Page 6

A4

Medan Metropolitan

WASPADA Senin 24 Juni 2013

Rumah Dan Sepedamotor Terbakar MEDAN (Waspada): Rumah milik Burhanuddin, 74, yang berada di Jln. Ismailiyah Gang Siddik, Kec. Medan Area, Minggu (23/6) sekira pk 05:30, terbakar diduga akibat kabel listrik yang terkelupas. Tidak ada korban jiwa, namun satu unit sepedamotor tinggal rangka. Informasi yang diperoleh di kepolisian, penyebab kebakaran diduga gara-gara kabel listrik PLN yang bergesek dengan seng atau atap lantai 2 rumah korban mengakibatkan kabel terkelupas, sehingga menimbulkan percikan api. Percikan api tersebut langsung menyambar bagian atap dan membesar kemudian membakar dinding papan dan seluruh isi rumah. Warga berusaha memadamkan api dengan air seadanya dan menghubungi petugas Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Pemko Medan. Tak berselang kemudian, 7 unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi memadamkan api.

Salah seorang warga, Marisa, 19, mengatakan kalau kejadian tersebut diketahui oleh Burhanuddin yang saat itu sedang lari-lari pagi di depan rumahnya. “Jadi tadi pagi kakek (Burhanuddin) langsung yang tahu kalau api sudah besar dari atap rumah, pas lari-lari pagi di depan rumahnya,” sebutnya. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun sepedamotor Honda Supra milik korban ikut terbakar. Sedangkan salah seorang keluarga pemilik rumah pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Kapolsek Medan Area Kompol Rama S Putra ketika dikonfirmasi mengatakan, asal mula api sementara diduga karena arus pendek. Dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun seorang keluarga pemilik rumah atas nama Arifin saat kejadian pingsan dan sudah dibawa pihak keluarga ke rumah sakit,” ujarnya. (h04)

PNS Tewas Korban Tabrak Lari

Waspada/Rudi Arman

KAPOLRESTA Medan AKBP Nico Afinta (kiri) didampingi Kasat Reskrim Kompol Yoris Marzuki dan perwira lainnya menunjukkan botol miras oplosan yang ditemukan di Komplek Katamso Square Jln. Brigjen Zein Hamid, Minggu (23/6).

MEDAN (Waspada): Gara-gara mengelakkan pengemudi becak bermotor yang berbalik arah secara tiba-tiba, Heri Kurniawan, 26, pegawai negeri sipil (PNS) terjatuh dari boncengan sepedamotor dan tergilas truk hingga tewas di Jln. Sisingamangaraja depan Pertokoan Rivera, Kec. Medan Amplas, Kamis (20/6) sekira pukul 08:00. Informasi yang diperoleh di kepolisian, pagi itu korban Heri Kurniawan, warga Komplek Perumahan Johor Indah Permai, Kel. Gedung Johor, Kec. Medan Johor, berboncengan sepedamotor BK 5290 II bersama temannya L Fernando Sihombing, 33, warga Jln. Pahlawan Gang Rukun, Kel. Pahlawan, Kec. Medan Perjuangan, datang dari arah Medan Amplas menuju luar kota arah Tanjungmorawa. Menjelang perbatasan Kota Medan dengan Tanjungmorawa, persis di Jln. Sisingamangaraja depan pertokoan Rivera, di depan sepedamotor yang ditumpangi korban, secara tiba-tiba becak bermotor berbalik arah, sehingga Fernando Sihombing yang mengemudi berusaha mengelak

ke samping kanan. Namun, dari arah berlawanan muncul truk hingga menyenggol sepedamotor mereka, sehingga korban yang berada di boncengan terjatuh dan tergilas ban belakang truk, sedangkan teman korban selamat dari maut. Usai menggilas korban, pengemudi truk langsung melarikan diri, sedangkan korban dilarikan ke Rumah Sakit Nursaadah. Korban meninggal karena menderita luka robek di bagian belakang kepala, bahu kanan patah, dan tangan kanan memar. Petugas Unit Laka Sat Lantas Polresta Medan Aiptu Kaspul Nasution dan Aiptu Asram Nasution yang turun ke TKP mengamankan sepedamotor yang ditumpangi korban ke markas Sat Lantas di Jalan Adinegoro. Sementara teman seperjalanan korban dan saksi yang melihat kejadian belum bisa dimintai keterangannya oleh penyidik karena disebutsebut masih trauma mengingat peristiwa lakalantas tersebut. (h04)

