaan. “Bahkan kayu yang digunakan jenis sembarangan. Dicongkel saja sudah lepas. Pokoknya tidak layaklah,” tegasnya. Dugaan korupsi dalam pembangunan tujuh gedung SKPD bermula dari dana dari APBD Pemkab Batubara senilai Rp 4,8 miliar untuk membiayai pembangunan gedung SKPD secara permanen . Namun, tidak demikian yang terjadi di lapangan. Bangunan gedung tersebut dibangun dengan konsep semi permanen yakni dengan menggunakan kayu alasan melestarikan budaya.(m49)

mulai dari sepeda motor, sepeda, televisi, kulkas, helm dan hadiah menarik lainnya. Dalam sambutannya, Walikota Medan Rahudman Harahap mengatakan, rangkaian acara HUT kota Medan dan HUT Bhayangkara ini adalah milik masyarakat. “Bukan instansi Pemko saja yang menikmati, tetapi seluruh masyarakat Medan khususnya,” kata Rahudman sembari mengatakan, baru tahun ini rangkaian kegiatan dilakukan bersama dalam

menyambut HUT Kota Medan dan HUT Polri. Sedangkan Kapoldasu Irjen PolWisjnu Amat Sastro mengatakan antusiasnya masyarakat MedanmengikutirangkaianHUT Bhayangkara dan HUT Kota Medan ini dirinya bersamaWalikota akan merencanakan kegiatan serupa dalam setiap bulan sekali.“Kegiatan ini dapat meningkatkan kerjasama antara Polri dengan masyarakat,” ujarnya. Canangkan AMPERA Pada kesempatan yang

Kader PPP Jangan “Mata Duitan” MEDAN (Waspada): Pengurus DPC Partai Persatuan Pembangunan Kota Medan diminta untuk menjadi kader-kader yang berjiwa militan dan memiliki ruh jihad, sehingga dapat merebut kembali kejayaan PPP yang pernah meraih kursi tertinggi di Sumut. “Jadilah kader-kader yang militan bukan “mata duitan”, dan harus memiliki ruh jihad sehingga dapat merebut kembali kejayaan PPP. Pada pemilu kemarin jiwa militan dari kaderkader PPP hilang, pantaslah kita kalah dengan partai-partai baru,” kata Ketua DPP PPP Hasrul Azwar saat melantik pengurus DPC PPP Kota Medan di Hotel Madani, Jumat (24/6) malam. Menurutnya, sebagai kader PPP seharusnya bangga dengan PPP saat ini. Selain syarat akan pengalaman, PPP juga tahan banting. Ini terbukti, kata Has-

rul, pada saat era Soeharto, tak ada satupun kader PPP yang duduk di pemerintahan. “Dulu menjadi ketua RT saja tidak bisa, tapi sekarang sudah banyak kader PPP yang menjadi menteri, wakil presiden kepala daerah dan lainnya, keluarga PPP harus bangga akan hal ini,” imbuhnya. Ketua DPW Sumut Fadly Nurzal menyarankan untuk terjun langsung ke masyarakat tidak perlu menunggu kegiatan yang bersifat formal. “Tujuh puluh persen mari kita wakafkan kekuatan kita untuk ummat. Kita juga harus melahirkan ideide untuk pembangunan kota Medan,” katanya. Sementara Ketua DPC PPP Medan Aja Syahri mengaku optimis PPP meraih kemenangan pada Pemilu 2014 nanti. “Dengan kerja keras di tingkat ranting, PAC dan DPC, PPP akan meraih kemenangan Pemilu

Orangtua Dihantui Anaknya Tidak Lolos PSB “LEBIH baik nilai hasil UN itu saya tarik saja,” ungkap Pipi yang mendaftarkan anaknya di SMAN 4 Medan, kemarin. Pipi salah seorang wali murid yang setiap hari dihantui anaknya tidak lulus di sekolah negeri pada pengumuman 5 Juli mendatang. Pasalnya, kian hari nilai hasil Ujian Nasional (UN) tertinggi semakin melonjak saja dan sulit diketahui nilai rata-rata yang paling banyak. Dia pun rela menguras kocek dan menahan terik matahari hanya untuk memantau nilai tertinggi dan terendah di sekolah yang dituju itu. “Kalau sudah melihat nilai, bisa mengobati kegundahan,” ujar Pipi. Dia mengungkapkan bimbang dengan nilai UN anaknya 35,30. Sementara nilai tertinggi sepanjang PSB dibuka mencapai 38,00 setiap harinya. Takutnya yang daftar dengan nilai segitu banyak, sehingga nilai

anaknya tipis kemungkinan bisa lulus. “Kalau sudah begitu, saya ingin tarik formulir dan mendaftar tempat lain yang rata-rata nilai pendaftarnya tidak terlalu tinggi,” ungkapnya. Sementara itu A. Hutagalung, wali murid, yang juga memantau nilai dan jumlah pendaftar setiap harinya juga tampak masih ragu mendaftarkan anaknya Indah tamatan SMP 7 dengan nilai 36,10. Hal itu disebabkan ramainya isu nilai pendaftar di SMAN rata-rata tinggi. “Saya sudah keliling SMAN lihat-lihat perkembangan, tapi pasrah dan malah masukkan anak ke swasta juga sayang, jadi masih bingung,” ungkapnya. Namun dia mengungkapkan lebih menyetujui sistem penerimaan siswa dengan peringkatan nilai hasil UN 100 persen dibandingkan sistem yang sebelumnya 70:30 (nilai dan ujian). Sistem ini mematahkan

sama, Walikota Medan Rahudman Harahap juga mencanangkan Anak Medan Perangi AIDS (AMPERA). Dia mengatakan, dengan dicanangkannya AMPERA ini mari bersama-sama memerangi AIDS dan menjauhkan narkoba. “Sehingga kota Medan, kota yang sehat dapat terwujud,” jelasnya. Pada pencanganan tersebut, Rahudman dan Kapoldasu serta masyarakat membubuhkan tandatangan bukti mendukung AMPERA ini. (h02)

niat orangtua yang ingin melakukan jual beli kursi, dan mencegah oknum pihak sekolah untuk menawarkan jual beli kursi. Karena nanti ketika pengumuman peringkat nilai akan diumumkan dan pasti ketahuan siapa yang bisa lulus sementara nilainya rendah. “Jadi, jual beli kursi terjadi sangat tipis. Sekolah pasti tak mau ambil risiko begitu juga orangtua. Terlebih jika ada teman siswa yang kenal atau tahu kalau anak itiu nilainya rendah tapi bisa masuk pasti malu dan beban bagi si anak,” ungkapnya. Begitu juga Suci, 48, warga Kelurahan Martubung, yang mendaftarkan anaknya ke SMAN 3, hanya bisa pasrah. M. Ridwan anak Suci, tamatan SMP Hangtuah II Titipapan dengan nilai 36,60. “Pasrah dan berdoa, kalau Tuhan menghendaki pasti anak saya lulus, nilainya juga tidak rendah. Kalau masuk swasta

anak saya nggak mau,” tuturnya. Pantauan Waspada hingga hari keempat penerimaan siswa baru (PSB) mulai menurun. Antusias masyarakat kian hari berkurang. Dari ratusan pendaftar pada PSB hari pertama menurun menjadi puluhan orang saja pada hari keempat. Hal itu terlihat jelas pada papan pengumuman di SMAN 4 yang memampang jumlah pendaftar di hari pertama 512 pendaftar, hari kedua 267 pendaftar, hari ketiga 140 pendaftar. Penurunan jumlah pendaftar juga disampaikan satpam SMAN 4 yang mengungkapkan hari keempat hanya sekitar 30-50-an orang. Wali murid tetap masih sibuk bertanya pada panitia perihal ada atau tidak kemungkinan nilai anaknya lolos di antara nilai pendaftar lainnya. Karena nilai pendaftar di atas 35,00 dan 36,00 juga masih dihantui tidak lulus. * Silfa Humairah

2014 dengan cara merangkul umat untuk kemenangan pemilu,” katanya. Hadir pada acara pelantikan yakni, Wakil Walikota Medan Dzulmi Eldin, anggota DPRD Medan Sumut, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, instansi militer dan sipil dan lainnya. Adapun nama-nama Pengurus PPP Kota Medan yang dilantik yakni Ketua Aja Syahri, Wakil Ketua Hamdan Sukrawi, Zulkifli Lubis, Asnawi Alimsyah, Abdul Rani, Drs. M. Yusuf, Ahmad Fauzi, Nazaruddin Lubis, Aziza Fazira, Sekretaris Irsal Fikri, Wakil Sekretaris Mursal Harahap, M. Hanafi Nasution, M. Yusuf, Marswan, Chairul Amri, Rasuddin, Tamrin Harahap, Masjuriatul Bahar, Bendahara Hj. Hamidah, Wakil Bendahara Khairuddin Nasution dan Ghafar Iriansyah. (h02)

Waspada/Surya Efendi

KETUA DPP PPP Hasrul Azwar didampingi Ketua PPP Sumut Fadly Nurzal (kiri) lantik pengurus DPC PPP Kota Medan periode 2010-2015 di Hotel Madani Medan, Jumat (24/6).

MEDAN(Waspada): Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara-I Yusri Natar Nasution mendukung gebrakan Yayasan Pendidikan Dr.Sjahrir yang telah membuka SMK khusus Akutansi dan Perpajakan di Medan, karena pendidikan itu turut berperan meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak. Dukungan itu diungkapkan kepada jajaran Yayasan Pendidikan Dr.Sjahrir ketika beraudiensi, Rabu (22/6), ke Kanwil Dirjen Pajak Sumut-I Gedung Keuangan Negara Jalan P . Diponegoro Medan. “Setiap orang yang dari lahirnya sampai meninggal di Indonesia, bekerja ataupun berusaha dengan penghasilan melebihi batas Penghasilan Tidak Kena Pajak ( PTKP ) adalah merupakan subjek pajak,” kata Nasution. “Demikian juga orang asing yang tinggal lebih dari 180 hari di Indonesia dengan peng-

Waspada/Ist

KETUA Dewan Penasehat Yayasan SMK Dr. Sjahrir Sonny Firdaus didampingi Kepala Sekolah Nurhajati memberikan plakat penghargaan kepada Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak Sumut I Yusri Natar Nasution. hasilan melebihi batas PTKP, juga merupakan subjek pajak,” ujarnya. Sementara itu Ketua Dewan Penasehat Yayasan Pendidikan Dr. Sjahrir, Sonny Firdaus, SH yang memimpin rombongan audiensi, yakni Kepala Sekolah Nurhajati, ST., SPd dan Wakil Kepala Sekolah, Vivi menyam-

paikan pihaknya sangat berterima kasih karena ide mendirikan SMK khusus Akuntansi dan Perpajakan ini mendapatkan dukungan yang sangat besar dari berbagai pihak seperti Plt. Gubernur Sumut H. Gatot Pujo Nugroho hingga Kakanwil DJP Sumut I Yusr i Natar Nasution. (m22)

Waspada/M.Thariq

PARA peserta terdiri dari anak TK dan SD antusias mengikuti lomba mewarnai.

Lomba Mewarnai “Home Sentra” Meriah MEDAN (Waspada): Home Sentra atau Mr Hotra menggelar lomba mewarnai yang diikuti 68 siswa TK dan SD, Minggu (26/6). Kegiatan itu berlangsung cukup meriah bertempat di gedung hypermarket penyedia bahan bangunan dan perlengkapan rumah tersebut, di Jalan Ring Road Setia Budi II Medan. Peserta yang datang didampingi masing-masing orangtuanya, mewarnai beragam tema lukisan di sebuah tembok/ blok instan “hebel” yang sudah disediakan panitia sepanjang sekitar 10 meter. Di sanalah anak-anak menunjukkan kreativitasnya menggambar dengan menggunakan krayon. Hebel adalah beton ringan terbuat dari bahan baku berkualitas tinggi yang diproduksi dengan teknologi Jerman yang juga diperkenalkan dalam kegiatan tersebut

sekaligus pendukung acara. Selain Hebel, Mr Hotra juga menyertakan cat Propan decor lotus dan Philips dalam kegiatan itu. Marketing Manager Hotra Yulia Devianti mengatakan, peserta yang meraih juara untuk kategori TK- Kelas 3 SD adalah Jasmin (juara I), Dina Nudia Asana (juara II) dan Nadia Z (juara III), Zaman ( harapan I),Valarine (harapan II) dan Syafrina Zahara (harapan III). Kategori Kelas 26 SD: Naumi (juara I), Rafia Qadra (juara II), Annisa Azhara (harapan I), Alamuddin Syahputra (harapan II) dan Bradlay (harapan III). Para pemenang meraih berbagai hadiah. MenurutYulia, even ini baru kali pertama diadakan sejak Hotra dibuka pada 22 Mei lalu. Hotra akan menjadikan kegiatan ini agenda tahunan atau

bulanan disamping agenda kegiatan lainnya menyambut Tahun Ajaran Baru, puasa Ramadhan, Lebaran, Natal dan Tahun Baru.”Kita akan buat acara lebih meriah lagi.” General Manager Hotra Budi A.Kho mengatakan, sejak Hotra dibuka 22 Mei lalu, tercatat 385 pengunjungberbelanjasetiaphari biasa. Sedangkan pada hari libur sekitar 1.500 pengunjung. Menurut Budi A.Kho, Hotra optimis bisa bersaing dengan plaza/toko bangunan yang sudah ada di Medan. Sebab, ujar Budi, Hotra punya segmentasi tersendiri dibanding yang lain. Hotra menyiapkan material bangunan mulai dari pasir sampai seisi rumah. Hotra juga all in, artinya selain building market juga menyediakan fasilitas makan, tempat bermain anak dan fasilitas lainnya. (m13)


Medan Metropolitan

B2 Gatot Minta Tuntaskan Kasus PT SMM

MEDAN (Waspada): Plt Gubsu Gatot Pujonugroho meminta Bupati/Wakil Bupati Madina terpilih Hidayat-Dahlan untuk segera menyelesaikan persoalan PT Sorik Mas Mining (PT SMM) dan defisit listrik di kabupaten tersebut. Dua hal ini menurut PLt Gubsu butuh perhatian serius dalam hal melakukan pembenahan di Madina. Hal ini dikatakan Gatot, saat menerima audiensi Bupati/Wakil Bupati Madina terpilih, di Kantor Gubsu, Kamis (23/6). “Saya berharap agar permasalahan PT SMM dan daerah yang belum teraliri listrik bisa dicarikan solusi secepatnya. Sebab, jika hal ini tidak diselesaikan dikhawatirkan berdampak pada pelayanan publik di Madina,” katanya. Gatot menekankan, untuk listrik sendiri merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam menyokong peningkatan kesejahteraan dan pendidikan. Karena itu, katanya, hal ini harus menjadi prioritas agar partisipasi masyarakat semakin baik dalam pembangunan daerah. Turut dalam audiensi tersebut Pj Bupati Madina, Aspan Sofian, Ketua DPRD Madina, Irman Daulay dan Ketua KPU Madina, Jefri Antoni. Audiensi tersebut melaporkan persiapan pelantikan Bupati/ Wakil Bupati Madina terpilih Hidayat-Dahlan yang akan dilaksanakan tanggal 28 Juni 2011. Menanggapi hal tersebut, Bupati Madina terpilih HM Hidayat Batubara menyatakan akan mengupayakan perluasan jangkauan listrik di Madina, bahkan katanya, ada rencana untuk mengkaji kemungkinan potensi pembangkit listrik di Madina. Terkait permasalahan PT SMM, dia menegaskan rakyat Madina dan Pemkab Madina tidak ingin hanya menjadi penonton dengan kehadiran PT SMM tersebut, namun sampai saat ini belum ada jalan agar Pemkab Madina bisa berperan dalam mengatasi permasalahan tersebut. (m28)

Jadwal Penerbangan Di Bandara Polonia No. Penerbangan Ke Flight

Pukul

Tiba Dari

Flight

Pukul

GARUDA INDONESIA 1 Jakarta GA-181 2 Jakarta GA-183 3 Jakarta GA-185 4 Jakarta GA-187 5 Jakarta GA-189 6 Jakarta GA-191 7 Jakarta GA-193 8 Jakarta GA-147 9 Jakarta GA-195 10 Banda Aceh GA-142 11 Banda Aceh GA-14.6

05.30 08.40 10.45 11.55 13.55 15.45 18.35 18.30 19.50 09.40 14.50

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Banda Aceh Banda Aceh

GA-180 GA-182 GA-184 GA-186 GA-146 GA-188 GA-190 GA-192 GA-196 GA-143 GA-147

07.55 08.55 11.10 13.00 14.05 15.10 17.50 19.05 21.35 12.25 17.45

CITILINK 1 Jakarta 2 Jakarta

09.45 19.00

Jakarta Jakarta

GA-040 GA-044

09.15 18.30

06.15 09.40 08.05 17.55 10.05 18.25 21.20 13.30 15.05 14.30

Kuala Lumpur Kuala Lumpur Kuala Lumpur Kuala Lumpur Penang Penang Kuala Lumpur Jakarta Bangkok (2,4,6) Hongkong (1,3,5,7)

QZ-8051 QZ-8055 AK-450 AK-454 QZ-8073 AK-5836 AK-456 QZ-7502 QZ-8085 QZ-7431

08.40 12.05 07.35 17.30 09.40 18.00 20.55 13.05 20.10 23.15

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Penang Penang Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Surabay Surabaya Banda Aceh Batam

JT-380 JT-300 JT-394 JT-302 JT-210 JT-200 JT-204 JT-398 JT-382 JT-384 JT-202 JT-212 JT-396 JT- 8289 JT-8287 JT-206 JT-208 JT-388 JT-308 JT-218 JT-971 JT-973 JT-397 JT-970

08.20 09.20 10.20 11.20 11.50 12.20 13.20 14.20 15.20 16.20 17.20 17.50 18.20 11.35 15.00 19.20 20.20 21.55 22.20 23.20 12.16 15.55 07.40 12.15

GA-041 GA-045

AIR ASIA 1 Kuala Lumpur QZ-8050 2 Kuala Lumpur QZ- 8054 3 Kuala Lumpur AK- 451 4 Kuala Lumpur AK-455 5 Penang QZ-8072 6 Penang AK-5937 8 Kuala Lumpur AK-457 9 Jakarta QZ-7503 10 Bangkok (1,4,6) QZ-8084 11 Hongkong (1,3,5,7) QZ-7.430 LION AIR 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Jakarta 4 Jakarta 5 Jakarta 6 Jakarta 7 Jakarta 8 Jakarta 9 Jakarta 10 Jakarta 11 Jakarta 12 Jakartaa 13 Jakarta 14 Penang 15 Penang 16 Jakarta 17 Jakarta 18 Jakarta 19 Jakarta 20 Jakarta 21 Surabaya 22 Surabaya 23 Banda Aceh 24 Batam

JT- 211 JT- 381 JT- 397 JT- 207 JT- 301 JT- 395 JT- 303 JT- 213 JT-201 JT- 387 JT-399 JT-383 JT-205 JT-8288 JT-8286 JT-385 JT-203 JT-215 JT-309 JT-209 JT-972 JT-972 JT-396 JT 970

06.00 07.00 08.20 09.00 10.00 11.00 12.00 12.30 13.00 14.00 15.00 16.00 16.35 09.10 12.30 17.00 18.00 18.30 20,00 21.00 07.00 12.55 19.00 07.00

MALAYSIA 1 Kuala Lumpur MH-861 2 Kuala Lumpur MH-865

09.05 15.45

Kuala Lumpur MH-860 08.25 Kuala Lumpur MH-864 15.00

SILK AIR 1 Singapura 2 Singapura 3 Singapura (7)

MI-233 MI-237 MI-241

08.40 20.35 21.05

Singapura Singapura Singapura (7)

MI-232 MI-238 MI-242

07.50 19.50 20.00

VALUAIR 1 Singapura (4,7) VF-582 2 Singapura (1,3,6) VF-584

09.35 17.25

Singapura (4.7) VF-581 Singapura (1,3,6) VF-583

09.10 17.50

BATAVIA AIR 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Jakarta 4 Batam

Y6-592 Y6-594 Y6-596 7P-568

10.10 16.15 20.00 13.00

Jakarta Jakarta Jakarta Batam

Y6-591 Y6-593 Y6-595 7P-567

09.55 18.30 19.20 11.05

SRIWIJAYA AIR 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Batam 4 Pekanbaru 5 Pekanbaru 6 Banda Aceh 7 Penang 8 Padang

SJ-015 SJ-011 SJ-035 SJ-043 SJ-041 SJ-010 SJ-102 SJ-021

13.25 15.00 16.20 10.20 16.00 11.55 07.20 15.25

Jakarta Jakarta Batam Pekanbaru Pekanbaru Banda Aceh Penang Padang

SJ-010 SJ-016 SJ-034 SJ-042 SJ-040 SJ-011 SJ-103 SJ-020

11.20 18.35 15.45 12.50 15.25 13.25 10. 00 14.50

13.15 11.00

Subang Penang

FY-3412 FY-3402

12.56 10.40

SRIWIJAYA AIR 1 Subang FY -3413 2 Penang FY- 34.03

(m32/m41)

Jadwal Perjalanan Kereta Api No KA

Nama KA

Kelas

Dari

Tujuan

U.2 U.4 U.6 U.8 U.1 U.3 U.5 U.7 U.10 U.12 U.9 U.11 U.14 U.16 U.18 U.13 U.15 U.17 U.22 U.24 U.21 U.23 PLB 7000 PLB 7007 PLB 7014 PLB 7017 PLB 7002 PLB 7004 PLB 7008 PLB 7010 PLB 7012 PLB 7001 PLB 7006 PLB 7015 PLB 7003 PLB 7005 PLB 7009 PLB 7011 PLB 7013

Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Putri Deli Putri Deli Putri Deli Putri Deli Putri Deli Putri Deli Siantar Ekspres Siantar Ekspres Siantar Ekspres Siantar Ekspres Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa

Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Bisnis Bisnis Bisnis Bisnis Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonom Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi

Medan Medan Medan Medan Rantau Prapat Rantau Prapat Rantau Prapat Rantau Prapat Medan Medan Binjai Binjai Medan Medan Medan Tanjung Balai Tanjung Balai Tanjung Balai Medan Medan Siantar Siantar Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Tebing Tinggi Belawan Belawan Binjai Binjai Binjai Binjai Binjai

Rantau Prapat Rantau Prapat Rantau Prapat Rantau Prapat Medan Medan Medan Medan Binjai Binjai Medan Medan Tanjung Balai Tanjung Balai Tanjung Balai Medan Medan Medan Siantar Siantar Medan Medan Tebing Tinggi Belawan Belawan Belawan Binjai Binjai Binjai Binjai Binjai Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan

Berangkat Datang 08.00 10.30 15.00 22.50 08.00 14.45 17.10 23.00 04.50 20.15 09.20 21.40 06.50 12.50 17.10 07.15 11.55 19.25 11.00 19.25 06.30 15.20 18.00 07.30 16.50 12.00 07.30 05.00 09.50 12.15 14.40 06.20 08.40 17.50 08.55 06.30 11.00 13.30 15.50

13.21 15.25 20.28 03.52 13.22 19.59 22.01 04.24 05.42 21.07 10.12 22.32 11.17 17.27 22.15 11.54 16.28 22.47 14.44 22.47 10.15 18.51 20.04 08.17 17.37 12.47 08.22 05.52 10.42 13.07 15.32 07.21 09.27 18.27 09.47 07.22 11.52 14.22 16.42

Informasi Pemesanan -Stasiun KA Medan (061) 4514114, -Stasiun KA R. Prapat (0624) 21617. (m32)

WASPADA Senin 27 Juni 2011

Interpelasi Plt Gubsu Ditindaklanjuti Untuk Menegakkan Fungsi Pengawasan DPRDSU MEDAN (Waspada): 16 Anggota DPRD Sumatera Utara akhirnya mengajukan usulan hak interpelasi terkait kebijakan Plt Gubsu Gatot Pujonugroho kepada Pimpinan Dewan. Diharapkan, hak yang melekat pada diri anggota dewan itu segera disahuti Pimpinan Dewan untuk menegakkan fungsi pengawasan DPRDSU. 16 anggota dewan dari delapan fraksi secara resmi mengajukanusulantertulisuntukmenggunakan hak interpelasi kepada Plt Gubsu. Surat pengajuan interpelasi tersebut diterimaWakil Ketua DPRD Sumut Kamaluddin Harahap, Jumat (24/6). Ke-16 anggota dewan yang menandatangani surat usulan interpelasi adalah Yan Syahrin, Abu Bokar Tambak, Ferry Suando T. Kaban (Fraksi Gerindra Bulan Bintang Reformasi), Marasal Hutasoit (Fraksi PDS), Sopar Siburian, Tahan Manahan Panggabean, Ahmad Ikhyar Hasibuan (Fraksi Partai Demokrat), Roslynda Manurung, Oloan Simbolon, Sonny Firdaus (Fraksi PPRN), Mulkan Ritonga, Janter Sirait (Fraksi Partai Golkar), Aduhot Simamora (Fraksi Hanura), Irwansyah Damanik (Fraksi PAN), Alamsyah Hamdani (Fraksi PDIP), Sementara tiga orang perwakilan 16 anggota Dewan yang menemui Kamaluddin Harahap untuk menyerahkan berkas usulan hak interpelasi. Mereka adalah Marasal Hutasoit, Ah-

mad Ikhyar Hasibuan dan Irwansyah Damanik. Marasal Hutasoit mengatakan, usulan interpelasi diajukan 16 anggota dewan berkaitan dengan kebijakan Plt Gubsu yang mengangkat 110 pejabat Eselon III yang dinilai bertentangan dengan PP No100/2000 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan struktural dan perubahannya PP No13/2003 Pasal 5 ayat d, Pasal 6, Pasal 9 ayat 2, Pasal 10, Pasal 14. Usulan interpelasi, kata Marasal, diajukan karena merupakan hak DPRD sebagaimana yang diatur dalam UU No27/ 2009 Pasal 298 ayat 1 poin a dan ayat 2 serta Pasal 306 maupun PP No16/2010 Pasal 9 ayat a dan Pasal 11. Tujuannya untuk mengontrol kinerja Plt Gubsu demi menjaga keseimbangan eksekutif dan legislatif. Sesuai dengan ketentuan pula, katanya, usulan 16 anggota Dewan dari berbagai fraksi ini memenuhi persyaratan. Karenanya diharapkan kepada pimpinan dewan dan pimpinan fraksi segera membahas usulan

tersebut untuk kemudian dibawa ke sidang paripurna. Apakah usulan interpelasi itu disetujui atau tidak . Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumut Kamaluddin Harahap dari PAN saat menerima usulan hak interpelasi menyatakan mendukung usulan itu. Dia berjanji akan segera membahasnya lewat rapat pimpinan dewan dan pimpinan fraksi. Disebutkan Harahap, hak untuk melakukan interpelasi kepada Plt Gubsu harus ditindaklanjuti. Dia tidak menginginkan ada anggapan seolah-olah pengajuan hak interpelasi hanya merupakan “gertak sambal” dewan. ‘’Kita akan buktikan bahwa dewan bukan NATO (No Action Talk Only). Kita tegaskan, tidak ada gertak sambal. Sebab masyarakat dan para pejabat sudah resah atas kebijakan Plt Gubsu yang dianggap tidak sesuai mekanisme,” ujar Kamaluddin. Harahap juga membeberkan kebijakan-kebijakan Plt Gubsu yang sudah mengusik ketenangandijajaranbirokrasitermasuk soal penetapan Sekdaprovsu definitif yang hingga kini belum ada kejelasannya. Kesannya ada pembiaran. Padahal “penggodokan” ketiganamaSekdaprovsu yang diajukan semasa Gubsu SyamsulArifin,diDepdagrisudah 6 bulan lamanya. (m12)

FE UMA Santuni 70 Yatim Piatu MEDAN (Waspada): Fakultas Ekonomi Universitas Medan Area (UMA) menggelar syukuran dan memberikan santunan kepada 70 anak yatim piatu dari Rumah Yatim Ar Rahman, di halaman kampus Jalan Sei Serayu Medan, Kamis (23/6). Pemberian santunan tersebut berkaitan berhasilnnya program studi Akuntanasi dan Manajemen mempertahakan Akreditasi B. Rektor UMA HAYa’kub Matondang, MA menyatakan, rasa syukur itu patut dilakukan k a re na me l i h a t k o nd i si lingkungan yang tidak semua perguruan tinggi mampu meraih dan mempertahankan Akreditasi B termasuk juga perguruan tinggi negeri, karena

cukup banyaknya evaluasi dan penilalain yang dilakukan BAN PT. “Saya harap Akareditasi B ini dapat terus dipertahankan hingga tidak melunturkan kepercayaan masyarakat terhadap FE UMA,” ujar Ya’kub Matondang seraya menyatakan, perolehan Akreditasi B juga masuk dalam bentuk pelayanan terhadap masyarakat. Prof. Ya’kub Matondang meminta jajaran FE UMA terus saling bekerjasama, bekerja keras dan menjaga kekompakan untuk memacu mengejar Akreditasi A pada lima tahun mendatang. Wakil Rektor Bidang Akademik. Heri Kusmanto mengakui bahwa proses perolehan Akre-

ditasi B sungguh sulit ditempuh, karena pihak BAN PT telah menambah jumlah penilaian dari 5 sistem menjadi 7 sistem evaluasi. “Walau sekarang ini sekedar mempertahankan, tetapi ini luar biasa, karena sistem baru yang dilakukan BAN jauh lebih rumit, termasuk juga aksesornya jauh lebih teliti,” kata Heri Kusmanto. Sementara itu, Dekan FE UMA Sa’at Afifuddin mengajak jajarannya untuk terus membangun kekompakan dan kerjasama yang lebih baik. Afifuddin mengakui, perolehan Akreditasi B tidak terlepas adanya kerjasama yayasan, rektorat, dekanat, dosen, dan semua sivitas akademika. (m41)

Waspada/ist

PENASEHAT dan Ketua DPW PJB Sumut Syah Afandin dan Adi Munasip melihat anak-anak yang sedang dikhitan pada bakti sosial PJB Sumut di PJB Sport Center Pasar IV Mabar Hilir, Minggu (26/6).

PJB Peduli Nasib Sesama MEDAN (Waspada): Penasehat Paguyuban Jawa Bersatu (PJB) Sumatera Utara Syah Afandin mengatakan, dalam situasi dan kondisi moral bangsa yang memprihatinkan saat ini, PJB masih peduli terhadap nasib sesama. “Seharusnya pemerintah menaruh perhatian terhadap PJB Sumut yang telah berbuat untuk sesamanya,” ujarnya pada bakti sosial berupa sunatan massal dan donor darah PJB Sumut di PJB Sport Center Pasar IV Mabar, Minggu (26/6). Syah Afandin yang akrab disapa Om Din mengatakan akan protes kepada Pemko Medan yang tidak peduli terhadap organisasi kemasyarakatan seperti PJB yang peduli terhadap kehidupan sesamanya. Pada kesempatan itu Om Din yang juga Ketua DPW PAN Sumut mengatakan, kalau kegiatan seperti ini dilakukan menjelang pemilihan legislatif atau pemilihan kepala daerah maka spanduk atau orang yang akan

memberikan bantuan akan berbondongbondong datang. “Bahkan kadang bantuan berlebihan,” ujarnya. Sementara Ketua DPW PJB Sumut Adi Munasib menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi pada sesama. Dia mengatakan acara digelar di daerah pinggiran seperti Mabar karena di daerah ini memang yang banyak membutuhkan uluran tangan seperti sunatan massal. Khusus bakti sosial kali ini, lanjutnya, ditargetkan mampu menyunat sebanyak 100 anak dan mengumpul 100 kantung darah. Terakhir ia mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak seperti Syah Afandin selaku penasehat, Irianto selaku Ketua Pantia Pelaksana serta Direktur Rumah Sakit Dzoelham drg Susyanto yang bekerjasama dalam sunatan massal dan donor darah. Hadir pada kesempatan itu sesepuh PJB Sumut Sukirman, Lurah Mabar Hilir Erwin Dalimunthe dan lainnya. (m49)

LPM Dinamika IAIN Kunjungi Waspada MEDAN ( Waspada): Lembaga Pers Mahasiswa Dinamika Institut Agama Islam Negeri (LP IAIN) Sumatera Utara berkunjung ke Harian Waspada Jalan Letjen Suprapto No. 1 Medan, Sabtu (25/6). Rombongan LPM Dinamika IAIN Sumut dipimpin Maulana M. Hasan bersama sekum Indah Purnama Sari, Sekretaris Redaksi Haqqy Luthfifa, Litbang Umar, Redaktur Pelaksana Romi Aswandi Sinaga, Editor Nuri, Rndah Tri Setiari, Hindah Sumaiyah, Pemimpin Perusahaan Dwi Novi, Manager Promik Syahnena, layouter Irhas dan fotografer Siti Nurjannah TBN. Mereka diterima Kepala Humas Waspada H.Erwan Effendi dan wartawan H.Suyono di ruang rapat lantai 3. Pada kesempatan itu, Umar dari Litbang LPM Dinamika IAIN Sumut mengatakan kunjungan ke Waspada bertujuan untuk menyampaikan pokok-pokok pikiran antara

lain program LPM IAIN Sumut yang berdiri sejak 16 Oktober 1993. “Ini merupakan agenda bagi kami khususnya ke media-media yang dilakukan satu tahun sekali guna menambah ilmu dan wawasan dalam dunia jurnalistik,” ujar Umar. Menanggapi biaya, Umar mengatakan untuk penerbitannyadanadiperolehdariparamahasiswa sebesar Rp 7.500 dikutip per semester. Kepala Humas Waspada H. Erwan Effendi mengucapkan terimakasih kepada rombongan LPM IAIN Sumut yang telah berkenan berkunjung ke Waspada. “Saya salut kepada personil LPM Dinamika yang telah membentuk wadah jurnalistik sekaligus sebagai aplikasi guna menyalurkan bakat atau aspirasi dalam memperdalam ilmu kewartawanan,” ujarnya. Rombongan LPM Dinamika IAIN Sumut berkesempatan meninjau dapur redaksi Waspada di lantai 4.(m24)

Lima Calon Ketua AMPI Bersaing

Waspada/Sugiarto

REKTOR UMA Prof.Ya’kub Matondang didampingi Dekan FE Sa’at Afifuddin dan Bendahara Yayasan Erwin Siregar menyerahkan bingkisan kepada anak yatim piatu, Kamis (23/6).

MEDAN (Waspada): Lima calon kuat Ketua AMPI Medan akan bersaing pada Musda ke7 AMPI Kota Medan dan Peringatan HUT ke33 AMPI di Medan Club, hari ini Senin-Selasa (27-28/6). “Lima kandidat itu yakni, mantan Sekretaris AMPI periode 2005-2010 Ojak Manurung,Wakil Ketua AMPI Kota Medan H Nanda Ramli, Wakil Ketua AMPI Lilik, Ketua Satgas AMPI Medan Candra Lingga dan Ketua Rayon Kec. Medan Barat Marlius Piliang,” kata Sekretaris Panitia Zulkifli Iqbal didampingi Wakili Sekretaris Epin, Sabtu (25/6). Menurut Iqbal, Musda akan diikuti 21 rayon kecamatan se Kota Medan di mana setiap kecamatannya diikuti 3 peserta dan 2 orang peninjau, para pengurus DPD AMPI Kota Medan, Ketua Satma AMPI Medan 2 orang, Brigadir Kartini 2 orang, Satgas AMPI 2 orang,

LBH AMPI 2 orang dan dihadiri 11 ribu anggota AMPI Kota Medan. Bergulirnya bursa pemilihan ketua AMPI ini, di mana sebelumnya Ketua AMPI Medan M. Syaf telah terpilih menjadi Ketua AMPISumut periode 2010-2015 dan menjadi Ketua Partai Golkar Medan. Menurut informasi, kemungkinan Ojak Manurung dan Lilik akan mundur dari bursa pencalonan Ketua AMPI Medan karena kedua kandidatinitelahdudukdimenjadipengurusAMPI Sumut. Ojak menjadi wakil Ketua AMPI Sumut dan Lilik sebagai Wakil Sekretaris AMPI Sumut. “Jadi, tidak ada rangkap jabatan, makanya kedua kandidat calon ini bakal mundur dari bursa pencalonan,” sebut Iqbal seraya mengatakan seusai Musda tanggal 28 akan dilaksanakan syukuran HUT AMPI ke-33 yang lahir pada 28 Juni tahun 1978 di Pandaan.(cwan)

Pengusutan Kasus Suap Pemekaran Macat KASUS dugaan suap tentang usulan pemekaran tiga provinsi baru di Sumut mandek, bahkan hampir dipastikan tidak akan terungkap. Karena syarat yang diminta pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) sulit dipenuhi. Sesuai aturan, versi Kejati, mereka butuh laporan tertulis untuk menindaklanjuti masalah ini. Kepada Waspada pekan lalu, Kasi Penerangan Hukum/ Humas Kajati Edi Irsan Kurniawan Tarigan mengatakan, penyidik butuh data valid seperti laporan tertulis, baik dari anggota Dewan maupun masyarakat. Isu suap pemekaran mulai muncul setelah pelaksanaan rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi-fraksi tentang laporan panitia khusus (Pansus) tentang pemekaran di Sumut tanggal 9 Mei 2011. Hasilnya menunjukkan kejanggalan. Pandangan fraksi-fraksi tentang pemekaran, berbeda jauh dari hasil laporan Pansus. Dalam laporannya, Pansus DPRD Sumut menemukan ada sejumlah mekanisme dan prosedur yang belum dilengkapi dalam usulan tiga provins baru itu, yakni ProvinsiTapanuli (Protap), Provinsi Sumatera Tenggara (Sumteng) dan Provinsi

Kepulauan Nias (Kepni). Di antara mekanisme yang belum dilalui adalah tentang keharusan mengacu pada PP No.78 tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Daerah dan UU No.32 tahun 2004 tentang otonomi daerah. Selain itu, Pansus juga menemukan ternyata syarat dukungan untuk Protap sudah berkurang. Tiga dari tujuh daerah yang tadinya mendukung telah mencabut dukungannya yakni Kabupaten Nias Selatan, Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Dengan begitu, syarat pembentukan provinsi baru minimal didukung lima kabupaten/ kota menjadi tidak terpenuhi. Dalam laporannya, Pansus menyebutkan juga DPR RI dan Depdagri meminta syarat itu mutlak dilalui dan dipenuhi. Juga saat tim Pansus DPRDSU berkonsutasi ke Jakarta, DPR RI mengaku menerim masukan kalau masih terjadi polemik di daerah tentang usulan pemekaran ini. Karenanya Komisi II DPR RI meminta mekanisme serta peraturan perundang-undangan yang berlaku supaya dapat diselesaikan di daerah dahulu, baru disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri dan DPR-RI.

Namun, saat pelaksanaan rapat paripurna tanggal 9 Mei 2011 itu, mayoritas fraksi menyatakan pendapatnya berbeda dengan laporan Pansus. Delapan dari 10 fraksi menerima usulan pemekaran tiga provinsi baru di Sumut. Hanya Fraksi PKS dan Fraksi PPP yang tegas menyebutkan belum dapat menerima usulan itu. Alasannya, karena mengacu pada laporan Pansus. Pada hari-hari berikutnya, isu suap menyeruak kepada DPRD Sumut untuk menyetujui usulan pemekaran tiga provinsi semakin kencang, berkaitan dengan pemberitaan yang menganalisis perbedaan ini. Logikanya, pendapat akhir fraksifraksi harus selaras dengan laporan Pansus. Karena hakikinya, Pansus DPRD dibentuk untuk mendalami usulan pemekaran dari Panitia Pemekaran masingmasing calon provinsi. Semakin terbuka Berbagai informasi terus digali dan Waspada untuk menindaklanjuti isu tentang usulan pemekaran tiga provinsi ini. Dugaan menyangkut isu suap pun semakin terbuka. Indikasinya bukan saja dari perbedaan resume Pansus dengan pendapat fraksi-fraksi. Tapi juga dari

kerja Pansus yang kesannya terburu-buru, beberapa kali pertemuan pimpinan dewan dengan pimpinan fraksi, baik di gedung dewan maupun di luar gedung dewan, sampai pengakuan anggota dewan. Dari sekian banyak Pansus yang dibuat DPRD Sumut, Pansus tentang pemekaran ini yang masa kerjanya paling singkat. Pansus Pemekaran dibentuk pada Januari 2011 dan berakhir 2 Mei 2011, yakni saat Pansus menyampaikan laporannya dalam rapat paripurna dewan. Sementara sejumlah Pansus lainnya sampai sekarang ini belum juga selesai, walaupun tugasnya diyakini tidak seberat Pansus Pemekaran. Ketua Panitia Khusus Pemekaran Alamsyah Hamdani mengakui hal itu. Katanya, kerja Pansus sangat terburu-buru dan hasilnya tidak maksimal. Dia juga mengatakan kalau sebenarnya laporan Pansus kurang tuntas. ‘’Tapi, dinamika yang berkembang di Pansus sangat tinggi,’’ katanya. Beberapa anggota DPRD Sumut juga menyebutkan, beberapa kali pimpinan dewan dengan pimpinan fraksi-fraksi mengadakan pertemuan di luar gedung dewan. “Di sanalah ma-

salah uang dibicarakan. Nilainya Rp2,150 miliar. Rinciannya, Rp1 miliar dari Protap, Rp1 miliar dari Sumteng dan Rp15 juta untuk tiap fraksi (10 fraksi),” kata anggota DPRDSU yang enggan dilansir namannya. Waspada lebih detail lagi memperoleh informasi tentang pembagian uang ini. Anggota dewan biasa mendapat jatah Rp10 juta. Bila dia merangkap sebagai anggota Pansus ditambah Rp15 juta lagi. Bila merangkap sebagai pimpinan fraksi ditambah Rp20 juta lagi. Khusus untuk pimpinan dewan, nilainya di atas angka itu. Memang tidak semua anggota dewan sudah menerima uang itu. Sebagian mereka (dari berbagai jabatan) belum mengambil uang yang dipegang oleh salah seorang staf Sekretariat Dewan itu. Motifnya berbedabeda. Ada yang khawatir dengan masalah hukum. Tapi yang paling banyak karena merasa jumlahnya terlalu kecil. Tentang adanya uang di balik persetujuan usulan pemekaran tiga provinsi baru di Sumut ini, sulit dibantah oleh anggota DPRDSU. Beberapa anggota DPRDSU yang ditanya Waspada, mengakui uang itu ada. Tapi bukan uang suap. ‘’(Uang-

red) itu ada. Tapi, sekadar“ingotingot” lah,’’ kata seorang ketua fraksi. Pernyataan lain disebutkan Ketua Fraksi PKS Hidayatullah. Dia mengaku mendengar adanya pemberian uang dalam menyetujui usulan pemekaran. Tapi dia mengaku tidak pernah dilibatkan dalam masalah itu. ‘’Mungkin karena mereka (pimpinan dewan) melihat dari awal sikap kita (Fraksi PKS) berbeda,’’ katanya. Pernyataan paling tegas disampaikan oleh Ketua Fraksi Partai Golkar Hardi Mulyono. Secara gamblang dia menyebutkan ada. Dia juga mengaku telah mempertanyakan langsung masalah ini saat pelaksanaan rapat pimpinan dewan dengan pimpinan fraksi-fraksi akhir bulan April Lalu. Disebutkan Hardi, banyak sekali selentingan yang dia dengar tentang uang yang ditermia dewan untuk usulan pemekaran ini. Dia hanya ingin meminta ketegasan pimpinan dewan. ‘’Dan diakui, ada’’ katanya. Sekarang, isu suap usulan pemekaran tiga provinsi telah mereda. Kenapa Kejatisu tidak melirik kasus ini? *Zoel Harahap


Medan Metropolitan

WASPADA Senin 27 Juni 2011

Mayat Wanita Tanpa Identitas Di Jln. Sekundur MEDAN (Waspada):Warga menemukan mayat seorang wanita berkisar usia 40 tahun tidak memiliki identitas di Jln. Sekundur Medan, Minggu (26/6). Saksi mata kepada Waspada mengatakan, mayat wanita tanpa tanda pengenal itu ditemukan warga pukul 06:30 tergeletak di pinggiran Jalan Sekundur. Saat ditemukan wanita itu memakai baju putih garis-garis hitam, celana pendek warna hitam, tanpa memakai alas kaki, dan di sakunya ada uang Rp37 ribu, tapi tidak ada tanda pengenal identitas diri seperti KTP. Kapolsek Medan Baru AKP Dony Alexander, SH,SIK bersama Kanit Reskrim Iptu Andik Eko Siswanto, SH, dan personelnya menerima informasi penemuan mayat tersebut langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) melakukan penyelidikan. Ketika dilakukan pemeriksaan badan mayat tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan dan diduga tewas akibat suatu penyakit. Selanjutnya mayat korban dievakuasi ke ruang Jenazah RSU Dr. Pirngadi Medan. Menurut Dony, nama korban belum diketahui dan pihaknya sudah mengambil keterangan sejumlah saksi. (m36)

132 Anak Ikut Khitanan Massal Salimah Dan RSU Sufina Aziz MEDAN (Waspada): Memperingati Israk Mikraj 1432 H, Persaudaraan Muslimah (Salimah) Medan Barat bekerjasama dengan RSU Sufina Aziz melaksanakan khitanan massal terhadap 132 anak dari keluarga kurang mampu, Kamis (23/6). Kegiatan amal bertemakan “Peduli Sesama Kita Berbagi Kasih Sayang” ini, dipusatkan di halaman RSU Sufina Aziz tersebut. Ketua Salimah Medan Barat mengatakan, kegiatan amal ini merupakan agenda organisasi Muslimah yang setiap tahun dilaksanakan dengan lokasi yang berbeda-beda. Pada tahun ini, peserta khitanan massal sebagian besar berasal dari Kota Medan. Dari target awal hanya 125 anak, namun melihat antusias masyarakat yang hadir sehingga jumlah peserta khitanan massal bertambah menjadi 132 orang. Ketua Yayasan Sufina Aziz Faisal Oloan Nasution, SH mengatakan, untuk sunat massal kaum dhuafa ini, pihaknya mengerahkan 14 tenaga medis yang dipimpin dr. Erjan Fikri, SpBA. “Ini juga merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) kami,” kata Faisal didampingi pimpinan RSU Sufina Aziz lainnya M. Sutan Abdul Aziz, SH. Pada hari ulang tahun RSU Sufina Aziz kemarin, pihaknya juga menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi 150 warga kurang mampu di Kelurahan Karang Berombak dan 58 warga kurang mampu di Hevetia Timur. (m28)

Waspada/Amir Syarifuddin

KHITANAN MASSAL: Pengurus Salimah Medan Barat bersama PengurusYayasan RSU Sufina Aziz menyaksikan kegiatan khitanan massal terhadap anak dari kalangan warga kurang mampu, Kamis (23/6).

