Page 11

Sport

A10

WASPADA Senin 24 Juni 2013

Nippon Kecewa Tanpa Poin

AP

STRIKER Mexico Javier Hernandez (kiri) menaklukkan kiper Jepang Eiji Kawashima di Stadion Mineirao, Belo Horizonte, Brazil, Minggu (23/6) dinihari WIB.

BELO HORIZONTE (Waspada): Dua gol Javier ‘Chicharito’ Hernandez, Sabtu (Minggu WIB), mengantar Mexico menang 2-1 atas Jepang dalam laga terakhir penyisihan Grup A Piala Konfederasi 2013. Kendati laga di Stadion Mineirao, Belo Horizonte itu sudah tidak berpengaruh lagi bagi kedua tim, Samurai Biru maupun Sombrero tetap ngotot memburu kemenangan. Chicharito membuka keunggulan Mexico menit 54, setelah upaya-upaya sebelumnya bersama Giovani Dos Santos tidak mampu membuahkan hasil. Umpan silang Andres Guardado dari kiri disambut bomber Manchester United itu dengan tepat. Chicharito me-

nyundul bola dengan sempurna untuk menaklukkan kiper Eiji Kawashima. Meski mampu mengimbangi Sombrero dalam pengusaan bola, pasukan Nippon justru kebobolan gol kedua Chicharito menit 66. Satu gol terlambat Shinji Okazaki menit 86 tidak cukup bagi Jepang untuk menandingi kekuatan Mexico. Sombrero malah hampir memulihkan keunggulannya ketika mendapatkan hadiah penalti setelah Chicharito dijatuhkan Yoshida di kotak terlarang Jepang. Namun tendangan Chicharito dari titik putih bisa diselamatkan Kawashima. Dengan demikian Jepang berada di juru kunci Grup A tanpa poin, sedangkan Mexico menempati urutan tiga. Hasil

Jepang

tan-pa poin ini membuat kecewa striker Shinji Okazaki dan gelandang Yasuhito Endo. “Saya kecewa kami tidak meraih kemenangan. Saya bermain dengan baik secara pribadi, tetapi kami kalah. Jadi saya tidak dapat mengatakan banyak hal,” klaim Okazaki. “Kami belajar bagaimana beratnya mendapatkan hasil maksimal di turnamen besar seperti ini. Kami ingin membuat tim yang dapat menang di Piala Dunia,” tambah penyerang andalan Nippon tersebut. Menurut Endo, Sakura sebenarnya ingin menang pada laga terakhir itu. “Mengecewakan, kami kalah. Kami telah melihat baik dan buruk turnamen ini, kami tidak dapat melupakan apa yang terjadi dan mesti ber-

50% 1 8 3 4 7 13 1 1 0

Mexico

Penguasaan Bola 50% 2 Skor Akhir 20 Tembakan Total 9 Tembakan Tepat 7 Tembakan Pojok 2 Penyelamatan 15 Pelanggaran 4 Offside 1 Kartu Kuning 0 Kartu Merah *Sumber ESPN

kembang di laga berikutnya,” tekadnya. “Kami memiliki banyak waktu sebelum Piala Dunia, banyak hal yang harus kami lakukan. Hal bagus kami dapat bermain di Brazil dan merasakan atmosfernya. Saya harap kami dapat mengambil keuntungan dari pengalaman ini,” harap Endo. (m15/ant/kyodo/sky)

Jelas Neymar Jenius SALVADOR, Brazil (Waspada): Brazil memastikan diri menjuarai babak penyisihan Grup A Piala Konfederasi 2013, Sabtu (Minggu WIB), setelah menjinakkan Italia 4-2 pada partai pamungkas di Salvador. Meski hanya menyumbang satu gol dalam duel di Arena Fonte Nova tersebut, Neymar da Silva justru mendapat pujian khusus dari pelatih Luis Felipe Scolari, yang menyebutnya jelas sebagai pemain jenius. “Selain memiliki tendangan akurat dan mematikan, pergerakan Neymar terbukti mampu memecah konsentrasi pemain belakang lawan. Pemain jenius memang jelas membuat perbedaan,” sanjung Scolari. “Dia melihat Buffon mengambil langkah melebar ke samping dan Neymar tahu harus mengarahkan bola ke pojok gawang,” pujinya lagi melalui The World Game, Minggu (23/6). Bagi Scolari yang membawa Selecao menjuarai Piala Dunia 2002 di Jepang-Korsel, bomber baru Barcelona berumur 21 tahun itu merupakan pahlawan sejati Brazil. “Juga buat semua orang yang mencintai sepakbola,” tegasnya. Neymar cs tampil superior

