Page 26

Aceh

B12 IDI (Waspada): Kini sudah memasuki tahun 2013, namun uang insentif Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Aceh Timur tahun 2011 lalu hingga saat ini belum ada titik terang pembayarannya. Untuk diketahui bersama, uang insentif pegawai Dinas PU Aceh Timur tersebut yang belum dibayarkan yaitu mulai Oktober hingga Desember 2011. Ironisnya, bukan hanya uang insentif yang belum dibayarkan, bahkan disinyalir juga pada tahun 2011 telah ditelap uang honor untuk 24 pegawai Dinas PU yang ditempatkan di kecamatan. Demikian hal itu ditegaskan Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Nasruddin, Minggu (23/6) di Idi Rayeuk. “Adapun honor untuk 24 pegawai PU di kecamatan tidak dibayarkan selama 7 bulan, dan masing-masingnya menerima Rp400 ribu per bulan,” ungkap Nasruddin. (cri)

LANGSA (Waspada): PT Perkebunan Nusantara I (Persero) melaksanakan bakti sosial operasi katarak dengan mengoperasi 55 pasien katarak di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Langsa, Sabtu (22/6). Untuk mensukseskan kegiatan operasi katarak PTPN I bekerjasama dengan dokter mata dari Rumah Sakit Zainul Abidin Banda Aceh, Rumah Sakit Umum Langsa. Direktur SDM & Umum PTPN I Ramadhan Ismail mengatakan, operasi katarak gratis ini merupakan kepedulian terhadap masyarakat melalui Program BUMN Peduli Kesehatan. Dikatakan, calon pasien peserta operasi katarak telah direkrut oleh tim dokter beserta staf dan tim PTPN I beberapa waktu lalu dengan cara mendatangi desa-desa dan puskesmas di Langsa, Aceh Timur dan Aceh Tamiang. Sebanyak 55 penderita katarak dari Langsa, Aceh Timur dan Aceh Tamiang hari ini akan

Judi Joker Dan Batu Domino Diringkus

Dandim Siap Menegakkan Syariat LANGSA (Waspada): Jajaran Kodim 0104 Aceh Timur siap memback-up Pemerintah Kota Langsa (Dinas Syariat Islam) dalam menegakkan syariat di Kota Langsa. Demikian dikatakan Dandim 0104 Aceh Timur, Letkol Inf Mujahidin pada acara safari subuh, Sabtu (22/6) di Masjid As Syuhada, Gp. Meutia, Kecamatan Langsa Kota. Lebih lanjut dikatakan Dandim, pihaknya bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemko Langsa yang begitu bersungguh- sungguh melaksanakan dan menegakkan syariat di kota Langsa. “Saya melihat wali kota/wakil wali kota dan pejabat pemko begitu kompak dan melaksanakan safari subuh secara bersamasama dengan masyarakat. Jajaran Kodim Aceh Timur mendukung dan siap memback-up Dinas Syariat Islam dalam melaksanakan penertiban dan penegakan syariat,” ujar Dandim. Menurutnya, keluarga besar Kodim 0104 Aceh Timur, baik anggota dan keluarganya siap mendukung pelaksanaan Syariat Islam. Wali Kota Langsa Usman Abdullah mengatakan, safari subuh ini di samping sebagai ibadah yang paling mulia, juga sebagai media silaturahmi antara pejabat dengan masyarakat. Masyarakat dapat bertemu dan berkomunikasi langsung dengan pejabat dan dapat menyampaikan aspirasi langsung kepada pemerintah. (m43)