Valentino: Pemetaan Hasil Bimbingan Penting MEDAN (Waspada): Pemetaan hasil bimbingan siswa-siswi sangat penting. Dengan adanya pemetaan, maka dapat dilihat kemungkinan untuk melangkah ke depan bagi siswa maupun bagi sekolah. Bahkan, dari laporan hasil belajar itu, guru dan kepala sekolah dapat melihat kualitas siswa-siswinya sebelum dan sesudah ikut bimbingan. Demikian dikatakan Pimpinan BT/BS Bima dr. RobertValentino Tarigan, SPd kepada wartawan di Medan, Jumat (24/6). Hal senada juga dikemukakan Valentino pada penye-rahan hasil bimbingan siswa-siswi MAN 3 Patumbak, beberapa waktu lalu. Menurut Valentino, hasil belajar tersebut dapat digunakan dalam memilih jurusan dan universitas yang sesuai. Jika, tidak melanjutkan studi, maka dapat menjadi gambaran ketika memasuki pasar kerja yang tentunya harus disesuaikan antara keinginan dan kemampuan. Valentino juga mengingatkan, kuliah di PTN bukan hanya melalui SNMPTN. Begitu selesai SNMPTN, siswa dianjurkan untuk mempersiapkan diri mengikuti UMB-PTN (Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri) yang berlangsung pada 9 Juli 2011. Dalam pertemuannya dengan Kepala MAN 3 Drs. Ali Masran Daulay MPd, Valentino mengatakan, siswa-siswi MAN 3 juga bisa mengikuti STAN, Akpol dan Telkom. Karena BT/BS BIMA selaku bimbingan tes yang mempunyai visi: membuat pelajar lebih cerdas dan terampil pada waktu ujian, memang punya satu tekad bagaimana siswa-siswi bisa kuliah di PTN. Pada kesempatan itu, Ali Masran Daulay mengucapkan terimakasih kepada BT/BS BIMA yang telah membimbing siswasiswinya sehingga dari beberapa kali try out terlihat adanya peningkatan. “Pak Valentino telah mengangkat harkat dan martabat pendidikan di Sumut. Kami sudah sejak lama bekerjasama dengan BT/BS BIMA yang setiap tahunnya terus berinovasi agar siswa-siswi gemar dan gembira belajar,” katanya. Beberapa tahun terakhir, BT/BS BIMA telah menggunakan multimedia dalam proses belajarnya. “Dengan multimedia, siswasiswi dengan mudah memahami pelajaran karena tampil secara audiovisual,” ungkap Masran.(m25)

B3

Ibu Hamil Kritis Setelah Dirampok MEDAN (Waspada): Seorang ibu rumah tangga yang sedang hamil enam bulan, kritis setelah terjatuh dari becak bermotor (betor) akibat dirampok dua pria tidak dikenal di Jln. Ibrahim Umar/Jln. Sado, Kecamatan Medan Perjuangan, Minggu (26/6) sore, sekira pukul 15:00. Informasi yang diperoleh Waspada di lapangan, korban Sri Wahyuni, 30, warga Jln. Perjuangan Gg. Tunggal, Kecamatan Medan Perjuangan, yang mengalami luka serius terpaksa menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSU Dr. Pirngadi. Peristiwa perampokan tersebut bermula ketika korban usai berbelanja di salah satu pasar dan bermaksud pulang ke rumahnya. Dalam perjalanan, korban yang menumpang betor, tidak menyadari telah dibuntuti kedua pelaku yang

mengendarai sepedamotor. Setibanya di lokasi kejadian, seorang pelaku merampas tas milik korban. Menyadari hendak dirampok, korban berusaha mempertahankan tas miliknya sehingga terjadi tarik-menarik. Akibatnya, korban terjatuh dari betor dan mengalami luka serius pada kepala setelah terbentur ke aspal. Setelah menguasai tas milik korban, kedua pelaku langsung tancap gas melarikan diri. Sedangkan, pengemudi betor yang membawa korban dari pasar, langsung mengejar kedua pelaku.

Sementara itu, sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Dr. Pirngadi Medan. Menurut dr. Adi dari bagian penyakit dalam IGD RSU Dr. Pirngadi mengatakan, korban diperkirakan sedang hamil enam bulan dan kondisinya masih kritis. “Kita masih melakukan scanning terhadap korban,” katanya. Sedangkan, dokter bagian kebidanan dan kandungan RSU Dr. Pirngadi dr. Tri Sugeng Hariadi menambahkan, denyut jantung janin di dalam kandungan tersebut dinyatakan cukup baik. Namun masih menunggu hasil scanning dan tim dokter fokus kepada kondisi korban yang belum sadarkan diri. (h02)

Ratusan Warga Tolak Eksekusi Lahan Jalan Jati Tuding Keterlibatan Mafia Hukum MEDAN (Waspada): Ratusan warga yang bermukim di areal seluas 7 hektar di Jalan Jati Lingkungan X, Kel. Pulo Brayan Bengkel, Kec. Medan Timur, menolak sekaligus mempertahankan lahan mereka yang akan dieksekusi Pengadilan Negeri Medan, hari ini Senin (27/6). Bahkan, mereka menuding keterlibatan mafia hukum di balik eksekusi tersebut. Sejumlah warga menyebutkan, mereka juga telah mengadukan beberapa oknum hakim PN Medan ke Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial terkait putusan dan eksekusi tersebut. “Kami keberatan dengan pelaksanaan eksekusi ini karena kami yang memiliki surat sertifikat hak milik dan pemilik tanah tidak diikutsertakan sebagai pihak yang tergugat. Kami juga memiliki kepentingan hukum terhadap objek tanah perkara ini,” sebut Demak Tobing, 57, didampingi Pdt Bun Sui Tigor, M Harahap dan puluhan warga lainnya kepada Waspada, Minggu (26/6). Menurut Tobing, perkara Nomor 113/Pdt.6/2006/PN Medan yang diputus verstek 1 Maret 2007, merupakan masalah hutang piutang/perbuatan ing-

kar janji dan bukan masalah kepemilikan atas areal tanah seluas 7 hektar lebih. Masalah piutang antara penggugat Abdul Kiram dan kawan-kawan melawan tergugat Ruslim Lugianto dimenangkan oleh penggugat. “Terhadap putusan perkara No 113 tersebut, kami warga penghuni hingga sekarang masih melakukan perlawanan dan sebagian warga lagi masih mengajukan gugatan keabsahan kepemilikan tanah,” ujarnya. Dikatakan Tobing, selama persidangan antara Abdul Kiram dkk melawan tergugat Ruslim Lugianto, warga selaku penghuni lahan dan memiliki sertifikat hak milik tidak pernah diberitahu atau diundang untuk menghadiri persidangan tersebut. Setelah putusan majelis hakim, warga pemilik lahan dan rumah baru mengetahui pemukiman mereka akan dieksekusi. “Ini yang membuat kami heran, apalagi setelah putusan hakim turun, lahan semakin luas menjadi 7 hektare lebih. Di atas lahan ini ada 500 kepala keluarga, bangunan sekolah, gudang dan pabrik,” katanya. Sementara itu, Pdt Bun Sui Tigor menjelaskan, warga tetap menolak surat eksekusi dari PN

Medan sembari menunggu perkara yang sedang dilaksanakan sekarang ini berkekuatan hukum tetap. “Warga juga akan mengadukan majelis hakim yang menangani perkara No 113 yakni berinisial DS, JS, dan RH kepada ketua Mahkamah Agung, Komnas HAM, Satgas Mafia Hukum dan Komisi Yudisial,” sebutnya. Bun Sui menuding ada keterlibatan mafia hukum, mafia peradilan dan tanah di balik keputusan majelis hakim tersebut. Sebab, saat gugatan diajukan disebutkan lahan tersebut merupakan areal lahan kosong. Namun, saat majelis hakim meninjau ke lapangan ternyata ada 500 kepala keluarga, sekolah, gudang, dan pabrik. Bahkan, tambahnya, 98 persen warga memiliki surat sertifikat hak milik (SHM) yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional Kotamadya Medan. Dia juga menuding kasus tersebut banyak kejanggalan. Warga lainnya juga menyebutkan, sejak tahun 1975 mereka sudah memiliki surat keterangan atas tanah tersebut dari Camat Kecamatan Medan Timur dan kemudian disertifikatkan. (h04)

UTD PMI Deteksi HIV Dalam 14 Kantong Darah Kelompok Risiko Tinggi Dilarang Mendonor MEDAN (Waspada): Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Medan berhasil mendeteksi Human Immunodeficiensy Virus (HIV) pada produk darah yang sudah dikemas dalam 14 kantong. Dipastikan, produk darah tersebut berasal dari pendonor yang mengidap Aquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). “Ke-14 produk darah yang tercemar HIV tersebut terdeteksi selama kurun waktu 2010 hingga Mei 2011 dan telah dimusnahkan,” kata Kepala UTD PMI Cabang Medan dr. Delyuzar, SpPA kepada Waspada di ruang kerjanya, Jumat (24/6). Menurut Delyuzar, pihaknya melakukan skrining terhadap setiap produk darah yang diperoleh dari para pendonor. Tujuannya, untuk melakukan deteksi terhadap berbagai penyakit seperti HIV/AIDS, Hepatitis B, Hepatitis C dan Sifilis. Jika ditemukan produk

darah yang tercemar penyakit, maka segera dimusnahkan. Dengan demikian, produk darah yang dikelola UTD PMI Cabang Medan dan disalurkan kepada pasien, dipastikan terbebas dari berbagai penyakit menular tersebut. Sebab, UTD PMI Cabang Medan tidak akan menyalurkan produk darah kepada pasien sebelum melalui tahapan skrining. Kemudian, lanjut Delyuzar, UTD PMI Cabang Medan melakukan seleksi secara ketat terhadap calon pendonor darah. Jika ditemukan calon pendonor yang memiliki riwayat berisiko tinggi seperti pernah menggunakan narkotik suntik dan melakukan hubungan seks dengan Pekerja Seks Komersil (PSK), maka orang tersebut tidak dibenarkan mendonorkan darahnya. “Tidak hanya itu, orangorang yang memiliki tato juga harus menjalani tahapan konseling sebelum mendonorkan

darahnya. Jika proses pembuatan tato tersebut tidak steril, tentu sangat berisiko terhadap penularan HIV/AIDS sehingga o ra n g t e r s e b u t d i l a ra n g mendonorkan darahnya,” tambah Delyuzar. Mengenai kebutuhan darah di UTD PMI Cabang Medan, Delyuzar mengatakan, setiap hari dibutuhkan sekitar 100 kantong. Sementara yang bisa dipenuhi hanya berkisar 30 persen dari jumlah kebutuhan tersebut. Saat ini, UTD PMI Cabang Medan hanya bisa memperoleh darah sebanyak 800 – 1.100 kantong per bulan. “Untuk menutupi kekurangan tersebut, UTD PMI Cabang Medan menganjurkan adanya donor keluarga atau donor pengganti. Artinya, jika ada pasien yang membutuhkan transfusi darah, maka dianjurkan untuk mencari pendonor dari kalangan keluarganya,” demikian Delyuzar. (m25)

Waspada/Mursal AI

KORBAN perampokan yang diperkirakan hamil enam bulan ketika menjalani perawatan di IGD RSU Dr. Pirngadi Medan, Minggu (26/6).

Warga Aniaya Keluarga K. Simanjuntak MEDAN (Waspada): Puluhan warga mengamuk dan menyerang rumah yang dihuni K Br Simanjuntak, 43, warga Jalan Mesjid Taufik Gang Sedar Medan, Minggu (26/6) sekira pukul 17:00. Warga juga melakukan penganiayaan sehingga anak pemilik rumah M Br Butarbutar, 21, menderita luka bocor pada bagian kepala, sedangkan ibunya K Br Simanjuntak dan bibinya M Br Simanjuntak, 50, menderita luka memar. Peristiwa penyerangan dan penganiayaan tersebut telah dilaporkan para korban ke Polresta Medan. Informasi yang diperoleh di Polresta Medan, pemicu peristiwa itu disebut-sebut gara-gara M Br Butar-butar sering mengajak tetangga sekitar rumahnya gaduh (ribut). Ketika M Br Butar-butar pulang dari tempat

kerjanya di salah satu hotel Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, melihat kaca nako rumahnya telah pecah. Akibatnya, korban emosi dan mencari siapa pelaku pengrusakan rumahnya. Bersamaan itu, seorang warga melintas dari depan rumah korban dituduh M Br Butarbutar pelaku pengrusakan sehingga terjadi pertengkaran diantara keduanya. Medengar ada keributan, sejumlah warga mendatangi rumah korban. Namun, para warga itu juga terlibat pertengkaran dengan korban. Pertengkaran itu berlanjut hingga penganiayaan terhadap M Br Butar-butar, ibunya K Br Simanjuntak dan bibinya M Br Simanjuntak sehingga menderita luka-luka. Ketiga korban dalam kondisi terluka langsung melarikan diri ke Mapolresta Medan sembari membuat pengaduan. (m39)

BAP Penembakan CS BRI Dikirim Ke Jaksa MEDAN (Waspada): Sat Reskrim Unit Jahtanras Polresta Medan telah mengirimkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus penembakan cleaning service Bank Rakyat Indonesia (BRI) Jalan Putri Hijau dengan tersangka Bripda VP, anggota Sat Pamovit, ke kejaksaan. “BAP nya telah dikirim ke jaksa, Senin (20/ 6) lalu,” kata Kasat Reskrim Polresta Medan AKP Yoris Marzuki melalui Wakasat AKP Ruruh Wicaksono ketika ditanya perkembangan kasus tersebut, Sabtu (25/6). Menurut Ruruh, BAP diserahkan ke jaksa setelah pihak kepolisian melakukan rekonstruksi di lokasi kejadian yakni di basement BRI Putri Hijau disaksikan keluarga korban dan pengacara kedua belah pihak. “Kalau nanti BAP dinyatakan sudah lengkap (P21), tersangka akan kita serahkan ke jaksa. Tapi kalau masih kurang lengkap (P19), penyidik segera melengkapi kekurangannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro menegaskan tidak akan membela anggota kepolisian yang melakukan kesalahan. ”Perlu ditegaskan, kepolisian tidak akan pernah membela atau melindungi anggota kepolisian yang melakukan kesalahan. Apabila terjadi pasti diproses sesuai dengan hukum,” tegas Kapolda. Peristiwa penembakan sehingga menewaskan Muhammad Darmawan, 21, warga Jalan Pasar VII, Desa Tembung, Kec. Percut Seituan, terjadi di basement parkir kantor BRI Wilayah I Jalan Putri Hijau Medan, Selasa (31/5). Mayat karyawan outsourching BRI yang bertugas di bagian cleaning service itu selanjutnya dibawa oleh penembaknya Bripda VP ke Rumah Sakit Tembakau Deli Medan. Penembakan itu terjadi sekira pukul 15:30, saat korban membersihkan sepedamotornya Supra BK 2806 CH di basement parkir untuk membersihkan sepedamotornya. (m39)

Tas Mahasiswa USU Dirampok MEDAN ( Waspada): Dua pemuda merampok tas berisikan barang berharga milik mahasiswa USU Imanuel Sinaga, 20, di Jln. Berdikari dekat bengkel bus Pinem, Padangbulan Medan. Sumber Waspada di kepolisian, Jumat (24/ 6) sore mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/6) malam pukul 20:00, saat Sinaga usai kuliah hendak pulang ke rumahnya di Jln. Letjen Jamin Ginting. Ketika Sinaga duduk di depan pintu IV Kampus USU untuk menunggu angkutan kota (angkot), didatangi dua pemuda mengendarai sepedamotor dan salah seorang diantaranya memakai kaca mata . Keduanya langsung menuduh korban sebagai orang yang mirip pelaku pembacokan teman mereka. Kedua perampok itu memaksa korban agar naik ke sepedamotor untuk menemui teman mereka yang kena bacok. Merasa tidak bersalah, korbanpun menuruti naik berbonceng tiga dengan kedua pemuda itu. Namun, di Jln. Berdikari dekat bengkel bus Pinem, Padangbulan, mereka turun dan satu diantara pemuda itu mengambil paksa tas Sinaga lalu kabur. Sedangkan korban membuat

laporan pengaduan ke Polsek Medan Baru. Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian tas berisikan laptop, dompet berisikan KTP, ATM BNI dan Mandiri, serta uang Rp100.000. Kapolsek Medan Baru AKP Dony Alexander, SH, SIK ketika dikonfirmasi membenarkan kasus tersebut. Menurutnya, polisi telah melakukan penyelidikan dan memintai keterangan korban. Sepedamotor lewong Pada hari yang sama, sepedamotor Yamaha Mio BK 6335 AAQ milik Joko Hendro Saputro, SH, wartawan Realitas, hilang ketika sedang parkir di Jln. Kolonel Sugiono Medan. Saksi mata kepada Waspada di Mapolresta Medan mengatakan, Joko, warga Jln. Matahari VIII, Perumnas Helvetia Medan, malam itu memakirkan sepedamotornya di sebelah Karaoke Station depan toko Oma Batik, keadaan stang terkunci. Usai membeli baju batik, korban melihat sepedamotornya tidak ada lagi di parkir. Dalam kasus ini, korban telah membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Kota sesuai dengan nomor LP/878/VI/2011/SU/Polresta Medan/Sub. M.Kota yang terima Ka. SPK I Aiptu AE Siregar. (m36)


Opini

B4 TAJUK RENCANA

Sampai Kapan Aek Latong Dibiarkan ‘Makan Korban’?

P

uluhan penumpang bus Antar Lintas Sumatera (ALS) tewas dalam kecelakaan bus di kawasan Desa Aek Latong, Kec. Sipirok, Kab. Tapanuli Selatan (Sumatera Utara). Banyaknya korban tewas disebabkan kecelakaan terjadi pada Minggu (26/6) dinihari. Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di lokasi Aek Latong ini memang sudah lama mengalami kerusakan berat. Sudah 10 tahun lebih dibiarkan pemerintah pusat, provinsi, dan daerah setempat mengalami kerusakan berat. Kalaupun ada perbaikan seadanya saja, sehingga cepat hancur lagi, apalagi jika musim penghujan, kondisi jalan seperti ‘’kubangan kerbau’’. Ada semacam keengganan dari pemerintah provinsi maupun daerah setempat memperbaiki dengan serius, karena disebut-sebut struktur tanah di kawasan itu tidak stabil, sehingga kalaupun diperbaiki dengan memakan dana besar, pada akhirnya dalam waktu beberapa tahun saja sudah mengalami kerusakan lagi. Pertanyaannya: Apakah Jalan Lintas Sumatera di titik Aek Latong akan dibiarkan terus mengalami kerusakan parah sehingga korban terus berjatuhan? Menurut hemat kita, tidak boleh ada korban jiwa lagi. Pemerintah harus serius memperbaiki Jalinsum di Aek Latong ini. Tidak boleh ada korban baru lagi. Kita sudah tahu bahwa penyebab kecelakaan lalulintas di sana karena kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah, dibiarkan terus bertahuntahun, sehingga membuat bus sulit menanjak karena licin. Sehingga kesalahan bisa pada supir yang nekat menerobos kawasan berbahaya itu, sekalipun sebagian penumpang sudah diturunkan. Korban bus ALS yang tewas kebanyakan wanita dan anak-anak yang malam itu sedang tidur pulas sehingga tidak sempat turun. Selain itu, patut dipertanyakan kelayakan bus ALS sehingga tidak sanggup menanjak. Apalagi sebelumnya disebutkan, bus sudah mengalami kerusakan namun supir tetap nekat melanjutkan perjalanan jauh, dari Medan menuju Bengkulu. Jika kondisi bus tidak laik jalan maka pihak perusahaan bus perlu mendapat sanksi dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan instansi terkait lainnya. Intisari Kita mencatat sudah bertahun-tahun kawasan Aek Latong dibiarkan rusak parah oleh pemerintah daerah setempat Lagi-lagi Aek Latong sehingga kawasan itu dikenal masyarakat memakan korban.Peme- sebagai ‘’neraka’’ bagi pengemudi supir rintah provinsi dan da- bus jarak jauh, maupun bus, taksi, dan mobil pribadi. Sehingga kerap kali terjadi erah jangan lagi buang kecelakaan lalulintas dan memakan korbadan ban jiwa cukup banyak. Soal kemacetan sehingga terjadi antrean panjang sampai ratusan meter kendaraan sudah merupakan pemandangan biasa di sana. Beberapa waktu lalu, tabrakan beruntun terjadi di kawasan yang sama, Jalinsum Aek Latong. Mobil Kijang Kapsul LGX BK 1594 DK diseruduk mobil Terios BK 36 MC di bagian belakangnya hingga terjun ke telaga. Sesaat kemudian, Terios menabrak truk di depannya hingga terjun juga ke telaga. Akibat lakalantas itu, dua penumpang Kijang, Pariang Tinambunan (72), dan Luster Tumanggor (4), tewas. Sekalipun kawasan Aek Latong sudah banyak memakan korban jiwa, namun pemerintah provinsi dan daerah setempat tetap bergeming untuk melakukan upaya perbaikan secara sungguh-sungguh. Ada kesan, Pemkab menyalahkan Pemprovsu yang bertanggung jawab karena statusnya Jalinsum. Saling buang badan. Padahal, banyak pihak dan media massa pun berulang kali mengekspose sekaligus memberikan solusi, seperti membuat jalan alternatif, atau membangun jalan layang melewati kawasan ‘’gembur’’ di Aek Latong sepanjang 1 km. Namun saran dari berbagai pihak itu hanya masuk ‘’kuping kiri ke luar kuping kanan’’ para pejabat terkait saja. Padahal, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Aek Latong di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan terbilang vital bagi pengguna jalan raya, sekaligus urat nadi perekonomian masyarakat sekitarnya. Kawasan Aek Latong dikenal subur sehingga kalau jalannya rusak parah, hasil pertanian masyarakat di sekitar Aek Latong sulit diangkat dan dijual ke Medan dan sekitarnya. Pertanyaan lagi: Apakah kondisi jalan di Aek Latong sengaja dibiarkan rusak agar jasa mobil deret dan main dorong warga sekitar tetap berjalan? Hal ini tidak semestinya dibiarkan. Pemprovsu dan Pemkab Tapsel punya kewajiban melakukan perbaikan dengan menggunakan kajian mendalam sekalipun harus mengeluarkan dana besar untuk memperlancar arus lalu lintas masyarakat dan meningkakan perekonomian masyarakat di sekitarnya. Pemandangan macet di kawasan Aek Latong yang selama ini merupakan pemandangan biasa harus dihilangkan. Apalagi saat musim penghujan, kondisi jalan berlumpur sehingga jalan sulit dilalui karena licin. Bagi pengemudi kendaraan yang berani harus berjibaku. Ironisnya, ada saja pihak-pihak yang mencari keuntungan dari situasi memprihatinkan itu dengan menyediakan mobil deret, atau sekadar main dorong oleh warga setempat untuk bisa melewati kawasan jalan rusak berat itu. Sesekali alat berat PU tampak membantu kemacetan. Biasanya, banyak pengemudi bus besar dan pribadi, termasuk taksi mencari jalan alternatif misalnya melalui Sibolga untuk meneruskan perjalanan jarak jauhnya misalnya ke Sumbar. Sekalipun lebih jauh, lebih tinggi biaya, namun lebih aman, ketimbang menunggu pemerintah menjalankan tanggung jawabnya.+

APA KOMENTAR ANDA SMS 08974718101

Faks 061 4510025

Facebook smswaspada

+6281370280475 Coba terapkan di negeri ini : presiden,dan wakilnya, menteri, anggota dewan., DPRD, DPR, MPR,gubernur,walikota,bupati,pokoknya pejabat negeri ini agar transportasi mereka diganti dengan BECA DAYUNG !. Pasti masyarakat tidak kesulitan BBM dan penghematan. +6281973300784 Kapan direalisasikan sertifikasi guru thn 2010 4bln lg dan thn 2011 mulai Januari.mohon dijawab,kami para guru merasa dibohongi & jengkel.janji anda sama kami smester pertama ini.apa nyatanya tak ada sama sekali sampai kapan kami harus begini.km disuruh menandatngi surat segel mengenai kekurangan uang sertifikasi guru 4bln lagi.jika begini kemana hak yag kami harus terima.apakah ini semua omong kosong aja. Mohon di jawab pertanyan kami. +628126022546 Ass wr wb. Kepada Yth Ustadz Fachrurrozy Pulungan, nampaknya sudah semakin keras tantangan yang datang dari dr Arifin Siregar tu seperti yang dia tulis pada Jumat 24 Juni 2011. Tolong ustadz jawab itu dengan dalil-dalil yang kuat. +6285270009206 Tidak ada kata lain ‘stop’ pengiriman TKI ke Arab Saudi kalau tidak akan banyak lagi Ruyati2 lain yg akan di hukum pancung +6285277173393 Kepada yth para pimpinan PLN tlng diperhatikan :memang kami butuh akan penerangan,namun tolong tingkatkan/perbaiki kinerja anda,misal para pencatat meteran tidak menunjukkan kinerja yg kurang baik +6282168739560 Mohon perhatian para masyarakat di manapun.. Agar selalu.. Tidak membuang sampah sembarangan, sadarlah akan perbuatan yang tidak peduli dengan lingkungan. Biasakanlah membuang sampah pada tempatnya agar nyaman dan indah.

WASPADA Senin 27 Juni 2011

Masalah Dan Gagasan Pendidikan Nasional Oleh Suwardi Lubis Sudah saatnya sistem pendidikan Indonesia diarahkan menuju paradigma pendidikan yang berakar pada pendidikan demokrasi dengan mengadopsi demokrasi pembelajaran melalui pendidikan progresif futuristik.

P

ada kenyataannya, pola pendidikan nasional tidak terlepas dari proses kemajuan masyarakat industri Eropa— yang merupakan hasil dari akumulasi empat gugus institusi, yaitu kapitalisme, industrialisme, pengawasan, dan kekuatan militer. Kondisi ini menyebabkan pola pendidikan yang berpusat pada pengajar sebagai sumbu utama. Padahal seperti apa yang disebutkan Marian Montessori bahwa anaklah yang membangun orang dewasa bukan orang dewasa yang membangun anak. Karena itu, dalam pandangan Montessori, selama ini pendidikan telah membelenggu perkembangan anak. Guru dan orang dewasa yang egosnetris, otoriter, dan berperan sebagai ahli adalah merupakan kekeliruan besar. Rembesan model empat gugus institusi tersebut menjelma dalam praktek-praktek pendidikan otoriter di Indonesia. Pendidikan berpusat pada guru, mengajarkan isi kurikulum yang belum tentu kebutuhan anak didikk, dituntut menghafal secara mekanis, guru cenderung bercerita tentang pelajaran dan murid mendengarkan. Inilah konsep pendidikan “gaya bank” (Freire, 1985; Kartini Kartono, 1997; Suyanto, 2001). Pendidikan seperti ini akan menghasilkan insaninsan yang jati dirinya tersimpan dan miskin daya cipta, daya ubah, dan pengetahuan. Selain gaya pendidikan ini, pendidikan Indonesia juga masih ketergantungan pada pendidikan negara-negara maju. Kelemahan sistem pendidikan semacam itu ialah operasionalisasi konkretnya di lapangan menjadi kurang relevan dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat lokal yang beragam, dan corak sosial ekonomi serta kebudayaan yang bervariasi. Harus diakui pula bahwa praksis pendidikan Indonesia menurut paradigma lama, telah banyak mengalami kemajuan, baik proses, kuantitas, maupun kualitasnya. Perubahan-perubahan fundamental terjadi di dalam pendidikan nasional sejak 57 tahun yang lalu. Suatu sistem pendidikan nasional yang elitis yang diwarisi dari

pemerintahan kolonial diubah menjadi sistem pendidikan yang populis yang banyak membuka kesempatan untuk seluruh anak bangsa. Sistem pendidikan elitis pada zaman penjajahan sangat berpengaruh terhadap terbatasnya jumlah anggota masyarakat yang “makan sekolahan”. Maka setelah kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, secara linier pendidikan disempitkan hanya sebagai persekolahan. Pengertian sempit tentang pendidikan tersebut tampak dalam UU. No.4 thn 1990 yang terutama diarahkan untuk pengajaran. Kemudian, sebagai akibat desakan perkembangan teknologi komunikasi yang semakin canggih yang memperkenalkan pendidikan maya yang bersifat global, maka paradigma proliferasi pendidikan diperluas dengan memunculkan pendidikan formal, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal dengan kegiatan-kegiatan untuk pemenuhan tenaga kerja industri. Namun, perluasan ruang lingkup pendidikan tersebut telah mengubah dimensi pendidikan dari tanggung jawab keluarga beralih pada kekuatankekuatan di luar lingkungan keluarga, formalistis, dan sistematis, serta sekadar untuk memenuhi tuntutan popularisasi pendidikan. Munculnya berbagai jenis program pendidikan dan pelatihan yang lebih berorientasi pada aspek supply, mengakibatkan kebutuhan riil akan tenaga kerja terampil cenderung ditelantarkan. Ini terjadi sebagai akibat kurang diperhatikan pentingnya kaitan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Praksis pendidikan sesungguhnya berinti pada sejauh mana dunia pendidikan dan dunia kerja itu terjembatani (Oetama & Widodo, 1990). Paradigma pendidikan yang tidak berorientasi pada esensi praksis pendidikan akhirnya membawa dunia pendidikan semakin mengalami alienasi dari kebutuhan masyarakat (Kartini Kartono, 1997; Tilaar, 2000a). Anomalianomali yang terjadi adalah terabaikannya peranan pendidikan informal; pendidikan dianggap sebagai state business non profit; dan pendidikan lebih berorientasi pada aspek supply

ketimbang demand dari konsumen. Antara pendidikan dan politik ternyata ada kaitan erat. Pendidikan juga politik diarahkan pada tujuan menginginkan kehidupan berbahagia, membentuk kehidupan bersama. Indonesia yang tengah berkembang merupakan pencerminan dari kekuatan sosial politik kaum elit yang berkuasa dan refleksi kekuatan penguasa pada ide-ide politiknya. Sekolah merupakan sarana memberikan input bagi anak didik dengan doktrin-doktrin politik serta propaganda nilai-nilai budaya yang dianggap paling bermanfaat oleh para penguasa. Prilaku seperti ini ditujukan untuk efisiensi penguasaan dan pengendalian rakyat. Wujudnya kemudian menjadi konsep politisasi pendidikan. Marian Minetssori dalam E.M. Standing, “Maria Montessori: Her Life and Work” mengatakan bahwa masalah utama dalam pendidikan adalah bukan pendidikannya itu sendiri, tapi masalah hubungan antara anak dengan orang dewasa. Dia menegaskan pendidikan saja tidak cukup jika orang tua dan guru (sebagai orang dewasa) memiliki asumsi yang salah terhadap anak. Orang dewasa harus meninggalkan anggapannya bahwa anak sebagai objek pasif yang menunggu untuk diisi dengan pengetahuan dan pengalaman orang dewasa. Karena penting untuk dipahami bahwa anak memiliki potensinya masing-masing. Orang dewasa (guru dan orang tua) untuk menghilangkan egosentris dan keotoriterannya terhadap anak. Orang dewasa harus berperan sebagai orang kedua yang memperlakukan anak dengan lemah lembut untuk membantu tahapan perkembangannya dengan baik. Dia beranggapan, karena setiap orang dewasa berasal dari seorang anak dulunya, Jadi, anaklah yang membentuk dirinya menjadi dewasa. Anak menyerap pengalaman apapun yang ia alami di dunia dan pengalaman tersebut berpengaruh terhadap perkembanganya ketika dewasa kelak. Berdasarkan asumsi ini, Monetssori menegaskan pentingnya membebaskan anak dari peran ketergantungannya terhadap orang dewasa, jika anak tersebut kita inginkan agar menjadi orang yang benar-benar mandiri kelak. Orang dewasa harus menyadari bahwa kapasitas belajar anak sangat berbeda dengan orang dewasa. Ia memiliki kekuatan unik untuk mengembangkan dirinya. Beberapa hasil observasi Montessori menunjukkan

anak menggunakan lingkungannya untuk menyempurnakan dirinya, sementara orang dewasa memanfaatkan dirinya untuk menyempurnakan lingkungannya. Orang dewasa adalah maklhuk yang tidak lagi berkembang, tetapi anak adalah makhluk sedang dalam keadaan senantiasa berkembang secara konstan. Ia berinteraksi dengan lingkungannya dan menyerap semua kesan yang dialaminya dan berpengaruh terhadap perkembangan dirinya. Melihat pada kondisi pendidikan Indonesia yang masih saja berada dalam posisi level bawah dalam komparasi pendidikan global, maka sudah saatnya sistem pendidikan Indonesia diarahkan menuju paradigma pendidikan yang berakar pada pendidikan demokrasi dengan mengadopsi demokrasi pembelajaran melalui pendidikan progresif futuristik. Pendidikan ini dikembangkan melalui konteks yang bersifat lokal dan universal. Untuk mengatasi kelemahan-kelemahan pendidikan esensialis dan behavioristik, sistem pendidikan hendaknya menerapkan paradigma pendidikan progresif futuristik. Terdapat tiga pilar utama pendidikan progresif. Pertama, pendidikan berpusat pada anak yang akan mengembangkan kemampuan individu kreatif mandiri, dan mengembangkan secara optimal potensi-potensi anak. Kedua, peran pendidikan untuk rekonstruksi dan pembaharuan sosial yang akan menciptakan masyarakat demokrasi, masyarakat ilmiah, dan perkembangan menuju masyarakat industri. Ketiga, konsep eksperimentasi dalam pendidikan yang akan mengembangkan kemampuan anak berpikir rasional, kritis, penarikan kesimpulan berdasarkan pembuktian, keterbukaan, dan akuntabilitas. Selanjutnya agar tidak terjadi konflik global antarbudaya, diperlukan paradigma pendidikan antarbudaya tingkat internasional. Pendidikan ini akan menciptakan generasi baru yang tidak terkungkung perspektif nasional, rasial, etnik, dan teritorial. Lewat pendidikan antarbudaya, perspektif-perspektif tersebut akan direduksi menjadi pandangan-pandangan yang lebih sesuai dengan realitas-realitas dan tuntutan internasional sekaligus global, tanpa seorang peserta didik harus melupakan akar sejarah dan idiologinya. Penulis adalah Guru Besar USU Dan STIK-P.

Percepatan Pembentukan Panwas Pilkada Aceh Oleh Drs Muhammad Nuh Tak urung kekhawatiran dengan belum adanya Panwaslu di Aceh juga dirasakan oleh pihak-pihak di Aceh, yang pada intinya mengkhawatirkan tahapan Pilkada Aceh akan terganggu.

P

embentukan Panwas Pilkada di Aceh menjadi masalah krusial dan mendesak, setelah KIP (Komisi Independen Pemilihan) Aceh menetapkan tahapan dan hari H Pilkada Aceh pada 14 November 2011. Sesuai dengan ketentuan UU Nomor 22 tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu, Panwaslu seharusnya sudah terbentuk satu bulan sebelum tahapan pertama Pilkada dimulai. Namun demikian adanya dualisme ketentuan dalam pembentukan Panwas Pilkada di Aceh, yakni UU Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dan UU Nomor 22 tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu, menjadi dasar penyebab terkendalanya pembentukan Panwas Pilkada Aceh dengan segera. Keterlambatan pembentukan lembaga pengawas di tengah meningkatnya suhu politik menjelang Pilkada di Aceh, dikhawatirkan akan berdampak pada tingginya pelanggaran terhadap ketentuan Pilkada, sehingga pada akhirnya hasil pelaksanaan Pilkada Aceh juga akan menjadi rawan memunculkan gugatan hukum. Apresiasi positif perlu diberikan kepada Bawaslu, dimana untuk menjaga komitmen bahwa tahapan Pilkada di Aceh harus tetap dalam pengawasan, maka Bawaslu melakukan penyusunan draf rancangan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) tentang Perekrutan Panitia Pengawas Pemilu Kepala Daerah (Panwaslu Kada) Provinsi Aceh. Ketua Bawaslu, Bambang Eka Cahya Widodo, dalam pembukaan kegiatan di Bogor, 10 s/d 12 Juni 2011, menyampaikan penyusunan dasar hukum berupa Perbawaslu terkait mendesaknya pembentukan Panwas Pilkada di Aceh. Ini dimaksudkan untuk mengantisipasi bila DPRA tidak bersedia membentuk Panwas mengingat tahapan Pilkada harus tetap diawasi.

Sementara itu anggota Bawaslu, Wirdyaningsih, terkait hasil draf Perbawaslu, menjelaskan draf Perbawaslu pembentukan Panwaslu di Aceh. Poin utamanya adalah mekanisme pembentukan Panwas dengan memadukan UU Nomor 11 tahun 2006 (UUPA), UU Nomor 22 tahun 2007 (Penyelenggara Pemilu), dan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap perkara uji materi yang diajukan Bawaslu perihal pengujian Undang-undang 22 tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu terhadap UUD 45, sehingga tetap memiliki semangat mengakomodir kekhususan Pilkada di Aceh. Tak urung kekhawatiran dengan belum adanya Panwaslu di Aceh juga dirasakan oleh pihak-pihak di Aceh, yang pada intinya mengkhawatirkan tahapan Pilkada Aceh akan terganggu karena Panwaslu belum dibentuk. Sehingga memungkinkan terjadi banyak kecurangan dan hasil Pilkada rawan secara politik maupun hukum. Ada pula yang menyoroti hambatan, mengapa lembaga pengawas Pilkada tersebut belum terbentuk juga di Aceh, sementara hiruk pikuk Pilkada sudah sedemikian kencang terasa di masyarakat. Dualisme aturan pembentukan Panwaslu di Aceh, berpotensi memunculkan perbedaan penafsiran, sehingga mereka mengharapkan DPRA untuk berkonsultasi dengan Bawaslu. Pada dasarnya mereka merasakan, perekrutan calon anggota Panwaslu perlu secepatnya dilakukan, agar pengawasan tahapan Pilkada Aceh yang sudah dilaksanakan KIP Aceh, bisa berjalan sesuai UU dan harapan, yakni Pilkada yang demokratis, jujur, damai, dan tanpa tekanan. Sebagaimana telah menjadi rahasia umum, rumitnya pelaksanaan Pilkada di Aceh, juga tidak terlepas dari tertunda-tundanya penyelesaian qanun Pilkada di DPRA. Meskipun ada

pihak yang mengkhawatirkan resiko dengan belum terbentuknya lembaga pengawas Pilkada—namun demikan ada pula pihak di DPRA yang merasa pembentukan Panwaslu belum menjadi kebutuhan mendesak di Aceh— dengan menegaskan tahapan Pilkada tidak akan terganggu meskipun Panwaslu belum terbentuk. Hal ini tentu saja didasari bahwa DPRA akan menunggu selesainya pengesahan qanun Pilkada, untuk selanjutnya baru membentuk Panwas Pilkada Aceh. DPRA juga bersikukuh tetap berpatokan pada UUPA dalam menyelesaikan aturan terkait Pilkada Aceh, meskipun KIP telah menetapkan jadwal Pilkada akan digelar pada 14 November 2011. Sementara itu, beberapa perbedaan substansi yang tertuang dalam kedua UU terkait pembentukan Panwas Pilkada di Aceh, di antaranya adalah ketentuan komposisi keanggotaan Panwas dan berakhirnya masa kerja Panwas. Komposisi Panwas sebagaimana diatur dalam UUPA, yakni Panwaslu Aceh sebanyak lima orang, Panwaslu kabupaten/kota sebanyak lima orang, Panwaslu kecamatan sebanyak tiga orang, dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) setiap gampong atau nama lain sebanyak satu orang. Sementara komposisi keanggotaan Panwas yang diatur dalam UU Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu, adalah jumlah Panwas provinsi, kabupaten/kota dan Panwas kecamatan sebanyak tiga orang, sedangkan PPL berjumlah satu orang. Berakhirnya masa tugas Panwaslu dalam UUPA ditentukan tiga bulan setelah pelantikan kepala daerah, sedangkan dalam UU Nomor 22 tahun 2007 ditentukan dua bulan setelah seluruh tahapan penyelenggaraan Pemilu selesai. Mengacu pada pelaksanaan Pemilu Legislatif di Aceh lalu, perbedaan penafsiaran kedua UU tersebut, telah memunculkan polemik yang berdampak berlarut-larutnya pembentukan Pnawaslu di Aceh. Kedua ketentuan yang tertuang dalam UU tersebut, meskipun memiliki sejumlah perbedaan dalam penafsiran pembentukan lembaga pengawas pemilihan di Aceh. Namun secara implisit memiliki persamaan yakni

lembaga pengawas yang dibentuk dengan kedua aturan tersebut, tetap akan tunduk terhadap ketentuan Bawaslu. Dengan demikian adanya inisiatif Bawaslu untuk menyelaraskan seluruh ketentuan pengawasan Pilkada di Aceh—baik UUPA, UU Nomor 22 tahun 2007, maupun putusan MK terhadap uji materi yang diajukan Bawaslu—merupakan langkah positif untuk dapat menyatukan penafsiran dalam membentuk Panwas Pilkada di Aceh, sehingga dapat mempercepat pembentukannya. Penulis adalah Kepala Bidang Yayasan PGRI Medan, Pemerhati Masalah Aceh.

Pengumuman Redaksi menerima kiriman karya tulis berupa artikel/opini, surat pembaca. Kirim ke alamat redaksi dengan tujuan ‘Redaktur Opini Waspada’ dengan disertai CD atau melalui email: opiniwaspada@yahoo. com. Panjang artikel 5.000-10.000 karakter dengan dilengkapi biodata penulis dan kartu pengenal (KTP dll). Naskah yang dikirim adalah karya orisinil, belum/tidak diterbitkan di Media manapun.Tulisan menjadi milik Waspada dan isi tulisan menjadi tanggungjawab penulis.

SUDUT BATUAH * Mendagri: Kdh agar buka lapangan kerja - Ya tak mungkinlah disuruh ngurus proyek, he...he...he * Kapoldasu tidak akan bela polisi bersalah - Bisa jadi masalah! * Karakteristik kota Medan kapitalis - Makanya bawaannya panas terus

oel

D Wak


Opini

WASPADA Senin 27 Juni 2011

B5

Peristiwa Bersejarah Di Bibir Sungai Kualuh Hubungan Negara Dengan Agama Dari keseluruhan masalah yang menerpa kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di tanah air ini, satu hal yang paling patut memicu keprihatinan komunitas Pemangku ajaran Islam di negeri ini, adalah munculnya pemikiran yang berusaha mengesankan masyarakat bangsa negeri ini, bahwa Islam adalah ancaman terhadap keutuhan Republik Indonesia sebagai negara kesatuan. Islam dianggap elemen berbahaya terhadap keberadaan Pancasila sebagai landasan falsafah kehidupan bernegara dan berbangsa mengherankan jika pikiran seperti itu hidup di komunitas Muslim sendiri. Saya tidak bermaksud mengurai bahas permasalahan Islam dan Pancasila. Tapi hanya bermaksud mengedepankan lintas sejarah pemikiran tentang hubungan negara dengan agama. Tujuan utama pengedepanan masalah tersebut hanyalah untuk memberi masukan kepada umat Islam, bagaimana warna pelangi pemikiran manusia tentang masalah tersebut. Sejak zaman purba, para pakar pemikir jenius tentang hubungan negara dengan agama itu sudah mengemukakan pandangan mereka tentang masalah tersebut. Aristoteles (384-322 S.M) pakar filsafat Yunani, menuliskan pemikirannya tentang negara dalam buku yang berjudul “politeia“ dan tentang moral (baca: Agama) ditulis dalam buku berjudul “Nicomachean Ethics“ Begitu juga dengan St.Augustine (354-430 M) menulis buku berjudul “Civitate Dei“ yang menguraikan pemikirannya tentang Negara Tuhan sebagai imbangan dari Negara Setan (Civitate Diaboli). Demikianlah seterusnya, pemikiran demikian itu dikembangkann lebih lanjut oleh Thomas Aquinas (1225-1274 M) melalui buku-bukunya yang berjudul “Summa Theologiae“ dan Summa Contra Gentiles. Calvyn (1509-1564 M) dengan bukunya “Institutie Relegionis Christianae”. Imam Abu Hamid Bin Muhammad Al-Ghazali ( 1058-1111 M – 450-505 H) dari kalangan Ulama Islam, memunculkan pandangan yang negara dengan keberadaan akhlak, disebut beliau dengan istilah Siyasatul Akhlaq. (Negara Akhlak atau Negara Moral). Sherwani menyebut dengan Al-Qur-anic State (Negara Al-Qur-an). Machiavelli (1469-1527 M) berdiri sebagai opposan terhadap pemikiran Negara Bermoral. Dalam pandangannya dengan penetapan pemberlakuan moral tertentu terhadap negara, itu hanya berarti meletakkan “Batu Penghalang” bagi perkembangan politik dalam negara itu sendiri. Dalam bukunya berjudul La Prince dikatakannya bahwa seorang Kepala Negara harus bersikap di atas pola kepemimpinan “Double Moral And Reality”. Kebebasan bertindak untuk membesarkan dan menyelamatkan negara itulah hak yang diberikan kepadanya. Cerdik seperti Kancil dan garang serta buas seperti Singa. Itulah karakter kepemimpinan pilihan Machiavelli. Dari keseluruhan uraian di atas, hanya ada satu kesimpulan yang ingin dikedepankan di sini, yaitu: Bahwa pemikiran tentang hubungan negara dengan moral (baca: Agama) bukanlah milik pemikir Islam semata. Merupakan satu kebodohan yang tidak terpahami, jika ada anggapan bahwa Islam sematalah yang paling getol mengkaitkan agama dengan negara. Kejujuran intelektual masa kini patut dipertanyakan, jika mereka berupaya meletakkan Islam dan umat Islam sebagai terdakwa di ruang pengadilan era globalisasi kini, hanya karena umat Islam berpikir untuk memiliki sebuah negara yang ditata selaras dengan bimbingan KeIslaman. Seorang Intelektual cerdas, tidak hanya bisa belajar ilmu sejarah,tetapi juga berhasil memperoleh pengajaran dari sejarah itu sendiri. Kh.Nazaruddin Lubis An-Naqsyabandi Al-Hajj Pembina Majelis Ta’lim Salafiyah Asy-Syafi’iyah An-Naqsyabandiyah Jalan lampu No: 28 P. Brayan Bengkel Baru – Medan

Foliopini

Dedi Sahputra dedisahputra@yahoo.com

Hui Lan — Argenta Wajah oriental wanita dalam lukisan itu menatap syahdu. Gaun putih panjang menjulur sampai menutupi kakinya. Dia berdiri membelakangi cermin besar yang memantulkan rambut panjangnya yang terurai sampai menyentuh paha. Nuansa mistis lantas menyelimuti dari dalam lukisan perempuan muda itu. Dia adalah Oei Hui Lan (1899-1992), putri orang terkaya di Asia Tenggara asal Semarang. Sepanjang hidupnya diselimuti kemewahan dan pergaulan dengan orang-orang ternama dunia. Dia mengalami semua yang bagi orang lain cuma mimpi. Tapi hidupnya ini justru beraroma tragis. Ayahnya Oei Tiong Ham dikenal dengan julukan Raja Gula 200 juta Gulden dari Semarang. Hartanya bertebaran di mana-mana; rumah dan berbagai aset di Eropa, China dan Indonesia. Dalam usia matang, Oei Hui Lan dinikahi seorang seorang jenius dan ambisius dari China. Dia adalah seorang politisi ulung yang berhasil mengejar jabatan strategis sebagai Menteri Luar Neger China. Wellington, sang suami ini adalah salah seorang di balik terbentuknya badan dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Begitulah Oei Hui Lan merasakan kemewahan di tengah kelaparan di negerinya, dan di tengah kebodohan yang tak terurai. Maka diapun merasakan berbagai tragedi dalam hidupnya; konflik berkepanjangan, perselingkuhan dan intrik yang melelahkan. Suaminya berselingkuh. Ayahnya yang beristri 8 dan beranak 42 itu ketika meninggalkan menjadikan hartanya yang berlimpah itu sekaligus malapetaka. Bagi Oei Hui Lan, selama lebih 90 tahun hidup, dia hanya menemukan kesadaran berupa sepenggal kalimat: Kita bisa menderita akibat haus kekuasaan tetapi kita bisa mendapat kesenangan dari sikap hormat. *** “Apa kabar sahabatku.”Margiteus tersenyum menatap sahabatnya di medan perang itu. “Pembelot, kau mengkhianati bangsa Romawi,” Argenta berusaha memancung kepala Margiteus. Margiteus tenang menahan diri. Pedang dua ksatria Romawi itu saling beradu. “Berimanlah kepada Allah, sahabatku,’’ Margiteus terus mendakwahi sahabatnya. “Diam, pembelot!” Argenta naik pitam. Mereka bertarung sungguh sangat melelahan. Tidak hanya kekuatan fisik mereka yang dikerahkan. Tapi jiwa mereka juga terguncang hebat. “Jangan menipu diri sendiri Argenta. Jangan mendustai hidayah yang Allah turunkan padamu. Apakah akan kau biarkan egomu menguasai dirimu?” dakwah Margiteus tidak putus. “Tutup mulutmu atau aku akan penggal

kepalamu menjadi makanan anjing Kaisar,” amarah Argenta menjadi-jadi. Dia seakan tengah melawan rasa bersalah yang dipendamnya. Benarkah dia membohongi dirinya. Mengapa hatinya berontak. Dalam guncangan yang dahsyat itu sabetan pedang Argenta menyimpang, memberi peluang bagi Margiteus menebas kepala Argenta. Pedang Margiteus pun mengayun kencang, menyabet tepat di depan wajah sahabatnya itu. Argenta terbeliak. Seketika dia tersadar dan melihat tangan Margiteus menggigil. Ini peluang baginya, Argenta menusuk perut Margiteus sampai tembus ke punggung. Sedetik meudian, Argenta tersadar, penyesalan merubungi sekujur tubuhnya. Tangannya merangkul sahabatnya yang nyaris tersungkur ke tanah berdarah itu. “Lepaskan aku. Bukankah aku pembelot Romawi dan mengkhianati persahabatan kita?” ‘’Mengapa kau tidak memancung kepalaku tadi?’’ Argenta bertanya. “Betapa pedih kau mendustai dirimu, tapi lebih pedih lagi diriku yang memikirkan persahabatan ini. Kalau kau mengasihiku, inilah aku yang akan mati. Kalau kau mencintai kehormatan dan kemegahanmu semua itu juga akan lenyap dan binasa. Tapi seandainya kau mencintai Allah, Dia sesungguhnya tidak pernah mati ataupun binasa….” Margiteus terbata. ‘’Cukup Margiteus. Sungguh aku bersumpah dengan nama Tuhanmu. Aku beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, Muhammad.’’ Margiteus meringis menahan perih luka menganga di perutnya. Tapi hatinya sangat bahagia, bibirnya terse-nyum mendengar keimanan Argenta. Per-lahanlahan jasadnya kaku mengiringi lafaz syahadah di mulutnya. Argenta terisak meratapi sahabatnya. Tiba-tiba dia merasakan kesunyian di tengah perang itu. Cuma ada jasad sahabatnya, dirinya dan Tuhan. *** Kalau Oei Hui Lan melalui kesenangan untuk menemukan tragedi dalam hidupnya, maka Argenta melalui berbagai tragedi hidup untuk untuk menemukan kebahagiaan. Kalau yang satu mencintai dunia untuk menemukan serpihan-serpihan tujuan sejati di akhir hidupnya, maka yang lain mengorbankan kesenangan hidupnya untuk suatu nilai yang diyakininya, sebelum dia menemukan kebenaran itu. Maka pantaslah, perbincangan antara Argenta dengan sahabatnya, Margiteus menyebut kaum Muslim sebagai orang yang tak takut mati dan menyukai mati seperti halnya mereka menyukai hidup. Wajar saja, karena pada waktu itu mereka belum bisa benar-benar mendefenisikan hidup dan mati secara tepat. (Vol.238, 26/6/2011)