saat menghadapi Gli Azzurri. Pada akhir babak pertama, Brazil berhasil mencuri sebuah gol lewat bek Bayern Munich, Bonfim Dante, yang menyontek bola rebound sundulan Fred. Di babak kedua, Samba masih agresif menyerang, tapi justru kebobolan lewat serangan balik cepat Emanuele Giaccherini menit 51. Neymar kemudian membukukan gol ketiganya selama Piala Konfederasi 2013 sekaligus memulihkan keunggulan tuan rumah menit 55. Tendangan bebasnya menghu-jam sisi gawang kiper Gianlugi Buffon, yang sudah mati langkah.

“Kami punya banyak pemain untuk melakukan tendangan bebas, saya meminta mereka untuk membiarkan saya konsentrasi,” beber Neymar. “Saya telah melihat posisi kiper dan saya meminta Hulk membiarkan saya untuk fokus dan saya berhasil melepaskan tendangan bagus,” katanya menambahkan. Setelah itu striker Fred menambahkan dua gol lagi menit 66 dan 89. Sedangkan Italia asuhan Cesara Prandelli hanya bisa membalaskan satu gol melalui bek Juventus Giorgio Chiellini menit 71.

“Kami belum siap menghadapi Piala Dunia sekarang, tapi kami telah menatap babak semifinal. Kami punya mental bagus dan teknik permainan kami mulai terbentuk,” klaim Scolari. Mantan pelatih Chelsea dan Timnas Portugal itu juga menilai, sukses menjinakkan Negeri Pizza kian mempertebal kepercayaan diri anak-anak Selecao. Apalagi sepanjang turnamen ini, rapor Marcelo cs belum ternoda kekalahan. “Saya pikir kepercayaan diri Selecao terus meningkat dengan kemenangan di hadapan fans

sendiri,” papar pelatih berusia 64 tahun itu. “Kami membangun tim ini secara perlahan dan mulai memperbaiki elemen kesalahan yang harus diperbaiki di masa depan. Perjalanan masih panjang, tapi kami harus terus bekerja dan itu lebih penting agar tetap berada di jalur yang tepat,” pungkas Scolari. Menurut bek sayap Marcelo, permainan Selecao memang sudah semakin membaik. “Kami main bersama dengan lebih bagus, kami berada di jalur yang tepat. Kami tahu kami memilikijalanterjaldidepan,namun

Berebut Cesar

Pantasnya Seri

SALVADOR (Waspada): Kiper utama Brazil, Julio Cesar, sudah menegaskan akan meninggalkan Queens Park Rangers, karena tidak ingin bermain di divisi Championship Liga Inggris. Sejumlah klub langsung berburu mendapatkan suami Susana Werner (foto) tersebut. Kiper berumur 33 tahun itu kabarnya didekati tiga klub top Arsenal, AC Milan dan AS Roma, serta beberapa klub semenjana Inggris dan Italia. Menurut koran Sunday Mirror, Minggu (23/6), Roma paling berpeluang mengaget Cesar karena sudah menjalin kontak dengan manajemen QPR. Hanya saja mantan punggawa Inter Milan ketika menjuarai Liga Champions, Liga Seri A dan Coppa Italia 2009-2010 itu dinilai sebagai penggani sepadan bagi Maarten Stekelenburg, yang sudah hijrah ke Fulham. Cesar sendiri pernah menyatakan, ingin tetap merumput di Inggris, tapi bersama klub kontestan Liga Premier. Dia juga tak menutup peluang untuk kembali ke negaranya demi mempertahankan status sebagai kiper utama Selecao. Karena kini sedang mengikuti Piala Konfederasi 2013, dia pun tak mau membahas soal masa depannya. Cesar lebih tertarik membicarakan aksi Tim Samba, terutama mengenai dua gol yang bersarang di gawangnya ketika mengalahkan Italia 4-2 di Salvador. Dia melihat gol Italia yang dicetak Giorgio Chiellini berasal dari chaos, sehingga Cesar sempat terlihat marah-marah. “Sejujurnya saat itu ada insiden yang sangat aneh. Saya tidak paham apa yang terjadi,” jelasnya. “Kami mendengar peluit, namun kemudian wasit tidak menjelaskan apa-apa. Dia cuma mengatakan kepada saya untuk kembali ke gawang atau dia akan memberi saya kartu merah,” beber Cesar. Dia berpikir bahwa wasit akan memberi pelanggaran untuk keuntungan Brazil. “Namun kemudian kami melihat Cheillini merayakannya dan saya pikir akan ada penalti untuk Italia,”