MTsN Langsa Kebanjiran Pendaftar LANGSA (Waspada): Sejak dibuka penerimaan siswa baru (PSB), Madrasah (MTs) Negeri Langsa kebanjiran pendaftar hingga 740 siswa dalam dua hari, Jumat hingga Sabtu (21-22/ 6). Sedangkan masa pendaftaran masih dibuka hingga, Selasa (25/6) pukul 12:00. Kepala Madrasah MTsN Langsa Husaini ketika ditemui wartawan, Sabtu (22/6) menjelaskan, semangat masyarakat mendaftarkan anaknya yang tamat Madrasah Ibtidaiyah (MI) disebabkan karena banyaknya lulusan MTsN Langsa yang lulus 100 persen dengan nilai tertinggi masuk dalam kategori rangking 13 besar tingkat SD/MI se Kota Langsa. Di samping itu juga, madrasah ini sering disebut madrasah favorit di bidang pendidikan keagamaan di kalangan masyarakat Langsa. “Madrasah ini hanya menerima 224 siswa saja dengan muatan tiap lokal belajarnya 32 siswa dan kita hanya memiliki 7 kelas belajar di kelasVII, dengan ketentuan setiap siswa yang mendaftar langsung dites di tempat yang meliputi tes baca Alquran, pengetahuan agama Islam, pengetahuan umum dan terakhir rangking nilai UN 2013,” tambah Husaini. Husaini menambahkan, madrasah ini menjadi ramai didaftari oleh orangtua juga disebabkan karena prestasi nasyid tingkat Provinsi Aceh selelu dikantongi tiap tahunnya, ditambah di tahun 2012 siswa kita menjadi juara berhitung cepat matematika. (m43)

Haul Darussa’adah Ke-45 Se Aceh IDI (Waspada): 1.200 Peserta dari seluruh kabupaten/kota di Aceh tiba di Komplek Ponpes Darussa’adah Cabang Idi Cut sebagai pusat puncak peringatan Haul (Milad) Darussa’adah ke-45 se Aceh. Rencananya, Selasa (25/6), Bupati Aceh Timur Hasballah M Thaib menghadiri dan membuka secara resmi. Sekretaris Umum Sabaruddin didampingi Muhammad H Ishak, Minggu (23/6) mengatakan, persiapan demi persiapan terus dilakukan pihaknya seperti tempat yaitu arena mimbar utama. Sementara kafilah dari berbagai cabang dan ranting yang sudah tiba langsung melakukan chek-in di pusat informasi. “Peserta yang sudah tiba sudah mencapai 500 lebih dari sejumlah kabupaten/kota seperti Bireun,” katanya. Sabaruddin menyebutkan, setelah sesi pembukaan berlangsung Selasa pagi, selanjutnya kegiatan akan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan seperti MTQ, pidato dalam tiga bahasa, baca Kitab Kuning, cerdas cermat dan lainnya. “Tiap-tiap utusan Darussa’adah Cabang/Ranting mengirimkan 10 peserta dan seorang pendamping,” papar Sabaruddin seraya menandaskan, untuk pemondokan dimanfaatkan asrama putra dan putri. (b24)

Kerusakan KEL Perlu Perhatian Dunia IDI (Waspada): Kerusakan hutan di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) perlu perhatian dunia internasional. Berbagai lembaga pemerhati lingkungan lokal di Aceh menyeru agar UNEP yang berada di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turun tangan menyelamatkan hutan Aceh yang notabene sebagai paru-paru dunia. “Jika lembaga pemerhati lingkungan dunia tidak segera turun ke Aceh, maka tak tertutup kemungkinan Leuser dan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) terancam punah, begitu juga dengan berbagai keanekaragaman hayati di dalamnya,” ujar DirekturYayasan Advokasi Rakya Aceh (YARA) Safaruddin, Jumat (21/6) di Idi. Menurut Safaruddin, Lokop, Simpang Jernih dan Peunarun, Kabupaten Aceh Timur berpotensi bencana banjir bandang skala besar. Kondisi itu dipicu perambahan hutan dan pembukaan lahan baru di dalam kawasan KEL sebagaimana terlihat dari hasil investigasi tim YARA di Lokop (Aceh Timur) hingga tembus ke Pining (Gayo Luwes). “KEL merupakan salah satu yang terpenting bagi Aceh sehingga perlu perhatian guna menyelamatkan hutan ini,” kata Safaruddin. (b24)