Kolom foliopini dapat juga diakses melalui http://epaper.waspadamedan.com

Oleh Drs H Muhammad (Tok Wan Haria) …dalam suasana kepanikan itu terdengar teriakan:“Kami menyerah,jangan bunuh kami...!”Seiring dengan teriakan itu, serdadu Belanda angkat tangan di atas kepala…

S

eminar Sehari Mengenang Perjuangan Bangsa, beberapa hari lalu (19/6) dilangsungkan di Kampung Mesjid, ibukota Kecamatan Kualuh Hilir; terletak di ‘bibir” Sungai Kualuh yang lebar itu. Kecamatan ini berada di bawah Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) yang baru mengalami pemekaran tahun 2008. Seminar ini diselenggarakan panitia pelaksana yang terdiri dari tokoh-tokoh muda Kampung Mesjid diketuai Halaluddin Nasution M.Pd dan Habibullah SP selaku Sekretaris. Seminar sejarah diadakan di tempat bersejarah. Mungkin timbul pertanyaan, peristiwa sejarah apa rupanya yang pernah terjadi di Kampung Mesjid? Pertanyaan ini perlu dijawab, karena generasi muda atau generasi penerus tidak tahu peristiwa sejarah yang pernah terjadi di daerah terpencil yang dilingkari sungai itu. Peristiwa sejarah yang terjadi di masa perang kemerdekaan (1949) adalah penghancuran kubu Belanda yang pasukan intinya berjumlah 74 orang ditambah dengan anggota kesatuan lainnya sehingga berjumlah 100 orang. Pasukan Belanda bersenjata lengkap termasuk Brengun MK III dan senjata-senjata otomatis lainnya. Penyerang Mengharungi Pasang Setinggi Dada Pasukan TNI Gabungan 140 orang didukung sejumlah laskar dan gerilyawan yang terdiri dari penduduk setempat, sehingga jumlah pejuang sekitar 400 orang. Pasukan yang menyerang ini bersenjatakan 80 pucuk LE, senjata peninggalan Jepang yang masih baik, keraben dan senjata otomatis lainnya. Pasukan Gabungan ini dibagi tiga. “Pasukan Satu”, dipimpin Kapten Asmadi Siregar dibantu Letnan Kelowo. “Pasukan Dua” dipimpin Abdullah Musa dibantu Letnan Murad Hasyim. Sedangkan “Pasukan Tiga” dipimpin Kapten Nurdin Nasution dibantu Letnan Hamid Zein dan Zainuddin Zein. Siang itu, pasukan bergerak menaiki perahu-perahu menuju garis depan, menyusuri Aek Natas yang mengalir tenang. Konvoi perahu itu berjumlah 30 perahu kemudian memasuki Sungai Kualuh menuju kampung Mencari Lawan. Disini bergabung dengan ragu penvidik yang sudah menanti. Kemudian bergerak lagi menuju Kampung Sei Pinang sebagai tempat atau titik tolak melakukan penyerangan. Pasukan ini menyerang kedudukan Belanda dari tiga jurusan dengan mengarungi rawa-rawa yang sedang pasang hingga sampai setinggi dada, sedangkan

di bawah tanah yang berlumpur. Rencana serangan pada 5 Juli 1949 jam 24.00. Tetapi karena medan begitu berat, pasukan baru sampai dalam jarak 20 meter dari kedudukan musuh jam 05.00 dan jam 05.30 mulai dilakukan serangan serentak dan pertempuran berkecamuk. Pada saat itu pasukan Belanda ada yang meninggalkan box pertahanan dan ada yang telah beristirahat. Serangan mendadak menyebabkan Belanda kalang kabut kemudian disusul penyerbuan ke dalam box pertahanan musuh dan terjadilah duel satu lawan satu, parang dan lembing turut berbicara melumpuhkan musuh. Selain senjata tajam beraksi dalam perkelahian satu lawan satu juga popor senjata hinggap di kepala musuh. Menyadari telah banyak anggota pasukan Belanda yang menjadi korban, dalam suasana kepanikan itu terdengar teriakan: “Kami menyerah, jangan bunuh kami ...! Seiring dengan teriakan itu, serdadu Belanda angkat tangan di atas kepala tanda menyerah. Pertempuran ini berlangsung mulai pukul 05.30 sampai pukul 09.30 Sejumlah 18 orang serdadu Belanda tewas, 18 orang ditawan, mereka disuruh kembali ke induk pasukannya di Labuhan Bilik dengan menggunakan perahu serta membawa mayat kawan-kawan yang tewas. Selebihnya anggota pasukan Belanda ada melarikan din dan ada yang terjun ke sungai Kualuh, karena pasukan TNI mendesak mereka dan tiga jurusan. Sejumlah besar senjata LE berhasil disita, termasuk senjata Brengun MK III, berpeti-peti peluru dan geranat berhasil diangkut oleh kesatuan TNI yang didukung oleh Lasykar dan Gerilyawan. Kerugian dipihak TNI hanya seorang prajurit Marwan yang gugur sedangkan beberapa orang lainnya mengalami luka ringan dan luka berat. Dua hari kemudian Belanda yang telah “dipermalukan” oleh kesatuan TNI Lasykar dan Gerilyawan melakukan serangan balasan. Selain mereka melakukan serangan melalui darat dan sungai juga menyerang dengan menggunakan pesawat mustang dan pesawat pembom. Kedai Kampung Mesjid diserang dengan bom api, menyebabkan api berkobar di Kampung Mesjid dan kedai yang tidak berdaya itu menjadi lautan api. Demikian dan sekilas lintas peristiwa sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan yang dilakukan oleh para pemuda pejuang di daerah terpencil yang dikenal dengan nama Kampung Mesjid. Direkam dari Pelaku Sejarah 16 Tahun Yang Lalu Panitia pelaksana Seminar ini ber-

maksud dan berusaha mengundang putra-puteri pelaku sejarah di Kampung Mesjid, misalnya putera Lettu Kolonel Nurdin Nasution putera beliau Mayjen A.Y. Nasution (Aster TNT) di Jakarta, Putera Letnan Kolonel Murad Hasyim yaitu Kolonel Infantri Fachri Murad, Asisten Intel Kodam Siliwangi di Bandung Puteri Letkol Asmadi Siregar, Ibu Flora Saris, karena satu dan lain hal tidak terlaksana. Adapun yang diundang oleh Panitia Seminar sebagai pembicara adalah Dr. Ichwan Azhari Phil MS sejarawan/ Konsultan Pendidikan dosen Unimed dan Drs. H. Muhammad TWH, penulis buku “Api Berkobar Di Kampung Mesjid” (Semi Novel Perjuangan) yang telah terbit 16 tahun yang lalu. Bahan sejarah peristiwa Kampung Mesjid direkam langsung dari pelaku sejarah Kolonel (Purn) Murad Hasyim dan Letkol (Purn) Asmadi Siregar di masa hayatnya. Salah seorang putera pelaku sejarah H. Murad Hasyim H. Miftahuddin Murad SE, MBA, alumni Universitas Kebangsaan Malaysia Dosen Koperti Wilayah I mendampingi kedua udangan dari Medan ini. Untuk sampai di Kampung Mesjid tempat dilangsungkan seminar, kami menggunakan kereta api. Setelah menginap satu malam di Rantau Prapat dengan mobil menuju Tangkahan Jawijawi yang memakan waktu dua setengah jam. Suasana lain kami alami, karena kami harus menaiki boat menyeberangi Sungai Bilah yang lebar itu. Selain boat menyeberangi penumpang, juga memuat kendaraan-kendaraan roda dua sebagai alat transportasi mereka di Kampung Mesjid. Karena di sana tidak ada pengangkutan umum, Kenderaan roda empat yang kami lihat hanya satu dua saja. Perjalanan dari Tangkahan Jawijawi sampai di tempat seminar gedung SMA Negeri I sekitar 15 km. kami harus menumpang ojek atau RBT. Jalan yang sangat jelek berlubang-lubang itu, kami yang dibonceng merasa layaknya seperti orang menunggang kuda. Respon Dari Pejabat Daerah Ketika dilangsungkan upacara pembukaan Seminar ini baik Bupati dan ketua DPRD yang mewakili kedua pejabat teras ini menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang membuka cakrawal sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan di Kampung Mesjid, Kegiatan ini sangat penting untuk generasi penerus. Pembicara Drs. Muhammad TWH yang juga seorang Veteran Pejuang Kemerdekaan menyampaikan makalahnya yang berjudul“Api Berkobar di Kampung Mesjid” yang isinya peristiwa sejarah penyerbuan heroik terhadap kubu Belanda di Kampung Mesjid. Di katakana oleh pembicara, kalau dikatakan bahwa Peristiwa Jalan Barli 13 Oktober 1945 “Starting Point” perang kemerdekaan di Sumatera Utara maka penyerbuan heroik terhadap kubu Belanda di Kampung Mesjid 5 Juli 1949 merupakan

Last Point kemerdekaan di Sumut, karena setelah itu Belanda menyerahkan kekuasaannya kepada Indonesia. Pembicaraan juga memperlihatkan foto-foto ukuran besar pelaku sejarah seperti Kapten Asmadi Siregar Letnal Murad Hasyim Kapten Nurdin Nasution dan lain-lain. Disarankan agar Komandan Pertempuran yang menghancurkan kedudukan Belanda di Kampung Mesjid yaitu Kapten Asmadi Siregar, namanya ditabalkan pada salah satu nama Jalan di Ibukota Kabupaten Labuhan Batu Utara. Buku “Api Berkobar di Kampung Mesjid” yang pernah terbit 16 tahun yang lalu agar dicetak ulang agar dapat dimanfaatkan untuk muatan lokal baik bagi pelajar di Kabupaten Labura atau daerah Lainnya. Situs Sejarah Cagar Budaya Dr. Ichwan Azhari dalam uraiannya menilai peristiwa sejarah di Kampung Mesjid adalah peristiwa yang amat penting, merupakan situs sejarah dan harus dijadikan “Cagar Budaya”. Untuk menetapkan situs sejarah menjadi cagar budaya dapat dilakukan oleh Bupati. Untuk membina cagar budaya Kabupaten dapat memperoleh dana dari APBN. Seminar yang berlangsung sampai jam 16.00 berkesimpulan menyarankan agar nama Asmadi Siregar ditabalkan pada nama jalan Ibukota Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura). “Buku Api Berkobar di Kampung Mesjid” dicetak ulang. Bupati Labura agar menetapkan situs pertempuran yang terjadi di Kampung Mesjid itu dijadikan cagar budaya. Kesimpulan ini diumumkan oleh moderator Habibullah SP. Peserta Seminar juga melakukan ziarah ke makam Marwan yang gugur dalam pertempuran di Kampung Mesjid, seraya meletakkan karangan bunga untuk menghormati arwah pahlawan yang telah berkorban untuk kemerdekaan negeri ini. Peserta juga mengunjungi lokasi Asrama dan Benteng Pertahanan Belanda yang digempur hingga porak poranda oleh pasukan gabungan yang dipimpin Asmadi Siregar, Di sana masih ditemukan sumur bor bekas peninggalan Belanda. Kendati di lokasi ini telah dibangun sekolah Al Jamiatul Washliyah dan rumah dinas Camat Kecamatan Kualuh Hilir, tetapi hal tersebut tidak menjadi soal, kawasan itu dapat ditandai sebagai “situs sejarah” dan dapat dijadikan “cagar budaya”, sehingga anak cucu kita di masa yang akan datang tahu peristiwa sejarah yang pernah terjadi di tempat itu. Mudah-mudahan, apa yang telah dilakukan oleh generasi muda akan membuahkan hasil agar dapat dirasakan oleh masyarakat Kampung Mesjid khususnya dan masyarakat Sumatera Utara umumnya. Penulis adalah Veteran Pejuang Kemerdekaan, Wartawan Senior Pemerhati Sejarah

Jeritan Gajah Holiday Resort Oleh Evansus Renandi Manalu ...kawasan yang ditetapkan sebagai kawasan konservasi dan wajib dilindungi justru keadaannya ”babak belur”...

T

amanWisata Alam Holiday Resort yangterhampardiataslahansekira 1.963,75 ha, secara administratif pemerintahan terletak di Desa Aek Raso Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhan Batu Selatan (sebelum pemekaran termasuk dalam wilayah Kabupaten Labuhan Batu). Untuk mencapai lokasi ini dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi sejauh lebih kurang 390 km selama 9 jam dengan rute perjalanan: Medan – Rantau Prapat – Kota Pinang – Cikampak – Desa Aek Raso. Padaawalnya,kawasanHutanHoliday Resort termasuk dalam Register 2 / Kp Torgamba dengan fungsi hutan produksi. Sebahagian dari kawasan tersebut telah dikonversi menjadi areal perkebunan, dan untuk menyelamatkan sebagiannya lagi, maka pada 27 Nopember 1990 Menteri Kehutanan mengeluarkan Surat KeputusanNo.695/Kpts-II/1990yangmenetapkan peralihanfungsinyamenjadiTamanWisata Alam Holiday Resort. Cita-citamuliarencanajangkapanjang pengelolaan Taman Wisata Alam (TWA) ini pada mula pertama ditetapkan adalah memilah-milah kawasan untuk berbagai peruntukan seperti : lokasi Pusat Latihan Gajah, lokasi penangkaran satwa, Arboretum dan lokasi wisata. Lokasi Pusat Latihan Gajah (PLG) dimaksudkan untuk mendidik/melatih gajah-gajah yang mengganggu menjadi gajah jinak/latih agar dapat dimanfaatkan dalam menunjang berbagai kegiatan. Dengan adanya PLG ini diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi semakin meningkat disamping itu pula pelestarian satwa gajah dapat terjamin. Prihatin Namun, apa daya, cita-cita dan harapan tinggal khayalan dan impian.Tragis dan sadis merupakan kata yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi kawasan TWA Holiday Resort sekarang ini. Tragis, karena kawasan yang ditetapkan sebagai kawasan konservasi dan wajib dilindungi justru keadaannya ”babak belur” dan bahkan sudah menjadi perkampungan yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas sarana prasarana, seperti: pembukaan jalan melalui proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM – MP) sepanjang ± 5 km, pembangunan Pembangkit ListrikTenaga Diesel (PLTD) oleh swadaya masyarakat, Kantor

Kepala DesaTorganda, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), permukiman ratusan warga, pajak/pekan, puskesmas pembantu dan balai pengobatan,rumahibadahdanbahkanpompabensin milik Pertamina pun ada di dalamnya. Tidak hanya itu saja, perambahan dan pengalihan fungsi lahan kawasan menjadi kebun sawit dan kebun karet yang sudah mencapai ribuan hektar oleh masyarakat menjadikan kehancuran dan penderitaan kawasan TWA Holiday Resort semakin sempurna. Sadis,karenadari1.963,75haluaskeseluruhan kawasan, yang disisakan oleh para perambah hanya seluas ± 30 ha. Itupun karena lokasi tersebut sebagai PLG dimana 18 ekor gajah dilepasliarkan di sana. Seandainya gajahgajah tersebut tidakada,makasudah dapat dipastikan tidak ada kawasan yang tersisa dijarah (baca juga : dirambah)olehparaperambah. Bila mengurai benang merah permasalahan yang melilit kawasan ini, menurut kesimpulan penulis, bahwa faktor utama adalah tidak adanya proses penanganan yang serius dan tuntas sejak awalkasusterjadioleh semua stakeholders yang berkepentingan dalampenyelamatankawasan ini. Perambahan yang mulai marak terjadipada1999(ketikaawalerareformasi) justru dibiarkan terus terjadi berlarut-larut dan bertahun-tahun tanpa ada upaya penghentian. Di bagian lain, hukum yang diharapkan sebagai panglima (baca juga: solusi) untuk pe-nyelesaian permasalahan itu pun diabai-kan. Akhirnya peluang dan angin segar ini benar-benar dimanfaatkan oleh para perambah untuk semakin menunjukkaneksistensinyadenganmenjarah danmembangunperkampungandidalam kawasan seperti yang terjadi sekarang ini. Faktor lain, lemahnya komitmen dan koordinasi di antara pihak-pihak instansi pemerintah terkait ikut memperburuk keadaan dan juga memberi andil bagi kerusakan kawasan. Fakta-fakta berikut ini bisa

dijadikansebagaialatpembuktian,seperti: terbangunnya kantor Kepala Desa Torganda Kecamatan Torgamba secara permanen didalam kawasan, diresmikannya Dusun Sumber Sari I dan Sumber Sari II DesaTorganda KecamatanTorgamba didalam kawasan oleh oknum pejabat penting alas hak Kabupaten Labuhan Batu (ketika itu sebelum pemekaran kabupaten), serta terbitnya sertifikat kepemilikan tanah pada beberapa persil lahan perambahan yang lagi-lagi juga berada di dalam kawasan. Semua fakta diatas merupakan tindakan ilegal yang tidak seharusnya dilakukanolehaparatpemerintahapabilamemiliki komitmen yang tinggi untuk melindungi dan menyelamatkan kawasanTWA Holiday Resort. Jeritan Gajah PLG Holiday Resort yang berada satu kesatuan dalam wilayahTWA Holiday Resort saat ini dihuni 18 ekor gajah jinak (13 ekor gajah betina dan 5 ekor gajah jantan) dan diawasi oleh 27 orang petugas dengan rincian: 4 orang tenaga medis, 22 orang tenaga mahout (pawang gajah)dan1orangtenaga upah. Jika dipertanyakan: seberapa besarkah dampak kerusakan kawasan TWA Holiday Resort terhadap kehidupan satwa gajah yang berada di PLG? Maka jawabnya: sungguh signifikan danluarbiasa!Marikita simak berikut ini hasil investigasi dan penelusuran yang penulis lakukan untuk menguraikan dampak-dampak tersebut. Pertama, perambahan dan kerusakan kawasanmenyebabkanjalurjelajah(home ring) gajah semakin sempit. Padahal gajah dikenal sebagai hewan yang salah satu kebutuhan hidupnya adalah bergerak menjelajahi rimba (hutan). Ratusan bahkan ribuan kilometer pun akan dijalaninya karena memang itulah kebutuhannya. Berbanding terbalik dengan kehidupan 18 ekor gajah di PLG Holiday Resort yang ruang lingkup pergerakannya hanya di sekitar lahan sekira 30 ha. Tentunya tidak berlebihanbilakehidupanke-18ekorgajah tersebut digambarkan seperti sedang beradadidalamselpenjara(tahanan)yang

sangatsempit.Sungguh memprihatinkan. Kedua, pengalihan fungsi kawasan menjadi perkebunan sawit dan karet berdampak kepadaberkurangnyasumberpakangajah dan menyusutnya debit air di sungai yang ada di sekitar lokasi PLG. Padahal air juga merupakan kebutuhan vital bagi gajah, bukan hanya untuk minum tetapi juga untuk berendam di saat matahari terik (udara panas) di siang hari. Ketiga, perambahan kawasan yang menyebabkanarealterbukasehinggatidak ada lagi pohon-pohon peneduh, ikut menambah beratnya penderitaan gajah. Gajah dikenal pula sebagai hewan yang tidak tahan terhadap udara panas. Maka adalah hal yang biasa apabila ditemukan gajahgajah di lokasi PLG dalam keadaan stres akibat udara panas. Dan sebagai kompensasinya gajah-gajah tersebut akan melampiaskan kemarahan dan kekesalannya kepada para mahout. Keempat, areal PLG yang terbuka ternyata juga sangatberbahayadanmengancam bagi kehidupangajahpadasaatcuaca buruk yang diikuti dengan petir.Tidak ada pepohonan yang bisa dijadikan sebagai pelindung ketika petir datang. Dan ini sudah terjadi, ketika pada bulan April 2010 seekor gajah ditemukan tewas akibat disambar petir. Penutup Hasilinvestigasidanpenelusuransebagaimana yang telah diuraikan diatas pada dasarnya ingin mempertegas dan menguatkan kesimpulan serta pemahaman bahwa kerusakan dan kehancuran kawasan TWA Holiday Resort sangat rentan mempengaruhi dan memberi dampak buruk bukan hanya terhadap ekosistem lingkunganyangberadadisekitarkawasan, tetapi terlebih kepada satwa gajah yang juga bermukim didalamnya. Adalah hal yang sangat ironis ketika gajah dan satwa lainnya sudah tidak dapat lagi menjalani hidup yang layak, tenang dan damai di rumah (baca juga: di habitat)-nya sendiri. Sebaliknya, setiap saat hidupnya mencekam,terancam dan dihantui oleh ketakutan akan bayang-bayang kematian dan penderitaan. Entah sampai kapan drama tragedi kehidupan yang dijalani oleh gajah maupun kawasanTWA Holiday Resort ini akan berakhir dengan happy ending.Tidak ada yangtahupasti,namunhanyasatuekspektasi (baca juga : pengharapan) bahwa satu ketika nanti kawasanTWA Holiday Resort akan kembali kepada fungsinya semula, yaitu kawasan konservasi yang utuh dan lestari. Akankah itu menjadi kenyataan? Kita tunggu saja... Penulis adalah pemerhati masalah lingkungan


B6 1 CM 2 CM

WASPADA

Rp. 12.000 Rp. 24.000

3 CM Rp. 36.000 4 CM Rp. 48.000

BURSA

AUTOMOTIVE Informasi Pembaca

AC BR CL ND DB

Bursa Automotive

: Air Condition : Ban Radial : Central Lock : Nippon Denso : Double Blower

PS PW RT VR EW

: Power Stearing : Power Window : Radio Tape : Velg Racing : Electric Window

BMW 318 i Thn. 2002 Face lift wrn. Hitam. SE. Velg. 2 pintu, Lampu HIP, mobil mulus. Komp. TASBI I. HP. 0813 1661 0999 / 0821 6645 0806 CHEVROLET Spark Thn. 2004. Manual, hitam, sgt mulus. Hanya 10Rb Km. Hub. 0811 655 196 DAIHATSU PAKET MURAH MERIAH

- New Xenia Li VVT-I DP 12 Jt-an angs. 3 Jt-an - Pick Up Granmax DP 7 Jt-an Angs. 2 Jt-an DP bisa min. 10%, data dijemput ke rmh Hub. TEDDY CAPELLA 0812 632 5656 / 77884663

PAKET DAIHATSU MURAH

Gran Max Pick Up DP 8 Jt-an Angs. 2 Jt-an Xenia 10 Deluxe DP 12 Jt-an Angs. 3 Jt-an Terios TS Xtra DP 16 Jt-an Angs. 4 Jt-an Luxio D DP 6 Jt’an Angs. 3 Jt-an Sirion Type D DP 8 Jt-an Angs. 4 Jt-an Hub. ERWIN HP. 0812 63154132 - 061.77402067

DAIHATSU PROMO, DP 15% B. Tukar Tambah, Data dijemput Hub. HENDRA CAPELLA 0821 6135 0161 DAIHATSU Xenia Xi ‘09. Family Abu2 M/T Mobil Bagus, Int. Rapi. Siap pakai. Harga 132 Jt/Nego. Hub. MOBIL 88 - 4559388 DAIHATSU Terrios TX ‘07 M/T Silver (2 unit) mulus, Int rapi Kondisi bagus, siap pakai. Harga 159Jt/Nego. Hub. Mobil 88 - 4559388

ISUZU Panther Pick Up 2003. W. biru, AC, Tape, Bak Cargo/Rata Balik DP 25Jt. Udah bayar 14x Perbulan 2.300.000. Hub. 0812 6477 946 13 JT-AN/ ANGS. 2 JT-AN KIA NEW DP Plus BB Gemini, Paling irit !!, Proses mudah Cepat, Bs T. Tambah, R. Stock, Travello, PICANTO &New Sportage III & Pride HB COSMO Hub. Sofyan 0813.7645.2268

KIA TRAVELLO THN 2010, BK Medan asli, Pakai dari baru, Km 20.000, Mulus sekali, Over kredit Balik DP 65 Jt/nego Angsuran 6.045.000 x 26 bulan Hub. 0813.6215.1688

MITSUBISHI 100% BARU

T120PU DP 10 Jt-an Ang. 2,6 Jt-an 1300PU DP 26 Jt-an Ang. 3,6 Jt-an Colt Diesel Hub. 0813.9799.0818 OPEL BLAZER 97

Mulus. W. Biru tua met, BK Medan, lengkap, siap pakai. H. 50Jt. Nego. Balik DP 30Jt. Sisa 24 x Satu juta seratus empat puluh ribu. Hub. 0812 6477 946

SUZUKI MB Realvan 96. Mulus BK Medan. W. Hijau. AC, Tape, VR, BR, Siap pakai. H. 47 Jt. Hub. 0812 6477 946

* Syarat dan Ketentuan Berlaku

Rp. 65.000 Rp. 78.000

Carry PU 1.5 FD Rp. 8 Jt-an ..Angs. 2.489.000,APV Rp. 12Jt-an ...........Angs. 3.705.000,New Karimun Rp. 9 Jt-an..Angs. 3.302.000,Splash GL RP. 13 Jt-an ...Angs. 3.744.000,Swift ST DP 16 Jt-an ...Angs. 4.354.000,SX4 DP 19 Jt-an ........Angs. 5.357.000,Hub. 0812 654 0809 / 77722121

SUZUKI FORSA 89 W. Merah BK Medan mulus, AC, Tape, VR, Siap pakai. H. 25Jt Nego. Hub. 0812 6545 5204

SUZUKI APV ‘07 Arena SGX M/T Hitam Km. 48.xxx, Pajak Juni 2012. Mulus. Kondisi bagus. Harga 123Jt/ Nego. Hub. Mobil 88 - 4559388

TOYOTA Starlet 1.3 SEG Dijual. Tahun 1996 (kapsul) warna abuabu tua metalik, tangan pertama. Harga Rp. 67 Juta. Hub. HP. 0811 602076 Tanpa Peranara

100% MULAI 0% BARU BUNGA PREDY: 0852 6128 1181

TOYOTA 2011 DP RINGAN JUAL CEPAT/BU

Toyota Kijang Commando 90, Abu-abu, VR, BR, Tape, AC, BK Mdn, Cat asli Harga 43Jt/Nego. Daihatsu Charade G Salon Thn. 94, masih asli, BK Mdn, AC, Tape, VR, BR, P. Steering, P. Window. Warna biru muda, jarang pakai, Harga 34Jt/Nego. Panther Challenger 93, VR, BR, AC, Tivi, PS, P. Window, lengkap, Plat Tapsel, Biru gelap. Harga 39Jt/Nego. Hub. 0811 645 684. Ridwan Hsb.

TOYOTA Fortuner G ‘08 & 09. Diesel M/T Hitam, mulus, kondisi bagus, siap pakai. Harga 309 Jt & 353Jt/Nego. Hub. Mobil 88 - 4559388

TOYOTA Vios G 2005 hitam metalik manual. Mobil mulus, jarang pakai. Km. 34394. Pajak bl Juni 2011. 1 thn lunas, @ Rp. 140Jt. HP. 081 375 976 445 TOYOTA Innova E ‘08 Diesel AC DB, 1 tangan. Km. 63xxx mulus, kondisi bagus, Int Rapi, Harga 190Jt/Nego. Hub. Mobil 88 - 4559388

TOYOTA Vios Limo Thn 2004 Silver, Plat B, Jok kulit, Mulus sekali Hub. 0852.9631.1320

BURSA BUTUH DANA BUTUH DANA CEPAT

1 Hari Cair Bunga Rendah, Dan Terjamin (Dlm/Luar Kota). Spesialis Leasing BPKB Mobil, Truk, Spd. Mtr. Terima Mobil yang masih kredit, over leasing. Dan Bantu Pelunasan BPKB. Hub. S8F Finance 061-8445716 - 0813 7044 6633

DP Mulai 18 Jt-an atau Angsuran 2 Jt-an

Fasilitas Member Astra World

Ingin Promosikan Produk Anda Harian

WASPADA Media yang Tepat untuk Iklan Anda

7 CM 8 CM

Rp. 91.000 Rp. 104.000

BUTUH DANA Jaminan Apa Saja. Sertifikat Tanah Mobil & Sp. Motor. Segala tahun. Hub. 061.8222 774 HP. 0853.6199.1500-0816 314 1807

DANA EXPRESS SHM, SK Camat 1 Hari Clear Tanpa usaha 0813 6229 0001 0812 6095 5531 (Henrik)

SUZUKI Escudo ‘05 1.6cc M/T Hitam, Km. 79.xxx Pajak Maret 2012. Kondisi bagus, Int Original. Harga 126Jt/Nego. Hub. Mobil 88 - 4559388

KESEMPATAN MENANG BESAR

DP Mulai 25 Jt-an atau Angsuran 3 Jt-an

5 CM 6 CM

DEALER RESMI SUZUKI MOBIL

BURSA

ALAT BERAT

ALAT BERAT

Beko Hitachi Ex 200-1 Landy. Super Prima. Siap pakai. Jl. Sunggal disamping Masjid Al Jihad. 0813 1661 0999 / 0821 6645 0806

BURSA

9 CM Rp. 126.000 10 CM Rp. 140.000

BURSA

TV LCD, PS, DVD, AMPLI, COMPO

TV LCD 42” P. Sonic Viera= 7Jt. 32”LCD/LG=2,8 Kt 42” LCD P. Sony Wega=4,5Jt, 42” Toshiba= 3Jt, 29” Flat Baru LG=2Jt, 29” Bekas 1 Jt-1,7Jt. 14-21=300rb - 650rb. 17” LCD Monitor 1Jt, 22”=1,5jt, PS1=400rb, PS 2=800rb, PSP 1,4Jt - DVD Cina 200rb, Ampli / Mixer/spk BMB/DVD Portable = 700rb LAPTOP, HANDYCAM, CAMERA, PROJECTOR

061-4576602. Terimakasih

UMR OH MUL TAZAM UMROH MULT Sahabat Anda menuju Baitullah 1.UMROH REGULER 9 HR/13 HR JULI

2. UMROH RAMADHAN 1 BLN, AWAL, PERTENGAHAN, AKHIR 3.UMROH PLUS MESIR JULI 4.UMROH PLUS TURKEY JULI 5.UMROH PLUS AQSHO JULI 6.UMROH PLUS RAMADHAN PLUS MESIR

Hub. MULTAZAM Jl. Titipapan/Pertahanan 10Sei Sikambing Medan Telp. 061-4576116 - 061.4512319 HP. 0813 6137 2321 - 0812 6495 8456 0813 7017 1508 - 0813 7696 4857

GELORA INDAH TOURS & TRAVEL

PAKET HAJI PLUS NON KLOTER 2011

(IZIN DEPAG D/64, 2001 & D/658, 2010)

Langsung Berangkat ! Tidak Perlu Ngantri !

UMROH, HAJI KHUSUS & MUSLIM TOUR

JADWAL KEBERANGKATAN UMROH

SERVICE

AC AC

ELEKTRONIK

BURSA

PHOTO COPY

MEDAN BARU SERVICE

1, 15, 20 JULI/ 3, 10, 17, 24 AGUSTUS

PAKET HAJI Haji Plus

AC, KULKAS, M. CUCI, TV, CCTV, PARABOLA, INSTALASI LISTRIK, B. PASANG, BERGARANSI Hub. 061-77913537 0813 7553 3375

MAKKAH

MADINAH

HARGA (USD)

Grand Shafa

Al - Anshor Starap

US.8.000 US.7.500 US.7.300

Starap

PROMO UMROH

MADANI TEKNIK

UMROH RAMADHAN FULL RAMADHAN

SERVICE - REPARASI - JUAL/BELI AC-KULKAS - MSN CUCI Hub. 061-75004891 0853 7083 9300

14 Hr Rp. 17 Jt 11 Hr RP. 16 Jt 10 Hr Awal Rp. 18 Jt RP. 22 Jt

Pria Umur +/- 58 th. Nama: POLTAK HAHOLONGAN PURBA Ciri-ciri: Rambut Pendek, Ikal, Kulit Sawo Matang, badan gemuk. Meninggalkan Rumah +/- 20 tahun Bagi yang menemukan atau bagi yang melihat Hub. 0857 6203 3130 (Rinaldi Purba)

MARI SUKSESKAN REUNI AKBAR SMAN 2 BINJAI

BURSA

HILANG/TERCECER TERCECER

Tercecer Akte Notaris, A/n. Alm. Elim Srg Sihotang No. 43 Tanggal 21 Oktober Albinus yang dikeluarkan oleh Notaris Albinus Panggabean, SH. Yang terletak di Jl. Pembangunan Gg. Sosial, tercecer sekitar Jl. Perkutut - Jl. Pembangunan Kel. Helvetia Timur, Kec. Medan Helvetia Hub. 0813.7556.2522

TERBAKAR Surat Tanah a/n. RUSLAN FARIDA TAMPUBOLON. Yang terletak di Jl. Menteng Raya Gg. Horas. Terbakar pada tgl. 10 Agustus 2000

MINI & EFEKTIF IKLANKAN PRODUK ANDA

BURSA

TRAVEL/WISATA

UMROH & ZIARAH 08, 18 JUL UMROH AWAL RAMADHAN 03 AGT UMROH LAILATULQADAR 18 AGT U. RAMADHAN & IDUL FITRI 03 AGT HAJI ONH KHUSUS 2013

Alamat: JL. Dr. MANSYUR NO. 9B (SEBELAH CIKAL USU) MEDAN TELP. (061) 8222.800 & 7747.7888

PERGI DARI RUMAH

PER GI MENINGGALKAN PERGI RUMAH

10H 09H 12/14H 28H 25H

09H SPANYOL & TURKY MUSLIM TOUR 20 SEP

Starap

Hub. 4517509 - 69677449 Jl. Sekip 67 A (Jual & Beli)

DIJUAL

FASILITAS PENGINAPAN HOTEL BERBINTANG PENERBANGAN VIA SINGAPORE KHUSUS BAGI JEMAAH DARI LUAR KOTA NGINAP DI HOTEL MADANI GRATIS

silahkan hubungi kami di

Jual AC Baru/Bekas, 1/2, 3/4, 1,1 1/2, 2Pk-1,3Jt2 Jt. Kulkas 1 Pt - 2 Pt- 600rb- 1,2Jt. 5 rak Soces. Box=2,5Jt. M. Cuci 1 Tb- 2 Tb= 600rb- 1,2 Jt. M. Cuci Baru= 2,2 Jt (1 tb 9 kg). Genset 3000 w. 2,5Jt. 8.000w= 4,5jt, Stabilizer 3000w, Pompa Air.

Alat Musik Keyboard SX KN2400, KN2600 & KN7000 Kondisi 95% (2nd). Mulus seperti baru. Hub. 0821 6621 1302 / 0878 6932 2762

PAKET RAMADHAN

Office: Gedung Gelora Plaza Lt. 1 Jl. SM. Raja No. 4/ 18 Medan Telp. (061) 732.6981 / 0813.7503.1889 - 0852.6213.3488

UD. SENANG HATI

BURSA

AMANAH UMROH

Segala akibat yang terjadi diluar tanggujawab PT. Harian WASPADA. Apabila anda mencurigai sesuatu,

AC, KULKAS, M. CUCI, P. CLEANER, GENSET

ALAT MUSIK

Khusus Medan Deli, Marelan, Labuhan, Belawan Hub. 0812 6390 660 Iklan Anda Dijemput

HARGA BELUM TERMASUK PPN 10%

UMROH AWAL, PERTENGAHAN DAN FULL RAMADHAN UMROH RAMADHAN 9 HARI UMROH RAMADHAN 14 HARI UMROH FULL RAMADHAN 30 HARI UMROH REGULER 9 HARI TGL 11 JULI 2011 UMROH REGULER 14 HARI TGL 13 JULI 2011

Handicam Sony Hi-8=1Jt, Mini DV=2Jt, DVD/HDD=3Jt, Camera 5 Mp - 12 Mp 500rb - 1,2Jt. Printer, Fax 1600rb. LCD Projector Optima = 3Jt. Notebook Acer 10”=2,4Jt

AC

FAX.4561347

HA TI-HA TI terhadap penipuan yang mengatas HATI-HA TI-HATI namakan PT. Harian WASPADA, kami dari PT. Harian WASPADA tidak pernah mengirim sms TI-HA TI untuk membeli produk anda, dan HA HATI-HA TI-HATI apabila anda ingin melakukan transaksi jual beli melalui transfer.

‘MULIA JAYA’ POWER STEERING

ELEKTRONIK

IKLAN KHUSUS 6x1,5 kolom Rp. 120.000

Pelanggan Yang Terhormat

SERVICE/ASESORIS MOBIL

- Ganti Oli - Pasang Power Steering - Service Power Steering Jln. Sisingamangaraja No. 5 A.B. Medan Telp. (061) 7369224 (061) 7344954

11 CM Rp. 165.000 12 CM Rp. 180.000

Senin, 27 Juni 2011

Ingin Promosikan Produk Anda Harian

Tgl. 23 September 2011

WASPADA

Alumni ‘86 Hubungi: 1. Frans Suranta - 0812 6373 6108 2. T. Matsyah - 0813 7643 6499 3. M. Darwis Sitepu - 0813 6220 0075

Media yang Tepat untuk Iklan Anda

BURSA

KONSTRUKSI

WC 0812 60444275 WC 0813 6147 0812 WC JL. SETIA BUDI

Hub. TUMPAT / SEDOT WC/GRANSI

Setia Budi

TUMPAT/ SAL. AIR

845.8996 0812.631.6631

Bergaransi/ Setia Luhur 160 F

FD

TRAVEL/WISATA

PONDOK SYARI’AH

CD

KIRIMKAN... DATA IKLAN MINI ANDA

DISEWAKAN HARIAN/ BULANAN FASILITAS HOTEL JL. RANTANG NO. 2

DALAM BENTUK

Hub. 0821.6658.3000 - 0821.6082.5589 (061) 414.4791

DIGITAL

BURSA

Keterangan lebih lengkap silahkan hubungi:

PECI MAHKOTA

TELPON : 061 - 4576602 FAX : 061 - 4561347

BUSANA & ASESORIS MENJUAL PECI TEMPAHAN Berbagai Model dan Warna Jl. Prof. H.M. Yamin SH. No. 344/Jl. Serdang Depan Gg. Sado Medan

* Format: JPG - TIFF (Photoshop)

Jual Cerdas, Beli Berkualitas

GEBYAR HADIAH GALAXY TAB SETIAP HARI

SYARAT & KETENTUAN BERLAKU SEGERA KUNJUNGI SHOWROOM KAMI Periode 9 Mei - 31 Agustus 2011 BELI MOBIL SEKEN TYPE APA SAJA -

DP 10% TUKAR TAMBAH ANGSURAN 1 - 4 TAHUN GARANSI DOKUMEN TUNAI KREDIT UNIT SIAP PAKAI LAYANAN DARURAT 24 JAM * BANYAK PILIHAN Hubungi:

Jl. H. Adam Malik 38 B Medan Tel. 061-4559388

Jl. Brayan Medan

8442246 WC 08126427 1725

Tumpat Sedot

BURSA

Telp.:

ADI

WC 0813 7035 7291 Ada Garansi

TUMPAT/SEDOT

Jl. Setia Budi

Ingin Promosikan Produk Anda

Harian

WASPADA Media yang Tepat untuk Iklan Anda


Ekonomi & Bisnis

WASPADA Senin, 27 Juni 2011

B7

Perlu Gerakan Satu Hari Tanpa Nasi MEDAN (Waspada) : Percepatan diversifikasi pangan akan terlaksana jika program gerakan satu hari tanpa nasi digalakkan oleh masyarakat. Hal ini tidak hanya menurunkan beban permintaan beras melainkan dapat menolong petani lokal. “Sudah saatnya masyarakat, mahasiswa, dan pemerintah mendukung dan melakukan kampanye ‘Sehari Tanpa Nasi’ di tengah keluarga, dan tempat kerja untuk menurunkan beban

impor beras, dan menolong petani lokal,” ujar Anggota Dewan Ketahanan Pangan Kota Medan, Prof Posman Sibuea di Medan, kemarin. Dengan membiasakan anggota keluarga mengonsumsi selain beras, lanjutnya, telah mendukung program pemerintah didalam melakukan percepatan diversifikasi konsumsi. “Nasi dapat diganti dengan mengonsumsi bubur jagung, pisang rebus, dan lainnya selain beras ketika sarapan pagi sudah menurunkan konsumsi beras di tengah keluarga. Gerakan ini, lanjutnya, amat penting dan patut untuk diwujudkan. Yang harus didorong

menjadi gerakan yang kontiniu dilaksanakan paling tidak sekali dalam seminggu. “Gerakan Satu Hari Tanpa Nasi memerlukan sosialisasi yang dilakukan secara terus menerus agar mendapat manfaat besar dari gerakan tersebut,” ujarnya. “Di masa pemerintahan Orde Baru ada program “Pola Hidup Sederhana” yang kerap ditayangkan di stasiun televisi dan radio. Program ini mirip dengan gerakan satu hari tanpa nasi.Yang mengajak kita menghilangkan image bahwa ‘makan tidak harus mengonsumsi nasi’. Dalam program tersebut ditampilkan berbagai makanan olahan dari bahan baku non

Menteri BUMN Didesak Evaluasi Kinerja PT Askes IDI ( Waspada): Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menurunkantimkhusus(timsus) mengevaluasi kinerja PT Askes yang pelayanannya dinilai kian memburuk. Surat yang dikirim Direktur Eksekutif YAYA, Safaruddin, SH, bernomor 53/dir/yara/VI/2011 dengan perihal pengaduan pelayanan Program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang

BURSA

PENDIDIKAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN

SITI HAJAR MEDAN

PROGRAM STUDI: 1. D III FISIOTERAFI 2. S1 FISIOTERAFI (REG & EXT) 3. DIV ELEKTROMEDI (REG & EXT) Informasi lebih lanjut:

HUBUNGI KAMPUS UTAMA SITI HAJAR

Jl. Jamin Ginting No. 2 Medan Telp. 822.3030 - 3008.4600 website: akfissitihajar.org email: akfissitihajarmedan@yahoo.co.id Mau cepat dapat kerja MASUK AJA ke D-III

MAGISTER (S2) ILMU PETERNAKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MENERIMA MAHASISWA/I BARU T.A.2011/2012 Syarat Pendaftaran : * Sarjana (S1) dari berbagai disiplin Ilmu, yaitu; Peternakan, Pertanian, Biologi serta bidang ilmu yang relevan; * Mengisi Formulir Pendaftaran dan kesediaan mengikuti seleksi; * Melampirkan Fotocopy Ijazah dan Transkrip yang dilegalisir * Pas photo 3x4, 4x6 masing-masing 4 lembar. PENDAFTARAN :

Tgl 1 Juni s/d 22 Agustus 2011 Lokasi : Gedung DH Penny Fakultas Pertanian USU Jl. Prof. A. Sofyan No.3 Jam Kerja 09.00 – 16.00 WIB Info lebih lanjut hub :

Hendra Syahputra, SE/081362374336 email : peternakan-s2@usu.ac.id webside : http://peternakan-s2.usu.ac.id

BURSA

LOWONGAN * LOWONGAN *

Dibutuhkan segera beberapa orang P/W untuk kerja di “POSISI BAGIAN KANTOR” bukan Sales (terbuka bagi mahasiswa/ yang baru tamat SLTA sederajat S1 Penghasilan: RP. 1.500.000 - RP. 2.500.000 + Harian Alamat: Jl. Brigjen. Hamid No. 8B arah Delitua (Ruko Pertama lewat jembatan kanal) Pkl. 09.30-16.00 WIB Hub: IBU PRATIWI HP: 0812.6550.4283 IBU ZULAIKHA HP. 0812.6352.0200 NB. Bagi yang baru tamat, dapat melampirkan SKHU

TUKANG PANGKAS

Dibutuhkan 10 Orang, Disiplin, Rapi, Pengalaman (diutamakan dari T. Tinggi, Kisaran, R. Prapat, Siantar, Stabat) Hub. 0852.7562.0202

DEALER “YAMAHA”

Membuka lowongan kerja untuk posisi: A. SALES EXECUTIVE (SE) B. SALES LEADER (SL) Dengan kriteria: - Pria max. 32 thn, Tamatan SMU (A) dan D3 (B) - Memiliki kendaraan pribadi & foto copy SIM C (A B) - Berorientasi dengan Target dan menyukai tantangan (A B) - Berkemauan keras untuk maju (A B) - Pengalaman kerja Tidak diutamakan (A) Surat lamaran kerja diantar ke:

CENTRAL REZEKI MOTOR

JL. THAMRIN NO. 7 CD MEDAN (SIMP. SEIKERA) Cantumkan kode posisi di sudut kanan atas

sifatnya urgen itu ikut ditembuskan ke Komisi IX DPR-RI, Menteri Kesehatan, Kementrian PAN, PT. Askes, Pemerintah Aceh, DPR Aceh di Banda Aceh. Menurut Safaruddin, terkait pelayanan program JKA dikelola PT. Askes selama ini terus menimbulkan masalah dan berdampak tidak baik terhadap pelayanan masyarakat Aceh. Dana JKA yang di alokasikan melalui APBA untuk menjamin kesehatan masyarakat Aceh, dan DICARI: Sales Profesional Khusus Rokok, Gaji Rp. 2 Jt Hub. 0812.6400.800 - 0898.4700.400

DIBUTUHKAN

dana tersebut dikelola oleh PT. Askes, juga kerap mendapat kritikan tajam dari pasien dan keluarga pasien. Kata Safaruddin, selama ini sudah sangat banyak terjadi permasalahan terhadap pelayanan pasien peserta JKA di hampir seluruh Rumah Sakit (RS) di Aceh, dan permasalahan itu timbul akibat tidak profesional-nya PT. Askes dan manajemen rumah sakit dalam mengelola dan menjalankan program JKA tersebut.(cmad) RUMAH 228 JT/ NEGO