Polisi Temukan Ruko Penyimpanan 15.408 Botol Miras Oplosan MEDAN (Waspada): Reskrim Unit Ekonomi Polresta Medan menemukan ruko berlantai dua yang dijadikan gudang minuman keras (miras) oplosan di Komplek Katamso Square nomor B49 dan B50 Jln. Brigjen Zein Hamid, Minggu (23/6). “Ada 15.408 botol miras di ruko yang dijadikan gudang penyimpanan miras oplosan siap edar. Penemuan gudang ini hasil pengembangan terhadap tersangka yang kita tangkap Jumat (21/6),” ujar Kapolresta Medan AKBP Nico Afinta didampingi Kasat Reskrim Kompol Yoris

Marzuki, Kanit Ekonomi AKP Bambang Ardy, Panit Ekonomi Iptu Oscar, di lokasi. Kapolresta menjelaskan, untuk mengelabui warga sekitar, para pelaku yang memasok miras oplosan ini mengaku membawa beras. “Kata mereka membawa beras untuk disimpan di gudang sehingga tidak menimbulkan kecurigaan warga sekitar,” sebutnya. Menurut Nico, ini merupakan hasil pengembangan dari temuan gudang miras oplosan di Jln. Medan-Delitua Km 9,8, Desa Mekar Sari, Kec. Delitua, Jumat kemarin. Keterangan tersangka yang telah diringkus sebelumnya, ru-

mah pertokoan ini dijadikan tempat penyimpanan beras. Ruko ini hanya berkedok sebagai tempat penyimpanan beras saja. “Ternyata setelah kami kroscek kembali berisi 15.408 ribu botol miras oplosan yang siap diedarkan ke Langkat dan Aceh,” tuturnya. Dari keterangan sopir (tersangka) lanjutnya, dua rumah toko yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan minuman keras (miras) oplosan siap edar ini sudah beroperasi sejak Mei 2013 lalu. “Jadi dua rumah pertokoan ini sudah beroperasi sejak Mei lalu. Dari tempat produksi gudang yang berada di Jln. Medan-Delitua Km 9.8 Desa

Mekar Sari miras dibawa ke ruko ini,” katanya. Dari sinilah miras oplosan diedarkan. Dari ruko ini tersangka bisa mengedarkan 50 ribu sampai 10 ribu miras perhari. “Tergantung bahan pembuatannya, bila semakin banyak bahan pembuatan semakin banyak yang diproduksi. Tersangka bisa dijerat pasal yang baru lagi yakni Pasal 8 junto Pasal 10 Tentang Perlindungan Konsumen,” jelas Nico. Gudang tempat pembuatan miras oplosan telah 6 bulan beroperasi, sedangkan dua ruko tempat penyimpanan masih 1,5 bulan. Botol miras bermerk mansion house drigen, man-

73 Santri Islamic Centre Diwisuda MEDAN (Waspada): Orang yang suka membaca Alquran akan memperoleh kebahagian dunia akhirat. Karenanya, para wisudawan hendaknya selalu mengamalkan ilmu membaca Alquran yang didapatkan selama mengikuti pendidikan di Yayasan Islamic Centre (YIC) Sumatera Utara ini. Demikian kata Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Sumatera Utara Drs Abd Rahim MHum, saat menghadiri wisuda para santri di Islamic Centre Medan Estate, Sabtu (22/6). Hadir dalam kesempatan itu Ketua MUI Sumut Prof Dr