TP PKK Aceh Timur Raih Harapan I IDI (Waspada): (TP PKK) Kabupaten Aceh Timur keluar sebagai Juara Harapan I dalam ajang Festival Kuliner Aceh. Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisatan Aceh untuk mengisi Visit Aceh Year 2013 di Banda Aceh. Ketua TP. PKK Aceh Timur Fitriani Darwis melalui Ketua Pokja III Nuraini mengatakan, tujuan keikutsertaan TP PKK Aceh Timur untuk memperkenalkan makanan dan kue khas dari Kabupaten Aceh Timur. “Festival kuliner ini kita akan memperkenalkan ke masyarakat luas bahwa di daerah kita terdapat aneka ragam menu makanan dan kue,” ujarnya. Festival Kuliner yang dilaksanakan 17–21 Mei dipusatkan di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh. (b24)

Senin 24 Juni 2013

PTPN I Langsa Operasi 55 Pasien Katarak

Insentif Pegawai Belum Dibayar

LANGSA (Waspada): Tim anti maksiat, PolisiWilayatul Hisbah (WH) Dinas Syariat Islam Kota Langsa menggulung sejumlah lapak judi joker dan batu domino di sejumlah tempat di Kecamatan Langsa Timur dan Langsa Lama, Sabtu (22/6). Kadis Syariat Islam Kota Langsa Ibrahim Latif didampingi DantonWH, Irmansyah kepada wartawan, Sabtu (22/6) menjelaskan, pihaknya bersama tim anti maksiat menggulung sejumlah lapak judi dan permainan batu domino di beberapa titik di Kecamatan LangsaTimur, yaitu di gampong Alue Merbo, Alue Pineung, Sukarejo dan di Gp. Baro Kecamatan Langsa Lama. “Penertiban ini kita lakukan untuk membersihkan berbagai bentuk maksiat di Kota Langsa menjelang Ramadhan,” kata Ibrahim Latif yang didampingi Danton dan DanruWH, Edi Putra. Lebih lanjut Ibrahim Latif mengatakan, menjelang memasuki bulan suci Ramadhan, kita melakukan razia besar-besaran terhadap berbagai bentuk judi dan maksiat lainnya. “Memasuki bulan Ramadhan, Kota Langsa harus bebas dari berbagai bentuk judi, miras, khalwat/ mesum dan berbagai bentuk maksiat lainnya. Mulai dari batu domino, permainan joker, sabung ayam atau judi lainnya, miras, warnet, dan khalwat/mesum. Semuanya kita tertibkan, “ujar Ibrahim. (m43)

WASPADA

Waspada/Dede Juliadi R

Dokter mata dari Rumah Sakit Zainul Abidin Banda Aceh, Rumah Sakit Umum Langsa ketika melakukan operasi katarak yang dilaksanakan PTPN I di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Langsa, Sabtu (22/6)

Polres Aceh Tamiang Amankan Puluhan Jerigen Premium KUALASIMPANG (Waspada) : Aparat Polres Aceh Tamiang mengamankan puluhan jerigen berisi minyak premium (bensin) dan satu unit mobil Suzuki Carry Pick Up BK 8582 PI serta menahan tersangka yang diduga sebagai spekulan menjelang naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Para tersangka diduga telah melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2002, Pasal 55 yang dapat dijerat dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Demikian keterangan diperoleh dari Kapolres Aceh Tamiang AKBP Dicky Sondani melalui Kasat Reskrim Ipdtu Benny Cahyadi dan Kanit Resmob Polres setempat Ipda Ferdian Chandra, Minggu (23/6). Informasi dari Polres Aceh Tamiang menerangkan menjelang kenaikan BBM yang diumumkan Jumat (21/6) malam

pekan lalu, aparat Polres Aceh Tamiang menggelar operasi di daerah tersebut. Menurut Kasat Reskrim, pada 20 Juni, pihaknya dari berbagai lokasi terpisah mengamankan 30 jerigen berisi minyak premium. 30 Jerigen tersebut diamankan dari warga Aceh Tamiang yang berinisial AZ, Ab dan Sur. Selain itu, imbuh Kasat Res-

krim, aparat Polres Aceh Tamiang juga menangkap satu unit mobil Suzuki Carry BK 8582 PI yang membawa minyak premium dari Alur Pinueng Langsa menuju Tenggulun, Aceh Tamiang. Mobil tersebut membawa 44 jerigen berisi premium dan pemiliknya Is, warga Kecamatan Tenggulun sudah ditahan di Mapolres Aceh Tamiang. (b23)