Luas 10x23m, Permanen, Sertifikat, 3 K. Tidur, K. Mandi, R. Tamu, R. Makan, Dapur, L. Makan, PLN, PAM, Garasi Jl. Srikandi Gg. Terusan No. 10 Kec. Medan Denai H. Lukman 0813.70500.890 - (061) 735.2345

KOMP. BUMI SEROJA

Mendesak !! Sekolah Baru membutuhkan Guru TK min lls SMA, kreatif & suka dunia anak Hub Jl. Karya Wisata No. 23A Johor Tp. 786.1690 Medan

Dijual Villa LT. 8x25m, LB. 8x20m, 2 Tingkat, Lantai keramik, Gypsum, Pegangan Tangga, Harga Rp. 650 Jt/nego Hub. 0852.9627.7771

DIBUTUHKAN SEGERA

SEGERA PINDAH DAERAH DIJUAL

1. KASIR 2. SUPIR 3. ASISTEN KEBUN SYARAT-SYARAT: 1. PENDIDIKAN MIN. SMU/ SEDERAJAT (1, 2) MIN. S1 PERTANIAN (3) 3. TIDAK SEDANG KULIAH (1, 3) 4. WANITA (1) 5. PRIA (2, 3) 6. JUJUR DAN BERTANGGUNG JAWAB 7. PENGALAMAN MIN. 1 TAHUN (1) MIN. 2 TAHUN (3) 8. BERSEDIA DITEMPATKAN DILUAR KOTA (3) LAMARAN DIANTAR LANGSUNG KE: JL. KOL. SUGIONO/ WAJIR NO. 16 TIDAK MELAYANI VIA TELP

SD TERBADU MUHAMMADIYAH-36 MEMBUTUHKAN GURU:

Rumah/ Rumah makan + Perabot 10x16m², SHM, Lokasi depan Pabrik Jl. Pasar 3 No. 132 (Krakatau) Hub. (061) 662.6731 / 0852.6299.3232

RUMAH DIJUAL LT. 28x20m, Jl. Sei Muara No. 36 Hub. 0857.1483.2658

DIKONTRAKKAN SATU UNIT RUMAH PETAK

Permanen kamar 2 bh, PAM, Listrik 2.200 daerah Titi Kuning, Ling. Tiong Hoa Hub. Achin 0813.6152.7638

beras, seperti singkong, jagung, sagu, ubi jalar, sukun dan talas,” ujarnya. Jadi, lanjutnya kembali, perlu ada upaya untuk menggalakkan dan dicoba kembali agar beras bukanlah satu-satunya kebutuhan pokok dari masyarakat Indonesia khususnya Medan. Kepala Badan Ketahanan Pangan KotaMedan, Eka RYanti Danil mengatakan diversifikasi makanan harus digalakkan untuk mengurangi konsumsi nasi. “Saat ini Indonesia termasuk salah satu negara pengonsumsi beras tertinggi di dunia. Padahal di negeri ini berlimpah sumber bahan makanan selain beras. Tentunya butuh kerja keras dan kesabaran agar gerakan satu hari tanpa nasi dapat terwujud,” ujarnya. Kendala yang terjadi, lanjutnya, adalah menyangkut de-

DIJUAL RUMAH DI BUMI ASRI

Letak strategis di sudut, Lantai 2, Bangunan klasik, Kamar 6, Beserta perabot klasik Hub. 0813.7640.7189

RUMAH DIJUAL

L. Tanah 14x25m, Bangunan 8x12m, SK Camat, 3 Km Tidur, 2 Km Mandi, Dibangun Thn 2008, Lokasi Jl. Utomo No. 92 Desa Bakaran Batu Kec. Batang Kuis, Lewat Tembung Hub. 0813.6171.5656 TANAH TANAH DIJUAL

Uk. 12x30m, SHM Jl. Sudirman (blk Ktr Imigrasi) Hub. 0831.9605.9240 Tanjung Balai

TANAH DIJUAL

Jl. Medan - Belawan Km. 21,5 Belawan depan RS. Pelabuhan Uk. 17x48m² Hub HP. 0813.7641.7390 0813.9605.9065 JUAL CEPAT TANAH

±800M DARI PERUMAHAN TAMAN RIVERA, KM 12,8 DI TEPI JALAN BESAR MENUJU KE TANJUNG MORAWA DI DESA BANGUN SARI, SERTIFIKAT HAK MILIK, LUAS TANAH SELURUHNYA 7.117M² TEPAT UNTUK PERGUDANGAN, PABRIK, USAHA PEMBIBITAN BUNGA DLL HUB: DENNY ADIL HP. 0813.9683.4288 TANPA PERANTARA

BURSA

1. PENJASKES/ OLAH RAGA 2. SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN/ KESENIAN 3. KOMPUTER SYARAT-SYARAT: 1. FOTOCOPY IJAZAH S-1 SESUAI JURUSAN 2. FOTO COPY AKTA IV 3. FOTO COPY KTP 4. PAST PHOTO 3X4: 2 LEMBAR LAMARAN DIANTAR KE: SD TERPADU MUHAMMADIYAH 36

MATERIAL

INDRAPURA(Waspada): Turunnya harga kakao ditingkat pengepul dikeluhkan para petani yang mengharapkan penghasilan dari berkebun kakao sebagai penghasilan tambahan untuk kebutuhan sekolah anak. Menurut salah seorang petani Kakao H Syahruddin Hs,70, warga Desa Sukaraja, Kec. Airputih, Kab. Batubara kepada Waspada, Minggu (26/6) mengatakan, dari kebun kakao (coklat) nya yang hanya seluas empat rante (2800m2) itu setiap

bulannya menghasilkan rata rata 60 kg biji kakao kering. “ Kalau kakao saya setiap bulan sudah ada yang mengambil kemari, kami hanya mengupas dan menjemur saja dirumah. Saat ini pengepul hanya berani mengambil Rp 17.000 kalau biasanya bisa sampai Rp 23,000 kondisi biji kering,” kata H Syahruddin. Menurutnya, dengan lahan sesempit itu bercocok tanam kakao diusia senjanya masih dapat dikelola sendiri. Maksud-

nya dari mulai pengambilan buah kakao hingga pengupasan dan penjemuran masih dapat dilakukan sendiri, tidak perlu mengupahkan pada orang lain sehingga mengeluarkan biaya. Dengan turunnya harga kakao kering ini ia terpaksa menunda beberapa keperluan untuk memenuhi kebutuhan pokok. Apalagi saat ini tengah menghadapi anak - anak masuk sekolah. Ia berharap turunnya harga kakao ini tidak lama sehingga perekonomian keluarganya tidak terganggu.(c05)

CV. CITRA RAJA PERKASA

KESEHATAN

BURSA

WASIR/ AMBEIEN

KONTRAKTOR/ DESIGN INTERIOR/ PERABOT HP: 0812.606.5820 FLEXI: (061) 7745.7868

Sub. Kontraktor/ Upah kerja, U/ pekerjaan: Drainase (Parit), Jalan setapak, Bronjong, dll Hub. 0852.7073.1031

BISNIS SAMPINGAN TANPA MODAL Dicari Agen memasarkan Sepatu, Sandal, Tas, Busana. Tdk perlu stok, cukup modal katalog bs langsung jualan Ratusan item bs retur Laba min. 30%

SMS/ TELP: 02270700980/ 08562333800 www.sepatubandung.com

HARGA TERMURAH

MODEL TERBARU

KRISNA WATER

PELUANG BISNIS

BURSA

PERABOT TEMPAHAN MURAH - Lemari pakaian 3 pintu Sungkai asli Rp. 1.500.000 tempahan - Kitchen set atas bawah Sungkai asli Rp. 1,5 Jt/mtr Hub Telp. (061) 661.8116 - (061) 661.6802- 7653.2188

SPRING BED DIJUAL MURAH Spring Bed 6 kaki 2 lapis Rp. 1.150.000 Spring Bed 5 kaki 2 lapis Rp. 1.075.000 Spring Bed 4 kaki 2 lapis Rp. 1.000.000 Spring Bed 3 kaki 2 lapis Rp. 900.000 Spring Bed 3 kaki Dorong Rp. 1.000.000 Garansi Per 10 tahun

Hub Telp. (061) 661.8116 - (061) 661.6802 - 7653.2188

TOKO JEPARA TOP MENJUAL PERABOT JATI JEPARA ASLI KUALITAS EXPORT DAN HARGA EKONOMIS, JUGA MENERIMA PESANAN SERTA GANTI KAIN KURSI

1. Pemasangan Depot Air Minum Dengan Sistem Filtrasi & RO

Rp. 14 Jt s/d 38 Jt

2. Air Pegunungan 6700 s/d 7000 Liter Rp. 230.000 / Tangki

SHOWROOM: Jl. Gunung Krakatau No. D-9 Telp. (061) 664.2303 Sebaris Pizza Hut Medan WORKSHOP: Jl. Perwira II No. 230 Flexi: 7653.3509 Medan

3. M e n y e d i a k a n S p a r e P a r t & Perlengkapan Depot Air Minum 4. Menyediakan RO Rumah Tangga

CV. HYDRO UTAMA

SPECIALIST AMBEYENT TANPA OPERASI PUTUS SAMPAI KE AKAR2NYA DIJAMIN TDK SEMBUH UANG KEMBALI GARANSI

Ciri2 Ambeyen: Disekeliling Dubur Ada Benjolan Seperti Daging Tumbuh/Jerawat, Gatal, B.A.B Keras, Keluar Darah Segar. Susah Duduk Seperti Ada Yang Mengganjal. Duduk Serba Salah. Nyeri (Ngilu). Dubur Seperti Luka, Solusinya Datang dan Berobatlah ke

Garansi 10 Hari Sembuh Tanpa Operasi Hubungi Spesialist Wasir

H.G.A. FACHRUDIN

Jl. Brigjend. Katamso No. 683C Medan ( ± 50m dari Simpang Pelangi) HP. 0852.9751.4253 - 0812.6050.0881

“H. MHD. RAWAL” PUSAT:

Jl. Prof. H.M. Yamin S.H No. 251 A Simpang Pahlawan Tel.(061) 4563067 Cabang I

Jl. Bunga Harum (Benteng) No. 26 Suka Jadi Telp. 0761-45368 -HP. 0812 6568 700 Pekan Baru Telp. (0761) 45368 HP. 0812.656.8700 Cabang II: Komp. Perhub. Laut Jl. Baruna II/II Telp. 0765 36906 HP. 0852 6201 0594, 0812 60311 695 Dumai

SPECIALIST MATA TANPA OPERASI Dapat disembuhkan sampai tuntas Segala jenis mata seperti mata: - Katarak, Plus, Minus, Glaucoma - Mata Merah, Berair, Bengkak, dll

Khusus yg mau masuk angkatan minus jarak pandang +/- 7 Meter B/W (buta warna), juga dapat di sembuhkan sampai tuntas, Insya Allah

Hub. IBU FARIDA AKRAM Jl. Prof. H.M. Yamin S.H (Serdang) No. 251 A Tel.(061) - 4563067 Mdn Izin Depkes R.I Terdaftar web: ffaridar aridar awal.com aridara

Harian

WASPADA

TERAPI VITALITAS PRIA

Jadikan Pria Jadi Idaman Para Wanita

Anda Butuh Perabot Jepara Asli?

Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang paling murah Sesuai kemampuan anda 1. Depot RO 40 s/d 400 Galon/ hari 2. Depot Air Mineral/ Pegunungan 3. Jual alat-alat depot isi ulang Terima siap untuk jualan

GURU MATEMATIKA GURU IPA GURU OLAH RAGA PEGAWAI TATA USAHA

KLINIK TRADISIONAL ALAT VITAL DARI PELABUHAN RATU CISOLOK BANTEN DITANGANI LANGSUNG

UD. RIZKY ABADI JAYA

Jl. Veteran Psr. 10 (dpn Mesjid Al-Hidayah) Helvetia Telp. (061) 685.7558 HP. 0813.7580.8866

Persyaratan: A. Rajin, jujur & bertanggung jawab B. Point 1, 2, 3 Sarjana Pendidikan/ Akta IV C. Point 4, minimal tingkat SMA sederajat diutamakan Pria D. Point 1, 2, 3, 4 Menguasai komputer minimal MS. Office

A. AMARUDIN

TERAPI KEJANTANAN DENGAN MENGGUNAKAN TOTOK SYARAF DAN DIBERIKAN RAMUAN/ JAMU HASILNYA PERMANEN. TANPA EFEK SAMPING BEBAS USIA, BEBAS PANTANGAN DAN AGAMA REAKSI LANGSUNG DI TEMPAT MEMILIH UKURAN YG SUDAH DI SIAPKAN DARI NO (1) S/D (3)

MENGOBATI PRIA

Lamaran diantar paling lambat tanggal 30 Juni 2011 ke alamat:

Training Center

SDIT AL MUSABBIHIN

Ingin Trading Futures : Forex, (42 Currency), Index, Commoditi, Metals, Cfd Stock US, CFD Indices, CFD Financial Gold, Silver. Currency terbaru USDSGD (Singapura Dolar) !!

KOMP. TASBI BLOK C NO. 99 MEDAN TELP. (061) 822.4722

WASPADA BURSA

+ BESAR : 3, 4, 4, 4, 4, 5, 5, 5, 6 CM + PANJANG : 13-14-15-16-17-18-19-20 CM - IMPOTENSI - LEMAH SYAHWAT - KURANG KERAS/ LOYO - MANI ENCER/ EJAKULASI DINI - DIABETES/ KENCING MANIS - TDK PNYA KETURUNAN - MENANGANI PROBLEM ASMARA, DSB ALAMAT: JL. SM. RAJA DEPAN GARUDA PLAZA GG. KELUARGA SAMPING KLINIK BUNDA NO. 31A HP. 0812.6057.6444

SANGGAR SUPRANATURAL ILMU HIKMAH & KEBATINAN OLEH: MASTER GENDAM

USTADZ AGENG PANGESTU

Spread Mulai dari 2 Point, Tanpa Biaya (Swap Dan Cash Komisi)

PROPERTY

Telah Hadir Di MasterForex Meta Trader

Informasi Pembaca Bursa Property

Kami memiliki Solusi Trading yang Nyaman dan menghasilkan minimal 100 pips / hari.

GR : Garasi LB : Luas Bangunan KM : Kamar Mandi LT : Luas Tanah KP : Kamar Pembantu RM : Ruang Makan KT : Kamar Tidur RT : Ruang Tamu SHM: Sertifikat Hak Milik

Metode CHAOS TRADING Biaya Training Rp 18.500.000,-

Harian

WASPADA

MasterForex Sumatera Training Center Mandiri Building Lt.6, Jl. Imam Bonjol No. 16D Medan 20112 Sumatera Utara – Indonesia Tel. +62-61-3000 33 00 Fax. +62-61-3000 33 84 www.medan.masterforex.org e-mail : medan@masterforex.org

Jl. Setia/ Gaperta Ujung No. 2 T. Gusta

Hubungi: Jl. Bilal No. 90 P. Brayan Medan Telephone Toko : 661.6285 Rumah : 661.1540 Fax : 661.6285 (061) Jl. K.L. Yos Sudarso depan SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Telp. (0621) 24243

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

FORUM KOMUNIKASI PARANORMAL DAN PENYEMBUHAN ALTERNATIF INDONESIA IZIN DEPKES. 448/15830 - IZIN KEJATI No. B270/DSP5.08 Gendam Asmaradhana (Solusi Kilat) Problem asmra dan rumah tangga Gendam pedotshih (pemutus hubungan asmara dan perselingkuhan PIL dan WIL) Puter Giling (menarik/ memanggil orang yang minggat, kabur) Insya Allah, Suami, Istri atau Pacar dalam waktu singkat akan kembali dengan cepat Asmara Gay/ Lesby/ Hypersex Susuk aura, pemikat, pemanis, pengasihan, kecantikan dan ketampanan Penglarisan dagang, kedai, rumah makan/ restoran GARANSI jual beli tanah dgn cepat TUNAS Penyembuhan segala macam penyakit medis - non medis (kutukan, keturunan, bawaan dan guna-guna) Keluhan khusus pria (ejakulasi dini dan impotensi) Pengobatan/ penyembuhan alternatif bisa jarak jauh

BUKA TIAP HARI DARI PUKUL 08.00 Wib s/d 23.00 WIB Kantor: Jl. Sisingamangaraja masuk jalan Puri (200M dari RM. Family) No. 57F Medan Telp. (061) 7678.1087/ 0813.6246.7777 - 0813.7040.5888

BALAI PENGOBATAN TRADISIONAL

1. SALES MANAGER (SM) 2. SALES ENGINERING (SE)

Syarat & Ketentuan: - Pria, 28 - 40 tahun (SM), 25 - 35 tahun (SE) - Pendidikan minimal: S1 semua jurusan (SM) S1 Jurusan Teknik (SE) - Pengalaman min. 3 tahun (SM), min. 1-2 tahun (SE) - Diutamakan menguasai daerah Sumatra Utara dan Aceh/ NAD - Mengerti dasar-dasar pelumas/ Oli (SE) - Berkepribadian & berpenampilan menarik, jujur, mempunyai integritas & loyalitas yang tinggi serta bertanggung jawab Kirim lamaran lengkap anda dan cantumkan kode jabatan disudut kanan amplop paling lambat 1 (satu) minggu setelah iklan ini terbit ke: HARIAN WASPADA dengan code RJ-2011

“H. MOHD. RAWAL”

NB: KREDIT DIDUKUNG OLEH: ADIRA FINANCE DAN SPEKTRA

PELUANG USAHA

DIBUTUHKAN SEGERA

Kami Perusahaan Distributor Pelumas SHELL yang sedang berkembang, membutuhkan segera SDM yang potensial untuk menduduki posisi sebagai berikut:

Petani Kakao Keluhkan Turunnya Harga

MALIOBORO PERABOT

DIBUTUHKAN SEGERA

Harian

BURSA

PELUANG BISNIS

Agusdiansyah Hasibuan

Petani kakao H Syahruddin tengah mengupas kakao untuk dikeringkan. Turunnya harga biji kakao kering dari sekitar Rp 23.000 menjadi Rp 17.000, dikeluhkan petani kakao yang menggantungkan kebutuhannya dari hasil kebun kakao.

UD. DARMANTO

Jl. Kapt. Muslim No. 53-D Medan Telp. (061) 8457879 Jl. Serdang No. 368 B Medan Telp. (061) 453.2484 - 77839790 HP. 0812 600 5410

LAMARAN PALING LAMA: TGL. 30 JUNI 2011 CP: 0813.9701.5833 (KHAIRI) 0813.7674.7150 (RUDI)

1. 2. 3. 4.

ngan kebiasaan atau soal image yang sudah tertanam sejak kecil dan turun temurun bahwa nasi merupakan makanan pokok. Makanan lain selain nasi adalah makanan penunjang atau cemilan saja. “Sah sah saja jika masyarakat berpandangan bahwa pemerintah ingin menutupi kelemahannya didalam menjaga ketersediaan beras,” ujarnya. Melihat perkembangan yang terjadi, lanjutnya, alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan sawit dan perumahan, sepertinya sangat sulit untuk meningkatkan produksi beras. “Dengan semakin berkurangnya lahan pertanian produktif karena digunakan untuk membangun berbagai mal di kota-kota besar tanpa disadari masyarakat telah melakukan ‘gerakan hidup konsumtif’ dan membuat para petani kita menangis,” ujarnya. Untuk itu, lanjutnya, masyarakat harus juga memahami gerqakan satu hari tanpa nasi ini adalah upaya pemerintah untuk menyadarkan kita. Saatnya kita di dorong untuk bersimpati dan berempati terhadap petani kita yang sudah memberikan pengabdiannya bagi negeri ini. “Dengan mengonsumsi singkong dan pangan lokal non beras lainya, kita telah membantu mereka yang menanam singkong dan ubi jalar,” lanjutnya kembali. (m38)

ALAT VITAL

DITANGANI OLEH AHLINYA: M. SUHERDI

DARI PELABUHAN RATU SUKABUMI JABAR

Terapi keperkasaan seksualitas Pria hasil permanen tanpa efek samping, alami, bebas pantangan, untuk semua usia Hasil langsung reaksi ditempat, cukup satu kali berobat

MENANGANI KELUHAN: MENAMBAH UKURAN

-

Panjang: 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 cm Besar: 3,5. 4,5. 5. 5,5. 6 diameter Memperkeras, Tahan lama Ejakulasi dini, Mani encer Impotensi, Lemah syahwat Diabetes, kencing manis/ batu

Juga melayani problem asmara, mempercepat jodoh, pengasihan, penglaris, buka aura, pasang susuk, dll ALAMAT KELINIK TETAP: Jl. SM. Raja Masuk ke Jl. Utama No. 18 Medan Dari Toko Roti Majestik ±100meter Izin Kejaksaan: B/DSP.5/12/2008 Izin Dinkes: No. 448/0649/I/2008 HP. 0812.6388.7999 Buka setiap hari

CALL CENTER: (021) 9862000 0878 8200 0020 KLINIK TRAPI ALAT VITAL MAK HJ. ICOT Ditangani langsung

H. UST. YUSUF/ H. ABIDIN

Setelah sukses di propinsi di Papua, kini hadir di kota Medan, pengobatan nyata luar biasa, bila anda ingin perkasa, ingat jangan salah informasi disini yang pasi ±30 menit kami akan buktikan alat vital menjadi besar dan perkasa. Dengan metode pengurutan disekitar alat vital melalui totok urat-urat kejantanan. Kami tidak mengumbar janji belaka. Tdk ada efek samping, bebas utk semua agama. Bukan janji tapi bukti ditempat Penanganan khusus pria: - Memperbesar, panjang, keras, kuat dan tahan lama - Kencing manis, diabetes, L. syahwat - Ejakulasi dini/ impotensi Khusus Wanita: - Memperbesar/ kencang payudara - Ingin punya keturunan/ gurah vagina - Ingin kembali perawan/ keputihan Konsultasi umum - Ajian semar mesem/ buka aura - Penglaris/ penghasihan/ cari jodoh - Pasang susuk, karir/ jabatan DIJAMIN 100% Alamat Jl. Halat / Masuk Jl. Senam No. 19C. Belakang Makam Pahlawan HP. 0821.6655.3222 - 0821.6655.1222

KLINIK TERAPY ALAT VITAL MAK EROT YANG TERUJI DAN TERBUKTI

Dengan H. TEJA SAEFUL

Cucu Asli Mak Erot Bersama

A. Ust OTONG

BILA anda ingin perkasa ingat jangan sampai salah masuk carilah yang benarbenar pewaris ilmu Mak Erot Sejati, karena keahlian H. Teja Saeful sudah tidak diragukan lagi dalam menangani keluhan seputar alat vital bahkan pengobatan H. Teja Saeful, sudah terkenal Indonesia dan kota-kota besar di Indonesia, sudah ribuan pasien tertolong dipengobatan Mak Erot ini yang aman tanpa efek samping, bahkan dimanca negara sekalipun pengobatan Mak ERot sudah tidak diragukan lagi keberhasilannya. INGAT untuk Kaum Pria janga nsampai Anda terhina Kaum wanita karena kondisi alat vital yang kurang sempurna Izin Dinkes No. 448 Hak Paten No. 00.2004.09965.10041 KONSULTASI UMUM: KHUSUS PRIA: - Buka Aura - Ejakulasi dini - Cari Jodoh - Impotensi - Sesama jenis - Memperbesar “Alvit” - Pelaris - Memperpanjang “Alvit” - Memikat lawan jenis - Keras dan tahan lama dll - Besar PYDR KHUSUS WANITA: - Ingin punya keturunan - Memperkencang & memperbesar payudara - Mengobati keputihan dll

DIJAMIN 100% Hanya Tempat Kami Klinik Mak Erot Jl. Laksana No. 55J masuk dari Jl. Amaliun Yuki Simpang Raya Medan (Praktek Tetap) HP. 0812.4038.333

KLINIK

PUTRA PASUNDAN RAJANYA PENGOBATAN ALAT VITAL ANDA GAGAL DITEMPAT LAIN...???

N

Kami memberi bukti bukan janji, alat vital besar dan panjangditempat, no suntik, no silikon dan bukan bahan kimia, murni tradisional, ramuan alami dan Do’a, dijamin paten dan permanen tanpa ada efek samping bebas pantangan. Untuk semua usia, ras dan agama. Untuk Pria: Besar dan panjang disesuaikan dengan ukuran yang di inginkan, dijamin joss, menjadikan alat vital keras, kuat, tahan lama, menyembuhkan impotensi, ejakulasi dini, lemah syahwat, lemah karena diabetes dan mengatasi ereksi, loyo dan kurang gairah, kembali perkasa menangani bekas suntik/ silikon, mani encer, plek cur, mati total, spilis, mandul, ingin punya keturunan, dan menangani yang gagal ditempat lain. Untuk Wanita: (Bisa berdarah lagi) menghilangkan keputihan becek, bau tidak sedap, ingin menceng-kram, wangi. Buktikan disini (Bergaransi) HP. 0812.8481.8889 Alamat praktek: Jl. SM. RAJA SAMPING UISU MASUK JL. SEMPURNA 300M NO. 49 MEDAN


Ekonomi & Bisnis

B8

WASPADA Senin 27 Juni 2011

Antara

Pengamat & Praktisi Manajemen

Inspirasi Bisnis

Cahyo Pramono

PEKAN PRODUK KREATIF.

Gratis HANYA ada dua bagian orang yang mendapatkan sesuatu tanpa harus membayar alias Gratis. Yang pertama adalah orang yang terhormat dan yang satu lagi adalah orang miskin. Sebagai pebisnis sesekali anda ‘harus’ mengorbankan keuntungannya dengan memberikan layanan dan produknya tanpa harus meminta bayaran dari si pelanggan. Bagi pebisnis, orang yang terhormat dalam sekelompok yang pertama adalah orang-orang tertentu yang dipandang memberikan ‘pengaruh’ untuk bisnis, sehingga layak diberikan penghargaan dengan memberikan ‘hadiah’ berupa layanan/ produk gratis. Terkadang pebinsis juga menemui orang-orang ‘miskin’ yang memerlukan belas kasihan sehingga ‘harus’ diberi gratis. Semua pemberian gratis itu bisa bersifat sukarela atau terpaksa, juga karena status si penerima layanan/produknya. Hormat Dalam bentuk sederhana, praktek ini bisa dilihat dipasaran seperti sampling produk. Sengaja dibagikan kepada banyak orang agar mereka mencicipi atau mencoba produk tersebut sehingga masyarakat tahu kelebihan produk tersebut dan berlanjut menjadi pelanggannya. Tetapi pemberian gratis karena faktor hormat, biasanya diberikan dengan suka rela oleh pengusaha karena penerimanya adalah orang-orang yang dipandang bisa memberikan keuntungan tertentu bagi si pengusaha. Bisa jadi mereka adalah pejabat yang memberikan pengaruh sosial. Bisa jadi mereka adalah tokoh publik atau artis terkenal sehingga pemberian gratis itu memberikan promosi tambahan bagi produk dan si pengusaha. Secara praktis, bisa jadi target penerima penghormatan itu adalah pembeli potensial. Mungkin mereka adalah manager pembelian, kepala bagian keuangan, atau pimpinan umum dari perusahaan yang dijadikan sasaran pemasaran si pengusaha. Pemberian gratis itu adalah bagian dari biaya promosi. Beban biaya itu diharapkan akan menjadi impas, terbayar oleh transaksi lanjutan atas efek pemberiannya. Dalam kelompok penerima karena unsur hormat ini adalah mereka-mereka yang bisa dianggap sebagai kawan dan saudara. Tetapi dalam hal ini sudah tidak lagi bisa dianggap bisnis karena itu bersifat perkawanan dan persaudaraan. Dalam hal ini biaya yang timbul tidak semestinya dibebankan ke bagian promosi. Karena mereka itu jelas bukan sasaran yang dituju oleh perusahaan. Sumbangan Saya membagi kelompok penerima sumbangan ini dalam 2 kategori.Yang pertama adalah mereka yang benar-benar miskin secara material. Mereka masuk dalam daftar kriteria orangorang yang harus disantuni. Mereka adalah fakir miskin yang tidak bisa diterlantarkan. Kepada mereka, pemberian gratis itu cenderung bersifat sumbangan. Oleh karenannya, biaya penggratisan itu tidak bisa dibebankan kepada biaya promosi. Memberikan sumbangan kepada fakir miskin seperti diatur oleh agama-agama besar adalah salah satu kunci sukses sebuah proses pencarian rejeki. Dalam kontek manajemen modern, memberi sedikit dan menerima dalam jumlah yang besar adalah kunci kekayaan. Tetapi saya pikir manajemen yang ditawarkan Tuhan tidaklah demikian; “Keluarkan sebanyak-banyaknya dan Tuhan pasti akan memberikan lebih banyak lagi...” Tentu hukum

ini hanya berlaku bagi yang percaya. Kategori kedua penerima sumbangan adalah mereka yang miskin moral. Mereka adalah orang yang sebenarnya memiliki uang cukup bahkan bisa jadi kaya raya. Tetapi mereka merasa harus dihormati sehingga mereka melakukan pemaksaanpemaksaan untuk mendapatkan segala sesuatunya secara gratis. Mereka cukup lihai dengan melakukan berbagai tekanan untuk mendapatkan apa yang mereka kehendaki. Gaya premanisme bermain dalam pola ini. Dalam pikiran saya, mereka adalah perampok dalam bentuk lain. Mereka memiliki kekuatan dan ketegaan untuk memaksa kita memberikan layanan/produk kepada mereka secara gratis sebagai bentuk perwujudan atas sikap gila hormat yang mereka cari. Sangat disayangkan bahwa ada sebuah kayakinan yang salah yang berlaku di tatanan sosial kita. Konon, bagi sebagaian orang, ada sebuah keyakinan dan kebanggaan bahwa mereka menjadi hebat jika mereka mendapatkan sesuatu dengan gratis. Saya pikir, melawan adalah pilihan yang paling ideal. Tentu perlawanan itu bertingkat sesuai dengan kemampuan kita masing-masing. Dari memberikan perlawanan terbuka, mencari perlindungan dari lembaga hukum negara, atau hingga ketika semua tidak mungkin, melawan dengan doa dalam hati juga bisa dilakukan. Penghormatan Telepas dari kelompok perampok yang tak bermoral. Ketika memberikan penghormatan dengan memberikan layanan/ produk gratis kepada seseorang, selayaknya pemberian itu juga harus dilakukan dengan rasa hormat yang tinggi. Pastikan semua pihak pelayanan memahami bahwa pemberian gratis itu dilakukan dengan penghargaan dan memposisikan si penerima dengan martabat yang juga tinggi. Semula petugas pelayanan harus tahu siapa mereka itu dan memberikan keyakinan bahwa mereka adalah orang-orang yang memberikan manfaat bagi perusahaan. Pastikan pegalaman-pengalaman melayani para perampok amoral selama ini tidak mengganggu pelayanan penghormatan kepada mereka yang memang layak menerimanya. Anggaran Menganggarkan pemberian layanan gratis dalam sub bagian promosi adalah pilihan bijaksana. Karena dalam iklim usaha di negeri ini, pilihan itu terkadang tidak bisa dielakkan. Tentu saja memberikan yang terbaik dan sesuai anggaran promosi yang ditetapkan adalah keharusan yang dipilih. Yang meringankan beban pengusaha dalam hal ini adalah, bahwa memberikan produk layanan gratis ini biasanya berbiaya lebih rendah daripada memberikan uang untuk membiayai produk layanan orang lain. Pengusaha tetap menghitungnya dari biaya produksi bukan dari harga jualnya. Dan pasti keuntungan langsung yang didapat adalah bertambahnya jumlah orang yang mencoba dan menikmati layanan produk kita. Artinya ada peluang bertambahnya jumlah mulut yang ikut mempromosikan produk kita. Media publik juga tidak akan menyiarkan kehabatan produk jasa layanan kita jika tidak ada orang-orang yang memiliki nilai berita yang mencoba membuktikan keunggulan produk kita. Karena bisnis adalah pilihan untuk mendapatkan keuntungan, maka tetaplah berorientasi kepada untung dan rugi atas semua langkah-langkah yang di putuskan. Yang perlu disadari adalah bahwa keuntungan tidak selamanya diukur dari nilai rupiah yang didapat. Dan keuntungan tidaklah selalu harus dipetik hari ini, pada saat biaya dikeluarkan. Mungkin tahun depan atau bulan depan. Bijaksanalah. Konsultasi & pelatihan; tj@cahyopramono.com

Peduli Gempa Tarutung, Pelindo I Serahkan Bantuan MEDAN (Waspada): Sebagai tanda peduli dengan bencana yang menimpa masyarakat Tarutung, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) memberikan bantuan kepada korban gempa Tarutung senilai 150 juta, Sabtu (25/11). Bantuan Pelindo I Peduli Gempa Tarutung ini langsung diserahkan Direktur Personalia dan Umum Pasoroan Herman Harianja kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara diwakili Seretaris Daerah Kabupaten Taput Sanggam Hutagalung di Posko Utama Kantor Kecamatan Pahae Jae. Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai dan sembako terdiri dari gula, minyak goreng, mie instan dan selimut. Direktur Personalia dan Umum Pasoroan Herman Harianja atas nama direksi saat memberikan bantuan memperkenalkan Pelindo I sebagai perusahaan pengelola pelabuhan di Sumatera Utara, Aceh,

Riau dan Riau Kepulauan yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Perusahaan ini tidak hanya berbisnis mencari keuntungan. Namun, kami juga senantiasa peduli dengan setiap musibah menimpa bangsa ini serta juga ikut meningkatkan kesejahteraan lingkungan sekitar wilayah kerja kami. Herman menyebutkan, bantuan Pelindo I Peduli merupakan wujud nilai-nilai kemanusiaan serta solidaritas Pelindo I terhadap bencana sedang dialami masyarakat di Tapanuli Utara Dalam kesempatan itu Ramli Simanjutak, Senior Manajer PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) Pelindo I yang turut mendampingi penyerahan bantuan menguraikan, 100 juta berupa bantuan uang tunai, untuk melakukan rehab rumah dan fasilitas umum. 50 Juta lainnya diwujudkan dalam bentuk gula sebanyak 600 kg, minyak goreng 600

Waspada/Ist

Thamrin Plaza Gelar Donor Darah MEDAN (Waspada) : Sebagai upaya peningkatan corporate social responsibility (CSR) Thamrin Plaza, pihak manajemen bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar donor darah. Dimana hasil donor tersebut akan diserahkan ke PMI Medan untuk dipergunakan bagi masyarakat membutuhkannya sebagai penyelamatan pertama ketika kejadian menimpa mereka seperti tabrakan, dan lainnya. SSL & Legal Manager PT Supra Uniland Utama, Suryanty So didampingi Marketing Manager Felesia di Medan, kemarin, menyatakan kegiatan donor darah dilakukan rutin oleh manajemen Thamrin Plaza sebagai upaya pemaksimalan CSR kesehatan. “Diharapkan kegiatan ini akan memberi semangat kemanusiaan kepada para pengun-

jung Thamrin Plaza untuk melakukan donor darah. Karena hasilnya akan membantu banyak umat manusia yang membutuhkannya,” ujarnya. Sementara dr Tety Rosnila Harahap dan dr Indah Priyanti dari PMI Medan mengatakan, akhir-akhir ini kesadaran masyarakat untuk melakukan donor darah semakin meningkat. Hal ini cukup bagus untuk menambah stok darah di Sumut selama ini terus saja mengalami kekurangan terutama golongan darah tertentuyang sulit diperoleh. Dijelaskan, donor darah bagus dilakukan dengan jarak sekira tiga bulan. Acara pelaksanaan donor darah tersebut berlangsung hingga sore hari. Terlihat para pengunjung Thamrin cukup antusias mengikutinya disamping para karyawan toko dan pengelola gedung. (m38)

Pemerintah Kaji Subsidi Elpiji 12 Kg JAKARTA (Antara): Pemerintah masih mengkaji secara mendalam permintaan PT Pertamina (Persero) untuk menyubsidi bahan bakar elpiji kemasan tabung 12 kg dan 50 kg. Juru bicara Kementerian ESDM, Kardaya Warnika di Jakarta, Minggu (26/6), mengatakan, pemberian subsidi elpiji 12 kg dan 50 kg yang merupakan komoditas nonsubsidi merupakan sesuatu yang baru. “Elpiji 12 kg merupakan produk nonsubsidi. Jadi, mesti dikaji dari berbagai sisi, karena ini sesuatu yang baru,” katanya. Demikian halnya dengan keinginan Pertamina menaikkan harga elpiji tabung 12 kg dan

50 kg, menurut dia, pemerintah juga mesti mempertimbangkan dari berbagai aspek. Warnika mengatakan, pemerintah tidak bisa begitu saja menyetujui kenaikan harga elpiji 12 kg dan 50 kg, meski diakui sebagai produk nonsubsidi, semestinya harga merupakan kewenangan Pertamina. “Kami kaji berbagai aspeknya, baik kerugian Pertamina maupun potensi migrasi ke elpiji tiga kg disubsidi. Jadi,

Waspada/Zulkifli Darwis

Direktur Personalia dan Umum Pelindo I Pasoroan Herman Harianja bersama rombongan ketika menyerahkan bantuan kepada korban gempa, diterima Sekda Kabupaten Tapanuli Utara Sanggam Hutagalung di Posko Utama Pahae Jae Tarutung. kemasan 2 kg, mie instan 463 kardus dan 200 buah selimut. Dana bantuan ini merupakan program Bina Lingkungan terangkum dalam Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Pelindo I diperoleh dari laba perusahaan setiap tahunnya. “Sejak program ini dilaksanakan hingga Juni 2011, akumulasi dana bantuan Pelindo I sudah mencapai Rp92 miliar. Realisasi dana Kemitraan sam-

pai Juni 2011, Pelindo I telah manyalurkan dana Rp 4,6 miliar. Sedangkan dana Bina Lingkungan dan CSR (Corporate Social Responsibility) yang telah disalurkan mencapai 2 miliar,” jelas Ramli. Sekda Kabupaten Tapanuli Utara Sanggam Hutagalung kepada rombongan Pelindo I Pe d u l i G e m p a Ta r u t u n g mengucapkan terimaka kasih tak terhingga, (m35)

MEDAN (Waspada): PT XL Axiata Tbk (XL) meluncurkan program gratis Modem bundling dengan paket internet XL Unlimited. Melalui program ini pelanggan mendapatkan gratis USB modem Huawei 3G/HSDPA 7.2 Mbps dengan berlangganan paket internet XL Unlimited RP99rb selama 3 bulan. Pelanggan dapat menikmati layanan akses internet tanpa batas dengan kecepatan hingga 512Kbps serta kemudahan terdapat dalam modem XL seperti akses melalui menu UMB *123# dan layanan web info http:// 123.xl.co.id memungkinkan pelangan untuk dapat cek pulsa, mengetahui info paket tanpa harus mencopot SIM dari modem. Program promo ini berlaku mulai tanggal 23 Juni 2011. Manager Promotion Region West XL, Wuli Marwanto mengatakan, ”Layanan internet semakin memasyarakat. Melalui program ini XL ingin semakin mempermudah masyarakat dan pelanggan dalam mengakses internet secara lebih murah sehingga manfaatnya bisa lebih mereka nikmati.” Program ini menawarkan keleluasaan bagi pelanggan internet XL Prabayar dan masyarakat untuk berselancar di dunia

maya dengan kecepatan hingga 512 Kbps hanya dengan berlangganan paket Internet XL Unlimited Rp 99rb/30hr (FUP 1 GB kecepatan akan diturunkan menjadi hingga 128 Kbps). Program gratis 3G USB Modem ini hanya berlaku bagi pelanggan yang membeli paket X L I n t e r n e t Un l i m i t e d Rp99.000/bulan selama 3 bulan dengan kartu Perdana XL yang sudah di bundling. Pembelian dapat dilakukan di XL Center dan dealer/outlet XL. Dengan kartu Perdana tersebut pelanggan akan langsung mendapatkan layanan paket Internet XL Unlimited Rp99rb selama 3 bulan, pada bulan ke4 pelanggan akan otomatis diperpanjang selama pulsa tersedia. Hingga kuartal pertama tahun 2011 jumlah pelanggan XL telah mencapai 39,3 juta pelanggan , dimana 27 juta pelanggan merupakan pengguna layanan XL Internet, dan sekitar 200 ribuan pengguna XL Internet Unlimited. Kenyamanan pelanggan dalam menggunakan layanan XL didukung infrastruktur BTS (Base Transceiver Station) sejumlah lebih dari 23.267 BTS (2G/3G) BTS yang sudah mencakup sekitar 90% populasi Indonesia. (m19)

keputusannya tidak terburuburu,” ujarnya. Sementara, Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik, Sofyano Zakaria, mengatakan, pemerintah semestinya tidak mengintervensi penetapan harga elpiji 12 kg dan 50 kg. Karena, lanjutnya, sebagai produk nonsubsidi, penentuan harga elpiji tabung 12 kg dan 50 kg sepenuhnya merupakan kewenangan Pertamina. Sebaliknya, menurut dia, kalau melarang kenaikan harga elpiji nonsubsidi, maka pemerintah mestinya menyubsidi produk tersebut. “Membiarkan Pertamina merugi, sama saja pemerintah pro masyarakat golongan mampu dan melukai hati rakyat miskin,” katanya.

Pertamina menawarkan dua opsi mengatasi kerugian bisnis elpiji nonsubsidi. Pertama, kenaikan harga elpiji nonsubsidi berupa kenaikan harga elpiji 50 kg sebesar 10 persen pada akhir Juni dan selanjutnya kemasan 12 kg. Kalau tidak menyetujui kenaikan harga, Pertamina meminta pemerintah menyubsidi elpiji nonsubsidi tabung 12 kg dan 50 kg. Dengan pemberian subsidi, maka akan menekan disparitas harga, sehingga dapat mengurangi praktik pengoplosan. Tanpa kenaikan, Pertamina menghitung, kerugian bisnis elpiji nonsubsidi bisa mencapai Rp4,9 triliun hingga akhir tahun 2011.

Harga Cabe Anjlok, Petani Madina ‘Menjerit’ PANYABUNGAN ( Waspada): Para petani cabai di Kabupaten Mandailing Natal merasa terpukul dengan semakin anjloknya harga dipasaran karena hanya berkisar Rp 5000 per kilogram.Artinya, rendahnya harga jual masih jauh dari biaya produksi yang dikeluarkan. “Rendahnya harga jual cabai merah yang hanya berkisar Rp 5000 perkilogram dipasaran,membuat petani mengeluh karena biaya perawatan

dengan produksi tidak sebanding lagi,” ucap Syarifuddin, salah seorang petani cabe di Mandailing Julu,Minggu ( 26/6). Kata dia,penurunan harga dipicu adanya panen raya di berbagai daerah sehingga pasokan dipasaran melimpah. Diprediksi banyak petani menanam cabai untuk mengejar masa panen menjelang bulan suci Ramadhan dan lebaran mendatang,sehingga panennya hampir bersamaan.

Persediaan Pupuk Masih Kurang

XL Hadirkan Paket Modem Bundling Paket Internet Para manajemen Thamrin Plaza dan sejumlah tenan melakukan donor darah.

Seorang bocah melihat berbagai macam mainan yang terpajang di salah satu stan di pameran Pekan Produk Kreatif Daerah DKI Jakarta 2011 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (25/6). Pameran yang pertama kalinya digelar oleh Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta tersebut menampilkan berbagai produk kreatif seperti kerajinan, busana, percetakan, kemasan dan animasi bertujuan untuk dapat mempengaruhi lebih banyak orang menggeluti dunia industri kreatif.