SALVADOR ( Waspada): Allenatore Cesare Prandelli (foto) mengklaim, Italia pantas mendapat hasil seri dan bukannya digebuk Brazil 2-4 pada partai pamungkas penyisihan Grup A Piala Konfederasi 2013. “Kami bisa menyerang melalui celah kosong. Mungkin, kami bisa memetik hasil imbang saat kedudukan 3-2,” dalih Prandelli melalui RAI Sport, yang dikutip Minggu (23/6). “Tetapi melawan pemain hebat Brazil, mereka dapat menghukum Anda dengan mudah,” tambah mantan pelatih AC Parma dan Fiorentina tersebut. Hasil ini membuat Gli Azzurri lolos semifinal sebagai runner-up Grup A dan kemungkinan jumpa Spanyol sebagai favorit kampiun Grup B, 27 Juni mendatang. Tetapi menurut Prandelli, laga melawan Selecao menjadi modal bagus sebelum menghadapi Spanyol, yang telah menaklukkan pasukannya pada final Piala Eropa 2012. “Pertandingan ini membantu kami untuk terus tumbuh, saya percaya itu. Spanyol

Bahas Cuaca Panas

AP

Hasil Minggu WIB

AP

NEYMAR da Silva (kiri) membobol gawang kiper Italia Gianluigi Buffon di Arena Fonte Nova, Salvador, Brazil, Minggu (23/ 6) dinihari WIB.

zimbio.com

katanya lagi. Bek sentral Brazil Thiago Silva justru merasa bersalah atas kedua gol Azzurri, yang disarangkan Emanuele Giaccherini menit 51 dan dan Chiellini menit 71. “Dia (Giaccherini) memiliki banyak ruang gerak di gol pertama, saya bertanggung jawab untuk itu. Saya tahu, saya seharusnya menjaga area itu. Saya merasa bersalah,” tutur Thiago. Mengenai gol kedua Italia yang kontroversial, Thiago mengak mendengar peluit. “Saya menguasai bola. Ketika Balotelli jatuh, dia (wasit) meniup peluit, dan semua orang berhenti,” jelasnya. “Bahkan bola menyentuh kaki saya sebelum masuk. Saya berada dalam posisi bagus untuk membuang bola, saya berada di sebelah Julio (Cesar). Jadi saya berpikir ini hal buruk, sejujurnya saya harusnya tidak berhenti,” pungkas Thiago Silva. (m15/goal/sm/fifa) SALVADOR ( Waspada): Bomber Brazil Neymar da Silva (foto kiri), mengungkapkan pembicaraannya dengan striker Italia Mario Balotelli (foto kanan) saat keduanya bertemu di Arena Fonte Nova Stadium, Salvador. Menurut bintang berusia 21 tahun yang baru dibeli Barcelona dari Santos tersebut, mereka membahas cuaca panas yang sedang melanda Negeri Samba. “Kami membahas cuaca panas, dia (Balotelli) mengatakan ini terlalu panas dan dia tidak terbiasa. Saya mengatakan kepadanya, lebih baik dia segera membiasakan diri,” beber Neymar, Minggu (23/6). Kendati kesulitan dengan suhu panas, Balotelli tetap mampu menyulitkan benteng pertahanan Selecao, yang akhirnya menang 4-2. “Dia sosok yang luar biasa, pemain istimewa dan dia memberi kami banyak masalah hari ini, tetapi saya gembira lini pertahanan kami mampu mengantisipasi dia,” tambah Neymar. (goal/dm)