Waspada/Muhammad Hanafiah

KANIT Resmob Polres Aceh Tamiang Ipda Ferdian Chandra menunjukkan sebagian barang bukti berupa jerigen berisi premium yang telah diamankan di gudang Polres setempat, Minggu (23/6).

dioperasi oleh tim dokter. Pasien dari Aceh Timur terdiri dari Desa Paya Bili, Desa Alue Gadeng, Desa Keude Birem. Pasien dari Langsa terdiri dari Desa Sungai Pauh, Desa Simpang Lhee, Desa Matang Seulimeng, Desa Payabujok Seulemak. Sedangkan dari Aceh Tamiang terdiri dari Desa Tanjung Seumantoh, Desa Pandan Sari. Wakil Wali Kota Langsa, Marzuki Hamid mengatakan, Pemko Langsa memberikan apresiasi yang besar atas pelaksanaan program operasi katarak gratis kepada masyarakat. Dalam operasi katarak gratis di PTPN I ada tiga hal penting dalam kehidupan manusia, yakni, hidup sehat, pendidikan dan ketiga sejahtera secara ekonomi. Untuk itu Marzuki berharap peran serta PTPN I yang lebih besar lagi, penyaluran dana CSR ke depan dapat diverifikasi pada bidang lain seperti pendidikan dan sosial kemasyarakatan, ekonomi dan sebagainya. (m43)

Hutan Aceh Timur Rusak Karena Kurang Perhatian PEUREULAK (Waspada): Kabid Hukum dan Advokasi Hutan KPPHI (Komite Pemantau Program Hutan Indonesia) M Yunan menilai kerusakan hutan di Aceh Timur, Provinsi Aceh dikarenakan kurangnya perhatian serius dari penyelenggara kelestarian hutan terutama pemerintahan daerah yang seyogyanya harus bertanggung jawab atas kelestarian hutan serta lingkungan hidup. “Kondisi kerusakan hutan di Aceh Timur sudah sangat tinggi, dalam hal ini pemerintah harus lebih ekstra untuk memastikan ada upaya rehabilitasi, karena kawasan lindung, kawasan produksi, budi daya dan banyak kawasan-kawasan di hutan itu yang harus ditelaah kembali,” ungkap M Yunan, Sabtu (22/6) di kantor KPPHI Peureulak. Menurutnya, kondisi hutan yang terpelihara dengan baik, diprediksi mampu mensuplai kebutuhan oksigen dan berperan dalam pence-

gahan pemanasan global dengan menyerap karbondioksida dari atmosfir, selain itu hutan memiliki manfaat sangat besar bagi kehidupan serta penghidupan, karena itu keberadaannya harus terus dilestarikan. Di samping itu juga, pemerintah Aceh Timur harus memastikan bagaimana upaya perlindungan hutan dari aksi-aksi cukong illegal logging sehingga bisa mempersempit ruang gerak mereka. “Kita berharap kepada masyarakat AcehTimur dapat membangun kesadaran yang holistik dan fundamental untuk tidak hanya merusak kelestarian hutan, karena yang pertama meresakan dampak dari kerusakan hutan adalah masyarakat sekitar hutan itu sendiri,” ujar Yunan. Apabila masyarakat sudah sadar dan pemerintah daerah mampu melakukan rehabilitasi terhadap kerusakan hutan di Aceh Timur, pihaknya yakin kelestarian hutan akan terjaga dengan baik. (cri)