BIREUEN ( Waspada): Meski masalah kekurangan pupuk sudah lama di Bireuen, namun sampai sekarang belum juga teratasi. Bahkan, di beberapa tempat masih terjadi kelangkaan pupuk jenis Urea maupun jenis lain yang dibutuhkan petani sawah. Informasi diperoleh, kemarin sejumlah petani yang baru menggarap dan telah menabur benih, sekarang sulit mendapatkan pupuk di pasaran, seperti di Kec. Gandapura, Makmur, Kutablang dan Peusangan Siblah Krueng. Padahal mereka sangat membutuhkannya. Sementara Kabag Ketahanan Pangan Badan Penyuluh, Mawardi yang dikonfirmasi, membenarkan Bireuen masih kurang pupuk subsidi dibanding kebutuhan. “Kebutuhan pupuk untuk di Bireuen 5.621 ton per tahun yang disalurkan

hanya 4.629 ton. Jadi lebih 1.000 ton untuk Bireuen belum mencukupi, kita akan usulkan lagi supaya dapat ditambah. Menurut Mawardi, putusnya pupuk di beberapa kecamatan, bukan karena tidak ada tersedia, namun sedang proses pengambilannya ke pihak yang menangani masalah pupuk. “Luas lahan sawah di Bireuen ini sekitar 22.000 hektar, untuk satu hektar butuh pupuknya 200-250 ton, jadi baru mencukupi pupuk itu dikalikan luas lahan dengan kebutuhan pupuknya. Mudah-mudahan permohonan kita diterima, supaya masalah pupuk tidak jadi masalah lagi,” katanya. Kasie, Bina Usaha dan Perdagangan Deperindagkop UKM, Bireuen, Jazuli, kepada wartawan menyebutkan harga tebus pupuk subsidi Rp1.600/ kg atau satu sak Rp80 ribu.(amh)

Syarifuddin menjelaskan, tidak ada untung saat ini menanam cabai,karena harganya sangat rendah.”Saat harga mencapai Rp 40.000/kg,hasil panen lumayan,tapi kini hanya Rp 5000/kg,sementara biaya produksi dikeluarkan petani mulai dari pembibitan, penanaman, pembelian pupuk dan perawatan tidak tinggi,karena harga dipasaran rendah,maka cabai yang panen pun dihargai murah . “Harga jual cabai selesai panen hanya dihargai berkisar Rp 4000 hingga Rp 5000 saja, kalau dibilang rugi,memang tidak rugi tetapi kita hanya pu-

lang modal dan kejadian seperti ini sudah berlangsung selama dua bulan terakhir,” ungkap petani yang memiliki 300 batang tanaman cabai tersebut. Menurutnya,penurunan harga cabai ini ternyata tidak hanya memukul para petani, tetapi juga banyak pedagang, karena pedagang tersebut kesulitan menjual kembali cabai yang dibeli dari para petani. “Permintaan cabai merah, hijau dan rawit sangat sepi, sehingga wajar saja harganya rendah dan bolehdibilang stabil,” ujar Rosni boru Nasution,salah seorang pedagang cabai di pasar Panyabungan.(a28)

Printer Brother Low Entry Dapat Respon Bagus Di Sumut MEDAN (Waspada) : Printer untuk kelompok low entry yang diproduksi Brother mendapat respon cukup bagus di pasaran. Hal ini ditandai dengan tingginya permintaan printer merek tersebut, sehingga pihak master dealer produk tersebut kewalahan untuk memenuhi permintaan dari masyarakat. “Kita sering kali harus kehabisan barang karena tingginya permintaan printer Brother untuk kelompok low entry,”kata Yusri Anthony, Business Representative Sumatera Brother didampingi Sales Manager Medan Com, Hendrik kepada wartawan akhir pekan lalu di Medan. Menurut Yusri, tingginya

permintaan printer ini karena produk tersebut memiliki berbagai keunggulan tidak dimiliki oleh produk sejenis. “Dari harga mungkin kita kalah bersaing, namun dari produk kita sangat unggul. Inilah yang menyebabkan produk ini cukup diminati oleh masyarakat. Oleh karena itu, meskipun berstatus sebagai pendatang baru printer Brother saat ini masuk dalam jajaran tiga pemain besar. Tak hanya di Sumut, tapi juga di Pulau Sumatera bahkan Indonesia. “ Dulunya orang kenal Brother itu hanya untuk produk mesin jahit atau mesin fax, namun kita juga ada printernya,”kata Yusri. (m38)


Sumatera Utara

C1 Kota Medan B. Aceh Binjai Bireuen B. Pidie G. Sitoli K. Jahe Kisaran Kutacane Langsa

Zhuhur 12:28 12:42 12:29 12:36 12:36 12:33 12:29 12:25 12:32 12:31

‘Ashar 15:55 16:09 15:56 16:03 16:03 15:59 15:56 15:51 15:58 15:58

Magrib 18:39 18:56 18:40 18:50 18:48 18:39 18:39 18:34 18:42 18:43

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

19:54 20:11 19:55 20:05 20:03 19:54 19:54 19:49 19:57 19:58

04:44 04:55 04:45 04:48 04:49 04:53 04:46 04:42 04:47 04:45

04:54 05:03 04:55 04:58 04:59 05:03 04:56 04:52 04:57 04:55

L.Seumawe 12:34 L. Pakam 12:28 Sei Rampah12:27 Meulaboh 12:38 P.Sidimpuan12:26 P. Siantar 12:27 Balige 12:27 R. Prapat 12:24 Sabang 12:42 Pandan 12:28

06:16 06:26 06:17 06:21 06:21 06:24 06:18 06:13 06:19 06:17

Zhuhur ‘Ashar 16:02 15:54 15:54 16:05 15:42 15:54 15:53 15:50 16:09 15:54

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

Zhuhur ‘Ashar

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

20:03 19:53 19:53 20:05 19:47 19:51 19:50 19:46 20:12 19:50

04:47 04:43 04:42 04:53 04:46 04:44 04:45 04:42 04:53 04:47

04:57 04:53 04:52 05:03 04:56 04:54 04:55 04:52 05:03 04:57

Sibolga Sidikalang Sigli Singkil Stabat Takengon T.Balai Tapaktuan Tarutung T.Tinggi

12:28 12:29 12:39 12:32 12:29 12:36 12:24 12:34 12:27 12:26

18:35 18:39 18:53 18:40 18:40 18:48 18:34 18:44 18:35 18:37

19:50 19:53 20:08 19:55 19:55 20:03 19:48 19:59 19:50 19:52

04:47 04:47 04:51 04:50 04:44 04:49 04:41 04:51 04:46 04:43

04:57 04:57 05:01 05:00 04:54 04:59 04:51 05:01 04:56 04:53

Panyabungan 12:25 Teluk Dalam12:32 Salak 12:30 Limapuluh 12:25 Parapat 12:27 GunungTua 12:24 Sibuhuan 12:24 Lhoksukon 12:34 D.Sanggul 12:28 Kotapinang 12:23 AekKanopan 12:24

06:19 06:15 06:14 06:25 06:17 06:15 06:17 06:14 06:25 06:19

15:54 15:56 16:06 15:58 15:56 16:03 15:51 16:01 15:54 15:53

06:19 06:18 06:24 06:22 06:16 06:21 06:13 06:22 06:18 06:14

BESITANG (Waspada): PT Pertamina EP Field Pangkalansusu baru-baru ini memberikan bantuan beras 1.390 kg kepada 27 warga Lingk VIII, Kel.Bukitkubu, Kec. Besitang, yang tergabung dalam HNSI. Bantuan beras secara simbolis diserahkan Daniel Munthe kepada Ketua Kelompok Nelayan, Abdul Latif, dan disaksikan unsur Muspika Besitang dan Lurah Bukit Kubu, Mawardi. “Bantuan ini hasil mufakat bersama HNSI dengan harapan hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat dapat tercipta,” ujar Ka. Layanan Operasi PEP Field Pangkalansusu, Daniel Munthe. Dia mengatakan, hubungan kemitraan antara manajemen dengan masyarakat harus tetap dipelihara. Munthe juga berharap partisipasi warga untuk menjaga aset perusahaan yang berada di lingkungan masyarakat. Camat Besitang, Nuriadi.S.Sos pada kesempatan itu menyampaikan rasa terimakasih atas kontribusi Pertamina yang telah membantu warganya. Ia mengingatkan, bantuan ini harus disalurkan kepada yang berhak. Sementara, Lurah Bukitkubu, Mawardi berharap, hubungan harmonis antar warga dan perusahaan tidak terganggu sehubungan adanya laporan terkait pencemaran yang sulit dibuktikan.(a02)

BESITANG (Waspada): Aktivis lingkungan menilai, tindakan penghentian aktivitas perambahan hutan di Pulau Sadapan, Kec. Besitang, olkeh instansi terkait tidak cukup tanpa proses hukum. “Hukum harus ditegakan, sebab tanpa penegakan hukum, tidak akan ada efek jera bagi komplotan atau mafia tanah yang telah merusak ekosistem,” ujar Ketua LSM JOB, Tajrudin Hasibuan baru-baru ini. Dia pun mendesak Polres Langkat memproses Kedatukan Besitang, OK Hamzah Chalid, investor serta koordinator lapangan yang dianggap turut memberikan kontribusi terjadi kerusakan lingkungan di pulau tersebut. Tindakan penghentian aktivitas alat berat excavator di Pulau Sadapan diharapkan dapat dijadikanpintumasukbagiaparatpenegakhukum untuk memproses kasus alih fungsi hutan yang marak terjadi. MenanggapipernyataanOKHamzahChalid, Pulau Sadapan adalah tanah ulayat kedatukan yang ia bagi-bagikan kepada tiga kelompok warga

Waspada/Ibnu Kasir

Ketua DPW PPP Sumut

Wakafkan Diri Bagi Kepentingan Ummat STABAT, (Waspada): Seluruh kader dan jajaran Partai Persatuan Pembangunan(PPP)SumateraUtaradiingatkanuntukmewakafkan diri bagi kepentingan ummat. “Berikan kehangatan di masyarakat, agar keberadaan partai membantu pemerintah menjaga kondusifitas daerah” sebut Ketua DPW PPP – SU H. Fadly Nurzal, S.Ag ketika memberikan orasi politiknya pada pelaksanaan pelantikan Pengurus DPC. PPP Langkat masa bakti 2010-2015 dan sekaligus Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) I bertempat di gedung PKK, Sabtu (25/6). Nurzal juga memuji kepiawaian Ngogesa memimpin Langkat, sehingga berbagai prestasi nasional terus diraih, dan melihat hal tersebut sebagai sebuah kesungguhan umaro’dalam mensejahterakan masyarakatnya. “Agar gaya kepemimpinan Pak Bupati dalam kaitan wasta’mar (memberi kemakmuran) untuk terus dipertahankan” kata Nurzal. Visi masyarakat religius yang diusung Bupati Langkat membuktikan partai ini memiliki pandangan yang sama dan kuat untuk maju membawa pencerahan di masyarakat melalui bahasa agama, terlebih Langkat merupakan salah satu serambi Mekahnya Sumut. Sedangkan Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu yang hadir bersama Kapolres AKBP. H. Mardiyono, SIK, M.Si didampingi Asisten Adm Ekbangsos Indra Salahuddin dan sejumlah SKPD menyatakan, pembangunan Langkat hari ini dan ke depan membutuhkan kebersamaan dan dukungan semua pihak tanpa kecuali. ‘’Tidak ada arti seorang pemimpin jika sudah tidak dipercaya oleh orangorang yang dipimpinnya,’’ ujar bupati. Sementara, Ketua terpilih DPC. PPP Langkat Nurul Azhar Lubis mengingatkan kadernya untuk berpolitik tanpa fitnah, dan harus mampu berdakwah. Dalam hal mengkritik PPP tidak mengharamkannya, akan tetapi dalam memberikan masukan maupun kritik tidak harus dengan unjuk rasa. Kepengurusan DPC. PPP Langkat masa bhakti 2010-2015 yang dilantik terdiri dari Ketua Nurul Azhar Lubis, Sekretaris Sucipto, Bendahara M. Thamrin serta dilengkapi sejumlah unsur kepengurusan lainnya.(a01)

15:51 15:58 15:56 15:52 15:54 15:51 15:50 16:01 15:55 15:49 15:51

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

18:31 18:37 18:38 18:35 18:36 18:31 18:30 18:47 18:36 18:30 18:33

19:45 19:52 19:53 19:50 19:51 19:46 19:45 20:02 19:51 19:45 19:48

04:46 04:53 04:47 04:42 04:45 04:44 04:45 04:47 04:46 04:42 04:42

04:56 05:03 04:57 04:52 04:55 04:54 04:55 04:57 04:56 04:52 04:52

06:17 06:25 06:19 06:13 06:16 06:16 06:16 06:19 06:18 06:13 06:14

termasuk investor, ia menyatakan, itu adalah modus yang tak dapat dibenarkan. Sesuai peraturan, lanjutnya, yang berwenang menerbitkan Surat KeteranganTanah (SKT) adalah aparatur pemerintah. Misalnya, lurah/kepala desa, bukan orang yang berada di luar sistem, seperti kedatukan. Aktivis itu menyatakan, SKT yang diterbitkan Kedatukan Besitang termasuk salah satu yang mendorong terjadinya kerusakan lingkungan pesisir. Oleh karena itu, pemerintah sudah seharusnya bertindakan tegas. Tanpa ada keseriusan aparat penyelenggara negara untuk memproses kasus ini, ia khawatir kawasan pesisir di Besitang akan dikuasai secara ilegal oleh komplotan tertentu yang berkolaborasi dengan kedatukan. Ia juga mendesak institusi penegak hukum agar memproses sejumlah oknum yang terlibat dalam perusakan ekosistem Pulau Sadapan. Hukum harus diterapkan dan jangan sampai wargapesisiryangsaatinisudahsangatmenderita membuat hukumnya sendiri, ujarnya.(a02)

Dugaan Penggelapan Pajak Dan Korupsi Rp188 M Waspada/H. Husni Siregar

BUPATI Deliserdang Drs H Amri Tambunan saat menerima kunjungan pimpinan 3 Ormas besar Islam dan ulama, Jumat (24/6) sore di ruang kerja bupati, Jalan Negera Lubuk Pakam. Pada intinya, Ormas Islam, ulama dan tokoh masyarakat menyampaikan siap tampil sebagai garda terdepan mendukung kepemimpinan Bupati Drs H Amri Tambunan dan Wabup H Zainuddin Mars, karena selama ini pelaksanaan pembangunan sudah cukup baik dan telah dinikmati masyarakat.

Kapoldasu Berharap:

Pilkada Ulang T. Tinggi Tidak Lagi Digugat Ke MK TEBINGTINGGI (Waspada): Kapoldasu Irjen. Pol. Drs. H Wisjnu Amat Sastro,SH bersama rombongan kunjungan kerja dan temu ramah dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama di Kota Tebintinggi menjelang pemungutan suara ulang Pemilukada, Selasa (28/6). Waspada/Muhammad Idris

BUPATI Langkat H Ngogesa Sitepu dan Ketua DPW. PPP – SU H Fadly Nurzal, S.Ag pada pelantikan Pengurus DPC. PPP Langkat di gedung PKK Langkat di Stabat, Sabtu (25/6).

Zhuhur ‘Ashar

Penghentian Perambahan P. Sadapan Belum Cukup Tanpa Penegakan Hukum

Pertamina EP Field Beri Beras Ke Nelayan

SEIRAMPAH (Waspada): Kantor Kementrian Agama Kab. Serdang Bedagai (Kemenag Sergai) bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia ( DPD BKPRMI Sergai) menggelar Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) dengan 119 beserta dari 17 kecamatan, Sabtu (25/6) di aula kantor Kemenag di Desa Firdaus Kec. Sei Rampah. Ketua Panitia, H.M David Saragih dalam laporannya mengatakan FASI Sergai diikuti 119 peserta untuk perlombaan azan, tartil Alquran, pidato dan mewarnai dari Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudatul Anfal (RA) se Sergai, jelasnya. Moto kegiatan imbuh David, ‘Dengan FASI kita selamatkan moral anak di Sergai’. Sedangkan dewan juri dari Kota Medan dan Sergai, para juara akan mewakili Sergai di tingkat provinsi. Sementara, Kakan Kemenag Sergai, Drs.H.M Hasbi didampingi Ketua DPD BKPRMI Sergai, Labuhan Hasibuan SAg, dalam arahannya menerangkan, pada dasarnya anak dilahirkan dalam keadaan suci bersih dan yang memberikan warna adalah kita selaku orang tua, paparnya. “Dewasa ini kita telah melihat telah terjadinya krisis moral dan akhlak yang cukup memprihatinkan, salah satupenyebabnya adalah informasi global, kiranya dengan selalu menggelar kegiatan FASI ini agar kita dapat memberikan pengenalan dan pemahaman tentang nilai-nilah budi pekerti dan akhlak mulia sehingga terhindar dari krisis moral dan akhlak serta prilaku yang menyimpang,” harap H.M Hasbi. Menurut Hasbi, untuk mewujudkan ini bukanlah kerja yang mudah tetapi perlunya kerja sama antara seluruh elemen masyarakat dan pihak sekolah dalam hal ini dunia pendidikan, serta yang terpenting adalah peran serta orang tua di rumah selalu mengontrol dan mengarahkan anaknya sejak usia dini dan pihaknya akan terus berupaya menggelar kegiatan serupa secara rutin, imbuhnya. Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPD BKPRMI Sergai, Labuhan Hasibuan SAg, para Ka KUA serta ratusan orang tua peserta dan undangan. (c03)

Senin 27 Juni 2011

18:48 18:38 18:38 18:50 18:33 18:36 18:35 18:32 18:56 18:35

Dihisab oleh: Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumut

Kemenag Sergai Gelar Festival Anak Saleh

WASPADA

Acara digelar di Balai Pertemuan Kartini, Sabtu (25/6) dihadiri seluruh pasangan calonWalikota dan Wakil Walikota, KPUD, Panwaslu serta unsur Muspida. Kapoldasu dalam sambutannya memaparkan grand strategy Polri dalam membangun kepercayaanmasyarakat.Polri,katanya, adalah mitra masyarakat harus disadari tidak akan maju tanpa dukungan masyarakat. Dalam melaksanakan tugasnya tidak semata-mata mengandalkan penegakan hukum, melainkan tindakan preventif dan proaktif. “Dalam penangani penyakit masyarakat, Lebih utama dilakukan tindakan preventif. Tindakan preventif dilakukan seperti menyebarkananggotapolisiyang berseragamdisaatjam-jamrawan sehingga Polri terkesan ada di

KAPOLDASU Irjen Pol Drs HWisjnu Amat Sastro, SH bersama 5 pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Tebingtinggi. Dari 5 pasangan calon walimana-mana,” ucap Kapolda. Kapolda memaparkan pro- kota, satu pemenangnya terpilih, gram utama revitalisasi penyakit itulah yang terbaik. Diakhir masyarakat seperti judi dan ceramahnya, Kapolda mengnarkoba. Judimenurutnya,hanya harapkan, dalam pemungutan membuat masyarakat ber suara ulang kali ini, tidak lagi angan-angan dan malas bekerja. diajukan gugatan ke MK (MahHukum manapun baik hukum kamah Konstitusi), nanti banyak agama, hukum positif melarang lagi kerugian, tandasnya. Hadir 5 pasangan calonWajudi. Tidak ada yang kaya karena judi, yang kaya itu bandar judi. likota danWakilWalikota TebingSelain itu, katanya, narkoba tinggidiantaranyapasangancalon kejahatan yang merusak syaraf/ nomor urut 1. Ir Umar Zunaidi pikiran manusia, karena itu pe- Hasibuan, MM - Irham Taufik nyakit masyarakat satu ini harus Umri, MAP. Calon independen diperangi seluruh masyarakat. nomor urut 2 Dr Sarabintang Menyinggung pelaksanaan Saragih. Nomor urut 3 H Amril pemungutansuaraulangPemilu- Harahap-Irwady. Nomor urut kada Kota Tebingtinggi, Selasa 4 Drs Eddy Sofyan,MAP-Hafaz (28/6), Kapolda mengharapkan Fadillah,MM. Pasangan nomor terpilih pemimpin yang terbaik 5 Drs Syahril Hafzein-Wan Gunadi. (a11) dan legitimit.

LSM Gatwamtra Adukan Dirut PTPN II Ke KPK KPK Sudah Terima Data BINJAI (Waspada) Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM)GatwamtraBinjaimengadukan Dirut PTPN II ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan penggelapan pajak dan korupsi Rp188 miliar lebih. Direktur Eksekutif LSM Gatwamtra Binjai Aminton Pakpahan,SH mengungkapkan, Minggu( 26/6), laporan dan data dugaan penggelapan pajak serta korupsi Dirut PTPN II sudah diterima Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Menurut Aminton Pakpahan,SH, mantan DirutPTPNIIIr.Suwandidivonis1,6tahunpenjara akibat terbukti korupsi oleh Majelis Hakim PN Lubuk Pakam 30 Desember 2007.Ternyata Dirut PTPN II tidak jera, bahkan kian berani melakukan perbuatan melanggar hukum yang merugikan keuangan Negara. LSM Gatwamtra meneliti penggelapan pajak dalam penerbitan HGU. BPN mengabulkan permohonan PTPN II tentang perpanjangan HGU, sehingga bea/pajak pemasukan Negara Rp.7.283.421.864 (Rp.161.165 x 45.192,33 ha ). Kerugian Negara akibat penggelapan pajak dalam hal itu Rp6 .170.359.864. Kemudian Dirut PTPN II tidak mendaftarkan tanah, sehingga merugikan perusahaan dan Negara. Seperti merujuk KSO PT Ranta Prima mengelola lahan PTPN II dengan sewa Rp1,5 juta per hektar per tahun. Informasi diperoleh LSM Gatwamtra produksi tebu satu tahun berkisar 70-80 ton dengan rendamen empat ton. Sehingga pendapatan petani tebu paling sedikit Rp5 juta per tahun. Dengan HGU No.24/HGU/1965 dilaksanakan 1984-1985. Berarti PTPN II menguasai secara tidak sah lahan perkebunan Batu Bedimbar, Bandar Klippa 3, Bekala, Batang Kuis 3 dan Kebun Limau Manis seluas 2.413,5000 ha selama 18 tahun (1985-2003). Jika dihitung dengan sewa lahan Rp1 juta saja per tahun maka PTPN II dan Negara dirugikan Rp43.433.000.000. Jika dihitung dari hasil produksi bruto PTPN II dan Negara dirugikan Rp5 juta x 2.413,5 ha x 19 tahun berjumlah Rp229.283.000.000. Kemudian kerja sama operasional (KSO) dengan pihak ketiga dijadikan ajang korupsi. Investigsi LSM Gatwamtra 3 Juni 2011 di Kebun Tanjung Jati dan Kwala Begumit, ditemukan lahan yang disewakan. Lahan disewakan itu seluas 36 ha melalui CV Simbayak dengan direkturnya RH,SH. Sewa lahan Rp2,5 juta per ha per tahun. Uang sewa ditransfer ke rekening Direksi Rp2 juta dan Rp500 ribu diserahkan kepada RH sebagai administrasi. Sedangkan lahan ditanam palawija.

Selain itu ditemukan juga dua lokasi di Tanjungjati. Satu lokasi seluas 14 ha dan satu lokasi lagi 60 ha yang ditanami ubi kayu. Di Kebun KwalaBegumitdenganketuakelompokSmantan Lurah Sambirejo Kec. Binjai Kemudian, mantan Walikota Binjai HM Ali Umri memiliki kebun sawit 30 ha. Legimun calon Bupati Langkat memiliki kebun sawit 10 ha. Kapling tanah garapan atas nama Papam kebun kepadaWNI turunan. Selain tanah garapan dan di Randu Gapit ada ratusan hektar tanah perkebunan yang disewakan. Malahan, pemilik tanah telah membayar Pajak Bumi dan bangunan (PBB). Kemudian disamping Pabrik Gula Kwala madu ada tanaman ubi kayu berkisar 100 ha. LSM Gatwamtra menyebutkan, dokumen dilampirkan kepada KPK di Jakarta sebagai bukti sewa-menyewa lahan PTPN II untuk budi daya tebu dan aneka tanaman. Menurut Aminton lagi, Kementerian BUMN seperti memelihara penyelewengan di PTPN II Oleh sebab itu LSM Gatwamtra minta KPK memeriksa Dirut PTPN II, Ka BPN, Meneri BUMN dan BPN Sumut serta Manajer PTPN II yang sudah merugikan Negara Rp188 miliar lebih. (a04)

Pria Paruh Baya Jurtul Togel Dicokok Polisi BESITANG (Waspada): Usaha patologis yang dijalankan, As alias Nawi, untuk mencari uang dengan gampang tanpa harus memeras keringat terpaksa ditebusnya dengan harga mahal. Pria yang berusia lebih dari setengah abad warga Dusun Bukitharapan, Desa Bukitselamat, Kec. Besitang, yang selama ini memilih bekerja sebagai jurtul togel itu, Jumat (25/6) malam dicokok Reskrim Polsek Besitang. Menurut Kanit Reskrim Iptu Abdul Rahman, SH, dari jurtul togel itu disita barang bukti uang tunai sejumlah Rp513.000, HP Nokia 2700 dan satu eksemplar buku referensi tafsir mimpi. As mengaku, ia bekerja dengan seorang bandarjudiberinisial,Yu.Saatini,aparatkepolisian sedang mengembangkan kasus ini untuk memburu jaringan sindikat perjudian. Menurut informasi, selainYu, ada lagi seorang bandar berinisial G alias Mi yang masih tetap eksis menjalankan usahnya meskipun beberapa waktu lalu ia pernah diburu Polres Langkat, namun gagal dibekuk. Warga yakin, jika sang bandar ini dapat ditangkap, bisnis judi togel atau Hongkong yang umumnya digemari masyarakat menengah ke bawah di Besitang akan berhenti total.(a02)

Bupati Sergai Antusias Laksanakan Pembangunan Segala Bidang Demi Kesejahteraan Warga KOTARIH (Waspada): Bupati Serdang Bedagai HT.Erry Nuradi yang dikenal sebagai pemimpin yangsangatsantundanbijaksana serta mampu melaksanakan pembangunan di segala bidang memprogramkan semua kecamatan di Sergai akan dibangun gedung SMK Negeri. Hal itu disampaikan Kadisdik Kab. Serdang Bedagai Drs.H.Rifai BakriTanjung MAP saat memimpinapelpagigabungandihalaman kantor camat Kec Kotarih, Jumat (24/6). Hadir dalam apel pagi itu Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Hukum Hotman Hutajulu, Sekretaris Disdik Eddi Syaputra,Kabid Sarana dan Prasarana Disdik Asrul Sani Dalimunthe, KCD Kotari Nasruddin, Camat Kotari Fitriyadi, Sekcam, Kepala Puskesmas,Kepala Desa, Sekretaris Desa,PPLKB, Koramil serta lainnya. Kadisdik meminta semua peserta apel mengenang ke belakang saat Kec Kotarih masih bergabung dengan Kab. Deliserdang yang ketika itu semua gedung sekolah SD Negeri di Kec Kotarih kupak kapik dan tidak layak

dijadikan tempat sarana belajar. Namun setelah mekarnya Kab. Serdang Bedagai dan dipimpin Bupati HT.Errry Nuradi dari 430 unit SD Negeri yang ada di Sergai semuanya sudah bagus. BegitujugadulunyadiKecKotarih ini belum ada gedung SMAN, yang ada hanya SMPN, namun sekarang sudah memilik gedung SMA Negeri. Demikian juga sarana jalan yang menghubungkan daerah ini sudah bagus dan sampai sampai ke pelosok desa pun jalannya sudah beraspal. “Ini semuanya berkat kepedulian pak Bupati HT Erry Nuradi untuk menggapai semua cita cita masyarakat. Sebab masyarakat berharap pemekaran itu bisa membawa kesejahteraan. Bagaimana cara mensejahtrakan masyarakatitu,kataKadisnadabertanya,tetntunya membangun semua aspek kehidupan masyarakat,baik dari segi pendidikan, sarana jalan, pertanian, prekonomian, pariwisata,perdagangan dan lain sebagainya. Maka dari hasil kerja keras yang telah dilakukan oleh semua

pihak di bawah kendali HT.Erry Nuradi membuat Sergai menjadi dikenal semua daerah baik di PulauJawa,maupunPulauSumatera bahkan juga bisa dikatakan di Indonesia,kata Kadisdik. Bukan itu saja, katanya, ibu Ketua TP PKK Ny.Hj.Evi Diana Erry dalam menyikapi tugasnya sangat bersemangat untuk membangun segala apa yang dipimpinnya. Seperti membangun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Sergai saat ini pembangunannya sangat pesat dan di seluruh desa sudah mempunyai PAUD sehingga masyarakat yang mempunyai anak usia tiga tahun tidak lagi susah payah untuk jauh jauh menyekolahkannya. Selain itu Ibu Ketua TP PKK Sergai yang juga anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar selama membina Sanggar Safira Sergai yang dibentuk 2007 telah berkali kali diundang tampil di beberapa even dalam promo kesenian daerah seperti di Pekan Raya Sumatera Utara di Medan, Sumut Expo di Jakarta, Cross Culture di Jembrana Provinsi Bali dan Kab.

Banyuwangi Provinsi JawaTimur. Kemudian saat tampil di Penas ke XIII pertanian yang diselenggarakan di stadion Aji Imbut Tengarong Kab.Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur dari tanggal 18 s/d 23 Juni 2011 dan berhasil masuk 10 besar nominasi, kata Tanjung. Sementara, Hotman Hutajulu dalam paparannya mengatakan, PNS diminta tetap disiplin dalammenjalankantugassebagai abdiNegaradanabdimasyarakat. Begitu juga disiplin dalam mengendarai sepeda motor. “ Saya tadi melihat ketika bapak dan ibu datang kemari 75 persen yang mengedarai sepeda motor tidak menggunakan hlem pengaman. Padahal menggunakan helm itu menjadi peraturan juga memberikan keselamatan bagi kita dan keluarga. Itulah makanya bapak bapak dan ibu ibu dimohonkan setiap mengendarai sepeda motor harus menggunakan helm,’’katanya. Selain itu Hotman Hutajulu juga mengingatkan kepada semua kepala desa yang hadir

Waspada/Eddi Gultom

BUPATI Sergai HT Erry Nuradi didampingi Kajatisu AK Basuni Masyarif,Ustadz Drs H Amhar Nasution,Kapolres Sergai AKBP Arif Budiman,Kadisdik Drs.H.Rifai Bakri Tanjung MAP seusai acara pembinaan dan peningkatan pengetahuan tentang kesadaran hukum di lingkungan Disdik Sergai, belum lama ini. maupun yang tidak hadir agar merapikan semua administrasi tentang penggunaan dana ADD. Sebab,bilaadministrasipenggunaan dana ADD dan pemba-

ngunannya tidak bermasalah menurut informasi,kata Hotman pada tahun 2014 akan diberikan Rp500 juta.(a08)


Sumatera Utara

C2

1,99 Persen Dari Jumlah Penduduk Indonesia Pecandu Narkoba

Pemimpin Umum Dr. Hj. Rayati Syafrin Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab H. Prabudi Said Wakil Pemimpin Umum/Wapemred H. Teruna Jasa Said Wakil Penanggung Jawab H. Sofyan Harahap Redaktur Senior H. Azwir Thahir

Wartawan Kota Medan: Umum: Zulkifli Harahap, Amir Syarifuddin, Ismanto Ismail, Rudi Arman, Zulkifli Darwis, H. Abdullah Dadeh, H. Suyono, Ayu Kesumaningtyas, David Swayana, Gito AP, Rizaldi Anwar, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Anum Purba, Sahrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Rustam Effendi, Mursal Alfa Iswara, Andi Aria Tirtayasa, Maini Anggita, Silfa Humaira. Olahraga: Austin E. Antariksa, H. Syahputra MS, Setia Budi Siregar, Dedi Riono. Fotografer: Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said, Surya Effendi, Hamdani. Otomotif: Armansyah Thahir. Koran Masuk Sekolah/KMS: Dedek Juliadi, Hajrul Azhari Ritonga. Wartawan Jakarta: Andi Yanto Aritonang (Koordinator Liputan), Hermanto, H. Rama dhan Usman, Hasriwal AS, Nurhilal, Edi Supardi Emon, Agus Sumariyadi, Dian Warastuti, Aji K, Yuslan Kisra. Wartawan Sumatera Utara: Binjai: H. Riswan Rika, Nazelian Tanjung. Deli Serdang: H.M. Husni Siregar, Hotma Darwis Pasaribu, M. Suhandi Nasution. Serdang Bedagai: Eddi Gultom, Edi Sahputra. Stabat: H. Ibnu Kasir, Abdul Hakim. Pangkalan Brandan: Chairil Rusli, Asri Rais. Kabanjahe/ Berastagi: Dickson Pelawi, Basita Bukit, Dedek Mohan Basri Hasibuan, Micky Maliki. Tebing Tinggi: Muhammad Idris, Abdul Khalik. Pematang Siantar: Mulia Siregar, Edoard Sinaga. Simalungun: Ali Bey, Hasuna Damanik, Balas Sirait. Aek Kanopan: Indra Muheri Simatupang, Syahril Ilham. Rantau Prapat: H. Nazran Nazier, Armansyah Abdi, Neirul Nizam, Budi Surya Hasibuan. Kota Pinang: Hasanuddin, Deni Syafrizal Daulay. Pangururan: Edison Samosir. Balige: Jimmy Sitinjak. Sidikalang: Natar Manalu. Pakpak Bharat: Arlius Tumanggor. Tarutung: Parlindungan Hutasoit, Marolop Panggabean. Sibolga/Tapanuli Tengah: Zulfan Nasution, Alam Satriwal Tanjung. Padangsidimpuan: H. Syarifuddin Nasution, Sukri Falah Harahap, Ahmad Cerem Meha. Gunung Tua: Sori Parlah Harahap. Sibuhuan: Idaham Butarbutar, Syarif Ali Usman. Panyabungan: Munir Lubis, Sarmin Harahap, Alpin Lubis. Gunung Sitoli: Bothaniman Jaya Telaumbanua. Kisaran: Nurkarim Nehe (Koordinator Liputan Asahan, Batubara & Tanjungbalai), Bustami Chie Pit, Sapriadi. Batubara: Helmy Hasibuan, Agus Diansyah Hasibuan, Sahril, Iwan Hasibuan. Tanjung Balai: Rahmad Fansur Siregar, Rasudin Sihotang. Wartawan Aceh: Banda Aceh: Aldin Nainggolan (Ka Perwakilan), Iskandarsyah (Koordinator Liputan), Muhammad Zairin, Munawardi Ismail, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah, Jaka Rasyid, Gito Rollies. Lhokseumawe: Bustami Saleh (Ka Perwakilan/Koordinator Liputan), M. Jakfar Ahmad, Zainal Abidin, Zainuddin Abdullah, Maimun. Kuala Simpang: Muhammad Hanafiah, Hasanul Hidayat. Langsa: H. Syahrul Karim, H. Ibnu Sa’dan, Agusni AH, H. Samsuar. Lhoksukon: Musyawir. Idi: Muhammad H. Ishak. Bireuen: HAR Djuli, Amiruddin. Takengon: Bahtiar Gayo, Irwandi. Sigli: Muhammad Riza, H. Rusli Ismail. Sabang: T. Zakaria Al-Bahri. Subulussalam: Khairul Boang Manalu. Tapaktuan: Zamzamy Surya. Blangpidie: Sudarmansyah Putra. Kutacane: Ali Amran. Blangkejeren: Bustanuddin, Wintoni. Bener Meriah: Irham Hakim. Singkil: Mansurdin. Sinabang: Muhammad Rapyan.

� Semua wartawan Waspada dilengkapi dengan kartu pers. Tidak dibenarkan menerima uang dalam bentuk apapun. Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada oknum yang mengaku wartawan Waspada tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani Pemimpin Redaksi �

Hubungi kami Penerbit: PT Penerbitan Harian Waspada Komisaris Utama: Tribuana Said Direktur Utama: dr. Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM SIUPP: 065/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/198 tanggal 25 Februari 1988 Anggota SPS No. 13/1947/02/A/2002 KANTOR PUSAT Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 4150858, Faks Redaksi: (061) 4510025, Faks Tata Usaha: (061) 4531010. E-mail Redaksi: redaksi@waspadamedan.com KANTOR PERWAKILAN DAN BIRO � Perwakilan dan Biro Jakarta: Jalan Siaga II No. 6 C Pejaten Barat, Pasar Minggu Jakarta Selatan. Tel: (021) 79197052, Faks: (021) 79199874. � Perwakilan dan Biro Banda Aceh: Jalan Ratu Syafiatuddin No. 21 C, Banda Aceh. Tel & Faks: (0651) 22385. � Perwakilan dan Biro Lhokseumawe: Jalan Iskandar Muda No. 65, Lhokseumawe. Tel: (0645) 42109. � Biro Asahan, Batubara & Tanjungbalai: Jalan Sutami No. 30 Kisaran. Tel: (0623) 41412. Harga iklan per mm kolom: Hitam-putih Rp. 11.000,-, berwarna Rp. 30.000,Halaman depan: hitam-putih Rp. 33.000,-, berwarna Rp. 90.000,Ukuran kolom: 40,5 mm. E-mail Iklan: iklan@waspadamedan.com Pencetak: PT Prakarsa Abadi Press, Jalan Sidorukun Medan. Isi di luar tanggung jawab percetakan

Senin 27 Juni 2011

Peringatan HANI:

WASPADA

Pemimpin Perusahaan: Dr. Hj. Rayati Syafrin. Wakil Pemimpin Perusahaan: H. Bahtiar Tanjung. Iklan: Hj. Hilda Mulina (Kabag), Rumondang Siagian (Medan), Lulu (Jakarta). Redaktur Pelaksana Berita: Armin Rahmansyah Nasution. Redaktur Pelaksana Opini & Artikel: Dedi Sahputra. Redaktur Minggu & Akhir Pekan: Hendra DS. Redaktur Berita: H. Akmal AZ, H. Halim Hasan. Redaktur Medan: Muhammad Thariq. Redaktur Sumatera Utara: M. Zeini Zen. Redaktur Aceh: H.T. Dony Paridi. Redaktur Luar Negeri: H. Muhammad Joni. Redaktur Nusantara: Edward Thahir. Redaktur Olahraga: Jonny Ramadhan Silalahi. Redaktur Ekonomi: Armin R. Nasution. Redaktur Agama: H. Syarifuddin Elhayat. Litbang: H. Akmal AZ (Kabag). Humas: H. Erwan Effendi (Kabag), Aidi Yursal. Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Pemasaran: H. Subagio PN (Medan), Zultamser (Sumut), Aji Wahyudi (Aceh). Asisten Redaktur: David Swayana (Kota Medan, Infotainmen); Irwandi Harahap (Kota Medan); Feirizal Purba, Diurna Wantana (Sumatera Utara); Armansyah Thahir (Aceh, Otomotif); Austin Antariksa (Olahraga, KMS Kreasi); Syafriwani Harahap (Luar Negeri, Popular, Pariwisata); Rudi Faliskan (Berita); Hj. Hoyriah Siregar (Ekonomi); T. Junaidi (Hiburan); Hj. Erma Sujianti Tarigan (Agama), Hj. Neneng Khairiah Zen (KMS Remaja, Mode); Anum Purba (Keluarga); Hj. Ayu Kesumaningtyas (Kesehatan).

WASPADA

Waspada/Rasudin Sihotang

KAPOLRES Tanjungbalai AKBP Puja Laksana (duduk di kursi) didampingi Kasat Narkoba AKP D Pinem (berdiri bersandar) memintai keterangan kedua tersangka, kurir sabu-sabu seberat 3,6 kilogram di Mapolres, Sabtu (25/6).

Kurir Sabu Masih Jalani Pemeriksaan Intensif DO Hilangkan Barang Bukti TANJUNGBALAI (Waspada): Kurir narkoba jenis sabusabu yang ditangkap Polres Tanjungbalai masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres, sementera DO diduga telah menghilangkan barang bukti. “Kedua tersangka masih diperiksa secara intensif untuk mendalami kasus dan menelusuri jaringannya, dan saat ini kita melakukan pengejaran terhadap seorang warga Indonesia bekerja sebagai nelayan Malaysia, yang mengantarkan tersangka SEN ke perbatasan perairan IndonesiaMalaysia,” ujar KapolresTanjungbalai AKBP Puja Laksana dikonfirmasi Waspada, Minggu (26/6). Menurut Puja, jaringan narkotika tersebut cukup luas karena mencakup kedua negara bertetangga yakni Malaysia dan Indonesia sehingga Polres harus bekerja keras untuk mengungkapnya. Sementara, seorang warga Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pulosimardan,Tanjungbalai berinisial DO, yang diduga sebagai otak pengendali perdagangan narkoba antar negara sesuai kete-

rangan kedua tersangka, telah dilakukan pengeledahan Sabtu (25/6) malam. Namun, diduga tersangka telah telah mengetahui penangkapan terhadap jaringannya. “Kita telah menggeledah ruangan DO di LP termasuk memeriksa telepon seluler yang ada ditangannya, namun semuanya telah bersih dan tidak ditemukan barang bukti. Kemungkinan jaringannya telah memberitahu soal penangkapan yang secara cepat tersiardimediaelektronikmelalui running teks malam itu,” ujar Puja. TerkaitstatusDO,Pujamenjelaskan pihaknya belum dapat menggelandangnya ke Mapolres untukdimintaiketerangankarena tersangkut prosedur administrasi Pengadilan Negeri KotaTanjungbalai, sementara kantor PN tutup karena libur.“Hari Senin DO akan kita periksa, karena keterangan kedua tersangka mengarah kepadanya,” terang Puja. Sebelumnya, Kepolisian Resort Tanjungbalai dipipimpin langsung Kapolres AKBP Puja Laksanaberhasilmenangkapdua kurir narkoba antar negara dan menyita 3,6 kilogram sabu-sabu, Sabtu (25/6) sekira pukul 18:00. Narkoba senilai Rp3,6 miliar itu dibawa kedua tersangka SEN,

31, warga Jalan DTM Abdullah, Kel. Tanjungbalai Kota III, Kec. Tanjungbalai Utara, Kota Tanjungbalai, dan Mis, 34, warga Dusun V, Desa Hessa Air Genting, Kab. Airbatu, Kab. Asahan, dari Malaysia menggunakan sebuah sampandandiringkusdipinggiran Sungai Silau, Kampungbaru, Kec. TanjungbalaiUtaradenganmembawa sebuah kotak berisi 4 plastik sabu. Hadiah HUT Bhayangkara Sementara, Pemuda KNPI KotaTanjungbalai mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada Kapolres AKBP Puja

Laksana atas prestasinya menggagalkan penyelundupan, peredaran dan perdagangan narkoba di kota kerang yang menjadi pintu masuknya obat-obatan terlarang dari negara tetangga Malaysia. Keberhasilan itu merupakan hadiah di Hari UlangTahun Bhayangkara2011sekaliguskadoHari Anti Narkoba Internasional (ANI) bertepatan 26 Juni. “Semoga di hari ANI ini, generasi muda dapat terselamatkan dengan cara ditangkapnya pengedar dan bandar narkoba,” kata Ketua KNPI Kota Tanjungbalai Adi Herman. (a32)

Pulang Berobat , Bunuh Diri P. SIANTAR (Waspada) : Seorang pria keturunan, Tung Tung, 31, alias Susanto, warga Jalan Sitang Palopat, Pijor Koling, Kota Padangsidimpuan sesudah pulang berobat dari Penang, Malaysia, nekad bunuh diri saat singgah di rumah kerabatnya di Kota Pematangsiantar. Keterangan dihimpun menyebutkan Tung Tung diduga bunuh diri dengan gantung diri menggunakan seutas kawat di belakang rumah kerabatnya Acong, 50, di Jalan Pattimura, KelurahanTomuan, Siantar Timur, Jumat (24/6) pukul 13:30. Korban yang baru pulang ditemani istrinya mengobati penyakit gatal-gatal yang sudah menahun di tubuhnya di Penang dan baru sehari di rumah kerabatnya di Pematangsiantar, mengagetkan kerabat dan isterinya ketika ditemukan tergantung dengan leher terjerat kawat yang diikatkan ke broti galang seng. Kapolres Pematangsiantar AKBP Alberd TB Sianipar, Sabtu (25/6) menyebutkan, kasus dugaan bunuh diri itu non pidana dan hanya penemuan mayat. (a30)

KISARAN (Waspada): Pencandu narkoba 2008 mencapai 1,99 persendarijumlahpendudukIndonesia,dan 2009diprediksimencapai 2persenlebih,sehinggadiperkirakanada1,3jutapelajardanmahasiswa bergantung hidup dari obat terlarang itu. Akibatnya, untuk mengantisipasi harus dilakukan dengan seluruh kekuatan dan lapisan masyarakat untuk menangkis serangan itu guna menuju kehidupan yang lebih baik. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asahan, AKBP Drs Zahara AS MPd, saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Narkotika Internasional (HANI) 2011, dan dirangkai HUT Ke-65 Bhayangkara, dengan Fun Bike yang diikuti pencinta sepeda Asahan dan Batubabra, di lapangan Parasamya, Minggu (26/6). Dihadiri Kapolres dan Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang dan Kapolres Asahan AKBP Marzuki MM, dan para undangan. Menurutnya, kegiatan itu bertemakan Think Health No Drug, atau lebih dikenal“Hidup SehatTanpa Narkoba”, sehingga diharapkan semua lapisan masyarakat dengan kesadaran tinggi dapat menjauhi obat terlarang itu. Karena dalam deklarasi universal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), tentang hak asasi manusia untuk hidup sehat demi kesejahteraan diri dan keluarga sesuai dengan standar dan memperolehperlindungankesehatan.Selainitu,pemerintahberupaya untuk memberikan jaminan dan perlindungan kesehatan, sehingga warga mampu hidup secara sosial dan ekonomis, sehingga banyak faktor derajat kesehatan masyarakat harus ditangani serius termasuk salah satunya penyalah gunaan narkoba. “Hasil survei 2008 itu menunjukkan angka yang cukup banyak, karena diperkirakan 3,3 juta jiwa lebih hidupnya terganggu oleh narkoba, dan dari jumlah itu 1,3 juta adalah pelajar, dan 2009 mengalami peningkatan. Kondisi ini cukup memprihatinkan, dan peringatan HANI ini mengingatkan kita dengan ancaman bahaya narkoba,” ungkap Zahara. Oleh sebab itu, dalam mengantisipasi hal ini bukan saja dilakukan oleh Polri dan BNNK saja, namun dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk bergandeng tangan memerangi narkoba. Berdasarkan data 10 tahun terakhir, peredaran narkoba dapat ditahan, namun belum bisa diatasi karena pasar gelap internasional menyediakan ribuan ton narkoba, termasuk di Indonesia. Oleh sebab itu, kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan sehingga mengendalikanbahayanarkoba,karenaorangyangpencandunarkoba bukanlah aib (perbuatan tercela dan memalukan), namun musibah dan korban, sehingga harus dibimbing agar mereka bisa diobati melalui rehabilitasi. Sehingga para pengguna narkobabisamelaporkan dirinyakePolisi,BNNKdanpuskesmasuntukmendapatkanperawatan. Karena hal itu telah diatur dalam UU No 35/2009 tentang penyalahgunaan narkoba, dan Surat edaran Mahkamah Agung (MA) No 4/2010 tentang rehabilitasi korban narkoba. “BNNK Asahan bertekat dan berupaya agar masyarakat Asahan bisa terbebas dari penyalahgunaan narkoba pada 2015, dan bisa menciptakan masyarakat yang religius, sehat, cerdas dan mandiri,” ungkap Zahara. Sementara, berdasarkan data dihimpun Waspada dari Polres Asahan, 2010 ditemukan 114 kasus narkoba, dengan 70.8871,36 gram (70 kg lebih) ganja siap pakai, 152,08 gram shabu-shabu dengan mengamankan 154 tersangka (146 pria dan delapan perempuan), dengan perincian 63 terindikasi pengedar, 91 pemakai berasal dari Asahan, Batubaran, Labuhanbatu dan Kota Tanjungbalai. Pada 2009, diamanka 134 kasus, barang bukti 27.906,83 gram (27 kg lebih) ganja, sementara shabu-shabu 781,5 gram. Tersangka 192 (184 pria, delapan perempuan) dengan 68 pengedar dan 124 pemakai. Sedangkan, Sabtu (25/6) seperti dilansir HarianWaspada, Edisi Minggu (26/6) Polres Tanjungbalai, membekuk dua pembawa shabu-shabu 3,6 kg atau diperkirakan Rp 3,6 miliar. (a15)

Pedagang Kecewa, Walikota P. Siantar Tak Peduli Keluhan Mereka Akibat Perubahan Arus Lalin, Omzet Pedagang Turun Drastis P. SIANTAR (Waspada) : Para pedagang di sepanjang Jalan Diponegoro, Jalan Surabaya dan Jalan Bandung kecewa, karena Walikota Pematangsiantar tidak memperdulikankeluhanmereka, dimana akibat perubahan arus lalu lintas (lalin) di tiga jalan itu, omzet penjualan para pedagang turun drastis mencapai di atas 50 persen. “Kami sangat kecewa kepada Walikota, karena sejak dilakukan perubahan arus lalin sejak 4 April 2011,kamisudahmenyampaikan keluhan kami yang mengalami penurunan omset penjualan secara drastis, tapi tidak dipedulikan,” sesal pedagang Jalan Diponegoro Tigor Sihombing didampingi pedagang lainnya di antaranya Daulat Panggabean dan Junaidi, Sabtu (25/6). Seperti diberitakan, Pemko melakukan perubahan arus lalin mulai 4 April 2011, dimana sebelumnya masuk ke Jalan Dipone-

goro dari Jalan Sutomo dan keluar ke Jalan Merdeka, masuk ke Jalan Surabaya dari Jalan Merdeka dan keluar ke Jalan Sutomo dan masuk ke Jalan Bandung dari Jalan Sutomo dan keluar ke Jalan Merdeka menjadi sebaliknya. MenurutSihombing,sesudah duaminggusosialisasiperubahan arus lalin, pedagang tiga jalan itu sudah menyampaikan keluhan mereka dalam rapat Bakortib Lantas di kantor Dishubkominfo dan keputusan rapat dinyatakan akan dilakukan rapat kembali dengan mengundang pihak yang mengakibatkan kemacetan yakni Perguruan Kalam Kudus di Jalan Merdeka,PerguruanSultanAgung dan pabrik roti Ganda Jalan Surabaya dan toko roti Ganda Jalan Sutomo, termasuk para pedagang dalam rapat berikutnya. “Namun, sampai sekarang, kamitidakpernahdiundangrapat lagi dan keluhan kami yang mengalami penurunan omset

penjualan secara tertulis beberapa kali maupun melalui aksi mogok berdagang tidak diperdulikan Walikota,” sesal Sihombing. Padahal,kataSihombing,saat pertemuan di DPRD, Jumat (24/ 6) dipimpin Ketua DPRD Marulitua Hutapea didampingi Wakil KetuaTimbul M Lingga dan Zainal Purba dengan para pedagang danWalikota diwakili Asisten II Samuel Saragih sudah ditegaskan dan ketiga pimpinan dan anggota DPRD sepakat agar perubahan arus lalin itu dikembalikan seperti semula, karena sangatmerugikanparapedagang. Anggota DPRD Ir Rudolf M Hutabarat asal Partai Demokrat malah sangat menyesalkan pihak Walikota, karena perubahan arus lalin itu tidak pernah melibatkan pihak DPRD. Padahal, imbuhnya, pihakWalikota seharusnya melibatkan DPRD terhadap berbagai

Waspada/Sapriadi

kebijakan yang dilakukan apalagi berdampak kepada perekonomian masyarakat. Menurut DPRD, Walikota sudah disurati DPRD agar perubahan arus lalin itu ditinjau kembali, karena sudah banyak keluhan yang diterima DPRD akibat perubahan arus lalin itu. Asisten II membenarkan sudah menerimasuratpimpinanDPRD dansudahditindaklanjutidengan menurunkan tim guna melakukan evaluasi terhadap perubahan arus lalin itu dan hasilnya belum diketahui. Namun, Sihombing sangat menyesalkan pihak Walikota, seperti pernyataan Kadis Hubkominfo Naik Lubis kepada wartawan yang selalu berdalih perubahanaruslalinituataskeputusan rapat Bakortib Lantas dan kalau dikembalikan ke posisi sebelumnya harus melalui rapat Bakortib Lantas. (a30)

KAPOLRES Asahan AKBP Marzuki MM memasang pin anti narkoba kepada abang becak yang mematuhi peraturan lalu lintas. Kegiatan itu merupakan rangkaian acara Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2011 dan penyambutan HUT Bhayangkara ke-65. Minggu (26/6).