Italia 41% 2 12 3 6 4 18 1 1 0

Italia v Brazil Jepang v Mexico

2-4 1-2

Klasemen Grup A Brazil Italia Mexico Jepang

3 3 3 3

3 2 1 0

0 0 0 0

0 1 2 3

9-2 8-8 3-5 4-9

9 6 3 0

kami berada di arah yang benar,” tegas Marcelo. “Kami tidak memilih lawan, kami sangat senang bermain. Kini kami harus istirahat, karena siapapun yang datang, akan menyulitkan. Mulai sekarang, semua laga lebih penting dan lebih berat,” beber bek Real Madrid tersebut. (m15/vvn/twg/sky/fifa)

Brazil Penguasaan Bola 59% 4 Skor Akhir 14 Tembakan Total 8 Tembakan Tepat 5 Tembakan Pojok 1 Penyelamatan 27 Pelanggaran 3 Offside 3 Kartu Kuning 0 Kartu Merah *Sumber ESPN

tim terbaik di dunia, kami akan menghadapi Spanyol dengan level kebugaran yang bagus,” papar Prandelli. Gelandang Emanuele Giaccherini pun demikian. Menurut pemain Juventus itu, Azzurri bahkan bisa memukul Brazil. “Saya kira Brazil bukan tim yang tak terkalahkan. Jika Anda menyerang, mereka akan kesulitan,” ujarnya. Giaccherini mencetak gol penyeimbang 1-1 pada awal babak kedua, namun kemudian gagal menyelamatkan Negeri Piza. “Di level personal, saya bahagia. Tetapi terkait hasil, sangat disayangkan karena kami ingin finis di puncak,” katanya lagi ke-

AP

pada Sky Sports Italia. Italia juga tempur tidak dengan kekuatannya terbaiknya melawan Tim Samba, karena gelandang Daniele De Rossi absen akibat akumulasi kartu. Sedangkan Andrea Pirlo, Ignazio Abate dan Riccardo Montolivo, membutuhkan pemulihan dari cedera ringan. “Kini kami memiliki waktu lima hari untuk mengembalikan level kebugaran serta mendapatkan pemain-pemain penting kami. Jadi kami akan melakukan yang terbaik nantinya,” tegas Giaccherini. (m15/goal/rai/sky)

Berebut Cesar

zimbio.com

SALVADOR (Waspada): Kiper utama Brazil, Julio Cesar, sudah menegaskan akan meninggalkan Queens Park Rangers, karena tidak ingin bermain di divisi Championship Liga Inggris. Sejumlah klub langsung berburu mendapatkan suami Susana Werner (foto) tersebut. Kiper berumur 33 tahun itu kabarnya didekati tiga klub top Arsenal, AC Milan dan AS Roma, serta beberapa klub semenjana Inggris dan Italia. Menurut koran Sunday Mirror, Minggu (23/6), Roma paling berpeluang mengaget Cesar karena sudah menjalin kontak dengan manajemen QPR. Hanya saja mantan punggawa Inter Milan ketika menjuarai Liga Champions, Liga Seri A dan Coppa Italia 2009-2010 itu dinilai sebagai penggani sepadan bagi Maarten Stekelenburg, yang sudah hijrah ke Fulham. Cesar sendiri pernah menyatakan, ingin tetap merumput di Inggris, tapi bersama klub kontestan Liga Premier. Dia juga tak menutup peluang untuk kembali ke negaranya demi mempertahankan status sebagai kiper utama Selecao. Karena kini sedang mengikuti Piala Konfederasi 2013, dia pun tak mau membahas soal masa depannya. Cesar lebih tertarik membicarakan aksi Tim Samba, terutama mengenai dua gol yang bersarang di gawangnya ketika mengalahkan Italia 4-2 di Salvador. Dia melihat gol Italia yang dicetak Giorgio Chiellini berasal dari chaos, sehingga Cesar sempat terlihat marah-marah. “Sejujurnya saat itu ada insiden yang sangat aneh. Saya tidak paham apa yang terjadi,” jelasnya. “Kami mendengar peluit, namun kemudian wasit tidak menjelaskan apa-apa. Dia cuma mengatakan kepada saya untuk kembali ke gawang atau dia akan memberi saya kartu merah,” beber Cesar. Dia berpikir bahwa wasit akan memberi pelanggaran untuk keuntungan Brazil. (m15/goal/sm/fifa)

Waspada, senin 24 juni 2013 revisi  
Waspada, senin 24 juni 2013 revisi