Kafilah Aceh Tamiang Sudah Ke Subulussalam KUALASIMPANG (Waspada) : Kafilah MTQ Kabupaten Aceh Tamiang yang akan mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Aceh sudah berangkat ke Kota Subulussalam untuk mengikuti even tersebut. Kontingen Kabupaten Aceh Tamiang yang pada MTQ XXX Aceh tampil sebagai juara umum sudah berangkat ke Kota Subulussalam setelah diberikan pengarahan oleh Bupati Aceh Tamiang yang pada kesempatan acara pelepasan kafilah Aceh Tamiang diwakili Sekda Aceh Tamiang, Razuardi di aula Sekdakab setempat, Kamis (20/6) pekan lalu. Sekda Aceh Tamiang Razuardi pada kesempatan tersebut menyatakan Kabupaten Aceh Tamiang sebagai juara umum MTQ Aceh XXX tahun 2011 silam, maka pada MTQ XXXI Aceh di Kota Subulussalam harus mampu untuk meraih prestasi. “Mempertahankan sebagai juara umum

memang sangat sulit dan jangan membebani peserta yang mewakili Aceh Tamiang di MTQ XXXI untuk meraih prestasi juara umum seperti tahun 2011, namun harus diupayakan ada juga prestasi yang harus diraih untuk mengharumkan nama daerah ini,” papar Razuardi. Razuardi meminta kontingen MTQ Aceh Tamiang yang berangkat ke Kota Subulussalam supaya dapat menjaga kesehatan sehingga bisa ikut lomba secara maksimal. “Kontingen harus kompak selalu antara pimpinan kafilah, pelatih, official dan peserta lomba harus mampu menjaga nama baik daerah ini dan tetap bekerjasama kompak selalu untuk meraih prestasi,” papar Razuardi. Buyung Arifin dari LPTQ Aceh Tamiang pada kesempatan tersebut menyatakan kontingen Aceh Tamiang berjumlah 85 orang yang terdiri dari peseerta, pelatih, official dan pimpinan kontingen. Kafilah Aceh Tamiang akan mengikuti sembilan cabang yang diperlombakan. (b23)

BLSM Rawan Picu Konflik MADAT (Waspada): Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) atau dana kompensasi kenaikan harga BBM untuk rakyat miskin dinilai rawan memicu konflik dan kecemburuan sosial di tengah masyarakat. “Sudah jadi rahasia umum, selama ini banyak warga miskin mengeluh tidak mendapat jatah raskin. Kalau pemberian BLSM tersebut berpedoman pada data raskin, otomatis akan banyak rakyat miskin dirugikan,” kata Razali Yusuf, Ketua LSM Acheh Future, di Madat, Aceh Timur, kemarin. Razali menambahkan, sejak

pemerintah mengurangi kuota penerima raskin awal 2013 lalu, banyak warga miskin di Aceh tidak lagi kebagian raskin. Data penerima raskin terbaru yang dirilis pemerintah dinilai kurang valid sehingga penyaluran raskin tidak tepat sasaran. “Ini terjadi hampir menyeluruh di seluruh Aceh, termasuk di Aceh Timur. Boleh dicek. Kini, banyak keluarga miskin di kabupaten ini tidak lagi terdata sebagai penerima raskin. Sementara keluarga yang tergolong mampu, justru terdata sebagai penerima raskin,” papar Razali. Karena itu, sambung Razali, jika pemerintah ngotot mem-

bagikan BLSM berdasarkan data raskin, warga miskin yang namanya tidak terdata sebagai penerima raskin, pasti bakal protes. Lebih-lebih ketika masyarakat menemukan ada keluarga yang tergolong mampu, menikmati bantuan tersebut. “Saran kami, pemerintah sebaiknya segera memvalidkan data penerima BLSM dengan membentuk tim khusus untuk melakukan verifikasi ulang. Dengan demikian, pembagian BLSM akan tepat sasaran dan bantuan itu tidak malah jadi petaka bagi masyarakat,” papar Razali. (b19)