Kompol M Anggi N Siregar Waka Polres P. Siantar PEMATANGSIANTAR (Waspada) : Kompol M Anggi N Siregar menjadiWaka Polres Pematangsiantar yang baru sesudah elaksanakan serah terima jabatan (sertijab) denganWaka Polres yang lama Kompol Donald P Simanjuntak. Kapolres Pematangsiantar AKBP Alberd TB Sianipar bertindak selaku Irup saat sertijabWaka Polres itu di aula Mapolres Pematangsiantar, Sabtu (25/6). Turut menyaksikan sertijab itu para Kabag, Kasat, Kapolsek, perwira dan bintara, PNS serta ibu-ibu Bhayangkari. Kompol M Anggi N Siregar yang mendapat promosi jabatan itu sebelumnya bertugas sebagai Kasi STNK Subdit Regident Dit Lantas Poldasu, sedang Kompol Donald H Simanjuntak selanjutnya mendapat tugas baru sebagai Kanit 4 Subdit II Dit Res Narkoba Poldasu. Kapolres dalam bimbingan dan pengarahannya mengharapkan pejabat baru bisa cepat beradabtasi di lingkungan Polres Pematangsiantar dan dapat bekerjasama dengan semua personel hingga menghasilkan kinerja yang baik dan kalau boleh lebih baik dari pejabat lama. (a30)

Ribuan Ekor Ternak Sapi Warga Di Bukit Maradja Terancam Kelaparan

KMI Ponpes Mawaridussalam Batangkuis Umumkan Kenaikan Kelas Santri 2010/2011

SIMALUNGUN (Waspada): PT Sipef Bukit Maradja, Kec. Gunung Malela, Kab. Simalungun, masih melarang pengembalaan ternak sapi di areal perkebunan. Akibatnya, ribuan ekor ternak sapi milik warga yang bermukim di sekitar perusahaan perkebunan kelapa sawit itu, terancam mati kelaparan. Pangulu Nagori (kepala desa) Syahkuda Bayu, Suyatno, kepada Waspada, Minggu (26/6), mengatakan, larangan pengembalaan ternak di areal perkebunan PT Sipef, terus berlanjut. “Warga sudah puluhan tahun beternak sapi dan menggembalakan-nya di areal perkebunan PT Sipef. Selama ini tidak ada masalah,” jelas Suyatno. Menurut Suyatno, selama ini warga sudah sangat terbantu dengan memelihara ternak dapat membantu kehidupan keluarga, terutama disaat anak-anak sedang memasuki tahun ajaran baru, khususnya untuk membantu biaya pendidikan anak-anak hingga ke jenjang perguruan tinggi. “ Justru itu warga sangat keberatan apabila dilarang mengembalakan ternak di areal kebun PT Sipef,” tambahnya. Lebih lanjut dikatakannya, warga melalui Pangulu Nagori (kepala desa) sudah berulangkali mengajukan surat protes dan surat permohonan, baik kepada Pemkab Simalungun, DPRD maupun kepada pihak perusahaan. Namun, permohonan warga tidak digubris. Dikatakan, memang benar sudah ada kesepakatan dalam mufakat antara pihak Pemkab, DPRD Simalungun dan perwakilan warga dengan pihak perusahaan. Namun hasil mufakat yang menekankan penghentian penggalian parit isolasi dan tetap memberi izin bagi pengembala ternak, tidak diindahkan PT Sipef.(a29)

BATANGKUIS (Waspada): Berdasarkan hasil sidang panitia ujian kenaikan kelas dan tim peneliti nilai ujian bersama wali kelas dan Majelis Pengasuh PonpesMawaridussalam,Batangkuis, Deliserdangtahun2010-2011mengumumkanhasilujiankenaikan kelas bagi para santri, Selasa (22/ 6). Sidang kenaikan yang langsung dipimpin oleh Pimpinan Ponpes Mawaridussalam Drs. SyahidMarqum,didampingioleh Kabid.PendidikanH.AbdulWahid Sulaiman sebagai notulen itu memutuskanbeberapahal.Pertama, santri yang dinyatakan naik kelas sebanyak 72 santri, yaitu Kelas I B yakni DodiYusuf Hrp, Rahmat Aidil, Mahmud M. Haq, M. Rizki, M. Abdan H Umry, M. Khoiril Amin, Raga Hasbri Gtg, Jeri Fernando, Fajar Rizki A, Deni Karo Karo, Fathir Muddasir, Aldair, M. Musa, Azhar Arifin Hsb, Imam Fahri,M.RianAnugerah,Desman

Ruza, M. Marzuqie Fathin, Nazri Adhlani, Ilham Darmayadi, Mahdiyan Dwi Cahyo. Kelas 1 C yakni: Saima Putri, NurAlimahDaulay,HauliaHusna, Dana Pratiwi, Fitri Hidayanti, Hartati Varadiva, Ananda Ayu Nisa, Novita L. Sakila,Yusna Zaidah, Nur Fatimah, Amirah, Nurul Azhari, Arifah Husni Fadhilah. Kelas 1 D, yakni: Rizki Dwi Putra, Rahmat Zulkahfi, Fadhli, Robi Ramadhan, M. Al-Amin, Wahyuda A. Pohan, Razaq Fadli, M. Ridho,RahmatAl-Fikri,RajaIlham P, Azri Ananda, Akrom Toniro. Kelas 1 Intensif, yakni: Veronika Br. Karo, Irsyad Ramadhan, Rahmat Ardiansyah, Rini Silvia, M. Nurdin, Ibrahim Siagian, M Bagus Permadani, Kurnia Alamsyah,Ismail,ShilahThawilah.Kelas 2 yakni: Hanifah Auliah, Iqbal Pane, Esa Desti Sari, A. Syarif Tanjung, Masriyani Adhila. Kelas 4 yakni: Dicky Zulkarnaen Tamy, M. Arief Adhila, Novi Ariyanti,

Wahidah Adawiyah, Khoirunisa’, Imam Zaki Husein, Bina Lestari Pane. Kelas 5 yakni: Elsi Efrina Gtg, Leli Hairani, Sri Rizki Amalia, Misbah Khairiyah. Kedua, memberi kesempatan kepada 26 nama-nama santri berikut untuk mengikuti ujian remedial yang diadakan setelah liburan, yaitu Kelas 1 D yakni: Khoiruddin, Toberta Perangin-angin, Jondri Sembiring, Reza Maulana, Ibrahim, M. Al Falah Syahputra, Abdurrahman BR, Anjas Darma, M. Yasir Amri Sitanggang, Enda Bayu Saputra, M. Septriandi, Reka Perdana, M. Ikhsan, Januar Kusuma, Ahmad Soleh Nst, Rahmat Ilahi. Kelas 1 C yakni: Ratna Ambar Sari, Nur Saadah, Afrita Sembiring. Kelas 1 Intensif yakni: Astar Sentosa Nst. Kelas 2 yakni: Laila Rahmadanti, Palreni Siregar, Isra Maulida. Kelas 4 yakni: M. Imam Syafii dan M. Arifin.Kelas5yakni:RizkiKhairina. Kabid Pendidikan Abdul

Wahid Sulaiman mengatakan , pada prinsipnya Ponpes Mawaridussalam menginginkan seluruh santrinya dapat naik kelas. Makanya diadakan ujian remedial setelah liburan (2-8/8) bagi santri yang nilainya belum memenuhi standar KMI. Dengan ujian tersebut diharapkan santri dapat menambah nilainya dan naik kelas. Dikatakan Syahid Marqum, sebagai informasi, agenda KMI Ponpes Mawaridussalam pada awaltahunpendidikan2011-2012 ini pesantren membuka pendaftaran santri baru sejak tanggal 21 Mei 2011 dan ditutup tanggal 21 Juli 2011, akhir liburan kelas 4 dan 5 Rabu (7/7), mulai mukim calon santri Ahad (10/7) untuk testing ujian masuk diadakan tanggal, Jumat (22/7), tes kesehatanSabtu(23/7),pengumuman kelulusan, Minggu (24/7), Penentuan kelas, Senin (25/7), Pembersihan Umum Selasa (26/7), Akhir

Liburan Santri Lama, Rabu (27/ 7). Bagi para santri yang ingin mendaftar harus membawa FotocopyIjazahyangtelahdilegalisir sebanyak 3 lembar, Pas Photo dengan ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar dan 3 x 4 sebanyak 6 lembar, Fotocopy Akte Kelahiran sebanyak 3 lembar, Fotocopy Kartu NISN sebanyak 3 lembar. Sementara bagi santri yang ingin pindah dari Ponpes lain, tetap mengikuti ujian masuk, baru mengikuti ujian kenaikan kelas yang diinginkan sesuai dengan standar bahasa di KMI Ponpes Mawaridussalam. Adapun besaran biaya pendaftaran bagi santri baru Rp. 1.400.000 (uang tahunan Rp. 1.000.000danuangbulanpertama Rp. 400.000), sedang biaya santri lama pada awal tahun ini Rp. 825.000(uangtahunanRp.425.000 dan uang bulan pertama Rp. 400.000). Syahid menjelaskan:

“Banyak yang salah persepsi sehingga menganggap uang daftar ulang di sini mahal. Padahal uang tahunan itu bukan uang daftar ulang,tapimerupakankebutuhan santri selama satu tahun pendidikan berupa biaya kertas, ujian, kesehatan, organisasi, perpustakaan dan lain-lain. Hanya santri baru saja yang dikenakan uang pembangunan.Untuksantrilama tidak lagi,” tambahnya. Untuk informasi lebih lanjut, terang Syahid Marqum dapat menghubungi contact person kami Drs. Syahid Marqum (0813 70709476), Drs. Junaidi (08136134 8551), Drs. Basron Sudarmanto (081376594410), Abdul Wahid Sulaiman (085261959167), M. Harmain (081361585929), H. M. Syafii Lubis (081370183833), Agisnirodi Hasbullah (0813 61395322),Mahani(08126575712), RajuddinSaragih(081370141812), M. Irfansyah (081370989817) dan Irfan Zaky (081233433717).(m43)


C3 1.284 Anak Kelompok Belajar PAUD P. Siantar Diwisuda P.SIANTAR (Waspada) : 1.284 Anak kelompok belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tahun ajaran 2011 dari delapan kecamatan di Kota Pematangsiantar diwisudaWakilWalikota Koni Ismail Siregar secara massal sekaligus diberikan hadiah untuk anak didik prestasi. “PAUD merupakan pendidikan mendasar dan strategis, karena pada masa usia dini merupakan masa emas untuk meletakkan dasar bagi tumbuh kembangnya anak-anak,” sebut Wakil Walikota usai mewisuda anak-nak PAUD itu di GOR, Jalan Merdeka, Pematangsiantar, Selasa (21/6). “Mengingat pentingnya pendidikan anak usia dini ini, pemerintah sudah menetapkan PAUD sebagai bagian penting yang tidak terpisahkan dari keseluruhan sistem pendidikan nasional kita seperti tercantumdalamUUNomor20tahun2003tentangsistempendidikan nasional,” sebut Wakil Walikota. Karena itu, sebut Wakil Walikota, Pemko berkomitmen untuk terus memajukan program PAUD di Pematangsiantar sebagai upaya peningkatan program PAUD pada masa mendatang.(a30)

Pencanangan BBGR Digelar Di Cikaok SALAK (Waspada) : Pencanangan bulan bakti gotong royong masyarakat VIII dan hari kesatuan gerak TP (tim penggerak) PKK digelar di Desa Cikaok, Kecamatan Sitellu Tali Urang (STU) Julu, Kabupaten Pakpak Bharat. Hal ini berdasarkan siaran pers yang diterima wartawan dari Humas Pemkab setempat. Acara itu berlangsung, Rabu (22/6) di lapangan SDN Cikaok yang dihadiri Bupati Pakpak Bharat RemigoYolando Berutu, Ketua DPRD Agustinus Manik,Wabup H Maju Ilyas Padang, Sekda Pakpak Bharat Gandi Warta Manik, Kejari Sidikalang-Pakpak Bharat Pendi Sijabat dan Wakapolres Pakpak Bharat Kompol Bulmar Pasaribu. Remigo Yolando Berutu dalam arahan dan bimbingannya mengatakan, dengan berlangsungnya acara ini, kiranya diharapkan rasa bergotong royong yang sudah semakin kian menipis dan rasa kebersamaan ditengah-tengah masyarakat dapat terbangun kembali tanpa harus mementingkan kepentingan individu maupun pribadi. (a37)

Peningkatan Pelayanan Publik Perlu Didukung Pengelolaan Keuangan P.SIANTAR (Waspada) : Walikota Pematangsiantar meminta peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih perlu didukung dengan pengelolaan keuangan yang yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel. “Carayangtepatmewujudkanpelayananitudenganmenggunakan keuangannegarayangdibelanjakanmelaluiprosespengadaanbarang/ jasa pemerintah,” tutur Walikota Hulman Sitorus melalui Asisten IIILeonardoSimanjuntakketikasosialisasipelatihandanujiansertifikasi pengadaan barang/jasa pemerintah di Pematangsiantar, Senin (20/ 6). Kabag Administrasi Pembangunan Poltak Manurung selaku Panitia Penyelenggara menyampaikan laporan diantaranya tujuan diselenggarakannyasosialisasi,pelatihandanujiansertifikasipengadaan barang/jasa pemerintah itu untuk meningkatkan kemampuan dan produktifitas kerja aparatur pemerintah dalam melaksanakan tugas, khususnya dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah. (a30)

Wujudkan P. Siantar Kota Pendidikan, Perlu Langkah Konkrit P. SIANTAR (Waspada):Walikota Pematangsiantar menyebutkan guna mewujudkan Kota Pematangsiantar sebagai kota pendidikan, perlu dilakukan langkah-langkah konkrit dan terukur. “Untuk mencapainya, antara lain dengan pembangunan sekolah unggulan dan sekolah kejuruan serta pembangunan perguruan tinggi seperti politeknik negeri yang diharapkan dapat terwujud dalam tahun 2011 ini hingga 2015,” kata Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus saat membuka Rapat Kordinasi Pembangunan (Rakorbang) triwulan I TA 2011 di ruang data Pemko, Rabu (15/ 6). Kadis Pendidikan Setia Siagian memaparkan beberapa program peningkatan pendidikan di antaranya pemberian makanan tambahan anak sekolah, upaya menuju sekolah berstandar nasional/ rintisan sekolah bertaraf internasional dengan langkah membentuk sekolah favorit tangkat SMP yakni SMPN 1 dan tingkat SMA yakni SMAN 4. (a30)

Lahan Pertanian Makin Sempit, Pemko P. Siantar Harus Tegas P. SIANTAR (Waspada) : Lahan pertanian di Kota Pematangsiantar sebagai salah satu mata pencaharian masyarakat, kian lama semakin menyempit akibat ulah pengembang yang meng-alihfungsikan lahan tersebut menjadi perumahan. Berdasarkan pantauan Wasapda, di kota Pematangsiantar ada dua kecamatan yang tergo-long sebagai lumbung beras yaitu Kecamatan Siantar Marihat dan Kecamatan Siantar Marim-bun. Areal persawahannya yang luas terbentang, diperkirakan mencapai ribuan hektare. Dan sebagian masyarakatnya menggantungkan hidup dari pertanian bertanam padi. Belakangan ini mereka dikhawatirkan bakal tergusur akibat lahan persawahan yang tadinya luas terbentang kini semakin sempit akibat pengaruh dari usaha pengembang menggarap lahan persawahan untuk mendirikan perumahan. Dan juga beberapa orang tertentu secara pribadi menggarap untuk mendirikan rumah. Dan tidak tanggung jumlah perumahan yang berdiri megah di atas areal yang tadinya persawahan.(cbs)

Tagihan Listrik Membengkak, Warga Kecewa KABANJAHE (Waspada) : Sejumlah warga di Kabanjahe mengeluh pelayanan pembayaran tagihan listrik ranting Kabanjahe. Pasalnya, sejumlah pelanggan merasa keberatan atas pembayaran rengkening listrik melonjak tajam beberapa bulan terakhir terhitung Maret, April, Mei dan Juni 2011.Tanpa ada penjelasan dari pihak PLN terkait. Siantiani br Nainggolan, 27, warga Kabanjahe mengatakan, pembayaran tagihan pada Maret, April, dan Mei melonjak. “Saya harus membayar Rp86 ribu, pada tiga bulan terakhir, padahal daya yang saya pakai hanya 450 VA, dan menggunakan lampu ukuran 20 watt pada bagian, depan rumah, tengah serta dapur yang selalu hidup,” terangnya. Sementara Tetty Tambunan yang baru menjabat sebagai Kepala PLN Ranting Kabanjahe mengatakan, permasalahan soal lonjakan pembayaran rengkening listrik dan permasalahan lainnya, dirinya tidak mengetahui persis. (c19)

PNPM-MP Harus Diperdeskan SALAK (Waspada) : Kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan harus dibuatkan peraturan desa. Sehingga, kegiatan yang dilaksanakan nantinya tidak sia-sia. Intinya, kegiatan itu menjadi milik dan untuk masyarakat. Oleh karenanya, berdayakanlembagadidesatersebut.Sehingga,DPRDdaerahsetempat tahu apa sebenarnya kegiatan PNPM-MP itu. “Pelaksanaan PNPM-MP untuk mensejahterakan masyarakat miskin di pedesaan dengan mendorong kemandirian dalam pengambilankeputusandanpengelolaanpembangunan.Kegiatannya adalah untuk membangunan fasilitas umum seperti jamban dan sumber air minum,” ujar Kepala Bapemmas dan Pemdes Sumut Rusli Abdullah pada Semiloka PNPM SKPD, DPRD Pakpak Bharat, Kamis (23/6) di Salak yang dihadiri Wabup H Maju Ilyas Padang. Maju Ilyas Padang mengatakan, kepada masyarakat diharapkan supaya pelaksanaan PNPM-MP kiranya dapat terlaksana dengan baik dan benar. (a37)

Sumatera Utara

WASPADA Senin 27 Juni 2011

Realisasi Dana Kompensasi Warga 17 Desa Di Sosa Terganjal SOSA (Waspada) : Setelah melalui berbagai upaya, baik musyawarah dan pendekatan yang konprehensip, akhirnya sengketa permasalahan lahan Afdeling I, II dan Afdeling III PTP Nusantara IV menemui titik terang, namun masih saja terganjal di tangan pemerintah daerah. Demikian informasi yang dihimpun Waspada, Sabtu (25/6). Menurut sejumlah warga dari 17 desa di Kecamatan Sosa, permasalahan berkepanjangan antara warga 17 desa dengan pihak manajemen PTP Nusantara IV unit Kebun Sosa yang sudah puluhan tahun berlangsung, akhirnya kini menemui jalan penyeleseaian. DimanapihakPTPNusantara IV bersedia memberi dana kompensasi kepada warga 17 desa, hanya saja PTP N IV meminta bantuan dan campur tangan pemerintah untuk legalisasi data kepala keluarga (KK) penerima banuan dana kompensasi tersebut. Seperti disampaikan unsur Muspika kecamatan Sosa, baik

camat, Ali Amri Hasibuan, Kapolsek Sosa AKP Chobli, beserta Danramil 09/ Sosa, bahwa hasil pendataan warga penerima dana kompensasi telah diserahkan ke PemkabPadanglawas,kinitinggal menunggu persetujuan dan legalitas dari Bupati. Hasil rapat di kantor Camat Sosa, Kamis (16/6) yang dihadiri H. M. Syafi’i Batubara, manajer unit PTP N IV Sosa, Pemkab Padanglawas yang diwakili Kabag Tapem Ramal Guspati Pasaribu, unsur muspika kecamatan Sosa, dan perwakilan masyarakat 17 desa telah diputuskan bersama bahwa pelaksanaanpembayaran dana kompensasi direncanakan mulai Rabu (22/6). Pembayaran di lokasi Sosa I dengan diawasi langsung unsur Muspida Padanglawas, unsur muspika kecamatan, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat. Serta persyaratan administrasi disediakan PTP N IV. Selain itu pembayarang dilakukan secara langsung kepada warga, tidak juga dengan surat kuasa,bilaadapermasalahanakan dibicarakan lebih lanjut. Sedang dana kompensasi yang akan diterima Rp5 juta per kepala keluarga. Henri Chandra Hasibuan,

warga Desa Hurung Jilok, Kecamatan Sosa menyampaikan bahwa masyarakat telah terlalu lama bersabar, menunggu penyelesaian permasalahan antara PTP N IV dengan masyarakat 17 desa. Ironisnya, begitu ditemui jalanpenyelesaian,danpihakPTP N IV bersedia mengulurkan tangandenganmemberikandana kompensasi kepada masyarakat 17 dssa, dengan menghiraukan masalah hukum dan lebih mengedepankanmasalahsosialdemi menjaga stabilitas dan kekondusifan di tengah masyarakat. “Sekarang terbganjal di tangan Pemkab Padanglawas, data KK peserta penerima dana kompensasi yang telah diserahkan kepada pemkab dan Bupati Padanglawas untuk mendapatkan persetujuan dan legalitas sampai saat ini masih belum turun, semoga dalam waktu dekat ini akan segera terealisasi,” katanya. Manajer PPN IV Perkebunan Sosa M.Safii Batubara menegaskan, PTPN IV akan segera mencairkan dana kompensasi untuk warga 17 desa. “Namun kita menunggu persetujuan Bupati akan legalitas daftar KK penerima dana kompensasi dimaksud,” katanya. (a33)

Bupati Diminta Segera Buat Kebijakan SIBUHUAN(Waspada):Melihat potensi kekayaan alam Kabupaten Padanglawas sangat besar peluangdanharapanuntukmaju, tetapi kini justru sepertinya jalan di tempat. Untuk itu Bupati dimintasegeramembuatkebijakan untuk perbaikan dan perubahan demi kemajuan Padanglawas. Demikian dikatakan Ansor Harahap, Ketua Gerakan Mahasiswa kabupaten Padanglawas (Gema Palas) dan Edi Harahap, Ketua Ikatan Mahasiswa Sosa Sekitar (IMSS), Minggu (26/6).

Menurutnya, Bupati selaku Kepala Pemerintahan di Padanglawas gagal memimpin dan membawa perubahan hampir di semua sektor kehidupan pembangunansebagaimanaselebaran yang beredar di Padanglawas belum lama ini. Seperti kantor Pemkab Padanglawas hingga sekarang tidak satu unit pun terbangun, baik kantor Bupati, DPRD, mau-pun SKPD. Bila kondisi ini dibandingkan dengan Kabupaten PadanglawasUtarasebagaikabu-

paten yang sama-sama mekar tentu sudah ketinggalan, dimana Padanglawas Utara sudah memiliki beberapa unit kantor pemerintahan. Menurutnya, cukup sederhana melihat fenomena korupsi di Padanglawas yakni dengan tidakadanyapembangunan,pun bilaadatapisangatjauhdariharapan, dan sudah melewati dua kali masaanggaran(APBD)berartitelah terjadi korupsi. Hal ini sesuai juga denganpendapatumumyangberkembang di masayarakat. (a33)

Pencairan Dana BOS Di Madina Disinyalir Tak Tepat Sasaran PANYABUNGAN(Waspada): Penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di Kabupaten Mandailing Natal disinyalir dandinilaibanyakpihaktidaktepat sasaran, karena tidak dilakukan secara transparan sehingga menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat. “Penggunaan dana disinyalir tidaktransparan,karenanyaperlu pengawasan lebih ketat lagi dari pemerintah khsusunya Dinas Pendidikan,”ujarPendiLubis,salah

seorang pemerhati pendidikan di daerah itu, Minggu (26/6). Kata dia, Dinas Pendidikan Madina perlu menerjunkan tim monitoring ke sekolah-sekolah penerima dana BOS.Tujuannya untuk mengusut maupun menyerap aspirasi dari masyarakat/ para orangtua murid dan komite sekolah dugaan penyimpangan pencarian dana bantuan itu. “Perencaaan maupun pencairan dana BOS itu umumnya hanyadilakukanolehkepalaseko-

lah secara sendiri, tidak diketahui dan melibatkan pihak komite sekolah,” ungkapnya. Menurutnya, banyak kepala sekolahyangsemaunyamenggunakandanaBOS untukkeperluan yang kurang jelas.Kasus seperti ini lanjutnya sering ditemukan di daerah-daerah terpencil yang jauh dari pengawasan. “Perluperhatiankhususuntuk mengawasi dan melakukan tindakan nyata terkait penggunaan bantuan itu,” harapnya. (a28)

Sanggar Safira Sergai Predikat 10 Besar Festival Pelangi Nusantara Di Kaltim SEI RAMPAH(Waspada): Sanggar Tari Safira binaan Ketua TP PKK Kab. Serdang Bedagai Ny Hj Evi Diana Erry Nuradi mewakili Provinsi Sumatera Utara dalam ajang festival Pelangi Nusantara di Stadion Aji ImbutTenggarong, Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur masuk 10 besar nominasi terbaik pada kategori lomba Gerak Nusantara. Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi, M.Si melalui Kabag Humas Dra Indah Dwi Kumala di Sei Rampah, Kamis (23/6) mengatakanrasabanggaatasprestasiyang telahditorehkanputra-putritanah bertuah negeri beradat dalam festival berskala nasional ini sekaligus menyatakan komitmen Pemkab Sergai untuk terus mendukung pelestarian seni, adat dan budaya di Sergai. Prestasi yang diperoleh SanggarTari Safira diharapkan akan terus dipertahankan dan ditingkatkansampaiskalainternasional, juga agar dapat menginspirasi generasi muda di Sergai untuk terus melestarikan seni budaya yang beranekaragam dalam kegiatanseniyangbergunasebagai keterampilan dan modal masa depan, harap Bupati. Festival kesenian daerah ini merupakan rangkaian dari Pekan Nasional (Penas) XIII Petani Nelayan 2011 yang deselenggarakan mulai18-23Juni2011dihadirilebih dari 30 ribu peserta yang merupakanrepresentasipetani,nelayan dan pelaku usaha se Indonesia. Lebih lanjut dijelaskan tujuan Festival Pelangi Nusantara untuk menjalin persatuan dan kesatuan melalui budaya luhur bangsa, meningkatkan apresiasi peserta maupun masyarakat setempat tentangberbagaisenibudayayang ada di Indonesia sekaligus untuk

Waspada/Ist

PEMBINA Sanggar Tari Safira Serdang Bedagai Ny Hj Evi Diana Erry Nuradi didampingi Ny. Hj. Imas Haris Fadillah bersama para penari dari Sanggar Safira seusai Festival Pelangi Nusantara Pekan Nasional XIII di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kab Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, Selasa (21/6) malam. memeriahkan acara Penas XIII. Pada pagelaran Festival Pelangi Nusantara dalam kategori lomba tarian daerah yang bertajuk gerak nusantara, setiap kontingen provinsi termasuk 10 personil Sanggar Tari Safira yang mewakili kontingen Provinsi Sumut membawakan tarian Sigale-Gale dari Batak dengan kompak dan atraktif sehingga memukauparapesertapenasXIII dan kontingen lainnya. Sanggar Tari Safira yang berada di bawah naungan Dinas Pariwisata Sergai menurut Indah DwiKumalasejakterbentuk2007, telah beberapa kali diundang untuk tampil di beberapa even promo kesenian daerah. Antara lain Pekan Raya Sumatera Utara di Medan, Sumut Expo di Jakarta, CrossCulturediSurabaya,Penang Fair di Malaysia, Pedati di Bukit

Tinggi Sumatera Barat, KabupatenJembranaProvinsiBali,dan Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur. Prestasi yang diraih dalam Festival Seni Budaya Penas XIII ini menambah sederetan prestasi yang telah diperoleh SanggarTari Safira baik di tingkat daerah, provinsi, nasional maupun internasional. SelainGerakNusantara,pada festival ini juga dilaksanakan lomba gita nusantara dan busana nusantara yang diikuti oleh 20 provinsi se-Indonesia yang menampilkan lagu daerah dan busana dari daerah masing-masing. Pelangi Nusantara dimaksudkanagarmelaluikreasibudaya (kesenian daerah) dapat menampilkan keanekaragaman budaya se-Indonesia lewat tari, lagu dan busana daerah.(a08)

Waspada/Iwan Has

PARA pengalas dan pedagang eceran antre menunggu giliran pengisian jatah solar disertai jerigen yang terkumpul di pelataran SPBU Tanjungtiram, Minggu (26/6).

Solar Sulit, Konsumen Serbu SPBU Tanjungtiram Nelayan Sudah Empat Hari Tak Melaut TG.TIRAM(Waspada):Kesulitanmendapatkan solar belakangan ini, konsumen baik pengalas maupun pedagang eceran menyerbu SPBU di Kec.Tanjungtiram untuk mendapatkan jatah BBM Minggu (26/6). ‘’Begitu kami ketahui solar masuk, kami langsung datang membawa jerigen untuk mendapatkan solar,’’ tutur Syahrul dan Dahari, warga yang sedang antre untuk menunggu giliran mendapatkan pengisian solar dari petugas SPBU Tanjungtiram. ‘’Saya sendiri tidak mengetahui apakah kebagian jatah atau tidak mengingat banyaknya yang datang membeli dan antrean menunggu,’’ tutur yang lainnya. Diperkirakan mencapai ribuan jerigen milik konsumen berasal dari berbagai desa di Kec. Tanjungtiram dan Talawi terkumpul di pelataran SPBU untuk mendapatkan solar. Bahkan di antara mereka ada untuk keperluan

mengisi langanan BBM kapal motor (boat) nelayanmelaut.‘’Inikamilakukankarenajatahminyak di SPDN yang ada tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh kapal motor nelayan, sehingga rela antre untuk mendapatkan solar dari SPBU,’’ kata Atan. Mereka tidak mengetahui kemana hilangnya jatah minyak selama ini di SPDN maupun SPBU sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. ‘’Saat ini saja nelayan sudah empat hari tidak turun ke laut karena tidak kedapatan solar,’’ kata Kombi, pedagang eceran yang mengisi keperluan minyak nelayan di tangkahan Sungai Kampung Nipah dan Labuhan Ruku. Sulitnya minyak, harga solar di tingkat pengecer saat ini bisa mencapai Rp7.000-8.000 per liter. ‘’Meskipun harga melambung, minyak sulit didapat,’’ kata warga. (a13)

Tobasa Krisis BBM Solar BALIGE (Waspada) : Selama 2 hari, 25-26 Juni 2011, daerah Kab.Toba Samosir dilanda krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) khusus jenis solar, sehinggadiperkirakanratusankendaraanbermotor yang didominasi truk terlihat antre cukup panjang untuk mendapat giliran pasokan solar di SPBU Balige, Minggu (26/6). Pengamatan Waspada, selama 2 hari berturutturut aparat kepolisian terpaksa siaga menjaga arus lalu lintas terutama didepan SPBU karena sudah terjadi kemacetan kendaraan akibat mobil-mobil truk terpaksa parker dijalan lintas sumatera untuk menunggu giliran mendapatkan minyak solar.

Sebelumnya antre panjang mobil-mobil bahan bakar minyak solar terjadi, Sabtu (25/ 6) dan hal sama terjadi lagi, Minggu (26/6). Belum diketahui pasti apa penyebabnya SPBU kekurangan pasokan minyak solar sehingga membuat kendaraan bermotor terlantar. Kabag Ekonomi Pemkab Tobasa Jhonni Hutajulu yang hendak dikonfirmasi via telepon selular tentang penyebab keterbatasan pasokan BBM jenis solar di Kab.Tobasa tidak berhasil dihubungi, namun informasi berkembang ini diakibatkan pihak Pertamina mengurangi pasokan solar. (a22)

Syahrul Pasaribu Buka Rakerda Partai Golkar Simalungun SIMALUNGUN (Waspada): Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Sumut Syahrul M Pasaribu, Jumat (24/6), membuka Rakerda, Diklat, DPD Partai Golkar Simalungun. Kegiatan yang digelar di aula Alexander Hotel Pematangsian-tar tersebut, selain dihadiri unsur pengurus DPD Partai Golkar Sumut dan DPD Partai Golkar Simalungun, juga diikuti ratusan kader partai berlambang pohon beringin yang berasal dari 31 kecamatan se-Kab. Simalungun. Syahrul M Pasaribu yang juga Bupati Tapanuli Selatan ini dalam sambutannya mengatakan,

Rakerda sekaligus dikaitkan dengan Pendidikan dan Latihan (Diklat) terhadap kader-kader partai adalah sangat penting. Selain menanamkan rasa solidaritas terhadap para kader juga dapat mencip-takan kualitas pendidikan politik serta wawasan luas yang dapat dimanfaatkan bagi kepentinganpartaijugakepentinganmasyarakat. Ketua DPD Partai Golkar Simalungun Janter Sirait mengatakan, posisi Partai Golkar SimalungunpadaposisiPemilu2009masihyangmenjadi pemenang dengan berhasil meraih sembilan kursi di legislatif Simalungun. (a29)

Remaja Masjid Kec. L. Deli Ikuti Kegiatan Pelatihan Di Bumi Perkemahan Sibolangit LABUHANDELI (Waspada): Puluhan remaja masjid se Kecamatan Labuhandeli, Kab. Deliserdang mengikuti kegiatan pelatihan manajemen, kepemimpinan,outbonddanpenyuluhannarkoba di Bumi Perkemahan Sibolangit. Para remaja masjid itu dilepas dan diberangkatkan oleh Sekcam Labuhandeli Drs. H. Gongma S Harahap didampingi Kades Manunggal Misgiat, S.Sos mewakili Camat Dedi Maswardi, Juma (24/ 6)diMasjidAl-Mukhlisin,PasarVI,DesaManunggal, seusai shalat Jumat. Gongma dalam arahannya antara lain mengemukakan, para peserta pelatihan dari Labuhandeli ini harus mempersiapkan diri secara ikhlas dalam mengikuti berbagai kegiatan itu. Kemudian, mengaplikasikansertamelaksanakandanmenularkannya setelah kembali dari pelatihan itu, dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan masing-masing. ‘’Ilmu yang diperoleh dari pelatihan itu sangat

penting bagi peserta selaku generasi muda dan penerus kelak, termasuk ketika menjalankan roda organisasi remaja masjid agar lebih baik lagi disertai kedisiplinan,’’kata Gongma. Dia juga menambahkan, di antara kegiatan selain pelatihan dan out bond, maka yang tidak kalah pentingnya adalah mengikuti penyuluhan narkoba di Al-Kamal Centre, Sibolangit. Sedangkanseluruhkegiatandimulai24JunihinggaMinggu (26/6) untuk gelombang pertama. Sekcam juga menyebutkan, sebelum keberangkatan, para pengurus remaja masjid se Kec. Labuhandeli mengadakan pertemuan (audiensi) dengan Camat Dedi Maswardi di kantor camat. Camat juga berpesan, dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh gabungan remaja masjid Kab.Deliserdangitu,setiappesertawajibmenjaga nama baik Labuhandeli maupun Deliserdang. Mengikuti pelatihan maupun kegiatan secara tertib, serius dan disiplin.(m34)

PGN Serahkan Bantuan Korban Gempa Taput MEDAN (Waspada): PGN merupakan BUMN dan perusahaan publik yang terkemuka di bidang transmisi dan distribusi gas bumi di Indonesia dengan lebih dari 5,600 km pipa transmisi dan distribusi. PGN memiliki dan mengoperasikan, secaralangsungmaupuntidaklangsung,pipatransmisi sepanjang lebih dari 2100 km yang menghubungkan Sumatera dengan Batam, Singapura dan Jawa. Jaringan distribusi PGN terdapat di kota-kota utama dan pusat industri di wilayah Sumatera Utara, Riau, Batam, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur memberikan bantuan korban gempa di Tapanuli Utara (Taput) sebagai wujud kepedulian PT PGN terhadap korban gempa tersebut. Menurut General Manager PT.PGN (Persero) SBU III Sumbagut, Cahyo Triyogo, Kamis (23/ 6) di sela pelepasan Tim Sukarelawan PGN di kantor Operasional Area Medan Glugur Kota, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk SBU IIISumbagut menyalurkan bantuankorbangempa

Tarutung Tapanuli Utara. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara langsung oleh Tim Sukarelawan PT.PGN kepada korban gempa di tiga lokasi yaitu Desa Pahae Jae, Desa Purba Tua, Desa Simagarimbun. Dia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian PT PGN terhadap korban gempa bumi yang terjadi di Tapanuli Utara sejak Sabtu lalu hingga Minggu, beberapa gempa susulan yang terjadi yang mengakibatkan bertambahnya jumlah bangunan yang hancur dan korban bertambah. Pada kesempatan tersebut PGN menyerahkan sejumlah batuan berupa selimut, susu Balita, Indomie, sikat gigi, sarung, handuk, tikar, beras dan air mineral paket tersebut senilai Rp50 juta. “Bantuan perbaikan sekolah dan rumah ibadah senilaiRp25jutabahwabantuaniniadalah bentuk kepedulian PGN terhadap bencana alam adalah didasarkan oleh kepedulian terhadap sesama yang utamanya bantuan ini diperuntukkan kepada para korban bencana Balita dan usia lanjut. (m30)


C4 Bupati Karo Serahkan 193 SK CPNS KABANJAHE (Waspada) : Bupati Karo Kena Ukur Karo Jambi Surbakti didampingi Kaban BKD Kabupaten Karo Kawar Sembiring menyerahkan SK CPNS formasi 2010 dari umum di halaman kantor Bupati Karo Jalan Djamin Ginting.S Kabanjahe, Jumat (24/6) pagi. Pengangkatan CPNS tersebut berdasarkan SK Bupati Karo Nomor : 813.41/BKD/2011,tanggal 1 Juni 2011 tentang pengangkatan menjadi CPNS tahun 2010 dari pelamar umum di lingkungan Pemkab Karo. Bupati Karo dalam sambutannya mengatakan,sesuai kebijakan pemerintah tentang pengadaan CPNS sebagaimana surat Menpan dan Reformasi Birokrasi nomor 70./F/M.PAN-RB/07/2010 tanggal 21 Juli 2010,telah memberikan persetujuan tambahan formasi CPNS daerah tahun 2010 di lingkungan Pemkab Karo. Berdasarkan itum, kata Bupati Karo, Pemkab pada penerimaan CPNS 2010 yang lalu telah melakukan seleksi terhadap peserta pelamar dari umum sebanyak 3.106 orang dan dinyatakan lulus 194 orang. (c09)

LTRM Bangun Kawasan Danau Toba Secara Terpadu SAMOSIR (Waspada) : LakeToba Regional Management (LTRM) yang awalnya dibentuk tahun 2007 oleh 7 kabupaten yang berada di kawasan Danau Toba difasilitasi oleh Gubsu dan Menteri PDT. Tahun 2010, keanggotaan LTRM bertambah menjadi 9 kab./ kota di antaranya Kab. Samosir,Tobasa, Simalungun,Taput, Humbang, Dairi, Karo, Pakpak Barat, Pematangsiantar, sedangkan keberadaan kantor tetap LTRM berada di kawasan Pariwisata Tuk-tuk Siadong, Kec. Simanindo, Kab. Samosir. LTRM ini memiliki tujuan untuk melakukan pembangunan secara sinergi terkait 5 sektor yakni pariwisata, pertanian, UKM, transportasi/ infrastruktur dan lingkungan hidup. “Program jangka pendek yakni kegiatan yang menetapkan komoditas unggulan dari setiap sektor melalui input data potensi dari masing-masing daerah. Sumber dana tahap awal ditargetkan Rp200 juta per kabupaten, sementara biaya operasional Kegiatan LTRM minimal Rp 21 miliar per tahun,” ujar Manajer LTRM Manusun Sitanggang, Jumat (24/ 6) di Tuktuk. (c11)

Tim Supervisi Kunjungi Negeri Malela SIMALUNGUN (Waspada) : Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kab. Simalungun Ny Erunita Anggraini JR Saragih meminta warga untuk wujudkan PKK di lingkungan masing-masing dengan memanfaatkan lahan pekarangan dengan Toga (Tanaman Obat Keluarga), Tabulapot (Tanaman Bunga Dalam Pekarangan). Ajakan itu disampaikannya di hadapan kader PKK di Nagori Negeri Dolok Kec. Gunung Maligas, saat memimpin supervisi dalam rangka percontohan pelaksanaan 10 Program pokok PKK 2011, Senin (21/6). Menurutnya, melakukan penanaman tanaman di lahan pekarangan rumah membawa manfaat bagi keluarga maupun masyarakat. Di samping itu, penanaman tanaman yang bermanfaat tersebut juga dapat menjadikan lingkungan agar tetap indah, hal ini juga sebagai cerminan keluarga sehat sejahtera. Supervisi dilakukan, lanjut Ny Erunita, bukan hanya menilai untukmeraihkejuaraan,akantetapiuntukmelihatkegiatan10program pokok PKK dapat diimplementasikan atau diwujudkan dalam kehidupan kita sehari-hari, baik dalam keluarga yang selanjutnya diaktualisasikan dengan tetangga, sehingga akhirnya tercipta suasana yang kondusif. Erunita secara khusus mengharapkan seluruh TP PKK kecamatan dan nagori agar memberikan pembinaan kepada anak-anak sebagai generasipenerusbangsa,sehinggamerekalebiharifdalammenghadapi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kian berkembang pesat. (a29)

Ikatan Primordial Agama Strategis Junjung Toleransi Umat Beragama P. SIANTAR (Waspada) : Ikatan primordial agama sangat strategis dalam menjunjung pelak-sanaan toleransi antar umat beragama dalam menutupi kesenjangan di masyarakat. “Hindari pandangan inklusif dan tetap menghormati nilai keragaman serta tingkatkan persaudaraan sebagai kekuatan hingga keseim-bangan dalam kehidupan antar hubungan masyarakat tetap terjaga,”ajakWalikotaPematang-siantarsaatmembukadialogwawasan kebang-saan untuk membangun Pematangsiantar yang digelar Bakesbangpol dan Linmas Pemko dengan FKUB dan Forkala, Rabu (22/6). Melalui kegiatan dialog itu, walikota mengajak semua pihak untuk saling menjaga kekompakan, kebersamaan dan keharmonisan antar umat beragama, suku, adat serta membangun wawasan kebangsaan pada diri setiap anak bangsa dengan ikatan yang kokoh dan kuat.untuk kemajuan bangsa dan negara khususnya di Pematangsiantar. Ketua FKUB Sumut DR H Maratua Siman-jutak mengatakan, FKUB mempunyai peran penting mewujudkan kerukunan umat beragama di Pematangsiantar dan Indonesia mendapat tantangan yang cukup berat. “Di antara tantangan itu yakni adanya isu kekinian mengenai lemahnya pemahaman dan pelaksanaan empat pilar kebangsaan seperti dalam berpedoman Pancasila hingga menjadi kewajiban setiapWNI mematuhi lima sila yang ada serta mematuhi UUD Dasar 45, pertahanan NKRI dan Bhinneka TunggaI Ika.(a30)

Kurir SS Dan Ganja Diserahkan Ke Polres P. Siantar P. SIANTAR (Waspada) : MFSH, 32, warga Jalan Mojopahit, Siantar Utara yang diduga sebagai kurir narkotika jenis shabu-shabu dan daun ganja diserahkan Denpom I/1 Pematangsiantar kepada Polres setempat bersama barang bukti SS dan daun ganja. Keterangan dihimpun di Polres Pematangsiantar menyebutkan MFSH diserahkan pihak Denpom I/1 pada Jumat (24/6) sesudah pihak Denpom I/1 menangkap MFSH di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Baru, Siantar Utara, Jumat (24/6). Pihak Denpom I/1 menangkap MFSH sesudah mendapat informasi di Jalan Sriwijaya akan dilakukan transaksi narkotika. Berdasarkan informasi itu, pihak Denpom I/1 melakukan penyelidikan dan menemukan MFSH yang diduga sedang menunggu pembeli. Tanpa menunggu lama, pihak Denpom I/1 menyergap MFSH serta menggeledahnya. Dari saku celana MFSH ditemukan barang bukti SS seberat 4,5 gram dan daun ganja seberat 2,5 gram. MFSH selanjutnya diboyong ke Markas Denpom I/1 dan diperiksa.(a30)

48 Desa Di Pakpak Bharat Belum Miliki Kantor SALAK (Waspada) : 48 Dari 52 desa di Kabupaten Pakpak Bharat belum juga memiliki kantor kepala desa. Sedangkan, sebelum dan sesudah pemekaran kabupaten dimaksud hanya empat desa yang memiliki kantor kepala desa. Adapun desa tersebut yaitu, Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak dan Desa Ulu Merah, Kecamatan STU (Sitellu Tali Urang) Julu serta Desa Sukaramai, Kecamatan Kerajaan juga Desa Kecupak II, Kecamatan PGGS (Pergetteng Getteng Sengkut). Hal itu dikatakan oleh Kabid (kepala bidang) Pemdes (pemerintahan desa) Pemkab Pakpak Bharat Petrus Saragih, Jumat (24/6) di ruang kerjanya. Komplek Perkantoran Pemkab Panorama Indah Dlleng Sindeka Salak. Petrus mengatakan, sebelumnya, Bupati RemigoYolando Berutu sangat antusias terhadap rencana pembangunan kantor kepala desa dan telah mengajukan proposal ke Mendagri di Jakarta. (a37)

Sumatera Utara

WASPADA Senin 27 Juni 2011

Pj Bupati Madina

Hentikan Sementara Aktivitas PT Sorik Mas Mining PANYABUNGAN (Waspada): Pj Bupati Madina Aspan Sofian Batubara meminta panitia khusus (pansus) DPRD Kabupaten Mandailing Natal merekomendasikan penghentian sementara aktivitas PT Sorik Mas Mining. Pasalnya, kehadiran perusahaan tambang emas itu kurang bermanfaat kepada masyarakat khususnya bagi warga berada di sekitar areal pertambangan. Hal tersebut disampaikan Aspan dihadapan rapat pansus terkait PT Sorik Mas Mining di gedung dewan Madina, Jumat (24/6)lalu.“Darisejumlahaspirasi dan tuntutan masyarakat terhadapperusahaan,taksatupunyang direalisasi, termasuk persoalan ganti rugi lahan yang masuk areal pertambangan,” ucapnya. Dia menganalisis, dari berbagai kejadian serta tuntutan dari masyarakat tertumpu pada ganti rugi lahan atau ganti untung.

MeskipunlokasiPTSorikMas Mining berada pada kawasan hutan lindung,namun masyarakat sudah puluhan tahun menggantungkan hidupnya dari hutan itu,sehingga sangat wajar kalau mereka meminta ganti rugi atas lahan-lahan itu. Aspan mengungkapkan, dari beberapa kali mediasi dilakukan jajaran Pemkab Madina, tak satupun yang ditindaklanjuti perusahaan. Padahal, masyarakat sudah sepakat bahwa soal nilai ganti rugi ditawarkan tim penilai harga lahan dan tanaman bentuk Pemkab. Pasca peristiwa Torsihayo 29 Mei 2011, lanjut Aspan Sofian Batubara, pihak Muspida Plus telah melakukan pertemuan denganpihakperusahaandiwakili Kris. Namun dari beberapa kali pertemuan dilakukan Kris tidak bisa memberikanjawaban,padahal sebelumnya di hadapan Muspida dia berjanji akan menuntaskan dalam jangka waktu satu bulan,itupun tidak diselesaikan. Yang paling mengejutkan, terangPjBupatiMadinaitu,dalam pertemuan di DPRD Sumut beberapa waktu lalu,terungkap bahwa manajemen PT Sorik Mas

Mining sudah berganti. “Melihat semua kejadian, sayaberkesimpulanbahwasetiap adapermasalahandansudahmau selesai, perusahaan sudah bergantimanajemen,karenanyasaya meminta dukungan dari pansus untuk merekomendasikan ke pemerintah pusat untuk menghentikan sementara aktivitas PT Sorik Mas Mining di seluruh wilayah operasinya di Madina, sebelum ada niat baik untuk menyelesaikan kasus ini semuanya,” harapnya. Menjawab pertanyaan anggota pansus, Aspan mengakui kondisi psikologis warga Desa Hutagodang Muda, Kecamatan Siabu yang masih takut beraktivitas pasca tragedi Sihayo yang berujung kepada tertembaknya salah seorang warga dan terbakarnya base camp PT Sorik Mas Mining. “Kami akan berupaya untuk memberikan dukungan agar psikologis dan kegiatan masyarakat kembali normal. Untuk itu, sayamemintadukungananggota dewan terhormat untuk samasamaikutmenyelesaikanmasalah inidenganmencarisolusiterbaik,” pintanya. (a28)

Korban Mobil Terjun Ke Sungai Lau Biang Akhirnya Ditemukan KABANJAHE (waspada) : Setelahlebihduapekandilakukan pencarian, jasad Refina Br Kaban, wargaKecamatanBerastagi,salah satu penumpang mobil Toyota Kijang pick-up yang terjun ke aliran Sungai Lau Biang di Desa Singa, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, akhirnya ditemukan, Jumat (24/6) sekitar Pukul 15:30. Keluarga korban, Bejeng Ginting ,33, warga Desa Guru Benua Kecamatan Munte, Karo, menyebutkan, jasad korban ditemukan Jamaluddin Angkat, 31, warga desa Gajah Mati Kec. Leuser, Kab. Aceh Tenggara.