H Abdullah Syah MA, Kakan Kemenag Deliserdang Drs H Dur Brutu MA, Dewan PimpinanYayasan Islamic Centre Sumut antara lain Drs HA Muin Isma Nasution (ketua I), Dr H Maratua Simanjuntak MA (ketua II), Kepala MTs Hifzil Qur’anYIC Sumut Dahrin Harahap SpdI, serta para donatur dan undangan lainnya. Kata Abd Rahim, dengan pengetahuan yang didapatkan selama mengikuti pendidikan, diharapkan para santri dapat mengembangkan pengetahuannya pada yang memerlukan. Di samping harus mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Mudah-mudahan

para santri yang diwisuda hari ini dapat mengamalkan ilmu untuk diri sendiri maupun pada masyarakat, dan terus meningkatkan ilmu pengetahuan untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Ketua panitia yang juga kepala Madrasah Aliyah Tahfizhil Quran Abdul Rahim Gea MA menyebutkan, dari 73 orang hafizh dan hafizah yang diwisuda, 55 orang hafiz 10 juz, 8 orang hafiz/hafizah 20 juz, serta 10 orang hafiz/hafizah 30 juz. “Selain wisuda, kegiatan dirangkai dengan peresmian dua gedung belajar dengan kapasitas 8 ruangan,” ujarnya.

Kepala Madrasah Tahfizhil Qur’an (MTzQ) Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara Dr H Syarbaini Tanjung MA, didampingiWakil Kepala HYahya Ishak Lc, MA mengatakan, eksistensi MTzQ sebagai lembaga pendidikan non-formal telah banyak mewarnai nuansa pendidikan khususnya di Sumatera Utara, dengan mengedepankan kemampuan “tahfizh l-Quran” bagi para santrinya dan penanaman kajian-kajian yang berwawasan Qurani untuk membentengi aqidah sebagai kader generasi dan re-generasi agama, bangsa dan negara. Sedangkan kepala MTs Hif-

sion house brandi vsop, mansion vodka dan stevensoon biasanya diedarkan para pelaku di lokasi sekitar Kota Medan, Langkat dan Aceh. Dengan beredarnya miras itu, Polresta Medan bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Pariwisata akan merazia lokasi-lokasi tempat penjualan miras. “Ya, kita akan bekerjasama dengan pihak-pihak yang bersangkutan,” kata Kapolresta. Sementara tersangka DH, H, A dan RH sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan. “Sedangkan pemilik miras oplosan I aliasY masih dalam pengejaran polisi dan dalam waktu dekat kita keluarkanDPO,”tuturNico.(m39)

zil Qur’anYIC Sumut Dahrin Harahap mengatakan, MTs Hifzil Quran adalah sebuah lembaga pendidikan formal sederajat dengan SMP. MTs Hifzil Quran beda dengan lembaga pendidikan lainnya karena ada satu ciri khas tersendiri yang diterapkan dalam pelaksanaan pendidikan yaitu penghafalan Alquran. MTs Hifzil Quran memiliki dua program pendidikan yaitu penghafalan Alquran sebagai program khusus diluar dari kegiatan belajar formal dengan target selama tiga tahun belajar bisa hafal quran sebanyak 15 juz. Kemudian program SKB 3 Menteridabberbasismadrasah.(m37)

Waspada/Amir Syarifuddin

GUBSU Gatot Pujo Nugroho ST, MSi berdialog dengan pelajar TK Sekolah Islam Terpadu Khairul Iman usai peresmian gedung belajar sekolah tersebut di Jln. STM Medan, Jumat (21/6).

Gubsu Resmikan Gedung Belajar TK Islam Terpadu Khairul Imam MEDAN (Waspada): Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST, MSi, meresmikan gedung belajar Taman Kanak-Kanak Sekolah Islam Terpadu Khairul Imam Jln. STM Medan Johor, Jumat (21/6). Gubsu mensyukuri pendirian Gedung Belajar Taman Kanak-Kanak seluas 800 m2 dengan fasilitas yang baik tersebut karena merupakan bagian investasi pembentukan generasi bangsa masa depan. Acara peresmian digelar bersamaan dengan pentas seni siswa-siswi sekolah yang juga dihadiri ratusan orangtua siswa. Tampak hadir Pembina Yayasan Hasrul Azwar, Kadis Pendidikan Pemprovsu H Muhammad Zein, Plt Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, mantan Wali Kota Medan Abdillah, Rektor IAIN Prof Nur Ahmad Fadhil, dan undangan lainnya. Dalam sambutannya, Gubsu memuji fasilitas pendidikan yang disediakan Yayasan Pendidikan Khairul Imam, di antaranya keberadaan gedung yang megah dan fasilitas pendidikan yang lengkap dan modern. Demikian pula sistem pembelajaran yang menerapkan pola PAKEM yaitu pembelajaran aktif kreatif efektif dan menyenangkan. “Orang-orang hebat sekarang ini, dahulu pun mereka tidak menikmati sarana pendidikan yang sebaik saat ini. Karenanya dengan fasilitas dan