Imam Dusun Diciduk WH LANGSA (Waspada): Nyelonong (masuki) kamar istri orang lain, Sw, 48, oknum Imam Dusun Gampong Pondok Pabrik, Kecamatan Langsa Lama, Minggu (23/6) diciduk polisiWilayatul Hisbah (WH) bersama warga Gampong Simpang Lhee Kecamatan Langsa Barat. Tertangkapnya Sw bermula sekira pukul 23:00, warga Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat mengetahui Sw memarkir mobilnya di depan ruko milik, NR, 30, warga gampong setempat. Kemudian Sw bersama NR masuk ke ruko tersebut, pintunya di tutup. Tepat pukul 00:30 warga menelponWH dan langsung menggerebek ruko tersebut. Saat digerebek pintu toko

sudah tertup.Warga menggedor pintu ruko. Kemudian pintu ruko dibuka NR, sementara sang imam dusun berada di kamar lantai dua. Masyarakat menyeret keluar laki-laki dan sempat diramaikan massa, kemudian bersama pasangan perempuan dibawa ke meunasah setempat dan dimandikan warga dengan air bak. Lalu diangkut dengan mobil patroli WH ke kantor Dinas Syariat Islam setempat. Kadis Syariat Islam Langsa Ibrahim Latif, Minggu (23/6) membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kata Ibrahim Latif mereka telah melanggar Qanun No 14 tahun 2003 tentang khalwat/ mesum dan diancam dengan

hukum cambuk 9 kali cambuk di depan umum. Untuk menyelesaikan kasus tersebut, kita telah memanggil kedua belah pihak keluarga dan kedua pihak petua gampong. Dalam musyawarah tersebut diputuskan, bahwa persoalan tersebut diselesaikan secara adat reusam gampong Simpang Lhee, yaitu dikenakan sanksi adat gampong. Sementara di malam yang sama, di jalan lingkar PTPN I, Polisi Wilayatul Hisbah (WH) juga menangkap remaja. Mereka adalah, D, warga Aceh Tamiang, dan pasangan perempuan, V,warga juga Aceh Tamiang. Saat ditangkap mereka sedang mojok dekat pohon sawit. (m43)

Pemuda Madat Santuni Anak Yatim MADAT (Waspada): Persatuan Pemuda Desa Madat, Kec. Madat, Aceh Timur, menggelar kenduri sekaligus menyantuni sekitar 150 anak yatim piatu, di Meunasah Desa Madat, Minggu (23/6). “Ini agenda tahunan yang rutin kita laksanakan setiap pertengahan Syakban atau Nisfu Syakban. Kegiatan mulai kita gelar sejak 18 tahun lalu,” kata Abdullah Ahmad, ketua Pemuda Madat, di sela acara, kemarin. Didampingi Sekdes Madat, Saifuddin, Abdullah menambahkan, ratusan yatim piatu tersebut berusia maksimum 12 tahun. Mereka berasal dari 9 desa di kemukiman Madat, meliputi Desa Madat, Abeuk Geulanteu, Paya Demam Peut, Matang Kupula I, Matang Kupula II, Matang Kupula III, Ulee Ateung, Matang Jroek dan Desa Blang Ubiet.

“Dananya berasal dari sumbangan wajib pemuda Madat. Masing-masing pemuda diwajibkan menyumbang Rp10 ribu. Di samping itu, kita juga didukung donatur lain. Bahkan, khusus tahun ini, Pemkab Aceh Timur juga ikut menyumbang,” tambah Abdullah.

Wakil Ketua Gerindra Aceh Timur Abdul Hadi Abidin mengatakan, Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerindra Madat turutmenyumbang100kainsarung untuk acara santunan anak yatim piatu di Madat. Paket tersebut diserahkan Aidul Azhar, Caleg DPRK Gerindra dari dapil I. (b19)

Waspada/Musyawir

RATUSAN anak yatim piatu foto bersama seusai menerima paket santunan di halaman Meunasah Desa Madat, Minggu (23/6)

Waspada/Muhammad Hanafiah

Kontingen asal Kabupaten Aceh Tamiang berfoto bersama dengan Sekda Aceh Tamiang Razuardi di halaman depan Kantor Bupati Aceh Tamiang, Kamis (20/6)