“Sayayangmenjemputbeliau ke Aceh untuk membantu mencari jasad Refina,” ujar Bejeng kepada wartawan saat ditemui di Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe, Jumat sore. Kata Bejeng, ia meminta bantuan Jamaluddin lantaran setelah beberapa pekan usaha yang mereka lakukan bersama warga belum menemui hasil. Jamaluddin sendiri sudah mulai melakukan pencarian sejak Rabu (22/ 6) sebelum akhirnya menemukan jasad Refina yang berada sekitar 3 Km dari lokasi jatuhnya mobil. “Jasad Refina ditemukan tersangkut di sebuah pohon yang

terjatuh membelah sungai,” katanya. Selanjutnya jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe untuk divisum ed revertum dan menunggu proses penguburan yang direncanakan pada hari itu juga di pekuburan Desa Lau Simomo, Kecamatan Kabanjahe. Kapolres Karo AKBP Agung Prasetyoko yang dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Reskrim AKP Harry Azhar membenarkan ditemukannya salah satu jasad penumpang mobil kijang pick up yang terjun ke sungai Lau Biang beberapa hari lalu. (c09)

Pagelaran Budaya Pakpak Di TMII Jakarta Tonggak Sejarah SALAK (Waspada): Pagelaran budaya Pakpak di TMII (Taman Mini Indonesia Indah) Jakarta merupakan tonggak sejarah bagi Kabupaten Pakpak Bharat dan seluruh masyarakatnya. “Kami menilai, setelah delapan tahun KabupatenPakpakBharatberdiri, sekaranglah waktunya kita berbicara ke tingkat nasional. Oleh karena itu, kami memberanikan diri untuk menjadi tuan rumah dari empat provinsi pada 1 Juli 2011,ada46kebudayaannantinya yang diadakan di TMII Jakarta. “Tentunya, upaya yang dilakukan banyak, jerih payah panitia dan segenap pengisi acara sudah luar biasa. Untuk itu, apresiasi saya, kata Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu saat pelepasan keberangkatan Tim Pagelaran Budaya Pakpak ke TMII Jakarta, Jumat (24/6) di Gedung Serbaguna Salak. Remigo mengatakan, mungkin masih terdapat kekurangan di sana-sini terhadap panitia.Tapi sampai saat ini, saya tidak mendapati keluhan yang berarti. “Saya nyakin, tidak sedikit di antara kita yang belum pernah ke Jakarta. Oleh karena itu, pesan saya kepada kita semua, nikmatilah,nikmatilahkesempatanyang sudah ada ini. Bahwa, ini adalah kesempatan yang sangat luar

Waspada/Rizaldi Anwar

SALAH satu alat berat sedang mengeruk pasir di tepian Sungai Ular, Pulau Gambar, Sergei, Jumat lalu.

PT WY Langgar Kesepakatan Dan Terkesan Kebal Hukum Galian C Masih Marak Di DS LUBUKPAKAM (Waspada) : Kesepakatan antaraPemkabDeliserdangdenganPTWYternyata tidak diindahkan oleh pelaksana pembangunan runway tersebut. Terbukti, hingga Minggu (27/ 6), pekerjaan ilegal itu masih beroperasi. “Saya informasikan hingga kini mereka tetap melakukan pekerjaan tersebut, ini sudah jelas melanggar kesepakatan, meski masih secara lisan dengan Pemkab Deliserdang. Jadi bagaimana siapa lagi yang akan mengawasi kalau bukan warga,” tegas tokoh masyarakat Pantai Labu Ihlya Ulumuddin, kemarin, di Lubukpakam. TokohnelayanSumateraUtarainimengungkit kembali pengakuan Kepala DPKD Deliserdang H Hasbi Budiman yang mengaku Jumat pekan lalu, telah duduk bersama dan menyepakati dengan pihak PTWY bahwa selama proses pengurusan izin galian C, maka segala aktivitas pengerukan baik di dalam dan di luar bandara harus dihentikan, hingga akhir Juni mendatang. “Ini sudah jelas mereka terkesan kebal hukum dan mengebiri Pemkab setempat. Saya sangat menyesalkan dalam hal ini pun aparat penegak hukum tak berdaya. Jangan hanya berani dengan rakyat kecil saja. Dulu ada warga yang membawa pasir menggunakan angkong (alat angkut pasir) langsung ditangkap, ini yang pakai alat berat dibiarkan,” geram tokoh masyarakat yang terkenal vokal ini. Pernyataan Ulum—demikian panggilan akrabnya, juga sudah diingatkan Sekretaris Komisi C Syariffuddin Rosha pada saat hearing dengan Dinas Cipta Karya dan Pertambangan, Satpol PP dan Dinas Pendapatan dan Keuangan Daerah (DPKD) Deliserdang, dan pihak pelaksana pembangunanBandaraKualanamusertaPolressetem-

pat, Jumat pekan lalu. “Saya ingatkan agar dalam pembangunan mega proyek ini lebih terbuka jadi tidak menimbulkan praduga dengan berbagai elemen masyarakat yang bisa mengancam kekondusifan daerah. Jika kita bangun komunikasi keberlangsungandanprakteknyatadilapangan,sayaoptimis pembangunanapapunitu,wargaakanwellcome,” ujar Syarifuddin. Pantauan Waspada akhir pekan lalu, aktivitas galian C di wilayah Deliserdang tetap marak. Salah satunya di Desa Paku dan Desa Titi Besi, Kecamatan Galang. Uniknya, menurut Sihombing, salah satu warga, kegiatan di Pulau Gambar, yang masuk dalam wilayah Kab. Serdang Bedagai, para pelaku galian C mengorek pasir di tepian Sungai Ular yang masuk wilayah Sergai. “Namuntrukpengangkutmaterialkebandara itu melintasi jalan di wilayah Deliserdang. Mereka benar-benar mempertontonkan kekuasaan bisa mengalahkan segalanya,” ujar warga ini, Sabtu lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Deliserdangmenolakmempertanggungjawabkan anggaran senilai Rp14 miliar temuan BPK RI soal pajak galian C yang terungkap 15 Januari lalu. Kini, persoalan galian C untuk pembangunan runway Bandara Kualanamu ini, Pemkab diingatkanagartidakkecolonganduakali,jumlahnya senilai Rp9 miliar dari kubikasi 1.250 m2 pasir darat baik dari luar mapun dalam. Selain itu, dalam kesepakatan antara Pemkab setempat dan PTWY disebutkan PTWY bersedia akan memperbaiki jalan batu ke pengerasan dan aspal yang terkelupas akan diaspal kembali, yakni mulai dariTuguTimbangan, Lubukpakam hingga Pantailabu. (m16)

10 Kelurahan Dapat Peralatan Pangan

Waspada/Arlius Tumangger

BUPATI Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu (foto tengah) didampingi Wabup H Maju Ilyas Padang (kiri),Wakil Ketua DPRD Sauli IP Habeahan dan beberapa pimpinan SKPD serta Tim Pagelaran Budaya Pakpak foto bersama pada pelepasan keberangkatan ke TMII Jakarta di Gedung Serbaguna Salak, Jumat (24/6). biasa diberikan oleh Tuhan dan negara kepada kita semua,” katanya. Sementara, susunan acara akan dimulai dengan menyaksikan pameran potensi Kabupaten Pakpak Bharat, sambutan Bupati Pakpak Bharat dan Sambutan Gubsu, penyerahan piagam dan

plakat TMII oleh direktur utama kepadaGubsudanBupatiPakpak Bharat serta acara pagelaran malam pesona budaya pakpak menampilkan Opera Pakpak: “Corik Mulak Mi Sembung” juga penyerahan cenderamata kepada para duta besar/perwakilan negara sahabat. (a37)

P. SIANTAR (Waspada) : Sebanyak 10 kelurahan di Kota Pematangsiantar mendapat peralatan pangan sebanyak 10 paket terdiri mesin pengiris, mesin penepung, alat pengering dan alat pengayak. “Peralatan itu diserahkanWalikota Pematangsiantar Hulman Sitorus secara simbolis saat sosialisasi percepatan penganekaragaman konsumsi pangan bagi penyuluh pendamping dan pengurus kelompok wanita tani TA 2011 di aula Panti Sosial, Kamis (23/6),” sebut Kabag Humas dan Protokoler Pemko Drs. Daniel H Siregar, Jumat (24/6). Menurut Walikota, guna percepatan penganekaragaman konsumsi pangan, khususnya bagi masyarakat, tentunya seluruh pihak harus bekerja keras dan berkesinambungan melakukan peningkatan perekonomian rakyat dengan skala prioritas. “Kamijugamengharapkanagarmenyamakan persepsidalampembangunanketahananpangan, peningkatan pengetahuan dan kemampuan aparat kelurahan maupun kecamatan, mewujudkan pemupukan modal melalui pengelolaan dana abadi oleh lembaga keuangan kelurahan dan kelompok wanita lahan pekarangan dan mewujudkan koordinasi, integrasi, simplikasi serta sinkronisasi dalam pelaksanaan kegiatan pem-

banguan ketahanan pangan di Pematangsiantar,” harap Walikota. Dosen Tata Boga dan Kepala Laboratorium Hasil-hasil Pertanian Unimed Ana Rahmi selaku narasumber menyebutkan untuk mencapai sasaran pembangunan ketahanan pangan tahun 2014yakniskorpolapanganharapan95,cadangan pangan pemerintah 60 persen dan penurunan konsumsi beras 1,5 per tahun melalui percepatan penganekaragaman konsumsi pangan, alokasi anggaran sangat diharapkan sesuai dengan skala prioritas. Ana Rahmi turut menegaskan perlu diperhatikan pangan yang kerap dikonsumsi anak-anak, kebanyakanmengandungzatpewarna,pengawet, dan bumbu penyedap. “Dengan seringnya dikonsumsi panganan seperti itu, tentu berakibat buruk bagi perkembangan dan kesehatan anak.” Kabid Keanekaragaman Konsumsi Pangan Maruli Sitorus melaporkan tindak lanjut sosialisasi itu yakni melaksanakan kampanye percepatan penganekaragaman konsumsi pangan dan peningkatan keamanan pangan segar, melaksanakanperencanaanpartisipatifdikelurahan,lokasi desa mandiri pangan dan analisis SKPG serta penyaluran dana bantuan sosial PDRP kepada Balita penderita gizi buruk, dengan pemberian makanan bergizi selama tiga bulan. (a30)

Padanglawas Masih Jauh Dari Harapan MENJELANG peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke4 Kabupaten Padanglawas, sebagai daerah otonom baru yang lahir berdasarkan UU No.38 tahun 2007 yang ditetapkan pada 17 Juli 2007, namun kondisi daerah Padanglawas memasuki usia tahun kelima masih sangat jauh dari harapan maupun tujuan UU No. 38 tersebut.

Demikian ungkapan sejumlah komponen masyarakat Padanglawas kepada Waspada, utamanya aktivis mahasiswa Padanglawas yang aktif menyampaikan kritik akan kinerja pemerintah daerah itu. Sebagaimana disampaikan

Ketua umum Gerakan MahasiswaPadanglawas(GEMAPalas), Ansor Harahap dan Ketua Ikatan Mahasiswa Sosa Sekitarnya (IMSS) Edi Harahap bahwa masyarakat bingung bercampur resah dengan kondisi Padanglawas saat ini, dimana di usia empat tahun Kabupaten Padanglawasbelummampumembangun satu gedung perkantoran. Harapan dan tujuan UU No. 38Tahun2007tentangKabupaten Padanglawas semakin sirna ditelan‘kekuasaan’,bahkansepertinya benar-benar anti perubahan. Esensi tujuan otonomi daerah dalam rangka percepatan kesejahteraan umum telah kabur di persimpangan jalan gelap yang dibuat para penguasa Padanglawas. Hingga sekarang Padanglawasmasihjalanditempat,bahkan mengalami paradoks. Dan rakyat semakinkehilanganharapanakan sebuahperubahanyangdijanjikan

pemekaran dan pemimpinan hari ini. Pemerintah Padanglawas dan kepemimpinannya sebagai pemegang kendali penyelenggaraanpembangunankehidupan yang di amanahkan undangundang dan rakyat, terkesan ‘tuli’ akan jeritan rakyat yang mendambakan perubahan dan kemajuan. Malah pemerintahan di Padanglawasdinilaitelahdihinggapi penyakit birokrasi yang ganas. Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) serta penyakit lainnya sebagai simbol besar penyakit birokrasi diduga kuat telah menjadi pemandangan yang menyeramkan di tubuh Pemkab Padanglawas. Dalam sebuah aksi unjuk rasa, kalangan mahasiswa menyampaikan sejumlah bukti ke Kejati dan BPK Sumut tentang dugaan korupsi atau dugaan penyimpangandanpenyelewengan

di lingkungan Pemkab Padanglawas. Di mana pemerintahan Palas telah melahirkan banyak persoalan, dugaan korupsi makin menguat tatkala pelaksanaan APBD tahun 2009-2010 diduga banyak disalahgunakan dan sarat korupsi.TatkalaproyekMultiYeras (tahun jamak) pembangunan sarana perkantoran Kabupaten Padanglawas yang pernah dikerjakan namun kini terkendala dan ternyata bermasalah besar. Dan terindikasi terjadi kerugian negara. Dapat dilihat pada surat Gubsu H Syamsul Arifin SE waktu itu, tertanggal 25 Juni 2010 telah menyurati Bupati Palas Basyah Lubis bahwa dalam proyek Multi Years terjadi pelanggaran hukum danterindikasikorupsi.Ditambah dari hasil audit Inspektorat Pemprovsu serta telah menjadi temuan, sedikitnya terdapat Rp 6.789.500.000 dialokasikan untuk

proyek tersebut, namun sampai saat ini belum bisa diselesaikan PT Bungo Pantai Bersaudara sebagai pelaksana proyek. Tentu hal ini diyakini merupakan tindakan korupsi berjamaah. Beberapa point ketentaun yang telah dilanggar antara lain pasal9ayat5,pasal26ayatd,pasal 30 ayat 8 dan pasal 31 ayat 7 Kepres nomor 80 tahun 2003 tentang pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di intansi pemerintah. Prosedur penetapan proyek Multi Years, yaitu setiap proyek yang bersifat Multi Years harus diparipurnakan.Yang kemudian dimohonkan agar ditampung pemerintah pusat dan setiap proyek di atas Rp50 miliar harus adapersetujuandariKementerian Keuangan RI. Semua ramburambu itu ditabrak Bupati Padanglawas. Dibuktikan dengan melakukan pengumuman lelang di Media Indonesia tahun 2009

lalu,sementarabelumditampung di anggaran pusat. Begitu juga dengan rekrutment CPNS Padanglawas tahun 2010,saratmuatanKKN(Korupsi, Kolusi,danNepotisme).Beberapa dugaan persoalan diantaranya, pendaftar yang tidak ikut test, namun ternyata diluluskan. Skor (niai) yang tidak masuk rangking kelulusan, tapi diluluskan. Aroma suap kelulusan sangat kental. S1 rata-rata membayar antara Rp 100 – 200 juta. Manipulasi dan rekayasa hasil terindikasi menyelimutirekrutmenCPNSPalas2010. Sama halnya dengan pengangkatanSekdes(SekretarisDesa) se-Palas, sangat banyak mengabaikan peraturan pemerintah tentang pengangkatan Sekdes menjadi CPNS| Begitu juga dengan proyek perawatan jalan di tahun 2010 yang dianggarkan sekitar Rp8 miliar, tapi sepanjang tahun 2010 hampir tidak pernah dilakukan perawatan jalan. (a33)


Liputan Khusus

WASPADA Senin 27 Juni 2011

C5

Tebingtinggi; Kerja Besar Yang Tertunda BIODATA

KETAJAMAN visinya dalam dirinya memunculkan dalam dirinya keinginan sangat kuat untuk membangun kampong halamannya, kota Tebingtinggi dengan menjadi walikota. Keinginan itu pernah tercetus ketika Drs H.Eddy Syofian, MAP menjabat Kepala Dinas Komu-nikasi dan Informasi (Kominfo) Provsu pada tahun 2009. Karena bagi Eddy, kewenangan sebagai pimpinan di daerah memberi keleluasaan lebih besar dalam menyusun program pro masyarakat. Beda halnya dengan jabatan sebagai pemimpin suatu intansi seperti dinas atau badan, karena terkadang masih harus menyesuaikan dengan kehendak kepala daerah. Siapa menduga, setahun berselang, niat Eddy ini terwujud. Karena pada tanggal 30 Agustus 2010, Eddy Syofian dilantik Gubsu H Syamsul Arifin SE sebagai Pj Walikota Tebing-tinggi menggantikan Ir Hafidz Hasibuan yang berakhir masa jabatannya. Maka kesempatan ini dimanfaatkan sebaikbaiknya oleh Eddy untuk membangun daerah yang menjadi kampung halamannya itu. Dan ternyata dia benar-benar membuktikan janjinya sebagai kepala

daerah yang peduli pada rakyat. Dalam waktu yang singkat itu Eddy bekerja cepat membenahi berbagai sektor pembangunan. Tebingtinggi pun segera dilirik pemerintah nasional. Sejumlah penghargaan disabet kota yang dipimpin birokrat yang bicara lugas, sistematis dan diplomatis tersebut. Satu di antaranya adalah penghargaan Piala Citra Pelayanan Prima yang diberikan Wakil Presiden Boediono pada pertengahan Desember tahun lalu di Jakarta. Di bawah kepemimpinan Eddy, Tebingtinggi melalui Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kota Tebing Tinggi mendapat prestasi nasional yang mampu menampilkan sosok kinerja pelayanan yang sangat baik. Kerja-kerja besar Eddy memimpin Tebing-tinggi tertunda karena berakhirnya masa jabatan Pj.Walikota. Masih banyak penduduk Tebing-tinggi yang berpendapatan minim, miskin dan tinggal di rumah tak layak huni. Mereka semua menanti sentuhan tangan dingin pemimpin yang akan mengangkat harkat dan martabat mereka sebagai masyarakat kota lemang itu.

Restu Mantan Walikota Untuk Eddy Syofian ‘’Syukurlah kalau ananda akan maju menjadi calon Walikota Tebingtinggi. Sejak kecil bercita-cita menjadi walikota untuk mengabdikan ilmu dan pengalamannya. Jangan lupa nak, sebelum pemilihan, dimuat di koran-koran. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan taufiknya kepada ananda...’’ Ini adalah kalimat dari pesan singkat mantan Walikota Tebingtinggi Amiruddin Lubis kepada calon Walikota Tebingtinggi Drs H.Eddy Syofian, MAP. Sebagai calon walikota, Eddy memang banyak mendapat dukungan dari berbagai kalangan, khususnya para tokoh juga ulama Tebingtinggi. Eddy memang lahir dan dibesarkan dan bersekolah di kota lemang ini. Sejak kecil dia telah menunjukkan bakatnya sebagai seorang pemimpin. Bakat ini nampak jelas ketika dia berajak dewasa saat dia SMA Negeri 1 di Tebingtinggi. Jabatan Ketua OSIS segera dipercayakan kepadanya. Maka dengan kemampuannya, dia berhasil mendirikan sebuah musholla yang tidak ada sebelumnya di sekolah tersebut. Mushollah itu didirikannya dengan upaya keras dan semangat pantang menyerah. Sejak kecil, dia memang bercita-cita membangun kota kelahirannya ini dengan menjadi pemimpin di sini. Amiruddin Lubis, saat menjadi walikota dulu

telah melihat bakat dan potensi besar dalam diri Eddy kecil yang penuh semangat. Ternyata memang Amiruddin Lubis tidak keliru. Bakat dan potensi itu memang ada dalam diri Eddy Syofian. Maka ketika dia menjadi PNS yang bertugas di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Eddy segera dipercaya pada posisi strategis oleh empat gubernur sekaligus secara bergantian selama 20 tahun tanpa terputus. Dia juga adalah konseptor di balik pidato-pidato bernas yang dibacakan para gubernur tersebut. Dimulai dari masa Gubsu Almarhum Letjen.Raja Inal Siregar yang mempercayakan Eddy sebagai orang yang berbicara atas nama dirinya selaku gubernur. Pilihan Raja Inal ini bukan tanpa alasan. Karena dia melihat, kemampuan Eddy yang dapat mencari solusi dari berbagai masalah yang muncul. Masa berganti, Raja Inal digantikan Almarhum HT.Rizal Nurdin sebagai Gubsu. Di masa

ini Eddy tetap tak tergantikan. Posisi strategis yang diembannya berlanjut. Berbagai isu-isu penting terkait Gubsu keluar melalui dirinya. Begitu juga ketika jabatan Gubsu turun ke Rudolf M. Pardede karena kecelakaan pesawat yang menewaskan Rizal Nurdin. Rudolf juga mempercayakan Eddy sebagai juru bicaranya, orang yang mengeluarkan pernyataan-pernyataan atas nama dirinya. Rudolf bahkan mengangkat Eddy sebagai Kepala Dinas Infokom, yakni jabatan tertinggi dalam bidang komunikasi dan informasi di Pemprovsu. Di posisi ini, Eddy berperan penting dalam memberikan solusi untuk setiap masalah yang muncul. Tidak mengherankan jika kemudian ketika Gubsu berganti ke Syamsul Arifin, Eddy Syofian tetap dipertahankan menjabat sebagai Kadis Infokom. Karir Eddy di bidang komunikasi dan informasi sungguh sangat mengesankan. Sepe-

Drs H Eddy Syofian, MAP bersama Ketua Umum DPP Partai Golkar Ir Aburizal Bakrie.

Nama Tempat/Tgl. Lahir Agama Pangkat Terakhir

RIWAYAT JABATAN 1. Pj. Walikota Tebingtinggi 30-08-2010 2. Kadis Kominfo Provsu 29-01-2009 3. Kaban Infokom Provsu 01-05-2006 4. Kabid Humas Pimpinan Pada Bainfokom Provsu 20-03-2002 5. Kaba Penerangan, Publikasi Dan Dokumentasi Pada Biro Humasy Setdaprovsu 20-01-1995 6. Kasubbag Penerbitan Pada Biro Humasy Setdaprovsu 07-09-1993 RIWAYAT PENUGASAN LUAR NEGERI 1. Singapore: Asean Tourism Forum (1993) 2. Malaysia: Safari Jurnalistik (1995) 3. Perlis (Malaysia): Kunjungan Gubsu (1996) 4. RRC: Safari Jurnalistik (1997) 5. Arab Saudi: Pimpinan Kloter Jamaah Haji (2001) RIWAYAT PENDIDIKAN UMUM 1. Magister Administrasi Publik UMA Medan (2002) 2. Ilmu Sosial Politik USU-Medan (1988) 3. SMA Negeri 1 Tebingtinggi (1983) 4. SMP Negeri 2 Tebingtinggi (1980) 5. SD Negeri 15 Tebingtinggi (1976) PENGHARGAAN 1. Piala Citra Pelayanan Prima dari Presiden RI di Jakarta 15-12-2010 KELUARGA 1. Ayah 2. Ibu 3. Istri 4. Anak-anak:

: alm. H. Samidin Purba : almh. Hj. Nuriah Nasution : Hj. Amelida Amin, SE 1. Dhyta Permatasari 2. Izha Farkhan Syofi0an 3. Alm. Mohd. Murcholish

Drs H Eddy Syofian, MAP mesra bersama istri tercinta, Amelida Amin, SE yang setia mendampingi. ninggal Eddy, yang kini menjadi calon Walikota Tebingtinggi, belum ada orang yang bisa menandingi kemampuannya. Dari Dinas Kominfo, Eddy dipercaya oleh Gubsu Syamsul Arifin menjadi Pj Walikota Tebingtinggi yang diembannya selama 9 bulan 12 hari. Kini dia melangkah mewujudkan citacitanya membangun kota kelahirannya dengan menjadi walikota. Untuk itu, sesuai aturan, dia harus melepas jabatan sebagai Kadis Kominfo Provsu. ‘’Saya tulus ingin mengabdi di kampung halaman. Kota ini merupakan kota kelahiran saya. Andai bukan di kampung halaman, saya masih berpikir ulang untuk menjadi kepala daerah,’’ katanya. Banyak yang meyakini kalau Eddy terpilih, maka dia akan memaksimalkan semua pengetahuan dan ilmu serta tenaga yang dimiliki untuk kota kelahiran. Karena ketika dia menjadi Pj.Walikota Tebingtinggi, dia telah menunjukkan komitmennya yang tinggi membangun daerah ini. Diapun telah memiliki kunci membangun kota lemang ini. Selain komitmen untuk

Kenangan Eddy Di Pinggir Rel Sebagai putra daerah Tebingtinggi yang lahir, besar di sana, Drs H.Eddy Syofian tentu memiliki banyak kenangan indah di kota tersebut. Dia selalu mengenang manisnya saat masih kanak-kanak, bergaul dan bermain dengan teman-teman sebaya. Kemarin Eddy Syofian bernostalgia bersama warga di kawasan pinggiran rel kereta api Jalan Lama di Simpang Dolok Gang Subur Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi. Diapun bertemu dengan teman-teman lamanya dulu. Salah seorang dari teman kecil Eddy adalah Tina yang mengaku senang dengan perilaku Eddy Syofian. Meski pernah menjadi pejabat penting di kota itu tapi tidak pernah berubah. Sikap prilaku dan cara pandang kepada teman-temannya pun tetap seperti dulu, bersahaja dan tetap akrab bahkan gurauan dan candanya masih tetap seperti dulu. “Saya bangga dengan Eddy, meski pernah jadi walikota tapi gak lupa sama sahabat-sahabatnya waktu kecil dulu tetap menjalin persaudaraan,’’ ucap Tina yang sudah jadi nenek bagi empat cucu ini. Sama halnya pengakuan Br Regar. Menurutnya teman masa kecilnya, Eddy Syofian itu orangnya tetap mengingatkan teman-teman sepermainannya. Bahwa mereka pernah bermain dan bercanda bersama. “Baik selama Eddy Syofian menjabat mau pun tidak lagi, kami selalu diingatnya untuk mengenang masa silam yang penuh kenangan. Hidup dan besar di lingkungan RSU Sri Pamela merupakan kenangan yang sulit untuk dilupakan. Semoga dia bisa menang di Pilkada nanti,’’ doa ibu empat anak ini. Eddy Syofian juga terlihat bahagia saat meninjau lokasi pinggiran rel kereta api di Jalan Lama Gang Subur. Ini adalah lokasi kenangan masa kecil saat menuntut ilmu di SD 12. Dia melihat, kondisi sepuluh tahun lalu di kampung ini belum ada perubahan yang berarti. Karenanya kawasan tersebut patut diperhatikan untuk menciptakan kehidupan yangs sehat

: Drs. H. Eddy Syofian, M.AP : Tebingtinggi 09-04-1964 : Islam : Pembina Utama Muda (IV/C)

membangun yang sangat tinggi dalam dirinya, Eddy juga memiliki komitmen terhadap agamanya. Eddy dikenal sebagai sosok yang dekat dengan para ulama dan tokoh agama. Eddy bahkan pernah bersama ulama dan tokoh agama tersebut berkeliling ke seluruh negara Eropa, Mesir. Jordania, Jerusalem, Makkah, dalam rangka memperkokoh kerukunan beragama. Maka kapasitas dan kapabilitas Eddy sudah tak diragukan lagi untuk memperjuangkan pembangunan dan bidang keagamaan di kota kelahirannya itu. Menurutnya, apabila komunikasi sudah berjalan, maka masalah yang berat dapat diatasi bersama. ‘’Program pertama adalah bagaimana membangun kota agar nyaman bagi masyarakat. Nyaman itu berarti pendidikan untuk anak-anak dapat berjalan baik. Jangan ada lagi kutipan pada orangtua murid. Yang kedua bagaimana perbaikan fasilitas umum,’’ tandasnya. Program selanjutnya, perbaikan fasilitas kesehatan. Masyarakat harus memiliki kartu sehat yang jelas. Selanjutnya adalah program penyediaan rumah hunian layak, penataan rumah kumuh dan penataan lingkungan. ‘’Yang kelima berupa pemberdayaan ekonomi dan peningkatan pendapatan. Kita perlu terus meningkatkan potensi ekonomi kerakyatan,’’ tegas Eddy Syofian. Menyangkut peningkatan rakyat, Eddy menjelaskan sebagai kota persingahan, Tebingtinggi cocok untuk mengembangkan wisata kuliner yang mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah, demikian pula revitalisasi pasar dengan baik. Calon walikota ini berharap semua calon dapat tampil secara kesatria dan santun. ‘’Kalau kita merasa sama-sama anak Tebingtinggi kita harus kedepankan fair play. Pemimpin tidak boleh mengoyak kebersamaan di Tebingtinggi,’’ katanya.

Hubungan Selaras Eddy Syofian Dengan Rakyat

di masa datang. “Selain lokasi perlintasan jalan warga di jalur kereta api yang sangat membahayakan kehidupan warga khususnya anak kecil, ke depan pihak Direksi Kereta Api sudah dapat memikirkan dan membangun pengamanan perlintasan kereta api,’’ harapnya. Perhatian Eddy terhadap warga pinggiran yang belum tersentuh pembangunan sepertinya bukan cuma isapan jempol semata. Karena telah menjadi catatan dalam pribadinya untuk segera membenahi daerah-daerah tertinggal dengan merangkul seluruh elemen masyarakat. Untuk itu Eddy mengajak masyarakat untuk berduyunduyun mendatangi tempat pemungutan suara masing-masing untuk memberikan hak pilih suara. “Mari kita sukseskan pesta rakyat dengan membangun kebersamaan dengan bergerak bersama rakyat pasti Tuhan memberkahi,’’ katanya.

Sebagai calon walikota Tebingtinggi, Drs H Eddy Syofian MAP berpasangan dengan Ir H Hafas Fadillah MAP MSi. Selain Eddy-Hafas, Pilkada ulang Tebingtinggi ini diikuti empat pasang kontestan lain. Apa yang menarik dari sosok Eddy Syofian adalah kedekatannya dengan berbagai lapisan masyarakat tak terkecuali masyarakat lapisan bawah. Eddy adalah tokoh yang memiliki hubungan selaras dengan rakyat Tebingtinggi. Lihatlah, karena kedekatan itu, tanpa sungkan masyarakat kawasan Jl. Bunga Tanjung depan RSU Sri Pamela menyampaikan keluhan kepada Eddy saat menjadi Pj.Walikota Tebingtinggi. Mereka mengeluhkan ketidakmampuan menyekolah anak mereka, masalah pengangguran, penataan lingkungan,

DRS H Eddy Syofian bernostalgia bersama warga di kawasan pinggiran rel kereta api Jalan Lama di Simpang Dolok Gang Subur Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, kemarin.

Drs H Eddy Syofian MAP naik ontel dan bercanda dengan masyarakat Tebingtinggi. Kelihatan Eddy Syofian begitu akrabnya dengan warga sambil menggendong seorang bocah.

rumah tinggal yang belum dimiliki sampai masalah perceraian. Tampak sekali kalau warga masyarakat itu sangat berharap banyak kepada Eddy sebagai pemimpin mereka. ‘’Begitulah keinginan masyarakat. Kerja keras pemerintah sangat dibutuhkan mewujudkan harapan mereka. Karenanya saya tulus mengabdi apalagi ini di kampung halaman,’’ jelasnya menanggapi. Bagi Eddy, tugas sebagai kepala daerah adalah tugas yang berat. Karena itu tugas itu harus dijalankan dengan penuh kesadaran dan keinginan kuat untuk membangun masyarakat yang dipimpin. ‘’Rakyat membutuhkan pemimpin yang memperhatikan nasib mereka. Karena itu sangat dibutuhkan pemimpin yang berkomitmen kuat membangun rakyatnya,’’ kata Eddy. Dengan prinsip seperti itu, maka tidak heran Eddy menjadi dekat dengan warga. Karena dia beranggapan bahwa masyarakat bukanlah sekedar objek pembangunan, tetapi adalah orangorang yang memiliki hak untuk mendapat hidup yang layak. Bagi Hj Martini, warga Jalan Kubu Nomor 1 Tebing Tinggi, Eddy Syofian merupakan figur yang memiliki kepemimpinan sejak SMA. Tak heran, saat sekolah di SMA Negeri 1 Tebing Tinggi, Eddy Syofian terpilih sebagai Ketua Umum OSIS, yang merupakan wadah berhimpun siswa. Martini menilai Eddy memiliki kepedulian dengan sesama siswa. ‘’Berbagai masalah teman sekolah sering dibantu menemukan jalan keluar. Ia juga sosok yang disiplin dan transparan. Maka tidak heran kalau harapan perbaikan nasib masyarakat Tebingtinggi juga diutarakan Nurmala Rangkuti, warga Jl. Bunga Tanjung. Ia mengaku senang bertemu Eddy Syofian yang akan membantu menyekolahkan anaknya. ‘’Suami menarik becak. Itupun bukan becak sendiri. Jadinya anak pertama dari empat bersaudara terpaksa putus sekolah saat SMP,’’ katanya.. Itulah Eddy Syofian, dia tidak saja dekat dengan rakyat kecil, tapi dia juga menjadi harapan rakyat Tebingtinggi.


Aceh C6 Gusur Paksa Warga Eks Korban Konflik Aceh Hanya ‘Kambing Hitam’ KUALASIMPANG (Waspada): Lembaga Advokasi Hutan Lestari (LembAHtari) minta Menteri Kehutanan meninjau ulang Surat Keputusan Tentang Penunjukan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), mengingat ada tiga item penting yang belum dipenuhi TNGL dan Menhut.

Waspada/Muhammad Hanafiah

WARGA eks korban konflik Aceh yang sudah sepuluh tahun menetap di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara terancam diusir oleh BB TNGL bersama aparat keamanan.Warga eks korban konflik Aceh yang berdomisili di Kabupaten Langkat rencananya akan digusur dari rumahnya, Senin ( 27/6) hari ini.

Hal itu diungkapkan Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Hutan Lestari (LembAHtari), Sayed Zainal, M, SH kepada Waspada, Minggu (26/6). Menurut Sayed Zainal, TNGL belum melakukan penataan batas kawasan hutan, pemetaan kawasan hutan, dan penetapan kawasan hutan. Mengingat pengukuhan kawasan hutan adalah kegiatan yang berhubungan dengan penataan batas suatu wilayah yang telah ditunjuk sebagai wilayah hutan guna memperoleh kepastian hukum

mengenai status dan batas kawasan hutan. “Ini yang harus ditinjau ulang, sebab TNGL belum memenuhi tiga tahapan penetapan status hutan, yang mereka klaim sebagai Taman Nasional. Menurut hemat saya ini aneh, TNGL tidak punya hak untuk mengusir warga korban eks konflik Aceh, sementara status TNGL saja belum jelas. Apaapaan ini.” tegas Sayed Zainal, direktur Eksekutif LembAHtari. Sayed meminta TNGL menunjukkan batas Taman Nasional yang mereka klaim para warga korban eks konflik Aceh masuk dan menduduki wilayah mereka. “Maunya TNGL melihat dan mendefinisikan, TNGL itu sudah layak atau belum disebut sebagai TNGL. Kalau memang itu TNGL mana batasnya tunjukkan,” tegasnya. Menurut LembAHtari, Pemerintah RI—khususnya Menteri Kehutanan—ada indikasi kuat telah membuat laporan bohong ke dunia internasional, terutama kepada United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO-

badan PBB) yang khusus menangani tentang Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan, termasuk kepada ASEAN Park Haritage. Notabene badan pendonor. Mengingat syarat-syarat belum terpenuhi khususnya di wilayah Sei Lepan, Besitang apa yang diklaim menjadi bagian dari kawasan TNGL. “Kalau sebelumnya TNGL mau membodohi masyarakat dan menutupi kebobrokan TNGL dalam menutupi indikasi korupsi dan pembiaran terhadap perusahaan, sekarang tidak lagi. Catat dan ingat itu, saudara Andy Basrul,” tegas Sayed. Apalagi, ungkap Sayed, wilayah ini merupakan kawasan yang sudah dieksploitasi besarbesaran terhadap kayu dan keanekaragaman hayati, kalau dilihat SK Mentan Nomor 837/ kpts-II/1980 dari penentuan skorsing saja, kawasan yang ditempati para warga korban eks konflik Aceh tidak mencapai 175 skor keatas sebagai kawasan. “Artinya, curah hujan yang terjadi rendah, kemiringan ratarata hanya 20 persen dan fac-

Puluhan Janda Dibimbing BIREUEN (Waspada): Sedikitnya 34 janda miskin dari Kecamatan Kota Juang, Juli, Peusangan, dan Jeunieb. Kab. Bireuen mendapat bimbingan dari petugas Dinas Sosial Aceh bekerjasama dengan Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Mobilitas Penduduk (Dinsoskermob) Bireuen di aula Panti Jompo, Peusangan, Bireuen. Kadinsoskermob Bireuen, melalui Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial, Husaini, kepada wartawan mengatakan, puluhan janda miskin atau Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) yang dibimbing itu merupakan hasil pendataan oleh petugas dari Dinsoskermob, lalu dibimbing supaya dapat memanfaatkan peralatan untuk meningkatkan ekonominya. “Mereka dibimbing supaya bisa mengoperasikan peralatan seperti mesin jahit, perlengkapan pembuatan kue, dan barang-barang jualan di kios,” katanya.(amh)

LHOKSEUMAWE (Waspada): Para orang tua calon siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Olahraga Pemko Lhokseumawe memprotes kebijakan penerimaan siswa baru TA-2011/2012, tanpa melalui sistem Rayon. Sejumlah orang tua dari keluarga kurang mampu di sekitar SMPN-7 Cunda Lhokseumawe, mengaku prihatin dengan sistem penerimaan siswa baru tanpa menerapkan sistem Rayon. “Anak-anak kami di sini terancam tidak lulus, karena banyak anak-anak dari luar mendaftar,” ujar warga di depan papan pengumuman di SMPN-7. Pada hari pertama pendaftaran, anak-anak yang menetap di sekitar sekolah tersebut berpeluang lulus. “Namun hari ini (hari ke lima-red), anak kami terancam karena banyak masuk anak dari luar kawasan Cunda,” jelas warga lainnya. Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Pemko Lhokseumawe melalui Drs. M. Jamil A. Majid yang dikonfirmasi mengatakan, tahun ini tidak diberlakukan sistem Rayon. Tujuannya, agar semua siswa bisa memilik lokasi pendidikan sesuai dengan keinginannya. Namun bila terpaksa, pihak sekolah bisa mengambil kebijakan untuk memprioritas anak-anak sekitarnya.(b17)

Peran Ulama Dan Masyarakat Dibutuhkan Bentuk KKR MEULABOH (Waspada): Ulama sangat berperan penting untuk mendorong masyarakat memperjuangkan hak asasi yang merupakan hak dasar yang melekat pada diri manusia. Hal itu karena dalam sejarah Aceh, ulama merupakan pemimpin umat yang berjasa terutama dalam penyeruan jihad saat perang kemerdekaan. ”Ulama juga memahami tentang perlunya pembentukan KKR dan Pengadilan HAM di Aceh. Ini untuk mengungkap kejahatan-kejahatan HAM masa lalu,” kata kordinator LBH Pos Meulaboh Chairul Azmi, kemarin. Pernyataan disampaikan Azmi dalam Workshop mempromosikan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) dan Pengadilan HAM Aceh. Kegiatan itu menghadirkan Afridal

Darmi, SH mantan Direktur LBH Banda Aceh sebagai nara sumber dan Zulfikar, SH Fasilitator/Divisi Sipil dan Politik LBH. Kegiatan yang berlangsung sehari itu, turut dihadiri kalangan ulama dan tokoh masyarakat desa serta tokoh perempuan di Kabupaten Aceh Barat. “Kita ingin mendapat dukungan masyarakat sipil dalam memajukan keadilan dan akuntabilitas pelanggaran hak asasi manusia. Seluruh komponen masyarakat Aceh harus memahami pen-

tingnya pembentukan KKR dan Pengadilan HAM,”kata Azmi. Azmi mengatakan KKR dan Pengadilan HAM merupakan salah satu corong bagi rakyat Aceh untuk mengembalikan harkat dan martabatnya yang telah dirampas oleh rezim otoriter. Dikatakan, pengakuan kesalahan, pemberian maaf, perdamaian, penegakan hukum, amnesti, rehabilitasi bagi korban pelanggaran HAM masa lalu merupakan hal mutlak yang

harus dilakukan sebelum rekonsiliasi diberikan. Selain amanat Mou Helsinki pembentukan KKR dan Pengadilan HAM kata Azmi juga ditegaskan UU Pemerintahan Aceh No.11 Tahun 2006 yang mengamanahkan tentang pembentukan KKR di Aceh. Untuk itu kata Azmi, kedua Legitimasi formal tersebut harusnya menjadi pondasi kuat untuk segera menyelesaikan problematika pelanggaran HAM masa lalu di Aceh.(cak)

Berangkat (flight, tujuan, waktu)

GA 146 Jakarta/Medan

15:45

GA 147 Medan/Jakarta

16:20

Y6 537 Medan

19:15

Y6 538 Medan

07:30

JT 304 Jakarta JT 396 Jakarta/Medan

11:35 20:00

JT 397 Medan/Jakarta JT 307 Jakarta

06:40 12:15

SJ 010 Jakarta/Medan

12:55

SJ 011 Medan/Jakarta

13:25

AK 305 Kuala Lumpur *

12:20

AK 306 Kuala Lumpur*

12:45

FY 3401 Penang **

14:10

FY3400 Penang **

14:30

Lion Air

Sriwijaya Air Air Asia Fire Fly

tor jenis tanah termasuk tidak peka. Apalagi wilayah ini saat sekarang sudah menjadi sebuah peradaban perkampungan yang maju dengan income perkapita yang tinggi atau sudah mapan,” kata Sayed. Pelaksanaan penggusuran paksa warga korban eks konflik Aceh di Sei Minyak, besitang Resort Sekoci Kabupaten Langkat hari ini (Baca: Senin 27/6) oleh BB-TNGL yang didukung oleh ribuan aparat kepolisian dan TNI Sumatera Utara dan Langkat yang di klaim BB-TNGL masuk dalam TNGL tidak masuk akal dan bukti kegagalan pemerintah, khususnya menteri kehutanan untuk menjamin, melindungi hak-hhak sipil rakyat warga korban eks konflik Aceh sebagai warga Negara yang sah di dalam NKRI. Sayed menyatakan, Klaim BB-TNGL, wilayah yang ditempati warga korban eks konflik Aceh di Barak Induk, Damar Hitam dan Sei Minyak, masuk dalam kawasan TNGL. Secara de vacto dan de jure telah terjadi perbedaan pendapat SK Menhut nomor 276/kpts-II/1997, hanya bersifat penunjukkan kawasan TNGL seluas 1.094.692 hektar. Bukan penetapan. Ironisnya, SK Menhut nomor 276/kpts-II/1997 sangat bertentangan dengan Kepmenhut nomor 32/kpts-II/2001 tentang criteria dan standar Pengukuhan Kawasan Hutan. Selanjutnya Kepmentan nomor 837/kpts/UM/II/1981; tentang criteria dan tata cara penetapan Hutan Lindung, termasum Peraturan Pemerintah Nomor 44/ 2004 tentang perencanaan kehutanan berdasarklan kondisi riil kawasanTNGL, khususnya di resort Sekoci (Sei Lepan, Sikundur, Arah Senapal dan Besitang). Sayed menyatakan, LembAHtari mendukung dan konsen terhadap kepentingan konservasi apalagi berkaitan dengan penyelamatan dan kelestarian Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) yang didalamnya ada TNGL. Tetapi masalah warga korban eks konflik Aceh yang telah menempati Barak Induk, Damar Hitan dan Sei Minyak adalah masalah kemanusiaan, pelanggaran HAM dan hak Perlindungan Anak—menyangkut hajat hidup orang banyak.(b24)

* Setiap Senin, Rabu , Jumat dan Minggu. ** Setiap Selasa, Kamis dan Minggu.