pendidikan yang terbaik tentu kita optimis lahirnya generasi yang berkualitas,” sebutnya. Beliau menambahkan, sebagaimana prediksi Mckanzie Konsultan, Indonesia berpotensi menjadi 7 negara besar dunia dengan catatan Indonesia berinvestasi di bidang pendidikan. Karenanya keberadaan lembaga pendidikan yang berkualitas sebagaimana Yayasan Khairul Iman perlu ditumbuhkembangkan. Hasrul Azwar dalam sambutannya menjelaskan, tujuan pendirian yayasan untuk melahirkan generasi yang cerdas sebagaimana tujuan dari kemerdekaan Indonesia antaralain mencerdaskan kehidupan bangsa. “Di sini kami bertujuan menciptakan generasi Islam yang berkarakter cerdas dan cerdas berkarakter. Harapannya dari Sekolah ini dibangun generasi pemimpin ke depan,” ujar Hasrul yang juga anggota DPR-RI ini. Hasrul menjelaskan, pihaknya terus menjaga dan meningkatkan standar mutu guru setiap tahun. Pada kesempatan tersebut, Gubsu bersama tamu undangan yang hadir menyaksikan penampilan seni para pelajar taman kanak-kanak hingga SLTA. Gubsu didaulat meresmikan gedung belajar dan meninjau fasilitas yang tersedia. Gubsu selalu menyempatkan berdialog dengan anak-anak pelajar TK di sekolah Islam Terpadu Khairul Imam tersebut. (m28)

Dr. Boyke Beri Kuliah Umum Di Universitas Sari Mutiara MEDAN (Waspada): Guna menghasilkan lulusan berkualitas dan profesional, Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia terusmendatangkantokohnasional dan para pakar di bidangnya. Dengan demikian, seluruh mahasiswa di USM Indonesia memiliki wawasan sesuai dengan perkembangan teknologi dan informasi, sehingga mampu mengaplikasi ilmu pengetahuan yang diperolehnya saat berada di tengah-tengah masyarakat. Pada Sabtu (22/6), USM Indonesia bekerjasama dengan Kelola Bina Persada mendatangkan Pakar Seksologi dan Kandungan dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS. Selama ini, mahasiswa hanya bisa melihat dr. Boyke melalui tayangan televise. Tapi kemarin, mahasiswa bisa langsung berinteraksi dengannya. Pada kesempatan itu, dr. Boyke memberikan kuliah umum dan memotivasi mahasiswa. Dalam kuliah umumnya, dr. Boyke menuturkan, tenaga kesehatan seperti dokter, perawat dan bidan harus memiliki tiga hal, yakni jiwa yang bahagia, fisik yang sehat dan memiliki jiwa sosial yang baik. “Untuk memiliki jiwa yang bahagia ini, seorang tenaga kesehatan harus sabar menghadapi segala permasa-

lahan, terutama menghadapi pasien,” kata Boyke. Jiwa bahagia juga bisa kita peroleh dengan banyak bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Kita harus menjadi orang yang simple. Artinya, tidak usah mikir atau takut ditempatkan ke daerah. Jiwa yang bahagia bisa juga diperoleh dengan perilaku memberi. Untuk tenaga kesehatan, kita cukup memberi senyuman saja kepada pasien, maka 50 persen penyakit akan sembuh,” ujarnya seraya menambahkan, tenaga kesehatan harus bekerja dengan iman dan ikhlas serta mencintai pasien dan jangan membeda-bedakan pasien. Tenaga kesehatan, juga harus memiliki fisik yang sehat. Karena itu, saran dr. Boyke, rajinlah berolahraga dan berperilaku hidup bersih dan sehat. “Fisik yang sehat itu berarti menjaga penampilan dan bebas dari penyakit. Untuk perawat dan bidan yang perempuan, rawat diri kamu, karena 75 persen lelaki itu tertarik sama perempuan itu karena fisik,” imbuhnya. Dia juga mengingatkan bahwa tenaga kesehatan harus memiliki jiwa sosial yang baik. “Bermasyarakatlah, jangan jadi bidan yang sombong. Banggalah kalian sebagai perawat, bidan dan dokter karena profesi