Keamanan Di Aceh Timur Masih Kondusif PEUREULAK (Waspada) : Muntasir, mantan Kombatan GAM (Gerakan Aceh Merdeka) wilayah Peureulak menegaskan, kondisi keamanan di Aceh Timur masih sangat kondusif dan para investor yang ingin melakukan investasinya di daerah ini jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang mana Aceh tidak aman untuk berinvestasi. “Kita mendukung dan menjamin keamanan bagi para investor yang ingin berinvestasi di Kabupaten Aceh Timur, baik nasional maupun investor asing, apalagi TNI dan Polri ikut membackc-up keamanan di Aceh,” ujar Muntasir yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (22/6). Menurut Muntasir, pasca penculikan Mal-

com, warga Inggris, karyawan PT Blade Energy, Sub Kontraktor PT Medco E&P Malaka di Aceh Timur belumlamaini,banyakisuyangberkembang bahwa Aceh tidak aman untuk berinvestasi. “Jika ingin melihat Aceh lihat secara menyeluruh, jangan karena insiden tersebut Aceh Timur khususnya menjadi seram di mata orang luar,” ungkapnya. Lanjutnya, padahal di lain sisi, Muzakkir Manaf selaku petinggi jajaran KPA dan jugaWakil Gubernur Aceh dan sudah berkomitmen untuk mendatangkan investor luar sebagaimana sejumlah MoU yang telah dilakukan selama ini. Ditambahkan, untuk saat ini yang dibutuhkan adalah bagaimana membangun komunikasi dengan semua pihak di lapangan, termasuk para investor sendiri. (cri)

Guru SMP Dan SMA Langsa Ikut OSN Aceh LANGSA (Waspada): Dua guru di Kota Langsa yakni, Mariana (guru IPA terpadu SMP Negeri 5) dan Kyky Syafredi (guru SMA Ngeri 1 Langsa) terpilih menjadi duta olimpiade sains nasional (OSN) dari Kota Langsa untuk maju ke ajang tingkat Provinsi Aceh yang diselenggarakan di Banda Aceh Provinsi Aceh, Kamis (26/6) mendatang. Kepala SMPN 5 Langsa, Hamdani yang juga Ketua MKKS SMP se Langsa, Sabtu (22/6) menjelaskan, akan terus berupaya mencapai prestasi, baik siswanya mauWaspada/Dede JR pun dewan gurunya. Apalagi, KEPALA SMPN 5 Langsa, Hamdani (dua dari kanan) foto bersama Mariana merupakan guru IPA Mariana dan Kyky Syafredi dan dewan guru, Sabtu (22/6). terpadu spesialisasi pembedah materi-materi fisika baik di sekolah dan Ilmiah Remaja (LPIR) 2013 tingkat nasional.“Untuk juga di kelompok kerjanya sesama guru fisika semua perbekalan ini sudah kami siapkan dengan di madrasah dan di musyawarah guru mata peserta didik yang sedang melakukan penelitian dan mendokumen-tasi kan,” kata Hamdani. pelajaran fisika Safaruddin, selaku pembimbing guru OSN “Saya berharap Mariana bisa menjadi duta Aceh ke tingkat nasional pada kesempatan emas 2013 bidang studi Fisika SMA/SMK dan SMP kaliinidiajangOSN2013diJakarta,”kataHamdani. menjelaskan, pada prinsipnya salah satu dari Hamdani menambahkan, dirinya bersama mereka berdua yakni Mariana dan Kyky Syafredi guru berprestasi nasional yakni Erwin, yang juga harus mendapatkan posisi yang lebih baik di tingkat mengajar di sekolah SMPN 5 Langsa ini akan kem- ProvinsiAcehuntukbisamengikutiajangolimpiade balimerebutgelarjuaranasionalLombaPenelitian sains nasional (OSN) di Jakarta nantinya. (m43)

Waspada, senin 24 juni 2013 revisi