Pidie Jaya Persiapkan Duta Ke MTQ Aceh MEUREUDU (Waspada): Dalam menghadapi pagelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Aceh, di Kabupaten Aceh Tamiang, yang dijadwalkan mulai berlangsung awal Juli 2011 mendatang, Kafilah MTQ Kabupaten Pidie Jaya menggelarkan berbagai persiapan. Kegiatan persiapan itu dilaksanakan dalam upaya memenuhi target 5 besar di MTQ XXX Aceh, dari sebelumnya Pidie Jaya menempati peringkat 9 pada MTQ XXIX Aceh, di Takengen, Kabupaten Aceh Tengah. Persiapan dan pemantapan yang dilakukan pihak Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Pidie Jaya, meliputi semua cabang yang diikuti. Untuk memenuhi semua itu, kini sejumlah 40 peserta MTQ XXX Aceh, asal Pidie Jaya, sedang mengikutiTC sekaligus Tryout, Kata Ketua LPTQ Pidie Jaya, Fauzi, SH, Minggu (26/6). KegiatanTC danTryout yang dipusatkan Masjid Besar At-Taqarrub Kecamatan Trieng Gadeng, berlangsung selama tiga hari/malam, berakhir hingga Senin (27/6) besok (baca: hari ini).“Kegiatan tersebut dibina dan dibimbing serta dinilai langsung oleh Dewan Tutor merangkap Dewan Hakim dari provinsi dan kabupaten, “.(b21)

LHOKSUKON, Aceh Utara (Waspada): Sepasang mudamudi terpaksa dinikahkan massa karena nekat berbuat mesum di sebuah rumah toko kosong di Desa Keude Matang Payang, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara, Minggu (26/6) sekitar pukul 01:00 dinihari. Muda mudi itu berinisial AR, 18, pemuda asal Desa Keude Matang Payang, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara dan kekasihnya EK, 17 asal Desa Meunasah Nga Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Keduanya dilaporkan terpaksa menikah dini karena sudah terlanjur melakukan hubungan suami istri. Informasi dihimpun, kejadian itu berawal ketika AR membawa EK ke Ruko kosong di Desa Matang Panyang Tanah Pasir setempat,sekitarpukul24:00.Saat masuk, mareka sempat dilihat warga dan karena curiga, massa lalu menggerebek ruko tersebut. ‘’Beruntung, keduanya tidak sampai diamuk massa, karena cepat diamankan tokoh masyarakat. Tak lama kemudian, mareka langsung dinikahkan serta diwajibkan membayar denda 40 zak semen untuk kampung,’’ kata Kapolres Aceh Utara, AKBP Farid BE, melalui Kasubbag Humasnya, Ipda Zamzami, kemarin petang.(cmus)

Sedimentasi Ancam Hulu Sungai Pesangan

Penerbangan Di Bandara SIM Banda Aceh

Batavia Air

Senin 27 Juni 2011

Muda-mudi Dinikahkan Massa

Penerimaan Siswa Baru Diprotes

Tiba (flight, asal, waktu) Garuda Indonesia

WASPADA

Waspada/Irham Hakim

MASYARAKAT serta TNI/Polri menarik eceng gondok dari daerah aliran sungai pesangan pada kegiatan Jum’at bersih di Kampung Gergong, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

TAKENGEN (Waspada): Sedimentasi (pendangkalan) ancam hulu sungai Pesangan. Hingga saat ini ancaman pendangkalan tersebut tambah mengkhawatirkan. Ratusan masyarakat ikut gotong royong massal membuang eceng gondok dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Pesangan, sungai yang telah lama tidak pernah dibersihkan itu mulai kelihatan indah karena permukaan airnya kelihatan, walau tidak semua selesai dikerjakan. Dan eceng gondok dianggap salah satu yang mempercepat proses pendangkalan. Menurut Dandim 0106 Aceh Tengah dan Bener Meriah Letkol. Inf. Sarwoyadi, Jumat (24/6), kegiatan ini masih pencanangan atau awal dimulainya gotong royong pembersihan sungai Pesangan dari sampah rumah tangga dan enceng gondok. ”Aliran sungai ini dinikmati

beberapa kabupaten di Aceh, selain Aceh Tengah, ada juga Bener Meriah, Bireuen, Aceh Utara dan Lhokseumawe.” Menurut Sarwoyadi, gotong royong ini akan dilaksanakan rutin setiap bulan. ”Kita lakukan mulai dari pembersihan sungai Pesangan lalu dilanjutkan pemberihan di seputar danau Luttawar.Waktunya lama dan perlu kita melakukan dan menjadwalkan gotong royong rutin untuk menjaga kelestarian dan keindahan sungan dan danau ini,” sebut Dandim 0106. Yang lebih penting lagi menurut Sarwoyadi adalah, dengan dicanangkannya kegiatan ini diharapkan masyarakat akan lebih peduli terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah di sembarangan tempat. ”Sampah rumah tangga seperti plastik dan lainnya juga salah satu penyebab sedimentasi terse-

but,” ungkap Sarwoyadi yang menkoordinatori kegiatan ini. Kerahkan 500 Masa Bupati Bener Meriah Ir. H. Tagore Abubakar yang juga ikut dalam gotong royong tersebut mengatakan, pada gotong royong berikutnya akan mengerahkan 500 massa serta mengerahkan alat berat untuk melakukan pembersihan eceng gondok di Danau Laut Tawar Takengen, yang selama ini semakin mempersempit daerah aliran sungai Pesangan. “Kalau kita membiarkan tumbuhan eceng gondok ini berkembangbiak, maka danau yang selama ini kita banggabanggakan akan menjadi dataran, akibat semakin banyaknya di tumbuhi eceng gondok. Saya khawatir bila dibiarkan terus menerus, maka, Danau Laut Tawar bisa seperti Banyu Bening,” papar Bupati Ir. H. Tagore Abubakar.(cb04/b18/cih)


Aceh

WASPADA Senin 27 Juni 2011

C7 Dokter Tidak Boleh Pindah Sebelum Ada Penganti

Bawa Pacar Ke Rumah Diamankan Warga

SABANG (Waspada): Sehubungan dengan adanya permoho-nan pindah bagi salah seorang dokter spesialis bedah dr Iskandar Sp.B yang bertugas di Kantor Pelayanan Medis (RSUD), Walikota Sabang, Munawar Liza Zainal secara tegas mengatakan, Pemerintah Kota tidak akan mengeluarkan rekomendasi kepada dokter bersangkutan. Walikota Sabang menegaskan, permohonan pindah dokter tersebut perlu ada pengkajian lebih lanjut. Sebelum ada pengganti memang tidak akan kita rekom pindah,” tegas Walikota Sabang, Munawar Liza Zainal kepada wartawan melalui pesan singkat. Dia juga sangat sependapat dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Sabang, khususnya mengenai perjanjian sebelum yang bersangkutan mendapat bea siswa untuk menjadi dokter spesialis. Khususnya mengenai perjanjian sebelum yang bersang-kutan mendapatkan bea siswa untuk menjadi dokter spesialis. Sebagaimana diketahui, Ketua DPRK Sabang Abdul Manan S.Ag, melalui surat Nomor 820/285 meminta agar Walikota Sabang Munawar Liza Zainal agar mempelajari dokumen perjanjian antara dokter dengan pihak Pemerintah Kota saat diberikan bea siswa sebelum mengeluarkan rekom pindah.(b29)

LHOKSUKON, Aceh Utara (Waspada): Gara-gara sering membawa kekasih hatinya ke rumah, Z, 27, pemuda Desa Cot Ara, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, diciduk warga, kemarin. Z ditangkap bersama pacarnya L, 22, saat hendak menuju rumah L di Desa Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Kedua pasangan non muhrim itu lalu diserahkan ke polisi syariat atau Wilayatul Hisbah untuk dibina. KomandanWHWilayah Timur Aceh Utara, Tgk Amiruddin, kepada Waspada mengatakan, warga gerah dengan tingkah Z. Pemuda itu dilaporkan sudah terlalu sering membawa gadis pujaan hatinya ke rumah dan warga khawatir tindakan tersebut rawan berujung khalwat. “Warga sudah mengingatkan Z agar tidak lagi membawa pacarnya ke rumah. Tapi Z membandel, hingga akhirnya ditangkap warga. L sendiri sudah kita kembalikan ke orangtuanya untuk pembinaan lanjutan. Sedangkan Z, masih kita bina di Kantor WH Wilayah Timur Aceh Utara, di Desa Panteu Breuh, Baktiya,” tandas Tgk Amiruddin.(cmus)

Anggaran Perawatan Jalan Dan Jembatan Kurang BLANGKEJEREN (Waspada): Tidak mencukupinya anggaran yang dialokasikan Pemkab Gayo Lues untuk perawatan jalan dan jembatan, instansi terkait terpaksa menutup jalan berlubang dengan pasir yang sebelumnya diberi aspal dan semen. “Secara teknis cara yang kita buat tersebut terkesan aneh, namun dari sisi dana lebih hemat. Selain itu teknis tersebut hanya untuk menutup pori-pori jalan yang terkelupas atau berlubang. Sehingga bisa menghambat meluasnya kerusakan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Drs. M. Ali M. MM melalui kasi perawatan jalan dan jembatan Maliki, ST, Rabu (22/6), di ruang kerjanya. Anggaran yang dialokasikan Pemkab untuk perawatan jalan dan jembatan tahun ini, kata Maliki, senilai Rp3 miliar. ”Dana tersebut sudah terserap Rp1.5 miliar,” katanya. Dijelaskan Maliki, sistem frame sama sekali tidak mengurangi kualitas dan kekuatan daya tahan jalan. Sementara untuk K2SO atau pengerukan selanjutnya diberi beton, disesuaikan dengan tingginya jumlah kendaraan yang melintas.(cb01)

Deklarasi CaPAI Aceh Gelar Tabligh Akbar BANDA ACEH (Waspada): Central Penyelamatan Aqidah Islam (CaPAI) Provinsi Aceh akan menggelar tabligh akbar dalam memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1432H di delapan kabupaten/kota di Aceh. Kegiatan bekerjasama dengan Rabithah Alumni MUDI kabupaten/kota dan Pengurus Besar Rabithah Muta’allimin Pidie se-Aceh, dijadwalkan berlangsung 25 Juni hingga 3 Juli mendatang, dengan penceramah tunggal Ustadz Dr. Muhammad Yahya Watori dari Papua. Ustadz Dr. Muhammad Yahya Watori merupakan Da’i internasional yang sebelumnya penganut Protestan dan juga seorang pendeta. Namun, mantan Rektor Universitas Kristen Papua serta mantan erientalis dan misionaris, ini telah menganut agama Islam sejak 2006 lalu. Ketua Umum CaPAI Aceh, Tgk. H. Riandi Safri, SH.I, mengatakan, launching program ini dilakukan di Dayah Markaz Al Islah Al Aziziyah, Lueng Bata-Banda Aceh. Kegiatan ini, sebut dia, sekaligus pendeklarasian lahirnya CaPAI Aceh sebagai sebuah lembaga dakwah yang akan memfokuskan pada misi dakwah pada penyelamatan aqidah ummat dan pencegahan terjadinya penyebaran aliran sesat di Aceh. “Insya Allah, deklarasi ini akan dihadiri Wagub Aceh, H. Muhammad Nazar, S.Ag,” imbuh Riandi. Adapun delapan kabupaten/kota yang akan menjadi lokasi tabligh akbar tersebut adalah Kota Banda Aceh, Kab. Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Kota Lhokseumawe, Kab. Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang.(b07)

Keuchik Dan Mukim Ikut Workshop LANGSA (Waspada): Seluruh Keuchik dan Mukim di Kab. Aceh Timur ikut kegitan workshop membahas rancangan qanun tata cara penyelenggaraan pemerintahan gampong dan mukim yang diadakan DPRK, kemarin. Workshop diselenggarakan DPRK Aceh Timur melalui panitia legeslasinya bekerjasama dengan Lgica 2 Aceh di aula dewan, dibuka Wakil Ketua DPRK Aceh Timur, Mirnawati. Dalam sambutannya, Mirnawati mengatakan, peranan Mukim dan Gampong sangatlah penting dalam penyelenggaraan roda pemerintahan di tingkat bawah. “Kita ketahui, Mukim dan Gampong salah satu unsur struktural lembaga pemerintahan di Aceh, bahkan keberadaannya sangatlah dekat dengan masyarakat,” ujarnya. Mirna mengharapkan dengan adanya qanun pemerintahan Gampong dan Mukim, mampu memberi kesejahteraan bagi masyarakat. “Karena itu,sebelum rancangan qanun ini disahkan, DPRK sangat membutuhkan masukan dan kritikan dari para Keuchik serta Mukim sehingga Qanun ini nantinya sesuai dengan harapan yang kita inginkan bersama,” katanya.(b22)

Polisi Buru Tersangka Penggelap Mobil Rental KOTA LHOKSEUMAWE (Waspada): AKBP Kukuh Santoso, Kapolresta Lhokseumawe melalui Iptu Ibrahim Prades, Kapolsek Banda Sakti mengatakan, pihaknya sedang memburu YD, tersangka penggelapan mobil rental. Kata dia, tersangka YD teman lama pemilik rental datang meminjam mobil Avanza untuk pulang ke Kota Langsa, Senin (13/6) sekitar pukul 19:30. YD berjanji mengembalikan mobil itu keesokan harinya. Namun pada hari yang dijanjikan, mobil belum dikembalikan, saat ditelepon HPnya tidak aktif. Khawatir terjadi sesuatu, pemilik rental melapor ke Mapolsek Banda Sakti, Rabu (22/6). Petugas Mapolsek Banda Sakti melakukan pengejaran dan hasilnya, Rabu (22/6) sekitar pukul 17.30 berhasil menemukan mobil Avanza di salah satu rumah warga di Bayeun, Aceh Timur. Mobil tersebut dititipkan pada warga yang diduga kenalan tersangka lengkap dengan kunci. “Pemilik rumah mengaku tidak begitu kenal dengan YD. Saat mobil itu dititip, YD mengatakan tidak lama dan akan segera mengambil kembali mobil itu. Mobil disimpan di samping rumah dan ditutup spanduk, agar tidak kelihatan,” kata Ibrahim Prades.(cmun)

Waspada/Maimun Asnawi

IBRAHIM Prades, Kapolsek Banda Sakti, memeriksa kelengkapan mobil Avanza yang digelapkan oleh YD.

Cuaca Buruk Pengaruhi Nelayan

Waspada/Sudarmansyah

RIBUAN warga dan ratusan mobil simpatisan Ir. M. Fachruddin Muhdi menunggu di jembatan perbatasan Krueng Seumayam ketika penjemputan Ir. M. Fachruddin Muhdi yang juga staf khusus Mempora pulang ke Abdya.‘Geliat’ dan aktivitas politik di Kabupaten Abdya saat ini mulai terlihat tinggi seiring semakin dekatnya tahapan Pemilukada. Foto direkam Sabtu (25/6).

Geliat Pemilukada Di Abdya

Kepulangan Ir M Fakhruddin Muhdi Pertanda Baik Untuk Perubahan BLANGPIDIE (Waspada): Kepulangan staf khusus Menpora, Ir M Fakhruddin Muhdi yang juga bakal calon (Balon) Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) dari Partai Demokrat, disambut antusias ribuan warga Abdya. Sedikitnya 3.500 warga dari seluruh pelosok di Abdya dan 480 unit mobil pribadi berkumpul di jembatan Krueng Seumayam, perbatasan antara Kab. Abdya dengan Kab. Nagan Raya, mereka berkumpul dalam rangka menjemput Balon Bupati Abdya yang diusung Partai Demokrat dan Partai Matahari Bangsa (PMB) itu. Sejumlah simpatisan Ir M Fakhruddin Muhdi kepada Waspada, Sabtu (25/6) menyampai-

kan bahwa ribuan massa yang terdiri dari wanita dan laki-laki sudah berkumpul di jembatan Seumayam jam 10:15. Padahal informasi tentang kedatangan Fachruddin dari Jakarta dan baru sampai di perbatasan sekitar jam 15:15, tapi massa yang memang sudah punya niat menyambut kedatangannya sehingga tidak mempedulikan masalah itu. Bahkan mereka mengaku sudahmembawabungkusannasi untuk bekal makan siang dari rumah masing-masing. “Kita datang ke sini khusus untuk menyambut bapak Fachruddin dengan biaya sendirisendiri,” ujar Marjuki AJ, warga Desa Ujong Tanoh Kecamatan Lembah Sabil di lokasi. Jejeran ratusan mobil di jembatan Krueng Seumayan perbatasan Abdya dengan Nagan Raya serta ribuan massa penjemput Fachruddin itu mendapat pengawalan ketat

aparat kepolisian Polres Abdya. Munjir, penanggungjawab Tim Sukses Pemenangan Ir. M. Fachruddin sebagai calon Bupati Abdya kepada Waspada mengatakan, kepulangan Fachruddin untuk silaturrahmi dengan para pendukungnya dan sebagai respon terhadap gejolak serta keraguan warga tentang benar atau tidaknya Fachruddin akan maju sebagai calon Bupati Abdya. “Ini hanya sebatas silaturrahmi dan tidak ada hubungannya dengan deklarasi,” tegasnya. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Abdya Khairuddin Ibrahim mengatakan, kedatangan warga pendukung Fachruddin murni inisiatif warga tanpa memberi bekal apa pun termasuk uang minyak bagi kenderaan yang dipakai warga. Hal itu katanya, sengaja dilakukan penanggungjawab tim untuk melihat

sejauhmana ’harga jual’ Fachruddin bagi warga Abdya tanpa melakukan politik uang. “Bukannya kita tidak mau memberi sekedar bekal makanan, tapi kita mau lihat sejauh mana dukungan warga terhadap fachruddin baik moril maupunmateri,dandukunganituterbukti pada hari ini, dimana tanpa kita bekali sedikitpun warga tetap mendukung beliau,” jelasnya. Menanggapi antusiasnya warga dalam menyambut kedatangannya, Ir. M. Fachruddin yang dimintai komentarnya mengaku sangat bersyukur dengan terbukanya hati warga Abdya yang merupakan bentuk indikasi awal untuk perubahan Abdya ke depan. Karena menurut pandangannya, warga sudah sangat menyadari kesalahannya pada lima tahun silam, dan tidak mau dibodoh-bodohi lagi. “Ini pertanda baik untuk perubahan Abdya ke depan,” katanya.(sdp)

KIP Bekerja Tanpa Panwaslu KOTA LHOKSEUMAWE (Waspada): Zainal Abidin Badar, SH. M.Hum, Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Reuncong Aceh menuding, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan Dewan Perwakilan Kabupaten/Kota (DPRK) telah lalai. Pasalnya, tahapan Pemilukada telah mulai dilaksanakan oleh KIP tanpa didampingi oleh Panwaslu. Harusnya, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) sudah harus dibentuk bersamaan dengan tahapan Pemilukada mulai dilaksanakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP), guna memantau atau mengawasi pelanggaran Pemilukada sesuai amanah UU No. 22 tahun 2007.

Dengan adanya Panwalu, pelanggaran Pemilu dapat diminimalisir. “Sudah hampir dua bulan KIP bekerja tanpa didampingi Panwaslu. Sekarang KIP telah berhasil merekrut tenaga PPK dan PPS. Ini mutlak kesalahan DPRA dan DPRK, khususnya yang duduk di Komisi A,” terang Zainal yang sering disapa Jimbron. Menurut Zainal, pelanggaran Pilkada sudah mulai terjadi. Hasil pantauan pihaknya barubaru ini, ada calon kepala daerah tertentu yang memberikan bantuan atap meunasah (suraured) di salah satu gampong dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara. Bantuan itu diberikan dengan syarat, masyarakat gam-

pong itu harus memenangkan calon tersebut minimal 80 persen suara. Jika tidak, maka atap meunasah akan diambil kembali oleh calon tersebut. “Ini hasil investigasi LSM Reuncong Aceh dalam dua pekan terakhir. Jika persoalan ini tidak segera diluruskan akan berakibat fatal pada Pemilukada nanti. Untuk itu, saya pikir, DPR sudah harus segera membentuk Panwaslu,” pinta Jimbron. Kepada semua calon kepala daerah diminta untuk mentaati dan menghormati aturan yang telah ditetapkan. Mereka juga diminta untuk berhenti membodohi masyarakat. Hampir setiap Pemilu dilaksanakan,

masyarakat selalu menjadi tumbal elit politik. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah percaya pada janji para kandidat. “Masyarakat harus ingat pada petuah. Rugoe sithon ureung meugow, teulah si uroe ureung meu rusa (rugi setahun para petani, menyesal sehari pemburu rusa). Artinya, jika masyarakat salah memilih pemimpin, maka akan rugi lima tahun ke depan. Karena itu, masyarakat harus benar-benar memahami petuah tersebut, agar anak dan cucu kita bisa menikmati berbagai pembangunan ke depan,” harap Direktur Eksekutif Reuncong Aceh itu.(cmun)

Hukum Cambuk, Salah Satu Unsur Pembinaan Sikap Mental Masyarakat LANGSA (Waspada): Sampai akhir Juni 2011, tercatat 60 orang menjalani hukum cambuk di Kota Langsa. Mareka tersangkut kasus maisir (perjudian) termasuk seorang perempuan yang dilaporkan sudah dua kali menjalani hukum cambuk. Pelaksanaan eksekusi yang disaksikan warga, digelar di halaman Masjid Raya dan Lapangan Merdeka Langsa. Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa Drs H. Mursyidin, MM menjelaskan, pelaksanaan hukum cambuk tersebut, mengacu kepada qanun (perda) Provinsi Aceh nomor 13 tahun 2003. Siapa pun yang terlibat dalam kasus perjudian atau kasuskasus lain yang betentangan dengan Syariat Islam, harus berhadapan dengan hukuman cambuk. Sang eksikutor akan memukul pelaku dengan ayunan belahan rotan yang memang telah dipersiapkan untuk itu. Hukum cambuk dilakukan dengan cambukan rotan yang jumlah pukulannya tergantung dari tingkat kesalahan. Apapun tingkat kesahalan dan berapapun jumlah pukulan cambuk, namun tujuan akhir yang

ingin dicapai adalah untuk memberi pelajaran agar mareka tidak lagi mengulangi perbuatan yang melanggar hukum, baik ditinjau dari hukum Islam maupun hukum pidana. Apabila ditemukan perbuatan yang berulang, maka hukumannya lebih berat atau lebih banyak lagi pukulan dari jumlah yang telah dijalani, katanya. Mursyidin mengemukakan, dari 60 kasus pelanggaran qanun yang telah dieksekusi secara bertahap selama lima kali, ternyata semua pelaku terlibat kasus maisir (perjudian) yang tertangkap basah oleh petugas. Sampai saat ini belum ada kasus lain yang dibawa sampai ke mahkamah yang mengadili pelanggaran qanun, seperti kasus perkosaan, pencurian, pembunuhan apalagi kasus korupsi yang hingga saat ini belum ada qanunnya. Sebab itu diakuinya, selama ini banyak pertanyaan yang timbul dalam masyarakat kenapa kasus-kasus lain tidak dilaksanakan eksikusi cambuk seperti terhadap koruptor yang jelasjelas perbuatannya telah menyengsesarakan rakyat dan merugikan Negara. Koruptor

tersebut telah “mengambil” uang negara/rakyat yang bukan haknya. Wajar kalau ada yang menyebut koruptor adalah pengkhianat bangsa. Menurut Kadis Syariat Islam itu, untuk melaksanakan hukuman terhadap perbuatan tindak pidana lain yang melanggar qanun, tetap akan dilaksanakan.

Masalahnya sekarang, kata Mursyidin, hingga saat ini belum ada perkara pelanggaran lain yang diproses lembaga peradilan kecuali hanya maisir. Selain itu juga belum ada qanun yang mengatur tentang hukuman cambuk bagi koruptor. “Jadi, kasus maisir yang telah diputuskan, itu yang kita eksikusi,” katanya.(b26)

Pemerintah Jangan Hanya Perhatikan Sekolah Bonafid LHOKSEUMAWE (Waspada): Pemerintah diminta jangan hanya mencurahkan perhatiannya pada sekolah-sekolah bonafid sehingga sekolah-sekolah lain di pelosok semakin tertinggalan. Pada tahun ajaran baru ini, sekolah-sekolah bonafid yang dianggap lebih unggul banyak menerima siswa, sehingga anakanak yang tinggal di desa berbondong-bondong mendaftarkan diri ke sekolah yang dinilai lebih unggul. Selain itu, fasilatas dari sekolah-sekolah ini pun lebih diperhatikan oleh pemerintah, sehingga sekoha-sekolah itu memiliki tempat lebih luas, lantai keramik. Sementara sekolah-sekolah yang ada di pelosok desa semakin ditinggalkan dengan berbagai alasan, pada hal beberapa sekolah tetap mempertahankan kualitas. “Keadaan itulah yang menyebabkan sekolah ini memiliki siswa sangat sedikit. Dalam dua tahun terakhir ini terus berkurang, bukan karenan mutu. Dari kapasistas penerimaan 200 siswa tetapi baru 79 anak yang mendaftar,” keluh Kepala SMPN 4 Lhokseumawe, Saifullah, SPd, MPd yang ditemui Waspada, Minggu (26/6). Bahkan sejumlah anak tamatan SD yang tinggal di sekitar mukim sekolah tersebut, ramai-ramai pergi mendaftarkan diri ke sejumlah SMP yang ada di kota Lhokseumawe, karena dianggap sekolah itu paling favorit dan lebih baik. (b12)

LHOKSEUMAWE (Waspada): Cuaca buruk dalam sepekan terakhir ini mempengaruhi kegiatan para nelayan, mereka sangat cemas ketika berada di tengah laut. Ombak dan badai sering datang secara tiba-tiba yang disertai angin kencang, sehingga sejumlah nelayan terpaksa kembali ke darat sebelum berhasil menangkap ikan. “Meski ikan yang muncul ke permukaan banyak, tetapi sedikit sekali yang berhasil kami tangkap. Jumlah tangkapan kami akhir-akhir ini sangat menurun yang menyebabkan harga ikan di pasaran menjadi naik,” kata Muhammad, 35, seorang nelayan, kemarin. Hal yang membuat sejumlah nelayan tradisional tertekan adalah banyaknya muncul kapal tongkang. Mereka kalah bersaing dan semakin tersingkirkan, sedangkan kapalkapal dengan pukat harimaunya begitu mudah mendapatkan tangkapan banyak dan membuat rezeki nelayan biasa terampas. Cuaca buruk merupakan musuh nelayan, kata Muhammad. Keadaan-keadaan sekarang yang kerap muncul angin kencang dan badai, semakin membuat kehidupan nelayan terpuruk. Sementara pengeluaran untuk keluarga semakin besar, melihat kenyataan bahwa segala barang menjadi mahal.(b12)

8 Kafilah Bireuen Ikut Pemantapan BIREUEN (Waspada): Sedikitnya 38 kafilah Kabupaten Bireuen mengikuti pemantapan menghadapi MTQ Provinsi Aceh XXX yang dilaksanakan di Aceh Tamiang, 3-10 Juli 2011. Kabag Kesejahteraan Sosial dan Keistimewaan Aceh, Said Abdurrahman, menyebutkan, pemantapan dilaksanakan di Mesjid Agung selama seminggu ke depan. Dengan demikian diharapkan tekad Kabupaten Bireuen untuk meraih predikat lebih baik dari MTQ sebelumnya dapat terwujud. “ Pemantapan ini diasuh oleh pelatih pada sembilan cabang-cabang yang diikuti. Selama pemantapan, 38 kafilah diinapkan di Grand Blang Raya,” ucap Said Abdurrahaman. Sedangkan jumlah kafilah secara keseluruhan yang akan berangkat ke Aceh Tamiang adalah 70 orang, termasuk 38 peserta, pelatih masing-masing cabang dan official yang pelepasannya direncanakan oleh Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman di Meuligoe pada 2 Juli 2011.(cb03)

Kodim 0103 Canangkan Program Ketahanan Pangan LHOKSUKON, Aceh Utara (Waspada): Jajaran Kodim 0103 Aceh Utara mencanangkan program ketahanan pangan di Desa Alue Tingkem, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, kemarin. Pencanangan ditandai dengan bajak sawah perdana yang dilakukan Dandim 0103 Aceh Utara Letkol CZI Wakhyono. “Program ini kita lakukan secara serentak di semua koramil di jajaran Kodim 0103 Aceh Utara. Ini tahap kedua dan merupakan bagian dari peran aktif TNI dalam mendukung program pemerintah untuk menjadikan berbagai daerah sebagai lumbung pangan nasional,” kata Dandim didampingi Danramil Lhoksukon Kapt Inf Mulyanto. Dandim menambahkan, program itu pada dasarnya bertujuan membina kelompok tani agar hasil panen memuaskan dan otoma-tis meningkatkan kesejahteraan petani. “Untuk mensukseskan program ini, kita juga bekerjasama dengan Dinas Pertanian Aceh Utara. Sementara jumlah kelompok tani yang kita bina mencapai ratusan dengan luas total areal 72 Ha. Kita menargetkan hasil per hektar mencapai 8 ton,” tandasnya.(cmus)

Zakaria Yusuf Geuchiek Geulanggang Baro BIREUEN (Waspada): Camat Kota Juang Dahlan, SE melantik Zakaria Yusuf sebagai Geuchiek Gapong Geulanggang Baro menggantikan Geuchiek lama H. Basri AR yag telah mengakhiri masa jabatannya, kemarin. Pelantikan dihadiri unsur Muspika Kecamatan Kota Juang dan masyarakat sebagai merealisasi hasil Pilkades beberapa dua kandidat, Zakarya Yusuf meraih perolehan 367 suara sedang rivalnya Syafruddin Arsyad meraih 53 suara. Camat Kota Juang Dahlan, SE mengatakan, kendati pejabat pemerintah terendah namun memegang peranan penting sebagai ujung tombak pemerintah Kecamatan dan Kabupaten dalam menjalankan roda pemerintahan desa. Dikatakan, pemerintahan desa bisa berjalan baik bila Geuchiek dalam menjalankan pemerintahan desa selalu bekerjasama dengan perangkat desa Tuha Peueut dan Tuha Lapan. Setiap masalah yang terjadi di desa jangan memaksakan kehendak dan harus diselesaikan melalui musyawarah bersama perangkat desa.(b16)

30 Geusyik Di Kota Langsa Habis Masa Tugas LANGSA (Waspada): 30 Pejabat Geusyik yang bertugas di lima kecamatan di jajaran Pemerintahan Kota (Pemko) Langsa, terhitung sejak 2 Juli 2011 akan berakhir masa tugasnya. Namun untuk sementara tidak dilaksanakan pemilihan pejabat baru. Pemilihan Geusyik baru akan digelar selesai penyelenggaraan Pilkada gubernur/wakil gubernur, bupati/ wakil bupati dan walikota/wakil walikota, ujar Walikota Langsa Drs Zulkifli Zainon, MM di Langsa, Minggu (26/6). Menurut Walikota, tidak dilaksanakan pemilihan pejabat Geusyik baru bagi 30 Gampong tersebut, sesuai instruksi Gubernur Aceh Irwandi Yusuf nomor : 4/INSTR/2011 tanggal 7 Juni 2011 yang disampaikan kepada Bupati dan Walikota se-Aceh. Pemilihan Geusyik baru akan dilaksanakan selesai seluruh tahapan Pilkada yang dijadwalkan pemungutan suara akan dilakukan pada 14 November 2011 termasuk pemilihan Walikota/Wakil Walikota Langsa periode 2012-2017. Dengan berakhirnya masa bhakti mareka, maka untuk sementara waktu pejabat difinitif geusyik di 30 gampong tersebut menjadi kosong. Mereka tidak diperpanjang lagi dan dalam waktu dekat dibebaskan dari jabatan geusyik. Untuk kelancaran tugas-tugas pemerintahan dan kemasyarakatan, Walikota Langsa akan menunjuk dan mengangkat Sekretaris Gampong (Sekgam) atau pegawai kecamatan yang memenuhi syarat untuk pejabat sementara sampai terpilihnya pejabat geusyik baru yang akan digelar selesai tahapan Pilkada Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/ Wakil Bupati serta Walikota/Wakil Walikota.(b26)


Musik

C8 Bintang Indrianto

Idang Rasjidi :

Getar Jazz-Nya Lebih Terasa

Contoh Gamblang Sukses Jazzer Sejati

KETIKA band Rocker Kasarunk dan Baron & Violet Jessica menyemarakkan panggung Road to the Festival – North Sumatra Jazz Festival (NSJF) 2011 di Deli Room Hotel Danau Toba International tanggal 20 Mei silam, beberapa penonton muda tampak penasaran lantaran kurang merasakan getar Jazz yang memadai dari sederet suguhan lagu kedua band asal ibukota itu. Gideon Momongan, Erucakra Mahameru dan Yovie Widianto laysia. Hingga Erucakra & C-Man band band tuan rumah – Ethno Big-Band, serta Kolegium Musikum pada puncak NSJF di Convention Center Hotel Danau Toba, 1 – 2 Juli nanti.“Berdasarkan line-up pasti band penampil, kami jamin getar Jazz NSFJ selama dua malam yakni Jumat danSabtupekandepanakan jauh lebih terasa ketibang pre-event,” jamin Erucakra Mahameru, Direktur Penyelenggara NSJF 2011 kepadaWaspada di Medan, baru-baru ini. Jaminan senada diungkapkan Gideon Momongan selaku Direktur Festival NSJF. Penggiat Jazz indie ini mengajak masyarakat Medan untuk ikut berpesta jazz di Convention Centre hotel berbintang lima yang megah. “Masyarakat Medan dan sekitarnya bersiapkah untuk berpestajazztepatdiharijadiKota Medan yang ke 1421. Pasalnya, kami telah membungkus perhelatanNSJFsebagaifestivalberskala nasionalyangmenghiburdengan konsep berbeda dengan event sejenis yang pernah ada. Mengusung tema sentral Discover Indonesia Experience yakni lebih mengedepankaninsanmusikJazz terbaik Indonesia yang juga terkenal di panggung internasional, Jazz itu mengasyikkan, menghibur, menyenangkan hingga berpotensi besar menciptakan

North Sumatra Jazz Festival Ajang Bergengsi Sebagai kota terbesar di luar Jawa, sudah selayaknya Medan memiliki sebuah perhelatan jazz besar, berkelas festival. Setelah banyak kota-kota lain, memilikinya terlebih dahulu sebelum ini, seperti Denpasar, Jogjakarta, Semarang, Bandung, Pekanbaru, Solo bahkan hingga gunung Bromo, Makasar dan Ambon. North Sumatra Jazz Festival 2011-Discover Indonesia Experience, bukan mustahil bakal menjadi ajang bergengsi di kota Medansertamengangkatpotensilokalmenjadikebanggaannasional, kata Erucakra Mahameru selaku direktur penyelenggara didampingi Gideon Momongan-direktur festival. Konsep ini bakalan menjadi pergelaran perdana, sebuah jazz festival tentu saja dengan landasan konsep yang berbeda dari festival-festival sejenis lainnya. Seperti apa perbedaannya? Sebagai tema pada pergelaran pertama ini dipilihlah, Discover Indonesia’ Experience, dimana dikedepankan para musisi dan penyanyi jazz terbaik Indonesia yang nyatanya telah dikenal luas publik musik (jazz) internasional. Jam terbang mereka tinggi, di panggung-panggung musik jazz internasional di banyak Negara. Pemikiran paling mendasar, kalau lantas bukan kita lalu siapa lagi yang menghargai kemampuan berlebih mereka yang mumpuni itu?Yang sudah mereka buktikan selama ini dan membuat publik musik (jazz) internasional ternganga takjub dan memberi respon sangat positif. “Naif rasanya, mereka malah bisa menjadi lebih dikagumi dan digila-gilai publik pencinta musik (jazz) luar negeri, dibanding di kampungnya sendiri”, ujarnya. (m19)

suasana pesta yang menggembirakan semua orang. Bahkan bisa menjadi pengalaman pertama dan mengesankan dalam hidupparapenontonnya,”tandas Gideonyangjugawartawanmusik senior ibukota. Magnet Band Penampil Ajang NSJF menjadi rumah baru musik Jazz nasional, dipastikan menjadi panggung regenerasi insan musik Medan. Pasalnya, para musisi muda berbakat dari kalangan kampus baik dari Unimed dan dari USU, akan turut menyemarakkan suasana pesta dengan mengibarkan panji Ethno Big Band, maupun Kolegium Musikum. Lantas, ikon baru pergerakan jazz di Medan dan Sumatera bagianUtara,C-Manband dimotori Erucakra Mahameru. Dengan gitaris dan vokalis dan komposer berbakat ini memainkan peran gandasebagaipenyelenggara dan siap menjadi pemusik tuanrumah yang baik. “C-Man band, siap tampil sepenuh hati dan habis-habisan di depan publik sendiri,” tekad Erucakra. Lalusiapalagibandpenampil yang menjadi magnet penonton? Satu diantaranya Gusti Hendy - drummer yang “full-energy” dan sangat aktif dari kelompok pop-rock kenamaan GIGI. Kali ini dia akan bermain dengan grup berbeda yakni LIGRO. Bersama

Diana (KSP)

Iwang Noorsaid

North Sumatra Jazz Festival 2011

Sebagai penonton awam, mereka sebenarnya berharap lebih bisa menikmati gaya permainan dan kreativitas Jazz Rock modernseperti yangditampilkan Erucakra&C-Manbandmaupun suguhan duo gitar akustik yang eksotik dari guru dan murid – Donny Suhendra dan Agam Hamzah. Padahalkalaudicermatilebih seksama,dipentaspre-eventatau pemenasan jelang puncak The Festival awal Juli ini - RK band yang dimotori Ferdy “Element” Tahier sedang gencar-gencarnya melantunkanlagu-lagubernuansa Rock n Roll ala Indonesia sudah mencobamengakrabiJazz fusion sesaat dengan mengusung single hits mereka bertajuk “Bisa Gila” dalam nuansa funk dan soul. Begitu pula Baron yang selama ini populer di kalangan kaula muda sebagai gitaris Metal atau Rock yang nge-pop, sebenarnya mampu menyihir penontonlewatkepiawaianmemainkan gitar lewat lagu-lagu bernuansa Jazz Rock yang dinamis. Kini, semua rasa penasaran dan dahaga penonton Medan akan getar Jazz yang lebih terasa dipastikan akan segera terpuaskan seiring kepastian tampilnya sederet musisi/penyanyi “biang Jazz” nasional . Mulai dari Sruti Respati dan Teman-Teman, LIGRO, KSP band Bandung feat Idang Rasjidi, EMERALD BEX, Donny Suhendra Project, Yovie Widianto FUSION, Progressive Jazz Band, plus SUHU dari Ma-

Senin 27 Juni 2011

Gusti Hendy

Sruti Respati

Donny Suhendra

WASPADA

gitaris Agam Hamzah dan Adi Darmawan (bas), akan membuktikan kedahsyatan mereka sebagai trio yang mampu go-international lewat debut album yang diedarkan Moon June Records, label yang berbasis di NewYork. AdapulaSrutiRespati.Penyanyidanpesindenyangbelakangan sering tampil diberbagai program musik ini akan didukung musisikawakan seperti Denny Chasmala, Bintang Indrianto, Saat Syah dan lainnya. Keunikan vokal dankecantikannya,sangatidentik dengan hidangan lengkap akan memuaskan hati dan telinga penonton. Magnet lain, KSP band asal Bandung menggeliat kembali lewat album terbaru bertajuk “Hasrat dan Cita”. Band Pop Jazz terlengkap formasinya (Brass Section) yang pernah ada di industri musik nasional ini, diperkuat 13 personel termasuk empat vokalis (Iyok Kusdini, Kiki Satrio, Marthin Saba dan Uchy Amyrtha) ini , siap unjuk kepiawaian dan pengalaman dalam memberi hiburan musik jazz(y) yangsempurna.Termasuktampil bareng Idang Rasjidi dalam mengusung tembang“Let’s Save The World” . Penampilan khusus Jazz – Legend dan entertainer kawakan kelahiran Pangkal Pinang – Kepulauan Bangka ini, 26 April 1955 silam ini, akan memberi

warna dan nilai plus festival jazz pertama gelaran e-music Waspada dan Indie Jazz ini. Maklum, sampaisaatinisedikitsekaliJazzer sejati yang mampu menghibur dengan sempurna lewat kemampuan serba-bisa dan komplit. Sebagai Pianis, vokalis, komposer sekaligus juga entertainer. Gitaris kawakan Donny Suhendrayangtampildipre-event bersama muridnya Agam Hamzah, akan tampil lebih menarik dengan ‘Project-Band’nya berisikan kolaborasi lintas generasi. Lihatnantiaksidrummer ganteng berusia 17 tahun - Demas Narawangsa,yang dianggap sebagai drummer muda terbaik saat ini di sini. Iwang Noorsaid, salah satu kibordis terbaik tanah air saat ini juga akan tampil enerjik dengan EMERALD-BEX, sebuah grup yang pernah jaya di era 1980-an. Berprestasi internasional, hingga Hongkong bahkan Jepang. Kini merekaberkumpullagidan dalam waktu singkat mampu menarik perhatian para penggemar jazz tanah air. Penampillainyangberpotensi menjadi magnet utama NSJF adalahYovieWidianto FUSION. Pentolan grup musik pop-manis - Kahitna dan Yovie NUNO, kali ini khusus bermain jazz/fusion –jalurmusikyangpernahdiakrabi sejak awal kiprah musiknya di pertengahan 1980-an.Yovie akan diperkuat para musisi berpengalaman luas seperti perkusionis Iwan Wiradz, drummer Hentriessa Yulmedia, penyanyi latar cantik, Yunika, gitarisnya Kadek Rihardhika dan lainnya. “Kami siap menggetarkan panggung NSJF dengan sederet lagu gres yang menjadi materi utama album terbaru Jazz/ Fusion kami,” janjiYovie kepada Waspada disela-sela peluncuran album “My Secret Room” – milik Alika, penyanyi orbitannya. Menyempurnakansajianjazz NSJF, akan datang secara khusus SUHU band dari negeri Jiran – Malaysia. Kita saksikan samasama sajian musik fusion mereka. Selain mencoba memberikan hiburan segar, ajang ini juga merupakan panggung regenerasi para musisi Medan serta berpotensimemberikantambahan wawasan bahwa musik Jazz itusangatmenarikuntukditonton dan dinikmati,” ajak Erucakra Mahameru, bos NSJF. * (AgusT/m19)

DIUSIANYA yang ke-56tahun,IdangRasjidi masih tetap menggeliat dan produktif di blantika musik Jazz nasional maupun internasional. Bahkan, berkat kesetiannyamenggelutigenre musikberasaldaribangsa kulit hitam di Amerika Serikat, pria kelahiran Pangkal Pinang – Kepulauan Bangka, 26 April 1955 yang belaka-ngan Idang Rasjidi mengibarkan panji band Idang Rasjidi Syndicate ini, identik dengan contoh gamblang sukses seorang Jazzer sejati. Maklum, pianis, vokalis Jazz memiliki jiwa entertainter luar biasa ini, kini bisa hidup berkecukupan termasuk mampu mengarahkan dua putranya – terutama Sha’adu Shah Rasjidi untuk menjadi pemusik bass kelas dunia. Apa resep jitu anda bisa menjadikan musik Jazz sebagai sandaran hidup ? Padahal, lantaran pendapatan tak mencukupi, cukup banyak pemusik Jazz akhirnya lari ke musik pop. “Resepnya sederhana saja. Tergantung bagaimana kita bisa mengatur hidup dengan baik. Alhamdulillah, sejak mengawali kiprah profesional diusia 16 tahun, saya tidak pernah berpaling dari musik Jazz. Nah, berkat kesetiaan di jalur musik yang dikuasai, Jazz bisa menjadi sandaran hidup dan saya bersama keluarga bisa hidup berkecukupan hingga detik ini,” papar Idang Rasjidi kepada Waspada di Black Cat Jazz Super Club Senayan Jakarta, baru-baru ini. Menurut pemusik serba-bisa yang memulai karir sebagai pembetot bass program tayangan anak-anak TVRI dimotori Abadi Seosman ini, daya pikat lain genre Jazz adalah memberi kebebasan pemusiknya untuk berekspresi. “Unsur kebebasannya sangat bagus. Hingga mampu mendisiplinkan insan musiknya untuk terus gigih mewujudkan obsesi dan cita-cita. Hingga tak terpengaruh bisikan orang lain karena pada dasarnya Jazz juga merupakan musik yang jujur,” terang Idang yang mulai dikenal sebagai pianis berkarakter Jazz pasca bergabung dengan Abadi Soesman band. Ditopang kemahiran dan kelincahan jemarinya memainkan tuts piano, penampilan Idang tergolong unik lantaran selain memainkan paino sebagai suara satu plus olah-vokalnya sendiri sebagi suara dua menirukan berbagai alat musik. Sebagai penghibur sejati, Idang piawai menirukan beragam bunyi seperti trumpet, trombone dan perkusi kerap ia senandungkan mengimbangi kelincahan jemarinya bermain di atas bilah piano. Lengkap dengan banyolanbanyolan yang mengundang tawa penonton. “Berkat kesetiaan saya memainkan piano berkarakter Jazz plus anugerah jiwa entertainer dariYang Maha Kuasa, alhamdulillah saya telah tampil dan diganjar honor sebagai pemusik profesional setidaknya pada 21 festival Jazz internasional di seluruh dunia. Kenyataan ini sekaligus membuktikan, musik Jazz bisa jadi sandaran hidup bila sang pemusiknya serius dan gigih menjadi Jazzer sejati,” tandas Idang. Pianis yang kemahiran dan wawasannya bermusik kian terasah dengan bergabung dalam wadah Ireng Maulana Associate yang juga

menyertakansaxoponist Udin Syah. Guna menjadi Jazzer sejati, Idang juga banyak menimba pengalaman bersama Maryono (saxophone), Benny Mustapha (drum), Oele Pattisellano (gitar), Benny Likumahuwa (Trombone), Dullah Suweileh (perkusi), Jeffry Tahalele (bass) ketika mereka membentuk band pentas bernama The Galatic. Selainbersamaparasenior,Idangjugabermusik dengan rekan-rekan musisi seangkatannya. Bersama Indra Lesmana (Piano), ia membentuk Indra Lesmana – Idang Rasjidi Reformation Jazz. Kemudian bersama Chandra Darusman (piano), Jopie Item dan Hari Subardja (keduanya pada gitar), Uce Hariono (drum),Tito Sumarsono (bass), Idang terlibat dalam rekaman Tika Bisono dan Denny Hatami (Vokalis Pahama Grup). Perjalanan karis bermusik Idang Rasjidi tidak berhenti sampai disitu. Bersama The Djakarta All Star yang digawangi enam musisi jazz Indonesia pimpinan Kiboud Maulana, dibentuk untuk mengembangkan kekayaan budaya musik Indonesia dalam suatu bentuk alunan jazz yang unik. Keunikan tersebut dapat disimak pada komposisi mereka yang berinterprestasi funk dengan beranjak dari fusi musik bercirikan Indonesia. Didukung formasi Idang (keyboards), Embong Rahardjo (saxophone), Cendy Luntungan (drum), Jeffry, dan Adjie Rao (perkusionist asal Bandung). Sejatinya, The Djakarta All Star sudah empat kali tampil di ajang North Sea Jazz Festival, Belanda. Pengalaman yang sama juga terjadi padaTrigonia. Grup latin fusion jazz ini dibentuk Idang bersama Cendy dan Yance Manusama atau pemain bass Bintang Indarto yang bakal tampil di NSJF bersama Sruti Respati dan teman-teman.Trio ini tidak kalah saktinya dengan The Djakarta All Star dalam mengumpulkanmassa.Merekajugatelahbeberapa kali melalang ke North Sea dan bahkan pernah melakukan konser tunggal di Malaysia. Komposisikomposisi original Trigonia sudah kadung akrab di telinga penikmat jazz. Dan di pentas NSJF, Jumat malam nanti (1/ 7) nanti - Idang Rasjidi yang mengingatkan kita pada kepiawaian sosok entertainer sejati mendiang BillSaragihdalammenghibursekaligusmemainkan emosipenonton,akanmenjadifeaturingKSPBand. “Saya diajak MasYucky Soeryo – pentolan KSP band untuk tampil bareng mengusung lagu ciptaan sayaLetsSaveTheWorld–salahsatuandalanalbum big band pop Jazz tersebut. Walau sebagai featuring, saya tetap bersemangat hadir di NSJF yang merupakan rumah baru musik Jazz nasional. Sekaligus ingin bernostalgia lantaran, pemusik Erucakra Mahameru yang 16 tahun silam pernah sepanggung dengan saya di salah satu pentas Jazz di Medan, kini menjadi Direktur Penyelenggara NSJF yang juga motor C-Man band,” tutur Idang sambil menyunggingkan senyum renyahnya lantaran baru mendapat telepon internasional dari Bob James – biang musik Jazz Fusion Amerika yang mengajak Sha’adu Shah – putranya untuk tampil bareng di Jepang dan Eropa, awal Juli nanti. * (AgusT/dari berbagai sumber)

Java Jazz Ilhami Lahirnya Festival Jazz Daerah KEHADIRAN JakJazz dan Java Jazz Festival mengilhami kemunculan festival-festival sejenis, baik berskala nasional maupuninternasional.Muncullah festival Jazz di Bali, Yogyakarta, Makassar, Pekanbaru, Bandung, Solo, Semarang hingga Ambon. Sementara potensi-potensi Jazz di bumi Sumatera Utara pun lantastermotivasiuntukbermunculan dimotori Erucakra Mahameru – motor C Man band. Tak sekedar menjadi penyanyi, gitaris dan komposer profesional, Erucakra yang jebolan Berklee College of Music BostonUSAtahun1995ini,melanjutkangerakanparaseniornyauntuk merangsang kaum muda Sumatera Utara untuk tampil ke depan membawakanmusiksecara“Baik dan Benar” terutama musik Jazz lewat ajang “North Sumatra Jazz Festival” (NSJF) 2011 yang bakal

digelar di Hotel Danau Toba International, 1 – 2 Juli 2011 mendatang. Mengusung tema “Discover Indonesia-Experience”. NSJF perdana mencoba memberikan penjabaran lewat pertunjukkan music Jazz yang “benar” – akan potensi-potensi musisi Jazz tanah air yang rata-rata telah melanglang buana dan bernama harum di dunia internasional. FestivalJazzberskalanasional yang digelar bersama Indie Jazz Indonesia - diproyeksikan menjadi festival musik rutin tahunan. Dan kini musik Jazz bukan lagi hanya milik bangsa Amerika. Jazzsudahmenjadisebuahwarna musik yang dimiliki masyarakat dunia. Tapi, kesan ekslusif dan tidak membumi terkadang masih dirasakan sebagian masyarakat terhadap musik yang diawal

kehadirannya di Indonesia tak terlepas dari virus bawaanVoice of Amerika, hingga kemudian dikenal dan dimainkan lebih banyak musikus di kota-kota besar tanah air. Perkembangan terkini, tak hanya di hotel berbintang atau konser dengan tiket mahal. Jazz yang cenderung lebih segmented sudah merambah ke mal dan kafe-kafe hingga kedai kopi. Bahkan, belakangan Jazz makin menjadimusikyangmemperoleh sorotanutamapenggemarmusik. Pasalnya, geliat Jazz di Indonesia seolah-olah “mendunia” lewat ajang akbar bertitel Jakjazz sebagai festival Jazz Internasional pertama. Dilanjutkan Java Jazz Festival yang berskala lebih besar bahkan telah diklaim penyelenggaranya sebagai salah satu festival Jazz terbesar di dunia.(Agust/ m19)


Waspada, senin 27 juni 2011