ini mulia,” tegasnya. Kanker Serviks Dia juga menjelaskan tentang penyakit kanker serviks yang mengancam wanita. “Salah satu penyakit yang mengancam kaum wanita adalah kanker serviks. Kanker ini tidak memiliki gejala khas pada stadium awal. Namun baru ketahuan setelah stadium lanjut sehingga sulit disembuhkan,” ungkapnya. Penyebab kanker serviks adalah Human Pappiloma virus (HPV). Beberapa gejala bisa diamati meski tidak selalu menjadi petunjuk infeksi HPV. Keputihan atau mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan intim adalah sedikit tanda gejala dari kanker ini. Selain itu, adanya cairan kekuningan yang berbau di area genital juga bisa menjadi petunjuk infeksi HPV. Penularannya dapat melalui kontak langsung dan karena hubungan seks. Karena itu, diperlukan papsmear dan vaksinasi sebanyak tiga kali, dengan jangka waktu 0 - 6 bulan. Vaksinasi ini untuk usia 9 – 55 tahun,” terangnya. Sementara itu, Rektor USM Indonesia DR. Dra. Ivan Elisabeth Purba, Mkes mengatakan, seminar ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme

tenaga kesehatan khususnya perawat dan bidan. “Sehingga mereka bisa memahami apa yang disampaikan dan juga akan menyampaikan kepada masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran dalam mencegah atau memeriksakan diri sedini mungkin, “ ujarnya. Ivan menambahkan, USM Indonesia sering mendatangkan tokoh nasional dan para pakar di bidangnya guna membuka wawasan seluruh mahasiswa. “Dalam hal ini, para mahasiswa USM Indonesia tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan dari dosen melalui perkuliahan sehari-hari. Lebih dari itu, para mahasiswa dapat memperluas wawasan sesuai dengan perkembangan teknologi dan informasi melalui kuliah umum yang disampaikan para ahli baik dari dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Ivan. Saat ini, lanjut Ivan, USM Indonesia memiliki tujuh fakultas terdiri dari Fakultas Ilmu Kesehatan dengan program studi Kesehatan Masyarakat (S1), Keperawatan (S1), Ners (Profesi), Keperawatan (D3), Kebidanan (D3), Analis Kesehatan (D3) dan Teknik Elektro Medik (D3). Fakultas Matematika dan IPA dengan program studi Kimia (S1), Farmasi (S1) serta Analisa Farmasi dan Makanan

(D3). Fakultas Ilmu Komputer dengan program studi Sistem Informasi (S1). Fakultas Psikologi dengan program studi Psikologi (S1). Fakultas Ekonomi dengan program studi Akun-

tansi (S1) dan Manajemen (S1). Kemudian, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Perpustakaan dengan program studi Ilmu Komunikasi (S1) dan Ilmu Perpustakaan (S1). Fakultas Hukum

dengan program studi Ilmu Hukum (S1). USM Indonesia juga memiliki Program Pasca Sarjana dengan program studi Kesehatan Masyarakat (S2). “Memasuki tahun pelajaran

baru, USM Indonesia terus berbenah dengan melengkapi berbagai fasilitas, sarana dan prasarana kampus sebagai penunjang segala aktivitas para mahasiswa,” demikian Ivan.(h02)

Waspada/Mursal AI

PAKAR Seksologi dan Kandungan dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS (empat dari kanan) foto bersama Rektor USM Indonesia DR. Dra. Ivan Elisabeth Purba, MKes dan mahasiswa USM Indonesia usai memberikan kuliah umum di kampus perguruan tinggi tersebut, Sabtu (22/6).

Waspada, senin 24 juni 2013 revisi